Skip to content
Back to announcement

20241211_SRAJ_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31818507_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review SRAJ

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 52

Page 1
Licence No. 2.12.0110
   Licence No. 2.12.0110




                                         LAPORAN
                      No. 00198/2.0110-00/BS/05/0113/1/XII/2024
                                PENDAPAT KEWAJARAN
                              ATAS RENCANA TRANSAKSI

             PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk




                              Excellence in business and asset values appraisal
                                      with work areas all over Indonesia
Page 2
                                                    HEAD OFFICE                             BRANCH OFFICE                            BRANCH OFFICE
                                                    Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302   Komplek Villa Malina Indah               Rukan Shibuya Blok B No. 20
                                                    Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222        Jl. Deli Bunga No. 3                     Kel. Lemo, Kec, Teluk Naga
                                                    Jakarta 12240                           Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang   PIK 2 Tangerang- Banten
                                                    Ph. +62 21 7245677 / 6611883            Kota Medan                               Ph. +62 21 39720167
Licence No. 2.12.0110
                                                    Fax. +62 21 7253689 / 6622016           Ph. +62 61 8216806




  Ref. No. 00198/2.0110-00/BS/05/0113/1/XII/2024                                                      Jakarta, 10 Desember 2024


  Kepada Yth,
  Direksi
  PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
  Jl. Honoris Raya Kav. 6
  Modernland, Tangerang
  Banten 15117


  Perihal       : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi


  Dengan hormat,

  PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (“Perseroan”) telah menunjuk KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”),
  sebagai Penilai Independen sesuai dengan Surat Penugasan No. 047R/IX/FO/24/KJPPID&R tertanggal
  18 September 2024, untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana penerbitan Surat Utang tanpa
  bunga (untuk selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”), dengan tanggal pisah batas (cut off date) pendapat
  kewajaran adalah per 30 September 2024.

  ID&R merupakan kantor jasa penilai publik yang terdaftar sebagai profesi penunjang di pasar modal
  berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27 November 2012.
  Rekan telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh
  asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah dengan No. MAPPI: 03-S-01751 dan No. Izin: STTD.PB-13/PJ-
  1/PM.02/2023.

  Identitas Pemberi Tugas
  Nama                  : PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
  Bidang usaha          : Aktivitas rumah sakit swasta
  Alamat                : Jl. Honoris Raya Kav. 6, Modernland, Tangerang, Banten 15117
  Telepon               : (62-21) 557 81888
  Faksimili             : (62-21) 552 9036
  Web site              : https://mayapadahospital.com/

  Identitas Pengguna Laporan
  Pengguna laporan ini mencakup Perseroan, Instansi Pemerintah dan Masyarakat.

  Maksud dan Tujuan Penilaian
  Maksud penilaian adalah untuk menyusun pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi. Tujuan penilaian
  adalah untuk memenuhi persyaratan transaksi di pasar modal sesuai Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020.

  Para Pihak dalam Transaksi
  a)     PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (“Perseroan”);
  b)     BCSS Maverick Holdings I, L.P. dan BCSS Maverick Holdings II, L.P.


                                    Excellence in business and asset values appraisal
                                            with work areas all over Indonesia
Page 3
Obyek Transaksi
Memberikan pendapat kewajaran bagi Perseroan atas rencana penerbitan Surat Utang tanpa bunga
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Asumsi-asumsi dan Syarat Pembatas
a)   Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
     dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.
b)   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi lainnya,
     seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang terlibat dalam
     Rencana Transaksi, akan dilaksanakannya sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta
     keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
c)   Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini sampai dengan
     tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
     material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini.

Pendekatan dan Metode Penilaian
1.   Analisis Transaksi
2.   Analisis Kualitatif
3.   Analisis Kuantitatif
4.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

Analisis Kewajaran Transaksi
Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Transaksi :
1.   Analisis Kewajaran Tingkat Diskonto
     Analisis kewajaran dilakukan dengan membandingkan tingkat diskonto yang digunakan untuk
     mendiskonto pokok dan premium Surat Utang untuk menghasilkan total nilai kini dari Surat Utang
     dengan besaran tingkat kupon Surat Utang pembanding.
2.   Analisis Kelayakan Pelunasan Surat Utang
     Analisis Cash Flow Available For Debt Service (CFADS) ini dilakukan berdasarkan proyeksi keuangan
     Perseroan terhadap Rencana Transaksi selama tahun 2024-2033 untuk melihat kas yang tersedia
     untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan premium dari hasil penerbitan Surat Utang.
3.   Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi
     Analisis kewajaran atas keseluruhan Rencana Transaksi dengan membandingkan antara posisi
     proforma Laporan Posisi Keuangan Perseroan sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dan
     sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi. Berdasarkan analisa posisi proforma keseluruhan
     Rencana Transaksi, Rencana Transaksi menyebabkan peningkatan posisi keuangan Perseroan.
4.   Analisis Inkremental dan Profitabilitas
     Analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat
     kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik bagi Perseroan dengan
     membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi manfaat ekonomis) sebelum
     dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi.
     Berdasarkan analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi di atas terlihat
     bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan memiliki prospek dan tingkat profitabilitas
     yang baik.
Page 4
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian (cut off date) penilaian adalah per 30 September 2024, dimana batas tersebut diambil
atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

Kesimpulan
Berdasarkan pertimbangan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap Rencana Transaksi, analisis kewajaran
transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi,
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang dilakukan oleh Perseroan adalah wajar.




Hormat kami,
KJPP Ihot Dollar & Raymond




Raymond Yoranouw, MBT, MAPPI (Cert.)
Senior Partner
Ijin Penilai    : B-1.09.00113
MAPPI           : 03-S-01751
STTD OJK        : STTD.PB-13/PJ-1/PM.02/2023
Page 5
                                                                DAFTAR ISI


DAFTAR ISI ....................................................................................................................................... i
1. Identitas Pemberi Tugas ......................................................................................................... 1
2. Pendahuluan ............................................................................................................................ 1
    2.1 Maksud Dan Tujuan .......................................................................................................... 1
    2.2 Asumsi-Asumsi Dan Kondisi Pembatas ............................................................................ 1
3. Pendekatan Dan Metode Penilaian ........................................................................................ 2
4. Analisis Transaksi ................................................................................................................... 3
    4.1 Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi ......................................................................... 3
    4.2 Analisis Perjanjian dan Persyaratan Disepakati Dalam Transaksi .................................... 3
    4.3 Analisis Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi........................................................ 6
    4.4 Analisis Pengaruh Transaksi terhadap Keuangan Perseroan ........................................... 7
    4.5 Analisis Likuiditas .............................................................................................................. 7
5. Pernyataan Penilai .................................................................................................................. 8
6. Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan) ..................................... 8
7. Asumsi-Asumsi Pokok.......................................................................................................... 10
8. Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif ........................................................................................ 10
    8.1 Analisis Kualitatif ............................................................................................................. 10
    8.2 Analisis Kuantitatif ........................................................................................................... 20
9. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi...................................................................................... 31
    9.1 Pendekatan dan Analisis Kewajaran ............................................................................... 31
    9.2 Analisis Kewajaran Transaksi ......................................................................................... 32
10. Kesimpulan ............................................................................................................................ 36
11. Distribusi Pendapat Kewajaran Ini ....................................................................................... 37
LAMPIRAN




                                                                                                                                      Halaman i
Page 6
1.    Identitas Pemberi Tugas
      Berikut adalah keterangan singkat mengenai pemberi tugas:
           Nama              : PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
           Bidang usaha      : Aktivitas rumah sakit swasta
           Alamat            : Jl. Honoris Raya Kav. 6, Modernland, Tangerang, Banten 15117
           Telepon           : (62-21) 557 81888
           Faksimili         : (62-21) 552 9036
           Web site          : https://mayapadahospital.com/

2.    Pendahuluan

2.1   Maksud Dan Tujuan

      Laporan ini bertujuan untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana penerbitan
      Surat Utang tanpa bunga.

      Terkait dengan Rencana Transaksi tersebut di atas, maka Perseroan wajib mengikuti
      ketentuan yang diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17/2020”)
      tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” yang diundangkan oleh
      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 21 April 2020. Dalam
      POJK 17/2020 tersebut, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan transaksi material
      adalah setiap penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha tertentu;
      pembelian, penjualan, pengalihan, penggunaan, tukar-menukar aset atau segmen operasi;
      perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa; sewa-menyewa aset; pinjam-meminjam
      dana termasuk pengalihannya; menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau
      perusahaan terkendali atas pinjaman dari pihak lain; dan memberikan jaminan perusahaan
      (corporate guarantee), dengan nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas
      perusahaan terbuka.

      Rencana Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material karena nilai transaksi
      penerbitan Surat Utang adalah sebesar USD 125.000.000,- atau ekuivalen dengan
      Rp 1.892.250 juta (menggunakan kurs tengah BI per 30 September 2024 yang sebesar
      Rp 15.138/USD) dimana jumlahnya melebihi 20% ekuitas Perseroan atau sekitar 101,61%
      ekuitas Perseroan, sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian
      Perseroan per tanggal 30 September 2024 yang telah direviu oleh KAP Amir Abadi Jusuf,
      Aryanto, Mawar & Rekan, dimana ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp 1.862.207 juta.

      Tujuan dari pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini apakah
      Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi yang wajar, sebagaimana diatur dalam
      POJK 17/2020. Selanjutnya dalam analisa terhadap Rencana Transaksi tersebut, kami
      mempertimbangkan sisi kualitatif maupun kuantitatif serta dampak bagi Perseroan dan
      Pemegang Saham Perseroan, termasuk risiko keuangan.

2.2   Asumsi-Asumsi Dan Kondisi Pembatas
      1.   Menghasilkan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion.



                                                                                   Halaman 1
Page 7
     2.   Kami telah melakukan penelaahan atas data dan informasi yang digunakan dalam
          proses penilaian yang disiapkan oleh manajemen Perseroan.
     3.   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
          keakuratannya.
     4.   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
          kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
          pencapaiannya (fiduciary duty).
     5.   Kami bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
          keuangan yang telah disesuaikan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
     6.   Kami menghasilkan laporan pendapat kewajaran yang terbuka untuk publik, kecuali
          terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
          perusahaan.
     7.   Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan kesimpulan dari
          penilaian yang dilakukan.
     8.   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.

3.   Pendekatan Dan Metode Penilaian

     Dalam menganalisis kewajaran keseluruhan Rencana Transaksi, kami melakukan
     pendekatan dan prosedur sebagai berikut:
         Analisis Transaksi
          Analisis transaksi meliputi identifikasi para pihak yang terlibat transaksi, analisis
          perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi, analisis manfaat dan
          risiko dari rencana transaksi, analisis pengaruh transaksi terhadap keuangan
          Perseroan dan analisis likuiditas.
         Analisis Kualitatif
          Analisis atas kualitatif meliputi riwayat singkat dan kegiatan usaha, riwayat transaksi
          pinjam meminjam dana, analisis industri dan bisnis, analisis operasional dan prospek
          usaha, alasan dan latar belakang rencana transaksi, analisis kualitatif atas
          keuntungan dan kerugian rencana transaksi, analisis dampak leverage pada
          keuangan serta analisis dampak likuiditas pada keuangan.
         Analisis Kuantitatif
          Analisis kuantitatif meliputi penilaian kinerja historis, penilaian atas proyeksi keuangan,
          analisis rasio keuangan, analisis laporan keuangan sebelum rencana transaksi dan
          proforma laporan keuangan setelah rencana transaksi dilakukan, analisis kemampuan
          perseroan untuk melunasi transaksi pinjam meminjam dana dan/atau penjaminan
          sampai saat jatuh tempo, analisis cash management dan financial covenant atas
          rencana transaksi, kontribusi nilai tambah bagi Perseroan, perkiraan biaya atau
          pendapatan yang relevan, informasi non keuangan yang relevan serta prosedur
          pengambilan keputusan atas rencana transaksi;




                                                                                          Halaman 2
Page 8
          Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
           Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi analisis kewajaran tingkat diskonto, analisis
           kelayakan pelunasan surat utang dan analisis posisi proforma keseluruhan rencana
           transaksi serta analisis inkremental dan profitabilitas.

4.    Analisis Transaksi

4.1   Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi

      Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:

      1. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (“Perseroan”), suatu perseroan terbatas (dahulu
         bernama PT Sejahtera Raya Anugrah) yang didirikan berdasarkan Akta No. 210 tanggal
         20 Mei 1991, yang dibuat di hadapan Misahardi Wilamarta S.H., Notaris di Jakarta. Akta
         pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-3786.HT.01.01-Th’93 tanggal 26 Mei 1993
         dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 104 Tambahan
         No. 10967 tanggal 31 Desember 1994. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami
         beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 102 tanggal 22 Juni 2023,
         yang dibuat di hadapan Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta, mengenai
         perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Akta Perubahan tersebut telah
         disimpan dalam sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
         Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09-0138536 tanggal 11 Juli
         2023. Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah di
         bidang penyedia layanan kesehatan. Perseroan dan entitas anak menjalankan 6 rumah
         sakit yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung dan Surabaya. Perseroan
         berkedudukan di Jl. Honoris Raya Kav. 6, Modernland, Tangerang, Banten 15117.
      2. BCSS Maverick Holdings I, L.P. dan BCSS Maverick Holdings II, L.P. (Investor),
         suatu persekutuan perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum kepulauan
         Cayman dengan kantor terdaftar di Maples Corporate Services Limited PO Box 309,
         Ugland House, Grand Cayman, KY1-1104, Kepulauan Cayman.

4.2   Analisis Perjanjian dan Persyaratan Disepakati Dalam Transaksi

      Obyek Transaksi
      Dalam hal ini obyek Transaksi adalah sebagai berikut:
      Penerbitan Surat Utang Tanpa Bunga dalam mata uang asing dengan nilai pokok sebesar
      USD 125.000.000,- atau ekuivalen dengan Rp 1.892.250 juta (menggunakan kurs tengah
      BI per 30 September 2024 yang sebesar Rp 15.138/USD) (selanjutnya disebut “Rencana
      Transaksi”);
      Berikut adalah keterangan singkat mengenai Surat Utang yang akan diterbitkan:

       Perjanjian                    Perjanjian Pembelian Surat Utang (Bond Subscription Agreement/
                                     “BSA”) tanggal 29 November 2024 yang mengatur mengenai syarat
                                     dan ketentuan serta hak dan kewajiban para pihak sehubungan
                                     dengan penerbitan Surat Utang oleh Perseroan kepada Investor.
       Para Pihak                    a. Perseroan sebagai penerbit Surat Utang.

                                                                                          Halaman 3
Page 9
                            b. Investor sebagai pembeli Surat Utang.
Jumlah Pokok Surat Utang    USD 125.000.000 (atau setara dengan Rp 1.892.250 juta dengan
                            menggunakan asumsi Kurs Bank Indonesia).
Jatuh Tempo                 Hari terakhir di bulan ke-84 (7 tahun) sejak bulan dimana Surat Utang
                            diterbitkan (atau tanggal lain yang disepakati antara para pihak).
Bunga                       Surat Utang tidak dikenakan bunga.

                            Para pihak telah sepakat bahwa jumlah pelunasan Surat Utang adalah
                            sebesar nilai pokok Surat Utang ditambah dengan suatu jumlah
                            premium (“Jumlah Premium”). Jumlah Premium akan dihitung dengan
                            menggunakan formula sebagai berikut:

                            Jumlah Premium = [(A)-(B)] x (C) x (D)

                            A      : Jumlah EBITDA Perseroan dalam mata uang Rupiah pada
                                     hari terakhir dari periode 12 bulan berturut-turut sesuai
                                     dengan laporan keuangan terakhir yang tersedia sebelum
                                     tanggal penentuan Jumlah Premium, dikalikan dengan
                                     baseline kelipatan EBITDA.

                            B      : Utang Bersih (Net Debt)
                                     Utang bersih (net debt) Perseroan dalam mata uang Rupiah
                                     pada hari terakhir dari periode 12 bulan berturut-turut sesuai
                                     dengan laporan keuangan terakhir yang tersedia sebelum
                                     tanggal penentuan Jumlah Premium.

                            C      : 0,125.

                            D      : 0,5 (untuk Jumlah Premium sehubungan dengan pelunasan
                                     sebagian sebesar 50% oleh para investor dan Jumlah
                                     Premium setelah dilakukannya pelunasan sebagian oleh
                                     para investor) atau 1 (apabila tidak terdapat pelunasan
                                     sebagian sebesar 50% oleh para investor).
Baseline kelipatan EBITDA   17.5x.
Pelunasan Sebagian          Para investor berhak (namun tidak memiliki kewajiban) untuk meminta
                            pelunasan sebagian atas 50% dari Surat Utang pada salah satu waktu
                            berikut:
                            i. hari terakhir pada bulan ke-60 setelah bulan dimana Surat Utang
                                 diterbitkan;
                            ii. akhir bulan ke-66 setelah bulan dimana Surat Utang diterbitkan;
                                 atau
                            iii. akhir bulan ke-72 (akhir tahun ke-6) setelah bulan dimana Surat
                                 Utang diterbitkan;
                            dengan ketentuan bahwa Investor harus menyampaikan
                            pemberitahuan tertulis atas Pelunasan Sebagian kepada Perseroan
                            paling kurang 180 hari sebelumnya.
Jaminan                     Surat Utang tidak dijamin dengan jaminan tertentu oleh Perseroan dan
                            entitas anak Perseroan.
Persyaratan Pendahuluan     a.       Salinan resmi dari dokumen konstitusi Perseroan;
                            b.       Salinan resmi keputusan Dewan Komisaris Perseroan yaitu:
                                     - menyetujui, antara lain, syarat-syarat dan transaksi-
                                          transaksi yang dimaksud dalam BSA dan memutuskan
                                          bahwa Perseroan menandatangani, menyampaikan dan
                                          melaksanakan BSA;
                                     - menyetujui penerbitan Surat Utang oleh Perseroan;
                                     - memberikan wewenang kepada orang atau beberapa
                                          orang tertentu untuk menandatangani BSA atas nama


                                                                                        Halaman 4
Page 10
                                             Perseroan;
                                       -     memberikan wewenang kepada seseorang atau beberapa
                                             orang tertentu, atas nama Perseroan, untuk
                                             menandatangani dan/atau mengirimkan seluruh dokumen
                                             dan pemberitahuan yang akan ditandatangani dan/atau
                                             dikirimkan oleh Perseroan berdasarkan atau sehubungan
                                             dengan BSA;
                                c.      Salinan resmi dari persetujuan pemegang saham (dalam
                                        bentuk akta notaris dan sebaliknya cukup memuaskan bagi
                                        Investor) yang diperoleh dari kuorum pemegang saham
                                        Perseroan pada RUPS yang menyetujui rencana penerbitan
                                        Surat Utang sebagai disyaratkan berdasarkan POJK No. 17
                                        dan yang, antara lain, (A) menyetujui ketentuan-ketentuan dan
                                        transaksi-transaksi yang dimaksud dalam BSA dan (B)
                                        memutuskan          bahwa       Perseroan    menandatangani,
                                        menyampaikan dan melaksanakan BSA;
                                d.      Konfirmasi tertulis dari Perseroan bahwa telah melakukan
                                        keterbukaan informasi (mencakup seluruh revisi atau
                                        perubahan sebagaimana disyaratkan oleh OJK) atas rencana
                                        penerbitan Surat Utang sebagaimana disyaratkan dalam POJK
                                        No. 17/2020;
                                e.      Konfirmasi tertulis dari Perseroan bahwa telah memperoleh
                                        surat pernyataan pelepasan hak dari PT Indonesia
                                        Infrastructure Finance sebagaimana disyaratkan dalam
                                        perjanjian pinjaman tanggal 28 September 2023 sehubungan
                                        dengan penerbitan Surat Utang, disertai dengan salinan surat
                                        pernyataan pelepasan hak tersebut;
                                f.      Konfirmasi tertulis dari Perseroan bahwa pihaknya telah
                                        mengirimkan pemberitahuan kepada PT Bank Bukopin Tbk
                                        sebagaimana disyaratkan dalam Perjanjian Pinjaman Bukopin
                                        sekurang-kurangnya 10 Hari Kerja sebelum Tanggal
                                        Penyelesaian sehubungan dengan penerbitan Surat Utang,
                                        disertai dengan salinan pemberitahuan tersebut;
                                g.      Sertifikat Perseroan yang ditandatangani oleh direktur
                                        Perseroan:
                                        - yang memberikan contoh tanda tangan setiap orang yang
                                             diberi kuasa oleh Perseroan;
                                        - menegaskan bahwa penerbitan Surat Utang tidak akan
                                             menyebabkan terlampauinya penerbitan utang atau
                                             batasan serupa yang mengikatnya;
                                        - mengkonfirmasikan bahwa setiap salinan dokumen yang
                                             berkaitan dengannya yang disebutkan dalam Persyaratan
                                             Pendahuluan ini adalah benar, lengkap dan memiliki
                                             kekuatan penuh serta berlaku pada tanggal yang tidak
                                             lebih awal dari tanggal BSA.
 Batas Akhir Pemenuhan Syarat   Tanggal enam bulan setelah tanggal BSA atau tanggal lain yang
 (Longstop Date)                disepakati secara tertulis oleh para pihak
 Pembatasan                     Tidak terdapat ketentuan khusus mengenai pembatasan
 Hukum yang Berlaku             Hukum Inggris
 Penyelesaian Perselisihan      Arbitrase yang bertempat di Singapura sesuai dengan aturan
                                Singapore International Arbitration Centre

Berdasarkan analisis kami atas perjanjian dan persyaratan yang dirangkum di atas, bahwa
tidak terdapat hal-hal material yang dapat mempengaruhi Rencana Transaksi.




                                                                                           Halaman 5
Page 11
4.3   Analisis Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi

      Tujuan dan manfaat dari adanya Rencana Transaksi tersebut, antara lain:
       Meningkatkan Pendapatan
         Dengan adanya Rencana Transaksi, akan meningkatkan pendapatan serta laba bersih
         Perseroan di masa depan yang merupakan kapasitas keuangan Perseroan, sehingga
         mendukung pertumbuhan investasi dan usaha Perseroan di masa depan.
       Menunjang Kebutuhan Pendanaan
         Dana hasil penerbitan Surat Utang akan digunakan untuk belanja modal Perseroan.
         Pengaturan pendanaan ini memungkinkan Perseroan memperoleh pendanaan yang
         dibutuhkan untuk memperluas grup rumah sakit Mayapada sehingga dapat menunjang
         keberlangsungan usaha Perseroan.
       Meningkatkan Keunggulan Bersaing
         Rencana Transaksi ini dapat memperkuat daya saing Perseroan melalui perluasan
         jaringan rumah sakit Mayapada, termasuk Mayapada Apollo Batam International
         Hospital, Mayapada Hospital Surabaya 2 dan Mayapada Hospital Jakarta Selatan
         Tower 3. Langkah ini akan memberikan dampak positif terhadap posisi keuangan
         Perseroan serta mendukung peningkatan keunggulan kompetitif secara berkelanjutan.
       Memberikan Manfaat bagi Pemegang Saham
         Dengan adanya Rencana Transaksi, Perseroan dapat meningkatkan branding dan
         menjaga likuiditas. Dengan demikian dapat memperkuat arus kas Perseroan, sehingga
         akan membuat saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia menjadi semakin menarik
         dan likuid. Perhitungan Jumlah Premium juga didasarkan pada kinerja Perseroan,
         sehingga menciptakan kepentingan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk
         meningkatkan valuasi Perseroan. Hal ini memberikan dampak positif bagi semua
         pemegang saham, termasuk pemegang saham minoritas.
       Memberikan Opsi Pendanaan
         Masuknya investasi asing ke Perseroan berpotensi meningkatkan kepercayaan dari
         pihak ketiga, seperti lembaga keuangan dan kreditur. Hal ini dapat membuka akses ke
         lebih banyak opsi pendanaan serta memperkuat posisi negosiasi untuk mendapatkan
         suku bunga yang lebih kompetitif, sehingga mendukung efisiensi biaya dan
         pengembangan bisnis yang lebih optimal.
       Peningkatan Operasional dan Tata Kelola
         Investor membawa pengalaman operasional dan praktik tata kelola yang sudah terbukti
         berhasil. Hal ini dapat membantu Perseroan untuk meningkatkan efisiensi operasional,
         memperkuat sistem manajemen dan memastikan penerapan tata kelola yang lebih baik,
         transparan dan berkelanjutan. Langkah ini mencakup peningkatan pengawasan dan
         akuntabilitas, perbaikan komunikasi serta pelaporan kepada pemangku kepentingan,
         serta penerapan praktik yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial.
         Perubahan ini bertujuan untuk selaras dengan standar global, membangun
         kepercayaan, dan memastikan pertumbuhan serta ketahanan jangka panjang.



                                                                                   Halaman 6
Page 12
       Inovasi dan Digitalisasi dalam Manajemen Rumah Sakit
         Masuknya investor juga diharapkan mendorong adanya terobosan dalam manajemen
         rumah sakit, termasuk dalam hal pengelolaan fasilitas, penanganan pasien dan
         optimalisasi sumber daya. Investor yang memiliki pengalaman di sektor terkait dapat
         memberikan wawasan dan solusi baru dalam menghadapi tantangan operasional rumah
         sakit dan berdampak pada efisiensi biaya serta peningkatan patient experience dan
         patient safety. Investor mungkin memiliki teknologi atau pengalaman dalam digitalisasi,
         yang dapat diadopsi Perseroan untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas layanan.
         Digitalisasi bisa mencakup penerapan teknologi informasi dalam manajemen data
         pasien, pemantauan perawatan, serta administrasi rumah sakit. Hal ini dapat
         memperbaiki pengalaman pasien sekaligus meningkatkan kualitas perawatan yang
         diberikan.
       Memanfaatkan Jaringan Komersial Investor
         Investor akan mendukung manajemen dalam memanfaatkan sepenuhnya peluang
         strategis dan operasional yang tersedia. Kolaborasi untuk mengidentifikasi dan mengisi
         kesenjangan talenta di bidang fungsional dan sub-fungsional untuk memperkuat
         manajemen. Sistem manajemen terpusat dan proses dasar untuk memungkinkan
         konsistensi dalam penyampaian, efisiensi operasional dan kecepatan pengambilan
         keputusan. Dukungan strategis untuk memandu perluasan jangkauan layanan,
         manajemen pendapatan (misalnya rujukan silang, meningkatkan pendapatan rata-rata
         per pasien), strategi digital, proyek manajemen biaya dan transformasi pengadaan,
         serta inisiatif merger dan akuisisi.

      Risiko terkait dengan adanya Rencana Transaksi antara lain sebagai berikut:
       Risiko gagal bayar (default)
         Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan Perseroan untuk melakukan pembayaran
         pokok utang pada waktu yang telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk
         memenuhi ketentuan lain sebagaimana yang diatur dalam Surat Utang yang diterbitkan.

4.4   Analisis Pengaruh Transaksi terhadap Keuangan Perseroan

      Berdasarkan analisis Proforma Informasi Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan per
      tanggal 30 September 2024 yang dibuat oleh manajemen, Rencana Transaksi
      mengakibatkan Perseroan mengalami peningkatan total aset sebesar Rp 2.376.666 juta,
      peningkatan total liabilitas sebesar Rp 2.718.623 juta dan penurunan total ekuitas sebesar
      Rp 341.957 juta.

4.5   Analisis Likuiditas

      Analisis likuiditas bertujuan mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban
      jangka pendeknya. Semakin tinggi rasio likuiditas Perseroan, maka semakin besar tingkat
      kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya.

      Berdasarkan likuiditas Perseroan tahun 2021 – 30 September 2024, rasio lancar (current
      ratio) berkisar antara 0,89-1,68 sementara rasio cepat (quick ratio) berkisar antara 0,82-
      1,56. Berdasarkan rasio likuiditas historis tersebut, Perseroan memiliki kapasitas likuiditas


                                                                                        Halaman 7
Page 13
     yang cukup baik dikarenakan total aset lancar yang dimiliki lebih besar dibandingkan
     dengan liabilitas jangka pendek yang harus dipenuhi dalam jangka pendek.

5.   Pernyataan Penilai

     Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami menyatakan
     bahwa:
        Seluruh pendapat yang kami nyatakan dalam laporan ini, baik mengenai perhitungan
         dan analisis, kesimpulan atau pendapat, telah dilakukan dengan benar;
        Kami bertanggung jawab atas Laporan ini;
        Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada
         tanggal penilaian (cut off date);
        Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
        Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
         perundang-undangan yang berlaku;
        Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
         sebagai kesimpulan nilai;
        Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisa telah diungkapkan;
        Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas;
        Data ekonomi dan data industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
         diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.

6.   Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan)
     Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
     mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai
     berikut:
     1. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
        31 Desember 2021 - 2022 diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
        Rekan, untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa
        modifikasian, serta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 direviu
        oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan;
     2. Proforma atas Informasi Keuangan Konsolidasian Perseroan yang dibuat oleh
        manajemen untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024;
     3. Proyeksi keuangan Perseroan;
     4. Data legalitas Perseroan;
     5. Perjanjian Pembelian Surat Utang (Bond Subscription Agreement/ “BSA”) tanggal
        29 November 2024 antara Perseroan dengan BCSS Maverick Holdings I, L.P. dan
        BCSS Maverick Holdings II, L.P.;
     6. Draft Keterbukaan informasi berkaitan dengan Rencana Transaksi;


                                                                                    Halaman 8
Page 14
7. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi;
8. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang dan
   hal-hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.

Selanjutnya disebut “Dokumen-dokumen Rencana Transaksi”.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum. Kami juga bergantung
kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap
atau menyesatkan.
Kami juga tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi.
Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi
hanya merupakan evaluasi keuangan atas kewajaran Rencana Transaksi saja dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami juga tidak menganalisa kewajaran atas
transaksi-transaksi lain yang mungkin tersedia atau pun yang dapat dilaksanakan oleh
Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk transaksi-
transaksi lainnya yang ada untuk Perseroan.

Prosedur Yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung di dalam Laporan adalah berdasarkan informasi dan
representasi yang disediakan oleh Perseroan dan dikompilasi oleh ID&R. Informasi yang
terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang material,
tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika dihilangkan dapat
membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.
Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
diperoleh dari data riset dari publik domain.
Dalam penyusunan laporan ini, telah dilakukan prosedur sebagai berikut : (i) Perseroan
telah diberikan kesempatan untuk meminta dan mereview, dan telah menerima semua
informasi yang diperlukan untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk
melengkapi informasi di dalamnya (ii) Perseroan tidak bergantung kepada Penilai atau
seseorang yang memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi
dengan Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan laporan ini,
dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi yang terkandung adalah
benar setelah tanggal Laporan ini.
Prosedur lain yang Penilai lakukan adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen
Rencana Transaksi, Laporan Keuangan, Proforma Laporan Keuangan Perseroan sesudah
Rencana Transaksi dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya baik

                                                                               Halaman 9
Page 15
        secara individu maupun secara keseluruhan sebagai satu kesatuan Rencana Transaksi.

7.      Asumsi-Asumsi Pokok

        Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal Pendapat
        Kewajaran ini diterbitkan.
        Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi
        lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak
        yang terlibat dalam Rencana Transaksi, yang akan dilaksanakan sesuai dengan jangka
        waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang
        diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
        Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini sampai
        dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
        berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
        Pendapat Kewajaran ini

8.      Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif
8.1     Analisis Kualitatif
8.1.1   Riwayat Singkat dan Kegiatan Usaha
        Perseroan (dahulu bernama PT Sejahtera Raya Anugrah) didirikan berdasarkan Akta
        No. 210 tanggal 20 Mei 1991, yang dibuat di hadapan Misahardi Wilamarta S.H., Notaris di
        Jakarta. Akta pendirian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman
        Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-3786.HT.01.01-Th’93 tanggal 26 Mei
        1993 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 104 Tambahan
        No. 10967 tanggal 31 Desember 1994.
        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
        berdasarkan Akta No. 102 tanggal 22 Juni 2023, yang dibuat di hadapan Buntario Tigris,
        S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan
        Direksi. Akta Perubahan tersebut telah disimpan dalam sistem Administrasi Badan Hukum
        Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-
        AH.01.09-0138536 tanggal 11 Juli 2023.
        Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah di bidang
        penyedia layanan kesehatan. Perseroan dan entitas anak menjalankan 6 rumah sakit yang
        berlokasi di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung dan Surabaya.
        Perseroan berkedudukan di Jl. Honoris Raya Kav. 6, Modernland, Tangerang, Banten
        15117. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Juli 1995.
        Modal dasar Perseroan adalah sebesar Rp 4.800.000.000.000 yang terdiri dari
        48.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Modal ditempatkan dan
        disetor sebesar Rp 1.200.073.544.500 atau sebanyak 12.000.735.445 saham, dengan
        komposisi pemegang saham sebagai berikut:


                                                                                     Halaman 10
Page 16
                                                           Jumlah             Jumlah
                  Nama Pemegang Saham                                                              %
                                                           Saham                (Rp)
         Modal Dasar                                     48.000.000.000    4.800.000.000.000
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         PT Surya Cipta Inti Cemerlang                    7.199.214.743      719.921.474.300        59,99
         High Pro Investment Limited                      2.179.993.002      217.999.300.200        18,17
         Wing Harvest Limited                             1.275.665.754      127.566.575.400        10,63
         Jonathan Tahir                                      58.282.800        5.828.280.000         0,49
         Jane Dewi Tahir                                     50.000.000        5.000.000.000         0,42
         Dato' Sri Prof DR Tahir, MBA                         2.500.000          250.000.000         0,02
         Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)            1.235.079.146      123.507.914.600        10,28
          Jumlah                                         12.000.735.445    1.200.073.544.500       100,00
         Saham dalam Portepel                            35.999.264.555    3.599.926.455.500

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 30 September 2024 adalah sebagai
        berikut:
        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                        : Jonathan Tahir
        Komisaris                              : H.R. Agung Laksono
        Komisaris                              : dr. Daniel Tjen, Sp.S
        Komisaris Independen                   : Prof. Dr. drg. Melani Hendriaty Sadono Djamil, M. Biomed,
                                                 Ph.D
        Komisaris Independen                   : dr. Antonius Indrajana Soediono, Sp.S.

        Direksi
        Direktur Utama                         : Grace Dewi Riady
        Direktur                               : Jane Dewi Tahir
        Direktur                               : Jon Lie Sarpin

        Berikut adalah rincian entitas anak Perseroan per tanggal 30 September 2024:
                            Anak                            Kegiatan            Persentase      Tahun Operasi
                       Perusahaan                            Usaha              Kepemilikan       Komersial
         PT Nirmala Kencana Mas ("NKM")                   Rumah Sakit             99,81%            2013
         PT Fajar Kharisma Nusantara ("FKN")              Perdagangan             98,83%              -
         PT Sejahtera inti Sentosa ("SIS")                Rumah Sakit             99,99%            2020
         PT Sejahtera Abadi Solusi ("SAS")                Rumah Sakit             99,99%            2021
                                                    Pembangunan, Perdagangan,
         PT Karya Kharisma Sentosa ("KKS")                                        99,99%               -
                                                         Jasa Kesehatan
                                                    Pembangunan, Perdagangan,
         PT Anugrah Inti Karya ("AIK")                                            99,96%               -
                                                         Jasa Kesehatan
         PT Nusa Sejahtera Kharisma ("NSK")               Rumah Sakit             99,99%             2023
         PT Mayapada Surabaya Pratama ("MSP")             Rumah Sakit             99,59%               -
         PT Anugrah Inti Bahagia ("AIB")                  Rumah Sakit             99,00%               -
         PT Sejahtera Karunia Semesta ("SKS")             Rumah Sakit             99,00%               -
         PT Anugrahsukses Utama Sejahtera
                                                           Rumah Sakit            99,00%               -
         ("AUS")


8.1.2   Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana
        Perseroan sebelumnya menerbitkan Obligasi I Tahun 2022 dengan jumlah pokok sebesar
        Rp 950.000.000.000,-, sebagai berikut:

                                                                                               Halaman 11
Page 17
        • Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun, berjangka waktu
          3 tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah
          sebesar Rp 407.900.000.000,- Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan
          pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 7 Oktober 2025.
        • Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun, berjangka
          waktu 5 tahun sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan
          adalah sebesar Rp 542.100.000.000,- Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh
          dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 7 Oktober 2027.

        Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas obligasi dari PT Pemeringkat Efek
        Indonesia (“PEFINDO”) yaitu idA (Single A).

        Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
        untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang
        Obligasi. Obligasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening
        di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada
        tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
        kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah konfirmasi tertulis yang diterbitkan
        oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.

        Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu jaminan khusus, namun dijamin dengan seluruh
        harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang
        telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal
        1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia. Hak Pemegang
        Obligasi adalah pari passu tanpa preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik
        yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang
        dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan, baik yang telah ada, maupun yang
        akan ada di kemudian hari sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

        Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal
        pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan
        dilakukan pada tanggal 7 Januari 2023, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir
        sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 7 Oktober 2025 untuk
        Obligasi seri A dan tanggal 7 Oktober 2027 untuk Obligasi seri B.

8.1.3   Analisis Industri dan Bisnis

        Industri Kesehatan dan Rumah Sakit di Dunia

        Berdasarkan Survei Global Medical Trends 2024 yang dirilis Willis Tower Watson, terjadi
        kenaikan yang cukup signifikan terhadap biaya medis global di tahun 2023, dari yang
        sebelumnya 7,4% menjadi 10,7%. Tren kenaikan biaya medis diprediksi akan turun di
        tahun 2024 menjadi 9,9%. Hal itu disebabkan karena menurunnya intensitas pemanfaatan
        fasilitas pelayanan kesehatan dari masa pandemi, dan ramalan tentang meredanya inflasi
        global        [sumber:     https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20240424100046-72-
        532891/inflasi-biaya-berobat-tembus-10-orang-sakit-bisa-makin-miskin, 24 April 2024].

        Menurut Willis Tower Watson, ada berbagai faktor yang dinilai berkontribusi meningkatkan
        inflasi biaya medis di sejumlah negara. Perkembangan teknologi medis adalah salah satu
                                                                                      Halaman 12
Page 18
di antaranya. Seperti diketahui, perkembangan teknologi seperti penggunaan artifisial
buatan dan lain sebagainya cukup marak terjadi di wilayah Asia Pasifik.

Selain itu, masalah overtreatment di fasilitas kesehatan juga turut menjadi penyebab terjadi
inflasi biaya medis. Overtreatment itu sendiri adalah kondisi di mana pasien menerima
layanan berlebih baik yang diberikan klinik atau rumah sakit, efek dari peristiwa ini adalah
membengkaknya tagihan rumah sakit yang berimbas pada peningkatan klaim asuransi
kesehatan. Tak hanya overtreatment, banyak pula terjadi proses pengobatan yang tidak
sesuai prosedur yang pada akhirnya mengacaukan rencana pengobatan pasien.

Meski seringkali disebut bahwa asuransi kesehatan bisa membantu melindungi keuangan
dari musibah sakit, namun dengan adanya inflasi, tidak menutup kemungkinan terjadi
kenaikan premi asuransi kesehatan. Dan hal tersebut tentu akan meningkatkan
pengeluaran nasabah terkait proteksi finansial ini. Nasabah tentu harus menyesuaikan
pengeluaran tersebut dengan pemasukan rutin yang diterima secara bulanan maupun
tahunan.

Ketika premi asuransi naik, bukan tidak mungkin pengeluaran untuk menabung dan
investasi juga akan berkurang. Bedah polis asuransi adalah hal yang mesti dilakukan untuk
meninjau manfaat-manfaat asuransi yang didapat. Alokasi aset investasi juga bisa
dilakukan agar nasabah bisa menghasilkan pendapatan pasif yang nantinya bisa
digunakan untuk membayar premi asuransi.

Berikut adalah inflasi biaya medis global tahun 2022- 2024:
            Wilayah                   2022         2023      2024*)
  Global                              7,40%       10,70%      9,90%
  Amerika Latin                      10,50%       12,40%     11,60%
  Amerika Utara                       8,00%        9,80%      9,40%
  Asia Pasifik                        7,20%        9,90%      9,90%
  Eropa                               6,70%       10,90%      9,30%
  Timur Tengah & Afrika Utara         9,80%       11,30%     12,10%
Inflasi yang tertera bersifat gross (kotor) - Wilayah Amerika Latin tidak termasuk Argentina & Venezuela
*) prediksi
Sumber: Willis Tower Watson

Berikut adalah inflasi biaya medis negara ASEAN tahun 2023 - 2024:
     Wilayah       2023     2024*)
  Indonesia       11,50%    12,74%
  Malaysia        12,07%    13,36%
  Singapura       10,33%    10,67%
  Filipina        13,67%    13,94%
  Thailand        10,67%     9,27%
  Vietnam         10,25%    11,33%
*) prediksi
Sumber: Willis Tower Watson

Industri Kesehatan dan Rumah Sakit di Indonesia

"Indonesia Sehat" merupakan salah satu target dalam transformasi sosial menuju
Indonesia Emas 2045. Melalui program ini, pemerintah berfokus pada pembangunan
sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk memastikan masyarakat hidup sehat dan

                                                                                                 Halaman 13
Page 19
panjang umur, dengan target stunting di bawah 5% serta eliminasi TBC dan kusta [sumber:
https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/5811/dukung-transformasi-di-sektor-kesehatan-
menko-airlangga-ajak-semua-pihak-untuk-ciptakan-sistem-kesehatan-yang-inklusif-efisien-
dan-berkelanjutan, 6 Juni 2024].

Strategi utamanya meliputi penguatan tenaga medis, pengembangan layanan kesehatan
hingga ke desa, peningkatan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, pendidikan dokter
spesialis berbasis rumah sakit, serta pengendalian konsumsi produk berbahaya bagi
kesehatan masyarakat.

Berbagai perkembangan yang signifikan pada industri layanan kesehatan Indonesia turut
mendukung layanan yang lebih efisien dan terjangkau. Peningkatan adopsi teknologi dalam
layanan kesehatan, seperti telemedicine, big data, dan penggunaan kecerdasan buatan
(AI) untuk diagnosis dan perawatan. Perkembangan ini diikuti dengan upaya Pemerintah
dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pendidikan
berkelanjutan.

Pemerintah terus memberikan dukungan melalui anggaran kesehatan dalam APBN
sebesar Rp 186,4 triliun, naik 8,1% dari tahun sebelumnya. Kebijakan ini mencakup inisiatif
untuk mendorong industri farmasi, meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan,
serta mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, ada fokus pada
transformasi sistem kesehatan dan pencegahan stunting yang menunjukkan komitmen
berkelanjutan Pemerintah dalam memperkuat sektor kesehatan nasional. Pemerintah juga
terus memberikan dukungan melalui insentif fiskal untuk mendorong investasi industri
pionir dan strategis, termasuk industri farmasi dan alat kesehatan (alkes).

Fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah terus meningkat dan membaik. Kondisi ini
menjadi tantangan yang dihadapi perusahaan pelayanan kesehatan di Indonesia pada
tahun 2024 [sumber: https://www.rri.co.id/kesehatan/538956/meningkatnya-layanan-
kesehatan-pemerintah-jadi-tantangan-sektor-swasta, 1 Februari 2024].

Dengan meningkatnya anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
dan kualitas pelayanannya, masyarakat cenderung untuk memanfaatkan jaminan sosial
dari pemerintah tersebut. Meningkatnya anggaran BPJS Kesehatan dan kualitas layanan
fasilitas kesehatan (faskes) BPJS mampu mengubah perilaku pelanggan, yang semula out
of pocket expense ke arah kecenderungan menggunakan fasilitas BPJS yang semakin
baik.

Selain itu, pertumbuhan positif industri kesehatan di Indonesia membuat investor mulai
tertarik berinvestasi. Banyak investor yang mulai melirik dan mempertimbangkan untuk
berinvestasi di industri kesehatan, terlebih di bidang healthcare. Sebab, industri kesehatan
dipandang sebagai sektor bisnis yang memiliki potensi pasar besar. Alhasil, banyak
bermunculan pemain baru bisnis laboratorium kesehatan, rumah sakit, hingga klinik
swasta. Pelaku industri didorong untuk memaksimalkan kualitas dan kapabilitasnya agar
dapat bersaing.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), industri kesehatan di Indonesia
untuk sektor alkes berhasil tumbuh 80%. Kemudian, sektor farmasi tumbuh 300%,
khususnya untuk produk vaksin.

                                                                                Halaman 14
Page 20
Seiring ekonomi yang bertumbuh positif, tren industri alkes di Indonesia pun menunjukkan
perkembangan pesat. Hingga Juni 2024, sebagaimana diungkapkan oleh Plt Direktur
Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), tercatat
sebanyak 1.199 industri manufaktur alkes telah terdaftar di dalam negeri [sumber:
https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8548/industri-alat-kesehatan-melesat-produk-
dalam-negeri-kini-kuasai-48-persen-pasar?lang=1, 30 Agustus 2024].

Perkembangan industri alkes ini juga beriringan dengan meningkatnya penyerapan produk
alat kesehatan dalam negeri (AKD), yang pada tahun 2024 mencapai 48%, dibandingkan
12% pada tahun 2019. Tren ini menjadi indikasi positif bagi Indonesia dalam mencapai
kemandirian di sektor alkes, sebuah langkah yang sangat penting di tengah dinamika
global yang terus berubah.

Dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), industri alkes merupakan
salah satu sektor andalan. RIPIN itu sendiri memasok target pengembangan 10 jenis
kelompok produk hingga tahun 2035. Selain itu, industri alkes juga masuk ke dalam
kelompok industri berteknologi menengah tinggi dalam Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan anggaran kesehatan, sebagai bagian
dari upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Untuk
tahun 2024, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 186,4 triliun atau sebesar 5,6%
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jumlah ini meningkat 8,1% atau
Rp 13,9 triliun, dibandingkan dengan anggaran pada tahun 2023 [sumber:
https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230816/0643661/anggaran-
kesehatan-2024-ditetapkan-sebesar-5-6-dari-apbn-naik-8-1-dibanding-2023/, 16 Agustus
2023].

Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menangani krisis kesehatan dan
memulihkan ekonomi dengan cepat dan baik setelah guncangan hebat pandemi COVID-
19. Pertumbuhan ekonomi selama 7 kuartal terakhir, sejak akhir tahun 2021, secara
konsisten berada di atas 5,0%. Pemulihan ekonomi yang cepat dan kuat telah membawa
Indonesia naik kelas, masuk kembali ke dalam kelompok negara berpendapatan
menengah atas di tahun 2022.

Dalam 5 tahun terakhir anggaran kesehatan terus mengalami kenaikan. Dari sebesar
Rp 119,9 triliun pada tahun 2020, menjadi Rp 124,4 triliun pada tahun 2021, menjadi
Rp 134,8 triliun pada tahun 2022, menjadi Rp 172,5 triliun pada tahun 2023 dan sebesar
Rp 186,4 triliun pada tahun 2024.

Dengan adanya kenaikan anggaran, tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Kemenkes
untuk sesegera mungkin menyelesaikan target-target dari Presiden, terutama untuk
menjalankan program promotif dan preventif, yaitu menjaga masyarakat agar tidak jatuh
sakit.

Anggaran kesehatan pada tahun 2024 juga dialokasikan untuk transformasi sistem
kesehatan, mendorong industri farmasi yang kuat dan kompetitif, meningkatkan akses dan
kualitas layanan primer dan rujukan, serta menjamin tersedianya fasilitas layanan
kesehatan yang andal dari hulu ke hilir. Selain itu, alokasi juga untuk mengefektifkan

                                                                             Halaman 15
Page 21
program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta mempercepat penurunan prevalensi
stunting agar mencapai 14% di tahun 2024 yang dilakukan melalui perluasan cakupan
pencegahan untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia dengan penguatan sinergi
berbagai institusi.

Pandemi Covid-19 telah membuka mata semua orang tentang pentingnya kekuatan dan
kemandirian pada sektor kesehatan. Hal ini membuat negara-negara di dunia, termasuk
Indonesia, semakin memprioritaskan sektor kesehatan dengan meningkatkan ketersediaan
sarana         dan           prasarana           yang          mumpuni          [sumber:
https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/5587/pemerintah-dorong-peningkatan-sarana-dan-
prasarana-mumpuni-dalam-layanan-kesehatan-di-indonesia, 10 Januari 2024].

Adanya rumah sakit yang jumlahnya mencukupi di masing-masing kota/kabupaten
merupakan hal yang sangat penting, karena ini dapat membantu meningkatkan kapasitas
pelayanan kesehatan di dalam negeri. Selain itu, ketersediaan tempat tidur serta fasilitas
lain seperti IGD, ruang isolasi, dan ruang perawatan intensif, termasuk perawatan jantung
dan kebidanan, juga perlu diperhatikan lebih lanjut.

Pembukaan rumah sakit baru tidak hanya menjadi tambahan dukungan untuk fasilitas
kesehatan yang sudah ada, namun juga memberikan kesempatan kerja yang lebih luas
untuk masyarakat di sekitarnya. Hal ini juga akan dapat memberikan multiplier effect yakni
di antaranya penurunan tingkat pengangguran dan pergerakan sektor Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (UMKM) di sekitar rumah sakit. Pembukaan rumah sakit juga menjadi
wujud nyata kepedulian untuk meningkatkan akses terhadap fasilitas kesehatan yang lebih
baik bagi masyarakat sekitar dan dapat memberi manfaat untuk kehidupan masyarakat
yang lebih sehat dan bersih.

Jumlah rumah sakit di seluruh Indonesia hingga tahun 2023 mencapai 3.155 unit, baik itu
rumah sakit milik pemerintah ataupun swasta. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dalam
Statistik Indonesia 2024, Jumlah tersebut terdiri atas 2.636 rumah sakit umum dan 519
rumah                       sakit                    khusus                    [sumber:
https://lestari.kompas.com/read/2024/03/18/140000686/jumlah-rumah-sakit-di-indonesia-
meningkat-tapi-masih-belum-merata, 18 Maret 2024].

Untuk diketahui, rumah sakit umum adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan
kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. Sedangkan rumah sakit khusus adalah
rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit
tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan
lainnya.

Jumlah rumah sakit di Indonesia pada tahun 2023 mengalami peningkatan bila
dibandingkan tahun 2022. Pada tahun 2022, jumlah rumah sakit lebih sedikit yaitu 3.072
unit yang terdiri atas 2.561 rumah sakit umum dan 511 rumah sakit khusus. Di sisi lain,
persebaran rumah sakit di Indonesia masih belum merata, baik untuk rumah sakit umum
maupun rumah sakit khusus.

Jawa menjadi wilayah dengan jumlah rumah sakit terbanyak yakni sebanyak 1.586 unit
yang terdiri atas 1.299 rumah sakit umum dan 287 rumah sakit khusus, yang berarti lebih
dari separuh dari total rumah sakit di Indonesia menumpuk di Jawa. Dengan kata lain,

                                                                               Halaman 16
Page 22
1.569 rumah sakit tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,
Nusa Tenggara, hingga Papua. Kehadiran rumah sakit di 6 provinsi di Jawa masing-masing
adalah DKI Jakarta, 196 rumah sakit; Jawa Barat, 414 rumah sakit; Jawa Tengah, 345
rumah sakit; DI Yogyakarta, 80 rumah sakit; Jawa Timur, 423 rumah sakit; dan Banten, 128
rumah sakit.

Di sisi lain, kawasan Indonesia timur terutama Maluku dan Papua hanya memiliki kehadiran
rumah sakit yang sangat sedikit. Di Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara, jumlah
rumah sakit masing-masing 30 dan 23. Sedangkan di Papua, jumlah rumah sakit secara
total ada 72 unit. Dari jumlah itu, mayoritas merupakan rumah sakit umum, hanya ada 1
rumah sakit khusus. Kehadiran rumah sakit di 6 provinsi di Papua masing-masing adalah
Papua Barat, 12 rumah sakit; Papua Barat Daya, 12 rumah sakit; Papua, 19 rumah sakit;
Papua Selatan, 8 rumah sakit; Papua Tengah, 13 rumah sakit; Papua Pegunungan,
9 rumah sakit.

Kemenkes menargetkan pembangunan 4 rumah sakit baru di 4 provinsi tuntas pada tahun
2024. Keempat rumah sakit baru yang kini dalam proses pembangunan tersebut adalah
Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya di Jawa Timur, Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar di
Sulawesi Selatan, Rumah Sakit Vertikal Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan
Rumah          Sakit      Vertikal       Jayapura         di       Papua       [sumber:
https://nasional.kompas.com/read/2024/02/01/21005401/kemenkes-targetkan-
pembangunan-rs-baru-di-4-provinsi-selesai-tahun-ini, 1 Februari 2024].

Rumah sakit baru tersebut akan menjadi sentra layanan kesehatan terlengkap, khususnya
untuk menangani kanker, jantung, strok dan uronefrologi atau ginjal (KJSU). 4 rumah sakit
tersebut mulai dibangun pada tahun 2023 dan ditargetkan rampung tahun 2024. Misalnya,
Rumah Sakit Vertikal di IKN mulai dibangun pada 20 Desember 2023, ditargetkan selesai
pada Juli 2024. Sementara Rumah Sakit Vertikal di Jayapura mulai dibangun pada
3 September 2023 dan ditargetkan selesai pada November 2024, Rumah Sakit Vertikal
Surabaya dan Makassar juga ditargetkan mulai beroperasi tahun 2024.

Kedua rumah sakit vertikal di Papua dan Makassar direncanakan menjadi rumah sakit
superhub pusat layanan rujukan akhir untuk wilayah Indonesia tengah dan timur seperti
Maluku, Papua, Sulawesi dan Kalimantan. Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya didesain
untuk dapat memberikan layanan komprehensif. Khususnya untuk penyakit katastropik,
mulai dari diagnostik, terapetik, hingga rehabilitatif. Rumah sakit UPT vertikal juga
bertujuan untuk bersaing dengan rumah sakit lain di Asia.

Tahun 2023, Kemenkes juga sudah mengoperasikan rumah sakit vertikal baru yakni
Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) dr Ben Mboi, di Kupang, Nusa Tenggara Timur
(NTT). Rumah sakit tersebut dibangun agar pasien kanker, jantung, strok dan uronefrologi
tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah yang membuat keluarga pasien harus mengeluarkan
biaya tinggi. Selain membangun rumah sakit baru, Kemenkes juga membangun
infrastruktur tambahan untuk melayani ibu dan anak pada 6 rumah sakit vertikal di 5
provinsi.

Pembangunan infrastruktur tambahan itu dilakukan dengan cara melakukan ekspansi
infrastruktur di 6 rumah sakit vertikal milik Kemenkes di 5 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa
Barat, DI Yogyakarta, Bali dan Makassar. 6 rumah sakit tersebut, yakni Rumah Sakit

                                                                                 Halaman 17
Page 23
        Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Persahabatan Provinsi DKI Jakarta, Rumah Sakit Dr
        Hasan Sadikin Bandung di Jawa Barat, RSUP Dr Sardjito di Provinsi DI Yogyakarta, RSUP
        Prof.I.G.N.G. Ngoerah Denpasar di Provinsi Bali dan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo
        Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan.

8.1.4   Analisis Operasional dan Prospek Usaha

        Perseroan merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
        dengan kode saham SRAJ. Perseroan menjalankan usaha di bidang aktivitas rumah sakit
        swasta. Perseroan merupakan bagian dari Mayapada Group dan mengelola jaringan
        rumah sakit dengan nama Mayapada Hospital.

        Pada tahun 2008, Perseroan mengambil alih Rumah Sakit Honoris di Tangerang dan
        mengubah namanya menjadi Mayapada Hospital. Perseroan telah mengelola 6 rumah sakit
        yang dilengkapi center of excellences yaitu Mayapada Hospital Tangerang (MHTG),
        Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Mayapada Hospital Bogor (MHBG),
        Mayapada Hospital Kuningan (MHKN), Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), dan
        Mayapada Hospital Bandung (MHBD) yang merupakan rumah sakit hijau tersertifikasi
        pertama di Indonesia dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko
        Widodo, pada tanggal 6 Maret 2023.

        Pada tahun 2023, Perseroan turut serta dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara dengan
        dilakukannya groundbreaking pembangunan Mayapada Hospital Nusantara (MHNS) oleh
        Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo. Seperti MHBD, MHNS merupakan rumah
        sakit hijau tersertifikasi sehingga menyediakan area hijau, mengusung efisiensi dan
        menggunakan material ramah lingkungan yang sejalan dengan konsep Ibu Kota Nusantara
        sebagai forest city.

        Di akhir tahun 2023, Perseroan melalui MHJS, meraih akreditasi internasional dari Joint
        Commission International (JCI) yang membuktikan pengakuan internasional atas layanan
        kesehatan Perseroan.

        Sebagai salah satu bentuk komitmen dalam menyediakan pelayanan kesehatan berstandar
        internasional, Mayapada Hospital bekerjasama dengan National Healthcare Group (NHG)
        Singapore. Ahli dalam bidang manajemen rumah sakit, NHG Group bertanggung jawab
        dalam manajemen rumah sakit – rumah sakit peringkat teratas seperti National University
        Hospital (NUH), Tan Tock Seng Hospital dan juga John Hopkins Singapore.

        Dengan para dokter dan profesional kesehatan terbaik yang berkompeten dalam
        bidangnya masing-masing, Mayapada Hospital telah mempunyai nama dan reputasi yang
        baik dan telah terpercaya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi.
        Mayapada Hospital dilengkapi center of excellence dengan pelayanan berbagai kelas
        kesehatan, mulai dari pelayanan pasien BPJS Kesehatan hingga layanan VVIP. Mayapada
        Hospital bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas internasional bagi
        setiap masyarakat Indonesia maupun ekspatriat tanpa harus melakukan perjalanan ke luar
        negeri.

        Perseroan menjadi anggota dari asosiasi atau lembaga yang relevan dengan kegiatan
        bisnis Utama Perseroan yaitu Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia dan Asosiasi

                                                                                    Halaman 18
Page 24
        Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), sehingga dapat mengikuti perkembangan
        informasi terbaru terkait industri dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
        turut berkontribusi kepada anggota asosiasi lainnya.

        Visi Perseroan adalah menjadi pilihan utama untuk pelayanan kesehatan yang dikenal
        dalam kualitas pelayanan. Misi Perseroan adalah menjalankan satu jaringan yang
        terintegrasi untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh; dan memberikan
        pengalaman terbaik dan keselamatan pada setiap pasien melalui sikap belas kasih dan
        profesionalisme yang ditunjang oleh sistem dan teknologi yang berkualitas.

8.1.5   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi

        Perseroan merupakan perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia. Dalam rangka
        mempercepat pertumbuhan dan perkembangan, meningkatkan infrastruktur perawatan
        dan jasa kesehatan yang disediakan serta memperkuat keadaan keuangan grup
        Perseroan, maka Perseroan berencana menerbitkan Surat Utang yang akan
        dialokasikan oleh Perseroan untuk membantu pengembangan bisnis usaha Perseroan
        melalui pembangunan beberapa proyek seperti perluasan Mayapada Hospital Jakarta
        Selatan dan juga pembangunan rumah sakit baru seperti Mayapada Apollo Batam
        International Hospital di Batam dan Mayapada Hospital Surabaya 2.

        Dengan diterbitkannya Surat Utang, Perseroan dapat mengoptimalkan penggunaan arus
        kas untuk pengembangan usaha. Dengan dilakukannya pengembangan usaha tersebut,
        maka Perseroan akan mampu memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada
        pasien serta meningkatkan nilai Perseroan untuk berbagai pemangku kepentingan
        seperti tenaga medis, karyawan, masyarakat sekitar serta penanam modal. Hal ini akan
        berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan keuntungan Perseroan di
        masa yang akan datang, yang nantinya juga diharapkan akan memperkuat struktur
        permodalan Perseroan.

        Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa latar belakang Rencana Transaksi tersebut
        merupakan bagian dari rencana jangka panjang Perseroan dan akan menjadikan
        Perseroan sebagai perusahaan yang baik dan memiliki potensi pengembangan usaha di
        masa mendatang.

8.1.6   Analisis Kualitatif atas Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi

        Berikut adalah keuntungan Rencana Transaksi, termasuk tujuan dan manfaat yang telah
        dipaparkan pada bagian 4.3:
        1.   Peningkatan nilai Total Aset Perseroan yang lebih cepat secara konsolidasi setelah
             pengembangan usaha khususnya aset tetap rumah sakit yang dibangun dalam
             4 tahun pertama setelah Rencana Transaksi;
        2.   Peningkatan likuiditas Perseroan untuk kebutuhan investasi dan modal kerja;
        3.   Meningkatkan kinerja keuangan khususnya pendapatan dan EBITDA Perseroan yang
             lebih cepat melalui prospek usaha yang menjanjikan, di samping tidak adanya
             pembayaran bunga tahunan atas Surat Utang;
        4.   Surat Utang tidak memerlukan jaminan.



                                                                                    Halaman 19
Page 25
        Berikut adalah kerugian Rencana Transaksi:
        1.   Biaya pelaksanaan terkait Rencana Transaksi yang harus dikeluarkan Perseroan;
        2.   Timbulnya premium atas Surat Utang dalam jumlah signifikan.

8.1.7   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan

        Analisis dampak leverage pada keuangan Perseroan dilakukan dengan menggunakan
        rasio solvabilitas yaitu liabilitas terhadap aset dan liabilitas terhadap ekuitas Perseroan.

        Liabilitas terhadap aset historis Perseroan selama tahun 2021 – 30 September 2024
        berkisar antara 0,60-0,67. Liabilitas terhadap aset Perseroan tanpa terjadinya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,20-0,67 selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,45-0,80 selama periode proyeksi, yang artinya bahwa utang
        Perseroan dapat dipenuhi oleh aset Perseroan.

        Liabilitas terhadap ekuitas historis Perseroan selama tahun 2021 – 30 September 2024
        berkisar antara 1,53-2,03. Liabilitas terhadap ekuitas Perseroan tanpa terjadinya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,24-2,00 selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,83-4,10 selama periode proyeksi.

8.1.8   Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan

        Current Ratio historis Perseroan selama tahun 2021 – 30 September 2024 berkisar antara
        0,89-1,68. Current Ratio Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi berkisar antara
        1,44-2,94 selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana Transaksi berkisar antara
        1,39-5,68 selama periode proyeksi. Berdasarkan rasio likuiditas tersebut, Perseroan
        memiliki kapasitas likuiditas yang membaik dikarenakan aset lancar yang dimiliki cukup
        besar dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek yang harus dipenuhi dalam jangka
        pendek.

8.2     Analisis Kuantitatif

8.2.1   Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas dan Kondisi Keuangan Perusahaan
8.2.1.1 Penilaian Kinerja Historis

        Berikut ini merupakan tabel ikhtisar laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk
        periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 - 2022 diaudit oleh KAP Kosasih,
        Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan, untuk periode yang berakhir pada tanggal
        31 Desember 2023 diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan,
        seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, serta untuk periode yang berakhir
        pada tanggal 30 September 2024 direviu oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
        Rekan, yang disajikan sebagai berikut:
                                                                     (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                    Audited      Audited       Audited            Review
                          Keterangan
                                                     2021         2022          2023         30 September 2024
         Operating Highlight
         Pendapatan                                  1.924.453    1.934.164     2.503.174                2.331.425
         Laba Bruto                                    705.033      557.055       718.020                  673.912
         Laba Usaha                                    226.484       31.014       106.261                  142.470

                                                                                            Halaman 20
Page 26
                                                   Audited      Audited      Audited            Review
                   Keterangan
                                                    2021         2022         2023         30 September 2024
 EBITDA                                              407.675      264.548      395.538               381.006
 Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                 165.604      (44.187)     (38.313)                 8.370
 Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan     172.666      (32.265)     (37.681)                 4.750
 Financial Position
 Aset                                               4.871.807    5.749.600    5.606.291                5.649.858
 Aset Lancar                                        1.021.455    1.445.614      998.249                  845.807
 Aset Tidak Lancar                                  3.850.352    4.303.986    4.608.042                4.804.051
 Liabilitas                                         2.944.404    3.854.462    3.748.834                3.787.651
 Liabilitas Jangka Pendek                           2.659.181    2.602.766    2.105.526                2.113.066
 Liabilitas Jangka Panjang                            285.223    1.251.696    1.643.308                1.674.585
 Ekuitas                                            1.927.403    1.895.138    1.857.457                1.862.207
 Key Performance Ratio
 Marjin Laba Bruto                                    36,64%       28,80%       28,68%                   28,91%
 Marjin Laba Usaha                                    11,77%        1,60%        4,25%                    6,11%
 Marjin Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan            8,61%       -2,28%       -1,53%                    0,36%
 Marjin EBITDA                                        21,18%       13,68%       15,80%                   16,34%
 Return on Assets (ROA)                                3,40%       -0,77%       -0,68%                    0,15%
 Return on Equity (ROE)                                8,59%       -2,33%       -2,06%                    0,45%
 Current Ratio                                           0,89         1,33         1,68                     1,41
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                          0,60         0,67         0,67                     0,67
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                       1,53         2,03         2,02                     2,03

Aset

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 30 September 2024, mengalami
peningkatan sekitar 0,78% atau sebesar Rp 43.567 juta dibandingkan dengan total aset
per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada
akun piutang usaha sebesar Rp 42.321 juta dan persediaan sebesar Rp 1.272 juta.

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
penurunan sekitar 2,49% atau sebesar Rp 143.309 juta dibandingkan dengan total aset per
31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pada akun
kas dan setara kas sebesar Rp 603.069 juta dan uang muka pembelian aset tetap sebesar
Rp 40.858 juta serta peningkatan pada akun aset tetap sebesar Rp 345.170 juta, piutang
usaha sebesar Rp 152.339 juta dan biaya dibayar dimuka sebesar Rp 3.979 juta.

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 18,02% atau sebesar Rp 877.793 juta dibandingkan dengan total aset
per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada
akun aset tetap sebesar Rp 437.366 juta, kas dan setara kas sebesar Rp 417.332 juta,
aset pajak tangguhan – bersih sebesar Rp 20.859 juta dan uang muka sebesar Rp 1.411
juta.

Liabilitas

Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 30 September 2024, mengalami
peningkatan sekitar 1,04% atau sebesar Rp 38.817 juta dibandingkan dengan total
liabilitas per 31 Desember 2023. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun liabilitas imbalan pascakerja sebesar Rp 25.498 juta, utang
kontraktor sebesar Rp 23.281 juta, liabilitas pajak tangguhan – bersih sebesar Rp 8.187
juta dan utang lain-lain sebesar Rp 474 juta serta penurunan pada akun pinjaman jangka
panjang sebesar Rp 17.471 juta dan utang pembiayaan sebesar Rp 1.783 juta.

                                                                                          Halaman 21
Page 27
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
penurunan sekitar 2,74% atau sebesar Rp 105.628 juta dibandingkan dengan total liabilitas
per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya penurunan pada
akun pinjaman bank sebesar Rp 80.771 juta, utang kontraktor sebesar Rp 33.613 juta dan
utang pembiayaan sebesar Rp 1.821 juta serta peningkatan pada akun liabilitas imbalan
pascakerja sebesar Rp 9.640 juta dan utang obligasi sebesar Rp 1.423 juta.

Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 30,91% atau sebesar Rp 910.058 juta dibandingkan dengan total
liabilitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun utang obligasi sebesar Rp 943.302 juta dan utang pajak sebesar
Rp 10.738 juta serta penurunan pada akun utang usaha sebesar Rp 30.310 juta, utang
lain-lain sebesar Rp 8.052 juta dan liabilitas imbalan pascakerja sebesar Rp 5.111 juta.

Ekuitas

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 30 September 2024, mengalami
penurunan sekitar 0,26%, yaitu sebesar Rp 4.750 juta dibandingkan dengan total ekuitas
per 31 Desember 2023. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya penurunan pada
pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja sebesar Rp 3.620 juta dan akumulasi
rugi sebesar Rp 8.240 juta serta peningkatan pada kepentingan nonpengendali sebesar
Rp 130 juta.

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2023, mengalami
penurunan sekitar 1,99%, yaitu sebesar Rp 37.681 juta dibandingkan dengan total ekuitas
per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan
pada akumulasi rugi sebesar Rp 38.490 juta, pengukuran kembali liabilitas imbalan
pascakerja sebesar Rp 632 juta dan kepentingan nonpengendali sebesar Rp 177 juta.

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
penurunan sekitar 1,67%, yaitu sebesar Rp 32.265 juta dibandingkan dengan total ekuitas
per 31 Desember 2021. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan
pada akumulasi rugi sebesar Rp 44.315 juta, pengukuran kembali liabilitas imbalan
pascakerja sebesar Rp 11.915 juta dan kepentingan nonpengendali sebesar Rp 135 juta.

Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis Perseroan:
   Marjin laba bruto pada 30 September 2024 mengalami peningkatan sekitar 0,22% jika
    dibandingkan dengan tahun 2023, terutama disebabkan adanya penurunan beban
    langsung. Marjin laba bruto pada tahun 2023 mengalami penurunan sekitar 0,12%,
    jika dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya peningkatan
    beban langsung. Marjin laba bruto pada tahun 2022 mengalami penurunan sekitar
    7,83%, jika dibandingkan dengan tahun 2021, terutama disebabkan adanya
    peningkatan beban langsung.
   Marjin laba usaha pada 30 September 2024 mengalami peningkatan sekitar 1,87%,
    jika dibandingkan dengan tahun 2023, sehubungan dengan peningkatan marjin laba
    bruto. Marjin laba usaha pada tahun 2023 mengalami peningkatan sekitar 2,64%, jika
    dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya peningkatan laba


                                                                              Halaman 22
Page 28
         usaha. Marjin laba usaha pada tahun 2022 mengalami penurunan sekitar 10,17%, jika
         dibandingkan dengan tahun 2021 sehubungan dengan penurunan marjin laba bruto.
        Marjin laba (rugi) bersih periode berjalan pada 30 September 2024 mengalami
         peningkatan sekitar 1,87%, jika dibandingkan dengan tahun 2023, sehubungan
         dengan peningkatan marjin laba usaha. Marjin laba (rugi) bersih periode berjalan
         pada tahun 2023 mengalami peningkatan sekitar 0,75%, jika dibandingkan dengan
         tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin laba usaha. Marjin laba (rugi)
         bersih periode berjalan pada tahun 2022 mengalami penurunan sekitar 10,89%, jika
         dibandingkan dengan tahun 2021, sehubungan dengan penurunan marjin laba usaha.
        Marjin EBITDA pada 30 September 2024 mengalami peningkatan sekitar 0,54%, jika
         dibandingkan dengan tahun 2023, sehubungan dengan peningkatan marjin laba
         usaha. Marjin EBITDA pada tahun 2023 mengalami peningkatan sekitar 2,12%, jika
         dibandingkan dengan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin laba
         usaha. Marjin EBITDA pada tahun 2022 mengalami penurunan sekitar 7,51%, jika
         dibandingkan dengan tahun 2021, sehubungan dengan penurunan marjin laba usaha.
        Rasio lancar turun menjadi 1,41 pada 30 September 2024 dari 1,68 pada tahun 2023,
         terutama disebabkan penurunan aset lancar. Rasio lancar naik menjadi 1,68 pada
         tahun 2023 dari 1,33 pada tahun 2022, terutama disebabkan penurunan liabilitas
         jangka pendek. Rasio lancar naik menjadi 1,33 pada tahun 2022 dari 0,89 pada tahun
         2021, terutama disebabkan peningkatan aset lancar.
        Rasio liabilitas terhadap aset pada 30 September 2024 serta tahun 2023 dan 2022
         adalah sebesar 0,67. Rasio liabilitas terhadap aset naik menjadi 0,67 pada tahun
         2022 dari 0,60 pada tahun 2021, terutama disebabkan adanya peningkatan pada
         liabilitas jangka panjang.
        Rasio liabilitas terhadap ekuitas naik menjadi 2,03 pada 30 September 2024 dari 2,02
         pada tahun 2023, terutama disebabkan peningkatan pada liabilitas jangka panjang.
         Rasio liabilitas terhadap ekuitas turun menjadi 2,02 pada tahun 2023 dari 2,03 pada
         tahun 2022, terutama disebabkan penurunan liabilitas jangka pendek. Rasio liabilitas
         terhadap ekuitas naik menjadi 2,03 pada tahun 2022 dari 1,53 pada tahun 2021,
         terutama disebabkan oleh peningkatan pada liabilitas jangka panjang.

Arus Kas
                                                            (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan                                                     31-Des-21      31-Des-22     31-Des-23      30-Sep-24

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                   1.917.035     1.932.446      2.365.859      2.274.940
 Pembayaran kas kepada pemasok                                    (782.054)     (789.221)    (1.058.144)    (1.007.245)
 Pembayaran kas kepada karyawan                                   (700.717)     (858.868)    (1.126.223)    (1.014.088)
 Kas yang dihasilkan dari operasi                                  434.264       284.357        181.492        253.607
 Pembayaran beban keuangan                                        (115.125)      (80.405)      (145.447)       (90.134)
 Penerimaan bunga                                                   23.941        19.405         29.050         10.651
 Pembayaran beban pajak penghasilan                                 (6.293)      (12.882)        (9.178)       (13.900)
    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                   336.787        210.475        55.917        160.224

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
 Aset tetap
   Pelepasan                                                           313           295         3.208            280
   Pembelian                                                      (399.834)     (569.713)     (482.225)      (347.526)
 Pembayaran untuk uang muka pembelian aset tetap                   (64.190)      (85.834)      (12.833)       (51.070)
 Pembayaran utang kontraktor untuk pembelian aset tetap                  -             -       (88.474)           -
 Aset takberwujud
   Pembelian                                                        (3.166)       (4.344)        (5.066)        (2.736)
 Pembayaran untuk piutang lain-lain kepada pihak berelasi           (1.404)      (18.626)           -              -
    Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi                (468.280)     (678.222)     (585.390)      (401.052)




                                                                                                                          Halaman 23
Page 29
       Keterangan                                                         31-Des-21     31-Des-22     31-Des-23     30-Sep-24

       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
        Pinjaman bank jangka pendek
          Penerimaan                                                         390.000        36.827        11.525        33.841
          Pembayaran                                                         (20.000)     (142.490)     (477.247)      (22.544)
        Pinjaman bank jangka panjang
          Penerimaan                                                         220.000       100.000             -       264.653
          Pembayaran                                                        (839.428)      (57.661)      (80.956)     (234.556)
        Pinjaman jangka panjang
          Penerimaan                                                               -             -       481.631             -
          Pembayaran                                                               -             -        (6.021)      (18.063)
        Penerimaan dari penerbitan obligasi                                        -       950.000             -             -
        Penerimaan dari utang lain-lain kepada pihak berelasi                464.869             -             -             -
        Pembayaran utang lain-lain kepada pihak berelasi                     (36.027)            -             -             -
        Pembayaran utang pembiayaan                                             (175)       (1.597)       (1.821)       (1.783)
        Pembayaran liabilitas sewa                                                 -             -          (707)         (707)
        Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan      179.238       885.079       (73.596)       20.841

       (Penurunan) Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                         47.745       417.332      (603.069)     (219.987)

       Kas dan Setara Kas Awal Periode                                       653.178       700.922     1.118.254       515.185

       Kas dan Setara Kas Akhir Periode                                      700.922     1.118.254       515.185       295.198




       Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024 mengalami
       penurunan sebesar Rp 219.987 juta atau turun sekitar 42,70% dibandingkan dengan kas
       dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2023. Hal tersebut
       disebabkan adanya penurunan kas bersih dari aktivitas investasi sebesar Rp 401.052 juta
       yang terutama berasal dari pembelian aset tetap, peningkatan kas bersih dari aktivitas
       operasi sebesar Rp 160.224 juta yang terutama berasal dari penerimaan kas dari
       pelanggan dan peningkatan kas bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 20.841 juta
       yang terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank jangka panjang.

       Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2023 mengalami
       penurunan sebesar Rp 603.069 juta atau turun sekitar 53,93% dibandingkan dengan kas
       dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022. Hal tersebut
       disebabkan adanya penurunan kas bersih dari aktivitas investasi sebesar Rp 585.390 juta
       yang terutama berasal dari pembelian aset tetap, penurunan kas bersih dari aktivitas
       pendanaan sebesar Rp 73.596 juta yang terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank
       jangka pendek dan peningkatan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp 55.917 juta
       yang terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan.

       Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 mengalami
       peningkatan sebesar Rp 417.332 juta atau naik sekitar 59,54% dibandingkan dengan kas
       dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021. Hal tersebut
       disebabkan adanya peningkatan kas bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 885.079
       juta yang terutama berasal dari penerimaan dari penerbitan obligasi, peningkatan kas
       bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp 210.475 juta yang terutama berasal dari
       penerimaan kas dari pelanggan dan penurunan kas bersih dari aktivitas investasi sebesar
       Rp 678.222 juta yang terutama berasal dari pembelian aset tetap.
8.2.1.2 Penilaian atas Proyeksi Keuangan

       Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada peraturan perpajakan.
       Selain itu juga diasumsikan tidak ada perubahan pada manajemen dan kebijakan
       akuntansi.
       Proyeksi Posisi Keuangan Konsolidasi Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi
       selama tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:

                                                                                                                                  Halaman 24
Page 30
                                                                                                                           (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi
Keterangan                                                               2024         2025         2026         2027         2028        2029        2030        2031        2032        2033
                                                                           1            2            3            4            5           6           7           8           9           10

Aset
 Aset Lancar
   Kas dan setara kas                                                     399.407      181.951      293.015      151.443      169.139     324.148     119.685     338.556     288.957     934.577
   Kas yang dibatasi penggunaannya                                          6.517        6.517        6.517        6.517        6.517       6.517       6.517       6.517       6.517       6.517
   Piutang usaha                                                          381.566      422.802      450.711      480.658      503.415     521.408     536.847     552.811     572.014     587.584
   Piutang lain-lain                                                        8.942        8.942        8.942        8.942        8.942       8.942       8.942       8.942       8.942       8.942
   Persediaan                                                              90.204       99.405      105.209      111.418      115.700     118.786     121.132     123.479     126.407     128.331
   Uang muka                                                               14.564       14.564       14.564       14.564       14.564      14.564      14.564      14.564      14.564      14.564
   Biaya dibayar dimuka                                                     8.381        8.381        8.381        8.381        8.381       8.381       8.381       8.381       8.381       8.381
   Pajak dibayar dimuka                                                       399          399          399          399          399         399         399         399         399         399
             Total Aset Lancar                                            909.980      742.961      887.739      782.321      827.057   1.003.145     816.467   1.053.649   1.026.180   1.689.295

 Aset Tidak Lancar
   Uang muka pembelian aset tetap                                          17.269       17.269       17.269       17.269       17.269      17.269      17.269      17.269      17.269      17.269
   Aset tetap                                                           4.182.273    4.259.251    4.009.403    3.765.939    3.573.750   3.774.046   4.436.650   4.672.082   4.857.418   4.846.507
   Properti investasi                                                      40.010       40.010       40.010       40.010       40.010      40.010      40.010      40.010      40.010      40.010
   Aset hak guna                                                          200.100      172.946      145.793      118.640       91.487      64.334      37.180      10.027     390.172     363.019
   Aset takberwujud                                                        11.773       11.773       11.773       11.773       11.773      11.773      11.773      11.773      11.773      11.773
   Taksiran tagihan pajak penghasilan                                      12.673       12.673       12.673       12.673       12.673      12.673      12.673      12.673      12.673      12.673
   Aset pajak tangguhan - bersih                                          107.400      107.400      107.400      107.400      107.400     107.400     107.400     107.400     107.400     107.400
   Goodwill                                                               237.771      237.771      237.771      237.771      237.771     237.771     237.771     237.771     237.771     237.771
   Aset tidak lancar lainnya                                                1.581        1.581        1.581        1.581        1.581       1.581       1.581       1.581       1.581       1.581
             Total Aset Tidak Lancar                                    4.810.849    4.860.675    4.583.673    4.313.057    4.093.714   4.266.857   4.902.307   5.110.586   5.676.067   5.638.002

Total Aset                                                              5.720.830    5.603.635    5.471.412    5.095.378    4.920.771   5.270.002   5.718.774   6.164.235   6.702.248   7.327.297

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                                         156.067      171.314      181.576      192.620      200.868     207.359     212.769     218.265     224.862     230.009
      Utang kontraktor                                                    143.657      143.657      143.657      143.657      143.657     143.657     143.657     143.657     143.657     143.657
      Utang lain-lain                                                   1.514.389    1.514.389    1.314.389    1.314.389      814.389     762.515     762.515     762.515     762.515     762.515
      Utang pajak                                                          31.481       31.481       31.481       31.481       31.481      31.481      31.481      31.481      31.481      31.481
      Akrual                                                              158.668      158.668      158.668      158.668      158.668     158.668     158.668     158.668     158.668     158.668
      Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                     8.693        8.693        8.693        8.693        8.693       8.693       8.693       8.693       8.693       8.693
        Utang pembiayaan                                                      656          656          656          656          656         656         656         656         656         656
        Liabilitas sewa                                                       614          614          614          614          614         614         614         614         614         614
             Total Liabilitas Jangka Pendek                             2.014.225    2.029.472    1.839.734    1.850.778    1.359.026   1.313.643   1.319.053   1.324.549   1.331.146   1.336.293

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
      Pinjaman bank                                                       747.181      927.855      812.306      698.825      589.356     470.625     335.971     192.362      55.807           -
      Utang pembiayaan                                                        274          274          274          274          274         274         274         274         274         274
      Liabilitas sewa                                                       3.277        3.277        3.277        3.277        3.277       3.277       3.277       3.277       3.277       3.277
   Utang obligasi                                                         946.149      539.673      541.096            -            -           -           -           -           -           -
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                     14.432       14.432       14.432       14.432       14.432      14.432      14.432      14.432      14.432      14.432
   Liabilitas imbalan pascakerja                                           86.578       86.578       86.578       86.578       86.578      86.578      86.578      86.578      86.578      86.578
             Total Liabilitas Jangka Panjang                            1.797.891    1.572.089    1.457.964      803.386      693.917     575.186     440.532     296.923     160.368     104.561

             Total Liabilitas                                           3.812.116    3.601.561    3.297.697    2.654.164    2.052.943   1.888.829   1.759.585   1.621.471   1.491.514   1.440.854

 Ekuitas
  Modal saham                                                           1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071   1.200.071   1.200.071   1.200.071   1.200.071   1.200.071
  Tambahan modal disetor - bersih                                       1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817   1.124.817   1.124.817   1.124.817   1.124.817   1.124.817
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                         49.353       49.353       49.353       49.353       49.353      49.353      49.353      49.353      49.353      49.353
  Akumulasi rugi                                                         (466.929)    (373.568)    (201.928)      65.571      492.184   1.005.530   1.583.546   2.167.121   2.835.091   3.510.800
     Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk      1.907.312    2.000.673    2.172.313    2.439.812    2.866.425   3.379.771   3.957.787   4.541.362   5.209.332   5.885.041
  Kepentingan nonpengendali                                                 1.402        1.402        1.402        1.402        1.402       1.402       1.402       1.402       1.402       1.402

             Total Ekuitas                                              1.908.714    2.002.075    2.173.715    2.441.214    2.867.827   3.381.173   3.959.189   4.542.764   5.210.734   5.886.443

Total Liabilitas dan Ekuitas                                            5.720.830    5.603.635    5.471.412    5.095.378    4.920.771   5.270.002   5.718.774   6.164.235   6.702.248   7.327.297
                                                                             0,57




Proyeksi Posisi Keuangan Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi
selama tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                                           (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi
Keterangan                                                               2024         2025         2026         2027         2028        2029        2030        2031        2032        2033
                                                                           1            2            3            4            5           6           7           8           9           10

Aset
 Aset Lancar
   Kas dan setara kas                                                   2.328.715    1.408.280      631.970       89.098      718.830   1.849.852     295.238     990.710     568.399   1.683.073
   Kas yang dibatasi penggunaannya                                          6.517        6.517        6.517        6.517        6.517       6.517       6.517       6.517       6.517       6.517
   Piutang usaha                                                          383.725      439.676      482.236      520.439      570.611     609.941     646.261     678.360     713.818     736.699
   Piutang lain-lain                                                        8.942        8.942        8.942        8.942        8.942       8.942       8.942       8.942       8.942       8.942
   Persediaan                                                              90.671      103.207      112.476      120.621      131.322     139.187     146.029     151.537     157.302     159.755
   Uang muka                                                               14.564       14.564       14.564       14.564       14.564      14.564      14.564      14.564      14.564      14.564
   Biaya dibayar dimuka                                                     8.381        8.381        8.381        8.381        8.381       8.381       8.381       8.381       8.381       8.381
   Pajak dibayar dimuka                                                       399          399          399          399          399         399         399         399         399         399

             Total Aset Lancar                                          2.841.914    1.989.967    1.265.484      768.961    1.459.566   2.637.783   1.126.330   1.859.409   1.478.322   2.618.329




                                                                                                                                                                     Halaman 25
Page 31
                                                                          Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                                 2024          2025          2026          2027           2028         2029          2030          2031          2032          2033
                                                                             1             2             3             4              5            6             7             8             9             10

Aset
 Aset Tidak Lancar
   Uang muka pembelian aset tetap                                             17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269       17.269        17.269
   Aset tetap                                                              4.207.038     5.086.792     5.924.261     5.987.263     5.615.807     5.254.604     4.912.404     4.586.958    4.353.234     4.153.911
   Properti investasi                                                         40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010       40.010        40.010
   Aset hak guna                                                             200.100       172.946       145.793       118.640        91.487        64.334        37.180        10.027      390.172       363.019
   Aset takberwujud                                                           11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773       11.773        11.773
   Taksiran tagihan pajak penghasilan                                         12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673       12.673        12.673
   Aset pajak tangguhan - bersih                                             107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400      107.400       107.400
   Goodwill                                                                  237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771      237.771       237.771
   Aset tidak lancar lainnya                                                   1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581        1.581         1.581

             Total Aset Tidak Lancar                                       4.835.615     5.688.215     6.498.532     6.534.380     6.135.770     5.747.414     5.378.061     5.025.462    5.171.883     4.945.407

Total Aset                                                                 7.677.529     7.678.182     7.764.016     7.303.341     7.595.337     8.385.198     6.504.391     6.884.871    6.650.205     7.563.736

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                                            156.943       178.271       194.364       208.525       227.297       241.973       255.405       267.125       279.809      287.559
      Utang kontraktor                                                       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657      143.657
      Utang lain-lain                                                      1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249    1.060.249
      Utang pajak                                                             31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481       31.481
      Akrual                                                                 158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668      158.668
      Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                        8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693        8.693
        Utang pembiayaan                                                         656           656           656           656           656           656           656           656           656          656
        Liabilitas sewa                                                          614           614           614           614           614           614           614           614           614          614
             Total Liabilitas Jangka Pendek                                1.560.961     1.582.289     1.598.382     1.612.543     1.631.315     1.645.991     1.659.423     1.671.143    1.683.827     1.691.577

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
      Pinjaman bank                                                          747.181       927.855       812.306       698.825       589.356       470.625       335.971       192.362        55.807            -
      Utang pembiayaan                                                           274           274           274           274           274           274           274           274           274          274
      Liabilitas sewa                                                          3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277        3.277
   Utang obligasi                                                          3.664.772     3.482.582     3.726.796     3.448.520     3.733.022     4.503.807     2.487.018     2.490.727     1.619.436    1.623.145
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432       14.432
   Liabilitas imbalan pascakerja                                              86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578       86.578
             Total Liabilitas Jangka Panjang                               4.516.514     4.514.998     4.643.663     4.251.905     4.426.940     5.078.993     2.927.549     2.787.649    1.779.804     1.727.706

             Total Liabilitas                                              6.077.475     6.097.287     6.242.045     5.864.449     6.058.255     6.724.984     4.586.972     4.458.792    3.463.631     3.419.283

 Ekuitas
  Modal saham                                                              1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487    1.684.487     1.684.487
  Tambahan modal disetor - bersih                                            298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444      298.444       298.444
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                            49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353       49.353        49.353
  Akumulasi rugi                                                            (433.632)     (452.791)     (511.715)     (594.793)     (496.605)     (373.472)     (116.267)      392.393    1.152.888     2.110.767
     Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk         1.598.652     1.579.493     1.520.569     1.437.491     1.535.679     1.658.812     1.916.017     2.424.677    3.185.172     4.143.051
  Kepentingan nonpengendali                                                    1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402        1.402

             Total Ekuitas                                                 1.600.054     1.580.895     1.521.971     1.438.893     1.537.081     1.660.214     1.917.419     2.426.079    3.186.574     4.144.453

Total Liabilitas dan Ekuitas                                               7.677.529     7.678.182     7.764.016     7.303.341     7.595.337     8.385.198     6.504.391     6.884.871    6.650.205     7.563.736
                                                                                0,57




Proyeksi Laba Rugi Konsolidasi Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                          Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                              Okt-Des 2024     2025          2026          2027           2028         2029          2030          2031          2032          2033
                                                                             1             2             3             4              5            6             7             8             9             10

Pendapatan                                                                  762.725     3.579.697     3.972.501     4.416.722      4.823.132    5.217.163     5.620.890     6.065.194     6.584.188     7.108.600

Beban Langsung                                                             (495.604)    (2.474.366)   (2.726.026)   (2.996.698)   (3.215.057)   (3.448.734)   (3.710.635)   (4.049.852)   (4.374.003)   (4.785.774)

Laba Bruto                                                                  267.120     1.105.331     1.246.475     1.420.024      1.608.075    1.768.429     1.910.255     2.015.342     2.210.185     2.322.825

Beban Usaha                                                                (187.283)     (816.639)     (884.094)     (951.457)    (1.002.392)   (1.066.384)   (1.137.066)   (1.249.190)   (1.353.595)   (1.478.973)

Laba Usaha                                                                   79.838       288.692       362.381       468.566        605.683      702.045       773.188       766.152       856.590       843.853

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                               (38.386)     (168.998)     (142.330)     (125.619)       (58.743)     (43.909)      (32.142)      (17.979)         (218)       22.442

Laba Sebelum Pajak                                                           41.452       119.694       220.051       342.948        546.940      658.136       741.046       748.173       856.372       866.294

Manfaat (Beban) Pajak                                                         1.434       (26.333)      (48.411)      (75.448)      (120.327)    (144.790)     (163.030)     (164.598)     (188.402)     (190.585)

Laba Bersih Periode Berjalan                                                 42.886        93.361       171.640       267.499        426.613      513.346       578.016       583.575       667.970       675.710
                                                                                           93.361       171.640       267.499        426.613      513.346       578.016       583.575       667.970       675.710
Penyusutan dan amortisasi                                                    89.727       387.722       393.002       404.503        368.816      367.634       397.666       492.358       508.903       593.572

EBITDA                                                                      169.565       676.415       755.383       873.070        974.499    1.069.679     1.170.855     1.258.510     1.365.493     1.437.425




                                                                                                                                                                                 Halaman 26
Page 32
Proyeksi Laba Rugi Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                                              (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                   Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                       Okt-Des 2024     2025           2026           2027            2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                      1             2              3              4               5             6             7             8             9             10
                                                                                    19,29%         14,24%         12,55%          14,36%        11,68%                                                  47,12%
Pendapatan                                                            778.490    3.709.956      4.238.294      4.770.315       5.455.171     6.092.393      6.757.763     7.441.821    8.237.964     8.963.168

Beban Langsung                                                       (505.910)   (2.564.460)    (2.973.184)    (3.357.470)     (3.760.834)   (4.150.547)   (4.553.367)   (4.968.684)   (5.402.490)   (5.835.839)

Laba Bruto                                                            272.580     1.145.496      1.265.110      1.412.845      1.694.336      1.941.845     2.204.396     2.473.136    2.835.474     3.127.329

Beban Usaha                                                          (188.639)     (834.483)      (970.220)    (1.113.017)     (1.234.954)   (1.343.784)   (1.450.881)   (1.559.936)   (1.661.903)   (1.767.945)

Laba Usaha                                                             83.941      311.013        294.890        299.828         459.382       598.061       753.515       913.200     1.173.570     1.359.384

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                             200      (330.172)      (353.814)      (382.907)      (333.499)      (440.199)     (423.764)     (261.072)     (198.577)    (131.334)

Laba Sebelum Pajak                                                     84.141       (19.159)       (58.924)       (83.078)       125.883       157.862       329.751       652.128       974.994     1.228.050

Manfaat (Beban) Pajak                                                  (7.957)              -              -              -       (27.694)      (34.730)      (72.545)     (143.468)     (214.499)    (270.171)

Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                                    76.184      (19.159)       (58.924)       (83.078)         98.189       123.132       257.206       508.660       760.495       957.879
                                                                                   (19.159)       (58.924)       (83.078)         98.189       123.132       257.206       508.660       760.495       957.879
Penyusutan dan amortisasi                                              90.727      417.809        486.674        576.828         555.430       569.022       577.315       589.204       530.884       526.420

EBITDA                                                                174.668      728.821        781.564        876.657       1.014.813      1.167.083     1.330.830     1.502.404    1.704.454     1.885.804




Proyeksi Arus Kas Konsolidasi Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                                              (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                   Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                       Okt-Des 2024     2025           2026           2027            2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                      1             2              3              4               5             6             7             8             9             10

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                        832.966     3.538.461      3.944.591      4.386.776      4.800.375      5.199.170     5.605.451     6.049.229     6.564.986     7.093.029
 Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                          (520.992)   (2.870.082)    (3.185.507)    (3.511.664)    (3.817.514)    (4.116.926)   (4.419.818)   (4.776.382)   (5.595.170)   (5.640.799)
 Pembayaran beban pajak penghasilan                                      (557)      (26.333)       (48.411)       (75.448)      (120.327)      (144.790)     (163.030)     (164.598)     (188.402)     (190.585)
 Pembayaran beban keuangan                                            (75.688)     (167.575)      (140.906)      (124.615)       (58.743)       (43.909)      (32.142)      (17.979)         (218)       22.442

  Kas Bersih dari Aktivitas Operasi                                  235.728       474.471        569.767        675.049         803.791       893.545       990.461     1.090.270       781.196     1.284.087
                                                                                   474.471        569.767        675.049         803.791       893.545       990.461     1.090.270       781.196     1.284.087
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
  Pembelian aset tetap dan pembayaran untuk uang muka pembelian as   (159.907)    (464.701)      (143.154)      (161.040)       (176.627)     (567.930)    (1.060.270)    (727.790)     (694.240)     (582.661)
  Pelepasan (Perolehan) aset takberwujud                                2.736          -              -              -               -             -              -            -             -             -

  Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi                               (157.171)    (464.701)      (143.154)      (161.040)       (176.627)     (567.930)    (1.060.270)    (727.790)     (694.240)     (582.661)
                                                                                  (464.701)      (143.154)      (161.040)       (176.627)     (567.930)    (1.060.270)    (727.790)     (694.240)     (582.661)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
  Penerimaan pinjaman bank                                             51.040      319.000         50.000            -               -             -             -             -             -              -
  Pembayaran pinjaman bank                                            (26.095)    (138.326)      (165.549)      (113.481)       (109.468)     (118.731)     (134.654)     (143.609)     (136.555)       (55.807)
  Penerimaan liabilitas sewa                                              707          -              -              -               -             -             -             -             -              -
  Pembayaran utang obligasi                                               -       (407.900)           -         (542.100)            -             -             -             -             -              -
  Pembayaran utang lain-lain                                              -            -         (200.000)           -          (500.000)      (51.874)          -             -             -              -
  Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan                         25.652      (227.226)      (315.549)      (655.581)       (609.468)     (170.605)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
                                                                       1.783      (227.226)      (315.549)      (655.581)       (609.468)     (170.605)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
Peningkatan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                    104.209      (217.456)       111.064       (141.573)         17.696       155.009      (204.463)      218.871       (49.598)      645.619
                                                                       1.783      (217.456)       111.064       (141.573)         17.696       155.009      (204.463)      218.871       (49.598)      645.619
Kas dan Setara Kas, Awal                                             295.198       399.407        181.951        293.015         151.443       169.139       324.148       119.685       338.556       288.957

Kas dan Setara Kas, Akhir                                            399.407       181.951        293.015        151.443         169.139       324.148       119.685       338.556       288.957       934.577




Proyeksi Arus Kas Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2024-2033 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                                              (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                   Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                       Okt-Des 2024     2025           2026           2027            2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                      1             2              3              4               5             6             7             8             9             10
                                                                                    19,29%         14,24%         12,55%          14,36%        11,68%                                                  47,12%
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                        846.571     3.654.005      4.195.735      4.732.111       5.404.999     6.053.063     6.721.443     7.409.722     8.202.506     8.940.287
 Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                          (531.245)   (2.945.189)    (3.422.752)    (3.860.489)     (4.405.134)   (4.891.346)   (5.393.190)   (5.906.052)   (6.906.736)   (7.044.914)
 Pembayaran beban pajak penghasilan                                    (9.948)          -              -              -           (27.694)      (34.730)      (72.545)     (143.468)     (214.499)     (270.171)
 Pembayaran beban keuangan                                            (37.102)     (104.462)      (109.601)      (119.083)        (48.996)   (1.204.743)   (1.494.428)     (257.363)     (194.867)     (127.625)

  Kas Bersih dari Aktivitas Operasi                                   268.275      604.354        663.382        752.540         923.174        (77.756)     (238.721)    1.102.840      886.404     1.497.578
                                                                                   604.354        663.382        752.540         923.174        (77.756)     (238.721)    1.102.840      886.404     1.497.578




                                                                                                                                                                              Halaman 27
Page 33
                                                                                    Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi            Proyeksi        Proyeksi             Proyeksi          Proyeksi
       Keterangan                                                                 Okt-Des 2024        2025           2026             2027           2028           2029                2030            2031                 2032              2033
                                                                                       1                2              3                4              5              6                   7               8                    9                 10
                                                                                                        19,29%         14,24%           12,55%         14,36%         11,68%                                                                     47,12%
       Arus Kas dari Aktivitas Investasi
         Pembelian aset tetap dan pembayaran untuk uang muka pembelian as               (185.673)    (1.297.562)    (1.324.144)        (639.830)     (183.974)         (207.819)        (235.115)          (263.759)         (297.160)         (327.097)
         Penjualan aset tetap                                                              2.736            -              -                -             -                 -                -                  -                 -                 -

         Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi                                           (182.937)    (1.297.562)    (1.324.144)        (639.830)     (183.974)         (207.819)        (235.115)          (263.759)         (297.160)         (327.097)
                                                                                                     (1.297.562)    (1.324.144)        (639.830)     (183.974)         (207.819)        (235.115)          (263.759)         (297.160)         (327.097)
       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
         Penerimaan pinjaman bank                                                         51.040       319.000          50.000              -             -              -                   -                  -                 -                 -
         Pembayaran pinjaman bank                                                        (26.095)     (138.326)       (165.549)        (113.481)     (109.468)      (118.731)           (134.654)          (143.609)         (136.555)          (55.807)
         Penerimaan liabilitas sewa                                                          707           -               -                -             -              -                   -                  -                 -                 -
         Penerimaan utang obligasi                                                     1.892.250           -               -                -             -        2.481.454                 -                  -                 -                 -
         Pembayaran utang obligasi                                                           -        (407.900)            -           (542.100)          -         (946.125)           (946.125)               -            (875.000)              -
         Pembayaran utang lain-lain                                                     (454.140)          -               -                -             -              -                   -                  -                 -                 -
         Setoran modal                                                                   484.416           -               -                -             -              -                   -                  -                 -                 -
         Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan                                   1.948.178      (227.226)       (115.549)        (655.581)     (109.468)     1.416.597         (1.080.779)           (143.609)        (1.011.555)         (55.807)
                                                                                                      (227.226)       (115.549)        (655.581)     (109.468)     1.416.597         (1.080.779)           (143.609)        (1.011.555)         (55.807)
       Peningkatan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                               2.033.517      (920.434)       (776.310)        (542.872)      629.732      1.131.022         (1.554.615)            695.472           (422.310)       1.114.673
                                                                                                      (920.434)       (776.310)        (542.872)      629.732      1.131.022         (1.554.615)            695.472           (422.310)       1.114.673
       Kas dan Setara Kas, Awal                                                          295.198     2.328.715       1.408.280          631.970        89.098        718.830          1.849.852             295.238            990.710          568.399

       Kas dan Setara Kas, Akhir                                                       2.328.715     1.408.280         631.970           89.098       718.830      1.849.852              295.238          990.710            568.399         1.683.073




8.2.1.3 Analisis Rasio Keuangan

       Berikut adalah rasio keuangan Perseroan untuk periode 2021-2033 tanpa adanya Rencana
       Transaksi:
                                              Audited      Audited      Audited        Reviewed      Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi
       Keterangan                              2021         2022         2023        Jan-Sept 2024 Okt-Des 2024     2025           2026         2027         2028            2029            2030             2031              2032            2033
                                                -2           -1            0               0                          2              3            4            5               6               7                8                 9               10

       Operasi
        Marjin laba bruto                        36,64%       28,80%       28,68%          28,91%       35,02%        30,88%         31,38%        32,15%        33,34%        33,90%             33,98%        33,23%            33,57%          32,68%
        Marjin laba usaha                        11,77%        1,60%        4,25%           6,11%       10,47%         8,06%          9,12%        10,61%        12,56%        13,46%             13,76%        12,63%            13,01%          11,87%
        Marjin laba (rugi) periode berjalan       8,61%       -2,28%       -1,53%           0,36%        5,62%         2,61%          4,32%         6,06%         8,85%         9,84%             10,28%         9,62%            10,15%           9,51%
        Marjin EBITDA                            21,18%       13,68%       15,80%          16,34%       22,23%        18,90%         19,02%        19,77%        20,20%        20,50%             20,83%        20,75%            20,74%          20,22%
        Imbal hasil aset (ROA)                    3,40%       -0,77%       -0,68%           0,15%        0,75%         1,67%          3,14%         5,25%         8,67%         9,74%             10,11%         9,47%             9,97%           9,22%
        Imbal hasil ekuitas (ROE)                 8,59%       -2,33%       -2,06%           0,45%        2,25%         4,66%          7,90%        10,96%        14,88%        15,18%             14,60%        12,85%            12,82%          11,48%

       Likuiditas
         Rasio Lancar                              0,89         1,33         1,68            1,41         1,81          1,44           1,69         1,46          1,52             1,82             1,47          1,87              1,80            2,94
         Quick Ratio                               0,82         1,27         1,56            1,27         1,59          1,20           1,45         1,21          1,26             1,56             1,21          1,61              1,54            2,68

       Solvabilitas
         Rasio Liabilitas terhadap Aset             0,60         0,67         0,67            0,67         0,67          0,64           0,60         0,52          0,42            0,36             0,31             0,26              0,22          0,20
         Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas          1,53         2,03         2,02            2,03         2,00          1,80           1,52         1,09          0,72            0,56             0,44             0,36              0,29          0,24




       Berikut adalah rasio keuangan Perseroan untuk periode 2021-2033 dengan adanya
       Rencana Transaksi:
                                              Audited      Audited      Audited        Reviewed      Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi
       Keterangan                              2021         2022         2023        Jan-Sept 2024 Okt-Des 2024     2025           2026         2027         2028            2029            2030             2031              2032            2033
                                                -2           -1            0               0                          2              3            4            5               6               7                8                 9               10

       Operasi
        Marjin laba bruto                        36,64%       28,80%       28,68%          28,91%       35,01%        30,88%         29,85%        29,62%        31,06%        31,87%             32,62%        33,23%            34,42%          34,89%
        Marjin laba usaha                        11,77%        1,60%        4,25%           6,11%       10,78%         8,38%          6,96%         6,29%         8,42%         9,82%             11,15%        12,27%            14,25%          15,17%
        Marjin laba (rugi) periode berjalan       8,61%       -2,28%       -1,53%           0,36%        9,79%        -0,52%         -1,39%        -1,74%         1,80%         2,02%              3,81%         6,84%             9,23%          10,69%
        Marjin EBITDA                            21,18%       13,68%       15,80%          16,34%       22,44%        19,65%         18,44%        18,38%        18,60%        19,16%             19,69%        20,19%            20,69%          21,04%
        Imbal hasil aset (ROA)                    3,40%       -0,77%       -0,68%           0,15%        0,99%        -0,25%         -0,76%        -1,14%         1,29%         1,47%              3,95%         7,39%            11,44%          12,66%
        Imbal hasil ekuitas (ROE)                 8,59%       -2,33%       -2,06%           0,45%        4,76%        -1,21%         -3,87%        -5,77%         6,39%         7,42%             13,41%        20,97%            23,87%          23,11%

       Likuiditas
         Rasio Lancar                              0,89         1,33         1,68            1,41         5,68          3,81           2,35         1,39          2,56             4,50             1,88          3,04              2,37            4,15
         Quick Ratio                               0,82         1,27         1,56            1,27         5,45          3,57           2,10         1,13          2,29             4,23             1,60          2,76              2,08            3,86

       Solvabilitas
         Rasio Liabilitas terhadap Aset            0,60          0,67         0,67            0,67         0,79          0,79           0,80         0,80          0,80            0,80             0,71             0,65              0,52          0,45
         Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas         1,53          2,03         2,02            2,03         3,80          3,86           4,10         4,08          3,94            4,05             2,39             1,84              1,09          0,83




       Berdasarkan analisis rasio keuangan Perseroan, seperti yang dirangkum pada tabel di
       atas, proyeksi marjin laba (rugi) periode berjalan Perseroan pada periode Oktober 2024 -
       2033 tanpa adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara 2,61%-10,28%, sedangkan
       dengan adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara (1,74%)-10,69%. Proyeksi marjin
       EBITDA Perseroan pada periode Oktober 2024 - 2033 tanpa adanya Rencana Transaksi
       akan berkisar antara 18,90%-22,23%, sedangkan dengan adanya Rencana Transaksi akan

                                                                                                                                                                                                              Halaman 28
Page 34
      berkisar antara 18,38%-22,44%. Proyeksi rasio lancar Perseroan pada periode Juli 2024 -
      2033 tanpa adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara 1,44-2,94, sedangkan dengan
      adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara 1,39-5,68. Proyeksi rasio liabilitas
      terhadap aset Perseroan pada periode Oktober 2024 - 2033 tanpa adanya Rencana
      Transaksi akan berkisar antara 0,20-0,67, sedangkan dengan adanya Rencana Transaksi
      akan berkisar antara 0,45-0,80.

8.2.1.4 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Laporan
        Keuangan Setelah Rencana Transaksi Dilakukan
      Berdasarkan analisis posisi proforma Perseroan atas keseluruhan Rencana Transaksi per
      tanggal 30 September 2024 yang disiapkan oleh manajemen Perseroan, dimana terdapat
      penyesuaian antara lain:
      1. Peningkatan total aset sebesar Rp 2.376.666 juta, yang terutama berasal dari
         peningkatan kas dan setara kas.
      2. Peningkatan total liabilitas sebesar Rp 2.718.623 juta, yang terutama berasal dari utang
         obligasi.
      3. Penurunan total ekuitas sebesar Rp 341.957 juta, yang terutama berasal dari
         peningkatan modal saham sebesar Rp 484.416 juta serta penurunan pada tambahan
         modal disetor - bersih sebesar Rp 826.373 juta.

8.2.1.5 Analisis Kemampuan Perseroan untuk Melunasi Transaksi Pinjam Meminjam Dana
        dan/atau Penjaminan Sampai Saat Jatuh Tempo

      Berdasarkan analisis terhadap arus kas yang tersedia Perseroan sebelum Rencana
      Transaksi, arus kas bersih dari aktivitas operasi periode Januari - September 2024 sebesar
      Rp 160.224 juta. Dengan demikian, jumlah kas dan setara kas Perseroan pada akhir
      periode September 2024 tersisa sejumlah Rp 295.198 juta.

      Berikut adalah proyeksi arus kas Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi:
                                                                                                                                                                              (dalam jutaan Rp)
                                                                         Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                                                      Okt-Des 2024      2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                            1              2             3             4             5             6             7             8             9             10
                                                                                           19,29%        14,24%        12,55%        14,36%        11,68%                                                  47,12%
      Arus Kas dari Aktivitas Operasi
       Penerimaan kas dari pelanggan                                        846.571      3.654.005     4.195.735     4.732.111     5.404.999     6.053.063     6.721.443     7.409.722     8.202.506     8.940.287
       Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                          (531.245)    (2.945.189)   (3.422.752)   (3.860.489)   (4.405.134)   (4.891.346)   (5.393.190)   (5.906.052)   (6.906.736)   (7.044.914)
       Pembayaran beban pajak penghasilan                                    (9.948)           -             -             -         (27.694)      (34.730)      (72.545)     (143.468)     (214.499)     (270.171)
       Pembayaran beban keuangan                                            (37.102)      (104.462)     (109.601)     (119.083)      (48.996)   (1.204.743)   (1.494.428)     (257.363)     (194.867)     (127.625)

        Kas Bersih dari Aktivitas Operasi                                   268.275       604.354       663.382       752.540       923.174       (77.756)     (238.721)    1.102.840       886.404     1.497.578
                                                                                          604.354       663.382       752.540       923.174       (77.756)     (238.721)    1.102.840       886.404     1.497.578
      Arus Kas dari Aktivitas Investasi
        Pembelian aset tetap dan pembayaran untuk uang muka pembelian as   (185.673)    (1.297.562)   (1.324.144)    (639.830)     (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
        Penjualan aset tetap                                                  2.736            -             -            -             -             -             -             -             -             -

        Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi                               (182.937)    (1.297.562)   (1.324.144)    (639.830)     (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
                                                                                        (1.297.562)   (1.324.144)    (639.830)     (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
        Penerimaan pinjaman bank                                              51.040      319.000        50.000           -             -             -             -             -             -              -
        Pembayaran pinjaman bank                                             (26.095)    (138.326)     (165.549)     (113.481)     (109.468)     (118.731)     (134.654)     (143.609)     (136.555)       (55.807)
        Penerimaan liabilitas sewa                                               707          -             -             -             -             -             -             -             -              -
        Penerimaan utang obligasi                                          1.892.250          -             -             -             -       2.481.454           -             -             -              -
        Pembayaran utang obligasi                                                -       (407.900)          -        (542.100)          -        (946.125)     (946.125)          -        (875.000)           -
        Pembayaran utang lain-lain                                          (454.140)         -             -             -             -             -             -             -             -              -
        Setoran modal                                                        484.416          -             -             -             -             -             -             -             -              -
        Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan                        1.948.178     (227.226)     (115.549)     (655.581)     (109.468)    1.416.597     (1.080.779)    (143.609)    (1.011.555)     (55.807)
                                                                                         (227.226)     (115.549)     (655.581)     (109.468)    1.416.597     (1.080.779)    (143.609)    (1.011.555)     (55.807)
      Peningkatan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                    2.033.517     (920.434)     (776.310)     (542.872)      629.732     1.131.022     (1.554.615)     695.472       (422.310)   1.114.673
                                                                                         (920.434)     (776.310)     (542.872)      629.732     1.131.022     (1.554.615)     695.472       (422.310)   1.114.673
      Kas dan Setara Kas, Awal                                              295.198     2.328.715     1.408.280       631.970        89.098       718.830      1.849.852      295.238        990.710      568.399

      Kas dan Setara Kas, Akhir                                            2.328.715    1.408.280       631.970        89.098       718.830     1.849.852       295.238       990.710       568.399     1.683.073




                                                                                                                                                                                 Halaman 29
Page 35
        Sepanjang proyeksi keuangan terlihat adanya kecukupan arus kas bersih (dari kegiatan
        operasi, investasi dan pendanaan) untuk pemenuhan seluruh kewajiban pembayaran
        pokok dan premium Surat Utang hingga saat pelunasan dalam tahun 2029-2030, dimana
        diasumsikan akan dapat diperoleh kembali pendanaan dari pinjaman baru saat itu.

8.2.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant atas Rencana Transaksi

        Berdasarkan analisis Cash Management, dari Rencana Transaksi sebesar Rp 1.892.250
        juta, maka dapat digunakan Perseroan untuk modal kerja dan mendukung kebutuhan dana
        dalam pengembangan proyek rumah sakit grup Perseroan, sehingga dapat memberikan
        peningkatan laba bagi Perseroan. Untuk Rencana Transaksi ini, tidak terdapat persyaratan
        financial covenant tertentu.
8.2.2   Analisis Inkremental
8.2.2.1 Kontribusi Nilai Tambah Bagi Perseroan

        Dengan adanya Rencana Transaksi, total aset Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sekitar 3,20% atau mencapai
        Rp 7.563.736 juta pada tahun 2033, dibandingkan dengan total aset Perseroan per
        30 September 2024 yang sebesar Rp 5.649.858 juta. Tanpa adanya Rencana Transaksi,
        total aset Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR sekitar 2,85% atau mencapai
        Rp 7.327.297 juta pada tahun 2033.

        Dengan adanya Rencana Transaksi, total liabilitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        penurunan CAGR sekitar 1,10% atau mencapai Rp 3.419.283 juta pada tahun 2033,
        dibandingkan dengan total liabilitas Perseroan per 30 September 2024 yang sebesar
        Rp 3.787.651 juta. Tanpa adanya Rencana Transaksi, total liabilitas Perseroan diproyeksikan
        akan mengalami penurunan CAGR sekitar 9,92% atau mencapai Rp 1.440.854 juta pada
        tahun 2033.

        Dengan adanya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        CAGR sekitar 9,03% atau mencapai Rp 4.144.453 juta pada tahun 2033, dibandingkan
        dengan total ekuitas Perseroan per 30 September 2024 yang sebesar Rp 1.862.207 juta.
        Tanpa adanya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        CAGR sekitar 13,25% atau mencapai Rp 5.886.443 juta pada tahun 2033.

8.2.2.2 Perkiraan Biaya atau Pendapatan yang Relevan

        Perkiraan biaya-biaya yang relevan sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi
        adalah sebesar Rp 50.000 juta atau 2,50%.

8.2.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan

        Untuk menjaga kelangsungan usaha Perseroan, pemegang saham dan manajemen
        Perseroan berupaya menyusun rencana strategis, antara lain:
           Pendayagunaan keahlian dan pengetahuan investor dalam perencanaan dan
            implementasi pengembangan dan pembangunan rumah sakit baru maupun specialty
            clinic;

                                                                                      Halaman 30
Page 36
          Benchmarking terhadap portofolio investasi lain yang dimiliki oleh investor di sektor
           kesehatan untuk mengoptimalkan biaya serta meningkatkan service excellence dan
           keamanan pasien;
          Memperluas jaringan melalui investor ke universitas kedokteran di luar negeri;
          Kolaborasi dengan portofolio investasi kesehatan milik investor di Tiongkok, India dan
           negara lain;
          Meningkatkan lebih lanjut portofolio usaha Perseroan yang komprehensif;
          Meningkatkan branding dan kerja sama Mayapada Hospital Grup sehingga menarik
           bagi institusi finansial dan non-finansial untuk memberikan kebutuhan pendanaan
           rumah sakit di masa depan, serta semakin dipercaya oleh pasien, tenaga medis dan
           tenaga profesional. Branding yang kuat juga dapat mendukung Perseroan dalam
           menarik dan mempertahankan tenaga medis dan tenaga profesional andal, dimana
           ada rasa bangga untuk bekerja dengan jaringan rumah sakit Mayapada yang telah
           masuk dalam portfolio investasi global.

8.2.2.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Atas Rencana Transaksi

       Sehubungan dengan Rencana Transaksi, Perseroan telah memperhatikan dan menaati
       peraturan dan ketentuan yang berlaku sesuai kapasitasnya sebagai perusahaan publik.
       Persetujuan awal atas Rencana Transaksi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
       Direksi, untuk selanjutnya memperoleh persetujuan dari RUPSLB.

9.     Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

9.1    Pendekatan dan Analisis Kewajaran

       Dalam menganalisis kewajaran keseluruhan Transaksi, kami melakukan pendekatan dan
       prosedur sebagai berikut:
          Analisis Kewajaran Tingkat Diskonto
           Analisis kewajaran dilakukan dengan membandingkan tingkat diskonto yang
           digunakan untuk mendiskonto pokok dan premium Surat Utang untuk menghasilkan
           total nilai kini dari Surat Utang dengan besaran tingkat kupon Surat Utang
           pembanding.
          Analisis Kelayakan Pelunasan Surat Utang
           Analisis Cash Flow Available For Debt Service (CFADS) ini dilakukan berdasarkan
           proyeksi keuangan Perseroan terhadap Rencana Transaksi selama tahun 2024-2033
           untuk melihat kas yang tersedia untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan
           premium dari hasil penerbitan Surat Utang.
          Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi
           Analisis kewajaran atas keseluruhan Rencana Transaksi dengan membandingkan
           antara posisi proforma Laporan Posisi Keuangan Perseroan sebelum dilaksanakannya
           Rencana Transaksi dan sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi. Berdasarkan
           analisa posisi proforma keseluruhan Rencana Transaksi, Rencana Transaksi
           menyebabkan peningkatan posisi keuangan Perseroan.



                                                                                      Halaman 31
Page 37
         Analisis Inkremental dan Profitabilitas
          Analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan
          untuk melihat kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik bagi
          Perseroan dengan membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi
          manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah
          dilaksanakannya Rencana Transaksi.

      Kami tidak dapat melakukan analisis yield dari transaksi surat berharga (Surat Utang) yang
      sejenis dan sebanding sebagaimana disyaratkan oleh SEOJK 17/2020 bab IV sub 3.d.2,
      karena tidak adanya peringkat yang diberikan atas Surat Utang yang dikeluarkan
      Perseroan dalam transaksinya dengan pihak Investor yang tidak didaftarkan pada KSEI.

9.2   Analisis Kewajaran Transaksi

      Analisis kewajaran dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan obyektif
      transaksi secara keseluruhan dan kemudian masing-masing komponen transaksi juga
      ditelaah untuk dinilai kewajarannya. Penilaian kewajaran dilakukan dengan tetap
      memperhatikan keterkaitan antara masing-masing transaksi dan obyektif transaksi secara
      keseluruhan, Pendapat kewajaran atas keseluruhan Transaksi disampaikan pada bab 10.
      Kesimpulan.
      Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Transaksi :

      1. Analisis Kewajaran Tingkat Diskonto

          Analisis kewajaran dilakukan dengan membandingkan tingkat diskonto yang digunakan
          untuk mendiskonto pokok dan premium Surat Utang untuk menghasilkan total nilai kini
          dari Surat Utang dengan besaran tingkat kupon Surat Utang pembanding.

          Perseroan sebelumnya pernah mengeluarkan Surat Utang dalam mata uang Rupiah
          yang memperoleh rating A oleh Pefindo, dimana Surat Utang PLN memperoleh rating
          AAA. Jika diperbandingkan demikian maka dalam hal rating atas Surat Utang PLN
          dalam mata uang USD yang diberi rating BBB oleh S&P dan Fitch, Perseroan
          asumsikan rating untuk Surat Utang Tanpa Bunga Perseroan sesuai Rencana
          Transaksi akan memperoleh rating B (8 notch di bawah rating PLN).

          Jadi dengan dasar asumsi tersebut maka data pembanding Surat Utang yang kami
          gunakan juga merupakan data dari Surat Utang sejenis dengan rating +/- 1 notch dalam
          mata uang USD yang memiliki jatuh tempo berkisar antara 4-7 tahun, yang disajikan
          dalam tabel di bawah ini:
                                                 Nominal           Tanggal        Tanggal Jatuh       Kupon
                   Penerbit           Rating
                                                  (USD)          Penerbitan           Tempo            (%)
            MGM China               B1/B+/BB-   500.000.000   17 Jun 2024       26 Juni 2031             7,13
            Karoon Energy           -/B+/B+     350.000.000   7 Mei 2024        14 Mei 2029             10,50
            Continuum Energy Aura   -/B+/B+     435.000.000   14 Agustus 2023   24 Februari 2027         9,50
            Nickel Industries       B1/-/B+     400.000.000   11 April 2023     21 Oktober 2026         11,25
            Jababeka                -/CCC+/B-   186.000.000   9 Desember 2022   15 Desember 2027         7,50
            Japfa Comfeed           -/B+/B+     350.000.000   16 Maret 2021     23 Maret 2026            5,38
            Gajah Tunggal           B3/B-/-     175.000.000   16 Juni 2021      23 Juni 2026             8,96
            Azure Power             -/-/B       309.000.000   11 Agustus 2021   19 Agustus 2026          3,58
                                                                                          Rata-rata    7,97%

                                                                                                Halaman 32
Page 38
                                               Nominal         Tanggal     Tanggal Jatuh     Kupon
              Penerbit           Rating
                                                (USD)         Penerbitan      Tempo            (%)
                                                                                   Median     8,23%
                                                                                      High   11,25%
                                                                                      Low     3,58%
     Sumber: bloomberg
     Ket: *) Pemeringkatan (rating) oleh Moody’s, S&P dan Fitch Ratings

     Berdasarkan pendekatan pasar, tingkat diskonto yang digunakan Perseroan dalam
     menghasilkan nilai kini dari pokok dan premium Surat Utang yang diterbitkan
     Perseroan, yaitu sebesar 8,25% adalah wajar karena berada di dalam kisaran kupon
     surat utang pembanding dengan rating serupa, dalam mata uang USD dan jatuh tempo
     berkisar antara 4-7 tahun yang berkisar antara 3,58% - 11,25% per tahun.

2. Analisis Kelayakan Pelunasan Surat Utang

     Analisis Cash Flow Available For Debt Service (CFADS) ini dilakukan berdasarkan
     proyeksi keuangan Perseroan terhadap Rencana Transaksi selama tahun 2024-2033
     untuk melihat kas yang tersedia untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan
     premium sehubungan dengan penerbitan Surat Utang, dimana CFADS tersebut telah
     memperhitungkan pemenuhan kewajiban pinjaman lainnya.

     Berdasarkan analisis tersebut, Perseroan memiliki CFADS yang cukup untuk
     memenuhi kewajiban porsi pembayaran pokok dan premium sehubungan dengan
     Rencana Transaksi. Pada tahun 2029 diproyeksikan Perseroan memiliki CFADS
     sebesar Rp 3.870.351 juta serta porsi pembayaran pokok dan premium sebesar
     Rp 2.020.498 juta sehingga Perseroan memiliki rasio CFADS sebesar 1,92x pada
     tahun tersebut. Rasio ini menunjukkan bahwa kas yang tersedia untuk melakukan
     kewajiban porsi pembayaran pokok dan premium Surat Utang adalah lebih besar 1,92x
     dari jumlah porsi pembayaran pokok dan premium.

     Perseroan diproyeksikan memiliki CFADS sebesar 1,14x pada tahun 2030, yang
     menandakan Perseroan mampu untuk membayar Surat Utang yang akan jatuh tempo
     pada tahun tersebut beserta premiumnya sebesar Rp 2.186.499 juta, hal ini
     dikarenakan Perseroan diproyeksikan akan memiliki CFADS yang cukup dengan
     jumlah sebesar Rp 2.481.736 juta. Apabila Perseroan memiliki rasio CFADS dengan
     nilai lebih besar dari 1x, maka Perseroan dinyatakan layak dalam melunasi seluruh
     utangnya.

3.   Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi

     Berikut ini adalah ringkasan proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
     Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi yang disiapkan oleh manajemen
     Perseroan per 30 September 2024:




                                                                                       Halaman 33
Page 39
                                                                                                     (dalam jutaan Rp)
                                                                        Sebelum Transaksi                    Setelah Transaksi
Keterangan                                                                 (Reviewed)       Penyesuaian        (Proforma)


Aset
 Aset Lancar
   Kas dan setara kas                                                            295.198        2.376.666           2.671.864
   Kas yang dibatasi penggunaannya                                                 6.528              -                 6.528
   Piutang usaha                                                                 437.642              -               437.642
   Piutang lain-lain                                                              21.387              -                21.387
   Persediaan                                                                     50.212              -                50.212
   Uang muka                                                                      14.428              -                14.428
   Biaya dibayar dimuka                                                           14.416              -                14.416
   Pajak dibayar dimuka                                                            5.996              -                 5.996
             Total Aset Lancar                                                   845.807        2.376.666           3.222.473

 Aset Tidak Lancar
   Uang muka pembelian aset tetap                                                 51.070              -                51.070
   Aset tetap                                                                  4.127.014              -             4.127.014
   Properti investasi                                                             40.010              -                40.010
   Aset hak guna                                                                 206.381              -               206.381
   Aset takberwujud                                                                9.940              -                 9.940
   Taksiran tagihan pajak penghasilan                                              5.236              -                 5.236
   Aset pajak tangguhan - bersih                                                 125.055              -               125.055
   Goodwill                                                                      237.771              -               237.771
   Aset tidak lancar lainnya                                                       1.574              -                 1.574
             Total Aset Tidak Lancar                                           4.804.051              -             4.804.051

Total Aset                                                                     5.649.858        2.376.666           8.026.524

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                                                123.450              -               123.450
      Utang kontraktor                                                           166.938              -               166.938
      Utang lain-lain                                                          1.514.863              -             1.514.863
      Pinjaman bank jangka pendek                                                 29.111              -                29.111
      Utang pajak                                                                 21.091              -                21.091
      Akrual                                                                     150.060              -               150.060
      Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pinjaman bank                                                             73.501              -                73.501
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                            8.656              -                 8.656
        Utang pembiayaan                                                             656              -                   656
        Liabilitas sewa                                                              657              -                   657
        Pinjaman jangka panjang                                                   24.083              -                24.083
           Total Liabilitas Jangka Pendek                                      2.113.066              -             2.113.066

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
      Pinjaman bank                                                              164.701              -               164.701
      Pendapatan sewa diterima dimuka                                                -                -                   -
      Utang pembiayaan                                                               274              -                   274
      Liabilitas sewa                                                              2.605              -                 2.605
      Pinjaman jangka panjang                                                    426.369              -               426.369
   Utang obligasi                                                                945.941        2.718.623           3.664.564
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                            22.619              -                22.619
   Liabilitas imbalan pascakerja                                                 112.076              -               112.076
           Total Liabilitas Jangka Panjang                                     1.674.585        2.718.623           4.393.208

           Total Liabilitas                                                    3.787.651        2.718.623           6.506.274
                                                                                    0,67                                 0,81
 Ekuitas                                                                            2,03                                 4,28
  Modal saham                                                                  1.200.071          484.416           1.684.487
  Tambahan modal disetor - bersih                                              1.124.817         (826.373)            298.444
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                                45.733              -                45.733
  Akumulasi rugi                                                                (509.946)             -              (509.946)
     Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk             1.860.675         (341.957)          1.518.718
  Kepentingan nonpengendali                                                        1.532              -                  1.532
           Total Ekuitas                                                       1.862.207         (341.957)          1.520.250

Total Liabilitas dan Ekuitas                                                   5.649.858        2.376.666           8.026.524




Analisis terhadap Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per
tanggal 30 September 2024, menunjukkan dengan dilakukannya Rencana Transaksi,
dimana terdapat penyesuaian antara lain:
1. Kas dan setara kas sebesar Rp 2.376.666 juta merupakan kas yang diterima dari
   penerbitan Surat Utang sebesar Rp 1.892.250 juta dan penerbitan saham baru
   sebesar Rp 826.373 juta;

                                                                                                               Halaman 34
Page 40
     2. Utang obligasi sebesar Rp 2.718.623 juta merupakan nilai kini dari pokok dan
        premium Surat Utang;
     3. Peningkatan modal saham sebesar Rp 484.416 juta dari penerbitan saham baru;
     4. Penyesuaian tambahan modal disetor - bersih sebesar Rp 826.373 juta atas selisih
        antara penerbitan Surat Utang dan nilai kini dari pokok dan premium Surat Utang.

     Berikut ini adalah ringkasan Proforma Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan
     sebelum dan sesudah Rencana Transaksi yang disiapkan oleh manajemen Perseroan
     per 30 September 2024:
                                                                                                                              (dalam jutaan Rp)
                                                                                    Sebelum Transaksi                                 Setelah Transaksi
      Keterangan                                                                       (Reviewed)                 Penyesuaian           (Proforma)


      Pendapatan                                                                               2.331.425                         -             2.331.425

      Beban Langsung                                                                          (1.657.513)                        -            (1.657.513)

      Laba Bruto                                                                                 673.912                         -                 673.912

      Beban Usaha                                                                               (531.442)                        -                 (531.442)

      Laba Usaha                                                                                 142.470                         -                 142.470

      Pendapatan (Beban) Lain-lain                                                              (118.209)                        -                 (118.209)

      Laba Sebelum Pajak                                                                           24.261                        -                  24.261

      Manfaat (Beban) Pajak                                                                       (15.891)                       -                  (15.891)

      Laba Bersih Periode Berjalan                                                                    8.370                      -                    8.370




     Rencana Transaksi tidak menyebabkan peningkatan atau penurunan kinerja
     operasional Perseroan dikarenakan tidak adanya perubahan pos-pos pada laba rugi
     Perseroan.

4.   Analisis Inkremental dan Profitabilitas

     Analisa profitabilitas dan inkremental atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan
     untuk melihat kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang positif bagi
     Perseroan dengan membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi
     manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah
     dilaksanakannya Rencana Transaksi.

     Berikut adalah kinerja konsolidasian Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi
     selama periode proyeksi tahun 2024-2033:
                                                                                            (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
          Keterangan         Okt-Des 2024   2025        2026        2027        2028           2029           2030        2031         2032            2033
     Aset                       5.720.830   5.603.635   5.471.412   5.095.378   4.920.771      5.270.002      5.718.774   6.164.235    6.702.248       7.327.297
     Liabilitas                 3.812.116   3.601.561   3.297.697   2.654.164   2.052.943      1.888.829      1.759.585   1.621.471    1.491.514       1.440.854
     Ekuitas                    1.908.714   2.002.075   2.173.715   2.441.214   2.867.827      3.381.173      3.959.189   4.542.764    5.210.734       5.886.443
     Pendapatan                   762.725   3.579.697   3.972.501   4.416.722   4.823.132      5.217.163      5.620.890   6.065.194    6.584.188       7.108.600
     Laba Usaha                    79.838     288.692     362.381     468.566     605.683        702.045        773.188     766.152      856.590         843.853
     Laba Periode Berjalan         42.886      93.361     171.640     267.499     426.613        513.346        578.016     583.575      667.970         675.710
     EBITDA                       169.565     676.415     755.383     873.070     974.499      1.069.679      1.170.855   1.258.510    1.365.493       1.437.425
     *) EBITDA= Earning Before Interest Tax Depreciation Amortisation

     Berikut adalah kinerja konsolidasian Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi
     selama periode proyeksi tahun 2024-2033:

                                                                                                                                        Halaman 35
Page 41
                                                                                                    (dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
               Keterangan         Okt-Des 2024   2025         2026         2027         2028           2029        2030        2031        2032        2033
          Aset                       7.677.529   7.678.182    7.764.016    7.303.341    7.595.337      8.385.198   6.504.391   6.884.871   6.650.205   7.563.736
          Liabilitas                 6.077.475   6.097.287    6.242.045    5.864.449    6.058.255      6.724.984   4.586.972   4.458.792   3.463.631   3.419.283
          Ekuitas                    1.600.054   1.580.895    1.521.971    1.438.893    1.537.081      1.660.214   1.917.419   2.426.079   3.186.574   4.144.453
          Pendapatan                   778.490   3.709.956    4.238.294    4.770.315    5.455.171      6.092.393   6.757.763   7.441.821   8.237.964   8.963.168
          Laba Usaha                    83.941     311.013      294.890      299.828      459.382        598.061     753.515     913.200   1.173.570   1.359.384
          Laba Periode Berjalan         76.184     (19.159)     (58.924)     (83.078)      98.189        123.132     257.206     508.660     760.495     957.879
          EBITDA                       174.668     728.821      781.564      876.657    1.014.813      1.167.083   1.330.830   1.502.404   1.704.454   1.885.804


          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, pendapatan Perseroan diproyeksikan akan
          mengalami tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 12,81% atau
          mencapai Rp 7.108.600 juta pada tahun 2033, dibandingkan dengan pendapatan
          Perseroan per 30 September 2024. Dengan adanya Rencana Transaksi, pendapatan
          Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 15,67% atau mencapai
          Rp 8.963.168 juta pada tahun 2033, dibandingkan dengan pendapatan Perseroan per
          30 September 2024.
          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, laba periode berjalan Perseroan diproyeksikan
          akan mengalami CAGR sebesar 60,76% atau mencapai Rp 675.710 juta pada tahun
          2033, dibandingkan dengan laba periode berjalan Perseroan per 30 September 2024.
          Dengan adanya Rencana Transaksi, laba periode berjalan Perseroan diproyeksikan
          akan mengalami CAGR sebesar 66,94% atau mencapai Rp 957.879 juta pada tahun
          2033, dibandingkan dengan laba periode berjalan Perseroan per 30 September 2024.
          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, EBITDA Perseroan diproyeksikan akan
          mengalami CAGR sebesar 15,44% atau mencapai Rp 1.437.425 juta pada tahun 2033,
          dibandingkan dengan EBITDA Perseroan per 30 September 2024. Dengan adanya
          Rencana Transaksi, EBITDA Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR
          sebesar 18,87% atau mencapai Rp 1.885.804 juta pada tahun 2033, dibandingkan
          dengan EBITDA Perseroan per 30 September 2024. Pertumbuhan tersebut dapat
          dicapai dengan asumsi seluruh usaha Perseroan memiliki prospek yang baik.
          Walaupun Rencana Transaksi akan mengeluarkan premium Surat Utang dalam jumlah
          besar ((17,5 x EBITDA) – Net Debt) x 12,5% dimana jumlahnya diproyeksikan dapat
          mencapai lebih dari nilai pokok Surat Utang, terlihat dari analisa di atas bahwa
          keuntungan secara kuantitatif melalui pengembangan usaha Perseroan selama
          6 tahun periode Surat Utang akan baik yang mana terjadi percepatan masa
          pembangunan 3 unit rumah sakit baru.
          Berdasarkan analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana
          Transaksi di atas terlihat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan
          memiliki prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.

10.   Kesimpulan

      Berdasarkan pertimbangan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap Rencana Transaksi,
      analisis kewajaran transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat
      Kewajaran atas Rencana Transaksi Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi yang akan dilakukan Perseroan adalah wajar.

                                                                                                                                           Halaman 36
Page 42
      Mengingat bahwa ada kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan ini
      disusun dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila
      tidak ada perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dan hubungan
      manajemen Perseroan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, yang meliputi pencapaian
      target nilai transaksi, kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan
      dan peraturan Pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini dikeluarkan. Pendapat
      Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin akan berbeda jika setelah tanggal laporan
      dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas.

11.   Distribusi Pendapat Kewajaran Ini

      Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik, yang harus dipandang sebagai satu
      kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan
      isi Pendapat Kewajaran ini secara keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang
      menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran ini.
      Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang
      ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi
      Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal
      Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda
      tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan (corporate seal) dari ID&R.




                                                                                  Halaman 37
Page 43
LAMPIRAN
Page 44
Apendiks 1a
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Posisi Keuangan Konsolidasian Historis
Per 31 Desember 2021 - 30 September 2024
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Audited        Audited        Audited        Reviewed
Keterangan                                                               2021           2022           2023           Sep-24
                                                                          -2             -1             0

Aset
 Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                    700.922       1.118.254       515.185         295.198
     Kas yang dibatasi penggunaannya                                           -               -           6.517           6.528
     Piutang usaha                                                         233.901         242.982       395.321         437.642
     Piutang lain-lain                                                       8.198          25.938         8.942          21.387
     Persediaan                                                             70.409          49.622        48.940          50.212
     Uang muka                                                               2.901           4.312        14.564          14.428
     Biaya dibayar dimuka                                                    3.823           4.402         8.381          14.416
     Pajak dibayar dimuka                                                    1.300             104           399           5.996
             Total Aset Lancar                                            1.021.455      1.445.614       998.249         845.807

 Aset Tidak Lancar
     Uang muka pembelian aset tetap                                          36.492         58.127         17.269         51.070
     Aset tetap                                                           3.169.776      3.607.142      3.952.312      4.127.014
     Properti investasi                                                      40.010         40.010         40.010         40.010
     Aset hak guna                                                          280.850        253.671        227.253        206.381
     Aset takberwujud                                                        18.017         12.824         11.773          9.940
     Taksiran tagihan pajak penghasilan                                       1.292          7.437         12.673          5.236
     Aset pajak tangguhan - bersih                                           66.145         87.004        107.400        125.055
     Goodwill                                                               237.771        237.771        237.771        237.771
     Aset tidak lancar lainnya                                                  -              -            1.581          1.574
             Total Aset Tidak Lancar                                      3.850.352      4.303.986      4.608.042      4.804.051

Total Aset                                                                4.871.807      5.749.600      5.606.291      5.649.858

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
       Utang usaha                                                          192.301        161.991        140.702        123.450
       Utang kontraktor                                                     140.007        177.270        143.657        166.938
       Utang lain-lain                                                    1.544.563      1.536.511      1.514.389      1.514.863
       Pinjaman bank jangka pendek                                          589.153        483.536         17.814         29.111
       Utang pajak                                                           14.970         25.708         31.481         21.091
       Akrual                                                               123.381        139.580        158.668        150.060
       Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pinjaman bank                                                        52.298         74.790         63.114         73.501
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                         938          1.287          8.693          8.656
        Utang pembiayaan                                                      1.570          2.093          2.311            656
        Liabilitas sewa                                                         -              -              614            657
        Pinjaman jangka panjang                                                 -              -           24.083         24.083
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                    2.659.181      2.602.766      2.105.526      2.113.066

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
      Pinjaman bank                                                         199.591       219.149        150.054         164.701
      Pendapatan sewa diterima dimuka                                           -             213            -                 -
      Utang pembiayaan                                                        3.583         2.441            402             274
      Liabilitas sewa                                                           -             -            3.277           2.605
      Pinjaman jangka panjang                                                   -             -          443.840         426.369
   Utang obligasi                                                               -         943.302        944.725         945.941
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                          -           9.653         14.432          22.619
   Liabilitas imbalan pascakerja                                          82.049,27        76.938         86.578         112.076
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                    285.223       1.251.696      1.643.308      1.674.585

        Total Liabilitas                                                  2.944.404      3.854.462      3.748.834      3.787.651

 Ekuitas
  Modal saham                                                             1.200.071      1.200.071      1.200.071      1.200.071
  Tambahan modal disetor - bersih                                         1.124.817      1.124.817      1.124.817      1.124.817
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                           36.806         48.721         49.353         45.733
  Akumulasi rugi                                                           (435.381)      (479.696)      (518.186)      (509.946)
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk       1.926.313      1.893.913      1.856.055      1.860.675
  Kepentingan nonpengendali                                                   1.090          1.225          1.402          1.532
        Total Ekuitas                                                     1.927.403      1.895.138      1.857.457      1.862.207

Total Liabilitas dan Ekuitas                                              4.871.807      5.749.600      5.606.291      5.649.858
Page 45
Apendiks 1b
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Laba Rugi Konsolidasian Historis
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 - 30 September 2024
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Audited        Audited        Audited           Reviewed
Keterangan                                                               2021           2022           2023           Jan-Sept 2024
                                                                          -2             -1             0

Pendapatan                                                                1.924.453      1.934.164      2.503.174          2.331.425

Beban Langsung                                                           (1.219.420)    (1.377.109)    (1.785.154)        (1.657.513)

Laba Bruto                                                                 705.033        557.055        718.020            673.912

Beban Usaha                                                                (478.548)      (526.041)      (611.759)          (531.442)

Laba Usaha                                                                 226.484          31.014       106.261            142.470

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                               (70.065)       (73.100)      (137.552)          (118.209)

Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                                  156.420         (42.086)       (31.291)           24.261

Manfaat (Beban) Pajak                                                         9.185         (2.101)        (7.022)           (15.891)

Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                                        165.604         (44.187)       (38.313)             8.370

Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain                                          7.062         11.922              632           (3.620)

Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan                            172.666         (32.265)       (37.681)             4.750

Penyusutan dan amortisasi                                                  181.191        233.534        289.277            238.536

EBITDA                                                                     407.675        264.548        395.538            381.006
Page 46
Apendiks 1c
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Common Size - Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2021 - 30 September 2024
                                                                        Audited       Audited       Audited       Reviewed
Keterangan                                                               2021          2022          2023          Sep-24
                                                                          -2            -1            0

Aset
 Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                      14,39%        19,45%         9,19%         5,22%
     Kas yang dibatasi penggunaannya                                          0,00%         0,00%         0,12%         0,12%
     Piutang usaha                                                            4,80%         4,23%         7,05%         7,75%
     Piutang lain-lain                                                        0,17%         0,45%         0,16%         0,38%
     Persediaan                                                               1,45%         0,86%         0,87%         0,89%
     Uang muka                                                                0,06%         0,07%         0,26%         0,26%
     Biaya dibayar dimuka                                                     0,08%         0,08%         0,15%         0,26%
     Pajak dibayar dimuka                                                     0,03%         0,00%         0,01%         0,11%
             Total Aset Lancar                                               20,97%        25,14%        17,81%        14,97%

 Aset Tidak Lancar
     Uang muka pembelian aset tetap                                           0,75%         1,01%         0,31%         0,90%
     Aset tetap                                                              65,06%        62,74%        70,50%        73,05%
     Properti investasi                                                       0,82%         0,70%         0,71%         0,71%
     Aset hak guna                                                            5,76%         4,41%         4,05%         3,65%
     Aset takberwujud                                                         0,37%         0,22%         0,21%         0,18%
     Taksiran tagihan pajak penghasilan                                       0,03%         0,13%         0,23%         0,09%
     Aset pajak tangguhan - bersih                                            1,36%         1,51%         1,92%         2,21%
     Goodwill                                                                 4,88%         4,14%         4,24%         4,21%
     Aset tidak lancar lainnya                                                0,00%         0,00%         0,03%         0,03%
             Total Aset Tidak Lancar                                         79,03%        74,86%        82,19%        85,03%

Total Aset                                                                  100,00%       100,00%       100,00%       100,00%

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
       Utang usaha                                                            3,95%         2,82%         2,51%         2,19%
       Utang kontraktor                                                       2,87%         3,08%         2,56%         2,95%
       Utang lain-lain                                                       31,70%        26,72%        27,01%        26,81%
       Pinjaman bank jangka pendek                                           12,09%         8,41%         0,32%         0,52%
       Utang pajak                                                            0,31%         0,45%         0,56%         0,37%
       Akrual                                                                 2,53%         2,43%         2,83%         2,66%
       Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pinjaman bank                                                         1,07%         1,30%         1,13%         1,30%
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                       0,02%         0,02%         0,16%         0,15%
        Utang pembiayaan                                                      0,03%         0,04%         0,04%         0,01%
        Liabilitas sewa                                                       0,00%         0,00%         0,01%         0,01%
        Pinjaman jangka panjang                                               0,00%         0,00%         0,43%         0,43%
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                       54,58%        45,27%        37,56%        37,40%

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
        Pinjaman bank                                                         4,10%         3,81%         2,68%         2,92%
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                       0,00%         0,00%         0,00%         0,00%
        Utang pembiayaan                                                      0,07%         0,04%         0,01%         0,00%
        Liabilitas sewa                                                       0,00%         0,00%         0,06%         0,05%
        Pinjaman jangka panjang                                               0,00%         0,00%         7,92%         7,55%
   Utang obligasi                                                             0,00%        16,41%        16,85%        16,74%
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                        0,00%         0,17%         0,26%         0,40%
   Liabilitas imbalan pascakerja                                              1,68%         1,34%         1,54%         1,98%
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                       5,85%        21,77%        29,31%        29,64%

        Total Liabilitas                                                     60,44%        67,04%        66,87%        67,04%

 Ekuitas
  Modal saham                                                                24,63%        20,87%        21,41%        21,24%
  Tambahan modal disetor - bersih                                            23,09%        19,56%        20,06%        19,91%
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                            0,76%         0,85%         0,88%         0,81%
  Akumulasi rugi                                                             -8,94%        -8,34%        -9,24%        -9,03%
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk          39,54%        32,94%        33,11%        32,93%
  Kepentingan nonpengendali                                                   0,02%         0,02%         0,03%         0,03%
        Total Ekuitas                                                        39,56%        32,96%        33,13%        32,96%

Total Liabilitas dan Ekuitas                                                100,00%       100,00%       100,00%       100,00%
Page 47
Apendiks 1d
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Common Size - Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 - 30 September 2024
                                                                        Audited       Audited       Audited         Reviewed
Keterangan                                                               2021          2022          2023         Jan-Sept 2024
                                                                          -2            -1            0

Pendapatan                                                                 100,00%       100,00%       100,00%          100,00%

Beban Langsung                                                              -63,36%       -71,20%       -71,32%          -71,09%

Laba Bruto                                                                   36,64%        28,80%        28,68%          28,91%

Beban Usaha                                                                 -24,87%       -27,20%       -24,44%          -22,79%

Laba Usaha                                                                   11,77%         1,60%         4,25%           6,11%

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                                -3,64%        -3,78%        -5,50%           -5,07%

Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                                     8,13%        -2,18%        -1,25%           1,04%

Manfaat (Beban) Pajak                                                         0,48%        -0,11%        -0,28%           -0,68%

Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                                           8,61%        -2,28%        -1,53%           0,36%

Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain                                          0,37%         0,62%         0,03%           -0,16%

Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan                               8,97%        -1,67%        -1,51%           0,20%

Penyusutan dan amortisasi                                                     9,42%        12,07%        11,56%          10,23%

EBITDA                                                                       21,18%        13,68%        15,80%          16,34%
Page 48
Apendiks 2.1a
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Neraca - Sebelum Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
Keterangan                                                               2024          2025          2026          2027         2028         2029         2030         2031         2032         2033
                                                                           1             2             3             4            5            6            7            8            9            10

Aset
 Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                    399.407       181.951       293.015       151.443      169.139      324.148      119.685      338.556      288.957      934.577
     Kas yang dibatasi penggunaannya                                         6.517         6.517         6.517         6.517        6.517        6.517        6.517        6.517        6.517        6.517
     Piutang usaha                                                         381.566       422.802       450.711       480.658      503.415      521.408      536.847      552.811      572.014      587.584
     Piutang lain-lain                                                       8.942         8.942         8.942         8.942        8.942        8.942        8.942        8.942        8.942        8.942
     Persediaan                                                             90.204        99.405       105.209       111.418      115.700      118.786      121.132      123.479      126.407      128.331
     Uang muka                                                              14.564        14.564        14.564        14.564       14.564       14.564       14.564       14.564       14.564       14.564
     Biaya dibayar dimuka                                                    8.381         8.381         8.381         8.381        8.381        8.381        8.381        8.381        8.381        8.381
     Pajak dibayar dimuka                                                      399           399           399           399          399          399          399          399          399          399
          Total Aset Lancar                                                909.980       742.961       887.739       782.321      827.057    1.003.145      816.467    1.053.649    1.026.180    1.689.295

 Aset Tidak Lancar
    Uang muka pembelian aset tetap                                          17.269        17.269        17.269        17.269       17.269       17.269       17.269       17.269       17.269       17.269
    Aset tetap                                                           4.182.273     4.259.251     4.009.403     3.765.939    3.573.750    3.774.046    4.436.650    4.672.082    4.857.418    4.846.507
    Properti investasi                                                      40.010        40.010        40.010        40.010       40.010       40.010       40.010       40.010       40.010       40.010
    Aset hak guna                                                          200.100       172.946       145.793       118.640       91.487       64.334       37.180       10.027      390.172      363.019
    Aset takberwujud                                                        11.773        11.773        11.773        11.773       11.773       11.773       11.773       11.773       11.773       11.773
    Taksiran tagihan pajak penghasilan                                      12.673        12.673        12.673        12.673       12.673       12.673       12.673       12.673       12.673       12.673
    Aset pajak tangguhan - bersih                                          107.400       107.400       107.400       107.400      107.400      107.400      107.400      107.400      107.400      107.400
    Goodwill                                                               237.771       237.771       237.771       237.771      237.771      237.771      237.771      237.771      237.771      237.771
     Aset tidak lancar lainnya                                               1.581         1.581         1.581         1.581        1.581        1.581        1.581        1.581        1.581        1.581
           Total Aset Tidak Lancar                                       4.810.849     4.860.675     4.583.673     4.313.057    4.093.714    4.266.857    4.902.307    5.110.586    5.676.067    5.638.002

Total Aset                                                               5.720.830     5.603.635     5.471.412     5.095.378    4.920.771    5.270.002    5.718.774    6.164.235    6.702.248    7.327.297

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
       Utang usaha                                                         156.067       171.314       181.576       192.620      200.868      207.359      212.769      218.265      224.862      230.009
       Utang kontraktor                                                    143.657       143.657       143.657       143.657      143.657      143.657      143.657      143.657      143.657      143.657
       Utang lain-lain                                                   1.514.389     1.514.389     1.314.389     1.314.389      814.389      762.515      762.515      762.515      762.515      762.515
       Utang pajak                                                          31.481        31.481        31.481        31.481       31.481       31.481       31.481       31.481       31.481       31.481
       Akrual                                                              158.668       158.668       158.668       158.668      158.668      158.668      158.668      158.668      158.668      158.668
       Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                      8.693         8.693         8.693         8.693        8.693        8.693        8.693        8.693        8.693        8.693
        Utang pembiayaan                                                       656           656           656           656          656          656          656          656          656          656
        Liabilitas sewa                                                        614           614           614           614          614          614          614          614          614          614
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                   2.014.225     2.029.472     1.839.734     1.850.778    1.359.026    1.313.643    1.319.053    1.324.549    1.331.146    1.336.293

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
        Pinjaman bank                                                      747.181       927.855       812.306       698.825      589.356      470.625      335.971      192.362       55.807            0
        Utang pembiayaan                                                       274           274           274           274          274          274          274          274          274          274
        Liabilitas sewa                                                      3.277         3.277         3.277         3.277        3.277        3.277        3.277        3.277        3.277        3.277
   Utang obligasi                                                          946.149       539.673       541.096             0            0            0            0            0            0            0
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                      14.432        14.432        14.432        14.432       14.432       14.432       14.432       14.432       14.432       14.432
   Liabilitas imbalan pascakerja                                            86.578        86.578        86.578        86.578       86.578       86.578       86.578       86.578       86.578       86.578
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                  1.797.891     1.572.089     1.457.964       803.386      693.917      575.186      440.532      296.923      160.368      104.561

        Total Liabilitas                                                 3.812.116     3.601.561     3.297.697     2.654.164    2.052.943    1.888.829    1.759.585    1.621.471    1.491.514    1.440.854

 Ekuitas
  Modal saham                                                            1.200.071     1.200.071     1.200.071     1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071    1.200.071
  Tambahan modal disetor - bersih                                        1.124.817     1.124.817     1.124.817     1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817    1.124.817
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                          49.353        49.353        49.353        49.353       49.353       49.353       49.353       49.353       49.353       49.353
  Akumulasi rugi                                                          (466.929)     (373.568)     (201.928)       65.571      492.184    1.005.530    1.583.546    2.167.121    2.835.091    3.510.800
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk      1.907.312     2.000.673     2.172.313     2.439.812    2.866.425    3.379.771    3.957.787    4.541.362    5.209.332    5.885.041
  Kepentingan nonpengendali                                                  1.402         1.402         1.402         1.402        1.402        1.402        1.402        1.402        1.402        1.402
        Total Ekuitas                                                    1.908.714     2.002.075     2.173.715     2.441.214    2.867.827    3.381.173    3.959.189    4.542.764    5.210.734    5.886.443

Total Liabilitas dan Ekuitas                                             5.720.830     5.603.635     5.471.412     5.095.378    4.920.771    5.270.002    5.718.774    6.164.235    6.702.248    7.327.297
                                                                              0,57
Page 49
Apendiks 2.1b
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sebelum Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                              Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                                  Okt-Des 2024     2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                                 1             2             3             4             5             6             7             8             9             10

Pendapatan                                                                       762.725     3.579.697     3.972.501     4.416.722     4.823.132     5.217.163     5.620.890     6.065.194     6.584.188     7.108.600

Beban Langsung                                                                  (495.604)   (2.474.366)   (2.726.026)   (2.996.698)   (3.215.057)   (3.448.734)   (3.710.635)   (4.049.852)   (4.374.003)   (4.785.774)

Laba Bruto                                                                       267.120     1.105.331     1.246.475     1.420.024     1.608.075     1.768.429     1.910.255     2.015.342     2.210.185     2.322.825

Beban Usaha                                                                     (187.283)     (816.639)     (884.094)     (951.457)   (1.002.392)   (1.066.384)   (1.137.066)   (1.249.190)   (1.353.595)   (1.478.973)

Laba Usaha                                                                        79.838       288.692       362.381       468.566       605.683       702.045       773.188       766.152       856.590       843.853

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                                    (38.386)     (168.998)     (142.330)     (125.619)      (58.743)      (43.909)      (32.142)      (17.979)         (218)       22.442

Laba Sebelum Pajak                                                                41.452       119.694       220.051       342.948       546.940       658.136       741.046       748.173       856.372       866.294

Manfaat (Beban) Pajak                                                              1.434       (26.333)      (48.411)      (75.448)     (120.327)     (144.790)     (163.030)     (164.598)     (188.402)     (190.585)

Laba Bersih Periode Berjalan                                                      42.886        93.361       171.640       267.499       426.613       513.346       578.016       583.575       667.970       675.710
                                                                                                93.361       171.640       267.499       426.613       513.346       578.016       583.575       667.970       675.710
Penyusutan dan amortisasi                                                         89.727       387.722       393.002       404.503       368.816       367.634       397.666       492.358       508.903       593.572

EBITDA                                                                           169.565       676.415       755.383       873.070       974.499     1.069.679     1.170.855     1.258.510     1.365.493     1.437.425


Apendiks 2.1c
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Arus Kas - Sebelum Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                              Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                                  Okt-Des 2024     2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                                 1             2             3             4             5             6             7             8             9             10

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                                   832.966     3.538.461     3.944.591     4.386.776     4.800.375     5.199.170     5.605.451     6.049.229     6.564.986     7.093.029
 Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                                     (520.992)   (2.870.082)   (3.185.507)   (3.511.664)   (3.817.514)   (4.116.926)   (4.419.818)   (4.776.382)   (5.595.170)   (5.640.799)
 Pembayaran beban pajak penghasilan                                                 (557)      (26.333)      (48.411)      (75.448)     (120.327)     (144.790)     (163.030)     (164.598)     (188.402)     (190.585)
 Pembayaran beban keuangan                                                       (75.688)     (167.575)     (140.906)     (124.615)      (58.743)      (43.909)      (32.142)      (17.979)         (218)       22.442
 Kas Bersih dari Aktivitas Operasi                                               235.728       474.471       569.767       675.049       803.791       893.545       990.461     1.090.270       781.196     1.284.087
                                                                                               474.471       569.767       675.049       803.791       893.545       990.461     1.090.270       781.196     1.284.087
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
 Pembelian aset tetap dan pembayaran untuk uang muka pembelian aset tetap       (159.907)     (464.701)     (143.154)     (161.040)     (176.627)     (567.930)   (1.060.270)     (727.790)     (694.240)     (582.661)
 Pelepasan (Perolehan) aset takberwujud                                            2.736           -             -             -             -             -             -             -             -             -
 Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi                                           (157.171)     (464.701)     (143.154)     (161.040)     (176.627)     (567.930)   (1.060.270)     (727.790)     (694.240)     (582.661)
                                                                                              (464.701)     (143.154)     (161.040)     (176.627)     (567.930)   (1.060.270)     (727.790)     (694.240)     (582.661)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
 Penerimaan pinjaman bank                                                         51.040       319.000        50.000           -             -             -             -             -             -             -
 Pembayaran pinjaman bank                                                        (26.095)     (138.326)     (165.549)     (113.481)     (109.468)     (118.731)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
 Penerimaan liabilitas sewa                                                          707           -             -             -             -             -             -             -             -             -
 Pembayaran utang obligasi                                                           -        (407.900)          -        (542.100)          -             -             -             -             -             -
 Pembayaran utang lain-lain                                                          -             -        (200.000)          -        (500.000)      (51.874)          -             -             -             -
 Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan                                      25.652      (227.226)     (315.549)     (655.581)     (609.468)     (170.605)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
                                                                                   1.783      (227.226)     (315.549)     (655.581)     (609.468)     (170.605)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
Peningkatan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                                104.209      (217.456)      111.064      (141.573)       17.696       155.009      (204.463)      218.871       (49.598)      645.619
                                                                                   1.783      (217.456)      111.064      (141.573)       17.696       155.009      (204.463)      218.871       (49.598)      645.619
Kas dan Setara Kas, Awal                                                         295.198       399.407       181.951       293.015       151.443       169.139       324.148       119.685       338.556       288.957

Kas dan Setara Kas, Akhir                                                        399.407       181.951       293.015       151.443       169.139       324.148       119.685       338.556       288.957       934.577
Page 50
Apendiks 2.2a
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Neraca - Setelah Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
Keterangan                                                               2024          2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031         2032         2033
                                                                           1             2             3             4             5             6             7             8            9            10

Aset
 Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                  2.328.715     1.408.280       631.970        89.098       718.830     1.849.852       295.238       990.710      568.399    1.683.073
     Kas yang dibatasi penggunaannya                                         6.517         6.517         6.517         6.517         6.517         6.517         6.517         6.517        6.517        6.517
     Piutang usaha                                                         383.725       439.676       482.236       520.439       570.611       609.941       646.261       678.360      713.818      736.699
     Piutang lain-lain                                                       8.942         8.942         8.942         8.942         8.942         8.942         8.942         8.942        8.942        8.942
     Persediaan                                                             90.671       103.207       112.476       120.621       131.322       139.187       146.029       151.537      157.302      159.755
     Uang muka                                                              14.564        14.564        14.564        14.564        14.564        14.564        14.564        14.564       14.564       14.564
     Biaya dibayar dimuka                                                    8.381         8.381         8.381         8.381         8.381         8.381         8.381         8.381        8.381        8.381
     Pajak dibayar dimuka                                                      399           399           399           399           399           399           399           399          399          399
          Total Aset Lancar                                              2.841.914     1.989.967     1.265.484       768.961     1.459.566     2.637.783     1.126.330     1.859.409    1.478.322    2.618.329

 Aset Tidak Lancar
    Uang muka pembelian aset tetap                                          17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269        17.269       17.269       17.269
    Aset tetap                                                           4.207.038     5.086.792     5.924.261     5.987.263     5.615.807     5.254.604     4.912.404     4.586.958    4.353.234    4.153.911
    Properti investasi                                                      40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010        40.010       40.010       40.010
    Aset hak guna                                                          200.100       172.946       145.793       118.640        91.487        64.334        37.180        10.027      390.172      363.019
    Aset takberwujud                                                        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773        11.773       11.773       11.773
    Taksiran tagihan pajak penghasilan                                      12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673        12.673       12.673       12.673
    Aset pajak tangguhan - bersih                                          107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400       107.400      107.400      107.400
     Goodwill                                                              237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771       237.771      237.771      237.771
     Aset tidak lancar lainnya                                               1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581         1.581        1.581        1.581
           Total Aset Tidak Lancar                                       4.835.615     5.688.215     6.498.532     6.534.380     6.135.770     5.747.414     5.378.061     5.025.462    5.171.883    4.945.407

Total Aset                                                               7.677.529     7.678.182     7.764.016     7.303.341     7.595.337     8.385.198     6.504.391     6.884.871    6.650.205    7.563.736

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
       Utang usaha                                                         156.943       178.271       194.364       208.525       227.297       241.973       255.405       267.125      279.809      287.559
       Utang kontraktor                                                    143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657       143.657      143.657      143.657
       Utang lain-lain                                                   1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249     1.060.249    1.060.249    1.060.249
       Utang pajak                                                          31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481        31.481       31.481       31.481
       Akrual                                                              158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668       158.668      158.668      158.668
       Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
        Pendapatan sewa diterima dimuka                                      8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693         8.693        8.693        8.693
        Utang pembiayaan                                                       656           656           656           656           656           656           656           656          656          656
        Liabilitas sewa                                                        614           614           614           614           614           614           614           614          614          614
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                   1.560.961     1.582.289     1.598.382     1.612.543     1.631.315     1.645.991     1.659.423     1.671.143    1.683.827    1.691.577

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jangka pendek
        Pinjaman bank                                                      747.181       927.855       812.306       698.825       589.356       470.625       335.971       192.362       55.807            0
        Utang pembiayaan                                                       274           274           274           274           274           274           274           274          274          274
        Liabilitas sewa                                                      3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277         3.277        3.277        3.277
   Utang obligasi                                                        3.664.772     3.482.582     3.726.796     3.448.520     3.733.022     4.503.807     2.487.018     2.490.727    1.619.436    1.623.145
   Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                      14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432        14.432       14.432       14.432
   Liabilitas imbalan pascakerja                                            86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578        86.578       86.578       86.578
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                  4.516.514     4.514.998     4.643.663     4.251.905     4.426.940     5.078.993     2.927.549     2.787.649    1.779.804    1.727.706

        Total Liabilitas                                                 6.077.475     6.097.287     6.242.045     5.864.449     6.058.255     6.724.984     4.586.972     4.458.792    3.463.631    3.419.283

 Ekuitas
  Modal saham                                                            1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487     1.684.487    1.684.487    1.684.487
  Tambahan modal disetor - bersih                                          298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444       298.444      298.444      298.444
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja                          49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353        49.353       49.353       49.353
  Akumulasi rugi                                                          (433.632)     (452.791)     (511.715)     (594.793)     (496.605)     (373.472)     (116.267)      392.393    1.152.888    2.110.767
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk      1.598.652     1.579.493     1.520.569     1.437.491     1.535.679     1.658.812     1.916.017     2.424.677    3.185.172    4.143.051
  Kepentingan nonpengendali                                                  1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402         1.402        1.402        1.402
        Total Ekuitas                                                    1.600.054     1.580.895     1.521.971     1.438.893     1.537.081     1.660.214     1.917.419     2.426.079    3.186.574    4.144.453

Total Liabilitas dan Ekuitas                                             7.677.529     7.678.182     7.764.016     7.303.341     7.595.337     8.385.198     6.504.391     6.884.871    6.650.205    7.563.736
                                                                              0,57
Page 51
Apendiks 2.2b
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Setelah Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                              Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                                  Okt-Des 2024     2025           2026           2027           2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                                 1             2              3              4              5             6             7             8             9             10
                                                                                                19,29%         14,24%         12,55%         14,36%        11,68%                                                  47,12%
Pendapatan                                                                       778.490     3.709.956      4.238.294      4.770.315      5.455.171     6.092.393     6.757.763     7.441.821     8.237.964     8.963.168

Beban Langsung                                                                  (505.910)   (2.564.460)    (2.973.184)    (3.357.470)    (3.760.834)   (4.150.547)   (4.553.367)   (4.968.684)   (5.402.490)   (5.835.839)

Laba Bruto                                                                       272.580     1.145.496      1.265.110      1.412.845      1.694.336     1.941.845     2.204.396     2.473.136     2.835.474     3.127.329

Beban Usaha                                                                     (188.639)     (834.483)      (970.220)    (1.113.017)    (1.234.954)   (1.343.784)   (1.450.881)   (1.559.936)   (1.661.903)   (1.767.945)

Laba Usaha                                                                        83.941       311.013        294.890        299.828        459.382       598.061       753.515       913.200     1.173.570     1.359.384

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                                       200       (330.172)      (353.814)      (382.907)      (333.499)     (440.199)     (423.764)     (261.072)     (198.577)     (131.334)

Laba Sebelum Pajak                                                                84.141       (19.159)       (58.924)       (83.078)       125.883       157.862       329.751       652.128       974.994     1.228.050

Manfaat (Beban) Pajak                                                             (7.957)              -              -              -      (27.694)      (34.730)      (72.545)     (143.468)     (214.499)     (270.171)

Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                                               76.184       (19.159)       (58.924)       (83.078)        98.189       123.132       257.206       508.660       760.495       957.879
                                                                                               (19.159)       (58.924)       (83.078)        98.189       123.132       257.206       508.660       760.495       957.879
Penyusutan dan amortisasi                                                         90.727       417.809        486.674        576.828        555.430       569.022       577.315       589.204       530.884       526.420

EBITDA                                                                           174.668       728.821        781.564        876.657      1.014.813     1.167.083     1.330.830     1.502.404     1.704.454     1.885.804


Apendiks 2.2c
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Proyeksi Arus Kas - Setelah Rencana Transaksi
2024 - 2030
(dalam jutaan Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                              Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
Keterangan                                                                  Okt-Des 2024     2025           2026           2027           2028          2029          2030          2031          2032          2033
                                                                                 1             2              3              4              5             6             7             8             9             10

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                                   846.571     3.654.005      4.195.735      4.732.111      5.404.999     6.053.063     6.721.443     7.409.722     8.202.506     8.940.287
 Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                                     (531.245)   (2.945.189)    (3.422.752)    (3.860.489)    (4.405.134)   (4.891.346)   (5.393.190)   (5.906.052)   (6.906.736)   (7.044.914)
 Pembayaran beban pajak penghasilan                                               (9.948)          -              -              -          (27.694)      (34.730)      (72.545)     (143.468)     (214.499)     (270.171)
 Pembayaran beban keuangan                                                       (37.102)     (104.462)      (109.601)      (119.083)       (48.996)   (1.204.743)   (1.494.428)     (257.363)     (194.867)     (127.625)
 Kas Bersih dari Aktivitas Operasi                                               268.275       604.354        663.382        752.540        923.174       (77.756)     (238.721)    1.102.840       886.404     1.497.578
                                                                                               604.354        663.382        752.540        923.174       (77.756)     (238.721)    1.102.840       886.404     1.497.578
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
 Pembelian aset tetap dan pembayaran untuk uang muka pembelian aset tetap       (185.673)   (1.297.562)    (1.324.144)      (639.830)      (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
 Penjualan aset tetap                                                              2.736           -              -              -              -             -             -             -             -             -
 Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi                                           (182.937)   (1.297.562)    (1.324.144)      (639.830)      (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
                                                                                            (1.297.562)    (1.324.144)      (639.830)      (183.974)     (207.819)     (235.115)     (263.759)     (297.160)     (327.097)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
 Penerimaan pinjaman bank                                                         51.040       319.000         50.000            -              -             -             -             -             -             -
 Pembayaran pinjaman bank                                                        (26.095)     (138.326)      (165.549)      (113.481)      (109.468)     (118.731)     (134.654)     (143.609)     (136.555)      (55.807)
 Penerimaan liabilitas sewa                                                          707           -              -              -              -             -             -             -             -             -
 Penerimaan utang obligasi                                                     1.892.250           -              -              -              -       2.481.454           -             -             -             -
 Pembayaran utang obligasi                                                           -        (407.900)           -         (542.100)           -        (946.125)     (946.125)          -        (875.000)          -
 Pembayaran utang lain-lain                                                     (454.140)          -              -              -              -             -             -             -             -             -
 Setoran modal                                                                   484.416           -              -              -              -             -             -             -             -             -
 Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan                                   1.948.178      (227.226)      (115.549)      (655.581)      (109.468)    1.416.597    (1.080.779)     (143.609)   (1.011.555)      (55.807)
                                                                                              (227.226)      (115.549)      (655.581)      (109.468)    1.416.597    (1.080.779)     (143.609)   (1.011.555)      (55.807)
Peningkatan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                              2.033.517      (920.434)      (776.310)      (542.872)       629.732     1.131.022    (1.554.615)      695.472      (422.310)    1.114.673
                                                                                              (920.434)      (776.310)      (542.872)       629.732     1.131.022    (1.554.615)      695.472      (422.310)    1.114.673
Kas dan Setara Kas, Awal                                                         295.198     2.328.715      1.408.280        631.970         89.098       718.830     1.849.852       295.238       990.710       568.399

Kas dan Setara Kas, Akhir                                                      2.328.715     1.408.280        631.970         89.098        718.830     1.849.852       295.238       990.710       568.399     1.683.073
Page 52
Apendiks 3a
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Rasio Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
2021-2033
                                             Audited          Audited          Audited          Reviewed          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                    2021             2022             2023             Sep-24           Des-24             2025              2026              2027              2028              2029              2030              2031              2032              2033
                                               -2               -1                0                                  1                 2                 3                 4                 5                 6                 7                 8                 9                 10

Operasi
 Marjin laba bruto                                36,64%           28,80%           28,68%           28,91%            35,02%            30,88%            31,38%            32,15%            33,34%            33,90%            33,98%            33,23%            33,57%            32,68%
 Marjin laba usaha                                11,77%            1,60%            4,25%            6,11%            10,47%             8,06%             9,12%            10,61%            12,56%            13,46%            13,76%            12,63%            13,01%            11,87%
 Marjin laba (rugi) periode berjalan               8,61%           -2,28%           -1,53%            0,36%             5,62%             2,61%             4,32%             6,06%             8,85%             9,84%            10,28%             9,62%            10,15%             9,51%
 Marjin EBITDA                                    21,18%           13,68%           15,80%           16,34%            22,23%            18,90%            19,02%            19,77%            20,20%            20,50%            20,83%            20,75%            20,74%            20,22%
 Imbal hasil aset (ROA)                            3,40%           -0,77%           -0,68%            0,15%             0,75%             1,67%             3,14%             5,25%             8,67%             9,74%            10,11%             9,47%             9,97%             9,22%
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                         8,59%           -2,33%           -2,06%            0,45%             2,25%             4,66%             7,90%            10,96%            14,88%            15,18%            14,60%            12,85%            12,82%            11,48%

Likuiditas
 Rasio Lancar                                          0,89             1,33             1,68          1,41              1,81              1,44              1,69              1,46              1,52              1,82              1,47              1,87              1,80              2,94
 Quick Ratio                                           0,82             1,27             1,56          1,27              1,59              1,20              1,45              1,21              1,26              1,56              1,21              1,61              1,54              2,68

Solvabilitas
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                        0,60             0,67             0,67              0,67              0,67              0,64              0,60              0,52              0,42              0,36              0,31              0,26              0,22              0,20
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                     1,53             2,03             2,02              2,03              2,00              1,80              1,52              1,09              0,72              0,56              0,44              0,36              0,29              0,24

Pertumbuhan
 Pendapatan                                                         0,50%           29,42%                  n.a        23,61%            15,69%            10,97%            11,18%             9,20%             8,17%             7,74%             7,90%             8,56%             7,96%
 Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                             -126,68%          -13,29%                  n.a      -233,78%            82,15%            83,85%            55,85%            59,48%            20,33%            12,60%             0,96%            14,46%             1,16%
 Aset                                                              18,02%           -2,49%                  n.a         2,04%            -2,05%            -2,36%            -6,87%            -3,43%             7,10%             8,52%             7,79%             8,73%             9,33%
 Liabilitas                                                        30,91%           -2,74%                  n.a         1,69%            -5,52%            -8,44%           -19,51%           -22,65%            -7,99%            -6,84%            -7,85%            -8,01%            -3,40%
 Ekuitas                                                           -1,67%           -1,99%                  n.a         2,76%             4,89%             8,57%            12,31%            17,48%            17,90%            17,10%            14,74%            14,70%            12,97%


Apendiks 3b
PT SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk
Rasio Keuangan - Setelah Rencana Transaksi
2021-2033
                                             Audited          Audited          Audited          Reviewed          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                    2021             2022             2023             Sep-24           Des-24             2025              2026              2027              2028              2029              2030              2031              2032              2033
                                               -2               -1                0                                  1                 2                 3                 4                 5                 6                 7                 8                 9                 10

Operasi
 Marjin laba bruto                                36,64%           28,80%           28,68%           28,91%            35,01%            30,88%            29,85%            29,62%            31,06%            31,87%            32,62%            33,23%            34,42%            34,89%
 Marjin laba usaha                                11,77%            1,60%            4,25%            6,11%            10,78%             8,38%             6,96%             6,29%             8,42%             9,82%            11,15%            12,27%            14,25%            15,17%
 Marjin laba (rugi) periode berjalan               8,61%           -2,28%           -1,53%            0,36%             9,79%            -0,52%            -1,39%            -1,74%             1,80%             2,02%             3,81%             6,84%             9,23%            10,69%
 Marjin EBITDA                                    21,18%           13,68%           15,80%           16,34%            22,44%            19,65%            18,44%            18,38%            18,60%            19,16%            19,69%            20,19%            20,69%            21,04%
 Imbal hasil aset (ROA)                            3,40%           -0,77%           -0,68%            0,15%             0,99%            -0,25%            -0,76%            -1,14%             1,29%             1,47%             3,95%             7,39%            11,44%            12,66%
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                         8,59%           -2,33%           -2,06%            0,45%             4,76%            -1,21%            -3,87%            -5,77%             6,39%             7,42%            13,41%            20,97%            23,87%            23,11%

Likuiditas
 Rasio Lancar                                          0,89             1,33             1,68          1,41              5,68              3,81              2,35              1,39              2,56              4,50              1,88              3,04              2,37              4,15
 Quick Ratio                                           0,82             1,27             1,56          1,27              5,45              3,57              2,10              1,13              2,29              4,23              1,60              2,76              2,08              3,86

Solvabilitas
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                        0,60             0,67             0,67              0,67              0,79              0,79              0,80              0,80              0,80              0,80              0,71              0,65              0,52              0,45
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                     1,53             2,03             2,02              2,03              3,80              3,86              4,10              4,08              3,94              4,05              2,39              1,84              1,09              0,83

Pertumbuhan
 Pendapatan                                                         0,50%           29,42%                  n.a        24,24%            19,29%            14,24%            12,55%            14,36%            11,68%            10,92%            10,12%            10,70%             8,80%
 Laba (Rugi) Bersih Periode Berjalan                             -126,68%          -13,29%                  n.a      -320,69%          -122,66%           207,55%            40,99%          -218,19%            25,40%           108,89%            97,76%            49,51%            25,95%
 Aset                                                              18,02%           -2,49%                  n.a        36,94%             0,01%             1,12%            -5,93%             4,00%            10,40%           -22,43%             5,85%            -3,41%            13,74%
 Liabilitas                                                        30,91%           -2,74%                  n.a        62,12%             0,33%             2,37%            -6,05%             3,30%            11,01%           -31,79%            -2,79%           -22,32%            -1,28%
 Ekuitas                                                           -1,67%           -1,99%                  n.a       -13,86%            -1,20%            -3,73%            -5,46%             6,82%             8,01%            15,49%            26,53%            31,35%            30,06%

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.0 MB
Published11 Dec 2024
Pages52
Characters252,562
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SEJAHTERARAYA ANUGRAHJAYA Tbk p.1 ×56
linked org Surya Cipta Inti p.16
linked — Jonathan Tahir p.16 ×2
linked — Jane Dewi Tahir p.16 ×2
linked — Grace Dewi Riady p.16
linked org Kharisma Nusantara p.16
linked org Gajah Tunggal p.37
possible org Amir Abadi Jusuf p.6 ×9
possible org Negara Republik Indonesia p.8 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×3
possible org Kosasih p.13 ×2
possible org Wing Harvest Limited p.16
possible person R. Agung Laksono p.16
unresolved org KJPP Ihot Dollar p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved — Web site p.2 ×2
unresolved person Raymond Yoranouw, MBT, MAPPI (Cert.) · Senior Partner p.4
unresolved person MBT p.4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6
unresolved org Mawar & Rekan p.6 ×5
unresolved org PT Sejahtera Raya Anugrah p.8 ×2
unresolved person Misahardi Wilamarta S.H. · Notaris p.8 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8 ×2
unresolved person Buntario Tigris · Notaris p.8 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8 ×2
unresolved org Maples Corporate Services Limited p.8
unresolved org Bank Indonesia p.9
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.10 ×2
unresolved org Tjahjo & Rekan p.13 ×2
unresolved org PT Surya Cipta Inti Cemerlang p.16
unresolved person Dato' Sri Prof DR Tahir p.16 ×2
unresolved person dr. Daniel Tjen p.16
unresolved person Prof. Dr. drg. Melani Hendriaty Sadono Djamil p.16
unresolved person M. Biomed p.16
unresolved person dr. Antonius Indrajana Soediono p.16
unresolved org PT Nirmala Kencana Mas p.16
unresolved org PT Fajar Kharisma Nusantara p.16
unresolved org PT Sejahtera p.16
unresolved org PT Sejahtera Abadi Solusi p.16
unresolved org PT Karya Kharisma Sentosa p.16
unresolved org PT Anugrah Inti Karya p.16
unresolved org PT Nusa Sejahtera Kharisma p.16
unresolved org PT Mayapada Surabaya Pratama p.16
unresolved org PT Anugrah Inti Bahagia p.16
unresolved org PT Sejahtera Karunia Semesta p.16
unresolved org PT Anugrahsukses Utama Sejahtera Rumah Sakit p.16
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.17
unresolved org Bank Kustodian. Obligasi p.17
unresolved org Penyelenggara Jaminan Sosial p.19
unresolved org Kementerian Kesehatan p.19
unresolved org Pusat Statistik p.21
unresolved org Kota Nusantara p.22 ×3
unresolved person Prof.I.G.N.G. Ngoerah Denpasar p.23
unresolved person Ir. H. Joko Widodo. Seperti MHBD p.23 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 8006 ms 12 Sep 2026 22:55
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '31'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result