Skip to content
Back to announcement

20241218_BRPT_Pengumuman Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk_31829827_lamp1.pdf

Other Text extracted BRPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 411

Page 1
                                                                                                          JADWAL
             Efektif                                                     :          13 Desember 2019           Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                         :          19 Desember 2019
             Masa Penawaran Umum                                         :          16 Desember 2019           Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik               :          19 Desember 2019
             Tanggal Penjatahan                                          :          17 Desember 2019           Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                  :          20 Desember 2019

              OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
              PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

              PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
              DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PROSPEKTUS
              PT BARITO PACIFIC TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA
              MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                                              PT BARITO PACIFIC Tbk
                                                                                             Kegiatan Usaha Utama:
                                                      Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan, Industri, Properti, Perdagangan, Energi Terbarukan, dan Transportasi
                                            Kantor                                                     Pabrik                                             Kantor Administrasi Pabrik
                          Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8                                Jelapat, Banjarmasin                                    Jl. Kapten Piere Tendean No. 99
                           Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63                         Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44                                        Banjarmasin 70231
                                        Jakarta 11410                                        Kelurahan Kuin Cerucuk,                                           Kalimantan Selatan
                                  Telepon : (021) 5306711                                    Kecamatan Banjar Barat                                         Telepon: (0511) 3253384
                                 Faksimili : (021) 5306680                              Banjarmasin, Kalimantan Selatan                                    Faksimili: (0511) 3350243
                            Website : www.barito-pacific.com                                Telepon : (0511) 4368757
                                Email : corpsec@barito.co.id                                Faksimili : (0511) 4366879

                                               PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I BARITO PACIFIC
                               DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN I TERSEBUT,
                                                          PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
                                                     OBLIGASI BERKELANJUTAN I BARITO PACIFIC TAHAP I TAHUN 2019
                                        DENGAN POKOK OBLIGASI SEBESAR RP750.000.000.000,- (TUJUH RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH)
                                                                             (“OBLIGASI”)
             Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan
             tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri
             Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
             Seri A : Sebesar Rp479.000.000.000,- (empat ratus tujuh puluh sembilan miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,30% (sembilan koma tiga nol persen) per tahun, berjangka
                      waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
             Seri B : Sebesar Rp271.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh satu miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu
                      5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
             Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 19 Maret 2020 sedangkan Bunga Obligasi terakhir
             sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 19 Desember 2022 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 19 Desember 2024 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan
             secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
             OBLIGASI BERKELANJUTAN I BARITO PACIFIC TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                                               PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
              OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA, SELURUH
              HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI MENJADI
              JAMINAN BAGI SELURUH KEWAJIBAN PERSEROAN (TERMASUK KEWAJIBAN KEPADA PEMEGANG OBLIGASI). HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN
              DIBANDINGKAN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG
              DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.

              PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG BELUM JATUH TEMPO, BAIK SEBAGIAN ATAU SELURUHNYA, DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU
              DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. RENCANA
              PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI WAJIB DIUMUMKAN PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING
              LAMBAT 2 (DUA) HARI SEBELUM TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI. KETERANGAN TENTANG PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I
              PROSPEKTUS.

              PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN
              DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

                         DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI BERKELANJUTAN DARI
                                                                 PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):

                                                                                                      A (Single A)
                                                                                                     id


                                                    UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS.

              RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO SIKLUS DALAM INDUSTRI PETROKIMIA YANG DIHADAPI OLEH PERUSAHAAN ANAK YANG DAPAT MEMPENGARUHI
              PROFITABILITAS PERSEROAN SECARA MATERIAL. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS INI.

              RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN
              DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI
              OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS INI.
                                                               Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
                                                                    Penawaran Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)
                                                                                       PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI




                                                                 PT BNI Sekuritas                                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.


                                                                                              WALI AMANAT OBLIGASI
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk


                                                                        Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 16 Desember 2019
Page 2
Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific dengan target dana yang dihimpun sebesar
Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) kepada OJK dengan No. 056/BP/BOD/X/2019
tanggal 10 Oktober 2019, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tanggal
10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan
No. 3608 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (selanjutnya disebut “UUPM atau “Undang-Undang
Pasar Modal”).

Bahwa dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan
Obligasi dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus
miliar Rupiah), pada Tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh
ratus lima puluh miliar Rupiah) pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Perjanjian Pendahuluan
Pencatatan Efek No.SP-00017/BEI.PP1/10-2019 tanggal 29 Oktober 2019 yang dibuat antara Perseroan dengan
BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Berkelanjutan
akan dibatalkan dan uang pemesanan pembelian Obligasi yang telah diterima akan dikembalikan kepada para
pemesan Obligasi sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prosepektus ini bertanggung jawab
sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing.

Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, semua pihak, termasuk setiap Pihak Terafiliasi tidak diperkenankan
memberikan keterangan atau membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan
dalam Prospektus tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka
Penawaran Umum Berkelanjutan ini bukan merupakan pihak Afiliasi dengan Perseroan baik secara langsung
maupun tidak langsung sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUPM. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan
Afiliasi antara Perseroan dengan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi
dapat dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi. Sedangkan penjelasan mengenai hubungan Afiliasi
antara Perseroan dengan para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan ini dapat dilihat pada Bab XI tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Serta Pihak Lain.

 PENAWARAN UMUM INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN
 SELAIN YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA
 REPUBLIK INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN
 SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI INI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN
 OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP
 PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI
 NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT.

 PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TELAH DIUNGKAPKAN
 DAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERSEBUT TIDAK MENYESATKAN.
Page 3
DAFTAR ISI



DAFTAR ISI                                                                      i

DEFINISI DAN SINGKATAN                                                        iii

RINGKASAN PROSPEKTUS                                                          xi

I.      PENAWARAN UMUM                                                         1

II.     PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM             13

III.    PERNYATAAN UTANG                                                     15

IV.     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING                                       24

V.      ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN                               27

VI.     FAKTOR RISIKO                                                        42

VII.    KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK              61

VIII.   KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
        KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA                                      62

        A.   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN                                       62
        B.   STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN     63
        C.   STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN                                   64
        D.   PENGURUSAN DAN PENGAWASAN                                       64
        E.   TATA KELOLA PERUSAHAAN                                          67
        F.   SUMBER DAYA MANUSIA                                             71
        G.   HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN
             DENGAN PERUSAHAAN ANAK                                          75
        H.   KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PENYERTAAN
             PERSEROAN                                                        76
        I.   DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK                  83
        J.   TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI                               84
        K.   PERJANJIAN DENGAN PIHAK KETIGA                                   92
        L.   PERJANJIAN PINJAMAN DENGAN PIHAK KETIGA                         120
        M.   KETERANGAN MENGENAI ASET TETAP PERSEROAN                        129
        N.   PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, PERUSAHAAN
             ANAK, DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN                     133
        O.   HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)                          134
        P.   ASURANSI                                                        135
        Q.   KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
             PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK                                   135
        R.   TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY - CSR)   153




                                         i
Page 4
IX.     PERPAJAKAN                                                   155

X.      PENJAMINAN EMISI OBLIGASI                                    156

XI.     LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL                    157

XII.    KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT                               159

XIII.   TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI                                 165

XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
        OBLIGASI                                                     169

XV.     PENDAPAT DARI SEGI HUKUM                                     171

XVI. LAPORAN KEUANGAN                                                203




                                         ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi          :   berarti:
                      a. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik
                         secara horizontal maupun vertikal;
                      b. hubungan antara 1 (satu) pihak dengan pegawai, direktur atau dewan komisaris dari
                         pihak tersebut;
                      c. hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota
                         direksi atau komisaris yang sama;
                      d. hubungan antara perusahaan dan suatu pihak, baik langsung maupun tidak langsung,
                         mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
                      e. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
                         langsung, oleh pihak yang sama; atau
                      f. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

Agen Pembayaran   :   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang membuat Perjanjian Agen
                      Pembayaran dengan Perseroan, yang berkewajiban membantu melaksanakan
                      pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda (jika
                      ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk dan atas nama
                      Perseroan sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Agen Pembayaran.

Akuntan Publik    :   berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd.,
                      yang merupakan anggota dari Deloitte Asia Pacific Limited dan Deloitte Network) yang
                      melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan Perusahaan Anak dalam
                      rangka Penawaran Umum Obligasi.

Bank Kustodian    :   berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk menjalankan
                      kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

Bapepam           :   berarti Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat 1
                      UUPM.

Bapepam dan LK    :   berarti Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan yang merupakan
                      penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK), sesuai
                      dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 606/KMK.01/2005 tanggal
                      30 Desember 2005 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan
                      Lembaga Keuangan dan Peraturan Menteri Keuangan No. 184/PMK.01/2010 tanggal
                      11 Oktober 2010 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.

Bunga Obligasi    :   berarti bunga Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
                      kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 5
                      Perjanjian Perwaliamanatan.

Bursa Efek        :   berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk
                      mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
                      memperdagangkan Efek diantara mereka, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek
                      Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.

Daftar Pemegang   :   berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan
Rekening              Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat
                      keterangan antara lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan
                      kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang
                      Rekening kepada KSEI.

Dampak Negatif    :   berarti, perubahan material yang merugikan atau perkembangan atau peristiwa yang
yang Material         melibatkan peluang terjadinya perubahan material yang merugikan terhadap keadaan
                      keuangan, operasional dan hukum Perseroan dan Entitas Anak secara konsolidasian yang
                      dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan
                      Perjanjian Perwaliamanatan.




                                                    iii
Page 6
Denda           :   berarti sejumlah dana yang wajib dibayar oleh Perseroan akibat adanya keterlambatan
                    kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu
                    perseratus) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
                    dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar
                    lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan,
                    dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1
                    (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Dokumen Emisi   :   berarti Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi
                    Efek, Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI,
                    Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek, dan Prospektus dan dokumen-dokumen
                    lainnya yang dibuat dalam rangka Penawaran Umum ini.

EBITDA          :   berarti laba periode berjalan konsoidasian Perseroan dikurangi beban keuangan, kerugian
                    atas percepatan pelunasan Surat Utang Senior Star Energy, beban pajak penghasilan
                    bersih, beban depresiasi dan amortisasi, rugi, laba selisih kurs belum terealisasi, lama rugi
                    derivatif instrumen keuangan, penurunan nilai realisasi bersih atas persediaan, laba rugi
                    dari asosiasi dan ventura bersama bersih dan penurunan nilai dari aset perkebunan yang
                    dilepas pada tahun 2018.

Efek            :   berarti surat berharga yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham,
                    obligasi termasuk Obligasi, tanda bukti hutang, Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif,
                    Kontrak Berjangka atas Efek dan setiap derivatif Efek.

Emisi           :   berarti Penawaran Umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan atau dijual kepada
                    Masyarakat melalui Penawaran Umum.

Force Majeure   :   berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan dan
                    kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang
                    atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat negatif secara material terhadap
                    kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian
                    Perwaliamanatan.

Hari Bursa      :   berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek
                    menurut peraturan perundang-undangan di Negara Republik Indonesia yang berlaku dan
                    ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut.

Hari Kalender   :   berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa kecuali,
                    termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh
                    Pemerintah Republik Indonesia.

Hari Kerja      :   berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan
                    oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan
                    tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.

Jumlah          :   berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
Terhutang           berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang
                    berhubungan dengan Emisi ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga
                    Obligasi serta Denda (jika ada) yang terhutang dari waktu ke waktu.

Kemenkumham     :   berarti singkatan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                    (dahulu dikenal dengan nama Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
                    Indonesia, Departemen Kehakiman Republik Indonesia, Departemen Hukum dan
                    Perundang-undangan Republik Indonesia atau nama lainnya).

Kesanggupan     :   berarti bagian penjaminan dari Penjamin Emisi Efek dalam Penawaran Umum ini
Penuh               berdasarkan mana Penjamin Emisi Efek berjanji dan mengikatkan diri akan menawarkan
(Full               dan menjual Obligasi kepada Masyarakat pada pasar perdana dan wajib membeli sisa
Commitment)         Obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan dari masing-masing
                    Penjamin Emisi Efek pada tanggal penutupan masa Penawaran Umum, berdasarkan
                    ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.

KOB             :   berarti Kontrak Operasi Bersama atau Joint Operation Contract (JOC).




                                                    iv
Page 7
Konfirmasi       :   berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
Tertulis             diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan
                     Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi
                     Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
                     Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.

Konfirmasi       :   berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada
Tertulis Untuk       Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri RUPO atau
RUPO (KTUR)          meminta diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

Konsultan        :   berarti Assegaf Hamzah & Partners, yang melakukan pemeriksaan dari segi hukum atas
Hukum                fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berkaitan dalam rangka
                     Penawaran Umum Obligasi.

KSEI             :   berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, atau
                     pengganti dan penerima hak dan kewajibannya, yang menjalankan kegiatan usaha
                     sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam
                     UUPM yang dalam Emisi bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian
                     Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian
                     Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI.

Kustodian        :   berarti Pihak yang memberi jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek
                     serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi
                     Efek dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya sesuai dengan
                     ketentuan UUPM, yang dapat menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai Kustodian
                     adalah Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Perusahaan Efek, atau Bank Umum
                     yang telah mendapat persetujuan Bapepam.

Masyarakat       :   berati perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia
                     maupun Warga Negara Asing/Badan Asing, baik yang bertempat tinggal/berkedudukan
                     di Indonesia maupun yang bertempat tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia.

Menkumham        :   berarti singkatan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                     (sebelumnya dikenal dengan nama Menteri Kehakiman Republik Indonesia, Menteri
                     Hukum dan Perundang-undangan dan/atau nama lainnya).

MESDM            :   berarti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Obligasi         :   berarti Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, yaitu surat berharga
                     bersifat utang yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui
                     Penawaran Umum, yang merupakan penerbitan tahap pertama dari rangkaian
                     Penawaran Umum Berkelanjutan dan dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dan
                     akan dicatatkan di Bursa Efek dan didaftarkan di KSEI, yang akan diterbitkan dan
                     ditawarkan dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima
                     puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap, yang terbagi dalam 2 (dua) seri dengan
                     ketentuan sebagai berikut:

                      Seri A    :   Sebesar Rp479.000.000.000,- (empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
                                    Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,30% (sembilan koma tiga
                                    nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
                      Seri B    :   Sebesar Rp271.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh satu miliar Rupiah)
                                    dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol
                                    persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.

                     dan jumlah Pokok Obligasi masing-masing seri tersebut dapat berkurang sehubungan
                     dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai
                     pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dengan
                     syarat-syarat sebagaimana diuraikan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Otoritas Jasa    :   berarti lembaga yang independen, yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang
Keuangan atau        pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam
OJK                  Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa
                     Keuangan.




                                                    v
Page 8
Pemegang             :   berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang
Obligasi                 disimpan dan diadministrasikan dalam:
                         a. Rekening Efek pada KSEI; atau
                         b. Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.

Pemegang             :   berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang meliputi
Rekening                 Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain disetujui oleh KSEI dengan
                         memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Pemeringkat          :   berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia atau para pengganti dan penerima hak dan
                         kewajibannya atau perusahaan pemeringkat lain yang terdaftar di OJK.

Pemerintah           :   berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

Penawaran            :   berarti kegiatan penawaran Obligasi, yang merupakan penawaran umum berkelanjutan
Umum                     Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, yang dilakukan oleh Perseroan
                         melalui Penjamin Emisi Efek untuk menjual Obligasi kepada masyarakat berdasarkan tata
                         cara yang diatur dalam UUPM dan peraturan pelaksanaannya.

Penawaran            :   berarti kegiatan Penawaran Umum yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan POJK
Umum                     No.     36/2014,   yang    seluruhnya      berjumlah     sebanyak-banyaknya sebesar
Berkelanjutan            Rp1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah)

Pengakuan            :   berarti Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019
Utang                    No. 2 tanggal 3 Desember 2019, yang seluruhnya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H.,
                         Notaris di Jakarta Selatan.

Penitipan Kolektif   :   berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang
                         kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
                         Pasar Modal.

Penjamin Emisi       :   berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan
Efek                     Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada
                         Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek,
                         yang dalam hal ini adalah PT BNI Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.,
                         sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
                         Efek.

Penjamin             :   berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum, yang
Pelaksana Emisi          dalam hal ini adalah PT BNI Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk., sesuai
Efek                     dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.

Peraturan No.        :   berarti Peraturan Nomor: IX.A.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor:
IX.A.1                   Kep-690/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Ketentuan Umum Pengajuan
                         Pernyataan Pendaftaran.

Peraturan No.        :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.2 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam
IX.A.2                   dan LK No.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam
                         Rangka Penawaran Umum.

Peraturan            :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.7 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam
No.IX.A.7                dan LK No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan
                         Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

Peraturan No.        :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.C.11Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan
IX.C.11                  LK No. KEP-712/BL/2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang Pemeringkatan Efek
                         Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

Peraturan            :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.VI.C.3 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam-
No.VI.C.3                LK No.Kep-309/BL/2008 tanggal 1 Agustus 2008 tentang Hubungan Kredit dan
                         Penjaminan antara Wali Amanat dengan Perseroan.

Peraturan            :   berarti Peraturan Bapepam dan LK No.VI.C.4 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam
No.VI.C.4                No.Kep-412/BL/2010 tanggal 6 September 2010 tentang Ketentuan Umum Dan Kontrak
                         Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang.




                                                       vi
Page 9
Peraturan No.       :   berarti Peraturan No. IX.E.1, Lampiran Ketua Bapepam dan LK No. Kep-412/BL/2009
IX.E.1                  tanggal 25 November 2009 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                        Transaksi Tertentu.

Peraturan No.       :   berarti Peraturan No. IX.E.2, Lampiran Ketua Bapepam dan LK No. Kep-614/BL/2011
IX.E.2                  tanggal 28 November 2011 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
                        Utama.

Perjanjian Agen     :   berarti Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun
Pembayaran              2019 yang dimuat dalam Akta No.17 tanggal 10 Oktober 2019, yang seluruhnya dibuat
                        di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan berikut perubahan-
                        perubahannya dan/atau penambahan-penambahannya dan/atau pembaharuan-
                        pembaharuannya yang sah yang dibuat oleh pihak-pihak yang bersangkutan di kemudian
                        hari.

Perjanjian          :   berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran Efek
Pendaftaran Efek        Bersifat Utang di KSEI No. SP-094/OBL/KSEI/0919 tanggal 10 Oktober 2019 yang dibuat
Bersifat Utang di       di bawah tangan bermeterai cukup.
KSEI
Perjanjian          :   berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Bursa Efek perihal pencatatan
Pendahuluan             efek, No.SP-00017/BEI.PP1/10-2019 tanggal 29 Oktober 2019 yang dibuat di bawah
Pencatatan Efek         tangan bermeterai cukup.

Perjanjian          :   berarti Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific
Penjaminan              Tahap I Tahun 2019 No.16 tanggal 10 Oktober 2019, sebagaimana diubah dengan Akta
Emisi Obligasi          Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Efek Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific
                        Tahap I Tahun 2019 No.3 tanggal 3 Desember 2019, yang seluruhnya dibuat di hadapan
                        Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.

Perjanjian          :   berarti Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I
Perwaliamanatan         Tahun 2019 No.15 tanggal 10 Oktober 2019 sebagaimana diubah dalam Akta Addendum
                        I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019
                        No.35 tanggal 31Oktober 2019 dan Akta Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan
                        Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No.1 tanggal 3 Desember
                        2019, yang keduanya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.

Pernyataan          :   berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito
Penawaran               Pacific Tahun 2019 No. 14 tanggal 10 Oktober 2019, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri,
Umum                    S.H., Notaris di Jakarta Selatan.
Berkelanjutan
Pernyataan          :   berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (19) UUPM
Pendaftaran             juncto POJK No. 7/2017, dan Peraturan No. IX.A.1, dan dengan memperhatikan POJK
                        No. 36/2014, berikut dokumen-dokumen yang diajukan oleh Perseroan kepada Kepala
                        Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK sebelum melakukan Penawaran Umum kepada
                        Masyarakat termasuk perubahan-perubahan, tambahan-tambahan serta pembetulan-
                        pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.

Pernyataan          :   berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan
Pendaftaran             ketentuan angka 4 Peraturan No. IX.A.2 yaitu:
Menjadi Efektif         Pernyataan Pendaftaran dapat menjadi efektif dengan memperhatikan ketentuan sebagai
                        berikut:
                        1. atas dasar lewatnya waktu, yakni:
                             a. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima OJK
                                 secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam
                                 peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka
                                 Penawaran Umum dan peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum; atau
                             b. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang disampaikan
                                 Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
                        2. atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan dan/atau
                             tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.

Perseroan           :   berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini PT Barito Pacific Tbk,
                        berkedudukan di Banjarmasin.

Perusahaan          :   berarti perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan laporan
Anak atau               keuangan Perseroan.
Entitas Anak



                                                      vii
Page 10
Perusahaan Efek    :   berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara
                       Pedagang Efek, dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

PJBE               :   Perjanjian Jual Beli Energi atau Energy Sales Contract (ESC).

POJK         No.   :   berarti peraturan OJK No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana
32/2014                dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka sebagaimana diubah oleh Peraturan
                       OJK No. 10/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Perubahan atas Peraturan OJK
                       No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan
                       RUPS Perusahaan Terbuka.

POJK         No.   :   berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi
33/2014                dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK         No.   :   berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
34/2014                Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK         No.   :   berarti peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
35/2014                Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK         No.   :   berarti peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
36/2014                Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

POJK         No.   :   berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan
30/2015                Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

POJK         No.   :   berarti peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
55/2015                Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

POJK.        No.   :   berarti peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
56/2015                Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

POJK No. 7/2017    :   berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen
                       Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek
                       Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

POJK No. 9/2017    :   berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi
                       Prospektus dan Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran Umum Efek Bersifat
                       Utang.

Pokok Obligasi     :   berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi, yang ditawarkan
                       dan diterbitkan Perseroan melalui Penawaran Umum, berdasarkan Obligasi yang terutang
                       dari waktu ke waktu bernilai nominal sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh
                       miliar Rupiah) dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian
                       Perwaliamanatan.

PPN                :   berarti Pajak Pertambahan Nilai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
                       29 tahun 2009 berikut seluruh perubahan dan peraturan pelaksanaannya.

Proyek Jawa 9 &    :   berarti proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga uap Jawa 9 dan 10 dengan
10                     kapasitas 2 x 1.000MW (dua kali seribu Mega Watt) yang berlokasi di Desa Suralaya,
                       Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, provinsi Banten, yang dilaksanakan oleh PT Indo
                       Raya Tenaga, suatu perusahaan patungan yang sebagian sahamnya dimiliki secara tidak
                       langsung oleh Perseroan melalui Perusahaan Anaknya.

Prospektus         :   berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan
                       agar pihak lain membeli Obligasi, yang wajib disusun sesuai dengan ketentuan
                       sebagaimana diatur dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK No. 9/2017.

Prospektus Awal    :   berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang
                       disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran kecuali informasi
                       mengenai Penjaminan Emisi Obligasi, tingkat suku bunga Obligasi, atau hal-hal lain yang
                       berhubungan dengan persyaratan Penawaran Umum Berkelanjutan yang belum dapat
                       ditentukan.

Prospektus         :   berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal.
Ringkas



                                                     viii
Page 11
PUT II             :   berarti penawaran umum terbatas II yang dilakukan oleh Perseroan melalui pengeluaran
                       saham baru dalam jumlah sebanyak 3.831.801.310 (tiga miliar delapan ratus tiga puluh
                       satu juta delapan ratus satu ribu tiga ratus sepuluh) saham biasa atas nama dengan nilai
                       nominal Rp500 (lima ratus Rupiah) setiap saham, yang telah mendapatkan pernyataan
                       efektif dari OJK pada tanggal 22 Mei 2018.
Rekening           :   berarti rekening atas nama Perseroan yang digunakan untuk menampung cadangan
Cadangan               pembayaran Bunga Obligasi sesuai ketentuan yang diatur dalam Perjanjian
Pembayaran             Perwaliamanatan.
Hutang (Debt
Service Reserve
Account) atau
DSRA
Rekening Efek      :   berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang
                       Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek
                       berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang ditandatangani dengan Pemegang
                       Obligasi.
Rp                 :   berarti Rupiah, yang merupakan mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
RUPO               :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal
                       10 Perjanjian Perwaliamanatan.
RUPS               :   berarti singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan
                       sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Satuan             :   berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek
Pemindahbukuan         ke Rekening Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Sertifikat Jumbo   :   berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
Obligasi               diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan
                       Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.
Tanggal            :   berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum kepada
Distribusi             KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi yang dilakukan secara elektronik yang
                       akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Emisi      :   berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Efek kepada
                       Perseroan, yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi.
Tanggal            :   berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar
Pelunasan Pokok        kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening,
Obligasi               melalui Agen Pembayaran, dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian
                       Perwaliamanatan.
Tanggal            :   berarti tanggal saat Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada
Pembayaran             Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui
Bunga Obligasi         Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan dalamPerjanjian
                       Perwaliamanatan.
Tanggal            :   berarti tanggal dilakukan penjatahan Obligasi.
Penjatahan
US$ atau USD       :   berarti Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang resmi Negara Amerika
                       Serikat.
UUPM atau          :   berarti singkatan dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, berikut
Undang-Undang          peraturan perubahannya dan peraturan-peraturan pelaksanaannya.
Pasar Modal
UUPT               :   berarti singkatan dari Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tanggal
                       16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas, berikut peraturan pelaksanaannya.
UU Panas Bumi      :   berarti Undang-Undang No. 21 Tahun 2014 tanggal 17 September 2014 tentang Panas
Baru                   Bumi, berikut peraturan pelaksanaannya.
Wali Amanat        :   berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana dimaksud
                       dalam Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah PT Bank Tabungan
                       Negara (Persero) Tbk berkedudukan di Jakarta Pusat, atau pengganti dan penerima hak
                       dan kewajibannya, berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.




                                                     ix
Page 12
SINGKATAN NAMA PERUSAHAAN

Di dalam Prospektus ini, kata-kata di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut, kecuali bila kalimatnya
menyatakan lain:

Altus                              Altus Capital Pte. Ltd.
Barito Pacific                     PT Barito Pacific Tbk.
BJRK                               PT Binajaya Rodakarya
BWI                                PT Barito Wanabinar Indonesia
BWL                                PT Barito Wahana Lestari
BWT                                PT Barito Wahana Tenaga
CAP                                PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
CAP-2                              PT Chandra Asri Perkasa
CNA                                PT Citra Nusantara Asri
GI                                 PT Griya Idola
GTA                                PT Griya Tirta Asri
HAC                                PT Hamparan Asri Cemerlang
Marigold                           Marigold Resources Pte. Ltd.
MCI                                PT Mambruk Cikoneng Indonesia
Michelin                           Compagnie Financiere Michelin SCmA (dahulu Compagnie Financiere
                                   du Groupe Michelin ‘Senard et Cie’)
PBI                                PT Petrokimia Butadiene Indonesia
PGE                                PT Pertamina Geothermal Energy
PKA                                PT Persada Kridha Asri
PLN                                PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
RIM                                PT Royal Indo Mandiri
RPU                                PT Redeco Petrolin Utama
SCG                                Siam Cement Public Company Limited
SCG Chemicals                      SCG Chemicals Company Limited
SEGH                               PT Star Energy Geothermal Halmahera
SEGHPL atau Star Energy            Star Energy Group Holdings Pte. Ltd.
SEGI                               PT Star Energy Geothermal Indonesia
SMI                                PT Styrindo Mono Indonesia
SRI                                PT Synthetic Rubber Indonesia
TAIWI                              PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries
TEC                                Toyo Engineering Corporation
TEKL                               Toyo Engineering Korea Limited
TPI                                PT Tri Polyta Indonesia Tbk.




                                                         x
Page 13
RINGKASAN PROSPEKTUS
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan
keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini.
Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan.
Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

RIWAYAT SINGKAT

Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,
Notaris di Jakarta, dengan nama PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan. Anggaran Dasar Perseroan telah mendapat
pengesahan dari Menkumham dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979, dan telah
didaftarkan pada buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus 1979 di bawah No. 364, serta
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 624 tanggal 19 Oktober 1979.
Berdasarkan Akta No. 33 tanggal 29 Agustus 2007, dibuat di hadapan Benny Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta,
Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari
Menkumham No. 107-09808HT.01.04-TH2007, tanggal 6 September 2007, dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No 87, Tambahan No. 10722 tanggal 30 Oktober 2007.

Setelah Perseroan melakukan PUT II, Perseroan telah melakukan perubahan Anggaran Dasar dan perubahan
Anggaran Dasar Perseroan yang berlaku saat ini adalah sebagaimana termuat dalam:

1.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 30 Agustus 2018 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
     Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata
     dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0239725 tanggal 5 September
     2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0117222.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal
     5 September 2018 (“Akta No. 27/2018”)

     Berdasarkan Akta No. 27/2018, pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan
     disetor Perseroan hasil PUT II sebesar Rp 1.915.900.655.000 yaitu melalui pengeluaran 3.831.801.310 saham
     dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat
     dari semula sebesar Rp 6.979.892.784.000 menjadi Rp 8.895.793.439.000.

2.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 21 tanggal 19 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
     Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata
     dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0300640 tanggal 19 Juli 2019
     dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0115027.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 19 Juli 2019
     (“Akta No. 21/2019”)

     Berdasarkan Akta No. 21/2019, pemegang saham Perseroan menyetujui pemecahan nilai nominal saham
     Perseroan (stock split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp 500 per lembar saham menjadi Rp 100 per
     lembar saham atau dengan rasio 1:5 (satu banding lima).

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama, yaitu berusaha dalam
bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan dan
transportasi.

Saat ini, Perseroan melalui Perusahaan Anak menjalankan kegiatan usaha di bidang industri petrokimia, energi
terbarukan, properti, dan kehutanan. Kegiatan utama Perseroan saat ini berfokus pada investasi pada Perusahaan
Anak dalam rangka pengembangan usaha Perusahaan Anak.

Pada tanggal 7 Juni 2018, Perseroan memperoleh kepemilikan saham atas SEGHPL yang sebelumnya dimiliki
oleh Prajogo Pangestu. SEGHPL mengelola dan mengoperasikan tiga operasi panas bumi yaitu Operasi Panas
bumi Wayang Windu, Operasi anas bumi Salak dan Operasi Panas bumi Darajat, dan juga telah menyelesaikan
survei pendahuluan di prospek Hamiding dan Sekincau. Adapun Kapasitas produksi di Aset Operasi Wayang
Windu adalah sebesar 227MW, Kapasitas Produksi Aset Operasi Salak adalah sebesar 377MW, dan Kapasitas
Produksi Aset Operasi Darajat adalah sebesar 271 MW yang mana seluruhnya dalam tahapan berproduksi.

Perseroan berdomisili di Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat, Banjarmasin. Kantor Perseroan berada
di Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8, Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 1 (satu) pabrik yang terletak di Jelapat, Banjarmasin
Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin, Kalimantan
Selatan, 3 pabrik milik Perusahaan Anak (CAP, PBI dan SMI) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan,
Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang,
Banten 42456 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi



                                                        xi
Page 14
di Ciwandan, Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker, dua pabrik
polyethylene dan tiga jalur produksi polypropylene. Di dalam kompleks petrokimia terintegrasi CAP juga mencakup
dua pabrik styrene monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di Indonesia dan
dioperasikan oleh SMI, yang terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama di Cilegon melalui
saluran pipa. Pabrik styrene monomer ini berlokasi di Serang, Provinsi Banten, Indonesia, kurang lebih 40 km dari
kompleks petrokimia utama di Cilegon. Selain itu, terdapat gedung milik Perusahaan Anak (GI) yang terletak
di Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63, Jakarta 11410.

STRUKTUR PERMODALAN

Berdasarkan Akta No. 21/2019, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pemecahan nilai nominal saham
Perseroan (stock split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp 500 per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar
saham atau dengan rasio 1:5 (satu banding lima). Sehingga struktur permodalan Perseroan menjadi sebagai
berikut:

Modal Dasar                  :    Rp 27.900.000.000.000
Modal Ditempatkan            :    Rp 8.895.793.439.000
Modal Disetor                :    Rp 8.895.793.439.000

Modal Dasar Perseroan tersebut terbagi atas 279.000.000.000 saham, sedangkan modal ditempatkan dan modal
disetor Perseroan terbagi atas 88.957.934.390 saham, dengan masing-masing saham memiliki nilai nominal
sebesar Rp 100.

Berdasarkan Akta No. 21/2019, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                 Pihak                        Jumlah Saham              Nilai Nominal (Rp)                (%)
 Prajogo Pangestu                                63.283.396.885             6.328.339.688.500                 71,14
 PT Barito Pacific Lumber                         1.127.631.500               112.763.150.000                  1,26
 PT Tunggal Setia Pratama                           320.600.000                32.060.000.000                  0,37
 Masyarakat                                      24.226.306.005             2.422.630.600.500                 27,23
               Jumlah                            88.957.934.390             8.895.793.439.000                100,00
       Saham dalam Portepel                     190.042.065.610            19.004.206.561.000
* Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan pemegang saham pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hak
  Asasi Manusia berdasarkan Akta No. 21/2019 sedang dalam proses penyesuaian.

Susunan pemegang saham yang berlaku saat ini adalah sebagaimana yang diungkapkan dalam Daftar Pemegang
Saham per tanggal 31 Oktober 2019, yang dikeluarkan oleh PT Sirca Datapro Perdana, selaku Biro Administrasi
Efek yang ditunjuk oleh Perseroan, adalah sebagai berikut:

 No.                 Pihak                          Jumlah Saham               Nilai Nominal (Rp)            (%)
  1.    Prajogo Pangestu                               63.340.592.485               6.334.059.248.500         71,16
  2.    Masyarakat dibawah 5%                          25.670.275.490               2.567.027.549.000         28,84
                 Jumlah                                89.010.867.975               8.901.086.797.500        100,00
          Saham dalam Portepel                        189.989.132.025             18.998.913.202.500
* sehubungan dengan PUT II, Perseroan telah memberikan 1 (satu) waran untuk setiap pemegang 4 (empat) saham baru hasil
  pelaksanaan HMETD, dimana setiap 1 (satu) waran berhak dilaksanakan menjadi 1 (satu) saham biasa. Sampai dengan
  tanggal 30 Oktober 2019, sebanyak 52.933.585 waran telah dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan.

KETERANGAN MENGENAI PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Prospektus ini, Perseroan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50% (lima puluh
persen) saham Perusahaan Anak dan/atau memiliki pengendalian atas manajemen Perusahaan Anak berikut ini:

                                                      Persentase       Tahun          Status           Status
                                                      Kepemilikan    Penyertaan     Operasional      Kepemilikan
 No.       Perusahaan Anak            Jenis Usaha
                                                                                                     Saham oleh
                                                                                                      Perseroan
 Kepemilikan Secara Langsung
  1   PT Chandra Asri                  Petrokimia         46,26         2007        Beroperasi       Dimiliki secara
      Petrochemical Tbk                                                                           langsung 41,51%
                                                                                                    dan 4,75% tidak
                                                                                                   langsung melalui
                                                                                                  Marigold Resouces
                                                                                                        Pte. Ltd.
  2    Marigold Resources Pte.          Investasi        100,00         2005           Tidak         Dimiliki secara
       Ltd                                                                           beroperasi     langsung 100%,
  3    PT Tunggal Agathis Indah      Kehutanan dan       100,00         1990           Tidak         Dimiliki secara
       Wood Industries                perdagangan                                    beroperasi   langsung 99,99%




                                                         xii
Page 15
                                                   Persentase      Tahun        Status                Status
                                                   Kepemilikan   Penyertaan   Operasional        Kepemilikan
No.       Perusahaan Anak          Jenis Usaha
                                                                                                  Saham oleh
                                                                                                   Perseroan
                                                                                            dan tidak langsung,
                                                                                                   melalui PT
                                                                                              Mangole Timber
                                                                                             Producers 0,01%
 4    PT Mangole Timber            Kehutanan dan     100,00        1998         Tidak           Dimiliki secara
      Producers                     perdagangan                               beroperasi     langsung 99,99%
                                     kayu lapis                                             dan tidak langsung
                                                                                            melalui PT Tunggal
                                                                                                 Agathis Indah
                                                                                              Wood Industries
                                                                                                      0,01%
 5    PT Rimba Equator Permai       Kehutanan        100,00        1992         Tidak           Dimiliki secara
                                                                              beroperasi       langsung 100%
 6    PT Binajaya Rodakarya        Lem (Perekat)     100,00        1990       Beroperasi        Dimiliki secara
                                       Glue                                                  langsung 99,97%
                                                                                            dan tidak langsung
                                                                                                   melalui PT
                                                                                            Wiranusa Trisatrya
                                                                                                      0,03%
 7    PT Wiranusa Trisatrya        Lem (Perekat)     100,00        1990         Tidak           Dimiliki secara
                                       Glue                                   beroperasi     langsung 99,98%
                                                                                            dan tidak langsung
                                                                                                   melalui PT
                                                                                                     Binajaya
                                                                                             Rodakarya 0,02%
 8    PT Griya Idola                 Real Estat      100,00        1993       Beroperasi        Dimiliki secara
                                                                                             langsung 99,99%
                                                                                            dan tidak langsung
                                                                                                   melalui PT
                                                                                                     Binajaya
                                                                                             Rodakarya 0,01%
 9    PT Royal Indo Mandiri         Perkebunan       100,00        2010         Tidak           Dimiliki secara
                                                                              beroperasi    langsung 99% dan
                                                                                                tidak langsung
                                                                                              melalui PT Griya
                                                                                                    Idola 1%
10    PT Barito Investa Prima      Pengangkutan       99,95        2017         Tidak           Dimiliki secara
                                                                              beroperasi     langsung 99,95%
                                                                                            dan tidak langsung
                                                                                              melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 0,05%
11    PT Barito Wahana Lestari      Perkebunan       100,00        2008         Tidak           Dimiliki secara
                                                                              beroperasi    langsung 99% dan
                                                                                                tidak langsung
                                                                                            melalui PT Tunggal
                                                                                                 Agathis Indah
                                                                                              Wood Industries
                                                                                                        1%
12    PT Barito Cahaya               Konsultasi       99,20        2018         Tidak           Dimiliki secara
      Nusantara                        bisnis                                 beroperasi      langsung 99,2%
                                                                                            dan tidak langsung
                                                                                              melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 0,8%.
13    PT Barito Wanabinar           Perkebunan        99,00        2019         Tidak           Dimiliki secara
      Indonesia                                                               beroperasi        langsung 99%
14    PT Barito Wahana Tenaga       Energi dan        98,60        2019         Tidak           Dimiliki secara
                                   Perdagangan                                beroperasi      langsung 99,6%
15    Star Energy Group Holdings   Perusahaan         66,67        2018       Beroperasi        Dimiliki secara
      Pte. Ltd                       holding                                                 langsung 66,67%
16    PT Barito Mitra Hasasa       Perusahaan         100%         2019         Tidak           Dimiliki secara
                                     holding                                  beroperasi    langsung 96% dan
                                                                                                tidak langsung
                                                                                             melalui PT Barito
                                                                                                   Wanabinar
                                                                                                 Indonesia 4%
Kepemilikan Secara Tidak Langsung
17   PT Kirana Cakrawala          Industri Hasil      99,99        1992         Tidak        Dimiliki secara
                                     Hutan,                                   beroperasi     tidak langsung
                                 Pengusahaan                                                melalui PT Tunggal
                                      dan                                                     Agathis Indah
                                  Pengelolaan




                                                     xiii
Page 16
                                                      Persentase      Tahun        Status          Status
                                                      Kepemilikan   Penyertaan   Operasional     Kepemilikan
 No.           Perusahaan Anak        Jenis Usaha
                                                                                                 Saham oleh
                                                                                                  Perseroan
                                         Hutan                                                  Wood Industries
                                       Tanaman                                                     99,99%
                                        Industri
 18        PT Kalpika Wanatama       Industri Hasil      99,99        1992         Tidak         Dimiliki secara
                                         Hutan,                                  beroperasi      tidak langsung
                                     Pengusahaan                                                    melalui PT
                                          dan                                                   Mangole Timber
                                     Pengelolaan                                               Producers 99,99%
                                         Hutan
                                       Tanaman
                                        Industri
 19        PT Griya Tirta Asri         Developer        100,00        2009       Beroperasi      Dimiliki secara
                                                                                                 tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,98%,
                                                                                               melalui PT Tunggal
                                                                                                  Agathis Indah
                                                                                                Wood Industries
                                                                                                      0,02%
 20        PT Mambruk Cikoneng         Pariwisata       100,00        2013       Beroperasi      Dimiliki secara
           Indonesia                                                                             tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,99%.
 21        PT Meranti Griya Asri     Perdagangan         99,97        2018         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,97%,
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                Tirta Asri 0,03%.
 22        PT Hamparan Asri           Perkebunan        100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
           Cemerlang                                                             beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
 23        PT Citra Nusantara Asri    Perkebunan        100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
 24        PT Persada Kridha Asri     Perkebunan        100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
 25        PT Sumber Graha Maluku      Pertanian,       99,96%        2019         Tidak         Dimiliki secara
                                     kehutanan dan                               beroperasi      tidak langsung
                                       perikanan                                                melalui PT Barito
                                                                                                    Wanabinar
                                                                                               Indonesia 99,96%

RISIKO USAHA

Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang dapat mempengaruhi hasil usaha Perseroan
apabila tidak diantisipasi dengan baik. Beberapa risiko usaha yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan
dapat dipisahkan sebagai berikut:

a.    Risiko Utama

      Siklus industri petrokimia dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap profitabilitas
      Perseroan.

b.    Risiko Terkait Kegiatan Usaha Perseroan dan Perusahaan Anak

      I.     Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Petrokimia

      1.     Volatilitas harga produk petrokimia di pasar internasional dapat memberikan dampak material dan
             merugikan terhadap hasil operasional Perseroan.
      2.     Fluktuasi biaya bahan baku dapat berakibat meningkatnya beban operasi dan memberikan dampak
             material dan merugikan terhadap hasil operasional, arus kas dan marjin Perseroan.
      3.     Hilangnya salah satu pelanggan besar CAP dapat berdampak merugikan terhadap hasil operasional
             Perseroan



                                                        xiv
Page 17
     4.    CAP mungkin tidak dapat menyelesaikan rencana peningkatan kapasitas yang ada saat ini dan yang
           baru.
     5.    Hilangnya daya saing dan pangsa pasar CAP di pasar Indonesia atau meningkatnya persaingan global
           yang dapat berdampak material dan merugikan terhadap pertumbuhan, keuntungan, dan hasil operasi
           CAP di masa depan.
     6.    Kegiatan operasional Perseroan bergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali Perseroan,
           yang dapat menyebabkan gangguan dan penghentian yang tidak terjadwal sehingga dapat memberi
           dampak material dan merugikan terhadap hasil operasional Perseroan.
     7.    Hasil kegiatan operasional Perseroan dapat berbeda secara signifikan dari prediksi, proyeksi, dan
           perkiraan industri yang tercantum dalam Prospektus ini.
     8.    CAP bergantung pada penyedia Pihak Ketiga untuk beragam aspek dalam kegiatan usahanya dan pihak
           penyedia tersebut dapat gagal dalam memenuhi kewajiban mereka, yang mungkin berdampak material
           terhadap kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan Perseroan.
     9.    Pabrik produksi CAP terletak dalam satu daerah geografis. Segala gangguan operasional Perseroan yang
           diakibatkan oleh kecelakaan atau bencana alam dalam area ini dapat memberikan dampak material yang
           merugikan terhadap operasional CAP.

     II.   Risiko Terkait Dengan Bisnis dan Operasi Star Energy

     1.  Star Energy tunduk pada risiko-risiko yang berkaitan dengan PLN dan PGE.
     2.  Bisnis panas bumi Star Energy sepenuhnya bergantung pada dua tipe kontrak utama.
     3.  Kewajiban Pemerintah berdasarkan Surat Dukungan PJBE Wayang Windu dan Surat Dukungan KOB
         Wayang Windu hanya terbatas pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan mungkin tidak mengikat
         secara hukum.
     4. Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi
         di wilayah kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak.
     5. Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada keberhasilan operasional dari Operasi Panas Bumi Star
         Energy, yang menghadapi berbagai risiko operasional.
     6. Eksplorasi, pengembangan dan produksi sumber energi panas bumi tunduk pada risiko dan
         ketidakpastian geologis.
     7. Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada menjaga hubungan baik dengan
         masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada.
     8. Pengungkapan data panas bumi terkena risiko hukum dan regulasi.
     9. Meningkatnya otonomi daerah menciptakan ketidakpastian kondisi bisnis untuk Star Energy dan dapat
         berdampak pada meningkatnya biaya usaha.
     10. Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
         memperbarui hak penggunaan atas lahan.
     11. Rencana perluasan mungkin tidak akan berhasil, fasilitas tambahan mungkin tidak mulai beroperasi
         seperti yang direncanakan dan Star Energy mungkin kesulitan memperoleh pembiayaan yang diperlukan
         atau pembiayaan dengan ketentuan yang menguntungkan bagi Star Energy untuk rencana perluasan
         fasilitas Star Energy di masa yang akan datang.
     12. Star Energy menggunakan karyawan dari pihak terafiliasi.
     13. Star Energy tunduk pada ketidakpastian terkait dengan penafsiran dan penerapan Undang-Undang
         Perpajakan di Indonesia.
     14. Star Energy tunduk pada ketidakpastian terkait dengan penafsiran dan penerapan Undang-Undang
         Perpajakan di Indonesia terkait dengan pembayaran bonus produksi.
     15. Star Energy tunduk pada ketidakpastian dalam menentukan mengenai penentuan biaya dapat
         dikurangkan dan biaya tidak dapat dikurangkan oleh BPKP dan DJA, yang dapat mempengaruhi arus kas
         dari Star Energy.
     16. Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai apakah production allowance berdasarkan KOB
         Darajat dan KOB Salak dapat memperoleh pengurangan pajak.

c.   Risiko Umum

     1.    Risiko kondisi ekonomi domestik, regional, dan global yang dapat memberikan dampak negatif dan
           material terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     2.    Ketidakstabilan politik dan sosial di Indonesia dapat memberikan dampak merugikan terhadap Perseroan.
     3.    Indonesia terletak pada kawasan aktif secara geologi dan memiliki risiko signifikan terhadap bencana
           alam dan geologis sehingga dapat mengantar pada ketidakstabilan sosial dan ekonomi.
     4.    Serangan dan aktivitas teroris dapat menyebabkan volatilitas perekonomian dan sosial dan dapat
           memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     5.    Kebanyakan dari karyawan Perseroan adalah anggota serikat pekerja dan Perseroan bisa terkena
           dampak masalah ketenagakerjaan, kerusuhan, meningkatnya upah minimum, yang pada akhirnya dapat
           memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     6.    Aktivis ketenagakerjaan dapat memberikan dampak negatif terhadap Perseroan, pelanggan Perseroan,
           dan Perusahaan di Indonesia secara umum yang pada akhirnya dapat memberikan dampak negatif
           terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.



                                                       xv
Page 18
     7.  Wabah penyakit menular, atau ketakutan akan wabah, atau masalah kesehatan lainnya yang serius yang
         terjadi di Asia (termasuk Indonesia) atau di tempat lain dapat menimbulkan dampak merugikan terhadap
         kegiatan usaha dan kondisi keuangan Perseroan.
     8. Fluktuasi nilai tukar Rupiah dapat berdampak material dan merugikan terhadap kondisi keuangan dan
         hasil operasional Perseroan.
     9. Penurunan peringkat kredit Pemerintah Indonesia atau Perusahaan di Indonesia bisa berdampak material
         dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
     10. Standar Akuntasi Indonesia berbeda dari IFRS.
     11. Otoritas regional dapat mengenakan tambahan dan/atau pembatasan lokal yang saling bertentangan,
         pajak dan pungutan.
     12. Indonesia dapat mengalami kerugian akibat korupsi pemerintahan atau usaha.

d.   Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi

     Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

     1.   Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
          karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
     2.   Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi
          serta Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi
          ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari
          memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.

Rincian mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Bab VI dalam Prospektus ini.

RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan
digunakan Perseroan untuk membayar sebagian utang dari pinjaman sebesar USD 200.000.000 berdasarkan
Facility Agreement related to USD 175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal
15 November 2018 sebagaimana diubah dengan Amendment Agreement tanggal 26 Juli 2019. Sebagian
kewajiban yang dibayarkan oleh Perseroan adalah berupa pokok pinjaman.

PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

Industri petrokimia secara historis ditandai dengan siklus yang tinggi. Harga produk petrokimia sensitif terhadap
perubahan penawaran dan permintaan, baik di lingkup regional maupun di pasar internasional, dan tingkat
utilisasinya adalah faktor kunci yang memengaruhi siklus dan profitabilitas sektor petrokimia. Permintaan industri
terutama sekali dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi, sementara penawaran dipengaruhi oleh penambahan
kapasitas baru.

Selain harga jual produk, profitabilitas industri petrokimia juga dipengaruhi oleh perubahan harga bahan baku
utama yaitu naphtha, yang berkorelasi erat dengan minyak bumi. Tahun 2018 merupakan tahun yang cukup baik
bagi industri petrokimia dengan marjin yang relatif sehat akibat tren perlambatan penambahan kapasitas baru yang
sedang berlangsung meski terdapat kenaikan bahan baku, terutama naphtha. Pada tahun 2019, marjin produk
diperkirakan akan mengalami koreksi penurunan dengan adanya pabrik ethylene cracker baru di AS yang mulai
beroperasi pada tahun 2018 dan 2019 yang akan mempengaruhi dinamika permintaan dan penawaran, ditambah
dengan perang dagang AS dan Tiongkok, risiko geopolitik dan volatilitas harga komoditas termasuk kenaikan
harga minyak mentah/biaya dan ketidakpastian naphtha ekonomi global.

Dalam jangka panjang, pakar industri memperkirakan bahwa fundamental petrokimia akan tetap baik dan akan
terus didorong permintaan di pasar negara berkembang. Indonesia diperkirakan akan terus mengalami kekurangan
pasokan struktural terhadap produk-produk polimer dan akan terus menjadi importer utama polyofins di wilayah
tersebut.

Sebagai produsen petrokimia terpadu terbesar di Indonesia, Perseroan berada pada posisi yang baik untuk
memanfaatkan pertumbuhan ekonomi domestik, basis populasi yang besar, peningkatan tingkat pendapatan dan
subtitusi bahan-bahan dasar. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan meningkat di 2019 pada
kisaran 5,0% - 5,4% yang didorong oleh kelanjutan pertumbuhan investasi yang kuat dan pemulihan konsumsi
secara moderat. Dalam hal ini, industri petrokimia terus memainkan peran penting dalam pertumbuhan
perekonomian Indonesia di mana produk Perseroan digunakan sebagai bahan baku utama untuk membuat
produk-produk akhir konsumen (consumer’s goods) maupun kebutuhan industri turunan.




                                                       xvi
Page 19
STRATEGI USAHA PERSEROAN

Perseroan percaya bahwa dengan pengalaman yang luas dari tim manajemen senior, Perseroan berada dalam
posisi yang baik untuk melaksanakan berbagai strategi, termasuk strategi pertumbuhan dan proyek ekspansi,
dengan sukses. Strategi-strategi ini meliputi:

1.   Menyelesaikan ekspansi Perseroan secara tepat waktu dan hemat biaya
2.   Memaksimalkan profitabilitas dan efisiensi biaya, sekaligus memastikan pengelolaan neraca yang hati-hati
3.   Mempertahankan dan selanjutnya meningkatkan standar operasional terbaik di kelas
4.   Menarik, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia melalui misi dan visi bersama
     di seluruh grup Perseroan

KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG AKAN DITERBITKAN

 Nama Obligasi           :   Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019

 Target Dana Yang        :   Sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah).
 Dihimpun
 Jumlah Pokok            :   Sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah).
 Obligasi Tahap I
 Jangka Waktu            :    Seri A :     3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi, jatuh tempo pada 19 Desember
                                           2022
                              Seri B :     5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi, jatuh tempo pada 19 Desember
                                           2024

 Bunga                   :    Seri A :     9,30% (sembilan koma tiga nol persen)
                              Seri B :     9,50% (sembilan koma lima nol persen)

 Harga Penawaran         :   100% dari nilai Obligasi.

 Satuan                  :   Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya
 Pemindahbukuan
 Satuan Pemesanan        :   Sekurang-kurangnya sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau
                             kelipatannya

 Peringkat Obligasi      :   idA (Single A) dari Pefindo


 Jaminan                 :   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi sesuai dengan ketentuan
                             dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, seluruh harta
                             kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
                             yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi
                             seluruh kewajiban Perseroan (termasuk kewajiban kepada Pemegang Obligasi).
                             Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dibandingkan
                             dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun
                             dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
                             dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada
                             di kemudian hari.
 Penyisihan Dana         :   Perseroan membuka Rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat
 (Sinking Fund)              di dalam DSRA tersebut dengan jumlah yang sekurang- kurangnya sebesar 6
                             (enam) bulan Bunga Obligasi sampai dengan pokok dan bunga obligasi dilunasi
                             seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi
                             dengan ketentuan sebagai berikut :
                             a.   Penyimpanan, penempatan, dan penggunaan pemanfaatan dana yang
                                  disisihkan harus berada di bawah pengawasan dan atas dasar persetujuan
                                  tertulis dari Wali Amanat, untuk menghindari keragu-raguan terkait hal
                                  tersebut maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di PT Bank
                                  Tabungan Negara (Persero) Tbk;
                             b.   Bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan
                                  oleh Perseroan kepada Wali Amanat;
                             c.   Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang
                                  disisihkan wajib tercantum dalam laporan keuangan.
 Hak Senioritas Atas     :   Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak
 Utang                       kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
                             dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus
                             dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada
                             di kemudian hari.


                                                         xvii
Page 20
 Wali Amanat                :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., berkedudukan di Jakarta Pusat, atau
                                pengganti dan penerima hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
                                Perwaliamanatan Obligasi yang mewakili kepentingannya sendiri dan Pemegang
                                Obligasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal.

IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan anggota dari Deloitte Asia
Pacific Limited dan Deloitte Network), dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan
keuangan konsolidasian untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2018 diaudit oleh auditor independen
lain dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, dalam laporannya tanggal 15 November
2019 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.

Laporan Posisi Keuangan

                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                                                                    31 Desember
                       Uraian                         30 Juni 2019
                                                                              2018                2017
 Total Aset                                                   6.987,2              7.042,5             6.872,0
 Total Liabilitas                                             4.250,3              4.340,4             4.199,8
 Total Ekuitas                                                2.736,9              2.702,0             2.672,2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                                                                     31 Desember
                       Uraian                         30 Juni 2019
                                                                              2018                 2017
 Pendapatan Bersih                                             1.302,3             3.075,6              2.852,0
 Beban Pokok Pendapatan dan beban langsung                       973,4             2.270,1              1.973,1
 Laba Kotor                                                      328,9               805,4                878,8
 Laba Periode Berjalan                                            67,7               242,1                375,0
 Jumlah Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan                 49,5               252,7                368,0

Rasio-rasio Keuangan

                                                                                     31 Desember
                       Uraian                         30 Juni 2019
                                                                              2018                 2017
 Rasio Pertumbuhan
 Pendapatan Bersih (%)                                          -16,00                 7,84                35,43
 Beban Pokok Pendapatan (%)                                     -11,90                15,05                32,11
 Laba Kotor (%)                                                 -26,18                -8,35                43,51
 Laba Sebelum Pajak (%)                                         -40,49               -22,83                23,32
 Laba Bersih Periode Berjalan (%)                               -50,34               -35,44                14,43
 Jumlah Aset (%)                                                 -0,79                 2,48                83,94
 Jumlah Liabilitas (%)                                           -2,08                 3,35               131,27
 Jumlah Ekuitas (%)                                               1,29                 1,12                39,17

 Rasio Usaha
 Laba Kotor Terhadap Pendapatan Bersih (%)                       25,25               26,19                 30,81

 Rasio Keuangan
 Rasio Lancar (x)                                                    2,19             1,75                  1,11
 Imbal Hasil Aset (ROA) (%)                                          0,97             3,44                  5,46
 Imbal Hasil Ekuitas (ROE) (%)                                       2,47             8.96                 14,03
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas (x)                       1,55             1,61                  1,57
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Aset (x)                          0,61             0,62                  0,61




                                                      xviii
Page 21
I.          PENAWARAN UMUM

     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I BARITO PACIFIC
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP1.500.000.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA
                              RATUS MILIAR RUPIAH)
                          (“OBLIGASI BERKELANJUTAN I")

            DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN I TERSEBUT,
                     PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
                OBLIGASI BERKELANJUTAN I BARITO PACIFIC TAHAP I TAHUN 2019
       DENGAN POKOK OBLIGASI SEBESAR RP750.000.000.000,- (TUJUH RATUS LIMA PULUH MILIAR
                                        RUPIAH)
                                      (“OBLIGASI”)

Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo
Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan
bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:

Seri A          :   Sebesar Rp479.000.000.000,- (empat ratus tujuh puluh sembilan miliar Rupiah) dengan tingkat
                    bunga tetap sebesar 9,30% (sembilan koma tiga nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga)
                    tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri B          :   Sebesar Rp271.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh satu miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
                    tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun
                    sejak Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan
dibayarkan pada tanggal 19 Maret 2020 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan
dibayarkan pada tanggal 19 Desember 2022 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 19 Desember 2024 untuk Obligasi
Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.




                                              PT BARITO PACIFIC TBK
                                                 Kegiatan Usaha Utama:
          Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan, Industri, Properti, Perdagangan, Energi Terbarukan, dan Transportasi

                    KANTOR                                  PABRIK                   KANTOR ADMINISTRASI PABRIK
     Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8           Jelapat, Banjarmasin             Jl. Kapten Piere Tendean No. 99
     Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63      Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44                Banjarmasin 70231
                  Jakarta 11410                     Kelurahan Kuin Cerucuk,                   Kalimantan Selatan
             Telepon : (021) 5306711                Kecamatan Banjar Barat                 Telepon: (0511) 3253384
            Faksimili : (021) 5306680          Banjarmasin, Kalimantan Selatan            Faksimili: (0511) 3350243
        Website : www.barito-pacific.com           Telepon : (0511) 4368757
          Email : corpsec@barito.co.id             Faksimili : (0511) 4366879

     Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas
                       Obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”):

                                                      idA (Single A)

 RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO SIKLUS DALAM INDUSTRI
 PETROKIMIA YANG DIHADAPI OLEH PERUSAHAAN ANAK YANG DAPAT MEMPENGARUHI
 PROFITABILITAS PERSEROAN SECARA MATERIAL. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO
 USAHA PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS.
 RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA
 OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN
 KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN
 LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAPAT DILIHAT
 PADA BAB VI PROSPEKTUS.

                Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia




                                                             1
Page 22
A.   PERSYARATAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana yang
diatur dalam Peraturan OJK No. 36/2014, yaitu:

1.   Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penyampaian
     Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito
     Pacific;
2.   Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dimana pemberitahuan
     pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang
     tahun ke-2 (kedua) sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran;
3.   Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penyampaian
     Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito
     Pacific sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat oleh Perseroan pada tanggal 11 Oktober 2019 dan surat
     pernyataan yang dibuat oleh Akuntan pada tanggal 8 Oktober 2019;
4.   Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki
     hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
     (empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek dan masuk dalam kategori
     peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.

B.   KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI

Nama Obligasi

Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019.

Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan
pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi
bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

Jumlah Pokok Obligasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo dan Bunga Obligasi

Jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah), Obligasi ini terdiri dari:

Seri A        :   Sebesar Rp479.000.000.000,- (empat ratus tujuh puluh sembilan miliar Rupiah) dengan tingkat
                  bunga tetap sebesar 9,30% (sembilan koma tiga nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga)
                  tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri B        :   Sebesar Rp271.000.000.000,- (dua ratus tujuh puluh satu miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
                  tetap sebesar 9,50% (sembilan koma lima nol persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun
                  sejak Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan
dibayarkan pada tanggal 19 Maret 2020 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan
dibayarkan pada tanggal 19 Desember 2022 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 19 Desember 2024 untuk Obligasi
Seri B. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Bunga Obligasi ini dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) terhitung sejak Tanggal
Emisi. Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:

                                               Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
     Bunga Ke-
                                          Seri A                                 Seri B
         1                                           19 Maret 2020                       19 Maret 2020
         2                                             19 Juni 2020                       19 Juni 2020
         3                                       19 September 2020                  19 September 2020
         4                                       19 Desember 2020                    19 Desember 2020
         5                                           19 Maret 2021                       19 Maret 2021
         6                                             19 Juni 2021                       19 Juni 2021
         7                                       19 September 2021                  19 September 2021
         8                                       19 Desember 2021                    19 Desember 2021
         9                                           19 Maret 2022                       19 Maret 2022
         10                                            19 Juni 2022                       19 Juni 2022
         11                                      19 September 2022                  19 September 2022
         12                                      19 Desember 2022                    19 Desember 2022



                                                         2
Page 23
                                             Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
    Bunga Ke-
                                        Seri A                                 Seri B
        13                                                                                     19 Maret 2023
        14                                                                                      19 Juni 2023
        15                                                                                19 September 2023
        16                                                                                 19 Desember 2023
        17                                                                                     19 Maret 2024
        18                                                                                      19 Juni 2024
        19                                                                                19 September 2024
        20                                                                                 19 Desember 2024

Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Emisi, dimana 1 (satu) bulan
dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender.

Harga Penawaran

Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan

Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan Obligasi

Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek dan/atau perjanjian tersendiri yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.

Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada
hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

Penarikan Obligasi

Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek
ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat
obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan
Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal
dan keputusan RUPO.

Pengalihan Obligasi

Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek
lainnya. Perseroan, Wali Amanat, dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang
Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok
Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi.

Jaminan

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132
Kitab Undang-undang Hukum Perdata, seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang
tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi seluruh
kewajiban Perseroan (termasuk kewajiban kepada Pemegang Obligasi). Hak Pemegang Obligasi adalah
paripassu tanpa hak preferen dibandingkan dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang
maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan
Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Hak Senioritas Atas Utang

Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik
yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin
secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.



                                                      3
Page 24
Penyisihan dana untuk pembayaran bunga atau DSRA
Perseroan membuka Rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat di dalam DSRA tersebut dengan
jumlah yang sekurang- kurangnya sebesar 6 (enam) bulan Bunga Obligasi sampai dengan Pokok dan Bunga
Obligasi dilunasi seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. penyimpanan, penempatan, dan penggunaan pemanfaatan dana yang disisihkan harus berada di bawah
    pengawasan dan atas dasar persetujuan tertulis dari Wali Amanat, untuk menghindari keragu-raguan terkait
    hal tersebut maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
b. bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan oleh Perseroan kepada Wali
    Amanat; dan
c. Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang disisihkan wajib tercantum dalam
    laporan keuangan.
Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan
a.   Selama jangka waktu Obligasi dan jumlah Pokok Obligasi belum seluruhnya dilunasi dan/atau seluruh jumlah
     Bunga Obligasi serta kewajiban pembayaran lainnya (bila ada) belum seluruhnya dibayar menurut ketentuan
     Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri bahwa Perseroan, tanpa persetujuan
     tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
     i. penggabungan, peleburan atau pengambilalihan yang menyebabkan bubarnya Perseroan atau memiliki
          akibat yang negatif terhadap kelangsungan kegiatan usaha Perseroan, kecuali (i) penggabungan,
          peleburan atau pengambilalihan internal yang dilakukan antar perusahaan dalam rangka restrukturisasi
          perusahaan dan (ii) semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen
          lain yang berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya terhadap perusahaan penerus (surviving
          company), dan dalam hal Perseroan bukan merupakan perusahaan penerus, maka seluruh kewajiban
          Obligasi telah dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus;
     ii. mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan;
     iii. memberikan pinjaman atau jaminan perusahaan kepada pihak ketiga, kecuali:
          a) pinjaman atau jaminan Perseroan yang telah efektif berlaku sebelum ditandatanganinya Perjanjian
                Perwaliamanatan;
          b) pinjaman atau jaminan perusahaan kepada karyawan, koperasi karyawan atau yayasan untuk
                program kesejahteraan pegawai Perseroan serta Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi sesuai
                dengan ketentuan jumlah jaminan atau jaminan perusahaan tersebut tidak melebihi jumlah yang
                setara dengan US$10.000.000 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat);
          c) pinjaman kepada atau pemberian jaminan perusahaan atau jaminan kebendaan lain termasuk
                undertaking (pernyataan kesediaan) untuk kepentingan Perusahaan Anak dan/atau entitas selain
                Perusahaan Anak sehubungan dengan Proyek Jawa 9 & 10;
          d) pinjaman antar Perusahaan Anak;
          e) uang muka, pinjaman atau jaminan yang merupakan utang dagang biasa dan diberikan seuhubungan
                dengan kegiatan usaha sehari-hari dengan ketentuan yang arm’s length; atau
          f) pinjaman yang diberikan kepada entitas selain Perusahaan Anak dimana Perseroan mempunyai
                kepemilikan saham langsung maupun tidak langsung, dimana pinjaman tersebut akan digunakan
                untuk belanja modal entitas selain Perusahaan Anak tersebut.
     iv. melakukan pengalihan atas aktiva Perseroan, kecuali:
          a) pengalihan yang dilakukan dalam kegiatan usaha perdagangan sehari-hari;
          b) pengalihan aktiva yang sudah tidak digunakan untuk kegitan usaha dengan syarat pejualan aktiva
                non produktif tersebut tidak mengganggu kelancaran kegiatan produksi dan atau jalannya kegiatan
                usaha Perseroan;
          c) pengalihan aktiva yang dilakukan antar anggota grup Perseroan (baik dalam satu transaksi atau
                lebih), baik dalam rangka restrukturisasi internal maupun tujuan lain, sepanjang pengalihan tersebut
                tidak mengakibatkan Dampak Negatif yang Material yang dilakukan dengan syarat arm’s length;
          d) pengalihan aktiva tetap Perseroan yang tidak mengakibatkan Dampak Negatif yang Material;
     v. mengadakan perubahan bidang usaha selain yang telah disebutkan dalam Anggaran Dasar Perseroan,
          kecuali perubahan bidang usaha tersebut disyaratkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
          berlaku.
     vi. mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) oleh
          Perseroan selama Bunga Obligasi belum dibayar dan Pokok Obligasi belum dilunasi oleh Perseroan;
     vii. memperoleh pinjaman baru dari bank atau lembaga keuangan lain, kecuali:
          (i) pinjaman dimana dana yang berasal dari pinjaman tersebut digunakan untuk kegiatan usaha sehari-
                hari
          (ii) pinjaman yang diperoleh untuk membayar sebagian atau seluruh pinjaman yang telah ada;
          (iii) pinjaman dimana dana yang diperoleh dari dari pinjaman tersebut akan digunakan untuk Proyek
                Jawa 9 & 10; dan/atau
          (iv) perolehan pinjaman (termasuk namun tidak terbatas, apabila Perseroan akan melakukan penerbitan
                surat utang baik dalam mata uang Rupiah maupun mata uang asing dengan atau tanpa jaminan
                kebendaan) yang tidak melanggar rasio keuangan sebagaimana diatur dalam Pasal 6.3.13 Perjanjian
                Perwaliamanatan.



                                                         4
Page 25
b.   Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas akan diberikan oleh Wali Amanat
     dengan ketentuan sebagai berikut:
     i. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
     ii. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen
          pendukung lainnya dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan
          dokumen pendukungnya diterima oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja
          tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen
          pendukung lainnya dari Wali Amanat, maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya;
          dan
     iii. jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau
          penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah data/dokumen
          pendukung lainnya tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam 10 (sepuluh) Hari
          Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali
          Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
c.   Selama Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi belum dilunasi seluruhnya, Perseroan berkewajiban untuk:
     i.     memenuhi semua syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwalimanatan;
     ii.    menyetorkan sejumlah uang yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
            Obligasi, yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa (in good
            funds) sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
            ke rekening KSEI;
     iii. apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
            Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sesuai dengan poin ii di atas, maka Perseroan
            harus membayar Denda sebesar 1% (satu persen) atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut
            dihitung berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal
            Pelunasan Pokok Obligasi hingga Jumlah Terhutang tersebut dibayar sepenuhnya;
     iv. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada
            Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya;
     v.     mempertahankan dan menjaga kedudukan Perseroan sebagai perseroan terbatas dan badan hukum,
            semua hak, semua kontrak material yang berhubungan dengan kegiatan usaha Perseroan dan semua
            izin untuk menjalankan kegiatan usaha utamanya yang sekarang dimiliki oleh Perseroan dan segera
            memohon izin-izin bilamana izin-izin tersebut berakhir atau diperlukan perpanjangannya untuk
            menjalankan kegiatan usaha utamanya;
     vi. memelihara sistem akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, dan memelihara
            buku-buku dan catatan-catatan lain yang cukup untuk menggambarkan dengan tepat keadaan
            keuangan Perseroan dan hasil operasinya yang diterapkan secara konsisten;
     vii. segera memberitahukan kepada Wali Amanat setiap kali terjadi kejadian atau keadaan penting pada
            Perseroan yang memiliki Dampak Negatif yang Material dalam rangka pembayaran Bunga Obligasi,
            pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lainnya sehubungan dengan Obligasi, antara lain, terdapatnya
            penetapan pengadilan yang dikeluarkan terhadap Perseroan, dengan kewajiban untuk melakukan
            pemeringkatan ulang apabila terdapat kejadian penting atau Dampak Negatif yang Material;
     viii. memberitahukan secara tertulis kepada Wali Amanat (i) perkara pidana, perdata, administrasi dan
            perburuhan yang melibatkan Perseroan yang menimbulkan Dampak Negatif yang Material dalam rangka
            pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lainnya dan (ii) menyerahkan akta-
            akta keputusan RUPS Perseroan yang menyetujui perubahan Anggaran Dasar, perubahan susunan
            anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan dan penggantian auditor: selambat-lambatnya 30
            (tiga puluh) Hari Kerja setelah kejadian tersebut berlangsung. Untuk menghindari keragu-raguan,
            kewajiban di atas berlaku dalam hal informasi atas hal-hal di atas tidak tersedia di website Perseroan;
     ix. menyerahkan kepada Wali Amanat sepanjang informasi tidak terdapat di website Perseroan:
            a) salinan dari laporan keuangan, yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek dan
                 KSEI dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah laporan tersebut diserahkan
                 kepada pihak-pihak yang disebutkan diatas. Dalam hal Wali Amanat memandang perlu,
                 berdasarkan permohonan Wali Amanat secara tertulis, Perseroan wajib menyampaikan kepda Wali
                 Amanat dokumen-dokumen yang berkaitan dengan laporan tersebut di atas (bila ada) selambat-
                 lambatnya 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah tanggal surat permohonan tersebut diterima oleh
                 Perseroan;
            b) laporan keuangan tahunan, tengah tahunan dan triwulanan yang telah disampaikan ke OJK dan
                 Bursa Efek sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
     x.     memelihara harta kekayaan agar tetap dalam keadaan baik dan asuransi-asuransi yang sudah berjalan
            dan berhubungan dengan harta kekayaan Perseroan, pada perusahaan asuransi yang mempunyai
            reputasi baik dengan syarat dan ketentuan yang biasa dilakukan oleh Perseroan dan berlaku umum
            pada bisnis yang sejenis.
     xi. memberi izin kepada Wali Amanat untuk pada Hari Kerja dan selama jam kerja Perseroan, melakukan
            kunjungan langsung ke Perseroan dan melakukan pemeriksaan atas izin-izin dan dalam hal Wali Amanat
            berpendapat terdapat suatu kejadian yang dapat menimbulkan Dampak Negatif yang Material,
            memeriksa catatan keuangan Perseroan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
            undangan termasuk peraturan Pasar Modal yang berlaku, dengan pemberitahuan secara tertulis terlebih




                                                         5
Page 26
            dahulu kepada Perseroan yang diajukan sekurangnya 6 (enam) Hari Kerja sebelum kunjungan
            dilakukan.
     xii. menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan praktik keuangan dan bisnis yang baik.
     xiii. memenuhi kewajiban-kewajiban keuangan sesuai dengan laporan keuangan konsolidasi Perseroan
            akhir tahun buku yang telah diaudit oleh auditor independen yang terdaftardi OJK sebagai berikut:
            a) memelihara perbandingan antara utang konsolidasian yang dikenakan bunga setelah dikurangi kas
                 dan EBITDA tidak lebih dari 4,50 : 1 (empat koma lima berbanding satu). Khusus untuk perhitungan
                 rasio di atas, total utang konsolidasian tidak termasuk utang, jaminan dan/atau pemberian pinjaman
                 yang berkaitan dengan Proyek Jawa 9 & 10.
     xiv. mematuhi semua aturan yang diwajibkan oleh otoritas atau aturan atau lembaga yang ada yang dibentuk
            sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Perseroan harus atau akan tunduk kepadanya.
     xv. menyerahkan kepada Wali Amanat suatu surat pernyataan yang menyatakan kesiapan Perseroan untuk
            melaksanakan kewajiban pelunasan Pokok Obligasi selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja sebelum
            Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi.
     xvi. mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka yang tunduk pada peraturan pasar modal dan
            mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
     xvii. melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan Nomor IX.C.11 Lampiran Keputusan
            Ketua Bapepam dan LK No.KEP-712/BL/2012 Tanggal 26 (dua puluh enam) Desember 2012 (dua ribu
            dua belas) tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk, berikut pengubahannya dan
            atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan; dan
     xviii. mempetahankan pengendalian perusahaan yang dikendalikan oleh Tuan Prajogo Pangestu dan/atau
            perusahaan yang dikendalikan oleh Perseroan dan Tuan Prajogo Pangestu (secara bersama-sama) baik
            langsung maupun tidak langsung, pada CAP. Untuk kepentingan pasal ini, yang dimaksud dengan
            pengendalian adalah memiliki saham lebih dari 50% (lima puluh persen) dari seluruh saham dengan hak
            suara yang telah disetor penuh atau (ii) kemampuan untuk menentukan, baik langsung maupun tidak
            langsung, dengan cara apapun, pengelolaan (dalam hal ini, antara lain, mengangkat atau
            memberhentikan seluruh atau mayoritas anggota direksi atau dewan komisaris), kebijakan suatu
            perusahaan (baik kebijakan operasioal atau finansial) dan/atau mengatur keputusan terkait dengan
            manajemen dan kebijakan suatu perusahaan; dan
     xix. membuka rekening DSRA dan mempertahankan dana yang terdapat di dalam DSRA tersebut dengan
            jumlah sekurang-kurangnya sebesar 6 (enam) bulan Bunga Obligasi sampai dengan pokok dan bunga
            Obligasi dilunasi seluruhnya, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah Tanggal Emisi
            dengan ketentuan sebagai berikut:
            a) penyimpanan, penempatan dan penggunaan pemanfaatan dana yang disisihkan harus berada
                 di bawah pengawasan dan atas dasar persetujuan tertulis dari Wali Amanat. Untuk menghindari
                 keragu-raguan terkait hal tersebut maka rekening akan dibuka atas nama Perseroan di Bank
                 Tabungan Negara (Persero) Tbk;
            b) bukti penyimpanan dan penempatan dana yang disisihkan wajib disampaikan oleh Perseroan
                 kepada Wali Amanat;
            c) Perseroan wajib memisahkan dana tersebut dari aktiva lain dan jumlah yang disisihkan wajib
                 tercantum dalam laporan keuangan.

Kelalaian Perseroan

1.   Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari
     kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini:
     a. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok
         Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran
         Bunga Obligasi; atau
     b. Apabila CAP dan/atau Star Energy -dinyatakan lalai oleh salah satu kreditornya, baik yang telah ada
         maupun yang akan ada dikemudian hari, sehubungan dengan suatu perjanjian utang CAP dan/atau Star
         Energy, dengan ketentuan bahwa (i) jumlah utang yang dinyatakan lalai tersebut melebihi US$10.000.000
         (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat); (ii) hal tersebut berakibat jumlah yang terutang oleh CAP dan/atau
         Star Energy sesuai dengan perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh
         kreditor yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran
         kembali); atau
     c. Apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian utang Perseroan untuk sejumlah
         nilai melebihi US$10.000.000 (sepuluh juta Dollar Amerika Serikat) dari total kewajiban Perseroan
         berdasarkan laporan keuangan konsolidasi terakhir, oleh salah satu kreditornya (cross default), baik yang
         telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari, sepanjang hal tersebut berakibat (i) jumlah yang
         terutang oleh Perseroan sesuai dengan perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera
         ditagih oleh kreditor yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi
         pembayaran kembali); (ii) menimbulkan Dampak Negatif yang Material atas kemampuan pembayaran
         Perseroan dan (iii) melanggar kewajiban-kewajiban keuangan Perseroan berdasarkan Perjanjian
         Perwaliamanatan ini; atau




                                                         6
Page 27
     d.   Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hhukum tetap (in kracht)
          diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan Dampak Negatif
          yang Material; atau
     e.   Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambilalih dengan cara
          apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang
          menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga
          menimbulkan Dampak Negatif yang Material; atau
     f.   Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan peradilan yang
          berwenang; atau
     g.   Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan (selain
          huruf a diatas); atau
     h.   fakta mengenai jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan
          informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan.

2.   Ketentuan mengenai pernyataan kelalaian/default, yaitu:
     Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
     a. angka 1 huruf a diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 20 (dua
         puluh) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan
         keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang
         dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
     b. angka 1 huruf b, c, d, e dan f diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus
         dalam waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum,
         sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, selama 60 (enam puluh) Hari Kalender
         setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
         tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima
         oleh Wali Amanat; atau
     c. angka 1 huruf g dan huruf h diatas dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam
         waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum,
         sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat, selama 45 (empat puluh lima) Hari Kalender
         setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau
         tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang dapat disetujui dan diterima
         oleh Wali Amanat;
      maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang
      Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
      berperedaran nasional. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut tata
      cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta
      Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut. Apabila RUPO tidak
      dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO berikutnya untuk
      membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan dengan Obligasi. Jika
      RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Obligasi
      sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan segera
      dan sekaligus. Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan
      penagihan kepada Perseroan.

      Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang
      bersangkutan.

3.    Apabila:
      Perseroan dibubarkan karena sebab apapun atau membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum
      Pemegang Saham atau terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka Wali
      Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil
      keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan
      dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo
      dengan sendirinya.

Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku
ketentuan-ketentuan di bawah ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
1.   RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
     a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai
        perubahan jangka waktu Obligasi, Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi;
     b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan
        kepada Wali Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
        Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan
        dengan kelalaian;


                                                        7
Page 28
     c.   memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
          Perwaliamanatan;
     d.   mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam
          penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud
          dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam Peraturan No. VI.C.4; dan
     e.   Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam
          Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
          Republik Indonesia.

2.   RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
     a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
        20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
        oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
        diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR;
        Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya
        KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis
        kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut.
        Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara
        tertulis dari Wali Amanat;
     b. Perseroan;
     c. Wali Amanat; atau
     d. OJK.

3.   Permintaan sebagaimana dimaksud dalam angka 2 huruf a, b, dan d diatas wajib disampaikan secara tertulis
     kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat
     permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

4.   Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan
     RUPO, maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada
     pemohon dengan tembusan kepada OJK, paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya
     surat permohonan.

5.   Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO:
     a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
        berperedaran nasional, dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum
        pemanggilan.
     b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui
        paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
     c. Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum
        RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
        diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
     d. Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
        1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
        2) agenda RUPO;
        3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
        4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
        5) kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
     e. RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat
        21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.

6.   Tata cara RUPO:
     a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan
        menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
     b. Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
        dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO
        yang diterbitkan oleh KSEI, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang
        berlaku.
     c. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
     d. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
        dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
        dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat
        atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
        pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
        pelaksanaan RUPO.
     e. Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
        demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
        Obligasi yang dimilikinya.



                                                      8
Page 29
     f. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali
        Amanat memutuskan lain.
     g. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
        Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam
        kuorum kehadiran.
     h. Sebelum pelaksanaan RUPO:
        - Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya (tidak
            termasuk Obligasi yang dimiliki Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) kepada Wali Amanat.
        - Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang
            dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi
            Negara Republik Indonesia).
        - Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk
            membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi (termasuk
            Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi (tidak
            termasuk Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) dengan Perseroan.
     i. RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan
        dan Wali Amanat.
     j. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
     k. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk
        membuat berita acara RUPO.
     l. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO
        dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
        Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
        mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara
        RUPO.

7.   Dengan memperhatikan ketentuan dalam angka 6 huruf g diatas, kuorum dan pengambilan keputusan:
     a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai addendum Perjanjian Perwaliamanatan
        sebagaimana dimaksud dalam angka 1 diatas diatur sebagai berikut:
        1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai
           berikut:
           a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
               Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
               apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
               RUPO.
           b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
           c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
           d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
           e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
        2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan
           dengan ketentuan sebagai berikut:
           a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah
               Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
               apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
               RUPO.
           b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
           c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
           d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
           e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.




                                                        9
Page 30
        3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
           a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
               Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
               apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
               RUPO.
           b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang kedua.
           c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
           d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib
               diadakan RUPO yang ketiga.
           e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling
               sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak
               mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
               bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
     b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain addendum Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan
        dengan ketentuan sebagai berikut:
        1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah
           Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
           disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO;
        2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1) tidak tercapai, maka wajib
           diadakan RUPO kedua.
        3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
           3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
           keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
           jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
        4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3) tidak tercapai, maka wajib
           diadakan RUPO yang ketiga.
        5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit
           3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil
           keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.

8.   Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat
     paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat,
     yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

9.   Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil.

10. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya
    Perseroan, Wali Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam
    RUPO. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian
    lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan Obligasi.

11. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
    berperedaran nasional, dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib
    ditanggung oleh Perseroan.

12. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok
    Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan
    perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka dalam waktu selambat-
    lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO
    (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian
    Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan
    penagihan Jumlah Terutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.

13. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan
    bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan
    Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta
    peraturan Bursa Efek.

14. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang
    Pasar Modal, maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.



                                                      10
Page 31
Hak Pemegang Obligasi

1.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
     melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada
     Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang
     tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok
     Obligasi.
2.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
     dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
     kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi
     transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli
     Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga
     Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3.   Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
     Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka
     Perseroan harus membayar Denda Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang
     Obligasi, yang oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional
     berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.
4.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua
     puluh persen) dari jumlah Obligasi mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
     diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara
     yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang
     Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah
     Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat
     dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5.   Setiap Obligasi sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) Oleh Perseroan

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan
    harga pasar.
2. pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau diluar Bursa Efek.
3. pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
4. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
    memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
5. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
    sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO
6. pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak terAfiliasi
7. rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari
    Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut di surat kabar.
8. pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi.
    Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia
    yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian
    kembali dimulai.
9. rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam poin 7 dan pengumuman sebagaimana
    dimaksud dalam poin 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
    a. periode penawaran pembelian kembali;
    b. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
    c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
    d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
    e. tata cara penyelesaian transaksi;
    f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
    g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
    h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
    i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
    Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
    Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
11. Perseroan wajib menjaga kerahasian atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan
    oleh Pemegang Obligasi;
12. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
    dimaksud dalam poin 8, dengan ketentuan:




                                                     11
Page 32
    a.   Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-masing
         jenis Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
    b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi; dan
    c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali dan
         wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya pembelian
         kembali Obligasi.
13. Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat, serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
    paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi, informasi yang meliputi
    antara lain:
    a. jumlah Obligasi yang telah dibeli;
    b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
    c. Harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
    d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
14. dalam hal terdapat lebih dari satu Efek bersifat hutang yang diterbitkan oleh Perseroan, maka pembelian
    kembali Efek bersifat hutang dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin.
15. dalam hal terdapat lebih dari satu Efek bersifat hutang yang tidak dijamin, maka pembelian kembali wajib
    mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali tersebut.
16. dalam hal terdapat jaminan atas seluruh Efek bersifat hutang, maka pembelian kembali wajib
    mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali tersebut.
17. Pembelian kembali oleh Perseroan mengakibatkan:
    a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri RUPO, hak suara,
         dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
         dimaksudkan untuk pelunasan; atau
    b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, hak menghadiri
         RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
         kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.

Hasil Pemeringkatan Obligasi

Berdasarkan POJK No.7/2017 dan Peraturan No. IX.C.11, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”)
atas Obligasi, sesuai dengan surat No.: RC-960/PEF-DIR/X/2019 tanggal 10 Oktober 2019 tentang Sertifikat
Pemeringkatan Atas Obligasi, hasil pemeringkatan atas Obligasi Perseroan adalah:

                                               idA (Single A)


Hasil pemeringkatan Obligasi diatas berlaku untuk periode 9 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020.

Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, baik
langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan Pasal 1 angka I Undang-undang
Pasar Modal.

Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari
Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh
kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan, sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.C.11.

Wali Amanat

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan menunjuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Alamat dari Wali Amanat adalah:

                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
                                        Institutional Banking Division
                                            Menara BTN Lantai 18
                            Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130, Indonesia
                                       Tel.: (021) 633-6789; ext. 1847
                                          Website : www.btn.co.id
                                       e-mail : trustee.btn@gmail.com
                                 Untuk perhatian : Capital Market Department

Keterangan lebih lanjut mengenai Wali Amanat akan dijelaskan pada Bab XII Prospektus ini.




                                                     12
Page 33
II.       PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN
          UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan
digunakan Perseroan untuk membayar sebagian utang berdasarkan Facility Agreement related to USD
175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 15 November 2018 sebagaimana diubah
dengan Amendment Agreement tanggal 26 Juli 2019. Sebagian kewajiban yang dibayarkan oleh Perseroan adalah
berupa pokok pinjaman.

Adapun keterangan mengenai pembayaran sebagian kewajiban di atas adalah sebagai berikut:

Para Pihak                           :   1.   Perseroan sebagai Debitur;
                                         2.   Marigold Resources Pte. Ltd sebagai Penjamin Awal;
                                              (Debitur dan Penjamin Awal dapat disebut sebagai “Obligor”)
                                         3.   Barclays Bank PLC (“Barclays Bank”);
                                         4.   DBS Bank Ltd.;
                                              (Barclays Bank dan DBS Bank Ltd dapat disebut sebagai Para
                                              Penerima Mandated Lead Arrangers, Underwriters, dan
                                              Bookrunners)
                                         5.   PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) sebagai Agen Fasilitas dan Agen
                                              Jaminan.
                                         (Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd., dan DBS, masing-masing disebut
                                         sebagai “Kreditur”)

Sifat Hubungan Afiliasi dengan       :   Tidak ada hubungan afiliasi antara Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd.;
Kreditur                                 Dan PT Bank DBS Indonesia dengan Perseroan

Tingkat Suku Bunga                   :   -    LIBOR + 3,75% per yang terhitung sejak tanggal perjanjian sampai
                                              dengan tanggal yang jatuh pada 12 bulan setelah perjanjian;
                                         -    LIBOR + 4,25% per tahun dari tanggal yang jatuh pada 12 bulan
                                              sejak tanggal perjanjian sampai dengan tanggal yang jatuh pada 24
                                              bulan setelah tanggal perjanjian; dan
                                         -    LIBOR + 5% per tahun setelah tanggal yang jatuh pada 24 bulan
                                              setelah tanggal perjanjian ini

Jatuh Tempo                          :   15 November 2021

Jumlah Pokok Terutang pada           :   US$ 200.000.000
saat Prospektus ini diterbitkan

Jumlah yang Akan Dilunasi            :   Rp738.750.000.000,- atau setara US$ 52.024.647,89
menggunakan Dana Hasil
Obligasi*

Saldo Utang Setelah                  :   US$ 147.975.353
Pembayaran*
Penggunaan Dana Fasilitas            :   untuk pelunasan sebagian fasilitas berdasarkan USD 250.000.000
                                         Facility Agreement tanggal 24 Maret 2017 yang dibuat antara Perseroan
                                         dan Bangkok Bank Public Company Limited

Prosedur dan Persyaratan             :   Pemberitahuan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) Hari Kerja kepada Agen
Pembayaran Utang Dipercepat              sehubungan dengan pembayaran dipercepat.
* asumsi kurs1 US$ adalah Rp14.200


Apabila penggunaan dana hasil Emisi Obligasi ini akan diubah, maka rencana tersebut harus dilaporkan terlebih
dahulu kepada OJK dengan mengemukakan alasan beserta pertimbangannya paling lambat 14 (empat belas) hari
sebelum penyelenggaraan RUPO dan perubahan penggunaan dana tersebut wajib memperoleh persetujuan dari
Wali Amanat setelah terlebih dahulu disetujui oleh RUPO, sesuai dengan POJK No. 30/2015, kecuali apabila
ditentukan lain dalam peraturan OJK.

Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara
dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut harus dilakukan Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan
likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan.




                                                        13
Page 34
Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 (enam) bulan kepada OJK dan
kepada Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK, sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan telah direalisasikan sesuai dengan POJK No. 30/2015. Apabila Perseroan bermaksud untuk
melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini sebagaimana dimaksud di atas, maka
Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana perubahan penggunaan dana dimaksud kepada OJK dengan
mengemukakan alasan dan pertimbangannya paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyelenggaraan
RUPO dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari RUPO sesuai dengan POJK No. 30/2015.

Penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini bukan merupakan transaksi material
dan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.E.2 dan Peraturan No. IX.E.1.

Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya (setelah pajak yang berlaku) yang dikeluarkan oleh Perseroan, adalah
kurang lebih setara dengan 2,32% dari nilai Pokok Obligasi yang meliputi:

1.   Biaya jasa untuk penjaminan emisi efek: 0,55%, yang terdiri dari: biaya jasa penyelenggaraan (management
     fee) 0,44%; biaya jasa penjaminan (underwriting fee): 0,055%; dan biaya jasa penjualan (selling fee): 0,055%.

2.   Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 1,42%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan: 1,11%; Konsultan Hukum:
     0,30%; dan Notaris: 0,01%.

3.   Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal: 0,09%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat: 0,02% dan
     Perusahaan Pemeringkat Efek: 0,07%.

4.   Biaya lain-lain 0,26%, termasuk biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, biaya pencatatan di BEI, biaya
     pencatatan di KSEI, serta biaya percetakan, iklan, audit penjatahan dan lain-lain).




                                                       14
Page 35
III.          PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal
30 Juni 2019 yang bersumber dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anaknya untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan anggota dari Deloitte Asia Pacific
Limited dan Deloitte Network) yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto, dengan opini tanpa modifikasian dengan
paragraf hal lain dalam laporannya tanggal 15 November 2019.

Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai jumlah liabilitas sebesar US$ 4.250,3
juta. Rincian jumlah liabilitas Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30 Juni 2019 disajikan pada tabel
di bawah ini:

                                                                                            (dalam jutaan US$)
                                       KETERANGAN                                             JUMLAH
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha kepada pihak ketiga                                                                        418,7
 Utang lain-lain dan uang muka yang diterima                                                             53,4
 Utang lain-lain kepada pihak berelasi                                                                   68,5
 Utang pajak                                                                                             32,3
 Biaya yang masih harus dibayar                                                                          53,6
 Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
    Pinjaman jangka panjang                                                                             104,5
    Utang obligasi dan wesel                                                                             55,1
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                        786,2

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas pajak tangguhan – bersih                                                                      899
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
 satu tahun:
    Pinjaman jangka panjang                                                                           1.527,5
    Utang obligasi                                                                                      967,6
 Liabilitas keuangan derivatif                                                                           17,0
 Liabilitas imbalan pasca kerja                                                                          50,7
 Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                                                   2,4
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                     3.464,1
 JUMLAH LIABILITAS                                                                                    4.250,3

Penjelasan untuk tiap akun liabilitas adalah sebagai berikut:

1.     LIABILITAS JANGKA PENDEK

Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki liabilitas jangka pendek sebesar US$ 786,2
juta, dengan rincian sebagai berikut:

1.     Utang Usaha

                                                                                                (dalam juta US$)
                                           URAIAN                                             JUMLAH
         a.   Berdasarkan pemasok
                Pemasok luar negeri                                                                      357,3
                Pemasok dalam negeri                                                                      61,4
              Jumlah 30 Juni 2019                                                                        418,7

         b.   Berdasarkan mata uang
              Dolar Amerika Serikat                                                                      341,1
              Rupiah                                                                                      76,6
              Lain-lain                                                                                    1,1
              Jumlah 30 Juni 2019                                                                        418,7

       Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, dan jasa baik dari pemasok
       dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 120 hari.

       Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang usaha.




                                                        15
Page 36
2.   Utang lain-lain dan uang muka yang diterima

     Pada 30 Juni 2019, utang lain-lain dan uang muka yang diterima sebesar US$ 53,4 juta.

3.   Utang lain-lain kepada pihak berelasi

     Pada 30 Juni 2019, utang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar US$ 68,5 juta.

4.   Utang pajak

     Pada tanggal 30 Juni 2019, utang pajak sebesar US$ 32,3 juta terdiri atas:

                                                                                                   (dalam juta US$)
                                              URAIAN                                             JUMLAH
       Pajak penghasilan
           Pasal 4(2)                                                                                          0,7
           Pasal 15                                                                                            0,0
           Pasal 21                                                                                            1,8
           Pasal 22                                                                                              -
           Pasal 23                                                                                            0,2
           Pasal 25                                                                                            0,5
           Pasal 26                                                                                            0,4
           Pasal 29                                                                                           27,6
           Pajak pertambahan nilai - bersih                                                                      1
       Jumlah 30 Juni 2019                                                                                    32,3

5.   Biaya yang masih harus dibayar

     Pada tanggal 30 Juni 2019, biaya yang masih harus dibayar sebesar US$ 53,6 juta.

6.   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

     Pada tanggal 30 Juni 2019, utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar
     US$ 159,6 juta, yang sebagian besar terdiri atas pinjaman berjangka.

2.   LIABILITAS JANGKA PANJANG

Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki liabilitas jangka panjang sebesar US$
3.464,1 juta, dengan rincian sebagai berikut:

1.   Utang pajak tangguhan - bersih

     Pada tanggal 30 Juni 2019, liabilitas pajak tangguhan - bersih sebesar US$ 899 juta, yang seluruhnya terdiri
     atas liabilitas pajak tangguhan Perusahaan Anak.

2.   Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

     Pada tanggal 30 Juni 2019, liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
     tahun sebesar US$ 1.527,5 juta, dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                  (dalam juta US$)
                                                URAIAN                                              JUMLAH
       PT Bank Mayora                                                                                          1,0
       Pinjaman Dana Reboisasi                                                                                 0,5
       Bank Central Asia (BCA)                                                                                 0,1
       Bank Negara Indonesia (BNI)                                                                           125,0
       Pinjaman Berjangka – setelah dikurangi biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi             1.505,3
       Jumlah                                                                                              1.632,0
       -/- bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                          104,5
       Jumlah 30 Juni 2019                                                                                 1.527,5

     Pada tanggal 30 Juni 2019, biaya perolehan diamortisasi atas pinjaman yang diperoleh adalah sebagai
     berikut:
                                                                                                  (dalam juta US$)
                                                URAIAN                                              JUMLAH
       Pinjaman jangka panjang                                                                             1.632,0
       Biaya bunga yang masih harus dibayar                                                                    2,4
       Jumlah 30 Juni 2019                                                                                 1.634,4




                                                          16
Page 37
Bunga pinjaman yang masih harus dibayar dicatat dalam akun biaya yang masih harus dibayar.

Pada tanggal 30 Juni 2019, jadwal pelunasan pokok pinjaman adalah sebagai berikut:

                                                                                              (dalam jutaan US$)
                                           Pinjaman Dana                     Pinjaman
          Tahun           Bank Mayora                           BCA                                  BNI
                                             Reboisasi                       Berjangka
  2019                              1,0                0,5          0,1               46,2                     -
  2020                                -                  -          0,0              113,9                  62,5
  2021                                -                  -            -            1.188,7                  62,5
  2022                                -                  -            -               61,4                     -
  2023                                -                  -            -               61,4                     -
  2024                                -                  -            -               21,4                     -
  2025                                -                  -            -               21,4                     -
  2026                                -                  -            -               21,4                     -
  Jumlah Pokok                      1,0                0,5          0,1            1.535,9                 125,0
  Biaya perolehan yang
  belum diamortisasi                  -                    -          -              (30,6)                    -
  Jumlah Pinjaman -
  bersih                            1,0                  0,5        0,1             1.505,3                125,0

Tingkat bunga pinjaman dalam Rupiah berkisar antara 10,50% sampai dengan 10,75% per 30 Juni 2019.

Tingkat bunga pinjaman berjangka dan Senior-Term Loan Facility per tahun adalah LIBOR + persentase
tertentu. Pembayaran bunga dilakukan secara 3 bulanan.

Perseroan dan Perusahaan Anak telah melakukan pembayaran sebesar US$ 336.820 ribu untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2019.

Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak telah memenuhi syarat-syarat dan kondisi yang
ditetapkan bank, kecuali untuk persyaratan minimum DSCR atas pinjaman jangka panjang Tranche A dan B,
walaupun demikian berdasarkan perjanjian pinjaman Tranche A dan B pinjaman tersebut tidak secara
otomatis harus segera dibayar sesuai permintaan.

PT Bank Mayora

Pada tanggal 2 April 2015, GTA memperoleh fasilitas Pinjaman Angsuran Berjangka (PAB) sebesar Rp 55.000
juta dari PT Bank Mayora. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun dengan grace period 24 bulan dengan
tingkat bunga tetap 10,5% per tahun dengan tingkat bunga tetap 10,5% per tahun.

Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 011/Bitung Jaya dan 016/Bitung Jaya
masing-masing seluas 27.185 m2 dan 94.651 m2 yang terletak di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa,
Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten, yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood Industry selaku Penjamin.
Pada tahun 2018, Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 011/Bitung Jaya tidak menjadi jaminan fasilitas pinjaman
ini.

Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi GTA (sebagai penjamin) untuk tidak melakukan
hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian.

Bank Central Asia (BCA)

Pada tanggal 22 Oktober 2017, RPU melakukan amendemen perjanjian kredit dengan memperoleh tambahan
fasilitas pinjaman sebesar Rp10 miliar dengan rincian fasilitas kredit lokal sebesar Rp7,5 miliar dan fasilitas
installment loan sebesar Rp2,5 miliar dengan tingkat bunga tetap 10,75% setiap tahun dan jangka waktu 3
tahun dengan jaminan yang sama.

Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan 1 (satu) unit storage terminal termasuk tanah dan bangunan yang berada
di Jl. Merak, Serang.

RPU diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu seperti yang tercantum dalam perjanjian pinjaman.

Bank Negara Indonesia (BNI)

Pada tanggal 16 Januari 2019, BWL mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (BNI) dengan jumlah maksimal US$ 125.000 ribu dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dan
tingkat bunga tetap 6,5% per tahun. Dana tersebut digunakan untuk membayarkan pembiayaan capital
expenditure terkait Proyek Jawa 9 & 10. Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan saham yang
dimiliki group Barito dan beberapa bidang tanah milik BWL.



                                                   17
Page 38
Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi BWL untuk tidak melakukan hal-hal yang
tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
•    Current Ratio minimal 1,00 kali, setelah BWL beroperasi komersial;
•    Debt Equity Ratio maksimum 2,50 kali; dan
•    Debt Service Coverage minimal 100%, setelah BWL beroperasi komersial.

Pinjaman Berjangka

Pada tanggal 30 Juni 2019, rincian dari pinjaman berjangka adalah sebagai berikut:

                                                                                             (dalam juta US$)
                                             URAIAN                                            JUMLAH
    Pinjaman berjangka Tranche A & B                                                                  1.014,4
    US$ 200 juta                                                                                         198,2
    US$ 199,8 juta                                                                                       146,6
    US$ 191 juta                                                                                         146,1
    Jumlah pinjaman berjangka                                                                         1.505.3
    -/- bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                       (102,8)
    Jumlah 30 Juni 2019                                                                               1.402,5

Pinjaman Berjangka Tranche A dan B

Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V. menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman berjangka untuk
fasilitas komitmen Tranche A dan Tranche B masing-masing sebesar US$ 1.250.000 ribu dan US$ 700.000
ribu, dan jatuh tempo lima tahun dari tanggal utilisasi, masing-masing yaitu 22 Desember 2021 dan
22 Desember 2026 untuk Tranche A dan Tranche B.

Berikut adalah tujuan dari Tranche A dan B:

•    Pemanfaatan pertama Tranche A, (i) mendanai, sebagian, harga pembelian untuk Akuisisi (Kepentingan
     pengendali), (ii) mendanai Rekening Giro, dan (iii) membayar fee, biaya dan beban sehubungan dengan
     Fasilitas dan Biaya Perolehan dan jumlahnya tidak melebihi US$ 1.230.000 ribu.
•    Pemanfaatan kedua Tranche A, untuk mendanai, sebagian, harga pembelian untuk Akuisisi (Kepentingan
     nonpengendali) dan dalam jumlah tidak melebihi US$ 20.000 ribu.
•    Tranche B, (i) membiayai pelunasan semua Pinjaman Tranche A yang beredar pada tahun 2021 dan (ii)
     mendanai Rekening Cadangan. Biaya pembatalan sebesar 1,25% akan diterapkan, jika (1) Pinjaman
     Tranche A dilunasi dari setiap fasilitas pembiayaan yang dilakukan oleh peminjam selain fasilitas Tranche
     B (2) sebagai akibat dari pengalokasi kembali total komitmen Tranche B berdasarkan perjanjian dengan
     pemberi pinjaman lainnya yang hanya berkomitmen untuk menyediakan fasilitas Tranche A pada tanggal
     perjanjian, dan (3) mengikuti tanggal pemanfaatan Tranche B tetapi sebelum tahun pertama dari tanggal
     pemanfaatan Tranche B, jika peminjam membiayai Tranche B dengan fasilitas baru. Setelah 1 tahun dari
     tanggal utilisasi pinjaman Tranche B, dan tahun-tahun berikutnya, biaya pembatalan dapat dikurangkan
     sejumlah 0,25% tiap tahun sehingga setelah Tranche B jatuh tempo, biaya pembatalan akan menjadi nol.

Dengan mengacu pada perjanjian pinjaman, SEGD II dan SEGSL masing-masing menjadi Peminjam
Tambahan pada tanggal Debt Push Down yang bersangkutan.

Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan rekening offshore charges (selain PT CGSS dan
PT DGI), jaminan rekening (SEG-SD B.V.), jaminan saham (SEG-SD B.V.), jaminan-jaminan saham (selain
PT CGSS dan PT DGI), the English assignment of contract rights (SEG-SD B.V., SEGSL dan SEGD-II),
jaminan rekening onshore (selain PT CGSS), sertifikat fidusia SEGSL dan SEGD-II dan the assignment of
contract rights (Indonesian Law) of SEGSL and SEGSD-II.

Biaya upfront 1% untuk Pinjaman ini sejumlah US$ 12.500 ribu telah dilunasi pada tanggal 10 Januari 2017
oleh SEGHPL, SEGPL, Phoenix Power B.V., dan AC Energy International Holdings Pte. sesuai dengan
kepemilikan efektif mereka. Jumlah pembayaran yang dilakukan oleh SEGHPL dan SEGPL sebesar US$
3.426 ribu dan US$ 5.113 ribu dianggap sebagai pinjaman konversi.

Pada tanggal 23 Maret 2017, Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka yang Diamendemen dan Disajikan
Kembali telah ditandatangani dengan perubahan pada tanggal finalisasi (yaitu menjadi tanggal 23 Maret 2017)
dan jadwal pelunasan.

Pemanfaatan pertama terjadi pada tanggal 30 Maret 2017 sebesar US$ 1.230.000 ribu. Total uang yang
diterima adalah US$ 1.195.319 ribu setelah memperhitungkan biaya pendanaan sebesar US$ 34.681 ribu.
Dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan akuisisi saham Chevron di blok panas bumi Darajat, Salak
dan Suoh Sekincau.




                                                      18
Page 39
Pada tanggal 26 April 2017, Pinjaman ini secara efektif diturunkan ke SEGSL dan SEGD-II dengan jumlah
keseluruhan masing-masing sebesar US$ 750.000 ribu dan US$ 480.000 ribu.

Pada tanggal 30 Juni 2019, berikut adalah pemberi fasilitas pinjaman:

                                                                                          (dalam juta US$)
                                            URAIAN                                          JUMLAH
    Pemberi Pinjaman
    Bank of Phillippine Islands                                                                      331,5
    Bangkok Bank Limited                                                                             290,1
    Rizal Commercial Banking Corporation                                                             103,6
    BDO Unibank, Inc                                                                                   62,2
    Bank of China                                                                                      62,2
    MUFG Bank, Ltd                                                                                     62,2
    DBS Bank Ltd                                                                                       62,2
    Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                                                62,2
    Jumlah                                                                                         1.036,0
    -/- Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                             (21,6)
    Bersih                                                                                         1.014,4
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                               (67,1)
    Bagian jangka panjang                                                                            947,3

Pemanfaatan kedua Tranche A dan B pada tanggal 19 September 2017 adalah sebesar US$ 20.000 ribu.
Dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan akuisisi 95% saham PT DGI yang dimiliki oleh PT Austindo
Nusantara Jaya Tbk.

SEGHPL dan Perusahaan Anak, berdasarkan perjanjian pinjamannya, tunduk pada berbagai persyaratan,
antara lain untuk mendapatkan persetujuan tertulis dari pemberi pinjaman sebelum melakukan transaksi
tertentu seperti merger, akuisisi, likuidasi atau perubahan status dan Anggaran Dasar, mengurangi jumlah
modal dasar, ditempatkan dan disetor penuh; pembatasan pemberian pinjaman kepada pihak ketiga; negative
pledges, dengan pengecualian tertentu; pembatasan perubahan aktivitas bisnis utama; mengumumkan dan
membayar dividen menebus, membeli kembali, menolak, menarik atau membayar kembali modal sahamnya
atau memutuskan untuk melakukannya; pembatasan pemberian jaminan dan ganti rugi sehubungan dengan
kewajiban setiap orang dan persyaratan untuk mematuhi rasio keuangan tertentu.

Pinjaman ini juga mewajibkan Peminjam untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu seperti:

•    Rasio Leverage tidak melebihi:
     1) 6,00 : 1 dari tanggal pengujian awal sampai dengan tanggal pengujian segera setelah ulang tahun
         pertama
     2) 5,50 : 1 dari tanggal pengujian segera setelah ulang tahun pertama sampai tanggal pengujian segera
         jatuh setelah ulang tahun ketiga
     3) 4,50 : 1 sampai dengan tanggal tengah-tahunan terakhir
•    Debt Service Coverage Ratio (DSCR) tidak kurang dari 1,20 : 1
•    Senior Interest Cover tidak kurang dari 3 : 1
•    Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 70 : 30, setelah tanggal pembayaran akhir Tranche A, 50 : 50.

Pinjaman Berjangka US$ 200 juta

Pada tanggal 15 Nopember 2018, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan jumlah maksimal
US$ 200.000 ribu. PT Bank DBS Indonesia bertindak sebagai agen fasilitas. Dana tersebut digunakan untuk
membayarkan Pinjaman Berjangka US$ 250 juta. Fasilitas pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan
saham yang dimiliki Perusahaan pada CAP. Pada tanggal 30 Juni 2019, saldo pinjaman tersebut adalah
sebagai berikut:

                                                                                          (dalam juta US$)
                                             URAIAN                                         JUMLAH
    Pemberi Pinjaman
    Barclays Bank PLC                                                                                50,0
    DBS Bank Ltd.                                                                                    35,0
    PT Bank DBS Indonesia                                                                            50,0
    CTBC Bank Co., Ltd                                                                               20,0
    First Commercial Bank                                                                            20,0
    ICICI Bank Limited, Cabang Singapura                                                             15,0
    Chailease International Financeial Service Co., Ltd                                              10,0
    Jumlah                                                                                          200,0
    -/- Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                             (1,8)
    Bersih                                                                                          198,2



                                                           19
Page 40
Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal
yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan sebagai berikut:
•   Security Cover (Daily) Ratio diatas 2 : 1.
•   Net Debt to Consolidated EBITDA tidak melebihi 4,5 : 1.

Pinjaman Berjangka US$ 199,8 juta
Pada tanggal 28 Nopember 2016, CAP memperoleh fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 199.800 ribu.
PT Bank DBS Indonesia bertindak sebagai agen fasilitas. PT Styrindo Mono Indonesia, PT Petrokimia
Butadiene Indonesia dan Altus Capital Pte., Ltd bertindak sebagai penjamin.
Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk melakukan pelunasan seluruh Pinjaman Berjangka US$
265.000 ribu.
Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan rekening dalam negeri CAP, jaminan fidusia atas asuransi,
jaminan fidusia atas aset bergerak, rekening Debt Service Reserve Account, saham Altus Capital Pte., Ltd,
saham PT Petrokimia Butadiene Indonesia, hipotik atas tanah peringkat ketiga, hipotik atas tanah peringkat
keenam, aset bergerak PT Styrindo Mono Indonesia, dan jaminan fidusia atas klaim asuransi
PT Styrindo Mono Indonesia.
Pada tanggal 30 Juni 2019, saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:
                                                                                          (dalam juta US$)
                                            URAIAN                                          JUMLAH
    The Siam Commercial Public Company Limited                                                         45,0
    Bangkok Bank Public Company Limited (Cabang Jakarta)                                               45,0
    PT Bank HSBC Indonesia                                                                             18,8
    PT Bank ICBC Indonesia                                                                             18,8
    PT Bank DBS Indonesia                                                                               7,5
    DBS Bank Ltd.                                                                                       7,5
    PT Bank BNP Paribas Indonesia                                                                       7,4
    Jumlah                                                                                           149,9
    Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                  (3,2)
    Bersih                                                                                           146,6
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                               (25,0)
    Bagian jangka panjang                                                                            121,6

CAP juga diwajibkan untuk menjaga saldo tertentu pada Debt Service Accrual Account yang ditempatkan
pada PT Bank DBS Indonesia dan Bangkok Bank Public Company Limited, cabang Jakarta dan Debt Service
Reserve Account yang ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia.
Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CAP dan Perusahaan Anak (sebagai penjamin)
untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio keuangan
sebagai berikut:
•    Rasio Interest Service Coverage diatas 1,75 : 1.
•    Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi tidak melebihi 50%.
•    Terkait pembayaran dividen :
     a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi laba
         bersih.
     b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi
         50% dari laba bersih.
Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 14 kali cicilan, dengan jadwal sebagai berikut :
                                 Bulan setelah tanggal perjanjian   Pelunasan pokok pinjaman
                                                 6                             5%
                                                12                             5%
                                                18                             5%
                                                24                             5%
                                                30                             5%
                                                36                             5%
                                                42                            7,5%
                                                48                            7,5%
                                                54                            7,5%
                                                60                            7,5%
                                                66                             10%
                                                72                             10%
                                                78                             10%
                                                84                             10%
                                             Jumlah                           100%




                                                     20
Page 41
     Pinjaman Berjangka US$ 191 juta

     Pada tanggal 17 Desember 2018, CAP memperoleh fasilitas pinjaman berjangka dengan nilai US$ 191.000
     ribu dengan Japan Bank for International Cooperation, Nippon Export and Investment Infrastructure (NEXI)
     dan BNP Paribas. BNP Paribas cabang Tokyo bertindak sebagai agen fasilitas. NEXI akan memberikan
     perlindungan asuransi untuk tranche dari BNP Paribas. PT Styrindo Mono Indonesia dan PT Petrokimia
     Butadiene Indonesia bertindak sebagai penjamin. Pada tanggal 27 Maret 2019 dan 15 Mei 2019, CAP
     melakukan penarikan masing-masing sebesar US$ 100.000 ribu dan US$ 50.000 ribu.

     Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk membiayai pembangunan Pabrik polyethylene baru
     berkapasitas 400 KTA yang sedang berlangsung. Pada tanggal 30 Juni 2019, saldo pinjaman tersebut adalah
     sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam juta US$)
                                                  URAIAN                                               JUMLAH
         Japan Bank for International Cooperation                                                                 90,0
         BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)                                                                       60,0
         Jumlah                                                                                                 150,0
         Biaya perolehan pinjaman yang belum diamortisasi                                                        (3,9)
         Bersih                                                                                                 146,1
         Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                     (10,7)
         Bagian jangka panjang                                                                                  135,4

     Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan dan Perusahaan Anak (sebagai
     penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio
     keuangan sebagai berikut:

     •    Rasio Interest Service Coverage di atas 1,75 : 1.
     •    Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi tidak melebihi 50%.
     •    Terkait pembayaran dividen :
          a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi laba
              bersih.
          b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak melebihi 1,25, maka pembayaran dividen tidak boleh melebihi
              50% dari laba bersih.

3.   Liabilitas Keuangan Derivatif
                                                                                                      (dalam juta US$)
                                                              Tanggal Perjanjian sampai dengan
                           Perusahaan                                                               Nilai Nosional
                                                                      tanggal pelunasan
         SEG-WW                                               20 Januari 2017 – 21 Desember 2021                768,5
         SEGD-II dan SEGSL                                       26 April 2017 – 22 Desember 2021               951,5
         CAP                                                         28 Maret 2013 – 1 Maret 2025               306,6

     Aset keuangan derivatif dari perjanjian di atas pada 30 Juni 2019 adalah US$ 42 ribu.

     Liabilitas keuangan derivatif dari perjanjian di atas pada 30 Juni 2019 adalah US$ 17.041 ribu.

4.   Liabilitas Imbalan Pasca Kerja

     Pada tanggal 30 Juni 2019, liabilitas imbalan pasca kerja sebesar US$ 50,7 juta. Mutasi nilai kini kewajiban
     imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam juta US$)
                                               URAIAN                                               JUMLAH
         Kewajiban imbalan pasti - awal                                                                          67,1
         Biaya jasa kini                                                                                          2,9
         Biaya bunga bersih                                                                                       2,6
         Pengukuran kembali (keuntungan/kerugian) :
           Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari :
              Perubahan asumsi keuangan                                                                            3,2
              Penyesuaian pengalaman                                                                             (1,4)
         Pembayaran manfaat                                                                                      (1,3)
         Selisih kurs atas program dalam valuta asing                                                              1,3
         Sub jumlah                                                                                               74,4
         Dikurangi nilai wajar aset program                                                                     (23,7)
         Kewajiban imbalan pasti – akhir                                                                          50,7




                                                              21
Page 42
        Pada tanggal 30 Juni 2019, penilaian aktuaria dilakukan dengan mengunakan asumsi utama sebagai berikut:

                                                  URAIAN                                               ASUMSI
           Tingkat diskonto per tahun                                                               7,00% - 7,75%
           Tingkat kenaikan gaji per tahun                                                             5% - 10%
           Tingkat kematian                                                                       TMI III & CSO 1980
           Tingkat cacat                                                                             0,02% - 10%
           Tingkat pengunduran diri                                                                    2% - 10%
           Tingkat pensiun normal                                                                 55 – 57 tahun / year

  5.    Estimasi Biaya Pembongkaran Aset Tetap

        Pada tanggal 30 Juni 2019, estimasi biaya pembongkaran aset tetap sebesar US$ 2,4 juta yang merupakan
        estimasi biaya pembongkaran aset tetap Perseroan dan Perusahaan Anak yang berada di atas tanah yang
        disewa.

  IKATAN

  Fasilitas perbankan yang belum digunakan

  Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai fasilitas pinjaman yang belum digunakan
  sebagai berikut:

                                                                                                           (dalam juta US$)
                                                                           Fasilitas         Fasilitas
                                                           Fasilitas                                         Tanggal jatuh
               Fasilitas kredit modal kerja                               yang telah       yang belum
                                                           maksimal                                             tempo
                                                                          digunakan         digunakan
Citibank, N.A.,*)
    Limit gabungan fasilitas perbankan                             50,0          28,6             21,4        22 Agustus 2020
Bangkok Bank Public Company Limited, cabang Jakarta
    Committed                                                      60,0          36,3             23,7     30 Nopember 2019
PT Bank Danamon Indonesia Tbk*)
    Omnibus Trade Finance dan Trust Receipt Facility               75,0          30,9             44,1            30 Juli 2020
PT Bank DBS Indonesia*)
    Sight L/C dan Usance L/C                                       55,0           9,9             45,1            31 Mei 2020
DBS Bank Ltd., Singapura
    Uncommitted*)                                                  60,0          45,0             15,0            24 Mei 2020
    Committed                                                      80,0          50,5             29,5            24 Mei 2020
PT Bank Central Asia Tbk *) **)
    Sight L/C dan Usance L/C                                       55,0          17,2             37,8        27 Oktober 2019
PT Bank HSBC Indonesia (d/h The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Limited)
    Uncommitted*)                                                 125,0          26,1             98,9            30 Juli 2019
    Committed                                                      35,0             -             35,0            30 Juli 2019
Deutche Bank AG Jakarta *)
    Limit gabungan fasilitas perbankan                             55,0           5,6             49,4        31 Agustus 2020
The Siam Commercial Bank Public
    Company Limited*)
    Usance L/C                                                     70,0          15,1             54,9     14 Nopember 2019
National Bank of Kuwait Singapore Branch*) **)
    Sight L/C dan Usance L/C                                       60,0                -          60,0     18 September 2019
PT Bank BNP Paribas Indonesia *) **)
    Letter of Credit Facility dan Trust Receipt Facility           50,0          29,4             20,6        31 Agustus 2019
Kasikorn Bank Public Company Limited
    Letter of Credit Facility dan Trust Receipt Facility          133,0         129,8             12,5           27 Juni 2020
PT Bank CIMB Niaga Tbk
    Uncommitted*)                                                  25,0           8,6             16,4             4 Mei 2020
    Committed                                                      25,0             -             25,0             4 Mei 2020
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    Uncommitted*)                                                  50,0          29,1             21,0            29 Juli 2020
    Committed                                                      50,0             -             50,0            29 Juli 2020
PT Bank Permata Tbk *) **)
    Omnibus Trade Finance dan Trust Receipt Facility               50,0           4,4             45,6     21 September 2019
JP Morgan Chase Bank N.A
    Letter of Credit Facility dan Trust Receipt Facility           25,0                -          25,0      5 Nopember 2019
       *) tidak dijamin
       **) fasilitas sedang dalam proses perpanjangan

  Fasilitas kredit modal kerja dijamin dengan piutang usaha dan persediaan secara pari passu adalah Fasilitas
  Committed dari Bangkok Bank Public Company Limited, cabang Jakarta, DBS Bank Ltd., Singapura, PT Bank
  HSBC Indonesia (d/h The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited), PT Bank CIMB Niaga Tbk dan
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.




                                                             22
Page 43
PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS LAIN SELAIN YANG
TELAH DINYATAKAN DI ATAS DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SAMPAI DENGAN PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TIDAK
MEMILIKI KOMITMEN, KONTINJENSI, KEWAJIBAN DAN IKATAN LAIN KECUALI YANG TELAH
DINYATAKAN DI ATAS DAN/ATAU YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS
INI.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK PADA TANGGAL 30 JUNI 2019 TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA
PROSPEKTUS INI, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK TELAH MELUNASI SELURUH LIABILITAS
YANG TELAH JATUH TEMPO. PADA SAAT PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK TERDAPAT
LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO NAMUN BELUM DAPAT DILUNASI OLEH PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN
PADA LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR
SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK DAN LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN
SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA
PENDAFTARAN, KECUALI YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN DAN
PROSPEKTUS.
PADA TANGGAL 30 JUNI 2019, 31 DESEMBER 2018 DAN 2017, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK
TELAH MEMENUHI SYARAT-SYARAT DAN KONDISI YANG DITETAPKAN BANK, KECUALI UNTUK
PERSYARATAN MINIMUM DSCR PADA TANGGAL 30 JUNI 2019 ATAS PINJAMAN JANGKA PANJANG
TRANCHE A DAN B, WALAUPUN DEMIKIAN BERDASARKAN PERJANJIAN PINJAMAN TRANCHE A
DAN B PINJAMAN TERSEBUT TIDAK SECARA OTOMATIS HARUS SEGERA DIBAYAR SESUAI
PERMINTAAN.
TIDAK TERDAPAT KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN
SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA
PERNYATAAN PENDAFTARAN.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITASNYA SERTA
HARAPAN PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA MENDATANG, PERSEROAN MENYATAKAN
KESANGGUPAN UNTUK DAPAT MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN
PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.




                                        23
Page 44
IV.      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan
konsolidasian auditan Perseroan dan Perusahaan Anaknya untuk periode 6 (enam) enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018, serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018 dan 2017 yang tercantum dalam Prospektus ini.

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan anggota dari Deloitte Asia
Pacific Limited dan Deloitte Network), dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan
keuangan konsolidasian untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2018 diaudit oleh auditor independen
lain dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, dalam laporannya tanggal 15 November
2019 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2018 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Satrio Bing Eny & Rekan (anggota dari Deloitte
Touche Tohmatsu Limited), dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal mengenai
penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian sehubungan dengan kombinasi bisnis antara entitas
sepengendali, dalam laporannya tanggal 12 September 2018 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                                             (dalam jutaan US$)
                                                                             30 Juni         31 Desember
                               KETERANGAN
                                                                              2019         2018          2017
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                                              720,2        800,6      906,2
 Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                                       195,3        440,8      136,1
 Aset keuangan lainnya - lancar                                                   61,6         47,8       21,7
 Piutang usaha – bersih                                                          231,0        249,4      309,5
 Piutang lain-lain
   Pihak ketiga                                                                   14,7         16,9        19,2
   Pihak berelasi                                                                    -          0,0           -
 Piutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                   5,7          5,4         4,9
 Persediaan – bersih                                                             286,3        275,1       257,4
 Pajak dibayar dimuka                                                            128,0        154,7        86,9
 Uang muka dan biaya dibayar dimuka                                               81,5         51,2        41,4
 Aset lancar lainnya                                                               0,2          1,1         3,0
 Jumlah Aset Lancar                                                            1.724,4      2.043,0     1.786,2
 ASET TIDAK LANCAR
 Piutang lain-lain - bersih
   Pihak ketiga                                                                   69,0         64,9       72,5
   Pihak berelasi                                                                  0,4          0,2        0,1
 Piutang sewa pembiayaan – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
 waktu satu tahun                                                                397,2        400,2       405,6
 Aset pajak tangguhan – bersih                                                     0,3          0,3         0,6
 Beban yang ditangguhkan                                                          25,7         28,7        27,6
 Uang muka investasi                                                             170,1          7,1       234,3
 Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama                              15,6         26,8        38,9
 Aset keuangan lainnya – tidak lancar                                              7,2          6,8         1,3
 Uang muka pembelian aset tetap                                                   84,9         41,4        10,8
 Aset keuangan derivatif                                                           0,0          8,7         2,3
 Suku cadang dan perlengkapan                                                     23,2         20,6        19,4
 Hutan tanaman industri – bersih                                                   7,9          7,8         8,2
 Tanaman perkebunan – bersih                                                         -            -        40,6
 Properti investasi - bersih                                                      11,5         11,3        10,3
 Aset tetap – bersih                                                           2.402,8      2.354,5     2.125,1
 Aset sewa operasi                                                               342,3        316,7       318,7
 Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                                         4,6          9,1        18,5
 Tagihan restitusi pajak                                                           6,7          6,5        62,7
 Aset tidak berwujud - bersih                                                  1.684,3      1.684,6     1.685,2
 Aset tidak lancar lainnya                                                         9,1          3,4         3,2
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                                      5.262,8      4.999,5     5.085,8
 JUMLAH ASET                                                                   6.987,2      7.042,5     6.872,0
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha kepada pihak ketiga                                                 418,7        569,5      483,6
 Utang lain-lain dan uang muka yang diterima                                      53,4         49,5       19,3



                                                         24
Page 45
                                                                                                       (dalam jutaan US$)
                                                                                       30 Juni         31 Desember
                                 KETERANGAN
                                                                                        2019         2018          2017
 Utang lain-lain kepada pihak berelasi                                                      68,5         23,6            -
 Utang pajak                                                                                32,3         35,8         53,9
 Biaya yang masih harus dibayar                                                             53,6         59,8         61,1
 Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
   Pinjaman jangka panjang                                                                 104,5        366,1       1.009,4
   Utang obligasi dan wesel                                                                 55,1         64,0           0,0
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                           786,2      1.168,4       1.627,3
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas pajak tangguhan – bersih                                                       899,0        891,7        888,2
 Utang lain-lain kepada pihak ketiga                                                           -            -          7,1
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
 satu tahun:
   Pinjaman jangka panjang                                                               1.527,5      1.308,3       1.264,1
   Utang obligasi dan wesel                                                                967,6        915,7         355,6
 Liabilitas keuangan derivatif                                                              17,0         10,1           5,4
 Liabilitas imbalan pasca kerja                                                             50,7         43,9          49,9
 Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                                      2,4          2,3           2,3
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                        3.464,1      3.172,0       2.572,5
 JUMLAH LIABILITAS                                                                       4.250,3      4.340,4       4.199,8
 EKUITAS
 Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
 Modal saham                                                                               947,6        947,6         811,9
 Tambahan modal disetor                                                                    126,6        126,6         161,6
 Komponen ekuitas lainnya                                                                  179,2        179,2         179,2
 Penghasilan komprehensif lain                                                           (216,5)      (209,0)       (203,9)
 Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis sepengendali                          -            -         210,2
 Saldo laba (defisit) – sejak kuasi reorganisasi pada tanggal 30 Juni 2011
    Ditentukan penggunaannya                                                                  1,5          1,5             -
    Tidak ditentukan penggunaannya                                                         147,8        136,9         126,7
 Jumlah                                                                                  1.186,2      1.182,9       1.285,6
 Dikurangi biaya perolehan saham diperoleh kembali                                          (8,0)        (8,0)         (4,6)
 Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk                          1.178,2      1.174,8       1.281,0
 Kepentingan non pengendali                                                              1.558,7      1.527,2       1.391,2
 JUMLAH EKUITAS                                                                          2.736,9      2.702,0       2.672,2
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                           6.987,2      7.042,5       6.872,0

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                        (dalam jutaan US$)
                                                                             30 Juni                   31 Desember
                        KETERANGAN
                                                                      2019             2018         2018           2017
 Pendapatan bersih                                                     1.302,3          1.550,4      3.075,6        2.852,0
 Beban pokok pendapatan dan beban langsung                               973,4          1.104,9      2.270,1        1.973,1
 Laba Kotor                                                              328,9            445,5        805,4          878,8
 Beban penjualan                                                         (22,5)           (20,9)       (40,5)         (43,5)
 Beban umum dan administrasi                                             (51,4)           (54,7)     (102,8)          (91,0)
 Beban keuangan                                                          (99,2)         (114,1)      (208,3)        (156,0)
 Kerugian kurs mata uang asing – bersih                                   (1,2)            (9,9)       (12,3)          (3,1)
 Bagian rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama –
 bersih                                                                    (7,2)           (3,4)        (8,4)          (8,5)
 Rugi dari pelunasan dipercepat Senior Secured Notes                           -               -          0,3        (10,3)
 Keuntungan dan kerugian lain-lain – bersih                                  1,6             8,0        23,0           24,2
 Laba Sebelum Pajak                                                       149,1           250,5        455,8          590,6
 Beban pajak penghasilan – bersih                                         (81,3)        (106,5)      (197,6)        (210,5)
 LABA PERIODE BERJALAN DARI OPERASI YANG
 DILANJUTKAN                                                               67,7           144,0       258,2          380,1
 OPERASI YANG DIHENTIKAN
   Rugi periode berjalan dari operasi yang dihentikan setelah
 pajak                                                                        -            (7,6)      (16,1)          (5,1)
 LABA PERIODE BERJALAN                                                     67,7           136,4       242,1          375,0
 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
   Pengukuran kembali atas program imbalan pasti, setelah
 pajak                                                                     (1,2)            4,0          5,6           (5,0)
 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
   Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                                (1,7)            2,5         (5,2)           2,1
   Bagian efektif atas perubahan nilai wajar atas lindung nilai
   arus kas                                                               (16,3)           15,7         10,2           (4,0)
   Laba (Rugi) yang belum direalisasi dari pemilikan efek
   tersedia untuk dijual                                                     0,9            0,0            -               -
 Jumlah penghasilan (beban) komprehensif lain periode berjalan            (18,3)           22,1         10,6           (7,0)



                                                             25
Page 46
                                                                                         (dalam jutaan US$)
                                                             30 Juni                    31 Desember
                        KETERANGAN
                                                      2019              2018          2018          2017
 JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE
 BERJALAN                                                49,5              158,5        252,7        368,0
 LABA PERIODE BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN
 KEPADA :
   Pemilik entitas induk                                 10,9               41,6         72,2        154,2
   Kepentingan non-pengendali                            56,8               94,8        169,8        220,8
 Laba periode berjalan                                   67,7              136,4        242,1        375,0
 JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE
 BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA :
   Pemilik entitas induk                                  3,4               51,2         72,9        152,7
   Kepentingan non-pengendali                            46,1              107,3        179,8        215,3
 Jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan        49,5              158,5        252,7        368,0

Rasio-rasio Keuangan

                                                                                      31 Desember
                               Uraian                    30 Juni 2019
                                                                                   2018         2017
 Rasio Pertumbuhan
 Pendapatan Bersih (%)                                             -16,00              7,84          35,43
 Beban Pokok Pendapatan (%)                                        -11,90             15,05          32,11
 Laba Kotor (%)                                                    -26,18             -8,35          43,51
 Laba Sebelum Pajak (%)                                            -40,49            -22,83          23,32
 Laba Bersih Periode Berjalan (%)                                  -50,34            -35,44          14,43
 Jumlah Aset (%)                                                    -0,79              2,48          83,94
 Jumlah Liabilitas (%)                                              -2,08              3,35         131,27
 Jumlah Ekuitas (%)                                                  1,29              1,12          39,17

 Rasio Usaha
 Laba Kotor Terhadap Pendapatan Bersih (%)                             25,25         26,19           30,81

 Rasio Keuangan
 Rasio Lancar (x)                                                       2,19          1,75            1,11
 Imbal Hasil Aset (ROA) (%)                                             0,97          3,44            5,46
 Imbal Hasil Ekuitas (ROE) (%)                                          2,48          8.96           14,03
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas (x)                          1,55          1,61            1,57
 Jumlah Liabilitas Terhadap Jumlah Aset (x)                             0,61          0,62            0,61

 PADA TANGGAL 30 JUNI 2019, 31 DESEMBER 2018 DAN 2017, PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK
 TELAH MEMENUHI SYARAT-SYARAT DAN KONDISI YANG DITETAPKAN BANK, KECUALI UNTUK
 PERSYARATAN MINIMUM DSCR PADA TANGGAL 30 JUNI 2019 ATAS PINJAMAN JANGKA PANJANG
 TRANCHE A DAN B, WALAUPUN DEMIKIAN BERDASARKAN PERJANJIAN PINJAMAN TRANCHE A
 DAN B PINJAMAN TERSEBUT TIDAK SECARA OTOMATIS HARUS SEGERA DIBAYAR SESUAI
 PERMINTAAN.




                                                 26
Page 47
V.       ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting, Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak beserta Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang terlampir dalam Prospektus ini.

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan anggota dari Deloitte Asia
Pacific Limited dan Deloitte Network), dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf hal lain mengenai laporan
keuangan konsolidasian untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2018 diaudit oleh auditor independen
lain dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, dalam laporannya tanggal 15 November
2019 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2018 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Satrio Bing Eny & Rekan (anggota dari Deloitte
Touche Tohmatsu Limited), dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal mengenai
penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian sehubungan dengan kombinasi bisnis antara entitas
sepengendali, dalam laporannya tanggal 12 September 2018 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.

1.   TINJAUAN UMUM

Perseroan didirikan pada tahun 1979 sebagai perusahaan timber terintegrasi di Kalimantan Selatan. Setelah
akuisisi PT Chandra Asri pada tahun 2007 dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada tahun 2008, kedua entitas
tersebut bergabung pada tahun 2011 dan membentuk CAP. Setelah menyelesaikan Akuisisi Star Energy,
Perseroan akan menjadi pemain energi terintegrasi Indonesia terkemuka dengan portofolio yang kuat dari aset
tenaga panas bumi. Saat ini Perseroan fokus berinvestasi pada petrokimia, pembangkit energi listrik dan properti.

Bisnis inti Perseroan adalah produsen petrokomia dan pembangkit tenaga listrik. Bisnis petrokimia Perseroan yang
berasal dari CAP, terdiri dari aset industri yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui diversifikasi
dan integrasi bisnis dan yang memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan pendapatan.
Bisnis energi dan pembangkit listrik, terutama berasal dari Star Energy, terdiri dari aset di Wayang Windu, Salak
dan Darajat yang dikhususkan untuk eksplorasi, pengembangan, dan pemanfaatan sumber daya panas bumi.
Perseroan juga memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo Raya Tenaga,
sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan Proyek Jawa 9 & 10.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, Perseroan menghasilkan pendapatan
bersih masing-masing sebesar US$ 2.852 juta dan US$ 3.075,6 juta. Kegiatan usaha petrokimia Perseroan
menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 2.411,2 juta dan US$ 2.534,6 juta. Kegiatan usaha
pembangkit energi listrik Perseroan menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 422,9 juta dan
US$ 521,6 juta. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018 bisnis lain Perseroan
menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 17,9 juta dan US$ 19,3 juta.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, EBITDA dari Perseroan dan Perusahaan
Anak adalah sebesar US$ 906,7 juta dan US$ 811,8 juta, yang mana EBITDA CAP untuk periode yang
bersangkutan, merupakan 60,7% dan 49,6% dari EBITDA Perseroan dan Perusahaan Anak. EBITDA marjin
Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018 adalah
31,8% dan 26,4%.

Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, EBITDA CAP adalah sebesar US$ 550,3
juta dan US$ 404,3 juta dengan marjin EBITDA sebesar 22,8% dan 15,9% masing-masingnya.Selama tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, EBITDA Star Energy adalah sebesar US$ 349,5 juta dan US$
411,4 juta dengan marjin EBITDA sebesar 85,3%, 82,6% dan 78,9% masing-masingnya.
Operasional Perusahaan dilakukan melalui Perusahaan Anak (termasuk CAP atau Star Energy) sehingga
Perseroan bergantung pada arus kas Perusahaan Anak untuk memenuhi kewajibannya. Pembahasan dan analisis
berikut ini menyajikan secara lebih rinci hasil operasi dan kondisi keuangan CAP dan Star Energy, yang merupakan
dua Perusahaan anak yang memiliki kontribusi material.
2.   FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPERASI DAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan CAP
Berikut adalah beberapa faktor utama yang telah mempengaruhi hasil operasi CAP di masa lalu, serta faktor-faktor
yang saat ini diperkirakan akan mempengaruhi hasil operasi CAP di masa mendatang. Faktor-faktor lain di luar
yang diidentifikasi di bawah ini dapat mempengaruhi bisnis dan hasil operasi CAP. Faktor-faktor tersebut antara
lain adalah:


                                                        27
Page 48
a) Pendapatan dari bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP

   Perseroan menghasilkan sebagian besar pendapatan bersih dari bisnis petrokimia Perseroan melalui
   Perusahaan Anak yang tidak dimiliki sepenuhnya, CAP. Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan, secara
   langsung dan tidak langsung, melalui Perusahaan Anaknya yang dimiliki sendiri sepenuhnya, yaitu Marigold,
   memiliki 46,3% dari jumlah saham beredar CAP, dan pendapatan CAP untuk periode yang bersangkutan
   dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit. Untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan
   2019 pendapatan bersih dari bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP adalah US$ 2.411,2 juta, US$ 2.534,6
   juta, US$ 1.280,6 juta dan US$ 1.047,7 juta yang masing-masing merupakan 84,5%, 82,4%, 82,6% dan 80,4%
   dari total pendapatan bersih. Akibatnya, sejumlah faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi
   keuangan CAP juga memberi dampak material pada bisnis Perseroan selama tahun 2017, 2018 dan untuk
   periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019.

b) Dinamika penawaran dan permintaan di pasar petrokimia

   Penjualan bersih, margin keuntungan dan kinerja operasi bisnis utama Perseoran melalui CAP sangat sensitif
   terhadap dinamika penawaran dan permintaan baik di pasar petrokimia domestik maupun internasional.
   Permintaan untuk produk CAP umumnya terkait dengan tingkat aktivitas ekonomi atau pertumbuhan PDB.
   Adapun pasokan dipengaruhi oleh kapasitas produksi yang tersedia di pasaran. Seiring permintaan untuk
   produk petrokimia mendekati pasokan yang tersedia, tingkat utilisasi kapasitas industri meningkat, dan harga
   dan margin biasanya meningkat. Secara historis, hubungan ini sangat siklis karena fluktuasi pasokan akibat
   waktu investasi baru dalam kapasitas dan kondisi ekonomi umum yang mempengaruhi kekuatan atau
   kelemahan relatif permintaan. Umumnya, kapasitas lebih mungkin ditambahkan pada periode ketika
   permintaan masa depan atau yang diharapkan di masa depan kuat dan marginnya tinggi, atau diperkirakan
   akan tinggi. Investasi kapasitas baru dapat mengakibatkan, dan di masa lalu sering mengakibatkan, kelebihan
   kapasitas, yang biasanya menyebabkan penurunan tingkat utilisasi kapasitas industri dan pengurangan margin.
   Dalam menanggapi hal tersebut, produsen petrokimia biasanya mengurangi kapasitas atau membatasi
   penambahan kapasitas lebih lanjut, yang pada akhirnya menyebabkan pasar menjadi relatif kekurangan
   pasokan dan menyebabkan peningkatan utilisasi kapasitas industri dan ekspansi margin. Meskipun CAP
   adalah satu-satunya produsen dalam negeri dari beberapa produknya dan Perseroan yakin memiliki
   keunggulan signifikan dibandingkan pesaing domestik dan internasionalnya, industri petrokimia secara historis
   ditandai oleh periode pasokan yang ketat, yang menyebabkan tingkat utilisasi dan margin yang tinggi, diikuti
   oleh periode kelebihan pasokan terutama karena penambahan kapasitas yang signifikan, yang menyebabkan
   tingkat utilisasi dan margin berkurang. Kelebihan pasokan menyebabkan pengurangan harga produk CAP,
   yang menyebabkan penurunan margin keuntungan, sedangkan pada periode yang ketat, CAP mendapat
   keuntungan dari kenaikan harga produk yang menyebabkan peningkatan margin keuntungan. Hasil historis
   CAP mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan ini dan sifat volatil dari industri petrokimia.

   Harga produk CAP umumnya ditetapkan oleh harga patokan regional diantara faktor lainnya. Selama tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni
   2018 dan 30 Juni 2019, rata-rata harga jual olefins masing-masing adalah USD 793,9/MT, USD 913,8/MT, USD
   917,7/MT dan USD 715,7/MT. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan untuk
   periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan 30 Juni 2019, harga jual rata-rata per ton polyolefins
   masing-masing adalah USD 1.230,9/MT, USD 1.371,5/MT USD 1.376,0 dan USD 1.199,4/MT. Selama tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni
   2018 dan 30 Juni 2019, harga jual rata-rata styrene monomer dan produk sampingan masing-masing adalah
   USD 1.222,0/MT, USD 1.337,6/MT, USD 1.362,2/MT dan USD 1.045,9/MT. Selama tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 3017, 2018 dan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan 30 Juni
   2019, harga jual rata-rata butadiene dan produk sampingan masing-masing adalah USD 1.408,3/MT, USD
   1.376,8/MT, USD 1.363,1/MT dan USD 1.060,7/MT.

c) Biaya bahan baku dan marjin

   Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan melalui CAP, CAP menggunakan naphtha sebagai bahan
   baku utamanya untuk menghasilkan produknya sehingga biaya naphtha, yang semuanya dibeli dari pihak
   ketiga yang independen, merupakan bagian terbesar dari harga pokok penjualan CAP. Selama tahun-tahun
   yang berakhir 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2018 dan 30 Juni 2019,
   biaya naphtha menyumbang 62,4%, 65,8%, 65,6% dan 65,0% dari biaya pokok pendapatan CAP. Harga
   naphtha umumnya mengikuti tren harga minyak mentah dan mengikuti kondisi pasar untuk minyak mentah.
   Pergerakan harga naphtha tidak selalu sama besarnya atau arahnya dengan perubahan harga CAP yang
   secara histori diterima untuk produk-produknya.

   Biaya rata-rata per ton naphtha meningkat dari USD 500,4/MT pada tahun 2017 menjadi USD 649,8/MT pada
   tahun 2018 dan menurun menjadi USD 560,3/MT pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni
   2019. Biaya rata-rata per ton benzene, yang merupakan bahan baku utama untuk styrene monomer, meningkat
   dari USD 834,3/MT pada tahun 2017 menjadi USD 881,8/MT pada tahun 2018 dan menurun menjadi US$



                                                      28
Page 49
   636,3,8/MT pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2019. Margin produk kotor dihitung
   dengan laba kotor per produk dibagi dengan pendapatan bersih per produk. Margin produk kotor untuk olefins
   selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir
   pada 30 Juni 2018 dan 2019 masing-masing adalah 27,1%, 19,8%, 23,9% dan 9,3%. Margin produk kotor
   untuk polyolefins selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 bulan yang
   berakhir pada 30 Juni 2018 dan 2019 masing-masing adalah 26,4%, 16,0%, 18,2% dan 15,1%. Margin produk
   kotor untuk styrene monomer dan produk sampingan selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan 2019 masing-masing adalah
   9,8%, 10,1%, 10,2% dan 13,4%. Margin produk kotor untuk produk butadiene dan produk sampingan selama
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
   30 Juni 2018 dan 2019 masing-masing adalah 14,2%, 3,5%, 9,9% dan 6,1%.

   CAP menggunakan propylene sebagai bahan baku untuk menghasilkan polypropylene. CAP umumnya
   menggunakan semua produksi propylenenya sebagai bahan baku untuk produksi polypropylenenya sendiri.
   Namun, produksi propylenenya tidak mencukupi untuk semua produksi polypropylene dan CAP biasanya
   mengimpor propylene untuk digunakan sebagai bahan baku. Selama tahun 2017, 2018 dan periode 6 (enam)
   bulan yang berakhir 30 Juni 2018 dan 2019, CAP menghasilkan 460 KT, 450 KT, 221 KT dan 225 KT, masing-
   masing, dari propylene dan membeli 190 KT, 162 KT, 89 KT, dan 68 KT propylene, masing-masing. Selama
   tahun 2017, 2018 dan periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2018 dan 2019, biaya propylene masing-masing
   mencapai 7,4%, 2,8%, 3,2% dan 2,0% dari harga pokok penjualan. Harga propylene umumnya ditentukan oleh
   penawaran dan permintaan propylene di pasar. Marjin kotor produk dihitung oleh laba kotor per produk dibagi
   dengan pendapatan bersih per produk. Marjin kotor produk untuk CAP untuk tahun-tahun yang berakhir
   31 Desember 2017, 2018, dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2018 dan 2019 adalah 22,5%,
   15,4%, 18,5% dan 12,8%.

   Akibatnya, kenaikan harga bahan baku mungkin memiliki efek negatif yang pokok terhadap margin dan arus
   kas untuk bisnis petrokimia Perseroan, sejauh kenaikan tersebut tidak diteruskan ke harga jual produk CAP.
   Fluktuasi harga bahan baku yang signifikan juga dapat menekan margin, karena kenaikan harga penjualan
   untuk produk CAP mungkin tertinggal dari kenaikan harga bahan baku. Tidak ada jaminan bahwa kenaikan
   harga bahan baku tidak akan mempengaruhi bisnis CAP atau hasil operasi dan pada gilirannya, bisnis atau
   hasil usaha Perseroan di masa depan.

d) Program Pemeliharaan (Turn Around Maintenance) (“TAM”) dan penghentian yang tidak direncanakan

   Hasil operasi bisnis petrokimia secara material dipengaruhi oleh kemampuan CAP dalam memanfaatkan
   asetnya sehingga menghasilkan volume produksi yang maksimal. Program perawatan terjadwal seperti TAM
   dan SDM, serta penutupan pabriknya yang tidak terencana, dapat mempengaruhi tingkat utilisasi, yang
   berakibat pada fluktuasi total produksi. Pada tahun 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
   30 Juni 2018 dan 2019, produksi agregat olefins, polyolefins, styrene monomer dan produk sampingan dan
   butadiene dan produk sampingan adalah 3.241 KT dan 3.165 KT, 1.538 KT, dan 1.638 KT.CAP dijadwalkan
   untuk melakukan TAM setiap empat sampai lima tahun di pabrik cracker naphtha-nya, yang biasanya
   berlangsung selama 45 hari.

   CAP baru saja melakukan TAM pada bulan Agustus 2019, TAM berikutnya dijadwalkan pada tahun 2024.

   Dua pabrik styrene monomer CAP masing-masing membutuhkan SDM setiap dua tahun sekali untuk jangka
   waktu 26 hari sampai 30 hari. Pada bulan Desember 2016, CAP melakukan SDM yang dijadwalkan, yang
   mengakibatkan penghentian pabrik styrene monomer selama 30 hari. CAP melakukan SDM untuk pabrik
   butadienenya bersamaan dengan TAM untuk pabrik naphtha cracker, di mana ia menutup produksi butadiene
   untuk jangka waktu hingga 40 hari.

   Pada 2018, CAP melakukan penutupan pabrik butadiene yang direncanakan selama 95 hari untuk melakukan
   pekerjaan ekspansi. Sementara CAP meningkatkan kapasitas pabrik butadiene dari 100 KT/A menjadi 137
   KT/A, tingkat pemanfaatan kapasitas pabrik butadiene selama tahun yang berakhir 31 Desember 2018 adalah
   76,6% dan 87% pada 30 Juni 2019.

e) Bea masuk

   Hasil usaha Perseroan selama ini dalam beberapa hal telah dipengaruhi oleh bea masuk yang dikenakan
   terhadap produk impor petrokimia ke Indonesia. Per tanggal 1 Maret 2017, impor naphtha, ethylene, propylene,
   styrene monomer, dan butadiene tidak dikenakan bea masuk. Impor polyethylene dan polypropylene dikenakan
   bea masuk sebesar 5% sampai dengan 15% dari harga impor jika diimpor dari negara-negara di luar ASEAN
   dan tidak dikenakan bea masuk jika diimpor dari negara-negara ASEAN.




                                                      29
Page 50
f) Peraturan lingkungan hidup

     Hasil operasional Perseroan dipengaruhi oleh peraturan perundang-undangan lingkungan hidup, termasuk
     peraturan emisi gas rumah kaca, serta risiko dan sasaran lingkungan pada umumnya. Perseroan telah
     melakukan investasi, dan akan tetap melakukan investasi, finansial dan teknis dengan jumlah signifikan untuk
     mencapai dan menjaga pemenuhan persyaratan lingkungan. Dari waktu ke waktu, CAP juga melakukan
     remediasi dan biaya decommissioning pada fasilitas produksi saat ini dan terdahulu, serta pada fasilitas
     di lokasi lainnya. Peraturan lingkungan hidup dapat memiliki dampak terhadap pasar dimana CAP beroperasi,
     dan juga terhadap posisi Perseroan dibandingkan dengan pesaingnya.

Faktor-faktor utama yang mempengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy

Faktor-faktor utama yang memengaruhi hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy yang dijelaskan di bawah
ini telah mempengaruhi hasil operasi Star Energy di masa lalu, serta faktor-faktor yang saat ini diperkirakan akan
mempengaruhi hasil operasi Star Energy di masa mendatang. Faktor-faktor lain di luar yang diidentifikasi di bawah
ini dapat mempengaruhi hasil operasi Star Energy.

a)    Kapasitas dan Ketersediaan Operasi Panas Bumi Star Energy

      Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Star Energy mengoperasikan tiga operasi panas bumi, yaitu Operasi
      Panas Bumi Wayang Windu, Operasi Panas Bumi Salak, dan Operasi Panas Bumi Darajat.

      Secara substansial seluruh pendapatan Star Energy berasal dari tarif yang diperolehnya dari menghasilkan
      energi panas bumi dan mengirimkan tenaga listrik ke PLN dan PGE sesuai dengan KOB Wayang Windu,
      Salak dan Darajat. Kemampuan Star Energy untuk menghasilkan pendapatan dan tingkat pendapatan Star
      Energy yang mampu dihasilkan terutama begantung kepada kapasitas dan ketersediaan fasilitas lapangan
      dan fasilitas pembangkit listrik Star Energy, serta tarif yang berlaku. PJBE yang ditandatangani oleh anak
      perusahaan Star Energy yang bersangkutan dengan PLN adalah kontrak take-or-pay, dimana tarif listrik
      dibayarkan oleh PLN, terlepas dari apakah tenaga listrik dikirim oleh PLN.

      Ketersediaan pembangkit listrik Star Energy juga mempengaruhi pendapatan Star Energy yang tentunya
      dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya kebutuhan untuk menghentikan sementara pembangkit listrik
      untuk pemeliharaan dan perbaikan terjadwal dan tidak terjadwal serta dampak dari pemeliharaan sumur Star
      Energy dan perbaikan.

      Apabila tidak memperhitungkan dampak dari penghentian secara paksa, ketersediaan pembangkit listrik Star
      Energy dipengaruhi terutama oleh kegiatan pemeliharaan yang terjadwal. Pemeriksaan dijadwalkan setiap
      tiga sampai empat tahun, dengan pemeriksaan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2019 dan 2020
      berkenaan dengan Operasi Panas Bumi Wayang Hindu. Pemeriksaan terjadwal biasanya mengakibatkan
      penghentian untuk setiap unit selama kurang lebih 2 minggu. Selain itu, penghentian yang disebabkan oleh
      aktivitas lain yang dilakukan oleh Star Energy di wilayah kontrak juga dapat mempengaruhi ketersediaan
      pembangkit listrik Star Energy.

b)    Tarif

      Tenaga listrik dan energi panas bumi yang dihasilkan oleh pembangkit listrik Star Energy dijual kepada PLN
      atas dasar "take-or-pay" berdasarkan PJBE dan KOB. Terdapat batas minimum take-or-pay tertentu menurut
      PJBE, dimana minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Wayang Windu adalah sebesar 95,0% dari nilai
      kapasitas unit (unit rated capacity) dari masing-masing unit, yaitu 110MW untuk Unit 1 dan 117 MW untuk Unit
      2. Minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Salak adalah sebesar 95,06% dari nilai kapasitas unit (unit rated
      capacity) dari masing-masing unit, yaitu 55 MW per unit untuk Unit 1, 2 dan 3 dan 90,14% dari nilai kapasitas
      unit (unit rated capacity) dari masing-masing unit, yaitu 65,6 MW per unit untuk Unit 4, 5 dan 6. Sedangkan
      minimum take-or-pay berdasarkan PJBE Darajat adalah sebesar 80,0% dari nilai kapasitas unit (unit rated
      capacity) sebesar 55 MW untuk Unit 1 dan 95,0% dari nilai kapasitas unit (unit rated capacity) dari masing-
      masing unit, yaitu 95MW untuk Unit 2 dan 121 MW untuk Unit 3.

      PLN dan PGE, membayar Star Energy berdasarkan tarif dengan formula yang telah ditentukan yang terdiri
      dari komponen tetap dan komponen variabel yang dapat meningkat. Pergerakan di berbagai indeks yang
      terpengaruh oleh kondisi ekonomi secara umum, seperti Indeks Harga Konsumen ("IHK") AS dan IHK
      Indonesia, memilki dampak langsung pada perhitungan tarif yang harus dibayarkan oleh PLN kepada Star
      Energy. Pergerakan dalam indeks ini dapat meningkatkan atau menurunkan tarif yang harus dibayar oleh PLN
      atau, seperti yang berlaku, PGE kepada Star Energy dan pada gilirannya dapat meningkatkan atau
      mengurangi pendapatan Star Energy dan mempengaruhi hasil operasi Star Energy.

      Star Energy menghitung tarif yang berlaku setiap bulan dengan menggunakan rumus dalam PJBE untuk
      tenaga listrik dan energi panas bumi yang dikirim pada bulan sebelumnya.




                                                        30
Page 51
c)   Fluktuasi Nilai Tukar

     Pergerakan nilai Rupiah mempengaruhi tarif yang harus dibayar oleh PLN kepada Star Energy menurut PJBE
     Wayang Windu dan jumlah yang harus dibayarkan kepada Star Energy oleh PGE berdasarkan KOB
     Salak/Darajat. Menurut ketentuan PJBE Wayang Windu dan KOB Salak/Darajat, ini dikenal sebagai faktor
     pertukaran moneter. Apresiasi Rupiah terhadap dolar AS akan mengakibatkan kenaikan tarif yang harus
     dibayarkan oleh PLN kepada Star Energy, sementara depresiasi Rupiah akan mengakibatkan penurunan tarif
     yang harus dibayar oleh PLN. Dengan demikian, depresiasi Rupiah terhadap dolar AS akan mengurangi
     pendapatan Star Energy, dan sebaliknya.

     Star Energy juga memiliki risiko terhadap nilai tukar, dimana seluruh pendapatan Star Energy berdenominasi
     dalam mata uang dolar AS, sedangkan sebagian dari biaya operasi Star Energy, seperti biaya kompensasi
     karyawan Star Energy, adalah dalam mata uang Rupiah. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
     31 Desember 2017, 2018 dan 30 Juni 2019, biaya kompensasi karyawan masing-masing sebesar 23,7%,
     27,4% dan -31,49% dari biaya operasi Star Energy. Apabila biaya operasi Star Energy tidak berdenominasi
     dalam mata uang dolar AS, maka Star Energy terpapar fluktuasi nilai tukar mata uang. Selain itu, beberapa
     aset Star Energy, seperti tagihan PPN, adalah dalam mata uang Rupiah. Terpaparnya Star Energy terhadap
     pergerakan nilai tukar Rupiah-dolar AS sebagian dimitigasi oleh komponen faktor penukaran moneter dari tarif
     Star Energy.

d)   Hubungan Star Energy dengan PLN dan PGE

     Peristiwa yang memiliki dampak negatif pada hasil operasi dan kondisi keuangan PLN dan/atau PGE juga
     dapat berdampak pada Star Energy. Berdasarkan PJBE Wayang Windu, PLN berkewajiban untuk membayar
     tarif sebagai imbalan tenaga listrik dan energi panas bumi yang dihasilkan oleh Star Energy, sedangkan
     berdasarkan KOB Salak dan Darajat, PGE wajib membayar tarif tersebut. Ada berbagai faktor yang dapat
     mempengaruhi kondisi keuangan PLN dan/atau PGE, termasuk kebijakan pemerintah yang berlaku untuk PLN
     dan/atau PGE, tertundanya persetujuan parlemen atas tingkat tarif serta perkembangan peraturan dan
     perubahan baik yang sedang berlangsung atau yang telah diusulkan sehubungan dengan PLN dan/atau PGE
     dan industri energi Indonesia. Dalam hal PLN tidak dapat memanfaatkan prioritas yang diberikan kepadanya,
     Pemerintah dapat memberikan hak untuk menyediakan tenaga listrik untuk kepentingan umum kepada pihak
     lain, termasuk perusahaan bisnis swasta. Setiap perubahan peraturan yang berdampak buruk, secara
     langsung atau tidak langsung, kepada PLN dan/atau PGE dapat memberikan dampak yang signifikan
     terhadap hasil operasi Star Energy. Dalam periode keuangan dimana PLN dan/atau PGE tidak melakukan
     pembayaran tepat waktu berdasarkan PJBE dan KOB, sebagaimana berlaku, hasil operasi dan arus kas Star
     Energy akan terpengaruh. Setiap perubahan peraturan yang berdampak buruk pada PLN dapat berpengaruh
     signifikan terhadap hasil operasi dan keuangan Star Energy.

e)   Perpajakan

     Anak perusahaan operasi utama Star Energy, yaitu Star Energy Geothermal Wayang Windu, Ltd.
     (“SEGWWL”), Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”), SEGDI, Star Energy Geothermal Darajat II,
     Limited (“SEGDII”) dan Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd. (“SEGSPL”), dikenakan pajak
     penghasilan badan dan pajak lainnya di Indonesia karena kegiatan operasi Star Energy berlokasi di Indonesia.

     Bisnis dan kegiatan operasi Star Energy diatur oleh rezim pajak Indonesia yang diterapkan pada saat Original
     KOB mulai berlaku dan sesuai ketentuan KOB. Star Energy akan terus diatur oleh rezim pajak tersebut sampai
     akhir masa berlaku KOB. Selain itu, berdasarkan KOB, ketentuan pajak yang secara khusus ditetapkan
     berdasarkan KOB yang akan berlaku ketimbang ketentuan umum undang-undang perpajakan. Sesuai dengan
     persyaratan KOB, bisnis dan operasi Star Energy tunduk pada kewajiban dan manfaat pajak berikut, yang
     terdiri dari:

     •   pajak penghasilan badan pada tingkat yang tidak melebihi 34% dari pendapatan operasional bersih
         (penghasilan kena pajak dikurangi biaya yang dapat dikurangkan, tidak termasuk pajak dan retribusi lain
         seperti yang tercantum dalam undang-undang pajak penghasilan Indonesia tahun 1984 ("Undang-
         Undang Pajak Tahun 1984");
     •   dalam menghitung pajak pendapatan perusahaan Star Energy, Star Energy berhak untuk mengurangi
         biaya produksi/royalti yang dibayarkan kepada PGE dan semua pengeluaran terkait sumur, termasuk
         pengeboran pada tahun dimana biaya dikeluarkan, dari keuntungan tahunan Star Energy;
     •   pajak lainnya, termasuk PPN, pajak bumi dan bangunan dan retribusi harus ditanggung dan diganti oleh
         Pemerintah;
     •   Star Energy dapat mengimpor peralatan untuk dan terkait dengan operasi Star Energy ke Indonesia
         bebas dari bea masuk, PPN, pajak penjualan dan pungutan lainnya pada jangka waktu KOB, asalkan
         barang impor tersebut tidak diproduksi atau dibuat di Indonesia secara cukup kompetitif;




                                                       31
Page 52
       •   kerugian pajak yang terjadi sebelum tanggal operasi pertama untuk unit awal dapat dikreditkan terhadap
           pendapatan dalam 10 tahun berikutnya untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan delapan tahun
           untuk Operasi Panas Bumi Salak dan Darajat;
       •   kerugian yang timbul sejak setelah tanggal operasi pertama unit awal, dapat dikreditkan terhadap
           pendapatan sampai dengan 5 tahun untuk Wayang Windu (sesuai dengan peraturan perpajakan umum)
           dan 8 tahun untuk Salak dan Darajat (sesuai dengan KOB); dan
       •   Star Energy diperbolehkan untuk mengurangi dari pendapatan, jumlah untuk pemulihan pengeluaran
           sehubungan dengan aset yang dapat didepresiasi walaupun ketentuan-ketentuan KOB menetapkan
           beberapa aset tertentu dalam PGE.

       Berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku, pemanfaatan kerugian pajak diajukan mengikuti
       prinsip "first-in-first-out". Star Energy mengumpulkan dan membayar PPN atas barang dan jasa yang diperoleh
       untuk operasi Star Energy. Berdasarkan undang-undang yang berlaku, Star Energy mengharapkan
       penggantian oleh Pemerintah untuk PPN yang diakumulasikan sejak dimulainya pembayaran pajak
       penghasilan badan oleh Star Energy, dengan tarif sebesar 34%. Star Energy sejak saat itu telah mengirim
       surat pengembalian pajak kepada Pemerintah yang meminta pengembalian PPN.

3.     KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

Perseroan dan Perusahaan Anak menyusun laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia. Kebijakan akuntansi penting ini biasanya melibatkan penilaian subjektif dan kompleks
dalam kaitannya dengan akun, yang memerlukan penilaian manajemen, informasi keuangan dan data yang dapat
berubah di masa depan. Perseroan menetapkan kebijakan berikut yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan Perseroan dan yang memerlukan penilaian manajemen yang signifikan. Kebijakan akuntansi yang
diidentifikasi di bawah tidak lengkap; untuk pembahasan lengkap mengenai kebijakan akuntansi penting lainnya,
lihat laporan keuangan dan catatan terlampir yang termasuk dalam Surat Edaran Penawaran ini.

4.     ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

Laporan Laba Rugi Komprehensif

Tabel dibawah ini menyajikan data laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian Perseroan
dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 serta tanggal 30 Juni 2019 dan 2018 adalah
sebagai berikut:
                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                                              30 Juni                      31 Desember
                    KETERANGAN
                                                        2019            2018           2018            2017
    Pendapatan Bersih                                      1.302,3        1.550,4         3.075,6          2.852,0
    Beban Pokok Pendapatan dan beban langsung                973,4        1.104,9         2.270,1          1.973,1
    Laba Kotor                                               328,9          445,5           805,4            878,8
    Laba Periode Berjalan                                     67,7          136,4           242,1            375,0
    Jumlah Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan          49,5          158,5           252,7            368,0

Pendapatan Bersih

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018
Pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 248,1 juta atau 16,0%
yaitu dari US$ 1.550,4 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$
1.302,3 juta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh:
•      Petrokimia. Pendapatan bersih pada sektor petrokimia mengalami penurunan sebesar 8,1% dari US$ 1.286
       juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 1.054 juta untuk
       periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 yang merefleksikan penurunan harga jual
       rata-rata produk, terutama untuk ethylene dan polyethylene.
•      Pembangkit Tenaga Listrik. Pendapatan bersih mengalami penurunan sebesar 5,8% dibandingkan pada
       periode yang sama pada tahun 2018, terutama dikarenakan lebih rendahnya hasil listrik dari operasi Salak
       dan Darajat serta Wayang Windu yang dikarenakan adanya shutdown yang telah direncanakan untuk Turn
       Around Maintenance (TAM).
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017
Pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 223,6 juta atau 7,8%
yaitu dari US$ 2.852 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 3.075,6 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Pendapatan bersih yang dapat diatribusikan pada
masing-masing bisnis utama Perseroan adalah sebagai berikut:


                                                         32
Page 53
•   Petrokimia. Pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak dari bisnis petrokimia melalui CAP
    mengalami peningkatan sebesar 5,1% menjadi US$ 2.534,6 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yaitu sebesar
    US$ 2.411,2 juta, hal ini disebabkan oleh harga rata-rata penjualan yang lebih tinggi dari ethylene,
    polyethylene dan polypropylene, meskipun jumlah tersebut sebagian diimbangi oleh volume penjualan yang
    lebih rendah dari beberapa kegiatan operasional yang direncanakan dan dijadwalkan, seperti perluasan pabrik
    butadiene CAP dan TAM pabrik styrene monomer pada tahun 2018.

•   Pembangkit Tenaga Listrik. Pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak dari pembangkit tenaga
    listrik melalui SEGHPL meningkat sebesar 23,3% menjadi US$ 521,6 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2018 juta dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yaitu
    sebesar US$ 4.222,9 juta, hal ini disebabkan karena peningkatan pendapatan dari Operasi Panas Bumi Salak
    dan Operasi Panas Bumi Darajat pada tahun 2018 dibandingkan dengan operasi periode 9 (sembilan) bulan
    pada tahun 2017 dan diikuti oleh akuisisi Star Energy pada Maret 2017.

Beban Pokok Pendapatan

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018

Beban pokok pendapatan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 131,4 juta atau
11,9% yaitu dari US$ 1.104,9 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi
US$ 973,4 juta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh:

•   Petrokimia. Beban pokok penjualan mengalami penurunan dikarenakan adanya turunnya biaya rata-rata
    bahan baku, terutama naphtha sebesar 12,8% (US$ 627/ton pada 30 Juni 2018 dibandingkan US$ 547/ton
    pada 30 Juni 2019), sejalan dengan turunnya harga minyak mentah.
•   Pembangkit Tenaga Listrik. Beban pokok pendapatan relatif stabil jika dibandingkan antara periode 6 (enam)
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dengan 2018.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Beban pokok pendapatan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 297 juta atau
15,1% yaitu dari US$ 1.973,1 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 2.270,1
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh:

•   Petrokimia. Pada tahun 2018, harga pokok penjualan dari bisnis petrokimia melalui CAP meningkat sebesar
    15,0% menjadi US$ 2.158,7 juta, dibandingkan dengan pada tahun 2017 sebesar US$ 1.876,7 juta, hal ini
    disebabkan oleh kenaikan biaya rata-rata naphtha pada tahun 2018 dan kenaikan harga minyak mentah pada
    tahun 2018 dibandingkan dengan 2017.
•   Pembangkit Tenaga Listrik. Pada tahun 2018, biaya pembangkit tenaga listrik meningkat 15,7% menjadi US$
    98,8 juta dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar US$ 85,3 juta, hal ini disebabkan oleh kenaikan biaya
    Operasi Panas Bumi Salak dan Operasi Panas Bumi Darajat selama 12 bulan penuh periode pada tahun
    2018, dibandingkan dengan periode operasi sembilan bulan selama 2017, setelah diakuisisi oleh Star Energy
    pada Maret 2017.

Laba Kotor

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018

Laba kotor Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 116,6 juta atau 26,2% yaitu dari
US$ 445,5 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 328,9 juta
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh faktor-faktor
di atas.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Laba kotor Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 73,4 juta atau 8,4% yaitu dari
US$ 878,8 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 805,4 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh faktor-faktor di atas.




                                                     33
Page 54
Laba Periode Berjalan

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018

Laba periode berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 68,7 juta atau 50,3%
yaitu dari US$ 136,4 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$
67,7 juta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh
penurunan laba kotor dari bisnis petrokimia.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Laba tahun berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 132,9 juta atau 35,4%
yaitu dari US$ 375 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 242,1 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan laba
kotor dari bisnis petrokimia serta sedikit peningkatan pada beban operasional dan beban keuangan yang
diakibatkan oleh adanya dampak dari akuisisi Star Salak-Darajat yang terjadi pada pertengahan tahun 2017.

Jumlah Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018

Laba komprehensif periode berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 109,1
juta atau 68,8% yaitu dari US$ 158,5 juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018
menjadi US$ 49,5 juta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan
karena Perusahaan Anak yang bergerak dalam bidang petrokimia menjalankan proses turn around maintenance
(TAM) pada kuartal 3 di 2019 dan penurunan margin harga untuk petrokimia secara keseluruhan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Laba komprehensif tahun berjalan Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 115,3
juta atau 31,3% yaitu dari US$ 368 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$
252,7 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh
faktor-faktor di atas diimbangi dengan peningkatan pada pengukuran kembali atas program imbalan pasti dan
peningkatan dari hasil perubahan nilai wajar atas lindung nilai arus kas.

5.   ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS KONSOLIDASIAN

Tabel dibawah ini menjelaskan rincian laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak
pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018 dan 2017.

                                                                                           (dalam jutaan US$)
                                                    30 Juni                      31 Desember
                 KETERANGAN
                                                     2019                 2018                 2017
 Aset Lancar                                              1.724,4              2.043,0                1.786,2
 Aset Tidak Lancar                                        5.262,8              4.999,5                5.085,8
 Jumlah Aset                                              6.987,2              7.042,5                6.872,0
 Liabilitas Jangka Pendek                                   786,2              1.168,4                1.627,3
 Liabilitas Jangka Panjang                                3.464,1              3.172,0                2.572,5
 Jumlah Liabilitas                                        4.250,3              4.340,4                4.199,8
 Jumlah Ekuitas                                           2.736,9              2.702,0                2.672,2

Jumlah Aset
Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018
Jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 55,3 juta atau
0,8% yaitu dari US$ 7.042,5 juta pada tanggal 31 Desember 2018 menjadi US$ 6.987,2 juta pada tanggal 30 Juni
2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan pada rekening bank yang dibatasi penggunaannya, serta
kas dan setara kas yang diimbangi dengan peningkatan uang muka investasi, uang muka pembelian aset tetap,
aset tetap dan aset sewa operasi.
Rekening bank yang dibatasi penggunaanya. Jumlah rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada 30 Juni
2019 mengalami penurunan sebesar 55,7% atau sebesar US$ 245,5 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Desember 2018. Penurunan ini terutama disebabkan oleh realisasi atas rekening yang dibatasi penggunaannya
sebagai akibat dari pembayaran pinjaman Perseroan yang dilakukan pada tahun 2019.



                                                     34
Page 55
Kas dan setara kas. Jumlah kas dan setara kas pada 30 Juni 2019 mengalami penurunan sebesar 10,0% atau
sebesar US$ 80,4 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2018. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
adanya penambahan uang muka investasi, perolehan aset tetap, penambahan uang muka pembelian aset tetap
diimbangi dengan penerimaan pinjaman jangka panjang dan penerimaan utang obligasi.

Uang muka investasi. Jumlah uang muka investasi pada 30 Juni 2019 meningkat sebesar 2.295,8% atau sebesar
US$ 163 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2018. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya
setoran uang muka modal untuk anak Perusahaan PT Barito Wahana Lestari sehubungan dengan proyek 2 x
1.000 MW pembangkit tenaga listrik.

Uang muka pembelian aset tetap. Jumlah uang muka pembelian aset tetap pada 30 Juni 2019 meningkat sebesar
10,51% atau sebesar US$ 43,5 juta dibadingkan dengan tanggal 31 Desember 2018. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh adanya sejumlah pembelian aset tetap yang dilakukan pada tahun 2019 sehubungan dengan
proyek dan belanja modal yang sedang berjalan.

Aset tetap. Jumlah Aset tetap pada 30 Juni 2019 meningkat sebesar 2,1% atau sebesar US$ 48,3 juta
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2018. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya penambahan
aset tetap berupa aset dalam pembangunan sehubungan dengan proyek dan belanja modal yang sedang berjalan.

Aset sewa operasi. Jumlah aset sewa operasi pada 30 Juni 2019 meningkat sebesar 8,1% atau sebesar US$ 25,6
juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2018. Peningkatan ini terutama disebabkan adanya penambahan
aset sewa operasi hasil dari realisasi atas aset dalam pembangunan di tahun 2019.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 170,5 juta atau
2,5% yaitu dari US$ 6.872 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 7.042,5
juta pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pada rekening bank
yang dibatasi penggunaannya, dan aset tetap diimbangi dengan penurunan pada kas dan setara kas, piutang
usaha, dan uang muka investasi.

Rekening bank yang dibatasi penggunannnya. Jumlah rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada
31 Desember 2018 mengalami peningkatan sebesar 223,8% atau sebesar US$ 304,7 juta dibandingkan dengan
tanggal 31 Desember 2017. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya penempatan untuk pelunasan
pokok pinjaman perseroan atas pinjaman Bangkok Bank US$ 250 juta.

Aset tetap. Jumlah aset tetap pada 31 Desember 2018 mengalami peningkatan sebesar 10,8% atau sebesar
US$ 229,4 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Peningkatan ini terutama disebabkan adanya
pembelian aset tetap pada bisnis petrokimia sehubungan dengan rencana ekspansi dari bisnis petrokimia.

Kas dan setara kas. Jumlah kas dan setara kas pada 31 Desember 2018 mengalami penurunan sebesar 11,7%
atau sebesar US$ 105,6 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini terutama
disebabkan adanya pembelian aset tetap pada bisnis perokimia sehubungan dengan rencana ekspansi dari bisnis
petrokimia, pembayaran pinjaman jangka panjang, diimbangi dengan penerimaan dari pelanggan.

Piutang usaha kepada pihak ketiga. Jumlah piutang usaha pada 31 Desember 2018 mengalami penurunan
sebesar 19,4% atau sebesar US$ 60,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini
terutama disebabkan adanya pembayaran dari pelanggan.

Uang muka investasi. Jumlah uang muka investasi pada 31 Desember 2018 mengalami penurunan sebesar 97,0%
atau sebesar US$ 227,2 juta dibandingkan dengan tangal 31 Desember 2017. Penurunan ini terutama disebabkan
adanya realisasi atas akuisisi Star Energy Group Holding Pte Ltd yang terjadi di tahun 2018.

Jumlah Liabilitas

Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018

Jumlah liabilitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami penurunan sebesar US$ 90,1 juta
atau 2,1% yaitu dari US$ 4.340,4 juta pada tanggal 31 Desember 2018 menjadi US$ 4.250,3 juta pada tanggal
30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan pada utang usaha kepada pihak ketiga, dan
pergerakan dari pinjaman jangka panjang.

Utang usaha kepada pihak ketiga. Jumlah utang usaha kepada pihak ketiga mengalami penurunan sebesar 26,5%
atau sebesar US$ 150,8 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya pembayaran kepada pemasok.




                                                    35
Page 56
Pinjaman jangka panjang. Jumlah pinjaman jangka panjang mengalami penurunan sebesar 2,5% atau sebesar
US$ 42,4 juta. Penurunan ini terutama disebabkan adanya pelunasan pinjaman berjangka milik perseroan sebesar
US$ 250 juta diimbangi dengan adanya penambahan pinjaman berjangka sebesar US$ 146 juta dan pinjaman dari
bank BNI sebesar US$ 125 juta.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Jumlah liabilitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 140,6 juta
atau 3,3% yaitu dari US$ 4.199,8 juta pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 4.340,4 juta pada tanggal
31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pada utang obligasi, dan utang usaha,
diimbangi dengan penurunan pada pinjaman jangka Panjang.

Utang obligasi. Jumlah utang obligasi pada 31 Desember 2018 mengalami peningkatan sebesar 175,5% atau
sebesar US$ 624,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Peningkatan ini terutama disebabkan
adanya penambahan utang obligasi pada SEGWWL sebesar US$ 580 juta.

Utang usaha. Jumlah utang usaha pada 31 Desember 2018 mengalami peningkatan sebesar 17,8% atau sebesar
US$ 85,9 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Peningkatan ini terutama disebabkan
pembayaran kepada pemasok atas utang usaha per 31 Desember 2018 yang baru dilakukan pada awal 2019.

Pinjaman jangka panjang. Jumlah pinjaman jangka panjang pada 31 Desember 2018 mengalami penurunan
sebesar 26,4% atau sebesar US$ 599,1 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2017. Penurunan ini
terutama disebabkan adanya pelunasan atas pinjaman SEGWWL.

Ekuitas

Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018

Ekuitas konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 34,9 juta atau 1,1%
yaitu dari US$ 2.702 juta pada tanggal 31 Desember 2018 menjadi US$ 2.736,9 juta pada tanggal 30 Juni 2019.
Hal ini sebagian besar disebabkan oleh laba komprehensif tahun berjalan yang dihasilkan Perseroan dan
Perusahaan Anak.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Ekuitas Perseroan dan Perusahaan Anak mengalami peningkatan sebesar US$ 29,8 juta atau 1,1% yaitu dari
US$ 2.672,2 juta pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 2.702 juta pada tanggal 31 Desember 2018. Hal
ini sebagian besar disebabkan oleh laba komprehensif tahun berjalan yang dihasilkan Perseroan dan Perusahaan
Anak.

6.   LIKUIDITAS DAN SUMBER PERMODALAN

Oleh karena likuiditas dan kebutuhan modal dipengaruhi oleh banyak faktor, beberapa di antaranya berada di luar
kendali Perseroan dan Perusahaan Anak, kebutuhan dana Perseroan dan Perusahaan Anak dapat berubah dari
waktu ke waktu. Jika Perseroan dan Perusahaan Anak memerlukan dana tambahan untuk mendukung modal kerja
atau pengeluaran modal, maka Perseroan dan Perusahaan Anak mungkin perlu meningkatkan dana tambahan
tersebut melalui pembiayaan publik atau private atau sumber lainnya. Perseroan dan Perusahaan Anak
mempertahankan tingkat kas dan setara kas dalam rekening-rekening pada institusi-institusi keuangan tertentu
dan investasi kas sementara lainnya sebagaimana diperbolehkan berdasarkan ketentuan Pinjaman. Perseroan
dan Perusahaan Anak juga mempertahankan fasilitas pinjaman berulang untuk modal kerja pada bank-bank
di Indonesia, Singapura, dan Thailand dengan keseluruhan pokok pinjaman sekitar US$ 1.177,1 juta, yang terdiri
dari fasilitas pinjaman jaminan dan fasilitas pinjaman tanpa jaminan.

Perseroan memiliki 2 sumber pendanaan yaitu dari operasional Perseroan dan fasilitas pinjaman baik melalui surat
utang maupun pinjaman bank. Perusahaan merupakan Perusahaan Terbuka yang memiliki beberapa fasilitas
kredit modal kerja yang mencukupi dengan jumlah fasilitas yang belum digunakan sebesar US$ 730,7 juta.

Tabel di bawah ini menjelaskan rincian arus kas untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2019 dan 2018, serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017.




                                                      36
Page 57
                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                                                       30 Juni                  31 Desember
                        KETERANGAN
                                                                 2019            2018        2018          2017
 Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                          69,8          191,0       542,2         512,7
 Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                    (348,7)        (160,3)     (370,3)     (2.074,4)
 Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
 pendanaan                                                          198,6          (36,3)     (277,5)      2.057,2
 Kas dan setara kas akhir periode                                   800,6          906,2        906,2        410,7
 Kas dan setara kas awal periode                                    720,2          900,5        800,6        906,2

Arus Kas Diperoleh Dari Aktivitas Operasi

Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi termasuk penerimaan kas dari pelanggan, aktivitas operasi dan restitusi
pajak yang diterima. Arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi termasuk pembayaran kas kepada pemasok,
direksi dan karyawan dan pembayaran pajak penghasilan Perseroan dan Perusahaan Anak.

Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018

Arus kas diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 69,8 juta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan
sebesar US$ 1.321,5 juta serta pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan sebesar US$ 1.112,5 juta. Selain
itu Perseroan dan Perusahaan Anak juga menerima penerimaan dari restitusi pajak sebesar US$ 39,1 juta dan
pembayaran pajak penghasilan serta pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar US$ 86,1 juta dan
US$ 92,3 juta.

Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2019
mengalami penurunan sebesar 63,5% atau sebesar US$ 121,2 juta disebabkan oleh penurunan pada penerimaan
kas dari pelanggan yang diimbangi dengan penurunan pada pembayaran pajak penghasilan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Arus kas diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 542,2 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar
US$ 3.136,1 juta, serta pembayaran kepada pemasok sebesar US$ 2.225,8 juta. Selain itu Perseroan dan
Perusahaan Anak menerima penerimaan restitusi pajak sebesar US$ 77,9 juta dan pembayaran pajak penghasilan
dan beban keuangan masing-masing sebesar US$ 254,4 juta dan US$ 163,4 juta.

Peningkatan pada arus kas dari aktivitas operasi Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$ 29,5 juta atau
5,8% disebabkan oleh peningkatan pada penerimaan kas dari pelanggan, diimbangi dengan adanya peningkatan
pada pembayaran beban keuangan.

Arus Kas Digunakan Untuk Aktivitas Investasi

Kas yang digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari akuisisi investasi sementara dan akuisisi aset tetap. Kas
yang diperoleh dari aktivitas investasi termasuk pendapatan dari penjualan investasi sementara, penerimaan
penghasilan dari penjualan properti dan aset tetap.

Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018

Arus kas keluar dari aktivitas investasi Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir 30 Juni 2019 adalah sebesar negatif US$ 348,7 juta, yang berasal dari pembayaran uang muka pembelian
aset tetap sebesar negatif US$ 50,2 juta, perolehan aset tetap sebesar negatif US$ 124,2 juta dan pembayaran
untuk uang muka investasi sebesar negatif US$ 163,1 juta.

Pengeluaran kas bersih dari aktivitas investasi pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2019
mengalami peningkatan sebesar negatif US$ 188,4 juta atau 117,5% yaitu dari negatif US$ 160,3 juta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018. Hal ini secara signifikan disebabkan oleh adanya
peningkatan pada pembayaran uang muka investasi, diimbangi dengan penurunan pada penambahan belanja
modal untuk aset tetap.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017
Arus kas keluar dari aktivitas investasi Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar negatif US$ 370,3 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang berasal dari pembayaran uang muka pembelian
aset tetap sebesar US$ 36,6 juta, penambahan aset tetap sebesar US$ 370,8 juta, diimbangin dengan penerimaan
neto dari pelepasan Perusahaan Anak sebesar US$ 63,6 juta.



                                                         37
Page 58
Penurunan pada arus kas keluar dari aktivitas investasi Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$ 1.704,1
juta atau sebesar 82,1% disebabkan oleh adanya akuisisi Perusahaan Anak SEG Salak dan Darajat yang terjadi
pada tahun 2017, diimbangi dengan peningkatan pada penambahan aset tetap sesuai dengan rencana ekspansi
Perseroan dan Perusahaan Anak.

Arus Kas Diperoleh Dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Pendanaan

Kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan termasuk pembayaran utang bank jangka panjang dan jangka
pendek, pembayaran bunga dan beban keuangan serta pembayaran biaya transaksi. Kas yang diterima dari
aktivitas pendanaan termasuk penerimaan dari utang bank jangka panjang dan pendek serta penerimaan dari
utang obligasi.

Tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018

Arus kas masuk dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir 30 Juni 2019 adalah sebesar US$ 198,6 juta, yang berasal dari pencairan pada rekening bank yang
dibatasi penggunaannya, penerimaan pinjaman jangka panjang dan pembayaran pinjaman jangka panjang
masing-masing sebesar US$ 267,6 juta, US$ 275,1 juta dan negatif US$ 336,8 juta.

Arus kas masuk dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang
berakhir 30 Juni 2019 mengalami peningkatan sebesar US$ 234,9 juta atau 647,1% yaitu dari negatif US$ 36,3
juta untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 198,6 juta. Hal ini secara
signifikan disebabkan oleh adanya penerimaan pinjaman jangka panjang, diimbangi dengan adanya penurunan
pada pembayaran pokok atas pinjaman jangka panjang.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Arus kas masuk dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar negatif US$ 277,5 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang berasal dari berasal dari penerimaan hasil emisi
dari penawaran umum terbatas sebesar US$ 111,8 juta, peneriman pinjaman jangka panjang sebesar US$ 200,2
juta, penerimaan utang obligasi sebesar US$ 649,1 juta diimbangi dengan penempatan pada rekening bank yang
dibatasi penggunaannnya sebesar US$ 295,3 juta, dan pembayaran pinjaman jangka panjang sebesar US$ 795,2
juta.

Penurunan pada arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan dan Perusahaan Anak sebesar US$ 2.334,7 juta
atau sebesar 113,5% disebabkan oleh adanya pendanaan untuk akuisisi SEG Salak-Darajat pada tahun 2017,
peningkatan pada pelunasan atas pinjaman jangka panjang, dimbangi dengan peningkatan pada penerimaan
utang obligasi.

7.   BELANJA MODAL

Secara substansial seluruh belanja modal Perseroan dan Perusahaan Anak berasal dari operasi petrokimia melalui
CAP dan khususnya untuk tahun 2018 Perseroan dan Perusahaan Anak melakukan akuisisi atas Star Energy.
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak
membelanjakan sejumlah US$ 141 juta untuk belanja modal.

Tabel berikut menunjukkan belanja modal untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019,
dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017.
                                                                                           (dalam jutaan US$)
                                                                                   31 Desember
                        Uraian                        30 Juni 2019
                                                                              2018              2017
 Bisnis Petrokimia                                              106,7              361,5               210,4
 Properti                                                         4,8                6,5                 4,0
 Bisnis Pembangkit Listrik                                       29,5               49,6               361,6
 Lain-lain                                                          -                0,2                 1,5
 Jumlah Belanja Modal                                           141,0              417,8               577,3

Dari keterangan belanja modal untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2018 dan 2017 di atas, peningkatan kapasitas produksi yang diharapkan dengan rincian
sebagai berikut:

1.   Peningkatan kapasitas produksi pabrik butadiene dari 100KTA menjadi 137KTA
2.   Pembangunan pabrik baru polyethylene dengan kapasitas produksi 400KTA
3.   Peningkatan kapasitas produksi pabrik polypropylene dari 480KTA menjadi 590KTA




                                                      38
Page 59
Mayoritas belanja modal adalah untuk kegiatan pembangunan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi.
Saat ini, sebagian besar komitmen pembelian barang modal Perseroan adalah untuk proyek pembangunan pabrik
baru polyethylene dengan rincian sebagai berikut:

    Nama proyek                        :   Pabrik baru polyethylene
    Nilai keseluruhan                  :   US$ 380 juta
    Bagian yang telah terealisasi      :   98%
    Sanksi                             :   Sampai pada saat ini Perseroan tidak pernah dikenakan atau
                                           mengenakan sanksi atas komitmen belanja modal. Sanksi-sanksi ini
                                           terkait dengan keterlambatan pembayaran dan keterlambatan
                                           penyelesaian pekerjaan. Sanksi-sanksi yang disebutkan dalam masing-
                                           masing perjanjian tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
                                           undangan yang berlaku.
    Sumber dana                        :   Pinjaman dari Japan Bank for International Corporation (JBIC)
    Tindakan untuk melindungi risiko   :   Melakukan pinjaman dalam mata uang US Dollar, sesuai dengan
    fluktuasi mata uang                    penerimaan Perseroan
    Proyek dimulai pada                :   Kuartal IV – 2016
    Proyek selesai pada                :   Kuartal IV – 2019
    Tujuan investasi proyek            :   Pembangunan pabrik baru polyethylene guna memenuhi kebutuhan
                                           polyethylene dalam negeri.

8.     MANAJEMEN RISIKO

Pembahasan berikut merupakan penjelasan mengenai risiko dan kebijakan Perseroan dan Perusahaan Anak
dalam menghadapi risiko-risiko. Pembahasan berikut mengandung forward-looking statement sehingga terdapat
risiko ketidakpastian dan asumsi-asumsi mengenai Perseroan dan Perusahaan Anak. Pernyataan-pernyataan
dibuat berdasarkan ekspektasi dan gambaran Perseroan dan Perusahaan Anak mengenai peristiwa-peristiwa
yang akan terjadi di masa yang akan datang. Terdapat beberapa faktor penting yang dapat menyebabkan
perbedaan antara hasil aktual dan kinerja Perseroan dan Perusahaan Anak dengan forward-looking statement
tersebut.

a.     Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing dan Tingkat Suku Bunga

Pendapatan, biaya dan utang Perseroan dan Perusahaan Anak sebagian besar didenominasi dalam Dolar Amerika
Serikat, dimana Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki sistem pelaporan dalam mata uang asing dalam Dolar
Amerika Serikat Namun demikian, Perseroan dan Perusahaan Anak beroperasi di Indonesia dan terdapat
beberapa instansi dimana hasil kegiatan Perseroan dan Perusahaan Anak dipengaruhi oleh fluktuasi dari Rupiah
terhadap Dolar Amerika Serikat, terutama terhadap pajak, beban gaji, dan pembelian produk dan servis lokal.
Untuk itu, Perseroan dan Perusahaan Anak senantiasa menjaga nilai saldo Rupiah yang bertujuan untuk
membayarkan pengeluaran yang didenominasi dalam Rupiah.

Perseroan dan Perusahaan Anak telah berusaha untuk memitigasi risiko nilai tukar mata uang asing dengan
menggunakan berbagai instrumen Keuangan derivatif, sebagai berikut:

•      Interest rate swap untuk memitigasi risiko meningkatnya suku bunga;
•      Forward foreign exchange untuk memitigasi eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang asing; dan
•      Cross currency swap untuk memitigasi risiko dari tingkat suku bunga dan nilai tukar Dolar Amerika Serikat
       yang meningkat terhadap obligasi Perseroan.

Per tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak telah melakukan interest rate swap untuk 2 fasilitas
pinjaman berjangka dengan jumlah pokok keseluruhan sebesar US$ 1.043,8 juta. Selain itu, Perseroan dan
Perusahaan Anak memiliki cross currency swap dan interest rate swap untuk saldo utang obligasi, dengan jumlah
pokok keseluruhan sebesar Rp1,3 triliun US$ 95,8 juta.

b.     Risiko Harga Komoditas
Bahan baku dan produk-produk CAP merupakan komoditas yang harganya berfluktuasi mengikuti fundamental
persediaan dan permintaan pasar yang bervariasi. Marjin dan profitabilitas produk Perseroan dan Perusahaan
Anak cenderung mencerminkan perubahan dalam siklus bisnis. Khususnya, pendapatan Perseroan dan
Perusahaan Anak sangat bergantung pada proses petrokimia naphtha, yang sangat dipengaruhi oleh harga
petrokimia global, yang cenderung bersifat siklis dan berfluktuasi secara signifikan.
Untuk memitigasi volatilitas, CAP berencana untuk meningkatkan integrasi guna menjaga portofolio produk yang
beragam untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan siklus dari masing-masing produk yang berbeda. Selain
itu, Perseroan dan Perusahaan Anak dapat mengambil keuntungan dari fleksibilitas operasional, sehingga dapat
menyesuaikan hasil produksi dari masing-masing produk untuk mengambil keuntungan pada waktu-waktu tertentu
untuk memaksimalkan keuntungan dan fleksibilitas komersial dalam pengadaan bahan baku dan kontrak
penjualan.


                                                        39
Page 60
c.   Risiko Kredit
Risiko kredit terutama berasal dari kas di bank dan piutang usaha. Perseroan dan Perusahaan Anak menyimpan
dananya pada institusi keuangan yang memiliki reputasi yang baik. Perseroan dan Perusahaan Anak juga menjalin
usaha dengan pihak ketiga dan pihak-pihak terkait yang terpercaya dan senantiasa melakukan monitoring
terhadap eksposur sehingga nilai keseluruhan transaksi tersebar di antara rekanan yang disetujui oleh manajemen.
Eksposur kredit dikendalikan oleh batas rekanan yang ditinjau dan disetujui oleh manajemen Perseroan dan
Perusahaan Anak.
d.   Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas dapat dimitigasi dengan menjaga nilai cadangan kas, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman yang
memadai, melakukan pemantauan terhadap arus kas perkiraan dan arus kas aktual, dan menyesuaikan profil
tenor/durasi dari aset dan liabilitas keuangan.
9.   SEGMEN OPERASI
Perseroan dan Perusahaan Anak melaporkan segmen yang didasarkan pada operasi berikut :
1.   Petrokimia
2.   Pengelolaan gedung dan hotel (properti)
3.   Energi dan sumber daya
4.   Lainnya
Berikut adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:
                                                                                                       (dalam jutaan US$)
                                                      30 Juni 2019
                                                                 Energi dan
                                       Petrokimia    Properti      Sumber     Lainnya      Eliminasi      Konsolidasian
                                                                    Daya
 Pendapatan dan Hasil Segmen
 Pendapatan eksternal                     1.053,7         1,8         245,0          1,9           -              1.302,3
 Pendapatan antar segmen                        -         1,0           0,0          0,7       (1,7)                    -
 Jumlah pendapatan                        1.053,7         2,8         245,0          2,6       (1,7)              1.302,3

                                                                                                       (dalam jutaan US$)
                                                      30 Juni 2018
                                                                 Energi dan
                                       Petrokimia    Properti      Sumber     Lainnya      Eliminasi      Konsolidasian
                                                                    Daya
 Pendapatan dan Hasil Segmen
 Pendapatan eksternal                     1.286,1         2,0         260,3          1,9           -              1.550,4
 Pendapatan antar segmen                        -         1,0           0,0          0,5       (1,5)                    -
 Jumlah pendapatan                        1.286,1         3,0         260,3          2,4       (1,5)              1.550,4

                                                 30 Desember 2018
                                                             Energi dan
                                       Petrokimia Properti     Sumber         Lainnya      Eliminasi      Konsolidasian
                                                                Daya
 Pendapatan dan Hasil Segmen
 Pendapatan eksternal                     2.543,2         4,7         521,6          6,0           -              3.075,6
 Pendapatan antar segmen                        -         1,4           0,0          1,4       (2,8)                    -
 Jumlah pendapatan                        2.543,2         6,1         521,6          7,4       (2,8)              3.075,6

Segmen Geografis
Pendapatan bersih berdasarkan pasar
Tabel berikut ini menunjukan distribusi dari keseluruhan pendapatan bersih Perseroan dan Perusahaan Anak
berdasarkan pasar geografis tanpa memperhatikan tempat diproduksinya barang:
                                                                                                   (dalam jutaan US$)
                                                30 Juni                                31 Desember
             Keterangan
                                          2019            2018           2018             2017              2016
 Asia                                      1.302,3         1.550,4         3.075,6           2.852,0           2.094,4
 Amerika                                         -               -               -                 -              11,4
 Lain-lain                                       -               -               -                 -               0,1
 Jumlah                                    1.302,3         1.550,4         3.075,6           2.852,0           2.105,9

Seluruh aset Grup berlokasi di Asia.




                                                          40
Page 61
10. BATASAN PENGALIHAN DANA PERUSAHAAN ANAK KEPADA PERSEROAN

Tidak terdapat pembatasan yang berlaku terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana
kepada Perseroan yang berdampak terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangannya.

11. INVESTASI BARANG MODAL TERKAIT DENGAN ISU LINGKUNGAN HIDUP DAN REGULASI

Perusahaan Anak dari Peseroan merupakan produsen dari produk- produk kimia yang dalam proses produksinya
menghasilkan limbah. Perusahaan Anak dari Perseroan memiliki perizinan untuk penyimpanan sementara atas
limbah dan dipersyaratkan untuk memiliki perjanjian dengan pihak ketiga untuk penanganan limbah-limbah
tersebut. Perusahaan Anak Perseroan menjalin kerjasama dengan perusahaan pengelola limbah bersertifikasi
untuk proses penanganan limbah-limbah, melakukan analisa, pengangkutan, pembuangan dan pekerjaan
penanganan limbah lainnyaDalam hal ini Perseroan dan Perusahaan Anak Perseroan selalu memastikan
dipatuhinya ketentuan, perundang-undangan Indonesia serta pemerintah daerah dalam hal penggunaan,
penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan-bahan beracun dan berbahaya, termasuk pembuangan air
limbah. Nilai investasi Perseroan dan Perusahaan Anak yang terkait dengan pemenuhan regulasi dan isu
lingkungan hidup sebesar US$ 14,3 juta yang meliputi pemasangan Enclose Ground Flare (EGF) guna mengurangi
polusi udara, kebisingan, panas dan emisi cahaya serta analisis, pengangkutan, pengelolaan, pembuangan dan
pekerjaan limbah lainnya baik B3 maupun non B3 dengan pihak ketiga.

12. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI TIDAK NORMAL ATAU JARANG TERJADI

Per periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2019 dan 2018 dan tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2018 dan 2017, tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting
dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan dalam laporan
keuangan konsolidasian yang telah diaudit Akuntan Publik sebagaimana tercantum dalam Prospektus, dengan
penekanan pada laporan keuangan terakhir.




                                                       41
Page 62
VI.       FAKTOR RISIKO

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko yang mungkin dihadapi.
Seluruh risiko usaha dan risiko umum yang dipaparkan dalam prospektus ini dapat mempengaruhi kinerja usaha
Perseroan, baik kinerja operasional maupun keuangan Perseroan. Berikut ini merupakan risiko-risiko material yang
dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan secara umum dan telah diurutkan berdasarkan bobot risiko.

Kegiatan usaha Perseroan yang ada saat ini berfokus pada bidang petrokimia dan bidang energi melalui
Perusahaan Anak Perseroan yaitu CAP dan Star Energi, dan bisnis Perseroan lainnya di bidang industry property.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada 30 Juni 2019, CAP memberikan kontribusi sebesar masing-masing 84,8%, 82,7% dan 80,9% dari
pendapatan konsolidasi Perseroan, sedangkan Star Energy memberikan kontribusi sebesar masing-masing
14,8%, 16,9% dan 18,8% dari pendapatan konsolidasi Perseroan. Oleh karena itu, hasil keuangan dan operasi
CAP dan Star Energy berdampak signifikan pada hasil operasi dan kondisi keuangan Perseroan

A.    RISIKO UTAMA

Siklus industri petrokimia dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap profitabilitas
Perseroan.

Tingkat utilisasi pabrik dan profitabilitas dalam industri petrokimia secara historis mengalami siklus. Harga produk-
produk petrokimia sensitif terhadap perubahan pada penawaran dan permintaan, baik secara regional maupun
internasional. Permintaan akan produk-produk petrokimia secara umum berkorelasi positif dengan tingkat aktivitas
ekonomi dan pertumbuhan PDB dan sangat bergantung pada permintaan dan kinerja negara-negara di kawasan
Asia Pasifik, khususnya di Tiongkok, dimana kondisi ekonomi yang lemah yang cenderung mengurangi
permintaan. Di sisi lain, pasokan produk petrokimia dipengaruhi oleh penambahan kapasitas, dan jika penambahan
tersebut tidak sesuai dengan pertumbuhan permintaan, rata-rata tingkat utilisasi dan profitabilitas industri akan
mengalami ketidakseimbangan yang pada akhirnya mempengaruhi tingkat profitabilitas industri. Akibatnya, siklus
industri petrokimia secara historis telah beberapa kali mengalami periode defisit pasokan, yang menyebabkan
tingkat utilisasi dan marjin operasi yang tinggi, diikuti oleh periode surplus pasokan terutama karena penambahan
kapasitas yang signifikan, yang menyebabkan berkurangnya tingkat utilisasi dan profitabilitas. Perseroan tidak
dapat memperkirakan perubahan penawaran dan permintaan secara akurat, kondisi pasar dan faktor-faktor lain
yang dapat mempengaruhi tingkat utilisasi dan profitabilitas, serta tidak dapat memprediksi secara akurat waktu,
tingkatan atau durasi siklus turun (downcycle) di masa mendatang di industri petrokimia yang dapat memberikan
dampak material dan merugikan terhadap profitabilitas Perseroan.

Hasil operasional Perseroan secara historis mencerminkan sifat siklus industri petrokimia. Marjin laba kotor
Perseroan, yang dihitung berdasarkan laba/rugi kotor dibagi dengan pendapatan bersih, antara tahun 2008 dan
2017 berkisar dari - 5,00% di tahun 2008, ketika terjadinya krisis finansial global yang menyebabkan marjin industri
petrokimia global mengalami volatilitas, hingga 25,61% di tahun 2016 ketika marjin industri petrokimia global
mencapai puncaknya. Marjin laba kotor Perseroan masing-masing sebesar 25,2%, 26,2% dan 30,8% pada periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dan di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018 dan 2017.

B.    RISIKO TERKAIT KEGIATAN USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

I.    Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Petrokimia

a.    Volatilitas harga produk petrokimia di pasar internasional dapat memberikan dampak material dan
      merugikan terhadap hasil operasional Perseroan.

      Meskipun sebagian besar penjualan CAP dilakukan di pasar domestik, harga produk petrokimia CAP
      mengacu pada harga regional atau internasional. Akibatnya, hasil operasional CAP dipengaruhi oleh harga
      produk CAP di pasar regional atau internasional, yang secara historis telah berubah-ubah dan mengalami
      volatilitas di masa lalu.

      Fluktuasi tersebut memiliki dampak terhadap harga yang diterima untuk produk dan pendapatan Perseroan
      dari bisnis petrokimia. CAP telah mengalami penurunan harga jual rata-rata per ton dari produk-produk CAP
      sejak 2014 hingga 2016 karena turunnya harga minyak mentah, sebelum mengalami kenaikan pada 2017
      karena mengikuti naiknya harga minyak mentah. Sejak tahun 2016 s/d 2017, harga jual rata-rata per ton dari
      olefins, polyolefins, styrene monomer dan butadiene CAP meningkat masing-masing sebesar 13,1%, 3,1%,
      16,3% dan 34,3%. Sejak tahun 2017 s/d 30 Juni 2019 harga jual rata-rata per ton dari olefins, polyolefins,
      styrene monomer dan butadiene CAP menurun masing-masing sebesar 12,3%, 2,1%, 12,9% dan 16,6%.
      Dengan adanya kontribusi signifikan CAP terhadap bisnis Perseroan, segala perubahan merugikan secara
      material pada operasional CAP akan berdampak merugikan secara material pada hasil operasional
      Perseroan.



                                                         42
Page 63
b.   Fluktuasi biaya bahan baku dapat berakibat meningkatnya beban operasi dan memberikan dampak
     material dan merugikan terhadap hasil operasional, arus kas dan marjin Perseroan.

     Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi produk-produk CAP merupakan komoditas yang bergantung
     pada dorongan pasar internasional dan domestik. Naphtha merupakan bahan baku utama yang digunakan
     untuk menghasilkan produk-produk CAP serta benzene yang digunakan dalam produksi styrene monomer.
     Harga naphtha umumnya mengikuti tren harga minyak mentah dan bervariasi tergantung pada kondisi pasar
     minyak mentah, yang belakangan ini sangat bergejolak. Kenaikan harga naphtha tidak selalu sejalan dengan
     perubahan harga untuk produk-produk CAP. Akibatnya, kenaikan harga naphtha dapat memberikan dampak
     material dan merugikan terhadap marjin dan arus kas CAP, sejauh CAP tidak dapat meneruskan kenaikan
     tersebut ke harga jual produk.

     Dengan adanya kontribusi signifikan CAP terhadap bisnis Perseroan, segala perubahan merugikan secara
     material pada operasional CAP akan berdampak merugikan secara material pada hasil operasional
     Perseroan.

c.   Hilangnya salah satu pelanggan besar CAP dapat berdampak merugikan terhadap hasil operasional
     Perseroan.

     Sepuluh pelanggan teratas CAP mewakili sekitar 46,6% dan 46,0% dari pendapatan bersih untuk periode 6
     (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019. Jika satu atau lebih pelanggan utama
     tersebut menghentikan atau secara substansial mengurangi pembeliannya atas produk-produk CAP, CAP
     akan terpaksa mencari pelanggan baru untuk menjual produk-produknya. Perseroan tidak dapat menjamin
     bahwa CAP akan dapat menemukan pelanggan tersebut atau bahwa CAP dapat merealisasikan harga yang
     memuaskan untuk produk-produk CAP berdasarkan perjanjian penjualan yang baru. Dengan adanya
     kontribusi signifikan CAP terhadap bisnis Perseroan, segala perubahan merugikan secara material pada
     operasional CAP akan berdampak merugikan secara material pada hasil operasional Perseroan.

d.   CAP mungkin tidak dapat menyelesaikan rencana peningkatan kapasitas yang ada saat ini dan yang
     baru.

     CAP berencana untuk menambah kapasitas produksi pabrik polypropylene dan ethylene di kuartal keempat
     tahun 2019, dan kuartal pertama tahun 2020 melalui proyek penambahan kapasitas butadiene, proyek
     polypropylene debottlenecking, dan peningkatan kapasitas naphtha cracker furnace. CAP juga berencana
     untuk membangun pabrik polyethylene baru untuk mempertahankan dan meningkatkan posisinya sebagai
     produsen polymer di pasar Indonesia dan telah melakukan studi kelayakan untuk membangun dan
     mengoperasikan kompleks petrokimia kedua di samping kompleks petrokimia utama yang sudah ada
     di Cilegon, Provinsi Banten. CAP belum membuat keputusan akhir mengenai kompleks petrokimia kedua yang
     diusulkan.

     CAP juga mengerjakan beberapa rencana pengembangan produkyaitu dengan membangun pabrik baru untuk
     menghasilkan produk-produk methyl tert-butyl ether (“MTBE") dan butene-1 untuk melengkapi integrasi rantai
     produk mixed C4 dan raffinate.

     CAP mengantisipasi akan kebutuhan sekitar US$ 600 juta dari belanja modal untuk proyek-proyek
     di atas(tidak termasuk pengeluaran awal Perseroan untuk kompleks petrokimia kedua). CAP tidak dapat
     memastikan bahwa rencana pengembangan kapasitas dan produk CAP akan berhasil atau rencana
     pengembangan kapasitas dan produk tersebut akan selesai sesuai jadwal.

     Rencana pengembangan kapasitas dan produk CAP melibatkan banyak risiko, yang mana dapat
     menimbulkan penundaan atau peningkatan biaya, termasuk hal-hal berikut ini:

     •   penutupan pabrik-pabrik tertentu, yang dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas dan volume
     produksi;
     •   kekurangan, penundaan produksi, penundaan angkutan atau pengiriman atau masalah ketersediaan
         lainnya yang terkait dengan peralatan atau bahan;
     •   masalah teknik (engineering), desain atau lingkungan yang tak terduga;
     •   penundaan atau kesulitan lain dalam mendapatkan lisensi atau izin yang diperlukan; atau
     •   penghentian pekerjaan, gangguan cuaca dan kenaikan biaya yang tak terduga lainnya.

     Rencana pengembangan CAP mungkin tidak dapat selesai sesuai jadwal dan tidak sesuai perkiraan biaya
     serta CAP mungkin tidak dapat memperoleh pembiayaan proyek sesuai persyaratan yang dapat diterima.
     Selain itu, manajemen CAPmungkin tidak dapat berhasil melaksanakan rencana pengembangan tersebut
     karena waktu dan fokus manajemen akan terbagi antara rencana pengembangan dan tugas-tugas harian
     yang terkait dengan kegiatan operasional. CAP tidak dapat menjamin bahwa CAP dapat memperoleh izin
     operasi yang diperlukan pada saat pembangunan pabrik baru.




                                                      43
Page 64
     CAP tidak dapat menjamin bahwa CAP dapat memanfaatkan peningkatan kapasitas produksi tersebut
     sekalipun berhasil menyelesaikan rencana pengembangan. Selain itu, Perseroan mungkin tidak dapat
     menarik pelanggan baru untuk membeli produk-produk yang diproduksi dengan tambahan kapasitas serta
     mungkin tidak dapat mengembangkan dan menjaga hubungan dengan sekian banyak pemasok.

     Jika Perseroan tidak berhasil menyelesaikan rencana pengembangan tepat waktu dan dengan biaya yang
     diharapkan, kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional CAP dapat terpengaruh secara negatif
     dan material. Dengan adanya kontribusi signifikan CAP terhadap bisnis Perseroan, segala perubahan
     merugikan secara material pada operasional CAP akan berdampak merugikan secara material pada hasil
     operasional Perseroan.

e.   Hilangnya daya saing dan pangsa pasar CAP di pasar Indonesia atau meningkatnya persaingan global
     yang dapat berdampak material dan merugikan terhadap pertumbuhan, keuntungan, dan hasil operasi
     CAP di masa depan.

     CAP menjual produk di pasar yang sangat kompetitif. Karena sifat komoditas produk-produk utama CAP,
     persaingan di pasar-pasar ini sebagian besar didasari oleh harga, keamanan dan keandalan pasokan dan
     sebagian kecil pada kedekatan dan layanan pelanggan. CAP pada umumnya tidak dapat mempertahankan
     posisi pasarnya atas produk-produk tersebut dengan beragamnya produk atau faktor terkait non harga
     lainnya. Selain itu, tidak terdapat jaminan bahwa pesaing tambahan atau pesaing yang ada saat ini tidak akan
     memulai atau memperluas produksi produk-produk yang dihasilkan oleh CAP, atau menggantikan produk-
     produk tersebut, atau mengintensifkan persaingan harga, khususnya oleh para produsen yang memiliki akses
     ke bahan baku yang lebih murah atau mengenalkan teknologi yang lebih maju atau pabrik produksi yang lebih
     terpadu, yang dapat meningkatkan persaingan dan dapat memberikan dampak negatif dan material terhadap
     hasil operasional CAP.

     Pasar Indonesia untuk ethylene, propylene, polyethylene, polypropylene, styrene monomer dan butadiene
     sangat kompetitif. Namun, Perseroan meyakini bahwa pesaing utama CAP adalah produsen petrokimia
     lainnya di kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara. Perseroan bersaing secara global dengan produsen-
     produsen petrokimia lainnya, yang banyak di antaranya lebih besar dari CAP dan mungkin memiliki sumber
     pendanaan yang lebih besar. Pesaing tersebut juga mendapat keuntungan dari skala ekonomi dan efisiensi
     operasi yang lebih besar. Meskipun CAPyakin bahwa naphtha cracker Perseroan tergolong kompetitif
     dibandingkan dengan naphtha cracker lainnya, naphtha cracker ethane di Timur Tengah dan shale gas
     Amerika Serikat biasanya menghasilkan ethylene dengan biaya terendah, terutama karena ketersediaan
     bahan baku dengan biaya rendah. Kenaikan pasokan produk berbiaya rendah ini ke pasar Indonesia dari
     pesaing Perseroan di Timur Tengah atau Amerika Serikat dapat menyebabkan tekanan harga untuk produk-
     produk CAP secara umum.

     Selain persaingan di pasar global, CAP mungkin menghadapi persaingan di pasar domestik yang meningkat.
     Saat ini, CAP merupakan satu-satunya produsen ethylene, butadiene dan styrene monomer dalam negeri,
     produsen utama polyethylene, satu dari dua produsen propylene domestik dan produsen polypropylene
     domestik terbesar. Namun, Pemerintah dapat memberikan izin untuk pabrik-pabrik lain yang mampu
     memproduksi produk-produk yang bersaing di masa mendatang. Sebagai contoh, produsen petrokimia
     petrokimia regional lainnya, PT Lotte Chemical Titan Nusantara, telah mengumumkan rencananya untuk
     membangun pabrik petrokimia terpadu di Indonesia, dan dapat secara langsung bersaing dengan CAP dalam
     pasar petrokimia Indonesia yang masih bergantung pada impor. CAP tidak dapat menjamin untuk dapat terus
     bersaing dengan produsen-produsen domestik di masa mendatang dimana kegagalan untuk bersaing
     tersebut dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek
     Perseroan.

f.   Kegiatan operasional CAP bergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali Perseroan, yang
     dapat menyebabkan gangguan dan penghentian yang tidak terjadwal sehingga dapat memberi dampak
     material dan merugikan terhadap hasil operasional Perseroan.

     Karena pabrik-pabrik CAP bergantung pada pasokan listrik yang terus menerus untuk mempertahankan
     operasi yang stabil, pemadaman listrik yang signifikan dapat memberikan dampak material dan merugikan
     terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional CAP dan pada akhirnya Perseroan.
     Demikian pula, terdapat risiko bahwa kesulitan produksi seperti hambatan kapasitas, kegagalan mesin dan
     sistem, penundaan konstruksi/peningkatan dan penundaan pengiriman mesin atau suku cadang dapat terjadi,
     yang menyebabkan penghentian produksi, hilangnya efisiensi pabrik, berkurangnya output dan keterlambatan
     produksi, yang dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, hasil
     operasional dan kondisi keuangan CAP dan pada akhirnya Perseroan.




                                                       44
Page 65
g.   Hasil kegiatan operasional Perseroan dapat berbeda secara signifikan dari prediksi, proyeksi, dan
     perkiraan industri yang tercantum dalam Prospektus ini.

     Prospektus ini mencakup estimasi, proyeksi, dan perkiraan industri tertentu. Informasi industri ini didasarkan
     pada asumsi dan taksiran yang dibuat oleh pihak ketiga yang independen, Nexant. Estimasi, proyeksi dan
     perkiraan ini didasarkan pada sejumlah asumsi, yang masih belum pasti. Banyak dari faktor-faktor ini yang
     tidak berada dalam kendali CAP maupun Perseroan dan beberapa asumsi sehubungan dengan pertumbuhan
     industri dapat berubah dan hasil yang sebenarnya mungkin berbeda secara material dari yang diperkirakan,
     diantisipasi atau diproyeksikan dan perbedaan tersebut mungkin bersifat material. Secara khusus, namun
     tanpa batasan, biaya modal dapat bertambah, proyek dapat tertunda dan peningkatan produksi, kapasitas
     atau kinerja yang diantisipasi mungkin tidak sepenuhnya terwujud. Asumsi, perhitungan dan metodologi
     estimasi, proyeksi dan perkiraan industri yang mendasari yang diberikan oleh Nexant dan disertakan dalam
     Prospektus ini belum diverifikasi atau dipastikan oleh Perseroan. Dengan demikian, calon investor disarankan
     untuk tidak sepenuhnya bergantung pada informasi tersebut.

h.   CAP bergantung pada penyedia Pihak Ketiga untuk beragam aspek dalam kegiatan usahanya dan
     pihak penyedia tersebut dapat gagal dalam memenuhi kewajiban mereka, yang mungkin berdampak
     material terhadap kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan Perseroan.

     CAP bergantung pada pemasok pihak ketiga dalam berbagai kegiatan usaha CAP. Sebagai contoh, CAP
     bergantung pada pemasok pihak ketiga untuk menyediakan bahan baku. Dihentikannya produksi dari
     pemasok atau kegagalan pemasok untuk memenuhi jadwal pengiriman atau kualitas yang diperlukan dapat
     menghambat jadwal produksi CAP dan karena itu mempengaruhi kegiatan usaha dan hasil operasional CAP.
     Ketergantungan ini secara negatif juga dapat mempengaruhi ketersediaan bahan-bahan utama dengan harga
     yang wajar sehingga akan mempengaruhi tingkat keuntungan CAP dan dapat berdampak merugikan terhadap
     kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan CAP. Jika CAP mengalami kekurangan bahan baku
     yang signifikan atau berkepanjangan dari pemasok, dan CAP tidak dapat memperoleh bahan baku dari
     sumber lain, maka CAP tidak akan dapat memenuhi jadwal produksi untuk beberapa produk utama CAP dan
     untuk mengirimkan produk-produk tersebut kepada para pelanggan tepat waktu, yang mana akan berdampak
     negatif terhadap penjualan, tingkat keuntungan dan hubungan dengan pelanggan. CAP tidak dapat
     memastikan bahwa pemasok tertentu akan terus memasok komponen atau bahan mentah yang dibutuhkan
     di masa mendatang. Setiap terjadinya perubahan pola penyediaan bahan baku dapat memberikan dampak
     merugikan terhadap kegiatan usaha dan profitabilitas CAP dan Perseroan.

     CAP juga menggunakan jasa pihak ketiga untuk mengirimkan produk-produk CAP kepada para pelanggan
     dalam negeri dan luar negeri. Kenaikan biaya pengiriman atau tidak tersedianya infrastruktur pelabuhan dan
     pengiriman yang memadai untuk pengangkutan produk-produk CAP ke pasar dapat berdampak merugikan
     terhadap kegiatan usaha dan hasil operasional CAP dan Perseroan.

     CAP juga bergantung pada kontraktor pihak ketiga untuk pekerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi dari
     proyek perluasan dan penambahan kapasitas pabrik. Setiap permasalahan pada kontraktor pihak ketiga dapat
     mengakibatkan penundaan atau cost overrun. Jika CAP tidak dapat menyelesaikan rencana perluasan sesuai
     dengan jadwal dan biaya yang telah ditentukan, hal tersebut dapat mempengaruhi secara material dan
     merugikan kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasi CAP dan Perseroan.

     CAP juga bergantung pada pihak ketiga untuk proses penanganan limbah produksi yang dikategorikan
     berbahaya dan beracun sesuai dengan peraturan lingkungan dan keamanan yang berlaku. CAP memiliki
     perizinan untuk penyimpanan sementara atas limbah-limbah tersebut dan dipersyaratkan untuk memiliki
     perjanjian dengan pihak ketiga untuk penanganan limbah-limbah tersebut. Tidak terpenuhinya kewajiban ini
     dapat berakibat terkenanya sanksi administrasi bagi CAP dalam bentuk peringatan tertulis, penghentian
     sementara dari aktivitas terkait dan dicabutnya izin CAP. Segala permasalahan yang terjadi atas penyedia
     pihak ketiga ini dapat berakibat timbulnya kewajiban penggantian atas terjadinya kecelakaan, rusaknya
     fasilitas produksi atau kegagalan produksi yang terkena dampak dari limbah beracun yang terdapat pada
     fasilitas produksi CAP atau pada produk-produk atau bahan-bahan yang diproduksi, ditangani, dimiliki atau
     dijual oleh CAP.

i.   Pabrik produksi CAP terletak dalam satu daerah geografis. Segala gangguan operasional Perseroan
     yang diakibatkan oleh kecelakaan atau bencana alam dalam area ini dapat memberikan dampak
     material yang merugikan terhadap operasional CAP.

     Operasi produksi CAP dapat terganggu akibat dari hal yang berada di luar kendali CAP maupun Perseroan.
     Gangguan-gangguan ini mencakup kondisi cuaca yang ekstrem, kebakaran, bencana alam atau gangguan
     pasokan bahan baku. Kepulauan Indonesia merupakan salah satu daerah dengan kondisi gunung berapi yang
     paling aktif di dunia. Karena terletak di zona konvergensi dari tiga lempeng litosfer utama, Indonesia
     dipengaruhi oleh aktivitas seismik yang signifikan yang dapat menyebabkan gempa bumi dan tsunami yang
     merusak, atau gelombang pasang.




                                                        45
Page 66
      Pabrik-pabrik produksi CAP terdiri dari kompleks produksi yang mengoperasikan naphtha cracker, dua pabrik
      polyethylene, tiga train polypropylene, dua pabrik styrene monomer dan pabrik butadiene. Seluruh penjualan
      CAP telah dan akan terus berlanjut untuk masa mendatang yang terdiri dari produk-produk yang diproduksi
      di pabrik CAP yang berlokasi di Cilegon dan Serang di Provinsi Banten, sekitar 50 kilometer dari Pulau
      Krakatau; sebuah daerah yang dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismiknya. Pabrik-pabrik CAP
      bergantung pada pengoperasian berkelanjutan dari fasilitas dermaga, utilitas, dan fasilitas pendukung lainnya,
      serta jaringan pipa dan infrastruktur yang terkait lainnya. Gangguan terhadap pengoperasian salah satu
      bagian fasilitas ini dapat berdampak signifikan terhadap kemampuan CAP untuk terus mengoperasikan
      fasilitas lainnya dan secara signifikan dapat mempengaruhi kemampuan CAP untuk menjalankan kegiatan
      usaha dalam keadaan normal. Propylene dari cracker diangkut ke pabrik polypropylene melalui jaringan pipa
      CAP. CAP juga mengirimkan sebagian besar ethylene melalui jaringan pipa langsung ke empat pabrik
      pelanggan derivatif ethylene, pabrik polyethylene, styrene monomer dan sebagian ke pabrik polypropylene
      CAP. Kuantitas penjualan yang dikirimkan melalui jaringan pipa tersebut berkontribusi masing-masing sekitar
      73,9% dan 70,0% dari total kuantitas penjualan ethylene CAP di tahun yang berakhir pada tanggal
      31 Desember 2017 dan 2018.

      Seluruh penjualan domestik dari polyethylene, polypropylene, styrene monomer dan butadiene di tahun-tahun
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan 30 Juni 2019 dikirim dengan transportasi darat
      berupa truk-truk dan semua penjualan ekspor CAP dikirim dengan kapal laut.. Pengaturan pengiriman
      propylene atau ethylene dapat memakan waktu hingga beberapa minggu, dan CAP hanya memiliki fasilitas
      penyimpanan yang terbatas untuk ethylene dan propylene. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa fasilitas
      dermaga CAP yang sekarang dapat mengakomodasi penjualan semua ethylene dan propylene yang
      dihasilkan. Jika kapasitas penyimpanan telah terisi penuh dan CAP tidak dapat mengatur pengiriman melalui
      kapal, maka CAP perlu mengurangi produksi naphtha cracker Perseroan, yang akan berdampak negatif
      terhadap hasil operasional Perseroan.

      Meskipun CAP yakin bahwa CAP telah mengadakan perlindungan asuransi yang memadai, termasuk untuk
      bencana alam, setiap gangguan produksi yang signifikan dapat berdampak negatif terhadap kemampuan CAP
      untuk membuat dan menjual produk-produk tersebut, yang dapat memiliki dampak material dan merugikan
      terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional CAP. Kerusakan yang signifikan pada
      pabrik produksi, jaringan pipa atau fasilitas docking, atau jalan antara fasilitas produksi dan pelanggan CAP
      akan memiliki dampak material dan merugikan terhadap operasional CAP dan Perseroan.

II.   Risiko Terkait Kegiatan Usaha di Bidang Energi

a.    Star Energy menghadapi risiko-risiko yang berkaitan dengan PLN dan PGE

      Kemampuan Star Energy untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga sehubungan dengan sisa
      kewajiban pembiayaannya sebagian bergantung pada kemampuan PLN dan PGE untuk memenuhi kewajiban
      pembayarannya kepada Star Energy berdasarkan KOB Wayang Windu dan kontrak PJBE Wayang Windu
      dan kewajiban pembayarannya kepada PGE berdasarkan KOB dan PJBE Darajat and Salak. Bisnis, kondisi
      keuangan dan hasil operasi Star Energy dapat berdampak negatif secara material oleh setiap kejadian atau
      keadaan yang mengurangi, menangguhkan atau membatalkan kewajiban pembayaran PLN berdasarkan
      PJBE atau, sebagaimana berlaku, kewajiban pembayaran PGE berdasarkan KOB Salak dan Darajat, atau
      setiap kegagalan atau penundaan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan PJBE. Tarif yang harus
      dibayar kepada Perseroan berdasarkan PJBE merupakan sumber dana utama untuk memenuhi kewajiban
      Perseroan. Star Energy tidak menjalankan bisnis dan tidak memiliki aset material selain dari kaitannya dengan
      eksplorasi, eksploitasi, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya panas bumi di wilayah kontrak. PLN
      memiliki peringkat "Baa2" oleh Moody's, "BBB" oleh S&P dan "BBB" oleh Fitch.

      Kemampuan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan PJBE dan KOB bergantung pada kondisi
      keuangan, hasil operasi dan arus kasnya dan atas dukungan Pemerintah dalam bentuk subsidi. Tidak ada
      jaminan bahwa PLN atau PGE akan mampu melaksanakan kewajibannya kepada Star Energy berdasarkan
      PJBE atau bahwa Pemerintah dan/atau PLN dan/atau PGE tidak akan mengharuskan Star Energy untuk
      menegosiasikan ulang tarif atau ketentuan lain dari PJBE atau KOB, yang mungkin mencakup pengurangan
      tarif. Karena pendapatan Star Energy bergantung pada PJBE, negosiasi ulang tersebut dapat berdampak
      negatif terhadap Star Energy dan bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasinya.

      Wayang Windu ESC, Darajat ESC dan Salak ESC mengadopsi mekanisme take-or-pay untuk uap dan listrik
      yang membutuhkan PLN (dalam kasus Wayang Windu ESC) dan PGE (dalam kasus Darajat ESC dan Salak
      ESC) untuk membayar Star Energi jika PLN tidak dapat mengambil uap atau listrik yang dikirim oleh Star
      Energy, dengan alasan apa pun.

      Terlepas dari adanya mekanisme take-or-pay berdasarkan Salak ESC dan Darajat ESC, Chevron (operator
      sebelumnya), PLN dan PGE telah menandatangani perjanjian penyelesaian pada tahun 2011 untuk Salak dan
      2013 untuk Darajat, untuk menyelesaikan pembayaran untuk kasus-kasus tertentu di mana PLN tidak dapat
      untuk mengambil uap yang dikirim dari wilayah kerja Darajat dan Salak.



                                                         46
Page 67
     Meskipun masing-masing dari PLN dan PGE diwajibkan untuk melakukan pembayaran kepada Star Energy
     dalam mata uang Dolar Amerika Serikat berdasarkan PJBE dan KOB, sumber pendapatan utama PLN dan
     PGE didenominasi dalam Rupiah. Kondisi perekonomian dan moneter dan faktor-faktor lain di Indonesia dapat
     mempengaruhi ketersediaan Dolar Amerika Serikat di Indonesia. Tidak ada jaminan bahwa PLN atau,
     sebagaimana berlaku, PGE, akan mampu untuk memperoleh Dolar Amerika Serikat yang cukup atau bahwa
     Dolar Amerika Serikat yang tersedia akan dialokasikan untuk membayar kewajiban terdenominasi Dolar
     Amerika Serikat yang terutang kepada Star Energy. Selanjutnya, Rupiah di masa lalu telah mengalami, dan
     terus mengalami, volatilitas yang signifikan. Sebagai akibat dari depresiasi Rupiah, biaya tenaga listrik yang
     dijual kepada PLN atau PGE oleh Star Energy atau produsen tenaga listrik lain dapat menjadi tidak terjangkau
     atau sebaliknya tidak ekonomis bagi PLN atau PGE. Tidak ada jaminan bahwa PLN atau, sebagaimana
     berlaku, PGE, akan terus memiliki pendapatan Rupiah yang cukup untuk memenuhi kewajiban Dolar Amerika
     Serikatnya kepada Star Energy atau bahwa Pemerintah akan terus menyediakan PLN dengan cukup subsidi
     untuk menutup biaya produksi tenaga listriknya, atau bahwa setiap subsidi akan disediakan tepat waktu.

     Jangka waktu awal KOB dan PJBE sehubungan dengan Operasi Panas Bumi Wayang Windu, dan PJBL
     sehubungan dengan Operasi Salak dan Darajat berakhir bulan Maret 2039, November 2040 dan November
     2031 namun dapat diperpanjang hingga November 2041 dan hingga Mei 2047 (untuk Unit 3 saja).

     Berdasarkan ketentuan KOB dan PJBE, Star Energy tidak akan mampu secara langsung mendistribusikan
     tenaga listrik kepada konsumen atau pihak lain selain dari PLN tanpa persetujuan terlebih dahulu dari PGE
     atau, sebagaimana berlaku, PLN. Langkah Pemerintah terhadap industri ketenagalistrikan yang lebih bersaing
     dan pemberlakuan undang-undang ketenagalistrikan yang baru tertanggal 8 September 2009 ("UU
     Ketenagalistrikan 2009") dan peraturan pelaksanaannya, yaitu Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 2012
     tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (“Peraturan No. 14 tahun 2012”), sebagaimana diubah
     oleh Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2014 yang diterbitkan pada tanggal 14 April 2014 (“Peraturan
     No. 23 tahun 2014”), dapat mengakibatkan munculnya pesaing baru dalam jumlah banyak (termasuk badan
     usaha swasta yang dapat menyalurkan tenaga listrik kepada pengguna akhir) bagi PLN. PLN atau,
     sebagaimana berlaku, PGE, mungkin tidak mampu memenuhi tantangan bersaing yang mungkin dihadapinya
     di kemudian hari, yang menyebabkan posisi pasar, kondisi keuangan dan hasil operasinya dirugikan secara
     material, yang, pada gilirannya, dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan dan
     hasil operasi Star Energy.

b.   Bisnis panas bumi Star Energy sepenuhnya bergantung pada dua tipe kontrak utama

     Bisnis panas bumi Star Energy bergantung pada dua jenis utama kontrak: (i) KOB dimana Star Energy
     diberikan kuasa, sebagai kontraktor Pemerintah Indonesia (yang saat ini diwakili oleh PGE), untuk
     melaksanakan operasi eksplorasi dan eksploitasi panas bumi di wilayah kontrak, dan (ii) PJBE dimana hak
     dan kewajiban menyangkut tarif listrik ditentukan. Bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil dari kegiatan
     operasi Star Energy dapat berpengaruh secara material dan negatif, jika untuk alasan apapun, PGE atau PLN
     melanggar kewajibannya atau kewajiban KOB atau PJBE atau bagian manapun darinya dibatalkan, diubah,
     diakhiri, menjadi tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan atau sebaliknya tidak lagi berlaku dan tidak
     memiliki kekuatan hukum.

     Pada masa lalu, dalam perjanjian antara PLN dengan Star Energy, PLN pernah menurunkan tarif yang
     seharusnya dibayarkan olehnya kepada Star Energy menurut ketentuan PJBE. Tidak ada jaminan bahwa
     negosiasi ulang tarif sejenis dengan PGE atau PLN tidak akan berlangsung di kemudian hari. Tidak ada
     jaminan pula bahwa faktor-faktor makro-ekonomi tidak akan mendorong PLN atau PGE untuk meminta
     pengurangan lebih lanjut atas tarif PJBE atau KOB. Karena pendapatan Star Energy bergantung pada PJBE,
     negosiasi ulang tersebut dapat berdampak merugikan terhadap Star Energy dan bisnis, prospek, kondisi
     keuangan dan hasil operasinya.

     Berdasarkan mandat oleh Undang-undang, efektif sejak tanggal 1 Januari 2007, KOB dan PJBE sehubungan
     dengan kontrak area Wayang Windu, Salak dan Darajat, dinovasi dari PT Pertamina (Persero) ke PGE.

     Sebagai akibat dari novasi-novasi dan perubahan-perubahan tersebut, keraguan dan perselisihan dapat
     timbul dari waktu ke waktu mengenai penafsiran atau penerapan ketentuan perjanjian-perjanjian tersebut.
     Star Energy telah mengambil posisi bahwa persetujuan PGE dan Pemerintah (dalam hal KOB Wayang Windu)
     dan bahwa persetujuan PLN dan PGE (dalam hal PJBE Wayang Windu) atas perpanjangan KOB Wayang
     Windu, dan PJBE Wayang Windu hingga tahun 2039 telah diperoleh, karena PGE dan Pemerintah merupakan
     penandatangan Perubahan Pertama KOB Wayang Windu dan PLN dan PGE merupakan penandatangan
     Perubahan Pertama PJBE Wayang Windu. Seandainya posisi ini selanjutnya ditentang dan tidak
     terselesaikan untuk kepentingan Star Energy, masing-masing dari KOB Wayang Windu dan PJBE Wayang
     Windu dapat dianggap habis masa berlakunya di akhir masing-masing jangka waktu awalnya, yaitu pada
     tanggal 2 Desember 2036.




                                                        47
Page 68
     Selanjutnya, masing-masing PJBE menetapkan bahwa apabila periode produksi untuk setiap unit berakhir
     sebelum jangka waktu PJBE, jangka waktu periode produksi tersebut diperpanjang sehingga berakhir
     bersamaan dengan jangka waktu PJBE, tunduk pada kesepakatan bersama mengenai harga dan syarat dan
     ketentuan lain berkenaan dengan unit tersebut. Sehubungan dengan PJBE Wayang Windu, sementara Star
     Energy telah berasumsi bahwa periode produksi Wayang Windu Unit 1 diperpanjang sehingga bersamaan
     dengan jangka waktu PJBE Wayang Windu di akhir periode produksi awal untuk Unit 1, para pihak dapat
     menegosiasikan ulang harga, syarat dan ketentuan untuk Wayang Windu Unit 1. Seandainya posisi ini
     selanjutnya ditentang dan tidak terselesaikan untuk kepentingan Star Energy atau seandainya para pihak tidak
     dapat mencapai kesepakatan mengenai harga, syarat dan ketentuan baru untuk Wayang Windu Unit 1,
     periode produksi untuk Wayang Windu Unit 1 dapat dianggap berakhir paling awal tahun 2030.

     Walaupun PJBE Darajat secara jelas mengakui bahwa periode produksi Unit 1 Darajat harus diperpanjang
     untuk disesuaikan dengan jangka waktu PBJE Darajat, harga yang harus dibayar untuk perpanjangan tersebut
     (yaitu dari 2024 sampai 2031) akan tunduk kepada kesepakatan bersama oleh para pihak dari PJBE Darajat
     dan didokumentasikan sebagai suatu adendum terhadap PJBE Darajat. Apabila para pihak tidak dapat
     mencapai kesepakatan terkait dengan harga baru, syarat dan ketentuan untuk Unit 1, operasional Unit 1
     Darajat dapat terganggu.

     Berdasarkan KOB Salak, Star Energy dipersyaratkan untuk menawarkan penyertaan Indonesia (yang
     didirikan di Indonesia dan disetujui oleh Pertamina (sekarang dialihkan kepada PGE)) kesempatan untuk
     mendapatkan sampai dengan 10% penyertaan di KOB dan PJBE Salak, dengan ketentuan bahwa penawaran
     tersebut tunduk kepada syarat dan ketentuan yang dapat diterima Star Energy. Perseroan percaya
     persyaratan ini telah dipenuhi setelah akuisisi Star Energy atas operasi panas bumi Salak. Namun, tidak ada
     jaminan bahwa keraguan atau perselisihan sejenis dalam penafsiran KOB dan/atau PJBE tidak akan timbul
     di kemudian hari. Jika keraguan atau perselisihan tersebut bersifat material dan tidak diselesaikan untuk
     kepentingan Star Energy, hal itu dapat berdampak merugikan terhadap Star Energy dan bisnis, prospek,
     kondisi keuangan dan hasil operasi Perseroan.

     Sejak dan saat para pihak sepakat mengenai harga baru yang berlaku dan perpanjangan periode produksi
     dari unit terkait untuk disesuaikan dengan ketentuan dari masing-masing PJBE, harga tersebut akan
     didokumentasikan sebagai suatu adendum terhadap masing-masing PJBE. Adendum tersebut yang
     mendokumentasi harga baru untuk unit tertentu yang akan disetujui oleh para pihak terkait sepanjang periode
     yang mengikuti akhir periode produksi akan mengikuti Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 Tentang
     Penggunaan Rupiah (“UU Mata Uang”) dan mensyaratkan harga baru untuk dibayarkan dalam Rupiah, kecuali
     apabila diberikan pengecualian oleh Bank Indonesia.

c.   Kewajiban Pemerintah berdasarkan Surat Dukungan PJBE Wayang Windu dan Surat Dukungan KOB
     Wayang Windu hanya terbatas pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu dan mungkin tidak mengikat
     secara hukum.

     Kedua kontrak utama yang secara bersama-sama mengatur Operasi Panas Bumi Wayang Windu, KOB
     Wayang Windu dan PJBE Wayang Windu, adalah berdasarkan rekomendari dari Surat Dukungan KOB dan
     Surat Dukungan PJBE yang masing-masing diterbitkan oleh Menteri Pertambangan dan Energi (sekarang
     Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau "MESDM") pada tanggal 19 Mei 1997, dan Kementerian
     Keuangan ("KMK") pada tanggal 12 Februari 1997. Menurut Surat Dukungan KOB, MEM telah setuju bahwa
     Pemerintah akan memastikan bahwa Pertamina dan penerus dan pihak yang ditunjuknya akan terus
     melaksanakan kewajibannya berdasarkan syarat dan ketentuan yang dimuat dalam Pasal 11.2 KOB Wayang
     Windu Awal. Pasal 11.2 KOB Wayang Windu Awal memuat kewajiban Pertamina kepada Star Energy, yang
     mencakup kewajiban untuk membantu Star Energy dalam bisnisnya, seperti memperoleh semua hak real
     estate dan hak lainnya yang berkaitan dengan wilayah kontrak. Menurut Surat Dukungan PJBE, KMK telah
     setuju bahwa dalam kaitannya dengan pelaksanaan KOB dan PJBE Wayang Windu, Pemerintah akan
     memerintahkan PLN dan penerus dan pihak yang ditunjuknya untuk melunasi kewajiban pembayarannya
     yang jatuh tempo dan harus dibayar dan tidak dipenuhi oleh PLN. Ketentuan surat dukungan yang diterbitkan
     oleh Pemerintah tersebut tidak dijamin oleh Pemerintah dan tidak dapat membebankan kewajiban hukum
     yang mengikat pada Pemerintah berkenaan dengan pelunasan kewajiban pembayaran PLN berdasarkan
     PJBE atau kewajiban PGE berdasarkan KOB. Sehingga, Star Energy tidak dapat mengajukan gugatan
     apapun terhadap Pemerintah untuk memberlakukan Surat Dukungan PJBE atau Surat Dukungan KOB. Jika
     Pemerintah mencabut Surat Dukungan KOB atau Surat Dukungan PJBE, PGE dan PLN masih terikat secara
     kontraktual untuk memenuhi kewajibannya kepada Star Energy berdasarkan KOB dan PJBE. Meskipun
     demikian, pencabutan tersebut akan membatasi kemampuan Star Energy untuk memaksa Pemerintah untuk
     mengharuskan PGE dan PLN untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan KOB dan PJBE.

     Pemerintah menyediakan jaminan berdasarkan KOB dan PJBE Salak dan Darajat. Namun jaminan
     Pemerintah ini tidak berlaku lagi setelah adanya amandemen KOB dan PJBE Darajat pada tahun 1996 dan
     KOB dan PJBE Salak pada tahun 1994.




                                                       48
Page 69
d.   Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi
     di wilayah kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak.

     Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada kuantitas dan kualitas sumber daya panas bumi di wilayah
     kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak, yang menghadapi berbagai risiko. Kuantitas dan kualitas sumber
     panas bumi dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk ukuran reservoir, suhu dan tekanan cairan panas
     bumi di reservoir tersebut, kedalaman dan kapasitas dari sumur produksi dan sumur injeksi, jumlah padatan
     terlarut dan gas terlarut (terutama CO2) yang terdapat dalam cairan panas bumi tersebut, dan permeabilitas
     formasi batuan bawah permukaan yang mengandung sumber daya panas bumi tersebut, termasuk
     keberadaan, luas, dan lokasi patahan dalam batuan tersebut. Kuantitas dan kualitas sumber panas bumi dapat
     menurun sebagai akibat dari sejumlah faktor, termasuk intrusi cairan bersuhu lebih rendah ke zona produksi.
     Salah perkiraan mengenai kuantitas dan kualitas sumber panas bumi atau penurunan kualitas atau kuantitas
     tersebut oleh Star Energy dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil
     operasi Star Energy.

     Star Energy tidak memiliki kontrol penuh atas kinerja sumber panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu,
     Darajat dan Salak dan karenanya dampak yang mungkin terjadi terhadap produktivitas sumurnya. Dari waktu
     ke waktu, sumur manapun bisa, dan sumur tertentu, telah mengalami penurunan yang tak terduga dalam
     produksi uap. Penurunan produksi uap pada salah satu sumur Star Energy dapat mempengaruhi
     kemampuannya untuk menghasilkan listrik. Sejumlah peristiwa dapat menyebabkan penurunan atau
     mempersingkat masa operasional sumber panas bumi, yang dapat menyebabkan sumber panas bumi yang
     ada menjadi aset tak terbarukan yang tidak dapat dipakai. Peristiwa tersebut meliputi:

     •   ekstraksi melebihi jumlah yang akan didukung oleh sumber panas bumi yang berlaku;
     •   kegagalan untuk menjaga keseimbangan hidrologis sumber panas bumi yang berlaku dengan baik.

     Jika sumber panas bumi yang tersedia untuk salah satu pembangkit listrik Star Energy yang ada saat ini atau
     di kemudian hari menurun, hal ini dapat mengurangi pendapatan dan dapat berdampak merugikan terhadap
     bisnis, prospek, kondisi keuangan, hasil operasi dan arus kasnya.

e.   Kinerja keuangan Star Energy bergantung pada keberhasilan operasi dari Operasi Panas Bumi Star
     Energy, yang menghadapi berbagai risiko operasional

     Baik biaya operasi dan kinerja operasional dari sumur, fasilitas lapangan, fasilitas pembangkitan listrik dan
     semua bangunan dan peralatan lain yang diperlukan untuk menghasilkan dan menghantarkan energi panas
     bumi atau listrik ke PLN mungkin dirugikan oleh berbagai faktor operasional. Sumur produksi dan sumur injeksi
     mungkin memerlukan pemeliharaan atau penggantian yang tak terduga, yang timbul dari persoalan-persoalan
     seperti korosi, erosi, dan peristiwa seismik. Korosi yang disebabkan oleh cairan panas bumi bersuhu tinggi
     dan bersalinitas tinggi mungkin memerlukan penggantian atau perbaikan peralatan, bejana, atau saluran pipa
     tertentu. Sumur produksi dan sumur injeksi baru mungkin diperlukan untuk pemeliharaan tingkat operasi saat
     ini, sehingga membutuhkan belanja modal yang besar. Karena Star Energy menjual listrik dan energi panas
     bumi yang dihasilkan dari fasilitasnya kepada PLN dan PGE sesuai dengan kontrak jangka panjang, Star
     Energy mungkin sulit untuk meneruskan segala kenaikan biaya yang dihadapinya ke PLN dan PGE

     Dari waktu ke waktu, beberapa sumur yang memasok uap untuk unit Star Energy memperlihatkan adanya
     kerak, yang menyebabkan penurunan produksinya. Setiap kerak atau penurunan lainnya yang dialami oleh
     sumur Star Energy dan tidak mampu dicegah atau dibalikkan oleh Star Energy melalui program
     pemeliharaannya, mungkin dapat mempengaruhi produksi, hasil operasi dan kondisi keuangannya. Lebih
     lanjut, Star Energy mungkin tidak berhasil menghubungkan sumur baru pada waktunya, sesuai anggaran atau
     sama sekali.

     Star Energy terkena risiko malfungsi dan interupsi layanan yang diakibatkan oleh kejadian di luar kendalinya,
     termasuk kecelakaan, bencana alam, cacat atau gangguan pada sistem mesin atau kontrol. Star Energy juga
     terkena risiko kecelakaan atau kejadian luar biasa serupa lainnya. Selain itu, gangguan layanan, kegagalan
     (malfunctions), kecelakaan atau kejadian-kejadian signifikan lainnya dapat menyebabkan Star Energy terkena
     perkara litigasi, yang dapat mengakibatkan kewajiban untuk membayarkan ganti rugi.

     Tidak ada jaminan bahwa peralatan atau proses utama Star Energy tidak akan rusak atau terganggu, karena
     penuaan, usang atau kegagalan (malfunctions), yang dapat mengakibatkan penangguhan operasinya atau
     penghentian fasilitasnya. Star Energy dapat mengalami kerusakan atau gangguan peralatan pembangkit
     listrik, saluran pipa atau peralatan lain seperti koneksi atau proses transformator dan berkinerja di bawah
     tingkat output atau efisiensi yang diharapkan. Kerusakan atau gangguan peralatan atau proses tersebut dapat
     berdampak negatif pada Star Energy, bahkan jika hal tersebut terjadi sehubungan dengan peralatan atau
     proses pihak ketiga yang diandalkan Star Energy, seperti jalur transmisi yang dimiliki oleh PLN.




                                                        49
Page 70
     Lebih lanjut, Operasi Panas Bumi Star Energy mungkin terkena dampak bencana alam atau kondisi cuaca
     ekstrim. Walaupun Star Energy percaya bahwa mereka telah menerapkan strategi yang hati-hati (prudent)
     dan perawatan yang baik untuk menghindari penundaan dan penutupan tersebut, tidak ada kepastian bahwa
     penundaan dan penutupan dimasa depan tidak akan terjadi dan menyebabkan dampak kerugian penting
     terhadap operasi Star Energy dan hasil-hasil operasinya. Tidak ada jaminan bahwa penangguhan atau
     penghentian di kemudian hari tersebut tidak akan berdampak merugikan secara material terhadap operasi
     dan hasil operasi Star Energy.

     Sebagian peralatan yang digunakan oleh Star Energy dalam operasinya cukup besar dan proyek-spesifik
     sehingga unit pengganti mungkin tidak langsung tersedia. Setiap perpanjangan jangka waktu yang diperlukan
     untuk mendapatkan, memproduksi atau mengangkut unit pengganti dapat menimbulkan penundaan
     penggantian melampaui kejadian dimana Star Energy mungkin telah membeli pertanggungan asuransi atas
     pendapatan yang hilang. Kemunculan atau kelanjutan salah satu risiko ini bisa meningkatkan biaya
     pengoperasian fasilitas Star Energy, mengurangi pembayaran tarif yang layak diterima dari PLN berdasarkan
     PJBE atau sebaliknya mempengaruhi bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasi Star Energy.
     .
f.   Eksplorasi, pengembangan dan produksi sumber energi panas bumi terkena risiko dan ketidakpastian
     geologis

     Kegiatan operasi Star Energy melibatkan eksplorasi, pengembangan dan produksi sumber energi panas bumi.
     Karena kerumitan geologi reservoir panas bumi, wilayah geografis dan hasil berkesinambungan dari reservoir
     geografis hanya dapat diperkirakan dan tidak dapat ditetapkan secara definitif. Sehingga, terdapat risiko
     penurunan yang tak terduga dalam kapasitas sumur panas bumi dan risiko bahwa reservoir panas bumi tidak
     akan cukup untuk pembangkitan berkesinambungan kapasitas listrik yang di inginkan dari masing-masing
     pembangkit tenaga listriknya. Terdapat juga risiko bahwa sumur baru yang dilakukan pengeboran untuk
     memasok energi panas bumi tambahan atau mengkompensasi penurunan alami dari kapasitas sumur yang
     ada tidak akan berhasil. Selain itu, beberapa sumur mungkin perlu ditinggalkan jika menjadi bahaya bagi
     keselamatan atau lingkungan hidup dan dianggap tidak ekonomis untuk diperbaiki atau jika dianggap tidak
     lagi dapat dimanfaatkan secara komersial. Per tanggal Prospektus ini, terdapat 6, 8 dan 10 sumur yang
     ditinggalkan di masing-masing Operasi Panas Bumi Wayang Windu, Salak, dan Darajat. Tidak akan ada
     jaminan bahwa reservoir panas bumi Wayang Windu, Darajat dan Salak akan mampu memasok energi panas
     bumi di tingkat yang memadai. Star Energy tidak mampu memberikan pernyataan atau jaminan sehubungan
     dengan kapasitas, produktivitas atau keterhantaran dari, atau karakteristik uap dan brine, energi panas bumi
     dari wilayah kontrak Wayang Windu, Darajat dan Salak.

g.   Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada pemeliharaan hubungan baik
     dengan masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada

     Operasi Star Energy saat ini dan di kemudian hari bergantung pada pemeliharaan hubungan baik dengan
     masyarakat setempat dimana Operasi Panas Bumi Star Energy berada. Meskipun Star Energy mengambil
     peran aktif dan terdepan dalam pengembangan masyarakat dan berinvestasi dalam kesejahteraan ekonomi
     masyarakat setempat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat setempat dimana pihaknya
     beroperasi, telah terjadi insiden di masa lalu ketika hubungan dengan masyarakat setempat menjadi
     renggang. Jika Star Energy tidak mampu mempertahankan atau terus mengembangkan hubungan baik
     dengan masyarakat setempat, operasinya dapat dirugikan secara material, yang pada gilirannya berdampak
     merugikan secara material terhadap bisnis, prospek, kondisi keuangan dan hasil operasinya.

h.   Pengungkapan data panas bumi terkena risiko hukum dan regulasi

     Menurut Undang-Undang Panas Bumi Baru, setiap data dan informasi yang diperoleh dari pelaksanaan
     kegiatan usaha panas bumi dimiliki oleh negara, manajemen pemanfaatan mana akan dilakukan oleh
     Pemerintah. Larangan penggunaan dan transfer data dan informasi sebagaimana disebutkan dalam Undang-
     Undang Panas Bumi Baru selanjutnya di atur dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 2017 tentang Panas
     Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung ("PP No. 7 tahun 2017"), yang berlaku atas konversi energi panas
     bumi menjadi tenaga listrik. Berdasarkan PP No. 7 tahun 2017, data dan informasi panas bumi didefinisikan
     sebagai seluruh fakta, referensi, indikasi dan informasi sehubungan dengan sumber daya panas bumi. Lebih
     lanjut, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 37 tahun 2017 tentang Wilayah Kerja Panas
     Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung menetapkan bahwa data dan informasi panas bumi meliputi data
     geosains, data geokimia, data geofisika, data pengeboran sumur eksplorasi dan data cadangan terkira panas
     bumi. PP No. 7 tahun 2017 menetapkan bahwa data dan informasi panas bumi dapat dimanfaatkan untuk (i)
     penyusunan rencana usaha penyediaan tenaga listrik; (ii) pengembangan ilmu dan teknologi panas bumi; (iii)
     penyusunan rencana tata ruang wilayah; dan (iv) pemanfaatan lain. Pemanfaatan lain hanya dapat dilakukan
     dengan izin tertentu dari MESDM.

     UU Panas Bumi Baru dan PP No. 7 tahun 2017 menetapkan bahwa peraturan pelaksana akan dikeluarkan
     untuk mengatur lebih lanjut pengungkapan dan pemanfaatan data dan informasi. Pada bulan Juni 2018,
     MESDM mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM No. 33 tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan



                                                       50
Page 71
     Data dan Informasi Panas Bumi untuk Kegiatan Tidak Langsung (“Permen ESDM No. 33 tahun 2018”).
     Berdasarkan Permen ESDM No. 33 tahun 2018, pemanfaatan data dan informasi panas bumi yang
     membutuhkan persetujuan MESDM hanya berlaku pada data mentah dan data olahan. Namun, Permen
     ESDM No. 33 tahun 2018 tidak memberikan definisi yang jelas untuk setiap macam data. Tidak ada jaminan
     bahwa Pemerintah Republik Indonesia tidak akan menganggap informasi terkait dengan data panas bumi
     yang diungkapkan di Prospektus ini memerlukan persetujuan dari MESDM. Kegagalan untuk mematuhi
     ketentuan memperoleh persetujuan dari Pemerintah Republik Indonesia ini dapat mengakibatkan sanksi
     hingga lima tahun penjara atau denda hingga sebesar Rp 25 miliar yang akan dikenakan terhadap direksi
     perusahaan panas bumi. Selain itu, denda hingga sebesar Rp 33,3 miliar atau sanksi administratif, termasuk
     penangguhan kegiatan.

i.   Meningkatnya otonomi daerah menciptakan ketidakpastian kondisi bisnis untuk Star Energy dan dapat
     berdampak pada meningkatnya biaya Perseroan

     Dalam menanggapi kenaikan permintaan dan tuntutan otonomi di pemerintah daerah di Indonesia,
     Pemerintah baru-baru ini menyerahkan otonomi tersebut kepada pemerintah daerah, yang memungkinkan
     pengenaan pajak dan biaya untuk bisnis lainnya oleh pemerintah daerah di dalam yurisdiksi mereka dan
     seringkali mewajibkan partisipasi setempat dan investasi pada bisnis semacam itu. Sebagai contoh, ada
     beberapa contoh di mana pemerintah daerah telah mencoba mengenakan pajak atas perusahaan-
     perusahaan yang beroperasi di yurisdiksinya, termasuk Star Energy. Meskipun Perseroan percaya bahwa
     pajak tersebut tidak diperbolehkan berdasarkan hukum Indonesia, tidak ada jaminan bahwa pajak pemerintah
     daerah tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap Star Energy di kemudian hari. Peningkatan otonomi
     daerah dapat memaparkan resiko-resiko pada Star Energy, termasuk peningkatan peraturan pada bidang
     usahanya, dan peningkatan biaya pajak dan biaya-biaya lain dalam menjalankan usahanya, yang semuanya
     dapat berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, prospek, kondisi keuangan Perseroan.

     Berdasarkan UU No. 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah sebagaimana terakhir diubah dengan UU No. 9
     tahun 2015 ("UU Pemerintahan Daerah") dan UU Panas Bumi Baru, peran pemerintah provinsi dan kabupaten
     telah berkurang. UU Pemerintahan Daerah menyediakan pemerintah provinsi dan kabupaten kewenangnya
     hanya untuk menerbitkan izin penggunaan langsung panas bumi. Selain itu, sehubungan dengan UU
     Pemerintahan Daerah, pemerintahan kabupaten tidak lagi memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin terkait
     ketenagalistrikan. Namun, ketentuan tersebut bertentangan dengan ketentuan UU Ketenagalistrikan 2009.
     Sehubungan dengan UU Ketenagalistrikan 2009, pemerintah daerah berwenang untuk menerbitkan izin
     usaha penyediadaan tenaga listrik dan izin operasi untuk pelaku usaha yang aktivitasnya terbatas dalam area
     kabupaten tersebut.
     Sejumlah pemerintah daerah telah memulai pengkajian infrastruktur energi listrik mereka yang berlokasi
     di dalam wilayah mereka dengan tujuan untuk mengembangkan dan membangun pembangkit listrik sebagai
     rekan investor. Tidak diketahui sejauh mana bisnis dan operasi Star Energy akan terpengaruh oleh
     pengembangan kebijakan ini di kemudian hari oleh pemerintah daerah.
j.   Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
     memperbarui hak penggunaan atas lahan
     Fasilitas lapangan Wayang Windu berada di wilayah kontrak seluas lebih dari 12.950 hektar. Star Energy saat
     ini menggunakan sekitar 128 hektar wilayah operasi yang terletak di wilayah kontrak Wayang Windu
     berdasarkan KOB Wayang Windu, perjanjian penggunaan lahan dan izin "pinjam pakai".
     Operasi Star Energy bergantung pada kemampuannya untuk memperoleh, mempertahankan dan
     memperbarui hak penggunaan atas lahan yang terletak di wilayah kontrak Wayang Windu. Perjanjian
     penggunaan lahannya dengan PT Perkebunan Nusantara VIII (“PTPN VIII”) seluas1,28 hektar berakhir pada
     tanggal 21 Mei 2017. Perjanjian tersebut mengatur hak penggunaan lahan untuk koridor saluran pipa dan
     jalan akses ke wellpad tertentu. SEGWWL saat ini sedang dalam proses untuk mendapatkan tambahan izin
     tanah untuk meliputi 4.34 Ha dari PTPN VIII untuk mendukung kegiatan pengeboran di masa mendatang.
     SEGWWL telah memperoleh izin pinjam pakai yang dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan di tahun 2011 yang
     meliputi 21.5 hektar (izin eksploitasi) lahan di wilayah Wayang Windu, yang berhubungan dengan lahan yang
     akan digunakan oleh SEGWWL jika SEGWWL memutuskan untuk mengembangkan unit pembangkitan
     tambahan, dan yang akan berakhir di bulan Oktober 2031. Di tahun 2016, SEGWWL memperoleh izin pinjam
     pakai untuk 16 hektar, yang berakhir di bulan Juni 2017. Sebelum masa berlakunya habis, SEGWWL telah
     mengajukan permohonan untuk izin pinjam pakai baru untuk eksploitasi untuk melakukan kegiatan
     pengembangan (diproyeksikan akan dimulai pada tahun 2028) di wilayah tersebut, mencakup 8,9 hektar.
     Meskipun izin tersebut menyatakan bahwa izin dapat diperpanjang dan SEGWWL telah mengajukan
     permohonannya untuk memperpanjang izin tersebut, tidak ada jaminan bahwa SEGWWL akan memperoleh
     perpanjangan tersebut. Jika SEGWWL tidak dapat memperoleh, mempertahankan atau memperbarui hak
     guna usaha atas bidang-bidang tanah terkait di wilayah kontrak Wayang Windu, atau jika pihaknya harus
     mengadakan biaya tambahan yang signifikan untuk memperoleh atau memperbaharui hak guna usaha
     tersebut, usaha, prospek kondisi keuangan dan hasil operasional SEGWWL akan terpengaruh secara
     material.


                                                       51
Page 72
     Sehubungan dengan akses tanah untuk mendukung operasional panas bumi di wilayah kontrak Salak,
     sebagai tambahan dari Izin Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (“IPJLPB”) yang meliputi 228,69 Ha
     yang memberikan Kontraktor Salak Hak untuk masuk ke wilayah kerja Salak di Taman Nasional Gunung
     Halimun – Salak, Kontraktor Salak juga telah menyewa lebih kurang 2,57 hektar tanah HGU dari
     PT Perkebunan Teh Assam Jayanegara (“Jayanegara”) untuk sumur injeksi yang berlokasi di AWI-22.

     Setelah melakukan beberapa diskusi dengan PGE, BPN dan Pemerintah Daerah Jawa Barat, kesimpulan dari
     seluruh pihak adalah tidak mungkin untuk mentransfer Tanah HGU milik Jayanegara kepada PGE. Apabila
     Perjanjian Penyewaan Tanah tidak dapat diperpanjang, maka Kontraktor Salak akan memindahkan fasilitas
     yang terletak di tanah Jayanegara ke lokasi lain. Sejak tanggal Prospektus ini, manajemen masih menimbang
     mengenai opsi pemindahan fasilitas yang terletak di tanah Jayanegara ke lokasi lain.

     Sehubungan dengan Undang-undang Kehutanan, hutan di Indonesia digolongkan ke dalam tiga kategori
     utama: Hutan Konservasi, Hutan Lindung dan Hutan Produksi. Hutan Konservasi kemudian lebih lanjut
     digolongkan kedalam tiga kategori: (i) Hutan Suaka Alam (selanjutnya digolongkan menjadi Cagar Alam dan
     Suaka Marga Satwa); (ii) Hutan Pelestarian Alami (terdiri dari Taman Hutan Raya, Taman Nasional dan
     Taman Wisata Alam), dan (iii) Taman Buru. Cagar Alam adalah area hutan dengan nilai jelas adanya
     biodiversitas dimana kegiatan ekonomi tidak diizinkan.

     Kegiatan operasional panas bumi Darajat berada di wilayah kontrak seluas 4.998 Ha dengan penggunaan
     saat ini seluas 85.7 Ha dengan penggunaan wilayah sebesar 125.7 Ha untuk program pengeboran di masa
     yang akan datang.

     Dalam hal SEGWWL, Kontraktor Salak, dan Kontraktor Darajat tidak memperoleh, memelihara atau
     memperbaharui hak atas tanah atas sejumlah lokasi tanah di dalam wilayah kerja, atau apabila Star Energy
     harus mengeluarkan biaya tambahan yang signifikan untuk memperoleh, memelihara atau memperbaharui
     hak atas tanah tersebut, maka bisnis, prospek, kondisi keuangan, dan hasil operasi Star Energy akan
     terpengaruh secara material.

k.   Rencana perluasan mungkin tidak akan berhasil, fasilitas tambahan mungkin tidak mulai beroperasi
     seperti yang direncanakan dan Star Energy mungkin kesulitan memperoleh pembiayaan yang
     diperlukan atau pembiayaan dengan ketentuan yang menguntungkan bagi Star Energy untuk rencana
     perluasan fasilitas Star Energy di masa yang akan datang

     Star Energy berniat untuk terus melakukan eksplorasi potensi untuk memperluas kapasitas terpasang
     di Wayang Windu untuk mengambil keuntungan dari PJBE Wayang Windu dengan PLN. Setiap eksplorasi
     dan pengembangan, dan pembangunan fasilitas dan pembangkit listrik di wilayah kontrak Wayang Windu
     terkena risiko signifikan, termasuk kebutuhan untuk memperoleh biaya yang signifikan untuk kegiatan
     pendahuluan untuk teknik, eksplorasi dan pengembangan.

     Rencana perluasan Star Energy juga terkena risiko bahwa pihaknya mungkin mengalami masalah
     pengeboran, teknik dan lingkungan, penundaan pembangunan dan operasional, kegagalan oleh kontraktor
     dan vendor untuk melaksanakan pekerjaan tepat waktu dan dengan baik berdasarkan kontrak mereka dan
     kondisi lingkungan dan geologis yang merugikan, termasuk kondisi cuaca buruk.

     Keberhasilan pengembangan dan pembangunan bergantung pada, antara lain, negosiasi ketentuan kontrak
     rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC contract) sesuai keinginan Star Energy dengan peserta proyek
     lain, penerimaan izin dan persetujuan pemerintah yang diperlukan termasuk hak atas tanah dan pelaksanaan
     konstruksi tepat waktu. Tidak ada jaminan bahwa upaya pengembangan pada setiap fasilitas atau pembangkit
     listrik tertentu, atau upaya Star Energy pada umumnya, akan berhasil. Pengembangan wilayah kontrak
     Wayang Windu untuk unit pembangkit tambahan, dan pembangunan unit tambahan, akan membutuhkan
     investasi modal yang besar, ketersediaan mana bergantung pada kemampuan Star Energy untuk
     menghasilkan arus kas dari operasi, meminjam dana dengan ketentuan yang sesuai keinginan atau
     menghimpun dana di pasar modal atau dari pemegang sahamnya. Sebagai contoh, biaya pengembangan
     Unit 3 diperkirakan bisa lebih dari US$ 120 juta. Tidak ada jaminan bahwa Star Energy, mengingat
     solvabilitasnya yang cukup besar, akan memperoleh akses ke utang dan/atau modal ekuitas yang diperlukan
     untuk mengembangkan dan membangun unit baru atau untuk membiayai ulang proyek. Jika Star Energy
     mencari pembiayaan pihak ketiga lain di kemudian hari, kemampuannya untuk mengurus pembiayaan
     tersebut akan bergantung pada banyak faktor, termasuk kondisi ekonomi dan pasar modal umum, suku
     bunga, ketersediaan kredit dari bank atau pemberi pinjaman lain, kepercayaan investor terhadap Perseroan,
     dan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia. Tidak ada jaminan bahwa pembiayaan tambahan tersebut, baik
     jangka pendek maupun jangka panjang, akan tersedia untuk Star Energy di kemudian hari atau, jika tersedia,
     pembiayaan tersebut akan diperoleh dengan ketentuan yang menguntungkannya.




                                                      52
Page 73
l.   Star Energy menggunakan karyawan dari pihak terafiliasi

     Sesuai dengan perjanjian alokasi biaya dan jasa (“PABJ”) tertanggal 18 Desember 2013 sebagaimana diubah
     tanggal 23 Februari 2018 antara SEGWWL, PT Star Energy Geothermal Halmahera (“SEGH”) dan PT Star
     Energy Geothermal Indonesia (“SEGI”) dan perjanjian tingkat jasa (“SLA”) tertanggal 10 Oktober 2016 seperti
     diubah dan dinyatakan kembali tanggal 23 Februari 2018 antara SEGWWL dan SEGI, SEGI menyediakan
     sejumlah jasa berbagi bersama kepada SEGWWL dan SEGH. Jasa tersebut akan digunakan oleh dan antara
     SEGWWL, SEGH dan SEGI. Sebagai imbalannya, biaya untuk jasa berbagi bersama dialokasikan dan
     ditanggung oleh pihak (para pihak) yang menerima jasa tersebut sesuai dengan rumusan yang disetujui
     bersama. Star Energy mengharapkan agar pengaturan ini menghasilkan penghematan dan keefektifan biaya.
     Namun jika fungsi-fungsi ini tidak bekerja secara efektif, Star Energy mungkin tidak dapat mencapai
     penghematan dan keefektifan biaya yang diharapkan dan dapat menanggung biaya tambahan sehubungan
     dengan kegagalan tersebut. Lagi, jika perusahaan-perusahaan ini cedera janji atas kewajiban-kewajibannya
     untuk menyediakan jasa kepada SEGWWL, Star Energy dapat mengalami kesulitan untuk mengganti jasa-
     jasa tersebut secara memuaskan. Kegagalan tersebut dapat juga menyebabkan gangguan usaha,
     berkurangnya efisiensi operasional pada Operasi Panas Bumi Wayang Windu, berkurangnya hasil atau
     masalah lainnya. Setiap gangguan tersebut dapat menghasilkan dampak merugikan penting terhadap usaha
     Perseroan, menyebabkan SEGWWL menghadapi bahaya atas reputasinya dengan PLN atau dengan suatu
     cara merugikan operasi dan prospeknya.

m. Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
   tertentu

     Star Energy memiliki bentuk usaha tetap di Indonesia dan oleh karena itu Star Energy juga tunduk pada
     peraturan perpajakan Indonesia. Sehubungan dengan bisnis pembangkitan tenaga listrik Perseroan, bisnis
     dan operasi Star Energy diatur oleh rezim pajak Indonesia yang berlaku pada saat KOB Awal berlaku dan
     oleh ketentuan KOB. Star Energy memperkirakan akan terus diatur oleh rezim pajak tersebut hingga akhir
     jangka waktu KOB. Selain itu, ketentuan pajak berdasarkan KOB secara khusus menetapkan bahwa, kecuali
     sebagaimana diatur berdasarkan KOB, Star Energy tidak berkewajiban untuk membayar pajak, bea, dan
     pungutan apa pun berkenaan dengan operasi panas bumi Star Energy. Perpajakan perusahaan panas bumi
     diatur oleh Keputusan Presiden No. 49 tahun 1991 (“Keppres No. 49”), yang dicabut oleh Keputusan Presiden
     No. 76 tahun 2000 tentang Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi untuk Pembangkit Tenaga Listrik
     (“Keppres No. 76”), dan Keputusan KMK No. 766, yang terakhir diubah dengan Keputusan KMK No. 90 tahun
     2017. Terlepas dari perubahan rezim pajak ini yang dikeluarkan berdasarkan Keppres No. 76 dan Undang-
     Undang Panas Bumi, Star Energy yakin bahwa rezim pajak Indonesia berdasarkan Keppres No. 49 yang
     diterapkan pada saat pelaksanaan KOB Semula harus masih berlaku sampai dengan berakhirnya jangka
     waktu KOB. Sebagai konsekuensinya, perubahan dalam peraturan pajak sejak diterbitkannya Keppres
     No. 76 dan Undang-Undang Panas Bumi tidak akan berdampak secara material terhadap rezim pajak yang
     berlaku atas KOB. Oleh karena itu, Star Energy telah menggunakan ketentuan KOB untuk menghitung
     penghasilan kena pajaknya. Namun, posisi yang akan diambil oleh Pemerintah dan Direktur Jenderal Pajak
     ("DJP") masih belum jelas karena UU Panas Bumi Baru menetapkan bahwa pajak perusahaan panas bumi
     harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada jaminan yang dapat diberikan
     bahwa DJP tidak akan menafsirkan dan/atau menerapkan UU Panas Bumi Baru dengan cara yang dapat
     meningkatkan jumlah pajak yang harus dibayar oleh Star Energy atau berdampak negatif secara material
     terhadap bisnis, prospek, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy.

     Tidak ada jaminan bahwa otoritas pajak Indonesia tidak akan di kemudian hari menantang posisi Star Energy
     dan mengharuskan Star Energy untuk membayar pajak penangguhan. Berdasarkan undang-undang pajak
     Indonesia yang berlaku per tanggal surat Prospektus ini, pajak penangguhan sebesar 20% jatuh tempo ketika
     perusahaan mengakumulasi atau membayar bunga kepada non-penduduk. Meskipun pembayaran pajak
     penangguhan tersebut, jika dilakukan, akan secara substansial mengurangi penghasilan kena pajak Star
     Energy atau meningkatkan kerugian pajak berlaku mendatang Star Energy karena Star Energy belum
     memperhitungkan biaya bunga yang dibayarkan atas pinjaman luar negeri dalam menghitung penghasilan
     kena pajak Star Energy, tindakan tersebut oleh otoritas pajak Indonesia, terutama jika berusaha untuk
     diterapkan surut, dapat berdampak negatif terhadap bisnis, prospek, hasil operasi dan kondisi keuangan Star
     Energy.

     Lebih lanjut, Star Energy membayar PPN atas barang dan jasa yang dibeli Star Energy untuk operasinya.
     Menurut undang-undang pajak yang berlaku, PPN yang dibayar atas barang atau jasa yang diperoleh oleh
     kontraktor berdasarkan kontrak kerja sama akan diganti oleh Pemerintah selama kontrak kerja sama tersebut
     telah membayar bagian pemerintah 34%. Per bulan Juni 2019, Star Energy memiliki piutang pajak PPN yang
     belum diselesaikan sebesar Rp469.5 miliar, setara dengan US$33.3 juta, yang dapat diklaim dari Pemerintah.
     Tidak ada kepastian apakah Star Energy akan berhasil dalam mendapatkannya. Kegagalan untuk
     mendapatkan penggantian PPN dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, hasil operasi dan kondisi
     keuangannya.




                                                       53
Page 74
n.   Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penafsiran dan penerapan hukum pajak Indonesia
     tertentu yang berkaitan dengan pembayaran Bonus Produksi

     Menurut UU Panas Bumi Baru, Star Energy diharuskan untuk membayar Bonus Produksi yang dihitung
     berdasarkan pendapatan kotor Perseroan. Pada tanggal 1 November 2017, sebuah surat keputusan
     dikeluarkan oleh MESDM, yang menetapkan bahwa Bonus Produksi harus dibayar untuk periode 1 Januari
     2015 s/d 30 Juni 2017, yang harus dibayar dalam waktu 30 hari untuk tahun 2015 dan tahun 2016 dan dalam
     waktu 14 hari untuk tahun 2017. Berdasarkan UU Panas Bumi No. 21 tahun 2014, Bonus Produksi dapat
     diganti kepada Star Energy setelah Star Energy melakukan pembayaran bagian Pemerintah (yang
     didefinisikan dalam peraturan pajak panas bumi dan berdasarkan KOB sebagai 34% (tiga puluh empat
     persen) dari pendapatan usaha bersih). Namun, sementara peraturan mekanisme penggantian baru saja
     dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, Star Energy belum melihat implementasi aktual dari peraturan
     tersebut dan kesulitan mungkin timbul sehubungan dengan mekanisme pemulihan dan penggantian yang
     diatur dalam Peraturan KMK No. 201 tahun 2017, yang berarti bahwa sementara Star Energy telah membayar
     jumlah yang diharuskan, Star Energy mungkin tidak akan mampu sepenuhnya atau sebagian memulihkan
     Bonus Produksi. Kegagalan untuk memulihkan pembayaran Bonus Produksi yang harus dibayarkan kepada
     Star Energy dapat berdampak merugikan terhadap bisnis, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy.
     Per bulan Juni 2019, Star Energy mempunyai piutang Bonus Produksi yang belum diselesaikan dengan total
     sebesar ± Rp16,3 miliar, setara dengan ± US$ 1,1 juta, yang belum diganti oleh Pemerintah.

o.   Star Energy tunduk pada ketidakpastian mengenai penentuan biaya dapat dikurangkan dan biaya
     tidak dapat dikurangkan oleh BPKP dan DJA yang dapat berdampak pada arus kas Star Energy

     Sesuai dengan ketentuan KOB, Star Energy dikenakan tarif pajak menyeluruh sebesar 34% dari pendapatan
     usaha bersih (disebut sebagai "Bagian Pemerintah"). Sementara Bagian Pemerintah secara teknis berupa
     pajak penghasilan; dalam prakteknya, Bagian Pemerintah dianggap dan dibayar sebagai Penerimaan Negara
     Bukan Pajak / "PNBP"), yang pada dasarnya memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Anggaran
     / "DJA") KMK untuk menagih pembayaran Bagian Pemerintah dan menginstruksikan BPKP untuk mengaudit
     Star Energy sehubungan dengan pembayaran Bagian Pemerintah.

     Biaya dapat dikurangkan dan biaya tidak dapat dikurangkan terbuka untuk ditafsirkan. Penafsiran berbeda
     yang dapat diambil oleh BPKP dan DJA dalam kaitannya dengan biaya dapat dikurangkan, bisa berdampak
     merugikan terhadap bisnis, hasil operasi dan kondisi keuangan Star Energy.

p.   Star Energy tunduk kepada ketidakpastian mengenai apakah Tunjangan Produksi berdasarkan KOB
     Darajat dan Salak dapat memperoleh pengurangan pajak.

     Tidak seperti Kontrak Kerja Sama Operasi Wayang Windu, tidak ada klausul khusus dalam Kerja Sama
     Operasi Bersama Darajat dan Salak yang menyatakan bahwa Star Energy diizinkan untuk memperlakukan
     Tunjangan Produksi sebagai item pengurangan pajak dalam memperhitungkan pendapatan bersih
     operasional. Jika otoritas pajak Indonesia tidak memandang Tunjangan Produksi sebagai item pengurangan
     pajak, Star Energy dapat diminta untuk membayar pajak tambahan sebesar US$ 25,2 juta untuk periode 2008
     hingga 2017 (terkecuali periode 2010 untuk Operasi Panas Bumi Darajat) dan setelah periode 2017, tidak
     dapat mengurangi Tunjangan Produksi untuk menghitung pendapatan bersih operasional. Star Energy
     percaya bahwa Tunjangan Produksi harus mendapat pengurangan pajak karena (i) ia harus diperlakukan
     sebagai biaya atau ongkos berdasarkan item yang dapat dikurangi berdasarkan Kerja Sama Operasi Bersama
     Darajat dan Salak dan (ii) berdasarkan undang-undang pajak Indonesia, Tunjangan Produksi adalah bagian
     dari biaya untuk memperoleh, mengumpulkan dan memelihara penghasilan. Star Energy dan PGE
     mempunyai pengertian yang sama pada isu ini bahwa Tunjangan Produksi yang dibayar ke PGE berdasarkan
     ketentuan di dalam masing-masing KOB Salak dan Darajat dapat dianggap sebagai pengurang keuntungan
     tahunan untuk tujuan menghitung jumlah yang dibayarkan, berdasarkan Pasal 8.1 dari masing-masing KOB
     Darajat dan Salak. Star Energy dan PGE sedang mengusahakan untuk mendapatkan klarifikasi yang ada
     di KOB Salak dan Darajat dalam bentuk KOB yang dirubah dan dinyatakan kembali.

C.   RISIKO UMUM

a.   Risiko kondisi ekonomi domestik, regional, dan global yang dapat memberikan dampak negatif dan
     material terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Krisis ekonomi yang mempengaruhi Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sejak pertengahan tahun 1997 yang
     dialami oleh Indonesia, antara lain, depresiasi mata uang, pertumbuhan ekonomi yang negatif, tingkat suku
     bunga yang tinggi, ketidakstabilan sosial dan kejadian-kejadian politik yang luar biasa. Kondisi ini memiliki
     dampak material dan merugikan terhadap bisnis di Indonesia. Selain itu, krisis ekonomi mengakibatkan
     gagalnya banyak perusahaan Indonesia memenuhi kewajiban utangnya. Baru-baru ini, krisis keuangan global,
     yang dipicu sebagian oleh krisis kredit pemilikan rumah (KPR) (subprime mortgage) di Amerika Serikat,
     menyebabkan kegagalan lembaga keuangan Amerika Serikat yang besar dan dengan cepat berkembang
     menjadi krisis kredit global. Kegagalan bank Amerika Serikat diikuti oleh kegagalan sejumlah bank Eropa dan


                                                        54
Page 75
     turunnya berbagai indeks saham, serta pengurangan besar-besaran nilai pasar ekuitas dan komoditas
     di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut IMF, penurunan ekonomi dunia berdampak negatif terhadap
     kinerja ekonomi Indonesia, yang memperlambat pertumbuhan PDB riil menjadi 5,6%, 5,0% dan 4,8% di tahun
     2013, 2014 dan 2015, sebelum menguat menjadi 5,1%, dan 5,2% pada tahun 2017 dan tahun 2018. Hilangnya
     kepercayaan investor pada sistem keuangan pasar-pasar yang berkembang atau pasar lainnya dapat
     menyebabkan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan Indonesia yang pada gilirannya dapat berdampak
     buruk pada perekonomian Indonesia secara umum. Ketidakstabilan finansial di seluruh dunia juga dapat
     berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, yang dapat berdampak buruk pada kegiatan usaha,
     kondisi keuangan, hasil operasional; dan prospek Perseroan. Tidak ada jaminan bahwa perbaikan kondisi
     ekonomi baru-baru ini akan berlanjut atau bahwa kondisi ekonomi yang buruk tidak akan terulang kembali.
     Perkembangan tersebut dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi
     keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

     Penurunan ekonomi di Indonesia juga dapat menyebabkan peningkatan gagal bayar oleh para debitur
     Indonesia dan dapat berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan serta
     hasil operasional dan prospek Perseroan. Hilangnya kepercayaan investor terhadap sistem keuangan pasar-
     pasar yang berkembang dan pasar lainnya, atau faktor-faktor lainnya, termasuk memburuknya situasi
     ekonomi global, dapat menyebabkan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan Indonesia dan melambatnya
     pertumbuhan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi yang negatif di Indonesia. Meningkatnya volatilitas atau
     perlambatan atau pertumbuhan negatif tersebut dapat memiliki Dampak Negatif yang dan Material terhadap
     kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

b.   Ketidakstabilan politik dan sosial di Indonesia dapat memberikan dampak merugikan terhadap
     Perseroan.

     Sejak tahun 1998, Indonesia telah mengalami perubahan politik dan sosial yang signifikan yang tak terduga
     dan mempengaruhi landasan politik Indonesia yang terus berubah. Sebagai negara yang relatif demokratis,
     Indonesia terus menghadapi berbagai masalah sosio-politik dan, dari waktu ke waktu, telah mengalami
     ketidakstabilan politik serta ketidakstablian sosial dan sipil. Indonesia juga memiliki banyak partai politik, tanpa
     adanya satu partai yang memenangkan mayoritas yang jelas sampai saat ini.

     Sejak tahun 2000, ribuan orang Indonesia telah berpartisipasi dalam demonstrasi di Jakarta dan kota-kota
     di Indonesia baik mendukung maupun menentang mantan Presiden Wahid, mantan Presiden Megawati, dan
     mantan Presiden Yudhoyono, serta sebagai tanggapan terhadap isu-isu tertentu, termasuk pengurangan
     subsidi bahan bakar, privatisasi aset-aset negara, langkah-langkah antikorupsi, upah minimum, desentralisasi
     dan otonomi provinsi, potensi kenaikan biaya listrik dan kampanye militer yang dipimpin Amerika
     di Afghanistan dan Irak. Meskipun demonstrasi ini umumnya damai, beberapa demonstrasi telah berubah
     menjadi kekerasan.

     Di tahun 2004, penduduk Indonesia secara langsung memilih Presiden, Wakil Presiden dan perwakilan
     parlemen Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya melalui pemungutan suara yang setara dengan
     daftar calon yang terbuka. Di tingkat pemerintahan yang lebih rendah, penduduk Indonesia juga telah mulai
     secara langsung memilih pemimpin dan perwakilan pemerintah daerah dan majelis legislatif daerahnya
     masing-masing. Pada bulan April 2009, pemilihan lain diadakan di Indonesia untuk memilih Presiden, Wakil
     Presiden dan perwakilan parlemen Indonesia (termasuk perwakilan nasional dan daerah). Pada bulan
     Oktober 2009, Presiden Yudhoyono dilantik untuk masa jabatan lima tahunnya yang kedua, yang berakhir
     pada bulan Oktober 2014. Undang-undang Dasar Indonesia membatasi masa jabatan presiden menjadi dua
     periode masing-masing selama lima tahun. Pada bulan Juli 2014, Indonesia mengadakan pemilihan presiden
     yang menyebabkan Joko Widodo terpilih sebagai Presiden Indonesia yang baru, dengan masa jabatan yang
     akan berakhir dalam waktu lima tahun. Bapak Joko Widodo dilantik sebagai Presiden Indonesia pada bulan
     Oktober 2014. Pada awalnya, koalisi Bapak Joko Widodo memiliki posisi minoritas di parlemen Indonesia,
     namun kemudian berkembang sehingga memperoleh posisi mayoritas di parlemen. Namun, akibat instabilitas
     dan ketidakpastian politik di Indonesia, koalisi tersebut dapat bubar setiap saat.

     Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum ("KPU") secara resmi telah mengumumkan bahwa Presiden Joko
     Widodo telah memenangkan pemilihan Presiden 2019. Menyusul pengumuman resmi hasil pemilu, terjadi
     protes dan kerusuhan di berbagai daerah di Jakarta selama dua hari dari tanggal 21 Mei 2019 hingga 22 Mei
     2019. Pihak berwenang secara resmi menyatakan bahwa sembilan orang tewas, lebih dari dua ratus orang
     terluka, dan lebih dari tiga ratus orang-orang ditangkap sebagai hasil dari protes dan kerusuhan tersebut.
     Pada 24 Mei 2019, kandidat yang kalah, Prabowo Subianto, melalui tim hukumnya, mengajukan gugatan
     terkait dengan hasil resmi dari pemilihan presiden 2019 melalui Mahkamah Konstitusi Indonesia. Pada tanggal
     27 Juni 2019, Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak keseluruhan gugatan yang diajukan oleh Prabowo
     Subianto dan menyatakan "pengadilan menolak permohonan untuk seluruhnya," dan menguatkan hasil
     pemilihan presiden 2019 yang memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia. Keputusan
     Mahkamah Konstitusi Indonesia bersifat final dan mengikat.




                                                           55
Page 76
     Perkembangan politik dan sosial di Indonesia tidak stabil dan tidak dapat diprediksi sebelumnya. Tidak ada
     jaminan bahwa situasi ini atau sumber ketidakpuasan masyarakat di masa depan tidak akan berdampak pada
     ketidakstabilan politik dan sosial. Setiap ketidakstabilan politik di Indonesia dapat berdampak negatif terhadap
     ekonomi Indonesia, yang dapat berdampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha, hasil operasional,
     kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

c.   Indonesia terletak pada kawasan aktif secara geologi dan memiliki risiko signifikan terhadap bencana
     alam dan geologis sehingga dapat mengantar pada ketidakstabilan sosial dan ekonomi.

     Semua kegiatan operasi Perseroan yang ada saat ini berada di kepulauan Indonesia dan pabrik-pabrik
     produksi Perseroan berlokasi di Cilegon dan Serang di Provinsi Banten, sekitar 50 km dari Pulau Krakatau,
     sebuah wilayah yang dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismiknya.

     Banyak daerah di Indonesia yang rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, letusan
     gunung berapi dan juga kekeringan, pemadaman listrik atau kejadian-kejadian lain yang berada di luar kendali
     Perseroan.
     Kepulauan Indonesia adalah salah satu daerah yang paling aktif secara vulkanik di dunia. Indonesia terletak
     di zona konvergensi tiga lempeng litosfer utama dan, karenanya, dipengaruhi oleh aktivitas seismik yang
     signifikan yang dapat menyebabkan gempa bumi dan tsunami yang merusak, atau gelombang pasang surut,
     yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan ketidakstabilan sosial yang besar. Pada tanggal
     26 Desember 2004, sebuah gempa bawah laut di lepas pantai Sumatra melepaskan tsunami yang
     menghancurkan masyarakat pesisir di Indonesia, Thailand dan Sri Lanka. Di Indonesia, lebih dari 220.000
     orang meninggal dunia atau tercatat hilang dalam bencana tersebut dan kerusakannya diperkirakan mencapai
     miliaran dolar Amerika Serikat. Gempa susulan dari tsunami pada bulan Desember 2004 juga menelan korban
     jiwa. Pada bulan September 2009, dua gempa besar melanda Jawa Barat dan Sumatra Barat, dengan
     kekuatan masing-masing sebesar 7,0 SR dan 7,6 SR, yang menyebabkan kematian lebih dari 600 orang.
     Pada tanggal 25 Oktober 2010, sebuah gempa berkekuatan 7,7 SR melanda Pulau Mentawai, yang
     bersebelahan dengan Sumatra Barat, dan pada tanggal 26 Oktober 2010, Gunung Merapi, yang terletak
     di Jawa Tengah, meletus. Pada tanggal 22 Desember 2018, tsunami terjadi setelah meletus dan runtuhnya
     sebagian gunung berapi Anak Krakatau di Selat Sunda, yang menyerang wilayah pesisir provinsi Banten,
     Jawa, dan provinsi Lampung, di Sumatra. Lebih dari 429 orang tewas dan 1.459 terluka setelahnya yang
     mengakibatkan rusaknya jalan yang menghubungkan Serang dan Pandeglang.
     Selain peristiwa-peristiwa geologis ini, hujan musiman telah mengakibatkan tanah longsor dan banjir bandang
     yang sering terjadi di Indonesia, termasuk Jakarta, Sumatra dan Sulawesi, menggusur sejumlah besar
     penduduk dan membunuh yang lainnya. Pada bulan Agustus 2012, banjir bandang dan tanah longsor yang
     dipicu oleh hujan deras di Indonesia bagian timur membunuh setidaknya delapan orang dan menyebabkan
     tiga orang lainnya hilang di Desa Sirimau dan di ibu kota Provinsi Maluku, Ambon.
     Meskipun peristiwa-peristiwa tersebut tidak memiliki dampak ekonomis yang signifikan pada pasar modal
     Indonesia. Pemerintah harus mengeluarkan sejumlah besar sumber daya untuk bantuan darurat dan upaya
     relokasi. Namun, tidak ada jaminan bahwa bantuan tersebut akan cukup untuk membantu semua korban,
     atau bantuan tersebut akan segera diserahkan kepada penerimanya secara tepat waktu. Jika Pemerintah
     tidak dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak tepat pada waktunya,
     ketidakstabilan politik dan sosial dapat terjadi. Selain itu, usaha pemulihan dan bantuan dapat menyulitkan
     keuangan Pemerintah dan dapat mempengaruhi kemampuannya untuk memenuhi kewajiban atas utang-
     utang negaranya. Kegagalan semacam itu dari pihak Pemerintah, atau deklarasi moratorium atas utang
     negara oleh Pemerintah, dapat berpotensi memicu terjadinya wanprestasi di bawah banyak pinjaman sektor
     swasta, dan karenanya, dapat memiliki dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas,
     hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.
     Selain itu, tidak ada kepastian bahwa kejadian geologi di masa mendatang atau bencana alam lainnya secara
     signifikan tidak akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Gempa bumi yang signifikan atau gangguan
     geologi lainnya di kota-kota lain yang lebih padat penduduknya dan pusat-pusat keuangan di Indonesia dapat
     sangat mengganggu perekonomian Indonesia dan meruntuhkan kepercayaan investor, sehingga berpotensi
     mempengaruhi kegiatan usaha, hasil operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.
     Perseroan tidak dapat memastikan bahwa pertanggungan asuransi Perseroan akan cukup untuk melindungi
     Perseroan dari potensi kerugian akibat bencana alam dan kejadian lainnya yang berada di luar kendali
     Perseroan. Selain itu, Perseroan tidak dapat memastikan bahwa utang premi (premium payable) untuk polis
     asuransi ini pada saat diperbaharui tidak akan banyak mengalami kenaikan, yang dapat berdampak material
     dan merugikan terhadap kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan. Perseroan juga tidak dapat
     meyakini bahwa kejadian geologis atau meteorologis di masa mendatang tidak akan berdampak lebih pada
     perekonomian Indonesia. Gempa bumi yang signifikan, gangguan geologi atau bencana alam terkait cuaca
     lainnya di kota-kota lain yang lebih padat penduduknya dan pusat-pusat keuangan lainnya di Indonesia dapat
     sangat mengganggu perekonomian Indonesia dan meruntuhkan kepercayaan investor, sehingga dapat
     memberikan dampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan
     prospek Perseroan.


                                                         56
Page 77
d.   Serangan dan aktivitas teroris dapat menyebabkan volatilitas perekonomian dan sosial dan dapat
     memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Serangan teroris dan respon militer yang terkait telah berdampak pada ketidakstabilan volatilitas ekonomi dan
     sosial yang substansial dan berkelanjutan di dunia. Di Indonesia pada beberapa tahun terakhir dan tidak lama
     lalu yaitu tanggal 14 Januari 2016, terjadi beberapa serangan teroris yang ditujukan terhadap Pemerintah,
     pemerintahan asing dan bangunan publik dan komersial yang sering didatangi oleh warga negara asing, dan
     telah membunuh dan menciderai sejumlah orang. Tidak ada jaminan bahwa tindakan teroris yang lebih lanjut
     tidak akan terjadi di masa mendatang. Tindakan teroris dapat membuat Indonesia tidak stabil dan
     meningkatkan perpecahan internal di dalam Pemerintahan karena mempertimbangkan tanggapan terhadap
     ketidakstabilan dan kerusuhan tersebut, sehingga berdampak negatif pada kepercayaan investor terhadap
     Indonesia dan perekonomian Indonesia. Tindakan kekerasan yang timbul dari dan menyebabkan
     ketidakstabilan dan kerusuhan di masa lampau, dan dapat terus berlanjut telah memberikan, dan dapat terus
     memberikan, dampak material dan merugikan terhadap investasi dan kepercayaan pada, dan kinerja,
     perekonomian Indonesia, yang dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap hasil
     operasional, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

e.   Kebanyakan dari karyawan Perseroan adalah anggota serikat pekerja dan Perseroan bisa terkena
     dampak masalah ketenagakerjaan, kerusuhan, meningkatnya upah minimum, yang pada akhirnya
     dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Sejak tanggal 30 Juni 2018, sekitar 89,9% karyawan Perusahaan Anak Perseroan dalam kegiatan usaha
     petrokimia merupakan anggota serikat buruh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Per tanggal 30 Juni 2019,
     sekitar 58,18% karyawan Star Energy merupakan anggota serikat buruh Star Energy (secara bersama-sama,
     "Serikat Buruh"). Dipekerjakannya karyawan yang berafiliasi dengan serikat pekerja dan tindakan industri
     membatasi fleksibilitas Perseroan dalam menangani karyawan dan dapat menyebabkan meningkatnya biaya
     operasional dan berkurangnya tingkat produksi. Setiap penghentian atau pemogokan kerja yang
     berkepanjangan di fasilitas Perseroan, atau kenaikan biaya karyawan yang signifikan, termasuk upah, dapat
     berdampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, hasil operasional, kondisi keuangan atau
     prospek Perseroan. Perselisihan perburuhan umum terjadi di Indonesia dan Perseroan tidak dapat meyakini
     bahwa perselisihan tersebut tidak akan terjadi di masa mendatang.

f.   Aktivis ketenagakerjaan dapat memberikan dampak negatif terhadap Perseroan, pelanggan
     Perseroan, dan Perusahaan di Indonesia secara umum yang pada akhirnya dapat memberikan dampak
     negatif terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.

     Undang-Undang dan peraturan yang memfasilitasi pembentukan serikat pekerja, digabungkan dengan kondisi
     ekonomi yang lemah, telah mengakibatkan, dan mungkin terus mengakibatkan, kerusuhan dan aktivis
     ketenagakerjaan di Indonesia.

     Pada tahun 2000, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat
     Buruh (UU Serikat Pekerja). UU Serikat Pekerja, yang mulai berlaku pada tanggal 4 Agustus 2000,
     memperbolehkan karyawan membentuk serikat pekerja tanpa campur tangan perusahaan. Pada bulan Maret
     2003, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
     ("Undang-Undang Ketenagakerjaan"), yang, antara lain, menaikkan jumlah uang pesangon, uang jasa dan
     kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja. Berdasarkan Undang-
     Undang Ketenagakerjaan, perusahaan yang memiliki 50 karyawan atau lebih diharuskan memiliki lembaga
     kerjasama bipartit yang terdiri dari manajemen dan karyawan. Undang-Undang Ketenagakerjaan juga
     mewajibkan serikat pekerja untuk memiliki partisipasi lebih dari separuh karyawan perusahaan sebagai
     anggota dan yang dapat mewakili karyawan untuk menegosiasikan perjanjian kerja bersama dengan para
     pengusaha. Undang-Undang tersebut juga menetapkan prosedur yang lebih bebas untuk melakukan
     pemogokan. Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan ini, pengusaha memiliki hak untuk melakukan
     pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh jika terjadi perubahan status, perubahan kepemilikan atau
     merger atau konsolidasi perusahaannya, dan untuk menerima uang pesangon, uang penghargaan masa kerja
     dan kompensasi lainnya, yang dihitung berdasarkan gaji pokok dan tunjangan tetap mereka, serta durasi
     masa kerja mereka dengan perusahaan tersebut.

     Setelah diberlakukannya Undang-Undang tersebut, beberapa serikat buruh mempengaruhi Mahkamah
     Konstitusi Indonesia untuk mengumumkan beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan
     yang tidak konstitusional dan memerintahkan Pemerintah untuk mencabut ketentuan-ketentuan tersebut.
     Mahkamah Konstitusi Indonesia menyatakan bahwa Undang-Undang Ketenagakerjaan berlaku kecuali
     beberapa ketentuan, termasuk yang berkaitan dengan hak pengusaha untuk secara sepihak memecat
     seorang karyawan yang melakukan pelanggaran berat dan sanksi pidana terhadap seorang karyawan yang
     melakukan atau ikut serta dalam pemogokan buruh ilegal. Akibatnya, Perseroan mungkin tidak dapat
     mengandalkan beberapa ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan.




                                                       57
Page 78
     Kerusuhan dan aktivisme buruh di Indonesia dapat mengganggu kegiatan operasi Perseroan, pelanggan
     Perseroan, dan/atau pemasok Perseroan dan dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap
     kondisi keuangan perusahaan-perusahaan Indonesia pada umumnya, yang pada gilirannya secara negatif
     dapat mempengaruhi harga efek Indonesia di BEI dan nilai Rupiah terhadap mata uang lainnya. Peristiwa
     semacam itu dapat memberikan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, hasil
     operasional, kondisi keuangan atau prospek Perseroan. Selain itu, tekanan inflasi umum atau perubahan
     undang-undang dan peraturan yang berlaku dapat menaikkan biaya tenaga kerja, yang dapat memberikan
     dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, hasil operasional, kondisi keuangan dan
     prospek Perseroan.

     Undang-Undang Ketenagakerjaan menetapkan bahwa pemberi kerja tidak diperbolehkan untuk
     membayarkan upah pegawai di bawah upah minimum yang ditetapkan setiap tahun oleh pemerintah provinsi
     atau daerah/kota. Upah minimum tersebut ditetapkan sesuai dengan kebutuhan akan standar kehidupan yang
     layak dan dengan mempertimbangkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun, karena tidak ada
     ketentuan khusus mengenai bagaimana menentukan jumlah kenaikan upah minimum, kenaikan upah
     minimum bisa menjadi tidak dapat diprediksi. Akhir tahun 2017, pemerintah provinsi Jakarta melalui Peraturan
     Gubernur DKI Jakarta No. 182 Tahun 2017, yang berlaku pada tanggal 1 Januari 2018, menetapkan bahwa
     upah minimum DKI Jakarta untuk tahun 2018 adalah sebesar Rp3.648.035,82 per bulan, naik dari sebelumnya
     Rp3.355.750. Selain secara langsung meningkatkan upah bagi karyawan tingkat rendah, kenaikan upah
     minimum ini secara tidak langsung menerapkan tekanan ke atas pada upah pegawai dengan tingkat lebih
     tinggi dari waktu ke waktu. Akibatnya, kenaikan upah minimum yang signifikan di Indonesia dapat
     meningkatkan biaya SDM yang berdampak pada kegiatan usaha, arus kas, dan kondisi keuangan Perseroan.

     Selain itu, perubahan yang baru-baru ini terjadi pada program jaminan sosial dari "Jamsostek" menjadi "BPJS"
     sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial juga
     meningkatkan biaya Perseroan, dan perubahan lebih lanjut terhadap pengaturan jaminan sosial dapat
     berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha, arus kas, kondisi keuangan dan prospek Perseroan.

g.   Wabah penyakit menular, atau ketakutan akan wabah, atau masalah kesehatan lainnya yang serius
     yang terjadi di Asia (termasuk Indonesia) atau di tempat lain dapat menimbulkan dampak merugikan
     terhadap kegiatan usaha dan kondisi keuangan Perseroan.

     Mewabahnya penyakit menular di Asia, termasuk Indonesia, atau di tempat lain, atau ketakutan akan wabah,
     bersamaan dengan pembatasan perjalanan atau karantina yang ditimbulkan dapat berdampak negatif pada
     ekonomi dan aktivitas bisnis di Indonesia dan dengan demikian berdampak merugikan terhadap pendapatan
     Perseroan.

     Wabah suatu penyakit menular termasuk flu burung, SARS, H1N1, MERS, virus Ebola, virus Zika atau
     penyakit menular lainnya atau tindakan yang diambil oleh pemerintah negara-negara yang terkena dampak,
     termasuk di Indonesia, terhadap wabah potensial atau aktual, dapat sangat mengganggu kegiatan operasi
     Perseroan atau kegiatan operasi Distributor, pemasok dan pelanggan Perseroan, yang dapat memberikan
     dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek
     Perseroan. Persepsi bahwa wabah penyakit menular dapat terjadi juga dapat memberikan dampak merugikan
     pada kondisi ekonomi negara-negara di Asia, termasuk di Indonesia, dan karenanya berdampak merugikan
     pada kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

h.   Fluktuasi nilai tukar Rupiah dapat berdampak material dan merugikan terhadap kondisi keuangan dan
     hasil operasional Perseroan.

     Salah satu penyebab langsung krisis ekonomi yang paling penting yang dimulai di Indonesia pada
     pertengahan tahun 1997 adalah depresiasi dan volatilitas nilai Rupiah sebagaimana diukur terhadap mata
     uang lainnya, seperti dolar A.S. Meskipun Rupiah mengalami kenaikan nilai yang besar dari titik terendah
     sekitar Rp17.000 per satu dolar A.S. pada bulan Januari 1998, Rupiah terus mengalami volatilitas yang
     signifikan. Baru-baru ini, Rupiah mengalami depresiasi dari sekitar Rp13.548 per USD pada tanggal
     31 Desember 2017 menjadi sekitar Rp14.141 per dolar A.S. pada tanggal 30 Juni 2018. Lihat "Nilai Tukar dan
     Kontrol Kurs" untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan nilai Rupiah yang diukur terhadap dolar A.S.
     dalam beberapa periode terakhir. Tidak ada jaminan bahwa Rupiah tidak akan mengalami depresiasi dan
     volatilitas yang berlanjut, bahwa kebijakan nilai tukar yang saat ini berlaku akan tetap sama, atau bahwa
     Pemerintah akan, atau akan dapat, bertindak bila diperlukan untuk menstabilkan, mempertahankan atau
     menaikkan nilai Rupiah, dan tidak akan bertindak untuk mendevaluasi Rupiah, atau bahwa tindakan apa pun,
     jika diambil, akan berhasil.

     Selain itu, dividen sehubungan dengan Saham Perseroan akan diumumkan dalam Dolar Amerika Serikat dan
     dibayarkan dalam Rupiah serta hasil penjualan Saham Perseroan di pasar terbuka juga akan dalam mata
     uang Rupiah. Jika pemegang saham ingin menerima dividen atau hasil tersebut dalam mata uang selain
     Rupiah, Perseroan akan diminta untuk mengkonversikan jumlah Rupiah yang bersangkutan ke dalam mata
     uang asing. Walaupun Perseroan belum pernah membagikan dividen sejak tahun 1997, namun apabila



                                                       58
Page 79
     Perseroan membagikan dividen di masa dekat mendatang, maka Fluktuasi nilai tukar antara Rupiah dan
     setiap mata uang asing dapat memberikan dampak negatif dan material terhadap nilai dividen mata uang
     asing yang diterima dan hasil yang diterima penjualan dari Saham Perseroan.

     Rupiah pada umumnya dapat dikonversikan dan dapat dipindahtangankan dengan bebas (kecuali bahwa
     bank-bank di Indonesia tidak dapat menyerahkan Rupiah ke orang-orang di luar Indonesia dan tidak dapat
     melakukan transaksi tertentu dengan bukan penduduk). Namun, dari waktu ke waktu, Bank Indonesia telah
     melakukan intervensi di pasar pertukaran valuta untuk melanjutkan kebijakannya, baik dengan cara menjual
     Rupiah maupun dengan menggunakan cadangan mata uang asingnya untuk membeli Rupiah. Perseroan
     tidak dapat memastikan kepada Anda bahwa Rupiah tidak akan mengalami depresiasi dan volatilitas yang
     berlanjut, bahwa kebijakan nilai tukar mengambang Bank Indonesia yang berlaku tidak akan dimodifikasi,
     bahwa depresiasi tambahan mata uang Rupiah terhadap mata uang lainnya, termasuk dolar A.S., tidak akan
     terjadi, atau bahwa Pemerintah akan mengambil tindakan tambahan untuk menstabilkan, mempertahankan
     atau menaikkan nilai Rupiah, atau bahwa tindakan tersebut, jika diambil, akan berhasil. Modifikasi kebijakan
     nilai tukar mengambang yang berlaku dapat mengakibatkan tingkat suku bunga domestik yang lebih tinggi
     secara signifikan, kekurangan likuiditas, kontrol modal atau kurs atau pemotongan bantuan keuangan
     tambahan oleh kreditur multinasional. Ini dapat mengakibatkan berkurangnya aktivitas ekonomi, resesi
     ekonomi, gagal bayar pinjaman (loan default) atau penurunan minat pelanggan, dan akibatnya, Perseroan
     juga dapat menghadapi kesulitan dalam mendanai pengeluaran modal Perseroan dan dalam menerapkan
     strategi bisnis Perseroan. Salah satu konsekuensi tersebut di atas dapat memberikan dampak material dan
     merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional dan prospek Perseroan.

i.   Penurunan peringkat kredit Pemerintah Indonesia atau Perusahaan di Indonesia bisa berdampak
     material dan merugikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.

     Mulai tahun 1997, beberapa organisasi pemeringkat statistik yang diakui, termasuk Moody's Investors Service,
     Inc. ("Moody's"), Standard & Poor's Rating Group ("Standard & Poor's"), dan Fitch Ratings ("Fitch"),
     menurunkan peringkat negara Indonesia dan peringkat kredit berbagai instrumen kredit Pemerintah serta
     sejumlah besar bank di Indonesia dan perusahaan lainnya. Sejak tanggal Prospektus ini diterbitkan, utang
     negara jangka panjang valuta asing Indonesia diberi peringkat Baa2" oleh Moody's, "BBB (Stable)" oleh
     Standard & Poor's dan "BBB (stable)" oleh Fitch)" oleh Fitch. Peringkat ini mencerminkan penilaian terhadap
     keseluruhan kapasitas keuangan Pemerintah untuk membayar kewajiban-kewajibannya dan kemampuan
     atau kesediaannya untuk memenuhi komitmen finansialnya saat jatuh tempo.

     Perseroan tidak dapat memastikan bahwa Moody's, Standard & Poor's, Fitch atau organisasi pemeringkat
     statistik lainnya tidak akan menurunkan peringkat negara (sovereign rating) dan peringkat kredit Indonesia
     atau perusahaan-perusahaan Indonesia, termasuk Perseroan. Setiap penurunan tersebut dapat berdampak
     buruk terhadap likuiditas di pasar keuangan Indonesia, kemampuan Pemerintah dan perusahaan Indonesia,
     termasuk Perseroan, untuk meningkatkan tingkat pembiayaan tambahan dan tingkat suku bunga serta
     persyaratan komersial lainnya dimana pembiayaan tambahan tersebut tersedia. Peristiwa semacam itu dapat
     menimbulkan dampak material dan merugikan terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasional
     dan prospek Perseroan.

j.   Standar Akuntasi Indonesia berbeda dari IFRS

     Laporan keuangan kami disusun dan disajikan sesuai dengan SAK Indonesia, yang berbeda dari IFRS dalam
     hal material tertentu. Surat Edaran Penawaran ini juga mencakup informasi keuangan tertentu sehubungan
     dengan Operasi Panas Bumi Star Energy, Salak dan Darajat, yang disusun sesuai dengan Standar Layanan
     Terkait 4400 yang berlaku atas perikatan prosedur yang disepakati, yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
     Publik Indonesia. Lihat "Informasi Keuangan Pilihan dan Data lain Barito Pacific" dan "Informasi Keuangan
     Pilihan dan Data lain Star Energy." Dengan demikian, laporan keuangan kami mungkin berbeda dari, dan
     dalam sebagian kasus mungkin berisi informasi yang lebih sedikit dari, yang disusun untuk perusahaan-
     perusahaan di Amerika Serikat. Lihat "Ringkasan Beberapa Perbedaan Utama antara Standar Akuntansi
     Keuangan Indonesia (SAK) dan IFRS”. Surat Edaran Penawaran ini tidak mencakup rekonsiliasi laporan
     keuangan kami ke IFRS, dan kami tidak dapat menjamin kepada Anda bahwa rekonsiliasi tidak akan
     mengidentifikasi perbedaan kuantitatif material.

k.   Otoritas regional dapat mengenakan tambahan dan/atau pembatasan lokal yang saling bertentangan,
     pajak dan pungutan.

     Indonesia merupakan negara dengan adat dan budaya yang beragam. Selama pemerintahan Soeharto,
     pemerintah pusat mengendalikan dan menjalankan kewenangan pembuat keputusan di hampir semua aspek
     pemerintahan nasional dan regional, yang menyebabkan permintaan akan otonomi daerah yang lebih besar.

     Dalam menanggapinya, Parlemen Indonesia mengeluarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang
     Pemerintahan Daerah (“UU No. 22/1999”) dan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan
     Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (“UU No. 25/1999”). UU No. 22/1999 telah dicabut dan



                                                       59
Page 80
       digantikan oleh ketentuan dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah No. 32 Tahun 2004 (“UU
       No. 32/2004”) sebagaimana diubah dengan Undang-Undang tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
       Pengganti Undang-Undang No. 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas UU No. 32/2004 tetang Pemerintahan
       Daerah Menjadi Undang-Undang dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas
       UU No. 32/2004 yang telah dicabut oleh Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,
       sebagaimana kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2014
       tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 dan Undang-Undang No. 9 Tahun 2015 tentang
       Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. UU No. 25/1999
       telah dicabut dan digantikan oleh Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
       Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

       Undang-undang otonomi daerah ini diharapkan dapat memberikan kepada daerah-daerah tersebut
       kekuasaan dan tanggung jawab yang lebih besar atas penggunaan aset nasional dan menciptakan hubungan
       keuangan yang seimbang dan merata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Meskipun ada sedikit
       perkembangan dalam Undang-Undang dan peraturan otonomi daerah, ketidakpastian mengenai otonomi
       masih ada, khususnya berkenaan dengan masalah kekuasaan peraturan, pajak, dan kuasa lainnya yang
       dialihkan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Ketidakpastian ini mencakup kurangnya peraturan
       pelaksana di bidang otonomi daerah dan kurangnya personil pemerintah yang memiliki pengalaman sektor
       terkait di beberapa tingkat pemerintah daerah. Selain itu, terdapat preseden yang terbatas atau pedoman
       lainnya tentang interpretasi dan penerapan peraturan perundang-undangan otonomi daerah.

       Selain itu, berbagai pembatasan, pajak dan pungutan yang diberlakukan oleh salah satu pemerintah daerah
       dapat berbeda dari yang diberlakukan oleh pemerintah daerah lain dan bahkan mungkin berbeda dari yang
       diberlakukan oleh Pemerintah. Pembatasan, pajak dan retribusi yang ditambahkan atau bertentangan ini yang
       bisa dikenakan oleh otoritas daerah yang berlaku dapat memberikan dampak negatif dan material terhadap
       kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.

l.     Indonesia dapat mengalami kerugian akibat korupsi pemerintahan atau usaha

       Perseroan beroperasi dan menjalankan bisnisnya di Indonesia, yang diketahui memiliki pemerintahan yang
       korupsi dan bisnis yang menempati peringkat nomor 90 dari 176 negara dalam Transparency International’s
       2016 Corruption Perception Index. Walaupun Perseroan saat ini tidak melakukan kegiatan usaha dengan
       entitas Pemerintah, Perseroan memiliki hubungan dengan pejabat pemerintahan dalam menjalankan kegiatan
       usaha sehari-hari, diantaranya dalam mendapatkan lisensi, izin, dan persetujuan yang dapat memiliki dampak
       material terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan. Sebagai contoh, jika
       jumlah yang dibayarkan dalam pengajuan permohonan lisensi dan izin yang diminta oleh Pemerintah lebih
       dari yang diwajibkan oleh hukum, Perseroan kemungkinan tidak dapat memenuhi permohonan tersebut dan
       lisensi, izin, atau persetujuan akan tertunda yang mana dapat menghalangi Perseroan dalam menjalankan
       kegiatan usaha dan operasionalnya, yang dapat berlaku dapat memberikan dampak negatif dan material
       terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan dan hasil operasional Perseroan.

D.     RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

1.     Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan
       karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.

2.     Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta
       Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain
       yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan
       perkembangan usaha Perseroan.

     MANAJEMEN PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA SEMUA FAKTOR RISIKO USAHA DAN
     RISIKO UMUM MATERIAL YANG DIHADAPI PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA
     TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI
     MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DALAM PERSEROAN.




                                                         60
Page 81
VII.     KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK

Tidak ada kejadian penting dan signifikan yang perlu diungkapkan setelah tanggal Laporan Auditor Independen
sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah
diterbitkan tertanggal 15 November 2019, serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan
anggota dari Deloitte Asia Pacific Limited dan Deloitte Network) dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf
hal lain mengenai laporan keuangan konsolidasian untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2018
diaudit oleh auditor independen lain dan tujuan laporan keuangan konsolidasian untuk disertakan dalam dokumen
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, yang ditandatangani
oleh Alvin Ismanto, serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
30 Juni 2018 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Satrio Bing Eny & Rekan (anggota dari Deloitte
Touche Tohmatsu Limited) dengan opini tanpa modifikasian dengan paragraf penekanan suatu hal mengenai
penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian sehubungan dengan kombinasi bisnis antara entitas
sepengendali, dalam laporannya tanggal 12 September 2018 yang ditandatangani oleh Alvin Ismanto.




                                                       61
Page 82
VIII.    KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
         KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan didirikan dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968
berdasarkan Akta No. 8 tanggal 4 April 1979, dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dengan
nama PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan. Anggaran Dasar Perseroan telah mendapat pengesahan dari
Menkumham dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979, dan telah didaftarkan pada buku
register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus 1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 624 tanggal 19 Oktober 1979. Berdasarkan Akta No. 33
tanggal 29 Agustus 2007, dibuat di hadapan Benny Kristianto, S.H., Notaris di Jakarta, Perseroan melakukan
perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham No. 107-
09808HT.01.04-TH2007, tanggal 6 September 2007, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No 87, Tambahan No. 10722 tanggal 30 Oktober 2007

Setelah Perseroan melakukan PUT II, Perseroan telah melakukan perubahan Anggaran Dasar dan perubahan
Anggaran Dasar Perseroan yang berlaku saat ini adalah sebagaimana termuat dalam:

1.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 30 Agustus 2018 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
     Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata
     dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0239725 tanggal 5 September
     2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0117222.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal
     5 September 2018 (“Akta No. 27/2018”)

     Berdasarkan Akta No. 27/2018, pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan
     disetor Perseroan hasil PUT II sebesar Rp 1.915.900.655.000 yaitu melalui pengeluaran 3.831.801.310 saham
     dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat
     dari semula sebesar Rp 6.979.892.784.000 menjadi Rp 8.895.793.439.000.

2.   Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 21 tanggal 19 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Kumala Tjahjani
     Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata
     dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0300640 tanggal 19 Juli 2019
     dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0115027.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 19 Juli 2019
     (“Akta No. 21/2019”)

     Berdasarkan Akta No. 21/2019, pemegang saham Perseroan menyetujui pemecahan nilai nominal saham
     Perseroan (stock split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp500 per lembar saham menjadi Rp100 per lembar
     saham atau dengan rasio 1:5 (satu banding lima).

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama, yaitu berusaha dalam
bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan dan
transportasi.

Saat ini, Perseroan melalui Perusahaan Anak menjalankan kegiatan usaha di bidang industri petrokimia, energi
terbarukan, properti, dan kehutanan. Kegiatan utama Perseroan saat ini berfokus pada investasi pada Perusahaan
Anak dalam rangka pengembangan usaha Perusahaan Anak.

Pada tanggal 7 Juni 2018, Perseroan memperoleh kepemilikan saham atas SEGHPL yang sebelumnya dimiliki
oleh Prajogo Pangestu. SEGHPL mengelola dan mengoperasikan tiga operasi panas bumi yaitu Operasi Panas
bumi Wayang Windu, Operasi anas bumi Salak dan Operasi Panas bumi Darajat, dan juga telah menyelesaikan
survei pendahuluan di prospek Hamiding dan Sekincau. Adapun Kapasitas produksi di Aset Operasi Wayang
Windu adalah sebesar 227MW, Kapasitas Produksi Aset Operasi Salak adalah sebesar 377MW, dan Kapasitas
Produksi Aset Operasi Darajat adalah sebesar 271 MW yang mana seluruhnya dalam tahapan berproduksi.

Perseroan berdomisili di Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat, Banjarmasin. Kantor Perseroan berada
di Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8, Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 1 (satu) pabrik yang terletak di Jelapat, Banjarmasin
Jl. Kuin Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin, Kalimantan
Selatan, 3 pabrik milik Perusahaan Anak (CAP, PBI dan SMI) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan,
Cilegon, Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang,
Banten 42456 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi
di Ciwandan, Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker, dua pabrik
polyethylene dan tiga jalur produksi polypropylene. Di dalam Kompleks petrokimia terintegrasi CAP juga mencakup
dua pabrik styrene monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di Indonesia dan



                                                      62
Page 83
dioperasikan oleh SMI, yang terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama di Cilegon
melalui saluran pipa. Pabrik styrene monomer ini berlokasi di Serang, Provinsi Banten, Indonesia, kurang lebih 40
km dari kompleks petrokimia utama di Cilegon. Selain itu, terdapat gedung milik Perusahaan Anak (GI) yang
terletak di Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63, Jakarta 11410.

B. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Pendirian

Berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris
di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. Y.A.5/195/8
tanggal 23 Juli 1979 dan telah didaftarkan pada buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3 Agustus
1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 84 tanggal 19 Oktober
1979, Tambahan No. 624, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                         Nilai Nominal Rp1.000.000 per Saham            (%)
              Uraian dan Keterangan
                                                       Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                        100                100.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Bobby Saputra                                                     19                19.000.000              19
    H. Abubakar Sidik                                                  1                 1.000.000               1
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                           20                20.000.000             100
 Saham dalam Portepel                                                 80                80.000.000

Tahun 2017

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 42 tanggal 8 Juni 2017 yang dibuat di hadapan Kumala
Tjahjani Widodo, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan ke Menkumham sebagaimana ternyata
dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0148692 tanggal 21 Juni
2017 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham dibawah No. AHU-
0080303.AH.01.11.Tahun 2017 tanggal 21 Juni 2017 (“Akta No. 42/2017”), pemegang saham Perseroan
menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang sebelumnya adalah sebesar Rp 1.000 per saham
menjadi Rp 500 per saham, sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:
                                                            Nilai Nominal Rp500 per Saham                (%)
               Uraian dan Keterangan
                                                       Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
  Modal Dasar                                            55.800.000.000         27.900.000.000.000
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     Prajogo Pangestu                                        8.642.586.206        4.321.293.103.000       61,91
     PT Barito Pacific Lumber                                  673.698.600          336.849.300.000        4,82
     PT Tunggal Setia Pratama                                  492.120.000          246.060.000.000        3,53
     Masyarakat                                              4.151.380.762        2.075.690.381.000       29,74
  Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                13.959.785.568        6.979.892.784.000      100,00
  Saham dalam Portepel                                      41.840.214.432       20.920.107.216.000

Tahun 2018
Berdasarkan Akta No. 27/2018, pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan
disetor Perseroan hasil PUT II sebesar Rp 1.915.900.655.000 yaitu melalui pengeluaran 3.831.801.310 saham
dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari
semula sebesar Rp 6.979.892.784.000 menjadi Rp 8.895.793.439.000, sehingga struktur permodalan dan
susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
                                                            Nilai Nominal Rp500 per Saham                (%)
               Uraian dan Keterangan
                                                       Jumlah Saham         Jumlah Nominal (Rp)
  Modal Dasar                                            55.800.000.000         27.900.000.000.000
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     Prajogo Pangestu                                       13.699.701.177        6.849.850.588.500        77,00
     PT Barito Pacific Lumber                                  202.293.800          101.146.900.000         1,13
     PT Tunggal Setia Pratama                                   64.120.000           32.060.000.000         0,37
     Masyarakat                                              3.825.471.901        1.912.735.950.500        21,50
  Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                17.791.586.878        8.895.793.439.000          100
  Saham dalam Portepel                                      38.008.413.122       15.042.065.610.000

Tahun 2019
Berdasarkan Akta No. 21/2019, pemegang saham Perseroan menyetujui pemecahan nilai nominal saham
Perseroan (stock split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp 500 per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar
saham atau dengan rasio 1:5 (satu banding lima). Sehingga struktur permodalan Perseroan menjadi sebagai
berikut:



                                                       63
Page 84
Modal Dasar                  :   Rp 27.900.000.000.000
Modal Ditempatkan            :   Rp 8.895.793.439.000
Modal Disetor                :   Rp 8.895.793.439.000

Modal Dasar Perseroan tersebut terbagi atas 279.000.000.000 saham, sedangkan modal ditempatkan dan modal
disetor Perseroan terbagi atas 88.957.934.390 saham, dengan masing-masing saham memiliki nilai nominal
sebesar Rp 100.

Berdasarkan Akta No. 21/2019, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                    Pihak                          Jumlah Saham             Nilai Nominal (Rp)            (%)
  Prajogo Pangestu                                     63.283.396.885             6.328.339.688.500             71,14
  PT Barito Pacific Lumber                              1.127.631.500               112.763.150.000              1,26
  PT Tunggal Setia Pratama                                320.600.000                32.060.000.000              0,37
  Masyarakat                                           24.226.306.005             2.422.630.600.500             27,23
                   Jumlah                              88.957.934.390             8.895.793.439.000           100,00
          Saham dalam Portepel                        190.042.065.610            19.004.206.561.000
* Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, susunan pemegang saham pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hak
  Asasi Manusia berdasarkan Akta No. 21/2019 sedang dalam proses penyesuaian.

Susunan pemegang saham yang berlaku saat ini adalah sebagaimana yang diungkapkan Daftar Pemegang
Saham Perseroan per tanggal 31 Oktober 2019, yang dikeluarkan oleh PT Sirca Datapro Perdana, selaku Biro
Administrasi Efek yang ditunjuk oleh Perseroan, adalah sebagai berikut:

 No.                   Pihak                         Jumlah Saham               Nilai Nominal (Rp)            (%)
  1.    Prajogo Pangestu                                 63.340.592.485                6.334.059.248.500        71,16
  2.    Masyarakat dibawah 5%                            25.670.275.490                2.567.027.549.000        28,84
                   Jumlah                                89.010.867.975                8.901.086.797.500       100,00
            Saham dalam Portepel                        189.989.132.025               18.998.913.202.500
* sehubungan dengan PUT II, Perseroan telah memberikan 1 (satu) waran untuk setiap pemegang 4 (empat) saham baru hasil
pelaksanaan HMETD, dimana setiap 1 (satu) waran berhak dilaksanakan menjadi 1 (satu) saham biasa. Sampai dengan tanggal
30 Oktober 2019, sebanyak 52.933.585 waran telah dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan.

C. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN

Berikut adalah struktur organisasi Perseroan per tanggal 30 Juni 2019:




D. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Struktur Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 11 tanggal 15 Mei 2019 yang dibuat di hadapan Anne
Djoenardi, S.H., M.B.A., Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal
Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:




                                                          64
Page 85
Dewan Komisaris:

Komisaris Utama                :   Prajogo Pangestu
Komisaris                      :   Lim Chong Thian
Komisaris Independen           :   Salwati Agustina
Komisaris Independen           :   Henky Susanto

Direksi:

Direktur Utama                 :   Agus Salim Pangestu
Wakil Direktur Utama           :   Rudy Suparman
Direktur                       :   Andry Setiawan
Direktur Independen            :   David Kosasih

Berikut adalah keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:

Dewan Komisaris

                            Prajogo Pangestu, Komisaris Utama
                            Warga Negara Indonesia, 74 tahun.

                            Lulus dari Sekolah Menengah Ekonomi Atas, Singkawang.

                            Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 1993 sampai sekarang.
                            Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Tanjungenim Lestari
                            Pulp & Paper (1997 – 1999), Komisaris Utama PT Tanjungenim Lestari Pulp &
                            Paper (1999 – 2005), Direktur Utama PT Chandra Asri (1990 – 1999), Komisaris
                            Utama PT Mangole Timber Producers (1993 – 1998), Komisaris di PT Astra
                            International Tbk (1993-1998), Komisaris PT Musi Hutan Persada (1991 – 1993),
                            Komisaris di PT Tri Polyta Indonesia Tbk (1989 – 1999), Direktur Utama PT
                            Tunggal Yudi Sawmill Plywood (1987 – 1998), Direktur Utama PT Tunggal Agathis
                            Indah Wood Industries (1987 – 1998), Direktur Utama PT Mangole Timber
                            Producers (1982 – 1993) dan Direktur Utama PT Barito Pacific Timber Tbk (1981
                            – 1993), Direktur Djajanti Timber Group (1969 – 1977).

                            Lim Chong Thian, Komisaris
                            Warga Negara Malaysia, 61 tahun.

                            Meraih gelar Bachelor of Commerce dari University of New South Wales, Australia
                            pada tahun 1979.

                            Menjabat sebagai KomisarisPerseroan sejak tahun 2019 sampai saat ini.
                            Sebelumnya menjabat sebagai Direktur di CAP (2005 - 2019), Regional Finance
                            Manager for Asia-Pacific & Middle-East (APME) and Global Finance Manager for
                            Desktop di Shell Group of Companies, Malaysia (1995 – 2004), Group & Corporate
                            Accountant – Downstream Oil di Group Company of Australia (SCOA) (1992 –
                            1995), Senior Forecasting Accountant di Shell Group of Companies, Malaysia
                            (1983 – 1992) dan Auditor di Brunei Shell Petroleum Company Ltd (1980 – 1983).

                            Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Fajar Surya
                            Wisesa Tbk dan Komisaris di CAP.

                            Salwati Agustina, Komisaris Independen
                            Warga Negara Indonesia, 60 tahun.

                            Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti pada tahun 1983.

                            Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2019 sampai saat
                            ini. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur di Perseroan (1988 – 2018) dan di PT
                            Arya Upaya Corporation (1984 – 1987).




                                                      65
Page 86
          Henky Susanto, Komisaris Independen
          Warga Negara Indonesia, 63 tahun

          Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1983.

          Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2019 sampai saat
          ini. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur di Perseroan (1991 - 2018) dan Chief
          Accountant di PT Dresser Magcobar Indonesia (1976 – 1991).




Direksi

          Agus Salim Pangestu, Direktur Utama
          Warga Negara Indonesia, 45 tahun. Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan
          sejak Juni 2013.

          Meraih gelar Bachelor in Economic Science and Business Administration dari
          Boston College pada tahun 1994.

          Beliau memulai karirnya sebagai analis keuangan di Linkage Human Resource
          Management, Amerika Serikat pada tahun 1993 dan Merrill Lynch, Amerika Serikat
          di tahun 1995. Dua tahun berselang, beliau bergabung dengan Perseroan dan
          menjabat sebagai Direktur pada tahun 1998. Pada periode Juni 2002 hingga Juni
          2013, beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan. Di samping itu,
          beliau juga dipercaya sebagai Komisaris PT Chandra Asri dari Januari 2006 sampai
          dengan dilakukan merger. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Komisaris di CAP.

          Rudy Suparman, Wakil Direktur Utama

          Warga Negara Indonesia, 57 tahun. Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama
          Perseroan sejak tahun 2017.

          Meraih gelar Sarjana Manajemen Finansial dari Universitas Indonesia pada tahun
          1985.

          Beliau mengawali karirnya pada tahun 1989 di PT Bank Niaga Tbk sebagai Head
          of Coporate Banking. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Pengelola
          Perbankan Investasi di PT Danareksa pada 1996-2001, dan Senior Vice President
          Finance serta Chief Operating Offcer, masing-masing pada periode 2003- 2010 dan
          2011-2012 di Star Energy Group of Companies.

          Beliau juga merangkap sebagai Direktur non-eksekutif di Star Energy Geothermal
          (Salak – Darajat) B.V. sejak 2016. Terhitung sejak tahun 2012-2019, beliau ditunjuk
          sebagai Direktur Utama sekaligus CEO di Star Energy Group of Companies. Beliau
          juga menjabat berbagai posisi di perusahaan-perusahaan lain di dalam Grup Barito.

          Andry Setiawan, Direktur
          Warga Negara Indonesia, 43 tahun.

          Meraih gelar Bachelor of Arts in Economics dar U.C. Berkeley pada tahun 1997.

          Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018 sampai saat ini.
          Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama di CAP (2004 - 2012), Direktur
          Komersial di PT Petrokimia Nusantara Interindo (2003 – 2004) dan Partner
          di PT Daaz Partners (2002 – 2003).

          Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Direktur Utama di PT Petrindo Jaya Kreasi,
          Direktur Utama di PT Barito Wahana Lestari, dan Komisaris di PT Royal Lestari
          Utama.




                                    66
Page 87
                              David Kosasih, Direktur Independen
                              Warga Negara Indonesia, 45 tahun.

                              Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1996 dan gelar
                              Master of Finance dari RMIT University, Australia pada tahun 1999.

                              Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2018 sampai saat ini.
                              Sebelumnya menjabat sebagai General Manager – Financial Planning & Support
                              di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (2011 - 2018), Senior Manager Corporate
                              Finance di PT Natrindo Telepon Seluler (2005 - 2011), dan Manager Divisi
                              Corporate Finance di Ernst & Young (2004 - 2005).


Pengangkatan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi kualifikasi Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
dan/atau Perusahaan Publik sesuai dengan POJK No. 33/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik.

E.    TATA KELOLA PERUSAHAAN

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat bagi
Direksi terkait pelaksanaan kegiatan operasional Perseroan. Dewan Komisaris wajib bertindak secara independen
dan profesional serta mengutamakan kepentingan Perseroan dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini dilakukan
untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

•     melakukan pengawasan atas pengurusan Perseroan oleh Direksi serta pelaksanaan ketentuan Anggaran
      Dasar, keputusan, RUPS, dan kepatuhan Perseroan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang
      berlaku;
•     meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan
      tersebut; dan
•     menyiapkan opini dan saran kepada Direksi untuk isu lainnya yang dianggap penting untuk manajemen
      Perseroan

Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris

Kebijakan mengenai penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris ditetapkan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar dan peraturan yang berlaku bagi Dewan Komisaris di bidang pasar modal. Dewan Komisaris wajib
mengadakan rapat paling sedikit 6 (enam) kali selama tahun buku dan paling sedikit 1 (satu) kali setiap 4 (empat)
bulan atau 3 (tiga) kali rapat gabungan dengan Direksi.

Tingkat kehadiran rapat Dewan Komisaris sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                               Kehadiran
             Nama                     Jabatan
                                                               30 Juni 2019            31 Desember 2018
    Prajogo Pangestu          Komisaris Utama                       4                         10
    Lim Chong Thian*          Komisaris                             1                          0
    Salwati Agustina*         Komisaris Independen                  1                          0
    Henky Susanto*            Komisaris Independen                  1                          0
Catatan :
*Menjabat sejak 15 Mei 2019

Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Tugas dan tanggung jawab Direksi terkandung dalam Anggaran Dasar Perseroan. Secara kolektif, tugas Direksi
   mencakup:

1.    Direksi bertanggung jawab atas seluruh tindakan Perseroan dan memiliki kuasa, kewenangan dan tugas yang
      melekat pada dirinya sesuai dengan hukum terkait dan Anggaran Dasar;
2.    Dalam melakukan seluruh urusannya, Direksi harus memperhatikan kepentingan Perusahaan secara
      keseluruhan, termasuk para pemegang saham, karyawan, pelanggan dan pemasok, serta tanggung jawab
      sosial dan hukum Perseroan bagi masyarakat tempat perusahaan beroperasi dan lingkungannya;
3.    Direksi menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik pada kegiatan usahanya dan seluruh tingkat
      organisasi;



                                                       67
Page 88
4.    Direksi bertanggung jawab atas manajemen, arahan, dan kinerja Perseroan serta usahanya;
5.    Direksi mengidentifkasi dan melakukan manajemen risiko melalui strategi Perseroan untuk mencapai tujuan
      jangka panjangnya. Direksi memiliki tanggung jawab secara penuh atas manajemen risiko dan untuk meninjau
      efektivitas sistem pendekatan kendali internal dan manajemen risiko; dan
6.    Guna melaksanakan tugasnya secara efektif, Direksi dapat membentuk komite khusus.

Di samping tugas dan tanggung jawab kolektif tersebut, masing-masing Direktur juga memiliki fungsi individu
    sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan Perseroan, sebagai berikut:

•     Agus Salim Pangestu, sebagai Direktur Utama bertugas untuk memimpin dan mengoordinasikan pelaksanaan
      pengelolaan Perseroan secara keseluruhan;
•     Rudy Suparman, sebagai Wakil Direktur Utama bertugas untuk mengelola dan mengembangkan hal-hal yang
      berkaitan dengan pengembangan usaha dan operasional, dan sumber daya manusia;
•     Andry Setiawan, sebagai Direktur bertugas untuk mengelola peluang bisnis Perseroan yang lain;
•     David Kosasih, sebagai Direktur bertugas untuk memimpin dan mengkoordinasi pelaksanaan pengelolaan
      Perseroan di bidang keuangan.

Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Direksi

Direksi mengadakan rapat secara rutin setidaknya 1 (satu) kali setiap 4 (empat) minggu untuk membahas
pengurusan dan membuat rencana usaha Perseroan. Frekuensi rapat tersebut sesuai dengan kebijakan
Perseroan yang tercantum dalam Anggaran Dasar, dan tidak menyalahi peraturan yang berlaku bagi Direksi
di bidang pasar modal.

Tingkat kehadiran rapat Direksi sampai dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                               Kehadiran
            Nama                       Jabatan
                                                                30 Juni 2019           31 Desember 2018
    Agus Salim Pangestu       Direktur Utama                         8                        1
    Rudy Suparman             Wakil Direktur Utama                   8                        1
    Andry Setiawan            Direktur                               8                        6
    David Kosasih             Direktur Independen                    8                        6

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2019 adalah sebesar US$ 544 ribu untuk Dewan Komisaris dan US$ 3.663 ribu untuk Direksi.

Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2018 adalah sebesar US$
942.000 untuk Dewan Komisaris dan US$ 7.064.000 untuk Direksi.

Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan
Perseroan atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menunjuk Diana Arsiyanti sebagai Sekretaris Perusahaan
(Corporate Secretary) Perseroan berdasarkan Keputusan Edaran Direksi No.019/BP/BOD/V/2019 tanggal 17 Juni
2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan. Berikut ini keterangan singkat mengenai Sekretaris
Perusahaan Perseroan:

Nama               : Diana Arsiyanti
Telepon            : (62-21) 5306711
Faksimile          : (62-21) 5306680
Email              : corpsec@barito.co.id
Website            : www.barito-pacific.com
Alamat             : Jl. Letjen. S. Parman Kav. 62-63, Jakarta 11410

Riwayat singkat Ibu Diana Arsiyanti adalah sebagai berikut:
Diana Arsiyanti
Warga Negara Indonesia, 46 tahun.
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1996, kemudian meraih gelar Magister Hukum
dari Universitas Indonesia pada tahun 2008. Beberapa jabatan yang pernah dipegang antara lain:
-     Legal Consultant, Jipyong South Asia (2016 – Juni 2018)
-     Senior Associate, Makarim & Taira S (2008 – 2014)
-     Partner, Soebagjo, Jatim, Djarot (2001 – 2008)
-     Legal Manager, PT Danareksa (Persero) (1997 – 2000)


                                                        68
Page 89
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan meliputi hal-hal sebagai berikut:

1.   Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal;
2.   Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan
     perundang-undangan di bidang pasar modal;
3.   Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: (i)
     keterbukaan informasi kepada masyarakat termasuk ketersediaan informasi pada situs web Perseroan; (ii)
     penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu; (iii) penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS; (iv)
     penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan (v) pelaksanaan program
     orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
4.   Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, OJK dan pemangku
     kepentingan lainnya

Komite Audit

Sesuai dengan POJK No. 55/2015, Perseroan telah membentuk Komite Audit dengan masa jabatan 3 (tiga) tahun,
dan dapat diperpanjang untuk 1 (satu) periode jabatan berikutnya. Komite Audit dibentuk untuk membantu Dewan
Komisaris dalam:

•    mengkaji informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan, termasuk laporan keuangan, proyeksi
     dan informasi keuangan lainnya;
•    mengkaji ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal
     dan bidang lainnya yang sehubungan dengan Perseroan;
•    memberi laporan kepada Dewan Komisaris terhadap setiap risiko yang mungkin dihadapi Perseroan serta
     pelaksanaan dari manajemen risiko tersebut;
•    mengkaji dan memberi laporan kepada Dewan Komisaris terhadap aduan yang diberikan kepada Perseroan;
     dan
•    menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi terkait Perseroan.

Berdasarkan Surat Keputusan Sebagai Pengganti dari Rapat Dewan Komisaris No. 033/BP/BOC/VII/2019 tanggal
10 Juli 2019, susunan Komite Audit Perseroan sampai tanggal penutupan RUPS Tahunan dengan tahun 2022
adalah sebagai berikut:

Ketua                      : Henky Susanto
Anggota                    : Jennywati Soewito
Anggota                    : Toni Setioko

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Audit:

Henky Susanto
Ketua Komite Audit

Keterangan mengenai Henky Susanto dapat dilihat pada keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan – Komisaris Independen.

Jennywati Soewito
Anggota Komite Audit

Warga Negara Indonesia, 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Trisakti. Beliau merupakan anggota dari Ikatan Akuntan Indonesia
(IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). Beberapa jabatan
yang pernah dan masih dipegang antara lain :

-    Komite Audit, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (2011 – 2017)
-    Partner, KJPP Jennywati, Kusnanto & Rekan (2009 – sekarang)
-    Direktur, PT Infinity Capital (2008 – sekarang)
-    Partner, Ernst & Young (2002 – 2007)

Toni Setioko
Anggota Komite Audit

Warga Negara Indonesia, 56 tahun.
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Parahyangan dan Pendidikan Profesi Akuntansi dari Institut Bisnis
dan Informatika. Beberapa jabatan yang pernah dan masih dipegang antara lain :

-    Komite Audit, PT Citra Mineral Investindo Tbk
-    Komite Audit, PT Pan Brothers Tbk


                                                       69
Page 90
-    Komite Audit, PT Supra Boga Lestari Tbk
-    Komite Audit, PT Arita Prima Indonesia Tbk
-    Komisaris Independen, PT Panorama Sentrawisata Tbk
-    Komite Audit, PT Arita Prima Indonesia Tbk
-    Direktur Operasinal dan Keuangan PT Kuo Capital Raharja
-    Direktur Operasinal, PT DBS Vickers Indonesia
-    Manajer Audit, Arthur Andersen Indonesia

Berdasarkan Berdasarkan Piagam Komite Audit Perseroan dan POJK No. 55/2015, tugas dan fungsi Komite Audit
adalah membantu Dewan Komisaris atas tanggung jawab pengawasannya, termasuk mengidentifikasi hal-hal
yang memerlukan perhatian Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas Dewan
Komisaris, antara lain:

1.   melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau
     pihak otoritas, seperti laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan
     Perseroan;
2.   melakukan penelaahan atas tingkat kepatuhan/ ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan
     di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan
     Perseroan;
3.   memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan Akuntan
     atas jasa yang diberikan;
4.   memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan Akuntan yang didasarkan pada
     independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa;
5.   melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan
     tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;
6.   melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika
     Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris;
7.   menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
8.   menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
     kepentingan Perseroan; dan
9.   menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Sebagaimana tercantum dalam Piagam Audit Internal, tugas utama dari unit audit internal adalah untuk
memberikan penilaian obyektif secara independen kepada Direksi terkait kecukupan dan efektivitas dari Internal
Control Systems yang dilaksanakan oleh Perseroan. Audit internal juga membantu Direksi untuk mengelola proses
internal Perseroan. Piagam Internal Audit diterbitkan pada 7 Desember 2009 oleh Direksi setelah mendapat
persetujuan dari Dewan Komisaris. Salah satu kunci keberhasilan Perseroan adalah kepatuhan terhadap prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Sebagai perusahaan publik yang tercatat, menerapkan tata kelola
perusahaan yang baik sangatlah penting bagi Perseroan.

Unit Audit Internal

Sesuai dengan POJK. No. 56/2015, maka Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal sesuai dengan peraturan
dan ketentuan yang berlaku berdasarkan Surat No. 008/BP/M-Corps/I/2010 tanggal 3 Februari 2010 tentang
Pengangkatan/Penunjukan Kepala Audit Internal Perseroan dan telah mengangkat Erwin Harris sebagai Kepala
Unit Audit Internal.

Tugas dan tanggung jawab Audit Internal adalah:

1.  Menyusun rencana audit internal tahunan, termasuk setiap risiko pengendalian yang menjadi perhatian
    Manajemen;
2. Melaksanakan rencana audit internal tahunan, termasuk penugasan audit lainnya yang diminta oleh
    Manajemen;
3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal, tata kelola perusahaan, dan sistem
    manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan dan Perusahaan Anak;
4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efsiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
    operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
    tingkat manajemen;
6. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Komisaris;
7. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
8. Menginisiasi kerja sama dengan Komite Audit dan Auditor Eksternal;
9. Melakukan evaluasi atas mutu kegiatan audit internal yang telah dilakukan; dan
10. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.




                                                     70
Page 91
Fungsi Nominasi dan Remunerasi

Dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, pelaksanaan fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi
dalam Perseroan dilaksanakan oleh Dewan Komisaris Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk
Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Remunerasi pada tanggal 30 Mei 2016.

Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi, yaitu:

1.   Terkait dengan fungsi Nominasi:

     a.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai:
          -  Komposisi jabatan anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan;
          -  Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi; dan
          -  Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan
     b.   Membantu Dewan Komisaris Perseroan melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/ atau anggota
          Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
     c.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai program pengembangan
          kemampuan anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan; dan
     d.   Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
          Komisaris Perseroan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk disampaikan kepada RUPS Perseroan.

2.   Terkait dengan fungsi Remunerasi:

     a.   Memberikan rekomendasi tertulis kepada Dewan Komisaris Perseroan mengenai:
          -   Struktur remunerasi;
          -   Kebijakan atas remunerasi; dan
          -   Besaran atas remunerasi
     b.   Membantu Dewan Komisaris Perseroan melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi
          yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Perseroan.

F.   SUMBER DAYA MANUSIA

Per tanggal 30 Juni 2019, Perseroan dan Perusahaan Anak memiliki 3.266 karyawan termasuk Direksi.

Per tanggal 30 Juni 2019, sekitar 68% dari karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak merupakan anggota Serikat
Buruh Perseroan melalui Perusahaan Anak. Perseroan telah menandatangani perjanjian kerja bersama dengan
Serikat Buruh yang mengatur mekanisme kesejahteraan karyawan Perseroan, insentif kerja, upah lembur, dana
pensiun, tunjangan kesehatan, bonus kinerja tahunan dan liburan. Perseroan pada umumnya menegosiasikan
perjanjian kerja bersama setiap dua tahun sekali dan menandatangani perjanjian kerja bersama terbaru di tahun
2019. Hubungan Perseroan dengan karyawan Perseroan pada umumnya berlangsung baik dan belum pernah
terdapat gugatan, pemogokan dan gangguan ketenagakerjaan oleh serikat buruh selama tiga tahun terakhir.

Karyawan Perseroan menerima paket kompensasi, yang mencakup gaji pokok yang memenuhi peraturan upah
gaji minimum yang berlaku, tunjangan tetap (tunjangan tempat tinggal dan utilitas) dan tunjangan lain (tunjangan
transportasi dan uang makan), dan bonus tahunan yang didistribusikan kepada karyawan yang memenuhi syarat
berdasarkan faktor-faktor termasuk kinerja perorangan dan perusahaan. Perseroan juga memberikan semua
karyawan tetap Perseroan program dana pensiun beriuran yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Manulife Indonesia dan program asuransi jiwa.

Komposisi Karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak

Pada tanggal 30 Juni 2019, jumlah karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak adalah 3.266 orang, dengan
komposisi sebagai berikut:

Perseroan

Komposisi karyawan Perseroan menurut status

                                               30 Juni                           31 Desember
 Status Karyawan
                                                2019                     2018                    2017
 Pekerja Tetap                                                53                    59                      55
 Pekerja Kontrak                                              14                    12                      11
 Jumlah                                                       67                    71                      66




                                                         71
Page 92
Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang pendidikan

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 Sarjana (S1/S2/S3)                                     28            30                   22
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                              7             7                   11
 SMU dan sederajat                                      26            28                   33
 SD dan SMP                                              6             6                    -
 Jumlah                                                 67            71                   66

Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang manajemen

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 Direktur                                                4             4                    4
 Manajemen senior                                        8             9                    8
 Manajer                                                11            11                   12
 Pelaksana                                              44            47                   42
 Jumlah                                                 67            71                   66

Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang usia

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 ≥ 50 tahun                                             28            25                   26
 40-49 tahun                                            28            29                   24
 30-39 tahun                                            11            16                   15
 ≤ 29 tahun                                              -             1                    1
 Jumlah                                                 67            71                   66

CAP

Komposisi karyawan CAP menurut status

                                         30 Juni                    31 Desember
 Status Karyawan
                                          2019               2018                 2017
 Pekerja Tetap                                      1.961           1.863                1.720
 Pekerja Kontrak                                      299             272                  206
 Jumlah                                             2.260           2.135                1.926

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang pendidikan

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 Sarjana (S1/S2/S3)                                   982             917                  745
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                           399             337                  294
 SMU dan sederajat                                    849             851                  856
 SD dan SMP                                            30              30                   31
 Jumlah                                             2.260           2.135                1.926

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang manajemen

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 Direktur                                               7               7                    7
 Manajemen senior                                       7               5                    4
 Manajer                                              213             193                  180
 Pelaksana                                          2.033           1.930                1.735
 Jumlah                                             2.260           2.135                1.926

Komposisi karyawan CAP menurut jenjang usia

                                         30 Juni                    31 Desember
               Keterangan
                                          2019               2018                 2017
 ≥ 50 tahun                                           292             253                  208
 40-49 tahun                                          814             798                  748
 30-39 tahun                                          480             419                  472
 ≤ 29 tahun                                           674             665                  498
 Jumlah                                             2.260           2.135                1.926




                                                   72
Page 93
Komposisi karyawan CAP menurut aktivitas utama

                                         30 Juni                     31 Desember
                Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Produksi                                             904              867                  846
 Proyek                                               208              176                   80
 Support dan lain-lain                              1.148            1.092                1.000
 Jumlah                                             2.260            2.135                1.926

Komposisi karyawan CAP menurut lokasi kerja

                                         30 Juni                     31 Desember
                Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Jakarta                                              258              251                  217
 Cilegon                                            1.732            1.624                1.449
 Bojonegara                                           270              260                  260
 Jumlah                                             2.260            2.135                1.926

SEGHPL

Komposisi karyawan SEGHPL menurut status

                                         30 Juni                     31 Desember
 Status Karyawan
                                          2019                2018                 2017
 Pekerja Tetap                                          654           660                     -
 Pekerja Kontrak                                         18            21                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang pendidikan

                                         30 Juni                     31 Desember
               Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Sarjana (S1/S2/S3)                                     433           441                     -
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                             121           126                     -
 SMU dan sederajat                                      118           114                     -
 SD dan SMP                                               -             -                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang manajemen
                                         30 Juni                     31 Desember
               Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Direktur                                                 2             2                     -
 Manajemen senior                                         6            16                     -
 Manajer                                                 44            31                     -
 Pelaksana                                              620           632                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -

Komposisi karyawan SEGHPL menurut jenjang usia
                                         30 Juni                     31 Desember
               Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 ≥ 50 tahun                                             132           148                     -
 40-49 tahun                                            258           254                     -
 30-39 tahun                                            245           242                     -
 ≤ 29 tahun                                              37            37                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -

Komposisi karyawan SEGHPL menurut aktivitas utama
                                         30 Juni                     31 Desember
                Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Pembangkit Listrik tenaga panas bumi                   672           681                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -

Komposisi karyawan SEGHPL menurut lokasi kerja
                                         30 Juni                     31 Desember
                Keterangan
                                          2019                2018                 2017
 Jakarta                                                324           327                     -
 Pengalengan                                            103           105                     -
 Gunung Salak                                           138           139                     -
 Darajat                                                107           110                     -
 Jumlah                                                 672           681                     -



                                                   73
Page 94
Perusahaan Anak Lainnya

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut status

                                               30 Juni                          31 Desember
 Status Karyawan
                                                2019                    2018                   2017
 Pekerja Tetap                                                194                200                      989
 Pekerja Kontrak                                               73                176                      122
 Jumlah                                                       267                376                    1.111

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang pendidikan

                                               30 Juni                          31 Desember
               Keterangan
                                                2019                   2018                    2017
 Sarjana (S1/S2/S3)                                            39                 37                       69
 Sarjana Muda (D1/D2/D3/D4)                                    31                 31                       96
 SMU dan sederajat                                            127                219                      403
 SD dan SMP                                                    70                 89                      543
 Jumlah                                                       267                376                    1.111

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang manajemen

                                               30 Juni                          31 Desember
               Keterangan
                                                2019                   2018                    2017
 Direktur                                                      10                  8                       13
 Manajemen senior                                               4                  5                       26
 Manajer                                                       22                 26                       79
 Pelaksana                                                    231                337                      993
 Jumlah                                                       267                376                    1.111

Komposisi karyawan Perusahaan Anak Lainnya menurut jenjang usia

                                               30 Juni                          31 Desember
               Keterangan
                                                2019                   2018                    2017
 ≥ 50 tahun                                                    66                135                       88
 40-49 tahun                                                  100                127                      216
 30-39 tahun                                                   74                 96                      633
 ≤ 29 tahun                                                    27                 18                      174
 Jumlah                                                       267                376                    1.111

Berkaitan dengan industri dan kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak, jumlah karyawan yang dimiliki
Perseroan dan Perusahaan Anak dengan keahlian khusus adalah sebagai berikut:

a.   9 orang geologist;
b.   5 orang geophysicist;
c.   5 orang geochemist;
d.   3 orang earth science;
e.   21 orang reservoir engineer;
f.   9 orang growth;
g.   7 orang drilling; dan
h.   5 orang well testing.

Tenaga Kerja Asing

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memperkerjakan tenaga kerja asing sebagai berikut:

1.   Nama                   : Gaurav Yadav
     Kewarganegaraan        : India
     Jabatan                : Research and Development Advisor
     No. IMTA               : KEP.023163/MEN/B/IMTA/2018
     No. KITAS              : 2C1JE0111AT

2.   Nama                   : Allan Alcazar
     Kewarganegaraan        : Filipina
     Jabatan                : Marketing Advisor
     No. IMTA               : KEP.014511/MEN/B/IMTA/2018
     No. KITAP              : 2D4IJF0052-T




                                                         74
Page 95
Kesejahteraan karyawan

Karyawan Perseroan menerima penghasilan yang meliputi gaji pokok yang telah memenuhi kewajiban upah
minimum provinsi/regional, tunjangan tetap (tunjangan perumahan) dan tunjangan tidak tetap (tunjangan
transportasi dan tunjangan makan) setiap bulannya serta pemberian bonus tahunan dengan mempertimbangkan
kondisi dan kinerja Perseroan yang biasanya dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan Februari. Selain itu,
karyawan juga berhak atas cuti tahunan, fasilitas kendaraan jemputan, fasilitas kantin, bantuan kesehatan, program
BPJS, bantuan rekreasi, bantuan duka cita, dan subsidi kendaraan operasional.

Pelatihan dan Pengembangan

Perseroan mempunyai bagian yang khusus (Technical Training Section) menangani pelatihan untuk program-
program yang bersifat teknis dengan instruktur yang sudah berpengalaman dari internal Perseroan. Selain itu,
Perseroan juga telah melaksanakan beberapa inisiatif utama untuk memastikan bahwa karyawan yang ada
di semua tingkatan organisasi memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang tepat serta nilai-nilai dan perilaku
yang sesuai. Ini termasuk pemberian berbagai program-program pembelajaran dan pengembangan teknis,
fungsional, keamanan, kepemimpinan dan manajerial secara kontinu dan dengan mengadopsi prinsip
pembelajaran 70:20:10 untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran baik di dalam maupun luar pekerjaan.

Koperasi Karyawan

Koperasi Karyawan Barito Pacific Group atau disingkat Kopkar BPG, yang berkedudukan di Jakarta, Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga telah disahkan oleh Departemtn Koperasi dengan Surat No. 75/BLP/VI/90
tanggal 18 Juni 1990. Selanjutnya berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar tanggal 31 Oktober 1994,
dilakukan perubahan nama menjadi Koperasi Karyawan Barito Pacific Group dengan nama disingkat KOPKAR
BPG. Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah disahkan dengan Keputusan Menteri Koperasi dan
Pembinaan Pengusahaan Kecil Republik Indonesia No: 041/PH/Y/II/1995 tanggal 27 Februari 1995 dan telah
didaftarkan dengan Daftar Umum Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusahaan Kecil No.: 2515a/B.H/I
tanggal 27 Februari 1995.

Adapun jenis aktivitas/usaha yang diselenggarakan oleh koperasi karyawan tersebut di atas antara lain berupa:
a. penyediaan barang kebutuhan para anggota;
b. usaha simpan pinjam;

G. HUBUNGAN KEPEMILIKAN,                PENGURUSAN          DAN    PENGAWASAN         PERSEROAN         DENGAN
   PERUSAHAAN ANAK

Berikut merupakan diagram kepemilikan saham Perseroan per tanggal 31 Oktober 2019 dan kepemilikan
Perseroan pada Perusahaan Anak:




                                                       75
Page 96
Pengendali Perseroan adalah Bapak Prajogo Pangestu.

Diagram Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dengan Perusahaan Anak Yang Memiliki
Operasional

           Nama              Perseroan        CAP          BJRK            GI         GTA           MCI
 Dewan Komisaris
 Prajogo Pangestu                KU
 Lim Chong Thian                  K            K
 Salwati Agustina                KI
 Henky Susanto                   KI
 Direksi
 Agus Salim Pangestu             DU            K
 Rudy Suparman                  WDU                         KU            KU           KU           KU
 Andry Setiawan                  W
 David Kosasih                   DI

 KU      :   Komisaris Utama                              DU     :   Direktur Utama
 KI      :   Komisaris Independen                         WDU    :   Wakil Direktur Utama
 K       :   Komisaris                                    D      :   Direktur
                                                          DI     :   Direktur Independen

H. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PENYERTAAN PERSEROAN

Pada tanggal 30 Juni 2019, Perseroan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50% (lima puluh
persen) saham Perusahaan Anak dan/atau memiliki pengendalian atas manajemen Perusahaan Anak berikut ini:




                                                     76
Page 97
                                                                                               Status
                                                 Persentase      Tahun        Status         Kepemilikan
No.      Perusahaan Anak         Jenis Usaha
                                                 Kepemilikan   Penyertaan   Operasional      Saham oleh
                                                                                              Perseroan
Kepemilikan Secara Langsung
 1   PT Chandra Asri              Petrokimia        46,26        2007       Beroperasi         Dimiliki secara
     Petrochemical Tbk                                                                      langsung 41,51%
                                                                                             dan 4,75% tidak
                                                                                            langsung melalui
                                                                                          Marigold Resouces
                                                                                                   Pte. Ltd.
 2    Marigold Resources Pte.      Investasi       100,00        2005         Tidak            Dimiliki secara
      Ltd                                                                   beroperasi       langsung 100%,
 3    PT Tunggal Agathis Indah   Kehutanan dan     100,00        1990         Tidak            Dimiliki secara
      Wood Industries             perdagangan                               beroperasi     langsung 99,99%,
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                                  melalui PT
                                                                                             Mangole Timber
                                                                                            Producers 0,01%
 4    PT Mangole Timber          Kehutanan dan     100,00        1998         Tidak            Dimiliki secara
      Producers                   perdagangan                               beroperasi     langsung 99,99%,
                                   kayu lapis                                             dan tidak langsung
                                                                                          melalui PT Tunggal
                                                                                                Agathis Indah
                                                                                             Wood Industries
                                                                                                    0,01%
 5    PT Rimba Equator Permai     Kehutanan        100,00        1992         Tidak            Dimiliki secara
                                                                            beroperasi        langsung 100%
 6    PT Binajaya Rodakarya      Lem (Perekat)     100,00        1990       Beroperasi         Dimiliki secara
                                     Glue                                                  langsung 99,97%,
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                                  melalui PT
                                                                                          Wiranusa Trisatrya
                                                                                                    0,03%
 7    PT Wiranusa Trisatrya      Lem (Perekat)     100,00        1990         Tidak            Dimiliki secara
                                     Glue                                   beroperasi      langsung 99,98%
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                                  melalui PT
                                                                                                   Binajaya
                                                                                           Rodakarya 0,02%
 8    PT Griya Idola               Real Estat      100,00        1993       Beroperasi         Dimiliki secara
                                                                                            langsung 99,99%
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                                  melalui PT
                                                                                                   Binajaya
                                                                                           Rodakarya 0,01%
 9    PT Royal Indo Mandiri       Perkebunan       100,00        2010         Tidak            Dimiliki secara
                                                                            beroperasi    langsung 99% dan
                                                                                               tidak langsung
                                                                                             melalui PT Griya
                                                                                                   Idola 1%
10    PT Barito Investa Prima    Pengangkutan       99,95        2017         Tidak            Dimiliki secara
                                                                            beroperasi      langsung 99,95%
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                             melalui PT Griya
                                                                                                 Idola 0,05%
11    PT Barito Wahana Lestari    Perkebunan       100,00        2008         Tidak            Dimiliki secara
                                                                            beroperasi    langsung 99% dan
                                                                                               tidak langsung
                                                                                          melalui PT Tunggal
                                                                                                Agathis Indah
                                                                                             Wood Industries
                                                                                                      1%
12    PT Barito Cahaya             Konsultasi       99,20        2018         Tidak            Dimiliki secara
      Nusantara                      bisnis                                 beroperasi       langsung 99,2%
                                                                                          dan tidak langsung
                                                                                             melalui PT Griya
                                                                                                 Idola 0,8%.
13    PT Barito Wanabinar         Perkebunan        99,00        2019         Tidak            Dimiliki secara
      Indonesia                                                             beroperasi         langsung 99%
14    PT Barito Wahana Tenaga     Energi dan        98,60        2019         Tidak            Dimiliki secara
                                 Perdagangan                                beroperasi       langsung 99,6%
15    Star Energy Group          Perusahaan         66,67        2018       Beroperasi         Dimiliki secara
      Holdings Pte. Ltd            holding                                                  langsung 66,67%




                                                    77
Page 98
                                                                                                     Status
                                                      Persentase      Tahun        Status         Kepemilikan
 No.           Perusahaan Anak        Jenis Usaha
                                                      Kepemilikan   Penyertaan   Operasional       Saham oleh
                                                                                                    Perseroan
     16     PT Barito Mitra Hasasa     Perusahaan        100%         2019         Tidak         Dimiliki secara
                                         holding                                 beroperasi    langsung 96% dan
                                                                                                 tidak langsung
                                                                                                melalui PT Barito
                                                                                                    Wanabinar
                                                                                                  Indonesia 4%
 Kepemilikan Secara Tidak Langsung
 17   PT Kirana Cakrawala        Industri Hasil          99,99        1992         Tidak        Dimiliki secara
                                     Hutan,                                      beroperasi     tidak langsung
                                 Pengusahaan                                                   melalui PT Tunggal
                                      dan                                                        Agathis Indah
                                  Pengelolaan                                                   Wood Industries
                                Hutan Tanaman                                                       99,99%
                                    Industri
 18   PT Kalpika Wanatama        Industri Hasil          99,99        1992         Tidak         Dimiliki secara
                                     Hutan,                                      beroperasi      tidak langsung
                                 Pengusahaan                                                        melalui PT
                                      dan                                                       Mangole Timber
                                  Pengelolaan                                                  Producers 99,99%
                                Hutan Tanaman
                                    Industri
 19   PT Griya Tirta Asri          Developer            100,00        2009       Beroperasi      Dimiliki secara
                                                                                                 tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,98%,
                                                                                               melalui PT Tunggal
                                                                                                  Agathis Indah
                                                                                                Wood Industries
                                                                                                      0,02%
     20     PT Mambruk Cikoneng        Pariwisata       100,00        2013       Beroperasi      Dimiliki secara
            Indonesia                                                                            tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,99%.
     21     PT Meranti Griya Asri     Perdagangan        99,97        2018         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                  Idola 99,97%,
                                                                                                melalui PT Griya
                                                                                                Tirta Asri 0,03%.
     22     PT Hamparan Asri           Perkebunan       100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
            Cemerlang                                                            beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
     23     PT Citra Nusantara Asri    Perkebunan       100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
     24     PT Persada Kridha Asri     Perkebunan       100,00        2013         Tidak         Dimiliki secara
                                                                                 beroperasi      tidak langsung
                                                                                                melalui PT Royal
                                                                                               Indo Mandiri 98%.
     25     PT Sumber Graha Maluku      Pertanian,      99,96%        2019         Tidak         Dimiliki secara
                                      kehutanan dan                              beroperasi      tidak langsung
                                        perikanan                                               melalui PT Barito
                                                                                                    Wanabinar
                                                                                               Indonesia 99,96%

Berikut adalah keterangan mengenai Perusahaan Anak yang memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan
bagi keuangan Perseroan, dimana kontribusi CAP dan SEGHPL per 30 Juni 2019 adalah 99,7% dari pendapatan
konsolidasian Perseroan serta laporan keuangan Perseroan Anak tersebut dikonsolidasikan dalam laporan
keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak:

1.        PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”)

CAP (dahulu bernama PT Tri Polyta Indonesia Tbk), berdomisili di Jakarta Barat, adalah perusahaan penerima
penggabungan dalam proses penggabungan antara TPI dengan CA berdasarkan Akta Penggabungan No. 15
tanggal 9 November 2010, dibuat di hadapan Amrul Partomuan Pohan, S.H, LL.M., Notaris di Jakarta, dimana
penggabungan tersebut menjadi efektif pada tanggal 1 Januari 2011 (“Penggabungan"). Berdasarkan anggaran
dasar CAP, kegiatan usaha CAP adalah dalam bidang industri, petrokimia, perdagangan, angkutan dan jasa.
Perusahaan Anak CAP, yakni SMI, PBI, Altus, dan RPU masing-masing bergerak dalam bidang produksi styrene


                                                         78
Page 99
monomer dan produksi ethylbenzene, produksi butadiene dan raffinate, keuangan, dan jasa tangki penyimpanan.
Kegiatan usaha SMI dan PBI sangat berkaitan dengan kegiatan usaha petrokimia yang dijalankan oleh CAP,
sedangkan Altus adalah Perusahaan Anak yang dibentuk khusus untuk tujuan keuangan dan RPU menyediakan
jasa tangki penyimpanan dan jasa pengangkutan dengan saluran pipa dan jasa pengelolaan dermaga.

Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 127 tanggal 13 Mei 2019, yang dibuat
di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan
Menkumham berdasarkan Surat Persetujuan No. AHU-0025871.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 14 Mei 2019 yang
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0077259.AH.01.11.Tahun 2019
tanggal 14 Mei 2019 serta telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0247778 tanggal 14 Mei 2019 yang
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0077259.AH.01.11.Tahun 2019
tanggal 14 Mei 2019 (”Akta No. 127/2019”). Berdasarkan Akta No. 127/2019, para pemegang saham CAP telah
menyetujui perubahan penyesuaian Pasal 2 dan Pasal 3 Anggaran Dasar CAP sehubungan dengan perubahan
status CAP menjadi perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri dan pemenuhan ketentuan Peraturan
Pemerintah OSS dan Pengumuman Bersama OSS serta KBLI 2017.

CAP memiliki 1 pabrik yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan, Cilegon, Banten 42447. SMI,
Perusahaan Anak CAP, memiliki 1 pabrik yang terletak di Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan
Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten 42456, dan PBI, Perusahaan Anak CAP, memiliki 1 pabrik yang terletak
di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan, Cilegon, Banten 42447.

Kegiatan Usaha

CAP merupakan produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya pabrik
naphtha cracker, styrene monomer dan butadiene di Indonesia. CAP juga merupakan penghasil polypropylene
terbesar dan produsen polyethylene utama di Indonesia.

CAP memproduksi produk-produk berikut ini:
•  olefins yang terdiri dari ethylene dan propylene serta produk sampingannya, seperti Pygas dan Mixed C4;
•  polyolefins yang terdiri dari polyethylene dan polypropylene;
•  styrene monomer serta produk sampingannya, seperti ethyl benzene, toluene dan campuran benzene toluene;
   dan
•  butadiene serta produk sampingannya, seperti raffinate.

Berdasarkan anggaran dasar CAP, kegiatan usaha CAP adalah dalam bidang industri pengolahan, perdagangan
besar serta aktivitas konsultasi manajemen. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut dalam butir di atas CAP
dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:

1.   melaksanakan industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi, gas alam, dan batu bara;
2.   melakukan perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas dan produk yang berhubungan dengan itu;
3.   melakukan perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar;
4.   melakukan perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar;
5.   melakukan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

Kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama diatas adalah sebagai berikut:

1.   menyelenggarakan pengangkutan melalui angkutan bermotor untuk barang umum dan barang khusus serta
     angkutan melalui saluran pipa untuk menjamin kesinambungan pengiriman hasil industri kepada konsumen;
2.   real estat yang dimiliki sendiri atau disewa, yang mencakup usaha untuk menyediakan jasa kepada pihak lain
     yang memanfaatkan aset yang dimiliki oleh CAP di bidang industri, termasuk jasa penyewaan lahan, jasa
     perawatan dan jasa lainnya yang berkaitan dengan industri petrokimia;
3.   melakukan aktivitas pergudangan dan penyimpanan barang sementara terkait dengan produksi industri
     petrokimia sebelum barang dikirim ke tujuan akhir dengan tujuan komersial;
4.   kegiatan usaha lainnya di bidang industri petrokimia yang mendukung kegiatan usaha utama CAP sesuai
     dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

Berdasarkan Akta No. 7/2017 dan Daftar Pemegang Saham CAP per 30 September 2019 yang dikeluarkan oleh
PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek CAP, struktur permodalan dan susunan pemegang saham
CAP adalah sebagai berikut:




                                                      79
Page 100
                                                                    Nilai Nominal Rp200 per saham
                     Uraian dan Keterangan                                                                    (%)
                                                                             Jumlah Saham
  Modal Dasar                                                              61.323.928.320
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    Perseroan*                                                          7.401.917.600                           41,51
    SCG Chemicals Company Limited                                       5.451.715.305                           30,57
    Prajogo Pangestu                                                    2.633.913.495                           14,77
    Marigold Resources Pte. Ltd.**                                        846.810.930                            4,75
    Erwin Ciputra (Presiden Direktur)                                      29.125.800                            0,16
    Lim Chong Thian (Direktur)                                                243.775                            0,00
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                              1.469.793.355                            8,24
  Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                           17.833.520.260                          100,00
  Saham dalam Portepel                                                 43.490.408.060
* 1.400.000.000 saham Perseroan di CAP sedang digadaikan kepada kreditur berdasarkan Akta Perjanjian Gadai Atas Saham
  No. 66 tanggal 23 November 2018, yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta.
**Marigold Resources Pte. Ltd. memiliki 846.810.930 saham dalam CAP yang mewakili 4,75% saham dalam CAP. 40.000.000
  saham Marigold Resources Pte. Ltd. di CAP sedang digadaikan kepada kreditur sehubungan dengan Facility Agreement
  tanggal 15 November 2018 sebagaimana diubah dengan Amendment Agreement tanggal 26 Juli 2019.

Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 77 tanggal 23 April 2018,
yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta (“Akta No. 77/2018”) jo. Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 36 tanggal 10 September 2018, yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta (“Akta No. 36/2018”) jo. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 41 tanggal 24 Oktober 2018, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta
(“Akta No. 41/2018”) jo. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 126 tanggal 13 Mei 2019, yang dibuat di hadapan
Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“Akta No. 126/2019”) jo. Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No. 75 tanggal 15 November 2019, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“Akta No. 75/2019”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir
adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris*)                   :      Djoko Suyanto
Wakil Presiden Komisaris*)             :      Tan Ek Kia
Komisaris*)                            :      Ho Hon Cheong
Komisaris                              :      Lim Chong Thian
Komisaris                              :      Agus Salim Pangestu
Komisaris                              :      Thammasak Sethaudom
Komisaris                              :      Tanawong Areeratchakul

Direksi
Presiden Direktur                      :      Erwin Ciputra
Wakil Presiden Direktur                :      Chatri Eamsobhana
Wakil Presiden Direktur                :      Baritono Prajogo Pangestu
Direktur                               :      Andre Khor Kah Hin
Direktur                               :      Somkoun Sriwattagaphong
Direktur                               :      Fransiskus Ruly Aryawan
Direktur Independen                    :      Suryadi
*)
     Merangkap sebagai Komisaris Independen

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi CAP sebagaimana di atas berlaku sampai penutupan RUPS Tahunan CAP
yang diadakan pada tahun 2021.

Ikhtisar Data Keuangan Penting

Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar keuangan CAP dan Perusahaan Anak berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian CAP dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019
dan untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017.

Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                     (dalam jutaan US$)
                                                                             30 Juni              31 Desember
                                  Keterangan
                                                                              2019             2018            2017
      Jumlah Aset                                                                 3.193,5        3.173,5         2.987,3
      Jumlah Liabilitas                                                           1.416,7        1.403,4         1.318,5
      Jumlah Ekuitas                                                              1.776,8        1.770,1         1.668,8




                                                               80
Page 101
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                                                30 Juni                      31 Desember
                        Keterangan
                                                          2019            2018            2018            2017
     Pendapatan Bersih                                      1.053,7         1.286,1         2.543,2         2.418,5
     Beban Pokok Pendapatan                                   918,8         1.048.3         2.152,7         1.873,5
     Laba Kotor                                               134,9           237,8           390,5           545,0
     Laba Periode / Tahun Berjalan                             33,3           115,5           182,3           319.2

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018

Pendapatan bersih CAP mengalami penurunan sebesar US$ 232,4 juta atau 18,07% dari US$ 1.286,1 juta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 1.053,7 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh realisasi harga jual rata-rata yang
lebih rendah, terutama untuk ethylene dan polyethylene.

Beban pokok pendapatan CAP mengalami penurunan sebesar US$ 129.5 juta atau 12,35% dari US$ 1.048,3 juta
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 918.8 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh biaya bahan baku yang lebih rendah,
khususnya naphtha, yang turun sekitar 13% di kuartal kedua 2019 di balik harga minyak mentah Brent yang lebih
rendah sebesar 7% y-o-y.

Laba kotor CAP mengalami penurunan sebesar US$ 102,9 juta atau 43,27% dari US$ 237,8 juta untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 134,9 juta untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh margin petrokimia yang lebih rendah seiring dengan
harga jual rata-rata yang lebih rendah.

Laba periode berjalan CAP mengalami penurunan sebesar US$ 82,2 juta atau 71,17% dari US$ 115,5 juta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 33,3 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini berawal dari realisasi harga jula rata-rata yang lebih rendah, kenaikan
pada beban keuangan dan beban lain-lain untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Pendapatan bersih CAP mengalami peningkatan sebesar US$ 124,7 juta atau 5,2% dari US$ 2.418,5 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 2.543,2 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2018. Pendapatan yang lebih tinggi untuk tahun 2018 terutama disebabkan oleh kenaikan
pada harga jual rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan penurunan volume penjualan.

Beban pokok pendapatan CAP mengalami peningkatan/ sebesar US$ 279,2 juta atau 14,9% dari US$ 1.873,5 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 2.152,7 juta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2018. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah pemakaian naphtha yang
merupakan bahan baku utama. Walaupun terdapat penurunan jumlah pemakaian sebesar 6,50%, harga rata-rata
naphtha per ton yang dipengaruhi harga Brent crude meningkat sebesar 5,70%. Begitu pula dengan harga rata-
rata benzene yang meningkat sebesar 35,80% yang merupakan bahan baku utama dari styrene monomer.

Laba kotor CAP mengalami penurunan sebesar US$ 154,5 juta atau 28,3% dari US$ 545,0 juta untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 390,5 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh produksi yang lebih rendah sebesar 2,20% dari
produksi pada 2017 ditambah dengan marjin produk yang lebih rendah.

Laba tahun berjalan CAP mengalami penurunan sebesar US$ 136,9 juta atau 42,9% dari US$ 319,2 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 182,3 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh menurunnya kapasitas produksi Perseroan
sehingga marjin Perseroan menurun disertai dengan meningkatnya beban keuangan serta meningkatnya beban
lain-lain pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.

2.    Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (“SEGHPL”)

SEGHPL adalah perusahaan terbatas yang didirikan dan berdomisili di Singapura, berdasarkan hukum Singapura
terdaftar dengan no registrasi 201208322M. SEGHPL memiliki kantor terdaftar pada 9 Battery Road, #15-01 MYP
Centre, Singapura 049910.




                                                        81
Page 102
Kegiatan Usaha

Kegiatan usaha yang dijalankan oleh SEGHPL saat ini adalah bergerak di bidang investasi (investment holding).

Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

Struktur permodalan dan pemegang saham SEGHPL pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                                         Nilai
                          Keterangan                          Jumlah Saham                                 %
                                                                                        (USD)
  1. PT Barito Pacific Tbk                                           560.000              556.636.506       66,67
  2. BCPG Public Company Limited                                     280.000              283.373.494       33,33
 Jumlah                                                              840.000              840.010.000      100,00

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Direksi SEGHPL pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur                   :   Chaiwat Kovavisarach
Direktur                   :   Bundit Sapianchai
Direktur                   :   Agus Salim Pangestu
Direktur                   :   Tan Ek Kia
Direktur                   :   Rudy Suparman
Direktur                   :   Hendra Soetjipto Tan

Ikhtisar Data Keuangan Penting

Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar keuangan SEGHPL dan Perusahaan Anak berdasarkan laporan keuangan
konsolidasian Star Energy dan Perusahaan Anak untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2019 dan untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018 dan 2017.
Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                 (dalam jutaan US$)
                                                                   30 Juni                  31 Desember
                           Keterangan
                                                                    2019                2018             2017
  Jumlah Aset                                                           3.257,2           3.244,4          3.230,6
  Jumlah Liabilitas                                                     2.430,1           2.461,0          2.573,8
  Jumlah Ekuitas                                                          827,1             783,4            656,8

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                (dalam jutaan US$)
                                                                  30 Juni                     31 Desember
                       Keterangan
                                                            2019            2018            2018          2017
  Pendapatan Bersih                                             245,0          260,3          521,6         422,9
  Beban Pokok Pendapatan                                         46,7            48,4          98,8          86,6
  Laba Kotor                                                    198,2          211,9          422,8         336,3
  Laba Periode / Tahun Berjalan                                  60,0            49,6         110,9          90,6

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018
Pendapatan bersih SEGHPL mengalami penurunan sebesar US$ 15,3 juta atau 5,9% dari US$ 260,3 juta untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 245,0 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penghentian yang direncanakan
sebagai bagian dari program pemeliharaan pada pembangkit tenaga listrik.
Beban pokok pendapatan SEGHPL mengalami penurunan sebesar US$ 1,8 juta atau 3,7% dari US$ 48,5 juta
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 46,7 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh efisiensi atas pengeluaran pada biaya
persediaan dan peralatan, tranportasi dan logistik dan biaya kekaryawanan.
Laba kotor pendapatan SEGHPL mengalami penurunan sebesar US$ 13,7 juta atau 6,5% dari US$ 211,9 juta
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 198,2 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh efisiensi atas pengeluaran-
pengeluaran beban pokok pendapatan SEGHPL.
Laba periode berjalan SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 10,4 juta atau 21,0% dari US$ 49,6 juta
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 menjadi US$ 60,0 juta untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh seluruh biaya pendanaan yang
ditangguhkan terkait pinjaman bank dibebankan secara penuh pada tahun 2018 karena adanya pelunasan
pinjaman tersebut.



                                                      82
Page 103
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2017

Pendapatan bersih SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 98,7 juta atau 23,3% dari US$ 422,9 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 521,6 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pendapatan yang berasal dari
periode 12 bulan penuh selama tahun 2018 dibandingkan dengan pendapatan yang berasal dari periode 9 bulan
selama tahun 2017 atas operasi di Salak Geothermal dan Darajat Geothermal, sejak diakuisisi oleh Star pada
bulan Maret 2017.

Beban pokok pendapatan SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 12,0 juta atau 13,9% dari US$ 86,6 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 98,6 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan biaya yang berasal dari periode
12 bulan penuh selama tahun 2018 dibandingkan dengan pendapatan yang berasal dari periode 9 bulan selama
tahun 2017 atas operasi di Salak Geothermal dan Darajat Geothermal, sejak diakuisisi oleh Star pada bulan Maret
2017.

Laba kotor SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 86,5 juta atau 25,7% dari US$ 336,3 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 422,8 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kontribusi dari operasi di Salak Geothermal dan
Darajat Geothermal yang berasal dari periode 12 bulan penuh selama tahun 2018 dibandingkan dengan
pendapatan yang berasal dari periode 9 bulan selama tahun 2017, sejak diakuisisi oleh Star pada bulan Maret
2017.

Laba tahun berjalan SEGHPL mengalami peningkatan sebesar US$ 20,3 juta atau 22,4% dari US$ 90,6 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 menjadi US$ 110,9 juta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2018. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kontribusi dari operasi di Salak Geothermal
dan Darajat Geothermal yang berasal dari periode 12 bulan penuh selama tahun 2018 dibandingkan dengan
pendapatan yang berasal dari periode 9 bulan selama tahun 2017, sejak diakuisisi oleh Star pada bulan Maret
2017.

I.     DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak yang dimiliki lebih dari 50% dan
melakukan kegiatan operasional, telah memiliki izin-izin penting antara lain sebagai berikut:

     No.   Perusahaan    Izin Operasional
     1.    Perseroan     -    Nomor Induk Berusaha No. 8120216023801 tanggal 31 Oktober 2018 yang dikeluarkan
                              Pemerintah Republik Indonesia c.q Lembaga Pengelola danPenyelenggara OSS selama
                              Perseroan menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan perundang-undangan
                         -    Nomor Pokok Wajib Pajak No. No. 01.124.461.3-054.001 yang dikeluarkan Direktorat
                              Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Go Public
                         -    Surat Izin Usaha Perdagangan No. 50/AC.1/CAB/31.73/1.824.271/2018 tanggal 21
                              November 2018 atas Surat Izin Usaha Perdagangan No. 503/015-069/16-
                              06/PB/KPT/VIII/2016 tanggal 22 Agustus 2016 yang dikeluarkan Kepala Unit Pelaksana
                              Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Administrasi Jakarta Barat dan beralku 5 tahun
                              sampai dengan 24 Agustus 2021
                         -    Surat Keterangan Tempat Usaha No. 503-2186_IV/SKTU-OdS.KdS_IV/DPMPTSP/2019
                              tanggal 23 April 2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
                              Terpadu Satu Pintu dan berlaku sampai dengan 18 April 2020
                         -    Surat Izin Usaha Perdagangan No. 503/015-069/16-06/PB/KPT/VIII/2016 tanggal 22
                              Agustus 2016 yang dikeluarkan oleh Bupati Barito Kuala yang berlaku sampai dengan 24
                              Agustus 2021
                         -    Keputusan Kepala BKPM No. 142/I/PMDN/1982, tanggal 18 Agustus 1982 tentang
                              Persetujuan Tetap Penanaman Modal Dalam Negeri.
                         -    Surat Persetujuan Perubahan Nama Perseroan No. 442/III/PMDN/1990 tanggal 17 Juli 1990
                         -    BKPM telah menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT Sinar Barito Indah Plywood
                              menjadi PT Barito Pacific Timber.
                         -    Surat Persetujuan Penggabungan (Merger) Perusahaan No. 139/III/PMDN/1992 tanggal 17
                              Februari 1992
                         -    BKPM memberikan persetujuan atas penggabungan perusahaan PT Barito Pacific Lestari
                              Wood Products, PT Hima Barito Forest Product, PT First Rachmat Timber Industrial Trading
                              & Co. Ltd, PT Maraga Daya Woodworks, PT Wira Saraya Tama, PT Sebangau Besar dan
                              PT Maruwai Timber ke dalam Perseroan.
                         -    Keputusan Kepala BKPM No. 134/T/KEHUTANAN/1990 tentang Pemberian Izin Usaha.
                         -    Keputusan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 170/T/KEHUTANAN/92 tanggal
                              5 Juni 1992 Tentang Pemberian Izin Usaha Tetap.
                         -    Surat Persetujuan Perluasan Penanaman Modal Dalam Negeri No. 204/II/PMDN/1995
                              tanggal 15 Agustus 1995
                         -    Surat Perubahan Jenis dan Kapasitas Produksi No. 476/III/PMDN/1995 tanggal 23 Oktober
                              1995



                                                        83
Page 104
       No.      Perusahaan        Izin Operasional
                                  -     Surat Persetujuan Penggabungan (Merger) Perusahaan No. 203/III/PMDN/2003 tanggal 8
                                        Desember 2003
                                  -     BKPM memberikan izin penggabungan PT Enim Musi Lestari ke dalam Perseroan.
                                  -     Surat Persetujuan Perluasan Penanaman Modal Dalam Negeri No. 04/II/PMDN/2006
                                        tanggal 16 Januari 2006
                                  -     Surat Kepala BKPM No. 329/T/KEHUTANAN/INDUSTRI/PERDAGANGAN/2006 tanggal 19
                                        April 2006 tentang Pemberian Izin Usaha Tetap dalam Rangka Penggabungan (Merger)
       2.       CAP              -     NIB No. 8120011061265 tanggal 16 Oktober 2018 yang dikeluarkan oleh Lembaga
                                       Pengelola dan Penyelenggara Online Single Submission. Berlaku selama CAP menjalankan
                                       kegiatan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
                                 -     Keputusan Kepala BKPM No. 5/1/IU/IV/PMA/INDUSTRI/2010 tanggal 31 Desember 2010
                                       tentang Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal (Merger). Berlaku
                                       seterusnya selama CAP masih melakukan kegiatan usaha, kecuali ditentukan lain oleh
                                       peraturan perundang-undangan.
                                 -     Keputusan Kepala BKPM No. 30/1/IU-PL/PMA/2016 tanggal 16 Februari 2016 tentang Izin
                                       Perluasan Penanaman Modal Asing. Berlaku seterusnya selama CAP masih melakukan
                                       kegiatan usaha.
                                 -     Keputusan Kepala BKPM No. 3917/1/IP-PB/PMA/2017 tanggal 26 Oktober 2017 tentang Izin
                                       Prinsip Perubahan Penanaman Modal Asing.
                                 -     Pendaftaran Penanaman Modal No. 626/1/PI/PMA/2018 tanggal 23 Februari 2018 yang
                                       dikeluarkan oleh Direktur Pelayanan Aplikasi BKPM. Berlaku sampai dengan 15 Mei 2020.
                                 -     Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) No. 090402163-B tanggal 13 Juni 2016 yang
                                       dikeluarkan oleh Kepala BKPM atas nama Menteri Perdagangan. Berlaku selama CAP
                                       masih menjalankan kegiatan usahanya.
                                 -     Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. BX-91/PP 008 tanggal 13 April
                                       2018 tentang Persetujuan Pengelolaan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (“TUKS”) di
                                       dalam Daerah Lingkungan Kerja dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan Banten
                                       Guna Menunjang Kegiatan Usaha di Bidang Industri Kimia Dasar Organik yang Bersumber
                                       dari Minyak Bumi, Gas Alam dan Batubara. Berlaku selama 10 tahun sampai dengan tanggal
                                       13 April 2028 dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.
                                 -     Surat Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha No. AL.002/9/4/KSOP.Btn-19 tanggal 14
                                       Juni 2019 yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
                                       Kelas I Banten. Berlaku sampai dengan 30 April 2020.
                                 -     Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Provinsi
                                       Banten No. 570/05/ILH.BKMPT/I/2016 tanggal 31 Januari 2016 tentang Pemberian Izin
                                       Lingkungan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pabrik Ethylene, Polyethylene dan
                                       Polypropylene di Kota Cilegon Provinsi Banten sebagaimana terakhir kali diubah dengan
                                       Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi
                                       Banten No. 570/1/ILH.DPMPTSP/I/2018 tanggal 30 Januari 2018 tentang Perubahan Kedua
                                       Izin Lingkungan atas Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan
                                       Pelayanan Terpadu Provinsi Banten No. 570/06-ILH.BKMPT/VI/2015 tentang Izin
                                       Lingkungan Rencana Peningkatan Kapasitas Ethylen, Polyethlene dan Polypropylene di
                                       Kota Cilegon, Provinsi Banten. Berlaku selama CAP masih menjalankan kegiatan usahanya.
                                 -     Analisis Dampak Lingkungan (“ANDAL”) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan (“RKL”)
                                       dan Rencana Pemantauan Lingkungan (“RPL”) Pembangunan Perpipaan Gas Ethylene
                                       berdasarkan Surat No. 660/4053-BAPEDAL/2006 tanggal 6 Oktober 2006 tentang
                                       Kelayakan Lingkungan ANDAL, RKL dan RPL dalam Rencana Pembangunan Perpipaan
                                       Gas Jalur Ciwandan-Bojonegara - Puloampel Kota Cilegon.



      J.    TRANSAKSI DENGAN PIHAK TERAFILIASI

      Dalam melakukan kegiatan usahanya, Perseroan dan Perusahaan Anak melakukan transaksi-transaksi dengan
      pihak-pihak yang memiliki hubungan Afiliasi. Manajemen memiliki kebijakan bahwa transaksi dengan pihak-pihak
      yang memiliki hubungan Afiliasi dilakukan dengan syarat dan kondisi yang normal (arm’s length basis)
      sebagaimana halnya jika dilakukan dengan pihak ketiga. Berikut ini merupakan ringkasan dari transaksi–transaksi
      dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan afiliasi:

No.     Nama Perjanjian                Pihak             Deskripsi Singkat            Jangka Waktu            Hubungan Afiliasi
Perseroan
1.      Perjanjian   Sewa-Menyewa      a.   Perseroan;   GI sebagai pemberi sewa      Sampai       dengan     Perseroan merupakan
        Wisma Barito Pacific Jakarta   b.   GI.          melakukan                    tanggal 31 Desember     pemegang saham GI
        tanggal 1 Januari 2014                           perjanjianmenyetujui untuk   2020.
        sebagaimana telah diubah                         melakukan            sewa
        terakhir    kali     dengan                      menyewakan ruang kantor
        Perubahan (Perpanjangan)                         dengan Perseroan sebagai
        Perjanjian   Sewa     Ruang                      penyewa di Wisma Barito
        Kantor di Wisma Barito                           Pacific, Jl. Let. Jend. S.
        tanggal 1 November 2018                          Parman       Kav.   62-62,
                                                         Jakarta.
CAP




                                                                84
Page 105
No.   Nama Perjanjian                 Pihak           Deskripsi Singkat               Jangka Waktu             Hubungan Afiliasi
1.    Perjanjian Sewa Menyewa          a. CAP; dan    GI setuju untuk                 Sampai          dengan   CAP       dan     GI
      Wisma Barito Pacific Jakarta     b. GI.         menyewakan dan CAP              tanggal 30 Juni 2020.    merupakan
      tanggal    1     Juli  2016                     setuju untuk menyewa                                     perusahaan terkendali
      sebagaimana terakhir kali                       ruang dan bangunan                                       Perseroan
      diubah dengan Amandemen                         kepada GI dengan rincian
      Ketiga    Perjanjian   Sewa                     sebagai berikut:
      Menyewa      Wisma    Barito                    a. Lokasi: Lantai 2, 5, 7
      Pacific Jakarta tanggal 6                            Tower A dan Lantai 2
      September 2018                                       Tower B
                                                      b. Total area disewakan:
                                                           Lantai 2 Tower A
                                                           (820,22 m2), Lantai 5
                                                           Tower A (633,38 m2),
                                                           Lantai 7 Tower A
                                                           (451,52 m2), Lantai 2
                                                           Tower B (753,04 m2),
                                                           Gudang (18,81 m2),
                                                           dan Lantai 7 Tower B
                                                           (285,99 m2)
                                                      c. Total             Area
                                                           Disewakan: 2.962,96
                                                           m2,

                                                      yang terletak di Wisma
                                                      Barito Pacific yang terletak
                                                      di Kavling 62-63 Jalan S.
                                                      Parman,       Jakarta     dan
                                                      dimiliki oleh GI.
2.    Perjanjian Jual Beli Ethylene   a.   CAP; dan   CAP        sepakat      untuk   Perjanjian ini berlaku   CAP       merupakan
      tanggal 2 Januari 2019               SMI.       menjual ethylene yang           selama 1 tahun sejak     pemegang saham SMI
                                                      diproduksi oleh CAP untuk       tanggal 1 Januari 2019
                                                      memenuhi kebutuhan SMI          sampai dengan tanggal
                                                      dengan total kuantitas          31 Desember 2019.
                                                      sebesar 90.000 MT –
                                                      100.000 per tahun, dengan
                                                      toleransi sebesar ±10%,
                                                      pada opsi CAP.
3.    Perjanjian Pinjaman Antar-      a.   CAP; dan   CAP         menandatangani      Sampai         dengan    CAP       merupakan
      Perusahaan      tanggal  25     b.   PBI.       perjanjian pinjaman antar       tanggal   28   Oktober   pemegang saham PBI
      Januari 2012 sebagaimana                        perusahaan dengan PBI,          2023.
      terakhir kali diubah dengan                     dimana CAP memberikan
      Amandemen Ketiga Dari                           pinjaman kepada PBI
      Perjanjian Pinjaman Antar-                      sejumlah $ 99.899.283,37.
      Perusahaan tanggal 15 Maret                     Pinjaman tersebut akan
      2016                                            digunakan oleh PBI untuk
                                                      proyek C4 Derivative,
                                                      termasuk pembangunan
                                                      pabrik ekstraksi butadiene
                                                      dan      pabrik     ekstraksi
                                                      butene-1       di    Cilegon,
                                                      Banten,           Indonesia.
                                                      Pinjaman tersebut dapat
                                                      ditarik dalam mata uang
                                                      Dolar Amerika Serikat
                                                      dengan suku bunga yang
                                                      dihitung      menggunakan
                                                      LIBOR, ditambah dengan
                                                      marjin      yang      berlaku
                                                      sebesar 4,213% per tahun.
                                                      Pinjaman tersebut harus
                                                      dibayar kembali dalam 14
                                                      kali angsuran, yang dimulai
                                                      sejak hari kerja terakhir
                                                      dalam bulan yang jatuh
                                                      pada bulan ke-12 dari
                                                      tanggal 29 April 2016.
4.    Perjanjian Pinjaman Antar-      a.   CAP; dan   CAP         menandatangani      Sampai         dengan    CAP       merupakan
      Perusahaan tanggal 15 Maret     b.   PBI.       perjanjian pinjaman antar       tanggal   28   Oktober   pemegang saham PBI
      2016                                            perusahaan dengan PBI,          2023.
                                                      dimana CAP memberikan
                                                      pinjaman kepada PBI
                                                      sejumlah US$ 25.000.000.
                                                      Pinjaman tersebut dapat
                                                      ditarik dalam mata uang



                                                              85
Page 106
No.   Nama Perjanjian                   Pihak           Deskripsi Singkat               Jangka Waktu               Hubungan Afiliasi
                                                        Dolar Amerika Serikat
                                                        dengan suku bunga yang
                                                        dihitung      menggunakan
                                                        LIBOR, ditambah dengan
                                                        marjin     yang      berlaku
                                                        sebesar 4,213% per tahun.
                                                        Pinjaman tersebut harus
                                                        dibayar kembali dalam 14
                                                        kali angsuran, yang dimulai
                                                        sejak hari kerja terakhir
                                                        dalam bulan yang jatuh
                                                        pada bulan ke-12 dari
                                                        tanggal 29 April 2016.
5.    Perjanjian Jual Beli Crude C4     a.   CAP; dan   CAP dengan ini setuju           Periode       perjanjian   CAP       merupakan
      tanggal 2 Januari 2019            b.   PBI.       untuk menjual Crude C4          adalah 1 tahun dan         pemegang saham PBI
                                                        (“Produk”) kepada PBI           berlaku efektif sejak
                                                        dan PBI dengan ini setuju       tanggal 1 Januari 2019
                                                        untuk membeli Produk dari       sampai dengan tanggal
                                                        CAP.         PBI        tidak   31 Desember 2019.
                                                        diperkenankan melakukan         Dalam hal periode
                                                        penjualan kembali Produk        perjanjian         telah
                                                        yang dipasok oleh CAP           berakhir,     perjanjian
                                                        kepada pihak ketiga tanpa       dapat      diperpanjang
                                                        persetujuan tertulis dari       dan/atau diperbaharui
                                                        CAP.      Total    kuantitas    berdasarkan
                                                        Produk adalah 210.000 MT        persetujuan bersama
                                                        per tahun sampai dengan         para pihak.
                                                        270.000      MT,    dengan
                                                        toleransi ± 10%, pada opsi
                                                        Penjual. Kuantitas atas
                                                        Produk      dapat    ditinjau
                                                        kembali dan/atau berubah
                                                        berdasarkan kesepakatan
                                                        para pihak secara tertulis.
6.    Perubahan dan Pernyataan          a.   CAP; dan   a. CAP memiliki tanah           Selama 10 tahun,           CAP       merupakan
      Kembali Perjanjian Sewa           b.   PBI.             yang terletak di Jalan    efektif sejak tanggal 27   pemegang saham PBI
      Tanah tanggal 8 Januari 2014                            Raya Anyer KM. 123,       Desember           2011
      sebagaimana        ditambah                             Ciwandan, Gunung          sampai dengan tanggal
      dengan Tambahan Terhadap                                Sugih,        Cilegon,    27 Desember 2021.
      Perubahan dan Pernyataan                                Banten (“Tanah”);
      Kembali Perjanjian Sewa                           b. PBI bermaksud untuk
      Tanah tanggal 4 Januari 2016                            menyewa Tanah milik
                                                              CAP tersebut yang
                                                              akan digunakan untuk
                                                              menjalankan kegiatan
                                                              usaha PBI;
                                                        c. CAP sepakat untuk
                                                              menyewakan          dan
                                                              memberi hak kepada
                                                              PBI              untuk
                                                              menggunakan Tanah
                                                              tersebut         untuk
                                                              kepentingan         PBI
                                                              dengan
                                                              menggunakan biaya
                                                              sepenuhnya dari PBI
                                                              atas tanah milik CAP
                                                              seluas total 42.207
                                                              m2;
                                                        Untuk menghindari keragu-
                                                        raguan, penyewaan Tanah
                                                        milik CAP kepada PBI
                                                        terhitung sejak tanggal 27
                                                        Desember 2011 sampai
                                                        dengan 8 Januari 2014
                                                        adalah seluas 40.000 m2
                                                        dan sejak tanggal 8
                                                        Januari     2014     sampai
                                                        dengan berakhirnya jangka
                                                        waktu      adalah     seluas
                                                        42.207 m2.
7.    Shared Utilities and Facilities   a.   CAP;       CAP,      PBI    dan      SRI   Perjanjian ini terus       CAP      merupakan
      Services Agreement tanggal        b.   PBI; dan   menandatangani                  berlaku hingga diakhiri    pemegang saham PBI
      17 Juni 2013 sebagaimana          c.   SRI.       perjanjian      penggunaan      berdasarkan                dan SRI



                                                                86
Page 107
No.   Nama Perjanjian                   Pihak              Deskripsi Singkat                Jangka Waktu              Hubungan Afiliasi
      telah diubah berdasarkan                             utilitas dan fasilitas secara    kesepakatan bersama
      Second     Amendment         to                      bersama-sama,         dimana     dari para pihak.
      Shared Utilities and Facilities                      berdasarkan        perjanjian,
      Services Agreement tanggal                           CAP dan PBI akan berbagi
      8 Agustus 2018                                       fasilitas dan menyediakan
                                                           jasa untuk SRI untuk
                                                           mendukung            kegiatan
                                                           usaha dan operasional
                                                           SRI, berupa antara lain HP
                                                           Steam,      dermaga       dan
                                                           gudang        penyimpanan,
                                                           pembuangan            limbah,
                                                           akses jalan, dan lain-lain
                                                           (“Jasa”).
8.    Perjanjian Jual Beli Pyrolisis    a.   CAP; dan      CAP memproduksi dan              3 tahun sejak 1 Januari   SCG       merupakan
      Gasoline tanggal 4 Januari        b.   SCG           menjual pyrolysis gasoline       2016 sampai dengan        pemegang     saham
      2016                                   Chemicals     (“Produk”)      dan      SCG     31 Desember 2018.         utama CAP
                                             Co.,   Ltd.   membeli Produk dari CAP.
                                             (“SCG”).                                       Para pihak sedang
                                                                                            dalam           proses
                                                                                            perpanjangan jangka
                                                                                            waktu perjanjian. Para
                                                                                            pihak dalam perjanjian
                                                                                            masih             terus
                                                                                            melaksanakan hak dan
                                                                                            kewajibannya dan oleh
                                                                                            karenanya         tetap
                                                                                            tunduk            pada
                                                                                            ketentuan-ketentuan
                                                                                            sebagaimana
                                                                                            tercantum        dalam
                                                                                            perjanjian      sampai
                                                                                            dengan
                                                                                            ditandatanganinya
                                                                                            dokumen
                                                                                            perpanjangan.
9.    Perjanjian Jual Beli Pyrolisis    a.   CAP; dan      CAP memproduksi dan              3 tahun sejak 1 Juli
      Gasoline tanggal 1 Juli 2016      b.   SCG.          menjual pyrolysis gasoline       2016 sampai dengan
                                                           (“Produk”)    dan    SCG         30 Juni 2019. Para
                                                           membeli Produk dari CAP.         Pihak             akan
                                                                                            mendiskusikan       dan
                                                                                            setuju            untuk
                                                                                            memperpanjang
                                                                                            jangka           waktu
                                                                                            Perjanjian untuk 3
                                                                                            tahun lagi pada atau
                                                                                            sebelum 31 Desember
                                                                                            2017.
10.   Logistics and Warehousing         a.   CAP; dan      CAP bermaksud untuk              Penunjukkan        SBL
      Management           Services     b.   PT     SCG    menunjuk SBL untuk               untuk     menyediakan
      Agreement      tanggal     18          Barito        menyediakan jasa dalam           jasa-jasa dimulai pada
      Januari 2018 sebagaimana               Logistics     operasional pergudangan          tanggal 1 Februari
      diubah dengan Amendment                (“SBL”).      dan transportasi produk          2018 sampai dengan
      No. 1 atas Perjanjian Jasa                           CAP yang mencakup                tanggal 31 Desember
      Manajemen dan Logistik                               kegiatan-kegiatan berikut:       2022, kecuali diakhiri
      tanggal 1 Februari 2019                                                               lebih awal berdasarkan
                                                           a.   Jasa             Jasa       ketentuan perjanjian.
                                                                transportasi    kargo
                                                                darat:                      Para pihak sepakat
                                                                i.   SBL                    bahwa jangka waktu
                                                                     menyediakan            perjanjian         akan
                                                                     perencanaan            diperpanjang secara
                                                                     transportasi,          otomatis untuk periode
                                                                     koordinasi dan         1 tahun, kecuali salah
                                                                     layanan                satu              pihak
                                                                     manajemen              memberitahukan
                                                                     untuk memenuhi         secara tertulis kepada
                                                                     persyaratan            pihak           lainnya
                                                                     penyerahan             mengenai
                                                                     barang jadi yang       keinginannya      untuk
                                                                     dikirim       dari     tidak memperpanjang
                                                                     gudang.                jangka            waktu
                                                                     Sebagai                perjanjian sekurang-
                                                                     tambahan,              kurangnya 6 bulan



                                                                   87
Page 108
No.   Nama Perjanjian   Pihak   Deskripsi Singkat               Jangka Waktu               Hubungan Afiliasi
                                          mengelola             sebelum jangka waktu
                                          gudang sampai         perjanjian berakhir dan
                                          ke antar-jemput       pemberitahuan
                                          gudang satelit        tersebut      disepakati
                                          dan dari gudang       oleh pihak lainnya.
                                          satelit   sampai
                                          pelanggan;
                                    ii.   Menjadwalkan
                                          pesanan
                                          penjualan
                                          secara berkala
                                          kepada
                                          transporter dan
                                          armada
                                          kontraktor yang
                                          berdedikasi
                                          untuk memenuhi
                                          komitmen sesuai
                                          jadwal tarif;
                                    iii. Menyediakan
                                          armada        yang
                                          memadai guna
                                          menunjang
                                          prakira estimasi
                                          volume bulanan
                                          sepanjang
                                          tahun, termasuk
                                          armada        baru
                                          yang          tidak
                                          kurang dari 50
                                          truk (box truck)
                                          baru.
                                    iv. SBL
                                          menyeragamka
                                          n dan menandai
                                          truk dan para
                                          supir;
                                    v. Menginput data
                                          bukti
                                          penyerahan dan
                                          manajemen
                                          catatan
                                          penyerahan
                                          kembali kepada
                                          CAP        secara
                                          akurat dan tepat
                                          waktu;
                                    vi. Bantuan
                                          pelayanan
                                          konsumen untuk
                                          pertanyaan,
                                          penjadwalan
                                          dan      keluhan
                                          terkait dengan
                                          status
                                          penyerahan;
                                    vii. Mengatur
                                          vendor         sub-
                                          kontraktor guna
                                          memastikan
                                          ketersediaan
                                          armada        serta
                                          tercapainya
                                          kualitas        dan
                                          standar
                                          penyerahan;
                                    viii. Mengatur
                                          standar
                                          keamanan
                                          armada        supir
                                          dan            sub-
                                          kontraktor;
                                    ix. Menelusuri dan
                                          melaporkan




                                        88
Page 109
No.   Nama Perjanjian   Pihak   Deskripsi Singkat               Jangka Waktu   Hubungan Afiliasi
                                          kinerja
                                          penyerahan
                                          kepada        CAP
                                          dengan       tepat
                                          waktu;
                                    x. Mengelola
                                          layanan
                                          transportasi
                                          melalui sistem
                                          SAP SBL;
                                    xi. Mengajukan
                                          klaim        yang
                                          relevan bersama
                                          dengan vendor
                                          untuk       setiap
                                          persediaan yang
                                          hilang/rusak;
                                    xii. Mengkoordinasi
                                          kan       operasi
                                          pergerakan arus
                                          transportasi
                                          antar-jemput
                                          antara fasilitas
                                          produksi
                                          polypropylene
                                          dan       fasilitas
                                          produksi
                                          polyethylene
                                          secara berkala;
                                    xiii. Asuransi;
                                    xiv. Mengkoordinasi
                                          kan       seluruh
                                          aktivitas
                                          penyerahan,
                                          termasuk kargo
                                          non-darat,
                                          domestik, impor
                                          dan ekspor.

                                b.   Jasa       manajemen
                                     gudang :
                                     i.   Menerima
                                          barang jadi yang
                                          dipalet dari jalur
                                          produksi       dan
                                          menempatkan
                                          produk-produk di
                                          teluk yang telah
                                          ditentukan       di
                                          dalam gudang
                                          pabrik (FGTN);
                                     ii.  Menerima
                                          barang jadi dan
                                          menempatkan di
                                          gudang satelit;
                                     iii. Memilih produk
                                          yang        dipalet
                                          untuk memenuhi
                                          pemesanan
                                          penyerahan
                                          barang         dan
                                          pengiriman tepat
                                          waktu;
                                     iv. Pengangkutan
                                          truk        produk
                                          polymer,
                                          termasuk namun
                                          tidak     terbatas
                                          terhadap
                                          kantong longgar,
                                          kantong besar,
                                          penyerahan
                                          dengan       palet,
                                          bulk/silo      dan




                                        89
Page 110
No.   Nama Perjanjian   Pihak   Deskripsi Singkat                Jangka Waktu   Hubungan Afiliasi
                                          pemeriksaan
                                          beban;
                                    v. Manajemen
                                          sistem
                                          manajemen
                                          gudang
                                          (warehouse
                                          management
                                          system)        SAP
                                          milik CAP dan
                                          penginputan
                                          data           serta
                                          memperbarui
                                          perpindahan
                                          inventaris yang
                                          masuk           dan
                                          keluar          dari
                                          fasilitas Gudang;
                                    vi. Menyiapkan
                                          administrasi
                                          yang berkaitan
                                          dengan operasi
                                          manajemen
                                          pergudangan
                                          serta memeriksa
                                          dan mengambil
                                          data yang benar;
                                    vii. Layanan
                                          konsumen
                                          terkait dengan
                                          status         serta
                                          jadwal
                                          pengiriman dan
                                          penyerahan
                                          (dispatch       and
                                          delivery);
                                    viii. Memindahkan
                                          odd lots menuju
                                          gudang barang
                                          slow moving dan
                                          menginformasik
                                          an kepada CAP
                                          terkait dengan
                                          Stock Keeping
                                          Unit         (SKU)
                                          barang         slow
                                          moving;
                                    ix. Penanganan
                                          yang          aman
                                          terhadap produk
                                          yang berada di
                                          dalam atau di
                                          luar gudang;
                                    x. Manajemen arus
                                          persediaan FIFO
                                          (first in first out)
                                          ke      pelanggan
                                          dan LIFO (last in
                                          first out) untuk
                                          transfer antar-
                                          gudang;
                                    xi. Menyediakan
                                          tenaga         kerja
                                          guna menunjang
                                          seluruh
                                          pelayanan;
                                    xii. Stock           Take
                                          inventaris dalam
                                          triwulan        dan
                                          tahunan;
                                    xiii. Mengatur        dan
                                          menerapkan
                                          seluruh proses
                                          yang berkaitan




                                        90
Page 111
No.   Nama Perjanjian                Pihak          Deskripsi Singkat              Jangka Waktu             Hubungan Afiliasi
                                                             dengan
                                                             Kesehatan dan
                                                             Keselamatan
                                                             Kerja (K3) pada
                                                             operasional
                                                             pergudangan;
                                                        xiv. Mengkoordinasi
                                                             kan perbaikan
                                                             dan perawatan
                                                             terhadap seluruh
                                                             MHE (“Material
                                                             Handling
                                                             Equipment”)
                                                             berdasarkan
                                                             biaya      ketika
                                                             peralatan masih
                                                             di        bawah
                                                             kepemilikan
                                                             CAP;
                                                        xv. Menangani
                                                             keluhan;
                                                        xvi. Mengelola
                                                             pemrosesan
                                                             bahan     bekas
                                                             gudang          di
                                                             pabrik.   Bahan
                                                             bekas     berarti
                                                             kelebihan bahan
                                                             dari        hasil
                                                             tumpahan dan
                                                             kerusakan.
                                                    c. Jasa         konsultasi
                                                        manajemen:

                                                         Dukungan berupa
                                                         saran, petunjuk dan
                                                         bantuan operasional
                                                         terhadap usaha atau
                                                         dan permasalahan
                                                         manajemen
                                                         organisasi lainnya
                                                         seperti rencana
                                                         strategis dan
                                                         organisasi dalam
                                                         bidang:
                                                         xvii. Sistem
                                                               teknologi;
                                                    Moda transportasi lainnya
                                                    seperti angkutan pantai
                                                    (pesisir), kereta api, laut,
                                                    bea cukai impor-ekspor
                                                    dan lain-lain.
GI
1.    Perjanjian Sewa Menyewa        a.   GI; dan   PBI bermaksud untuk            Sampai          dengan   GI dan PBI merupakan
      Wisma Barito Pacific Jakarta   b.   PBI       menyewa dari GI ruangan        tanggal 30 Juni 2020     perusahaan terkendali
      tanggal    1     Juli  2016                   dan    bangunan      untuk                              Perseroan
      sebagaimana diubah terakhir                   keperluan kantor pada
      kali dengan Amandemen                         umumnya     atau     untuk
      Kedua     Perjanjian  Sewa                    tujuan administratif pada
      Menyewa      Wisma    Barito                  gedung Wisma Barito
      Pacific Jakarta tanggal 1                     Pacific yang terletak di
      September 2019                                Kavling 62-63 Jalan S.
                                                    Parman, Jakarta
2.    Perjanjian Sewa Menyewa        a.   GI; dan   SMI bermaksud untuk            Sampai          dengan   GI dan SMI merupakan
      Wisma Barito Pacific Jakarta   b.   SMI       menyewa dari GI ruangan        tanggal 30 Juni 2020     perusahaan terkendali
      tanggal 1 Juli 2016 dengan                    dan    bangunan      untuk                              Perseroan
      Amandemen      tanggal   10                   keperluan kantor pada
      September 2018                                umumnya     atau     untuk
                                                    tujuan administratif pada
                                                    gedung Wisma Barito
                                                    Pacific yang terletak di
                                                    Kavling 62-63 Jalan S.
                                                    Parman, Jakarta




                                                           91
Page 112
No.    Nama Perjanjian                Pihak            Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu             Hubungan Afiliasi
3.     Perjanjian   Sewa-Menyewa      a. GI;           GI sebagai pemberi sewa             Sampai       dengan      Perseroan merupakan
       Wisma Barito Pacific Jakarta   b. Perseroan.    melakukan         perjanjian        tanggal 31 Desember      pemegang saham GI
       tanggal 1 Januari 2014                          menyetujui            untuk         2020.
       sebagaimana telah diubah                        melakukan              sewa
       terakhir    kali     dengan                     menyewakan ruang kantor
       Perubahan (Perpanjangan)                        dengan Perseroan sebagai
       Perjanjian   Sewa     Ruang                     penyewa di Wisma Barito
       Kantor di Wisma Barito                          Pacific, Jl. Let. Jend. S.
       tanggal 1 November 2018                         Parman       Kav.    62-62,
                                                       Jakarta.
4.     Perjanjian Sewa Menyewa        a.   GI;         GI setuju untuk                     Sampai          dengan   GI      dan      CAP
       Wisma Barito Pacific Jakarta   b.   CAP.        menyewakan dan CAP                  tanggal 30 Juni 2020.    merupakan
       tanggal    1     Juli  2016                     setuju untuk menyewa                                         perusahaan       yang
       sebagaimana terakhir kali                       ruang dan bangunan                                           dikendalikan      oleh
       diubah dengan Amandemen                         kepada GI dengan rincian                                     Perseroan
       Ketiga    Perjanjian   Sewa                     sebagai berikut:
       Menyewa      Wisma    Barito                    a. Lokasi: Lantai 2, 5, 7
       Pacific Jakarta tanggal 6                           Tower A dan Lantai 2
       September 2018                                      Tower B
                                                       b. Total area disewakan:
                                                            Lantai 2 Tower A
                                                            (820,22 m2), Lantai 5
                                                            Tower A (633,38 m2),
                                                            Lantai 7 Tower A
                                                            (451,52 m2), Lantai 2
                                                            Tower B (753,04 m2),
                                                            Gudang (18,81 m2),
                                                            dan Lantai 7 Tower B
                                                            (285,99 m2)
                                                       c. Total               Area
                                                            Disewakan: 2.962,96
                                                            m2,

                                                          yang terletak di Wisma
                                                          Barito Pacific yang terletak
                                                          di Kavling 62-63 Jalan S.
                                                          Parman,       Jakarta   dan
                                                          dimiliki oleh GI.
MCI
1.     Perjanjian   Sewa-Menyewa      a.   MCI;           GI sebagai pemberi sewa          Sampai         dengan    GI        merupakan
       Wisma Barito Pacific Jakarta   b.   GI.            melakukan           perjanjian   tanggal 29    Februari   pemegang saham MCI
       tanggal 15 Januari 2019                            menyetujui               untuk   2020
                                                          melakukan                sewa
                                                          menyewakan ruang kantor
                                                          dengan      MCI       sebagai
                                                          penyewa yang berlokasi di
                                                          Lantai 6 Tower B Wisma
                                                          Barito Pacific, Jl. Let. Jend.
                                                          S. Parman Kav. 62-62,
                                                          Jakarta dengan luas 32,23
                                                          m2.

      K. PERJANJIAN DENGAN PIHAK KETIGA

      Dalam menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya Perseroan dan Perusahaan Anak mengadakan perjanjian-
      perjanjian dengan pihak ketiga. Perjanjian-perjanjian yang masih berlaku dengan pihak-pihak tersebut sampai
      dengan Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

       No.   Nama Perjanjian                      Pihak                     Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
       CAP
       1.    Perjanjian    Penunjukan      Agen   a.   CAP; dan             CAP       mengangkat        dan    Sejak tanggal 1
             Penjualan tanggal 2 Januari 2019     b.   PT       Sarana      menunjuk SKI sebagai agen          Januari        2019
                                                       Kimindo              untuk memasarkan produk            sampai       dengan
                                                       Intiplas             Polyethylene dengan merek          tanggal          31
                                                       (“SKI”).             Asrene dan/atau Polypropylene      Desember      2019.
                                                                            dengan      merek       Trilene    CAP berhak untuk
                                                                            (“Produk”) berdasarkan syarat      tidak
                                                                            dan ketentuan perjanjian dan       memperpanjang
                                                                            SKI menerima pengangkatan          perjanjian dengan
                                                                            dan     penunjukan    tersebut     menyampaikan
                                                                            selama      jangka       waktu     pemberitahuan
                                                                            perjanjian.                        tertulis kepada SKI
                                                                                                               selambat-



                                                                  92
Page 113
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                  Deskripsi Singkat                 Jangka Waktu
                                                                                                    lambatnya 1 bulan
                                                                                                    sebelum
                                                                                                    berakhirnya jangka
                                                                                                    waktu      perjanjian.
                                                                                                    SKI             dapat
                                                                                                    memperpanjang
                                                                                                    jangka          waktu
                                                                                                    perjanjian dengan
                                                                                                    memberikan
                                                                                                    pemberitahuan
                                                                                                    tertulis kepada CAP
                                                                                                    selambat-
                                                                                                    lambatnya 3 bulan
                                                                                                    sebelum
                                                                                                    berakhirnya
                                                                                                    perjanjian      untuk
                                                                                                    mendapatkan
                                                                                                    persetujuan tertulis
                                                                                                    atas itu dari CAP.
2.    Perjanjian    Penunjukan      Agen   a.   CAP; dan          CAP       mengangkat        dan   Sejak tanggal 1
      Penjualan tanggal 2 Januari 2019     b.   PT      Akino     menunjuk AW sebagai agen          Januari          2019
                                                Wahanamulia       untuk memasarkan produk           sampai        dengan
                                                (“AW”).           Polyethylene dengan merek         tanggal            31
                                                                  Asrene dan/atau Polypropylene     Desember        2019.
                                                                  dengan      merek       Trilene   CAP berhak untuk
                                                                  (“Produk”) berdasarkan syarat     tidak
                                                                  dan ketentuan perjanjian dan      memperpanjang
                                                                  AW menerima pengangkatan          perjanjian dengan
                                                                  dan     penunjukan    tersebut    menyampaikan
                                                                  selama      jangka       waktu    pemberitahuan
                                                                  perjanjian.                       tertulis kepada AW
                                                                                                    selambat-
                                                                                                    lambatnya 1 bulan
                                                                                                    sebelum
                                                                                                    berakhirnya jangka
                                                                                                    waktu      perjanjian.
                                                                                                    AW              dapat
                                                                                                    memperpanjang
                                                                                                    jangka          waktu
                                                                                                    perjanjian dengan
                                                                                                    memberikan
                                                                                                    pemberitahuan
                                                                                                    tertulis kepada CAP
                                                                                                    selambat-
                                                                                                    lambatnya 3 bulan
                                                                                                    sebelum
                                                                                                    berakhirnya
                                                                                                    perjanjian      untuk
                                                                                                    mendapatkan
                                                                                                    persetujuan tertulis
                                                                                                    atas itu dari CAP.
3.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene    a.   CAP; dan          CAP adalah perusahaan yang        Sampai dengan 6
      dan/atau Polypropylene tanggal 2     b.   PT       Sarana   memproduksi      polyethylene     Oktober 2019.
      Januari 2019 sebagaimana diubah           Kimindo           dengan      merek     dagang
      dengan Amandemen - Q3 2019 atas           Intiplas          ASRENE (“PE ASRENE”) dan          Sampai        dengan
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene         (“SKI”).          polypropylene dengan merek        tanggal Prospektus
      dan/atau Polypropylene tanggal 1                            dagang      TRILENE      (“PP     ini diterbitkan, para
      Juli 2019                                                   TRILENE”), sedangkan SKI          pihak sedang dalam
                                                                  adalah    perusahaan    yang      proses
                                                                  membutuhkan      polyethylene     perpanjangan
                                                                  dan/atau polypropylene untuk      jangka          waktu
                                                                  bahan baku produksinya. Oleh      perjanjian.      Para
                                                                  karena itu, SKI bermaksud         pihak          dalam
                                                                  membeli dan CAP bersedia          perjanjian     masih
                                                                  untuk menjual PE ASRENE           terus
                                                                  dan/atau PP TRILENE kepada        melaksanakan hak
                                                                  SKI.                              dan kewajibannya
                                                                                                    dan oleh karenanya
                                                                                                    tetap tunduk pada
                                                                                                    ketentuan-
                                                                                                    ketentuan
                                                                                                    sebagaimana
                                                                                                    tercantum      dalam
                                                                                                    perjanjian sampai




                                                        93
Page 114
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                    Deskripsi Singkat               Jangka Waktu
                                                                                                   dengan
                                                                                                   ditandatanganinya
                                                                                                   dokumen
                                                                                                   perpanjangan.
4.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang      Sampai dengan 30
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    b.   PT      Akino       memproduksi      polyethylene   Juni 2019.
      Januari 2019 sebagaimana diubah          Wahanamulia         dengan      merek     dagang
      dengan Amandemen - Q2 2019 atas          (“AW”).             ASRENE (“PE ASRENE”) dan        Sampai        dengan
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene                            polypropylene dengan merek      tanggal Prospektus
      dan/atau Polypropylene tanggal 1                             dagang      TRILENE      (“PP   ini diterbitkan, para
      April 2019                                                   TRILENE”), sedangkan AW         pihak sedang dalam
                                                                   adalah    perusahaan    yang    proses
                                                                   membutuhkan      polyethylene   perpanjangan
                                                                   dan/atau polypropylene. Oleh    jangka          waktu
                                                                   karena itu, AW bermaksud        perjanjian.      Para
                                                                   membeli dan CAP bersedia        pihak          dalam
                                                                   untuk menjual PE ASRENE         perjanjian     masih
                                                                   dan/atau PP TRILENE kepada      terus
                                                                   AW.                             melaksanakan hak
                                                                                                   dan kewajibannya
                                                                                                   dan oleh karenanya
                                                                                                   tetap tunduk pada
                                                                                                   ketentuan-
                                                                                                   ketentuan
                                                                                                   sebagaimana
                                                                                                   tercantum      dalam
                                                                                                   perjanjian sampai
                                                                                                   dengan
                                                                                                   ditandatanganinya
                                                                                                   dokumen
                                                                                                   perpanjangan.
5.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang      Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    b.   PT       Poliplas   memproduksi      polyethylene   tanggal 30 Juni
      Januari 2019 sebagaimana diubah          Indah               dengan      merek     dagang    2019.
      dengan Amandemen - Q2 2019 atas          Sejahtera           ASRENE (“PE ASRENE”) dan
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene        (“PIS”).            polypropylene dengan merek      Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 1                             dagang      TRILENE      (“PP   tanggal Prospektus
      April 2019                                                   TRILENE”), sedangkan PIS        ini diterbitkan, para
                                                                   adalah    perusahaan    yang    pihak sedang dalam
                                                                   membutuhkan      polyethylene   proses
                                                                   dan/atau polypropylene untuk    perpanjangan
                                                                   bahan baku produksinya. Oleh    jangka          waktu
                                                                   karena itu, PIS bermaksud       perjanjian.      Para
                                                                   membeli dan CAP bersedia        pihak          dalam
                                                                   untuk menjual PE ASRENE         perjanjian     masih
                                                                   dan/atau PP TRILENE kepada      terus
                                                                   PIS.                            melaksanakan hak
                                                                                                   dan kewajibannya
                                                                                                   dan oleh karenanya
                                                                                                   tetap tunduk pada
                                                                                                   ketentuan-
                                                                                                   ketentuan
                                                                                                   sebagaimana
                                                                                                   tercantum      dalam
                                                                                                   perjanjian sampai
                                                                                                   dengan
                                                                                                   ditandatanganinya
                                                                                                   dokumen
                                                                                                   perpanjangan.
6.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan            CAP adalah perusahaan yang      Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    b.   CV         Sinar    memproduksi      polyethylene   tanggal 6 Oktober
      Januari 2019 sebagaimana diubah          Joyoboyo            dengan      merek     dagang    2019.
      dengan Amandemen – Q3 2019 atas          Plastik (“SJP”).    ASRENE (“PE ASRENE”) dan
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene                            polypropylene dengan merek      Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 1                             dagang      TRILENE      (“PP   tanggal Prospektus
      Juli 2019                                                    TRILENE”), sedangkan SJP        ini diterbitkan, para
                                                                   adalah    perusahaan    yang    pihak sedang dalam
                                                                   membutuhkan      polyethylene   proses
                                                                   dan/atau polypropylene untuk    perpanjangan
                                                                   bahan baku produksinya. Oleh    jangka          waktu
                                                                   karena itu, SJP bermaksud       perjanjian.      Para
                                                                   membeli dan CAP bersedia        pihak          dalam
                                                                   untuk menjual PE ASRENE         perjanjian     masih
                                                                                                   terus



                                                         94
Page 115
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                   Deskripsi Singkat                Jangka Waktu
                                                                  dan/atau PP TRILENE kepada       melaksanakan hak
                                                                  SJP.                             dan kewajibannya
                                                                                                   dan oleh karenanya
                                                                                                   tetap tunduk pada
                                                                                                   ketentuan-
                                                                                                   ketentuan
                                                                                                   sebagaimana
                                                                                                   tercantum    dalam
                                                                                                   perjanjian sampai
                                                                                                   dengan
                                                                                                   ditandatanganinya
                                                                                                   dokumen
                                                                                                   perpanjangan.
7.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang       Sampai      dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    b.   PT     Cahaya      memproduksi      polyethylene    tanggal 6 Oktober
      Januari 2019 sebagaimana diubah          Kharisma           dengan      merek     dagang     2019.
      dengan Amandemen – Q3 2019 atas          Plasindo           ASRENE (“PE ASRENE”) dan
      Perjanjian Jual Beli Polyethylene        (“CKP”)            polypropylene dengan merek       Sampai        dengan
      dan/atau Polypropylene tanggal 1                            dagang      TRILENE      (“PP    tanggal Prospektus
      Juli 2019                                                   TRILENE”), sedangkan CKP         ini diterbitkan, para
                                                                  adalah    perusahaan    yang     pihak sedang dalam
                                                                  membutuhkan      polyethylene    proses
                                                                  dan/atau polypropylene untuk     perpanjangan
                                                                  bahan baku produksinya. Oleh     jangka          waktu
                                                                  karena itu, CKP bermaksud        perjanjian.      Para
                                                                  membeli dan CAP bersedia         pihak          dalam
                                                                  untuk menjual PE ASRENE          perjanjian     masih
                                                                  dan/atau PP TRILENE kepada       terus
                                                                  CKP                              melaksanakan hak
                                                                                                   dan kewajibannya
                                                                                                   dan oleh karenanya
                                                                                                   tetap tunduk pada
                                                                                                   ketentuan-
                                                                                                   ketentuan
                                                                                                   sebagaimana
                                                                                                   tercantum      dalam
                                                                                                   perjanjian sampai
                                                                                                   dengan
                                                                                                   ditandatanganinya
                                                                                                   dokumen
                                                                                                   perpanjangan.
8.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang       2 Januari 2019
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    c.   PT         Lotte   memproduksi       polyethylene   sampai dengan 31
      Januari 2019                             Packaging          dengan      merek      dagang    Desember 2019.
                                               (“Lotte”).         ASRENE (“PE ASRENE”) dan
                                                                  polypropylene dengan merek
                                                                  dagang      TRILENE       (“PP
                                                                  TRILENE”), sedangkan Lotte
                                                                  adalah    perusahaan     yang
                                                                  membutuhkan       polyethylene
                                                                  dan/atau polypropylene untuk
                                                                  bahan baku produksinya. Oleh
                                                                  karena itu, Lotte bermaksud
                                                                  membeli dan CAP bersedia
                                                                  untuk menjual PE ASRENE
                                                                  dan/atau PP TRILENE kepada
                                                                  Lotte.
9.    Perjanjian Jual Beli Polyethylene   a.   CAP; dan           CAP adalah perusahaan yang       2 Januari 2018
      dan/atau Polypropylene tanggal 2    b.   PT Sayap Mas       memproduksi       polyethylene   sampai dengan 31
      Januari 2018                             Utama     yang     dengan      merek      dagang    Maret 2018.
                                               bertindak          ASRENE (“PE ASRENE”) dan
                                               mewakili           polypropylene dengan merek       Sampai        dengan
                                               dirinya sendiri    dagang      TRILENE       (“PP   tanggal Prospektus
                                               dan beberapa       TRILENE”), sedangkan Wings       ini diterbitkan, para
                                               perusahaan         Group adalah perusahaan yang     pihak sedang dalam
                                               sebagai            membutuhkan       polyethylene   proses
                                               berikut:    PT     dan/atau polypropylene untuk     perpanjangan
                                               Lion Wings, PT     bahan baku produksinya. Oleh     jangka          waktu
                                               Unipacks           karena itu, Wings Group          perjanjian.      Para
                                               Indosystems,       bermaksud membeli dan CAP        pihak          dalam
                                               PT Tirta Alam      bersedia untuk menjual PE        perjanjian     masih
                                               Segar,      PT     ASRENE        dan/atau      PP   terus
                                               Mitra     Alam     TRILENE      kepada     Wings    melaksanakan hak
                                               Segar, dan PT      Group.                           dan kewajibannya



                                                        95
Page 116
No.   Nama Perjanjian                    Pihak                    Deskripsi Singkat                 Jangka Waktu
                                             Wings Surya                                            dan oleh karenanya
                                             (“Wings                                                tetap tunduk pada
                                             Group”).                                               ketentuan-
                                                                                                    ketentuan
                                                                                                    sebagaimana
                                                                                                    tercantum    dalam
                                                                                                    perjanjian sampai
                                                                                                    dengan
                                                                                                    ditandatanganinya
                                                                                                    dokumen
                                                                                                    perpanjangan.

10.   Perjanjian Jual Beli Ethylene      a.    CAP; dan           CAP memproduksi dan menjual       1 Januari 2016 – 31
      tanggal 4 Januari 2016             c.   PT Asahimas         ethylene, sedangkan Pembeli       Desember 2025
                                              Chemical            membutuhkan           ethylene
                                              (“Pembeli”).        sebagai salah satu bahan baku
                                                                  untuk mendukung kegiatan
                                                                  usahanya.      CAP    bersedia
                                                                  menjual     ethylene   kepada
                                                                  Pembeli dan Pembeli bersedia
                                                                  membeli ethylene dari CAP
                                                                  untuk memenuhi kebutuhan
                                                                  Pembeli selama jangka waktu
                                                                  perjanjian.

                                                                  Kuantitas   tahunan    produk
                                                                  selama jangka waktu perjanjian
                                                                  adalah minimal 100.000 MT.

11.   Perjanjian Jual Beli Ethylene      a.   CAP; dan            CAP memproduksi dan menjual       1 Januari 2019 – 31
      tanggal 2 Januari 2019             b.   PT    Sulfindo      ethylene, sedangkan Pembeli       Desember 2019
                                              Adiusaha            membutuhkan            ethylene
                                              (“Pembeli”).        sebagai salah satu bahan baku
                                                                  untuk mendukung kegiatan
                                                                  usahanya.      CAP    bersedia
                                                                  menjual     ethylene    kepada
                                                                  Pembeli dan Pembeli bersedia
                                                                  membeli ethylene dari CAP
                                                                  untuk memenuhi kebutuhan
                                                                  Pembeli selama jangka waktu
                                                                  perjanjian, dengan kuantitas
                                                                  sebesar 44.000 MT per tahun.
12.   Term Agreement for the Sale of     a.   CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli         1 Januari 2019 - 31
      Naphtha 1 Januari 2019 – 31        b.   Total Trading       naphtha dari Total dan Total      Desember 2019
      Desember 2019, CFR Anyer No.            Asia Pte.Ltd.       sepakat     menjual    naphtha
      REF: SPTE00944 tanggal 2 Januari        (“Total”).          kepada CAP dengan jenis
      2019                                                        Aramco      A180     EX    Ras
                                                                  Tanura/Yanbu,     Satorp     EX
                                                                  Jubail dan Light Naphtha EX
                                                                  Middle East (KCP Light, B220,
                                                                  ADGAS P+, ADNOC P+, Light
                                                                  Naphtha EX Santos).
13.   Naphtha Sale and Purchase          a.   CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli         1 Januari 2019 - 31
      Contract No. PTCHA19TS0001         c.   Chevron             naphtha dari Chevron dan          Desember 2019
      tanggal 9 Januari 2019                  U.S.A.       Inc.   Chevron     sepakat    menjual
                                              (Singapore          naphtha kepada CAP sesuai
                                              branch)             ketentuan perjanjian.
                                              (“Chevron”).
14.   Standard Sales Contract – Terms      c. CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli         1 Januari 2019 - 31
      “CFR”/”CIF” (INCOTERMS 2000)         d. Shell MDS           naphtha dari Shell dengan         Desember 2019
      tanggal 2 Januari 2019                    (Malaysia)        nama produk SMDS GTL
                                                Sendirian         Naphtha.
                                                Berhad.
                                                (“Shell”).
15.   SIETCO’s Term Sale of Naphtha      a. CAP; dan              CAP sepakat untuk membeli         1 Januari 2019 - 31
      No. ITA2MM tanggal 14 Mei 2019     b. Shell                 naphtha dari Shell grade dan      Desember 2019
                                             International        kualitas sebagai berikut (a)
                                             Eastern              Grade A: Oryx GTL Naphtha
                                             Trading              dan/atau Pearl GTL Naphtha;
                                             Company              dan/atau
                                             (“Shell”)            (b) Grade B: AG LVN A (A180);
                                                                  dan/atau




                                                        96
Page 117
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                    Deskripsi Singkat                        Jangka Waktu
                                                                    (c) Grade BC: AG LVN B (B220,
                                                                    A180, Adnoc Paraffinic, Adgas,
                                                                    KPC LVN).

16.   Agreement for Sale and Purchase      a.   CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli                1 Januari 2019 - 31
      of Naphtha tanggal 2 Januari 2018    b.   Marubeni            naphtha dari Marubeni dengan             Desember 2019
      sebagaimana telah diubah dengan           Petroleum Co.,      kategori sebagai berikut:
      Amendment No. 1 for Sale and              Ltd.                 a. Qatar Pearl/Oryx GTL,
      Purchase of Naphtha tanggal 2             (“Marubeni”)               Samref (Grade A);
      Januari 2019                                                   b. Saudi A180 (ex-Ras
                                                                           Tanura dan/atau ex-
                                                                           Yanbu), Naphtha ex.
                                                                           Satorp (Grade B);
                                                                     c. Light Naphtha lainnya
                                                                           (Grade C), yaitu:
                                                                           i. B220,             Paraffinic
                                                                                 Naphtha              ex-
                                                                                 Ruwais/Das Island,
                                                                                 Qatar      NGL        ex-
                                                                                 Mesaieed, KPC Light,
                                                                                 Plant Condensate ex-
                                                                                 Ras Laffan, Sohar
                                                                                 Light, Nodco Naphtha
                                                                                 ex-Mesaieed; dan
                                                                           ii. ENOC Light, S-Oil
                                                                                   Light, dan SK Light.
                                                                    d. Full         Range        Naphtha
                                                                          (Grade D), yaitu B210, LS
                                                                          Naphtha            ex-Ruwais,
                                                                          Splitter      Naphtha       ex-
                                                                          Ruwais, Jubail, KPC FRN,
                                                                          Naphtha             ex-Rabigh,
                                                                          Naphtha ex-Jeddah, SRC.
17.   Butene-1 Supply Agreement tanggal a.      CAP; dan            CAP sepakat untuk membeli                1 Januari 2019 - 31
      28 Februari 2019                  b.      Sumitomo            Butene-1         dari      Sumitomo      Desember 2019
                                                Corporation         sehubungan dengan kebutuhan
                                                (“Sumitomo”)        manufaktur internal CAP. CAP
                                                                    akan membeli sebanyak 5.000
                                                                    MT – 6.000 (dengan toleransi
                                                                    kurang lebih 5%) MT pada opsi
                                                                    CAP selama jangka waktu
                                                                    perjanjian,         yang         akan
                                                                    dikirimkan ke pelabuhan di
                                                                    Anyer, Indonesia.
18.   Butene-1     Supply    Agreement a.       CAP; dan            CAP sebagai penjual sepakat              1 Januari 2019 - 31
      Reference No. ABTN0001-19S b.             Apex     Energy     untuk menjual Butene-1 dalam             Desember 2019
      tanggal 2 Januari 2019                    International       jumlah        besar       (“Produk”)
                                                Pte           Ltd   kepada Apex sebagai pembeli
                                                (“Apex”)            dan Apex sepakat untuk
                                                                    membeli Produk dari CAP
                                                                    untuk memenuhi kebutuhan
                                                                    Apex. Kualitas Produk yang
                                                                    diperjanjikan                  adalah
                                                                    sebagaimana spesifikasi dari
                                                                    produsen                       mayor
                                                                    (Korea/Taiwan/Singapura/Yhail
                                                                    and       jika     origin     lainnya
                                                                    memenuhi CAPC).
19.   Perjanjian Jual Beli Gas No.         a. CAP; dan              BIG bersedia menjual dan                 Perjanjian berlaku
      13.127/BIG-LGA/I/2015 tanggal 1      b. PT Banten Inti        menyalurkan gas bumi dengan              sampai     dengan
      Januari 2015 antara CAP dan PT          Gasindo (“BIG”)       spesifikasi yang diatur dalam            tanggal 1 Januari
      Banten Inti Gasindo sebagaimana                               perjanjian (“Gas”) kepada CAP            2020.
      diubah     dengan      Amandemen                              dan CAP bersedia membeli dan
      Pertama Perjanjian Jual Beli Gas                              menerima           Gas         sesuai
      tanggal 5 Februari 2016                                       keperluan industri CAP yang
                                                                    berlokasi di Ciwandan-Banten.
20.   Perjanjian Jual Beli Gas Pelanggan   a. CAP; dan              CAP akan menggunakan gas                 Berlaku efektif sejak
      Industri      Manufaktur       dan   b. PT Perusahaan         dari PGN untuk memenuhi                  tanggal 1 April 2013
      Pembangkitan       Listrik   Nomor      Gas     Negara        kebutuhan gas CAP, yaitu                 sampai      dengan
      013300.PK/HK.02/USH/2013                (Persero) Tbk         untuk bahan bakar peralatan              tanggal            31
      tanggal 15 Maret 2013 antara CAP        (“PGN”)               untuk produksi utama Ethylene.           Desember 2022
      dan PT Perusahaan Gas Negara
      (Persero) Tbk sebagaimana terakhir
      kali diubah dengan Amandemen



                                                          97
Page 118
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                 Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
      Kelima Perjanjian Jual Beli Gas
      Pelanggan Industri Manufaktur dan
      Pembangkitan         Listrik    No.
      075900.Amd/HK.02/BGP/2017
      tanggal 24 November 2017
21.   Perjanjian Jual Beli Untuk Pasokan     a.   CAP; dan         CAP dalam hal memenuhi               1 Februari 2017 –
      Gas           Nitrogen          No.    b.   PT Air Liquide   kebutuhan       nitrogen    untuk    31 Januari 2027
      Contract/Alindo/037/IX/2016 tanggal         Indonesia        kegiatan operasional pabrik,
      30 Desember 2016                            (“ALI”).         sepakat       untuk      membeli
                                                                   pasokan nitrogen sebagaimana
                                                                   dituangkan dalam perjanjian
                                                                   untuk Gas Nitrogen dari ALI.
22.   Perjanjian Jual Beli Gas Hidrogen      a. CAP; dan           CAP membeli dari ALI hidrogen        5 Desember 2017 –
      No.      Contract/Alindo/056/XI/2017   b. PT Air Liquide     dengan spesifikasi teknis (i)        1 Maret 2034
      tanggal 5 Desember 2017                   Indonesia          tingkat purity 99,9 vol%, dan (ii)
                                                (“ALI”).           impurities H2O = maximum
                                                                   ppm volume, O2+CO+CO2 = 5
                                                                   maximum ppm volume, Sulfur
                                                                   as S = 1 maximum ppm weight
                                                                   (“Gas Hidrogen”).
23.   Perjanjian Jual Beli Gas Hidrogen      a. CAP; dan           CAP memiliki raw hydrogen            5 Desember 2017 –
      Mentah                          No.    b. PT Air Liquide     yang dihasilkan sebagai produk       1 Maret 2034
      Contract/Alindo/055/XI/2017 tanggal       Indonesia          samping berasal dari fasilitas
      5 Desember 2017                           (“ALI”).           naphtha cracker (“Produk”),
                                                                   dan ALI sepakat untuk membeli
                                                                   Produk tersebut dan untuk
                                                                   menjual Produk
24.   Perjanjian Jual Beli Kondensat         a.   CAP; dan         CAP membeli Kondensat yang           10 Agustus 2018 –
      tanggal 10 Agustus 2018                b.   Konsorsium PT    dihasilkan PT Donggi Senoro          10 Agustus 2021
                                                  Titis Sampurna   LNG        (“DSLNG”)         dari
                                                  dan PT Surya     Konsorsium sebagai pemenang
                                                  Mandala Sakti    lelang jual beli Kondensat dari
                                                  (“Konsorsium     DSLNG dengan kualitas as it is
                                                  ”)               sebagaimana dihasilkan oleh
                                                                   LNG Plant milik DSLNG di
                                                                   Kabupaten Banggai, Sulawesi
                                                                   Tengah,       sesuai      dengan
                                                                   nominasi jumlah produksi yang
                                                                   diberikan DSLNG dari waktu ke
                                                                   waktu. Dimana CAP akan
                                                                   membeli seluruh kondensat
                                                                   yang di produksi selama jangka
                                                                   waktu perjanjian ini.

                                                                   CAP menjamin akan offtake
                                                                   kondensat       sesuai   dengan
                                                                   jumlah lifting nomination yang
                                                                   dileuarkandikeluarkan        oleh
                                                                   Konsorsium dan disetujui oleh
                                                                   CAP.
25.   Kontrak Jual Beli Produk Propylene     a.    CAP; dan        Pertamina mempunyai kegiatan         Sampai dengan 31
      No. 006/F10000/2019-S3 tanggal 15      b.    PT Pertamina    usaha di bidang energi yaitu         Desember 2019.
      Maret 2019                                   (Persero)       minyak dan gas bumi, energi
                                                   (“Pertamina”)   baru dan terbarukan, termasuk
                                                                   penjualan              Propylene
                                                                   (selanjutnya              disebut
                                                                   “Propylene”),        dan     CAP
                                                                   bermaksud untuk membeli
                                                                   Propylene       dari   Pertamina
                                                                   dengan syarat dan ketentuan
                                                                   sebagaimana diatur dalam
                                                                   perjanjian ini.
26.   Perjanjian Jual Beli Normal Hexane     a.    CAP; dan        Bahwa Indochem memproduksi           Sampai dengan 31
      tanggal 2 Januari 2019                 b.    PT              dan menjual, antara lain Normal      Desember 2019.
                                                   Indochemical    Hexane (selanjutnya disebut
                                                   Citra   Kimia   “Produk”). Dalam mendukung
                                                   (“Indochem”)    kegiatan usaha sehari-hari,
                                                                   CAP membutuhkan Produk
                                                                   sebagai salah satu bahan
                                                                   bakunya. Indochem sepakat
                                                                   untuk menjual Produk kepada
                                                                   CAP dan CAP sepakat membeli
                                                                   produk dari Indochem.




                                                          98
Page 119
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                  Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu
27.   Agreement Between PT Chandra         a. CAP; dan            Hak Paten berarti hak paten         Selama 10 tahun
      Asri Petrochemical Tbk and Lummus    b. Lummus              terkait pelaksanaan Proses.         sejak dimulai (19
      Technology Inc. for License and          Technology                                             Desember      2015)
      Engineering and Technical Services       Inc.     (“LTI”)   Informasi Teknis berarti            sampai       dengan
      Relating to an Ethylene Plant            (saat        ini   informasi teknis, data,             tanggal          19
      Expansion to be Located in Anyer,        dikenal            termasuk data operasional           Desember       2025
      Banten, Indonesia tanggal 20 Juni        dengan nama        Pabrik, know-how, rahasia           atau 15 tahun sejak
      2011 sebagaimana terakhir kali           CB&I               dagang, dan penemuan yang           Tanggal       Efektif
      diubah dengan Amendment No. 4 to         Technology         dipatenkan maupun tidak             (sampai      dengan
      License, Engineering and Technical       Inc. (“CB&I”)).    dipatenkan, yang terkait            tanggal 20 Juni
      Services Agreement tanggal 3 April                          dengan Proses, yang                 2026), yang mana
      2017                                                        dikendalikan oleh pihak dalam       yang lebih singkat.
                                                                  Perjanjian ini terhitung sejak
                                                                  Tanggal Efektif.

                                                                  Pabrik berarti fasilitas
                                                                  komersial milik CAP yang
                                                                  berlokasi di Anyer, Banten,
                                                                  Indonesia, untuk pelaksanaan
                                                                  Proses perluasan produksi
                                                                  ethylene kelas polymer sampai
                                                                  dengan 820.000 MT per tahun.
                                                                  Pembaharuan berarti
                                                                  pembaharuan terhadap
                                                                  Informasi Teknis yang
                                                                  diperoleh atau dikembangkan
                                                                  oleh pihak manapun sejak
                                                                  Tanggal Efektif yang dimiliki
                                                                  atau dikendalikan oleh Pihak
                                                                  tersebut yang memberikan hak
                                                                  bagi Pihak tersebut untuk
                                                                  memberikan lisensi tanpa
                                                                  pertimbangan Pihak lainnya.

                                                                  Proses berarti proses yang
                                                                  dikembangkan oleh LTI guna
                                                                  produksi ethylene dan produk
                                                                  terkait, dimana LTI memiliki
                                                                  hak untuk memberikan lisensi
                                                                  dan memberikan informasi
                                                                  teknis serta jasa teknis atas
                                                                  proses tersebut.

                                                                  Tanggal Efektif berarti tanggal
                                                                  20 Juni 2011.

                                                                  LTI memberikan Informasi
                                                                  Teknis    dan     jasa     teknik
                                                                  berdasarkan Perjanjian ini
                                                                  kepada     CAP      dan      CAP
                                                                  menyetujui untuk memberikan
                                                                  kepada LTI Informasi Teknis
                                                                  milik CAP dan Pembaharuan
                                                                  yang terkait dengan Proses dan
                                                                  CAP memiliki hak untuk
                                                                  melindungi seluruh informasi
                                                                  yang terkait dengan lisensi
                                                                  lainnya yang dimiliki oleh CAP.
                                                                  LTI dapat mengungkapkan
                                                                  Informasi Teknis milik CAP
                                                                  kepada      penerima      lisensi
                                                                  lainnya dari LTI dan LTI
                                                                  menyetujui bahwa selama 10
                                                                  tahun sejak Tanggal Efektif, LTI
                                                                  menyetujui untuk memberikan
                                                                  kepada CAP lisensi non-
                                                                  eksklusif untuk menggunakan
                                                                  Informasi Teknis milik LTI dan
                                                                  Hak Paten untuk pelaksanaan
                                                                  Proses pada Pabrik. Lisensi
                                                                  tersebut tidak termasuk hak
                                                                  untuk memberikan sublisensi.




                                                        99
Page 120
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                 Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu
28.   License Agreement tanggal 7 Mei      a. CAP; dan           CAP        bermaksud        untuk   Perjanjian berlaku
      1993 sebagaimana diubah dengan       b. Showa Denko        menerima lisensi paten dari         sejak tanggal 10
      Amendment to License Agreement           K.K (“SDK”).      SDK atas teknologi yang             Mei 1993.
      dated 7 May 1993 tanggal 11 Mei                            dikembangkan oleh SDK, yakni
      1999                                                       pembuatan            Polyethylene   Sampai        dengan
                                                                 (“Produk”) dengan tingkat           tanggal Prospektus
                                                                 kepadatan       tinggi    melalui   ini diterbitkan, CAP
                                                                 penggabungan dua atau lebih         telah     melakukan
                                                                 reactor       dalam       sebuah    seluruh kewajiban
                                                                 rangkaian          (“Teknologi”).   pembayaran
                                                                 Teknologi tersebut diberikan        (termasuk
                                                                 dalam bentuk plant yang dimiliki    pembayaran royalti)
                                                                 dan dioperasikan oleh SDK           dan             masih
                                                                 untuk memproduksi Produk            menggunakan
                                                                 dengan       Teknologi      SDK,    lisensi     dimaksud
                                                                 dengan kapasitas 100.000 ton        untuk menjalankan
                                                                 Produk per tahun (“Plant”).         kegiatan usahanya
                                                                 SDK      telah    setuju    untuk   dan oleh karena itu
                                                                 memberikan hak dan lisensi          para pihak tetap
                                                                 eksklusif kepada CAP untuk          terikat pada syarat
                                                                 memproduksi produk pada             dan         ketentuan
                                                                 pabrik CAP di Indonesia             perjanjian
                                                                 dengan             menggunakan      khususnya terkait
                                                                 teknologi dari SDK dan hak dan      penggunaan lisensi
                                                                 lisensi non-eksklusif untuk jual    tersebut.
                                                                 beli polyethylene di seluruh
                                                                 negara kecuali Jepang.
29.   Perjanjian Proses Lisensi (Process   a.   CAP; dan         LCI mengembangkan dan/atau          Perjanjian      lisensi
      License Agreement) untuk Pabrik      b.   ABB Lummus       memperoleh informasi teknis         akan terus berlaku
      Olefins tanggal 8 September 1990          Crest    Inc     dan penemuan sehubungan             untuk periode 15
                                                (“LCI”).         dengan proses Olefins dan           tahun sejak tanggal
                                                                 memberikan hak yang tidak           8 September 1990,
                                                                 eksklusif untuk menggunakan         kecuali terdapatnya
                                                                 informasi teknis LCI dan hak        permintaan
                                                                 paten         untuk        proses   pengakhiran oleh
                                                                 pelaksanaan di pabrik.              LCI kepada CAP
                                                                                                     sehubungan
                                                                                                     dengan kewajiban
                                                                                                     pembayaran.
                                                                                                     Perjanjian      lisensi
                                                                                                     akan          secara
                                                                                                     otomatis
                                                                                                     diperpanjang untuk
                                                                                                     periode 1 tahun
                                                                                                     berturut-turut,
                                                                                                     namun        dengan
                                                                                                     ketentuan bahwa
                                                                                                     salah satu pihak
                                                                                                     dapat mengakhiri
                                                                                                     perjanjian     lisensi
                                                                                                     pada             tahun
                                                                                                     kelimabelas        atau
                                                                                                     tahun berikutnya.

                                                                                                     Sampai        dengan
                                                                                                     tanggal Prospektus
                                                                                                     ini       diterbitkan,
                                                                                                     perjanjian     belum
                                                                                                     diakhiri oleh para
                                                                                                     pihak, oleh karena
                                                                                                     itu para pihak tetap
                                                                                                     terikat pada syarat
                                                                                                     dan        ketentuan
                                                                                                     perjanjian
                                                                                                     khususnya terkait
                                                                                                     penggunaan lisensi
                                                                                                     tersebut.
30.   Perjanjian Teknologi UNIPOL Low      a.   CAP; dan         Univation memberikan hak            Jangka          waktu
      Pressure Polyethylene tanggal 1      b.   Univation        yang non-eksklusif kepada           perjanjian dimulai
      Maret 1993 sebagaimana diubah             Technologies     CAP dan tanpa hak untuk             dari Tanggal Efektif.
      terakhir kali dengan Perubahan            LLC              melisensikan kembali kepada         Apabila      Tanggal
      Perjanjian Teknologi UNIPOL Low           (“Univation”).   pihak     lain   penggunaan         Efektif belum terjadi
      Pressure Polyethylene tanggal 24                           teknologi UNIPOL Polyethylene       dalam 6 bulan dari
      Juni 2005                                                  untuk           memproduksi         tanggal perjanjian,




                                                        100
Page 121
No.   Nama Perjanjian                   Pihak                 Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                              polyethylene     di   rangkaian    Univation, dengan
                                                              reaktor milik CAP untuk:           pertimbangan
                                                              a. Merancang               dan     sendiri,       dapat
                                                                   membangun Rangkaian           dengan pilihannya
                                                                   Reaktor milik CAP untuk       mengakhiri
                                                                   pabrik milik CAP di           perjanjian dengan
                                                                   Indonesia.                    pemberitahuan
                                                              b. Memproduksi UCC PE              tertulis kepada CAP
                                                                   Resin        menggunakan      setiap         waktu
                                                                   Proses UCC PE dengan          setelah 6 bulan
                                                                   UCC       Catalysts   atau    jangka         waktu
                                                                   catalysts lainnya.            sebagaimana
                                                              c. Menggunakan             dan     apabila      Tanggal
                                                                   menjual UCC Resin.            Efektif tidak juga
                                                                                                 terjadi.
                                                              Rangkaian Reaktor (Reactor
                                                              Line)   milik  CAP     adalah      Tanggal       Efektif
                                                              rangkaian reaktor dari pabrik      adalah      tanggal
                                                              milik CAP yang dibangun oleh       setelah
                                                              atau untuk CAP di Cilegon,         penandatanganan
                                                              Jawa Barat, Indonesia, yang        perjanjian      oleh
                                                              mana memiliki kemampuan            kedua belah Pihak
                                                              rancangan untuk memproduksi        dimana CAP akan
                                                              200.000 MT UCC PE Resin            melakukan
                                                              selama periode 8.000 jam           pemberitahuan
                                                              kerja.                             secara       tertulis
                                                                                                 kepada Univation
                                                                                                 bahwa        semua
                                                                                                 persetujuan yang
                                                                                                 diperlukan     telah
                                                                                                 didapatkan      dari
                                                                                                 Pemerintah
                                                                                                 Indonesia.     Pada
                                                                                                 Perubahan
                                                                                                 Perjanjian
                                                                                                 Teknologi UNIPOL
                                                                                                 Low        Pressure
                                                                                                 Polyethylene
                                                                                                 disebutkan bahwa
                                                                                                 Tanggal Efektif dari
                                                                                                 perjanjian adalah
                                                                                                 tanggal 1 Maret
                                                                                                 1993.

                                                                                                 Sampai        dengan
                                                                                                 tanggal Prospektus
                                                                                                 ini diterbitkan, CAP
                                                                                                 masih
                                                                                                 menggunakan
                                                                                                 lisensi     dimaksud
                                                                                                 untuk menjalankan
                                                                                                 kegiatan usahanya
                                                                                                 dan oleh karena itu
                                                                                                 para pihak tetap
                                                                                                 terikat pada syarat
                                                                                                 dan         ketentuan
                                                                                                 perjanjian
                                                                                                 khususnya terkait
                                                                                                 penggunaan lisensi
                                                                                                 tersebut.
31.   UNIPOL TM PE Technology License   a.   CAP; dan         CAP       berencana        untuk   Perjanjian         ini
      Agreement tanggal 13 September    b.   Univation        melaksanakan suatu proyek          berlaku          pada
      2016                                   Technologies     untuk     membuat        desain,   tanggal
                                             LLC              konstruksi,    start-up     dan    penandatangan
                                             (“Univation”).   menunjukkan rangkaian reactor      perjanjian ini dan
                                                              polyethylene sebagaimana di        akan berakhir pada
                                                              deskripsikan di bawah untuk        10 tahun setelah
                                                              memproduksi          seluruhnya    FID (19 September
                                                              sebesar       400.000        MT    2016) atau akan
                                                              polyethylene resin per tahun       berakhir         pada
                                                              kalender di Anyer, Banten,         tanggal            19
                                                              Indonesia (“Project”) dan untuk    September 2026.
                                                              menggunakan dan menjual
                                                              Licensed PE Resins yang di




                                                     101
Page 122
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                 Deskripsi Singkat                      Jangka Waktu
                                                                 produksi     pada       rangkaian      FID atau Financial
                                                                 reaktor tersebut.                      Investment
                                                                                                        Decision     adalah
                                                                 Univation menawarkan lisensi           tanggal     dimana
                                                                 teknologi dan bantuan teknis           Univation menerima
                                                                 terkait dengan pengolahan              pemberitahuan
                                                                 UNIPOL      TM
                                                                                    PE,   yang          tertulis dari CAP
                                                                 merupakan suatu kepemilikan            bahwa CAP sudah
                                                                 atas low pressure gas phase            siap          untuk
                                                                 fluidized bed process untuk            melanjutkan
                                                                 membuat        low     density         menjalankan
                                                                 polyethylene dan high density          Project.
                                                                 polyethylene.
                                                                                                        Sehubungan
                                                                                                        dengan perjanjian
                                                                                                        ini,   CAP      telah
                                                                                                        mengeluarkan
                                                                                                        Siaran Pers tanggal
                                                                                                        14 September 2016
                                                                                                        dengan          judul
                                                                                                        “Chandra         Asri
                                                                                                        Petrochemical Pilih
                                                                                                        UNIPOL            PE
                                                                                                        Process        untuk
                                                                                                        Pabrik Polyethylene
                                                                                                        Baru Berkapasitas
                                                                                                        400KTA”.
32.   Score License Agreement tanggal      a.   CAP; dan         CAP menerima lisensi dan KBR           15 tahun sejak
      13 September 2005                    b.   KBR              memberikan lisensi atas paten          tanggal      terakhir
                                                Overseas, Inc.   milik KBR untuk menggunakan            ditandatanganinya:
                                                (“KBR”).         beberapa            keistimewaan       (i) perjanjian (13
                                                                 teknologi      Score      Process      September 2005)
                                                                 (“Score”),      suatu       proses     dan (ii) Engineering
                                                                 pembuatan olefins dengan non-          Agreement antara
                                                                 catalytic    thermal      pyrolisis    Heurtey Petrochem
                                                                 dengan          bahan          baku    France S.A dengan
                                                                 hydrocarbon dalam sebuah               KBR (12 Mei 2005).
                                                                 raktor tabung berapi (fired
                                                                 tubular reactor) dan recovery
                                                                 atas ethylene yang diproduksi
                                                                 dengan         cara       tersebut
                                                                 berdasarkan informasi teknis
                                                                 KBR dan ExxonMobil Chemical
                                                                 Company sehubungan dengan
                                                                 pembuatan furnace di pabrik
                                                                 Cilegon.
33.   Agreement Between PT Chandra         a.   CAP (dahulu      a. LTI memiliki hak untuk              Selama 10 tahun
      Asri and Lummus Technology Inc.           PT Chandra             memberikan            lisensi,   sejak tanggal 19
      for License and Engineering and           Asri);                 mengungkapkan informasi          April 2010 (periode
      Technical Services Relating to a     b.   LTI; dan               teknis dan memberikan            pengungkapan
      Butadiene Extraction Plant to be     c.   PBI.                   engineering services atas        Informasi Teknis)
      Located in Anyer, West Java,                                     proses           pemulihan       sampai      dengan
      Indonesia tanggal 19 April 2010,                                 butadiene dan raffinate          tanggal 19 April
      sebagaimana      diubah     dengan                               dari Mixed C4-hidrokarbon        2020.
      Novation Agreement tanggal 16                                    dengan distilasi ekstraktif
      September 2011 dan Amendment                                     menggunakan campuran
      No. 1 to Agreement for License and                               n-methylpyrrolidone dan
      Engineering and Technical Services                               sampai 10% air sebagai
      tanggal 21 September 2015 antara                                 pelarut,                 yang
      CAP, LTI dan PBI                                                 dikembangkan oleh BASF
                                                                       SE (“Proses”);
                                                                 b. Pada tanggal 19 April
                                                                       2010, CAP dan LTI
                                                                       mengadakan        perjanjian
                                                                       dimana LTI menyetujui
                                                                       untuk memberikan kepada
                                                                       CAP (d/h PT Chandra
                                                                       Asri) hak non-eksklusif
                                                                       untuk     mempergunakan
                                                                       Informasi Teknis dan Hak
                                                                       Paten milik LTI untuk
                                                                       proses produksi 100.000
                                                                       MTA butadiene di pabrik
                                                                       CAP di Anyer, Jawa Barat




                                                       102
Page 123
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                     (“Perjanjian       Lisensi”),
                                                                     dimana          berdasarkan
                                                                     Amendment No. 1 to
                                                                     Agreement for License
                                                                     and      Engineering     and
                                                                     Technical           Services
                                                                     tanggal 21 September
                                                                     2015 telah diubah menjadi
                                                                     137.282 MTA;
                                                               c. Lisensi tersebut termasuk
                                                                     hak untuk menggunakan
                                                                     Informasi Teknis LTI untuk
                                                                     melaksanakan          Proses
                                                                     namun tidak termasuk hak
                                                                     untuk memberikan sub-
                                                                     lisensi;
                                                               d. Pada            tanggal       16
                                                                     September 2011, CAP,
                                                                     LTI, dan PBI mengadakan
                                                                     perjanjian              yang
                                                                     melepaskan CAP dari
                                                                     tanggung           jawabnya
                                                                     berdasarkan        Perjanjian
                                                                     Lisensi        dan        LTI
                                                                     menyetujuinya        dengan
                                                                     ketentuan bahwa PBI
                                                                     mengambilalih tanggung
                                                                     jawab CAP berdasarkan
                                                                     Perjanjian Lisensi tersebut
                                                                     seakan-akan              PBI
                                                                     merupakan pihak dalam
                                                                     Perjanjian            Lisensi
                                                                     tersebut;
                                                               Ketentuan                mengenai
                                                               kerahasiaan dan ekspor dalam
                                                               Perjanjian       Lisensi     masih
                                                               mengikat         CAP       sampai
                                                               pengakhiran perjanjian.
34.   Lampiran Dukungan SAP Enterprise    a.   CAP; dan        Lampiran                 mengatur     Lampiran
      tanggal 1 Januari 2011 yang         b.   PT        SAP   penyediaan layanan dukungan           Dukungan         SAP
      merupakan bagian dari Perjanjian         Indonesia       dari SAP kepada CAP untuk             Enterprise memiliki
      Lisensi Pengguna Akhir Perangkat         (“SAP”).        semua perangkat lunak yang            tanggal efektif sejak
      Lunak SAP Jenis Value tanggal 15                         terlisensi oleh CAP sebagai           1 Januari 2011.
      Februari 2005                                            pemegang lisensi berdasarkan
                                                               perjanjian,     tidak    termasuk     Sampai       dengan
                                                               perangkat lunak yang secara           tanggal Prospektus
                                                               eksklusif        mempergunakan        ini      diterbitkan,
                                                               perjanjian-perjanjian khusus.         perjanjian     masih
                                                                                                     berlaku.
35.   Technical   Services   Agreement    a.   CAP, PBI, dan   Bahwa Pihak Pertama dari              Perjanjian berlaku
      terkait dengan Fasilitas Styrene,        SMI (“Pihak     waktu ke waktu memiliki               selama 1 tahun
      Ethylbenzene     Ethylene     dan        Pertama”);      kebutuhan untuk jasa teknis           sejak tanggal 1 April
      Butadiene Tanggal 1 April 2008           dan             sehubungan dengan pabrik              2008 dan akan
      sebagaimana terakhir kali diubah    b.   Lummus          No.1 dan No. 2 yang dimiliki          diperpanjang
      dengan Amandemen No. 1 tanggal           Technology      oleh Pihak Pertama yang               secara      otomatis
      28 Oktober 2016                          Inc.  (“Pihak   berlokasi di Merak, Indonesia,        selama 1 tahun
                                               Kedua”)         yang menggunakan teknologi            kecuali diakhiri oleh
                                                               styrene dan/atau ethylbenzene         salah satu pihak
                                                               Pihak       Kedua       dan/atau      dengan
                                                               afiliasinya, dan pabrik Pihak         pemberitahuan 30
                                                               Pertama yang berlokasi di             hari        sebelum
                                                               Cilegon,     Indonesia,    yang       pengakhiran
                                                               menggunakan            teknologi      perjanjian.
                                                               ekstraksi ethylene dan/atau
                                                               butadiene dari Pihak Kedua            Sampai       dengan
                                                               dan/atau afiliasinya.                 tanggal Prospektus
                                                                                                     ini      diterbitkan,
                                                               Pihak Kedua menyediakan               perjanjian     belum
                                                               jasa-jasa      terkait   dengan       diakhiri oleh para
                                                               fasilitas Styrene, Ethylbenzene,      pihak, oleh karena
                                                               Ethylene       dan     Butadiene      itu para pihak tetap
                                                               kepada Pihak Pertama.                 terikat pada syarat
                                                                                                     dan        ketentuan
                                                                                                     perjanjian.




                                                      103
Page 124
No.   Nama Perjanjian                   Pihak                Deskripsi Singkat                       Jangka Waktu
                                                             Jasa-jasa       terkait     dengan
                                                             fasilitas Styrene, Ethylbenzene,
                                                             Ethylene dan Butadiene, antara
                                                             lain:
                                                             a. Trobleshooting;
                                                             b. Evaluation of operating
                                                                    data to suggest areas of
                                                                    improvement;
                                                             c. Catalysts               activities
                                                                    evaluation;
                                                             d. Equipment                 design
                                                                    simulation      for     plant
                                                                    modifications;
                                                             e. Small studies;
                                                             f.     Pelatihan/Training;
                                                             g. Plant Audits to examine:
                                                                    i.   Process        Capacity
                                                                         Limitations;
                                                                    ii.  Reactors            Run
                                                                         Lengths;
                                                                    iii. Recovery        Section
                                                                         Operations;
                                                                    iv. Plant-wide       Energy
                                                                         and               Utility
                                                                         Consumption;
                                                                    v. Process           Control
                                                                         System
                                                                         Performance;
                                                                    vi. Other            Specific
                                                                         Operating           atau
                                                                         Performance
                                                                         Problems.

                                                             Jasa-jasa       untuk      fasilitas
                                                             Ethylene, antara lain:
                                                             a. Alternative Bahan baku
                                                                  Evaluation;
                                                             b. Plant Audits to examine
                                                                  furnace yields dan run
                                                                  lengths.
36.   UNIPOLk Polypropylene Expansion   a.   CAP; dan        Bahwa      Grace        menguasai       28 bulan setelah
      License     Agreement       No.   b.   Grace           paten-paten dan teknologi               tanggal 29 Maret
      MAM201803.15 tanggal 29 Maret          Technologies,   terkait dengan UNIPOL k gas             2018.
      2018                                   Inc (“Grace”)   phase,        fluidized         bed
                                                             polymerization process untuk
                                                             membuat              polypropylene
                                                             homopolymers dan copolymers
                                                             dan memiliki hak untuk untuk
                                                             memberikan         lisensi     atas
                                                             penggunaan          paten      dan
                                                             teknologi tersebut.

                                                             CAP      mengoperasikan      3
                                                             polypropylene reactor lines di
                                                             Indonesia      yang      dapat
                                                             memproduksi      polypropylene
                                                             homopolymers dan copolymers
                                                             dengan kapasitas gabungan
                                                             360.000 MTA berdasarkan
                                                             kapasitas desain 8.000 jam/
                                                             tahun, dengan menggunakan
                                                             UNIPOL           Polypropylene
                                                             Process License berdasarkan
                                                             Polypropylene Process License
                                                             Agreement     tertanggal    14
                                                             Desember 1987 yang dibuat
                                                             oleh dan antara Union Carbine
                                                             Corporation dan PT Tri Polyta
                                                             Indonesia, yang telah diakhiri
                                                             pada tanggal 18 Mei 2014.

                                                             Oleh     karena        itu     CAP
                                                             berkeinginan                  untuk



                                                   104
Page 125
No.   Nama Perjanjian                       Pihak                  Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                   meningkatkan         kapasitas
                                                                   gabungan dari ketiga Reactor
                                                                   Lines menjadi 560.000 MTA,
                                                                   dengan     didasarkan    pada
                                                                   kapasitas desain 8.000 jam/
                                                                   tahun,    dan   Grace    akan
                                                                   menyediakan lisensi teknologi,
                                                                   dokumentasi     teknis    dan
                                                                   pendampingan teknis kepada
                                                                   CAP untuk mendukung proyek
                                                                   tersebut.

37.   Jetty Utilization and Services        a.   CAP; dan          NSI       dan     CAP      telah   Perjanjian       akan
      Agreement tanggal 18 September        b.   PT      Nippon    menandatangani             Jetty   berlaku efektif 5
      1998 sebagaimana diubah dengan             Shokubai          Utilization     and     Services   tahun      sejak    1
      Amendment Agreement tanggal 10             Indonesia (d/h    Agreement pada tanggal 18          Januari 2016 (31
      Oktober    2000     dan     Second         PT Nisshoku       September 1998 sebagaimana         Desember 2020).
      Amendment tanggal 28 Februari              Tripolyta         diubah terakhir pada tanggal 10    Jika NSI hendak
      2011 dan terakhir kali dengan Third        Acrylindo)        Oktober 2000 dimana NSI akan       memperbaharui
      Amendment tanggal 2 Januari 2017           (“NSI”).          menggunakan Jetty A dan Jetty      perjanjian,       NSI
                                                                   B milik CAP yang terletak di       wajib memberikan
                                                                   Cilegon dan menggunakan jasa       pemberitahuan
                                                                   CAP saat NSI melabuhkan            tertulis kepada CAP
                                                                   kapalnya di Jetty milik CAP        dalam jangka waktu
                                                                   yang berupa membongkar             2 bulan sebelum
                                                                   muatan berupa LP Propylene,        masa berakhirnya
                                                                   Normal Buthanol dan 2-Ethyl        perjanjian.
                                                                   Hexanol untuk dibongkar pada
                                                                   Jetty A dan HP Propylene dan
                                                                   Ethanol untuk dibongkar pada
                                                                   Jetty B. Selain itu NSI juga
                                                                   menggunakan jasa CAP untuk
                                                                   memuat muatan berupa Acrylic
                                                                   Acid, Ethyl Acrylate, Butyl
                                                                   Acrylate     dan    1-Ethylhexyl
                                                                   Acrylate untuk dimuat di Jetty B
                                                                   (Perjanjian 2000). Perjanjian
                                                                   tersebut telah berakhir pada
                                                                   tanggal 1 Juli 2010. Dengan
                                                                   berakhirnya Perjanjian 2000
                                                                   para          pihak        telah
                                                                   memperpanjang masa berlaku
                                                                   perjanjian      melalui    surat
                                                                   perpanjangan                 No.
                                                                   52/LC/TPI/VI/2010 tanggal 28
                                                                   Juni 2010 dan No. TPI/SYD/S-
                                                                   40/VIII tanggal 6 Agustus 2010.
                                                                   NSI dan CAP telah membuat
                                                                   Nota Kesepahaman tanggal 30
                                                                   Desember 2015 yang telah
                                                                   diubah        dengan       Nota
                                                                   Kesepahaman        tanggal    31
                                                                   Maret 2016.

                                                                   Berdasarkan hal tersebut, CAP
                                                                   dan    NSI     sepakat   untuk
                                                                   membuat Amandemen Ketiga
                                                                   atas Jetty Utilization and
                                                                   Services Agreement.
38.   Joint Venture Agreement tanggal 17    a.   CAP;              Para       pihak       sepakat     Sampai       dengan
      Juni 2013 sebagaimana telah diubah    b.   SMI;              mengadakan           perjanjian    tanggal Prospektus
      terakhir    kali   dengan    Second   c.   SRI; dan          patungan sehubungan dengan         ini      diterbitkan,
      Amendment of Joint Venture            d.   Compagnie         pendirian SRI.                     perjanjian ini masih
      Agreement tanggal 13 Agustus 2015          Financiere Du                                        berlaku.
      dan      dinovasikan    berdasarkan        Groupe
      Novation of Joint Venture Agreement        Michelin
      tanggal 23 April 2014                      ‘Senard et Cie’
                                                 (“Michelin”).
39.   Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik   a.    CAP; dan         PLN     sepakat     melakukan      Sampai       dengan
      No. 104.Pj/041/DJBB/2011 dan No.      b.    PT        PLN    kerjasama     yang     meliputi    tanggal Prospektus
      018/CS-CAP/V/2011 tanggal 27 Mei            (Persero)        menyalurkan     dan    menjual     ini      diterbitkan,
      2011 antara CAP dan PT PLN                  (“PLN”)          tenaga listrik dengan satuan       perjanjian ini masih
      (Persero) sebagaimana terakhir kali                          tegangan tinggi 150 kV dan         berlaku.
      diubah dengan Addendum II No.                                pengoperasian paralel (sinkron)



                                                         105
Page 126
No.   Nama Perjanjian                          Pihak                Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
      0041.Add/AGA.01.01/DISBANTEN/                                 pembangkit milik CAP ke
      2017 dan No. PL-CR/18-008 tanggal                             sistem ketenagalistrikan milik
      12 Desember 2017                                              PLN yang beralamat di Jalan
                                                                    Raya    Anyer     KM.    123,
                                                                    Ciwandan, Cilegon, Banten.

                                                                    PLN       akan      memberikan
                                                                    pelayanan       dengan   mutu,
                                                                    garansi       keandalan     dan
                                                                    kepastian        penyambungan
                                                                    sesuai dengan tingkat mutu
                                                                    pelayanan       dengan    daya
                                                                    tersambung ditambahkan dari
                                                                    40.000 kVA menjadi 54.000
                                                                    kVA.
40.   Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik      a.   CAP; dan        PLN      sepakat     melakukan     Sampai       dengan
      No. 126.Pj/471/1990/M dan No.            b.   PT        PLN   kerjasama       yang    meliputi   tanggal Prospektus
      C/012/TPI/1990 tanggal 15 Oktober             (Persero)       menyalurkan tenaga listrik         ini      diterbitkan,
      1990 antara CAP dan PT PLN                    (“PLN”)         kepada CAP dan CAP bersedia        perjanjian ini masih
      (Persero) sebagaimana diubah                                  untuk memberi dan menerima         berlaku.
      terakhir kali dengan Addendum III                             tenaga listrik tersebut yang
      No.                                                           akan       disalurkan    untuk
      0040.Add/AGA.01.01/DISBANTEN/                                 dipergunakan oleh CAP di
      2017 dan No. PL-CR/17-022 tanggal                             pabrik milik CAP dan anak
      29 November 2017                                              perusahaannya        di   Desa
                                                                    Gunung Sugih, Kecamatan
                                                                    Anyer, Serang, Banten dengan
                                                                    kapasitas daya yang akan
                                                                    disalurkan oleh PLN kepada
                                                                    CAP sebesar 70.000 kVA.
41.   Pipeline Service Agreement tanggal       a.   CAP; dan        NSI menginginkan CAP untuk         Perjanjian ini akan
      10 Oktober 2000 antara CAP dan           b.   NSI.            memberikan Jasa Layanan            berlaku efektif 5
      NSI sebagaimana diubah dengan                                 untuk pengoperasian pabrik         tahun     sejak   1
      Amandemen Pertama tanggal 28                                  milik NSI dan CAP bermaksud        Januari 2016 (31
      Februari 2011 atas Pipeline Service                           untuk melakukan Jasa Layanan       Desember 2020).
      Agreement tanggal 10 Oktober 2000                             dengan syarat dan ketentuan
      dan terakhir kali diubah dengan                               dari perjanjian.
      Second Amendment tanggal 2
      Januari 2017
42.   BTF Facilities Operating and             a.   CAP; dan        CAP       dan     NSI    telah     Perjanjian ini akan
      Services Agreement tanggal 10            b.   NSI.            menandatangani BTF Facilities      berlaku efektif 5
      Oktober 2000 sebagaimana terakhir                             Operating      and    Services     tahun     sejak   1
      kali diubah dengan Amandemen                                  Agreement pada tanggal 10          Januari 2016 (31
      Kedua tanggal 2 Januari 2017                                  Oktober 2000 dimana CAP            Desember 2020).
                                                                    akan menyediakan jasa kepada
                                                                    NSI sebagaimana dijelaskan di
                                                                    bawah ini (Perjanjian BTF
                                                                    2000). Dengan berakhirnya
                                                                    Perjanjian BTF 2000 pada
                                                                    tanggal 1 Juli 2010, CAP dan
                                                                    NSI       telah     melakukan
                                                                    perpanjangan jangka waktu
                                                                    sebagaimana diatur dalam
                                                                    surat     perpanjangan     No.
                                                                    52/LC/TPI/VI/2010        pada
                                                                    tanggal 28 Juni 2010 dan No.
                                                                    TPI/SYD/S-40/VIII/2010
                                                                    tanggal 6 Agustus 2010.

                                                                    Berdasarkan hal tersebut, CAP
                                                                    dan     NSI     sepakat   untuk
                                                                    menandatangani perjanjian.
43.   Propylene       Storage     Facilities   a.   CAP; dan        CAP akan menyediakan jasa          Perjanjian       akan
      Utilization and Service Agreement        b.   NSI.            berikut ini (“Jasa”) kepada NSI    berlaku efektif 5
      tanggal      10     Oktober    2000                           sesuai dengan syarat dan           tahun      sejak    1
      sebagaimana diubah dengan First                               ketentuan sebagaimana diatur       Januari 2016 (31
      Amendment Regarding Propylene                                 dalam perjanjian dan instruksi     Desember 2020).
      Storage Facilities Utilization and                            tertulis yang diberikan NSI        Jika NSI hendak
      Service Agreement tanggal 28                                  kepada CAP dari waktu ke           memperbaharui
      Februari 2011 dan terakhir kali                               waktu:                             perjanjian,       NSI
      diubah dengan Second Amendment                                a. Mengirimkan Propylene           wajib memberikan
      tanggal 2 Januari 2017                                              dari Jetty A dan Jetty B     pemberitahuan
                                                                          melalui pipa CAP ke          tertulis kepada CAP
                                                                                                       dalam jangka waktu



                                                          106
Page 127
No.   Nama Perjanjian                        Pihak            Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
                                                                  fasilitas      penyimpanan       2 bulan sebelum
                                                                  Propylene; atau                  masa berakhirnya
                                                              b. Mengirimkan Propylene             perjanjian.
                                                                  dari CAPC melalui pipa
                                                                  CAP atau CAPC ke
                                                                  fasilitas      penyimpanan
                                                                  Propylene; atau
                                                              c. Mengirimkan Propylene
                                                                  dari fasilitas penyimpanan
                                                                  Propylene ke matching
                                                                  point di pabrik NSI.

                                                              Setiap dan seluruh biaya dan
                                                              pengeluaran       yang     timbul
                                                              sehubungan dengan Jasa akan
                                                              ditanggung oleh CAP, kecuali
                                                              dinyatakan sebaliknya dalam
                                                              perjanjian. Dalam hal CAP
                                                              memperbaiki             dan/atau
                                                              memelihara               fasilitas
                                                              penyimpanan Propylene, CAP
                                                              dapat, dengan persetujuan
                                                              tertulis 15 hari sebelumnya dari
                                                              NSI, menghentikan secara
                                                              sementara Jasa.
44.   Supply Agreement of Sea Water and      a.   CAP; dan    NSI merupakan perusahaan             5 tahun sejak 1
      Instrument Air tanggal 10 Oktober      b.   NSI.        yang bergerak dalam bidang           Januari     2016
      2000 sebagaimana diubah dengan                          produksi dan penjualan acrylic       sampai dengan 31
      First Amendment regarding Supply                        acid dan acrylic esters. NSI         Desember 2020.
      Agreement of Seawater            and                    membutuhkan air laut (sea
      Instrument Air tanggal 28 Februari                      water) yang dikirimkan oleh
      2011 dan terakhir kali diubah dengan                    CAP kepada NSI (“SW”) untuk
      Second Amendment tanggal 2                              digunakan                  dalam
      Januari 2017                                            pengoperasian acrylic acid dan
                                                              acrylic esters pada pabrik NSI.
                                                              CAP merupakan pemilik dari
                                                              sea water pump yang berlokasi
                                                              di      wilayah     CAP.      NSI
                                                              membutuhkan        CAP      untuk
                                                              menyediakan jasa pompa dan
                                                              mengirimkan SW melalui pipa
                                                              dan fasilitas CAP ke pabrik NSI
                                                              dimana SW digunakan untuk
                                                              cooling water system untuk
                                                              operasi NSI (“Jasa”).

                                                              CAP setuju untuk menyediakan
                                                              Jasa dan NSI setuju untuk
                                                              membayar Jasa dari CAP
                                                              sesuai     dengan    ketentuan
                                                              perjanjian. SW harus dikirimkan
                                                              ke setiap matching point.
45.   Pipeline Service Agreement for         a.   CAP; dan    CAP setuju untuk menyediakan         Perjanjian       akan
      Caustic Soda tanggal 2 Januari 2013    c.   NSI.        jasa-jasa berikut ini (“Jasa”)       berlaku efektif sejak
                                                              kepada NSI, dengan pengertian        tanggal 21 Januari
                                                              bahwa dalam keadaan apapun           2013 dan terus
                                                              pipa-pipa yang dimiliki oleh         berlanjut       untuk
                                                              CAP yang terdiri dari transfer       periode 20 tahun
                                                              pipa untuk pengalihan soda api       atau         sampai
                                                              yang diproduksi oleh PT              dengan tanggal 21
                                                              Asahimas       Chemical/   ASC       Januari         2033
                                                              (“Pipa”) berada di bawah             (kecuali     diakhiri
                                                              kekuasaan              dan/atau      berdasarkan
                                                              kepemilikan NSI dan pipa             ketentuan
                                                              digunakan sepenuhnya dan             perjanjian). Apabila
                                                              secara eksklusif oleh NSI            NSI       bermaksud
                                                              sehubungan               dengan      untuk
                                                              pengalihan soda api dari titik       memperbaharui
                                                              pertemuan       ASC ke titik         perjanjian      maka
                                                              pertemuan NSI. CAP tidak             NSI             wajib
                                                              dapat menggunakan Pipa untuk         memberitahukan
                                                              menyediakan Jasa kepada              maksudnya
                                                              pihak ketiga tanpa persetujuan       tersebut      secara
                                                              tertulis sebelumnya dari NSI.        tertulis minimal 2




                                                        107
Page 128
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
                                                                                                     bulan sebelumnya
                                                                                                     kepada           CAP
                                                                                                     sebelum
                                                                                                     berakhirnya jangka
                                                                                                     waktu      perjanjian
                                                                                                     atau
                                                                                                     pembaharuannya.
                                                                                                     Atas hal tersebut,
                                                                                                     para pihak sepakat
                                                                                                     untuk
                                                                                                     menegosiasikan
                                                                                                     dengan itikad baik
                                                                                                     mengenai jangka
                                                                                                     waktu
                                                                                                     pembaharuan
                                                                                                     perjanjian.
46.   Storage Facilities Utilization and   a.   CAP; dan        Setiap saat selama jangka            Perjanjian       akan
      Service Agreement tanggal 1          b.   NSI.            waktu perjanjian sejak Tanggal       berlaku efektif sejak
      Oktober 2013                                              Efektif            (sebagaimana      tanggal 1 Oktober
                                                                didefinisikan di bawah ini), CAP     2013 dan terus
                                                                wajib menyediakan jasa berikut       berlanjut       untuk
                                                                (secara bersama-sama disebut         periode 20 tahun
                                                                sebagai “Jasa”) kepada NSI           atau         sampai
                                                                sesuai dengan syarat dan             dengan tanggal 1
                                                                ketentuan            berdasarkan     Oktober         2033
                                                                perjanjian dan instruksi tertulis    (kecuali     diakhiri
                                                                dari NSI yang diberikan kepada       berdasarkan
                                                                CAP dari waktu ke waktu:             ketentuan
                                                                a. Memindahkan Propylene             perjanjian). Apabila
                                                                     dari dermaga A dan              SNI       bermaksud
                                                                     dermaga B melalui pipa          untuk
                                                                     CAP          ke     fasilitas   memperbaharui
                                                                     penyimpanan; dan/atau           perjanjian      maka
                                                                b. Memindahkan Propylene             NSI             wajib
                                                                     dari fasilitas penyimpanan      memberitahukan
                                                                     ke titik pertemuan di pabrik    maksudnya
                                                                     NSI.                            tersebut      secara
                                                                                                     tertulis minimal 1
                                                                Setiap dan seluruh biaya dan         tahun sebelumnya
                                                                pengeluaran     yang      timbul     kepada           CAP
                                                                sehubungan dengan Jasa akan          sebelum
                                                                ditanggung oleh CAP, kecuali         berakhirnya jangka
                                                                dinyatakan sebaliknya pada           waktu perjanjian.
                                                                perjanjian. Dalam hal CAP
                                                                memperbaiki            dan/atau
                                                                memelihara              fasilitas
                                                                penyimpanan, CAP dapat,
                                                                dengan persetujuan tertulis 15
                                                                hari kalender sebelumnya dari
                                                                NSI, menghentikan secara
                                                                sementara Jasa.
47.   Perjanjian Pemborongan Pekerjaan     a.   CAP; dan        Untuk mendukung kegiatan             Perjanjian berlaku
      Untuk Pemeliharaan Pekerjaan Sipil   b.   PT    Waskita   usaha sehari-hari CAP, CAP           terhitung mulai 1
      No. CAP.RDM 18-07tanggal 2                Adhi            menunjuk Pihak Kedua untuk           Januari       2018
      Januari 2018                              Sejahtera       melaksanakan Pemborongan             sampai dengan 31
                                                (“Pihak         Pekerjaan untuk pemeliharaan         Desember      2018
                                                Kedua”)         pada pekerjaan sipil, dalam hal      dan          dapat
                                                                menunjang              kegiatan      diperpanjang
                                                                operasional pabrik CAP di            berdasarkan
                                                                Jalan Raya Anyer KM. 123,            kesepakatan antara
                                                                Ciwandan, Cilegon, Banten.           Para Pihak.
                                                                Pemborongan           Pekerjaan
                                                                adalah penyerahan sebagian           Para pihak sedang
                                                                pelaksanaan           pekerjaan      dalam        proses
                                                                sebagaimana diatur di dalam          perpanjangan
                                                                peraturan          perundang-        jangka        waktu
                                                                undangan        di       bidang      perjanjian.    Para
                                                                ketenagakerjaan di Republik          pihak         dalam
                                                                Indonesia                            perjanjian    masih
                                                                                                     terus
                                                                                                     melaksanakan hak
                                                                                                     dan kewajibannya
                                                                                                     dan oleh karenanya
                                                                                                     tetap tunduk pada




                                                      108
Page 129
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                 Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                                                    ketentuan-
                                                                                                    ketentuan
                                                                                                    sebagaimana
                                                                                                    tercantum    dalam
                                                                                                    perjanjian sampai
                                                                                                    dengan
                                                                                                    ditandatanganinya
                                                                                                    dokumen
                                                                                                    perpanjangan.

48.   Perjanjian Jasa Co-Processing        a.   CAP              Holcim melakukan Pekerjaan         Perjanjian berlaku
      Limbah B3 No. 002/AGMT/LCA-               (“Pelanggan”)    yaitu analisis, pengangkutan,      efektif selama 2
      MFD/HIL/I/2018 tanggal 1 Februari         ; dan            pengelolaan, pembuangan dan        tahun       terhitung
      2018                                 b.   PT     Holcim    pekerjaan-pekerjaan      limbah    sejak tanggal 1
                                                Indonesia Tbk    sebagaimana          disebutkan    Februari         2018
                                                (“Holcim”).      dalam      perjanjian,     tidak   sampai        dengan
                                                                 termasuk memuat limbah ke          tanggal 31 Januari
                                                                 kendaraan pengangkut.              2021. Jangka waktu
                                                                                                    perjanjian      dapat
                                                                                                    diperpanjang oleh
                                                                                                    salah satu pihak
                                                                                                    dengan
                                                                                                    mengirimkan
                                                                                                    pemberitahuan
                                                                                                    secara         tertulis
                                                                                                    kepada           pihak
                                                                                                    lainnya         paling
                                                                                                    lambat     30      hari
                                                                                                    kalender sebelum
                                                                                                    jangka          waktu
                                                                                                    perjanjian berakhir.

49.   Perjanjian Jasa Co-Processing        a.   CAP              PPLI melakukan Pekerjaan           Perjanjian berlaku
      Limbah B3 No. 135C_010/PPLI-              (“Pelanggan”)    yaitu analisis, pengangkutan,      efektif selama 3
      SA/IV-2016I-2018 tanggal 4 Januari        ; dan            pengelolaan, pembuangan dan        tahun       terhitung
      20161 Februari 2018                  c.    PT Prasadha     pekerjaan-pekerjaan      limbah    sejak tanggal 1
                                                 Pamunah         sebagaimana          disebutkan    Februari         2018
                                                 Limbah          dalam      perjanjian,     tidak   sampai        dengan
                                                 Industri        termasuk memuat limbah ke          tanggal 31 Januari
                                                 (“PPLI”).       kendaraan pengangkut.              2021. Jangka waktu
                                                                                                    perjanjian      dapat
                                                                                                    diperpanjang oleh
                                                                                                    salah satu pihak
                                                                                                    dengan
                                                                                                    mengirimkan
                                                                                                    pemberitahuan
                                                                                                    secara         tertulis
                                                                                                    kepada           pihak
                                                                                                    lainnya         paling
                                                                                                    lambat     30      hari
                                                                                                    kalender sebelum
                                                                                                    jangka          waktu
                                                                                                    perjanjian berakhir.

50.   Surat Perjanjian Jual Beli No.       a.   CAP; dan         KTI setuju untuk menjual dan       Berlaku selama 5
      79/SPJB/KTI/2016    tanggal     24   b.   PT Krakatau      CAP setuju untuk membeli air       tahun sejak tanggal
      Oktober 2016 sebagaimana telah            Tirta Industri   industri    dengan      volume     24 Oktober 2016
      diubah dengan Amandemen Surat             (“KTI”).         sebesar 300.000 m3/bulan           sampai      dengan
      Perjanjian    Jual    Beli     No.                         dengan tekanan yang dijamin        tanggal 24 Oktober
      97.01/AMD/SPJB/KTI/2018 tanggal                            sebesar 1 bar pada titik           2021.
      16 Juli 2018                                               pengukuran.
51.   Perjanjian Pengawasan Keamanan       a.   CAP; dan         Para         pihak        telah    5 tahun, terhitung
      Operasional dan Jalur Kereta Api     b.   PT Kereta Api    menandatangani Perjanjian No.      sejak tanggal 1
      Pada Perpotongan (Crossing) Jalur         Indonesia        HK.221/VIII/15/KA-2013             Maret 2016 sampai
      Kereta Api Untuk Penanaman Pipa           (Persero)        tanggal 26 Agustus 2013            dengan tanggal 28
      Gas di KM. 140+396 antara Stasiun         (“KAI”).         tentang Penyewaan Tanah            Februari 2021.
      Krenceng-Merak Lintas Operasi                              Milik PT Kereta Api Indonesia
      Jakarta-Merak No. HK.221/III/7/KA-                         (Persero) Untuk Penanaman
      2016 dan No. PL-CR/16-022 tanggal                          Pipa Gas Crossing di KM 140 +
      8 Maret 2016 sebagaimana diubah                            396 antara Krenceng-Merak
      dengan Addendum Perjanjian No.                             Lintas           Jakarta-Merak
      KL.701/IV/32/KA-2018 tanggal 19                            (“Perjanjian Lama”).
      April 2018




                                                       109
Page 130
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                  Para pihak kemudian sepakat
                                                                  dan setuju untuk mengikatkan
                                                                  diri secara hukum dalam
                                                                  perjanjian. Maksud dan tujuan
                                                                  perjanjian      adalah     untuk
                                                                  mengatur hak dan kewajiban
                                                                  masing-masing pihak dalam
                                                                  hubungannya              dengan
                                                                  pengawasan            keamanan
                                                                  operasional dan jalur kereta api
                                                                  terkait     semua       kegiatan
                                                                  mengenai dan menyangkut
                                                                  serta berhubungan dengan
                                                                  setiap dan semua kewajiban
                                                                  CAP       untuk    membangun,
                                                                  memelihara, dan mengawasi
                                                                  pipa gas dengan spesifikasi
                                                                  teknis sesuai dengan ketentuan
                                                                  untuk crossing jalur rel kereta
                                                                  api serta perangkat yang
                                                                  dimiliki CAP (“Utilitas”) sesuai
                                                                  dengan      ketentuan     dalam
                                                                  perjanjian (“Pekerjaan”) pada
                                                                  perpotongan tidak sebidang
                                                                  (crossing) dengan jalur kereta
                                                                  api.

                                                                  Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                  untuk pengawasan terhadap
                                                                  keamanan operasional dan
                                                                  jalur kereta api agar dalam
                                                                  pelaksanaan Pekerjaan pada
                                                                  lokasi   pengawasan      tidak
                                                                  menghambat         operasional
                                                                  perjalanan kereta api.

                                                                  KAI     setuju       melakukan
                                                                  pengawasan           keamanan
                                                                  operasional dan jalur kereta api
                                                                  pada lokasi pengawasan yang
                                                                  diatur   dan     CAP      setuju
                                                                  membayar sejumlah biaya yang
                                                                  disepakati. Pengawasan yang
                                                                  dimaksud meliputi pengawasan
                                                                  pada saat pembangunan dan
                                                                  pemeliharaan Utilitas tersebut.

                                                                  CAP       telah     memberikan
                                                                  pemberitahuan tertulis melalui
                                                                  surat elektronik tanggal 8 Juni
                                                                  2017     kepada     KAI    yang
                                                                  menyatakan bahwa CAP akan
                                                                  melakukan           keterbukaan
                                                                  informasi kepada publik atas
                                                                  perjanjian.
52.   Perjanjian Pengawasan Keamanan         a.   CAP; dan        Para          pihak        telah   10 tahun terhitung
      Operasional dan Jalur Kereta Api       b.   PT Kereta Api   menandatangani Perjanjian No.      sejak tanggal 16
      Pada     Persinggungan     (Sejajar)        Indonesia       49/HK/D.6/2010 tanggal 11 Mei      Januari      2015
      Dengan Jalur Kereta Api Untuk               (Persero)       2010 mengenai sewa tanah           sampai dengan 15
      Penanaman Pipa Gas di KM.                   (“KAI”).        milik KAI seluas 5.595 m2 di       Januari 2025
      138+785 sampai dengan KM.                                   KM. 9+800 sampai dengan
      141+495 antara Stasiun Krenceng-                            15+530 lintas Cilegon-Anyer
      Merak Lintas Angke-Merak No.                                Kidul dan seluas 4.065 m2 di
      HK.221/III/15/KA-2015 dan No. PL-                           KM. 138+785 sampai dengan
      CR/15-025 tanggal 3 Maret 2015                              141+495 lintas Angke-Merak
      sebagaimana      diubah     dengan                          (“Perjanjian Lama”).
      Addendum        Perjanjian      No.
      KL.701/IV/28/KA-2018 tanggal 19                             Para pihak kemudian sepakat
      April 2018                                                  dan setuju untuk mengikatkan
                                                                  diri dalam Perjanjian tentang
                                                                  Pengawasan          Keamanan
                                                                  Operasional dan Jalur Kereta
                                                                  Api    pada    Persinggungan
                                                                  (Sejajar) dengan Jalur Kereta




                                                         110
Page 131
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                 Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
                                                                Api untuk Penanaman Pipa
                                                                Gas di Lokasi KM. 138+785
                                                                sampai dengan KM. 141+495
                                                                antara   Stasiun   Krenceng-
                                                                Merak Lintas Angke-Merak.

                                                                Maksud dari perjanjian adalah
                                                                untuk mengatur hak dan
                                                                kewajiban        masing-masing
                                                                pihak dalam hubungannya
                                                                dengan              pengawasan
                                                                keamanan operasional dan
                                                                jalur kereta api terkait kegiatan
                                                                mengenai dan menyangkut
                                                                serta berhubungan dengan
                                                                setiap dan semua kewajiban
                                                                CAP      untuk      membangun,
                                                                memelihara dan mengawasi
                                                                pipa air dengan spesifikasi
                                                                teknis yang disetujui oleh
                                                                Direktorat               Jenderal
                                                                Perkeretaapian untuk crossing
                                                                jalur rel kereta api serta
                                                                perangkat yang dimiliki oleh
                                                                CAP (“Utilitas”) sesuai dengan
                                                                ketentuan              perjanjian
                                                                (“Pekerjaan”)               pada
                                                                penanaman        pipa      sejajar
                                                                dengan jalur kereta api.

                                                                Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                untuk pengawasan terhadap
                                                                keamanan operasional dan
                                                                jalur kereta api agar dalam
                                                                pelaksanaan Pekerjaan pada
                                                                Lokasi    Pengawasan     tidak
                                                                menghambat         operasional
                                                                perjalanan kereta api.

                                                                CAP       telah    memberikan
                                                                pemberitahuan tertulis melalui
                                                                surat elektronik tanggal 8 Juni
                                                                2017     kepada     KAI    yang
                                                                menyatakan bahwa CAP akan
                                                                melakukan          keterbukaan
                                                                informasi kepada publik atas
                                                                perjanjian.
53.   New Polyethylene Reactor Line       a.   CAP;             CAP telah menunjuk Offshore          Sejak   1   Agustus
      Project New Swing Plant of HDPE,    b.   Toyo             Supplier untuk melaksanakan          2017.
      LLDPE and mLLDPE at Cilegon              Engineering      pekerjaan teknis, pengadaan
      Banten,     Indonesia    Detailed        Corporation      peralatan tertentu dan bahan         Berdasarkan
      Engineering and Supply Contract          (“Toyo-J”);      dari sumber di luar Indonesia        keterangan CAP,
      tanggal 31 Agustus 2017                  dan              dan menyediakan peralatan            sampai      dengan
                                          c.   Toyo             dan bahan tersebut secara CIF        tanggal Prospektus,
                                               Engineering      basis        untuk       proyek      Pekerjaan proyek
                                               Korea Limited    pembangunan New Swing                telah      mencapai
                                               (“Toyo-K”).      Plant of HDPE, LLDPE and             mechanical
                                                                mLLDPE dengan kapasitas              completion      dan
                                          c.   Toyo-J     dan   400.000 MTA termasuk fasilitas       perjanjian   masih
                                               Toyo-K secara    tambahan dan pendukung yang          berlaku         dan
                                               bersama-         berlokasi di Ciwandan, Cilegon,      mengikat       Para
                                               sama             Banten (“Pabrik”) milik CAP          Pihak       sampai
                                               selanjutnya      (“Proyek”).                          dengan selesainya
                                               disebut                                               periode     garansi
                                               sebagai                                               yang akan berakhir
                                               “Offshore                                             pada      November
                                               Supplier”.                                            2020.
54.   New Polyethylene Reactor Line       a.   CAP; dan         CAP telah menunjuk IKPT              Sejak 1 Agustus
      Project New Swing Plant of HDPE,    b.   PT Inti Karya    untuk melaksanakan pekerjaan         2017.
      LLDPE and mLLDPE at Cilegon              Persada          survei, desain, pengadaan
      Banten, Indonesia Procurement and        Tehnik           peralatan lokal dan tes,             Berdasarkan
      Construction Contract tanggal 31         (“IKPT”).        perolehan    izin   pabean,          keterangan CAP,
      Agustus 2017                                              transportasi          darat,         sampai      dengan
                                                                pembangunan dan pendirian,           tanggal Prospektus,




                                                      111
Page 132
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                  dan          pre-commissioning     Pekerjaan proyek
                                                                  (“Pekerjaan”) untuk proyek         telah      mencapai
                                                                  pembangunan New Swing              mechanical
                                                                  Plant of HDPE, LLDPE and           completion       dan
                                                                  mLLDPE dengan kapasitas            perjanjian     masih
                                                                  400.000 MTA termasuk fasilitas     berlaku          dan
                                                                  tambahan dan pendukung yang        mengikat        Para
                                                                  berlokasi di Ciwandan, Cilegon,    Pihak         sampai
                                                                  Banten (“Pabrik”) milik CAP        dengan selesainya
                                                                  (“Proyek”).                        periode       garansi
                                                                                                     yang akan berakhir
                                                                                                     pada      November
                                                                                                     2020.
55.   Engineering, Technical Services and    a.   CAP; dan        CAP        berencana      untuk    Tidak diatur.
      Heater     Detailed     Engineering    b.   Lummus          menggunakan jasa LTI dalam
      Agreement Relating to a Heater              Technology      melaksanakan jasa engineering
      Revamp      Project   Located     in        Inc. (“LTI”).   dan teknis serta heater detailed
      Ciwandan,      Cilegon,     Banten,                         engineering di Amerika Serikat
      Indonesia tanggal 16 Februari 2017                          sehubungan dengan heater
                                                                  revamp dari Pabrik CAP di
                                                                  Ciwandan, Cilegon, Banten,
                                                                  Indonesia (“Pabrik”), sejak
                                                                  tanggal 19 Oktober 2016.
56.   Material Supply Relating to a Heater   a.   CAP; dan        CAP        berencana      untuk    Tidak diatur.
      Revamp Project to be Located in        b.   Lummus Heat     menggunakan jasa LHT untuk
      Ciwandan,      Cilegon,      Banten         Transfer        melaksanakan jasa penyediaan
      Province, Indonesia Agreement               (“LHT”).        material     (material   supply
      tanggal 24 Mei 2017                                         services) sehubungan dengan
                                                                  revamping 1 Ethane Cracker
                                                                  Heater, BA-101 dan 6 Liquid
                                                                  Cracking Heaters, BA-102
                                                                  hingga BA-107 untuk dipasang
                                                                  di pabrik CAP di Ciwandan,
                                                                  Cilegon, Banten, Indonesia
                                                                  (“Pabrik”).
57.   Enclosed Ground Flare Project at       a.   CAP; dan        CAP        bermaksud      untuk    Sejak 16 April 2018
      Cilegon      Banten,    Indonesia      b.   PT Inti Karya   membangun suatu fasilitas
      Engineering,   Procurement   and            Persada         enclosed ground flare dengan
      Construction Contract tanggal 28            Tehnik          kapasitas 220 ton per jam di
      Mei 2018                                    (“IKPT”).       Ciwandan, Banten, Indonesia
                                                                  (“Proyek”).       CAP      telah
                                                                  menunjuk        IKPT      untuk
                                                                  melaksanakan engineering dan
                                                                  jasa desain, pengadaan lokal,
                                                                  transportasi, custom clearance
                                                                  work,       good       handling,
                                                                  konstruksi, pre commissioning
                                                                  dan IKPT telah menyetujui
                                                                  penunjukan tersebut
58.   Perjanjian Sewa Menyewa Milik PT       a.   CAP; dan        KS setuju untuk menyewakan         Sampai    dengan
      Krakatau Steel (Persero) Tbk No.       b.   PT Krakatau     tanah yang berlokasi di Desa       tanggal       31
      PL-CR/19-048 tanggal 27 Mei 2019            Steel           Warnasari,          Samangraya,    Desember 2021
                                                  (Persero) Tbk   Kubangsari, Tegal Ratu dan
                                                  (“KS”)          Kepuh Kecamatan Ciwandan,
                                                                  Kota Cilegon, Banten dengan
                                                                  luas 9.680 m2 (“Objek Sewa”)
                                                                  kepada CAP untuk digunakan
                                                                  sebagai jalur pipa gas ethylene
59.   Perjanjian Pemanfaatan Tanah Milik     a.   CAP; dan        KAI          setuju       untuk    Sampai dengan 28
      PT Kereta Api Indonesia (Persero) di   b.   PT Kereta Api   mengoptimalkan lahan seluas        Februari 2026
      KM 140 + 396 antara Krenceng-               Indonesia       33 m2 yang terletak pada KM
      Merak Lintas Operasi Jakarta-Merak          (Persero)       140 + 396, yang berada di
      No. HK.221/III/8/KA-2016 tanggal 8          (“KAI”)         antara stasiun Krenceng-Merak
      Maret 2016 sebagaimana diubah                               jalur lintas operasi Krenceng-
      dengan Addendum Perjanjian No.                              Merak (“Objek Pemanfaatan”)
      KL.701/IV/33/KA-2018 tanggal 19                             dengan cara mengizinkan CAP
      April 2018                                                  menggunakan               Objek
                                                                  Pemanfaatan dimaksud dari
                                                                  KAI dan mengikatkan diri
                                                                  berdasarkan       syarat    dan
                                                                  ketentuan dalam perjanjian.

                                                                  Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                  meningkatkan     pemanfaatan



                                                          112
Page 133
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                  dan pengelolaan aset tanah
                                                                  milik KAI dengan prinsip saling
                                                                  menguntungkan.

                                                                  CAP menggunakan Objek
                                                                  Pemanfaatan         sesuai
                                                                  penggunaannya yaitu untuk
                                                                  pipa gas di dalam tanah
                                                                  (“Utilitas”).

60.   Perjanjian Persewaan Pemanfaatan       a.   CAP; dan        KAI setuju untuk menyewakan        Sampai dengan 9
      Tanah Milik PT Kereta Api Indonesia    b.   PT Kereta Api   sebagian objek sewa yang           Mei 2025
      (Persero) di KM 13 + 530 antara             Indonesia       berada lahan seluas 33 m2 yang
      Cigading-Anyer Lor Lintas Cilegon-          (Persero)       terletak pada KM 13+ 530 s.d.
      Anyer Kidul No. HK.221/XI/25/KA-            (“KAI”)         15 + 030, antara Cigading-
      2015 tanggal 16 November 2015                               Anyer Lor, yang berada di jalur
      sebagaimana      diubah     dengan                          lintas non-operasi Cilegon-
      Addendum        Perjanjian      No.                         Anyer Kidul (“Objek Sewa”)
      KL.701/IV/31/KA-2018 tanggal 19                             kepada CAP dan CAP setuju
      April 2018                                                  menyewa Objek Sewa dari KAI
                                                                  dan mengikatkan diri dalam
                                                                  perjanjian.

                                                                  Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                  meningkatkan     pemanfaatan
                                                                  dan pengelolaan aset tanah
                                                                  milik KAI dengan prinsip saling
                                                                  menguntungkan.

                                                                  CAP menggunakan Objek
                                                                  Sewa sesuai penggunaannya
                                                                  yaitu untuk area hijau, akses
                                                                  jalan khusus mobilisasi CAP, 1
                                                                  crossing pipa gas di dalam
                                                                  tanah dan 2 piperack (crossing
                                                                  melayang di atas tanah)
                                                                  (“Utilitas”).

61.   Perjanjian Pemanfaatan Tanah Milik     a.   CAP; dan        Para         pihak        telah    Sampai dengan 14
      PT Kereta Api Indonesia (Persero) di   b.   PT Kereta Api   menandatangani Perjanjian No.      Januari 2026
      KM.     9+800    sampai     dengan          Indonesia       0011/42111/
      KM.15+530 antara Cigading-Anyer             (Persero)       D.1/911/SG/TN/III/2015-PL-
      Lor Lintas Non Operasi Cilegon-             (“KAI”)         CR/15-028 tanggal 13 Maret
      Anyer Kidul No. HK.221/II/35/KA-                            2015     tentang    Persewaan
      2016 dan No. PL-CR/16-021 tanggal                           Pemanfaatan Tanah Milik KAI
      25 Februari 2016 sebagaimana                                di KM. 9+800 sampai dengan
      diubah      dengan       Addendum                           KM. 15+530 antara Cigading-
      Perjanjian No. KL.701/IV/29/KA-                             Anyer Lor Lintas Cilegon-Anyer
      2018 tanggal 19 April 2018                                  Kidul yang akan berakhir
                                                                  tanggal 14 Januari 2016
                                                                  (“Perjanjian Lama”).

                                                                  Para pihak bermaksud untuk
                                                                  memperpanjang         Perjanjian
                                                                  Lama, yaitu di KM 9+800
                                                                  sampai dengan KM. 15+530
                                                                  yang berada di jalur lintas non
                                                                  operasi antara Cigading-Anyer
                                                                  Lor Lintas Cilegon-Anyer Kidul
                                                                  (“Objek Pemanfaatan”). Para
                                                                  pihak sepakat dan setuju untuk
                                                                  mengikatkan      diri     dalam
                                                                  Perjanjian          Persewaan
                                                                  Pemanfaatan Tanah KAI atas
                                                                  Objek Pemanfaatan.

                                                                  Maksud dari perjanjian adalah
                                                                  mengoptimalkan aset tanah
                                                                  milik KAI     dengan     cara
                                                                  menyewakan              Objek
                                                                  Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                  Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                  meningkatkan     pemanfaatan




                                                        113
Page 134
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                Deskripsi Singkat                     Jangka Waktu
                                                                dan pengelolaan aset tanah
                                                                milik KAI dengan prinsip saling
                                                                menguntungkan.

                                                                CAP menggunakan Objek
                                                                Pemanfaatan                  sesuai
                                                                penggunaannya yaitu untuk
                                                                pipa gas di dalam tanah
                                                                (“Utilitas”).
62.   Perjanjian Pemanfaatan Tanah PT      a.   CAP; dan        Para pihak bermaksud untuk            Sampai dengan 30
      Kereta Api Indonesia (Persero) di    b.   PT Kereta Api   membuat                  perjanjian   April 2022
      KM. 13+530 dan 13+342 antara              Indonesia       pemanfaatan tanah di 13+530
      Cigading-Anyer Lor Lintas Non             (Persero)       dan 13+342, yang berada di
      Operasi Cilegon-Anyer Kidul No.           (“KAI”)         jalur antara Cigading-Anyer Lor
      KL.701/VI/4/KA-2017 tanggal 5 Juni                        Lintas Non-Operasi Cilegon-
      2017 sebagaimana diubah dengan                            Anyer         Kidul        (“Objek
      Addendum        Perjanjian     No.                        Pemanfaatan”). Para pihak
      KL.701/IV/30/KA-2018 tanggal 19                           sepakat dan setuju untuk
      April 2018                                                mengikatkan         diri     dalam
                                                                Perjanjian             Persewaan
                                                                Pemanfaatan Tanah KAI atas
                                                                Objek Pemanfaatan.

                                                                Maksud dari perjanjian adalah
                                                                mengoptimalkan aset tanah
                                                                milik KAI     dengan     cara
                                                                menyewakan              Objek
                                                                Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                meningkatkan     pemanfaatan
                                                                dan pengelolaan aset tanah
                                                                milik KAI dengan prinsip saling
                                                                menguntungkan.

                                                                CAP menggunakan Objek
                                                                Pemanfaatan          sesuai
                                                                penggunaannya yaitu untuk 1
                                                                pipe rack dan 1 box culvert
                                                                (“Utilitas”).

63.   Perjanjian Pemanfaatan Tanah PT      a.   CAP; dan        Para pihak bermaksud untuk            Sampai dengan 31
      Kereta Api Indonesia (Persero)       b.   PT Kereta Api   membuat             perjanjian        Juli 2027
      Untuk Crossing Kabel Listrik dan          Indonesia       pemanfaatan tanah di 13+500,
      Pipe Rack di KM. 13+500 antara            (Persero)       yang berada di jalur antara
      Cigading-Anyer Kidul Lintas Non           (“KAI”)         Cigading-Anyer Kidul Lintas
      Operasi Cilegon-Anyer Kidul No.                           Non-Operasi    Cilegon-Anyer
      KL.701/IV/27/KA-2018 tanggal 19                           Kidul (“Objek Pemanfaatan”).
      April 2018                                                Para pihak sepakat dan setuju
                                                                untuk mengikatkan diri dalam
                                                                Perjanjian        Persewaan
                                                                Pemanfaatan Tanah KAI atas
                                                                Objek Pemanfaatan.

                                                                Maksud dari perjanjian adalah
                                                                mengoptimalkan aset tanah
                                                                milik KAI     dengan     cara
                                                                menyewakan              Objek
                                                                Pemanfaatan kepada CAP.

                                                                Tujuan dari perjanjian adalah
                                                                meningkatkan     pemanfaatan
                                                                dan pengelolaan aset tanah
                                                                milik KAI dengan prinsip saling
                                                                menguntungkan.

                                                                CAP menggunakan Objek
                                                                Pemanfaatan              sesuai
                                                                penggunaannya yaitu untuk
                                                                crossing kable listrik dan pipe
                                                                rack (“Utilitas”).

64.   Perjanjian Pemanfaatan Lahan No.     a.   CAP; dan        Pertamina selaku pemilik aset         Sampai dengan 14
      057/PG0000/2013-SO dan No. PL-                            bersedia,  menyetujui,   dan          Agustus 2020



                                                      114
Page 135
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                 Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
      CR/13-008 tanggal 25 September       b. PT Pertamina       memberikan izin kepada CAP
      2013 antara CAP dengan PT                 Gas              melakukan pemanfaatan lahan
      Pertamina     Gas    sebagaimana          (“Pertamina”)    Pertamina untuk pembangunan
      terakhir  kali   diubah   dengan                           jalur pipa gas ethylene diameter
      Amandemen II atas Perjanjian                               20 inch (“Pipa Gas”) di atas
      Pemanfaatan        Lahan     No.                           lahan yang telah berada di jalur
      143/PG0000/2018-SO dan No. PL-                             pipa gas yang dikelola dan
      CR/18-101 tanggal 21 Desember                              dioperasikan oleh Pertamina.
      2018
                                                                 Lahan yang dimanfaatkan oleh
                                                                 CAP berada pada lokasi Right
                                                                 of Way pada jalur pipa gas milik
                                                                 Pertamina seluas 19.200 m2
                                                                 yang terletak di antara KP 206
                                                                 sampai dengan KP 215, Banten
65.   Perjanjian Sewa Tanah Guna           a.   CAP; dan         BJP menyewakan lahan tanah         Sampai dengan 31
      Pemasangan Pipa Gas Ethylene         b.   PT      Banten   di kawasan Desa Argawarna          Desember     2021
      (Right Way) tanggal 1 Januari 2007        Java Persada     Kecamatan       Pulo     Ampel     dan sampai dengan
      antara CAP dan PT Banten Java             (“BJP”)          Kabupaten        Serang-Banten     31 Desember 2041
      Persada sebagaimana terakhir kali                          kepada CAP, sehubungan
      diubah dengan Addendum Dua                                 dengan rencana pembangunan
      Perjanjian Sewa Tanah Guna                                 jaringan       pipa       untuk
      Pemasangan Pipa Gas Ethylene                               menyalurkan gas ethylene
      (Right Way) tanggal 1 Januari 2019
66.   Perjanjian Sewa Tanah tanggal 22     a.   CAP; dan         CAP menyewa tanah milik SEI        1 Januari 2008
      Februari 2008                        b.   PT       Showa   dengan tujuan untuk digunakan      sampai    dengan
                                                Esterindo        sebagai instalasi jaringan pipa    tanggal        31
                                                Indonesia        gas        ethylene       untuk    Desember 2028.
                                                (“SEI”).         mendistribusikan gas ethylene
                                                                 dari pabrik milik CAP di
                                                                 Cilegon, Jawa Barat ke area
                                                                 Bojonegara, Jawa Barat yang
                                                                 berlokasi di dalam pabrik milik
                                                                 SEI yang berlokasi di Jalan
                                                                 Raya Salira Indah KM. 12,
                                                                 Desa Mangunreja, Kecamatan
                                                                 Pulo      Ampel,     Kabupaten
                                                                 Serang, Banten dengan luas
                                                                 perkiraan 105,3 m2.
67.   Perjanjian              Kerjasama    a.   CAP; dan         Marga memberikan izin akses        15 tahun sejak
      Pemasangan/Penempatan Pipa Gas       b.   PT     Marga     kepada CAP untuk melakukan         tanggal         27
      Ethylene di KM. 92+600 Jalur Arah         Mandalasakti     pemasangan/penempatan pipa         Desember     2006,
      Ke Merak Pada Jalan Tol Tangerang         (“Marga”).       gas ethylene di lokasi             termasuk periode
      – Merak No. 129/PJ/M-1/XII/2006                            pekerjaan sehubungan dengan        konstruksi     dan
      tanggal 27 Desember 2006                                   proyek dengan perincian            periode
                                                                 sebagai berikut (“Pipa Gas         pengoperasian.
                                                                 Ethylene”):
                                                                 a. Luas total 282 m2;
                                                                 b. Panjang 166 m;
                                                                 c. Lebar 1,7 m;
                                                                 d. Kedalaman 1,5 m;
                                                                 e. Mulai dari KM. 92+600
                                                                      jalur ke arah Merak dan
                                                                      akses gerbang tol Cilegon
                                                                      Barat.

                                                                 Pemasangan/penempatan pipa
                                                                 hanya dapat digunakan oleh
                                                                 CAP       untuk     penempatan,
                                                                 pemasangan                   dan
                                                                 pengoperasian        Pipa    Gas
                                                                 Ethylene dan hanya untuk satu
                                                                 diameter pipa yaitu sebesar 20
                                                                 inci serta tidak boleh digunakan
                                                                 untuk peruntukan lain tanpa
                                                                 persetujuan tertulis dari Marga.
68.   Akta    Perjanjian    Penyerahan     a.   CAP; dan         KIEC adalah pemegang hak           Ketentuan jangka
      Penggunaan Tanah Industri di         b.   PT Krakatau      atas tanah atas Sertifikat Hak     waktu      perjanjian
      Dalam Kawasan Industri Cilegon No.        Industrial       Pengelolaan No. 1/Gunung           tidak diatur. CAP
      84 tanggal 27 Februari 2014, yang         Estate Cilegon   Sugih, terletak di dalam           masih tetap dapat
      dibuat di hadapan Muhammad                (“KIEC”).        Provinsi Banten, Kota Cilegon,     menggunakan
      Isyah, S.H., Notaris di Cilegon                            Kecamatan Ciwandan,                tanah berdasarkan
      sebagaimana diubah dengan Akta                             Kelurahan Gunung Sugih,            perjanjian
      Addendum Perjanjian Penyerahan                             setempat dikenal sebagai           sepanjang       CAP



                                                       115
Page 136
No.   Nama Perjanjian                        Pihak                 Deskripsi Singkat                 Jangka Waktu
      Penggunaan Tanah Industri Di                                 wilayah Kawasan Industri          masih       memiliki
      Dalam Kawasan Industri Cilegon No.                           Berat Cilegon (“Kawasan           SHGB          yang
      04 tanggal 22 September 2015,                                Industri”).                       dimaksud     dalam
      dibuat di hadapan Astri Hapsari                                                                perjanjian.
      Fauziah, S.H., M.Kn., pengganti                              KIEC dengan Akta Perjanjian
      Peni Inggriani, S.H., Notaris di                             Penggunaan Tanah Industri di
      Cilegon                                                      dalam Kawasan Industri
                                                                   Cilegon No. 18 tanggal 15 Juli
                                                                   1988, dibuat di hadapan
                                                                   Rahmah Arie Soetardjo, S.H,
                                                                   Notaris di Jakarta, telah
                                                                   menyerahkan penggunaan
                                                                   tanah industri kavling seluas
                                                                   ±39.000m2, yang terletak di
                                                                   Jalan Raya Anyer KM. 123,
                                                                   Kawasan Industri Krakatau,
                                                                   Kelurahan Gunung Sugih,
                                                                   Kecamatan Ciwandan,
                                                                   Cilegon, Banten (“Kavling”)
                                                                   kepada PT Tri Polyta
                                                                   Indonesia Tbk.

                                                                   PT Tri Polyta Indonesia Tbk
                                                                   melakukan pengambilalihan
                                                                   atas PT Chandra Asri dan
                                                                   kemudian melakukan
                                                                   perubahan nama menjadi CAP
                                                                   tanpa adanya pengalihan
                                                                   kepemilikan hak atas aset
                                                                   perusahaan maupun
                                                                   perubahan pemegang saham
                                                                   mayoritas.

                                                                   CAP telah mengajukan
                                                                   permohonan secara tertulis
                                                                   kepada KIEC untuk pemakaian
                                                                   Kavling Industri Jalan Raya
                                                                   Anyer KM. 123, Kawasan
                                                                   Industri Krakatau Cilegon,
                                                                   seluas ±39.000m2, setempat
                                                                   dikenal dengan nama Kavling
                                                                   Kawasan Industri.

                                                                   CAP atas biaya serta risiko
                                                                   sendiri akan menyelesaikan
                                                                   pembangunan             Kavling
                                                                   tersebut.
69.   Akta    Perjanjian      Perpanjangan   a.   CAP; dan         Bahwa KIEC adalah                 Tidak diatur.
      SHGB atas Tanah Industri Di            c.   PT Krakatau      pemegang Hak Pengelolaan
      Kawasan Industri Cilegon No. 106            Industrial       No. 1/Gunung Sugih, yang
      tanggal 23 Februari 2017, yang              Estate Cilegon   terletak di dalam Propinsi
      dibuat di hadapan Muhammad                  (“KIEC”).        Banten, Kota Cilegon,
      Isyah, S.H., Notaris di Kota Cilegon                         Kecamatan Ciwandan, Desa
                                                                   Gunung Sugih. Para pihak
                                                                   telah membuat Perjanjian
                                                                   Penyerahan Penggunaan
                                                                   Kawasan Industri tanggal 27
                                                                   Februari 2014.

                                                                   Bahwa CAP telah mengirimkan
                                                                   surat kepada Pihak Pertama
                                                                   tentang permohonan
                                                                   perpanjangan Sertifikat Hak
                                                                   Guna Bangunan No. 273 dan
                                                                   274/ Kelurahan Gunung Sugih
                                                                   dengan total seluas 31.174 m2.

                                                                   Bahwa dalam hal CAP akan
                                                                   memperpanjang Hak Guna
                                                                   Bangunan No. 273 dan
                                                                   274/Gunung Sugih, maka
                                                                   kedua Sertifikat Hak Guna
                                                                   Bangunan (SHGB) tersebut
                                                                   dapat diperpanjang lagi untuk




                                                         116
Page 137
No.   Nama Perjanjian                      Pihak                Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu
                                                                jangka waktu 20 tahun, dan
                                                                KIEC menyatakan
                                                                persetujuannya atas
                                                                perpanjangan kedua SHGB
                                                                tersebut untuk jangka waktu 20
                                                                tahun sejak tanggal
                                                                diterbitkannya perpanjangan
                                                                SHGB

                                                                CAP atas biaya serta risiko
                                                                sendiri akan menyelesaikan
                                                                pembangunan              Kavling
                                                                tersebut.
70.   Akta     Perjanjian      Kerjasama   a.   CAP; dan        Bahwa KS bermaksud untuk            Perjanjian         ini
      Pendayagunaan Aset Tetap PT          b.   PT Krakatau     melakukan             kerjasama     berlaku        secara
      Krakatau Steel (Persero) Tbk No. 2        Steel           pendayagunaan aset tetap            terus       menerus
      tanggal 10 Januari 2019, dibuat di        (Persero) Tbk   berupa tanah seluas kurang          sesuai dengan UU
      hadapan Hapendi Harahap, S.H.,            (“KS”);         lebih    182.276    m2      yang    No. 5/1960 dan
      M.H., Notaris di Cilegon             c.   PT Krakatau     merupakan       bagian       dari   peraturan        yang
                                                Industrial      Sertifikat Hak Pengelolaan No.      berlaku di bidang
                                                Estate          15/Warnasari, terdaftar atas        agraria       tentang
                                                Cilegon         nama KIEC yang terletak di          jangka          waktu
                                                (“KIEC”).       Kelurahan             Warnasari,    pemberian         Hak
                                                                Kecamatan Ciwandan, Kota            Guna       Bangunan
                                                                Cilegon,     Provinsi    Banten     yaitu paling lama 30
                                                                (“Objek Transaksi”). Bahwa          tahun dan dapat
                                                                kemudian Objek Transaksi            diperpanjang paling
                                                                adalah merupakan aset yang          lama 20 tahun serta
                                                                tercatat atas nama KS atas          dapat diperbaharui
                                                                dasar perjanjian dan surat          paling lama 30
                                                                pernyataan dari KIEC.               tahun

                                                                Atas Objek Transaksi akan
                                                                dilakukan kerja sama, yang
                                                                akan dilakukan oleh dan antara
                                                                CAP dan KS, dimana bentuk
                                                                kerjasama yang akan dilakukan
                                                                adalah              kerjasama
                                                                pendayagunaan aset tetap,
                                                                dimana CAP berhak secara
                                                                penuh memanfaatkan dan
                                                                menggunakan Objek Transaksi
                                                                selama jangka waktu perjanjian
                                                                pendayagunaan            untuk
                                                                menunjang kegiatan usahanya,
                                                                baik bidang usaha yang telah
                                                                dilakukannya maupun yang
                                                                akan dilakukannya di masa
                                                                yang akan datang, dan CAP
                                                                berhak memperoleh Sertifikat
                                                                Hak Guna Bangunan di atas
                                                                Hak Pengelolaan berdasarkan
                                                                perjanjian ini.

                                                                Di atas Objek Transaksi, CAP
                                                                akan       membangun        dan
                                                                mendirikan pabrik petrokimia
                                                                maupun industri terkait lainnya,
                                                                dan/atau kepelabuhan, jasa
                                                                logistik serta kegiatan usaha
                                                                lainnya yang dapat menunjang
                                                                kegiatan usaha lainnya yang
                                                                dapat menunjang kegiatan
                                                                usaha utama CAP dan/atau
                                                                anak perusahaan termasuk
                                                                afiliasinya.

                                                                Apabila terdapat izin-izin atas
                                                                Objek Transaksi termasuk
                                                                namun tidak terbatas pada
                                                                perizinan terminal dan/atau
                                                                dermaga,           berdasarkan
                                                                permintaan tertulis dari CAP,
                                                                KS bersedia memberikan izin




                                                      117
Page 138
No.   Nama Perjanjian                       Pihak                 Deskripsi Singkat                   Jangka Waktu
                                                                  kepada CAP untuk melakukan
                                                                  pengurusan perizinan diatas
                                                                  Objek    Transaksi  tersebut
                                                                  berdasarkan ketentuan yang
                                                                  berlaku.

                                                                  KS dan KIEC dengan ini
                                                                  memberikan rekomendasi dan
                                                                  persetujuan secara bersamaan
                                                                  serta     sekaligus   terhadap
                                                                  permohonan          perolehan,
                                                                  perpanjangan, pembaharuan
                                                                  atas Sertifikat Hak Guna
                                                                  Bangunan atas nama CAP
                                                                  sesuai dengan Undang -
                                                                  Undang No. 5 Tahun 1960
                                                                  tentang     Peraturan    Dasar
                                                                  Pokok-Pokok Agraria (“UU No.
                                                                  5/1960”).

71.   Kontrak Antara PT Krakatau            a.   PT Krakatau      Kedua pihak telah setuju untuk      5 tahun, terhitung
      Industrial Estate Cilegon dengan PT        Industrial       mengadakan kontrak sewa             sejak tanggal 1
      Chandra      Asri    tentang  Sewa         Estate Cilegon   tanah milik Pihak Pertama           November     2014
      Menyewa Tanah Kawasan Industri di          (“Pihak          seluas 288 m x 1,5 m = 432 m2       dan berakhir pada
      Cilegon No. HK.02.01/0008/2010             Pertama”);       yang terletak di dalam Sertifikat   tanggal 31 Oktober
      tanggal      26     Januari    2010        dan              Hak Pengelolaan No. 1 Gunung        2019.
      sebagaimana        diubah    dengan   b.   CAP (“Pihak      Sugih seluas 603.000 m2.
      Amandemen Perjanjian tentang               Kedua”).         Pihak Kedua menjamin bahwa          Catatan:
      Sewa Menyewa Tanah Kawasan                                  tanah        tersebut      akan     Para pihak sedang
      Industri      di     Cilegon    No.                         dipergunakan              untuk     dalam        proses
      HK.02.01/0213/2014 tanggal 18                               penanaman jalur pipa gas            perpanjangan
      November 2014                                               ethylene milik Pihak Kedua dan      jangka        waktu
                                                                  Pihak       Kedua      dilarang     perjanjian.    Para
                                                                  menggunakan tanah untuk             pihak         dalam
                                                                  keperluan lain.                     perjanjian    masih
                                                                                                      terus
                                                                                                      melaksanakan hak
                                                                                                      dan kewajibannya
                                                                                                      dan oleh karenanya
                                                                                                      tetap tunduk pada
                                                                                                      ketentuan-
                                                                                                      ketentuan
                                                                                                      sebagaimana
                                                                                                      tercantum     dalam
                                                                                                      perjanjian sampai
                                                                                                      dengan
                                                                                                      ditandatanganinya
                                                                                                      dokumen
                                                                                                      perpanjangan.

                                                                                                      CAP            telah
                                                                                                      menyampaikan
                                                                                                      permohonan
                                                                                                      perpanjangan
                                                                                                      kepada           PT
                                                                                                      Krakatau Industrial
                                                                                                      Estate      Cilegon
                                                                                                      sehubungan
                                                                                                      dengan
                                                                                                      perpanjangan atas
                                                                                                      Kontrak Antara PT
                                                                                                      Krakatau Industrial
                                                                                                      Estate      Cilegon
                                                                                                      dengan           PT
                                                                                                      Chandra         Asri
                                                                                                      tentang       Sewa
                                                                                                      Menyewa      Tanah
                                                                                                      Kawasan Industri di
                                                                                                      Cilegon          No.
                                                                                                      HK.02.01/0008/201
                                                                                                      0    tanggal      26
                                                                                                      Januari 2010 antara
                                                                                                      CAP      dan     PT
                                                                                                      Krakatau Industrial




                                                        118
Page 139
No.   Nama Perjanjian                     Pihak                  Deskripsi Singkat                    Jangka Waktu
                                                                                                      Estate      Cilegon
                                                                                                      sebagaimana
                                                                                                      diubah      dengan
                                                                                                      Amandemen
                                                                                                      Perjanjian tentang
                                                                                                      Sewa       Menyewa
                                                                                                      Tanah      Kawasan
                                                                                                      Industri di Cilegon
                                                                                                      No.
                                                                                                      HK.02.01/0213/201
                                                                                                      4     tanggal    18
                                                                                                      November      2014,
                                                                                                      sebagaimana
                                                                                                      dibuktikan dengan
                                                                                                      tanda terima PT
                                                                                                      Krakatau Industrial
                                                                                                      Estate      Cilegon
                                                                                                      tertanggal       14
                                                                                                      Oktober 2019.

72.   Perjanjian  Kerjasama     tentang   a.   Kantor            Pihak Pertama merupakan Unit         26 Maret 2015
      Penggunaan Perairan Terminal             Kesyahbandar      Pelaksana Teknis yang berada         sampai      dengan
      Untuk Kepentingan Sendiri No.            an         dan    di bawah dan bertanggung             tanggal         31
      HK.107/2/6/KSOP.Btn-15 dan No.           Otoritas          jawab      kepada    Menteri         Desember      2019
      PL-CR/15-108 tanggal 16 Desember         Pelabuhan         Perhubungan melalui Direktur         dan          dapat
      2015                                     Kelas         I   Jenderal Perhubungan Laut            diperpanjang
                                               Banten,           yang mempunya fungsi untuk           berdasarkan
                                               Direktorat        melaksanakan pengaturan dan          kesepakatan para
                                               Jenderal          pembinaan, pengendalian, dan         pihak.
                                               Perhubungan       pengawasan          kegiatan
                                               Laut,             kepelabuhanan.                       Apabila        Pihak
                                               Kementerian                                            Kedua       berminat
                                               Perhubungan       Pihak    Kedua     merupakan         untuk mengajukan
                                               (“Pihak           Pengelola Terminal Untuk             perpanjangan
                                               Pertama”);        Kepentingan Sendiri (TUKS)           perjanjian,    maka
                                               dan               berdasarkan        Keputusan         Pihak Kedua harus
                                          b.   CAP (“Pihak       Menteri Perhubungan No. KP           memberitahukan
                                               Kedua”).          650 Tahun 2012 tentang               secara        tertulis
                                                                 Persetujuan       Pengelolaan        kepada         Pihak
                                                                 Terminal Untuk Kepentingan           Pertama        paling
                                                                 Sendiri di dalam Daerah              lambat 2 bulan
                                                                 Lingkungan Kerja Pelabuhan           sebelum perjanjian
                                                                 Banten,    guna    menunjang         berakhir.
                                                                 kegiatan usaha di bidang
                                                                 industri kimia dasar organik
                                                                 yang bersumber dari minyak
                                                                 bumi, gas alam, dan batu bara.

                                                                 Dengan berlakunya Peraturan
                                                                 Pemerintah No. 11 tahun 2015
                                                                 tentang Jenis dan Tarif Atas
                                                                 Jenis Penerimaan Negara
                                                                 Bukan Pajak yang berlaku pada
                                                                 Kementerian      Perhubungan,
                                                                 Pihak Kedua wajib melakukan
                                                                 pembayaran atas penggunaan
                                                                 perairan untuk bangunan dan
                                                                 kegiatan lainnya di atas air
                                                                 pada TUKS yang dioperasikan
                                                                 Pihak Kedua dan karenanya
                                                                 memerlukan adanya suatu
                                                                 perjanjian          penggunaan
                                                                 perairan TUKS.
73.   Surat Perjanjian Penggunaan dan     a.   Satuan Kerja      Pihak Pertama dan Pihak              22 November 2017-
      Pemanfaatan Lahan di Ruang Milik         Balai   Besar     Kedua       sepakat         untuk    22 November 2019
      Jalan No. 5690/SPK/X/PNBP/2017           Pelaksanaan       mengadakan              perjanjian
      tanggal 22 November 2017                 Jalan Nasional    penggunaan,        pemanfaatan       Catatan:
                                               VI     Jakarta    tanah di ruang milik jalan sesuai    Berdasarkan
                                               (“Pihak           ketentuan yang berlaku di            konfirmasi    dari
                                               Pertama”);        lingkungan kerja Kementerian         CAP,         CAP
                                               dan               Pekerjaan       Umum          dan    bermaksud untuk
                                          b.   CAP (“Pihak       Perumahan Rakyat.                    memperpanjang
                                               Kedua”).                                               jangka      waktu
                                                                                                      Perjanjian




                                                       119
Page 140
 No.     Nama Perjanjian                       Pihak                 Deskripsi Singkat                  Jangka Waktu
                                                                     Pihak Pertama atas nama            Penggunaan dan
                                                                     Satuan Kerja Balai Besar           Pemanfaatan
                                                                     Pelaksanaan Jalan Nasional VI      Lahan di Ruang
                                                                     menyewakan sebidang tanah          Milik Jalan No.
                                                                     kepada Pihak Kedua dan Pihak       90/SPK/X/PNBP/20
                                                                     Kedua menyewa dari Pihak           17    tanggal   22
                                                                     Pertama lokasi yang terletak       November      2017
                                                                     pada Ruas Jalan Serdang-           antara CAP dan
                                                                     Bojonegara-Merak    (KM.JKT        Satuan Kerja Balai
                                                                     105+400      s.d    123+700        Besar Pelaksanaan
                                                                     penanaman utilitas KM.JKT          Jalan Nasional VI
                                                                     108+650; 110+550; 113+775;         Jakarta, yang akan
                                                                     115+550; 116+200) dengan           berakhir    jangka
                                                                     luas 9.294 m2.                     waktu berlakunya
                                                                                                        pada 22 November
                                                                                                        2019.
 MCI
 1.      Perjanjian Kerjasama Pest & Rodent    a.   MCI; dan         MCI memberikan tugas kepada        Berlaku     sampai
         Control No. 1/PK-PCR/RB/I/2019        b.   PT Pestindo      PP      untuk    melaksanakan      dengan tanggal 2
         tanggal 2 Januari 2019                     Pratama          pekerjaan pengendalian hama        Januari 2020
                                                    (“PP”).          serangga dan hewan pengerat
                                                                     pada Hotel Mambruk Anyer,
                                                                     Banten.
 2.      Accomodation Agreement tanggal        a.   MCI; dan         MCI selaku pemilik Hotel           Berlaku    sampai
         30 Desember 2018                      a.   SRI              Mambruk Anyer, memberikan          dengan tanggal 31
                                                                     layanan akomodasi kepada           Desember 2019.
                                                                     SRI, pekerjanya dan tamunya.
                                                                     Layanan yang diberikan berupa
                                                                     11 unit kamar Junior Suite yang
                                                                     dapat     digunakan      secara
                                                                     ekslusif oleh tamu selama
                                                                     periode perjanjian.
 GT
 A
 1.      Akta Perubahan dan Pernyataan         a.   GTA; dan         Para pihak sepakat untuk           Sampai     dengan
         Kembali Perjanjian Kerjasama Joint         PT       Jabar   melaksanakan kerjasama untuk       tanggal 28 Agustus
         Operation Proyek Cikupa No. 29             Utama Wood       Proyek        Cikup      dengan    2039.
         tanggal 6 Maret 2019 yang dibuat di        Industry         membentuk         Kerja   Sama
         hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,                          Operasi yang khusus dan
         M.Hum., Notaris di Jakarta                                  terbatasuntuk pembangunan,
                                                                     pengembangan,          pemberian
                                                                     hak sewa maupun penjualan
                                                                     kavling/unit bangunan komersil,
                                                                     pergudangan atau industri di
                                                                     atas tanah sampai dengan
                                                                     berakhirnya      jangka   waktu
                                                                     perjanjian ini.

L.    PERJANJIAN PINJAMAN DENGAN PIHAK KETIGA

Perseroan

Pada tanggal 15 November 2018, Perseroan menandatangani Facility Agreement related to USD175,000,000
Initial Facility and Up to USD25,000,000 Greenshoe Facility dengan Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd., PT Bank
DBS Indonesia yang telah diubah pada tanggal 26 Juli 2019. Fasilitas diterima oleh Perseroan dengan jumlah
keseluruhan USD 175.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar: (i) LIBOR + 3,75% per yang terhitung sejak
tanggal perjanjian sampai dengan tanggal yang jatuh pada 12 bulan setelah perjanjian, (ii) LIBOR + 4,25% per
tahun dari tanggal yang jatuh pada 12 bulan sejak tanggal perjanjian sampai dengan tanggal yang jatuh pada 24
bulan setelah tanggal perjanjian, (iii) LIBOR + 5% per tahun setelah tanggal yang jatuh pada 24 bulan setelah
tanggal perjanjian ini. Fasilitas ini diberikan untuk melunasi sebagian atau membayar lebih awal semua jumlah
terutang berdasarkan fasilitas pinjaman berjangka dengan nilai pokok sampai dengan USD250.000.000 tertanggal
24 Maret 2017 yang ditandatangani antara Perseroan dengan Bangkok Bank Public Company Limited dan untuk
kepentingan korporasi umum dari Perseroan dan anak-anak perusahaannya. Perseroan wajib melunasi pinjaman
pada tanggal pengakhiran yang jatuh 36 bulan setelah tanggal perjanjian atau pada tanggal 15 November 2021.

CAP

a.    PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (“Danamon”)

      Pada tanggal 28 Agustus 2007, CAP memperoleh fasilitas Omnibus Trade Finance dari Danamon,
      berdasarkan perjanjian fasilitas yang telah mengalami perubahan, terakhir kali pada tanggal 30 Juli 2018 dan


                                                           120
Page 141
     terakhir diperpanjang pada tanggal 30 Agustus 2019. Fasilitas yang diperoleh CAP terdiri dari Sight/Usance
     L/C Impor, Sight/Usance Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri, Usance Payable At Usance (UPAU), Trust
     Receipt, Open Account Financing, dan Standby L/C dengan batasan kredit maksimal sebesar
     USD75.000.000. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan dan piutang secara pari passu dengan fasilitas modal
     kerja dari kreditur lainnya. Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 30 Juli 2020. Fasilitas Trust Receipt
     Open Account Financing, dan Usance Payable At Usance (UPAU) mengenakan suku bunga yang dihitung
     berdasarkan Cost of Fund satu bulan yang berlaku di Danamon ditambah marjin sebesar 2,75% per tahun.
     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada Danamon apabila CAP (i) akan mengambil langkah untuk atau akan membubarkan diri atau akan
     melakukan atau mengizinkan terjadinya merger, konsolidasi dengan perusahaan lain atau akuisisi saham
     perusahaan lain yang jumlahnya lebih dari 50%, (ii) akan menjual atau dengan cara lain mengalihkan hak atas
     current asset CAP yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha CAP atau dilaksanakan di luar dari
     kegiatan usaha CAP sehari-hari, (iii) telah mengubah Anggaran Dasar (misalnya kewenangan Direksi, struktur
     modal, korum rapat atau bidang usaha) atau telah mengubah susunan Direksi, Dewan Komisaris ataupun
     pemegang saham mayoritas CAP, dan (iv) telah membayar atau membayar kembali tagihan-tagihan atau
     piutang-piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/atau di kemudian hari akan diberikan oleh para
     pemegang saham CAP baik berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain jumlah uang yang wajib dibayarkan.
     Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

b.   PT Bank DBS Indonesia (“DBSI”)

     Pada tanggal 28 Oktober 2009, CAP memperoleh fasilitas pembiayaan impor dari DBSI, berdasarkan
     perjanjian fasilitas yang telah diubah terakhir kali pada tanggal 22 Agustus 2019, dimana pada tanggal
     9 Oktober 2017, SMI masuk menjadi pihak peminjam dalam perjanjian ini. Fasilitas yang diperoleh CAP
     berupa uncommitted import letter of credit (L/C) facility berupa Sight L/C, Usance L/C, Usance L/C Payable At
     Usance (UPAU) dan Usance L/C Payable At Sight (UPAS) dengan jangka waktu masing-masing L/C tersebut
     adalah maksimum 150 hari kalender (“Fasilitas L/C Impor”), dengan sub fasilitas berupa Uncommitted Surat
     Kredit Berdokumen Dalam Negeri (“SKBDN) untuk CAP dalam bentuk sight/usance SKBDN dengan jumlah
     USD 55.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang EUR, GBP, SGD, dan IDR, dengan jangka waktu
     masing-masing SKBDN tersebut adalah maksimum 150 hari kalender (selanjutnya disebut sebagai “sub-
     Fasilitas SKBDN 1”), Uncommitted Bank Guarantee Issuance Facility untuk CAP dengan sub-jumlah fasilitas
     tersedia maksimum hingga sebesar USD 55.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang EUR, GBP, SGD,
     dan IDR dengan maksimum tenor adalah 1 tahun tidak termasuk periode klaim (selanjutnya disebut sebagai
     “sub-Fasilitas BG”), Fasilitas pembiayaan impor berupa uncommitted import L/C dengan limit fasilitas
     sejumlah USD 15.000.000 atau ekuivalennya dalam mata uang EUR, GBP, SGD, dan IDR berupa Sight L/C,
     Usance L/C, UPAU dan UPAS untuk SMI, dengan jangka waktu masing-masing L/C tersebut adalah
     maksimum 150 hari kalender (selanjutnya disebut sebagai “sub-Fasilitas L/C Impor”), dan Uncommitted
     SKBDN untuk SMI dalam bentuk sight/usance SKBDN dengan jumlah USD 15.000.000 atau ekuivalennya
     dalam mata uang EUR, GBP, SGD, dan IDR dengan jangka waktu masing-masing SKBDN tersebut adalah
     maksimum 150 hari kalender (selanjutnya disebut sebagai “sub-Fasilitas SKBDN 2”), sub-Fasilitas SKBDN
     1 dan sub-Fasilitas SKBDN 2, secara bersama-sama disebut sebagai “sub-Fasilitas SKBDN”. Fasilitas ini
     berlaku sampai dengan tanggal 31 Mei 2020 atau pada akhir jangka waktu penerbitan Sight L/C, Usance L/C,
     SKBDN Sight/Usance, UPAS L/C, mana yang paling akhir, kecuali jika fasilitas diakhiri lebih awal. Ketentuan
     dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan persetujuan tertulis dari DBSI
     sebelum CAP dan SMI (i) mengubah jenis usaha CAP dan SMI, (ii) mengajukan permohonan untuk dinyatakan
     pailit atau permohonan penundaan pembayaran, (iii) mengikatkan diri sebagai penjamin (borg) terhadap pihak
     ketiga (kecuali anak perusahaannya), dan (iv) membuat dan menandatangani suatu perjanjian yang bersifat
     material yang menguntungkan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau pemegang saham CAP dan SMI atau
     pihak-pihak yang terkait dengan pihak disebutkan sebelumnya, kecuali untuk perjanjian-perjanjian yang dibuat
     sehubungan dengan kegiatan usaha CAP dan SMI sehari-hari atau tidak mempengaruhi kemampuan CAP
     dan SMI dalam memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian. Lebih lanjut, sepanjang CAP dan SMI masih
     berutang kepada DBSI berdasarkan perjanjian, CAP dan SMI akan menyampaikan pemberitahuan kepada
     DBSI selambat-lambatnya dalam waktu 30 hari kalender, apabila mengetahui terjadinya perubahan terhadap
     anggaran dasar CAP dan SMI, termasuk namun perubahan pengurus CAP dan SMI.

c.   DBS Bank Ltd. (“DBS”)

     Pada tanggal 19 November 2010, CAP, telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Perdagangan dengan DBS,
     yang telah diubah, terakhir kali pada 25 Mei 2018. Berdasarkan perjanjian ini, CAP telah memperoleh Fasilitas
     Modal Kerja dengan limit sebesar USD80.000.000 dengan sifat committed. Perjanjian ini dimulai sejak dan
     termasuk tanggal 25 Mei 2018 sampai dengan termasuk tanggal yang jatuh pada bulan ke-36 dari tanggal
     25 Mei 2018, yaitu tanggal 25 Mei 2021. Untuk Advance, bunga akan dibebankan sebesar LIBOR ditambah
     marjin sebesar 1,75% per tahun sedangkan untuk Loan akan dibebankan bunga sebesar 2,25% per tahun.
     Fasilitas ini dijamin dengan jaminan fidusia atas barang persediaan dan piutang CAP. Berdasarkan Perjanjian
     ini, CAP terikat oleh beberapa pembatasan atas pemberian jaminan, pembebanan, pelepasan aset,
     restrukturisasi dan arm’s length dealings.




                                                       121
Page 142
     Kemudian, pada tanggal 25 Mei 2018, CAP, PBI dan SMI menandatangani Perjanjian Fasilitas dengan DBS,
     dimana DBS telah setuju untuk memberikan Fasilitas modal kerja dengan non-komitmen dalam jumlah hingga
     sebesar USD 60.000.000. Perjanjian ini berlaku sampai dengan 25 Mei 2020 dan akan secara otomatis
     diperpanjang setiap tahunnya untuk periode 12 bulan kecuali DBS memberikan pemberitahuan tertulis
     sebelumnya kepada CAP.Untuk Advance, bunga akan dibebankan sebesar LIBOR ditambah marjin sebesar
     1,25% per tahun sedangkan untuk Loan, bunga yang dikenakan sebesar LIBOR ditambah marjin sebesar
     1,85% per tahun. Fasilitas ini tidak dijamin secara khusus dengan aset CAP. Berdasarkan Perjanjian ini, CAP
     terikat oleh beberapa pembatasan atas pelepasan aset, restrukturisasi dan arm’s length dealings.

d.   The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (“HSBC”)

     Pada tanggal 30 Juli 2018 CAP dan SMI menandatangani Perjanjian Fasilitas Perbankan Korporasi dengan
     HSBC. Perjanjian ini meliputi Fasilitas Limit Gabungan I sebesar USD 125.000.000 (yang hanya dapat
     digunakan oleh CAP), yang terdiri dari (i) fasilitas pinjaman berulang dengan limit sebesar USD 50.000.000
     (“Fasilitas Pinjaman Berulang”), (ii) fasilitas kredit berdokumen dengan limit sebesar USD 125.000.000, (iii)
     fasilitas kredit berdokumen dengan pembayaran tertunda/berjangka dengan limit sebesar USD 125.000.000,
     (iv) fasilitas kredit berdokumen berjangka yang dibayar atas unjuk dengan limit sebesar USD 125.000.000, (v)
     fasilitas pinjaman impor dengan limit sebesar USD 125.000.000, (vi) fasilitas pembiayaan impor 1 dengan limit
     sebesar USD 100.000.000, (vii) fasilitas bank garansi dengan limit sebesar USD 5.000.000. Untuk Fasilitas
     Limit Gabungan II sebesar USD 20.000.000 (yang hanya dapat digunakan oleh SMI), terdiri dari (i) fasilitas
     kredit berdokumen dengan limit sebesar USD 20.000.000, (ii) fasilitas kredit berdokumen dengan pembayaran
     tertunda/berjangka dengan limit sebesar USD 20.000.000, (iii) fasilitas pinjaman impor dengan limit sebesar
     USD 20.000.000, (iv) fasilitas bank garansi dengan limit sebesar USD 5.000.000, dan (v) fasilitas kredit
     berdokumen berjangka yang dibayar atas unjuk dengan limit sebesar USD 20.000.000. Selain itu CAP dan
     SMI masing-masing memiliki fasilitas treasuri dengan limit sebesar USD 10.000.000 untuk CAP dan sebesar
     USD 5.000.000 untuk SMI (“Fasilitas Perbankan Korporasi”). Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal
     30 Juli 2019 dan akan terus berlaku hingga HSBC secara tertulis membatalkan, menghentikan atau
     membebaskan masing-masing debitur dari kewajibannya. Para pihak sedang dalam proses perpanjangan
     jangka waktu perjanjian. Para pihak dalam perjanjian masih terus melaksanakan hak dan kewajibannya dan
     oleh karenanya tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam perjanjian sampai
     dengan ditandatanganinya dokumen perpanjangan. Bunga akan dibebankan secara harian sebesar 2,55%
     per tahun di atas LIBOR ang harus dibayarkan secara bulanan di setiap akhir bulan dengan mendebit rekening
     manapun milik CAP dan SMI yang menggunakan fasilitas ini di HSBC. Fasilitas ini tidak dijamin dengan
     jaminan khusus oleh CAP, kecuali untuk Fasilitas Pinjaman Berulang yang syarat dan ketentuannya (termasuk
     ketentuan mengenai jaminan) diatur dalam suatu perjanjian terpisah.

     Kemudian pada tanggal 5 September 2018, CAP juga telah menandatangani Perjanjian Pemberian Pinjaman
     dengan HSBC. Perjanjian ini merupakan pengaturan khusus atas Fasilitas Pinjaman Berulang. Fasilitas yang
     diberikan berdasarkan perjanjian tersebut adalah fasilitas pinjaman berulang (revolving loan) dengan limit
     sebesar USD 50.000.000 dimana masing-masing pinjaman akan jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal
     pencairan. Fasilitas Pinjaman Berulang ini akan dibebankan bunga atas setiap penarikan secara harian
     sebesar 2,50% per tahun di atas LIBOR (yang saat ini adalah sebesar 1,75% per tahun) yang harus
     dibayarkan pada akhir tenor dari setiap pinjaman dengan mendebit rekening manapun milik CAP yang ada
     pada HSBC. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan fidusia atas barang persediaan dan piutang CAP. Ketentuan
     dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis kepada HSBC
     sebelum CAP (i) melakukan likuidasi, pembubaran atau menggabungkan atau mengkonsolidasikan diri
     dengan perusahaan manapun atau mengijinkan perusahaan manapun untuk menggabungkan diri dengan
     CAP atau untuk mengambil-alih seluruh atau sebagian besar dari aset atau permodalan dari perusahaan
     manapun, (ii) membeli, mengambilalih atau menyebvabkan timbulnya suatu kewajiban untuk membeli atau
     mengambilalih suatu atau seluruh aset atau bisnis dari orang, firma atau perusahaan manapun, kecuali dalam
     rangka kegiatan usaha normalnya yang saat ini dilakukan, (iii) membuat, menanggung atau mengizinkan
     adanya suatu penjaminan apapun juga atas aset lancar saat ini terutama piutang dan barang persediaan CAP,
     kecuali untuk jaminan yang tercantum dalam perjanjian pembagian jaminan, (iv) memberikan suatu pinjaman
     atau kredit kepada siapapun juga (kecuali pinjaman atau kredit yang diberikan dengan persyaratan yang wajar
     dalam rangka kegiatan usaha yang normal dari CAP atau yang diberikan untuk anak perusahaan), (v) menjual,
     menyewakan, menyerahkan, mengalihkan atau memberikan aset manapun dari CAP yang dapat merubah
     sifat dari kegiatan usaha CAP secara material, (vi) membuat, mengadakan, menyebabkan timbulnya,
     menanggung, menerima atau dengan cara apapun menjadi atau tetap memiliki tanggung jawab atas
     kewajiban apapun (kecuali kewajiban yang dibuat berdasarkan perjanjian fasilitas ini, kewajiban yang telah
     ada, atau kewajiban baru yang tidak akan menimbulkan dampak buruk yang material terhadap kondisi
     keuangan CAP, dan (vii) melanggar suatu kesanggupan, baik kesanggupan finansial atau lainnya dalam
     perjanjian fasilitas.

e.   PT Bank Central Asia Tbk. (“BCA”)

     Pada bulan Desember 2004, CAP dan SMI menandatangani perjanjian kredit dengan BCA dengan batasan
     kredit sebesar USD 55.000.000, yang telah diubah dan diperpanjang terakhir kali pada tanggal 25 Oktober



                                                       122
Page 143
     2019. Perjanjian ini meliputi Fasilitas Multi yang terdiri dari Letter of Credit dalam bentuk Sight L/C, Usance
     L/C, Usance Payable At Sight L/C (UPAS L/C), Usance Payable At Usance (UPAU L/C), SKBDN Atas Unjuk
     dan SKBDN Berjangka, SKBDN Berjangka Dibayar atas Unjuk dan SKBDN atas Unjuk Dibayar Berjangka.
     Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 27 Januari 2020.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada BCA apabila CAP dan/atau SMI (i) melakukan perubahan susunan direksi, dewan komisaris dan serta
     perubahan anggaran dasar, (ii) akan memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau
     mengikatkan diri sebagai penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau
     mengagunkan harta kekayaan CAP dan/atau SMI kepada pihak lain, minimal 12 hari kerja sebelumnya.
     Selama CAP dan/atau SMI belum membayar lunas utang atau batas waktu penarikan dan/atau penggunaan
     fasilitas kredit belum berakhir, CAP dan/atau SMI tidak diperkenankan untuk mengubah anggaran dasar yang
     berupa perubahan modal termasuk modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor (tidak termasuk
     perubahan susunan direksi, komisaris dan pemegang saham CAP dan/atau SMI), tanpa persetujuan tertulis
     terlebih dahulu dari BCA.

     CAP tidak memberikan jaminan khusus atas penggunaan fasilitas ini.

f.   Deutsche Bank AG, Jakarta (“DBAG”)

     Pada tanggal 25 Juni 2014, CAP, SMI, dan PBI menandatangani perjanjian kredit dengan DBAG dengan
     batasan kredit sebesar USD55.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 22 Februari 2019. Perjanjian ini
     meliputi fasilitas jangka pendek yang terdiri dari Letters of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam
     Negeri (SKBDN) atau Local Letter of Credit (Local L/C) serta pembiayaan faktur untuk membiayai setiap faktur.
     Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020. Kecuali diberitahukan sebaliknya oleh DBAG
     secara tertulis, fasilitas akan otomatis diperpanjang untuk 12 bulan ke depan sejak tanggal berakhirnya
     tersebut dengan ketentuan bahwa seluruh syarat dan ketentuan berdasarkan perjanjian tidak akan berubah
     selama periode perpanjangan otomatis tersebut. Fasilitas pembiayaan faktur dikenai bunga sebesar LIBOR
     ditambah 2,5% per tahun dihitung berdasarkan perhitungan 360 hari per tahun atau suku bunga yang
     disepakati. Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan
     tertulis kepada DBAG apabila CAP, PBI dan/atau SMI (i) mengadakan pembebanan atau jaminan baru dari
     aktiva lancar (current assets) khususnya piutang dan barang persediaan, untuk setiap pembiayaan yang
     menyediakan fasilitas modal kerja, (ii) melakukan reorganisasi, peleburan, rekonstruksi, pengambilalihan,
     skema kompromi atau pengaturan atau perubahan atas ketentuan manapun dari dokumen konstitutif CAP,
     PBI dan/atau SMI setelah penyerahan pemberitahuan resmi ke OJK atau sebagaimana diharuskan oleh
     peraturan yang berlaku. CAP tidak memberikan jaminan khusus atas penggunaan fasilitas ini.

g.   The Siam Commercial Bank Public Limited

     Pada tanggal 12 November 2014, CAP menandatangani perjanjian fasilitas untuk fasilitas kredit bergulir mata
     uang tunggal senilai USD 70.000.000 yang dibuat antara: (i) CAP sebagai Peminjam, dan (ii) The Siam
     Commercial Bank Public Company Limited sebagai Pemberi Pinjaman Awal. Perjanjian ini telah mengalami
     perubahan, terakhir kali pada 14 November 2018.

     CAP akan menggunakan fasilitas kredit ini untuk membiayai pengadaan bahan-bahan baku dan, untuk
     menghindari keraguan, Tranche B akan digunakan hanya untuk pembayaran letter of credit dan Tranche C
     dapat digunakan untuk pembayaran letter of credit atau pembayaran langsung untuk penyedia bahan-bahan
     baku. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo pada 14 November 2019 dan akan diperpanjang untuk 12 bulan
     berikutnya kecuali The Siam Commercial Bank Public Company Limited sebagai Pemberi Pinjaman Awal
     memberikan pemberitahuan kepada CAP pada atau sebelum satu tahun setelah tanggal Perjanjian bahwa
     Tanggal Jatuh Tempo tidak akan diperpanjang. Fasilitas kredit ini mengenakan bunga sebagai berikut: (i)
     untuk Tranche B, suku bunga atas setiap uang muka yang dibayarkan atau dianggap dibayarkan oleh pemberi
     pinjaman berdasarkan kewajiban sesuai Tranche B, untuk setiap periode bunga adalah tingkat persentase
     per tahun yang merupakan keseluruhan dari LIBOR dan marjin (sebesar sebagaimana diatur pada surat
     penawaran) dan (ii) untuk Tranche C, suku bunga atas setiap pinjaman yang dibuat atau akan dibuat
     berdasarkan Tranche C atau jumlah pokok terutang atas pinjaman tersebut untuk setiap periode bunga adalah
     tingkat persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari LIBOR dan marjin (sebesar sebagaimana
     diatur pada surat penawaran).

     Berdasarkan perjanjian ini, CAP terikat oleh beberapa batasan antara lain terkait pengadaan transaksi
     keuangan. CAP juga wajib untuk menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Pemberi Pinjaman Awal atas
     perubahan material atas dokumen-dokumen konstitusional.

     Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

     Perjanjian ini terus-menerus diperpanjang sampai dengan diakhiri oleh The Siam Commercial Bank Public
     Limited.



                                                        123
Page 144
h.   Bangkok Bank Public Company Limited

     Pada tanggal 12 November 2014, CAP, SMI dan PBI menandatangani perjanjian kredit dengan Bangkok Bank
     Public Company Limited (“Bangkok Bank”) dengan batasan kredit sebesar USD60.000.000, yang telah
     diubah terakhir kali pada 17 Desember 2018. Perjanjian ini meliputi Fasilitas Gabungan yang terdiri dari
     beberapa fasilitas, yaitu (i) Kredit Berdokumen Atas Unjuk, (ii) Kredit Berdokumen Berjangka, (iii) Pembayaran
     terhadap Surat Sanggup untuk Wesel Impor (“T/R”), (iv) Pembayaran terhadap Surat Sanggup Untuk Modal
     Kerja (“P/N”), dan (v) Bank Garansi. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan fidusia atas barang persediaan dan
     piutang CAP. Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 30 November 2019. Bunga atas saldo jumlah pokok
     yang terutang dari penggunaan fasilitas T/R dan P/N waktu ke waktu dengan tarif yang setara dengan LIBOR
     (1 bulan atau 3 bulan atau 6 bulan) ditambah 3% per tahun dalam denominasi mata uang Dolar Amerika
     Serikat.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan yang mensyaratkan pemberitahuan tertulis
     kepada CAP apabila (i) terdapat hal yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Sahamnya
     dan/atau rapat Dewan Komisaris dan/atau Direksi yang dapat mempengaruhi ketentuan dan persyaratan yang
     diatur dalam perjanjian, dokumen-dokumen jaminan dan setiap perjanjian yang merupakan tambahan dari,
     atau terkait dengannya, dalam waktu 5 hari kerja setelah diambilnya keputusan tersebut, (ii) terjadi perubahan
     penandatangan yang berwenang dan/atau setiap perubahan terhadap anggaran dasar, susunan Direksi atau
     Dewan Komisaris, (iii) terjadi setiap peristiwa kelalaian atau peristiwa yang, dengan diberikannya
     pemberitahuan atau lewatnya jangka waktu, atau keduanya, akan merupakan suatu peristiwa kelalaian. Lebih
     lanjut, ketentuan dari fasilitas ini juga membatasi bahwa sampai dengan seluruh utang yang ditimbulkan dalam
     perjanjian telah dibayar penuh, CAP tidak akan meminjam sejumlah uang kepada pihak ketiga manapun tanpa
     persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bangkok Bank dengan ketentuan bahwa nilai jaminan yang diberikan
     berdasarkan dokumen-dokumen jaminan tidak cukup untuk menjamin pembayaran fasilitas kredit
     berdasarkan perjanjian.

i.   Kasikornbank Public Company Limited (“Kasikornbank”)

     Pada tanggal 27 Juni 2016, CAP memperoleh fasilitas untuk modal kerja dalam suatu jumlah pokok yang tidak
     terikat dan tidak dijaminkan sejumlah THB 4.000.000.000 (atau jumlah yang sama dalam mata uang lain) dari
     Kasikornbank dengan jangka waktu ketersediaan sampai dengan 27 Juni 2017 dan diperpanjang secara
     otomatis untuk 12 bulan (atau sampai dengan tanggal 27 Juni 2018). Fasilitas ini bertujuan untuk membiayai
     pembelian bahan baku dan persediaan lain. Kasikornbank akan memberitahukan CAP atas penentuan tingkat
     suku bunga yang akan digunakan dalam perjanjian.

j.   Citibank, N.A. (“Citibank”)

     Pada tanggal 22 Agustus 2017, CAP memperoleh fasilitas kredit Trust Receipt/Fasilitas kredit berulang
     (revolving) sampai dengan jumlah total hingga US$ 50.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 8 Februari
     2018, dengan jangka waktu ketersediaan selama 1 tahun sampai dengan tanggal 22 Agustus 2020 dan akan
     secara otomatis diperpanjang terus menerus untuk jangka waktu 1 tahun berikutnya sejak setiap tanggal
     berakhirnya perjanjian, dan jangka waktu penyelesaian pembayaran fasilitas kredit adalah selama 6 bulan
     sejak penerimaan fasilitas kredit. Tujuan pemberian fasilitas ini tidak diatur. Bunga yang wajib dibayarkan CAP
     kepada Citibank adalah sebagaimana disepakati Citibank dan CAP dari waktu ke waktu dan pembayaran
     dilakukan setiap bulan.

     Pada tanggal 22 Agustus 2017, CAP memperoleh fasilitas letter of credit dari Citibank dengan jangka waktu
     maksimum 180 hari, dan Citibank dapat mengubah jangka waktu maksimum tersebut dari waktu ke waktu
     dengan pemberitahuan kepada CAP. CAP wajib membayar bunga kepada Citibank atas jumlah yang terutang
     berdasarkan perjanjian sebesar JIBOR ditambah 2,5% per tahun untuk letter of credit yang diterbitkan dalam
     Rupiah, atau sebesar LIBOR ditambah 2,5% per tahun untuk letter of credit yang diterbitkan dalam USD, atau
     sebagaimana diberitahukan Citibank kepada CAP dari waktu ke waktu untuk letter of credit yang diterbitkan
     dalam denominasi lain. Tidak terdapat jaminan atas fasilitas ini, dan tidak terdapat pembatasan dalam
     perjanjian ini sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan.

k.   National Bank of Kuwait S.A.K.P., Cabang Singapura (“Bank of Kuwait”)

     Pada tanggal 6 Maret 2018, CAP memperoleh beberapa fasilitas dari Bank of Kuwait dalam jumlah maksimum
     USD 60.000.000, perjanjian mana telah diubah dan dinyatakan kembali pada 19 September 2018 dan terakhir
     kali diperpanjang pada 19 September 2019. Fasilitas yang diperoleh adalah SBLC Facility tanpa komitmen
     dan jaminan, serta L/C Facility, UPAS L/Cs dan UPAU L/Cs dengan sub limit masing-masing sebesar USD
     30.000.000 (selanjutnya disebut sebagai “Fasilitas”). Tanggal jatuh tempo final perjanjian ini adalah
     19 September 2020, dan bunga yang dibebankan adalah (i) 1,35% dan LIBOR untuk SBLC Financing Facility
     dan TR, dan (ii) 1,35% dan LIBOR untuk UPAS/UPAU Financing Facility.




                                                        124
Page 145
     Berdasarkan perjanjian ini, terdapat beberapa pembatasan terhadap tindakan CAP antara lain (i) CAP tidak
     akan menandatangani perjanjian sehubungan dengan Fasilitas apabila, menurut pendapat Bank of Kuwait,
     ketentuan-ketentuan dalam perjanjian tersebut tidak dapat diterima oleh Bank of Kuwait, dan (ii) CAP tidak
     akan (kecuali sehubungan dengan kegiatan usahanya sehari-hari) menandatangani satu atau beberapa
     perjanjian (baik afiliasi atau tidak), baik suka-rela maupun tidak sukarela dan baik pada waktu yang bersamaan
     atau dalam beberapa periode waktu untuk menjual, menyewakan, mengalihkan atau melepaskan setiap aset
     yang substansial atau menandatangani perjanjian untuk melepaskan tersebut yang memiliki dampak yang
     merugikan material. Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus oleh CAP.

l.   PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB”)

     Pada tanggal 4 Mei 2018, CAP memperoleh fasilitas pinjaman dari CIMB, perjanjian mana telah diubah pada
     tanggal 31 Juli 2019, berupa (i) Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (“Fasilitas PRK”) sebesar
     Rp 25.000.000.000, (ii) Fasilitas Commercial Credit Lines (multicurrency) (“Fasilitas CC Lines”) sebesar USD
     50.000.000, (iii) Fasilitas Trust Receipt (multicurrency) (“Fasilitas TR”) sebesar USD 25.000.000, (iv) Fasilitas
     Bank Garansi atau Standby Letter of Credit (multicurrency) (“Fasilitas BG/SBLC”) sebesar USD 20.000.000,
     (v) Fasilitas Negotiation Wesel Ekspor dan/atau Diskonto Wesel Ekspor (multicurrency) (“Fasilitas
     NWE/DWE”) sebesar USD 50.000.000, dan (vi) Fasilitas Pinjaman Tetap (multicurrency) (“Fasilitas PT”)
     sebesar USD 25.000.000. Bunga atas fasilitas adalah sebesar (i) 9,75% per tahun untuk Fasilitas PRK, (ii)
     LIBOR + 1,95% per tahun (USD) dan 9% per tahun (Rupiah) untuk fasilitas UPAS pada Fasilitas CC Lines,
     (iii) LIBOR + 1,95% per tahun (USD) dan 9% per tahun (Rupiah) untuk Fasilitas TR, (iv) 3 LIBOR + 1,95% per
     tahun (USD) dan 9% per tahun (Rupiah) untuk Fasilitas NWE/DWE, (v) 4,5% per tahun (USD) dan 9% per
     tahun (Rupiah) untuk Fasilitas PT.

     Berdasarkan ketentuan dalam perjanjian fasilitas ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari CIMB, CAP
     dilarang antara lain (i) mengadakan perubahan atas maksud, tujuan, dan kegiatan usaha CAP, (ii) mengubah
     komposisi pemegang saham mayoritas CAP, yaitu PT Barito Pacific Tbk dan SCG Chemicals Co. Ltd. secara
     bersama-sama menjadi kurang dari 51%, dan (iii) melakukan penggabungan, peleburan, pemisahan, kecuali
     bila (a) CAP menjadi entitas yang bertahan, (b) tidak akan mempengaruhi kemampuan CAP untuk membayar
     utang, atau (c) tidak menghilangkan maksud dan tujuan usaha CAP.

     Fasilitas PRK, Fasilitas CC Lines, Fasilitas BG/SBLC, Fasilitas NWE/DWE serta Fasilitas TR diberikan CIMB
     tanpa agunan (clean basis), sedangkan Fasilitas PT dijamin dengan persediaan (inventory) dan piutang
     (account receivables).

     Jangka waktu seluruh fasilitas diatas adalah sampai dengan tanggal 4 Mei 2020.

m. PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNPP Indonesia”)

     Pada tanggal 16 Oktober 2017, CAP memperoleh Fasilitas Pembiayaan Perdagangan senilai USD
     50.000.000, yang telah diubah terakhir kali pada 28 November 2017 dan diperpanjang pada 22 Agustus 2019,
     yang terdiri dari Fasilitas Surat Berkredit (L/C) dan Fasilitas Penerimaan Trust berdasarkan perjanjian fasilitas
     dengan BNPP Indonesia. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar LIBOR + 1,1% per tahun untuk L/C yang
     diterbitkan dalam USD, dan LIBOR + 1,35% untuk fasilitas trust receipt. Tujuan pemberian fasilitas ini adalah
     untuk pembelian bahan baku termasuk namun tidak terbatas pada naphtha, propylene, butane-1, bahan kimia
     lainnya, dan spareparts.

     Berdasarkan ketentuan dalam perjanjian fasilitas ini, CAP menyatakan bahwa PT Barito Pacific Tbk dan SCG
     Chemicals Company Limited secara bersama-sama harus memiliki sedikitnya baik langsung atau tidak
     langsung, 51% saham dalam CAP dan menjaga pengawasan manajemen pada CAP sepanjang fasilitas masih
     digunakan. Lebih lanjut, berdasarkan perjanjian fasilitas ini CAP tidak diperbolehkan melakukan pinjaman,
     uang panjar, pemberian kredit untuk atau menjamin atau mengganti rugi kewajiban suatu pihak, firma atau
     perusahaan kecuali dalam kegiatan usahanya yang wajar dan untuk kepentingan grupnya.

     Jangka waktu ketersediaan fasilitas ini berlaku sampai dengan 31 Agustus 2020 atau setiap tanggal lainnya
     sesuai dengan kebijakan BNPP Indonesia sendiri. Pelunasan atas masing-masing fasilitas yang ditarik
     berdasarkan perjanjian fasilitas ini wajib dilakukan secara penuh pada hari terakhir periode bunga pada
     penarikan tersebut, periode bunga mana diberitahukan secara terpisah kepada CAP oleh BNPP Indonesia.
     Para pihak sedang dalam proses perpanjangan jangka waktu perjanjian. Para pihak dalam perjanjian masih
     terus melaksanakan hak dan kewajibannya dan oleh karenanya tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan
     sebagaimana tercantum dalam perjanjian sampai dengan ditandatanganinya dokumen perpanjangan.

     Pada tanggal 28 Maret 2019, CAP memperoleh Fasilitas Kredit Berulang (Revolving Credit Facility), Sight and
     Usance Letter of Credit atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), berupa Usance-Pay-At-Sight
     (UPAS) dan Usance-Pay-At-Usance (UPAU) dan Fasilitas Penerimaan Trust dengan limit fasilitas sebesar
     USD 35.000.000, dimana perjanjian tersebut terakhir kali diubah pada 17 September 2019. Fasilitas ini
     dikenakan bunga sebesar 1,3% per tahun di atas LIBOR (untuk USD) dan 1,3% per tahun di atas JIBOR



                                                         125
Page 146
     (untuk Rupiah) untuk Fasilitas Kredit Berulang (Revolving Credit Facility) dan 1,35% per tahun di atas LIBOR
     (untuk USD) dan 1,35% per tahun di atas JIBOR (untuk Rupiah) untuk Fasilitas Peneriman Trust. Tujuan
     pemberian fasilitas ini adalah untuk pembelian bahan baku terkait dengan kegiatan usaha utama CAP. Jangka
     waktu ketersediaan fasilitas ini berlaku sampai dengan 31 Agustus 2020 dan tanggal pembayaran akhir jatuh
     pada 31 Agustus 2020. Para pihak dalam perjanjian masih terus melaksanakan hak dan kewajibannya dan
     oleh karenanya tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam perjanjian sampai
     dengan ditandatanganinya dokumen perpanjangan.

n.   PT Bank Permata Tbk (“Permata”)

     CAP telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan dengan Permata pada tanggal 21 Juni
     2018. Berdasarkan perjanjian tersebut, CAP memperoleh fasilitas omnibus post import financing (PIF) dengan
     limit sebesar USD 50.000.000, yang diberikan tanpa jaminan dengan tujuan pembiayaan modal kerja baik
     lokal maupun impor dimana pagu fasilitasnya dapat digunakan bersama-sama dengan fasilitas lainnya yaitu:
     (i) fasilitas post import financing (PIF); dan/atau (ii) fasilitas letter of credit dalam bentuk
     sight/usance/UPAS/UFAM; dan/atau (iii) fasilitas surat kredit berdokumen (SKBDN) dalam bentuk
     sight/usance/UPAS/UFAM; dan/atau (iv) fasilitas credit bills negotiated (CBN) baik CBN Discrepant maupun
     CBN Discrepant non LC. Fasilitas PIF dan UPAS LC/UPAS SKBDN dikenakan bunga sebesar LIBOR + 1,1%
     per tahun untuk mata uang USD dan LIBOR + 8,75% per tahun untuk mata uang Rupiah. Perjanjian ini berlaku
     sampai dengan tanggal 22 September 2019. Para pihak sedang dalam proses perpanjangan jangka waktu
     perjanjian. Para pihak dalam perjanjian masih terus melaksanakan hak dan kewajibannya dan oleh karenanya
     tetap tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam perjanjian sampai dengan
     ditandatanganinya dokumen perpanjangan

     Berdasarkan perjanjian ini, terdapat beberapa pembatasan terhadap tindakan CAP antara lain (i) mengubah
     sifat dan kegiatan usaha yang sedang dijalankan atau melakukan kegiatan usaha diluar kegiatan usahanya
     sehari-hari, (ii) memberikan pinjaman maupun fasilitas keuangan kepada pihak lain kecuali dalam rangka
     menunjang kegiatan usahanya sehari-hari dan/atau untuk anak perusahaannya, (iii) melakukan investasi yang
     berpengaruh terhadap kemampuan membayar CAP kepada Permata, (v) melakukan tindakan lainnya yang
     dapat menyebabkan terganggunya kewajiban pembayaran CAP kepada Permata, seluruhnya wajib mendapat
     persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Permata.

o.   Japan Bank for International Cooperation (“JBIC”)

     Pada tanggal 17 Desember 2018, JBIC bersama-sama dengan BNP Paribas sebagai Nexi Covered Lender
     setuju untuk memberikan pinjaman kepada CAP dengan jumlah agregat sebesar USD 191.000.000 yang
     terbagi menjadi 4 tahap yaitu (i) JBIC Tranche A, (ii) JBIC Tranche B, (iii) Nexi Covered Tranche A, (iv) Nexi
     Covered Tranche B. Fasilitas ini dijamin dengan jaminan perusahaan oleh SMI dan PBI. Fasilitas ini berlaku
     sampai dengan tanggal 10 September 2026. Bunga untuk pinjaman JBIC Tranche adalah jumlah dari 4% per
     tahun ditambah 1,59% per tahun dan bunga untuk pinjaman Nexi Covered Tranche adalah jumlah dari LIBOR
     ditambah 0,85% per tahun.

     Ketentuan dari fasilitas ini mengandung beberapa pembatasan di mana tanpa persetujuan tertulis terlebih
     dahulu dari JBIC, CAP dilarang antara lain (i) melakukan penggabungan, peleburan, pemisahan, rekonstruksi
     perusahaan atau tindakan lain yang dapat secara material mengubah kegiatan usaha CAP, (ii) menciptakan
     pembebanan atas seluruh atau sebagian harta kekayaannya, kecuali pembebanan yang telah ada, atau
     pembebanan berdasarkan fasilitas yang diperoleh guna pembayaran kembali atas pinjaman yang telah ada.

p.   JPMorgan Chase Bank, N.A., Cabang Jakarta (“JPM”)

     Pada tanggal 23 Oktober 2018, CAP memperoleh pinjaman dari JPM dengan jumlah pokok keseluruhan tidak
     melebihi USD 25.000.000. Fasilitas ini terdiri dari (i) fasilitas Kredit Berdokumen (Letter of Credit) (“L/C”); dan
     (ii) fasilitas Kredit Berdokumen Impor (Import Letter of Credit Bill) (“Import L/C”).

     Fasilitas ini tidak dijamin dengan jaminan khusus. Fasilitas ini berlaku selama 12 bulan sejak tanggal efektif.
     Bunga untuk Import L/C adalah sebesar LIBOR + 1,25% per tahun. Berdasarkan perjanjian, CAP tidak akan
     membebankan atau menjaminkan harta kekayaannya kepada kreditur tanpa komitmen.

q.   Perjanjian Fasilitas untuk Fasilitas Berjangka Mata Uang Tunggal sebesar USD 199.800.000

     CAP telah menandatangani perjanjian fasilitas untuk fasilitas berjangka mata uang tunggal sebesar USD
     199.800.000 tanggal 28 November 2016 yang dibuat antara: (i) CAP, sebagai Penerima Pinjaman, (ii) PBI,
     SMI dan Altus sebagai Penjamin, (iii) Bangkok Bank Public Company Limited, Cabang Jakarta, The Siam
     Commercial Bank Public Company Limited, PT Bank DBS Indonesia, DBS Bank Ltd., The Hongkong and
     Shanghai Banking Corporation Limited, Cabang Jakarta, PT Bank ICBC Indonesia dan PT Bank BNP Paribas
     Indonesia sebagai Pemberi Pinjaman, dan (iii) PT Bank DBS Indonesia, sebagai Agen. Perjanjian ini
     diamandemen pada tanggal 16 Mei 2017.



                                                          126
Page 147
Fasilitas ini digunakan CAP untuk pembayaran dipercepat secara penuh atas jumlah terutang berdasarkan
Perjanjian Kredit sejumlah USD 265.000.000 tanggal 5 Desember 2013.

Suku bunga atas setiap pinjaman adalah tingkat persentase per tahun yang merupakan keseluruhan dari (i)
LIBOR dan (ii) Marjin yang berlaku, yaitu 3,5% per tahun. Fasilitas pinjaman berjangka ini akan jatuh tempo
dalam waktu 7 tahun sejak dan termasuk tanggal 28 November 2023.

Jaminan yang diberikan untuk menjamin fasilitas ini di antaranya adalah: (i) jaminan fidusia atas klaim
asuransi, (ii) jaminan fidusia atas barang bergerak, (iii) hak tanggungan atas tanah, (iv) pembebanan atas
rekening dalam dan luar negeri, dan (v) pembebanan atas saham CAP dalam PBI dan Altus. Berdasarkan
perjanjian ini, CAP terikat oleh beberapa batasan terhadap kegiatan usaha, kegiatan pendanaan dan tindakan
korporasi CAP, seperti menjaminkan aset, pelepasan aset, merger atau konsolidasi, perubahan kegiatan
usaha, dan memperoleh pinjaman. Selain itu, CAP juga tidak diperbolehkan mengubah anggaran dasarnya
apabila CAP belum memberitahukan kepada Agen sekurang-kurangnya 5 hari kerja sebelum perubahan
tersebut berlaku.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 10 Oktober 2016 sebagaimana terakhir kali
diubah pada tanggal 8 Desember 2016 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan penerbitan
obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 2 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar
Rp 361.400.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2019 dan (ii) obligasi seri B sebesar
Rp 138.600.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 22 Desember 2021. Tingkat bunga obligasi adalah
tingkat bunga tetap sebesar 10,8% per tahun untuk obligasi seri A dan 11,3% per tahun untuk obligasi seri B.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk
pembayaran utang. Obligasi dijamin dengan hak tanggungan atas tanah dan bangunan milik CAP dan fidusia
atas mesin milik PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.

Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018, CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018 tanggal
31 Januari 2018.

Penerbitan Surat Utang Dengan Jumlah Pokok Maksimum Sebesar USD 300.000.000

Pada tanggal 8 November 2017, CAP, PBI dan SMI (sebagai penanggung), dan Deutsche Bank Trust
Company Americas (sebagai wali amanat (trustee), agen pembayaran, agen transfer dan pendaftar) telah
menandatangani Indenture sehubungan dengan penerbitan surat utang senior tanpa jaminan yang
didenominasikan dalam Dolar Amerika Serikat dengan jumlah pokok maksimum sebesar USD 300.000.000
dengan tingkat bunga sebesar 4,95%, yang diterbitkan oleh CAP dan ditanggung dengan penanggungan
perusahaan oleh PBI dan SMI (“Surat Utang”). Pada tanggal 8 November 2017, masing-masing PBI dan SMI
telah menandatangani Penanggungan Perusahaan (Corporate Guarantee), keduanya dibuat di bawah tangan,
untuk menjamin pembayaran penuh dan tepat waktu atas kewajiban-kewajiban yang ditanggung sehubungan
dengan Surat Utang.

Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun
2017

CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 9 Oktober 2017 sebagaimana terakhir kali
diubah pada tanggal 27 November 2017 dengan BTN sebagai wali amanat sehubungan dengan penerbitan
obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 3 seri, yaitu (i) obligasi seri A sebesar
Rp 150.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2020, (ii) obligasi seri B sebesar
Rp 120.250.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2022, dan (iii) obligasi seri C sebesar
Rp 229.750.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2024. Tingkat bunga obligasi adalah
tingkat bunga tetap sebesar 8,40% per tahun untuk obligasi seri A, 9,10% per tahun untuk obligasi seri B, dan
9,75% per tahun untuk obligasi seri C. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan
dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk pembayaran utang. Obligasi dijamin dengan fidusia atas mesin milik
PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.

Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2018, CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018 tanggal
31 Januari 2018.



                                                  127
Page 148
     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun
     2018

     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 9 Februari 2018 dengan BTN sebagai wali
     amanat sehubungan dengan penerbitan obligasi sebesar Rp 500.000.000.000 yang terdiri atas 3 seri, yaitu (i)
     obligasi seri A sebesar Rp 100.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2021, (ii) obligasi
     seri B sebesar Rp 100.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2023, dan (iii) obligasi seri
     C sebesar Rp 300.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2025. Tingkat bunga obligasi
     adalah tingkat bunga tetap sebesar 7,50% per tahun untuk obligasi seri A, 8,25% per tahun untuk obligasi seri
     B, dan 9,00% per tahun untuk obligasi seri C. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi akan
     dipergunakan seluruhnya oleh CAP untuk pembayaran utang dan keperluan modal kerja CAP dan/atau
     Perusahaan Anak CAP. Obligasi dijamin dengan hak tanggungan atas tanah milik CAP dan fidusia atas mesin
     milik PBI dengan nilai penjaminan minimal sebesar 150% dari nilai pokok obligasi.

     Sehubungan dengan penggunaan objek jaminan fidusia yang sama antara transaksi Penawaran Umum
     Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016, Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri
     Petrochemical Tahap I Tahun 2017, dan Penawaran Umum Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical
     Tahap II Tahun 2018,CAP telah memperoleh pengesampingan (waiver) dari BTN selaku Wali Amanat
     berdasarkan Surat No. 349/IBD/CM/X/2017 tanggal 3 Oktober 2017 dan Surat No. 043/IBD/CM/I/2018 tanggal
     31 Januari 2018.

     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun
     2018
     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 11 Oktober 2018 dengan BTN sebagai wali
     amanat, yang telah diubah pada tanggal 4 Desember 2018, sehubungan dengan penerbitan obligasi sebesar
     Rp 500.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 19 Desember 2021. Tingkat bunga obligasi adalah
     tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun. Dana yang diperoleh dari hasil PUB Obligasi Berkelanjutan II
     Tahap I Tahun 2018 ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk (i)
     sekitar 80% akan digunakan CAP untuk melunasi pokok utang berdasarkan Facility Agreement for US$
     220.000.000 Single Currency Term Facility tanggal 29 September 2012 sebagaimana diubah dengan First
     Supplemental Agreement in Respect of the Facility Agreement for US$ 220,000,000 Single Currency Term
     Facility tanggal 16 (enam belas) Mei 2017 (dua ribu tujuh belas) dan (ii) sekitar 20% akan digunakan CAP
     untuk mendanai sebagian belanja modal yang diperlukan CAP untuk meningkatkan kapasitas produksi
     dan/atau diverifikasi produk yang bertujuan untuk meningkatkan skala usaha CAP. Belanja modal akan
     digunakan untuk pembelian mesin pabrik methyl tert-butyl ether (MTBE) dan Butene-1 baru dengan estimasi
     mulai operasi pada Kuartal 3 tahun 2020. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin
     dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
     ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab
     Undang-undang Hukum Perdata.
     Perjanjian Sehubungan Penawaran Umum Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun
     2019
     CAP telah menandatangani perjanjian perwaliamanatan tanggal 13 Mei 2019 dengan BTN sebagai wali
     amanat, sehubungan dengan penerbitan obligasi sebesar Rp 750.000.000.000 yang akan jatuh tempo pada
     tanggal 29 Mei 2022. Tingkat bunga obligasi adalah tingkat bunga tetap sebesar 9,5% per tahun. Seluruh
     dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan/atau
     diversifikasi produk yang bertujuan untuk meningkatkan skala usaha CAP. Belanja modal akan digunakan
     untuk pembangunan pabrik methyl tert-butyl ether (MTBE) dan Butene-1 baru yang berlokasi di Jalan Raya
     Anyer Km 123 Ciwandan, Cilegon, Banten, dengan estimasi mulai beroperasi pada Kuartal 3 2020. Belanja
     modal akan digunakan untuk pembelian mesin pabrik methyl tert-butyl ether (MTBE) dan Butene-1 baru
     dengan estimasi mulai operasi pada Kuartal 3 tahun 2020. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus,
     tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan CAP baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
     yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132
     Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
GI
Pada tangal 2 Juli 2018, GI telah menandatangani Akta Perjanjian Pinjaman No. 4, yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank OCBC NISP Tbk, yang telah diubah
berdasarkan Perubahan Perjanjian No. 202/CBL/PPP/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019. Berdasarkan perjanjian
tersebut GI telah mendapatkan fasilitas (i) Term Loan 1 sebesar Rp 170.000.000.000 untuk tujuan pembiayaan
pembangunan proyek (tidak termasuk tanah) dan (ii) Term Loan 2 sebesar Rp 80.000.000.000 untuk
pembangunan proyekk (tidak termasuk tanah). Bunga yang dikenakan untuk kedua fasilitas tersebut adalah
sebesar SBDK – 0,25% atau setara dengan 9,75% floating. Fasilitas-fasilitas tersebut jatuh tempo dalam waktu 7
tahun terhitung sejak masing-masing tanggal penarikan pertama. Kedua fasilitas tersebut dijaminkan dengan Hak
Tanggungan atas SHGB No. 453/Slipi, Jaminan Fidusia atas Tagihan sebesar Rp 25.000.000.000, dan Gadai atas
rekening GI pada OCBC.


                                                       128
Page 149
GTA

Pada tanggal 11 Juli 2019, GTA telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No. 95 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasdarkan perjanjian tersebut GTA telah menerima kredit sebesar Rp 393.936.000.000 yang ditujukan untuk
membiayai pembangunan Kawasan industri, pergudangan dan property lainnya di Cikupa, Tangerang. Jangka
waktu kredit adalah sampai dengan 10 Juli 2028, dan dikenakan bunga sebesar 11,50% per tahun yang dihitung
dari baki debet. Perjanjian ini dijaminkan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood Industry,
Corporate Guarantee dari GI dan PT Jabar Utama Wood Industry, Comfort Letter dari pemegang saham GTA
(yaitu GI dan TAIWI), dan fidusia atas pendapatan penjualan unit property KSO Cikupa sebesar Rp
434.025.000.000.

Pada tanggal 11 Juli 2019, GTA telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No. 96 yang dibuat di hadapan
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasdarkan perjanjian tersebut GTA telah menerima kredit sebesar Rp 40.089.000.000 yang ditujukan untuk
kredit modal kerja term loan dengan tujuan untuk keperluan tambahan modal kerja pembangunan Kawasan
industri, pergudangan, dan property lainnya (proyek KSO Cikupa) di Cikupa, Tangerang, Banten . Jangka waktu
kredit adalah sampai dengan 10 Juli 2023, dan dikenakan bunga sebesar 11% per tahun yang dihitung dari baki
debet. Perjanjian ini dijaminkan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood Industry, Corporate
Guarantee dari GI dan PT Jabar Utama Wood Industry, Comfort Letter dari pemegang saham GTA (yaitu GI dan
TAIWI), dan fidusia atas pendapatan penjualan unit property KSO Cikupa sebesar Rp 434.025.000.000.

M. KETERANGAN MENGENAI ASET TETAP PERSEROAN

Per tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki 1 pabrik yang terletak di Jelapat, Banjarmasin Jl. Kuin
Selatan RT 007 No. 44, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjar Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 3
pabrik milik Perusahaan Anak (CAP, PBI dan SMI) yang terletak di Jl. Raya Anyer Km. 123, Ciwandan, Cilegon,
Banten 42447 dan Jl. Raya Bojonegara, Desa Mangunreja, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten
42456 dimana CAP mengoperasikan sebuah kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi di Ciwandan,
Cilegon di Provinsi Banten, Indonesia, yang terdiri dari sebuah naphtha cracker, dua pabrik polyethylene dan tiga
jalur produksi polypropylene. Di dalam Kompleks petrokimia terintegrasi CAP juga mencakup dua pabrik styrene
monomer, yang merupakan pabrik styrene monomer satu-satunya di Indonesia dan dioperasikan oleh SMI, yang
terhubung secara langsung dengan kompleks petrokimia utama di Cilegon melalui saluran pipa. Pabrik styrene
monomer ini berlokasi di Serang, Provinsi Banten, Indonesia, kurang lebih 40 km dari kompleks petrokimia utama
di Cilegon. Selain itu, terdapat 1 gedung milik Perusahaan Anak (GI) yang terletak di Jl. Let. Jend. S. Parman Kav.
62 – 63, Jakarta 11410.

Perseroan memiliki 56 bidang tanah yang terletak di Barito Kuala, Banjarmasin dan Pontianak dengan rincian
sebagai berikut:

                                                                            Tanggal Berakhirnya
 No.         No. Sertipikat                 Lokasi              Area (M2)                             Catatan
                                                                                 Sertipikat
  1.   HGB Nomor 2/Desa            Desa Jelapat I, Kecamatan    199.541         1 Juni 2021       •   Tidak
       Jelapat I                   Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                                   Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                                   Selatan                                                        •   Digunakan
  2.   HGB Nomor 6/Desa            Desa Jelapat, Kecamatan       25.130      24 September 2023        untuk Pabrik
       Jelapat                     Tamban, Kabupaten Barito
                                   Kuala, Propinsi Kalimantan
                                   Selatan
  3.   HGB Nomor 00007/Desa        Desa Jelapat I, Kecamatan      895        24 September 2043
       Jelapat 1                   Tamban, Kabupaten Barito
                                   Kuala, Propinsi Kalimantan
                                   Selatan
  4.   HGB Nomor 00008/Desa        Desa Jelapat 1,               7.593       24 September 2043
       Jelapat 1                   Kecamatan Tamban,
                                   Kabupaten Barito Kuala,
                                   Propinsi Kalimantan
                                   Selatan
  5.   HGB Nomor 00009/Desa        Desa Jelapat 1,               6.592       24 September 2043
       Jelapat 1                   Kecamatan Tamban,
                                   Kabupaten Barito Kuala,
                                   Propinsi Kalimantan
                                   Selatan




                                                        129
Page 150
                                                                     Tanggal Berakhirnya
No.         No. Sertipikat              Lokasi           Area (M2)                             Catatan
                                                                          Sertipikat
 6.    HGB Nomor 10/Desa       Desa Tinggiran,            47.068      24 September 2023
       Tinggiran               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 7.    HGB Nomor 000011/Desa   Desa Jelapat 1,            16.990      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 8.    HGB Nomor 000012/Desa   Desa Jelapat 1,            16.050      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 9.    HGB Nomor 000013/Desa   Desa Jelapat 1,            16.490      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 10.   HGB Nomor 000014/Desa   Desa Jelapat 1,            13.650      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 11.   HGB Nomor 000015/Desa   Desa Jelapat 1,            18.160      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan

 12.   HGB Nomor 000016/Desa   Desa Jelapat 1,            13.740      24 September 2043    •   Tidak
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,                                               terdapat
                               Kabupaten Barito Kuala,                                         pembebanan
                               Propinsi Kalimantan                                         •   Digunakan
                               Selatan                                                         untuk Pabrik
 13.   HGB Nomor 000017/Desa   Desa Jelapat 1,            12.150      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 14.   HGB Nomor 000018/Desa   Desa Jelapat 1,            16.150      24 September 2043
       Jelapat 1               Kecamatan Tamban,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 15.   HGB Nomor 1/Desa        Desa Tinggiran Baru,      179.672       25 Januari 2026     •   Tidak
       Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,                                            terdapat
                               Kabupaten Barito Kuala,                                         pembebanan
                               Propinsi Kalimantan                                         •   Digunakan
                               Selatan                                                         untuk
 16.   HGB Nomor 2/Desa        Desa Tinggiran Baru,       4.190       29 September 2025        Gudang dan
       Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,                                            mess
                               Kabupaten Barito Kuala,                                         karyawan
                               Propinsi Kalimantan                                             pendukung
                               Selatan                                                         Pabrik    di
 17.   HGB Nomor 3/Desa        Desa Tinggiran Baru,      44.042       29 September 2025        Jepalat
       Tinggiran Baru          Kecamatan Mekarsari,
                               Kabupaten Barito Kuala,
                               Propinsi Kalimantan
                               Selatan
 18.   HGB Nomor 1/Desa        Desa Berangas Barat,       29.043      24 September 2023
       Berangas Barat          Kecamatan Alalak,



                                                   130
Page 151
                                                                      Tanggal Berakhirnya
No.         No. Sertipikat            Lokasi              Area (M2)                             Catatan
                                                                          Sertipikat
                             Kabupaten Barito Kuala,
                             Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 19.   HGB Nomor 20/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     3.248       24 September 2024    •   Tidak
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                             Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                             Selatan                                                        •   Digunakan
 20.   HGB Nomor 21/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     8.531       24 September 2024        untuk Pabrik
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 21.   HGB Nomor 19/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     3.034       24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 22.   HGB Nomor 22/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     8.928       24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 23.   HGB Nomor 23/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     7.182       24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 24.   HGB Nomor 24/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     3.556       24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 25.   HGB Nomor 25/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     14.228      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan

 26.   HGB Nomor 26/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     8.041       24 September 2024    •   Tidak
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito                                           terdapat
                             Kuala, Propinsi Kalimantan                                         pembebanan
                             Selatan                                                        •   Digunakan
 27.   HGB Nomor 27/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     16.824      24 September 2024        untuk Pabrik
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 28.   HGB Nomor 28/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     14.875      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 29.   HGB Nomor 29/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     14.605      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 30.   HGB Nomor 30/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     12.969      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 31.   HGB Nomor 31/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     5.360       24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 32.   HGB Nomor 32/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     15.783      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito
                             Kuala, Propinsi Kalimantan
                             Selatan
 33.   HGB Nomor 33/Desa     Desa Jelapat I, Kecamatan     19.905      24 September 2024
       Jelapat I             Tamban, Kabupaten Barito




                                                  131
Page 152
                                                                          Tanggal Berakhirnya
No.         No. Sertipikat                Lokasi              Area (M2)                             Catatan
                                                                              Sertipikat
                                 Kuala, Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 34.   HGB Nomor 34/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     13.098      24 September 2024
       Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                 Kuala, Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 35.   HGB Nomor 000037/Desa     Desa Jelapat 1,               15.000      24 September 2043
       Jelapat 1                 Kecamatan Tamban,
                                 Kabupaten Barito Kuala,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 36.   HGB Nomor 38/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan     45.441      24 September 2024
       Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                 Kuala, Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 37.   HGB Nomor 39/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan    468.126      24 September 2024
       Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                 Kuala, Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 38.   HGB Nomor 40/Desa         Desa Jelapat I, Kecamatan    501.256      24 September 2024
       Jelapat I                 Tamban, Kabupaten Barito
                                 Kuala, Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 39.   HGB Nomor                 Kelurahan Gedang,               49        26 September 2036    •   Tidak
       143/Kelurahan Gedang      Kecamatan Banjar Timur,                                            terdapat
                                 Kotamadya Banjarmasin,                                             pembebanan
                                 Propinsi Kalimantan                                            •   Digunakan
                                 Selatan                                                            untuk Kantor

 40.   HGB Nomor                 Kelurahan Gedang,             1.176         28 April 2029      •   Tidak
       169/Kelurahan Gedang      Kecamatan Banjar Timur,                                            terdapat
                                 Kotamadya Banjarmasin,                                             pembebanan
                                 Propinsi Kalimantan                                            •   Digunakan
                                 Selatan                                                            untuk Kantor
 41.   HGB Nomor                 Kelurahan Gedang,              923          28 April 2029
       168/Kelurahan Gedang      Kecamatan Banjar Timur,
                                 Kotamadya Banjarmasin,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 42.   HGB Nomor                 Kelurahan Gedang,              555        13 September 2037
       171/Kelurahan Gedang      Kecamatan Banjar Timur,
                                 Kotamadya Banjarmasin,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 43.   HGB Nomor 17/Kelurahan    Kelurahan Kuin Cerucuk,        201        24 September 2024
       Kuin Cerucuk              Kecamatan Banjar Utara,
                                 Kotamadya Banjarmasin,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 44.   HGB Nomor 71/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,                         4 Desember 2029
       Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,        172
                                 Kotamadya Banjarmasin,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 45.   HGB Nomor 72/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,              625        4 Desember 2029
       Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                 Kotamadya Banjarmasin,
                                 Propinsi Kalimantan
                                 Selatan
 46.   HGB Nomor 73/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,              174         14 Agustus 2030
       Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                 Kotamadya Banjarmasin,




                                                      132
Page 153
                                                                          Tanggal Berakhirnya
 No.         No. Sertipikat                Lokasi             Area (M2)                             Catatan
                                                                              Sertipikat
                                  Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
  47.   HGB Nomor 75/ Kelurahan   Kelurahan Gedang,              96           28 Juli 2030
        Gedang                    Kecamatan Banjar Timur,
                                  Kotamadya Banjarmasin,
                                  Propinsi Kalimantan
                                  Selatan
  48.   HGB Nomor 54/Kelurahan    Desa Kuripan, Kecamatan       513        24 September 2024    •   Tidak
        Kuripan                   Banjar Timur, Kotamadya                                           terdapat
                                  Banjarmasin, Propinsi                                             pembebanan
                                  Kalimantan Selatan                                            •   Digunakan
  49.   HGB Nomor 93/Kelurahan    Kelurahan Teluk Dalam,         91        24 September 2029        untuk
        Teluk Dalam               Kecamatan Banjarmasin                                             Gudang dan
                                  Tengah, Kotamadya                                                 mess
                                  Banjarmasin, Propinsi                                             karyawan
                                  Kalimantan Selatan
  50.   HGB Nomor 08/Desa         Desa Loktabat Utara,         10.476       23 Oktober 2043
        Loktabat Utara            Kecamatan Banjarbaru
                                  Utara, Kabupaten
                                  Banjarbaru, Propinsi
                                  Kalimantan Selatan
  51.   HGB Nomor 1816/Parit      Kelurahan Parit Tokaya,       128         22 Oktober 2023     •   Tidak
        Tokaya                    Kecamatan Pontianak                                               terdapat
                                  Selatan, Kotamadya                                                pembebanan
                                  Pontianak, Kalimantan                                         •   Dalam
                                  Barat                                                             penjajakan
  52.   HGB Nomor 1817/Parit      Kelurahan Parit Tokaya,       128         22 Oktober 2023         untuk
        Tokaya                    Kecamatan Pontianak                                               dijadikan
                                  Selatan, Kotamadya                                                Kawasan
                                  Pontianak, Kalimantan                                             Industri,
                                  Barat                                                             perumahan,
  53.   HGB Nomor 5642/Desa       Desa Parit Tokaya,            205         11 Agustus 2029         atau
        Parit Tokaya              Kecamatan Pontianak                                               keperluan
                                  Selatan, Kotamadya                                                lain
                                  Pontianak, Propinsi
                                  Kalimantan Barat
  54.   HGB Nomor 00339/Kuala     Desa Kuala Dua,             138.700         26 Maret 2044
        Dua                       Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat
  55.   HGB Nomor 00340/Kuala     Desa Kuala Dua,             139.000           26 Maret 2044
        Dua                       Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat
  56.   HGB Nomor 00341/Kuala     Desa Kuala Dua,              88.500           26 Maret 2044
        Dua                       Kecamatan Sungai Raya,
                                  Kabupaten Kubu Raya,
                                  Propinsi Kalimantan Barat

N. PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN, PERUSAHAAN ANAK, DEWAN
   KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Perusahaan Anak, juga Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan dan Perusahaan Anak tidak sedang terlibat dalam suatu perkara maupun sengketa di luar pengadilan
dan/atau perkara perdata, pidana dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga perwasitan
baik di Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang berhubungan
dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau kepailitan atau mengajukan permohonan kepailitan, atau
tidak sedang menghadapi somasi, yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan
dan/atau kelangsungan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak serta menghambat Penawaran Umum ini.




                                                       133
Page 154
O. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki aset hak atas kekayaan intelektual berupa merek
sebagai berikut:

                                 Nomor
                                                                  Tanggal                                           Tanggal
  No         Nama Merek         Registrasi          Kelas                               Warna Etiket
                                                                Pendaftaran                                     Pendaftaran Ulang
                                 Merek
  1.         Barito Pacific   IDM000230447             01        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  2.         Barito Pacific   IDM000229002             16        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  3.         Barito Pacific   IDM000229003             19        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  4.         Barito Pacific   IDM000237701             31        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  5.         Barito Pacific   IDM000229005             35        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  6.         Barito Pacific   IDM000229006             36        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  7.         Barito Pacific   IDM000228890             37        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  8.         Barito Pacific   IDM000228891             40        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  9.         Barito Pacific   IDM000241796             42        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028
  10.        Barito Pacific   IDM000228892             44        12 Mei 2018           Hijau, biru, putih           12 Mei 2028


Lisensi

Tabel di bawah ini mengemukakan beberapa informasi sehubungan dengan pabrik produksi CAP yang ada dan
lisensi sehubungan dengan operasinya.


                                               Kapasitas
                  Pabrik                                             Tahun Awal Operasioanl                    Pemberi Lisensi
                                                (KT/A)
 Naphtha cracker                                                               1995                                  LCI
 Ethylene                                        860
 Propylene                                       470
 Pygas                                           400
 Mixed C4                                        315
 Polyethylene UNIPOL ™ (1) LL / HDPE             200                          1995                          Univation Technologies
 Polyethylene Showa Denko (1) HDPE               136                          1995                              Showa Denko
 Polypropylene (2)                               480                   1992 - Kereta 1 & 2                     Union Carbide (3)
                                                                         1995 - Kereta 3
 Styrene monomer                                 340                     1992 - Pabrik 1                    ABB Lummus Crest Inc.
                                                                         1999 - Pabrik 2
 Butadiene                                       137                          2013                          Lummus Technology Inc.

Merek Dagang dan Hak Cipta

CAP juga mendaftarkan merek dagangnya dengan merek "Asrene®" (untuk produk polyethylene), "Trilene®"
(untuk produk polypropylene) dan "Grene® " (untuk produk resin) di Indonesia dan telah mendaftarkan hak cipta
atas logonya untuk "PT CAP", "Asrene" dan "Grene."

Tabel di bawah ini menunjukkan bahwa merek dagang CAP telah didaftarkan pada Direktorat Jenderal Hak
Kekayaan Intelektual Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (sebelumnya dikenal sebagai
Menteri Kehakiman):

                                                                 Tanggal               Tanggal
 No.         Nama Merek          Nomer Merek                                                                      Masa Berlaku
                                                               Pendaftaran        Pendaftaran Ulang
  1       "Trilene"             IDM000159259                 24 Agustus 2016              -                      24 Agustus 2026
  2       "Grene"               IDM000389324                   10 Juni 2011        18 Agustus 2016                 10 Juni 2021
  3       "Asrene"              IDM000584948                19 Desember 2014              -                     19 Desember 2024


Tabel di bawah ini menunjukkan hak cipta CAP telah didaftarkan di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia:

                                                                                       Tanggal Surat
                                   Nomor                       Tanggal                                            Jangka Waktu
 No.         Nama Merek                                                                 Pendaftaran
                                 Pendaftaran                 Pengumuman                                           Perlindungan
                                                                                          Ciptaan
  1       PT Chandra Asri              33176                28 November 2005            14 Mei 2007             28 November 2055
  2       Grene                        57444                  1 Januari 2011          14Februari 2012             1 Januari 2061
  3       Asrene                       12649                        —                 4 Oktober 1994(1)          12 Agustus 2044




                                                               134
Page 155
  P.    ASURANSI

  Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan penutupan atas risiko-risiko yang mungkin
  dihadapi dengan asuransi, antara lain:


                                           Jangka          Objek               Jenis          Jumlah
No.         No. Polis       Penanggung                                                                       Premi
                                            Waktu     Pertanggungan     Pertanggungan     Pertanggungan
 1.    101010219030000854   PT Asuransi    18         Gedung            Kebakaran,        Rp              Rp
                            Central Asia   Februari   Perseroan yang    petir, ledakan,   3.000.000.000   1.104.000
                                           2019 –     berlokasi di Jl   dampak dari
                                           18         Pierre Tendean    pesawat jatuh,
                                           Februari   No. 99,           asap
                                           2020       Banjarmasin
 2.    Covernote No.                       18         Gedung            Asuransi          Rp              Rp
       324539-0                            Februari   Perseroan yang    Kebakarang        3.000.000.000   1.104.000
                                           2019 –     berlokasi di Jl   Standar
                                           18         Pierre Tendean    Indonesia
                                           Februari   No. 99,
                                           2020       Banjarmasin

  Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan perusahaan asuransi tersebut di atas.

  Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa perlindungan asuransi yang dimiliki Perseroan setaraf dengan standar
  industri petrokimia di Indonesia dan sekitarnya dan nilai pertanggungan asuransi cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian dari aset yang dipertanggungkan.

  Q. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN
     PERUSAHAAN ANAK

  1.    Umum

  Perseroan didirikan pada tahun 1979 sebagai perusahaan timber terintegrasi di Kalimantan Selatan. Perseroan
  bertransformasi menjadi perusahaan terintegrasi di sektor petrokimia, energi dan pembangkit listrik dengan
  mengakuisisi PT Chandra Asri pada tahun 2007 dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada tahun 2008, dimana kedua
  entitas tersebut kemudian bergabung menjadi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”), produsen petrokimia
  terintegrasi terbesar di Indonesia. Pada tahun 2018, Perseroan kemudian mengakuisisi Star Energy, sehingga
  menjadikan Perseroan pemain energi Indonesia terkemuka dengan portofolio yang kuat dari aset tenaga panas
  bumi. Saat ini, investasi Perseroan berfokus pada industri petrokimia, energi, listrik, properti, perkebunan dan
  kehutanan.

  Bisnis inti Perseroan adalah produsen petrokomia dan pembangkit tenaga listrik. Bisnis petrokimia berasal dari
  CAP, yang terdiri dari aset industri yang memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui diversifikasi dan
  integrasi bisnis dan yang memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan pendapatan. Bisnis
  energi dan pembangkit listrik, terutama yang dikaitkan dengan Star Energy, terdiri dari aset di Wayang Windu,
  Salak dan Darajat yang dikhususkan untuk eksplorasi, pengembangan, dan pemanfaatan sumber daya panas
  bumi. Perseroan juga bersama-sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN,
  PT Indo Raya Tenaga, sebuah perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik
  tenaga batu bara 2 x 1.000 MW ultra-superkritis, Jawa 9 dan 10, di Provinsi Banten, Indonesia sebagai bagian dari
  bisnis pembangkit listrik dan energi Perseroan.

  Selama tahun dan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan 30 Juni 2018 dan 2019,
  Perseroan menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 2.851,0 juta, US$ 3.075,6 juta, US$
  1.550,4 juta dan US$ 1.302,3 juta. Kegiatan usaha petrokimia Perseroan menghasilkan pendapatan bersih masing-
  masing sebesar US$ 2.418,5 juta, US$ 2.543,2 juta, US$ 1.286,1 juta dan US$ 1.053,7 juta. Kegiatan usaha
  pembangkit energi listrik Perseroan menghasilkan pendapatan bersih masing-masing sebesar US$ 423,0 juta,
  US$ 521,6 juta,        US$ 260,3 juta dan US245,0 juta. Bisnis lain Perseroan menghasilkan pendapatan bersih
  masing-masing sebesar US$ 14,6 juta, US$ 13,6 juta, US$4 juta dan US$ 5,3 juta.

  Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir
  pada 30 Juni 2018 dan 2019, EBITDA dari Perseroan dan Perusahaan Anak adalah sebesar US$ 906,7 juta, US$
  811,8 juta, US$ 431,0 juta dan US$ 321,1 juta, yang mana EBITDA CAP untuk periode yang bersangkutan,
  merupakan 60,7%, 49,8%, 54,0% dan 41,1% dari EBITDA Perseroan dan Perusahaan Anak. EBITDA marjin
  Perseroan dan Perusahaan Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode
  6 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan 2019 adalah 38,5%, 50,7%, 48,5% dan 61,1%.




                                                         135
Page 156
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada 30 Juni 2018 dan 2019, EBITDA CAP adalah sebesar US$ 550,3 juta US$ 404,3 juta, US$ 233 juta dan US$
132 juta dengan marjin EBITDA sebesar 22,8%, 15,9%, 18,1% dan 12,5% masing-masingnya. Selama tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan
2019, EBITDA Star Energy adalah sebesar juta, US$ 349,5 juta, US$ 411,4 juta, US$ 209 juta dan US$196 juta
dengan marjin EBITDA sebesar 82,6%, 78,9%, 80,4% dan 80,0% masing-masingnya.

Bisnis Petrokimia

CAP adalah produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya naphtha
cracker, styrene monomer dan butadiene di Indonesia. Dengan demikian, CAP adalah satu-satunya produsen
ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri, salah satu dari dua produsen domestik polypropylene dan
polyethylene dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. Menurut Nexant, CAP memenuhi sekitar 58% dari
total pangsa pasar ethylene, 20% dari total pangsa pasar polyethylene dan 27% dari total pangsa pasar
polypropylene di Indonesia pada tahun 2018.

Selama tahun yang berakhir pada 31 Desember 2017 dan 2018, penjualan olefins, polyolefins, styrene monomer
dan butadiene adalah sebesar US$ 783,5 juta, US$ 942,8 juta, US$ 432,8 juta dan US$ 252,1 juta yang merupakan
32,5%, 39,1%, 17,9% dan 10,5% dan US$ 733,7 juta, US$ 1.184,2 juta, US$ 411,0 juta dan US$ 205,7 juta atau
masing-masing 28,9%, 46,7%, 16,2%, dan 8,1%, dari pendapatan bersih dari penjualan petrokimia melalui CAP.
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018 dan 2019, penjualan olefins, polyolefins, styrene
monomer dan butadiene adalah sebesar US$ 412,9 juta, US$ 582,4 juta, US$ 222,2 juta dan US$ 63,1 juta yang
merupakan 32,11%,45,29%, 17,28%, dan 4,90% dan US$ 257,9 juta, US$ 486,2 juta, US$ 192,2 juta dan US$
126,3 juta atau masing-masing 24,16%, 45,54%, 18,01%, dan 11,83% dari pendapatan bersih dari penjualan
petrokimia melalui CAP.

CAP mengoperasikan kompleks petrokimia terpadu, berlokasi di Propinsi Banten, sekitar 120 km dari Jakarta,
terdiri dari (i) komplek petrokimia utama di Ciwandan, Cilegon, dan (ii) kompleks styrene monomer sekitar 40 km
dari kompleks petrokimia utama. Kompleks petrokimia CAP telah mengintegrasikan fasilitas pendukung termasuk
jaringan pipa, pembangkit listrik, boiler, instalasi pengolahan air, tangki penyimpanan dan fasilitas dermaga.

Bisnis Pembangkitan Listrik

Star Energy mengoperasikan tiga operasi panas bumi, yaitu Operasi Panas Bumi Wayang Windu, Operasi Panas
Bumi Salak dan Operasi Panas Bumi Darajat, dengan total kapasitas kotor 875 MW. Operasi Panas bumi Wayang
Windu mencakup dua unit dengan kapasitas terpasang kotor 227 MW, dimiliki dan dioperasikan oleh Star Energy.
Aset Salak dan Darajat yang memiliki kapasitas kotor terpasang masing-masing untuk listrik adalah 197 MW dan
216 MW, dan kapasitas penjualan uap masing-masing 180 MW dan 55 MW. Sampai dengan tanggal Prospektus
ini, Star Energy juga telah menyelesaikan survei pendahuluan di prospek Hamiding dan Sekincau. Pada bulan Juni
2018, Kementerian ESDM mengeluarkan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi atau "PSPE"
pendahuluan dan Eksplorasi untuk Star Energy untuk melakukan pengeboran setidaknya satu sumur eksplorasi
dalam waktu tiga tahun sejak penerbitan PSPE di Sekincau Selatan dan Hamiding.

Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Wayang Windu ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




                                                     136
Page 157
Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Salak ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




Proses pembangkitan tenaga Operasi Panas Bumi Darajat ditunjukkan pada diagram di bawah ini:




                                                   137
Page 158
Perseroan juga bersama-sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo
Raya Tenaga, sebuah perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik 2X 1.000 MW,
Java 9 dan 10 di Provinsi Banten, Indonesia. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, persiapan lokasi telah dimulai
dan kontrak EPC dalam tahap tender. Perseroan berharap dapat memulai operasi komersial untuk Java 9 dan 10
pada tahun 2023 dan 2024.

Bisnis lainnya

Melengkapi bisnis inti utama Perseroan yaitu petrokimia dan pembangkit tenaga listrik adalah tiga lini bisnis non-
inti, yang terdiri dari bisnis properti, perkebunan dan kehutanan: Bisnis properti Perseroan, yang dioperasikan
melalui PT Griya Idola ("GI") dan Perusahaan Anaknya yang bergerak dalam bidang investasi dan pengembangan
properti komersial dan industri yang mendukung aset petrokimia dan aset Perseroan, mengingat tingkat kesulitan
untuk mendapatkan bidang tanah di Indonesia. Perseroan berusaha untuk melakukan akuisisi lahan dan properti
oportunistik di lingkungan sekitar dimana aset Perseroan berada dan mungkin memperoleh properti dari afiliasi
Perseroan dari waktu ke waktu.

2.   Kegiatan Operasi

CAP

CAP menghasilkan produk-produk berikut ini:
•  olefins; terdiri dari ethylene dan propylene serta produk sampingannya, seperti pygas dan mixed-C4;
•  polyolefins; terdiri dari polyethylene dan polypropylene;
•  styrene monomer serta produk sampingannya, seperti ethyl benzene, toluene dan campuran benzene toluene;
   dan
•  butadiene serta produk sampingannya, seperti raffinate.

CAP menjual produknya ke pelanggan baik di pasar Indonesia maupun regional. CAP adalah satu-satunya
produsen ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri, salah satu dari dua produsen domestic
polypropylene dan polyethylene dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia.
a. Olefins dan produk sampingan

Produk utama yang dihasilkan oleh naphtha cracker Perseroan adalah ethylene dan propylene, yang juga dikenal
sebagai olefins. Selama proses produksi olefins Perseroan, naphtha cracker Perseroan menghasilkan produk
sampingan, termasuk pygas dan mixed C4.

CAP terhubung melalui jaringan pipa ke seluruh pelanggan ethylene dan propylene. Seluruh penjualan ethylene
dan propylene dikirim melalui jaringan saluran pipa.

Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-masing 413 KT, 329 KT, 912 KT dan 766 KT
olefins dan produk sampingan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019
serta tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2018, masing-masing 41,0%, 55,8%, 56,1% dan 44,4%
dari penjualan olefins dan produk sampingan CAP berasal dari penjualan kepada pelanggan CAP di Indonesia dan
sisanya berasal dari penjualan ekspor.

Ethylene

Ethylene digunakan sebagai bahan baku untuk polyethylene dan sejumlah bahan kimia antara lainnya, seperti
styrene monomer, ethylene oxide, acetic acid, ethyl benzene dan vinyl chloride monomer yang digunakan untuk
pembuatan polivinil klorida ("PVC"). CAP memakai sebagian besar produksi ethylene CAP di dua pabrik
polyethylene dan sebagian kecil persentase ethylene Perseroan di pabrik styrene monomer CAP. Sisa produksi
ethylene Perseroan dijual kepada pelanggan domestik. Sewaktu-waktu, CAP juga mengekspor produk ethylene
ke negara-negara seperti Singapura, Jepang, Korea dan Thailand. CAP memiliki perjanjian pengadaan ethylene
dengan pelanggan utama, yang sebagian besar merupakan pelanggan domestik. Perjanjian pengadaan CAP
dengan pelanggan utama ini dapat diperpanjang setiap tahun. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018,
Perseroan menjual kira-kira 76,1%, 79,9%, 73,9% dan 70,0% dari penjualan ethylene CAP sesuai dengan
perjanjian pengadaan dengan pelanggan domestik utama ini. Perjanjian pengadaan menetapkan formula
penentuan harga berdasarkan biaya ditambah harga spot.

Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta tahun-tahun yang berakhir
tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-masing 203 T, 178 KT, 450 KT dan 405 KT ethylene.




                                                       138
Page 159
Propylene

Propylene digunakan sebagai bahan baku untuk polypropylene dan sejumlah bahan kimia antara lainnya, seperti
acrylonitrile, oxo-alcohols, propylene oxide dan cymene. CAP menggunakan sebagian besar produksi propylene
Perseroan sebagai bahan baku produksi polypropylene CAP dan terkadang menjual sisanya kepada pelanggan
industri domestik CAP atas dasar oportunistik. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2018 dan 2019 serta tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-
masing 36 KT, 25 KT, 187 KT dan 62 KT propylene.

Pygas

Pygas dapat digunakan untuk pencampuran bahan bakar motor atau ekstraksi benzene, yang merupakan bahan
baku untuk styrene dan produk bahan kimia khusus. CAP menjual pygas utamanya ke SCG Chemicals sesuai
dengan perjanjian pengadaan berlaku selama 3 tahun dan menjual sisanya kepada pedagang dan pengguna akhir.
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, Perseroan menjual 99,9%, 100%, 97% dan 96,5% dari volume
penjualan pygas Perseroan ke SCG. CAP juga mengekspor pygas ke negara lain termasuk Korea, Singapura,
Jepang dan Malaysia. Penjualan pygas umumnya dilakukan setiap bulan. Harga dipatok berdasarkan acuan global
yang relevan, dalam mata uang USD dan pada umumnya disesuaikan setiap bulan. Untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan
2018, CAP menjual masing-masing 111 KT, 126 KT, 213 KT dan 260 KT.

Mixed C4

Mixed C4 digunakan sebagai bahan baku untuk butadiene, yang digunakan untuk karet sintetis. CAP secara
substansial menggunakan seluruh produksi mixed C4 CAP sebagai bahan baku untuk produksi butadiene dan
menjual sebagian mixed C4 yang diproduksi kepada pelanggan di Thailand, Jepang dan Korea melalui penjualan
spot. CAP tidak menjual mixed C4 apapun untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2014 dan 2015.

CAP menjual masing-masing 63 KT, 0 KT, 7 KT dan 63 KT mixed C4 untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2018.

b. Polyolefins

Produk polyolefins CAP terdiri dari polyethylene dan polypropylene. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018,
Perseroan menjual masing-masing 427 KT, 404 KT, 767 KT dan 870 KT polyolefins.

Polyethylene

Polyethylene merupakan termoplastik yang paling luas pemakaiannya di dunia. Polyethylene memiliki struktur
kimia paling sederhana dari semua polimer komersial dan merupakan bahan serba guna. Polyethylene digunakan
untuk membuat berbagai macam produk, termasuk kemasan film, blow molding untuk kontainer rumah tangga dan
industri, pipa dan saluran ekstrusi.

Polypropylene

Polypropylene digunakan dalam berbagai macam produk pelanggan untuk membuat kemasan makanan,
perabotan rumah tangga, karung tenun, suku cadang otomotif, peralatan elektronik dan produk-produk lainnya.

Homopolymers terbuat dari polymerized propylene monomers. Jenis polypropylene ini ditandai oleh kekakuan,
kekilapan dan kebeningannya yang tinggi. Homopolymers dapat digunakan untuk memproduksi kemasan
makanan yang keras dan fleksibel, pakaian, kantong tenunan, laminasi kertas, pita perekat dan perabot rumah
tangga.

Random copolymers dihasilkan oleh polymerized propylene monomers dengan pemasukan ethylene
comonomers. Jenis polypropylene ini ditandai oleh kejernihan dan fleksibilitas yang tinggi dan digunakan untuk
memproduksi produk utamanya yaitu wadah jernih, tudung flip-top dan kemasan lainnya. Random copolymers
memiliki suhu leleh yang lebih rendah dibandingkan dengan homopolymers dan, karenanya, juga dapat digunakan
sebagai laminasi (coating ekstrusi) untuk tas tenun.

Impact copolymers (juga dikenal sebagai block copolymers polypropylene) merupakan yang paling tahan pecah
diantara jenis-jenis polypropylene dan dapat bertahan di suhu rendah. Warna alaminya adalah putih susu. Impact
copolymers digunakan sebagai bahan baku untuk ember plastik, palet, elektronika dan otomotif.




                                                     139
Page 160
Pabrik polypropylene CAP memproduksi homopolymers, random copolymers dan impact copolymers dan
Perseroan merupakan satu-satunya produsen impact copolymers di Indonesia. Perseroan memproduksi berbagai
macam produk polypropylene, yang memungkinkan Perseroan untuk menjangkau berbagai macam pelanggan,
termasuk segmen pelanggan dan industri, yang mengakibatkan diversifikasi dalam produk, klien dan grade
polypropylene.

c. Styrene Monomer dan Produk Sampingan

Styrene monomer merupakan hidrokarbon aromatik yang, di bawah kondisi normal, merupakan cairan jernih, tak
berwarna dan mudah terbakar. Styrene monomer dapat diproduksi dengan alkilasi benzene dan ethylene.
Sampingan styrene monomer merupakan polymers berbasis styrene. Produk-produk tersebut digunakan dalam
pembuatan plastik dan produk karet, termasuk polystyrene, acrylonitrile butadiene styrene, styrene-acrylonitrile,
styrene butadiene rubber, unsaturated polyester resin dan styrene butadiene lattice. Penggunaan akhir untuk
produk tersebut pada umumnya meliputi cangkir dan wadah sekali pakai dan plastik tahan dampak seperti kaset
dan mainan.

Perseroan menjual styrene monomer di pasar domestik dan ekspor dimana pelanggan utamanya merupakan
pengguna akhir domestik. CAP menjual produk sampingan styrene monomer di pasar domestik. Untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-masing 58,5%, 55,6%, 50,0% dan 61,8% dari styrene
monomer dan produk sampingannya kepada pelanggan domestik. Penjualan domestik sebagian besar dilakukan
melalui perjanjian pengadaan pasokan yang berlangsung dalam jangka waktu satu tahun. Penentuan harga
didasarkan pada rata-rata dari rata-rata harga spot CFR SEA dan CFR Tiongkok yang dipublikasikan oleh ICIS
LOR, ditambah premi, untuk sebulan pengiriman, dimana pengiriman tersebut dilakukan oleh PT Richland Logistics
Indonesia (”RLI”).

Untuk kegiatan usaha ekspor, Perseroan menggunakan kombinasi perjanjian jual beli dan transaksi spot.
Pelanggan ekspor CAP meliputi pelanggan yang berada di Thailand, Singapura, Jepang, Hong Kong dan
Tiongkok. Untuk perjanjian jual beli, penentuan harga didasarkan pada rata-rata harga spot CFR Tiongkok dan
CFR SEA yang dipublikasikan oleh ICIS LOR dan Platts untuk sebulan pengiriman. Untuk transaksi spot,
penentuan harga ditetapkan melalui negosiasi dengan pelanggan. Pengiriman diatur oleh CAP untuk pelanggan
tertentu, sementara yang lainnya diatur oleh pembeli.

Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-masing 164 KT, 185 KT, 363 KT dan 310 KT
styrene monomer dan produk sampingannya.

d. Butadiene dan Produk Sampingannya

Butadiene merupakan bahan baku yang digunakan dalam produksi acrylonitrile butadiene styrene ("ABS"), styrene
butadiene latex ("SBL"), karet styrene butadiene ("SBR") dan karet polybutadiene ("PBR") yang merupakan bahan
baku utama untuk memproduksi ban. Sebagian produk akhir meliputi sepatu bot karet, sarung tangan karet, sol
sepatu, perekat dan perapat.

CAP menjual butadiene di pasar domestik dan ekspor dan menjual produk sampingan butadiene ke pasar ekspor.
Perseroan mengekspor butadiene kepada pelanggan di Malaysia, Tiongkok dan Korea. Untuk periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2017 dan 2018, Perseroan menjual masing-masing 12,5%, 36,8%, 7,4% dan 11,7% dari penjualan
butadiene dan produk sampingan butadiene CAP kepada pelanggan domestik dan sisanya kepada pelanggan
ekspor. CAP menggunakan kombinasi perjanjian jual beli dan transaksi spot dengan penentuan harga yang
didasarkan pada harga formula yang didasarkan pada acuan global terkait ICIS CFR NEA dan ICIS CFR SEA.

Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018, CAP menjual masing-masing 65 KT, 144 KT, 272 KT dan 205 KT
butadiene dan produk sampingan.

Bahan baku

Bahan baku utama yang digunakan dalam proses produksi petrokimia CAP adalah (i) naphtha, yang digunakan
sebagai bahan baku pada naphtha cracker Perseroan, (ii) ethylene, yang digunakan sebagai bahan baku pada
dua pabrik polyethylene Perseroan dan dua pabrik styrene monomer CAP, (iii) propylene, yang digunakan sebagai
bahan baku di tiga train polypropylene Perseroan, (iv) benzene, yang digunakan sebagai bahan baku pada dua
pabrik styrene monomer Perseroan dan (v) C4, yang digunakan sebagai bahan baku di pabrik butadiene CAP.
CAP juga dapat menggunakan LPG sebagai bahan baku alternatif untuk naphtha cracker hingga sebesar 25% dari
kebutuhan bahan baku CAP, yang memberikan CAP kemampuan untuk mendiversifikasi pasokan bahan baku dan
mengurangi eksposur terhadap fluktuasi harga naphtha. CAP bermaksud untuk hanya menggunakan LPG
dan/atau kondensat sebagai bahan baku pada saat harga sumber bahan baku lebih bersaing dibandingkan



                                                      140
Page 161
naphtha. LPG digunakan secara luas sebagai bahan bakar pemanas, permintaan dan harga LPG cenderung
berfluktuasi dan musiman. CAP secara rutin meninjau ulang portofolio pemasok CAP untuk memastikan bahwa
CAP mampu mengamankan pasokan bahan baku utama dengan harga bersaing. Dengan demikian, CAP
berusaha menghindari ketergantungan pada pemasok tunggal.

Pada Juni 2019, seluruh naphtha, kondensat, dan benzene yang digunakan CAP dibeli dari eksternal, dan seluruh
ethylene dan mixed C4 yang digunakan Perseroan berasal dari Internal. Selama periode yang sama, sekitar
25,68% dari propylene yang digunakan Perseroan dibeli dari eksternal, sisanya berasal dari internal.

Berdasarkan perlakuan akuntansi, hanya naphtha dan benzene yang dikategorikan sebagai "bahan baku".
Mengingat Perseroan juga memproduksi ethylene, propylene dan C4, CAP mengategorikannya sebagai "bahan
jadi"

a.   Naphtha

Naphtha merupakan bahan baku utama CAP. Untuk mencapai kapasitas produksi penuh, naphtha cracker akan
mengkonsumsi sekitar 2.450 KTA naphtha.

CAP memperoleh 100% naphtha, LPG dan/atau kondensat dari sumber eksternal yang digunakan sebagai bahan
baku pada naphtha cracker. Dikarenakan kondensat mengalami proses cracking yang serupa dengan naphtha,
CAP dapat menggunakan kondensat sebagai pengganti alternatif bahan baku atas naphtha. Untuk periode 6
(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2017 dan 2018, CAP mengkonsumsi 1.097 KT, 1.092 KT, 2.334 KT dan 2.182 KT naphtha sebagai bahan baku.
CAP belum pernah menggunakan LPG sebagai bahan baku pada naphtha cracker selama tiga tahun terakhir dan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018.

Pasokan naphtha CAP diperoleh melalui kombinasi perjanjian jual beli naphtha dan pembelian di pasar spot.
Perseroan saat ini membeli naphtha dari sumber domestik dan internasional sebagian besar melalui perjanjian jual
beli naphtha dengan jangka waktu berkisar satu tahun yang pada umumnya dapat diperpanjang dengan
kesepakatan kedua belah pihak. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2018 dan 2019
serta untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2018, CAP membeli masing-masing 51,9%, 84%,
61,9% dan 63,5% dari naphtha sesuai dengan perjanjian jual beli naphtha dengan perusahaan perantara besar
perdagangan minyak bumi dan kebutuhan yang tersisa di pasar spot. Untuk sebagian besar perjanjian jual beli,
penentuan harga didasarkan pada rata-rata Mean of Platts Japan selama lima hari berturut-turut. Penentuan harga
juga dapat ditetapkan oleh Mean of Platts Arab Gulf atau Mean of Platts Singapore. Penentuan harga untuk
pembelian pasar spot CAP ditetapkan melalui negosiasi dan pada umumnya berbasis CFR.

Tabel berikut ini menguraikan pemasok naphtha CAP dan naphtha yang dibeli dari pemasok untuk jangka waktu
yang dinyatakan.

                                                                       30 Juni 3019
            Nama Pemasok
                                                   (dalam US$)                           Persentase
 Shell International Eastern Trading                             191.495.547                             33,1%
 Marubeni Petroleum Co Ltd                                       184.778.014                             31,9%
 Total Trading Asia                                               88.325.152                             15,3%
 Chevron U.S.A. Inc.                                              42.184.141                              7,3%
 Konsorsium PT Titis Sampurna                                     24.724.423                              4,3%
 PT Surya Mandala Sakti                                           22.581.169                              3,9%
 Kuwait Petroleum Corporation                                     16.605.105                              2,9%
 Shell MDS (Malaysia)                                              8.459.045                              1,5%
 Total                                                           579.152.596                           100,00%

b.   Benzene

Benzene, bahan baku pokok yang digunakan di pabrik styrene monomer CAP, merupakan bahan baku mentah
dalam produksi styrene monomer. CAP membeli seluruh benzene yang CAP pakai dari pihak ketiga, dan
memperoleh jumlah yang signifikan dari SCG Chemicals. Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2018 dan 2019 serta untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2017 dan 2018,
Perseroan mengkonsumsi masing-masing 123 KT, 142 KT, 262 KT dan 238 KT benzene, dimana Perseroan
membeli masing-masing 46 KT, 46 KT, 106 KT dan 80 KT dari SCG Chemicals. CAP memperoleh kebutuhan
benzene lainnya dari pemasok pihak ketiga lainnya.

SEGHPL

Operasi Panas bumi Wayang Windu

Operasi Panas bumi Wayang Windu berlokasi di Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia. Sampai dengan
tanggal Prospektus ini, Operasi Panas bumi Wayang Windu terdiri dari dua unit yang dimiliki dan dioperasikan oleh



                                                      141
Page 162
Star Energy, yang masing-masing mampu menghasilkan 110 MW dan 117 MW, dari uap air panas yang diambil
dari sumur panas bumi yang dibor di Area kontrak Wayang Windu. Operasi Panas bumi Wayang Windu diakuisisi
oleh Star Energy pada tahun 2000.

Tabel berikut menunjukkan metrik fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu:

                   Keterangan                                        Unit 1                                  Unit 2
  Kapasitas Terpasang (MW)                                            110                                     117
  Tanggal Operasi Komersial (“COD”)                                 Juni 2000                              Maret 2009
  Kepemilikan                                                                           Star Energy
  Jenis operasi oleh Star Energy                                    Pembangkit listrik tenaga panas bumi terintegrasi

Operasi Panas Bumi Salak

Operasi Panas Bumi Salak berlokasi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor di Jawa Barat, Indonesia.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Operasi Panas Bumi Salak terdiri dari fasilitas lapangan dan fasilitas
pembangkit tenaga listrik yang terdiri dari (i) tiga unit yang dimiliki dan dioperasikan oleh Kontraktor Salak, masing-
masing unit memiliki kapasitas yang dipasang sebesar 65,6 MW dari masing-masing unit dan (ii) tiga unit dimiliki
dan dioperasikan oleh PLN dengan kapasitas terpasang kotor 60MW dari masing-masing unit. Operasi Panas
Bumi Salak memiliki total kapasitas terpasang kotor sebesar 377 MW.

Tabel berikut menunjukkan metric fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Salak:

         Keterangan                    Unit 1         Unit 2          Unit 3           Unit 4           Unit 5            Unit 6
  Kapasitas Terpasang (MW)              60(1)          60(1)           60(1)            65,6             65,6              65,6
                                       Maret           Juni            Juli           Oktober        November          November
  COD
                                       1994           1994            1997             1997              1997             1997
                                                                       PLN              Star             Star          Star Energy
  Kepemilikan                           PLN            PLN
                                                                                      Energy           Energy
  Jenis      operasi          oleh                                                       Pembangkit listrik tenaga panas bumi
                                                   Pasokan uap
  Kontraktor Salak                                                                                   terintegrasi
(1)
      Sementara kapasitas kontrak 55 MW, Star Energy umumnya menyediakan arus uap hingga 60 MW.

Operasi Panas Bumi Darajat

Operasi Panas Bumi Darajat berlokasi di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Operasi Panas Bumi Darajat mencakup fasilitas lapangan dan fasilitas
pembangkit listrik terdiri dari (i) satu unit dimiliki dan dioperasikan oleh PLN, dengan kapasitas terpasang kotor
55MW, dan (ii) dua unit dimiliki dan dioperasikan oleh Kontraktor Darajat, dengan kapasitas terpasang rata-rata
masing-masing 95MW dan 121MW. Operasi Panas bumi Darajat memiliki total kapasitas terpasang kotor sebesar
271 MW.

Tabel berikut menunjukkan metric fasilitas utama untuk Operasi Panas Bumi Darajat:

               Keterangan                               Unit 1                        Unit 2                       Unit 3
  Kapasitas Terpasang (MW)                                55                            95                          121
  Tanggal Operasi Komersial (“COD”)                  Oktober 1994                    Juni 2000                    Mei 2007
  Kepemilikan                                            PLN                                     Star Energy
  Jenis operasi oleh Kontraktor Darajat              Pasokan uap                      Pembangkit tenaga listrik panas bumi

3.      Bahan baku, bahan kimia dan persediaan habis pakai lainnya

Bahan baku, bahan kimia dan persediaan habis pakai lainnya dalam operasional produksi CAP mencakup
nitrogen, hidrogen, air, bahan kimia pengolahan air, butene-1, hexane, polyethylene film untuk pengantongan dan
katalis serta aditif khusus untuk proses produksi polyethylene dan polypropylene. Selain itu, pabrik produksi CAP
juga mengharuskan penggunaan jumlah listrik yang signifikan.

Naphtha cracker CAP dan dua pabrik polyethylene memakai antara 40 dan 60 juta meter kubik normal nitrogen
per tahun. CAP melakukan perjanjian pemasokan gas nitrogen dengan PT Air Liquide Indonesia yang akan
berakhir di bulan Januari 2027. Perseroan saat ini memperoleh nitrogen yang cukup berdasarkan kesepakatan ini
untuk memasok seluruh kebutuhan nitrogennya.

CAP membutuhkan bahan bakar untuk menyalakan naphtha cracker dan, secara berkelanjutan, mencadangkan
dan menyeimbangkan kebutuhan turbin gas dan uap. Perseroan memiliki penyimpanan untuk diesel dan bahan
bakar minyak (dengan izin yang diperlukan untuk penyimpanan tersebut) serta memiliki perjanjian pengadaan
dengan PT Banten Inti Gasindo yang berlaku selama lima tahun yang akan berakhir pada bulan Januari 2020 dan
perjanjian pengadaan dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang akan berakhir pada bulan
Desember 2022 terkait pemasokan gas alam melalui saluran pipa.




                                                                  142
Page 163
CAP memproduksi hidrogen yang cukup sebagai produk sampingan proses cracking untuk memenuhi kebutuhan
produksi olefins. Selain itu, Perseroan membeli berbagai macam bahan kimia, aditif dan katalis untuk produksi
ethylene, polyethylene, propylene dan styrene monomer dari berbagai pemasok.

4.   Pabrik Produksi dan Proses Pembuatan
CAP mengoperasikan dan mengintegrasikan kompleks petrokimia terintegrasi yang berlokasi di Provinsi Banten
Indonesia, yang terdiri dari (i) kompleks petrokimia utama Perseroan di Ciwandan, Cilegon, yang menaungi satu
naphtha cracker, dua pabrik polyethylene, tiga train polypropylene dan satu pabrik butadiene untuk memproduksi
olefins, polyolefins dan butadiene dan produk sampingannya, dan (ii) kompleks styrene monomer sekitar 40 km
dari kompleks petrokimia utama Perseroan, di Bojonegara, Serang, yang menaungi dua pabrik styrene monomer
untuk memproduksi styrene monomer dan produk sampingannya. Kompleks petrokimia Perseroan di Ciwandan,
Cilegon berada sekitar 120 km sebelah barat Jakarta di sebuah lokasi dengan luas lahan sekitar 135 hektar. Pabrik
styrene monomer CAP berlokasi sekitar 40 km dari kompleks petrokimia utama CAP di sebuah lokasi dengan luas
lahan sekitar 14 hektar. Pabrik styrene monomer Perseroan secara langsung terhubung ke kompleks petrokimia
utama CAP di Cilegon melalui saluran pipa. CAP memiliki lahan yang menjadi landasan pabrik produksi menurut
sertifikat hak guna bangunan dengan tanggal berakhir berkisar antara 2019 sampai dengan 2046. CAP
mengharapkan untuk memperbarui sertifikat ini pada saat kadaluarsa.
Sarana produksi Perseroan secara strategis berlokasi dekat dengan pelanggan utama Perseroan untuk zat
ethylene, dimana biaya pengangkutannya tergolong mahal. CAP mengirimkan ethylene dan propylene melalui
jaringan pipa Perseroan kepada pelanggan yang berada di wilayah ini dan mengangkut semua produk lain untuk
penjualan domestik dengan truk dan kontainer yang dikelola oleh PT SCG Barito Logistics. PT SCG Barito Logistics
juga mengelola gudang Perseroan dan logistik untuk produk polyethylene dan polypropylene berdasarkan
kesepakatan yang berakhir pada Desember 2022. Seluruh penjualan ekspor Perseroan dikirim dari dermaga CAP.
Pabrik CAP mendapatkan keuntungan dari integrasi operasional yang signifikan. Sifat produksi ethylene,
polyethylene, polypropylene, styrene monomer dan butadiene terintegrasi memungkinkan CAP untuk
memanfaatkan penghematan dan sinergi operasional dan memberikan CAP fleksibilitas untuk menanggapi
perubahan harga relatif produk utama CAP. Selain itu, pabrik Perseroan didukung oleh infrastruktur yang
mencakup tangki dan gudang penyimpanan, pembangkit listrik, saluran pipa, dermaga dan sarana angkutan,
sarana pengolahan air limbah, sistem air pendingin dan air laut, boiler, sistem udara, laboratorium dan ruang
kendali proses.
Peta di bawah ini memperlihatkan lokasi sarana produksi CAP di Provinsi Banten, Indonesia.




a.   Naphtha Cracker
CAP mengoperasikan naphtha cracker modern, dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh Lummus
Technology, Inc. ("Lummus") dengan kapasitas terpasang keseluruhan sebesar 860 KTA. Naphtha cracker CAP
merupakan satu-satunya naphtha cracker di Indonesia dan juga mampu cracking LPG dan bahan baku lainnya.
Naphtha cracker Perseroan mulai beroperasi di bulan April tahun 1995. Di bulan September tahun 1995, pabrik
polyethylene Perseroan menjadi sepenuhnya terintegrasi dengan naphtha cracker yang memungkinkan dua
rangkaian produksi polyethylene Perseroan untuk memakai ethylene yang diproduksi oleh naphtha cracker
sebagai bahan baku. Untuk mencapai kapasitas produksi penuh, naphtha cracker CAP akan mengkonsumsi
sekitar 2.450 KTA naphtha.



                                                      143
Page 164
CAP memulai proyek pengembangan cracker di bulan September 2013, yang diselesaikan di bulan Desember
tahun 2015. Proyek tersebut mengakibatkan peningkatan kapasitas terpasang sebesar 43% untuk produk CAP.
Per tanggal 30 Juni 2018, naphtha cracker CAP mampu memproduksi 860 KTA ethylene, 470 KTA propylene, 400
KTA pygas dan 315 KTA Mixed C4. CAP juga telah melakukan studi kelayakan untuk membangun dan
mengoperasikan kompleks petrokimia kedua di samping kompleks petrokimia utama CAP yang ada di Cilegon.

Naphtha cracker CAP dapat mengkonversi bahan baku hidrokarbon, seperti naphtha ringan, naphtha berat,
kondensat dan LPG tertentu, menjadi ethylene, propylene dan produk sampingan lain dalam proses dua tahap.

Dalam tahap pertama, bahan baku dipanaskan terlebih dahulu dan dipompa melalui furnace yang berisi banyak
tabung yang dipanaskan hingga kira-kira 800 derajat Celsius (kira-kira 1.470 derajat Fahrenheit). Di bawah kondisi
tersebut, bahan baku cracked menjadi ethylene, propylene dan berbagai produk sampingan. Salah satu produk
sampingan tersebut adalah karbon, yang diendapkan di permukaan tabung sebagai coke dan menurunkan kinerja
furnace. Untuk mengurangi pembentukan coke pada tabung, uap disuntikkan ke dalam tabung, bersama dengan
bahan baku. Gumpalan coke dihilangkan dengan membakarnya dalam campuran udara dan uap terkontrol. Proses
menghilangkan coke dari tabung furnace disebut de-coking.

Selama tahap kedua, hasil campuran produk yang meninggalkan cracking furnace mengalami berbagai proses
pendingingan, kompresing dan pemisahan untuk mencapai kemurnian yang dibutuhkan produk Perseroan.
Selama proses ini, kotoran dihilangkan dan produk didinginkan hingga mencapai tingkatan yang cocok untuk
disimpan di tangki, sebagian diantaranya dipertahankan pada suhu kriogenik. Sebagian produk sampingan, seperti
Mixed C4 dapat, dan memang, didaur ulang ke furnace sebagai bahan baku jika pasarnya tidak cocok. Hidrogen
daur ulang digunakan dalam proses produksi polyethylene dan polypropylene. Produk sampingan lain, seperti
metana, hidrogen dan minyak berat, digunakan secara internal sebagai bahan bakar.

Bagan berikut ini menggambarkan proses produksi dan pasar utama untuk olefin dan hasil sampingan yang
digunakan dalam naphtha cracker Perseroan per tanggal 30 Juni 2018.




b.   Pabrik Polyethylene

Dua pabrik polyethylene CAP berada berdekatan dengan naphtha cracker CAP. Masing-masing pabrik memiliki
lisensi dari Univation Technologies LLC ("Univation Technologies") dan Showa Denko.

Pabrik polyethylene pertama CAP, yang mulai berproduksi di bulan April 1995, memiliki kapasitas terpasang
sebesar 200 KTA. Train menggunakan teknologi fase gas dengan lisensi dari Univation Technologies.Pabrik
polyethylene kedua CAP mulai beroperasi di bulan Juli 1995 dan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh
Showa Denko yang memungkinkan CAP untuk memproduksi HDPE. Pabrik tersebut memiliki kapasitas sebesar
136 KTA.

Bahan baku yang digunakan dalam produksi polyethylene adalah ethylene, butene-1 dan hexane. Pada proses
awal, bahan baku diolah untuk menghilangkan kotoran yang dapat mempengaruhi fungsi katalis dalam proses
pabrik. Campuran bahan baku tersebut membentuk rantai panjang ethylene pada reaktor di bawah suhu elevasi
dan dengan keberadaan katalis - proses ini disebut sebagai polimerisasi. Polimerisasi terjadi pada loop reactor



                                                       144
Page 165
dalam bentuk bubur dan resin yang dihasilkan dicampur dengan aditif, yang kemudian menjadi pelet dan
dikantongkan untuk disimpan. Dengan merubah kondisi operasional dan katalis yang digunakan, Perseroan
mampu membuat berbagai grade sesuai dengan kebutuhan pelanggan CAP. Kedua pabrik polyethylene
Perseroan berbagi sistem pengantongan dan gudang yang sama. Gudang tersebut memiliki kapasitas 55 KT
produk, yang CAP yakni telah lebih dari memadai untuk menangani kebutuhan normal pelanggan.

c.   Pabrik Polypropylene

Pabrik polypropylene CAP terdiri dari tiga train dengan kapasitas gabungan 480 KTA dan menggunakan teknologi
yang dilisensikan oleh Union Carbide. Pabrik polypropylene CAP mulai beroperasi di tahun 1992 dan telah
didukung oleh infrastruktur yang meliputi dermaga, sarana penyimpanan bahan baku, tiga reaktor produksi yang
memberikan fleksibilitas dalam membuat berbagai jenis grade polypropylene, dan dua sarana penyimpanan
produk jadi.

CAP menggunakan teknologi fase gas UNIPOLTM, yaitu proses yang dikembangkan oleh Union Carbide dan Shell
Chemical Company, untuk memproduksi polypropylene. Pertama-tama, bahan baku yaitu propylene dimasukkan
ke dalam reaktor bersama dengan katalis, hidrogen atau senyawa lain yang ditambahkan untuk menentukan bobot
molekul. Serangkaian langkah lanjutan digunakan untuk memisahkan produk. Campurannya dilepaskan ke dalam
resin degassing system untuk dipecah menjadi bahan padat dan gas. Produk dalam padatan bubuk dikirim ke alat
pembuat pelet untuk menghasilkan pelet. Gas dikirim ke sistem pemulihan dan kemudian dikirim kembali ke
reaktor. Sejumlah kecil cairan di sistem pemulihan diuapkan dan kemudian dikirim ke boiler sebagai bahan bakar
gas.

d.   Pabrik Styrene Monomer

CAP mengoperasikan dua pabrik styrene monomer dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan oleh CB&I
dengan kapasitas gabungan sebesar 340 KTA. Pabrik styrene monomer Perseroan terhubung oleh saluran pipa
dan didukung oleh infrastruktur yang mencakup tangki dan gudang penyimpanan, pembangkit listrik, saluran pipa,
dermaga dan sarana angkutan, sarana air tawar, boiler, sistem udara, laboratorium, sistem nitrogen dan ruang
kendali proses.

e.   Pabrik Butadiene

CAP mengoperasikan satu pabrik butadiene yang memulai produksi komersial di bulan September 2013. Pabrik
butadiene CAP memiliki kapasitas 100 KTA dan menggunakan teknologi BASF yang dilisensikan oleh Lummus
Technology, Inc( sekarang CB&I). CAP bermaksud meningkatkan kapasitas pabrik menjadi 137 KTA melalui
proyek perluasan butadiene CAP, yang pembangunannya dimulai di kuartal pertama 2017 dan telah selesai pada
kuartal ketiga 2018.

Untuk memproduksi butadiene, mixed C4 dimasukkan ke dalam kolom distilasi ekstraktif, dimana butadiene
dilarutkan dalam pelarut sementara butane dan butene dipadatkan sehingga menjadi produk sampingan raffinate-
1. Pelarut tersebut, yang memiliki banyak butadiene, kemudian dipisahkan dalam kolom distilasi konvensional
untuk memproduksi butadiene. Pelarut tersebut kemudian didaur ulang dan digunakan kembali dalam proses
ekstraksi.

5.   Prospek Usaha

Industri petrokimia secara historis ditandai dengan siklus yang tinggi. Harga produk petrokimia sensitif terhadap
perubahan penawaran dan permintaan, baik di lingkup regional maupun di pasar internasional, dan tingkat
utilisasinya adalah faktor kunci yang memengaruhi siklus dan profitabilitas sektor petrokimia. Permintaan industri
terutama sekali dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi, sementara penawaran dipengaruhi oleh penambahan
kapasitas baru.

Selain harga jual produk, profitabilitas industri petrokimia juga dipengaruhi oleh perubahan harga bahan baku
utama yaitu naphtha, yang berkorelasi erat dengan minyak bumi. Tahun 2018 merupakan tahun yang cukup baik
bagi industri petrokimia dengan marjin yang relatif sehat akibat tren perlambatan penambahan kapasitas baru yang
sedang berlangsung meski terdapat kenaikan bahan baku, terutama naphtha. Pada tahun 2019, marjin produk
diperkirakan akan mengalami koreksi penurunan dengan adanya pabrik ethylene cracker baru di AS yang mulai
beroperasi pada tahun 2018 dan 2019 yang akan mempengaruhi dinamika permintaan dan penawaran, ditambah
dengan perang dagang AS dan Tiongkok, risiko geopolitik dan volatilitas harga komoditas termasuk kenaikan
harga minyak mentah/biaya dan ketidakpastian naphtha ekonomi global.

Dalam jangka panjang, pakar industri memperkirakan bahwa fundamental petrokimia akan tetap baik dan akan
terus didorong permintaan di pasar negara berkembang. Indonesia diperkirakan akan terus mengalami kekurangan
pasokan struktural terhadap produk-produk polimer dan akan terus menjadi importer utama polyofins di wilayah
tersebut.




                                                       145
Page 166
Sebagai produsen petrokimia terpadu terbesar di Indonesia, Perseroan berada pada posisi yang baik untuk
memanfaatkan pertumbuhan ekonomi domestik, basis populasi yang besar, peningkatan tingkat pendapatan dan
subtitusi bahan-bahan dasar. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan meningkat di 2019 pada
kisaran 5,0% - 5,4% yang didorong oleh kelanjutan pertumbuhan investasi yang kuat dan pemulihan konsumsi
secara moderat. Dalam hal ini, industri petrokimia terus memainkan peran penting dalam pertumbuhan
perekonomian Indonesia di mana produk Perseroan digunakan sebagai bahan baku utama untuk membuat
produk-produk akhir konsumen (consumer’s goods) maupun kebutuhan industri turunan.

Dengan latar belakang ini, Perseroan akan terus beroperasi secara efisien dan aman untuk memaksimalkan
produksi, meningkatkan daya saing biaya dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan kami. Pada saat
yang sama, Perseroan akan terus melaksanakan strateginya secara hati-hati untuk meningkatkan kapasitas dan
memperluas penawaran produk untuk menangkap permintaan yang meningkat di Indonesia.

6.   Keunggulan Kompetitif

Setelah akuisisi Star Energy, dimana Perseroan akan mengakuisisi 66,67% Star Energy, Perseroan akan memiliki
investasi pengendali di produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan akan menjadi pemain energi
terintegrasi terkemuka di Indonesia dengan portofolio aset energi panas bumi yang kuat. Perseroan percaya
kekuatan kompetitif utama Perseroan adalah:

a.   Pemimpin pasar pada sektor petrokimia dan panas bumi di Indonesia dengan aset dilokasi strategis
     dan mitra internasional terkemuka di dunia.

Perseroan memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, kepemilikan pengendali 61,0% di CAP, yang
merupakan produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia berdasarkan kapasitasnya dan, CAP adalah
satu-satunya produsen petrokimia terintegrasi di Indonesia yang memiliki cracker naphtha. CAP merupakan, CAP
adalah satu-satunya produsen ethylene, styrene monomer, butadiene dalam negeri dan juga satu dari dua
produsen polypropylene dan polyethylene di dalam negeri dan produsen polypropylene terbesar di Indonesia.

Menurut Nexant, CAP memiliki pangsa pasar masing-masing sekitar 50,0%, 20,0%, dan 27,0% di pasar domestik
(termasuk impor) di olefins, polyethylene, dan polypropylene untuk tahun 2018.

Untuk melengkapi bisnis petrokimia Perseroan, Perseroan mengakuisisi 66,67% Star Energy pada Juni 2018. Star
Energy adalah produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia dan produsen energi panas bumi terbesar ketiga
di dunia dengan kapasitas terpasang menurut World Energy Council. Per 30 Juni 2019, portofolio Star Energy
memiliki kapasitas terpasang kotor 875 MW, yang terdiri dari 640 MW kapasitas daya terintegrasi dan 235 MW
kapasitas penjualan uap.

Portofolio operasi energi pembangkit tenaga listrik Star Energy berada di wilayah Jawa-Bali, yang memungkinkan
Star Energy untuk memanfaatkan pertumbuhan permintaan daya di masa depan. Menurut PLN, wilayah Jawa-Bali
memberikan kontribusi sekitar 74% permintaan listrik di Indonesia dan memiliki ketidakseimbangan pasokan-
permintaan tinggi yang sangat menguntungkan produsen listrik. Menurut PLN, antara 2017 dan 2026, penjualan
listrik di Jawa-Bali diperkirakan akan meningkat pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 7,2%.

CAP dan Star Energy telah menjalin kemitraan dengan para pemimpin dunia di bidangnya masing-masing, antara
lain, Siam Cement Group, EGCO, Mitsubishi, BCPG, Michelin dan Bangchak. Kemitraan ini penting untuk
memastikan kualitas, profitabilitas, dan pertumbuhan operasi Perseroan.

Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, Perseroan menerima dukungan dari SCG Chemicals, yang
memiliki 30,6% saham di CAP, dimana Perseroan berbagi keahlian teknis dan operasional dan mendapatkan
akses ke institusi keuangan Thailand. Perseroan juga telah melakukan kemitraan dengan Michelin untuk
memperluas perluasan produk Perseroan, dimana Perseroan menghubungkan pembangunan pabrik karet sintetis
baru untuk memproduksi karet butadiene sintetis di Cilegon, Provinsi Banten pada bulan November 2015 dan
Perseroan berencana membangun pabrik baru untuk menghasilkan metil tert-butil eter (“MTBE”) dan butena-1
untuk melengkapi integrasi mixed C4 dan rantai produk raffinate. Perseroan juga mendapatkan keuntungan dari
pemasok dan pelanggan ternama, seperti Marubeni Asean Pte. Ltd., PT Asahimas Chemical, PT Polychem
Indonesia Tbk, PT Nippon Shokubai Indonesia ("Nippon Shokubai") and PT Akino Wahanamulia.

Sehubungan dengan bisnis listrik Perseroan, Star Energy mendapat dukungan dari berbagai pemegang saham,
BCPG, Mitsubishi dan EGCO. BCPG memiliki saham 33,33% di Star Energy yang diperoleh pada bulan Juli 2017
dengan nilai US$357 juta. BPCG didirikan pada tahun 2015 dan portofolionya saat ini mencakup pengoperasian
aset surya dengan kapasitas keseluruhan 182 MW di Thailand dan 236 MW di Jepang. Mitsubishi dan EGCO
masing-masing secara tidak langsung memiliki 20,0% saham di SEGWWL, yang mereka dapatkan pada bulan
Oktober 2012 dan Juli 2014 untuk US$210 juta dan US$215 juta. Perseroan percaya bahwa masing-masing
Mitsubishi dan EGCO berkomitmen terhadap kesuksesan Star Energy sebagai bagian dari tujuan mereka
memasuki industri listrik Indonesia dan mengembangkan beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi
di Indonesia. Dengan keterlibatan Mitsubishi, Star Energy mendapat peningkatan kemampuan untuk membeli



                                                     146
Page 167
peralatan seperti turbin dari Mitsubishi Heavy Industries, Ltd. yang merupakan salah satu produsen turbin terbesar
di dunia dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan Mitsubishi, dan dapat memperolehnya untuk mendukung
pendanaan proyek untuk proyek energi terbarukan yang layak. Star Energy bisa mendapatkan keuntungan dari
pengalaman EGCO yang ekstensif di industri pembangkit tenaga listrik, dan layanan operasi dan pemeliharaan,
untuk memperbaiki dan mendukung operasi dan kinerja bisnisnya. Star Energy juga telah melakukan kerjasama
dengan AC Energy sehubungan dengan akuisisi Aset Salak dan Darajat. Barito Pacific telah mengembangkan
kemitraan dengan Indonesia Power sehubungan dengan proyek pembangkit listrik tenaga batubara.

Selain itu, mengingat posisi pasar Perseroan terkemuka di Indonesia, dan sebagai pemain energi terintegrasi
dengan focus Indonesia, Perseroan telah mampu memanfaatkan hubungan yang kuat dan telah lama diadakan
dengan peserta industri kunci seperti PLN, PGE, Pertamina, dan otoritas pemerintah seperti sebagai Kementerian
Keuangan dan Kementerian ESDM.

b.   Berada di posisi yang baik untuk mengambil keuntungan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang
     kuat.

Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), PDB riil Indonesia diproyeksikan tumbuh di CAGR sebesar 5,1%
sampai 5,4% antara tahun 2018 dan 2023. Perseroan percaya bahwa Perseroan akan secara langsung
memperoleh keuntungan dari pertumbuhan ekonomi yang diharapkan di Indonesia karena faktor kritis peran yang
dimainkan oleh sektor tenaga listrik dan petrokimia dalam mendorong pembangunan ekonomi ini. Perseroan
percaya bahwa fokus Perseroan pada industri pembangkit listrik dan petrokimia berarti bahwa Perseroan berada
dalam posisi yang tepat untuk mengambil keuntungan dari peluang pertumbuhan tersebut.

Selanjutnya, Perseroan percaya bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk, serta
peningkatan konsumsi listrik per kapita oleh karena urbanisasi dan perbaikan dalam standar kehidupan, akan
mendorong pertumbuhan permintaan listrik. Untuk memenuhi permintaan ini Frost & Sulivant mengharapkan 30.5
GW kapasitas daya akan dibangun di Indonesia selama periode 2019 - 2023, dimana industri panas bumi
diharapkan dapat memberi kontribusi 1,2 GW, menciptakan 3,15GW kapasitas daya di Indonesia pada tahun 2023.

Pertumbuhan ekonomi ini yang diproyeksikan juga akan mendorong konsumsi petrokimia dalam negeri
di Indonesia, yang akan dibutuhkan untuk memenuhi permintaan plastik yang semakin meningkat di berbagai
penggunaan oleh konsumen dan komersial, termasuk kemasan, bahan bangunan, produk pertanian, produk rumah
tangga dan komponen otomotif. Pertumbuhan konsumsi petrokimia juga didorong oleh kombinasi faktor non - siklis,
termasuk industri manufaktur yang berkembang pesat, substitusi bahan dasar (seperti kayu, kaca, logam dan
kertas), kenaikan tingkat pendapatan dan pertumbuhan populasi.

c.   Rekam jejak kinerja dan efisiensi operasional yang kuat Perseroan didukung oleh arus kas jangka
     panjang dan dapat diprediksi dalam bisnis pembangkit tenaga listrik

CAP mencapai keandalan operasional yang konsisten tinggi dari cracker naphtha-nya, dengan tingkat utilisasi
operasi 99,4%, 96,4% dan 94,5% keatas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, 2018 dan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019. CAP memperoleh manfaat dari integrasi fasilitas
produksi Perseroan di seluruh rantai nilai dari asupan bahan baku untuk produksi produk akhir. Hal ini
memungkinkan Perseroan untuk efisiensi dalam operasi produksi, mengurangi biaya logistik serta pemborosan
produk pada setiap langkah rantai produksi. Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, dengan fasilitas
produksi terintegrasi Perseroan saat ini Perseroan mengkonsumsi sekitar setengah dari ethylene yang Perseroan
hasilkan sebagai bahan baku untuk pabrik monomer poliethylene dan stirena Perseroan dan mengkonsumsi
sebagian besar propylene yang dihasilkan oleh naphtha cracker Perseroan sebagai bahan baku untuk ketiga
kereta polypropylene Perseroan. CAP juga mengkonsumsi sebagian besar minyak mentah C4 yang diproduksi
untuk produksi butadiene.

CAP yakin bahwa infrastruktur dan fasilitas pelengkap Perseroan meningkatkan posisi kompetitif Perseroan dan
akan meminimalkan pengeluaran modal masa depan untuk proyek cegah macet dan perluasan kapasitas.
Selanjutnya, karena Perseroan memanfaatkan pembentukan modular dari pabrik Perseroan, yang memungkinkan
berbagai unit untuk beroperasi secara independen satu sama lainnya, serta secara independen dari naphtha
cracker Perseroan, Perseroan dapat meminimalkan gangguan produksi.

Portofolio diversifikasi produk CAP yang dikombinasikan dengan fleksibilitas operasional dari operasi terintegrasi
memungkinkan fleksibilitas untuk mengurangi dampak likuidasi siklik produk tunggal dan memaksimalkan
keuntungan dengan menyesuaikan campuran penjualan Perseroan, bergantung pada ekonomi relatif setiap
produk. Selain itu, karena mayoritas penjualan petrokimia dan biaya yang dipatok dalam Dollar AS, Perseroan
memiliki lindung nilai alami terhadap mayoritas biaya dan pinjaman, yang sebagian besar dalam mata uang Dolar
AS.

Aset panas bumi Star Energy secara konsisten mencapai keandalan operasional yang tinggi di seluruh proyek
operasi panas bumi portofolio. Sebagai operator dari tiga dari lima proyek panas bumi terbesar di Indonesia




                                                       147
Page 168
berdasarkan kapasitas, Star Energy juga mampu mengekstraksi skala ekonomi yang substansial dari portofolio
dan efisiensi biaya melalui optimalisasi operasi pengeboran di seluruh portofolio asetnya.

Arus kas dari bisnis pembangkit tenaga listrik Star Energy didukung oleh PJBE dengan PLN, yang menyediakan
Star Energy dengan tarif kontrak untuk penjualan uap atau listrik dari Wayang Windu, Salak dan Darajat sampai
dengan saat berakhirnya masa berlaku masing-masing PJBE. Per 30 Juni 2019, umur kontrak PJBE yang tersisa
adalah 20 dan 21 tahun untuk Operasi Panas bumi Wayang Windu dan Salak. Untuk Operasi Panas bumi Darajat,
sisa masa kontrak PJBE adalah 22 tahun untuk unit 1 dan 2, dan 27 tahun untuk Unit 3. PJBE termasuk klausul
ambil-atau-bayar, dimana PLN berkewajiban melakukan pembayaran tarif kepada Star Energy untuk output listrik
netto atau, jika PLN tidak melaksanakan dari generator Star Energy, untuk ambang batas tertentu dari kapasitas
unit ternilai (95% untuk Wayang Windu, 90% sampai 95% untuk Salak dan 80% sampai 95% untuk Darajat).

Selain itu, tarif yang dalam kontrak dalam mata uang Dolar AS dan disesuaikan dengan inflasi dan, karena
pembangkit listrik Star Energy mengandalkan uap panas bumi untuk menghasilkan listrik, tidak ada biaya bahan
bakar yang dikeluarkan. Dengan demikian, arus kas Star Energy dilindungi terhadap volatilitas makroekonomi dan
tidak terpapar pada fluktuasi harga komoditas.

d.   Rekam jejak yang kuat dalam mengimplementasikan proyek perluasan kapasitas secara bijaksana,
     dan diposisikan dengan baik untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa depan.

Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, CAP telah melakukan berbagai inisiatif ekspansi kapasitas
selama dekade terakhir dan berencana untuk lebih lanjut mengembangkan proyek-proyek lain dalam waktu dekat,
dengan tujuan memperluas penawaran produk CAP dan meningkatkan kapasitas produksinya. Berkenaan dengan
inisiatif sebelumnya, Chandra Asri Petrochemical telah meluncurkan dan berhasil menyelesaikan ekspansi cracker
naphtha pada tahun 2015, meningkatkan kapasitas produksi ethylene sebesar 43,0% dari 600 KT/A menjadi 860
KT/A, yang membawa pabrik cracker CAP ke ukuran naphtha cracker berskala dunia. Baru-baru ini, CAP
menyelesaikan ekspansi pabrik butadiene dan pembangunan pabrik karet sintetis baru SRI, yang selesai pada
tahun 2018. CAP juga telah menyelesaikan proyek debottlenecking di pabrik polypropylene dan polyethylene pada
2011. Berbagai ekspansi dan debottlenecking proyek-proyek, yang secara efektif menggandakan kapasitas
produksi CAP selama dekade terakhir, telah selesai tepat waktu dan sesuai anggaran, dan didanai secara hati-
hati.

CAP memiliki sejumlah rencana ekspansi termasuk pembangunan pabrik polietilen baru dengan kapasitas
tambahan 400 KT/A menjadi 736 KT/A, yang bertujuan untuk mencapai integrasi lebih lanjut dan
mengkonsolidasikan pasar polimer terkemuka CAP di Indonesia, perluasan pabrik polypropylene dari 480 KT/A
menjadi 590 KT/A dan peremajaan tungku untuk meningkatkan kapasitas crackernya dari 860 KT/A menjadi 900
KT/A untuk etilena dan 470 KT/A menjadi 490 KT/A untuk propylene. Dalam proses membangun MTBE dan Pabrik
Butene-1, CAP juga telah melakukan studi kelayakan untuk pembangunan dan pengoperasian kompleks
petrokimia terintegrasi kedua dengan cracker ethylene 1.100 KT/ A dan berbagai produk turunan hilir di tanah yang
berdekatan dengan kompleks petrokimia yang ada. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, CAP sedang dalam
proses mendapatkan izin lingkungan dan izin konstruksi yang diperlukan untuk pabrik.
Sehubungan dengan bisnis pembangkit energi dan pembangkit listrik Perseroan, melalui KOB antara anak
perusahaan Star Energy dan PGE, Star Energy memiliki hak eksklusif untuk mengeksplorasi, mengeksploitasi,
mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu, Salak dan
Darajat hingga berakhirnya KOB pada tahun 2039 (Wayang Windu Unit 1 dan Unit 2), 2040 (Unit Salak 1 hingga
6), 2041 (Unit Darajat 1 dan Unit 2) dan 2047 (Unit Darajat 3), dapat diperpanjang.

Star Energy beroperasi di tiga area yang, secara agregat, mewakili sekitar 350 MW potensi ekspansi kapasitas
di area kontrak ini. Menurut ketentuan dari Wayang Windu ESC, Star Energy mampu menjual hingga 400MW listrik
ke PLN, meninggalkan Star Energy dengan tambahan kapasitas pembangkit 173MW yang dikontrak tetapi tidak
dikembangkan. Di bawah Salak ESC, Star Energy mampu menjual hingga 495MW listrik ke PLN, meninggalkan
Star Energy dengan tambahan 118MW kapasitas pembangkitan yang dikontrak tetapi tidak dikembangkan.
Di bawah Darajat ESC, Star Energy mampu menjual hingga 330MW listrik ke PLN, meninggalkan Star Energy
dengan tambahan 59MW kapasitas pembangkitan yang dikontrak tetapi tidak dikembangkan. Kapasitas tambahan
ini mewakili peluang ekspansi dengan kepastian pendapatan untuk Star Energy.

Di luar bisnis geotermal yang sudah ada dan yang direncanakan, Perseroan bermaksud memperluas bisnis energi
dan pembangkit listrik untuk memasukkan proyek-proyek berbahan bakar batubara. Perseroan juga bersama-
sama memiliki, bersama dengan PT Indonesia Power, anak perusahaan PLN, PT Indo Raya Tenaga, sebuah
perusahaan proyek yang sedang mengembangkan proyek pembangkit listrik 2X 1.000 MW, Java 9 dan 10
di Provinsi Banten, Indonesia. Java 9 dan 10 diharapkan untuk menggunakan peralatan perlindungan lingkungan
terbaru seperti Flue-gas Desulphurization ("FGD") atau Electrostatic Precipitator ("ESP"). Pekerjaan persiapan
lokasi telah dimulai dan kontrak EPC telah berlaku dengan Doosan Heavy sejak Maret 2019. Perseroan berharap
dapat memulai operasi komersial untuk Java 9 dan 10 pada tahun 2023 dan 2024.

Pada Juni 2018, Kementerian ESDM mengeluarkan PSPE ke Star Energy untuk melakukan pengeboran
setidaknya satu sumur eksplorasi dalam waktu tiga tahun sejak penerbitan PSPE di Sekincau Selatan dan area



                                                      148
Page 169
Hamiding PSPE. Star Energy sejak itu melakukan survei pendahuluan dan mengajukan proposal untuk melakukan
kegiatan eksplorasi di Hamiding dan Sekincau termasuk pengeboran eksplorasi. Ketika PSPE selesai, Star Energy
akan diposisikan secara kompetitif dalam proses tender terbatas untuk mengembangkan sumber daya di Hamiding
dan Sekincau.

e.   Hak eksklusif atas sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Star Energy

Masing-masing KOB memberi Star Energy hak eksklusif untuk mengeksplorasi, mengembangkan dan
memanfaatkan sumber daya panas bumi di wilayah kontrak Wayang Windu sebesar 12.950 hektar sampai tahun
2036, di wilayah kontrak Salak sebesar 10.000 hektar sampai 2040 dan di wilayah kontrak Darajat sampai 2031
(dengan opsi untuk memperpanjang sampai 2041) untuk Unit 1 dan Unit 2, dan sampai 2037 (dengan opsi untuk
memperpanjang sampai 2047) untuk Unit 3. Star Energy telah menerima persetujuan dari Pemerintah untuk
meperpanjang jangka waktu KOB sampai tahun 2039 untuk wilayah kontrak Wayang Windu dan Star Energy
berencana untuk menyerahkan pemberitahuan untuk memperpanjang jangka waktu KOB untuk wilayah kontrak
Darajat sampai tahun 2041 untuk Unit 1 dan 2 dan sampai 2047 untuk Unit 3, masing-masingnya, tunduk pada
perluasan yang berhasil dari masing-masing KOB. PGE (sebagai penerus Pertamina) telah menunjuk Perseroan
untuk membangun, memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik di wilayah kontrak Wayang Windu, Salak dan
Darajat sebagai kontraktor eksklusifnya, dan untuk menjual listrik ke PLN atas nama PGE. Masing-masing area
kontrak memiliki cadangan uap yang signifikan yang relatif kering dan mengandung tingkat pengotor yang rendah,
yang menguntungkan untuk produksi tenaga panas bumi.

Saat ini, kurang dari 3% dari total wilayah kontrak digunakan untuk Operasi Panas Bumi Wayang Windu, Salak
dan Darajat. Kapasitas pabrik saat ini adalah 875 MW yang terdiri dari Unit 1 di 110 MW dan Unit 2 di 117 MW
di Wayang Windu, 180 MW untuk Unit 1 sampai 3 dan 197 MW untuk Unit 4 sampai 6 di Salak dan 55 MW, 95MW
dan 121MW untuk Unit 1, Unit 2 dan 3 untuk Darajat.

f.   Tim manajemen yang sangat berpengalaman dengan manajemen yang kuat dan track record
     pengembangan proyek

CAP dikelola oleh para profesional berpengalaman dengan pengalaman pada industri yang kuat dengan berbagai
pengetahuan internasional dan lokal. Tim manajemen Perseroan, memiliki pengalaman lebih dari 23 (dua puluh)
tiga tahun pada industri dan terbukti dalam mengelola dan mengembangkan bisnis Perseroan dengan tetap
memperhatikan dan mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, akuntabilitas,
tanggung jawab, kemandirian dan keadilan.

Tim manajemen CAP juga terdiri dari profesional yang memiliki pengalaman yang luas pada industri. Rata-rata tim
manajemen CAP memiliki pengalaman industri lebih dari 18 tahun dan telah menunjukkan rekam jejak yang
terbukti dalam mengelola dan menumbuhkan bisnis petrokimia dan memberikan kinerja operasional yang kuat.

Selain itu, tim manajemen senior CAP telah mengawasi pelaksanaan proyek untuk memperluas kapasitas produksi
Perseroan dan untuk meningkatkan efisiensi operasional, termasuk proyek debottlenecking untuk meningkatkan
kapasitas pabrik polypropylene sebesar 120 KT per tahun di tahun 2011, sebuah proyek debottlenecking untuk
meningkatkan kapasitas pabrik polyethylene Showa Denko menjadi 136 KT per tahun di tahun 2011, penyelesaian
pabrik butadiene Perseroan pada tahun 2013 dan perluasan naphtha cracker Perseroan pada akhir tahun 2015
dan perluasan pabrik butadine pada tahun 2018.

Tim manajemen Star Energy juga akan memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan, membangun dan
mengoperasikan aset tenaga panas bumi, yang akan membantu memastikan operasi portofolio Perseroan yang
aman dan efisien, serta pengembangan jaringan proyek tenaga listrik Perseroan. Rata-rata tim manajemen Star
Energy memiliki 20 tahun pengalaman dalam manajemen dan operasional dalam masing-masing bidang mereka.
Sebagai bagian dari akuisisi Aset Salak dan Darajat dari Chevron, Star Energy mengakuisisi tim insinyur senior
kelas dunia dan ahli teknikal untuk mengoperasikan aset panas bumi, di mana beberapa dari mereka memiliki lebih
dari 30 tahun pengalaman.

7.   Prospek dan Strategi Usaha

STRATEGI USAHA

Perseroan percaya bahwa dengan pengalaman yang luas dari tim manajemen senior, Perseroan berada dalam
posisi yang baik untuk melaksanakan berbagai strategi, termasuk strategi pertumbuhan dan proyek ekspansi,
dengan sukses. Strategi-strategi ini meliputi:

Menyelesaikan ekspansi Perseroan secara tepat waktu dan hemat biaya

Perseroan akan secara teratur meninjau permintaan pasar dan dinamika pasokan di sektor petrokimia dan energi
dan pembangkit listrik, untuk mengidentifikasi dan menangkap peluang pertumbuhan melalui eksplorasi sumber
daya panas bumi, konstruksi pabrik baru, atau proyek perluasan kapasitas.



                                                     149
Page 170
Sehubungan dengan bisnis petrokimia Perseroan, CAP bermaksud untuk meningkatkan produksi produk
utamanya untuk melindungi pangsa pasarnya dan untuk mendiversifikasi produk turunan hilir. CAP juga aktif
mengevaluasi sejumlah proyek yang akan memungkinkan untuk memanfaatkan dengan produk sampingan
cracker-nya, dan menghasilkan produk sampingan lebih dalam rantai nilai, seperti produk derivatif intermediet dan
yang dibedakan. Ini termasuk perjanjian usaha patungan entitas anak dengan Michelin untuk membangun 120
KT/A pabrik karet butadiene sintektik, yang selesai pada tahun 2018 dan beroperasi secara komersial pada tanggal
31 Agustus 2018.

Selain itu, CAP akan terus mengevaluasi peluang akuisisi selektif untuk mengintegrasikan bisnis hilir. Setiap
peluang investasi akan dipertimbangkan secara hati-hati, secara ekstensif mengevaluasi keputusan investasi
untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang diusulkan akan sinergis dengan operasi yang ada dan
menguntungkan bisnis CAP secara keseluruhan. Strategi ini sejalan dengan upaya Perseroan untuk
mengoptimalkan tingkat utilisasi dan efisiensi operasional. Di sektor listrik, Perseroan berencana untuk
melanjutkan perluasan portofolio panas bumi dan diversifikasi ke teknologi bahan bakar baru, termasuk
pembangkit listrik tenaga batu bara dan gas.

Perseroan bermaksud untuk menyelesaikan proyek-proyek Perseroan melalui program ekspansi kapasitas dengan
biaya efisien untuk mewujudkan skala ekonomi lebih lanjut. Perseroan menyadari akan kebutuhan untuk
melakukan proyek pembangunan yang Perseroan lakukan secara tepat waktu dan sesuai anggaran dan memiliki
catatan sejarah yang kuat untuk melakukannya dengan cara yang tepat waktu dan hemat biaya.

Melalui afiliasi Perseroan, Perseroan memiliki akses ke sebuah lahan seluas 482.167,8 hektar di berbagai lokasi
strategis (13.959,8 hektar berdasarkan HBU, 1.386,9 hektar berdasarkan HGB, 211.520,0 hektar berdasarkan HTI
dan 255.301,9 hektar berdasarkan HPH) dekat dengan fasilitas yang ada. Bank tanah, ditambah dengan keahlian
Perseroan dalam pengembangan lahan akan memberikan kepastian yang lebih besar bahwa proyek-proyek
ekspansi dapat dilakukan dengan efisiensi biaya dan tepat waktu.

Perseroan percaya bahwa strategi ekspansi jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakiukan dapat
memenuhi pertumbuhan petrokimia domestik dan permintaan energi dan daya.

Maksimalkan profitabilitas dan efisiensi biaya, sekaligus memastikan pengelolaan neraca yang hati-hati

Efisiensi biaya merupakan faktor penting di industri pembangkit listrik dan petrokimia yang bersifat modal-intensif.
Perseroan bermaksud untuk terus mengidentifikasi dan menerapkan inisiatif penghematan biaya untuk
mempertahankan dan lebih jauh lagi meningkatkan posisi kompetitif Perseroan. Perseroan juga bermaksud untuk
terus berinvestasi di fasilitas Perseroan saat ini untuk mengoptimalkan efisiensi operasional Perseroan.

Bisnis Perseroan adalah padat modal dan proyek-proyek yang ada dalam pengembangan, serta potensi proyek
masa depan, akan membutuhkan pendanaan jangka yang memadai. Untuk mengurangi pengeluaran modal
ekuitas dana Perseroan, Perseroan berniat untuk mengevaluasi peluang untuk bermitra dengan mitra kelas dunia
-ketika menjelajahi peluang bisnis baru, dengan cara yang sama seperti kemitraan CAP dengan Michelin untuk
membangun pabrik karet butadiene sintetis di lokasi Perseroan yang ada. Bersama dengan keuntungan finansial
yang terkait, Perseroan percaya berbagai kemitraan Perseroan memungkinkan Perseroan belajar dari praktik
terbaik dan terus memperbaiki operasi Perseroan.

Perseroan juga akan terus fokus untuk mengoptimalkan struktur permodalan Perseroan untuk meminimalkan
keseluruhan biaya modal, sambil mempertahankan tingkat hutang yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko
keuangan. Perseroan memiliki keuntungan strategis, dan berniat untuk terus memanfaatkan hubungan Perseroan
yang mapan dengan institusi keuangan domestik dan internasional untuk mendapatkan persyaratan pembiayaan
yang kompetitif untuk pengeluaran barang modal Perseroan.

Mempertahankan dan selanjutnya meningkatkan standar operasional terbaik di kelas

Star Energy dan CAP masing-masing berkomitmen untuk mempertahankan standar operasional yang tinggi dari
masing-masing fasilitas dan proses produksi mereka. Star Energy dan CAP telah diakreditasi oleh lembaga
independen di masa lalu, seperti SGS dan ISO, dan akan berusaha untuk mempertahankan standar ini.

Perseroan juga berkomitmen untuk menjaga standar kesehatan, keselamatan dan lingkungan di pabrik dan
fasilitas Perseroan. Kebijakan grup Perseroan bertujuan untuk mempertahankan keunggulan operasional melalui
berbagai inisiatif seperti program pelatihan reguler mengenai manajemen keselamatan proses dan program
keselamatan perilaku. Perseroan bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan rekor Perseroan sebagai
perusahaan yang tidak pernah mengalami kecelakaan besar.

CAP juga mematuhi semua peraturan perundang-undangan di Indonesia dan pemerintah daerah Kota Cilegon
yang mengatur penggunaan, penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan-bahan beracun dan
berbahaya. Star Energy telah mendapatkan banyak penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral sebagai pengakuan atas standar kesehatan, keselamatan dan lingkungan di fasilitas panas bumi.



                                                        150
Page 171
Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan prosedur operasi dan proses pengendalian manajemen dengan
terus berfokus pada tata kelola perusahaan, manajemen risiko, keselamatan dan kepatuhan peraturan.

Menarik, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia melalui misi dan visi bersama
di seluruh grup Perseroan

Seiring dengan terus memperluas kekuatan dan operasi petrokimia, Perseroan bermaksud untuk berfokus pada
peningkatan dan penguatan modal manusia yang ada untuk mendukung pertumbuhan tersebut. Perseroan akan
fokus pada menarik bakat yang tepat, serta pada pelatihan dan pengembangan bakat-bakat Perseroan untuk
mempertahankan tenaga teknis dan manajemen kunci Perseroan dan lebih meningkatkan kemampuan teknis dan
manajemen internal Perseroan yang ada. Perseroan juga akan berusaha untuk menyewa insinyur berpengalaman
dan memanfaatkan staf berpengalaman Perseroan untuk melatih tim operasi di proyek baru Perseroan untuk
memastikan bahwa pabrik dan investasi Perseroan beroperasi dengan keandalan dan ketersediaan yang tinggi.

Perseroan akan terus berinvestasi dalam kontinuitas manajemen dengan mengidentifikasi posisi kunci
di perusahaan Perseroan dan mengembangkan karyawan yang Perseroan percaya mampu mengambil peran
kepemimpinan bisnis dan teknis di seluruh kelompok Perseroan. Perseroan akan terus memberikan kesempatan
kepada karyawan yang teridentifikasi untuk berpartisipasi dalam program rotasi dan tugas untuk mendapatkan
perspektif industri yang lebih luas.

Perseroan akan terus menggunakan pendekatan holistik terhadap perekrutan, pengembangan dan memotivasi
karyawan Perseroan, dan menyelaraskan tenaga kerja Perseroan dengan seperangkat nilai-nilai inti untuk
membentuk visi grup Perseroan dan budaya perusahaan di semua Perusahaan Anak Perseroan.

PENJUALAN, PEMASARAN DAN PELANGGAN

Produk CAP dijual sebagai bahan baku utama untuk produksi beraneka ragam produk pelanggan dan industri.
CAP menjual olefins dan produk sampingannya, polyethylene, styrene monomer dan butadiene di pasar dalam
negeri dan luar negeri, dan polypropylene di pasar dalam negeri. Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2016, 2017 dan 2018, 74,3%, 69,1% dan 74,8% dari total pendapatan bersih CAP berasal dari
penjualan dalam negeri dan sisanya berasal dari penjualan ekspor.

CAP menunjuk PT Sarana Kimindo Intiplas ("SKI") dan PT Akino Wahanamulia ("AW") sebagai agen penjualan
CAP untuk beberapa produk CAP yang akan dijual di Indonesia. Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 1
tahun, dan dapat diperpanjang secara tahunan.

Pelanggan utama

Sebagian besar pelanggan CAP berada di Indonesia. CAP menjual produk CAP kepada berbagai macam
pelanggan. Dengan menghasilkan penjualan dari berbagai pelanggan, CAP yakin bahwa ketergantungan CAP
terhadap salah satu pelanggan relatif tidak ada.

Tabel di bawah ini merupakan rincian pendapatan bersih CAP atas sepuluh pelanggan teratas CAP, yang mewakili
45,7% dari total pendapatan bersih CAP selama periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019:

                                             Pendapatan      Kuantitas    Jumlah       Pelanggan
     Pelanggan           Produk                                                                     Lokasi
                                              Bersih (%)       (MT)        (US$)         Sejak
 Pelanggan 1  Polyethylene, polypropylene        7,6          67.192     80.218.403       1995     Indonesia
 Pelanggan 2  Ethylene                           6,5          76.499     68.423.238       1995     Indonesia
 Pelanggan 3  Pygas                              6,0          126.419    63.347.301       2011      Thailand
 Pelanggan 4  Styrene monomer, Raffinate         4,9          49.585     52.137.210       2004     Indonesia
 Pelanggan 5  Butadiene, Raffinate               3,7          62.017     39.316.299       2013     Singapore
 Pelanggan 6  Styrene monomer, Raffinate         3,7          36.637     39.215.390       2018     Indonesia
 Pelanggan 7  Polyethylene, polypropylene        3,7          32.413     38.480.634       2015     Indonesia
 Pelanggan 8  Polyethylene, polypropylene        3,6          31.697     38.280.398       1995     Indonesia
 Pelanggan 9  Ethylene                           3,0          34.576     31.357.167       2010     Singapore
  Pelanggan   Polypropylene, Styrene
                                                 2,9          29.560     30.689.303      2002       Jepang
      10      monomer, Butadiene
  Pendapatan Bersih 10 Pelanggan Teratas        45,7          546.596    481.465.342


8.    Sertifikasi dan Penghargaan

Perseroan senantiasa memastikan bahwa setiap Perusahaan Anak telah memenuhi sertifkasi yang diberlakukan
di masing-masing bidang industri yang dijalani. Uraian seluruh sertifkat yang dimiliki oleh Perusahaan Anak
Perseroan adalah sebagai berikut:




                                                       151
Page 172
                Akreditasi                                              Aplikasi
 SGS Certification Body :
 • ISO 9001:2015 (berlaku hingga 31       Sistem manajemen mutu yang diterima oleh SMI sehubungan dengan
   Juli 2018)                             pembuatan styrene monomer dan toluene oleh SMI.
 • ISO 14001:2015 (berlaku hingga 21      Sistem manajemen lingkungan, yang diterima oleh SMI sehubungan
   November 2019)                         dengan pembuatan styrene monomer dan toluene oleh SMI.
 Buku Daftar SGS
 • ISO 9001:2015 (berlaku hingga 30       Sistem manajemen mutu, yang diterima oleh CAP sehubungan
   Oktober 2019)                          dengan pabrik olefins dan polyolefins CAP.
 • ISO 14001:2015 (berlaku hingga 4       Sistem manajemen mutu, yang diterima oleh CAP sehubungan
   Februari 2020)                         dengan pabrik olefins dan polyolefins CAP.
 Institut Pemeliharaan pabrik Jepang
          :
 • Penghargaan "Keunggulan A" Total       Metodologi perbaikan pabrik, diterima oleh SMI pada bulan Januari
   Produktif Maintena (" TPM ")           2017
 • Sertifikat Produk "Halal" untuk        Di bulan Maret 2018, dewan Fatwa Majelis Ulama Indonesia ("MUI"),
   semua produk plastik (berlaku          Ketua MUI, dan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan,
   hingga 8 Maret 2020).                  dan Kosmetik MUI menyertifikasi semua produk polypropylene CAP.
 Lloyd’s Register Quality Assurance
 :
 • ISO 50001:2011 (berlaku hingga 12      Sistem manajemen energi untuk produksi polypropylene dan
   Desember 2020)                         polyethylene

9.   AMDAL

Bisnis Petrokimia

CAP tunduk pada peraturan perundang-undangan Indonesia dan peraturan daerah kota Cilegon, yang mengatur
penggunaan, penyimpanan, pengangkutan dan pembuangan bahan beracun dan berbahaya, termasuk
pembuangan air limbah dan emisi ke dalam lingkungan dan lainnya yang berkaitan dengan perlindungan
lingkungan hidup. Operasional CAP diawasi oleh beberapa badan pemerintah, seperti Departemen Perindustrian,
Kementerian Negara Bidang Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan, Direktur Jenderal
Perhubungan Laut dari Departemen Perhubungan dan pemerintah daerah Kota Cilegon, yang bertanggung jawab
atas pelaksanaan dan pemantauan peraturan dan kebijakan pengendalian polusi pada industri petrokimia
di Indonesia.

UU No. 32 Tahun 2009 mensyaratkan perusahaan-perusahaan, termasuk perusahaan manufaktur yang kegiatan-
kegiatan usahanya diperkirakan menimbulkan dampak penting yang potensial terhadap lingkungan hidup untuk
menyusun analisa dampak lingkungan hidup, rencana pemantauan lingkungan hidup serta rencana pengelolaan
lingkungan hidup terkait dengan kegiatan-kegiatan operasional tertentu yang dianggap bisa berdampak terhadap
lingkungan hidup. Laporan analisa dampak lingkungan hidup (Andal) harus diserahkan kepada suatu komisi yang
terdiri dari para perwakilan dari berbagai badan pemerintah pusat dan daerah serta lembaga swadaya masyarakat
sebelum membangun suatu fasilitas. Setelah komisi tersebut menyetujui laporan analisa dampak lingkungan hidup
(Andal) yang menjabarkan berbagai standar kepatuhan dan kewajiban-kewajiban lain, perubahan terhadap
laporan analisa dampak lingkungan hidup harus diserahkan kepada sebuah komisi yang serupa terkait dengan
dimulainya kegiatan-kegiatan operasional perusahaan yang dimaksud. Untuk sarana utama seluruh persyaratan
yang dibutuhkan telah dilengkapi Sehubungan dengan dilakukannya debottlenecking fasilitas oleh CAP, CAP akan
melakukan pengajuan persyaratan lingkungan hidup tambahan yang diperlukan. CAP menggunakan kontraktor
pihak ketiga untuk menyusun dokumentasi yang diperlukan guna diserahkan kepada pemerintah pusat dan daerah
serta lembaga swadaya masyarakat.

CAP telah menerima sertifikasi dan penghargaan atas upaya CAP untuk menjamin mutu produk dan proses
produksi ramah lingkungan. CAP memegang sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 dan sertifikat kepatuhan
lingkungan ISO 14001 dari SGS S.A. (dahulu Société Générale de Surveillance), badan audit yang diakui secara
internasional. Sertifikat ISO 9001 dan ISO 14001 CAP masing-masing berlaku hingga Oktober 2019 dan Februari
2020. Untuk PBI, sertifikat ISO 9001 dan ISO 14001 berlaku hingga Juli 2020. Untuk SMI, sertifikat ISO 9001 dan
ISO 14001 berlaku masing-masing hingga Juli 2021 dan November 2019. Selain itu, pada bulan Desember 2017,
CAP memperoleh Sertifikat ISO 50001 dari Lloyd’s Register Quality Assurance, untuk system manajemen energy
berkaitan dengan produksi polypropylene yang berlaku hingga Desember 2020. CAP juga memegang sertifikasi
SMK3, yang berlaku hingga Agustus 2018 dan sertifikasi OHSAS, yang berlaku hingga Februari 2021. CAP
menerima penghargaan Total Productive Maintenance ("TPM") "Kategori A" dari Japan Institute of Plant
Maintenance di bulan Januari 2018 untuk polymer dan Penghargaan Industri Hijau "Tingkat 5" dari Menteri
Perindustrian di bulan Desember 2018. Selain itu, SMI juga menerima penghargaan Total Productive Maintenance
("TPM") "Kategori A" dari Japan Institute of Plant Maintenance di bulan Januari 2017, Penghargaan Industri Hijau
"Tingkat 5" dari Menteri Perindustrian di bulan Desember 2018.




                                                      152
Page 173
CAP percaya bahwa operasional CAP sesuai dalam segala hal dengan peraturan perundang-undangan
lingkungan hidup yang saat ini berlaku. CAP tidak memiliki pelanggaran/insiden lingkungan hidup yang
menyebabkan kerusakan dan/atau klaim. Semua perizinan lingkungan CAP sepenuhnya berlaku.

Bisnis Energi Pembangkit Listrik

Star Energy tunduk pada berbagai undang-undang dan peraturan lingkungan dan kesehatan dan keselamatan
yang berkaitan dengan polusi air, udara dan kebisingan, pengelolaan bahan kimia berbahaya dan beracun, bahan
dan limbah serta kondisi tempat kerja dan paparan karyawan terhadap zat berbahaya. Direktorat Jenderal Energi
Baru Terbarukan dan Konservasi Energi juga telah mengeluarkan beberapa keputusan tentang kesehatan dan
keselamatan kerja yang berlaku untuk operasi Star Energy.

Star Energy menyampaikan laporan kepatuhan bulanan dan triwulanan serta hasil pemantauan kepada otoritas
terkait yang sesuai sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk limbah cair dan laporan limbah berbahaya dalam
negeri. Star Energy juga menyerahkan laporan kepatuhan dan pemantauan enam bulanan ke otoritas yang sesuai
sesuai dengan persyaratan AMDAL.

Setelah dikeluarkannya UU No. 32 tahun 2009, semua izin yang berhubungan dengan lingkungan Star Energy
akan diintegrasikan ke dalam satu izin lingkungan ("Izin Lingkungan"), paling lambat, satu tahun setelah tanggal
berlakunya undang-undang lingkungan yang baru. UU No. 32 tahun 2009 menyatakan bahwa setiap bisnis yang
diwajibkan untuk mematuhi persyaratan AMDAL juga harus mendapatkan Izin Lingkungan. Mekanisme dan
prosedur yang berkaitan dengan Izin Lingkungan akan diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Pada tahun
2012, Pemerintah mengeluarkan Peraturan No. 27/2012 yang menyatakan bahwa AMDAL yang disetujui sebelum
berlakunya Peraturan Pemerintah No. 27/2012 akan tetap berlaku dan akan diperlakukan sama dengan Izin
Lingkungan. Karena AMDAL Star Energy disetujui sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah No. 27/2012, Star
Energy tidak perlu mendapatkan Izin Lingkungan untuk operasi Unit 1 dan Unit 2. Saat ini, Star Energy juga telah
memperoleh Izin Lingkungan untuk unit generator turbin panas bumi tambahan pada tahun 2012.

Star Energy telah memperoleh sertifikasi ISO 14001 sehubungan dengan sistem manajemen lingkungannya pada
Januari 2007 dan diperbarui pada Januari 2019 dan untuk kegiatan panas bumi di Wayang Windu, yang berlaku
secara berurutan hingga Januari 2022 dan Maret 2020. Sertifikat ini diaudit secara berkala oleh Lloyds Register,
sebuah badan audit yang terakreditasi. Pada tahun 2008, Star Energy menerima penghargaan emas pertama yang
dikeluarkan untuk pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia untuk wilayah
Wayang Windu, penghargaan tertinggi yang dapat diberikan di bawah Program Penilaian Peringkat Kinerja
Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup
(sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia). Pada tahun 2016, 2017 dan 2018,
Star Energy kembali dianugerahi penghargaan emas untuk wilayah Wayang Windu. Wilayah kerja Salak juga telah
menerima sertifikat PROPER dengan penghargaan hijau untuk 2016, 2017 dan 2018, dan wilayah kerja Darajat
telah dianugerahi sertifikat hijau untuk 2016 dan sertifikat biru untuk 2017 dan 2018.

Star Energy juga telah dianugerahi berbagai pengakuan di setiap tahun oleh Kementerian ESDM untuk keunggulan
dalam keamanan lingkungan. Star Energy menerima antara lain, Penghargaan Subroto pada tahun 2018 dalam
kategori penghargaan Perlindungan Lingkungan Panas Bumi untuk masing-masing wilayah kerja Wayang Windu
dan Salak. Penghargaan ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh ESDM kepada para pemangku
kepentingan yang memainkan peran aktif dalam berkontribusi terhadap efisiensi energi dalam sumber daya
mineral dan sektor energi.

Star Energy juga tunduk pada standar lingkungan internasional, termasuk yang ditetapkan dalam Protokol Kyoto,
perjanjian internasional antara negara-negara, termasuk Indonesia, untuk membatasi emisi gas rumah kaca
sebagai penyebab utama pemanasan global.

Perseroan berkeyakinan bahwa Star Energy mematuhi semua hal material dengan hukum dan peraturan
lingkungan dan kesehatan serta keselamatan yang berlaku.

R. TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY - CSR)

Dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya, Perseroan juga memperhatikan pemenuhan kebutuhan pelanggan
sebagai salah satu bagian integral yang mendukung perkembangan usaha Perseroan. Adalah loyalitas pelanggan
yang mendorong Perseroan untuk dapat melangkah ke arah pertumbuhan yang positif. Oleh karena itu, Perseroan
senantiasa berupaya untuk menjalin hubungan yang baik dengan para pelanggannya. Hal ini diwujudkan melalui
pemantauan terhadap kualitas produk serta penerapan pelayanan yang optimal.

Bisnis Petrokimia

Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan berkelanjutan ("CSR”)
melalui Bakti Barito Foundation, dan program CSR Perseroan telah terintegrasi dalam operasi bisnis Perseroan.
Perseroan mendirikan Bakti Barito pada tahun 2011 dengan misi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat



                                                      153
Page 174
dimana Perseroan melakukan operasi dan melakukan berbagai kegiatan CSR yang berfokus pada pendidikan,
kesehatan masyarakat, solidaritas sosial, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi dan tanggung jawab lingkungan.
Perseroan mendukung melanjutkan pengembangan pendidikan dan pemberian beasiswa kepada siswa
berprestasi dan memberikan bantuan kepada Yayasan Konseling Anak Penyandang Cacat secara teratur. Pada
tahun 2017, Perseroan mendukung Penghargaan Anti Korupsi Bung Hatta 2017, yang ingin terus Perseroan
lakukan.

Perseroan telah mengalokasikan dana sebesar US$ 473,70 juta untuk program CSR Perseroan untuk periode
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2019.

Bakti Barito, melalui program filantropi, melengkapi program CSR Perseroan yang dilakukan oleh Perusahaan
Anak Perseroan. Sebagai contoh, Perusahaan Anak Perseroan, CAP, menciptakan material plastik ramah
lingkungan yang mudah terurai dan lebih cepat, dan menjual produk yang sesuai dengan spesifikasi internasional
dan domestik yang ketat. Program tanggung jawab CAP berfokus pada konservasi produksi, energi dan sumber
daya alam yang bersih, inisiatif green-office, mengurangi limbah melalui "reduce, reuse and recycle", peningkatan
penggunaan energi terbarukan dan pendidikan lingkungan. CAP berpartisipasi dalam gerakan penanaman pohon
nasional dengan mendistribusikan pohon ke kelompok masyarakat dan sekolah yang mendekati fasilitas
produksinya sepanjang tahun. Prakarsa pengembangan sosial dan komunitas CAP juga mencakup program
kemitraan ekonomi masyarakat dan program pengembangan masyarakat kita.

Bisnis Energi Pembangkit Listrik

Star Energy percaya pada hubungan antara manajemen yang bertanggung jawab secara sosial dan pertumbuhan
dan perkembangan jangka panjang Perseroan. Star Energy mengambil peran aktif dan terkemuka dalam
pengembangan masyarakat dan berinvestasi dalam kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan memberikan
bantuan kepada masyarakat setempat di mana ia beroperasi. Star Energy mendukung pengembangan pendidikan
berkelanjutan dan memberikan beasiswa tahunan kepada siswa sekolah dasar, menengah dan tinggi setempat.
Star Energy telah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai pengakuan atas beasiswa ini, yang
merupakan bagian penting dari program tanggung jawab sosial perusahaan Perseroan.

Star Energy melakukan diskusi dengan tokoh masyarakat tentang ruang lingkup dan fokus program CSR-nya
secara berkala untuk memastikan bahwa ia terus memberikan kontribusi yang efektif kepada masyarakat.
Sementara program CSR Star Energy berubah dari tahun ke tahun, Star Energy akan mempertahankan program-
program utama di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan perlindungan lingkungan.

Sehubungan dengan pendidikan, Star Energy menyediakan beasiswa, membangun sekolah dan memberikan
pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Sehubungan dengan pemberdayaan ekonomi, Star Energy
menyediakan skema keuangan mikro, seperti perkebunan kopi dan ekowisata, untuk meningkatkan ekonomi lokal.
Sehubungan dengan perlindungan lingkungan, Star Energy bekerja erat dengan PTPN VIII dan departemen
kehutanan setempat sehubungan dengan upaya reboisasi di daerah-daerah tertentu di sekitar fasilitas pembangkit
listrik. Selain itu, Star Energy memberikan dukungan darurat pada saat dibutuhkan yang disebabkan oleh banjir,
gempa bumi, dan tanah longsor. Star Energy memastikan bahwa penduduk lokal dipekerjakan oleh kontraktor
yang melakukan pekerjaan untuknya. Pada tanggal 30 Juni 2019, 135 karyawannya dipekerjakan secara lokal dari
wilayah Jawa Barat. Star Energy telah menanggapi permintaan oleh perwakilan komunitas lokal untuk peningkatan
lapangan kerja komunitas lokal, dan jumlah karyawan lokal saat ini menggambarkan komitmen berkelanjutan ini.
Star Energy berkomitmen untuk memelihara dan mengembangkan hubungan positifnya dengan masyarakat
setempat di mana Operasi Panas Bumi Star Energy berada dan untuk mengadakan diskusi dengan mereka secara
rutin sehubungan dengan permintaan mereka untuk pekerjaan.




                                                      154
Page 175
IX.        PERPAJAKAN

Pajak penghasilan atas bunga obligasi yang diterima atau diperoleh pemegang obligasi diperhitungkan dan
diperlakukan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.100 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah No.16 Tahun 2009 Tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi, penghasilan
yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak berupa bunga dan/atau diskonto obligasi dikenakan pemotongan
pajak penghasilan yang bersifat final yaitu:

i)     atas bunga obligasi dengan kupon (interest bearing debt securities) sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam
       negeri dan bentuk usaha tetap (BUT), dan 20% atau tarif sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak
       Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena
       pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan (holding period) obligasi.

ii)    atas diskonto dari obligasi dengan kupon sebesar 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap
       (BUT), dan 20% atau tarif sesuai ketentuan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku
       bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih
       harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi dan tidak termasuk bunga berjalan (accrued
       interest).

iii) atas diskonto dari obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) atau non interest bearing debt securities sebesar
     15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) dan 20% atau tarif sesuai ketentuan
     Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku bagi Wajib Pajak luar negeri, selain bentuk
     usaha tetap. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga
     perolehan obligasi.

iv) atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang
    terdaftar pada OJK sebesar 5% untuk tahun 2014 - 2020 dan 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau
diperoleh Wajib Pajak:

-      Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
-      Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
       persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang
       Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36
       Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak
       Penghasilan.

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final ini dilakukan oleh:

-      Penerbit obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga, dan/atau diskontoyang
       diterima pemegang obligasi dengan kupon pada saat jatuh tempo bunga obligasi, dan diskonto yang diterima
       pemegang obligasi tanpa bunga pada saat jatuh tempo obligasi;

-      Perusahaan efek, dealer, atau bank, selaku pedagang perantara, atas bunga dan/atau diskonto yang diterima
       atau diperoleh penjual obligasi pada saat transaksi; dan/atau

-      Perusahaan efek, dealer, bank, dana pensiun, dan reksadana, selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui
       perantara, atas bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh penjual obligasi pada saat
       transaksi.

     CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI
     DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL
     DARI PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN ATAS
     OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI.

Perpajakan Perseroan

Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan
peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan telah menyampaikan SPT tahun pajak 2018 dan 2017 masing-
masing pada tanggal 30 April 2019 dan 30 April 2018.




                                                         155
Page 176
X.       PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi
Berkelanjutan I Barito Pacific Tahp I Tahun 2019 No.16 tanggal 10 Oktober 2019 sebagaimana diubah dengan
Akta Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Efek Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun
2019 No.3 tanggal 3 Desember 2019, yang seluruhnya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta,
para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dibawah ini,
untuk dan atas nama Perseroan, menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat dengan jumlah sebesar
Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan
mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran pada tanggal
penutupan Masa Penawaran sebesar bagian penjaminannya masing-masing.

Perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian
yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada
lagi perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan perjanjian ini.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan emisi dalam Penawaran Umum Obligasi
ini adalah sebagai berikut:

                                              Porsi Penjaminan (Rp Miliar)   Jumlah Penjaminan   Persentase
 No.     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                                                 Seri A         Seri B           (Rp Miliar)         (%)
  1.    PT BNI Sekuritas                          237            206                443             59,07
  2.    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk       242             65                307             40,93
       Total Penjaminan Emisi Obligasi            479            271                750            100,00

Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan
Efek Dalam Penawaran Umum, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No.Kep-691/BL/2011 tanggal
30 Desember 2011.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki Afiliasi atau
terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam
UUPM.

Metode penentuan Harga Obligasi

Tingkat bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo masing-masing
Seri Obligasi, dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).




                                                      156
Page 177
XI.     LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan ini adalah
sebagai berikut:

Akuntan Publik      :   Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
                        (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., yang merupakan anggota dari Deloitte Asia
                        Pacific Limited dan Deloitte Network)

                        The Plaza Office Tower, Lantai 32
                        Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30
                        Jakarta 10350
                        Indonesia

                        No. STTD                 :   STTD.AP – 164 /PM.22/2018 atas nama Alvin Ismanto
                        Surat Penunjukkan        :   066/09/19/GA/AI tanggal 25 September 2019
                        Keanggotaan              :   Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No. 0556
                        Asosiasi
                        Pedoman Kerja            :   Standar Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh IAPI
                                                     dan      Peraturan        Otoritas    Jasa      Keuangan
                                                     No. 13/POJK.03/2017 tentang penggunaan Jasa Publik
                                                     dan Kantor Akuntan Publik dalam kegiatan Jasa Keuangan
                        Tugas Pokok              :   Melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang
                                                     ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”).
                                                     Standar tersebut mengharuskan akuntan publik untuk
                                                     mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan
                                                     melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan
                                                     memadai tentang apakah laporan keuangan tersebut
                                                     bebas dari kesalahan penyajian material. Suatu audit
                                                     melibatkan pelaksanaan prosedur untuk memperoleh bukti
                                                     audit tentang angka-angka dan pengungkapan dalam
                                                     laporan keuangan. Audit juga mencakup pengevaluasian
                                                     atas ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan dan
                                                     kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh
                                                     manajemen, serta pengevaluasian atas penyajian laporan
                                                     keuangan secara keseluruhan.

Konsultan Hukum     :   Assegaf Hamzah & Partners

                        Capital Place, Level 36-38
                        Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 18
                        Jakarta 12710

                        No. STTD                 :   STTD.KH-130/PM.2/2018 atas nama Ahmad Fikri Assegaf
                        Surat Penunjukkan        :   1378/02/17/08/19 tanggal 14 Agustus 2019
                        Keanggotaan              :   Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”)
                        Asosiasi                     No. 200101
                        Pedoman Kerja            :   Standar Profesi Konsultan Himpunan Hukum Pasar Modal
                                                     Lampiran dari Keputusan Himpunan Konsultan Hukum
                                                     Pasar Modal No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal
                                                     8 Agustus 2018
                        Tugas Pokok              :   Melakukan pemeriksaan dari segi hukum secara
                                                     independen, sesuai dengan norma atau Standar Profesi
                                                     dan kode etik konsultan hukum dan memberikan laporan
                                                     pemeriksaan dari segi hukum atas fakta yang ada
                                                     mengenai Perseroan yang disampaikan oleh Perseroan
                                                     kepada Konsultan Hukum. Hasil pemeriksaan Konsultan
                                                     Hukum tersebut telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas dari
                                                     Segi Hukum yang merupakan penjelasan atas Perseroan
                                                     dan menjadi dasar dan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                                     Pendapat Hukum yang diberikan secara obyektif dan
                                                     mandiri.




                                                     157
Page 178
 Notaris            :   Notaris Dedy Syamri, S.H.

                        Gedung Palma One, Lantai 11, Ruang #1106
                        Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-2 No. 4
                        Jakarta 12950
                        Indonesia

                        No. STTD                 :   STTD.N-9/PM.22/2018 tanggal 12 Maret 2018 atas nama
                                                     Dedy Syamri, S.H.
                        Surat Penunjukkan        :   059/BP/BOD/X/2019 tanggal 8 Oktober 2019
                        Keanggotaan              :   Ikatan Notaris Indonesia No. 0189419710312
                        Asosiasi
                        Pedoman Kerja            :   Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan
                                                     Notaris dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia
                        Tugas Pokok              :   Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum
                                                     Berkelanjutan dan Penawaran Umum Obligasi, antara lain
                                                     Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan, Perjanjian
                                                     Perwaliamanatan,      Pengakuan       Utang,   Perjanjian
                                                     Penjaminan Emisi Obligasi, dan Perjanjian Agen
                                                     Pembayaran.

 Wali Amanat        :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

                        Institutional Banking Division
                        Menara Bank BTN Lantai 18
                        Jl. Gajah Mada No. 1
                        Jakarta 10130

                        No. STTD                 :   10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996
                        Surat Penunjukkan        :   049/BP/BOD/IX/2019 tanggal 19 September 2019
                        Pedoman Kerja            :   Perjanjian Perwaliamanatan, UUPM dan Pedoman
                                                     Operasional Wali Amanat.
                        Tugas Pokok              :   Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam
                                                     maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak
                                                     pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi,
                                                     dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang
                                                     tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta
                                                     peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum ini menyatakan tidak
memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi pada UUPM.

Sesuai ketentuan dalam Peraturan No.VI.C.3, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. selaku Wali Amanat,
menyatakan bahwa selama menjadi Wali Amanat, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk:
1. Tidak mempunyai hubungan Kredit dengan PT Barito Pacific Tbk selaku Emiten. Selama masa Penawaran
   Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019, Wali Amanat tidak akan
   memiliki hubungan Kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima perseratus) dari
   jumlah Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019;
2. Tidak merangkap sebagai penanggung dan pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Barito
   Pacific Tahap I Tahun 2019.




                                                         158
Page 179
XII.     KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Bank BTN”) telah ditunjuk
oleh Perseroan sebagai Wali Amanat dalam Penawaran Umum Obligasi ini. Dengan demikian, Bank BTN akan
bertindak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak
untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum ini sesuai dengan ketentuan UUPM.

Berdasarkan:
Ͳ Surat pernyataan No. 562/IBD/CM/X/2019 tanggal 07 Oktober 2019, Wali Amanat menyatakan selama menjadi
   Wali Amanat:
   1) Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
         No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan, melalui
         hubungan kepemilikan dan/atau penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia;
   2) Tidak mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor VI.C.3
         yaitu dalam jumlah lebih dari 25% (dua puluh lima perseratus) dari jumlah Obligasi I Barito Pacific Tahap
         I Tahun 2019;
   3) Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
         selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali
         Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang Obligasi Berkelanjutan I
         Barito Pacific Tahap I Tahun 2019;
   4) Tidak merangkap sebagai penanggung dan pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I
         Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor VI.C.3 tanggal 1 Agustus
         2008.
Ͳ Surat pernyataan No. 561/IBD/CM/X/2019 tanggal 07 Oktober 2019 Wali Amanat menyatakan telah melakukan
   uji tuntas terhadap Perseroan atas rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun
   2019, sebagaimana diatur dalam Peraturan No. VI.C.4.

1.   Riwayat Singkat

Bank BTN pertama kali didirikan dengan nama Postpaarbank sebagaimana diumumkan dalam Staatsblad van
Nederlandsch-Indie No. 653 Tahun 1934 yang kemudian berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan
Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 jo Undang-undang No. 36 Tahun 1953. Bank Tabungan Pos kemudian
menjadi Bank Tabungan Negara berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1964 juncto Undang-Undang No.20
Tahun 1968 tentang Bank Tabungan Negara.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.24 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Bank Tabungan Negara disesuaikan
bentuk hukumnya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.9
Tahun 1969 dan Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 1969 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah No.24 Tahun 1972. Dengan disesuaikannya bentuk hukum Bank Tabungan Negara menjadi
Perusahaan Perseroan (Persero) sebagaimana dimaksud di atas, berdasarkan Undang-Undang No.7 Tahun 1992
tentang Perbankan, Bank Tabungan Negara dinyatakan bubar pada saat pendirian Perusahaan Perseroan
(Persero) tersebut dengan ketentuan bahwa segala hak dan kewajiban, kekayaan serta pegawai dari Bank
Tabungan Negara yang ada pada saat pembubarannya beralih kepada Perusahaan Perseroan (Persero) yang
bersangkutan.

Bank BTN memperoleh ijin untuk beroperasi sebagai bank umum berdasarkan Surat Bank Indonesia
No. 22/9/Dir/UPG tanggal 29 April 1989, dan ijin sebagai bank devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank
Indonesia No. 27/55/KEP/DIR tanggal 23 September 1994.

Anggaran Dasar Bank BTN yang termuat dalam Akta Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan, antara
lain berdasarkan Akta No. 90 tanggal 21 Juni 2017 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta
sebagaimana pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima oleh Menkumham No. AHU-AH.01.03-
0154452 tanggal 20 Juli 2017 dan telah mendapat persetujuan perubahan anggaran dasar melalui Keputusan
Menkumham No. AHU-0014846.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 20 Juli 2017, yang berisikan mengenai
penyusunan kembali seluruh ketentuan dalam anggaran dasar sehubungan program Kementerian BUMN untuk
melakukan standarisasi anggaran dasar BUMN terbuka yang kemudian dilakukan perubahan terakhir berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum pemegang Saham tahunan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No.66 tanggal 23 Maret 2018 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH, Notaris di Jakarta sebagaimana
pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum No. AHU-AH.01.03-0158481 tanggal 21 April
2018. Adapun anggaran dasar Bank BTN terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan
Akta Pernyataan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 97
tanggal 27 November 2019 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., MKn, Notaris
di Jakarta.




                                                       159
Page 180
2.   Permodalan

Berdasarkan Surat Keterangan Daftar Pemegang Saham BTN yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek No. DE/XII/2019-8749 tanggal 3 Desember 2019 perihal Laporan Bulanan adalah sebagai
berikut:

                                                                      Nilai Nominal Rp500,- per saham
                  Keterangan                                                Jumlah Nilai Nominal Persentase kepemilikan
                                                    Jumlah lembar saham
                                                                                 (Rp juta )               (%)

 Modal Dasar
  Saham Seri A Dwiwarna                                                   1                             -                 0%
  Saham Biasa atas nama Seri B                               20.478.431.999                    10.239.216            100,00%

                                                             20.478.432.000                    10.239.216            100,00%
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
   Saham Seri A Dwiwarna
       Pemerintah                                                            1                             -          0,00%
   Saham Seri B
       Pemerintah                                             6.353.999.999                     3.177.000             60,00%
       Hirwandi Gafar (Direktur)                                     56.000                            28              0,00%
       Nixon L.P Napitupulu (Direktur)                              236.600                           118              0,00%
       Yossi Istanto (Direktur)                                      70.200                            35              0,00%
       Elisabeth Novie Riswanti (Direktur)                           25.000                            13              0,00%
       Andi Nirwoto (Direktur)                                       70.200                            35              0,00%
       Masyarakat (<5%)                                       4.236.000.000                     2.118.000             40,00%
 Total                                                       10.590.000.000                     5.295.000            100,00%

3.   Pengurus dan Pengawasan

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir sebagaimana dimuat dalam Akta No: 97 tanggal 27 November
2019 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, SH., MLI., MKn , Notaris di Jakarta adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama                                                   :    Chandra Hamzah*)
Komisaris                                                         :    Heru Budi Hartono*)
Komisaris                                                         :    Eko Djoeli Heripoerwanto*)
Komisaris                                                         :    Andin Hadiyanto*)
Komisaris Independen                                              :    Armand B Arief*)
Komisaris Independen                                              :    Ahdi Jumhari Luddin*)

Direksi:

Direktur Utama                                                    :    Pahala Nugraha Mansury*)
Direktur Consumer and Commercial Lending                          :    Hirwandi Gafar*)
Direktur Human Capital, Legal and Compliance                      :    Yossi Istanto
Direktur Remedial and Wholesale Risk                              :    Elisabeth Novie Riswanti*)
Direktur Finance, Planning and Treasury                           :    Nixon Lambok Pahotan Napitupulu
Direktur Distribution and Retail Funding                          :    Jasmin*)
Direktur Operation, IT and Digital Banking                        :    Andi Nirwoto
Direktur Enterprise Risk Management, Big Data                     :    Setiyo Wibowo*)
and Analytics
*) Berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkenaan dengan fit & proper test.

4.   Kegiatan Usaha

Bank BTN selaku Bank Umum menjalankan usaha di bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya dengan visi
“Terdepan dan terpercaya dalam memfasilitasi sektor perumahan dan jasa layanan keuangan keluarga”, dan misi
antara lain berperan aktif dalam mendukung sektor perumahan, memberikan layanan unggul dalam pembiayaan
sektor perumahan dan kebutuhan keuangan keluarga, meningkatkan keunggulan kompetitif melalui inovasi
pengembangan produk, jasa, dan jaringan strategis berbasis digital.

Pada tahun 1974 Bank BTN ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan Kredit
Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan program Pemerintah yang menggalakkan program perumahan untuk
rakyat. Saat ini Bank BTN mengemban tugas dari Pemerintah sebagai Bank yang melaksanakan Program Sejuta
Rumah dalam rangka membantu seluruh masyarakat mendapatkan rumah



                                                                      160
Page 181
Bank BTN mencatatkan saham perdana pada 17 Desember 2009 di Bursa Efek Indonesia, dan menjadi bank
pertama di Indonesia yang melakukan Sekuritisasi Aset KPR melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi
Kolektif-Efek Beragun Aset (KIK-EBA).

Bank BTN melalui penerapan berbagai kebijakan strategis berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori The
Best Good Corporate Governance dalam ajang Anugerah BUMN 2018. Bank BTN menjalankan one stop Solutions
di sektor perumahan dengan tujuan memberikan hasil terbaik kepada pemangku kepentingan dan senantiasa
konsisten dalam menjalankan fokusnya sebagai pemimpin pembiayaan perumahan. Sejalan dengan komitmen
Bank BTN untuk memperkokoh dominasi bisnis di sektor perumahan, didukung organisasi yang solid dan sumber
daya manusia yang memiliki kapasitas dan kompetensi tinggi, Bank BTN telah menapaki fase transformasi digital
banking untuk mengembangkan potensi pasar yang ada serta mampu beradaptasi dengan cepat dalam
menghadapi persaingan industri perbankan yang semakin dinamis.

Bank BTN telah mengembangkan berbagai produk dan menambah layanan digital berbasis digital banking seperti
yang telah lama berjalan Cash Management BTN dan pembukaan Smart Branch Bank BTN yang dilengkapi
beragam layanan untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah yang berbasis digital. Bank BTN sebagai pemeran
utama dalam program sejuta rumah konsisten melakukan pengembangan Digital Housing Ecosystem, layanan
Direct Digital Bank dan memperkuat kapabilitas organisasi serta memperkokoh pilar-pilar enabler untuk
pertumbuhan bisnis yang efisien. Melangkah ke depan Bank BTN menapaki fase transformasi Global-Playership
yang mampu membawa produk dan layanan Bank BTN beroperasi sesuai standar layanan internasional dan kelas
dunia.

Tiga produk utama Bank BTN, yakni consumer banking, commercial banking dan perbankan Syariah. Untuk
nasabah dari setiap jenis layanan perbankan ini, Bank BTN menyediakan pinjaman, pendanaan, dan layanan jasa
yang ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan berbagai kelompok nasabah tersebut.

Layanan consumer banking Bank BTN ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat yaitu produk kredit perumahan
(KPR), apartemen (KPA), dan kredit lainnya. Consumer banking juga menyalurkan layanan kredit dan perbankan
jenis lainnya kepada nasabah, seperti kredit multiguna dengan rumah sebagai jaminan dan kredit tanpa agunan.
Bank BTN juga menawarkan produk pendanaan seperti giro, tabungan, dan deposito berjangka.

Layanan commercial banking Bank BTN termasuk kredit konstruksi, kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit
komersial lainnya, serta kredit usaha kecil dan menengah (UKM). Bank BTN juga menawarkan produk pendanaan
seperti giro dan deposito berjangka.

Grup Perbankan Syariah Bank BTN menawarkan produk jasa, pembiayaan dan pendanaan komersial maupun
konsumer yang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.

Dalam menunjang kegiatan-kegiatan di pasar modal, Bank BTN berperan aktif antara lain sebagai Wali Amanat
dan Agen Pemantau dalam:

-   Obligasi VIII PT PLN (Persero) Tahun 2006;
-   Obligasi Syariah Ijarah PLN I Tahun 2006
-   Obligasi IX PT PLN (Persero) Tahun 2007;
-   Obligasi XI PT PLN (Persero) Tahun 2010;
-   Sukuk Ijarah IV PT PLN (Persero) Tahun 2010;
-   Obligasi XII PT PLN (Persero) Tahun 2010;
-   Sukuk Ijarah V PT PLN (Persero) Tahun 2010;
-   Obligasi II Telkom Tahun 2010;
-   Obligasi Berkelanjutan I PLN Tahap I Tahun 2013;
-   Sukuk Berkelanjutan I PLN Tahap I Tahun 2013;
-   Obligasi Berkelanjutan I PLN Tahap II Tahun 2013;
-   Sukuk Berkelanjutan I PLN Tahap II Tahun 2013;
-   Obligasi Berkelanjutan I Garuda Indonesia Tahap I Tahun 2013;
-   Medium Term Notes BFI Finance Indonesia III Tahun 2015;
-   Obligasi Berkelanjutan II BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2016;
-   Obligasi I Pelindo 1 Gerbang Nusantara Tahun 2016;
-   Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2016;
-   Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2016;
-   Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016;
-   Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2017;
-   Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap II Tahun 2017;
-   Obligasi Berkelanjutan I Semen Indonesia Tahap I Tahun 2017;
-   Obligasi I Bank Mandiri Taspen Pos Tahun 2017;
-   Medium Term Notes Karunia Multifinance I Tahun 2017;
-   Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap I Tahun 2017;
-   Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap I Tahun 2017;



                                                     161
Page 182
-    Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2017;
-    Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017;
-    Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017;
-    Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2017 ;
-    Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018;
-    Medium Term Notes I Trimegah Sekuritas Indonesia Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap I Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap III Tahun 2018;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap III Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap I Tahun 2018;
-    Obligasi I Pelabuhan Indonesia IV Tahun 2018;
-    Medium Term Notes I Telkom Tahun 2018;
-    Medium Term Notes Syariah Ijarah I Telkom Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2018;
-    Medium Term Notes Syariah Ijarah Posindo 01 Tahun 2018;
-    Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019;
-    Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap II Tahun 2019;
-    Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2019;
-    Obligasi Berkelanjutan I Semen Indonesia Tahap II Tahun 2019;
-    Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap IV Tahun 2019;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap IV Tahun 2019;
-    Medium Term Notes I Kimia Farma Tahun 2019;
-    Medium Term Notes Syariah Mudharabah I Kimia Farma Tahun 2019;
-    Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap V Tahun 2019;
-    Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap V Tahun 2019; dan
-    Medium Term Notes 2 Posindo Tahun 2019.

5.   Kantor Cabang
Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya, jaringan operasional Bank BTN terus meluas, sehingga
sampai dengan tanggal 30 Juni 2019 Bank BTN telah memiliki 1 Kantor Pusat, 6 Kantor Wilayah, 76 Kantor
Cabang, 314 Kantor Cabang Pembantu, 3 Kantor Layanan Setara KCP, 463 Kantor Kas, 2.948 Kantor Layanan
Setara Kantor Kas, 3.013 SOPP (System On-line Payment Point/Kantor Pos Online), 24 Kantor Cabang Syariah,
50 Kantor Cabang Pembantu Syariah, 7 Kantor Kas Syariah, 43 Outlet Prioritas, 23 Mobil Kas Keliling, 2.126 ATM
di seluruh Indonesia, serta menyediakan akses jaringan lebih dari 80.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM
Alto, ATM MEPS dan ATM Prima.
6.   Tugas Pokok Wali Amanat
Sesuai dengan Peraturan No. VI.C.4 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam akta Perjanjian Perwaliamanatan,
tugas pokok Wali Amanat antara lain adalah:
a.   mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
     Perjanjian Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
b.   mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam huruf
     a sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut mulai
     berlaku efektif pada saat Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
c.   melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya
     yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan;
d.   memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas
     perwaliamanatan kepada OJK.
7.   Penggantian Wali Amanat
Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Wali Amanat dapat mengajukan permohonan berhenti dari
kedudukannya sebagai Wali Amanat secara tertulis kepada Perseroan dengan menyebutkan alasannya secara
tertulis. Atas hal pengunduran diri tersebut Perseroan wajib menyelenggarakan RUPO untuk melaporkan kepada
Pemegang Obligasi, menunjuk Wali Amanat pengganti dan wajib menyelenggarakan RUPO untuk melaporkan
kepada Pemegang Obligasi mengenai rencana pengunduran diri Wali Amanat dan mengajukan penunjukan wali
amanat pengganti yang harus siap memangku jabatannya pada saat efektifnya pengunduran diri Wali Amanat
yang bersangkutan. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab antara lain sebagai berikut:


                                                     162
Page 183
 a. Ijin usaha bank umum sebagai Wali Amanat dicabut.
 b. Pencabutan atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal.
 c. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan hukum
    tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-
    undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
 d. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan hukum
    tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang.
 e. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya, berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
    keputusan RUPO dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.
 f. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan
    di bidang Pasar Modal.
 g. Atas permintaan para pemegang Obligasi melalui RUPO;
 h. Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat
 i. Timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor VI.C.3; atau
 j. Atas permintaan Wali Amanat, salah satunya karena alasan tidak dibayarkannya imbalan jasa Wali Amanat
    setelah Wali Amanat mengajukan permintaan pembayaran secara tertulis kepada Perseroan, sebanyak tiga
    kali berturut-turut.

8.    Laporan Keuangan

Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Bank BTN 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2019 yang tidak diaudit serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan
2017 yang telah diaudit.

Laporan keuangan Bank BTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (member of Ernst & Young Global) yang juga
disajikan dalam Informasi Tambahan ini berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia (IAPI) dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.

Laporan Posisi Keuangan – Konsolidasi

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                             30 Juni                           31 Desember
 Keterangan
                                              2019                    2018                    2017
 ASET
  Kas                                              1.139.726              1.243.615                1.027.554
  Giro pada Bank Indonesia                        15.246.701             15.417.862               12.554.585
  Giro pada bank lain – neto                       3.303.072              1.587.051                  556.301
   Penempatan pada Bank Indonesia
    dan bank lain – neto                          11.962.187             26.464.760               24.697.503
  Efek-efek- neto                                  7.662.152              5.848.485                7.706.031
  Obligasi Pemerintah                              9.178.621              9.393.138                8.183.973
  Tagihan swap suku bunga – neto                           -                      -                        -
  Kredit yang diberikan – neto                   247.888.859            212.938.402              178.978.222
  Pembiayaan/piutang syariah – neto               23.165.791             21.521.140               17.656.372
  Tagihan Akseptasi                                  357.457                528.148                    8.081
  Aset pajak tangguhan – neto                        389.574                260.251                  174.555
  Aset tetap – neto                                5.004.432              5.017.694                4.837.319
  Bunga yang masih akan diterima                   3.357.990              2.959.502                2.296.440
  Aset lain-lain                                   6.984.121              3.255.979                2.688.331
  Total Aset                                     312.474.892            306.436.194              261.365.267

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
   Liabilitas segera                               4.846.883              2.301.930                2.813.874
   Simpanan dari nasabah                         198.925.836            211.034.488              177.091.421
   Simpanan dari Bank Lain                        11.191.504              2.992.579                5.063.433
   Efek-efek yang dijual dengan janji
   dibeli kembali                                      935.000               935.000                1.385.000
   Surat-surat berharga yang
   diterbitkan – neto                             22.038.466             20.644.760               20.480.459
   Pinjaman yang diterima                         18.491.508             15.499.493                7.991.053
   Bunga yang masih harus dibayar                    587.687                630.134                  492.361
   Liabilitas Pajak Tangguhan Neto                         -                      -                        -
   Estimasi kerugian komitmen dan
   kontinjensi                                             -                      -                        -
   Liabilitas lain-lain                            7.651.911              6.217.814                5.612.462
   Pinjaman Subordinasi                            2.999.519              2.999.519                2.999.319
   Total Liabilitas                              268.025.862            263.784.017              223.937.463

     Simpanan Nasabah                             19.778.142             18.794.497               15.382.372




                                                       163
Page 184
                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                    30 Juni                             31 Desember
 Keterangan
                                                     2019                      2018                    2017
     Simpanan dari Bank Lain                                  9.267                   17.232                   381.998
     Total Dana Syirkah Temporer                         19.788.142               18.811.729                15.764.370

 EKUITAS
   Modal ditempatkan dan disetor
                                                           5.295.000                  5.295.000                  5.295.000
 penuh
   Tambahan modal disetor                                  2.054.454                  2.054.454                  2.054.454
   Opsi Saham                                                                                 -                          -
    Keuntungan (kerugian) yang belum
     direalisasi atas efek-efek dan
     Obligasi Pemerintah yang tersedia
     untuk dijual – neto                                      25.001                  (107.430)                    (21.742)
    Kerugian pengukuran kembali                            (139.625)                    (82.886)                 (143.158)
    Keuntungan Revaluasi Aset Tetap                        2.995.993                  2.966.991                  2.966.991
   Saldo laba telah ditentukan
 penggunaannya
                                                         12.995.993                  10.749.657                  8.327.684
      Saldo laba belum ditentukan
       penggunaannya (defisit)                            1.463.074                2.964.662                    3.184.205
     Total Ekuitas                                       24.660.888               23.840.448                   21.663.434
     Total Liabilitas dan Ekuitas                       312.474.892              306.436.194                  261.365.267


Laporan Laba Rugi – Konsolidasi

                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                                 Periode 6 (enam) bulan yang                  Tahun yang berakhir
 Keterangan                                      berakhir pada tanggal 30 Juni             pada tanggal 31 Desember
                                                    2019               2018                 2018                2017
   Pendapatan bunga dan bagi hasil                  12.783.671         10.669.885           22.851.758          19.271.582
   Beban bunga dan bonus                           (8.157.832)         (5.984.613)        (11.768.816)          (9.930.642)
 Pendapatan bunga dan Bagi Hasil – neto              4.625.839         (4.686.272)          10.089.177            9.340.940
 Pendapatan operasional lainnya                      1.101.127           1.022.606           2.071.594            1.605.931
 Penyisihan kerugian penurunan nilai
   kerugian aset keuangan dan non-aset
   keuangan                                           (482.444)          (417.827)          (1.714.427)          (884.401)
 Pemulihan (beban) estimasi kerugian
   penurunan nilai komitmen dan
   kontinjensi                                                -                  -                    -                  -
 Beban operasional lainnya                          (3.530.615)        (3.485.797)          (6.852.544)        (6.170.567)
 Laba Operasional                                     1.713.917          1.804.254            3.593.800          3.891.903
 Pendapatan (beban) bukan operasional –
 neto                                                  (18.911)             9.401               16.475             (30.348)
 Laba sebelum manfaat pajak                          1.694.996          1.813.655            3.610.275           3.861.555
 Manfaat (beban) pajak
   Kini                                               (388.662)          (389.942)            (802.352)          (834.089)
   Tangguhan
 Laba tahun berjalan                                 1.306.334          1.423.713            2.807.923           3.027.466
 Pendapatan (beban) komprehensif lain                   75.692          (102.608)              (25.416)             29.213
 Laba komprehensif selama tahun
 berjalan                                            1.382.026          1.321.105            2.782.507           3.056.679
 Laba bersih per saham dasar (nilai
 penuh)                                                    123                134                  265                 286

9.    Informasi

Alamat Wali Amanat:
                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
                                                Institutional Banking Division
                                                    Menara BTN Lantai 18
                                    Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130, Indonesia
                                               Tel.: (021) 633-6789; ext. 1847
                                                  Website : www.btn.co.id
                                               e-mail : trustee.btn@gmail.com

Untuk Perhatian : Capital Market Department




                                                              164
Page 185
XIII.     TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.   Pemesan Yang Berhak

     Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
     tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
     berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Prospektus.
     Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
     (FPPO) yang dicetak untuk keperluan ini dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh
     Pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut
     di atas tidak dilayani.

3.   Jumlah Minimum Pemesanan

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
     yaitu Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran Umum Obligasi

     Masa Penawaran Umum akan dimulai pada tanggal 16 Desember 2019 dan ditutup pada tanggal
     16 Desember 2019 pukul 16.00 WIB.

5.   Pendaftaran Obligasi Ke Dalam Penitipan Kolektif

     Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI
     berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI antara Perseroan dengan KSEI (“Perjanjian
     Tentang Pendaftaran Obligasi di KSEI”). Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi
     ini berlaku ketentuan sebagai berikut:

     a.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
          diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
          diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
          Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi;
     b.   KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
          bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
          kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
     c.   Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
          selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;
     d.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
          pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali
          Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Anak Perusahaan dan/atau Perusahaan Afiliasi), serta hak-hak
          lainnya yang melekat pada Obligasi;
     e.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
          Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
          sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan
          Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. Perseroan
          melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan
          Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga
          Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
          Pembayaran Bunga Obligasi;
     f.   Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
          Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan wajib
          memperlihatkan KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat;
     g.   Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
          dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
          dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat
          atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh
          pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
          pelaksanaan RUPO;
     h.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek
          di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.




                                                      165
Page 186
6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

     Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
     Obligasi selama jam kerja (09.00 – 16.00) dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi atau Agen
     Penjualan yang ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi

     Para Penjamin Emisi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
     menyerahkan kembali 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima
     pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan
     merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.

8.   Penjatahan Obligasi

     Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No.IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK
     No.KEP-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam
     Penawaran Umum. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 17 Desember 2019.

     Penjamin Emisi wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari
     Kerja setelah Tanggal Penjatahan.

     Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum ini adalah PT BNI Sekuritas, akan menyampaikan laporan hasil
     pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
     kepada Peraturan Bapepam No.VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan
     Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan Bapepam No.IX.A.7 tentang Pemesanan dan
     Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa
     Penawaran Umum.

9.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

     Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
     pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi yang
     bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi selambat-lambatnya tanggal 18 Desember 2019 (in
     good funds) pada rekening di bawah ini:

                       PT BNI Sekuritas                         PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                       Bank Central Asia
                Cabang: Mega Kuningan Jakarta                          Cabang KH M Mansyur
                   No Rekening: 899-999-8875                          No. Rekening: 1793030707
                Atas Nama: PT BNI Sekuritas                Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

     Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
     dibatalkan jika persyaratan tidak dipenuhi.

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

     Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 19 Desember 2019, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi
     untuk diserahkan kepada KSEI dan memberikan instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada
     Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut
     maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
     KSEI.

     Apabila Perseroan tidak dapat atau terlambat menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan/atau memberi
     instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
     di KSEI maka Perseroan wajib membayar denda kepada Penjamin Emisi Obligasi sebesar 2% (dua persen)
     per bulan untuk setiap hari keterlambatan dari jumlah Obligasi yang tidak dapat didistribusikan kepada
     Pemegang Obligasi yang berhak.

     Segera setelah Obligasi dikreditkan pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin
     Pelaksana Emisi Obligasi memberikan instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi kedalam
     Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan penyetoran yang telah dilakukan oleh Penjamin
     Emisi Obligasi menurut Bagian Penjaminan. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada
     Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi selanjutnya kepada Pemegang
     Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.




                                                     166
Page 187
11. Penundaan Atau Pembatalan Penawaran Umum

   a.   Dalam jangka waktu sejak dimulainya masa Penawaran Umum sampai dengan berakhirnya masa
        Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga)
        bulan sejak dimulainya masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
        mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.2 tentang Tata Cara
        Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, dengan ketentuan:

        1.   Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
             i) Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama
                  3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut;
             ii) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan
                  terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
             iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan
                  yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan
                  No.IX.A.2; dan

        2.   Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
             i) mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam
                  paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional
                  paling lambat satu Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping
                  kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi
                  tersebut dalam media massa lainnya;
             ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran
                  Umum tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana
                  dimaksud dalam poin a);
             iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a) kepada OJK paling
                  lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
             iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang
                  sedang dilakukan, dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan
                  uang pemesanan Efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan
                  penundaan atau pembatalan tersebut.

  b.    Perseroan yang melakukan penundaan dan akan memulai kembali masa Penawaran Umum berlaku
        ketentuan sebagai berikut:

        1)   dalam hal penundaan masa Penawaran Umum disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud
             dalam huruf a butir 1 poin i), maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling
             lambat 8 (delapan) hari kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami
             peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari total penurunan indeks harga saham
             gabungan yang menjadi dasar penundaan;
        2)   dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana
             dimaksud dalam huruf a butir 1 poin i), maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan masa
             Penawaran Umum;
        3)   wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
             tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan masa
             Penawaran Umum (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian
             berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja sebelum
             dimulainya lagi masa Penawaran Umum. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar,
             Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya; dan
        4)   wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 3) kepada OJK paling
             lambat satu hari kerja setelah pengumuman dimaksud.

12. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

   Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya dan jika pesanan Obligasi sudah dibayar
   maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan Efek kepada para pemesan, paling
   lambat 2 (dua) hari kerja sesudah tanggal penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan
   Penawaran Umum.

   Apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi
   dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek dan pengembalian uang
   pemesanan yang telah diterima oleh Perseroan, maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi
   tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
   setelah tanggal tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek.




                                                    167
Page 188
    Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang menyebabkan
    terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda
    sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi yang
    dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan
    pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun
    adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

    Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
    mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan, maka Perseroan dan/atau
    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan
    Obligasi.

    Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
    Penjamin Emisi Obligasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
    menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi. Penjamin
    Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus
    dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban
    yang menjadi tanggung jawab Perseroan.

    Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama
    pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
    langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi yang relevan, dengan
    menunjukkan atau menyerahkan bukti tanda terima pemesanan dan bukti tanda jati diri.

13. Lain-Lain

    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
    secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                    168
Page 189
XIV.    PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS                           DAN     FORMULIR          PEMESANAN
        PEMBELIAN OBLIGASI

Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor para Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi di bawah ini:

                               PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

                  PT BNI Sekuritas                         PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
        Sudirman Plaza Indofood Tower Lt. 16                     Gedung Artha Graha Lt. 18
            Jl. Jend.Sudirman Kav. 76-78                       Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
                    Jakarta 12910                                      Jakarta 12190
              Telepon: (021) 2554 3946                           Telepon: (021) 2924-9088
              Faksimili: (021) 5793 6942                         Faksimili: (021) 2924-9150




                                                  169
Page 190
Halaman ini sengaja dikosongkan




             170
Page 191
XV.   PENDAPAT DARI SEGI HUKUM





                                 171
Page 192
Halaman ini sengaja dikosongkan




             172
Page 193
No. 2206/03/01/12/19                                                        Jakarta, 4 Desember 2019


PT BARITO PACIFIC TBK. (“PERSEROAN”)
Wisma Barito Pacific Tower B
Jalan Jenderal S. Parman Kav. 62-63
Jakarta, Indonesia

U.p.: Direksi

                       PERIHAL: PENDAPAT DARI SEGI HUKUM ATAS PERSEROAN


Dengan hormat,

Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”), kami, Assegaf Hamzah
& Partners, suatu firma hukum di Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Ahmad Fikri Assegaf, S.H., LL.M.,
selaku Rekan Senior dalam firma hukum tersebut, yang terdaftar sebagai Konsultan Hukum Profesi
Penunjang Pasar Modal pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”),
telah ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Surat Penunjukan No. 1378/02/17/08/19 tanggal 14 Agustus
2019 untuk mempersiapkan Laporan Uji Tuntas (”Laporan Uji Tuntas”), Tambahan Informasi
(“Tambahan Informasi”) dan memberikan Pendapat Dari Segi Hukum sehubungan dengan rencana
Perseroan untuk menerbitkan dan menawarkan obligasi atau surat utang kepada masyarakat melalui
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 dengan
jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 750.000.000.000, dengan rincian (i) obligasi seri A
dengan jumlah pokok sebesar Rp 479.000.000.000 (empat ratus tujuh puluh sembilan miliar Rupiah),
dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,3% (sembilan koma tiga persen) per tahun, dengan jangka waktu
3 tahun sejak tanggal emisi, dan (ii) obligasi seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp 271.000.000.000
(dua ratus tujuh puluh satu miliar Rupiah), dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,5% (sembilan koma
lima persen) per tahun, dengan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi (“PUB Obligasi Berkelanjutan
I Tahap I Tahun 2019”).

Seluruh dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2019 ini, setelah dikurangi dengan komisi-komisi, biaya-biaya dan pengeluaran-pengeluaran yang
dibayarkan sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019, akan dipergunakan
seluruhnya untuk membayar sebagian utang berdasarkan Facility Agreement related to USD
175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 15 November 2018 sebagaimana
diubah dengan Amendment Agreement to Facility Agreement related to USD 175.000.000 and Up to
USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 26 Juli 2019, dengan keterangan sebagai berikut:

Para Pihak                             :   1.    Perseroan sebagai Debitur;
                                           2.    Marigold Resources Pte. Ltd sebagai Penjamin Awal;
                                           (Debitur dan Penjamin Awal dapat disebut sebagai
                                           “Obligor”)
                                           3.    Barclays Bank PLC (“Barclays Bank”);
                                           4.    DBS Bank Ltd.;
                                           (Barclays Bank dan DBS Bank Ltd dapat disebut sebagai
                                           Para Penerima Mandated Lead Arrangers, Underwriters,
                                           dan Bookrunners)
                                           5.    PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) sebagai Agen
                                                 Fasilitas dan Agen Jaminan.




                                                  173
Page 194
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 2


                                          (Barclays Bank PLC, DBS Bank Ltd., dan DBS, masing-
                                          masing disebut sebagai “Kreditur”)

Sifat Hubungan Afiliasi dengan        :   Tidak ada hubungan afiliasi antara Barclays Bank PLC, DBS
Kreditur                                  Bank Ltd dan PT Bank DBS Indonesia dengan Perseroan

Tingkat Suku Bunga                    :   1.   LIBOR + 3,75% per tahun, untuk 12 bulan pertama
                                               setelah tanggal perjanjian
                                          2.   LIBOR + 4,35% per tahun, sejak setelah 12 bulan
                                               sampai dengan 24 bulan setelah tanggal perjanjian
                                          3.   LIBOR + 5% per ahun, sejak setelah 24 bulan setelah
                                               tanggal perjanjian

Jatuh Tempo                           :   15 November 2021

Jumlah Pokok Terutang pada saat       :   USD 200.000.000
Prospektus ini diterbitkan

Jumlah    yang     Akan   Dilunasi    :   Rp738.750.000.000,- atau setara US$ 52.024.647,89
menggunakan Dana Hasil Obligasi*
Saldo Utang Setelah Pembayaran*       :   USD 147.975.353

Penggunaan Dana Fasilitas             :   Untuk pelunasan sebagian fasilitas berdasarkan USD
                                          250.000.000 Facility Agreement tanggal 24 Maret 2017 yang
                                          dibuat antara Perseroan dan Bangkok Bank Public Company
                                          Limited

Prosedur dan Persyaratan Utang        :   Pemberitahuan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja
                                          kepada Agen sehubungan dengan pembayaran dipercepat.
*asumsi kurs 1 USD adalah Rp14.200

Apabila dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 belum dipergunakan seluruhnya,
maka penempatan sementara dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 tersebut
harus dilakukan Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan
keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan seperti tabungan atau deposito berjangka atas nama
Perseroan.

Pendapat Dari Segi Hukum ini disiapkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang pasar modal dan Standar Uji Tuntas dan Standar Pendapat Hukum
yang dikeluarkan oleh Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (”HKHPM”) berdasarkan Keputusan
HKHPM No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018.

Penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini bukan merupakan transaksi
material dan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.E.2, Lampiran Keputusan
Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. Kep-614/BL/2011 tanggal 28
November 2011 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama (“Peraturan No.
IX.E.2”) dan Peraturan No. IX.E.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-412/BL/2009
tanggal 25 November 2009 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu
(“Peraturan No. IX.E.1”).




                                                174
Page 195
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 3


Pada tahun 2018, Perseroan telah melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih
dahulu melalui Penawaran Umum Terbatas II yang telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada
tanggal 22 Mei 2018 (”PUT II”).

Pendapat Dari Segi Hukum ini disiapkan berdasarkan uji tuntas yang kami lakukan atas Perseroan dan
Anak Perusahaan yang dibuat berdasarkan keadaan Perseroan dan Anak Perusahaan terhitung sejak
tanggal PUT II hingga tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan. Pendapat Dari Segi Hukum ini
dibuat berdasarkan data dan informasi yang kami peroleh dari Perseroan sampai dengan tanggal 3
Desember 2019.

Emisi PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini dijamin oleh PT BNI Sekuritas dan PT
Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek yang
mana dituangkan dalam suatu Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Akta
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 16
tanggal 10 Oktober 2019, sebagaimana diubah dengan Addendum I dan Pernyataan Kembali Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 3 tanggal 3
Desember 2019, yang keduanya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta Selatan.
Masing-masing Penjamin Emisi Efek berjanji dan mengikatkan diri dengan kesanggupan penuh (full
commitment) akan menawarkan dan menjual obligasi kepada masyarakat pada pasar perdana dan wajib
membeli sisa obligasi yang tidak habis terjual sesuai dengan bagian penjaminan dari masing-masing
Penjamin Emisi Efek pada tanggal penutupan masa penawaran umum, berdasarkan ketentuan-
ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan perusahaan
pemeringkat efek obligasi.

Sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019, Perseroan telah menunjuk PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Wali Amanat yang ketentuan penunjukannya serta
ketentuan-ketentuan tentang Obligasi lainnya yang dimuat secara lebih rinci dalam suatu Perjanjian
Perwaliamanatan sebagaimana tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 15 tanggal 10 Oktober 2019 sebagaimana diubah
dengan: (i) Addendum I dan Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I
Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 35 tanggal 31 Oktober 2019, dan (ii) Addendum II dan Pernyataan
Kembali Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 1
tanggal 3 Desember 2019, yang ketiganya dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta
Selatan. Perjanjian Perwaliamanatan telah dibuat sesuai dengan ketentuan Peraturan No. VI.C.4,
Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-412/BL/2010 tanggal 6 September 2010 tentang Ketentuan
Umum dan Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang.

Selain perjanjian-perjanjian di atas, Perseroan juga telah menandatangani:

1.    Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahun
      2019 No. 14 tanggal 10 Oktober 2019, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di
      Jakarta;

2.    Akta Perjanjian Agen Pembayaran No. 17 tanggal 10 Oktober 2019, yang dibuat di hadapan Dedy
      Syamri, S.H, Notaris di Jakarta Selatan;

3.    Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”)
      dengan Nomor: SP-094/OBL/KSEI/0919 pada tanggal 10 Oktober 2019 dengan KSEI;

4.    Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek No. SP-00017/BEI.PP1/10-2019 tanggal 29 Oktober
      2019 dengan PT Bursa Efek Indonesia; dan




                                                  175
Page 196
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 4


5.    Akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap I Tahun 2019 No. 2 tanggal
      3 Desember 2019, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H, Notaris di Jakarta.


PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 akan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo
dari masing-masing seri akan diterbitkan atas nama KSEI, untuk diadministrasikan dalam penitipan
kolektif di KSEI.

Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
melalui Surat No. RC-959/PEF-DIR/X/2019 tanggal 10 Oktober 2019 perihal Sertifikat Pemeringkatan
atas Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Periode 9 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020, PUB
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 memiliki peringkat idA. Peringkat atas PUB Obligasi
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 telah memenuhi ketentuan Pasal 5 Peraturan OJK No.
36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”).

Dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan I, Direksi Perseroan telah menyetujui rencana PUB Obligasi
Berkelanjutan I sebagaimana ternyata dalam Keputusan Edaran Sebagai Pengganti Dari Rapat Direksi
No. 045/BP/BOD/IX/2019 tanggal 19 September 2019 dan Direksi Perseroan telah memperoleh
persetujuan Dewan Komisaris Perseroan atas PUB Obligasi Berkelanjutan I sebagaimana ternyata
dalam Keputusan Edaran Sebagai Pengganti Dari Rapat Dewan Komisaris No. 046/BP/BOC/IX/2019
tanggal 20 September 2019.

Dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini, referensi terhadap ”Anak Perusahaan” berarti perusahaan di
mana Perseroan memiliki penyertaan, baik langsung maupun tidak langsung, sejumlah lebih dari 50%
saham perusahaan tersebut dan laporan keuangan perusahaan tersebut dikonsolidasikan ke dalam
laporan keuangan Perseroan serta anak perusahaan tersebut aktif beroperasi.

Pendapat dari Segi Hukum ini menggantikan secara keseluruhan Pendapat dari Segi Hukum yang telah
diberikan sebelumnya kepada OJK sebagaimana tercantum dalam surat kami No. 1767/03/01/10/19
tanggal 11 Oktober 2019, No. 1941/03/01/11/19 tanggal 1 November 2019, dan No. 2088/03/01/11/19
tanggal 19 November 2019.


PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

Setelah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen sebagaimana dirinci lebih lanjut dalam Laporan Uji
Tuntas dan Tambahan Informasi serta berdasarkan asumsi-asumsi dan pembatasan yang diuraikan di
akhir Pendapat Dari Segi Hukum ini dan berdasarkan pengungkapan dalam Laporan Uji Tuntas dan
Tambahan Informasi, dengan ini kami memberikan Pendapat Dari Segi Hukum sebagai berikut:

I.      PERSEROAN

1.      Perseroan berkedudukan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, didirikan dengan nama "PT Bumi
        Raya Pura Mas Kalimantan", berdasarkan Akta Pendirian No. 8 tanggal 4 April 1979, yang dibuat
        di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari
        Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sebagaimana diubah dari waktu ke waktu menjadi
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, selanjutnya disebut sebagai
        “Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. Y.A.5/195/8 tanggal 23
        Juli 1979 dan telah didaftarkan pada buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta tanggal 3
        Agustus 1979 di bawah No. 364, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
        No. 84 tanggal 19 Oktober 1979, Tambahan No. 624 (“Akta Pendirian”). Dengan telah




                                                  176
Page 197
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 5


        diperolehnya pengesahan dari Menkumham, maka status Perseroan sebagai badan hukum telah
        sah.

        Anggaran Dasar yang dimuat dalam Akta Pendirian tersebut telah mengalami beberapa kali
        perubahan dan perubahan terakhir kali dimuat dalam akta-akta sebagai berikut:

        a.      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 72 tanggal 29 Mei 2015 yang dibuat di hadapan
                Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan ke
                Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran
                Dasar No. AHU-AH.01.03-0938778 tanggal 9 Juni 2015 dan telah didaftarkan dalam
                Daftar Perseroan pada Kemenkumham No. AHU-3515523.AH.01.11.Tahun 2015
                tanggal 9 Juni 2015 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
                95 tanggal 27 November 2015, Tambahan No. 711/L (“Akta No. 72/2015”).

                Berdasarkan Akta No. 72/2015, pemegang saham Perseroan menyetujui untuk
                mengubah seluruh anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan OJK
                No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
                Saham Perusahaan Terbuka (”POJK No. 32/2014”) dan Peraturan OJK No.
                33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
                (“POJK No. 33/2014”).

        b.      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 30 Agustus 2018 yang dibuat di
                hadapan Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah
                diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan
                Pemberitahuan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0239725 tanggal 5 September
                2018 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0117222.AH.01.11.Tahun
                2018 tanggal 5 September 2018 (“Akta No. 27/2018”).

                Berdasarkan Akta No. 27/2018, pemegang saham Perseroan menyetujui peningkatan
                modal ditempatkan dan disetor Perseroan hasil PUT II sebesar Rp 1.915.900.655.000
                yaitu melalui pengeluaran 3.831.801.310 saham dengan nilai nominal Rp 500 per
                saham, sehingga total modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari semula
                sebesar Rp 6.979.892.784.000 menjadi Rp 8.895.793.439.000.

        c.      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 21 tanggal 19 Juli 2019 yang dibuat di hadapan
                Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada
                Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Anggaran
                Dasar No. AHU-AH.01.03-0300640 tanggal 19 Juli 2019 dan telah didaftarkan dalam
                Daftar Perseroan No. AHU-0115027.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 19 Juli 2019 (“Akta
                No. 21/2019”).

                Berdasarkan Akta No. 21/2019, pemegang saham Perseroan menyetujui pemecahan
                nilai nominal saham Perseroan (stock split) yang sebelumnya adalah sebesar Rp 500
                per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar saham atau dengan rasio 1:5 (satu
                banding lima).

        Akta No. 27/2018 dan Akta No. 21/2019 telah dibuat sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
        Perseroan dan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
        termasuk namun tidak terbatas pada Peraturan No. IX.J.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
        dan LK No. KEP-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar
        Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik,
        POJK No. 32/2014 dan POJK No. 33/2014, kecuali untuk Akta No. 3/2017, Akta No. 83/2017,
        dan Akta No. 7/2017 yang belum didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sebagaimana diwajibkan




                                                  177
Page 198
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 6


        berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan
        (“UU No. 3/1982”).

        Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
        diancam pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya Rp
        3.000.000,00.

2.      Berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan Perseroan adalah
        berusaha dalam bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan,
        energi terbarukan, dan transportasi.

        Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha
        utama sebagai berikut:

        a.       mendirikan, menjalankan, turut serta dalam pengusahaan, eksploitasi hutan dan hutan
                 tanaman industri dan melakukan pengangkutan kayu, mendirikan, menjalankan dan
                 turut serta dalam industri kayu lapis/plywood, sawmill, industri veneer, industri block
                 board dan particle board, industri medium density fiber board, industri pulp/kertas serta
                 industri membuat bahan perekat untuk industri kayu dan industri lainnya yang berkaitan;

        b.       mendirikan, menjalankan, turut serta dalam usaha perkebunan, penyediaan,
                 pembersihan lahan dan pembibitan serta membangun dan turut serta mendirikan
                 industri pengolahan hasil perkebunan termasuk industri kelapa sawit;

        c.       mendirikan, mengelola dan mengoperasikan, turut serta pada proyek-proyek yang
                 berhubungan dengan pertambangan termasuk tambang minyak dan gas bumi, batubara
                 serta emas. Mengadakan penyelidikan (eksplorasi) untuk             menemukan,
                 mengembangkan, menghasilkan, mendapatkan, membuat, mengurus, menyimpan, dan
                 mengangkut hasil tambang serta menjalankan segala sesuatu yang bertalian dengan
                 hal-hal tersebut di atas;

        d.       mendirikan, mengelola dan mengoperasikan, turut serta pada proyek-proyek yang
                 berhubungan dengan industri petrokimia dan barang-barang dari bahan kimia.
                 Menjalankan berbagai usaha industri petrokimia serta memasarkan dan menjual hasil
                 industri tersebut di atas di dalam negeri dan ekspor;

        e.       menjalankan dan turut serta dalam usaha di bidang properti termasuk pembangunan
                 perumahan, apartemen, kawasan industri, gedung perkantoran. Bertindak atau turut
                 serta sebagai pengembang yang meliputi pekerjaan pembebasan lahan, perencanaan,
                 pelaksanaan, pengawasan konstruksi beserta fasilitas-fasilitasnya. Menjalankan
                 kegiatan jasa penyewaan dan pengelolaan gedung perkantoran dan kawasan industri;

        f.       menjalankan usaha dan turut serta dalam bidang perdagangan sehubungan dengan
                 kegiatan usaha sub a sampai dengan e di atas, termasuk pula perdagangan ekspor dan
                 impor, interinsulair dan lokal dan juga sebagai agen perwakilan atau distributor dari
                 perusahaan-perusahaan lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri;

        g.      menjalankan dan turut serta dalam usaha di bidang yang berhubungan dengan energi,
                termasuk energi terbarukan, ketenagalistrikan, mineral dan panas bumi;

        h.      menjalankan dan turut serta dalam usaha di bidang yang berhubungan dengan
                transportasi baik udara, darat, maupun laut, termasuk perkeretaapian, pelayaran, dan
                kepelabuhan.




                                                    178
Page 199
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 7




           Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan dalam
           Anggaran Dasar Perseroan dan Perseroan telah memiliki izin-izin yang diperlukan untuk
           menjalankan kegiatan usahanya.

3.         Berdasarkan Akta No. 21/2019, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
           adalah sebagai berikut:
           Modal Dasar                   : Rp 27.900.000.000.000
           Modal Ditempatkan                    : Rp 8.895.793.439.000
           Modal Disetor                        : Rp 8.895.793.439.000

           Modal Dasar Perseroan tersebut terbagi atas 279.000.000.000 saham, sedangkan modal
           ditempatkan dan modal disetor Perseroan terbagi atas 88.957.934.390 saham, dengan masing-
           masing saham memiliki nilai nominal sebesar Rp 100.

           Susunan pemegang saham Perseroan dan komposisi pemegang saham dengan jumlah 5% atau
           lebih, berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per 31 Oktober 2019 yang dikeluarkan
           oleh PT Sirca Datapro Perdana sebagai Biro Administrasi Efek yang ditunjuk oleh Perseroan,
           adalah sebagai berikut:

                                                                                       NILAI NOMINAL
                     PEMEGANG SAHAM                      JUMLAH SAHAM                                            (%)
                                                                                            (RP)
            Prajogo Pangestu                                63.340.592.485              6.334.059.248.500      71,16
            Masyarakat                                      25.670.275.490              2.567.027.549.000      28,84
                            Jumlah *                        89.010.867.975              8.901.086.797.500      100,00
                  Saham dalam Portepel                     189.989.132.025             18.998.913.202.500

           *sehubungan dengan PUT II, Perseroan telah memberikan 1 (satu) waran untuk setiap pemegang 4 (empat) saham baru
           hasil pelaksanaan HMETD, dimana setiap 1 (satu) waran berhak dilaksanakan menjadi 1 (satu) saham biasa. Sampai
           dengan tanggal 30 Oktober 2019, sebanyak 52.933.585 waran telah dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan.

           Berdasarkan Daftar Khusus tanggal 31 Oktober 2019, berikut adalah kepemilikan saham para
           anggota Direksi dan Dewan Komisaris:

                                                                              Kepemilikan Saham
                                Jabatan/Hub
                                                                                            Nilai             Tanggal        %
     No.         Nama              ungan                                     Jumlah
                                                 Nama Perusahaan                          Nominal            Perolehan
                                  Keluarga                                   Saham
                                                                                        Saham (Rp)            Saham
     1.    Agus Salim           Direktur           PT Barito Pacific                                                         -
                                                                                                                 8
           Pangestu             Utama / Anak            Tbk.
                                                                             373.330          Rp.100,-       Desember
                                dari Prajogo                                                                   1997
                                Pangestu
     1.a   Fifi Setiawaty       Istri                      -                     -                -                          -
           Leono

     2.    Rudy                 Direktur                   -                     -                -               -          -
           Suparman

     2.a   Kyriesa Virginia     Istri                      -                     -                -               -          -




                                                               179
Page 200
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 8


                                                                         Kepemilikan Saham
                             Jabatan/Hub
                                                                                       Nilai       Tanggal      %
     No.        Nama            ungan                                   Jumlah
                                            Nama Perusahaan                          Nominal      Perolehan
                               Keluarga                                 Saham
                                                                                   Saham (Rp)      Saham
           Andry             Direktur                  -                  -              -            -         -
           Setiawan

     3.a   Jenny Dwi         Istri                     -                   -              -           -         -
           Hartono

     4.    David Kosasih     Direktur                  -                   -              -           -         -
     4.a   Kumala Pudjiati   Istri                     -                   -              -           -         -

     5.    Prajogo           Komisaris       PT Barito Pacific       63.324.108.48     Rp.100,-      30       71,14
           Pangestu          Utama                Tbk.                     5                      September
                                                                                                    2019
                                             PT Chandra Asri         2.385.484.313     Rp.200,-      30       13,38
                                            Petrochemical Tbk.                                    September
                                                                                                    2019
     5.a   Harlina           Istri                     -                   -              -           -         -
           Tjandinegara
     6.    Lim Chong         Komisaris       PT Barito Pacific          500.000        Rp.100,-      19       0,0006
           Thian                                  Tbk                                             September
                                                                                                    dan 9
                                                                                                   Oktober
                                                                                                    2019
     7.    Salwati           Komisaris
                                                       -                   -              -           -         -
           Agustina          Independen
     7.a   Muhammad          Suami
                                                       -                   -              -           -         -
           Sapta Murti
     8.    Henky             Komisaris
                                                       -                   -              -           -         -
           Susanto           Independen

           Riwayat permodalan dan perubahan pemegang saham dalam jangka waktu 2 tahun terakhir
           sebelum disampaikannya pernyataan pendaftaran sehubungan dengan rencana PUB Obligasi
           Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 telah dilakukan secara sah, benar, dan berkesinambungan
           sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-
           undangan yang berlaku, kecuali sehubungan dengan: (i) belum diperolehnya bukti pendaftaran
           dalam Daftar Perusahaan sebagaimana diwajibkan berdasarkan ketentuan Pasal 25 ayat (1) UU
           No. 3/1982 atas Akta No. 27/2018 dan Akta No. 21/2019, dan (ii) belum dinyatakannya
           perubahan modal ditempatkan dan disetor dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan
           dengan pelaksanaan waran.

           Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
           diancam pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya Rp
           3.000.000.

4.         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 11 tanggal 15 Mei 2019 yang dibuat di
           hadapan Anne Djoenardi, S.H., M.B.A., Notaris di Jakarta (”Akta No. 11/2019”), susunan Direksi
           dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
           Direksi
           Direktur Utama                          :             Agus Salim Pangestu
           Wakil Direktur Utama                    :             Rudy Suparman
           Direktur                                :             Andry Setiawan




                                                           180
Page 201
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 9


        Direktur Independen                     :         David Kosasih

        Susunan Direksi di atas berlaku sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham
        (“RUPS”) Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2024.

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                         :         Prajogo Pangestu
        Komisaris                               :         Lim Chong Thian
        Komisaris Independen                    :         Salwati Agustina
        Komisaris Independen                    :         Henky Susanto

        Susunan Dewan Komisaris di atas berlaku sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan
        yang akan diadakan pada tahun 2024.

        Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta No. 11/2019 telah
        diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan
        Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0270492 tanggal 22 Mei 2019 dan telah
        didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham dibawah No. AHU-
        0083178.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 22 Mei 2019.

        Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut adalah sah dan telah dilakukan
        sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundangan-undangan
        yang berlaku dan karenanya sah bertindak dalam kewenangannya sebagaimana diatur dalam
        Anggaran Dasar Perseroan. Namun demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris tersebut
        belum didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada Kementerian Perdagangan Republik
        Indonesia sebagaimana diwajibkan berdasarkan Pasal 25 ayat (1) UU No. 3/1982.

        Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
        diancam pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya Rp
        3.000.000,00.

        Penunjukkan dan pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah memenuhi
        ketentuan POJK No. 33/2014.

5.      Perseroan telah mengangkat Diana Arsiyanti sebagai Sekretaris Perusahaan sebagaimana
        tercantum dalam Surat Keputusan Edaran Direksi No.019/BP/BOD/V/2019 tanggal 17 Juni 2019
        tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan. Penunjukkan Sekretaris Perusahaan Perseroan
        telah dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
        tentang Sekretaris Perusahaan.

6.      Perseroan telah menetapkan anggota Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Sebagai
        Pengganti dari Rapat Dewan Komisaris No. 033/BP/BOC/VII/2019 tanggal 10 Juli 2019, dengan
        susunan sebagai berikut:

        a.       Henky Susanto sebagai Ketua Komite Audit;
        b.       Jennywati Soewito sebagai anggota Komite Audit; dan
        c.       Toni Setioko sebagai anggota Komite Audit.

        Perseroan telah membentuk Piagam Komite Audit yang mengatur tugas, tanggung jawab dan
        wewenang Komite Audit pada tanggal 30 Oktober 2014.




                                                    181
Page 202
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 10




        Berdasarkan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
        Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK No. 55/2015”), Emiten
        atau Perusahaan Publik diwajibkan memiliki Komite Audit.

7.      Perseroan telah memiliki Piagam Unit Audit Internal Surat berdasarkan Keputusan Direksi No.
        058/BP/M-Corps/XII/2009 tanggal 17 Desember 2009. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi
        Perseroan No. 001/BP/SK-PKT/SDM/VI/09 tanggal 1 April 2009 dinyatakan bahwa Direksi
        Perseroan atas persetujuan Dewan Komisaris Perseroan telah mengangkat Erwin Haris, S.E
        sebagai Kepala Unit Audit Internal Perseroan.

        Perseroan telah memiliki Unit Audit Internal dan Piagam Audit Internal sesuai dengan ketentuan
        Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
        Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

8.      Dalam rangka memenuhi Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
        tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik (”POJK No.
        34/2014”), pelaksanaan fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi dalam Perseroan dilaksanakan
        oleh Dewan Komisaris Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk Pedoman
        Pelaksanaan Fungsi Nominasi dan Remunerasi pada tanggal 30 Mei 2016.

9.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memperoleh izin-izin
        pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
        usahanya sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
        izin-izin pokok dan penting tersebut masih berlaku sampai dengan dikeluarkannya Pendapat Dari
        Segi Hukum ini.

10.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang dianggap
        penting dan material telah dibuat oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
        Perseroan dan ketentuan hukum yang berlaku, dan karenanya perjanjian-perjanjian tersebut sah
        dan mengikat Perseroan.

        Perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani Perseroan dengan pihak ketiga, termasuk
        namun tidak terbatas pada perjanjian pembiayaan, tidak mencakup hal-hal yang dapat
        menghalangi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 dan rencana
        penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 Perseroan
        serta tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat merugikan hak-hak dan kepentingan
        pemegang saham publik Perseroan.

        Berkaitan dengan perjanjian operasional dan perjanjian material lainnya di mana Perseroan
        menjadi pihak di dalamnya, tidak terdapat pembatasan (negative covenant) sehubungan dengan
        PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019.

        Perjanjian-perjanjian sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019
        telah dibuat dan ditandatangani oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan
        ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan perjanjian-perjanjian tersebut
        adalah sah dan mengikat Perseroan.

11.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan memiliki penyertaan saham pada (i)
        Anak Perusahaan dan (ii) perusahaan-perusahaan yang dimiliki Perseroan, baik langsung
        maupun tidak langsung, yang tidak beroperasi dan/atau kurang dari 50% saham perusahaan
        tersebut, sebagai berikut:




                                                  182
Page 203
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 11


        a.       PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (“CAP”), di mana Perseroan memiliki 7.401.917.600
                 lembar saham dalam CAP, yang merupakan 41,51% dari seluruh saham yang telah
                 ditempatkan dalam CAP.
                 CAP juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Petrokimia Butadiene Indonesia (“PBI”), di mana CAP memiliki 90.000.000
                           saham dalam PBI, yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam PBI.

                 ii.       PT Styrindo Mono Indonesia (“SMI”), di mana CAP memiliki 323.815 saham
                           dalam SMI, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam SMI.

                           SMI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                           -   PT Redeco Petrolin Utama (“RPU”), di mana SMI memiliki 9.364 lembar
                               saham dalam RPU, yang merupakan 50,75% dari seluruh saham yang telah
                               ditempatkan dalam RPU.

                           -   PT Synthetic Rubber Indonesia (“SRI”), di mana SMI memiliki 5.400 lembar
                               saham dalam SRI, yang merupakan 45% dari seluruh saham yang telah
                               ditempatkan dalam SRI.
                           -   PT Chandra Asri Perkasa (“CAP-2”), di mana SMI memiliki 2.400 lembar
                               saham dalam CAP-2, yang merupakan 1% dari seluruh saham yang telah
                               ditempatkan dalam CAP-2.

                               Berdasarkan keterangan CAP-2 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
                               pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, CAP-2 belum menjalankan
                               kegiatan operasional.

                 iii.      CAP-2, di mana CAP memiliki 237.600 saham dalam CAP-2, yang merupakan
                           99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam CAP-2.

                           Berdasarkan keterangan CAP-2 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, CAP-2 belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 iv.       Altus, yang merupakan perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
                           Singapura, di mana CAP memiliki 1 lembar saham dalam Altus, yang
                           merupakan 100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                           Altus.

        b.       PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries (“TAIWI”), di mana Perseroan memiliki
                 69.999.999 lembar saham dalam TAIWI, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham
                 yang telah ditempatkan dalam TAIWI.

                 TAIWI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Kirana Cakrawala (“KC”), di mana TAIWI memiliki 15.527 saham dalam KC,
                           yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam KC;




                                                    183
Page 204
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 12


                           Berdasarkan keterangan KC dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, KC belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 ii.       PT Griya Tirta Asri (“GTA”), di mana TAIWI memiliki 1 saham dalam GTA, yang
                           merupakan 0,02% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                           GTA;

                           GTA juga melakukan penyertaan saham di PT Meranti Griya Asri (“MGA”), di
                           mana GTA memiliki 1 saham dalam MGA yang merupakan 0,03% dari seluruh
                           saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam MGA.

                 iii.      PT Mangole Timber Producers (“MTP”), di mana TAIWI memiliki 1 saham dalam
                           MTP, yang merupakan 0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam MTP.

                 Berdasarkan keterangan TAIWI dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, TAIWI belum menjalankan kegiatan operasional.

        c.       MTP, di mana Perseroan memiliki 79.999.999 lembar saham dalam MTP, yang
                 merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam MTP.

                 MTP juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Kalpika Wanatama (“KW”), di mana MTP memiliki 10.849 saham dalam KW,
                           yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam KW;

                           Berdasarkan keterangan KW dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, KW belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 ii.       TAIWI, di mana MTP memiliki 1 lembar saham dalam TAIWI, yang merupakan
                           0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam TAIWI.

                 Berdasarkan keterangan MTP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, MTP belum menjalankan kegiatan operasional.

        d.       PT Rimba Equator Permai (“REP”), di mana Perseroan memiliki 7.890 lembar saham
                 dalam REP, yang merupakan 99,97% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam
                 REP.

                 Berdasarkan keterangan REP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, REP belum menjalankan kegiatan operasional.

        e.       PT Binajaya Rodakarya (“BJRK”), di mana Perseroan memiliki 2.999.000 lembar saham
                 dalam BJRK, yang merupakan 99,97% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dalam BJRK.

        f.       PT Wiranusa Trisatrya (“WT”), di mana Perseroan memiliki 5.999 lembar saham dalam
                 WT, yang merupakan 99,98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam WT.




                                                    184
Page 205
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 13


                 WT juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        BJRK, di mana WT memiliki 1.000 saham dalam BJRK, yang merupakan 0,03%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BJRK.

                           BJRK juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                           -   PT Griya Idola (“GI”), di mana BJRK memiliki 1.000 lembar saham dalam
                               GI, yang merupakan 1% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam
                               GI.

                 Berdasarkan keterangan WT dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, WT belum menjalankan kegiatan operasional.

        g.       GI, di mana Perseroan memiliki 59.499 lembar saham dalam GI, yang merupakan 99%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam GI.

                 GI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        GTA, di mana GI memiliki 46.324 saham dalam GTA, yang merupakan 99,98%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam GTA.

                 ii.       PT Mambruk Cikoneng Indonesia (“MCI”), di mana GI memiliki 27.248 saham
                           dalam MCI, yang merupakan 99,99% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam MCI.

                 iii.      PT Barito Cahaya Nusantara (“BCN”), dimana GI memiliki 10 saham dalam
                           BCN, yang merupakan 0,8% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam BCN.

                 iv.       PT Royal Indo Mandiri (“RIM”), di mana GI memiliki 1 saham dalam RIM, yang
                           merupakan 0,01% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                           RIM.

                           Berdasarkan keterangan RIM dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, RIM belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 v.        MGA, di mana GI memiliki 3.729 saham dalam MGA, yang merupakan 99,97%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam MGA.

                           Berdasarkan keterangan MGA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, MGA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 vi.       REP, di mana GI memiliki 2 lembar saham dalam REP, yang merupakan 0,03%
                           dari seluruh saham yang telah ditempatkan dalam REP.

        h.       RIM, di mana Perseroan memiliki 761.652 saham dalam RIM, yang merupakan 99,99%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam RIM.




                                                    185
Page 206
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 14


                 RIM juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        PT Hamparan Asri Cemerlang (“HAC”), di mana RIM memiliki 245 saham dalam
                           HAC, yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                           disetor dalam HAC.

                           Berdasarkan keterangan HAC dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, HAC belum menjalankan kegiatan
                           operasional.


                 ii.       PT Citra Nusantara Asri (“CNA”), di mana RIM memiliki 245 saham dalam CNA,
                           yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                           dalam CNA.

                           Berdasarkan keterangan CNA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, CNA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

                 iii.      PT Persada Kridha Asri (“PKA”), di mana RIM memiliki 245 saham dalam PKA,
                           yang merupakan 98% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                           dalam PKA.

                           Berdasarkan keterangan PKA dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada
                           tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, PKA belum menjalankan kegiatan
                           operasional.

        i.       Marigold Resources Pte. Ltd (“MG”), di mana Perseroan memiliki kepemilikan saham
                 dalam MG, yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam MG.

        j.       PT Barito Investama Prima (“BIP”), di mana Perseroan memiliki 20.390 saham dalam
                 BIP, yang merupakan 99,95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                 dalam BIP.

                 Berdasarkan keterangan BIP dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BIP belum menjalankan kegiatan operasional.

        k.       PT Barito Wahana Lestari (“BWL”), di mana Perseroan memiliki 2.475 saham dalam
                 BWL, yang merupakan 99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                 dalam BWL.

                 Berdasarkan keterangan BWL dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWL belum menjalankan kegiatan operasional.

                 BWL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 PT Barito Wahana Tenaga (“BWT”), di mana BWL memiliki 249 saham dalam BWT,
                 yang merupakan 99,6% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                 BWT.

                 Berdasarkan keterangan BWT dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWT belum menjalankan kegiatan operasional




                                                   186
Page 207
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 15


        l.       BCN, di mana Perseroan memiliki 1.240 saham dalam BCN, yang merupakan 99,2%
                 dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BCN.

                 Berdasarkan keterangan BCN dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BCN belum menjalankan kegiatan operasional.

        m.       PT Barito Mitra Hasasa (“BMH”), dimana Perseroan memiliki 24 saham dalam BMH,
                 yang merupakan 96% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                 BMH.

                 Berdasarkan keterangan BMH dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BMH belum menjalankan kegiatan operasional.

        n.       PT Barito Wanabinar Indonesia (“BWI”), di mana Perseroan memiliki 2.475 saham dalam
                 BWI, yang merupakan 99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                 dalam BWI.

                 Berdasarkan keterangan BWI dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                 Pendapat Dari Segi Hukum ini, BWI belum menjalankan kegiatan operasional

                 BWI juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 -   PT Sumber Graha Maluku (“SGM”), dimana BWI memiliki 2.499 saham dalam SGM,
                     yang merupakan 99,96% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                     dalam SGM.

                     Berdasarkan keterangan SGM dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal
                     Pendapat Dari Segi Hukum ini, SGM belum menjalankan kegiatan operasional.

                 -   BMH, dimana BWI memiliki 1 saham dalam BMH, yang meupakan 4% dari seluruh
                     saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam BMH.

        o.       PT Star Energy Geothermal Halmahera (“SEGH”), di mana Perseroan memiliki 5.000
                 saham dalam SEGH, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dan disetor dalam SEGH.

        p.       PT Darajat Geothermal Indonesia (“DGI”), di mana Perseroan memiliki 2.997.925 saham
                 dalam DGI, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                 dalam DGI.

        q.       PT Star Energy Suoh Sekincau (“SEGSS”), di mana Perseroan memiliki 3.000 saham
                 dalam SEGSS, yang merupakan 5% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan
                 disetor dalam SEGSS.

        r.       PT Star Energy Geothermal Indonesia (“SEGI”), di mana Perseroan memiliki 1.100
                 saham dalam SEGI, yang merupakan 1% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                 dan disetor dalam SEGI.

        s.       Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (“SEGHPL”), di mana Perseroan memiliki 560.000
                 saham dalam SEGHPL, yang merupakan 66,67% dari seluruh saham yang telah
                 ditempatkan dan disetor dalam SEGHPL.




                                                 187
Page 208
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 16


                 SEGHPL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                 i.        Star Energy Geothermal Pte. Ltd (“SEGPL”), di mana SEGHPL memiliki 918.841
                           saham dalam SEGPL, yang merupakan 60% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam SEGPL.

                           SEGPL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                           -   SEGH, di mana SEGPL memiliki 95.000 saham dalam SEGH, yang
                               merupakan 95% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                               dalam SEGH.

                           -   Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd (“SEGWW”), di mana SEGPL
                               memiliki 207.182.896 saham dalam SEGWW, yang merupakan 100% dari
                               seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam SEGWW.

                           -   SEGI, di mana SEGPL memiliki 108.900 saham dalam SEGI, yang
                               merupakan 99% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                               dalam SEGI.

                           -   Star Energy Geothermal Holdings (Salak-Darajat) B.V. (“SEGHSD”), di
                               mana SEGPL memiliki 5.100 saham dalam SEGHSD, yang merupakan 51%
                               dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam SEGHSD.

                                  Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) B.V. (“SEGSD”), di mana
                                   SEGHSD memiliki 8.020 saham dalam SEGSD, yang merupakan
                                   80,20% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                                   SEGSD.

                                   SEGSD juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:
                                      DGI, di mana SEGSD memiliki 56.960.582 saham dalam DGI,
                                       yang merupakan 95% dari seluruh saham yang telah
                                       ditempatkan dan disetor dalam DGI.

                                        SEGSS, di mana SEGSD memiliki 57.000 saham dalam
                                         SEGSS, yang merupakan 95% dari seluruh saham yang telah
                                         ditempatkan dan disetor dalam SEGSS.

                                        Star Energy Geothermal Salak Ltd (“SEGSL”), di mana SEGSD
                                         memiliki 12.000 saham dalam SEGSL, yang merupakan 100%
                                         dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
                                         SEGSL.

                                         SEGSL juga melakukan penyertaan saham sebagai berikut:

                                         Star Energy Geothermal Salak Pratama Ltd (“SEGSPL”), di
                                         mana SEGSL memiliki 200 saham dalam SEGSPL, yang
                                         merupakan 100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
                                         dan disetor dalam SEGSPL

                                        Star Energy Geothermal Darajat II, Limited (“SEGDIIL”), di mana
                                         SEGSD memiliki 120 saham dalam SEGDIIL, yang merupakan




                                                   188
Page 209
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 17


                                         100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                                         dalam SEGDIIL.

                                        Star Energy Geothermal Darajat I, Limited (“SEGDIL”), di mana
                                         SEGSD memiliki 5.000 saham dalam SEGDIL, yang merupakan
                                         100% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor
                                         dalam SEGDIL.

                 ii.       Star Phoenix Geothermal JV B.V (“SPGBV”), di mana SEGHPL memiliki 6.975
                           saham dalam SPGBV, yang merupakan 69,75% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam SPGBV.

                 iii.      Star Energy Geothermal Philippines B.V. (“SEGP”), di mana SEGHPL memiliki
                           1 saham dalam SEGP, yang merupakan 100% dari seluruh saham yang telah
                           ditempatkan dan disetor dalam SEGP.

        Penyertaan saham oleh Perseroan pada Anak Perusahaan sebagaimana disebutkan dalam
        Pendapat dari Segi Hukum telah dilakukan secara sah sesuai dengan Anggaran Dasar
        Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

        Keterangan mengenai Anak Perusahaan di mana kami melakukan uji tuntas secara penuh kami
        uraikan lebih lanjut dalam Laporan Uji Tuntas dan Tambahan Informasi.

12.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, kepemilikan dan/atau penguasaan atas
        aset atau harta kekayaan berupa benda-benda tidak bergerak maupun benda-benda bergerak
        yang material yang digunakan oleh Perseroan untuk menjalankan usahanya telah didukung atau
        dilengkapi dengan dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah menurut hukum dan
        harta kekayaan Perseroan tidak sedang menjadi obyek sengketa atau dibebankan sebagai
        jaminan atas atau untuk menjamin kewajiban suatu pihak kepada pihak ketiga, kecuali harta
        kekayaan milik Perseroan di bawah ini yang sedang dibebankan sebagai jaminan:

        a.       Saham Perseroan di dalam CAP berdasarkan Akta Perjanjian Gadai Atas Saham di PT
                 Chandra Asri Petrochemical Tbk No. 66 tanggal 23 November 2018, yang dibuat di
                 hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta antara Perseroan dan PT Bank DBS
                 Indonesia; dan

        b.       Rekening berdasarkan Akta Perjanjian Gadai Atas Rekening Bank No. 69 tanggal 23
                 November 2018, yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta
                 antara Perseroan dan PT Bank DBS Indonesia.

        Jaminan di atas diberikan oleh Perseroan berdasarkan Facility Agreement related to USD
        175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 15 November 2018
        sebagaimana diubah dengan Amendment Agreement to Facility Agreement related to USD
        175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 26 Juli 2019.

13.     Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 9 Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji
        tuntas kami, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, seluruh harta kekayaan milik
        Perseroan yang dianggap material telah diasuransikan dalam jumlah pertanggungan yang
        memadai untuk mengganti obyek yang diasuransikan atau menutup risiko yang
        dipertanggungkan dan sampai dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, polis-polis
        asuransi tersebut masih berlaku.




                                                   189
Page 210
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 18


14.     Pada tanggal Pendapat dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Perseroan telah memenuhi kewajiban
        atas ketentuan dan kepatuhan pajak perusahaan yang material sesuai dengan ketentuan
        peraturan perundang-undangan bidang perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
        berdasarkan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 9 Oktober 2019.

15.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan telah menaati ketentuan yang berlaku
        sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan, antara lain: (i) Peraturan Perusahaan, (ii) Wajib
        Lapor Ketenagakerjaan (“WLTK”), (iii) kewajiban kepesertaan dalam program Badan
        Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, (iv)
        pemenuhan kewajiban Upah Minimum Regional, (v) Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing
        (“RPTKA”), (vi) Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (“IMTA”), (v) pembentukan Lembaga
        Kerjasama Bipartit, dan (vi) Wajib Lapor Penyelenggaraan Fasilitas Kesejahteraan
        Pekerja/Buruh pada Perusahaan (“WLKP”).


16.     Rencana penggunaan dana PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 tidak
        bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan
        dalam perjanjian-perjanjian yang dimiliki oleh Perseroan.

        Seluruh dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I
        Tahun 2019 ini, setelah dikurangi komisi-komisi, biaya-biaya, dan pengeluaran-pengeluaran
        yang dibayarkan sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 akan
        digunakan seluruhnya untuk membayar sebagian utang berdasarkan Facility Agreement related
        to USD 175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 15 November 2018
        sebagaimana diubah dengan Amendment Agreement to Facility Agreement related to USD
        175.000.000 and Up to USD 25.000.000 Greenshoe Facility tanggal 26 Juli 2019, dengan
        keterangan sebagai berikut:

        Bank                         :   PT Bank DBS Indonesia

        Tingkat Suku Bunga           :   a. LIBOR + 3,75% per tahun, untuk 12 bulan pertama setelah
                                            tanggal perjanjian

                                         b. LIBOR + 4,35% per tahun, sejak setelah 12 bulan sampai
                                            dengan 24 bulan setelah tanggal perjanjian

                                         c.   LIBOR + 5% per ahun, sejak setelah 24 bulan setelah
                                              tanggal perjanjian

        Jumlah Pokok Terutang        :   USD 200.000.000
        pada saat Prospektus ini
        diterbitkan

        Jumlah yang Akan Dilunasi    :   Rp738.750.000.000,- atau setara US$ 52.024.647,89
        menggunakan Dana Hasil
        Obligasi*
        Saldo     Utang  Setelah     :   USD 147.975.353
        Pembayaran*

        Penggunaan Dana Fasilitas    :   (i) Initial Facility untuk pembayaran lebih cepat atas seluruh
                                         fasilitas berdasarkan USD 250.000.000 Facility Agreement
                                         tanggal 24 Maret 2017 yang dibuat antara Perseroan dan




                                                  190
Page 211
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 19


                                          Bangkok Bank Public Company Limited, dan (ii) Greenshoe
                                          Facility untuk tujuan umum perusahaan.

        Prosedur dan Persyaratan      :   Pemberitahuan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari kerja
        Utang                             kepada Agen sehubungan dengan pembayaran dipercepat.

        *asumsi kurs 1 USD adalah Rp14.200

        Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud mengubah rencana penggunaan dana hasil PUB
        Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini, maka Perseroan akan terlebih dahulu
        menyampaikan rencana tersebut beserta alasannya kepada OJK paling lambat 14 hari sebelum
        penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”), dan perubahan penggunaan
        dana tersebut harus mendapat persetujuan dari RUPO.

        Sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015 tentang
        Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, Perseroan akan menyampaikan
        laporan realisasi penggunaan dana hasil PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini
        kepada wali amanat dengan tembusan kepada OJK dan mempertanggungjawabkan pada RUPS
        Tahunan Perseroan. Laporan realisasi penggunaan dana yang disampaikan kepada OJK akan
        dibuat secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember
        (“Tanggal Laporan”). Perseroan akan menyampaikan laporan tersebut kepada OJK selambat-
        lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya dari Tanggal Laporan sampai seluruh dana hasil PUB
        Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini telah direalisasikan.

17.     Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagai pihak yang dapat melakukan Penawaran Umum
        Berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014 yaitu merupakan perusahaan
        publik dalam kurun waktu paling singkat 2 tahun dan tidak pernah mengalami gagal bayar selama
        2 tahun terakhir sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum
        berkelanjutan.

18.     Peringkat yang telah diperoleh Perseroan sehubungan dengan PUB Obligasi I Tahap I Tahun
        2019 telah memenuhi ketentuan Pasal 5 POJK No. 36/2014.

19.     Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi serta
        tidak memiliki hubungan kredit dengan BTN, yang akan bertindak selaku wali amanat dalam PUB
        Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 ini, dan berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan
        tanggal 9 Oktober 2019, Perseroan tidak akan mempunyai hubungan kredit dengan BTN dalam
        jumlah lebih dari 25% dari jumlah obligasi berdasarkan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I
        Tahun 2019 sesuai dengan ketentuan Peraturan Bapepam dan LK Nomor VI.C.3, Lampiran
        Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-309/BL/2008 tanggal 1 Agustus 2008 tentang
        Hubungan Kredit dan Penjaminan Antara Wali Amanat Dengan Emiten, sampai dengan
        dilunasinya jumlah pokok obligasi yang terutang berdasarkan PUB Obligasi Berkelanjutan II
        Tahap I Tahun 2018.

20.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 9 Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Perseroan tidak sedang terlibat dalam suatu
        perkara maupun sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan
        usaha dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di
        Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
        berwenang termasuk perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan
        industrial atau kepailitan atau mengajukan permohonan kepailitan atau tidak sedang
        menghadapi somasi yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan
        dan/atau kelangsungan usaha Perseroan.




                                                  191
Page 212
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 20


21.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 9 Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, masing-masing anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris Perseroan tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam suatu perkara perdata, pidana
        dan/atau perselisihan di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia
        maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
        berwenang termasuk perselisihan sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan
        yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan industrial atau tidak pernah
        dinyatakan pailit yang dapat mempengaruhi secara berarti kedudukan peranan dan/atau
        kelangsungan usaha Perseroan, atau menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang
        dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit atau tidak sedang
        menghadapi somasi yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan
        dan/atau kelangsungan usaha Perseroan.

22.     Informasi yang material terkait dengan aspek hukum sebagaimana diungkapkan dalam
        Prospektus sebagai dokumen penawaran untuk PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun
        2019 telah memuat informasi yang diungkapkan di dalam Laporan Uji Tuntas, Tambahan
        Informasi dan Pendapat Dari Segi Hukum.



II.     ANAK PERUSAHAAN PERSEROAN

1.      Pendirian Anak Perusahaan telah dilakukan secara sah berdasarkan peraturan perundang-
        undangan Negara Republik Indonesia yang berlaku dan memiliki Anggaran Dasar yang telah
        disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”).

        Perubahan Anggaran Dasar Anak Perusahaan yang terakhir telah sesuai dengan ketentuan
        Anggaran Dasarnya dan peraturan perundang-undangan yang berlaku kecuali sehubungan
        dengan belum diperolehnya bukti pendaftaran dalam Daftar Perusahaan atas akta-akta
        perubahan Anggaran Dasar Anak Perusahaan.

        Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
        diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya
        Rp 3.000.000,00.

2.      Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Anak Perusahaan sebagaimana
        diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas dan Tambahan Informasi adalah benar dan telah
        dilakukan secara berkesinambungan sesuai dengan Anggaran Dasar masing-masing Anak
        Perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kecuali (i) sehubungan dengan
        belum diperolehnya bukti pendaftaran dalam Daftar Perusahaan atas akta-akta struktur
        permodalan dan susunan pemegang saham Anak Perusahaan dan (ii) BJRK sehubungan
        dengan:

        a.      belum dipenuhinya bukti penerimaan laporan perubahan anggaran dasar kepada
                Menkumham atas Akta Risalah Rapat No. 132 tanggal 27 Februari 1998, yang dibuat di
                hadapan Benny Kristianto S.H., Notaris di Jakarta (“Akta No. 132/1998”); dan

        b.      belum dipenuhinya bukti pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia
                Republik Indonesia atas Akta No. 132/1998.

        Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
        diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya
        Rp 3.000.000,00.




                                                  192
Page 213
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 21


        Berdasarkan ketentuan Pasal 22 juncto Pasal 23 Undang-Undang No. 1 Tahun 1995 tentang
        Perseroan Terbatas (“UUPT 1995”), selama pengumuman atas akta pendirian atau akta
        perubahan Anggaran Dasar suatu perseroan terbatas belum diumumkan di dalam Berita Negara
        Republik Indonesia, maka Direksi perseroan terbatas terkait secara tanggung renteng
        bertanggung jawab atas segala perbuatan hukum yang dilakukan oleh perseroan terbatas
        dimaksud.

        Berdasarkan Pasal 21 juncto Pasal 23 UUPT 1995, dengan belum dilakukannya pendaftaran
        akta perubahan Anggaran Dasar kepada Menkumham, maka Direksi perseroan terbatas terkait
        secara tanggung renteng bertanggung jawab atas segala perbuatan hukum yang dilakukan oleh
        perseroan terbatas dimaksud.

3.      Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan adalah sah sesuai
        dengan ketentuan Anggaran Dasar masing-masing Anak Perusahaan dan peraturan perundang-
        undangan yang berlaku dan karenanya sah bertindak dalam kewenangannya sebagaimana
        diatur dalam Anggaran Dasar masing-masing Anak Perusahaan, kecuali (i) sehubungan dengan
        belum diperolehnya bukti pendaftaran dalam Daftar Perusahaan atas akta-akta Anak
        Perusahaan, (ii) RPU sehubungan dengan belum dipenuhinya bukti pemberitahuan/pelaporan
        atas perubahan susunan Dewan Komisaris RPU berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
        Sirkular Para Pemegang Saham RPU No. 51 tanggal 16 Juli 2019, yang dibuat di hadapan Agnes
        Angelika, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.

        Berdasarkan Pasal 32 ayat (1) UU No. 3/1982, kelalaian untuk melakukan pendaftaran tersebut
        diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau pidana denda setinggi-tingginya
        Rp 3.000.000,00.

        Berdasarkan ketentuan Pasal 111 ayat (8) UUPT, dalam hal pemberitahuan atas perubahan
        susunan Dewan Komisaris belum dilakukan, Menkumham menolak setiap pemberitahuan
        tentang perubahan susunan Dewan Komisaris selanjutnya yang disampaikan kepada Menteri
        oleh Direksi.

4.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Anak Perusahaan telah memperoleh
        izin-izin pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan untuk menjalankan
        kegiatan usahanya sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan yang
        berlaku dan izin-izin pokok dan penting tersebut masih berlaku sampai dengan dikeluarkannya
        Pendapat Dari Segi Hukum ini, kecuali sehubungan dengan belum diperolehnya Sertifikat Laik
        Fungsi untuk GI dan MCI.

        Berdasarkan Tanda Bukti Penerimaan Permohonan tanggal 27 September 2019 yang
        dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah
        Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, GI telah melakukan permohonan atas Sertifikat Laik
        Fungsi Kelas A (bangunan non-rumah tinggal yang jumlah lantainya diatas 8 lantai) dan Sertifikat
        Laik Fungsi tersebut sampai dengan saat ini sedang dalam proses.

        Berdasarkan Pasal 45 Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Gedung dan Bangunan,
        kelalaian untuk tidak mendapatkan sertifikat laik fungsi dapat dikenakan sanksi administrative
        berupa peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau
        tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada
        pemanfaatan bangunan gedung, pembekuan izin mendirikan bangunan Gedung, pencabutan
        izin mendirikan bangunan gedung, pembekuan sertifikat laik fungsi bangunan gedung,
        pencabutan sertifikat laik fungsi bangunan Gedung, atau perintah pembongkaran bangunan
        gedung.




                                                   193
Page 214
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 22


        Selain pengenaan sanksi administratif sebagaimana dimaksud di atas dapat dikenai sanksi
        denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang sedang atau telah dibangun.

5.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, perjanjian-perjanjian yang dianggap
        penting dan material, yaitu perjanjian-perjanjian yang perlu dibuat atau ditandatangani oleh Anak
        Perusahaan agar dapat melaksanakan kegiatan usahanya dan dalam hal terdapat wanprestasi,
        dapat mempengaruhi kegiatan usaha Anak Perusahaan secara material, telah dibuat oleh Anak
        Perusahaan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasarnya dan ketentuan hukum yang berlaku,
        dan karenanya perjanjian-perjanjian tersebut sah dan mengikat Anak Perusahaan yang
        bersangkutan.

        Atas perjanjian-perjanjian penting dan material yang telah habis masa berlakunya, termasuk
        perjanjian-perjanjian yang sedang dalam proses perpanjangan, Anak Perusahaan dan pihak
        ketiga masih saling menundukkan diri dan terikat terhadap ketentuan perjanjian tersebut. Oleh
        karena itu, perjanjian-perjanjian tersebut tetap berlaku sah dan mengikat para pihak.

        Perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani Anak Perusahaan dengan pihak ketiga,
        termasuk namun tidak terbatas pada perjanjian pembiayaan, tidak mencakup hal-hal yang dapat
        menghalangi rencana PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 dan rencana
        penggunaan dana dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 Perseroan
        serta tidak ada pembatasan-pembatasan yang dapat merugikan hak-hak dan kepentingan
        pemegang saham publik Perseroan, kecuali adanya ketentuan larangan bagi GTA untuk
        membagikan dividen berdasarkan:

        a.       Akta Perjanjian Kredit No. 95 tanggal 11 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Christina Dwi
                 Utami, S.H., M.Hum., Notaris di Jakarta Barat; dan

        b.       Akta Perjanjian Kredit No. 96 tanggal 11 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Christina Dwi
                 Utami, S.H., M.Hum., Notaris di Jakarta Barat.

        GTA telah mengajukan permohonan kepada BNI untuk mencabut ketentuan pembatasan
        sebagaimana sebagaimana diatur dalam Akta Perjanjian Kredit No. 95 tanggal 11 Juli 2019 dan
        Akta Perjanjian Kredit No. 96 tanggal 11 Juli 2019, yang keduanya dibuat di hadapan Christina
        Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn, Notaris di Jakarta. GTA telah memperoleh persetujuan dari BNI
        berdasarkan Surat No. LMC-2/2.1/6/23 tanggal 15 November 2019, dimana BNI telah menyetujui
        untuk mengubah ketentuan pembatasan pembagian dividen. GTA dapat melakukan pembagian
        dividen kepada pemegang sahamnya tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BNI selama
        sesuai dengan ketentuan pasar modal dan tidak melanggar financial covenant yang telah
        ditetapkan oleh BNI.

6.      Kepemilikan dan/atau penguasaan atas aset atau harta kekayaan berupa benda-benda tidak
        bergerak maupun benda-benda bergerak yang material yang digunakan oleh Anak Perusahaan
        untuk menjalankan usahanya adalah sah dan telah didukung atau dilengkapi dengan dokumen
        kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah menurut hukum Indonesia.

        Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini dikeluarkan, harta kekayaan milik Anak Perusahaan
        tidak sedang menjadi obyek sengketa atau dibebankan sebagai jaminan atas utang Anak
        Perusahaan atau untuk menjamin kewajiban suatu pihak kepada pihak ketiga, kecuali
        sebagaimana diuraikan sebagai berikut:




                                                   194
Page 215
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 23


        a.          harta kekayaan milik GI di bawah ini sedang dibebankan sebagai jaminan:

                    i.      bidang tanah dengan sertifkat Hak Guna Bangunan (“HGB”), No. 453/Slipi,
                            dengan Hak Tanggungan;

                    ii.     Tagihan sebesar Rp 25.000.000.000 dengan fidusia; dan

                    iii.    Rekening GI dengan gadai.

                    Jaminan di atas diberikan oleh GI berdasarkan Akta Perjanjian Pinjaman No. 4 tanggal
                    2 Juli 2018 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, Notaris di Jakarta sebagaimana
                    diubah dengan Perubahan Perjanjian Pinjaman No. 202/CBL/PPP/VI/2019 tanggal 11
                    Juni 2019.

        b.          Harta kekayaan milik GTA di bawah ini sedang dibebankan sebagai jaminan:

               i.            Pendapatan berdasarkan Akta Jaminan Fidusia (Pendapatan) No. 99 tanggal
                             11 Juli 2019 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
                             Notaris di Jakarta.

                    Jaminan di atas diberikan oleh GTA berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 95 tanggal
                    11 Juli 2019 dan Akta Perjanjian Kredit No. 96 tanggal 11 Juli 2019, yang keduanya
                    dibuat di hadapan Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn, Notaris di Jakarta.

        c.          Harta kekayaan milik CAP di bawah ini sedang dibebankan sebagai jaminan:

                    i.      Tagihan berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Jaminan Fidusia atas Tagihan
                            No. 159 tanggal 28 Mei 2018, dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,
                            Notaris di Jakarta Selatan antara CAP dan PT Bank DBS Indonesia dengan
                            Sertifikat Jaminan Fidusia No. W10.00293200.AH.05.01 TAHUN 2018 tanggal
                            31 Mei 2018 yang dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia, Kantor
                            Wilayah DKI Jakarta;

                    ii.     Barang persediaan berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Jaminan Fidusia
                            atas Barang Persediaan No. 160 tanggal 28 Mei 2018, dibuat di hadapan Jose
                            Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan antara CAP dan PT Bank
                            DBS Indonesia dengan Sertifikat Jaminan Fidusia No. W10.00293198.AH.05.01
                            TAHUN 2018 tanggal 31 Mei 2018 yang dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran
                            Jaminan Fidusia, Kantor Wilayah DKI Jakarta;

                    iii.    Klaim asuransi berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Atas Hasil Klaim Asuransi
                            No. 55 tanggal 10 Februari 2010, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H.,
                            pengganti Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta sebagaimana diubah terakhir kali
                            dengan Akta Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Kelima Terhadap
                            Akta Jaminan Fidusia atas Hasil Klaim Asuransi No. 79 tertanggal 28 November
                            2016 yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan
                            dengan Sertifikat Perubahan Jaminan Fidusia No. W10.00595378.AH.05.02
                            TAHUN 2016 tanggal 6 Desember 2016 yang dikeluarkan oleh Kantor
                            Pendaftaran Jaminan Fidusia, Kantor Wilayah DKI Jakarta antara CAP dengan
                            PT Bank DBS Indonesia;

                    iv.     Aset bergerak berdasarkan Akta Jaminan Fidusia Atas Aset Bergerak No. 56
                            tanggal 10 Februari 2010 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., pengganti




                                                      195
Page 216
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 24


                           Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta sebagaimana diubah terakhir kali dengan Akta
                           Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Kelima No. 80 tanggal 28
                           November 2016 yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta
                           Selatan      dengan      Sertifikat   Perubahan    Jaminan       Fidusia    No.
                           W10.00595376.AH.05.02 TAHUN 2016 tanggal 6 Desember 2016 yang
                           dikeluarkan oleh Kantor Pendaftaran Jaminan Fidusia, Kantor Wilayah DKI
                           Jakarta;

                 v.        Rekening berdasarkan Akta Gadai Rekening Dalam Negeri No. 118 tanggal 23
                           November 2011 yang dibuat di hadapan Andalia Farida, S.H., M.H., Notaris di
                           Jakarta sebagaimana diubah terakhir kali dengan Akta Perubahan Keempat dan
                           Pernyataan Kembali Terhadap Perjanjian Gadai No. 86 tertanggal 28 November
                           2016 yang dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan
                           antara CAP dengan PT Bank DBS Indonesia;

                 vi.       Rekening berdasarkan Akta Perjanjian Gadai No. 1 tanggal 4 Mei 2017, yang
                           dibuat di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan antara CAP
                           dengan PT Bank DBS Indonesia;

                 vii.      Saham CAP dalam Altus berdasarkan Perjanjian Pembebanan Saham
                           tertanggal 10 Februari 2010, sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
                           Perubahan Kelima atas Pembebanan Saham tertanggal 7 Oktober 2015 antara
                           CAP dengan PT Bank DBS Indonesia;

                 viii.     Saham CAP dalam PBI berdasarkan Perjanjian Gadai Atas Saham tanggal 27
                           Mei 2011 sehubungan dengan saham-saham dalam PBI sebagaimana diubah
                           terakhir kali dengan Akta Perubahan dan Pernyataan Kembali Kelima pada
                           Perjanjian Gadai Atas Saham No. 83 tanggal 28 November 2016 dibuat di
                           hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta Selatan antara CAP dengan PT
                           Bank DBS Indonesia;

                 ix.       19 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 22/Gunung Sugih, No.
                           98/Gunung Sugih, No. 25/Gunung Sugih, No. 101/Gunung Sugih, No.
                           27/Gunung Sugih, No. 99/Gunung Sugih, No. 102/Gunung Sugih, No.
                           124/Gunung Sugih, No. 26/Gunung Sugih, No. 106/Gunung Sugih, No.
                           155/Gunung Sugih, No. 21/Gunung Sugih, No. 96/Gunung Sugih, No.
                           97/Gunung Sugih, No. 24/Gunung Sugih, No. 117/Gunung Sugih, No.
                           32/Gunung Sugih, No. 42/Gunung Sugih, dan No. 107/Gunung Sugih dengan
                           Hak Tanggungan Peringkat Keenam sebagaimana ternyata dalam Akta
                           Pemberian Hak Tanggungan (“APHT”) No. 177/2016 tanggal 30 November
                           2016, yang dibuat di hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon
                           dan Sertifikat Hak Tanggungan (“SHT”) No. 1883/2016 tanggal 13 Desember
                           2016 yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota Cilegon;

                 x.        9 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 29 (sisa)/Gunung
                           Sugih, No. 240/Gunung Sugih, No. 206/Gunung Sugih, No. 70/Gunung Sugih,
                           No. 71/Gunung Sugih, No. 272/Gunung Sugih, No. 273/Gunung Sugih, No.
                           274/Gunung Sugih, No. 275/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat
                           Ketiga sebagaimana ternyata dalam APHT No. 178/2016 tanggal 30 November
                           2016, yang dibuat di hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon
                           dan SHT No. 1884/2016 tanggal 13 Desember 2016 yang diterbitkan oleh
                           Kantor Pertanahan Kota Cilegon;




                                                     196
Page 217
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 25


                 xi.       2 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 12/Genting Kalianak
                           dan No. 13/Genting Kalianak dengan Hak Tanggungan Peringkat Ketiga
                           sebagaimana ternyata dalam APHT No. 617/2016 tanggal 29 November 2016,
                           yang dibuat di hadapan Anita Anggawidjaja, S.H., PPAT di Surabaya dan SHT
                           No. 7086/2016 tanggal 15 Desember 2016 yang diterbitkan oleh Kantor
                           Pertanahan Kota Surabaya I;

                 xii.      2 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 103/Gunung Sugih dan
                           No. 104/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat Ketiga
                           sebagaimana ternyata dalam APHT No. 178/2016 tanggal 30 November 2016,
                           yang dibuat di hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon dan SHT
                           No. 1884/2016 tanggal 13 Desember 2016 yang diterbitkan oleh Kantor
                           Pertanahan Kota Cilegon;

                 xiii.     11 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 450/Gunung Sugih,
                           No. 110/Gunung Sugih, No. 115/Gunung Sugih, No. 133/Gunung Sugih, No.
                           226/Gunung Sugih, No. 249/Gunung Sugih, No. 250/Gunung Sugih, No.
                           251/Gunung Sugih, No. 276/Gunung Sugih, No. 277/Gunung Sugih, No.
                           406/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama sebagaimana
                           ternyata dalam APHT No. 197/2016 tanggal 15 Desember 2016, yang dibuat di
                           hadapan Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon dan SHT No.
                           1953/2016 tanggal 27 Desember 2016 yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan
                           Kota Cilegon;

                 xiv.      2 bidang tanah berdasarkan sertifikat-sertifikat HGB No. 481/Gunung Sugih dan
                           No. 486/Gunung Sugih dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama
                           sebagaimana ternyata dalam APHT No. 31/2018 tanggal 19 Februari 2018,
                           yang dibuat di hadapan DR. Hapendi Harahap, S.H., M.H., PPAT di Cilegon dan
                           SHT No. 373/2018 tanggal 12 Maret 2018 yang diterbitkan oleh Kantor
                           Pertanahan Kota Cilegon.

                           Jaminan poin (i) dan (ii) di atas diberikan oleh CAP kepada para kreditur
                           berdasarkan (a) Perjanjian Kredit Bangkok Bank, (b) Trade Facility Agreement
                           tanggal 19 November 2010 sebagaimana terakhir kali diubah dengan Six
                           Supplemental Agreement tanggal 25 Mei 2018, (c) Perjanjian Kredit HSBC, (d)
                           Perjanjian Kredit No. 030/CB/JKT/2018 tanggal 4 Mei 2018, (e) Akta Perjanjian
                           Kredit Modal Kerja No. CRO.KP/243/KMK/2018 No. 68 tanggal 30 Juli 2018,
                           yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
                           Selatan dan Syarat-Syarat Umum Perjanjian Kredit tanggal 30 Juli 2018, dan (f)
                           Committed Banking Facilities No. LC/IR-370/LA/2018 tanggal 28 Maret 2019,
                           jaminan poin (iii) sampai (xi) di atas diberikan oleh CAP kepada para kreditur
                           berdasarkan Perjanjian Kredit USD 199,800,000, sedangkan jaminan poin (xiii)
                           di atas diberikan oleh CAP sehubungan dengan transaksi Penawaran Umum
                           Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun 2016 dan jaminan poin (xiv) di atas
                           diberikan oleh CAP sehubungan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap II
                           Tahun 2018.

7.      Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 9 Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, seluruh harta kekayaan milik Anak Perusahaan
        yang dianggap material telah diasuransikan dalam jumlah pertanggungan yang memadai untuk
        mengganti obyek yang diasuransikan atau menutup risiko yang dipertanggungkan dan sampai
        dengan tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, polis-polis asuransi tersebut masih berlaku.




                                                     197
Page 218
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 26


8.      Pada tanggal Pendapat dari Segi Hukum ini dikeluarkan, Anak Perusahaan telah memenuhi
        kewajiban atas ketentuan dan kepatuhan pajak perusahaan yang material sesuai dengan
        ketentuan peraturan perundang-undangan bidang perpajakan yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia berdasarkan Surat Pernyataan dari Anak Perusahaan tanggal 9 Oktober 2019.

9.      Pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Anak Perusahaan telah menaati ketentuan yang
        berlaku sehubungan dengan aspek ketenagakerjaan, antara lain: (i) kewajiban pelaporan
        ketenagakerjaan, (ii) Perjanjian Kerja Bersama dan/atau Peraturan Perusahaan (sebagaimana
        relevan), (iii) kewajiban kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS
        Kesehatan, (iv) pemenuhan kewajiban Upah Minimum Regional, (v) pembentukan Lembaga
        Kerjasama Bipartit, (vi) RPTKA, dan (vii) IMTA, sebagaimana telah kami uraikan dalam Laporan
        Uji Tuntas dan Tambahan Informasi masing-masing Anak Perusahaan, kecuali untuk:

        a.       GI   sehubungan      dengan     belum     dipenuhinya     pembentukan       Peraturan
                 Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama;

        b.       GTA sehubungan dengan belum dipenuhinya (i) kewajiban pelaporan ketenagakerjaan,
                 (ii) pembentukan Peraturan Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama, (iii) pembentukan
                 Lembaga Kerjasama Bipartit;

        c.       MCI sehubungan dengan belum dipenuhinya Perjanjian Kerja Bersama/Peraturan
                 Perusahaan.

        Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di
        Perusahaan, pengusaha atau pengurus wajib melaporkan secara tertulis kepada Menteri atau
        pejabat yang ditunjuk selambat-lambatnya 30 hari setelah mendirikan, menjalankan kembali atau
        memindahkan perusahaan. Setelah menyampaikan laporan tersebut, pengusaha atau pengurus
        wajib melaporkan setiap tahun secara tertulis mengenai ketenagakerjaan pada Menteri atau
        pejabat yang ditunjuk. Bagi pengusaha atau pengurus yang tidak memenuhi kewajiban
        pelaporan tersebut diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya tiga bulan atau denda
        setinggi-tingginya Rp 1.000.000,00.

        Berdasarkan ketentuan Pasal 106 UU Ketenagakerjaan, setiap perusahaan yang
        mempekerjakan 50 orang pekerja/buruh atau lebih wajib membentuk lembaga kerja sama
        bipartit. Berdasarkan ketentuan Pasal 190 UU Ketenagakerjaan, pelanggaran atas kewajiban ini
        dapat dikenakan sanksi administratif berupa teguran, peringatan tertulis, pembatasan kegiatan
        usaha, pembekuan kegiatan usaha, pembatalan persetujuan, pembatalan pendaftaran,
        penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pencabutan izin.

        Berdasarkan Pasal 188 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, pengusaha yang melanggar ketentuan
        penyusunan Perjanjian Kerja Bersama/Peraturan Perusahaan sebagaimana diwajibkan dalam
        ketentuan Pasal 108, dikenakan sanksi pidana denda paling sedikit Rp 5.000.000 dan paling
        banyak Rp 50.000.000.

10.     Berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 9 Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami,
        pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum ini, Anak Perusahaan tidak sedang terlibat dalam suatu
        perkara maupun sengketa di luar pengadilan dan/atau perkara perdata, pidana, persaingan
        usaha dan/atau perselisihan lain di lembaga peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di
        Indonesia maupun di luar negeri atau perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang
        berwenang termasuk perselisihan yang berhubungan dengan masalah perburuhan/hubungan
        industrial atau kepailitan atau mengajukan permohonan kepailitan atau tidak sedang
        menghadapi somasi yang dapat mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan
        dan/atau kelangsungan usaha Anak Perusahaan.




                                                  198
Page 219
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 27


11.     Berdasarkan Surat Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris tanggal 9
        Oktober 2019 dan hasil pemeriksaan uji tuntas kami, pada tanggal Pendapat Dari Segi Hukum
        ini, masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan tidak pernah atau
        tidak sedang terlibat dalam suatu perkara perdata, pidana dan/atau perselisihan di lembaga
        peradilan dan/atau di lembaga arbitrase baik di Indonesia maupun di luar negeri atau
        perselisihan administratif dengan instansi pemerintah yang berwenang termasuk perselisihan
        sehubungan dengan kewajiban perpajakan atau perselisihan yang berhubungan dengan
        masalah perburuhan/hubungan industrial atau tidak pernah dinyatakan pailit yang dapat
        mempengaruhi secara berarti kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha Perseroan,
        atau menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan
        suatu perusahaan dinyatakan pailit atau tidak sedang menghadapi somasi yang dapat
        mempengaruhi secara berarti dan material kedudukan peranan dan/atau kelangsungan usaha
        Anak Perusahaan.


ASUMSI-ASUMSI DAN PEMBATASAN

Pendapat Dari Segi Hukum kami berikan dengan mendasarkan pada asumsi-asumsi dan pembatasan
sebagai berikut:

1.      Bahwa tanda tangan atas semua dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan oleh Perseroan
        dan Anak Perusahaan sebagaimana diuraikan dalam Pendapat Dari Segi Hukum ini dan/atau
        pihak ketiga kepada kami dalam rangka PUB Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019
        adalah asli, dan (i) dokumen-dokumen asli yang diberikan atau diperlihatkan kepada kami adalah
        otentik, (ii) dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk fotokopi atau salinan
        lainnya adalah sesuai dengan aslinya.

2.      Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan, data, fakta-fakta, informasi-informasi dan
        keterangan-keterangan serta penegasan-penegasan baik lisan maupun tulisan yang diberikan
        oleh Perseroan dan Anak Perusahaan dan pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pembuatan
        Pendapat Dari Segi Hukum adalah benar, akurat, lengkap, tidak menyesatkan dan sesuai
        dengan keadaan yang sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan sampai dengan tanggal
        Pendapat Dari Segi Hukum.

3.      Pihak yang mengadakan perjanjian dengan Perseroan dan/atau Anak Perusahaan mempunyai
        kewenangan dan kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan mengikat.

4.      Para pejabat pemerintah yang mengeluarkan perizinan kepada, melakukan pendaftaran atau
        pencatatan untuk kepentingan, Perseroan dan/atau masing-masing Anak Perusahaan: (i)
        mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk melakukan tindakan tersebut secara sah dan
        mengikat; (ii) telah melakukan tindakannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku
        dan setiap permohonan perizinan atau dokumen pendaftaran atau pencatatan telah memuat
        setiap dan seluruh prasyarat yang ditentukan menurut peraturan perundang-undangan maupun
        kebijakan yang terkait.

5.      Bahwa sehubungan dengan pendapat hukum kami secara umum dan khususnya yang
        menyangkut perizinan, harta kekayaan, atau perjanjian-perjanjian atau perkara/sengketa yang
        telah kami uraikan dalam Laporan Uji Tuntas dan Tambahan Informasi, kami menerapkan prinsip
        materialitas yang umum berlaku dalam bidang pasar modal di Indonesia dan berdasarkan
        pandangan profesional kami terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi secara berarti operasi
        dan kelangsungan usaha dari Perseroan dan Anak Perusahaan.




                                                  199
Page 220
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 28


6.      Pendapat Dari Segi Hukum ini disusun dan disiapkan berdasarkan hasil pemeriksaan atas
        dokumen-dokumen yang kami peroleh sampai dengan tanggal 3 Desember 2019.

7.      Pendapat Dari Segi Hukum sama sekali tidak dapat digunakan untuk menilai: (i) kewajaran atau
        finansial atas suatu transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada transaksi di mana Perseroan
        menjadi pihak atau mempunyai kepentingan atau harta kekayaannya yang terkait, dan/atau (ii)
        aspek komersial dan finansial terkait rencana dan pelaksanaan penggunaan dana hasil PUB
        Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019.

8.      Pendapat Dari Segi Hukum ini diberikan berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Republik
        Indonesia, sehingga karenanya: (i) tidak dimaksudkan untuk berlaku atau dapat ditafsirkan
        menurut hukum atau yurisdiksi hukum lain dan (ii) tidak mencakup kepatuhan Perseroan atas
        hukum atau yurisdiksi hukum lain maupun hukum internasional sehubungan dengan kegiatan
        usaha maupun harta kekayaan Perseroan dan Anak Perusahaan.

9.      Informasi, fakta dan pendapat yang dimuat dalam Pendapat Dari Segi Hukum dapat terpengaruh
        bilamana asumsi-asumsi dan pembatasan tersebut di atas tidak tepat atau tidak benar atau tidak
        sesuai dengan kenyataannya.

10.     Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2017
        tentang Pencabutan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Pedoman
        Penetapan Izin Gangguan Di Daerah Sebagaimana Telah Diubah Dengan Peraturan Menteri
        Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan
        Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan Di
        Daerah (“Permendagri No. 19/2017”) telah mencabut pedoman penetapan Izin Gangguan
        (Hinderordonnantie) pada seluruh daerah di Indonesia sebagaimana termuat dalam Peraturan
        Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin
        Gangguan di Daerah yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 22 Tahun
        2016 (“Permendagri No. 22/2016”). Permendagri No. 22/2016 merupakan dasar hukum bagi
        masing-masing daerah di Indonesia untuk menyusun peraturan daerah sehubungan penerbitan
        Izin Gangguan (Hinderordonnantie). Namun, pada praktiknya tidak semua pemerintah daerah
        mengikuti arahan dari pemerintah pusat tersebut di mana beberapa daerah di Indonesia masih
        tetap mempertahankan peraturan daerah terkait penerbitan Izin Gangguan (Hinderordonnantie).

11.     Berdasarkan UU No. 3/1982, perusahaan yang didirikan di Indonesia wajib didaftarkan pada
        Kantor Daftar Perusahaan pada Departemen Perdagangan. Hal-hal yang wajib didaftarkan,
        antara lain: (i) nama Perseroan, (ii) susunan Direksi dan Dewan Komisaris, serta (iii) susunan
        permodalan. Sesuai dengan ketentuan UUPT, Menkumham menyelenggarakan Daftar
        Perseroan yang memuat informasi mengenai nama, tempat kedudukan, maksud dan tujuan
        serta perubahan data perseroan antara lain tentang penggantian anggota Direksi dan Dewan
        Komisaris sebagaimana dirinci lebih lanjut dalam Pasal 29 UUPT. Berbeda dengan UUPT 1995
        yang mewajibkan perubahan Anggaran Dasar, baik yang memerlukan persetujuan maupun
        pelaporan, untuk didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan UU No. 3/1982, UUPT
        tidak mensyaratkan perubahan Anggaran Dasar dan perubahan susunan Direksi dan Dewan
        Komisaris untuk didaftarkan dalam Daftar Perusahaan. Walaupun dalam Penjelasan Umum
        UUPT menyatakan bahwa dalam hal pemberian status badan hukum, persetujuan dan/atau
        penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar dan perubahan data lainnya, UUPT
        tersebut tidak dikaitkan dengan UU No. 3/1982, namun sampai dengan saat ini, UU No. 3/1982
        masih berlaku dan belum dicabut. Berdasarkan UU No. 3/1982, kelalaian dalam proses
        pendaftaran tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama 3 bulan atau pidana denda
        setinggi-tingginya Rp 3.000.000,00. Dalam praktiknya, berdasarkan konfirmasi tertulis dari
        Notaris, setelah berlakunya UUPT, penerapan pendaftaran perusahaan berdasarkan UU No.
        3/1982 tidak dapat dilaksanakan di mana pejabat dari instansi terkait, dalam hal ini Departemen




                                                  200
Page 221
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 29


        Perdagangan, menolak untuk mendaftarkan perubahan Direksi dan atau Dewan Komisaris dan
        perubahan Anggaran Dasar, terkait dengan permodalan dan kegiatan usaha, dalam Daftar
        Perusahaan Departemen Perdagangan dengan alasan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan
        yang dikelola oleh Kemenkumham.




                             [Sisa halaman ini sengaja dikosongkan]




                                               201
Page 222
PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
PT BARITO PACIFIC TBK
HALAMAN: 30


Demikianlah Pendapat Dari Segi Hukum ini kami persiapkan dalam kapasitas kami sebagai konsultan
hukum yang bebas dan mandiri, dengan penuh kejujuran dan tidak berpihak serta terlepas dari
kepentingan pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap usaha Perseroan maupun
Anak Perusahaan dan kami bertanggungjawab atas isi Pendapat Dari Segi Hukum ini.



Hormat kami,
ASSEGAF HAMZAH & PARTNERS




Ahmad Fikri Assegaf S.H., LL.M.
Partner


STTD No.         : STTD.KH-130/PM.2/2018
HKHPM No.        : 200101




                                              202
Page 223
XVI.   LAPORAN KEUANGAN





                          203
Page 224
Halaman ini sengaja dikosongkan




             204
Page 225
205
Page 226
Halaman ini sengaja dikosongkan




             206
Page 227
207


207
Page 228
208
Page 229
209
Page 230
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2019, 31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016                                                                                     JUNE 30, 2019, DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016




                                                                     30 Juni/        31 Desember/     31 Desember/     31 Desember/
                                                         Catatan/    June 30,        December 31,     December 31,     December 31,
                                                           Notes      2019               2018             2017             2016
                                                                     US$ '000          US$ '000         US$ '000         US$ '000


ASET                                                                                                                                     ASSETS


ASET LANCAR                                                                                                                              CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas                                           6         720.229           800.572          906.248          410.734       Cash and cash equivalents
Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                   21         195.308           440.755          136.117            24.737      Restricted cash in banks
Aset keuangan lainnya - lancar                                          61.609            47.815           21.677             9.556      Other financial assets - current
Piutang usaha - bersih                                       7         231.002           249.391          309.461          193.324       Trade accounts receivable - net
Piutang lain-lain                                            8                                                                           Other accounts receivable
   Pihak ketiga                                                         14.691            16.933           19.218             6.879         Third parties
   Pihak berelasi                                           48                   -               35                -                -       Related parties
Piutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun                                    9            5.652            5.367            4.854                   -    Finance lease receivables - current maturities
Persediaan - bersih                                         10         286.308           275.091          257.356          211.123       Inventories - net
Pajak dibayar dimuka                                        11         127.990           154.698           86.906            28.388      Prepaid taxes
Uang muka dan biaya dibayar dimuka                          12          81.464            51.232           41.360            32.159      Advances and prepaid expenses
Aset lancar lainnya                                                          155           1.086            2.999          148.872       Other current assets


Jumlah Aset Lancar                                                   1.724.408          2.042.975        1.786.196        1.065.772      Total Current Assets


ASET TIDAK LANCAR                                                                                                                        NONCURRENT ASSETS
Piutang lain-lain - bersih                                   8                                                                           Other accounts receivable - net
   Pihak ketiga                                                         69.044            64.894           72.458            28.517         Third parties
   Pihak berelasi                                           48               369                243              94        276.418          Related parties
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi                                                                                              Finance lease receivables - net of
   bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun            9         397.230           400.199          405.566                   -       current maturities
Aset pajak tangguhan - bersih                               42               308                313              607          3.998      Deferred tax assets - net
Beban yang ditangguhkan                                     13          25.664            28.705           27.561                   -    Deferred charges
Uang muka investasi                                      50e, 50s      170.125             7.061          234.313            58.599      Advances for investment
Investasi pada entitas asosiasi dan                                                                                                      Investments in associates and joint
   ventura bersama                                          14          15.593            26.811           38.880            47.400         venture
Aset keuangan lainnya - tidak lancar                                      7.249            6.790            1.274                 958    Other financial assets - noncurrent
                                                                                                                                         Advances for purchase of property,
Uang muka pembelian aset tetap                                          84.915            41.409           10.830             3.162         plant and equipment
Aset keuangan derivatif                                     50p                 42         8.696            2.270             1.500      Derivative financial assets
Suku cadang dan perlengkapan                                10          23.194            20.599           19.404             9.880      Spareparts and equipment
Hutan tanaman industri - bersih                             15            7.857            7.772            8.239             8.377      Industrial timber plantations - net
Tanaman perkebunan - bersih                                 16                   -                -        40.628            42.597      Plantation assets - net
Properti investasi - bersih                                 17          11.472            11.345           10.283             9.852      Investment properties - net
Aset tetap - bersih                                         18       2.402.807          2.354.458        2.125.147        1.687.092      Property, plant and equipment - net
Aset minyak dan gas bumi                                    19                   -                -                -         61.023      Oil and gas properties
Aset sewa operasi                                           20         342.293           316.671          318.705          341.018       Property on operating lease
Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                   21            4.577            9.098           18.457            12.953      Restricted cash in banks
Tagihan restitusi pajak                                     22            6.661            6.505           62.710            64.235      Claims for tax refund
Aset tidak berwujud - bersih                                23       1.684.268          1.684.585        1.685.213            9.511      Intangible assets - net
Aset tidak lancar lainnya                                                 9.120            3.362            3.208             3.248      Other noncurrent assets


Jumlah Aset Tidak Lancar                                             5.262.788          4.999.516        5.085.847        2.670.338      Total Noncurrent Assets


JUMLAH ASET                                                          6.987.196          7.042.491        6.872.043        3.736.110      TOTAL ASSETS




Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                  See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                         which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                        210
                                                                                        -1-
Page 231
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2019, 31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                              JUNE 30, 2019, DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)




                                                                     30 Juni/       31 Desember/     31 Desember/      31 Desember/
                                                         Catatan/    June 30,       December 31,     December 31,      December 31,
                                                           Notes      2019              2018             2017              2016
                                                                     US$ '000         US$ '000         US$ '000          US$ '000

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                   LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                 CURRENT LIABILITIES
Utang bank                                                  24                  -                -                -          60.000      Bank loans
Utang usaha kepada pihak ketiga                             25         418.747          569.519          483.615            359.351      Trade accounts payable to third parties
Utang lain-lain                                                         39.092           36.024             6.298            16.351      Other accounts payable
Uang muka yang diterima                                                 14.289           13.505           13.022             13.649      Advance payments received
Utang lain-lain kepada pihak berelasi                       48c         68.543           23.558                   -                 -    Other accounts payable to related party
Utang pajak                                                 26          32.319           35.808           53.878             50.710      Taxes payable
Biaya yang masih harus dibayar                                          53.596           59.841           61.137             45.953      Accrued expenses
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo                                                                                               Long-term liabilities - current
   dalam waktu satu tahun:                                                                                                                  maturities:
   Pinjaman jangka panjang                                  27         104.478          366.145         1.009.377            89.835         Long-term loans
   Utang obligasi dan wesel                                 28          55.137           64.010                   -         345.158         Bonds and notes payable


Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        786.201         1.168.410        1.627.327           981.007      Total Current Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                                                NONCURRENT LIABILITIES
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                         42         898.959          891.743          888.189            293.089      Deferred tax liabilities - net
Pendapatan ditangguhkan                                                         -                -                -           1.503      Deferred revenue
Utang lain-lain                                                                                                                          Other accounts payable
   Pihak berelasi                                           48                  -                -                -               45        Related parties
   Pihak ketiga                                                                 -                -          7.075             7.156         Third parties
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam waktu                                                                                                   Long-term liabilities - net of current
   satu tahun:                                                                                                                              maturities:
   Pinjaman jangka panjang                                  27       1.527.498         1.308.282        1.264.073           449.022         Long-term loans
   Utang obligasi dan wesel                                 28         967.574          915.672          355.572             36.594         Bonds and notes payable
Liabilitas keuangan derivatif                               50p         17.041           10.126             5.372                  40    Derivative financial liabilities
Liabilitas imbalan pasca kerja                              29          50.653           43.914           49.934             43.939      Post-employment benefits obligation
Estimasi biaya pembongkaran aset tetap                                    2.386            2.302            2.290             3.620      Decommissioning cost

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                     3.464.111         3.172.039        2.572.505           835.008      Total Noncurrent Liabilities

JUMLAH LIABILITAS                                                    4.250.312         4.340.449        4.199.832         1.816.015      TOTAL LIABILITIES

EKUITAS                                                                                                                                  EQUITY
Ekuitas yang diatribusikan kepada                                                                                                        Equity attributable to owners
   pemilik Entitas Induk                                                                                                                    of the Company
Modal saham - nilai nominal Rp 500 per saham                                                                                             Capital stock - par value of Rp 500 per share
   pada 30 Juni 2019, 31 Desember 2018 dan 2017 dan                                                                                         at June 30, 2019, December 31, 2018 and 2017
   Rp 1.000 per saham pada 31 Desember 2016                                                                                                 and Rp 1,000 per share at December 31, 2016
   Modal dasar - 55.800.000.000 saham pada                                                                                                  Authorized - 55,800,000,000 shares at
       30 Juni 2019, 31 Desember 2018 dan 2017                                                                                                   June 30, 2019, December 31, 2018 and 2017
       dan 27.900.000.000 saham pada                                                                                                             and 27,900,000,000 shares at
       31 Desember 2016                                                                                                                          December 31, 2016
   Modal ditempatkan dan disetor penuh -                                                                                                    Issued and fully paid -
       17.791.586.878 saham pada 30 Juni 2019                                                                                                    17,791,586,878 shares at June 30, 2019
       dan 31 Desember 2018,                                                                                                                     and December 31, 2018,
       13.959.785.568 saham pada 31 Desember                                                                                                     13,959,785,568 shares at December 31,
       2017 dan 6.979.892.784 saham pada                                                                                                         2017 and 6,979,892,784 shares at
       31 Desember 2016                                     30         947.615          947.615          811.899            811.899              December 31, 2016
Tambahan modal disetor                                      31         126.594          126.594          161.600            161.600      Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lainnya                                    33         179.189          179.189          179.189             69.161      Other equity component
Penghasilan komprehensif lain                               34        (216.516)         (208.956)        (203.931)         (205.081)     Other comprehensive income
Ekuitas entitas anak yang berasal dari                                                                                                   Equity in subsidiaries resulting from
   kombinasi bisnis sepengendali                           5,45                 -                -       210.157            293.812         business combination under common control
Saldo laba (defisit) - sejak kuasi reorganisasi                                                                                          Retained earnings (deficit) since quasi -
   pada tanggal 30 Juni 2011                                                                                                                reorganization on June 30, 2011
   Ditentukan penggunaannya                                               1.500            1.500                  -                 -       Appropriated
   Tidak ditentukan penggunaannya                                      147.825          136.915          126.675              8.559         Unappropriated

Jumlah                                                               1.186.207         1.182.857        1.285.589         1.139.950      Total

Dikurangi biaya perolehan saham diperoleh kembali -                                                                                      Less costs of treasury stock -
   100.487.200 saham pada 30 Juni 2019                                                                                                      100,487,200 shares at June 30, 2019
   dan 31 Desember 2018,                                                                                                                    and December 31, 2018,
   79.501.200 saham pada 31 Desember 2017 dan                                                                                               79,501,200 shares at December 31, 2017 and
   39.250.600 saham pada 31 Desember 2016                   32           (8.041)          (8.041)          (4.576)           (4.407)        39,250,600 shares at December 31, 2016

Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada                                                                                                 Total Equity attributable to owners of
   pemilik Entitas Induk                                             1.178.166         1.174.816        1.281.013         1.135.543         the Company

Kepentingan nonpengendali                                   35       1.558.718         1.527.226        1.391.198           784.551      Non-controlling interests

Jumlah Ekuitas                                                       2.736.884         2.702.042        2.672.211         1.920.094      Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                        6.987.196         7.042.491        6.872.043         3.736.109      TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                  See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                         which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                       211
                                                                                       -2-
Page 232
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                             CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
30 JUNI 2019 DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                        JUNE 30, 2019 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016                                                                                                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016


                                                                     2019             2018                    2018              2017               2016
                                                     Catatan/   (Enam bulan/       (Enam bulan/         (Satu tahun/         (Satu tahun/      (Satu tahun/
                                                      Notes     Six months )       Six months )             One year )        One year )        One year )
                                                                  US$ '000           US$ '000               US$ '000          US$ '000           US$ '000

OPERASI YANG DILANJUTKAN                                                                                                                                          CONTINUNING OPERATIONS

PENDAPATAN BERSIH                                     36,48          1.302.296        1.550.365               3.075.561         2.851.971         2.105.922       NET REVENUES

BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN                                                                                                                                        COST OF REVENUES AND DIRECT
    BEBAN LANGSUNG                                     37             973.431         1.104.862               2.270.124         1.973.146         1.493.532           COSTS

LABA KOTOR                                                            328.865           445.503                 805.437           878.825           612.390       GROSS PROFIT

Beban penjualan                                        38              (22.467)         (20.945)                (40.472)          (43.483)           (43.818)     Selling expenses
Beban umum dan administrasi                            39              (51.376)         (54.706)               (102.764)          (90.999)           (45.204)     General and administrative expenses
Beban keuangan                                         40              (99.175)        (114.097)               (208.349)         (156.021)           (56.005)     Finance costs
Kerugian kurs mata uang asing - bersih                                  (1.156)          (9.910)                (12.284)           (3.113)                (459)   Loss on foreign exchange - net
Bagian rugi entitas asosiasi dan ventura                                                                                                                          Share in loss of associates
    bersama - bersih                                                    (7.182)          (3.372)                 (8.445)           (8.517)            (5.426)         and joint venture - net
Rugi dari pelunasan dipercepat Senior                                                                                                                             Loss on redemption of Senior
    Secured Notes                                      28                      -                  -                  (331)        (10.259)                   -        Secured Notes
Keuntungan dan kerugian lain-lain - bersih             41               1.565             8.034                  23.017            24.195             17.448      Other gains and losses - net

LABA SEBELUM PAJAK                                                    149.074           250.507                 455.809           590.628           478.926       PROFIT BEFORE TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - BERSIH                       42              (81.331)        (106.512)               (197.643)         (210.514)         (140.318)      INCOME TAX EXPENSE - NET

LABA PERIODE BERJALAN DARI OPERASI                                                                                                                                PROFIT FOR THE PERIOD FROM
    YANG DILANJUTKAN                                                   67.743           143.995                 258.166           380.114           338.608           CONTINUING OPERATIONS

OPERASI YANG DIHENTIKAN                                                                                                                                           DISCONTINUED OPERATIONS
    Rugi periode berjalan dari operasi yang                                                                                                                           Post-tax loss for the periods from
         dihentikan setelah pajak                      46                      -         (7.587)                (16.100)           (5.140)           (10.911)            discontinued operations


LABA PERIODE BERJALAN                                                  67.743           136.408                 242.066           374.974           327.697       PROFIT FOR THE PERIOD


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                                                     OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                                                                                           Items that will not be reclassified
    ke laba rugi:                                                                                                                                                     subsequently to profit or loss:
    Pengukuran kembali atas program                                                                                                                                   Remeasurement of defined
         imbalan pasti, setelah pajak                                   (1.171)           3.954                   5.562            (5.039)            (1.495)            benefits obligation, net of tax
Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                                                                                 Items that may be reclassified
    ke laba rugi:                                                                                                                                                     subsequently to profit or loss:
    Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                            (1.731)           2.472                  (5.151)            2.115             (1.787)         Foreign currency translation adjustment
    Bagian efektif atas perubahan nilai wajar atas                                                                                                                    Effective portion of changes in fair
         lindung nilai arus kas                                        (16.294)          15.719                  10.214            (4.026)                   -           value of cash flow hedge
    Laba (rugi) yang belum direalisasi dari                                                                                                                           Unrealized gain (loss) on available-
         pemilikan efek tersedia untuk dijual                               928                 (9)                   (20)             (18)                (24)          for-sale securities

Jumlah penghasilan (beban) komprehensif lain                                                                                                                      Total other comprehensive income
    periode berjalan                                                   (18.268)          22.136                  10.605            (6.968)            (3.306)         (loss) for the period

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                                                                   TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
    PERIODE BERJALAN                                                   49.475           158.544                 252.671           368.006           324.391           FOR THE PERIOD

LABA PERIODE BERJALAN YANG                                                                                                                                        PROFIT FOR THE PERIOD
    DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                                                                             ATTRIBUTABLE TO:
    Pemilik entitas induk                                              10.910            41.649                  72.226           154.196           150.102           Owners of the Company
    Kepentingan nonpengendali                          35              56.833            94.759                 169.840           220.778           177.595           Non-controlling interests

Laba periode berjalan                                                  67.743           136.408                 242.066           374.974           327.697       Profit for the period

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE                                                                                                                           TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR
    BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                                                               THE PERIOD ATTRIBUTABLE TO:
    Pemilik entitas induk                                               3.350            51.215                  72.879           152.700           147.444           Owners of the Company
    Kepentingan nonpengendali                                          46.125           107.329                 179.792           215.306           176.947           Non-controlling interests

Jumlah Penghasilan Komprehensif                                                                                                                                   Total Comprehensive Income
    Periode Berjalan                                                   49.475           158.544                 252.671           368.006           324.391           for the Period

LABA (RUGI) PER SAHAM **)                                                                                                                                         EARNINGS (LOSS) PER SHARE **)
    (dalam Dolar Amerika Serikat penuh)                43                                                                                                             (in United States Dollar full amount)
    Dasar                                                                                                                                                             Basic
    Operasi yang dilanjutkan                                           0,0001            0,0007                  0,0011            0,0023             0,0023          From continuing operations
    Operasi yang dihentikan                                                    -        (0,0001)                (0,0002)          (0,0001)           (0,0002)         From discontinued operations


    Dilusi                                                                                                                                                            Diluted
    Operasi yang dilanjutkan                                           0,0001            0,0007                  0,0011            0,0023             0,0023          From continuing operations
    Operasi yang dihentikan                                                    -        (0,0001)                (0,0002)          (0,0001)           (0,0002)         From discontinued operations


**) Telah disesuaikan sehubungan dengan dampak                                                                                                                    **) Adjusted including the effects of Right
    Penerbitan Saham Baru dan pemecahan nilai                                                                                                                         Issue and nominal stock split (Note 43)
    nominal saham (Catatan 43)


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                                   See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                                            which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                                      212
                                                                                                      -3-
Page 233
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                                                                                                                                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                                                                                                                                 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                                                                                                                                                                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
30 JUNI 2019 DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                                                                                                                                                         JUNE 30, 2019 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016                                                                                                                                                                                                                                                                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016

                                                                                                                                                                                                                                         Ekuitas yang
                                                                                                                                                            Ekuitas entitas anak                                                        diatribusikan
                                                                                                   Tambahan                              Penghasilan         yang berasal dari                                              Modal      kepada pemilik
                                                                                                      modal                             komprehensif         kombinasi bisnis/                  Saldo laba/                saham        entitas induk/
                                                                         Modal ditempatkan           disetor/         Komponen               lain/         Equity in subsidiaries            Retained earnings            diperoleh         Equity            Kepentingan           Jumlah
                                                                         dan disetor penuh/        Additional       ekuitas lainnya/        Other             resulting from          Ditentukan       Tidak ditentukan   kembali/       attributable        nonpengendali/        ekuitas/
                                                              Catatan/     Issued and fully          paid-in         Other equity      comprehensive             business           penggunaannya/      penggunaannya/    Treasury    to the owners of       Non-controlling         Total
                                                               Notes      paid capital stock         capital         components            income              combination           Appropriated       Unappropriated     stocks       the Company             interests           equity
                                                                              US$ '000              US$ '000           US$ '000           US$'000                 US$'000              US$ '000             US$ '000      US$ '000        US$ '000              US$ '000           US$ '000
Saldo per 1 Januari 2016                                                            811.899           161.600                66.524          (202.180)                 275.171                    -          (123.145)            -            989.869                641.490       1.631.359        Balances as of January 1, 2016

Modal saham dibeli kembali                                       32                            -                -                  -                   -                       -                  -                  -      (4.407)              (4.407)                       -        (4.407)      Treasury stocks
Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                  Change in equity in relation to equity
   instrumen ekuitas entitas anak                                                              -                -             2.637                    -                       -                  -                  -            -               2.637               (12.000)          (9.363)         instrument in subsidiary
Pembagian dividen entitas anak kepada                                                                                                                                                                                                                                                                Dividend distributed by subsidiary
   kepentingan nonpengendali                                                                   -                -                  -                -                         -                   -                 -             -                  -                (21.886)        (21.886)          to non-controlling interests
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                 -                -                  -           (2.658)                        -                   -           150.102             -            147.444                176.947         324.391        Total comprehensive income for the year
Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis                                        -                -                  -             (243)                   18.641                   -           (18.398)            -                  -                      -               -        Equity in subsidiaries resulting from business combination
Saldo per 31 Desember 2016                                                          811.899           161.600                69.161          (205.081)                 293.812                    -              8.559      (4.407)          1.135.543                784.551       1.920.094        Balance as of December 31, 2016
Modal saham dibeli kembali                                       32                            -                -                  -                   -                       -                  -                  -        (169)                (169)                       -         (169)       Treasury stocks
Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                  Change in equity in relation to equity
   instrumen ekuitas entitas anak                               33,35                          -                -           110.028                    -              (117.089)                   -                  -            -              (7.061)              474.280         467.219           instrument in subsidiary
Pembagian dividen entitas anak kepada                                                                                                                                                                                                                                                                Dividend distributed by subsidiary
   kepentingan nonpengendali                                                                   -                -                  -                -                         -                   -                 -             -                  -                (82.939)        (82.939)          to non-controlling interests
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                 -                -                  -           (1.496)                        -                   -           154.196             -            152.700                215.306         368.006        Total comprehensive income for the year
Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis                                        -                -                  -            2.646                    33.434                   -           (36.080)            -                  -                      -               -        Equity in subsidiaries resulting from business combination
Saldo per 31 Desember 2017                                                          811.899           161.600               179.189          (203.931)                 210.157                    -           126.675       (4.576)          1.281.013              1.391.198       2.672.211        Balance as of December 31, 2017
Penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu                                         135.716           490.599                      -                   -                       -                  -                  -           -             626.315                         -      626.315        Rights issuance
Modal saham dibeli kembali                                       32                       -                 -                      -                   -                       -                  -                  -      (3.465)             (3.465)                        -       (3.465)       Treasury stocks
Pembagian dividen entitas anak kepada                                                                                                                                                                                                                                                                Dividend distributed by subsidiary




213
   kepentingan nonpengendali                                                                   -                -                  -                   -                       -                  -                  -            -                      -            (28.013)         (28.013)         to non-controlling interests
Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                  Change in equity in relation to equity
   instrumen ekuitas entitas anak                               33,35                          -                -                  -                   -                    307                   -                  -            -                 307                   460             767           instrument in subsidiary
Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                                                                                                                                                                                              Difference in value of restructuring transactions
   entitas sepengendali                                         31,45                          -      (525.605)                    -                -                 (216.142)                  -                   -            -           (741.747)                     -        (741.747)          among entities under common control
Pembagian dividen                                                30                            -             -                     -                -                        -                   -             (30.000)           -            (30.000)                     -         (30.000)       Dividend distribution
Cadangan umum                                                    30                            -             -                     -                -                        -               1.500              (1.500)           -                  -                      -               -        General reserve
Jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan                                                             -                     -            9.566                        -                   -              41.649            -             51.215                107.329         158.544        Total comprehensive income for the period
Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis                                        -             -                     -           (5.678)                   5.678                   -             (13.253)           -            (13.253)                     -         (13.253)       Equity in subsidiaries resulting from business combination

Saldo per 30 Juni 2018                                                              947.615           126.594               179.189          (200.043)                         -             1.500            123.571       (8.041)          1.170.385              1.470.974       2.641.359        Balance as of June 30, 2018

Saldo per 1 Januari 2018                                                            811.899           161.600               179.189          (203.931)                 210.157                    -           126.675       (4.576)          1.281.013              1.391.198       2.672.211        Balances as of January 1, 2018

Penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu                                         135.716           490.599                      -                   -                       -                  -                  -           -             626.315                         -      626.315        Rights issuance
Modal saham dibeli kembali                                       32                       -                 -                      -                   -                       -                  -                  -      (3.465)             (3.465)                        -       (3.465)       Treasury stocks
Pembagian dividen entitas anak kepada                                                                                                                                                                                                                                                                Dividend distributed by subsidiary
   kepentingan nonpengendali                                                                   -                -                  -                   -                       -                  -                  -            -                      -            (44.224)         (44.224)         to non-controlling interests
Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                  Change in equity in relation to equity
   instrumen ekuitas entitas anak                               33,35                          -                -                  -                   -                    307                   -                  -            -                 307                   460             767           instrument in subsidiary
Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                                                                                                                                                                                              Difference in value of restructuring transactions
   entitas sepengendali                                         31,45                          -      (525.605)                    -                -                 (229.395)                  -                   -            -           (755.000)                     -        (755.000)          among entities under common control
Pembagian dividen                                                30                            -             -                     -                -                        -                   -             (47.233)           -            (47.233)                     -         (47.233)       Dividend distribution
Cadangan umum                                                    30                            -             -                     -                -                        -               1.500              (1.500)           -                  -                      -               -        General reserve
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                               -                     -              653                        -                   -              72.226            -             72.879                179.792         252.671        Total comprehensive income for the year
Ekuitas entitas anak yang berasal dari kombinasi bisnis                                        -             -                     -           (5.678)                  18.931                   -             (13.253)           -                  -                      -               -        Equity in subsidiaries resulting from business combination
Saldo per 31 Desember 2018                                                          947.615           126.594               179.189          (208.956)                         -             1.500            136.915       (8.041)          1.174.816              1.527.226       2.702.042        Balance as of December 31, 2018
Pembagian dividen entitas anak kepada                                                                                                                                                                                                                                                                Dividend distributed by subsidiary
   kepentingan nonpengendali                                     35                            -                -                  -                   -                       -                  -                  -            -                      -            (14.681)         (14.681)         to non-controlling interests
Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                                                                                                                                                                                                                                  Change in equity in relation to equity
   instrumen ekuitas entitas anak                               33,35                          -                -                  -                -                                             -                  -            -                   -                    48              48           instrument in subsidiary
Jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan                                               -                -                  -           (7.560)                         -                  -             10.910            -               3.350                46.125          49.475        Total comprehensive income for the period

Saldo per 30 Juni 2019                                                              947.615           126.594               179.189          (216.516)                         -             1.500            147.825       (8.041)          1.178.166              1.558.718       2.736.884        Balance as of June 30, 2019


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                                                                                                                                                                                       See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                                                                                                                                                                                                which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                                                                                                            213
Page 234
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
30 JUNI 2019 DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                          JUNE 30, 2019 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016                                                                                                                                           DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016


                                                                     2019             2018                 2018             2017              2016
                                                  Catatan/    (Enam bulan/         (Enam bulan/      (Satu tahun/        (Satu tahun/      (Satu tahun/
                                                    Notes     Six months )         Six months )       One year )          One year )        One year )
                                                                US$ '000            US$ '000          US$ '000            US$ '000          US$ '000


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                                                               CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan                       7,36         1.321.469           1.580.937            3.136.114        2.735.207         2.002.860        Cash receipts from customers
Pembayaran kas kepada :                                                                                                                                       Cash paid to :
  Pemasok dan lainnya                                           (1.045.922)         (1.180.152)       (2.225.831)         (1.869.293)       (1.390.685)       Suppliers and others
  Karyawan                                                            (66.551)         (45.503)             (53.088)         (35.247)          (24.438)       Employees


Kas dihasilkan dari operasi                                          208.996           355.282             857.195           830.667           587.737        Cash generated from operations
Penerimaan restitusi pajak                                            39.106            35.663              77.898            28.108            65.638        Tax restitution received
Pembayaran pajak penghasilan                                          (86.057)        (119.951)           (254.417)         (244.127)          (79.317)       Payment of income taxes
Pembayaran beban keuangan                                             (92.257)         (77.249)           (163.359)         (122.222)          (50.089)       Payment of finance charges
Arus kas masuk dari aktivitas operasi                                                                                                                         Net cash inflows from operating activities
  atas operasi yang dihentikan                                                -         (2.710)             24.840            20.292            12.784           of discontinued operations


Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                           69.788           191.035             542.157           512.718           536.754        Net Cash Provided by Operating Activities


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                                                                             CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan bunga                                     41                 4.250            5.224              10.318             3.643             2.080        Interest received
Penerimaan dividen tunai                                                      -              272             1.269                     -                 -    Dividends received
Bagi hasil operasi                                                          961              722             1.326                 899           3.059        Operational profit sharing
Penambahan investasi pada entitas
  asosiasi dan ventura bersama                       14                     (73)             (35)                 (35)             (18)         (1.954)       Investment in an associate and joint venture
Penempatan pada aset keuangan lainnya                                 (13.794)          (1.771)             (31.654)         (17.120)           (4.556)       Placement of other financial assets
Pembayaran uang muka pembelian                                                                                                                                Payment of advance for purchase of property,
  aset tetap                                                          (50.183)          (5.463)             (36.586)         (10.820)           (3.161)         plant and equipment
Perolehan aset tetap                                18,47            (124.156)        (155.667)           (370.815)         (218.380)         (129.974)       Acquisition of property, plant and equipment
Penambahan aset tak berwujud                                                  -           (104)                   (16)        (3.098)                    -    Additions of intangible assets
Penambahan suku cadang dan peralatan                                   (2.595)            (284)              (1.195)               (74)           (777)       Additions of spare parts and supplies
Pembayaran uang muka investasi                                       (163.064)                 -             (7.061)        (175.714)          (58.599)       Payment of advance on investment
Pencairan (penambahan) deposito jangka                                                                                                                        Withdrawal of (additions to) long and
  pendek dan jangka panjang                                                   -                -                    -          5.000             1.566          short-term time deposits
Hasil penjualan aset tetap                                                    -                -                    -                  -             250      Proceeds from sale of property and equipment
Penambahan properti investasi                        17                     (49)          (244)               (166)           (1.619)             (261)       Additions of an investment property
Penambahan beban yang ditangguhkan                                           (3)         1.331               (1.144)          (3.481)                    -    Additions to deferred charges
Deposit atas akuisisi entitas anak                                            -                -                    -        137.327          (137.327)       Deposits on acquisition of subsidiaries
Arus kas keluar neto dari akuisisi                                                                                                                            Net cash outflow on acquisitions of
  entitas anak                                                                -                -                    -     (1.933.359)                    -      subsidiaries
Arus kas keluar neto dari akuisisi atas                                                                                                                       Net cash outflow on acquisitions of
  entitas anak dengan hak partisipasi                                         -                -                    -        (26.609)                    -      subsidiary with participant interest
Arus kas masuk (keluar) neto pelepasan                                                                                                                        Net cash inflow (outflow) on disposal of
  entitas anak                                                                -                -            63.569            (2.805)                    -      subsidiaries
Penerimaan dari piutang lain-lain                                                                                                                             Proceeds from other receivable
  kepada pihak berelasi                                                       -                -                    -        175.714            60.099          from a related party
Arus kas masuk (keluar) bersih dari aktivitas                                                                                                                 Net cash inflow (outflows) from investing
  investasi operasi yang dihentikan                                           -         (4.243)              1.861            (3.861)          (16.166)          activities of discountinued operations


Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
  Investasi                                                          (348.706)        (160.262)           (370.329)       (2.074.374)         (285.722)       Net Cash Used in Investing Activities




Informasi atas aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak                                                                                                       Information of non-cash investing and financing
mempengaruhi arus kas diungkapkan dalam Catatan 47                                                                                                                                 activities are disclosed in Note 47


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                                  See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                                          which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                                    214
                                                                                                    -5-
Page 235
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                            CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR                                                                                                                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED
30 JUNI 2019 DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                     JUNE 30, 2019 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


                                                                     2019           2018               2018            2017              2016
                                                  Catatan/    (Enam bulan/       (Enam bulan/     (Satu tahun/      (Satu tahun/      (Satu tahun/
                                                    Notes     Six months )       Six months )      One year )        One year )        One year )
                                                                US$ '000          US$ '000         US$ '000          US$ '000          US$ '000
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                                                        CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari nonpengendali
  sehubungan dengan penawaran umum                                                                                                                       Proceeds from non-controlling interest regarding
  terbatas entitas anak                                                     -                -                  -       371.357                     -       limited public offering by subsidiary
Penerimaan hasil emisi dari penawaran
  umum terbatas                                                             -        111.756           111.756                    -                 -    Proceeds from limited public offering
Pembayaran biaya emisi penawaran
  umum terbatas                                                             -         (6.172)            (6.172)                  -                 -    Payment of public offering issuance costs
Penempatan pada rekening bank yang
  dibatasi penggunaannya                                              (17.638)       (18.228)          (295.279)       (124.685)                    -    Placement of restricted cash in bank
Pencairan pada rekening bank yang
  dibatasi penggunaannya                                             267.606                 -                  -                 -         1.198        Withdrawal of restricted cash in bank
Penerimaan pinjaman jangka panjang                                   275.067                 -         200.171        2.059.434           283.803        Proceeds from long-term loans
Pembayaran biaya perolehan pinjaman                                   (27.115)       (12.122)           (14.589)        (64.288)           (3.463)       Payment of transaction costs
Pembayaran utang obligasi                                                   -                -           (9.860)                  -                 -    Payment of bonds payable
Pembayaran dividen :                                                                                                                                     Dividend payment:
  Perusahaan                                                                -                -          (47.223)                  -                 -       The Company
  Entitas anak                                                        (14.681)       (28.013)           (44.224)        (82.939)          (33.886)          Subsidiaries
Pembayaran utang bank                                                       -                -                  -       (50.329)         (266.238)       Payment of bank loans
Pembayaran pinjaman jangka panjang                                   (336.820)      (701.868)          (795.200)       (271.487)         (316.449)       Payment of long-term loans
Penerimaan utang bank                                                       -                -                  -                 -       280.135        Proceeds from bank loans
Penerimaan utang obligasi                                             52.156         614.713           649.055          326.858            37.510        Proceeds from bonds payable
Pembelian saham diperoleh kembali                                           -         (3.465)            (3.465)           (169)           (4.407)       Purchase of treasury stocks
Pembayaran utang lain-lain
   kepada pihak berelasi                                                    -                -                  -                 -        (3.402)       Payment of other payable to a related party
Pelunasan dipercepat senior secured notes                                   -                -                  -      (360.259)                    -    Redemption of senior secured notes
Kontribusi modal dari kepentingan                                                                                                                        Capital contribution from non-controlling
  non-pengendali                                                            -                -                  -       271.178                     -       interests
Arus kas (keluar) masuk bersih dari aktivitas                                                                                                            Net cash (outflows) inflows from financing
  pendanaan operasi yang dihentikan                                         -          7.074            (22.474)        (17.501)            5.390           activities of discountinued operations


Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)                                                                                                              Net Cash Provided by (Used in)
  Aktivitas Pendanaan                                                198.575         (36.325)          (277.504)      2.057.170           (19.809)          Financing Activities


KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                                                                                                                          NET INCREASE (DECREASE) IN CASH
  DAN SETARA KAS                                                      (80.343)        (5.552)          (105.676)        495.514           231.223           AND CASH EQUIVALENTS


Reklasifikasi kas dan setara kas kelompok                                                                                                                Reclassification of disposal group's
  lepasan                                                                   -           (234)                   -                 -                 -       cash and equivalents


                                                                                                                                                         CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                       6              800.572         906.248           906.248          410.734           179.511           AT BEGINNING OF PERIOD


                                                                                                                                                         CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                      6              720.229         900.462           800.572          906.248           410.734           AT END OF PERIOD




Informasi atas aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak                                                                                                  Information of non-cash investing and financing
mempengaruhi arus kas diungkapkan dalam Catatan 47                                                                                                                           activities are disclosed in Note 47


Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan                                                                             See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.                                                                     which are an integral part of the consolidated financial statements.




                                                                                                 215
                                                                                                 -6-
Page 236
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016                                                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016

1.   UMUM                                                                     1. GENERAL

     a. Pendirian dan Informasi Umum                                              a. Establishment and General Information

       PT Barito Pacific Tbk (“Perusahaan”) didirikan                                  PT Barito Pacific Tbk (“the Company”) was
       dalam rangka Undang-Undang Penanaman                                            established within the framework of the Domestic
       Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968                                             Capital Investment Law No. 6, year 1968 based
       berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H.                                  on Notarial Deed No. 8 of Kartini Muljadi, S.H.
       No. 8 tanggal 4 April 1979 dengan nama                                          dated April 4, 1979 under the name of PT Bumi
       PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan. Anggaran                                      Raya Pura Mas Kalimantan. The Company’s
       Dasar Perusahaan telah mendapat pengesahan                                      Articles of Association was approved by the
       dari   Menteri    Kehakiman     dengan    Surat                                 Ministry of Justice in its Decision Letter
       Keputusan No. J.A.5/195/8 tanggal 23 Juli 1979                                  No. J.A.5/195/8 dated July 23, 1979 and was
       dan telah diumumkan dalam Berita Negara                                         published in State Gazette of Republic of
       Republik Indonesia No. 84, Tambahan No. 24                                      Indonesia No. 84, Supplement No. 24 dated
       tanggal 19 Oktober 1979. Berdasarkan Akta                                       October 19, 1979. Based on Notarial Deed
       Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 33 tanggal                                  No. 33    of Benny Kristianto, S.H. dated
       29 Agustus    2007,   Perusahaan    melakukan                                   August 29, 2007, the Company changed its
       perubahan nama menjadi PT Barito Pacific Tbk.                                   name to PT Barito Pacific Tbk. The Company’s
       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                                       Articles of Association have been amended
       beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta                                   several times, most recently by Notarial Deed
       Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                                            No. 27 of the Extraordinary General Meeting
       (RUPSLB) No. 27 tanggal 30 Agustus 2018,                                        (EGMS), dated August 30, 2018 concerning,
       menyetujui di antaranya perubahan modal                                         among others, the changes in additional issued
       ditempatkan       dan      disetor     menjadi                                  and paid-up capital into 17,791,586,878 shares.
       17.791.586.878 saham.

       Perusahaan mulai beroperasi secara komersial                                    The Company started its commercial operations
       pada tahun 1983. Perusahaan berdomisili di                                      in 1983. The Company is domiciled in
       Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat,                                 Banjarmasin with its plants located in Jelapat,
       Banjarmasin. Kantor Perusahaan berada di                                        Banjarmasin. The Company’s office in Jakarta is
       Jakarta dengan alamat di Wisma Barito Pacific,                                  located at Wisma Barito Pacific, Jl. Letjen
       Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.                                        S. Parman Kav. 62-63 Jakarta.

       Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                                            According to article 3 of the Company’s Articles
       Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan                                   of Association, the Company’s scope of business
       bergerak dalam bidang kehutanan, perkebunan,                                    activities comprises of forestry related business,
       pertambangan, industri, properti, perdagangan,                                  plantation, mining, industry, property, trading,
       energi terbarukan dan transportasi.                                             renewable energy and transportation.

       Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak                                     The Company and its subsidiaries (“the Group”)
       (“Grup”) sebanyak 3.266, 3.263, 3.103 dan                                       have total number of employees of 3,266, 3,263,
       2.611 karyawan pada tanggal 30 Juni 2019,                                       3,103 and 2,611 employees at June 30, 2019,
       31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                                                December      31,  2018,   2017    and    2016,
                                                                                       respectively.

       Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha                                       The Company belongs to a group of companies
       Barito Pacific. Susunan pengurus Perusahaan                                     owned by Barito Pacific. The Company’s
       adalah sebagai berikut:                                                         management consists of the following:

                                      30 Juni/                                31 Desember/December 31,
                                   June 30, 2019              2018                     2017                       2016
       Dewan Komisaris                                                                                                          Board of Commissioners
       Presiden Komisaris      Prajogo Pangestu      Prajogo Pangestu          Prajogo Pangestu          Prajogo Pangestu       President Commissioner
       Komisaris               Lim Chong Thian       Harlina Tjandinegara      Harlina Tjandinegara      Harlina Tjandinegara   Commissioner
       Komisaris Independen    Henky Susanto         Alimin Hamdy              Alimin Hamdy              Alimin Hamdy           Independent Commissioners
                               Salwati Agustina

       Direksi                                                                                                                  Board of Directors
       Direktur Utama          Agus Salim Pangestu   Agus Salim Pangestu       Agus Salim Pangestu       Agus Salim Pangestu    President Director
       Wakil Presiden Utama    Rudy Suparman         Rudy Suparman             Rudy Suparman                        -           Vice President Director
       Direktur                Andry Setiawan        Andry Setiawan            Salwati Agustina          Salwati Agustina       Director

       Direktur Independen     David Kosasih         David Kosasih             Henky Susanto             Henky Susanto          Independent Director

       Komite Audit                                                                                                             Audit Committee
       Ketua                   Henky Susanto         Alimin Hamdy              Alimin Hamdy              Alimin Hamdy           Chairman
       Anggota                 Jennywati Soewito     Dikdik Sugiharto          Dikdik Sugiharto          Dikdik Sugiharto       Members
                               Toni Setioko          Kurniadi                  Kurniadi                  Kurniadi

       Sekretaris Perusahaan   Diana Arsiyanti       Diana Arsiyanti           Diana Arsiyanti           Diana Arsiyanti        Corporate Secretary
       Satuan Kerja Audit                                                                                                       Internal Audit
         Internal              Erwin Haris           Erwin Haris               Erwin Haris               Erwin Haris              Unit




                                                                        -7-
                                                                     216
Page 237
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    b. Penawaran Umum Saham Perusahaan                        b. Public Offering of Shares of the Company

       Perusahaan telah mendapatkan pernyataan                   The Company obtained the notice of effectivity
       efektif dari Ketua Bapepam (sekarang Otoritas             from     Chairman     of    Bapepam      (currently
       Jasa       Keuangan/OJK)     dengan      Surat            Financial    Service      Authority/OJK)     Letter
       No. S-1319/PM/1993 pada tanggal 11 Agustus                No. S-1319/PM/1993 dated August 11, 1993,
       1993 untuk melakukan penawaran umum atas                  for the public offering of 85,000,000 shares with
       85.000.000 saham dengan nilai nominal                     offering price of Rp 1,000 per share and par
       Rp 1.000 per saham kepada masyarakat                      value of Rp 7,200 per share. In October 1994,
       dengan harga penawaran sebesar Rp 7.200 per               the Company issued bonus shares of one (1)
       saham. Pada bulan Oktober 1994, Perusahaan                share for every outstanding share totalling
       menerbitkan saham bonus sebanyak 1 saham                  700,000,000 shares with a par value of
       untuk setiap saham yang dimiliki melalui                  Rp 1,000 per share. Furthermore, in December
       kapitalisasi  agio   saham    dengan   jumlah             2002, and January and August 2003, the
       keseluruhan 700.000.000 saham dengan nilai                Company issued additional 1,177,988,116
       nominal Rp 1.000 per saham. Selanjutnya, pada             shares, 35,524,510 shares and 3,947,168
       bulan Desember 2002, Januari dan Agustus                  shares, with a par value of Rp 1,000 per share,
       2003, Perusahaan telah mencatatkan tambahan               respectively, in connection with the Company’s
       masing-masing       1.177.988.116     saham,              loan restructuring scheme.
       35.524.510 saham dan 3.947.168 saham
       dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham
       sehubungan dengan restrukturisasi pinjaman
       Perusahaan.

       Pada tanggal 14 November 2007, Perusahaan                 On November 14, 2007, the Company obtained
       memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK              the notice of effectivity from the Chairman of
       dengan suratnya No. S-5268/BL/2007 untuk                  OJK in his letter No. S-5268/BL/2007 for its
       melakukan Penawaran Umum Terbatas I                       limited offering of 4,362,432,990 shares
       dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                   through   Preemptive      Rights  Issue  I  to
       sebesar 4.362.432.990 saham. Saham-saham                  stockholders. These shares were listed in the
       tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta               Jakarta and Surabaya Stock Exchange (currently
       dan Surabaya (sekarang Bursa Efek Indonesia).             Indonesia Stock Exchange).

       Pada tanggal 12 Juli 2017, Perusahaan                     On July 12, 2017, the Company obtained
       telah  mendapat     persetujuan   dari  Bursa             approval from Indonesia Stock Exchange with
       Efek       Indonesia       dengan       Surat             Letter No. 5-03609/BEI.PPI/07-2017 for the
       No.      5-03609/BEI.PPI/07-2017        untuk             stock split from Rp 1,000 per share to become
       pemecahan nilai nominal saham dari Rp 1.000               Rp 500 per share, which resulted to the
       per saham menjadi Rp 500 per saham dimana                 Company’s outstanding shares to increase
       jumlah   lembar    saham     Perusahaan  dari             from 6,979,892,784 shares to 13,959,785,568
       6.979.892.784 saham menjadi 13.959.785.568                shares.
       saham.

       Pada tanggal 22 Mei 2018, Perusahaan                      On May 22, 2018, the Company obtained the
       memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK              notice of effectivity from the Chairman of OJK in
       dengan suratnya No. S-54/D.04/2018 untuk                  his letter No. S-54/D.04/2018 for its limited
       melakukan Penawaran Umum Terbatas II                      offering of up to 4,399,777,259 shares through
       dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                   Preemptive Rights Issue II to stockholders.
       sebesar 4.399.777.259 saham. Saham-saham                  These shares were listed in the Indonesia Stock
       tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.            Exchange.

       Pada tanggal 30 Juni 2019, seluruh saham                  As of June 30, 2019, all of the Company’s
       Perusahaan      yang  beredar      sejumlah               outstanding shares totaling to 17,791,586,878
       17.791.586.878 saham telah dicatatkan pada                shares are listed in the Indonesia Stock
       Bursa Efek Indonesia.                                     Exchange.




                                                        -8-
                                                    217
Page 238
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    c. Entitas Anak yang Dikonsolidasi                                                                                              c. Consolidated Subsidiaries
       Entitas anak Grup pada akhir periode pelaporan                                                                                   The Group’s subsidiaries at the end of reporting
       adalah sebagai berikut:                                                                                                          period are as follows:
                                                                                                       Persentase Pemilikan/                         Tahun Operasi
                                                                                                      Percentage of ownership                          Komersial/                         Jumlah aset/Total assets
                                                                      Domisili/        30 Juni/              31 Desember/December 31,              Start of commercial     30 Juni/               31 Desember/December 31,
                         Entitas Anak/Subsidiaries                    Domicile       June 30, 2019     2018            2017           2016             operations        June 30, 2019     2018              2017             2016
                                                                                          %              %              %               %                                  US$ '000       US$ '000         US$ '000          US$ '000
       Petrokimia/Petrochemical
         PT Chandra Asri Petrochemical Tbk ("CAP")                     Jakarta                                                                            1993              3.187.662      3.173.486        2.987.304        2.129.269
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                              41,51          41,51          41,51          45,04
              Tidak langsung melalui MG, entitas anak/
              Indirect through MG, subsidiary                                                 4,75           4,75           4,75            5,15
         PT Styrindo Mono Indonesia ("SMI")                            Jakarta                                                                            1993                314.536       314.852           306.959          278.929
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
           Indirect ownership through CAP                                                  46,26          46,26          46,26          50,18
         PT Petrokimia Butadiene Indonesia ("PBI")                     Jakarta                                                                            2013                263.328       278.332           217.729          190.343
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
           Indirect ownership through CAP                                                  46,25          46,25          46,25          50,18
         PT Chandra Asri Perkasa ("CAP2")                              Jakarta                                                                           Tahap                193.552       196.927            89.260                   -
           Pemilikan tidak langsung melalui CAP/                                                                                                    Pengembangan/
           Indirect ownership through CAP                                                  45,80          45,80          45,80                 -   Development stage
           Pemilikan tidak langsung melalui SMI/
           Indirect ownership through SMI                                                     0,46           0,46           0,46               -
       Energi panas bumi dan pembangkit listrik/
         Geothermal energy and power plant
         Star Energy Group Holdings Pte. Ltd (SEGHPL)                 Singapura/                                                                          2012              3.257.175      3.244.402        3.230.653        1.165.536
           Pemilikan langsung/Direct ownership                        Singapore            66,67          66,67          66,67          66,67
         Star Energy Geothermal Pte. Ltd.                             Singapura/                                                                          2009              3.255.068      3.241.810        3.226.130          706.624
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/     Singapore
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   40,00          40,00          40,00          40,00
         Star Phoenix Geothermal JV B.V.                              Belanda/                                                                            2016                398.290       394.048           355.537           77.565
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/    Netherlands
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   46,50          46,50          46,50          46,50
         Star Energy Geothermal Phillipines B.V                       Belanda/                                                                            2016                        2               45                 1              1
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/    Netherlands
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   66,67          66,67          66,67          66,67
         Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd                  British Virgin                                                                        2000                887.439       870.075           854.131          635.484
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/       Island
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   40,00          40,00          40,00          40,00
         PT Star Energy Geothermal Halmahera                          Indonesia                                                                           2009                    262             258                261           365
           Pemilikan langsung/Direct ownership                                                5,00              -               -              -
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   38,00          38,00          38,00          38,00
         Star Energy Geothermal Salak, Ltd.                           Bermuda                                                                             1994              1.167.762      1.164.414        1.153.759                   -
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   34,64          34,64          34,64                 -
         Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd.                 Cayman Island                                                                         1997                547.870       435.710           350.169                   -
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   34,64          34,64          34,64                 -
         Star Energy Geothermal Darajat I, Limited                  Persemakmuran                                                                         1994                348.550       333.166           281.688                   -
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/      Bahama
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   34,64          34,64          34,64                 -
         Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                   Bermuda                                                                             1994                461.539       475.736           511.467                   -
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                   34,64          34,64          34,64                 -
         PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                      Indonesia                                                                           2017                    756             747                509                -
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                                 5,00           5,00           5,00               -
              Tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
              Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                32,90          32,90          32,90                 -
         PT Darajat Geothermal Indonesia                              Indonesia                                                                           2000                 24.578         23.248           16.707                   -
           Pemilikan/Ownership
              Langsung/Direct                                                                 5,00           5,00           5,00               -
              Tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
              Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                32,90          32,90          32,90                 -
       Minyak dan gas bumi/Oil and gas
         Star Energy Oil & Gas Pte. Ltd **)                           Singapura/                                                                          2012                    -               -                  -         164.075
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/     Singapore
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                          -             -               -       66,67
         Star Energy (Kakap) Ltd **)                                  Bermuda                                                                             2003                    -               -                  -         102.433
           Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
           Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                          -             -               -       66,67




                                                                                                               -9-
                                                                                                         218
Page 239
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                                                  Persentase Pemilikan/                      Tahun Operasi
                                                                                                 Percentage of ownership                       Komersial/                         Jumlah aset/Total assets
                                                                   Domisili/      30 Juni/            31 Desember/December 31,             Start of commercial     30 Juni/             31 Desember/December 31,
                       Entitas Anak/Subsidiaries                   Domicile    June 30, 2019      2018           2017           2016           operations        June 30, 2019     2018           2017            2016
                                                                                    %              %              %              %                                  US$ '000      US$ '000       US$ '000        US$ '000

        Star Energy (Banyumas) Ltd. **)                             Bermuda                                                                       2017                   -              -               -             473
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Star Energy CBM (Sekayu) Ltd **)                            Bermuda                                                                       2012                   -              -               -              22
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Star Energy (Sekayu) Ltd **)                                Bermuda                                                                       2006                   -              -               -           1.652
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Star Energy Holdings (Sebatik) Pte. Ltd. **)               Singapura/                                                                     2006                   -              -               -               4
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/   Singapore
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Star Energy Sentosa (Sebatik) Ltd. **)                      Bermuda                                                                       2005                   -              -               -           4.847
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      50,00
        Kakap Holdings Pte. Ltd. **)                               Singapura/                                                                     2006                   -              -               -          76.049
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/   Singapore
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Star Energy Kakap Holdings Ltd. **)                         Bermuda                                                                       2009                   -              -               -         113.591
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Novus Nominee Pty. Ltd. **)                                 Australia                                                                     2000                   -              -               -          14.038
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Natuna UK (Kakap 2) Limited **)                          United Kingdom                                                                   2009                   -              -               -          17.036
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Novus UK (Indonesian Holdings) Limited **)               United Kingdom                                                                   1995                   -              -               -          56.638
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Novus Petroleum Canada (Indonesian Holdings) Limited **)     Canada                                                                       1995                   -              -               -          11.850
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Novus UK (Kakap) Limited **)                             United Kingdom                                                                   1995                   -              -               -          55.892
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
        Novus Petroleum Canada (Kakap) Limited **)                   Canada                                                                       1995                   -              -               -          41.200
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -            -                -      66,67
      Pengusahaan hutan dan industri
        pengolahan kayu/Logging and timber
        manufacturing
        PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries ("TAIWI")           Ternate                                                                      1986                 3.259          2.235          2.478          3.017
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                      99,99           99,99          99,99            99,99
             Tidak langsung melalui MTP, entitas anak/
             Indirect through MTP, subsidiary                                      0,01           0,01           0,01              0,01
        PT Mangole Timber Producers ("MTP")                          Manado                                                                       1983                 6.706          6.244          7.082          7.718
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                      99,99           99,99          99,99            99,99
             Tidak langsung melalui TAIWI, entitas anak/
             Indirect through TAIWI, subsidiary                                    0,01           0,01           0,01              0,01
        PT Barito Kencanamahardika ("BKM") ***)                      Jakarta                                                              Tahap pengembangan/         10.355         17.324          3.399          3.413
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                     51,00           51,00          51,00            51,00    Development stage
      Hutan tanaman industri/Industrial
        timber plantations
        PT Kirana Cakrawala ("KC")                                   Ternate                                                                      2003                 1.423          1.390          1.488          1.538
          Pemilikan tidak langsung melalui TAIWI,
             entitas anak/
          Indirect ownership through TAIWI, subsidiary                            99,99           60,00          60,00            60,00
        PT Kalpika Wanatama ("KW")                                   Ambon                                                                        2003                 2.395          2.339          2.500          2.538
          Pemilikan tidak langsung melalui MTP,
             entitas anak/
          Indirect ownership through MTP, subsidiary                              99,99           60,00          60,00            60,00
        PT Rimba Equator Permai ("REP")                             Pontianak                                                             Tahap pengembangan/                 8             7                8          8
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                     100,00         100,00         100,00           100,00    Development stage
      Lem (perekat)/Glue
        PT Binajaya Rodakarya ("BJRK")                            Banjarmasin                                                                     1992                10.774         10.455         10.810         10.817
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                      99,97           99,97          99,97            99,97
             Tidak langsung melalui WT, entitas anak/
             Indirect through WT, subsidiary                                       0,03           0,03           0,03              0,03
        PT Wiranusa Trisatrya ("WT")                                 Manado                                                                       1991                12.675         12.378         13.233         13.348
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                      99,98           99,98          99,98            99,98
             Tidak langsung melalui BJRK, entitas anak/
             Indirect through BJRK, subsidiary                                     0,02           0,02           0,02              0,02




                                                                                                      - 10 -
                                                                                                  219
Page 240
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                                                   Persentase Pemilikan/                          Tahun Operasi
                                                                                                  Percentage of ownership                           Komersial/                        Jumlah aset/Total assets
                                                                      Domisili/      30 Juni/           31 Desember/December 31,               Start of commercial      30 Juni/            31 Desember/December 31,
                         Entitas Anak/Subsidiaries                    Domicile    June 30, 2019     2018           2017        2016                 operations       June 30, 2019      2018           2017        2016
                                                                                        %            %              %            %                                      US$ '000      US$ '000       US$ '000     US$ '000
      Properti/Property
        PT Griya Idola ("GI")                                         Jakarta                                                                         1991                36.429        27.856         21.857       18.043
          Pemilikan langsung/Direct ownership
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                          99,99         99,99        99,99           99,99
          Indirect ownership through:
             BJRK, entitas anak/subsidiary                                            0,01         0,01          0,01            0,01
        PT Griya Tirta Asri ("GTA")                                   Jakarta                                                                 Tahap pengembangan/          8.252          7.324         6.279        6.176
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                                                    Development stage
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                             99,92         99,92        99,92           99,92
             TAIWI, entitas anak/subsidiary                                           0,08         0,08          0,08            0,08
        PT Mambruk Cikoneng Indonesia ("MCI")                          Anyer                                                                          1987                 3.894          4.142         3.399        2.523
          Pemilikan tidak langsung melalui/
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                             99,99         99,99        99,99           99,99
        PT Meranti Griya Asri ("MGA")                                 Jakarta                                                                  Belum beroperasi/             206           206                  -            -
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                                                      Non operating
          Indirect ownership through:
             GI, entitas anak/subsidiary                                             99,97         99,97           -                      -
      Perkebunan/Plantation
        PT Agropratama Subur Lestari ("ASL") ***)                     Jakarta                                                                  Belum beroperasi/             -              -              -                 -
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                        60,00         60,00        60,00           60,00            Non operating
        PT Wahanaguna Margapratama ("WM") ***)                        Jakarta                                                                  Belum beroperasi/             -              -              -                 -
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                        60,00         60,00        60,00           60,00            Non operating
        PT Royal Indo Mandiri ("RIM")                                 Jakarta                                                                         2005                10.179        12.158         75.506       82.411
          Pemilikan/Ownership :
             Langsung/Direct                                                         99,00         99,00        99,00           99,00
             Tidak langsung melalui GI, entitas anak/
             Indirect through GI, subsidiary                                          1,00         1,00          1,00            1,00
        PT Grand Utama Mandiri ("GUM") **)                           Kalimantan                                                                       2012                        -              -     52.744       54.582
          Pemilikan tidak langsung melalui RIM,                        Barat/
             entitas anak/                                             West
          Indirect ownership through RIM, subsidiary                  Borneo            -            -          99,99           99,99
        PT Tintin Boyok Sawit Makmur ("TBSM") **)                    Kalimantan                                                                       2010                        -              -     40.193       49.715
          Pemilikan tidak langsung melalui RIM,                        Barat/
             entitas anak/                                             West
          Indirect ownership through RIM, subsidiary                  Borneo            -            -          99,99           99,99
        PT Tintin Boyok Sawit Makmur Dua ("TBSMD") **)               Kalimantan                                                                       2013                        -              -     15.629       13.510
          Pemilikan tidak langsung melalui/                            Barat/
          Indirect ownership through                                   West
             TBSM, entitas anak/subsidiary                            Borneo            -            -          99,19           99,19
             RIM, entitas anak/subsidiary                                               -            -           0,80            0,80
        PT Hamparan Asri Cemerlang ("HAC")                            Jakarta                                                                  Belum beroperasi/                 17             17             18       18
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                                                      Non operating
          Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00         98,00        98,00           98,00
             GUM, entitas anak/subsidiary                                             2,00         2,00          2,00            2,00
        PT Citra Nusantara Asri ("CNA")                               Jakarta                                                                  Belum beroperasi/                 17             17             18       18
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                                                      Non operating
          Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00         98,00        98,00           98,00
             TBSM, entitas anak/subsidiary                                            2,00         2,00          2,00            2,00
        PT Persada Kridha Asri ("PKA")                                Jakarta                                                                  Belum beroperasi/                 17             17             18       18
          Pemilikan tidak langsung melalui/                                                                                                      Non operating
          Indirect ownership through
             RIM, entitas anak/subsidiary                                            98,00         98,00        98,00           98,00
             TBSM, entitas anak/subsidiary                                            2,00         2,00          2,00            2,00
      Lain-lain/Others
        PT Star Energy Geothermal Indonesia                          Indonesia                                                                        2011                 4.897          4.576         4.071        3.380
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                         5,00                 -            -             -
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                              38,00         39,60        39,60           39,60
        Novus UK (Malacca Strait) Limited **)                      United Kingdom                                                                     1982                   -              -              -            23
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -             -            -       66,67
        Novus Petroleum Canada (Malacca Strait) Limited **)           Canada                                                                          1990                   -              -              -        13.327
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                                      -             -            -       66,67
        Star Energy Geothermal Holdings (Salak - Darajat) B.V.        Belanda/                                                                        2016             2.710.251      2.707.348      2.692.562          10
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/    Netherlands
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                              34,00        34,00         34,00           34,00




                                                                                                         - 11 -
                                                                                                   220
Page 241
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                                                  Persentase Pemilikan/                          Tahun Operasi
                                                                                                 Percentage of ownership                           Komersial/                        Jumlah aset/Total assets
                                                                    Domisili/      30 Juni/             31 Desember/December 31,               Start of commercial     30 Juni/            31 Desember/December 31,
                         Entitas Anak/Subsidiaries                  Domicile     June 30, 2019    2018            2017          2016               operations        June 30, 2019     2018           2017           2016
                                                                                      %             %              %               %                                   US$ '000      US$ '000       US$ '000        US$ '000
        Star Energy Geothermal (Salak - Darajat) B.V.               Belanda/                                                                          2016             2.710.246     2.707.280      2.692.562               -
          Pemilikan tidak langsung melalui SEGHPL, entitas anak/   Netherlands
          Indirect ownership through SEGHPL, subsidiary                             34,65         34,65          34,65                    -
        PT Redeco Petrolin Utama ("RPU")                             Jakarta                                                                          1986                 7.293         7.832          7.729          9.231
          Pemilikan tidak langsung melalui CAP/
          Indirect ownership through CAP                                            23,48         23,48          23,48              25,47
        Marigold Resources Pte. Ltd. ("MG")                        Singapura/                                                                         2005                 2.556         2.883          9.558         16.460
          Pemilikan langsung/Direct ownership                      Singapore        100,00       100,00         100,00             100,00
        Altus Capital Pte., Ltd. ("AC")                            Singapura/                                                                         2009                   130           146            173         13.062
          Pemilikan tidak langsung melalui CAP,                    Singapore
             entitas anak/
          Indirect ownership through CAP, subsidiary                                46,26         46,26          46,26              50,19
        PT Wiradaya Lintas Sukses ("WLS") ***)                       Jakarta                                                                          1998                    24              24             25                 25
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                       98,00         98,00          98,00              98,00
        PT Barito Investa Prima                                      Jakarta                                                                          2017                 1.511         1.511          1.511                    -
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                       99,95         99,95          99,92                    -
          Pemilikan tidak langsung melalui GI,
             entitas anak/
          Indirect ownership through GI, subsidiary                                  0,08         0,05           0,08                     -
        PT Barito Wahana Lestari ("BWL") ****)                       Jakarta                                                                  Tahap pengembangan/        205.830        35.993          7.466          1.438
          Pemilikan/Ownership :                                                                                                                Development stage
             Langsung/Direct                                                        99,00         99,00          99,00              99,00
             Tidak langsung melalui TAIWI, entitas anak/
             Indirect through TAIWI, subsidiary                                      1,00         1,00           1,00                  1,00
        PT Barito wahana Tenaga ("BWT")                              Jakarta                                                                  Tahap pengembangan/             18                -               -                -
          Tidak langsung melalui BWL, entitas anak/                                                                                            Development stage
             Indirect through BWL, subsidiary                                       99,60                 -                -              -
        Yayasan Bakti Barito ***)                                    Jakarta                                                                          2011                   200           200            273            274
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                       100,00       100,00         100,00             100,00
        PT Barito Cahaya Nusantara                                   Jakarta                                                                   Belum beroperasi/              88              86                -                -
          Pemilikan langsung/Direct ownership                                       99,20         99,20            -                      -      Non operating
          Pemilikan tidak langsung melalui GI,
             entitas anak/
          Indirect ownership through GI, subsidiary                                  0,80         0,80             -                      -
        PT Barito Wanabinar Indonesia                                                                                                          Belum beroperasi/             177                -               -                -
          Pemilikan langsung/Direct ownership                        Jakarta        99,99           -              -                      -      Non operating


       **   Dijual (Catatan 46)/Disposed (Note 46)
       *** Tidak dikonsolidasi (Catatan 14)/Not consolidated (Note 14).
       **** Dikonsolidasi mulai tahun 2017 (Catatan 14)/Consolidated since 2017 (Note 14)

       Pada tanggal 10 Oktober 2018, CAP melakukan                                                                             On October 10, 2018, CAP increased its paid-up
       tambahan setoran modal di PBI sebesar                                                                                   capital in PBI amounting to US$ 30,000
       US$ 30.000 ribu.                                                                                                        thousand.

       Pada tanggal 9 Maret 2018, berdasarkan akta                                                                             On March 9, 2018, based on Notarial Deed No. 7
       No. 7 dari Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notaris                                                                          from Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notary in
       di Jakarta, GI mendirikan Perseroan Terbatas,                                                                           Jakarta, GI established a limited liability
       yaitu PT Meranti Griya Asri.                                                                                            company, PT Meranti Griya Asri.

       Pada tanggal 5 Februari 2018, berdasarkan akta                                                                          On February 5, 2018, based on Notarial Deed
       No. 3 dari Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notaris                                                                          No. 3 from Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notary
       di Jakarta, Perusahaan mendirikan Perseroan                                                                             in Jakarta, the Company established a limited
       Terbatas, yaitu PT Barito Cahaya Nusantara.                                                                             liability company, PT Barito Cahaya Nusantara.

       Pada    tanggal    14   Agustus    2017,     CAP                                                                        On August 14, 2017, CAP obtained Notice of
       memperoleh pernyataan efektif dari OJK sesuai                                                                           Effectivity   from   OJK    based     on   Letter
       dengan suratnya No. S-410/D.04/2017 untuk                                                                               No. S-410/D.04/2017 for the Limited Public
       mengadakan Penawaran Umum Terbatas II                                                                                   Offering II (LPO II) to the Shareholders with
       (PUT II) dengan Hak Memesan Efek Terlebih                                                                               Preemptive Rights totaling 279,741,494 shares
       Dahulu dimana CAP menerbitkan saham                                                                                     with par value of Rp 1,000 per share and
       sebanyak 279.741.494 saham dengan nilai                                                                                 offering price of Rp 18,000 per share. This
       nominal sebesar Rp 1.000 per saham dan harga                                                                            issuance of shares resulted in an increase in the
       penawaran Rp 18.000 per saham. Atas                                                                                     Company’s ownership interest to 46.26%. The
       penerbitan saham ini menyebabkan persentase                                                                             difference between the amount by which the
       kepemilikan    Perusahaan     menjadi    sebesar                                                                        non-controlling interests are adjusted and the
       46,26%.     Perbedaan     antara   saldo    non-                                                                        fair value of the consideration received is
       pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar                                                                             recognized directly in equity and attributable to
       penerimaan diakui secara langsung dalam                                                                                 the owners of the Company.
       ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik entitas
       induk.




                                                                                                     - 12 -
                                                                                                 221
Page 242
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       Pada tanggal 3 April 2017, berdasarkan akta                On April 3, 2017, based on Notarial Deed No. 1
       No. 1 dari Mina Ng, S.H., Spn, M.Kn., Notaris,             from Mina Ng, S.H., Spn, M.Kn., Notary, CAP
       CAP dan SMI mendirikan PT Chandra Asri                     and SMI established PT Chandra Asri Perkasa.
       Perkasa.

       Pada tanggal 20 Januari 2017, berdasarkan                  On January 20, 2017, based on Notarial Deed
       akta No. 10 dari Nanny Wiana Setiawan, S.H.,               No. 32 from Nanny Wiana Setiawan, S.H.,
       Notaris di Jakarta, Perusahaan mendirikan                  Notary in Jakarta, the Company established a
       Perseroan Terbatas, yaitu PT Barito Investa                limited liability company, PT Barito Investa
       Prima.                                                     Prima.

       Pada tanggal 15 September 2016 CAP                         On September 15, 2016, CAP increased its paid-
       melakukan tambahan setoran modal di PBI                    up capital in PBI amounting to US$ 30,000
       sebesar US$ 30.000 ribu.                                   thousand.

       Akuisisi Star Energy Group Holdings Pte.                   Acquisition of Star Energy Group Holdings
       Ltd. dan entitas anak (SEGHPL Group)                       Pte. Ltd. and its subsidiaries (SEGHPL
                                                                  Group)

       Pada tanggal 7 Juni 2018, Perusahaan                       On June 7, 2018, the Company acquired
       memperoleh kepemilikan saham di SEGHPL.                    ownership interest in SEGHPL. The acquisition is
       Transaksi akuisisi dicatat sebagai kombinasi               accounted for as business combination of
       bisnis antara entitas sepengendali, sehingga               entities under common control, hence the
       laporan keuangan entitas yang digabungkan                  financial statements of the combining entities
       disajikan seolah-olah kombinasi telah terjadi              were presented as if the combination had
       sejak awal periode dimana entitas yang                     occurred from the beginning of the period that
       digabungkan menjadi sepengendali (Catatan 5).              the combining entities were under common
                                                                  control (Note 5).

       Keterangan singkat mengenai SEGHPL Group                   Brief information on SEGHPL Group are as
       adalah sebagai berikut:                                    follows:

       Star Energy Geothermal Pte. Ltd. (“SEGPL”)                 Star Energy Geothermal Pte. Ltd. (“SEGPL”)

       SEGPL adalah perseroan terbatas yang didirikan             SEGPL is a limited liability company incorporated
       dan berdomisili di Singapura. Aktivitas utama              and domiciled in Singapore. The principal
       SEGPL adalah melakukan investasi.                          activities of SEGPL are investment holdings.

       Star Phoenix Geothermal JV B.V. (“Star                     Star Phoenix Geothermal JV B.V. (“Star
       Phoenix”)    dan    Star    Energy   Geothermal            Phoenix”)    and    Star    Energy   Geothermal
       Philippines B.V. (“SEG Philippines”)                       Philippines B.V. (“SEG Philippines”)

       Pada bulan Desember 2016, Star Phoenix dan                 In December 2016, Star Phoenix and SEG
       SEG Philippines didirikan di Belanda. Aktivitas            Philippines  were   incorporated     in  The
       utama Star Phoenix dan SEG Philippines adalah              Netherlands. The principal activities of Star
       melakukan investasi.                                       Phoenix and SEG Philippines are investment
                                                                  holdings.

       Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd.                 Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd.
       (“SEG-WW”)                                                 (“SEG-WW”)

       Kegiatan    utama   SEG-WW      adalah untuk               The principal activities of SEG-WW is to operate
       mengoperasikan area sumber energi panas                    a geothermal energy resource area on the island
       bumi di pulau Jawa, Indonesia berdasarkan                  of Java in Indonesia under a Joint Operating
       Joint Operation Contract (“JOC”) tertanggal                Contract (the “JOC”) dated December 2, 1994
       2 Desember 1994, dengan PT Pertamina                       entered    with      PT     Pertamina  (Persero)
       (Persero) (“PERTAMINA”), perusahaan minyak                 (“PERTAMINA”), the Indonesian state-owned oil
       dan gas milik Negara Indonesia.                            and gas company.

       Seluruh produksi SEG-WW di atas 400                        All of SEG-WW’s production of up to 400
       megawatt (“MW”) akan dijual berdasarkan                    megawatts (“MW”) is sold under an Energy Sales
       Energy   Sales   Contract (“ESC”)    dengan                Contract (the “ESC”) with PERTAMINA and
       PERTAMINA dan PT Perusahaan Listrik Negara                 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (“PLN”),
       (Persero) (“PLN”), perusahaan listrik milik                the Indonesian state-owned electricity company,
       Negara Indonesia, untuk periode tiga puluh                 for thirty years period.
       tahun.




                                                         - 13 -
                                                     222
Page 243
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       ESC mengatur pembayaran energi yang                          The ESC provides for a United States Dollar
       dihitung dalam satuan Dolar Amerika Serikat                  calculated energy payment based on deliverable
       berdasarkan jam kilowatt yang dapat dikirim                  kilowatt hours at a base energy price, as
       pada harga energi dasar, yang disesuaikan                    adjusted for inflation. The ESC is supported by
       dengan inflasi. ESC didukung oleh surat                      letters of support from the Ministry of Energy
       dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber                  and Mineral Resources and the Ministry of
       Daya Mineral serta Kementerian Keuangan                      Finance of Indonesia.
       Republik Indonesia.

       Jangka waktu JOC adalah 42 tahun, mulai dari                 The term of the JOC is 42 years, beginning on
       2 Desember 1994. Periode produksi (“masa                     December 2, 1994. The production period (the
       pakai”) untuk setiap unit produksi tenaga listrik            “generation term”) for each power production
       adalah tiga puluh tahun terhitung sejak unit                 unit is thirty years commencing on the date such
       pertama beroperasi secara komersial. Masa ini                first unit operates commercially. This term may
       dapat diperpanjang hingga akhir masa JOC,                    be extended to the end of the term of the JOC, if
       apabila masa pakainya diakhiri sebelum masa                  the generation term concludes prior to the JOC
       kontrak JOC. 110 MW unit pertama (Unit 1)                    contract term. The first 110 MW Unit (Unit 1)
       mulai beroperasi secara komersial pada tanggal               commenced commercial operation on June 8,
       8 Juni 2000. Unit 117 MW selanjutnya (Unit 2)                2000. The second 117 MW Unit (Unit 2)
       mulai beroperasi secara komersial pada Maret                 commenced commercial operation in March
       2009. SEG-WW        telah memulai kegiatan                   2009. SEG-WW has commenced development
       pembangunan unit ketiga (Unit 3) pada bulan                  activities for the third Unit (Unit 3) in April 2008.
       April 2008.

       Sehubungan dengan JOC antara SEG-WW                          In conjunction with SEG-WW entering into the
       dengan PERTAMINA, maka kedua pihak sepakat                   JOC with PERTAMINA, both PERTAMINA and
       untuk membuat ESC dengan PLN, dimana PLN                     SEG-WW entered into an ESC with PLN, whereby
       telah menyetujui untuk membeli listrik yang                  PLN has agreed to purchase electricity output
       dihasilkan dan dikirim oleh SEG-WW kepada                    which is delivered by SEG-WW to PLN on behalf
       PLN atas nama PERTAMINA untuk jangka waktu                   of PERTAMINA for 30 years commencing on the
       30 tahun, dimulai dari tanggal komersial hingga              date of commercial generation, up to a
       mencapai kapasitas pembangkit maksimum                       maximum aggregate generating capacity of 400
       sebesar 400 MW.                                              MW.

       Sebelum perubahan-perubahan ESC, PLN akan                    Prior to the amendments of the ESC, PLN shall
       membayar       PERTAMINA,     yang    akan                   pay PERTAMINA, who will remit amounts due
       mengirimkan jumlah terhutang ke rekening                     under the ESC to an escrow account established
       bersama (escrow) yang dibuka di sebuah                       with a financial institution within 30 days of
       lembaga keuangan dalam waktu 30 hari sejak                   receipt of an invoice, for the electricity delivered
       diterimanya tagihan untuk pembayaran listrik                 and capacity payment each month based upon
       dan kapasitas untuk tiap bulan berdasarkan                   pricing formula stated in the ESC amendment.
       rumus yang ditetapkan dalam amendemen ESC.                   The invoice is stated and payable in United
       Tagihan dinyatakan dan dibayar dalam mata                    States Dollar.
       uang Dolar Amerika Serikat.

       SEG-WW mengakui pendapatan bunga dari                        SEG-WW recognizes interest income on each
       saldo utang yang lebih dari 30 hari setelah                  invoice outstanding for more than 30 days after
       tagihan tersebut diterima oleh PLN dengan tarif              the invoice is received by PLN at a rate equal to
       2% per tahun di atas bunga tahunan                           2% per annum above the annual rate quoted by
       sebagaimana dikutip dalam Bank of America                    Bank of America N.T. & S.A, London for three
       N.T. & S.A, London mengacu kepada tingkat                    months deposits of United States Dollar in
       bunga deposito tiga-bulanan dalam mata uang                  London in accordance with the ESC.
       Dolar Amerika Serikat di London, sesuai dengan
       ESC.

       Sesuai dengan ketentuan ESC, PLN harus                       In accordance with the terms of the ESC, PLN
       membayar kapasitas minimum berdasarkan                       should pay a minimum capacity payment based
       kapasitas tarif unit dan faktor pendukung dari               on the unit rated capacity and the availability
       setiap unit selama SEG-WW dapat menyediakan                  factor of each unit as long as SEG-WW can
       listrik pada tingkat yang telah ditentukan.                  supply and generate at the minimum specified
                                                                    levels.

       Efektif tanggal 21 November 2006, SEG-WW,                    Effective on November 21, 2006, SEG-WW, PLN
       PLN dan PERTAMINA melakukan perubahan atas                   and PERTAMINA amended the Wayang Windu
       Wayang Windu Geothermal Energy Sales                         Geothermal Energy Sales Contract (“ESC 1st
       Contract (“Amendemen pertama ESC”).                          Amendment”).




                                                           - 14 -
                                                       223
Page 244
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       Pada tanggal 27 Juni 2016, SEG-WW, PLN dan                                  On June 27, 2016, SEG-WW, PLN and
       PERTAMINA     menandatangani       Amendemen                                PERTAMINA signed the Second Amendment of
       kedua dari ESC Wayang Windu (“Amendemen                                     the  Wayang      Windu     ESC     (“ESC 2nd
       kedua ESC”) yang berlaku efektif tanggal 5 April                            amendment”), effective on April 5, 2016.
       2016.

       Berdasarkan Amendemen pertama dan kedua                                     Under ESC 1st and 2nd amendment, the
       ESC, tarif listrik telah direvisi menjadi:                                  electricity tariff has been revised as follows:

       ESC Awal/Original ESC             US$0,04638/kilowatt hour ("kWh") x indeks inflasi + tingkat kapasitas dasar bulanan(1)/
                                         US$0.04638/kilowatt hour ("kWh") x inflation index + monthly base capacity rate (1)

       Amandemen pertama ESC/            US$0,04940/kWh x indeks inflasi/US$0.04940/kWh x inflation index
            st
       ESC 1 amendment

       Amandemen kedua ESC/              US$0,04940/kWh x indeks inflasi + tarif tambahan flat delta (2)/ US$0.04940/kWh x inflation
       ESC 2 nd amendment                index + additional flat delta tariff (2)

       (1)    tingkat kapasitas dasar bulanan US$ 329,5 per                        (1)    monthly base capacity rate of US$329.5 per
              kilowatt-tahun                                                              kilowatt-year
       (2)    tarif tambahan flat delta US$ 0,031105/kWh                           (2)    additional flat delta tariff of US$0.031105/kWh

       Transfer JOC                                                                Transfer of JOC

       Pada tanggal 12 Maret 2007, PERTAMINA                                       On March 12, 2007, PERTAMINA transferred its
       mengalihkan hak dan kewajibannya sehubungan                                 rights and obligation related with geothermal
       dengan kegiatan panas bumi ke entitas                                       activities to its subsidiary, PT Pertamina
       anaknya, PT Pertamina Geothermal Energy                                     Geothermal Energy (“PGE”). This transfer was
       (“PGE”).      Pengalihan    ini    kemudian                                 subsequently documented in the Second
       didokumentasikan dalam Amendemen kedua                                      Amendment of the Wayang Windu JOC (“JOC
       JOC Wayang Windu (“Amendemen kedua JOC”)                                    2nd amendment”) dated June 27, 2016.
       tertanggal 27 Juni 2016.

       Syarat-syarat      utama    JOC     adalah      sebagai                     The principal terms of the JOC are as follows:
       berikut:

       i.    Manajemen operasional                                                 i. Management of operations

             PGE memiliki hak dan tanggung jawab                                         PGE shall have the right and responsibility to
             untuk mengelola sumber daya panas bumi.                                     manage the geothermal resources. SEG-WW
             SEG-WW       menanggung      risiko    dan                                  bears the risk and is responsible for the
             bertanggung    jawab    atas   pelaksanaan                                  conduct of the geothermal operations and
             kegiatan operasional panas bumi dan harus                                   shall finance the expenditures for the
             membiayai pengeluaran untuk kegiatan                                        geothermal operations.
             operasional panas bumi tersebut.

      ii.    Kepemilikan material dan peralatan                                    ii. Ownership of materials and equipment

             Bahan dan peralatan yang dibeli oleh                                        Materials and equipment purchased by
             SEG-WW dan digunakan dalam fasilitas                                        SEG-WW and incorporated into the field
             lapangan dan hak atas tanah, bergantung                                     facilities and land rights, subject to liens in
             pada hak gadai kreditur, akan menjadi hak                                   favour of lenders, shall become the property
             milik PGE saat pembangunan fasilitas                                        of PGE when the construction of such
             tersebut selesai. PGE memberikan SEG-WW                                     facilities has been completed. PGE has
             hak eksklusif selama jangka waktu JOC                                       granted      SEG-WW      an    exclusive    and
             untuk menggunakan, antara lain fasilitas                                    irrevocable right during the term of the JOC
             lapangan untuk operasi energi panas bumi.                                   to use, among other things, the field facilities
             Oleh karena SEG-WW telah membayar dan                                       for geothermal operations. As SEG-WW has
             mempunyai hak untuk menggunakan aset                                        paid for and has the right to use such
             tersebut, harga perolehan atas aset-aset                                    property, the costs of these assets have been
             tersebut dicatat sebagai aset dalam laporan                                 recorded as assets in SEG-WW’s financial
             keuangan     SEG-WW.      Peralatan    yang                                 statements. Equipment incorporated into the
             digunakan dalam fasilitas pembangkit harus                                  generating facilities shall remain the property
             tetap menjadi milik SEG-WW. Peralatan                                       of SEG-WW. Generating equipment may be
             pembangkit listrik dapat dialihkan atau                                     transferred or sold to PGE at the termination
             dijual ke PGE pada saat berakhirnya jangka                                  of the JOC contract term.
             waktu kontrak JOC.




                                                                   - 15 -
                                                                224
Page 245
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


      iii.   Pajak penghasilan badan                                                     iii. Corporate income tax

             Kontraktor JOC tunduk pada Keputusan                                             JOC contractor is subject to Presidential
             Presiden No. 49 tahun 1991 yang                                                  Decree No. 49 of 1991 which provides the
             memberikan tarif pajak inklusif pada                                             contractor with an all-inclusive tax rate of
             kontraktor sebesar 34% dari laba bersih                                          34% of net operating income as defined in
             operasional,   sebagaimana   didefinisikan                                       the 1984 Indonesian Income Tax Law. In
             dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan                                            certain government regulations, this 34% is
             Indonesia Tahun 1984. Dalam peraturan                                            referred to as the “government share”.
             pemerintah tertentu, 34% tersebut disebut
             sebagai “bagian pemerintah”.

      iv.    Penyisihan produksi                                                         iv. Production allowance

             Kontraktor JOC diharuskan membayar                                               JOC contractor is required to pay PGE a
             penyisihan produksi kepada PGE setara                                            production allowance equivalent to 4% of net
             dengan 4% dari laba bersih operasional,                                          operating income calculated based on the
             dihitung berdasarkan Undang-Undang Pajak                                         1984 Indonesian Income Tax Law.
             Penghasilan Indonesia Tahun 1984.

       PT    Star  Energy          Geothermal          Indonesia                         PT    Star          Energy         Geothermal         Indonesia
       (“PT SEGI”)                                                                       (“PT SEGI”)

       PT SEGI didirikan tanggal 4 Februari 2011                                         PT SEGI was incorporated on February 4, 2011
       dengan nama PT Pakar Usaha Sejati. Dahulu,                                        under the name PT Pakar Usaha Sejati. It was
       PT SEGI dimiliki oleh PT Artha Sarana Karya dan                                   previously owned by PT Artha Sarana Karya and
       PT Sarana Karya Mandiri (“PT SKM”) sebelum                                        PT Sarana Karya Mandiri (“PT SKM”) before
       99% kepemilikannya diakuisi oleh SEGPL.                                           SEGPL acquired 99% ownership interest. The
       Selanjutnya, sisa 1% dimiliki oleh PT SKM.                                        remaining 1% is owned by PT SKM. PT SEGI’s
       Adapun kegiatan usaha utama PT SEGI adalah                                        main business activities are to provide
       memberikan jasa konsultasi manajemen.                                             management consultation services.

       Pada tanggal 15 Februari 2019, PT SEGI                                             As of February 15, 2019, PT SEGI changed its
       mengubah       pemegang    sahamnya   dari                                         shareholders from PT Sarana Karya Mandiri
       PT Sarana Karya Mandiri (PT SKM) menjadi                                           (PT SKM) into the Company and issued
       Perusahaan dan menerbitkan saham tambahan.                                         additional   shares.   The     composition of
       Komposisi pemegang saham PT SEGI adalah                                            PT SEGI’s shareholders are as follows:
       sebagai berikut:

                                           Sebelum/Before                                     Sesudah/After
                                                 Modal ditempatkan dan                                  Modal ditempatkan dan
                                                         disetor/                                               disetor/
                              Jumlah saham/       Issued and Fully Paid     Jumlah saham/ Number of      Issued and Fully Paid
                             Number of shares            Capital                     shares                     Capital
                                                     Rp juta/million                                        Rp juta/million

       SEGPL                         108.900                    10.890                      108.900                     10.890   SEGPL
       PT SKM                          1.100                       110                            -                          -   PT SKM
       Perusahaan                          -                         -                        5.732                        573   The Company

       Jumlah                        110.000                    11.000                      114.632                     11.463   Total



       PT   Star   Energy       Geothermal            Halmahera                          PT    Star  Energy                Geothermal          Halmahera
       (“PT SEGH”)                                                                       (“PT SEGH”)

       Pada tanggal 28 Oktober 2016, SEGPL, entitas                                      On October 28, 2016, SEGPL, a subsidiary,
       anak, mengurangi modal saham sebesar                                              reduced its share capital of US$ 30,000
       US$ 30.000 ribu dengan membatalkan 48.810                                         thousand by cancelling 48,810 shares. The
       lembar saham. Pembatalan modal ditempatkan                                        cancellation of the issued and paid up capital of
       dan disetor SEGPL mengurangi investasi                                            SEGPL     reduces    SEGHPL’s    investment    in
       SEGHPL di entitas anak sebesar US$ 18.000                                         subsidiaries by US$ 18,000 thousand but still
       ribu namun tetap mempertahankan 60%                                               maintain 60% ownership interest in SEGPL as
       kepemilikan di SEGPL karena pengurangan                                           the reduction was proportionately distributed to
       tersebut dibagikan secara proporsional kepada                                     SEGPL’s shareholders. In December 2016,
       pemegang saham SEGPL. Pada Desember 2016,                                         SEGPL distributed dividend to SEGHPL, DGA SEG
       SEGPL mendistribusikan dividen ke SEGHPL,                                         B.V. and Phoenix Power B.V. amounting to
       DGA SEG B.V. dan Phoenix Power B.V. masing-                                       US$ 18,000 thousand, US$ 6,000 thousand and
       masing sebesar US$ 18.000 ribu, US$ 6.000                                         US$ 6,000 thousand, respectively.
       ribu dan US$ 6.000 ribu.




                                                                          - 16 -
                                                                    225
Page 246
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                           FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                        AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                       DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       PT SEGH didirikan dengan nama PT Bintang                              PT SEGH was incorporated under the name
       Andalan Prasadana, di mana pada tanggal                               PT Bintang Andalan Prasadana and on
       30 Maret 2009, namanya berubah menjadi                                March 30, 2009, it changed its name to
       PT SEGH. Pada tanggal 9 Desember 2009,                                PT SEGH. On December 9, 2009, PT SEGH
       PT    SEGH      memperoleh    izin  untuk                             obtained the license to explore the Jailolo area
       mengeksplorasi   area Jailolo  dari Bupati                            from Bupati Halmahera Barat.
       Halmahera Barat.

       Selanjutnya, pada tanggal 15 Oktober 2012,                            On October 15, 2012, SEGPL acquired 95%
       SEGPL mengakuisisi 95% kepemilikan saham                              ownership interest in PT SEGH from PT Star
       PT SEGH dari PT Star Energy Investment dan                            Energy Investment and PT Tritunggal Artha
       PT Tritunggal Artha Unggul. Pada bulan Januari                        Unggul. Subsequently, in January 2013, the
       2013, Kementerian Kehakiman dan Hak Asasi                             Ministry of Justice and Human Rights approved
       Manusia menyetujui peningkatan modal saham                            the increase in share capital in PT SEGH from
       PT SEGH dari Rp 25 juta menjadi Rp 10.000                             Rp 25 million to Rp 10,000 million. SEGPL
       juta. SEGPL menyetorkan modal tambahan                                injected additional capital to maintain its 95%
       untuk mempertahankan 95% kepemilikannya.                              ownership interest.

       Pada tanggal 17 Februari 2017, PT SEGH                                On February 17, 2017, PT SEGH received a
       menerima surat keputusan dari Menteri Energi                          decision letter from the Ministry of Energy and
       dan Sumber Daya Mineral yang menanggapi                               Mineral Resources in response to PT SEGH
       permohonan PT SEGH untuk mengembalikan                                request to return the concession to the
       konsesi tersebut kepada Pemerintah Indonesia.                         Government of Indonesia.

       Pada tanggal 15 Februari 2019, PT SEGH                                As of February 15, 2019, PT SEGH changed its
       mengubah pemegang sahamnya dari PT Star                               shareholders from PT Star Energy Investment
       Energy Investment (PT SEI) ke Barito.                                 (PT SEI) to Barito. The composition of PT SEGH’s
       Komposisi pemegang saham PT SEGH adalah                               shareholders are as follows:
       sebagai berikut:
                                          Sebelum/Before                                   Sesudah/After
                                                Modal ditempatkan dan                                Modal ditempatkan dan
                                                        disetor/                                             disetor/
                             Jumlah saham/       Issued and Fully Paid   Jumlah saham/ Number of      Issued and Fully Paid
                            Number of shares            Capital                   shares                     Capital
                                                    Rp juta/million                                      Rp juta/million

      SEGPL                          95.000                      9.500                    95.000                      9.500   SEGPL
      PT SEI                          5.000                        500                         -                          -   PT SEI
      Perusahaan                          -                          -                     5.000                        500   The Company

      Jumlah                        100.000                     10.000                   100.000                     10.000   Total


       Star Energy Geothermal Holdings           (Salak     -                Star Energy Geothermal Holdings                    (Salak      -
       Darajat) B.V. (“Holdings B.V.”)                                       Darajat) B.V. (“Holdings B.V.”)

       Holdings    B.V.  didirikan pada tanggal                              Holdings      B.V.   was incorporated on
       15 Desember 2016 dan memegang 80,2%                                   December 15, 2016 and has 80.2% ownership
       kepemilikan SEG-SD B.V.                                               interest of SEG-SD B.V.

       Star Energy Geothermal (Salak-Darajat) B.V.                           Star Energy Geothermal (Salak - Darajat) B.V.
       (“SEG-SD B.V.”)                                                       (“SEG-SD B.V.”)

       SEG-SD    B.V.   didirikan  pada    tanggal                           SEG-SD B.V. was incorporated on December 16,
       16 Desember 2016 dengan penerbitan 10.000                             2016 with 10,000 issued share capital of US$ 1
       lembar saham bernilai nominal US$ 1 per                               each. SEG-SD B.V is the immediate parent of:
       lembarnya. SEG-SD B.V. adalah entitas induk
       dari:

          Star Energy Geothermal Salak, Ltd.                                     Star   Energy    Geothermal Salak, Ltd.
           (“SEGSL”) - dahulu Chevron Geothermal                                   (“SEGSL”) formerly known as Chevron
           Salak, Ltd. (“CGS”)                                                     Geothermal Salak, Ltd. (“CGS”)
          Star Energy Geothermal Darajat I, Limited                              Star Energy Geothermal Darajat I, Limited
           (“SEGD-I”) - dahulu Chevron Darajat Ltd.                                (“SEGD-I”) - formerly known as Chevron
           (“CDL”)                                                                 Darajat Ltd. (“CDL”)
          Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                             Star Energy Geothermal Darajat II, Limited
           (“SEGD-II”) - dahulu Chevron Geothermal                                 (“SEGD-II”) - formerly known as Chevron
           Indonesia, Ltd. (“CGI”)                                                 Geothermal Indonesia, Ltd. (“CGI”)
          PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                                PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau
           (“PT SEGSS”) - dahulu PT Chevron                                        (“PT SEGSS”) - formerly known as
           Geothermal Suoh Sekincau                                                PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau
          PT     Darajat     Geothermal   Indonesia                              PT    Darajat     Geothermal     Indonesia
           (“PT DGI”)                                                              (“PT DGI”)



                                                                - 17 -
                                                            226
Page 247
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

       Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                   Star Energy Geothermal Darajat II, Limited
       (“SEGD-II”); Star Energy Geothermal Darajat I,               (“SEGD-II”); Star Energy Geothermal Darajat I,
       Limited (“SEGD-I”); dan PT Darajat Geothermal                Limited (“SEGD-I”); and PT Darajat Geothermal
       Indonesia (“PT DGI”) - secara bersamaan                      Indonesia (“PT DGI”) - altogether as Darajat
       sebagai Darajat Geothermal Operation West                    Geothermal Operation West Java Joint Operation
       Java    Joint  Operation   Contractor   Group                Contractor Group (the “Contractor Group”)
       (“Kelompok Usaha Kontraktor”)

       SEGD-I     didirikan   berdasarkan     sertifikat            SEGD-I was incorporated based on a certificate
       pendirian dari J.O. Liddell, notaris publik dari             of incorporation of J.O. Liddell, public notary of
       Persemakmuran Bahama tertanggal 21 Juni                      the Commonwealth of Bahamas Island dated
       1984 berdasarkan Undang-Undang Bahama                        June 21, 1984 under the Laws of the Bahamas
       dengan lokasi usaha utama di Indonesia. Pada                 with its principal place of business in Indonesia.
       tanggal 31 Maret 2017, namanya diubah                        Most recently, it changed its name to SEGD-I on
       menjadi SEGD-I setelah diakuisisi oleh SEG-SD                March 31, 2017 after its acquisition by SEG-SD
       B.V., yang merupakan bagian dari perjanjian                  B.V. as part of a sale and purchase agreement
       jual dan beli tertanggal 22 Desember 2016                    on December 22, 2016 between Chevron
       antara Chevron Corporation (“CVX”) dengan                    Corporation     (“CVX”)     with   Star    Energy
       Star Energy Consortium dengan tujuan untuk                   Consortium to sell Chevron’s Indonesian
       menjual aset panas bumi Chevron Indonesia.                   Geothermal assets.

       SEGD-II adalah perusahaan Bermuda, yang                      SEGD-II is a Bermuda corporation, which was
       dahulu didirikan dengan nama Texaco Darajat,                 incorporated under the name Texaco Darajat,
       Ltd. berdasarkan sertifikat pendirian tertanggal             Ltd. based on a certificate of incorporation dated
       10 Januari 1984 berdasarkan hukum Bermuda                    January 10, 1984 under the Laws of Bermuda
       dengan kegiatan usaha utama di Indonesia.                    with its principal place of business in Indonesia.
       Selanjutnya, pada tanggal 14 November 2005,                  It changed its name to Chevron Geothermal
       namanya diubah menjadi Chevron Geothermal                    Indonesia, Ltd. (“CGI”) on November 14, 2005.
       Indonesia, Ltd. (“CGI”). Pada tanggal 31 Maret               On March 31, 2017, CGI was fully acquired by
       2017, CGI diakuisisi sepenuhnya oleh SEG-SD                  SEG-SD B.V. and changed its name to SEGD-II.
       B.V. dan namanya diubah menjadi SEGD-II.

       Pada tanggal 26 Februari 1997, PT DGI                        PT DGI was established by Deed No. 160 of
       didirikan dengan Akta No. 160 dari Notaris                   Notary Sutjipto, S.H. dated February 26, 1997.
       Sutjipto, S.H. Akta pendirian tersebut telah                 The deed of establishment was approved by the
       mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan                  Minister of Laws and Human Rights of the
       Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan                  Republic of Indonesia in his decision letter
       surat keputusan No. C2-5403.HT.01.01.TH.97                   No. C2-5403.HT.01.01.TH.97 dated June 24,
       tertanggal 24 Juni 1997 dan telah diumumkan                  1997 and was published in the State Gazette of
       dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 39                the Republic of Indonesia No. 39 dated
       tertanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2609.                   May 15, 1998, supplement No. 2609. On
       Pada tanggal 27 September 2017, 95%                          September 27, 2017, 95% ownership of PT DGI
       kepemilikan PT DGI diakuisisi oleh SEG-SD B.V.               was acquired by SEG-SD B.V.

       JOC Darajat                                                  Darajat JOC

       SEGD-II     dan   SEGD-I    mengadakan    JOC                SEGD-II and SEGD-I, entered into a JOC dated
       tertanggal 16 November 1984 yang telah                       November      16,    1984   as   amended     on
       diubah pada tanggal 16 November 1988,                        November 16, 1988, January 15, 1996 and
       15 Januari 1996 dan 7 Februari 2003 dengan                   February 7, 2003 with PERTAMINA, for which
       PERTAMINA, di mana kegiatan operasional                      geothermal operations are now managed by
       panas bumi sekarang dikelola oleh PGE. JOC                   PGE. The JOC provides the exploration and
       mengatur eksplorasi dan eksploitasi sumber                   exploitation of geothermal energy resources in
       energi panas bumi di wilayah sekitar 49,98                   an area of approximately 49.98 square
       kilometer persegi (setara dengan 4.998 hektar)               kilometres (equivalent to 4,998 hectares) in
       di lapangan panas bumi Darajat, Jawa Barat,                  Darajat geothermal field, West Java, as well as
       serta pembangkit listrik dari sumber daya                    the generation of electricity from those
       tersebut dan penjualan energi panas bumi dan                 resources and sale of such geothermal energy
       listrik tersebut ke PLN, melalui PGE, sesuai                 and electricity to PLN through PGE, pursuant to
       dengan ESC.                                                  an ESC.

       Jangka waktu JOC adalah 564 bulan terhitung                  The term of the JOC is 564 months commencing
       sejak 16 November 1984 dengan ketentuan                      from November 16, 1984, provided that if a
       bahwa jika suatu masa produksi dengan periode                production period of 360 months for any unit is
       360 bulan untuk suatu unit apapun tidak                      not possible within the period ending 564
       memungkinkan untuk diselesaikan hingga                       months following the effective date, then an
       periode 564 bulan berakhir terhitung sejak                   extension period will be added to the term of the
       tanggal efektif, maka perpanjangan periode                   JOC as it pertains to such unit only to enable the
       akan ditambahkan ke dalam jangka waktu JOC                   supply of geothermal energy (as defined in the
       selama hal tersebut hanya berkenaan dengan                   JOC) to such unit for a production period of 360
       pengadaan energi panas bumi (sebagaimana                     months.
       didefinisikan dalam JOC) untuk unit tersebut
       dalam periode produksi 360 bulan.


                                                           - 18 -
                                                       227
Page 248
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       JOC Darajat tunduk pada Keputusan Presiden                   Darajat JOC is subject to Presidential Decree
       No. 49 tahun 1991 dan Keputusan Menteri                      No. 49 of 1991 and the Minister of Finance
       Keuangan No. 766/1992 yang memberikan tarif                  Decree No. 766/1992 which provides the
       pajak inklusif pada Kelompok Usaha Kontraktor                Contractor Group with an all-inclusive tax rate of
       sebesar 34% dari laba bersih operasional,                    34% of net operating income as defined in the
       sebagaimana didefinisikan dalam JOC dan                      JOC and the 1984 Indonesian Income Tax Law.
       Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia                    In certain government regulations, this 34% is
       Tahun 1984. Dalam peraturan pemerintah                       referred to as the “government share”. The
       tertentu, 34% tersebut disebut sebagai “bagian               Contractor Group is also required to pay the
       pemerintah”. Selain itu, Kelompok Usaha                      PGE Production Allowance equivalent to 2.66%
       Kontraktor diharuskan membayar penyisihan                    of net operating income calculated based on the
       produksi untuk PGE setara dengan 2,66% dari                  1984 Indonesian Income Tax Law.
       laba bersih operasional, dihitung berdasarkan
       Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia
       Tahun 1984.

       Amendemen No. 1 atas JOC Darajat (“Darajat                   Amendment No.1 to the Darajat JOC (“Darajat
       Amended and Restated JOC”) pada tanggal                      Amended and Restated JOC”) dated February 7,
       7 Februari 2003, menyatakan bahwa:                           2003 states that:

          Dalam hal PLN atau Kelompok Usaha                           In the event that either PLN or the
           Kontraktor menjalankan opsi yang diberikan                   Contractor Group exercises the option
           untuk memperpanjang masa produksi dari                       granted to extend the production period
           360 bulan menjadi 480 bulan, maka periode                    from 360 months to 480 months, the
           produksi juga harus diubah secara otomatis                   production period shall be automatically
           dari 360 bulan menjadi 480 bulan.                            amended from 360 months to 480 months.

          Selanjutnya, dalam hal PLN atau Kelompok                    Further, in the event that either PLN or the
           Usaha Kontraktor menjalankan opsi yang                       Contractor Group exercises the option
           diberikan untuk memperpanjang jangka                         granted to extend the ESC term from 432
           waktu ESC dari 432 bulan menjadi 552                         months to 552 months, the term of the JOC
           bulan, maka jangka waktu JOC harus                           shall be automatically amended from 564
           diubah secara otomatis dari 564 bulan                        months       to    684     months      from
           menjadi    684    bulan    dari   tanggal                    November 16, 1984.
           16 November 1984.

          Jika periode produksi melampaui batas                       If the production period extends beyond the
           waktu sebagaimana tertera dalam Amended                      term of the Amended and Restated JOC, the
           and Restated JOC, maka jangka waktu JOC                      JOC term will automatically be extended to
           secara otomatis akan diperpanjang sampai                     coincide with the end of the production
           dengan akhir periode produksi.                               period.

       Sampai dengan tanggal laporan keuangan                       As of the issuance date of these consolidated
       konsolidasian ini, opsi yang diberikan di atas               financial statements, the options granted above
       belum dilakukan.                                             have not been exercised.

       ESC Darajat                                                  Darajat ESC

       Sehubungan dengan JOC antara Kelompok                        In conjunction with the Contractor Group
       Usaha      Kontraktor    dengan    PERTAMINA,                entering into the JOC with PERTAMINA,
       PERTAMINA membuat ESC dengan PLN, dimana                     PERTAMINA entered into an ESC with PLN
       PLN setuju untuk membeli energi panas bumi                   whereby PLN agreed to purchase geothermal
       dan listrik, yang dikirim oleh Kelompok Usaha                energy and electricity, delivered by the
       Kontraktor. Tagihan dinyatakan dan dibayar                   Contractor Group. Invoice presented and paid in
       dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.                       United States Dollar currency.

       Sesuai dengan ketentuan take-or-pay yang                     In accordance with the terms of the take-or-pay
       diatur dalam Amended and Restated ESC, PLN                   provisions of the Amended and Restated ESC,
       harus membayar minimal 80% dari tingkat                      PLN should pay a minimum of 80% of the rated
       kapasitas masing-masing Unit yang beroperasi                 capacity of each Unit in operation for the Unit
       untuk setiap Unit yang dimiliki oleh PLN (Unit I)            owned by PLN (Unit I) and 95% of the average
       dan 95% dari rata-rata kilowatt kapasitas bruto              gross kilowatt generating capacity of the
       unit yang dibangun, dimiliki dan dioperasikan                relevant units built, owned and operated by the
       oleh Kelompok Usaha Kontraktor (Unit II                      Contractor Group (Units II and III).
       dan III).




                                                           - 19 -
                                                       228
Page 249
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       Pada tanggal 10 Agustus 2004, ketentuan dari                On August 10, 2004, the terms of the Amended
       Amended and Restated ESC             mengalami              and Restated ESC were amended through
       perubahan       kembali    melalui   Perjanjian             Amendment Agreement No. 2 signed by PLN,
       Pengubahan No. 2 yang ditandatangani oleh                   PERTAMINA and the Contractor Group. The
       PLN,     PERTAMINA     dan    Kelompok   Usaha              significant amendments are as follows:
       Kontraktor.      Perubahan-perubahan      yang
       signifikan adalah sebagai berikut:

          Berkaitan dengan Unit III Darajat, harga                   With respect to Darajat Unit III, the base
           dasar sumber daya energi panas bumi dan                     resource price of geothermal energy and
           listrik adalah US$ 0,042336 (angka penuh)                   electricity is US$ 0.042336 (full amount) per
           per kWh.                                                    kWh.

          Segala hak dan pendapatan dari semua                       All rights to and revenue from any and all
           perdagangan dan emisi kredit sebagai hasil                  emissions credit and trading as a result of
           dari United Nations Framework Convention                    the United Nations Framework Convention
           on Climate Change (“UNFCCC”) dan                            on Climate Change (“UNFCCC”) and Kyoto
           Protokol Kyoto untuk Clean Development                      Protocol for Clean Development Mechanism
           Mechanism (“CDM”) atau mekanisme Pasar                      (“CDM”) or other Gas Emission Credit
           Emisi Kredit Gas lainnya yang meliputi Area                 Market mechanisms related to the Darajat
           Kontrak Darajat merupakan properti dari                     Contract Area are the property of and
           dan    dimiliki  oleh    Kelompok    Usaha                  owned by the Contractor Group.
           Kontraktor.

       Pada tanggal 28 April 2014, Bagian 5.2 dari ESC             On April 28, 2014, the amended ESC section 5.2
       yang telah diubah, telah disetujui untuk                    was approved to change the Indonesian
       mengatur perubahan Indeks Harga Konsumen                    Consumer Price Index (“CPI”) from base year
       (“IHK”) dari tahun dasar 2007 = 100 menjadi                 2007 = 100 to base year 2012 = 100, which
       tahun dasar 2012 = 100, di mana hal ini                     was implemented immediately for energy
       langsung diimplementasikan dalam transaksi                  transactions from the second quarter of 2014.
       energi untuk kuartal kedua di tahun 2014.

       JOA Darajat                                                 Darajat JOA

       SEGD-I    dan SEGD-II mengadakan Joint                      SEGD-I and SEGD-II entered into a Joint
       Operating    Agreement      (“JOA”)  tertanggal             Operating Agreement (“JOA”) dated August 23,
       23 Agustus 1997 (sebagaimana telah diubah                   1997 (as amended from time to time and most
       dari waktu ke waktu dan yang paling akhir                   recently amended on January 1, 2009) with
       tanggal 1 Januari 2009) dengan PT DGI, dimana               PT DGI, whereby PT DGI was assigned a five
       PT DGI diberikan hak partisipasi sebesar 5%,                percent participating interest in, and the rights
       termasuk hak dan kewajiban sebagaimana                      and obligations under, the JOC and ESC for the
       diatur dalam, JOC dan ESC untuk fasilitas                   Unit II power generating facility and all future
       pembangkit listrik Unit II dan semua unit masa              units. SEGD-I, SEGD-II and PT DGI together
       depan. SEGD-I, SEGD-II dan PT DGI secara                    form the Darajat Geothermal Operation West
       bersama-sama membentuk kelompok usaha                       Java Contractor Group (hereinafter referred to
       kontraktor Darajat Geothermal Operation West                as the “Contractor Group”).
       Java (“Kelompok Kontraktor”).

       Amendemen No. 1 atas Amended and Restated                   Amendment No. 1 to the Amended and Restated
       JOA ditandatangani pada tanggal 1 Januari                   JOA was signed on January 1, 2009. The
       2009. Amendemen tersebut menyatakan bahwa                   Amendment provides that all parties agree to
       seluruh pihak menyetujui untuk menunjuk                     appoint SEGD-II as the operator for the CDM
       SEGD-II sebagai operator untuk proyek CDM                   Project and acting for and on behalf of the
       dan bertindak untuk dan atas nama Kelompok                  Contractor Group, to sell the Certified Emission
       Usaha Kontraktor, dalam rangka menjual                      Reductions (“CER”) and receive the payments.
       Certified Emission Reductions (“CER”) dan untuk
       menerima pembayaran.

       Kegiatan operasi komersial Sumber Energi                    The Unit I Geothermal Energy Plant (“Unit I”)
       Panas Bumi Unit I (“Unit I”) dimulai pada tahun             commenced commercial operations in 1994 and
       1994 dengan kapasitas pembangkit sebesar                    has a power generation capacity of 55 MW. The
       55 MW. Pembangkit listrik Unit II (“Unit II”)               Unit II Power Plant (“Unit II”) was commissioned
       mulai beroperasi komersial pada tanggal                     and commenced commercial operations on
       1 Juni 2000 dengan kapasitas pembangkit                     June 1, 2000 with a power generation capacity
       sebesar 70 MW, yang selanjutnya meningkat                   of 70 MW, subsequently increased to 90 MW.
       hingga 90 MW. Pembangkit listrik Unit III (“Unit            The Unit III Power Plant (“Unit III”) was
       III”) mulai dioperasikan tanggal 1 Juli 2007                commissioned and commenced commercial
       dengan kapasitas pembangkit 110 MW, yang                    operations on July 1, 2007 with a power
       kemudian kapasitasnya ditingkatkan menjadi                  generation capacity of 110 MW, subsequently
       121 MW.                                                     increased to 121 MW.




                                                          - 20 -
                                                      229
Page 250
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       Hak partisipasi dari pihak-pihak yang terlibat             The respective participating interests of the
       dalam Kelompok Usaha Kontraktor adalah                     participants in the Contractor Group are as
       sebagai berikut:                                           follows:

                                                                       Unit I (Uap)/      Unit II dan III (Listrik)/
                                                                      Unit I (Steam)     Units II and III (Electricity)
       Star Energy Geothermal Darajat I, Limited                              50,00%                            47,50%
       Star Energy Geothermal Darajat II, Limited                             50,00%                            47,50%
       PT Darajat Geothermal Indonesia                                             -                             5,00%
                                                                              100,00%                          100,00%

       Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”)               Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (“SEGSL”)
       dan Star Energy Geothermal Salak Pratama,                  and Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd.
       Ltd. (“SEGSPL”)                                            (“SEGSPL”)

       SEGSL adalah perusahaan Bermuda yang                       SEGSL is a Bermuda corporation, incorporated
       didirikan dengan nama Union Geothermal of                  under the original name Union Geothermal of
       Indonesia,    Limited  berdasarkan  sertifikat             Indonesia, Limited based on a certificate of
       pendirian tertanggal 25 November 1981, di                  incorporation dated November 25, 1981, under
       bawah hukum Bermuda dengan kegiatan usaha                  the Laws of the Bermuda with its principal place
       utama      di    Indonesia.   Pada   tanggal               of business in Indonesia. On March 31, 2017, it
       31 Maret 2017, namanya berubah menjadi                     changed its name to SEGSL after it was acquired
       SEGSL setelah diakuisisi oleh SEG-SD B.V.                  by SEG-SD B.V. as part of a sale and purchase
       sebagai bagian dari perjanjian jual beli                   agreement dated December 22, 2016 between
       tertanggal 22 Desember 2016 antara CVX dan                 CVX and Star Energy Consortium to sell
       Star Energy Consortium dengan tujuan untuk                 Chevron’s Indonesian Geothermal assets.
       menjual aset panas bumi Chevron Indonesia.

       SEGSPL (dahulu Dayabumi Salak Pratama, Ltd.                SEGSPL (formerly known as Dayabumi Salak
       (“DSPL”)) adalah perusahaan yang dibentuk                  Pratama, Ltd. (“DSPL”)) is a special purpose
       secara khusus pada tanggal 1 Mei 1996 di                   company formed on May 1, 1996 under the laws
       Cayman Islands, dengan kegiatan usaha utama                of the Cayman Islands, with its principal place of
       di Indonesia, dengan tujuan untuk membangun                business in Indonesia, for the purpose of
       dan mengoperasikan fasilitas sumber energi                 building and operating a geothermal energy
       panas    bumi     (“Power   Plant”). SEGSPL                fueled power generating facility (the “Power
       merupakan      entitas  anak   yang   dimiliki             Plant”). SEGSPL is a wholly-owned subsidiary of
       sepenuhnya oleh SEGSL. Namanya diubah                      SEGSL. It changed its name to SEGSPL on
       menjadi SEGSPL pada tanggal 31 Maret 2017                  March 31, 2017 after it was acquired by SEG-SD
       setelah diakuisisi oleh SEG-SD B.V. sebagai                B.V. as part of a sales and purchase agreement
       bagian dari perjanjian jual beli tanggal                   dated December 22, 2016.
       22 Desember 2016.

       JOC Salak                                                  Salak JOC

       Pada tanggal 11 Februari 1982, Union                       On February 11, 1982, Union Geothermal of
       Geothermal of Indonesia, Ltd., yang sekarang               Indonesia, Ltd., now succeeded by SEGSL
       berubah menjadi SEGSL, mengadakan JOC                      entered into a JOC with PERTAMINA, for which
       dengan      PERTAMINA,      (dimana    kegiatan            geothermal operations are now managed by
       operasional panas bumi sekarang dikelola oleh              PGE, to explore and develop geothermal energy
       PGE),       untuk       mengeksplorasi      dan            resources within the Gunung Salak contract
       mengembangkan sumber energi panas bumi di                  area. The JOC governs the conduct of
       area kontrak Gunung Salak. Berdasarkan                     geothermal operations in the contract area.
       ketentuan JOC, SEGSL diharuskan untuk                      Under the terms of the JOC, SEGSL is required
       mengirim sumber energi panas bumi yang                     to deliver the geothermal energy produced in
       diproduksi dalam area tersebut kepada PLN                  the contract area to PLN through PGE, pursuant
       melalui PGE, sesuai dengan ESC yang dibahas                to the ESC discussed below. This geothermal
       di bawah ini. Energi sumber panas bumi ini                 energy is used by PLN to generate electricity
       digunakan oleh PLN untuk pembangkit listrik                from three 55 MW power generating units (Units
       dari   tiga   unit    operasional  berkapasitas            1, 2 and 3) owned and operated by PLN in the
       55 MW (Unit 1, 2 dan 3) yang dimiliki dan                  contract area. The JOC was amended on
       dioperasikan oleh PLN di area kontrak tersebut.            November 16, 1994 and again on July 22, 2002.
       JOC tersebut kemudian diubah pada tanggal
       16 November 1994 dan selanjutnya pada
       tanggal 22 Juli 2002.




                                                         - 21 -
                                                     230
Page 251
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

       Pada tanggal 1 Mei 1996, CGS mendirikan DSPL                On May 1, 1996, CGS established DSPL as a
       sebagai entitas anak yang dimiliki sepenuhnya               wholly-owned subsidiary and assigned all of its
       dan diberikan seluruh hak, kewajiban, dan                   rights, interests and obligations under the JOC in
       kepemilikannya berdasarkan JOC terkait dengan               respect of construction and operation of an
       kegiatan konstruksi dan operasional dari                    additional three power generating units (Units 4,
       penambahan 3 unit pembangkit listrik (Unit 4, 5             5 and 6). This was confirmed in Amendment
       dan 6). Hal ini dikonfirmasi melalui Amendemen              No. 2 to the Gunung Salak amended and
       No. 2 atas Gunung Salak amended and restated                restated JOC dated July 22, 2002. Amendment
       JOC pada tanggal 22 Juli 2002. Amendemen                    No. 2 also extended the JOC term to
       No. 2 tersebut juga memperpanjang jangka                    December 1, 2030, which was further extended
       waktu    JOC      yang    sebelumnya     hingga             to November 30, 2040.
       1 Desember 2030, menjadi 30 November 2040.

       JOC Salak tunduk pada Keputusan Presiden                    Salak JOC is subject to Presidential Decree
       No. 49 tahun 1991 dan Keputusan Menteri                     No. 49 of 1991 and the Minister of Finance
       Keuangan No. 766/1992 yang memberikan tarif                 Decree No. 766/1992 which provides the
       pajak inklusif pada Grup Kontraktor sebesar                 Contractor Group with an all-inclusive tax rate of
       34% dari laba bersih operasional, sebagaimana               34% of net operating income as defined in the
       didefinisikan dalam Undang-Undang Pajak                     JOC and the 1984 Indonesian Income Tax Law.
       Penghasilan Indonesia Tahun 1984. Dalam                     In certain government regulations, this 34% is
       peraturan pemerintah tertentu, 34% tersebut                 referred to as the “government share”. The
       disebut sebagai “bagian pemerintah”. Selain itu,            Salak Contractor is also required to pay the PGE
       Kontraktor     Salak    diharuskan  membayar                Production Allowance equivalent to 4% of net
       penyisihan produksi setara dengan 4% dari laba              operating income calculated based on the 1984
       bersih     operasional,   dihitung berdasarkan              Indonesian Income Tax Law.
       Undang-Undang Pajak Penghasilan Indonesia
       Tahun 1984.

       ESC Salak                                                   Salak ESC

       Bersamaan dengan SEGSL mengadakan JOC                       In conjunction with SEGSL entering into the JOC
       pada tanggal 11 Februari 1982 dengan                        dated February 11, 1982 with PERTAMINA,
       PERTAMINA, PERTAMINA mengadakan ESC                         PERTAMINA entered into an ESC with PLN
       dengan PLN di mana PLN telah menyetujui                     whereby PLN agreed to purchase geothermal
       untuk membeli sumber energi panas bumi yang                 energy, delivered by SEGSL.
       akan dikirim oleh SEGSL.

       Mengacu pada Amended and Restated JOC                       In connection with the amendment and
       tanggal 16 November 1994, ESC juga diubah                   restatement of the JOC dated November 16,
       dan disajikan kembali (“Amended and Restated                1994, the ESC was also amended and restated
       ESC”).                                                      (“Amended and Restated ESC”).

       Jangka waktu Amended and Restated ESC                       The term of the Amended and Restated ESC is
       berakhir dalam waktu       420 bulan setelah                for a period ending 420 months after
       tanggal 16 November 1994 (“Tanggal Efektif”)                November 16, 1994 (the “Effective Date”)
       dengan ketentuan apabila periode produksi                   provided that should any production periods
       akan diperpanjang melebihi jangka waktu                     extend beyond the term of the Amended and
       Amended and Restated ESC, maka jangka                       Restated ESC, the term will be automatically
       waktu     tersebut   akan     secara    otomatis            extended until the end of such production
       diperpanjang    hingga    berakhirnya    periode            period. The production period for delivery of
       produksi tersebut. Periode produksi untuk                   geothermal energy to the initial unit, or
       pengiriman energi panas bumi untuk unit                     electricity from each unit built, owned and
       pertama, atau listrik dari setiap unit yang                 operated by SEGSL, shall be at least 360 months
       dibangun, dimiliki dan dioperasikan oleh SEGSL,             commencing on the date of commercial
       adalah 360 bulan sejak tanggal komersial dari               generation of each unit, with the provision that if
       setiap unit, dengan ketentuan jika periode                  a production period ends prior to the end of the
       produksi berakhir sebelum akhir dari Amended                term of the Amended and Restated ESC, such
       and Restated ESC, maka periode produksi                     production    period   shall   be   automatically
       tersebut akan secara otomatis diperpanjang                  extended to coincide with the end of such term.
       sampai akhir jangka waktu.

       Jangka waktu yang dinyatakan dalam Amended                  The terms as stated in the Amended and
       and Restated ESC kemudian diubah melalui                    Restated ESC were later amended through an
       perjanjian amendemen (“Second Amendment”)                   Amendment Agreement (“Second Amendment”)
       yang telah ditandatangani oleh SEGSL pada                   signed by SEGSL on July 22, 2002. Significant
       tanggal 22 Juli 2002. Perubahan yang signifikan             amendments are as follows:
       adalah sebagai berikut:

          SEGSPL menjadi pihak dalam ESC, di mana                    SEGSPL became a party to the ESC,
           SEGSPL      mempunyai         hak    untuk                  whereby SEGSPL shall have the right to
           mengoperasikan dan mengirim listrik kepada                  generate and deliver electricity to PLN on
           PLN atas nama PERTAMINA menggunakan                         behalf of PERTAMINA using any combination
           kombinasi dari Unit 4, 5 dan 6.                             of Units 4, 5 and 6.
          Jangka waktu ESC akan berakhir tanggal                     The term of the ESC will end on
           1 Desember 2030 dan telah diperpanjang                      December 1, 2030 and has been extended
           sampai 30 November 2040.                                    to November 30, 2040.



                                                          - 22 -
                                                      231
Page 252
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

            Berkaitan dengan seluruh unit, harga dasar                                 With respect to all units, the base resource
             sumber daya energi panas bumi akan                                          price of geothermal energy was decreased
             diturunkan dari US$ 0,04032 (angka penuh)                                   from US$ 0.04302 (full amount), per kWh
             per kWh berdasarkan ESC asli ke                                             under the original ESC to US$ 0.03724
             US$ 0,03724 (angka penuh) per kWh.                                          (full amount) per kWh.
       Sesuai dengan amendemen tersebut, PLN harus                                 The terms of the Amendment provide that PLN
       membayar      PGE,   yang    kemudian   akan                                shall pay PGE, who will then remit to SEGS and
       dibayarkan ke SEGS dan SEGSPL, untuk setiap                                 SEGSPL, for the geothermal energy delivered
       energi panas bumi dan listrik yang dikirim                                  each month based upon pricing formulas stated
       setiap bulannya berdasarkan rumus harga yang                                in the ESC. The invoice is stated and payable in
       dinyatakan dalam ESC. Tagihan tersebut                                      United States Dollar.
       dinyatakan dan dibayar dalam mata uang Dolar
       Amerika Serikat.
       Sesuai dengan ketentuan take-or-pay dalam                                   In accordance with the terms of the take-or-pay
       Second Amendment, PLN harus membayar                                        provisions of the Second Amendment, PLN
       minimum 95,06% dari total kapasitas rated Unit                              should pay a minimum 95.06% of the total rated
       1, 2 dan 3. Untuk Unit 4, 5 dan 6, PLN harus                                capacity of Units 1, 2 and 3. For Units 4, 5 and
       membayar      minimum   90,14%    dari   total                              6, PLN should pay a minimum 90.14% of the
       kapasitas rated.                                                            total rated capacity.

       PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau                                     PT Star Energy           Geothermal Suoh Sekincau
       (“PT SEGSS”)                                                                (“PT SEGSS”)

       Pada tanggal 6 April 2017, SEG-SD B.V.                                      On April 6, 2017, SEG-SD B.V. acquired
       mengakuisisi PT Chevron Geothermal Suoh                                     PT    Chevron   Geothermal   Suoh  Sekincau.
       Sekincau. Efektif sejak tanggal tersebut,                                   Effective on the date, PT Chevron Geothermal
       PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau diubah                                  Suoh Sekincau was changed to PT SEGSS by
       menjadi PT SEGSS melalui Akta No. 3 dari                                    Deed No. 3 of Notary Liestiani Wang, S.H.,
       Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. tertanggal                              M.Kn. dated April 6, 2017. The immediate
       6 April 2017. Entitas induk dari PT SEGSS                                   parent of PT SEGSS is SEG-SD B.V. with 95%
       adalah SEG-SD B.V. dengan kepemilikan                                       ownership.
       sebesar 95%.

       Star Energy Oil & Gas Pte. Ltd. and                  its                    Star Energy Oil & Gas                Pte.   Ltd.    and    its
       subsidiaries (“SEOGPL”)                                                     subsidiaries (“SEOGPL”)

       SEOGPL adalah perseroan terbatas yang                                       SEOGPL     is    a   limited liability company
       didirikan dan berdomisili di Singapura. Aktivitas                           incorporated and domiciled in Singapore. The
       utama SEOGPL adalah melakukan investasi.                                    principal activities of SEOGPL are investment
                                                                                   holdings.

       Pada   tanggal  24    Juli   2017,   SEGHPL                                 On July 24, 2017, SEGHPL deposited for
       menyetorkan tambahan modal sebanyak 9.999                                   additional 9,999 ordinary shares for a total
       saham biasa dengan nilai sebesar US$ 10 ribu                                consideration of US$ 10 thousand in the capital
       dalam modal SEOGPL. Dengan demikian,                                        of SEOGPL. As such, SEGHPL owns a total of
       SEGHPL memiliki total 10.000 saham biasa                                    10,000 ordinary shares of SEOGPL.
       pada SEOGPL.

       Pada tanggal yang sama, SEGHPL menjual                                      On the same date, SEGHPL sold 100% of its
       100% sahamnya di SEOGPL dan entitas                                         equity holding in SEOGPL and its subsidiaries
       anaknya.                                                                    (Note 46).

    d. Informasi Mengenai Hak Pengusahaan                                   d. Information on Forest Concession Rights
       Hutan

       Pada tanggal 30 Juni 2019, luas areal Hak                                   As of June 30, 2019, the Group has a total
       Pengusahaan Hutan (HPH) milik Grup yang                                     Forest Concession Right (HPH) area of 73,375
       belum berakhir masa konsesinya adalah                                       Ha which has not yet expired whereas total area
       73.375 Ha, sedangkan luas areal hutan yang                                  of 34,728 Ha has not been managed for the
       belum dikelola selama sisa manfaat HPH (virgin                              remaining concession period. The details of the
       forest) adalah 34.728 Ha. Rincian luas areal                                concession area of the Group are as follows:
       HPH Grup tersebut adalah sebagai berikut:
                                                                      Masa HPH/        Sisa masa HPH/    Hutan
          No. dan Tanggal Surat                                         Forest            Remaining      primer/   No. and Date of Decision
          Keputusan Hak Pengusahaan         Lokasi/      Luas/        Concession         concession      Virgin    Letter Covering the
          Hutan                            Location      Area           Rights              period        forest   Forest Concession Rights
                                                        Hektar/         Tahun/                           Hektar/
                                                       Hectares          Years                          Hectares
          Entitas Anak :                                                                                           Subsidiary :
          - TAIWI                                                                                                  - TAIWI
            Unit HPH I                 Maluku Utara/                                                                 Unit HPH I
               SK No. 368/Menhut-II/   North Maluku                                                                    SK No. 368/Menhut-II/
               2009 23 Juni 2009                                                                                       2009 June 23, 2009
               (Amandemen)                               73.375            45          35 tahun/years    34.728        (Amendment)




                                                                  - 23 -
                                                             232
Page 253
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

2.   PENERAPAN      STANDAR    AKUNTANSI                          2.   ADOPTION    OF   NEW     AND    REVISED
     KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN                               STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
     INTERPRETASI    STANDAR   AKUNTANSI                               STANDARDS         (“PSAK”)          AND
     KEUANGAN (ISAK)                                                   INTERPRETATIONS OF PSAK (“ISAK”)

     a.   Standar dan amandemen/ penyesuaian                           a.    Standards        and    amendments/
          standar  yang efektif pada periode                                 improvements to standards effective in
          berjalan                                                           the current period

          Dalam   periode    berjalan,    Grup    telah                      In the current period, the Group has applied
          menerapkan     standar      dan     sejumlah                       standards and a number of amendments/
          amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan                            improvements to PSAK that are relevant to its
          dengan operasinya dan efektif pada 1 Januari                       operations effective January 1, 2019.
          2019.

           PSAK 24 (amendemen) Imbalan Kerja:                                  PSAK 24 (amendment)         Employee
             Amendemen,       Kurtailmen,           atau                         Benefits:      Plan       Amendment,
             Penyelesaian Program                                                Curtailment or Settlement

             Amendemen ini mengklarifikasi bahwa                                 The amendments clarify that the past
             biaya jasa lalu (atau keuntungan atau                               service cost (or of the gain or loss on
             kerugian    atas   penyelesaian)   dihitung                         settlement) is calculated by measuring the
             dengan mengukur liabilitas (aset) imbalan                           defined benefit liability (asset) using
             pasti menggunakan asumsi aktuarial kini                             updated     assumptions    and    comparing
             dan    membandingkan       imbalan    yang                          benefits offered and plan assets before and
             ditawarkan dalam program dan aset                                   after the plan amendment (or curtailment
             program sebelum dan setelah amendemen,                              or settlement) but ignoring the effect of the
             (atau    kurtailmen   atau    penyelesaian                          asset ceiling (that may arise when the
             program) tetapi tidak mempertimbangkan                              defined benefit plan is in a surplus
             dampak batas atas aset (yang mungkin                                position).
             timbul ketika program imbalan pasti dalam
             keadaan surplus).

             Dalam mengukur biaya jasa kini dan bunga                            On measuring the current service cost and
             neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti                           the net interest on the net defined benefit
             neto,      entitas    disyaratkan    untuk                          liability (asset), an entity will now be
             menggunakan asumsi aktuarial kini yang                              required to use the updated assumptions
             digunakan untuk mengukur kembali biaya                              from this remeasurement to determine
             jasa kini dan bunga neto untuk sisa periode                         current service cost and net interest for the
             pelaporan setelah perubahan program.                                remainder of the reporting period after the
             Dalam hal bunga neto, amendemen                                     change to the plan. In the case of net
             memperjelas bahwa untuk periode setelah                             interest, the amendments make it clear
             amendemen, bunga neto dihitung dengan                               that for the period post plan amendment,
             mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti                          the net interest is calculated by multiplying
             neto sebagaimana diukur kembali dalam                               the net defined benefit liability (asset) as
             PSAK 24:99 dengan tingkat diskonto yang                             remeasured under PSAK 24:99 with the
             digunakan dalam pengukuran kembali (juga                            discount rate used in the remeasurement
             memperhitungkan pengaruh dari iuran dan                             (also taking into account the effect of
             pembayaran imbalan atas liabilitas (aset)                           contributions and benefit payments on the
             imbalan pasti neto).                                                net defined benefit liability (asset)).

           PSAK     26       (penyesuaian)        Biaya                        PSAK    26   (improvement)       Borrowing
             Pinjaman                                                            Costs

             Amendemen ini mengklarifikasi bahwa jika                            The amendments clarify that if any specific
             saldo pinjaman yang didapatkan secara                               borrowing remains outstanding after the
             spesifik masih terutang setelah aset terkait                        related asset is ready for its intended use
             siap untuk digunakan sesuai dengan                                  or sale, that borrowing becomes part of the
             intensinya atau dijual, pinjaman itu menjadi                        funds that an entity borrows generally
             bagian dari dana yang dipinjam secara                               when calculating the capitalization rate on
             umum       ketika     menghitung      tingkat                       general borrowings.
             kapitalisasi pada pinjaman secara umum.

           PSAK     46       (penyesuaian)        Pajak                        PSAK 46 (improvement) Income Taxes
             Penghasilan

             Amendemen ini mengklarifikasi bahwa                                 The amendments clarify that an entity
             suatu entitas harus mengakui konsekuensi                            should     recognize    the   income     tax
             pajak penghasilan atas dividen dalam laba                           consequences of dividends in profit or loss,
             rugi, penghasilan komprehensif lain atau                            other comprehensive income or equity
             ekuitas sesuai dengan di mana entitas                               according to where the entity originally
             awalnya       mengakui     transaksi     yang                       recognized the transactions that generated
             menghasilkan        laba      yang      dapat                       the distributable profits. This is the case
             didistribusikan tersebut. Ini diterapkan                            irrespective of whether different tax rates
             terlepas dari apakah tarif pajak yang                               apply to distributed and undistributed
             berbeda      berlaku   untuk      laba   yang                       profits.
             didistribusikan dan tidak didistribusikan.


                                                             - 24 -
                                                         233
Page 254
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         PSAK 66 (penyesuaian) Pengaturan                              PSAK    66   (improvement)            Joint
           Bersama                                                       Arrangements

           Amendemen     PSAK    66    mengklarifikasi                   The amendments to PSAK 66 clarify that
           bahwa ketika pihak yang berpartisipasi                        when a party that participates in, but does
           dalam, tetapi tidak memiliki pengendalian                     not have joint control of, a joint operation
           bersama atas, suatu operasi bersama yang                      that is a business obtains joint control of
           merupakan    suatu   bisnis    memperoleh                     such a joint operation, the entity does not
           pengendalian    bersama     atas  operasi                     remeasure its PHI in the joint operation.
           bersama tersebut, entitas tidak mengukur
           kembali    kepentingan     yang    dimiliki
           sebelumnya dalam operasi bersama.

         ISAK 33 Transaksi Valuta Asing dan                           ISAK 33 Foreign Currency Transactions
           Imbalan Dimuka                                               and Advance Consideration

           ISAK     33    menjelaskan    bagaimana                      ISAK 33 addresses how to determine the
           menentukan 'tanggal transaksi' dengan                        date of transaction’ for the purpose of
           tujuan untuk menentukan kurs yang                            determining the exchange rate to use on
           digunakan dalam pengakuan awal aset,                         initial recognition of an asset, expense or
           beban atau penghasilan terkait, bila                         income, when consideration for that item
           imbalan dari item tersebut telah dibayar                     has been paid or received in advance in a
           atau diterima di muka dalam valuta asing                     foreign currency which resulted in the
           yang mengakibatkan pengakuan atas aset                       recognition of a non‑monetary asset or
           nonmoneter atau liabilitas nonmoneter                        non‑monetary liability (for example, a
           (misalnya, deposito yang tidak dapat                         non‑refundable      deposit   or    deferred
           dikembalikan    atau  pendapatan    yang                     revenue).
           ditangguhkan).

           Interpretasi menetapkan bahwa tanggal                        The interpretation specifies that the date of
           transaksi adalah tanggal dimana entitas                      transaction is the date on which the entity
           pertama kali mengakui aset nonmoneter                        initially recognizes the non‑monetary asset
           atau liabilitas nonmoneter yang timbul dari                  or non‑monetary liability arising from the
           pembayaran atau penerimaan imbalan di                        payment       or     receipt   of    advance
           muka. Jika terdapat beberapa pembayaran                      consideration.    If    there are multiple
           atau penerimaan di muka, interpretasi ini                    payments or receipts in advance, the
           mensyaratkan entitas menentukan tanggal                      interpretation    requires   an   entity   to
           transaksi untuk setiap pembayaran atau                       determine the date of transaction for each
           penerimaan imbalan di muka.                                  payment       or     receipt   of    advance
                                                                        consideration.

         ISAK     34    Ketidakpastian         dalam                  ISAK 34 Uncertainty over Income Tax
           Perlakuan Pajak Penghasilan                                  Treatments

           Interpretasi ini memberikan panduan dalam                    The interpretation provides guidance on
           penentuan akuntansi posisi pajak ketika                      determining the accounting tax position
           terdapat ketidakpastian dalam perlakuan                      when there is uncertainty over income tax
           pajak penghasilan.                                           treatments.

           Interpretasi   ini   mensyaratkan    entitas                 The interpretation requires an entity to:
           untuk:

              menentukan apakah perlakuan pajak                           determine    whether    uncertain   tax
               tidak pasti dipertimbangkan secara                           positions are assessed separately or as
               terpisah   atau    bersamaan      dengan                     a group; and
               perlakuan pajak tidak pasti lainnya; dan

              menilai apakah besar kemungkinan                            assess whether it is probable that a tax
               otoritas perpajakan akan menerima                            authority will accept an uncertain tax
               perlakuan pajak tidak pasti yang                             treatment used, or proposed to be
               digunakan oleh entitas atau yang                             used, by an entity in its income tax
               direncanakan untuk digunakan dalam                           filings:
               penyampaian     Surat Pemberitahuan
               pajak penghasilannya:




                                                          - 25 -
                                                      234
Page 255
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                o   jika besar kemungkinan otoritas                              o     if probable, the entity should
                    perpajakan      akan      menerima                                determine its accounting tax position
                    perlakuan pajak tidak pasti, maka                                 consistently with the tax treatment
                    entitas menentukan akuntansi posisi                               used or planned to be used in its
                    pajak secara konsisten dengan                                     income tax filings.
                    perlakuan pajak yang digunakan
                    atau    yang  direncanakan     untuk
                    digunakan dalam penyampaian Surat
                    Pemberitahuan pajak penghasilannya.

                o   Jika besar kemungkinan otoritas                              o    if not probable, the entity should
                    perpajakan tidak akan menerima                                    reflect the effect of uncertainty in
                    perlakuan pajak tidak pasti, maka                                 determining    its  accounting   tax
                    entitas    merefleksikan    dampak                                position.
                    ketidakpastian    tersebut    dalam
                    menentukan akuntansi posisi pajak.

             PSAK 22 (penyesuaian) Kombinasi Bisnis                          PSAK    22      (improvement)      Business
                                                                               Combinations

          Amendemen dan interpretasi di atas tidak                        The amendments and interpretations listed
          berdampak    signifikan   terhadap laporan                      above did not have a significant impact on the
          keuangan konsolidasian Grup.                                    Group’s consolidated financial statements.

     b.   Standar dan amendemen standar telah
          \                                                         b.    Standards and amendments to standards
          diterbitkan tapi belum efektif                                  issued not yet effective

          Standar dan amendemen standar berikut                           Standards and amendment to standards
          efektif untuk periode yang dimulai pada atau                    effective for periods beginning on or after
          setelah tanggal 1 Januari 2020, dengan                          January 1, 2020, with early application
          penerapan dini diperkenankan yaitu:                             permitted are:

             PSAK 15 (amendemen), Investasi pada                            PSAK 15 (amendment), Investments in
              Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama                            Associates and Joint Ventures: Long Term
              tentang Kepentingan Jangka Panjang pada                         Interest in Associate and Joint Ventures,
              Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama,
             PSAK 62 (amendemen), Kontrak Asuransi-                         PSAK     62    (amendment),     Insurance
              Menerapkan       PSAK    71:     Instrumen                      Contracts-Applying PSAK 71: Financial
              Keuangan dengan PSAK 62: Kontrak                                Instruments with PSAK 62: Insurance
              Asuransi,                                                       Contracts,
             PSAK 71, Instrumen Keuangan,                                   PSAK 71, Financial Instruments,
             PSAK     71     (amendemen),     Instrumen                     PSAK     71    (amendments),     Financial
              Keuangan      tentang   Fitur   Percepatan                      Instruments : Prepayment Features with
              Pelunasan dengan Kompensasi Negatif,                            Negative Compensation,
             PSAK 72, Pendapatan dari Kontrak dengan                        PSAK 72, Revenue from Contracts with
              Pelanggan, dan                                                  Customers, and
             PSAK 73, Sewa.                                                 PSAK 73, Leases.

          Standar efektif untuk periode yang dimulai                      Standards effective for periods beginning on or
          pada atau setelah tanggal 1 Januari 2021,                       after January 1, 2021, with early application
          dengan penerapan dini diperkenankan yaitu                       permitted, is PSAK 112 Wakaf Accounting.
          PSAK 112 Akuntansi Wakaf.

          Sampai dengan tanggal penerbitan laporan                        As of the issuance date of the consolidated
          keuangan     konsolidasian,   dampak      dari                  financial statements, the effects of adopting
          penerapan standar dan amendemen tersebut                        these standards and amendments on the
          terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak                   consolidated financial statements are not
          dapat   diketahui    atau   diestimasi   oleh                   known      nor   reasonably    estimable   by
          manajemen.                                                      management.


3.   IKHTISAR       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      YANG           3. SUMMARY           OF   SIGNIFICANT      ACCOUNTING
     PENTING                                                       POLICIES

     a.   Pernyataan Kepatuhan                                      a.    Statement of Compliance

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun                     The consolidated financial statements of
          dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi                   the Group have been prepared and presented
          Keuangan     di   Indonesia   dan   Peraturan                   in accordance with Indonesian Financial
          Bapepam-LK No. KEP 347/BL/2012 tanggal                          Accounting Standards and the Bapepam-LK
          25 Juni 2012 No. VIII.G.7 tentang Pedoman                       Regulation No. KEP 347/BL/2012 dated June
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Emiten                       25, 2012 No. VIII.G.7 regarding the Guideline
          atau Perusahaan Publik.                                         for Presentation and Disclosure of Issuers or
                                                                          Public Entities Financial Statement.




                                                           - 26 -
                                                       235
Page 256
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    b.   Dasar Penyusunan                                             b.    Basis of Preparation

         Dasar     penyusunan     laporan   keuangan                        The consolidated financial statements have
         konsolidasian adalah biaya historis, kecuali                       been prepared on the historical cost basis
         instrumen keuangan tertentu yang diukur pada                       except for certain financial instruments that are
         nilai wajar pada setiap akhir periode                              measured at fair values at the end of each
         pelaporan, yang dijelaskan dalam kebijakan                         reporting   period,    as    explained   in the
         akuntansi di bawah ini. Mata uang penyajian                        accounting policies below. The presentation
         yang digunakan untuk penyusunan laporan                            currency used in the preparation of the
         keuangan konsolidasian adalah mata uang                            consolidated financial statements is the United
         Dolar Amerika Serikat (US$).                                       States Dollar (US$).

         Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai                       Historical cost is generally based on the fair
         wajar dari imbalan yang diberikan dalam                            value of the consideration given in exchange
         pertukaran barang dan jasa.                                        for goods and services.

         Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                        Fair value is the price that would be received to
         untuk menjual suatu aset atau harga yang                           sell an asset or paid to transfer a liability in an
         akan dibayar untuk mengalihkan suatu                               orderly      transaction     between        market
         liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara                    participants at the measurement date.
         pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

         Laporan arus kas konsolidasian disusun                             The consolidated statements of cash flows are
         dengan     menggunakan       metode    langsung                    prepared using the direct method with
         dengan mengelompokkan arus kas dalam                               classifications of cash flows into operating,
         aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                        investing and financing activities.

    c.   Dasar Konsolidasian                                          c.    Basis of Consolidation

         Laporan         keuangan           konsolidasian                    The      consolidated     financial     statements
         menggabungkan           laporan       keuangan                      incorporate the financial statements of the
         Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh                       Company and entities (including structured
         Perusahaan dan entitas anak (termasuk entitas                       entities) controlled by the Company and its
         terstruktur).  Pengendalian      tercapai    jika                   subsidiaries. Control is achieved where the
         Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee;                        Company has the power over the investee; is
         eksposur atau hak atas imbal hasil variabel                         exposed, or has rights, to variable returns from
         dari keterlibatannya dengan investee; dan                           its involvement with the investee; and has the
         kemampuan           untuk         menggunakan                       ability to use its power to affect its returns.
         kekuasaannya       atas      investee      untuk
         mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.

         Perusahaan    menilai    kembali     apakah                         The Company reassesses whether or not it
         Perusahaan mengendalikan investee jika fakta                        controls an investee if facts and circumstances
         dan keadaan yang mengindikasikan adanya                             indicate that there are changes to one or more
         perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga                        of the three elements of control listed above.
         elemen pengendalian yang disebutkan di atas.

         Ketika Perusahaan memiliki hak suara kurang                         When the Company has less than a majority of
         dari    mayoritas   di-investee,     ia memiliki                    the voting rights of an investee, it has power
         kekuasaan atas investee ketika hak suara                            over the investee when the voting rights are
         investor      cukup      untuk        memberinya                    sufficient to give it the practical ability to direct
         kemampuan       praktis untuk       mengarahkan                     the relevant activities of the investee
         aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan                        unilaterally. The Company considers all
         mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan                          relevant facts and circumstances in assessing
         yang relevan dalam menilai apakah hak suara                         whether or not the Company’s voting rights in
         Perusahaan      cukup     untuk       memberikan                    an investee are sufficient to give it power,
         Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran                           including (i) the size of the Company’s holding
         kepemilikan hak suara Perusahaan relatif                            of voting rights relative to the size and
         terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan                          dispersion of holding of the other vote holders;
         pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial                    (ii) potential voting rights held by the
         yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang                             Company, other vote holders or other parties;
         suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul                   (iii) rights arising from other contractual
         dari pengaturan kontraktual lain; dan (iv)                          arrangements; and (iv) any additional facts
         setiap fakta dan keadaan tambahan apapun                            and circumstances that indicate that the
         mengindikasikan bahwa Perusahaan memiliki,                          Company has, or does not have, the current
         atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk                           ability to direct the relevant activities at the
         mengarahkan aktivitas yang relevan pada saat                        time that decisions need to be made, including
         keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara                         voting patterns at previous shareholders’
         pemilikan dalam RUPS sebelumnya.                                    meetings.




                                                             - 27 -
                                                         236
Page 257
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Konsolidasi entitas anak dimulai ketika                      Consolidation of a subsidiary begins when the
        Perusahaan memperoleh pengendalian atas                      Company obtains control over the subsidiary
        entitas anak dan akan dihentikan ketika                      and ceases when the Company loses control of
        Perusahaan kehilangan pengendalian pada                      the subsidiary. Specifically, income and
        entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan                  expense of a subsidiary acquired or disposed of
        beban entitas anak diakuisisi atau dijual                    during the year are included in the
        selama tahun berjalan termasuk dalam                         consolidated statement of profit or loss and
        laporan    laba    rugi   dan    penghasilan                 other comprehensive income from the date the
        komprehensif lain konsolidasian dari tanggal                 Company gains control until the date when the
        diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai                  Company ceases to control the subsidiary.
        tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
        mengendalikan entitas anak.

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan                    Profit or loss and each component of other
        komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik               comprehensive income are attributed to the
        entitas induk dan kepada kepentingan                         owners of the Company and to the non-
        nonpengendali.         Perusahaan        juga                controlling   interest.  Total   comprehensive
        mengatribusikan         total      penghasilan               income of subsidiaries is attributed to the
        komprehensif entitas anak kepada pemilik                     owners of the Company and the non-
        entitas induk dan kepentingan nonpengendali                  controlling interest even if this results in the
        meskipun     hal   tersebut     mengakibatkan                non-controlling interest having a deficit
        kepentingan nonpengendali memiliki saldo                     balance.
        defisit.

        Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan
        w                                                            When necessary, adjustment are made to the
        terhadap laporan keuangan entitas anak agar                  financial statements of subsidiaries to bring
        kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan                  their accounting policies in line with the
        akuntansi Grup.                                              Group’s accounting policies.

        Seluruh aset dan liabilitas dalam intra Grup,                All intragroup assets and liabilities, equity,
        ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas yang                 income, expenses and cash flows relating to
        berkaitan dengan transaksi dalam Grup                        transactions between members of the Group
        dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasi.              are eliminated in full on consolidation.

        Perubahan kepemilikan Grup pada entitas                      Changes in the Group’s ownership interest in
        anak yang tidak mengakibatkan kehilangan                     subsidiaries that do not result in the Group
        pengendalian Grup atas entitas anak dicatat                  losing control over the subsidiaries are
        sebagai transaksi ekuitas. Jumlah tercatat dari              accounted for as equity transactions. The
        kepemilikan       Grup     dan     kepentingan               carrying amounts of the Group’s interest and
        nonpengendali          disesuaikan       untuk               the non-controlling interest are adjusted to
        mencerminkan        perubahan      kepentingan               reflect the changes in their relative interest in
        relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara                the subsidiaries. Any difference between the
        jumlah tercatat kepentingan nonpengendali                    amount by which the non-controlling interest
        yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang                are adjusted and the fair value of the
        dibayar atau diterima diakui secara langsung                 consideration paid or received is recognized
        dalam ekuitas dan diatribusikan dengan                       directly in equity and attributed to owners of
        pemilik entitas induk.                                       the Company.

        Ketika Grup kehilangan pengendalian pada                     When the Group losses control of a subsidiary,
        entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui                a gain or loss is recognized in profit or loss and
        dalam laba rugi dan dihitung sebagai                         is calculated as the difference between (i) the
        perbedaan antara (i) agregat nilai wajar                     aggregate of the fair value of the consideration
        pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa                received and the fair value of any retained
        kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah              interest and (ii) the previous carrying amount
        tercatat sebelumnya dari aset (termasuk                      of the assets (including goodwill), and liabilities
        goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan              of the subsidiary and any non-controlling
        setiap kepentingan nonpengendali. Seluruh                    interest. All amounts previously recognized in
        jumlah yang diakui sebelumnya dalam                          other comprehensive income in relation to that
        penghasilan komprehensif lain yang terkait                   subsidiary are accounted for as if the Group
        dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah                 had directly disposed of the related assets or
        Grup telah melepaskan secara langsung aset                   liabilities of the subsidiary (i.e. reclassified to
        atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu                  profit or loss or transferred to another category
        direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke              of equity as specified/permitted by applicable
        kategori lain dari ekuitas sebagaimana                       accounting standards). The fair value of any
        ditentukan/diizinkan oleh standar akuntansi                  investment retained in the former subsidiary at
        yang berlaku). Nilai wajar setiap sisa investasi             the date when control is lost is regarded as the
        pada entitas anak terdahulu pada tanggal                     fair value on initial recognition for subsequent
        hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai                accounting       under    PSAK     55,    Financial
        wajar pada saat pengakuan awal untuk                         Instruments: Recognition and Measurement or,
        akuntansi     berikutnya   dalam     PSAK   55,              when applicable, the cost on initial recognition
        Instrumen       Keuangan:     Pengakuan     dan              of an investment in an associate and joint
        Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya                       venture.
        perolehan pada saat pengakuan awal dari
        investasi pada entitas asosiasi dan ventura
        bersama.


                                                           - 28 -
                                                       237
Page 258
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    d.   Kombinasi Bisnis                                              d.    Business Combinations

         Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan                          Acquisitions of businesses are accounted for
         metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam                       using     the     acquisition    method.    The
         suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar,                     consideration transferred in a business
         yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari                        combination is measured at fair value, which is
         nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset                      calculated as the sum of the acquisition-date
         yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui                    fair values of the assets transferred by the
         oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari                            Group, liabilities incurred by the Group to the
         pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas                       former owners of the acquiree, and the equity
         yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran                         interests issued by the Group in exchange for
         pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-                     control of the acquiree. Acquisition-related
         biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi                    costs are recognized in profit or loss as
         pada saat terjadinya.                                               incurred.

         Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang                    At the acquisition date, the identifiable assets
         diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui                   acquired and the liabilities assumed are
         pada nilai wajar kecuali untuk aset dan                             recognized at their fair value except for certain
         liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan                       assets and liabilities that are measured in
         standar yang relevan.                                               accordance with the relevant standards.

         Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai                    Goodwill is measured as the excess of the sum
         gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah                        of the consideration transferred, the amount of
         setiap kepentingan nonpengendali pada pihak                         any non-controlling interests in the acquiree,
         diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi                    and the fair value of the acquirer’s previously
         kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki                        held equity interest in the acquire (if any) over
         oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi                       the net of the acquisition-date amounts of the
         (jika ada) atas jumlah neto dari aset                               identifiable assets acquired and the liabilities
         teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas                       assumed. If, after the reassessment, the net
         yang diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika,                       of the acquisition-date amounts of the
         setelah penilaian kembali, jumlah neto dari                         identifiable assets acquired and liabilities
         aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas                  assumed exceeds the sum of the consideration
         yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi                     transferred, the amount of any non-controlling
         jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari                          interests in the acquiree and the fair value of
         setiap kepentingan non pengendali pada pihak                        the acquirer’s previously held interest in the
         diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi                    acquiree (if any), the excess is recognized
         kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki                        immediately in profit or loss as a bargain
         oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi                       purchase gain.
         (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam
         laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.

         Kepentingan nonpengendali yang menyajikan                           Non-controlling interests that are present
         bagian kepemilikan dan memberikan mereka                            ownership interests and entitle their holders to
         hak atas bagian proporsional dari aset neto                         a proportionate share of the entity’s net assets
         entitas dalam hal terjadi likuidasi pada                            in the event of liquidation may be initially
         awalnya diukur baik pada nilai wajar ataupun                        measured either at fair value or at the non-
         pada     bagian    proporsional     kepemilikan                     controlling interests’ proportionate share of the
         kepentingan nonpengendali atas aset neto                            acquiree’s identifiable net assets. The choice of
         teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi.                         measurement basis is made on a transaction-
         Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar                       by-transaction basis. Other types of non-
         transaksi. Kepentingan nonpengendali jenis                          controlling interests are measured at fair value
         lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku,                    or, when applicable, on the basis specified in
         pada dasar pengukuran lain yang ditentukan                          another accounting standard.
         oleh standar akuntansi lain.

         Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam                         When the consideration transferred by the
         suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau                           Group in a business combination includes
         liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan                     assets or liabilities resulting from a contingent
         kontinjen        (contingent       consideration                    consideration arrangement, the contingent
         arrangement), imbalan kontinjen tersebut                            consideration is measured at its acquisition-
         diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi                       date fair value and included as part of the
         dan termasuk sebagai bagian dari imbalan                            consideration transferred in a business
         yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.                        combination.

         Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan                            Changes in the fair value of the contingent
         kontinjen yang memenuhi syarat sebagai                              consideration that qualify as measurement period
         penyesuaian periode pengukuran disesuaikan                          adjustments are adjusted retrospectively, with
         secara retrospektif, dengan penyesuaian                             corresponding adjustments against goodwill.
         terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode                      Measurement        period     adjustments     are
         pengukuran adalah penyesuaian yang berasal                          adjustments     that    arise   from   additional
         dari informasi tambahan yang diperoleh                              information obtained during the measurement
         selama periode pengukuran (yang tidak                               period (which cannot exceed one year from the
         melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi)                         acquisition     date)      about    facts    and
         tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada                       circumstances that existed at the acquisition
         tanggal akuisisi.                                                   date.


                                                              - 29 -
                                                          238
Page 259
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

         Perlakuan       akuntansi    berikutnya     untuk                  The subsequent accounting for changes in the
         perubahan nilai wajar dari imbalan kontinjensi                     fair value of the contingent consideration that
         yang      tidak   memenuhi      syarat    sebagai                  do not qualify as measurement period
         penyesuaian periode pengukuran tergantung                          adjustments depends on how the contingent
         pada       bagaimana      imbalan     kontinjensi                  consideration      is   classified.     Contingent
         diklasifikasikan. Imbalan kontinjensi yang                         consideration that is classified as equity is not
         diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur                      remeasured at subsequent reporting dates and
         kembali pada setiap tanggal pelaporan dan                          its subsequent settlement is accounted for
         penyelesaian       selanjutnya    diperhitungkan                   within equity. Contingent consideration that is
         dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang                            classified as an asset or liability is remeasured
         diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas                      subsequent to reporting dates in accordance
         diukur kembali setelah tanggal pelaporan                           with PSAK 55 or PSAK 57; Provisions,
         sesuai dengan PSAK 55 atau PSAK 57; Provisi,                       Contigent Liabilities and Contigent Assets with
         Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi                        the corresponding gain or loss being
         dengan laba atau rugi yang terjadi diakui                          recognized in profit or loss.
         dalam laba rugi.

         Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara                       When a business combination is achieved in
         bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas                          stages, the Group’s previously held equity
         pihak diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar                     interest in the acquiree is remeasured to fair
         pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau                          value at the acquisition date and the resulting
         kerugian dihasilkan, jika ada, diakui dalam                        gain or loss, if any, is recognized in profit or
         laba   rugi.   Jumlah    yang    berasal  dari                     loss. Amounts arising from interests in the
         kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang                          acquiree prior to the acquisition date that have
         sebelumnya telah diakui dalam penghasilan                          previously     been     recognized    in   other
         komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi                     comprehensive income are reclassified to profit
         dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika                         or loss where such treatment would be
         kepemilikan tersebut dilepas/dijual.                               appropriate if that interests were disposed of.

         Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis                         If the initial accounting for a business
         belum selesai pada akhir periode pelaporan                         combination is incomplete by the end of the
         saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan                            reporting period in which the combination
         jumlah sementara untuk pos-pos yang proses                         occurs, the Group reports provisional amounts
         akuntansinya belum selesai dalam laporan                           for the items for which the accounting is
         keuangannya. Selama periode pengukuran,                            incomplete. Those provisional amounts are
         pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau                         adjusted during the measurement period, or
         liabilitas tambahan   yang diakui, untuk                           additional assets or liabilities are recognized,
         mencerminkan informasi baru yang diperoleh                         to reflect new information obtained about facts
         tentang fakta dan keadaan yang ada pada                            and circumstances that existed as of the
         tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan                         acquisition date that, if known, would have
         berdampak pada jumlah yang diakui pada                             affected the amount recognized as of that
         tanggal tersebut.                                                  date.

    e.   Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                        e.    Business    Combination       Under    Common
                                                                            Control

         Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat                      Business combination of entities under
         dengan menggunakan metode penyatuan                                common control that qualifies as a business
         kepemilikan dimana aset dan liabilitas yang                        are accounted for under pooling of interest
         diperoleh dari kombinasi bisnis dicatat oleh                       method where assets and liabilities acquired in
         pengakuisisi pada jumlah tercatatnya.                              the business combination are recorded by the
                                                                            acquirer at their book values.

         Selisih antara jumlah imbalan yang dihasilkan                      The difference between the transfer price and
         dan    jumlah    tercatat   disajikan   sebagai                    the book value is presented as Additional Paid
         tambahan       modal    disetor     dan   tidak                    in Capital and is not recycled to profit or loss
         direklasifikasi ke laba rugi ketika hilang                         when control is loss.
         sepengendalian.

         Metode penyatuan kepemilikan diterapkan                            The pooling of interest method is applied as if
         seolah-olah entitas telah bergabung sejak                          the entities had been combined from the
         periode dimana entitas yang bergabung                              period when the merging entities were placed
         berada dalam sepengendalian.                                       under common control.




                                                             - 30 -
                                                         239
Page 260
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   f.   Transaksi  dan  Penjabaran    Laporan                      f.    Foreign    Currency       Transactions      and
        Keuangan Dalam Mata Uang Asing                                   Translation

        Laporan keuangan individu masing-masing                          The individual financial statements of each
        entitas Grup diukur dan disajikan dalam mata                     entity are measured and presented in the
        uang dari lingkungan ekonomi utama dimana                        currency of the primary economic environment
        entitas beroperasi (mata uang fungsional).                       in which the entity operates (its functional
        Laporan keuangan konsolidasian dari Grup                         currency).     The     consolidated   financial
        disajikan dalam mata uang Dolar Amerika                          statements of the Group are presented in U.S
        Serikat (US$) yang merupakan mata uang                           Dollar (US$), which is the functional currency
        fungsional dan mata uang penyajian untuk                         and the presentation currency for the
        laporan keuangan konsolidasian.                                  consolidated financial statements.

        Dalam penyusunan laporan keuangan setiap                         In preparing the financial statements of each
        entitas individual grup, transaksi dalam mata                    individual entity, transactions in currencies
        uang selain mata uang fungsional entitas                         other than the entity’s functional currency
        (mata uang asing) diakui pada kurs yang                          (foreign currencies) are recognized at the
        berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap                      rates of exchange prevailing at the dates of
        akhir perode pelaporan, pos moneter dalam                        the transactions. At the end of each reporting
        valuta asing dijabarkan kembali pada kurs                        period, monetary items denominated in foreign
        yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos                      currencies are retranslated at the rates
        nonmoneter yang diukur pada nilai wajar                          prevailing at that date. Non-monetary items
        dalam valuta asing dijabarkan kembali pada                       carried at fair value that are denominated in
        kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai                      foreign currencies are retranslated at the rates
        wajar ditentukan. Pos nonmoneter yang diukur                     prevailing at the date when the fair value was
        dalam biaya historis dalam valuta asing tidak                    determined. Non-monetary items that are
        dijabarkan kembali.                                              measured in terms of historical cost in a
                                                                         foreign currency are not retranslated.

        Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam                       Exchange differences on monetary items are
        laba rugi pada periode saat terjadinya kecuali                   recognized in profit or loss in the period in
        untuk:                                                           which they arise except for:

           Selisih kurs atas pinjaman valuta asing                         Exchange differences on foreign currency
            yang berkaitan dengan aset dalam                                 borrowing    relating  to   assets under
            konstruksi   untuk   penggunaan    yang                          construction for future productive use,
            produktif di masa depan, termasuk dalam                          which are included in the cost of those
            biaya perolehan aset tersebut ketika                             assets when they are regarded as an
            dianggap sebagai penyesuaian atas biaya                          adjustment to interest costs on those
            bunga atas pinjaman valuta asing.                                foreign currency borrowing.

           Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan                     Exchange     differences on transaction
            untuk tujuan lindung nilai risiko valuta                         entered into in order to hedge certain
            asing tertentu.                                                  foreign currency risks.

           Selisih kurs atas pos moneter piutang atau                      Exchange differences on monetary items
            utang dari kegiatan usaha luar negeri yang                       receivable from or payable to a foreign
            penyelesaiannya tidak direncanakan atau                          operation for which settlement is neither
            tidak    mungkin      terjadi  (karenanya                        planned nor likely to occur (therefore
            membentuk bagian dari investasi bersih                           forming part of the net investment in the
            dalam kegiatan usaha luar negeri), yang                          foreign operation), which are recognized
            pada awalnya diakui pada penghasilan                             initially in other comprehensive income and
            komprehensif lain dan direklasifikasi dari                       reclassified from equity to profit or loss on
            ekuitas ke laba rugi pada pembayaran                             repayment of the monetary items.
            kembali pos moneter.

        Pembukuan TAIWI, MTP, REP, BJRK, WT, GI,                         The books of accounts of TAIWI, MTP, REP,
        RIM, BWL, BIP, BCN, BWI dan RPU                                  BJRK, WT, GI, RIM, BWL, BIP, BCN, BWI and
        diselenggarakan dalam Rupiah, mata uang                          RPU are maintained in Indonesian Rupiah,
        fungsionalnya. Untuk tujuan penyajian laporan                    their functional currency. For the purposes of
        keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas                      presenting     these     consolidated   financial
        TAIWI, MTP, REP, BJRK, WT, GI, RIM, BWL,                         statements, the assets and liabilities of TAIWI,
        BIP, BCN, BWI dan RPU dijabarkan ke dalam                        MTP, REP, BJRK, WT, GI, RIM, BWL, BIP, BCN,
        Dolar Amerika Serikat masing-masing dengan                       BWI and RPU foreign operations are translated
        menggunakan kurs yang berlaku pada akhir                         into U.S. Dollar using the exchange rates
        periode pelaporan. Pos penghasilan dan beban                     prevailing at the end of each reporting period.
        dijabarkan menggunakan kurs rata-rata untuk                      Income and expense items are translated at
        periode tersebut, kecuali kurs berfluktuasi                      the average exchange rates for the period,
        secara signifikan selama periode tersebut,                       unless exchange rates fluctuate significantly
        dalam hal ini kurs yang berlaku pada tanggal                     during the period, in which case the exchange
        transaksi yang digunakan. Selisih kurs yang                      rates at the dates of the transactions are used.
        timbul diakui dalam penghasilan komprehensif                     Exchange differences arising, if any, are
        lain dan diakumulasi dalam ekuitas (dan                          recognized in other comprehensive income and
        diatribusikan    pada     kepentingan     non                    accumulatted in equity (and attributed to non
        pengendali).                                                     controlling interests as appropriate).


                                                          - 31 -
                                                      240
Page 261
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    g.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi                                   g.    Transactions With Related Parties

         Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas                         A related party is a person or entity that is
         yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):                            related to the Group (the reporting entity):

         a. Orang atau anggota keluarga dekatnya                                a. A person or a close member of that
            mempunyai relasi dengan entitas pelapor                                person's family is related to the reporting
            jika orang tersebut:                                                   entity if that person:

            i.    memiliki       pengendalian            atau                      i.    has control or joint control over the
                  pengendalian   bersama atas          entitas                           reporting entity;
                  pelapor;

            ii.   memiliki    pengaruh    signifikan     atas                      ii.   has significant influence      over    the
                  entitas pelapor; atau                                                  reporting entity; or

            iii. merupakan personil manajemen kunci                                iii. is a member of the key management
                 entitas pelapor atau entitas induk dari                                personnel of the reporting entity or of a
                 entitas pelapor.                                                       parent of the reporting entity.

         b. Suatu entitas berelasi        dengan entitas                        b. An entity is related to the reporting entity if
            pelapor jika memenuhi         salah satu hal                           any of the following conditions applies:
            berikut:

            i.    Entitas dan entitas pelapor adalah                                i.   The entity, and the reporting entity are
                  anggota dari kelompok usaha yang                                       members of the same group (which
                  sama (artinya entitas induk, entitas                                   means that each parent, subsidiary and
                  anak, dan entitas anak berikutnya                                      fellow subsidiary is related to the
                  saling berelasi dengan entitas lainnya).                               others).

            ii.   Satu entitas adalah entitas asosiasi dari                         ii. One entity is an associate or joint
                  entitas lain (atau entitas asosiasi atau                              venture of the other entity (or an
                  ventura bersama yang merupakan                                        associate or joint venture of a member
                  anggota suatu kelompok usaha, yang                                    of a group of which the other entity is a
                  mana entitas lain tersebut adalah                                     member).
                  anggotanya).

            iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura                              iii. Both entities are joint ventures of the
                 bersama dari pihak ketiga yang sama.                                    same third party.

            iv. Satu entitas adalah ventura bersama                                 iv. One entity is a joint venture of a third
                dari entitas ketiga dan entitas yang lain                               entity and the other entity is an
                adalah entitas asosiasi dari entitas                                    associate of the third entity.
                ketiga.

            v.    Entitas tersebut adalah suatu program                             v. The entity is a post-employment benefit
                  imbalan pasca kerja untuk imbalan                                    plan for the benefit of employees of
                  kerja dari salah satu entitas pelapor                                either the reporting entity, or an entity
                  atau entitas yang terkait dengan entitas                             related to the reporting entity. If the
                  pelapor. Jika entitas pelapor adalah                                 reporting entity is itself such a plan, the
                  entitas     yang      menyelenggarakan                               sponsoring employers are also related
                  program     tersebut,    maka    entitas                             to the reporting entity.
                  sponsor juga berelasi dengan entitas
                  pelapor.

            vi. Entitas     yang    dikendalikan atau                               vi. The entity is controlled or jointly
                dikendalikan bersama oleh orang yang                                    controlled by a person identified in (a).
                diidentifikasi dalam huruf (a).

            vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                              vii. A person identified in (a) (i) has
                 (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas                               significant influence over the entity or is
                 entitas   atau     merupakan      personil                              a member of the key management
                 manajemen kunci entitas (atau entitas                                   personnel of the entity (or a parent of
                 induk dari entitas).                                                    the entity).

            viii. Entitas, atau anggota dari kelompok                               viii.The entity, or any member of a group
                  yang mana entitas merupakan bagian                                     of which it is a part, provides key
                  dari kelompok tersebut, menyediakan                                    management personnel services to the
                  jasa personil manajemen kunci kepada                                   reporting entity or to the parent of the
                  entitas pelapor atau kepada entitas                                    reporting entity.
                  induk dari entitas pelapor.




                                                                 - 32 -
                                                             241
Page 262
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

         Transaksi signifikan yang dilakukan dengan                       Significant transactions with related parties,
         pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan                      whether or not made at similar terms and
         kondisi dan persyaratan yang sama dengan                         conditions as those done with third parties, are
         pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada                      disclosed   in   the    consolidated   financial
         laporan keuangan konsolidasian.                                  statements.

    h.   Aset Keuangan                                              h.    Financial Assets

         Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan                      All financial assets are recognised and
         pengakuannya pada tanggal diperdagangkan                         derecognised on trade date where the purchase
         dimana pembelian atau penjualan aset                             or sale of a financial asset is under a contract
         keuangan      berdasarkan     kontrak      yang                  whose terms require delivery of the financial
         mensyaratkan penyerahan aset keuangan                            asset within the timeframe established by the
         dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh                           market concerned, and are initially measured
         kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya                        at fair value plus transaction costs, except for
         diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya                        those financial assets classified as at fair value
         transaksi, kecuali untuk aset keuangan yang                      through profit or loss, which are initially
         diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang                  measured at fair value.
         awalnya diukur sebesar nilai wajar.

         Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai                      The Group’s financial assets are classified as
         berikut:                                                         follows:

            Aset keuangan pada nilai wajar melalui                          Financial assets at fair value through profit
             laba rugi (FVTPL)                                                or loss (FVTPL)
            Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS)                       Available-for-sale (AFS) financial assets
            Pinjaman yang diberikan dan piutang                             Loans and receivables

         Metode suku bunga efektif                                        Effective interest method

         Metode suku bunga efektif adalah metode                          The effective interest method is a method of
         yang digunakan untuk menghitung biaya                            calculating the amortised cost of a debt
         perolehan diamortisasi dari instrumen utang                      instrument and of allocating interest income
         dan      metode      untuk      mengalokasikan                   over the relevant period. The effective interest
         pendapatan bunga selama periode yang                             rate is the rate that exactly discounts estimated
         relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga                    future cash receipts (including all fees and
         yang secara tepat mendiskontokan estimasi                        points paid or received that form an integral
         penerimaan kas masa depan (mencakup                              part of the effective interest rate, transaction
         seluruh komisi dan bentuk lain yang                              costs and other premiums or discounts)
         dibayarkan dan diterima yang merupakan                           through the expected life of the debt
         bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga                      instrument, or where appropriate, a shorter
         efektif, biaya transaksi dan premium dan                         period to the net carrying amount on initial
         diskonto lainnya) selama perkiraan umur                          recognition.
         instrumen utang, atau, jika lebih tepat,
         digunakan periode yang lebih singkat untuk
         memperoleh     nilai   tercatat   bersih  aset
         keuangan pada saat pengakuan awal.

         Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga                         Income is recognized on an effective interest
         efektif untuk instrumen utang selain dari aset                   basis for debt instruments other than those
         keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL.                    financial assets classified at FVTPL.

         Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba                      Financial assets at FVTPL
         rugi (FVTPL)

         Aset keuangan diklasifikasi dalam FVTPL, jika                    Financial assets are classified as at FVTPL when
         aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan                      the financial asset is either held for trading or it
         atau pada saat pengakuan awal ditetapkan                         is designated as at FVTPL.
         untuk diukur pada FVTPL.

         Aset keuangan diklasifikasi sebagai dimiliki                     A financial asset is classified as held for trading
         untuk diperdagangkan, jika:                                      if:

            diperoleh atau dimiliki terutama untuk                          it has been acquired principally for the
             tujuan dijual kembali dalam waktu dekat;                         purpose of selling in the near term; or
             atau

            pada pengakuan awal merupakan bagian                            on initial recognition it is part of a portfolio
             dari    portofolio   instrumen   keuangan                        of identified financial instruments that the
             tertentu   yang    dikelola  Grup   secara                       Group manages together and has a recent
             bersama dan mempunyai pola ambil                                 actual pattern of short-term profit-taking;
             untung dalam jangka pendek aktual saat                           or
             ini; atau


                                                           - 33 -
                                                       242
Page 263
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

          merupakan derivatif yang tidak ditetapkan                    it is a derivative that is not designated and
           dan tidak efektif sebagai instrumen lindung                   effective as a hedging instrument.
           nilai.

       Aset keuangan FVTPL disajikan sebesar nilai                   Financial assets at FVTPL are stated at fair
       wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang                   value, with any resultant gain or loss
       timbul diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau                recognised in profit or loss. The net gain or loss
       kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi                   recognised in profit or loss incorporates any
       mencakup dividen atau bunga yang diperoleh                    dividend or interest earned on the financial
       dari aset keuangan. Nilai wajar ditentukan                    assets. Fair value is determined in the manner
       dengan     cara    seperti   dijelaskan  pada                 described in Note 52.
       Catatan 52.

       Pinjaman yang diberikan dan piutang                           Loans and receivables

       Kas dan setara kas, kecuali kas, rekening yang                Cash and cash equivalents, except cash on
       dibatasi penggunaannya, piutang pelanggan                     hand, restricted cash in banks, receivable from
       dan piutang lain-lain dengan pembayaran tetap                 customers and other receivables that have
       atau telah ditentukan dan tidak mempunyai                     fixed or determinable payments that are not
       kuotasi di pasar aktif diklasifikasi sebagai                  quoted in an active market are classified as
       “pinjaman yang diberikan dan piutang”, yang                   “loans and receivables”. Loans and receivables
       diukur pada biaya perolehan diamortisasi                      are measured at amortized cost using the
       dengan menggunakan metode suku bunga                          effective interest method less impairment.
       efektif dikurangi penurunan nilai.

       Bunga diakui dengan menggunakan metode                        Interest is recognized by applying the effective
       suku bunga efektif, kecuali piutang lancar                    interest   method,    except   for   short-term
       dimana pengakuan bunga tidak material.                        receivables when the recognition of interest
                                                                     would be immaterial.

       Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS)                     Available-for-sale financial assets (AFS)

       Aset keuangan AFS adalah aset keuangan non-                   AFS financial assets are non-derivative financial
       derivatif yang ditetapkan baik sebagai AFS                    assets that are either designated as AFS or are
       atau yang tidak diklasifikasikan sebagai (a)                  not classified as (a) loans and receivables, (b)
       pinjaman yang diberikan dan piutang, (b)                      held-to-maturity investments or (c) financial
       dimiliki hingga jatuh tempo atau (c) aset                     assets at fair value through profit or loss.
       keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
       (FVTPL).

       Obligasi dan saham milik Grup yang tercatat                   Listed shares and bonds held by the Group that
       di bursa dan diperdagangkan pada pasar aktif                  are traded in an active market are classified as
       diklasifikasikan sebagai AFS dan dinyatakan                   AFS and are stated at fair value at the end of
       pada nilai wajar pada akhir setiap periode                    each reporting period.
       pelaporan.

        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                    Gains or losses arising from changes in fair
        perubahan     nilai   wajar     diakui    dalam              value are recognized in other comprehensive
        penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi                income and in equity as accumulated in AFS
        di ekuitas sebagai Revaluasi Investasi AFS,                  Investment Revaluation, with the exception of
        kecuali untuk kerugian penurunan nilai,                      impairment losses, interest income calculated
        pendapatan bunga yang dihitung dengan                        using the effective interest method, and foreign
        metode suku bunga efektif dan laba rugi                      exchange gains and losses on monetary assets,
        selisih kurs atas aset moneter, yang diakui                  which are recognized in profit or loss. Where
        pada laba rugi. Jika investasi dilepas atau                  the investment is disposed of or is determined
        mengalami penurunan nilai, akumulasi laba                    to be impaired, the cumulative gain or loss
        atau rugi yang sebelumnya diakumulasi pada                   previously accumulated in AFS Investment
        revaluasi investasi AFS, direklasifikasi ke laba             Revaluation reserve is reclassified to profit or loss.
        rugi.

        Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak                 Investments in unlisted equity instruments that
        tercatat di bursa dan tidak mempunyai kuotasi                are not quoted in an active market and whose
        di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat                fair value cannot be reliably measured and
        diukur secara andal, serta derivatif yang                    derivatives that are linked to and must be
        terkait dengan dan harus diselesaikan melalui                settled by delivery of such unquoted equity
        penyerahan      instrumen    ekuitas   tersebut              investments are also classified as AFS,
        diklasifikasikan sebagai AFS, diukur pada biaya              measured at cost less impairment.
        perolehan dikurangi penurunan nilai.

        Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada,                Dividends on AFS equity instruments, if any,
        diakui pada laba rugi pada saat hak Grup                     are recognized in profit or loss when the
        untuk    memperoleh    pembayaran     dividen                Group’s right to receive the dividends are
        ditetapkan.                                                  established.


                                                           - 34 -
                                                       243
Page 264
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Penurunan nilai aset keuangan                                 Impairment of financial assets

        Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL,                    Financial assets, other than those at FVTPL, are
        dinilai terhadap indikator penurunan nilai pada               assessed for indicators of impairment at the
        setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan                 end of each reporting date. Financial assets are
        diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif,             considered to be impaired when there is
        sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa                 objective evidence that, as a result of one or
        yang terjadi setelah pengakuan awal aset                      more events that occurred after the initial
        keuangan, dan peristiwa yang merugikan                        recognition of the financial asset, the estimated
        tersebut berdampak pada estimasi arus kas                     future cash flows of the investment have been
        masa depan atas aset keuangan yang dapat                      affected.
        diestimasi secara andal.

        Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat dan                 For listed and unlisted equity investments
        tidak tercatat di bursa, penurunan nilai wajar                classified as AFS, a significant or prolonged
        yang signifikan atau jangka panjang dari                      decline in the fair value of the security below its
        instrumen     ekuitas    di    bawah     biaya                cost is considered to be objective evidence of
        perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif                  impairment.
        penurunan nilai.

        Untuk aset keuangan lainnya, bukti objektif                   For all other financial assets, objective evidence of
        penurunan nilai termasuk sebagai berikut:                     impairment could include:

           kesulitan keuangan signifikan yang dialami                   significant financial difficulty of the issuer or
            penerbit atau pihak peminjam; atau                            counterparty; or

           pelanggaran kontrak, seperti terjadinya                      breach of contract, such as default or
            gagal bayar atau tunggakan pembayaran                         delinquency  in  interest or  principal
            pokok atau bunga; atau                                        payments; or

           terdapat  kemungkinan      bahwa    pihak                    it is becoming probable that the borrower
            peminjam akan dinyatakan pailit atau                          will enter bankruptcy or financial re-
            melakukan reorganisasi keuangan; atau                         organisation; or

           Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan                     The disappearance of an active market for
            akibat kesulitan keuangan.                                    the financial asset because of financial
                                                                          difficulties.

        Untuk kelompok aset keuangan tertentu,                        For certain categories of financial assets, such
        seperti piutang, aset yang tidak akan dievaluai               as receivables, assets that are assessed not to
        secara individual akan dievaluasi penurunan                   be impaired individually are, in addition,
        nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari                 assessed for impairment on a collective basis.
        penurunan nilai portofolio piutang dapat                      Objective evidence of impairment for a portfolio
        termasuk pengalaman Grup atas tertagihnya                     of receivables could include the Group’s past
        piutang     di    masa     lalu,   peningkatan                experiences of collecting payments, an increase
        keterlambatan      penerimaan      pembayaran                 in the number of delayed payments in the
        piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga               portfolio past the average credit period, as well
        pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi                     as observable changes in national or local
        nasional atau lokal yang berkorelasi dengan                   economic conditions that correlate with default
        gagal bayar atas piutang.                                     on receivables.

        Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya                    For financial assets carried at amortised cost,
        perolehan    diamortisasi,   jumlah   kerugian                the amount of the impairment loss is measured
        penurunan nilai merupakan selisih antara                      as the difference between the asset’s carrying
        jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai                    amount and the present value of estimated
        kini estimasi arus kas masa depan yang                        future cash flows, discounted at the financial
        didiskontokan menggunakan tingkat suku                        asset’s original effective interest rate.
        bunga efektif awal dari aset keuangan.

        Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya                   For financial asset carried at cost, the amount
        perolehan, jumlah kerugian penurunan nilai                    of the impairment loss is measured as the
        diukur berdasarkan selisih antara jumlah                      difference between the assets’s carrying
        tercatat aset keuangan dan nilai kini estimasi                amount and the present value of the estimated
        arus kas masa depan yang didiskontokan pada                   future cash flows discounted at the current
        tingkat imbal hasil yang berlaku di pasar untuk               market rate of return for a similar financial
        aset   keuangan      yang   serupa.    Kerugian               asset. Such impairment loss will not be
        penurunan nilai tersebut tidak dapat dibalik                  reversed in subsequent periods.
        pada periode berikutnya.




                                                            - 35 -
                                                        244
Page 265
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Jumlah tercatat aset keuangan dikurangi                      The carrying amount of the financial asset is
        dengan kerugian penurunan nilai secara                       reduced by the impairment loss directly for all
        langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali                 financial assets with the exception of
        piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi                    receivables, where the carrying amount is
        melalui penggunaan akun cadangan piutang.                    reduced through the use of an allowance
        Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut                account. When a receivable is considered
        dihapuskan melalui akun cadangan piutang.                    uncollectible, it is written off against the
        Pemulihan    kemudian    dari jumlah yang                    allowance account. Subsequent recoveries of
        sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan                      amounts previously written off are credited
        terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah                     against the allowance account. Changes in the
        tercatat atas akun cadangan piutang diakui                   carrying amount of the allowance account are
        dalam laba rugi.                                             recognized in profit or loss.

        Jika aset keuangan AFS dianggap menurun                      When an AFS financial asset is considered to be
        nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif                 impaired, cumulative gains or losses previously
        yang sebelumnya telah diakui dalam ekuitas                   recognized in equity are reclassified to profit or
        direklasifikasi ke laba rugi.                                loss.

        Kecuali instrumen ekuitas AFS, jika, pada                    With the exception of AFS equity instruments,
        periode     berikutnya,    jumlah     kerugian               if, in a subsequent period, the amount of the
        penurunan nilai berkurang dan pengurangan                    impairment loss decreases and the decrease
        tersebut dapat dikaitkan secara obyektif                     can be related objectively to an event occurring
        dengan    peristiwa   yang    terjadi  setelah               after the impairment was recognized, the
        penurunan nilai diakui, kerugian penurunan                   previously recognized impairment loss is
        nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui                 reversed through profit or loss to the extent
        laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada               that the carrying amount of the investment at
        tanggal pemulihan penurunan nilai, sepanjang                 the date the impairment is reversed does not
        nilainya tidak melebihi biaya perolehan                      exceed what the amortized cost would have
        diamortisasi sebelum adanya pengakuan                        been had the impairment not been recognized.
        kerugian penurunan nilai dilakukan.

        Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian                         In respect of AFS equity investments,
        penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam                 impairment losses previously recognized in
        laba rugi tidak boleh dibalik melalui laba rugi.             profit or loss are not reversed through profit or
        Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan                loss. Any increase in fair value subsequent to
        nilai diakui secara langsung ke penghasilan                  an impairment loss is recognised directly in
        komprehensif lain.                                           other comprehensive income.

        Penghentian pengakuan aset keuangan                          Derecognition of financial assets

        Grup menghentikan pengakuan aset keuangan                    The Group derecognises a financial asset only
        jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus                when the contractual rights to the cash flows
        kas yang berasal dari aset keuangan berakhir,                from the asset expire, or when it transfers the
        atau Grup mentransfer aset keuangan dan                      financial asset and substantially all the risks
        secara substansial mentransfer seluruh risiko                and rewards of ownership of the asset to
        dan manfaat atas kepemilikan aset kepada                     another entity. If the Group neither transfers
        entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta              nor retains substantially all the risks and
        tidak memiliki secara substansial seluruh risiko             rewards of ownership and continues to control
        dan    manfaat     kepemilikan   serta   masih               the transferred asset, the Group recognises its
        mengendalikan aset yang ditransfer, maka                     retained interest in the asset and an associated
        Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas                liability for amounts it may have to pay. If the
        aset yang ditransfer dan liabilitas terkait                  Group retains substantially all the risks and
        sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar.                   rewards of ownership of a transferred financial
        Jika Grup memiliki secara substansial seluruh                asset, the Group continues to recognise the
        risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan                 financial     asset and    also   recognises   a
        yang ditransfer, Grup masih mengakui aset                    collateralised borrowing for the proceeds
        keuangan dan juga mengakui pinjaman yang                     received.
        dijamin sebesar pinjaman yang diterima.

        Pada penghentian pengakuan aset keuangan                     On derecognition of financial asset in its
        secara keseluruhan, selisih antara jumlah                    entirety, the difference between the asset’s
        tercatat aset dan jumlah pembayaran dan                      carrying amount and the sum of the
        piutang yang diterima dan keuntungan atau                    consideration received and receivable and the
        kerugian kumulatif yang telah diakui dalam                   cumulative gain or loss that had been
        penghasilan     komprehensif     lain    dan                 recognized in other comprehensive income and
        terakumulasi dalam ekuitas diakui dalam laba                 accumulated in equity is recognized in profit or
        rugi.                                                        loss.




                                                           - 36 -
                                                       245
Page 266
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Pada penghentian pengakuan aset keuangan                            On derecognition of financial asset other than
         terhadap satu bagian saja (misalnya ketika                          its entirety (e.g., when the Group retains an
         Grup masih memiliki hak untuk membeli                               option to repurchase part of a transferred
         kembali bagian aset yang ditransfer), Grup                          asset), the Group allocates the previous
         mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya                           carrying amount of the financial asset between
         dari aset keuangan tersebut pada bagian yang                        the part it continues to recognize under
         tetap     diakui     berdasarkan     keterlibatan                   continuing involvement, and the part it no
         berkelanjutan, dan bagian yang tidak lagi                           longer recognizes on the basis of the relative
         diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari                         fair values of those parts on the date of the
         kedua bagian tersebut pada tanggal transfer.                        transfer. The difference between the carrying
         Selisih    antara     jumlah    tercatat     yang                   amount allocated to the part that is no longer
         dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui                     recognized and the sum of the consideration
         dan jumlah dari pembayaran yang diterima                            received for the part no longer recognized and
         untuk bagian yang yang tidak lagi diakui dan                        any cumulative gain or loss allocated to it that
         setiap keuntungan atau kerugian kumulatif                           had been recognized in other comprehensive
         yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi                       income is recognized in profit or loss.
         diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui                        A cumulative gain or loss that had been
         dalam penghasilan komprehensif lain diakui                          recognized in other comprehensive income is
         pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian                             allocated between the part that continues to be
         kumulatif yang sebelumnya diakui dalam                              recognized and the part that is no longer
         penghasilan komprehensif lain dialokasikan                          recognized on the basis of the relative fair
         pada bagian yang tetap diakui dan bagian                            values of those parts.
         yang dihentikan pengakuannya, berdasarkan
         nilai wajar relatif kedua bagian tersebut.

    i.   Liabilitas    Keuangan        dan     Instrumen               i.    Financial   Liabilities             and       Equity
         Ekuitas                                                             Instruments

         Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar                          Financial liabilities are initially measured at fair
         nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat                          value. Transaction costs that are directly
         diatribusikan      secara      langsung  dengan                     attributable to the acquisition or issue of
         perolehan atau penerbitan liabilitas keuangan                       financial liabilities (other than financial liabilities
         (selain liabilitas keuangan yang diukur pada                        at fair value through profit or loss) are added
         nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau                     to or deducted from the fair value of the
         dikurangkan       dari   nilai    wajar liabilitas                  financial liabilities, as appropriate, on initial
         keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal.                         recognition.       Transaction      costs     directly
         Biaya transaksi yang dapat diatribusikan                            attributable to the acquisition of financial
         secara langsung dengan perolehan liabilitas                         liabilities at fair value through profit or loss are
         keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                       recognized immediately in profit or loss.
         laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

         Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas                         Classification as debt or equity

         Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan                        Debt and equity instruments issued by the
         oleh Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas                       Group are classified as either financial liabilities
         keuangan      atau   ekuitas   sesuai   dengan                      or as equity in accordance with the substance
         substansi perjanjian kontraktual dan definisi                       of the contractual arrangements entered into
         liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.                          and the definitions of a financial liability and an
                                                                             equity instrument.

         Instrumen ekuitas                                                   Equity instruments

         Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang                        An equity instrument is any contract that
         memberikan hak residual atas aset Grup                              evidences a residual interest in the assets of an
         setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.                     entity after deducting all of its liabilities. Equity
         Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Grup                        instruments issued by the Group are recorded
         dicatat sebesar hasil penerimaan bersih                             at the proceeds received, net of direct issue
         setelah dikurangi biaya penerbitan langsung.                        costs.

         Pembelian      kembali    instrumen     ekuitas                     Repurchase of the Company’s own equity
         Perusahaan (saham treasuri) diakui dan                              instruments (treasury shares) is recognized
         dikurangkan secara langsung dari ekuitas.                           and deducted directly in equity. No gain or loss
         Keuntungan dan kerugian yang timbul dari                            is recognized in profit or loss on the purchase,
         pembelian,     penjualan,    penerbitan   atau                      sale, issue or cancellation of the Company’s
         pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan                             own equity instruments.
         tersebut tidak diakui dalam laba rugi.




                                                              - 37 -
                                                          246
Page 267
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Liabilitas keuangan                                            Financial liabilities

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                   Financial liabilities are classified as either
        FVTPL atau pada biaya perolehan diamortisasi.                  financial liabilities “at FVTPL” or “at amortized
                                                                       cost”.
        Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Nilai                     Financial liabilities at Fair Value through Profit
        Wajar melalui Laba Rugi (FVTPL)                                or Loss (FVTPL)

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                   Financial liabilities are classified as at FVTPL
        FVTPL pada saat liabilitas keuangan baik                       when the financial liabilities are either held for
        dimiliki untuk diperdagangkan atau ditetapkan                  trading or it is designated at FVTPL.
        pada FVTPL.

        Liabilitas  keuangan         dimiliki      untuk               A financial liabilities is classified as held for
        diperdagangkan jika:                                           trading if:

           diperoleh terutama untuk tujuan         dibeli              it has been acquired principally for the
            kembali dalam waktu dekat; atau                              purpose of repurchasing in the near term;
                                                                         or

           pada pengakuan awal merupakan bagian                        on initial recognition it is part of an
            dari portofolio instrumen keuangan tertentu                  identified portfolio of financial instruments
            yang dikelola Grup secara bersama dan                        that the Group manages together and has a
            terdapat bukti mengenai pola ambil untung                    recent actual pattern of short-term profit-
            dalam jangka pendek aktual saat ini; atau                    taking; or

           merupakan derivatif yang tidak ditetapkan                   it is a derivative that is not designated and
            dan tidak efektif sebagai instrumen lindung                  effective as a hedging instrument.
            nilai.

        Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang                   The Group does not have financial liabilities
        ditetapkan pada FVTPL pada pengukuran awal.                    designated as at FVTPL on initial recognition.

        Liabilitas keuangan sebagai FVTPL yang diukur                  Financial liabilities at FVTPL are stated at fair
        pada nilai wajar, keuntungan atau kerugian                     value, with any resultant gain or loss
        yang     timbul  diakui   dalam   laba   rugi.                 recognized in profit or loss. The net gain or loss
        Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui                    recognized in profit or loss incorporates any
        dalam laba rugi mencakup setiap bunga yang                     interest paid on the financial liability. Fair value
        dibayar dari liabilitas keuangan. Nilai wajar                  is determined in the manner described in
        ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam                   Note 52.
        Catatan 52.

        Liabilitas keuangan   pada   biaya      perolehan              Financial liabilities at amortized cost
        diamortisasi

        Liabilitas keuangan meliputi utang usaha dan                   Financial liabilities, which include trade and
        lainnya, obligasi, pinjaman bank dan lainnya,                  other payables, bonds, bank and other
        pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah                  borrowings are initially measured at fair value,
        dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya                     net of transaction costs, and subsequently
        diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi                  measured at amortized cost using the effective
        menggunakan metode suku bunga efektif.                         interest method.

        Metode suku bunga efektif                                      Effective interest method

        Metode suku bunga efektif adalah metode                        The effective interest method is a method of
        yang digunakan untuk menghitung biaya                          calculating the amortized cost of a financial
        perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan                liability and of allocating interest expense over
        dan metode untuk mengalokasikan biaya                          the relevant period. The effective interest rate
        bunga selama periode yang relevan. Suku                        is the rate that exactly discounts estimated
        bunga efektif adalah suku bunga yang secara                    future cash payments (including all fees and
        tepat mendiskontokan estimasi pembayaran                       points paid or received that form an integral
        kas masa depan (mencakup seluruh komisi                        part of the effective interest rate, transaction
        dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima                   costs and other premiums or discounts)
        yang merupakan bagian yang tak terpisahkan                     through the expected life of a financial liability,
        dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan                   or (where appropriate) a shorter period to the
        premium dan diskonto lainnya) selama                           net carrying amount on initial recognition.
        perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika
        lebih tepat) digunakan periode yang lebih
        singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
        pada saat pengakuan awal.



                                                             - 38 -
                                                         247
Page 268
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                           FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                        AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                       DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Penghentian pengakuan liabilitas keuangan                             Derecognition of financial liabilities

        Grup    menghentikan     pengakuan     liabilitas                     The Group derecognizes financial liabilities
        keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup                        when, and only when, the Group’s obligations
        telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa.                         are discharged, cancelled or have expired. The
        Selisih antara    jumlah    tercatat liabilitas                       difference between the carrying amount of the
        keuangan yang dihentikan pengakuannya dan                             financial    liability derecognized  and   the
        imbalan yang dibayarkan dan utang diakui                              consideration paid and payable is recognized in
        dalam laba rugi.                                                      profit or loss.

   j.   Saling hapus antar Aset Keuangan dan                            j.    Netting of Financial Assets and Financial
        Liabilitas Keuangan                                                   Liabilities

        Aset     keuangan      dan    liabilitas  keuangan                    Financial assets and financial liabilities are
        disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan                          offset and the net amount presented in the
        dalam laporan poisisi keuangan jika grup                              statement of financial position when the group
        tersebut memiliki hak yang dapat dipaksakan                           has a legally enforceable right to set off the
        secara hukum untuk melakukan saling hapus                             recognized amounts; and intends either to
        atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi                         settle on a net basis, or to realise the asset and
        untuk menyelesaikan secara neto atau untuk                            settle the liability simultaneously. A right to
        merealisasikan       aset   dan       menyelesaikan                   set-off must be available today rather than
        liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus                       being contingent on a future event and must be
        harus ada pada saat ini dari pada bersifat                            exercisable by any of the counterparties, both
        kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di                          in the normal course of business and in the
        masa depan dan harus dieksekusi oleh pihak                            event of default, insolvency or bankruptcy.
        lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan
        dalam      peristiwa    gagal    bayar,    peristiwa
        kepailitan atau kebangkrutan.

   k.   Kas dan Setara Kas                                              k.    Cash and Cash Equivalents

        Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan                              For cash flow presentation purposes, cash and
        setara kas terdiri dari kas, bank dan semua                           cash equivalents consist of cash on hand and in
        investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga                           banks and all unrestricted investments with
        bulan atau kurang dari tanggal perolehannya                           maturities of three months or less from the
        dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi                        date of placement.
        penggunaannya.

   l.   Investasi pada Entitas            Asosiasi     dan              l.    Investment       in   Associates         and   Joint
        Ventura Bersama                                                       Venture

        Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana                          An associate is an entity over which the Group
        Grup mempunyai pengaruh yang signifikan.                              has significant influence. Significant influence is
        Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk                            the power to participate in the financial and
        berpartipasi   dalam     keputusan  kebijakan                         operating policy decisions of the investee but is
        keuangan dan operasional investee tetapi tidak                        not control or joint control over those policies.
        mengendalikan atau mengendalikan bersama
        atas kebijakan tersebut.

        Ventura bersama adalah pengaturan bersama                             A joint venture is a joint arrangement whereby
        yang para pihaknya memiliki pengendalian                              the parties that have joint control of the
        bersama atas pengaturan memiliki hak atas                             arrangements have rights to the net assets of
        aset    neto    dari   pengaturan    tersebut.                        the joint arrangement. Joint control is the
        Pengendalian bersama adalah persetujuan                               contractually agreed sharing of control of an
        kontraktual untuk berbagi pengendalian atas                           arrangement, which exists only when decisions
        suatu pengaturan, yang ada hanya ketika                               about the relevant activities require unanimous
        keputusan      tentang     aktivitas   relevan                        consent of the parties sharing control.
        mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat
        dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.




                                                               - 39 -
                                                           248
Page 269
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas              The result of operations and assets and
        asosiasi atau ventura bersama dicatat dalam                   liabilities of associates or joint venture are
        laporan    keuangan      konsolidasian    dengan              incorporated in these consolidated financial
        menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika                    statements using the equity method of
        investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk             accounting, except when the investment is
        dijual, sesuai dengan PSAK 58, Aset Tidak                     classified as held for sale, in which case, it is
        Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi                 accounted for in accordance with PSAK 58,
        yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas,                       Non-current Assets Held for Sale and
        investasi pada entitas asosiasi atau ventura                  Discontinued Operations. Under the equity
        bersama diakui di laporan posisi keuangan                     method, an investment in an associate or a
        konsolidasian sebesar biaya perolehan dan                     joint venture is initially recognized in the
        selanjutnya disesuaikan untuk perubahan                       consolidated statements of financial position at
        dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi                  cost and adjusted thereafter to recognize the
        dan penghasilan komprehensif lain dari entitas                Group’s share of the profit or loss and other
        asosiasi atau ventura bersama yang terjadi                    comprehensive income of the associate or joint
        setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas                    venture. When the Group’s share of losses of
        kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama                an associate or a joint venture exceeds the
        melebihi kepentingan Grup pada entitas                        Group’s interest in that associate or joint
        asosiasi    atau    ventura    bersama      (yang             venture (which includes any long-term interests
        mencakup semua kepentingan jangka panjang,                    that, in substance, form part of the Group’s net
        yang secara substansi, membentuk bagian dari                  investment in the associate or joint venture),
        investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi                  the Group discontinues recognizing it’s share of
        atau ventura bersama), Grup menghentikan                      further losses. Additional losses are recognized
        pengakuan       bagiannya      atas     kerugian              only to the extent that the Group has incurred
        selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya                legal or constructive obligations or made
        apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat                     payments on behalf of the associate or joint
        hukum atau konstruktif atau melakukan                         venture.
        pembayaran atas nama entitas asosiasi atau
        ventura bersama.

        Investasi pada entitas asosiasi atau ventura                  An investment in an associate or a joint
        bersama dicatat dengan menggunakan metode                     venture is accounted for using the equity
        ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi                   method from the date on which the investee
        entitas asosiasi atau ventura bersama. Setiap                 becomes an associate or a joint venture. Any
        kelebihan biaya perolehan investasi atas                      excess of the cost of acquisition over the
        bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset                 Group’s share of the net fair value of
        yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas              identifiable assets and liabilities of the associate
        asosiasi atau ventura bersama yang diakui                     or a joint venture recognized at the date of
        pada tanggal akuisisi, diakui sebagai goodwill.               acquisition, is recognized as goodwill, which is
        Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat                       included within the carrying amount of the
        investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai               investment. Any excess of the Group’s share of
        bagian dari investasi. Setiap kelebihan dari                  the net fair value of the identifiable assets and
        kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih dari                 liabilities over the cost of acquisition, after
        aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas                 reassessment, is recognized immediately in
        biaya perolehan investasi, sesudah pengujian                  profit or loss in the period in which the
        kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada                investment is acquired.
        periode diperolehnya investasinya.

        Persyaratan dalam PSAK 55, Instrumen                          The requirements of PSAK 55, Financial
        Keuangan:      Pengakuan     dan    Pengukuran,               Instruments: Recognition and Measurement,
        diterapkan untuk menentukan apakah perlu                      are applied to determine whether it is
        untuk mengakui setiap penurunan nilai                         necessary to recognize any impairment loss
        sehubungan dengan investasi pada entitas                      with respect to the Group’s investment in an
        asosiasi    atau    ventura     bersama.    Bila              associate or joint venture. When necessary, the
        diperlukan,     jumlah     tercatat    investasi              entire carrying amount of the investment
        (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai                     (including goodwill) is tested for impairment in
        sesuai dengan PSAK 48, Penurunan Nilai Aset,                  accordance with PSAK 48, Impairment of
        sebagai     suatu    aset     tunggal    dengan               Assets, as a single asset by comparing its
        membandingkan antara jumlah terpulihkan                       recoverable amount (higher of value in use and
        (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan                fair value less costs to sell) with its carrying
        nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan                 amount. Any impairment loss recognized forms
        jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai                      part of the carrying amount of the investment.
        diakui langsung pada nilai tercatat investasi.                Any reversal of that impairment loss is
        Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui                 recognized in accordance with PSAK 48 to the
        sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah                        extent that the recoverable amount of the
        terpulihkan dari investasi tersebut kemudian                  investment subsequently increases.
        meningkat.




                                                            - 40 -
                                                        249
Page 270
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Grup menghentikan penggunaan metode                           The Group discontinues the use of the equity
        ekuitas sejak tanggal saat investasinya                       method from the date when the investment
        berhenti menjadi investasi pada entitas                       ceases to be an associate or a joint venture, or
        asosiasi atau ventura bersama atau ketika                     when the investment is classified as held for
        investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk                sale. When the Group retains an interest in the
        dijual.     Ketika   Grup     mempertahankan                  former associate or joint venture and the
        kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya                     retained interest is a financial asset, the Group
        merupakan entitas asosiasi atau ventura                       measures any retained investment at fair value
        bersama      dan    sisa   investasi   tersebut               at that date and the fair value is regarded as its
        merupakan aset keuangan, Grup mengukur                        fair value on initial recognition in accordance
        setiap sisa investasi pada nilai wajar pada                   with PSAK 55. The difference between the
        tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut                     carrying amount of the associate or joint
        dianggap sebagai nilai wajar pada saat                        venture at the date the equity method was
        pengakuan awal sesuai dengan PSAK 55. Grup                    discontinued, and the fair value of any retained
        mengakui keuntungan dan kerugian atas                         interest and any proceeds from disposing of a
        pelepasan investasi asosiasi atau ventura                     part interest in the associate or joint venture is
        bersama dalam laba rugi dengan turut                          included in the determination of the gain or loss
        memperhitungkan nilai wajar dari investasi                    on disposal of the associate or joint venture. In
        yang tersisa. Selanjutnya, Grup mencatat                      addition, the Group accounts for all amounts
        seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui                   previously recognized in other comprehensive
        dalam penghasilan komprehensif lain yang                      income in relation to that associate or joint
        terkait dengan entitas asosiasi atau ventura                  venture on the same basis as would be
        bersama tersebut dengan menggunakan dasar                     required if that associate or joint venture had
        perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan                   directly disposed of the related assets or
        jika entitas asosiasi atau ventura bersama                    liabilities. Therefore, if a gain or loss previously
        telah melepaskan secara langsung aset dan                     recognized in other comprehensive income by
        liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang                  that associate or joint venture would be
        diakui dalam penghasilan komprehensif lain                    reclassified to profit or loss on the disposal of
        yang terkait dengan entitas asosiasi atau                     the related assets or liabilities, the Group
        ventura bersama direklasifikasi ke laba rugi                  reclassifies the gain or loss from equity to profit
        (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat                 or loss (as a reclassification adjustment) when
        penghentian metode ekuitas.                                   the equity method is discontinued.

        Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas                     The Group continues to use the equity method
        jika investasi pada entitas asosiasi menjadi                  when an investment in an associate becomes
        investasi pada ventura bersama atau investasi                 an investment in a joint venture or an
        pada ventura bersama menjadi investasi pada                   investment in a joint venture becomes an
        entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran                   investment in an associate. There is no
        kembali ke nilai wajar pada saat perubahan                    remeasurement to fair value upon such
        kepentingan.                                                  changes in ownership interests.

        Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan                       When the Group reduces its ownership interest
        pada entitas asosiasi atau ventura bersama                    in an associate or a joint venture but the Group
        tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas,                  continues to use the equity method, the Group
        Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi                    reclassifies to profit or loss the proportion of
        keuntungan atau kerugian yang telah diakui                    the gain that had previously been recognized in
        sebelumnya dalam penghasilan komprehensif                     other comprehensive income relating to that
        lain yang terkait dengan pengurangan bagian                   reduction in ownership interest (if that gain or
        kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian                    loss would be reclassified to profit or loss on
        tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas               the disposal of the related assets or liabilities).
        pelepasan aset atau liabilitas yang terkait).

        Ketika Grup melakukan transaksi dengan                        When a group entity transacts with an
        entitas asosiasi atau ventura bersama,                        associate or a joint venture, profits and losses
        keuntungan dan kerugian yang timbul dari                      resulting from the transactions with the
        transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura                associate or joint venture are recognized in the
        bersama diakui dalam laporan keuangan                         Group’s consolidated financial statements only
        konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan                  to the extent of its interest in the associate or
        dalam entitas asosiasi atau ventura bersama                   joint venture that are not related to the Group.
        yang tidak terkait dengan Grup.

    m. Kepemilikan dalam Operasi Bersama                           m. Interests in Joint Operationss

        Operasi bersama adalah pengaturan bersama                     A joint operation is a joint arrangement
        dimana para pihak yang memiliki pengendalian                  whereby the parties that have joint control of
        bersama atas pengaturan memiliki hak atas                     the arrangement have rights to the assets, and
        aset dan kewajiban terhadap liabilitas terkait                obligations for the liabilities, relating to the
        dengan pengaturan tersebut. Pengendalian                      arrangement. Joint control is the contractually
        bersama adalah persetujuan kontraktual untuk                  agreed sharing of control of an arrangements,
        berbagi pengendalian atas suatu pengaturan,                   which exists only when decisions about the
        yang ada hanya ketika keputusan mengenai                      relevant activities require the unanimous
        aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan                    consent of the parties sharing control.
        dengan suara bulat dari seluruh pihak yang
        berbagi pengendalian.



                                                          - 41 -
                                                      250
Page 271
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

         Ketika entitas Grup melakukan kegiatan                           When a group entity undertakes its activities
         berdasarkan operasi bersama, Grup sebagai                        under joint operations, the Group as a joint
         operator bersama mengakui hal berikut terkait                    operator recognizes in relation to its interest in
         dengan    kepentingannya   dalam     operasi                     a joint operation:
         bersama:

            Aset, mencakup bagiannya atas setiap                             Its assets, including its share of any assets
             aset yang dimiliki bersama;                                       held jointly;
            Liabilitas,   mencakup      bagiannya atas                       Its liabilities, including its share of any
             liabilitas yang terjadi bersama;                                  liabilities incurred jointly;
            Pendapatan dari penjualan bagiannya atas                         Its revenue from the sale of its share of
             ouput yang dihasilkan dari operasi                                the output arising from the joint operation;
             bersama
            Bagiannya atas pendapatan dari penjualan                         Its share of the revenue from the sale of
             output oleh operasi bersama; dan                                  the output by the joint operation; and
            Beban, mencakup bagiannya atas setiap                            Its expenses, including its share of any
             beban yang terjadi secara bersama                                 expenses incurred jointly.

         Grup mencatat aset, liabilitas, pendapatan dan                   The Group accounts for the assets, liabilities,
         beban sehubungan dengan kepentingannya                           revenues and expenses relating to its interest in
         dalam operasi bersama sesuai dengan PSAK                         a joint operation in accordance with the
         yang berlaku untuk aset, liabilitas, pendapatan                  applicable accounting policy to the particular
         dan beban tertentu.                                              assets, liabilities, revenues and expenses.

         Ketika entitas Grup melakukan transaksi                          When a group entity transacts with a joint
         dengan operasi bersama di mana entitas Grup                      operation in which a group entity is a joint
         tersebut bertindak sebagai salah satu operator                   operator (such as a sale or contribution of
         bersamanya (seperti penjualan atau kontribusi                    assets), the Group is considered to be
         aset), Grup melakukan transaksi dengan pihak                     conducting the transaction with the other
         lain dalam operasi bersama dan, dengan                           parties to the joint operation, and gains and
         demikian, keuntungan dan kerugian yang                           losses resulting from the transactions are
         dihasilkan dari transaksi diakui di dalam                        recognized in the Group’s consolidated financial
         laporan keuangan konsolidasian Grup tersebut                     statements only to the extent of other parties’
         hanya sebatas kepentingan para pihak lain                        interests in the joint operation.
         dalam operasi bersama.

         Ketika entitas grup melakukan transaksi                          When a group entity transacts with a joint
         dengan operasi bersama di mana entitas grup                      operation in which a group entity is a joint
         tersebut bertindak sebagai salah satu operator                   operator (such as purchase of assets), the
         bersamanya (seperti pembelian aset), Grup                        Group does not recognize its share of the gains
         tidak mengakui bagian keuntungan dan                             and losses until it resells those assets to a third
         kerugiannya sampai Grup menjual kembali                          partiy.
         aset tersebut kepada pihak ketiga.

    n.   Persediaan, Suku Cadang dan Perlengkapan                   n.    Inventories, Spareparts and Equipments

         Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya                          Inventories are stated at cost or net realizable
         perolehan atau nilai realisasi bersih, mana                      value, whichever is lower. Cost is determined
         yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan                    using the weighted average method. Net
         dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai                        realizable value represents the estimated
         realisasi bersih merupakan estimasi harga jual                   selling price for inventories less all estimated
         dari persediaan dikurangi seluruh biaya                          costs of completion and costs necessary to
         penyelesaian     dan  estimasi  biaya    yang                    make the sale.
         diperlukan untuk penjualan.

         Pipa selubung dan peralatan pengeboran                           Casings and other drillings related items as well
         lainnya termasuk suku cadang utama, dicatat                      as main parts, are stated at cost less
         pada harga perolehan dikurangi penurunan                         impairment and recognized as “spareparts and
         nilai dan diakui sebagai “suku cadang dan                        equipment” account as part of noncurrent
         perlengkapan“ sebagai bagian dari aset tidak                     assets in the consolidated statement of
         lancar   pada    laporan  posisi  keuangan                       financial position.
         konsolidasian.

         Menurut ketentuan PSC Kakap dan Salak JOC,                       Under the terms of the Kakap PSC and Salak
         persediaan menjadi milik pemerintah saat                         JOC, inventory becomes the property of the
         sampai di Indonesia. Karena Grup telah                           host government upon landing in Indonesia. As
         membayar      dan     memiliki   hak    untuk                    the Group has paid for and has the right to use
         menggunakan       aset   tersebut    dan/atau                    these assets and/or recover the costs, these
         memulihkan biaya tersebut, saldo tersebut                        balances have been reflected as assets in the
         dicatat sebagai aset pada laporan posisi                         consolidated statement of financial position in
         keuangan konsolidasian sesuai dengan hak                         accordance with the Group’s respective working
         partisipasi masing-masing Grup di PSC Kakap                      interest in Kakap PSC and Salak JOC.
         dan Salak JOC.


                                                           - 42 -
                                                       251
Page 272
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    o.   Beban yang Ditangguhkan                                   o.    Deferred Charges

         Sebagaimana diatur dalam ESC, Kelompok                          Under the ESC, the Contractor Group is
         Usaha      Kontraktor    diwajibkan    untuk                    required to maintain the power plant facilities,
         memelihara     fasilitas pembangkit   listrik,                  including      performing     scheduled      part
         termasuk melakukan penggantian suku cadang                      replacement       and     overhaul     activities.
         dan kegiatan perbaikan besar-besaran secara                     Expenditures related to part replacement and
         terjadwal.   Pengeluaran    terkait  dengan                     overhaul of the Power Plants that are
         penggantian suku cadang dan perbaikan                           considered to provide benefits in future periods
         besar-besaran atas pembangkit listrik yang                      are recorded as deferred charges and are
         dianggap akan memberikan manfaat di masa                        amortised during the periods benefited using
         yang akan datang dicatat sebagai beban yang                     the straight-line method.
         ditangguhkan dan diamortisasi selama masa
         manfaat menggunakan metode garis lurus.

         Suku cadang utama dan suku cadang                               Main parts and supporting parts will be
         pendukung diamortisasi selama estimasi masa                     amortised over the estimated useful lives of
         manfaat yaitu 10 tahun dan 5 tahun. Beban                       10 years and 5 years, respectively. Deferred
         yang ditangguhkan diuji untuk penurunan nilai                   charges   are  tested  for impairment in
         sesuai dengan kebijakan dalam Catatan 3z.                       accordance with the policy described in
                                                                         Note 3z.

    p.   Biaya Dibayar Dimuka                                      p.    Prepaid Expenses

         Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama                        Prepaid expenses are amortized over their
         masa manfaat masing-masing biaya dengan                         beneficial periods using the straight-line
         menggunakan metode garis lurus.                                 method.

    q.   Aset Biologis                                             q.    Biological Assets

         Aset biologis diukur pada pengakuan awal dan                    Biological assets are measured on initial
         pada akhir periode berdasarkan nilai wajar                      recognition and at the end of the reporting
         dikurangi biaya untuk menjual kecuali ketika                    period based on fair value less cost to sell
         nilai wajar tidak dapat diukur dengan andal.                    except where the fair value cannot be
         Grup mengukur HTI pada nilai wajar dikurangi                    measured reliably. The Group measures ITP at
         biaya untuk menjual hanya saat memanen dan                      fair value less cost to sell only at the point of
         tidak saat tumbuh karena manajemen yakin                        harvest and not as they grow as management
         parameter yang digunakan pada pengukuran                        believes that the parameters used in any
         nilai wajar alternatif tidak dapat diandalkan.                  alternative fair value measurements are
                                                                         unreliable.
         Biaya-biaya sehubungan dengan kegiatan                          Cost and expenses incurred in connection with
         pengembangan HTI, seperti penanaman,                            the development of ITP such as plantation,
         pemeliharaan, bunga pinjaman dana reboisasi,                    cultivation, interest on reforestation loan,
         kecuali beban umum dan administrasi yang                        except      for   non-related     general    and
         tidak berkaitan langsung dengan kegiatan                        administrative expenses, are capitalized.
         tersebut dikapitalisasi.

         Biaya pinjaman yang terjadi dari pinjaman                       Borrowing costs on the reforestation loan to
         dana reboisasi yang diperoleh untuk mendanai                    finance the ITP project are capitalized.
         proyek HTI dikapitalisasi. Kapitalisasi biaya                   Capitalization of borrowing costs is discontinued
         pinjaman dihentikan pada saat HTI siap                          when the ITP become commercially productive.
         menghasilkan.

    r.   Tanaman Perkebunan                                        r.    Plantation Assets

         Tanaman perkebunan diklasifikasikan menjadi                     Plantation assets, which are bearer plants, are
         tanaman belum menghasilkan dan tanaman                          classified into immature plantations and mature
         menghasilkan.                                                   plantations.

         Tanaman belum menghasilkan dinyatakan                           Immature plantations are stated at cost, which
         sebesar biaya perolehan, yang meliputi biaya-                   consist of expenses for nurseries, field
         biaya     pembibitan,    persiapan      lahan,                  preparation, planting, upkeep and cultivating,
         penanaman, pemupukan dan pemeliharaan,                          including capitalized borrowing costs which are
         termasuk kapitalisasi biaya pinjaman yang                       used for developing immature plantation and
         digunakan untuk membiayai pengembangan                          allocation of capitalized indirect costs using
         tanaman belum menghasilkan dan alokasi                          planted areas as the basis of allocation.
         biaya tidak langsung yang dikapitalisasi                        Immature plantations are presented as non-
         berdasarkan luas hektar. Tanaman belum                          current asset and are not depreciated.
         menghasilkan dicatat sebagai aset tidak lancar
         dan tidak disusutkan.



                                                          - 43 -
                                                      252
Page 273
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

         Akumulasi biaya perolehan tanaman belum                            Accumulated costs of immature plantations are
         menghasilkan direklasifikasi menjadi tanaman                       reclassified  to   mature     plantations  upon
         menghasilkan pada saat tanaman dianggap                            maturity. Palm oil plantations are considered to
         sudah menghasilkan. Tanaman kelapa sawit                           be mature in four years after planting and has
         dinyatakan telah menghasilkan bila telah                           produced Fresh Fruit Bunches (FFB). Rubber
         berumur empat tahun yang pada umumnya                              plantations are considered as mature if most of
         telah menghasilkan Tandan Buah Segar (TBS).                        the plantations have produced in the fifth until
         Tanaman karet dinyatakan telah menghasilkan                        sixth years. Actual maturity time is dependent
         bila telah berumur lima sampai dengan enam                         upon vegetative growth and is based on
         tahun     yang     pada     umumnya       telah                    management’s       estimation.    The     mature
         menghasilkan. Jangka waktu tanaman dapat                           plantations are stated at cost less accumulated
         menghasilkan ditentukan oleh pertumbuhan                           amortization. Amortization is computed using
         vegetatif     dan     berdasarkan     taksiran                     the straight-line method over 20 years
         manajemen. Tanaman telah menghasilkan                              according to estimated productive years of
         dicatat sebesar biaya perolehan setelah                            palm oil plantations and is computed from the
         dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi                         start of commercial production.
         dilakukan dengan metode garis lurus selama
         20 tahun sesuai dengan taksiran masa
         produktif perkebunan kelapa sawit dan
         terhitung sejak produksi komersial dimulai.

    s.   Properti Investasi                                           s.    Investment Properties

         Properti investasi adalah properti (tanah atau                     Investment properties are properties (land or a
         bangunan atau bagian dari suatu bangunan                           building – or part of a building – or both) held
         atau kedua-duanya) untuk menghasilkan                              to earn rentals or for capital appreciation or
         rental atau untuk kenaikan nilai atau                              both. Investment properties are measured at
         keduanya. Properti investasi diukur sebesar                        cost less accumulated depreciation and any
         biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi                        accumulated impairment losses.
         penyusutan      dan     akumulasi     kerugian
         penurunan nilai.

         Penyusutan dihitung dengan menggunakan                             Depreciation is computed using the straight-line
         metode garis lurus berdasarkan taksiran masa                       method based on the estimated useful life of
         manfaat ekonomis dari properti investasi                           the investment properties as follows:
         berikut ini:

                                                        Tahun/Years

         Bangunan dan prasarana                              5 – 30         Building and infrastructures

         Tanah     dinyatakan     berdasarkan       biaya                   Land is stated at cost and is not depreciated.
         perolehan dan tidak disusutkan.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan                            The estimated useful lives, residual values and
         metode penyusutan direviu setiap akhir                             depreciation method are reviewed at each year
         periode dan pengaruh dari setiap perubahan                         end, with the effect of any changes in estimate
         estimasi tersebut berlaku prospektif.                              accounted for on a prospective basis.

         Properti investasi mencakup juga properti                          Investment property includes properties in the
         dalam     proses   pembangunan      dan akan                       process of development and will be used as
         digunakan sebagai properti investasi setelah                       investment    property    after   completion.
         selesai. Akumulasi biaya perolehan dan biaya                       Accumulated acquisition and development costs
         pembangunan (termasuk biaya pinjaman yang                          (including borrowing costs incurred) are
         terjadi) diamortisasi pada saat selesai dan siap                   amortized when completed and ready for use.
         untuk digunakan.

         Properti investasi dihentikan pengakuannya                         An investment property is derecognized upon
         pada saat dilepaskan atau ketika properti                          disposal or when the investment property is
         investasi   tidak     digunakan    lagi    secara                  permanently withdrawn from use and no future
         permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi                        economic benefits are expected from the
         masa      depan     yang     diharapkan      dari                  disposal. Any gain or loss arising on
         pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang                        derecognition of the property (calculated as the
         timbul dari penghentian atau pelepasan                             difference between the net disposal proceeds
         properti investasi ditentukan dari selisih antara                  and the carrying amount of the asset) is
         hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset                      included in profit or loss in the period in which
         dan diakui dalam laba rugi pada periode                            the property is derecognized.
         terjadinya penghentian atau pelepasan.




                                                             - 44 -
                                                         253
Page 274
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    t.   Aset Tetap                                                 t.     Property, Plant and Equipment

         Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan                          Property, plant and equipment held for use in
         dalam produksi atau penyediaan barang atau                        the production or supply of goods or services,
         jasa atau untuk tujuan administratif dicatat                      or for administrative purposes, are stated at
         berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi                     cost, less accumulated depreciation and any
         akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian                       accumulated impairment losses.
         penurunan nilai.

         Grup telah menilai kembali aset tetap tertentu                    In previous periods, the Group revalued certain
         pada periode sebelumnya berdasarkan hasil                         property, plant and equipment which was done
         penilaian   yang    dilakukan   oleh    penilai                   by independent valuer in connection with
         independen dalam rangka kuasi-reorganisasi.                       quasi-reorganization. The revalued amount of
         Nilai aset tertentu yang direvaluasi tersebut                     those assets is considered as deemed cost.
         dianggap sebagai biaya perolehan (deemed
         cost).

         Penyusutan diakui dengan metode garis lurus                       Depreciation is recognized as to write-off the
         setelah   memperhitungkan      nilai  residu                      cost of assets less residual values using the
         berdasarkan taksiran masa aset tetap sebagai                      straight-line method based on the estimated
         berikut:                                                          useful lives of the assets as follows:

                                             Persentase/             Tahun/
                                             Percentage               Years

         Bonus                             4,35% - 2,17%             23 – 46          Bonuses
         Hak atas tanah dan
           pengembangan lahan                 3,33%                        30         Land rights and lease improvements
         Properti                             2,33%                        43         Properties
         Bangunan dan prasarana             25% - 3,33%                  4 – 30       Buildings and infrastructures
         Mesin, peralatan dan alat-alat                                               Machineries, utilities and heavy
           berat                            25% - 2,33%                  4 – 43         equipment
         Peralatan pengangkutan             25% - 6,67%                  4 – 15       Transportation equipment
         Peralatan kebun                    25% - 12,5%                   4–8         Plantation equipment
                                                                                      Furniture, fixtures and office
         Perabot dan peralatan kantor        25% - 10%                   4 – 10         equipment
         Perlengkapan mess                     25%                          4         Mess equipment

         Tanah     dinyatakan     berdasarkan     biaya                    Land is stated at cost and is not depreciated.
         perolehan dan tidak disusutkan.

         Aset     sewa     pembiayaan       disusutkan                     Assets held under finance leases are
         berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis                        depreciated over their expected useful lives on
         yang sama dengan aset yang dimiliki sendiri                       the same basis as owned assets or where
         atau disusutkan selama jangka waktu yang                          shorter, the term of the relevant lease.
         lebih pendek antara periode masa sewa dan                         Capitalization of finance leases value is
         umur manfaatnya. Nilai kapitalisasi dari sewa                     included in property, plant and equipment.
         pembiayaan juga termasuk dalam aset tetap.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan                           The estimated useful lives, residual values and
         metode penyusutan direviu setiap akhir tahun                      depreciation method are reviewed at each year
         dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi                       end, with the effect of any changes in estimate
         tersebut berlaku prospektif.                                      accounted for on a prospective basis.

         Beban      pemeliharaan     dan    perbaikan                      The cost of maintenance and repairs is charged
         dibebankan pada laba rugi pada saat                               to profit or loss as incurred. Other costs
         terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi                         incurred subsequently to add to, replace part
         selanjutnya yang timbul untuk menambah,                           of, or service an item of property, plant and
         mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat                     equipment, are recognized as asset if, and only
         sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya                       if it is probable that future economic benefits
         jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di                        associated with the item will flow to the entity
         masa depan berkenaan dengan aset tersebut                         and the cost of the item can be measured
         akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan                      reliably.
         aset dapat diukur secara andal.

         Biaya berkala untuk overhaul mesin yang                           Capitalized cost of major periodical overhauls
         dikapitalisasi disusutkan dengan menggunakan                      of machinery is amortized using the straight
         garis lurus selama periode berlaku sampai                         line method over the period to the next
         overhaul berikutnya.                                              overhaul.




                                                           - 45 -
                                                       254
Page 275
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat                      An item of property, plant and equipment is
         pelepasan atau ketika tidak ada manfaat                           derecognized upon disposal or when no future
         ekonomik masa depan yang diharapkan timbul                        economic benefits are expected to arise from
         dari penggunaan aset secara berkelanjutan.                        the continued use of the asset. Any gain or
         Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                         loss arising on the disposal or retirement of an
         pelepasan atau penghentian pengakuan suatu                        item of property, plant and equipment is
         aset tetap ditentukan sebagai selisih antara                      determined as the difference between the
         hasil penjualan dan nilai tercatat aset dan                       sales proceeds and the carrying amount of the
         diakui dalam laba rugi.                                           asset and is recognised in profit or loss.

         Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar                         Construction in progress is stated at cost which
         biaya perolehan dimana termasuk biaya                             includes borrowing costs during construction
         pinjaman    yang     terjadi   selama masa                        on debts incurred to finance the construction.
         pembangunan yang timbul dari utang yang                           Construction in progress is transferred to the
         digunakan untuk pembangunan aset tersebut.                        respective property, plant and equipment
         Aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke                       account when completed and ready for use.
         masing-masing aset tetap yang bersangkutan
         pada saat selesai dan siap digunakan.

         Biaya perolehan suatu aset termasuk estimasi                      The cost of an asset includes the initial
         awal biaya pembongkaran, pemindahan aset                          estimate of the cost of dismantling and
         tetap dan restorasi lokasi aset. Liabilitas yang                  removing the item and restoring the site on
         timbul atas estimasi tersebut dicatat sebagai                     which it is located. Liabilities resulting from
         ”Estimasi Biaya Pembongkaran Aset Tetap”.                         such     estimation   were       recorded     as
         Kewajiban untuk biaya yang diperhitungkan                         “Decommissioning Cost”. The obligation for
         diakui dan diukur sesuai dengan Catatan 3bb.                      costs to be accounted for are recognized and
                                                                           measured in accordance with Note 3bb.

    u.   Aset Minyak dan Gas Bumi                                    u.    Oil and Gas Properties

         Seluruh aset minyak dan gas bumi pada                             All items of oil and natural gas properties are
         awalnya dicatat sebesar biaya perolehannya.                       initially recorded at cost. Subsequent to
         Setelah pengakuan awal, seluruh perlengkapan                      recognition,     furniture    and   equipment,
         dan peralatan, fasilitas produksi, biaya sumur                    production facilities, well costs and assets
         pengeboran, serta aset sewa pembiayaan akan                       under finance lease are measured at cost less
         diukur sebesar biaya perolehan dikurangi                          accumulated        depreciation    and      any
         akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian                       accumulated impairment losses.
         penurunan nilai.

         Biaya awal dari aset tersebut meliputi harga                      The initial cost of an asset comprises its
         perolehan atau biaya konstruksi, biaya yang                       purchase price or construction cost, any costs
         secara langsung dapat diatribusikan untuk                         directly attributable to bringing the asset into
         mengoperasikan aset, estimasi awal dari                           operation,     the   initial estimate   of   the
         kewajiban    pembongkaran        serta   biaya                    decommissioning obligation and for qualifying
         pinjaman untuk aset tertentu (jika ada). Harga                    assets (where applicable), borrowing costs.
         perolehan atau biaya konstruksi adalah jumlah                     The purchase price or construction cost is the
         keseluruhan yang dibayar dan nilai wajar dari                     aggregate amount paid and the fair value of
         imbalan lainnya yang dikeluarkan untuk                            any other consideration given to acquire the
         memperoleh aset tersebut. Nilai kapitalisasi                      asset. The capitalized value of a finance lease
         dari sewa pembiayaan juga termasuk dalam                          are also included in property, plant and
         aset tetap.                                                       equipments.

         Ketika bagian penting dari aset minyak dan                        When significant parts of oil and gas properties
         gas bumi diharuskan untuk diganti dalam                           should be replaced in specific terms, the Group
         jangka waktu tertentu, Grup mengakui bagian-                      recognized those parts as individual assets
         bagian tersebut sebagai aset individual dengan                    with specific useful lives and depreciations.
         umur manfaat dan penyusutan yang spesifik.                        Furthermore, when significant inspection
         Selanjutnya, ketika inspeksi yang signfikan                       occurred, those inspection costs recognized in
         dilaksanakan, biaya inspeksi tersebut diakui ke                   carrying value of oil and gas properties as a
         dalam jumlah tercatat aset minyak dan gas                         replacement if fulfill recognition criteria. All of
         bumi    sebagai    suatu   pengggantian    jika                   the repair and maintenance costs recognized in
         memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya                          profit or loss when occurred.
         perbaikan dan pemeliharaan diakui dalam laba
         rugi pada saat terjadinya.




                                                            - 46 -
                                                        255
Page 276
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Harga perolehan aset minyak dan gas bumi                     The costs of oil and natural gas assets in
        dalam tahap produksi disajikan secara terpisah               production are separately accounted as oil and
        sebagai aset minyak dan gas bumi dan                         natural gas properties and include past
        termasuk biaya eksplorasi dan evaluasi masa                  exploration   and    evaluation   costs,  pre-
        lalu, biaya pengembangan pra-produksi dan                    production development costs and the ongoing
        biaya      berkelanjutan      untuk      terus               costs of continuing to develop reserves for
        mengembangkan cadangan untuk produksi                        production and to expand or replace plant and
        dan untuk memperluas atau mengganti pabrik                   equipment and any associated buildings. These
        dan peralatan dan bangunan yang terkait.                     costs will be depreciated and depleted in
        Biaya-biaya ini akan disusutkan dan dideplesi                accordance with oil and gas assets.
        sesuai dengan aset minyak dan gas bumi.

        Menurut ketentuan PSC Kakap, SEGHPL tidak                    Under the terms of the Kakap PSC, SEGHPL
        memiliki kepemilikan atas aset minyak dan gas                has no ownership interest in the oil and natural
        bumi dan juga cadangan minyak dan gas                        gas assets nor in the oil and natural gas
        bumi,     namun     memiliki     hak     untuk               reserves, but rather has the right to operate
        mengoperasikan aset tersebut dan menerima                    the assets and receive production and/or
        produksi dan/atau pendapatan dari penjualan                  revenue from the sale of oil and gas in
        minyak dan gas sesuai dengan ketentuan PSC                   accordance with the provisions of the Kakap
        Kakap.     Cadangan     terbukti    ditentukan               PSC. Proved reserves have therefore been
        berdasarkan       hak       bersih,       yang               determined on a net entitlement basis, which
        memperhitungkan proyeksi host government’s                   takes into account projections of the host
        share atas produksi di masa depan yang                       government’s share of future production
        dihitung    dengan    asumsi     harga     dan               calculated with certain price and expenditure
        pengeluaran tertentu.                                        assumptions.

        Karena SEGHPL telah membayar dan berhak                      As SEGHPL has paid for and has the right to
        untuk memperoleh kembali biaya atas aset                     recover the costs for oil and gas assets
        minyak dan gas bumi melalui pemulihan biaya,                 through cost recovery, these balances have
        saldo tersebut dicatat sebagai aset dalam                    been recorded as assets in the SEGPHPL’s
        laporan keuangan konsolidasian SEGHPL.                       consolidated financial statements.

        Penyusutan dihitung dengan menggunakan                       Depreciation is computed on a straight-line
        metode garis lurus selama masa manfaat dari                  basis over the estimated useful lives of the
        aset tersebut, sebagai berikut:                              assets as follows:

                                                     Tahun/Years

       Perabotan dan peralatan                              4–8      Furnitures and equipment
       Aset sewa pembiayaan                                5 – 10    Lease assets

        Nilai tercatat aset minyak dan gas bumi akan                 The carrying values of oil and natural gas
        ditinjau untuk penurunan nilai ketika terdapat               properties are reviewed for impairment when
        suatu     kondisi   atau    perubahan     yang               events or changes in circumstances indicate
        mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin                 that the carrying value may not be
        tidak dapat diperoleh kembali.                               recoverable.

        Bila kelayakan teknis dan komersial dari                     When the technical and commercial feasibility
        ladang minyak atau gas yang belum                            of an undeveloped oil or gas field is being
        dikembangkan, sedang dikembangkan untuk                      developed for future production, the costs of
        produksi masa depan, biaya perolehan aset                    oil and gas assets in the development phase
        minyak    dan    gas    bumi     dalam   tahap               are separately accounted for as tangible assets
        pengembangan secara terpisah dicatat sebagai                 and include past exploration and evaluation
        aset berwujud dan mencakup biaya eksplorasi                  costs, development drilling and other sub-
        dan    evaluasi    masa    lalu,    pengeboran               surface expenditures, surface plant and
        pengembangan dan pengeluaran sub-surface                     equipment and any associated buildings. When
        lainnya, pabrik dan peralatan di atas                        commercial     operation   commences,       the
        permukaan dan bangunan terkait lainnya.                      accumulated costs are transferred to oil and
        Pada    saat    operasi   komersial    dimulai,              gas assets – producing assets.
        akumulasi biaya dialihkan ke aset minyak dan
        gas – aset produksi.

        Akumulasi biaya pembangunan sumur dan                        The accumulated costs of constructing wells
        proyek      perluasan     pembangkit     listrik             and power generating expansion project are
        dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian.              capitalized as assets under construction. These
        Biaya-biaya ini akan direklasifikasi ke aset                 costs are initially classified as oil and natural
        minyak dan gas bumi dan ke aset sewa                         gas properties and will be reclassified to
        operasi    pada    saat   pembangunan      atau              property on operating lease when the
        pemasangan selesai dan aset tersebut siap                    construction or installation is completed and
        untuk digunakan. Penyusutan tidak dilakukan                  the asset is ready for its intended use.
        pada biaya yang timbul sehubungan dengan                     Depreciation is not charged on costs carried
        aset dalam tahap pengembangan sampai                         forward in respect of assets in development
        produksi dimulai.                                            stage until production commences.



                                                           - 47 -
                                                       256
Page 277
      PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
      DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
      31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

               Biaya perolehan “sumur produksi dan fasilitas                      Depreciation of production and well costs are
               sumur” disusutkan selama masa manfaatnya                           calculated using the unit of production method
               menggunakan metode unit produksi (“UOP”)                           (“UOP”) since initial commercial operation.
               sejak tanggal dimulainya operasi komersial.                        Depreciation based on estimated reserves.
               Penyusutannya        berdasarkan        estimasi                   Depreciation from production facility and
               cadangan (estimated reserves). Penyusutan                          drilling well calculated using UOP method
               dari fasilitas produksi dan sumur pengeboran                       based on production of oil barrel (or oil barrel
               dihitung dengan menggunakan metode UOP                             equivalent with natural gas) during the current
               berdasarkan barel minyak yang diproduksi                           reporting period over the total estimated
               (atau barel minyak yang setara dengan gas                          proved developed and undeveloped reserves
               bumi) selama periode pelaporan terhadap total                      to be produced during the Kakap PSC term.
               estimasi cadangan terbukti yang sudah                              Asset under construction are not depreciated
               dikembangkan        maupun       yang     belum                    until such time as the relevant assets are
               dikembangkan yang akan diproduksi selama                           completed and production commences. When
               jangka waktu PSC Kakap. Aset dalam                                 the assets concerned are brought into use, the
               penyelesaian tidak disusutkan hingga aset                          costs are transferred to the appropriate
               tersebut     telah  diselesaikan    dan    mulai                   classification and depreciated in accordance
               berproduksi. Ketika aset tersebut digunakan,                       with the stated policy.
               harga perolehan akan dialihkan ke klasifikasi
               yang sesuai dan disusutkan menurut kebijakan
               yang berlaku.

               Aset minyak dan gas bumi dihentikan                                An item of oil and gas properties is
               pengakuannya pada saat pelepasan atau                              derecognized upon disposal or when no future
               ketika tidak ada manfaat ekonomik masa                             economic benefits are expected to arise from
               depan      yang     diharapkan    timbul     dari                  the continued use of the asset. Any gain or
               penggunaan      aset    secara   berkelanjutan.                    loss arising on the disposal or retirement of an
               Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                          item of oil and gas properties is determined as
               pelepasan atau penghentian pengakuan suatu                         the difference between the sales proceeds and
               aset minyak dan gas bumi ditentukan sebagai                        the carrying amount of the asset and is
               selisih antara hasil penjualan dan nilai tercatat                  recognised in profit or loss.
               aset dan diakui dalam laba rugi.

          v.   Aset Sewa Operasi                                            v.    Property on Operating Lease

               Berdasarkan ketentuan JOC, semua materi dan                        Under the terms of the JOC, all materials and
               peralatan yang dibeli oleh SEG-WW dan                              equipment purchased by SEG-WW and
Tahun/Years
               dimasukkan dalam fasilitas lapangan, di luar                       incorporated into the field facilities, subject to
               hak gadai pada kreditur, akan menjadi hak                          liens in favour of lenders, shall become the
               milik PGE saat pembangunan fasilitas tersebut                      property of PGE when construction of such
               selesai. PGE telah memberikan SEG-WW hak                           facilities has been completed. PGE has granted
               eksklusif dan tidak dapat dibatalkan selama                        SEG-WW an exclusive and irrevocable right
               jangka waktu JOC untuk menggunakan, antara                         during the term of the JOC to use, among
               lain, fasilitas lapangan untuk operasi panas                       other things, the field facilities for geothermal
               bumi.                                                              operations.

               Fasilitas Pembangkit Tenaga Listrik dimiliki dan                   Electricity Generating Facilities shall be owned
               dioperasikan oleh SEG-WW sepanjang masa                            and operated by SEG-WW throughout the term
               JOC. Apabila fasilitas Pembangkit Listrik harus                    of the JOC. To the extent the Electricity
               dialihkan ke PGE sesuai dengan persyaratan                         Generating Facilities are required to be
               JOC dan ESC, dan setelah pembayaran jumlah                         transferred to PGE pursuant to the terms of
               yang terutang kepada SEG-WW berdasarkan                            the JOC and the ESC, and upon payment of
               JOC dan ESC dan setelah memperhatikan hak                          any amount owed to SEG-WW under the JOC
               pemberi pinjaman SEG-WW, aset tersebut                             and the ESC and subject to any liens to SEg-
               harus, setelah berakhirnya JOC dan ESC,                            WW’s lenders, such asset shall upon
               dipindahkan ke PGE berdasarkan basis “as is”.                      termination of the JOC and ESC, be transferred
               Berdasarkan ESC, SEG-WW bertindak sebagai                          to PGE on an “as is” basis. Under the ESC,
               kontraktor PGE untuk membangun, memiliki                           SEG-WW is acting as contractor of PGE to
               dan mengoperasikan Fasilitas Pembangkit                            build, own and operated Electricity Generating
               Tenaga Listrik dan menjual listrik ke PLN atas                     Facilities and sell electricity to PLN on behalf of
               nama PGE. Berdasarkan ESC, tidak ada                               PGE. Under the ESC, there is no provision
               ketentuan yang memberi PLN hak untuk                               which grants PLN the right to buy the
               membeli Fasilitas Pembangkit Tenaga Listrik                        Electricity Generating Facilities from SEG-WW.
               dari SEG-WW.




                                                                   - 48 -
                                                               257
Page 278
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Penilaian manajemen terhadap pengaturan                       Management’s assessment of the SEG-WW’s
        kontraktual SEG-WW menyimpulkan bahwa                         contractual arrangement concluded that the
        transaksi     tersebut    secara   substansi                  transaction is in substance a lease based on
        mengandung sewa berdasarkan Interpretasi                      Interpretations     of   Financial   Accounting
        Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) 8                         Standard (“ISAK”) 8 “Determining Whether an
        “Penentuan      Apakah    Suatu   Perjanjian                  Arrangement Contains a Lease”. Based on this
        Mengandung Sewa”. Berdasarkan kesimpulan                      conclusion and with reference to PSAK 30
        ini dan dengan mengacu pada PSAK 30                           “Accounting for Leases”, management has
        “Akuntansi Sewa”, manajemen menetapkan                        determined that the contractual arrangement
        bahwa pengaturan kontrak dicatat sebagai                      should be accounted for as an operating lease.
        sewa operasi. Dengan demikian, aset jangka                    As such, the long lived assets used in
        panjang yang digunakan untuk mendukung                        supporting its obligations under the contractual
        kewajibannya berdasarkan pengaturan kontrak                   arrangement have been classified in the
        telah diklasifikasikan dalam laporan posisi                   consolidated statement of financial position
        keuangan konsolidasian sebagai akun “Aset                     under the caption “Property on operating
        sewa operasi”.                                                lease”.

        Karena pengaturan kontraktual mengandung                      Since the contractual arrangement contains
        sewa dan biaya pelepasan/perawatan terkait,                   lease and related executory/maintenance
        pendapatan yang terkait dengan penyatuan                      costs, revenues related to the contractual
        kontraktual        diklasifikasikan     sebagai               arrangement is classified into “lease revenue”
        “pendapatan sewa” dan “penjualan produk –                     and “sale of products-electricity” based on the
        listrik” berdasarkan metode nilai wajar relatif.              relative fair value method.

        Aset sewa operasi dinyatakan sebesar biaya                    Property on operating lease is stated at cost
        perolehan    setelah   dikurangi    akumulasi                 less accumulated depreciation and impairment
        penyusutan dan penurunan nilai. Biaya                         loss. Such cost includes the cost of replacing
        tersebut termasuk biaya penggantian bagian                    part of the property on operating lease when
        aset sewa operasi saat biaya dikeluarkan, jika                the cost is incurred, if the recognition criteria
        memenuhi kriteria pengakuan. Demikian juga,                   are met. Likewise, when a major inspection is
        ketika dilakukan inspeksi yang signifikan,                    performed, its cost is recognized in the
        biaya perolehannya diakui ke dalam nilai                      carrying amount of the property on operating
        tercatat aset sewa operasi sebagai suatu                      lease as a replacement if the recognition
        penggantian     jika    memenuhi      kriteria                criteria are satisfied. All other repair and
        pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan                       maintenance costs that do not meet the
        perbaikan yang tidak memenuhi kriteria                        recognition criteria are recognized in profit or
        pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat                    loss as incurred.
        terjadinya.

        Penyusutan aset sewa operasi, kecuali untuk                   Depreciation of property on operating lease,
        fasilitas   lapangan,    dihitung     dengan                  except for field facilities, is calculated using the
        menggunakan metode garis lurus berdasarkan                    straight-line method over their estimated
        taksiran masa manfaatnya sebagai berikut:                     useful lives as follows:

                                                       Tahun/Years

        Hak atas tanah dan pengembangan sewa                  30      Land rights and lease developments
        Fasilitas produksi (tidak termasuk fasilitas          30      Production facilities (excluded field facilities)
         lapangan)
        Bangunan                                              20      Building
        Kendaraan                                              5      Vehicles
        Perabotan dan peralatan                                5      Furnitures and fixtures

        Fasiltias lapangan disusutkan dengan metode                   Field facilities are depreciated using the unit of
        unit    produksi.  Unit    produksi  dihitung                 production method. The unit of production is
        berdasarkan ton uap yang dihasilkan terhadap                  calculated based on tons of the steam
        estimasi ton uap yang akan diproduksi selama                  produced over the estimated tons of steam to
        masa pembangkitan.                                            be produced over the generation term.

        Aset sewa operasi dihentikan pengakuannya                     An item of property on operating lease is
        pada saat pelepasan atau bila tidak ada                       derecognized upon disposal or when no future
        manfaat    ekonomis   masa    depan    yang                   economic benefits are expected from its use or
        diharapkan     dari    penggunaan       atau                  disposal. Any gain or loss on derecognition of
        pelepasannya. Keuntungan atau kerugian dari                   the asset is included in profit or loss in the
        penghentian pengakuan aset diakui dalam laba                  year the asset is derecognized.
        rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
        pengakuannya.




                                                           - 49 -
                                                       258
Page 279
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Sebelum      tahun     2013,    bongkar   mesin,               Prior to 2013, overhaul, acidizing and well
        pengasaman       dan     pengeluaran intervensi                intervention expenditures expensed when
        sumur dibebankan pada saat terjadinya. Pada                    occurred. In 2013, the Group changed
        tahun     2013,     Grup    mengubah     metode                accounting method for overhaul, acidizing and
        akuntansi untuk bongkar mesin, pengasaman                      well intervention expenditures, because the
        dan pengeluaran intervensi sumur, karena                       Group considered that capitalization of these
        Grup berpendapat bahwa mengkapitalisasi                        expenditures will effectively present financial
        biaya ini akan secara efektif menunjukkan                      position and performance of the asset and
        posisi dan kinerja keuangan aset dan masa                      useful life for those expenditures is more that
        manfaat ekonomis untuk biaya tersebut lebih                    one year. The Group depreciates the
        dari    satu     tahun.     Grup    menyusutkan                capitalized overhaul, acidizing and well
        pengeluaran bongkar mesin, pengasaman dan                      intervention expenditures until the estimated
        pengeluaran        intervensi     sumur     yang               period of the next overhaul, acidizing and well
        dikapitalisasi sampai estimasi periode bongkar                 intervention activities on the same well.
        mesin,      pengasaman        dan    pengeluaran
        intervensi sumur berikutnya pada sumur yang
        sama.

    w. Biaya Eksplorasi dan Evaluasi Minyak dan                     w. Oil and Gas Exploration and Evaluation
       Gas Bumi                                                        Expenditures

        Biaya eksplorasi dan evaluasi minyak dan gas                   Oil and natural gas exploration and evaluation
        bumi sehubungan dengan masing-masing área                      expenditure in respect of each area of interest
        of interest dicatat dengan menggunakan                         is accounted for using the successful efforts
        metode akuntansi successful efforts. Metode                    method of accounting. The successful efforts
        successful efforts mengharuskan seluruh biaya                  method requires all exploration and evaluation
        eksplorasi dan evaluasi dibebankan pada saat                   expenditures to be expensed in the period it is
        terjadinya,    kecuali  untuk   biaya   sumur                  incurred except the costs of successful wells
        pengeboran yang berhasil dan biaya perolehan                   and the costs of acquiring interest in new
        hak partisipasi pada aset eksplorasi yang baru                 exploration assets, which are capitalized as
        akan dikapitalisasikan sebagai pengeluaran                     intangible    exploration     and     evaluation
        eksplorasi dan evaluasi tidak berwujud. Biaya-                 expenditure. The costs of wells are initially
        biaya     sumur    tersebut   pada     awalnya                 capitalized pending the results of the well.
        dikapitalisasi sementara menunggu hasil dari
        sumur pengeboran tersebut.

        Biaya sebelum diperolehnya ijin                                Pre-license costs

        Biaya sebelum diperolehnya ijin dibebankan                     Pre-license costs are expensed in the period in
        pada periode terjadinya.                                       which they are incurred.

        Biaya perolehan ijin dan properti                              License and property acquisition costs

        Ijin eksplorasi dan biaya perolehan leasehold                  Exploration license and leasehold property
        property    dikapitalisasi  dalam     aset   tak               acquisition   costs   are   capitalized       within
        berwujud. Biaya perijinan yang dibayarkan                      intangible assets. License costs paid in
        sehubungan dengan hak untuk mengeksplorasi                     connection with a right to explore in an
        saat ini akan dikapitalisasi dan diamortisasi                  existing exploration are capitalized and
        selama jangka waktu ijin tersebut. Harga                       amortized over the term of the permit. License
        perolehan ijin dan properti ditinjau pada setiap               and property acquisition costs are reviewed at
        tanggal pelaporan untuk mengkonfirmasi                         each reporting date to confirm that there is no
        bahwa tidak ada indikasi jumlah tercatat                       indication that the carrying amount exceeds
        melebihi jumlah terpulihkan. Tinjauan ini                      the recoverable amount. This review includes
        meliputi     konfirmasi    bahwa      eksplorasi               confirming that exploration drilling is still under
        pengeboran       masih     berlangsung     atau                way or firmly planned, or that it has been
        direncanakan dengan pasti, atau sudah                          determined, or work is under way to
        ditentukan, atau pekerjaan sudah dilakukan                     determine, that the discovery is economically
        untuk menentukan bahwa penemuan cadangan                       viable based on a range of technical and
        dapat diproduksi secara ekonomis berdasarkan                   commercial     considerations    and     sufficient
        berbagai pertimbangan teknis dan komersial,                    progress is being made on establishing
        dan    kemajuan     yang    memadai      sedang                development plans and timing.
        dilaksanakan untuk menetapkan rencana dan
        waktu pengembangan.




                                                           - 50 -
                                                       259
Page 280
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Apabila    aktivitas  masa     depan     belum              If no future ativity is planned or the license
        direncanakan atau masa berlaku ijin tersebut                has been relinquished or has expired, the
        telah dikembalikan atau kadaluarsa, maka nilai              carrying value of the license and property
        tercatat dari biaya perolehan ijin dan properti             acquisition costs is written off through profit or
        tersebut akan dihapuskan pada laba rugi. Pada               loss. Upon recognition of proved reserves and
        saat pengakuan cadangan terbukti dan                        internal approval for development, the relevant
        persetujuan internal untuk pembangunan,                     expenditure is transferred to oil and natural
        pengeluaran yang relevan akan ditransfer ke                 gas properties.
        aset minyak dan gas bumi.

        Biaya eksplorasi dan evaluasi                               Exploration and evaluation costs

        Aktivitas eksplorasi dan evaluasi meliputi                  Exploration and evaluation activity involves the
        pencarian    sumber     daya      hidrokarbon,              search     for  hydrocarbon    resources,    the
        penentuan kelayakan teknis dan komersial                    determination of technical feasibility and the
        atas sumber daya yang diidentifikasi.                       assessment of commercial viability of an
                                                                    identified resource.

        Pada saat hak legal atas eksplorasi telah                   Once the legal right to explore has been
        diperoleh, biaya yang secara langsung                       acquired, cost directly associated with an
        berkaitan dengan kegiatan eksplorasi tersebut               exploration well are capitalized as exploration
        dikapitalisasi sebagai aset eksplorasi dan                  and evaluation intangible assets until the
        evaluasi tak berwujud hingga pengeboran                     drilling of the well is completed and the results
        sumur telah selesai serta hasilnya telah                    have been evaluated. These costs include
        dievaluasi. Biaya-biaya     tersebut meliputi               directly attributable employee remuneration,
        remunerasi karyawan, material dan bahan                     materials and fuel used, rig costs and
        bakar yang digunakan, biaya pemboran, serta                 payments made to contractors.
        pembayaran untuk kontraktor yang dapat
        diatribusikan secara langsung.

        Jika tidak ada hidrokarbon yang berpotensi                  If no potentially commercial hydrocarbons are
        komersial ditemukan, aset eksplorasi akan                   discovered, the exploration asset is written off
        dihapuskan sebagai dry hole. Namun, jika                    as dry hole. If extractable hydrocarbons are
        hidrokarbon yang dapat diekstraksi dapat                    found and, subject to further appraisal activitiy
        ditemukan serta dinilai dapat dikembangkan                  (e.g the drilling of additional wells), are likely
        secara komersial, biaya-biaya yang terjadi                  to    be    capable     of   being    commercially
        tetap dicatat sebagai aset tak berwujud,                    developed, the costs continue to be carried as
        dimana    kemajuan      yang    memadai     dan             an intangible asset while sufficient/continued
        berkelanjutan akan dilaksanakan dalam rangka                progress      is     made    in   assessing     the
        menilai    komersialitas    dari    hidrokarbon             commerciality of the hydrocarbons. Costs
        tersebut. Biaya yang terkait langsung dengan                directly associated with the appraisal activity
        aktivitas penilaian yang dilakukan untuk                    undertaken         to   determine      the    size,
        penentuan besaran karakteristik, dan potensi                characteristics and commercial potential of a
        komersial cadangan setelah penemuan awal                    reservoir following the initial discovery of
        hidrokarbon, termasuk biaya penilaian sumur                 hydrocarbons, including the costs of appraisal
        di mana hidrokarbon tidak ditemukan, awalnya                wells where hydrocarbons were not found, are
        akan dikapitalisasi sebagai aset tak berwujud.              initially capitalized as an intangible asset.

        Atas seluruh biaya yang dikapitalisasi tersebut             All such capitalized costs are subject to
        akan dilakukan tinjauan teknis, komersial dan               technical, commercial and management review
        manajemen, termasuk tinjauan atas indikator                 as well as review for indicatiors of impairment
        penurunan nilai minimal setahun sekali. Hal ini             at least once a year. This is to confirm the
        untuk    mengkonfirmasi     keinginan     untuk             continued intent to develop or otherwise
        melanjutkan aktivitas pengembangan, atau                    extract value from the discovery. When this is
        mengekstrak nilai dari penemuan. Ketika hal                 no longer the case, the costs are written off to
        tersebut tidak berlaku lagi, maka biaya-biaya               profit or loss.
        tersebut akan dihapuskan dan diakui pada laba
        rugi.

        Ketika cadangan terbukti minyak dan gas bumi                When proved reserves of oil and natural gas
        telah diidentifikasi dan pengembangannya                    are identified and development is sanctioned
        disetujui manajemen, maka pertama-tama                      by management, the relevant capitalized
        akan dilakukan evaluasi penurunan nilai dari                expenditure is first assessed for impairment
        biaya kapitalisasi tersebut dan (jika ada)                  and (if required) any impairment loss is
        penurunan tersebut akan diakui sebagai rugi                 recognized, then the remaining balance is
        penurunan nilai, kemudian sisa saldonya akan                transferred to oil and natural gas properties –
        ditransfer ke aset minyak dan gas bumi – aset               asset under construction. Other than license
        dalam penyelesaian. Selain biaya ijin, tidak                costs, no amortization is charged during the
        ada amortisasi yang dibebankan selama tahap                 exploration and evaluation phase.
        eksplorasi dan evaluasi.




                                                          - 51 -
                                                      260
Page 281
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    x.   Biaya Pengelolaan        Hak    Pengusahaan                  x.    Deferred Charges on Forest Concession
         Hutan (HPH)                                                        Rights

         Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka                          Costs and expenses incurred in obtaining
         pengelolaan hak pengusahaan hutan yang                             forest concession rights, which have long-term
         memiliki    manfaat      jangka    panjang                         benefits, are deferred and amortized on a
         ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa                          straight-line basis, over the economic lives of
         umur masing-masing HPH yang bersangkutan                           the respective concession rights.
         dengan menggunakan metode garis lurus.

    y.   Aset Tak Berwujud                                            y.    Intangible Assets

         Aset tak berwujud yang diperoleh secara                            Intangible assets acquired separately are
         terpisah pada awalnya diukur dengan biaya                          measured initially at cost. The cost of
         perolehan. Biaya perolehan aset tak berwujud                       intangible assets acquired in a business
         yang diperoleh dalam kombinasi bisnis adalah                       combination is the fair value as at the date of
         nilai wajarnya pada tanggal akuisisi. Setelah                      acquisition.   Following    initial  acquisition,
         akuisisi awal, aset tak berwujud dicatat                           intangible assets are carried at cost less any
         sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi                        accumulated       amortization      and      any
         amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan                        accumulated impairment losses.
         nilai.

         Aset tak berwujud yang dihasilkan dari proses                      Internally    generated   intangible    assets,
         internal, tidak termasuk biaya pengembangan                        excluding capitalized development costs, are
         yang dikapitalisasi, tidak dikapitalisasi dan                      not capitalized and expenditure is reflected in
         pengeluaran yang timbul dicatat dalam laba                         profit or loss in the year in which the
         rugi pada tahun dimana pengeluaran tersebut                        expenditure is incurred.
         terjadi.

         Masa manfaat aset tak berwujud            dinilai                  The useful lives of intangible assets        are
         sebagai terbatas atau tidak terbatas.                              assessed as either finite or indefinite.

         Aset tak berwujud dengan masa manfaat                              Intangible assets with finite useful lives are
         terbatas, diamortisasi selama masa manfaat                         amortized over the estimated useful lives and
         ekonomis dan estimasi penurunan nilai bila                         assessed for impairment whenever there is an
         ada indikasi bahwa aset tak berwujud                               indication that the intangible asset may be
         mengalami penurunan nilai. Periode amortisasi                      impaired. The amortization period and the
         dan metode amortisasi ditelaah sekurang-                           amortization method are reviewed at least at
         kurangnya     pada    setiap   akhir  periode                      each financial year-end. Changes in the
         pelaporan. Perubahan dalam masa manfaat                            expected useful life or the expected pattern of
         yang diharapkan atau pola konsumsi yang                            consumption of future economic benefits
         diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan                         embodied in the asset is accounted for by
         yang terkandung dalam aset dicatat dengan                          changing the amortization period or method,
         mengubah jangka waktu amortisasi atau                              as appropariate, and are treated as changes in
         metode, jika sesuai, dan diperlakukan sebagai                      accounting     estimates.   The    amortization
         perubahan dalam estimasi akuntansi. Beban                          expense on intangible assets with finite useful
         amortisasi atas aset tak berwujud dengan                           lives is recognized in profit or loss in the
         masa manfaat terbatas diakui dalam laba rugi                       expense category consistent with the function
         sebagai kategori beban yang konsisten dengan                       of the intangible asset.
         fungsi aset tak berwujud.

         Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak                        Intangible assets with indefinite useful lives or
         terbatas atau belum siap digunakan diuji untuk                     not yet available for use are tested for
         penurunan nilai setiap tahunnya, atau lebih                        impairment annually or more frequently if the
         sering    jika    kejadian   dan     keadaaan                      events and circumstances indicate that the
         menginidikasikan bahwa nilai tercatat mungkin                      carrying value may be impaired either
         turun baik secara individual maupun pada                           individually or at the Cash Generating Unit
         tingkat Unit Penghasil Kas (UPK). Aset tak                         (CGU) level. Such intangible assets are not
         berwujud tersebut tidak diamortisasi. Masa                         amortized. The useful life of an intangible asset
         manfaat aset tak berwujud dengan masa                              with an indefinite useful life is reviewed
         manfaat yang tidak terbatas ditelaah setiap                        annually to determine whether the useful life
         tahun untuk menentukan apakah penilaian                            assessment continues to be supportable. If
         masa manfaat tersebut masih relevan. Jika                          not, the change in useful life from indefinite to
         tidak, perubahan dalam masa manfaat dari                           finite is made on a prospective basis.
         tidak terbatas ke terbatas dilakukan secara
         prospektif.

         Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                          Gains or losses arising from derecognition of
         penghentian pengakuan aset tak berwujud                            an intangible asset are measured as the
         diukur sebagai selisih antara jumlah bersih                        difference between the net disposal proceeds
         yang diterima dan nilai tercatat aset dan diakui                   and the carrying amount of the asset and are
         pada laba rugi pada saat aset tersebut                             recognized in profit or loss when the asset is
         dihentikan pengakuannya.                                           derecognized.



                                                             - 52 -
                                                         261
Page 282
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Unproved properties                                         Unproved properties

        Unproved properties mencerminkan nilai wajar                Unproved properties represent the fair value of
        dari unproved mineral interest yang diperoleh.              unproved mineral interest acquired.

        Unproved properties diakui secara terpisah                  Unproved properties is recognized separately
        sebagai aset tak berwujud (Catatan 23) yang                 as intangible assets (Note 23), tested at least
        diuji paling sedikit setiap tahunnya untuk                  annually for impairment and carried at cost
        penurunan nilai dan dicatat sebesar biaya                   less any accumulated impairment losses.
        perolehan   dikurangi   akumulasi   kerugian
        penurunan nilai.

        Goodwill                                                    Goodwill

        Goodwill timbul atas akuisisi dari suatu bisnis             Goodwill arising on an acquisition of a business
        yang dicatat pada biaya perolehan yang                      is carried at cost as established at the date of
        ditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis                acquisition of the business (Note 3d) less
        tersebut (Catatan 3d) dikurangi akumulasi                   accumulated impairment losses, if any.
        penurunan nilai, jika ada.

        Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill                  For the purpose of impairment testing,
        dialokasikan pada setiap unit penghasil kas                 goodwill is allocated to each of the Group’s
        dari Grup (atau kelompok unit penghasil kas)                cash-generating unit (or group of cash-
        yang diperkirakan memberikan manfaat dari                   generating units) expected to benefit from the
        sinergi   kombinasi    bisnis   tersebut.  Unit             synergies of the combination. A cash
        penghasil kas yang telah memperoleh alokasi                 generating unit to which goodwill has been
        goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun,             allocated is tested for impairment annually, or
        atau lebih sering jika terdapat indikasi bahwa              more frequently when there is an indication
        unit    penghasil    kas   tersebut    mungkin              that the unit may be impaired. If the
        mengalami penurunan nilai. Jika jumlah                      recoverable amount of the cash-generating
        terpulihkan dari unit penghasil kas kurang dari             unit is less than its carrying amount, the
        jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai                    impairment loss is allocated first to reduce the
        dialokasikan pada unit penghasil kas dan                    carrying amount of any goodwill allocated to
        kemudian ke aset lain dari unit penghasil kas               the unit and then to the other assets of the
        secara prorata berdasarkan jumlah tercatat                  unit pro-rata on the basis of the carrying
        dari setiap aset dalam unit penghasil kas                   amount of each asset in the unit. Any
        tersebut. Setiap kerugian penurunan nilai                   impairment loss for goodwill is recognized
        goodwill diakui secara langsung dalam laba                  directly in profit or loss in the consolidated
        rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan                 statement of profit or loss and other
        komprehensif      lain   konsolidasian.    Rugi             comprehensive income. An impairment loss
        penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak             recognized for goodwill is not reversed in
        dapat dibalik pada periode berikutnya.                      subsequent periods.

        Pada pelepasan unit penghasil kas yang                      On disposal of the relevant cash-generating
        relevan, jumlah yang dapat diatribusikan dari               unit, the attributable amount of goodwill is
        goodwill termasuk dalam penentuan laba rugi                 included in the determination of the profit or
        atau pelepasan.                                             loss on disposal.

        Perangkat lunak                                             Software

        Biaya untuk memperoleh dan menyiapkan                       Costs to acquire and prepare software for use
        perangkat lunak untuk digunakan dicatat                     are recorded as intangible assets and
        sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi                  amortized on a straight line basis over its finite
        secara garis lurus selama masa manfaatnya                   useful life of five years.
        yang terbatas selama lima tahun.

        Verified Carbon Units and Certified Emission                Verified Carbon Units and Certified Emission
        Reduction (“Carbon credits”)                                Reduction (“Carbon credits”)

        Biaya untuk mendaftarkan Verified Carbon                    Costs to register the Verified Carbon Units and
        Units and Certified Emission Reduction dicatat              Certified Emission Reduction are recorded as
        sebagai aset tak berwujud dan diakui dalam                  intangible assets and recognized in profit or
        laba rugi ketika jumlah unit yang terdaftar                 loss when the registered number of units are
        terjual.                                                    sold.




                                                          - 53 -
                                                      262
Page 283
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    z.   Penurunan Nilai        Aset     Non-keuangan                 z.    Impairment   of       Non-financial      Assets
         kecuali Goodwill                                                   Except Goodwill

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup                          At the end of each reporting period, the Group
         menelaah nilai tercatat aset non-keuangan                          reviews the carrying amount of non-financial
         untuk menentukan apakah terdapat indikasi                          assets to determine whether there is any
         bahwa     aset    tersebut    telah  mengalami                     indication that those assets have suffered an
         penurunan     nilai.   Jika   terdapat   indikasi                  impairment loss. If any such indication exists,
         tersebut,   jumlah     terpulihkan   dari    aset                  the recoverable amount of the asset is
         diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian                       estimated in order to determine the extent of
         penurunan nilai (jika ada). Bila tidak                             the impairment loss (if any). Where it is not
         memungkinkan untuk mengestimasi jumlah                             possible to estimate the recoverable amount of
         terpulihkan atas suatu aset individual, Grup                       an individual asset, the Group estimates the
         mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit                          recoverable amount of the cash generating
         penghasil kas atas aset.                                           unit to which the asset belongs.

         Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai                           Estimated recoverable amount is the higher of
         tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya                       fair value less cost to sell and value in use. In
         pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai nilai                     assessing value in use, the estimated future
         pakainya, estimasi arus kas masa depan                             cash flows are discounted to their present
         didiskontokan ke nilai kini menggunakan                            value using a pre-tax discount rate that
         tingkat   diskonto    sebelum   pajak    yang                      reflects current market assessments of the
         menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai                      time value of money and the risks specific to
         waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang                      the asset for which the estimates of future
         mana estimasi arus kas masa depan belum                            cash flows have not been adjusted.
         disesuaikan.

         Jika jumlah terpulihkan dari aset non-                             If the recoverable amount of the non-financial
         keuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari                     asset (cash generating unit) is less than its
         nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit                       carrying amount, the carrying amount of the
         penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar                          asset (cash generating unit) is reduced to its
         jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai                        recoverable amount and an impairment loss is
         segera diakui dalam laba rugi.                                     recognized immediately against earnings.

         Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik,                        When an impairment loss subsequently
         jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas)                     reverses, the carrying amount of the asset (or
         ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari                        a cash-generating unit) is increased to the
         jumlah    terpulihkannya,   namun     kenaikan                     revised estimate of its recoverable amount,
         jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah                        but so that the increased carrying amount
         tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak                     does not exceed the carrying amount that
         diakui untuk aset (atau unit penghasil kas)                        would have been determined had no
         pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan                            impairment loss been recognized for the asset
         rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba                      (or cash-generating unit) in prior years. A
         rugi, kecuali aset yang bersangkutan dicatat                       reversal of an impairment loss is recognized
         pada jumlah revaluasian, dalam hal ini                             immediately in profit or loss, unless the
         pembalikan      kerugian    penurunan      nilai                   relevant asset is carried at a revalued amount,
         diperlakukan sebagai kenaikan nilai revaluasi.                     in which case the reversal of the impairment
                                                                            loss is treated as a revaluation increase.

         Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai                          Accounting policy for impairment of financial
         aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3h;                         assets is discussed in Note 3h.; while
         penurunan nilai untuk goodwill dijelaskan                          impairment for goodwill is discussed in
         dalam Catatan 3y.                                                  Note 3y.

    aa. Sewa                                                          aa. Leases

         Sewa      diklasifikasikan    sebagai    sewa                      Leases are classified as finance leases
         pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan                          whenever the terms of the lease transfer
         secara substantial seluruh risiko dan manfaat                      substantially all the risks and rewards of
         yang terkait dengan kepemilikan aset. Sewa                         ownership to the lessee. All other leases are
         lainnya,   yang     tidak   memenuhi   kriteria                    classified as operating leases.
         tersebut,    diklasifikasikan  sebagai   sewa
         operasi.

         Sebagai lessor                                                     As lessor

         Pada saat dimulainya perjanjian penjualan                          At inception of long-term power sales
         energi jangka panjang, Grup menentukan                             arrangements, the Group determines whether
         apakah perjanjian tersebut merupakan atau                          such an arrangement is or contains a lease.
         mengandung sewa.



                                                             - 54 -
                                                         263
Page 284
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Sewa dimana Grup tidak mengalihkan secara                     Leases where the Group does not transfer
        substansial seluruh risiko dan manfaat                        substantially all the risks and rewards of
        kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa                ownership of the asset are classified as
        operasi. Biaya awal langsung yang dikeluarkan                 operating leases. Initial direct costs incurred in
        dalam      menegosiasikan      sewa     operasi               negotiating an operating lease are added to
        ditambahkan ke nilai tercatat dari aset sewaan                the carrying amount of the leased asset and
        dan diakui selama masa sewa atas dasar yang                   recognized over the lease term on the same
        sama dengan pendapatan sewa. Kebijakan                        bases as lease revenue. The accounting policy
        akuntansi untuk pendapatan sewa disajikan                     for lease revenue is set out in Note 3dd.
        pada Catatan 3dd. Rental kontinjensi diakui                   Contingent rents are recognized as revenue in
        sebagai      pendapatan       pada      periode               the period in which they are earned.
        diperolehnya sewa tersebut.

        Sewa dimana Grup mengalihkan ke pihak                         Leases     where    the    Group      transfer  to
        ketiga seluruh risiko dan manfaat kepemilikan                 counterparties substantially all the risks and
        aset, walaupun tidak mengalihkan kepemilikan                  rewards of ownership of assets but not
        secara hukum diklasifikasikan sebagai sewa                    necessarily legal title, are classified as finance
        pembiayaan. Bila Grup sebagai lessor, dalam                   leases. When the Group is a lessor under
        sewa pembiayaan, jumlah piutang sewa                          finance leases the amounts due under the
        setelah    dikurangi      dengan    pendapatan                leases, after deduction of unearned finance
        ditangguhkan, disajikan sebagai piutang sewa                  income, are included in lease receivable (in the
        pembiayaan (dalam laporan posisi keuangan                     consolidated statement of financial position).
        konsolidasian). Pendapatan sewa pembiayaan                    The finance income is recognized in finance
        diakui sebagai pendapatan bunga (dalam                        income (in the consolidated statement of profit
        laporan     laba     rugi    dan    penghasilan               or loss and other comprehensive income) over
        komprehensif     lain   konsolidasian) selama                 the periods of the leases so as to give a
        periode sewa sehingga memberikan tingkat                      constant rate of return on the new investment
        pengembalian yang konstan atas investasi                      in the leases.
        neto dalam sewa pembiayaan.

        Sesuai dengan persyaratan JOC dan ESC,                        Under the terms of the JOCs and ESCs, the
        Grup, atas nama PGE, membangun dan                            Group, on behalf of PGE, built and operates
        mengoperasikan      pembangkit     listrik,   dan             the power plants, and delivers all power (other
        mengirimkan semua listrik (selain listrik                     than auxiliary power) generated by the power
        tambahan) yang dihasilkan oleh pembangkit                     plants to PLN. At the end of the contract term,
        listrik ke PLN. Pada akhir masa kontrak, Grup                 the Group will transfer its power plants to PGE
        akan mengalihkan pembangkit listriknya ke                     which, in turn, should transfer it to PLN.
        PGE       yang    pada     gilirannya       harus
        mentransfernya ke PLN.

        Sebagai lessor sewa pembiayaan, Grup                          As a finance lessor, the Group recognises a
        mengakui piutang sewa pembiayaan pada                         finance lease receivable in the consolidated
        laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar                 statement of financial position at an amount
        jumlah yang sama dengan investasi sewa                        equal to the net investment value of the lease,
        tersebut, yang merupakan jumlah keseluruhan                   which is the aggregate amount of: (i) the
        dari:    (i)   pembayaran     sewa     minimum                minimum lease payments under the finance
        berdasarkan sewa pembiayaan; ditambah (ii)                    lease; plus (ii) the unguaranteed residual
        nilai residu yang tidak dijamin dari pembangkit               values of the power plants; which are then
        listrik; yang kemudian didiskontokan dengan                   discounted at the interest rate implicit in the
        tingkat bunga implisit dalam sewa.                            lease.

        Pembayaran       sewa   minimum     merupakan                 The minimum lease payments represent the
        jumlah total yang dijamin akan dibayarkan                     total guaranteed amounts that will be paid by
        oleh PLN untuk mengkompensasi pemulihan                       PLN to compensate the capital cost recovery of
        biaya modal pembangkit listrik selama masa                    the power plants throughout the contract
        kontrak, terlepas dari tingkat penggunaannya.                 period, irrespective of the extent of use. Under
        Berdasarkan ESC, Grup hanya menerima satu                     the ESC, the Group receives only one
        imbalan untuk jasanya, yaitu one blended                      consideration for its services, i.e. one blended
        electricity rate untuk mengkompensasi semua                   electricity rate to compensate all types of
        jenis jasa yang diberikan oleh Grup untuk                     services provided by the Group to generate
        menghasilkan listrik berbasis energi panas                    geothermal energy-based electricity. Thus, the
        bumi. Dengan demikian, Grup menggunakan                       Group uses the residual value method to split
        metode nilai residu untuk membagi imbalan                     the consideration received from PLN into two
        yang diterima dari PLN menjadi dua aktivitas                  different activities: (i) financing activities to
        yang berbeda: (i) aktivitas pembiayaan untuk                  repay the principal and interest of the finance
        membayar pokok dan bunga piutang sewa                         lease receivable; and (ii) revenues for
        pembiayaan; dan (ii) pendapatan untuk                         operating and maintenance activities that are
        aktivitas operasi dan pemeliharaan yang diakui                recognized as the Group delievers electricity.
        pada saat Grup mengirimkan listrik.




                                                            - 55 -
                                                        264
Page 285
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Manajemen mengestimasi nilai kini neto dari                   Management estimated the net present value
        piutang sewa pembiayaan tidak melebihi biaya                  of the finance lease receivable at an amount
        modal yang dikeluarkan untuk membangun                        not to exceed the capital costs spent to
        dan mengembangkan pembangkit listrik.                         construct and develop the power plants. The
        Tingkat bunga implisit adalah tingkat diskonto                implicit interest rate is the discount rate that
        yang menghasilkan penjumlahan agregat nilai                   causes the aggregate present value of
        kini dari pembayaran minimum yang dijamin                     minimum guaranteed payments to be equal to
        sama dengan nilai tercatat piutang sewa                       the carrying value of the finance lease
        pembiayaan pada awal sewa.                                    receivable at the initial application date.

        Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan ke                   The finance lease receivable is classified into
        dalam kelompok lancar dan tidak lancar                        current and non-current portions based on the
        berdasarkan      periode  penagihan    yang                   expected collection periods. Amounts that are
        diharapkan. Jumlah yang diperkirakan akan                     expected to be collected in one year or less are
        ditagihkan dalam satu tahun atau kurang                       classified as part of current assets; otherwise,
        diklasifikasikan sebagai bagian dari aset                     they are presented as non-current assets.
        lancar; sebaliknya, mereka disajikan sebagai
        aset tidak lancar.

        Sebagai lessee                                                As lessee

        Aset pada sewa pembiayaan dicatat pada awal                   Assets held under finance leases are initially
        masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan                     recognized as assets of the Group at their fair
        Grup yang ditentukan pada awal kontrak atau,                  value at the inception of the lease or, if lower,
        jika lebih rendah, sebesar nilai kini dari                    at the present value of the minimum lease
        pembayaran sewa minimum. Liabilitas kepada                    payments. The corresponding liability to the
        lessor disajikan di dalam laporan posisi                      lessor is included in the consolidated
        keuangan konsolidasian sebagai liabilitas sewa                statements of financial position as a finance
        pembiayaan.                                                   lease obligation.

        Aset     sewa     pembiayaan     disusutkan                   Assets held under finance leases are
        berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis                    depreciated over their expected useful lives on
        yang sama dengan aset yang dimiliki sendiri                   the same basis as owned assets or where
        atau disusutkan selama jangka waktu yang                      shorter, the term of the relevant lease.
        lebih pendek antara periode masa sewa dan
        umur manfaatnya.

        Pembayaran sewa harus dipisahkan antara                       Lease payments are apportioned between
        bagian yang merupakan beban keuangan dan                      finance charges and reduction of the lease
        pengurangan dari liabilitas sewa sehingga                     obligation so as to achieve a constant rate of
        mencapai suatu tingkat bunga yang konstan                     interest on the remaining balance of the
        (tetap) atas saldo liabilitas. Rental kontinjen               liability. Contingent rentals are recognized as
        dibebankan pada periode terjadinya.                           expenses in the periods in which they are
                                                                      incurred.

        Pembayaran sewa operasi diakui sebagai                        Operating lease payments are recognized as
        beban dengan dasar garis lurus (straight-line                 an expense on a straight-line basis over the
        basis) selama masa sewa, kecuali terdapat                     lease term, except where another systematic
        dasar sistematis lain yang dapat lebih                        basis is more representative of the time
        mencerminkan pola waktu dari manfaat aset                     pattern in which economic benefits from the
        yang dinikmati pengguna. Sewa kontinjen                       leased asset are consumed. Contingent rentals
        diakui sebagai beban di dalam periode                         arising under operating leases are recognized
        terjadinya.                                                   as an expense in the period in which they are
                                                                      incurred.

        Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa                       In the event that lease incentives are received
        operasi, insentif tersebut diakui sebagai                     to enter into operating leases, such incentives
        liabilitas. Keseluruhan manfaat dari insentif                 are recognized as a liability. The aggregate
        diakui sebagai pengurangan dari biaya sewa                    benefit of incentives is recognized as a
        dengan dasar garis lurus kecuali terdapat                     reduction of rental expense on a straight-line
        dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan                 basis, except where another systematic basis
        pola waktu dari manfaat yang dinikmati                        is more representative of the time pattern in
        pengguna.                                                     which economic benefits from the leased asset
                                                                      are consumed.

   bb. Provisi                                                     bb. Provisions

       Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban                  Provisions are recognized when the Group has
       kini (baik bersifat hukum maupun bersifat                      a present obligation (legal or constructive) as a
       konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu,               result of a past event, it is probable that the
       kemungkinan       besar     Grup     diharuskan                Group will be required to settle the obligation,
       menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang                      and a reliable estimate can be made of the
       andal mengenai jumlah kewajiban tersebut                       amount of the obligation.
       dapat dibuat.


                                                          - 56 -
                                                      265
Page 286
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

       Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil                  The amount recognized as a provision is the
       estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan                     best estimate of the consideration required to
       untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir                    settle the present obligation at the end of the
       periode pelaporan, dengan mempertimbangkan                       reporting period, taking into account the risks
       risiko dan ketidakpastian yang meliputi                          and uncertainties surrounding the obligation.
       kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur                       Where a provision is measured using the cash
       menggunakan arus kas yang diperkirakan                           flows estimated to settle the present
       untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka                         obligation, its carrying amount is the present
       nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.               value of those cash flows.

       Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi                     When some or all of the economic benefits
       untuk penyelesaian provisi yang diharapkan                       required to settle a provision are expected to
       dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang                      be recovered from a third party, a receivable is
       diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian                   recognized as an asset if it is virtually certain
       bahwa penggantian akan diterima dan jumlah                       that reimbursement will be received and the
       piutang dapat diukur secara andal.                               amount of the receivable can be measured
                                                                        reliably.

   cc. Biaya Pinjaman                                                cc. Borrowing Costs

       Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan                          Borrowing costs directly attributable to the
       secara langsung dengan perolehan, konstruksi                     acquisition, construction or production of
       atau pembuatan aset kualifikasian, merupakan                     qualifying assets, which are assets that
       aset yang membutuhkan waktu yang cukup                           necessarily take a substantial period of time to
       lama agar siap untuk digunakan atau dijual,                      get ready for their intended use or sale, are
       ditambahkan pada biaya perolehan aset                            added to the cost of those assets, until such
       tersebut, sampai dengan saat aset secara                         time as the assets are substantially ready for
       substansial siap untuk digunakan atau dijual.                    their intended use or sale.

       Penghasilan investasi diperoleh atas investasi                   Investment income earned on the temporary
       sementara dari pinjaman yang secara spesifik                     investment of specific borrowings pending their
       belum digunakan untuk pengeluaran aset                           expenditure on qualifying assets is deducted
       kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman                      from the borrowing costs eligible for
       yang dikapitalisasi.                                             capitalization.

       Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam                        All other borrowing costs are recognized in
       laba rugi pada periode terjadinya.                               profit or loss in the period in which they are
                                                                        incurred.

    dd. Pengakuan Pendapatan dan Beban                               dd. Revenue and Expense Recognition

        Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan                    Revenue is measured at the fair value of the
        yang diterima atau dapat diterima. Pendapatan                   consideration received or receivable. Revenue
        dikurangi dengan estimasi retur pelanggan,                      is reduced for estimated customer returns,
        rabat dan cadangan lain yang serupa.                            rebates and other similar allowances.

        Penjualan barang                                                Sale of goods

        Pendapatan dari penjualan barang diakui bila                    Revenue from sale of goods is recognized
        seluruh kondisi berikut dipenuhi:                               when all of the following conditions are
                                                                        satisfied:

         Grup telah memindahkan risiko secara                           The Group has transferred to the buyer the
          signifikan dan manfaat kepemilikan barang                       significant risks and rewards of ownership of
          kepada pembeli;                                                 the goods;

         Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan                        The Group retains neither continuing
          yang biasanya terkait dengan kepemilikan                        managerial involvement to the degree
          atas    barang    ataupun     melakukan                         usually associated with ownership nor
          pengendalian efektif atas barang yang                           effective control over the goods sold;
          dijual;

         Jumlah pendapatan tersebut dapat diukur                        The amount of revenue can be measured
          dengan andal;                                                   reliably;

         Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang                         It is probable that the economic benefits
          terkait dengan transaksi akan mengalir                          associated with the transaction will flow to
          kepada Grup tersebut; dan                                       the Group; and

         Biaya yang terjadi atau akan terjadi                           The cost incurred or to be incurred in
          sehubungan transaksi penjualan tersebut                         respect of the transaction can be measured
          dapat diukur dengan andal.                                      reliably.




                                                            - 57 -
                                                        266
Page 287
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Pendapatan yang diperoleh berdasarkan PSC                     Revenue earned under a PSC

        Pendapatan yang diperoleh berdasarkan PSC                     Revenue earned under a PSC is recognized on
        diakui berdasarkan hak bersih sesuai dengan                   a net entitlements basis according to the terms
        persyaratan PSC. Selisih antara actual lifting                of the PSC. Difference between the Group’s
        minyak mentah dan gas bumi menghasilkan                       actual liftings of crude oil and natural gas
        piutang bila hak melebihi lifting minyak                      results in a receivable when entitlements
        mentah dan gas bumi (posisi under lifting) dan                exceed lifting of crude oil and natural gas
        liabilitas ketika lifting atau minyak mentah dan              (under lifting position) and in a payable when
        gas bumi melebihi hak (posisi over lifting).                  lifting or crude oil and natural gas exceed
        Volume under lifting dan over lifting dinilai                 entitlements (over lifting position). Under
        berdasarkan rata-rata tertimbang tahunan                      lifting and over lifting volumes are valued
        harga jual minyak mentah (yaitu Harga Minyak                  based on the annual weighted average sales
        Mentah Indonesia, ICP) dan gas (yaitu harga                   price for crude oil (i.e Indonesian Crude Price,
        kontrak). Pendapatan ditangguhkan terjadi                     ICP) and gas (i.e contract prices). Deferred
        pada      saat    Grup      menjual   lebih  dari             revenue occurs when the Groups sells more
        kepemilikannya atas total produksi gas alam.                  than its entitled ownership percentage of total
                                                                      natural gas production.

        Pendapatan sewa tangki dan dermaga                            Tank and jetty lease revenue

        Pendapatan sewa tangki dan dermaga diakui                     Tank and jetty lease revenue is recognized on
        sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus                   a straight-line basis over the term of relevant
        selama masa sewa.                                             lease.

        Pendapatan jasa                                               Rendering of services

        Pendapatan dari kontrak atas penyediaan jasa                  Revenue from contract to provide services is
        diakui   dengan     acuan    pada    tingkat                  recognized by reference to the percentage of
        penyelesaian berdasarkan kontrak.                             completion of the contract.

        Pendapatan sewa pembiayaan                                    Finance lease income

        Pendapatan diakui untuk semua jasa yang                       Revenues are recognised for all the services
        diberikan oleh Grup berdasarkan pengaturan                    provided by the Group under the build, own,
        membangun, memiliki, mengoperasikan dan                       operate and transfer arrangement for, which
        mentransfer, yang mencakup pendapatan                         include revenues for the construction of the
        untuk    pembangunan    pembangkit   listrik                  power plants (through the recognition of a
        (melalui     pengakuan    piutang     sewa                    finance lease receivable).
        pembiayaan).

        Grup     mengalokasikan   pembayaran     yang                 The Group allocates the consideration that it
        diterima untuk setiap kWh listrik yang                        receives for each kWh of electricity delivered
        ditransfer ke PLN: pelunasan pokok dan bunga                  to PLN into: repayments of principal and
        piutang sewa pembiayaan; dan pendapatan                       interest of the finance lease receivable; and
        listrik, operasi dan pemeliharaan pembangkit                  revenues for the production of electricity,
        tenaga     listrik  yang   disajikan   sebagai                operation and maintenance of the power plants
        pendapatan listrik dalam laporan laba rugi.                   presented as electricity revenue in profit or
        Grup menggunakan metode nilai sisa untuk                      loss. The Group uses the residual value
        mengalokasikan      total pembayaran     yang                 method to allocate the total consideration
        diterima dari PLN antara pendapatan untuk                     received from PLN between revenues for the
        ativitas      pembiayaan,      operasi    dan                 financing,     operating   and     maintenance
        pemeliharaan. Penghasilan pembiayaan diakui                   activities. Finance income is recognised based
        berdasarkan pola yang mencerminkan tingkat                    on a pattern reflecting a constant periodic rate
        pengembalian periodik yang konstan atas                       of return on the Group's outstanding finance
        saldo piutang sewa pembiayaan Grup.                           lease receivable balance.

        Pendapatan listrik                                            Electrical revenue

        Pendapatan listrik dan pendapatan sewa                        Electricity revenue and lease revenue are
        dialokasikan berdasarkan nilai wajar relatif                  allocated based on the relative fair values of
        masing-masing     komponen      pendapatan.                   each revenue component. Electricity revenue
        Pendapatan listrik merupakan bagian dari                      represents the portion of revenue that
        pendapatan yang memulihkan operasi dan                        recovers the operation and maintenance of the
        pemeliharaan pembangkit listrik. Pendapatan                   power plant. Lease revenue represents the
        sewa merupakan bagian dari pendapatan yang                    portion of revenue that recovers the
        memulihkan investasi pada pembangkit listrik.                 investment in the power plant.




                                                            - 58 -
                                                        267
Page 288
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Pendapatan listrik dicatat untuk jumlah output                Electrical revenue are recorded for the quantity
        listrik yang dikirim atau mampu dikirim ke                    of electrical output delivered or capable of
        pembeli. Kuantitas yang dikirim ditentukan                    being delivered to the buyers. Quantities
        melalui meter pengukuran listrik pada titik                   delivered are determined through electrical
        pengiriman. Grup telah menetapkan bahwa                       measurement meters at the delivery point. The
        ESC dan JOC harus dicatat sebagai sewa                        Group has determined that the ESC and JOC
        operasi.                                                      should be accounted for as an operating lease.

        Pendapatan uap                                                Steam revenue

        Pendapatan dari penyediaan energi panas                       Revenue from geothermal energy supply
        bumi ditentukan melalui meter pengukuran                      measured by electricity meters in interface
        listrik pada titik interface (untuk uap) dengan               point (for steam) with PLN or SEGSPL (delivery
        PLN atau SEGSPL (titik pengiriman). Penjualan                 point). Geothermal energy sales recorded
        energi panas bumi dicatat berdasarkan harga                   based on determined price by certain formula
        yang ditentukan oleh formula tertentu sesuai                  in accordance with ESC.
        dengan ESC.

        Pendapatan carbon credit                                      Carbon credit revenue

        Pendapatan carbon credit diakui pada saat                     Carbon credit revenue is recognized upon sale
        penjualan unit tertentu dari Certified Emission               of certain unit of Certified Emission Reduction
        Reduction (CER) dan Voluntary Emission                        (CER) and Voluntary Emission Reduction (VER)
        Reduction (VER) ke pasar.                                     to the market.

        Pendapatan dividen                                            Dividend revenue

        Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika               Dividend   revenue   from    investments is
        hak pemegang saham untuk menerima                             recognized when the shareholders rights to
        pembayaran ditetapkan.                                        receive payment has been established.

        Pendapatan bunga                                              Interest revenue

        Pendapatan bunga dari aset keuangan diakui                    Interest income from a financial asset is
        jika kemungkinan besar manfaat ekonomik                       recognized when is probable that the economic
        akan mengalir ke Grup dan jumlah pendapatan                   benefits will flow to the Group and the amount
        dapat diukur secara andal. Penghasilan bunga                  of income can be measured reliably. Interest
        diakui pada basis waktu, dengan acuan pada                    income is accrued on a time basis, by
        pokok pinjaman dan suku bunga efektif yang                    reference to the principal outstanding and at
        berlaku, yang merupakan suku bunga yang                       the effective interest rate applicable, which is
        secara     tepat    mendiskontokan    estimasi                the rate that exactly discounts estimated
        penerimaan kas masa depan selama perkiraan                    future cash receipts through the expected life
        umur aset keuangan untuk memperoleh nilai                     of the financial asset to that asset’s net
        tercatat aset bersih pada awal pengakuan.                     carrying amount on initial recognition.


        Beban                                                         Expenses

        Beban diakui pada saat terjadinya.                            Expenses are recognized when incurred.

   ee. Liabilitas Imbalan Kerja                                    ee. Employee Benefit Obligations

       Program pensiun iuran pasti                                    Defined contribution pension plan

       CAP dan SMI menyelenggarakan program                           CAP    and    SMI     established    a   defined
       pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan                     contributory plan covering all of its permanent
       tetapnya. Iuran yang ditanggung CAP diakui                     employees. Contributions funded by CAP were
       sebagai beban pada laba rugi.                                  charged to profit or loss.

       Imbalan pasca kerja imbalan pasti                              Defined post-employment benefits

       Grup menyelenggarakan program pensiun                          The Group established defined benefit pension
       imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya.                   plan covering all the local permanent
       Grup juga membukukan imbalan pasca kerja                       employees. In addition, the Group also
       imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan                     provides post-employment benefits as required
       Undang Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003.                     under Labor Law No. 13/2003 (the “Labor
       Grup menghitung selisih antara imbalan yang                    Law”). For normal pension scheme, the Group
       diterima   karyawan    berdasarkan  undang-                    calculates and recognizes the higher of the
       undang yang berlaku dengan manfaat yang                        benefits under the Labor Law and those under
       diterima dari program pensiun untuk pensiun                    such pension plan.
       normal.




                                                          - 59 -
                                                      268
Page 289
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       Aset program adalah aset yang dimiliki oleh                  Plan assets are assets that are held by a long-
       dana pensiun karyawan jangka panjang atau                    term employee benefit fund or qualifiying
       polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset                    insurance policies. Plan assets are not available
       program tidak tersedia bagi kreditor Grup dan                to the creditors of the Group, nor can the paid
       juga tidak dapat dibayarkan langsung ke Grup.                directly to the Group. Fair value of plan assets
       Nilai wajar aset program didasarkan pada                     is based on market price information.
       informasi harga pasar.

       SEGHPL membuat pendanaan untuk imbalan                       SEGHPL made funding of this benefit through
       ini yang dikelola oleh sebuah perusahaan                     an investment fund being managed by an
       asuransi. Pendanaan tersebut memenuhi                        insurance company. Such funding qualify as a
       syarat sebagai aset program.                                 plan asset.

       CAP membuat pendanaan untuk imbalan ini                      CAP made funding of this benefit through an
       yang    dikelola  oleh   sebuah   perusahaan                 investment fund being managed by an
       asuransi. Pendanaan tersebut tidak memenuhi                  insurance company. Such funding does not
       syarat sebagai aset program dan diperlakukan                 qualify as a plan asset however accounted for
       sebagai hak penggantian.                                     as a reimbursement right.

       Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan                   The cost of providing benefits is determined
       menggunakan metode projected unit credit                     using the projected unit credit method, with
       dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada                actuarial valuations being carried out at the
       setiap akhir periode pelaporan tahunan.                      end of each annual reporting period.
       Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan                  Remeasurement, comprising actuarial gains
       dan kerugian aktuarial, perubahan dampak                     and losses, the effect of the changes to the
       batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil              asset ceiling (if applicable) and the return on
       atas aset program (tidak termasuk bunga),                    plan assets (excluding interest), is reflected
       yang tercermin langsung dalam laporan posisi                 immediately in the consolidated statement of
       keuangan konsolidasian yang dibebankan atau                  financial position with a charge or credit
       dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain                 recognized in other comprehensive income in
       periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui                the     period     in    which      they    occur.
       dalam penghasilan komprehensif lain tercermin                Remeasurement         recognized       in    other
       sebagai pos terpisah pada penghasilan                        comprehensive income is reflected as a
       komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan                  separate item under other comprehensive
       direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu                income in equity and will not be reclassified to
       diakui    dalam   laba   rugi  pada    periode               profit or loss. Past service cost is recognized in
       amendemen program. Bunga neto dihitung                       profit or loss in the period of a plan
       dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal                 amendment. Net interest is calculated by
       periode imbalan pasti dengan liabilitas atau                 applying the discount rate at the beginning of
       aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti                 the period to the net defined benefit liability or
       dikategorikan sebagai berikut:                               asset. Defined benefit costs are categorised as
                                                                    follows:

           Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya                Service cost (including current service
            jasa lalu serta keuntungan dan kerugian                     cost, past service cost, as well as gains
            kurtailmen dan penyelesaian).                               and     losses   on    curtailments  and
                                                                        settlements).
           Beban atau pendapatan bunga neto.                          Net interest expense or income.
           Pengukuran kembali.                                        Remeasurement.

       Grup menyajikan dua komponen pertama dari                    The Group presents the first two components
       biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan                 of defined benefit costs in profit or loss.
       dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya                Curtailment gains and losses are accounted for
       jasa lalu.                                                   as past service costs.

       Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada                   The retirement benefit obligation recognized in
       laporan    posisi   keuangan     konsolidasian               the consolidated statement of financial position
       merupakan defisit atau surplus aktual dalam                  represents the actual deficit or surplus in the
       program imbalan pasti Grup. Surplus yang                     Group’s defined benefit plans. Any surplus
       dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada                resulting from this calculation is limited to the
       nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia                    present value of any economic benefits
       dalam bentuk pengembalian dana program dan                   available in the form of refunds from the plans
       pengurangan iuran masa depan atas program.                   or reductions in future contributions to the
                                                                    plans.

        Grup mengakui haknya dalam penggantian                      The    Group     recognizes    its  right   to
        berdasarkan polis asuransi sebagai aset                     reimbursement under the insurance policy as a
        terpisah, yang diukur sebesar nilai wajarnya.               separate assets, which is measured at fair
        Dalam laporan laba rugi dan penghasilan                     value. In the consolidated statements of profit
        komprehensif lain konsolidasian, beban terkait              or loss and other comprehensive income, the
        dengan program imbalan pasti dapat disajikan                expense relating to a defined benefit plan is
        secara neto setelah dikurangkan dengan                      presented net of the amount recognized for a
        jumlah yang diakui dalam penggantian.                       reimbursement.




                                                          - 60 -
                                                      269
Page 290
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                           FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                        AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                       DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    ff.   Pajak Penghasilan                                            ff.    Income Tax

          Beban pajak penghasilan merupakan jumlah                            Income tax expense represents the sum of the
          pajak kini terutang dan pajak tangguhan.                            tax currently payable and deferred tax.

          Pajak kini terutang berdasarkan laba kena                           The tax currently payable is based on taxable
          pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak                            profit for the year. Taxable profit differs from
          berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang                        profit before tax as reported in the
          dilaporkan dalam laporan laba rugi dan                              consolidated statement of profit or loss and
          penghasilan komprehensif lain karena pos                            other comprehensive income because of items
          pendapatan atau beban yang dikenakan pajak                          of income or expense that are taxable or
          atau dikurangkan pada tahun berbeda dan                             deductible in other years and items that are
          pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak                           never taxable or deductible.
          atau tidak dapat dikurangkan.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba                        Current tax expense is determined based on
          kena pajak dalam periode yang bersangkutan                          the taxable income for the periods computed
          yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang                          using prevailing tax rates.
          berlaku.

          Pajak tangguhan diakui atas perbedaan                               Deferred tax is recognized on temporary
          temporer antara jumlah tercatat aset dan                            differences between the carrying amounts of
          liabilitas     dalam      laporan       keuangan                    assets and liabilities in the consolidated
          konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak                          financial statements and the corresponding tax
          yang digunakan dalam perhitungan laba kena                          bases used in the computation of taxable
          pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya                           profit. Deferred tax liabilities are generally
          diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena                        recognized     for     all   taxable   temporary
          pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui                          differences. Deferred tax assets are generally
          untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat                         recognized for all deductible temporary
          dikurangkan sepanjang kemungkinan besar                             differences to the extent that is probable that
          bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga                        taxable profits will be available against which
          perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset                         those deductible temporary differences can be
          dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika                    utilized. Such deferred tax assets and liabilities
          perbedaan temporer timbul dari pengakuan                            are not recognized if the temporary differences
          awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset                       arises from the initial recognition (other than in
          dan liabilitas suatu transaksi yang tidak                           a business combination) of assets and liabilities
          mempengaruhi laba kena pajak atau laba                              in a transaction that affects neither the taxable
          akuntansi.     Selain   itu,   liabilitas   pajak                   profit nor the accounting profit. In addition,
          tangguhan tidak diakui jika perbedaan                               deferred tax liabilities are not recognized if the
          temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.                       temporary differences arises from the initial
                                                                              recognition of goodwill.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur                          Deferred tax assets and liabilities are
          dengan menggunakan tarif pajak yang                                 measured at the tax rates that are expected to
          diharapkan berlaku dalam periode ketika                             apply in the period in which the liability is
          liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan                        settled or the asset realized, based on the tax
          berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak)                       rates (and tax laws) that have been enacted,
          yang telah berlaku atau secara substantif telah                     or substantively enacted, by the end of the
          berlaku pada akhir periode pelaporan.                               reporting period.

          Pengukuran      aset     dan     liabilitas pajak                   The measurement of deferred tax assets and
          tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak                            liabilities reflects the tax consequences that
          yang      sesuai      dengan         cara   Grup                    would follow from the manner in which the
          memperkirakan, pada akhir periode pelaporan,                        Group expects, at the end of the reporting
          untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah                          period, to recover or settle the carrying
          tercatat aset dan liabilitasnya.                                    amount of their assets and liabilities.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                       The carrying amount of deferred tax asset is
          ulang pada akhir periode pelaporan dan                              reviewed at the end of each reporting period
          dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan                       and reduced to the extent that it is no longer
          besar laba kena pajak tidak lagi tersedia                           probable that sufficient taxable profits will be
          dalam     jumlah    yang    memadai     untuk                       available to allow all or part of the asset to be
          mengkompensasikan sebagian atau seluruh                             recovered.
          aset pajak tangguhan tersebut.

          Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai                       Current and deferred tax are recognized as an
          beban atau penghasilan dalam laba rugi                              expense or income in profit or loss, except
          periode    berjalan,  kecuali   untuk   pajak                       when they relate to items that are recognized
          penghasilan yang timbul dari transaksi atau                         outside of profit or loss (whether in other
          peristiwa yang diakui di luar laba rugi (baik                       comprehensive income or directly in equity), in
          dalam penghasilan komprehensif lain maupun                          which case the tax is also recognized outside
          secara langsung di ekuitas), dalam hal                              of profit or loss, or where they arise from the
          tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi                        initial accounting for a business combination.
          atau yang timbul dari akuntansi awal                                In the case of a business combination, the tax
          kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi bisnis,                       effect is included in the accounting for the
          pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi                             business combination.
          kombinasi bisnis.


                                                              - 61 -
                                                          270
Page 291
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling                     Deferred tax assets and liabilities are offset
        hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat                   when there is legally enforceable right to set
        dipaksakan secara hukum untuk melakukan                        off current tax assets against current tax
        saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas               liabilities and when they relate to income tax
        pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan                     levied by the same taxation authority on either
        dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan                  the same taxable entity or different taxable
        pajak penghasilan yang dikenakan oleh                          entities when there is an intention to settle its
        otoritas perpajakan yang sama atas entitas                     current tax assets and current tax liabilities on
        kena pajak yang sama atau entitas kena pajak                   a net basis, or to realize the assets and settle
        yang berbeda yang memiliki intensi untuk                       the liabilities simultaneously, in each future
        memulihkan aset dan liabilitas pajak kini                      period in which significant amounts of deferred
        dengan dasar neto, atau merealisasikan aset                    tax liabilities or assets are expected to be
        dan       menyelesaikan     liabilitas  secara                 settled or recovered.
        bersamaan, pada setiap periode masa depan
        dimana jumlah signifikan atas aset atau
        liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk
        diselesaikan atau dipulihkan.

    gg. Laba per Saham                                              gg. Earnings per Share

        Laba per saham dasar dihitung dengan                           Basic earnings per share is computed by
        membagi laba bersih yang diatribusikan                         dividing net income attributable to the owners
        kepada pemilik entitas induk dengan jumlah                     of the Company by the weighted average
        rata-rata tertimbang saham yang beredar                        number of shares outstanding during the year.
        pada tahun yang bersangkutan.

        Laba per saham dilusian dihitung dengan                        Diluted earnings per share is computed by
        membagi laba bersih yang diatribusikan                         dividing net income attributable to the owners
        kepada pemilik entitas induk dengan jumlah                     of the Company by the weighted average
        rata-rata tertimbang saham biasa yang telah                    number of shares outstanding as adjusted for
        disesuaikan dengan dampak dari semua efek                      the effects of all dilutive potential ordinary
        berpotensi saham biasa yang dilutif.                           shares.

    hh. Instrumen    Keuangan         Derivatif    dan              hh. Derivative Financial       Instruments      and
        Akuntansi Lindung Nilai                                         Hedge Accounting

        Instrumen Keuangan Derivatif                                   Derivatife Financial Instruments

        Grup melakukan berbagai kontrak instrumen                      The Group enters into a variety of derivative
        keuangan derivatif untuk mengelola eksposur                    financial instruments to manage its exposure
        atas risiko suku bunga dan risiko perubahan                    to interest rate and foreign exchange rate
        nilai tukar mata uang asing termasuk kontrak                   risks, including foreign exchange forward
        valuta berjangka, swap suku bunga dan swap                     contracts, interest rate swaps and cross
        cross currency.                                                currency swaps.

        Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada                 Derivatives are initially recognized at fair value
        tanggal kontrak dilakukan dan selanjutnya                      at the date the derivative contracs are entered
        diukur kembali pada nilai wajarnya pada setiap                 into and are subsequently remeasured to their
        akhir periode pelaporan.                                       fair value at the end of each reporting period.

        Walaupun dilakukan sebagai lindung nilai                       Although entered into as economic hedge of
        ekonomi dari eksposur terhadap risiko suku                     exposure against interest rate and foreign
        bunga dan nilai tukar mata uang asing,                         exchange rate risks, these derivatives are not
        derivatif ini tidak ditetapkan dan tidak                       designated and do not qualify as accounting
        memenuhi persyaratan sebagai akuntansi                         hedge and therefore changes in fair values are
        lindung nilai dan oleh karena itu perubahan                    recognized immediately in profit or loss.
        nilai wajarnya langsung diakui diakui dalam
        laba rugi.

        Derivatif yang melekat pada instrumen                          Derivatives embedded in other financial
        keuangan lainnya atau kontrak utama (host                      instruments or other host contracts are treated
        contract)    lainnya   diperlakukan    sebagai                 as separate derivatives when they meet the
        derivatif tersendiri ketika memenuhi definisi                  definition of a derivative, their risks and
        derivatif, risiko dan karakteristiknya tidak                   characteristics are not closely related to those
        terikat pada kontrak utama dan kontrak utama                   of the host contracts and the host contracts
        tersebut tidak diukur pada nilai wajar dengan                  are not measured at fair value with changes in
        perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba                   fair value recognized in earnings.
        rugi.

        Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak                   A derivative is presented as non-current asset
        lancar atau liabilitas jangka panjang jika sisa                or non-current liability if the remaining
        jatuh tempo dari instrumen lebih dari 12 bulan                 maturity of the instrument is more than
        dan tidak diharapkan akan direalisasi atau                     12 months and is not expected to be realized
        diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan.                      or settled within 12 months. Other derivatives
        Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar                are presented as current assets or current
        atau liabilitas jangka pendek.                                 liabilities.


                                                           - 62 -
                                                       271
Page 292
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

          Akuntansi Lindung Nilai                                           Hedge Accounting

          Pada saat dimulainya hubungan lindung nilai,                      At the inception of the hedge relationship, the
          Grup    mendokumentasi        hubungan   antara                   Group documents the relationship between the
          instrument lindung nilai dan item yang                            hedging instrument and the hedged item,
          dilindung nilai, bersama dengan tujuan                            along with its risk management objectives and
          manajemen risiko dan strategi pelaksanaan                         its strategy for undertaking various hedge
          lindung    nilai.    Selanjutnya,   pada   saat                   transactions. Furthermore, at the inception of
          dimulainya      lindung    nilai  dan    secara                   the hedge and on an ongoing basis, the Group
          berkelanjutan,      Grup    mendokumentasikan                     documents whether the hedging instrument is
          apakah instrument lindung nilai sangat efektif                    highly effective in offsetting changes in fair
          dalam rangka saling hapus perubahan dalam                         values or cash flows of the hedged item
          nilai wajar atau perubahan arus kas dari item                     attributable to the hedged risk.
          yang dilindung nilai yang dapat diatribusikan
          pada risiko lindung nilai.

          Bagian efektif atas perubahan nilai wajar                         The fair value changes on the effective portion
          derivatif yang ditetapkan dan memenuhi                            of interest rate swaps designated as cash flow
          kriteria sebagai lindung nilai arus kas diakui                    hedges are recognized in OCI and transferred
          pada OCI dan dipindahkan ke laba rugi ketika                      to profit or loss when the interest expense on
          beban bunga pinjaman diakui dalam laba rugi.                      the borrowings is recognized in profit or loss.
          Perubahan nilai wajar atas bagian tidak efektif                   The fair value changes on the ineffective
          dari swap suku bunga diakui langsung pada                         portion of interest rate swaps are recognized
          laba rugi.                                                        immediately in profit or loss.

    ii.   Informasi Segmen                                           ii.    Segment Information

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan                         Operating segments are identified on the basis
          laporan internal mengenai komponen dari                           of internal reports about components of the
          Grup yang secara regular direviu oleh                             Group that are regularly reviewed by the chief
          “pengambil keputusan operasional” dalam                           operating decision maker in order to allocate
          rangka mengalokasikan sumber daya dan                             resources to the segments and to assess their
          menilai kinerja segmen operasi.                                   performances.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari                         An operating segment is a component of an
          entitas:                                                          entity:

          a.   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                    a.   that engages in business activities from
               mana     memperoleh    pendapatan     dan                         which it may earn revenues and incurred
               menimbulkan        beban       (termasuk                          expenses    (including    revenues    and
               pendapatan dan beban terkait dengan                               expenses relating to the transactions with
               transaksi dengan komponen lain dari                               other components of the same entity);
               entitas yang sama);

           b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara                     b.   whose operating results are reviewed
              regular   oleh    pengambil     keputusan                          regularly by the entity’s chief operating
              operasional untuk membuat keputusan                                decision maker to make decision about
              tentang sumber daya yang dialokasikan                              resources to be allocated to the segments
              pada segmen tersebut dan menilai                                   and assess its performance; and
              kinerjanya; dan

           c. dimana tersedia informasi keuangan yang                       c.   for which discrete financial information is
              dapat dipisahkan.                                                  available.

          Informasi yang digunakan oleh pengambil                           Information reported to the chief operating
          keputusan operasional dalam rangka alokasi                        decision maker for the purpose of resource
          sumber daya dan penillaian kinerja mereka                         allocation and assessment of performance is
          terfokus pada kategori dari setiap produk.                        more specifically focused on the category of
                                                                            each product.

    jj.   Production Sharing Contract (PSC)                          jj.    Production Sharing Contract (PSC)

          Operator tidak memiliki kepemilikan dalam                         The Operator has no ownership interest in the
          aset produksi maupun cadangan minyak dan                          producing assets nor in the oil and gas
          gas bumi, namun memiliki hak untuk                                reserves, but rather has the right to operate
          mengoperasikan aset tersebut dan menerima                         the assets and receive production and/or
          produksi dan/atau pendapatan dari penjualan                       revenues from the sale of oil and gas in
          minyak dan gas bumi sesuai dengan PSC                             accordance with the Kakap PSC. Proved
          Kakap. Oleh karena itu cadangan terbukti telah                    reserves have therefore been determined on a
          ditentukan berdasarkan hak bersih, yang                           net entitlement basis, which takes into account
          memperhitungkan proyeksi bagian Pemerintah                        projections of the Government of Indonesia's
          Indonesia di masa depan yang dihitung                             share of future production calculated with
          dengan asumsi harga dan pengeluaran                               certain price and expenditure assumptions.
          tertentu.



                                                            - 63 -
                                                        272
Page 293
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Persyaratan dari PSC Kakap memungkinkan                      The terms of the Kakap PSC allow the Operator
        Operator dan mitra ventura bersama (secara                   and its joint venture partners (collectively
        kolektif   disebut     “Kontraktor”)    untuk                referred to as "Contractors") to recover
        memulihkan secara substansial seluruh biaya                  substantially all costs incurred during each
        yang dikeluarkan setiap tahun, serta sebagian                year, as well as a portion of any costs
        dari biaya yang tidak dipulihkan dari tahun-                 unrecovered from prior years, from the
        tahun sebelumnya, dari produksi. Berdasarkan                 production. Under the provisions of the
        ketentuan Renewed Kakap PSC, Kontraktor                      Renewed Kakap PSC, the Contractors are
        berhak menerima sekitar 26,79% minyak                        entitled to receive approximately 26.79% of
        mentah dan 62,5% gas alam dari produksi                      crude oil and 62.5% of natural gas from the
        yang masih ada.                                              remaining production.

        Berdasarkan Renewed Kakap PSC, sebagai                       Under the Renewed Kakap PSC, as a result of
        hasil dari First Tranche Petroleum provisions                First Tranche Petroleum provisions ("FTP"), the
        (“FTP”), pemulihan biaya maksimum setiap                     maximum cost recovery in any year is equal to
        tahunnya setara dengan 80% dari produksi                     80% of gross production (after 20% FTP
        kotor (setelah pengurangan FTP 20%).                         deduction).

        Kontraktor   diwajibkan    untuk   memasok                   The Contractors are required to supply their
        kebutuhan minyak mentah dalam negeri                         pro rata share of current Indonesian domestic
        Indonesia (Domestic Market Obligation –                      crude oil requirements (Domestic Market
        “DMO”) sampai maksimum 6,70% untuk total                     Obligation - "DMO") up to a maximum of
        produksi minyak mentah dari produksi minyak                  6.70% for the total crude oil production out of
        mereka. Kontraktor menerima harga pasar                      their equity oil production. The Contractors
        yang berlaku per barel DMO untuk lima tahun                  receive the prevailing market price per DMO
        pertama produksi dari setiap lapangan baru                   barrel for the first five years of production from
        sesuai dengan persyaratan Amended/Extended                   each new field under the terms of the
        Kakap PSC. Setelah itu, Kontraktor menerima                  Amended/Extended Kakap PSC. Thereafter, the
        15% dari harga rata-rata tertimbang per barel                Contractors receive 15% of the weighted
        dari semua minyak mentah yang diproduksi.                    average price per barrel of all crude oil
                                                                     produced.

        Kredit investasi diperbolehkan setara dengan:                An investment credit is allowed equal to:

           15,78% dari biaya investasi modal yang                       15.78% of the capital investment cost
            dibutuhkan     secara     langsung     untuk                  directly required for developing crude oil
            pengembangan fasilitas produksi minyak                        production facilities of a new field
            mentah    dari    lapangan     baru     yang                  producing from tertiary reservoir rock;
            berproduksi dari tertiary reservoir rock;

           102,14% dari biaya investasi modal yang                      102.14% of the capital investment cost
            dibutuhkan     secara   langsung  untuk                       directly required for developing crude oil
            pengembangan fasilitas produksi minyak                        production facilities of a new field
            mentah    dari    lapangan   baru  yang                       producing from pre-tertiary reservoir rock;
            berproduksi dan pre-tertiary reservoir
            rock;

           55% dari biaya investasi modal yang                          55% of the capital investment cost directly
            dibutuhkan  secara   langsung  untuk                          required for developing natural gas
            pengembangan fasilitas produksi gas                           production facilities.
            alam.

        PSC Kakap awal dan Renewed Kakap PSC tidak                   The original Kakap PSC and the Renewed
        secara khusus meminta kontraktor untuk                       Kakap PSC do not specifically require the
        mendanai kegiatan pelepasan, pemindahan                      Contractors to fund any abandonment, removal
        dan restorasi di lokasi. Berdasarkan ketentuan               and site restoration activities. Under the
        dari Extended PSC yang ditandatangani pada                   provisions of the Extended PSC, signed in 1999
        tahun 1999 (berlaku efektif pada tanggal                     (effective on 22 March 2005), SKK Migas or the
        22 Maret 2005), SKK Migas atau Pemerintah                    Government of the Republic of Indonesia
        Republik Indonesia mengharuskan Kontraktor                   further     requires   the   Contractors     to
        untuk    melakukan        pembongkaran     dan               decommission all equipment and include in the
        memasukkan       dalam     anggaran    tahunan               annual budget the estimated cost of restoration
        mengenai perkiraan biaya restorasi dan                       and abandonment of exploratory wells drilled
        pelepasan sumur yang dibor setelah Renewed                   after the Renewed Kakap PSC.
        Kakap PSC.




                                                           - 64 -
                                                        273
Page 294
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Sesuai ketentuan PSC Kakap, semua peralatan                    Under the terms of the Kakap PSC, all
         dan persediaan yang dibeli menjadi miliki                      equipment and inventories purchased become
         Pemerintah Indonesia saat mendarat di                          the property of the Government of Indonesia
         Indonesia. Kontraktor dapat menggunakan                        when landed in Indonesia. The Contractors
         property    tersebut   sampai    mendapat                      continue to use such property until further
         pemberitahuan lebih lanjut dan persetujuan                     notice to and approval by SKK Migas declaring
         dari SKK Migas yang menyatakan masih dapat                     it surplus or abandoned.
         digunakan atau tidak.

         Persediaan minyak mentah atau gas bumi di                      Inventories of crude oil or gas in Indonesia
         Indonesia tetap menjadi milik Pemerintah                       remain the property of the Government of
         Indonesia dan SKK Migas sampai minyak atau                     Indonesia and SKK Migas until the oil or gas is
         gas diangkat atau dipindahkan ke dalam kapal                   lifted or off-loaded into the crude tanker.
         tanker minyak mentah.

         Kebijakan akuntansi yang ditetapkan oleh PSC                   The accounting policies specified by the Kakap
         Kakap tunduk pada interpretasi oleh SKK Migas                  PSC are subject to interpretation by SKK Migas
         dan      Pemerintah     Republik     Indonesia                 and the Government of the Republic of
         (Pemerintah). Catatan dan laporan akuntansi                    Indonesia (the "Government"). The accounting
         termasuk pengembalian pajak tunduk pada                        records and reports including tax returns are
         audit oleh SKK Migas, auditor Pemerintah dan                   subjected to audit by SKK Migas, the
         Direktorat Jenderal Pajak.                                     Government auditors and the Directorate
                                                                        General of Taxation.

     kk. Operasi yang Dihentikan                                     kk. Discontinued Operations

         Operasi yang dihentikan adalah komponen                        A discontinued operation is a component of the
         Grup yang dilepaskan atau diklasifikasikan                     Group that either has been disposed of, or is
         sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan                   classified as held for sale, and

             Merupakan lini usaha atau area geografis                      Represents a separate major line of
              utama atau operasi utama yang terpisah,                        business or major geographical area or
              dan                                                            operations, and
             Merupakan bagian dari satu rencana                            Is part of a single co-ordinated plan to
              tunggal terkoordinasi untuk melepaskan                         dispose of a separate major line of
              lini usaha atau area geografis operasi                         business or major geographical area of
              utama yang terpisah, atau                                      operations is part of, or
             Entitas anak yang diakuisisi secara khusus                    Is a subsidiary acquired exclusively with a
              dengan maksud untuk dijual kembali.                            view to resale.

         Operasi yang dihentikan dipisahkan dari hasil                  Discontinued operations are excluded from the
         operasi yang dilanjutkan dan disajikan sebagai                 results of continuing operations and presented
         jumlah tunggal sebagai laba rugi setelah pajak                 as a single amount as post-tax loss from
         dari operasi yang dihentikan dalam laporan                     discontinued operations in the consolidated
         laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                    statement of profit or loss and other
         konsolidasian.                                                 comprehensive income.


4.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN                          4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
     SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI                            SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang                  In the application of the Group accounting policies,
     dijelaskan dalam Catatan 3, direksi diwajibkan                  which are described in Note 3, the directors are
     untuk membuat pertimbangan, estimasi dan                        required to make judgments, estimates and
     asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas              assumptions about the carrying amounts of assets
     yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan              and liabilities that are not readily apparent from
     asumsi terkait didasarkan pada pengalaman                       other sources. The estimates and associated
     historis dan faktor-faktor lain yang dianggap                   assumptions are based on historical experience
     relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari                   and other factors that are considered to be
     estimasi tersebut.                                              relevant. Actual results may differ from these
                                                                     estimates.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah                     The estimates and underlying assumptions are
     secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi                 reviewed on an ongoing basis. Revisions to
     diakui dalam periode dimana estimasi tersebut                   accounting estimates are recognised in the period
     direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode                 which the estimate is revised if the revision affects
     tersebut, atau pada periode revisi dan periode                  only that period, or in the period of the revision
     masa depan jika revisi mempengaruhi periode saat                and future periods if the revision affects both
     ini dan masa depan.                                             current and future periods.




                                                           - 65 -
                                                       274
Page 295
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pertimbangan    Kritis       dalam     Penerapan                Critical Judgments in Applying Accounting
    Kebijakan Akuntansi                                             Policies

    Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain dari            Below are the critical judgements, apart from
    yang melibatkan estimasi yang telah dibuat direksi              those involving estimations, that the directors have
    dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup                 made in the process of applying the Group
    dan memiliki pengaruh paling signifikan terhadap                accounting policies and that have the most
    jumlah yang diakui dalam laporan keuangan                       significant effect on the amounts recognized in the
    konsolidasian.                                                  consolidated financial statements.

    Penilaian  mengenai    apakah  Perusahaan                       Assessment as to whether the Company has
    memiliki pengendalian atas PT Chandra Asri                      control over PT Chandra Asri Petrochemical
    Petrochemical Tbk (CAP)                                         Tbk (CAP)

    Sejak 2017 kepemilikan efektif Perusahaan pada                  Since 2017, the Company's effective ownership in
    CAP menjadi 46,26% (Catatan 1c). Susunan                        CAP decreased to 46.26% (Note 1c). The
    Dewan Direksi CAP saat ini, yang memiliki                       composition of the present Board of Directors of
    wewenang atas kebijakan perencanaan, operasi                    CAP, which has the decision-making authority over
    dan keuangan CAP, memberikan Perusahaan hak                     the planning, operation and financial policies of
    untuk    mengatur    kebijakan    finansial dan                 CAP, gives the Company the power to govern the
    operasional dari CAP. Selanjutnya, Perusahaan                   financial and operating policies of CAP. Further, the
    memiliki kendali karena kekuasaannya untuk                      Company has control due to its power to affect the
    mempengaruhi kegiatan yang terkait dengan CAP                   relevant activities of CAP and its variable return.
    dan tingkat pengembalian variabelnya.

    Penilaian pengaturan kontraktual                                Contractual arrangement assessment

    Management       menggunakan      pertimbangannya               Management exercises its judgment in determining
    dalam menentukan apakah perjanjian kontraktual                  whether the contractual arrangements with PLN fall
    dengan PLN masuk ke dalam ruang lingkup ISAK                    within the scope of ISAK 16 Service Concession
    16 Perjanjian Konsesi Jasa. Berdasarkan evaluasi                Arrangements. Based on management evaluation
    manajemen atas batasan-batasan perjanjian,                      of the terms of the arrangements, it determined
    ditentukan bahwa perjanjian tidak termasuk dalam                that the arrangement is not within the scope of
    ruang lingkup perjanjian konsesi jasa dengan dasar              service concession arrangements on the basis that
    PLN tidak memiliki kontrol kepemilikan, hak                     PLN does not control-through ownership, beneficial
    benefisial atau dengan kata lain kepentingan residu             entitlement or otherwise-any significant residual
    signifikan pada infrastruktur pada akhir masa                   interest in the infrastructure at the end of the term
    perjanjian.                                                     of the arrangement.

    Kemudian,      manajemen    juga    menggunakan                 Further, management also exercises its judgment
    pertimbangannya dalam menentukan apakah                         in determining whether the arrangement contains
    perjanjian    tersebut mengandung     sewa dan                  a lease and the classification of lease. Based on
    klasifikasi sewa. Berdasarkan evaluasi tersebut,                such evaluation, management determined that the
    manajemen menentukan perjanjian mengandung                      arrangement contains a lease as fulfilment of the
    sewa karena pemenuhan perjanjian bergantung                     arrangement is dependent on the use of a specific
    pada penggunaan aset spesifik atau aset (aset) dan              asset or assets (the asset) and the arrangement
    perjanjian menyatakan hak untuk menggunakan                     conveys a right to use the asset.
    aset.

    Wayang Windu                                                    Wayang Windu

    Manajemen mengklasifikasikan sewa yang berasal                  Management classifies the lease arise from
    dari perjanjian kontraktual dengan Wayang Windu                 contractual arrangement of Wayang Windu as
    sebagai sewa operasi berdasarkan evaluasi                       operating    lease     based     on  management’s
    manajemen bahwa perjanjian tidak memindahkan                    evaluation that the arrangement does not transfer
    risiko dan hak tidak terduga secara substansial ke              substantially all the risks and rewards incidental to
    kepemilikan.                                                    ownership.

    Salak dan Darajat                                               Salak and Darajat

    Manajemen mengklasifikasikan sewa yang berasal                  Management classifies the lease arise from
    dari perjanjian kontraktual dengan Salak dan                    contractual arrangements of Salak and Darajat as
    Darajat sebagai sewa keuangan berdasarkan                       finance lease based on management’s evaluation
    evaluasi     manajemen      bahwa     perjanjian                that the arrangement transfer substantially all the
    memindahkan risiko dan hak tidak terduga secara                 risks and rewards incidental to ownership.
    substansial ke kepemilikan.




                                                           - 66 -
                                                       275
Page 296
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                            Key Sources of Estimation Uncertainty

    Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                     The key assumptions concerning future and other
    utama ketidakpastian estimasi lainnya pada akhir                key sources of estimation uncertainty at the end
    periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan              of the reporting period, that have a significant risk
    yang    mengakibatkan     penyesuaian      material             of causing a material adjustment to the carrying
    terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam              amounts of assets and liabilities within the next
    periode pelaporan berikutnya dijelaskan di bawah                financial year are discussed below:
    ini:

    Rugi   Penurunan    Nilai       Pinjaman      yang              Impairment Loss on Loans and Receivables
    Diberikan dan Piutang

    Grup menilai penurunan nilai pinjaman yang                      The Group assesses its loans and receivables for
    diberikan dan piutang pada setiap tanggal                       impairment at each reporting date. In determining
    pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi                         whether an impairment loss should be recorded in
    penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi,                  profit or loss, management makes judgment as to
    manajemen membuat penilaian, apakah terdapat                    whether there is an objective evidence that loss
    bukti objektif bahwa kerugian telah terjadi.                    event has occurred. Management also makes
    Manajemen     juga    membuat    penilaian   atas               judgment as to the methodology and assumptions
    metodologi dan asumsi untuk memperkirakan                       for estimating the amount and timing of future
    jumlah dan waktu arus kas masa depan yang                       cash flows which are reviewed regularly to reduce
    direviu   secara    berkala  untuk    mengurangi                any difference between loss estimate and actual
    perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian                 loss. The carrying amount of trade accounts
    aktualnya. Nilai tercatat piutang usaha yang                    receivable, which mainly consist the Group’s loans
    merupakan bagian terbesar dari pinjaman yang                    and receivables is disclosed in Notes 7, 8 and 9.
    diberikan   dan    piutang  diungkapkan    dalam
    Catatan 7, 8 dan 9.

    Piutang Sewa Pembiayaan                                         Finance Lease Receivable

    Piutang sewa pembiayaan SEGSPL dan SEGD                         The finance lease receivable balance of SEGSPL
    adalah sama dengan nilai pembayaran sewa                        and SEGD is equal to the minimum lease
    minimum pembiayaan ditambah dengan semua                        payments plus any unguaranteed residual value
    nilai residu yang tidak dijamin yang menjadi hak                accruing to the lessor discounted at the interest
    lessor yang didiskontokan dengan suku bunga                     rate implicit in the lease. Minimum lease payments
    implisit dalam sewa. Pembayaran sewa minimum                    of the lease are the payments over the JOC and
    dari sewa adalah pembayaran selama masa JOC                     ESC terms that PLN is required to make, excluding
    dan ESC yang wajib dibayarkan oleh PLN, tidak                   contingent escalation in prices (for example,
    termasuk kontinjensi kenaikan harga (sebagai                    inflation adjustments), costs for production of
    contoh, penyesuaian inflasi), biaya produksi dari               electricity, operation and maintenance services
    listrik, jasa operasi dan perawatan dan pajak. Pada             and taxes. In essence, the minimum lease
    dasarnya, pembayaran sewa minimum merupakan                     payments represent the compensation for costs of
    kompensasi atas biaya modal yang diinvestasikan                 capital invested by SEGSPL and SEGD to construct
    oleh SEGSPL dan SEGD untuk membangun dan                        and develop the Power Plant only. Under the ESC,
    mengembangkan          pembangkit    listrik   saja.            SEGSPL and SEGD only receive one payment for
    Berdasarkan ESC, SEGSPL dan SEGD hanya                          all of their services.
    menerima satu pembayaran untuk semua jasanya.

    Nilai tercatat dari piutang sewa       pembiayaan               The carrying amount of finance lease receivable is
    diungkapkan dalam Catatan 9.                                    disclosed in Note 9.

    Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan                           Allowance for Decline in Value of Inventories

    Grup    membuat    penyisihan   penurunan     nilai             The Group provides allowance for decline in value
    persediaan berdasarkan estimasi persediaan yang                 of inventories based on estimated future usage of
    digunakan pada masa mendatang. Walaupun                         such inventories. While it is believed that the
    asumsi yang digunakan dalam mengestimasi                        assumptions used in the estimation of the
    penyisihan penurunan nilai persediaan telah sesuai              allowance for decline in value of inventories are
    dan wajar, namun perubahan signifikan atas                      appropriate and reasonable, significant changes in
    asumsi ini akan berdampak material terhadap                     these assumptions may materially affect the
    penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada                assessment of the allowance for decline in value of
    akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha Grup.                    inventories, which ultimately will impact the result
    Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam                     of the Group’s operations. The carrying amount of
    Catatan 10.                                                     inventories is disclosed in Note 10.




                                                           - 67 -
                                                       276
Page 297
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Perkiraan Cadangan          dan    Sumber      Daya              Hydrocarbon         Reserve        and      Resource
    Hidrokarbon                                                      Estimates

    Aset produksi minyak dan gas bumi disusutkan                     Oil and gas production assets are depreciated on a
    berdasarkan UOP dengan tarif yang dihitung                       unit of production basis at a rate calculated by
    berdasarkan      cadangan      terbukti      yang                reference to total proved developed and
    dikembangkan dan belum dikembangkan yang                         undeveloped reserves determined in accordance
    ditentukan sesuai dengan peraturan Society of                    with Society of Petroleum Engineers rules and
    Petroleum Engineers dan memasukkan estimasi                      incorporating the estimated future cost of
    biaya   masa    depan untuk mengembangkan                        developing those reserves. The Group estimates
    cadangan tersebut. Grup mengestimasi cadangan                    its commercial reserves based on information
    komersialnya    berdasarkan    informasi     yang                compiled by appropriately qualified persons
    dikumpulkan oleh orang-orang yang memenuhi                       relating to the geological and technical data on the
    syarat yang sesuai dengan data geologi dan teknis                size, depth, shape and grade of the hydrocarbon
    mengenai besaran, kedalaman, bentuk dan kadar                    body and suitable production techniques and
    bahan hidrokarbon dan teknik produksi dan tingkat                recovery     rates.   Commercial     reserves    are
    pemulihan yang sesuai. Cadangan komersial                        determined using estimates of oil in place,
    ditentukan dengan menggunakan estimasi harga                     recovery factors and future oil prices.
    minyak, faktor pemulihan dan harga minyak di
    masa depan.

    Biaya pengembangan di masa depan diestimasi                      Future development costs are estimated using
    dengan menggunakan asumsi mengenai jumlah                        assumptions as to number of wells required to
    sumur yang dibutuhkan untuk menghasilkan                         produce the commercial reserves, the cost of such
    cadangan komersial, biaya sumur dan fasilitas                    wells and associated production facilities, and
    produksi terkait, dan biaya modal lainnya. Nilai                 other capital costs. The carrying amount of oil and
    tercatat aset pengembangan dan produksi minyak                   gas development and production assets is
    dan gas diungkapkan dalam Catatan 19.                            disclosed in Note 19.

    Karena asumsi ekonomi yang digunakan dapat                       As the economic assumptions used may change
    berubah dan karena informasi geologi tambahan                    and as additional geological information is
    diperoleh selama operasi suatu lapangan, estimasi                obtained during the operation of a field, estimates
    cadangan yang dapat dipulihkan dapat berubah.                    of recoverable reserves may change. Such
    Perubahan tersebut dapat mempengaruhi posisi                     changes may impact the Group's reported
    keuangan dan hasil yang dilaporkan Grup yang                     financial position and results which include:
    meliputi:

       Nilai tercatat aset eksplorasi dan evaluasi aset,                The carrying value of exploration and
        minyak dan gas, dan aset tetap lainnya, dan                       evaluation assets, oil and gas properties, and
        goodwill      terpengaruh      karena    adanya                   other property, plant and equipment, and
        perubahan estimasi arus kas masa depan.                           goodwill may be affected due to changes in
                                                                          estimated future cash flows.

       Penyusutan dan amortisasi yang dibebankan                        Depreciation and amortization charges in profit
        pada laba rugi dapat berubah apabila beban                        or loss may change where such charges are
        tersebut ditentukan dengan menggunakan                            determined using the units of production
        metode UOP, atau bila masa manfaat dari aset                      method, or where the useful life of the related
        terkait berubah.                                                  assets change.

       Provisi untuk pembongkaran dapat berubah –                       Provisions for decommissioning may change -
        dimana     perubahan     terhadap      estimasi                   where changes to the reserve estimates affect
        cadangan mempengaruhi ekspektasi tentang                          expectations about when such activities will
        kapan kegiatan tersebut akan terjadi dan                          occur and the associated cost of these
        biaya yang terkait dengan kegiatan ini.                           activities.

    Penyusutan Unit Produksi Aset Minyak dan                         Units of Production Depreciation of Oil and
    Gas Bumi dan Fasilitas Lapangan                                  Gas Assets and Field Facilities

    Aset minyak dan gas dan fasilitas lapangan dalam                 Oil and gas properties and field facilities included in
    aset sewa operasi disusutkan menggunakan                         property on operating lease are depreciated using
    metode UOP dari total cadangan hidrokarbon                       the units of production ("UOP") method over total
    terbukti dan probable, dan dalam hal fasilitas                   proved and probable hydrocarbon reserves and, in
    lapangan, perkiraan jumlah uap yang akan                         the case of field facilities, the estimated tones of
    diproduksi selama masa dihasilkannya uap. Hal ini                steam to be produced over the generation term.
    menyebabkan        biaya  penyusutan/amortisasi                  This results in a depreciation/amortization charge
    sebanding dengan deplesi sisa produksi yang                      proportional to the depletion of the anticipated
    diharapkan dari lapangan.                                        remaining production from the field.




                                                            - 68 -
                                                        277
Page 298
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Setiap umur ekonomis, yang dinilai setiap tahun,                  Each items' life, which is assessed annually, has
    dievaluasi      dengan         mempertimbangkan                   regard to both its physical life limitations and to
    keterbatasan umur secara fisik dan terhadap                       present assessments of economically recoverable
    penilaian masa kini atas nilai ekonomis cadangan                  reserves of the field at which the asset is located.
    yang dapat dipulihkan pada lapangan dimana aset                   These calculations require the use of estimates and
    tersebut berada. Perhitungan ini memerlukan                       assumptions, including the amount of recoverable
    estimasi dan asumsi, termasuk jumlah cadangan                     reserves    and    estimates    of  future    capital
    yang    dapat   dipulihkan dan estimasi atas                      expenditure. The calculation of the UOP rate of
    pengeluaran modal yang akan datang. Perhitungan                   depreciation could be impacted to the extent that
    tingkat penyusutan UOP dapat terpengaruh apabila                  actual production in the future is different from
    produksi aktual di masa mendatang berbeda                         current forecast production based on total proved
    dengan estimasi produksi saat ini yang didasarkan                 and    probable    reserves,    or  future    capital
    pada total cadangan terbukti dan probable, atau                   expenditure estimates changes. Changes to proved
    estimasi pengeluaran modal yang berubah.                          developed and undeveloped reserves could arise
    Perubahan terhadap cadangan terbukti yang sudah                   due to changes in factors or assumptions used in
    dikembangkan dan yang belum dikembangkan                          estimating reserves, including:
    dapat timbul karena perubahan faktor atau asumsi
    yang digunakan dalam memperkirakan cadangan,
    termasuk:

       Dampak     cadangan   terbukti yang telah                        The    effect on   proved    developed  and
        dikembangkan dan yang belum dikembangkan                          undeveloped reserves of differences between
        dari perbedaan antara harga komoditas aktual                      actual commodity prices and commodity price
        dan asumsi harga komoditas; atau                                  assumptions; or

       Masalah    operasional     yang    tidak    dapat                Unforeseen operational issues.
        diprediksi

    Perubahan dicatat secara prospektif.                              Changes are accounted for prospectively.

    Nilai tercatat aset minyak dan gas bumi dan                       The carrying amount of oil and gas properties and
    fasilitas lapangan diungkapkan dalam Catatan 19                   field facilities are disclosed in Note 19 and 20.
    dan 20.

    Pemulihan Aset Minyak dan Gas Bumi                                Recoverability of Geothermal, Oil and Gas
                                                                      Assets

    Grup menilai setiap aset atau UPK (tidak termasuk                 The Group assesses each asset or CGU (excluding
    goodwill, yang dinilai setiap tahun terlepas dari ada             goodwill, which is assessed annually regardless of
    atau tidaknya indikator) pada setiap periode                      indicators) at each reporting period to determine
    pelaporan untuk menentukan apakah ada indikasi                    whether any indication of impairment exists. Where
    penurunan      nilai.   Apabila   terdapat    indikasi            an indicator of impairment exists, a formal
    penurunan nilai, estimasi formal atas jumlah                      estimation of the recoverable amount is made,
    terpulihkan dilakukan yang merupakan mana yang                    which is considered to be the higher of fair value
    lebih tinggi antara dari nilai wajar dikurangi biaya              less costs of disposal and value in use. These
    pelepasan     dan     nilai   pakai.   Penilaian   ini            assessments require the use of estimates and
    memerlukan penggunaan estimasi dan asumsi                         assumptions such as long-term oil prices
    seperti     harga      minyak     jangka      panjang             (considering current and historical prices, price
    (mempertimbangkan harga terkini dan historis,                     trends and related factors), discount rates,
    tren harga dan faktor terkait), tingkat diskonto,                 operating costs, future capital requirements,
    biaya operasi, kebutuhan modal masa depan,                        decommissioning costs, exploration potential,
    biaya pembongkaran, potensi eksplorasi, cadangan                  reserves and operating performance (which
    dan kinerja operasi (termasuk volume produksi                     includes production and sales volumes).
    dan penjualan).

    Estimasi dan asumsi tersebut bergantung pada                      These estimates and assumptions are subjected to
    risiko dan ketidakpastian. Oleh karena itu, ada                   risk and uncertainty. Therefore, there is a
    kemungkinan bahwa perubahan dalam keadaan                         possibility that changes in circumstances will
    akan mempengaruhi proyeksi ini, yang dapat                        impact these projections, which may impact the
    mempengaruhi jumlah aset dan/atau UPK yang                        recoverable amount of assets and/or CGUs.
    dapat dipulihkan.




                                                             - 69 -
                                                         278
Page 299
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Nilai wajar ditentukan dengan jumlah yang akan                  Fair value is determined as the amount that would
    diperoleh dari penjualan aset dalam transaksi                   be obtained from the sale of the asset in an arm's
    wajar (arm’s length transaction) antara pihak-                  length transaction between knowledgeable and
    pihak yang memiliki pengetahuan dan bersedia.                   willing parties. Fair value for oil and gas assets is
    Nilai wajar aset minyak dan gas pada umumnya                    generally determined as the present value of
    ditentukan sebagai nilai sekarang dari perkiraan                estimated future cash flows arising from the
    arus kas masa yang akan datang yang timbul dari                 continued use of the assets, which includes
    penggunaan aset secara terus-menerus, yang                      estimates such as the cost of future expansion
    mencakup estimasi seperti biaya rencana ekspansi                plans and eventual disposal, using assumptions
    di masa depan dan pelepasan di masa depan,                      that an independent market participant may take
    dengan menggunakan asumsi bahwa ada peserta                     into account. Cash flows are discounted to their
    pasar yang independen yang bisa ikut serta. Arus                present value using a discount rate that reflects
    kas didiskontokan ke nilai sekarang dengan                      current market assessments of the time value of
    menggunakan         tingkat    diskonto     yang                money and the risks specific to the asset.
    mencerminkan penilaian pasar saat ini terhadap                  Management has assessed its CGUs as being an
    time value of money dan risiko yang spesifik                    individual field, which is the lowest level for which
    terhadap aset. Manajemen telah menilai UPK-nya                  cash inflows are largely independent of those of
    secara   individual, yang merupakan tingkat                     other assets.
    terendah dimana sebagian besar arus masuk
    independen terhadap aset lain.

    Nilai tercatat aset minyak dan gas bumi, aset sewa              The carrying amount of oil and gas properties,
    operasi dan unproved properties diungkapkan                     property on operating lease and unproved
    dalam Catatan 19, 20 dan 23.                                    properties are disclosed in Notes 19, 20 and 23.

    Estimasi Cadangan Panas Bumi                                    Reserve Estimation

    Manajemen menentukan estimasi masa manfaat                      Management determines the estimated useful lives
    dan biaya penyusutan yang terkait atas well-                    and related depreciation charges for the Group’s
    related     facilities milik  Grup.     Manajemen               well-related facilities. Management uses the
    menggunakan cadangan geologi (panas bumi)                       geological reserves as the basis for depreciating its
    sebagai basis untuk menyusutkan well-related                    well-related facilities. In order to estimate the
    facilities. Untuk mengestimasi cadangan, asumsi                 reserves, assumptions are required about a range
    diperlukan atas berbagai faktor geologi, teknis dan             of geological, technical and economic factors,
    ekonomi,      termasuk   masa    kontrak,   jumlah              including contract periods, production quantities,
    produksi, teknik produksi dan biaya produksi.                   production techniques, and production costs.

    Karena asumsi ekonomi yang digunakan untuk                      Because the economical assumptions used to
    mengestimasi cadangan bervariasi dari satu                      estimate reserves vary from period to period and
    periode ke periode lainnya dan karena data geologi              because additional geological data is generated
    tambahan dihasilkan selama operasi berlangsung,                 during the course of operations, estimates of
    perkiraan cadangan dapat berubah dari periode ke                reserves may change from period to period.
    periode.   Perubahan     dalam   cadangan    yang               Changes in reported reserves may affect the
    dilaporkan dapat mempengaruhi hasil keuangan                    Company’s financial results and financial position in
    dan posisi keuangan Grup dalam beberapa hal,                    a number of ways, including the carrying values of
    termasuk nilai tercatat dari well-related facilities            the well-related facilities which may be affected
    yang mungkin akan terpengaruh karena adanya                     due to changes in depreciation charges that were
    perubahan biaya penyusutan yang dihitung                        calculated on a unit of production basis.
    berdasarkan UOP.

    Oleh karena itu, manajemen telah menggunakan                    Therefore, management has used the residual
    metode    nilai  residu   untuk    memperkirakan                value method to estimate the split between the
    pembagian antara nilai yang diterima untuk                      consideration received for financing activities to
    aktivitas pendanaan untuk menentukan jumlah                     determine the amount applicable to the finance
    yang tersedia untuk piutang sewa pembiayaan dan                 lease receivable and revenues for operating and
    pendapatan untuk aktivitas operasi dan perawatan.               maintenance activities. Management estimated the
    Manajemen memperkirakan bahwa nilai bersih                      net present value of the finance lease receivable at
    sekarang dari piutang sewa pembiayaan berada                    an amount not to exceed the capital costs spent to
    pada jumlah yang tidak lebih dari biaya kapital                 construct    and   develop    the    Power    Plant.
    yang telah digunakan untuk membangun dan                        Judgements and estimates are used to estimate
    mengembangkan pembangkit listrik. Pertimbangan                  the split between the different components of the
    dan perkiraan digunakan untuk memperkirakan                     consideration received from PLN and to estimate
    pembagian antara nilai komponen yang diterima                   the constant rate of return used to discount the
    oleh PLN dan untuk memperkirakan tingkat                        minimum lease payments.
    pengembalian       yang      digunakan      untuk
    mendiskontokan pembayaran sewa minimum.




                                                           - 70 -
                                                       279
Page 300
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Ketika piutang sewa pembiayaan diakui, saldonya                   Once the finance lease receivable is recognized at
    tidak perlu untuk diukur ulang kecuali ada                        inception, the balance does not need to be
    amendemen yang penting pada JOC dan ESC, yang                     subsequently re-measured unless there are
    mana manajemen perlu untuk melakukan penilaian                    significant amendments made to the JOC and ESC,
    ulang atas model sewa pembiayaan.                                 at which time management needs to re-assess its
                                                                      finance lease model.

    Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti                           The Estimated Useful Lives of Investment
    Investasi, Aset Tetap, Aset Sewa Operasi Dan                      Properties, Property, Plant and Equipment,
    Periode Amortisasi Aset Tanaman                                   Property    on    Operating     Lease    And
                                                                      Amortization Period of Plantation Assets

    Masa manfaat setiap properti investasi, aset tetap,               The useful life of each item of the Group’s
    aset sewa operasi dan periode amortisasi aset                     investment     properties,  property,    plant and
    tanaman Grup ditentukan berdasarkan kegunaan                      equipment, property on operating lease and
    yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut.                    amortization period of plantation assets, are
    Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis               estimated based on the period over which the
    internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa                   asset is expected to be available for use. Such
    manfaat dan periode amortisasi setiap aset direviu                estimation is based on internal technical evaluation
    secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan                 and experience with similar assets. The estimated
    berbeda dengan estimasi sebelumnya karena                         useful life and amortization period of each asset is
    keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum                    reviewed periodically and updated if expectations
    atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset.                    differ from previous estimates due to physical wear
    Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi                    and tear, technical or commercial obsolescence and
    dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara                         legal or other limits on the use of the asset. It is
    signifikan oleh perubahan atas jumlah serta                       possible, however, that future results of operations
    periode pencatatan biaya yang diakibatkan karena                  could be materially affected by changes in the
    perubahan faktor yang disebutkan di atas.                         amounts and timing of recorded expenses brought
                                                                      about by changes in the factors mentioned above.

    Perubahan masa manfaat properti investasi, aset                   A change in the estimated useful life of any item of
    tetap, aset sewa operasi dan periode amortisasi                   investment    properties,  property,     plant and
    aset tanaman dapat mempengaruhi jumlah biaya                      equipment, property on operating lease and
    penyusutan dan amortisasi yang diakui dan                         amortization period of plantation assets would
    penurunan nilai tercatat aset tersebut.                           affect the recorded depreciation and amortization
                                                                      expense and decrease the carrying amount of
                                                                      these assets.

    Nilai tercatat aset tanaman, properti investasi, aset             The carrying amounts of plantation assets,
    tetap dan aset sewa operasi diungkapkan dalam                     investment property, and property, plant and
    Catatan 16, 17, 18 dan 20.                                        equipment and property on operating lease are
                                                                      disclosed in Notes 16, 17, 18 and 20.

    Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                                    Post-Employment Benefits Obligation

    Penentuan       liabilitas imbalan    pasca   kerja               The    determination    of   provision    for  post-
    tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang                    employment benefits obligation is dependent on
    digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah                   selection of certain assumptions used by actuaries
    liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk                     in calculating such amounts. Those assumptions
    antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan                 include among others, discount rate and rate of
    gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup akan                salary increase. Actual results that differ from the
    diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan                  Group’s    assumptions     recognized     as   other
    akan berpengaruh terhadap jumlah liabilitas.                      comprehensive income and affect the recognized
    Walaupun asumsi Grup dianggap tepat dan wajar,                    expense and recorded provision. While it is
    namun perubahan signifikan dalam asumsi yang                      believed that the Group’s assumptions are
    digunakan dapat berpengaruh secara signifikan                     reasonable and appropriate, significant differences
    terhadap liabilitas imbalan pasca kerja Grup.                     in actual results or significant changes in
                                                                      assumptions may materially affect the Group’s
                                                                      provision for post-employment benefits obligation.

    Nilai tercatat dari liabilitas imbalan pasca kerja dan            The carrying amount of post-employment benefits
    asumsi aktuarial diungkapkan dalam Catatan 29.                    obligation and the actuarial assumptions are
                                                                      disclosed in Note 29.




                                                             - 71 -
                                                         280
Page 301
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Kontinjensi                                                     Contingencies

    Berdasarkan sifatnya, kontinjensi hanya akan                    By their nature, contingencies will only be resolved
    terselesaikan bila satu atau lebih peristiwa di masa            when one or more future events occur or fail to
    depan terjadi atau gagal terjadi. Penilaian                     occur. The assessment of contingencies inherently
    kontinjensi secara inheren melibatkan pelaksanaan               involves the exercise of significant judgments and
    penilaian dan perkiraan signifikan dari hasil                   estimates of the outcome of future events.
    peristiwa di masa depan.

    Perpajakan                                                      Taxation

    Berdasarkan       Undang-Undang        Perpajakan               Under the tax laws of Indonesia, the Group
    Indonesia, Grup melaporkan pajak berdasarkan                    submits tax returns on the basis of self-
    sistem self-assessment. Fiskus dapat menetapkan                 assessment. The tax authorities may assess or
    atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka                 amend taxes within the statute of limitation under
    waktu tertentu sesuai dengan peraturan yang                     prevailing regulations. The Group has exposure to
    berlaku. Grup memiliki eksposur terhadap pajak                  income taxes since significant judgment is involved
    penghasilan karena terkait pertimbangan yang                    in determining the Group’s provision for income
    signifikan dalam menetapkan provisi pajak                       taxes. There are certain transactions and
    penghasilan    Grup.   Terdapat   transaksi   dan               computations      for  which    the  ultimate     tax
    perhitungan tertentu yang penetapan akhir                       determination is uncertain during the ordinary
    pajaknya tidak pasti selama kegiatan usaha                      course of business. The Group recognizes liabilities
    normal. Grup mengakui liabilitas atas masalah                   for expected tax issues based on estimates of
    pajak yang diharapkan berdasarkan estimasi                      whether additional taxes will be due. Where the
    tambahan pajak yang jatuh tempo. Bila hasil final               final tax outcome of these matters is different from
    pajak atas masalah-masalah ini berbeda dengan                   the amounts that were initially recognized, such
    jumlah yang telah diakui, perbedaan tersebut akan               differences will impact the income tax and deferred
    berpengaruh pada pajak penghasilan pada periode                 tax provisions in the period in which such
    dimana penetapan terjadi.                                       determination is made.

    Setelah penerapan ISAK 34 (Catatan 2a), SEGHPL                  Upon adoption of the ISAK 34 (Note 2a), SEGHPL
    mempertimbangkan           apakah        terdapat               considered whether it has any uncertain tax
    ketidakpastian posisi pajak, terutama yang                      positions, particularly those relating to outstanding
    berkaitan dengan temuan audit pemerintah                        government audit findings (Note 50). SEGHPL
    (Catatan 50). SEGHPL menentukan, berdasarkan                    determined, based on its assessment and the latest
    penilaiannya dan posisi sengketa terbaru bahwa                  dispute position that it is highly probable that
    banding SEGHPL kemungkinan besar akan diterima                  SEGHPL’s appeal will be accepted by the Supreme
    oleh Mahkamah Agung, karena SEGHPL telah                        Court, as SEGHPL has consistently applied the
    secara konsisten menerapkan kerangka kerja                      accounting framework as stipulated in the JOC. As
    akuntansi seperti yang diatur dalam JOC. Dengan                 such, SEGHPL evaluated ISAK 34 and determined
    demikian, SEGHPL mengevaluasi ISAK 34 dan                       that the adoption of ISAK 34 did not have a
    menetapkan bahwa penerapan ISAK 34 tidak                        significant impact on SEGHPL’s consolidated
    memiliki dampak signifikan pada laporan keuangan                financial statements.
    konsolidasian SEGHPL.

    Jumlah tercatat pajak dibayar dimuka, tagihan                   The carrying amount of the Group’s prepaid taxes,
    restitusi pajak, utang pajak, aset/liabilitas pajak             claim for tax refund, taxes payable, deferred tax
    tangguhan dan klaim audit pemerintah Grup                       assets/liabilities and government audit claim are
    diungkapkan di Catatan 11, 22, 26, 42 dan 50n.                  disclosed in Notes 11, 22, 26, 42 and 50n.

    Alokasi harga pembelian dan penurunan nilai                     Purchase price        allocation    and    goodwill
    goodwill                                                        impairment

    Akuntansi     akuisisi   mewajibkan     penggunaan              Acquisition accounting requires extensive use of
    ekstensif estimasi akuntansi untuk mengalokasikan               accounting estimates to allocate the purchase price
    harga pembelian dalam memastikan nilai wajar                    to the reliable fair market values of the assets and
    asset dan liabilitas yang dibeli, termasuk asset tak            liabilities purchased, including intangible assets.
    berwujud. Berdasarkan PSAK 22 (Revisi 2010),                    Under PSAK No. 22 (Revised 2010), “Business
    “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan             Combinations”, goodwill is not amortized and is
    merupakan subyek uji penurunan nilai.                           subject to an annual impairment testing.

    Uji penurunan nilai dilakukan ketika terdapat                   Impairment test is performed when certain
    indikator   penurunan    nilai   tertentu.  Dalam               impairment indicators are present. In case of
    kaitannya dengan goodwill dan asset tak berwujud,               goodwill and intangible assets, such asset is
    asset tersebut adalah subyek uji penurunan nilai                subject to annual impairment test and whenever
    secara tahunan dan juga bila terdapat indikasi                  there is an indication that such asset may be
    bahwa asset tersebut memiliki kemungkinan                       impaired; management uses its judgment in
    penurunan     nilai;  manajemen       menggunakan               estimating the recoverable value and determining
    pertimbangannya      dalam     mengestimasi   nilai             the amount of impairment.
    terpulihkan dan menentukan besaran penurunan
    nilai.




                                                           - 72 -
                                                       281
Page 302
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                               FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                            AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                           DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


5.   EKUITAS ENTITAS ANAK YANG BERASAL DARI                                         5.     EQUITY IN SUBSIDIARIES RESULTING FROM
     KOMBINASI BISNIS SEPENGENDALI                                                         BUSINESS COMBINATION UNDER COMMON
                                                                                           CONTROL

     Pada 7 Juni 2018, Perusahaan memperoleh                                               On June 7, 2018, the Company acquired ownership
     kepemilikan saham atas SEGHPL grup yang                                               interest in SEGHPL group which is previously owned
     sebelumnya dimiliki oleh Prajogo Pangestu, selaku                                     by Prajogo Pangestu, the major shareholder of the
     pemegang saham utama Perusahaan. Akuisisi ini                                         Company. This acquisition constituted a business
     merupakan kombinasi bisnis antara entitas                                             combination among entities under common control
     sepengendali dan diperlakukan dengan cara yang                                        and has been accounted in a manner similar to the
     sama dengan metode penyatuan kepemilikan.                                             pooling of interest method. For presentation
     Untuk tujuan penyajian, ekuitas SEGHPL pada                                           purposes, the equity of SEGHPL as of December 31,
     tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 disajikan                                           2017 and 2016 are presented as “Equity in
     dalam akun “Ekuitas entitas anak yang berasal dari                                    subsidiaries resulting from business combination
     kombinasi bisnis sepengendali” dalam laporan                                          under common control” in the consolidated
     posisi keuangan konsolidasian.                                                        statements of financial position.


6.   KAS DAN SETARA KAS                                                             6.      CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                                  30 Juni/         31 Desember/     31 Desember/       31 Desember/
                                                  June 30,         December 31,     December 31,       December 31,
                                                   2019                2018               2017             2016
                                                 US$ '000            US$ '000            US$ '000        US$ '000

     Kas                                                     170              160                183              118   Cash on hand
     Bank - pihak ketiga                                                                                                Cash in banks - third parties
       Rupiah                                                                                                             Rupiah
          PT Bank DBS Indonesia                       17.911               9.519             26.615           12.398         PT Bank DBS Indonesia
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               11.909              16.521             10.512            6.010         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          Bangkok Bank Public                                                                                                Bangkok Bank Public
             Company Limited                            5.479              4.541                 79               42            Company Limited
          PT Bank Central Asia Tbk                      3.309              4.668             13.313            5.958         PT Bank Central Asia Tbk
          Lainnya                                       5.038              4.103             10.277            4.478         Others
       Dolar Amerika Serikat                                                                                              U.S. Dollar
          PT Bank DBS Indonesia                      100.037              78.921             87.439           96.217         PT Bank DBS Indonesia
          PT Bank Central Asia Tbk                    31.880              31.390             23.811           30.865         PT Bank Central Asia Tbk
          Bank DBS Ltd. Cabang                                                                                               Bank DBS Ltd. Singapore
             Singapura                                26.877              39.613             72.230           39.709             Branch
          PT Bank Negara Indonesia                                                                                              PT Bank Negara Indonesia
             (Persero) Tbk                            15.393              15.433              1.210              693            (Persero) Tbk
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                13.734               6.281              7.074           12.198         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         Bangkok Bank Public                                                                                                 Bangkok Bank Public
             Company Limited                          13.325              16.650              8.774            2.078            Company Limited
         PT Bank Danamon Indonesia Tbk                 8.247               6.963             14.103           19.428         PT Bank Danamon Indonesia Tbk
         The Hongkong and Shanghai                                                                                           The Hongkong and Shanghai
             Banking Corporation                                                                                                Banking Corporation
             Limited (HSBC))                                 573              493            12.819           38.312            Limited (HSBC))
         Lainnya (masing-masing                                                                                              Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                 17.011              12.499              9.282           45.513            of total)
       Mata uang asing lainnya                            56                  54                 56               52       Other foreign currencies
     Deposito berjangka - pihak ketiga                                                                                  Time deposits - third parties
       Rupiah                                                                                                              Rupiah
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  1.933              1.657              1.771           11.001         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT QNB Indonesia Tbk                             990                414              1.329                -         PT QNB Indonesia Tbk
         Lainnya                                        3.357              1.287                  -            2.955         Others
       Dolar Amerika Serikat                                                                                               U.S. Dollar
         BNP Paribas                                 128.000             110.000            125.000                -         BNP Paribas
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               122.000              70.000             20.071                -         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT Bank Danamon Indonesia Tbk               106.000             124.000            140.000           10.000         PT Bank Danamon Indonesia Tbk
         Bangkok Bank Public Company Limited          60.000             120.000            175.000                -         Bangkok Bank Public Company Limited
         Bank DBS Indonesia                                -              35.000             90.000                -         Bank DBS Indonesia
         Lainnya (masing-masing                                                                                              Others (each below 5%
             di bawah 5% dari jumlah)                 27.000              90.405             55.300           72.709            of total)

     Jumlah                                          720.229             800.572            906.248          410.734    Total


     Tingkat bunga deposito berjangka                                                                                   Interest rates per annum on time
        per tahun                                                                                                          deposits
        Rupiah                                 4,50% - 8,00%       4,25% - 7,75%    3,50% - 9,00%      5,50% - 9,50%       Rupiah
        Dolar Amerika Serikat                  2,00% - 2,95%       1,30% - 2,95%    0,40% - 2,75%      0,25% - 4,30%       U.S. Dollar




                                                                              - 73 -
                                                                          282
Page 303
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

7.   PIUTANG USAHA – BERSIH                                               7.    TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE - NET

                                               30 Juni/    31 Desember/   31 Desember/    31 Desember/
                                              June 30,     December 31,   December 31,    December 31,
                                                2019           2018           2017            2016
                                              US$ '000       US$ '000       US$ '000        US$ '000
     a. Berdasarkan pelanggan                                                                            a. By Debtors
        Pihak berelasi                                                                                      Related party
           PT Synthetic Rubber Indonesia          8.592          8.000               -              -         PT Synthetic Rubber Indonesia
        Pihak ketiga                                                                                        Third parties
           Lokal                                188.247        201.269         243.183        151.983         Local
           Ekspor                                34.406         40.365          66.521         41.459         Export

          Jumlah                                222.653        241.634         309.704        193.442         Total
          Cadangan kerugian penurunan nilai        (243)          (243)           (243)          (118)        Allowance for impairment losses

          Bersih                                222.410        241.391         309.461        193.324         Net

       Jumlah                                   231.002        249.391         309.461        193.324      Total

     b. Umur piutang usaha yang tidak                                                                    b. Aging of trade accounts receivable
          diturunkan nilainya:                                                                                not impaired:
        Belum jatuh tempo                       211.464        219.688         289.273        181.801       Not yet due
        Sudah jatuh tempo                                                                                   Past due
            1 - 30 hari                          10.966         28.937          19.340         11.143           1 - 30 days
            > 30 hari                             8.572            766             848            380           > 30 days

       Bersih                                   231.002        249.391         309.461        193.324      Net

     c. Berdasarkan Mata Uang                                                                            c. By Currency
        Rupiah                                  105.206        113.322         139.721         97.726       Rupiah
        Dolar Amerika Serikat                   126.039        136.312         169.983         95.716       U.S. Dollar

       Jumlah                                   231.245        249.634         309.704        193.442      Total
       Cadangan kerugian penurunan nilai           (243)          (243)           (243)          (118)     Allowance for impairment losses

       Bersih                                   231.002        249.391         309.461        193.324      Net


     Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang                            The average credit period on sale of goods is
     berkisar antara 7 hingga 30 hari. Penjualan ekspor                        between 7 to 30 days. Export sales are usually
     biasanya dilakukan dengan menggunakan fasilitas                           supported by Letter of Credit. No interest is
     Letter of Credit. Tidak ada bunga yang dibebankan                         charged for receivables not yet due.
     untuk piutang yang belum jatuh tempo.

     Cadangan kerugian penurunan nilai piutang diakui                          Allowance for impairment losses is recognized
     terhadap piutang usaha, berdasarkan jumlah                                against trade receivables, based on the estimated
     estimasi yang tidak terpulihkan yang ditentukan                           irrecoverable amounts determined by reference to
     dengan mengacu pada pengalaman masa lalu pihak                            past default experience of the counterparty and an
     lawan dan analisis posisi keuangan kini pihak                             analysis of the counterparty’s current financial
     lawan.                                                                    position.

     Sebelum menerima pelanggan baru, Grup akan                                Before accepting any new customer, the Group will
     menelaah apakah calon pelanggan memenuhi                                  assess whether the potential customer meets the
     persyaratan yang ditetapkan.                                              required conditions.

     Sebelum menyetujui penjualan kredit, Grup akan                            Before approving any credit sales, the Group
     memeriksa sisa batas kredit yang dapat diberikan                          checks the remaining credit limit for the respective
     kepada pelanggan tersebut. Pelanggan diharuskan                           customer. Customers are required to settle their
     untuk melunasi piutang sebelumnya, sebelum                                outstanding receivables before the new credit sales
     penjualan kredit yang baru disetujui. Diperlukan                          are approved. Approval by top level management
     otorisasi manajemen tingkat atas untuk menyetujui                         is required for credit sales above the credit limit.
     penjualan kredit yang telah melewati batas kredit.

     Piutang usaha yang diungkapkan di atas termasuk                           Trade receivables disclosed above include amounts
     jumlah yang telah lewat jatuh tempo pada akhir                            that are past due at the end of the reporting period
     periode pelaporan dimana Grup belum mengakui                              for which the Group has not recognized allowance
     cadangan kerugian penurunan nilai piutang karena                          for impairment losses because there has not been
     belum ada perubahan yang signifikan dalam                                 a significant change in credit quality and the
     kualitas kredit dan jumlah piutang masih dapat                            amounts are still considered recoverable. The
     dipulihkan. Grup tidak memiliki jaminan atau                              Group does not hold any collateral or other credit
     peningkatan kredit lainnya atas piutang dan juga                          enhancements over these balances nor does it
     tidak memiliki hak hukum yang saling hapus                                have a legal right of offset against any amounts
     dengan setiap jumlah yang terhutang oleh Grup                             owed by the Group to the counterparty.
     kepada pihak lawan.



                                                                  - 74 -
                                                                283
Page 304
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                           FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                        AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                       DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


     Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha,                        In determining the recoverability of a trade
     Grup mempertimbangkan setiap perubahan dalam                          receivable, the Group considers any change in the
     kualitas kredit piutang usaha dari tanggal awal                       credit quality of the trade receivable from the date
     kredit diberikan sampai dengan akhir periode                          credit was initially granted up to the end of the
     pelaporan. Konsentrasi risiko kredit terbatas                         reporting period. The concentration of credit risk
     karena basis pelanggan yang besar dan tidak                           is limited as the customer base is large and
     saling berhubungan.                                                   unrelated.

     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                         Management believes that the              allowance         for
     penurunan nilai adalah cukup.                                         impairment losses is adequate.

     Piutang       usaha      masing-masing     sebesar                    Trade receivables amounting to US$ 138,380
     US$ 138.380 ribu, US$ 154.311 ribu, US$ 203.324                       thousand, US$ 154,311 thousand, US$ 203,324
     ribu dan US$ 137.348 ribu ribu pada tanggal                           thousand and US$ 137,348 thousand as of
     30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan 2016                         June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
     digunakan sebagai jaminan secara pari passu atas                      2016, respectively, are pledged as pari passu
     fasilitas perbankan lainnya (Catatan 50a).                            collateral  for    other    banking   facilities
                                                                           (Note 50a).


8.   PIUTANG LAIN-LAIN                                              8.      OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE

                                          30 Juni/   31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                         June 30,    December 31, December 31, December 31,
                                           2019          2018         2017         2016
                                         US$ '000      US$ '000     US$ '000     US$ '000

     Piutang lain-lain - lancar                                                               Other accounts receivable - current
        Pihak ketiga - bersih               14.691        16.933         19.218       6.879     Third parties - net
        Pihak berelasi                           -            35              -           -     Related parties

     Jumlah piutang lain-lain - lancar      14.691        16.968         19.218       6.879   Total other accounts receivable - current

     Piutang lain-lain - tidak lancar                                                         Other accounts receivable - noncurrent
        Pihak ketiga                                                                            Third parties
           Piutang Pajak Pertambahan                                                               Value Added Tax (VAT)
              Nilai (PPN) - bersih          39.104        42.480         50.559      28.474           receivables - net
           Lainnya                          29.940        22.414         21.899          43        Others

       Subjumlah                            69.044        64.894         72.458      28.517     Subtotal

       Pihak berelasi                          369          243             94      276.418     Related parties

     Jumlah piutang lain-lain                                                                 Total other accounts receivable
       - tidak lancar                       69.413        65.137         72.552     304.935      - noncurrent

     Jumlah                                 84.104        82.105         91.770     311.814   Total


     Piutang lain-lain kepada pihak ketiga bersih –                       Net other accounts receivable from third parties –
     lancar merupakan jumlah yang akan dikembalikan                       current represents amounts that will be reimbursed
     oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) terkait                      from the Directorate of General Budget (DGB) in
     Bonus Produksi.                                                      relation with Production Bonus.

     Piutang PPN merupakan jumlah yang akan diganti                       Value added tax receivables will be reimbursed
     oleh Pemerintah Indonesia setelah Grup melakukan                     from the Government of Indonesia after the Group
     pembayaran      atas   bagian  Pemerintah   yang                     has commenced payments for the Government’s
     didefinisikan dalam peraturan perpajakan panas                       share which is defined in the geothermal tax
     bumi sebesar 34% dari laba operasi. Bagian                           regulation as 34% of net operating income. The
     Pemerintah akan dibayarkan setelah akumulasi rugi                    Government’s share will be payable after the tax
     fiskal    telah   digunakan    atau   kadaluarsa.                    loss carry forward has been either utilized or
     Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan                         expired. Based on the Decision Letter of Ministry of
     No. 766//KMK-04/1992 (KMK 766) dan selanjutnya                       Finance No. 766/KMK-04/1992 (KMK 766) and
     diubah oleh No. 209/KMK.04/1998, Grup dapat                          subsequently amended by No. 209/KMK.04/1998,
     meminta pengembalian PPN sampai dengan jumlah                        the Group can request for VAT refund up to the
     yang dibayarkan untuk bagian Pemerintah.                             amount paid for the Government’s share.




                                                               - 75 -
                                                             284
Page 305
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


     Penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang                       Allowance for impairment losses on non-collectible
     PPN    tidak  tertagih masing-masing     sebesar                       VAT receivables amounted to US$ 2,425 thousand,
     US$ 2.425 ribu, US$ 2.367 ribu, US$ 2.531 ribu                         US$ 2,367 thousand, US$ 2,531 thousand and
     dan US$ 2.552 ribu masing-masing pada tanggal                          US$ 2,552 thousand as of June 30, 2019,
     30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                         December 31, 2018, 2017 and 2016, respectively.

     Piutang pihak berelasi dan piutang lain-lain – tidak                   Other accounts receivables from related parties and
     lancar dari pihak ketiga tidak dijaminkan, tidak                       other accounts receivable-noncurrent from third
     dikenakan bunga, tidak memiliki persyaratan                            parties are unsecured, non-interest bearing, have
     pelunasan tertentu dan harus diselesaikan secara                       no specific repayment terms and to be settled in
     tunai. Pelunasan tidak diharapkan dalam jangka                         cash. Repayment is not expected in 12 months
     waktu 12 bulan sejak akhir periode pelaporan.                          terms after reporting period.

     Pada tanggal pelaporan, Grup tidak memiliki                            At the reporting date, the Group does not have any
     piutang, selain piutang PPN yang telah jatuh tempo                     receivables, other than VAT receivable, that are
     atau mengalami penurunan nilai, ataupun yang                           past due or impaired, or would otherwise be past
     jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan                            due but not impaired.
     nilai.


9.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                         9.     FINANCE LEASE RECEIVABLES

                                                 30 Juni/    31 Desember/ 31 Desember/
                                                June 30,     December 31, December 31,
                                                  2019           2018         2017
                                                US$ '000       US$ '000     US$ '000

     Piutang sewa pembiayaan minimum:                                                      Minimum finance lease receivables:
        Tidak lebih dari satu tahun                48.552          48.552        48.552      Not later than one year
        Lebih dari satu tahun namun tidak                                                    One year and not later than
           lebih dari lima tahun                  194.210        194.210        194.210         five years
        Lebih dari lima tahun                     796.888        821.165        869.718      Later than five years

     Piutang sewa pembiayaan kotor              1.039.650      1.063.927      1.112.480    Gross amount of finance lease receivables
     Dikurangi:                                                                            Less:
        pendapatan keuangan yang ditangguhkan    (636.768)      (658.361)      (702.060)     unearned finance income

     Jumlah tercatat piutang sewa pembiayaan      402.882        405.566        410.420    Net carrying amount lease receivables


     Nilai kini dari piutang sewa pembiayaan                                               Preset value of minimum finance lease
        minimum:                                                                              receivables:
        Tidak lebih dari satu tahun                 5.652           5.367         4.854       Under one year
        Lebih dari satu tahun namun tidak                                                     Over one year, not exceeding
           lebih dari lima tahun                   29.322         27.831         25.146          five years
        Lebih dari lima tahun                     367.908        372.368        380.420       Over five years

     Jumlah tercatat piutang sewa pembiayaan      402.882        405.566        410.420    Net carrying amount lease receivables


     Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018 dan                        As of June 30, 2019, December 31, 2018 and
     2017, piutang sewa pembiayaan yang diakui                              2017, the finance lease receivables were
     berdasarkan persyaratan JOC dan ESC Darajat dan                        recognized based on the terms of JOC and ESC of
     Salak, dimana termasuk dalam lingkup ISAK 8                            Darajat and Salak, which are included within the
     mengenai interpretasi PSAK 30 Sewa. Kontrak JOC                        scope of ISAK 8 in relation with the interpretation
     dan ESC tersebut memberikan hak eksklusif untuk                        of PSAK 30 Lease. These JOC and ESC contracts
     menggunakan pembangkit listrik yang dibangun,                          give exclusive rights for the use of power plants,
     dimiliki, dan dioperasikan oleh SEGHPL dan entitas                     which were constructed, owned and operated by
     anak hingga akhir masa kontrak.                                        SEGPHL and its subsidiaries until the end of
                                                                            contract.




                                                               - 76 -
                                                             285
Page 306
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

10. PERSEDIAAN – BERSIH                                                     10. INVENTORIES - NET

                                            30 Juni/       31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                           June 30,        December 31, December 31, December 31,
                                             2019              2018         2017         2016
                                           US$ '000          US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Petrokimia                                                                                          Petrochemical
      Barang jadi                            112.865            98.914           87.669      70.234       Finished goods
      Barang dalam proses                      9.624            12.013           11.093      12.566       Work in process
      Bahan baku                              83.098            97.194           94.194      72.900       Raw materials
      Suku cadang dan lainnya                 71.985            59.357           49.591      49.006       Spareparts and others

    Panas bumi, minyak dan gas bumi                                                                     Geothermal, oil and natural gas
      Bahan dan persediaan                    16.754            15.955           17.858       9.897       Materials and supplies

    Kayu olahan dan pendukungnya                                                                        Processed wood and associated products
      Barang jadi                                576              269              437           27        Finished goods
      Barang dalam proses                         64               67               42           55        Work in process
      Bahan baku                                 141              165              142           88        Raw materials
      Bahan pembantu, suku cadang                                                                          Other materials, spareparts and
         dan perlengkapan                        890              850              773          583           supplies
      Barang dalam perjalanan                      2                2                2            2        Materials-in-transit

    Perkebunan                                                                                          Plantation
      Barang jadi                                      -               -          1.758       2.011        Finished goods
      Pupuk                                            -               -            979         267        Fertilizers
      Bahan pembantu, suku cadang                                                                          Other materials, spareparts and
         dan perlengkapan                              -               -           640          401           supplies

    Properti                                                                                            Property
       Makanan & minuman                           18              24               36           17        Food & beverages

    Jumlah                                   296.017           284.810          265.214     218.054     Total
    Cadangan kerugian penurunan                                                                         Allowance for decline in value
      nilai persediaan                         (9.709)          (9.719)          (7.858)      (6.931)      of inventories

    Bersih                                   286.308           275.091          257.356     211.123     Net

    Persediaan panas bumi, minyak                                                                       Geothermal, oil and natural gas
      dan gas bumi jangka panjang                                                                         inventories - noncurrent
      Suku cadang dan perlengkapan            23.194            20.599           19.404       9.880       Spareparts and equipment

    Laporan laba rugi dan penghasilan                                                                   Consolidated statement of profit or loss
      komprehensif lain konsolidasian:                                                                    and other comprehensive income:
      Biaya perolehan persediaan
         diakui sebagai biaya pada                                                                        Cost of inventories recognized
         beban pokok pendapatan                                                                             as an expense in cost of revenues
         dan beban langsung                  920.383         2.163.644      1.880.008      1.444.057        and direct costs


    Mutasi   cadangan           kerugian    penurunan          nilai               Movement in allowance for decline in value of
    persediaan:                                                                    inventories are as follows:

                                            30 Juni/       31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                           June 30,        December 31, December 31, December 31,
                                             2019              2018         2017         2016
                                           US$ '000          US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Saldo awal                                 9.719             7.858            6.931       7.120     Beginning balance
    Penambahan tahun berjalan                    302             1.861              927           -     Additions during the year
    Pemulihan tahun berjalan                    (312)                -                -        (189)    Recovery during the year

    Saldo akhir                                9.709             9.719            7.858       6.931     Ending balance


    Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                                 Management believes that the allowance for decline
    penurunan nilai persediaan tersebut cukup.                                     in value of inventories is adequate.




                                                                       - 77 -
                                                                   286
Page 307
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Persediaan    sebesar   US$   270.823    ribu,                    Inventories amounting to US$ 270,823 thousand,
    US$ 260.417 ribu, US$ 237.249 ribu dan                            US$ 260,417 thousand, US$ 237,249 thousand and
    US$ 202.189 ribu masing-masing untuk tanggal                      US$ 202,189 thousand as of June 30, 2019,
    30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan 2016                     December 31, 2018, 2017 and 2016, respectively,
    digunakan    sebagai  jaminan  atas  beberapa                     are used as collateral for various long-term loans
    pinjaman jangka panjang dan fasilitas kredit                      and credit facilities (Notes 27 and 50a).
    (Catatan 27 dan 50a).

    Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018,                      As of 30 Juni 2019, December 31, 2018, 2017 and
    2017 dan 2016, persediaan telah diasuransikan                     2016, inventories along with property, plant and
    terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko                   equipment, were insured against fire, theft and
    lainnya bersamaan dengan aset tetap (Catatan 18).                 other possible risks (Note 18). Management
    Manajemen       berpendapat      bahwa       nilai                believes that the insurance coverage is adequate to
    pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                       cover possible losses to the Group.
    kemungkinan kerugian yang timbul pada Grup.


11. PAJAK DIBAYAR DIMUKA                                          11. PREPAID TAXES

                                        30 Juni/   31 Desember/   31 Desember/   31 Desember/
                                       June 30,    December 31,   December 31,   December 31,
                                         2019          2018           2017           2016
                                       US$ '000      US$ '000       US$ '000       US$ '000

    Pajak penghasilan - pasal 28A         68.922        79.745         38.851          6.223    Income tax - article 28A
    Pajak pertambahan nilai - bersih      59.068        74.953         48.055         22.165    Value added tax - net

    Jumlah                               127.990       154.698         86.906         28.388    Total


    Pada 2019, CAP dan PBI menerima Surat                              In 2019, CAP and PBI received Tax Overpayment
    Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas pajak                     Assessment Letter (SKPLB) for 2017 coprorate
    penghasilan badan tahun 2017, dan selisih                          income tax, and the difference of US$ 6,234
    dengan jumlah tercatat sebesar US$ 6.234 ribu                      thousand was recognized as other gains and
    diakui dalam akun keuntungan dan kerugian lain-                    losses.
    lain.

    Pada tahun 2018, PBI menerima SKPLB atas pajak                     In 2018, PBI received Tax Overpayment
    penghasilan badan tahun 2016, dan selisih                          Assessment Letter (SKPLB) for 2016 corporate
    dengan jumlah tercatat sebesar US$ 30 ribu                         income tax, and the difference of US$ 30 thousand
    diakui dalam akun keuntungan dan kerugian lain-                    was recognized as other gains and losses.
    lain.

    Pada tahun 2017, CAP, SMI dan PBI menerima                         In 2017, CAP, SMI and PBI received SKPLB for
    SKPLB atas pajak penghasilan badan tahun 2015,                     2015 corporate income tax, and the difference of
    dan selisih dengan jumlah tercatat masing-masing                   US$ 586 thousand, (US$ 11 thousand) and
    sebesar US$ 586 ribu, (US$ 11 ribu) dan                            (US$    1,394   thousand),    respectively, were
    (US$ 1.394 ribu) diakui dalam akun keuntungan                      recognized as other gains and losses.
    dan kerugian lain-lain.

    Pada tahun 2016, CAP, SMI dan PBI menerima                         In 2016, CAP, SMI and PBI received SKPLB for
    SKPLB atas pajak penghasilan badan tahun 2014                      2014 corporate income tax and the difference of
    dan selisih dengan jumlah tercatat sebesar                         US$ 842 thousand, were recognized as other gains
    US$ 842 ribu diakui sebagai keuntungan dan                         and losses.
    kerugian lain-lain.




                                                           - 78 -
                                                         287
Page 308
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


12. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                                                                              12. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES

                                                                                 30 Juni/              31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                                                                June 30,               December 31, December 31, December 31,
                                                                                  2019                     2018         2017         2016
                                                                                US$ '000                 US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Uang muka                                                                                                                                                                              Advances
        Supplier                                                                       64.609                    27.488                    20.942                       14.344               Suppliers
        Lain-lain                                                                          7.298                  9.900                    11.550                       10.045               Others

    Biaya dibayar dimuka                                                                                                                                                                   Prepaid expenses
       Sewa                                                                                3.141                  3.068                      1.371                       1.485                Rent
       Asuransi                                                                            2.606                  4.666                      4.539                       3.740                Insurances
        Lain-lain                                                                          3.810                  6.110                      2.958                       2.545               Others

    Jumlah                                                                             81.464                    51.232                    41.360                       32.159             Total



13. BEBAN YANG DITANGGUHKAN                                                                                                          13. DEFERRED CHARGES

                                                                                              30 Juni/            31 Desember/ 31 Desember/
                                                                                             June 30,             December 31, December 31,
                                                                                               2019                   2018         2017
                                                                                             US$ '000               US$ '000     US$ '000

     Biaya pada awal periode                                                                        37.861                   31.257                                 -       Cost at beginning of period
     Akuisisi entitas anak (Catatan 44)                                                                      -                         -              26.441                Acquisitions of subsidiaries (Note 44)
     Akuisisi kepentingan nonpengendali                                                                      -                         -                1.335               Acquisitions of non-controlling interests
     Transfer dari aset dalam penyelesaian                                                                   3                   6.604                  3.481               Transfer from construction in progress

     Biaya pada akhir periode                                                                       37.864                   37.861                   31.257                Cost at end of period

     Akumulasi amortisasi pada                                                                                                                                              Accumulated amortization at
       awal periode                                                                                   9.156                      3.696                      -                 beginning of period
     Amortisasi periode berjalan                                                                      3.044                      5.460                  3.696               Amortization for the period

     Akumulasi amortisasi pada                                                                                                                                              Accumulated amortization at
       akhir periode                                                                                12.200                       9.156                  3.696                 end of period

     Nilai tercatat                                                                                 25.664                   28.705                   27.561                Net carrying amount



14. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN                                                                                              14. INVESTMENTS IN ASSOCIATES AND JOINT
    VENTURA BERSAMA                                                                                                                      VENTURE
                                                                                                                                      Persentase kepemilikan/
                                                                                                                                      Percentage of Ownership
                                                                                                   Tempat         30 Juni/        31 Desember/    31 Desember/          31 Desember/         30 Juni/       31 Desember/     31 Desember/     31 Desember/
                        Nama Entitas /                                Aktivitas utama/         kedudukan/         June 30,        December 31,    December 31,          December 31,         June 30,       December 31,     December 31,     December 31,
                        Name of Entity                                Principal Activity        Domicile           2019              2018             2017                 2016               2019             2018             2017             2016
                                                                                                                     %                 %               %                     %               US$ '000         US$ '000         US$ '000         US$ '000
    Asosiasi & ventura bersama/Associates & joint venture:
      PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI)                               Petrokimia/                Jakarta                 45                45               45                   45                   -         8.507           23.400                32.156
                                                                       Petrochemical
      Kerjasama Ventura - Cikupa                                          Properti/                Jakarta                 70                70               70                   70               7.476         6.830            5.756                 5.535
                                                                          Property
      SCG Barito Logistic (SBL)                                       Lain-lain/Others             Jakarta                 51                51               51                       -            1.511         1.511            1.511                      -
      PT Petrogas Pantai Madura (PPM)                                Minyak dan gas/               Madura                  49                49               49                   49               1.033             970          1.245                 3.767
                                                                        Oil and gas
      PT Indo Raya Tenaga (IRT)                                       Lain-lain/Others             Jakarta                 49                49               49                       -                -                -         1.230                      -

    Entitas anak tidak dikonsolidasi/unconsolidated subsidiaries :
      PT Barito Kencanamahardika (BKM)                           Pengusahaan hutan                 Jakarta                 51                51               51                   51               5.379         8.799            5.532                 5.532
                                                                        dan industri
                                                                     pengolahan kayu/
                                                                 Logging and timber
      PT Barito Wahana Lestari (BWL)                                  Lain-lain/Others             Jakarta                   -                -                 -                 100                   -                -                -                204
      PT Wiradaya Lintas Sukses (WLS)                                 Lain-lain/Others             Jakarta                 98                98               98                   98                194              194              194                 194
      Yayasan Bakti Barito                                            Yayasan Sosial/
                                                                     Social Foundations            Jakarta                100               100              100                  100                   -                -              12                   12
    Jumlah/Total                                                                                                                                                                                   15.593        26.811           38.880                47.400




                                                                                                                          - 79 -
                                                                                                                    288
Page 309
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   SRI                                                                                            SRI

   Merupakan investasi SMI sebesar 45%. SRI                                                       Represents     investment   of   SMI    with 45%
   bergerak di bidang industri petrokimia yang                                                    ownership. SRI is engaged in petrochemical
   memproduksi karet buatan.                                                                      industries that produce synthetic rubber.

   Mutasi investasi SRI sebagai berikut:                                                          Change in investment in SRI are as follows:

                                                   2019               2018                2017               2016
                                              (Enam bulan/        (Satu tahun/        (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                               Six months)         One year )          One year )         One year )
                                                 US$ '000           US$ '000            US$ '000           US$ '000

    Saldo awal                                       8.507              23.400                32.156            38.017       Beginning balance
    Bagian rugi bersih entitas asosiasi             (8.507)            (14.893)               (8.756)           (5.861)      Share in net loss of associate

    Saldo akhir                                             -              8.507              23.400            32.156       Ending balance


    Ringkasan informasi keuangan SRI dibawah ini                                                  SRI’s summarized financial information below
    diambil dari laporan keuangan SRI yang disusun                                                represents its financial statements prepared in
    sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                                                      accordance with Indonesian Financial Accounting
    Indonesia.                                                                                    Standards.

                                                 30 Juni/         31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                                June 30,          December 31, December 31, December 31,
                                                  2019                2018         2017         2016
                                                US$ '000            US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Aset lancar                                    97.764              51.499              45.661               32.035       Current assets
    Aset tidak lancar                             502.053             501.050             439.101              330.819       Noncurrent assets
    Jumlah aset                                   599.817             552.549             484.762              362.854       Total assets


    Liabilitas jangka pendek                      140.885             109.364              77.339               60.036       Current liabilities
    Liabilitas jangka panjang                     442.859             398.859             330.000              205.937       Noncurrent liabilities
    Ekuitas                                        16.073              44.326              77.423               96.881       Equity
    Jumlah liabilitas dan ekuitas                 599.817             552.549             484.762              362.854       Total liabilities and equity


                                               2019              2018              2018                2017            2016
                                          (Enam bulan/      (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                           Six months )      Six months )       One year )          One year )      One year )
                                            US$ '000            US$ '000           US$ '000         US$ '000          US$ '000
    Pendapatan                                 50.092                      -          11.343                   -                 -    Revenue

    Rugi periode berjalan                     (28.253)            (15.377)           (33.097)           (19.434)          (13.025)    Loss for the period

    Penghasilan komprehensif lain                      -                   -                  -                -                 -    Other comprehensive income

    Jumlah penghasilan komprehensif           (28.253)            (15.377)           (33.097)           (19.434)          (13.025)    Total comprehensive income


    Rekonsiliasi dari ringkasan informasi keuangan                                                Reconciliation to the carrying amount of the
    diatas dengan jumlah tercatat dari bagian SRI yang                                            interest in SRI recognized in the consolidated
    diakui dalam laporan keuangan konsolidasian                                                   financial statements is as follows:
    adalah sebagai berikut:

                                                 30 Juni/         31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                                June 30,          December 31, December 31, December 31,
                                                  2019                2018         2017         2016
                                                US$ '000            US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Aset bersih SRI                                 16.073             44.326                 77.423            96.881       Net assets of SRI
    Proporsi bagian kepemilikan SMI                  7.233             19.947                 34.840            43.596       Proportion of SMI's ownership interest
    Eliminasi laba penjualan tanah                                                                                           Elimination of gain on sale of land
       antara CAP dan SRI                          (11.440)            (11.440)           (11.440)             (11.440)         between CAP and SRI

    Nilai tercatat bagian SMI                               -              8.507              23.400            32.156       Carrying amount of the SMI's interest




                                                                                - 80 -
                                                                               289
Page 310
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Kerjasama Ventura – Cikupa                                         Joint Venture – Cikupa

    Pada tahun 2015, PT Griya Tirta Asri (GTA), entitas                In 2015, PT Griya Tirta Asri (GTA), a subsidiary,
    anak Perusahaan, dengan PT Jabar Utama Wood                        together with PT Jabar Utama Wood Industry
    Industry melakukan perjanjian “Kerjasama Operasi                   entered into “Kerjasama Operasi Proyek Cikupa”
    Proyek Cikupa” dalam pembangunan gudang.                           for warehouse construction.

    PT Jabar Utama Wood Industry menyerahkan                           PT Jabar Utama Wood Industry will give its land
    tanah miliknya seluas kurang lebih 55 ha dan GTA                   with an area of approximately 55 ha and GTA will
    akan mengelola dan mengembangkan konstruksi                        manage and develop the warehouse construction,
    gudang, dimana kontribusi keuntungan investasi                     and gain on investment contribution are 70% and
    masing-masing pihak 70% dan 30%.                                   30%, respectively.

                                      30 Juni/     31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                     June 30,      December 31, December 31, December 31,
                                       2019            2018         2017         2016
                                     US$ '000        US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Investasi awal                        6.830          5.756        5.535        5.599    Beginning investment
    Tambahan modal disetor                   73             35           18        1.954    Additional paid-in capital
    Bagi hasil operasi                     (961)        (1.326)        (938)      (3.059)   Operational profit sharing
    Bagian laba bersih kerja                                                                Share in profit of joint
       sama ventura                       1.364          2.781        1.186          889       venture
    Selisih kurs penjabaran                 170           (416)         (45)         152    Translation adjustment

    Saldo akhir                           7.476          6.830        5.756        5.535    Ending balance


    SBL                                                                SBL
    Merupakan investasi saham pada SBL sebesar                         This represent shares investment SBL equivalent to
    51%. SBL bergerak dalam bidang pergudangan                         ownership interest of 51%. SBL activities are
    dan penyimpanan.                                                   related to warehouse and storage.

    PPM                                                                PPM

    Merupakan investasi saham pada PPM sebesar                         This represent shares investment PPM equivalent
    49%. PPM bergerak dalam bidang pertambangan                        to ownership interest of 49%. PPM activities are
    (khususnya gas bumi) dan perdagangan.                              related to mining (specialized in natural gas) and
                                                                       trading.

                                      30 Juni/     31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                     June 30,      December 31, December 31, December 31,
                                       2019            2018         2017         2016
                                     US$ '000        US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Saldo awal                             970           1.245        3.767        4.221    Beginning balance
    Bagian laba(rugi) entitas                                                               Share in profit(loss) of
      asosiasi                             696           1.298          (947)       (454)      an associate
    Pembayaran dividen                    (633)         (1.573)       (1.575)          -    Dividend payment

    Saldo akhir                           1.033           970         1.245        3.767    Ending balance


    IRT                                                                IRT

    Merupakan investasi saham pada IRT sebesar                         This represent shares investment IRT equivalent to
    49%. IRT bergerak dalam bidang pembangkit                          ownership interest of 49%. IRT activities are
    tenaga listrik.                                                    related to independent power producers.

    Entitas anak tidak dikonsolidasikan                                Unconsolidated subsidiaries

    Perusahaan memiliki beberapa entitas anak tidak                    The Company owns several unconsolidated
    dikonsolidasi, dimana sebagian besar entitas-                      subsidiaries, and most of them are still non
    entitas ini masih belum beroperasi dan/atau masih                  operating and/or still in development stage. In
    dalam tahap pengembangan. Selain itu entitas-                      addition, these entities have total assets less than
    entitas tersebut memiliki jumlah aset kurang dari                  0.01% from the consolidated total assets.
    0,01% dari jumlah aset konsolidasian. Manajemen                    Management decided not to consolidate these
    memutuskan untuk tidak mengkonsolidasikan                          entities in its consolidated financial statements.
    entitas-entitas tersebut sebagai bagian dari laporan               Management believes that this will not have a
    keuangan konsolidasian. Manajemen berkeyakinan                     material impact arising from their decision.
    bahwa tidak terdapat dampak material yang timbul
    dari keputusan ini.


                                                             - 81 -
                                                          290
Page 311
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Mulai tahun 2017, Perusahaan mengkonsolidasikan                                          Starting in 2017, the Company consolidated the
    laporan keuangan PT Barito Wahana Lestari.                                               financial statements of PT Barito Wahana Lestari.


15. HUTAN TANAMAN INDUSTRI (HTI) - BERSIH                                             15. INDUSTRIAL TIMBER PLANTATIONS (ITP) - NET

                                                   30 Juni/        31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                                  June 30,         December 31, December 31, December 31,
                                                    2019               2018         2017         2016
                                                  US$ '000           US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                           Acquisition Cost
       Saldo awal                                      8.485             8.864              8.912                8.758          Beginning balance
       Selisih kurs penjabaran                           132              (379)               (48)                 154          Translation adjustment

       Saldo akhir                                     8.617             8.485              8.864                8.912           Ending balance

    Akumulasi amortisasi                                                                                                      Accumulated amortization
      Saldo awal                                         714               625                535                  443          Beginning balance
      Amortisasi periode berjalan                         45                91                 91                   90          Amortization during the period
      Selisih kurs penjabaran                              1                (3)                (1)                   2          Translation adjustment

       Saldo akhir                                       760               713                625                  535           Ending balance

    Bersih                                             7.857             7.772              8.239                8.377        Net


   HTI digunakan sebagai jaminan atas pinjaman                                                The ITP are pledged as collateral in relation to the
   dana reboisasi (Catatan 27).                                                               reforestation loans (Note 27).

   Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat HTI                                             Management believes that carrying value of ITP
   dapat dipulihkan seluruhnya, sehingga tidak                                                can be fully recovered, therefore no impairment
   diperlukan penyisihan penurunan nilai atas HTI                                             needed for those ITP.
   tersebut.


16. TANAMAN PERKEBUNAN – BERSIH                                                       16. PLANTATION ASSETS – NET

                                                   Selisih kurs
                                     1 Januari/    penjabaran/                                                               31 Desember/
                                    January 1,     Translation     Penambahan/     Pengurangan/       Reklasifikasi/         December 31,
                                        2018       adjustment        Additions      Deductions       Reclassifications           2018
                                     US$ '000       US$ '000         US$ '000        US$ '000           US$ '000               US$ '000

    Biaya perolehan:                                                                                                                            Cost:
       Tanaman menghasilkan              43.922          (1.266)             -            46.352                3.696                       -     Mature plantations
       Tanaman belum
          menghasilkan                    3.827            (110)             4               25                (3.696)                      -     Immature plantations

    Jumlah                               47.749          (1.376)             4            46.377                         -                  -   Total


    Akumulasi amortisasi:                                                                                                                       Accumulated amortization:
      Tanaman menghasilkan                7.121            (205)         1.302             8.218                         -                  -     Mature plantations


    Jumlah Tercatat                      40.628                                                                                             -   Net Carrying Amount


                                                   Selisih kurs
                                     1 Januari/    penjabaran/                                                               31 Desember/
                                    January 1,     Translation     Penambahan/     Pengurangan/       Reklasifikasi/         December 31,
                                        2017       adjustment        Additions      Deductions       Reclassifications           2017
                                     US$ '000       US$ '000         US$ '000        US$ '000           US$ '000               US$ '000
    Biaya perolehan:                                                                                                                            Cost:
       Tanaman menghasilkan              43.065            (275)             -                 -                1.132               43.922        Mature plantations
       Tanaman belum
          menghasilkan                    4.503             (33)           489                 -               (1.132)               3.827        Immature plantations

    Jumlah                               47.568            (308)           489                 -                         -          47.749      Total

    Akumulasi amortisasi:                                                                                                                       Accumulated amortization:
      Tanaman menghasilkan                4.971             (67)         2.217                 -                         -           7.121        Mature plantations

    Jumlah Tercatat                      42.597                                                                                     40.628      Net Carrying Amount




                                                                                 - 82 -
                                                                           291
Page 312
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                 Selisih kurs
                                1 Januari/       penjabaran/                                                               31 Desember/
                               January 1,        Translation    Penambahan/     Pengurangan/      Reklasifikasi/           December 31,
                                   2016          adjustment       Additions      Deductions      Reclassifications             2016
                                US$ '000          US$ '000        US$ '000        US$ '000          US$ '000                 US$ '000

    Biaya perolehan:                                                                                                                        Cost:
       Tanaman menghasilkan         35.516                853             -                -                6.696                 43.065      Mature plantations
       Tanaman belum
          menghasilkan              10.152                329           718                -               (6.696)                 4.503         Immature plantations

    Jumlah                          45.668              1.182           718                -                         -            47.568    Total


    Akumulasi amortisasi:                                                                                                                   Accumulated amortization:
      Tanaman menghasilkan           2.684                 47         2.240                -                         -             4.971      Mature plantations


    Jumlah Tercatat                 42.984                                                                                        42.597    Net Carrying Amount


    Beban amortisasi untuk tahun-tahun yang berakhir                                      Amortization expense for the years ended
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016 dicatat sebagai                                       December 31, 2018, 2017 and 2016 were charged
    beban pokok pendapatan dan beban langsung.                                            to cost of revenues and direct costs.

    Biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada tanaman                                       Borrowing costs capitalized to plantation assets
    perkebunan sejumlah US$ 2 ribu, US$ 381 ribu                                          amounted to US$ 2 thousand, US$ 381 thousand
    dan US$ 525 ribu masing-masing untuk tahun-                                           and US$ 525 thousand for the years ended
    tahun yang berakhir 31 Desember 2018, 2017 dan                                        December 31, 2018, 2017 and 2016, respectively,
    2016 dengan tingkat kapitalisasi rata-rata masing-                                    with the average capitalization rate at 0.01%,
    masing 0,01%, 0,94% dan 1,27%.                                                        0.94% and 1.27%, respectively.

    Pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 seluruh                                        As of December 31, 2017 and 2016, all plantation
    tanaman      perkebunan     tidak   diasuransikan.                                    assets were not insured. Management believes
    Manajemen berpendapat bahwa biaya asuransi                                            that the cost of insurance is inefficient financially
    tidak efisien secara finansial mengingat sebagian                                     since most types of soil on the farm lands are
    besar jenis tanah di lahan perkebunan tergolong                                       classified as mineral.
    lahan mineral.

    Pengurangan pada tahun 2018 termasuk pelepasan                                        Deductions in 2018 includes disposal of plantation
    tanaman perkebunan dengan nilai tercatat sebesar                                      assets with net carrying amount of US$ 31,190
    US$ 31.190 ribu yang berasal dari penjualan                                           thousand arising from sale of investment in
    investasi pada entitas anak (Catatan 46).                                             subsidiaries (Note 46).


17. PROPERTI INVESTASI                                                               17. INVESTMENT PROPERTIES

                                                       Selisih kurs
                                    1 Januari/         penjabaran/                                              30 Juni/
                                   January 1,          Translation    Penambahan/  Reklasifikasi/              June 30,
                                       2019            adjustment       Additions Reclassifications              2019
                                    US$ '000            US$ '000        US$ '000     US$ '000                  US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                                 Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                             Direct acquisition:
      Tanah                                  10.590             39               -                47                     10.676       Land
      Bangunan dan prasarana                  1.729             45              49                48                      1.871       Buildings and infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan                   12.319             84              49                95                     12.547     Total Cost


    Akumulasi Penyusutan                                                                                                            Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                             Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana                   974              22              53                26                      1.075       Buildings and infrastructures


    Jumlah Tercatat                          11.345                                                                      11.472     Net Carrrying Amount




                                                                              - 83 -
                                                                         292
Page 313
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                Selisih kurs
                                 1 Januari/     penjabaran/                                         31 Desember/
                                January 1,      Translation     Penambahan/  Reklasifikasi/         December 31,
                                    2018        adjustment        Additions Reclassifications           2018
                                 US$ '000        US$ '000         US$ '000     US$ '000               US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                      Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Tanah                            9.909            (73)                -              754             10.590          Land
      Bangunan dan prasarana             879            (68)             166               752               1.729         Buildings and infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan            10.788           (141)             166             1.506             12.319       Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                 Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana             505            (36)             110               395                   974      Buildings and infrastructures

    Jumlah Tercatat                   10.283                                                               11.345        Net Carrrying Amount


                                                Selisih kurs
                                1 Januari/      penjabaran/                                         31 Desember/
                               January 1,       Translation     Penambahan/  Reklasifikasi/         December 31,
                                   2017         adjustment        Additions Reclassifications          2017
                                US$ '000         US$ '000         US$ '000     US$ '000               US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                     Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Tanah                            9.494          (735)            1.268             (118)              9.909         Land
      Bangunan dan prasarana             876          (240)             351              (108)                   879      Buildings and infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan            10.370          (975)            1.619             (226)             10.788       Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana             518          (137)             181                (57)                  505      Buildings and infrastructures

    Jumlah Tercatat                    9.852                                                               10.283       Net Carrrying Amount



                                                Selisih kurs
                                 1 Januari/     penjabaran/                                          31 Desember/
                                January 1,      Translation      Penambahan/     Reklasifikasi/      December 31,
                                    2016        adjustment         Additions    Reclassifications       2016
                                 US$ '000        US$ '000          US$ '000        US$ '000            US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                            Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                        Direct acquisition:
      Tanah                             9.542           (60)               77               (65)             9.494               Land
      Bangunan dan prasarana              811           (26)              184               (93)                  876            Buildings and infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan            10.353            (86)              261              (158)            10.370             Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                       Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                        Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana              379             (6)             195               (50)                  518             Buildings and infrastructures

    Jumlah Tercatat                     9.974                                                                9.852             Net Carrrying Amount



    Beban penyusutan sejumlah US$ 53 ribu dan                                    Depreciation expense amounting to US$ 53
    US$ 83 ribu masing-masing untuk periode enam                                 thousand and US$ 83 thousand for the six months
    bulan yang berakhir 30 Juni 2019 dan 2018 dan                                period ended June 30, 2019 and 2018,
    US$ 110 ribu, US$ 181 ribu dan US$ 195 ribu                                  respectively, and US$ 110 thousand, US$ 181
    masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir                                thousand and US$ 195 thousand for the years
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016 dicatat sebagai                              ended December 31, 2018, 2017 and 2016,
    beban umum dan administrasi.                                                 respectively, were recorded under general and
                                                                                 administrative expenses.

    Pendapatan sewa atas properti investasi sebesar                              Rent income earned from investment properties
    US$ 1.790 ribu dan US$ 2.039 ribu masing-masing                              amounted to US$ 1,790 thousand and US$ 2,039
    untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni                               thousand for the six months period ended June 30,
    2019 dan 2018 dan US$ 4.742 ribu, US$ 3.752                                  2019 and 2018, respectively and US$ 4,742
    ribu dan US$ 3.202 ribu masing-masing untuk                                  thousand, US$ 3,752 thousand and US$ 3,202
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018,                                  thousand for the years ended December 31, 2018,
    2017 dan 2016.                                                               2017 and 2016, respectively.

    Manajemen berpendapat tidak terdapat perbedaan                               Management believes that there are no significant
    yang signifikan atas nilai wajar dan nilai tercatat                          differences between the fair value and carrying
    properti investasi.                                                          amounts of the investment properties.




                                                                   - 84 -
                                                                 293
Page 314
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


18. ASET TETAP                                                                         18. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
                                                     Selisih kurs
                                      1 Januari/     penjabaran/                                                     30 Juni/
                                     January 1,      Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/        June 30,
                                         2019        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications        2019
                                      US$ '000        US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000            US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                                   Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Tanah                               256.865             34        12.352                 -           (47)         269.204          Land
      Bonus                                 3.736              -             -                 -             -            3.736          Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                     263            14              -                -             -               277            improvements
      Properti                               8.233             -              -                -             -             8.233         Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                            253.877             -             12                 -           169          254.058         Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana              137.022           423            199                 -         2.067          139.711         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                1.652.058           644           4.933              92         38.512        1.696.055            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                5.152            27               -               -          6.918           12.097         Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                            18.867             16           826              210            252           19.751            office equipment
      Aset dalam pembangunan              549.585              1       122.736                -        (84.638)         587.684         Construction in progress

    Jumlah Biaya Perolehan              2.885.658         1.159        141.058              302        (36.767)       2.990.806       Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Bonus                                    393             -            90                 -             -                  483      Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                      70             -            15                 -             -                   85         improvements
      Properti                                 607             -           173                 -             -                  780      Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                             21.264             -           6.256                -             -           27.520         Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana               57.462           323           5.048                -           (26)          62.807         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                  432.060           479         43.113               92         (6.812)         468.748            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                3.527            24            233                -          6.812           10.596         Transportation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                            15.817             10          1.153                -             -           16.980            office equipment
    Jumlah Akumulasi Penyusutan           531.200           836         56.081               92            (26)         587.999       Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     2.354.458                                                                     2.402.807       Net Carrrying Amount


                                                     Selisih kurs
                                      1 Januari/     penjabaran/                                                  31 Desember/
                                     January 1,      Translation    Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/      December 31,
                                         2018        adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications        2018
                                      US$ '000        US$ '000        US$ '000    US$ '000      US$ '000            US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                                   Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Tanah                               226.044         (1.601)       39.156                 -        (6.734)         256.865          Land
      Bonus                                 3.736              -             -                 -             -            3.736          Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                     263             -              -                -             -               263            improvements
      Properti                               8.233             -              -                -             -             8.233         Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                            232.905              -            189               -         20.783          253.877         Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana              143.575         (2.142)         1.647             519         (5.539)         137.022         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                1.609.655         (1.003)       22.423             3.619        24.602        1.652.058            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                5.083            (65)          146                12             -            5.152         Transportation equipment
      Peralatan kebun                       6.787           (535)            -                 8        (6.244)               -         Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                            15.326            (80)        4.084              159           (304)          18.867            office equipment
      Perlengkapan mess                       221            (14)            4               75           (136)               -         Mess equipment
      Aset dalam pembangunan              308.951           (157)      327.812              568        (86.453)         549.585         Construction in progress

    Jumlah Biaya Perolehan              2.560.779         (5.597)      395.461             4.960       (60.025)       2.885.658       Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Bonus                                    214             -           179                 -             -                  393      Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                      40             -            30                 -             -                   70         improvements
      Properti                                 260             -           347                 -             -                  607      Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                              8.815              -        12.449                -              -           21.264         Producing wells and wells facility
      Bangunan dan prasarana               51.023           (831)       10.944               15         (3.659)          57.462         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                  360.345           (886)       82.185             2.239        (7.345)         432.060            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                2.932            (50)          650                 5             -            3.527         Transportation equipment
      Peralatan kebun                         240            (26)           33                 -          (247)               -         Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                            11.605            (64)         4.713              31           (406)          15.817            office equipment
      Perlengkapan mess                       158            (14)            27               4           (167)               -         Mess equipment
    Jumlah Akumulasi Penyusutan           435.632         (1.871)      111.557             2.294       (11.824)         531.200       Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     2.125.147                                                                     2.354.458       Net Carrrying Amount




                                                                                  - 85 -
                                                                            294
Page 315
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                       Selisih kurs
                                      1 Januari/       penjabaran/                                                 31 Desember/
                                     January 1,        Translation    Penambahan/ Pengurangan/   Reklasifikasi/    December 31,
                                         2017          adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications      2017
                                      US$ '000          US$ '000        US$ '000    US$ '000       US$ '000          US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                                                   Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Tanah                               145.430              (87)       80.583              -             118          226.044         Land
      Bonus                                     -                -         3.736              -               -            3.736         Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                         -             -            263             -               -              263            improvements
      Properti                                     -             -          8.233             -               -            8.233         Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                                  -                -       234.944          2.188             149          232.905        Producing wells and well facility
      Bangunan dan prasarana              112.153             (245)       31.328             46             385          143.575        Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                1.599.994               (9)         7.915             -           1.755        1.609.655           heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                2.904              (13)         2.194             2               -            5.083        Transportation equipment
      Peralatan kebun                       6.843              (56)             -             -               -            6.787        Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                            10.524             (309)        5.184            73                -           15.326           office equipment
      Perlengkapan mess                       220               (1)            2             -                -              221        Mess equipment
      Aset dalam pembangunan              138.876               (6)      178.378             -           (8.297)         308.951        Construction in progress
      Aset sewa pembiayaan:                                                                                                             Assets under finance lease:
         Prasarana                             361               -              -             -            (361)                  -        Infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan              2.017.305             (726)      552.760          2.309          (6.251)       2.560.779      Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Bonus                                        -             -           214              -               -                 214      Bonuses
      Hak atas tanah dan                                                                                                                 Land rights and lease
         pengembangan sewa                         -             -            40              -               -                  40         developments
      Properti                                     -             -           260              -               -                 260      Properties
      Sumur produksi dan fasilitas
         sumur                                  -                -         9.095           280                -            8.815        Producing wells and well facility
      Bangunan dan prasarana               40.263             (340)       10.771            38              367           51.023        Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                              Machineries, utilities and
         alat-alat berat                  277.125              (97)       83.266              -              51          360.345           heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                2.351              (15)          598              2               -            2.932        Transportation equipment
      Peralatan kebun                         189               (3)           54              -               -              240        Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                             Furnitures, fixtures and
         kantor                              9.779             (12)         1.845             7               -           11.605           office equipment
      Perlengkapan mess                        145              (1)            14             -               -              158        Mess equipment
      Aset sewa pembiayaan:                                                                                                             Assets under finance lease:
         Prasarana                             361               -              -             -            (361)                  -        Infrastructures
    Jumlah Akumulasi Penyusutan           330.213             (468)      106.157           327               57          435.632      Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                     1.687.092                                                                      2.125.147      Net Carrrying Amount



                                                       Selisih kurs
                                      1 Januari/       penjabaran/                                                 31 Desember/
                                     January 1,        Translation    Penambahan/ Pengurangan/   Reklasifikasi/    December 31,
                                         2016          adjustment       Additions  Deductions  Reclassifications      2016
                                      US$ '000          US$ '000        US$ '000    US$ '000       US$ '000          US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                                   Cost
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Tanah                               121.888             238         23.239             -               65          145.430         Land
      Bangunan dan prasarana              107.455             587            888            79            3.302          112.153         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                               Machineries, utilities and
         alat-alat berat                1.280.991             390         17.495        93.088          394.206        1.599.994            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                2.889              25            358           368                -            2.904         Transportation equipment
      Peralatan kebun                       6.947             187              -             -             (291)           6.843         Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                              Furnitures, fixtures and
         kantor                             9.969               14           401              -             140           10.524            office equipment
      Perlengkapan mess                       211                6             3              -               -              220         Mess equipment
      Aset dalam pembangunan              448.497               10       101.476              -        (411.107)         138.876         Construction in progress
      Aset sewa pembiayaan:                                                                                                              Assets under finance lease:
         Prasarana                             361               -              -             -               -                 361         Infrastructures

    Jumlah Biaya Perolehan              1.979.208           1.457        143.860        93.535          (13.685)       2.017.305      Total Cost


    Akumulasi Penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                               Direct acquisition:
      Bangunan dan prasarana               32.225               62          7.976             4               4           40.263         Buildings and infrastructures
      Mesin, peralatan dan                                                                                                               Machineries, utilities and
         alat-alat berat                  288.793             214         81.140        93.068               46          277.125            heavy equipment
      Peralatan pengangkutan                2.472              29            193           343                -            2.351         Transportation equipment
      Peralatan kebun                         178               6              5             -                -              189         Plantation equipment
      Perabot dan peralatan                                                                                                              Furnitures, fixtures and
         kantor                              8.181               4          1.594             -               -            9.779            office equipment
      Perlengkapan mess                        140               4              1             -               -              145         Mess equipment
      Aset sewa pembiayaan:                                                                                                              Assets under finance lease:
         Prasarana                             361               -              -             -               -                 361         Infrastructures

    Jumlah Akumulasi Penyusutan           332.350             319         90.909        93.415               50          330.213      Total Accumulated Depreciation


    Jumlah Tercatat                     1.646.858                                                                      1.687.092      Net Carrrying Amount




                                                                              - 86 -
                                                                            295
Page 316
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:                                     Depreciation          expense        was      allocated    to    the
                                                                                       following:
                                                2019           2018           2018              2017             2016
                                           (Enam bulan/   (Enam bulan/    (Satu tahun/      (Satu tahun/     (Satu tahun/
                                            Six months)    Six months)     One year )        One year )       One year )
                                              US$ '000       US$ '000       US$ '000          US$ '000        US$ '000

    Biaya pabrikasi                             54.678         52.322         107.590           100.977           87.646     Manufacturing costs
    Beban umum dan administrasi                                                                                              General and administrative
       (Catatan 39)                              1.149            874             1.982           3.716            1.634        expenses (Note 39)
    Beban penjualan                                122             68               191             649              639     Selling expenses
    Tanaman perkebunan - tanaman                                                                                             Plantation assets - immature
       belum menghasilkan                            -              -                  -                 3            83        plantations
    Penghasilan dan kerugian lain-lain -
       bersih                                      132            208             1.794             812              907     Other gains and losses - net

    Jumlah                                      56.081         53.472         111.557           106.157           90.909     Total

    Penambahan aset tetap untuk tahun yang berakhir                                    Additions of property,plant and equipment for the
    31 Desember 2017 termasuk penambahan yang                                          year ended December 31, 2017 include additions
    berasal dari kombinasi bisnis sebesar US$ 325.355                                  arising from business combination amounting to
    ribu.                                                                              US$ 325,355 thousand.

    Aset tetap tertentu direklasifikasi dari/ke properti                               Certain property, plant and equipment was
    investasi, aset sewa operasi dan beban yang                                        reclassified from/to investment property, property
    ditangguhkan. Pada tahun 2017 dan 2018,                                            on operating lease and deferred charges. In 2017
    reklasifikasi aset tetap termasuk pelepasan entitas                                and 2018, reclassification of property, plant and
    anak (Catatan 46).                                                                 equipment included disposal of subsidiaries
                                                                                       (Note 46).

    Aset     dalam    pembangunan     pada    tanggal                                  Construction in progress as of June 30, 2019
    30 Juni 2019 terutama proyek ekspansi pabrik                                       mainly     represent      expansion   projects   of
    polyethylene dengan persentase penyelesaian                                        polyethylene plant with percentage of completion
    sebesar 99% yang diperkirakan akan selesai pada                                    99%, which are estimated to be completed in Q4
    Q4 tahun 2019, fasilitas pembangkit Unit 3                                         2019, generator facility of Unit 3 Wayang Windu
    Wayang Windu dengan persentase penyelesaian                                        with percentage of completion 83%, replacement
    sebesar 83%, sumur-sumur pengganti Unit 1 dan                                      well of Unit 1 and Unit 2 Wayang Windu with
    Unit 2 Wayang Windu persentase penyelesaian                                        percentage of completion 96%, which included
    sebesar 96%, yang meliputi MBC-1 dan sumur                                         MBC-1 and wells of WWT-4, WWA-5, MBD-7 and
    WWT-4, WWA-5, MBD-7 dan MBD-8 dengan jumlah                                        MBD-8       amounting to US$ 5,316 thousand,
    US$ 5.316 ribu, dimana proses pengeboran untuk                                     wherein drilling processes for these wells had been
    sumur-sumur telah selesai dan diuji untuk sumur-                                   completed and evaluated. Moreover, there are
    sumur tersebut. Selain itu, terdapat pekerjaan                                     work in progress of Proximal South East Injection
    terkait pembangunan fasilitas Proximal South East                                  Project facility in Salak and development of steam
    Injection Project di Salak dan pembangunan atas                                    pipeline in Darajat.
    pipa gas di Darajat.

    Sebagian beban penyusutan aset tetap Grup                                          A portion of the Group’s depreciation expense was
    dialokasikan ke beban lain-lain karena kapasitas                                   allocated to other gains and losses because the
    aktual yang digunakan dibawah kapasitas normal.                                    actual capacity used was lower than the normal
                                                                                       capacity.

    Pada tahun 2016, CAP telah menghapuskan aset                                       In 2016, CAP has written-off                        Turn-Around
    mesin Turn Around Maintenance (TAM).                                               Maintenance (TAM) machinery.

    Grup memiliki beberapa bidang tanah yang                                           The Group owns several pieces of land, located in
    berlokasi di Jakarta, Manado, Banjarmasin, Maluku                                  Jakarta, Manado, Banjarmasin, North Maluku,
    Utara, Serang, Cilegon, Pontianak dan beberapa                                     Serang, Cilegon, Pontianak and several other
    tempat lain di Indonesia dengan hak legal berupa                                   places in Indonesia with Building Rights Title (HGB)
    Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha                                         and Cultivation Right Title (HGU). The periods of
    (HGU). HGB dan HGU tersebut berjangka waktu                                        HGB and HGU are 10 to 30 years until 2019 to
    10 sampai 30 tahun yang akan jatuh tempo antara                                    2046. The Group’s management believes that
    tahun 2019 sampai 2046. Manajemen Grup                                             there will be no difficulty in the extension of the
    berpendapat tidak terdapat masalah dengan                                          landrights since all the land were acquired legally
    perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah                                   and supported by sufficient evidence of ownership.
    diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
    pemilikan yang memadai.




                                                                         - 87 -
                                                                    296
Page 317
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Aset tetap dan properti investasi, serta persediaan                       Property, plant and equipment and investment
    kecuali tanah dan aset tertentu telah diasuransikan                       properties along with inventories except for land
    kepada PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Sinar                         and certain assets, were insured with PT Asuransi
    Mas, PT Asuransi Bintang Tbk, PT Asuransi Central                         Astra Buana, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi
    Asia, PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi                              Bintang Tbk, PT Asuransi Central Asia, PT Tugu
    Binda Dana Artha Tbk, PT Asuransi Raksa Pratikara                         Pratama Indonesia, PT Asuransi Binda Dana Artha
    dan PT Insurance Central Asia terhadap risiko                             Tbk, PT Asuransi Raksa Pratikara dan PT Insurance
    kebakaran, bencana alam, pencurian dan risiko                             Central Asia against fire, natural disaster, theft and
    lainnya. Perusahaan asuransi tidak memiliki                               other possible risk. The isurance companies has no
    hubungan berelasi dengan Grup. Tabel berikut                              relationship with the Group. The following table
    berisi informasi mengenai jumlah aset tercatat dan                        details the information in regards to total assets
    nilai pertanggungan:                                                      insured and sum insured:

                                             30 Juni/   31 Desember/   31 Desember/   31 Desember/
                                            June 30,    December 31,   December 31,   December 31,
                                              2019          2018           2017           2016
                                            US$ '000      US$ '000       US$ '000       US$ '000

                                                                                                     Carrying amount of assets
    Jumlah tercatat aset (dalam US$ '000)                                                             (in US$ '000)
       Persediaan                             270.823       260.417        237.349        199.508     Inventories
       Aset tetap                           1.960.344     1.924.170      1.656.522      1.371.224     Property, plant and equipment
       Properti investasi                      11.472        11.345         10.283          9.852     Investment properties
       Properti aset pembiayaan
          operasi                             342.293       316.671        318.705        238.900       Properties on operating lease
    Nilai pertanggungan aset                                                                         Insurance coverage
       US$ '000                             4.290.612     4.184.132      4.076.229      3.217.047       US$ '000
       Rp Juta                                131.649       256.944        434.766        413.649       Rp Million


    Manajemen        berpendapat      bahwa      nilai                        Management believes that the insurance coverage
    pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                               is adequate to cover possible risks against fire,
    kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran,                               disasters and other risks on the assets insured.
    bencana alam dan risiko lainnya yang mungkin atas
    aset yang dipertanggungkan.

    Sebagian aset tetap milik CAP, SEGHPL dan GI                              Some property, plant and equipment of CAP,
    masing-masing pada tanggal 30 Juni 2019,                                  SEGHPL and GI as of June 30, 2019, December 31,
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016 digunakan                                 2018, 2017 and 2016 respectively, are pledged as
    sebagai   jaminan  pinjaman   jangka  panjang                             collateral for long-term loans (Note 27).
    (Catatan 27).

    Biaya    perolehan  aset   tetap   yang    telah                          Cost of property, plant and equipment which were
    disusutkan penuh dan masih digunakan oleh                                 fully depreciated but still used by the Group
    Grup sebesar US$ 112.215 ribu, US$ 105.381 ribu,                          amounted to US$ 112,215 thousand, US$ 105,381
    US$ 95.795 ribu dan US$ 74.554 ribu masing-                               thousand, US$ 95,795 thousand and US$ 74,554
    masing untuk periode enam bulan yang berakhir                             thousand for the six-month period ended June 30,
    30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang berakhir                                2019 and for the years ended December 31, 2018,
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                                          2017 and 2016, respectively.

    Manajemen berpendapat bahwa pada tanggal                                  Management believes that there is no indication for
    30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan 2016                             impairment of property, plant and equipment as of
    tidak terdapat keadaan yang menunjukkan indikasi                          June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
    terjadinya penurunan nilai aset.                                          2016.




                                                                  - 88 -
                                                                297
Page 318
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


19. ASET MINYAK DAN GAS BUMI                                       19. OIL AND GAS PROPERTIES

                                   1 Januari/                                       31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/           December 31,
                                      2017         Additions  Deductions               2017
                                   US$ '000        US$ '000    US$ '000               US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                    Cost
      Perabot dan peralatan                                                                              Furnitures and
         kantor                          1.556            -          1.556                         -        office equipments
      Fasilitas produksi               156.251            -        156.251                         -     Production facility
      Biaya sumur                       77.650            -         77.650                         -     Well costs
      Aset sewa pembiayaan                 370            -            370                         -     Assets under finance lease
      Aset dalam pembangunan            46.132          712         46.844                         -     Construction in progress

    Jumlah Biaya Perolehan             281.959          712        282.671                         -   Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                               Accumulated depreciation
      dan rugi penurunan nilai                                                                            and impairment loss
    Pemilikan langsung:                                                                                Direct acquisition:
      Perabot dan peralatan                                                                               Furnitures and
         kantor                          1.071           54             1.125                      -         office equipments
      Fasilitas produksi                87.371        2.373            89.744                      -      Production facility
      Biaya sumur                       70.875          241            71.116                      -      Well costs
      Aset sewa pembiayaan                 370            -               370                      -      Assets under finance lease
      Rugi penurunan nilai              61.249            -            61.249                      -      Impairment loss
    Jumlah Akumulasi Penyusutan                                                                        Total Accumulated Depreciation
      dan Rugi Penurunan Nilai         220.936        2.668        223.604                         -     and Impairment Loss

    Jumlah Tercatat                     61.023                                                     -   Net Carrrying Amount


                                   1 Januari/                                       31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/           December 31,
                                      2016         Additions  Deductions               2016
                                   US$ '000        US$ '000    US$ '000               US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                    Cost
      Perabot dan peralatan                                                                              Furnitures and
         kantor                          1.331          225                 -               1.556           office equipments
      Fasilitas produksi               142.326       13.925                 -             156.251        Production facility
      Biaya sumur                       77.650            -                 -              77.650        Well costs
      Aset sewa pembiayaan                 370            -                 -                 370        Assets under finance lease
      Aset dalam pembangunan            44.630        1.502                 -              46.132        Construction in progress

    Jumlah Biaya Perolehan             266.307       15.652                 -             281.959      Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                               Accumulated Depreciation
      dan Penurunan Nilai                                                                                 and Impairment Loss
    Pemilikan langsung:                                                                                Direct acquisition:
      Perabot dan peralatan                                                                               Furnitures and
         kantor                            976           95                 -               1.071            office equipments
      Fasilitas produksi                84.759        2.612                 -              87.371         Production facility
      Biaya sumur                       70.525          350                 -              70.875         Well costs
      Aset sewa pembiayaan                 370            -                 -                 370         Assets under finance lease
      Rugi penurunan nilai              61.249            -                 -              61.249         Impairment loss
    Jumlah Akumulasi Penyusutan                                                                        Total Accumulated Depreciation
      dan Penurunan Nilai              217.879        3.057                 -             220.936        and Impairment Loss

    Jumlah Tercatat                     48.428                                             61.023      Net Carrrying Amount


    Pada tahun 2017, SEGHPL menjual kepemilikannya                        In 2017, SEGHPL sold its ownership interest in
    di SEOGPL dan entitas anak kepada SEIL dan SEHL                       SEOGPL and its subsidiaries to SEIL and SEHL
    (Catatan 46).                                                         (Note 46).

    Uji penurunan nilai atas aset minyak dan gas                          Impairment test on oil and gas properties
    bumi

    Uji penurunan nilai pada aset minyak dan gas bumi                     Impairment test on oil and gas properties is
    dilakukan bila keadaan mengindikasikan nilai                          performed when circumstances indicate the CGU’s
    tercatat UPK mengalami penurunan nilai. Dalam hal                     carrying value may be impaired. In this matter,
    ini,   manajemen      SEGHPL     menentukan   hak                     the management of SEGHPL determined its
    partisipasi di PSC Kakap sebagai UPK. Dengan                          participating interests in the Kakap PSC as a CGU.
    mempertimbangkan kondisi spot price minyak dan                        Considering the condition of the spot price of oil
    gas bumi pada saat tanggal penilaian, manajemen                       and gas at the assessment date, the management
    SEGHPL melakukan pengujian penurunan nilai pada                       of SEGHPL performed impairment testing on the
    UPK yang terkena dampak, dimana produk                                affected CGU, which the products are sold under
    tersebut dijual dengan spot price.                                    spot price.

                                                              - 89 -
                                                         298
Page 319
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Dalam menilai apakah penurunan nilai diperlukan,                                  In assessing whether impairment is required, the
    nilai tercatat UPK dibandingkan dengan jumlah                                     carrying value of the CGU is compared with its
    yang dapat dipulihkan. Jumlah yang dapat                                          respective recoverable amount. The recoverable
    dipulihkan     telah    ditentukan   berdasarkan                                  amount has been determined based on a value-in-
    perhitungan nilai pakai dengan menggunakan                                        use calculation using cash flow projections based
    proyeksi arus kas berdasarkan perkiraan produksi                                  on production and development forecast approved
    dan pengembangan yang disetujui oleh manajemen                                    by the management covering estimated period of
    yang mencakup periode masa kontrak dan                                            contract and future investment to increase output
    investasi   masa     depan   untuk meningkatkan                                   up to 2026.
    keluaran sampai dengan tahun 2026.

    Berdasarkan penelaahan atas aset minyak dan gas                                  Based on the review of the oil and gas properties,
    bumi, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada                                     the management believes that no further
    penurunan nilai atas aset minyak dan gas bumi                                    impairment in value of oil and gas properties is
    lebih lanjut yang diperlukan pada tanggal                                        necessary as of December 31, 2016 and as of
    31 Desember 2016 dan pada tanggal 25 Juli 2017                                   July 25, 2017 (i.e; the spin-off date).
    (tanggal spin-off).


20. ASET SEWA OPERASI                                                          20. PROPERTY ON OPERATING LEASE
                                  1 Januari/                                                            30 Juni/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/          Reklasifikasi/       June 30,
                                    2019          Additions       Deductions      Reclassifications      2019
                                  US$ '000        US$ '000         US$ '000          US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                     Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                                  Land rights and lease
         pengembangan sewa               2.004                -               -                  -              2.004          developments
      Bangunan                           6.372                -               -                  -              6.372     Building
      Kendaraan                          1.063                -               -                  -              1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.302                -               -                  -              6.302     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              604.708                 -               -           36.669            641.377       Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan            620.449                 -               -           36.669            657.118     Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                                  Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.251           31                   -                  -              1.282          developments
      Bangunan                           2.969          156                   -                  -              3.125     Building
      Kendaraan                          1.063                -               -                  -              1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.418           15                   -                  -              5.433     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              293.077        10.845                   -                  -          303.922       Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan       303.778        11.047                   -                  -          314.825     Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                   316.671                                                               342.293     Net Carrrying Amount


                                  1 Januari/                                                          31 Desember/
                                  January 1,     Penambahan/ Pengurangan/          Reklasifikasi/     December 31,
                                    2018          Additions       Deductions      Reclassifications      2018
                                  US$ '000        US$ '000         US$ '000          US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                                     Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                                  Land rights and lease
         pengembangan sewa               2.004                -               -                  -              2.004          developments
      Bangunan                           6.372                -               -                  -              6.372     Building
      Kendaraan                          1.063                -               -                  -              1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.302                -               -                  -              6.302     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              582.572                 -               -           22.136            604.708       Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan            598.313                 -               -           22.136            620.449     Total Cost

    Akumulasi Penyusutan                                                                                                Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                                 Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                                  Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.190           61                   -                  -              1.251          developments
      Bangunan                           2.656          313                   -                  -              2.969     Building
      Kendaraan                          1.063                -               -                  -              1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.376           42                   -                  -              5.418     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi              269.323        23.754                   -                  -          293.077       Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan       279.608        24.170                   -                  -          303.778     Total Accumulated Depreciation

    Jumlah Tercatat                   318.705                                                               316.671     Net Carrrying Amount




                                                                     - 90 -
                                                                  299
Page 320
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                   1 Januari/                                                  31 Desember/
                                  January 1,      Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/     December 31,
                                      2017          Additions  Deductions  Reclassifications      2017
                                   US$ '000         US$ '000    US$ '000      US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                             Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                          Land rights and lease
        pengembangan sewa                2.004               -            -               -            2.004         developments
      Bangunan                           6.372               -            -               -            6.372      Building
      Kendaraan                          1.063               -            -               -            1.063      Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.302               -            -               -            6.302      Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               579.577               -            -           2.995          582.572      Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan             595.318               -            -           2.995          598.313    Total Cost


    Akumulasi Penyusutan                                                                                        Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                         Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                           Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.129              61            -               -            1.190          developments
      Bangunan                           2.343             313            -               -            2.656       Building
      Kendaraan                          1.063               -            -               -            1.063       Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.319              57            -               -            5.376       Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               244.446          24.877            -               -          269.323       Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan        254.300          25.308            -               -          279.608    Total Accumulated Depreciation


    Jumlah Tercatat                    341.018                                                       318.705    Net Carrrying Amount




                                   1 Januari/                                                  31 Desember/
                                  January 1,      Penambahan/ Pengurangan/  Reklasifikasi/     December 31,
                                      2016          Additions  Deductions Reclassifications       2016
                                   US$ '000         US$ '000    US$ '000      US$ '000           US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                            Cost
      Hak atas tanah dan                                                                                         Land rights and lease
        pengembangan sewa                2.004               -           -               -             2.004        developments
      Bangunan                           6.372               -           -               -             6.372     Building
      Kendaraan                          1.063               -           -               -             1.063     Vehicles
      Perabotan dan peralatan            6.240               -           -              62             6.302     Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               565.796               -           -          13.781           579.577     Production facilities

    Jumlah Biaya Perolehan             581.475               -           -          13.843           595.318   Total Cost


    Akumulasi Penyusutan                                                                                       Accumulated depreciation
    Pemilikan langsung:                                                                                        Direct acquisition:
      Hak atas tanah dan                                                                                          Land rights and lease
         pengembangan sewa               1.068              61           -               -             1.129         developments
      Bangunan                           2.026             317           -               -             2.343      Building
      Kendaraan                          1.063               -           -               -             1.063      Vehicles
      Perabotan dan peralatan            5.259              60           -               -             5.319      Furniture and fixtures
      Fasilitas produksi               218.050          26.396           -               -           244.446      Production facilities

    Jumlah Akumulasi Penyusutan        227.466          26.834           -               -           254.300   Total Accumulated Depreciation


    Jumlah Tercatat                    354.009                                                       341.018   Net Carrrying Amount



    Aset sewa operasi merupakan klasifikasi sesuai                              Property on operating lease classification is in
    dengan penilaian manajemen terhadap pengaturan                              accordance with management assessment on
    kontraktual JOC Wayang Windu.                                               contractual arrangements of JOC Wayang Windu.

    Reklasifikasi untuk periode enam bulan yang                                 Reclassifications for the six months period ended
    berakhir 30 Juni 2019 dan 2018 dan untuk tahun-                             June 30, 2019, and for the years ended
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2018,                                 December 31, 2018, 2017 and 2016 are
    2017 dan 2016 direklasifikasi dari aset tetap                               reclassifications   from    property, plant   and
    (Catatan 18).                                                               equipment (Note 18).

    Beban    penyusutan    dicatat              dalam       beban               Depreciation expenses are recorded in cost of
    pendapatan dan beban langsung.                                              revenues and direct costs.




                                                                    - 91 -
                                                                  300
Page 321
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pada tahun 2017, pembayaran akhir untuk                                 In 2017, SEG-WW received the final payment for
    kerusakan properti dan penghentian usaha diterima                       the property damage and business interruption
    masing-masing sebesar US$ 4.110 ribu dan                                amounting to US$ 4,110 thousand and US$ 7,205
    US$ 7.205 ribu. Penerimaan asuransi tersebut                            thousand, respectively. The insurance proceeds
    diakui sebagai pendapatan oleh SEG-WW, yang                             was recognized as income by SEG-WW, included as
    termasuk dalam akun keuntungan dan kerugian                             part of other gains and losses – net in the
    lain-lain pada laporan laba rugi dan penghasilan                        consolidated statement of profit or loss and other
    komprehensif lain konsolidasian.                                        comprehensive income.

    Berdasarkan hasil penelaahan terhadap jumlah                            Based on the review of recoverable amount of
    yang dapat diperoleh kembali dari aset operasi,                         property on operating lease, management believes
    manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat                             that there were no events or changes in
    peristiwa  atau   perubahan    keadaan    yang                          circumstances which indicate an impairment of
    mengindikasikan penurunan nilai aset sewa                               property on operating lease.
    operasi.

    Piutang sewa guna usaha minimum di masa depan                           Future minimum lease payment receivables under
    sesuai dengan perjanjian sewa pembiayaan ESC                            the ESC for non-cancellable lease arrangements
    yang tidak dapat dibatalkan adalah sebagai                              are as follows:
    berikut:

                                          30 Juni/     31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                         June 30,      December 31, December 31, December 31,
                                           2019            2018         2017         2016
                                         US$ '000        US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Pembayaran minimum sewa yang
      jatuh tempo:                                                                               Minimum lease payments due:
      Tidak lebih dari satu tahun           57.859          57.859         57.859      57.859      Not later than one year
      Antara dua hingga lima tahun         231.436         231.436        231.436     231.436      Between two to five years
      Lebih dari lima tahun                723.242         752.171        810.030     867.889      Later than five years

    Pembayaran minimum piutang                                                                   Net minimum lease payment
      sewa, neto                          1.012.537      1.041.466    1.099.325      1.157.184     receivables



21. REKENING   BANK                    YANG          DIBATASI         21. RESTRICTED CASH IN BANKS
    PENGGUNAANNYA
                                          30 Juni/     31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                         June 30,      December 31, December 31, December 31,
                                           2019            2018         2017         2016
                                         US$ '000        US$ '000     US$ '000     US$ '000

    PT Bank DBS Indonesia, Jakarta         153.950         275.349         20.845       1.596    PT Bank DBS Indonesia, Jakarta
    DBS Bank, Singapura                     40.080         144.485        114.818       8.957    DBS Bank, Singapore
    PT Bank Negara Indonesia                                                                     PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                           5.581          8.077             -             -     (Persero) Tbk
    MUFG Bank (Europe) N.V., Belanda            262            456           454             -   MUFG Bank (Europe) N.V., Netherlands
    Bangkok Bank Public Company                                                                  Bangkok Bank Public Company
      Limited, Jakarta                           12         21.486         18.457       8.802      Limited, Jakarta
    Deutsche Bank AG, Singapura                   -              -              -      18.335    Deutsche Bank AG, Singapore

    Jumlah                                 199.885         449.853        154.574      37.690    Total
    Bagian lancar                          195.308         440.755        136.117      24.737    Current portion

    Bagian tidak lancar                       4.577          9.098         18.457      12.953    Noncurrent portion


    Merupakan Debt Service Reserve Account, Debt                              Represents Debt Service Reserve Account, Debt
    Service Accrual Account dan Interest Service                              Service Accrual Account and Interest Service
    Reserve Account atas perjanjian kredit yang                               Reserve Account for the loan agreements obtained
    diterima dari masing-masing bank dan utang                                from each bank and bonds payables as discussed
    obligasi seperti yang dijelaskan pada Catatan 27                          in Notes 27 and 28.
    dan 28.

    Bagian lancar merupakan escrow account yang                               The current portion represents the escrow account
    digunakan untuk membayar pokok dan bunga                                  used for principal and interest payment of the
    pinjaman.                                                                 loans.




                                                                 - 92 -
                                                              301
Page 322
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

22. TAGIHAN RESTITUSI PAJAK                                      22. CLAIMS FOR TAX REFUND
    Akun ini merupakan ketetapan pajak atas pajak                      This account consists of tax assessments for
    penghasilan badan, pajak pertambahan nilai dan                     corporate income tax, value added tax, and other
    pajak penghasilan lainnya yang sedang dalam                        income taxes that are still in objection, appeal and
    proses keberatan, banding dan peninjauan kembali,                  judicial review process, with details as follows:
    dengan rincian sebagai berikut:
                                     30 Juni/     31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                    June 30,      December 31, December 31, December 31,
                                      2019            2018         2017         2016
                                    US$ '000        US$ '000     US$ '000     US$ '000
    CAP                                                                                     CAP
      Tahun 2009                         6.661          6.505         6.953         7.011     Year 2009
      Tahun 2008                             -              -        55.757        56.221     Year 2008
      Tahun 2007                             -              -             -         1.003     Year 2007

    Jumlah                               6.661          6.505        62.710        64.235   Total


   CAP                                                                  CAP
   Tahun 2009                                                          Year 2009

   CAP telah mengajukan banding atas kelebihan                         CAP has submitted an appeal for overpayment of
   pajak penghasilan badan tahun 2009 yang tidak                       corporate income tax 2009 not refunded
   dikembalikan sebesar Rp 55.774 juta (atau setara                    amounting to Rp 55,774 million (or equivalent to
   dengan US$ 3.944 ribu, US$ 3.851 ribu dan                           US$ 3,944 thousand, US$ 3,851 thousand and
   US$ 4.117 ribu masing-masing pada tanggal                           US$ 4,117 thousand at June 30, 2019,
   30 Juni 2019, 31 Desember 2018 dan 2017).                           December 31, 2018 and 2017, respectively).
   Pada bulan September dan Oktober 2014, CAP                          In September and October 2014, CAP received
   menerima keputusan dari Pengadilan Pajak                            verdicts from Tax Court related to several 2009
   mengenai beberapa jenis pajak tahun 2009. CAP                       taxes. In October 2014, CAP made payment
   telah melakukan pembayaran pada bulan Oktober                       amounting to Rp 38,426 million (or equivalent to
   2014 sebesar Rp 38.426 juta (atau setara dengan                     US$ 2,717 thousand, US$ 2,654 thousand and
   US$ 2.717 ribu, US$ 2.654 ribu dan US$ 2.836                        US$ 2,836 thousand at June 30, 2019,
   ribu masing-masing pada tanggal 30 Juni 2019,                       December 31, 2018 and 2017, respectively)
   31 Desember 2018 dan 2017) melalui kompensasi                       through compensation with August 2013 VAT. CAP
   restitusi PPN Agustus 2013. CAP telah mengajukan                    has already submitted for judicial review some of
   peninjauan kembali atas sebagian keputusan                          such verdicts, while some are still in the process of
   tersebut dan sebagian masih sedang dalam proses                     submission.
   pengajuan.
   Tahun 2008                                                          Year 2008
   Berdasarkan Surat Putusan Mahkamah Agung yang                       Based on the Supreme Court Decision Letter
   diterima   CAP    di   2018,   CAP    memperoleh                    received by CAP in 2018, CAP obtained approval
   persetujuan atas pengembalian sanksi pajak 2008                     for its claim for tax refund 2008 totalling
   sebesar Rp 714.583 juta (atau setara dengan                         Rp 714,583 million (or equivalent to US$ 50,520
   US$ 50.520 ribu). Selisih dengan jumlah tercatat                    thousand). The difference of Rp 40,807 million (or
   sebesar Rp 40.807 juta (atau setara dengan                          equivalent to US$ 5,237 thousand) was recognized
   US$ 5.237 ribu) diakui sebagai beban lain-lain.                     as other loss.


23. ASET TAK BERWUJUD                                           23. INTANGIBLE ASSETS
                                   1 Januari/                                    30 Juni/
                                  January 1,      Penambahan/ Pengurangan/      June 30,
                                      2019          Additions  Deductions         2019
                                   US$ '000         US$ '000    US$ '000        US$ '000
    Biaya perolehan                                                                             Cost
      Unproved properties            1.196.231              -             -         1.196.231     Unproved properties
      Goodwill                         485.814              -             -           485.814     Goodwill
      Perangkat lunak                    3.124                            -             3.124     Software
      Carbon credits                       419              -             -               419     Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan           1.685.588              -             -         1.685.588   Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                        Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                    and impairment losses
      Perangkat lunak                       903          317              -             1.220     Software
      Carbon credits                        100            -              -               100     Carbon credits
    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                                 Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai            1.003          317              -             1.320     and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                  1.684.585                                      1.684.268   Net Carrrying Amount




                                                            - 93 -
                                                          302
Page 323
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                   1 Januari/                                   31 Desember/
                                  January 1,      Penambahan/ Pengurangan/      December 31,
                                      2018          Additions  Deductions          2018
                                   US$ '000         US$ '000    US$ '000          US$ '000
    Biaya perolehan                                                                                 Cost
      Unproved properties            1.196.231             -             -          1.196.231         Unproved properties
      Goodwill                         485.814             -             -            485.814         Goodwill
      Perangkat lunak                    3.108            16             -              3.124         Software
      Carbon credits                       419             -             -                419         Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan           1.685.572            16             -          1.685.588       Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                            Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                        and impairment losses
      Perangkat lunak                       274          629             -                   903      Software
      Carbon credits                         85           15             -                   100      Carbon credits
    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                                     Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai              359          644             -              1.003         and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                  1.685.213                                      1.684.585       Net Carrrying Amount

                                   1 Januari/                                    31 Desember/
                                  January 1,      Penambahan/    Pengurangan/    December 31,
                                      2017          Additions     Deductions        2017
                                   US$ '000         US$ '000       US$ '000        US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                   Cost
      Unproved properties               21.487       1.196.231       21.487           1.196.231         Unproved properties
      Goodwill                          20.120         485.814       20.120             485.814         Goodwill
      Perangkat lunak                      565           3.108          565               3.108         Softwares
      Carbon credits                       419               -            -                 419         Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan              42.591       1.685.153       42.172           1.685.572       Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                              Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                          and impairment losses
      Unproved properties               12.350              -        12.350                     -       Unproved properties
      Goodwill                          20.120              -        20.120                     -       Goodwill
      Perangkat lunak                      565            274           565                   274       Softwares
      Carbon credits                        45             40             -                    85       Carbon credits

    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                                       Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai          33.080            314        33.035                   359       and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                       9.511                                       1.685.213       Net Carrrying Amount


                                   1 Januari/                                   31 Desember/
                                  January 1,      Penambahan/ Pengurangan/      December 31,
                                      2016          Additions  Deductions          2016
                                   US$ '000         US$ '000    US$ '000          US$ '000

    Biaya perolehan                                                                                 Cost
      Unproved properties               21.487             -             -             21.487         Unproved properties
      Goodwill                          20.120             -             -             20.120         Goodwill
      Perangkat lunak                      565             -             -                565         Softwares
      Carbon credits                       419             -             -                419         Carbon credits

    Jumlah Biaya Perolehan              42.591             -             -             42.591       Total Cost

    Akumulasi amortisasi                                                                            Accumulated amortization
      dan rugi penurunan nilai                                                                        and impairment losses
      Unproved properties               10.674         1.676             -             12.350         Unproved properties
      Goodwill                          20.120             -             -             20.120         Goodwill
      Perangkat lunak                      555            10             -                565         Softwares
      Carbon credits                         -            45             -                 45         Carbon credits

    Jumlah Akumulasi Amortisasi                                                                     Total Accumulated Amortization
      dan Rugi Penurunan Nilai          31.349         1.731             -             33.080         and Impairment Losses

    Jumlah Tercatat                     11.242                                          9.511       Net Carrrying Amount




                                                           - 94 -
                                                         303
Page 324
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Penambahan Goodwill dan unproved properties                     Additions of goodwill and unproved properties in
    yang terjadi pada tahun 2017 terkait akuisisi                   2017 relates to SEGHPL’s acquisition of certain
    SEGHPL atas entitas anak tertentu (Catatan 44).                 subsidiaries (Note 44).

    Pengurangan Goodwill dan unproved properties                    Deductions of goodwill and unproved properties in
    yang terjadi pada tahun 2017 merupakan akibat                   2017 relates to disposal of subsidiaries (Note 46).
    pelepasan entitas anak (Catatan 46).

    Unproved properties                                             Unproved properties

    Unproved properties      pada 30 Juni 2019,                     Unproved properties as of June 30, 2019,
    31 Desember 2018 dan 2017 dialokasikan ke JOC                   December 31, 2018 and 2017 are allocated to
    Darajat, JOC Salak dan Konsesi Jailolo (2016: PSC               Darajat JOC, Salak JOC and Jailolo Concession
    Sebatik). Biaya pra-operasi PT SEGH sebesar                     (2016: Sebatik PSC). The pre-operating expenses
    US$ 1.676 ribu telah diturunkan nilainya karena                 of PT SEGH of US$ 1,676 thousand was impaired
    masa konsesi eksplorasi Jailolo telah berakhir pada             due to the Jailolo concession period for exploration
    tanggal 8 Desember 2016.                                        expired on December 8, 2016.

    Berdasarkan ketentuan PSAK No. 64 ”Eksplorasi                    Under PSAK No 64 “Exploration for and Evaluation
    dan Evaluasi Sumber Daya Mineral”, eksplorasi dan                of Mineral Resources”, exploration and evaluation
    evaluasi aset, termasuk biaya perolehan bunga                    assets, including cost of acquiring interest in new
    atas aset eksplorasi baru, terus dikapitalisasi                  exploration assets, continue to be capitalized
    dengan menunggu hasil kegiatan eksplorasi.                       pending the results of the exploration activities.
    Manajemen berpendapat bahwa saldo unproved                       Management believes that unproved properties
    properties    pada  tanggal  30     Juni   2019,                 balances as of Juni 30, 2019, December 31, 2018,
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016 tidak                            2017 and 2016 are not impaired based on the
    mengalami penurunan nilai berdasarkan faktor-                    following factors:
    faktor berikut:

    a.   Periode JOC dimana SEGHPL memiliki hak                      a. JOC period from which SEGHPL has the right to
         untuk melakukan eksplorasi belum berakhir                      explore has not expired and will not expire in
         dan tidak akan berakhir dalam waktu dekat;                     the near future;

    b.   Pengeluaran    signifikan  atas    eksplorasi               b. Significant expenditure on further exploration
         mendatang dan evaluasi atas sumber daya                        for and evaluation of mineral resources in the
         mineral   pada     wilayah  tertentu    telah                  specific area are budgeted in the future; and
         dianggarkan di masa mendatang; dan

    c.   Manajemen      terus    melakukan      kegiatan             c. Management continues to perform exploration
         eksplorasi dan evaluasi di wilayah tertentu.                   and evaluation activities in the specific areas.

    Goodwill                                                         Goodwill

    Goodwill pada tanggal 30 Juni 2019 dan                           Goodwill at June 30, 2019 and December 31,
    31 Desember 2018 dan 2017 dialokasikan ke JOC                    2018 and 2017 is allocated to the Darajat JOC and
    Darajat dan JOC Salak. Grup melakukan pengujian                  Salak JOC. The Group performed annual
    penurunan nilai tahunan pada setiap akhir tahun                  assessment on impairment in value at the end of
    pelaporan. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak                    reporting year. Management is of the opinion that
    terdapat indikasi penurunan nilai pada tanggal                   there is no impairment indication as of June 30,
    30 Juni 2019 dan 2018, Desember 2018 dan 2017.                   2019 and 2018, December 31, 2018 and 2017.

    Asumsi utama yang digunakan dalam penilaian                      The main assumptions used in the assessment on
    penurunan nilai pada goodwill pada 30 Juni 2019                  impairment in value of goodwill as of June 30,
    termasuk arus kas diskonto dengan menggunakan                    2019 included discounted cash flows by using the
    estimasi tingkat diskonto 7,38% (setelah pajak)                  estimated discount rate of 7.38% (post tax) and
    dan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 2,0%.                    annual growth rate of 2.0%. The prices for
    Harga dari listrik dan uap yang digunakan pada                   electricity and steam used in the discounted cash
    arus kas diskonto tergantung pada kontrak dengan                 flows are based on the contract with PLN. As a
    PLN. Sebagai hasil analisa, terdapat headroom                    result of analysis, there is a headroom of
    sebesar US$ 399 juta dan US$ 302 juta masing-                    US$ 399 million and US$ 302 million as of
    masing pada 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018.                   June 30, 2019 and December 31, 2018,
    Peningkatan 0,5% pada tingkat diskonto akan                      respectively. The increase of 0.5% in discount
    menurunkan nilai terpulihkan dari aset panas bumi                rate will decrease th recoverable amount of
    sebanyak US$ 107.097 ribu dan US$ 107.955 ribu                   geothermal assets by US$ 107,097 thousand and
    masing-masing     pada    30   Juni    2019   dan                US$ 107,955 thousand as of June 30, 2019 and
    31 Desember 2018.                                                December 31, 2018, respectively.




                                                           - 95 -
                                                       304
Page 325
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


24. UTANG BANK                                                    24. BANK LOANS

   Bangkok Bank Public Company Limited                                  Bangkok Bank Public Company Limited

   Pada tanggal 20 Desember 2016, Perusahaan                            On December 20, 2016, the Company obtained
   mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan                           bank loan with a maximum amount of US$ 60,000
   jumlah maksimal sebesar US$ 60.000 ribu dari                         thousand from Bangkok Bank Public Company
   Bangkok Bank Public Company Limited. Jangka                          Limited. The facility has a term of 3 months and has
   waktu 3 bulan dengan tingkat bunga per tahun                         an annual interest rate of LIBOR plus certain
   LIBOR + persentase tertentu. Fasilitas ini dicairkan                 percentage. This facility was drawdown on
   seluruhnya pada tanggal 21 Desember 2016                             December 21, 2016 amounting to US$ 60,000
   sebesar US$ 60.000 ribu dan telah dilunasi pada                      thousand and it was fully repaid in March 2017. The
   bulan Maret 2017. Dana tersebut digunakan                            funds were used as an advance on investment in
   sebagai uang muka investasi Star Energy Group                        Star Energy Group Holdings Pte Ltd.
   Holdings Pte Ltd.


25. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA                               25. TRADE ACCOUNTS                  PAYABLE        TO         THIRD
                                                                      PARTIES
                                        30 Juni/   31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                       June 30,    December 31, December 31, December 31,
                                         2019          2018         2017         2016
                                       US$ '000      US$ '000     US$ '000     US$ '000

    a. Berdasarkan Pemasok                                                                  a. By Supplier
         Pemasok luar negeri             357.334       521.229        383.647     286.133        Foreign suppliers
         Pemasok dalam negeri             61.413        48.290         99.968      73.218        Local suppliers

      Jumlah                             418.747       569.519        483.615     359.351     Total

    b. Berdasarkan mata uang                                                                b. By Currency
         Dolar Amerika Serikat           341.079       500.227        404.936     325.039        U.S. Dollar
         Rupiah                           76.549        68.732         77.994      34.106        Rupiah
         Lainnya                           1.119           560            685         206        Others

      Jumlah                             418.747       569.519        483.615     359.351     Total


    Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian                      Purchases of raw and indirect materials, and
    bahan baku utama dan pembantu, dan jasa baik                        services, both from local and foreign suppliers,
    dari pemasok dalam maupun luar negeri berkisar                      have credit terms of 30 to 120 days.
    30 sampai dengan 120 hari.

    Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang                    There are no guarantees            provided       for    trade
    usaha.                                                              accounts payable.


26. UTANG PAJAK                                                   26. TAXES PAYABLE
                                        30 Juni/   31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                       June 30,    December 31, December 31, December 31,
                                         2019          2018         2017         2016
                                       US$ '000      US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Pajak penghasilan                                                                       Income taxes:
      Pasal 4 (2)                            666         2.051            498         156      Article 4 (2)
      Pasal 15                                19            11             52          11      Article 15
      Pasal 21                             1.820         1.702          1.069       1.073      Article 21
      Pasal 22                                 -             1              3           3      Article 22
      Pasal 23                               242           848            314         224      Article 23
      Pasal 25                               512           499          8.853           7      Article 25
      Pasal 26                               446         2.156            111          61      Article 26
      Pasal 29                            27.627        27.603         36.012      42.103      Article 29
    Pajak pertambahan nilai - bersih         987           937          6.643       4.060   Value added tax - net
    Utang pajak lainnya                        -             -            323       3.012   Other taxes payable

    Jumlah                                32.319        35.808         53.878      50.710   Total




                                                             - 96 -
                                                          305
Page 326
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Grup dikenakan pajak penghasilan dengan basis                     The Group is subject to income tax on an entity
    per entitas berdasarkan laba yang timbul atau                     basis based on profit arising or derived from the
    berasal dari yurisdiksi pajak di mana entitas Grup                tax jurisdiction in which the Group entities are
    berdomisili dan beroperasi. Beberapa entitas anak                 domiciled and operates. Several of the Group’s
    utama dari Grup beroperasi dan memperoleh                         main subsidiaries operate and earn income from
    pendapatan dari PSC Kakap dan JOC di Indonesia.                   PSC Kakap and JOCs in Indonesia. Under the
    Berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan                       relevant Indonesian Income Tax Law, these
    yang berlaku di Indonesia, entitas tersebut                       entities are subject to income tax at 34% of
    dikenakan pajak penghasilan sebesar 34% dari                      taxable income of the respective subsidiaries that
    pendapatan kena pajak masing-masing entitas                       operates in geothermal industries. Revenue from
    anak yang beroperasi di bidang energi panas bumi.                 PSC have effective tax rate 37% - 44%, that
    Pendapatan yang diperoleh dari PSC dikenakan                      included in comparative presentation of oil and gas
    tarif pajak efektif 37% - 44% termasuk dalam                      industries.
    sajian komparatif terkait industri minyak dan gas
    bumi.

    Kontraktor JOC diharuskan membayar PGE bonus                      JOC contractor is required to pay PGE a production
    produksi setara dengan 2,66%-4% dari laba bersih                  allowance equivalent to 2.66%-4% of net
    operasional yang dihitung berdasarkan Undang-                     operating income calculated based on the 1984
    Undang Pajak Penghasilan Indonesia tahun 1984,                    Indonesian Income Tax Law excluding Value Added
    tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai, Pajak                     Taxes, Sales Taxes on a Luxury Goods, Taxes on
    Penjualan atas Barang Mewah, Pajak atas Tanah                     Land and Buildings, Import Duty, Stamp Duty and
    dan Bangunan, Bea Masuk, Bea Materai dan                          Other Levies.
    retribusi lainnya.


27. PINJAMAN JANGKA PANJANG                                     27. LONG-TERM LOANS

                                      30 Juni/   31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                     June 30,    December 31, December 31, December 31,
                                       2019          2018         2017         2016
                                     US$ '000      US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Rupiah                                                                                Rupiah
      PT Bank Mayora                     1.037         1.518         2.706       3.275      PT Bank Mayora
      Pinjaman Dana Reboisasi              501           488           523           -      Reforestation Loans
      Bank Central Asia (BCA)              146           277           174         809      Bank Central Asia (BCA)
      Bank Negara Indonesia (BNI)            -             -        38.700      48.775      Bank Negara Indonesia (BNI)
    Dolar Amerika Serikat                                                                 U.S. Dollar
      Pinjaman Berjangka - setelah
         dikurangi biaya perolehan
         pinjaman yang belum                                                                Term-loans - net of unamortized
         diamortisasi                1.505.292     1.672.144    2.231.347      469.573        transaction costs
      Bank Negara Indonesia (BNI)      125.000             -            -            -      Bank Negara Indonesia (BNI)
      Senior-Term Loan Facility              -             -            -       16.425      Senior-Term Loan Facility

    Jumlah                           1.631.976     1.674.427    2.273.450      538.857    Total
    Dikurangi:                                                                            Less:
    Bagian yang jatuh tempo dalam
       waktu satu tahun                104.478       366.145    1.009.377       89.835    Current maturities

    Bagian jangka panjang            1.527.498     1.308.282    1.264.073      449.022    Long-term portion


    Biaya perolehan diamortisasi atas pinjaman yang                   The amortized cost of the long-term loans are as
    diperoleh adalah sebagai berikut:                                 follows:

                                      30 Juni/   31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
                                     June 30,    December 31, December 31, December 31,
                                       2019          2018         2017         2016
                                     US$ '000      US$ '000     US$ '000     US$ '000

    Pinjaman jangka panjang          1.631.976     1.674.427    2.273.450      538.857      Long-term loans
    Biaya bunga yang masih
       harus dibayar                     2.438         1.126         1.051       1.374      Accrued interest

    Jumlah                           1.634.414     1.675.553    2.274.501      540.231      Total


    Bunga pinjaman yang masih harus dibayar dicatat                  Accrued interest are presented under accrued
    dalam akun biaya yang masih harus dibayar.                       expenses.




                                                           - 97 -
                                                         306
Page 327
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pada 30 Juni 2019, jadwal pelunasan               pokok                  As of June 30, 2019, loan principal repayment
    pinjaman adalah sebagai berikut:                                         schedule are as follows:

                                                   Pinjaman Dana
                                                      Reboisasi/                       Pinjaman
                                                   Reforestation                       berjangka/
                    Tahun        Bank Mayora             loan               BCA        Term Loan        BNI                     Year
                                   US$ '000            US$ '000         US$ '000       US$ '000       US$ '000

                    2019                 1.037                  501          126            46.240            -                 2019
                    2020                       -                    -         20           113.899      62.500                  2020
                    2021                       -                    -             -      1.188.693      62.500                  2021
                    2022                       -                    -             -         61.389            -                 2022
                    2023                       -                    -             -         61.389            -                 2023
                    2024                       -                    -             -         21.429            -                 2024
                    2025                       -                    -             -         21.429            -                 2025
                    2026                       -                    -             -         21.426            -                 2026

    Jumlah Pokok                         1.037                  501          146         1.535.894     125.000    Total Principal

    Biaya perolehan yang belum                                                                                    Unamortized transaction
     diamortisasi                              -                    -             -        (30.602)           -     costs
    Jumlah pinjaman - bersih             1.037                  501          146         1.505.292     125.000    Total loan - net


    Tingkat bunga pinjaman dalam Rupiah masing-                              Interest rate in Rupiah ranged between 10.50% to
    masing berkisar antara 10,50% sampai dengan                              10.75%, 10.50% to 10.75%, 10.75% to 11.50%
    10,75%, 10,50% sampai 10,75%, 10,75% sampai                              and 11.25% to 12.25%, for June 30, 2019,
    11,50% dan 11,25% sampai 12,25% untuk 30 Juni                            December 31, 2018, 2017 and 2016, respectively.
    2019, 31 Desember 2018, 2017 dan 2016.

    Tingkat bunga pinjaman berjangka dan Senior-                             Annual interest rates of term loans and Senior-
    Term Loan Facility per tahun adalah LIBOR +                              Term Loan Facility are LIBOR + certain percentage.
    persentase tertentu. Pembayaran bunga dilakukan                          Interest is payable every 3 months.
    secara 3 bulanan.

    Grup telah melakukan pembayaran sebesar                                  The    Group    has    made    payment     totaling
    US$ 336.820 ribu, US$ 795.200 ribu, US$ 271.487                          US$ 336,820 thousand, US$ 795,200 thousand,
    ribu dan US$ 316.449 ribu masing-masing untuk                            US$ 271,487 thousand and US$ 316,449 thousand
    periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2019                            for the six months period ended June 30, 2019 and
    dan untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember                          for the years ended December 31, 2018, 2017 and
    2018, 2017 dan 2016.                                                     2016, respectively.

    Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018,                             As of June 30, 2019, December 31, 2018, 2017
    2017 dan 2016, Grup telah memenuhi syarat-                               and 2016, the Group is in compliance with the
    syarat dan kondisi yang ditetapkan bank, kecuali                         terms and conditions of the loans set by the banks,
    untuk persyaratan minimum DSCR pada tanggal                              except for minimum DSCR requirement as of June
    30 Juni 2019 atas pinjaman jangka panjang                                30, 2019 under Tranche A and B term loan,
    Tranche A dan B, walaupun demikian berdasarkan                           however, under the loan agreement Tranche A and
    perjanjian pinjaman Tranche A dan B pinjaman                             B loan do not automatically become payable on
    tersebut tidak secara otomatis harus segera                              demand.
    dibayar sesuai permintaan.

    PT Bank Mayora                                                           PT Bank Mayora

    Pada tanggal 2 April 2015, GTA memperoleh                                On April 2, 2015, GTA obtained Rp 55,000 million
    fasilitas Pinjaman Angsuran Berjangka (PAB)                              Installment Loan Facility from PT Bank Mayora. The
    sebesar Rp 55.000 juta dari PT Bank Mayora.                              facility has period time of 5 years with grace period
    Fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun                             of 24 months with fixed interest rate 10.5% per
    dengan grace period 24 bulan dengan tingkat                              annum with fixed interest rate 10.5% per annum.
    bunga tetap 10,5% per tahun dengan tingkat
    bunga tetap 10,5% pre tahun.

    Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak                     This facility is secured by Building Rights Title
    Guna Bangunan No. 011/Bitung Jaya dan                                    Certificates No. 011/Bitung Jaya and 016/Bitung
    016/Bitung Jaya masing-masing seluas 27.185 m2                           Jaya with an area of approximately 27,185 square
    dan 94.651 m2 yang terletak di Desa Bitung Jaya,                         metres and 94,651 square metres, respectively, at
    Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Propinsi                          Bitung Jaya Village, Cikupa Sub-district, Tangerang
    Banten, yang dimiliki oleh PT Jabar Utama Wood                           District, Banten Province, that is owned by PT Jabar
    Industry selaku Penjamin. Pada tahun 2018,                               Utama Wood Industry as Guarantor. In 2018,
    Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 011/Bitung Jaya                         Building Rights Title Certificate No. 011/Bitung Jaya
    tidak menjadi jaminan fasilitas pinjaman ini.                            was no longer used as security for this facility.




                                                                   - 98 -
                                                                307
Page 328
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang               The agreement contains certain covenants that
    membatasi GTA (sebagai penjamin) untuk tidak                    restrict the GTA (acting as guarantors) in
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                 performing certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    Bank Central Asia (BCA)                                         Bank Central Asia (BCA)

    Pada tanggal 29 Agustus 2014, RPU memperoleh                    On August 29, 2014, RPU obtained Rp 30 billion
    fasilitas kredit investasi sebesar Rp 30 miliar dari            Investment Credit Facility from PT Bank Central
    PT Bank Central Asia Tbk. Fasilitas ini mempunyai               Asia Tbk. The facility has a term of 3 years with
    jangka waktu 3 tahun dengan grace period                        grace period of 12 months. In October 2017, RPU
    12 bulan. Pada bulan Oktober 2017, RPU telah                    fully paid the principal term loan amounting to
    melunasi     semua      pokok    pinjaman   sebesar             Rp 30 billion.
    Rp 30 miliar.

    Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan 1 unit storage            The facility is secured by 1 unit storage terminal
    terminal termasuk tanah dan bangunan yang                       including land and building located in Jl. Merak,
    berada di Jl. Merak, Serang.                                    Serang.

    RPU diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan                  RPU is required to maintain certain financial ratios
    tertentu seperti yang tercantum dalam perjanjian                as stated in loan agreement.
    pinjaman.

    Pada tanggal 22 Oktober 2017, RPU melakukan                     On October 22, 2017, RPU amended its credit
    amendemen perjanjian kredit dengan memperoleh                   agreement by obtaining additional loan facility
    tambahan fasilitas pinjaman sebesar Rp 10 Miliar                amounting to Rp 10 billion, comprising of local
    dengan rincian fasilitas kredit lokal sebesar                   credit facility amounting to Rp 7.5 billion and
    Rp 7,5 Miliar dan fasilitas installment Loan sebesar            installment loan facility of Rp 2.5 billion with fixed
    Rp 2,5 Miliar dengan tingkat bunga tetap 10,75%                 interest rate 10.75% per annum and tenor of 3
    setiap tahun dan jangka waktu 3 tahun dengan                    years and the same collateral.
    jaminan yang sama.

    Bank Negara Indonesia (BNI)                                     Bank Negara Indonesia (BNI)

    Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 28 April                  Based on credit agreement dated April 28, 2010,
    2010, GUM memperoleh fasilitas pinjaman Kredit                  GUM obtained an investment credit facility from
    Investasi dari BNI berupa Kredit Investasi Kebun                BNI consisting of Plantation Investment Credit (KI-
    (KI-Kebun) dan Kredit Investasi Pabrik Pengolahan               Plantation) and Palm Oil Processing Investment
    Kelapa Sawit (KI-PKS). Dana tersebut digunakan                  Credit (KI-PKS). The proceeds will be used for the
    untuk pembiayaan pembangunan kebun kelapa                       financing of the development of palm plantation
    sawit    berikut   fasilitas   pendukungnya    dan              including     its  supporting   facilities and  the
    pembangunan pabrik kelapa sawit. Fasilitas ini                  construction of palm oil processing plant. The
    terbagi menjadi Kredit Investasi Pokok dan Kredit               facility is divided into Main Investment Credit and
    Investasi Interest During Construction, dengan                  Investment Credit Interest During Construction,
    jumlah     maksimum        masing-masing  sebesar               with a maximum credit amounting to Rp 261,656
    Rp 261.656 juta dan Rp 30.593 juta. Jangka waktu                million and Rp 30,593 million, respectively. The
    KI-Kebun sampai dengan 25 Desember 2021                         term of KI-Plantation is until December 25, 2021,
    termasuk masa tenggang selama 4 tahun dan                       including grace period of 4 years while the term of
    jangka waktu KI-PKS sampai dengan tanggal                       KI-PKS is until June 25, 2019, including grace
    25 Juni 2019 termasuk masa tenggang selama                      period of 1 year. The outstanding loans as of
    1    tahun.    Saldo     pinjaman   pada   tanggal              December 31, 2017 and 2016 are Rp 18,957
    31 Desember 2017 dan 2016 masing-masing                         million (equivalent to US$ 1,399 thousand) and
    Rp 18.957 juta (setara dengan US$ 1.399 ribu)                   Rp 40,743 million (equivalent to US$ 3,033
    dan Rp 40.743 juta (setara dengan US$ 3.033 ribu).              thousand), respectively.

   Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 28 April                   Based on credit agreement dated April 28, 2010,
   2010, TBSM memperoleh fasilitas pinjaman Kredit                  TBSM obtained an investment credit facility from
   Investasi dari BNI berupa KI-Kebun dan KI-PKS.                   BNI consisting of KI-Plantation and KI-PKS. The
   Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan                         proceeds will be used for the financing of the
   pembangunan kebun kelapa sawit berikut fasilitas                 development of palm plantation including its
   pendukungnya dan pembangunan pabrik kelapa                       supporting facilities and the construction of palm oil
   sawit. Fasilitas ini terbagi menjadi Kredit Investasi            processing plant. The facility is divided into Main
   Pokok dan Kredit Investasi Interest During                       Investment Credit and Investment Credit Interest
   Construction, dengan jumlah maksimum masing-                     During Construction, with a maximum credit
   masing sebesar Rp 189.315 juta dan Rp 28.753                     amounting to Rp 189,315 million and Rp 28,753
   juta. Jangka waktu KI-Kebun sampai dengan                        million, respectively. The term of KI-Plantation is
   tanggal 27 April 2020, termasuk masa tenggang                    until April 27, 2020, including grace period of
   selama 4 tahun dan jangka waktu KI-PKS sampai                    4 years while the term of KI-PKS is until June 25,
   dengan 25 Juni 2019, termasuk masa tenggang                      2019, including grace period of 1 year. The
   selama 1 tahun. Saldo pinjaman pada tanggal                      outstanding loans as of December 31, 2017 and
   31 Desember 2017 dan 2016 masing-masing                          2016 are Rp 26,731 million (equivalent to
   Rp 26.731 juta (setara dengan US$ 1.973 ribu) dan                US$ 1,973 thousand) and Rp 46,243 million
   Rp 46.243 juta (setara dengan US$ 3.442 ribu).                   (equivalent to US$ 3,442 thousand), respectively.


                                                           - 99 -
                                                       308
Page 329
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 9 Agustus                 Based on credit agreement dated August 9, 2012,
   2012, TBSMD memperoleh fasilitas pinjaman Kredit                TBSMD obtained an investment credit facility from
   Investasi dari BNI berupa Kredit Investasi yang                 BNI consisting of Plantation Investment Credit
   berasal dari pengambilalihan sebagian porsi utang               (KI-Plantation) derived from the takeover of certain
   TBSM. Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan                  portion of loan of TBSM. The proceeds will be used
   pembangunan kebun kelapa sawit berikut fasilitas                for the financing of the development of palm
   pendukungnya. Fasilitas ini terbagi menjadi Kredit              plantation including its supporting facilities. The
   Investasi Pokok dan Kredit Investasi Interest                   facility is divided into Main Investment Credit and
   During Construction, dengan jumlah maksimum                     Investment Credit Interest During Construction,
   masing-masing sebesar Rp 41.815 juta dan                        with a maximum credit amounting to Rp 41,815
   Rp 6.075 juta. Jangka waktu selama 8 tahun                      million and Rp 6,075 million, respectively. The
   sampai dengan tanggal 25 Maret 2020, termasuk                   facility has 8-year term until March 25, 2020,
   masa tenggang sampai dengan 24 Juni 2012.                       including grace period until June 24, 2012.

   Pada bulan Oktober 2013, GUM, TBSM dan TBSMD                    In October 2013, GUM,TBSM and TBSMD entered
   telah menandatangani perjanjian dengan BNI untuk                into bank agreement with BNI to increase the credit
   Penambahan fasilitas kredit berupa Kredit Investasi             facility  for    Investment       Credit   Refinancing
   Refinancing KI-Kebun dengan jumlah maksimum                     KI-Plantation,    with    maximum        amount      of
   sebesar Rp 592.700 juta. Dana tersebut digunakan                Rp 592,700 million. This credit facility is used to
   untuk pembiayaan kembali pembangunan kebun                      refinance the development of palm plantation
   sawit beserta fasilitas pendukungnya. Jangka waktu              including its supporting facilities. The facility has a
   lebih kurang 7 tahun sampai dengan 25 September                 term for 7 years up to September 25, 2020. GUM,
   2020. GUM, TBSM dan TBSMD telah menggunakan                     TBSM and TBSMD had used all bank facilities and
   seluruh fasilitas bank dan sebagian dana tersebut               some of the proceeds were used to pay the
   digunakan     untuk     melunasi  Kredit  Investasi             previous Credit Investment.
   sebelumnya.

   Pada bulan Desember 2015, GUM, TBSM dan                         In December 2015, GUM, TBSM and TBSMD
   TBSMD telah menandatangani perjanjian dengan                    entered into bank agreement with BNI to increase
   BNI untuk penambahan fasilitas kredit berupa                    the credit facility for Investment Credit Refinancing
   Kredit Investasi Refinancing (Top Up) KI-Kebun                  KI-Plantation (Top Up), with maximum amount of
   dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000 juta                   Rp 15,000 million for TBSM and TBSMD, and
   untuk TBSM dan TBSMD, serta Rp 50.000 juta                      Rp 50,000 million for GUM. This credit facility is
   untuk GUM. Dana tersebut digunakan untuk                        used to refinance the development of palm
   pembiayaan kembali pembangunan kebun sawit                      plantation including its supporting facilities. The
   beserta fasilitas pendukungnya. Jangka waktu lebih              facility has a term for 7 years up to March 25,
   kurang 7 tahun sampai dengan 25 Maret 2023.                     2023. GUM, TBSM and TBSMD had used all the
   GUM, TBSM dan TBSMD telah menggunakan                           bank facilities used to pay the previous Credit
   seluruh fasilitas bank digunakan untuk melunasi                 Investment. The outstanding loan of KI-Plantation
   Kredit Investasi sebelumnya. Saldo pinjaman                     as of December 31, 2017 and 2016 amounted to
   KI-Kebun yang telah digunakan pada 31 Desember                  Rp 478,631 million (equivalent to US$ 35,328
   2017 dan 2016 masing-masing Rp 478.631 juta                     thousand) and Rp 568,346 million (equivalent to
   (setara dengan US$ 35.328 ribu) dan Rp 568.346                  US$ 42,300 thousand) respectively.
   juta (setara dengan US$ 42.300 ribu).

   Fasilitas pinjaman GUM, TBSM dan TBSMD tersebut                 Credit facilities of GUM, TBSM and TBSMD are
   dijamin dengan persediaan, tanah dan bangunan,                  secured with inventories, land and buildings,
   kendaraan dan alat berat dan peralatan kebun milik              vehicles and heavy equipments and plantation
   GUM, TBSM dan TBSMD dan jaminan perusahaan                      equipments of GUM, TBSM and TBSMD and
   dari RIM.                                                       corporate guarantee by RIM.

   GUM, TBSM dan TBSMD diwajibkan untuk                            GUM, TBSM and TBSMD are required to comply with
   mematuhi pembatasan dan rasio tertentu seperti                  the certain restrictive covenants and ratios as
   yang tercantum dalam perjanjian pinjaman.                       stated in the loan agreement.

   GUM, TBSM dan TBSMD telah memperoleh                            GUM, TBSM and TBSMD obtained requisite
   persetujuan untuk mengabaikan pemenuhan rasio                   approvals or waivers for the requirement to comply
   lancar dan Debt Service Coverage di atas.                       with the current ratio and Debt Service Coverage.

   GUM, TBSM dan TBSMD telah memperoleh                            GUM, TBSM and TBSMD obtained approvals to
   persetujuan pengikatan utang perusahaan kepada                  pledge the payables to shareholders and/or
   pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasi                     affiliates company    as BNI credit facility
   sebagai pinjaman Subordinasi Fasilitas Kredit (SOL)             Subordinated Loan (SOL).
   BNI.

   Pada tahun 2018, pinjaman       GUM,    TBSM dan                In 2018, the loans of GUM, TBSM and TBSMD have
   TBSMD telah dilunasi.                                           been settled.




                                                         - 100 -
                                                     309
Page 330
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   Pinjaman Berjangka                                                          Term Loans
   Rincian dari pinjaman berjangka adalah sebagai                              Details of term loans are as follows:
   berikut:
                                                30 Juni/     31 Desember/   31 Desember/   31 Desember/
                                               June 30,      December 31,   December 31,   December 31,
                                                 2019            2018           2017           2016
                                               US$ '000        US$ '000       US$ '000       US$ '000

    Pinjaman berjangka                                                                                    Term Loans
       Tranche A & B                            1.014.407      1.045.269      1.127.198              -      Tranche A & B
       US$ 660.000 ribu                                 -              -        589.110         81.993      US$ 660,000 thousand
       US$ 200.000 ribu                           198.173        197.843              -              -      US$ 200,000 thousand
       US$ 250.000 ribu                                 -        249.149        247.268              -      US$ 250,000 thousand
       US$ 199.800 ribu                           146.612        156.140        175.128        193.401      US$ 199,800 thousand
       US$ 191.000 ribu                           146.100              -              -              -      US$ 191.000 thousand
       US$ 220.000 ribu                                 -         23.743         71.332        105.335      US$ 220,000 thousand
       US$ 94.980 ribu                                  -              -         21.311         88.844      US$ 94,980 thousand

    Jumlah pinjaman berjangka                   1.505.292      1.672.144      2.231.347        469.573    Total term loans
    Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun     (102.814)      (364.372)      (993.756)       (62.304)   Current maturities

    Pinjaman berjangka - setelah dikurangi
       bagian yang jatuh tempo dalam satu                                                                 Term loans - net of
       tahun                                    1.402.478      1.307.772      1.237.591        407.269      current maturities


    Pinjaman Berjangka Tranche A dan B                                         Tranche A and B Term Loan

    Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.                                 On December 22, 2016, SEG-SD B.V. entered into
    menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman                               a secure term loan facility agreement for facilities
    berjangka untuk fasilitas komitmen Tranche A dan                           commitment of Tranche A and Tranche B
    Tranche B masing-masing sebesar US$ 1.250.000                              amounting to US$ 1,250,000 thousand and
    ribu dan US$ 700.000 ribu, dan jatuh tempo lima                            US$ 700,000 thousand, respectively, and are due
    tahun dari tanggal utilisasi, masing-masing yaitu                          5   years   from   utilization   date,  which      is
    22 Desember 2021 dan 22 Desember 2026 untuk                                December 22, 2021 and December 22, 2026 for
    Tranche A dan Tranche B.                                                   Tranche A and Tranche B, respectively.

    Berikut adalah tujuan dari Tranche A dan B:                                Following are the purposes of the Tranche A and B:

        Pemanfaatan      pertama   Tranche   A,   (i)                             Tranche A first utilization, (i) to fund, in part,
         mendanai, sebagian, harga pembelian untuk                                  the purchase price for the Acquisition
         Akuisisi    (Kepentingan   pengendali),  (ii)                              (Controlling Interest), (ii) to fund the Reserve
         mendanai Rekening Giro, dan (iii) membayar                                 Accounts, and (iii) to pay fees, costs and
         fee, biaya dan beban sehubungan dengan                                     expenses in relation to the Facility and
         Fasilitas dan Biaya Perolehan dan jumlahnya                                Acquisition Costs and shall be in an amount
         tidak melebihi US$ 1.230.000 ribu.                                         not to exceed US$ 1,230,000 thousand.

        Pemanfaatan    kedua   Tranche    A,  untuk                               Tranche A second utilization, to fund, in part,
         mendanai, sebagian, harga pembelian untuk                                  the purchase price for the Acquisition (Minority
         Akuisisi (Kepentingan nonpengendali) dan                                   Interest) and shall be in an amount not to
         dalam jumlah tidak melebihi US$ 20.000 ribu.                               exceed US$ 20,000 thousand.

        Tranche B, (i) membiayai pelunasan semua                                  Tranche B, (i) to finance the repayment of all
         Pinjaman Tranche A yang beredar pada tahun                                 outstanding Tranche A Loans in 2021 and (ii)
         2021 dan (ii) mendanai Rekening Cadangan.                                  to fund the Reserve Accounts. The cancellation
         Biaya pembatalan sebesar 1,25% akan                                        fees at the rate of 1.25% will be applied, if (1)
         diterapkan, jika (1) Pinjaman Tranche A                                    the Tranche A Loan is repaid from the
         dilunasi dari setiap fasilitas pembiayaan yang                             proceeds of any refinancing facility entered
         dilakukan oleh peminjam selain fasilitas                                   into by the Borrowers other than the Tranche
         Tranche B (2) sebagai akibat dari pengalokasi                              B Facility (2) as a result of the re-allocation of
         kembali       total   komitmen     Tranche    B                            the total commitment with respect to Tranche
         berdasarkan       perjanjian dengan pemberi                                B under the Facility Agreement to any other
         pinjaman lainnya yang hanya berkomitmen                                    Lender who was only committed to provide
         untuk menyediakan fasilitas Tranche A pada                                 the Tranche A facility as at the date of the
         tanggal perjanjian, dan (3) mengikuti tanggal                              Facility Agreement, and (3) Following the
         pemanfaatan Tranche B tetapi sebelum tahun                                 Tranche B Utilisation Date but before the first
         pertama dari tanggal pemanfaatan Tranche B,                                anniversary of the Tranche B Utilisation Date,
         jika peminjam membiayai Tranche B dengan                                   if the Borrower refinances Tranche B with a
         fasilitas baru. Setelah 1 tahun dari tanggal                               new facility. Following the first anniversary of
         utilisasi pinjaman Tranche B, dan tahun-tahun                              the Tranche B utilisation date and every
         berikutnya,       biaya     pembatalan    dapat                            anniversary     thereafter,    the   Tranche    B
         dikurangkan sejumlah 0,25% tiap tahun                                      cancellation fee shall be reduced by 0.25%
         sehingga setelah Tranche B jatuh tempo,                                    such that on the Tranche B maturity date, the
         biaya pembatalan akan menjadi nol.                                         Tranche B cancellation fee shall be zero.




                                                                  - 101 -
                                                                310
Page 331
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Dengan mengacu pada perjanjian pinjaman, SEGD                        With reference to the loan agreement, SEGD-II and
    II dan SEGSL masing-masing menjadi Peminjam                          SEGSL to each become an Additional Borrower on
    Tambahan pada tanggal Debt Push Down yang                            the relevant Debt Push Down Date.
    bersangkutan.

    Fasilitas  pinjaman    ini  dijaminkan      dengan                   This loan facility is secured by using offshore
    menggunakan rekening offshore charges (selain                        charges account (exclude PT CGSS and PT DGI),
    PT CGSS dan PT DGI), jaminan rekening (SEG-SD                        accounts   guarantee      (SEG-SD B.V.), shares
    B.V.), jaminan saham (SEG-SD B.V.), jaminan-                         guarantee (SEG-SD B.V.), Shares guarantee
    jaminan saham (selain PT CGSS dan PT DGI), the                       (exclude PT CGSS and PT DGI), the English
    English assignment of contract rights (SEG-SD                        assignment of contrat rights (SEG-SD B.V., SEGSL
    B.V., SEGSL dan SEGD-II, jaminan rekening                            and SEGD-II, onshore accounts guarantee (exclude
    onshore (selain PT CGSS), sertifikat fidusia SEGSL                   PT CGSS), fiducia certificate of SEGSL and SEGD-II
    dan SEGD-II dan the assignment of contract rights                    and the assignment of contract rights (Indonesian
    (Indonesian Law) of SEGSL and SEGSD-II.                              Law) of SEGSL and SEGSD-II.

    Biaya upfront 1% untuk Pinjaman ini sejumlah                         The 1% upfront fee for this Loan totaling
    US$ 12.500 ribu telah dilunasi pada tanggal                          US$ 12,500 thousand was paid on January 10,
    10 Januari 2017, oleh SEGHPL, SEGPL, Phoenix                         2017, by SEGHPL, SEGPL, Phoenix Power B.V., and
    Power B.V., dan AC Energy International Holdings                     AC Energy International Holdings Pte. with respect
    Pte. sesuai dengan kepemilikan efektif mereka.                       to their effective ownership. The total payments
    Jumlah pembayaran yang dilakukan oleh SEGHPL                         made by SEGHPL and SEGPL amounting US$ 3,426
    dan SEGPL sebesar US$ 3.426 ribu dan                                 thousand and US$ 5,113 thousand were considered
    US$ 5.113 ribu dianggap sebagai pinjaman                             as convertible loan.
    konversi.

    Pada tanggal 23 Maret 2017, Perjanjian Fasilitas                     On March 23, 2017, the Amended and Restated
    Pinjaman Berjangka yang Diamendemen dan                              Secured Term Loan Facility Agreement was signed
    Disajikan Kembali telah ditandatangani dengan                        with the changes on the finalization date
    perubahan pada tanggal finalisasi (yaitu menjadi                     (i.e.; March 23, 2017) and repayment schedules.
    tanggal 23 Maret 2017) dan jadwal pelunasan.

    Pemanfaatan pertama terjadi pada tanggal                             The first utilization was on March 30, 2017
    30 Maret 2017 sebesar US$ 1.230.000 ribu. Total                      amounting to US$ 1,230,000 thousand. The total
    uang yang diterima adalah US$ 1.195.319 ribu                         cash received was US$ 1,195,319 thousand after
    setelah   memperhitungkan     biaya   pendanaan                      taking into account the financing costs of
    sebesar US$ 34.681 ribu. Dana tersebut digunakan                     US$ 34,681 thousand. Such fund was used to
    untuk menyelesaikan akuisisi saham Chevron di                        settle up the acquisition of Chevron’s shares on
    blok panas bumi Darajat, Salak dan Suoh                              Darajat, Salak and Suoh Sekincau Geothermal
    Sekincau.                                                            blocks.

    Pada tanggal 26 April 2017, Pinjaman ini secara                      On April 26, 2017, this Loan was effectively pushed
    efektif diturunkan ke SEGSL dan SEGD-II dengan                       down to SEGSL and SEGD-II with total amount to
    jumlah     keseluruhan  masing-masing   sebesar                      be novated of US$ 750,000 thousand and
    US$ 750.000 ribu dan US$ 480.000 ribu.                               US$ 480,000 thousand, respectively.

    Berikut adalah pemberi fasilitas pinjaman:                           The following are the loan facility lenders:

                                             30 Juni/        31 Desember/December 31,
                     Bank                 June 30, 2019       2018             2017                                 Bank
                                            US$ '000        US$ '000          US$ '000
    Pemberi pinjaman                                                                            Lenders
    Bank of Philippine Islands                 331.534            342.815            371.912    Bank of Philippine Islands
    Bangkok Bank Limited                       290.093            299.963            325.423    Bangkok Bank Limited
    Rizal Comercial Banking Corporation        103.605            107.130            116.223    Rizal Comercial Banking Corporation
    BDO Unibank, Inc                            62.160             64.275             69.731    BDO Unibank, Inc
    Bank of China                               62.163             64.278             69.734    Bank of China
    MUFG Bank, Ltd                              62.163             64.278             69.734    MUFG Bank, Ltd
    DBS Bank Ltd.                               62.163             64.278             69.734    DBS Bank Ltd.
    Sumitomo Mitsui Banking Corporation         62.163             64.278             69.734    Sumitomo Mitsui Banking Corporation

    Jumlah                                    1.036.044          1.071.295         1.162.225    Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                      (21.637)           (26.026)          (35.027)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                    1.014.407          1.045.269         1.127.198    Net
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo
        dalam satu tahun                        (67.125)           (71.500)          (79.500)   Less current maturities

    Bagian jangka panjang                      947.282            973.769          1.047.698    Long-term portion


    Pemanfaatan kedua Tranche A dan B pada tanggal                       The Tranche A and B second utilization was drawn
    19 September 2017 adalah sebesar US$ 20.000                          on September 19, 2017 amounting to US$ 20,000
    ribu.     Dana     tersebut    digunakan      untuk                  thousand. Such fund was used to settle up the
    menyelesaikan akuisisi 95% saham PT DGI yang                         acquisition of 95% PT Austindo Nusantara Jaya
    dimiliki oleh PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.                        Tbk’s shares in PT DGI.


                                                           - 102 -
                                                           311
Page 332
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    SEGHPL dan entitas anak, berdasarkan perjanjian                    SEGHPL and its subsidiaries, under its loan
    pinjamannya, tunduk pada berbagai persyaratan,                     agreements, is subject to various covenants,
    antara lain untuk mendapatkan persetujuan tertulis                 among others to obtain written approval from the
    dari pemberi pinjaman sebelum melakukan                            lenders before entering into certain transactions
    transaksi tertentu seperti merger, akuisisi, likuidasi             such as mergers, acquisitions, liquidation or change
    atau perubahan status dan Anggaran Dasar,                          in status and Articles of Association, reducing the
    mengurangi jumlah modal dasar, ditempatkan dan                     authorized,    issued   and    fully paid capital;
    disetor penuh; pembatasan pemberian pinjaman                       restrictions on lending money to third parties;
    kepada pihak ketiga; negative pledges, dengan                      negative    pledges,   with     certain   exceptions;
    pengecualian tertentu; pembatasan perubahan                        restrictions on change in core business activities;
    aktivitas bisnis utama; mengumumkan dan                            declaring    and    paying     dividends;    redeem,
    membayar dividen; menebus, membeli kembali,                        repurchase, defease, retire or repay any of its
    menolak, menarik atau membayar kembali modal                       share capital or resolve to do so; restriction on
    sahamnya atau memutuskan untuk melakukannya;                       allowing guarantees and indemnities in respect of
    pembatasan pemberian jaminan dan ganti rugi                        any obligation of any person and requirement to
    sehubungan dengan kewajiban setiap orang dan                       comply with certain financial ratios.
    persyaratan untuk mematuhi rasio keuangan
    tertentu.

    Pinjaman ini juga mewajibkan Peminjam untuk                        This Loan also requires the Borrowers to maintain
    mempertahankan rasio keuangan tertentu seperti:                    certain financial ratios such as:

       Rasio Leverage tidak melebihi:                                     Leverage ratio shall not exceed:
         1) 6,00:1 dari tanggal pengujian awal                               1) 6.00:1 from initial Testing Date until one
             sampai tanggal pengujian segera setelah                             year after Testing Date
             ulang tahun pertama
         2) 5,50:1 dari tanggal pengujian segera                             2)   5.50:1 from one year after Testing Date
             setelah ulang tahun pertama sampai                                   until third year after Testing Date
             tanggal pengujian segera jatuh setelah
             ulang tahun ketiga
         3) 4,50:1 sampai dengan tanggal tengah –                            3)   4.50:1 until the middle of the final year
             tahunan terakhir
       Debt Service Coverage Ratio (DSCR) tidak                           Debt Service Coverage Ratio (DSCR) shall not
        kurang dari 1,20 : 1                                                be less than 1.20 : 1
       Senior Interest Cover tidak kurang dari 3:1                        Senior Interest Cover shall not be less than 3:1
       Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 70:30,                       Debt to Equity Ratio not exceed 70:30, after
        setelah tanggal pembayaran akhir Tranche A,                         the final Tranche A repayment date, 50:50.
        50:50.

    Pinjaman Berjangka US$ 660 Juta                                    US$ 660 Million Term Loan

    Pada tanggal 19 Desember 2016, SEGPL                               On December 19, 2016, SEGPL entered into a
    menandatangani      perjanjian   fasilitas  untuk                  facility agreement for facilities commitment
    komitmen fasilitas sebesar US$ 660.000 ribu, yang                  amounting to US$ 660,000 thousand, which will be
    akan jatuh tempo 5 tahun setelah tanggal                           due in 5 years after the utilization date, which is
    pemanfaatan, yaitu 19 Desember 2021, sebagai                       December 19, 2021, as follows:
    berikut:

       Facility Commitment A sejumlah US$ 309.000                        Facility Commitment A of US$ 309,000
        ribu untuk keperluan (i) mendanai akuisisi                         thousand for the purposes of (i) funding the
        saham di NewCo atau penyertaan modal yang                          acquisition of shares in NewCo or a subscription
        dikeluarkan oleh NewCo atau pinjaman                               for shares issued by NewCo or a convertible
        konversi yang dibuat atau yang akan dilakukan                      loan made or to be made by SEGPL to NewCo in
        oleh SEGPL ke NewCo dalam setiap kasus                             each case in respect of the Chevron acquisition
        sehubungan dengan akuisisi Chevron (ii)                            (ii) paying all fees, costs and expenses payable
        membayar semua fee, biaya dan beban yang                           under and in connection with the Finance
        harus dibayar dan sehubungan dengan                                Documents; and (iii) funding of the ISRA in an
        Dokumen Keuangan; dan (iii) pendanaan ISRA                         amount not exceeding the ISRA required
        dalam jumlah yang tidak melebihi jumlah yang                       amount.
        dibutuhkan ISRA.

       Facility Commitment B sebesar US$351.000                          Facility Commitment B of US$351,000 thousand
        ribu untuk keperluan (i) menebus secara                            for the purposes of (i) redeeming in full and
        penuh dan membayar semua jumlah yang                               paying all amounts outstanding (including the
        terhutang (termasuk jumlah pokok dari Senior                       principal amount of the Senior Secured Notes,
        Secured Notes, premi, bunga yang masih                             premiums, accrued and unpaid interest, if any)
        harus    dan   belum   dibayar,   jika ada)                        in respect of the Senior Secured Notes in
        sehubungan dengan Senior Secured Notes                             accordance with the Indenture; and (ii) paying
        sesuai dengan Perjanjian; dan (ii) membayar                        all fees, costs and expenses payable under the
        semua biaya dan beban yang harus dibayar                           Finance Documents.
        berdasarkan Dokumen Keuangan.




                                                             - 103 -
                                                         312
Page 333
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan gadai saham                This loan facility is secured by share charge with
    sesuai kepemilikan pemegang saham SEGPL                          respect to the shareholders’ (i.e.; SEGHPL and
    (SEGHPL dan Phoenix Power B.V.), gadai saham                     Phoenix Power B.V.) interest in SEGPL, share
    milik SEG-WW, gadai saham milik Star Energy                      charge of SEG-WW, share charge of Star Energy
    Geothermal Holdings (Salak-Darajat) B.V., seluruh                Geothermal Holdings (Salak-Darajat B.V), charge
    akun bank milik SEG-WW atau yang dibuat antara                   over all the SEG-WW’s bank accounts made or to
    SEG-WW dan DBS Bank Ltd, sekuritas fidusia atas                  be made between SEG-WW and DBS Bank Ltd,
    aset berwujud SEG-WW, hasil klaim dan piutang                    fiducia security over the SEG-WW’s tangible assets,
    asuransi, biaya tetap dan mengambang atas                        insurance proceeds and receivables, fixed and
    semua atau seluruh aset substansial milik SEGPL,                 floating charges over all or substansially all assets
    pinjaman pemegang saham yang dimiliki Star                       of SEGPL, an assignment of shareholders loans
    Energy Geothermal Holdings (Salak-Darajat) B.V.                  made to Star Energy Geothermal Holdings (Salak-
    dan SEG-WW dan penempatan ISRA pada tanggal                      Darajat) B.V. and SEG-WW, and an assignment
    atau sekitar tanggal perjanjian pinjaman antara                  and charge over the ISRA and dated on or about
    SEGPL dan DBS Bank Ltd, dan dokumen sekuritas                    the date of the loan agreement between SEGPL
    lainnya yang pada suatu waktu dapat dibuat(atau                  and DBS Bank Ltd, and any other security
    dinyatakan untuk dibuat) jaminan untuk kewajiban                 document that may at any time be entered into,
    beragunan lainnya.                                               which creates (or is expressed to create) security
                                                                     for any of the secured liabilities.

    Berikut adalah pemberi fasilitas pinjaman:                       The following are the loan facility lenders:

                                                 31 Desember/    31 Desember/
                                                 December 31,    December 31,
                         Bank                        2017            2016                                   Bank
                                                   US$ '000        US$ '000
    Pemberi pinjaman                                                                  Lenders
    ICBC (Asia) Limited                               111.150                   -     ICBC (Asia) Limited
    Cathay United Bank                                 92.625                   -     Cathay United Bank
    Maybank International                              92.625              33.522     Maybank International
    DBS Bank Ltd.                                      83.363              33.522     DBS Bank Ltd.
    Credit Suisse AG, cabang Singapura                 64.837              33.522     Credit Suisse AG, Singapore branch
    BNP Paribas, Singapura                             46.312                   -     BNP Paribas, Singapore
    PT Indonesia Infrastructure Finance                35.199                   -     PT Indonesia Infrastructure Finance
    First Commercial Bank                              20.378                   -     First Commercial Bank
    Sumitomo Mitsui Banking Corporation                16.673                   -     Sumitomo Mitsui Banking Corporation
    The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ., Ltd.          16.673                   -     The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ., Ltd.
    Intesa Sanpaolo S.P.A                              11.114                   -     Intesa Sanpaolo S.P.A
    Ta Chong Bank, Ltd.                                11.114                   -     Ta Chong Bank, Ltd.
    CTBC Bank                                           9.262                   -     CTBC Bank

    Jumlah                                            611.325          100.566        Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                            (22.215)             (18.573)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                            589.110              81.993     Net
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
          satu tahun                                 (589.110)                   -    Less current maturities

    Bagian jangka panjang                                   -              81.993     Long-term portion

    Peminjam awal Fasilitas A adalah SEGPL sampai                    Facility A original borrower is SEGPL until the debt
    dengan tanggal push down atau Tanggal Aksesi.                    push down date or the Accesion Date. SEG-WW will
    SEG-WW akan ikut serta dalam Perjanjian sebagai                  accede to the Agreement as a Facility A borrower,
    peminjam Fasilitas A, peminjam Fasilitas B dan                   the Facility B borrower and an Additional
    Penjamin Tambahan, jika:                                         Guarantor, if:

    (i)   SEGPL dan SEG-WW menyerahkan kepada                        (i)     SEGPL and SEG-WW deliver to the Agent a
          Agen Surat Aksesi yang telah selesai dan                           duly completed and executed Accession Letter;
          dilaksanakan;

    (ii) SEGPL menegaskan bahwa tidak ada Kejadian                   (ii) SEGPL confirms that no Event of Default is
         Default yang berlanjut atau akan terjadi                         continuing or would occur as a result of the
         sebagai  akibat     dari  SEG-WW     menjadi                     Company becoming a Facility A Borrower and
         Peminjam Fasilitas A dan Peminjam Fasilitas B;                   Facility B Borrower; and
         dan

    (iii) Agen telah menerima semua dokumen dan                      (iii) The Agent has received all of the documents
          bukti lainnya.                                                   and other evidences.




                                                           - 104 -
                                                          313
Page 334
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pemanfaatan pertama Fasilitas A terjadi pada                   The first utilization of Facility A was utilized on
    tanggal    19     Desember      2016      sebesar              December 19, 2016 amounting to US$ 100,566
    US$ 100.566 ribu. Total uang yang diterima adalah              thousand.     The    total   cash    received   was
    US$ 80.727 ribu setelah memperhitungkan biaya                  US$ 80,727 thousand after taking into account the
    pendanaan dan kas yang dibatasi penggunaannya                  financing    costs    and    restricted    cash  of
    masing-masing sebesar US$ 18.683 ribu dan                      US$ 18,683 thousand and US$ 1,156 thousand,
    US$ 1.156 ribu.                                                respectively.

    Pada tanggal 9 Maret 2017, perjanjian fasilitas                On March 9, 2017, the facility agreement dated
    tertanggal 19 Desember 2016 telah diubah. Sesuai               December 19, 2016 was amended. In accordance
    dengan amendemen tersebut, tanggal efektif push                with such amendment, the debt push down date is
    down adalah sejak tanggal eksekusi Novation                    effective from the date of execution of Novation
    Certificate (“the Novation Date”).                             Certificate (“the Novation Date”).

    Pada tanggal 28 Maret 2017, Fasilitas B digunakan              On March 28, 2017, the Facility B was utilized
    sebesar US$ 351.000 ribu. Total uang yang                      amounting to US$ 351,000 thousand. The total
    diterima adalah US$ 344.247 ribu, setelah                      cash received amounted to US$ 344,247 thousand
    memperhitungkan    biaya   pendanaan       sebesar             after taking into account the deferred financing
    US$ 6.753 ribu. Dana yang diterima digunakan                   costs totaling US$ 6,753 thousand. Such fund
    untuk pelunasan penuh Senior Secured Notes SEG-                received was then used for full redemption of the
    WW dan pembayaran upfront fees, biaya-biaya dan                SEG-WW’s Senior Secured Notes and payment of
    pengeluaran sehubungan dengan fasilitas tersebut.              upfront fees, costs and expenses related to the
                                                                   facility.

    Pada tanggal 29 Maret 2017, pemanfaatan kedua                  On March 29, 2017, the second utilization of
    Fasilitas A digunakan sebesar US$ 199.769 ribu.                Facility    A   was    utilized amounting  to
    Sebagian dari porsi pemanfaatan kedua sebesar                  US$ 199,769 thousand. Some portion of second
    US$ 2.365 ribu digunakan untuk mendanai DSRA                   utilization amounting US$ 2,365 thousand was
    milik SEG-WW (Catatan 21).                                     used for funding DSRA of SEG-WW (Note 21).

    Pada tanggal 30 Maret 2017, Fasilitas A secara                 On March 30, 2017, the facility A were effectively
    efektif diturunkan ke SEG-WW sesuai dengan                     pushed-down to SEG-WW in accordance with
    Kesepakatan Novasi antara SEGPL, SEG-WW dan                    Novation Agreement between SEGPL, SEG-WW and
    Agen (DBS Bank). Perjanjian Fasilitas dikenakan                the Agents (DBS Bank). Facility agreement charged
    bunga per tahun sebesar 3,6% margin ditambah                   interest per annum of 3.6% margin plus LIBOR and
    LIBOR yang terhutang setiap akhir kuartal.                     was payable in quarterly basis.

    Pada tanggal 5 April 2017, pemanfaatan Fasilitas A             On April 5, 2017, the third utilization of Facility A
    yang ketiga digunakan sebesar US$ 4.285 ribu.                  was utilized amounting to US$ 4,285 thousand.
    Sebagian dari porsi pemanfaatan ketiga sebesar                 Some portion of third utilization amounting US$ 51
    US$ 51 ribu digunakan untuk mendanai DSRA milik                thousand was used for funding DSRA of SEG-WW
    SEG-WW (Catatan 21).                                           (Note 21).

    Pada tanggal 25 September 2017, pemanfaatan                    On September 25, 2017, the fourth utilization of
    Fasilitas A yang keempat digunakan sebesar                     Facility A was utilized amounting to US$ 4,380
    US$ 4.380 ribu. Sebagian dari porsi pemanfaatan                thousand. Some portion of the fourth utilization
    keempat sebesar US$ 2.852 ribu digunakan untuk                 amounting US$ 2,852 thousand was used for
    mendanai DSRA milik SEG-WW (Catatan 21).                       funding DSRA of SEG-WW (Note 21).

    SEG-WW, berdasarkan perjanjian pinjamannya,                    SEG-WW, under its loan agreements, is subject to
    harus tunduk pada berbagai persyaratan, antara                 various covenants, among others to obtain written
    lain untuk mendapatkan persetujuan tertulis dari               approval from the lenders before entering into
    kreditur sebelum melakukan transaksi tertentu                  certain transactions such as mergers, acquisitions,
    seperti merger, akuisisi, likuidasi atau perubahan             liquidation or change in status and Articles of
    status dan Anggaran Dasar, mengurangi jumlah                   Association, reducing the authorized, issued and
    modal dasar, ditempatkan dan disetor penuh;                    fully paid capital; restrictions on lending money to
    pembatasan pemberian pinjaman kepada pihak                     third parties; negative pledges, with certain
    ketiga; negative pledges, dengan pengecualian                  exceptions; restrictions on change in core business
    tertentu; pembatasan perubahan aktivitas bisnis                activities; declaring and paying dividends; redeem,
    utama; mengumumkan dan membayar dividen;                       repurchase, defease, retire or repay any of its
    menebus, membeli kembali, menolak, menarik                     share capital or resolve to do so; restriction on
    atau membayar kembali modal sahamnya atau                      allowing guarantees and indemnities in respect of
    memutuskan untuk melakukannya; pembatasan                      any obligation of any person and requirement to
    pemberian jaminan dan ganti rugi sehubungan                    comply with certain financial ratios.
    dengan kewajiban setiap orang dan persyaratan
    untuk mematuhi rasio keuangan tertentu.




                                                         - 105 -
                                                     314
Page 335
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pinjaman ini juga mewajibkan Peminjam untuk                    This Loan also requires the Borrowers to maintain
    mempertahankan rasio keuangan tertentu seperti:                certain financial ratios such as:

       Cash flow cover tidak kurang dari 1,20x                        Cash flow cover shall not be less than 1.20x

       Rasio Leverage tidak kurang dari:                              Leverage ratio shall not be less than:
        1) 5,00 : 1 untuk setiap Tanggal Tengah-                        1) 5.00 : 1 for every Semi-Annual Date
             Tahunan mulai tanggal 30 Juni 2017                            starting June 30, 2017 until December 31,
             sampai 31 Desember 2019                                       2019
        2) 4,50 : 1 untuk setiap Tanggal Tengah-                        2) 4.50 : 1 for every Semi-Annual Date
             Tahunan mulai tanggal 30 Juni 2020                            starting June 30, 2020 until June 30, 2022
             sampai 30 Juni 2022

       Pembelanjaan modal unit 1, 2 dan 3 tidak                       Capital expenditures for unit 1, 2 and 3 not
        melebihi:                                                       exceed:
        1)  Desember 2017 (US$ 4.100 ribu)                              1) December 2017 (US$ 4,100 thousand)
        2)  Desember 2018 (US$ 10.500 ribu)                             2) December 2018 (US$ 10,500 thousand)
        3)  Desember 2019 (US$ 40.500 ribu)                             3) December 2019 (US$ 40,500 thousand)
        4)  Desember 2020 (US$ 15.900 ribu)                             4) December 2020 (US$ 15,900 thousand)
        5)  Desember 2021 (US$ 500 ribu)                                5) December 2021 (US$ 500 thousand)

    Pada tanggal 29 Maret 2018, SEG-WW membayar                    On March 29, 2018, SEG-WW made a repayment
    cicilan pokok Fasilitas A sebesar US$ 12.540 ribu.             on Facility A principal amounting to US$ 12,540
                                                                   thousand.

    Pada tanggal 23 April 2018, SEG-WW memberikan                  On April 23, 2018, SEG-WW sent a notice of
    pemberitahuan pelunasan dipercepat kepada DBS                  prepayment to DBS Bank Ltd., MayBank Kim Eng
    Bank Ltd., MayBank Kim Eng Securities Pte. Ltd.                Securities Pte. Ltd. and Credit Suisse AG to inform
    and Credit Suisse AG yang menyatakan bahwa                     that SEG-WW will prepay all outstanding Loan
    SEG-WW akan melunasi seluruh saldo terhutang                   under Facility A and Facility B together with
    Pinjaman Fasilitas A dan Fasilitas B beserta beban             accrued interest and other amounts outstanding on
    bunga akrual dan jumlah terutang lainnya pada                  April 25, 2018 and cancel the undrawn available
    tanggal 25 April 2018 dan membatalkan fasilitas                facility on the prepayment date. SEG-WW also
    yang masih tersedia pada tanggal tersebut.                     terminated    the    swap   transactions on the
    SEG-WW juga mengakhiri transaksi swap pada                     prepayment date.
    tanggal pelunasan.

    Pada tanggal 25 April 2018, SEG-WW melunasi                    On April 25, 2018, SEG-WW fully repaid the Bank
    penuh Pinjaman Bank I menggunakan dana yang                    Loan I using the 6.75% Senior Secured Notes’
    ditarik dari 6,75% Senior Secured Notes dan dari               proceeds and its restricted accounts with total
    dana yang dibatasi penggunaannya, dengan jumlah                amount of US$ 599,116 thousand.
    total US$ 599.116 ribu.

    Kerugian dari pelunasan dipercepat sebesar                     The     loss   on    redemption  amounting     to
    US$ 331 ribu telah diakui dalam laba rugi                      US$ 331 thousand was recognized in the profit or
    konsolidasian untuk periode yang berakhir pada                 loss for the year end ended December 31, 2018.
    tanggal 31 Desember 2018.

    Pinjaman Berjangka US$ 200 Juta                                US$ 200 Million Term Loan

    Pada tanggal 15 Nopember 2018, Perusahaan                      On November 15, 2018, the Company obtained
    mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan                     bank loan with maximum facility amount of
    jumlah maksimal US$ 200.000 ribu. PT Bank DBS                  US$ 200,000 thousand. PT Bank DBS Indonesia
    Indonesia bertindak sebagai agen fasilitas. Dana               acts as facility agent. The funds will be used to
    tersebut digunakan untuk membayarkan Pinjaman                  repay US$ 250 Million Term Loan. This loan facility
    Berjangka US$ 250 juta. Fasilitas pinjaman ini                 is secured by using shares owned by the Company
    dijaminkan dengan menggunakan saham yang                       in CAP. Details of this term-loan are as follows:
    dimiliki Perusahaan pada CAP. Saldo pinjaman
    tersebut adalah sebagai berikut:




                                                         - 106 -
                                                     315
Page 336
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                   30 Juni/          31 Desember/
                                                  June 30,           December 31,
                        Bank                        2019                 2018                                 Bank
                                                  US$ '000              US$ '000

    Barclays Banks PLC                                    50.000                50.000     Barclays Banks PLC
    DBS Bank Ltd.                                         35.000                35.000     DBS Bank Ltd.
    PT Bank DBS Indonesia                                 50.000                50.000     PT Bank DBS Indonesia
    CTBC Bank Co., Ltd                                    20.000                20.000     CTBC Bank Co., Ltd
    First Commercial Bank                                 20.000                20.000     First Commercial Bank
    ICICI Bank Limited, Cabang Singapura                  15.000                15.000     ICICI Bank Limited, Singapore Branch
    Chailease International Financial                                                      Chailease International Financial
         Service Co, Ltd                                  10.000                10.000        Service Co, Ltd

    Jumlah                                             200.000                 200.000     Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                                (1.827)               (2.157)    Unamortized transaction costs

    Bersih                                             198.173                 197.843     Net

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang               The agreement contains certain covenants that
    membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-                 restrict the Company in performing certain acts as
    hal yang tercantum dalam perjanjian dan                         stated in the agreement and maintaining the
    memelihara rasio keuangan sebagai berikut:                      following financial ratio:

           Security Cover (Daily) Ratio diatas 2 : 1.                  Security Cover (Daily) Ratio above 2 : 1.
           Net Debt to Consolidated EBITDA tidak                       Net Debt to Consolidated EBITDA not exceed
            melebihi 4,5 : 1.                                            4.5 : 1.

    Pinjaman Berjangka US$ 250 Juta                                 US$ 250 Million Term Loan

    Pada tanggal 24 Maret 2017, Perusahaan                          On March 24, 2017, the Company obtained bank
    mendapatkan fasilitas pinjaman bank dengan                      loan with a maximum facility amount of
    jumlah maksimal sebesar US$ 250.000 ribu dari                   US$ 250,000 thousand from Bangkok Bank Public
    Bangkok Bank Public Company Limited dan jangka                  Company Limited and with a term of 18 months.
    waktu 18 bulan. Dana tersebut digunakan untuk                   The funds were used for the repayment of the
    membayarkan pinjaman sebelumnya sebesar                         previous term loan amounting to US$ 60,000
    US$ 60.000 ribu dan juga digunakan sebagai uang                 thousand and as an advance on investment in Star
    muka investasi Star Energy Group Holding Pte Ltd                Energy Group Holdings Pte Ltd as described in
    seperti yang dijelaskan pada Catatan 50e. Fasilitas             Note 50e. This loan facility is secured by using
    pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan                      shares owned by the Company in CAP. Details of
    saham yang dimiliki Perusahaan pada CAP. Saldo                  this term-loan are as follows:
    pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:

                                                   31 Desember/December 31,
                         Bank                       2018             2017                               Bank
                                                  US$ '000          US$ '000
    Bangkok Bank Public Company                                                      Bangkok Bank Public Company
        Limited (Jakarta)                            250.000             250.000        Limited (Jakarta)
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                                (851)           (2.732)    Unamortized transaction costs

    Bersih - jatuh tempo dalam satu tahun            249.149             247.268     Net - current maturity


    Pada tanggal 23 Maret 2018 terdapat perubahan                   On March 23, 2018, there was a change in Facility
    perjanjian  Fasilitas  dengan   memperpanjang                   Agreement to extend the loan repayment maturity
    tanggal pelunasan dimana 50% jatuh tempo                        date, wherein 50% is due within 24 months from
    24 bulan dari tanggal peminjaman dan 50% jatuh                  the agreement date and 50% is due within
    tempo pada 30 bulan.                                            30 months.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang               The agreement contains certain covenants that
    membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan                      restrict the Company in performing certain acts as
    hal-hal yang tercantum dalam perjanjian dan                     stated in the agreement and maintaining the
    memelihara rasio keuangan sebagai berikut:                      following financial ratio:

            Security Cover (Daily) Ratio diatas 2 : 1.                 Security Cover (Daily) Ratio above 2 : 1.
            Net Debt to Adjusted EBITDA tidak melebihi                 Net Debt to Adjusted EBITDA not exceed
             3 : 1.                                                      3 : 1.

    Pada bulan Januari 2019, Perusahaan           telah             In January 2019, the Company has fully paid the
    melunasi seluruh fasilitas pinjaman ini.                        term loan.


                                                          - 107 -
                                                       316
Page 337
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Pinjaman Berjangka US$ 199,8 Juta                                        US$ 199.8 Million Term Loan

    Pada tanggal 28 Nopember 2016, CAP memperoleh                            On November 28, 2016, CAP obtained Term Facility
    fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 199.800                         Credit amounting to US$ 199,800 thousand.
    ribu. PT Bank DBS Indonesia bertindak sebagai                            PT Bank DBS Indonesia acts as facility agent.
    agen fasilitas. PT Styrindo Mono Indonesia,                              PT Styrindo Mono Indonesia, PT Petrokimia
    PT Petrokimia Butadiene Indonesia dan Altus                              Butadiene Indonesia and Altus Capital Pte., Ltd act
    Capital Pte., Ltd bertindak sebagai penjamin.                            as guarantors.

    Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk                         Proceeds from this facility were utilized to pay all
    melakukan pelunasan seluruh Pinjaman Berjangka                           outstanding amounts of US$ 265,000 thousand
    US$ 265.000 ribu.                                                        Term Loan.

    Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan                            The facility is secured by, among others, CAP’s
    rekening dalam negeri CAP, jaminan fidusia atas                          onshore accounts, Fiducia Security on Insurances,
    asuransi, jaminan fidusia atas aset bergerak,                            Fiducia Security on Movable Assets, Debt Service
    rekening Debt Service Reserve Account, saham                             Reserve Account, pledged over shares of Altus
    Altus Capital Pte., Ltd, saham PT Petrokimia                             Capital Pte., Ltd, pledge over shares of
    Butadiene Indonesia, hipotik atas tanah peringkat                        PT Petrokimia Butadiene Indonesia, Third Rank
    ketiga, hipotik atas tanah peringkat keenam, aset                        Land Mortgages, Sixth Rank Land Mortgages,
    bergerak PT Styrindo Mono Indonesia, dan jaminan                         Movable Assets of PT Styrindo Mono Indonesia, and
    fidusia atas klaim asuransi PT Styrindo Mono                             Fiducia Security of PT Styrindo Mono Indonesia’s
    Indonesia.                                                               insurance claims.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                          The balances of the loans are as follows:

                                          30 Juni/      31 Desember/      31 Desember/      31 Desember/
                                         June 30,       December 31,      December 31,      December 31,
                     Bank                  2019             2018              2017              2016                            Bank
                                         US$ '000         US$ '000          US$ '000          US$ '000

    The Siam Commercial Bank                                                                                The Siam Commercial Bank Public
        Public Company Limited                45.000          48.000              54.000          60.000        Company Limited
    Bangkok Bank Public Company                                                                             Bangkok Bank Public Company
        Limited (Jakarta)                     45.000          48.000              54.000          60.000        Limited (Jakarta)
    PT Bank HSBC Indonesia (d/h                                                                             PT Bank HSBC Indonesia (d/h
    The Hongkong and Shanghai Banking                                                                       The Hongkong and Shanghai Banking
        Corporation Limited (Jakarta))        18.750          20.000              22.500          25.000        Corporation Limited (Jakarta))
    PT Bank ICBC Indonesia                    18.750          20.000              22.500          25.000    PT Bank ICBC Indonesia
    PT Bank DBS Indonesia                      7.500           8.000               9.000          10.000    PT Bank DBS Indonesia
    DBS Bank Ltd                               7.500           8.000               9.000          10.000    DBS Bank Ltd
    PT Bank BNP Paribas Indonesia              7.350           7.840               8.820           9.800    PT Bank BNP Paribas Indonesia

    Jumlah                                  149.850          159.840             179.820         199.800    Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                    (3.238)         (3.700)             (4.692)         (6.399)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                  146.612          156.140             175.128         193.401    Net
    Dikurangi bagian yang jatuh
        tempo dalam satu tahun               (24.975)        (19.980)            (19.980)        (19.980)   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                   121.637          136.160             155.148         173.421    Long-term portion


   CAP juga diwajibkan untuk menjaga saldo tertentu                          CAP is also required to maintain certain balance of
   pada   Debt   Service   Accrual Account    yang                           Debt Service Accrual Account placed in PT Bank
   ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia dan                                DBS Indonesia and Bangkok Bank Public Company
   Bangkok Bank Public Company Limited, cabang                               Limited, Jakarta branch, and Debt Service Reserve
   Jakarta dan Debt Service Reserve Account yang                             Account placed in PT Bank DBS Indonesia
   ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia                                    (Note 21).
   (Catatan 21).

   Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                         The agreement contains certain covenants that
   membatasi CAP dan entitas anak (sebagai                                   restrict CAP and its subsidiaries (acting as
   penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                          guarantors) in performing certain acts as stated in
   yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                            the agreement and maintain the following financial
   rasio keuangan sebagai berikut:                                           ratios:

       Rasio Interest Service Coverage diatas 1,75: 1.                            Interest Service Coverage Ratio shall be
                                                                                    greater than 1.75: 1.
       Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi                                Total Debt to Capitalization Ratio shall not
        tidak melebihi 50%.                                                         exceed 50%.




                                                                - 108 -
                                                               317
Page 338
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Terkait pembayaran dividen :                                     In relation to payment of dividends :
         a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi                        a. If Debt Service Charge Ratio is greater
             1,25, maka pembayaran dividen tidak                                than or equal to 1.25, payment of
             boleh melebihi laba bersih.                                        dividends shall not exceed net income.
         b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak                           b. If Debt Service Charge Ratio is lower than
             melebihi 1,25, maka pembayaran dividen                             1.25, payment of dividends shall not
             tidak boleh melebihi 50% dari laba bersih.                         exceed 50% of net income.

   Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 14 kali cicilan,                Loan repayments are made on 14 installments,
   dengan jadwal sebagai berikut:                                     with the following schedule:

                                               Bulan setelah             Pelunasan
                                            tanggal perjanjian/       pokok pinjaman/
                                               Months after             Repayment
                                            date of agreement           of principal
                                                                             %
                                                 6                            5
                                                 12                           5
                                                 18                           5
                                                 24                           5
                                                 30                           5
                                                 36                           5
                                                 42                          7,5
                                                 48                          7,5
                                                 54                          7,5
                                                 60                          7,5
                                                 66                          10
                                                 72                          10
                                                 78                          10
                                                 84                          10

                                               Jumlah/Total                  100


    Pinjaman Berjangka US$ 191 Juta                                   US$ 191 Million Term Loan

    Pada      tanggal 17   Desember    2018,    CAP                   On December 17, 2018, CAP obtained Term
    memperoleh fasilitas pinjaman berjangka dengan                    Facility Credit amounting to US$ 191,000 thousand
    nilai US$ 191.000 ribu dengan Japan Bank for                      with Japan Bank for International Cooperation,
    International Cooperation, Nippon Export and                      Nippon Export and Investment Insurance (NEXI)
    Investment Insurance (NEXI) dan BNP Paribas.                      and BNP Paribas. BNP Paribas branch Tokyo acts
    BNP Paribas cabang Tokyo bertindak sebagai agen                   as facility agent. NEXI will provide insurance cover
    fasilitas. NEXI akan memberikan perlindungan                      for the tranche from BNP Paribas. PT Styrindo
    asuransi untuk tranche dari BNP Paribas.                          Mono Indonesia and PT Petrokimia Butadiene
    PT       Styrindo    Mono     Indonesia     dan                   Indonesia act as guarantors. On March 27, 2019
    PT Petrokimia Butadiene Indonesia bertindak                       and May 15, 2019, CAP has made drawdown
    sebagai penjamin. Pada tanggal 27 Maret 2019                      amounting to US$ 100,000 thousand and
    dan 15 Mei 2019, CAP melakukan penarikan                          US$ 50,000 thousand, respectively.
    masing-masing sebesar US$ 100.000 ribu dan
    US$ 50.000 ribu.

    Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk                  Proceeds from this facility were utilized to finance
    membiayai pembangunan Pabrik Polyethylene                         the ongoing construction of new Polyethylene Plant
    baru berkapasitas 400 KTA yang sedang                             that will have a capacity of 400 KTA.
    berlangsung.

    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                   The balances of the loans are as follows:

                                                   30 Juni/June 30,
                                                        2019
                                                       US$ '000
       Japan Bank for International                                       Japan Bank for International
         Cooperation ("JBIC")                              90.000           Cooperation ("JBIC")
       BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)                  60.000         BNP Paribas (NEXI Covered Lenders)
       Jumlah                                             150.000         Total
       Biaya perolehan pinjaman yang
          belum diamortisasi                               (3.900)        Unamortized transaction costs
       Bersih                                             146.100         Net
       Dikurangi bagian yang jatuh
          tempo dalam satu tahun                          (10.714)        Less current maturity

       Bagian jangka panjang                              135.386         Long-term portion




                                                          - 109 -
                                                        318
Page 339
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                              The agreement contains certain covenants that
    membatasi Perusahaan dan entitas anak (sebagai                                 restrict the Company and its subsidiaries (acting
    penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                               as guarantors) in performing certain acts as stated
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                                 in the agreement and maintaining the following
    rasio keuangan sebagai berikut:                                                financial ratios:

        Rasio Interest           Service   Coverage   di    atas                           Interest Service Coverage Ratio shall be greater
         1,75: 1.                                                                            than 1.75: 1.

        Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi                                        Total Debt to Capitalization Ratio shall not
         tidak melebihi 50%.                                                                 exceed 50%.

        Terkait pembayaran dividen :                                                       In relation to payment of dividends :
         a. Jika Debt Service Charge Ratio melebihi                                          a. If Debt Service Charge Ratio is greater than
             1,25, maka pembayaran dividen tidak                                                  or equal to 1.25, payment of dividends
             boleh melebihi laba bersih.                                                          shall not exceed net income.
         b. Jika Debt Service Charge Ratio tidak                                             b. If Debt Service Charge Ratio is lower than
             melebihi 1,25, maka pembayaran dividen                                               1.25, payment of dividends shall not
             tidak boleh melebihi 50% dari laba bersih.                                           exceed 50% of net income.

    Pinjaman Berjangka US$ 220 Juta                                            US$ 220 Million Term Loan

    Pada     tanggal  29   September    2012,   CAP                            On September 29, 2012, CAP signed a Term
    menandatangani Fasilitas Pinjaman Berjangka                                Facility Credit Agreement of US$ 220,000 thousand
    sampai dengan nilai US$ 220.000 ribu dengan The                            with The Siam Commercial Bank Public Company
    Siam Commercial Public Company Limited dan                                 Limited and Bangkok Bank Public Company Limited
    Bangkok Bank Public Company Limited (Cabang                                Jakarta branch. The balances of the loans are as
    Jakarta). Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai                           follows:
    berikut:
                                                 31 Desember/       31 Desember/             31 Desember/
                                                 December 31,       December 31,             December 31,
                        Bank                         2018               2017                     2016                                Bank
                                                   US$ '000           US$ '000                 US$ '000

    The Siam Commercial Bank                                                                                 The Siam Commercial Bank Public
        Public Company Limited                         14.400             40.800                   60.000       Company Limited
    Bangkok Bank Public Company                                                                              Bangkok Bank Public Company
        Limited, cabang Jakarta                        12.000             34.000                   50.000       Limited, Jakarta branch

    Jumlah                                             26.400             74.800                  110.000    Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
        belum diamortisasi                              (2.657)           (3.468)                  (4.665)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                             23.743             71.332                  105.335    Net
    Dikurangi bagian yang jatuh
        tempo dalam satu tahun                         (23.743)          (48.400)                 (35.200)   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                                    -            22.932                   70.135    Long-term portion


    Bangkok Bank Public Company Limited, cabang                                Bangkok Bank Public Company Limited, Jakarta
    Jakarta bertindak sebagai agen fasilitas dan DB                            branch acts as facility agent and DB Trustee
    Trustee (Hongkong) Limited bertindak sebagai                               (Hongkong) Limited acts as the security agent.
    agen jaminan. PT Petrokimia Butadiene Indonesia,                           PT Petrokimia Butadiene Indonesia, PT Styrindo
    PT Styrindo Mono Indonesia dan Altus Capital Pte.,                         Mono Indonesia and Altus Capital Pte., Ltd. act as
    Ltd., bertindak sebagai penjamin.                                          guarantors.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                                    Proceeds from the loan were utilized as follows:
    sebagai berikut :

        Pembelian kembali seluruh sisa                12,875%                            Buyback all outstanding                   12.875%   Senior
         Senior Secured Guaranteed Notes.                                                  Secured Guaranteed Notes.

        Pembayaran   sebagian  fasilitas pinjaman                                        Partial payment of the existing term loan facility
         berjangka yang telah ada dan biaya-biaya                                          and related costs.
         terkait.




                                                                    - 110 -
                                                                  319
Page 340
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pinjaman ini dijamin antara lain dengan asuransi                   The facility is secured by, among others,
    jaminan fidusia atas aset bergerak, hipotik atas                   Insurances Fiducia Security on Movable Assets,
    tanah dan hipotik atas tanah peringkat pertama,                    Fiducia Security on Land Mortgages and First Rank
    rekening dalam dan luar negeri CAP yang                            Land Mortgages, Pledge Over Onshore and
    ditempatkan pada pemberi pinjaman dan saham                        Offshore Accounts placed on the Lenders, and
    Altus Capital Pte., Ltd.                                           pledged over shares of Altus Capital Pte., Ltd.

    CAP juga diwajibkan untuk menjaga saldo tertentu                   CAP is also required to maintain certain balance of
    pada    Debt Service Accrual Account yang                          Debt Service Accrual Account placed in PT Bank
    ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia dan                         DBS Indonesia and Bangkok Bank Public Company
    Bangkok Bank Public Company Limited, cabang                        Limited, Jakarta branch and Debt Service Reserve
    Jakarta, dan Debt Service Reserve Account yang                     Account placed in PT Bank DBS Indonesia
    ditempatkan pada PT Bank DBS Indonesia                             (Note 21).
    (Catatan 21).

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                  The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak (sebagai                            restrict CAP and its subsidiaries (acting as
    penjamin) untuk tidak melakukan hal-hal tertentu                   guarantors) in performing certain acts as stated in
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                     the agreement and maintaining the following
    rasio keuangan tertentu sebagai berikut:                           financial ratios:

       Rasio Interest Service Coverage diatas 1,75 : 1.                   Interest Service Coverage     ratio   shall   be
                                                                            greater than 1.75 : 1.

       Rasio jumlah pinjaman terhadap kapitalisasi                        Total Debt to Capitalization Ratio shall not
        tidak melebihi 50%.                                                 exceed 50%.

    Pelunasan pinjaman dilakukan dalam           12   kali             Loan repayments are made on 12 installments,
    cicilan, dengan jadwal sebagai berikut:                            with the following schedule:

                                                                      Pelunasan
                                     Bulan setelah tanggal         pokok pinjaman/
                                      penarikan pinjaman/            Repayment
                                    Months after drawdown             of principal
                                                                           %
                                            18                              6
                                            24                              6
                                            30                              6
                                            36                              6
                                            42                              8
                                            48                              8
                                            54                              8
                                            60                              8
                                            66                             11
                                            72                             11
                                            78                             11
                                            84                             11
                                          Jumlah/Total                     100


    Pada bulan Maret 2019, CAP telah melunasi semua                    In March 2019, CAP has fully paid the term loan.
    pokok pinjaman tersebut.

   Pinjaman Berjangka US$ 94,98 Juta                                   US$ 94.98 Million Term Loan

   Pada tanggal 7 Oktober 2015, CAP memperoleh                         On October 7, 2015, CAP obtained term loan credit
   fasilitas  pinjaman  berjangka  dengan   nilai                      facility up to US$ 94,980 thousand from several
   US$ 94.980 ribu dari beberapa bank dalam dan                        onshore and offshore banks.
   luar negeri.

   Dana dari fasilitas pinjaman ini digunakan untuk                    Proceeds from this facility were utilized to pay all
   melakukan pelunasan seluruh pinjaman berjangka                      outstanding amounts of US$ 150,000 thousand
   US$ 150.000 ribu.                                                   Term Loan.




                                                             - 111 -
                                                           320
Page 341
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                     The loan balances are as follows:

                                             31 Desember/       31 Desember/
                                             December 31,       December 31,
                            Bank                 2017               2016                                      Bank
                                               US$ '000           US$ '000

    Bangkok Bank Public Company Limited             8.653               34.125     Bangkok Bank Public Company Limited
    The Siam Commercial Bank                                                       The Siam Commercial Bank
     Public Company Limited                         8.653               34.125         Public Company Limited
    The Hongkong and Shanghai Banking                                              The Hongkong and Shanghai Banking
     Corporation Limited (HSBC), Jakarta            2.469                9.730         Corporation Limited (HSBC), Jakarta
    PT Bank DBS Indonesia                           1.854                7.313     PT Bank DBS Indonesia
    DBS Bank Ltd, Singapura                         1.854                7.313     DBS Bank Ltd, Singapore
    Jumlah                                         23.483               92.606     Total
    Biaya perolehan pinjaman yang
     belum diamortisasi                            (2.172)               (3.762)   Unamortized transaction costs

    Bersih                                         21.311               88.844     Net
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo
     dalam satu tahun                              (9.498)               (7.124)   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                          11.813               81.720     Long-term portion


    PT Bank DBS Indonesia bertindak sebagai agen                      PT Bank DBS Indonesia acts as the facility agent.
    fasilitas. PT Petrokimia Butadiene Indonesia,                     PT Petrokimia Butadiene Indonesia, PT Styrindo
    PT Styrindo Mono Indonesia dan Altus Capital                      Mono Indonesia and Altus Capital Pte., Ltd act as
    Pte., Ltd bertindak sebagai penjamin.                             guarantors.
    Fasilitas pinjaman ini dijamin antara lain dengan                 The facility is secured by, among others, Insurances
    asuransi jaminan fidusia atas aset bergerak,                      Fiducia Security on Movable Assets, Second Rank
    hipotik atas tanah peringkat kedua dan hipotik                    Land Mortgages, Fifth Rank Land Mortgages, Pledge
    atas tanah peringkat kelima, rekening CAP yang                    Over Onshore and Offshore Accounts placed on the
    ditempatkan pada pemberi pinjaman dan saham                       Lenders, and pledged over shares of Altus Capital
    Altus Capital Pte., Ltd.                                          Pte., Ltd.
    Pelunasan pinjaman dilakukan dalam 14 kali                        Loan repayments are made on 14 installments, with
    cicilan, dengan jadwal sebagai berikut:                           the following schedule:
                                              Bulan setelah              Pelunasan
                                           tanggal perjanjian/        pokok pinjaman/
                                              Months after              Repayment
                                           date of agreement            of principal
                                                                             %
                                                      6                        1,25
                                                     12                        1,25
                                                     18                         2,5
                                                     24                           5
                                                     30                           5
                                                     36                           5
                                                     42                           5
                                                     48                           5
                                                     54                           5
                                                     60                           5
                                                     66                          15
                                                     72                          15
                                                     78                          15
                                                     84                          15
                                           Jumlah/Total                          100

    Pada bulan Maret 2018, CAP telah melunasi semua                    In March 2018, CAP has fully repaid the principal
    pokok pinjaman tersebut.                                           term loan.
    Bank Negara Indonesia (BNI)                                        Bank Negara Indonesia (BNI)
    Pada tanggal 16 Januari 2019, BWL mendapatkan                      On January 16, 2019, BWL obtained loan facility
    fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia                   from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    (Persero) Tbk (BNI) dengan jumlah maksimal                         (BNI) with maximum amount of US$ 125,000
    US$ 125.000 ribu dengan jangka waktu 24 bulan                      thousand with a term of 24 months and fixed
    dan tingkat bunga tetap 6,5% per tahun. Dana                       interest rate 6.5% per annum. The fund is used to
    tersebut      digunakan    untuk    membayarkan                    pay for capital expenditure financing related to the
    pembiayaan capital expenditure terkait proyek                      construction of Java 9 and 10 Steam Power Plant
    pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap                          (PLTU) with a capacity of 2x1000 MW located in
    (PLTU) Jawa 9 dan 10 dengan kapasitas 2x1000                       Suralaya Village, Pulomerak District, Cilegon City,
    MW yang berlokasi di Desa Suralaya, Kecamatan                      Banten province. This loan facility is secured by
    Pulomerak, Kota Cilegon, provinsi Banten. Fasilitas                using shares owned by the Barito group and
    pinjaman ini dijaminkan dengan menggunakan                         several land parcels owned by BWL.
    saham yang dimiliki group Barito dan beberapa
    bidang tanah milik BWL.


                                                            - 112 -
                                                          321
Page 342
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                                The agreement contains certain covenants that
    membatasi BWL untuk tidak melakukan hal-hal                                      restrict BWL in performing certain acts as stated in
    yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara                                   the agreement and maintaining the following
    rasio keuangan sebagai berikut:                                                  financial ratio:

         Current Ratio minimal 1,00 kali, setelah BWL                                      Current Ratio is at least 1.00 times, after BWL
          beroperasi komersial.                                                              operates commercially.
         Debt Equity Ratio maksimum 2,50 kali                                              Maximum Debt Equity Ratio 2.50 times
         Debt Service Coverage minimal 100%, setelah                                       Minimum Debt Service Coverage of 100%,
          BWL beroperasi komersial.                                                          after BWL operates commercially.


28. UTANG OBLIGASI DAN WESEL                                                    28. BONDS AND NOTES PAYABLE

                                                    30 Juni/     31 Desember/   31 Desember/      31 Desember/
                                                   June 30,      December 31,   December 31,      December 31,
                                                     2019            2018           2017              2016
                                                   US$ '000        US$ '000       US$ '000          US$ '000
     4,95% Senior Unsecured Notes                                                                                4.95% Senior Unsecured Notes
        US$ 300.000.000                                284.652        284.064        283.153                 -     US$ 300,000,000
     Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri                                                                      Chandra Asri Petrochemical Shelf
        Petrochemical                                                                                              Registration Bonds II
        Tahap I Tahun 2018                              34.852         34.005                 -              -     Phase I Year 2018
        Tahap II Tahun 2019                             52.754              -                 -              -     Phase II Year 2019
     Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri                                                                       Chandra Asri Petrochemical Shelf
        Petrochemical                                                                                              Registration Bonds I
        Tahap I Tahun 2017                              34.822         33.930         36.193                 -     Phase I Year 2017
        Tahap II Tahun 2018                             35.280         34.365              -                 -     Phase II Year 2018
     Obligasi Chandra Asri                                                                                       Chandra Asri Petrochemical
        Petrochemical I Tahun 2016                      35.083         34.115         36.226            36.594     Bonds I Year 2016
     6,75% Senior Secured Notes                        545.268        559.203              -                 -   6.75% Senior Secured Notes
     6,125% Senior Secured Notes                             -              -              -           345.158   6.125% Senior Secured Notes

     Jumlah                                          1.022.711        979.682        355.572           381.752   Total

     Dikurangi:                                                                                                  Less:
     Bagian yang jatuh tempo dalam
        waktu satu tahun                                55.137         64.010                 -        345.158   Current maturities
     Bagian jangka panjag                              967.574        915.672        355.572            36.594   Long-term portion


    Biaya perolehan diamortisasi utang obligasi dan                                   The amortized cost of bonds and notes payable
    wesel adalah sebagai berikut:                                                     are as follow:

                                                    30 Juni/     31 Desember/   31 Desember/      31 Desember/
                                                   June 30,      December 31,   December 31,      December 31,
                                                     2019            2018           2017              2016
                                                   US$ '000        US$ '000       US$ '000          US$ '000

     Saldo utang obligasi                            1.022.711        979.682        355.572           381.752   Bonds payable
     Biaya bunga yang masih harus
        dibayar                                         10.468         10.208             4.465          5.538   Accrued interest

     Jumlah                                          1.033.179        989.890        360.037           387.290   Total


    Biaya bunga pinjaman yang masih harus dibayar                                     The above accrued interest are presented under
    dicatat dalam akun biaya yang masih harus                                         accrued expenses.
    dibayar.

    Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018,                                      On June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
    2017 dan 2016, Grup telah memenuhi seluruh                                        2016, the Group has fulfilled all term and
    syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan dalam                                   conditions required in the bonds and note
    perjanjian-perjanjian obligasi dan wesel.                                         indentures.

    4,95%     Senior                          Unsecured          Notes                4.95%      Senior                     Unsecured               Notes
    US$ 300.000.000                                                                   US$ 300,000,000

    Pada tanggal 8 Nopember 2017, CAP menerbitkan                                     On November 8, 2017, CAP issued Senior
    Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000 dengan                                     Unsecured Notes US$ 300,000,000 with a term of
    jangka waktu tujuh tahun yang akan jatuh tempo                                    seven years due in 2024. The notes were listed on
    pada tahun 2024. Notes ini tercatat di Singapore                                  the Singapore Stock Exchange Security Trading
    Exchange Securities Trading Limited dengan                                        Limited with Deutsche Bank Trust Company
    Deutsche Bank Trust Company Americas bertindak                                    Americas as Trustee and are guaranteed by
    sebagai Wali Amanat dan dijamin oleh PT Styrindo                                  PT Styrindo Mono Indonesia and PT Petrokimia
    Mono Indonesia dan PT Petroskimia Butadiene                                       Butadiene Indonesia as Subsidiary Guarantors on a
    Indonesia sebagai Subsidiary Guarantees secara                                    pari-passu basis.
    pari passu.


                                                                          - 113 -
                                                                        322
Page 343
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                     30 Juni/           31 Desember/       31 Desember/
                                                     June 30,           December 31,       December 31,
                                                       2019                 2018               2017
                                                     US$ '000             US$ '000           US$ '000

    Nilai nominal                                       300.000              300.000            300.000         Principal amount
    Biaya pinjaman yang belum diamortisasi               (7.922)              (8.510)            (9.421)        Unamortized transaction costs

    Bersih                                              292.078              291.490            290.579         Net
    Obligasi yang dibeli kembali *)                      (7.426)              (7.426)            (7.426)        Bonds repurchased *)

    Jumlah                                              284.652              284.064            283.153         Total


    *) Obligasi yang dibeli kembali oleh Perusahaan                                *) Bonds repurchased by the Company

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                                    Proceeds from bonds were used for expenditures
    untuk pengeluaran terkait dengan peningkatan                                   related to increase capacity and production
    kapasitas    dan      ekspansi    produksi serta                               expansion as well as further diversification of
    mendiversifikasi lebih lanjut produksi.                                        production.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                              The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                                     restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                                certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    Berdasarkan pemeringkatan yang diterbitkan oleh                                Based on the ratings issued by Standard & Poor’s
    Standard & Poor’s Financial Services LLC (S&P)                                 Financial Services LLC (S&P) as of June 26, 2019,
    pada tanggal 26 Juni 2019, peringkat obligasi                                  the bonds were rated BB- stable.
    adalah BB- stable.

    Obligasi Berkelanjutan                   II   Chandra       Asri               Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical                                                                  Bonds II

    Pada    tanggal    13   Desember    2018,    CAP                               On December 13, 2018, CAP obtained notice of
    memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk                                   effectivity from OJK to issue Chandra Asri
    menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Chandra                                  Petrochemical Shelf Registration Bonds II with
    Asri Petrochemical sebesar Rp 2 triliun. Dalam                                 maximum amount of Rp 2 trillion. In relation to
    rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical                                     Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Berkelanjutan II, Perusahaan telah menerbitkan:                                Bonds II, the Company has issued :

     - Obligasi  Berkelanjutan   II   Chandra                   Asri               - Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap I Tahun 2018                                              Bonds II Phase I Year 2018

       Pada tanggal 19 Desember 2018, CAP                                               On December 19, 2018, CAP issued Chandra Asri
       melakukan penawaran umum atas Obligasi                                           Petrochemical Shelf Registration II Phase I
       Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan II                                      amounting to Rp 500 billion.
       Tahap I sebesar Rp 500 milyar.

                                                                  30 Juni/        31 Desem ber/
                                                                  June 30,         December 31,
                                                                    2019               2018
                                                                  US$ '000           US$ '000

        Nilai nom inal                                                 35.358              34.528         Principal am ount
        Biaya pinjam an yang belum diam ortisasi                         (506)               (523)        Unam ortized transaction costs

        Bersih                                                         34.852              34.005         Net

       Pelunasan obligasi akan dilakukan pada                                           Bond     obligation repayments    is  due    on
       19 Desember 2021. Tingkat bunga per tahun                                        December 19, 2021. Annual interest rate of bond
       sebesar 10% yang dibayarkan setiap triwulan.                                     obligation is 10%, that are paid on a quarterly
                                                                                        basis.

       Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                                      The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
       “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                                         PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) as of
       (PEFINDO) pada tanggal 10 Oktober 2018.                                          October 10, 2018. As of May 3, 2019, PEFINDO
       Pada    tanggal    3    Mei   2019,   PEFINDO                                    issued confirmation letter related to rating on
       menerbitkan       surat     penegasan     atas                                   October 10, 2018.
       pemeringkatan tanggal 10 Oktober 2018.




                                                                       - 114 -
                                                                   323
Page 344
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


     - Obligasi  Berkelanjutan    II  Chandra      Asri               - Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap II Tahun 2019                                Bonds II Phase II Year 2019

        Pada tanggal 24 Mei 2019, CAP melakukan                           On May 24, 2019, CAP made a Chandra Asri
        penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan                        Petrochemical Shelf Registration Bonds II Phase
        II Chandra Asri Petrochemical Tahap II sebesar                    II public offering amounting to Rp 750 billion.
        Rp 750 milyar.
                                                           30 Juni/
                                                           June 30,
                                                             2019
                                                           US$ '000
        Nilai nominal                                          53.037        Principal amount
        Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                   (283)       Unamortized transaction costs
        Bersih                                                 52.754        Net

        Pelunasan obligasi akan dilakukan pada                             Bond repayments is due on May 29, 2022.
        29 Mei 2022. Tingkat bunga per tahun sebesar                       Annual interest rate of bond obligation is 9.5%,
        9,5% yang dibayarkan setiap triwulan.                              that are paid on a quarterly basis.

        Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                        The bond obtained a bond rating of “AA-“ from
        “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                           PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) as of
        (PEFINDO) pada tanggal 10 Oktober 2018.                            October 10, 2018. As of May 3, 2019, PEFINDO
        Pada    tanggal    3    Mei   2019,   PEFINDO                      issued confirmation letter related to rating on
        menerbitkan       surat     penegasan     atas                     October 10, 2018.
        pemeringkatan tanggal 10 Oktober 2018.

    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                     PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
    sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                         payment agent facility, PT Bank Tabungan Negara
    Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat,                         (Persero) Tbk acts as trustee agent, PT BCA
    PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities                       Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia and
    Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai                        PT Mandiri Sekuritas act as Underwriters and
    Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                Arrangers.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman sekitar 80%                     Proceeds from the bond issuance of around 80%
    digunakan untuk melakukan pelunasan pinjaman                      was utilized to partially refinance the outstanding
    jangka panjang dan sekitar 20% digunakan untuk                    long-term loans and around 20% to fund part of
    mendanai sebagian belanja modal.                                  the capital expenditure.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                 The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                        restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                   certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan                    CAP is required to maintain the following financial
    sebagai berikut:                                                  ratios:

       Rasio jumlah utang konsolidasian yang                             Ratio of consolidated bearing liabilities and
        dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari                       Equity shall not exceed 1:1.
        1:1.
       Rasio arus kas dari operasi dan beban                             Ratio of cash flow from operating activities and
        keuangan tidak melebihi dari 1,75:1.                               financial charges shall not exceed 1.75:1.

    Obligasi  Berkelanjutan         I    Chandra   Asri               Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Petrochemical                                                     Bonds I

    Pada tanggal 4 Desember 2017, CAP memperoleh                      On December 4, 2017, CAP obtained notice of
    pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan                     effectivity from OJK to issue Chandra Asri
    Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan                 Petrochemical Shelf Registration Bonds I with
    I sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1 triliun. Dalam                  maximum amount of Rp 1 trillion. In relation to
    rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical                        Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
    Berkelanjutan I, CAP telah menerbitkan:                           Bonds I, CAP has issued:

      Obligasi  Berkelanjutan   I   Chandra       Asri                   Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap I Tahun 2017                                    Bonds I Phase I Year 2017

        Pada tanggal 12 Desember 2017, CAP                                  On December 12, 2017, CAP issued Chandra
        melakukan penawaran umum atas Obligasi                              Asri Petrochemical Shelf Registration Bonds I
        Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I                          Phase I public offering with issuance of Series
        Tahap I dengan menerbitkan Obligasi Seri A                          A Bonds amounting to Rp 150 billion, Series B
        sebesar Rp 150 milyar, Seri B sebesar                               amounting to Rp 120.25 billion and Series C
        Rp 120,25 milyar dan Seri C sebesar                                 amounting to Rp 229.75 billion.
        Rp 229,75 milyar.



                                                          - 115 -
                                                      324
Page 345
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                        30 Juni/June 30,   31 Desember/December 31,
                                             2019             2018          2017
                                            US$ '000        US$ '000      US$ '000

        Seri A (3 tahun)                      10.607              10.358          11.072      Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                       8.504               8.304           8.876      Series B (5 years)
        Seri C (7 tahun)                      16.247              15.866          16.958      Series C (7 years)
        Jumlah                                35.358              34.528          36.906      Total
        Biaya perolehan pinjaman
          yang belum diamortisasi                (536)             (598)            (713)     Unamortized transaction costs

        Bersih                                34.822              33.930          36.193      Net

       Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C                              Bonds repayments of Series A, Series B and
       masing-masing     akan     dilakukan   pada                               Series C are due on December 12, 2020,
       12 Desember 2020, 12 Desember 2022 dan                                    December 12, 2022 and December 12, 2024,
       12 Desember 2024.                                                         respectively.

       Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A,                            Annual interest rates of Series A, Series B and
       Seri B dan Seri C masing-masing sebesar                                   Series C Bonds obligation are 8.40%, 9.10%
       8,40%, 9,10% dan 9,75% yang dibayarkan                                    and 9.75%, respectively that are paid on a
       setiap triwulan.                                                          quarterly basis.

       Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                               The bonds obtained a bond rating of “AA-“
       “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                                  from     PT     Pemeringkat     Efek   Indonesia
       (PEFINDO) pada tanggal 10 Oktober 2018.                                   (PEFINDO) as of October 10, 2018. As of
       Pada    tanggal    3    Mei   2019,   PEFINDO                             May 3, 2019, PEFINDO issued confirmation
       menerbitkan       surat     penegasan     atas                            letter related to rating on October 10, 2018.
       pemeringkatan tanggal 10 Oktober 2018.

       PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
       sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                                 payment agent facility, PT Bank Tabungan
       Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat,                                 Negara (Persero) Tbk acts as trustee agent,
       PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas                                PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities
       Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai                                Indonesia and PT Mandiri Sekuritas and act as
       Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek.                                        underwriters and arrangers.

      Obligasi  Berkelanjutan    I  Chandra           Asri                     Chandra Asri Petrochemical Shelf Registration
       Petrochemical Tahap II Tahun 2018.                                        Bonds I Phase II Year 2018.

       Pada tanggal 2 Maret 2018, CAP melakukan                                  On March 2, 2018, CAP made a Chandra Asri
       penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan                                Petrochemical Shelf Registration Bonds I Phase
       I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun                               II public offering with issuance of Series A
       2018 dengan menerbitkan Obligasi Seri A                                   Bonds amounting to Rp 100 billion, Series B
       sebesar Rp 100 milyar, Seri B sebesar                                     amounting to Rp 100 billion and Series C
       Rp   100   milyar   dan   Seri  C   sebesar                               amounting to Rp 300 billion.
       Rp 300 milyar.
                                            30 Juni/                 31 Desember/
                                           June 30,                  December 31,
                                             2019                        2018
                                           US$ '000                    US$ '000
        Seri A (3 tahun)                                7.072                   6.906   Series A (3 years)
        Seri B (5 tahun)                                7.072                   6.906   Series B (5 years)
        Seri C (7 tahun)                               21.215                  20.717   Series C (7 years)
        Jumlah                                         35.359                  34.529   Total
        Biaya perolehan pinjaman yang
            belum diamortisasi                             (79)                 (164)   Unamortized transaction costs
        Bersih                                         35.280                  34.365   Net

       Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C                              Bonds Obligation repayments of Series A,
       masing-masing akan dilakukan pada 1 Maret                                 Series B and Series C are due on March 1,
       2021, 1 Maret 2023 dan 1 Maret 2025.                                      2021, March 1, 2023 and March 1, 2025,
                                                                                 respectively.

       Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A,                            Annual interest rates of Series A, Series B and
       Obligasi Seri B dan Obligasi Seri C masing-                               Series C Bonds obligation are 7.50%, 8.25%
       masing sebesar 7,50%, 8,25% dan 9,00%                                     and 9.00%, respectively that are paid on a
       yang dibayarkan setiap triwulan.                                          quarterly basis.



                                                              - 116 -
                                                           325
Page 346
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Obligasi ini telah memperoleh pemeringkatan                                 The bonds obtained a bond rating of “AA-“
        “AA-“ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                                    from     PT     Pemeringkat     Efek   Indonesia
        (PEFINDO) pada tanggal 10 Oktober 2018.                                     (PEFINDO) as of October 10, 2018. As of
        Pada    tanggal    3    Mei   2019,   PEFINDO                               May 3, 2019, PEFINDO issued confirmation
        menerbitkan       surat     penegasan     atas                              letter related to rating on October 10, 2018.
        pemeringkatan tanggal 10 Oktober 2018.

        PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                               PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
        sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                                   payment facility agent, PT Bank Tabungan
        Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat                                    Negara (Persero) Tbk acts as trustee agent,
        PT BCA Sekuritas dan PT DBS Vickers                                         PT BCA Sekuritas and PT DBS Vickers Sekuritas
        Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Emisi                                  Indonesia act as Underwriters and Arrangers.
        dan Pelaksana Efek.

    Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                                Simultaneously, CAP has entered into cross
    perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                             currency – interest swap to fix the interest rate and
    obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                               currency of the obligation from Rupiah to United
    Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran                            States Dollar on every interest and principal
    bunga dan pokok.                                                          payment date.

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                               Proceeds from bonds were utilized to partially
    untuk pelunasan pinjaman jangka panjang.                                  refinance the outstanding long-term loan.

    Pinjaman ini dijamin antara lain dengan fidusia                           This facility is secured by, among others, fiduciary
    benda bergerak milik PT Petrokimia Butadiene                              movable objects owned by PT Petrokimia Butadiene
    Indonesia.                                                                Indonesia.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang                         The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                                restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                           certain acts stated in the agreement.
    perjanjian.

    CAP diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan                            CAP is required to maintain the following financial
    sebagai berikut:                                                          ratios:
       Rasio jumlah utang          konsolidasian       yang                      Ratio of consolidated bearing liabilities and
        dikenakan bunga dan         ekuitas tidak       lebih                      equity shall not exceed 1:1
        dari 1:1

       Rasio arus kas dari operasi dan               beban                       Ratio of cash flow from operating activities and
        keuangan tidak melebihi dari 1,75:1                                        financial charges shall not exceed 1.75:1

    Obligasi Chandra Asri Petrochemical I Tahun                               Chandra Asri Petrochemical Bonds I Year
    2016 (Rp 500 miliar)                                                      2016 (Rp 500 billion)

    Pada tanggal 15 Desember 2016, CAP melakukan                              On December 15, 2016, CAP made a Chandra Asri
    penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri                                 Petrochemical Bonds I public offering with issuance
    Petrochemical I dengan menerbitkan Obligasi Seri                          of Series A Bonds amounting to Rp 361.4 billion
    A sebesar Rp 361,4 milyar dan Seri B sebesar                              and Series B amounting to Rp 138.6 billion.
    Rp 138,6 milyar.
                                   30 Juni/        31 Desember/        31 Desember/         31 Desember/
                                   June 30,         December 31,        December 31,        December 31,
                                    2019                2018                2017                2016
                                   US$ '000           US$ '000             US$ '000           US$ '000

     Seri A (3 tahun)                  25.557             24.957               26.676               27.112     Series A (3 years)
     Seri B (5 tahun)                   9.801              9.571               10.230               10.398     Series B (5 years)

     Jumlah                            35.358             34.528               36.906               37.510     Total
     Biaya perolehan pinjaman                                                                                  Unamortized transaction
       yang belum diamortisasi             (275)               (413)               (680)               (916)      costs

     Bersih                            35.083             34.115               36.226               36.594     Net
     Dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun         (25.557)           (24.957)                     -                    -   Less current maturity
     Bagian jangka panjang              9.526              9.158               36.226               36.594     Long-term portion


    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia acts as
    sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan                                 payment agent facility, PT Bank Tabungan Negara
    Negara (Persero) Tbk sebagai wali amanat,                                 (Persero) Tbk acts as trustee agent, PT DBS
    PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri                           Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas
    Sekuritas dan PT BCA Sekuritas sebagai Penjamin                           and PT BCA Sekuritas act as Underwriters and
    Emisi dan Pelaksana Efek.                                                 Arrangers.


                                                                 - 117 -
                                                               326
Page 347
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan                    Proceeds from bonds were utilized to partially
    untuk melakukan pelunasan pinjaman jangka                      refinance the outstanding long-term loans.
    panjang.

    Pinjaman    ini dijamin  antara  lain  dengan                  The facility is secured by, among others, 11 Land
    11 bidang tanah di Desa Gunung Sugih dan                       Mortgages at Desa Gunung Sugih and all machines
    seluruh mesin yang dimiliki oleh PT Petrokimia                 owned by PT Petrokimia Butadiene Indonesia.
    Butadiene Indonesia.

    Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang              The agreement contains certain covenants that
    membatasi CAP dan entitas anak untuk tidak                     restrict CAP and its subsidiaries in performing
    melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam                certain acts as stated in the agreement.
    perjanjian.

    Secara bersamaan, CAP juga telah melakukan                     Simultaneously, CAP has entered into cross
    perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas                  currency-interest swap to fix the interest rate and
    obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar                    currency of the obligation from Rupiah to United
    Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran                      States Dollar on every interest and principal
    bunga dan pokok.                                               payment date.

    Pelunasan Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B                  Bonds repayments of Series A and Series B are due
    masing-masing      akan    dilakukan     pada                  on December 22, 2019 and December 22, 2021,
    22 Desember 2019 dan 22 Desember 2021.                         respectively.

    Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A                  Annual interest rates of Series A and Series B
    dan Seri B masing-masing sebesar 10,8% dan                     Bonds    obligation    are   10.8%    and    11.3%,
    11,3% yang dibayarkan setiap triwulan.                         respectively that are paid on a quarterly basis.

    CAP diwajibkan untuk memelihara rasio sebagai                  CAP is required to maintain the following financial
    berikut:                                                       ratios:

       Rasio total utang konsolidasian yang dikenakan                 Ratio of consolidated bearing liabilities and
        bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1                          Equity shall not exceed 1:1
       Rasio Arus Kas dari Operasi dan beban                          Ratio of cash flow from operating activities and
        keuangan tidak melebihi dari 1,75:1                             financial charges shall not exceed 1.75:1

    Obligasi ini telah memperoleh hasil pemeringkatan              The bonds obtained a bond rating of “AA-” from
    “AA-” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                       PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) as of
    (PEFINDO) pada tanggal 10 Oktober 2018. Pada                   October 10, 2018. As of May 3, 2019, PEFINDO
    tanggal 3 Mei 2019, PEFINDO menerbitkan                        issued confirmation letter related to rating on
    surat penegasan atas pemeringkatan tanggal                     October 10, 2018.
    10 Oktober 2018.

    6,75% Senior Secured Notes                                     6.75% Senior Secured Notes

    Pada tanggal 24 April 2018, SEG-WW menerbitkan                 On April 24, 2018, SEG-WW issued 6.75% Senior
    6,75%     Senior     Secured    Notes    sebesar               Secured Notes amounting to US$ 580,000
    US$ 580.000 ribu yang jatuh tempo 24 April                     thousand due on April 24, 2033. Interest is payable
    2033. Bunga dibayarkan enam bulanan setiap                     semi-annually on April 24 and October 24 of each
    tanggal 24 April dan 24 Oktober setiap tahunnya,               year, beginning on October 24, 2018.
    dimulai pada tanggal 24 Oktober 2018.

    6,75% Senior Secured Notes akan menjadi                        The 6.75% Senior Secured Notes will be a direct,
    kewajiban langsung, tanpa syarat dan dijaminkan.               unconditional and senior secured obligations. The
    6,75% Senior Secured Notes akan dijamin oleh                   6.75% Senior Secured Notes will be secured by the
    agunan-agunan seperti; jaminan fidusia atas aset               collateral such as; fiduciary security over the
    berwujud yang terdiri dari fasilitas pembangkit                tangible assets that comprise power generating
    listrik yang terletak di Unit 1 dan Unit 2 ("Aset              facilities located at Unit 1 and Unit 2 (the “Asset
    Agunan"), jaminan fidusia atas hasil asuransi yang             Collateral”), fiduciary security over insurance
    terkait dengan Aset Agunan, pembebanan atas                    proceeds related to the Asset Collateral, a charge
    rekening Revenue and Operating, DSA, Major                     over the Revenue and Operating Account, the DSA,
    Maintenance and Construction Reserve, dan                      the Major Maintenance and Construction Reserve
    Distribution Account, dan penjaminan atas                      Account, and the Distribution Account and a pledge
    Rekening Onshore Corporate and Tax Account dan                 over Onshore Corporate and Tax Account and a
    pembebanan yang akan dilaksanakan oleh SEGPL                   share charge to be executed by SEGPL over its
    atas seluruh sahamnya pada SEG-WW atau entitas                 entire present and future shares in SEG-WW and
    anaknya. Rekening Revenue and Operating,                       any hedging agreement entered by SEG-WW or
    Distribution Account dan Onshore Corporate and                 any of its subsidiaries. SEG-WW’s Revenue and
    Tax Account SEG-WW diklasifikasikan sebagai Kas                Operating Account, the Distribution Account and
    dan setara kas dalam laporan posisi keuangan                   the Onshore Corporate and Tax Account are
    konsolidasian.                                                 classified as Cash and cash equivalents in the
                                                                   consolidated statement of financial position.




                                                         - 118 -
                                                     327
Page 348
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                The loan balances are as follows:

                                              30 Juni/        31 Desember/
                                              June 30,        December 31,
                                                2019              2018
                                              US$ '000          US$ '000

    Nilai nominal                                555.640           570.140    Nominal value
    Biaya pinjaman yang belum diamortisasi       (10.372)          (10.937)   Unamortized transaction costs

    Jumlah                                       545.268           559.203    Total
    Dikurangi bagian yang jatuh
        tempo dalam satu tahun                   (29.580)          (39.053)   Less current maturity

    Bagian jangka panjang                        515.688           520.150    Long-term portion


   Sesuai dengan persyaratan yang membatasi yang                   Based on the terms of the 6.75% Senior Secured
   dimiliki oleh 6,75% Senior Secured Notes, SEG-                  Notes, SEG-WW will pay amortization amounts
   WW akan membayar cicilan berdasarkan jadwal                     based on a certain schedule.
   tertentu.

   6,75% Senior Secured Notes dapat ditebus pada                   The 6.75% Senior Secured Notes maybe redeemed
   tanggal dan harga tertentu berdasarkan evaluasi                 at certain dates and at certain prices which based
   manajemen, manajemen berpendapat bahwa opsi                     on management's evaluation, management is of
   pembayaran di muka dianggap terkait erat dengan                 the opinion that the exercise price of the option
   6,75% Senior Secured Notes, karena harga                        only reimburses the holders of the 6.75% Senior
   pelaksanaan memberikan penggantian kepada                       Secured Notes for an amount up to the
   pemegang 6,75% Senior Secured Notes untuk                       approximate present value of lost interest for the
   jumlah sampai dengan perkiraan nilai sekarang dari              remaining term of the host 6.75% Senior Secured
   bunga yang hilang sampai dengan jangka waktu                    Notes with an insignificant differential. Therefore,
   kontrak induk yang tersisa, memiliki selisih yang               management has determined that the prepayment
   tidak signifikan. Oleh karena itu, manajemen                    options are considered clearly and closely related
   menetapkan bahwa opsi pembayaran di muka                        to the host contract. Based on such evaluation, the
   dapat dianggap jelas dan mendekati kontrak induk.               prepayment options of the 6.75% Senior Secured
   Oleh karena itu, opsi pembayaran dimuka pada                    Notes do not need to be separated from the host
   6,75% Senior Secured Notes bukan merupakan                      contract.
   derivatif melekat dalam kontrak induk.

   6,75% Senior Secured Notes berisi beberapa                      The 6.75% Senior Secured Notes contain certain
   ketentuan termasuk pembatasan utang tambahan,                   covenants including limitation on additional
   pembatasan penjualan aset, pembatasan hak gadai,                indebtedness, limitation on asset sales, limitation
   pembatasan transaksi dengan afiliasi, pembatasan                on liens, limitation on transactions with affiliates,
   distribusi ekuitas, pembatasan kegiatan bisnis yang             limitation on equity distributions, limitation on
   berbeda,     pembatasan    amendemen      Dokumen               different   business    activities,   limitation  on
   Proyek Utama dan pembatasan penerbitan saham.                   amendments to Key Project Documents and
                                                                   limitation on issuances of capital stock.

   6,125% Senior Secured Notes                                     6.125% Senior Secured Notes

   Pada tanggal 28 Maret 2013, SEG-WW menerbitkan                  On March 28, 2013, SEG-WW issued 6.125%
   Senior Secured Notes 6,125% selama 7 tahun                      Senior Secured Notes amounting to US$ 350,000
   sebesar US$ 350.000 ribu yang akan jatuh tempo                  thousand with a term of 7 years due in March 27,
   pada 27 Maret 2020.                                             2020.

   Pada tanggal 29 Maret 2017, SEG-WW telah                        On March 29, 2017, SEG-WW redeemed the entire
   melunasi seluruh pokok Notes 6,125% Senior                      outstanding aggregate principal amount of the
   Secured Notes tersebut sebesar US$ 335.000 ribu                 6.125% Senior Secured Notes amounting to
   (setelah membayar      cicilan pokok    pinjaman                US$ 335,000 thousand (after paying the principal
   sebesar US$ 15.000 ribu yang telah jatuh tempo                  amortization amounting to US$ 15,000 thousand
   pada tanggal 28 Maret 2017) dengan harga yang                   which was due on March 28, 2017) at a
   harus dibayar sebesar 103,06250% dari jumlah                    redemption price equal to 103.06250% of such
   pokok agregat tersebut. Kerugian dari pelunasan                 aggregate principal amount. The loss on
   dipercepat sebesar US$ 10.259 ribu telah diakui                 redemption amounting to US$ 10,259 thousand
   dalam    laporan  laba    rugi dan    penghasilan               was recognized in the consolidated statements of
   komprehensif lain konsolidasian    untuk    tahun               profit or loss and other comprehensive income for
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.                    the year ended December 31, 2017.




                                                         - 119 -
                                                      328
Page 349
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


   Saldo pinjaman tersebut adalah sebagai berikut:                     The loan balances are as follows:

                                                 31 Desember 2016/
                                                 December 31, 2016
                                                     US$ '000

    Nilai nominal                                           350.000       Principal amount
    Biaya pinjaman yang belum diamortisasi                   (4.842)      Unamortized transaction costs

    Jumlah                                                  345.158       Total



29. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA                              29. POST-EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION

    a.   Program Pensiun Iuran Pasti                                    a. Contributory Pension Plan

         CAP dan SMI menyelenggarakan Program                              CAP and SMI provide Contributory Pension Plan
         Pensiun Iuran Pasti untuk seluruh karyawan                        for all permanent employees which is managed
         tetap yang dikelola oleh PT Asuransi Jiwa                         by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia,
         Manulife Indonesia, Dana Pensiun Lembaga                          Trustee-Administrated Fund. Contribution to
         Keuangan. Iuran ini berasal dari 4% gaji pokok                    the pension plan consists of a payment of 4%
         yang dibayarkan karyawan, sedangkan sisanya                       of basic salary paid by the employee, and
         sebesar 7,5% dibayarkan oleh CAP dan SMI                          7.5% contributed by CAP and SMI for
         untuk gaji pokok maksimum Rp 5 juta per                           employees with maximum basic salary of
         bulan.                                                            Rp 5 million per month.

         Akumulasi iuran pensiun CAP dan SMI yang                          CAP and SMI accumulated pension expense
         timbul dari Program Pensiun Iuran Pasti adalah                    arising from the contributory pension plan
         sebesar US$ 3.117 ribu, US$ 2.962 ribu,                           amounted to US$ 3,117 thousand, US$ 2,962
         US$ 2.926 ribu dan US$ 2.337 ribu masing-                         thousand, US$ 2,926 thousand and US$ 2,337
         masing untuk periode enam bulan yang                              thousand for the six-month period ended
         berakhir 30 Juni 2019 dan untuk tahun-tahun                       June 30, 2019 and for the years ended
         yang berakhir pada 31 Desember 2018, 2017                         December 31, 2018, 2017 and 2016,
         dan 2016.                                                         respectively.

     b. Program Pensiun Imbalan Pasti                                   b. Defined Benefit Pension Plan

         Grup menghitung dan membukukan estimasi                           The Group calculates and records estimated
         imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk                           defined post-employment benefits for its
         seluruh karyawan yang berhak sesuai dengan                        qualifying employees in accordance with Labor
         UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal                            Law No. 13/2003 dated March 25, 2003.
         25 Maret 2003.

         Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan                          The number of employees entitled to benefits
         pasca kerja tersebut adalah masing-masing                         are 2,773 employees, 2,662 employees, 2,360
         2.773 karyawan, 2.662 karyawan, 2.360                             employees and 2,371 employees as of
         karyawan dan 2.371 karyawan pada tanggal                          June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
         30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan                          2016, respectively.
         2016.

         Sejak tahun 2005, CAP mengikuti Program                           Since 2005, CAP entered into Program
         Pesangon Plus, yang dikelola oleh PT Asuransi                     Pesangon Plus, managed by PT Asuransi Jiwa
         Jiwa Manulife Indonesia sebagai asuransi jiwa                     Manulife Indonesia, as the life insurance for
         bagi karyawannya. Tidak terdapat kontribusi                       its employees. No contribution was paid by CAP
         yang dibayarkan oleh CAP kepada dana                              to pension fund as of December 31, 2018,
         pensiun pada 30 Juni 2019, 31 Desember                            2017 and 2016.
         2018, 2017 dan 2016.

         Program pensiun imbalan pasti memberikan                          The defined benefit pension plan typically
         eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti                   expose the Group to actuarial risks such as
         risiko tingkat bunga dan risiko gaji.                             interest rate risk and salary risk.

         Risiko Tingkat Bunga                                              Interest Rate Risk

         Penurunan    suku   bunga    obligasi   akan                      A decrease in the bond interest rate will
         meningkatkan liabilitas program; namun,                           increase the plan liability; however, this will be
         sebagian akan dioffset (saling hapus) oleh                        partially offset by an increase in the return on
         peningkatan   imbal   hasil  atas   investasi                     the plan’s debt investments.
         instrumen utang.




                                                           - 120 -
                                                       329
Page 350
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Risiko Gaji                                                                                     Salary Risk

        Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung                                                     The present value of the defined benefit plan
        dengan mengacu pada gaji masa depan                                                             liability is calculated by reference to the future
        peserta program. Dengan demikian, kenaikan                                                      salaries of plan participants. As such, an
        gaji peserta program akan meningkatkan                                                          increase in the salary of the plan participants
        liabilitas program.                                                                             will increase the plan’s liability.

        Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laba                                                   Amounts recognized in profit or loss and other
        rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah                                                   comprehensive income in respect of the defined
        sebagai berikut:                                                                                benefits plan are as follows:

                                                   2019             2018              2018              2017            2016
                                              (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/      (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                               Six months )     Six months )       One year )        One year )      One year )
                                                US$ '000           US$ '000         US$ '000          US$ '000        US$ '000

       Biaya jasa kini                              2.899              4.038              7.288           5.941           3.762     Current service costs
       Biaya jasa lalu dan keuntungan                                                                                               Past service costs and gain
          atau kerugian atas penyelesaian               -                  -              (1.094)             -               -        or loss on settlement
       Transfer karyawan                              (46)                 -                   -              -               -     Transfer employees
       Biaya bunga bersih                           1.679              1.560               2.773          2.816           3.791     Net interest costs

       Komponen dari biaya imbalan pasti                                                                                            Components of defined benefit costs
         yang diakui dalam laba rugi                4.532              5.598              8.967           8.757           7.553       recognised in profit or loss

       Pengukuran kembali liabilitas                                                                                                Remeasurement on the net defined
         imbalan pasti - neto :                                                                                                       benefit liability:
         Keuntungan dan kerugian                                                                                                      Actuarial gains and losses arising from:
           aktuarial yang timbul dari:                                                                                                  Changes in financial
           Perubahan asumsi keuangan                3.181             (3.746)             (5.901)         5.055           1.997            assumptions
           Penyesuaian pengalaman                  (1.418)            (1.309)             (2.231)         1.923            (185)        Experience adjustment

         Komponen beban imbalan pasti                                                                                                  Components of defined benefit
           yang diakui dalam penghasilan                                                                                                 costs recognised in other
           komprehensif lain                        1.763             (5.055)             (8.132)         6.978           1.812          comprehensive income

       Jumlah                                       6.295                543                835          15.735           9.365     Total



       Beban tersebut dicatat sebagai bagian dari                                                       Expenses are included in salaries, wages and
       beban gaji, upah dan kesejahteraan karyawan,                                                     employee benefits expenses, under the general
       pada beban umum dan administrasi.                                                                and administrative expenses.

       Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah                                                 Movements in the present value of the defined
       sebagai berikut:                                                                                 benefits obligation are as follows:
                                                    30 Juni/          31 Desember/          31 Desember/         31 Desember/
                                                   June 30,           December 31,          December 31,         December 31,
                                                     2019                 2018                  2017                 2016
                                                   US$ '000             US$ '000              US$ '000             US$ '000

        Kewajiban imbalan pasti - awal                  67.090                 74.633               47.510             39.067      Opening defined benefits obligation
        Biaya jasa kini                                  2.899                  7.288                5.941              3.762      Current service costs
        Biaya jasa lalu dan keuntungan atau                                                                                        Past service costs and gain or loss
           kerugian atas pembayaran                            -                (1.094)                  -                  -        on settlement
        Biaya bunga bersih                                 2.585                 4.240               4.103              4.087      Net interest cost
        Pengukuran kembali (keuntungan/                                                                                            Remeasurement (gains/losses):
           kerugian):
           Keuntungan dan kerugian                                                                                                    Actuarial gains and losses
              aktuarial yang timbul dari:                                                                                                arising from:
              Perubahan asumsi keuangan                  3.181                  (5.901)              5.055              1.997            Changes in financial assumptions
              Penyesuaian pengalaman                    (1.418)                 (2.231)              1.923               (185)           Experience adjustment
        Pembayaran manfaat                              (1.259)                 (4.010)             (4.258)            (1.790)     Benefits paid
        Efek dari pengalihan karyawan                      (46)                      -                 492                459      Effects from employee transfers
        Pelepasan entitas anak                               -                       -              (7.631)                 -      Subsidiaries disposal
        Akuisisi entitas anak                                -                       -              22.134                  -      Acquisition of subsidiaries
        Selisih kurs atas program dalam                                                                                            Exchange differences on plans in
           valuta asing                                    1.331                (5.835)               (636)               113         foreign currency

        Subjumlah                                       74.363                 67.090               74.633             47.510      Subtotal


        Dikurangi nilai wajar aset program             (23.710)               (23.176)              (24.699)           (3.571)     Less fair value of plan assets

        Kewajiban imbalan pasti - akhir                 50.653                 43.914               49.934             43.939      Closing defined benefits obligation




                                                                                 - 121 -
                                                                               330
Page 351
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Nilai wajar aset program pada akhir periode                                              The fair value of plan assets at the end of the
        pelaporan adalah sebagai berikut:                                                        reporting period are as follows:

                                                  30 Juni/         31 Desember/         31 Desember/    31 Desember/
                                                 June 30,          December 31,         December 31,    December 31,
                                                   2019                2018                 2017            2016
                                                 US$ '000            US$ '000             US$ '000        US$ '000

        Saldo awal                                      (23.176)         (24.699)             (3.571)            (3.329)      Beginning balance
        Diatribusikan kepada akuisisi                                                                                         Attributable to acquisitions
           entitas anak                                       -                 -            (23.530)                  -         of subsidiaries
        Akuisisi kepentingan                                                                                                  Acquisition of
           nonpengendali                                      -                 -              (505)                   -         non-controlling interests
        Dicatat pada laba rugi:                                                                                               Recorded in profit or loss:
        Penghasilan bunga neto                            (906)           (1.467)             (1.287)               (296)     Net interest income
        Rugi perubahan nilai tukar                                                                                            Foreign currency exchange
           mata uang asing                                (538)            1.580                412                  60          rate loss

        Sub-total                                        (1.444)             113               (875)                (236)     Sub-total
        Dicatat pada penghasilan                                                                                              Recorded in other
           komprehensif lain:                                                                                                   comprehensive income:
        Imbal hasil atas aset program                                                                                         Return on plan assets
           (tidak termasuk nilai pada                                                                                           (excluding amounts included
           penghasilan bunga neto)                           12              (96)               160                  83         in net interest income)

        Iuran pemberi kerja                                  -              (771)             (2.554)            (1.048)      Contributions by the employer
        Pembayaran manfaat                                 898             2.277               1.805                959       Benefits paid
        Pelepasan entitas anak                               -                 -               4.371                  -       Discontinued operations

        Saldo akhir                                     (23.710)         (23.176)            (24.699)            (3.571)      Ending balance


       Hak penggantian milik CAP terdiri atas                                                    The reimbursement right of CAP consists of
       investasi dimana 40% ditempatkan pada pasar                                               investments which 40% were placed on money
       uang, 20% ditempatkan pada efek ekuitas dan                                               market, 20% on equity securities and 40% on
       40% ditempatkan pada pendapatan tetap. Hak                                                fixed income. The reimbursement right is
       penggantian disajikan sebagai bagian dari aset                                            presented as part of other noncurrent assets.
       tidak lancar lainnya.

       Imbal hasil aktual atas aset program pada                                                 The actual return in plan assets for six-month
       periode    enam     bulan     yang   berakhir                                             period ended June 30, 2019 amounted to
       30 Juni 2019 sebesar US$ 894 ribu                                                         US$ 894 (2018: US$ 1,563 thousand);
       (2018: US$ 1.563 ribu); (2017:US$ 1.127                                                   (2017: US$ 1,127 thousand); (2016: US$ 213
       ribu); (2016: US$ 213 ribu);. Program imbalan                                             thousand). The plan assets are quoted in active
       yang berlaku di pasar aktif (investasi pasar                                              markets     (money     market     investments)
       uang) mencapai US$ 23.176 ribu; (2017:                                                    amounted to US$ 23,176 thousand; (2017:
       US$ 24.699 ribu); (2016: US$ 3.571 ribu).                                                 US$ 24,699 thousand); (2016: US$ 3,571
                                                                                                 thousand).

       Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh                                             The cost of providing defined post-employment
       aktuaris independen PT Dian Artha Tama,                                                   benefits    are  calculated   by   independent
       PT Milliman Indonesia dan PT Padma Radya                                                  actuaries PT Dian Artha Tama, PT Milliman
       Aktuaria. Asumsi utama yang digunakan dalam                                               Indonesia and PT Padma Radya Aktuaria.
       menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai                                             The actuarial valuation was carried out using
       berikut:                                                                                  the following key assumptions:

                                             30 Juni/                 31 Desember/               31 Desember/                 31 Desember/
                                            June 30,                  December 31,               December 31,                 December 31,
                                              2019                        2018                       2017                         2016


        Tingkat diskonto per tahun       7,00% - 7,75%                6,5% - 8,3%                 6,5% - 8,3%                  8,0% - 8,9%          Discount rate per annum
        Tingkat kenaikan gaji                                                                                                                       Salary increment rate
          per tahun                         5% - 10%                    5% - 10%                   5% - 10%                     7% - 10%              per annum
        Tingkat kematian                TMI III & CSO 1980         TMI III & CSO 1980          TMI III & CSO 1980           TMI III & CSO 1980      Mortality rate
        Tingkat cacat                     0,02% - 10%                 0,02% - 10%                0,02% - 10%                    5% - 10%            Disability rate
        Tingkat pengunduran diri            2% - 10%                    2% - 10%                  2% - 10%                     1% - 10%             Resignation rate
        Tingkat pensiun normal          55-57 tahun/years           55-57 tahun/years           56 tahun/years               56 tahun/years         Normal retirement rate




                                                                           - 122 -
                                                                         331
Page 352
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Asumsi aktuarial yang signifikan untuk                                    Significant actuarial assumptions for the
         penentuan kewajiban imbalan pasti adalah                                  determination of the defined benefit obligation
         tingkat diskonto, dan kenaikan gaji yang                                  are discount rate and expected salary increase.
         diharapkan. Sensitivitas analisis di bawah ini                            The sensitivity analyses below have been
         ditentukan     berdasarkan      masing-masing                             determined based on reasonably possible
         perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada                                changes of the respective assumptions
         akhir periode pelaporan, dengan semua                                     occurring at the end of the reporting period,
         asumsi lain konstan.                                                      while holding all other assumptions constant.

             Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih                               If the discount rate is 1% basis points
              rendah) 1%, kewajiban imbalan pasti akan                                 higher    (lower),   the  defined benefit
              berkurang sebesar US$ 8.295 ribu                                         obligation would decrease by US$ 8,295
              (meningkat sebesar US$ 6.975 ribu).                                      thousand     (increase   by   US$  6,975
                                                                                       thousand).

             Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan                                   If the expected salary growth increases
              naik (turun) sebesar 1%, kewajiban                                       (decreases) by 1%, the defined benefit
              imbalan pasti akan naik sebesar US$ 7.371                                obligation would increase by US$ 7,371
              ribu (turun sebesar US$ 8.741 ribu).                                     thousand    (decrease   by  US$   8,741
                                                                                       thousand).

         Analisis sensitivitas yang disajikan di atas                              The sensitivity analysis presented above may
         mungkin tidak mewakili perubahan yang                                     not be representative of the actual change in
         sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti                                  the defined benefit obligation as it is unlikely
         mengingat      bahwa     perubahan    asumsi                              that the change in assumptions would occur in
         terjadinya tidak terisolasi satu sama lain                                isolation of one another as some of the
         karena beberapa asumsi tersebut mungkin                                   assumptions may be correlated.
         berkorelasi.

         Selanjutnya,      dalam      menyajikan     analisis                      Furthermore,      in   presenting    the    above
         sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan                        sensitivity analysis, the present value of the
         pasti dihitung dengan menggunakan metode                                  defined benefit obligation has been calculated
         projected unit credit pada akhir periode                                  using the projected unit credit method at the
         pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan                               end of the reporting period, which is the same
         dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang                            as that applied in calculating the defined
         diakui    dalam     laporan      posisi  keuangan                         benefit     obligation    recognised     in   the
         konsolidasi.                                                              consolidated statements of financial position.

         Tidak ada perubahan dalam metode dan                                      There was no change in the methods and
         asumsi yang digunakan dalam penyusunan                                    assumptions used in preparing the sensitivity
         analisis sensitivitas dari tahun sebelumnya.                              analysis from prior years.

         Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada                              The average duration of the defined benefit
         tanggal 30 Juni 2019 adalah 9,15 tahun –                                  obligation at June 30, 2019 is 9.15 years –
         15,49 tahun yang sepenuhnya terdiri dari                                  15.49 years that consists of active members.
         anggota aktif.


30. MODAL SAHAM                                                       30. CAPITAL STOCK                      MODAL SAHAM

    Sesuai dengan daftar pemegang saham yang                                  Based on the stockholders’ list issued by the
    dikeluarkan   oleh    Biro   Administrasi Efek                            Administration Office of Listed Shares of the
    Perusahaan, PT Sirca Datapro Perdana, pemegang                            Company,     PT Sirca  Datapro    Perdana,  the
    saham Perusahaan adalah sebagai berikut:                                  stockholders of the Company are as follows:

                                                            30 Juni/June 30, 2019
                                                 Jumlah           Persentase    Modal Ditempatkan
                                                 Saham/            Pemilikan/        dan Disetor/
                                                Number of         Percentage      Issued and Fully
               Nama Pemegang Saham               Shares          of Ownership       Paid Capital                Name of Stockholders
                                                                       %              US$ '000

    Prajogo Pangestu (Komisaris                                                                      Prajogo Pangestu (President
       Utama)                                  12.656.779.377             71,14           674.125       Commissioner)
    PT Barito Pacific Lumber                      225.526.300              1,27            12.012    PT Barito Pacific Lumber
    PT Tunggal Setia Pratama                       64.120.000              0,36             3.415    PT Tunggal Setia Pratama
    Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)            74.666              0,00                 4    Agus Salim Pangestu (President Director)
    Lain-lain (masing-masing dengan                                                                  Others (less than 5% equity for each
       pemilikan di bawah 5%)                   4.744.599.335             26,67           252.707       stockholder)

    Subjumlah                                  17.691.099.678             99,44           942.263    Subtotal
    Saham diperoleh kembali (Catatan 32)          100.487.200              0,56             5.352    Treasury stocks (Note 32)

    Jumlah                                     17.791.586.878          100,00             947.615    Total




                                                                - 123 -
                                                             332
Page 353
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                               FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                            AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                           DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                     31 Desember/December 31 , 2018
                                               Jumlah          Persentase    Modal Ditempatkan
                                               Saham/           Pemilikan/        dan Disetor/
                                              Number of        Percentage      Issued and Fully
                Nama Pemegang Saham            Shares         of Ownership       Paid Capital                 Name of Stockholders
                                                                   %               US$ '000

    Prajogo Pangestu (Komisaris                                                                    Prajogo Pangestu (President
       Utama)                                 13.023.924.977             73,20           693.680      Commissioner)
    PT Barito Pacific Lumber                     225.526.300              1,27            12.012   PT Barito Pacific Lumber
    PT Tunggal Setia Pratama                      64.120.000              0,36             3.415   PT Tunggal Setia Pratama
    Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)           74.666              0,00                 4   Agus Salim Pangestu (President Director)
    Lain-lain (masing-masing dengan                                                                Others (less than 5% equity for each
       pemilikan di bawah 5%)                  4.377.453.735             24,60           233.152      stockholder)

    Subjumlah                                 17.691.099.678             99,43           942.263   Subtotal
    Saham diperoleh kembali (Catatan 32)         100.487.200              0,56             5.352   Treasury stocks (Note 32)

    Jumlah                                    17.791.586.878         100,00              947.615   Total


                                                     31 Desember/December 31 , 2017
                                               Jumlah          Persentase    Modal Ditempatkan
                                               Saham/           Pemilikan/        dan Disetor/
                                              Number of        Percentage      Issued and Fully
                Nama Pemegang Saham            Shares         of Ownership       Paid Capital                  Name of Stockholders
                                                                   %               US$ '000
    Prajogo Pangestu (Komisaris                                                                     Prajogo Pangestu (President
       Utama)                                  9.937.554.806             71,19           577.966       Commissioner)
    PT Barito Pacific Lumber                     202.293.800              1,45            11.765    PT Barito Pacific Lumber
    PT Tunggal Setia Pratama                      64.120.000              0,46             3.729    PT Tunggal Setia Pratama
    Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)           74.666              0,00                 4    Agus Salim Pangestu (President Director)
    Lain-lain (masing-masing dengan                                                                 Others (less than 5% equity for each
       pemilikan di bawah 5%)                  3.676.241.096             26,33           213.811       stockholder)

    Subjumlah                                 13.880.284.368             99,43           807.275    Subtotal
    Saham diperoleh kembali (Catatan 32)          79.501.200              0,57             4.624    Treasury stocks (Note 32)

    Jumlah                                    13.959.785.568         100,00              811.899    Total


                                                     31 Desember/December 31 , 2016
                                               Jumlah         Persentase    Modal Ditempatkan
                                               Saham/          Pemilikan/        dan Disetor/
                                              Number of       Percentage      Issued and Fully
                Nama Pemegang Saham            Shares        of Ownership       Paid Capital                   Name of Stockholders
                                                                  %               US$ '000

    Magna Resources Corporation Pte. Ltd.     3.638.494.330              52,13           423.228   Magna Resources Corporation Pte. Ltd.
    DBS Bank Ltd S/A Trident Trust Co (S)                                                          DBS Bank Ltd S/A Trident Trust Co (S)
       Pte Ltd                                  549.713.623               7,88            63.942      Pte Ltd
    PT Barito Pacific Lumber                    356.174.300               5,10            41.430   PT Barito Pacific Lumber
    PT Tunggal Setia Pratama                    246.060.000               3,53            28.622   PT Tunggal Setia Pratama
    Prajogo Pangestu (Komisaris                                                                    Prajogo Pangestu (President
       Utama)                                   111.757.350               1,60            13.000      Commissioner)
    PT Muktilestari Kencana                      16.207.800               0,23             1.885   PT Muktilestari Kencana
    Agus Salim Pangestu (Presiden Direktur)          37.333               0,00                 4   Agus Salim Pangestu (President Director)
    Lain-lain (masing-masing dengan                                                                Others (less than 5% equity for each
       pemilikan di bawah 5%)                 2.022.197.448              28,97           235.222      stockholder)

    Subjumlah                                 6.940.642.184              99,44           807.333   Subtotal

    Saham diperoleh kembali (Catatan 32)         39.250.600               0,56             4.566   Treasury stocks (Note 32)

    Jumlah                                    6.979.892.784          100,00              811.899   Total


   Pada    tanggal   22   Mei    2018,    Perusahaan                         On May 22, 2018, the Company obtained the
   memperoleh     pernyataan    efektif  dari  Ketua                         notice of effectivity from the Chairman of
   Bapepam-LK (sekarang OJK) dengan suratnya                                 Bapepam-LK (currently OJK) in his letter
   No. S-54/D.04/2018 untuk melakukan Penawaran                              No. S-54/D.04/2018 for its limited public offering
   Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek                                  of   up    to 4,399,777,259 shares through
   Terlebih Dahulu II (PUT II) sebanyak-banyaknya                            Preemptive Rights Issue II (LPO II) to
   4.399.777.259 saham. Saham-saham tersebut                                 stockholders. These shares were listed in the
   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Sehubungan                          Indonesia Stock Exchange. In connection with the
   dengan PUT II, Perusahaan juga menerbitkan                                LPO II, the Company also issued warrant up to
   waran sebanyak-banyaknya 1.099.944.315 dimana                             1,099,944,315 where one warrants allows the
   satu waran memungkinkan pemegang untuk                                    holder to purchase one share of the Company at a
   membeli satu saham Perusahaan dengan harga                                certain exercise price. These warrants are
   pelaksanaan. Waran ini dilaksanakan antara 1 Juli                         exercisable between July 1, 2019 to June 3,
   2019 sampai 3 Juni 2021.                                                  2021.



                                                               - 124 -
                                                              333
Page 354
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

   Berdasarkan RUPS tanggal 8 Juni 2018, pemegang                                Based on Shareholder’s General Meeting on
   saham    Perusahaan   menyetujui    pembentukan                               June 8, 2018, the Company’s shareholders
   cadangan umum sebesar US$ 1.500 ribu,                                         approved the appropriation of general reserve
   pembagian dividen tunai untuk tahun 2017 sebesar                              amounting to US$ 1,500 thousand and the
   US$ 0,00216 per saham atau setara dengan                                      distribution of cash dividends for 2017 amounting
   US$ 30.000 ribu.                                                              to US$ 0.00216 per shares or equivalent to
                                                                                 US$ 30,000 thousand.

   Pada tanggal 7 Desember 2018, Perusahaan                                      On December 7, 2018, the Company announced
   mengumumkan untuk membagikan dividen interim                                  to distribute interim dividend for 2018 amounting
   tahun buku 2018 sebesar US$ 0,00097 per saham                                 to US$ 0,00097 per shares or equivalent to
   atau setara dengan US$ 17.233 ribu, yang                                      US$ 17,233 thousand, which were paid on
   dibayarkan pada 21 Desember 2018.                                             December 21, 2018.

   Sampai dengan tanggal 30 Juni 2019, jumlah                                    As of June 30, 2019, total shares recorded from
   saham dari PUT II tersebut yang telah dicatat pada                            LPO II that have been listed in Indonesia Stock
   Bursa Efek Indonesia adalah 3.831.801.310 saham.                              Exchange is 3,831,801,310 shares.


31. TAMBAHAN MODAL DISETOR                                             31. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

    Akun ini merupakan tambahan modal disetor –                                  This account represents additional paid-in capital
    bersih dengan perincian sebagai berikut:                                     – net with details as follows:

                                                                                   31 Desember/
                                                 30 Juni/      31 Desember/        December 31,
                                                June 30,       December 31,       2017 dan 2016/
                                                  2019             2018           2017 and 2016
                                                US$ '000         US$ '000            US$ '000
    Agio saham                                                                                     Additional paid-in capital
      Penawaran umum saham Perusahaan
         tahun 1993 sebanyak                                                                         Initial public offering in 1993 of
         85.000.000 saham                          252.326           252.326            252.326         85,000,000 shares

      Penerbitan 125.000.000 saham kepada                                                            Issuance of 125,000,000 shares to
        PT Taspen (Persero) di tahun 1993          119.699           119.699            119.699         PT Taspen (Persero) in 1993

      Penerbitan 523.764.351 saham                                                                   Issuance of 523,764,351 shares in
        tahun 2002 sehubungan dengan                                                                    connection with loan restructuring
        restrukturisasi pinjaman                   118.005           118.005            118.005         in 2002
      Penawaran Umum Saham Terbatas I
        dengan Hak Memesan Efek Terlebih                                                             Limited Public Offering I with
        Dahulu tahun 2007, 4.362.432.990                                                                Pre-emptive Rights in 2007 of
        saham setelah dikurangi biaya emisi                                                             4,362,432,990 shares
        saham                                      513.994           513.994            513.994         net of stock issuance costs
      Penawaran Umum Saham Terbatas II
        dengan Hak Memesan Efek Terlebih                                                             Limited Public Offering II with
        Dahulu tahun 2018, 3.831.801.310                                                                Pre-emptive Rights in 2018 of
        saham setelah dikurangi biaya emisi                                                             3,831,801,310 shares -
        saham                                      490.599           490.599                  -         net of stock issuance costs

                                                                                                     Difference in value arising from
      Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                           business combination among entities
        entitas sepengendali (Catatan 45)          (525.605)         (525.605)                -         under common control (Note 45)
    Jumlah                                         969.018           969.018          1.004.024    Total
    Dikurangi dengan pembagian
       saham bonus di tahun 1994                   (335.158)         (335.158)         (335.158)   Less bonus share in 1994

    Saldo tambahan modal disetor                                                                   Balance of additional paid-in
       sebelum kuasi-reorganisasi                  633.860           633.860            668.866      capital before quasi-reorganization
    Dikurangi: penyesuaian kuasi-                                                                  Less: adjustment from quasi-
       reorganisasi                                (507.266)         (507.266)         (507.266)     reorganization

    Saldo tambahan modal disetor setelah                                                           Balance of additional paid-in
      penyesuaian kuasi-reorganisasi               126.594           126.594            161.600      capital after quasi-reorganization




                                                               - 125 -
                                                               334
Page 355
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


32. SAHAM DIPEROLEH KEMBALI                                           32. TREASURY STOCKS

    Pada    tahun   2016,   Perusahaan   melakukan                          In    2016,     the  Company     repurchased   its
    pembelian kembali 39.250.600 saham Perusahaan                           39,250,600 shares or 0.56% of total issued
    atau sebanyak 0,56% dari total saham yang                               shares with initial cost amounting to US$ 4,407
    dikeluarkan dengan nilai perolehan sebesar                              thousand. In 2017, the Company performed stock
    US$ 4.407 ribu. Pada tahun 2017, Perusahaan                             split from Rp 1,000 per share to become Rp 500
    melakukan pemecahan nilai nominal saham dari                            per share, therefore total treasury stock became
    Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham sehingga                              78,501,200 shares and further repurchased its
    jumlah saham diperoleh kembali berubah menjadi                          1,000,000 shares or 0.01% of total issued shares
    78.501.200 saham dan melakukan pembelian                                with initial cost amounting to US$ 169 thousand.
    kembali 1.000.000 saham sebanyak 0,01% dari
    jumlah saham yang dikeluarkan dengan nilai
    perolehan sebesar US$ 169 ribu.
    Pada     tahun    2018,   Perusahaan    melakukan                       In   2018,   the     Company    repurchased  its
    pembelian kembali 20.986.000 saham sebanyak                             20,986,000 shares or 0.12% of total issued
    0,12% dari jumlah saham yang dikeluarkan dengan                         shares with initial cost amounting to US$ 3,465
    nilai perolehan sebesar US$ 3.465 ribu.                                 thousand.


33. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA                                          33. OTHER EQUITY COMPONENT
                                           30 Juni/    31 Desember/   31 Desember/   31 Desember/
                                          June 30,     December 31,   December 31,   December 31,
                                            2019           2018           2017           2016
                                          US$ '000       US$ '000       US$ '000       US$ '000

    Perubahan ekuitas sehubungan dengan
      Penawaran Umum Terbatas II dengan                                                             Change in equity in relation to
      Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                                                                Limited Public Offering II with
      CAP, entitas anak                      110.028       110.028        110.028               -     Pre-emptive Rights of CAP, a Subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan
      Penawaran Umum Terbatas I dengan                                                              Change in equity in relation to
      Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                                                                Limited Public Offering I with
      CAP, entitas anak                       46.327        46.327         46.327         46.327      Pre-emptive Rights of CAP, a Subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                             Change in equity in relation to
      pertukaran sebagian saham CAP                                                                   transfer of shares of CAP
      dengan utang pihak berelasi             18.497        18.497         18.497         18.497      to settle loan from a related party
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                             Change in equity in relation to
      instrumen ekuitas entitas anak           3.550          3.550          3.550          3.550     equity instrument in subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan dengan                                                             Change in equity in relation to
      penjualan entitas anak                     787           787            787            787      disposal of a subsidiary
    Jumlah                                   179.189       179.189        179.189         69.161    Total


    Pada tanggal 14 Agustus 2017, CAP memperoleh                           On August 14, 2017, CAP obtained notice of
    pernyataan efektif dari OJK berdasarkan surat                          effectivity   from     OJK    based    on Letter
    No.    S-410/D.04/2017      untuk    mengadakan                        No. S-410/D.04/2017 for the Limited Public
    Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan Hak                         Offering II (LPO II) to the Shareholders with
    Memesan    Efek    Terlebih   Dahulu   sebanyak                        Preemptive Rights totaling 279,741,494 shares
    279.741.494 saham dengan nilai nominal sebesar                         with par value of the Rp 1,000 per share and
    Rp 1.000 per saham dan harga penawaran                                 offering price of Rp 18,000 per share.
    Rp 18.000 per saham.

    Pada tanggal 31 Oktober 2013, CAP memperoleh                           On October 31, 2013, CAP obtained Notice of
    pernyataan efektif dari OJK sesuai dengan suratnya                     Effectivity from Financial Services Authority (OJK)
    No.    S-346/D.04/2013       untuk    mengadakan                       based on Letter No. S-346/D.04/2013 for the
    Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dengan Hak                           Limited Public Offering I (LPO I) to the
    Memesan     Efek    Terlebih   Dahulu    sebanyak                      Shareholders with Preemptive Rights totaling
    220.766.142    saham.     Penerbitan   saham    ini                    220,766,142 shares. From these issuance of
    menyebabkan persentase kepemilikan Perusahaan                          shares, this has resulted to a decrease in the
    atas saham CAP menurun dari 64,87% menjadi                             Company’s interest in CAP from 64.87% to
    60,52%.                                                                60.52%.

    Pada 28 April 2015, Perusahaan dan Magna                               On April 28, 2015, the Company and Magna
    Resources Corporation Pte., Ltd, (MRC) pemegang                        Resources Corporation Pte., Ltd, (MRC) the
    saham Perusahaan, menandatangani settlement                            Company’s shareholder, has agreed to sign a loan
    agreement pinjaman. Perusahaan melunasi seluruh                        settlement agreement. The Company has fully
    utang dan bunga yang masih harus dibayar                               settled the outstanding loan and accrued interest
    sebesar US$ 146.186 ribu kepada MRC melalui                            amounting to US$ 146,186 thousand to MRC
    penyerahan 339.386.225 saham kepemilikan CAP                           through transfer of 339,386,235 shares of CAP at
    dengan harga Rp 5.600 per saham. Keuntungan                            Rp 5,600 per share. Gain arising from this
    dari transaksi ini sebesar US$ 18.497 ribu disajikan                   transaction amounting to US$ 18,497 thousand
    sebagai selisih transaksi ekuitas dengan pihak                         was recorded as difference in value of equity
    nonpengendali dalam komponen ekuitas lain.                             transaction with non-controlling interest as part of
                                                                           other equity component.


                                                               - 126 -
                                                             335
Page 356
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pada tanggal 30 Juni 2014, RIM dan PT Royal                                                 On June 30, 2014, RIM and PT Royal Lestari Utama
    Lestari     Utama      (RLU),      pihak   berelasi,                                        (RLU), a related party, signed a sale and purchase
    menandatangani perjanjian jual beli saham,                                                  agreement of shares, whereby RIM sold to RLU
    dimana RIM menjual kepada RLU 1.249 saham                                                   1,249 shares representing 99.92% of shares of
    yang mewakili 99,92% kepemilikan MKC beserta                                                MKC along with receivable of RIM from MKC for
    dengan piutang RIM dari MKC dengan total harga                                              total selling price of Rp 44,994 million. The gain
    penjualan Rp 44.994 juta. Keuntungan dari                                                   from this transaction amounting to Rp 9,420
    transaksi ini sebesar Rp 9.420 juta (atau setara                                            million (or equivalent to US$ 787 thousand) was
    dengan US$ 787 ribu) dicatat sebagai perbedaan                                              recorded as difference in value of restructuring
    dalam nilai restukturisasi entitas sepengendali yang                                        entities under common control which was
    dicatat sebagai tambahan modal disetor oleh RIM.                                            presented as additional paid-in capital by RIM.


34. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                        34. OTHER COMPREHENSIVE INCOME

                                        Bagian efektif
                                       atas perubahan
                                       nilai wajar atas       Revaluasi                                   Selisih kurs            Jumlah
                                         lindung nilai     investasi efek        Pengukuran kembali       penjabaran            penghasilan
                                            arus kas/      tersedia untuk           atas program            laporan            komprehensif
                                      Effective portion         dijual/             imbalan pasti/        keuangan/                 lain/
                                      of changes in fair         AFS             Remeasurement of      Foreign currency         Total other
                                        value of cash        investment            defined benefits       translation         comprehensive
                                          flow hedge         revaluation              obligation         adjustment               income
                                            US$ '000          US$ '000                 US$ '000            US$ '000              US$ '000

    Saldo per 1 Januari 2016                           -              (465)                      39            (201.754)            (202.180) Balance as of January 1, 2016

    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                             Other comprehensive income
      tahun berjalan                                   -               (24)                    (756)             (1.878)              (2.658)     for the year
    Ekuitas entitas anak yang                                                                                                                 Equity in subsidiaries resulting
      berasal dari kombinasi bisnis                    -                    -                  (243)                      -             (243)     from business combination

    Saldo per 31 Desember 2016                         -              (489)                    (960)           (203.632)            (205.081) Balance as of December 31, 2016

    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                               Other comprehensive income
      tahun berjalan                             (1.435)               (18)                  (2.086)              2.043               (1.496)       for the year
    Ekuitas entitas anak yang                                                                                                                   Equity in subsidiaries resulting
      berasal dari kombinasi bisnis               1.435                     -                 1.211                       -            2.646        from business combination

    Saldo per 31 Desember 2017                         -              (507)                  (1.835)           (201.589)            (203.931) Balance as of December 31, 2017

    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                             Other comprehensive income
      tahun berjalan                              3.538                (20)                   2.038              (4.903)                 653      for the year
    Ekuitas entitas anak yang                                                                                                                 Equity in subsidiaries resulting
      berasal dari kombinasi bisnis              (5.678)                    -                     -                       -           (5.678)     from business combination

    Saldo per 31 Desember 2018                   (2.140)              (527)                     203            (206.492)            (208.956) Balance as of December 31, 2018

    Penghasilan komprehensif lain                                                                                                               Other comprehensive income
      periode berjalan                           (5.643)               429                     (553)             (1.793)              (7.560)      for the period

    Saldo per 30 Juni 2019                       (7.783)               (98)                    (350)           (208.285)            (216.516) Balance as of June 30, 2019


    Bagian efektif atas perubahan nilai wajar atas                                               Effective portion of changes in fair value of cash
    lindung nilai arus kas berasal dari perjanjian swap                                          flow hedge consists of agreement of interest rate
    suku bunga.                                                                                  swap.

    Revaluasi AFS merupakan akumulasi keuntungan                                                 The AFS investment revaluation represents the
    dan kerugian yang timbul dari revaluasi aset                                                 cumulative gains and losses arising from changes
    keuangan yang tersedia dijual yang diakui pada                                               in fair value of available-for-sale financial assets
    penghasilan komprehensif lain, setelah dikurangi                                             that have been recognized in other comprehensive
    jumlah yang direklasifikasi ke laba rugi ketika aset                                         income, net of amounts reclassified to profit or
    tersebut telah dilepas atau diturunkan nilainya.                                             loss when those assets have been disposed of or
                                                                                                 determined to be impaired.

    Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                                                Remeasurement of defined benefits obligation
    berasal dari perubahan pada nilai kini liabilitas                                            represents changes in the present value of defined
    imbalan pasca kerja yang berasal dari keuntungan                                             benefit obligation resulting from actuarial gains
    dan kerugian aktuarial.                                                                      and losses.




                                                                                - 127 -
                                                                                336
Page 357
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Selisih kurs yang berkaitan dengan penjabaran                                       Exchange differences relating to the translation
    aset bersih dari mata uang fungsional entitas anak                                  adjustment of subsidiaries’ net assets from its
    untuk mata uang penyajian Grup (yaitu Dolar                                         functional currency to the Group’s presentation
    Amerika     Serikat)   diakui  langsung      dalam                                  currency (U.S. Dollar) are recognized directly in
    penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan                                    other comprehensive income and accumulated in
    dalam selisih kurs penjabaran atas laporan                                          the translation adjustment. Exchange differences
    keuangan. Selisih kurs sebelumnya diakumulasi                                       previously accumulated in translation adjustment
    dalam selisih kurs penjabaran atas laporan                                          are reclassified to profit or loss on the disposal or
    keuangan direklasifikasi ke laba rugi saat                                          partial disposal.
    dilepaskan atau pelepasan sebagian.


35. KEPENTINGAN NONPENGENDALI                                                     35. NON-CONTROLLING INTERESTS

    Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas                                  Non-controlling    interest            in     net       assets      of
    anak adalah sebagai berikut:                                                        subsidiaries are as follows:

                                                  30 Juni/       31 Desember/     31 Desember/    31 Desember/
                                                 June 30,        December 31,     December 31,    December 31,
                                                   2019              2018             2017            2016
                                                 US$ '000          US$ '000         US$ '000        US$ '000

    CAP dan entitas anak                          1.004.439         1.000.994         946.685         607.030     CAP and its subsidiaries
    SEGHPL dan entitas anak                         555.812          526.866          445.155         177.914     SEGHPL and its subsidiaries
    Lainnya                                          (1.533)              (634)          (642)           (393)    Others

    Jumlah                                        1.558.718         1.527.226        1.391.198        784.551     Total


    Perubahan kepentingan                  nonpengendali         adalah               The changes in non-controlling interest are as
    sebagai berikut:                                                                  follows:

                                                  30 Juni/       31 Desember/     31 Desember/    31 Desember/
                                                 June 30,        December 31,     December 31,    December 31,
                                                   2019              2018             2017            2016
                                                 US$ '000          US$ '000         US$ '000        US$ '000

    Saldo awal periode                            1.527.226         1.391.198         784.551         641.490     Balance at beginning of period
    Perubahan ekuitas sehubungan
      dengan instrumen ekuitas                                                                                    Change in equity in relation to
      entitas anak                                       48               460                -         (12.000)     equity instrument in subsidiary
    Perubahan ekuitas sehubungan
      dengan Penawaran Umum                                                                                       Change in equity in relation to
      Terbatas II dengan Hak                                                                                         Limited Public Offering II with
      Memesan Efek Terlebih Dahulu                                                                                   Pre-emptive Rights of CAP,
      CAP, entitas anak                                      -               -        261.328                -       a Subsidiary
    Penambahan sehubungan dengan                                                                                  Additions related to business
      kombinasi bisnis                                    -                -          212.952               -        combination
    Laba periode berjalan                            56.833          169.840          220.778         177.595     Profit for the period
    Penghasilan komprehensif lain:                                                                                Other comprehensive income:
      Pengukuran kembali atas                                                                                        Remeasurement of defined benefits
         program imbalan pasti                         (618)            3.524           (2.953)          (739)          obligation
      Keuntungan nilai wajar bersih atas aset                                                                        Net fair value gain on available
         keuangan tersedia untuk dijual                 451                  -               -               -          for sale financial assets
      Bagian efektif atas perubahan                                                                                  Effective portion of changes in fair
         nilai atas lindung nilai arus kas          (10.651)            6.676           (2.591)              -          value of cash flow hedge
      Selisih kurs karena penjabaran                                                                                 Foreign currency translation
         laporan keuangan                               110               (248)            72              91           adjustment
    Pembagian dividen entitas anak
      kepada kepentingan                                                                                          Dividend distributed by subsidiary
      nonpengendali                                 (14.681)          (44.224)         (82.939)        (21.886)      to non-controlling interests

    Saldo akhir periode                           1.558.718         1.527.226        1.391.198        784.551     Balance at end of period



    Ringkasan informasi keuangan pada entitas anak                                    Summarized financial information in respect of the
    Grup yang memiliki kepentingan nonpengendali                                      Group’s subsidiary that has material non-controlling
    yang material ditetapkan di bawah ini. Ringkasan                                  interest is set out below. The summarized financial
    informasi keuangan di bawah ini merupakan jumlah                                  information below represents amounts before
    sebelum eliminasi intra grup.                                                     intragroup eliminations.




                                                                          - 128 -
                                                                       337
Page 358
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    PT Chandra Asri Petrochemical Tbk                                                                                    PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
                                              30 Juni/          31 Desember/       31 Desember/       31 Desember/
                                             June 30,           December 31,       December 31,       December 31,
                                               2019                 2018               2017               2016
                                             US$ '000             US$ '000             US$ '000         US$ '000

    Aset lancar                                1.324.196            1.395.717           1.428.986           692.526       Current assets
    Aset tidak lancar                          1.869.330            1.777.769           1.558.318         1.436.743       Noncurrent assets

    Jumlah Aset                                3.193.526            3.173.486           2.987.304         2.129.269       Total Assets

    Liabilitas jangka pendek                     511.945              680.250             587.174           453.922       Current liabilities
    Liabilitas jangka panjang                    904.769              723.159             731.308           533.679       Noncurrent liabilities

    Jumlah Liabilitas                          1.416.714            1.403.409           1.318.482           987.601       Total Liabilities

                                                2019                2018                2017               2016
                                           (Enam bulan/         (Satu tahun/        (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                            Six months )         One year )          One year )         One year )
                                                                  US$ '000             US$ '000         US$ '000

    Pendapatan                                 1.053.661            2.543.219           2.418.509         1.930.336       Revenue

    Beban                                      1.020.317            2.360.903           2.099.355         1.630.211       Expenses

    Laba periode berjalan                         33.344              182.316             319.154           300.125       Profit for the period
    Penghasilan komprehensif lain                        (42)                598            (1.538)           (1.625)     Other comprehensive income
    Jumlah laba komprehensif                      33.302              182.914             317.616           298.500       Total comprehensive income

    Kas masuk (keluar) bersih dari:                                                                                       Net cash inflow (outflow) from:
      Kegiatan Operasi                           (42.124)             403.515             394.405           475.893          Operating activities
      Kegiatan Investasi                        (160.207)            (366.876)           (229.122)          (68.982)         Investing activities
      Kegiatan Pendanaan                         124.570             (152.461)            378.490          (204.983)         Financing activities


    Star Energy Group Holdings Pte., Ltd                                                                                 Star Energy Group Holdings Pte., Ltd

                                              30 Juni/          31 Desember/       31 Desember/       31 Desember/
                                             June 30,           December 31,       December 31,       December 31,
                                               2019                 2018               2017               2016
                                             US$ '000             US$ '000           US$ '000           US$ '000

    Aset lancar                                  329.720             320.427             282.144            337.015      Current assets
    Aset tidak lancar                          2.927.455           2.923.975           2.948.509            828.521      Noncurrent assets

    Jumlah Aset                                3.257.175           3.244.402           3.230.653           1.165.536     Total Assets

    Liabilitas jangka pendek                     181.351             197.885             754.209            436.458      Current liabilities
    Liabilitas jangka panjang                  2.248.732           2.263.076           1.819.599            257.352      Noncurrent liabilities

    Jumlah Liabilitas                          2.430.083           2.460.961           2.573.808            693.810      Total Liabilities


                                                2019                2018               2017               2016
                                           (Enam bulan/         (Satu tahun/       (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                            Six months )         One year )         One year )         One year )
                                             US$ '000             US$ '000           US$ '000           US$ '000

    Pendapatan                                   244.953             521.572             422.909            165.070      Revenue

    Beban                                        184.998             410.720             327.824            117.169      Expenses

    Laba periode berjalan                         59.955             110.852              95.085             47.901      Profit for the period

    Penghasilan komprehensif lain                (16.352)             14.976               (7.362)                 375   Other comprehensive income

    Jumlah laba komprehensif                      43.603             125.828              87.723             48.276      Total comprehensive income

    Kas masuk (keluar) bersih dari:                                                                                      Net cash inflow (outflow) from:

       Kegiatan Operasi                          101.759             219.554             163.612             91.216         Operating activities

       Kegiatan Investasi                        (32.135)            (28.504)          (1.659.661)         (133.014)        Investing activities

       Kegiatan Pendanaan                        (79.503)           (176.023)          1.418.144             68.825         Financing activities




                                                                             - 129 -
                                                                           338
Page 359
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


36. PENDAPATAN BERSIH                                                            36. NET REVENUES
                                             2019            2018             2018               2017            2016
                                        (Enam bulan/    (Enam bulan/      (Satu tahun/       (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                         Six months )    Six months )      One year )         One year )      One year )
                                          US$ '000         US$ '000           US$ '000        US$ '000        US$ '000
    Ekspor                                                                                                                   Export
      Petrokimia                             280.170         311.648            637.880          744.794         493.818       Petrochemical
    Lokal                                                                                                                    Local
      Petrokimia                             767.489         968.915           1.896.761       1.666.362       1.429.217       Petrochemical
      Energi dan sumber daya                                                                                                   Energy and resources
          Listrik                            103.368         111.138            222.947          165.967          30.807           Electricity
          Pendapatan sewa energi              71.181          73.499            147.796          147.768         134.200           Energy lease income
          Uap                                 48.811          53.782            107.036           76.571               -           Steam
          Pendapatan sewa
             pembiayaan                       21.593          21.850             43.699           32.537                -        Finance lease income
          Carbon credit                            -              44                 94               66               63        Carbon credit
      Lainnya                                                                                                                  Others
          Sewa tanki dan dermaga               6.002            5.536              8.578            7.353           7.301        Tanks and jetty rent
          Pendapatan sewa properti                                                                                               Rental income from
             dan hotel                         1.790            2.042              4.742            3.752           3.202          property and hotel
          Industri pengolahan kayu             1.892            1.911              6.028            6.801           7.314        Woodworking industry

      Subjumlah                            1.022.126        1.238.717          2.437.681       2.107.177       1.612.104       Subtotal

    Jumlah                                 1.302.296        1.550.365          3.075.561       2.851.971       2.105.922     Total


    4% dan 0,84% dari pendapatan bersih masing-                                          4% and 0.84% of net revenues for the six-month
    masing untuk periode enam bulan yang berakhir                                        period ended June 30, 2019 and for the year ended
    30   Juni 2019      dan tahun yang berakhir                                          December 31, 2018, respectively, was made with
    31 Desember 2018 dilakukan dengan pihak                                              related parties (Note 48).
    berelasi (Catatan 48).

    Pendapatan kepada satu pelanggan yang melebihi                                       Revenues earned to specific customer exceeding
    10% dari pendapatan bersih untuk periode enam                                        10% of net revenues for the six-month period
    bulan yang berakhir 30 Juni 2019 dan 2018 dan                                        ended June 30, 2019 and 2018 and for the years
    untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember                                          ended December 31, 2018 and 2017 were from
    2018 dan 2017 adalah dari PGE/PLN dengan                                             PGE/PLN amounting to US$ 244,953 thousand,
    jumlah masing-masing sebesar US$ 244.953 ribu,                                       US$ 260,313 thousand, US$ 521,572 thousand
    US$ 260.313 ribu, US$ 521.572 ribu dan                                               and US$ 422,909 thousand, respectively.
    US$ 422.909 ribu.

    Tidak terdapat pendapatan kepada satu pelanggan                                      No sales were made to any customers exceeding
    yang melebihi 10% dari pendapatan bersih untuk                                       10% of net revenues for the year ended
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2016.                                          December 31, 2016.

37. BEBAN POKOK                 PENDAPATAN           DAN    BEBAN                37. COST OF REVENUES AND DIRECT COSTS
    LANGSUNG
                                             2019            2018             2018               2017            2016
                                        (Enam bulan/    (Enam bulan/      (Satu tahun/       (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                         Six months )    Six months )      One year )         One year )      One year )
                                          US$ '000         US$ '000           US$ '000        US$ '000        US$ '000
    Petrokimia                                                                                                               Petrochemical
      Pemakaian bahan baku                   716.217         790.170           1.621.280       1.397.455       1.014.975       Materials used
      Tenaga kerja langsung                   24.349          34.236             54.796           47.317           34.154      Direct labor
      Biaya pabrikasi                        136.674         154.152            335.423          298.451         281.121       Factory overhead
      Jumlah Biaya Produksi                  877.240         978.558           2.011.499       1.743.223       1.330.250       Total Manufacturing Costs

      Persediaan barang dalam proses                                                                                           Work in process
        Awal periode                          12.013           11.093             11.093           12.566          10.854        Beginning of the period
        Akhir periode                         (9.624)         (10.639)           (12.013)         (11.093)        (12.566)       End of the period
      Biaya Pokok Produksi                   879.629         979.012           2.010.579       1.744.696       1.328.538     Cost of Goods Manufactured

      Persediaan barang jadi                                                                                                 Finished goods
        Awal periode                          98.914           87.669            87.669           70.234          57.959        Beginning of the period
        Pembelian barang jadi                 56.048           87.434           159.372          149.452         125.817        Purchases of finished goods
        Akhir periode                       (112.865)        (102.787)          (98.914)         (87.669)        (70.234)       End of the period

    Beban Pokok Penjualan Petrokimia         921.726        1.051.328          2.158.706       1.876.713       1.442.080     Cost of Goods Sold of Petrochemical
    Beban Langsung Energi dan
      Sumber Daya                             46.716          48.452             98.752           85.336           39.995    Direct Cost of Energy and Resources
    Beban Langsung Properti dan Hotel          2.076           1.981              3.881            3.743            3.825    Direct Cost of Property and Hotel
    Beban Pokok Industri Pengolahan
      Kayu                                     1.603            1.906              6.287            4.839           5.372    Cost of Woodworking Industry
    Beban Jasa                                 1.310            1.195              2.498            2.515           2.260    Cost of Service

    Jumlah                                   973.431        1.104.862          2.270.124       1.973.146       1.493.532     Total




                                                                         - 130 -
                                                                        339
Page 360
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Tidak terdapat pembelian yang dilakukan dengan                                      No purchases of raw materials were made from
    pihak-pihak berelasi.                                                               related parties.

    Rincian pembelian bahan baku dan barang jadi                                        Purchases of raw materials and finished goods from
    yang melebihi 10% dari pendapatan bersih untuk                                      suppliers which represent more than 10% of the
    periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2019                                       net revenues for the six-month periods ended
    dan 2018 dan untuk tahun-tahun yang berakhir                                        June 30, 2019 and 2018 and for the years ended
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016 adalah sebagai                                      December 31, 2018, 2017 and 2016 are as
    berikut:                                                                            follows:

                                        2019              2018               2018                2017                2016
                                   (Enam bulan/      (Enam bulan/        (Satu tahun/        (Satu tahun/        (Satu tahun/
                                    Six months )      Six months )        One year)           One year)           One year)
                                     US$ '000          US$ '000            US$ '000            US$ '000            US$ '000

    Marubeni Petroleum Co., Ltd.        191.406                    -                    -                   -         260.270        Marubeni Petroleum Co., Ltd.
    Shell International Eastern                                                                                                      Shell International Eastern
       Trading                          190.943           185.719              401.967                      -                  -        Trading
    Saudi Aramco Product Trading                                                                                                     Saudi Aramco Product Trading
       Company                                  -         172.641                       -               -                   -           Company
    Vitol Asia Pte., Ltd.                       -               -                       -         268.685             301.757        Vitol Asia Pte., Ltd.

    Jumlah                              382.349           358.360              401.967            268.685             562.027        Total



38. BEBAN PENJUALAN                                                             38. SELLING EXPENSES

                                          2019             2018              2018                2017               2016
                                     (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                      Six months )     Six months )       One year )          One year )         One year )
                                       US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000           US$ '000

    Pengangkutan dan asuransi              19.014           18.023              34.724            38.293             39.880        Freight and insurance
    Gaji, upah dan kesejahteraan                                                                                                   Salaries, wages and employee
       karyawan                              2.222            1.818               2.741             2.752              1.773          benefits
    Lain-lain                                1.231            1.104               3.007             2.438              2.165       Others

    Jumlah                                 22.467           20.945              40.472            43.483             43.818        Total




39. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                                 39. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                          2019             2018              2018                2017               2016
                                     (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                      Six months )     Six months )       One year )          One year )         One year )
                                       US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000           US$ '000

    Gaji, upah dan kesejahteraan                                                                                                   Salaries, wages and employee
       karyawan                            27.600           28.357              50.347            45.421             25.828           benefits
    Penyisihan produksi untuk                                                                                                      Production allowance to
       PT Pertamina Geothermal                                                                                                        PT Pertamina Geothermal
       Energy (PGE)                          6.066            7.223             13.935            12.151               2.312          Energy (PGE)
    Jasa profesional                         4.086            5.821             15.027             7.284               3.131       Professional fees
    Transportasi dan perjalanan
       dinas                                1.927            2.339               4.673             4.543              1.094        Transportation and travelling
    Penyusutan (Catatan 18)                 1.149              874               1.982             3.716              1.634        Depreciation (Note 18)
    Lain-lain                              10.548           10.092              16.800            17.884             11.205        Others

    Jumlah                                 51.376           54.706             102.764            90.999             45.204        Total




                                                                       - 131 -
                                                                       340
Page 361
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

40. BEBAN KEUANGAN                                                                40. FINANCE COSTS
                                            2019             2018              2018                2017            2016
                                       (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                        Six months )     Six months )       One year )          One year )      One year )
                                         US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000        US$ '000

    Beban bunga dari:                                                                                                          Interest expense on:
      Pinjaman jangka panjang                42.694           53.520              94.194            72.476             154       Long-term loan
      Obligasi dan wesel                     34.876           19.501              53.437            11.844          21.546       Bonds and notes
      Amortisasi biaya pendanaan                                                                                                 Amortization of deferred
         yang ditangguhkan                    7.389           26.721              31.892            23.195            1.670            financing costs
      Utang bank                              7.653            9.283              15.217            40.865          25.564       Bank loans
      Sewa pembiayaan                               -                8                    -                -           146       Finance lease
      Lain-lain                                 351              650                  15                 34            866       Others
    Jumlah bunga atas liabilitas
      keuangan yang tidak                                                                                                      Total interest on financial
      diklasifikasikan sebagai                                                                                                   liabilities not classified
      FVTPL                                  92.963          109.683             194.755           148.414          49.946       as FVTPL
    Provisi bank                              4.935            3.267                8.082             6.453           4.323    Bank charges
    Pajak atas beban bunga                    1.277            1.147                5.512             1.154           1.736    Tax on interest expense

    Jumlah                                   99.175          114.097             208.349           156.021          56.005     Total


    Penyelesaian neto atas bunga liabilitas keuangan                                      Net settlement of interest on financial liabilities
    FVTPL disajikan sebagai bagian dari “keuntungan                                       classified as at FVTPL is presented as part of “gain
    (kerugian) atas instrumen keuangan derivatif”                                         (loss)    on    derivative  financial  instruments”
    (Catatan 41).                                                                         (Note 41).


41. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN LAIN-LAIN -                                           41. OTHER GAINS AND LOSSES – NET
    BERSIH

                                            2019             2018              2018                2017            2016
                                       (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                        Six months )     Six months )       One year )          One year )      One year )
                                         US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000        US$ '000

    Penghasilan bunga                         4.250            5.224              10.318              3.861           2.926    Interest income
    Keuntungan (kerugian) atas                                                                                                 Gain (loss) on derivative financial
       instrumen keuangan derivatif           3.163            4.302                2.391            (1.203)           606        instruments
    Keuntungan atas pelepasan                                                                                                  Gain on the disposal of
       entitas anak (Catatan 46)                    -                -            11.352                   -               -      subsidiaries (Note 46)
    Keuntungan (kerugian) penjualan                                                                                            Gain (loss) on sale of property,
       aset tetap                                   -                -                    -             (11)             16       plant and equipment
    Keuntungan penerimaan tagihan                                                                                              Gain on tax assessment under
       restitusi pajak (Catatan 50c)              -                -                    -                -            7.145       appeal (Note 50c)
    Penjualan barang bekas                        -                -                    -                -            1.793    Scrap sales
    Lain-lain - bersih                       (5.848)          (1.492)              (1.044)          21.548            4.962    Others - net

    Jumlah                                    1.565            8.034              23.017            24.195          17.448     Total




42. PAJAK PENGHASILAN                                                             42. INCOME TAX

    Beban (manfaat) pajak penghasilan Grup terdiri                                        Income tax expense (benefit)                     of    the     Group,
    dari:                                                                                 consists of the following:

                                            2019             2018              2018                2017            2016
                                       (Enam bulan/     (Enam bulan/       (Satu tahun/        (Satu tahun/    (Satu tahun/
                                        Six months )     Six months )       One year )          One year )      One year )
                                         US$ '000         US$ '000             US$ '000         US$ '000        US$ '000

    Entitas anak                                                                                                               Subsidiaries
      Pajak kini                             73.670          107.352             196.574           208.545         121.094       Current tax
      Pajak tangguhan                         7.661             (840)              1.069             1.969          19.224       Deferred tax

    Jumlah beban pajak                                                                                                         Total income tax expense -
      penghasilan - bersih                   81.331          106.512             197.643           210.514         140.318       net




                                                                         - 132 -
                                                                         341
Page 362
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                 FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                              AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                             DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pajak kini                                                                                  Current tax

    Pada tanggal 29 Oktober 2013, Perusahaan                                                    On October 29, 2013, the Company has obtained
    mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan                                                  the approval from the Minister of Finance to report
    untuk melakukan pelaporan perpajakan dalam                                                  its taxation in US Dollar (functional currency)
    mata uang Dolar Amerika Serikat (mata uang                                                  starting fiscal year 2014.
    fungsional) mulai tahun fiskal 2014.

    Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut                                              The reconciliation between profit before tax per
    laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                                              consolidated statements of profit or loss and other
    lain konsolidasian dengan laba fiskal adalah                                                comprehensive income and taxable income (fiscal
    sebagai berikut:                                                                            loss) is as follows:

                                               2019              2018              2018             2017              2016
                                          (Enam bulan/      (Enam bulan/       (Satu tahun/     (Satu tahun/      (Satu tahun/
                                           Six months )      Six months )       One year )       One year )        One year )
                                            US$ '000          US$ '000          US$ '000         US$ '000           US$ '000

    Laba sebelum pajak menurut laporan                                                                                             Profit before tax per consolidated
       laba rugi dan penghasilan                                                                                                      statements of profit or loss and
       komprehensif lain konsolidasian        149.074              250.507         455.809          590.628           478.926         other comprehensive income
    Dikurangi:                                                                                                                     Less:
       Laba sebelum pajak entitas anak                                                                                                Profit before tax of subsidiaries
          setelah dilakukan penyesuaian                                                                                                  after adjustment in consolidated
          pada level konsolidasian           (164.120)             (268.816)      (488.845)        (614.002)         (479.227)           level

    Rugi sebelum pajak - Perusahaan            (15.046)             (18.309)       (33.036)         (23.374)             (301)     Loss before tax - the Company

    Perbedaan yang tidak dapat                                                                                                     Nondeductible expenses
      diperhitungkan menurut fiskal:                                                                                                 (nontaxable income):
      Bagian atas rugi (laba) entitas                                                                                                Share in loss(profit) of
         asosiasi - bersih                      (1.431)                375           (3.660)            947               456           associates - net
      Beban penyusutan                            (119)                 97              118           2.495                90        Depreciation expense
      Sumbangan dan representasi                   287                   5              608              54                24        Donation and representation
      Imbalan pasca kerja                            5                 (46)             (53)            (98)               56        Post-employment benefits
      Penghasilan dan beban yang                                                                                                     Income and expense subjected
         dikenakan pajak final                   1.151                  (62)            3.553          (165)             (110)          to final tax
      Lain-lain                                    674                    -             1.098             -                 -        Others

      Jumlah                                       567                 369              1.664         3.233               516         Total

    Laba (rugi) fiskal Perusahaan                                                                                                  The Company's taxable income
      periode berjalan                         (14.479)             (17.940)       (31.372)         (20.141)              215        (fiscal loss) for the period
    Rugi fiskal tahun-tahun sebelumnya
      yang belum dikompensasikan               (51.513)             (20.141)       (20.141)                 -         (45.134)     Prior years' fiscal loss carryforward

    Akumulasi Rugi Fiskal Perusahaan           (65.992)             (38.081)       (51.513)         (20.141)          (44.919)     The Company's accumulated fiscal loss


    Rugi fiskal Perusahaan tahun 2018 sudah sesuai                                              Corporate tax return in 2018 is in accordance with
    dengan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) yang                                                 the Tax Return Form (SPT) which is delivered to the
    disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak.                                                      Tax Office.

    Aset Pajak Tangguhan                                                                        Deferred Tax Assets

    Aset pajak tangguhan merupakan jumlah bersih                                                This account represents deferred tax assets after
    setelah diperhitungkan dengan liabilitas pajak                                              deducting the deferred tax liabilities of the same
    tangguhan dari masing-masing entitas usaha                                                  business entity as follows:
    dengan rincian sebagai berikut:

                                                        30 Juni/        31 Desember/       31 Desember/        31 Desember/
                                                       June 30,         December 31,       December 31,        December 31,
                                                         2019               2018               2017                2016
                                                       US$ '000           US$ '000           US$ '000            US$ '000

    Entitas anak                                                                                                                 Subsidiaries
      Rugi fiskal                                               -                  -                  -             11.104         Fiscal loss
      Liabilitas imbalan pasca kerja                          154                166               (105)               368         Employee benefits obligation
                                                                                                                                   Depreciation of property, plant
      Penyusutan aset tetap                                   151                  14               487              (7.625)          and equipment
      Penyisihan penurunan nilai                                                                                                   Allowance for decline in value
        persediaan                                                 3             133                225                151            of inventories

    Aset pajak tangguhan                                      308                313                607               3.998      Deferred tax assets




                                                                                 - 133 -
                                                                               342
Page 363
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Aset pajak tangguhan rugi fiskal berasal dari rugi                                        Deferred tax assets recognized in the subsidiaries’
    fiskal entitas anak yang dapat dikompensasi                                               fiscal losses can be utilized against the taxable
    dengan laba fiskal pada masa lima tahun                                                   income for a period of five years subsequent to the
    mendatang sejak kerugian fiskal terjadi.                                                  year the fiscal loss was incurred.

    Manajemen berkeyakinan bahwa rugi fiskal                                                  Management believes that the Company’s fiscal
    Perusahaan sampai dengan 30 Juni 2019 tidak                                               losses up to June 30, 2019 are not expected to be
    akan dimanfaatkan di masa mendatang sehingga                                              utilized against future taxable income thus the
    rugi fiskal tersebut tidak diakui sebagai aset pajak                                      Company did not recognize deferred tax asset
    tangguhan.                                                                                arising from fiscal loss.

    Liabilitas Pajak Tangguhan                                                                Deferred Tax Liabilities

    Akun ini merupakan liabilitas pajak tangguhan                                             This account represents deferred tax liabilities after
    entitas anak setelah diperhitungkan dengan aset                                           deducting the deferred tax assets of each same
    pajak tangguhan dari masing-masing entitas usaha                                          business entity as follows:
    dengan rincian sebagai berikut:

                                                 30 Juni/        31 Desember/      31 Desember/     31 Desember/
                                                June 30,         December 31,      December 31,     December 31,
                                                  2019               2018              2017             2016
                                                US$ '000           US$ '000          US$ '000         US$ '000

    Entitas anak                                                                                                     Subsidiaries
      Liabilitas imbalan pasca kerja                 (8.674)            (6.116)           (6.438)          (6.513)     Employee benefits obligation
      Penyesuaian nilai wajar atas                                                                                     Fair value adjustment on acquisition
          akuisisi entitas anak                    406.718            406.718           485.609                 -          of subsidiaries
      Piutang sewa pembiayaan                      136.980            137.892            76.255                 -      Finance lease receivable
      Beban sewa guna usaha                              -                  -            (1.082)             (257)     Lease expenses
                                                                                                                       Depreciation of property, plant
      Penyusutan aset tetap                        357.269            324.695           331.613           297.226         and equipment
      Lain-lain                                      6.666             28.554             2.232             2.633      Others

    Liabilitas pajak tangguhan                     898.959            891.743           888.189           293.089    Deferred tax liabilities


    Rekonsiliasi antara beban pajak dengan hasil                                              The reconciliation between the total tax expense
    perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan                                             and the amounts computed by applying the
    tarif yang berlaku adalah sebagai berikut:                                                effective tax rates to profit before tax are as
                                                                                              follows:
                                                 2019               2018              2018              2017             2016
                                            (Enam bulan/       (Enam bulan/       (Satu tahun/      (Satu tahun/     (Satu tahun/
                                             Six months )       Six months )       One year )        One year )       One year )
                                              US$ '000           US$ '000          US$ '000          US$ '000         US$ '000

    Laba sebelum pajak menurut                                                                                                          Profit before tax per consolidated
      laporan laba rugi dan penghasilan                                                                                                    statements of profit or loss and
      komprehensif lain konsolidasian            149.074            250.507           455.809           590.628          478.926           other comprehensive income
    Beban pajak sesuai tarif yang berlaku         37.269             62.627           113.952           147.657          119.732        Tax expense at effective tax rate
    Pengaruh pajak atas perbedaan
      yang tidak dapat diperhitungkan                                                                                                   Tax effect of non-deductible
      menurut fiskal                              19.782             21.849            47.246            38.065             8.789         expenses (non-taxable income)
    Perbedaan pajak entitas anak yang                                                                                                   Tax difference on subsidiaries
      dikenakan pajak penghasilan luar                                                                                                    which is subjected to foreign
      negeri                                         222                 32               1.010             182               150         income tax
                                                                                                                                        Tax difference on subsidiaries
    Perbedaan pajak entitas anak yang                                                                                                     which is subjected to
      dikenakan pajak pemerintah                  10.711              4.444            21.250            15.202             7.329         government tax
    Perbedaan pajak entitas anak yang                                                                                                   Tax difference on subsidiaries
      dikenakan pajak final                        2.549              4.294               2.118            2.350            1.561         which is subjected to final tax

    Jumlah                                        70.533             93.246           185.576           203.456          137.561        Total
    Aset pajak tangguhan yang tidak                                                                                                     Unrecognized deferred tax
      diakui atas rugi fiskal                      5.327             13.266               5.614            7.058            2.757         assets on fiscal losses
    Penyesuaian rugi fiskal                                                                                                             Adjustment fiscal loss of a
      entitas anak                                       -                  -             2.429                 -                 -       subsidiary
    Penyesuaian rugi fiskal tahun                                                                                                       Adjustment of prior year's
      sebelumnya atas hasil pemeriksaan                                                                                                   fiscal loss arising from
      pajak                                        5.471                    -             4.024                 -                 -       tax audit results

    Jumlah beban pajak konsolidasian              81.331            106.512           197.643           210.514          140.318        Total consolidated tax expense




                                                                                - 134 -
                                                                            343
Page 364
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


43. LABA DAN DILUSIAN PER SAHAM DASAR                                                   43. BASIC AND DILUTED EARNINGS PER SHARE

    Berikut ini adalah data yang digunakan untuk                                                 The computation of basic earnings (loss) per share
    perhitungan laba (rugi) bersih per saham dasar:                                              is based on the following data:

                                                2019                2018                 2018                 2017               2016
                                           (Enam bulan/        (Enam bulan/          (Satu tahun/         (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                            Six months )        Six months )          One year )           One year )         One year )
                                             US$ '000            US$ '000             US$ '000             US$ '000           US$ '000

    Laba periode berjalan                                                                                                                       Profit for the period
      yang diatribusikan kepada                                                                                                                    attributable to the Owners
      pemilik entitas induk                         10.910              41.649               72.226              154.196            150.102        of the Company
                                                                                                                                                Loss for the period from
    Rugi periode berjalan dari operasi                                                                                                             discontinued operations used in
      yang dihentikan yang digunakan                                                                                                               the calculation of basic earnings
      dalam perhitungan laba per saham                                                                                                             per share from discontinued
      dasar dari operasi yang dihentikan                   -            (7.587)              (16.100)              (5.140)           (10.911)      operations

    Laba yang digunakan dalam                                                                                                                   Earnings used in the calculation
      perhitungan laba per saham dasar                                                                                                            of basic earnings per share from
      dari operasi yang dilanjutkan                 10.910              49.236               88.326              159.336            161.013       continuing operations


                                             Lembar/             Lembar/               Lembar/              Lembar/            Lembar/
                                              shares              shares                shares               shares             shares

    Jumlah rata-rata tertimbang                                                                                                                 Weighted average number
      saham                                88.455.498.390      69.543.624.180        79.093.324.100       69.419.653.165     69.761.562.490       of ordinary shares



    Jumlah rata-rata tertimbang                                                                                                                 Weighted average number of
      saham biasa yang berpotensi                                                                                                                 dilutive potential ordinary shares
      dilutif dari waran                                   -      976.829.205           557.996.226                      -                  -     from warrants


    Jumlah rata-rata tertimbang                                                                                                                 Weighted average number of ordinary
      saham dilusian                       88.455.498.390      70.520.453.385        79.651.320.326       69.419.653.165     69.761.562.490       shares for diluted earnings per shares



   Jumlah     rata-rata   tertimbang saham    yang                                                  The weighted average number of shares for the
   digunakan untuk menghitung laba per saham dasar                                                  computation of basic earnings per share has been
   telah disesuaikan untuk mencerminkan pengaruh                                                    adjusted to reflect the effect of rights issue for
   dari penambahan modal saham sehubungan                                                           3,831,801,310 shares based on Limited Public
   dengan Penawaran Umum Terbatas II sebesar                                                        Offering II (LPO II) on May 22, 2018 and nominal
   3.831.801.310 saham pada tanggal 22 Mei 2018                                                     stock split from Rp 1,000 to become Rp 500 per
   dan pemecahan nilai nominal saham dari Rp 1.000                                                  share on July 12, 2017 and nominal stock split
   per saham menjadi Rp 500 per saham yang terjadi                                                  from Rp 500 to Rp 100 per share on July 22,
   pada tanggal 12 Juli 2017 and pemecahan nilai                                                    2019,    which    were    applied   retrospectively
   nominal saham dari Rp 500 menjadi Rp 100 per                                                     (Note 30).
   lembar saham pada 22 Juli 2019, yang dilakukan
   secara retrospektif (Catatan 30).

    Waran tidak termasuk dalam perhitungan laba per                                                 The warrants were not included in the calculation
    saham dilusian untuk periode enam bulan yang                                                    of diluted earnings per share for the six-month
    berakhir 30 Juni 2019 dan untuk tahun-tahun yang                                                period ended June 30, 2019 and for the years
    berakhir pada 31 Desember 2017 dan 2016 karena                                                  ended December 31, 2017 and 2016 because they
    bersifat antidilutif untuk tahun-tahun tersebut.                                                are antidilutive for those years.


44. AKUISISI ENTITAS ANAK                                                              44.          ACQUISITION OF SUBSIDIARIES

    Pada tahun 2017 dan 2016, SEGHPL melakukan                                                      In 2017 and 2016, SEGHPL                            made          several
    beberapa akuisisi entitas anak.                                                                 acquisitions of subsidiaries.

    Grup melakukan analisis penilaian atas nilai wajar                                              The Group has performed a provisional valuation
    aset yang dapat diidentifikasi dan liabilitas yang                                              analysis of the provisional fair value of identifiable
    diambil alih. Dengan menggunakan sejumlah                                                       assets and liabilities assumed. Using a number of
    pertimbangan dan estimasi dalam akuisisi tersebut,                                              judgments and estimation on the acquisitions, the
    Grup memperkirakan alokasi aset dan liabilitas.                                                 Group has estimated allocation of the assets and
                                                                                                    liabilities.

    Pada   bulan    Desember   2018,    Grup  telah                                                 In December 2018, the Group was able to finalize
    menyelesaikan alokasi harga beli selama periode                                                 the   purchase     price    allocation during the
    pengukuran dan menentukan tidak diperlukan                                                      measurement period and determined that no
    perubahan nilai wajar.                                                                          change to the fair value is necessary.




                                                                                  - 135 -
                                                                               344
Page 365
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Berikut ini adalah akuisisi yang signifikan:                         The following are significant acquisitions:

   i.    Pada tanggal 8 Juli 2016, SEGHPL, SEGPL,                        i.     On July 8, 2016, SEGHPL, SEGPL, Diamond
         Diamond Generating Asia, Limited (DGAL),                               Generating Asia, Limited (DGAL), Electricity
         Energy Generating Public Company Limited                               Generating Public Company Limited (EGCO),
         (EGCO) , Tohoku Electric Power Co., Inc.                               Tohoku Electric Power Co., Inc., (TOHOKU) and
         (TOHOKU), dan AC Energy Holdings, Inc.                                 AC Energy Holings, Inc (AC Energy) signed a
         (AC     Energy)    menandatangani      Perjanjian                      Consortium Bid Agreement. All parties intent to
         Penawaran       Konsorsium.    Semua        pihak                      form a consortium and worked together in
         bermaksud membentuk konsorsium dan bekerja                             connection with the possible bid to acquire
         sama sehubungan dengan proposal penawaran                              Chevron’s geothermal power and steam assets
         atas akuisisi aset panas bumi dan uap Chevron                          in Indonesia (Indonesian Transaction) and
         di Indonesia (Transaksi Indonesia) dan aset                            Chevron’s geothermal power and steam assets
         panas bumi dan uap Chevron di Filipina                                 in the Phillipines (Phillipines Transaction). The
         (Transaksi Filipina). Konsorsium telah sepakat                         consortium has agreed to establish the
         untuk membentuk BidCo Indonesia dan BidCo                              Indonesia BidCo and Phillipines BidCo to
         Filipina untuk mengakuisisi Target Saham atas                          acquire the Target Shares of the Indonesian
         Transaksi Indonesia dan Transaksi Filipina.                            Transaction and Phillipines Transaction.

   ii.   Pada tanggal 12 Agustus 2016, DGA dan                         ii.      On August 12, 2016, DGA and TOHOKU each
         TOHOKU memberikan pemberitahuan secara                                 served a notice in writing to each other
         tertulis  kepada    masing-masing      Pihak                           Consortium    Party,   of    their respective
         Konsorsium atas pengunduran diri mereka dari                           withdrawal from the Consortium.
         Konsorsium.

  iii.   Sehubungan dengan keluarnya DGA dan                           iii.     In relation with withdrawal of DGA and
         TOHOKU, SEGHPL, SEGPL, EGCO dan AC Energy                              TOHOKU, SEGHPL, SEGPL, EGCO and AC
         menandatangani       Perjanjian    Penawaran                           Energy signed an Amended and Restated
         Konsorsium yang Diamendemen dan Disajikan                              Consortium Bid Agreement on October 28,
         Kembali pada tanggal 28 Oktober 2016. Berikut                          2016. The following are the ownership of
         adalah kepemilikan BidCos sesuai dengan                                BidCos in accordance with the Amended and
         Konsorsium    Perjanjian    Penawaran   yang                           Restated Consortium Bid Agreement:
         Diamendemen dan Disajikan Kembali:
                                                                                                    berikut:
         a.   SEGHPL dan EGCO bermaksud untuk                                   a.   SEGHPL and EGCO intend to establish a
              membentuk badan usaha tujuan khusus                                    special    purpose      corporate    entity
              ("NewCo   3")  dengan  tujuan untuk                                    (NewCo 3) with a view to it in turn
              memperoleh saham di NewCo 1 sebagai                                    acquiring a stake in NewCo 1 as follows:
              berikut:

              SEGHPL                                            69,75%          SEGHPL
              EGCO                                              30,25%          EGCO

              Jumlah kepentingan NewCo 3                       100,00%          Total interest of NewCo3


         b.   SEGHPL dan EGCO, melalui NewCo 3, dan                             b.   SEGHPL and EGCO, through NewCo 3, and
              SEGPL bermaksud untuk membentuk badan                                  SEGPL intend to establish a special
              usaha tujuan khusus (NewCo 1) dengan                                   purpose corporate entity (NewCo 1) with a
              tujuan untuk memperoleh saham di BidCo                                 view to it in turn acquiring a stake in the
              Indonesia. Kepentingan ekonomi masing-                                 Indonesia BidCo. The respective economic
              masing di NewCo 1 akan berada dalam                                    interests in NewCo 1 will be in the
              proporsi berikut:                                                      following proportions:

              SEGPL                                             51,00%          SEGPL
              NewCo 3                                           49,00%          NewCo 3

              Jumlah kepentingan NewCo 1                       100,00%          Total interest of NewCo 1

         c.   AC Energy bermaksud untuk mendirikan                              c.   AC Energy intends to establish (or has
              (atau telah mendirikan) entitas perusahaan                             already established) a special purpose
              tujuan khusus (NewCo 2) dengan tujuan                                  corporate entity (NewCo 2) with a view to
              untuk memperoleh saham di BidCo                                        it in turn acquiring a stake in the Indonesia
              Indonesia. AC Energy, melalui entitas                                  BidCo. Ac Energy, through its direct wholly
              anaknya yang sepenuhnya dimiliki oleh AC                               owned subsidiary AC Energy International
              Energy International Pte. Ltd., bermaksud                              Pte. Ltd., intends to hold 100% of the
              mempertahankan       100%      kepentingan                             economic interest in NewCo2.
              ekonomi di Newco 2.




                                                             - 136 -
                                                        345
Page 366
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        d.   Para pihak bermaksud agar kepentingan                          d.   The parties intend that the respective
             ekonomi masing-masing NewCo 1 dan                                   economic interests of NewCo 1 and NewCo
             NewCo 2 di Bidco Indonesia berada dalam                             2 in the Indonesia BidCo will be in the
             proporsi berikut:                                                   following proportions:

             NewCo 1                                          80,20%        NewCo 1
             NewCo 2                                          19,80%        NewCo 2

             Jumlah kepentingan BidCo Indonesia               100,00%       Total interest of Indonesia BidCo


        e.   Mengingat kepentingan ekonomi para pihak                       e.   In light of the parties’ respective economic
             masing-masing di NewCo 1, NewCo 2, dan                              interests in NewCo 1, NewCo 2, and
             NewCo 3 di atas, kepentingan ekonomi                                NewCo 3 above, the respective economic
             masing-masing dalam BidCo Indonesia                                 interests in the Indonesia BidCo will be in
             akan berada dalam proporsi berikut:                                 the following proportions:

             SEGPL                                            40,90%        SEGPL
             SEGHPL                                           27,41%        SEGHPL
             AC Energy                                        19,80%        AC Energy
             EGCO                                             11,89%        EGCO

             Jumlah kepentingan BidCo Indonesia               100,00%       Total interest of Indonesia BidCo


        f.   Para     pihak    memutuskan    bahwa                          f.   The parties intend that their respective
             kepentingan    masing-masing di  BidCo                              economic interests in the Phillipines BidCo
             Filipina akan berada dalam proporsi                                 will be in the following proportions:
             berikut:

             AC Energy                                         80,00%       AC Energy
             SEGHPL                                            20,00%       SEGHPL

             Jumlah kepentingan Bidco Filipina                100,00%       Total interest of Phillipines BidCo


  iv.   Pada tanggal 15 Desember 2016, NewCo 1,                     iv.     As of December 15, 2016, NewCo 1, NewCo 2,
        NewCo 2, NewCo 3, BidCo Indonesia dan Bidco                         NewCo 3, Indonesia BidCo and Phillipines Bidco
        Filipina dibentuk. Berikut adalah nama masing-                      were established. The followings are the name
        masing entitas:                                                     of each entity:

        Bidco Indonesia               Star Energy Geothermal (Salak - Darajat) B.V.                        Indonesia Bidco
        NewCo 1                       Star Energy Geothermal Holdings (Salak - Darajat) B.V.               NewCo 1
        NewCo 2                       ACEHI Netherlands B.V.                                               NewCo 2
        NewCo 3                       Star Phoenix Geothermal JV B.V.                                      NewCo 3
        Bidco Filipina                ACEHI-Star Holdings, Inc.                                            Phillipines Bidco


   v.   Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.                  v.      On December 22, 2016, SEG-SD B.V. signed a
        menandatangani SPA dengan Chevron Darajat                           SPA with Chevron Darajat Holdings, Ltd.,
        Holdings, Ltd., Chevron Geothermal Indonesia                        Chevron Geothermal Indonesia Holdings, Ltd.,
        Holdings, Ltd., dan Chevron Geothermal Salak                        and Chevron Geothermal Salak Holdings, Ltd.
        Holdings, Ltd. untuk mengakuisisi 100 Saham                         to acquire 100% Chevron’s shares in Chevron
        Chevron di Chevron Darajat Limited, Chevron                         Darajat      Limited,    Chevron      Geothermal
        Geothermal Indonesia, Ltd., dan Chevron                             Indonesia, Ltd., and Chevron Geothermal
        Geothermal Salak, Ltd. Penjamin dari Pemegang                       Salak, Ltd., The Buyer Direct Shareholder
        Saham Langsung Pihak Pembeli adalah SEGHPL,                         Guarantors of the transaction are SEGHPL,
        Holdings B.V. dan ACEHI Netherlands B.V., yang                      Holdings B.V. and ACEHI Netherlands B.V., for
        mana jaminannya tidak terbatas. Penjamin                            which the guarantee are unlimited. The Buyer
        Kelompok Usaha Pembeli adalah SEGHPL,                               Group Guarantors are SEGHPL, SEGPL, EGCO
        SEGPL, EGCO dan AC Energy Holdings, Inc.,                           and AC Energy Holdings, Inc., for which the
        dimana      kewajiban    maksimum       secara                      aggregate        maximum       liability     until
        keseluruhan hingga 31 Desember 2057 sebesar                         December 31, 2057 is capped with total
        US$ 200.000 ribu. Jaminan SEGHPL dan SEGPL                          amount of US$ 200,000 thousand. SEGHPL’s
        masing-masing sebesar US$ 55.211 ribu dan                           and SEGPL’s guarantees are capped at
        US$ 82.414 ribu, hingga 31 Desember 2049,                           US$ 55,211 thousand and US$ 82,414
        dan US$ 54.800 ribu dan US$ 81.800 ribu,                            thousand, respectively, up to December 31,
        hingga 31 Desember 2057, adalah Proporsi                            2049, and US$ 54,800 thousand and
        Ekuitas Kelompok Pembeli masing-masing                              US$ 81,800 thousand, respectively, up to
        SEGHPL dan SEGPL. Penjamin Pemegang                                 December 31, 2057, representing the Buyer
        Saham Langsung Pembeli dan Penjamin                                 Group Equity Proportion of each SEGHPL and
        Kelompok Usaha Pembeli, secara kolektif                             SEGPL.      The    Buyer   Direct     Shareholder
        sebagai Penjamin pihak Pembeli.                                     Guarantors and the Buyer Group Guarantors,
                                                                            collectively as Buyer Guarantors.



                                                         - 137 -
                                                        346
Page 367
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Jaminan mencakup semua jumlah kewajiban                              The guarantee covers all amounts which SEG-
        SEG-SD BV yang terutang sebagai pembeli                              SD B.V. as the buyer is liable to pay under or in
        berdasarkan atau terkait dengan dokumen-                             relation to the transaction documents, which
        dokumen transaksi, terutama yang berkaitan                           primarily relates to the "clean-break" indemnity
        dengan provisi ganti rugi “clean-break” dalam                        provision under clause 8 of the share sale and
        pasal 8 perjanjian jual beli tertanggal                              purchase agreement dated December 22, 2016.
        22 Desember 2016. Berdasarkan ketentuan                              Under this provision, SEG-SD B.V. shall
        provisi ini, SEG-SD B.V. harus memberi ganti                         indemnify Chevron for all losses resulting from
        rugi kepada Chevron atas semua kerugian yang                         or in connection with the target companies
        dihasilkan dari atau sehubungan dengan                               (Chevron Darajat Limited, Chevron Geothermal
        perusahaan target (Chevron Darajat Limited,                          Indonesia, Ltd., Chevron Geothermal Salak,
        Chevron Geothermal Indonesia, Ltd., Chevron                          Ltd.) and their operations. An example of a
        Geothermal Salak, Ltd.) dan operasinya. Contoh                       claim that Chevron may make would be a claim
        klaim yang dapat dibuat Chevron dapat berupa                         under the indemnity provision if Chevron is
        sebuah klaim berdasarkan ketentuan ganti rugi                        required to pay any taxes, decommissioning
        jika Chevron diharuskan membayar pajak,                              costs or any other costs or losses pertaining to
        decommissioning costs, atau biaya-biaya atau                         the group companies and their operation.
        kerugian-kerugian lain yang berkaitan dengan
        Grup dan kegiatan operasinya.

        SEGHPL akan menerima US$ 5.000 ribu dari                             SEGHPL will receive US$ 5,000 thousand from
        Phoenix Power BV selama tahun 2040 hingga                            Phoenix Power B.V during year 2040 to year
        tahun 2047, dan US$ 5.000 ribu dari AC Energy                        2047, and US$ 5,000 thousand from AC Energy
        Holdings, Inc., setelah tahun 2058 berdasarkan                       Holdings, Inc., after year 2058 in accordance
        perjanjian    konsorsium,    apabila   Chevron                       with the relevant consortium agreement, if
        membuat klaim terhadap salah satu atau semua                         Chevron makes a claim against any or all of the
        Penjamin pihak Pembeli.                                              Buyer Guarantors.

  vi.   Pada tanggal 22 Desember 2016, SEG-SD B.V.                   vi.     On December 22, 2016, SEG-SD B.V. signed a
        menandatangani SPA dengan Chevron Global                             SPA with Chevron Global Energy Inc. to acquire
        Energy Inc. untuk mengakuisisi saham Chevron                         Chevron’s shares in PT Chevron Geothermal
        di PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau                               Suoh Sekincau (i.e; represent 95% ownership).
        (mewakili 95% kepemilikan). Penjamin dari
                                                                             The Buyer Direct Shareholder Guarantors of the
        Pemegang Saham Langsung Pihak Pembeli
        adalah Holdings B.V. dan ACEHI Netherlands                           transaction are Holdings B.V. and ACEHI
        B.V., yang mana jaminannya tidak terbatas.                           Netherlands B.V., for which the guarantees are
        Penjamin Kelompok Usaha Pembeli adalah                               unlimited. The Buyer Group Guarantors are
        SEGHPL, SEGPL, EGCO dan AC Energy Holdings,                          SEGHPL, SEGPL, EGCO and AC Energy
        Inc. Kewajiban maksimum keseluruhan hingga                           Holdings, Inc. The aggregate maximum liability
        31 Desember 2037 dibatasi hingga US$ 1.500                           until December 31, 2037 is capped with total
        ribu. Jaminan SEGHPL dan SEGPL dibatasi                              amount of US$ 1,500 thousand. SEGHPL’s and
        masing-masing sebesar US$ 411 ribu, dan                              SEGPL’s guarantees are capped at US$ 411
        US$ 614 ribu, hingga 31 Desember 2037, yang                          thousand, and US$ 614 thousand, respectively,
        merupakan Proporsi Ekuitas Kelompok Pembeli                          up to December 31, 2037, representing the
        masing- masing SEGHPL dan SEGPL.
                                                                             Buyer Group Equity Proportion of each SEGHPL
                                                                             and SEGPL.

        Kewajiban maksimum secara keseluruhan                                The    aggregate   maximum      liability  until
        hingga tanggal 31 Desember 2037 dibatasi                             December 31, 2037 is capped with total
        dengan jumlah total US$ 1.500 ribu. Jaminan                          amount of US$ 1,500 thousand. SEGHPL’s and
        SEGHPL dan SEGPL dibatasi masing-masing                              SEGPL’s guarantees are capped at US$ 411
        sebesar US$ 411 ribu dan US$ 614 ribu, hingga                        thousand and US$ 613 thousand, respectively,
        31 Desember 2037, mewakili Proporsi Ekuitas                          up to December 31, 2037, representing the
        Kelompok     Pembeli    untuk    masing-masing                       Buyer Group Equity Proportion of each SEGHPL
        SEGHPL dan SEGPL. Jaminan mencakup semua                             and SEGPL. The guarantee covers all amounts
        jumlah kewajiban SEG-SD BV yang terutang                             which SEG-SD B.V. as the buyer is liable to pay
        sebagai pembeli berdasarkan atau terkait                             under or in relation to the transaction
        dengan dokumen-dokumen transaksi, terutama                           documents, which primarily relates to the
        yang berkaitan dengan provisi ganti rugi “clean-                     "clean-break" indemnity provision under clause
        break” dalam pasal 8 perjanjian jual beli                            8 of the share sale and purchase agreement
        tertanggal 22 Desember 2016. Berdasarkan                             dated December 22, 2016. Under this
        ketentuan provisi ini, SEG-SD B.V. akan                              provision, which SEG-SD B.V. shall indemnify
        memberi ganti rugi kepada Chevron atas semua                         Chevron for all losses resulting from or in
        kerugian yang dihasilkan dari atau sehubungan                        connection    with    the   target      company
        dengan perusahaan target (Chevron Darajat                            (PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau) and
        Limited, Chevron Geothermal Indonesia, Ltd.,                         their operations. An example of a claim that
        Chevron     Geothermal    Salak,    Ltd.)    dan                     Chevron may make would be a claim under the
        operasinya. Contoh klaim yang dapat dibuat                           indemnity provision if Chevron is required to
        Chevron     dapat    berupa    sebuah      klaim                     pay any taxes, decommissioning costs or any
        berdasarkan ketentuan ganti rugi jika Chevron                        other costs or losses pertaining to the group
        diharuskan membayar pajak, decommissioning                           company and its operation.
        costs, atau biaya-biaya atau kerugian-kerugian
        lain yang berkaitan dengan kelompok usaha dan
        kegiatan operasinya.



                                                           - 138 -
                                                      347
Page 368
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

         Penjamin dari Pemegang Saham Langsung                                    The Buyer Direct Shareholder Guarantors and
         Pihak Pembeli dan Penjamin Kelompok Usaha                                the Buyer Group Guarantors, collectively as
         Pembeli, secara kolektif sebagai Penjamin pihak                          Buyer Guarantors.
         Pembeli.

  vii.   Pada tanggal 22 Desember 2016, ACEHI-Star                      vii.      On December 22, 2016, ACEHI-Star Holdings,
         Holdings, Inc. menandatangani SPA dengan                                 Inc. signed a SPA with Union Oil Company of
         Union Oil Company of California, Unocal                                  California, Unocal International Corporation and
         International Corporation dan Chevron Foreign                            Chevron Foreign Investments Inc. to acquire
         Investments Inc. untuk mengakuisisi 100%                                 100% Chevron’s shares in Chevron Kalinga
         saham Chevron di Chevron Kalinga Ltd.,                                   Ltd., Chevron Geothermal Philippines Holdings,
         Chevron Geothermal Philippines Holdings, LLC,                            LLC, and Chevron Geothermal Services
         dan Chevron Geothermal Services Company.                                 Company. The Buyer Direct Shareholder
         Penjamin dari Pemegang Saham Langsung                                    Guarantors of the transaction are Star Energy
         Pihak Pembeli adalah Star Energy Geothermal                              Geothermal Philippines B.V and SEGHPL. The
         Philippines   B.V   dan    SEGHPL.   Penjamin                            Buyer Group Guarantors are SEGHPL and AC
         Kelompok Usaha Pembeli adalah SEGHPL dan                                 Energy Holdings, Inc. The Buyer Direct
         AC Energy Holdings, Inc. Penjamin dari                                   Shareholder Guarantors and the Buyer Group
         Pemegang Saham Langsung Pihak Pembeli dan                                Guarantors, collectively as Buyer Guarantors.
         Penjamin Kelompok Usaha Pembeli, secara
         kolektif sebagai Pembeli Jaminan.

         Pada bulan Juli 2017, AC Energy Holdings, Inc.,                          In July 2017, AC Energy Holdings, Inc., and
         dan SEGHPL mengadakan perjanjian definitif                               SEGHPL entered into definitive agreements for
         untuk pengalihan kepentingan konsorsium                                  the transfer of their consortium interests in
         mereka di ACEHI-STAR Holdings, Inc. ke                                   ACEHI-STAR Holdings, Inc. to AllFirst. However,
         AllFirst. Namun demikian, hal ini tidak                                  it does not release SEGHPL as a Buyer Group
         melepaskan      SEGHPL    sebagai    Penjamin                            Guarantor until December 31, 2048.
         Kelompok Usaha Pembeli sampai dengan
         31 Desember 2048.

         Dengan demikian, AllFirst memberikan jaminan                             As such, AllFirst gave a back to back guarantee
         kembali kepada SEGHPL (yaitu SBLC), yang                                 to SEGHPL (i.e; SBLC), issued by BPI, to secure
         diterbitkan oleh BPI, untuk mengamankan                                  the obligation of AllFirst to indemnify and keep
         kewajiban AllFirst untuk mengganti kerugian                              SEGHPL free and harmless from any claim that
         dan menjaga SEGHPL bebas dari klaim apa pun                              may be made by the sellers and/or seller
         yang dapat dilakukan oleh penjual dan / atau                             guarantors against SEGHPL in its capacity as a
         penjual penjamin terhadap SEGHPL dalam                                   buyer guarantor, amounting to US$ 2,592
         kapasitasnya     sebagai  penjamin  pembeli,                             thousand, for 18% of its Buyer Group Equity
         sebesar US$ 2.592 ribu, untuk 18% dari                                   Proportion.
         Proporsi Ekuitas Kelompok Pembeli.

 viii.   Pada tanggal 22 Desember 2016, jumlah uang                     viii.     As of December 22, 2016, total deposit paid to
         muka yang dibayarkan kepada Chevron untuk                                Chevron for the Indonesia Transaction by
         transaksi di Indonesia oleh SEGHPL dan SEGPL                             SEGHPL and SEGPL was US$ 54,099 thousand
         masing - masing adalah US$ 54.099 ribu dan                               and US$ 80,727 thousand, respectively. Those
         US$ 80.727 ribu. Jumlah yang dibayarkan                                  amount paid represents the effective ownership
         tersebut    merupakan      kepemilikan    efektif                        as agreed in the consortium agreement above
         sebagaimana     disepakati   dalam    perjanjian                         (i.e; SEGHPL 27.41% and SEGPL 40.90%)
         konsorsium di atas (yaitu SEGHPL 27,41% dan
         SEGPL 40,90%).

  ix.    Pada tanggal 22 Desember 2016, jumlah uang                      ix.      As of December 22, 2016, total deposit paid by
         yang dibayarkan oleh SEGHPL kepada Chevron                               SEGHPL to Chevron for the Phillipines
         untuk transaksi di Filipina adalah US$ 2.500 ribu.                       Transaction was US$ 2,500 thousand.

   x.    Pada tanggal 31 Maret 2017, akuisisi saham                       x.      As of March 31, 2017, shares acquisition of
         Chevron di blok Panas Bumi Darajat dan Salak                             Chevron’s shares on Darajat and Salak
         telah selesai. SEGPL dan SEGHPL menjadi                                  Geothermal blocks was completed. SEGPL and
         pemegang saham SEG-SD B.V., dengan                                       SEGHPL became the shareholders of SEG-SD
         kepemilikan efektif masing-masing sebesar                                B.V., with an effective ownership of 40.90%
         40,90% dan 27,41 %.                                                      and 27.41%, respectively.

         Berikut adalah     nama     baru    entitas   yang                       Followings are the new names of the acquired
         diakuisisi:                                                              entities:

                                 Sebelum/Before                                            Setelah/After
                Chevron Geothermal Salak, Ltd.                           Star Energy Geothermal Salak, Ltd.
                Dayabumi Salak Pratama Ltd.                              Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd.
                Chevron Geothermal Indonesia, Ltd.                       Star Energy Geothermal Darajat II, Limited.
                Chevron Darajat Ltd.                                     Star Energy Geothermal Darajat I, Limited.




                                                              - 139 -
                                                          348
Page 369
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


  xi.    Pada tanggal 6 April 2017, akuisisi saham                         xi.      As of April 6, 2017, acquisition of Chevron’s
         Chevron di blok Suoh Sekincau (yaitu, 95%                                  shares in Suoh Sekincau Block (i.e.; represent
         kepemilikan) telah selesai. Efektif pada tanggal                           95% ownership) was completed. Effective on
         tersebut,  PT    Chevron     Geothermal    Suoh                            that date, PT Chevron Geothermal Suoh
         Sekincau diubah menjadi PT SEGSS.                                          Sekincau was changed into PT SEGSS.

  xii.   Pada tanggal 14 Juli 2017, Perusahaan                             xii.     On July 14, 2017, the Company completed the
         menyelesaikan akuisisi atas sisa saham Chevron                             acquisition of the remaining 5% of Chevron’s
         pada Suoh Sekincau sebesar 5%. Efektif pada                                shares on Suoh Sekincau. Effective on the date,
         tanggal tersebut, SEG-SD B.V. dan Perusahaan                               SEG-SD B.V. and the Company became the
         menjadi pemegang saham PT SEGSS masing-                                    shareholders of PT SEGSS with an effective
         masing dengan kepemilikan efektif 95% dan                                  ownership of 95% and 5%. SEGHPL has
         5%. SEGHPL memiliki kepemilikan efektif atas                               ownership on PT SEGSS of 49.35%.
         PT SEGSS sebesar 49,35%.

 xiii.   Pada tanggal 14 Juli 2017, SEG-SD B.V. dan                    xiii.        On July 14, 2017, SEG-SD B.V and the
         Perusahaan menandatangani Perjanjian Jual Beli                             Company signed a SPA with PT Austindo
         Saham ("SPA") dengan PT Austindo Nusantara                                 Nusantara Jaya Tbk (“PT Austindo”), to
         Jaya Tbk ("PT Austindo"), untuk mengakuisisi                               acquired   99.998%    of  its   shares   in
         99,998% sahamnya di PT Darajat Geothermal                                  PT Darajat Geothermal Indonesia (“PT DGI”).
         Indonesia ("PT DGI"). SEG-SD B.V dan                                       SEG-SD B.V holds 95% ownership and the
         Perusahaan masing-masing memegang 95%                                      Company holds 4.998% ownership.
         dan 4,998% kepemilikan.

 xiv.    Pada tanggal yang sama, berdasarkan SPA                       xiv.         At the same date, under the second SPA, the
         kedua, Perusahaan mengakuisisi sisa 0,002%                                 Company acquired remaining 0.002% of
         saham dari George Tahija di PT DGI.                                        George Tahija’s shares in PT DGI. Then the
         Perusahaan   kemudian menjadi pemegang                                     Company     became    the  shareholders  of
         saham PT DGI dengan kepemilikan sebesar 5%.                                PT DGI with 5% ownership.

  xv.    Efektif pada tanggal 27 September 2017, SEG-                      xv.      Effective as of September 27, 2017, SEG-SD
         SD B.V. dan Perusahaan menjadi pemegang                                    B.V.    and   the   Company    became   the
         saham PT DGI dengan kepemilikan efektif                                    shareholders of PT DGI with an effective
         masing-masing     sebesar   95%    dan   5%.                               ownership of 95% and 5%, respectively. The
         Perusahaan memiliki kepemilikan atas PT DGI                                Company has ownership on PT DGI of 49.35%.
         sebesar 49,35%.

    Nilai wajar dari aset dan liabilitas yang dapat                          The provisional fair values of the identified assets
    diidentifikasi dari SEGSL, SEGD-II, SEGD-I dan                           and liabilities of SEGSL, SEGD-II, SEGD-I and
    PT SEGSS pada tanggal akuisisi (yaitu 31 Maret                           PT SEGSS as at the date of acquisition (i.e;
    2017 dan 6 April 2017) adalah:                                           March 31, 2017 and April 6, 2017) were:
                                                            Nilai wajar/
                                                            Fair value
                                                             US$ '000
     Kas dan bank                                                 50.905            Cash and bank balances
     Persediaan                                                   24.445            Inventories
     Piutang usaha dan lainnya                                    54.724            Trade and other receivables
     Piutang sewa pembiayaan                                     406.849            Finance lease receivables
     Aset lancar lainnya                                          31.753            Other current assets
     Beban yang di tangguhkan                                     26.441            Deferred charges
     Aset tetap                                                  279.012            Property, plant and equipment
     Sumber daya panas bumi yang dikembangkan                     44.280            Developed geothermal sources
     Sumber daya panas bumi yang belum
        dikembangkan                                           1.196.231            Undeveloped geothermal sources
     Aset tidak lancar lainnya                                    27.301            Other non-current assets
     Utang usaha dan lainnya                                     (15.638)           Trade and other payables
     Utang pajak                                                 (13.172)           Taxes payables
     Liabilitas pajak tangguhan                                 (614.694)           Deferred tax liabilities

     Jumlah nilai wajar aset bersih                            1.498.437            Total identifiable net assets at fair value

     Kepentingan nonpengendali yang diukur                                          Noncontrolling interest measured at
       pada proporsi saham kepentingan                                                 the noncontrolling interest's
       nonpengendali atas aset bersih yang                                            proportionate shares of SEGSL,
       dapat diidentifikasi dari SEGSL,                                               SEGD-II, SEGD-I dan PT SEGSS's
       SEGD-II, SEGD-I dan PT SEGSS                                   13              net identifiable assets
     Goodwill (Catatan 23)                                       485.814            Goodwill (Note 23)

     Nilai pembelian yang ditransfer                           1.984.264            Purchase consideration transferred
     Kas bersih atas entitas anak
        yang diakuisisi                                          (50.905)           Net cash of the acquired subsidiaries
     Akusisi atas entitas anak dikurangi                                            Acquisition of subsidiaries net of
        dengan kas bersih yang diperoleh                       1.933.359              cash acquired



                                                            - 140 -
                                                       349
Page 370
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Pada tanggal 27 September 2017, SEGHPL                            On September 27, 2017, SEGHPL acquired 95%
    mengakuisisi 95% saham PT DGI yang memiliki 5%                    shares of PT DGI that have 5% participation rights
    hak partisipasi di Darajat Unit 2-3 dan unit-unit                 in Darajat Unit 2-3 and incoming units.
    yang akan datang.
                                                      Nilai wajar/
                                                      Fair value
                                                       US$ '000
    Nilai wajar atas aset bersih yang diperoleh              11.743       Carrying value of net assets acquired
    Kepentingan nonpengendali yang diukur                                 Non-controlling interest measured
       pada proporsi saham kepentingan                                       at the non-controlling interest's
       nonpengendali atas nilai aset bersih PT DGI              (587)        proportionate share of PT DGI's net assets
    Akusisi atas entitas anak dikurangi                                   Acquisition of subsidiaries net of
       dengan kas bersih yang diperoleh                      11.156          cash acquired
    Premium yang dibayarkan atas akuisisi                                 Premium paid on acquisition of
       entitas anak dengan hak partisipasi                                   subsidiary with participating
       di operasi bersama                                    17.779          interests in joint operation

    Nilai pembelian yang ditransfer atas                                  Purchase consideration transferred
       akuisisi PT DGI                                       28.935          on PT DGI acquisition
    Kas bersih atas entitas anak yang diakuisisi             (2.326)      Net cash of acquired subsidiaries

    Akuisisi atas entitas anak dengan hak                                 Acquisition of subsidiaries with
      partisipasi                                            26.609          participation interests


    Seiring meningkatnya kepemilikan entitas induk                    As the increase in the parent’s (i.e; SEG-SD B.V.)
    (yaitu   SEG-SD    B.V.) tidak  mengakibatkan                     ownership does not result in a changes of control in
    perubahan pengendalian pada blok Panas Bumi                       Darajat Geothermal block, then PT DGI acquisition
    Darajat, maka akuisisi PT DGI dicatat sebagai                     is accounted for as an equity transaction.
    transaksi ekuitas.


45. KOMBINASI BISNIS ENTITAS SEPENGENDALI                    45.      BUSINESS  COMBINATION                     OF        ENTITIES
                                                                      UNDER COMMON CONTROL

    Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 1b, pada                     As described in Note 1b, on June 7, 2018, the
    7 Juni 2018, Perusahaan memperoleh kepemilikan                    Company acquired ownership interest in SEGHPL
    saham atas SEGHPL dan entitas anak dari Prajogo                   and its subsidiaries from Prajogo Pangestu, the
    Pangestu, pemegang saham Perusahaan.                              Company’s shareholder.

    Kombinasi    bisnis  dilakukan    antara  entitas                 The business combination are carried out between
    sepengendali sehingga dicatat berdasarkan metode                  entities under common control, thus it was
    penyatuan kepemilikan.                                            accounted for under the pooling of interest method.

    Metode penyatuan kepemilikan diterapkan seolah-                   The pooling of interest method is applied as if the
    olah kombinasi telah terjadi sejak awal periode                   combination had occurred from the beginning of
    entitas anak (SEGHPL dan entitas anak) berada                     the period that the subsidiaries (SEGHPL and its
    dalam sepengendalian.                                             subsidiaries) were under common control.

    Aset bersih yang diterima dan nilai akuisisi pada                 The net assets received and the acquisition price as
    tanggal efektif kombinasi bisnis (7 Juni 2018)                    of the effective date of the business combination
    adalah sebagai berikut:                                           (June 7, 2018) is as follows:
                                                     US$ '000

    Jumlah aset                                          3.243.977      Total assets
    Jumlah liabilitas                                   (2.531.021)     Total liabilities
    Aset bersih                                           712.956       Net assets

    Kepentingan non-pengendali                           (368.881)      Non-controlling interests

    Ekuitas yang dapat diatribusikan                                    Equity attributable to Owners
      kepada Pemilik Entitas Induk                        344.075         of the parent entity

    Porsi kepemilikan Perusahaan atas SEGHPL              229.395       The Company's ownership interests in SEGHPL

    Nilai akuisisi                                        755.000       Acquisition price

    Tambahan modal disetor (Catatan 31)                  (525.605)      Additional paid-in capital (Note 31)




                                                        - 141 -
                                                     350
Page 371
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Selisih antara nilai imbalan akuisisi dan jumlah                      The difference between the acquisition price and
    tercatat nilai aset bersih yang diperoleh disajikan                   the carrying amounts of net assets acquired was
    sebagai tambahan modal disetor (Catatan 31).                          presented as additional paid-in capital (Note 31).

    Hasil usaha SEGHPL dan entitas anak dari 1 Januari                    The financial performance of SEGHPL and its
    2018 sampai dengan 7 Juni 2018 (tanggal                               subsidiaries from January 1, 2018 until June 7,
    kombinasi bisnis) disajikan seolah-olah telah                         2018 (the date of the business combination) are
    dikonsolidasikan    dalam    laporan     keuangan                     presented as if they have been consolidated in the
    konsolidasian Grup adalah sebagai berikut:                            consolidated financial statements of the Group are
                                                                          as follows:

                                                            US$ '000

    Penjualan                                                   217.387        Sales
    Beban pokok penjualan                                       (49.723)       Cost of sales

    Laba kotor                                                  167.664        Gross profit

    Laba periode berjalan                                        38.950        Profit for the period

    Penghasilan komprehensif lain                                16.394        Other comprehensive income

    Total penghasilan komprehensif                                             Total comprehensive income
      untuk periode berjalan                                     55.344           for the period

    Diatribusikan kepada:                                                      Attributable to:
       Pemilik entitas induk                                     19.878           Owners of the Company
       Kepemilikan non-pengendali                                19.072           Non-controlling interest

    Jumlah                                                       38.950        Total

    Diatribusikan kepada:                                                      Attributable to:
       Pemilik entitas induk                                     28.395           Owners of the Company
       Kepemilikan non-pengendali                                26.949           Non-controlling interest

    Jumlah                                                       55.344        Total



46. OPERASI YANG DIHENTIKAN                                      46.      DISCONTINUED OPERATIONS

    PT Grand Utama Mandiri, PT Tintin Boyok Sawit                         PT Grand Utama Mandiri, PT Tintin Boyok Sawit
    Makmur dan PT Tintin Boyok Sawit Makmur Dua                           Makmur and PT Tintin Boyok Sawit Makmur Dua

    Pada tanggal 16 Agustus 2018, PT Royal Indo                           On August 16, 2018, PT Royal Indo Mandiri (RIM)
    Mandiri (RIM) menandatangani Perjanjian Jual Beli                     entered into a Conditional Share Purchase
    Saham Bersyarat (Conditional Share Purchase                           Agreement – CSPA, whereby RIM agreed to sell its
    Agreement – CSPA), dimana RIM menyetujui untuk                        95% ownership shares in PT Grand Utama Mandiri,
    menjual kepemilikan saham di PT Grand Utama                           PT Tintin Boyok Sawit Makmur and PT Tintin Boyok
    Mandiri, PT Tintin Boyok Sawit Makmur dan                             Sawit Makmur Dua, which carried out the Group’s
    PT Tintin Boyok Sawit Makmur Dua, yang                                plantation operations, with conditions mentioned in
    menangani kegiatan operasi perkebunan Grup,                           the agreement on September 7, 2018.
    masing-masing sebesar 95% dengan kondisi
    tersebut dalam perjanjian pada 7 September 2018.

    Hasil dari operasi yang dihentikan termasuk dalam                     The results of the discontinued operations included
    laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                        in the consolidated statement of profit or loss and
    lain kondolidasian yang diklasifikasi sebagai operasi                 other comprehensive income are classified as
    yang dihentikan dalam tahun berjalan. Hasil usaha                     discontinued operations in the current period. The
    dari operasi yang dihentikan untuk periode                            corresponding profit from discontinued operations
    sebelumnya      telah  disajikan    kembali    untuk                  for the prior periods have been re-presented to
    menyesuaikan penyajian periode berjalan.                              adjust current period disclosure.




                                                            - 142 -
                                                       351
Page 372
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                  FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                               AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                              DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Laba (rugi) periode berjalan dari operasi yang                               Profit (loss) for the period from discontinued
    dihentikan:                                                                  operations:

                                           2018             2018            2017             2016
                                      (Enam bulan/      (Satu tahun/    (Satu tahun/     (Satu tahun/
                                       Six months )      One year )      One year )       One year )
                                        US$ '000         US$ '000        US$ '000          US$ '000
    Pendapatan                                11.184          15.769           22.531          19.586     Revenue
    Beban                                    (16.775)        (31.681)         (32.178)        (27.741)    Expenses

    Rugi dari operasi yang                    (5.591)        (15.912)          (9.647)         (8.155)    Loss of discontinued
      dihentikan                                                                                            operations
    Pengukuran kembali atas                                                                               Remeasurement of
      persediaan                              1.359                 -               -                 -     inventories

    Rugi sebelum pajak dari                   (4.232)        (15.912)          (9.647)         (8.155)    Loss before tax of
      operasi yang dihentikan                                                                                discontinued operations
    Beban pajak                                (340)            (188)               -                 -   Income tax expense

    Rugi periode berjalan dari                                                                            Post-tax loss for
      operasi yang dihentikan                                                                               ther periods from
      setelah pajak                           (4.572)        (16.100)          (9.647)         (8.155)      discontinued operations
    Kerugian penurunan nilai dari                                                                         Impairment losses from
      operasi yang dihentikan                 (3.015)               -               -                 -     discontinued operations

    Rugi periode berjalan dari                                                                            Loss for the period from
      operasi yang dihentikan                 (7.587)        (16.100)          (9.647)         (8.155)      discontinued operations

    Aset dan liabilitas dari operasi yang dihentikan:                            Assets and liabilities from discontinued operations:

                                                                 7 September/
                                                                 September 7,
                                                                     2018
                                                                   US$ '000

    Aset lancar                                                                          Current assets
    Kas dan setara kas                                                    4.331          Cash and cash equivalents
    Piutang usaha pihak ketiga                                               47          Trade accounts receivable - third parties
    Piutang lain-lain pihak ketiga                                        7.557          Other accounts receivable - third parties
    Persediaan                                                            1.183          Inventories
    Aset biologis                                                           334          Biological assets
    Uang muka dan biaya dibayar dimuka                                       90          Advances and prepaid expenses
    Pajak dibayar dimuka                                                  1.267          Prepaid taxes

    Aset tidak lancar                                                                    Non-current assets

    Tanaman perkebunan - bersih                                          31.190          Plantation assets - net
    Aset tetap - bersih                                                  16.557          Property, plant and equipment - net
    Aset tidak lancar lainnya                                                19          Other non-current assets

    Jumlah aset kelompok lepasan yang
      dimiliki untuk dijual                                              62.575          Total disposal group assets held for sale

    Liabilitas jangka pendek                                                             Current liabilities
    Utang usaha                                                               753        Trade payables
    Utang lain-lain dan uang muka                                                        Other account payables and
       yang diterima                                                      1.565             advance payment received
    Biaya yang masih harus dibayar                                          186          Accrued expenses
    Utang sewa pembiayaan                                                    18          Finance lease payables

    Liabilitas jangka panjang                                                            Non-current liabilities
    Utang pajak                                                               129        Taxes payable
    Liabilitas pajak tangguhan                                                 84        Deferred tax liabilities

    Total liabilitas kelompok lepasan yang
      dimiliki untuk dijual                                               2.735          Total Disposal group liabilities held for sale




                                                                    - 143 -
                                                                 352
Page 373
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Arus kas dari operasi yang dihentikan:                                             Cash flows of discontinued operations:

                                                 2018             2018              2017               2016
                                            (Enam bulan/      (Satu tahun/      (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                             Six months )      One year )        One year )         One year )
                                                US$ '000       US$ '000           US$ '000           US$ '000

    Arus kas masuk (keluar) bersih                                                                                   Net cash inflows (outflows)
      dari aktivitas operasi                        (2.710)        24.840              10.202              3.129       from operating activities
    Arus kas masuk (keluar) bersih                                                                                   Net cash inflows (outflows)
      dari aktivitas investasi                      (4.243)          1.861               (447)              (514)      from investing activities
    Arus kas masuk (keluar)                                                                                          Net cash inflows (outflows)
      dari aktivitas pendanaan                       7.074         (22.474)             (9.671)            (3.581)     from financing activities

    Arus kas masuk (keluar)                                                                                          Net cash inflows
      bersih                                          121            4.227                 84               (966)      (outflows)


    Keuntungan atas penjualan yang dibukukan pada                                      The gain on disposal that is included in the others
    akun lain-lain bersih pada laba rugi dan                                           account in profit or loss and other comprehensive
    penghasilan komprehensif lain tahun berjalan                                       income for the year is computed as follows:
    dihitung seperti dibawah ini:

                                                                      2018
                                                                    US$ '000
    Imbalan yang diterima dalam kas dan                                                         Consideration received in cash and
        setara kas                                                           67.900                cash equivalents
    Nilai tercatat dari investasi yang dijual                             (56.848)              Carrying amount of investment disposed
    Goodwill                                                                   (186)            Goodwill
    Efek translasi                                                             486              Translation adjustment


    Keuntungan atas penjualan (Catatan 41)                                   11.352             Gain on disposal (Note 41)


    Arus kas bersih atas penjualan entitas anak adalah                                 The net cash inflow on disposal of the subsidiary is
    sebagai berikut:                                                                   as follows:

                                                                      2018
                                                                    US$ '000


    Imbalan yang diterima dalam kas dan setara kas                           67.900        Consideration received in cash and cash equivalents
    Dikurangi: saldo kas dan setara kas yang dijual                          (4.331)       Less: cash and cash equivalent balances disposed of


    Imbalan bersih                                                           63.569        Net consideration


    SEOGPL dan entitas anak                                                            SEOGPL and its subsidiaries

    Selama tahun yang berakhir pada tanggal                                            During the year ended December 31, 2017,
    31 Desember 2017, SEGHPL melakukan pelepasan                                       SEGHPL made disposal of its subsidiaries as
    atas entitas anaknya sebagai berikut:                                              follows:

    Sebagai bagian dari restrukturisasi entitas induk                                  As part of the ultimate holding SEGHPL’s
    pada tanggal 24 Juli 2017, SEGHPL, SEIL dan SEHL                                   restructuring of its operations, on July 24, 2017,
    menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham,                                         SEGHPL, SEIL and SEHL entered into a Share
    dimana    SEGHPL     menyetujui  untuk    menjual                                  Purchase Agreement, for which SEGHPL agreed to
    kepemilikannya di SEOGPL dan entitas anaknya                                       sell its ownership interests in SEOGPL and its
    masing-masing sebesar 59,54% dan 40,46%                                            subsidiaries by 59.54% and 40.46% to SEIL and
    kepada SEIL dan SEHL. Imbalan atas pembelian                                       SEHL, respectively. The consideration for the
    saham ditransfer ke SEIL dan SEHL masing-masing                                    purchase of the share transfer to SEIL and SEHL is
    senilai US$ 1 (jumlah penuh).                                                      US$ 1 (full amount), respectively.




                                                                     - 144 -
                                                                   353
Page 374
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Melanjutkan transaksi pembelian saham antara                      Continuing the share purchase transaction between
    SEIL, SEHL dan BCPG, pada tanggal 25 Juli 2017,                   SEIL, SEHL and BCPG, on July 25, 2017, a
    surat pemberitahuan dikirim oleh SEIL kepada                      notification letter was sent by SEIL to BCPG
    BCPG yang menyatakan:                                             involving:

    1)   Pemberitahuan Harga Pembelian sebesar                        1) Notification of Purchase Price amounting to
         US$ 355.248 ribu, terdiri dari jumlah dari:                     US$     355,248  thousand,   comprising the
                                                                         aggregate of:

         a.   US$ 277.500 ribu; dan                                        a.   US$ 277,500 thousand; and
         b.   US$ 77.748 ribu, mewakili sepertiga dari                     b.   US$ 77,748 thousand, representing one-
              jumlah keseluruhan dana yang disuntikkan                          third of the aggregate amount injected by
              oleh SEGHPL ke entitas anak dan                                   SEGHPL into its subsidiaries and related
              perusahaan      terkait   untuk   tujuan                          corporations for the purpose of funding (in
              pendanaan     (secara   agregat) akuisisi                         aggregate)     the      Chevron     Indonesia
              Chevron Indonesia dan biaya transaksi                             Acquisition and its related transaction cost.
              yang terkait.

    2)   Konfirmasi atas penyelesaian restrukturisasi                 2)   Confirmation     of    completion     of    SEOG
         SEOG pada tanggal 24 Juli 2017.                                   restructuring as of July 24, 2017.

    3)   Salinan bukti bahwa semua utang antar                        3)   A copy of the evidence that all intercompany
         perusahaan dan piutang antar perusahaan                           payables and intercompany receivables have
         telah dibebaskan dan dihapuskan sejak tanggal                     been waived and written off with effect from
         penyelesaian.                                                     the Completion Date.

    4)   Bukti     pendanaan,     sebagai    perhitungan              4)   Funding     evidence,    being the    payment
         pembayaran       yang    membuktikan      bahwa                   calculations evidencing that one-third of the
         sepertiga dari nilai agregat aktual yang telah                    actual aggregate amount as already injected by
         disuntikkan oleh SEGHPL ke entitas anaknya                        SEGHPL into its subsidiaries and related
         dan     perusahaan     terkait   untuk    tujuan                  corporations for the purpose of funding (in
         pendanaan (secara agregat) akuisisi Chevron                       aggregate) the Chevron Indonesia Acquisition
         Indonesia dan biaya transaksi yang terkait                        and its relevant transaction costs, have been
         telah dilunasi seluruhnya.                                        completely paid in full.

    Pada tanggal 26 Juli 2017, SEIL, SEHL, BCPG dan                   On July 26, 2017, SEIL, SEHL, BCPG and SEGHPL
    SEGHPL menandatangani Perjanjian Pemegang                         entered into a Shareholders’ Agreement relating to
    Saham yang berkaitan dengan pengaturan                            the regulation of relationship of SEIL, SEHL and
    hubungan SEIL, SEHL dan BCPG sebagai                              BCPG as the shareholders of SEGHPL.
    pemegang saham SEGHPL.

    Pada hari yang sama, formulir transfer saham                      On the same day, the share transfer form was
    ditandatangani oleh SEIL sebagai pihak yang                       signed by SEIL as transferor and BCPG as
    mengalihkan dan BCPG sebagai penerima transfer                    transferee, in consideration of the sum of
    sejumlah US$ 355.248 ribu untuk 280.000 saham                     US$ 355,248 thousand for 280,000 shares of
    SEGHPL.                                                           SEHGPL.

    Sebagai akibat dari transaksi di atas, SEOGPL dan                 As a result to the transactions above, SEOGPL and
    entitas anaknya diklasifikasikan sebagai operasi                  its subsidiaries have been classified as discontinued
    yang dihentikan. Dengan demikian, laba (rugi)                     operations. Thus, profit (loss) after tax of SEOGPL
    setelah pajak SEOGPL dan entitas anaknya untuk                    and its subsidiaries for the years ended
    tahun-tahun    yang     berakhir    pada   tanggal                December 31, 2017 and 2016 are presented as
    31 Desember 2017 dan 2016, disajikan dalam                        single line item in the consolidated statement of
    satu pos tersendiri dalam laporan laba rugi dan                   profit or loss and other comprehensive income.
    penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian.




                                                            - 145 -
                                                       354
Page 375
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Laba (rugi) periode berjalan dari operasi yang                          Profit (loss) for the period from discontinued
    dihentikan:                                                             operations:

                                                       2017              2016
                                                   (Satu tahun/      (Satu tahun/
                                                    One year )        One year )
                                                    US$ '000           US$ '000
     Pendapatan                                          28.398              42.061    Revenue
     Beban penjualan, umum dan administrasi             (22.050)            (38.685)   Selling, general and administrative expense
     Biaya keuangan                                        (472)             (1.735)   Finance costs
     Pendapatan bunga                                        19                  52    Interest income
     Lain-lain                                               27                 865    Miscellaneous

     Laba (rugi) sebelum (beban)manfaat                                                Profit (loss) before income tax
       pajak penghasilan dari operasi yang                                                (expense)benefit from
       dihentikan                                         5.922               2.558       discontinued operations
     (Beban) manfaat pajak                               (1.415)             (5.314)   (Expense) income tax benefit

     Laba(rugi) setelah (beban)manfaat                                                 Profit(loss) after income tax
       pajak penghasilan dari operasi                                                     (expense)benefit from
       yang dihentikan *)                                 4.507              (2.756)      discontinued operations *)


     *)     Setelah   eliminasi  pendapatan    bunga                         *)     After elimination of interest income of
            US$ 1.163 ribu dan US$ 2.720 ribu yang                                  US$ 1,163 thousand and US$ 2,720 thousand
            berasal dari pinjaman antar perusahaan                                  resulting from intercompany loans for the
            masing-masing untuk tahun yang berakhir                                 year ended December 31, 2017 and 2016,
            pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2016.                                 respectively.

    Laporan posisi keuangan SEOGPL dan entitas                              The statement of financial position of SEOGPL and
    anaknya pada tanggal 25 Juli 2017 disajikan                             its subsidiaries as of July 25, 2017 are presented
    sebagai berikut:                                                        below:
                                                            25 Juli/
                                                           July 25,
                                                             2017
                                                           US$ '000

     ASET                                                                         ASSETS
     Kas dan bank                                                   2.805         Cash and bank balances
     Kas yang dibatasi penggunaannya                               13.142         Restricted cash
     Piutang usaha dan lainnya                                     14.946         Trade and other receivables
     Persediaan                                                     7.498         Inventories
     Aset minyak dan gas bumi                                      59.067         Oil and gas properties
     Aset takberwujud                                               9.137         Intangible assets
     Aset lainnya                                                  56.085         Other assets
                                                                  162.680

     LIABILITAS                                                                   LIABILITIES
     Utang pajak                                                    1.991         Taxes payable
     Pinjaman bank dan senior-term loan facility                   14.003         Loan and senior-term loan facility
     Utang usaha dan lainnya                                       15.658         Trade and other payables
     Liabilitas pajak tangguhan                                    20.133         Deferred tax liabilities
     Pendapatan yang ditangguhkan                                   1.200         Deferred revenue
     Provisi atas imbalan kerja jangka                                            Provision for long-term employee
        panjang dan beban lainnya                                   4.268            benefits and other charges

                                                                   57.253

     Nilai tercatat aset neto yang terkait                                        Carrying value of net assets directly
        langsung dengan operasi yang                                                associated with discountinued
        dihentikan                                                105.427           operations
     Kepentingan nonpengendali yang diukur                                        Non-controlling interest measured at
       dari proporsi kepentingan                                                    the non-controlling interest's
       nonpengendali neto                                           1.268           proportionate share of net

                                                                  106.695



    Saldo kas dan bank entitas anak yang operasinya                         Cash and bank balances of subsidiaries disposed
    dihentikan adalah sebesar US$ 2.805 ribu.                               amounted to US$ 2,805 thousand.




                                                           - 146 -
                                                         355
Page 376
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                           FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                        AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                       DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Akun utama dalam laporan arus kas untuk SEOGPL                                          The major accounts in the statements of cash flows
    disajikan di bawah ini:                                                                 for SEOGPL are presented below:

                                                                 2017                  2016
                                                             (Satu tahun/          (Satu tahun/
                                                              One year )            One year )
                                                               US$ '000                US$ '000

    Arus kas masuk bersih dari                                                                            Net cash inflows from
      aktivitas operasi                                               10.090                 9.655          operating activities
    Arus kas keluar bersih dari                                                                           Net cash outflows from
       aktivitas investasi                                            (3.414)               (15.652)        investing activities
    Arus kas masuk (keluar) bersih dari                                                                   Net cash inflows (outflows)
      aktivitas pendanaan                                             (7.830)                8.971          from financing activities

    Arus kas masuk (keluar) bersih                                    (1.154)                2.974        Net cash inflows (outflows)



47. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS                                          47.       SUPPLEMENTAL DISCLOSURES ON NONCASH
    INVESTASI NONKAS                                                                        INVESTING ACTIVITIES

                                           2019               2018             2018              2017             2016
                                      (Enam bulan/       (Enam bulan/      (Satu tahun/      (Satu tahun/     (Satu tahun/
                                       Six months )       Six months )      One year )        One year )       One year )
                                          US$ '000         US$ '000         US$ '000           US$ '000         US$ '000

                                                                                                                               Additions of property, plant and
    Penambahan aset tetap melalui:                                                                                               equipment through:
      Realisasi uang muka pembelian                                                                                              Advances for purchase of property,
        aset tetap                            6.677               767             6.007              3.101          13.361           plant and equipment
      Utang lain-lain                        10.225             2.145            18.639                  -               -       Other accounts payable
    Penambahan investasi saham                                                                                                 Acquisition of subsidiary through
      melalui penerbitan saham                       -        520.679           520.679                   -                -     rights issue
    Penambahan tanaman                                                                                                         Additions of plantation assets
      perkebunan melalui                                                                                                         through depreciation of property,
      penyusutan aset tetap                          -                -                 -                 -             83       plant and equipment



48. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                            48.       NATURE    OF    RELATIONSHIP      AND
                                                                                            TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

    Sifat Pihak Berelasi                                                                    Nature of Relationship

    a. Magna Resources Corporation Pte. Ltd. (MRC)                                          a. Magna Resources Corporation Pte. Ltd. (MRC)
       merupakan     pemegang     saham      utama                                             is the major stockholder of the Company until
       Perusahaan sampai dengan Mei 2017.                                                      May 2017.

    b. Prajogo Pangestu merupakan pemegang saham                                            b. Prajogo Pangestu is the major stockholder of
       utama Perusahaan.                                                                       the Company.

    c. PT Petrogas Pantai Madura (PPM) merupakan                                            c. PT Petrogas           Pantai     Madura        (PPM)      is   an
       entitas asosiasi.                                                                       associate.

    d. PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) adalah                                           d. PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI’s) is an
       entitas asosiasi dari SMI, entitas anak.                                                associate of SMI, a subsidiary.

    e. PT SCG Barito Logistic (SBL) dan PT Indo Raya                                        e. PT SCG Barito Logistic (SBL) and PT Indo Raya
       Tenaga (IRT) merupakan entitas asosiasi.                                                Tenaga (IRT) are associates.




                                                                          - 147 -
                                                                          356
Page 377
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    Transaksi Pihak Berelasi                                                                                 Transactions with Related Parties

    a.     Grup memberikan manfaat untuk anggota                                                             a. The Group provides benefits to its Boards of
           Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:                                                         Commissioners and Directors as follows:

                                                     2019                    2018               2018                  2017                       2016
                                                (Enam bulan/            (Enam bulan/        (Satu tahun/          (Satu tahun/               (Satu tahun/
                                                 Six months )            Six months )        One year )            One year )                 One year )
                                                  US$ '000                US$ '000               US$ '000              US$ '000               US$ '000
           Komisaris                                                                                                                                             Commissioners
           Imbalan kerja jangka pendek                                                                                                                           Short-term employee benefits
             Gaji                                              544               402                   942                  1.273                   1.526          Salaries
           Direktur                                                                                                                                              Directors
           Imbalan kerja jangka pendek                                                                                                                           Short-term employee benefits
              Gaji                                            1.616            2.449                  4.190                 4.235                   7.800           Salaries
              Bonus                                           1.690            2.259                  2.259                 3.748                     806           Bonus
              Tunjangan lain-lain                               357              405                    615                   536                     879           Other allowances

           Jumlah                                             3.663            5.113                  7.064                 8.519                   9.485        Total


    b.     Grup memiliki piutang dan utang di luar usaha                                                     b. The Group have non-operational receivables and
           dengan pihak berelasi.                                                                               payables with related parties.

    c.     Perusahaan memiliki utang lain-lain kepada                                                        c. The Company have other accounts payable to
           pihak berelasi terkait dengan tambahan modal                                                         related party in regards with additional working
           kerja.                                                                                               capital.

    d.     Penjualan kepada pihak berelasi masing-                                                           d. Revenues earned from related parties, represent
           masing sebesar 4% dan 0,84% dari jumlah                                                              4% and 0.84% of the total net revenues for the
           pendapatan    bersih   masing-masing      untuk                                                      year ended June 30, 2019 and for the year
           periode enam bulan yang berakhir 30 Juni                                                             ended December 31, 2018, respectively
           2019 dan tahun yang berakhir 31 Desember                                                             (Note 36). At reporting dates, the receivables
           2018 (Catatan 36). Pada tanggal pelaporan,                                                           from these sales were presented as trade
           piutang atas penjualan tersebut dicatat sebagai                                                      accounts receivable (Note 8), which constituted
           bagian piutang usaha (Catatan 8), yang meliputi                                                      0.12% of the total assets as of June 30, 2019.
           0,12% dari aset pada tanggal 30 Juni 2019.

49. INFORMASI SEGMEN                                                                               49. SEGMENT INFORMATION
    Grup melaporkan segmen yang didasarkan pada                                                              The Group’s reportable segments are based on their
    operasi berikut:                                                                                         operations, as follows:

    1.     Petrokimia                                                                                        1. Petrochemical
    2.     Pengelolaan gedung dan hotel (properti)                                                           2. Building and hotel management (property)
    3.     Energi dan sumber daya                                                                            3. Energy and resources
    4.     Lainnya                                                                                           4. Others

    Berikut adalah                 informasi    segmen                berdasarkan                            The following are segment information based on the
    segmen usaha:                                                                                            business segments:
                                                                                    30 Juni/June 30, 2019
                                                                                Energi dan
                                                                               Sumber daya/
                                           Petrokimia/            Properti/     Energy and         Lainnya/                 Eliminasi/          Konsolidasian/
                                          Petrochemical           Property       Resources          Others                 Elimination           Consolidated
                                            US$ '000              US$ '000        US$ '000        US$ '000                  US$ '000               US$ '000
    PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                                           SEGMENT REVENUES AND
        SEGMEN                                                                                                                                                       RESULTS
       Pendapatan eksternal                    1.053.661               1.791         244.953                  1.891                    -            1.302.296        External revenues
       Pendapatan antar segmen                         -               1.005               -                    672               (1.677)                   -        Inter-segment sales

         Jumlah pendapatan                     1.053.661               2.796         244.953                  2.563               (1.677)           1.302.296      Total revenues

    HASIL                                                                                                                                                          RESULT
    Hasil segmen                                 63.811                 431          114.183                (17.448)              (4.721)             156.256      Segment result

    Bagian rugi entitas asosiasi                                                                                                                                   Share in loss of associates
     dan ventura bersama                          (8.507)              1.364                 -                  (39)                     -               (7.182)     and joint venture

    Laba sebelum pajak                                                                                                                                149.074      Profit before tax

    SEGMEN ASET DAN                                                                                                                                                SEGMENT ASSETS AND
       LIABILITAS                                                                                                                                                     LIABILITIES
    Aset segmen                                3.196.050              28.953      3.463.006                 349.703            (67.708)             6.970.004      Segment assets
    Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                                                Investment in associates
       dan ventura bersama                                -            7.476                 -                8.117                      -             15.593         and joint venture
    Aset yang tidak dapat
       dialokasikan                                                                                                                                      1.599     Unallocated assets

    Jumlah Aset                                                                                                                                     6.987.196      Total Assets

    Liabilitas segmen                          1.421.375              17.421      2.555.083                 324.141            (67.708)             4.250.312      Segment liabilities

    INFORMASI LAINNYA                                                                                                                                              OTHER INFORMATION

    Pengeluaran modal                           106.770                4.797            29.540                    -                      -            141.107      Capital expenditures

    Penyusutan dan amortisasi                    46.717                 477             23.007                 387                       -             70.588      Depreciation and amortization




                                                                                        - 148 -
                                                                                     357
Page 378
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                         30 Juni/June 30, 2018
                                                                     Energi dan
                                                                    Sumber daya/
                                       Petrokimia/      Properti/    Energy and         Lainnya/        Eliminasi/       Konsolidasian/
                                      Petrochemical     Property      Resources          Others        Elimination        Consolidated
                                        US$ '000        US$ '000       US$ '000        US$ '000         US$ '000            US$ '000
    PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                  SEGMENT REVENUES AND
        SEGMEN                                                                                                                              RESULTS
       Pendapatan eksternal               1.286.099         2.042       260.313             1.911                 -         1.550.365       External revenues
       Pendapatan antar segmen                    -           968             -               520            (1.488)                -       Inter-segment sales

       Jumlah pendapatan                  1.286.099         3.010       260.313             2.431            (1.488)        1.550.365     Total revenues

    HASIL                                                                                                                                 RESULT
    Hasil segmen                            164.471           297       112.600           (18.220)           (4.752)          253.879     Segment result

    Bagian rugi entitas asosiasi                                                                                                          Share in loss of associates
     dan ventura bersama                     (5.409)        1.656              -              381                    -          (3.372)     and joint venture

    Laba sebelum pajak                                                                                                        250.507     Profit before tax

    INFORMASI LAINNYA                                                                                                                     OTHER INFORMATION

    Pengeluaran modal                       155.902           126            483                   -                 -        156.511     Capital expenditures

    Penyusutan dan amortisasi                42.590           216         23.845                   7                 -          66.658    Depreciation and amortization




                                                                    31 Desember/December 31, 2018

                                                                     Energi dan
                                                                    Sumber daya/
                                       Petrokimia/      Properti/    Energy and        Lainnya/         Eliminasi/       Konsolidasian/
                                      Petrochemical     Property      Resources         Others         Elimination        Consolidated
                                        US$ '000        US$ '000       US$ '000        US$ '000         US$ '000            US$ '000
    PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                  SEGMENT REVENUES AND
        SEGMEN                                                                                                                              RESULTS
       Pendapatan eksternal               2.543.219         4.742        521.572            6.028                 -          3.075.561      External revenues
       Pendapatan antar segmen                    -         1.369              -            1.419            (2.788)                 -      Inter-segment sales

       Jumlah pendapatan                  2.543.219         6.111        521.572            7.447            (2.788)         3.075.561    Total revenues

    HASIL                                                                                                                                 RESULT
    Hasil segmen                            267.285           715        236.031          (27.702)         (12.075)            464.254    Segment result

    Bagian rugi entitas asosiasi                                                                                                          Share in loss of associates
     dan ventura bersama                     (14.893)       2.781               -           3.667                    -          (8.445)     and joint venture

    Laba sebelum pajak                                                                                                         455.809    Profit before tax

    SEGMEN ASET DAN                                                                                                                       SEGMENT ASSETS AND
       LIABILITAS                                                                                                                            LIABILITIES
    Aset segmen                           3.167.862        21.026      3.280.395          593.375          (59.186)          7.003.472    Segment assets
    Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                       Investment in associates
       dan ventura bersama                     8.507        6.830               -          11.474                    -          26.811       and joint venture
    Aset yang tidak dapat
       dialokasikan                                                                                                             12.208    Unallocated assets

    Jumlah Aset                                                                                                              7.042.491    Total Assets

    Liabilitas segmen                     1.408.070        11.023      2.460.962          519.570          (59.186)          4.340.439    Segment liabilities
    Liabilitas yang tidak dapat
        dialokasikan                                                                                                                10    Unallocated liabilities

    Jumlah liabilitas                                                                                                        4.340.449    Total liabilities

    INFORMASI LAINNYA                                                                                                                     OTHER INFORMATION

    Pengeluaran modal                       361.492         6.500         49.559              230                    -         417.781    Capital expenditures

    Penyusutan dan amortisasi                90.358         1.657         47.210            2.792                    -         142.017    Depreciation and amortization




                                                                           - 149 -
                                                                         358
Page 379
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                            FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                         AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                        DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                        31 Desember/December 31, 2017

                                                                           Energi dan
                                                                          Sumber Daya/
                                        Petrokimia/        Properti/       Energy and      Lainnya/       Eliminasi/       Konsolidasian/
                                       Petrochemical       Property         Resources       Others       Elimination        Consolidated
                                         US$ '000          US$ '000          US$ '000      US$ '000       US$ '000            US$ '000
     PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                    SEGMENT REVENUES AND
         SEGMEN                                                                                                                                RESULTS
        Pendapatan eksternal                2.418.509           3.752          422.909        6.801               -           2.851.971        External revenues
        Pendapatan antar segmen                     -           2.303                -        1.777          (4.080)                  -        Inter-segment sales

        Jumlah pendapatan                   2.418.509           6.055          422.909        8.578          (4.080)          2.851.971      Total revenues

     HASIL                                                                                                                                   RESULT
     Hasil segmen                             433.356           1.474          195.577      (24.344)         (6.918)            599.145      Segment result

     Bagian rugi entitas asosiasi                                                                                                            Share in loss of associates
      dan ventura bersama                       (8.756)         1.186                -         (947)               -              (8.517)      and joint venture

     Laba sebelum pajak                                                                                                         590.628      Profit before tax

     SEGMEN ASET DAN                                                                                                                         SEGMENT ASSETS AND
        LIABILITAS                                                                                                                              LIABILITIES
     Aset segmen                            3.171.956         41.350         3.238.118      365.224         (73.723)          6.742.925      Segment assets
     Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                         Investment in associates
        dan ventura bersama                    23.400           5.756                -        9.724                -              38.880        and joint venture
     Aset yang tidak dapat
        dialokasikan                                                                                                              90.238     Unallocated assets

     Jumlah Aset                                                                                                              6.872.043      Total Assets

     Liabilitas segmen                      1.327.546           7.007        2.575.750      282.792         (73.723)          4.119.372      Segment liabilities
     Liabilitas yang tidak dapat
         dialokasikan                                                                                                            80.460      Unallocated liabilities
     Jumlah liabilitas                                                                                                        4.199.832      Total liabilities

     INFORMASI LAINNYA                                                                                                                       OTHER INFORMATION

     Pengeluaran modal                        210.354           3.973          361.553        1.455                -            577.335      Capital expenditures

     Penyusutan dan amortisasi                 85.115           1.348           45.228        8.900                -            140.591      Depreciation and amortization


                                                                        31 Desember/December 31, 2016

                                                                           Energi dan
                                                                          Sumber Daya/
                                        Petrokimia/       Properti/        Energy and       Lainnya/       Eliminasi/       Konsolidasian/
                                       Petrochemical      Property          Resources        Others       Elimination        Consolidated
                                         US$ '000         US$ '000           US$ '000       US$ '000       US$ '000            US$ '000
     PENDAPATAN DAN HASIL                                                                                                                    SEGMENT REVENUES AND
         SEGMEN                                                                                                                                RESULTS
        Pendapatan eksternal               1.930.336          3.202            165.070          7.314               -          2.105.922       External revenues
        Pendapatan antar segmen                    -          2.018                  -          2.022          (4.040)                 -       Inter-segment sales
        Jumlah pendapatan                  1.930.336          5.220            165.070          9.336          (4.040)         2.105.922     Total revenues
     HASIL                                                                                                                                   RESULT
     Hasil segmen                           405.857             789             90.728         (3.226)         (9.796)           484.352     Segment result

     Bagian rugi bersih                                                                                                                      Share in net loss of
      entitas asosiasi                        (5.861)           889                  -           (454)                 -           (5.426)    an associates

     Laba sebelum pajak                                                                                                          478.926     Profit before tax

     SEGMEN ASET DAN                                                                                                                         SEGMENT ASSETS AND
        LIABILITAS                                                                                                                              LIABILITIES
     Aset segmen                           2.315.881         38.545          1.165.536        146.016         (70.505)         3.595.473     Segment assets
     Investasi pada entitas asosiasi                                                                                                         Investment in associates
        dan ventura bersama                   32.156          5.535                  -          9.709                  -          47.400        and joint venture
     Aset yang tidak dapat
        dialokasikan                                                                                                              93.237     Unallocated assets

     Jumlah Aset                                                                                                               3.736.110     Total Assets

     Liabilitas segmen                     1.001.657          7.107            693.810         91.180         (70.505)         1.723.249     Segment liabilities
     Liabilitas yang tidak dapat
         dialokasikan                                                                                                             92.767     Unallocated liabilities
     Jumlah liabilitas                                                                                                         1.816.016     Total liabilities

     INFORMASI LAINNYA                                                                                                                       OTHER INFORMATION

     Pengeluaran modal                        83.547          3.166             86.070          1.551                  -         174.334     Capital expenditures

     Penyusutan dan amortisasi                83.186          1.261             29.911          8.977                  -         123.335     Depreciation and amortization




                                                                             - 150 -
                                                                            359
Page 380
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    Pendapatan bersih berdasarkan pasar                                                               Net revenues based on market

    Tabel berikut ini menunjukkan distribusi dari                                                     The following table shows the distribution of the
    keseluruhan pendapatan bersih Grup berdasarkan                                                    net revenues of the Group based on geographical
    pasar geografis tanpa memperhatikan tempat                                                        segments without considering where the products
    diproduksinya barang:                                                                             are produced:

                                               2019                 2018                     2018                2017               2016
                                          (Enam bulan/         (Enam bulan/              (Satu tahun/        (Satu tahun/       (Satu tahun/
                                           Six months )         Six months )              One year )          One year )         One year )
                                              US$ '000            US$ '000                US$ '000             US$ '000            US$ '000

    Asia                                       1.302.296           1.550.365                3.075.561           2.851.971           2.094.436         Asia
    Amerika                                            -                   -                        -                   -              11.379         America
    Lain-lain                                          -                   -                        -                   -                 107         Others

    Jumlah                                     1.302.296           1.550.365                3.075.561           2.851.971           2.105.922         Total


    Seluruh aset Grup berlokasi di Asia.                                                              All of the Group’s assets are located in Asia.


50. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTIJENSI                                                      50. SIGNIFICANT AGREEMENTS,                                COMMITMENTS
    PENTING                                                                                      AND CONTINGENCIES

    a.   Fasilitas perbankan yang belum digunakan                                             s. a.       Unused banking facility

         Pada tanggal 30 Juni 2019, Grup mempunyai                                            t.          As of June 30, 2019, the Group has unused
         fasilitas pinjaman yang belum digunakan                                                          credit facilities as follows:
         sebagai berikut:


                                                                           Fasilitas        Fasilitas
                                                            Fasilitas    yang telah       yang belum
                                                           maksimal/     digunakan/       digunakan/
                                                           Maximum           Used           Unused     Tanggal jatuh tempo/
                                                            facilities     facilities       faciltiies    Maturity date
                                                           US$ '000       US$ '000         US$ '000
         Fasilitas kredit modal kerja                                                                                         Working capital credit facilities
           Citibank, N.A.,*)                                                                             22 Agustus 2020/      Citibank, N.A.,*)
             Limit gabungan fasilitas perbankan               50.000         28.633          21.367      August 22, 2020           Combined limit banking facilities
             Bangkok Bank Public Company Limited,                                                                               Bangkok Bank Public Company Limited,
              cabang Jakarta                                                                            30 Nopember 2019/         Jakarta branch
              Committed                                       60.000         36.300          23.700     November 30, 2019         Committed

             PT Bank Danamon Indonesia Tbk *)                                                                                   PT Bank Danamon Indonesia Tbk *)
               Omnibus Trade Finance dan                                                                   30 Juli 2020/           Omnibus Trade Finance and
               Trust Receipt Facility                         75.000         30.873          44.127        July 30, 2020           Trust Receipt Facility
             PT Bank DBS Indonesia *)                                                                     31 Mei 2020/          PT Bank DBS Indonesia *)
               Sight L/C dan Usance L/C                       55.000          9.926          45.074       May 31, 2020             Sight L/C and Usance L/C

             DBS Bank Ltd., Singapura                                                                     24 Mei 2020/          DBS Bank Ltd., Singapore
              Uncommitted *)                                  60.000         45.000          15.000       May 24, 2020            Uncommitted *)
                                                                                                          24 Mei 2021/
                Committed                                     80.000         50.504          29.496       May 24, 2021             Committed

             PT Bank Central Asia Tbk *)**)                                                              27 Oktober 2019/       PT Bank Central Asia Tbk *)**)
               Sight L/C dan Usance L/C                       55.000         17.214          37.786      October 27, 2019          Sight L/C and Usance L/C
             PT Bank HSBC Indonesia (d/h                                                                                        PT Bank HSBC Indonesia (formerly
               The Hongkong and Shanghai Banking                                                                                   The Hongkong and Shanghai Banking
               Corporation Limited)                                                                                                Corporation Limited)
                                                                                                           30 Juli 2019/
                Uncommitted *) **)                           125.000         26.097          98.903        July 30, 2019           Uncommitted *)**)
                                                                                                           30 Juli 2019/
                Committed                                     35.000             -           35.000        July 30, 2019           Committed **)
             Deutsche Bank AG Jakarta *)                                                                 31 Agustus 2020/       Deutsche Bank AG Jakarta *)
              Limit gabungan fasilitas perbankan              55.000          5.556          49.444      August 31, 2020          Combined limit banking facilities
             The Siam Commercial Bank Public                                                                                    The Siam Commercial Bank Public
               Company Limited *)                                                                       14 Nopember 2019/         Company Limited *)
               Usance L/C                                     70.000         15.147          54.853     November 14, 2019         Usance L/C

             National Bank of Kuwait                                                                                            National Bank of Kuwait
              Singapore Branch *)**)                                                                    18 September 2019/        Singapore Branch *)**)
              Sight L/C dan Usance L/C                        60.000                 -       60.000     September 18, 2019        Sight L/C and Usance L/C

         *) tidak dijamin                                                                                 *) unsecured
         **) fasilitas sedang dalam proses perpanjangan                                                   **) facility is still in process of renewal




                                                                                     - 151 -
                                                                                360
Page 381
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


                                                                           Fasilitas      Fasilitas
                                                            Fasilitas    yang telah     yang belum
                                                           maksimal/     digunakan/     digunakan/
                                                           Maximum           Used         Unused     Tanggal jatuh tempo/
                                                            facilities     facilities     faciltiies    Maturity date
                                                           US$ '000       US$ '000       US$ '000
         Fasilitas kredit modal kerja                                                                                       Working capital credit facilities
           PT Bank BNP Paribas Indonesia *) **)                                                                               PT Bank BNP Paribas Indonesia *)**)
             Letter of Credit Facility dan Trust                                                       31 Agustus 2019/          Letter of Credit Facility and Trust
             Receipt Facility                                 50.000         29.438        20.562      August 31, 2019           Receipt Facility

           Kasikorn Bank Public Company Limited                                                                               Kasikorn Bank Public Company Limited
            Letter of Credit Facility dan Trust Receipt                                                 27 Juni 2020/           Letter of Credit Facility and Trust Receipt
              Facility                                       133.051       129.831         12.517       June 27, 2020              Facility
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                                                             PT Bank CIMB Niaga Tbk
                                                                                                         4 Mei 2020/
             Uncommitted *)                                   25.000          8.613        16.387        May 4, 2020             Uncommitted *)
                                                                                                         4 Mei 2020/
             Committed                                        25.000             -         25.000        May 4, 2020             Committed

           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                                                         29 Juli 2020/
             Uncommitted *)                                   50.000         29.095        20.905        July 29, 2020           Uncommitted *)
                                                                                                         29 Juli 2020/
             Committed                                        50.000             -         50.000        July 29, 2020           Committed

           PT Bank Permata Tbk *)**)                                                                  21 September 2019/      PT Bank Permata Tbk *)**)
             Omnibus Post Import Financing                    50.000          4.434        45.566     September 21, 2019         Omnibus Post Import Financing

           JP Morgan Chase Bank N.A                                                                                           JP Morgan Chase Bank N.A
             Letter of Credit Facility dan Trust Receipt                                              5 Nopember 2019/           Letter of Credit Facility and Trust Receipt
              Facility                                        25.000             -         25.000     November 5, 2019            Facility


         *) tidak dijamin                                                                               *) unsecured
         **) fasilitas sedang dalam proses perpanjangan                                                 **) facility is still in process of renewal

         Fasilitas kredit modal kerja dijamin dengan                                                    The working credit facilities that are secured
         piutang usaha dan persediaan (Catatan 7 dan                                                    with trade accounts receivable and inventories
         10) secara pari passu adalah Fasilitas                                                         (Notes 7 and 10) on pari passu basis are
         Committed dari Bangkok Bank Public Company                                                     Committed Facility from Bangkok Bank Public
         Limited, cabang Jakarta, DBS Bank Ltd.,                                                        Company Limited, Jakarta branch, DBS Bank
         Singapura, PT Bank HSBC Indonesia (d/h The                                                     Ltd., Singapore, PT Bank HSBC Indonesia
         Hongkong and Shanghai Banking Corporation                                                      (formerly The Hongkong and Shanghai Banking
         Limited), PT Bank CIMB Niaga Tbk dan                                                           Corporation Limited), PT Bank CIMB Niaga Tbk
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                                 and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    b.   Pada bulan Juni 2013, CAP bersama dengan                                                b.     In June 2013, CAP together with PBI entered
         PBI mengadakan perjanjian kerjasama dengan                                                     into a joint-venture agreement with Compagnie
         Compagnie Financiere Du Groupe Michelin                                                        Financiere Du Groupe Michelin (Michelin).
         (Michelin). Dalam perjanjian tersebut, CAP                                                     Based on the agreement, CAP agrees to sell
         setuju untuk menjual dan/atau memasok                                                          and/or provide butadiene to SRI in non-
         butadiene kepada PT Synthetic Rubber                                                           exclusive basis. CAP and PBI will also share
         Indonesia (SRI) secara non-eksklusif. CAP dan                                                  their facility and provide service to support
         PBI    juga   akan   berbagi   fasilitas  dan                                                  SRI's business and operational activity, among
         menyediakan jasa untuk mendukung kegiatan                                                      others HP steam, jetty and warehouse storage,
         usaha dan operasional SRI, berupa antara lain                                                  waste removal, road access, and others. The
         HP steam, jetty dan gudang penyimpanan,                                                        agreement shall continue in effect unless it is
         pembuangan limbah, akses jalan, dan lain-lain.                                                 terminated by both parties on the basis of
         Perjanjian ini akan terus berlaku hingga                                                       mutual agreement.
         diakhiri berdasarkan kesepakatan bersama
         dari para pihak.

    c.   Pada tanggal 3 Januari 2011, Perusahaan                                                 c.     On January 3, 2011, the Company received
         menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang                                                          several Underpayment Tax Assessment Letters
         Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan Badan, Pasal                                                   (SKPKB) Corporate Income Tax, Articles 4(2),
         4(2), 21 dan 26 untuk tahun pajak 2007                                                         21 and 26 for fiscal year 2007 amounting to
         sebesar Rp 502.613 juta. Pada tanggal                                                          Rp 502,613 million. On January 26, 2011, the
         26 Januari 2011, Perusahaan membayar                                                           Company paid all the aforementioned SKPKB
         seluruh SKPKB tersebut kecuali atas sebagian                                                   except for a portion of income tax article 26
         SKPKB pajak penghasilan pasal 26, yang                                                         underpayment, pertaining to the acquisition of
         terkait dengan akuisisi CAP pada tahun 2007                                                    CAP in 2007, where the Company has filed an
         dimana Perusahaan telah mengajukan surat                                                       objection letter in January 2011.
         keberatan pada bulan Januari 2011.




                                                                                     - 152 -
                                                                                361
Page 382
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                       PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                        FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                     AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                    DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Untuk memenuhi ketentuan yang berlaku atas                        To fulfill the requirement related to the above
         surat keberatan tersebut, hingga 13 Mei 2013,                     appeal, as per May 13, 2013, the Company has
         Perusahaan     telah    membayar     sebesar                      paid Rp 239,500 million (equivalent to
         Rp 239.500 juta (setara dengan US$ 23.972                         US$ 23,972 thousand) of the income tax
         ribu) untuk pemeriksaan pajak penghasilan                         article 26 assessment.
         pasal 26.

         Berdasarkan keputusan tanggal 23 Mei 2013,                        Based on the decision of the tax court dated
         Pengadilan Pajak mengabulkan permohonan                           May 23, 2013, the court granted in full the tax
         banding sepenuhnya atas keputusan Direktorat                      appeal against the decision. Based on its
         Jenderal   Pajak.     Berdasarkan keputusan                       decision, the Company received a tax refund of
         tersebut,    Perusahaan     telah menerima                        Rp    239,500   million (or equivalent to
         pengembalian pajak sebesar Rp 239.500 juta                        US$ 23,972 thousand) on July 17, 2013.
         (atau setara dengan US$ 23.972 ribu) pada
         tanggal 17 Juli 2013.

         Dirjen Pajak telah melakukan Peninjauan                           The Director General of Taxation has submitted
         Kembali (PK) atas keputusan Pengadilan Pajak                      judicial review of the verdict from Tax Court
         tersebut di atas dan Perusahaan telah                             mentioned above and the Company has filed a
         menyampaikan     kontra     memori  PK    ke                      counter memory of the judicial review to the
         Mahkamah Agung melalui Pengadilan Pajak                           Supreme Court through tax court dated
         pada tanggal 30 April 2014.                                       April 30, 2014.

         Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak yang                            Based on the tax assessment letter received by
         diterima    Perusahaan     di   tahun   2016,                     the Company in 2016, the Company received
         Perusahaan memperoleh restitusi sebesar                           tax refund amounting to US$ 7,145 thousand
         US$ 7.145 ribu atas pajak penghasilan pasal                       related to income tax article 26 for fiscal year
         26    tahun   2007     yang   diakui  sebagai                     2007, which is recognized as other gains
         keuntungan lain-lain (Catatan 41).                                (Note 41).

    d.   Pada tanggal 23 Januari 2006, Perusahaan                    d.    On January 23, 2006, the Company was facing
         menghadapi gugatan yang diajukan oleh                             a legal claim from PT Resource Alam Indonesia
         PT Resource Alam Indonesia (RAI) melalui                          (RAI) through West Jakarta District Court
         Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PNJB)                            (PNJB), regarding the Company’s position as
         berkenaan dengan posisi Perusahaan sebagai                        the shareholder of PT Tunggal Yudi Sawmill
         induk perusahaan PT Tunggal Yudi Sawmill                          Plywood (TYSP), a subsidiary which was sold
         Plywood (TYSP), entitas anak yang telah dijual                    on May 24, 2006. TYSP failed to pay its
         pada tanggal 24 Mei 2006, yang lalai                              liabilities to RAI amounting to US$ 400
         membayar liabilitasnya kepada RAI sebesar                         thousand and Rp 278 million.
         US$ 400 ribu dan Rp 278 juta.

         PNJB telah memutuskan untuk mengabulkan                a.         PNJB decided to grant portion of RAI’s claim
         gugatan       RAI    untuk     sebagian   dan                     and held the Company and TYSP responsible to
         mengharuskan Perusahaan dan TYSP untuk                            pay the liabilities to RAI together.
         secara      tanggung     renteng     membayar
         liabilitasnya kepada RAI.

         Pada     tahun yang    sama,   Perusahaan              b.         On the same year, the Company submitted an
         mengajukan banding kepada Pengadilan Tinggi                       appeal against the decision to Jakarta High
         Jakarta (PTJ).                                                    Court (PTJ).

         Berdasarkan putusan PTJ tanggal 26 Februari            c.         Based on the Decision          of PTJ dated
         2008, PTJ menerima eksepsi Perusahaan dan                         February 26,  2008,     PTJ     accepted  the
         membebaskan     Perusahaan    dari   segala                       Company’s exception and        discharged the
         gugatan.                                                          Company from all suits.
                                                                d.
         Terhadap     putusan    PTJ  tersebut  RAI             e.         On that PTJ decision, RAI submitted a
         mengajukan Memori Kasasi kepada Mahkamah                          Cassation Memory to The Supreme Court of
         Agung RI pada tanggal 23 Mei 2008.                                Republic of Indonesia on May 23, 2008. The
         Pemberitahuan kasasi disampaikan oleh juru                        cassation letter was submitted by the bailiff of
         sita PNJB pada 23 Juni 2008.                                      PNJB on June 23, 2008.

         Pada tanggal 31 Juli 2008, Perusahaan telah            f.         On July 31, 2008, the Company submitted a
         mengajukan Kontra Memori Kasasi kepada                            Contra Cassation Memory to The Supreme
         Mahkamah     Agung   RI.   Sampai     tanggal                     Court of Republic of Indonesia. As of
         30 Juni 2019, perkara tersebut di atas masih                      June 30, 2019, the above mentioned case is
         dalam proses.                                                     still in process.




                                                          - 153 -
                                                      362
Page 383
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                          FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                       AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                      DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    e.   Perusahaan, Star Energy Investment Ltd.                  g. e.      The Company, Star Energy Investment Ltd
         (SEIL) dan SE Holdings Limited (SEHL) telah                         (SEIL) and SE Holdings Limited (SEHL) has
         menandatangani Kesepakatan Awal pada                                executed a Memorandum of Understanding
         tanggal 20 Desember 2016 dan perubahan                              (MOU) and amendment to the MOU dated
         atas Kesepakatan tanggal 21 Maret 2017                              March 21, 2017 in relation to the purpose of
         sehubungan dengan maksud Perusahaan untuk                           the Company to acquire the majority shares in
         melakukan akuisisi atas sebagian besar saham                        acquisition plan of Star Energy Group Holdings
         dalam rencana akuisisi Star Energy Group                            Pte. Ltd. (SEGHL) from SEIL and SEHL.
         Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL) dari SEIL dan
         SEHL.

         Perusahaan dan Prajogo Pangestu (PP) telah                          The Company and Prajogo Pangestu (PP) have
         menandatangani     Conditional   Sale    and                        entered into a Conditional Sale and Purchase
         Purchase     Agreement     (CSPA)     tanggal                       Agreement (CSPA) on December 12, 2017 and
         12   Desember     2017   dan   Supplemental                         Supplemental Agreement (SA) to the CSPA
         Agreement (SA) atas CSPA tanggal 2 Maret                            dated March 2, 2018, in relation to the
         2018     sehubungan      dengan     Rencana                         acquisition of the 66.67% of the total issued
         Pengambilalihan 66,67% dari total modal                             and paid-up capital of SEGHPL (Sale of Sales
         ditempatkan dan disetor dari SEGHPL dan                             Shares) and preliminary requirements that
         persyaratan pendahuluan yang harus dipenuhi.                        should be fulfilled.

         Saldo    uang     muka  investasi  sebesar               h.         The outstanding balance of advance on
         US$ 234.313 ribu pada tanggal 31 Desember                           investment    amounted     to a   total  of
         2017 dan US$ 58.599 ribu pada 31 Desember                           US$ 234,313 thousand as of December 31,
         2016. Pada tanggal 7 Juni 2018, Perusahaan                          2017 and US$ 58,599 thousand as of
         melakukan konversi uang muka investasi                              December 31, 2016. On June 7, 2018, the
         menjadi investasi.                                                  Company      converted   the  advance   for
                                                                             investment into investments.

    f.   Pada tanggal 31 Desember 2016, uang muka                      f.    As of December 31, 2016, advance of new
         atas perolehan blok baru sebagian besar                             block   represents   advance    payment     for
         merupakan pembayaran uang muka untuk                                investment in Chevron shares in Darajat, Salak
         akuisisi saham Chevron di blok panas bumi                           and    Suoh    Sekincau   geothermal     block
         Darajat, Salak dan Suoh Sekincau sejumlah                           amounting to US$ 134,827 thousand for
         US$ 134.827 ribu untuk 40,90% dan 27,41%                            40.90% and 27.41% equity SEG-SD B.V.
         ekuitas SEG-SD B.V. yang masing-masing                              owned by SEGPL and SEGHPL, respectively,
         dimiliki oleh SEGPL dan SEGHPL dicatat pada                         which were recorded as other current assets.
         akun aset lancar lainnya. Pada tahun 2017,                          In 2017, the advances were received.
         uang muka tersebut telah diterima.

    g.   Pada    tanggal   31  Agustus    2017,   CAP                  g.    On August 31, 2017, CAP has entered into the
         mengadakan perjanjian dengan PT Inti Karya                          agreement with PT Inti Karya Persada Tehnik
         Persada Tehnik untuk pengadaan barang dari                          to supply local equipment, construction
         dalam     negeri,  peralatan   dan   fasilitas                      equipment and facilities, the receiving and
         konstruksi, penerimaan dan pembongkaran                             unloading of the imported equipment at
         barang dari luar negeri di pelabuhan untuk                          relevant port to build a new swing plant of
         membangun new swing plant of HDPE, LLDPE,                           HDPE, LLDPE, and mLLDPE in Ciwandan,
         and mLLDPE yang terletak di Ciwandan,                               Cilegon,   Banten,     Indonesia.   The   new
         Cilegon,     Banten,     Indonesia.    Pabrik                       polyethylene plant is expected to be completed
         polyethylene plant baru diekspektasi untuk                          in Q4 2019.
         selesai pada Q4 2019.

    h.   Pada     tanggal  31    Agustus    2017,     CAP         i.   h.    On August 31, 2017, CAP has entered into the
         mengadakan       perjanjian     dengan      Toyo                    agreement with Toyo Engineering Corporation
         Engineering Corporation dan Toyo Engineering                        and Toyo Engineering Korea Limited to supply
         Korea Limited untuk pengadaan pelayanan                             technical advisory service, project management
         konsultan teknis, manajemen proyek untuk                            for    detail   engineering      and   offshore
         detail teknik dan material dari luar negeri, dan                    procurement, and transportation to build a new
         transpotasi untuk membangun new swing                               swing plant of HDPE, LLDPE, and mLLDPE in
         plant of HDPE, LLDPE, and mLLDPE yang                               Ciwandan, Cilegon, Banten, Indonesia. The new
         terletak    di Ciwandan, Cilegon, Banten,                           polyethylene plant is expected to be completed
         Indonesia. Pabrik polyethylene plant baru                           in Q4 2019.
         diekspektasi untuk selesai pada Q4 2019.

    i.   Pada tanggal 16 Mei 2017, PBI mengadakan                 j.   i.    On May 16, 2017, PBI entered into the
         perjanjian dengan Lummus Technology Inc.                            agreement with Lummus Technology Inc. to
         untuk pengadaan lisensi dan desain teknik                           license and engineering design for Methyl
         untuk pabrik Methyl Tertiary Butyl Ether                            Tertiary Butyl Ether (MTBE) and Butene-1 plant
         (MTBE) dan Butene-1 yang akan dibangun di                           that will be built in Cilegon, Banten. The work
         Cilegon,    Banten.     Pekerjaan     tersebut                      is expected to be completed in Q3 2020.
         diekspektasi untuk selesai pada Q3 2020.


                                                            - 154 -
                                                        363
Page 384
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    j.   Pada tanggal 28 Mei 2018, PBI mengadakan                   j.    On May 28, 2018, PBI entered into the
         perjanjian dengan PT Inti Karya Persada                          agreement with PT Inti Karya Persada Tehnik
         Tehnik untuk desain teknik, pengadaan dan                        to engineering design, procurement and
         konstruksi untuk pabrik Methyl Tertiary Butyl                    construction for Methyl Tertiary Butyl Ether
         Ether (MTBE) dan Butene-1 yang akan                              (MTBE) and Butene-1 plant that will be built in
         dibangun di Cilegon, Banten. Pekerjaan                           Cilegon, Banten. The work is expected to be
         tersebut diekspektasi untuk selesai pada Q3                      completed in Q3 2020.
         2020.

    k.   Pada tanggal 28 Mei 2018, PBI mengadakan                   k.    On May 28, 2018, PBI entered into the
         perjanjian    dengan     Toyo     Engineering                    agreement with Toyo Engineering Corporation
         Corporation    untuk   desain   teknik    dan                    to engineering and supply for for Methyl
         penyediaan barang dan peralatan untuk pabrik                     Tertiary Butyl Ether (MTBE) and Butene-1 plant
         Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE) dan                           that will be built in Cilegon, Banten. The work
         Butene-1 yang akan dibangun di Cilegon,                          is expected to be completed in Q3 2020.
         Banten. Pekerjaan tersebut diekspektasi untuk
         selesai pada Q3 2020.

    l.   Pada    tanggal   18    Januari 2018,    CAP          k. l.      On January 18, 2018, CAP entered into the
         mengadakan perjanjian dengan PT SCG Barito                       agreement with PT SCG Barito Logistics to
         Logistics untuk pengiriman produk petrokimia                     deliver petrochemical products and warehouse
         dan warehouse operational yang akan berakhir                     operational which will expire on
         pada tanggal 31 Desember 2022.                                   December 31, 2022.

    m. Pada tanggal 27 April 2018, CAP mengadakan              l.   m. On April 27, 2018, CAP entered into the
       perjanjian dengan Lummus Technology LLC                         agreement with Lummus Technology LLC to
       untuk pengadaan lisensi dan desain teknik                       license and engineering design for Olefyn and
       untuk pabrik Olefin dan Butadiene; Basell                       Butadiene plant; Basell Polyolefine GmbH and
       Polyolefine GmbH dan Basell Poliolefine Italia                  Basell Poliolefine Italia S.r.l to license for HDPE
       S.r.l untuk pengadaan lisensi proses pabrik                     and LDPE plant; GTC Technology US, LLC to
       HDPE dan LDPE; GTC Technology US, LLC                           license, basic engineering dan technical
       untuk pengadaan lisensi, rekayasa dasar dan                     services for Aromatic Recovery Unit (ARU)
       teknik teknologi Aromatic Recovery Unit                         technology; and Texplore Co., Ltd. to license
       (ARU); dan Texplore Co., Ltd., untuk                            technology package for PP plant.
       pengadaan lisensi teknologi pabrik PP.

         Pabrik akan dibangun di Cilegon, Banten dan                      The plants will be built in Cilegon, Banten and
         seluruh pekerjaan tersebut diekspektasi untuk                    all works are expected to be completed in
         selesai pada 2024.                                               2024.

    n.   Klaim audit pemerintah                                m. n.      Government audit claim

         Catatan akuntansi dan laporan Joint Venture           n.         The accounting records and reports of the Joint
         dan JOC merupakan subjek audit oleh SKK                          Venture and JOC are subjected to an audit by
         Migas, PGE dan/atau Pemerintah. Temuan                           SKK Migas, PGE and/or the Government.
         yang timbul dari audit ini disetujui oleh                        Findings arising from these audits are either
         Kelompok Usaha dan dicatat dalam catatan                         agreed by the Group and recorded in its
         pembukuannya, atau diperselisihkan. Resolusi                     accounting records, or are disputed. Resolution
         klaim     yang      disengketakan   mungkin                      of disputed claims may require a lengthy
         memerlukan proses negosiasi panjang yang                         negotiation process extending over a number
         dapat berlanjut selama beberapa tahun.                           of years.

         SEG-WW                                                o.         SEG-WW

         Sampai tanggal 31 Desember 2018, SEG-WW               p.         As of June 30, 2019, SEG-WW has various
         memiliki berbagai temuan sengketa yang                           disputed findings outstanding amounting to
         belum selesai sebesar US$ 15.777 ribu untuk                      US$ 15,777 thousand for the periods up to
         periode sampai dengan tahun buku yang                            financial year ended December 31, 2012. If
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2012. Jika                     these findings materialize, the income tax
         temuan ini diterima, beban pajak penghasilan                     expense and production allowance to PGE will
         dan penyisihan produksi terhadap PGE akan                        increase by US$ 5,364 thousand and US$ 631
         meningkat masing-masing sebesar US$ 5.364                        thousand, respectively.
         ribu dan US$ 631 ribu.




                                                         - 155 -
                                                     364
Page 385
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Audit 2013-2014                                         q.    Audit 2013-2014

        Pada tanggal 26 Mei 2016, Badan Pengawasan              r.    On May 26, 2016, the Finance and
        Keuangan      dan    Pembangunan       ("BPKP")               Development Supervisory Agency (“BPKP”)
        mengeluarkan      laporan    audit   2013-2014                issued their 2013-2014 audit report with
        dengan temuan sejumlah US$ 3.763 ribu.                        findings totaling US$ 3,763 thousand. Most of
        Sebagian besar temuan berkaitan dengan                        the findings pertain to the dispute over the
        perselisihan mengenai jumlah biaya overhead                   amount of the parent company overhead and
        entitas induk dan beban yang tidak dapat                      non-deductible expenses recognized by SEG-
        dikurangkan yang diakui oleh SEG-WW,                          WW, with total amount of US$ 1,575 thousand
        dengan      jumlah      keseluruhan     sebesar               and US$ 2,187 thousand, respectively. On
        US$ 1.575 ribu dan US$ 2.187 ribu. Pada                       September 5, 2016, SEG-WW received a
        tanggal    5   September      2016,    SEG-WW                 notification letter from DGB in relation to such
        menerima surat pemberitahuan dari Direktorat                  audit report with total underpayment of
        Jenderal    Anggaran     (“DJA”)    sehubungan                Government’s share amounting to US$ 1,250
        dengan laporan audit tersebut dengan jumlah                   thousand.
        kurang bayar atas bagian Pemerintah sebesar
        US$ 1.250 ribu.
                                                                s.
        Pada tanggal 5 September 2016, SEG-WW                   t.    On September 5, 2016, SEG-WW received a
        menerima surat pemberitahuan dari Direktorat                  notification letter from Directorate General of
        Jenderal  Anggaran   (“DJA”)   sehubungan                     Budget (“DGB”) in relation to such audit report
        dengan laporan audit tersebut dengan total                    with total underpayment of Government’s
        kurang bayar bagian Pemerintah sebesar                        share amounting to US$ 1,250 thousand.
        US$ 1.250 ribu.

        Pada tanggal 1 Desember 2016, SEG-WW                    u.    On December 1, 2016, SEG-WW submitted an
        mengajukan surat keberatan kepada DJA                         objection letter to DGB with regards to the
        sehubungan dengan surat pemberitahuan                         underpayment notification letter. To be able to
        kekurangan    pembayaran.   Untuk   dapat                     proceed with the objection process, on
        melanjutkan    proses   keberatan,   pada                     December 2, 2016, SEG-WW paid the
        2 Desember 2016, SEG-WW membayar kurang                       underpayment      of    Government’s     share
        bayar bagian Pemerintah sebesar US$ 1.250                     amounting to US$ 1,250 thousand to DGB and
        ribu kepada DJA dan menyerahkan surat                         submitted an objection letter.
        keberatan.

        Pada 26 Januari 2018, SEG-WW menerima                   v.    On January 26, 2018, SEG-WW received the
        Surat Menteri Keuangan S-13 /MK.2/2018                        Ministry of Finance Letter No. S-13/MK.2/2018
        yang menolak keberatan SEG-WW ("Surat                         rejecting SEG-WW’s objections (the “Decision
        Keputusan").                                                  Letter”).

        Pada tanggal 25 April 2018, SEG-WW                      w.    On April 25, 2018, SEG-WW filed a claim
        mengajukan klaim terhadap Kementerian                         against the Ministry of Finance at the Jakarta
        Keuangan di Pengadilan Tata Usaha Negara                      State Administrative Court (“PTUN”) to dispute
        Jakarta (“PTUN”) untuk membantah Surat                        the Decision Letter.
        Keputusan.

       Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                      x.    On November 26, 2018, PTUN pronounced the
       mengumumkan putusan yang mendukung                             verdicts in favor of SEG-WW. The verdicts are
       SEG-WW. Putusannya adalah sebagai berikut:                     as follows:
       1. Mengabulkan semua tuntutan hukum                            1. Grant all of the lawsuits
          a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           a. The Ministry of Finance has no
             wewenang       untuk     mengumpulkan                             authority to collect the Non-tax State
             Penerimaan     Negara    Bukan     Pajak                          Revenue (“PNBP”);
             (“PNBP”);
          b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           b.   The Ministry of Finance has no
             wewenang untuk meminta BPKP untuk                                  authority to request an audit to BPKP
             melakukan audit tentang kewajiban                                  on SEG-WW’s PNBP obligations;
             PNBP SEG-WW;
          c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                           c.   The Ministry of Finance has no
             wewenang        untuk      memutuskan                              authority to decide the overpayment
             kelebihan pembayaran atau kekurangan                               or underpayment of SEG-WW’s PNBP
             pembayaran      dari   PNBP    SEG-WW                              based on BPKP audit result;
             berdasarkan hasil audit BPKP;
          d. Objek perselisihan tersebut melanggar                         d. The objects of the dispute violated the
             hukum PNBP; dan                                                  PNBP law; and
          e. Objek perselisihan itu bertentangan                          e. The objects of the dispute were in
             dengan general principles of good                                contrary to the general principles of
             governance                                                       good governance
       2. Mengumumkan          ketidaksahan      dan                   2. Declare null and void the Decision Letter
          membatalkan Surat Keputusan
       3. Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                        3. Require the Ministry of Finance to revoke
          mencabut Surat Keputusan                                        the Decision Letter
       4. Kementerian Keuangan membayar semua                          4. The Ministry of Finance to pay all of the
          biaya pengadilan sebesar Rp 272 ribu.                           court fees of Rp 272 thousand.


                                                          - 156 -
                                                      365
Page 386
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian              y.       On February 6, 2019, the Ministry of Finance
        Keuangan     menyerahkan     memorandum                         submitted a memorandum of appeal to State
        banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha                         Administrative High Court (“PTTUN”) in
        Negara (“PTTUN”) sebagai tanggapan atas                         response to the decision issued by PTUN
        keputusan yang dikeluarkan oleh PTUN                            regarding 2013-2014 audit reports. On
        tentang laporan audit 2013-2014. Pada                           February 21, 2019, SEG-WW submitted the
        21 Februari 2019, SEG-WW menyerahkan                            contra memorandum of appeal to PTTUN.
        kontra memorandum banding ke PTTUN.
                                                               z.
        Pada     tanggal  29    April   2019,   PTTUN          æ.       On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
        mengeluarkan keputusan bandingnya yang                          decision in favour of the Ministry of Finance as
        mendukung Kementrian Keuangan sebagai                           defendant. In its exception, PTTUN accepted
        terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                          the exception of the defendant on the absolute
        menerima pengecualian dari terdakwa tentang                     competence of the court and declared that the
        kompentensi      absolut     pengadilan   dan                   State Administrative Court (“PTUN”) has no
        menyatakan bahwa PTUN tidak berwenang                           authority to adjudicate such a quo case. In the
        untuk mengadili perkara a quo. Dalam pokok                      principal case, the appeal decisions are as
        perkara, keputusan banding adalah sebagai                       follow:
        berikut:

        1.   Menyatakan bahwa keberatan dari SEG-              ø.       1.   Declare that the objections from SEG-WW,
             WW, kelompok Kontraktor Darajat dan                             Darajat Contractor group and SEGSL, as
             SEGSL, sebagai penggugat tidak bisa                             the plaintiffs are not acceptable.
             diterima.
        2.   Menghukum Penggugat/Terbading untuk                        2.   Convict the Plaintiff/Comparable to pay the
             membayar biaya perkara dalam dua                                court fees in the two level of courts which
             tingkat    pengadilan   yang     dalam                          in this appeal examination is determined in
             pemerikasan banding ditetapkan sebesar                          the amount of Rp 250 thousand.
             Rp 250 ribu.

        Sebelum     menyampaikan    klaim     tersebut               3. Prior to the filing of such claims to PTUN, the
        kepada PTUN, SEG-WW telah mengirim surat                        SEG-WW had sent a clarification request letter
        klarifikasi tentang interpretasi wewenang                       about the interpretation of authority to solve
        untuk     menyelesaikan  perselisihan.    Pada                  the dispute. On August 10, 2018, PTTUN
        tanggal 10 Agustus 2018, PTTUN menjawab                         replied the component’s request through a
        permintaan kelompok Kontraktor Darajat                          letter stating that in accordance with the
        melalui surat yang menyatakan bahwa sesuai                      Supreme Court Circular Letter No. 4 year
        dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4                        2016, and after the issuance of Law No. 30
        tahun 2016, dan setelah dikeluarkannya                          year 2014 regarding the state administration,
        Undang-Undang No. 30 tahun 2014 tentang                         the authority to solve the dispute related to the
        administrasi negara, bahwa wewenang untuk                       state administrative would be under PTUN.
        menyelesaikan sengketa terkait administrasi
        negara akan berada di bawah PTUN.

        Pada 23 Mei 2019, SEG-WW mengajukan                    å.       On May 23, 2019 SEG-WW filed a cassation to
        kasasi ke Mahkamah Konstitusi sebagai respon                    the Supreme Court in response to the PTTUN
        atas putusan PTTUN diatas, yang berlawanan                      decision above, which contrary to their reply to
        antara     balasan  SEG-WW    dengan    surat                   SEG-WW clarification letter. On June 10, 2019,
        klarifikasi. Pada 10 Juni 2019, Kementerian                     the MOF filed a contra memory to the cassation
        Keuangan mengajukan memori kontra atas                          to the Supreme Court. As of the reporting
        kasasi di Mahkamah Konstitusi. Sampai                           date, there has been no decision issued by the
        dengan tanggal pelaporan, belum terdapat                        Supreme Court.
        keputusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah
        Konstitusi.

        Manajemen berkeyakinan bahwa keputusan                       4. Management believes that PTTUN decisions on
        PTTUN pada tanggal 29 April 2019 tidak                          April 29, 2019 are without merit. Therefore, no
        berdasar. Oleh karena itu, tidak ada akrual                     accruals are recognized in the consolidated
        yang     diakui   dalam    laporan  keuangan                    financial statements. As of the completion date
        konsolidasian.     Sampai    dengan   tanggal                   of these consolidated financial statements
        penyelesaian laporan keuangan konsolidasian                     cassation process is still on going.
        ini, proses kasasi masih berjalan.

        Audit 2015-2016                                        aa.      2015-2016 Audit

        Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                   bb.      On September 15, 2017, BPKP issued their
        menerbitkan laporan audit 2015 dengan                           2015 audit report with findings totaling
        temuan berjumlah US$ 2.234 ribu. Sebagian                       US$ 2,234 thousand. Most of the findings
        besar temuan berkaitan dengan perselisihan                      pertain to the dispute over the amount of the
        jumlah overhead perusahaan induk dan biaya                      parent company overhead and non-deductible
        yang tidak dapat dikurangkan yang diakui oleh                   expenses recognized by SEG-WW, with total
        SEG-WW, dengan jumlah total masing-masing                       amount of US$ 1,286 thousand and US$ 947
        US$ 1.286 ribu dan US$ 947 ribu. Selanjutnya,                   thousand, respectively. Subsequently, in 2016,
        pada 2016, temuan terkait dengan biaya yang                     the findings related to non-deductible were
        tidak dapat berkurang dari US$ 947 ribu                         able to drop from total US$ 947 thousand to
        menjadi US$ 380 ribu.                                           US$ 380 thousand.


                                                         - 157 -
                                                     366
Page 387
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Pada tahun 2015, SEG-WW berada pada posisi             cc.    Since SEG-WW was in a loss position in 2015,
        rugi sehingga temuan terkait akan diakui                      these findings were then carried forward to
        sebagai koreksi rugi pajak pada tahun 2016.                   2016, as tax loss carry forward correction.

        Pada 1 Juli 2019, BPKP menerbitkan laporan                    On July 1, 2019, the BPKP issued its 2016
        audit   2016    dengan     temuan    berjumlah                audit      report     with   findings    totalling
        US$ 2.165 ribu. Sebagian besar temuan                         US$ 2,165 thousand. Most of the findings
        berkaitan   dengan     perselisihan   mengenai                pertain to the dispute over the amount of the
        jumlah overhead perusahaan induk dan biaya                    parent company overhead and non-deductible
        yang tidak dapat dikurangkan yang diakui oleh                 expenses recognized by the Company, with
        SEG-WW, dengan jumlah total masing-masing                     total amount of US$ 1,505 thousand and
        sebesar US$ 1.505 ribu dan US$ 660 ribu                       US$ 660 thousand (including US$380 thousand
        (termasuk US$ 380 ribu untuk koreksi rugi                     of 2015 tax loss carryforward correction),
        fiskal  tahun   2015).    Belum     ada surat                 respectively. There has been no notification
        pemberitahuan dari DJA terkait dengan kurang                  letter   from     the    DGB   related  to     the
        bayar pada tanggal penyelesaian laporan                       underpayment as of the completion date of
        keuangan ini. Manajemen berkeyakinan bahwa                    these     financial   statements.    Management
        temuan ini tidak berdasar, sehingga tidak ada                 believes that the findings are without merit,
        akrual yang diakui dalam laporan keuangan.                    thus no accrual has been recognized in the
                                                                      financial statements.

        Kelompok Kontraktor Darajat                            dd.     Darajat Contractor Group

        Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan             ee.    As of the issuance date of these consolidated
        keuangan      konsolidasian   ini,  Kelompok                  financial statements, the Darajat Contractor
        Kontraktor Darajat memiliki berbagai temuan                   group has various audit findings from the
        audit dari auditor Pemerintah sejumlah                        Government       auditors     amounting    to
        US$ 10.461 ribu untuk periode 2004-2015.                      US$ 10,461 thousand for the period of 2004-
        Jumlah ini termasuk temuan Pertamina                          2015.    This   amount    includes  Pertamina
        Production Allowance (“PPA”) untuk periode                    Production Allowance findings (“PPA”) for
        2004-2015 dan bonus produksi untuk periode                    period of 2004-2015 and production bonus for
        2004-2014 sebesar US$ 5.710 ribu. Kelompok                    period of 2004-2014 amounting to US$ 5,710
        Kontraktor Darajat mengklaim PPA dan bonus                    thousand. The Darajat Contractor group
        produksi      sebagai     pengurang     dalam                 claimed PPA and production bonus as a
        perhitungan bagian pemerintah (34%). Jika                     deduction in its government share calculation
        temuan     ini   terlaksana,    beban   pajak                 (34%). If these findings materialize, the
        penghasilan     akan     meningkat    sebesar                 income tax expense will increase by US$ 3,557
        US$ 3.557 ribu.                                               thousand.

        Audit 2006 dan 2010                                    ff.     2006 and 2010 Audit

        Pada tahun 2013 dan 2014, Direktorat                   gg.    In 2013 and 2014, Directorate General of Tax
        Jenderal Pajak (“DJP”) menerbitkan surat                      (“DGT”) issued tax assessment regarding PPA
        ketetapan pajak terkait klaim audit PPA untuk                 audit claims for fiscal year 2006 and 2010. The
        tahun fiskal 2006 dan 2010. Kelompok                          Darajat Contractor group filed an objection to
        Kontraktor Darajat mengajukan keberatan atas                  this tax assessment, which was rejected by
        SKP ini, yang ditolak oleh DJP. Dalam hal ini,                DGT. In this regard, the Darajat Contractor
        kelompok Kontraktor Darajat mengajukan                        group filed appeals to the tax court on
        banding ke pengadilan pajak pada 22 Juni                      June 22, 2015 which result was in favor to the
        2015 yang hasilnya menguntungkan kelompok                     Darajat Contractor group for fiscal year 2006.
        Kontraktor Darajat untuk tahun fiskal 2006.                   DGT filed reconsideration against the result to
        DJP mengajukan pertimbangan ulang terhadap                    the Supreme Court on May 23, 2017 and is still
        hasilnya ke Mahkamah Agung pada tanggal                       awaiting the Supreme Court decision for this
        23 Mei 2017 dan masih menunggu keputusan                      reconsideration.
        Mahkamah Agung untuk peninjauan kembali
        ini.
                                                               hh.
        Kelompok      Kontraktor   Darajat  menerima                  The Darajat Contractor group received tax
        putusan      pengadilan    pajak    tertanggal                court verdict dated February 19, 2018 in
        19 Februari 2018 sehubungan dengan temuan                     relation to PPA audit finding for fiscal year
        audit PPA untuk tahun fiskal 2010 sebesar                     2010 amounting to US$ 186 thousand, which
        US$ 186 ribu, yang menyetujui keputusan                       approved the DGT decision. On May 18, 2018,
        DJP. Pada tanggal 18 Mei 2018, Kelompok                       the Darajat Contractor group re-submitted an
        Kontraktor     Darajat   mengajukan    kembali                appeal to the Supreme Court related to this
        banding ke Mahkamah Agung terkait dengan                      matter.
        masalah ini.

        Pada tanggal 14 Januari 2019, Kelompok                        On January 14, 2019, Darajat Contractor group
        Kontraktor   Darajat  menerima      putusan                   received the Supreme Court judicial review
        peninjauan kembali Mahkamah Agung terkait                     verdict in relation with PPA audit findings
        dengan temuan audit PPA periode 2010 yang                     period 2010 that rejected the Darajat
        menolak permintaan pertimbangan kembali                       Contractor group’s request of judicial review.
        dari Kelompok Kontraktor Darajat. Saat ini,                   Currently, management still assessing any
        manajemen sedang menilai kemungkinan                          possible legal action with regard to this case.
        tuntutan hukum yang muncul dari kasus ini.



                                                         - 158 -
                                                     367
Page 388
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Audit 2013-2014                                        ii.    2013-2014 Audit
                                                               jj.
        Pada tanggal 5 September 2016, Kelompok                kk.    On September 5, 2016, the Darajat’s
        Kontraktor Darajat menerima surat ketetapan                   Contractor group received audit findings
        kurang bayar bagian pemerintah sebesar                        assessment letter claiming an underpayment of
        US$ 1.043 ribu, terkait temuan tahun 2013-                    the government share amounting to US$ 1,043
        2014. Kelompok Kontraktor telah membayar                      thousand, related to year 2013-2014 findings.
        jumlah tersebut dan mengajukan surat                          The Contractor group has paid the amount and
        keberatan    kepada    DJA   pada   tanggal                   submitted objection letter to DGB on
        1 Desember 2016. Kelompok Kontraktor                          December 1, 2016. The Darajat’s Contractor
        Darajat telah mengirimkan surat pengajuan                     group has sent the submission letter for new
        bukti baru sesuai dengan PP No. 34 tahun                      proof on January 25, 2018 in accordance with
        2010 pada tanggal 25 Januari 2018. Pada                       PP No. 34 Year 2010. On January 26, 2018,
        tanggal   26   Januari   2018,  DJA    telah                  DGB issued decision letter for overpayment of
        mengeluarkan surat keputusan lebih bayar                      government share for the year 2013-2014.
        bagian    pemerintah    tahun   2013-2014.                    Based on the decision letter, DGB approved the
        Berdasarkan surat keputusan tersebut, DJA                     objection amounting to US$ 15 thousand.
        memberi persetujuan atas keberatan sebesar
        US$ 15 ribu.
                                                               ll.
        Pada tanggal 25 April 2018, Kelompok                   mm.    On April 25, 2018, the Darajat’s Contractor
        Kontraktor  Darajat    mengajukan klaim                       group filed a claim against the Ministry of
        terhadap Kementerian Keuangan di PTUN                         Finance at the PTUN to dispute the Decision
        untuk membantah Surat Keputusan.                              Letter.

        Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                    nn.    On November 26, 2018, PTUN announced the
        mengumumkan putusan yang mendukung                            verdicts in favor of the Darajat Contractor
        Kelompok Kontraktor Darajat. Putusannya                       group. The verdicts are as follow:
        adalah sebagai berikut:
        1) Mengabulkan semua tuntutan hukum                            1) Grant all of the lawsuits
            a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                        a. The Ministry of Finance has no authority
                wewenang      untuk     mengumpulkan                         to collect the PNBP;
                Penerimaan Negara Bukan Pajak
                (“PNBP”);
            b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                        b. The Ministry of Finance has no authority
                wewenang untuk meminta BPKP untuk                            to request an audit to BPKP on the
                melakukan audit tentang kewajiban                            Darajat     Contractor    group    PNBP
                PNBP Kelompok Kontraktor Darajat;                            obligations;
            c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                        c. The Ministry of Finance has no authority
                wewenang        untuk     memutuskan                         to    decide   the     overpayment    or
                kelebihan       pembayaran        atau                       underpayment of the Darajat Contractor
                kekurangan pembayaran dari PNBP                              group PNBP based on BPKP audit result;
                Kelompok        Kontraktor     Darajat
                berdasarkan hasil audit BPKP;
            d. Objek        perselisihan      tersebut                    d. The objects of the dispute violated the
                melanggar hukum PNBP; dan                                    PNBP law; and
            e. Objek perselisihan itu bertentangan                        e. The objects of the dispute were in
                dengan general principles of good                            contrary to the general principles of
                governance                                                   good governance
        2) Mengumumkan           ketidaksahan      dan                 2) Declare null and void the Decision Letter
            membatalkan Surat Keputusan
        3) Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                       3) Require the Ministry of Finance to revoke
            mencabut Surat Keputusan                                      the Decision Letter
        4) Kementerian Keuangan membayar semua                         4) The Ministry of Finance to pay all of the
            biaya pengadilan sebesar Rp 282 ribu                          court fees of Rp 282 thousand

        Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian              oo.    On February 6, 2019, the Ministry of Finance
        Keuangan      menyerahkan    memorandum                       has submitted a memorandum of appeal to
        banding ke PTTUN sebagai tanggapan atas                       PTTUN in response to the decision issued by
        keputusan yang dikeluarkan oleh PTUN                          PTUN regarding 2013 – 2014 audit reports. On
        tentang laporan audit 2013-2014. Pada                         February 21, 2019, the Darajat Contractor
        21 Februari 2019, Kelompok Kontraktor                         group submitted a contra memorandum of
        Darajat menyerahkan kontra memorandum                         appeal to PTTUN.
        banding ke PTTUN.
                                                               pp.




                                                         - 159 -
                                                     368
Page 389
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Pada     tanggal    29    April   2019,    PTTUN           qq.    On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
        mengeluarkan keputusan bandingnya untuk                           decision in favor of the MoF as defendant. In
        mendukung Kementerian Keuangan sebagai                            its exception, PTTUN accepted the exception of
        terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                            the defendant on the absolute competence of
        menerima      pengecualian      terdakwa      atas                the court and declared that the PTUN has no
        kompetensi        absolut     pengadilan      dan                 authority to adjudicate such a quo case. In the
        menyatakan bahwa PTUN tidak memiliki                              principal case, the appeal decisions are as
        wewenang      untuk     mengadili    kasus    quo                 follows:
        tersebut. Dalam kasus utama, keputusan
        banding adalah sebagai berikut:
        1. Menyatakan        bahwa       penggugat       /         rr.    1.   Declare that the plaintiff/appellee is not
            pembanding tidak dapat diterima                                    acceptable
        2. Menghukum penggugat / pembanding                               2.   Convict the plaintiff/appellee to pay the
            untuk membayar biaya pengadilan di dua                             court fees in the two level of courts which
            tingkat      pengadilan       yang      dalam                      in this appeal examination is determined in
            pemeriksaan      banding     ini   ditentukan                      the amount of Rp 250 thousand.
            sebesar Rp 250 ribu.
                                                                   ss.
        Sebelum mengajukan klaim tersebut kepada                   tt.    Prior to the filling of such claims to PTUN, the
        PTUN, kelompok Kontraktor Darajat telah                           Darajat     Contractor group      had sent a
        mengirim surat klarifikasi tentang interpretasi                   clarification letter about the interpretation of
        otoritas untuk menyelesaikan perselisihan.                        authority to solve the dispute. On August 10,
        Pada 10 Agustus 2018, PTTUN menjawab                              2018, PTTUN replied the Darajat Contractor
        permintaan kelompok Kontraktor Darajat                            group’s request through letter stating that in
        melalui surat yang menyatakan bahwa sesuai                        accordance with the Supreme Court Circular
        dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4                          Letter No. 4 year 2016, and after the issuance
        tahun 2016, dan setelah penerbitan UU No. 30                      of Law No. 30 year 2014 regarding the state
        tahun 2014 tentang administrasi negara,                           administration, the authority to solve the
        wewenang untuk menyelesaikan sengketa                             dispute related to the state administrative
        terkait administrasi negara akan berada di                        would be under PTUN.
        bawah PTUN.

        Pada    tanggal   23   Mei   2019,   SEGHPL                uu.    On May 23, 2019, SEGHPL filed a cassation to
        mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung                               the Supreme Court in response to the PTTUN
        sebagai tanggapan terhadap keputusan PTTUN                        decision above, which contrary to their reply to
        di atas, yang bertentangan dengan jawaban                         our clarification letter. On June 10, 2019, the
        mereka terhadap surat klarifikasi kami. Pada                      MOF filed a contra memory to the cassation to
        10    Juni  2019,    Kementerian   Keuangan                       the Supreme Court. As of the reporting date,
        mengajukan kontra memori ke kasasi ke                             there has been no decision issued by the
        Mahkamah Agung. Sampai dengan tanggal                             Supreme Court.
        pelaporan,   belum    ada keputusan yang
        dikeluarkan oleh Mahkamah Agung.

        Manajemen percaya bahwa keputusan PTTUN                    vv.    Management believes that the PTTUN’s
        pada tanggal 29 April 2019 tidak berdasar.                        decision on April 29, 2019 is without merit.
        Karenanya tidak ada akrual yang diakui dalam                      Therefore no accrual has been recognized in
        laporan keuangan konsolidasian. Sampai                            the consolidated financial statements. As of the
        dengan     tanggal   penyelesaian    laporan                      completion date of these consolidated financial
        keuangan konsolidasian ini, proses kasasi                         statements cassation process is still on going.
        masih berjalan.
                                                                   ww.
        Audit 2015                                                 xx.     2015 Audit

        Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                       yy.    On September 15, 2017, BPKP issued their
        mengeluarkan laporan audit 2015 dengan                            2015 audit report with findings totaling
        temuan sejumlah US$ 885 ribu. Sebagian                            US$ 885 thousand. Most of the findings pertain
        besar temuan berkaitan dengan PPA dan                             to the PPA and the completeness of
        kelengkapan    dokumentasi    masing-masing                       documentation     amounting     to   US$    626
        sebesar US$ 626 ribu dan US$ 129 ribu. Pada                       thousand and US$ 129 thousand, respectively.
        tanggal 13 Maret 2018, Kelompok Kontraktor                        On March 13, 2018, the Darajat’s Contractor
        Darajat menerima dari DJA surat penilaian                         group received from DGB the assessment
        kurang bayar untuk bagian pemerintah                              letter of underpayment for the government
        sebesar US$ 88 ribu. Pada tanggal 12 April                        share amounting to US$ 88 thousand. On April
        2018, Kelompok Kontraktor Darajat membayar                        12, 2018, the Darajat Contractor group paid
        jumlah tersebut dan mengajukan surat                              this amount and submitted an objection letter
        keberatan kepada DJA pada tanggal 7 Juni                          to DGB on June 7, 2018. Management believes
        2018.    Manajemen    berkeyakinan    bahwa                       such audit findings are without merit, therefore
        temuan audit tersebut tidak berdasar, oleh                        no accrual has been recognized in relation to
        karena itu tidak ada akrual yang diakui                           the remaining findings in the consolidated
        sehubungan dengan temuan yang tersisa                             financial statements.
        dalam laporan keuangan konsolidasian.


                                                             - 160 -
                                                         369
Page 390
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        SEGSL                                                  zz.      SEGSL

        Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan             ææ.     As of the issuance date of these consolidated
        keuangan konsolidasian ini, SEGSL memiliki                     financial statements, SEGSL has various audit
        berbagai temuan audit dari auditor Pemerintah                  findings from the Government auditors
        sebesar US$ 50.677 ribu untuk periode 2004-                    amounting to US$ 50,677 thousand for the
        2015. Jumlah ini termasuk PPA sebesar                          period of 2004-2015. This amount includes PPA
        US$ 15.232 ribu. SEGSL mengklaim PPA dan                       amounting to US$ 15,232 thousand. SEGSL
        bonus produksi sebagai pengurang dalam                         claimed PPA and production bonus as a
        perhitungan bagian pemerintahnya (34%). Jika                   deduction in its government share calculation
        temuan ini terlaksana, beban pajak penghasilan                 (34%). If these findings materialize, the
        akan meningkat sebesar US$ 17.230 ribu.                        income     tax  expense    will increase   by
                                                                       US$ 17,230 thousand.
                                                               øø.
        Audit 2013-2014                                        åå.      2013-2014 Audit

        Pada tanggal 5 September 2016, SEGSL                   aaa.    On September 5, 2016, SEGSL received audit
        menerima surat penilaian temuan audit yang                     findings  assessment     letter   claiming  an
        mengklaim kekurangan pembayaran bagian                         underpayment of the government share
        pemerintah sebesar US$ 9.906 ribu, terkait                     amounting to US$ 9,906 thousand, related to
        dengan temuan tahun 2013-2014. SEGSL                           year 2013-2014 findings. SEGSL paid the
        membayar jumlah tersebut dan mengajukan                        amount and submitted objection letter to DGB
        surat keberatan kepada DJA pada 1 Desember                     on December 1, 2016. SEGSL sent a
        2016. SEGSL mengirim surat pengajuan untuk                     submission letter for new proof on January 26,
        bukti baru pada tanggal 26 Januari 2018. DJA                   2018. DGB has issued decision letter for
        telah mengeluarkan surat keputusan untuk                       overpayment of government share for the year
        kelebihan pembayaran bagian pemerintah                         2013-2014. Based on the decision letter, DGB
        untuk tahun 2013-2014. Berdasarkan surat                       approved    the    objection    amounting   to
        keputusan tersebut, DJA menyetujui keberatan                   US$ 7 thousand.
        tersebut sejumlah US$ 7 ribu.

        Pada 25 April 2018, SEGSL mengajukan klaim             bbb.    On April 25, 2018, SEGSL filled a claim against
        terhadap Kementerian Keuangan di PTUN                          the Ministry of Finance at PTUN to dispute the
        untuk membantah Surat Keputusan.                               Decision Letter.

        Pada tanggal 26 November 2018, PTUN                    ccc.    On November 26, 2018, PTUN announced the
        mengumumkan putusan yang mendukung                             verdicts in favor of SEGSL. The verdicts are as
        SEGSL. Putusannya adalah sebagai berikut:                      follow:
        1) Mengabulkan semua tuntutan hukum                            1) Grant all of the lawsuits
            a. Kementerian Keuangan tidak memiliki                          a. The Ministry of Finance has no
               wewenang       untuk    mengumpulkan                            authority to collect the PNBP;
               Penerimaan     Negara   Bukan   Pajak
               (“PNBP”);
            b. Kementerian Keuangan tidak memiliki                         b. The Ministry of Finance has no
               wewenang untuk meminta BPKP untuk                              authority to request an audit to BPKP
               melakukan audit tentang kewajiban                              on the SEGSL PNBP obligations;
               PNBP SEGSL;
            c. Kementerian Keuangan tidak memiliki                         c. The Ministry of Finance has no
               wewenang        untuk     memutuskan                           authority to decide the overpayment or
               kelebihan       pembayaran       atau                          underpayment of the SEGSL PNBP
               kekurangan pembayaran dari PNBP                                based on BPKP audit result;
               SEGSL berdasarkan hasil audit BPKP;
            d. Objek perselisihan tersebut melanggar                       d. The objects of the dispute violated the
               hukum PNBP; dan                                                PNBP law; and
            e. Objek perselisihan itu bertentangan                         e. The objects of the dispute were in
               dengan general principles of good                              contrary to the general principles of
               governance                                                     good governance
        2) Mengumumkan          ketidaksahan     dan                    2) Declare null and void the Decision Letter
            membatalkan Surat Keputusan
        3) Mewajibkan Kementerian Keuangan untuk                        3) Require the Ministry of Finance to revoke
            mencabut Surat Keputusan                                       the Decision Letter
        4) Kementerian Keuangan membayar semua                          4) The Ministry of Finance to pay all of the
            biaya pengadilan sebesar Rp282.000 -                           court fees of Rp 282 thousand
            jumlah penuh

        Pada tanggal 6 Februari 2019, Kementerian              ddd.    On February 6, 2019, the Ministry of Finance
        Keuangan      menyerahkan    memorandum                        submitted a memorandum of appeal to PTTUN
        banding ke PTTUN sebagai tanggapan atas                        in response to the decision issued by PTUN
        keputusan yang dikeluarkan oleh PTUN                           regarding 2013 – 2014 audit reports. On
        tentang laporan audit 2013-2014. Pada                          February 21, 2019, SEGSL has submitted a
        21 Februari 2019, SEGSL menyerahkan kontra                     contra memorandum of appeal to PTTUN.
        memorandum banding ke PTTUN.




                                                         - 161 -
                                                     370
Page 391
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


        Pada     tanggal   29    April   2019,    PTTUN           eee.    On April 29, 2019, PTTUN issued its appeal
        mengeluarkan keputusan bandingnya untuk                           decision in favor of the MoF as defendant. In
        mendukung Kementerian Keuangan sebagai                            its exception, PTTUN accepted the exception of
        terdakwa. Dalam pengecualiannya, PTTUN                            the defendant on the absolute competence of
        menerima      pengecualian     terdakwa      atas                 the court and declared that the PTUN has no
        kompetensi       absolut     pengadilan      dan                  authority to adjudicate such a quo case. In the
        menyatakan bahwa PTUN tidak memiliki                              principal case, the appeal decisions are as
        wewenang      untuk    mengadili    kasus    quo                  follows:
        tersebut. Dalam kasus utama, keputusan
        banding adalah sebagai berikut:
        1. Menyatakan       bahwa       penggugat       /         fff.     1. Declare that the plaintiff/appellee is not
            pembanding tidak dapat diterima                                   acceptable
        2. Menghukum penggugat / pembanding                                2. Convict the plaintiff/appellee to pay the
            untuk membayar biaya pengadilan di dua                            court fees in the two level of courts which
            tingkat     pengadilan       yang      dalam                      in this appeal examination is determined in
            pemeriksaan     banding     ini   ditentukan                      the amount of Rp 250 thousand.
            sebesar Rp 250 ribu.

       Sebelum mengajukan klaim tersebut kepada                   ggg.    Prior to the filling of such claims to PTUN,
       PTUN, SEGSL telah mengirim surat klarifikasi                       SEGSL had sent a clarification letter about the
       tentang     interpretasi   otoritas    untuk                       interpretation of authority to solve the dispute.
       menyelesaikan perselisihan. Pada 10 Agustus                        On August 10, 2018, PTTUN replied SEGSL’s
       2018, PTTUN menjawab permintaan SEGSL                              request through letter stating that in
       melalui surat yang menyatakan bahwa sesuai                         accordance with the Supreme Court Circular
       dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4                           Letter No. 4 year 2016, and after the issuance
       tahun 2016, dan setelah penerbitan UU No. 30                       of Law No. 30 year 2014 regarding the state
       tahun 2014 tentang administrasi negara,                            administration, the authority to solve the
       wewenang untuk menyelesaikan sengketa                              dispute related to the state administrative
       terkait administrasi negara akan berada di                         would be under PTUN.
       bawah PTUN.

        Pada tanggal 23 Mei 2019, SEGSL mengajukan                hhh.    On May 23, 2019 SEGSL filed a cassation to
        kasasi ke Mahkamah Agung sebagai tanggapan                        the Supreme Court in response to the PTTUN
        terhadap keputusan PTTUN di atas, yang                            decision above, which contrary to their reply to
        bertentangan    dengan      jawaban   mereka                      our clarification letter. On June 10, 2019, the
        terhadap surat klarifikasi kami. Pada 10 Juni                     MOF filed a contra memory to the cassation to
        2019, Kementerian Keuangan mengajukan                             the Supreme Court. As of the reporting date,
        kontra memori ke kasasi ke Mahkamah Agung.                        there has been no decision issued by the
        Sampai dengan tanggal pelaporan, belum ada                        Supreme Court.
        keputusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah
        Agung.

        Manajemen percaya bahwa keputusan PTTUN                   iii.    Management believes that the PTTUN’s
        pada tanggal 29 April 2019 tidak berdasar.                        decision on April 29, 2019 is without merit.
        Karenanya tidak ada akrual yang diakui dalam                      Therefore no accrual has been recognized in
        laporan keuangan konsolidasian. Sampai                            the consolidated financial statements. As of the
        dengan     tanggal   penyelesaian    laporan                      completion date of these consolidated financial
        keuangan konsolidasian ini, proses kasasi                         statements cassation process is still on going.
        masih berjalan.

        Audit 2015                                                jjj.     2015 Audit

        Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                      kkk.    On September 15, 2017, BPKP issued their
        mengeluarkan laporan audit 2015 dengan                            2015 audit report with findings totaling
        temuan sejumlah US$ 3.933 ribu. Sebagian                          US$ 3,933 thousand. Most of the findings
        besar temuan berkaitan dengan PPA dan                             related to PPA and overhead differences
        selisih  overhead    masing-masing    sebesar                     amounting to US$ 1,512 thousand and
        US$ 1.512 ribu dan US$ 1.008 ribu. Pada                           US$     1,008    thousand,   respectively.   On
        tanggal 12 Maret 2018, SEGSL menerima dari                        March 12, 2018, SEGSL received from DGB the
        DJA surat penilaian kurang bayar untuk bagian                     assessment letter of underpayment for the
        pemerintah sebesar US$ 488 ribu. Pada                             government share amounting to US$ 488
        tanggal 12 April 2018, SEGSL membayar                             thousand. On April 12, 2018, SEGSL paid this
        jumlah tersebut dan mengajukan surat                              amount and submitted an objection letter to
        keberatan kepada DJA pada tanggal 7 Juni                          DGB on June 7, 2018. Management believes
        2018.    Manajemen      berkeyakinan   bahwa                      such audit findings are without merit, therefore
        temuan audit tersebut tidak berdasar, oleh                        no accrual has been recognized in relation to
        karena itu tidak ada akrual yang diakui                           the remaining findings in the consolidated
        sehubungan dengan temuan yang tersisa                             financial statements.
        dalam laporan keuangan konsolidasian.




                                                            - 162 -
                                                        371
Page 392
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         SEGSPL                                                 lll.       SEGSPL

         Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan             mmm. As of the issuance date of these consolidated
         keuangan konsolidasian ini, SEGSPL memiliki                 financial statements, SEGSPL has various audit
         berbagai temuan audit oleh auditor Pemerintah               findings by the Government auditors for the
         untuk periode transaksi 2004-2015. Jika                     period of 2004-2015 transactions. If these
         temuan ini diterima, beban pajak penghasilan                findings materialize, the income tax expense
         akan meningkat sebesar US$ 738 ribu, yang                   will increase by US$ 738 thousand which are
         utamanya disebabkan oleh PPA dan temuan-                    impacted by PPA and other findings amounting
         temuan     lainnya   masing-masing    sebesar               to US$ 731 thousand and US$ 8 thousand.
         US$ 731 ribu dan US$ 8 ribu. SEGSPL                         SEGSPL claiming PPA and production bonus as
         mengklaim PPA dan bonus produksi sebagai                    a deduction in its government share calculation
         pengurang      dalam   perhitungan     bagian               (34%). If these findings materialize, the
         pemerintahnya (34%). Jika temuan ini                        income tax expense will increase by US$ 256
         terlaksana, beban pajak penghasilan akan                    thousand.
         meningkat sebesar US $ 256 ribu.

         Audit 2015                                             nnn.       2015 Audit

         Pada tanggal 15 September 2017, BPKP                   ooo.      On September 15, 2017, BPKP issued their
         menerbitkan laporan audit 2015 dengan                            2015 audit report with findings totaling
         temuan sejumlah US$ 117 ribu. Sebagian                           US$ 117 thousand. Most of the findings related
         besar temuan berkaitan dengan PPA sebesar                        to PPA amounting to US$ 111 thousand.
         US$ 111 ribu. Pada tanggal 13 Maret 2018,                        March 13, 2018, SEGPL received from DGB
         SEGSPL menerima surat keputusan kurang                           the assessment letter of underpayment for
         bayar dari DJA untuk bagian pemerintah                           the     government    share    amounting    to
         sebesar US$ 2 ribu. Pada tanggal 12 April                        US$ 2 thousand. On April 12, 2018, SEGSPL
         2018, SEGSPL membayar jumlah tersebut dan                        paid this amount and submitted an objection
         mengajukan surat keberatan kepada DJA pada                       letter to DGB on June 7, 2018.
         tanggal 7 Juni 2018.

         Manajemen berkeyakinan bahwa semua klaim               ppp.      Management believes that all other claims
         lainnya tidak memiliki dasar yang kuat, oleh                     doesn’t have strong basis, therefore there are
         karena itu tidak ada akrual yang diakui                          no accrual recognized in relation with
         sehubungan dengan temuan yang tersisa                            remaining findings in consolidated financial
         dalam laporan keuangan konsolidasian.                            statements.

    o.   Pada tahun 2011, SEG-WW mengadakan                     qqq.o.    In 2011, SEG-WW entered into a Clean
         Perjanjian Proyek Mekanisme Pembangunan                          Development Mechanism (“CDM”) Project
         Bersih   (“MPP”)   dengan     Bank    Standard                   Agreement with Standard Chartered Bank
         Chartered ("SCB") dan Sindicatum Carbon                          (“SCB”) and Sindicatum Carbon Capital Limited
         Capital Limited dan Perjanjian pra-registrasi                    and a Pre-Registration Verified Carbon Unit
         Verified   Carbon    Unit   (“VCU”)    dengan                    (“VCU”)      Services Agreement     with    PT
         PT Sindicatum Carbon Capital Indonesia                           Sindicatum Carbon Capital Indonesia (“SCCI”)
         ("SCCI") (secara bersama-sama, "Perjanjian")                     (collectively, the “Agreements”) to execute
         untuk melaksanakan proyek pembangkit listrik                     Wayang Windu Phase 2 117MW geothermal
         tenaga panas bumi Wayang Windu Tahap 2                           power station (the “Project”) located in West
         117MW ("Proyek") yang berlokasi di Jawa                          Java, Indonesia. The Project was registered as
         Barat, Indonesia. Proyek ini terdaftar sebagai                   a CDM project, whose reference number is
         proyek MPP, dengan rujukan nomor 3193, oleh                      3193, by the UNFCCC on December 2, 2010.
         UNFCCC pada tanggal 2 Desember 2010.
                                                                rrr.
         Tujuan Proyek ini adalah untuk menghasilkan            sss.       The purpose of this Project is to generate
         energi dengan menggunakan sumber daya                             power using a reliable and renewable resource
         yang dapat diandalkan dan dapat diperbaharui                      in lieu of power generation by a more
         sebagai pengganti pembangkit listrik bahan                        greenhouse gas intensive fuel/source. The
         bakar gas yang memerlukan lebih banyak                            Project will reduce greenhouse gas emissions
         bahan bakar. Proyek ini akan mengurangi                           through the displacement of fossil fuel
         emisi gas rumah kaca dengan perubahan                             electricity generation with a clean, renewable
         pembangkit listrik bahan bakar fosil menjadi                      energy source. The Project is expected to
         sumber energi bersih dan terbarukan. Proyek                       result in the reduction of greenhouse gas
         ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas                         emissions     approximately    amounting    to
         rumah kaca kira-kira sebesar 794.832 metrik                       794,832 metric tonnes of carbon dioxide
         ton setara karbon dioksida ("CO2") per tahun.                     (“CO2”) equivalent per annum.

         SEG-WW mencatat pendapatan dari karbon                 ttt.       SEG-WW recognized carbon credit revenue
         kredit masing-masing sebesar US$ nihil,                           amounting to US$ nil, US$ 44 thousand,
         US$ 44 ribu, US$ 94 ribu, US$ 66 ribu dan                         US$ 94 thousand, US$ 66 thousand and
         US$ 63 ribu untuk periode enam bulan yang                         US$ 63 thousand for the six-month periods
         berakhir 30 Juni 2019 dan 2018 dan tahun-                         ended June 30, 2019 and 2018 and for the
         tahun    yang    berakhir  pada    tanggal                        years ended December 31, 2018, 2017 and
         31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                                  2016.


                                                          - 163 -
                                                      372
Page 393
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Pada tanggal 11 Desember 2006, Darajat Unit              uuu.       On December 11, 2006, Darajat Unit 3 was
         3 terdaftar di UNFCC terkait Proyek Mekanisme                       registered with the UNFCC as a CDM project.
         Pembangunan Bersih (“MPP”). Jumlah estimasi                         The estimated amount of emision reductions of
         pengurangan reduksi dari Darajat Unit 3                             the Darajat Unit 3 CDM project is 753,136
         proyek MPP adalah 753.136 metrik ton setara                         metric tons of CO2 equivalent per annum.
         CO2 per tahun.

         Pendapatan kredit karbon disajikan sebagai               vvv.      Carbon credit revenues is recorded as part of
         pendapatan bersih dalam laporan laba rugi dan                      net revenues in consolidated profit or loss and
         penghasilan komprehensif lain konsolidasian.                       other comprehensive statements.

    p.   Rincian perjanjian swap suku bunga Grup                  www.
                                                                    p.      Details of interest rate swap agreement of the
         adalah sebagai berikut:                                            Group are as follows:

                                                               Tanggal perjanjian sampai
                                                               dengan tanggal pelunasan/
                                                                   Signed date until                       Nilai Nosional
                   Perusahaan/Entities                             termination date                       Notional Amount
                                                                                                              US$'000
         SEG-WW                                        20 Januari 2017 - 21 Desember 2021/
                                                      January 20, 2017 - December 21, 2021                         768.457

         SEGD-II dan SEGSL                              26 April 2017 - 22 Desember 2021/
                                                        April 26, 2017 - December 22, 2021                         951.469
         CAP                                                28 Maret 2013 - 1 Maret 2025/
                                                            March 28, 2013 - March 1, 2025                         306.631

         Aset keuangan derivatif dari perjanjian di atas          xxx.       Derivative    financial   assets  from    above
         masing-masing     pada    30     Juni    2019,                      agreements as of June 30, 2019, December 31,
         31 Desember 2018, 2017 dan 2016 adalah                              2018, 2017 and 2016 amounted to US$ 42
         US$ 42 ribu, US$ 8.696 ribu, US$ 2.270 ribu                         thousand US$ 8,696 thousand, US$ 2,270
         dan US$ 1.500 ribu.                                                 thousand      and     US$    1,500    thousand,
                                                                             respectively.

         Liabilitas keuangan derivatif dari perjanjian di         yyy.       Derivative financial liabilites from above
         atas masing-masing pada 30 Juni 2019,                               agreements as of June 30, 2019, December 31,
         31 Desember 2018, 2017 dan 2016 adalah                              2018,    2017   and    2016    amounted   to
         US$ 17.041 ribu, US$ 10.126 ribu, US$ 5.372                         US$ 17,041 thousand US$ 10,126 thousand,
         ribu dan US$ 40 ribu.                                               US$ 5,372 thousand, and US$ 40 thousand,
                                                                             respectively.

    q.   Saldo tagihan kepada PT Indonesia Power                  zzz.q.    Outstanding invoices to PT Indonesia Power
         (“PT IP”) - anak perusahaan PLN                                    (“PT IP”) – a subsidiary of PLN

         Pada 18 Maret 2018 hingga 29 September                   æææ. Between March 18, 2018 to September 29,
         2018, kerusakan yang tidak direncanakan                       2018, an unplanned shutdown occurred to the
         terjadi pada Darajat Unit-1 yang disebabkan                   Darajat Unit-1 due to turbine breakdown. PT
         oleh kerusakan turbin. PT IP, sebagai operator                IP, as the operator of the power plant,
         pembangkit listrik, menuntut bahwa kualitas                   indicated that the steam quality delivered by
         uap yang dikirim oleh SEGD-II adalah faktor                   SEGD-II was the main factor that caused the
         utama yang menyebabkan kerusakan turbin                       turbine damage eventhough the Darajat ESC
         meskipun    Darajat ESC tidak mengatur                        does not regulate the parameter of the steam
         parameter kualitas uap yang harus dikirim oleh                quality which have to be delivered by the
         Kelompok     Kontraktor    Darajat.    Setelah                Darajat Contractors Group. After several
         melakukan beberapa diskusi, PT IP setuju                      discussions, PT IP agreed to pay the March
         untuk membayar faktur bulan Maret 2018 dan                    2018 and April 2018 invoices, but PT IP did not
         April 2018, tetapi PT IP tidak setuju untuk                   agree to pay the invoices for the periods from
         membayar faktur untuk periode bulan Mei                       May 2018 to September 2018 amounting to
         2018    hingga September 2018 sebesar                         US$ 7,865 thousand. Such balances have been
         US$ 7.865 ribu. Saldo tersebut telah diakui                   recognized as “trade receivables” in the
         sebagai “piutang usaha” di neraca konsolidasi                 Group’s consolidated statement of financial
         SEGHPL pada tanggal 30 Juni 2019.                             position as of June 30, 2019.




                                                            - 164 -
                                                        373
Page 394
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                      PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                       FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                    AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                   DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


         Menurut Pasal 5.1 dan Pasal 11.3 ESC Darajat,         øøø.       According to Article 5.1 and Article 11.3 of the
         selama periode di mana PLN tidak dapat                           Darajat ESC, during period where PLN is unable
         menerima semua uap yang dapat dikirim oleh                       to take all steam that could be delivered from
         SEGD-II, PLN harus membayar jumlah                               SEGD-II, PLN shall pay the “Take or Pay”
         kewajiban "Take or Pay" kepada SEGD-II                           obligation amount to SEGD-II and during any
         selama waktu sengketa, kedua belah pihak                         time of dispute, both parties shall continue to
         harus terus melaksanakan tanggung jawab                          carry out their responsibilities pursuant to the
         mereka sesuai dengan ESC Darajat. Oleh                           Darajat ESC. Hence, the management believes
         karena itu, manajemen memiliki keyakinan                         that SEGD-II is entitled for the full payments
         bahwa SEGD-II berhak atas pembayaran                             from PT IP for the outstanding invoices from
         penuh dari PT IP untuk faktur terutang dari                      May 2018 to September 2018.
         periode Mei 2018 hingga September 2018.
                                                               ååå.
         Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan            aaaa.      As of the completion date of these consolidated
         keuangan konsolidasian ini, SEGD-II, PT IP,                      financial statements, SEGD-II, PT IP, and PLN
         dan PLN masih dalam proses negosiasi untuk                       are still in negotiation process to resolve this
         menyelesaikan masalah ini. Berdasarkan                           matter. Based on the latest discussion, all
         diskusi terakhir, semua pihak sepakat untuk                      parties agreed to appoint an independent
         menunjuk     konsultan   independen   untuk                      consultant to analyze and determine the cause
         menganalisis dan menentukan penyebab                             of Unit-1 turbine damage, as a basis for the
         kerusakan turbin Unit-1, sebagai dasar                           settlement of the pending invoices payment.
         penyelesaian     pembayaran    faktur  yang
         tertunda.

         Manajemen berkeyakinan bahwa SEGD-II                  bbbb.      Management believes that SEGD-II has a
         memiliki dasar hukum yang kuat untuk                             strong legal basis to receive full payments for
         menerima pembayaran penuh atas tagihan                           the    outstanding    invoices,   therefore no
         yang belum dibayar, oleh karena itu tidak ada                    allowance has been recognized in relation to
         penyisihan yang diakui sehubungan dengan                         the uncollectible accounts in the consolidated
         saldo yang tidak dapat tertagih dalam laporan                    financial statements.
         keuangan konsolidasian.

    r.   Penugasan Survei Awal dan Eskplorasi                  cccc.
                                                                  r.      Assignment   of   Preliminary Survey    and
         (Pelaksanaan Penugasan Survei Pendahuluan                        Exploration (Pelaksanaan Penugasan Survei
         dan Eksplorasi (PSPE)) dari Suoh Sekincau                        Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE)) of South
         Selatan di Sumatera dan Hamiding di Maluku.                      Suoh Sekincau in Sumatera and Hamiding in
                                                                          Maluku.

         Pada 21 Juni 2018, Kementerian Energi dan             dddd.      On June 21, 2018, the Ministry of Energy and
         Sumber Daya Mineral menyetujui PSPE Suoh                         Mineral Resources approved PSPEs of South
         Sekincau Selatan dan Hamiding. Sehubungan                        Suoh Sekincau and Hamiding. In relation with
         dengan PSPE ini, PT SEGSS dan PT SEGi                            these PSPEs, PT SEGSS and PT SEGI are
         diharuskan   untuk   melakukan     setidaknya                    required to perform at least 1 (one) drilling for
         1 (satu) pengeboran sumur eksplorasi untuk                       exploration well for each PSPE within the period
         setiap PSPE dalam periode (yaitu; 3 tahun) di                    (i.e; 3 years) in South Suoh Sekincau and
         Suoh Selatan Sekincau dan Hamiding.                              Hamiding.
                                                               eeee.
    s.   Pada 30 Juni 2019, seluruh uang muka                  ffff.s.    As of June 30, 2019, total amount of advance
         investasi merupakan uang muka investasi                          for investment represents the Group’s advance
         Grup    melalui   entitas  anak   Perusahaan                     for investment through Company’s subsidiary
         PT Barito Wahana Lestari (BWL) kepada entitas                    PT Barito Wahana Lestari (BWL) to the
         asosiasi PT Indo Raya Tenaga (IRT), berkaitan                    Company’s associate PT Indo Raya Tenaga
         dengan proyek pembangkit listrik tenaga uap                      (IRT), related to construction of steam power
         di daerah Suralaya, yang sedang dalam proses                     plant project in Suralaya which is still under
         pembangunan.                                                     construction.
                                                               gggg.




                                                         - 165 -
                                                     374
Page 395
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


51. ASET DAN LIABILITAS                                    MONETER               DALAM                     51.     MONETARY ASSETS AND                                         LIABILITIES                        IN
    MATA UANG ASING                                                                                                FOREIGN CURRENCIES

    Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017                                                              As of June 30, 2019, December 31, 2018, 2017
    dan 2016 Grup kecuali TAIWI, MTP, REP, BJRK, WT,                                                               and 2016 the Group, except TAIWI, MTP, REP,
    GI, RIM, BWL, BIP, BCN dan RPU mempunyai aset                                                                  BJRK, WT, GI, RIM, BWL, BIP, BCN and RPU had
    dan liabilitas moneter dalam mata uang asing sebagai                                                           monetary assets and liabilities in foreign
    berikut:                                                                                                       currencies as follows:

                                                         30 Juni/                       31 Desember/                       31 Desember/                       31 Desember/
                                                    June 30, 2019                    December 31, 2018                  December 31, 2017                  December 31, 2016
                                             Mata Uang                           Mata Uang                          Mata Uang                          Mata Uang
                                            selain Dolar                         selain Dolar                      selain Dolar                        selain Dolar
                                              Amerika                             Amerika                            Amerika                            Amerika
                                              Serikat/                             Serikat/                          Serikat/                            Serikat/
                                             Currencies             Ekuivalen    Currencies        Ekuivalen        Currencies         Ekuivalen       Currencies          Ekuivalen
                                             other than             US$ '000/    other than        US$ '000/        other than         US$ '000/       other than          US$ '000/
                                             U.S. Dollar        Equivalent in    U.S. Dollar      Equivalent in     U.S. Dollar       Equivalent in    U.S. Dollar        Equivalent in
                                                '000                US$ '000        '000           US$ '000            '000            US$ '000           '000             US$ '000


    Aset                                                                                                                                                                                   Assets
    Kas dan setara kas           IDR '000    545.070.004                38.545    455.711.523            31.470     909.319.528             67.119      392.572.503             29.218     Cash and cash equivalents
                                 Lainnya/
                                 Others                                   107                              104                                 123                                  73
    Piutang usaha                IDR '000   1.465.737.555             103.648    1.624.713.602         112.197     1.881.666.080          138.888      1.252.408.312            93.213     Trade accounts receivable
    Piutang lain-lain            IDR '000    849.935.147               60.104     845.545.995            58.390      728.193.961            53.749      467.825.342             34.819     Other accounts receivable
    Tagihan restitusi pajak      IDR '000      94.199.748                6.661     94.199.730             6.505      849.589.417            62.710      863.067.211             64.235     Claims tax refund
    Aset lancar lainnya          IDR '000    249.592.856               17.650     360.549.061            24.899       30.060.329             8.988       61.214.416              4.556     Other current assets
    Aset tidak lancar lainnya    IDR '000    223.184.484               15.783      35.082.988             2.422       29.968.619             2.212       30.987.742              2.306     Others noncurrent assets


    Jumlah Aset                                                       242.498                          235.987                            333.789                             228.420      Total Assets


    Liabilitas                                                                                                                                                                             Liabilities
    Utang usaha                  IDR '000    631.367.415               44.648     981.122.411            67.753      397.557.821            29.345      321.278.411             23.912     Trade accounts payable
                                 Lainnya/
                                 Others                                  1.111                             542                              11.403                                 528
    Utang lain-lain                                                                                                                                                                        Other accounts payable
      Pihak ketiga               IDR '000    283.870.902               20.074     134.279.509             9.273       32.106.740             2.369       39.562.345              2.945        Third parties
      Pihak berelasi             IDR '000    969.268.712               68.543     341.143.552            23.558                   -                -                  -                -      Related party
    Biaya yang masih
      harus dibayar              IDR '000    289.921.879               20.502     376.072.511            25.970      497.192.199            36.699      215.061.251             16.006     Accrued expenses
                                 Lainnya/
                                 Others                                   138                                  -                               188                                     -
    Utang obligasi               IDR '000   2.750.000.000             194.470    2.000.000.000         138.112     1.000.000.000            73.812      500.000.000             37.510     Bonds payable


    Jumlah Liabilitas                                                 349.486                          265.208                            153.816                               80.901     Total Liabilities


    Aset (Liabilitas) - Bersih                                       (106.988)                         (29.221)                           179.973                             147.519      Net Assets (Liabilities)




    Entitas anak, TAIWI, MTP, REP, BJRK, WT, GI, RIM,                                                              Subsidiaries, TAIWI, MTP, REP, BJRK, WT, GI, RIM,
    BWL, BIP, BCN, BWI dan RPU memiliki mata uang                                                                  BWL, BIP, BCN, BWI and RPU, has functional
    fungsional dalam Rupiah (Rp) dimana aset bersih                                                                currency of Rupiah (Rp), whereas their net asset in
    dalam mata uang asing masing-masing sebesar                                                                    foreign currency amounted to US$ 5,593 thousand,
    US$ 5.593 ribu, US$ 1.310 ribu, US$ 2.830 ribu dan                                                             US$ 1,310 thousand, US$ 2,830 thousand and
    US$ 459 ribu pada tanggal 30 Juni 2019,                                                                        US$ 459 thousand as of June 30, 2019,
    31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                                                                               December 31, 2018, 2017 and 2016, respectively.

    Pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember 2018,                                                                   As of June 30, 2019, December 31, 2018, 2017
    2017 dan 2016, kurs konversi yang digunakan                                                                    and 2016, the conversion rates used by the Group
    Grup masing-masing adalah US$ 0,071, US$ 0,069,                                                                were US$ 0.071, US$ 0.069, US$ 0.074 and
    US$ 0,074 dan US$ 0,074 untuk Rp 1.000.                                                                        US$ 0.074 for Rp 1,000, respectively.




                                                                                                 - 166 -
                                                                                                 375
Page 396
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


52. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO                                                            52. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK
    KEUANGAN DAN RISIKO MODAL                                                                           AND CAPITAL RISK MANAGEMENT
    A. Kategori dan Kelas Instrumen Keuangan                                                                    A.    Categories and                             Classes             of        Financial
                                                                                                                      Instruments
                                                                                                                                                          Liabilitas yang
                                                                                                                                                           diukur pada
                                                                               Aset pada                                                                    nilai wajar
                                                                              nilai wajar                                                                melalui laba rugi
                                                                                melalui                                                                      (Liabilitas
                                                                            laba rugi (Aset    Derivatif yang                      Liabilitas pada           keuangan
                                                        Pinjaman yang       keuangan pada     digunakan untuk                     biaya perolehan          pada FVTPL)/
                                                        diberikan dan           FVTPL)/         lindung nilai/     Tersedia         diamortisasi/           Liabilties at
                                                           piutang/          Assets at fair      Derivatives     untuk dijual/      Liabilities at           fair value
                                                          Loans and         value through          used for      Available-for-       amortized           through profit
                                                         receivables         profit or loss        hedging            sale               cost                  or loss
                                                           US$ '000            US$ '000            US$ '000        US$ '000           US$ '000               US$ '000
        30 Juni 2019                                                                                                                                                         June 30, 2019

        Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                                 Current Financial Assets
        Kas dan setara kas                                     720.059                  -                   -                -                       -                   -   Cash and cash equivalents
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya              195.308                  -                   -                -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan lainnya - lancar                          37.453             24.156                   -                -                       -                   -   Other financial assets - current
                                                                                                                                                                             Trade accounts receivable to
        Piutang usaha kepada pihak ketiga                      231.002                   -                  -                -                       -                   -      third parties
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                    Other accounts receivable
            Pihak ketiga                                        14.691                   -                  -                -                       -                   -      Third parties
        Piutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo                                                                                                                             Finance lease receivables - current
            dalam waktu satu tahun                               5.652                   -                  -                -                       -                   -      maturities

        Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                           Noncurrent Financial Assets
        Investasi saham                                                 -                -                  -             186                        -                   -   Investment in shares
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                    Other accounts receivables
            Pihak ketiga                                        69.044                   -                 -                 -                       -                   -      Third parties
            Pihak berelasi                                         369                   -                 -                 -                       -                   -      Related parties
        Piutang sewa pembiayaan                                397.230                   -                 -                 -                       -                   -   Finance lease receivables
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                4.577                   -                 -                 -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan derivatif                                      -                  42                 -                 -                       -                   -   Derivative financial assets
        Uang jaminan                                             1.205                   -                 -                 -                       -                   -   Security deposits

        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                                    Current Financial Liabilities
        Utang usaha kepada pihak ketiga                                 -                -                  -                -            418.747                        -   Trade accounts payable to third parties
        Utang lain-lain                                                                                                                                                      Other accounts payable
            Pihak ketiga                                                -                -                  -                -              32.651                       -     Third parties
            Pihak berelasi                                              -                -                  -                -              68.543                       -     Related party
        Biaya yang masih harus dibayar                                  -                -                  -                -              53.596                       -   Accrued expenses
        Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo                                                                                                                             Long-term liabilities - current maturities
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                  -                -            104.478                        -     Long-term loans
            Utang obligasi dan wesel                                    -                -                  -                -             55.137                        -     Bonds and notes payable

        Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                                   Noncurrent Financial Liabilities
        Liabilitas keuangan derivatif                                   -                -             9.340                 -                       -              7.701    Derivative financial liabilities
        Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi                                                                                                                        Long-term liabilities - net of
            bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:                                                                                                                          current maturities:
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                  -                -          1.527.498                        -     Long-term loans
            Utang obligasi dan wesel                                    -                -                  -                -            967.574                        -     Bonds and notes payable

        Jumlah                                               1.676.590             24.198              9.340              186           3.228.224                   7.701    Total

        31 Desember 2018                                                                                                                                                     December 31, 2018

        Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                                 Current Financial Assets
        Kas dan setara kas                                     800.412                  -                   -                -                       -                   -   Cash and cash equivalents
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya              440.755                  -                   -                -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan lainnya - lancar                          36.877             10.938                   -                -                       -                   -   Other financial assets - current
                                                                                                                                                                             Trade accounts receivable to
        Piutang usaha kepada pihak ketiga                      249.391                   -                  -                -                       -                   -      third parties
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                    Other accounts receivable
            Pihak ketiga                                        16.933                   -                  -                -                       -                   -      Third parties
            Pihak berelasi                                          35                   -                  -                -                       -                   -      Related parties
        Piutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo                                                                                                                             Finance lease receivables - current
            dalam waktu satu tahun                               5.367                   -                  -                -                       -                   -      maturities

        Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                           Noncurrent Financial Assets
        Investasi saham                                                 -                -                  -             186                        -                   -   Investment in shares
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                    Other accounts receivables
            Pihak ketiga                                        64.894                  -                  -                 -                       -                   -      Third parties
            Pihak berelasi                                         243                  -                  -                 -                       -                   -      Related parties
        Piutang sewa pembiayaan                                400.199                  -                  -                 -                       -                   -   Finance lease receivables
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya                9.098                  -                  -                 -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan derivatif                                      -              1.742              6.954                 -                       -                   -   Derivative financial assets
        Uang jaminan                                             1.292                  -                  -                 -                       -                   -   Security deposits

        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                                    Current Financial Liabilities
        Utang usaha kepada pihak ketiga                                 -                -                  -                -            569.519                        -   Trade accounts payable to third parties
        Utang lain-lain                                                                                                                                                      Other accounts payable
            Pihak ketiga                                                -                -                  -                -              32.197                       -     Third parties
            Pihak berelasi                                              -                -                  -                -              23.558                       -     Related party
        Biaya yang masih harus dibayar                                  -                -                  -                -              59.841                       -   Accrued expenses
        Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo                                                                                                                             Long-term liabilities - current maturities
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                  -                -            366.145                        -     Long-term loans
            Utang obligasi dan wesel                                    -                -                  -                -             64.010                        -     Bonds and notes payable

        Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                                   Noncurrent Financial Liabilities
        Liabilitas keuangan derivatif                                   -                -                  -                -                       -             10.126    Derivative financial liabilities
        Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi                                                                                                                        Long-term liabilities - net of
            bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:                                                                                                                          current maturities:
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                  -                -          1.308.282                        -     Long-term loans
            Utang obligasi dan wesel                                    -                -                  -                -            915.672                        -     Bonds and notes payable

        Jumlah                                               2.025.496             12.680              6.954              186           3.339.224                  10.126    Total




                                                                                         - 167 -
                                                                                      376
Page 397
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                                                                                                                           Liabilitas yang
                                                                                                                                                            diukur pada
                                                                               Aset pada                                                                     nilai wajar
                                                                              nilai wajar                                                                 melalui laba rugi
                                                                                melalui                                                                       (Liabilitas
                                                                            laba rugi (Aset     Derivatif yang                      Liabilitas pada           keuangan
                                                        Pinjaman yang       keuangan pada      digunakan untuk                     biaya perolehan          pada FVTPL)/
                                                        diberikan dan           FVTPL)/          lindung nilai/     Tersedia         diamortisasi/           Liabilties at
                                                           piutang/          Assets at fair       Derivatives     untuk dijual/      Liabilities at           fair value
                                                          Loans and         value through           used for      Available-for-       amortized           through profit
                                                         receivables         profit or loss         hedging            sale               cost                  or loss
                                                           US$ '000            US$ '000             US$ '000        US$ '000           US$ '000               US$ '000

        31 Desember 2017                                                                                                                                                      December 31, 2017

        Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                                  Current Financial Assets
        Kas dan setara kas                                     906.065                   -                   -                -                       -                   -   Cash and cash equivalents
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya              136.117                   -                   -                -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan lainnya - lancar                          21.677                   -                   -                -                       -                   -   Other financial assets - current
                                                                                                                                                                              Trade accounts receivable to
        Piutang usaha kepada pihak ketiga                      309.461                   -                   -                -                       -                   -      third parties
        Piutang lain-lain kepada pihak ketiga                   19.218                   -                   -                -                       -                   -   Other accounts receivable to third parties
        Piutang sewa pembiayaan yang jatuh tempo                                                                                                                              Finance lease receivables - current
            dalam waktu satu tahun                               4.854                   -                   -                -                       -                   -      maturities

        Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                            Noncurrent Financial Assets
        Investasi saham                                                 -                -                   -              71                        -                   -   Investment in shares
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                     Other accounts receivables
            Pihak ketiga                                        72.458                  -                    -               -                        -                   -      Third parties
            Pihak berelasi                                          94                  -                    -               -                        -                   -      Related parties
        Piutang sewa pembiayaan                                405.566                  -                    -               -                        -                   -   Finance lease receivables
        Aset keuangan lainnya - tidak lancar                         -                  -                    -           1.274                        -                   -   Other financial assets - non current
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya               18.457                  -                    -               -                        -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan derivatif                                      -              2.270                    -               -                        -                   -   Derivative financial assets
        Uang jaminan                                               916                  -                    -               -                        -                   -   Security deposits

        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                                     Current Financial Liabilities
        Utang usaha kepada pihak ketiga                                 -                -                   -                -            483.615                        -   Trade accounts payable to third parties
        Utang lain-lain                                                 -                -                   -                -              4.679                        -   Other accounts payable
        Biaya yang masih harus dibayar                                  -                -                   -                -             61.137                        -   Accrued expenses
        Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo
            dalam satu tahun                                            -                -                   -                -          1.009.377                        -   Current maturities of long-term loans

        Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                                    Noncurrent Financial Liabilities
        Liabilitas keuangan derivatif                                   -                -              4.026                 -                   -                  1.346    Derivative financial liabilities
        Utang lain-lain kepada pihak ketiga                             -                -                  -                 -               7.075                      -    Other accounts payable to third parties
        Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi                                                                                                                         Long-term liabilities - net of
            bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:                                                                                                                           current maturities:
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                   -                -          1.264.073                        -     Long-term loans
            Utang obligasi dan wesel                                    -                -                   -                -            355.572                        -     Bonds and notes payable

        Jumlah                                               1.894.883              2.270               4.026            1.345           3.185.528                   1.346    Total


        Jumlah                                               3.789.766              4.540               8.052            2.690           6.371.056                   2.692    Total

        31 Desember 2016                                                                                                                                                      December 31, 2016

        Aset Keuangan Lancar                                                                                                                                                  Current Financial Assets
        Kas dan setara kas                                     410.616                   -                   -                -                       -                   -   Cash and cash equivalents
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya               24.737                   -                   -                -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan lainnya - lancar                           9.556                   -                   -                -                       -                   -   The financial assets - current
        Piutang usaha kepada pihak ketiga                      193.324                   -                   -                -                       -                   -   Trade accounts receivable to third parties
        Piutang lain-lain kepada pihak ketiga                    6.879                   -                   -                -                       -                   -   Other accounts receivable to third parties

        Aset Keuangan Tidak Lancar                                                                                                                                            Noncurrent Financial Assets
        Investasi saham                                                 -                -                   -             100                        -                   -   Investment in shares
        Piutang lain-lain                                                                                                                                                     Other accounts receivables
            Pihak ketiga                                        28.517                  -                   -                 -                       -                   -     Third parties
            Pihak berelasi                                     276.418                  -                   -                 -                       -                   -     Related parties
        Aset keuangan lainnya - tidak lancar                         -                  -                 958                 -                       -                   -   Other financial assets - noncurrent
        Rekening bank yang dibatasi penggunaannya               12.953                  -                   -                 -                       -                   -   Restricted cash in banks
        Aset keuangan derivatif                                      -              1.500                   -                 -                       -                   -   Derivative financial assets
        Uang jaminan                                             1.094                  -                   -                 -                       -                   -   Security deposits

        Liabilitas Keuangan Jangka Pendek                                                                                                                                     Current Financial Liabilities
        Utang bank                                                      -                -                   -                -             60.000                        -   Bank loans
        Utang usaha kepada pihak ketiga                                 -                -                   -                -            359.351                        -   Trade accounts payable to third parties
        Utang lain-lain                                                 -                -                   -                -             14.908                        -   Other accounts payable
        Biaya yang masih harus dibayar                                  -                -                   -                -             45.953                        -   Accrued expenses
        Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo                                                                                                                              Long-term liabilities - current maturities
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                   -                -             89.835                        -     Long-term loans
            Utang obligasi                                              -                -                   -                -            345.158                        -     Bonds payable

        Liabilitas Keuangan Jangka Panjang                                                                                                                                    Noncurrent Financial Liabilities
        Liabilitas keuangan derivatif                                   -                -                   -                -                       -                  40   Derivative financial liabilities
        Utang lain-lain                                                                                                                                                       Other accounts payable
            Pihak berelasi                                              -                -                   -                -                  45                       -     Related parties
            Pihak ketiga                                                -                -                   -                -               7.156                       -     Third party
        Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi                                                                                                                         Long-term liabilities - net of
            bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:                                                                                                                           current maturities:
            Pinjaman jangka panjang                                     -                -                   -                -            449.022                        -     Long-term loans
            Utang obligasi                                              -                -                   -                -             36.594                        -     Bonds payable

        Jumlah                                                 964.094              1.500                 958              100           1.408.022                       40   Total




                                                                                              - 168 -
                                                                                         377
Page 398
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    B. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko                         B. Financial risk management objectives and
       keuangan                                                         policies

        Fungsi Corporate Group Treasury menyediakan                    The Group’s Corporate Treasury function
        jasa untuk bisnis, mengkoordinasikan akses                     provides services to the business, co-ordinates
        ke      pasar      keuangan    domestik    dan                 access to domestic and international financial
        internasional, memantau dan mengelola risiko                   markets, monitors and manages the financial
        keuangan yang berkaitan dengan operasi Grup                    risks relating to the operations of the Group
        melalui      laporan    risiko  internal  yang                 through internal risk reports which analyze
        menganalisis eksposur dengan derajat dan                       exposures by degree and magnitude of risks.
        besarnya risiko. Risiko ini termasuk risiko                    These risks include market risk (including
        pasar (termasuk risiko mata uang, risiko suku                  currency risk, interest rate risk and other price
        bunga dan risiko harga lainnya), risiko kredit,                risk), credit risk, liquidity risk.
        risiko likuiditas.

        Grup berusaha untuk meminimalkan dampak                        The Group seeks to minimize the effects of
        dari risiko dengan menggunakan instrumen                       these risks by using derivative financial
        keuangan     derivatif  untuk    lindung   nilai               instruments to hedge risk exposures. The use
        terhadap     eksposur    risiko.    Penggunaan                 of financial derivatives is governed by the
        derivatif keuangan diatur oleh kebijakan Grup                  Group policies approved by the board of
        yang disetujui oleh dewan direksi, yang                        directors, which provide written principles on
        memberikan prinsip-prinsip tertulis pada risiko                foreign exchange risk, interest rate risk, credit
        nilai tukar, risiko suku bunga, risiko kredit,                 risk, the use of financial derivatives and non-
        penggunaan derivatif keuangan dan instrumen                    derivative financial instruments, and the
        derivatif non-keuangan, dan investasi atas                     investment of excess liquidity. Compliance with
        kelebihan likuiditas. Kepatuhan terhadap                       policies and exposure limits is reviewed by the
        batasan kebijakan dan eksposur ditinjau oleh                   internal auditors on a continuous basis. The
        auditor internal secara terus menerus. Grup                    Group does not enter into or trade financial
        tidak melaksanakan atau memperdagangkan                        instruments, including derivative financial
        instrumen keuangan, termasuk instrumen                         instruments, for speculative purposes.
        keuangan derivatif, untuk tujuan spekulasi.

        Fungsi Corporate Treasury melaporkan secara                    The Corporate Treasury function reports
        berkala   kepada    dewan    direksi  untuk                    regularly to the board of directors to monitor
        memantau risiko dan mengurangi eksposur                        risks and mitigate risk exposures.
        risiko.

        i.   Manajemen Risiko pasar                                     i.   Market risk management

             Aktivitas Grup terekspos terutama untuk                         The Group’s activities expose it primarily
             risiko keuangan atas perubahan nilai tukar                      to the financial risks of changes in foreign
             mata uang asing (Catatan 52.b.ii) dan                           currency exchange rates (Note 52.b.ii) and
             suku bunga (Catatan 52.b.iii). Saat ini,                        interest rates (Note 52.b.iii). The Group
             Grup mengadakan berbagai instrumen                              enters into a variety of derivative financial
             keuangan     derivatif untuk   mengelola                        instruments to manage its exposure to
             eksporsur risiko mata uang asing dan                            foreign currency risk and interest rate risk,
             risiko suku bunga, termasuk:                                    including:

                Swap mata uang untuk melindungi                                Cross     currency   swap  to   hedge
                 keragaman suku bunga mengambang                                 variability of floating interest rate
                 yang timbul dari kurs mengambang                                arising on the US$ denominated
                 atas    pinjaman     bank     yang                              floating rate bank loan;
                 didenominasi dalam mata uang US$;

                Swap suku bunga untuk mengurangi                               Interest rate swaps to mitigate the risk
                 risiko kenaikan suku bunga;                                     of rising interest rates;

                Kontrak valuta asing berjangka untuk                           Forward foreign exchange contracts to
                 mengurangi        eksposur  terhadap                            mitigate exposures to exchange rate
                 fluktuasi nilai tukar; dan                                      fluctuating; and

                Cross   Currency     Swap      untuk                           Cross currency swap to mitigate the
                 mengurangi risiko kenaikan suku                                 risk of rising interest rate and foreign
                 bunga dan kurs pada utang obligasi.                             exchange on the bonds payable.

             Tidak terdapat perubahan eksposur Grup                          There has been no change to the Group’s
             terhadap risiko pasar atau cara mengelola                       exposure to market risk or the manner in
             dan mengukur risiko tersebut.                                   which these risks are managed and
                                                                             measured.




                                                           - 169 -
                                                       378
Page 399
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                    FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                 AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


       ii.   Manajemen risiko mata uang asing                          ii.   Foreign currency risk management

             Pendapatan, biaya-biaya, dan pinjaman                           The Group’s underlying revenues, costs
             Grup sebagian besar diselenggarakan                             and borrowings are denominated mostly in
             dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.                          U.S. Dollar. However, since the Group
             Namun, karena Grup beroperasi di                                operates in Indonesia, there are instances
             Indonesia, terdapat keadaan di mana                             where the Group is affected by the
             Grup dipengaruhi oleh fluktuasi dari nilai                      fluctuation of Indonesian Rupiah against
             tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika                             the U.S. Dollar pertaining mainly to taxes
             Serikat terutama terkait dengan pajak dan                       and      certain   expenses   which    are
             beberapa      beban      tertentu    yang                       denominated in Indonesian Rupiah. The
             berdenominasi dalam Rupiah. Jumlah                              Group’s net open currency other than
             eksposur bersih mata uang selain Dolar                          U.S. Dollar exposure as of reporting date
             Amerika Serikat Grup pada tanggal                               is disclosed in Note 51.
             pelaporan diungkapkan dalam Catatan 51.

             Grup memelihara saldo kas dalam mata                            The Group maintains sufficient cash
             uang Rupiah yang cukup untuk memenuhi                           balance denominated in Indonesian Rupiah
             kebutuhan beban dalam Rupiah.                                   to cover the expenses denominated in
                                                                             Indonesian Rupiah.

             Analisis sensitivitas mata uang asing                           Foreign currency sensitivity analysis

             Analisis sensitivitas Grup di bawah ini                         The Group’s sensitivity analysis below to
             terhadap peningkatan dan penurunan                              the increase and decrease in the US$
             dalam US$ terhadap mata uang Rupiah                             against the relevant foreign currencies
             menggunakan 1%, 4%, 1% dan 2%                                   uses 1%, 4%, 1% and 2% at June 30,
             masing-masing pada tanggal 30 Juni 2019,                        2019, December 31, 2018, 2017 and
             31 Desember 2018, 2017 dan 2016.                                2016, respectively. These sensitivity rate
             Tingkat sensitivitas ini yang digunakan                         are the ones used when reporting foreign
             ketika melaporkan secara internal risiko                        currency     risk    internally   to    key
             mata uang asing kepada para karyawan                            management personnel and represents
             kunci,     dan      merupakan      penilaian                    management's       assessment      of   the
             manajemen terhadap perubahan yang                               reasonably possible change in foreign
             mungkin terjadi pada nilai tukar valuta                         exchange rates. The sensitivity analysis
             asing.     Analisis   sensitivitas   hanya                      includes only outstanding monetary items
             mencakup item instrumen keuangan dalam                          of financial instrument denominated in
             mata uang moneter selain Dolar Amerika                          currency other than U.S. Dollar and
             Serikat yang ada dan menyesuaikan                               adjusts their translation at the period end
             translasinya pada akhir periode untuk                           for percentage change in foreign currency
             perubahan persentase dalam nilai tukar                          rates.
             mata uang asing.

             Pada periode enam bulan yang berakhir                           For    the  six-month    periods  ended
             30 Juni 2019 dan tahun-tahun yang                               June 30, 2019 and the years ended
             berakhir 31 Desember 2018, 2017 dan                             December 31, 2018, 2017 and 2016, if
             2016, jika US$ melemah/ menguat                                 US$ had weakened/ strengthened by 1%,
             sebesar 1%, 4%, 1% dan 2% masing-                               4%, 1% and 2%, against Indonesian
             masing terhadap Rupiah, dengan seluruh                          Rupiah with all other variables held
             variabel lainnya tetap konstan, laba bersih,                    constant, profit, after tax, would have
             setelah    pajak,    masing-masing     akan                     been US$ 802 thousand, US$ 877
             menjadi US$ 802 ribu, US$ 877 ribu,                             thousand, US$ 1,360 thousand and
             US$ 1.360 ribu dan US$ 2.213 ribu lebih                         US$ 2,213 thousand respectively, higher/
             tinggi/rendah.                                                  lower.

             Menurut pendapat manajemen, analisis                            In management's opinion, the sensitivity
             sensitivitas tidak representatif atas risiko                    analysis is unrepresentative for the
             valuta asing melekat karena eksposur                            inherent foreign exchange risk because the
             pada akhir periode pelaporan tidak                              exposure at the end of the reporting
             mencerminkan eksposur selama periode                            period does not reflect the exposure
             berjalan.                                                       during the period.

      iii.   Manajemen risiko tingkat bunga                           iii.   Interest rate risk management

             Grup terpapar risiko suku bunga karena                          The Group is exposed to interest rate risk
             entitas dalam Grup meminjam dana                                because entities in the Group borrow funds
             dengan tingkat bunga mengambang.                                at floating interest rates. The risk is
             Risiko ini dikelola oleh Grup, antara lain,                     managed by the Group by the use of
             dengan menggunakan kontrak swap suku                            interest rate swap contracts.
             bunga.



                                                            - 170 -
                                                        379
Page 400
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                             AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                            DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


           Analisis sensitivitas suku bunga                            Interest rate sensitivity analysis

           Analisis sensitivitas di bawah ini telah                    The sensitivity analysis below have been
           ditentukan berdasarkan eksposur suku                        determined based on the exposure to
           bunga untuk instrumen derivatif dan non-                    interest rates for both derivatives and non-
           derivatif pada akhir periode pelaporan.                     derivative instruments at the end of the
           Untuk      liabilitas   tingkat    bunga                    reporting    period.    For   floating   rate
           mengambang, analisis tersebut disusun                       liabilities, the    analysis   is    prepared
           dengan asumsi jumlah liabilitas terutang                    assuming the amount of the liability
           pada akhir periode pelaporan itu terutang                   outstanding at the end of the reporting
           sepanjang      tahun.    Kenaikan    atau                   period was outstanding for the whole year.
           penurunan 50 basis poin digunakan ketika                    A 50 basis point increase or decrease is
           melaporkan risiko suku bunga secara                         used when reporting interest rate risk
           internal kepada karyawan kunci dan                          internally to key management personnel
           merupakan penilaian manajemen terhadap                      and represents management's assessment
           perubahan yang mungkin terjadi pada                         of the reasonably possible change in
           suku bunga.                                                 interest rates.

           Jika suku bunga lebih tinggi/rendah                         If interest rates had been 50 basis points
           50 basis poin dan semua variabel lainnya                    higher/lower and all other variables were
           tetap konstan, laba bersih, setelah pajak,                  held constant, net profit after tax, for
           untuk periode enam bulan yang berakhir                      the six-month period ended June 30, 2019
           30 Juni 2019 dan untuk tahun-tahun yang                     and 2018 and for the years ended
           berakhir 31 Desember 2018, 2017 dan                         December 31, 2018, 2017 and 2016 would
           2016 masing-masing akan turun/naik                          decrease/increase US$ 1,387 thousand,
           sebesar US$ 1.685, US$ 1.387 ribu,                          US$ 1,737 thousand and US$ 2,396
           US$ 1.737 ribu dan US$ 2.396 ribu. Hal ini                  thousand, respectively. This is mainly
           terutama disebabkan oleh eksposur Grup                      attributable to the Group’s exposure to
           terhadap suku bunga atas pinjamannya                        interest rates on its variable rate
           dengan suku bunga variabel.                                 borrowings.

           Kontrak swap suku bunga                                     Interest rate swap contracts

           Dalam kontrak swap suku bunga, Grup                         Under interest rate swap contracts, the
           setuju untuk menukar perbedaan antara                       Group agrees to exchange the difference
           jumlah tingkat bunga tetap dengan                           between fixed and floating rate interest
           mengambang yang dihitung atas jumlah                        amounts calculated on agreed notional
           pokok nosional yang disepakati. Kontrak                     principal amounts. Such contracts enable
           tersebut   memungkinkan      Grup   untuk                   the Group to mitigate the risk of changing
           mengurangi risiko perubahan suku bunga                      interest rates on the cash flow exposures
           eksposur arus kas pada utang tingkat                        on issued variable rate debt. The fair value
           bunga variabel. Nilai wajar plain vanilla                   of a plain vanilla (fixed rate for floating
           (tingkat bunga tetap untuk tingkat bunga                    rate) swap is computed by adding the
           mengambang) swap dihitung dengan                            present value of the fixed coupon
           menambahkan nilai kini dari pembayaran                      payments known at the start of the swap
           bunga tetap yang telah diketahui dari awal                  (fixed leg) and present value of the
           swap (fixed leg) dan nilai kini dari                        floating coupon payments determined at
           pembayaran bunga mengambang yang                            the agreed dates of each payment (floating
           ditentukan     pada     setiap    tanggal                   leg). The average interest rate is based on
           pembayaran yang ditentukan (floating                        the fixed rate paid by the banks.
           leg). Tingkat suku bunga rata-rata
           didasarkan pada tingkat bunga tetap yang
           dibayarkan oleh bank.

           Kontrak swap suku bunga diselesaikan                        The interest rate swaps are settled on a
           secara   triwulanan.    Tingkat    bunga                    quarterly basis. The floating rate on the
           mengambang pada swap suku bunga                             interest rate swaps is London Interbank
           adalah London Interbank Offered Rate                        Offered Rate (LIBOR). The Group will
           (LIBOR).   Grup    akan    menyelesaikan                    settle the difference between the fixed and
           perbedaan antara tingkat bunga tetap dan                    floating interest rate on a net basis.
           mengambang secara dasar neto.




                                                        - 171 -
                                                    380
Page 401
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


      iv.   Manajemen risiko harga petrokimia                        iv.   Petrochemical price risk management

            Pendapatan Grup sangat bergantung pada                         The Group’s revenue is highly dependent
            penjualan barang-barang turunan/olahan                         on naphtha petrochemical process, which
            petrokimia      naphtha     yang     sangat                    in turn is highly influenced by global
            dipengaruhi oleh harga petrokimia dunia.                       petrochemical prices, which tend to be
            Di sisi lain, harga petrokimia dunia dapat                     cyclical   and   subject     to  significant
            berfluktuasi    secara    signifikan   yang                    fluctuations. Global petrochemical prices
            dipengaruhi terutama oleh harga minyak                         are subject to numerous factors beyond
            mentah Brent dan faktor permintaan dan                         the Group’s control, including mainly Brent
            penawaran.                                                     crude oil price and supply and demand
                                                                           factors.

            Untuk    memitigasi  risiko   ini,   Grup                      To mitigate this risk, the Group combines
            mengkombinasikan     strategi      metode                      strategies of price fixing method and the
            penetapan     harga    maupun       waktu                      timing of price fixing, while maintaining
            penetapan dengan terus memperhatikan                           close attention on global developments
            perkembangan global yang mempengaruhi                          that affect petrochemical market.
            pasar petrokimia.

       v.   Manajemen risiko harga komoditas                          v.   Commodity price risk management

            Tidak terdapat risiko harga komoditas                          No issue for the commodity price risk for
            untuk usaha panas bumi karena harga                            geothermal business due to the price has
            telah disepakati dalam Electricity Sales                       been agreed in the Electricity Sales
            Contract.                                                      Contract.

      vi.   Manajemen risiko kredit                                  vi.   Credit risk management

            Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan                      Credit risk refers to the risk that a
            gagal    dalam    memenuhi      kewajiban                      counterparty will default on its contractual
            kontraktualnya    yang    mengakibatkan                        obligation resulting in financial loss to the
            kerugian keuangan bagi Grup.                                   Group.

            Risiko kredit Grup terutama melekat pada                       The Group’s credit risk is primarily
            rekening bank, piutang usaha dan piutang                       attributed to its cash in banks, trade
            sewa pembiayaan. Grup menempatkan                              accounts receivable and lease receivables.
            saldo bank pada institusi keuangan yang                        The Group places its bank balances with
            layak serta terpercaya. Piutang usaha dan                      credit worthy financial institutions. Trade
            piutang    sewa    pembiayaan     dilakukan                    accounts receivable and lease receivables
            dengan pihak ketiga terpercaya dan pihak                       are entered with respected and credit
            berelasi. Eksposur Grup dan pihak lawan                        worthy third parties and related parties
            dimonitor secara terus menerus dan nilai                       company. The Group’s exposure and its
            agregat transaksi terkait tersebar di antara                   counterparties are continuously monitored
            pihak lawan yang telah disetujui. Eksposur                     and the aggregate value of transactions
            kredit dikendalikan oleh batasan (limit)                       concluded is spread amongst approved
            pihak lawan yang direviu dan disetujui oleh                    counterparties.   Credit     exposure     is
            manajemen.                                                     controlled by counterparty limits that are
                                                                           reviewed     and    approved      by    the
                                                                           management.

            Grup     menyadari     bahwa,      walaupun                    The Group realizes that while product
            penjualan produk kepada pelanggan akan                         sales to customers should preferably be
            lebih baik dalam bentuk tunai, pembayaran                      made on cash, cash in advance or Letter
            di muka atau menggunakan Letter of                             of Credit, sales of products on credit is a
            Credit, penjualan kredit adalah praktik                        common industry practice and is a major
            umum di industri dan merupakan faktor                          consideration of the customers buying
            penting    dalam    keputusan     pembelian                    decision. Therefore, the Group’s credit sale
            pelanggan.     Oleh   karena    itu,   Grup                    is    permitted     subject   to    proper
            memperbolehkan penjualan kredit tetapi                         management and controls of significant
            dengan pengendalian terhadap risiko kredit                     and aggregate credit risk. In this respect,
            tersebut. Dalam hal ini, Grup telah                            the Group has established a credit
            membentuk sebuah komite kredit yang                            committee who is accountable for overall
            bertanggung jawab untuk keseluruhan                            management and control of credit risk.
            manajemen dan pengendalian risiko kredit.




                                                           - 172 -
                                                       381
Page 402
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


             Piutang usaha terdiri dari sejumlah besar                        Trade receivables consist of a large
             pelanggan, tersebar di berbagai industri                         number of customers, spread across
             dan wilayah geografis. Evaluasi kredit yang                      diverse industries and geographical areas.
             sedang berlangsung dilakukan berdasarkan                         Ongoing credit evaluation is performed on
             pada rekam jejak hasil penerimaan dari                           the track record of the collection result
             penjualan kepada pelanggan.                                      from sales made to customers.

             Grup memiliki eksposur kredit yang                               The Group has significant credit exposure
             signifikan untuk rekanan tunggal karena                          to single counterparty because the Group’s
             penjualan listrik Grup dijual melalui PGE                        sale of electricity is sold through PGE and
             dan PLN. Grup menentukan pihak lawan                             PLN. The Group defines counterparties as
             sebagai memiliki karakteristik serupa jika                       having similar characteristics if they are
             mereka entitas terkait.                                          related entities.

             Nilai tercatat aset keuangan pada laporan                        The carrying amount of financial assets
             keuangan konsolidasian setelah dikurangi                         recorded in the consolidated financial
             dengan cadangan kerugian mencerminkan                            statements, net of any allowance for
             eksposur Grup terhadap risiko kredit.                            losses represents the Group’s exposure to
                                                                              credit risk.

             Manajemen telah menilai bahwa kualitas                           Management has assessed that the credit
             kredit dari aset keuangan yang tidak jatuh                       quality of financial assets that are neither
             tempo atau tidak mengalami penurunan                             past due nor impaired are good based on
             nilai adalah baik berdasarkan pengalaman                         the Company’s collection experience with
             penerimaan Perusahaan dengan pihak-                              such counterparties, and the cash and
             pihak tersebut, dan kas dan setara kas                           cash equivalents that are only paced in
             yang hanya ditempatkan dalam lembaga                             reputable financial institution.
             keuangan yang memiliki reputasi baik.

      vii.   Manajemen risiko likuiditas                               vii.   Liquidity risk management
             Tanggung jawab utama untuk manajemen                             Ultimate responsibility for liquidity risk
             risiko likuiditas terletak pada manajemen,                       management rests with the management,
             yang telah membentuk kerangka kerja                              which has established an appropriate
             manajemen risiko likuiditas yang sesuai                          liquidity risk management framework for
             untuk      mengelola     pendanaan   jangka                      the management of the Group’s short,
             pendek, menengah dan jangka panjang                              medium and long-term funding and
             dan persyaratan manajemen likuiditas.                            liquidity management requirements. The
             Grup mengelola risiko likuiditas dengan                          Group       manages     liquidity   risk   by
             memelihara cadangan yang memadai,                                maintaning adequate reserves, banking
             fasilitas perbankan dan fasilitas pinjaman                       facilities and reserve borrowing facilities,
             cadangan, dengan terus memantau arus                             by continuously monitoring forecast and
             kas prakiraan dan aktual, dan dengan cara                        actual cash flows, and by matching the
             mencocokkan profil jatuh tempo aset dan                          maturity profiles of financial assets and
             liabilitas    keuangan.    Rincian  fasilitas                    liabilities. Details of additional undrawn
             tambahan yang belum digunakan yang                               facilities that the Group has at its disposal
             dimiliki Grup untuk mengurangi risiko                            to further reduce liquidity risk are included
             likuiditas termasuk dalam Catatan 50a.                           in Note 50a.

             Tabel risiko likuiditas dan suku bunga                           Liquidity and interest risk tables

             Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo                           The following table details the Group’s
             kontrak untuk liabilitas keuangan non-                           remaining contractual maturity for its non-
             derivatif dengan periode pembayaran yang                         derivative financial liabilities with agreed
             disepakati Grup. Tabel telah disusun                             repayment periods. The table has been
             berdasarkan     arus    kas   yang   tak                         drawn up based on the undiscounted cash
             terdiskontokan dari liabilitas keuangan                          flows of financial liabilities based on the
             berdasarkan tanggal terawal di mana Grup                         earliest date on which the Group can be
             dapat diminta untuk membayar. Tabel                              required to pay. The table includes both
             mencakup arus kas bunga dan pokok.                               interest and principal cash flows. The
             Jatuh tempo kontrak didasarkan pada                              contractual maturity is based on the
             tanggal terawal di mana Grup mungkin                             earliest date on which the Group may be
             akan diminta untuk membayar.                                     required to pay.




                                                             - 173 -
                                                         382
Page 403
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                             PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                              FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                           AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                          DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                                     Tingkat bunga
                                                          efektif
                                                         rata-rata
                                                       tertimbang/
                                                        Weighted      Kurang dari                   3 bulan -
                                                         average      satu bulan/                   1 tahun/                        Diatas
                                                         effective     Less than     1-3 bulan/   3 months to     1-5 tahun/       5 tahun/       Jumlah/
                                                      interest rate     1 month     1-3 months       1 year       1-5 years        5+ years        Total
                                                             %         US$'000        US$'000      US$'000         US$'000         US$'000        US$'000
           30 Juni 2019                                                                                                                                        June 30, 2019

           Tanpa bunga                                                                                                                                         Non-interest bearing
              Utang usaha                                  -             406.273              -       12.474                   -              -     418.747      Trade accounts payable
              Utang lain-lain                                                                                                                                    Other accounts payable
                 Pihak ketiga                              -              22.969              -        9.988                   -              -      32.957          Third parties
                 Pihak berelasi                            -              68.543              -            -                   -              -      68.543          Related party
              Biaya yang masih harus dibayar               -              11.140              -       42.456                   -              -      53.596      Accrued expenses

           Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                                    Variable interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               5,04% - 6,57%          1.168        37.464       152.521       1.506.864          56.844      1.754.861       Long-term loans

           Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                       Fixed interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               4,12% - 10,50%         8.252        15.502        69.451          45.749               -        138.954       Long-term loans
              Utang obligasi dan wesel              4,95% - 11,30%             -         5.031       128.679         473.430         913.083      1.520.223       Bonds and notes payable

           Jumlah                                                        518.345        57.997       415.569       2.026.043         969.927      3.987.881    Total


           31 Desember 2018                                                                                                                                    December 31, 2018

           Tanpa bunga                                                                                                                                         Non-interest bearing
              Utang usaha                                  -             565.675              -        3.844                   -              -     569.519      Trade accounts payable
              Utang lain-lain                                                                                                                                    Other accounts payable
                 Pihak ketiga                              -              22.726              -        9.471                   -              -      32.197          Third parties
                 Pihak berelasi                            -              23.558              -            -                   -              -      23.558          Related party
              Biaya yang masih harus dibayar               -               8.737              -       51.104                   -              -      59.841      Accrued expenses

           Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                                    Variable interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               4,94% - 10,75%         3.019       131.832       285.402       1.405.693                  -   1.825.946       Long-term loans

           Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                       Fixed interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               4,09% - 10,50%           947        23.065        16.344          86.505               -        126.861       Long-term loans
              Utang obligasi dan wesel              4,95% - 11,30%           506         2.998       123.616         395.911         912.629      1.435.660       Bonds and notes payable

           Jumlah                                                        625.168       157.895       489.781       1.888.109         912.629      4.073.582    Total

           31 Desember 2017                                                                                                                                    December 31, 2017

           Tanpa bunga                                                                                                                                         Non-interest bearing
              Utang usaha                                  -             482.956              -          659               -                  -     483.615      Trade accounts payable
              Utang lain-lain kepada pihak ketiga          -               1.888              -        2.791           7.075                  -      11.754      Other accounts payable to third parties
              Biaya yang masih harus dibayar               -              15.521              -       45.616               -                  -      61.137      Accrued expenses

           Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                                    Variable interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               4,81% - 10,75%           855       140.204       358.852       1.955.953          19.397      2.475.261       Long-term loans

           Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                       Fixed interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               4,72% - 11,50%           789        17.041        46.180         173.590          21.888        259.488       Long-term loans
              Utang obligasi dan wesel              4,95% - 11,30%             -         3.947        14.042         122.992         326.279        467.260       Bonds and notes payable

           Jumlah                                                        502.009       161.192       468.140       2.264.982         367.564      3.763.887    Total

           31 Desember 2016                                                                                                                                    December 31, 2016

           Tanpa bunga                                                                                                                                         Non-interest bearing
              Utang usaha                                  -             345.851              -       13.500                   -              -     359.351      Trade accounts payable
              Utang lain-lain                                                                                                                                    Other accounts payable
                 Pihak berelasi                            -                   -              -            -              45                  -          45          Related parties
                 Pihak ketiga                              -               5.885              -        9.002           7.156                  -      22.043          Third parties
              Biaya yang masih harus dibayar               -               6.702              -       39.251               -                  -      45.953      Accrued expenses

           Instrumen tingkat bunga variabel                                                                                                                    Variable interest rate instruments
              Utang bank                                6,50%                  -        60.975             -               -               -         60.975       Bank loans
              Pinjaman jangka panjang               4,55% - 10,75%         1.431         9.722        59.664         365.846         101.341        538.004       Long-term loans
              Utang obligasi dan wesel              4,85% - 5,38%              -             -        16.560               -               -         16.560       Bonds and notes payable

           Instrumen tingkat bunga tetap                                                                                                                       Fixed interest rate instruments
              Pinjaman jangka panjang               5,20% - 13,00%           476        11.438        17.218          77.550          12.454        119.136       Long-term loan
              Utang obligasi dan wesel              5,00% - 6,13%              -           482       428.447          42.508               -        471.437       Bonds and notes payable

           Jumlah                                                        359.722         82.617       583.642         485.970         113.795      1.633.544   Total


        Jumlah yang dicakup di atas untuk instrumen                                                              The amounts included above for variable
        suku bunga variabel untuk liabilitas keuangan                                                            interest rate instruments for both non-
        non-derivatif harus berubah jika perubahan                                                               derivative financial liabilities is subject to
        suku bunga variabel berbeda dengan estimasi                                                              change if changes in variable interest rates
        suku bunga yang ditentukan pada akhir                                                                    differ to those estimates of interest rates
        periode pelaporan.                                                                                       determined at the end of the reporting
                                                                                                                 period.




                                                                                        - 174 -
                                                                                     383
Page 404
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                   FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                               DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


    C. Manajemen risiko modal                                                      C. Capital risk management

        Grup     mengelola    risiko modal untuk                                        The Group manages capital risk to ensure
        memastikan bahwa entitas dalam Grup akan                                        that entities in the Group will be able to
        mampu untuk melanjutkan keberlangsungan                                         continue as a going concern, in addition to
        hidup, selain memaksimalkan keuntungan                                          maximize the profit of the shareholders
        para pemegang saham melalui optimalisasi                                        through the optimization of the debt and
        saldo utang dan ekuitas.                                                        equity.

        Struktur modal Grup terdiri dari utang, yang                                    The capital structure of the Group consist of
        mencakup pinjaman, instrumen keuangan                                           debt, which includes the borrowings, derivative
        derivatif dan utang obligasi dan wesel yang                                     financial instrument and notes and bond
        dijelaskan pada Catatan 27, 28 dan 50p, kas                                     payable disclosed in Notes 27, 28 and 50p,
        dan setara kas (Catatan 6) dan ekuitas                                          cash and cash equivalents (Note 6) and equity
        pemegang saham induk, yang terdiri dari                                         attributable to equity holders of the parent,
        modal yang ditempatkan (Catatan 30),                                            comprising of issued capital (Note 30),
        tambahan modal disetor (Catatan 31),                                            additional paid-up capital (Note 31), other
        penghasilan komprehensif lainnya (Catatan                                       comprehensive income (Note 34), treasury
        34), saham diperoleh kembali (Catatan 32),                                      stock (Note 32), other equity component
        komponen ekuitas lain (Catatan 33) dan                                          (Note 33) and non-controlling interests
        kepentingan non-pengendali (Catatan 35).                                        (Note 35).

        Dewan Direksi Grup secara berkala melakukan                                     The Board of Directors of the Group
        reviu struktur permodalan Grup. Sebagai                                         periodically reviews the Group’s capital
        bagian      dari    reviu    ini,    Direksi                                    structure. As part of this review, the Board of
        mempertimbangkan biaya permodalan dan                                           Directors considers the cost of capital and the
        risiko yang berhubungan.                                                        related risks.

        Rasio jumlah pinjaman bersih terhadap ekuitas                                   Total net debt to equity ratio as of
        pada tanggal 30 Juni 2019, 31 Desember                                          June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
        2018, 2017 dan 2016 adalah sebagai berikut:                                     2016 are as follows:

                                         30 Juni/             31 Desember/       31 Desember/          31 Desember/
                                         June 30,             December 31,       December 31,         December 31,
                                          2019                    2018               2017                  2016
                                         US$ '000              US$ '000            US$ '000             US$ '000

        Pinjaman                          2.671.728              2.664.235           2.634.394                920.649      Debt
        Kas dan setara kas                  720.229                800.572             906.248                410.734      Cash and cash equivalents

        Pinjaman - bersih                 1.951.499              1.863.663           1.728.146                509.915      Net debt
        Ekuitas                           2.736.884              2.702.042           2.672.211            1.920.094        Equity

        Rasio pinjaman - bersih
          terhadap ekuitas                          71%                  69%                  65%                 27%      Net debt to equity ratio


     D. PENGUKURAN NILAI WAJAR                                                      D. FAIR VALUE MEASUREMENTS

        Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat                                     Fair value of financial instruments carried at
        pada biaya perolehan diamortisasi                                               amortized cost

        Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset                                    The Directors consider that the carrying
        keuangan dan liabilitas keuangan pada biaya                                     amounts of financial assets and financial
        perolehan     diamortisasi    pada     tanggal                                  liabilities recognized at amortized cost as of
        30 Juni 2019, 31 Desember 2018, 2017 dan                                        June 30, 2019, December 31, 2018, 2017 and
        2016, diakui mendekati nilai wajarnya.                                          2016, approximate their fair values.

                                             Tingkat 1/         Tingkat 2/       Tingkat 3/         Jumlah/
                                              Level 1            Level 2          Level 3            Total
                                              US$'000            US$'000          US$'000           US$'000
        30 Juni 2019                                                                                              June 30, 2019
        Piutang lain-lain tidak lancar                    -                  -      21.503            21.503      Other receivables - noncurrent
        Piutang sewa pembiayaan                                                                                   Finance lease receivables
           tidak lancar                                   -                  -     379.083           379.083          noncurrent
        Jumlah                                            -                  -     400.586           400.586      Total


        Pinjaman dan utang obligasi              481.855                     -   1.411.565          1.893.420     Loans and bonds payable




                                                                     - 175 -
                                                                   384
Page 405
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

                                         Tingkat 1/       Tingkat 2/       Tingkat 3/      Jumlah/
                                          Level 1          Level 2          Level 3         Total
                                          US$'000          US$'000          US$'000        US$'000
        31 Desember 2018                                                                               December 31, 2018
        Piutang lain-lain tidak lancar                -                -      16.344         16.344    Other receivables - noncurrent
        Piutang sewa pembiayaan                                                                        Finance lease receivables
            tidak lancar                              -                -     382.766        382.766       noncurrent
        Jumlah                                        -                -     399.110        399.110    Total


        Pinjaman dan utang obligasi        399.473                     -   1.465.019       1.864.492   Loans and bonds payable


                                         Tingkat 1/       Tingkat 2/       Tingkat 3/      Jumlah/
                                          Level 1          Level 2          Level 3         Total
                                          US$'000          US$'000          US$'000        US$'000
        31 Desember 2017                                                                               December 31, 2017
        Piutang lain-lain tidak lancar                -                -      16.441         16.441    Other receivables - noncurrent
        Piutang sewa pembiayaan                                                                        Finance lease receivables
            tidak lancar                              -                -     405.566        405.566       noncurrent
        Jumlah                                        -                -     422.007        422.007    Total


        Pinjaman dan utang obligasi        372.759                     -   1.406.859       1.779.618   Loans and bonds payable

                                         Tingkat 1/       Tingkat 2/       Tingkat 3/      Jumlah/
                                          Level 1          Level 2          Level 3         Total
                                          US$'000          US$'000          US$'000        US$'000
        31 Desember 2016                                                                               December 31, 2016
        Piutang lain-lain tidak lancar                -                -     246.387        246.387    Other receivables - noncurrent


        Pinjaman dan utang obligasi         38.949                     -     105.543        144.492    Loans and bonds payable



        Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan                               Valuation techniques and assumptions applied
        untuk tujuan pengukuran nilai wajar                                       for the purposes of measuring fair value

        Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                  The fair values of financial assets and financial
        keuangan ditentukan sebagai berikut:                                      liabilities are determined as follows:

            Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                  The fair values of financial assets and
             keuangan dengan syarat dan kondisi                                         financial liabilities with standard terms and
             standar dan diperdagangkan di pasar aktif                                  conditions and traded on active liquid
             ditentukan dengan mengacu pada harga                                       markets are determined with reference to
             pasar.                                                                     quoted market prices.

            Nilai wajar swap suku bunga dihitung                                      The fair value of interest rate swap is
             dengan menambahkan nilai kini dari                                         computed by adding the present value of
             pembayaran bunga tetap yang telah                                          the fixed coupon payments known at the
             diketahui dari awal swap (fixed leg) dan                                   start of the swap (fixed leg) and present
             nilai   kini    dari pembayaran    bunga                                   value of the floating coupon payments
             mengambang yang ditentukan pada setiap                                     determined at the agreed dates of each
             tanggal pembayaran yang ditentukan                                         payment (floating leg).
             (floating leg).

            Nilai wajar kontrak valuta berjangka mata                                 Foreign currency forward contracts are
             uang asing diukur dengan menggunakan                                       measured using quoted forward exchange
             kurs kuotasi yang berasal dari suku bunga                                  rates derived from quoted interest rates
             kuotasi sesuai jatuh tempo kontrak.                                        matching maturities of the contracts.

            Nilai tercatat dari aset dan liabilitas                                   The carrying amount of financial assets
             keuangan yang jatuh tempo dalam satu                                       and liabilities due in one year approximates
             tahun mendekati nilai wajarnya karena                                      fair value because of their short-term
             jatuh tempo dalam jangka pendek. Untuk                                     maturity. For non-current financial assets
             aset keuangan dan liabilitas keuangan                                      and financial liabilities, the amortized cost
             jangka     panjang,  biaya   perolehan                                     approximates fair value because such
             diamortisasi mendekati nilai wajarnya                                      instruments carry market rate of interest.
             karena instrumen tersebut dikenakan
             tingkat bunga pasar.




                                                              - 176 -
                                                            385
Page 406
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                            PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                             FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                          AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                         DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

        Hirarki pengukuran nilai wajar atas aset dan                              Fair value measurements hierarchy recognised
        liabilitas Grup                                                           of the Group’s assets and liabilities

        Tabel berikut ini merangkum nilai tercatat dan                            The following tables summarize the carrying
        nilai wajar aset dan liabilitas, yang dianalisis                          amounts and the fair values of the assets and
        nilai wajarnya berdasarkan pada:                                          liabilities, analyzed among those whose fair
                                                                                  value is based on:

            Pengukuran nilai wajar level 1 adalah                                       Level 1 fair value measurements are those
             yang berasal dari harga kuotasian (tak                                       derived from quoted prices (unadjusted) in
             disesuaikan) di pasar aktif untuk aset                                       active markets for identical assets or
             atau liabilitas yang identik; yang dapat                                     liabilities that the entity can access at the
             diakses entitas pada tanggal pengukuran.                                     measurement date.

            Pengukuran nilai wajar level 2 adalah                                       Level 2 fair value measurements are those
             yang berasal dari input selain harga                                         derived from inputs other than quoted
             kuotasian yang termasuk dalam level 1                                        prices included within Level 1 that are
             yang dapat diobservasi untuk aset atau                                       observable for the asset or liability, either
             liabilitas, baik secara langsung (misalnya                                   directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e.
             harga) atau secara tidak langsung                                            derived from prices); and
             (misalnya deviasi dari harga); dan

            Pengukuran nilai wajar level 3 adalah                                       Level 3 fair value measurements are those
             yang berasal dari teknik penilaian yang                                      derived from valuation techniques that
             mencakup input untuk aset atau liabilitas                                    include inputs for the asset or liability that
             yang bukan berdasarkan data pasar yang                                       are not based on observable market data
             dapat diobservasi (input yang tidak dapat                                    (unobservable inputs).
             diobservasi).
                                                  Tingkat 1/   Tingkat 2/    Tingkat 3/       Jumlah/
                                                   Level 1      Level 2       Level 3          Total
                                                   US$'000      US$'000       US$'000         US$'000
            30 Juni 2019                                                                                  June 30, 2019
            Aset keuangan tersedia untuk dijual          62              -         124             186    Financial asset available-for-sale
            Aset keuangan derivatif                        -           42             -             42    Derivative financial assets
            Jumlah                                       62            42          124             228    Total

            Liabilitas keuangan derivatif                  -      17.041              -          17.041   Derivative financial liabilities

                                                  Tingkat 1/   Tingkat 2/    Tingkat 3/       Jumlah/
                                                   Level 1      Level 2       Level 3          Total
                                                   US$'000      US$'000       US$'000         US$'000
            31 Desember 2018                                                                              December 31, 2018
            Aset keuangan tersedia untuk dijual          62              -         124             186    Financial asset available-for-sale
            Aset keuangan derivatif                        -         8.696            -           8.696   Derivative financial assets
            Jumlah                                       62          8.696         124            8.882   Total

            Liabilitas keuangan derivatif                  -      10.126              -          10.126   Derivative financial liabilities

                                                  Tingkat 1/   Tingkat 2/    Tingkat 3/       Jumlah/
                                                   Level 1      Level 2       Level 3          Total
                                                   US$'000      US$'000       US$'000         US$'000
            31 Desember 2017                                                                              December 31, 2017
            Aset keuangan tersedia untuk dijual          71              -            -             71    Financial asset available-for-sale
            Aset keuangan derivatif                        -         2.270            -           2.270   Derivative financial assets
            Jumlah                                       71          2.270            -           2.341   Total

            Liabilitas keuangan derivatif                  -         5.372            -           5.372   Derivative financial liabilities

                                                  Tingkat 1/   Tingkat 2/    Tingkat 3/        Jumlah/
                                                   Level 1      Level 2       Level 3           Total
                                                   US$'000      US$'000       US$'000          US$'000
            31 Desember 2016                                                                              December 31, 2016
            Aset keuangan tersedia untuk dijual         100              -            -            100    Financial asset available-for-sale
            Aset keuangan derivatif                        -         1.500            -           1.500   Derivative financial assets
            Jumlah                                      100          1.500            -           1.600   Total

            Liabilitas keuangan derivatif                  -           40             -              40   Derivative financial liabilities


        Tidak ada transfer antara tingkat 1 dan 2 pada                           There were no transfers between level 1 and 2
        periode berjalan.                                                        in the period.




                                                               - 177 -
                                                               386
Page 407
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                        PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                         FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                      AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                     DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

53. KEADAAN INDUSTRI PETROKIMIA                                   53. PETROCHEMICAL INDUSTRY CONDITION

   Secara      historis,  industri    petrokimia    selalu             The petrochemical industry has historically been
   mempunyai siklus tertentu. Perubahan di dalam                       cyclical. Changes in supply and demand and
   permintaan dan penawaran yang berakibat pada                        resulting operating utilization levels are key
   tingkat utilisasi operasi merupakan faktor kunci                    factors that influence the cycle and profitability of
   yang      mempengaruhi        siklus    industri   dan              the sector. Industry demand is primarily
   profitabilitas dari industri tersebut. Kebutuhan dari               influenced by economic activity while supply is
   industri dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi                         affected by new capacity additions.
   sementara       penawarannya       dipengaruhi    oleh
   tambahan kapasitas baru.

   Sifat   siklus  dari industri tersebut   telah                      The cyclical nature of the industry has affected
   mempengaruhi dan dapat terus mempengaruhi                           and may continue to affect the Group’s operating
   hasil kegiatan usaha Grup di masa yang akan                         results in the future. In the six-month period
   datang. Pada periode enam bulan yang berakhir                       ended June 30, 2019, the Group experienced
   30 Juni 2019, marjin produk Grup mengalami                          weaker product margins compared to 2018 but
   pelemahan dibandingkan 2018 tetapi tetap baik                       continued to be healthy reflecting the demand and
   terutama disebabkan oleh dinamika permintaan                        supply dynamics.
   dan penawaran.

   Grup     telah   melakukan dan  akan   terus                        The Group has undertaken and will continue to
   melaksanakan langkah-langkah secara hati-hati                       implement prudent measures, such as the
   seperti di bawah ini:                                               following:

       Mengintegrasikan    turunan     produk     dan                      Continue to expand our product offerings and
        mendiversifikasikan produk yang ditawarkan                           further integrate downstream. For example,
        secara berkesinambungan. Sebagai contoh,                             the Group’s Butadiene Extraction plant,
        pabrik Butadiene yang dimiliki oleh Grup yang                        Indonesia’s first Butadiene plant, which came
        mulai beroperasi pada triwulan ketiga tahun                          on-stream in Q3 2013, had added value to the
        2013 yang akan memberikan nilai tambah                               crude C4 product which we previously export.
        pada produk crude C4 yang sebelumnya                                 In 2013, the Group has also entered into a
        diekspor. Pada tahun 2013, Grup juga                                 joint venture with Compagnie Financiere Du
        mengadakan perjanjian ventura bersama                                Groupe Michelin (Michelin) to invest in
        dengan Compagnie Financiere Du Groupe                                synthetic butadiene rubber. Engineering
        Michelin (Michelin) untuk investasi dalam                            Procurement and Construction (EPC) works
        synthetic   butadiene   rubber.     Pekerjaaan                       commenced in June 2015 and expansion
        Engineering Procurement and Construction                             successfully started up in August 2018.
        (EPC) telah berlangsung sejak Juni 2015 dan
        perluasan mulai beroperasi pada Agustus
        2018.

       Mencapai tingkat produksi yang optimal                              Achieve   optimum   production  levels  in
        sebagai respon terhadap keadaan pasar dan                            response to market and economic conditions
        kondisi perekonomian melalui penerapan                               by applying safe and efficient production
        metode produksi yang aman dan efisien;                               methods;

       Secara     berkesinambungan       menerapkan                        Continuously implement plant operation
        program     efisiensi untuk    meningkatkan                          improvements relating to yield, energy and
        produksi, pengurangan pemakaian energi dan                           efficiency initiatives to reduce unit operating
        pengurangan biaya operasi per unit;                                  costs;

       Meningkatkan pangsa pasar domestik melalui                          Increase    domestic  market       share    by
        pengembangan pelanggan baru;                                         developing new customers;

       Menurunkan biaya bahan baku utama dengan                            Lower feedstock costs by sourcing alternative
        mencari sumber alternatif bahan baku, jika                           feedstock, where possible, and maintaining a
        memungkinkan        dan        mengusahakan                          broader base of raw material suppliers,
        memperbanyak sumber pemasok bahan baku,                              including domestic sources.
        termasuk dari sumber domestik.

   Manajemen berkeyakinan bahwa tindakan tersebut                      Management believes that the above measures
   akan efektif untuk memperoleh kegiatan usaha                        will be effective to achieve profitable operations.
   yang menguntungkan.




                                                             - 178 -
                                                         387
Page 408
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                    PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                                                     FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                  AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                                                 DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)


54. REKONSILIASI LIABILITAS YANG                                    TIMBUL               54. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING
    DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                 FROM FINANCING ACTIVITIES

                                                                        Perubahan transaksi non kas/ Non-cash changes

                                         Arus kas dari aktivitas    Amortisasi biaya transaksi/      Pengaruh selisih kurs/
                       1 Januari 2019/        pendanaan/            Amortization of transaction    Effect of foreign exchange    30 Juni 2019/
                       January 1, 2019    Cash flows financing                 cost                            rates            June 30, 2019
                           US$ '000            US$ '000                     US$ '000                         US$ '000              US$ '000
    Utang bank                                                                                                                                    Long-term
      jangka panjang         1.674.427                  (47.253)                        4.789                             13          1.631.976     bank loans

    Utang obligasi                                                                                                                                Bonds and note
      dan wesel                979.682                   37.656                         1.455                         3.918           1.022.711     payable

    Jumlah                   2.654.109                    (9.597)                       6.244                         3.931           2.654.687   Total




55. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                                                  55. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD

    a.    Pada bulan Agustus 2019 BWL melakukan                                                   a.    In August 2019, BWL made partial repayment
          pelunasan sebagian pinjaman BNI sebesar                                                       of their BNI loan amounting to US$ 80 million.
          US$ 80 juta.

    b.    Pada tanggal 16 September 2019, entitas anak                                            b.    On September 16, 2019, the Company’s
          Perusahaan, PT Barito Wanabinar Indonesia                                                     subsidiary, PT Barito Wanabinar Indonesia
          (“BWI”), telah menandatangani perjanjian                                                      (“BWI”), has executed shares subscription
          penyetoran saham dan perjanjian pemegang                                                      agreement and shareholders’ agreement with
          saham dengan PT Sumber Graha Sejahtera                                                        PT Sumber Graha Sejahtera (“SGS”), a
          (“SGS”) yang merupakan entitas anak Samko                                                     subsidiary of Samko Timber Limited (“Samko”)
          Timber Limited (“Samko”) yang merupakan                                                       which is listed in Singapore stock exchange
          entitas terbuka dan terdaftar di bursa efek                                                   (SGX-ST). Nevertheless, the agreement will
          Singapura. Meskipun demikian, perjanjian ini                                                  only be effective upon obtaining by Samko of
          baru akan menjadi efektif setelah Samko                                                       approvals from SGX-ST, Singapore and general
          memperoleh persetujuan bursa efek Singapura                                                   meeting of shareholders of Samko.
          (SGX-ST) dan rapat umum pemegang saham
          (RUPS) Samko.

          Dengan berlakunya perjanjian ini, maka SGS                                                    With the enactmend of this agreement, SGS
          akan melakukan penyertaan saham di dalam                                                      will invest in PT Sumber Graha Maluku
          PT Sumber Graha Maluku (“SGM”), dengan                                                        (“SGM”), by subscribing all new shares to be
          cara melakukan pengambilalihan saham baru                                                     issued by SGM. Upon the subscription of SGS
          yang diterbitkan oleh SGM. Setelah SGS (atau                                                  (or any party appointed by SGS), the
          pihak lain yang ditunjuk oleh SGS) masuk                                                      shareholding of BWI in SGM will be diluted
          menjadi pemegang saham di dalam SGM,                                                          from 99.99% to 49%.
          maka saham porsi kepemilikan saham BWI
          atas SGM akan terdilusi dari 99,99% menjadi
          49%.

    c.       Sesuai dengan Akta No. 31 dari Jose Dima                                             c.    Based on Deed No. 31 of Jose Dima Satria,
             Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta,                                                   S.H., M.Kn., notary in Jakarta, dated
             tertanggal 5 September 2019, CAP membeli                                                   September 5, 2019, CAP bought 18,000
             18.000 lembar saham atau sebesar 0,02%                                                     shares or 0.02% ownership of PBI from Suhat
             kepemilikan PBI dari Suhat Miyarso sebesar                                                 Miyarso for Rp 163 million (equivalent to
             Rp 163 juta (setara dengan US$ 18 ribu),                                                   US$ 18 thousand). The acquisition of shares
             Pengalihan   saham    ini  dilakukan  untuk                                                was for expedite the merger process of
             memperlancar proses penggabungan usaha                                                     PBI and CAP. The shares acquisition was
             antara PBI dan CAP. Pengambilalihan saham                                                  approved by the Minister of Law and
             tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum                                                 Human     Rights   under   Decision   Letter
             dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan                                                No. AHU-0162828.AH.01.11. Year 2019, dated
             No. AHU-0162828.AH.01.11. Tahun 2019,                                                      September 6, 2019.
             tanggal 6 September 2019.

    d.       Pada tanggal 24 September 2019, CAP                                                  d.    On September 24, 2019, CAP announced an
             mengumumkan Abridge Merger Plan dengan                                                     Abridge Merger Plan with PBI, a subsidiary.
             PBI, entitas anak. Rencana merger ini telah                                                This proposed merger plan was approved by
             disetujui   oleh  Dewan   Komisaris   pada                                                 the Board of Commissioners on September 20,
             September 20, 2019.                                                                        2019.




                                                                                - 179 -
                                                                              388
Page 409
PT BARITO PACIFIC Tbk DAN ENTITAS ANAK                                     PT BARITO PACIFIC Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2019                      FOR THE SIX-MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2019
DAN 2018 DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR                                                   AND 2018 AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2018, 2017 DAN 2016 (Lanjutan)                                  DECEMBER 31, 2018, 2017 AND 2016 (Continued)

    e.   Pada tanggal 17 Oktober 2019, Perusahaan                  e.    On October 17, 2019, the Company announced
         mengumumkan pembagian dividen interim                           to distribute interim dividend for 2019
         tahun buku 2019 sebesar US$ 0,000369 per                        amounting to US$ 0.000369 per share which
         saham    yang    akan   dibayarkan  pada                        will be paid on November 1, 2019.
         1 November 2019.


56. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                       56. REISSUANCE OF CONSOLIDATED FINANCIAL
    KONSOLIDASIAN                                                 STATEMENTS

    Sehubungan dengan Penawaran Umum Pinjaman                      In respect to Limited Public Offering of Bonds of
    Perusahaan,     Perusahaan     telah   menerbitkan             the Company, the Company has reissued its
    kembali laporan keuangan konsolidasian untuk                   consolidated financial statements for the six-month
    periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2019                  periods ended June 30, 2019 and 2018 and the
    dan 2018 dan tahun-tahun yang berakhir                         years ended December 31, 2018 and 2017 to be in
    31 Desember 2018 dan 2017 untuk disesuaikan                    accordance     with   applicable   capital   market
    dengan peraturan pasar modal yang berlaku.                     regulation. The amendments made pertain to
    Perubahan tersebut adalah Catatan 18 tentang                   additional Note 18 for property, plant and
    aset tetap, Catatan 42 tentang pajak penghasilan               equipment, Note 42 for income tax and additional
    dan penambahan informasi pada (i) laporan posisi               information in (i) consolidated statements of
    keuangan konsolidasian tentang penyajian terpisah              financial  position    concerning    the    separate
    utang lain-lain dan uang muka yang diterima;                   presentation of other accounts payable and
    (ii) laporan arus kas konsolidasian tentang                    advance payments received; (ii) consolidated cash
    penambahan referensi; (iii) Catatan 1a tentang                 flow statements regarding the addition of
    informasi sekretaris Perusahaan dan satuan kerja               reference; (iii) Note 1a concerning information
    audit internal; (iv) Catatan 3a tentang pernyataan             about corporate secretary and internal audit unit;
    kepatuhan terhadap peraturan pasar modal;                      (iv) Note 3a regarding the statement of compliance
    (v) Catatan 3t tentang penambahan pengungkapan                 with capital market regulations; (v) Note 3t
    persentase untuk estimasi masa manfaat aset                    concerning additional disclosure of percentages for
    tetap.                                                         the estimated useful lifes of property, plant and
                                                                   equipment.


57. TANGGUNG   JAWAB   MANAJEMEN  DAN                         57. MANAGEMENT’S  RESPONSIBILITY  AND
    PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             APPROVAL OF CONSOLIDATED FINANCIAL
    KONSOLIDASIAN                                                 STATEMENTS

    Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan                The preparation and fair presentation of the
    konsolidasian dari halaman 1 sampai 180                        consolidated financial statements on pages
    merupakan tanggung jawab manajemen, dan telah                  1 to 180 were the responsibilities of the
    disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan pada                 management, and were approved by the Directors
    tanggal 15 Nopember 2019.                                      and authorized for issue on November 15, 2019.




                                                         - 180 -
                                                     389
Page 410
Halaman ini sengaja dikosongkan




             390
Page 411
Kantor
Wisma Barito Pacific Tower B Lantai 8
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63
Jakarta 11410
Telepon : (021) 5306711
Faksimili : (021) 5306680
Website : www.barito-pacific.com
Email       : corpsec@barito.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.17 MB
Published18 Dec 2024
Pages411
Characters2,534,017
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 264 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BNI Sekuritas p.1 ×5
linked org Marigold Resources Pte. Ltd. p.12 ×12
linked — Compagnie Financiere Michelin p.12 ×2
linked org Pertamina Geothermal Energy p.12
linked org Star Energy Geothermal Halmahera p.12 ×2
linked org PT Bank DBS Indonesia p.33 ×20
linked org Bangkok Bank Public p.33 ×7
linked org Bank Central Asia p.36 ×6
linked org Phoenix Power B.V. p.38
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.39
linked org Austindo Nusantara Jaya Tbk. p.39 ×2
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.40 ×5
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.42 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.42 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.42 ×5
linked org Bank Permata Tbk p.42 ×2
linked org Star Energy Geothermal Salak p.51 ×2
linked org Lotte Chemical Titan p.64
linked person Lim Chong Thian · Komisaris p.85 ×8
linked person Salwati Agustina p.85 ×5
linked person Henky Susanto · Ketua Komite Audit p.85 ×9
linked person Agus Salim Pangestu · Direktur Utama p.85 ×10
linked person Rudy Suparman · Wakil Direktur Utama p.85 ×7
linked person David Kosasih · Direktur p.85 ×9
linked org Astra International Tbk p.85 ×2
linked org Fajar Surya Wisesa Tbk p.85 ×2
linked org PT Petrindo Jaya Kreasi p.86
linked person Diana Arsiyanti · Sekretaris Perusahaan p.88 ×6
linked person Jennywati Soewito p.89 ×3
linked person Toni Setioko p.89 ×3
linked org Solusi Tunas Pratama Tbk p.89 ×2
linked org Pan Brothers Tbk p.89 ×2
linked org Supra Boga Lestari Tbk p.90 ×2
linked org Arita Prima Indonesia Tbk p.90 ×5
linked org Panorama Sentrawisata Tbk p.90 ×2
linked org Dana Pensiun p.91
linked person Tan Ek Kia p.100 ×2
linked person Baritono Prajogo Pangestu p.100
linked person Andre Khor Kah Hin p.100
linked person Fransiskus Ruly Aryawan p.100
linked person Hirwandi Gafar p.180 ×2
linked person Elisabeth Novie Riswanti p.180 ×2
linked person Andin Hadiyanto p.180
linked person Ahdi Jumhari Luddin p.180
linked person Pahala Nugraha Mansury p.180
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×5
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×5
possible org BARITO PACIFIC TBK · Direktur p.1 ×91
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×18
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.6 ×7
possible — SCG Chemicals p.12 ×3
possible org DBS Bank Ltd. p.33 ×23
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.37 ×2
possible org MUFG Bank p.39
possible org CTBC Bank Co., Ltd p.39
possible org PT Pertamina (Persero) p.67
possible org PT Danareksa (Persero) p.88
possible — DBS Vickers p.90
possible person Erwin Ciputra p.100 ×2
possible person Djoko Suyanto p.100
possible person Hendra Soetjipto p.102
possible person Andi Nirwoto p.180 ×2
possible person Chandra Hamzah p.180
possible person Budi Hartono p.180
possible person Armand B Arief p.180
possible person Setiyo Wibowo p.180
possible person Rudy · Direktur p.199
possible person Andry · Direktur p.200
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×9
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×5
unresolved org | berarti Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (afiliasi dari Deloitte South East Asia Ltd., · Akuntan Publik p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.5 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.5 ×3
unresolved org Deloitte South East Asia Ltd. p.5 ×6
unresolved org Deloitte Asia Pacific Limited p.5 ×6
unresolved org Bapepam p.5 ×38
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.5 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan p.5 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan p.5
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.5
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Kementerian Keuangan. Bunga Obligasi p.5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6 ×2
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6
unresolved org Departemen Kehakiman Republik Indonesia p.6
unresolved org Departemen p.6
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners p.7 ×2
unresolved org Indonesia p.7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang-undangan p.7
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Obligasi p.7
unresolved person Dedy Syamri · Notaris p.8 ×9
unresolved org PT Indo Raya Tenaga p.10 ×2
unresolved org Altus Capital Pte. Ltd. p.12
unresolved org PT Binajaya Rodakarya BWI p.12
unresolved org PT Barito Wanabinar Indonesia BWL p.12
unresolved org PT Barito Wahana Lestari BWT p.12
unresolved org PT Barito Wahana Tenaga CAP p.12
unresolved org Chandra Asri Petrochemical Tbk p.12 ×6
unresolved org PT Chandra Asri Perkasa CNA p.12
unresolved org PT Citra Nusantara Asri GI p.12
unresolved org PT Griya Idola GTA p.12
unresolved org PT Griya Tirta Asri HAC p.12
unresolved org PT Hamparan Asri Cemerlang Marigold p.12
unresolved org PT Mambruk Cikoneng Indonesia Michelin p.12
unresolved org PT Petrokimia Butadiene Indonesia PGE p.12
unresolved org PT Pertamina Geothermal Energy PKA p.12
unresolved org PT Persada Kridha Asri PLN p.12
unresolved org PT Royal Indo Mandiri RPU p.12
unresolved org PT Redeco Petrolin Utama SCG p.12
unresolved org Siam Cement Public Company Limited p.12
unresolved org SCG Chemicals Company Limited p.12 ×2
unresolved org PT Star Energy Geothermal Halmahera SEGHPL p.12
unresolved org Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. p.12
unresolved org PT Star Energy Geothermal Indonesia SMI p.12
unresolved org PT Styrindo Mono Indonesia SRI p.12
unresolved org PT Synthetic Rubber Indonesia TAIWI p.12
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries TEC p.12
unresolved org Toyo Engineering Corporation p.12
unresolved org Toyo Engineering Korea Limited p.12
unresolved org Tri Polyta Indonesia Tbk. p.12 ×6
unresolved person Kartini Muljadi · Notaris p.13 ×3
unresolved org PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan. Anggaran Dasar p.13
unresolved org Pengadilan Negeri p.13 ×2
unresolved person Benny Kristianto · Notaris p.13 ×2
unresolved person Kumala Tjahjani Widodo · Notaris p.13 ×9
unresolved org PT Barito Pacific Lumber p.14 ×2
unresolved org PT Tunggal Setia Pratama p.14 ×2
unresolved org Kementerian Hak Asasi Manusia p.14 ×2
unresolved org PT Sirca Datapro Perdana p.14 ×3
unresolved org PT Chandra Asri p.14 ×5
unresolved org Petrochemical Tbk p.14 ×2
unresolved org Marigold Resouces Pte. Ltd. p.14
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah p.14
unresolved org PT Mangole Timber Producers p.15 ×3
unresolved org PT Mangole Timber p.15
unresolved org PT Tunggal Agathis Indah Wood Industries p.15 ×4
unresolved org PT Rimba Equator Permai p.15
unresolved org PT Binajaya Rodakarya p.15 ×3
unresolved org PT Wiranusa Trisatrya p.15 ×2
unresolved org PT Griya Idola p.15 ×7
unresolved org PT Royal Indo Mandiri p.15 ×4
unresolved org PT Barito Investa Prima p.15
unresolved org PT Barito Wahana Lestari p.15 ×3
unresolved org PT Barito Cahaya p.15
unresolved org PT Barito Wanabinar p.15
unresolved org PT Barito Wahana Tenaga p.15
unresolved org Pte. Ltd p.15
unresolved org PT Barito Mitra Hasasa p.15
unresolved org PT Barito Wanabinar Indonesia p.15 ×2
unresolved org PT Kirana Cakrawala p.15
unresolved org PT Tunggal p.15
unresolved org PT Kalpika Wanatama p.16
unresolved org PT Griya Tirta Asri p.16 ×2
unresolved org PT Mambruk Cikoneng p.16
unresolved org PT Meranti Griya Asri p.16
unresolved org PT Hamparan Asri p.16
unresolved org PT Citra Nusantara Asri p.16
unresolved org PT Persada Kridha Asri p.16
unresolved org PT Sumber Graha Maluku p.16
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×4
unresolved org Imelda & Rekan p.20 ×3
unresolved org Bangkok Bank Public Company Limited p.33 ×7
unresolved org PT Bank Mayora p.36 ×3
unresolved org PT Bank Mayora. Fasilitas p.37
unresolved org PT Jabar Utama Wood Industry p.37
unresolved org SEG-SD B.V. p.38 ×4
unresolved org PT CGSS p.38 ×3
unresolved org PT DGI p.38 ×3
unresolved org Bangkok Bank Limited p.39
unresolved org Rizal Commercial Banking Corporation p.39
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.39
unresolved org ICICI Bank Limited p.39
unresolved org Chailease International Financeial Service Co., Ltd p.39
unresolved org PT Styrindo Mono Indonesia p.40 ×4
unresolved org PT Petrokimia Butadiene Indonesia p.40 ×3
unresolved org Siam Commercial Public Company Limited p.40
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.40
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.40 ×2
unresolved org PT Bank DBS Indonesia. Perjanjian p.40
unresolved org Shanghai Banking Corporation Limited p.42 ×2
unresolved org Siam Commercial Bank Public Company Limited p.42
unresolved org Kasikorn Bank Public Company Limited p.42
unresolved org Satrio Bing Eny & Rekan p.44 ×3
unresolved org Deloitte Touche Tohmatsu Limited p.44 ×3
unresolved org Bank US p.55
unresolved org Star Energy Group Holding Pte Ltd p.55
unresolved org International Corporation p.59
unresolved org PT Lotte Chemical Titan Nusantara p.64
unresolved org Menteri Pertambangan dan Energi p.68
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.68 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.68 ×2
unresolved org Menteri ESDM p.70
unresolved org PT Perkebunan Nusantara VIII p.71
unresolved org Menteri Kehutanan p.71
unresolved org PT Perkebunan Teh Assam Jayanegara p.72
unresolved org PT Star Energy Geothermal Indonesia p.73
unresolved org Direktorat Jenderal Anggaran p.74
unresolved person Joko Widodo p.75 ×2
unresolved org Penyelenggara Jaminan Sosial p.78
unresolved person Anne Djoenardi · Notaris p.84 ×3
unresolved — Singkawang. Menjabat · Komisaris Utama p.85
unresolved org PT Tanjungenim Lestari Pulp p.85 ×2
unresolved org PT Musi Hutan Persada p.85
unresolved org PT Tunggal Yudi Sawmill Plywood p.85
unresolved org Barito Pacific Timber Tbk p.85 ×2
unresolved org Brunei Shell Petroleum Company Ltd p.85
unresolved org PT Arya Upaya Corporation p.85
unresolved org PT Dresser Magcobar Indonesia p.86
unresolved org Bank Niaga Tbk p.86 ×2
unresolved org Star Energy Geothermal (Salak p.86
unresolved org PT Petrokimia Nusantara Interindo p.86
unresolved org PT Daaz Partners p.86
unresolved org PT Royal Lestari Utama. p.86
unresolved org PT Natrindo Telepon Seluler p.87
unresolved person Andry Setiawan · Direktur p.88 ×2
unresolved org KJPP Jennywati p.89
unresolved org Kusnanto & Rekan p.89
unresolved org PT Infinity Capital p.89
unresolved org Citra Mineral Investindo Tbk p.89 ×2
unresolved org PT Kuo Capital Raharja p.90
unresolved org PT DBS Vickers Indonesia p.90
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Manulife Indonesia p.91
unresolved org Koperasi Karyawan Koperasi Karyawan Barito Pacific Group p.95
unresolved org Koperasi Karyawan Barito Pacific Group p.95
unresolved org Menteri Koperasi p.95
unresolved org Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusahaan Kecil p.95
unresolved person Prajogo Pangestu. Diagram Hubungan Pengurusan · Komisaris Utama p.96 ×17
unresolved person WDU · Komisaris Independen p.96
unresolved person H. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PENYERTAAN p.96
unresolved person Mala Mukti · Notaris p.100
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.100 ×7
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.100 ×3
unresolved org BCPG Public Company Limited p.102
unresolved org Bank Garansi. Fasilitas p.144
unresolved org Kasikornbank Public Company Limited p.144
unresolved org Bank Tabungan p.179 ×2
unresolved org Bank Tabungan Negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia p.179
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.179
unresolved org Kementerian BUMN p.179
unresolved person Ashoya Ratam · Notaris p.179
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum No. AHU-AH. p.179
unresolved person Utiek Rochmuljati Abdurachman · Notaris p.179 ×2
unresolved person MLI. p.179 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.180
unresolved person Ahmad Fikri Assegaf p.193
unresolved org Bapepam-LK p.193 ×2
unresolved org PT Bumi Raya Pura Mas Kalimantan p.196
unresolved org Menteri Kehakiman No. Y.A. p.196
unresolved person Prajogo | 1997 Pangestu p.199
unresolved person Prajogo · Komisaris p.200
unresolved person Salwati · Komisaris p.200
unresolved person Henky · Komisaris p.200
unresolved org Kementerian Perdagangan Republik Indonesia p.201
unresolved person Erwin Haris · Kepala Unit Audit Internal p.202
unresolved org Departemen Perdagangan p.221

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result