Skip to content
Back to announcement

20241211_NEST_Laporan Informasi dan Fakta Material_31818324.pdf

Other Text extracted NEST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
Go To English Page

 Nomor Surat                           046/CORSEC-ESTA/XII/2024

 Nama Perusahaan                       PT Esta Indonesia Tbk

 Kode Emiten                           NEST

 Lampiran                              1
                                       Siaran Pers: GACC Apresiasi Komitmen NEST pada Inovasi dan Standar
 Perihal
                                       Keamanan Pangan


Dengan ini kami untuk dan atas nama perusahaan menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sebagai
berikut:

 Nama Emiten atau Perusahaan Publik            PT Esta Indonesia Tbk

 Bidang Usaha                                  Bergerak dalam bidang Pembibitan dan Budidaya Burung
                                               Walet dan Perdagangan Besar Sarang Burung Walet


 Telepon                                       +62 24 658 2804

 Faksimili                                     +62 24 658 2806

 Alamat Surat Elektronik (email)               corsec@estaindonesia.co.id


 Tanggal Kejadian                              09 Desember 2024
 Jenis Informasi atau Fakta Material           Siaran Pers: GACC Apresiasi Komitmen NEST pada Inovasi
                                               dan Standar Keamanan Pangan
Page 2
Uraian Informasi atau Fakta Material   Semarang, Jawa Tengah, 9 Desember 2024 Tim auditor
                                       General Administration of Customs of the Peoples Republic of
                                       China (GACC) memberikan apresiasinya pada PT Esta
                                       Indonesia Tbk (NEST). Sebagai perusahaan yang bergerak di
                                       bidang pengolahan dan ekspor sarang burung walet (SBW),
                                       NEST dirasa memiliki komitmen tinggi pada inovasi maupun
                                       standar keamanan pangan (food safety). Hal itu diungkapkan
                                       Direktur Ekspor & Compliance NEST, Dian Rochayati Sri
                                       Utami dalam siaran pers kepada awak media, Senin (9/12).

                                       Dian menjelaskan bahwa GACC adalah lembaga kepabeanan
                                       yang menjadi representasi penting dari Tiongkok, sebagai
                                       salah satu negara pengimpor SBW Tanah Air terbesar di
                                       dunia. Lembaga ini memiliki agenda tiga tahunan untuk
                                       melakukan evaluasi dan monitoring secara langsung (on site)
                                       pada perusahaan di negara pengekspor, dimana agenda di
                                       Indonesia tahun ini berlangsung pada 14 - 19 Oktober lalu.
                                       Sebanyak delapan perusahaan pun dipilih sebagai
                                       representasi dalam agenda kali ini dimana salah satunya
                                       adalah NEST.

                                       Adapun tim auditor GACC yang datang ke Indonesia tahun ini
                                       terdiri dari lima personil dan diketuai Direktur Tingkat 1, Chen
                                       Yu. Empat personil lainnya ialah Kepala Divisi Satuan
                                       Administrasi Bawah Bidang, Zeng Yu, Wakil Kepala Divisi, Cai
                                       Shaoxin, Wakil Kepala Divisi, Wang Yichen, dan Ahli Senior, Li
                                       Dan. Kelima personil tersebut kemudian bekerja dalam dua tim
                                       untuk melakukan audit secara langsung di pabrik pengolahan
                                       SBW yang ada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Tangerang, dan
                                       Jawa Barat.

                                       Sebagaimana dijelaskan Dian, proses audit GACC pada
                                       dasarnya mencakup beberapa aspek seperti dokumen
                                       legalitas, inovasi dan penelitian, hingga manajemen produksi
                                       perusahaan. NEST sendiri selama ini telah diakui oleh
                                       lembaga sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point
                                       (HACCP) PT SGS Indonesia, dan terdaftar sebagai pioner
                                       ekspor SBW ke Tingkok sejak November 2014 di The
                                       Certification and Accreditation Administration (CNCA) atau
                                       yang kemudian menjadi GACC. Selain itu, NEST juga memiliki
                                       registrasi Produk Hewan Dalam Negeri (PHD) dan Nomor
                                       Kontrol Veteriner (NKV) yang dikeluarkan oleh Kementerian
                                       Pertanian, serta tercatat sebagai Eskportir Terdaftar di
                                       Kementerian Perdagangan, sekaligus memiliki sertifikat halal.

                                       Nah pada saat audit ke NEST, kami sampaikan performa
                                       NEST dari sejak disetujui oleh CNCA pada November 2014
                                       yang kemudian kami menjadi perusahaan ekspor SBW resmi
                                       pertama kalinya ke Tiongkok pada 13 Januari 2015. Kami
                                       sampaikan juga peningkatan ekspornya, dari dulu yang
                                       kapasitasnya hanya sekitar 4,5 ton sekarang bisa mencapai
                                       28,5 ton. Kemudian kami sampaikan bahwa selain ekspor ke
                                       Tiongkok kami juga dapat melakukan pengiriman ke beberapa
                                       negara lain seperti Amerika Serikat, Australia, Hong Kong,
                                       Singapura, dan Jepang, terang Dian.

                                       Dalam hal penelitian, Dian menjelaskan bahwa NEST
                                       berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional
                                       (BRIN), Badan Karantina Indonesia (Barantin), dan importir
                                       SBW ternama asal Tiongkok yakni Xiamen Yan Palace.
                                       Kolaborasi ini dilakukan untuk mendalami berbagai macam
                                       manfaat, kandungan, maupun nutrisi SBW, selain juga dalam
                                       rangka memetakan SBW yang dihasilkan dari berbagai daerah
Page 3
                                        di Indonesia. Menurut Dian kolaborasi ini cukup menarik
                                        perhatian auditor GACC, dimana mereka kemudian menitipkan
                                        satu penelitian terkait studi komparasi SBW yang dipanen dari
                                        gua, dengan SBW yang dihasilkan secara budidaya dari
                                        rumah burung. GACC meminta laporan hasil penelitian ini
                                        nantinya dikirim secara resmi melalui pemerintah Indonesia.

                                        Setelah memeriksa dokumen, mereka juga melakukan
                                        inspeksi ke lapangan. Auditor melihat secara langsung pabrik
                                        NEST, baik dari segi sanitasi, higienitas bahan baku,
                                        pencucian, cabut, pencetakan, sampai pengeringan.
                                        Kemudian untuk finishing produk mulai dari pemanasan
                                        sampai packing dan sebagainya. Mereka berkomentar
                                        bahwa pabriknya cukup bagus. Kondisi sanitasi dan higienitas
                                        juga bagus, kemudian karyawannya juga banyak. Bahkan
                                        mereka cukup kaget ternyata ada perusahaan walet yang
                                        karyawannya sangat banyak sekali. Mereka juga cukup
                                        berkesan karena perusahaannya bisa di-maintenance dengan
                                        baik, dilengkapi sistem yang terkomputerisasi dengan baik
                                        untuk tracebility-nya dalam sistem logistik dan produksi yang
                                        kemudian diintegrasikan melalui label di setiap produk SBW
                                        yang diekspor, imbuhnya.
                                        Pada intinya, lanjut Dian, auditor GACC sangat terkesan
                                        melihat pabrik SBW di Indonesia yang kini sudah sangat jauh
                                        berkembang. Secara khusus mereka juga memberikan kredit
                                        pada dua perusahaan dalam hal penggunaan teknologi
                                        terbaru, yakni pada NEST yang juga memanfaatkan
                                        kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di rumah burung
                                        untuk memantau populasi dan sarang walet, kemudian pada
                                        PT Waleta Asia Jaya yang turut menggunakan AI dalam
                                        proses pemilahan (grading) bahan baku.

                                        Kami mengapresiasi pelaku usaha SBW Indonesia yang telah
                                        menerapkan teknologi baru dengan pemanfaatan AI dalam
                                        tahap pemilahan bahan baku dan perhitungan populasi burung
                                        walet yang nantinya akan berpengaruh terhadap jumlah
                                        produksi dan kualitas SBW. GACC berharap hal ini dapat
                                        diikuti oleh unit usaha SBW Indonesia lainnya guna
                                        meningkatkan kualitas manajemen dan produk, kata Chen Yu.
                                        Menurut Dian, hasil audit ini nantinya akan disampaikan Chen
                                        Yu dan tim ke GACC Pusat di Beijing, Tiongkok. Setelahnya
                                        mereka akan mengeluarkan laporan hasil kunjungan yang
                                        kemudian dikirimkan secara resmi ke pemerintah Indonesia.
                                        Sebelum pulang, Chen Yu dan tim juga sempat memberikan
                                        apresiasi kepada Barantin karena telah melakukan tugasnya
                                        sebagai otoritas dengan sangat baik terkait ekspor SBW ke
                                        Tiongkok.

Dampak kejadian, informasi atau fakta   -
material tersebut terhadap kegiatan
operasional, hukum, kondisi keuangan,
atau kelangsungan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik



Demikian untuk diketahui.


Hormat Kami,
PT Esta Indonesia Tbk
Page 4
Nurul Rahmawati

Direktur




PT Esta Indonesia Tbk
Terboyo Industri II/2, Terboyo Megah Industri, Semarang 50112 - Indonesia
Telepon : +62 24 658 2804, Fax : +62 24 658 2806, https://www.estaindonesia.co.id/



Nama Pengirim                      Nurul Rahmawati

Jabatan                            Direktur
Tanggal dan Waktu                  11-12-2024 13:12

Lampiran                          1. Siaran Pers NEST 11 Des 24.pdf


   Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Esta Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena
dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. PT Esta Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas
                                      informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 5
Go To Indonesian Page

 Letter / Announcement No.            046/CORSEC-ESTA/XII/2024

 Issuer Name                          PT Esta Indonesia Tbk

 Issuer Code                          NEST

 Attachment                           1

 Subject                              null


The company hereby announce the Material Information or Facts Report as follows

 Name of Issuer or Public Company               PT Esta Indonesia Tbk

 Business Activities                            Bergerak dalam bidang Pembibitan dan Budidaya Burung
                                                Walet dan Perdagangan Besar Sarang Burung Walet

 Telephone                                      +62 24 658 2804

 Faximile                                       +62 24 658 2806

 Email Address                                  corsec@estaindonesia.co.id


 Date of Event                                  09 December 2024

 Type of Material Information or Facts

 Description of Material Information or
 Facts


 Impact of event, material information or
 facts towards Issuers or Public
 Company’s operational activities, legal,
 financial condition, or going concern




Thus to be informed accordingly.


Respectfully,
PT Esta Indonesia Tbk




Nurul Rahmawati

Direktur




PT Esta Indonesia Tbk
Terboyo Industri II/2, Terboyo Megah Industri, Semarang 50112 - Indonesia
Phone : +62 24 658 2804, Fax : +62 24 658 2806, https://www.estaindonesia.co.id/



Sender Name                          Nurul Rahmawati

Function                             Direktur

Date and Time                        11-12-2024 13:12
Page 6
Attachment                         1. Siaran Pers NEST 11 Des 24.pdf


    This is an official document of PT Esta Indonesia Tbk that does not require a signature as it was generated
   electronically by the electronic reporting system. PT Esta Indonesia Tbk is fully responsible for the information
                                            contained within this document.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.01 MB
Published11 Dec 2024
Pages6
Characters13,823
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Esta Indonesia Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×39
linked person Dian Rochayati Sri p.2
linked person Nurul Rahmawati · Direktur p.4 ×5
unresolved org PT SGS Indonesia p.2
unresolved org Kementerian Pertanian p.2
unresolved org Kementerian Perdagangan p.2
unresolved org Riset dan Inovasi Nasional p.2
unresolved org Karantina Indonesia p.2
unresolved org PT Waleta Asia Jaya p.3
unresolved person Function · Direktur p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result