Skip to content
Back to announcement

20260611_ENRG_Laporan Informasi dan Fakta Material_32100220_lamp1.pdf

Other Text extracted ENRG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 28

Page 1
       INFORMASI PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
                           KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN
EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN
EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK
INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF.
PEMESANAN PEMBELIAN EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU
MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI,
TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG
BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA
TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN
PT ENERGI MEGA PERSADA TBK (“PERSEROAN’) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI,
FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI.




                                                 PT ENERGI MEGA PERSADA TBK
                                                              Kegiatan Usaha Utama:
   Aktivitas kantor pusat dan bergerak dalam bidang usaha eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak dan gas bumi di darat (onshore)
                          dan lepas pantai (offshore) serta infrastruktur minyak dan gas bumi melalui Perusahaan Anak
                                                       Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
                              Kantor Pusat                                                          Wilayah Operasional
                          Bakrie Tower Lantai 32                                Perseroan memiliki 1 kantor pusat, serta 13 Aset Minyak & Gas
                Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said                               Upstream yang tersebar di Indonesia & Mozambik
                          Jakarta Selatan 12940
                        Telepon : (021) 2994 1500
                        Faksimili : (021) 2994 1247
                          E-mail: corsec@emp.id
                         Situs web : www.emp.id
                                     PENAWARAN UMUM TERBATAS KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM
   DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU IV (“PMHMETD IV”)
Perseroan dengan ini melakukan penawaran umum terbatas kepada pemegang saham Perseroan dalam rangka PMHMETD IV untuk membeli
sebanyak 13.282.271.875 (tiga belas miliar dua ratus delapan puluh dua juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh lima)
saham baru Seri B (“Saham Baru”) dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) per saham, atau mewakili 33,33% (tiga puluh tiga koma tiga
tiga persen) dari jumlah saham Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV, yang ditawarkan dengan harga
sebesar Rp310 (tiga ratus sepuluh Rupiah) per saham (“Harga Pelaksanaan”), sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp4.117.504.281.250
(empat triliun seratus tujuh belas miliar lima ratus empat juta dua ratus delapan puluh satu ribu dua ratus lima puluh Rupiah).

Setiap pemegang saham yang memiliki 2 (dua) saham yang namanya tercantum dalam DPS Perseroan pada tanggal 18 Agustus 2026 pukul
16.00 WIB berhak atas 1 (satu) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”), dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada
pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dalam PMHMETD IV dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp310 (tiga ratus
sepuluh Rupiah) untuk setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Saham yang
ditawarkan dalam rangka PMHMETD IV dengan menerbitkan HMETD ini seluruhnya adalah saham baru yang dikeluarkan dari portepel
Perseroan yang mempunyai hak sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham lainnya dari Perseroan yang
telah ditempatkan dan disetor penuh dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sebagaimana telah diatur dalam Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan
Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, sebagaimana diubah dengan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 tanggal
29 April 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK HMETD”), Perseroan telah lebih dahulu memperoleh persetujuan para pemegang
saham terkait dengan PMHMETD IV Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan Perseroan pada
tanggal 5 Juni 2026.

Sehubungan dengan PMHMETD IV, pemegang saham pengendali Perseroan yaitu: (i) PT Shima Global Kapital (“Shima”) menyatakan tidak
akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD IV dan akan mengalihkan sebanyak 2.330.711.206 (dua miliar tiga ratus
tiga puluh juta tujuh ratus sebelas ribu dua ratus enam) HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD IV (“HMETD Yang Dialihkan”) kepada
PT Bakrie Kalila Investment (“BKI”); dan (ii) BKI menyatakan akan melaksanakan: (a) sebanyak 473.435.507 (empat ratus tujuh puluh tiga juta
empat ratus tiga puluh lima ribu lima ratus tujuh) HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD, dan (b) HMETD Yang Dialihkan dari Shima.
Selain itu, apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang SBHMETD selain BKI,
maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan
Harga Pelaksanaan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa Saham Baru, maka BKI dan pihak terafiliasi lainnya yang akan
ditentukan kemudian akan bertindak sebagai pembeli siaga untuk mengambil atau membeli seluruh sisa Saham Baru dalam jumlah sebanyak-
banyaknya 10.478.125.162 (sepuluh miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta seratus dua puluh lima ribu seratus enam puluh dua) HMETD
(“Pembeli Siaga”). Pembeli Siaga memastikan bahwa akan memiliki dana yang cukup untuk mengambil atau membeli seluruh sisa Saham
Baru. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 28 Agustus 2026 dimana hak yang tidak dilaksanakan sesudah tanggal tersebut tidak
berlaku lagi. Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down), dimana hak atas
pecahan saham baru tersebut akan menjadi milik Perseroan dan wajib dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukan ke
rekening Perseroan.
HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5
(LIMA) HARI KERJA, MULAI TANGGAL 20 AGUSTUS 2026 SAMPAI TANGGAL 28 AGUSTUS 2026. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL
PELAKSANAAN HMETD AKAN DILAKUKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL 24 AGUSTUS 2026. TANGGAL TERAKHIR
PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 28 AGUSTUS 2026, DENGAN KETERANGAN BAHWA HMETD YANG TIDAK
DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PADA KINERJA OPERASIONAL DAN
KEUANGAN PERUSAHAAN ANAK MENGINGAT SELURUH PENDAPATAN PERSEROAN BERASAL DARI PERUSAHAAN ANAK.
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI FAKTOR RISIKO DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS
SELAIN DARI PEMEGANG SAHAM YANG AKAN MENGAMBIL BAGIAN HMETD-NYA, PEMEGANG SAHAM LAMA YANG TIDAK
MELAKSANAKAN HAKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM BARU YANG DITAWARKAN DALAM PMHMETD IV INI SESUAI DENGAN HMETD-
NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAMNYA (DILUSI) DALAM JUMLAH YANG CUKUP MATERIAL,
YAITU MAKSIMUM SEBESAR 33,33% (TIGA TIGA KOMA TIGA TIGA PERSEN).
BKI DAN PIHAK TERAFILIASI LAINNYA YANG AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN AKAN BERTINDAK SEBAGAI PEMBELI SIAGA.
                                                      Penasihat Keuangan
       PT Danatama Makmur Sekuritas                    PT Mandiri Sekuritas                PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                              Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 11 Juni 2026
Page 2
                                               RENCANA JADWAL PENAWARAN UMUM

 Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (”RUPSLB”)                                     :                          5 Juni 2026
 Tanggal Efektif                                                                             :                       5 Agustus 2026
 Tanggal Cum HMETD di Pasar Reguler dan Negosiasi                                            :                      13 Agustus 2026
 Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai                                                            :                      18 Agustus 2026
 Tanggal Ex HMETD di Pasar Reguler dan Negosiasi                                             :                      14 Agustus 2026
 Tanggal Ex HMETD di Pasar Tunai                                                             :                      19 Agustus 2026
 Tanggal Pencatatan (Recording Date) Untuk Memperoleh HMETD                                  :                      18 Agustus 2026
 Tanggal Distribusi HMETD                                                                    :                      19 Agustus 2026
 Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia                                            :                      20 Agustus 2026
 Periode Perdagangan HMETD                                                                   :                20 – 28 Agustus 2026
 Periode Pelaksanaan HMETD                                                                   :                20 – 28 Agustus 2026
 Periode Distribusi Saham HMETD                                                              :       24 Agustus – 1 September 2026
 Tanggal Terakhir Pembayaran Untuk Pemesanan Saham Tambahan                                  :                    1 September 2026
 Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan                                                 :                    2 September 2026
 Tanggal Pembayaran oleh Pembeli Siaga                                                       :                    3 September 2026
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan                                          :                    4 September 2026

                                                                   PMHMETD IV

 Jumlah Saham                                     :    Sebanyak 13.282.271.875 (tiga belas miliar dua ratus delapan puluh
                                                       dua juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh lima)
                                                       Saham Baru.
 Nilai Nominal                                    :    Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham.
 Harga Pelaksanaan                                :    Rp310 (tiga ratus sepuluh Rupiah) setiap saham.
 Rasio HMETD                                      :    Setiap pemegang 2 (dua) Saham Lama yang tercatat dalam DPS
                                                       Perseroan pada tanggal 18 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB memiliki 1
                                                       (satu) HMETD, dimana setiap pemegang 1 (satu) HMETD berhak
                                                       untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
 Dilusi kepemilikan                               :    Maksimum 33,33% (tiga puluh tiga koma tiga tiga persen) dengan
                                                       asumsi seluruh HMETD dilaksanakan.
 Pencatatan                                       :    Saham baru ini akan dicatatkan di BEI sama dengan saham-saham
                                                       yang telah dicatatkan sebelumnya oleh Perseroan.
 Pembeli Siaga                                    :    Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini tidak
                                                       seluruhnya diambil oleh pemegang SBHMETD selain BKI, maka
                                                       sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang
                                                       melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional
                                                       berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh
                                                       masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek
                                                       berdasarkan Harga Pelaksanaan. Apabila setelah alokasi tersebut
                                                       masih terdapat sisa Saham Baru, maka Pembeli Siaga akan
                                                       mengambil atau membeli seluruh sisa Saham Baru dalam jumlah
                                                       sebanyak-banyaknya 10.478.125.162 (sepuluh miliar empat ratus
                                                       tujuh puluh delapan juta seratus dua puluh lima ribu seratus enam
                                                       puluh dua) saham.

Sehubungan dengan Keterbukaan Informasi terkait Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu Tahap III (”PMTHMETD”) yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 5 Juni 2026, maka struktur
permodalan saham Perseroan setelah pencatatan saham baru PMTHMETD pada tanggal 15 Juni 2026 adalah
sebagai berikut:

                                                         Sebelum PMTHMETD*                                   Setelah PMTHMETD
 Keterangan                                                          Jumlah Nilai                                         Jumlah Nilai
                                             Jumlah saham                               %        Jumlah saham                                %
                                                                    Nominal (Rp)                                         Nominal (Rp)
  Modal Dasar Seri A                          6.138.347.970     4.910.678.376.000                 6.138.347.970      4.910.678.376.000
  (Nilai Nominal Rp800,-/saham)
  Modal Dasar Seri B                        146.893.216.240    14.689.321.624.000            146.893.216.240       14.689.321.624.000
  (Nilai Nominal Rp100,-/saham)
  Jumlah Modal Dasar                        153.031.564.210    19.600.000.000.000            153.031.564.210       19.600.000.000.000
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
  1.      PT Shima Global Kapital             4.661.422.413                     -    17,69        4.661.422.413                      -   17,55
  2.      PT Trimegah Sekuritas Indonesia     3.094.247.222                     -    11,76        3.094.247.222                      -   11,65
          Tbk
  3.      PT CGS International Sekuritas      2.000.022.369                     -     7,59        2.000.022.369                      -    7,53
          Indonesia
  4.      PT Maybank Sekuritas Indonesia      1.918.178.300                     -     7,28        1.918.178.300                      -     7,22
  5.      PT Bakrie Kalila Investment           728.557.514                     -     2,77          946.871.014                      -     3,56
  6.      Masyarakat                         13.943.802.432                     -    52,93       13.943.802.432                      -    52,49
  Jumlah modal ditempatkan dan               26.346.230.250     6.931.466.604.000   100,00       26.564.543.750      6.953.297.954.000   100,00
  disetor
  Saham dalam portepel                      126.685.333.960    12.668.533.396.000            126.467.020.460       12.646.702.046.000
*Notes: DPS Perseroan per 8 Juni 2026




                                                                            1
Page 3
Proforma struktur permodalan saham Perseroan setelah PMTHMETD dan PMHMETD IV, dengan asumsi bahwa
seluruh pemegang saham Perseroan melaksanakan HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini, kecuali
Shima yang akan mengalihkan HMETD nya kepada BKI, maka struktur permodalan dan pemegang saham
Perseroan sebelum dan sesudah PMHMETD IV tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini:

                                             Setelah PMTHMETD & Sebelum PMHMETD IV               Setelah PMTHMETD & PMHMETD IV
 Keterangan                                                       Jumlah Nilai                                     Jumlah Nilai
                                            Jumlah saham                           %        Jumlah saham                              %
                                                                 Nominal (Rp)                                     Nominal (Rp)
 Modal Dasar Seri A                          6.138.347.970   4.910.678.376.000               6.138.347.970    4.910.678.376.000
 (Nilai Nominal Rp800,-/saham)
 Modal Dasar Seri B                        146.893.216.240   14.689.321.624.000            146.893.216.240   14.689.321.624.000
 (Nilai Nominal Rp100,-/saham)
 Jumlah Modal Dasar                        153.031.564.210   19.600.000.000.000            153.031.564.210   19.600.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 1.      PT Shima Global Kapital             4.661.422.413                    -    17,55     4.661.422.413                        11,70
 2.      PT Trimegah Sekuritas Indonesia     3.094.247.222                    -    11,65     4.641.370.833                        11,65
         Tbk
 3.      PT CGS International Sekuritas      2.000.022.369                    -     7,53     3.000.033.553                         7,53
         Indonesia
 4.      PT Maybank Sekuritas Indonesia      1.918.178.300                    -     7,22     2.877.267.450                          7,22
 5.      PT Bakrie Kalila Investment           946.871.014                    -     3,56     3.751.017.727                          9,41
 6.      Masyarakat                         13.943.802.432                    -    52,49    20.915.703.649                         52,49
 Jumlah modal ditempatkan dan               26.564.543.750    6.953.297.954.000   100,00    39.846.815.625    8.281.525.141.500   100,00
 disetor
 Saham dalam portepel                      126.467.020.460   12.646.702.046.000            113.184.748.585   11.318.474.858.500


Proforma struktur permodalan saham Perseroan setelah PMTHMETD dan PMHMETD IV, dengan asumsi: (i) BKI
melaksanakan: (a) HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD IV, dan (b) HMETD Yang Dialihkan dari
Shima; (ii) seluruh pemegang saham lainnya tidak melaksanakan HMETD yang ditawarkan dalam PMHMETD IV
ini; serta (iii) BKI dan pihak terafiliasi lainnya akan bertindak sebagai Pembeli Siaga untuk mengambil atau membeli
seluruh sisa saham, maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sebelum dan sesudah
PMHMETD IV tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini:

                                             Setelah PMTHMETD & Sebelum PMHMETD IV               Setelah PMTHMETD & PMHMETD IV
 Keterangan                                                       Jumlah Nilai                                     Jumlah Nilai
                                            Jumlah saham                           %        Jumlah saham                              %
                                                                 Nominal (Rp)                                     Nominal (Rp)
 Modal Dasar Seri A                          6.138.347.970   4.910.678.376.000               6.138.347.970    4.910.678.376.000
 (Nilai Nominal Rp800,-/saham)
 Modal Dasar Seri B                        146.893.216.240   14.689.321.624.000            146.893.216.240   14.689.321.624.000
 (Nilai Nominal Rp100,-/saham)
 Jumlah Modal Dasar                        153.031.564.210   19.600.000.000.000            153.031.564.210   19.600.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 1.      PT Shima Global Kapital             4.661.422.413                    -    17,55     4.661.422.413                    -   11,70
 2.      PT Trimegah Sekuritas Indonesia     3.094.247.222                    -    11,65     3.094.247.222                    -    7,77
         Tbk
 3.      PT CGS International Sekuritas      2.000.022.369                    -     7,53     2.000.022.369                    -    5,02
         Indonesia
 4.      PT Maybank Sekuritas Indonesia      1.918.178.300                    -     7,22     1.918.178.300                    -    4,81
 5.      PT Bakrie Kalila Investment           946.871.014                    -     3,56     3.751.017.727                    -    9,41
 6.      Masyarakat                         13.943.802.432                    -    52,49    13.943.802.432                    -   34,99
 7.      Pembeli Siaga TerAfiliasi Lainnya                                                  10.478.125.162                        26,30
         (termasuk BKI)*
 Jumlah modal ditempatkan dan               26.564.543.750    6.953.297.954.000             39.846.815.625    8.281.525.141.500   100,00
 disetor
 Saham dalam portepel                      126.467.020.460   12.646.702.046.000            113.184.748.585   11.318.474.858.500
 *Note: Komposisi Pembeli Siaga akan disampaikan kemudian


Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang diterbitkan dalam PMHMETD IV ini berjumlah sebesar
13.282.271.875 (tiga belas miliar dua ratus delapan puluh dua juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan ratus
tujuh puluh lima) lembar saham, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham
Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini sesuai HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase
kepemilikan sahamnya (dilusi) maksimum sebesar 33,33% (tiga puluh tiga koma tiga tiga persen).

Dengan dilaksanakannya seluruh HMETD, maka jumlah saham yang akan dicatatkan Perseroan di BEI adalah
sebanyak 39.846.815.625 (tiga puluh sembilan miliar delapan ratus empat puluh enam juta delapan ratus lima
belas ribu enam ratus dua puluh lima) saham atau sejumlah 100% (seratus persen) dari jumlah modal ditempatkan
dan disetor penuh setelah PMTHMETD & PMHMETD IV, yang terdiri dari 26.564.543.750 (dua puluh enam miliar
lima ratus enam puluh empat juta lima ratus empat puluh tiga ribu tujuh ratus lima puluh) Saham Lama dan
13.282.271.875 (tiga belas miliar dua ratus delapan puluh dua juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan ratus
tujuh puluh lima) Saham Baru yang berasal dari PMHMETD IV ini.

Keterangan lebih lanjut mengenai Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab I Prospektus.

                                                     RENCANA PENGGUNAAN DANA

Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PMHMETD IV ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi efek,
seluruhnya akan dialokasikan dengan rincian sebagai berikut:

1.         Sekitar 96,59% (sembilan puluh enam koma lima sembilan persen) akan digunakan untuk peningkatan
           penyertaan modal, baik langsung maupun tidak langsung, kepada Perusahaan Anak;
2.         Sekitar 3,41% (tiga koma empat satu persen) sisanya akan digunakan oleh Perseroan untuk mendukung

                                                                          2
Page 4
         kebutuhan modal kerja dan biaya operasional Perseroan.

Keterangan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dari hasil PMHMETD IV dapat dilihat pada Bab II
Prospektus.

                                             PERNYATAAN UTANG

Tabel di bawah ini menyajikan posisi liabilitas konsolidasian interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal
31 Maret 2026 yang diambil dari laporan keuangan konsolidasian interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada
tanggal 31 Maret 2026, yang telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan IAPI, oleh Kantor Akuntan
Publik (KAP) Achsin Handoko Tomo, auditor independen, yang ditandatangani oleh akuntan publik Handoko Tomo
dalam laporan auditor independen nomor No.00039/2.1096/AU.1/02/0597-1/1/VI/2026 tanggal 5 Juni 2026 dengan
opini tanpa modifikasian.

Perseroan memiliki liabilitas yang seluruhnya berjumlah sebesar USD1.023.769.999 pada tanggal 31 Maret 2026,
dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                (dalam USD)
                                      Keterangan                                              31 Maret 2026
 LIABILITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman jangka pendek
   Pihak ketiga                                                                                   2.422.039
 Pembiayaan musyarakah jangka pendek
   Pihak ketiga                                                                                   1.011.274
 Utang usaha
   Pihak ketiga                                                                                  68.617.311
 Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                                                                   2.326.005
 Uang muka pelanggan                                                                              9.845.092
 Beban akrual                                                                                   184.062.564
 Utang pajak                                                                                    100.278.501
 Liabilitas jangka panjang - jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
   Sewa                                                                                          31.957.308
   Pinjaman                                                                                      58.482.657
   Obligasi Rupiah                                                                                4.413.582
 Total Liabilitas Jangka Pendek                                                                 463.416.333

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Utang pihak berelasi                                                                                 115.567
 Liabilitas pajak tangguhan - neto                                                                151.199.124
 Liabilitas imbalan kerja                                                                          14.813.457
 Liabilitas untuk merestorasi area yang ditinggalkan jangka panjang                                64.967.979
 Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
 satu tahun:
   Sewa                                                                                             64.306.562
   Pinjaman                                                                                        172.301.063
   Obligasi Rupiah                                                                                  92.649.914
 Total Liabilitas Jangka Panjang                                                                   560.353.666
 Total Liabilitas                                                                                1.023.769.999

Rincian lebih lanjut mengenai liabilitas Perseroan dapat dilihat pada Bab III Prospektus.

                                    IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Informasi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
serta untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil
dari:

1.   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang
     berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan
     sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada
     tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh
     KAP Y. Santosa & Rekan sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini wajar tanpa
     modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan dengan No.00011/2.0902/AU.1/02/0457-5/1/II/2026
     tertanggal 26 Februari 2026 yang ditandatangani oleh Hilda Ong (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0457);
     dan


                                                         3
Page 5
2.   Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode
     3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, yang telah disusun oleh
     Manajemen Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Interim Perseroan
     dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
     2026 telah diaudit oleh KAP Achsin Handoko Tomo sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI,
     dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan dengan No.
     00039/2.1096/AU.1/02/0597-1/1/VI/2026 tertanggal 5 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Handoko Tomo
     (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0597).


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                                           (dalam USD)
                                                               31 Maret            31 Desember
                        Keterangan
                                                                 2026           2025          2024

 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                                            89.670.265      62.248.969      53.606.326
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga - neto                           60.811.251      38.075.506      51.447.715
 Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga - neto                       54.576.342      52.879.655      74.719.344
 Piutang Lain-lain - Pihak Berelasi - neto                        877.800         877.800      12.747.209
 Persediaan - neto                                             39.594.670      40.201.978      43.790.347
 Pajak Dibayar Dimuka                                           1.978.334         805.296       4.419.720
 Beban Dibayar Dimuka                                           1.863.546       2.134.267       1.669.752
 Aset Lancar Lainnya                                           12.579.083       9.145.008      13.243.996
 Total Aset Lancar                                            261.951.291     206.368.479     255.644.409

 ASET TIDAK LANCAR
 Kas yang Dibatasi Penggunaannya (Restricted Cash)             112.622.516     127.412.812      95.008.653
 Piutang Pihak Berelasi - neto                                 107.077.096     108.133.020      71.391.618
 Aset Pajak Tangguhan - neto                                    46.668.061      58.250.956      43.561.383
 Investasi pada Ventura Bersama                                 38.436.689      36.425.621      31.166.120
 Aset Tetap - neto                                              66.603.963      66.072.183      71.264.729
 Aset Hak Guna - neto                                           95.372.039     112.646.571     139.257.566
 Aset Eksplorasi dan Evaluasi - neto                           117.749.514     115.505.515     115.529.197
 Aset Minyak dan Gas Bumi - neto                               983.948.531     957.814.439     742.353.105
 Tagihan Pajak                                                     381.006       1.496.672         894.614
 Aset Tidak Lancar Lainnya - neto                               34.261.102      32.194.865      17.187.391
 Total Aset Tidak Lancar                                     1.603.120.517   1.615.952.654   1.327.614.376
 TOTAL ASET                                                  1.865.071.808   1.822.321.133   1.583.258.785

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman Jangka Pendek - Pihak Ketiga                          2.422.039      10.674.089      12.912.453
 Pembiayaan Musyarakah Jangka Pendek - Pihak Ketiga             1.011.274       2.654.506               -
 Utang Usaha - Pihak Ketiga                                    68.617.311      81.783.646      81.314.012
 Utang Lain-lain (bagian jatuh tempo ≤ 1 tahun) - Pihak
 Ketiga                                                         2.326.005       1.096.017       6.092.417
 Uang Muka Pelanggan                                            9.845.092      10.942.727      18.574.544
 Beban Akrual                                                 184.062.564     165.453.862     121.589.560
 Utang Pajak                                                  100.278.501      88.325.759      98.094.725
 Liabilitas jangka panjang (bagian jatuh tempo ≤ 1 tahun)
   Sewa                                                        31.957.308      42.618.930      41.161.954
   Pinjaman                                                    58.482.657      70.683.292      53.762.450
   Obligasi Rupiah                                              4.413.582               -               -
   Pembiayaan Musyarakah                                                -               -       1.309.275
 Total Liabilitas Jangka Pendek                               463.416.333     474.232.828     434.811.390

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Utang Pihak Berelasi                                             115.567         115.521         115.521
 Utang Lain-lain Jangka Panjang - Pihak Ketiga                          -               -       6.991.373
 Liabilitas Pajak Tangguhan - neto                            151.199.124     146.423.496     117.706.955
 Liabilitas Imbalan Kerja                                      14.813.457      14.872.650      11.810.274
 Liabilitas Untuk Merestorasi Area Yang Ditinggalkan -
 Jangka Panjang                                                64.967.979      63.424.523      63.829.322



                                                         4
Page 6
                                                                                                (dalam USD)
                                                               31 Maret                 31 Desember
                       Keterangan
                                                                 2026                2025          2024
 Liabilitas Jangka Panjang (setelah dikurangi bagian jatuh
 tempo ≤ 1 tahun)
   Sewa                                                         64.306.562         64.551.617       75.083.794
   Pinjaman                                                    172.301.063        235.960.387      213.925.991
   Obligasi Rupiah                                              92.649.914                  -                -
   Pembiayaan Musyarakah                                                 -                  -        1.843.547
 Total Liabilitas Jangka Panjang                               560.353.666        525.348.194      491.306.777
 TOTAL LIABILITAS                                            1.023.769.999        999.581.022      926.118.167

 EKUITAS
 Modal Saham (ditempatkan dan disetor penuh)                   647.422.128         647.422.128      638.086.082
 Tambahan Modal Disetor - neto                                 556.514.487         556.514.487      490.943.286
 Akumulasi Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja         (10.446.759)        (10.621.211)      (9.792.916)
 Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali                    (13.648.677)        (13.648.677)     (13.648.677)
 Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan                          (15.809)            (92.224)                -
 Defisit                                                     (265.542.165)       (283.865.234)    (375.398.209)
 Kepentingan Nonpengendali - neto                              (72.981.396)        (72.969.158)     (73.048.948)
 TOTAL EKUITAS                                                 841.301.809         822.740.111      657.140.618
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                1.865.071.808       1.822.321.133    1.583.258.785


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                                                (dalam USD)
                                                       31 Maret                         31 Desember
              Keterangan
                                                2026              2025 *)            2025          2024

 PENJUALAN NETO                              136.937.401      117.045.214          498.126.837      467.425.177
 BEBAN POKOK PENJUALAN                       (78.479.811)     (79.139.645)       (316.644.705)    (319.361.232)
 LABA BRUTO                                    58.457.590       37.905.569         181.482.132      148.063.945
 BEBAN USAHA                                  (5.920.577)      (4.964.279)        (26.723.572)     (23.950.791)
 LABA USAHA                                    52.537.013       32.941.290         154.758.560      124.113.154
 PENGHASILAN (BEBAN)
 LAIN-LAIN
 Beban Keuangan                              (11.547.978)         (9.471.999)     (35.382.230)     (38.210.040)
 Rugi Penurunan Nilai                           (326.665)           (994.737)        (590.806)      (9.656.731)
 Keuntungan (Kerugian) Selisih Kurs -
 Neto                                           (109.010)             (19.347)          39.194           65.822
 Lain-Lain - Neto                             (1.856.722)           4.840.873        9.274.585       18.591.014
 Beban Lain-Lain - Neto                      (10.126.931)         (5.645.210)     (26.659.257)     (29.209.935)

 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
  PENGHASILAN                                  42.410.082         27.296.080       128.099.303       94.903.219

 BEBAN PAJAK PENGHASILAN –                   (24.099.251)         (9.317.416)     (36.486.537)     (21.940.161)
 NETO
 LABA NETO                                     18.310.831         17.978.664        91.612.766       72.963.058

 PENGHASILAN
 KOMPREHENSIF LAIN
 Pos-Pos Yang Tidak Akan
   direklasifikasi Lebih Lanjut
   ke laba rugi:
    Selisih Kurs Penjabaran Laporan
       Keuangan                                    76.415                    -         (92.224)                -
    Pengukuran Kembali Liabilitas
       Imbalan Kerja                              266.983          (396.444)        (1.245.371)     (1.632.152)
    Pajak Penghasilan Terkait                     (92.531)           156.584            417.076         704.695
 Laba (Rugi) Komprehensif Lain Neto
 - Setelah Pajak                                  250.867          (239.860)         (920.519)        (927.457)

 LABA KOMPREHENSIF NETO                        18.561.698         17.738.804        90.692.247       72.035.601




                                                       5
Page 7
                                                                                                       (dalam USD)
                                                           31 Maret                            31 Desember
               Keterangan
                                                    2026              2025 *)               2025          2024
 Laba Neto Yang Dapat Diatribusikan
 Kepada:
  Pemilik Entitas Induk                         18.323.069            17.958.002        91.532.975         75.394.672
  Kepentingan Nonpengendali                        (12.238)               20.662            79.791         (2.431.614)
 Neto                                           18.310.831            17.978.664        91.612.766         72.963.058

 Laba Komprehensif Neto Yang
 Dapat Diatribusikan Kepada:
  Pemilik Entitas Induk                         18.573.936            17.718.142        90.612.456         74.467.215
  Kepentingan Nonpengendali                        (12.238)               20.662            79.791         (2.431.614)
 Neto                                           18.561.698            17.738.804        90.692.247         72.035.601


  LABA NETO PER SAHAM DASAR/
   DILUSIAN DIATRIBUSIKAN
   KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK                      0,00070            0,00072              0,00359          0,00304
*) Tidak diaudit

Rasio Keuangan Konsolidasian


                      Keterangan                                      31 Maret                     31 Desember
                                                               2026              2025           2025         2024
Rasio Usaha
Laba sebelum pajak penghasilan / pendapatan usaha               30,97%             23,32%        25,72%        20,30%
Laba tahun berjalan / pendapatan usaha                          13,37%             15,34%        18,39%        16,13%
Laba tahun berjalan / total ekuitas (ROE)                        8,71%             10,64%        11,14%        11,47%
Laba tahun berjalan / total aset (ROA)                           3,93%              4,54%         5,02%         4,76%

Rasio Keuangan
Current Ratio                                                   56,49%            58,51%         43,52%        58,79%
Jumlah liabilitas / Jumlah ekuitas                             121,72%           134,70%        121,49%       140,93%
Jumlah liabilitas / Jumlah aset                                 54,90%            57,39%         54,85%        58,49%
Interest Coverage Ratio (ICR)                                    13,64x            12,02x         11,97x        10,21x
Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                                  4,2               3,7            3,2           3,4

Rasio Pertumbuhan (%)
Pendapatan usaha                                                17,00%             20,32%         6,57%        11,09%
Laba bruto                                                      54,22%             14,32%        22,57%         1,37%
Laba usaha                                                      59,49%             19,19%        24,69%         1,70%
Jumlah aset                                                      2,36%             11,30%        15,10%        15,67%
Jumlah liabilitas                                                2,45%             10,78%         7,93%        18,18%
Jumlah ekuitas                                                   2,26%             12,00%        25,20%        12,31%

                             ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen ini harus dibaca bersama dengan Ikhtisar Data Keuangan Penting
yang tercantum dalam Prospektus ini.

Informasi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
serta untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil
dari:

1.   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang
     berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan
     sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir
     pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh KAP Y. Santosa & Rekan sesuai dengan
     standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam laporannya yang
     diterbitkan dengan No.00011/2.0902/ AU.1/02/0457-5/1/II/2026 tertanggal 26 Februari 2026 yang
     ditandatangani oleh Hilda Ong (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0457); dan

2.   Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode
     3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, yang telah disusun oleh


                                                           6
Page 8
    Manajemen Perseroan sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk
    periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 telah diaudit oleh KAP Achsin Handoko Tomo
    sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam
    laporannya yang diterbitkan dengan No. 00039/2.1096/AU.1/02/0597-1/1/VI/2026 tertanggal 5 Juni 2026 yang
    ditandatangani oleh Handoko Tomo (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0597).

Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

Tabel berikut ini menyajikan rincian mengenai komposisi laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Maret 2026 dan 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
sebagai berikut:
                                                                                         (dalam USD)
                                                 31 Maret                       31 Desember
              Keterangan
                                           2026            2025 *)           2025           2024

  Penjualan Neto                           136.937.401      117.045.214        498.126.837      467.425.177
  Beban Pokok Penjualan                    (78.479.811)     (79.139.645)     (316.644.705)    (319.361.232)
  Laba Bruto                                 58.457.590       37.905.569       181.482.132      148.063.945
  Laba Usaha                                 52.537.013       32.941.290       154.758.560      124.113.154
  Laba Sebelum Beban Pajak
   Penghasilan                              42.410.082        27.296.080      128.099.303        94.903.219
  Laba Neto                                 18.310.831        17.978.664       91.612.766        72.963.058
*) Tidak diaudit

Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025

Total penjualan Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat sebesar
USD136,94 juta meningkat sebesar 17,00% atau setara dengan USD19,89 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD117,05 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari
Wilayah Kerja Malacca Strait PSC dan Siak PSC. Kenaikan tersebut terutama kenaikan harga realisasi rata-rata
minyak sebesar 15% menjadi USD87,36/barel untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
dibandingkan dari USD76,00/barel untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025. Demikian
pula harga realisasi rata-rata gas bumi mengalami kenaikan menjadi USD6,88/MMBTU pada periode tiga bulan
yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dari USD6,75/MMBTU untuk periode tiga bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2025.

Beban pokok penjualan Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat
sebesar USD78,48 juta menurun sebesar 0,83% atau setara dengan USD0,66 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD79,14 juta. Penurunan beban pokok penjualan ini terutama disebabkan oleh
penurunan biaya penyusutan, deplesi dan amortisasi atas aset minyak dan gas bumi Wilayah Kerja Kangean PSC
dan Wilayah Kerja Bentu.

Laba bruto Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat sebesar
USD58,46 juta meningkat sebesar 54,22% atau setara dengan USD20,55 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD37,91 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari
Wilayah Kerja Malacca Strait PSC dan Siak PSC. Kenaikan tersebut terutama kenaikan harga realisasi rata-rata
minyak untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan periode yang sama pada
tahun 2025. Kenaikan tersebut terutama kenaikan harga realisasi rata-rata minyak menjadi USD87,36/barel untuk
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dari USD76,00/barel pada periode
yang sama pada tahun 2025.

Laba usaha Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat sebesar
USD52,54 juta meningkat sebesar 59,49% atau setara dengan USD19,60 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD32,94 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari
Wilayah Kerja Malacca Strait PSC dan Siak PSC. Kenaikan tersebut terutama kenaikan harga realisasi rata-rata
minyak untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan periode yang sama pada
tahun 2025.

Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan sebelumnya, laba neto Perseroan meningkat sebesar 1,85% menjadi
USD18,31 juta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dari sebelumnya USD17,98
juta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2025.

Laba komprehensif neto Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat
sebesar USD18,56 juta meningkat sebesar 4,64% atau setara dengan USD0,82 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD17,74 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto


                                                      7
Page 9
dari Wilayah Kerja Malacca Strait PSC dan Siak PSC. Kenaikan tersebut terutama kenaikan harga realisasi rata-
rata minyak menjadi USD87,36/barel untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
dibandingkan dari USD76,00/barel pada periode yang sama pada tahun 2025.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024

Total penjualan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar
USD498,13 juta meningkat sebesar 6,57% atau setara dengan USD30,70 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Desember 2024 sebesar USD467,43 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari
Wilayah Kerja Sengkang PSC yang mana 51% partisipasi interesnya diakuisisi oleh Perseroan pada bulan Oktober
2024. Harga realisasi rata-rata gas bumi mengalami penurunan menjadi USD6,35/MMBTU pada tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dari USD6,59/MMBTU untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024. Harga realisasi rata-rata minyak juga mengalami penurunan menjadi USD69,24/barel untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dari USD79,40/barel untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024.

Beban pokok penjualan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar
USD316,64 juta menurun sebesar 0,85% atau setara dengan USD2,72 juta dibandingkan dengan tanggal
31 Desember 2024 sebesar USD319,36 juta. Penurunan beban pokok penjualan ini terutama disebabkan oleh
penurunan biaya produksi dalam beban pokok penjualan pada Wilayah Kerja Malacca Strait sehubungan dengan
penurunan penjualan neto pada Wilayah Kerja tersebut.

Laba bruto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD181,48
juta meningkat sebesar 22,57% atau setara dengan USD33,42 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember
2024 sebesar USD148,06 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari Wilayah Kerja
Sengkang PSC yang mana 51% partisipasi interesnya diakuisisi oleh Perseroan pada bulan Oktober 2024.

Laba usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD154,76
juta meningkat sebesar 24,69% atau setara dengan USD30,65 juta dibandingkan dengan tanggal 31 Desember
2024 sebesar USD124,11 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan neto dari Wilayah Kerja
Sengkang PSC yang mana 51% partisipasi interesnya diakuisisi oleh Perseroan pada bulan Oktober 2024.

Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan sebelumnya, laba neto Perseroan meningkat sebesar 25,56%
menjadi USD91,61 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dari sebelumnya USD72,96
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

Laba komprehensif neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar
USD90,69 juta meningkat sebesar 25,90% atau setara dengan USD18,66 juta dibandingkan dengan tanggal 31
Desember 2024 sebesar USD72,04 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh disebabkan oleh
kenaikan penjualan neto dari Wilayah Kerja Sengkang PSC yang mana 51% partisipasi interesnya diakuisisi oleh
Perseroan pada bulan Oktober 2024 sesuai dengan strategi Perseroan dalam akuisisi aset-aset baru yang
memenuhi kriteria portfolio untuk memberi nilai tambah bagi Perseroan.

Analisis Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas

Aset

Tabel berikut menyajikan rincian aset Perseroan pada masing-masing tanggal:

                                                                                          (dalam USD)
                                                            31 Maret              31 Desember
                       Keterangan
                                                              2026             2025          2024

 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                                          89.670.265        62.248.969      53.606.326
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga (neto)                         60.811.251        38.075.506      51.447.715
 Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga (neto)                     54.576.342        52.879.655      74.719.344
 Piutang Lain-lain - Pihak Berelasi (neto)                      877.800           877.800      12.747.209
 Persediaan - neto                                           39.594.670        40.201.978      43.790.347
 Pajak Dibayar Dimuka (PPN)                                   1.978.334           805.296       4.419.720
 Beban Dibayar Dimuka                                         1.863.546         2.134.267       1.669.752
 Aset Lancar Lainnya                                         12.579.083         9.145.008      13.243.996
 Total Aset Lancar                                          261.951.291       206.368.479     255.644.409




                                                     8
Page 10
                                                                                            (dalam USD)
                                                             31 Maret               31 Desember
                      Keterangan
                                                               2026              2025          2024
 ASET TIDAK LANCAR
 Kas yang Dibatasi Penggunaannya (Restricted Cash)           112.622.516       127.412.812       95.008.653
 Piutang Pihak Berelasi - neto                               107.077.096       108.133.020       71.391.618
 Aset Pajak Tangguhan - neto                                  46.668.061        58.250.956       43.561.383
 Investasi pada Ventura Bersama                               38.436.689        36.425.621       31.166.120
 Aset Tetap - neto                                            66.603.962        66.072.183       71.264.729
 Aset Hak Guna - neto                                         95.372.039       112.646.571      139.257.566
 Aset Eksplorasi dan Evaluasi - neto                         117.749.514       115.505.515      115.529.197
 Aset Minyak dan Gas Bumi - neto                             983.948.531       957.814.439      742.353.105
 Tagihan Pajak                                                   381.006         1.496.672          894.614
 Aset Tidak Lancar Lainnya - neto                             34.261.103        32.194.865       17.187.391
 Total Aset Tidak Lancar                                   1.603.120.517     1.615.952.654    1.327.614.376
 TOTAL ASET                                                1.865.071.808     1.822.321.133    1.583.258.785

Posisi keuangan pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember
2025

Pada tanggal 31 Maret 2026 aset lancar Perseroan adalah sebesar USD261,95 juta atau meningkat sebesar
26,93% atau setara dengan USD55,58 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025 sebesar
USD206,37 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar USD27,41
juta atau meningkat sebesar 44,05% menjadi USD89,67 juta pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan kas dan
setara kas pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD62,25 juta. Kenaikan kas dan setara kas tersebut
terutama disebabkan kenaikan arus kas dari aktivitas pendanaan yang diperoleh dari penerimaan pinjaman
jangkan panjang - Obligasi Rupiah.

Pada tanggal 31 Maret 2026 aset tidak lancar Perseroan adalah sebesar USD1.603,12 juta atau menurun
sebesar 0,79% atau setara dengan USD12,83 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025
sebesar USD1.615,95. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan aset hak guna sebesar
USD17,27 juta atau menurun sebesar 15,34% dibandingkan aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2025
sebesar USD95,37 juta. Penurunan aset hak guna tersebut terutama disebabkan oleh penyusutan aset hak guna
sebesar USD 20,37 juta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Pada tanggal 31 Maret 2026 total aset Perseroan adalah sebesar USD1.865,07 atau meningkat sebesar 2,35%
atau setara dengan USD42,75 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD1.822,32
juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan
kas dan setara kas yang disebabkan oleh kenaikan arus kas dari aktivitas pendanaan yang diperoleh dari
penerimaan pinjaman jangkan panjang - Oblligasi Rupiah.

Posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal
31 Desember 2024

Pada tanggal 31 Desember 2025 aset lancar Perseroan adalah sebesar USD206,37 juta atau menurun sebesar
19,28% atau setara dengan USD49,27 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024 sebesar
USD255,64 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain pihak ketiga - neto
sebesar USD21,84 juta atau menurun sebesar 29,23% menjadi USD52,88 juta pada tanggal 31 Desember 2025
dibandingkan piutang lain-lain pihak ketiga - neto pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD74,72 juta.
Penurunan piutang lain-lain pihak ketiga - neto tersebut terutama disebabkan oleh penerimaan piutang dari SKK
Migas atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dapat ditagihkan kepada SKK Migas dari PPN yang telah
dibayarkan oleh Perusahaan Anak yang bergerak di bidang industri minyak dan gas di Indonesia.

Pada tanggal 31 Desember 2025 aset tidak lancar Perseroan adalah sebesar USD1.615,95 juta atau meningkat
sebesar 21,72% atau setara dengan USD288,34 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD1.327,61 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan aset minyak dan gas bumi
sebesar USD215,46 juta atau meningkat sebesar 29,02% menjadi USD957,81 juta pada tanggal 31 Desember
2025 dibandingkan dengan saldo pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD742,35 juta. Kenaikan aset minyak
dan gas bumi terutama berasal dari investasi pengeluaran barang modal (capital expenditures) pada Wilayah Kerja
Malacca Strait PSC dan Wilayah Kerja Kangean PSC selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 masing-masing sebesar USD90,23 juta dan USD57,92 juta. Kenaikan investasi sejalan dengan strategi
Perseroan untuk mempercepat pengembangan unit usaha Perseroan untuk mencapai komersialisasi dengan
ekonomis serta upaya Perseroan untuk menambah cadangan baru minyak dan gas bumi.

Pada tanggal 31 Desember 2025 total aset Perseroan adalah sebesar USD1.822,32 juta atau meningkat sebesar
15,10% atau setara dengan USD239,06 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024 sebesar
USD1.583,26 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan aset minyak dan gas bumi yang


                                                      9
Page 11
timbul dari investasi pengeluaran barang modal (capital expenditures) pada Wilayah Kerja Malacca Strait PSC dan
Kangean PSC.

Liabilitas

Tabel berikut menyajikan rincian liabilitas Perseroan pada masing-masing tanggal:

                                                                                              (dalam USD)
                                                                31 Maret             31 Desember
                     Keterangan
                                                                  2026          2025            2024

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman Jangka Pendek - Pihak Ketiga                           2.422.039     10.674.089         12.912.453
 Pembiayaan Musyarakah Jangka Pendek - Pihak
 Ketiga                                                          1.011.274      2.654.506                  -
 Utang Usaha - Pihak Ketiga                                     68.617.311     81.783.646         81.314.012
 Utang Lain-lain (bagian jatuh tempo ≤ 1 tahun) -
 Pihak Ketiga                                                    2.326.005      1.096.017          6.092.417
 Uang Muka Pelanggan                                             9.845.092     10.942.727         18.574.544
 Beban Akrual                                                  184.062.564    165.453.862        121.589.560
 Utang Pajak                                                   100.278.501     88.325.759         98.094.725
 Liabilitas jangka panjang (bagian jatuh tempo ≤ 1
 tahun)
   Sewa                                                         31.957.308     42.618.930         41.161.954
   Pinjaman                                                     58.482.657     70.683.292         53.762.450
   Obligasi Rupiah                                               4.413.582              -                  -
   Pembiayaan Musyarakah                                                 -              -          1.309.275
 Total Liabilitas Jangka Pendek                                463.416.333    474.232.828        434.811.390

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Utang Pihak Berelasi                                              115.567        115.521            115.521
 Utang Lain-lain Jangka Panjang - Pihak Ketiga                           -              -          6.991.373
 Liabilitas Pajak Tangguhan - neto                             151.199.124    146.423.496        117.706.955
 Liabilitas Imbalan Kerja                                       14.813.457     14.872.650         11.810.274
 Liabilitas Untuk Merestorasi Area Yang Ditinggalkan -
 Jangka Panjang                                                 64.967.979     63.424.523         63.829.322
 Liabilitas Jangka Panjang (setelah dikurangi bagian
 jatuh tempo ≤ 1 tahun
   Sewa                                                          64.306.562    64.551.617         75.083.794
   Pinjaman                                                     172.301.063   235.960.387        213.925.991
   Obligasi Rupiah                                               92.649.914             -                  -
   Pembiayaan Musyarakah                                                  -             -          1.843.547
 Total Liabilitas Jangka Panjang                                560.353.666   525.348.194        491.306.777
 TOTAL LIABILITAS                                             1.023.769.999   999.581.022        926.118.167

Posisi keuangan pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember
2025

Pada tanggal 31 Maret 2026 liabilitas jangka pendek Perseroan adalah sebesar USD463,42 juta atau menurun
sebesar 2,28% atau setara dengan USD10,82 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025
sebesar USD474,23 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan; (i) pinjaman jangka pendek
sebesar 81,83% atau sebesar USD10,91 juta menjadi USD2,42 juta pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan
saldo pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD10,67 juta, dan (ii) pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun sebesar USD17,26% atau sebesar USD12,20 juta menjadi USD58,48 juta pada tanggal
31 Maret 2026 dibandingkan saldo pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD70,68 juta. Penurunan saldo
pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun tersebut
merupakan bagian dari hasil pembayaraan dari penerimaan Obiligasi Rupiah dalam periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Pada tanggal 31 Maret 2026 liabilitas jangka panjang Perseroan adalah sebesar USD560,35 atau meningkat
sebesar 6,66% atau setara dengan USD35,00 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025
sebesar USD525,35 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas jangka panjang dari
Obligasi Rupiah yang diterima oleh Perseroan dalam periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Pada tanggal 31 Maret 2026 total liabilitas Perseroan adalah sebesar USD1.024,07 juta atau meningkat sebesar
2,45% atau setara dengan USD24,49 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025 sebesar


                                                         10
Page 12
USD999,58 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas jangka panjang dari Obligasi
Rupiah yang diterima oleh Perseroan dalam periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal
31 Desember 2024

Pada tanggal 31 Desember 2025 liabilitas jangka pendek Perseroan adalah sebesar USD474,23 juta, meningkat
sebesar 9,07% atau setara dengan USD39,42 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD434,81 juta. Peningkatan liabilitas jangka pendek tersebut terutama disebabkan oleh (i) kenaikan
beban akrual sebesar USD43,86 juta atau meningkat sebesar 36,08% menjadi USD165,45 juta dibandingkan
dengan saldo pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD121,59 juta, serta (ii) kenaikan pinjaman jangka
panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar USD16,92 juta atau meningkat sebesar 31,47% menjadi
USD70,68 juta pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan saldo pada tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD98,09 juta sehubungan dengan adanya kenaikan bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun untuk
pinjaman kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tanggal 31 Desember 2025.

Pembiayaan musyarakah jangka pendek pihak ketiga yang baru muncul pada posisi 31 Desember 2025 berasal
dari penarikan fasilitas Line Facility sebesar Rp100,0 miliar dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) oleh
Perusahaan Anak, EMP Gandewa, dengan jangka waktu sampai 2 Mei 2026. Pada periode sebelumnya, fasilitas
tersebut belum ditarik sehingga belum ada saldo pembiayaan yang tercatat. Penarikan fasilitas dilakukan
sehubungan dengan kewajiban Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023, di mana EMP Gandewa wajib
menempatkan hasil penjualan ekspor minyak mentah yang merupakan Dana Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
(DHE SDA) ke dalam Rekening Khusus (Reksus) DHE pada bank DHE dan mengendapkan minimal 30% selama
minimal 3 bulan. Dari sisi faktor internal, manajemen mengambil kebijakan untuk menjaga kelancaran arus kas
operasional selama dana DHE diendapkan dengan memanfaatkan pembiayaan jangka pendek dari BSI (selaku
bank DHE). Fasilitas ini dijamin dengan dana DHE yang diendapkan di BSI. Dampaknya adalah meningkatnya
pembiayaan musyarakah jangka pendek pihak ketiga sebesar USD2,65 juta pada tanggal 31 Desember 2025,
yang secara fungsional mendukung stabilitas likuiditas dan kelancaran operasional EMP Gandewa selama masa
pengendapan DHE sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada tanggal 31 Desember 2025 liabilitas jangka panjang Perseroan adalah sebesar USD525,35 juta, meningkat
sebesar 6,93% atau setara dengan USD34,04 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD491,31 juta. Kenaikan liabilitas jangka panjang tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas
pajak tangguhan – neto sebesar USD28,72 juta atau sebesar 24,40% menjadi USD146,42 juta pada tanggal
31 Desember 2025 dibandingkan saldo pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD117,71 juta.

Pada tanggal 31 Desember 2025 total liabilitas Perseroan adalah sebesar USD999,58 juta atau meningkat
sebesar 7,93% atau setara dengan USD73,46 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD926,12 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan kenaikan beban akrual
sehubungan dengan kenaikan pengeluaran dan investasi pengeluaran barang modal (capital expenditures)
maupun pengeluaran operasional (operational expenditures) selama tahun 2025.

Ekuitas

Tabel berikut menyajikan rincian ekuitas Perseroan pada masing-masing tanggal:

                                                                                              (dalam USD)
                                                               31 Maret               31 Desember
                       Keterangan
                                                                 2026              2025          2024

 EKUITAS
 Modal Saham (ditempatkan dan disetor penuh)                   647.422.128       647.422.128      638.086.082
 Tambahan Modal Disetor - neto                                 556.514.487       556.514.487      490.943.286
 Akumulasi Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja        (10.446.759)      (10.621.211)       (9.792.916)
 Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali                   (13.648.677)      (13.648.677)     (13.648.677)
 Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan                          (15.809)          (92.224)                -
 Defisit                                                     (265.542.165)     (283.865.234)    (375.398.209)
 Kepentingan Nonpengendali - neto                             (72.981.396)      (72.969.158)     (73.048.948)
 TOTAL EKUITAS                                                 841.301.809       822.740.111      657.140.618

Posisi keuangan pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember
2025

Pada tanggal 31 Maret 2026 total ekuitas - neto Perseroan adalah sebesar USD841,30 juta, meningkat sebesar
2,26% atau setara dengan USD18,56 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025 sebesar
USD822,74 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya defisit Perseroan dari laba bersih



                                                      11
Page 13
yang diperoleh Perseroan dan Perusahaan Anak selama periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret
2026.

Posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan pada tanggal
31 Desember 2024

Pada tanggal 31 Desember 2025 total ekuitas – neto Perseroan adalah sebesar USD822,74 juta, meningkat
sebesar 25,20% atau setara dengan USD165,60 juta dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024
sebesar USD657,14 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh; (i) berkurangnya defisit Perseroan dari
laba bersih yang diperoleh Perseroan dan Perusahaan Anak, serta (ii) tambahan modal disetor Perseroan selama
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

Likuiditas dan Sumber Pendanaan

Kebutuhan likuiditas utama Perseroan dan Perusahaan Anak adalah untuk modal kerja dan belanja modal. Secara
historis, Perseroan membiayai kebutuhan modal dengan menggunakan kas yang diperoleh secara internal dari
aktivitas operasi dan secara eksternal dari kegiatan pendanaan. Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan dan
Perusahaan Anak memiliki fasilitas pinjaman, sebagai sumber likuiditas eksternal yang material, yang belum ditarik
sebesar USD72.398.072.

Dengan memperhitungkan fasilitas pinjaman yang belum ditarik dan estimasi dana yang diperoleh dari Penawaran
Umum Obligasi, Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan memiliki likuiditas yang memadai untuk memenuhi
kebutuhan modal kerja dan operasional dan rencana belanja modal untuk 12 bulan ke depan. Jika nantinya
likuiditas Perseroan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan belanja modal, Perseroan akan
berusaha mendapatkan pinjaman dan/atau fasilitas kredit baru maupun pendanaan melalui pasar modal.

Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian
yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, tidak terdapat pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan
Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan yang dapat berdampak terhadap kemampuan Perseroan dalam
memenuhi kewajiban pembayaran tunai. Kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak juga tidak memiliki
modal kerja yang menimbulkan risiko khusus.

Arus Kas

Pola arus kas operasi Perseroan umumnya bersumber dari penerimaan kas yang diperoleh dari hasil operasi
Perseroan sesuai dengan karakteristik bisnis usaha yaitu berasal dari penjualan minyak, gas bumi, dan
infrastruktur minyak dan gas bumi. Sedangkan arus kas keluar operasi Perseroan termasuk namun tidak terbatas
pada (i) pembayaran kas kepada pemasok, kontraktor dan karyawan, (ii) pembayaran pajak penghasilan badan
dan dividen dan (iii) pembayaran untuk beban keuangan.

Jumlah kas neto yang diperoleh dari atau digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan secara siklus bisnis
tergantung dari kontrak penjualan. Selain itu faktor-faktor lain yang mempengaruhi siklus bisnis Perseroan juga
disebabkan oleh sisa cadangan dari minyak dan gas bumi, termasuk strategi Perseroan dalam me-monetisasi
cadangan tersebut. Pola arus kas investasi umumnya bergantung pada bagaimana Perseroan melakukan alokasi
dana untuk berinvestasi pada aset-aset tidak lancar dan sumber daya untuk pertumbuhan di masa depan. Sesuai
dengan karakteristik bisnis Perseroan, kas yang digunakan untuk aktivitas investasi terkait pengembangan dan
akuisisi, seperti untuk penambahan aset minyak dan gas bumi, penambahan aset eksplorasi dan evaluasi,
penambahan aset tetap dan juga akuisisi bisnis. Sementara, kas yang diperoleh dari aktivitas investasi meliputi
dividen kas dari entitas asosiasi dan penerimaan bunga. Pola arus kas pendanaan umumnya berasal dari
penerimaan pinjaman jangka pendek dan jangka panjang. Dengan demikian untuk membiayai pengembangan
proyek-proyek dan akuisisi bisnis Perseroan, maka Perseroan dapat memperoleh kas dari pinjaman bank dan
penerbitan saham Perseroan. Sementara itu, pengeluaran kas terkait aktivitas pendanaan berupa pelunasan
pinjaman bank, pembayaran beban pendanaan, dan pembayaran liabilitas sewa.

Tabel berikut ini menjelaskan ringkasan arus kas konsolidasian untuk masing-masing tahun:

                                                                                                (dalam USD)
                                                      31 Maret                          31 Desember
              Keterangan
                                               2026              2025 *)            2025           2024

 Arus kas neto dari aktivitas operasi         55.986.051         65.012.438       330.016.842       207.663.319
 Arus kas neto dari aktivitas investasi     (44.356.373)       (36.693.466)     (307.370.959)     (308.050.509)
 Arus kas neto dari aktivitas
 pendanaan                                    15.955.258       (28.353.667)      (13.671.973)        71.951.109



                                                       12
Page 14
                                                                                               (dalam USD)
                                                      31 Maret                         31 Desember
              Keterangan
                                              2026               2025 *)           2025           2024
  Kenaikan (penurunan) neto kas dan
  setara kas                                 27.584.936            (34.695)        8.973.910      (28.436.081)
  Pengaruh Perubahan Selisih Kurs
   Mata Uang Pada Kas dan Setara
   Kas                                         (163.640)          (398.167)        (331.267)          (398.167)
  Kas Dan Setara Kas Awal
  Periode/Tahun                              62.248.969          53.606.326       53.606.326        82.440.574
  Kas dan Setara Kas Akhir
  Periode/Tahun                              89.670.265          53.173.464       62.248.969        53.606.326
*) Tidak diaudit

Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2025

Arus kas dari aktivitas operasi

Pada tanggal 31 Maret 2026 arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan adalah sebesar
USD55,99 juta, menurun sebesar 13,88% atau setara dengan USD9,03 juta dibandingkan dengan posisi tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD65,01 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pembayaran
kepada pemasok,kontraktor dan aktivitas operational lainnya pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2026 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Arus kas dari aktivitas investasi

Pada tanggal 31 Maret 2026 arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan adalah sebesar
USD44,36 juta, meningkat sebesar 20,88% atau setara dengan USD7,66 juta dibandingkan dengan posisi tanggal
31 Maret 2025 sebesar USD 36,69 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan perolehan
aset minyak dan gas bumi pada Wilayah Kerja Bentu PSC pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2026.

Perseroan dan Perusahaan Anak juga meningkatkan aktivitas investasi atas perolehan aset minyak dan gas bumi
dalam rangka meningkatkan produksi dan cadangan terbukti minyak dan gas bumi sebesar USD41,97j juta pada
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. Kenaikan aktivitas tersebut mengakibatkan kenaikan
arus kas digunakan untuk aktivitas investasi menjadi sebesar USD46,90 juta pada tanggal 31 Maret 2026.

Arus kas dari aktivitas pendanaan

Pada tanggal 31 Maret 2026, arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan tercatat sebesar
USD15,96 juta, meningkat sebesar 156,27% atau setara dengan USD44,31 juta dibandingkan dengan posisi arus
kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desermber 2024 sebesar USD28,35 juta.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka panjang dari Obligasi Rupiah yang
diterima oleh Perseroan selama periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024

Arus kas dari aktivitas operasi

Pada tanggal 31 Desember 2025 arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan adalah sebesar
USD330,02 juta, meningkat sebesar 58,92% atau setara dengan USD122,35 juta dibandingkan dengan posisi
tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD207,66 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan
pembayaran kepada pemasok, kontraktor dan aktivitas operational lainnya pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025.

Arus kas dari aktivitas investasi

Pada tanggal 31 Desember 2025 arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan adalah sebesar
USD307,37 juta, meningkat sebesar 0,22% atau setara dengan USD 0,68 juta dibandingkan dengan posisi tanggal
31 Desember 2024 sebesar USD308,05 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan perolehan
aset tetap dan tidak adanya akuisisi Perusahaan Anak baru pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.

Perseroan dan Perusahaan Anak juga meningkatkan aktivitas investasi atas perolehan aset minyak dan gas bumi
dalam rangka meningkatkan produksi dan cadangan terbukti minyak dan gas bumi sebesar USD98,43 juta pada
tahun 2025. Kenaikan aktivitas tersebut tidak mengakibatkan kenaikan arus kas digunakan untuk aktivitas investasi


                                                       13
Page 15
menjadi sebesar USD307,37 juta pada tanggal 31 Desember 2025. Hal ini dikarenakan arus kas dari penurunan
perolehan aset tetap dan penurunan arus kas untuk akuisisi masih melebihi kenaikan arus kas digunakan untuk
aktivitas atas perolehan aset minyak dan gas bumi.

Arus kas dari aktivitas pendanaan

Pada tanggal 31 Desember 2025, arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan tercatat
sebesar USD13,67 juta, menurun sebesar 119,00% atau setara dengan USD85,62 juta dibandingkan dengan
posisi arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desermber 2024 sebesar USD71,95
juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya penerimaan pinjaman jangka panjang pada
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

                                              FAKTOR RISIKO

Risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan dapat dikelompokkan sebagai berikut:

A. Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan

     Risiko Ketergantungan pada Kinerja Operasional dan Keuangan Perusahaan Anak

B. Risiko Usaha Yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Yang Dapat
   Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi Keuangan Perseroan

     1.  Risiko Ketergantungan pada Kinerja Operasional dan Keuangan Perusahaan Anak Risiko Strategi Usaha
         dan Portofolio Investasi;
     2. Risiko Fluktuasi Harga Komoditas Minyak dan Gas Bumi;
     3. Risiko Cadangan, Eksplorasi, dan Penurunan Produksi;
     4. Risiko Operasional;
     5. Risiko Pasokan Material dan Jasa Penunjang;
     6. Risiko Kredit dari Pelanggan;
     7. Risiko Tingkat Suku Bunga;
     8. Risiko Persaingan Industri dan Pasar;
     9. Risiko Terkait Transaksi Pihak Berelasi;
     10. Risiko Perubahan Teknologi;
     11. Risiko Ketergantungan pada Personel Kunci dan Tenaga Ahli.

C. Risiko Umum

     1.   Risiko Perekonomian Makro
     2.   Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
     3.   Risiko Perubahan Hukum dan Peraturan Pemerintah
     4.   Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum
     5.   Risiko Tidak Diperpanjangnya Kontrak Kerja Sama (KKS)
     6.   Risiko Kegagalan Perseroan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam industrinya
     7.   Risiko Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional

Keterangan selengkapnya mengenai Faktor Risiko Perseroan dapat dilihat pada Bab VI Prospektus.

                KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Manajemen Perseroan menyatakan bahwa tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap
keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan dan Perusahaan Anak yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor
Independen tertanggal 5 Juni 2026 atas laporan keuangan konsolidasian interim Perseroan dan Perusahaan Anak
pada tanggal 31 Maret 2026, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Achsin Handoko Tomo, auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor
independen No. 00039/2.1096/AU.1/02/0597-1/1/VI/2026 tertanggal 5 Juni 2026, yang ditandatangani oleh
Handoko Tomo (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0597). Laporan auditor independen tersebut, yang juga
tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini tanpa modifikasian, sampai dengan tanggal Prospektus
diterbitkan.

          KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN
                                     PROSPEK USAHA

1.    Riwayat Singkat Perseroan

Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan, adalah suatu perseroan terbatas terbuka yang didirikan berdasarkan
hukum negara Republik Indonesia, berdasarkan Akta Pendirian No. 16 tanggal 16 Oktober 2001, yang dibuat


                                                     14
Page 16
dihadapan Rakhmat Syamsul Rizal, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menkum berdasarkan
Surat Keputusan No. C-14507.HT.01.01.TH.2001 tanggal 29 November 2001 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. TDP 090815334921 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan No.
195/BH.09.03/I/2002 tanggal 31 Januari 2002, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 31 tanggal 16 April 2002
dan Tambahan BNRI No. 3684 (“Akta Pendirian Perseroan”).

Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, struktur permodalan Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai
berikut:

                                                          Nilai Nominal Rp1.000.000,- per saham
 Keterangan                                                                                               %
                                                          Jumlah Saham           Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                            500            500.000.000
 Modal Disetor
  1. Julianto Benhayudi                                                  160             160.000.000     80,00
  2. Rennier Abdul Rachman Latief                                         40              40.000.000     20,00
 Jumlah Modal Disetor                                                    200             200.000.000    100,00
 Jumlah Saham dalam Portepel                                             300             300.000.000         -

Anggaran dasar Perseroan sebagaimana termuat dalam Akta Pendirian Perseroan telah beberapa kali mengalami
perubahan sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 27
tanggal 17 November 2025, yang dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Kariana, S.H., M.Kn., yang telah diberitahukan
kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
0252636 tanggal 9 Desember 2025 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0277902.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 9 Desember 2025, dimana para pemegang saham Perseroan menyetujui
perubahan Pasal 4 berupa peningkatan modal ditempatkan dan disetor (“Akta Perseroan No. 27/2025”).

Akta Pendirian Perseroan, beserta seluruh perubahannya, termasuk Akta Perseroan No. 27/2025 selanjutnya
secara bersama-sama disebut “Anggaran Dasar Perseroan”.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah menjalankan usaha dalam
bidang aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi manajemen lainnya, dan perdagangan besar berbagai macam
barang, dengan menjalankan kegiatan usaha berikut:

a.   Kegiatan Usaha Utama:

     i)    Aktivitas Kantor Pusat (KBLI 70100)

           Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yang lain atau enterprise;
           pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan
           perusahaan atau enterprise. Unit-unit dalam kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan
           mengelola operasi unit-unit yang berhubungan. Kegiatan yang termasuk dalam kelompok ini antara lain
           kantor pusat, kantor administrasi pusat, kantor yang berbadan hukum, kantor distrik dan kantor wilayah
           dan kantor manajemen cabang.

b. Kegiatan Usaha Penunjang:

     i)    Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209)

           Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat, bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan
           organisasi dan manajemen lainnya, seperti perencanaan strategi dan organisasi; keputusan berkaitan
           dengan keuangan; tujuan dan kebijakan pemasaran; perencanaan, praktik dan kebijakan sumber daya
           manusia; perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. Penyediaan jasa usaha ini dapat
           mencakup bantuan nasihat, bimbingan dan operasional berbagai fungsi manajemen, konsultasi
           manajemen oleh agronomist dan agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya, rancangan
           dari metode dan prosedur akuntansi, program akuntansi biaya, prosedur pengawasan anggaran belanja,
           pemberian nasihat dan bantuan untuk usaha dan pelayanan masyarakat dalam perencanaan,
           pengorganisasian, efisiensi dan pengawasan, informasi manajemen dan lain-lain. Termasuk jasa
           pelayanan studi investasi infrastruktur.

     ii)   Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI 46900)

           Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam barang yang tanpa mengkhususkan
           barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu), termasuk perkulakan.

c.   Untuk mendukung kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud pada ayat 2 di atas, Perseroan dapat
     melaksanakan seluruh kegiatan usaha yang berkaitan dan menunjang kegiatan usaha utama dan kegiatan


                                                        15
Page 17
     usaha penunjang Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada melakukan investasi dan/atau divestasi
     pada perusahaan-perusahaan lain, menerima maupun memberikan pendanaan dan/atau pembiayaan yang
     dibutuhkan untuk mendukung usaha anak-anak perusahaan atau perusahaan lain yang dapat menunjang
     kegiatan Perseroan, selama pelaksanaannya tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
     yang berlaku.

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kegiatan usaha utama Perseroan yang benar-benar dijalankan adalah
aktivitas kantor pusat dan juga bergerak dalam bidang usaha eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak dan
gas bumi di darat (onshore) dan lepas pantai (offshore) serta infrastruktur minyak dan gas bumi melalui
Perusahaan Anak.

Perseroan berkantor di Bakrie Tower Lantai 32, Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940,
Indonesia.

2.   Kepemilikan Saham Perseroan

Struktur permodalan Perseroan terakhir sebelum disampaikan pernyataan pendaftaran adalah sebagaimana
termaktub dalam Akta Perseroan No. 27/2025, sebagai berikut:

Modal dasar                                    : Rp19.600.000.000.000
Modal ditempatkan                              : Rp6.931.466.604.000
Modal disetor                                  : Rp6.931.466.604.000

Modal dasar Perseroan terbagi atas (a) 6.138.347.970 saham seri A dengan nilai nominal Rp800 per lembar
saham; dan (b) 146.893.216.240 saham seri B dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Selanjutnya, berdasarkan DPS Perseroan tertanggal 8 Juni 2026 yang dikeluarkan oleh PT Ficomindo Buana
Registrar selaku BAE Perseroan pada tanggal 9 Juni 2026, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai
berikut:

                                                                                                     Persentase
                                                         Jumlah Saham         Jumlah Nilai Nominal
                     Keterangan                                                                      Kepemilikan
                                                           (Lembar)                (Rupiah)
                                                                                                         (%)
 Modal Dasar Seri A
                                                              6.138.347.970      4.910.678.376.000
 (Nilai Nominal Rp800,-/saham)
 Modal Dasar Seri B
                                                          146.893.216.240       14.689.321.624.000
 (Nilai Nominal Rp100,-/saham)
 Jumlah Modal Dasar                                       153.031.564.210       19.600.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
  1.    Shima                                               4.661.422.413                        -         17,693
  2.    PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                 3.094.247.222                        -         11,745
  3.    PT CGS International Sekuritas Indonesia            2.000.022.369                        -          7,591
  4.    PT Maybank Sekuritas Indonesia                      1.918.178.300                        -          7,281
  5.    BKI                                                   728.557.514                        -          2,765
  6.    Kepemilikan Masyarakat di bawah 5%                 13.943.802.432                        -         52,925
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                26.346.230.250        6.931.466.604.000         100,00
 Saham Portepel                                           126.685.333.960       12.668.533.396.000              -

3.   Pengurusan Dan Pengawasan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 65 tanggal 5 Juni 2026, yang dibuat di hadapan Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian oleh notaris
berdasarkan Surat Keterangan tanggal 8 Juni 2026, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                :   Ir. Rudianto Rimbono
Komisaris                                      :   Suyitno Patmosukismo
Komisaris                                      :   Rizal Malarangeng
Komisaris Independen                           :   Syamsu Alam
Komisaris Independen                           :   Chalid Said Salim

Direksi
Direktur Utama                                 :   Syailendra S. Bakrie
Wakil Direktur Utama                           :   Edoardus Ardianto
Direktur                                       :   Adinda Andarina Bakrie
Direktur                                       :   Edi Sutriono
Direktur                                       :   Tri Firmanto


                                                         16
Page 18
Direktur                                 : Kelik Rudi Suharya
Direktur                                 : Riri Hosniari Harahap
Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi POJK No. 33/2014 .

4.    Keterangan Mengenai Perusahaan Anak dan Perusahaan Asosiasi

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki total 52 Perusahaan Anak dengan penyertaan secara
langsung dan tidak langsung, sebagai berikut:

 No.  Nama                Kegiatan            Domisili    Tahun        Kepemilikan   Status        Kontribusi
      Perusahaan Anak Usaha                   Hukum       Penyertaan   Saham (%)     Operasional   Pendapatan
 Kepemilikan secara langsung Perseroan
   1. RHI Corporation     Perusahaan          Delaware,   2003         100,00        Belum         -
                          Investasi           Amerika                                beroperasi
                                              Serikat

      2.   EMP      Holdings     Perusahaan   Singapura   2007         100,00        Belum         -
           Singapore    Pte.,    Investasi                                           beroperasi
           Ltd.

      3.   THP                   Perusahaan   Indonesia   2006         99,99         Beroperasi    47,47%
                                 Investasi

      4.   ITA                   Minyak dan   Indonesia   2004         99,99         Beroperasi    24,95%
                                 Gas Bumi

      5.   Enviroco Company      Perusahaan   Republik    2007         100,00        Belum         -
           Ltd.                  Investasi    Seiselia                               beroperasi

      6.   Freemont Capital      Perusahaan   Kepulauan   2008         100,00        Belum         -
           Group Ltd.            Investasi    Virgin,                                beroperasi
                                              Britania
                                              Raya

      7.   EMP Tonga             Minyak dan   Indonesia   2008         99,00         Beroperasi    0,16%
                                 Gas Bumi

      8.   PT Artha Widya        Perusahaan   Indonesia   2009         70,00         Belum         -
           Persada               Investasi                                           beroperasi

      9.   PT Visi Multi Artha   Minyak dan   Indonesia   2009         70,00         Belum         -
                                 Gas Bumi                                            beroperasi

     10.   EMPPL                 Perusahaan   Singapura   2007         100,00        Belum         -
                                 Investasi                                           beroperasi

     11.   EMP International     Perusahaan   Kepulauan   2011         51,00         Belum         -
           (BVI) Ltd.            Investasi    Virgin                                 beroperasi
                                              Britania
                                              Raya

     12.   KSP                   Perusahaan   Indonesia   2013         99,00         Beroperasi    0,05%
                                 Investasi

     13.   EMP          Power    Perusahaan   Singapura   2014         100,00        Belum         -
           International Pte.,   investasi                                           beroperasi
           Ltd.

     14.   PT Energi Power       Perusahaan   Indonesia   2015         99,00         Belum         -
           Utama                 investasi                                           beroperasi

     15.   EMP EA                Perusahaan   Indonesia   2020         99,99         Beroperasi    3,48%
                                 Investasi

     16.   EMP TP                Perusahaan   Indonesia   2020         99,99         Beroperasi    5,75%
                                 Investasi

     17.   EMA                   Perusahaan   Indonesia   2022         99,99         Beroperasi    6,51%
                                 Investasi

     18.   EMP Inc.              Perusahaan   Kepulauan   2004         99,99         Beroperasi    16,40%
                                 Investasi    Virgin



                                                          17
Page 19
No.    Nama                 Kegiatan       Domisili    Tahun        Kepemilikan   Status        Kontribusi
       Perusahaan Anak      Usaha          Hukum       Penyertaan   Saham (%)     Operasional   Pendapatan
                                           Britania
                                           Raya

 19.   BHPL                 Minyak dan     Singapura   2026         93,08         Belum         -
                            Gas Bumi                                              beroperasi

Kepemilikan RHI Corporation
 20. EMP MS               Perusahaan       Panama      2003         100,00        Belum         -
                          Investasi                                               beroperasi

Kepemilikan THP
 21. PT             EMP     Perdagangan    Indonesia   2006         99,99         Belum         -
     Semberah               dan                                                   Beroperasi
                            Transportasi

 22.   PT EMP Gelam         Pertambanga    Indonesia   2006         99,99         Belum         -
                            n Minyak dan                                          Beroperasi
                            Gas Bumi

 23.   EMP Bentu            Minyak dan     Kepulauan   2006         100,00        Beroperasi    24,70%
                            Gas Bumi       Virgin
                                           Britania
                                           Raya

 24.   EMP Korinci Baru     Minyak dan     Kepulauan   2006         100,00        Beroperasi    -
                            Gas Bumi       Virgin
                                           Britania
                                           Raya

 25.   EMP Gebang           Minyak dan     Kepulauan   2006         50,00         Belum         -
                            Gas Bumi       Virgin                                 Beroperasi
                                           Britania
                                           Raya

 26.   ETE                  Minyak dan     Indonesia   2021         99,99         Belum         -
                            Gas Bumi                                              beroperasi

 27.   EMP ER               Minyak dan     Indonesia   2021         99,99         Beroperasi    5,12%
                            Gas Bumi

 28.   PT EMP      Energi   Perusahaan     Indonesia   2021         99,99         Belum         -
       Sumatra              Investasi                                             beroperasi

 29.   PT EMP Garuda        Perusahaan     Indonesia   2021         99,99         Belum         -
       Energi               Investasi                                             beroperasi

 30.   EMP EJ               Perusahaan     Indonesia   2021         99,99         Beroperasi    6,51%
                            Investasi

 31.   EMP EG               Minyak dan     Indonesia   2022         99,99         Beroperasi    10,87%
                            Gas Bumi

 32.   PT Energi Mega       Perusahaan     Indonesia   2022         99,99         Belum         -
       Nagendra             investasi                                             beroperasi

 33.   PT Aceh Energy       Minyak dan     Indonesia   2023         64,00         Belum         -
                            Gas Bumi                                              beroperasi

Kepemilikan EIBL
 34. EMP ONWJ Ltd.          Perusahan      Labuan,     2011         51,00         Belum         -
                            Investasi      Malaysia                               beroperasi

Kepemilikan EMP EA
 35. PGE                    Minyak dan     Indonesia   2021         48,00         Beroperasi    3,48%
                            Gas Bumi

Kepemilikan EMP TP
 36. EMP DN                 Perusahaan     Indonesia   2020         99,99         Beroperasi    5,74%
                            Investasi




                                                       18
Page 20
 No.       Nama                 Kegiatan       Domisili    Tahun        Kepemilikan   Status        Kontribusi
           Perusahaan Anak      Usaha          Hukum       Penyertaan   Saham (%)     Operasional   Pendapatan
     37.   PT EMP Energi        Perusahaan     Indonesia   2009         99,99         Belum         -
           Terbarukan           Investasi                                             beroperasi

     38.   EMP        Mining    Perusahaan     Mozambik    2021         70,00         Belum         -
           Offshore   Africa    Investasi                                             beroperasi
           LDA

 Kepemilikan EMP DN
  39. PT            Energi      Perusahaan     Indonesia   2022         90,00         Belum         -
      Nusantara                 Jasa Lainnya                                          beroperasi
      Infrastruktur

     40.   SRGS                 Perusahaan     Indonesia   2023         99,99         Beroperasi    2,62%
                                Jasa Lainnya

     41.   EDU                  Perusahaan     Indonesia   2023         99,98         Beroperasi    0,63%
                                Jasa Lainnya

     42.   PT Sulawesi Daya     Perusahaan     Indonesia   2024         61,00         Belum         -
           Nusantara            Jasa Lainnya                                          beroperasi

     43.   EJM                  Perusahaan                              99,90         Beroperasi    0,002%
                                Jasa Lainnya   Indonesia   2023

     44.   BSSL                 Perusahaan     Indonesia   2024         99,80         Beroperasi    2,49%
                                Jasa Lainnya

     45.   PT             EMP   Perusahaan     Indonesia   2026         99,00         Belum         -
           Infrastruktur Gas    Jasa Lainnya                                          beroperasi

 Kepemilikan PT EMP Energi Terbarukan
  46. EMPREJ             Energi                Jepang      2021         85,00         Beroperasi    0,00%
                         Terbarukan

     47.   EMP Renewables       Perusahaan     Singapura   2007         100,00        Belum         -
           International        Investasi                                             beroperasi
           Pte.Ltd

 Kepemilikan EMP EJ
  48. EEH                       Perusahaan     Australia   2024         100,00        Beroperasi    3,25%
                                Investasi

     49.   ESG                  Perusahaan     Australia   2024         100,00        Beroperasi    3,25%
                                Investasi
 Kepemilikan EEH & ESG
  50. EEES                      Minyak dan     Australia   2024         50,00         Beroperasi    6,51%
                                Gas Bumi                                oleh EEH &
                                                                        50,00
                                                                        oleh ESG


 Kepemilikan EMP Inc
  51. KEIL                      Minyak dan     Delaware,   2004         100,00        Beroperasi    9,84%
                                Gas Bumi       Amerika
                                               Serikat

     52.   EEKL                 Minyak dan     Inggris     2004         100,00        Beroperasi    6,56%
                                Gas Bumi


Penjelasan lebih lengkap mengenai Perseroan dan Perusahaan Anak dapat dilihat pada bagian dari Bab VIII dalam
Prospektus dengan judul “Keterangan Mengenai Perusahaan Anak dan Perusahaan Asosiasi.”

5.    Kegiatan Usaha Perseroan

Perseroan merupakan perusahaan Migas yang didirikan pada tahun 2001 dan berkantor di Jakarta, Indonesia.
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta) sejak tahun 2004, saat ini Perseroan
mengoperasikan 13 wilayah kerja Migas yang tersebar di Sumatra, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Mozambik
(Afrika). Kegiatan usaha utama Perseroan yang benar-benar dijalankan adalah aktivitas kantor pusat dan juga



                                                           19
Page 21
bergerak dalam bidang usaha eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak dan gas bumi di darat (onshore)
dan lepas pantai (offshore) serta infrastruktur minyak dan gas bumi melalui Perusahaan Anak.

Melalui Perusahaan Anaknya, Perseroan mengelola 13 wilayah kerja minyak dan gas bumi seluas lebih dari 38.000
km2. Rincian mengenai ke-13 aset minyak dan gas bumi tersebut, berdasarkan perjanjian kerjasama produksi dan
kontrak area per 31 Maret 2026, digambarkan pada tabel berikut:
                                                        Masa         Persentase        Luas Wilayah Kerja
  No        Wilayah Kerja          Jenis Kontrak
                                                       Berakhir     Kepemilikan               (km2)
   1    “B”                             PSC              2041            48%                      1.326,62
   2    Bireun Sigli                    PSC              2053            64%                      4.845,02
   3    Gebang                          PSC              2035            50%                        879,61
   4    Tonga                           PSC              2037            95%                        521,44
   5    Malacca Strait            PSC (gross split)      2040           100%                      7.031,30
   6    Kampar                          PSC              2035            90%                        421,87
   7    Siak                            PSC              2034            90%                      2.287,17
   8    Bentu                           PSC              2041           100%                      1.039,02
   9    Korinci Baru                    PSC              2027           100%                        252,50
  10    South CPP                       PSC              2051           100%                      5.447,14
  11    Kangean                         PSC              2030           100%                      3.470,58
  12    Sengkang                  PSC (gross split)      2042           100%                      2.925,23
  13    Buzi                           EPCC                -             75%                      7.653,43
        TOTAL                                                                                   38.100,93

Untuk memperkuat dan memperluas cakupan bisnis di luar operasional hulu, Perseroan mendirikan EMP DN pada
tahun 2019, dengan visi untuk menyediakan infrastruktur energi dan layanan minyak dan gas bumi. EMP DN
memiliki rekam jejak yang terbukti dalam penggarapan proyek infrastruktur energi strategis di Gorontalo dan Riau.
Perseroan memiliki Perusahaan Anak yang bergerak di bidang energi terbarukan yaitu EMPREJ dengan lokasi
usaha, di Hokkaido, Jepang. Tim ahli kami berdedikasi untuk mengembangkan solusi inovatif bagi mitra
Pemerintah dan Industri. Kami memahami permintaan energi yang terus meningkat di Indonesia dan
mancanegara, serta berkomitmen untuk memberikan strategi yang efektif.

Operasi dan Produksi

Sampai dengan periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, produksi bersih minyak Perseroan
adalah sebesar 6.920 BOPD menurun 9,74% dari periode yang sama pada tahun 2025 sebesar 7.667 BOPD.
Tahun 2025 produksi bersih minyak Perseroan adalah 7.499 BOPD atau meningkat 1,3% dari 7.403 BOPD pada
2024. Sedangkan produksi bersih gas Perseroan sampai dengan periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2026 adalah sebesar 183 BBTUD, menurun 2,72% dari 188 BBTUD pada periode yang sama pada tahun
2025. Produksi bersih gas Perseroan pada tahun 2025 adalah sebesar 184 MMSCFD atau meningkat 6% dari 174
juta kaki kubik per hari dibandingkan tahun 2024.

Sampai dengan periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026, produksi minyak tertinggi dihasilkan
dari Wilayah Kerja Malacca Strait PSC, sementara produksi gas tertinggi dihasilkan dari Wilayah Kerja Bentu PSC
dan Kangean PSC. Produksi bersih minyak Wilayah Kerja Malacca Strait PSC adalah sebesar 4.621 BOPD.
Adapun produksi bersih gas Wilayah Kerja Bentu PSC adalah sebanyak 63,6 BBTUD dan Wilayah Kerja Kangean
PSC adalah sebanyak 49,9 BBTUD.

Tabel berikut adalah data produksi bersih untuk masing-masing Wilayah Kerja Perseroan yang saat ini sedang
dalam kondisi berproduksi secara komersil untuk masing-masing tahun:

                                                                               31 Maret
                        Blok                                     2026                          2025
                                                        Minyak           Gas          Minyak           Gas
 (Minyak dalam BOPD dan Gas dalam BBTUD)
 Malacca Strait                                             4.621             1,9          4.767           2,3
 Bentu                                                          -            63,6              -          78,0
 Korinci Baru                                                   -               -              -          0,27
 Siak                                                       1.254               -          1.543             -
 Kampar                                                       918               -            747             -
 ”B”                                                           36            18,9            496          21,4
 Tonga                                                         47               -             81             -
 Kangean                                                       43            49,9             33          46,3
 Sengkang                                                       0            48,2              1          39,3
 TOTAL                                                      6.920           182,5          7.667         187,6




                                                       20
Page 22
Persaingan dan Strategi Usaha

Persaingan di industri hulu migas di Indonesia memiliki karakteristik seller’s market, di mana permintaan minyak
dan gas secara konsisten melebihi pasokan. Walaupun terdapat sejumlah pemain, intensitas persaingan relatif
terkendali karena produksi minyak maupun gas umumnya terserap pasar domestik maupun ekspor. Pemerintah
juga mendorong peningkatan produksi nasional melalui kebijakan dan insentif, terutama bagi perusahaan
Indonesia, sehingga membuka peluang bagi Perseroan untuk memperluas kontribusi di tengah kebutuhan energi
domestik yang terus tumbuh.

Meskipun skala usaha Perseroan relatif lebih kecil dibandingkan pemain-pemain besar di industri, baik perusahaan
BUMN, swasta domestik, maupun perusahaan internasional, Perseroan menempati posisi mid-tier dengan
portofolio gas yang signifikan, lokasi wilayah kerja yang strategis, serta kontrak penjualan jangka panjang bersama
offtaker berperingkat baik. Faktor-faktor tersebut memberikan kepastian pemasaran, stabilitas pendapatan, dan
daya saing yang berkesinambungan bagi Perseroan.

Dalam hal persaingan usaha, pemain lain yang beroperasi pada wilayah berdekatan dengan Perseroan antara
lain:

•   Sumatra: Pertamina Hulu Rokan (Rokan), Bumi Siak Pusako (CPP), Pertamina Hulu Energi (NSO), Medco
    E&P Malaka (Wilayah Kerja A), PetroChina (Jabung)
•   Jawa Timur: Husky CNOOC Madura Ltd - Jabung, Pertamina EP Cepu (Tiung Biru)
•   Sulawesi Selatan: hingga saat ini tidak terdapat produsen gas lain selain Perusahaan Anak.

Perseroan memandang bahwa meskipun terdapat perusahaan lain di sekitar wilayah operasi, tingkat persaingan
tetap terkendali mengingat karakter pasar migas yang berbasis pada kebutuhan jangka panjang serta tersedianya
pasar tersendiri untuk setiap wilayah produksi. Dengan demikian, posisi Perseroan sebagai mid-tier dengan basis
gas yang kuat, wilayah kerja strategis, dan kontrak jangka panjang dengan offtaker berperingkat baik, memberikan
peluang yang signifikan untuk tumbuh secara berkelanjutan di tengah kebutuhan energi nasional yang terus
meningkat.

Prospek Usaha

Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah dinamika global. Badan Pusat Statistik (BPS)
mencatat ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun
2024 sebesar 5,03%, sementara pertumbuhan ekonomi Triwulan IV-2025 mencapai 5,39% secara year-on-year.
Dari sisi stabilitas harga, inflasi year-on-year pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48%, dengan inflasi inti sebesar
2,52%, yang menunjukkan tekanan harga relatif terkendali meskipun terdapat fluktuasi pada komponen pangan.
Sejalan dengan itu, Bank Indonesia masih memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada
pada kisaran 4,9%–5,7%, didukung oleh konsumsi domestik, investasi, dan sinergi kebijakan fiskal-moneter.
Kondisi makroekonomi tersebut tetap menjadi faktor pendukung permintaan energi, terutama untuk sektor industri
dan ketenagalistrikan.

Dari sisi kebijakan energi nasional, Pemerintah terus menegaskan agenda penguatan ketahanan energi dan
peningkatan produksi migas. Untuk tahun 2026, Pemerintah menargetkan lifting minyak sebesar 610 ribu barel per
hari, lebih tinggi dari target tahun 2025 sebesar 605 ribu barel per hari, dan menekankan percepatan perizinan,
optimalisasi teknologi termasuk enhanced oil recovery, serta percepatan proyek-proyek yang telah memiliki plan
of development. Di sisi permintaan domestik, data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa pasokan energi primer
Indonesia pada 2024 mencapai 2.007 juta BOE, sementara konsumsi energi nasional meningkat menjadi sekitar
1.276 juta BOE, dengan sektor industri sebagai kontributor terbesar sekitar 45,94%. Hal ini menunjukkan bahwa
fundamental permintaan energi domestik masih kuat dan tetap relevan bagi prospek usaha sektor migas nasional.

Di tingkat global, prospek harga energi pada 2026 cenderung lebih seimbang, meskipun volatilitas jangka pendek
masih tinggi. World Bank menyatakan harga komoditas global diperkirakan kembali melemah pada 2026 seiring
perlambatan pertumbuhan global, ketidakpastian kebijakan, dan pasokan minyak yang relatif ample. Namun,
proyeksi jangka pendek EIA per April 2026 menunjukkan harga Brent masih dapat bertahan tinggi dalam beberapa
bulan ke depan karena premi risiko geopolitik, sebelum menurun pada paruh kedua 2026. Dengan demikian,
lingkungan harga minyak pada 2026 lebih tepat dipandang sebagai volatile but softer over time, bukan semata-
mata turun secara linier. Sementara itu, prospek gas global dinilai lebih konstruktif. IEA dalam Gas Market Report
Q1-2026 menyatakan gelombang tambahan pasokan LNG diperkirakan mendorong pertumbuhan permintaan gas
dunia yang lebih kuat pada 2026, terutama dari Tiongkok dan pasar Asia berkembang. Di sisi kelistrikan, IEA juga
memproyeksikan permintaan listrik global tumbuh kuat dalam periode 2026–2030 dengan laju rata-rata 3,6% per
tahun, didorong oleh industri, kendaraan listrik, pendinginan ruangan, dan pusat data. Bagi Indonesia, arah
pengembangan sistem ketenagalistrikan melalui RUPTL 2025–2034 tetap membuka ruang bagi pembangkit yang
andal dan fleksibel untuk menjaga kecukupan daya dan keandalan sistem, sehingga peran gas bumi tetap strategis
sebagai penopang transisi energi dan stabilitas pasokan.




                                                        21
Page 23
Perseroan berada pada posisi yang kompetitif untuk menghadapi dinamika tersebut melalui portofolio aset migas
yang terdiversifikasi di Indonesia dan Mozambik, dengan fondasi bisnis gas yang kuat. Berdasarkan laporan
keuangan publik tahun 2025, Perseroan mencatat pertumbuhan laba bersih yang kuat dan tetap melanjutkan
investasi pada aset-aset utama, termasuk Gebang PSC dan Buzi EPCC. Selain menjaga keberlanjutan produksi
dari aset eksisting, Perseroan juga terus mendorong monetisasi cadangan dan penguatan basis sumber daya
untuk menopang pertumbuhan jangka menengah.

Memasuki 2026, prospek pertumbuhan Perseroan didukung oleh kombinasi program pemeliharaan produksi,
eksplorasi lanjutan, dan agenda komersialisasi gas. Pada aset-aset produksi utama, strategi Perseroan tetap
diarahkan pada optimalisasi fasilitas, workover, pengeboran pengembangan maupun infill drilling, serta
peningkatan recovery untuk menahan laju penurunan alamiah produksi. Pada sisi pertumbuhan, pengembangan
Gebang PSC tetap menjadi salah satu katalis utama, dengan fase awal pengembangan gas sekitar 50 MMSCFD
dan potensi peningkatan lebih lanjut pada fase berikutnya. Selain itu, perkembangan terbaru pada awal 2026 juga
menunjukkan adanya tambahan upside eksplorasi Perseroan, termasuk penemuan prospek minyak baru di
wilayah Riau serta temuan gas baru di Sengkang, yang memperkuat basis pertumbuhan organik Perseroan. Di
tingkat internasional, aset Buzi EPCC di Mozambik tetap menjadi opsi pertumbuhan jangka menengah yang
bernilai, seiring keberlanjutan agenda appraisal dan pengembangan komersial.

Dengan kombinasi (i) ketahanan ekonomi domestik yang masih terjaga, (ii) dukungan kebijakan pemerintah
terhadap peningkatan lifting dan ketahanan energi nasional, (iii) permintaan energi domestik yang tetap bertumbuh,
serta (iv) portofolio aset Perseroan yang kuat terutama pada gas, Perseroan memandang prospek usaha tahun
2026 tetap positif. Meski demikian, Perseroan tetap mencermati sejumlah faktor risiko utama, antara lain volatilitas
harga komoditas, risiko eksekusi program kerja, keberhasilan monetisasi proyek-proyek pertumbuhan, serta
proses perizinan dan persetujuan yang diperlukan untuk merealisasikan rencana pengembangan.

                                                    EKUITAS

Tabel di bawah ini menunjukkan perkembangan posisi ekuitas konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Maret
2026 dan 31 Desember 2025, yang diambil dari 2026 dan 31 Desember 2025, yang diambil dari:

1.   Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang
     berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan
     sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan
     dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025
     dan 2024 telah diaudit oleh KAP Y. Santosa & Rekan sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut
     Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan
     dengan No.00011/2.0902/AU.1/02/0457-5/1/II/2026 tertanggal 26 Februari 2026 yang ditandatangani oleh
     Hilda Ong (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0457); dan

2.   Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode
     3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, yang telah disusun oleh
     Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan
     konsolidasian Interim Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode 3 (tiga) bulan yang
     berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 telah diaudit oleh KAP Achsin Handoko Tomo sesuai dengan standar
     audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini wajar tanpa modifikasian
     dalam laporannya yang diterbitkan dengan No.00039/2.1096/AU.1/02/0597-1/1/VI/2026 tertanggal 5 Juni
     2026 yang ditandatangani oleh Handoko Tomo (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0597)

                                                                                                     (dalam USD)
                                                                           31 Maret              31 Desember
 Keterangan
                                                                             2026                    2025
 EKUITAS
 Modal saham (modal ditempatkan dan disetor penuh)                            647.422.128              647.422.128
 Tambahan modal disetor – neto                                                556.514.487              556.514.487
 Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                       (10.446.759)             (10.621.211)
 Transaksi dengan kepentingan nonpengendali                                  (13.648.677)             (13.648.677)
 Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                                         (15.809)                 (92.224)
 Defisit                                                                    (265.542.165)            (283.865.234)
 Kepentingan nonpengendali - neto                                            (72.981.396)             (72.969.158)
 JUMLAH EKUITAS                                                               841.301.809              822.740.111

Saham baru yang ditawarkan oleh Perseroan dalam rangka PMHMETD IV dengan menerbitkan HMETD
seluruhnya merupakan Saham Baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan yang mengakibatkan terjadinya
peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor penuh dalam Perseroan.




                                                         22
Page 24
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan dengan ini melakukan PMHMETD IV dalam rangka penerbitan
HMETD kepada para pemegang saham Perseroan sebanyak 13.282.271.875 (tiga belas miliar dua ratus delapan
puluh dua juta dua ratus tujuh puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh lima) lembar saham baru, atau sebesar
33,33% (tiga puluh tiga koma tiga tiga persen) dari modal ditempatkan dan disetor setelah PMHMETD IV dengan
nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah), yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp310 (tiga ratus
sepuluh Rupiah).


                          LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

 Akuntan Publik                 :   KAP Achsin Handoko Tomo
 Konsultan Hukum                :   TnP Law Firm
 Notaris                        :   Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
 Biro Administrasi Efek         :   PT Ficomindo Buana Registrar

                                     TATA CARA PEMESANAN SAHAM

Perseroan telah menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan
sebagai agen pelaksana Perseroan, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.

1.   Pemesan Yang Berhak

Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 18 Agustus 2026 pukul 16.00
WIB berhak untuk mengajukan pemesanan Saham Baru dalam rangka PMHMETD IV ini dengan ketentuan bahwa
setiap pemegang 2 (dua) Saham Lama akan mendapatkan 1 (satu) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dalam PMHMETD IV
sebesar Harga Pelaksanaan.
Pemesan yang berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
a. Pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau pembeli HMETD yang namanya
     tercantum di dalam kolom endosemen pada SBHMETD sampai dengan tanggal terakhir periode perdagangan
     HMETD; atau
b. Pemegang HMETD yang sah, yaitu pemegang saham yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan belum
     menjual HMETD tersebut; atau
c. Pemesan dapat terdiri atas Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara Asing dan/atau
     Lembaga/Badan Hukum Indonesia atau Asing, sebagaimana diatur dalam UUPM.

Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para pemegang
saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk
memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk yang
akan menggunakan hanya untuk memperoleh HMETD wajib mendaftar di BAE Perseroan sebelum batas akhir
pendaftaran Pemegang Saham, yaitu pada tanggal 18 Agustus 2026.

2.   Distribusi HMETD

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui rekening efek di KSEI Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing
di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) hari bursa setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
yaitu pada tanggal 19 Agustus 2026.

Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui KSEI yang dapat diperoleh oleh
pemegang saham Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.

Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI,
Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham, yang dapat diambil oleh pemegang saham
yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 20 Agustus 2026 dengan
membawa:
a. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) atau fotokopi anggaran dasar
    (bagi pemegang saham lembaga/badan hukum). Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli dari fotokopi
    tersebut; dan
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
    identitas diri yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi
    dan penerima kuasa wajib diperhatikan).

3.   Tata Cara Pelaksanaan Pelaksanaan HMETD

Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 20 Agustus 2026 sampai dengan tanggal 28 Agustus 2026.


                                                      23
Page 25
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib
   mengajukan permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai
   pengelola efeknya. Selanjutnya Anggota Bursa / Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi
   pelaksanaan (exercise) melalui sistem Central Depository-Book Entry Settlement System (C-BEST) sesuai
   dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota
   Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
   1. Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan
      tersebut; dan
   2. Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam
      rekening efek pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.

     Satu Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di
     KSEI yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke
     rekening Bank Perseroan.

     Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh BAE dalam bentuk elektronik ke rekening
     yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang
     HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan
     didistribusikan BAE Perseroan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan
     diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Bank
     Perseroan.

b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus
   mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan menyerahkan dokumen
   sebagai berikut:
   1. Asli SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
   2. Asli bukti pembayaran dengan tunai/cek/wesel/transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
      menyetorkan pembayaran;
   3. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
      susunan Direksi/Pengurus (bagi Lembaga /Badan Hukum);
   4. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
      fotokopi identitas diri yang masih berlaku baik untuk Pemberi kuasa maupun Penerima Kuasa;
   5. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD-nya dalam bentuk
      elektronik maka permohonan pelaksanaan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa atau Bank
      Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
      a. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
          permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru Hasil
          Pelaksanaan HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI atas nama pemberi kuasa; dan
      b. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan
          lengkap.

Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang
SBHMETD tidak menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD-nya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif
di KSEI.

Setiap dan semua biaya yang timbul dalam rangka konversi atas saham Perseroan dari bentuk warkat menjadi
bentuk elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.

Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor BAE. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 20 Agustus
2026 sampai dengan tanggal 28 Agustus 2026 pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan Jumat pukul 09.00
- 15.00 WIB).

Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam SBHMETD dan
Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.

HMETD hanya dianggap telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik
(in good funds) di rekening Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.

4.   Pemesanan Pembelian Tambahan Saham

Pemegang Saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya
tercantum di dalam kolom endosemen pada SBHMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI,
dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan
pembelian saham tambahan yang telah disediakan pada SBHMETD dan atau FPPS Tambahan dalam jumlah



                                                      24
Page 26
sekurang-kurangnya 1 (satu) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling lambat pada hari
terakhir periode perdagangan HMETD, yaitu tanggal 28 Agustus 2026.
a. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
    penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan kepada BAE melalui Anggota Bursa atau Bank
    Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
    - Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
    - Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
       permohonan pemesanan pembelian Saham Baru tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas Saham
       Baru hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan
       sehubungan dengan pemesanan pembelian Saham Baru tambahan atas nama pemberi kuasa;
    - Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
       susunan Direksi/Pengurus (bagi Lembaga /Badan Hukum);
    - Asli bukti pembayaran dengan tunai/cek/wesel/transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
       menyetorkan pembayaran;
    - Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap
       untuk keperluan pendistribusian saham tambahan hasil pelaksanaan oleh BAE.

b. Bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil
   penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan
   dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
   - Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
   - Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan
      fotokopi identitas diri dari Pemberi kuasa maupun Penerima Kuasa;
   - Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
      susunan Direksi/Pengurus (bagi Lembaga /Badan Hukum);
   - Asli bukti pembayaran dengan tunai/cek/wesel/transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
      menyetorkan pembayaran.

c. Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang
   telah didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
   - Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-BEST yang sesuai
       atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI
       yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
   - Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan
       pendistribusian Saham Baru hasil pelaksanaan oleh BAE;
   - Asli bukti pembayaran dengan tunai / cek / wesel / transfer ke rekening Perseroan dari bank tempat
       menyetorkan pembayaran.

Pembayaran atas pemesanan pembelian saham tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima
pada rekening Bank Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 1 September 2026 dalam keadaan baik (in good
funds). Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan
penolakan pemesanan.

5.   Penjatahan Pemesanan Tambahan

Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 2 September 2026 dengan ketentuan
sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan Saham Baru tambahan tidak melebihi jumlah
    seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini, maka seluruh pesanan atas Saham Baru
    tambahan akan dipenuhi;
b. Bila jumlah seluruh Saham Baru yang dipesan, termasuk pemesanan Saham baru tambahan melebihi jumlah
    seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini, maka kepada pemesan yang melakukan
    pemesan Saham Baru tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional berdasarkan atas
    jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta pemesanan
    Saham Baru tambahan.

Manajer penjatahan, dalam hal ini adalah Perseroan, akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan
kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12
tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham
Bonus, dan Peraturan No. IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum. Laporan
hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh Perseroan kepada OJK paling lambat 30 (tiga puluh) hari
setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan ketentuan POJK HMETD.

6.   Persyaratan Pembayaran

Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD IV harus dibayar penuh (in good funds)
dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara tunai/cek/wesel/transfer dengan


                                                     25
Page 27
mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan pembayaran harus dilakukan ke rekening
Bank Perseroan.

Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek atau
wesel bank tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham Baru dianggap
batal. Bila pembayaran dilakukan dengan cek/wesel/transfer, maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal penerimaan cek/wesel/transfer yang dananya telah diterima baik (in good funds) di rekening Bank
Perseroan tersebut di atas. Untuk pemesanan pembelian Saham Baru tambahan, pembayaran dilakukan pada
hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening
Bank Perseroan tersebut di atas paling lambat tanggal 1 September 2026.

Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD IV ini menjadi beban pemesan.
Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham

Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham Baru
akan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang telah dicap dan ditandatangani kepada
pemesan sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham Baru untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada
saat mengambil Saham Baru dan pengembalian uang untuk pemesanan saham tambahan yang tidak terpenuhi
Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat konfirmasi atas permohonan
pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang Rekening di KSEI.

8.   Pembatalan Pemesanan Pembelian

Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik sebagian atau secara keseluruhan dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
disampaikan bersamaan dengan surat konfirmasi penjatahan atas pemesanan Saham Baru Hal-hal yang dapat
menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham
    Baru yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus;
b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi;
c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi;

9.   Pengembalian Uang Pemesanan

Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan Saham Baru tambahan atau dalam hal terjadi
pembatalan pemesanan saham baru, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang
pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah pada tanggal 4 September 2026. Pengembalian uang pemesanan
dilakukan dengan menggunakan pemindahbukuan ke rekening pemesan. Pengembalian uang pemesan yang
dilakukan pada tanggal 4 September 2026 tidak akan disertai dengan pembayaran bunga.

Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang yang melampaui 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal Penjatahan,
jumlah uang yang dikembalikan akan disertai bunga yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ke-2 (dua) setelah
tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal pengembalian uang. Besar bunga atas keterlambatan pengembalian
uang pemesanan saham tersebut dihitung sebesar suku bunga rata-rata deposito dengan jangka waktu 1 (satu)
bulan pada bank dimana uang pemesanan tersebut ditempatkan. Perseroan tidak membayar bunga atas
keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh kesalahan
pemesan pada saat mencantumkan nama bank dan nomor rekening bank.

Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI,maka
pengembalian uang pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.

10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD

Saham Baru Hasil Pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI,
akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima
dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan
HMETD sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja
setelah permohonan diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening
Perseroan.

Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan bagi pemegang saham yang
sahamnya tercatat dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan
Kolektif di KSEI paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal penjatahan.


                                                      26
Page 28
Sedangkan bagi pemegang saham yang sahamnya tidak tercatat dalam Penitipan Kolektif di KSEI, SKS baru hasil
pelaksanaan HMETD dapat diambil mulai tanggal 24 Agustus 2026 sampai dengan tanggal 1 September 2026
pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB). Sedangkan SKS baru hasil
penjatahan saham dapat diambil mulai tanggal 1 September 2026 pada hari dan jam kerja (Senin sampai dengan
Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB). Pengambilan dilakukan di kantor BAE dengan menunjukkan/menyerahkan
dokumen-dokumen sebagai berikut:
a. Asli identitas diri yang masih berlaku (bagi perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
   Direksi/Pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
   identitas diri yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa;
c. Asli bukti tanda terima pemesanan saham

11. Alokasi Terhadap HMETD Yang Tidak Diambil Bagian

Jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IV ini tidak seluruhnya diambil bagian/dibeli oleh Pemegang
Saham Yang Berhak dan/atau para pemegang HMETD, maka sisa Saham Baru akan dialokasikan kepada
pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan haknya dan telah melakukan pemesanan melebihi hak yang
dimilikinya sebagaimana tercantum dalam SBHMETD dan/atau FPPS Tambahan, secara proporsional
berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang
ditawarkan, maka Pembeli Siaga akan mengambil atau membeli seluruh sisa saham, atau sebesar 10.478.125.162
(sepuluh miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta seratus dua puluh lima ribu seratus enam puluh dua) saham
dengan harga sebesar Harga Pelaksanaan, yang seluruhnya akan dibayar penuh berdasarkan Perjanjian
Pembelian Sisa Saham.

12. Lain - Lain

Setiap dan semua biaya konversi sehubungan pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk
elektronik dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung
sepenuhnya oleh pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.

        PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM
Prospektus, SBHMETD, FPPS Tambahan dan Formulir Permohonan Pemecahan SBHMETD dapat diambil
langsung oleh pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 19
Agustus 2026 di:
                                       PT Ficomindo Buana Registrar
                                             Wisma Bumiputera,
                                   Jl. Jend Sudirman Kav 75 Setiabudi lt.6
                                                Jakarta 10250
                                           Telepon: (021) 5260982
                                           Faksimili: (021) 5260983
Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan belum mengambil Prospektus
dan SBHMETD serta tidak menghubungi BAE, maka seluruh risiko kerugian bukan menjadi tanggung jawab BAE
ataupun Perseroan, melainkan merupakan tanggung jawab para pemegang saham yang bersangkutan.
Informasi Tambahan
Para pihak yang menginginkan penjelasan mengenai PMHMETD IV ini atau menginginkan tambahan informasi
sehubungan dengan PMHMETD IV ini dapat menghubungi:
                                           Biro Administrasi Efek:
                                       PT Ficomindo Buana Registrar
                                             Wisma Bumiputera,
                                   Jl. Jend Sudirman Kav 75 Setiabudi lt.6
                                                 Jakarta 10250
                                           Telepon: (021) 5260982
                                           Faksimili: (021) 5260983
                                      E-mail: ficomindo_br@yahoo.co.id
                                          Sekretaris Perseroan:
                                      PT Energi Mega Persada Tbk
                                          Bakrie Tower Lantai 32
                                  Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna Said
                                          Jakarta Selatan 12940
                                        Telepon: (021) 2994 1500
                                        Faksimili: (021) 2994 1247
                                          E-mail: corsec@emp.id
                                          Situs web: www.emp.id

                                                     27

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.81 MB
Published11 Jun 2026
Pages28
Characters145,453
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ENERGI MEGA PERSADA TBK p.1 ×8
linked org Shima Global p.1 ×4
linked org Bakrie Kalila p.1 ×4
linked org PT Mandiri Sekuritas p.1
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.1 ×11
linked org PT Maybank Sekuritas Indonesia p.2 ×7
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.12 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.12 ×2
linked person Ir. Rudianto Rimbono p.17
linked person Suyitno Patmosukismo p.17
linked person Rizal Malarangeng p.17
linked person Syamsu Alam p.17
linked person Chalid Said Salim p.17
linked person Syailendra S. Bakrie p.17
linked person Edoardus Ardianto p.17
linked person Edi Sutriono p.17
linked person Tri Firmanto p.17
linked org Multi Artha p.18
linked org Pertamina Hulu Energi p.22
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×5
possible — Danatama Makmur p.1
possible org Y. Santosa p.4 ×3
possible org negara Republik Indonesia p.15
unresolved org PT Shima Global Kapital p.1 ×4
unresolved org PT Bakrie Kalila Investment p.1 ×4
unresolved org PT Danatama Makmur Sekuritas p.1
unresolved org PT CGS International Sekuritas p.2 ×3
unresolved org Y. Santosa & Rekan p.4 ×3
unresolved org Achsin Handoko Tomo p.5 ×3
unresolved person Rakhmat Syamsul Rizal · Notaris p.16
unresolved person Emmyra Fauzia Kariana p.16
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.17 ×2
unresolved org RHI Corporation p.18
unresolved org PT Artha Widya p.18
unresolved org PT Visi Multi Artha p.18
unresolved — BHPL p.19
unresolved org Kepemilikan RHI Corporation p.19
unresolved org PT EMP Gelam p.19
unresolved — EMP Bentu p.19
unresolved — EMP Korinci Baru p.19
unresolved — EMP Gebang p.19
unresolved — ETE p.19
unresolved — EMP ER p.19
unresolved org PT EMP Garuda p.19
unresolved — EMP EJ p.19
unresolved — EMP EG p.19
unresolved org PT Energi Mega p.19
unresolved org PT Aceh Energy p.19
unresolved org EMP ONWJ Ltd. p.19
unresolved — SRGS p.20
unresolved — EDU p.20
unresolved org PT Sulawesi Daya p.20
unresolved — BSSL p.20
unresolved — EMP Renewables p.20
unresolved — ESG p.20
unresolved org ESG Kepemilikan EMP Inc p.20
unresolved — EEKL p.20
unresolved org Husky CNOOC Madura Ltd p.22
unresolved org Pusat Statistik p.22
unresolved org Bank Indonesia p.22
unresolved org Kementerian ESDM p.22
unresolved — | KAP Achsin Handoko Tomo · Akuntan Publik p.24
unresolved org Achsin Handoko Tomo Konsultan p.24
unresolved — | TnP Law Firm · Konsultan Hukum p.24
unresolved person | Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. · Notaris p.24 ×3
unresolved — | PT Ficomindo Buana Registrar · Biro Administrasi Efek p.24
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar TATA CARA PEMESANAN SAHAM p.24
unresolved org Indonesia p.24
unresolved org Bank Kustodiannya. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak p.24
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar Wisma Bumiputera p.28 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result