Skip to content
Back to announcement

Report MMI 30 Sep 2024_Final SPD1.pdf

Financial statement Text extracted MFMI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 55

Page 1 OCR 0.952
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

Laporan Keuangan Interim Interim Financial Statements
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 September 30, 2024 and December 31, 2023
Serta Untuk Periode yang Berakhir pada And for the Periods Ended
Tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023

(Tidak Diaudit) (Unaudited)
Page 2 OCR 0.916
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

Daftar Isi

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan Interim

30 September 2024 dan 31 Desember 2023
Serta untuk Periode Yang Berakhir pada
Tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023

(Tidak Diaudit)

Laporan Posisi Keuangan Interim

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain Interim

Laporan Perubahan Ekuitas Interim
Laporan Arus Kas Interim

Catatan atas Laporan Keuangan Interim

Halaman!
Page

Table of Contents

The Directors' Statement Letter

Interim Financial Statements

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and

2023 (Unaudited)

Interim Statements of Financial Position

Interim Statements of Profit or Loss and
Other Comprehensive Income

Interim Statements of Changes in Eguity
Interim Statements of Cash Flows

Interim Notes to the Financial Statements
Page 3 OCR 0.915
IRON
MOUNTAIN"

PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk
A member of Iron Mountain

No. 004/DIR/X/2024

SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN KEUANGAN INTERIM
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

1. Nama 1 Joyce Housien
Alamat Kantor Jl. Akasia II Blok A7-4A
Delta Silicon Industrial Park,
Lippo Cikarang, Bekasi 17550

Alamat Domisili / 25 Terrasse Lane #01-22

sesuai KTP atau Singapore 544776

kartu indentitas lain

Telepon 89907636

Jabatan Presiden Direktur
2. Nama Tonny Hartono

Alamat Kantor Jl. Akasia II Blok A7-4A

Delta Silicon Industrial Park,
Lippo Cikarang, Bekasi 17550
Serampang XII Blok.S No.1
RTIRW 008/007, Kelapa Gading

Timur, Kelapa Gading,

Alamat Domisili /
sesuai KTP atau
kartu indentitas lain

Jakarta Utara
Telepon 89907636
Jabatan Direktur

menyatakan bahwa:

1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
keuangan interim PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk
(Perusahaan),

2. Laporan keuangan interim Perusahaan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang
bertaku umum di Indonesia,

3. Semua informasi dalam laporan keuangan

Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar,
b. Laporan keuangan interim Perusahaan tidak mengandung

informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak

menghilangkan informasi atau fakta material:

4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam
Perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

interim

Bekasi, 31 Oktober/ October 2024

Joyce Housien
Presiden Direktur/ President Director

THE BOARD OF DIRECTORS
REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
SEPTEMBER 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
AND FOR THE PERIODS ENDED
SEPTEMBER 30, 2024 AND 2023
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

We the undersigned:
1. Name Joyce Housien
Office Address Jl. Akasia II Blok A7-4A
Delta Silicon Industrial Park,
Lippo Cikarang, Bekasi 17550
Residential Address/ as 25 Terrasse Lane #01-22
periD Card or other Singapore 544776
identity card
Phone 1. 89907636
Title 2 President Director
2. Name Tonny Hartono
Office Address Jl. Akasia II Blok A7-4A
Delta Silicon Industrial Park,
Lippo Cikarang, Bekasi 17550
Residential Address/ as Serampang XII Blok.S No.1
perID Card or other RT/RW 008/007, Kelapa Gading
identity card Timur, Kelapa Gading,
Jakarta Utara
Phone 2. 89907636
Title 2» Director
declare that:

1

4

Responsible for the preparation and the presentation of the
interim financial statements of PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk
(the Company):

The Company's interim financial statements have been prepared

and presented in accordance with generally accepted financial

accounting standards in Indonesia:

a. All information in the Company's interim financial statements has
been disclosed in a complete and truthful manner,

b. The Company's interim financial statements do not contain any
incorrect material information or fact, nor do they omit material
information or fact:

Responsible for the Company's internal control system.

Thus this statement is made truthfully.

Page 4 OCR 0.717
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM

PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

30 September 2024 dan 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Bank
Piutang Usaha - Noto
Pihak Kebga
Pihak Berelasi
/Aset Keuangan Lancar Lainnya
Persediaan
Pajak Dibayar di Muka
Biaya Dibayar di Muka
Uang Muka

Total Aset Lancar

ASET TIDAK LANCAR
/Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
“Aset Tetap
/hsot Pajak Tangguhan
/Aset Non-Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Toll Aset Tidak Lancar

TOTAL ASET

LIABILITAS DAN EKUITAS
LUABILITAS JANGKA PENDEK

Ulang Usaha
Pihak Kebga
Pihak Berolasi
Utang Pajak
Beban Akrual
Liabiitas Imbelan Kerja Jangka Pendek
Pendapatan Dierima di Muka
Liabiitas Sewa Jangka Pendek
Liabiitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Toll Liabltas Jangka Pendek

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilas Sewa Jangka Panjang
Liabitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
TotaiLiablias Jangka Panjang

Tolal Labiitas

EKUITAS
Ekultas yang Dapat Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - Rp100 per saham
Modal Dasar - 2.000.000.000 saham.
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
7512581000 saham
Tambahan Modal Disetor - Neto
Saldo Laba
Telah Dientukan Penggunaannya
Belum Ditentukan Penggunaannya
Total Ekuitas

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS

INTERIM STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
September 30, 2024 and December 31, 2023
(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan! 30 Sep 2024 34 Des 2023
Notes Rp Rp
325,25 103,798,947,105 119620.291,082
42,2
11,035,305,036 8,606,814,619
5.076685,338 2397328206
55.16,32 4,883.405,058 6,043920,203
6 694618,254 805796,810
8d 93179983
932 4203759726 3202363982
225501411 1782184567
132041444971 141,398,689,679
Ta 2631 4,743027,558 11664,587,684
10, 31, 32 113496,696,985 200,867,068,989
8b 11,846.4281688 10682:483,729
1 Ka 5
213014 140.202

11,26

10,306,6901613
2 367219979
8c 3,590,514381
12,26 1861,437,738
tda,25 2196:417,600
1 1.101,403678
15.26,32 20,161,254 542
2 98.332.600
25613.261,131
16,25,32 161.974408,647
tab 6722147351
208310.503,129
16 76,158,100000
IIA 24,325,992.482
18 6501000000

24,023.00
12.751.085,073
328.067,598:202

(Catatan tertampir merupakan bagian yang tdak terpisahkan dari

laporan keuangan secara keseluruhan

13,879,125,762
1038,312815

3,984,600,183

10117492259
4321 287908
2.225.868.038

17,567.032,079
98,332.600

53.183 051654

167,564,067,430
4473422000

225:210,541,084

75,158,100,000
24,325,992482

6001000,000
28,518 196,515

129.202 208301
354412830081

'ASSETS

CURRENT ASSETS
(Cash on Hand and in Banks
Trade Receivables - Net
Third Parties
Relatod Partios
(Other Curent Finencial Assets
Invontories
Prepaid Tax
Propsid Expenses
Advances

Total Current Assets

NON-CURRENT ASSETS
(Other Mon. Current Financial Assots
Fixed Assets
Doforrod Tax Assots
(Other Non- Current Non-Financial Assets
Total Non-Current Assots

TOTAL ASSETS

LIABILITIES AND EOVITY

CURRENT LIABILITIES

Trade Payabies
Third Parties
Related Partios
Taxes Payabio
Accruod Exponses
Short-term Employee Benett Liabilties
Uncarned Revenue
“Shortterm Lease Liabilites
Other Short-term Financial Liablites
Total Cument Liabilties

NON-CURRENT LIABILITIES
Long term Loase Lioblies
Long:term Employee Benefit Labites
Tote Longrterm Liabiltes

Total Liabitios

EauiTy
Egutty Attributable to Owners of
The Parent
Capital Stock - Rp100 per sharo
Authorized - 2,000,000,000 shares.
Issuod and Ful Paid Capital -
751,581,000 shares
Additional Paid-in Capital - Net
Retained Earnings
Appropriatod
Unappropviated
Total Eguity
TOTAL LIABILITIES AND EOUITY

The accompanying notes form an integral part of inese

financial statements taken as a whole
Page 5 OCR 0.756
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN INTERIM

Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

INTERIM STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND

Catatan! 3052p 2024 30 Sep 2023
Notes Rp Rp
PENDAPATAN 1823 192.3961078.068 124,220 1,280
BEBAN
Operasional 20,230 (02091 195,390,367,716)
Umum dan Adminitrasi 21,230 (2510301502 528) (23,298,251,88)
(Pendapatan Lainnya 92899,963 91S33AL
LABA USAHA 38,951203:881 34,963805,591
Penghesian Keuangan ma 2,531,295,616 1316,650,455
Biaya Keuangan 15,22b.31 (809201) 1318428118)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 28.916,505,303 21,622.081,930
BEBAN PAJAK PENGHASILAN Ba 16.2931202.221 (314613316)
LABA PERIODE BERJALAN 23,585,303,075 11,247 8612
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN 29,585,303.076 11,247 418,612
LABA PER SAHAM DASAR Pa 3 2

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan

OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Forthe Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

REVENUE

cost
Operafonai
General and Adminisrative
Oiher income

OPERATING PROFIT

Finance Income
Finance Costs

(PROFIT BEFORE INCOME TAX

INCOME TAX EXPENSE
PROFIT FOR THE PERIOD

OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE PERIOD

BASIC EARNING PER SHARE

The accompanying notes form an integral partoftheso
financial statement taken as a whole
Page 6 OCR 0.515
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM INTERIM STATEMENTS OF CHANGES IN EGUITY
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-tanggal Forthe Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)

Total Ekstasi
Total Egulty,
Rp
Saldo pada 1 Januari 2029 Isrsntacod 2Ansssnaan soon arisna terasnoons1s Balance at January 1,202
Pemberian Dana Cadangan 8 - - soo (Soonoo) - Apri Rosan
Pebagan Dwden Tunai 8 - - - (asas oasasa1 0001 ah Oidnd Dsiuton
To Laba KangeohenatPenate Berjalan Ia an8612 NILAI ANT Tae Comprahan neoma or iho Pe
Seldo pada 0 Septamber 2023 Tenan ionga PE IA Mes Kasar Balance Jun 302023
Saldo pada 1 Januari 2024 Teasao0000 massa sonon0000 mms tangan 2nnse Balance at January 1, 020
Pewbetikan Dans Catangan & - - s00x0100 oooooooy - Aren ol Rosan
embagan Oren Tunai 8 moaoas1o00) Kaca 0001 Can Onsond Dstbuton
To Laba KomgeohenatPonate Benalan menganga 88620IOIS Tan Comprohonsis Iecmeoriha Poo
Saldo pada 30 September 2024 Tarsatonton PETA CA Ganas TAS 06503 Balance at June 30, 2024
1) Sekola Memanah pengakuan kemas pegpam akan pan turu wang reteel mewaS ran Sale bar Pan
(Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of ihese
laporan keuangan secara keseluruhan 'inandal statements taken as a whole
Page 7 OCR 0.797
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

LAPORAN ARUS KAS INTERIM INTERIM STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal Forthe Periods Ended
'30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan!” 30Sep2024 30 Sep 2023
Notes Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 128305200543 116:843309,660 (ash Receipts from Gustomers
Penerimaan Bunga 2 2891,295,616 1,378.050,455 Interest Recoived
Pembayaran ke Pemasok, Beban Usaha dan Lainnya (40900905215) — (37404,910,557) Payment to Suppliers, Operation Costs and Others
Pembayaran kepada Karyawan (28385495,632) — (28.606.051,766) Payments to Employees
Pembayaran Paak Penghasilan (171.747.050 0,191,550,120) Payments of Income Tax
(hrus Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided from
Akivitas Operasi  0588MM7.060 45017438658 Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES
Aset Tetap 10 Fixed Assets
Pembelian (12601,183848) —(18,226053.820) Purchase
Penjualan 81.150.000 Sord
“Arus Kas Neto Digunakan Untuk Net Cash Used in
AAktitas Investasi 122520013848) (18,226.053839) Investing Activities
'ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran Bunga dan Biaya Keuangan Lannya (12804684204) — (14218424,116) Payments ol Interest and Other Finance Costs
Pembayaran Dividen kepada Pernegang Saham (28.080.497,000) —— (20.454,687,000) Distribution Dividend to Shareholders
Pembayaran alas Liabiitas Sewa (12985360.320)-— (10,618,246,912) (Payment Principle ot Lease Liabilties
/Arus Kas Nelo Digunakan untuk Aklvilas Pendanaan 63820541824) — (15,391,358,028) Net Cash Used in Financing Activities
PENURUNAN NETO KAS DAN NET DECREASE IN CASH ON
BANK (15752107712) (18,590973,200) HAND AND IN BANKS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS ATAS 'EFFECTS IN FOREIGN EXCHANGE CHANGES IN
KAS DAN BANK 169.238.288) (es,7re.o00) CASH ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS AT
KAS DAN BANK PADA AWAL PERIODE 3 119.620.291,082 119,282774130 'BEGINNING OF THE PERIOD
CASH ON HAND AND IN BANKS AT
KAS DAN BANK PADA AKHIR PERIODE 3 103,798.947.105 94,654,024.917 END OF THE PERIOD

Informasi tambahan terkait laporan arus kas 'Supplementary information related to the statements of
disajikan dalam Catatan 27 cash fows is presented in Note 27
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The acoompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan financial statements taken as a whole
Page 8 OCR 0.934
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM 1. GENERAL

a

b.

Pendirian Perusahaan

PT Multfiling Mitra Indonesia Tbk (“Perusahaan”)
didirikan berdasarkan Akta Notaris Misahardi Wilamarta,
S.H., No. 157 tanggal 9 Juli 1992 dan telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. C2-2420.HT.01.01.TH.94
tanggal 12 Februari 1994 dan diumumkan di Lembaran
Berita Negara No. 49 tanggal 21 September 1994.
Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali
mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 42
tanggal 12 April 2021 yang dibuat oleh Lucy Octavia
Siregar, S.H., Sp.N., Notaris di Bekasi mengenai
perubahaan beberapa pasal dalam anggaran dasar
Perusahaan. Perubahan ini telah mendapat Surat
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum dalam surat
No. AHU-AH.01.03-0262807 dan  AHU-AH.01.03-
0264357 Tahun 2021 tanggal 26 April 2021.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan,
ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan adalah
menjalankan usaha dalam bidang kesenian, hiburan dan
rekreasi, di bidang aktivitas profesional, ilmiah dan teknis,
di bidang aktivitas pengangkutan dan pergudangan, dan
di bidang perdagangan dan eceran. Saat ini Perusahaan
melakukan kegiatan dokumentasi dan penginformasian,
pengorganisasian, penyimpanan, peminjaman dan
kegiatan pencarian kembali arsip dan dokumen dalam
bentuk kertas maupun data elektronik, serta
implementasi penggunaan perangkat lunak dan
perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui
teknologi imaging/ printing.

Kantor pusat operasional Perusahaan beralamat di Delta
Silicon Industrial Park, Jl. Akasia II Blok A7-4A, Li
Cikarang, Bekasi 17550. Perusahaan beroperasi
Cikarang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Bandung,
Kendal (Semarang), Klaten, Surabaya, Pasuruan, Bali,
Makassar, Balikpapan, Padang dan Batam. Perusahaan
mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1993.

Penawaran Umum Saham Perusahaan

Pada tahun 2010, Perusahaan melakukan Penawaran
Umum Perdana sejumlah 257.580.000 saham baru
(dengan nilai nominal Rp100 per saham) dengan harga
penawaran Rp200 per saham. Penawaran tersebut telah
mendapat pemberitahuan pernyataan efektif pendaftaran
berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal danLembaga Keuangan (BAPEPAM dan LK)
No. S11289/BL/2010 tanggal 17 Desember 2010. Seluruh
saham Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia
pada 29 Desember 2010.

a. The Company's Establishment

PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (“the Company”) was
established based on notarial deed No. 157 of Misahardi
Wilamarta, S.H., dated July 9, 1992, and has been
approved by the Minister of Justice of Republic Indonesia
in his decree No. C2-2420.HT.01.01.TH.94 dated
February 12, 1994 and was published in the State
Gazette No. 49 dated September 21, 1994. The
'Company's Articles of Association has been amended
several times, most recentiy by notarial deed No. 42
dated April 12, 2021 made by notary Lucy Octavia
Siregar S.H., Sp.N., Notary in Bekasi, concerning several
changes in the Company's article of association. These
changes were already accepted and recorded by the
Minister of Law and Human Rights of Republic of
Indonesia Director General Legal Public Administration in
his letter
No.  AHU-AH.01.03-0262807 and  AHU-AH.01.03-
0264357 Tahun 2021 dated April 26, 2021.

In accordance with article 3 of the Company's Articles of
Association, the Company's scope of activities are
operating in art, entertainment and recreation,
professional, scientific and technical activities,
transportation and warehousing, and wholesale and
retail. The Company is currently canying out
documentation and information, organizing, storing,
borrowing and retrieval of archive and paper and
electronic based document, software and hardware
implementation, and scanning through imaging/ printing
technology.

The Company's operational head office is located at Delta
Silicon Industrial Park, JI. Akasia II Blok A7-4A, Lippo
Cikarang, Bekasi 17550. The Company has operated in
Lippo Cikarang, Medan, Palembang, Pekanbaru,
Bandung, Kendal (Semarang), Klaten, Surabaya,
Pasuruan, Bali, Makassar, Balikpapan, Padang, and
Batam. The Company started its commercial operations
since 1993.

b. The Company's Shares Public Offering

In 2010, the Company offered Initial Public Offerring of
251,580,000 new shares (with par value of Rp100 per
Share) at offering price of Rp200 per share. This public
offering has declared effective based on the letter from
Chairman of BAPEPAM and LK No. S-11289/BL/2010
dated December 17, 2010 from BAPEPAM and LK. All
the Company's shares effective have been listed in the
Indonesian Stock Exchange on December 29, 2010.
Page 9 OCR 0.932
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan) 1.GENERAL (continued)

c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan

Karyawan

Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris 30 Sep 2024
Presiden Komisaris Gregory Mark Lever
Komisaris Richard Gordon Johnstone
Komisaris Independen Patricia Marina Sugondo
Direksi

Presiden Direktur Joyce Housien
Direktur Siva Kumar K Indran
Direktur Tonny Hartono

“) Perusahaan telah menerima surat pengunduran diri
dari Sandeep Jayant Potdar dan Sylvia Lestariwati
FK selaku direktur Perusahaan pada tanggal 31
Januari 2024 dan tanggal 10 September 2024.

Pada tanggal 30 September2024, susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perusahaan berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan tanggal 10 September 2024 yang
dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perusahaan No. 04 tanggal 10 September 2024 yang
dibuat di hadapan Lucy Octavia Siregar, S.H., Sp.N.,
Notaris di Kabupaten Bekasi.

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023, susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:

c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee

and Employees

The members of the Company's Board of Commisioners
and Directors as of September 30, 2024 and December
31, 2023, are as follows:

31 Des 2023 Board of
Commissioners

Gregory Mark Lever President Commissioner
Richard Gordon Johnstone 'Commissioner
Patricia Marina Sugondo Independent Commissioner
Directors

Joyce Housien President Director

Siva Kumar K Indran Director

Sandeep Jayant Potdar " Director

Sylvia Lestariwati F K “ Director

4) The Company has received the resignation letter from
Sandeep Jayant Potdar and Sylvia Lestariwati F K as
director of the Company on January 31, 2024 and
September 10, 2024, respectively..

As of September 30, 2024, the Company's Board of
'Commisssioners and Board of Directors based on the
Company's  Extraordinary General Meeting of
Shareholders on September 10, 2024 which notarized on
the Statement of the Company's Meeting No. 04 dated
September 10, 2024 of Lucy Octavia Siregar, S.H.,
Sp.N., Notary in Bekasi Region.

As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the
members of Audit Committee are as follows:

Komite Audit Audit Committee
Ketua Patricia Marina Sugondo Chairman
Anggota Purnama Setiawan Member
Anggota Emmanuel Bambang Suyitno Member

Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2024
dan 31 Desember 2023 adalah Senjaya Bidjaksana.

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023, Perusahaan memiliki 158 dan 176 karyawan tetap
(tidak diaudit).

The Company's corporate secretary as of September
30, 2024 and December 31, 2023 is Senjaya
Bidjaksana.

Asof September 30, 2024and December 31,
2023,the Company has 158 and 176 permanent
employees (unaudited).
Page 10 OCR 0.934
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan
Karyawan (lanjutan)
Manajemen Perusahaan bertanggungjawab atas
penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Laporan
keuangan Perusahaan telah diotorisasi untuk terbit oleh
Direksi pada tanggal 30 Oktober 2024.

d. Perusahaan Induk dan Perusahaan Induk Terakhir
Perusahaan induk dan Perusahaan induk terakhir adalah
Iron Mountain Hong Kong Ltd dan Iron Mountain Inc,
Amerika Serikat.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee

and Employees (continued)

The Company's management is responsible for the
preparation and presentation of the financial statements.
The financial statements of the Company were
authorized for issuance by the Directors on
October 30, 2024.

. The Parent and the Ultimate Parent

The Company's parent entity and the ultimate parent of
the Company is Iron Mountain Hong Kong Ltd and Iron
Mountain Inc, US.

2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan

a. Basis of Preparation of the Financial Statements

Compliance with Financial Accounting Standards (FAS)

(SAK:

Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
(ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK -— IAI),
serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-
LK) No. VIILG.7 tentang pedoman penyajian laporan
keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK
No. KEP 347/BL/2012 — tentang — penyajian — dan
pengungkapan laporan keuangan emiten atau
perusahaan publik.

Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan

The financial statements were prepared and presented in
accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards which include the Statement of Financial
Accounting Standards (PSAK) and Interpretation of
Financial Accounting Standards (ISAK) issued by the
Financial Accounting Standard Board - Indonesian
Institute of Accountant (DSAK - IAI), and regulations in
the Capital Market include Regulations of Financial
Sevices Authority/Capital Market and Supervisory Board
and Financial Institution (OJK/Bapepam-LK) No. VII.G.7
regarding guidelines for the presentation of financial
statements, decree of Chairman of Bapepam-LK
No. KEP-347/BL/2012 regarding presentation and
disclosure of financial statements of the issuer or public
company.

Basis of Measurement and Preparation of the Financial

Laporan keuangan disusun dan disajikan berdasarkan
asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas. Dasar pengukuran dalam
penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada
nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan
aset

Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung
(direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Statements

The financial statements have been prepared and
presented based on going concem assumption and
accrual basis of accounting, except for the statements of
cash flows. Basis of measurement in preparation ofthese
financial statements is the historical costs concept,
except for certain accounts which have been prepared on
the basis of other measurements as described in their
respective policies. Historical cost is generally based on
the fair value of the consideration given in exchange for
assets.

The statements of cash flows are presented under the
direct method by classifying cash fows into operating,
investing and financing activities.
Page 11 OCR 0.893
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan

Terdapat perubahan nomenklatur Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku efektif pada
1 Januari 2024

Amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk
periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:

# Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Kewajiban Diklasifikasikan Sebagai
Lancar atau Tidak Lancar,

# Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang Dengan
Kovenan,

»  Amendemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual
dan Sewa Balik

@  Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan PSAK
107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang
pengaturan pembiayaan pemasok,

e Revisi PSAK 401: Penyajian Laporan Keuangan
Syariah, dan

e Revisi PSAK 409: Akuntansi Zakat, Infak, dan
Sedekah.

Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki

dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan

di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

Standar Baru dan Amendemen atas Standar yang
Telah Disahkan Namun Belum Berlaku Efektif

Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku

efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1

Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:

»  PSAK 104: Kontrak Asuransi,

» Amendemen — PSAK — 104:Kontrak — Asuransi
tentang Penerapan Awal PSAK 104 dan PSAK 109 —
Informasi Komparatif, dan

» Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs
Valuta Asing tentang Kekurangan Ketertukaran.

a. Basis of Preparation of the Financial Statements

(continued)

Changes to Statements of Financial Accounting
Standards (“PSAK”) Effectiv in the Current Year

There are nomenclature changes to Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) which effective for periods
January 1, 2024

Amendment to standards which effective for periods
beginning on or after January 1, 2023, with early adoption
is permitted, are as follows:

#  Amendments PSAK 201: Presentation of Financial
Statements related regarding Classification of
Liabilities as Current or Noncurrent:

# Amendments PSAK 201: Presentation of Financial
Statements related to Non- Current Liabilities with
Covenants,

# Amendments PSAK 116: Lease Liability in a Sale
and Leaseback,

# Amendments PSAK 207: Statement of Cash Flows
and PSAK 107: Financial Instrument: Disclosure
regarding supplier finance agreement:

# Revised PSAK 401, Presentation of Shariah
Financial Statement: and

# Revised PSAK 409: Accounting of Zakah, Infag, and
Sadagah.

The implementation of the above standards had no
significant effect on the amounts reported for the current
year or prior financial year.

New Accounting Standard and Amendment to
Standards which has been Issued but Not Yet Effective

New Standard and amendment to standards which
effective for periods beginning on or after January 1, 2025,
with early adoption is permitted, are as follows:
»  PSAK 104: Insurance Contract,
» Amendments PSAK 104: Insurance Contract
regarding Initial Application of PSAK 104 and PSAK
109 - Comparative Information, and
# Amendments PSAK 221: Foreign Exchange Rate
regarding Lack of Exchangeability.
Page 12 OCR 0.938
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3.INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan) a. Basis of Preparation of the Financial Statements
(continued)

Standar Baru dan Amendemen atas Standar yang
Telah Disahkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)

Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan
amendemen konsekuensial karena berlakunya PSAK 104:
Kontrak Asuransi, yaitu:

Hingga tanggal

PSAK 103: Kombinasi Bisnis

PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk
Dijual dan Operasi yang Dihentikan

PSAK107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan
PSAK109: Instrumen Keuangan
PSAK 115: Pendapatan dari
Pelanggan

PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan

Kontrak dengan

PSAK 207: Laporan Arus Kas

PSAK 216: Aset Tetap

PSAK 219: Imbalan Kerja

PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama

PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian

PSAK 236: Penurunan Nilai Aset

PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset
Kontijensi

PSAK 238: Aset Takberwujud

PSAK 240: Properti Investasi

laporan keuangan ini diotorisasi,

Perusahaan masih melakukan evaluasi atas dampak
potensial dari penerapan standar baru dan amendemen
atas standar tersebut.

b. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Dalam menyiapkan laporan keuangan, Perusahaan

mencatat

dengan menggunakan mata uang dari

lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi

(“mata

uang fungsional”). Mata uang fungsional

Perusahaan adalah Rupiah.

Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata
uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara
Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi.
Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan
kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai
berikut:

USD1

New Accounting Standard and Amendment to
Standards which has been Issued but Not Yet Effective
(continued)

Several

PSAKs were also amended which were

conseguential amendments due to the enactment of PSAK
104: Insurance Contracts, as follows:

PSAK 103: Business Combinations

PSAK 105: Non-Current Assets Held for Sale and
Discontinued Operations

PSAK 107: Financial Instruments: Disclosures

PSAK 109: Financial Instruments

PSAK 115: Income from Contracts with Customers
PSAK 201: Presentation of Financial Statements
PSAK 207: Statement of Cash Flows

PSAK 216: Fixed Assets

PSAK 219: Employee Benefits

PSAK 228: Investment in Associated Entities and
Joint Ventures

PSAK 232: Financial Instruments: Presentation.

PSAK 236 Impairment of Asset

PSAK 237: Provisions, Contingent Liabilities and
Contingent Assets

PSAK 238: Intangible Assets

PSAK 240: Investment Property

Until the date of the financial statements is authorized, the
Group is still evaluating the potential impact of the
implementation those new standard and amendments to
standards.

b. Transactions and Balances Denominated in Foreign
Currencies
In preparing the financial statements, the Company
records using the currency of the primary economic
environment in which the entity operates ("the functional
currency"). The Company's functional currency is in
Rupiah.

Transactions during the year in foreign currencies are
recorded at the exchange rate in the spot between the
Rupiah and foreign currency on the transaction date.
At the end of the reporting period, the accounts
denominated in foreign currencies are translated into
Rupiah using the closing exchange rate, the midole rate
of Bank Indonesia as of September 30, 2024 and
Desember 31, 2023 as follows:

30 Sep/Sep 2024

31 Des/Dec 2023

Rp15,138 Rp15.416
Page 13 OCR 0.930
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMASI
(lanjutan)

KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 4INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

(continued)

c. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor:
(a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai
relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

c. Transaction with Related Parties
A related party is a person or entity related to the
teporting entity:
(a) A person or a close member of that person's family is
related to a reporting entity ifthat person:

(i) memiliki pengendalian atau pengendalian (i) has control or joint control over the reporting

bersama atas entitas pelapor, entity,

(ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor, (ii) has significant infuence over the reporting

atau entity, or

(iii) personal manajemen kunci entitas pelapor atau (iii) is a member of the key management

perusahaan induk entitas pelapor. personnel of the reporting entity or of a parent
of the reporting entity.

(b) Suatu perusahaan berelasi dengan entitas pelapor, (b) An entity is related to a reporting entity, if any of the
jika memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applies:

(i) Perusahaan dan entitas pelapor adalah anggota (1 The entity and the reporting entity are
dari kelompok usaha yang sama (artinya members of the same group (which means
perusahaan induk, entitas anak dan entitas anak that each parent company, subsidiary and
berikutnya terkait dengan perusahaan lain): fellow subsidiary is related to the others),

(ii) Satu perusahaan adalah perusahaan asosiasi (ii) — One entity is an associate or joint venture of
atau ventura bersama dari perusahaan lain (atau the other entity (or an associate or joint
perusahaan asosiasi atau ventura bersama yang venture of a member of a group of which the
merupakan anggota suatu kelompok usaha, other entity is a member):
dimana perusahaan lain tersebut adalah
anggotanya):

(iii) Kedua perusahaan tersebut adalah ventura iii) -Both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama, third party:

(iv) Satu perusahaan adalah ventura bersama dari (iv) One entity is a joint venture of a third entity
perusahaan ketiga dan perusahaan yang lain and the other entity is an associate of the third
adalah perusahaan asosiasi dari perusahaan entity,
ketiga,

(v) Perusahaan tersebut adalah suatu program (W The entity is a post-employment benefit plan
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari for the benefit of employees of either the
salah satu entitas pelapor atau perusahaan yang reporting entity or an entity related to the
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas reporting entity. If the reporting entity is the
pelapor adalah perusahaan yang one that has a plan, the sponsoring employers
menyelenggarakan program tersebut, are also related to the reporting entity:
perusahaan sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor,

(Vi) Perusahaan yang dikendalikan atau dikendalikan (wi) Entity is controlled or jointly controlled by a
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam person identified in (a):
butir (a):

(vii) Orang yang diidentifikasi dalam butir (a) (i) (Wi) A person identified in (a) (i) has significant

memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas
pelapor atau personil manajemen kunci
perusahaan (atau perusahaan induk dari entitas
pelapor),

(viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana

entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas
induk dari entitas pelapor.

10

infuence over the entity or is a member of the
key management personnel of the entity (or of
a parent of the entity):

(wil) Entity, ora member of a group which the entity
is part of the group, providing personnel
services of the key management to the
reporting entity or the parent of the reporting
entity.
Page 14 OCR 0.936
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMASI
(lanjutan)

KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2 INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

(continued)

d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments

Aset keuangan Perusahaan terutama terdiri dari kas
dan bank, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya
dan aset keuangan tidak lancar lainnya.

Pengakuan dan pengukuran awal

Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan
pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana
pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan
kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan
dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan
pasar yang berlaku dan awalnya diukur sebesar nilai
wajar ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai wajar.

Pengukuran selanjutnya aset keuangan

Aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai
berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi.

i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan
Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi:

(1) “aset keuangan dikelola dalam model bisnis
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual saja: dan

(2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan
tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga (solely
payments of principal and interest - SPPI) dari
jumlah pokok terutang.

Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui
pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau
ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas
perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah
pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya.

Pendapatan keuangan dihitung dengan metode
menggunakan suku bunga efektif dan diakui di laba
rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi
ketika aset dihentikan atau direklasifikasi.

1

The Company' financial assets mainly consist of cash
on hand and in banks, trade receivables, other
current financial assets and other non-current
financial assets.

Initial recognition and measurement

All financial assets are recognized and derecognized
on the trade date where the purchase or sale of a
financial asset is under a contract whose terms
reguire delivery of the financial asset within the time
frame established by the market concerned and are
initially measured at fair value plus transaction costs,
except for those financial assets classified as a fair
value through profit or loss, which are initially
measured at fair value.

Subseguent measurement of financial assets

The Company' financial assets are classified into the
following specified categories: financial assets at
amortized costs, financial assets at fair value through
other comprehensive income, and financial assets at
fair value through profit or loss.

1 Financial Assets Measured at Amortized Costs

Financial assets are measured at amortized costs
ifthese conditions are met:

(1) the objective of the Companys business
model to hold the financial assets is only to
collect contractual cash fows: and

(2) the contractual cash fows of the financial
asset give rise to payments on specified dates
that are solely payments of principal and
interest (“SPPI”) on the principal amount
outstanding.

The financial asset is measured at the amount
recognized at initial recognition minus principal
tepayments, plus or minus the cumulative
amortization of any difference between that initial
amount and the maturity amount, and any loss
allowance.

Interest income is calculated using the effective
interest method and is recognized in profit or loss.
Changes in fair value are recognized in profit and
loss when the asset is derecognized or
reclassified.
Page 15 OCR 0.931
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI
(lanjutan)

MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

(continued)

d. Financial Instruments (continued)

d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dapat dijual ketika terdapat
peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan
lain diperbolehkan namun jumlah penjualan
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak.
sering.

ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar

Financial assets classified to amortized cost may
be sold where there is an increase in credit risk.
Disposals for other reasons are permitted but
such sales should be insignificant in value or
infreguent in nature.

Ji. Financial Assets Measured at Fair Value Through

Melalui Penghasilan Komprehensif Lain ('EVTOCP)
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:

(1) aset keuangan dikelola dalam model bisnis
yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual
aset keuangan, dan

(2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan
tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
atas arus kas yang semata dari pembayaran
pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok
terutang.

Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar,
dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan
atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada
laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan
pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari
ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian
reklasifikasi.

li. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah
aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
untuk diukur FVTOCI.

Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang
diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
laba rugi.

Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada
instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur
pada FVTPL. Namun demikian, Perusahaan dapat
menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan
saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen
ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam
waktu dekat untuk diukur pada FVTOCI.

12

Other Comprehensive Income (“EVTOCP,

The financial assets are measured at FVTOCI if

these conditions are met:

(1) the objective of the Company's business
model to hold the financial assets is to collect
contractual cash fows and to sell the assets,
and

(2) the contractual cash fows of the financial
asset give rise fo payments on specified dates
that are solely payments of principal and
interest (“SPPI) on the principal amount
outstanding.

The financial assets are measured at fair value.
The changes in fair value are recognized initially
in other comprehensive income (OCI), except for
impairment gains and losses, and a portion of
foreign exchange gains and losses, are
recognized in profit or loss. When the asset is
derecognized or reclassified, changes in fair value
previously recognized in other comprehensive
income and accumulated in eguity are reclassified
from eguity to profit and loss as a reclassification
adjustment.

Iii, Financial Assets at Fair Value Through Profit or
Loss (“FVTPL))
Financial assets measured at FVTPL are those
which do not meet both for neither amortized
costs nor FVTOCI.

After initial recognition, FVTPL financial assets
are measured at fair value. The changes in fair
value are recognized in profit or loss.

Financial assets in form of derivatives and
investment in eguity instrument are not eligible to
meet both criteria for amortized costs or fair value
through other comprehensive income FVTOCI.
Hence, these are measured at fair value through
profit or loss FVTPL. Nonetheless, the Company
may irevocably designated an investment in an
eguity instrument which is not held for trading in
any time soon as FVTOCI.
Page 16 OCR 0.940
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)

Instrumen Keuangan (lanjutan)

Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan
atau kerugian disajikan di penghasilan
komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap
diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke
saldo laba tidak melalui laba rugi.

Metode Suku Bunga Efektif

Metode suku bunga efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode
untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh
komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan
diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen
keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode
yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.

Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif
untuk instrumen keuangan.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi
penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan.
Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat
bukti objektif sebagai akibat adanya satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset
keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap
arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan
terdampak.

Perusahaan mengakui kerugian kredit ekspektasian
untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada FVTOCI,
piutang sewa, aset kontrak atau komitmen pinjaman
dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang
berupa investasi pada instrumen ekuitas tidak
dilakukan penurunan nilai.

Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan mengukur
penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika
risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut
tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan
awal, maka Perusahaan mengakui sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan.

13

d. Financial Instruments (continued)

This designation result in gains and losses to be
presented in other comprehensive income, except
for dividend income on a gualifying investment
which is recognized in profit or loss. Cumulative
gains or losses previously recognized in other
comprehensive income are reclassiffed to retained
eamings, not to profit or loss.

Effective Interest Method

The effective interest method is a method of
calculating the amortized cost of a financial instrument
and of allocating interest income over the relevant
period. The effective interest rate is the rate that
exactly discounts estimated future cash receipts
(including all fees and other forms paid or received
that form an integral part of the effective interest rate,
transaction costs and other premiums or discounts)
through the expected life of the financial instrument,
or, where appropriate, a shorter period to the net
carrying amount on initial recognition.

Income is recognized on an effective interest basis for
financial instruments.

Impairment of Financial Assets

Financial assets are assessed for indicators of
impairment at the end of each reporting date.
Financial assets are impaired where there is objective
evidence that, as a result of one or more events that
occurred after the initial recognition of the financial
asset and the estimated future cash fows of the
investment have been affected.

The Company recognize expected credit loss for its
financial assets measured at amortized costs and
financial assets measured at FVTOCI, lease
receivables, contract assets or loan commitments and
financial guarantee contracts. Financial asset in form
of investment in eguity instrument is not impaired.

At the end of each reporting date, the Company
calculates any impairment provision in financial
Instruments based on its lifetime expected credit loss
if the credit risk of the financial instruments has
increased significantly since its initial recognition.
However, if credit risk has not increased significantly
since initial recognition, then a 12 month expected
credit loss is recognized.
Page 17 OCR 0.936
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
Perusahaan menerapkan metode yang The Company applied a simplified approach to

disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan
aset kontrak tanpa komponen pendanaan
yang signifikan.

Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar
ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban
kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode
maksimum yang dipertimbangkan ketika
memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah
periode maksimum kontrak dimana Perusahaan
terekspos terhadap risiko kredit.

Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah
tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan
yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan
kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif
lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian
(atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba
rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan
nilai.

Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari
instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang
mencerminkan:

i. jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas
tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi
serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi,

i. nilai waktu uang, dan

informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia

tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal

pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi
kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan.

Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit
yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada
instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset
keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang
rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk
memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam
jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik
dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun
tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk
memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk
menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit
rendah, Perusahaan dapat menggunakan peringkat risiko
kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset
keuangan dengan peringkat “investment grade”
berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen
yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak
mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan
sejak pengakuan awal.

14

measure such expected credit loss for trade
teceivables and contract assets without significant
financing component.

The Company considers a financial asset to be in
default when the counterparty is unlikely to pay its
credit obligations to the Company in full. The
maximum period considered when  estimating
expected credit loss is the maximum contractual
period over which the Company is exposed to credit
TSk.

Impairment losses are recognized as a deduction in
financial assets' carrying amount, except for financial
assets measured at FVTOCI where its impairment is
recognized in other comprehensive income. The
expected credit loss (or recovery of credit loss) is
recognized in profit or loss, as gains or losses of
financial asset impairment.

The expected credit loss of financial intruments are
conducted by a means which reflect:

ian unbiased and probability-weighted amount that
Teflects a range of possible outcomes,

time value of money, and

iii. 'reasonable and supportable information that is
available without undue cost or effort about past
events, current conditions and forecasts of future
conditions.

Financial assets may be considered to not having
significant increase in credit risk since initial
recognition if the financial assets have a low credit
risk at the reporting date. Credit risk on financial
instrument may be considered be low ifthere is a low
risk of default, the borrower has a strong capacity to
meet its contractual cash flow obligations in the near
term and adverse changes in economic and business
conditions in the longer term may, but will not
necessarily, reduce the ability of the borrower to fulfil
its contractual cash flow obligations. To determine
whether a financial asset has a low credit risk, the
Company may use internal credit risk rating or
external assessment. For example, a financial asset
with “investment grade” according to extemal
assessment has a low credit risk rating, thus it does
not experience an increase in significant credit risk
since initial recognition.

Page 18 OCR 0.939
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)

Penghentian Pengakuan Aset Keuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan
jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset berakhir, atau Perusahaan
mentransfer aset keuangan dan secara substansial
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Perusahaan
tidak mentransfer serta tidak memiliki secara
substansial atas seluruh risiko dan manfaat
kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang
ditransfer, maka Perusahaan mengakui keterlibatan
berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas
terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar.
Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh
risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang
ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset keuangan
dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar
pinjaman yang diterima.

Saat penghentian pengakuan aset keuangan secara
keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset dan
jumlah pembayaran dan piutang yang diterima dan
keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui
dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi
dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi.

Saat penghentian pengakuan aset keuangan terhadap
satu bagian saja Perusahaan mengalokasikan jumlah
tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut pada
bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan
berkelanjutan dan bagian yang tidak lagi diakui
berdasarkan nilai wajar relatif dari kedua bagian
tersebut pada tanggal transfer. Selisih antara jumlah
tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi
diakui dan jumlah dari pembayaran yang diterima untuk
bagian yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan
atau kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian
yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah
diakui dalam penghasilan komprehensif lain diakui
pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian kumulatif
yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap
diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya,
berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut.

Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan ketika
Perusahaan mengubah tujuan model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian
sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan.

15

Derecognition of Financial Assets

The Company derecognize a financial asset only
when the contractual rights to the cash fows from the
asset expire, or when they transfer the financial asset
and substantially all the risks and rewards of
ownership of the asset to another entity. If the
Company neither transfer nor retain substantially all
the risks and rewards of ownership and continue to
control the transferred asset, the Company recognize
their retained interest in the asset and an associated
liability for amounts they may have to pay. If the
Company retain substantially all the risks and rewards
of ownership of a transferred financial asset, the
Company continue to recognize the financial asset
and also recognize a collateralized borrowing for the
proceeds received.

On derecognition of a financial asset in its entirety,
the difference between the assets carrying amount
and the sum of the consideration received and
receivable and the cumulative gain or loss that had
been recognized in other comprehensive income and
accumulated in eguity is reclassified to profit or loss.

On derecognition of a financial asset other than in its
entirety the Company allocate the previous carrying
amount of the financial asset between the part they
continue to recognize under continuing involvement
and the part they no longer recognize on the basis of
the relative fair values of those parts on the date of
the transfer. The difference between the carrying
amount allocated to the part that is no longer
recognized and the sum of the consideration received
for the part no longer recognized and any cumulative
gain or loss allocated to it that had been recognized in
other comprehensive income is recognized in profit or
loss. A cumulative gain or loss that had been
recognized in other comprehensive income is
allocated between the part that continues to be
Tecognized and the part that is no longer recognized
on the basis of the relative fair values of those parts.

The Company reclassifies a financial asset if and only
if the Company's business model objective for its
financial assets changes so its previous model
assessment would no longer apply.
Page 19 OCR 0.924
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2.INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)

Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan,
maka Perusahaan menerapkan reklasifikasi secara
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Perusahaan tidak
menyajikan kembali keuntungan, kerugian (termasuk
keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau
bunga yang diakui sebelumnya.

Ketika Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan
keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya
diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari selisih antara biaya
perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar
aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat
Perusahaan melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu
dari aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori
pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai
wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah
tercatat bruto yang baru.

Pada saat Perusahaan mereklasifikasi aset keuangan
keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai wajarnya
diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari selisih antara biaya
perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar
aset keuangan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak
disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika
Perusahaan — mereklasifikasi aset — keuangan
sebaliknya, yaitu keluar dari kategori FVTOCI
menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai
wajarya pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi
keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif
lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan terhadap
nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi.
Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset keuangan
diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut
selalu diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Penyesuaian ini '— memengaruhi — penghasilan
komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba rugi,
dan karenanya bukan merupakan penyesuaian
reklasifikasi. Suku bunga efektif dan pengukuran
kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan
sebagai akibat dari reklasifikasi.

Pada saat Perusahaan mereklasifikasi aset
keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL
menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset

keuangan tetap diukur pada nilai wajamya. Sama
halnya, ketika Perusahaan mereklasifikasi aset

16

If the Company reclassifies a financial asset, it is
reguired to apply the reclassification prospectively
from the reclassification date. Previously recognized
gains, losses (including impairment gains or losses)
Or interest are not restated.

When the Company reclassifies its financial asset out
of the amortized cost into fair value through profit or
loss, then its fair value is measured at reclassification
date. Any gains or losses resulted from the difference
between previous amortized cost and its fair value is
recognized in profit or loss. Othemise, if the
Company reclassifies its financial asset from FVTPL
into amortized cost, then its fair value at the date of
reclassification becomes new gross canying amount.

When the Company reclassifies its financial asset out
of the amortized cost into fair value through other
comprehensive income, its fair value is measured at
the reclassification date. Any gains or losses resulted
from the difference between previous amortized cost
and fair value is recognized in other comprehensive
income. Effective interest rate and expected credit
loss measurement are not adjusted as a result of the
teclassification. Otherwise, when the Company
reclassifies its financial asset out of the fair value
through other comprehensive income into amortized
cost, the financial asset is reclassified by its fair value
at the reclassification date. However, any cumulative
gains or losses previously recognized in other
comprehensive income are omitted from eguity and
adjusted to the financial assets fair value at the date
of reclassification. — Conseguenty, at the
reclassification date, the financial asset is measured
the same way as if it were amortized cost. This
adjustment affects other comprehensive income but
not profit or loss, and hence it is not a reclassification
adjustment. Effective interest rate and expected credit
loss are no longer adjusted as a result of the
reclassification.

When the Company reclassifies its financial asset out
of the fair value through profit or loss into fair value
through other comprehensive income, the financial
asset is measured at its fair value. Similarly, when the
Company reclassifies its financial asset out of the fair
Page 20 OCR 0.925
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
(lanjutan)

2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(continued)

d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instrument (continued)

keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori
pengukuran FVTPL, asset keuangan tetap diukur pada
nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai
penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi.

Klasifikasi Sebagai Liabilitas atau Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang
diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sesuai
dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.

Instrumen Ekuitas

Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang
memberikan hak residual atas aset Perusahaan setelah
dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas
dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah
dikurangi biaya penerbitan langsung.

Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan Perusahaan terutama terdiri dari

utang usaha, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka
pendek, liabilitas sewa dan liabilitas keuangan jangka
pendek lainnya.

Utang usaha, beban akrual, liabilitas imbalan kerja
jangka pendek, liabilitas sewa dan liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya pada awalnya diukur pada nilai
wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif, dengan beban
bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif.

Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kelompok

berikut:

1. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi adalah liabilitas keuangan
yang dapat dipindahtangankan dalam waktu dekat.

2. Liabilitas keuangan lainnya
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi dikategorikan dan diukur

pada biaya perolehan  diamortisasi — dengan

menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan
Perusahaan — menghentikan pengakuan  liabilitas

keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah
dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara
jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang
diakui dalam laba rugi.

17

value through other comprehensive income into fair
value through profit or loss, the financial asset is
measured at its fair value. Any gains or losses
previously recognized in other comprehensive income
are reclassified out of the eguity to profit or loss as a
reclassification.

Classification as Liabilities or Eguity

Financial liabilities and eguity instruments issued by
the Company are classified according to the
substance of the contractual arrangements entered
into and the definitions of a financial liability and an
eguity instrument.

Eguity Instruments

An eguity instrument is any contract that evidences a
residual interest in the assets of the Company after
deducting all of its liabilities. Eguity instruments are
Tecorded as the proceeds received, net of direct issue
costs.

Financial Liabilities

The Company' financial liabilites mainly consist of
trade payables, accrued expenses, short-term
employee benefit liabilities, lease liabilities and other
short-term financial liabilities.

Trade payables, accrued expenses, short-term
employee benefit liabilities, lease liabilities and other
Short-term financial liabilities are initially measured at
fair value, net of transaction costs and are
subseguently measured at amortized cost, using the
effective interest rate method, with interest expense
Tecognized on an effective yield basis.

Financial liabilities are classified as follows:

1. Financial liabilities at fair value through profit or
loss
Financial liabilities at fair value through profit or
loss are the financial liabilities that are transferable
within a short-term period.

2. Other financial liabilities
Financial liabilities that are not classifed as
financial liabilities at fair value through statement
Of income are categorized and measured at
amortized acguisition cost.

Derecognition of Financial Liabilities

The Company derecognize financial liabilities, if and
only if the Company' obligations are discharged,
cancelled or expired. The difference between the
carrying amount of the financial liability derecognized
and the considerations paid and payable is
recognized in profit orloss.
Page 21 OCR 0.933
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) Financial Instrument (continued)

Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan,
jika dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut, dan
berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara simultan.

Pengukuran Nilai Wajar

Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk
keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk
keperluan pengungkapan.

Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam
suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input
suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input
terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:

(i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif
untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat
diakses pada tanggal pengukuran (Level 1).

(ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam
Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
liabilitas, baik secara langsung maupun tidak
langsung (Level 2).

iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau
liabilitas (Level 3).

Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas,
Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar
yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau
liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung,
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai
dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.

Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh
Perusahaan pada akhir periode pelaporan dimana
perpindahan terjadi.

Kas dan Bank

Kas dan Bank terdiri dari kas ditangan, dan kas di bank
(rekening giro), yang tidak dijadikan jaminan dan tidak
dibatasi penggunaannya.

18

Netting a Financial Asset and a Financial Liability
A financial asset and financial liability shall be offset
when and only when, the Company currently has a
legally enforceable right to net off the recognized
amount: and intends either to settle on a net basis, or
fo realise the asset and setile the liability
simultaneously.

Fair Value Measurement

Fair value is the price that would be received to sell
an asset or paid to transfer a liability in an orderly
transaction between market participants at the
measurement date.

The fair value of financial assets and financial
liabiliies must be estimated for recognition and
measurement or for disclosure purposes.

Fair values are categorised into different levels in a

fair value hierarchy based on the degree to which the

inputs to the measurement are observable and the

significance of the inputs to the fair value

measurement in its entirety:

(i) @uoted prices (unadjusted) in active markets for
identical assets or liabilities that can be accessed
at the measurement date (Level 1).

(ii) Inputs other than guoted prices included in Level
1 that are observable for the assets or liabilities,
either directly or indirectly (Level 2).

(iii) Unobservable inputs for the assets or liabilities
(Level 3).

When measuring the fair value of an asset or a liability,
the Company uses market observable data to the
extent possible. Ifthe fair value of an asset or a liability
is not directly observable, the Company uses valuation
technigues that appropriate in the circumstances and
maximizes the use of relevant observable inputs and
minimizes the use of unobservable inputs.

Transfers between levels of the fair value hierarchy are
recognised by the Company at the end of the reporting
period during which the change occurred.

Cash on hand and in Banks
Cash on hand and in Bank consists of cash on hand,
cash in banks (current account) which are not used as
collateral or are not restricted.
Page 22 OCR 0.921
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 September 30, 2024 and December 31, 2023
Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal And for Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
f. Persediaan £ Inventories
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah Inventories are carried at the lower of cost or net
antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya realizable value. The cost of inventory comprise all
persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian dan biaya costs of purchase and other costs incurted until

lain yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi supplies are in current condition and location. Cost of
inventory is determined using the weighted average

dan lokasi saat ini. Biaya perolehan persediaan YA . A 3
ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai method. Net realizable value is the estimated seling
$ price in the ordinary course of business less the

realisasi neto merupakan taksiran . harga jual dalam estimated costs of completion and the estimated costs
kegiatan . usaha biasa . dikurangi estimasi biaya necessary to make the sales.

penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk

membuat penjualan.

Setiap penurunan nilai persediaan dibawah biaya Any decline in the value of inventories below cost to
perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh net realizable value and all these losses of inventories
kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode recognized as an expense of the period when the
terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Setiap decline or losses occured. Every recovery of
pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena inventories due to increased in the net realizable
peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai value, is recognized as a reduction of inventory
pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada expense when the recovery period occured.
periode terjadinya pemulihan tersebut.
. Biaya Dibayar di Muka g. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa Prepaid expenses are amortized over their beneficial
manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. periods using the straight-line method.
. Aset Tetap h. Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan Fixed assets are initially recognized at cost, which
yang meliputi harga perolehannya dan setiap biaya yang comprises its purchase price and any cost directly
dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke attributable in bringing the assets to the location and
kondisi dan lokasi yang diinginkan agar aset siap condition necessary for it to be capable of operating in
digunakan sesuai intensi manajemen. the manner intended by management.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup When applicable, the cost may also comprises the
estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan initial estimate of the costs of dismantling and
aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban removing the item and restoring the site on which it is
tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai located, the obligation for which an entity incurs either
konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode when the item is acguired or as a conseguence of
tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi having used the item during a particular period for
persediaan selama periode tersebut. purposes other than to produce inventories during that
period.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah After initial recognition, fixed assets, except land, are
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi carried at its cost less any accumulated depreciation,
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. and any accumulated impairment losses.
Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan tidak Lands are recognized at its cost and are not
disusutkan. depreciated.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut The assets start to be depreciated when the assets are
siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya ready for use in accordance with the intended use and
dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus is calculated using the straight-line method based on
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset the estimated useful lives of assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun! Years
Bangunan dan Prasarana 15-20 Bulidings and Improvements
Renovasi Bangunan 5-10 Building Renovatins
Peralatan dan Perlengkapan 3-2 Eguipment and Fixtures
Kendaraan 5 Vehicles
'Aset Hak-Guna 10 Rights-of-Use Assets

19
Page 23 OCR 0.941
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING

(lanjutan)

POLICIES (continued)

h. Aset Tetap (lanjutan)

Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai
bagian aset tetap sebagai “Aset dalam Penyelesaian”
dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua
biaya, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi
aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya
perolehan aset dalam penyelesaian. Biaya perolehan
aset tetap dalam penyelesaian tidak termasuk setiap
laba internal, jumlah tidak normal dari biaya
pemborosan yang terjadi dalam pemakaian material,
tenaga kerja atau sumber daya lain.

Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan
ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap
digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.

Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan
sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto,
jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam
laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut
dilakukan.

Pada 'akhir periode pelaporan, Perusahaan
melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat,
nilai residu, metode penyusutan, dan sisa umur
pemakaian berdasarkan kondisi teknis.

Sewa

Pada awal kontrak, Perusahaan menilai apakah suatu
kontrak adalah, atau mengandung, suatu sewa jika
kontrak tersebut memberikan hak untuk menguasai
penggunaan aset untuk periode waktu tertentu
dengan imbalan tertentu.

Sebagai pesewa, Perusahaan mengakui aset hak-
guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya
sewa. Aset hak-guna awalnya diukur pada biaya
perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabitas sewa
dengan memperhitungkan setiap pembayaran sewa
dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya
sewa, ditambah biaya langsung awal yang
dikeluarkan, dikurangi insentif sewa yang diterima.

h. Fixed Assets (continued)

Fixed assets under construction is presented as
part of the assets as "Construction in Progress"
and stated at acguisition cost. All costs, incurred in
connection with the construction are capitalized as
part of the cost of construction in progress. Cost of
acguisition of fixed assets in the settlement did not
include any internal profits, the abnormal amount of
inefficiency that occurs in the use of materials,
labor or other resources.

The accumulated costs will be transferred to the
Tespective fixed assets items at the time the asset
is completed or ready for use and are depreciated
since the operation.

The carrying amount of an item of fixed assets is
derecognized on disposal or when no future
economic benefits are expected from its use or
disposal. Any gain or loss which arise from
derecognition (that determined as the difference
between the net disposal proceeds, if any, and the
canying amount of the item) is included in profit or
loss when item is derecognized.

At the end of the reporting period, the Company
made regular review of the useful lives, residual
values, depreciation method and residual service
life based on the technical condition.

i. Leases
At inception of a contract, the Company assess
wheather a contract is, or contains, a leases if the
contract conveys the right to control the use of
assets for a period of time in exchange for
consideration,

As a lessee, the Company recognised a right to
use assets and leases liability at the leases
commencement date. The right of use asset is
initially measure at cost, which comprise the initial
amount of leases liability adjusted for any leases
payments made at or before the commencement
date, plus any initial direct cost incurred, less any
leases incentive received.
Page 24 OCR 0.929
2 INFORMASI

PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS

September 30, 2024 and December 31, 2023
And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING
POLICIES (continued)

Sewa (lanjutan)

Aset hak-guna kemudian disusutkan selama masa
manfaat yang diharapkan dengan dasar yang sama
dengan aset tetap yang dimiliki atau jika lebih pendek,
jangka waktu sewa terkait. Liabilitas sewa pada
awalnya diukur pada nilai sekarang dari pembayaran
sewa yang tidak dibayarkan pada tanggal dimulainya,
dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
menggunakan suku bunga efektif.

Penjual-penyewa mengukur aset hak-guna yang
timbul dari sewa-balik pada proporsi jumlah tercatat
aset sebelumnya yang terkait dengan hak guna yang
dipertahankan oleh penjual-penyewa. Dengan
demikian, penjual-penyewa mengakui hanya jumlah
untuk atau rugi yang terkait dengan hak yang
dialihkan ke pembeli-pesewa.

j- Penurunan Nilai Aset

Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut,
Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu
aset individual, dan jika tidak memungkinkan,
Perusahaan menentukan jumlah terpulihkan dari unit
penghasil kas dari aset tersebut.

Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan
nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus
kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit
penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik
atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.

Jika dan hanya jika jumlah terpulihkan aset lebih kecil
dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset
diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan.
Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan
segera diakui dalam laba rugi.

Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode
sebelumnya untuk aset selain goodwil/ dibalik jika,
dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.
Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu
pembalikan rugi penurunan nilai.

2

i

Leases (continued)

Right of use asset is subseguently depreciated
over their expected useful lives on the same basis
as owned assets or where shorter, the term of the
relevant leases. The leases liability is initially
measured at the present value of the leases
payments that are not paid at the commencement
date, and measured at amortised cost using the
@Fective interest rate.

The seller-lessee measures the right-of-use assets
arising from the leaseback at the proportion of the
previous carrying amount ofthe asset related to the
usufructuary retained by the seller-lessee.
Accordingly, the seller-lessee recognizes only the
amount for or loss relating to the rights transferred
to the lessee.

Impairment of Asset Value

At the end of each reporting period, the Company
assess whether there is any indication that an
asset may be impaired. If any such indication
exists, the Company shall estimate the recoverable
amount of the asset. Recoverable amount is
determined for an individual asset, if its is not
possible, the Company determine the recoverable
amount of the asset's cash-generating unit.

The recoverable amount is the higher of fair value
less costs to sell and its value in use. Value in use
is the present value of the estimated future cash
flows of the asset or cash generating unit. Present
values are computed using pre-tax discount rates
that reflect the time value of money and the risks
specific to the asset or unit whose impairment is
being measured.

Ifand only if the asset recoverable amount is less
than its carrying amount, the carrying amount of
asset lowered down to the recoverable amount.
The decline is the impairment loss and is
recognized immediately in profit loss.

Impairment losses recognized in prior periods for
assets other than goodwill is reversed if, and only
if, there is a change in the estimates used to
determine the assets recoverable amount since
the last impairment loss was recognized. If so, the
canrying amount of the asset is increased to its
recoverable amount. This increase is a reversal of
an impairment loss.
Page 25 OCR 0.924
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2.INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
k. Beban Emisi Saham k. Stock Issuance Cost

Beban emisi saham dikurangkan dari akun Tambahan
Modal Disetor dalam laporan keuangan.

Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat
ekonomi akan diperoleh Perusahaan dan jumlahnya
dapat diukur secara handal. Pendapatan diukur pada
nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak termasuk
Pajak Pertambahan Nilai.

Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan

PSAK 72,

“Pendapatan dari Kontrak dengan

Pelanggan”, dengan melakukan analisis transaksi
melalui metode lima langkah pengakuan pendapatan
sebagai berikut:

Stock issuance costs are deducted from the
Additional Paid in Capital in the financial
statemenis.

Revenue and Expense Recognition
Revenue is recognized when it is probable
economic benefits to be obtained by the Company
and the amount can be reliably measured.
Revenue is measured at the fair value of payments
received, excluding Value Added Tax.

The Company recognizes revenues in accordance
with PSAK 72, “Revenue from Contracts with
Customers”, by performing transaction analysis
through the five steps of income recognition model
as follows:

a Identifikasi kontrak dengan pelanggan. a. Identify contract(s) with a customer.

b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam b. Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to a
barang atau jasa yang memiliki karakteristik customer goods or services that are distinct.
berbeda ke pelanggan.

c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi Cc.  Determine the transaction price. Transaction
merupakan jumlah imbalan yang berhak price is the amount of consideration to which
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi an entity expects to be entitled in exchange
atas diserahkannya barang atau jasa yang for transferring promised goods or services to
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang a customer. If the consideration promised in
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah a contract includes a variable amount, the
yang bersifat variable, maka Perusahaan Company estimates the amount of
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut consideration to which it expects to be
sebesar jumlah yang diharapkan berhak entiled in exchange for transferring the
diterima atas diserahkannya barang atau jasa promised goods or services to a customer
yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan less the estimated amount of service level
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan guarantee which will be paid during the
dibayarkan selama periode kontrak. contract period.

d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban d. Allocate the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar performance obligation on the basis of the
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap relative stand-alone selling prices of each
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di distinct goods or services promised in the
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif observable, the relative stand-alone selling
diperkirakan — berdasarkan — biaya — yang price are estimated based on expected cost
diharapkan ditambah marjin. plus margin.

e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban e. Recognize revenue when performance

pelaksanaan — telah — dipenuhi — dengan
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
kendali atas barang atau jasa tersebut).

Pendapatan dari penjualan jasa diakui ketika jasa

diberikan

kepada — pelanggan. — Perusahaan

mengalihkan pengendalian atas barang atau jasa
sepanjang waktu, jika satu dari kriteria berikut
terpenuhi:

obligation is satisted by transfering a
promised goods or services to a customer
(which is when the customer obtains control
of that goods or services).

Revenue from sales of services is recognized when
services are rendered to the customer. The
Company transfers control of a goods or service
overtime, if one from the following crrteria is met:
Page 26 OCR 0.919
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2

INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING

POLICIES (continued)

Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

# Pelanggan secara simultan menerima dan
mengkonsumsi manfaat yang dihasilkan dari
pelaksanaan Perusahaan selama Perusahaan
melaksanakan kewajiban pelaksanaannya,

# Pelaksanaan Perusahaan menimbulkan atau
meningkatkan aset (sebagai contoh, pekerjaan
dalam proses) yang dikendalikan pelanggan
selama aset tersebut ditimbulkan atau
ditingkatkan:

# Pelaksanaan Perusahaan tidak menimbulkan
suatu aset dengan penggunaan altematif bagi
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak atas
pembayaran yang dapat dipaksakan atas
pelaksanaan yang telah diselesaikan sampai
tanggal pelaporan, atau

# Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi sepanjang waktu, Perusahaan
mengakui pendapatan sepanjang waktu dengan
mengukur kemajuan terhadap penyelesaian
penuh atas kewajiban pelaksanaan.

Perusahaan menerapkan metode output untuk
mengukur kemajuan entitas. Perusahaan
mengecualikan dari pengukuran kemajuan setiap
barang atau jasa di mana Perusahaan tidak
mengalihkan pengendalian kepada pelanggan.

Biaya awal untuk perpindahan catatan pelanggan ke
dalam penyimpanan fisik ditangguhkan dan
diamortisasi sebagai komponen amortisasi dalam
laporan keuangan Perusahaan selama tiga tahun,
konsisten dengan pengalihan kewajiban pelaksanaan
kepada pelanggan ke yang terkait dengan aset
tersebut.

Pembayaran komisi tertentu yang terkait langsung
dengan pemenuhan kontrak jangka panjang
dikapitalisasi dan diamortisasi sebagai komponen
amortisasi dalam laporan keuangan Perusahaan
secara umum selama tiga tahun, konsisten dengan
pengalihan — kewajiban pelaksanaan — kepada
pelanggan kepada siapa aset tersebut berhubungan.
Pembayaran komisi langsung tertentu yang terkait
dengan kontrak dengan jangka waktu satu tahun atau
kurang dibebankan pada saat terjadinya.

IL Revenue and Expense Recognition (continued)

# The customer simultaneously receives and
consumes the benefits provided by the
entit/s performance as the Company
perform,

e The Company's performance creates or
enhances an asset (for example, work in
progress) that the customer controls as the
asset is created or enhanced,

# The Company's performance does not
create an asset with altemative use to the
Company and the Company has an
enforceable right to payment for performance
completed to date, or

e# For each performance obligation satisfied
over time, the Company recognises revenue
over time by measuring the progress towards
complete satisfaction of that performance
obligation.

The Company applies the output method for
measuring progress. The Company excludes from
the measure of progress any goods or services for
which the Company does not transfer control to a
customer.

The costs of the initial intake of customer records
into physical storage are deferred and amortized as
a component of amortization in the Company's
financial statements over three years, consistent
with the transfer of the performance obligation to
the customer to which the asset relates.

Certain commission payments that are directly
associated with the fulfilment of long-term
contracts are capitalized and amortized as a
component of depreciation and amortization in our
financial statements of over three years, consistent
with the transfer of the performance obligation to
the customer to which the asset relates. Certain
direct commission payments associated with
contracts with a duration of one year or less are
expensed as incurted.
Page 27 OCR 0.935
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING

POLICIES (continued)

m. Pajak Penghasilan

Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan
pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini
dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali
pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau
peristiwa yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas.
Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.

Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode
sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai
liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar untuk
periode berjalan dan periode-periode sebelumnya
melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode
tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset.
Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan
periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang
diperkirakan akan dibayar kepada (direstitusi dari)
otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif
pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku
atau secara substantif telah berlaku pada akhir
periode pelaporan.

Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik
untuk memulihkan pajak kini dari tahun sebelumnya
diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui
untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan
kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang
kemungkinan besar laba kena pajak masa depan
akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak
belum dikompensasi dan kredit pajak belum
dimanfaatkan.

Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui
sebagai liabilitas pajak tangguhan.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan,
berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan
liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi
pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan
memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk
memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset
dan liabilitasnya.

m. Income Tax

Tax expense is the aggregate amount included in
the determinination of profit or loss forthe period in
respect of current tax and deferred tax. Current tax
and deferred tax is recognized in profit or loss,
except for income tax arising from transactions or
events that are recognized in other comprehensive
income or directly in eguity. In this case, the tax is
recognized in other comprehensive income or
eguity, respectively.

Total Current tax for current and prior periods that
not have been paid, be recognized as a liability. If
the amount already paid in respect of current and
prior periods exceeds the amount due for those
periods, the excess shall be recognized as an
asset. Current tax liabilities (assets) forthe current
and prior periods shall be measured at the amount
expected to be paid to (recovered from) the
taxation authorities, using the tax rates (and tax
laws) that have been enacted or substantively
enacted by the end of the reporting period.

Tax benefits relating to tax loss that can be caried
back to recover current tax of a previous years is
Tecognized as an asset. Deferred tax asset is
recognized for the carry forward of unused tax
losses and unused tax credit to the extent that it is
probable that future taxable profit will be available
against which the unused tax losses and unused
tax credits can be utilized,

AA deferred tax liability shall be recognized for all
taxable temporary differences.

Deferred tax assets and liabilities are measured at
the tax rates that are expected to apply to the
period when the asset is realized or the liability is
setiled, based on tax rates (and tax laws) that have
been enacted or substantively enacted by the end
of the reporting period. The measurement of
deferred tax liabilities and deferred tax assets shall
reflect the tax conseguences that would follow from
the manner in which the Company expects, at the
end of the reporting period, to recover or settle the
carrying amount of its assets and liabilities.
Page 28 OCR 0.935
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2.INFORMATION — OF MATERIAL — ACCOUNTING

(lanjutan)

POLICIES (continued)

m. Pajak Penghasilan (lanjutan)

Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang
pada akhir periode pelaporan. Perusahaan
mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset
pajak tangguhan tersebut Setiap pengurangan
tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak
tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena
pajak yang tersedia jumlahnya memadai.

Perusahaan melakukan saling hapus atas aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan
hanya jika Perusahaan:

a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak
kini terhadap liabilitas pajak kini: dan

b) bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar
neto atau merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

n. Imbalan Kerja

Imbalan Kerja Jangka Pendek

Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja
telah memberikan jasanya, sebesar jumlah tidak
terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang
diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa
tersebut. Imbalan kerja jangka pendek mencakup
antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.

Imbalan Pasca Kerja

Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan
uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan
Undang-Undang No. 06 Tahun 2023 dan No. 11
Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 Pada 31 Desember
2023 dan 2022.

Perusahaan mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti
neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada
akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset
program yang dihitung oleh aktuaris independen
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan imbalan tersebut.

Perusahaan mencatat tidak hanya kewajiban hukum
berdasarkan persyaratan formal program imbalan
pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul
dari praktik informal entitas.

m. Income Tax (continued)

The carrying amount of a deferred tax asset
Teviewed at the end of each reporting period. The
Company shall reduce the carrying amount of a
deferred tax asset to the extent that it is no longer
probable that sufficient taxable profit will be
available to allow the benefit of part or all of that
deferred tax asset to be utilized. Any such
reduction shall be reversed to the extent that it
becomes probable that sufficient taxable profit will
be available.

The Company offset deferred tax assets and
deferred tax liabilities if, and only ifthe Company:

a) have a legally enforceable right to set off
current tax assets against current tax liabilities,
and

b) intends to finish with a net basis, or realize
the asset and settle the liability simultaneously.

n. Employee Benefits

Short-term Employee Benefits

When an employee has rendered service during
accounting period, the Company recognized the
undiscounted amount of short-term employee
benefits expected to be paid in exchange for that
service, Short-term employee benefits include such
as wages, salaries, bonus and incentive.

Post-employment Benefits

Post-employment benefits such as retirement,
severance and service payments are calculated
based on Omnibus Law No. 06 Year 2023 and No,
11 Year 2020 and Govemment Regulation No. 35
Year 2021 as of December 31, 2023 dan 2022..

The Company recognizes the amount of the net
defined benefit liability at the present value of the
defined benefit obligation at the end of the
Teporting period less the fair value of plan assets
which calculated by independent actuaries using
the Projected Unit Credit method. Present value
benefit obligation is determined by discounting the
benefit.

The Company recorded not only a legal obligation
by the formal reguirements of a defined benefit
plan, but also constructive obligation that arises
from the entity's informal practices.
Page 29 OCR 0.922
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2.INFORMATION — OF MATERIAL — ACCOUNTING

(lanjutan)

POLICIES (continued)

n. Imbalan Kerja (lanjutan)

Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau
kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba
rugi.

Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan
pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian
aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap
perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain.

Perusahaan mengakui jumlah beban dan liabilitas
atas iuran terutang kepada program iuran pasti, ketika
pekerja telah memberikan jasa kepada entitas selama
suatu periode.

Perusahaan mengakui pesangon sebagai liabilitas

dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:

a) Ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik
tawaran atas imbalan tersebut, dan

b) Ketika Perusahaan mengakui biaya untuk
restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup
PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon.

Perusahaan mengukur pesangon pada saat
pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui
perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan
kerja.

0. Laba per Saham Dasar
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang ditempatkan dan disetor penuh selama periode
berjalan.

Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian,
Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa
entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen
berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.

p. Segmen Operasi
Perusahaan — menyajikan — segmen — operasi
berdasarkan informasi keuangan yang digunakan
oleh pengambil keputusan operasional dalam
menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi
sumber daya yang dimilikinya.

n. Employee Benefits (continued)

Current service cost, past service cost and gain or
loss on settlement, and net interest on the net
defined benefit liability (asset) are recognized in
profit and loss.

The remeasurement of the net defined benefit
liability (assets) comprises actuarial gains and
losses, the retum on plan assets, and any change
in effect of the asset ceiling are recognized in other
comprehensive income.

The Company recognizes expense and liability for
contribution payable to a defined contribution plan,
when an employee has rendered service to the
entity during a period.

The Company recognizes severance as liability

and expense at an earlier date between:

a) When the Company can no longer withdraw the
offer on such remuneration, and

b) When the Company recognized a charge for
restructuring that are within the scope of PSAK
57 and involves the payment of severance.

The Company measure severance upon initial
recognition, and ' measure and  recognize
subseguent changes, in accordance with the
nature of employee benefits.

0. Basic Earnings per Share
Basic earnings per share is computed by dividing
profit or loss attributable to owners of the parent by
the weighted average number of shares issued and
fully paid during the period.

For the purpose of calculating diluted earnings per
share, the Company adjusted the profit or loss
attributable to ordinary eguity holders of the parent
entity and the weighted average number of shares
outstanding, for the effects of all dilutive potential
ordinary shares.

p. Operating Segment
The Company presented operating segments
based on the financial information used by the
operational decision maker in assessing the
performance of segments and in the allocation of
resources.
Page 30 OCR 0.916
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING

POLICIES (continued)

p. Segmen Operasi (lanjutan)

Segmen operasi adalah suatu komponen dari

entitas:

# yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana
memperoleh pendapatan dan menimbulkan
beban (termasuk pendapatan dan beban terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama):

# yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular
oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya, dan

# dimana tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023, Perusahaan hanya memiliki satu segmen
operasi yaitu jasa kearsipan, sehingga informasi
segmen tidak disajikan.

g. Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Asumsi
Akuntansi yang Penting
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan
mengharuskan — manajemen — untuk — membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi
dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada
aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.

Asumsi utama masa depan dan sumber utama
ketidakpastian estimasi lain pada akhir periode
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya,
diungkapkan dibawah ini. Perusahaan mendasarkan
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan
Situasi mengenai perkembangan masa depan,
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi
diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
terjadinya.

p. Operating Segment (continued)
An operating segment is a component of an entity:

# that engages in business activities from which it
may eam revenues and incur expenses
(including revenues and expenses relating to
transactions with other components of the
same entity):

»  whose operating results are regularly reviewed
by the operating decision maker to make
decision about resources to be allocated to the
segment and assess its performance, and

“ for which discrete financial information is
available.

On September 30, 2024 and December 31, 2023,
the Company has only one operating segment that
archival services, so that the segment information
is not presented.

g. Source of Estimation Uncertainty and Critical
Accounting Assumptions
The preparation of the Company financial
statements reguires management to make
judgements, estimates and assumptions that affect
the reported amounts of revenues, expenses,
assets and liabilities, and the disclosure of
contingent liabilities, at the end of the reporting
period. Uncertainty about these assumptions and
estimates could result in outcomes that reguire a
material adjustment to the carrying amount of the
asset and liability affected in future periods.

The key assumptions concerning the future and
other key sources of estimation uncertainty at the
Teporting date that have a significant risk of causing
a@ material adjustment to the canying amounts of
assets and liabilities within the next financial
year/period are disclosed below. The Company
based its assumptions and estimates on
parameters available when the financial statements
were prepared. Existing circumstances and
assumptions about future developments may
change due to market changes orcircumstances
arising beyond the control of the Company. Such
changes are reflected in the assumptions as they
occur.
Page 31 OCR 0.930
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2 INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMATION — OF MATERIAL ACCOUNTING
POLICIES (continued)

g. Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Asumsi
Akuntansi yang Penting (lanjutan)

Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap

Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas
masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan
faktor-faktor seperti kondisi teknis di masa depan.
Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara
material atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan
oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas.
Nilai tercatat aset tetap disajikan dalam Catatan 10.

Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas
masa manfaat peralatan berdasarkan faktor-faktor
tertentu dan potensi keuntungan yang diperoleh dari
penggunaan peralatan tersebut. Kondisi ini dapat
menyebabkan Perusahaan melakukan penurunan
maupun penghapusan aset tetap apabila peralatan
tersebut sudah obsolete.

Nilai kini liabilitas imbalan kerja tergantung pada
beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Perubahan
asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat
liabilitas imbalan kerja.

Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang
sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat
suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan
nilai kini arus kas keluar masa depan estimasian yang
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam
menentukan tingkat suku bunga yang sesuai,
Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga
obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam
mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka
waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
yang terkait. Informasi mengenai asumsi dan jumlah
liabilitas dan beban imbalan kerja diungkapkan pada
Catatan 14.

Pajak Tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan

menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas
diselesaikan, yaitu dengan tarif pajak (dan peraturan
pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada akhir periode pelaporan.

g. Source of Estimation Uncertainty and Critical
Accounting Assumptions (continued)

Estimated Useful Lives of Fixed Asset

The Company reviews periodically the estimated
useful lives of fixed assets based on factors such
as future technical specification. Future results of
Operations could be materially affected by changes
in these estimates brought about by changes in the
factors mentioned above. The carrying value of
fixed assets is presented in Note 10.

The Company reviews periodically the estimated
useful lives of renovation of eguipment based on
factors and potential income that can be generated
from the eguipment. This condition may cause the
Company to impair or write-off the fixed assets if
the eguipment has been obsolete.

Employee Benefit Liabilities

The present value of the employee benefit liabilities
depends on a number of factors that are
determined on an actuarial basis using a number of
assumptions. Any changes in these assumptions
will impact the carrying amount of short term
employee benefit liabilities.

The Company determines the appropriate discount
rate at the end of each reporting period. This is the
interest rate that should be used to determine the
present value of estimated future cash outflows
expected to be reguired to settle the obligations. In
determining the appropriate discount rate, the
Company considers the interest rates of
govemment bonds that are denominated in the
currency in which the benefits will be paid and that
have terms to maturity approximating the terms of
the related obligation. The information regarding
assumptions and total liabilities and employee
benefits expense is disclosed in Note 14.

Deferred Tax

Deferred tax assets and liabilities are measured at
the tax rates that are expected to be appropriate
when the asset is recovered or the liability is
payable, that is, the tax rates (and tax regulations)
that have been enacted or substantively enacted in
the reporting period.
Page 32 OCR 0.933
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

(lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

2. INFORMATION — OF MATERIAL — ACCOUNTING
POLICIES (continued)

g. Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Asumsi
Akuntansi yang Penting (lanjutan)

Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan

provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan
pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
Usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas
pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi
apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

Rugi Penurunan Nilai pada Aset Keuangan yang
diukur pada Biaya Perolehan yang Diamortisasi
Perusahaan menilai penurunan nilai pada aset
keuangan dengan biaya perolehan yang diamortisasi
pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan
apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba
rugi, manajemen harus mempertimbangkan informasi
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya
atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan
mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan
perkiaraan kondisi ekonomi masa depan. Perusahaan
menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk
mengukur kerugian kredit ekspektasian yang
menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian
seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Nilai
tercatat aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi diungkapkan dalam Catatan 4,
5dan7.

Sewa - Memperkirakan suku bunga pinjaman
Inkremental

Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat
bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu,
Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental (IBR) untuk mengukur liabilitas sewa. IBR
adalah tingkat bunga yang harus dibayar oleh
Perusahaan untuk meminjam dengan syarat yang
sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang
diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang
sama dengan aset hak guna dalam lingkup ekonomi
yang serupa.

g. Source of Estimation Uncertainty and Critical
Accounting Assumptions (continued)

Income Tax

Significant judgement is made in determining the
provision for corporate income tax. There are
certain transactions and calculations that ultimately
tax determination is uncertain throughout the
normal course of business. The Company records
a liability for corporate income tax is based on
estimates of whether there are additional corporate
income tax.

Impairment Loss on Financial Asset measured at
Amortized Cost

The Company assess their financial assets
measured at amortized cost for impairment at each
teporting date. In determining whether an
impairment loss should be recorded in profit or
loss, management makes a judgement as to
whether there is reasonable and supportable
information that is available without undue cost or
effort about past events, current conditions and
forecasts of future conditions. The Company
applies simplifed approach to measuring expected
credit losses which uses a lifetime expected loss
allowance for all trade receivables. The carrying
amount of financial assets classified as amortized
cost are disclosed in Notes 4, 5 and 7.

Leases — Estimating the incremental borrowing rate

The Company cannot readily determine the interest
rate implicit in the lease, therefore, it uses its
incremental borrowing rate (IBR) to measure lease
liabilities. The IBR is the rate of interest that the
Company would have to pay to borrow over a
similar term, and with a similar security, the funds
necessary to obtain an asset of a similar value to
the right-ofuse asset in a similar economic
environment.
Page 33 OCR 0.849
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

3. KAS DAN BANK

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended
September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

3. CASH ON HAND AND IN BANKS

30 Sep 2024 31 Des 2023
Kas 11,999863 11.447.320
Bank
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk T4,197,128,163 — 109,065,986,820
PT Bank Central Asia Tbk 28428130095 9695,084,222
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.178.192.831 3.204.557
PT KB Bukopin Tbk 1796,034,162 -
PT Bank Capital Indonesia Tbk 210.062.038 150,486,484
Lain-ain
(di bawah Rp250.000.000) 843,455.055 5A179A,271
Mata Uang Asing
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(2024.USD8, 100, 2023:USD8,024) 121,849.915

Total 103,788,947,105  119,506,703,649

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023,
tidak ada kas dan bank yang dijadikan sebagai jaminan.
collateral.

4. PIUTANG USAHA - NETO

Cash on Hand
Banks
Third Parties
Rupiah
PPT Bank CIMB Niaga Tbic
PT Bank Central Asia Tbk
PPT Bank Danamon Indonesia Tbk
PI KB Bukopin Tbk
(PI Bank Capital Indonesia Tbk
Others
(below Rp250,000,000)
Foreign Cumencies
PPT Bank CIMB Niaga Tbk

(2024-USD9, 100, 2023. USD8,024)

Total

As of September 30, 2024 and December 31, 2023,
there is no cash on hand and in banks were pledged as

4 TRADE RECEIVABLES - NET

30 Sep 2024 31 Des 2023
—HR RP

Pihak Ketiga 11,167,321,963 8,738,331,516
Pihak Berelasi (Catatan 23) 5.076,685,338 2,337,328,296
Total 16,244,007,301 11,075,659,812
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian

Pihak Ketiga 131,516,867) 131,516,867

Neto 16,112,490,434 10,944,142,945

Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai
berikut:

30 Sep 2024 31 Des 2023
—R RP

Belum Jatuh Tempo 4862410795 1,211,719,720
Telah Jatuh Tempo

1-30 hari 8,381,152783-— 6,053,148,968
31 -60 hari 4880166,874 — 3,051,931,759
Di atas 80 hari 311,276,849 758,861,365
Total 16,244,007,301 — 11,075,659,812

Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 181,516.867) 131,516,867)
Neto 16,112, 10,944,

Third Parties

Related Parties (Note 23)

Total

Allowance for Expected Credit Loss
Third Parties

Net

Detail oftrade receivables based on aging are as follows:

Not Due
Due

1-30 days
31 -60 days
Over 60 days
Total

Allowance for Expected Credit Loss
Net
Page 34 OCR 0.916
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 September 30, 2024 and December 31, 2023
Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal And for Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
4. PIUTANG USAHA - NETO (lanjutan) 4. TRADE RECEIVABLES - NET (continued)
Perubahan cadangan kredit ekspetasian adalah sebagai The changes in allowance for expected credit loss are as
berikut: follows:
30 Sep 2024 31 Des 2023
Rp Rp
Pada Awal Tahun 131,516,867 61,064,957 At the Beginning of Year
Cadangan pada Periode Berjalan 70,451,910 Allowance During the Priod
Pada Akhir Periode 131,516,867 131,516,867 At End of Period
Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan The Company applies the simplified approach to provide
untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian yang for expected credit losses which permits the use of the
mengizinkan penggunaan cadangan kerugian kredit lifetime expected credit loss provision for all trade
ekspektasian seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. receivables. To measure the expected credit losses, trade
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang receivables have been grouped based on shared credit risk
usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko Characteristics and the days past due.
kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian kredit Management believes that the allowance for expected
ekspektasian piutang usaha tersebut cukup untuk menutupi credit loss of trade receivables is adeguate to cover loss on
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. uncollectible receivables.
Beban cadangan kerugian kredit ekspektasian dicatat The allowance for expected credit loss has been included
dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi. in financial cost in the statements of profit or loss.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, As of September 30, 2024 and December 31, 2023, there
tidak ada piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan. is no trade receivables were pledged as collateral.
5. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA 5. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSETS
30 Sep 2024 31 Des 2023
—R Pr
Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Measured at Amortized cost
Deposito Berjangka Djaminkan 2839,715,068 —2,962,760,293 Restricted Time Deposit
Diukur pada Nilai Wajar Melalui laba Rugi Measured by Fair Value in Profit Loss:
Market Linked Deposit PT Bank CIMB Niaga Tbk Market Linked Deposit PT Bank CIMB Niaga Tbk
(USD135,000) 2043630.000 ——2.081,160.000 (USD135,000)
Neto 3,405,068 920,293 Net
Penempatan Market Linked Deposit pada PT Bank CIMB Placement on Market Linked Deposit in PT Bank CIMB
Niaga Tbk sebesar USD 135,000 dengan tingkat suku Niaga Tbk amounting to USD 135,000 with the annual
bunga tahunan 1,0096-2,3096 per tahun pada 30 September interest rate is 1.0096-2.304 per year as of September 30,
2024 dan 31 Desember 2023. 2024 and December 31, 2023.
Pada tanggal 30 September 2024, penempatan deposito On September 30, 2024, placement on time deposit
sebesar Rp1.987.032.000 merupakan deposito Perusahaan amounting to Rp1,987,032,000 was the Company's deposit
di PT Bank Capital Indonesia Tbk yang dijadikan jaminan in PT Bank Capital Indonesia Tbk for collateral bank
bank garansi terkait dengan Perjanjian Sewa Menyewa guarantee related to Warehouse Leases Agreement (Note
Gudang (Catatan 31.a). Tingkat suku bunga tahunan 31.a). The annual interest rate at 4.254 per year and will
sebesar 4,25Y6 per tahun dan yang jatuh tempo pada be due on December 28, 2024.

28 Desember 2024.

3
Page 35 OCR 0.901
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

5. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

5 OTHER CURRENT FINANCIAL ASSETS (continued)

Terdapat juga penempatan deposito sebesar
Rp373.530.000 merupakan deposito Perusahaan di
PTBank Capital Indonesia Tbk yang dijadikan jaminan
bank garansi terkait dengan Perjanjian Sewa Menyewa
Gudang (Catatan 31.b) yang jatuh tempo pada 25 April
2025 dan sebesar Rp479.213.068 yang dijadikan jaminan
bank garansi terkait kerjasama atas penyimpanan arsip
pelanggan. Tingkat suku bunga tahunan sebesar 3,596 -
79b per tahun dan yang jatuh tempo pada berbagai tanggal.

Pada tanggal 31 Desember 2023, penempatan deposito
berjangka pada PT Bank Capital Indonesia Tbk sebesar
Rp2.360.562.000 yang dijadikan jaminan bank garansi
terkait dengan Perjanjian Sewa Menyewa Gudang (Catatan
3i.a dan b) dan sebesar Rp602.198.293 yang dijadikan
jaminan bank garansi terkait kerjasama atas penyimpanan
arsip pelanggan.

. PERSEDIAAN

There is also placement on time deposit amounting to
Rp373,530,000 was the Company's deposit in PT Bank
Capital Indonesia Tbk for collateral bank guarantee related
to Warehouse Leases Agreement (Note 31.b) will be due
on April 25, 2025 and amounting to Rp479,213,068 for
collateral bank guarantee related to cooperation on archive
storage with customer. The annual interest rate at 3.546 -
796 per year and will be due on various date,

On December 31,2023, placement on time deposit in PT
Bank Capital Indonesia Tbk amounting Rp2,360,562,000
for collateral bank guarantee related to Warehouse Leases
Agreement (Note 31.a and b) and amounting to
Rp602,198,293 for collateral bank guarantee related to
Cooperation on archive storage with customer.

. INVENTORIES

Persediaan terdiri dari persediaan kardus kosong yang
digunakan sebagai perlengkapan dalam proses pemberian
jasa manajemen arsip dan jasa penyimpanan surat-surat
berharga.

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023,
saldo persediaan masing-masing sebesar Rp694.648.264
dan Rp805.796.810. Pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023, tidak terdapat penurunan nilai
persediaan dan tidak dijadikan sebagai jaminan.

7. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

Inventories consist of the supply of empty cardboard boxes
are used as a provision in the process of archieve
management services and valuable document services.

As of September 30, 2024 and December 31, 2023,
inventories are amounting to Rp694,648,264 and
Rp805,796,810, respectively. As of September 30, 2024
and December 31, 2023, there is no impairment in value of
inventories and not pledged as collateral.

7. OTHER NON-CURRENT ASSETS

a. Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya a. Other Non-Current Financial Assets
30 Sep 2024 31 Des 2023
Rp Rp
KSP Indosurya (Catatan 30 b) 14998,5C0,000 — 14,698,500,000 KSP Indosurya (Note 36 bj
“Surat Berharga (Catatan 30.) 32000001000 3,200,009,000 Ptomissory Notes (Vote 30.c)
Security Deposit 287,429,899 319,660,299 Security Deposit
Biaya atas Perolehan dan Pemenuhan Kontrak 4455,597.059—1,300.907,85 (Cast of Obtaining and Futfiting Contract
Total 22,039,521,358 —19,861,087,684 Totat
Cadangan Kerugien Kredit Ekspektesian (18.196:500.000) — (18,196.500,000) “Alivwance for Expected Credit Loss
Nato 4 Nat

Page 36 OCR 0.873
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

7. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

7. OTHER NON-CURRENT ASSETS (continued)

Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian
kredit ekspektasian tersebut cukup untuk menutupi
kerugian dari tidak tertagihnya aset keuangan tidak
lancar lainnya.

b. Aset Non-Keuangan Tidak Lancar Lainnya

Management believes that the allowance for expected
credit loss is adeguate to cover loss on of other non
current financial assets.

b, Other Non-Current Non-Financial Assets

30 Sep 2024 31 Des 2023
—R — Rp
Tanah (Catatan 10) 2.405,800,000 2.405,800,000 Landrights (Mote 10)
Bangunan (Catatan 10) 8, 181 1 Baitding (Note 10)
Total Total
Dikurangi Less
Cadangan Kerugian atas Dampak Hukum Ptovision for Lasses for Legal impacis:
Tanah 2.105,800,000) —— 12,405,800,000) Landrights
Bengunan 81402311181 6, Buiiding
(10,808,111,181)
Neto - Nat

Cadangan kerugian atas dampak hukum merupakan
dampak putusan kasasi atas kasus hukum yang
dialami oleh Perusahaan (Catatan 30.a).

8. PERPAJAKAN

Provision for losses from legal impact represents
the effects of cassation decisions on legal cases
experienced by the Company (Note 30.a).

8 TAXATION

a. Beban Pajak Penghasilan

a. Income Tax Expense

30 Sep 2024 30 Sep 2023

— Ro Rp
Kini BS6LMANOBO — 6,176,825,160 Cument
Tangguhan (1,163,944853) — (1.802.211842) Deterea
Total 5293202227 4,374,613,018 Total

Rekonsiliasi antara laba komersial sebelum pajak
penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba fiskal adalah sebagai
berikut:

A reconciliation between commercial profit before income
tax as shown statements of profit or loss and other
comprehensive income with taxable income is as follows:
Page 37 OCR 0.854
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

8. PERPAJAKAN (lanjutan) 8. TAXATION (continued)
30 Sep 2024 30 Sep 2023
— RP RP”

Laba Sebelum Pajak Penghasilan sesuai dengan Profit Before IncomeTax based on Statement of
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain | 28918505303 21622031930 Profit Lass and Other Comprehensive Income

Perbedaan Waktu: Timing Differences:
Penyusutan 4041,389,552 — 6,888413,862 Depreciation
Beban Imbalan Kerja 1249325,351 — 1,253008,238 Employee Benefit Exspenses
(Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 70451.910 'Allowanoe for Expected Credit Loss

Perbedaan Tetap: Permanent Differences:
Pendapatan Bunga dan Sewa 4481200,562) (1737425677) Interest Income and Rents
Keuntungan dari Penjualan Aset Tetap 1 Gain on Sales of Fixed Assets

Penghasilan Kena Pajak

Penghasilan Kena Pajak (Pembulatan) 29,805,214,000-

Taksiran Pajak Penghasilan Badan

Beban Pajak Penghasilan

(Tari Pajak yang Bertaku 2266) 8.557.147.080

Dikurangi

Pajak Penghasilan Dibayar di Muka

Pajak Penghasilan Pasal 23 2517,421,620

Pajak Penghasilan Pasal 25 1,942.488,932
1.150,896562

Kurang (lebih) Bayar Pajak Penghasilan 2.097,250,528

Pajak Penghasilan tahun 2023 sama dengan yang
telah dilaporkan dalam SPT tahun 2023.

Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian
laba komersial sebelum pajak penghasilan dengan dan
tarif pajak penghasilan yang berlaku adalah sebagai

Taxable Income

| 28016,478,000 Taxable Income (Rounded)

Estimated Corporate Income Tax,

Income Tax Expense

6.176.825.160 (Cument Tax Rate 2216)

Less

Propaid Taxes:

2.212031,478 Income Tax Article 23

2.724,159,378 Income Tax Article 25
4,936 190.854

1,240,634,306 Under (over) Payment Income Tax

Income taxes 2023 is egual to the amount in 2023 SPT.

Areconciliation between tax expense and the
multiplication of commercial profit before income tax and
income tax rates applicable are as follows:

berikut:
30 Sep 2024 30 Sep 2023
—R —— Rr

Laba Sebelum Pajak Penghasilan 28,918,505,303 — 21,622.031.930 Profit Before Income Tax
Pajak Dihitung Pada Tarif Pajak yang Berlaku 6375271163 4,756,816,987 Tax Calculated On Applicable Tax Rates
Pendapatan Bunga dan Lainnya (985.863.924) (362.233.649) Interest Income and Others
Keuntungan dari Penjualan Aset Tetap 3.814.988 - Gain on Sales of Fixed Assets
Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expense

Page 38 OCR 0.730
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

8. PERPAJAKAN (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

8. TAXATION (continue)

b. Aset Pajak Tangguhan

Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari
perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan
liabilitas menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain komersial dengan dasar pengenaan
pajak aset dan liabilitas. Rincian dari aset (liabilitas)
pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

b. Deferred Tax Asset

Deferred tax is calculated based on the effect of
temporary differences between the canying amounts of
assets and liabilities according to the commercial
statements of profit loss and other comprehensive income
with tax bases of assets and liabilities. The details of
deferred tax asset (liabilities) are as follows:

34 Des 2023 DDibebankan (Dikreditkan/ Charged (Credited) 30 Sop 2024
Laporan Laba Rugu Penghasilan Komprehensif Lain
Statemantof Prof Loss Other ComprehensiveIncome
——— 2? 22 Rp
Aset Llabiltas) Pajak Tangguhan: Deferred Tax Asset (Liatin):
Penyusutan 3286.3282.1721 8891063382 ANTTATGA03 Depreaiahon
Cadangan Poruunan Ni Asa Tatap 2317704489 2371.04468.— AkowancnlorInpaimonto Ficd Asots
Lobi Imbalan Kop 9n4.12010 214861571 1250001417 Tinplyao Baret Litws
Cadangan Korugan rod Ekapkdasian 163709 - 3.703 Mowanco or Erpoled rudi Lose
Nato 1 11691589 #nee.x2nsen Wat
31 Des 2022 Dibebankan (Dikreditkany Charged (Credited) 34 Des 2023
Laporan Laba Rugi Penghasilan Komprehensif Lain!
Statemantof Profit Lose Other Comprehansive Income
Rp » Rp Rp - 2
“Aset (Lnbilta) Pajak Tangguhan: Deferred Tax Assets (abis):
Penyusutan 1 300,111861 1808270870 31286,382.721 Depreaahon
Cadangan Poruunan Ni Asa Tolap 23171104483 2371 184489 Atowancn or Impaiment ol Fixed Assets
Liabitas Imbalan ora 351.057.500 om2s2 1220100 Sng1s2010 Employee Baret Lubites
(dangan Korugan Krodi Ekoeitanan 1016681 229 154040 20 A0 Alowance or Expclu Crodi Loss
Nato an0.1nos 2254512810 eranan 1 Net
c. Utang Pajak c. Tax Payables
30 Sep 2024 31 Des 2023
——P — er —
Pajak Penghasilan Pasal 21 - 200,052. 197 Income Tax Article 21
Pajak Penghasilan Pasal 23 30,547,332 31.196.640 Income Tax Article 23
Pajak Penghasilan Pasal 29 2.091.250.528 2.603.011.655 Income Tax Article 29
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) Final 316,820.276 39,750,708 Income Tax Article 42) Final
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Total Total
d. Pajak Dibayar dimuka d. Prepaid Tax
30 Sep 2024 31 Des 2023
Pajak Penghasilan Pasai 21 Income Tax Article 21
Total Total

9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA

9. Prepaid Expenses

30 Sep 2024 31 Des 2023
—"w—w—
Sewa Gudang dan Kantor 2,830,160,172 2,830,160, 169 Warehouse and Office Rental
Asuransi 1,344,232,903 337,527,152 Insurance
Lainnya 29.366.651 34,666,661 Other
Total 4,203,759,726 3,202,353,982 Total
Page 39 OCR 0.672
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
30 Sep 2024
Saldo Awal ”— Penambahan! — Pengurangan!” Reklasifkasi/ Saldo Akhiri
Beginning AAddition Disposal — Reclassification Ending
Balance Balance
Rp Rp Rp Rp
Biaya Perolehan 'Aoguisition Costs
Pemilikan Langsung: Direct Ownership:
Renovasi Bangunan 32884,601,639 1283708017 - 6073430506 40.051,746,192 Busikdings Renovation
Peralatan dan Perlengkapan 159,204,556.286 254200810 174002443 1357500000 160,732.254653 Eguipment and Fistures
Kendaraan 4,058,657,553 2 212800,000 2 3,845,807,553 Vehicles
Aset dalam Penyelesaian -.1430930,508 -. MM920509 - Construction in Progress
196,037831478 — 8678,830,363 380,802443 5 21620068308
/Aset Hak-Guna: Righta-ofUse Assets:
Tanah dan Bangunan 218,322.987666 201210 - - 218515,20088 Landrighis and Buliding
414300818144 9.201.061.585 386,302.443 423,175.078,286
Akumulasi Penyusutan 'Accumulated Depreciation
Pemllikan Langsung: Direct Ownership:
Renovasi Bangunan 5876788205 4,616,008,509 10,492,776.804 Buildings Renovation
Peralatan dan Perlengkapan — 118,647.084A78— 7,979,840,863 155,019,678 5 106471,800653 Eguipment and Fistures
Kendaraan 3,905, 717.645 68,137,954 212.800.000 31821655.500 Vehicles
T28,489,550,328 ——12064,595,416 361,813,78 140, 786,332.088.

Aset Hak-Guna: Rights-ofUse Assets:
Tanah dan Bangunan 85,204190827 —17.747,849,408 102.062.049.235 Landrighis and Building
Nilai Buku 200,667,068,989 30412444824 179,436,696,985 Book Value

0 31 Des 2023
Saldo Awal” Penambahan! ”— Pengurangan!” Reklasifikasi/ Saldo Akhiri
Beginning “Additton Disposal —— Reclassification Ending
Balance Balance
Rp Rp Rp Rp
Biaya Perolehan “Acguisition Costs
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Renovasi Bangunan 22.750,126,380 9.934.481.250 322684,607,630 Busldings Renovation
Peralatan dan Perlengkapan 152322.321,278 —— 2642555,008 - 4309680000 159,294,556,286 Eguipement and Fixtures
Kendaraan 4,058,687,553 - - - 4,058,667,553 Vehicles
AAsel dalam Penyelesasan 4.108,367502  10120048.250 (570254502) (14.204.101,250) Construction in Progress
183830482,722 12168003258” (570.254.502) — 106037831478
Aset Hak-Guna: Rights-ofUse Assets:
Tanah dan Bangunan 212490216757 6892710209 - - 218,322.981,606 Landrights and Buiding
396208698479 18661374167 (570.254507) -414360,819,144
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Renovasi Bangunan 2612805270 3263672835 - 5,876,768,205 Building Renovation
Peralatan dan Perlengkapan 105388074102 13,258.200,366 - - 118847054478 Eguipent and Fixtures
Kendaraan 3.149,206,731 216.510.914 - - 3.965,717,645 Vehicles
TI1750,176,003 —HB,739,314,235 - - ps as0 550,305
'Aset Hak Guna: Rights-ofUUse Assots:
Tanah dan Bangunan 61888.162.108— 23.396.037.719 - - 85:204.199,827 Landrights and Buliding
Nilai Buku 22285181,278 — 40.075,411,954 667,068,989 Book Value

Seluruh beban penyusutan aset tetap dibebankan pada
beban operasional masing-masing sebesar
Rp30.412.444.824 dan Rp29.112.679.544 untuk periode
yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023
(Catatan 20).

All the depreciation expenses of fixed assets are charged
to operating expense amounting to Rp30,412,444,824 and
Rp29,112,679,544 for the period ended September 30,
2024 and 2023, respectively (Note 20).
Page 40 OCR 0.929
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

10, ASET TETAP (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

10. FIXED ASSETS (continued)

Rincian penjualan aset tetap perusahaan melalui transaksi
penjualan untuk periode yang berakhir pada 30 September
2024 dan 2023 sebagai berikut:

Detail ofthe sales on fixed assets ofthe Company based
on sales transaction for the periods ended September 30,
2024 and 2023 are as follows:

30 Sep 2024 30 Sep 2023
—PR —
Biaya Perolehan 386,802,443 - Arguisition Cost
Akumulasi Penyusutan 367,813.678 Accumulated Depreciation
Nilai Tercatat Neto 18 765 Net Canying Value
Harga Jual Selling Price
Keuntungan Penjualan Aset Tetap Gain on Sale of Fixed Assets

Pada tahun 2023, Perusahaan mencatat penambahan aset
hak guna usaha atas sewa gudang cabang Padang, Batam,
Semarang dan penambahan Asset Retirement Obligation
(ARO) sebesar Rp5.892.770.909.

Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran
dengan nilai pertanggungan sebesar USD47,368,742
(atau setara dengan Rp728.749.876.923) kepada PT
Asuransi Central Asia. Manajemen berpendapat bahwa
nilai pertanggungan cukup memadai untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset tetap termasuk kardus
dokumen.

Tidak ada aset tetap yang dijadikan sebagai jaminan.

Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi
perubahan keadaan yang menyebabkan adanya penurunan
nilai tercatat aset tetap.

1. UTANG USAHA

In 2023, the Company recorded addition of right-of-use
assets on the renting warehouse branch Padang, Batam,
Semarang and addition on Asset Retirement Obligation
(ARO) Rp5,892,770,909.

Fixed assets have been insured against fire with coverage
of USD47,368,742 (eguivalent to Rp728,749,876,923) on
to PT Asuransi Central Asia. Management believes that
the insurance coverage is adeguate to cover possible
losses on the fixed assets including box of documents .

There is no fixed asset used as collateral.

Management believes that there is no indication of change
in circumstances that caused the decrease in the carrying
value of fixed assets.

1

TRADE PAYABLES

Akun ini merupakan utang Perusahaan kepada kontraktor
dan pemasok yang seluruhnya dalam mata uang Rupiah.

12. BEBAN AKRUAL

This account represents the Company's payables to
contractors and suppliers which are denominated in Rupiah
currency.

12. ACCRUED EXPENSES

Akun ini terutama merupakan biaya yang masih harus
dibayar atas pemeliharaan gudang dan sewa kendaraan.

13. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

This account mainly represents accrued expenses for the
warehouse maintenance and vehicle rental.

13. UNEARNED REVENUE

Akun ini merupakan pendapatan dari kontrak dengan
pelanggan yang periode kontraknya lebih dari satu tahun
atau belum direalisasi.

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA

This account represents revenue from contracts with
customers which contract period are more than one year or
unrealized.

14. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES

a. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Akun ini merupakan tunjangan dan kesejahteraan
karyawan masing-masing sebesar Rp2.196.417.600 dan
Rp4.321.287.908 pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023.

a. Short-term Employee Benefit Liabilities
This account represents employee allowances and
benefits  amounting to  Rp2,196,417,600 and
Rp4,321,287,908 as of September 30, 2024 and
December 31, 2023, respectively.

3
Page 41 OCR 0.895
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

14. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)

b. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

Program Imbalan Pasti

Sesuai dengan Undang-Undang tentang Cipta Kerja,
Perusahaan harus menyediakan imbalan kerja yang
minimal sama dengan yang diatur oleh Undang-undang,
sehingga Perusahaan membukukan selisih kurang dari
program pensiun sebagai penyisihan imbalan kerja.
Penyisihan tersebut disajikan sebagai bagian dari beban
umum dan administrasi (gaji dan kesejahteraan
karyawan) pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain tahun berjalan.

Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan
beban dan liabilitias imbalan kerja adalah sebagai

b. Long-term Employee Benefit Liabilities

Defined Benefit Program

In accordance with the Law of Job Creation, the Company
must provide employee benefits at least egual to that
stipulated by the Law, so that the Company recorded the
difference is less than the pension plan as a provision for
employee benefits. The provision has been presented as
part of general and administrative expenses (salaries and
employee benefits) in the statements of profit or loss and.
other comprehensive income for the years.

The actuarial assumptions used in determining the load
and liabilities employee benefits are as follows:

berikut:

Tingkat Bunga Diskonto 6,7596 (2023: 7,259) Discounted Interest Rate
Kenaikan Upah per Tahun 7.009 Wages Increase per Year
Usia Normal Pensiun 57 tahun/ years Normal Retirement Age
Tingkat Pengunduran Diri 39 pada usia dibawah 45 tahun dan menurun dengan garis lurus Resignation Rate

sebesar 196 pada usia 45 tahun dan seterusnya! 39: at age below
45 years and declining lineariy of 1? at age 45 years and thereafter

Tingkat Cacat 1096 dari tingkat mortalita/ from mortality rate Disability Rate
Tabel Kematian TMINV Table of Mortality

Liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan liablitas atas
pesangon yang diakui di laporan posisi keuangan adalah
sebagai berikut:

30 Sep 2024
— Rp oo
Saldo Awal Liabiitas Imbalan Kerja 4473,422.000
Beban Periode Berjalan 1,682,083,750
Pengukuran Kembali Atas Program Imbalan Pasti (339,358,309)
Pembayaran Imbalan Kerja Pesangon -
Saldo Akhir Liabilitas Imbalan Kerja 0 5722141351

Rincian beban manfaat imbalan kerja karyawan yang
diakui dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:

.. 4473,422,000

Long-term employee benefits liabilities are recognized in
the statement of financial position is as follows:

31 Des 2023
Rp
2.436.625.000 Beginning Balance Employee Benefits
1,767,455,000 Expense Cument Periods
305,831,000 Remeasurement Defined Benefit Program
(36,489,000) Severence Payment
Ending Balance Employee Benefits

Detail benefit cost for employee benefits recognized in the
current year are as follows:

30 Sep 2024 30 Sep 2023

—R — Rr
Biaya Bunga 225.750,150 58,014,738 Interest Cost
Biaya Jasa Kini 1,356,933,000 1,194,091,500 Current Service Cost
Total 1,582,683,750 1,253,006,238 Total
Page 42 OCR 0.894
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

14. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

14. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)

b. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini liabilitas
imbalan kerja adalah sebagai berikut:

b. Long-term Employee Benefit Liabilities (continued)

Reconciliation of beginning and ending balance of the
present value of liabilities for employee benefits are as
follows:

30 Sep 2024 31 Des 2023
—R — RP —
Nilai Kini Awal Tahun 4473,422,000 2.436.625.000 Present Value at Beginning Year
Beban Bunga 225,150,750 175,333,000 Interest Cost
Beban Jasa Kini 1,356,933,000 1.592.122.000 Cument Service Cost
Kerugian (Keuntungan) Aktuaria dalam Pendapatan Actuarial Loss (Gain) Other Comprehensive
Komprehensif Lain pada Penode Berjalan (933,358,300) 305,831,000 Income Current Period
Beban Pemutusan Kerja (36.489.000) Termination Cost

Nilai Kini Akhir Perode

Akumulasi kerugian actuarial atas program imbalan pasti
yang dicatat pada penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:

5,722,747,351

Present Value at Ending of Period

Accumulated losses on actuarial defined benefit plan are
Tecorded in other comprehensive income are as follows:

30 Sep 2024 31 Des 2023
—R — Rp
Saldo Awal (8.855.888.000) — (3,350,035,000) Beginning Balance
Program Imbalan Pasti Selama Periode Berjalan 3 305.831.000) Cument Period of Defined Benefit Program

Akumulasi Program Imbalan Pasti yang Diakui
di Penghasilan Komprehensif Lain

Program imbalan pasti memberikan eksposur risiko tingkat
bunga dan risiko tingkat kenaikan upah, yaitu sebagai
berikut:

Risiko Tingkat Bunga

Nilai kini imbalan pasti dihitung dengan menggunakan
tingkat bunga obligasi pemerintah. Oleh karenanya
penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan
liabilitas program.

Risiko Tingkat Kenaikan Upah.

Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan
mengacu pada upah masa depan. Sehingga tingkat
kenaikan upah akan meningkatkan liabilitas program.

13,655,866,000) — (3,655,866,000)

Accumulated Defined Benefit Program
Recognized in Other Comprehensive Income

The defined benefit program typically exposes the
Company to interest rate risk and salary risk, as follows:

Interest Rate Risk

The present value of the defined benefit is calculated
using interest rates of govemment bonds. Therefore, a
decrease in bond interest rates would increase the

liability program.

Wages Risk

The present value of the defined benefit plan liability is
calculated by reference to the future wages. Hence the
increase of wages will increase the liability program.

Dampak terhadap Program Imbalan Pasti/
impact on Defined Benefit Plan

Perubahan asumsi)
Changes in assumption

Kenaikan asumsi/ Penurunan asumsi/

Tingkat Diskonto/ Discount Rate
Tingkat Kenaikan Upah Salary Increase

Increase in assumption  Decrease in assumption
1.004 436.430,000 502,356,000
1.006 542,586,000 477.010.000
Page 43 OCR 0.830
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

15. LIABILITAS SEWA

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

15. LEASE LIABILITIES

30 Sep 2024 31 Des 2023
—R — Po
Saldo Awal 185,121,099509 — 197,985.406,446 Beginning Balance
us Kas (129861350320) (14.368,188981) Cash Ilows
Perubahan Non Kas Non.Cash Changes
Penambahan (Catatan 10) -. 1508882021 “Aditions (Note 10)

Saldo Akhir 172135749189 185,121,099,509 Ending Balance
Bagian Jangka Pendek 1201101,254542) —(17.587.032019) Curent Potion
Bagian Jangka Panjang Non-Current Portion

Pembayaran minimum liabilitas sewa pada tanggal 30
September 2024 dan 31 Desember2023 adalah sebagai
berikut:

Minimum payment of rent liabilities for as of September 30,
2024 and December 31, 2023 are as follows:

30 Sep 2024 31 Des 2023

—PR — RR —
Jatuh Tempo Due Date:
4 Tahun 36,818,857,505 34424, 714,T3A 1 Year
2-5 Tahun 180,073,644,178 154460258,490 2-6 Years
25 Tatun 28,575,933811 61.170,780.298 » 6 Years
Jumlah 224208436 494 250,055,750.822 Total

Dikurangi : Beban Bunga Masa Depan
Nil Kini Pembayaran Mirimum.
Dikurangi : Bagjan Jangka Pendek
Bagian Jangka Panjang

172135,749,189

15

Beban keuangan yang dicatat Perusahaan untuk periode
yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023
adalah sebesar Rp12.804.694.204 dan Rp14.318.424.116.

16. MODAL SAHAM

(52. 132.686.305) 164,994,851,413)
(20.161.254 542) (17.587.032.079)

Less : Future Interest Expense
Cument Minimum Payment
Less - Cument Portion
Non-Current Portlon

185,121,099,509

Finance cost for the periods ended September 30, 2024
and 2023 amounted to Rp12,804694204 and
Rp14,318,424,116.

16. CAPITAL STOCKS

Pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

The Company's shareholders as of September 30, 2024
and December 31, 2023, are as follows:

Total Saham! Kepemilikan/ Total Modal/
Pemegang Saham'/ Shareholders Total Shares Ownership Total Capital
(lembar! share) (ra) (Rp)
Iron Mountain Hongkong Limited 752,632,700 99.3500 75.263,270.000
Masyarakat masing-masing dibawah' Public each below of 596 4,948,300 06500 494 830,000
Total 757,581,000 100.0000 75,758,100,000

Page 44 OCR 0.937
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

17. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

17. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET

Rincian tambahan modal disetor-neto pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:

Details of additional paid-in capital-net as of September
30, 2024 and December 31, 2023, are as follows:

Rp
Agio Saham yang Timbul dari: Shares Agio Derived from.
- Penerbitan Saham melalui Penawaran Umum 25,758.000,000 Shares Issuance through Initial Public Offering -
- Setoran Modal Lainnya 96,101,582 Others Paid-in Capital -
Beban Emisi Saham (1,528.109,100) Issuance Cost
Total 24,325,992,482 Total

18. PEMBAGIAN LABA DAN PEMBENTUKAN SALDO LABA
YANG TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA

18. DISTRIBUTION OF INCOME AND APPROPRIATION OF
RETAINED EARNINGS

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perusahaan No. 7 tanggal 30 April 2024
yang dibuat oleh Lucy Octavia Siregar, S.H., Sp.N., Notaris
di Kabupaten Bekasi, para pemegang saham telah
menyetujui pembagian laba bersih Perusahaan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp50.000.000 disisihkan untuk dana cadangan
dan sejumlah Rp28.030.497.000 atau Rp37 per saham
yang dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat
pada daftar pemegang saham pada tanggal 15 Mei 2024.
Pembayaran dividen ini telah didistribusikan kepada
pemegang saham pada tanggal 31 Mei 2024.

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perusahaan No. 6 tanggal 21 September
2023 yang dibuat oleh Lucy Octavia Siregar, S.H., Sp.N.,
Notaris di Kabupaten Bekasi, para pemegang saham telah
menyetujui pembagian laba bersih Perusahaan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp50.000.000 disisihkan untuk dana cadangan
dan sejumlah Rp20.454.687.000 atau Rp27 per saham
yang dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat
pada daftar pemegang saham pada tanggal 6 Juli 2023.
Pembayaran dividen ini telah didistribusikan kepada
pemegang saham pada tanggal 21 Juli 2023.

Based on the Deed of Minutes Annual General Meeting of
Shareholders of the Company No. 7 dated April 30, 2024 made
by Lucy Octavia Siregar, SH., Sp.N., Notary in Bekasi District,
the Shareholders approved the use of the Company's net
income for the year ended December 31, 2023 amounted to
Rp50,000,000 for general reserves and amounted to
Rp28,030,497,000 or Rp37 per share to be distributed to the
Shareholders recorded in the register of shareholders as of May
15, 2024. The payment of dividends were distributed on May
31, 2024.

Based on the Deed of Minutes Annual General Meeting of
Shareholders of the Company No. 6 dated September 21, 2023
made by Lucy Octavia Siregar, SH., Sp.N., Notary in Bekasi
District, the Shareholders approved the use of the Company's
net income for the year ended December 31, 2022 amounted
to Rp50,000,000 for general reserves and amounted to
Rp20,454,687,000 or Rp27 per share to be distributed to the
Shareholders recorded in the register of shareholders as of July
6, 2023. The payment of dividends were distributed on July 21,
2023.

4
Page 45 OCR 0.892
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 September 30, 2024 and December 31, 2023
Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal And for Periods Ended
30 September 2024 dan 2023 September 30, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
19. PENDAPATAN 19. REVENUE
Pendapatan Perusahaan terdiri dari: The Company's revenue consists of:
30 Sep 2024 30 Sep 2023
—R RP
Penyimpanan 101,112.638,102 98,130.491,564 Storage
Jasa Penyimpanan 10,749,550,730 8,506,614,590 Services Storage
Solusi Manajemen Dokumen 9,879,592,682 8,967,554,958 Document Management Solution
Jasa Lainnya 10,594 296,544 Other Services
Total Total
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September For the period ended September 30, 2024 and 2023 there
2024 dan 2023 tidak terdapat penjualan diatas 1076. is no revenue above 1096.
20. BEBAN OPERASIONAL 20. OPERATIONAL COSTS
Rincian beban operasional adalah sebagai berikut: The details of operational costs are as follows:
30 Sep 2024 30 Sep 2023
& Rp Rp
Penyusutan (Catatan 10) 30,412,444,824 29 112,679,544 Depreciation (Note 10)
Gaj dan Tunjangan 15,672,396,006 13,511,987,319 Salaries and Benefits
Kurir, bahan bakar, dan biaya relokasi 6,662 957,231 6,691,577,830 Courier, Fuel, Relocation Cost
Perawatan Gudang 5,446,085,928 6,684,504,779 Warehouse Maintenance
Proyek Jasa Manajemen 5,678,311,040 3.169,107,151 Management Service Projects
Pemakaian Persediaan 2,238,702,096 2.611,497,518 Inventory Usage
Sewa 2,204,885,379 2,574,069,630 Rental
Lainnya (masing-masing dibawah Rp500 juta) 1.969.728.937 2.834,944,005 Others (each below Rp500 milion)
Total 66,990, Total
Tidak terdapat pembelian kepada vendor di atas 1096 dari There are no purchases to vendor above 1096 of revenue
pendapatan untuk periode yang berakhir pada forthe periods ended September 30, 2024 and 2023.
tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023.
21. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 21. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai The detail of general and administration expenses are as
berikut: follows:
30 Sep 2024 30 Sep 2023
Rp Rp
Gaji dan Tunjangan 16,388,844,631 14,868,365,275 Salaries and Benefits
Jasa Profesional 1,841,579,794 3,265,473,262 Professional Fees
Asuransi 1,648,719,779 1,557,814,705 Insurance
Listrik, Air dan Komunikasi 1,466,288,731 1,200,511,746 Electricity, Water and Telecomunication
Pemeliharaan dan Perbaikan 942.547.512 967,222,12 Repair and Maintenance
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp500 juta) 2.742.522.248 1,938,863,656 Others (each below Rp500 million)
Total 25,030,502,695 — 23,598,251,556 Total
Page 46 OCR 0.842
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

22. PENGHASILAN KEUANGAN DAN BIAYA

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

22. FINANCE INCOME AND COST

a. Penghasilan Keuangan
Penghasilan keuangan merupakan pendapatan bunga
yang diperoleh perusahaan sebesar Rp2.831.295.616
dan Rp1.376.650.455 untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 dan 2023.

b. Biaya Keuangan

Rincian biaya keuangan adalah sebagai berikut:

a. Financial Income
Financial income is interest income earned by the
Company of Rp2,831,295,616 and Rp1,376,650,455 for
the periods ended on September 30, 2024 and 2023.

a. Financial Cost

The detail of finance cost are as follows:

30 Sep 2024 30 Sep 2023
Rp Rp
Beban Keuangan Sewa 12801.565,108 13,8521929.684 Lease Financial Cost
Admuristrasi Bank. 2.720.096 26.042.522 Bank Administration
Gadangan Kerugan Ekspektasan 70461810 Expectod Credit Loss
toa MN LINA Ta
23. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI 23. TRANSACTIONS AND BALANCE WITH RELATED
PARTIES
Perusahaan dalam kegiatan usaha normal, melakukan The Company in the normal course of business, entered
transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Rincian akun into transactions with related parties. Account details with
dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
4 terhadap Total Aset/
Total 46 of Total Assets
30 Sep 2024 31 Des 2023 — 30Sep2024 — 31 Des 2023
Rp Rp ka 3
Piutang Usaha (Catatan 4) Trade Recelvables (Note 4
PT Iron Mountain Indonesia 6,076,685,338—” 2.337.328.206 185 068 PT Iron Mountain Indonesia
5,076,685,338 —2,397,328,296 135 0.66
Utang Usaha (Catatan 11) Note 11)
PT Iron Mountain Indonesia 367,219979 —1,038,312815 0.18 028 PPT iron Mountain Indonesia
Total 544305317 3,375641111 0.18 0.29 Total
4 terhadap Total Pendapatan
atau Beban/ 46 of Total
Total Revenue or Costs
30 Sep 2024 305ep2023 — 30Sep2024 — 30 Sep 2023
Rp Rp " Kn
Pendapatan (Catatan 19) Revenue (Nole 19)
PT Iron Mountain Indonesia 10450510227 7,867.549,299 19 8.33 PT Iron Mountain Indonesia
Total 10,459,540,227 ——7,867,549,299 7.90 6.33 Total
Beban Operasional, Umum dan Cost of Operation, General and
Administrasi (Catatan 20 dan 21) “Administration (Notes 20 and 21
Lannya 1.840.754.408 382.975.200 576 1.62 Others
Gaji, Tunjangan, Kesejahteraan Salaries, Allowances, Employee
dan Beban Lainnya Benefits and Other Expenses
Direksi 2997159571 3610.948,742 1820 2462 Directors

Page 47 OCR 0.925
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

23. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

23. TRANSACTIONS AND BALANCE WITH RELATED
PARTIES (continued)

Pihak yang Berelasi/ Hubungan dengan Perusahaan/ Sifat Saldo Akun/Transaksi
No. Related Parties Relationship with the Company Nature of Account Balances/Transactions
1 PT Iron Mountain Indonesia Afiliasi karena di bawah kesamaan Piutang usaha dan pendapatan/ Trade
pengendalian/ Affiliate, under common receivable and revenue
control

2 Direksi/ Directors

24. LABA PER SAHAM DASAR

Manajemen kunci/ Key management

Gaji, tunjangan dan kesejahteraan/ Salaries,
allowances and employee benefits

24. BASIC EARNINGS PER SHARE

Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:

The calculation of basic earnings per share is as follows:

30 Sep 2024

Rp
Laba Periode Berjalan 23,260,181,287
Jumlah Saham Biasa (Lembar) 757,581,000
Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh) 3

2

»

. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG
ASING

30 Sep 2023
Rp

17.241,418,612 Profit for the Period

757,581,000 Total Common Shares (Share)

3 Basic Earnings Per Share (Full Rupiah)

25. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN CURRENCIES

Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing pada
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:

The assets and liabilites in foreign currencies as of
September 30, 2024 and December 31, 2023, are as
follows:

30 Sep 2024
Mata Uang Asing Original/ Setara dengan/
Original Currencies Egulvalent to Rp
Aset Assets
Kas dan bank USD 9,100 137,754,892 Cash on hand and in banks
Aset Keuangan Lancar Lainnya USD 135,000 2.043,630.000 Other Current Financial Assets
Aset Neto dalam Mata Uang Asing 384,892 Net Assets in Foreign Currencies
31 Des 2023
Mata Uang Asing Original/ Setara dengan/
Original Currencies Eguivalentto Rp
Aset Assets
Kas dan bank USD 8,293 127,849,975 Cash on hand and in banks
Aset Keuangan Lancar Lainnya USD 135,000 2.081.160.000 Other Current Financial Assets
Aset Neto dalam Mata Uang Asing 2,209,009,975 Net Assets in Foreign Currencies

Tidak terdapat liabilitas moneter dalam mata uang asing
pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.

There is no monetary liabilities denominated in foreign
currencies on September 30, 2024 and December 31,
2023.
Page 48 OCR 0.935
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN NILAI WAJAR
INSTRUMEN KEUANGAN

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND FAIR VALUE OF
FINANCIAL INSTRUMENTS

Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan adalah
risiko kredit dan risiko likuiditas. Melalui pendekatan
manajemen risiko, Perusahaan mencoba untuk
meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko
tersebut,

(i) Risiko Kredit
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
yang

2023, instrumen keuangan Perusahaan
mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari:

Kas dan Bank 103,798,947,105
Piutang Usaha 16, 112,490,434
Aset Keuangan Lancar Lainnya 4,883,405,068
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 4,743,027,558

The main financial risks faced by the Company are credit
risk and liguidity risk. Through risk management approach,
the Company tries to minimize the potential negative
impact of such risks.

(1) Credit Risk
As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the
Company financial instruments that have the potential
credit risk consist of.

Total 129,537,870,165

2023
Rp
119,620,291,082 Cash on Hand and in Banks
10,944, 142,945 Trade Receivables
5,043,920,293 Other Current Financial Assets
1,864,587,684 Other Non-Current Financial Assets
137,272,942,004 Total

Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank,
hanya bank-bank dengan predikat baik yang dipilih.
Selain itu, kebijakan Perusahaan adalah untuk tidak
membatasi eksposur hanya kepada satu institusi
tertentu, sehingga Perusahaan memiliki kas dan bank di
berbagai bank.

Kualitas Kredit Aset Keuangan

Perusahaan mengelola risiko kredit yang terkait dengan
simpanan di bank, piutang dan lembaga keuangan
lainnya dengan memonitor reputasi, peringkat kredit
dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak
dalam kontrak.

Kualitas Kredit Kas dan Bank

Perusahaan menempatkan kas dan bank yang memiliki
kualitas kredit yang baik. Oleh karena itu, Perusahaan
berkeyakinan bahwa risiko kredit atas aset keuangan ini
adalah minimal. Pihak ketiga yang dimaksud termasuk
institusi keuangan utama dan Badan Usaha Milik
Negara lainnya.

Tabel berikut menganalisis aset yang telah jatuh tempo
tetapi tidak mengalami penurunan nilai dan yang belum
jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai serta
aset keuangan yang ditentukan secara individu
mengalami penurunan nilai.

For credit risk associated with banks, only banks with a
good rating are selected. In addition, the Company's
policy is not to limit the exposure to any one particular
institution, s0 that the Company had cash on hand and
in banks in the various banks.

Credit Guality of Financial Assets

The Company manages credit risk exposed from its
deposits with banks, receivables and other financial
institutions by monitoring reputation, credit ratings and
limiting the aggregate risk to any individual
counterparty.

Credit Guality of Cash on Hand and in Banks

The Company places its cash with reputable
counterparties that have good credit rating or bank
standing. Conseguentiy, the Company believes the
credit risk of such financial assets is minimal. These
counterparties include large financial institutions and
other State-Owned Enterprises.

The following table analyze assets that are due but not
impaired and not yet due and not impaired and
financial assets that are individually determined to be
impaired.
Page 49 OCR 0.668
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN NILAI WAJAR
INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

26.

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND FAIR VALUE OF
FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)

msepana
Penurunan Temposdan Nita
Nisilndvidu/ Tidak Mengalami” DueButNotimpaiad
Indindualy Penurunan” AMA SiSOHAW SEO
Impaired Nita Days Daya Days
Not vetOve ana
Notimpaired
— Ro Bp Ro Rp RP Rp
jas dan Bark . Moransi 1s 5 ma 2 enyoasan 105 ash on Hand andin Banks
Putng Usaha usisrosan — Menpatoras Os8n162783 KAnsatooara — Sinz00M Ira Tade Resovaios
Aset Keuangan Lancar Lannya 2 Amusoa 2 s 4813105000 OerCumontFinanialAssnts
Ast Keuangan Tidak Lancar Lannya (18108500000) 4743027558 & iatonsono0o 4743027668 Other Non Came Fiancia Asta
Total 18:38.016887) —N1M0T TS,S26 —ABLASATAI —ABANARKATA 18501 TTM 12391 TOS Totat
InDes 2073
Mengalami Belum Jatuh Lewat Jatuh Tempo yang Tidak Mengalami Total
Penurunan Tempo dan Penurunan Nilai
Nilai Individu/ — Tidak Mengalami Due
Individualy Penurunan” ASOWAT”—MiBOHari — ASOHAA
Impaired Nilai! Days Days Days
Not Yot Dus ang
Not Impaired
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Kanan Bank 110620201282 2 5 - Miongo251a82 —— Cashon Handandin Banks
Purang Usana uansmsen 121171120 Gesanngse IosraanTs9 — Tsnsetans soD14 101 True Rosavabiss
AsatKosangan Lancar Lannya sosasmza 2012920289 Oter Con FinanoalAsoets
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya (18,198.500.000) 3.243.148.877 - 18.198.500.000 3.243146,977 Other Non-Current Financial Assets
Total (18,328,016867) 129119,078,072  6,053,146,968 — 3,051,931,759 18,955,361,365 138,851,501.297 Total

(ii) Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan
Perusahaan membayar liabilitasnya pada saat jatuh
tempo. Saat ini Perusahaan berkeyakinan dapat
membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo.

Untuk memenuhi komitmen kas, Perusahaan melihat
kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus kas
masuk yang cukup.

Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi berdasarkan

(fi) Liguidity Risk
Liguidity risk is the risk of the inability of the Company
to pay its liabilities at maturity. Currentiy the Company
believes can pay all liabilities at maturity.

To meet cash commitments, the Company monitors
operatjons can generate sufficient cash infows.

The following table analyzes financial liabilities
measured at amortized cost based on the remaining

sisa umur jatuh temponya: period to maturity:
30 Sop 2024
Kurang dariitahun”—” 12Tahun/”— 2:5tahun dan lebih Totat
Less han 1 year #2years 28 years and over
Rp Rp Rp Rp
Labiltas Keuangan Financial Liabiliies
Ulang Usaha. 10,73,900,592 - - Angr300oe02 Trade Payable
Beban Akal 1,861,491,238 - Lo TSLAILIM Accruod Expenses
Liatltas Imbalan Kerja Jangka Pendek 2.106.117.600 - — RAO6MN7600.  Shortlerm Employee Benefit Liablhies
Lbatitas Sewa 20161251512 S21SIAMSOL 99816500256 172.136,748 189 Lease Labities
Ibabiklas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 08332500 - - Other Shot tem Financial Liabiltas
Total Liabiltas Keuangan 40,981,343,072 5215724301 99,816,500.256 —192955,837,719 Total Financlal Liabilities

Page 50 OCR 0.867
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN NILAI WAJAR
INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND FAIR VALUE OF
FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)

31 Des 2023
Kurang dariitahun”— Y2tahun/”— 25 tahun dantebih/ Te
Less than 1 year 1-2years 2-5 years and over
Rp Rp Rp Rp
Liabilitas Keuangan Financial Liabilites
Utang Usaha - Pinak Kenga 14217438577 14917430577 Trade Payabie - Third Parties
Beban Akrual 10117492269 10.117,492.289 ceruod Exponsos
Liabltas Imbalan Kerja Jangka Pondok 4.321.287.908 - 4.321.281.908 Short-term Emoioyeo Beneft Liablites
Liabiltas Sewa 11507032079 45930029572 121624037858  185,121,009,509 Lease Liabilies
Liabiltas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 98.332.600 - 108.392800 Other Shortterm Financial Liablies
Total Liabilitas Keuangan 47021583433 45,930029,572— 121,824037,858 214,575,650,863 Total Financial Liabilitiss

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Perusahaan menggunakan hierarki berikut dalam
mencatat nilai wajar instrumen keuangan Perusahaan:
“Tingkat 1: harga kuotasian dalam pasar aktif untuk.
aset atau liabilitas yang identik,

input selain harga kuotasian yang
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik
secara langsung atau tidak langsung, dan
input untuk aset atau liabilitas yang tidak
dapat diobservasi

Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023,
seluruh aset keuangan Perusahaan yang dicatat dengan
menggunakan nilai wajar merupakan investasi jangka
pendek yang diperdagangkan dan menggunakan hierarki
tingkat 1. Seluruh nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan
yang ada di Perusahaan mendekati nilai wajarnya karena
bersifat jangka pendek atau dengan tingkat suku bunga
mengambang.

# Tingkat 2:

“Tingkat 3:

27. INFORMASI TAMBAHAN TERKAIT LAPORAN ARUS
KAS

Fair Value of Financial Instruments

The Company uses the following hierarchy in recording the

fair value of financial instruments:

"Level 1: guotation prices in active markets for identical
assets or liabilities,

"Level 2: inputs other than guotation prices included in
Level 1 that are observable for the asset or
liability, either directly or indirectly: and

"Level 3: inputs for the asset or liability that can not be
observed

On September 30, 2024 and December 31, 2023, all of
the Company's financial assets are accounted for using
the fair value of an investment in short-term trading and
use a hierarchy level 1. The entire carrying value of
financial assets and liabilities in the Company approximate
their fair values due to the short term nature or with a
foating interest rate.

27. SUPPLEMENTARY INFORMATION RELATED TO THE
STATEMENTS OF CASH FLOWS

Transaksi Non-Kas

Berikut aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak
mempengaruhi arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023:

# Penambahan aset tetap melalui utang usaha sebesar
Rp7.604.560.745 (2023: Rp1.511.185.290).

Non-Cash Transactions

The following are investing and financing activities which
do not affect cash flows for the years ended
September 30, 2024 and 2023:

@#  Addition of fixed assets through trade payable amount-
ed to Rp7,604,560,745 (2023: Rp1,511,185,290).

g
Page 51 OCR 0.905
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

27. INFORMASI TAMBAHAN TERKAIT LAPORAN ARUS 27. SUPPLEMENTARY INFORMATION RELATED TO THE

KAS (lanjutan)

STATEMENTS OF CASH FLOWS (continued)

Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas
Pendanaan

Tabel dibawah ini menunjukkan rekonsiliasi liabilitas yang

Reconciliation of Liabilities Arising from Financing
Activities

The below table setsout a reconciliation of liabilities arising

timbul dari pendanaan. from financing activities.
31 Des 2023 Arus Kasi Cash Flow Perubahan Non-Kas/ 30 Sep 2024
Non-Cash Movement
Rp Rp Rp Rp
Liabiktas Swa 185,121 099 509 112,985 360 320) - 172136 749 189 Lease tiabilities
31 Des 2022 Arus Kasi Cash Flow Perubahan Non-Kas/ 31 Des 2023
Non-Cash Movement
Rp Rp Rp Rp
Liabiltas Sewa 197,985, 400 446 114.368 188 961) 1.503.882.024 185121099509 Lease Liabilites
28. PENGELOLAAN PERMODALAN 28. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama Perusahaan dalam hal pengelolaan modal The Company main objective in managing capital is to
adalah mengoptimalisasi saldo utang dan ekuitas optimize the balance of the debt and eguity of the
Perusahaan dalam rangka mempertahankan Company in order to maintain the development of future
perkembangan bisnis di masa depan dan memaksimalkan business and maximize shareholder value. The Company
nilai pemegang saham. Perusahaan mengelola struktur manages its capital structure and makes adjustments as
modal dan membuat penyesuaian yang diperlukan dengan needed to pay attention to changes in economic conditions
memperhatikan perubahan kondisi ekonomi dan tujuan and the Company's strategic objectives.
strategis Perusahaan.
Untuk menjaga dan menyesuaikan struktur modal, To maintain and adjust the capital structure, the Company
Perusahaan akan menyesuaikan jumlah dividen yang will adjust the amount of dividends paid to shareholders,
dibayar kepada pemegang saham, memperoleh pinjaman obtain new loans or make loan repayment.
baru atau melakukan pelunasan pinjaman.
29. STANDAR DAN INTERPRETASI TELAH DITERBITKAN 29. STANDARDS AND INTERPRETATIONS ISSUED NOT
TAPI BELUM DITERAPKAN YET ADOPTED
DSAK-AI telah menerbitkan beberapa standar baru, DSAK-IAI has issued several new standards, amendments
amandemen dan penyesuaian atas standar, serta and improvement to standards, and interpretations of the

interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk
periode yang dimulai pada 1 Januari 2024.
Standar baru yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai
pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini
diperkenankan yaitu:
e  PSAK 117: Kontrak Asuransi,
»  Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi
tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK
109 - Informasi Komparatif,
#  Amendemen  PSAK 221: Pengaruh
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang
kekurangan ketertukaran.

standards but not yet effective for the period beginning of

January 1, 2024.

New standards which effective for periods beginning on or

after January 1, 2025, with early adoption is permitted are

as follows:

e PSAK 117: Insurance Contract:

e Amendments PSAK 117: Insurance Contract
regarding Initial Implementation of PSAK 117 and
PSAK 109 — Comparative Information:

»  Amendments PSAK 10: Foreign Exchange Rate lack
of exchangeability..
Page 52 OCR 0.879
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

29. STANDAR DAN INTERPRETASI TELAH DITERBITKAN
TAPI BELUM DITERAPKAN (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

29. STANDARDS AND INTERPRETATIONS ISSUED NOT
YET ADOPTED (continued)

Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan
amendemen konsekuensial karena berlakunya PSAK 117:
Kontrak Asuransi, yaitu:
@ PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan
@ PSAK 207: Laporan Arus Kas
# PSAK 240: Properti Investasi
# PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama
# PSAK 216: Aset Tetap
# PSAK 238: Aset Takberwujud
» PSAK 103: Kombinasi Bisnis
» PSAK 219: Imbalan Kerja
» PSAK 236: Penurunan Nilai Aset
@ PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian
# PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset
Kontijensi
# PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk
Dijual dan Operasi yang Dihentikan
@ PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan
@ PSAK 109: Instrumen Keuangan
# PSAK 115: Pendapatan — dari
dengan Pelanggan

Kontrak

Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Perusahaan
masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
penerapan standar baru dan amandemen standar tersebut.

DSAK-IAI juga mengesahkan perubahan penomoran PSAK
dna ISAK yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024, dimana
perubahan ini tidak memengaruhi substansi pengaturan
dalam masing masing PSAK dan ISAK tersebut.

30. Reklasifikasi Akun

Several PSAKs were also amended which were

conseguential amendments due to the enactment of

PSAK 117: Insurance Contracts, as follows:

# PSAK 201: Presentation of Financial Statements

# PSAK 207: Statement of Cash Flows

»  PSAK 240: Investment Property

» PSAK 228: Investment in Associated Entities and

Joint Ventures

PSAK 216: Fixed Assets

PSAK 238: Intangible Assets

PSAK 103: Business Combinations

PSAK 219: Employee Benefits

PSAK 236: Impairment of Asset

PSAK 232: Financial Instruments: Presentation

PSAK 287: Provisions, Contingent Liabilites and

Contingent Assets

» PSAK 105: Non-Current Assets Held for Sale and
Discontinued Operations

»  PSAK 107: Financial Instruments: Disclosures

»  PSAK 109: Financial Instruments

»  PSAK 115: Income from Contracts with Customers

..........

Until the date of the financial statements being authorized,
the Company is still evaluating the potential impact of the
adoption of new standards and amendments of these
standards.

DSAK-IAI also ratified changes to the number of PSAK
and ISAK which will be effective on January 1, 2024. This
change does not affect the substance of the reguirement
in each PSAK and ISAK.

30. Reclassification of Accounts

Beberapa akun pada periode 30 September 2023 telah
direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan
keuangan pada periode 30 September 2024, sebagai
berikut:

Certain accounts as of December 31, 2023 have been
reclassified to conform with the presentation of account in
statements of financial statements as of September 30,
2024 as follows:

30 Sep 2023
Sebelum Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ — Sesudah Reklasifikasi/
Before Reclassification — Reclassification — After Reclassification
Rp Rp Rp
Beban Operasional/ Operational Cost
Perawatan Gudang! Warehouse Maintenance 593.029.342 — 6,091,475,437 6,684,504,779
Beban Administrasi dan Umum
Jasa Profesional Fee/ Professional Fee 7497,18,630  (4,231,645,368) 3,265 473,262
Pemeliharaan dan Perbaikan/ Repair and Maintenance 2,827,052,981 (1,869,830,069) 967,222,912

Page 53 OCR 0.932
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

31. KASUS HUKUM

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

31. LITIGATION CASES

a. Berdasarkan Surat Putusan Pengadilan Tata Usaha

Negara (PTUN) Samarinda No. 44/6/2018/PTUN.SMD
tanggal 15 Mei 2019, Perusahaan merupakan Tergugat
Il Intervensi 1 mengenai kepemilikan tanah seluas
3.000 m? yang terletak di Kecamatan Balikpapan Utara,
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Berdasarkan
keputusan ini menyatakan gugatan tersebut ditolak.
Kemudian pada tanggal 7 Oktober 2019 berdasarkan
Surat Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara
Jakarta No. 236/B/2019/PT.TUN.JKT yang
membatalkan putusan PTUN Samarinda No. 44/G/
2018/PTUN.SMD. Kasasi tersebut ditolak oleh
Mahkamah Agung pada tanggal 9 Maret 2020, dan
berkas perkara tersebut sudah diterima oleh
Perusahaan pada tanggal 14 Agustus 2020. Sampai
dengan tanggal pelaporan, Perusahaan tidak
melakukan upaya hukum lanjutan.

Berdasarkan hal tersebut diatas, Perusahaan mencatat
pencadangan kerugian atas seluruh nilai buku aset
tetap berupa tanah dan bangunan di Balikpapan
dengan nilai seluruhnya sebesar Rp10.808.111.181
yang terdiri dari tanah sebesar Rp2.405.800.000 dan
bangunan sebesar Rp8.402.311.181 (Catatan 7.b).

Pada tanggal 4 Februari 2020, Perusahaan
menempatkan dana pada Koperasi Simpan Pinjam
Indosurya (KSPI) sebesar Rp15 miliar dengan jangka
waktu 1 bulan dan tingkat bunga 8,596 per tahun. Pada
saat jatuh tempo, KSPI tidak bisa mengembalikan dana
tersebut kepada Perusahaan. Pada Juli 2020
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat telah mengesahkan
Homologasi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
(PKPU) pada KSPI, yang memutuskan mengabulkan
permohonan perjanjian perdamaian.

Pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan menerima
surat dari KSPI yang menyampaikan bahwa rencana
bisnis yang tertuang dalam perjanjian perdamaian tidak
dapat berjalan karena berbagai faktor sehingga sulit
untuk mewujudkan dan kemudian KSPI menyatakan
tidak mampu melaksanakan kewajibannya kepada
seluruh anggotanya.

Kemudian terdapat permohonan dari kreditur KSPI
mengenai Pembatalan Perdamaian. — Kemudian
berdasarkan putusan dalam sidang tanggal 11 Agustus
2022, Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat
menyatakan bahwa KSPI dinyatakan Pailit.

Manajemen telah membentuk cadangan kredit
ekspektasian atas seluruh jumlah tagihan KSPI
sebesar Rp4.356.045.040 pada tahun 2022 dan
Rp3.968.379.960 pada tahun 2021 (Catatan 7.a).

a

Based on Samarinda — Court Judgement
No. 44/G/2018/PTUN.SMD dated May 15, 2019, the
Company is the Defendant Il Intervention 1 on
ownership of 3,000 sgm land area, located in North
Balikpapan Sub-District, Balikpapan City, East
Kalimantan. Based on this Court Judgement, the such
claim is rejected. Then on October 7, 2019, based on
Jakata High Court Judgement No. 236
B/2019/PT.TUN.JKT, the decision of Samarinda Court
Judgement No. 44/G/2018/PTUN.SMD was canceled.
The appeal was rejected by Supreme Court of
Republic of Indonesia on March 9, 2020, and the case
file has been received by the Company on August 14,
2020. As of the reporting date, the Company has not
taken any further legal remedies.

Based on the matter above, Company recorded
allowance for losses on book value of fixed asset in
the form of land and building in Balikpapan with total
amount Rp10,808,111,181 consist of land with total
amount Rp2,405,800,000 and building with total
amount Rp8,402,311,181 (Notes 7.b).

On February 4, 2020, the Company placed funds in
the Indosurya Credit Union (KSPI) the amount of Rp15
bilion with a term of 1 month and interest rate of 8.596
perannum. On due date, KSPI can not repaid the fund
to the Company. On July 2020 the Central Jakarta
Commercial Court has retified the homologation on the
Postponement of the Debt Payment Obligation (PKPU)
to KSPI, who decide to grant the reguest for peace
agreement.

On March 25, 2022, the Company received a letter
from KSPI stating that the business plan contained in
the peace agreement could not work due to various
factors making it difficult to implement and KSPI stated
that it was unable to carry out its obligations to all
members.

Then there was a reguest from KSPI's creditors
regarding the cancellation of the settlement. Then
based on decisions in court on August 11, 2022, the
Panel of Judges of the Central Jakarta Commercial
Court stated that KSPI was declared bankrupt.

Management has provided the expected credit reserve
for KSPI total receivables  amounting to
Rp4,356,045,040 in 2022 and Rp8,968,379,960 in
2021 (Note T.a).
Page 54 OCR 0.947
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

31. KASUS HUKUM (lanjutan)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

31. LITIGATION CASES (continued)

Pada tanggal 1 Februari 2021 terdapat pengumuman
tentang putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran
Utang (PKPU) sementara PT Dexa Indonesia Pratama
(Dexa). Pada tanggal 26 April 2021 Pengadilan Niaga
Jakarta Pusat telah mengesahkan Perjanjian Perdamaian
antara Dexa dan para kreditornya (Homologasi). Pada
tahun 2020, Perusahaan telah membentuk cadangan
penyisihan kerugian atas seluruh nilai surat berharga
tersebut sebesar Rp3.200.000.000 (Catatan 7.a).

32. PERJANJIAN PENTING

On February 1, 2021, there was an announcement
regarding the Decision to Postpone the Temporary
Debt Payment Obligation (PKPU) of PT Dexa
Indonesia Pratama (Dexa). On April 26, 2021, the
Central Jakarta Commercial Court has ratified the
Reconciliation Agreement between Dexa and its
creditors (Homologation). In 2020, the Company has
provided an allowance for possible losses forthe value
of such securities amounting to Rp3,200,000,000
(Note 7.a).

32. SIGNIFICANT AGREEMENT

a. Pada tanggal 26 dan 27 Desember 2019 Perusahaan
menandatangani perjanjian sewa menyewa Gudang
dengan PT Mega Anugerah Cemerlang (MAC) atas
6 gudang arsip di lokasi Lippo Cikarang, Kendal,
Surabaya, Medan, Pekanbaru dan Palembang (Catatan
10). Periode sewa selama 5 tahun, mulai 1 Januari
2020 dan diperpanjang secara otomatis selama 5 tahun
dan dengan opsi dapat diperpanjang kembali. Beban
sewa dibayar dimuka dibayarkan setiap bulannya yang
akan mengalami kenaikan 596 setiap tahunnya dengan
jaminan sewa berupa bank garansi sebesar
Rp1.987.032.000 yang dijamin dengan rekening giro di
PT Bank Capital Indonesia Tbk (Catatan 5).

b. Pada tanggal 19 sampai dengan 21 April 2021
Perusahaan menandatangani perjanjian sewa menyewa
gudang dengan PT Central Sari Realty (CSR) atas 5
gudang arsip di lokasi Pasuruan, Bandung, Bali, Klaten
dan Makassar (Catatan 10). Periode sewa selama 5 tahun,
mulai 26 April 2021 dan diperpanjang secara otomatis
selama 5 tahun dan dengan opsi dapat diperpanjang
kembali. Beban sewa dibayar dimuka dibayarkan setiap
bulannya yang akan mengalami kenaikan 596 setiap
tahunnya dengan jaminan sewa berupa bank garansi
sebesar Rp373.530.000 yang dijamin dengan deposito
berjangka pada PT Bank Capital Indonesia Tbk (Catatan
5). Pada tanggal 24 Maret 2023 PT Central Sari Reality
telah mengalihkan atau menovasikan perjanjian Sewa
Menyewa Gudang Bali (Denpasar) kepada PT Sanhaw
Unggul Lestari, dan pada tanggal 20 April 2023 PT Central
Sari Reality telah mengalihkan atau menovakasikan
perjanjian Sewa Menyewa Gudang Bandung kepada PT
Triyanto Sukses Mandiri, dalam peralihan sewa menyewa
tersebut, tidak merubah isi perjanjian sewa menyewa
kepada Perusahaan di lokasi tersebut.

HI

a. On December 26 and 27, 2019 the Company signed a
Warehouse Leases Agreement with PT Mega
Anugerah Cemerlang (MAC) for 6 archive warehouses
at Lippo Cikarang, Kendal, Surabaya, Medan,
Pekanbaru and Palembang (Note 10). The leases
period is 5 years, starting January 1, 2020 and is
automatically renewed for 5 years and with the option
can be extended again. Prepaid rental expenses are
paid upfront each month, which will increase 596
annually, this leases agreement is guaranted with
current account amounted to Rp1,987,032,000 in PT
Bank Capital Indonesia Tbk (Note 5).

b. On April 19 until 21, 2021 the Company signed a
Warehouse Leases Agreement with PT Central Sari
Realty (CSR) for 5 archive warehouses at Pasuruan,
Bandung, Bali, Klaten and Makassar (Note 10). The
leases period is 5 years, starting April 26, 2021 and is
autometically renewed for 5 years and with the option
can be extended again. Prepaid rental expenses are
paid upfront each month, which will increase 546
annually, this leases agreement is guaranted with time
deposit amounted to Rp373,530,000 in PT Bank
Capital Indonesia Tbk (Note 5). On March 24, 2023 PT
Central Sari Reality has transfered or novated the Bali
Warehouse Lease Agreement (Denpasar) to PT
Sanhaw Unggul Lestari, and on April 20, 2023 PT
Central Sari Reality has transfered or novated the
Bandung Warehouse Lease Agreement to PT Triyanto
Sukses Mandiri, in the transfer of the lease, did not
change the contents of the lease agreement the
Company at that location.
Page 55 OCR 0.937
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM

30 September 2024 dan 31 Desember 2023

Serta untuk Periode Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
30 September 2024 dan 2023

(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)

NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2024 and December 31, 2023

And for Periods Ended

September 30, 2024 and 2023

(In Full Rupiah, unless otherwise stated)

32. PERJANJIAN PENTING 32. SIGNIFICANT AGREEMENT

c. Padatanggal 10 Mei 2022, Perusahaan c. On May 10, 2022, the Company signed a space leases
menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan agreement with PT Graha Lestari Intemusa for a unit
dengan PT Graha Lestari Intemusa atas unit yang in the Noble House Building at 10th foor No. 6A. The
berlokasi di Gedung Noble House lantai 10 No. 6A. lease period is 3 years, starting on July 1, 2022. Lease
Periode sewa selama 3 tahun, dimulai sejak 1 Juli Is paid in advance every 3 months.

2022. Beban sewa dibayar di muka setiap 3 bulan.

d. Padatanggal 1 Maret 2023, Perusahaan d. On March 1, 2023, the Company signed a space
menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan leases agreement with Tan, Hendro Sutanto for a unit
dengan Tan, Hendro Sutanto atas unit yang berlokasi di in Jalan Kawasan Industri Gatot Subroto Blok E1
Jalan Kawasan Industri Gatot Subroto Blok E1 Nomor Nomor 21, Nagliyan, Semarang. The lease period is 2
21, Nagliyan, Semarang Periode sewa selama 2 tahun, years, starting on March 15, 2023.
dimulai sejak 15 Maret 2023.

e. Padatanggal — 11 Juli — 2023, Perusahaan e. On July 11, 2023, the Company signed a space leases
menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan agreement with PT Jorujo Baja Nusantara for a unit in
dengan PT Jorujo Baja Nusantara atas unit yang Komplek Union Industrial Park Blok G No.19,
berlokasi di Komplek Union Industrial Park Blok & Kecamatan Batu Ampar: Kota Batam. The lease
No.19, Kecamatan Batu Ampar: Kota Batam. Periode period is 2 years, starting on July 11, 2023.
sewa selama 2 tahun, dimulai sejak 11 Juli 2023.

f Padatanggal 10 Agustus 2023, Perusahaan f£ On August 10, 2023, the Company signed a space
menandatangani perjanjian sewa menyewa ruangan leases agreement with PT Hasil Bumi Raya Mandiri for
dengan PT Hasil Bumi Raya Mandiri atas unit yang @ unit in Jalan By Pass KM 8 Kelurahan: Parak Laweh
berlokasi di Jalan By Pass KM 8 Kelurahan: Parak Pulau Aie Nan XX, Kecamatan: Lubuk Begalung Kota.
Laweh Pulau Aie Nan XX, Kecamatan: Lubuk Begalung Padang The lease period is 5 years, starting on
Kota. Padang. Periode sewa selama 5 tahun, dimulai November 1, 2023.
sejak 1 November 2023.

9. Padatanggal 26 September 2024, Perusahaan £ On September 26, 2024, the Company signed a

menandatangani Perjanjian tambahan untuk perjanjian
sewa menyewa gudang dengan PT Mega Anugerah
Cemerlang terkait dengan biaya perbaikan gudang
Kendal serta perpanjangan sewa 6 (enam) lokasi Lippo
Cikarang, Kendal, Surabaya, Medan, Pekanbaru dan
Palembang, yang — diperpanjang sampai dengan
Desember 2034.

suplemental agreement for the warehouse lease
agreement with PT Mega Anugerah Cemerlang related
to the cost of repairing the Kendal warehouse and
extending the lease of 6 (six) location at Lippo
Cikarang, Kendal, Surabaya, Medan, Pekanbaru and
Palembang, which is extended until December 2034.

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.14 MB
Published31 Oct 2024
Pages55
Characters202,757
Text sourceOCR
OCR confidence0.887

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MULTIFILING MITRA INDONESIA TBK p.1 ×179
linked org IRON MOUNTAIN p.3 ×14
linked person Joyce Housien p.3 ×5
linked org Lippo Cikarang p.3 ×10
linked person Gregory Mark Lever p.9 ×2
linked person Richard Gordon Johnstone p.9 ×2
linked person Patricia Marina Sugondo p.9 ×3
linked person Siva Kumar K Indran p.9 ×2
linked person Sylvia Lestariwati F K p.9 ×2
linked person Emmanuel Bambang Suyitno p.9
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.33 ×17
linked org Bank Central Asia Tbk p.33 ×5
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.33 ×4
linked org Bank Capital Indonesia Tbk p.33 ×21
linked org Asuransi Central Asia. p.40 ×2
linked org Koperasi Simpan p.53
possible org Bursa Efek Indonesia p.8
possible person Purnama Setiawan p.9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10
possible — Triyanto Sukses p.54 ×2
possible person Gatot Subroto p.55 ×2
unresolved org Multfiling Mitra Indonesia Tbk p.8 ×2
unresolved person Akta Notaris Misahardi Wilamarta p.8 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved person Lucy Octavia Siregar · Notaris p.8 ×12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.8
unresolved org BAPEPAM p.8 ×3
unresolved org Minister of Justice of Republic Indonesia p.8
unresolved org Iron Mountain Hong Kong Ltd p.10 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10
unresolved org Bapepam-LK p.10 ×8
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×2
unresolved org KB Bukopin Tbk p.33 ×2
unresolved org PPT Bank Danamon Indonesia Tbk p.33
unresolved org PI KB Bukopin Tbk p.33
unresolved org PI Bank Capital Indonesia Tbk p.33
unresolved org Foreign Cumencies PPT Bank CIMB Niaga Tbk p.33
unresolved org PT Bank CIMB Placement p.34
unresolved org Niaga Tbk p.34
unresolved org PTBank Capital Indonesia Tbk p.35
unresolved org Beban Pajak Penghasilan p.37
unresolved org PT Asuransi Central Asia. Manajemen p.40
unresolved org PT Asuransi Central Asia. Management p.40
unresolved org Iron Mountain Hongkong Limited p.43
unresolved org Bank Administration Gadangan Kerugan Ekspektasan p.46
unresolved org PT Iron Mountain Indonesia p.46 ×5
unresolved org PT Iron Mountain Indonesia Total p.46
unresolved org Milik Negara p.48
unresolved person Ro Rp RP Rp p.49
unresolved org Mahkamah Agung p.53
unresolved org Koperasi Simpan Pinjam Indosurya p.53
unresolved org Pengadilan Niaga Jakarta Pusat p.53 ×3
unresolved org PT Dexa Indonesia Pratama p.54 ×2
unresolved org PT Mega Anugerah Cemerlang p.54 ×4
unresolved org PT Central Sari Realty p.54 ×2
unresolved org PT Central Sari Reality p.54 ×4
unresolved org PT Sanhaw Unggul Lestari p.54 ×2
unresolved org PT Triyanto Sukses Mandiri p.54 ×2
unresolved org PT Graha Lestari Intemusa p.55 ×2
unresolved org PT Jorujo Baja Nusantara p.55 ×2
unresolved org PT Hasil Bumi Raya Mandiri p.55 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-MFMI.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result