Skip to content
Back to announcement

20241202_WSKT_Public Expose_31803789_lamp1.pdf

Other Text extracted WSKT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
           Nomor : 1518/WK/DIR/2024                                          Jakarta, 02 Desember 2024


                  Kepada Yth. :
                  Direksi PT Bursa Efek Indonesia
                  Gedung Bursa Efek Indonesia
                  Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                  Jakarta 12190

                                    Perihal : Penyampaian Laporan Public Expose Tahunan
                                              PT Waskita Karya (Persero) Tbk Tahun 2024

                  Dengan hormat,
                  Dalam rangka memenuhi Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
                  (“BEI”) No. Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E
                  tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, serta sehubungan dengan telah
                  dilaksanakan Public Expose Tahunan 2024 Perseroan pada hari Selasa, 26
                  November 2024. Bersama ini kami sampaikan Laporan pelaksanaan serta daftar
                  hadir peserta sebagaimana terlampir.
                  Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima
                  kasih


                                                      [XXXX]




                  Lamp : 1 Berkas
                  Tembusan:
                  - Direksi




PB.04.00       Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang
                   diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE). Badan Siber dan Sandi Negara
Page 2
                                           Lampiran I

                   Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan
                    PT Waskita Karya (Persero) Tbk (“WSKT’) 2024

I.     Penyelenggaraan

        Hari/Tanggal                   :   Selasa, 26 November 2024

        Tempat                         :   Hybrid: Offline (Undangan Terbatas)

        Waktu                          :   10.00 WIB - selesai


II.    Kehadiran Manajemen Perseroan

        1    Muhammad Hanugroho, Direktur Utama

        2    Wiwi Suprihatno, Direktur Keuangan

        3    Rudi Purnomo, Direktur Business Strategic, Portfolio & Human Capital

        4    Ermy Puspa Yunita, Sekretaris Perusahaan

        5    Thufeil Muhammad, Kepala Departemen Hubungan Investor


III.   Susunan Acara

        09.30 – 10.00            Registrasi Peserta

        10.00 – 10.05            Pembukaan dari Moderator

        10.05 – 10.10            Penayangan Video Company Profile

        10.10 – 10.15            Perkenalan Direksi

        10.15 – 10.20            Sambutan Singkat Direktur Utama

        10.20 – 10.45            Paparan Perusahaan

        10.45 – 11.15            Sesi Tanya Jawab dengan Audiens/Media

        11.15 -11.20             Closing Statement
        11.20 – 11.25            Penutupan


IV.    Jumlah Peserta yang Hadir
       Kehadiran Online : 217 Peserta meliputi Publik dan Institusi
       Kehadiran Offline : 15 Peserta meliputi Media dan Analyst
Page 3
V.   Sesi Tanya Jawab
     1. Nitya – Kontan
        a. Berapa total nilai restrukturisasi Waskita Karya?
            Setelah proses restrukturisasi selesai, kapan saham Waskita bisa dicabut
            suspensinya? Sudah sampai mana progress untuk mengupayakan pencabutan
            suspensi saham tersebut?
        b. Rencana Pagu Anggaran Infrastruktur Tahun 2025 terdapat pengurangan
            anggaran dan review/kajian ulang yang menyasar pada penghentian proyek
            infrastruktur seperti proyek bendungan. Bagaimana Waskita Karya menghadapi hal
            tersebut yang mana Waskita memiliki proyek bendungan yang masih on going?

     Jawaban:
       Bapak Wiwi Suprihatno – Direktur Keuangan
        a. Restrukturisasi Waskita dibagi menjadi Restrukturisasi perbankan (MRA) dan Kredit
           Modal Kerja Penjaminan (KMKP). Restrukturisasi Perbankan (MRA) senilai Rp 26
           Triliun dan Restrukturisasi Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) senilai Rp 5,2
           Triliun, sehingga total restrukturisasi yaitu Rp 31,2 Triliun

            Kemudian dari sisi Obligasi terdapat 4 Seri Obligasi Non Penjaminan, Total Rp 4,7
            Triliun. Sehingga total restrukturisasi Waskita Rp 35,9 Triliun yang telah kami
            restrukturisasi. Untuk Obligasi Penjaminan tidak kami restrukturisasi karena masih
            dapat kami memenuhi kewajiban keuangan sesuai dengan schedule.

            Saham Waskita masih disuspensi sebagai dampak atas defaultnya Waskita Karya
            atas 4 seri Obligasi Non Penjaminan, yang mana 3 seri sudah mendapatkan
            persetujuan restrukturisasi secara tenor maupun secara bunga. Namun Waskita
            Karya masih memiliki 1 seri yang belum mendapatkan persetujuan dari Pemegang
            Obligasi secara kuorum. Waskita Karya masih berupaya untuk bisa mendapatkan
            persetujuan atas skema restrukturisasi yang diajukan kepada Pemegang Obligasi
            PUB III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019. Kami juga masih melakukan upaya
            pendekatan komunikasi dengan para Pemegang Obligasi, kami berharap mendapat
            persetujuan sebelum potensi delisting atas saham Waskita.

        Bapak Rudi Purnomo – Direktur Business Strategic, Portfolio & Human
        Capital

        b. Media dan Kementerian PUPR telah mengexpose atas Pagu Anggaran Infrastruktur
           Tahun 2025 turun cukup besar. Namun Kementerian PUPR mengajukan tambahan
           Pagu Anggaran sekitar Rp 40 Triliun, total menjadi Rp 110 Triliun. Khusus untuk
           proyek bendungan yang baru memang mengalami penghentian, namun untuk
           proyek eksisting akan tetap dilanjutkan secara engineering tidak memungkinkan
           proyek berhenti karena kaitannya dengan masalah technical.

            Selanjutnya, untuk program pemerintah yang baru yaitu lebih kepada penguatan
            pangan yang notabene proyek bendungan akan mensupport disisi pertaniannya,
            kami yakini proyek yang sedang kami kerjakan akan bisa diselesaikan. Proyek
            bendungan memang beberapa sumber pendanaannya dari loan yang membuat
            keyakinan kami proyek-proyek ini dapat kami selesaikan dengan baik.
Page 4
       Menindaklanjuti dengan kondisi saat ini yang dinamis, rencana kerja tahun 2025 di
       sektor PU cukup kecil, kami menargetkan hanya sekitar 12-16%. Diluar itu kami
       mempunyai new market yang sudah bisa kami create bagus terutama di Pemprov
       dan BUMN. Contoh terdapat proyek besar yang dikelola saat ini untuk proyek LRT
       Velodorome hampir Rp 4,6 Triliun dari Pemprov DKI Jakarta. Kami akan
       mengcreate next project di Pemprov cukup besar dan secara budget cukup
       memberikan kontribusi yang baik karena model kontraknya masih konvensional.
       Itu yang mungkin menjadi strategi Waskita. Kami juga sangat dinamis untuk dapat
       mengikuti market. Seperti yang sudah disampaikan Pak Dirut bahwa Waskita cukup
       memiliki experience dan knowledge di contractor industry, kami cukup yakin
       flexibility untuk move ke different project akan bisa lebih mudah untuk
       menyesuaikan. Kalau kami lihat pelajaran 15 tahun yang lalu dimana program
       pemerintah di ketahanan pangan untuk swasembada pangan cukup digencarkan,
       kami cukup punya experience yang panjang untuk proyek irigasi, proyek dam, dan
       lain-lain tentu saja ini akan sama atau linier dengan program saat ini. Jadi kami
       optimis dalam mengantisipasi dinamika market kedepan dengan cara
       mengimprovisasi ke sektor-sektor yang lain.

   Bapak Muhammad Hanugroho, Direktur Utama
      Yang dimaksud loan misalnya ada anggaran APBN, lalu Kementerian atau Lembaga
      memiliki loan dari IDB atau world bank yang merupakan komitmen diluar dari
      APBN, kami bisa masuk ke proyek-proyek yang ada loan tersebut tidak bergantung
      pada APBN.

2. Dion – Bisnis Indonesia
   a. Mungkin bisa dishare pak mengapa restru dari PUB III Tahap IV ini begitu alot
      dibandingkan PUB lainnya dari 4 seri Obligasi, 3 sudah setuju untuk restru, tapi 1
      belum. Apa upaya terbaik yang akan dilakukan Waskita di RUPO Desember
      mendatang?
   b. Apa sudah ada target pak dengan realisasi integrasi Waskita dengan HK kapan
      realisasinya pemindahan inbreng saham pemerintah ke Hutama Karya?
   c. Pertanyaan yang ketiga program 3 juta rumah, kemarin Kementerian BUMN dan
      Kementerian PKP sudah melakukan pertemuan dan salah satu juga ada BUMN
      Karya yaitu PT PP, dari Waskita apakah sudah melihat potensi ini dan memetakan
      aset-aset yang mungkin bisa dialih fungsikan untuk mendukung program 3 juta
      rumah ke depan?

   Jawaban:

   Bapak Muhammad Hanugroho, Direktur Utama
   a. Memang kalau kami bicara renegosiasi terkait dengan structure obligasi, saya
      sampaikan supaya clear bahwa obligasi yang 3 seri sebelumnya tentunya offering
      structure yang kami tawarkan itu sudah kami sampaikan dan mereka bersepakat.
      Di sisi lain untuk seri yang 3, yang belum disetujui tentunya masih belum ada
      kesepakatan dengan anchor bondholder atau pemegang obligasi terbesar di seri
      tersebut, tentunya kami sangat intensif untuk berkomunikasi bahkan beberapa
      waktu yang lalu kami terus lakukan update terkait dengan kondisi Waskita. Karena
Page 5
     kami menjaga komitmen terhadap 3 seri yang sudah disetujui, artinya kami tidak
     boleh melakukan perbedaan structure dengan seri yang lain. Tapi dapat saya
     sampaikan bahwa sebenarnya dari yang scope minority sebagian besar menyetujui
     dengan offering structure kami. Tentunya pemegang saham obligasi terbesar ini,
     harapan kami mereka menyetujui. Kalau kami melihat situasinya dengan 3 seri yang
     sudah diselesaikan, bagaimanapun juga kami tidak bisa melakukan bailout terhadap
     obligasi yang sudah jatuh tempo tersebut karena kapasitas kami memang sangat
     terbatas.

b.   Terkait integrasi di HK Waskita, masih menunggu subject to dari sisi pemegang
     saham. Due dilligence sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir dan sudah
     terdapat reportnya. Kami masih menunggu keputusannya finalnya dari sisi
     pemegang saham.

c. Terkait dengan 3 juta rumah, Waskita Realty itu kan kami memiliki property business
   di anak usaha. Anak usaha kami ini memiliki kelas middle up dan middle low, untuk
   kelas middle low ini lokasinya masih perlu kami mapping lebih awal terkait dengan
   hunian masyarakat. 3 juta rumah dalam satu tahun itu angka yang tidak kecil,
   artinya kebutuhan perusahaan kontraktor itu pasti akan diperlukan. Waskita
   memiliki teknologi, seperti pembangunan rumah menggunakan precast dengan
   teknologi/konsep secara 3D. Harapannya Waskita akan masuk atau berkontribusi
   untuk program 3 juta rumah tersebut.


 Bapak Rudi Purnomo – Direktur Business Strategic, Portfolio & Human
 Capital
    Terkait program 3 juta rumah memang dibagi dua yaitu 1 juta itu untuk di kota
    dan 2 juta untuk di desa. Telah disampaikan ke Kementerian PKP beberapa aset-
    aset Waskita yang idle, kami masih menunggu skemanya. Kami pernah
    mengerjakan beberapa contoh project Rusunawa yang juga menjadi program
    Kementerian, yang terdapat di Pasar Rumput dan di Kemayoran. Artinya secara
    typical projectnya akan menjadi benchmark atau barometer kami untuk ikuti. Jadi
    saat ini kami sudah menyiapkan beberapa percontohan karena hunian ini untuk
    middle low, kami juga akan coba secara cost akan bisa memberikan kontribusi
    yang cukup ekonomis, tapi secara fungsi juga memberikan kelayakan. Kami
    sedang melakukan riset dan kami sudah punya mock up namun memang belum
    kami expose. Kami akan adjust lagi, kami sesuaikan dengan kebutuhan saat ini
    yang diinginkan oleh Kementerian PKP. Tapi minimal saat ini secara kebutuhan
    landnya sudah ada beberapa lokasi yang sudah disampaikan ke Kementerian. Di
    lain itu kami punya experience untuk mengerjakan rumah-rumah rusun. Yang
    paling penting untuk kebutuhan hunian 2 juta rumah, yang landed ini otomatis
    akan tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dibutuhkan sebuah desain yang
    simple dan secara cost juga harus bisa lebih murah dan mudah untuk
    pengerjaannya. Mungkin bisa dengan metode plug and play atau precast panel
    yang bisa dimobilisasi dengan mudah antar provinsi nanti.
Page 6
     Bapak Muhammad Hanugroho, Direktur Utama
        Untuk rusun-rusun seperti di Klender dan Kemayoran perlu revitalisasi. Di
        Palembang juga ada rusun sebanyak 54 rusun di dalam kota, artinya bisa menjadi
        target dari Kementerian PKP nantinya.

  3. Dinar - IDX Channel (INEWS Group)
     a. Mengenai salah satu strategi Waskita, yaitu melanjutkan kembali rencana divestasi
        tol. Setelah Bocimi di tahun 2024 dan Cimanggis-Cibitung di 2022 apakah ada
        ancang-ancang Waskita tidak untuk kemudian lebih mendorong divestasi tol ini
        demi mendapatkan satu cashflow yang bagus?
     b. Yang kedua, dikatakan bahwa memang salah satu strategi kuncinya adalah
        perluasan pasar baru di beberapa proyek pemerintah non Kementerian PU dan
        proyek pemerintah non Kementerian PKP. Akan membidik di bidang apa? Dan
        kemudian berapa rencana nilainya?
     c. Yang ketiga, terkait restrukturisasi, pemegang obligasi terbesar yang belum
        mendapatkan persetujuan. Boleh disampaikan siapa Pak?

Jawaban:
     Bapak Rudi Purnomo – Direktur Business Strategic, Portfolio & Human
     Capital

      a. Untuk divestasi tahun ini kami sudah berhasil melepas Bocimi 55% saham dengan
         SMI. Di tahun 2025 kami rencanakan untuk lanjutannya Pemalang-Batang.
         Trafficnya cukup bagus di Trans Jawa kami yakini bisa selesai, karena ruas
         sebelumnya Kanci-Penjagan, Pejagan-Pemalang juga sudah kami lepas dengan
         INA saat ini sedang proses negosiasi dengan beberapa investor. Ruas yang lain
         yang di CCT trafficnya satu hari bisa 2 miliar dan saat ini banyak sekali yang
         tertarik. Kami sedang siapkan karena masih ada beberapa pekerjaan yang akan
         kami selesaikan. Untuk 2027 kami rencanakan untuk melepas ruas di Pasuruan-
         Probolinggo di Jawa Timur. Saat ini sedang dilakukan konstruksi jalan tol
         lanjutannya dari Probolinggo Timur sampai Besuki yang dilakukan oleh Jasa Marga
         45 km, saat ini traffic cukup bagus 26.000 itu sudah sesuai dengan PPJT kami.
         Kami yakini secara valuasi asetnya juga akan bisa kami capai dan Jalan Tol Paspro
         ini kalau kami lihat untuk Trans Jawa yang di arah Timur jadi kami yakini secara
         traffic akan strong sekali seperti yang di Trans Jawa. Traffic di Trans Jawa hampir
         rata-rata 44.000. Kalau saat ini trafficnya sudah 26.000 belum tersambung, kami
         yakini apabila jalan tol sudah tersambung trafficnya sudah bisa sampai 35.000.

         Karena masih ada proses konstruksi, ada Dukon seperti di tol KKDM Jalan Tol
         Becakayu (Bekasi Cawang Kampung Melayu) masih melanjutkan hampir sekitar 12
         km sampai ke Tambun, saat ini sedang tender nanti akan ada proses kontruksi
         mungkin selama 2 tahun. Jadi tol-tol yang lain karena masih dalam proses
         connectivity mungkin baru bisa dilepas setelah tahun 2029.

         Secara structure di MRA kami secara schedule sudah cukup fix kami akan konsisten
         terhadap timing yang sudah diberikan di dalam struktur di MRA. Sebagai contoh
         ruas Bocimi itu baru bisa kami lepas di tahun 2029 namun karena terdapat
         adjustment atas tambahan tarif atau penyesuaian bisa disetujui dari Kementerian
Page 7
   PUPR, bahkan untuk sesi selanjutnya dari Parung Kuda sampai Sukabumi Barat itu
   bisa kami selesaikan dengan cara B2B dapat pendanaan dari SMI sekitar hampir
   Rp 3 triliun itu sedang kami laksanakan akan selesai di tahun 2025, jadi untuk
   program divestasi kami cukup yakin karena ruas-ruas itu ada di Jawa.

Bapak Rudi Purnomo – Direktur Business Strategic, Portfolio & Human
Capital

b. Yang kedua, kaitannya dengan potensi market kedepan tadi sudah disampaikan di
    Kementerian PUPR di 2025 berkurang cukup drastis, kami cukup realistis namun
    optimis di new sektor kami, di new client kami terutama di Kementerian BUMN itu
    seperti Angkasa Pura, Pelindo, dan di Pemprov. Kami lihat Pemprov DKI secara
    budget hampir Rp 70 triliun opportunity marketnya cukup besar sekali dan saat ini
    kami sedang mengerjakan lanjutan Proyek LRT Velodrome sampai ke arah
    Sudirman.
   Lalu beberapa project di Pemprov Surabaya itu juga sedang kami create study
   untuk project LRT. Sementara untuk project-project di BUMN, potensi besar saat
   ini adalah di Angkasa Pura kalau kami lihat experience di Angkasa Pura cukup
   besar, karena hampir semua bandara itu dikejarkan oleh Waskita, mulai dari
   Cengkareng, Surabaya, Ngurah Rai, Balikpapan sampai Ambon.
   Potensi-potensi pasar itu akan bisa kami create lagi untuk kedepan karena kami
   lihat untuk pertumbuhan ekonomi kami juga cukup confident dan optimis kami
   harapkan untuk project-project di BUMN di Pemprov juga akan berputar dengan
   baik, project di private kami sudah mulai masuk namun kami pilih terutama yang
   bisa memberikan cashflow. Saat ini kami sedang ikut tender di private sector yaitu
   proyek tol elevated nilainya hampir Rp 3 triliun dan kami harapkan bisa menang.
   Skema kontraktualnya juga memberi kontribusi bagus karena ada uang muka.

   Untuk proyek gedung juga ada beberapa sedang kami jajaki jadi di private sector.
   Proyek yang sudah pernah dikerjakan Waskita yaitu Plaza Senayan, Senayan City,
   Senayan Residence, MOI, La Piazza. Pencakar langit di Thamrin seperti BNI City,
   BNI Tower, BNI Extension dan Shangri-La. Jadi, itu trust kami yang akan kami
   recover lagi untuk kedepan, untuk mengcreate market karena lima tahun terakhir
   Waskita banyak penugasan di tol. Kontribusi menghubungkan tol Trans Jawa
   dengan 800 sampai 1.040 km cukup menjadi legacy yang pasti akan dikenang.
   Waskita memiliki Tol dari Kanci-Pejagan, Penjagan-Pemalang, Pemalang-Batang,
   Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Probolinggo-Pasuruan. Saat ini dinamika marketing
   juga berubah dengan adanya perubahan pemerintah baru kami pasti akan yakini
   untuk dapat masuk di sektor-sektor yang baru.
Page 8
        Bapak Muhammad Hanugroho, Direktur Utama
        c. Manajemen saat ini melihat bagaimana kami menurunkan hutang kami. Jadi
           poinnya dengan rencana divestasi yang sudah kami schedulekan di dalam proyeksi
           Waskita kedepan, di dalam MRA memperjelas bahwa kami harus sustain.
           Bagaimana kami menurunkan jumlah kewajiban kami. Dan kami masih punya aset
           yang bisa kami convert nantinya dan bisa kami compensate untuk menyelesaikan
           kewajiban kami. Terkait pemegang obligasi tidak dapat kami sampaikan. Ini
           merupakan ranah Wali Amanat.


VI.   Dokumentasi

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.85 MB
Published2 Dec 2024
Pages8
Characters18,969
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Muhammad Hanugroho p.2 ×8
linked person Wiwi Suprihatno p.2 ×2
linked person Rudi Purnomo p.2 ×8
linked org Hutama Karya p.4
linked org Jasa Marga p.6
linked org Angkasa Pura p.7 ×3
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk p.1 ×11
possible org PT PP p.4
unresolved org Siber dan Sandi Negara p.1
unresolved org Departemen Hubungan Investor III. p.2
unresolved person Sambutan Singkat · Direktur Utama p.2
unresolved org Kementerian PUPR p.3 ×3
unresolved person Dirut p.4
unresolved org Kementerian BUMN p.4 ×2
unresolved org Kementerian PKP p.4 ×3
unresolved org Kementerian PKP. Tapi p.5
unresolved org Kementerian PU p.6
unresolved org Kementerian PKP. Akan p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result