Back to announcement
20241211_EXCL_Penyampaian Bukti Iklan_31818294_lamp2.pdf
Other Text extracted EXCLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
8 | INVESTOR DAILY – RABU 11 DESEMBER 2024
DEFINISI DAN SINGKATAN Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
Anchor
Akta Penggabungan
:
:
Axiata Group Berhad
Akta penggabungan yang dibuat oleh notaris dalam Bahasa
RINGKASAN RANCANGAN PENGGABUNGAN USAHA ANTARA 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Indonesia yang rancangannya harus disetujui melalui
keputusan RUPSLB dari Perusahaan-Perusahaan yang PT XL AXIATA TBK (XL), PT SMARTFREN TELECOM TBK (SMARTFREN) EKUITAS
2024 2023* 2022* 2021*
DAN PT SMART TELECOM (ST)
Melakukan Penggabungan Modal saham – modal dasar
Axiata Investments : Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. 22.650.000.000 saham biasa.
BEI : PT Bursa Efek Indonesia ditempatkan dan disetor
Biro Administrasi Efek : PT Datindo Entrycom yang merupakan biro administrasi penuh modal 13.128.430.665
RINGKASAN RANCANGAN PENGGABUNGAN USAHA INI PENTING DAN
efek yang mengelola efek milik XL dan PT Sinartama (2023: 13.128.430.665.
Gunita yang merupakan biro administrasi efek yang 2022:13.128.430.665. 2021:
mengelola efek milik Smartfren 10.724.674.776). saham biasa
Bisnis B2C : Unit Bisnis Residensial atau B2C, termasuk masing-masing
Bisnis ISP, Bisnis IPTV dan Bisnis PayTV, serta layanan
MEMBUTUHKAN PERHATIAN PARA PEMEGANG SAHAM XL UNTUK dengan nilai nominal Rp 100
per saham 1.312.843 1.312.843 1.312.843 1.072.467
terkait penyimpanan cloud, permainan, dan pelanggan
smart homes sebagaimana tercatat pada akun Link Net per MEMUNGKINKAN PARA PEMEGANG UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN Tambahan modal disetor
Ekuitas dari entitas yang
15.414.930 16.914.496 16.914.496 12.216.315
30 September 2024
PADA SETIAP RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (RUPSLB)
bergabung - (34.759) (20.610) -
BKPM : Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Saham Treasuri (134.445) (134.445) (134.445) (134.445)
Penanaman Modal Saldo laba
BMT
BPHTB
:
:
PT Bali Media Telekomunikasi
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
YANG DIPERKIRAKAN AKAN DISELENGGARAKAN PADA 21 MARET - Telah ditentukan penggunaannya
- Belum ditentukan penggunaannya
1.400
8.956.248
1.300
8.266.167
1.200
7.549.052
1.100
6.933.308
Dewan Komisaris
Direksi
:
:
Dewan Komisaris
Direksi 2025 SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENGGABUNGAN USAHA 25.550.976 26.325.602 25.622.536 20.088.745
ANTARA XL, SMARTFREN DAN ST
KOMDIGI : Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
atau, sesuai relevansinya, pendahulunya, Menteri Kepentingan non-pengendali 151.605 144.415 131.080 -
Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
KPPU : Komisi Pengawas Persaingan Usaha TOTAL EKUITAS 25.702.581 26.470.017 25.753.616 20.088.745
KSEI : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Menteri Hukum : Menteri Hukum Republik Indonesia atau, sesuai dengan JUMLAH LIABILITAS DAN
relevansinya, pendahulunya, Menteri Hukum dan Hak Asasi EKUITAS 85.173.690 87.694.554 87.285.728 72.753.282
Manusia Republik Indonesia
Minoritas ST : Pemegang saham ST selain dari Smartfren, dalam hal ini, *Pernyataan kembali sebagai dampak dari penerapan PSAK 338 pada laporan keuangan
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) konsolidasian
OJK : Otoritas Jasa Keuangan Indonesia
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
Pajak Pertambahan Nilai (PPn) : Pajak Pertambahan Nilai XL Smartfren ST (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali laba dasar per saham)
Pemegang Saham Penjual : Para pemegang saham XL dan Smartfren (sebagaimana
berlaku) yang menolak usulan Penggabungan Usaha pada XL Axiata Tower JL. H. R. Rasuna Jl. H. Agus Salim No. 45 Jl. H. Agus Salim No. 45
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Pemerintah Indonesia :
RUPSLB dan memutuskan untuk menjual sahamnya
Pemerintah Indonesia
Said X5 Kav. 11-12 Kuningan Timur, Menteng – Jakarta Pusat Menteng – Jakarta Pusat 2024 2023* 2023* 2022* 2021
Pendapat Kewajaran : Pendapat Kewajaran yang disusun oleh KJPP Ruky, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950 Telp: +6221 5053 8888 Telp: +6221 5053 8888 Pendapatan 25.361.411 23.867.804 32.322.651 29.141.994 26.754.050
Penggabungan Usaha :
Safrudin & Rekan bertanggal 10 Desember 2024
Penggabungan Smartfren dan ST ke dalam XL sesuai
Indonesia. Fax: +6221 3156853 Fax: +6221 3156853 Beban
dengan ketentuan Perjanjian Penggabungan Bersyarat Telp: +6221 576 1881 Surel: Surel: corpsec.division@smartfren.com Beban penyusutan (9.073.866) (8.415.931) (11.349.235) (10.570.361) (9.956.227)
Penyelesaian Penggabungan : Penyelesaian Penggabungan Usaha Beban infrastruktur (6.625.576) (6.657.758) (8.995.646) (7.733.947) (7.989.540)
Usaha
Fax: +6221 576 1880 corpsec.division@smartfren.com Website: www.smartfren.com Beban interkoneksi dan beban
Perjanjian Penggabungan : Perjanjian Penggabungan Bersyarat antara Anchor, Axiata Surel: Corpsec@xl.co.id Website: www.smartfren.com langsung lainnya (2.279.474) (2.320.172) (3.172.220) (2.876.477) (1.536.159)
Bersyarat Investments, XL, Stellar, Smartfren, PT Gerbangmas Beban penjualan dan pemasaran (1.589.282) (1.804.566) (2.454.775) (2.617.998) (2.566.963)
Tunggal Sejahtera, Smartfren, ST, dan PT Sinar Mas Situs web: www.xlaxiata.co.id Beban gaji dan kesejahteraan
Tunggal sehubungan dengan Penggabungan Usaha, karyawan (1.257.035) (1.059.278) (1.402.242) (1.325.529) (1.075.801)
tertanggal 10 Desember 2024 Beban umum dan administrasi (313.465) (271.332) (413.040) (352.698) (298.802)
Peraturan OJK No. 31/2015 : Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 Tahun 2015 tentang Beban amortisasi (164.654) (110.058) (157.216) (7.567) -
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Keuntungan/(kerugian) selisih
Peraturan OJK No. 74/2016 :
Emiten atau Perusahaan Publik
Peraturan OJK No. 74/POJK.04/2016 Tahun 2016 tentang
PENGGABUNGAN USAHA DILAKUKAN DENGAN MEMPERHATIKAN kurs - bersih
Keuntungan dari penjualan dan
(9.074) 6.040 12.977 (61.295) 9.506
Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha Perusahaan
Terbuka KEPENTINGAN MASING-MASING PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN sewa-balik menara
Lain-lain
317.156
(155.215)
318.344
(94.880)
424.062
(93.571)
446.805
(35.142)
419.013
230.325
Peraturan OJK No. 9/2018 : Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang
Peraturan OJK No. 15/2020 :
Pengambilalihan Perusahaan Terbuka
Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang
PENGGABUNGAN, MASYARAKAT, DAN PERSAINGAN SEHAT DALAM (21.132.337) (20.409.591) (27.586.758) (25.127.135) (22.764.648)
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Terbuka
MELAKUKAN USAHA, SERTA ADA JAMINAN TETAP TERPENUHINYA HAK 4.229.074 3.458.213 4.721.745 4.007.785 3.989.402
Peraturan OJK No. 17/2020 : Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha PEMEGANG SAHAM DAN KARYAWAN. Biaya keuangan
Penghasilan keuangan
(2.306.212)
57.464
(2.173.850)
70.162
(2.939.979)
100.096
(2.777.385)
111.718
(2.378.186)
87.715
Peraturan OJK No. 42/2020 : Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan Bagian atas (rugi)/laba bersih dari
entitas asosiasi (226.392) (114.579) (191.493) 3.838 8.609
Peraturan OJK No. 3/2021 : Peraturan OJK No. 3/POJK.04/2021
Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal
tentang
RANCANGAN PENGGABUNGAN USAHA INI TELAH DISUSUN (2.475.140) (2.218.267) (3.031.376) (2.661.829) (2.281.862)
BERSAMA OLEH DIREKSI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN MELAKUKAN
Peraturan OJK No. 29/2023 : Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian
Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan
Terbuka Laba sebelum pajak penghasilan 1.753.934 1.239.946 1.690.369 1.345.956 1.707.540
Periode Pembelian Kembali : Jangka waktu di mana Pemegang Saham Penjual dapat
mengajukan formulir pengalihan saham sebagaimana
PENGGABUNGAN SETELAH DISETUJUINYA RANCANGAN Beban pajak penghasilan (419.002) (231.974) (420.069) (231.842) (419.733)
PP 27 :
dijelaskan dalam Bab III
Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1998 tentang PENGGABUNGAN USAHA OLEH DEWAN KOMISARIS XL PADA 9 Laba periode/tahun berjalan 1.334.932 1.007.972 1.284.448 1.114.114 1.287.807
Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan
PP 35 :
Perseroan Terbatas
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang
DESEMBER 2024 DAN OLEH DEWAN KOMISARIS SMARTFREN DAN ST Laba/(rugi) komprehensif lainnya
tidak direklasifikasi ke dalam
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja
dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja
PADA 10 DESEMBER 2024. laba rugi
PP 46 : Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2021 tentang Pos, Keuntungan/(kerugian) dari
Telekomunikasi dan Penyiaran pengukuran
PP 53 : Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2000 tentang
Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit RANCANGAN PENGGABUNGAN USAHA INI TELAH DISETUJUI OLEH kembali program pensiun
manfaat pasti 3.251 7.065 (6.250) 64.721 20.119
DEWAN KOMISARIS SETIAP PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah (Beban)/manfaat pajak penghasilan
No. 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan terkait (1.051) (1.554) 1.375 (14.239) (4.426)
Penyiaran
PP 57 : Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2010 tentang
Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan
PENGGABUNGAN. NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERSETUJUAN DARI Laba/(rugi) komprehensif
lainnya periode/tahun berjalan.
Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat
Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan RUPSLB SETIAP PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN PENGGABUNGAN setelah pajak 2.200 5.511 (4.875) 50.482 15.693
Persaingan Usaha Tidak Sehat
PTW : Penawaran Tender Wajib. sebagaimana didefinisikan
dalam Peraturan OJK No. 9/2018
DAN PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. Jumlah laba komprehensif 1.337.132 1.013.483 1.265.425 1.164.596 1.303.500
Laba yang diatribusikan kepada:
Perusahaan-perusahaan yang : XL. Smartfren dan ST
Melakukan Penggabungan
Perusahaan-perusahaan yang : Smartfren dan ST
Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha ini diterbitkan pada 11 Desember 2024 - Pemilik entitas induk
- Kepentingan nonpengendali
1.316.695
18.237
999.990
7.982
1.256.965
13.335
1.102.366
11.748
1.287.807
-
Menggabungkan Diri
Perusahaan yang Menerima : XL Direktur : Yessie Dianty Yosetya III. XL Home 1.334.932 1.007.972 1.270.300 1.114.114 1.287.807
Penggabungan Direktur : David Arcelus Oses · Rasakan masa depan konektivitas bersama XL SATU
Rancangan Penggabungan : Rancangan Penggabungan Usaha ini disusun bersama Direktur : Abhijit Jayant Navalekar Jumlah laba komprehensif 1.337.132 1.013.483 1.265.425 1.164.596 1.303.500
Usaha oleh Direksi XL, Direksi Smartfren dan Direksi ST dan Direktur : I Gede Darmayusa IV. AXIS
disetujui oleh masing-masing Dewan Komisaris dari Direktur : Rico Usthavia Frans · Paket Suka Suka Laba yang diatribusikan kepada:
setiap Perusahaan yang Melakukan Penggabungan yang · Paket Bronet - Pemilik entitas induk 1.318.895 1.005.501 1.252.090 1.152.848 1.303.500
4. Kegiatan Usaha
akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dalam · Paket Warnet - Kepentingan nonpengendali 18.237 7.982 13.335 11.748 -
RUPSLB masing-masing Perusahaan yang Melakukan (a) Umum · Paket Kuota Aplikasi BOOSTR
Penggabungan XL adalah perusahaan telekomunikasi terintegrasi yang menyediakan layanan data dan · Paket OWSEM
Rasio Pertukaran : Rasio pertukaran penggabungan usaha yang telah digital, layanan suara dan SMS, serta interkoneksi dan layanan telekomunikasi lainnya · Paket TENGGO
Penggabungan Usaha disepakati di mana di mana 1 lembar saham Smartfren kepada pelanggan di Indonesia, yang sebagian besar terdiri dari pelanggan prabayar. XL Laba bersih per saham dan dilusian 101 76 96 103 121
untuk 0,011 lembar saham XL dan 1 lembar saham mengoperasikan dan mempertahankan strategi dua merek (dual-brand) di bawah XL dan (B) Business Solutions
Minoritas ST untuk 0,005 lembar saham pada saat AXIS yang melayani berbagai segmen pasar dengan proposisi produk dan paket harga yang I. Mobile Communication Laporan Arus Kas Konsolidasian
Penyelesaian Penggabungan Usaha sesuai dengan jumlah berbeda. · Paket Seluler yang bisa disesuaikan
modal disetor dan ditempatkan dari masing-masing pihak (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali nilai nominal per saham)
· Private Network
sampai dengan tanggal 30 November 2024 Untuk menjalankan usaha utamanya, XL telah memperoleh lisensi utama yang ditetapkan
dalam Lampiran E. II. Fixed Connectivity 30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Rp : Rupiah Indonesia
· Internet Corporate 2024 2023 2023 2022 2021
RUPS : Rapat Umum Pemegang Saham Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, XL berdedikasi untuk
III. ICT ARUS KAS DARI AKTIVITAS
RUPSLB : Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa memajukan sektor telekomunikasi nasional. Perusahaan mempertahankan fokus yang kuat
· Managed Service OPERASI
RUPST : Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada peningkatan infrastrukturnya untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat akan
konektivitas digital. Sejalan dengan misi ini, XL secara aktif mendukung upaya pemerintah · Data Center Penerimaan dari pelanggan dan
Stellar : PT Wahana Inti Nusantara. PT Global Nusa Data dan PT
Bali Media Telekomunikasi Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur telekomunikasi nasional, khususnya di daerah · SDWAN+ operator lain 25.253.189 23.132.552 31.477.327 28.959.543 25.665.307
Smartfren : PT Smartfren Telecom Tbk terpencil dan yang kurang terlayani. Inisiatif berkelanjutan untuk memperkuat kehadirannya di IV. Internet of Things (IoT) Pembayaran untuk pemasok dan
daerah, terutama di luar Jawa, mencerminkan komitmen ini. · Solusi IoT beban lain (8.880.786) (8.208.316) (13.811.715) (13.417.451) (12.565.939)
ST : PT Smart Telecom
· CONNECTIVITY+ Pembayaran kepada karyawan (1.268.296) (1.093.681) (1.421.867) (1.318.418) (1.175.406)
Tanggal Efektif Penggabungan : Tanggal ketika Menteri Hukum mengeluarkan persetujuan Setelah pendiriannya sebagai operator dominan kedua di Sumatera; XL memperluas fokusnya
atas penggabungan usaha dan pengakuan pemberitahuan ke Kalimantan, yang merupakan lokasi ibu kota baru Indonesia. Pada tahun 2023, XL · FLEETECH
mengenai perubahan komposisi kepemilikan saham · SMART IoT SOLUTIONS Kas yang dihasilkan dari operasi 15.104.107 13.830.555 16.243.745 14.223.674 11.913.962
meningkatkan jaringan Stasiun Pemancar Basis 4G (4G Base Transceiver Station atau “BTS”)
Perusahaan yang Menerima Penggabungan yang di Kalimantan sebanyak 709 unit, yang merupakan peningkatan 12% dari tahun ke tahun, (C) Jaringan
mencerminkan pengendalian bersama oleh Anchor dan sehingga total mencapai 10.245 unit BTS. Perluasan ini bertepatan dengan lonjakan lalu lintas Penghasilan keuangan yang
I. Konsolidasi dan sinergi menara
Stellar. sebesar 21%. Saat ini, XL melayani lebih dari 75% populasi Kalimantan. Dalam hal fiberisasi, diterima 55.025 68.041 98.607 109.252 88.843
II. Dukungan ESG dan optimasi utilitas
USD : Dolar Amerika Serikat perusahaan telah memasang lebih dari 9.500 kilometer serat optik di seluruh wilayah tersebut. Pembayaran pajak penghasilan
III. Pengalaman jaringan berkualitas tinggi dan perluasan jangkauan badan dan pajak final (338.505) (189.753) (246.814) (228.431) (39.548)
UU Antimonopoli : Undang-undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan
Berdampingan dengan Kalimantan, Sulawesi, dan khususnya Sulawesi Selatan, merupakan IV. Penyelarasan transformasi XL sebagai Perusahaan Teknologi & Fokus pada
Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
pasar yang signifikan di mana XL memperluas jangkauannya. Dengan basis pelanggan sebesar Konvergensi
sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. Arus kas bersih yang diperoleh
1.4 juta, XL mengoperasikan 5.400 unit BTS di daerah tersebut. Selain itu, XL juga telah V. Mendukung Peta Jalan Indonesia (Indonesia Emas) untuk transformasi digital
6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah dari aktivitas operasi 14.820.627 13.708.843 16.095.538 14.104.495 11.963.257
memperluas jangkauannya di daerah terpencil seperti Nusa Tenggara Timur (“NTT”) dengan VI. Pelanggan adalah Prioritas Utama (Customer at Heart)
Pengganti Undang-undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta
memfasilitasi peningkatan produktivitas di Pulau Alor yang terisolasi. Selain itu, perusahaan
Kerja menjadi Undang-undang ARUS KAS DARI AKTIVITAS
mengoperasikan 32 lokasi BTS 4G di NTT di bawah peraturan kewajiban pelayanan universal 5. Ikhtisar Keuangan
UU Ketenagakerjaan : Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang (universal service obligation atau “USO”), dalam kemitraan dengan BAKTI, Badan Aksesibilitas INVESTASI
Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah dengan Telekomunikasi dan Informasi, untuk membantu pembangunan daerah. Berikut adalah ikhtisar keuangan XL per 30 September 2024 dan untuk periode sembilan bulan Pembelian aset tetap (7.490.948) (8.059.244) (10.424.633) (8.831.071) (7.292.595)
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023, serta per dan untuk tahun yang berakhir Dividen dari entitas asosiasi - 24.990 24.990 106.239 -
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 2 Fokus utama lainnya dari XL sebagai operator telekomunikasi adalah mengembangkan solusi pada 31 Desember 2023, 31 Desember 2022, dan 31 Desember 2021, yang disajikan dalam Akuisisi entitas baru - - - (2.641.518) -
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang Konvergensi Digital yang menggabungkan Layanan Broadband Tetap dan layanan Selular
Rupiah pada tabel di bawah ini, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian XL. Laporan Penerimaan dari aset lain - - - - 52.208
UU Cipta Kerja : Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan (Fixed Broadband and Mobile services), dikombinasikan dengan penawaran over the top
keuangan konsolidasian Xenon telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto Akuisisi entitas anak. setelah
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 (“OTT”). Dalam mengejar tujuan ini, XL memperkenalkan produk XL SATU pada tahun 2021,
& Rekan (anggota jaringan global PwC) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Institut dikurangi kas yang diperoleh - - - (329.309) -
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang menandai langkah awal yang signifikan untuk menawarkan solusi Konvergensi Digital
yang unggul. Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani Akuisisi bisnis kombinasi dikurangi
UU Pajak Penghasilan : Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak kas yang diperoleh (1.875.000) - - - -
Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang- oleh Lok Budianto,S.E., Ak., CPA untuk laporan keuangan per 30 September 2024 dan untuk
Setelah itu, XL mengokohkan perannya sebagai pelopor dengan melakukan investasi strategis Penerimaan dari penjualan menara - 12.088 12.088 72.869 -
Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan pada PT Link Net Tbk (“Link Net”) pada tahun 2022, yang mana investasi tersebut memberikan periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023 serta per dan untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022, dan ditandatangani oleh Penerimaan dari penjualan aset
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun kesempatan bagi XL untuk memanfaatkan rekam jejak Link Net yang mencakup lebih dari 3 juta tertentu - - - 19.723 -
2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang home passes dan aset konten. Andry Danil Atmadja, S.E., Ak., CPA untuk laporan keuangan per dan untuk tahun yang berakhir
Penerimaan dari penjualan
UU Pasar Modal : Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal pada 31 Desember 2021.
Pada Juni 2023, XL dan Link Net juga menginisiasi proyek untuk lebih memperluas kemampuan aset tetap 2.631 8.664 10.955 104.130 29.289
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 4
XL untuk melayani pasar FTTH melalui upaya penyebaran baru yang telah menghasilkan lebih Laporan posisi keuangan konsolidasian: Penerimaan dari penggantian klaim
Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
dari 600.000 home passes baru pada tahun 2024. Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) asuransi - - - 3.473 280.135
Jasa Keuangan
UU PT : Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Selain itu, pada 4 Februari 2024, XL dan Link Net memperkuat sinergi dan kolaborasi mereka
Terbatas sebagaimana telah diubah dengan Undang- melalui perjanjian yang tidak mengikat untuk mengalihkan bisnis Fixed Broadband (“FBB”) 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember Arus kas bersih yang digunakan
undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan milik Link Net, yang mencakup 750.000 pelanggan residensial, ke XL, bersama dengan 2024 2023* 2022* 2021* untuk aktivitas investasi (9.363.317) (8.013.502) (10.376.600) (11.495.464) (6.930.963)
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 rencana potensial untuk perluasan home pass lebih lanjut. Langkah ini merupakan bagian ASET
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dari transformasi struktural yang lebih luas yang bertujuan untuk memperkuat kehadiran XL ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Undang-undang Bea : Undang-Undang No. 20 Tahun 2000 tentang Bea Perolehan di pasar FBB dan Konvergensi Selular Tetap (Fixed Mobile Convergence atau “FMC”). Proses PENDANAAN
ASET LANCAR
Perolehan Tanah dan Hak atas Tanah dan Bangunan delayering dicapai dengan mendirikan Serve Co dan Fiber Co, dengan XL menyediakan Pembayaran pinjaman jangka
Kas dan setara kas 1.834.557 966.027 5.184.113 2.664.387
Bangunan layanan kepada pelanggan dan Link Net menyediakan infrastruktur serat optik. Perkembangan panjang (314.044) (5.150.000) (5.180.000) (4.740.000) (730.000)
strategis ini menempatkan XL untuk menjadi penyedia FBB dominan di Indonesia. Piutang usaha: Pembayaran bunga pinjaman
Undang-undang Pajak : Undang-Undang No. 42 Tahun 2009 tentang Pajak
Pertambahan Nilai Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa dan Pajak Penjualan - Pihak ketiga 783.900 870.104 491.557 335.437 jangka panjang (393.163) (276.192) (380.999) (525.402) (356.231)
Pada 22 Mei 2024, XL dan Link Net menandatangani Perjanjian Transfer Bisnis B2C, yang
atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah dengan - Pihak terkait 529.785 515.681 246.612 189.068 Pembayaran pokok liabilitas sewa (3.779.719) (3.486.087) (4.327.247) (4.162.419) (3.474.718)
kemudian diubah pada 13 Agustus 2024 (“Perjanjian Pengalihan Usaha”). Berdasarkan
Undang-undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan perjanjian ini, XL akan mengakuisisi dari Link Net, dan Link Net akan mengalihkan ke XL, Piutang lainnya Pembayaran bunga laibilitas sewa (2.122.023) (2.097.315) (2.388.416) (1.763.241) (1.790.150)
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 semua hak dan kepentingan dalam Bisnis B2C milik Link Net. Pada tanggal yang sama, 22 - Pihak ketiga 4.805 15.892 32.976 29.635 Penerimaan dari penjualan dan
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang Mei 2024, XL dan Link Net juga menandatangani Perjanjian Induk Layanan (“Perjanjian Induk - Pihak terkait 297.294 32.928 80.724 55.874 sewa balik - 41.628 41.628 375.627 -
UU PDRD : Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Layanan”). Berdasarkan perjanjian ini, Link Net setuju untuk memasang, mengintegrasikan, Persediaan 155.897 377.884 408.178 156.440 Pembayaran bunga utang obligasi (96.350) (107.632) (143.509) (66.191) (92.383)
sebagaimana diubah dengan UU Cipta Kerja dan menyewakan Jaringan HFC/FTTH dan/atau Fasilitas kepada XL serta menyediakan Pembayaran imbal hasil ijarah (131.073) (154.098) (205.464) (178.694) (200.981)
Pajak prabayar
XL : PT XL Axiata Tbk layanan HFC/FTTH sesuai dengan spesifikasi teknis, tingkat layanan, dan persyaratan Pembayaran sukuk ijarah (398.000) - (149.000) (677.000) (399.000)
- Pajak penghasilan badan - 52.122 74.960 22.838
INFORMASI TENTANG SETIAP PERUSAHAAN PESERTA PENGGABUNGAN kepatuhan yang diuraikan dalam Perjanjian Induk Layanan. Pembayaran utang obligasi (40.000) - (131.000) (191.000) (450.000)
- Pajak lainnya 96.956 30.572 3.455 116.824
A. XL Pasar layanan Broadband Tetap (Fixed Broadband atau “FBB”) dan Konvergensi Selular Dana bersih dari pinjaman jangka
1. Sejarah Singkat Biaya dibayar di muka 2.206.817 4.125.471 3.708.021 3.795.549 panjang 3.333.873 2.717.945 3.477.945 4.455.318 2.497.750
Tetap (Fixed Mobile Convergence atau “FMC”) di Indonesia menawarkan peluang bisnis yang
signifikan dengan potensi masa depan yang menjanjikan. Meskipun permintaan untuk layanan Aset dari kelompok Penerimaan dari sukuk ijarah - - - 1.500.000 -
XL didirikan berdasarkan hukum yang berlaku di Republik Indonesia berdasarkan Akta pembuangan yang
ini terus meningkat, tingkat penetrasi FBB di Indonesia tetap sangat rendah, ketika dibandingkan Penerimaan dari utang obligasi - - - 1.500.000 -
Pendirian No. 55 tanggal 6 Oktober 1989 sebagaimana telah diubah dengan Akta No. 79 diklasifikasikan sebagai
dengan banyak negara di Asia Tenggara. Menanggapi permintaan pasar yang tinggi ini, XL Pembayaran dividen kas (646.346) (549.023) (549.023) (544.078) (338.182)
tanggal 17 Januari 1991. keduanya dibuat di hadapan Rachmat Santoso, Notaris di Jakarta, disimpan untuk dijual - - - 163.444
memutuskan untuk mengakuisisi bisnis residensial milik Link Net. Akuisisi ini sejalan dengan Biaya penerbitan Sukuk ijarah - - - (6.164) -
dengan nama PT Grahametropolitan Lestari dan telah mendapatkan pengesahan berdasarkan Aset lainnya 208.816 186.830 177.762 203.695
visi XL untuk menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia. Melalui transaksi ini, XL Biaya penerbitan utang obligasi - - - (6.684) -
Keputusan Menteri Kehakiman No. C2-515.HT.01.01.Th.91 dan telah diumumkan dalam Berita
bertujuan untuk mengintegrasikan bisnis seluler dan FBB untuk memaksimalkan nilai dan Penerimaan dari penerbitan saham - - - 4.999.812 -
Negara Republik Indonesia No. 90 tanggal 8 November 1991, Tambahan No. 4070. memberikan layanan unggulan kepada pelanggan. Total aset lancar 6.118.827 7.173.511 10.408.358 7.733.191 Biaya penerbitan saham - - - (61.256) (67)
XL mendaftarkan diri di Bursa Efek Jakarta pada September 2005. XL juga telah melakukan investasi strategis pada tahun 2022 untuk meningkatkan
Pada tahun 2005, XL menjadi anak perusahaan dari TM Group. penawaran produk dan layanan terintegrasinya, di mana XL mengakuisisi saham mayoritas ASET TIDAK LANCAR Arus kas bersih yang digunakan
di PT Hipernet Indodata (“Hypernet”), dengan memperoleh 2.805 saham yang mewakili 51% Piutang lain-lain untuk aktivitas pendanaan (4.586.845) (9.060.774) (9.935.085) (91.372) (5.333.962)
Pada tahun 2008, TM Group berhasil menyelesaikan pemisahan usahanya, yang kepemilikan. Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat layanan yang disesuaikan bagi sektor
menghasilkan terbentuknya dua entitas yang berbeda: Telekom Malaysia Berhad dan Anchor - Pihak berelasi - 208.537 201.652 -
korporasi. Kebutuhan digitalisasi di seluruh sektor industri semakin meningkat, dan sebagai Kenaikan/(penurunan) bersih kas
(sebelumnya dikenal sebagai TM International Berhad), Anchor, melalui anak perusahaannya Aset tetap – setelah dikurangi
tanggapannya, XL berkomitmen untuk memperkuat penawaran layanan digitalnya kepada dan setara kas 870.465 (3.365.433) (4.216.147) 2.517.659 (301.668)
TM International (L) Limited, merupakan perusahaan induk dari Indocel Holding Sdn. Bhd. akumulasi penyusutan 62.397.627 63.896.924 60.481.577 51.912.214
klien korporasi. Akuisisi Hypernet adalah bagian penting dari komitmen ini, yang menempatkan
Melalui Indocel Holding Sdn. Bhd., Anchor mengakuisisi seluruh saham Khazanah Nasional perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan korporasi yang terus berkembang. Aset tidak berwujud 6.746.309 6.453.886 5.988.468 5.712.558
Kas dan setara kas pada awal
Berhad di XL. yang mencapai kepemilikan saham sebesar 83.8% pada akhir tahun tersebut. Keahlian Hypernet dalam layanan terkelola akan memainkan peran penting dalam memperkuat Investasi pada rekanan 2.638.088 2.533.736 2.750.218 200.585 periode/tahun 966.027 5.184.113 5.184.113 2.664.387 2.965.589
interaksi XL dengan demografi pelanggan ini, memastikan perusahaan tetap berada di garis Goodwill 6.915.592 6.915.592 6.915.592 6.681.357
XL telah beberapa kali mengubah namanya. Pada tahun 2009, PT Excelcomindo Pratama Tbk
depan dalam penyediaan layanan digital. Aset pajak tangguhan 9.201 6.873 5.779 - Dampak perubahan selisih kurs
diubah menjadi PT XL Axiata Tbk.
Hypernet adalah penyedia layanan terkelola (managed service provider) yang menawarkan Aset lainnya 348.046 505.495 534.084 513.377 terhadap kas dan setara kas (1.935) (1.061) (1.939) 2.067 466
Anggaran Dasar XL telah mengalami beberapa perubahan. Perubahan terakhir Anggaran
rangkaian lengkap Layanan ICT; Konektivitas dan Keamanan. Layanan tersebut mencakup
Dasar XL tercantum dalam Akta Notaris No. 25 tanggal 11 Januari 2024, yang dibuat di penyediaan dan pengelolaan sumber daya ICT, termasuk perangkat lunak dan perangkat Total aset tidak lancar 79.054.863 80.521.043 76.877.370 65.020.091 Kas dan setara kas pada akhir
hadapan Aulia Taufani. S.H.. Notaris di Jakarta Selatan. Akta tersebut telah disetujui oleh keras, penempatan tenaga ahli IT, solusi jaringan dan digital, serta solusi keamanan siber periode/tahun 1.834.557 1.817.619 966.027 5.184.113 2.664.387
Menteri Hukum Republik Indonesia yang dibuktikan dengan Surat Keputusan No. AHU- yang komprehensif. Integrasi Hypernet dirancang untuk meningkatkan kemampuan XL Axiata
0002813.AH.01.02.Tahun 2024. TOTAL ASET 85.173.690 87.694.554 87.285.728 72.753.282 B. SMARTFREN
Business Solutions, yang berfokus pada segmen perusahaan.
XL berdomisili di Jakarta Selatan. Alamat lengkap XL yang terdaftar adalah XL Axiata Tower. Kantor Pusat XL berlokasi di XL Axiata Tower, Jl. H.R. Rasuna Said X-5 Kav. 11-12, Kuningan 1. Sejarah Singkat
LIABILITAS DAN EKUITAS
Jl. H.R. Rasuna Said X-5 Kav. 11-12. Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950. Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950, Indonesia.
Indonesia. Smartfren didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia dengan nama PT Mobile-8
Per 31 Desember 2023, pusat layanan pelanggan XL tersebar di 92 lokasi di seluruh Indonesia, LIABILITAS JANGKA
Telecom berdasarkan Akta Pendirian No. 11 tanggal 2 Desember 2002. dibuat di hadapan Imas
2. Struktur Modal dan Kepemilikan Saham termasuk kantor penjualan yang berada di Pulau Sumatera dan Jawa. PENDEK
Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, Akta tersebut disetujui oleh Menteri Hukum berdasarkan
Struktur modal dan kepemilikan saham XL saat ini berdasarkan Akta No. 49 tanggal 25 Januari Berikut adalah peristiwa penting dalam perkembangan jaringan dan karyawan XL adalah Utang usaha:
Keputusan No. C-24156 HT.01.01.TH.2002 tanggal 16 Desember 2002 dan telah didaftarkan
2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani. S.H., Notaris di Jakarta Selatan, adalah sebagai sebagai berikut: - Pihak ketiga 7.206.443 9.137.540 11.064.092 10.358.362
di Kantor Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat dengan No. 0285/BH.09.05/II/2003 tanggal 6
berikut: Sejak tahun 2019, perusahaan ini telah berfokus pada pengembangan infrastruktur jaringannya - Pihak berelasi 340.150 244.960 273.191 279.635 Februari 2003 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18 tanggal 3
Nilai Nominal Saham Biasa @ Rp 100 per saham dengan melakukan transisi dari teknologi 3G ke teknologi 4G LTE yang lebih canggih. Pada Utang Pajak
Deskripsi Maret 2003, Tambahan No. 1772.
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) % tahun 2021, XL memulai migrasi sistematis basis pelanggan 3G-nya ke jaringan 4G LTE.
- Pajak penghasilan badan 158.096 57.820 4.135 -
Modal Dasar 22.650.000.000 2.265.000.000.000 Perubahan taktis ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi 3G yang Smartfren telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.
sudah usang dan mengoptimalkan penggunaan spektrum. Selain itu, XL menjadi operator - Pajak lainnya 83.518 129.367 149.589 66.515
Modal Ditempatkan dan Disetor:
pertama di Indonesia yang memperkenalkan layanan 4.5G dengan memanfaatkan pita Biaya yang masih harus dibayar 461.330 632.905 563.303 593.052 Smartfren telah berganti nama pada tahun 2011, yang awalnya dikenal sebagai PT Mobile-8
Axiata Investments 8.697.163.762 869.716.376.200 66,53
frekuensi 1.800 MHz. Langkah inovatif ini menegaskan komitmen XL dalam menyediakan Pendapatan tangguhan 2.354.963 2.736.245 2.964.546 2.871.994 Telecom Tbk dan diubah menjadi PT Smartfren Telecom Tbk berdasarkan Akta No. 90 tanggal
Publik (pemilikan < 5%) 4.431.266.903 443.126.690.300 33,47
solusi telekomunikasi terkini bagi pelanggannya. 28 Maret 2011, yang dibuat di hadapan Linda Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, yang akta
Total Modal Ditempatkan dan 13.071.942.865 1.307.194.286.500 100 Liabilitas imbalan kerja jangka
Disetor1 Dalam mencapai posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor telekomunikasi, pendek 241.945 305.275 367.320 358.388 tersebut disetujui oleh Menteri Hukum berdasarkan Keputusan No. AHU-16947.AH.01.02.
Total Saham yang Belum 9.521.569.335 952.156.933.500 - XL menyadari pentingnya keberadaan karyawannya sebagai tulang punggung kinerja dan Tahun 2011 tanggal 4 April 2011 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
Provisi 36.477 52.582 65.944 127.911
Diterbitkan kesuksesan perusahaan. XL telah menekankan dan menerapkan berbagai program serta No. 66 tanggal 16 Agustus 2012, Tambahan No. 37776.
strategi yang berorientasi pada kesejahteraan karyawannya. Diantaranya adalah keberadaan Bagian lancar dari pinjaman
Berdasarkan daftar pemegang saham tertanggal 30 November 2024 yang diterbitkan oleh PT jangka panjang
skema remunerasi yang adil dan wajar, yang didasarkan pada prinsip “3P”, yaitu posisi, Anggaran Dasar Smartfren telah diubah beberapa kali. Perubahan terbaru Anggaran Dasar
Datindo Entrycom (selaku Biro Administrasi Efek) sebagaimana dipublikasikan pada situs web
individu dan kinerja (position, person, and performance), serta mempersiapkan dana pensiun - Kewajiban sewa 5.774.588 6.022.836 5.296.565 4.531.327 Smartfren diatur dalam (i) Akta Notaris No. 40 tanggal 11 September 2020, yang dibuat di
BEI, daftar pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih pada Perusahaan per 30 November
bagi karyawan tetap dengan tujuan memberikan ketenangan pikiran dan kepastian kepada - Pinjaman 2.424.815 415.892 5.342.445 877.461 hadapan Antonius Wahono Prawirodirjo, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah disetujui
2024 adalah sebagai berikut:
karyawan dalam pekerjaan mereka. oleh Menteri Hukum Republik Indonesia sebagaimana dibuktikan dengan Surat Keputusan
Nama Jumlah Saham Persentase - Sukuk ijarah 679.680 397.965 148.869 676.650
XL memprioritaskan pengalaman optimal bagi tenaga kerjanya dengan mengintegrasikan - Utang obligasi 733.821 39.997 130.879 190.974 No. AHU-0069497.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 8 Oktober 2020 dan Penerimaan
Axiata Investments 8.697.163.762 66,53
metrik e-NPS ke dalam berbagai prosedur sumber daya manusia, termasuk rekrutmen, Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0396156 tanggal 8 Oktober
3. Manajemen dan Pengawasan orientasi, klaim medis, penggantian biaya, penggajian, pelatihan, dan fasilitas tempat kerja. Liabilitas terkait kelompok
lepasan yang dimiliki untuk 2020 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 25 tanggal 26 Maret
(a) Rapat Umum Pemegang Saham Pendekatan ini juga mencakup kolaborasi antar-departemen dalam divisi seperti pengadaan,
dijual - - - 21.652 2021, Tambahan No. 11358; dan (ii) Akta Notaris No. 33 tanggal 30 November 2023, yang
bantuan hukum, administrasi kontrak, distribusi saluran, dan dukungan helpdesk IT. Pada tahun
XL terakhir menyelenggarakan RUPST pada tanggal 3 Mei 2024 pukul 08.30 Waktu Indonesia 2023, skor rata-rata e-NPS XL mencapai 70.7%; setara dengan standar global dalam industri Jumlah liabilitas jangka pendek 20.495.826 20.173.384 26.370.878 20.953.921 dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., Notaris di Jakarta, Akta tersebut telah
Barat. dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada tanggal 11 Januari teknologi tinggi. disetujui oleh Menteri Hukum yang dibuktikan dengan Surat Keputusan No. AHU-0074880.
2024 pukul 10.05 Waktu Indonesia Barat. AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 1 Desember 2023 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Sebagai hasil dari upaya ini; sepanjang tahun 2023, XL berhasil meningkatkan kesejahteraan LIABILITAS JANGKA
Ringkasan risalah RUPS tersedia di situs web XL dan BEI. dan pengalaman kerja karyawannya, yang menghasilkan berbagai pencapaian yang signifikan, PANJANG Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.09-0191442 tanggal 1 Desember 2023 dan telah diumumkan
termasuk peningkatan produktivitas dan motivasi di antara staf, kualitas kerja yang lebih baik, Liabilitas sewa 28.171.407 29.790.610 26.553.293 20.845.080 dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 4 tanggal 12 Januari 2024, Tambahan No. 1465.
(b) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
dan retensi karyawan yang mengesankan dengan tingkat perputaran karyawan yang sangat
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Akta No. 4 tanggal 3 Mei 2024 yang dibuat rendah. Pinjaman jangka panjang 6.627.807 5.609.008 2.411.205 7.156.544 Perubahan terbaru atas modal dasar. ditempatkan dan disetor penuh Smartfren diatur dalam
di hadapan Aulia Taufani. S.H., Notaris di Jakarta Selatan, adalah sebagai berikut: Sukuk ijarah 1.286.439 1.964.422 2.360.826 1.016.533 Akta Notaris No. 62 tanggal 29 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina,
(b) Produk-Produk
Utang obligasi 945.288 1.677.304 1.715.691 354.069 S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum yang
Dewan Komisaris (A) Konsumen
Pendapatan tangguhan 116.610 211.840 627.481 1.050.356 dibuktikan dengan Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0127114 tanggal 31 Mei
Presiden Komisaris : Dr. Muhamad Chatib Basri I. XL
Komisaris Independen : Julianto Sidarto 2024.
· ESIM Liabilitas pajak tangguhan 585.642 609.719 532.601 338.829
Komisaris Independen : Yasmin Binti Aladad Khan · Akrab Smartfren berdomisili di Jakarta Pusat. Alamat lengkap Smartfren yang terdaftar adalah
Liabilitas imbalan kerja jangka
Komisaris Independen : Didi Syafruddin Yahya · Kartu SIM panjang 262.164 249.688 191.205 271.077 Jl. H. Agus Salim No. 45, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
Komisaris : Vivek Sood · Poin XL dan Penghargaan XL
Imbalan kontinjensi - 23.113 23.113 - 2. Struktur Modal dan Kepemilikan Saham
Komisaris : Dr. Hans Wijayasuriya
II. XL Prioritas: Tingkatkan Gaya Hidup Digital Anda dengan XL Prioritas Provisi 979.926 915.449 745.819 678.128
Komisaris : Nik Rizal Kamil bin Nik Ibrahim Kamil Modal dan struktur kepemilikan saham Smartfren saat ini berdasarkan Akta No. 62 tanggal
· My PRIO Unlimited
Direksi · My PRIO Deal 29 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., Notaris di Jakarta, dan
Direktur Utama : Dian Siswarini · PRIO Go+ Jumlah liabilitas jangka daftar pemegang saham tertanggal 30 November 2024 yang dikeluarkan oleh PT Sinartama
Direktur : Feiruz Ikhwan Bin Abdul Malek · Prio Club panjang 38.975.283 41.051.153 35.161.234 31.710.616 Gunita (sebagai Biro Administrasi Efek) adalah sebagai berikut:
Page 2
INVESTOR DAILY – RABU 11 DESEMBER 2024 |9
Nilai Nominal Saham Seri A @ Rp 2.000 per saham (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali laba dasar per saham) Direktur (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali laba dasar per saham)
Nilai nominal Saham Seri B @ Rp 1.000 per saham Presiden Direktur : Merza Fachys
Nilai nominal Saham Seri C @ Rp 100 per saham 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember Direktur : Andrijanto Muljono 30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Deskripsi Direktur : Marco Paul Iwan Sumampouw
Nilai nominal Saham Seri D @ Rp 50 per saham 2024 2023 2022 2021 2024 2023 2023 2022 2021
JUMLAH EKUITAS 21.730.610 15.672.655 15.759.512 12.653.442 Direktur : Antony Susilo Biaya bunga dan biaya keuangan
Nilai nominal
Jumlah Saham % yang dibayarkan (826.716) (634.306) (889.049) (645.299) (523.023)
(Rupiah) 4. Kegiatan Bisnis
Modal Dasar JUMLAH LIABILITAS DAN
(a) Umum
Saham Seri B 4.920.163.085 4.920.163.085.000 0,31 EKUITAS 42.498.644 45.044.801 46.492.367 43.357.850 Kas bersih yang dihasilkan dari
ST menjalankan bisnisnya di bidang layanan telekomunikasi yang menyediakan
Saham Seri C 400.997.351.775 40.099.735.177.500 24,97 kegiatan operasi 2.354.499 3.334.951 3.250.386 1.633.295 1.982.841
Laporan Kerugian dan Laba: jaringan seluler dan layanan telepon internet untuk keperluan publik.
Saham Seri D 1.199.130.289.870 59.956.514.493.500 74,66
Total Modal Dasar 1.606.059.598.352 107.000.000.000.000 100 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali laba dasar (kerugian) per saham) Pada awal tahun 2011, Smartfren menginisiasi aksi korporasi untuk meningkatkan
Modal Ditempatkan dan Disetor: modal ditempatkan dan disetor penuh untuk akuisisi ST. Tujuan dari akuisisi ST ARUS KAS DARI KEGIATAN
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember adalah untuk menciptakan sinergi dengan ST dalam banyak aspek, antara lain INVESTASI
Saham Seri A 1.011.793.622 2.023.587.244.000
2024 2023 2023 2022 2021 dalam mengembangkan infrastruktur jaringan, meningkatkan efisiensi operasional, Hasil penjualan investasi saham 10.685 - - - -
Masyarakat (masing-masing 1.011.793.622 2.023.587.244.000 0,212
memegang < 5%) Pendapatan usaha 8.543.086 8.629.536 11.655.708 11.202.579 10.456.829 memperluas saluran pemasaran dan distribusi, serta beroperasi dengan satu nama Hasil dari uang muka penjualan
merek tunggal yaitu “Smartfren”. properti dan peralatan - - 193.345 - -
Saham Seri B 4.920.163.085 4.920.163.085.000
Beban usaha Hasil bersih dari penjualan properti
PT Bali Media Telekomunikasi 1.108.319.438 1.108.319.438.000 0,232 Untuk menjalankan bisnis utamanya, ST telah memperoleh izin utama yang tercantum
Penyusutan dan amortisasi 3.811.077 3.489.363 4.602.252 4.401.421 3.852.584 dan peralatan 8.504 216.816 574.633 93.328 102.649
PT Global Nusa Data 1.235.700.542 1.235.700.542.000 0,259 dalam Lampiran D.
Operasi. pemeliharaan dan jasa Hasil bersih dari penjualan aset
PT Wahana Inti Nusantara 1.425.646.629 1.425.646.629.000 0,299
telekomunikasi 3.076.857 2.867.269 3.924.821 3.729.403 3.844.307 Kantor Pusat ST berlokasi di Jl. H. Agus Salim No. 45, Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng, tak berwujud 110 - - - -
Publik (masing-masing memegang 1.150.496.476 1.150.496.476.000 0,241
Penjualan dan pemasaran 1.115.145 1.125.755 1.480.839 1.324.951 1.301.198 Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Akuisisi aset tidak berwujud (6.750) (172.186) (172.763) (13.534) (356.615)
< 5%)
Karyawan 557.768 672.001 881.215 901.976 970.654 Pembayaran uang muka (198.345) (1.724.240) (1.974.578) (613.763) (628.807)
Saham Seri C 329.456.517.667 32.945.651.766.700 (b) Produk
Umum dan administrasi 146.342 155.966 222.879 221.706 240.897 ST menyediakan layanan yang berfokus pada data seluler yang menargetkan pemuda Bunga yang dibayarkan
Jumlah beban usaha 8.707.189 8.310.354 11.112.006 10.579.457 10.209.640 dan pekerja profesional. yang dijelaskan sebagai berikut: dikapitalisasi untuk properti dan
PT Bali Media Telekomunikasi 54.657.297.419 5.465.729.721.900 11,466 peralatan (326.721) (308.714) (431.400) (251.220) (228.157)
PT Global Nusa Data 78.544.241.612 7.854.424.161.200 16,477 (A) Paket Pemula, terdiri dari:
I. Kartu SIM Reguler (Kartu Perdana Tanpa Batas. Kartu Perdana Nonstop Tanpa Akuisisi properti dan peralatan (1.649.921) (538.949) (691.237) (841.530) (597.693)
PT Wahana Inti Nusantara 47.276.677.771 4.727.667.777.100 9,917 Laba usaha (164.103) 319.182 543.702 623.122 247.189
Batas, Kartu Perdana Kuota/Volume Data, dan Kartu Perdana Khusus untuk Hasil dari pelepasan anak
PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera 44.708.371.873 4.470.837.187.300 9,379 perusahaan - - - 19 -
Masyarakat (masing-masing meme- 104.269.928.992 10.426.992.899.200 21,873 Penghasilan (beban) lain-lain segmen tertentu);
II. eSIM (eSIM Unlimited Combo, eSIM Unlimited Nonstop, dan eSIM Postpaid Hasil yang dapat diatribusikan dari
gang < 5%) Keuntungan atas perubahan
Elite); dan proporsi hak yang dialihkan kepada
Saham Seri D 141.315.330.090 7.065.766.504.500 kewajiban - - 545.084 - -
pembeli-lessor - - - - 39.750
Keuntungan (kerugian) pada valuta III. Bundling Starter Pack (Kartu Perdana khusus disediakan untuk program
PT Bali Media Telekomunikasi 140.489.122.682 7.024.456.134.100 29,471 Investasi di asosiasi - - - - (658.078)
asing - bersih 37.867 338.331 338.269 (206.092) (35.448) bundling dengan hampir semua merek ponsel di Indonesia).
Masyarakat (masing-masing meme- 826.207.408 41.310.370.400 0,173
Keuntungan dari penjualan (B) Paket Data, terdiri dari:
gang < 5%) Kas bersih yang digunakan
dan pembuangan properti dan I. Prabayar (Unlimited Daily, Unlimited NonStop, Kuota/Volume dan Paket Data
Total Modal Ditempatkan dan 476.703.804.464 46.955.168.600.200 100 dalam kegiatan investasi (2.162.438) (2.527.523) (2.502.000) (1.626.700) (2.326.951)
peralatan – bersih 7.723 26.866 162.384 18.850 22.247 Khusus);
Disetor
Keuntungan (kerugian) dari utang II. Elite Pascabayar (Unlimited Daily, Unlimited Nonstop, dan Kuota/Volume); dan
Saham di Portofolio ARUS KAS DARI KEGIATAN
obligasi/liabilitas derivatif - bersih 116.093 11.249 205.211 28.900 10.900 III. Roaming (Paket Data Roaming Prabayar dan Paket Data Roaming
Saham Seri A - - PEMBIAYAAN
Pendapatan bunga 26.574 2.526 4.576 5.038 11.296 Pascabayar).
Saham Seri B - - Hasil setoran untuk pembelian
Keuntungan (kerugian) dari (C) Add-On, terdiri dari:
Saham Seri C 71.540.834.108 52.890.747.989.000 I. Paket Data Tambahan (Paket Video, Booster Unlimited, Paket Gaming, Paket saham di masa depan 1.350.000 117.432 117.432 1.157.260 792.328
investasi saham (50.181) (415.856) (467.838) 1.642.213 118.735
Saham Seri D 1.129.355.793.888 60.044.831.399.800 Streaming Musik, Paket Media Sosial, Paket Edukasi, dan Paket Conference Hasil dari fasilitas pinjaman 281.034 5.247.085 6.019.411 1.118.862 121.737
Biaya bunga dan biaya keuangan
Total Saham di Portofolio Call) dan berbagai layanan tambahan (VAS) lainnya; dan Pembayaran fasilitas pinjaman (97.803) (4.986.153) (5.002.330) (1.216.870) (1.082.949)
lainnya (974.716) (926.627) (1.278.193) (1.048.163) (962.671)
Berdasarkan daftar pemegang saham tertanggal 30 November 2024 yang diterbitkan oleh Lainnya - bersih 57.274 19.833 31.944 12.608 21.469 II. Call & SMS (Paket Smart Ngobrol dan Panggilan Internasional). Pembayaran kewajiban sewa (1.694.426) 1.184.079 (1.919.719) (1.192.120) (787.891)
PT Sinartama Gunita (sebagai Biro Administrasi Efek) yang dipublikasikan di situs web BEI, Penghasilan (Pengeluaran) (D) Perangkat, yaitu bundling perangkat yang bekerja dengan hampir semua merek Hasil yang dapat diatribusikan dari
daftar pemegang saham Smartfren 5% ke atas adalah sebagai berikut: Lainnya – Bersih (779.366) (966.176) (458.563) 453.354 (813.473) smartphone yang menggunakan kartu perdana Smartfren. proporsi hak pakai atas aset dasar
(E) Broadband, terdiri dari Modem Wi-Fi dan Smart Home. yang dipertahankan - - - - 1.038.191
Nama Jumlah Saham Persentase
Dana hasil penerbitan modal
PT Bali Media Telekomunikasi 196.254.739.539 41,169 Laba (Rugi) sebelum Pajak (943.469) (646.994) 85.139 1.076.476 (566.284) 5. Ikhtisar Keuangan anak usaha - - - - 6
PT Global Nusa Data 79.779.942.154 16,736 Berikut ini adalah ikhtisar keuangan ST untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31
PT Wahana Inti Nusantara 48.702.324.400 10,216 Biaya pajak tangguhan 64.271 47.337 (194.091) (12.171) 130.959 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023, dan periode sembilan bulan
Kas bersih (yang digunakan)
PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera 44.708.371.873 9,379 Item yang tidak akan direklasifikasi yang berakhir pada 30 September 2024 berdasarkan laporan keuangan ST yang diaudit
yang diperoleh dari kegiatan
3. Manajemen dan Pengawasan selanjutnya ke laba rugi oleh kantor akuntan Mirawati Sensi Idris (Moore), akuntan publik yang bertanggung jawab pembiayaan (161.195) (805.715) (785.206) (132.868) 81.422
(a) Rapat Umum Pemegang Saham adalah Ario Bulan Awalia.
Smartfren menyelenggarakan RUPST 2024 pada tanggal 25 Juni 2024 pukul 14.29 – 16.01 Laba (Rugi) untuk tahun berjalan (1.007.740) (599.657) (108.952) 1.064.305 (435.325)
Neraca: Kenaikan (penurunan) bersih kas
Waktu Indonesia Barat. dan setara kas 30.866 (1.963) (36.820) (126.273) (262.688)
Pengukuran ulang kewajiban (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali nilai nominal per saham)
Risalah ringkasan RUPST tersedia secara permanen di situs web Smartfren. Kas dan setara kas pada awal
manfaat pasti 3.171 31.481 28.315 14.734 30.259 periode 127.334 164.228 164.228 285.343 547.447
Bagian dari pendapatan 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
(b) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi 2024 2023 2022 2021 Pengaruh perubahan nilai tukar
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Akta No. 33 tanggal 30 November komprehensif lainnya dari rekanan - - - 689 1.999 mata uang asing (65) (116) (74) 5.206 584
Pajak yang berkaitan dengan ASET
2023 yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, ASET LANCAR Penyesuaian kas dan setara kas
adalah sebagai berikut: penghasilan komprehensif lainnya (698) (6.926) (6.229) (2.802) (7.097) akibat hilangnya kendali atas anak
Item yang akan diklasifikasikan Kas dan setara kas 158.135 127.334 164.228 285.343
perusahaan - - - (48) -
Dewan Komisaris ulang selanjutnya menjadi untung Piutang dagang
Presiden Komisaris : Darmin Nasution atau rugi Pihak terkait 283.032 306.918 249.654 149.376
Wakil Presiden Komisaris : Fery Salman Kas dan setara kas pada akhir
Bagian dari pendapatan Pihak ketiga 109.473 105.783 66.875 49.976
periode 158.135 166.075 127.334 164.228 285.343
Komisaris/Independen : Ketut Sanjaya komprehensif lainnya dari rekanan - - - 939 276 Piutang lainnya
Direktur Pajak yang berkaitan dengan Pihak terkait 3.130 10.433 25.580 35.666 PENJELASAN TENTANG RANCANGAN PENGGABUNGAN USAHA
Presiden Direktur : Merza Fachys penghasilan komprehensif lainnya - - - 61 (61) Pihak ketiga 34.169 50.170 4.072 875
A. LATAR BELAKANG UMUM
Direktur : Andrijanto Muljono Penghasilan komprehensif lainnya Persediaan 65.313 93.707 275.475 519.394
Direktur : Shurish Subbramaniam setelah pajak 2.473 24.555 22.086 13.621 25.376 Pajak prabayar 7.087 5.084 18.991 40.724 Penggabungan yang diusulkan antara XL, Smartfren dan ST memiliki manfaat strategis,
Direktur : Antony Susilo Total laba komprehensif Biaya prabayar 677.255 1.712.376 1.526.214 725.981 operasional dan keuangan yang signifikan dan memberikan kesempatan untuk menciptakan nilai
Direktur : Marco Paul Iwan Sumampouw (kerugian) (1.005.267) (575.102) (86.866) 1.077.926 (409.949) Investasi saham 1.897.344 1.957.990 2.425.828 - yang signifikan bagi kedua perusahaan, pemegang saham masing-masing, pelanggan mereka dan
4. Kegiatan Usaha Aset lancar lainnya 17.880 1.005.645 15.410 14.390 untuk semua pemangku kepentingan lain yang terlibat.
Laba (rugi) untuk periode yang
(a) Umum dapat diatribusikan kepada: Penggabungan ini akan menciptakan Perusahaan yang Menerima Penggabungan dengan skala
Total aset lancar 3.252.818 5.375.440 4.772.327 1.821.725
Pemilik perusahaan induk (1.007.703) (599.638) (108.926) 1.064.229 (435.329) yang lebih besar dan struktur biaya yang lebih efisien, memungkinkannya untuk mempercepat
Smartfren menjalankan bisnisnya di bidang operator jaringan dan layanan investasi dalam jaringannya, meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan inovasi produk dan
telekomunikasi di wilayah Indonesia. Kepentingan non-pengendali (27) (19) (26) 75 4 ASET TIDAK LANCAR
(1.007.740) (599.657) (108.952) 1.077.926 (435.325) layanan dengan cara yang tidak mungkin dilakukan oleh XL, Smartfren atau ST secara mandiri.
Aset pajak tangguhan 340.760 221.794 530.568 654.987
Untuk menjalankan usaha utamanya. Smartfren telah memperoleh lisensi utama yang Total laba (rugi) konfensif yang Properti dan peralatan 32.300.077 29.548.277 26.382.175 25.128.047 Alasan dan Tujuan Penggabungan
ditetapkan dalam Lampiran D. dapat diatribusikan kepada: Aset tidak berwujud 4.559.730 4.780.299 349.804 402.393 Penggabungan yang diusulkan dari XL, Smartfren dan ST memiliki manfaat strategis, operasional,
Kantor Pusat Smartfren berlokasi di Jl. H. Agus Salim No. 45, Menteng, Jakarta Pusat Pemilik perusahaan induk (1.005.230) (575.083) (86.840) 1.077.850 (409.953) Kemajuan jangka panjang 1.653.192 3.517.261 3.629.223 3.265.539
Kepentingan non-pengendali (37) (19) (26) 76 4 dan keuangan yang signifikan sebagai berikut:
Indonesia 10340. Biaya prabayar jangka panjang 23.910 29.097 36.649 38.637
(1.005.267) (575.102) (86.866) 1.077.926 (409.949) Investasi di saham - - - 779.088 1. Penggabungan Usaha akan menciptakan entitas yang secara komersial lebih kuat dan lebih
Smartfren memiliki beberapa wilayah operasional dan galeri untuk mendukung
Pendapatan dasar (kerugian) Aset lainnya 8.937 22.751 24.964 20.177 tangguh di pasar telekomunikasi Indonesia. Penggabungan yang diusulkan akan memberikan
operasional bisnisnya secara nasional, saat ini area operasional dan galeri tersebut
per saham (2.43) (1.79) (0.32) 3.35 (1.39) manfaat strategis, operasional, dan finansial yang signifikan yang akan memungkinkan
berada di 51 lokasi di seluruh Indonesia.
Total aset tidak lancar 38.886.606 38.119.479 30.953.383 30.288.868 entitas gabungan untuk memberikan nilai yang signifikan kepada semua pemegang saham.
(b) Produk Laporan Arus Kas
Penggabungan ini juga menghadirkan kesempatan penting untuk menstabilkan dan mendorong
(A) Solusi konektivitas, terdiri dari: (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) persaingan yang lebih berkelanjutan di seluruh pasar;
TOTAL ASET 42.139.424 43.494.919 35.725.710 32.110.593
I. Mobilitas (Paket Perusahaan. Paket Data MIFI, Paket Data Wibox, Paket Data 2. Penggabungan Usaha ini akan mendorong konsolidasi menara yang signifikan,
Massal, dan Bundling Perangkat); 30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember mengoptimalkan penggunaan infrastruktur meningkatkan efisiensi operasional. penghematan
2024 2023 2023 2022 2021 KEWAJIBAN
II. Internet Jalur Tetap (Internet Khusus yang mendukung dan menyediakan biaya, dan peningkatan keandalan jaringan. Selain itu, konsolidasi ini akan mendukung inovasi
ARUS KAS DARI KEGIATAN KEWAJIBAN LANCAR
konektivitas tanpa hambatan untuk IP publik statis); dan memperkuat kapasitas jaringan secara keseluruhan, memastikan kualitas layanan yang
OPERASI Utang dagang dan utang
III. Jaringan (Managed SD-WAN, menyediakan layanan SD1 dan SSI dalam unggul dan jangkauan yang lebih luas, yang sangat penting untuk mendukung permintaan
Tanda terima tunai dari pelanggan 8.368.244 8.413.360 11.497.380 11.386.678 10.394.126 dagang lainnya
bentuk kinerja dan keamanan jaringan); penerapan 5G yang terus meningkat;
Uang tunai dibayarkan kepada Pihak terkait 661.971 760.244 236.606 490.464
(B) Konferensi Terpadu dan Komunikasi Terpadu (menyediakan sistem konferensi 3. Penggabungan Usaha ini akan secara signifikan meningkatkan kualitas jaringan dan
karyawan (462.074) (486.397) (659.844) (578.409) (592.401) Pihak ketiga 911.419 910.370 1.636.593 2.268.599
satu sentuhan. layanan platform komunikasi konferensi video & suara yang
Pajak yang harus dibayar 59.881 146.493 62.099 36.662 memperluas jangkauan dengan mengintegrasikan aset jaringan Smartfren. Konsumen dapat
disederhanakan); Uang tunai dibayarkan kepada
pemasok (4.430.798) (4.138.768) (6.995.172) (7.173.455) (6.190.376) Akrual 717.174 938.463 1.247.622 1.524.316 memanfaatkan jangkauan yang diperluas ini tidak hanya akan mengoptimalkan jangkauan
(C) Pesan Terpadu (WhatsApp untuk Bisnis, A2P Lokal & Internasional, SMS Massal,
Kas bersih yang dihasilkan dari Pendapatan yang tidak diterima 648.342 682.660 140.757 139.586 jaringan tetapi juga memastikan pengalaman jaringan yang mulus dan berkinerja tinggi
Cloud Talk);
(D) Layanan Pembuat Web untuk Paket Pemasaran dan Produktivitas Office 365 operasi 3.475.372 3.788.195 3.842.364 3.634.814 3.611.349 Kemajuan 157.816 456.574 362.860 92.405 bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya gabungan,
(Termasuk layanan kolaboratif dan produktivitas tambahan, dan memastikan Bunga diterima 26.585 2.530 4.581 5.274 11.043 Bagian saat ini: entitas yang digabungkan akan meningkatkan kapasitas jaringan dan keandalan layanan,
keamanan solusi cloud); Tanda terima tunai dari Pinjaman yang harus memberikan konektivitas yang unggul dan memungkinkan posisi yang lebih kompetitif di pasar
(E) Layanan ICT dan Bizcloud (implementasi layanan profesional dan layanan pengembalian pajak 11.115 896 896 7.569 116.541 dibayarkan 245.649 117.485 1.108.316 1.058.427 telekomunikasi yang berkembang pesat;
terkelola); dan Pajak prabayar yang dibayarkan (3.871) (7.235) (7.350) (4.549) (875) Kewajiban sewa 2.254. 628 2.425.587 1.327.757 1.248.387 4. Penggabungan Usaha ini akan menandai langkah penting dalam memajukan agenda digital
(F) Solusi Internet of Things (IoT), layanan pengumpulan dan analisis data real-time Biaya bunga dan biaya keuangan Indonesia dan mendukung agenda nasional dalam mempromosikan distribusi infrastruktur
untuk Industri Cerdas (Smart Industries) (manufaktur, pembangunan rumah, yang dibayarkan (1.015.760) (934.937) (1.204.748) (1.005.020) (866.819) Total kewajiban lancar 5.656.880 6.437.876 6.122.610 6.858.846 digital yang merata di seluruh negeri. Penguatan jangkauan jaringan dan peluncuran
pertambangan). berkelanjutan akan menjadi kunci dalam mendorong ekosistem digital lokal yang inklusif dan
5. Ikhtisar Keuangan Kas bersih yang disediakan oleh KEWAJIBAN TIDAK LANCAR berkelanjutan.
kegiatan operasi 2.493.441 2.849.449 2.635.743 2.638.088 2.871.239 Porsi jangka panjang - bersih
B. PROSEDUR PENGGABUNGAN USAHA
Berikut ini adalah ikhtisar keuangan Smartfren untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 dari porsi saat ini:
Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023 dan periode sembilan bulan yang ARUS KAS BERSIH DARI Pinjaman yang harus 1. Transaksi Penggabungan Usaha
berakhir pada 30 September 2024 berdasarkan laporan keuangan Smartfren yang diaudit KEGIATAN INVESTASI dibayarkan 5.753.167 5.700.008 3.855.962 3.848.257 Penggabungan Usaha antara XL, Smartfren dan ST merupakan penggabungan
oleh kantor akuntan Mirawati Sensi Idris (Moore), akuntan publik yang bertanggung jawab Kewajiban sewa 9.000.145 9.207.025 7.343.269 7.068.435 usaha antara tiga perseroan terbatas untuk membentuk Perusahaan yang Menerima
Hasil bersih dari penjualan properti
adalah Ario Bulan Awalia Noor. dan peralatan 9.418 217.537 626.034 94.493 103.383 Kewajiban tunjangan karyawan 105.529 133.410 141.802 134.854 Penggabungan yang menghasilkan efisiensi operasional, efisiensi ekonomi, dan
Neraca: Hasil dari uang muka penjualan jangka panjang pengurangan biaya. Penggabungan juga akan memperkuat strategi bisnis secara
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali laba dasar per saham) properti dan peralatan - - 216.101 - - Kewajiban non-lancar lainnya 240.494 602.524 727.183 69.634 keseluruhan dan memperkuat struktur permodalan.
Hasil penjualan investasi saham 13.585 76.195 76.195 - -
XL akan menjadi Perusahaan yang Menerima Penggabungan dan Smartfren dan ST akan
30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember Hasil bersih dari penjualan aset Total kewajiban tidak lancar 15.099.335 15.642.967 12.068.216 11.121.180
dibubarkan berdasarkan hukum setelah Penyelesaian Penggabungan.
2024 2023 2022 2021 tak berwujud 110 - - - -
ASET Akuisisi aset tidak berwujud (6.754) (170.132) (170.709) (19.376) (362.025) TOTAL KEWAJIBAN 20.756.215 22.080.843 18.190.826 17.980.026 Pada 9 Desember 2024, XL, Smartfren, ST, Axiata Investments, Stellar, PT Gerbangmas
Bunga yang dibayarkan Tunggal Sejahtera, PT Sinar Mas Tunggal dan Anchor telah menandatangani Perjanjian
ASET LANCAR dikapitalisasi untuk properti dan EKUITAS Penggabungan Bersyarat yang antara lain menetapkan kesepakatan para pihak untuk
peralatan (327.889) (312.176) (435.960) (259.130) (239.491) Ekuitas yang Dapat Dia- melakukan Penggabungan dan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk
Kas dan setara kas 185.860 225.773 308.147 463.219
Pembayaran uang muka (214.017) (919.652) (995.600) (622.155) (654.538) tribusikan kepada Pemilik penyelesaian Penggabungan.
Piutang usaha:
Akuisisi properti dan peralatan (647.512) (792.585) (1.014.527) (1.236.062) (956.747) Perusahaan Induk
- Pihak berelasi 140.059 98.202 114.804 56.589 Perjanjian Penggabungan Bersyarat adalah perjanjian yang menetapkan syarat
Investasi tambahan dalam saham - - - (76.825) (658.078) Saham modal- Seri A - nilai
- Pihak ketiga 148.639 131.752 120.093 86.907 dan ketentuan yang berlaku antara para pihak sehubungan dengan pelaksanaan
Hasil yang dapat diatribusikan nominal Rp 1.000 per
Piutang lain-lain penggabungan dan ketentuan di mana semua aset, kewajiban, dan bisnis Smartfren dan
pada proporsi hak yang dialihkan saham-Seri B - nilai nominal
- Pihak berelasi 3.129 939 799 11.453 ST akan digabungkan ke dalam XL melalui penggabungan menurut hukum Indonesia
kepada pembeli-lessor - - - - 39.750 Rp 30 per sahamResmi::- Seri
- Pihak ketiga 34.885 50.848 4.549 1.247 A - 242.270.277 saham- Seri sebagai pertimbangan untuk penerbitan saham baru dalam entitas yang digabungkan.
Persediaan 65.970 94.430 125.892 73.045 B -1.491.924.324.100 saham
Kas bersih yang digunakan Rancangan Penggabungan Usaha ini perundang-undangan Republik Indonesia yang
Pajak dibayar dimuka 13.073 18.626 43.354 47.514 dalam kegiatan investasi (1.173.059) (1.900.813) (1.698.466) (2.119.055) (2.727.746) diterbitkan dan disetor:- Seri
berlaku dan Perjanjian Penggabungan Bersyarat. Penggabungan hanya dapat diselesaikan
Biaya dibayar dimuka 681.644 1.714.690 1.605.395 1.544.437 A - 242.270.277 saham- Seri
Investasi dalam saham 1.897.344 1.957.990 2.425.828 - setelah memenuhi persyaratan tertentu termasuk:
ARUS KAS DARI KEGIATAN B - 940.950.501.741 saham
Aset lancar lain-lain 42.972 43.229 41.635 38.087 Desember 31.:2023: - Seri (a) Rancangan Penggabungan Usaha ini telah disusun oleh Direksi dan disetujui oleh
PEMBIAYAAN Dewan Komisaris masing-masing XL, Smartfren dan ST, keduanya pada tanggal 9
Hasil dari fasilitas pinjaman 281.034 5.828.425 6.956.653 1.136.053 1.324.780 A - 242.270.277 saham- Seri B -
Jumlah Aset Lancar 3.213. 575 4.336.479 4.790.496 2.322.498 892.036.101.741 saham 28.470.785 27.003.353 20.763.187 20.763.187 Desember 2024. Setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris masing-
Dana hasil penerbitan saham masing XL, Smartfren dan ST, Rancangan Penggabungan Usaha ini harus disetujui
modal 7.065.805 9 9 2.028.145 584.401 Modal disetor tambahan - neto 2.269.374 2.269.374 2.269.374 2.269.374
ASET TIDAK LANCAR Deposit untuk langganan saham oleh RUPSLB masing-masing XL, Smartfren dan ST. Informasi lebih lanjut tentang
Pembayaran obligasi yang harus
Aset pajak tangguhan 1.515.936 1.580.905 1.781.225 1.796.137 di masa depan - 117.432 1.786.903 629.643 RUPSLB XL, Smartfren dan ST tersedia di Bab V tentang Persyaratan Penggabungan
dibayar (1.542.700) - - - -
Aset tetap 34.390.360 33.749.926 34.422.038 33.291.783 Defisit (9.356.942) (7.976.075) (7.284.572) (9.531.636) dan Prosedur Pemungutan Suara.
Pembayaran kewajiban sewa (1.782.694) (1.780.374) (2.539.207) (2.568.884) (1.642.371)
Aset takberwujud 776.084 869.813 820.770 921.330 Total Ekuitas yang Dapat (b) Pengumuman dibuat kepada kreditur dan karyawan XL, Smartfren dan ST.
Pembayaran fasilitas pinjaman (5.375.836) (5.041.845) (5.433.510) (1.285.039) (1.754.427)
Goodwill 901.765 901.765 901.765 901.765 Diatribusikan kepada Pemilik (c) Tidak ada kreditur XL, Smartfren dan ST yang keberatan dengan Penggabungan dalam
Hasil yang dapat diatribusikan
Perusahaan Induk 21.383.217 21.414.084 17.534.892 14.130.568 jangka waktu 14 hari sejak ringkasan rancangan penggabungan usaha diumumkan
Uang muka jangka panjang 1.657.215 3.522.223 3.635.455 3.280.720 pada proporsi hak guna atas aset
dasar yang dipertahankan - - - - 1.038.191 Kepentingan Non-Pengendali (8) (8) (8) (1) secara publik dalam surat kabar, sebagaimana diatur dalam UU PT atau keberatan apa
Biaya dibayar dimuka jangka
panjang 23.954 29.110 36.684 38.960 Hasil dari tambahan modal disetor - - - - 116.255 pun yang telah diselesaikan atau ditangani dengan tepat.
Investasi dalam saham - 73.950 779.088 Pembayaran biaya penerbitan TOTAL EKUITAS 21.383.209 21.414.076 17.534.884 14.130.567 (d) Telah memperoleh pernyataan efektif penggabungan usaha dari OJK.
Aset lain-lain 19.755 54.580 29.984 25.569 saham (5.495) - - - (3.197) (e) Telah memperoleh persetujuan dari KOMDIGI.
TOTAL KEWAJIBAN DAN (f) Kondisi lain yang mendahului Penyelesaian Penggabungan Usaha sebagaimana diatur
Kas bersih yang digunakan EKUITAS 42.139.424 43.494.919 35.725.710 32.110.593 dalam Perjanjian Penggabungan Bersyarat telah dipenuhi atau dikesampingkan.
Jumlah Aset Tidak Lancar 39.285.069 40.708.322 41.701.871 41.035.352
dalam kegiatan pembiayaan (1.359.886) (993.785) (1.016.055) (689.725) (336.368) (g) Penandatanganan Akta Penggabungan
Laporan Kerugian dan Lab:
JUMLAH ASET 42.498.644 45.044.801 46.492.367 43.357.850 Akta Penggabungan akan ditandatangani setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB atas
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan (penurunan) bersih kas Penggabungan dari masing-masing XL, Smartfren dan ST.
LIABILITAS DAN EKUITAS dan setara kas (39.504) (45.149) (78.778) (170.692) (192.875)
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember 2. Tanggal Efektif Penggabungan Usaha
Kas dan setara kas di awal tahun 225.773 308.147 308.147 463.219 654.461
2024 2023 2023 2022 2021 Tanggal Efektif Penggabungan Usaha adalah 15 April 2025, kecuali ditangguhkan oleh
LIABILITAS LANCAR Pengaruh perubahan nilai tukar
Pendapatan operasional 7.891.376 7.263.623 10.075.286 8.272.880 7.208.148 para pihak dalam Perjanjian Penggabungan Bersyarat karena penundaan penerbitan
mata uang asing (399) (3.386) (3.596) 15.668 1.633
Utang usaha
Penyesuaian kas dan setara kas pernyataan efektif dan/atau persetujuan peraturan lainnya sebagaimana diatur dalam Bab
- Pihak berelasi 19.259 19.999 2.706 173 akibat hilangnya kendali atas anak Biaya operasional III.F.1. Perkiraan garis waktu Penggabungan dan Tanggal Efektif Penggabungan Usaha
- Pihak ketiga 118.173 103.394 94.714 118.381 perusahaan (10) - - (48) - Penyusutan dan amortisasi 3.846.120 2.598.965 3.662.026 2.680.650 2.338.671 dapat dilihat di BAB VI pada Perkiraan Jadwal Penggabungan.
Utang lain-lain Kas dan setara kas pada akhir Layanan operasi. pemeliharaan
dan telekomunikasi 3.067.482 2.528.164 3.550.034 2.165.191 2.269.669 3. Laporan Metode dan Prosedur Konversi Saham
- Pihak berelasi 30 28 36 29.851 tahun 185.860 259.612 225.773 308.147 463.219
Penjualan dan pemasaran 1.097.762 1.119.084 1.421.210 1.309.700 1.099.914 (a) Perhitungan Konversi Saham
- Pihak ketiga 957.865 1.017.717 1.778.023 2.370.785
C. ST Personel 438.941 499.020 655.282 586.563 592.667 Dasar perhitungan konversi saham Smartfren dan ST menjadi saham Perusahaan
Utang pajak 95.332 168.779 97.817 80.468
1. Sejarah Singkat Umum dan administrasi 127.552 106.199 162.813 118.649 123.827 yang Menerima Penggabungan didasarkan pada Rasio Pertukaran Penggabungan
Akrual 889.853 1.416.654 1.825.987 2.378.601
Total Biaya Operasional 8.577.857 6.851.432 9.451.365 6.860.753 6.424.748 yang disepakati.
Pendapatan diterima dimuka 658.753 683.243 710.463 697.190 ST didirikan berdasarkan undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia dengan
Uang muka 186.826 508.479 426.823 202.977 nama PT Indoprima Mikroselindo berdasarkan Akta Pendirian No. 60 tanggal 16 Agustus Rasio Pertukaran Penggabungan sebesar 1,000 / 0,011 / 0,005 dihitung dihitung
1996, dibuat di hadapan Achmad Abid, S.H., pengganti dari Notaris Sutjipto, S.H., Notaris di Laba (kerugian) dari operasi (686.481) 412.191 623.921 1.412.127 783.400 berdasarkan nilai transaksi yang dinegosiasikan dan ditentukan antara para pihak.
Bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun: Jakarta juncto Akta No. 195 tanggal 25 April 1997, dibuat di hadapan Sutjipto, S.H., Notaris Perhitungan ini menggunakan nilai ekuitas masing-masing per 30 September 2024,
di Jakarta. Akta tersebut disetujui oleh Menteri Kehakiman berdasarkan Surat Keputusan Penghasilan (pengeluaran) lainnya yang diperoleh dengan menerapkan kelipatan berdasarkan kinerja pasar terhadap
- Utang pinjaman 252.524 148.976 1.185.446 1.122.934
No. C2-7023 HT.01.01.TH97 tanggal 25 Juli 1997 dan telah didaftarkan di Kantor Pendapatan bunga 4.006 1.935 3.670 4.214 9.888 EBITDA historis dua belas bulan terakhir yang telah disesuaikan dari XL, Smartfren,
- Liabilitas sewa 2.329.783 2.552.986 2.536.854 2.601.873 Keuntungan (kerugian) pada valuta
Pendaftaran Perusahaan Jakarta Pusat dengan No. 1209/BH.09.05/VIII/1997 tanggal 26 dan ST, dikurangi dengan utang bersih masing-masing pada tanggal tersebut. Rasio
Jumlah Liabilitas Lancar 5.508.398 6.620.255 8.658.869 9.603.233 Agustus 1997 dan telah diumumkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. 90 asing – bersih 278 301.768 295.239 (51.469) (39.514) Pertukaran Merger ini didukung oleh penilaian dari para penilai terhadap XL, Smartfren,
tanggal 11 November 1997, Tambahan No. 5282. Pendapatan (kerugian) atas dan ST, serta pendapat kewajaran berdasarkan penilaian tersebut dan total keseluruhan
LIABILITAS TIDAK LANCAR investasi saham (50.181) (415.856) (467.838) 1.645.113 118.735 dari modal disetor dan ditempatkan dari para pihak pada tanggal 30 November 2024.
ST telah berganti nama pada tahun 2007, PT Indoprima Mikroselindo diubah menjadi PT
Bagian yang jatuh tempo lebih Biaya bunga dan biaya keuangan
Smart Telecom berdasarkan Akta No. 10 tanggal 11 April 2007, yang dibuat di hadapan XL bermaksud untuk membagikan dividen tahunan sebesar USD 70 juta (setara dengan
dari satu tahun – setelah diku- lainnya (820.922) (571.245) (844.578) (569.516) (515.867)
Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, yang disetujui oleh Menteri Hukum berdasarkan Surat sekitar Rp 1.108,8 miliar, atau sekitar Rp 85 dividen per saham XL). Pembayaran
rangi bagian yang akan jatuh Lainnya – bersih 50.683 (57.942) (11.502) (78.976) (46.849)
Keputusan No. W7-04025 HT.01.04-TH.2007 tanggal 12 April 2007. dividen bergantung pada kecukupan modal XL, kondisi keuangan, dan hal-hal lainnya,
tempo dalam waktu satu tahun: Penghasilan (Pengeluaran)
- Utang pinjaman 5.779.064 10.979.876 8.650.667 8.694.567 Anggaran Dasar ST telah diubah beberapa kali. Lainnya - Bersih (816.136) (741.340) (1.025.009) 949.366 (473.607) dengan mempertimbangkan pertimbangan Direksi XL, dan sesuai dengan hukum dan
(a) Perubahan terbaru dari Anggaran Dasar ST diatur dalam (i) Akta Notaris No. 25 peraturan yang berlaku. Pembagian dividen direncanakan akan dilakukan pada RUPS
- Liabilitas sewa 9.055.590 9.329.228 10.175.854 10.030.953
tanggal 17 Juli 2008, dibuat di hadapan Sri Hidianingsih Adi Sugijanto, S.H., Notaris Laba (Rugi) sebelum pajak (1.502.617) (329.149) (401.088) 2.361.493 309.793 tahunan XL berikutnya, yang akan berlangsung pada paruh pertama tahun 2025.
Utang obligasi - 1.106.973 1.158.311 973.901
di Jakarta. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Pembayaran dividen tidak akan mempengaruhi harga saham penggabungan XL yang
Liabilitas derivatif - 524.439 729.650 758.550
Republik Indonesia sebagaimana dibuktikan dengan Surat Keputusannya No. AHU- Biaya pajak tangguhan 119.579 (168.234) (304.735) (123.080) (74.815) telah disepakati sebesar IDR 2.350 per saham dan Rasio Pertukaran Penggabungan.
Liabilitas imbalan kerja jangka 57049.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 29 Agustus 2008; (ii) Akta Notaris No. 51 tanggal
panjang 169.842 208.851 229.685 221.596 23 Agustus 2023 dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., M.Kn., Notaris (b) Metode dan Prosedur Konversi Saham
Liabilitas tidak lancar lainnya 255.140 602.524 1.129.819 421.608 Laba (Rugi) untuk tahun berjalan (1.383.038) (497.383) (705.823) 2.238.413 234.978 Persentase kepemilikan saham dari pemegang saham XL di Perusahaan yang
di Jakarta. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum sebagaimana dibuktikan
Jumlah Liabilitas Tidak Lancar 15.259.636 22.751.891 22.073.986 21.101.175 dengan Surat Keputusannya No. AHU-0051834.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 31 Menerima Penggabungan akan terdilusi sesuai dengan ukuran kepemilikan masing-
Pendapatan komprehensif masing, dan pemegang saham Smartfren dan ST akan diberikan saham di Perusahaan
Agustus 2023 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
lainnya (kerugian)
Jumlah Liabilitas 20.768.034 29.372.146 30.732.855 30.704.408 AH.01.03-0112072 tanggal 31 Agustus 2023. yang Menerima Penggabungan berdasarkan faktor konversi yang dihitung dengan
Item yang tidak akan
rumus sebagai berikut: jumlah saham yang disetujui dan tetap untuk diterbitkan oleh
(b) Perubahan terbaru atas modal dasar, ditempatkan, dan disetor dari ST diatur dalam diklasifikasikan ulang selanjutnya
EKUITAS Perusahaan yang Menerima Penggabungan (yaitu 5.071.431.786 yang mewakili
Akta Notaris No. 13 tanggal 12 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Esther Pascalia menjadi untung atau rugi
Modal saham: 27,952% dari Perusahaan yang Menerima Penggabungan) dibagi dengan jumlah
Ery Jovina, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah diterima oleh Menteri Pengukuran ulang kewajiban
manfaat pasti 2.784 20.517 18.359 8.362 19.970 saham yang diterbitkan oleh Smartfren (setelah pelaksanaan dan/atau pembatalan dari
- Seri A: nilai nominal Rp 2.000 Hukum yang dibuktikan dengan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
per saham Bagian dari pendapatan pelaksanaan waran yang beredar) dan ST pada saat sebelum Penyelesaian
Dasar No. AHU-AH.01.03-0182409 tanggal 14 Agustus 2024.
komprehensif lainnya dari rekanan - - - 689 1.998 Penggabungan Usaha.
- Seri B: nilai nominal Rp 1.000 ST berdomisili di Jakarta Pusat. Alamat lengkap ST yang terdaftar adalah Jl. H. Agus Salim
per saham Pajak yang berkaitan dengan Oleh karena itu. dilusi untuk pemegang saham XL yang ada akibat kombinasi usaha
No. 45, Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng, Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. penghasilan komprehensif lainnya 613 (4.514) (4.039) (1.400) (4.833)
- Seri C: nilai nominal Rp 100 ini akan sebesar 27,952%.
2. Struktur Modal dan Kepemilikan Saham Item yang akan dikalisifikasi
per saham (c) Akuntan Publik
ulang selanjutnya menjadi untung
- Seri D: nilai nominal Rp 50 Struktur modal dan kepemilikan saham terkini dari ST berdasarkan Akta No. 01 tanggal Akuntan publik melakukan prosedur yang disepakati atas Perhitungan Rasio
atau rugi
per saham 07 November 2024 yang disusun di hadapan Putut Mahendra, S.H., Notaris di Jakarta, Pertukaran Merger berdasarkan laporan penilaian dari penilai XL, Smartfren, dan ST
Bagian dari pendapatan
adalah sebagai berikut: komprehensif lainnya dari rekanan - - - 939 276 per 30 September 2024. Laporan prosedur yang disepakati tersebut ditandatangani
Modal dasar:
Nilai Nominal Saham Seri A @ Rp 1.000 per saham Pajak yang berkaitan dengan oleh Lok Budianto, S.E., Ak., CPA dari kantor akuntan Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
- Seri A: 1.011.793.622 saham
Nilai nominal Saham Seri B @ Rp 30 per saham penghasilan komprehensif lainnya - - - 61 (61) (anggota dari PwC global network).
- Seri B: 4.920.163.085 saham Deskripsi
Nilai nominal Penghasilan komprehensif lainnya
- Seri C: 400.997.351.775 Jumlah Saham % C. STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PENGGABUNGAN
(Rupiah) setelah pajak 2.171 16.003 14.320 8.651 17.350
saham Modal Dasar Total (pendapatan) kerugian Di bawah ini adalah struktur kepemilikan saham XL sebelum Penyelesaian Penggabungan dan
- Seri D: 1.199.130.289.870 Saham Seri A 242.270.277 242.270.277.000 0,02 komprehensif (1.380.867) (481.380) (691.503) 2.247.064 252.328 Perusahaan yang Menerima Penggabungan setelah Penyelesaian Penggabungan.
saham Saham Seri B 1.491.924.324.100 44.757.729.723.000 99,98
I. Sebelum Penggabungan Usaha
Modal ditempatkan dan disetor: Total Modal Dasar 1.492.166.594.377 45.000.000.000.000 100 Kerugian untuk tahun ini yang
Modal Ditempatkan dan Disetor: disebabkan oleh:
30 September, 2024:
Saham Seri A 242.270.277 242.270.277.000 - Pemilik perusahaan induk (1.383.867) (497.383) (705.823) 2.238.413 234.978 Anchor PT Global 16,74% 41,17% PT Bali Media
- Seri A: 1.011.793.622 saham PT Industri Telekomunikasi 24.227.027 24.227.027.000 0,0026 Kepentingan non-pengendali - - - - - Nusa Data Telekomunikasi
- Seri B: 4.920.163.085 saham Indonesia (Persero) (1.383.867) (497.383) (705.823) 2.238.413 234.978 100%
- Seri C: 329.456.516.611 Smartfren 218.043.250 218.043.250.000 0,0232
saham Saham Seri B 940.950.501.741 28.228.515.052.230 - Total pendapatan (kerugian) Axiata PT Gerbangmas 9,38% 10,22% PT Wahana Inti
Smartfren 940.950.501.741 28.228.515.052.230 99,9742 komprehensif yang disebabkan Invesments Tunggal Sejahtera Nusantara
- Seri D: 141.315.300.090 (Labuan)
Total Modal Ditempatkan dan 941.192.772.018 28.470.785.329.230 100 oleh:
saham Limited
Disetor Pemilik perusahaan induk (1.383.038) (481.380) (691.503) 2.247.064 252.328
- Seri D: 141.315.330.090 Kepentingan non-pengendali
Saham di Portofolio 100% 22,50%
31 Desember 2023: Saham Seri A 0 0 - (1.383.038) (481.380) (691.503) 2.247.064 252.328 Publik
- Seri A: 1.011.793.622 saham Saham Seri B 550.973.822.359 16.529.214.670.770 100 Axiata
Laporan Arus Kas Invesments Publik
- Seri B: 4.920.163.085 saham Total Saham di Portofolio 550.973.822.359 16.529.214.670.770 100
- Seri C: (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah. kecuali laba dasar per saham) 66,53% 33,47%
126.941329.456.126.941 3. Manajemen dan Pengawasan
saham 46.955.168 39.889.363 39.889.354 37.161.210 (a) Rapat Umum Pemegang Saham 30 September 30 September 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Tambahan modal disetor 823.816 826.399 826.399 826.399 2024 2023 2023 2022 2021 PT Industri
ST menyelenggarakan RUPST pada tanggal 12 Agustus 2024 pukul 15.00 Waktu
Obligasi wajib konversi - - - 700.000 ARUS KAS DARI KEGIATAN XL Telekomunikasi Smartfren
Indonesia Barat yang dilanjutkan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Indonesia (Persero
Saldo laba (defisit) OPERASI
(“RUPSLB”) di kantor pusatnya di Jalan H. Agus Salim No. 45, Kebon Sirih, Menteng, 0,0026%
- Ditentukan penggunaannya 100 100 100 100 Tanda terima tunai dari pelanggan 7.897.883 7.614.960 10.690.934 8.452.873 6.489.102
Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. 99,9974%
- Tidak ditentukan Uang tunai dibayarkan kepada
pengunaannya (26.048.535) (25.043.305) (24.956.465) (26.034.315) (b) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi kontraktor. pemasok. karyawan.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Akta No. 12 tanggal 12 Agustus dan lainnya (4.719.871) (3.646.022) (6.553.533) (6.183.698) (4.108.539) ST
JUMLAH EKUITAS YANG 2024 yang dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina, S.H., Notaris di Jakarta, Kas bersih yang dihasilkan dari
DAPAT DIATRIBUSIKAN yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum sesuai dengan Surat No. AHU- operasi 3.178.012 3.968.938 4.137.401 2.269.175 2.380.563
Sebelum penggabungan usaha, Anchor adalah pemilik manfaat utama dan pengendali XL melalui
KEPADA PEMILIK ENTITAS AH.01.09-0239643 tanggal 14 Agustus 2024 adalah sebagai berikut: Penerimaan tunai dari
kepemilikan tidak langsung sebesar 100% dari Axiata Investments, pemegang saham mayoritas
INDUK 21.730.549 15.672.557 15.759.388 12.653.394 pengembalian pajak 2.500 896 896 7.569 116.541
Dewan Komisaris XL. Stellar adalah pengendali Smartfren, dengan Franky Oesman Widjaja sebagai pemilik manfaat
Bunga diterima 4.008 1.937 3.671 4.463 9.635
Presiden Komisaris : Ferry Salman utama. Untuk ST, Smartfren adalah pengendali, dan Franky Oesman Widjaja adalah pemilik
Kepentingan Non-Pengendali 61 98 124 48 Komisaris : Lukmono Sutarto Pajak prabayar yang dibayarkan (3.305) (2.514) (2.533) (2.613) (875) manfaat utama.
Page 3
10 | INVESTOR DAILY – RABU 11 DESEMBER 2024
II. Setelah Penggabungan Usaha Peraturan OJK No.74/2016 dan perolehan pernyataan efektif dari OJK sehubungan Pengembangan paket insentif yang tepat dan strategi komunikasi untuk karyawan akan Selain itu. terdapat beberapa pembatasan negatif tertentu memasuki Penggabungan dibawah
dengan pernyataan penggabungan usaha untuk tujuan Penggabungan Usaha tersebut. mempertimbangkan prinsip keadilan. bertujuan untuk memastikan transisi yang lancar. perjanjian pinjaman Perusahaan-Perusahaan yang Melakukan Penggabungan. yang mungkin
GND, BMT dan WIN sebagai Stellar
XL telah menyampaikan pernyataan penggabungan usaha kepada OJK termasuk meminimalkan gangguan bisnis. dan membangun kepercayaan serta keyakinan pada Perusahaan mengharuskan Perusahaan-Perusahaan yang Melakukan Penggabungan untuk mendapatkan
PT Global PT Bali Media
dokumen pendukung sebagaimana disyaratkan oleh POJK No.74/2016; yang Menerima Penggabungan. persetujuan sebelumnya dari para kreditur masing-masing untuk memasuki Penggabungan
Anchor 4,7% 11,5%
Nusa Data Telekomunikasi (sebagaimana berlaku berdasarkan jenis kontrak dan masing-masing ketentuan yang
(ii) pengumuman atas ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha dalam (i) dua surat kabar Berdasarkan data yang tersedia per 30 November 2024. total karyawan XL. Smartfren. dan ST
terkandung di dalamnya).
100% harian yang beredar secara nasional dan situs web bursa efek. dan (ii) situs web XL. XL adalah sekitar 2.915. terdiri dari karyawan tetap dan karyawan kontrak jangka waktu tertentu.
Axiata PT Wahana Inti telah mengumumkan ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha dalam (i) dua surat XL telah menandatangani perjanjian-perjanjian pinjaman berikut dengan:
2,9% I. HAK PEMEGANG SAHAM MINORITAS YANG KEBERATAN TERHADAP PENGGABUNGAN
Invesments Nusantara kabar berbahasa Indonesia. (ii) situs web XL. dan (iii) situs web Bursa Efek Indonesia; • Perjanjian fasilitas kredit antara XL sebagai penerima pinjaman dan PT Bank Central Asia.
(Labuan) Hak Pemegang Saham Minoritas XL Tbk sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian fasilitas kredit ini mengharuskan XL (1) untuk
Limited (iii) pengumuman Penggabungan Usaha secara tertulis kepada karyawan XL, Smartfren, dan
memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya dari pemberi pinjaman untuk melakukan
100% ST. yang harus dilakukan paling lambat 30 hari sebelum tanggal pemberitahuan RUPSLB; Pemegang saham XL yang memenuhi syarat berdasarkan UU PT untuk meminta sahamnya dibeli
Penggabungan Usaha, (2) pembatasan perubahan kendali.
PT Industri adalah pemegang saham XL (i) yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham XL pada
Axiata PT Gerbangmas 2,6% 0,0% (iv) pengajuan permohonan pencatatan saham tambahan XL sebagai akibat dari • Perjanjian fasilitas antara XL sebagai penerima pinjaman dan Bank of China sebagai
Publik Invesments Tunggal Sejahtera
Telekomunikasi 1 (satu) hari kerja sebelum pemanggilan RUPSLB dan (ii) yang menghadiri RUPSLB XL dan yang
Indonesia (Persero Penggabungan Usaha dan dokumen pendukungnya kepada Bursa Efek Indonesia pemberi pinjaman. Perjanjian fasilitas kredit ini mengharuskan XL (1) memperoleh
memberikan suara menentang Penggabungan pada RUPSLB XL yang menyetujui Penggabungan
sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan No.I-G tentang Penggabungan Usaha dan pengesampingan terkait perjanjian perubahan kendali. (2) memperoleh persetujuan tertulis
30,4% 47,9% (“Pemegang Saham XL yang Memenuhi Syarat”).
Konsolidasi yang dilampirkan pada Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta No.Kep-001/ sebelumnya dari pemberi pinjaman untuk melakukan Penggabungan Usaha.
BEJ/012000 tanggal 4 Januari 2000, dan perolehan persetujuan prinsip untuk pencatatan Sesuai dengan Pasal 62 juncto Pasal 37 UU PT. setiap pemegang saham memiliki hak untuk • Perjanjian fasilitas kredit antara XL sebagai penerima pinjaman dan PT Bank Permata Tbk
saham tambahan XL sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan dari Bursa Efek meminta perusahaan membeli saham mereka dengan harga yang wajar jika mereka tidak setuju sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian fasilitas kredit ini mengharuskan XL (1) memperoleh
Indonesia; dengan rencana aksi korporasi perusahaan. termasuk penggabungan usaha dengan ketentuan persetujuan tertulis sebelumnya dari pemberi pinjaman untuk melakukan Penggabungan
sebagai berikut: (a) pembelian kembali saham tersebut tidak menyebabkan kekayaan bersih Usaha. dan (2) memperoleh pengesampingan terkait perjanjian perubahan kendali.
(v) tidak ada keberatan dari para kreditur masing-masing XL, Smartfren, dan ST atau segala
perusahaan menjadi kurang dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang • Perjanjian penyediaan fasilitas pembiayaan musyarakah antara XL sebagai penerima
keberatan dari kreditur telah diselesaikan. sebagaimana disyaratkan oleh Pasal 127 UU
Perusahaan yang Menerima telah disisihkan. dan (b) jumlah nilai nominal seluruh saham yang dibeli kembali oleh perusahaan pinjaman dan PT Bank Permata Tbk sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian fasilitas
Penggabungan PT dan/atau perjanjian yang melibatkan XL, Smartfren, dan ST.
tidak melebihi 10% (sepuluh persen) dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perusahaan. pembiayaan musyarakah ini mengharuskan XL untuk memperoleh persetujuan tertulis
Selain itu, masing-masing XL, Smartfren, dan ST wajib memperoleh persetujuan dari sebelumnya dari pemberi pinjaman untuk melakukan Penggabungan Usaha.
Pembelian kembali saham Pemegang Saham XL yang Memenuhi Syarat akan dilakukan dengan
kreditur tertentu dan/atau memberikan pemberitahuan kepada kreditur tertentu terkait • Perjanjian fasilitas kredit antara XL sebagai penerima pinjaman dan Bank UOB Indonesia
Setelah Penyelesaian Penggabungan Usaha, para pengendali Perusahaan yang Menerima harga Rp 2.350 per saham XL. yang didasarkan pada Rasio Pertukaran Penggabungan Usaha
dengan Penggabungan Usaha yang diusulkan sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian fasilitas kredit ini mengharuskan XL (1) untuk
Penggabungan akan menjadi Anchor dan Stellar. Pemilik manfaat mereka masing-masing, yang disepakati dan merupakan harga yang wajar untuk pembelian kembali.
setiap perjanjian yang relevan. memberikan pernyataan notaris mengenai setiap perubahan pada komposisi manajemen
adalah Anchor dan Franky Oesman Widjaja. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian yang Diaudit XL pada 30 September 2024. jumlah dan/atau pemegang saham di XL, (2) untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya
(vi) perolehan persetujuan yang diperlukan untuk melakukan Penggabungan Usaha
Setelah Penyetaraan total saham yang diterbitkan oleh XL adalah 13.128.430.665 saham. dan 10% dari jumlah tersebut dari pemberi pinjaman untuk melakukan Penggabungan Usaha, dan (3) perubahan kendali.
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar XL, Smartfren, dan ST masing-masing.
adalah 1.312.843.066 saham. XL berencana untuk membeli kembali saham hingga nilai yang tidak • Perjanjian kredit antara XL sebagai penerima pinjaman dan PT Bank Negara Indonesia
Anchor telah memberitahukan XL bahwa segera setelah Tanggal Efektif Penggabungan, Axiata yaitu persetujuan dari (i) RUPS Luar Biasa XL yang dilakukan sesuai dengan
melebihi 10% dari total saham yang diterbitkan, yaitu 1.312.843.066 saham pada harga pembelian Tbk sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian kredit ini mengharuskan XL (1) memberikan
Investments akan mengalihkan sejumlah 2.383.446.894 saham di Perusahaan yang Menerima ketentuan Peraturan OJK No.15/POJK.04/2020 tahun 2020 tentang Perencanaan dan
Rp 2.350 per saham. Oleh karena itu. pembayaran maksimum untuk pembelian kembali saham pemberitahuan kepada pemberi pinjaman tentang perubahan Dewan Direksi dan Dewan
Penggabungan, yang mewakili sekitar 13,14% kepemilikan ekuitas di Perusahaan yang Menerima Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan
Pemegang Saham XL yang berhak adalah sebesar Rp 3.085.181.205.100 (“Batas Pembelian Komisaris. dan (2) memperoleh persetujuan tertulis dari pemberi pinjaman mengenai
Penggabungan, kepada BMT dengan konsiderasi tunai sejumlah USD475,0 juta (setara dengan OJK No.16/POJK.04/2020 tentang Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Kembali XL”). perubahan komposisi pemegang saham di XL.
sekitar IDR7.525 miliar) dengan cara sebagai berikut: Perusahaan Terbuka Secara Elektronik dan RUPS Luar Biasa Smartfren dan ST. (ii)
Dewan Komisaris XL, Smartfren, dan ST dan (iii) Direksi XL, Smartfren, dan ST. Setiap Dalam hal nilai pembayaran untuk pembelian kembali saham Pemegang Saham penjual XL Selain itu. terdapat beberapa tindakan-tindakan yang dilarang (negative covenants) untuk
(a) jumlah yang setara dengan USD400,0 juta pada saat penyelesaian penyetaraan yang RUPS Luar Biasa XL, Smartfren, dan ST yang menyetujui Penggabungan Usaha harus (sebagaimana didefinisikan dibawah) melebihi Batas Pembelian Kembali XL, merujuk pada melakukan Penggabungan Usaha di bawah perjanjian pinjaman Perusahaan-Perusahaan
diusulkan (“Penyelesaian Penyetaraan”); dan dilakukan sesuai dengan kuorum kehadiran dan pengambilan keputusan yang berlaku ketentuan Pasal 62 Ayat (2) Undang-undang Perseroan Terbatas, XL wajib memastikan bahwa sisa yang Melakukan Penggabungan. yang mungkin mengharuskan Perusahaan-Perusahaan yang
(b) jumlah yang setara dengan USD75,0 juta (“Konsiderasi Penyetaraan Tertunda”) pada menurut Anggaran Dasar masing-masing XL, Smartfren, dan ST. Berdasarkan Anggaran saham dibeli oleh pihak ketiga dengan harga yang wajar dan dibayar oleh pihak ketiga tersebut. Melakukan Penggabungan untuk memperoleh persetujuan sebelumnya dari kreditur masing-
peringatan pertama Penyelesaian Penyetaraan jika kondisi untuk pembayaran Konsiderasi Dasar XL, RUPS Luar Biasa untuk menyetujui Penggabungan Usaha: (i) harus dihadiri Sesuai dengan Perjanjian Penggabungan Bersyarat, (1) Axiata Investments dan (2) Stellar serta masing untuk melakukan Penggabungan Usaha (sesuai dengan jenis kontrak dan ketentuan
Penyetaraan Tertunda terpenuhi. oleh pemegang saham yang bersama-sama mewakili setidaknya ¾ (tiga per empat) dari PT Gerbangmas Tunggal Sejahetera (“Pemegang Saham Sinarmas”) harus membeli dalam porsi yang terdapat di dalamnya).
Penyetaraan ini adalah transaksi bilateral yang disepakati antara Axiata Investments (sebagai total saham dengan hak suara yang sah dan (ii) keputusan harus disetujui oleh pemegang yang sama (atau porsi lain sebagaimana disepakati secara tertulis antara Axiata Investments Smartfren dan ST telah menandatangani perjanjian(-perjanjian) pinjaman berikut dengan:
penjual) dan BMT (sebagai pembeli), dan baik XL, Smartfren, maupun ST tidak terlibat atau saham yang bersama-sama mewakili lebih dari ¾ (tiga per empat) dari total hak suara dan Pemegang Saham Sinarmas) kelebihan saham dari pemegang saham penjual XL tersebut, • Perjanjian kredit sindikasi antara Smartfren dan ST sebagai penerima pinjaman dan (i)
menjadi pihak dalam transaksi ini. yang hadir pada RUPS Luar Biasa. dengan ketentuan bahwa masing-masing Axiata Investments dan Pemegang Saham Sinarmas PT Bank Central Asia Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai pengatur utama dan
dapat menyetujui secara tertulis untuk menunjuk entitas lain untuk memperoleh kelebihan saham penjamin emisi awal. (ii) PT Bank Central Asia Tbk sebagai agen fasilitas dan agen jaminan.
Setelah penyelesaian transaksi yang disebutkan di atas, Axiata Investments akan memegang Selanjutnya, berdasarkan Anggaran Dasar Smartfren dan ST, RUPS Luar Biasa untuk
tersebut atas nama mereka. dan (iii) PT Bank Central Asia Tbk. PT Sarana Multi Infrastruktur. PT Bank Permata Tbk.
sekitar 34,8% kepemilikan di Perusahaan yang Menerima Penggabungan, sementara BMT akan menyetujui Penggabungan Usaha: (i) harus dihadiri oleh pemegang saham yang
bersama-sama mewakili setidaknya ¾ (tiga per empat) dari total saham dengan hak suara Mekanisme pembelian kembali saham adalah sebagai berikut: PT Bank CIMB Niaga Tbk. PT Indonesia Infrastructure Finance. dan PT Bank Digital BCA
memegang sekitar 24,6% kepemilikan. Akibatnya, secara total Pemegang Saham Sinarmas akan
yang sah dan (ii) keputusan harus disetujui oleh pemegang saham yang bersama-sama sebagai pemberi pinjaman. Perjanjian pinjaman ini mengharuskan:
memegang dan mengendalikan, secara langsung dan tidak langsung, 32,2% dan PT Gerbangmas (a) Pada RUPS Luar Biasa XL. Biro Administrasi Efek XL akan mencatat jumlah total dari
Tunggal Sejahtera akan memegang secara langsung 2,62% kepemilikan di Perusahaan yang mewakili setidaknya ¾ (tiga per empat) dari total hak suara yang hadir pada RUPS Luar Pemegang Saham XL yang Berhak. (i) Smartfren untuk memperoleh (1) pengesampingan atas kewajiban untuk
Menerima Penggabungan. Biasa. mempertahankan kepemilikan saham atas ST dan larangan bagi Smartfren untuk
(b) Setelah RUPS Luar Biasa. Pemegang Saham XL yang Berhak yang bermaksud untuk menjual melakukan delisting, dan (2) persetujuan untuk melakukan Penggabungan Usaha.
Tidak akan ada perubahan kendali pada saat Penyelesaian Penyetaraan. dan Stellar akan tetap Penggabungan Usaha telah memperoleh persetujuan dari (i) Direksi XL pada 9 Desember saham XL mereka (selanjutnya disebut “Pemegang Saham XL yang Menjual”) diundang untuk
2024 dan Dewan Komisaris XL pada 9 Desember 2024; serta (ii) Direksi Smartfren dan perubahan kendali. dan pengalihan saham yang mengakibatkan perubahan pemilik
menjadi pengendali bersama dengan Anchor. Sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Bab III, mendapatkan formulir pengalihan saham dari kantor Biro Administrasi Efek XL di Jl. Hayam manfaat utama; dan
Bagian G, Stellar tidak diwajibkan untuk melakukan PTW. ST pada 10 Desember 2024 dan Dewan Komisaris Smartfren dan ST pada 10 Desember Wuruk No. 28. Lantai II. Jakarta. 10120 pada setiap hari kerja dari 22 Maret 2025 hingga 10
2024. (ii) ST untuk memperoleh persetujuan untuk melakukan Penggabungan Usaha. perubahan
April 2025. Pemegang Saham XL yang Menjual harus melengkapi dan menyerahkan formulir kendali. dan pengalihan saham yang mengakibatkan perubahan pemilik manfaat
Setiap RUPS Luar Biasa XL, Smartfren, dan ST yang menyetujui Penggabungan Usaha pengalihan saham ke kantor Biro Administrasi Efek paling lambat pada 10 April 2025 (Periode utama.
PT Global 4,7% 24,6% PT Bali Media
hanya akan dilakukan setelah menerima pernyataan efektif dari OJK tentang pernyataan Pembelian Kembali Saham XL).
Anchor Telekomunikasi • Perjanjian pinjaman antara Smartfren dan ST masing-masing sebagai penerima pinjaman
Nusa Data
penggabungan usaha terkait Penggabungan Usaha. (c) Pemegang Saham Penjual XL berhak untuk meminta agar saham XL yang mereka miliki dibeli dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai pemberi pinjaman. yang mengharuskan:
100%
(vii) penandatanganan Akta Penggabungan Usaha oleh XL, Smartfren, dan ST. dengan nilai wajar, yang ditetapkan sebesar Rp 2.350 per saham yang didasarkan pada Rasio (i) Smartfren untuk memperoleh (1) pengesampingan atas kewajiban untuk
Axiata Penandatanganan Akta Penggabungan oleh XL, Smartfren, dan ST hanya akan dilakukan Penukaran Penggabungan yang telah disepakati. mempertahankan kepemilikan saham atas ST dan pemilik manfaat Smartfren. dan (2)
PT Wahana Inti 2,9% persetujuan untuk melakukan Penggabungan Usaha dan perubahan kendali; dan
Invesments Nusantara setelah menerima pernyataan efektif dari OJK mengenai pernyataan penggabungan (d) Pemegang Saham Penjual Xenon berhak untuk meminta agar saham Xenon yang mereka
(Labuan) usaha terkait Penggabungan Usaha, dan dilaksanakannya RUPS Luar Biasa XL, (ii) ST untuk memperoleh (1) pengesampingan atas kewajiban untuk mempertahankan
miliki dibeli dengan nilai wajar, yang ditetapkan sebesar Rp 2.350 per saham yang didasarkan pemilik manfaat ST. dan (2) persetujuan untuk melakukan Penggabungan Usaha dan
Limited Smartfren, dan ST yang menyetujui Penggabungan. pada Rasio Penukaran Penggabungan yang telah disepakati. perubahan kendali.
100% (viii) perolehan bukti persetujuan dan penerimaan pemberitahuan dari Kemenkum atas (e) Pemegang Saham Penjual XL juga harus menginstruksikan dan meminta agar perusahaan • Perjanjian pinjaman antara Smartfren sebagai penerima pinjaman dan Cisco Systems
PT Industri perubahan Anggaran Dasar XL dan perubahan data XL sebagai akibat dari Penggabungan. sekuritas atau bank kustodian masing-masing menyetorkan seluruh saham XL mereka ke Capital Asia Pte. Ltd. sebagai pemberi pinjaman. yang mengharuskan Smartfren untuk
Axiata PT Gerbangmas 2,6% 0,0%
Telekomunikasi
Publik Bukti persetujuan dan penerimaan pemberitahuan oleh Kemenkum tersebut hanya akan dalam rekening escrow (“Rekening Escrow”) untuk dikelola dengan KSEI selambat-lambatnya • Perjanjian pinjaman antara Smartfren sebagai penerima pinjaman dan Cisco Systems
Invesments Tunggal Sejahtera Indonesia (Persero
diperoleh setelah pelaksanaan Akta Penggabungan Usaha oleh XL, Smartfren, dan ST; pada pukul 16.00 WIB sore hari pada satu hari kerja setelah Periode Pembelian Kembali Capital Asia Pte. Ltd. sebagai pemberi pinjaman. yang mengharuskan Smartfren untuk
30,4% 34,8% serta Saham XL berakhir. agar saham mereka tidak dapat diperdagangkan. memperoleh: (1) pengabaian terkait perjanjian perubahan kendali; dan (2) persetujuan
(ix) perolehan persetujuan dari KOMDIGI terkait dengan: terkait perjanjian untuk mempertahankan keberadaan Smartfren.
Semua instruksi yang diberikan oleh Pemegang Saham Penjual XL untuk mentransfer
a. perubahan pemegang saham XL sebagai akibat dari Penggabungan Usaha. sesuai sahamnya ke Rekening Escrow akan dianggap final dan merupakan instruksi yang tidak dapat XL, Smartfren dan ST akan memperoleh semua persetujuan dari kreditur-kreditur di atas sesuai
dengan ketentuan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.01/PER/M. dibatalkan. dengan ketentuan perjanjian-perjanjian pinjaman ini sehubungan dengan Penggabungan
KOMINFO/01/2010 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi Usaha. Lebih lanjut, pada saat tanggal Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha ini,
(f) Pemegang Saham Penjual XL yang belum mengisi formulir pengalihan saham dan/atau belum Smartfren dan ST belum menerima keberatan dari para krediturnya sebagaimana diatur dalam
(sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan menyetorkan saham XL mereka ke dalam Rekening Escrow dalam jangka waktu sebagaimana
Informatika No.5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi); dan UU PT.
diatur pada ayat (b) dan (d) di atas. akan dianggap melepaskan haknya untuk meminta
Perusahaan yang Menerima b. permohonan pengalihan Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Smartfren dan/atau ST pembelian kembali saham. K. AKUNTANSI UNTUK PENGGABUNGAN
Penggabungan kepada XL, sesuai dengan PP 46. Penggabungan antara XL. Smartfren. dan ST dipertanggungjawabkan dengan menggunakan
(g) Pembayaran kepada Pemegang Saham Penjual XL atas harga pembelian untuk semua saham
XL yang disimpan di Rekening Escrow sesuai dengan paragraf (b) dan (d) di atas (“Pembelian metode akuisisi akuntansi untuk kombinasi bisnis sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
(g) Kepentingan Pemangku Kepentingan: Dalam mempersiapkan Rancangan Penggabungan
Kembali Saham”) akan dilakukan selambat-lambatnya 3 hari bursa setelah Tanggal Efektif Indonesia (PSAK) 22 “Kombinasi bisnis”. XL dianggap sebagai perusahaan pengakuisisi akuntansi
Selanjutnya. Perusahaan yang Menerima Penggabungan memiliki kendali langsung dan tidak Usaha, Direksi XL telah melakukan penilaian kelayakan dengan mempertimbangkan
Penggabungan Usaha, yaitu diperkirakan terjadi pada 18 April 2025 (“Tanggal Pembayaran”). sedangkan Smartfren dan ST dianggap sebagai perusahaan yang diakuisisi akuntansi.
langsung atas anak perusahaan afiliasi sebagai berikut: kepentingan XL, persaingan usaha yang sehat dan umum, serta memastikan terpenuhinya
hak-hak pemegang saham minoritas dan karyawan. Pada Tanggal Pembayaran, XL, Axiata Investments dan/atau Pemegang Saham Sinarmas Dalam menerapkan metode akuisisi. aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi dari Smartfren
No Nama Entitas Kepemilikan Saham (sebagaimana berlaku) akan mentransfer pembayaran harga pembelian ke Rekening Escrow dan ST (sebagai Perusahaan-perusahaan yang Digabungkan dan pengakuisisi akuntansi) pada
1. XL Axiata Singapore Pte. Ltd. (dahulu Axiata Global 100.00% Ketentuan utama dalam Perjanjian Penggabungan Bersyarat mencakup. antara lain: (i)
(yang tunduk pada pengurangan jumlah sebagaimana dimaksud pada (g) di bawah ini, KSEI tanggal akuisisi (yaitu. tanggal Penggabungan) dicatat dalam laporan keuangan XL (sebagai
Services Pte. Ltd.) ketentuan yang berkaitan dengan persetujuan para pihak untuk melakukan penggabungan.
selanjutnya akan melunasi ke rekening efek masing-masing dari Pemegang Saham Penjual Perusahaan yang Menerima Penggabungan dan pengakuisisi akuntansi) pada nilai wajarnya.
2. PT Hipernet Indodata 51% termasuk Rasio Pertukaran Penggabungan dan mekanisme penyelesaian Penggabungan;
XL) dan KSEI akan mengalihkan seluruh Pembelian Kembali Saham ke rekening efek XL, Selisih antara konsiderasi pembelian dan nilai wajar bersih dari aset dan kewajiban Smartfren dan
3. PT One Indonesia Synergy 50% (ii) kondisi awal penyelesaian Penggabungan; (iii) kewajiban dan pembatasan pra-penutupan
Axiata Investments dan/atau Pemegang Saham Sinarmas (sebagaimana berlaku). ST diakui sebagai goodwill.
4. PT Distribusi Sentra Jaya 99% sehubungan dengan XL, Smartfren, dan ST; (iv) hak penghentian, termasuk dalam hal terjadi
5. PT Data Enkripsi Informasi Teknologi 50.95% (secara tidak langsung pelanggaran material terhadap Perjanjian Penggabungan Bersyarat oleh salah satu pihak dan (h) Jumlah dana hasil pembelian kembali yang akan diterima oleh Pemegang Saham Penjual Selain itu, untuk tujuan informasi keuangan konsolidasi pro forma, manajemen mencatat perbedaan
melalui PT Hipernet Indodata) terjadinya perubahan material yang merugikan dalam kinerja keuangan XL, Smartfren, dan ST; XL akan dikenakan pemotongan yang berlaku termasuk biaya perantara. biaya BEI/KPEI. antara pertimbangan pembelian dan nilai wajar bersih dari aset dan kewajiban Smartfren dan ST
dan (ix) ketentuan adat yang mengatur (antara lain) kewajiban pasca-penutupan, kerahasiaan, pajak penghasilan. dan biaya lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang sebagai ‘perbedaan jumlah bersih dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan kewajiban yang
D. LAPORAN PENILAIAN SAHAM PENILAI INDEPENDEN DAN PENDAPAT KEWAJARAN hukum yang berlaku. dan yurisdiksi. berlaku. Biaya. pajak. dan ongkos yang berlaku tersebut akan ditanggung oleh masing-masing diasumsikan atas pertimbangan yang ditransfer’ untuk menggambarkan potensi dampak dari
Pemegang Saham Penjual XL. dan dapat dipotong sesuai dengan peraturan perundang- akuntansi kombinasi bisnis.
1. Ringkasan Laporan Penilaian XL Berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan Ginting & Reksodiputro atas ketentuan-ketentuan undangan yang berlaku.
Identitas Penilai independen adalah Kantor Jasa Penilai Publik Ruky, Safrudin & dalam Perjanjian Penggabungan Bersyarat dan Surat Pernyataan XL tanggal 9 Desember Hubungan yang sudah ada sebelumnya antara XL. Smartfren dan ST secara efektif diselesaikan
Rekan (“RSR”). Berdasarkan Laporan Penilaian Ekuitas RSR No. 00111/2.0095-00/ 2024, ketentuan-ketentuan tersebut tidak akan merugikan hak dan kepentingan pemegang Pemberian kesempatan sebagaimana dimaksud di atas tidak diartikan sebagai penawaran tender pada tanggal akuisisi dan saldo transaksi antara XL. Smartfren dan ST telah dihapus. Kebijakan
BISA/06/0273/1/XII/2024 tanggal 5 Desember 2024. setelah mempertimbangkan seluruh saham publik. sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 54/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 akuntansi disesuaikan jika diperlukan untuk memastikan konsistensi kebijakan akuntansi utama
informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku, RSR berpendapat bahwa Nilai Pasar tentang Penawaran Tender Sukarela. yang diadopsi antara XL. Smartfren dan ST.
(h) Hak Pemegang Saham Minoritas:
dari 100% ekuitas XL pada tanggal 30 September 2024 adalah Rp 31.296.580.000.000.
Sampai dengan tanggal Rancangan Penggabungan Usaha ini, Axiata Investments, Anchor dan L. PERLAKUAN PAJAK
Dalam penilaian ini, RSR mengadopsi metode Guideline Publicly Traded Company Pemegang saham yang menolak keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Stellar tidak memiliki niat, untuk menghapus pencatatan saham Perusahaan yang Menerima
(“GPTC”) untuk pendekatan pasar dengan mempertimbangkan kepatuhan pada peraturan Biasa (RUPSLB) XL mengenai Penggabungan berhak untuk meminta agar saham mereka 1. Pajak Penghasilan (PPh) Badan
Penggabungan dari BEI. Apabila karena penjualan saham XL oleh Pemegang Saham Penjual XL
OJK, metode Discounted Cash Flow (“DCF”) untuk pendekatan pendapatan dan Metode dibeli dengan nilai wajar sesuai dengan Pasal 126 juncto Pasal 62 Undang-Undang Perseroan Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku. kecuali terdapat ketentuan khusus.
kepada XL, Axiata Investments, dan/atau Pemegang Saham Sinarmas (sebagaimana berlaku),
Aset Bersih yang Disesuaikan (Adjusted Net Asset Method – “ANAM”). (saham tersebut disebut “Saham Buyback”). XL telah memastikan bahwa pembelian Saham pengalihan aset yang terkait dengan Penggabungan ini akan dihitung menggunakan nilai
kepemilikan saham pemegang saham publik pada Perusahaan yang Masih Hidup menjadi kurang
Buyback berdasarkan hak tersebut akan dilakukan oleh XL, dan Axiata Investments serta pasar. Setiap keuntungan yang dihasilkan (setelah diimbangi dengan kerugian pajak yang
2. Ringkasan Laporan Penilaian SMARTFREN dari batas yang ditetapkan oleh OJK atau BEI berdasarkan peraturan perundang-undangan yang tersedia) untuk Perusahaan-perusahaan yang Digabungkan akan diperlakukan sebagai Objek
Pemegang Saham Sinarmas (sebagai pembeli siaga) dengan harga Rp2.350 per saham. berlaku untuk mempertahankan pencatatan saham Perusahaan yang Menerima Penggabungan di
Identitas Penilai independen adalah Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis. Hamid & Rekan Pajak Penghasilan Badan yang dikenakan pajak berdasarkan tarif pajak perusahaan yang
(“RHR”). Berdasarkan Laporan Penilaian Ekuitas RHR No. 00305/2.0012-00/BS/06/0006/1/ Berdasarkan Pasal 37 Ayat (1) huruf a dan b UU PT. XL dapat membeli kembali saham yang BEI, Perusahaan yang Menerima Penggabungan, Axiata Investments dan/atau Stellar melakukan berlaku (yang saat ini sebesar 22%).
XII/2024, tanggal 6 Desember 2024, setelah mempertimbangkan seluruh informasi yang telah diterbitkannya dengan ketentuan bahwa: (a) pembelian kembali saham tersebut tidak tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan kepemilikan saham pemegang saham publik
relevan dan kondisi pasar yang berlaku, RHR berpendapat bahwa Nilai Pasar dari 100% akan mengakibatkan kekayaan bersih XL menjadi kurang dari jumlah modal disetor ditambah hingga batas yang ditentukan oleh OJK atau BEI untuk mempertahankan posisi Perusahaan 2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
ekuitas Smartfren pada tanggal 30 September 2024 adalah Rp11.892.567.000.000. Dalam cadangan wajib dan (b) jumlah nominal agregat dari semua saham yang dibeli kembali oleh XL yang Menerima Penggabungan sebagai perusahaan publik yang sahamnya tercatat di BEI sesuai Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia yang berlaku. dapat disimpulkan bahwa
penilaian ini, RHR mengadopsi metode Guideline Publicly Traded Company (“GPTC”) tidak melebihi 10% (sepuluh persen) dari total modal yang ditempatkan di XL. dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. pengalihan barang kena pajak dari Perusahaan yang Digabungkan ke Perusahaan yang
untuk pendekatan pasar dengan mempertimbangkan kepatuhan pada peraturan OJK dan Menerima Penggabungan sehubungan dengan penggabungan tidak termasuk dalam
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasi Interim yang Diaudit XL per 30 September 2024. Hak Pemegang Saham Minoritas Smartfren definisi penyerahan barang kena pajak. dengan syarat baik Perusahaan-perusahaan yang
metode Discounted Cash Flow (“DCF”) untuk pendekatan pendapatan.
jumlah total saham yang diterbitkan oleh XL adalah 13.128.430.665 saham. dan 10% dari Pemegang saham Smartfren yang memenuhi syarat berdasarkan Undang-undang Perseroan Digabungkan maupun Perusahaan yang Menerima Penggabungan adalah pengusaha PPN.
3. Ringkasan Laporan Penilaian ST jumlah tersebut adalah 1.312.843.066 saham. Dengan harga pembelian wajar saham adalah untuk meminta sahamnya dibeli adalah pemegang saham Smartfren (i) yang namanya tercatat Dengan demikian. mengingat bahwa masing-masing XL. Smartfren dan ST adalah pengusaha
Identitas Penilai independen adalah Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis. Hamid & Rekan Rp2.350. maka jumlah maksimum yang dapat dikeluarkan oleh XL untuk pembelian kembali dalam Daftar Pemegang Saham Smartfren pada 1 (satu) hari kerja sebelum pemanggilan RUPSLB PPN. Penggabungan ini tidak dikenakan PPN.
(“RHR”). Berdasarkan Laporan Penilaian Ekuitas RHR No. 00305/2.0012-00/BS/06/0006/1/ saham adalah Rp3.085.181.205.100. Smartfren dan (ii) yang menghadiri RUPSLB Smartfren dan memberikan suara menentang
XII/2024 tanggal 6 Desember 2024, setelah mempertimbangkan seluruh informasi yang 3. Pajak Akhir dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Berdasarkan uji tuntas Ginting & Reksodiputro terhadap Laporan Keuangan Konsolidasi Interim Penggabungan pada RUPSLB Smartfren yang menyetujui Penggabungan (“Pemegang Saham Jika pengalihan aset dari Perusahaan-perusahaan yang Digabungkan ke Perusahaan yang
relevan dan kondisi pasar yang berlaku, RHR berpendapat bahwa Nilai Pasar dari 100% yang Diaudit XL per 30 September 2024. pembelian kembali Saham Buyback dengan jumlah Smartfren yang Memenuhi Syarat”). Menerima Penggabungan dalam konteks Penggabungan ini melibatkan pengalihan tanah dan/
ekuitas Smartfren pada tanggal 30 September 2024 adalah Rp 10.520.635.000.000. Dalam maksimum sebesar Rp3.085.181.205.100 di atas tidak akan mengakibatkan kekayaan bersih Sesuai dengan Pasal 62 juncto Pasal 37 UU PT. setiap pemegang saham berhak meminta atau bangunan. kecuali terdapat pengecualian khusus. pengalihan tersebut akan menimbulkan
penilaian ini, RHR mengadopsi metode Guideline Publicly Traded Company (“GPTC”) XL menjadi kurang dari jumlah modal disetor ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan. perusahaan untuk membeli saham mereka dengan harga wajar jika mereka tidak menyetujui implikasi pajak berikut bagi masing-masing XL. Smartfren dan ST:
untuk pendekatan pasar dengan mempertimbangkan kepatuhan pada peraturan OJK dan
metode Discounted Cash Flow (“DCF”) untuk pendekatan pendapatan. Dalam hal jumlah maksimum dari Saham Buyback melebihi batas ketentuan pembelian rencana aksi korporat perusahaan. termasuk penggabungan usaha. dengan ketentuan sebagai Pengalihan tanah dan/atau bangunan (Smartfren dan ST) akan dikenakan Pajak Akhir sebesar
kembali saham oleh XL, dengan merujuk pada ketentuan Pasal 62 Ayat (2) Undang-Undang berikut: (a) pembelian kembali saham tersebut tidak menyebabkan kekayaan bersih perusahaan 2.5% dari nilai pasar tanah dan/atau bangunan yang dialihkan.
4. Hasil Analisis Penilai Independen tentang Kewajaran Penggabungan Perseroan, XL wajib berupaya agar sisa saham dibeli kembali oleh pihak ketiga dengan harga menjadi kurang dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah
Di bawah ini adalah ringkasan Laporan Penilai Independen sebagaimana tercantum wajar yang disebutkan di atas dan dibayar oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh XL. yang dalam disisihkan. dan (b) jumlah nilai nominal seluruh saham yang dibeli kembali oleh perusahaan tidak Penerima pengalihan ha X BPHTB
dalam Laporan Opini Kewajaran No. 00112/2.0095-00/BS/06/0273/1/XII/2024 tanggal 10 melebihi 10% (sepuluh persen) dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perusahaan. %
hal ini adalah Axiata Investments dan Pemegang Saham Sinarmas.
Desember 2024. Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran Rencana Penggabungan N P O P T K P
yang mencakup analisis Rencana Penggabungan. analisis kualitatif dan analisis kuantitatif, Undang-Undang Perseroan tidak mengatur kapan pembelian Saham Buyback harus dilakukan. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Smartfren per 31 Desember 2023 dan 30
September 2024, kekayaan bersih Smartfren negatif. dan oleh karena itu berdasarkan Pasal 37 UU M hp p n nn
analisis kewajaran harga transaksi, dan faktor relevan lainnya, menurut pendapat RSR, Oleh karena itu, XL dapat menentukan waktu untuk pembelian Saham Buyback. yaitu sebelum
PT. Smartfren tidak dapat melaksanakan kewajibannya untuk membeli kembali saham Pemegang P m P
Rencana Penggabungan tersebut wajar. penyelesaian Penggabungan (yaitu setelah RUPSLB XL menyetujui Penggabungan) atau
setelah penyelesaian Penggabungan. Saham Smartfren yang Berhak. Sm ST P D m
E. KERANGKA LEGISLATIF PENGGABUNGAN m w NPWP P NPWP D
(i) Penyelesaian Hak Karyawan: Setiap karyawan dari Perusahaan yang Bergabung yang Merujuk pada ketentuan Pasal 62 Undang-undang Perseroan Terbatas. Smartfren wajib
Kerangka legislatif Penggabungan adalah sebagai berikut: memastikan bahwa saham tersebut dibeli oleh pihak ketiga dengan harga yang wajar dan dibayar P m m m Sm
tidak bersedia melanjutkan pekerjaan mereka dengan XL sebagai Perusahaan yang
1. UU PT Menerima Penggabungan sebagai hasil dari Penggabungan, akan berhak atas pembayaran oleh pihak ketiga tersebut. Dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam Perjanjian K Sm ST
(a) UU PT pesangon,uang penghargaan masa kerja, dan kompensasi hak-hak lainnya sesuai dengan Penggabungan Usaha Bersyarat: P X
2. Hukum Pasar Modal ketentuan semua undang-undang yang berlaku, termasuk tetapi tidak terbatas pada. Undang-
(a) UU Pasar Modal a. Jika jumlah yang harus dibayarkan XL untuk pembelian kembali saham Pemegang Saham K Sm ST
Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah oleh Undang- Penjual XL. kurang dari Batas Pembelian Kembali XL. XL akan bertindak sebagai pembeli
- Peraturan OJK No. 74/2016 P X
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 siaga untuk membeli saham tertentu dari Pemegang Saham Penjual Smartfren. hingga
- Peraturan OJK No. 15/2020 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Alih Daya Waktu Kerja dan Waktu Istirahat (secara M NFORMAS TENTANG CALON PENGENDAL BARU
- Peraturan OJK No. 31/2015 sisa jumlah dalam Batas Pembelian Kembali XL. setelah dikurangi jumlah untuk pembelian
kolektif disebut “UU Ketenagakerjaan”) (selanjutnya disebut “Hak Pesangon”). S P S m m P
- Peraturan OJK No. 42/2020 kembali saham Pemegang Saham Penjual XL; dan
M m P m A m D w m
- Peraturan OJK No. 29/2023 Untuk melaksanakan hak-hak tersebut masing-masing Perusahaan yang Melakukan b. Jika jumlah yang harus dibayarkan oleh XL untuk pembelian kembali saham dari Pemegang S
(b) Peraturan Perpajakan Penggabungan akan membuat perjanjian pemutusan hubungan kerja bersama (serta Saham Penjual XL dan. jika berlaku. saham tertentu dari Pemegang Saham Penjual
pernyataan konfirmasi karyawan) dengan setiap karyawan yang bermaksud untuk mengakhiri S h S ng
- Hukum Pajak Penghasilan Smartfren. melebihi Batas Pembelian Kembali XL. Axiata Investments dan Pemegang
- Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai pekerjaannya dan yang berhak atas Hak Pesangon untuk secara efektif mengakhiri Saham Sinarmas akan membeli dalam porsi yang sama (atau porsi lainnya sebagaimana PT G N D GND
- Undang-undang Pajak dan Retribusi Daerah (“UU PDRD”) dalam Bab 17 – BPHTB pekerjaannya dan menentukan Hak Pesangonnya sesuai dengan Hukum Ketenagakerjaan disepakati secara tertulis antara Anchor dan Pemegang Saham Sinarmas) kelebihan
dan/atau undang-undang lain yang berlaku. Pembayaran Hak Pesangon akan dilakukan GND U R m
- Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2016 saham Pemegang Saham Penjual XL tersebut. dengan ketentuan bahwa masing-masing PT G N D A P N S m
3. Regulasi Ketenagakerjaan oleh masing-masing Perusahaan yang Bergabung segera setelah pelaksanaan dokumen Anchor dan Pemegang Saham Sinarmas dapat sepakat secara tertulis untuk menunjuk
pemutusan hubungan kerja yang relevan sesuai dengan hukum dan praktik terbaik. mM Y w SH N A M H m
- Hukum Ketenagakerjaan entitas lain untuk memperoleh kelebihan saham tersebut atas namanya. HAM S K N C HT TH N m
- PP 35 Terkait dengan direktur dan komisaris penyelesaian oleh masing-masing Perusahaan yang Pembelian kembali saham Pemegang Saham Smartfren yang Memenuhi Syarat akan dilakukan
4. Regulasi Anti Monopoli Bergabung atas hak-hak yang telah diperoleh dari setiap direktur dan komisaris yang tidak lagi dengan harga 25 per saham Smartfren. yang didasarkan pada Rasio Pertukaran Penggabungan A D GND m m
- UU Antimonopoli menjabat di dewan masing-masing setelah Penutupan Penggabungan akan dilakukan sesuai Usaha yang disepakati dan merupakan harga yang wajar untuk pembelian kembali.
- PP 57 dengan Anggaran Dasar dan kebijakan internal (jika berlaku) dari masing-masing Perusahaan P A D GND m mA N N
5. Peraturan Penggabungan. Konsolidasi dan Akuisisi Perusahaan yang Bergabung serta undang-undang yang berlaku. Untuk direktur dan komisaris yang keluar Mekanisme pembelian kembali saham adalah sebagai berikut: N m E P E SH N
- PP 27 yang juga memiliki pengaturan kerja dengan masing-masing Perusahaan yang Bergabung. (a) Pada RUPS Luar Biasa Smartfren. Biro Administrasi Efek Smartfren akan mencatat jumlah total P A M H m H A M
6. Peraturan Lainnya mekanisme penyelesaian hak-hak yang telah diperoleh akan mengikuti proses yang sama dari Pemegang Saham Smartfren yang Berhak. R m S K N AHU
- UU Cipta Kerja seperti untuk karyawan yang mengakhiri hubungan kerja. AH T D m
- PP 46 (b) Setelah RUPS Luar Biasa. Pemegang Saham Smartfren yang Berhak yang bermaksud
(j) Akta Penggabungan Usaha: Konfirmasi pengalihan seluruh hak dan kewajiban dari Smartfren untuk menjual saham Smartfren mereka (selanjutnya disebut “Pemegang Saham Smartfren P m m m m GND
7. Anggaran Dasar masing-masing Perusahaan yang Melakukan Penggabungan
dan ST kepada XL dan penerimaan pengalihan hak dan kewajiban tersebut oleh XL akan yang Menjual”) diundang untuk mendapatkan formulir pengalihan saham dari kantor Biro mA N N S H
F. KONSEKUENSI HUKUM DARI PENGGABUNGAN dituangkan dalam Akta Penggabungan Usaha. Akta Penggabungan Usaha akan dilaksanakan Administrasi Efek Smartfren di Sinarmas Land Plaza Tower 3. Jl. M.H. Thamrin No.51 Lantai 12. A S SH N A M H m
Berdasarkan Pasal 122 UU PT, sebagai konsekuensi dari Penggabungan, Smartfren dan ST setelah Penggabungan Usaha disetujui oleh pemegang saham masing-masing XL, Smartfren RT.9/RW.4. Gondangdia. Kec. Menteng. Kota Jakarta Pusat. Daerah Khusus Ibukota Jakarta H A M R m S K
sebagai Perusahaan Penggabungan akan dibubarkan berdasarkan berlakunya Undang-undang dan ST dalam RUPSLB terkait sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar masing-masing XL, 10350 pada setiap hari kerja dari 22 Maret 2025 hingga 10 April 2025. Pemegang Saham N AHU AH T F S P m
pada Tanggal Efektif Penggabungan tanpa proses likuidasi sebelumnya dan oleh karena itu: Smartfren dan ST dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Smartfren yang Menjual harus melengkapi dan menyerahkan formulir pengalihan saham ke P m P A D N AHU AH
kantor Biro Administrasi Efek paling lambat pada 10 April 2025 (Periode Pembelian Kembali F
1. Semua aset dan kewajiban Perusahaan-perusahaan yang Menggabungkan Diri akan dialihkan (k) Aspek Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat: Berdasarkan PP 57, transaksi
penggabungan yang menyangkut (i) jumlah aset melebihi Rp2.500.000.000.000.00 (dua triliun Saham Smartfren). GND m P A m GND H A
secara hukum kepada Perusahaan yang Menerima Penggabungan; dan
lima ratus miliar Rupiah) dan/atau (ii) jumlah penjualan melebihi Rp5.000.000.000.000.00 (lima (c) Pemegang Saham Penjual Smartfren berhak meminta agar saham Smartfren mereka dibeli S mN M P
2. Pemegang Saham Perusahaan Penggabungan secara hukum akan menjadi para pemegang
saham Perusahaan yang Menerima Penggabungan. triliun Rupiah), wajib diberitahukan kepada KPPU dalam waktu 30 hari kerja setelah tanggal dengan nilai wajar. yang ditentukan sebesar Rp 25 per saham yang didasarkan pada Rasio PT B M T m BMT
penggabungan memperoleh kekuatan hukum tetap. Pertukaran Penggabungan Usaha.
Penggabungan sebagaimana dimaksud dalam Rancangan Penggabungan ini akan disempurnakan BMT m R m PT B
oleh XL, Smartfren dan ST dengan melaksanakan Akta Penggabungan dan mengubah Anggaran Berdasarkan uji tuntas Ginting & Reksodiputro dan sebagaimana didukung oleh (i) Surat (d) Pemegang Saham Penjual Smartfren juga harus menginstruksikan dan meminta agar M T m A P N S m
Dasar XL, yang keduanya dokumennya akan diserahkan kepada Menteri Hukum untuk disetujui. Pernyataan XL tanggal 9 Desember 2024. (ii) Surat Pernyataan Smartfren tanggal 9 Desember perusahaan sekuritas atau bank kustodian masing-masing menyetorkan seluruh saham M Y w SH N A M
2024. dan (iii) Surat Pernyataan ST tanggal 9 Desember 2024. Penggabungan tidak akan Smartfren mereka ke dalam rekening escrow (“Rekening Escrow”) untuk dikelola dengan KSEI H m H A M S K N C HT TH
G. ANALISIS HUKUM TENTANG PENGGABUNGAN mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan/atau persaingan tidak sehat sebagaimana selambat-lambatnya pada 16:00 WIB sore hari pada satu hari kerja setelah Periode Pembelian N m
Firma hukum Ginting & Reksodiputro, telah ditunjuk oleh XL untuk bertindak sebagai konsultan dilarang berdasarkan Pasal 28 ayat (1) UU Antimonopoli. Kembali Saham Smartfren berakhir. agar saham mereka tidak dapat diperdagangkan.
A D BMT m m
hukum XL sehubungan dengan Penggabungan Usaha dan dalam kapasitas tersebut telah (l) Tata Kelola XL: XL telah membentuk Komite Audit. Komite Remunerasi dan Nominasi. Unit Semua instruksi yang diberikan oleh Pemegang Saham Penjual Smartfren untuk mentransfer
menerbitkan pendapat dari perspektif hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 angka 1 POJK Audit Internal. dan telah menunjuk Sekretaris Perusahaan dengan mengacu pada ketentuan P A D BMT m mA N N
sahamnya ke Rekening Escrow akan dianggap final dan merupakan instruksi yang tidak dapat
74/2016 (“Pendapat Hukum”). (i) Peraturan OJK No.55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan N m E P E SH N
dibatalkan.
Kerja Komite Audit. (ii) Peraturan OJK No.34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan P A M H m H A M
Tunduk pada batasan, kualifikasi, dan asumsi Pendapat Hukum, ringkasan Pendapat Hukum (e) Pemegang Saham Penjual Smartfren yang belum mengisi formulir pengalihan saham dan/atau
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. (iii) Peraturan OJK No.56/POJK.04/2015 tentang R m S K N AHU
adalah sebagai berikut: belum menyetorkan saham Smartfren mereka ke dalam Rekening Escrow dalam jangka waktu AH T D m
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal. dan (iv) Peraturan OJK
(a) Penggabungan dan Konsekuensi Hukumnya: Berdasarkan pemenuhan atau pengabaian No.35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. XL telah sebagaimana diatur pada ayat (b) dan (d) di atas. akan dianggap melepaskan haknya untuk
Am m m m BMT
(yang relevan) dari syarat-syarat untuk efektivitas Penggabungan Usaha, pada Tanggal Efektif menyusun piagam untuk komite-komite tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. meminta pembelian kembali saham.
mA N N E P E
Penggabungan Usaha, Smartfren dan ST akan dibubarkan secara hukum tanpa proses (f) Pembayaran kepada Pemegang Saham Penjual Smartfren atas harga pembelian untuk semua SH MK N S A M
likuidasi terlebih dahulu dan oleh karena itu: (m) Aset XL. Smartfren dan ST: Berdasarkan hasil uji tuntas Ginting & Reksodiputro sebagaimana
didukung oleh (i) Surat Pernyataan XL tanggal 9 Desember 2024. (ii) Surat Pernyataan saham Smartfren yang disimpan di Rekening Escrow sesuai dengan paragraf (b) dan (d) di H m H A M R m
(i) semua aset dan kewajiban Smartfren dan ST akan secara hukum dialihkan kepada XL, atas (“Pembelian Kembali Saham”) akan dilakukan selambat-lambatnya 3 hari bursa setelah S K N AHU AH TAHUN
sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan; dan Smartfren tanggal 9 Desember 2024. dan (iii) Surat Pernyataan ST tanggal 9 Desember
2024. sampai dengan tanggal surat pernyataan tersebut. tidak terdapat aset material milik XL. Tanggal Efektif Penggabungan Usaha, yaitu diperkirakan terjadi pada 18 April 2025 (“Tanggal M H m H A M R
(ii) para pemegang saham Smartfren dan ST akan secara hukum menjadi pemegang saham Pembayaran”). Pada Tanggal Pembayaran, XL, Axiata Investments dan/atau Pemegang m S P m P m P A
XL, sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan. Smartfren. dan ST. dalam bentuk apapun. yang sedang dibebani dengan cara apapun. dan/
atau sedang disengketakan dengan pihak lain. Saham Sinarmas (sebagaimana berlaku) akan mentransfer pembayaran harga pembelian ke D N m AHU AH N m AHU AH
(b) Perubahan Pengendali: Sebagai akibat dari Penggabungan Usaha. akan terjadi perubahan Rekening Escrow (yang tunduk pada pengurangan jumlah sebagaimana dimaksud pada (g) di
pengendali XL. dari sebelumnya Anchor. menjadi Anchor dan Stellar sebagai pengendali (n) Tidak Ada Litigasi Material: Berdasarkan uji tuntas Ginting & Reksodiputro sebagaimana bawah ini, KSEI selanjutnya akan melunasi ke rekening efek masing-masing dari Pemegang
didukung oleh (i) Surat Pernyataan XL tanggal 9 Desember 2024. (ii) Surat Pernyataan BMT m m m S A m BMT H A
bersama sebagaimana dijelaskan dalam Rancangan Penggabungan Usaha. Berdasarkan Saham Penjual XL) dan KSEI akan mengalihkan seluruh Pembelian Kembali Saham ke S mN S P
uji tuntas Ginting & Reksodiputro. tidak ada persetujuan dari regulator di Indonesia yang Smartfren tanggal 9 Desember 2024. dan (iii) Surat Pernyataan ST tanggal 9 Desember 2024. rekening efek XL, Axiata Investments dan/atau Pemegang Saham Sinarmas (sebagaimana
(iv) Surat Pernyataan Direksi XL tanggal 9 Desember 2024. (v) Surat Pernyataan Dewan berlaku). PT W N WN
diperlukan untuk perubahan pengendali XL sebagai akibat dari Penggabungan Usaha tersebut.
Komisaris XL tanggal 9 Desember 2024, (vi) Surat Pernyataan Direksi Smartfren tanggal 9
Perubahan pengendali sebagai akibat dari Penggabungan Usaha dikecualikan dari kewajiban (g) Jumlah dana hasil pembelian kembali yang akan diterima oleh Pemegang Saham Penjual WN m R m PT
Desember 2024. (vii) Surat Pernyataan Dewan Komisaris Smartfren tanggal 9 Desember 2024.
pengendali baru untuk mengumumkan dan melakukan Penawaran Tender Wajib (PTW) Smartfren akan dikenakan pemotongan yang berlaku termasuk biaya perantara. biaya BEI/ W N A P N
(viii) Surat Pernyataan Direksi ST tanggal 9 Desember 2024. dan (ix) Surat Pernyataan Dewan
sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan KPEI. pajak penghasilan. dan biaya lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan Y SH N A M H m
Komisaris ST tanggal 9 Desember 2024. sampai dengan tanggal surat pernyataan tersebut.
Perusahaan Terbuka karena perubahan pengendali terjadi sebagai akibat dari penggabungan yang berlaku. Biaya. pajak. dan ongkos yang berlaku tersebut akan ditanggung oleh masing- H A M S K N C HT TH
tidak terdapat: (i) perselisihan. konflik. tuntutan. panggilan pengadilan di luar pengadilan; (ii)
masing Pemegang Saham Penjual Smartfren. dan dapat dipotong sesuai dengan peraturan A
usaha. gugatan. baik perdata maupun pidana dan/atau perselisihan/tuntutan di pengadilan dan/atau
arbitrase mana pun di Indonesia atau di luar negeri; (iii) perselisihan administratif dengan perundang-undangan yang berlaku. A D WN m m
(c) Perjanjian Penggabungan Usaha Bersyarat: Perseroan. SF. dan ST masing-masing telah
menandatangani Perjanjian Penggabungan Usaha Bersyarat secara sah sesuai dengan instansi pemerintah termasuk yang terkait dengan kewajiban perpajakan atau masalah Pemberian kesempatan sebagaimana dimaksud di atas tidak diartikan sebagai penawaran P A D WN m A N N
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. SF. dan ST serta peraturan perundang-undangan yang ketenagakerjaan; dan (iv) perkara kepailitan terhadap pihak ketiga maupun pernyataan pailit tender sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 54/POJK.04/2015 tanggal 23 D m E P E SH N
berlaku. yang melibatkan XL. Smartfren dan ST beserta masing-masing anggota Direksi dan Dewan Desember 2015 tentang Penawaran Tender Sukarela. P A m M H m H A
Komisaris mereka. yang dapat secara material menghalangi atau memberikan dampak negatif M R m S K N AHU
(d) Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan: XL. Axiata Investments dan Hak Pemegang Saham Minoritas ST
terhadap Penggabungan yang direncanakan. AH T D m
Anchor merupakan bagian dari pihak-pihak yang menandatangani Perjanjian Penggabungan Apabila PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero). sebagai pemegang saham minoritas
Bersyarat. Aktivitas tertentu antara XL. Axiata Investments dan Anchor berdasarkan Perjanjian (o) Informasi Perusahaan yang Menerima Penggabungan Setelah Penyelesaian P m m m m WN m
ST. tidak meminta ST untuk membeli kembali sahamnya sebagai bagian dari Penggabungan
Penggabungan Bersyarat adalah transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Penggabungan: A N N A w D m SH
Usaha dalam RUPS ST yang akan datang untuk menyetujui Penggabungan Usaha. PT Industri
OJK No. 42/2020 karena aktivitas tersebut dilakukan antara XL dan Axiata Investments (yang i. Direksi dan Dewan Komisaris: Pemegang Saham Perseroan, Smarftren dan ST Telekomunikasi Indonesia (Persero) akan dianggap ikut serta dalam Penggabungan Usaha dan MM MK N K T A M
merupakan pengendali XL). mendiskusikan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi setelah Tanggal Efektif menerima saham baru yang diterbitkan oleh Perusahaan yang Menerima Penggabungan pada H m H A M R m S
Penggabungan Usaha. yang akan dikonfirmasi dan diberitahukan kepada OJK secara Penyelesaian Penggabungan Usaha sebagai imbalan atas saham PT Industri Telekomunikasi K N AHU AH T A S
Aktivitas antara XL. Axiata Investments dan Anchor yang merupakan pihak afiliasi. termasuk
terpisah serta diumumkan kepada publik dalam revisi dan/atau informasi tambahan dari Indonesia (Persero) di ST. Namun, jika PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) P m P m P A D N AHU AH
antara lain: (i) koordinasi pemenuhan atau pengabaian prasyarat yang dipertimbangkan A
di dalamnya dan (ii) koordinasi penghentian Perjanjian Penggabungan Bersyarat (Kegiatan Rancangan Penggabungan usaha. memutuskan untuk meminta sahamnya di ST dibeli kembali sebagai bagian dari Penggabungan
Tertentu). Usaha. maka mekanisme pembelian kembali saham akan mengikuti ketentuan yang berlaku WN m P A m WN S m
ii. Domisili: Berdasarkan hasil uji tuntas Ginting & Reksodiputro sebagaimana didukung
untuk Pemegang Saham Smartfren yang Memenuhi Syarat (dijelaskan di atas) seolah-olah PT P M MH T m N
Aktivitas Tertentu tidak memiliki nilai. dan oleh karena itu Aktivitas Tertentu bukan merupakan oleh Surat Pernyataan XL tanggal 9 Desember 2024. domisili XL setelah selesainya
Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) adalah salah satu Pemegang Saham Smartfren yang
transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 17/2020. Berdasarkan Penggabungan. domisili XL akan tetap di XL Axiata Tower. Jl. H.R. Rasuna Said X-5 Kav. S u u Mod d nK p m nS h m
Menjual. ST Minoritas berhak meminta agar saham ST mereka dibeli dengan nilai wajar, yang
uji tuntas Ginting & Reksodiputro yang dilengkapi dengan Pernyataan Direksi XL tanggal 9 11-12. Kuningan Timur. Setiabudi. Jakarta Selatan 12950. Indonesia.
ditentukan sebesar Rp 11,128 per saham berdasarkan Rasio Pertukaran Penggabungan yang GND
Desember 2024: (p) Uji Tuntas: Ginting & Reksodiputro telah melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap XL telah disepakati.
P R P U m m
(i) Aktivitas Tertentu adalah transaksi afiliasi yang tidak mengandung benturan kepentingan. sebagai perusahaan penerima penggabungan dan Smartfren dan ST sebagai perusahaan
J. HAK DAN KEWAJIBAN KEPADA PIHAK KETIGA m GND A N E
karena tidak ada perbedaan kepentingan ekonomi antara XL dengan kepentingan ekonomi yang menggabungkan diri dan telah melakukan telaah atas (i) dokumen-dokumen dan (ii) fakta-
P E SH MK N P
pribadi anggota Direksi. anggota Dewan Komisaris. pemegang saham utama. atau fakta di lapangan (apabila diperlukan) sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Pendapat 1. Pihak Ketiga dalam Perjanjian
Hukum Ginting & Reksodiputro dan berpendapat bahwa sampai dengan tanggal Pendapat Semua perjanjian atau kontrak dengan pihak ketiga yang ditandatangani oleh Smartfren N Nom n S h m B @ DR p h m
pengendali yang dapat merugikan XL. Selain itu. XL juga telah memperoleh pendapat D p
Hukum Ginting & Reksodiputro. sepanjang menyangkut aspek hukum. item-item tersebut dan ST akan secara otomatis dialihkan secara hukum kepada Perusahaan yang Menerima um h S h m N nom n DR %
kewajaran dari KJPP RSR (yang diterbitkan sebagai bagian dari Laporan Pendapat
secara material telah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penggabungan. yang berlaku sejak Tanggal Efektif. Mod D
Kewajaran sehubungan dengan Penggabungan Usaha tanggal 10 Desember 2024). yang
M D m D
menyatakan bahwa Penggabungan Usaha. termasuk Perjanjian Penggabungan Bersyarat H. HAK-HAK KARYAWAN Oleh karena itu, Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan menggantikan Smartfren P
(yang mengatur. antara lain. Kegiatan Tertentu). adalah wajar. dan ST sebagai pihak dan akan menerima semua hak serta diwajibkan untuk melakukan
Untuk memastikan transisi yang lancar dalam proses penggabungan antara XL. Smartfren. dan ST. PT m
(ii) Penggabungan Usaha dan pelaksanaan Akta Penggabungan pada Tanggal Efektif semua kewajiban sesuai dengan perjanjian atau kontrak yang relevan, kecuali dinyatakan lain
manajemen dari masing-masing XL. Smartfren. dan ST tidak berencana untuk memberhentikan PT P m M A
Penggabungan Usaha bukan merupakan transaksi afiliasi dan transaksi benturan oleh perjanjian atau kontrak tersebut atau disepakati secara tegas secara tertulis oleh para
karyawan. Seluruh karyawan XL. Smartfren. dan ST akan menjadi karyawan dari Perusahaan yang T M D m
kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No.42/2020. pihak.
Menerima Penggabungan. Ketentuan kerja yang ada untuk semua karyawan sepenuhnya dijamin D
(e) Transaksi Material: Nilai transaksi Penggabungan Usaha memenuhi ambang batas transaksi dan akan tetap tidak berubah untuk bertransisi ke. dan menjadi bagian dari. Perusahaan yang Sehubungan dengan Penggabungan, masing-masing Perusahaan yang Melakukan
material yang memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham XL sesuai dengan Menerima Penggabungan. Penggabungan harus mematuhi kewajibannya untuk menyampaikan pemberitahuan BMT
Peraturan OJK No. 17/2020. karena nilai pasar wajar saham Smartfren dan ST sebagai penugasan kepada rekanan, sebagaimana diwajibkan dalam perjanjian yang ditandatangani P R P U m m
Penempatan karyawan dalam struktur organisasi dan strategi bisnis Perusahaan yang Menerima
Perusahaan-perusahaan yang Menggabungkan Diri (yang berdasarkan Laporan Penilaian oleh masing-masing Perusahaan yang Melakukan Penggabungan. m BMT A N E
Penggabungan akan disesuaikan dengan sewajarnya. Semua karyawan akan diperlakukan secara
Bisnis Smartfren dan ST berjumlah Rp 11.892.567.000.000 dan Rp 10.520.635.000.000). P E SH MK N P
wajar. adil. dan setara oleh Perusahaan yang Menerima Penggabungan. tanpa memandang asal 2. Kreditur
yang melebihi 20% dari ekuitas XL (yang berdasarkan laporan keuangan konsolidasi
perusahaan mereka. Berdasarkan Pasal 127 ayat 4 UU PT, para kreditur XL, Smartfren dan ST dapat mengajukan N Nom n S h m B @ DR p h m
interim XL untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 berjumlah D p
keberatan atas Penggabungan dalam waktu 14 hari sejak pengumuman Ringkasan Rancangan um h S h m N nom n DR %
Rp25.702.581.000.000). XL. Smartfren. dan ST sebagai Perusahaan yang Melakukan Penggabungan harus memastikan
Penggabungan Usaha ini di surat kabar yang beredar secara nasional. Mod D
kepatuhan terhadap semua ketentuan yang relevan yang mengatur hak-hak karyawan
(f) Persyaratan Agar Penggabungan Usaha Menjadi Efektif: Sesuai dengan hukum dan Setiap keberatan dari kreditur akan diselesaikan dengan tepat sebelum RUPSLB. Jika pada M D m D
sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan dan Pasal 41 PP 35 terkait dengan peristiwa
peraturan yang berlaku serta Anggaran Dasar XL, penggabungan usaha hanya dapat saat RUPSLB keberatan belum diselesaikan. Penggabungan tidak dapat dilanjutkan hingga PT P m M A
penggabungan. Adapun karyawan dari Perusahaan yang Melakukan Penggabungan. yang tidak
diselesaikan setelah pemenuhan persyaratan berikut: selesai. PT m
bersedia melanjutkan pekerjaan mereka dengan Perusahaan yang Menerima Penggabungan.
(i) penyampaian pernyataan Penggabungan Usaha kepada OJK. yang berisi Rancangan hak-hak mereka akan diperlakukan dengan baik sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Ketiadaan keberatan tertulis dari kreditur XL, Smartfren dan ST akan dianggap sebagai T M D m
Penggabungan Usaha dan dokumen pendukungnya sebagaimana disyaratkan oleh yang berlaku dan PP 35. persetujuan Penggabungan oleh kreditur tersebut. D
Page 4
INVESTOR DAILY – RABU 11 DESEMBER 2024 |11
WIN vi. Meningkatkan manajemen risiko pihak ketiga dengan melakukan uji tuntas terhadap mitra. PT XL Axiata PT Smartfen Penyesuaian Catatan Proforma risiko pinjaman yang dirasakan. Hal ini pada akhirnya dapat memberi tekanan pada neraca
pemasok. dan kontraktor untuk menyelaraskan dengan standar etika Perusahaan yang Tbk Historis Telecom Tbk proforma perusahaan dan kebutuhan untuk menghasilkan arus kas bebas yang berkelanjutan. terutama
Pada tanggal Rancangan Penggabungan Usaha ini. susunan permodalan dan kepemilikan
saham WIN berdasarkan Akta No. 101 tanggal 20 April 2017 yang dibuat di hadapan Lanawaty Menerima Penggabungan dan mengurangi risiko eksternal Historis
dalam jangka pendek hingga menengah.
Darmadi. S.H.. M.M.. M.Kn.. Notaris di Kabupaten Tangerang. adalah sebagai berikut: k. Pertahankan manajemen keuangan yang disiplin dengan memprioritaskan arus kas. modal (1,806) A
kerja. dan profitabilitas. serta melacak metrik utama agar selaras dengan rencana usaha yang 48,009 K Risiko terkait dengan efek perlakuan pajak yang timbul dari usulan Penggabungan
Nilai Nominal Saham Biasa @ IDR1000 per saham disetujui Dewan.
Deskripsi 31,776 I
Jumlah Saham Nilai nominal (IDR) % Usaha
Modal Dasar 61.498.008 6.149.800.800.000 D. STRUKTUR MODAL DAN KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM XL SEBAGAI PERUSAHAAN
Nilai Nominal Saham Biasa @ IDR1000 per saham YANG MENERIMA PENGGABUNGAN 25,550,976 21,730,549 (9,780,908) 37,500,617 Dalam melakukan studi kelayakan untuk usulan penggabungan usaha. Direksi dan Dewan
Deskripsi
Jumlah Saham Nilai nominal (IDR) % Berdasarkan Rasio Pertukaran Penggabungan Usaha. struktur permodalan dan komposisi Komisaris telah berkonsultasi dengan penasihat eksternal untuk menilai potensi implikasi pajak
Modal Ditempatkan dan Disetor 11.332.703.182 11.332.703.1820 Kepentingan non
kepemilikan saham XL sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan setelah Tanggal dari transaksi berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
pengendali 151,605 61 (61) 151,605
PT Sinar Mas Tunggal 1 1.000 0,01 Efektif Penggabungan Usaha dan restrukturisasi internal adalah sebagai berikut:
PT Gerbangmas Tunggal 61.498.007 6.149.800.700.000 99,99 Meskipun penilaian ini telah memberikan panduan tentang perlakuan pajak yang diharapkan
Nilai Nominal Saham Biasa @ Rp 100 per saham JUMLAH EKUITAS 25,702,581 21,730,610 (9,780,969) 37,652,222
Sejahtera Deskripsi dari Penggabungan Usaha yang Diusulkan. penting untuk dicatat bahwa interpretasi Undang-
Jumlah Saham Nilai nominal (IDR) %
Total Modal Ditempatkan dan 61.498.008 6.149.800.800.000 100
Modal Dasar 22.650.000.000 2.265.000.000.000 100 JUMLAH LIABILITAS DAN undang dan peraturan perpajakan dapat bervariasi. Otoritas Pajak Indonesia dapat menantang
Disetor
EKUITAS 85,173,690 42,498,644 (8,844,617) 118,827,717 atau tidak setuju dengan posisi pajak yang diambil. Tantangan tersebut dapat menyebabkan
3. Komposisi Dewan Modal Ditempatkan dan Disetor Berikut adalah deskripsi singkat dari penyesuaian proforma: kewajiban pajak tambahan. penalti. atau perubahan posisi keuangan MergeCo. sehingga
Penuh: 2 (A) Penyesuaian yang timbul dari penyesuaian kebijakan akuntansi terkait pengakuan
GND berdampak pada profitabilitas dan arus kas secara keseluruhan.
Axiata Investment (Indonesia) 8.697.163.762 869.716.376.200 47,9 pendapatan data. Hal ini juga mengakibatkan kurang catat pada pendapatan periode
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan GND yang disusun Akta Nomor 16 tanggal PT Bali Media Telekomunikasi 2.087.816.377 208.781.637.700 11,56 berjalan yang telah disesuaikan pada laba ditahan
16 Februari 2021. dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina. S.H.. Notaris di Jakarta Pusat. Risiko terkait dengan Undang-undang
PT Global Nusa Data 848.722.788 84.872.278.800 4,7 (B) Akun-akun timbal balik yang sudah ada sebelumnya dieliminasi dalam laporan keuangan
adalah sebagai berikut: PT Wahana Inti Nusantara 518.109.833 51.810.983.300 2,9 konsolidasian Masing-masing dari XL dan Smartfren harus secara teratur mematuhi berbagai peraturan
Dewan Komisaris PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera 475.620.977 47.562.097.700 2,6 (C) Pemisahan biaya penyusutan dan amortisasi ke “Beban penyusutan” dan “Beban
amortisasi” perundang-undangan di Indonesia. yang dapat berubah seiring waktu. Kondisi peraturan
Komisaris : Siany Muliani PT Industri Telekomunikasi Indonesia 114.718 11.471.800 0,0
(Persero) (D) Pengakuan provisi biaya restorasi sehubungan dengan pembongkaran peralatan dari yang berkembang berpotensi mengakibatkan amandemen Undang-undang yang ada
Direktur lokasi menara sewaan.
Direktur Utama : Marco Paul Ivan Sumampouw Masyarakat 5.515.826.193 551.582.619.300 30,4 atau pengenalan peraturan baru. yang dapat memberlakukan kewajiban kepatuhan atau
Total Modal Ditempatkan dan 18.143.374.651 1.814.337.465.100 100 (E) Reklasifikasi beban penggunaan frekuensi, sewa untuk infrastruktur telekomunikasi,
Direktur : Antony Susilo pembatasan tambahan pada MergeCo yang tidak dibayangkan sebelumnya. Perubahan
Disetor 3 perbaikan dan pemeliharaan, listrik dan generator dari “Operasi, pemeliharaan dan jasa
BMT telekomunikasi” ke “Beban infrastruktur” legislatif ini dapat memengaruhi aspek-aspek kunci dari operasi entitas yang digabungkan.
(F) Reklasifikasi biaya kartu dan voucher serta biaya distribusi dari “Beban penjualan dan kinerja keuangan. dan rencana strategis.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan GND yang disusun Akta Nomor 27 tanggal Total Saham yang Belum Diterbitkan 4.506.625.349 450.662.534.900 -
pemasaran” ke “Beban interkoneksi dan beban langsung lainnya”
20 September 2024. dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina. S.H.. Notaris di Jakarta Catatan: (G) Reklasifikasi beban interkoneksi dan beban langsung lainnya, dan lain-lain dari “Operasi, Risiko terkait dengan persetujuan dan izin peraturan
Pusat. adalah sebagai berikut: Saham yang diterbitkan oleh XL adalah saham terdaftar dan setiap saham memiliki satu hak pemeliharaan dan jasa telekomunikasi” ke “Beban interkoneksi dan beban langsung
Dewan Komisaris suara. lainnya” Keberhasilan penggabungan usaha bergantung pada perolehan berbagai persetujuan dan izin
Komisaris : Hendro Widjaja Setelah penyetaraan (H) Reklasifikasi “Beban karyawan” ke “Beban gaji dan kesejahteraan karyawan” peraturan dari lembaga pemerintah Indonesia. Setiap masalah atau penundaan selama proses
Direktur (I) Reklasifikasi “Beban bunga dan beban keuangan lainnya” ke “Biaya keuangan”
Nilai Nominal Saham Biasa @ Rp 100 per saham (J) Reklasifikasi “Penghasilan bunga” ke “Penghasilan keuangan” ini dapat memengaruhi jadwal yang diantisipasi dan kelayakan penggabungan usaha Selain itu.
Direktur Utama : Ferry Salman Deskripsi
Jumlah Saham Nilai nominal (IDR) % transisi yang sedang berlangsung dalam pemerintahan. perombakan kabinet. atau perubahan
Direktur : Ir. Lukmono Sutarto Proforma laporan laba atau rugi dan pendapatan komprehensif
Modal Dasar 22.650.000.000 2.265.000.000.000 100
personel di dalam kementerian terkait dapat memengaruhi proses penerapan peraturan yang
4. Kegiatan Usaha Berikut adalah proforma laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari Perusahaan yang
Modal Ditempatkan dan Disetor Menerima Penggabungan per 30 September 2024. Proforma laporan laba rugi dan penghasilan diperlukan. Meskipun masing-masing dari XL dan Smartfren sama-sama berharap semua
GND
Penuh: 4 komprehensif lain ini disusun berdasarkan laporan posisi keuangan historis yang diambil dari persetujuan dan izin peraturan yang diperlukan akan diperoleh. tidak ada jaminan bahwa hal ini
Kegiatan usaha GND berdasarkan Akta No. 48 tanggal 28 November 2019. yang dibuat di Axiata Investment (Indonesia) 6.313.716.868 631.371.686.800 34,8 laporan keuangan yang telah diaudit dari XL. Smartfren. dan ST per dan untuk periode sembilan
hadapan Esther Pascalia Ery Jovina. S.H.. Notaris di Jakarta Pusat. adalah sebagai berikut: akan terjadi atau bahwa persyaratan kepatuhan tambahan tidak akan diberlakukan.
PT Bali Media Telekomunikasi 4.471.263.271 447.126.327.100 24,6 bulan yang berakhir pada 30 September 2024 dengan penyesuaian merger proforma sesuai
(a) Melaksanakan usaha yang mencakup penyediaan saran, bimbingan, dan operasi usaha PT Global Nusa Data 848.722.788 84.872.278.800 4,7 dengan kriteria yang berlaku yang menjadi dasar penyusunan informasi keuangan konsolidasi J. PERNYATAAN KEMBALI PENYERAPAN SEMUA HAK DAN KEWAJIBAN DARI
serta masalah organisasi dan manajemen lainnya. seperti perencanaan strategis dan PT Wahana Inti Nusantara 518.109.833 51.810.983.300 2,9 proforma oleh manajemen entitas yang bertahan. Laporan keuangan XL yang telah diaudit per PERUSAHAAN YANG DIGABUNGKAN
organisasi; keputusan yang terkait dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera 475.620.977 47.562.097.700 2,6 dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 awalnya disusun secara
perencanaan, praktik, dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan, penjadwalan, PT Industri Telekomunikasi Indonesia 114.718 11.471.800 0,0 internal oleh manajemen dan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis. Jumadi. Rianto & Rekan. Sesuai dengan Pasal 11 PP 27. XL selaku Perusahaan yang Menerima Penggabungan dengan
dan pengendalian produksi. Penyediaan layanan usaha ini dapat mencakup bantuan (Persero)
konsultasi, bimbingan, dan pengoperasian berbagai fungsi manajemen, konsultasi PT XL Axiata PT Smartfen Penyesuaian Catatan Proforma ini menegaskan kembali bahwa XL akan mengambil alih dan menanggung seluruh aset.
Masyarakat 5.515.826.193 551.582.619.300 30,4
manajemen untuk ahli agronomi dan ekonom pertanian di bidang pertanian dan Tbk Historis Telecom Tbk proforma kewajiban dan ekuitas operasi usaha Smartfren dan ST sebagai bagian dari Penggabungan
Total Modal Ditempatkan dan 18.143.374.651 1.814.337.465.100 100
sejenisnya, perancangan metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, Historis Usaha.
Disetor 5
prosedur pemantauan anggaran. penyediaan saran dan bantuan untuk layanan usaha dan Pendapatan 25,361,411 8,543,086 29,387 A 33,932,067
masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi, dan pengawasan, informasi (1,818) B K. REKOMENDASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
manajemen, dan lainnya Total Saham yang Belum Diterbitkan 4.506.625.349 450.662.534.900 -
(Beban) Penghasilan
(b) Melakukan usaha yang meliputi usaha perdagangan besar dalam bidang peralatan 2
Tidak termasuk saham treasury. Angka-angka tersebut berdasarkan kepemilikan saham XL, Direksi dan Dewan Komisaris baik XL. Smartfren maupun ST berpendapat bahwa usulan
telekomunikasi. seperti telepon dan peralatan komunikasi. Beban penyusutan (9,073,866) - (3,714,786) C (12,835,002) penggabungan usaha ini telah dibuat dengan memperhatikan kepentingan masing-masing XL.
Smartfren, dan ST per 30 November 2024.
BMT (46,350) D Smartfren dan ST serta seluruh pemangku kepentingan.
3
Bagi pemegang saham Smartfren yang menerima pecahan saham kurang dari satu saham
Kegiatan usaha BMT berdasarkan Akta No. 49 tanggal 28 November 2019, yang dibuat di sebagai hasil dari Penggabungan, pecahan saham ini akan dibulatkan ke bawah. Akibat dari Beban penyusutan dan Setelah meninjau isi Rancangan Penggabungan Usaha. Direksi dan Dewan Komisaris XL.
hadapan Esther Pascalia Ery Jovina. S.H., Notaris di Jakarta Pusat, adalah sebagai berikut: pembulatan ini, XL akan membeli kembali pecahan saham tersebut dengan uang tunai dari amortisasi - (3,811,077) 3,811,077 C -
pemegang saham Smartfren yang relevan. dan saham-saham ini akan menjadi saham treasuri Smartfren dan ST merekomendasikan agar pemegang sahamnya menyetujui Rancangan
(a) Melaksanakan usaha yang mencakup penyediaan saran. bimbingan, dan operasi usaha Beban infrastuktur (6,625,576) - (2,340,327) E (8,965,903)
serta masalah organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan strategis dan XL. Untuk PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero). pemegang saham minoritas ST, Beban penjualan dan Penggabungan Usaha.
organisasi; keputusan yang terkait dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; yang akan menerima pecahan saham kurang dari satu saham akibat Penggabungan. XL akan pemasaran (1,589,282) (1,115,145) 200,586 F (2,503,841)
perencanaan. praktik. dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan, penjadwalan, memberikan kompensasi kepada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) dengan RUPSLB DAN PERSYARATAN PEMUNGUTAN SUARA
dan pengendalian produksi. Penyediaan layanan usaha ini dapat mencakup bantuan membayar pecahan saham tersebut dalam bentuk tunai.
Pemegang Saham XL yang berwenang menghadiri RUPSLB XL adalah pemegang saham XL
konsultasi, bimbingan, dan pengoperasian berbagai fungsi manajemen, konsultasi Beban interkoneksi dan beban
4
Tidak termasuk saham treasury. Angka-angka tersebut berdasarkan kepemilikan saham XL,
manajemen untuk ahli agronomi dan ekonom pertanian di bidang pertanian dan langsung lainnya (2,279,474) - (736,530) G (3,214,773) yang tercatat dalam daftar pemegang saham masing-masing perusahaan satu hari kerja sebelum
Smartfren, dan ST per 30 November 2024.
sejenisnya, perancangan metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, (123,916) F tanggal pemanggilan RUPSLB.
prosedur pemantauan anggaran, penyediaan saran dan bantuan untuk layanan usaha dan 5
Bagi pemegang saham Smartfren yang menerima pecahan saham kurang dari satu (1) saham (76,670) F
masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi, dan pengawasan, informasi sebagai hasil dari Penggabungan, pecahan saham ini akan dibulatkan ke bawah. Akibat dari RUPSLB XL akan diselenggarakan pada tanggal secepatnya setelah dikeluarkannya persetujuan
1,817 B
manajemen, dan lainnya pembulatan ini, XL akan membeli kembali pecahan saham tersebut dengan uang tunai dari OJK atas rancangan penggabungan usaha dan RUPSLB terkait sebagaimana diatur dalam
(b) Melakukan usaha yang meliputi usaha perdagangan besar dalam bidang peralatan pemegang saham Smartfren yang relevan, dan saham-saham ini akan menjadi saham treasuri
telekomunikasi. seperti telepon dan peralatan komunikasi. Beban operasi, pemeliharaan perkiraan jadwal penggabungan usaha.
XL. Untuk PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), pemegang saham minoritas ST, dan layanan telekomunikasi - (3,076,857) 2,340,327 E
WIN yang akan menerima pecahan saham kurang dari satu saham akibat Penggabungan. XL akan 736,530 G RUPSLB XL untuk menyetujui Penggabungan Usaha harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3/4
memberikan kompensasi kepada PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) dengan
Kegiatan usaha WIN berdasarkan Akta No. 7 tanggal 4 Desember 2019. yang dibuat di Beban gaji dan kesejahteraan dari jumlah pemegang saham dengan hak suara yang sah. dan disetujui oleh sekurang-kurangnya
membayar pecahan saham tersebut dalam bentuk tunai karyawan (1,257,035) - (557,768) H (1,814,803)
hadapan Esther Pascalia Ery Jovina. S.H.. Notaris di Jakarta Pusat. adalah sebagai berikut:
3/4 dari total pemegang saham yang hadir.
E. SUSUNAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS XL SEBAGAI PERUSAHAAN YANG Beban karyawan - (557,768) 557,768 H -
(a) Melaksanakan usaha yang mencakup penyediaan saran, bimbingan, dan operasi usaha
MENERIMA PENGGABUNGAN Beban umum dan administrasi (313,465) (146,342) - (459,807) RUPSLB Smartfren untuk menyetujui Penggabungan Usaha harus dihadiri oleh sekurang-
serta masalah organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan strategis dan
organisasi; keputusan yang terkait dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; 1. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Beban amortisasi (164,654) - (96,291) C (260,945)
kurangnya 3/4 dari total pemegang saham dengan hak suara yang sah. dan disetujui oleh
perencanaan, praktik, dan kebijakan sumber daya manusia; perencanaan, penjadwalan, Keuntungan/(kerugian) selisih
Manajemen sedang membahas susunan Dewan Komisaris dan Direksi setelah Tanggal Efektif kurs – bersih 9,074 37,867 - 46,941 sekurang-kurangnya 3/4 dari total pemegang saham yang hadir.
dan pengendalian produksi. Penyediaan layanan usaha ini dapat mencakup bantuan
Penggabungan Usaha yang akan dikonfirmasikan dan diberitahukan kepada OJK secara Keuntungan dari penjualan dan
konsultasi, bimbingan, dan pengoperasian berbagai fungsi manajemen, konsultasi RUPSLB ST untuk menyetujui Penggabungan Usaha harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3/4
terpisah dan diumumkan kepada publik dalam revisi dan/atau tambahan informasi rancangan sewa-balik 317,156 - - 317,156
manajemen untuk ahli agronomi dan ekonom pertanian di bidang pertanian dan
penggabungan usaha (2 Hari Kerja sebelum tanggal RUPSLB menyetujui Penggabungan Lain-lain (155,215) - - (155,215) dari total pemegang saham dengan hak suara yang sah. dan disetujui oleh sekurang-kurangnya
sejenisnya, perancangan metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya,
Usaha).
prosedur pemantauan anggaran, penyediaan saran dan bantuan untuk layanan usaha dan Jumlah beban (21,132,337) (8,669,322) (44,533) (29,846,192) 3/4 dari total pemegang saham yang hadir.
masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, efisiensi, dan pengawasan, informasi 2. Tunjangan dan Gaji Dewan Komisaris dan Direksi
manajemen, dan lainnya 4,229,074 (126,236) (16,963) 4,085,875 Dalam RUPSLB XL. XL. akan meminta persetujuan sebagai berikut dari pemegang sahamnya:
(a) Remunerasi, bonus, dan manfaat lainnya bagi Direksi akan ditentukan oleh Dewan
(b) Melakukan usaha yang meliputi usaha perdagangan besar dalam bidang peralatan Biaya keuangan (2,306,21) (974,716) I (3,296,872) 1. Persetujuan Rancangan Penggabungan Usaha. termasuk anggaran dasar yang diubah dari
Komisaris berdasarkan struktur dan jumlah remunerasi sebagaimana diatur dalam
telekomunikasi. seperti telepon dan peralatan komunikasi. (15,944) D
kebijakan remunerasi yang berlaku. Perusahaan yang Digabungkan;
5. Ringkasan data keuangan (b) Remunerasi, bonus, dan manfaat lainnya bagi Dewan Komisaris akan ditentukan
Beban Bunga dan beban 2. Persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang diakibatkan oleh
GND oleh Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan struktur dan jumlah remunerasi
sebagaimana diatur dalam kebijakan remunerasi yang berlaku. keuangan lainnya - (974,716) 974,716 I - Penggabungan Usaha
Dalam jutaan Rupiah 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2021 Penghasilan keuangan 57,464 26,574 J 84,038 3. Persetujuan atas pembelian kembali saham; dan
Neraca F. STRUKTUR ORGANISASI SEBAGAI PERUSAHAAN YANG MENERIMA PENGGABUNGAN Penghasilan Bunga - 26,574 (26,574) J -
4. Persetujuan Akta Penggabungan Usaha dan pelaksanaannya.
Total Aset 45.084.106 46.531.684 43.397.037 Struktur Organisasi Bagian atas rugi bersih dari
Total Kewajiban 29.237.188 30.732.898 30.704.450 entitas asosiasi (226,392) - - (226,392) Dalam RUPSLB Smartfren dan ST. Smartfren dan ST akan meminta persetujuan berikut dari para
Struktur organisasi masa depan dari Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan
Total Ekuitas 15.711.918 15.798.786 12.692.587 Keuntungan dari utang
dibentuk berdasarkan penilaian yang sesuai setelah pelaksanaan perjanjian penggabungan pemegang sahamnya:
Laporan Laba Rugi obligasi//liabilitas derivative
usaha bersyarat. Struktur ini akan dirancang untuk memastikan dukungan yang tepat
Pendapatan Operasional 11.766.708 11.202.579 10.456.829 – bersih - 116,093 - 116,093 1. Persetujuan atas Rancangan Penggabungan Usaha. termasuk perubahan anggaran dasar
untuk rencana usaha gabungan dan mempertimbangkan efisiensi operasional, komposisi
Laba (Rugi) dari Operasional 543.653 623.073 247.126 Kerugian dari investasi dalam Perusahaan Hasil Penggabungan; dan
keterampilan, kompetensi staf dan persyaratan pengembangan serta praktik industri yang
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (108.963) (1.064.434) (433.787) saham – bersih - (50,181) - (50,181)
relevan dalam mendesain ulang organisasi. 2. Persetujuan atas Akta Penggabungan dan pelaksanaannya.
Lain-lain - 64,997 - 64,997
BMT Namun, sebagai referensi, ini adalah struktur susunan organisasi Direksi XL Sebagai (2,475,140) (817,233) (15,944) (3,308,317 Prosedur yang diambil oleh Pemegang Saham dari Perusahaan-perusahaan yang
Perusahaan yang Menerima Penggabungan: Laba (rugi) sebelum pajak
Dalam jutaan Rupiah 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2021
Menggabungkan Diri
Neraca penghasilan 1,753,934 (943,469) (32,907) 777,558
President Director / CEO Perusahaan-perusahaan yang Melakukan Penggabungan harus mematuhi prosedur berikut:
Total Aset 946.491 946.523 946.554
Total Kewajiban 28 28 28 Beban pajak penghasilan (419,002) (64,271) (31,776) (515,049) 1. Pemegang saham XL. Smartfren dan ST telah memahami dengan benar Rancangan
Total Ekuitas 946.463 946.495 946.526 Director/ Penggabungan Usaha;
Laporan Laba Rugi Director/
Director/
Director/ Chief Director/ Director/ Director/ Director/ Laba (rugi) periode berjalan 1,334,932 (1,007,740) (64,683) 262,509
Chief
Chief
Chief Strategy Chief
Director/
Chief Chief Chief
2. Pada tanggal RUPSLB. RUPSLB harus dihadiri dan disetujui oleh jumlah pemegang saham
Pendapatan Operasional - - - Human Chief IT
Laba (Rugi) dari Operasional (32) (32) (32)
Financial
Resources
Commercial and Home Enterprise
Officer
Technology Integration Regulatory Laba (rugi) periode yang memenuhi syarat untuk meloloskan keputusan sesuai dengan anggaran dasar XL.
Officer Officer Business Officer Officer Officer Officer
Officer berjalan 1,334,932 (1,007,740) (64,683) 262,509 Smartfren dan ST;
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (32) (30) 36.527 Officer
G. PERUBAHAN ANGGARAN DASAR XL SEBAGAI PERUSAHAAN YANG MENERIMA 3. Pemegang Saham XL. Smartfren dan ST (jika berlaku) yang tidak hadir dalam RUPSLB dapat
WIN Laba/(rugi) komprehensif
PENGGABUNGAN lainnya yang tidak diwakili oleh pihak lain melalui surat kuasa.
Dalam jutaan Rupiah 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2021
direklasifikasi ke dalam
Neraca Anggaran Dasar XL sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan diubah. PERKIRAAN JADWAL PENGGABUNGAN USAHA
laba rugi
Total Aset 1.392.491 1.402.264 1.359.724 Perubahan tersebut merupakan perubahan yang harus diberitahukan kepada Menteri Hukum.
Perusahaan-perusahaan yang Melakukan Penggabungan ingin menyelesaikan Penggabungan
Total Kewajiban 30 30 30 H. IKHTISAR KEUANGAN PROFORMA LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN YANG Pengukuran kembali Usaha dalam waktu 1,5 bulan setelah RUPSLB XL untuk menyetujui Penggabungan Usaha.
Total Ekuitas 1.392.461 1.402.234 1.359.694 MENERIMA PENGGABUNGAN program pensiun manfaat
Laporan Laba Rugi Penggabungan Usaha dijadwalkan selesai sesuai dengan perkiraan jadwal sebagai berikut:
Berikut ini adalah proforma laporan posisi keuangan Perusahaan yang Menerima pasti 3,251 3,171 - 6,422
Pendapatan Operasional - - - Beban pajak penghasilan
Penggabungan yang disusun menggunakan laporan saldo posisi keuangan per 30 September No. Aktivitas Perkiraan Penyelesaian
Laba (Rugi) dari Operasional (38) (38) (51) terkait (1,051) (698) - (1,749)
2024. 1. Persetujuan dari masing-masing Direksi dan Dewan 9 Desember 2024
Laba (Rugi) Tahun Berjalan (12.275) 40.979 124.077
Komisaris XL
Proforma Laporan Posisi Keuangan
6. Pemilik Manfaat 2. Persetujuan dari masing-masing Direksi dan Dewan 10 Desember 2024
Pada Tanggal Efektif Penggabungan Usaha. dan sebagaimana tercatat di Direktorat Jenderal PT XL Axiata PT Smartfen Penyesuaian Catatan Proforma Laba/(rugi) komprehensif Komisaris Smartfren dan ST atas Rancangan
Administrasi Hukum Umum (DirJen AHU). di Kementerian Hukum. pemilik manfaat GND. BMT Tbk Historis Telecom Tbk proforma lainnya periode berjalan Penggabungan Usaha
dan WIN adalah Franky Oesman Widjaja. Historis setelah pajak 2,200 2,473 - 4,673 1. • Penyampaian pernyataan pendaftaran penggabungan 11 Desember 2024
ASET usaha kepada OJK,
7. Hubungan afiliasi dengan Perusahaan Yang Menerima Penggabungan Jumlah laba/(rugi) • Pengumuman di situs web XL, Smartfren, ST dan BEI
Pada tanggal Rancangan Penggabungan Usaha ini diterbitkan. GND. BMT dan WIN tidak komprehensif 1,337,132 (1,005,267) (64,683) 267,182
Aset lancar tentang rancangan penggabungan usaha,
memiliki hubungan afiliasi dengan XL.
• Pengumuman kepada karyawan tentang rancangan
8. Kontrol atas Perusahaan yang Menerima Penggabungan Berikut adalah deskripsi singkat dari penyesuaian proforma: penggabungan usaha,
Kas dan setara kas 1.834.557 185.860 - 2.020.417
Pada tanggal Rancangan Penggabungan Usaha. Anchor adalah pengendali XL melalui (A) Penyesuaian yang timbul dari penyesuaian kebijakan akuntansi terkait pengakuan pendapatan • Pengumuman rancangan penggabungan usaha (di
Piutang usaha data. Hal ini juga mengakibatkan kurang catat pada pendapatan periode berjalan yang telah
kepemilikan tidak langsung 100% dari Axiata Investments. pemegang saham mayoritas XL - Pihak ketiga 783.900 148.639 (1.942) A, B 930.597 2 surat kabar)
melalui kepemilikan sahamnya sebesar 66.247 persen dari modal saham yang dikeluarkan XL. disesuaikan pada laba ditahan • Pengajuan permohonan pencatatan saham
- Pihak berelasi 529.785 140.059 (466) B 669.378 (B) Akun-akun timbal balik yang sudah ada sebelumnya dieliminasi dalam laporan keuangan
Bersamaan dengan itu. pengalihan saham tertentu di XL (sebagai Perusahaan yang Menerima penggabungan usaha ke BEI
Piutang lain-lain konsolidasian
Penggabungan) dari Axiata Investments ke Stellar akan terjadi. yang mengakibatkan Axiata 2. Pengumuman di situs web XL dan BEI tentang 11 Desember 2024
Investments dan Stellar masing-masing memiliki jumlah saham yang sama di XL segera - Pihak ketiga 4.805 34.885 - 39.690 (C) Pemisahan biaya penyusutan dan amortisasi ke “Beban penyusutan” dan “Beban amortisasi”
pelaksanaan Perjanjian Penggabungan Bersyarat dan
setelah Penyelesaian Penggabungan. Oleh karena itu. Penyelesaian Penggabungan Usaha - Pihak berelasi 297.294 3.129 - 300.423 (D) Pengakuan provisi biaya restorasi sehubungan dengan pembongkaran peralatan dari lokasi
penyampaian Rancangan Penggabungan Usaha
akan membentuk struktur kendali bersama di XL di mana Anchor dan Stellar akan bersama- Persediaan 155.897 65.970 - 221.867 menara sewaan.
3. Tanggal Akhir Keberatan Kreditur 25 Desember 2024
sama mengendalikan XL (sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan). Pajak dibayar di muka (E) Reklasifikasi beban penggunaan frekuensi, sewa untuk infrastruktur telekomunikasi, perbaikan
dan pemeliharaan, listrik dan generator dari “Operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi” 4. Pemberitahuan Agenda RUPSLB XL kepada OJK 4 Februari 2025
- Pajak penghasilan badan - - 11.825 C 11.825
Secara bersamaan dengan penandatanganan Perjanjian Penggabungan Bersyarat. Axiata ke “Beban infrastruktur” 5. Pengumuman RUPSLB XL 12 Februari 2025
Investment. Stellar. (masing-masing Axiata Investment dan Stellar akan disebut sebagai - Pajak lainnya 96.956 - 1.248 C 98.204
(F) Reklasifikasi biaya kartu dan voucher serta biaya distribusi dari “Beban penjualan dan 6. Undangan RUPSLB XL 27 Februari 2025
“Pihak Pemegang Saham”. dan bersama-sama disebut “Para Pihak Pemegang Saham”). PT Pajak dibayar di muka - 13.073 (13.073) C -
pemasaran” ke “Beban interkoneksi dan beban langsung lainnya” 7. Pencatatan akhir bagi pemegang saham yang dapat hadir 26 Februari 2025
Gerbangmas Tunggal Sejahtera. Anchor. dan PT Sinar Mas Tunggal telah menandatangani Beban dibayar di muka 2.206.817 681.644 - 2.888.461 dan memberikan suara dalam RUPSLB
(G) Reklasifikasi beban interkoneksi dan beban langsung lainnya, dan lain-lain dari “Operasi,
perjanjian pemegang saham (“Perjanjian Pemegang Saham”). yang antara lain. mengatur Investasi dalam saham - 1.897.344 - 1.897.344 8. Tambahan / revisi dari pengumuman rancangan 19 Maret 2025 (Paling
pemeliharaan dan jasa telekomunikasi” ke “Beban interkoneksi dan beban langsung lainnya”
hubungan antara para pihak sebagai pemegang saham dari Perusahaan yang Menerima Aset lain-lain 208.816 42.972 - 251.788 (H) Reklasifikasi “Beban karyawan” ke “Beban gaji dan kesejahteraan karyawan” penggabungan usaha lambat 2 hari kerja sebelum
Penggabungan dan pengendalian bersama Anchor melalui Axiata Investments dan Stellar Jumlah aset lancar 6.118.827 3.213.575 (2.408) 9.329.994 (I) Reklasifikasi “Beban bunga dan beban keuangan lainnya” ke “Biaya keuangan” RUPSLB)
atas Perusahaan yang Menerima Penggabungan. yang akan berlaku sejak Penyelesaian (J) Reklasifikasi “Penghasilan bunga” ke “Penghasilan keuangan” 9. Estimasi tanggal efektif pernyataan Penggabungan 14 Maret 2025
Penggabungan. Dengan demikian. Penggabungan dan Perjanjian Pemegang Saham Aset tidak lancar Usaha yang dikeluarkan oleh OJK
merupakan satu transaksi yang tidak dapat dipisahkan. I. ANALISIS MANAJEMEN TENTANG KEUNTUNGAN. RISIKO DAN PROSPEK 10. • RUPSLB XL menyetujui Rancangan Penggabungan 21 Maret 2025
Perjanjian Pemegang Saham. antara lain: (a) memberikan hak kepada setiap Pihak Pemegang Aset tetap 62.397.627 34.390.360 1.014.349 D 97.991.895 PENGGABUNGAN USAHA Usaha, Akta Penggabungan Usaha, dan Perubahan
Saham untuk mencalonkan anggota Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan yang 189.559 E Anggaran Dasar XL, serta perubahan susunan Direksi
Keuntungan
Menerima Penggabungan; dan (b) persetujuan atas beberapa hal yang dicadangkan (reserved Aset tak berwujud 6.746.309 776.084 443.708 F 8.770.180 dan Dewan Komisaris hasil dari Penggabungan
matter) dari Perusahaan yang Menerima Penggabungan. 804.079 F Direksi dan Dewan Komisaris XL. Smartfren dan ST menilai bahwa Penggabungan Usaha yang Usaha
Investasi pada entitas direncanakan memajukan tujuan bersama untuk mendirikan perusahaan telekomunikasi baru • RUPSLB Smartfren menyetujui Rancangan
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 3/2021. posisi Axiata Investments dan Stellar sebagai
pengendali bersama Perusahaan yang Menerima Penggabungan sejak Penyelesaian asosiasi 2.638.088 - - 2.638.088 dan lebih besar yang lebih siap untuk melayani pelanggan. pemegang saham. dan masyarakat Penggabungan Usaha dan Akta Penggabungan
Penggabungan akan ditegaskan dalam keputusan RUPSLB XL yang menyetujui Goodwill 6.915.592 901.765 (901.765) G 6.915.592 di seluruh Indonesia. Melalui kombinasi kompetensi. keahlian. dan sumber daya yang unik. Usaha
Penggabungan Usaha. Uang muka jangka - 1.657.215 (1.657.215) H - transaksi ini berpotensi secara bermakna mendukung pengembangan lebih lanjut dan daya
• RUPSLB ST menyetujui Rancangan Penggabungan
Panjang saing ekonomi digital negara.
Berdasarkan Pasal 23 (f) Peraturan OJK No. 9/2018. mengingat perubahan pengendalian Usaha
Biaya dibayar dimuka - 23.954 (23.954) H - Sehubungan dengan usulan penggabungan usaha tersebut. Direksi dan Dewan Komisaris 11. Pemberitahuan hasil RUPSLB kepada OJK dan 22 Maret 2025
timbul sebagai akibat dari Rancangan Penggabungan Usaha. Stellar dibebaskan dari
jangka Panjang masing-masing perusahaan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: pengumuman hasil RUPSLB dalam 2 surat kabar
persyaratan untuk melakukan PTW.
Aset pajak tangguhan 9.201 1.515.936 (1.409.370) I 249.716 12. Periode pembelian kembali saham bagi pemegang 22 Maret 2025 – 10 April 2025
INFORMASI TERKAIT PERUSAHAAN YANG MENERIMA PENGGABUNGAN SETELAH 44.237 J 1. Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan mampu menyediakan kualitas jaringan
saham yang tidak setuju dengan penggabungan usaha
TANGGAL EFEKTIF PENGGABUNGAN yang lebih baik dan skala yang lebih luas kepada pelanggan melalui kombinasi alokasi dan
89.712 K dan bermaksud menjual sahamnya
kemampuan spektrum yang saling melengkapi.
A. IDENTITAS PERUSAHAAN YANG MENERIMA PENGGABUNGAN Aset lain-lain 348.046 19.755 1.681.169 H 2.048.970 13. Penandatanganan Akta Penggabungan Usaha 15 April 2025
Jumlah aset tidak lancar 79.054.863 39.285.069 274.509 118.614.441 2. Penggabungan Usaha akan menawarkan konsolidasi infrastruktur jaringan strategis 14. Pengumuman BEI pada hari dimulainya perdagangan 8 April 2025
Nama:
dan peningkatan efisiensi. memungkinkan skala ekonomi yang lebih baik dan potensi saham Perusahaan yang Menerima Penggabungan yang
Sebagai Perusahaan yang Menerima Penggabungan. setelah Penggabungan Usaha. XL akan Selisih dari jumlah neto penghematan biaya melalui: baru diterbitkan
mengubah nama perusahaannya menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. Perusahaan yang dari aset terindentifikasi 15. Laporan Akta Rancangan Penggabungan Usaha dan 15 April 2025
Menerima Penggabungan akan berdomisili dan akan berkantor pusat di XL Axiata Tower. Jl. H.R. a. Cakupan jaringan gabungan yang lebih kuat dan lebih padat;
yang diperoleh dan liabili- b. Rasionalisasi peluncuran situs menara duplikat; perubahan Anggaran Dasar dan sususan Direksi dan
Rasuna Said X-5 Kav. 11-12. Kuningan Timur. Setiabudi. Jakarta Selatan 12950. Indonesia dengan tas yang diambil alih atas Dewan Komisaris kepada Menteri Hukum
cabang. kantor perwakilan atau unit usaha di lokasi lain di dalam atau di luar wilayah Republik c. Manajemen permodalan yang lebih efisien dan fleksibel;
imbalan yang dialihkan - - (9.116.718) (9.116.718) 16. Persetujuan dan pengakuan Menteri Hukum atas 15 April 2025
Indonesia. sebagaimana ditentukan oleh Direksi dan atas persetujuan Dewan Komisaris. d. Pembagian sumber daya operasional penting.
pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan
Surat Izin Usaha Utama: JUMLAH ASET 85.173.690 42.498.644 (8.844.617) 118.827.717 3. Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan lebih siap untuk melakukan penyebaran yang Menerima Penggabungan, dan susuan Direksi dan
cepat 5G ketika spektrum ini tersedia. Selain itu. juga akan ada lebih banyak peluang Dewan Komisaris
Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan memiliki izin usaha utama gabungan dari untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum berkapasitas tinggi. yang mengarah ke
LIABILITAS 17. Tanggal Efektif Penggabungan Usaha 15 April 2025
Perusahaan-perusahaan yang Melakukan Penggabungan dan akan melakukan kegiatan usaha
akses 5G yang lebih cepat dan lebih andal bagi pelanggan Perusahaan yang Menerima 18. Informasi materi/keterbukaan fakta tentang 15 April 2025
yang ada sebagaimana diatur dalam Bab II. kecuali otoritas terkait menyetujui sebaliknya.
Liabilitas jangka pendek Penggabungan. penandatanganan akta penggabungan usaha
B. VISI DAN MISI 19. Penyelesaian pembelian kembali saham 18 April 2025
4. Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan lebih siap untuk memastikan peningkatan
Visi: Utang usaha: pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui penawaran produk yang ditingkatkan dan 20. Laporan kepada OJK tentang 20 April 2025 (maksimum
- Pihak ketiga 7,206,443 118,173 1,696,194 L, M 9,020,810 kualitas layanan yang lebih baik. penyelesaian penggabungan usaha 5 Hari Kerja setelah Tanggal
Visi dari Perusahaan yang Menerima Penggabungan adalah menjadi operator konvergen Efektif Penggabungan Usaha)
terkemuka di Indonesia melalui konektivitas tanpa batas dan layanan digital terintegrasi. - Pihak berelasi 340,150 19,259 30 L 359,439
Potensi Risiko 21. Pengumuman penyelesaian penggabungan usaha di 15 Mei 2025
Utang lain-lain
Misi: - Pihak ketiga - 957,865 (957,865) L - Direksi dari masing-masing XL. Smartfren dan ST mengakui bahwa usulan Penggabungan surat kabar
Misi dari Perusahaan yang Menerima Penggabungan adalah untuk menyediakan layanan - Pihak berelasi - 30 (30) L - Usaha tersebut menghadapi potensi risiko sebagai berikut:
PIHAK – PIHAK INDEPENDEN
konektivitas yang andal dan berkinerja tinggi melalui integrasi dan peningkatan jaringan yang Utang pajak Risiko implementasi Rancangan Penggabungan Usaha
efektif. peningkatan kualitas layanan. dan kelincahan strategis untuk memberikan manfaat bagi - Pajak penghasilan badan 158,096 - - 158,096 AKUNTAN PUBLIK: KANTOR AKUNTAN PUBLIK RINTIS. JUMADI. RIANTO & REKAN
konsumen dan usaha Indonesia. Sebagai konsekuensi dari Rancangan Penggabungan Usaha masing-masing dari XL dan
- Pajak lainnya 83,518 - 95,332 N 178,850
Smartfren mungkin diminta untuk merestrukturisasi manajemen dan operasional mereka. KONSULTAN HUKUM: GINTING & REKSODIPUTRO
C. STRATEGI USAHA Utang pajak - 95,332 (95,332) N -
yang dapat dilaksanakan secara bertahap. Sementara langkah-langkah akan diambil untuk
Beban yang masih harus 461,330 889,853 (738,931) M 612,252
Perusahaan yang Menerima Penggabungan akan fokus pada prinsip-prinsip berikut untuk tumbuh: memastikan gangguan minimal pada aktivitas usaha sehari-hari selama periode implementasi. PENILAI INDEPENDEN SAHAM XL DAN KEWAJARAN PENGGABUNGAN USAHA: KANTOR
dibayar
a. Berfokus pada segmen inti dengan memperluas penawaran seluler. tetap. dan B2B untuk penghindaran total tidak dapat dijamin. Beberapa faktor. termasuk persetujuan pemerintah.
Pendapatan tangguhan 2,354,963 - 845,579 O 3,413,943 JASA PENILAI PUBLIK RUKY. SAFRUDIN& REKAN
memanfaatkan potensi permintaan Indonesia: konsesi peraturan. integrasi budaya perusahaan. dan perubahan pada proses yang ditetapkan.
i. Mendorong pertumbuhan seluler dengan memperluas basis pelanggan dan meningkatkan 213,401 P dapat berdampak buruk pada keberhasilan pelaksanaan Rancangan Penggabungan Usaha. PENILAI INDEPENDEN SAHAM SMARTFREN DAN ST KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
monetisasi melalui layanan inovatif. Pendapatan diterima 658,753 (658,753) O -
di muka Kegagalan untuk mewujudkan sinergi dari Rancangan Penggabungan Usaha RENGGANIS HAMID & REKAN
ii. Memperluas usaha rumahan dengan mendorong peralihan dari penawaran lama ke internet
berkecepatan tinggi untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang Uang muka 186,826 (186,826) O - Salah satu tujuan utama dari Rancangan Penggabungan Usaha adalah untuk
NOTARIS: AULIA TAUFANI. S.H.
iii. Mendukung pertumbuhan solusi perusahaan untuk mendorong peluang B2B. mempercepat Liabilitas imbalan kerja mengkonsolidasikan sumber daya operasional untuk menciptakan entitas usaha yang lebih
transformasi digital. dan mempromosikan adopsi digital di antara Perusahaan-perusahaan Jangka pendek 241,945 - - 241,945 kuat dan lebih kompetitif yang mampu mencapai efisiensi operasional yang lebih besar. Sinergi BIRO ADMINISTRASI SAHAM: PT DATINDO ENTRYCOM
Indonesia. Provisi 36,477 - 95,669 E 132,146 ini diharapkan dapat meningkatkan penghematan biaya. meningkatkan penawaran layanan.
b. Meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan pangsa pasar dengan meningkatkan pengalaman Bagian jangka pendek dari dan mengoptimalkan penggunaan aset kedua perusahaan dari waktu ke waktu yang mengarah INFORMASI TAMBAHAN
pelanggan dan memanfaatkan konvergensi untuk menawarkan konektivitas yang lebih baik pinjaman jangka Panjang pada peluang penciptaan nilai baru bagi semua pemangku kepentingan. Namun. tidak ada
dan layanan inovatif - Liabilitas sewa 5,774,588 2,329,783 451,006 D 8,555,377 kepastian bahwa sinergi yang diantisipasi ini akan terwujud secara penuh atau sebagian dalam Jika para pemegang saham memerlukan informasi tambahan terkait Penggabungan Usaha.
c. Mengoptimalkan EBITDA dan arus kas dengan mempercepat sinergi. mengintegrasikan secara - Pinjaman 2,424,815 252,524 - 2,677,339 jangka waktu yang diharapkan. silakan hubungi:
efektif. dan meningkatkan efisiensi operasional untuk memperkuat neraca
- Sukuk Ijarah 679,680 - - 679,680 Potensi dampak pada pelanggan
d. Optimalisasi jaringan yang direncanakan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan: XL:
- Utang obligasi 733,821 - - 733,821
Mempercepat konsolidasi situs duplikat. memperluas dan memperkuat pengalaman jaringan. Pasca-penggabungan. MergeCo mungkin mengalami kehilangan pelanggan umum. terutama
Jumlah liabilitas jangka XL Axiata Tower JL. H. R. Rasuna Said X5 Kav. 11-12 Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan
termasuk perluasan jangkauan di area yang kurang terlayani. sambil memprioritaskan jika memilih untuk mengoperasikan beberapa merek produk dan penawaran yang bersaing
meminimalkan gangguan pelanggan. pendek 20,495,826 5,508,398 759,474 26,763,698 12950 Indonesia.
satu sama lain. Fragmentasi ini dapat mengakibatkan kebingungan pelanggan. berkurangnya
e. Memperkuat manajemen siklus hidup pelanggan dengan berfokus pada saluran digital dan loyalitas merek. dan akhirnya penurunan pendapatan dan pangsa pasar. Telp: +6221 576 1881
personalisasi untuk mendorong keterlibatan. mengurangi churn. dan memaksimalkan peluang Liabilitas jangka Panjang
cross-sell dan up-sell. Liabilitas sewa 28,171,407 9,055, 590 (652,081) D 36,574,916 Selain itu. mungkin ada kekhawatiran awal di antara pelanggan mengenai potensi perubahan Fax: +6221 576 1880
f. Memanfaatkan konvergensi untuk pertumbuhan jangka panjang dengan memperkuat loyalitas Pinjaman jangka panjang 6,627,807 5,779,064 - 12,406,871 kualitas layanan atau penawaran produk secara keseluruhan selama masa transisi. yang Surel: Corpsec@xl.co.id
pelanggan dan meraih pendapatan tambahan; peningkatan skala juga akan memungkinkan Sukuk Ijarah 1,286,439 - - 1,286,439 dapat mendorong beberapa orang untuk beralih ke pesaing. Selain itu. konsolidasi dua
Situs web: www.xlaxiata.co.id
pengurangan biaya. peningkatan persepsi merek. dan perluasan usaha secara keseluruhan. Utang Obligasi 945,288 - - 945,288 pemain industri dapat menyebabkan beberapa spekulasi seputar perubahan yang tidak
g. Memberikan pengalaman digital dan pemberdayaan penjualan yang unggul melalui saluran Pendapatan tangguhan 116,610 - - 116,610 menguntungkan dalam harga dan posisi produk di antara pelanggan.
digital yang terintegrasi dan dipersonalisasi untuk pelanggan dan dealer. Liabilitas pajak tangguhan 585,642 - 41,703 K 1,104,292 Calon karyawan / pengunduran diri karyawan Smartfren:
h. Memanfaatkan keahlian pemegang saham dan memanfaatkan jaringan perusahaan ekosistem (20,723) I Jl. H. Agus Salim No. 45
pemegang saham pengendali bersama untuk sinergi lebih lanjut. memperkuat posisi pasar dan Sebagai akibat dari penggabungan usaha yang diusulkan. ada risiko bahwa tidak semua
497,670 J karyawan akan memilih untuk bergabung dengan entitas yang baru dibentuk. MergeCo. Menteng – Jakarta Pusat
kemampuan operasional Perusahaan yang Menerima Penggabungan.
Liabilitas imbalan kerja 262,164 169,842 - 432,006 Karyawan utama mungkin memutuskan untuk tidak berpartisipasi. yang dapat berdampak
i. Berinvestasilah dalam pengembangan karyawan dengan mempromosikan pertumbuhan Telp: +6221 5053 8888
jangka panjang negatif pada kelangsungan operasi.
tenaga kerja. peningkatan keterampilan. dan kemajuan karier untuk membangun tim yang
Provisi 979,926 - 310,309 E 1,290,235 Fax: +6221 3156853
terampil dan adaptif yang sejalan dengan tujuan perusahaan.
Liabilitas tidak lancar - 255,140 - 255,140 Hilangnya personel penting dapat mengganggu fungsi usaha penting dan menghambat
j. Pastikan kepatuhan dan manajemen risiko yang efektif dengan menerapkan praktik anti- Surel: corpsec.division@smartfren.com
lainnya kemampuan perusahaan untuk memenuhi tujuan operasionalnya. Dalam kasus seperti itu.
penyuapan. antikorupsi. keamanan siber. dan perlindungan data yang selaras dengan standar Website: www.smartfren.com
Jumlah liabilitas jangka MergeCo akan secara proaktif mengelola transisi dengan memilih dan orientasi karyawan
global:
panjang 38,975,283 15,259,636 176,878 54,411,797 pengganti yang sesuai untuk memastikan operasi yang mulus pasca-penggabungan usaha
i. Mengadopsi praktik pengadaan yang disiplin untuk memastikan transparansi.
meminimalkan risiko. dan mengamankan harga yang optimal. dengan fokus pada JUMLAH LIABILITAS 59,471,109 20,768,034 936,352 81,175,495 Proses ini akan mencakup periode “serah terima” terstruktur untuk mengurangi gangguan dan ST:
penawaran yang kompetitif. hubungan pemasok yang strategis. dan diskon volume untuk memastikan transfer pengetahuan sebelum keberangkatan karyawan.
Jl. H. Agus Salim No. 45
mendorong efisiensi biaya dan nilai bagi Perusahaan yang Menerima Penggabungan EKUITAS Selain itu. integrasi pasca-penggabungan usaha menimbulkan tantangan untuk menyelaraskan
ii. Terapkan kontrol ketat pada semua arus keluar keuangan. seperti dukungan pelanggan. Menteng – Jakarta Pusat
dan menyatukan budaya perusahaan yang berbeda dari entitas yang bergabung. Kegagalan
dukungan dealer. dan pengeluaran lainnya. untuk mencegah penyalahgunaan dan Modal saham 1,312,843 46,955,168 (46,448,025) Q, R 1,819,986 untuk berhasil mengintegrasikan budaya ini dapat merusak sinergi dan skala ekonomi yang Telp: +6221 5053 8888
memastikan alokasi dana yang efektif. Tambahan modal disetor 15,414,930 823,816 (10,586,906) Q, R 26,825,652 dibayangkan selama proses perancangan penggabungan usaha. Fax: +6221 3156853
iii. Menyelaraskan kompensasi manajemen dengan tonggak keberhasilan Penggabungan Saham treasuri (134,445) - (134,445)
Usaha seperti realisasi sinergi. efisiensi integrasi. dan kinerja keuangan untuk memperkuat Risiko terkait struktur pembiayaan penggabungan yang diusulkan Surel: corpsec.division@smartfren.com
Saldo laba (deficit)
tujuan jangka panjang. Sebagai hasil dari penggabungan usaha yang diusulkan. ada kemungkinan rasio leverage Website: www.smartfren.com
- Telah ditentukan
iv. Melaksanakan audit dan pelatihan kepatuhan secara berkala untuk memastikan kepatuhan MergeCo dapat meningkat karena berbagai biaya integrasi. persyaratan belanja modal
penggunaanya 1,400 100 (100) R 1,400
karyawan terhadap kebijakan anti-penyuapan. antikorupsi. dan perlindungan data. serta Rancangan Penggabungan Usaha ini. sebagaimana tercantum di sini. disiapkan untuk mematuhi
- Belum ditentukan tambahan. dan investasi operasional yang sedang berlangsung.
menumbuhkan integritas dan akuntabilitas. peraturan perundang-undangan yang berlaku.
v. Tetapkan rencana respons insiden yang kuat untuk keamanan siber dan pelanggaran data penggunaannya 8,956,248 (26,048,535) 26,432,152 R 8,988,024 Beban keuangan yang terkait dengan penggabungan usaha dua perusahaan dapat
guna memitigasi risiko. meminimalkan dampak terhadap pelanggan. dan memastikan (216,419) E meningkatkan tingkat utang entitas yang akhirnya digabungkan. yang berpotensi menyebabkan
kepatuhan terhadap peraturan (213,401) P biaya pembiayaan yang lebih tinggi sebagai konsekuensi dari peningkatan leverage dan XL SMARTFREN ST
Names mentioned 118 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
| PT Datindo Entrycom yang merupakan biro administrasi
· Biro Administrasi Efek
p.1
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.1
unresolved
org
Kementerian Investasi dan Hilirisasi
p.1
unresolved
org
Koordinasi
p.1
unresolved
org
PT Bali Media Telekomunikasi Bea Perolehan Hak
p.1
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
KPPU
p.1 ×2
unresolved
org
Komisi Pengawas Persaingan
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Menteri
p.1
unresolved
org
Menteri
p.1 ×10
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.1
unresolved
org
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
p.1 ×3
unresolved
person
H. R. Rasuna
p.1
unresolved
org
KJPP Ruky
p.1
unresolved
org
Safrudin & Rekan
p.1
unresolved
org
Aksesibilitas
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.1
unresolved
person
Lok Budianto
p.1 ×2
unresolved
person
Andry Danil Atmadja
p.1
unresolved
person
Rachmat Santoso
· Notaris
p.1
unresolved
org
PT Grahametropolitan Lestari
p.1
unresolved
org
Menteri Kehakiman No. C
p.1
unresolved
org
PT Hipernet Indodata
p.1 ×3
unresolved
org
Indocel Holding Sdn. Bhd.
p.1
unresolved
org
Melalui Indocel Holding Sdn. Bhd.
p.1
unresolved
org
Excelcomindo Pratama Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
PT Mobile-
p.1 ×2
unresolved
person
PENDEK Fatimah
p.1
unresolved
person
Aulia Taufani. S.H.
· Notaris
p.1 ×2
unresolved
org
Telecom Tbk
p.1
unresolved
person
Linda Herawati
· Notaris
p.1
unresolved
person
Antonius Wahono Prawirodirjo
· Notaris
p.1
unresolved
person
Esther Pascalia Ery Jovina
· Notaris
p.1 ×10
unresolved
person
Dr. Hans Wijayasuriya II.
p.1 ×2
unresolved
org
(A) Solusi konektivitas, terdiri
p.2
unresolved
—
Massal, dan Bundling Perangkat);
p.2
unresolved
org
PT Gerbangmas Bunga
p.2
unresolved
org
PT Indoprima Mikroselindo
p.2 ×2
unresolved
person
Achmad Abid
p.2
unresolved
person
Sutjipto
· Notaris
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.2
unresolved
person
Yulia
p.2
unresolved
person
Sri Hidianingsih Adi Sugijanto
· Notaris
p.2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.2
unresolved
person
Putut Mahendra
· Notaris
p.2
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.2
unresolved
org
PT Bali Media
p.2 ×3
unresolved
org
PT Wahana Inti Smartfren
p.2
unresolved
org
PT Industri ST
p.2
unresolved
person
XL. Stellar
· Komisaris
p.2
unresolved
org
PT Wahana Inti
p.3 ×2
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Setelah Penyelesaian Penggabungan
p.3
unresolved
org
PT Bank Negara Indonesia Anchor
p.3
unresolved
org
PT Gerbangmas Tunggal Sejahetera
p.3
unresolved
org
PT Bank Digital BCA
p.3
unresolved
org
Capital Asia Pte. Ltd.
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Komunikasi dan Informatika
p.3
unresolved
org
Menteri Komunikasi
p.3
unresolved
org
XL Axiata Singapore Pte. Ltd.
p.3
unresolved
org
PT Distribusi Sentra Jaya
p.3
unresolved
org
PT Data Enkripsi Informasi Teknologi
p.3
unresolved
org
KPEI
p.3 ×2
unresolved
—
Identit
· Penilai
p.3 ×3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Ruky
p.3
unresolved
org
Penggabungan
p.3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis. Hamid & Rekan
p.3 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis. Hamid
p.3 ×2
unresolved
org
PT. XL
p.3
unresolved
org
PT. Smartfren
p.3
unresolved
person
H. Thamrin
p.3
unresolved
org
KJPP RSR
p.3
unresolved
person
H. HAK-HAK KARYAWAN
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.