Back to announcement
LK INAF Konsolidasi September 2024 Final.pdf
Financial statement Text extracted INAFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 89
Page 1
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PER 30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 TIDAK DIAUDIT
Page 2
DAFTAR ISI Hal. CONTENTS
/Page
Pernyataan Direksi Board of Directors’ statement
Laporan Keuangan Financial Statements
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2 Consolidates Balance Sheets
Laporan Laba Rugi Komprehensif 3 Consolidated Statements of Income
Konsolidasian
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Consolidated Statements of Changes in
Konsolidasian Shareholders’ Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 Consolidated Notes to the Financial Statements
Konsolidasian
Page 3
Page 4
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 September 2024/ 31 Desember 2023/
Notes September 30, 2024 December 31, 2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas 4,44,46,47 7.721.189.003 17.070.939.961 Cash and Cash Equivalents
Piutang Usaha 44,46,47 Trade Receivables
Pihak Berelasi 6 34.519.107.359 22.882.206.386 Related parties
Pihak Ketiga 6 21.405.776.726 39.546.927.021 Third parties
Piutang Lain-lain 44,46,47 Other Receivable
Pihak Berelasi 7 - - Related parties
Pihak Ketiga 7 4.837.323.327 266.979.870 Third parties
Persediaan 8 62.266.381.973 65.931.990.227 Inventories
Pajak Dibayar Dimuka 9 15.398.612.416 12.222.469.961 Prepaid Taxes
Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka 10 52.377.283.941 30.803.041.625 Advances and Prepayments
Aset pengembalian dana 11 2.914.504.886 4.902.485.638 Right of return assets
Aset lancar lainnya 5 7.509.437.967 5.364.859.625 Other current assets
Jumlah Aset Lancar 208.949.617.598 198.991.900.314 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Investasi pada Entitas Asosiasi 12 1.642.691.458 1.642.691.458 Investment in Associate
Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual 13 155.585.955 155.585.955 Available-For-Sale Financial Asset
Aset Pajak Tangguhan 40b 135.419.192.366 134.744.977.057 Deferred Tax Assets
Aset Tetap 14 386.314.236.885 398.222.231.606 Property, Plant and Equipment
Aset Hak guna 15 10.086.028.205 10.698.313.771 Right of use assets
Aset Tak Berwujud 16 3.122.129.429 2.498.041.588 Intangible Assets
Properti Investasi 17 12.744.621.220 12.875.235.909 Investment Property
Aset Tidak Lancar yang akan Ditinggalkan 18 - - Abondoned Non-Current Assets
Aset Tidak Lancar Lainnya 19 - - Other Non-Current Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 549.484.485.518 560.837.077.344 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 758.434.103.116 759.828.977.658 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
1
Page 5
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 September 2024/ 31 Desember 2023/
Notes September 30, 2024 December 31, 2023
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 44,46,47 Trade Payable
Pihak Berelasi 20 38.889.472.702 38.931.511.292 Related parties
Pihak Ketiga 20 445.041.238.611 449.755.757.649 Third parties
Pinjaman kepada pemegang saham 28 373.066.254.798 263.862.033.561 Shareholder loans
Pinjaman Bank Jangka Pendek 21,44 137.926.382.932 139.423.618.332 Short Term Bank Loans
Biaya yang Masih Harus Dibayar 22 33.291.278.781 20.973.796.685 Accrued Expenses
Kewajiban pengembalian dana 23 8.661.320.868 8.661.320.868 Refund liabilities
Liabilitas Hak Guna 24 3.097.458.028 2.036.502.999 Lease liabilities
Utang Pajak 25 262.510.536.082 249.870.660.853 Taxes Payables
Kewajiban kontrak 26 12.939.876.316 7.214.553.419 Contract liability
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
Pendek 27 104.805.156.319 50.358.199.414 Short Term employee Benefit
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.420.228.975.437 1.231.087.955.072 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT ASSETS
Liabilitas sewa guna usaha 24 - 780.370.026 Lease liabilities
Kewajiban Imbalan Pasca Kerja 29 40.824.254.104 36.459.677.078 Employment Benefit Obligation
Pinjaman kepada pemegang saham 28 268.017.051.313 295.653.233.748 Shareholder loans
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 308.841.305.417 332.893.280.852 Total Non Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 1.729.070.280.854 1.563.981.235.924 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA EQUITY ATTRIBUTABLE TO
PEMILIK ENTITAS INDUK OWNERS OF THE PARENT ENTITY
Modal Saham Share Capital
Modal dasar - 10.000.000.000 saham, Authorized - 10,000,000,000 shares,
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid
sebanyak 3.099.267.500 lembar saham 3,099,267,500 shares
dengan nilai nominal Rp100 per lembar 31 309.926.750.000 309.926.750.000 with par value Rp100 per share
Tambahan Modal Disetor 32 81.120.060.644 81.120.060.644 Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lainnya 33 11.426.067.007 11.426.067.007 Other equity component
Keuntungan belum direalisasi atas Unrealized gain on available for sale
aset keuangan tersedia untuk dijual 585.449 585.449 financial assets
Keuntungan (Kerugian) Aktuaria 374.895.733 374.895.733 Unrealized Gain (Loss) Actuaria
Keuntungan (Kerugian) Revaluasi Aset 203.293.717.754 203.293.717.754 Unrealized Gain (Loss) Revaluation Assets
Saldo Laba : Retained Earnings :
Telah ditentukan penggunaannya 1.271.553.449 1.271.553.449 Appropriated
Belum ditentukan peggunaannya (1.578.029.729.748) (1.411.547.456.558) Unappropriated
(Sejak 30 September 2011 dimana defisit (From September 30, 2011, its deficit
sebesar Rp57.661.903.925 telah amounted to Rp57,661,903,925 has
dieliminasi melalui been eliminated by
kuasi-reorganisasi) Quasi-reorganization)
Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan (970.616.099.712) (804.133.826.522) Total Equity Attributable to Owners
kepada Pemilik Entitas Induk of the Parent Entity
Kepentingan Non Pengendali 30 (20.078.026) (18.431.744) Non-Controling Interests
JUMLAH EKUITAS (970.636.177.738) (804.152.258.266) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 758.434.103.116 759.828.977.658 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
2
Page 6
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 SEPTEMBER 30, 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh) (Expressed in full Rupiah)
Catatan/ 30 September 2024/ 30 September 2023/
Notes September 30, 2024 September 30, 2023
Penjualan Bersih 34 137.870.418.335 445.701.937.539 Net Sales
Beban Pokok Penjualan 35 (149.671.993.782) (435.464.033.494) Cost of Goods Sold
LABA BRUTO (11.801.575.447) 10.237.904.045 GROSS PROFIT
Beban Penjualan 36 (41.933.499.883) (76.458.733.308) Selling Expenses
Beban Umum dan Administrasi 37 (78.361.190.632) (100.533.506.471) General and Administration Expenses
Keuntungan (Kerugian) Lain-lain Neto 39 2.439.173.189 (6.612.684.424) Other Income (Expense) - Net
LABA (RUGI) USAHA (129.657.092.773) (173.367.020.158) OPERATING PROFIT (LOSS)
Beban Keuangan 38 (37.501.042.008) (39.087.421.530) Finance Expenses
Bagian rugi (laba) dari entitas asosiasi - - Share in Net Profit of Associate
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (167.158.134.781) (212.454.441.688) INCOME (LOSS) BEFORE INCOME TAX
Pajak Penghasilan Income Taxes
Beban Pajak Kini 40a - - Current Tax Expense
Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan 40b 674.215.309 20.749.594.438 Benefit (Expense) Deferred Tax
Jumlah Pajak Penghasilan 674.215.309 20.749.594.438 Total Income Tax
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (166.483.919.472) (191.704.847.250) PROFIT (LOSS) FOR THE YEAR
Laba (Rugi) yang dapat di atribusikan kepada: Profit (Loss) Attributable to ;
Pemilik Entitas Induk (166.482.273.190) (191.699.889.851) Owners of the Parent
Kepentingan Non Pengendali (1.646.282) (4.957.399) Non Controlling Interest
Jumlah (166.483.919.472) (191.704.847.250) Total
Laba (Rugi) Komprehensif yang dapat diatribusikan Comprehensive profit (loss) attributable
Kepada: to:
Pemilik Entitas Induk (166.482.273.190) (191.699.889.851) Owners of the Parent
Kepentingan Non Pengendali (1.646.282) (4.957.399) Non-controlling Interest
Jumlah (166.483.919.472) (191.704.847.250) Total
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM (53,72) (61,85) PROFIT (LOSS) PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of these financial statements
3
Page 7
PT INDOFARMA TBK DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA TBK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGE IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
30 SEPTEMBER 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in full Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk / attribute owners of the parent
Total Ekuitas
Tambahan Pemilik Induk / Kepentingan
Modal Komponen Cadangan Saldo Laba / Retained Earnings Total Equity Pengendali /
Modal Disetor/ Disetor / Nilai Wajar Cadangan ekuitas lainnya / Revaluasi/ Attributable to Non -
Catatan/ Fully Paid Additional Paid OCI/ Aktuaria/ Other equity Revaluation Penggunaannya/ Penggunaanya/ Owner of Controlling Total Ekuitas /
Notes Capital in Capital FVOCI Actuarial reserve component reserve Appropriated Unappropriated the Parents Interest Total Equity
Saldo per Balance as at
31 Desember 2022 309.926.750.000 81.120.060.644 50.585.449 5.194.557.876 101.797.512.549 203.293.717.754 1.271.553.449 (708.968.161.623) (6.313.423.902) (11.541.543) (6.324.965.445) December 31, 2022
Rugi tahun berjalan - - - - - - (720.993.176.197) (720.993.176.197) (6.899.339) (721.000.075.536) Loss for the year
Kerugian penghentian Loss on
pengakuan atas restrukturisasi derecognition for restructuring of
pinjaman pemegang saham (90.371.445.542) 18.413.881.262 (71.957.564.280) - (71.957.564.280) shareholder loan
Aset Keuangan Financial assets
diukur Pada Nilai Wajar measured on fair value
Melalui through
Penghasilan Komprehensif Lain 28 - - (50.000.000) - - - - (50.000.000) - (50.000.000) other comprehensive income
Kerugian aktuaria - - - (4.819.662.143) - - - - (4.819.662.143) 9.138 (4.819.653.005) Actuarial loss
Saldo per Balance as of
31 Desember 2023 29,30 309.926.750.000 81.120.060.644 585.449 374.895.733 11.426.067.007 203.293.717.754 1.271.553.449 (1.411.547.456.558) (804.133.826.522) (18.431.744) (804.152.258.266) December 31, 2023
Rugi tahun berjalan - - - - - - (166.482.273.190) (166.482.273.190) (1.646.282) (166.483.919.472) Loss for the year
Saldo per Balance as of
30 September 2024 29,30 309.926.750.000 81.120.060.644 585.449 374.895.733 11.426.067.007 203.293.717.754 1.271.553.449 (1.578.029.729.748) (970.616.099.712) (20.078.026) (970.636.177.738) September 30, 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to the consolidated
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements are an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
4
Page 8
PT INDOFARMA Tbk PT INDOFARMA Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOW
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 SEPTEMBER 30, 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh) (Expressed in full Rupiah)
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 132.601.154.252 443.448.260.484 Cash Receipts from Customers
Pembayaran Kas kepada Pemasok dan Karyawan (185.732.288.008) (611.521.653.398) Cash Paid to Suppliers and Employees
Pembayaran Bunga (2.527.904.272) (20.586.371.720) Interest Paid
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi (55.659.038.028) (188.659.764.634) Net Cash Generated from (used in) Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan Penghasilan Bunga Simpanan 76.965.505 3.237.695.688 Interest Received from Bank Deposit
Perolehan aset hak guna (368.813.332) (1.773.577.662) Purchases of right of use asset
Pembelian Aset Tetap (50.000.000) (2.414.294.142) Purchases of Fixed Asset
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (341.847.827) (950.176.116) Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan Pinjaman Jangka Pendek - 23.100.000.000 Receipts from Short-Term Loan
Pembayaran Pinjaman Jangka Pendek (3.995.062.743) (7.490.401.933) Payments of Short-Term Loan
Pembayaran utang pemegang saham (40.925.875.845) (16.556.792.745) Payments of shareholders loan loan
Pembayaran Pinjaman Jangka Panjang (375.000.000) (4.842.887.560) Payments of Long-Term Loan
Penerimaan utang pemegang saham 91.947.073.485 135.385.837.234 Receipts from shareholders loan
Kas Bersih Diperoleh dari (digunakan untuk) Pendanaan 46.651.134.897 129.595.754.995 Net Cash Generated from Financing
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN (9.349.750.958) (60.014.185.755) NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH
SETARA KAS EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 17.070.939.961 269.751.394.924 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT THE BEGINNING PERIOD
Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing - 69.905.266 Effect of Foreign Exchange Rate Change
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 7.721.189.003 209.807.114.435 AT THE END PERIOD
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
The accompanying notes form an integral part of thesefinancial statements
5
Page 9
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Sejarah Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Indonesia Farma Tbk, disingkat dengan PT Indofarma Tbk dan PT Indonesia Farma Tbk, known as PT Indofarma Tbk (the
selanjutnya disebut “Perusahaan” didirikan berdasarkan akta No.1 tanggal “Company”), was established based on Deed No.1 dated January 2,
2 Januari 1996 dan diubah dengan akta No.134 tanggal 26 Januari 1996 1996 as amended by Deed No.134 dated January 26, 1996 both of
keduanya dari Notaris Sutjipto, SH. Akta pendirian ini telah disahkan Notary Sutjipto, SH. The Deed of Establishment was approved by the
dengan Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No.C2- Ministry of Law and Human Rights of the Republic Indonesia in
2122.HT.01.01.TH.96 tanggal 13 Februari 1996 dan diumumkan dalam Decision Letter No.C2-2122.HT.01.01.TH.96, dated February 13,
Berita Negara No.43 tanggal 28 Mei 1996, Tambahan No.4886. Anggaran 1996, and was published in the State Gazette No.43, dated May 28,
dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir 1996, Supplement No.4886. The Company’s Articles of Association
dengan akta No.44 tanggal 24 April 2017 dari Notaris Mochamad Nova has been amended several times, most recently by Deed No.44
Faisal, SH., M.Kn. untuk disesuaikan dengan Undang-Undang No.40 dated April 24, 2017 of Notary Mochamad Nova Faisal, SH., and
tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas. Akta perubahan ini telah M.Kn. concerning the revision of the regulation. This amendment was
mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-0056209.AH.01.11 Indonesia in Decision Letter No.AHU-0056209.AH.01.11 dated May
tahun 2017 tanggal 2 Mei 2017. 2, 2017.
Pada awalnya Perusahaan merupakan sebuah pabrik obat yang didirikan Originally, the Company was a pharmaceutical factory established in
pada tahun 1918 dengan nama pabrik Obat Manggarai. Pada tahun 1950, 1918 under the name Pabrik Obat Manggarai. In 1950, Pabrik Obat
Pabrik Obat Manggarai ini diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia Manggarai was taken over by the Government of the Republic of
dan dikelola oleh Departemen Kesehatan. Pada tahun 1979, nama pabrik Indonesia and managed by the Department of Health. In 1979, the
obat ini diubah menjadi Pusat Produksi Farmasi Departemen Kesehatan. Company’s name was changed to Pusat Produksi Farmasi
Kemudian, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Departemen Kesehatan. Based on Regulation of the Government of
No.20 tahun 1981, Pemerintah menetapkan Pusat Produksi Farmasi the Republic of Indonesia (PP) No.20 year 1981, the Company’s
Departemen Kesehatan menjadi Perusahaan Umum Indonesia Farma name became Perusahaan Umum Indonesia Farma (Perum
(Perum Indofarma). Selanjutnya pada tahun 1996, status badan hukum Indofarma). In 1996, based on Government Regulation No.34 year
Perum Indofarma diubah menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) 1995, the legal status of Perum Indofarma was changed to become
berdasarkan PP No.34 tahun 1995. Pada 2001, Grup menjadi perusahaan state Owned Limited Company (Persero). In 2001, the Company has
terbuka sebagaimana dalam poin “1b”. become a public company as disclosed in note “1b”.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan In accordance with article 3 of the Company’s articles of association,
pendirian Perusahaan adalah melaksanakan dan menunjang kebijakan its goals and objectives are to implement and support the
serta program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional Government’s in economic and national development programs and
pada umumnya, khususnya di bidang farmasi, diagnostik, alat kesehatan, policies particularly in pharmaceutical, diagnostics, medical devices
serta industri produk makanan, dengan menerapkan prinsip-prinsip and food industries, while adhering to the principles of a Limited
Perusahaan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Liability Company. To achieve its goals and objectives, the Group
Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: may engage in the following activities:
1 Industri Produk Farmasi untuk Manusia, 1 Pharmaceutical Products Industry for Humans,
2 Industri Produk Obat Tradisional, 2 Traditional Medicine Product Industry
3 Industri Alat-alat Laboratorium, Farmasi dan Kesehatan dari Kaca, 3 Laboratory, Pharmaceutical and Health Equipment Industry from
Glass,
4 Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran 4 Furniture Industry for Operations, Medical Care and Dental Care,
Gigi,
5 Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan 5 Medical and Dental Equipment Industry, Orthopedic and Prosthetic
Orthopaedic dan Prostetik, Equipment,
6 Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi serta Perlengkapan 6 Medical and Dental Equipment Industry and Other Equipment,
Lainnya,
7 Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi, 7 Electromedical and Electrotherapy Equipment Industry,
8 Industri Mesin untuk Pembungkus, Pembotolan, dan Pengalengan, 8 Industrial Machinery for Packaging, Bottling and Canning,
9 Industri Pengolahan Herbal, 9 Herbal Processing Industry,
10 Industri Pengolahan Teh, 10 Tea Processing Industry,
11 Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Farmasi, dan Kedokteran, 11 Large Trade of Laboratory Equipment, Pharmacy and Medicine,
12 Serta kegiatan usaha utama dan penunjang/pendukung lainnya. 12 and other main and supporting business activities such as.
- Pemasaran, perdagangan dan distribusi dari produk diatas, baik hasil - Marketing, trading and distributing the above mentioned products,
produksi maupun hasil produksi pihak ketiga, termasuk barang umum, whether the Company’s products or others parties products
baik di dalam maupun di luar negeri, serta kegiatan-kegiatan lain yang including general merchandise, for domestic and international
berhubungan dengan usaha Perusahaan; market. The Company also engages in other related activities;
- Jasa, baik yang ada hubungannya dengan kegiatan usaha Perseroan - Providing services, whether related to the Company’s activities or
maupun jasa Pemeliharaan Kesehatan pada umumnya termasuk jasa general healthcare including health consultancy service;
konsultasi kesehatan;
Perusahaan berdomisili di Indonesia, yang bertempat kedudukan di Jalan The Company is domiciled in Indonesia which is located at Jalan
Tambak No.1, Manggarai, Jakarta dan lokasi utama kegiatan usaha Tambak No.1, Manggarai, Jakarta. The main location of business
terletak di Jalan Indofarma No.1, Cibitung, Bekasi. Perusahaan mulai activity is at Jalan Indofarma No.1 Cibitung, Bekasi. The Company
beraktivitas dan berproduksi secara komersial tahun 1983. Hasil produksi has commenced its commercial operations and production in 1983.
Perusahaan dipasarkan di dalam dan di luar negeri. The Company’s products are sold locally and internationally.
6
Page 10
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM - LANJUTAN 1. GENERAL INFORMATION - CONTINUED
b. Penawaran Umum Efek Grup b. Public Offering of Shares of the Group
Pada tanggal 30 Maret 2001, Perusahaan memperoleh surat pernyataan On March 30, 2001, the Company obtained a letter of approval from
efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-660/PM/2001, the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency No.S-
untuk melakukan penawaran umum saham sebanyak 596.875.000 saham 660/PM/2001 for the Initial Public Offering of 596,875,000 Series B
Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. shares with Rp100 par value per share.
Pada tanggal 17 April 2001, Perusahaan melakukan penawaran umum On April 17, 2001, the Company’sInitial Public Offering was
saham sebanyak 2.499.999.999 saham Seri B dengan nilai nominal Rp100 2,499,999,999 Series B shares with Rp100 par value per share
per saham.
Pada tanggal 26 Agustus 2002, Perusahaan melakukan perubahan modal On August 26, 2002, the Company changed the share capital
saham sebanyak 2.392.500 saham yang berasal dari pelaksanaan opsi amounting to 2,392,500 shares which was caused by the exersice of
pemilikan saham oleh karyawan. the employee stock options.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah saham As of September 30, 2024 and December 31, 2023 total amount of
Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sebanyak shares listed in Indonesia Stock Exchange is 3,099,267,500 shares.
3.099.267.500 saham.
c. Pengalihan saham Seri B kepada PT Bio Farma (Persero) c. Transfer of Series B shares to PT Bio Farma (Persero)
Dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.76 By the issuance of Government Regulation of the Republic of
tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia No.76 of 2019 concerning Addition of State Capital
Indonesia ke dalam Modal Saham PT Bio Farma (Persero) dan Keputusan Participation of the Republic of Indonesia to PT Bio Farma (Persero)
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 862/KMK.06/2019 tentang and Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia
Number 862 / KMK.06 / 2019 concerning Determination of the Value
Penetapan Nilai Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik
of Addition of State Capital of the Republic of Indonesia into Equity
Indonesia ke dalam Modal Saham PT Bio Farma (Persero), serta
Capital of PT Bio Farma (Persero), and the signing of the Deed of
ditandatanganinya Akta Penyertaan Perjanjian Pengalihan Saham No. 37
Participation of the Share Transfer Agreement No. 37 dated January
tanggal 31 Januari 2020 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana 31, 2020 made before Aulia Taufani, Bachelor of Law, Notary in the
Hukum, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, maka seluruh saham City Administration of South Jakarta, then all series B shares owned
seri B milik Negara Republik Indonesia di Perseroan dialihkan kepada PT by the Republic of Indonesia in the Company were transferred to PT
Bio Farma (Persero) sebagai penambahan penyertaan Modal Negara ke Bio Farma (Persero) as an addition to the State Capital participation
dalam modal saham PT Bio Farma (Persero). in the share capital of PT Bio Farma (Persero).
Dengan adanya pengalihan seluruh saham seri B milik Negara di By the transfer of all of the State-owned B Series shares in the
Perseroan untuk dijadikan tambahan penyertaan Modal Negara di PT Bio Company to supplement the National Capital Participation in PT Bio
Farma (Persero) tersebut, maka: Farma (Persero), then:
1 Saham seri B Perseroan dimiliki sebesar 80,664% oleh PT Bio Farma 1 The Company's B Series shares are 80.664% owned by PT Bio
(Persero) dan sebesar 19,336% oleh publik. Farma (Persero) and 19.336% by the public.
2 Saham seri A Dwi Warna Perseroan tetap dimiliki oleh Negara 2 The Company's dwi warna A series shares remain owned by the
Republik Indonesia. Republic of Indonesia.
3 Status Perusahaan yang semula perusahaan Persero menjadi 3 Status of the Company which was originally a Persero Company
perusahaan non persero. being a non-Persero company.
4 Negara melakukan kontrol terhadap Perseroan melalui kepemilikan 4 The State exercises control over the Company through dwi warna A
saham seri A dwi warna dengan kewenangan sebagaimana diatur series shares ownership with the authority as stipulated in the
dalam Anggaran Dasar. Articles of Association.
d. Struktur Entitas Anak d. Structure of Subsidiaries
Kepemilikan langsung Direct Investment
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan As at September 30, 2024 and 31 Desember 2023 the Company has
memiliki kepemilikan langsung saham entitas anak berikut: direct ownership interest in the following subsidiary:
Jumlah Aset per 30
September 2024 (setelah Jumlah Aset per 31
Tahun
Operasi Presentase
penyesuaian Kuasi Desember 2023 (setelah
Jenis usaha / komersial / Kepemilikan / Induk Perseroan / Total penyesuaian Kuasi Induk
Entitas Anak /
Nature of Start of
Domisili /
Presentage of Assets as on September Perseroan / Total Assets as
Subsidiary Domicilie 30, 2024 (after Parent at December 31, 2023 (after
business commercia ownership
l operation Quasi Organization – Parent Quasi Organization –
Catatan/Note 43) Catatan/Note 43)
Direct Indirect
Pemasaran,
perdagangan dan
distribusi obat
serta alat
PT INDOFARMA kesehatan / 99.99
2000 Jakarta - 159.293.623.344 196.300.951.505
GLOBAL MEDIKA Marketing, trading %
and distribution of
medicine and
medical devices.
7
Page 11
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM - LANJUTAN 1. GENERAL INFORMATION - CONTINUED
d. Struktur Entitas Anak - Lanjutan d. Structure of Subsidiaries - Continued
Kepemilikan tidak langsung Indirect Investment
Pada awalnya PT Indofarma mempunyai kepemilikan tidak langsung atas Originally, PT Indofarma has indirect ownership in PT Farmalab
PT Farmalab Indoutama melalui entitas anak (PT Indofarma Global Indoutama through its subsidiary (PT Indofarma Global Medika) the
Medika) dengan Persentase kepemilikan pada entitas anak 99,90%. percentage ownership in the subsidiary 99.90%.
Selanjutnya berdasarkan akta Perubahan Anggaran Dasar No. 16 dari Furthermore, based on Notarial Deed of Amendement to the Articles of
notaris Andalia Farida, S.H., M.H., tanggal 21 September 2020 yang telah Association No. 16 from the Notary Andalia Farida, S.H., M.H., dated
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia September 21, 2020 which was legalized bye the Minister of Law and
dengan Surat Keputusan No. AHU-0071146.AH01.02 tanggal 16 Oktober Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
2020. Merubah persentase kepemilikan melalui entitas anak (PT Indofarma 0071146.AH01.02 dated October 16, 2020. Changed the percentage of
Global Medika) menjadi 99,93% ownership through it’s subsidiary (PT Indofarma Global Medika) to
99.93%.
Tahun
Operasi Presentase
Kepemilikan / Jumlah Aset per 30
Jenis usaha / komersial / Jumlah Aset per 31 Desember
Entitas Anak / Domisili / Presentage of September 2024/ Total
Nature of Start of 2023/ Total Asset as at
Subsidiary Domicilie ownership Asset as at
business commercial December 31, 2023
September 30, 2024
operation
Direct Indirect
Laboratorium Bio
PT Farmalab Indoutama Availability & Bio 2014 Jakarta - 99.93% 12.627.284.333 14.198.281.570
Equivalent
e. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris e. Employees, Directors and Commissioners
Berdasarkan akta Akta Notaris Utiek R. Abdurachman, SH., M.Li., M.Kn, Based on Notarial Deed Utiek R. Abdurachman, SH., M.Li., M.Kn,
No. 05 tanggal 5 September 2024 mengenai Perubahan Susunan No. 05 on September 5, 2024 regarding changes in the composition
Pengurus Perseroan PT Indofarma Tbk, yang telah disahkan oleh Menteri of the board of directors and commissioners PT Indofarma Tbk, which
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat was legalized by the Ministry of Law and Human Rights of the
Keputusan No. AHU-AH.01.09-0249524 tanggal 9 September 2024. Republic of Indonesia with Decree No. AHU-AH.01.09-0249524 on
Susunan anggota dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal September 9, 2024. The members of the Company’s boards of
30 September 2024 adalah sebagai berikut: commissioners and directors as at September 30, 2024 were as
follows:
- Komisaris Utama Didi Agus Mintadi President Commissioner -
- Komisaris Independen Teddy Wibisana Independent Commissioner -
- Direktur Utama Yeliandriani President Director -
- Direktur Operasional Andi Prazos Operational Director -
Susunan anggota dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal The members of the Company’s boards of commissioners and
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: directors as at December 31, 2023 were as follows:
- Komisaris Utama Laksono Trisnantoro President Commissioner -
- Komisaris Didi Agus Mintadi Commissioner -
- Komisaris Independen Teddy Wibisana Independent Commissioner -
- Komisaris Independen Achmad Ghufron Sirodj Independent Commissioner -
- Direktur Utama Agus Heru Darjono President Director -
- Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM Ariesta Krisnawan Finance, Risk Management and HR Director -
- Direktur Produksi dan Supply Chain Jejen Nugraha Production and Supply Chain Director
Pada tanggal 30 September 2024 susunan Komite Audit Perusahaan As at September 30, 2024 the members of the Company’s Audit
adalah sebagai berikut: Committee, are as follows:
- Ketua Teddy Wibisana Chairman -
- Anggota Ferry Apriadi Member -
Pada tanggal 31 Desember 2023 susunan Komite Audit Perusahaan As at December 31, 2023 the members of the Company’s Audit
adalah sebagai berikut: Committee, are as follows:
- Ketua Teddy Wibisana Chairman -
- Anggota Ferry Apriadi Member -
- Sekretaris Warga Murad Secretary -
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan As at September 30, 2024 and December 31, 2023 the Company and
dan Entitas Anak mempunyai karyawan masing - masing sebanyak 833 its subsidiaries have a combined total of 833 and 1.086 employees,
dan 1.086 (tidak diaudit). respectively (unaudited).
f. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian f. Completion of the consolidated financial statements
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan diotorisasi untuk diterbitkan The consolidated financial statements are approved and authorized
oleh Direksi pada tanggal 28 Oktober 2024. Direksi bertanggung jawab for issuance by the Board of Directors on October 28, 2024. The
atas laporan keuangan konsolidasian tersebut. Company is responsible for the preparation of these consolidated
financial statements.
8
Page 12
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama Perusahaan dan entitas anak ("Grup") yang The significant accounting policies of the Company and its subsidiaries
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah seperti ("Group") adoptedin the preparation of the consolidated financial
dijabarkan di bawah ini: statements are set out below:
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) a. Compliance to the Financial Accounting Standards(“FAS”)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai The consolidated financial statements were prepared and presented
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards which
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi include the Statements of Financial Accounting Standards ("SFAS”)
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan and Interpretation of Financial Accounting Standards (“IFAS”) issued
Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK–IAI”), by the Financial Accounting Standard Board – Indonesian Institute of
serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Accountant (“DSAK–IAI”), and regulations in the Capital Market
Jasa Keuangan/ Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan include Regulations, others, of Financial Sevices Authority/Capital
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang pedoman penyajian laporan Market and Supervisory Board and Financial Institution
keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK No.KEP-347/BL/2012 tentang (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 regarding guidelines for the
penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan presentation of financial statements, decree of Chairman of Bapepam-
publik. LK No.KEP-347/BL/2012 regarding presentation and disclosure of
financial statements of the issuer or public company.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian b. Basis of preparation of the consolidated financial statements
Laporan keuangan konsolidasian PT Indofarma Tbk dan entitas anak The consolidated financial statements of PT Indofarma Tbk and
disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. subsidiaries have been prepared in accordance with Indonesian
Financial Accounting Standards.
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga The consolidated financial statements have been prepared under the
perolehan. historical cost basis.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode The consolidated statements of cash flows, which have been
langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang prepared using the direct method, present cash receipts and
diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. disbursements classified into operating, investing and financing
activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, dibulatkan dan Figures in the consolidated financial statements are rounded to and
disajikan dalam jutaan Rupiah (“Rp”), kecuali dinyatakan lain. stated in millions of Rupiah (“Rp”), unless otherwise specified.
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan The accounting policies applied are consistent with those of the
keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 yang annual consolidated financial statements for the year ended
telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. December 31, 2023 which conform to the Indonesian Financial
Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi The preparation of consolidated financial statements inconformity
Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. with Indonesian Financial Accounting Standards requires the use of
Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat certain critical accounting estimates and asumptions. It also requires
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. management to exercise its judgement in the process of applying the
Group’s accounting policies.
Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih The areas involving a higher degree of judgement or complexity, or
tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan areas where assumptions and estimates are significant to the
terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. consolidated financial statements are disclosed in Note 3.
c. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan c. Changes to the statements of financial accounting standards
interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan and interpretations of statement of financial accounting
standards
Efektif tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan PSAK baru yang berlaku Effective January 1, 2023, the Group adopted new SFAS that are
efektif pada tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan effective for application from that date. Changes to the Company’s
telah dibuat sesuai kebutuhan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam accounting policies have been made as required, in accordance with
standar masing-masing. the transitional provisions in the respective standards.
Berikut adalah amendemen dan standar baru yang relevan dengan operasi The adoption of the following new standards and amendment which
Grup: are relevant to the Group operations are follows:
- Amandemen PSAK 1 - Penyajian laporan keuangan tentang - Amendments to SFAS 1- Presentation of Financial
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; StatementsDisclosure of Accounting Policies;
- Amandemen PSAK 16 - Aset tetap tentang aset tetap yang diperoleh - Amendment to SFAS 16- Fixed assets regarding proceeds
sebelum digunakan; before intended use;
- PSAK 25 (amandemen) - Kebijakan tentang Kebijakan Akuntansi - PSAK 25 (amendment)- Accounting Policies, Changes in
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan kesalahan terkait Defenisi Accounting Estimates and Errors - Definition of Accounting
Estimasi Akuntansi; dan Estimates; and
- Amandemen PSAK 46 - Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan - Amendment to SFAS 46- Income tax regarding Deferred tax
terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal. related to assets and liabilities arising from a single transaction.
9
Page 13
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
c. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan c. Changes to the statements of financial accounting standards
interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan - Lanjutan and interpretations of statement of financial accounting
standards - Continued
Dampak dari penerapan standar akuntansi baru ini adalah sebagai berikut: Impact of adoption these new accounting standards is as follows:
● Amendemen PSAK 1 - Penyajian Laporan Keuangan ● Amendments to SFAS 1 - Presentation of Financial Statements
DSAK-IAI mengubah PSAK 1, 'Penyajian Laporan Keuangan', untuk The DSAK-IAI amended SFAS 1, ‘Presentation of Financial
mengharuskan Grup mengungkapkan informasi kebijakan akuntansi Statements’, to require Group to disclose their material accounting
yang material daripada kebijakan akuntansi yang signifikan. policy information rather than their significant accounting policies.
"Informasi kebijakan akuntansi adalah material jika, jika "Accounting policy information is material if, when considered
dipertimbangkan bersama dengan informasi lain yang termuat dalam together with other information included in an entity’s financial
laporan keuangan entitas, dapat diperkirakan secara wajar dapat statements, it can reasonably be expected to influence decisions
mempengaruhi keputusan pengguna utama laporan keuangan that the primary users of general-purpose financial statements
bertujuan umum yang diambil atas dasar laporan keuangan tersebut." make on the basis of those financial statements.”
Amendemen ini juga mengklarifikasi bahwa informasi kebijakan The amendment also clarifies that accounting policy information is
akuntansi dianggap material jika, tanpa informasi tersebut, pengguna expected to be material if, without it, the users of the financial
laporan keuangan tidak dapat memahami informasi material lainnya statements would be unable to understand other material
dalam laporan keuangan. information in the financial statements.
Lebih lanjut, amendemen PSAK 1 mengklarifikasi bahwa informasi Further, the amendment to SFAS 1 clarifies that immaterial
kebijakan akuntansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. accounting policy information need not be disclosed. However, if it is
Namun, jika diungkapkan, informasi tersebut tidak boleh mengaburkan disclosed, it should not obscure material accounting policy
informasi kebijakan akuntansi yang material. information.
● Amendemen PSAK 25 - Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi ● Amendment SFAS 25 - Accounting Policies, Changes in
Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting
Estimates
Amendemen PSAK 25, ‘Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi The amendment to SFAS 25, ‘Accounting Policies, Changes in
Akuntansi dan Kesalahan’ mengklarifikasi bagaimana Grup harus Accounting Estimates and Errors’, clarifies how Banks should
membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan estimasi distinguish changes in accounting policies from changes in
akuntansi. Estimasi akuntansi didefinisikan sebagai jumlah moneter accounting estimates. Accounting estimates are defined as
dalam laporan keuangan yang tunduk pada ketidakpastian pengukuran. monetary amounts in financial statements that are subject to
Pembedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi measurement uncertainty. The distinction is important, because
diterapkan secara prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa changes in accounting estimates are applied prospectively to
masa depan lainnya, future transactions and other future events but changes in
sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya diterapkan accounting policies are generally applied retrospectively to past
secara retrospektif untuk transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu transactions and other past events as well as the current period.
lainnya serta periode berjalan.
● Amendemen PSAK 16 - Aset tetap: tentang hasil sebelum ● Amendment to SFAS 16- Fixed assets regarding proceeds before
penggunaan yang dimaksudkan intended use
PSAK 16, 'Aset Tetap', mensyaratkan bahwa hasil yang diterima dari SFAS 16, ‘Fixed Assets’, requires the proceeds received from
penjualan hasil produksi yang dihasilkan sebelum aset tersebut siap selling output produced before the asset is ready for its intended
untuk digunakan sesuai dengan maksud penggunaannya, diakui use to be recognised as income in profit or loss. The related cost
sebagai pendapatan dalam laba rugi. Biaya produksi yang terkait diukur of producing the output is measured using the guidance in SFAS
dengan menggunakan panduan dalam PSAK 14, 'Persediaan', dan 14, ‘Inventories’, and it is recognised as an expense in profit or
diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat penjualan. loss when sold.
Jika barang yang dijual merupakan hasil dari aktivitas normal entitas, maka If the items sold are the output of an entity’s ordinary activities,
pendapatan dan biaya diungkapkan sesuai dengan persyaratan PSAK 72, the income and cost are disclosed in accordance with the
"Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan", dan PSAK 14. Jika barang requirements of SFAS 72, ‘Revenue from Contracts with
yang dijual bukan merupakan bagian dari aktivitas normal entitas, maka Customers’, and SFAS 14. If the items sold are not part of an
amandemen PSAK 16 mensyaratkan pengungkapan jumlah dan pos dalam entity’s ordinary activities, the amendment to SFAS 16 requires
laporan laba rugi komprehensif dimana pendapatan dan biaya tersebut the disclosure of the amount and line item(s) in the statement of
dimasukkan. comprehensive income in which such proceeds and cost have
been included.
10
Page 14
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES - CONTINUED
c. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan c. Changes to the statements of financial accounting standards
interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan - Lanjutan and interpretations of statement of financial accounting
standards - Continued
● Amendemen PSAK 16 - Aset tetap: tentang hasil sebelum ● Amendment to SFAS 16- Fixed assets regarding proceeds before
penggunaan yang dimaksudkan - Lanjutan intended use - Continued
Amendemen PSAK 16 juga mengklarifikasi bahwa entitas 'menguji apakah The amendment to SFAS 16 also clarifies that an entity is ‘testing
asset berfungsi dengan baik' ketika entitas menilai kinerja teknis dan fisik whether the asset is functioning properly’ when it assesses the
aset. Kinerja keuangan aset tidak relevan dengan penilaian ini. Oleh karena technical and physical performance of the asset. The financial
itu, suatu asset mungkin dapat beroperasi sesuai dengan tujuan performance of the asset is not relevant to this assessment. An
manajemen dan dikenakan penyusutan sebelum mencapai tingkat kinerja asset might therefore be capable of operating as intended by
operasi yang diharapkan oleh manajemen. management and subject to depreciation before it has achieved
the level of operating performance expected by management.
● Amendemen PSAK 46 - Pajak penghasilan tentang Pajak tangguhan ● Amendment to SFAS 46- Income tax regarding Deferred tax
terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal related to assets and liabilities arising from a single transaction
DSAK-IAI telah mengamendemen PSAK 46, 'Pajak Penghasilan', untuk The DSAK-IAI has amended SFAS 46, 'Income taxes', to require
mengharuskan Bank mengakui pajak tangguhan atas transaksi tertentu Banks to recognise deferred tax on particular transactions that, on
yang pada saat pengakuan awal menimbulkan jumlah yang sama antara initial recognition, give rise to equal amounts of taxable and
perbedaan temporer kena pajak dan perbedaan temporer yang dapat deductible temporary differences. The amendments will typically
dikurangkan. Amendemen ini biasanya akan diterapkan pada transaksi apply to transactions such as leases for the lessee and
seperti sewa untuk penyewa dan kewajiban penghentian operasi. decommissioning obligations.
Paragraf 15 dan 24 dari PSAK 46 telah diamendemen untuk memasukkan Paragraphs 15 and 24 of SFAS 46 were amended to include an
kondisi tambahan di mana pengecualian pengakuan awal tidak diterapkan. additional condition where the initial recognition exemption is not
Menurut pedoman yang diamendemen, perbedaan temporer yang timbul applied. According to the amended guidance, a temporary
pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas tidak tunduk pada difference that arises on initial recognition of an asset or liability is
pengecualian pengakuan awal jika transaksi tersebut menimbulkan jumlah not subject to the initial recognition exemption if that transaction
yang sama antara jumlah kena pajak dan jumlah yang dapat dikurangkan gave rise to equal amounts of taxable and deductible temporary
dari perbedaan temporer. Paragraf 22A telah ditambahkan untuk differences. Paragraph 22A has been added to provide further
memberikan klarifikasi lebih lanjut atas prinsip ini. Paragraf 22(b) dan 22(c) clarification of this principle. Paragraphs 22(b) and 22(c) of SFAS
dari PSAK 46 juga telah diubah. 46 have also been
amended.
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas d. Principles of consolidation and equity accounting
1. Entitas Anak 1. Subsidiaries
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Subsidiaries are all entities (including structured entities) over
Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup which the group has control. The Group controls an entity when
terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari the Group is exposed to, or has rights to, variable returns from its
keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk involvement with the entity and has the ability to affect those
mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas returns through its power over the entity. Subsidiaries are fully
tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana consolidated from the date on which control is transferred to the
pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan Group. They are de-consolidated from the date on which that
lagi sejak tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian. control ceases.
Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. The Group applies the acquisition method to account for business
Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar combinations. The consideration transferred for the acquisition of
nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak a subsidiary is the fair value of the assets transferred, the
yang diakusisi sebelumnya dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh liabilities incurred to the former owners of the acquiree and the
Grup. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau liabilitas yang equity interests issued by the Group. The consideration
timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. transferred includes the fair value of any asset or liability resulting
from a contingent consideration arrangement.
Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi Identifiable assets acquired and liabilities and contingent liabilities
yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya assumed in a business combination are measured initially at their
sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. fair values at the acquisition date.
Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi The Group recognises any non-controlling interest in the acquiree
baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non- on an acquisition-by acquisition basis, either at fair value or at the
pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan non- non-controlling interest’s proportionate share of the acquiree’s net
pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan assets. Non controlling interest is reported as equity in the
konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. consolidated statements of financial position, separate from the
owner of the parent’s equity.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non- The excess of the consideration transferred the amount of any
pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi non-controlling interest in the acquiree and the acquisition-date
kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak fair value of any previous equity interest in the acquiree over the
diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat fair value of the identifiable net assets acquired is recorded as
sebagai goodwill . goodwill.
11
Page 15
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES - CONTINUED
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas - Lanjutan d. Principles of consolidation and equity accounting - Continued
1. Entitas Anak - Lanjutan 1. Subsidiaries - Continued
Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset bersih teridentifikasi If those amounts are less than the fair value of the net identifiable
atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon, assets of the business acquired, in the case of a bargain
selisihnya diakui dalam laporan laba rugi. purchase, the difference is recognised directly in the income
statement.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar Any contingent consideration to be transferred by the Group is
nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar recognised at fair value at the acquisition date. Subsequent
imbalan kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan dicatat changes to the fair value of the contingent consideration that is
sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2014) “Instrumen Keuangan: Pengakuan deemed to be an asset or liability is recognised in accordance
dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang with SFAS 55 (revised 2014) “Financial Instrument: Recognition
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian and Measurement” in profit or loss. Contingent consideration that
selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. is classified as equity is not remeasured, and its subsequent
settlement is accounted for within equity.
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya. Acquisition-related costs are expensed as incurred.
Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal If the business combination is achieved in stages, the acquisition
akuisisi dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak date carrying value of the acquirer’s previously held equity
pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar interest in the acquiree is remeasured to fair value at the
tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi. Pihak pengakusisi mungkin telah acquisition date through profit or loss. The acquirer may have
mengakui perubahan nilai wajar atas kepentingan ekuitasnya dalam recognised changes in the value of its equity interest in other
penghasilan komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang telah diakui comprehensive income. If so, the amount that was recognised in
dalam penghasilan komprehensif lain diakui dengan dasar yang sama other comprehensive income shall be recognised on the same
sebagaimana dipersyaratkan jika pihak pengakusisi telah melepas secara basis as would be required if the acquirer has disposed directly of
langsung kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya. the previously held equity interest.
Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Group yang belum di Inter-company transactions, balances and unrealised gains on
realisasi telah dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. transactions between Group companies are eliminated.
Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas anak telah diubah untuk Unrealised losses are also eliminated. When necessary amounts
menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Grup. reported by Subsidiary have been adjusted to conform to the
Group’s accounting policies.
2. Entitas asosiasi 2. Associates
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh Associates are all entities over which the Group has significant
signifikan namun bukan pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak influence but not control, generally accompanying a shareholding
suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas asosiasi dicatat dengan of between 20% and 50% of the voting rights. Investment in
metode ekuitas. associates are accounted for using the equity method of
accounting.
3. Metode ekuitas 3. Equity method
Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya Under the equity method, the investment is initially recognised at
perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian investor cost and adjusted thereafter to recognise the investor's share of
atas laba rugi pasca akuisisi dari investee atas laba rugi, dan bagiannya the post-acquisition profits or losses of the investee in profit or
dalam pergerakan pendapatan komprehensif lain dari investee atas loss, and its share of movements in other comprehensive income
pendapatan komprehensif lain. of the investee in other comprehensive income.
Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama When the Group’s share of losses in an associate or joint venture
dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura equals or exceeds its interest in the associate or joint venture,
bersama, termasuk piutang tanpa agunan, Grup menghentikan pengakuan including any other unsecured receivables, the Group does not
bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau melakukan recognise further losses, unless it has incurred legal or
pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama. constructive obligations or made payments on behalf of the
associate or joint venture.
Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan Unrealised gains on transactions between the group and its
entitas asosiasi dan ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup associates and joint ventures are eliminated to the extent of the
dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian yang belum terealisasi juga group’s interest in these entitites. Unrealised losses are also
dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti adanya penurunan eliminated unless the transaction provides evidence of an
nilai aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi dan ventura impairment of the asset transferred. Accounting policies of the
bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dari associates and joint ventures have been changed where
kebijakan yang diterapkan oleh Grup. necessary to ensure consistency with the policies adopted by the
Group.
Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau Dividends received or receivable from associates or joint ventures
ventura bersama diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi. are recognised as reduction in the carrying amount of the
investment.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti The Group determines at each reporting date whether there is any
objektif bahwa telah terjadi penurunan nilai pada investasi pada entitas objective evidence that the investment in the associate is
asosiasi. Jika demikian, maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat impaired. If this is the case, the carrying amount of the equity
dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai. accounting investments is tested for impairment.
12
Page 16
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES - CONTINUED
d. Prinsip atas akuntansi konsolidasi dan ekuitas - Lanjutan d. Principles of consolidation and equity accounting - Continued
1. Entitas Anak - Lanjutan 1. Subsidiaries - Continued
4. Perubahan kepemilikan 4. Changes in ownership interests
Grup memperlakukan transaksi dengan kepentingan nonpengendali yang The Group treats transactions with noncontrolling interests that do
tidak mengakibatkan hilangnya kontrol sebagai transaksi dengan pemilik not result in a loss of control as transactions with equity owners of
ekuitas Grup. Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian the Group. A change in ownership interest results in an
antara nilai tercatat dari kepentingan pengendali dan non-pengendali untuk adjustment between the carrying amounts of the controlling and
mencerminkan kepentingan relatifnya di anak perusahaan. Selisih antara non-controlling interests to reflect their relative interests in the
jumlah penyesuaian untuk kepentingan non-pengendali dan pertimbangan subsidiary. Any difference between the amount of the adjustment
yang dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam to non-controlling interests and any consideration paid or received
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Grup. is recognised in a separate reserve within equity attributable to
owners of the Group.
Ketika Grup tidak lagi mengkonsolidasikan atau mencatat menggunakan When the Group ceases to consolidate or equity account for an
metode ekuitas untuk investasi karena hilangnya pengendalian, investment because of a loss of control, joint control or significant
pengendalian bersama atau pengaruh signifikan, maka kepentingan yang influence, any retained interest in the entityis remeasured to its
masih tersisa atas entitas diukur kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan fair value at the date when the control is lost, with the change in
perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. carrying amount recognised in profit or loss.
Nilai tercatat awal adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan The fair value is the initial carrying amount for the purposes of
pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai entitas asosiasi, subsequently accounting for the retained interest as an associate,
ventura bersama atau aset keuangan. Di samping itu, jumlah yang joint venture or financial asset. In addition, any amounts
sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan previously recognised in other comprehensive income in respect
dengan entitas tersebut dicatat seolah-olah Grup telah melepas aset atau of that entity are accounted for as if the Group had directly
liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui disposed of the related assets or liabilities. This may mean that
pada pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi. amounts previously recognised in other comprehensive income
are reclassified to profit or loss.
Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau perusahaan asosiasi If the ownership interest in a joint venture or an associate is
berkurang namun pengendalian bersama atau pengaruh signifikan reduced but joint control or significant influence is retained, only a
dipertahankan, hanya sebagian proporsional dari jumlah yang telah diakui proportionate share of the amounts previously recognised in other
sebelumnya dalam pendapatan komprehensif lain yang direklasifikasi ke comprehensive income are reclassified to profit or loss where
laba atau rugi jika diperlukan. appropriate.
e. Kombinasi bisnis e. Business combinations
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak Business combination is a transaction or other event in which an
pengakuisisi memperoleh pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Kombinasi acquirer obtains control of one or more businesses. Business
bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan combination is accounted for by applying theacquisition method. The
dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai consideration transferred in a business combination is measured at
hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang fair value, which is calculated as the sum of the acquisition-date fair
dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik values of the assetstransferred by the Group, liabilities incurred by
sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan the Group to former owners of the acquiree, and the equity interests
oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya- issued by the Group in exchange for control of the acquiree.
biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut Acquisition-related costs are recognized as expenses in the periods
terjadi dan jasa diterima. in which the costs are incurred and the services are received.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang At the acquisition date, the identifiable assets acquired and the
diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu liabilities assumed are recognized at their fair value except for certain
yang diukur sesuai dengan standar yang relevan. assets and liabilities that are measured in accordance with the
relevant standards.
Komponen kepentingan nonpengendali pada pihak diakuisisi diukur baik pada Component of non-controlling interests are measured either at fair
nilai wajar ataupun pada bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada value or at the present ownership instruments’ proportionate share in
dalam jumlah yang diakui atas aset neto teridentifikasi dari pihak diakuisisi. the recognized amounts of the acquiree’s identifiable net assets.
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu When a business combination is achieve in stages, the Group’s
Grup atas pihak terakuisisi diukur Kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi previously held equity interest in the acquire is remeasured to fair
dan keuntungan atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Apabila value at the acquisition date and the resulting gain or loss, if any, is
pada periode sebelumnya, perubahan nilai wajar yang berasal dari kepentingan recogized in profit or loss. When in prior periods, a changes in the
ekuitasnya sebelum tanggal akuisisi telah diakui dalam penghasilan value of its equity interest in the acquiree prior to the acquisition date
komprehensif lain, jumlah tersebut diakui dengan dasar yang sama had been recognized in other comprehensive income date amount
sebagaimana dipersyaratkan jika Grup telah melepas secara langsung shall be recognized on the same basis as would be required if the
kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya. Group had desposed directly of the previously held equity interest.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode If the initial accounting for a business combination is incomplete by
pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk the end of the reporting period in which the combination occurs, the
pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Group reports provisional amounts for the items for which the
accounting is incomplete.
Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau In its financial statements, during the measurement period the
liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang acquirer adjust, recognized additional assets or liabilities, to reflect
diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika new information obtained about facts and circumstances that existed
diketahui, akan berakibat terhadap pengakuan aset dan liabilitas dimaksud as of the acquisition date that, if known, would have resulted in the
pada tanggal tersebut. recognition of those assets and liabilities as of that date.
13
Page 17
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES - CONTINUED
e. Kombinasi bisnis - Lanjutan e. Business combinations - Continued
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan yang merupakan At acquisition date, goodwill is measured at its cost being the excess
selisih lebih antara (a) nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah of (a) the aggregate of the consideration transferred and the amount
setiap kepentingan nonpengendali, atas (b) jumlah neto terindentifikasi dari aset of any non-controlling interest, over (b) the net of identifiable assets
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. acquired and liabilities assumed.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi After intial recognition, goodwill is measured at cost less any
akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, accumulated impairment losses. For the purpose of impairment
goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi testing, goodwill acquired in a business combination, from the
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas dari Grup yang diperkirakan acquisition date, be allocated to each of the Group’s Cash Generating
akan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari Units that is expected to benefit from the synergies of the
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditempatkan dalam combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the
Unit Penghasil Kas tersebut. acquiree are assigned to those Cash Generating Units.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil Kas dan operasi If goodwill has been allocated to Cash Generating Units and certain
tertentu atas Unit Penghasil Kas tersebut dilepaskan, maka goodwill yang operations on the Cash Generating Units is disposed, the goodwill
terkait dengan operasi yang dilepaskan tersebut termasuk dalam jumlah associated with the operation disposed is included in the carrying
tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugiaan dari amount of the operation when determining the gain or losses on
pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif disposal. Disposed goodwill is measured on the basis of relative
operasi yang dihentikan dan porsi Unit Penghasil Kas yang ditahan. values of the operation disposed of and the portion of the Cash
Generating Units retained.
f. Kombinasi bisnis entitas sepengendali f. Business combination entities under common control
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis Business combination of entities under common control transactions,
yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam such as transfers of business conducted within the framework of the
suatu kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan reorganization of the entities that are in the same group, not a change
dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat of ownership in terms of economic substance, so that the transaction
menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas can’t result in a gain or loss for the Group as a whole or the individual
individual dalam Grup tersebut. entity within the Group.
Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak Due to business combination transactions of entities under common
mengakibatkan perubahan substansi ekonomi kepemilikan atau bisnis yang control does not lead to changes in economic substance or business
dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan ownership are exchanged, then the transaction is recognized in the
metode penyatuan kepemilikan. carrying amount based on the pooling of interest method.
Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, An entity that receives the business, in a business combination of
mengakui selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari entities under common control, recognize the difference between the
setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali di ekuitas dalam akun amount of the consideration transferred and the carrying amount of
tambahan modal disetor. each transaction is a business combination of entities under common
control in equities as part of additional paid in capital.
g. Penjabaran mata uang asing g. Foreign currency translation
1. Mata uang fungsional dan penyajian 1. Functional and presentation currency
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan setiap entitas anggota Items included in the financial statements of each of the Group’s
Grup diukur menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan entites are measured using the currency of the primary economic
ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). environment in which the entity operates (the “functional
currency”).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan The consolidated financial statements are presented in Rupiah,
mata uang fungsional dan penyajian Grup. which is the functional and presentation currency of the Group.
2. Transaksi dan saldo 2. Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah Foreign currency transactions are translated into Rupiah using the
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada exchange rates prevailing at the dates of the transactions. At
setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang each reporting date, monetary assets and liabilities denominated
asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs penutup. in foreign currency are translated into Rupiah using the closing
Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh exchange rate. Exchange rate used as benchmark is the rate
Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari which is issued by Bank Indonesia. Foreign exchange gains and
penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset losses resulting from the settlement of such transactions and from
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing secara umum diakui di the translation at period-end exchange rates of monetary assets
dalam laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian ini ditangguhkan di and liabilities denominated in foreign currencies are generally
dalam ekuitas jika terkait dengan lindung nilai arus kas dan lindung nilai recognised in the profit or loss. They are deferred in equity if they
investasi bersih yang memenuhi syarat atau disebabkan oleh sebagian relate to qualifying cash flow hedges and qualifying net
investasi bersih dalam operasi asing. investment hedges or are attributable to part of the net investment
in a foreign operation.
14
Page 18
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES - CONTINUED
g. Penjabaran mata uang asing - Lanjutan g. Foreign currency translation - Continued
Akun aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dilaporkan ke Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies
dalam mata uang Rupiah dengan mempergunakan kurs tengah Bank at the reporting period are translated into Rupiah using the middle
Indonesia pada tanggal neraca. rates of Bank Indonesia at.
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
1 Dollar Amerika Serikat 15.138,00 15.416,00 1 US Dollar
1 Euro 16.852,38 17.139,52 1 Euro
1 CNY 2.158,73 2.169,67 1 CNY
Laba atau rugi kurs yang timbul akibat penjabaran pos aset dan kewajiban Gains or losses arising from foreign exchange transactions are
moneter dalam mata uang asing dikreditkan atau dibebankan pada laporan credited or charged to the consolidated statements of profit or loss
laba rugi pada periode berjalan. in the current period.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan pinjaman, Foreign exchange gains and losses that relate to borrowings and
serta kas dan setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai cash and cash equivalents are presented in the profit or loss
“penghasilan atau biaya keuangan”. Keuntungan atau kerugian neto selisih within ”finance income or costs”. All other net foreign exchange
kurs lainnya disajikan pada laporan laba rugi sebagai gains and losses are presented in the profit or loss within “other
“(kerugian)/keuntungan lain-lain – neto”. (losses)/gains - net”.
Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan dalam mata Changes in the fair value of monetary securities denominated in
uang asing yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dianalisis foreign currency classified as availablefor-sale are analysed
antara selisih penjabaran yang timbul dari perubahan biaya perolehan between translation differences resulting from changes in the
diamortisasi efek dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. Selisih amortised cost of the security and other changes in the carrying
penjabaran terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di amount of the security. Translation differences related to changes
dalam laporan laba rugi, dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada in amortised cost are recognised in profit or loss, and other
laba komprehensif lain. changes in carrying amount are recognised in other
comprehensive income.
Item non-moneter yang diukur pada nilai wajar menggunakan mata uang Non-monetary items that are measured at fair value in a foreign
asing ditranslasi menggunakan kurs pada tanggal ketika nilai wajar ini currency are translated using the exchange rate at the date when
ditentukan. Selisih penjabaran aset dan liabilitas keuangan non-moneter the fair value was determined. Translation differences on non-
yang dicatat pada nilai wajar diakui sebagai bagian keuntungan atau monetary financial assets and liabilities carried at fair value are
kerugian perubahan nilai wajar. Sebagai contoh, selisih penjabaran aset reported as part of the fair value gain or loss. For example,
dan liabilitas keuangan nonmoneter seperti ekuitas yang dimiliki dan dicatat translation differences on non-monetary financial assets and
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diakui pada laporan laba rugi liabilities such as equities held at fair value through profit or loss
sebagai bagian keuntungan atau kerugian nilai wajar dan selisih penjabaran are recognised in profit or loss as part of the fair value gain or loss
pada aset non-moneter seperti ekuitas yang diklasifikasikan sebagai and translation differences on non-monetary assets such as
tersedia untuk dijual diakui dalam pendapatan komprehensif lain. equities classified as available-for-sale financial assets are
recognised in other comprehensive income.
h. Aset Keuangan h. Financial assets
1. Klasifikasi 1. Classification
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran The Group classifies its financial assets in the following
berikut: measurement categories:
- aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan - those to be measured subsequently at fair value (either
komprehensif lain, atau melalui laba rugi), dan through other comprehensive income, or through profit or
- aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi - those to be measured at amortised cost.
Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola The classification depends on the entity’s business model for
aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas. managing the financial assets and the contractual terms of the
cash flows.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan For assets measured at fair value, gains and losses will either be
dicatat dalam laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk recorded in profit or loss or other comprehensive income. For
investasi pada instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model bisnis investments in debt instruments, this will depend on the business
dimana investasi tersebut diadakan. model in which the investment is held.
Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk For investments in equity instruments that are not held for trading,
diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah grup telah melakukan this will depend on whether the group has made an irrevocable
pemilihan tak terbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat election at the time of initial recognition to account for the equity
investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. investment at fair value through other comprehensive income.
Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk The Group reclassifies debt investments when and only when its
mengelola aset tersebut berubah. business model for managing those assets
changes.
15
Page 19
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
h. Aset Keuangan - Lanjutan h. Financial assets - Continued
2. Pengukuran 2. Measurement
Pada pengakuan awal, grup mengukur aset keuangan pada nilai At initial recognition, the group measures a financial asset at its
wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai fair value plus, in the case of a financial asset not at fair value
wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat through profit or loss, transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. attributable to the acquisition of the financial asset.
Biaya transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar Transaction costs of financial assets carried at fair value through
melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi. profit or loss are expensed in profit or loss.
Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara Financial assets with embedded derivatives are considered in
keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya hanya merupakan their entirety when determining whether their cash flows are solely
pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model Subsequent measurement of debt instruments depends on the
bisnis grup dalam mengelola aset dan karakteristik arus kas dari aset group’s business model for managing the asset and the cash flow
tersebut. Instrumen keuangan grup mengklasifikasikan instrumen characteristics of the asset. The company’s financial assets are
utangnya: include in this category:
● Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk ● Amortised cost: Assets that are held for collection of
mengumpulkan arus kas kontraktual dimana arus kas tersebut contractual cash flows where those cash flows represent
hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur dengan solely payments of principal and interest are measured at
biaya perolehan diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari amortised cost. A gain or loss on a debt investment that is
investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost and is not part of a
diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung hedging relationship is recognised in profit or loss when the
nilai, diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset tersebut asset is derecognised or impaired. Interest income from
dihentikan pengakuannya atau penurunan nilainya. Pendapatan these financial assets is included in finance income using the
bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam effective interest rate method.
pendapatan keuangan dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Instrumen ekuitas Equity Instrument
Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. The Group subsequently measures all equity investments at fair
Jika manajemen grup telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan value. Where the group’s management has elected to present fair
kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam penghasilan value gains and losses on equity investments in other
komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai comprehensive income, there is no subsequent reclassification of
wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. fair value gains and losses to profit or loss following the
Dividen dari investasi semacam itu tetap diakui dalam laba rugi derecognition of the investment. Dividends from such investments
sebagai pendapatan lainnya ketika hak grup untuk menerima continue to be recognised in profit or loss as other income when
pembayaran ditetapkan. the group’s right to receive payments is established.
Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Changes in the fair value of financial assets at fair value through
melalui laporan laba rugi diakui dalam keuntungan/(kerugian) lain-lain profit or loss are recognised in other gain/(losses) in the statement
dalam laporan laba rugi sebagaimana berlaku. Kerugian penurunan of profit or loss as applicable. Impairment losses (and reversal of
nilai (dan pemulihan kerugian penurunan nilai) atas investasi ekuitas impairment losses) on equity investments measured at FVOCI are
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain not reported separately from other changes in fair value.
tidak dilaporkan secara terpisah dari perubahan nilai wajar lainnya.
i. Kas dan setara kas i. Cash and cash equivalents
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, In the consolidated statement of cash flows, cash and cash
simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi likuid jangka equivalents include cash in hand, deposits held at call with banks,
pendek lainnya dengan yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau other short-term highly liquid investments with original maturities of
kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, cerukan three months or less, and bank overdrafts. In the consolidated
disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek. statement of financial position, bank overdrafts are shown within
borrowings in current liabilities.
j. Piutang usaha dan non - usaha j. Trade and non - trade receivables
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas Trade receivables are amounts due from customers for merchandise
penjualan barang dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. sold or services performed in the ordinary course of business.
Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau If collection is expected in one year or less (or in the normal operating
kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang cycle of the business if longer), they are classified as current assets.
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai If not, they are presented as noncurrent assets.
aset tidak lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang Non-trade receivables from related parties are receivables balance
terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi Grup. reflecting loan given to related parties of the Group.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai Trade and non-trade receivables are recognised initially at fair value
wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan and subsequently measured at amortised cost using the effective
menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan interest method, if the impact of discounting is significant, less any
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. provision for impairment.
16
Page 20
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
k. Saling hapus instrumen keuangan k. Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah Financial assets and liabilities are offset and the net amount is
netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang reported in the statement of financial position when there is a legally
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah enforceable right to offset the recognised amounts and there is an
diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau intention to settle on a net basis, or realise the asset and settle the
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. liability simultaneously. The legally enforceable right must not be
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat contingent on future events and must be enforceable in the normal
dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam course of business and in the event of default in solvency or
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Grup bankcrupty of the Company or the counterparty.
atau pihak lawan.
l. Penurunan nilai aset keuangan l. Impairment of financial assets
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur The Group applies the “simplified approach” to measure the Expected
Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE Credit Loss (“ECL”) which uses a lifetime expected loss allowance on
seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk seluruh saldo a forward-looking basis for all trade receivables and contract assets
piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang without significant financing component. Other than trade receivables
signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen and contract assets without significant financing component, the
pendanaan yang signifikan, Grup menerapkan pendekatan umum untuk Group applies general model to ensure ECL.
mengukur KKE.
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit At each reporting date, the Company assess whether the credit risk
dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak on a financial instrument has increased significantly since initial
pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan recognition. When making the assessment, the Company use the
perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia change in the risk of a default occurring over the expected life of the
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit financial instrument instead of the change in the amount of expected
ekspektasian. credit losses.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan mempertimbangkan kewajaran When making the assessment, the Company consider reasonable
serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada and supportable information, that is available without undue cost or
saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini effort at the reporting date about past events, current conditions and
dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan forecasts of future economic conditions, that is indicative of
kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. significant increases in credit risk since initial recognition.
Untuk kas dan setara kas, Perusahaan menerapkan penyederhanaan risiko For cash and cash equivalents, the Company applies the low credit
kredit rendah. Kemungkinan gagal bayar dan kerugian karena gagal bayar risk simplification. Default possibilities and losses due to default are
tersedia untuk umum dan dianggap sebagai investasi berisiko kredit publicly available and are considered low credit risk investments. It is
rendah. Merupakan kebijakan Perusahaan untuk mengukur ECL pada the Company's policy to measure ECL on these instruments on a 12
instrumen tersebut dalam basis 12 bulan. Namun, jika terjadi peningkatan months basis. However, if there has been a significant increase in
risiko kredit yang signifikan sejak origination, penyisihan akan didasarkan credit risk since origination, the allowance will be based on ECL for
pada ECL seumur hidup. Perusahaan menggunakan peringkat dari life. Companies use ratings from leading credit rating agencies to
lembaga pemeringkat kredit terkemuka untuk menentukan apakah determine whether a debt instrument has an SICR and to estimate
instrumen utang memiliki SICR dan untuk memperkirakan ECL. ECL.
Definisi gagal bayar Definition of default
Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar The Group derecognizes a financial asset only when the contractual
untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman historis rights to the cash flows from the asset expire, or it transfers the
menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria financial asset and substantially all the risks and rewards of
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: ownership of the asset to another entity.
● Ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau ● When there is a breach of financial covenants by the debtor; or
● Informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari ● Information developed internally or obtained from external sources
sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan indicates that the debtor is unlikely to pay its creditors, including
membayar kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa the Group, in full (without taking into account any collateral held
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup). by the Group).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan menganggap bahwa gagal bayar Irrespective of the analysis above, the Company considers that
telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika default has occurred when a financial asset is more than 90 days
Perusahaan memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk past due unless the Company has reasonable and supportable
menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. information to demonstrate that a more lagging default criteria is more
appropriate.
Grup menilai dengan basis forward-looking kerugian kredit ekspektasian The Group assesses on a forward-looking basis the expected credit
terkait dengan instrumen utangnya yang dicatat pada biaya perolehan losses associated with its debt instruments carried at amortised cost
diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. and fair value through other comprehensive income. The impairment
Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah telah methodology applied depends on whether there has been a
terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan. significant increase in credit risk.
17
Page 21
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
l. Penurunan nilai aset keuangan - Lanjutan l. Impairment of financial assets - Continued
Kebijakan Penghapusan Write-off Policy
Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang The Group writes off a financial asset when there is information
menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang indicating that the counterparty is in severe financial difficulty and
buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak there is no realistic prospect of recovery, e.g. when the counterparty
lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan, has been placed under liquidation or has entered into bankruptcy
atau untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari proceedings, or in the case of trade accounts receivable, when the
tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset keuangan yang dihapuskan amounts are over 120 days past due, whichever occurs sooner.
dapat menjadi subjek aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan Grup, Financial assets written off may still be subject to enforcement
dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan activities under the Group’s recovery procedures, taking into account
yang terjadi diakui dalam laba rugi. legal advice where appropriate. Any recoveries made are recognized
in profit or loss.
m. Penghentian Pengakuan Aset Keuangan m. Derecognition of Financial Assets
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak The Group derecognizes a financial asset only when the contractual
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau rights to the cash flows from the asset expire, or it transfers the
Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer financial asset and substantially all the risks and rewards of
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. ownership of the asset to another entity.
Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh If the Group neither transfers nor retains substantially all the risks
risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan asset yang and rewards of ownership and continues to control the transferred
ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang asset, the Group recognizes its retained interest in the asset and an
ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. associated liability for amounts it may have to pay. If the Group
Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat retains substantially all the risks and rewards of ownership of a
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui asset transferred financial asset, the Group continues to recognize the
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman financial asset and also recognizes a collateralized borrowing for the
yang diterima. proceeds received.
Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya On derecognition of a financial asset measured at amortized cost, the
perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah difference between the asset’s carrying amount and the sum of the
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada consideration received and receivable is recognized in profit or loss.
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang In addition, on derecognition of an investment in a debt instrument
diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang classified as at FVTOCI, the cumulative gain or loss previously
sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, accumulated in the investment revaluation reserve is reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan profit or loss. In contrast, on derecognition of an investment in an
investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan equity instrument which the Group has elected on initial recognition to
awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang measure at FVTOCI, the cumulative gain or loss previously
sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak accumulated in the investment revaluation reserve is not reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. to profit or loss, but is transferred to retained earnings.
n. Persediaan n. Inventories
Persediaan bahan baku, penolong, pengemas, persediaan barang dalam Raw materials, supplies, work in process and finished goodsare
proses dan barang jadi dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara harga stated at the lower of cost and net reliazable value by considering the
perolehan atau nilai realisasi bersih dengan mempertimbangkan tanggal expired date. Cost is determined using weighted average method.
kadaluarsa. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
tertimbang.
Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realiasi neto, mana yang Inventories are measured at cost or net realizable value, whichever is
lebih rendah. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam lower. Net realizable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi ordinary course of business, less the estimated costs of completion
biaya penjualan. Nilai realisasi neto diuji setiap periode. Kerugian atas nilai and the estimated costs to sell. NRV considers the purpose of
persediaan yang rusak atau kadaluwarsa dan tidak dapat dijual serta procuring supplies. Net realizable value is tested each period. Losses
penurunan terkait harga jual, dibebankan pada tahun berjalan, dan dicatat on value, damaged, or obsolete inventory and inventories cannot be
dalam “provisi untuk persediaan kadaluarsa, usang dan penurunan nilai.” sold and the related decline in selling prices, are charged to the
current year, and recorded in "provision for obsolete, expired and
impaired inventories".
o. Biaya dibayar di muka dan uang muka o. Prepaid expenses and advances
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing - masing biaya Prepaid expenses are charged to operations over the periods
dengan menggunakan metode garis lurus. benefited using the straight-line method.
Uang muka adalah bagian dari kontrak karena dibayar atau diterima di Advances is part of contractually due that is paid or received in
muka untuk barang atau jasa. Uang muka di catat sebagai asset dalam advance for goods or services. Advances are recorded as asset on
laporan posisi keuangan. the consolidated statement of financial position.
p. Aset Tetap p. Property, Plant and Equipment
Efektif 1 Januari 2016 Grup menerapkan PSAK 16 (2015) , “Aset Tetap”, Effective January 1, 2016 the Group implemented SFAS 16 (2015),
yang berdampak pada pengakuan aset, penentuan jumlah tercatat dan “Property, Plant and Equipment”,”Fixed Asset Clarification of
biaya penyusutan dan kerugian atas penurunan nilai harus diakui dalam Acceptable Methods of Depreciation and Amortization”.
kaitannya dengan aset tersebut.
18
Page 22
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
p. Aset Tetap - Lanjutan p. Property, Plant and Equipment - Continued
Sesuai dengan PSAK 16, Grup telah memilih metode biaya untuk In accordance with SFAS 16, the Group adopts the cost model for the
pengukuran aset tetapnya. measurement of its property,plant and equipment.
Grup telah menilai kembali aset tetap berdasarkan hasil penilaian yang The Group revalued property, plant and equiptment which was done
dilakukan oleh penilai independen dalam rangka kuasi-reorganisasi. Nilai by independent appraisal in connection with quasireorganization. The
aset tertentu yang direvaluasi pada periode sebelumnya dianggap sebagai revalued amount of those assets is considered as deemed cost.
biaya perolehan (deemed cost) .
Tanah tidak disusutkan Land is not depreciated.
Terhitung mulai tahun 2012 seluruh aset tetap disusutkan Starting 2012 all fixed assets are depreciated using straight line
menggunakan metode garis lurus dengan tarif penyusutan sebagai method, based on the following depreciation period:
berikut:
Umur Ekonomis/
Jenis Aset Tetap Fixed Asset
Useful Life
Bangunan dan prasarana 20 – 40 Tahun/Year Building and infrastructure
Instalasi, mesin, peralatan dan perlengkapan Pabrik 8 – 16 Tahun/Year Installations, machinery, production and factory equipment
Kendaraan, perlengkapan, dan peralatan kantor 4 – 8 Tahun/Year Office furniture, fixtures, equipment and vehicles
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan jika The assets’ residual values, useful lives and depreciation method are
perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan. reviewed and adjusted if appropriate, at the end of each reporting
period.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar jumlah yang dapat dipulihkan An asset’s carrying amount is written down immediately to its
jika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi jumlah yang dapat recoverable amount if the asset’s carrying amount is greater than its
dipulihkan. estimated recoverable amount.
Keuntungan atau kerugian bersih atas pelepasan aset tetap ditentukan Net gains or losses on disposals are determined by comparing the
dengan membandingkan hasil yang diterima dengan nilai tercatat dan proceeds with the carrying amount and are recognised within “other
diakui pada “(kerugian)/keuntungan lain-lain – neto” dalam laporan laba (losses)/gains - net” in the profit or loss.
rugi.
Jika aset yang direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam ekuitas When revalued assets are sold, the amounts included in equity are
dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin The accumulated costs of the construction of buildings and the
dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut installation of machinery are capitalised as construction in progress.
direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau These costs are reclassified to property, plant and equipment when
pemasangan selesai. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap the construction or installation is complete. Depreciation is charged
untuk digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. from the date the assets are ready for use in the manner intended by
management.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognized as part
akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya terkait dengan of the acquisition cost of the land, and these costs are not
pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan depreciated. Cost related to renewal of land rights are recognized as
diamortisasi sepanjang umur hukum hak. intangible assets and amortized during the period of the land rights.
q. Aset takberwujud q. Intangible assets
Pos ini antara lain mencakup: This account include the following:
1. Beban ditangguhkan, adalah beban-beban yang telah dikeluarkan dan 1. Capitalizable costs which will benefit the Company and its
mempunyai manfaat lebih dari satu tahun, yaitu: subsidiaries more than one year:
- Hubungan pelanggan kontrak diperoleh dalam kerja sama usaha - Contractual customer relationships acquired in a business
diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Hubungan cooperation are recognized at fair value at the acquisition date.
kontraktual pelanggan memiliki masa manfaat yang terbatas dan The contractual customer relations have a definite useful life and
dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. are carried at cost less accumulated amortisation. Amortisation is
Amortisasi dihitung menggunakan metode garis lurus selama calculated using the straight-line method over the expected life of
umur yang diharapkan dari Hubungan pelanggan. the customer relationship.
- Beban rehabilitasi gedung rumah sakit, diamortisasi sesuai dengan - Rehabilitation cost of hospital building shall be amortized over the
masa manfaatnya. period benefited.
2. Lisensi, disajikan berdasarkan harga perolehan. Lisensi memiliki masa 2. Licenses are shown at historical cost. Licenses have a definite useful
manfaat yang terbatas dan disajikan berdasarkan harga perolehan life and are carried at cost less accumulated amortisation.
dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan Amortisation is calculated using the straightline method to allocate
menggunakan metode garis lurus dan bertujuan untuk mengalokasikan the cost of licenses over their estimated useful lives (5-20 years).
harga perolehan lisensi selama estimasi masa manfaatnya (5-20
tahun).
19
Page 23
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
q. Aset takberwujud - Lanjutan q. Intangible assets - Continued
3. Piranti lunak komputer 3. Computer software
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program piranti lunak Costs associated with maintaining computer software programs are
komputer diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya recognised as an expense as incurred. Development costs that are
pengembangan yang dapat secara langsung diatribusikan kepada directly attributable to the design and testing of identifiable and
desain dan pengujian produk piranti lunak yang dapat diidentifikasi dan unique software products controlled by the Group are recognised as
unik yang dikendalikan oleh Grup diakui sebagai aset takberwujud. intangible assets.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dikapitalisasi sebagai Directly attributable costs that are capitalised as part of the software
bagian produk piranti lunak mencakup beban pekerja pengembang product include the software development employee costs and an
piranti lunak dan bagian overhead yang relevan. appropriate portion of relevant overheads
Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini Other development expenditures that do not meet these criteria are
diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang recognised as an expense as incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada recognised as an expense are not recognised as an asset in a
periode berikutnya. subsequent period
Biaya pengembangan piranti lunak komputer diakui sebagai aset yang Computer software development costs recognised as assets are
diamortisasi selama estimasi masa manfaat, yang tidak lebih dari tiga amortised over their estimated useful lives, which does not exceed
tahun. three years
Amortisasi dibebankan langsung terhadap biaya aset tidak berwujud. Amortization is directly charged againts the cost of intangible assets
4. Biaya pengembangan 4. Development cost
Pengeluaran untuk penelitian diakui beban pada saat terjadinya. Expenditures for research expenses are recognized when incurred.
Pengeluaran dari pengembangan diakui sebagai aset tak berwujud. Expenditures from development phase is recognized as an intangible
asset
Aset tidak berwujud yang timbul dari pengembangan (atau dari tahap An intangible asset arising from development (or from the
pengembangan proyek internal) harus diakui jika, dan hanya jika, development phase of an internal project) shall be recognised if, and
entitas dapat menunjukkan hal-hal berikut: only if, an entity can demonstrate all of the following:
a. Kelayakan teknis untuk menyelesaikan aset takberwujud sehingga a. The technical feasibility of completing the intangible asset so that
akan tersedia untuk penggunaan atau penjualan. it will be available for use or sale.
b. Niatnya untuk melengkapi aset takberwujud dan menggunakan b. Its intention to complete the intangible asset and use or sell it.
atau menjualnya.
c. Kemampuannya untuk menggunakan atau menjual aset tak c. Its ability to use or sell the intangible asset.
berwujud.
d. Bagaimana aset tidak berwujud akan menghasilkan kemungkinan d. How the intangible asset will generate probable future economic
manfaat ekonomi masa depan. Antara lain, entitas dapat benefits. Among other things, the entity can demonstrate the
menunjukkan adanya pasar untuk keluaran aset takberwujud atau existence of a market for the output of the intangible asset or the
aset tidak berwujud itu sendiri atau, jika digunakan secara internal, intangible asset itself or, if it is to be used internally, the
kegunaan aset takberwujud. usefulness of the intangible asset.
e. Tersedianya sumber daya teknis, keuangan dan sumber daya yang e. The availability of adequate technical, financial and other
memadai untuk menyelesaikan pembangunan dan untuk resources to complete the development and to use or sell the
menggunakan atau menjual aset takberwujud. intangible asset.
f. Kemampuannya untuk mengukur andal pengeluaran yang dapat f. Its ability to measure reliably the expenditure attributable.
diatribusikan.
Dalam tahap pengembangan proyek internal, suatu entitas dapat, dalam In the development phase of an internal project, an entity can, in
beberapa kasus, mengidentifikasi aset tak berwujud dan menunjukkan some instances, identify an intangible asset and demonstrate that the
bahwa aset tersebut akan menghasilkan kemungkinan manfaat ekonomi asset will generate probable future economic benefits. This is
masa depan. Ini karena fase pengembangan sebuah proyek lebih maju because the development phase of a project is further advanced than
daripada fase penelitian. the research phase.
r. Properti Investasi r. Investment Property
Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk Property that is held for long-term rental yields or for capital
kenaikan harga atau keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan- appreciation or both, and that is not occupied by the companies in the
perusahaan di Grup konsolidasian diklasifikasikan sebagai properti consolidated Group, is classified as investment property. Investment
investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang property also includes property that is being constructed or developed
dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti for future use as investment property.
investasi di masa depan.
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya Investment property is measured initially at its cost, including related
transaksi yang terkait dan biaya pinjaman yang berlaku. transaction costs and where applicable borrowing costs.
Properti investasi merupakan tanah atau bangunan yang dimiliki untuk Investment property represents land or buildings held for operating
sewa operasi atau kenaikan nilai, dan tidak digunakan maupun dijual lease or for capital appreciation, rather than for use or sale in the
dalam kegiatan operasi. ordinary course of business.
Properti investasi disajikan dengan model biaya sesuai dengan PSAK 13 , Investment properties are presented using the cost model in
“Properti Investasi”. accordance with SFAS 13, “Investment Properties”.
Properti investasi diakui sebesar biaya perolehan dan disusutkan, kecuali Investment properties were recognized at cost and are depreciated,
tanah, sesuai dengan taksiran umur ekonomisnya, sebagai berikut: except for land, over the estimated economic life, as follows:
20
Page 24
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
r. Properti Investasi - Lanjutan r. Investment Property - Continued
Umur Ekonomis/
Jenis Properti Investasi Investment Property
Useful Life
Bangunan dan prasarana 20 – 40 Tahun/Year Building and infrastructure
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada The cost of repairs and maintenance are charged to operations as
saat terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau incurred. Expenditures which extend the useful life of the properties
memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk or result in increased future economic benefits such as increase in
peningkatan kapasitas, atau peningkatan standar kinerja dikapitalisasi. capacity and improvement in the quality of output or standard of
performance are capitalized.
Properti investasi yang tidak digunakan lagi atau dijual dikeluarkan dari When properties are retired or otherwise disposed of, their carrying
kelompok properti investasi berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan values and the related accumulated depreciation and accumulated
atau kerugian dari penjualan properti investasi tersebut dibukukan dalam impairment losses, if any, are removed from the accounts. Gains or
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. losses from sale of investment properties are recorded in the
consolidated statements of profit or loss and other comprehensive
income for the year.
s. Penurunan nilai aset non-keuangan s. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas – misalnya goodwill Assets that have an indefinite useful life – for example, goodwill or
atau aset takberwujud yang tidak siap untuk digunakan – tidak diamortisasi intangible assets not ready for use – are not subject to amortisation
namun diuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila but tested annually for impairment, or more frequently if events or
terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang mengindikasikan changes in circumstances indicate that they might be impaired.
kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika Assets that are subject to amortisation are reviewed for impairment
terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. whenever events or changes in circumstances indicate that the
Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. carrying amount may not be recoverable. An impairment loss is
Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset recognised for the amount by which the asset’s carrying amount
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan exceeds its recoverable amount. The recoverable amount is the
penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah higher of an asset’s fair value less costs to sell and VIU. For the
dimana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang sebagian purposes of assessing impairment, assets are grouped at the lowest
besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok levels for which there are separately identifiable cash inflows, which
aset (unit penghasil kas). Aset nonkeuangan selain goodwill yang are largely independent of the cash inflows from other assets or
mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk group of assets (cash generating units). Non-financial assets other
menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. than goodwill that suffer impairment are reviewed for possible
reversal of the impairment at each reporting date.
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan Reversal on impairment loss for assets other than goodwill would be
hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam recognised if, and only if, there has been a change in the estimates
menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai used to determine the asset’s recoverable amount since the last
terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam impairment test was carried out. Reversal on impairment losses will
laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai be immediately recognised on profit or loss, except for assets
dengan PSAK lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak measured using the revalution model as required by other SFAS.
dibalik lagi. Impairment losses relating to goodwill would not be reversed.
t. Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan t. Abandoned non-current asset
Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan merupakan aset tidak lancar yang Abandoned non-current asset are non-current asset that are used
akan digunakan sampai dengan akhir umur ekonomisnya serta aset tidak until the end of useful lives and those that will be discontinued rather
lancar yang akan ditutup dari pada dijual. than sold.
u. Liabilitas keuangan u. Financial liabilities
Grup mengakui liabilitas pada tanggal diperdagangkan, yang mana pada The Group initially recognizes liabilities on the date that they are
tanggal tersebut. Grup menjadi salah satu pihak yang ada di dalam originated. All other financial liabilities are recognized initially on the
perjanjian kontrak dari suatu instrumen keuangan. trade date, which is the date that the Group becomes a party to the
contractual provisions of the instrument.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan non-derivatif kedalam kategori The Group classify non-derivative financial liabilities into the other
Utang Usaha, Biaya yang masih harus dibayar, Pinjaman jangka pendek, financial liabilities category which comprise Trade Payables, Accrued
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek, Utang Bank, dan Utang Expenses, Short –Term Loans, Short-term Employee Benefits
Pemegang Saham. Liabilitas keuangan ini pada saat pengakuan awal Liabilities, Bank Loans, and Shareholder loan. Such financial
diakui sebesar nilai wajarnya setelah dikurangi dengan biaya transaksi liabilities are recognized initially at fair value less any directly
yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, attributable transaction costs. Subsequent to initial recognition, these
liabilitas keuangan ini diukur sebesar biaya perolehan yang diamortisasi. financial liabilities are measured at amortized cost; any difference
Selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan between the proceeds (net of transaction costs) and the redemption
dicatat pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain value is recognized in the consolidated statements of profit or loss
konsolidasian selama periode liabilitas dengan menggunakan metode and other comprehensive income over the period of the borrowings
bunga efektif. using the effective interest method.
Utang Bank dan Pinjaman dari Institusi Keuangan Lain diterima untuk Bank Loans and Shareholder loan are raised for support of short-term
mendukung pendanaan jangka pendek atas operasional Grup. funding of the Group’s operations.
21
Page 25
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
v. Utang usaha v. Trade payables
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah Trade payables are obligations to pay for goods or services that have
diterima dalam kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang usaha been acquired in the ordinary course of business from suppliers.
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh Accounts payable are classified as current liabilities if payment is
tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi due within one year or less (or in the normal operating cycle of the
normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai business if longer). If not, they are presented as non-current
liabilitas jangka panjang. liabilities.
Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya Trade payables are recognised initially at fair value and subsequently
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode measured at amortised cost using the effective interest method.
bunga efektif.
w. Bunga pinjaman x. Borrowings cost
Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya, seperti biaya diskonto pinjaman Interest and other borrowing costs, such as discount fees on loans
baik yang secara langsung atau tidak langsung digunakan untuk either directly or indirectly used in financing the construction of a
pendanaan konstruksi aset kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut qualifying asset, are capitalised up to the date when construction
selesai dikonstruksi. Untuk biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara is complete. For borrowings that are directly attributable to a
langsung pada aset kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dari qualifying asset, the amount to be capitalised is determined as the
biaya pinjaman aktual yang terjadi selama periode berjalan, dikurangi actual borrowing cost incurred during the period, less any income
penghasilan yang diperoleh dari investasi sementara atas dana hasil earned on the temporary investment of such borrowings. For
pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang tidak dapat diatribusikan secara borrowings that are not directly attributable to a qualifying asset,
langsung pada suatu aset kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi the
ditentukan dengan mengalikan tingkat kapitalisasi terhadap jumlah yang amount to be capitalised is determined by applying a
dikeluarkan untuk memperoleh aset kualifikasian. capitalisation rate to the amount expended on the qualifying
assets.
Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang biaya The capitalisation rate is the weighted average of the total
pinjaman yang dibagi dengan jumlah pinjaman yang tersedia selama borrowing costs applicable to the total borrowings outstanding
periode, selain pinjaman yang secara spesifik diambil untuk tujuan during the period, other than borrowings made specifically for the
memperoleh suatu aset kualifikasian. purpose of obtaining a qualifying asset.
x. Pinjaman x. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi Borrowings are recognised initially at fair value, net of transaction
dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur costs incurred. Borrowings are subsequently carried at amortised
sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan (dikurangi cost; any difference between the proceeds (net of transaction costs)
biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi selama and the redemption value is recognised in the profit or loss over the
periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif. period of the borrowings using the effective interest method.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai Fees paid on the establishment of loan facilities are recognised as
biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau transaction costs of the loan to the extent that it is probable that
seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman some or all of the facility will be drawn down. In this case, the fee is
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. deferred until the draw-down occurs.
Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau To the extent that there is no evidence that it is probable that some or
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi all of the facility will be drawn down, the fee is capitalised as a pre-
sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama payment for liquidity services and amortised over the period of the
periode fasilitas yang terkait. facility to which it relates.
Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari laporan posisi Borrowings are removed from the consolidated statement of financial
keuangan konsolidasian ketika kewajiban yang tertulis pada kontrak position when the obligation specified in the contract is discharged,
dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih antara nilai tercatat dari cancelled or expired. The difference between the carrying amount of
liabilitas keuangan yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan a financial liability that has been extinguished or transferred to
imbalan yang dibayarkan, termasuk aset non kas yang dialihkan atau another party and the consideration paid, including any non-cash
liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan lain- assets transferred or liabilities assumed, is recognised in profit or
lain atau biaya keuangan. loss as other income or finance costs.
Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan entitas Where the terms of a financial liability are renegotiated and the entity
mengeluarkan instrumen ekuitas kepada kreditor untuk menyelesaikan issues equity instruments to a creditor to extinguish all or part of the
seluruh atau sebagian liabilitas (debt for equity swap), keuntungan atau liability (debt for equity swap), a gain or loss is recognised in profit or
kerugian diakui dalam laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara loss, which is measured as the difference between the carrying
jumlah tercatat dari liabilitas keuangan. amount of the financial liability and the fair value of the equity
instruments issued.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Grup Borrowings are classified as current liabilities unless the Group has
memiliki hak tanpa syarat untuk menunda pembayaran liabilitas selama an unconditional right to defer the settlement of the liability for at least
paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan. 12 months after the reporting date
22
Page 26
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
y. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan y. Derecognition of Financial Liabilities
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, The Group derecognizes financial liabilities when, and only when, the
liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara Group’s obligations are discharged, cancelled or have expired. The
jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan difference between the carrying amount of the financial liability
imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. derecognized and the consideration paid and payable is recognized in
profit or loss.
Ketika Grup bertukar dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang When the Group exchanges with the existing lender one debt
menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang berbeda secara instrument into another one with the substantially different terms,
substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas such exchange is accounted for as an extinguishment of the original
keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. financial liability and the recognition of a new financial liability
Demikian pula, Grup memperhitungkan modifikasi substansial dari Similarly, the Group accounts for substantial modification of terms of
ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai an existing liability or part of it as an extinguishment of the original
pelepasan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. financial liability and the recognition of a new liability. It is assumed
Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai that the terms are substantially different if the discounted present
kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru, termasuk value of the cash flows under the new terms, including any fees paid
setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap fee (imbalan) net of any fees received and discounted using the original effective
yang diterima dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, rate is at least 10% different from the discounted present value of the
berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas yang didiskonto yang remaining cash flows of the original financial liability. If the
berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak substansial, modification is not substantial, the difference between: (1) the
maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; carrying amount of the liability before the modification; and (2) the
dan (2) nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi present value of the cash flows after modification is recognized in
sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi dalam keuntungan dan profit or loss as the modification gain or loss within other gains and
kerugian lainnya. losses.
z. Pinjaman pemegang saham dengan biaya diamortisasi z. Shareholder loan at amortized cost
PSAK 71 mensyaratkan semua instrumen keuangan diukur pada SFAS 71 requires all financial instrument to be measured on initial
pengakuan awal pada nilai wajar. Ini biasanya akan menjadi harga recognition at fair value. This will normally be the transaction price in
transaksi dalam transaksi antara pihak-pihak yang tidak terkait. Jika a transaction between unrelated parties. If a loan is made on normal
pinjaman dilakukan dengan persyaratan komersial normal (baik dalam hal commercial terms (both in terms of principal and interest), no specific
pokok dan bunga), tidak ada masalah akuntansi khusus yang muncul dan accounting issues arise and the fair value at inception will usually
nilai wajar pada saat dimulainya biasanya akan sama dengan jumlah equal the loan amount.
pinjaman.
Entitas yang memberikan pinjaman kepada pihak berelasi seperti entitas An entity making a loan to a related party such as another entity
lain dalam suatu grup atau karyawan harus mengevaluasi apakah within a group or an employee should therefore evaluate whether the
pinjaman tersebut telah dibuat dengan persyaratan komersial yang normal. loan has been made on normal commercial terms. Where a loan is
Jika pinjaman diberikan oleh entitas induk kepada entitas anak dan tidak made by a parent to a subsidiary and is not on normal commercial
dalam persyaratan komersial normal, selisih antara jumlah pinjaman dan terms, the difference between the loan amount and its fair value
nilai wajarnya harus dicatat dalam laporan keuangan Perusahaan sebagai should be recorded as in the Consolidated financial statements as a
komponen ekuitas dalam laporan keuangan individualentitas anak (ini component of equity in the subsidiary’s individual financial
kadang-kadang disebut sebagai kontribusi modal). statements (this is sometimes referred to as a capital contribution).
z. Pinjaman pemegang saham dengan biaya diamortisasi - Lanjutan z. Shareholder loan at amortized cost - Continued
Penghentian pengakuan atau restrukturisasi pinjaman antar Grup jika Derecognition or restructuring of inter-Group loan if provides that a
terdapat modifikasi substansial atas persyaratan dari liabilitas keuangan substantial modification of terms of an existing financial liability shall be
yang ada dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan lama accounted for as an extinguishment of the old financial liability and the
dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Suku bunga efektif yang lama recognition of the new financial liability. The old effective rate is used in
digunakan dalam menghitung nilai kini dari liabilitas baru. Selisih antara computing the present value of the new
nilai tercatat liabilitas lama dan nilai kini liabilitas baru atau liabilitas yang liability. The difference between the carrying amount of the old liability and
direstrukturisasi dicatat sebagai keuntungan atau kerugian dari the present value of new or restructured liability shall be accounted for as
penghapusan liabilitas yang akan dilaporkan secara langsung di ekuitas. gain or loss on
extinguishment of debt to be reported directly in equity.
aa. Modal saham aa. Share capital
Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada Incremental costs directly attributable to the issue of new ordinary
penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai shares or options are shown in equity as a deduction, net of tax, from
pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. the proceeds.
Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham Where any Group company purchases the company’s equity share
treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara capital (treasury shares), the consideration paid, including any
langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan directly attributable incremental costs (net of income taxes) is
dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai deducted from equity attributable to the company’s equity holders
saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa until the shares are cancelled or reissued. Where such ordinary
tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi shares are subsequently reissued, any consideration received, net of
biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang any directly attributable incremental transaction costs and the related
terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik income tax effects, is included in equity attributable to the company’s
ekuitas entitas. equity holders
23
Page 27
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ab. Provisi ab. Provision
Provisi restorasi lingkungan, biaya restrukturisasi dan tuntutan hukum Provision for environmental restoration, restructuring costs and legal
diakui ketika: Grup memiliki kewajiban hukum atau konstruktif masa kini claims is recognised when: the Group has a present legal or
sebagai akibat peristiwa masa lalu; terdapat kemungkinan besar constructive obligation as a result of past events; it is probable that
penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya; an outflow of resources will be required to settle the obligation; and
dan jumlah kewajiban tersebut dapat diukur secara andal. Provisi tidak the amount has been reliably estimated. Provision is not recognised
diakui untuk kerugian operasi masa depan. for future operating losses.
Ketika terdapat beberapa kewajiban yang serupa, kemungkinan Where there are a number of similar obligations, the likelihood that an
penyelesaian mengakibatkan arus keluar ditentukan dengan outflow will be required in settlement is determined by considering the
mempertimbangkan kelas kewajiban secara keseluruhan. Provisi diakui class of obligations as a whole. A provision is recognised even if the
walaupun kemungkinan adanya arus keluar sehubungan engan item likelihood of an outflow with respect to any one item included in the
manapun yang termasuk dalam kelas kewajiban yang sama mungkin kecil. same class of obligations may be small.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas Provisions are measured at the present value of management’s best
pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban estimate of the expenditure required to settle the present obligation at
kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk the end of the reporting period. The discount rate used to determine
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang the present value is a pretax rate that reflects current market
mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait assessments of the time value of money and the risks specific to the
dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui liability. The increase in the provision due to the passage of time is
sebagai beban bunga. recognised as interest expense.
Garansi Assurance-type warranties
Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban garansi berdasarkan Provisions for the expected cost of warranty obligations under local
ketentuan penjualan barang lokal diakui pada tanggal penjualan barang sale of goods legislation are recognized at the date of sale of the
tersebut, sebesar estimasi terbaik direktur atas pengeluaran yang relevant products, at the directors’ best
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban Perusahaan. estimate of the expenditure required to settle the Company’s
obligation.
ac. Kontinjensi ac. Contingencies
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Contingent liabilities are not recognized in the consolidated financial
tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian. statements but are disclosed in the notes to the consolidated
Namun pengungkapan tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya yang financial statements unless the possibility of an outflow of resources
mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi embodying economic benefits is remote. Contingent assets are not
tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan recognized in the consolidated financial statements but are disclosed
dalam catatan atas laporan keuangan. in the notes to the consolidated financial statements when an inflow
of economic benefits is probable.
ad. Imbalan kerja ad. Employee benefits
Kewajiban jangka pendek Short term obligations
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non – moneter dan Liabilities for wages and salaries, including non-monetary benefits
akumulasi cuti sakit yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah and accumulating sick leave that are expected to be settled wholly
akhir dari periode ketika pekerja memberikan jasa yang berhubungan within 12 months after the end of the period in which the employees
diakui hingga jasa yang diberikan hingga akhir dari periode pelaporan dan render the related service are recognised in respect of employees’
dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas services up to the end of the reporting period and are measured at
diselesaikan. Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja the amounts expected to be paid when the liabilities are settled. The
masa kini pada neraca. liabilities are presented as current employee benefit obligations in the
balance sheet.
Imbalan pascakerja program imbalan pasti Defined contribution plans
Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar Akuntansi Keuangan In April 2022, DSAK IAI (Institute of Indonesia Chartered
Ikatan Akuntan Indonesia) menerbitkan materi penjelasan melalui siaran Accountants’ Accounting Standard Board) issued an explanatory
pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai material through a press release regarding attribution of benefits to
PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. periods of service in accordance with SFAS 24: Imbalan Kerja which
Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta was adopted from IAS 19 Employee Benefits. The explanatory
umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan material conveyed the information that the fact pattern of the pension
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang program based on the Labor Law currently enacted in Indonesia is
ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) similar to those responded and concluded in the IFRS Intepretation
Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Service (IAS 19).
Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan dengan demikian The Group has adopted the said explanatory material and accordingly
merubah kebijakan akuntansi menyangkut atribusi imbalan kerja pada changed its accounting policy regarding attribution of benefits to
periode jasa dari kebijakan yang diterapkan sebelumnya, namun Laporan periods of service previously applied, but the Group’s financial
Keuangan Grup tidak disajikan kembali karena efek dari perubahan statements is not restated as the effect of the changes is not material
tersebut tidak material untuk Grup. for the Group.
Imbalan pascakerja program imbalan pasti - Lanjutan Defined contribution plans - Continued
Grup menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk semua The Group established a defined benefit pension plan covering all the
karyawan tetapnya. Grup juga memberikan imbalan pasca kerja imbalan local permanent employees. In addition, the Group also provides post-
pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 employment benefits as required under Labor Law No. 11 of year
Tentang Cipta Kerja (UndangUndang Cipta Kerja). Grup menghitung 2020 on Job Creation (Job Creation Law). For normal pension
selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan Undang- scheme, the Group calculates and recognizes the higher of the
Undang Cipta Kerja yang berlaku dengan manfaat yang diterima dari benefits under the Job Creation Law and those under such pension
program pensiun untuk pensiun normal. plan.
24
Page 28
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ad. Imbalan kerja - Lanjutan ad. Employee benefits - Continued
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode The cost of providing benefits is determined using the projected unit
projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap credit method, with actuarial valuations being carried out at the end of
akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali terdiri dari each annual reporting period. Remeasurement comprising actuarial
keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada) dan gains and losses, the effect of the asset ceiling (if applicable) and the
dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), diakui langsung return on plan assets (excluding interest), are recognized immediately
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau in the consolidated statement of financial position with a charge or
dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. credit recognized in other comprehensive income in the period in
Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin which they occur. Remeasurements recognized in other
segera dalam ”saldo laba”. comprehensive income are reflected immediately in “retained
earnings”.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amandemen program Past service cost is recognized in profit or loss when the plan
atau kurtailmen, atau ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait amendment or curtailment occurs, or when the Group recognizes
atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung dengan mengalikan related restructuring costs or termination benefits, if earlier. Net
tingkat diskonto dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya interest is calculated by applying a discount rate to the net defined
imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori: benefit liability or asset. Defined benefit costs are in to three
categories:
- Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini biaya jasa lalu serta - Service cost (including current service cost, past service cost, as
keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) well as gains and losses on curtailments and settlements)
- Beban atau pendapatan bunga neto - Net interest expense or income
- Pengukuran kembali - Remeasurement
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba The Group presents the first two components of defined benefit costs
rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. in profit or loss. Curtailment gains and losses are accounted for as
past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan The retirement benefit obligation recognized in the consolidated
konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam program statement of financial position represents the actual deficit or surplus
imbalan pasti Grup. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas in the Group’s defined benefit plans. Any surplus resulting from this
pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk calculation is limited to the present value of any economic benefits
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas available in the form of refunds from the plans or reductions in future
program. contributions to the plans.
Pesangon pemutusan kontrak kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan Termination benefits are payable when employment is terminated by
hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja the Group before the normal retirement date, or whenever an
menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan employee accepts voluntary redundancy in exchange for these
kompensasi imbalan pesangon. Grup mengakui pesangon pemutusan benefits. The group recognises termination benefits at the earlier of
kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak the following dates:(i) when the group can no longer withdraw the
dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup offer of those benefits; and (ii) when the entity recognises costs for a
mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berasa dalam ruang lingkup restructuring that is within the scope of SFAS 57 and involves the
PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal menyediakan payment of termination benefits. In the case of an offer made to
pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, encourage voluntary redundancy, the termination benefits are
pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan measured based on the number of employees expected to accept the
yang diharapkan menerima penawaran tersebut. offer.
Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan Benefits falling due more than 12 months after the reporting date are
didiskontokan menjadi nilai kininya. discounted to their present value.
ae. Pajak penghasilan kini dan tangguhan ae. Current and deferred tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam The tax expense comprises current and deferred tax. Tax is
laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau recognised in the profit or loss, except to the extent that it relates to
kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui items recognised in other comprehensive income or directly in equity.
ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam In this case, the tax is also recognised in other comprehensive
pendapatan komprehensif lain atau ekuitas. income or directly in equity, respectively.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku The current income tax charge is calculated on the basis of the tax
atau yang secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di laws enacted or substantively enacted at the end of the reporting
negara dimana perusahaan dan entitas anak beroperasi dan menghasilkan period in the countries where the Company’s subsidiaries and
pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi associates operate and generate taxable income. Management
yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan periodically evaluates positions taken in tax returns with respect to
dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan situations in which applicable tax regulation is subject to
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan interpretation. It establishes provisions where appropriate on the
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. basis of amounts expected to be paid to the tax authorities.
Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan Deferred income tax is provided in full, using the balance sheet
metode neraca untuk semua perbedaan temporer yang berasal dari selisih method, on temporary differences which arise from the difference
antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya between the tax bases of assets and liabilities and their carrying
pada laporan keuangan konsolidasian. Namun, liabilitas pajak penghasilan amounts in the consolidated financial statements. However, deferred
tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal goodwill. Pajak tax liabilities are not recognised if they arise from the initial
penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan recognition of goodwill. Deferred income tax is also not accounted for
tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal if it arises from initial recognition of an asset or liability in a
liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaction other than a business combination that at the time of the
transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi transaction affects neither accounting nor taxable profit or loss.
pajak.
25
Page 29
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ae. Pajak penghasilan kini dan tangguhan - Lanjutan ae. Current and deferred tax - Continued
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang Deferred income tax is determined using tax rates(and laws) that
sudah diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode have been enacted or substantially enacted by the end of the
pelaporan dan diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan reporting period and are expected to apply when the related deferred
yang berhubungan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. income tax asset is realised or the deferred income tax liability is
settled.
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan Deferred tax assets are recognised only if it is probable that future
kena pajak di masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan taxable amounts will be available to utilise those temporary
perbedaan temporer yang masih dapat dimanfaatkan. differences and losses.
Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan temporer antara Deferred tax liabilities and assets are not recognised for temporary
nilai tercatat dan dasar pengenaan pajak dari investasi pada operasi asing differences between the carrying amount and tax bases of
ketika perusahaan bisa mengontrol periode pengembalian dari perbedaan investments in foreign operations where the company is able to
temporer dan ada kemungkinan bahwa perbedaan itu tidak akan dibalik di control the timing of the reversal of the temporary differences and it is
masa depan yang dapat diperkirakan. probable that the differences will not reverse in the foreseeable
future.
Pengampunan Pajak Tax amnesty
Grup menerapkan PSAK 70 (2016), "Akuntansi Aset Pengampunan Pajak The Group applies SFAS 70 (2016), “Accounting for Tax Amnesty
dan Kewajiban". PSAK ini memberikan perlakuan akuntansi atas aset dan Assets and Liabilities”. This SFAS provides accounting treatment for
kewajiban dari Amnesti Pajak sesuai dengan Undang-Undang No.11 tahun assets and liabilities from Tax Amnesty in accordance with Law
2016 tentang Amnesti Pajak ("Undang-Undang Amnesti International") No.11 year 2016 about Tax Amnesty (“Tax Amnesty Law”) which
yang berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2016. became effective on July 1, 2016.
PSAK 70 memberikan opsi untuk pengakuan awal atas aset atau SFAS 70 provides options in the initial recognition of the assets or
kewajiban yang timbul dari penerapan Undang-Undang Amnesti Pajak, liabilities arising from the implementation of the Tax Amnesty Law,
baik untuk mengikuti SAK yang ada sesuai dengan sifat dari aset atau whether to follow the relevant existing SAK according to the nature of
kewajiban yang diakui (Pendekatan Umum) atau untuk mengikuti the assets or liabilities recognized (General Approach) or to follow the
ketentuan yang dinyatakan dalam PSAK 70 paragraf 10 sampai 23 provisions stated in SFAS 70 paragraphs 10 to 23 (Optional
(Pendekatan Pilihan). Keputusan yang dibuat oleh entitas harus konsisten Approach). The decision made by the entity must be consistent for all
terhadap semua aset konsolidasian dan / atau kewajiban amnesti pajak recognized consolidated tax amnesty assets and/or liabilities.
yang diakui.
Grup mengakui aset dan kewajiban amnesti pajak dalam laporan The Group recognized its tax amnesty assets and liabilities in its
keuangannya sesuai dengan SAK yang relevan untuk setiap aset atau consolidated financial statements in accordance with the relevant
kewajiban. SAK for each asset or liability.
Grup telah memilih untuk menguangkan kembali aset dan kewajiban The Group has opted to remeasure its tax amnesty assets and
amnesti pajak tersebut sampai nilai wajarnya sesuai dengan SAK pada liabilities to their fair value according to SAK on the date of the Tax
tanggal Surat Pengakuan Amnesty Pajak. Selisih antara nilai wajar di atas Amnesty Acknowledgement Letter. The difference between the
dengan biaya perolehan yang awalnya diakui disesuaikan dengan aforementioned fair values with the acquisition cost initially
tambahan modal disetor. recognized is adjusted to additional paid-in capital.
af. Pengakuan pendapatan af. Revenue recognition
Grup telah menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pendapatan The Group has applied SFAS 72, which requires revenue recognition
pengakuan untuk memenuhi 5 langkah penilaian: to fulfill 5 steps of assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban 2. Identify the performance obligations in the contract. Performance
pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk mentransfer barang atau obligations are promises in a contract to transfer to a customer
jasa yang berbeda kepada pelanggan. goods or services that are distinct.
3. Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang 3. Determine the transaction price. Transaction price is the amount
diharapkan menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer of consideration to which an entity expects to be entitled in
barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan exchange for transferring promised goods or services to a
yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup customer. If the consideration promised in a contract includes a
memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai variable amount, the Group estimates the amount of consideration
imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada to which it expects to be entitled in exchange for transferring the
pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang promised goods or services to a customer less the estimated
akan dibayarkan selama masa kontrak. amount of service level guarantee which will be paid during the
contract period.
4. Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas 4. Allocate the transaction price to each performance obligation on
dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct
berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati goods or services promised in the contract. Where these are not
secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi directly observable, the relative stand- alone selling price are
berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin. estimated based on expected cost plus margin.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan 5. Recognise revenue when performance obligation is satisfied by
mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu transferring a promised goods or services to a customer (which is
ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa). when the customer obtains control of that goods or services).
26
Page 30
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
af. Pengakuan pendapatan - Lanjutan af. Revenue recognition - Continued
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut: A performance obligation may be satisfied at the following:
a. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang a. A point in time (typically for promises to transfer goods to a
ke pelanggan); atau customer); or
b. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan b. Over time (typically for promises to transfer services to a
pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi customer). For a performance obligation satisfied over time, the
sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk Group selects an appropriate measure of progress to determine
menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban the amount of revenue that should be recognised as the
pelaksanaan dipenuhi. performance obligation is satisfied.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak Payment of the transaction price is different for each contract. A
diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari saldo contract asset is recognised once the consideration paid by customer
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui is less than the balance of performance obligation which has been
setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo kewajiban satisfied. A contract liability is recognised once the consideration paid
pelaksanaan yang telah dipenuhi. by customer is more than the balance of performance obligation
which has been satisfied.
Untuk barang umum: For general goods:
Pendapatan diakui pada suatu waktu atau setelah dikirimkan ke Revenue is recognized at point in time or upon delivery to its
pelanggannya. Pelanggan memperoleh kendali atas aset yang dijanjikan customer. The customer obtain control of a promised asset and the
dan kewajiban kinerja Grup. Indikator kontrol dialihkan ke pelanggan Group's performance obligation. Indicators of control is transferred to
termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut: customer include but not limited to the following:
a. Grup memiliki hak saat ini untuk pembayaran aset; a. The Group has a present right to payment of the asset;
b. Pelanggan memiliki hak legal atas aset; b. The Customer has legal title to the asset;
c. Grup telah mengalihkan kepemilikan fisik aset; c. The Group has transferred physical possesion of the asset;
d. Pelanggan memiliki risiko dan manfaat yang signifikan atas d. The Customer has the significant risks and rewards of ownership
kepemilikan aset; dan of the asset; and
e. Pelanggan telah menerima aset tersebut. e. The Customer has accepted the asset.
Hak Untuk Mengembalikan Right of return
Untuk memperhitungkan pengalihan produk dengan hak pengembalian, To account for the transfer of products with a right of return, an entity
entitas harus mengakui semua hal berikut: shall recognize all of the following:
a. Pendapatan untuk produk yang ditransfer dalam jumlah imbalan yang a. Revenue for the transferred products in the amount of
diharapkan entitas akan menjadi haknya (oleh karena itu pendapatan consideration to which the entity expects to be entitled (therefore
tidak akan diakui untuk produk yang diharapkan dikembalikan). revenue would not be recognized for the products expected to be
returned.
b. Kewajiban mengembalikan dana, dan b. A refund liability, and
c. Produk lain sebagai gantinya. c. Another product in exchange
Komponen pembiayaan Financing component
Grup tidak memperkirakan adanya kontrak di mana jangka waktu antara The Company does not expect to have any contracts where the
pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dan period between the transfer of the promised goods or services to the
pembayaran oleh pelanggan melebihi satu tahun. Akibatnya, grup tidak customer and payment by the customer exceeds one year. As a
menyesuaikan harga transaksi apa pun dengan nilai waktu uang. consequence, the Company does not adjust any of the transaction
prices for the time value of money.
Penghasilan bunga Interest income
Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif Interest income is calculated by applying the effective interest rate to
terhadap nilai tercatat bruto dari aset keuangan kecuali untuk aset the gross carrying amount of a financial asset except for financial
keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. assets that subsequently become credit impaired.
Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit, suku bunga For credit-impaired financial assets the effective interest rate is
efektif diterapkan ke nilai tercatat bersih dari aset keuangan (setelah applied to the net carrying amount of the financial asset (after
dikurangi penyisihan kerugian). deduction of the loss allowance).
Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan yang diperoleh Interest income is presented as finance income where it is earned
dari aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas. from financial assets that are held for cash management purposes.
Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam pendapatan lain. Any other interest income is included in other income.
ag. Sewa ag. Leases
Grup menyewa berbagai aset tetap. Kontrak sewa biasanya dibuat untuk The group leases certains property, plant and equipments. Rental
periode tetap dari 1 hingga 5 tahun tetapi mungkin memiliki opsi ekstensi. contracts are typically made for fixed periods of 1 to 5 years but may
have extension.
Kontrak dapat berisi komponen sewa dan nonsewa berdasarkan harga Contracts may contain both lease and non-lease components based
relatif yang berdiri sendiri. Namun, untuk sewa real estat di mana Grup on their relative stand-alone prices. However, for leases of real estate
merupakan penyewa, ia telah memilih untuk tidak memisahkan komponen for which the Group is a lessee, it has elected not to separate lease
sewa dan non-sewa dan sebagai gantinya memperhitungkannya sebagai and non-lease components and instead accounts for these as a
komponen sewa tunggal. single lease component.
Persyaratan sewa dinegosiasikan secara individual dan berisi berbagai Lease terms are negotiated on an individual bases and contain a
persyaratan dan ketentuan yang berbeda. Perjanjian sewa tidak wide range of different terms and conditions. The lease aggreements
memberlakukan perjanjian apa pun selain jaminan untuk tujuan do not impose any covenants other than the security for borrowing
peminjaman. purposes.
27
Page 31
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ag. Sewa - Lanjutan ag. Leases -Continued
Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan liabilitas terkait pada tanggal di Leases are recognised as a right-of-use asset and a corresponding
mana aset sewaan tersedia untuk digunakan oleh Grup. liability at the date at which the leased asset is available for use by
the Group.
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada awalnya diukur dengan Assets and liabilities arising from a lease are initially measured on a
basis nilai kini. Liabilitas sewa termasuk nilai bersih sekarang dari present value basis. Lease liabilities include the net present value of
pembayaran sewa berikut: the following lease payments:
● pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi), ● fixed payments (including in-substance fixed payments), less any
dikurangi piutang insentif sewa lease incentives receivable
● pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada indeks atau tingkat, ● variable lease payment that are based on an index or a rate,
pada awalnya diukur menggunakan indeks atau tingkat pada tanggal initially measured using the index or rate as at the
mulai commencement date
● jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa berdasarkan ● amounts expected to be payable by the lessee under residual
jaminan nilai residu value guarantees
● harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa cukup yakin ● the exercise price of a purchase option if the lessee is reasonably
untuk menggunakan opsi tersebut, dan certain to exercise that option, and
● pembayaran penalti untuk penghentian sewa, jika masa sewa ● payments of penalties for terminating the lease, if the lease term
mencerminkan penyewa yang melaksanakan opsi tersebut. reflects the lessee exercising that option.
Pembayaran sewa yang harus dilakukan berdasarkan opsi perpanjangan Lease payments to be made under reasonably certain extension
tertentu juga termasuk dalam pengukuran liabilitas. options are also included in the measurement of the liability.
Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku bunga The lease payments are discounted using the interest rate implicit in
implisit dalam sewa. Jika tarif tidak dapat segera ditentukan, di mana hal the lease. If the rate cannot be readily determined, which is generally
tersebut secara umum terjadi pada sewa dalam Grup, suku bunga the case for leases in the Group, the lessee’s incremental borrowing
pinjaman incremental penyewa digunakan, yaitu tarif yang harus dibayar rate is used, being the rate that the individual lessee would have to
oleh penyewa untuk meminjam dana yang diperlukan untuk memperoleh pay to borrow the funds necessary to obtain an asset of similar value
aset dengan nilai yang sama dengan aset hak guna dalam lingkungan to the right-of-use asset in a similar economic environment with
ekonomi serupa dengan syarat dan ketentuan yang serupa. similar terms, security and conditions.
Untuk menentukan suku bunga pinjaman tambahan, Grup: To determine the incremental borrowing rate, the Group:
1. Jika memungkinkan, menggunakan pembiayaan pihak ketiga terkini 1. Where possible, uses recent third-party financing received by the
yang diterima oleh penyewa individu sebagai titik awal, disesuaikan individual lessee as a starting point, adjusted to reflect changes in
untuk mencerminkan perubahan kondisi pembiayaan sejak financing conditions since third party financing was received.
pembiayaan pihak ketiga diterima.
2. Menggunakan pendekatan build-up yang dimulai dengan suku bunga 2. Uses a build-up approach that starts with a riskfree interest rate
bebas risiko yang disesuaikan dengan risiko kredit untuk sewa yang adjusted for credit risk for leases held.
dimiliki.
3. Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa, misalnya jangka waktu, 3. Makes adjustments specific to the lease, eg term, country,
negara, mata uang dan keamanan. currency and security.
Grup dihadapkan pada potensi kenaikan di masa depan dalam The Group is exposed to potential future increases in variable lease
pembayaran sewa variabel berdasarkan indeks atau tarif, yang tidak payments based on an index or rate, which are not included in the
termasuk dalam liabilitas sewa sampai diberlakukan. Ketika penyesuaian lease liability until they take effect. When adjustments to lease
pembayaran sewa berdasarkan indeks atau suku bunga mulai berlaku, payments based on an index or rate take effect, the lease liability is
liabilitas sewa dinilai kembali dan disesuaikan dengan aset hak guna. reassessed and adjusted against the right-of-use asset.
Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya pokok dan keuangan. Biaya Lease payments are allocated between principal and finance cost.
keuangan dibebankan pada laporan laba rugi selama masa sewa sehingga The finance cost is charged to profit or loss over the lease period so
menghasilkan suku bunga periodik yang konstan atas sisa saldo liabilitas as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining
untuk setiap periode. balance of the liability for each period.
Aset hak pakai diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari berikut ini: Right-of-use assets are measured at cost comprising the following:
● jumlah pengukuran awal liabilitas sewa ● the amount of the initial measurement of lease liability
● pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal ● any lease payments made at or before the commencement date
dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima less any lease incentives received
● biaya langsung awal, dan ● any initial direct costs, and
● biaya restorasi. ● restoration costs.
Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang waktu yang lebih pendek Right-of-use assets are generally depreciated over the shorter of the
antara lama masa manfaat aset dan jangka waktu sewa menggunakan asset’s useful life and the lease term on a straight-line basis. If the
metode garis lurus. Jika Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi Group is reasonably certain to exercise a purchase option, the right-
pembelian, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat aset yang of-use asset is depreciated over the underlying assets’s useful life.
mendasarinya. Sementara Grup menilai kembali tanah dan bangunannya While the Group revalues its land and buildings that are presented
yang ada di dalam properti, gedung, dan peralatan, Grup memilih untuk within property, plant and equipment, it has chosen not to do so for
tidak melakukannya untuk bangunan hak guna yang dimiliki oleh Grup. the rightof-use buildings held by the Group.
Pembayaran terkait dengan sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai Payments associated with short-term leases and leases of low-value
rendah diakui atas dasar garis lurus sebagai beban dalam laporan laba assets are recognised on a straight-line basis as an expense in profit
rugi. Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa sewa 12 bulan atau or loss. Short-term leases are leases with a lease term of 12 months
kurang. or less.
28
Page 32
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ag. Sewa - Lanjutan ag. Leases -Continued
Opsi ekstensi dan terminasi Extension and termination options
Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam sejumlah sewa properti dan Extension and termination options are included in a number of
peralatan di seluruh Grup. Istilah-istilah ini digunakan untuk property and equipment leases across the Group. These terms are
memaksimalkan fleksibilitas operasional dalam hal pengelolaan kontrak. used to maximise operational flexibility in terms of managing
Mayoritas opsi ekstensi dan terminasi yang dimiliki hanya dapat contracts. The majority of extension and termination options held are
dilaksanakan oleh Grup dan bukan oleh pemberi sewa masing-masing. exercisable only by the Group and not by the respective lessor.
ah. Distribusi dividen ah. Dividend distribution
Distribusi dividen kepada pemilik Grup diakui sebagai liabilitas dalam Dividend distribution to the Group’s shareholders is recognised as a
laporan keuangan konsolidasi pada periode dimana dividen telah disetujui liability in the consolidated financial statements in the period in which
oleh pemegang saham entitas. the dividends are declared and approved by the Group’s
shareholders.
ai. Laba bersih per saham ai. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat Basic earnings per share are calculated by dividing the profit
diatribusikan kepada pemegang saham Grup dengan jumlah rata-rata attributable to the equity holders of the Group by the weighted
tertimbang saham biasa yang beredar selama periode tersebut. average number of ordinary shares outstanding during the period.
Laba per saham dilusian dihitung dengan menyesuaikan jumlah rata-rata Diluted earnings per share is calculated by adjusting the weighted
tertimbang saham biasa yang beredar dengan dampak dari semua efek average number of ordinary shares outstanding to assume
berpotensi saham biasa yang dilutif yang dimiliki perusahaan, yaitu obligasi conversion of all dilutive potential ordinary shares owned by
konversi dan opsi saham. company, which are convertible bonds and stock option.
Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas menyesuaikan For the purposes of calculating diluted earnings per share, the profit
laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa or loss attributable to the Company’s ordinary equity holders will be
Perusahaan dengan efek setelah pajak bunga yang diakui dalam periode adjusted for the after tax effects of interest recognised during the
tersebut terkait dengan obligasi konversi. period on convertible bonds.
aj. Informasi segmen aj. Segment reporting
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan Operating segments are reported in a manner consistent with the
internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasi utama. internal reporting provided to the chief operating decision-maker. The
Pengambil keputusan operasi utama, yang bertanggung jawab chief operating decision-maker, who is responsible for allocating
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah resources and assessing performance of the operating segments,
diidentifikasi sebagai komite pengarah yang mengambil keputusan has been identified as the steering committee that makes strategic
strategis. decision
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of entity which:
● yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan ● that engages in business activities from which it may earn
menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait revenue and incur expenses (including revenue and expenses
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); relating to the transactions with other components with the same
entity);
● hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional ● whose operating results are reviewed regularly by chief operating
untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan decision maker to make decisions regarding the resources to be
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan allocated to the segment and assess its performance; and
● tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan ● for which discrete financial information is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam Information reported to the chief operating decision maker for the
rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerja terfokus pada kategori purpose of resource allocation and performance assessment is more
pada setiap produk, yang menyerupai informasi segmen yang dilaporkan di specifically focused on the category of each product, which is similar
periode sebelumnya. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi. to the business segment reported in the prior period. All transactions
between segments have been eliminated.
ak. Transaksi dan saldo dengan pihak berelasi ak. Transaction and balances with related parties
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas Related party represents a person or an entity who is related to the
pelapor: reporting entity:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan a) A person or a close member of that person’s family is related to a
entitas pelapor jika orang tersebut: reporting entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas i. has control or joint control over the reporting entity;
pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau ii. has significant influence over the reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari iii. is a member of the key management personnel of the
entitas pelapor. reporting entity or of a parent of the reporting entity
29
Page 33
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
ak. Transaksi dan saldo dengan pihak berelasi - Lanjutan ak. Transaction and balances with related parties - Continued
b) Satu entitas berelasi dengan perusahaan pelapor jika memenuhi salah b) An entity is related to the reporting company if any of the following
satu hal berikut: conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha i. The entity and the reporting entity are members of the same
yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak group (which means that each parent, subsidiary and fellow
berikutnya terkait dengan perusahaan lain); subsidiary is related to the others);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari ii. One entity is an associate or joint venture of the other entity
entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang (or an associate or joint venture of a member of a group of
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain which the other entity is a member);
tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga iii. Both entities are joint ventures of the same third party;
yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas dan entitas yang iv. One entity is a joint venture of a third entity and the other
lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; entity is an associate of the third entity;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk v. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of
imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang employees of either the reporting entity or an entity related to
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan,
yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor the sponsoring employers are also related to the reporting
juga berelasi dengan entitas pelapor; entity;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person
yang diidentifikasi dalam huruf (a); atau identified in (a); or
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh vii. A person identified in (a) (i) has significant influence over the
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entity or is a member of the key management personnel of
entitas induk dari entitas) the entity (or of a parent of the entity)
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan viii. The entity, or any member of a group of which it is a part,
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil provides key management personnel services to the
manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas reporting entity or to the parent of the reporting entity.
induk dari entitas pelapor.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, A government-related entity is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah controlled or significant influence by a government. Government
mengacu kepada pemerintah, instansi pemerintah dan badan yang serupa refers to government, government agencies and similar bodies
baik lokal, nasional maupun international. whether local, national or international.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang Government related entity can be an entity which controlled or
dikendalikan atau dipengaruhi secara signifikan oleh Kementerian significanty influenced by the Ministry of Finance that representing as
Keuangan yang merupakan Pemegang Saham Entitas, atau entitas yang the shareholders of the entity or an entity controlled by the
dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Government of Republic of Indonesia, represented by the SOE’e
BUMN sebagai kuasa pemegang saham. Ministry as a shareholder’s representative.
Ringkasan transaksi pihak berelasi sudah tercantum pada catatan 44 Summary of related parties transactions are disclosed in Note 44 to
laporan keuangan konsolidasian. the consolidated financial statements.
al. Kuasi reorganisasi al. Quasi reorganization
Berdasarkan PSAK 51 (Revisi 2003) “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”, kuasi Under SFAS 51 (Revised 2003) "Accounting for Quasi
reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur Grup untuk Reorganization", quasi-reorganization is an accounting procedure that
merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai govern the Group to restructure its equity by eliminating deficits and
kembali seluruh aset dan liabilitasnya, tanpa melalui reorganisasi secara revaluing all assets and liabilities, without going through the
hukum. reorganization of law.
Aset dan liabilitas dinilai kembali sebesar nilai wajarnya dan dapat Assets and liabilities remeasured at fair value and may result in an
menghasilkan peningkatan atau penurunan aset bersih dibandingkan increase or decrease in net assets compared to the carrying value
dengan nilai tercatat sebelum penilaian kembali. Saldo akumulasi kerugian before reappraisal. The balance of accumulated losses are eliminated
dieliminasi dengan urutan prioritas sebagai berikut: in order of priority as follows:
1. Cadangan umum; 1. General reserves;
2. Cadangan khusus; 2. Special reserve;
3. Selisih penilaian aset dan liabilitas (termasuk didalamnya selisih 3. From the revaluation of assets and liabilities (including fixed
revaluasi aset tetap) dan selisih penilaian sejenisnya (misalnya selisih assets revaluation increment) and the difference in assessment of
penilaian efek tersedia untuk dijual dan other comprehensive income); the like (for example the difference income) valuation available for
sale securities and other comprehensive income);
4. Modal setoran dan sejenisnya; 4. Additional capital payments and other similar contributions;
5. Modal saham 5. Share Capital.
30
Page 34
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL – LANJUTAN 2. INFORMATION OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES – CONTINUED
al. Kuasi reorganisasi - Lanjutan al. Quasi reorganization - Continued
Penentuan nilai wajar aset dan liabilitas Grup dalam rangka kuasi- Determination of fair values of assets and liabilities of the Group in
reorganisasi ini dilakukan berdasarkan nilai pasar. Apabila nilai pasar tidak quasi-reorganization is done based on market value. If the market
tersedia atau tidak menggambarkan nilai wajar yang sebenarnya, estimasi value is unavailable or does not reflect the actual fair value, the
nilai wajar dilakukan dengan mempertimbangkan harga aset sejenis, atau estimated fair value is done by considering the price of similar
dengan model arus kas diskontoan. assets, or discounted cash flow method.
am. Kejadian setelah tanggal pelaporan am. Even after reporting date
Kejadian setelah tanggal pelaporan yang memberikan informasi tambahan Post year-end events that provide additional information about the
tentang posisi Grup pada tanggal pelaporan (kejadian penyesuaian) Group positions at the reporting date (adjusting events) are reflected in
tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian pada saat material. the consolidated financial statements when material. Post year-end
Kejadian setelah tanggal pelaporan yang bukan kejadian penyesuaian events that are not adjusting events are disclosed in the notes to the
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian pada consolidated financial statements when material.
saat material.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
ASSUMPTIONS
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam In applying the accounting policies of the Group, as disclosed in Notes 2 to
Catatan 2 pada laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat the consolidated financial statements, management must make estimates,
estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang judgment, and the assumptions on the carrying value of assets and
tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, liabilities that are not available by other sources. Estimates and
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan. assumptions are based on historical experience and other factors
considered relevant.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar Management believes that the following represent a summary of the
estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, significant estimates, judgment and assumptions made that affected
yang berdampak terhadap jumlah jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan certain reported amounts of and disclosures in the consolidated financial
dalam laporan keuangan konsolidasian. statements.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses The following judgments are made by management in the process of
penerapan kebijakan akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling applying the Group’s accounting policies that have the most significant
signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan effects on the amounts recognized in the consolidated financial
konsolidasian: statements:
a. Penggunaan asumsi kelangsungan usaha a. The use of going concern assumption
Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perusahaan, selain yang In the process of applying the Company’s accounting policies, apart
melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan keuangan from those involving estimations, management has prepared the
konsolidasian dengan asumsi bahwa Perusahaan akan dapat consolidated financial statements on the assumption that the
mempertahankan kelangsungan usaha dalam operasinya di tahun Company will be able to operate as a going concern in the coming
mendatang, yang merupakan pertimbangan penting yang berdampak years, which is a critical judgement that has the most significant
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan effect on the amounts recognised in the consolidated financial
konsolidasian . Penilaian asumsi kelangsungan usaha melibatkan statements. The assessment of the going concern assumption
pengambilan keputusan oleh manajemen, pada titik waktu tertentu, involves making a judgement by the management, at a particular
tentang hasil masa depan dari peristiwa atau kondisi yang secara inheren point of time, about the future outcome of events or conditions which
tidak pasti. Manajemen Perusahaan mempertimbangkan bahwa are inherently uncertain. The Company’s management considers that
Perusahaan memiliki kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan the Company has the capability to continue as a going concern and
usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat menimbulkan the major events or conditions, which may give rise to business risks,
risiko bisnis, yang secara individual atau kolektif dapat menimbulkan that individually or collectively may cast significant doubt upon the
keraguan signifikan atas asumsi kelangsungan usaha sebagaimana going concern assumption are set out in Note 51 to the consolidated
dijelaskan dalam Catatan 51 terhadap laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
b. Penurunan Nilai Aset Keuangan b. Impairment of Financial Assets
Penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan piutang dipelihara pada Provision for impairment losses is maintained at a level which
jumlah yang menurut manajemen adalah memadai untuk menutup considered adequate to cover for potentially uncollectible receivables.
kemungkinan tidak tertagihnya aset keuangan. Pada setiap tanggal The Group assesses specifically at each reporting date whether
laporan, Grup secara spesifik menelaah apakah telah terdapat bukti objektif there is an objective evidence that a financial asset is impaired
bahwa suatu aset keuangan telah mengalami penurunan nilai (tidak (uncollectible).
tertagih).
Penyisihan yang dibentuk adalah berdasarkan pengalaman penagihan The level of allowance is based on past collection experience and
masa lalu dan faktor-faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi other factors that may affect collectability such as the probability of
kolektibilitas, antara lain kemungkinan kesulitan likuiditas atau kesulitan insolvency or significant financial difficulties of the debtors or
keuangan yang signifikan yang dialami oleh debitur atau penundaan significant delay in payments.
pembayaran yang signifikan.
Jika terdapat bukti objektif penurunan nilai, maka saat dan besaran jumlah If there is an objective evidence of impairment, timing and collectible
yang dapat ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian masa amounts are estimated based on historical loss data. Provision for
lalu. Penyisihan kerugian penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang impairment losses is provided on accounts specifically identified as
diidentifikasi secara spesifik telah mengalami penurunan nilai. impaired.
31
Page 35
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN - 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
LANJUTAN ASSUMPTIONS - CONTINUED
Pertimbangan - Lanjutan Judgments - Continued
Suatu evaluasi atas piutang, yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah Evaluation of receivables to determine the total allowance to be
penyisihan yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang provided is performed periodically during the year. Therefore, the
tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah penyisihan kerugian timing and amount of provision for decline in value recorded at each
penurunan nilai yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda period might differ based on the judgments and estimates that have
tergantung pada pertimbangan dan estimasi yang digunakan. been used.
Penerapan PSAK 71 menyebabkan perubahan terhadap penilaian The implementation of SFAS 71 resulted in a change to the
signifikan estimasi dan asumsi akuntansi terhadap provisi untuk kerugian assessment of the significant accounting estimates and judgements
penurunan nilai atas piutang. Grup menerapkan pendekatan yang related to provision for loss impairment of receivables. The Company
disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang applies a simplified approach to measure expected credit losses
menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk which uses a lifetime expected loss allowance for all trade
seluruh piutang usaha. Dalam penentuan kerugian kredit ekspektasian, receivables. In determining expected credit losses, management is
manajemen diharuskan untuk menggunakan pertimbangan dalam required to exercise judgement in defining what is considered to be a
mendefinisikan hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko kredit yang significant increase in credit risk and in making assumptions and
signifikan dan dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk estimates to incorporate relevant information about past events,
menghubungkan informasi yang relevan tentang kejadian masa lalu, current conditions and forecasts of economic conditions. Judgement
kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi. Pertimbangan has been applied in determining the lifetime and point of initial
diaplikasikan dalam menentukan periode seumur hidup dan titik recognition of receivable.
pengakuan awal piutang.
b. Penurunan Nilai Aset Keuangan - Lanjutan b. Impairment of Financial Assets - Continued
Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika The level of a specific provision is evaluated by management on the
terdapat informasi tambahan yang diterima yang memengaruhi jumlah basis of factors that affect the collectibility of the accounts. In these
yang diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap piutang yang signifikan cases, the Company uses judgement based on the best available
secara individual, Grup juga mengakui provisi penurunan nilai secara facts and circumstances, including but not limited to, the length of the
kolektif terhadap risiko kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan Company’s relationship with the customers and customers’ credits
karakteristik kredit yang sama, dan meskipun tidak secara spesifik status based on thirdparty credit reports and known market factors, to
diidentifikasi membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal bayar record specific reserves for customers against amounts due in order
lebih tinggi daripada ketika piutang pada awalnya diberikan kepada debitur. to reduce the Company’s receivables to amounts that it expects to
collect.
Cadangan spesifik ini dievaluasi ulang dan disesuaikan karena informasi These specific reserves are re-evaluated and adjusted as additional
tambahan yang diterima mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Selain information received affects the amounts estimated. In addition to
penyisihan khusus atas piutang yang signifikan secara individual, Grup specific provision against individually significant receivables, the
juga mengakui penyisihan penurunan nilai kolektif terhadap eksposur kredit Group also recognises a collective impairment provision against
debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang umum, credit exposure of its debtors which are grouped based on common
dan meskipun tidak secara spesifik diidentifikasikan sebagai memerlukan credit characteristics, and although not specifically identified as
penyisihan khusus, memiliki risiko gagal bayar yang lebih besar requiring a specific provision, have a greater risk of default than when
dibandingkan saat piutang pada awalnya diberikan kepada debitur. the receivables were originally granted to the debtors.
Pada tanggal 30 September 2024, penyisihan penurunan nilai piutang As at September 30, 2024, allowance for impairment on the Group’s
Grup adalah sebesar Rp 303.327.106.658,- (Catatan 6 dan 7). receivables is amounting to Rp 303,327,106,658,- (Notes 6 and 7).
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan c. Impairment of Non-Financial Assets
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi Impairment review is performed when certain impairment indicators
penurunan nilai aset tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan are present. Determining the fair value of assets requires the
estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian estimation of cash flows expected to be generated from the continued
berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan signifikan use and ultimate disposition of such assets. Any significant changes
dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat in the assumptions used in determining the fair value may materially
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian affect the assessment of recoverable values and any resulting
penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil impairment loss could have a material impact on results of operations
operasi Grup. Group.
d. Penentuan Mata Uang Fungsional d. Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi The functional currencies of the Group are the currency of the
primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang primary economic environment in which each entity operates. It is the
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. currency that mainly influences the revenue and cost of rendering
Berdasarkan penilaian manajemen, mata uang fungsional Grup adalah services. Based on the management assessment, the Group
Rupiah. functional currency is in Indonesian Rupiah.
e. Pengakuan Pendapatan e. Revenue Recognition
Grup mengakui pendapatan sebesar Rp 137.870.418.335,- atas penjualan The Group has recognised revenue amounting to Rp
produk selama tahun berjalan. Pembeli memiliki hak untuk 137.870.418.335,- for sales of goods during the year. The buyer has
mengembalikan produk jika pelanggan merasa tidak puas. Berdasarkan the right to return the goods if their customers are dissatisfied. Based
pengalaman masa lampau atas penjualan yang serupa, Grup yakin bahwa on past experience with similar sales, the Group believes that the
tingkat ketidakpuasan tidak akan lebih dari 1,4%. dissatisfaction rate will not exceed 1.4%.
Oleh karena itu, Grup mengakui pendapatan dari transaksi ini dengan The Group has, therefore, recognised revenue on this transaction
penyisihan terkait pendapatan untuk estimasi pengembalian. with a corresponding provision against revenue for estimated returns.
32
Page 36
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN - 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
LANJUTAN ASSUMPTIONS - CONTINUED
Pertimbangan - Lanjutan Judgments - Continued
f. Penentuan Umur Sewa f. Determining Lease Term
Kelompok Usaha menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu The Group determines the lease term as the noncancellable term of
sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersama dengan setiap periode yang the lease, together with any periods covered by an option to extend
dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika secara wajar dipastikan the lease if it is reasonably certain to be exercised, or any periods
akan dilaksanakan, atau setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk covered by an option to terminate the lease, if it is reasonably certain
mengakhiri sewa, jika cukup dipastikan untuk tidak dilakukan. not to be exercised.
g. Investasi pada entitas asosiasi f. Investment in associate
Manajemen telah melakukan penilaian terhadap tingkat pengaruh Grup Management has assessed the level of influence of the Group over
atas PT Asindo Husada Bhakti dan PT Anugerah Global Medika. Grup PT Asindo Husada Bhakti and PT Anugerah Global Medika. The
memiliki 20% kepemilikan saham pada PT Asindo Husada Bhakti dan PT Group has 20% shareholding in PT Asindo Husada Bhakti and PT
Anugerah Global Medika, Grup dianggap memiliki pengaruh yang Anugerah Global Medika, the Group is considered to have significant
signifikan, maka investasi ini diklasifikasi sebagai entitas asosiasi. influence, hence these investments are classified as associates.
Estimasi dan Asumsi Estimate and Assumptions
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam The key assumptions concerning the future and other key sources of
mengestimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko estimation uncertainty at the reporting date that have a significant risk of
signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and
aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. liabilities within the next financial period are disclosed below.
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat The Group based its assumptions and estimates on parameters available
laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi when the consolidated financial statements were prepared. Existing
mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi circumstances and assumptions about future developments may change
pasar yang berada di luar kendali Grup. Grup tersebut tercermin dalam asumsi due to market changes on circumstances arising beyond the control of the
ketika keadaan tersebut terjadi: Group. Such changes are reflected in the assumptions when they occur:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan a. Fair Value of Financial Assets and Financial Liabilities
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset Indonesian Financial Accounting Standards require measurement of
keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan certain financial assets and liabilities at fair values, and the
penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran disclosure requires the use of estimates. Significant component of fair
nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti objektif yang value measurement is determined based on verifiable objective
dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan evidence (i.e. foreign exchange rate, interest rate), while timing and
besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan amount of changes in fair value might differ due to different valuation
metode penilaian yang berbeda. method used.
b. Provisi dan Kontijensi b. Provisions and Contingencies
Grup, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai ketentuan untuk The Group, in the ordinary course of business, sets up appropriate
kewajiban hukum maupun konstruktif, jika ada, sesuai dengan kebijakan provisions for its present legal or constructive obligations, if any, in
pada ketentuan dan kontinjensi. Dalam pengakuan dan pengukuran accordance with its policies on provisions and contingencies. In
ketentuan, manajemen mengambil pertimbangan risiko dan ketidakpastian. recognizing and measuring provisions, management takes risk and
uncertainties into account.
c. Estimasi Nilai Realisasi Bersih Persediaan. c. Estimating Net Realizable Value of Inventories
Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, Grup In determining the net realizable value (NRV) of inventories, the
mempertimbangkan persediaan usang, kerusakan, kerusakan fisik, Group considers inventory obsolescence, damages, physical
perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan konsumen, atau penyebab deterioration, changes in price levels, changes in consumer
lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. demands, or other causes to identify inventories which are to be
Grup menyesuaikan biaya persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat written down to NRV. The Company adjusts the cost of inventories to
yang dianggap cukup untuk mencerminkan penurunan pasar dalam nilai recoverable amount at a level considered adequate to reflect market
persediaan di Catatan 8. decline in the value of the inventories. Further details are disclosed in
Note 8.
d. Imbalan Pasti Pasca Kerja d. Post Employment Benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa faktor yang The present value of the pension obligations depends on a number of
ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi factors that are determined on an actuarial basis using a number of
yang digunakan untuk menentukan biaya pensiun neto mencakup tingkat assumptions. The assumptions used in determining the net cost for
diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada pensions include the discount rate and future salary increase. Any
asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun. changes in these assumptions will have an impact on the carrying
amount of pension obligation.
Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang The Group determines the appropriate discount rate and future salary
sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku increase at the end of each reporting period. The discount rate is
bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas estimasi interest rate that should be used to determine the present value of
arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan estimated future cash outflows expected to be required to settle the
kewajiban pensiun. pension obligations.
33
Page 37
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI, PERTIMBANGAN DAN ASUMSI MANAJEMEN - 3. MANAGEMENT USE OF ESTIMATES, JUDGMENTS AND
LANJUTAN ASSUMPTIONS - CONTINUED
Estimasi dan Asumsi - Lanjutan Estimate and Assumptions - Continued
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup In determining the appropriate discount rate, the Group considers the
mempertimbangkan tingkat bunga obligasi pemerintah yang interest rate of government bonds that are denominated in the
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki currency in which the benefits will be paid and that have terms to
jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang maturity approximating to the terms of the related pension obligation.
terkait.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup mengumpulkan data For the rate of future salary increases, the Group collects all historical
historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya data relating to changes in base salaries and adjust it for future
dengan perencanaan bisnis masa datang Catatan 29. business plans. Further details are disclosed in Note 29.
e. Aset Pajak Tangguhan e. Deferred Tax
Grup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak tangguhan pada The Group conducted a review of the carrying amount of deferred tax
setiap akhir periode pelaporan dan mengurangi nilai aset tersebut sebesar assets at each end of reporting period and reduce the value of such
mungkin yang tidak dapat direalisasikan, dimana ketersediaan penghasilan assets by as much as possible which cannot be realized, where the
kena pajak memungkinkan untuk menggunakan seluruh atau sebagian dari availability of taxable income allow to use all or part of the deferred
aset pajak tangguhan tersebut. Penelaahan Grup atas pengakuan aset tax assets. The Group’s review on the recognition of deferred tax
pajak tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dapat assets for deductible temporary difference can be deductible based
dikurangkan berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran penghasilan kena on the level and timing from the estimated taxable income for the next
pajak untuk periode pelaporan berikutnya. Estimasi tersebut didasarkan reporting period. The estimation is based on the achievement of the
pada pencapaian Grup di masa lalu dan ekspektasi masa depan terhadap Group in the past and future expectation toward income and
pendapatan dan beban, serta dengan strategi perencanaan pajak di masa expenses, as well as with the tax planning strategies in the future.
depan. Namun tidak ada kepastian bahwa Grup dapat menghasilkan But there is no certainty that the Group can generate sufficient
penghasilan kena pajak yang cukup untuk memungkinkan penggunaan taxable income to allow to use part or all of these deferred tax assets.
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
f. Pajak Penghasilan f. Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak Significant judgment is involved in determining the provision for
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang corporate income tax. There are certain transactions and computation
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. for which the ultimate tax determination is uncertain during the
Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan ordinary course of business. The Group recognizes liabilities for
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. expected corporate income tax issues based on estimates of whether
additional corporate income tax will be due.
Dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan, manajemen Determining provision for corporate income tax requires significant
diwajibkan untuk membuat pertimbangan yang signifikan. Transaksi dan judgment by management. There are certain transactions and
perhitungan tertentu dalam penentuan pajak yang pada akhirnya tidak pasti computation for which the ultimate tax determination is uncertain
sepanjang kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak during the ordinary course of business. The Group recognizes
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan liabilities for expected corporate income tax issues based on
pajak penghasilan. Jika hasil pajak final berbeda dengan jumlah yang estimates of whether additional corporate income tax will be due.
sudah dicatat, selisihnya akan mempengaruhi aset dan liabilitas pajak kini Where the final tax outcome of these matters is different from the
dan tangguhan pada periode ditentukannya hasil pajak tersebut. amount that are initially recorded, such differences will have an
impact on the current and deferred tax assets and liabilities in the
period in which such determination is made.
g. Penyusutan Aset Tetap, Aset Takberwujud dan Properti investasi g. Depreciation of Fixed Assets, Intangible asset and Investment
Property
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis The costs of fixed assets are depreciated on a straight-line basis
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen over their estimated useful lives. Management estimates the useful
mengestimasi masa manfaat ekonomis asset tetap antara 4 sampai lives of these assets to be within 4 to 40 years. These are common
dengan 40 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam life expectancies applied in the industries where are the Group
industri di mana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat conducts its business. Changes in the expected level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa technological development could impact the economic useful lives
manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan and the residual values of these assets, and therefore future
masa depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam depreciation charges could be revised. Further details are disclosed
Catatan 14, 16 dan 17. in Notes 14,16 and 17.
34
Page 38
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Saldo kas dan setara kas dapat dirinci sebagai berikut: Details of cash and cash equivalents are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
Kas September 30, 2024 December 31, 2023 Cash On hand
Rupiah 589.361.084 595.101.505 Rupiah
Dollar Amerika Serikat - - US Dollar
Jumlah kas 589.361.084 595.101.505 Total cash
Bank – Rupiah Bank - Rupiah
Pihak-pihak Berelasi Related Parties
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.854.781.086 10.510.138.017 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.912.547.971 2.833.980.960 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.621.793 251.335.798 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 106.205.600 34.945.781 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 99.342.330 18.365.657 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sub Jumlah Pihak-pihak Berelasi 4.980.498.780 13.648.766.213 Subtotal of Related Parties
Pihak Ketiga Third Parties
Bank Pembangunan Daerah 52.542.405 691.199.155 Bank Pembangunan Daerah
PT Bank Central Asia Tbk 32.771.286 137.459.568 PT Bank Central Asia Tbk
PT BPR Universal 17.984 122.835.586 PT BPR Universal
PT BPR Intidana Sukses Makmur 1.020.044 105.654.614 PT BPR Intidana Sukses Makmur
PT Bank Danamon Tbk 60.626.943 61.075.758 PT Bank Danamon Tbk
PT Bank Oke Indonesia Tbk 590.000 1.325.000 PT Bank Oke Indonesia Tbk
Sub Jumlah Pihak Ketiga 147.568.662 1.119.549.681 Subtotal of Third Parties
Sub Jumlah Bank Rupiah 5.128.067.442 14.768.315.894 Subtotal Bank Rupiah
Bank – USD Banks – USD
Pihak Berelasi Related Parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
30 September 2024: USD 132.366,26) (September 30, 2024: USD 132,366.26) and
dan 31 Desember 2023: USD 110.763,01) 2.003.760.477 1.707.522.562 December 31, 2023: USD 110,763.01)
Sub Jumlah Bank USD 2.003.760.477 1.707.522.562 Subtotal Bank USD
Jumlah Bank 7.131.827.919 16.475.838.456 Total Banks
Jumlah kas & setara kas 7.721.189.003 17.070.939.961 Total cash & cash equivalents
Kas di bank umumnya memperoleh bunga berdasarkan suku bunga deposito bank Cash in banks generally earn interest at rates based on daily bank deposit
harian. rates.
Informasi lainnya sehubungan dengan kas dan setara kas adalah sebagai berikut: Other information relating to cash and cash equivalents is as follows:
- Kas pada bank dapat ditarik setiap saat; - Cash in bank can be withdrawn at anytime;
- Tingkat suku bunga kontraktual untuk kas pada bank dan deposito bank jangka - Contractual interest rates on cash in bank and short-term time deposits
pendek adalah sebagai berikut: are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Rupiah 1,9% - 3,50% 1,9% - 3,50% Rupiah
Deposito 3,25% - 7,75% 3,25% - 7,75% Time Deposits
Mata uang asing 0,25% - 1 % 0,25% - 1 % Foreign currencies
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang the carrying amount of each class of cash and cash equivalents is
diungkapkan di Catatan 47. disclosed in Note 47.
5. ASET LANCAR LAINNYA 5. OTHER CURRENT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Aset lancar lainnya: Other current assets:
PT Promosindo Medika 36.535.377.315 36.535.377.315 PT Promosindo Medika
Aset KSO Hemodialisa 1.756.711.176 1.498.301.895 KSO Hemodialysis Asset
Aset kontrak 3.267.000.000 3.267.000.000 Contract Asset
Lainnya 2.485.726.791 599.557.730 Others
Sub Jumlah 44.044.815.282 41.900.236.940 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Allowance for impairment losses
(Catatan 39) (36.535.377.315) (36.535.377.315) (Note 39)
Jumlah aset lancar lainnya 7.509.437.967 5.364.859.625 Total other current assets
35
Page 39
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
5. ASET LANCAR LAINNYA - LANJUTAN 5. OTHER CURRENT ASSETS - CONTINUED
Pada tanggal 30 Desember 2021 PT Indofarma Global Medika melakukan On December 30, 2021 PT Indofarma Global Medika placed a deposit with
penempatan deposito dengan Nomor 021601 pada PT Bank Oke Indonesia Tbk Number 021601 at PT Bank Oke Indonesia Tbk with maturity date on
dengan jatuh tempo pada tanggal 1 Januari 2024 dan perusahaan menjaminkan January 1, 2024 and the company pledged the deposit to secure PT
deposito tersebut untuk menjamin kewajiban pinjaman PT Promosindo Medika pada Promosindo Medika's loan obligation to PT Bank Oke Indonesia Tbk.
PT Bank Oke Indonesia Tbk.
Berdasarkan Surat dari PT Bank Oke Indonesia Tbk No 041/CREDAM/JKT/III/2023 Based on Letter from PT Bank Oke Indonesia Tbk No
tanggal 17 Maret 2023 PT Promosindo Medika tidak dapat memenuhi kewajiban 041/CREDAM/JKT/III/2023 dated March 17, 2023 PT Promosindo Medika is
kepada PT Bank Oke Indonesia. Sehingga jaminan deposito PT Indofarma Global unable to fulfill its obligation with PT Bank Oke Indonesia. Therefore, PT
Medika digunakan untuk melunasi kewajiban PT Promosindo Medika kepada PT Bank Indofarma Global Medika deposit guarantee was used to settle PT
Oke Indonesia Tbk. Promosindo Medika obligation to PT Bank Oke Indonesia Tbk.
Aset kontrak merupakan pengembalian atas barang Genose beserta kantung nafasnya The contract asset represents the return of Genose goods and their breath
kepada PT Swayasa Prakarsa. bags to PT Swayasa Prakarsa.
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan: Details of trade receivables balance by customers:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Pihak Berelasi Related Parties
PT Promosindo Medika 125.197.496.698 125.050.965.376 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Tbk 49.027.305.484 36.855.815.885 PT Kimia Farma Tbk
PT Pertamina (Persero) 3.171.853.637 3.845.510.464 PT Pertamina (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) 1.271.739.816 1.271.815.623 PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Petrokimia Gresik 629.310.000 629.310.000 PT Petrokimia Gresik
PT Bio Farma (Persero) 207.021.880 183.793.465 PT Bio Farma (Persero)
PT Rajawali Nusindo 186.125.589 216.741.318 PT Rajawali Nusindo
PT PLN (Persero) 72.706.551 72.706.551 PT PLN (Persero)
Jumlah Piutang Usaha Pihak Berelasi 179.763.559.655 168.126.658.682 Sub total of Related parties Receivables
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (145.244.452.296) (145.244.452.296) Trade Receivables
Sub Jumlah Piutang Usaha Sub total of Related Parties
Pihak Berelasi Bersih 34.519.107.359 22.882.206.386 net Receivable
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Pihak Ketiga Third Parties
PT Fidel Inti Prima 14.199.999.999 14.199.999.999 PT Fidel Inti Prima
PT Dian Cipta Pharmindo 9.714.095.268 9.714.095.268 PT Dian Cipta Pharmindo
PT Makmur Bersama Citra Mulia 9.414.999.946 9.414.999.946 PT Makmur Bersama Citra Mulia
PT Sawah Besar Farma 6.766.527.977 6.766.527.977 PT Sawah Besar Farma
PT Synapsa Global Teknosolusi 4.080.000.000 4.080.000.000 PT Synapsa Global Teknosolusi
PT Senotama Mandiri 3.848.947.849 3.848.947.849 PT Senotama Mandiri
PT Barito Budi Pharmindo 2.814.286.294 2.814.286.294 PT Barito Budi Pharmindo
PT Giri Jaya Makmur 2.494.969.600 2.494.969.600 PT Giri Jaya Makmur
RSU Abdul Moeloek 2.095.572.090 2.095.572.090 RSU Abdul Moeloek
PT Kebayoran Pharma 1.302.466.880 2.747.441.021 PT Kebayoran Pharma
PT Prima Comexindo 1.380.055.770 1.405.399.640 PT Prima Comexindo
CV Good Will Trading Coy 1.148.088.870 1.148.088.870 CV Good Will Trading Coy
PT Mekada Abadi 1.147.602.007 1.147.602.007 PT Mekada Abadi
PT Digdaya Mandiri 1.065.196.421 1.065.196.421 PT Digdaya Mandiri
PT Mensa Bina Sukses 1.087.391.949 618.526.972 PT Mensa Bina Sukses
PT Bintang Kencana Arta - 4.185.818.916 PT Bintang Kencana Arta
Lain-lain (dibawah Rp 1 Milyar) 59.294.743.134 72.248.621.479 Others (under IDR 1 Billion)
Sub Jumlah Piutang Usaha Pihak Ketiga 121.854.944.054 139.996.094.349 Sub total of Third Parties Receivables
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (100.449.167.328) (100.449.167.328) Trade Receivables
Sub Jumlah Piutang Usaha Pihak Ketiga Bersih 21.405.776.726 39.546.927.021 Sub total of Third Parties net Receivable
Jumlah Piutang Usaha – Bersih 55.924.884.085 62.429.133.407 Total Trade Receivables – Net
36
Page 40
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG USAHA - LANJUTAN 6. TRADE RECEIVABLES -CONTINUED
Berdasarkan karakteristik waktu jangka pendek piutang usaha, nilai tercatat mendekati Due to the short-term nature of trade receivables, their carrying amount
nilai wajarnya. approximates their fair values.
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang Based on management’s evaluation of the collectability of the individual
pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berpendapat accounts receivable as at September 30, 2024 and December 31, 2023 they
bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai memadai untuk menutup kemungkinan believe that the allowance for doubtful accounts is adequate to cover
kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. possible losses from uncollectible accounts.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara Management believes that there are no significant concentrations of credit
signifikan atas piutang kepada pihak ketiga. risk in third parties receivables.
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging of trade receivables is as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Belum jatuh tempo 15.526.207.816 34.752.580.095 Not yet due:
Jatuh tempo: Past due:
- 1 – 30 hari 3.252.386.047 3.314.938.280 1 – 30 days -
- 31 – 60 hari 27.770.470.739 4.266.853.643 31 – 60 days -
- 61 – 90 hari 2.112.335.038 2.230.377.745 61 – 90 days -
- 91 – 120 hari 2.110.487.182 943.530.940 91 – 120 days -
- Lebih dari 120 hari 250.846.616.887 262.614.472.328 Over 120 days -
Jumlah 301.618.503.709 308.122.753.031 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (245.693.619.624) (245.693.619.624) Allowance for impairment losses
Jumlah Piutang – Bersih 55.924.884.085 62.429.133.407 Total Receivable – Net
Piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: Details of trade receivables by currencies:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Rupiah 301.409.581.464 307.901.941.646 Rupiah
Dollar Amerika Serikat (30 September 2024: US Dollar (September 30, 2024
USD 13.801,18 dan 31 Desember 2023: USD 13,801.18 and December 31, 2023:
USD 14.192,07) 208.922.245 220.811.385 USD 14,192.07)
Jumlah 301.618.503.709 308.122.753.031 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (245.693.619.624) (245.693.619.624) Allowance for impairment losses
Jumlah Piutang – Bersih 55.924.884.085 62.429.133.407 Total Receivable – Net
Analisis mutasi saldo cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah An analysis of the movements in the balance of allowance for impairment
sebagai berikut: losses on trade receivable is as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal 245.693.619.624 184.648.852.768 Beginning balance
Penambahan (Catatan 39) - 61.044.766.856 Addition (Note 39)
Penghapusan - - Write off
Pemulihan (Catatan 39) - - Recovery (Note 39)
Saldo Akhir 245.693.619.624 245.693.619.624 Ending Balance
Berkenaan dengan implementasi PSAK 71 tentang pengakuan dan pengukuran With regard to the implementation of SFAS 71 concerning the recognition
instrumen keuangan, yang efektif berlaku per 1 Januari 2020, manajemen telah mengkaji and measurement of financial instruments, which became effective as of
dampak PSAK tersebut pada akun piutang usaha pada tanggal 30 September 2024 dan January 1, 2020, management has reviewed the impact of the SFAS on
31 Desember 2023, dan telah mencadangkan penurunan nilai piutang sesuai PSAK trade receivables as of September 30, 2024 and December 31, 2023 and
tersebut. has provided for the impairment of receivables in accordance with this
SFAS.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is the
jumlah tercatat dari setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang diungkapkan di carrying amount of each class of trade receivables is disclosed in Note 47.
Catatan 47.
37
Page 41
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES
Jumlah piutang lain-lain berdasarkan pelanggan: Details of other receivables balance by customers:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Pihak Berelasi Related Parties
PT Promosindo Medika 7.447.560.860 7.447.560.860 PT Promosindo Medika
PT Industri Nuklir Indonesia 588.550.000 588.550.000 PT Industri Nuklir Indonesia
Sub Jumlah 8.036.110.860 8.036.110.860 Sub Total
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for Impaiment of
Penurunan Nilai (8.036.110.860) (8.036.110.860) Other Receivables
Jumlah - - Total
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Pihak Ketiga Third Parties
PT Kreasi Putra Nusantara 12.815.276.243 12.815.276.243 PT Kreasi Putra Nusantara
PT Indo Genesis Medika 11.820.496.555 11.820.496.555 PT Indo Genesis Medika
Piutang karyawan 1.046.124.406 749.419.072 Employee Receivable
Piutang atas klaim supplier - 183.170.367
Lain-lain 28.752.802.297 24.295.993.807 Others
Sub Jumlah Piutang Lain-lain Pihak Ketiga 54.434.699.501 49.864.356.044 Sub total of Third Parties Other Receivables
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Allowance for impairment losses of
Piutang Nilai Lain-lain (49.597.376.174) (49.597.376.174) Other Receivables
Sub Jumlah Piutang Lain-lain Pihak Sub total of Third Parties Net Other
Ketiga Bersih 4.837.323.327 266.979.870 Receivables
Jumlah Piutang lain-lain bersih 4.837.323.327 266.979.870 Total Other Receivables – Net
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang lain- Management believes that the allowance for impairment losses on other
lain telah memadai. receivables is adequate.
Analisis mutasi saldo Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas piutang lain-lain adalah An analysis of the movements in the balance of allowance for impairment
sebagai berikut : losses on other receivable is as follows :
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal 57.633.487.034 48.384.687.381 Beginning balance
Penambahan (Catatan 39) - 9.248.799.653 Addition (Notes 39)
Pemulihan (Catatan 39) - - Recovery (Notes 39)
Saldo Akhir 57.633.487.034 57.633.487.034 Ending Balance
Berkenaan dengan implementasi PSAK 71 tentang pengakuan dan pengukuran With regard to the implementation of SFAS 71 concerning the recognition
instrumen keuangan, yang efektif berlaku per 1 Januari 2020, manajemen telah mengkaji and measurement of financial instruments, which became effective as of
dampak PSAK tersebut pada akun piutang lain-lain pada tanggal 30 September 2024 January 1, 2020, management has reviewed the impact of the SFAS on
dan 31 Desember 2023, dan telah mencadangkan penurunan nilai piutang sesuai PSAK other receivables as of September 30, 2024 and December 31, 2023 and
tersebut. has provided for the impairment of receivables in accordance with this
SFAS.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang lain- Management believes that the provisión for impairment losses on other
lain telah memadai. receivables is adequate.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting period is the
jumlah tercatat dari setiap kelas piutang lain-lain sebagaimana yang diungkapkan di carrying amount of each class of other receivables is disclosed in Note 47.
Catatan 47.
8. PERSEDIAAN 8. INVENTORIES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Barang jadi: Finished goods:
Obat jadi 168.297.242.003 176.509.978.638 Medicine
Alat kesehatan & diagnostic 62.006.977.341 60.693.416.177 Medical devices & diagnostic
Lainnya 4.526.224.771 2.656.520.543 Others
Sub Jumlah Barang Jadi 234.830.444.115 239.859.915.358 Subtotal Finished Goods
Barang dalam proses 20.065.663.040 20.648.361.441 Work in process
Bahan baku dan pembantu 61.826.587.094 59.359.615.115 Raw and indirect materials
Suku cadang 1.268.099.012 1.843.362.918 Spareparts
Jumlah 317.990.793.261 321.711.254.832 Total
Cadangan penurunan nilai persediaan (255.724.411.288) (255.779.264.605) Allowance for impairment
Jumlah Bersih 62.266.381.973 65.931.990.227 Total Net
Manajemen yakin bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan telah mencukupi Management believes that the allowance for impairment is adequate to cover
kemungkinan kerugian yang timbul dari persediaan. Mutasi penyisihan persediaan adalah possible losses arising from inventories. The movement of the provision for
sebagai berikut : obsolete stock is as follows :
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal 255.779.264.605 93.415.390.132 Beginning balance
Penambahan - 162.363.874.473 Addition
Penghapusan (54.853.317) - Write off
Saldo akhir 255.724.411.288 255.779.264.605 Ending Balance
38
Page 42
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERSEDIAAN - LANJUTAN 8. INVENTORIES - CONTINUED
Rincian mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut: The movement in the allowance for impairment are as follows :
1 Januari – 30 September 2024 / January 1 – September 30, 2024
Kadaluarsa, Provisi, Usang,
& Penurunan Nilai /
Saldo awal/ Beginning Saldo akhir/ Ending
Provision for Penghapusan/ Write Off
balance balance
Expired,Obsolete, &
Impaired
Obat Jadi, Medicine,
Bahan dan WIP 235.751.512.046 - (54.853.317) 235.696.658.729 Materials & WIP
Alat Kesehatan 20.027.752.559 - - 20.027.752.559 Medical devices
Total 255.779.264.605 - (54.853.317) 255.724.411.288 Total
1 Januari – 31 Desember 2023 / January 1 – December 31, 2023
Kadaluarsa, Provisi, Usang,
& Penurunan Nilai /
Saldo awal/ Beginning Saldo akhir/ Ending
Provision for Penghapusan/ Write Off
balance balance
Expired,Obsolete, &
Impaired
Obat Jadi, Medicine,
Bahan dan WIP 90.006.338.748 145.745.173.298 - 235.751.512.046 Materials & WIP
Alat Kesehatan 3.409.051.384 16.618.701.175 - 20.027.752.559 Medical devices
Total 93.415.390.132 162.363.874.473 - 255.779.264.605 Total
Penyisihan untuk persediaan kadaluwarsa, usang dan penurunan nilai persediaan Provision for expired, obsolete and impaired inventories is presented as part
disajikan sebagai bagian dari beban pokok penjualan. of cost of good sold.
Persediaan yang dimiliki oleh Grup digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari Inventories owned by Group have been pledged as collateral for credit
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Utang jangka pendek (Catatan 21). facilities to PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Short term loan (Notes
21).
Pada tanggal 31 Desember 2023 persediaan Grup telah diasuransikan kepada PT As at December 31, 2023 inventories owned by the Group were insured to
Mandiri AXA General Insurance dan PT Maximus Graha Persada Tbk, terhadap risiko PT Mandiri AXA General Insurance and PT Maximus Graha Persada Tbk
yang disebabkan oleh bencana alam, kebakaran, dan pencurian dengan total concern to the risk of loss due to natural disaster, fire and theft, with total
pertanggungan asuransi sebesar Rp333,3 Milyar. Menurut pendapat Manajemen insurance coverage of Rp333,3 billion. According to Management’s opinion,
pertanggungan asuransi telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul the insurance coverage is adequate to cover possible losses arising from
dari risiko-risiko tersebut. such risks.
9. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID TAXES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
a. Lebih Bayar Pajak Pertambahan Nilai: a. Value Added Tax:
a.1 Entitas Anak a.1 Subsidiary
- Tahun Fiskal 2023 9.221.484.636 8.423.117.968
- Tahun Fiskal 2022 - - Fiscal Year 2022 -
- Tahun Fiskal 2021 - - Fiscal Year 2021 -
Sub Jumlah PPN 9.221.484.636 8.423.117.968 Subtotal VAT
b. Lebih Bayar b.Over Payment Corporate
Pajak Penghasilan Badan: Income Taxes
b.1 Entitas Induk b.1 Parent Company
- Tahun Fiskal 2024 1.787.260.327 - Fiscal Year 2024 -
Subjumlah b.1 1.787.260.327 - Subtotal b.1
b.2 Entitas Anak b.2 Subsidiary
- Tahun Fiskal 2023 4.389.867.453 3.799.351.993 Fiscal Year 2023 -
- Tahun Fiskal 2022 - - Fiscal Year 2022 -
- Tahun Fiskal 2021 - - Fiscal Year 2021 -
Sub Jumlah b.2 4.389.867.453 3.799.351.993 Sub Total b.2
Sub Jumlah Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan 6.177.127.780 3.799.351.993 Subtotal Corporate Income Tax
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka 15.398.612.416 12.222.469.961 Total Prepaid Tax
Pajak Pertambahan Nilai
Pajak Pertambahan Nilai tahun 2021 Value Added Tax in 2021
Pada tahun 2022 entitas anak telah memperoleh pendahuluan atas PPN masa Januari In 2022, the subsidiary has obtained a preliminary of VAT for the period of
sampai dengan Agustus tahun 2021 sebesar Rp75.985.163.908 dimana atas January to August 2021 amounting to Rp75,985,163,908 of which
penerimaan tersebut sebesar Rp44.308.305.487 terindikasi digunakan sebagai kerugian Rp44,308,305,487 is indicated to be misappropriately used.
kecurangan.
Pajak Penghasilan tahun pajak 2022 Income Tax for tax year 2022
Pada tanggal 26 April 2024, entitas anak memperoleh Surat Keterangan Pajak Kurang On April 26, 2024, the subsidiary obtained Tax Underpayment Certificate
Bayar (SKPKB) 00002/206/22/051/24 atas PPh Badan tahun pajak 2022 sebesar (SKPKB) 00002/206/22/051/24 on Corporate Income Tax for the fiscal year
Rp21.193.654. Selisih hasil pemeriksaan dengan catatan entitas anak sebesar 2022 in the amount of Rp21,193,654. The difference between the audit result
Rp6.643.879.725 telah dicatat sebagai beban pajak kini. and the subsidiary’s records amounting to Rp6,643,879,725 has been
recorded as current tax expense.
39
Page 43
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
9. PAJAK DIBAYAR DIMUKA - LANJUTAN 9. PREPAID TAXES - CONTINUED
Pajak Pertambahan Nilai tahun 2020 Value Added Tax in 2020
Pada tahun 2021 entitas anak memperoleh pengembalian pendahuluan atas kelebihan In 2021, the subsidiary obtained a preliminary refund of overpaid VAT for the
pembayaran PPN masa September sampai dengan Desember 2020 sebesar period of September to December 2020 amounting to Rp14,621,728,949. In
Rp14.621.728.949. Pada tahun 2022 entitas anak telah mendapatkan restitusi atas 2022 the subsidiary has received restitution for excess VAT from January to
kelebihan PPN Januari sampai dengan Desember 2020 sebesar December 2020 amounting to Rp70,682,183,653.
Rp70.682.183.653.
Atas penerimaan restitusi PPN tahun 2020 sebesar Rp20.705.631.690 terindikasi The receipt of VAT refund in 2020 amounting to Rp20,705,631,690 is
digunakan sebagai kerugian kecurangan. Saldo lebih bayar PPN tahun pajak 2021 dan indicated to be misappropriately used. The balance of overpayment of VAT
2022 telah dibebankan seluruhnya di 2023. for tax years 2021 and 2022 has been fully expensed in 2023.
Pajak Penghasilan tahun pajak 2020 Income Tax for tax year 2020
Pada tahun 2022, entitas anak memperoleh restitusi SKPLB (Surat Ketetapan Pajak In 2022, the subsidiary obtained restitution of SKPLB (Surat Ketetapan
Lebih Bayar) No. 00054/405/20/051/22 dan 00054/406/20/051/22 atas PPh Badan tahun Pajak Lebih Bayar) No. 00054/405/20/051/22 and 00054/406/20/051/22 on
pajak 2020 masingmasing sebesar Rp16.571.934 dan Rp2.616.870.840. Selisih hasil Corporate Income Tax for fiscal year 2020 amounting to Rp16,571,934 and
pemeriksaan dengan catatan entitas anak sebesar Rp888.545.236 telah dicatat sebagai Rp2,616,870,840, respectively. The difference between the audit results and
beban pajak kini. Atas penerimaan restitusi PPh Badan tahun pajak 2020 sebesar the subsidiary records amounting to Rp888,545,236 has been recorded as
Rp2.616.870.840 terindikasi digunakan sebagai kerugian kecurangan. current tax expense. The receipt of corporate income tax refund for the fiscal
year 2020 amounting to Rp2,616,870,840 is indicated to be misappropiately
used.
Pada tanggal 29 Oktober 2019 entitas anak menerima keputusan berdasarkan No.KEP- On October 29, 2019 the subsidiary received a decision based on No.KEP-
122/WPJ.19/KP.03/2019 atas Penetapan Pengusaha Kena Pajak Berisiko Rendah yang 122/WPJ.19/KP.03/2019 on the Determination of Low-Risk Taxable
dapat diberikan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak. Entrepreneurs that can be granted a preliminary refund of tax overpayments.
Pajak Pertambahan Nilai 2021/ Value Added Tax 2021
Nomor Masa Tanggal Nilai/Amount
Surat Ketetapan Pajak (SKP)/ Pajak/ SKP/ PKP/ Fiskus/
Tax Assessment Letter No. Tax Period Date Issued Taxable Income Tax Authorities
Januari/ 16 Maret 2022/
KEP-00002/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 January March 16, 2022 10.217.714.658 2.464.542.974
Januari/ 4 November 2022/
00061/407/21/051/22 January November 4, 2022 2.251.747.474
Februari/ 16 Maret 2022/
KEP-00004/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 February March 16, 2022 4.958.405.187 3.171.849.340
Februari/ 4 November 2022/
00062/407/21/051/22 February November 4, 2022 1.782.936.807
Maret/ 16 Maret 2022/
KEP-00003/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 March March 16, 2022 4.689.958.890 1.164.229.321
Maret/ 4 November 2022/
00063/407/21/051/22 March November 4, 2022 3.524.139.569
April/ 23 Maret 2022/
KEP-000034/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 April March 23, 2022 4.209.980.375 1.117.331.472
April/ 4 November 2022/
00064/407/21/051/22 April November 4, 2022 3.087.523.469
Mei/ 23 Maret 2022/
KEP-000030/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 May March 23, 2022 3.176.386.172 2.240.418.136
Mei/ 4 November 2022/
00065/407/21/051/22 May November 4, 2022 1.474.928.446
Juni/ 18 Maret 2022/
KEP-000029/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 June March 18, 2022 12.933.139.300 6.870.875.910
Juni/ 4 November 2022/
00066/407/21/051/22 June November 4, 2022 6.062.433.390
Juli/ 21 Juni 2022/
KEP-000076/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 July June 21, 2022 6.554.711.299 6.541.961.797
Juli/ 4 November 2022/
00067/407/21/051/22 July November 4, 2022 6.110.935
Agustus/ 16 Juni 2022/
KEP-000068/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 August June 16, 2022 8.108.281.155 8.105.649.471
Agustus/ 4 November 2022/
00068/407/21/051/22 August November 4, 2022 1.835.486 1.835.486
September/ 27 Juni 2022/
KEP-000081/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 September June 27, 2022 8.673.407.609 8.673.407.609
September/ 4 November 2022/
00069/407/21/051/22 September November 4, 2022 229.323.938 229.323.938
Oktober/ 7 Juli 2022/
KEP-000086/SKPPKP/WPJ.19/KP.0303/2022 October July 7, 2022 9.260.552.234 9.260.552.234
Oktober/ 4 November 2022/
00070/407/21/051/22 October November 4, 2022 891.844 891.844
November/ 4 November 2022/
00071/407/21/051/22 November November 4, 2022 7.958.585.221 7.958.585.221
Jumlah/Total 75.991.274.843
40
Page 44
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
9. PAJAK DIBAYAR DIMUKA - LANJUTAN 9. PREPAID TAXES - CONTINUED
Pajak Pertambahan Nilai 2020 / Value Added Tax 2020
Nomor Masa Tanggal Nilai/Amount
Surat Ketetapan Pajak (SKP)/ Pajak/ SKP/ PKP/ Fiskus/
Tax Assessment Letter No. Tax Period Date Issued Taxable Income Tax Authorities
Januari/ 2 Agustus 2022/
00292/507/20/051/22 January August 02, 2022 4.666.054.786 4.666.054.786
Februari/ 2 Agustus 2022/
00293/507/20/051/22 February August 02, 2022 3.641.661.101 3.641.661.101
Maret/ 2 Agustus 2022/
00294/507/20/051/22 March August 02, 2022 2.510.714.602 2.510.714.602
April/ 2 Agustus 2022/
00295/507/20/051/22 April August 02, 2022 6.162.372.908 6.162.372.908
Mei/ 2 Agustus 2022/
00296/507/20/051/22 May August 02, 2022 7.274.788.391 7.274.788.391
Juni/ 2 Agustus 2022/
00297/507/20/051/22 June August 02, 2022 2.875.658.747 2.875.658.747
Juli/ 2 Agustus 2022/
00118/407/20/051/22 July August 02, 2022 6.476.376.879 6.467.124.533
Juli/ 2 Agustus 2022/
00118/407/20/051/22 July August 02, 2022 2.016.334 2.016.334
Agustus/ 2 Agustus 2022/
00052/407/20/051/22 August August 02, 2022 3.014.618.431 3.012.645.099
September/ 2 Agustus 2022/
00119/407/20/051/22 September August 02, 2022 6.797.230.931 2.436.948.452
September/ 2 Agustus 2022/
00119/407/20/051/22 September August 02, 2022 4.353.671.235 4.353.671.235
Oktober/ 2 Agustus 2022/
00120/407/20/051/22 October August 02, 2022 11.124.057.505 6.120.689.189
Oktober/ 2 Agustus 2022/
00120/407/20/051/22 October August 02, 2022 4.932.924.629
November/ 2 Agustus 2022/
00121/407/20/051/22 November August 02, 2022 4.467.051.759 4.371.644.852
November/ 2 Agustus 2022/
00121/407/20/051/22 November August 02, 2022 95.404.907
Desember/ 2 Agustus 2022/
00122/407/20/051/22 December August 02, 2022 15.354.638.185 11.321.614.585
Jumlah/Total 70.245.934.350
PPH Badan 2020 / Corporate Income Tax 2020
Nomor Masa Tanggal Nilai/Amount
Surat Ketetapan Pajak (SKP)/ Pajak/ SKP/ PKP/ Fiskus/
Tax Assessment Letter No. Tax Period Date Issued Taxable Income Tax Authorities
Desember/ 2 Agustus 2022/
00054/405/20/051/22 December August 2, 2022 3.521.988.020 2.616.870.840
Jumlah/Total 2.616.870.840
10. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA 10. ADVANCES AND PREPAYMENTS
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Uang muka pembelian 47.743.859.769 27.877.583.529 Advances to Supplier
Uang muka deposito – utang Guarantee deposit -
pemegang saham 10.471.535.431 11.235.780.373 shareholder loan
Uang muka operasional 2.202.280.903 633.975.412 Advance for operation
Asuransi dibayar dimuka 247.229.656 782.786.982 Prepaid insurance
Sewa dibayar dimuka 36.389.815 104.569.446 Rental building and house
Lain-lain 1.675.988.367 168.345.883 Others
Penyisihan Penurunan Nilai (10.000.000.000) (10.000.000.000) Allowance for impairment
Jumlah 52.377.283.941 30.803.041.625 Total
Manajemen mencadangkan penyisihan atas uang muka pembelian sebesar Rp Management has provided allowance for purchase advances amounting to
10.000.000.000 dikarekanakan manjemen berkeyakinan kecil kemungkinan akan Rp 10,000,000,000 because management believes that it is not probable
terpulihkannya uang muka tersebut di masa yang akan datang. that the advances will be recovered in the future.
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai uang muka adalah cukup Management believes that the allowance for impairment of advances is
untuk menutupi kemungkinan kerugian yang mungkin timbul dari uang muka per 30 adequate to cover possible losses on advances as of September 30, 2024
September 2024 dan 31 Desember 2023. and December 31, 2023, respectively.
11. ASET PENGEMBALIAN DANA 11. RIGHT OF RETURN ASSETS
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Aset pengembalian dana 2.914.504.886 4.902.485.638 Right of return assets
Aset pengembalian dana merupakan dampak dari penerapan PSAK 72 dengan Right of return assets are the impact of the implementation SFAS 72 by
memperkirakan kemungkinan pengembalian persediaan setelah tanggal penjualan. estimating possible return at inventories subsequent to the date of sales.
41
Page 45
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 12. INVESTMENT IN ASSOCIATE
Pada tahun 2000, Grup menempatkan investasi sebagai penyertaan saham kepada PT In 2000, the Group invested in PT Asindo Husada Bhakti (AHB) with 20%
Asindo Husada Bhakti (AHB) dengan kepemilikan 20%. Nilai tercatat investasi per 30 ownership.The carrying amount of the investment as at September 30, 2024
September 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar 20% dari total ekuitas. and December 31, 2023 is 20% of total equity of the associate.
Berdasarkan akta No 15 tanggal 19 November 2019 dengan notaris Andalia Faridah, Based on Notarial Deed No. 15 on November 19, 2019 with notary Andalia
S.H., M.H. grup melakukan penyertaan saham kepada PT Anugrah Global Medika Faridah, S.H., M.H. the group invested in shares in PT Anugrah Global
sebesar Rp50.000.000 dengan kepemilikan sebesar 20%. Medika amounting to Rp50,000,000 with 20% ownership.
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal 1.642.691.458 1.300.454.109 Beginning balance
Bagian laba - 392.237.349 Share in profit
Penurunan nilai melalui OCI - (50.000.000) Fair value through OCI
Saldo Akhir 1.642.691.458 1.642.691.458 Ending Balance
13. ASET KEUANGAN TERSEDIA UNTUK DIJUAL 13. AVAILABLE FOR SALE FINANCIAL ASSETS
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Investasi Saham Pada PT Promosindo Medika 155.585.955 155.585.955 Investment in shares of PT Promosindo Medika
Jumlah 155.585.955 155.585.955 Total
Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah berupa penyertaan saham entitas anak (IGM) Available for sale financial assets is an investment in shares of the
kepada PT Promosindo Global Medika sejak tahun 2007 dengan persentase kepemilikan subsidiary (IGM) to PT Promosindo Global Medika since 2007 with 19%
sebesar 19%, PT Promosindo Global Medika bergerak di bidang Jasa Pemasaran yang ownership. PT Promosindo Global Medika is a Marketing Services Company
berdiri pada tanggal 22 Januari 2007 berdasarkan akta No.8 tanggal 22 Januari 2007 that was established on January 22, 2007 by deed No.8 dated January 22,
dengan notaris Amsal Sulaiman S.H. 2007 by notaries Amsal Sulaiman S.H
14. ASET TETAP 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
1 Januari – 30 September 2024 / January 1 – September 30, 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 199.777.431.064 - - - 199.777.431.064 Land
Bangunan& Prasarana 213.519.635.262 - - - 213.519.635.262 Buildings & infrastructure
Instalasi 76.511.110.202 - - - 76.511.110.202 Installation
Mesin 159.427.802.275 - - 704.648.000 160.132.450.275 Machinery
Peralatan Pabrik 61.183.401.773 75.845.750 (94.736.415) 1.447.939.601 62.612.450.709 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 44.614.250.361 - - - 44.614.250.361 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 2.465.178.397 - - - 2.465.178.397 Vehicles
Aset dalam Pengerjaan 2.430.057.601 292.148.649 (51.200.000) (2.378.857.601) 292.148.649 Construction in Progress
Aset Pengampunan Pajak 6.019.704.468 - - - 6.019.704.468 Tax Amnesty Asset
Jumlah 765.948.571.403 367.994.399 (145.936.415) (226.270.000) 765.944.359.385 Total
*)
*)Reklasifikasi ke aset lancar lainnya (catatan 5) / Reclassification to other current asset (notes 5)
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan & Prasarana 114.992.182.385 4.471.410.615 - - 119.463.593.000 Buildings & infrastructure
Instalasi 45.501.227.316 2.289.878.622 - - 47.791.105.938 Installation
Mesin 113.594.315.589 2.334.165.815 - - 115.928.481.404 Machinery
Peralatan Pabrik 45.133.024.931 1.828.859.688 - - 46.961.884.619 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 40.023.720.461 501.752.887 - - 40.525.473.348 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 3.280.508.587 10.946.969 - - 3.291.455.555 Vehicles
Aset Pengampunan Pajak 5.201.360.528 466.768.109 - - 5.668.128.636 Tax Amnesty Asset
Jumlah 367.726.339.797 11.903.782.705 - - 379.630.122.500 Total
Nilai buku bersih 398.222.231.606 386.314.236.885 Net book value
Aset dalam Pengerjaan Construction in Progress
1 Januari – 30 September 2024 / January 1 – September 30, 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Biaya perolehan At cost
Bangunan& Prasarana 226.270.000 - - (226.270.000) - Buildings & infrastructure
Peralatan Pabrik 2.203.787.601 292.148.649 (51.200.000) (2.152.587.601) 292.148.649 Factory equipment
Jumlah 2.430.057.601 292.148.649 (51.200.000) (2.378.857.601) 292.148.649
42
Page 46
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP - LANJUTAN 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT - CONTINUED
Rincian Aset dalam Pengerjaan 30 September 2024/ Construction in Progress Detail September 30, 2024
Persentase terhadap
Nilai Perolehan/ nilai kontrak/ Estimasi Penyelesaian/ Completion
No Nama Aset / Asset Name
Acquisition Value Percentage to contract Estimation
value
1. Pengadaan Mesin Rajang Simplisia Segar 227.027.027 70% Desember 2024/ December 2024
2. Moisture Analyzer 48.500.000 50% Desember 2024/ December 2024
3. pH Meter 16.621.622 50% Desember 2024/ December 2024
Jumlah / Total 292.148.649
1 Januari – 31 Desember 2023 / January 1 – December 31, 2023
Saldo awal/
Penambahan/ Penyisihan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Impairment Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 199.777.431.064 - - - 199.777.431.064 Land
Bangunan& Prasarana 213.669.635.262 - - (150.000.000) 213.519.635.262 Buildings & infrastructure
Instalasi 76.511.110.202 - - - 76.511.110.202 Installation
Mesin 160.959.962.275 - (1.287.000.000) (245.160.000) 159.427.802.275 Machinery
Peralatan Pabrik 57.343.134.403 3.158.638.370 (20.871.000) 702.500.000 61.183.401.773 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 44.707.097.238 19.675.400 (112.522.277) - 44.614.250.361 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 2.465.178.397 - - - 2.465.178.397 Vehicles
Aset dalam Pengerjaan 2.117.517.878 1.559.909.910 (99.907.187) (1.147.463.000) 2.430.057.601 Construction in Progress
Aset Pengampunan Pajak 6.019.704.468 - - - 6.019.704.468 Tax Amnesty Asset
Jumlah 763.570.771.187 4.738.223.680 (1.520.300.464) (840.123.000) 765.948.571.403 Total
Akumulasi Penyusutan At cost
Bangunan& Prasarana 72.658.928.316 5.842.388.648 36.490.865.421 - - 114.992.182.385 Buildings & infrastructure
Instalasi 42.447.899.420 3.053.327.896 - - - 45.501.227.316 Installation
Mesin 110.645.458.263 3.230.388.576 - (281.531.250) - 113.594.315.589 Machinery
Peralatan Pabrik 42.601.690.209 2.539.636.291 - (8.301.569) - 45.133.024.931 Factory equipment
Perlengkapan alat Kantor 38.858.755.490 1.214.542.104 - (49.577.133) - 40.023.720.461 Office furniture & Fixtures
Kendaraan 3.123.371.039 157.137.548 - - - 3.280.508.587 Vehicles
Aset Pengampunan Pajak 4.579.003.005 622.357.523 - - - 5.201.360.528 Tax Amnesty Asset
Jumlah 314.915.105.742 16.659.778.586 36.490.865.421 (339.409.952) - 367.726.339.797 Total
Nilai buku bersih 448.655.665.445 398.222.231.606 Net book value
Aset dalam Pengerjaan Construction in Progress
1 Januari – 31 Desember 2023 / January 1 – December 31, 2023
Saldo awal/
Penambahan/ Penyisihan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Impairment Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Bangunan& Prasarana 821.233.001 - - - (594.963.001) 226.270.000 Buildings & infrastructure
Peralatan Pabrik 1.296.284.877 1.559.909.910 - (99.907.187) (552.499.999) 2.203.787.601 Factory equipment
Jumlah 2.117.517.878 1.559.909.910 - (99.907.187) (1.147.463.000) 2.430.057.601
Rincian Aset dalam Pengerjaan 31 Desember 2023/ Construction in Progress Detail December 31, 2023
Persentase terhadap
Nilai Perolehan/ nilai kontrak/ Estimasi Penyelesaian/ Completion
No Nama Aset / Asset Name Percentage to contract
Acquisition Value Estimation
value
1. HPLC Merk: Hitachi,Type: HPLC Chromaster 68.029.691 20% Juni 2024/ June 2024
2. Fluid Bed Dryer 704.648.000 70% Agustus 2024/ August 2024
3. Investasi Modifikasi Lift 51.200.000 100% Juni 2024/ June 2024
4. Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) 870.000.000 100% Juni 2024/ June 2024
5. HPLC – PDA 509.909.910 100% Juni 2024/ June 2024
6. Pekerjaan Kantor & Gudang baru Cab. Padang 226.270.000 100% Juni 2024/ June 2024
Jumlah / Total 2.430.057.601
43
Page 47
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP - LANJUTAN 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT - CONTINUED
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation was allocated as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 35) 9.379.090.803 12.471.487.987 Cost of goods sold (Notes 35)
Beban penjualan (Catatan 36) 2.327.744.020 3.916.869.942 Selling expenses (Notes 36)
Beban umum & administrasi (Catatan 37) 196.947.882 271.420.657 General and administrative expenses (Notes 37)
Jumlah 11.903.782.705 16.659.778.586 Total
Pelepasan aset tetap adalah sebagai berikut: Disposal of property plant and equipment are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Kas diterima - 54.880.690 Cash received
Nilai realisasi bersih - 75.514.575 Net realizable value
Rugi Penjualan Aset - (20.633.885) Loss on sale sale of property, plant and equipment
Pengembalian Aset yang masih terhutang Return of Assets of owed
Nilai realisasi bersih - 1.105.375.937 Net realizable value
Nilai hutang - (1.386.907.187) Debt value
Laba atas pengembalian aset - 281.531.250 Returns of assets
Keuntungan (kerugian) pelepasan Gain (Loss) on disposal of property, plant
aset tetap (Catatan 39) - 260.897.365 and equipment (Note 39)
Pada tanggal 31 Desember 2011, Grup melakukan penilaian kembali atas aset tetap On December 31, 2011, Group has done revaluation of fixed asset and
tertentu dan aset tidak lancar yang akan ditinggalkan sehubungan dengan kuasi re- abandoned several non current assets to support their quasi reorganization.
organisasi.
Untuk tujuan kuasi-reorganisasi per 30 September 2011, selisih penilaian kembali aset Resulting from quasi reorganization as at September 30, 2011. The
telah dieliminasi dengan saldo defisit tanggal 30 September 2011 (Catatan 43). difference of revaluation asset has been eliminated with the accumulated
deficit as of September 30, 2011 (Note 43).
Grup memiliki beberapa bidang tanah dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan The Group owns several parcels of land with Building use Rights (Hak Guna
yang berjangka waktu 20 dan 30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2030 dan Bangunan or HGB) for periods of 20 and 30 years which is until 2030 and
2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas 2034. Management believes that there will be no difficulty in the extension of
tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan the land rights since all the land has been legally acquired and supported by
yang memadai. sufficient evidence of ownership.
Tanah berikut bangunan pabrik serta mesin dan peralatan pabrik digunakan sebagai Land and factory buildings as well as machinery and equipment are used as
jaminan atas pinjaman pihak berelasi dengan nilai buku Rp 295.195.097.037,- dan telah collateral for loans from related parties with a book value of Rp
dilakukan penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan pada 295,195,097,037 and have been appraised by Kantor Jasa Penilai Publik
tanggal 17 Januari 2024 untuk lokasi Gandasari dan Kantor Jasa Penilai Publik Dasa’at, Sugianto Prasodjo dan Rekan on January 17, 2024 for the Gandasari
Yudistira dan Rekan pada tanggal 18 Januari 2023 untuk lokasi Sukadanau dengan location and Kantor Jasa Penilai Publik Dasa'at, Yudistira dan Rekan on
pendekatan biaya dengan metode penjumlahan dan biaya reproduksi bangunan. Jumlah January 18, 2023 for the Sukadanau location using the cost approach with
nilai buku setelah dilakukan penilaian sebesar Rp 737.421.549.450,-. Berdasarkan the summation method and building reproduction costs. The total book value
penelahaan lebih lanjut terhadap hasil penilaian yang telah dilakukan oleh Kantor Jasa after the appraisal amounted to Rp 737,421,549,450. Based on further
Penilai Publik, terdapat indikasi penurunan nilai pada aset Bangunan sebesar Rp review of the results of the appraisal conducted by the Public Appraisal
36.490.865.421 Services Administrator, there are indications of impairment in the value of
Building assets amounting to Rp 36,490,865,421
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir periode The estimated useful lives, residual value and depreciation method are
dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. reviewed at each period end, with the effect of any changes in estimate
accounted for on a prospective basis.
Pada tahun 2016, induk grup mengikuti program Tax Amnesty sesuai dengan Undang- In 2016, the parent group participated in the Tax Amnesty program in
Undang No. 11 tahun 2016, aset pengampunan pajak sebesar Rp6.995.472.715 diakui accordance with law No. 11 of year 2016. Tax amnesty assets amounting to
pada tahun 2016 sebagai penambahan aset tetap, berdasarkan Surat Keterangan Rp6,995,472,715 were recognized during the year as additions to property,
Pengampunan Pajak (SKKP) No. KET399/PP/WPJ.19/2016 tanggal 26 September plant and equipment, base on tax amnesty letter (SKKP) No.
2016. Pada tanggal 31 Desember 2016, manajemen telah menelaah dan mengkaji KET399/PP/WPJ.19/2016 dated September 26, 2016. On December 31,
jumlah aset tersebut. Berdasarkan pengkajian manajemen sebesar Rp975.768.247 2016, management is studying and reviewing its impairment. Based on
mengalami penurunan nilai per 31 Desember 2016 sehingga jumlah aset menjadi management assesment Rp975,768,247 is considered impaired as at
sebesar Rp6.019.704.468. December 31, 2016. Hence the net carrying amount after impairment is
amounting to Rp6,019,704,468.
Grup membayar uang tebusan sebesar Rp139.909.454 pada tanggal 26 September The Group paid the related redemption money amounting to Rp139.909.454
2016 yang dibebankan di laba rugi tahun berjalan. Grup menghapus klaim atas restitusi on September 26, 2016 which was charged to current year profit or loss. The
pajak sebesar Rp114.611.838 yang dibebankan pada laporan laba rugi. Group written off its claims for tax refund amounting to Rp114.611.838 which
was charged to profit or loss.
Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan kepada PT On December 31, 2023, fixed assets, except for land, were insured to PT
Mandiri AXA General Insurance dan PT Asuransi Binagriya Upakara dan PT Maximus Mandiri AXA General Insurance and PT Asuransi Binagriya Upakara for
Graha Persada Tbk terhadap kerugian karena kebakaran, banjir, gempa bumi, kerusakan against risk of fire, flood, earthquake, damage and loss with total insurance
dan kecurian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp446,8 milyar. Manajemen coverage of Rp446.8 billion. Management believes that the insurance
berpendapat, nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured.
kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan.
44
Page 48
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET HAK GUNA 15. RIGHT OF USE ASSETS
1 Januari - 30 September 2024 / January 1 - September 30, 2024
Saldo awal/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Penambahan/ Additions
Beginning balance Disposal Ending balance
Harga perolehan At cost
Bangunan 17.841.267.694 286.406.665 - 18.127.674.359 Buildings
Kendaraan 4.898.939.548 - - 4.898.939.548 Vehicles
Jumlah 22.740.207.242 286.406.665 - 23.026.613.907 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 7.237.052.823 898.692.231 - 8.135.745.054 Buildings
Kendaraan 4.804.840.648 - - 4.804.840.648 Vehicles
Jumlah 12.041.893.471 898.692.231 - 12.940.585.702 Total
Nilai Buku Bersih 10.698.313.771 10.086.028.205 Book value - Net
1 Januari - 31 Desember 2023 / January 1 - December 31, 2023
Saldo awal/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Penambahan/ Additions
Beginning balance Disposal Ending balance
Harga perolehan At cost
Bangunan 22.043.245.071 2.529.102.528 (6.731.079.905) 17.841.267.694 Buildings
Kendaraan 6.789.387.233 1.015.218.467 (2.905.666.152) 4.898.939.548 Vehicles
Jumlah 28.832.632.304 3.544.320.995 (9.636.746.057) 22.740.207.242 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 9.029.361.845 3.682.536.163 (5.474.845.185) 7.237.052.823 Buildings
Kendaraan 5.464.828.761 2.245.678.039 (2.905.666.152) 4.804.840.648 Vehicles
Jumlah 14.494.190.606 5.928.214.202 (8.380.511.337) 12.041.893.471 Total
Nilai Buku - Bersih 14.338.441.698 10.698.313.771 Book Value - Net
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Beban sewa yang berkaitan dengan sewa jangka pendek Expense relating to short – term lease (included in
sewa (termasuk dalam beban penjualan Catatan 36) selling expense Notes 36)
228.741.777 1.623.984.782
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation was allocated as follows:
Beban penjualan (Catatan 36) 898.692.231 5.928.214.202 Selling expense (Notes 36)
Beban umum & administrasi (Catatan 37) - - General and administrative expenses (Notes 37)
Jumlah 898.692.231 5.928.214.202 Total
16. ASET TAK BERWUJUD 16. INTANGIBLE ASSETS
Rincian aset takberwujud sebagai berikut: The details of intangiable assets is as follows:
1 Januari - 30 September 2024 / January 1 - September 30, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Amortisasi/ Pelepasan/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Amortization Dispossal Ending balance
balance
Aset Tak Berwujud Intangible Assets
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB - 1.951.627.720 - - 1.951.627.720 Extension of SHGB
Lisensi 22.664.188.807 - - - 22.664.188.807 License
Software 1.283.535.713 - - - 1.283.535.713 Software
Jumlah 28.881.624.059 1.951.627.720 - - 30.833.251.779 Total
Amortisasi Amortization
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Perpanjangan SHGB - 40.658.911 - - 40.658.911 Extension of SHGB
Lisensi 20.952.362.256 1.135.718.273 - - 22.088.080.529 License
Software 497.320.676 151.162.695 - - 648.483.371 Software
26.383.582.471 1.327.539.879 - - 27.711.122.350
Nilai Buku 2.498.041.588 3.122.129.429 Book Value
45
Page 49
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TAK BERWUJUD - LANJUTAN 16. INTANGIBLE ASSETS - CONTINUED
1 Januari – 31 Desember 2023/ January 1 – December 31, 2023
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurang/ Pelepasan/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Amortization Dispossal Ending balance
balance
Aset Tak Berwujud Intangible Assets
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Lisensi 22.664.188.807 - - - 22.664.188.807 License
Software 1.283.535.713 - - - 1.283.535.713 Software
Jumlah 28.881.624.059 - - - 28.881.624.059 Total
Amortisasi Amortization
Pengembangan Produk 4.933.899.539 - - - 4.933.899.539 Product Development
Lisensi 16.150.306.585 4.802.055.671 - - 20.952.362.256 License
Software 251.220.416 246.100.260 - - 497.320.676 Software
21.335.426.540 5.048.155.931 - - 26.383.582.471
Nilai Buku 7.546.197.519 2.498.041.588 Book Value
Pengembangan Produk Product Development
Pengembangan produk merupakan biaya yang terkait dengan pengujian uji ekuivalensi Product development is a cost associated with equivalence test to prove
untuk membuktikan kesetaraan produk baru terhadap produk obat inovator. Biaya the equality of a new product to innovate product. Development costs are
pengembangan diamortisasi masa manfaatnya selama antara 3 (tiga) sampai 5 (lima) amortized over the period of 3 (three) to 5 (five) years.
tahun.
Pembebanan amortisasi adalah sebagai berikut: The amortization charges are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 35) - 4.125.000 Cost of Goods Sold (Notes 35) x
Beban penjualan (Catatan 36) 252.974.385 5.044.030.931 Selling expense (Notes 36)
Beban umum dan administrasi (Catatan 37) 1.074.565.494 - General and administrative expense (Notes 37)
Total 1.327.539.879 5.048.155.931 Total
17. PROPERTI INVESTASI 17. INVESTMENT PROPERTY
1 Januari - 30 September 2024 / January 1 - September 30, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Deductions Reclassification Ending balance
balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 8.784.675.282 - - - 8.784.675.282 Land
Bangunan & Prasarana 6.015.590.000 - - - 6.015.590.000 Buildings & infrastructure
14.800.265.282 - - - 14.800.265.282
Dikurangi penurunan Less impairment in
nilai tercatat (327.850.000) - - - (327.850.000) the value of assets
Jumlah 14.472.415.282 - - - 14.472.415.282 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan& Prasarana 1.597.179.373 130.614.689 - - 1.727.794.062 Buildings & infrastructure
Jumlah 1.597.179.373 130.614.689 - - 1.727.794.062 Total
Total Book value after
Nilai buku setelah depreciation and
penurunan nilai 12.875.235.909 12.744.621.220 impairment loss
1 Januari – 31 Desember 2023/ January 1 – December 31, 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Reclassification Ending balance
Biaya perolehan At cost
Tanah 8.784.675.282 - - - 8.784.675.282 Land
Bangunan & Prasarana 6.015.590.000 - - - 6.015.590.000 Buildings & infrastructure
Jumlah 14.800.265.282 - - - 14.800.265.282 Jumlah
Less impairment in
Dikurangi penurunan (327.850.000) - - - (327.850.000) the value of assets
nilai tercatat 14.472.415.282 - - - 14.472.415.282 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan& Prasarana (Catatan 37) 1.423.026.454 174.152.919 - - 1.597.179.373
Buildings & infrastructure (Note. 37)
Jumlah 1.423.026.454 174.152.919 - - 1.597.179.373 Total
Total Book value after
Nilai buku setelah depreciation and
penurunan nilai 13.049.388.828 12.875.235.909 impairment loss
46
Page 50
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
17. PROPERTI INVESTASI - LANJUTAN 17. INVESTMENT PROPERTY - CONTINUED
Manajemen merencanakan pemanfaatan properti investasi dalam rangka produksi alat Management plans to use investment properties in the framework of
kesehatan. producing medical devices.
Investment property consists of land and buildings that produce MP-ASI
Properti investasi terdiri dari mesin memproduksi produk MP-ASI yang terletak di Bekasi. products located in Bekasi.
Properti investasi berupa tanah dan bangunan dari hasil sita jaminan atas piutang yang Investment property represent land and building from confiscated collateral of
tidak dapat ditagih terletak di Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Lampung, Palembang, uncollectible trade receivables located in Tangerang, Bekasi, Yogyakarta,
Batam serta pabrik produksi MP-ASI di Cikarang. Lampung, Palembang, Batam, and MP – ASI manufacturing Plant in
Cikarang.
Properti investasi dan aset tidak lancar yang akan ditinggalkan masih di bawah nilai Investment property and Abandoned non-current asset are still below the
estimasi harga pasar yang diestimasi oleh Grup di tahun 2011, dengan rincian sebagai estimated value at market prices which is estimated by the Group and its
berikut: subsidiaries with the details on years 2011 summarized are as follows:
Selisih Penilaian/
Nilai Tercatat/ Book Penilaian Kembali/
Difference of
Value Revaluation
Valuation
Aset MP-ASI-bangunan dan mesin 6.140.653.102 10.221.294.000 4.080.640.898 MP-ASI Asset-building and machineries
Rumah di Tangerang 450.000.000 898.736.000 448.736.000 Houses in Tangerang
Tanah 150 M2 (Jaka Permai, Bekasi) 202.375.000 240.000.000 37.625.000 Land 150 M2 (Jaka Permai, Bekasi)
Tanah 616 M2 (Kedaton Tangerang) 297.125.000 434.000.000 136.875.000 Land 616 M2 (Kedaton Tangerang)
Tanah & Bangunan (Lampung) 151.000.000 474.300.000 323.300.000 Land and Building (Lampung)
Tanah & Bangunan (Batam) 1.433.000.000 1.658.537.000 225.537.000 Land and Building (Batam)
Tanah Eks Kerta Niaga (Palembang) 595.384.657 3.899.988.282 3.304.603.625 Land in Palembang
Tanah di Bogor 327.850.000 - - Land in Bogor
Jumlah 9.597.387.759 17.826.855.282 8.557.317.523 Total
Penilaian kembali sebesar Rp10.221.294.000 atas Aset MP-ASI bangunan dan mesin Revaluation of Rp10,221,294,000 for building and machinery MP-ASI
tercatat terpisah menjadi pos properti investasi sebesar Rp6.866.854.000 dan pos aset assets separately recorded as investment property items of
tidak lancar yang akan ditinggalkan sebesar Rp3.354.440.000. Rp6,866,854,000 and non-current assets items to be abandoned of
Rp3,354,440,000.
Atas agunan diambil alih berupa tanah di Bogor tidak dilakukan penilaian kembali oleh Abandoned land in Bogor was no longer revalued by an independent
appraisal independen dikarenakan telah dilakukan penurunan nilai atas aset tersebut. appraiser as this was already impaired in full.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas properti The management believes that the allowance for impairment losses on
investasi telah memadai. investment property is adequate to cover possible losses.
Beban penyusutan untuk per 30 September 2024 dan 2023 masing masing sebesar Depreciation expense as of September 30, 2024 and 2023 amounted to
Rp130.614.689 (Catatan 37). Rp130,614,689 respectively (Note 37).
18. ASET TIDAK LANCAR YANG AKAN DITINGGALKAN 18. ABANDONED NON CURRENT ASSET
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
MP-ASI-mesin 3.354.440.000 3.354.440.000 MP-ASI Asset- Machineries
Penurunan Nilai (3.354.440.000) (3.354.440.000) Impairment
Saldo Akhir - - Ending Balance
Manajemen sudah melakukan assessment nilai wajar atas aset lancar yang akan Management has conducted a fair value assessment of current assets that
ditinggalkan (Mesin MP-ASI). will be abandoned (MP-ASI Machine).
Abandoned non current assets consist of abandoned asssets and
Aset tidak lancar yang akan ditinggalkan antara lain terdiri dari Aset Tetap terbengkalai. repossessed assets.
Aset MP-ASI terdiri dari Mesin memproduksi produk MP-ASI yang terletak di Bekasi. MP-ASI consists of Machineries that produce MP-ASI products located in
Bekasi.
19. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 19. OTHER ASSETS
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Mobil Ambulance PCR 4.603.333.333 4.603.333.333 PCR ambulance
Mesin Genose 4.300.312.500 4.300.312.500 Machine genose
Penurunan nilai (8.903.645.833) (8.903.645.833) Impairment
Jumlah - - Total
Penambahan atas penurunan nilai aset tidak lancar lainnya pada tanggal 30 September Additions to impairment of other non-current assets as of September 30,
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp0 dan Rp5.184.395.833 2024 and December 31, 2023 amounted to Rp0 and Rp5.184.395.833
respectively.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas aset The management believes that the allowance for impairment losses on non
tidak lancar yang dimiliki untuk dijual telah memadai. current assets of disposal group classified as held for sale is adequate.
47
Page 51
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG USAHA 20. TRADE PAYABLES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
Pihak–pihak Berelasi September 30, 2024 December 31, 2023 Related Parties
PT Bio Farma (Persero) 25.056.962.562 25.409.569.479 PT Bio Farma (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk 10.831.329.922 10.827.543.807 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
PT Promosindo Medika 2.500.062.149 2.511.051.149 PT Promosindo Medika
PT Rajawali Nusindo 10.989.000 - PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Kimia Farma Tbk 490.129.069 183.346.857 PT Kimia Farma Tbk
Subjumlah Hutang Usaha – Pihak Berelasi 38.889.472.702 38.931.511.292 Subtotal related parties payable
Pihak–pihak Ketiga Third Parties
Myland Laboratories Limited 64.988.402.592 66.181.796.544 Myland Laboratories Limited
PT Widatra Bakti Laboratories 60.045.030.238 60.045.030.238 PT Widatra Bakti Laboratories
PT Merapi Utama Pharma 32.361.589.680 32.439.966.048 PT Merapi Utama Pharma
PT Emjebe Pharma 20.353.995.683 20.457.291.323 PT Emjebe Pharma
PT Catur Dakwah Crane Farmasi 14.578.303.724 14.578.303.724 PT Catur Dakwah Crane Farmasi
PT Distibutor Bersama Nusantara 12.784.994.000 12.784.994.000 PT Distibutor Bersama Nusantara
PT Novapharin 10.595.397.027 10.283.513.105 PT Novapharin
PT Anugerah Pharmindo Lestari 10.262.000.000 10.762.000.000 PT Anugerah Pharmindo Lestari
PT Medihop 9.040.195.944 9.040.196.516 PT Medihop
PT Roche Indonesia 8.077.000.000 8.077.000.000 PT Roche Indonesia
PT Putra Nusantara Energi Utama 7.635.906.250 7.635.906.250 PT Putra Nusantara Energi Utama
PT Solarindo Energi Internasional 7.314.840.000 6.557.338.398 PT Solarindo Energi Internasional
PT Tatarasa Primatama 7.199.678.196 7.080.061.309 PT Tatarasa Primatama
MediTech Co. 6.812.100.000 7.538.142.080 MediTech Co.
PT Imfarmind Farmasi Industri 6.779.370.623 6.779.370.623 PT Imfarmind Farmasi Industri
PT Menjangan Sakti 6.422.329.737 6.201.239.941 PT Menjangan Sakti
PT Tjahaja Inti Gemilang 6.420.000.000 6.420.000.000 PT Tjahaja Inti Gemilang
PT Avesta Continental Pack 5.704.878.701 5.491.103.701 PT Avesta Continental Pack
PT Elegant Indonesia 5.539.700.000 5.539.700.000 PT Elegant Indonesia
PT Satya Samira Niagatama 4.409.842.496 6.836.199.391 PT Satya Samira Niagatama
PT Wego Medika Indonesia 5.521.402.953 5.521.402.953 PT Wego Medika Indonesia
PT Novell Pharmaceutical Laboratorius 4.664.693.561 4.664.693.561 PT Novell Pharmaceutical Laboratorius
PT Distriversa Buanamas 4.586.451.303 4.586.350.323 PT Distriversa Buanamas
PT Foresight Global 4.340.003.157 6.636.375.362 PT Foresight Global
PT Mire Prin Coll 4.187.175.668 4.661.801.128 PT Mire Prin Coll
Kopama 3.766.163.161 3.708.801.956 Kopama
PT Pura Barutama 3.241.468.555 3.352.345.505 PT Pura Barutama
PT Avas Bisnis Internasional 3.051.559.500 2.898.559.500 PT Avas Bisnis Internasional
PT Kirana Jaya Lestari 2.859.354.130 2.859.354.130 PT Kirana Jaya Lestari
PT Genecraft Labs 2.852.252.212 2.852.252.212 PT Genecraft Labs
PT Dian Cipta Perkasa 2.784.904.332 3.036.598.005 PT Dian Cipta Perkasa
PT Tigaka Distrindo Perkasa 2.486.470.608 2.431.272.483 PT Tigaka Distrindo Perkasa
PT Capsugel Indonesia 2.381.107.477 2.384.855.645 PT Capsugel Indonesia
PT Irawan Prima Utama 2.192.500.000 2.192.500.000 PT Irawan Prima Utama
PT Mitra Medika Utama 2.009.617.683 1.269.053.566 PT Mitra Medika Utama
PT Sri Aman Corporindo 1.944.340.980 1.712.560.452 PT Sri Aman Corporindo
PT Indec Diagnostics 1.942.290.000 1.942.290.000 PT Indec Diagnostics
DPLK Manulife Indonesia 1.844.151.245 1.844.151.245 DPLK Manulife Indonesia
PT Hasil Raya Industries 1.840.787.047 2.180.567.099 PT Hasil Raya Industries
PT Ditek Jaya 1.781.391.615 1.742.326.115 PT Ditek Jaya
PT Graha Ismaya 1.696.001.112 1.796.001.112 PT Graha Ismaya
PEMDA KAB BEKASI (BPD) 1.679.271.975 721.005.160 PEMDA KAB BEKASI (BPD)
PT Jayatama Selaras 1.603.515.732 830.457.144 PT Jayatama Selaras
PT Angkasa Pura Solusi 1.589.284.476 1.589.284.476 PT Angkasa Pura Solusi
PT Poly Jaya Medikal 1.557.405.953 1.557.405.953 PT Poly Jaya Medikal
PT Indo Genesis Medika 1.491.744.429 1.491.744.519 PT Indo Genesis Medika
PT Karindo Alkestron 1.396.002.600 1.396.002.600 PT Karindo Alkestron
PT Bernofarm 1.355.712.244 1.355.712.244 PT Bernofarm
PT Trimitra Wisesa Abadi 1.267.064.182 1.267.064.182 PT Trimitra Wisesa Abadi
PT Saba Indomedika 1.245.622.203 - PT Saba Indomedika
PT Induksarana Kemasindo 1.174.888.250 1.272.429.482 PT Induksarana Kemasindo
PT Kalingga Jaya Prima 1.172.482.417 1.203.373.117 PT Kalingga Jaya Prima
PT Surya Tubal Indonesia 1.140.219.617 1.629.424.573 PT Surya Tubal Indonesia
PT Enviro Meditech Pratama 1.065.734.591 1.065.734.591 PT Enviro Meditech Pratama
PT Marin Liza Farmasi - 1.148.163.530 PT Marin Liza Farmasi
Lain-lain (rincian di bawah Rp 1 Milyar) 58.002.648.752 58.224.690.535 Others (Under IDR 1 Billon)
Subjumlah Pihak Ketiga 445.041.238.611 449.755.757.649 Subtotal Third Parties
Jumlah 483.930.711.313 488.687.268.941 Total
48
Page 52
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
20. UTANG USAHA - LANJUTAN 20. TRADE PAYABLES - CONTINUED
Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: Details of trade payables by currencies are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Rupiah 410.219.291.482 417.190.668.195 Rupiah
Dollar Dollar
(30 September 2024: USD 4.765.592,08 dan 72.141.532.835 66.637.317.220 (September 30, 2024: USD 4,765,592.08 and
31 Desember 2023: USD 4.322.607,50) December 31, 2023: USD 4,322,607.50)
EUR EUR
(30 September 2024: EUR 93.155,21 1.569.886.996 4.859.283.526 (September 30, 2024: EUR 93,166.21
31 Desember 2023: EUR 315.210,40 December 31, 2023: EUR 315,210.40)
Jumlah 483.930.711.313 488.687.268.941 Total
Rincian utang usaha berdasarkan jatuh tempo adalah sebagai berikut: The aging of trade payables are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Belum Jatuh Tempo 20.346.241.630 47.709.114.238 Not yet due
Jatuh Tempo Past due:
01 – 30 hari 623.765.262 4.279.356.891 01 – 30 days
31 – 60 hari 389.332.696 6.920.574.426 31 – 60 days
61 – 90 hari 404.278.328 14.485.454.724 61 – 90 days
91 – 120 hari 955.634.142 22.683.461.594 91 – 120 days
Lebih dari 120 hari 461.211.459.255 392.609.307.068 Over 120 days
Jumlah 483.930.711.313 488.687.268.941 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha sebagaimana yang diungkapkan di Catatan the carrying amount of each class of trade payables is disclosed in Note 47.
47.
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 21. SHORT-TERM BANK LOAN
Akun ini merupakan Kredit Modal Kerja dari Grup pada tanggal 30 September 2024 dan This account is a Working Capital Loan of the Group as at September 30,
31 Desember 2023 dengan rincian sebagai berikut: 2024 and December 31, 2023 with the following details:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93.993.629.148 100.353.618.332 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT BPR Universal 27.847.753.784 24.070.000.000 PT BPR Universal
PT BPR Inti Dana Sukses Makmur 16.085.000.000 15.000.000.000 PT BPR Inti Dana Sukses Makmur
Jumlah bersih 137.926.382.932 139.423.618.332 Total –Net
Berikut ini adalah ikhtisar pergerakan liabilitas keuangan sesuai dengan PSAK 2, laporan The following summarize the movements of financial liabilities in accordance
arus kas konsolidasian: with SFAS 2, consolidated statements of cash flows:
1 Januari – 30 September 2024/ January 1 – September 30, 2024
Saldo awal/
Penambahan/ Pembayaran/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning
Additions Payment Reclassification Ending balance
balance
Pinjaman Jangka Pendek 139.423.618.332 3.919.057.490 (5.416.292.890) - 137.926.382.932 Short term Bank Loan
1 Januari – 31 Desember 2023/ January 1 – December 31, 2023
Saldo awal/
Penambahan/ Pembayaran/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Pinjaman Jangka Pendek Beginning
Additions Payment Reclassification Ending balance
balance
136.465.573.979 44.502.459.736 (106.805.317.411) 65.260.902.028 139.423.618.332 Short term Bank Loan
PT BPR Universal PT BPR Universal
Grup memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat Revolving dari PT BPR The Group obtained a Revolving Working Capital Credit Facility from PT
Universal dengan Plafond kredit Rp30.000.000.000 (Tiga puluh milyar rupiah), BPR Universal with a credit limit of Rp30,000,000,000 (Thirty billion rupiah),
berdasarkan surat No: 023/U-BTR/I/23 tanggal 20 Januari 2023. based on letter No: 023/U-BTR/I/23 dated 20 January 2023.
Bank Limit Fasilitas Bank Plafond
BPR Universal (Arranger) 8.500.000.000 BPR Universal (Arranger) 8.500.000.000
BPR Agung Sejahtera 1.500.000.000 BPR Agung Sejahtera 1.500.000.000
BPR Bank Jombang Perseroda 3.000.000.000 BPR Bank Jombang Perseroda 3.000.000.000
BPR Ceper 1.500.000.000 BPR Ceper 1.500.000.000
BPR Cipatujah Jabar Perseroda 1.500.000.000 BPR Cipatujah Jabar Perseroda 1.500.000.000
BPR Delta Artha Perseroda 3.000.000.000 BPR Delta Artha Perseroda 3.000.000.000
BPR Hariarta Sedana 2.000.000.000 BPR Hariarta Sedana 2.000.000.000
BPR Kredit Mandiri Indonesia 2.000.000.000 BPR Kredit Mandiri Indonesia 2.000.000.000
BPR Mahkota Arta Sejahtera 2.000.000.000 BPR Mahkota Arta Sejahtera 2.000.000.000
BPR Universal - Kalbar 2.000.000.000 BPR Universal - Kalbar 2.000.000.000
BPR Universal - Karya Mandiri Riau 1.000.000.000 BPR Universal - Karya Mandiri Riau 1.000.000.000
BPR Universal - Sentosa 2.000.000.000 BPR Universal - Sentosa 2.000.000.000
Jumlah 30.000.000.000 Total 30.000.000.000
49
Page 53
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK - LANJUTAN 21. SHORT-TERM BANK LOAN - CONTINUED
Debitur: PT Indofarma Global Medika (“IGM”) Debitor: PT Indofarma Global Medika (“IGM”)
Fasilitas yang di peroleh Grup antara lain: The loan facilities obtained by the Group are as follows :
- Jangka waktu fasilitas 12 Bulan, mulai dari 20 Januari 2023 sampai dengan 19 - The term of this agreement is 12 Months, begin from January 20, 2023
Januari 2024 until January 19, 2024
- Tingkat suku bunga ditetapkan sebesar 18% - The loan has an interest rate at 18%
Tujuan penggunaan: The intended use:
- Standby loan modal kerja PT Indofarma Global Medika sebesar Rp25.000.000.000 - PT Indofarma Global Medika working capital standby loan of
Rp25,000,000,000
- Kebutuhan modal kerja untuk project Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana - Working capital requirements for the National Population and Family
Nasional (BKKBN) terkait pengadaan barang kontrasepsi suntik dan implant dengan Planning Agency (BKKBN) project related to the procurement of
total keseluruhan sebesar Rp90.000.000.000 contraceptive injections and implants with a total of Rp90,000,000,000
- Digunakan untuk biaya-biaya akta inbreng dari PT Indofarma Tbk kepada PT - Used for the costs of the inbreng deed from PT Indofarma Tbk to PT
Indofarma Global Medika sebesar Rp5.000.000.000 dengan agunan sebagai berikut: Indofarma Global Medika in the amount of Rp5,000,000,000 with the
following collateral:
● Semarang (Kantor PT Indofarma Global Medika), SHGB No. 00833/Bongsari atas ● Semarang (Office of PT Indofarma Global Medika), SHGB No.
nama PT Indofarma Tbk di Jakarta Timur. 00833/Bongsari on behalf of PT Indofarma Tbk in East Jakarta.
● Surabaya (PT Indofarma Global Medika), SHGB No. 578/Margorejo & ● Surabaya (PT Indofarma Global Medika), SHGB No. 578/Margorejo &
577/Margorejo & 813/Margorejo atas nama PT Indofarma Tbk di Jakarta Timur. 577/Margorejo & 813/Margorejo on behalf of PT Indofarma Tbk in East
Jakarta.
Agunan Utama Main collateral
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 00833/Bongsari, Surat ukur tanggal 2 April 2008, - Building Use Right Certificate No. 00833/Bongsari, Measurement letter
No. 63/Bongsari/2008, seluas 1.385 m2 di kelurahan Bongsari, Kec. Semarang Barat, dated 2 April 2008, No. 63/Bongsari/2008, covering an area of 1,385 m2
Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, atas nama PT. INDOFARMA Tbk di Jakarta in Bongsari village, Kec. West Semarang, Semarang City, Prov. Central
Timur (Tanggal berakhirnya hak 15-04-2028); Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in East Jakarta (End of rights
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 578/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - Building Use Right Certificate No. 578/Morgorejo, Based on the picture of
tanggal 11 Desember 1995, No. 14.337/1995, seluas 160 m2 di kelurahan Margorejo, the situation dated 11 December 1995, No. 14.337/1995, covering an
Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. INDOFARMA Tbk area of 160 m2 in Margorejo village, Kec. Wonocolo, City of Surabaya,
di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 08-10-2035); Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in East Jakarta (End
of rights 08-10-2035);
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 577/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - Building Use Right Certificate No. 577/Morgorejo, Based on the picture of
tanggal 11 Desember 1995, No. 14.386/1995, seluas 656 m2 di kelurahan Margorejo, the situation dated 11 December 1995, No. 14.386/1995, covering an
Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. INDOFARMA Tbk area of 656 m2 in Margorejo village, Kec. Wonocolo, City of Surabaya,
di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 02-11-2029); Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in East Jakarta (End
of rights 02-11-2029);
- Sertifikat Hak Guna bangunan No. 813/Morgorejo, Berdasarkan gambar situasi - Building Use Right Certificate No. 813/Morgorejo, Based on the picture of
tanggal 27 Agustus 2008, No. 32/Margorejo/2008, seluas 183 m2 di kelurahan the situation dated 27 August 2008, No. 32/Margorejo/2008, covering an
Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur, atas nama PT. area of 183 m2 in Margorejo sub-district, Kec. Wonocolo, City of
INDOFARMA Tbk di Jakarta Timur (Tanggal berakhirnya hak 07-07-2028); Surabaya, Prov. East Java, on behalf of PT. INDOFARMA Tbk in East
Jakarta (End of rights 07-07- 2028);
Agunan tambahan Additional collateral
- Corporate Guarantee Notaril atas nama PT INDOFARMA Tbk - Corporate Guarantee Notary on behalf of PT INDOFARMA Tbk
Sampai dengan tanggal laporan keuangan, pinjaman sindikasi ini telah jatuh tempo dan Until the date of the financial statements, this syndicated loan has matured
belum ada perpanjangan hutang perjanjian. and there has been no extension of the loan agreement.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Grup memperoleh fasilitas KMK Revolving yang bersifat Non R/C dari PT BNI dengan The Group obtained Revolving Credit facility that is the non R/C from PT
nilai plafon maksimum Rp55.000.000.000 (lima puluh lima milyar rupiah), berdasarkan BNI with a maximum ceiling value Rp55,000,000,000 (fifty five billion
surat No: KPS1/2.3/401/R tanggal 1 November 2022 dengan tarif bunga 9% per annum rupiah), based on the letter No: KPS1/2.3/401/R dated November 1, 2022
yang telah diperpanjang sampai dengan tanggal 6 November 2023. with interest rates of 9% per annum until November 6, 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan jaminan sebagai berikut : The facility is secured by the following collaterals:
- Persediaan - Inventories
- Piutang Dagang - Trade Receivables
- Tanah, bangunan pabrik, mesin/peralatan pabrik dan inventaris kantor/pabrik di - Land, building, plant, machinery and office supplies in Cibitung
Cibitung
Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, INAF memiliki kewajiban untuk In connection with the credit agreement, INAF has an obligation to maintain:
mempertahankan:
a. Financial Covenant Current Ratio minimal 1 kali Pemenuhan rasio keuangan Current a Current Ratio minimum 1 time Fulfillment of the financial ratio Current
Ratio paling lambat pada periode 31 Desember 2025. . Ratio no later than December 31, 2025.
b. Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 3 kali Pemenuhan rasio Debt to Equity Ratio b Debt to Equity Ratio no more 3 time Fulfillment of the Debt to Equity Ratio
paling lambat pada laporan keuanan audited 31 Desember 2029. . is no later than the audited financial statements of December 31, 2029.
c. Debt Service Coverage Ratio minimal 100% Pemenuhan rasio keuangan DSC paling c Debt Service Coverage minimum 100% Fulfillment of DSC's financial
lambat pada periode 31 Desember 2026. . ratios by December 31, 2026 at the latest.
50
Page 54
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK - LANJUTAN 21. SHORT-TERM BANK LOAN - CONTINUED
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk -Lanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Continued
Grup tidak dapat memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman The Group has not complied with the covenants in the borrowing agreement.
tersebut.
Grup memperoleh persetujuan restrukturisasi pinjaman PT Bank Negara Indonesia The group obtained loan restructuring approval from PT Bank Negara
(Persero) Tbk. melalui Akta No: 10 tertanggal 7 November 2019, dibuat di hadapan Indonesia (Persero) Tbk. through Deed No: 10 dated November 7, 2019,
Fathiah Helmi, SH, notaris di Jakarta tentang Perjanjian Antar Kreditur Sehubungan was made before Fathiah Helmi, SH, notary in Jakarta concerning the Inter-
Dengan Restrukturisasi Utang. Nilai utang yang direstrukturisasi Rp95.000.000.000 Creditor Agreement Regarding Debt Restructuring. The value of the
(sembilan puluh lima milyar rupiah). restructured debt is Rp95,000,000,000 (ninety-five billion rupiah).
Jangka waktu fasilitas: 120 bulan Term of facility: 120 bulan
Suku bunga: Interest rate:
Tahun / Suku Bunga /
Year Interest Rate
2019 9%
2020 6%
2021 6%
2022 7%
2023 7%
2024 8%
2025 8%
2026 9%
2027 9%
2028 9%
2029 9%
PT BPR Intidana Sukses Makmur PT BPR Intidana Sukses Makmur
Grup memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat Revolving dari PT BPR The Group obtained a Revolving Working Capital Credit Facility from PT
Intidana Sukses Makmur dengan Plafond kredit Rp15.000.000.000 (Lima belas milyar BPR Intidana Sukses Makmur with a credit limit of Rp15,000,000,000
rupiah), berdasarkan surat No: 0100/ISM-SME/SPPK/1122 tanggal 29 November 2022. (Fifteen billion rupiah), based on letter No: 0100/ISM-SME/SPPK/1122 dated
November 29, 2022.
Grup memperoleh perpanjangan Fasilitas Kredit Modal Kerja yang bersifat Revolving dari The Group obtained an extension of the Revolving Working Capital Credit
PT BPR Intidana Sukses Makmur dengan Plafond kredit Rp15.000.000.000 (Lima belas Facility from PT BPR Intidana Sukses Makmur with a credit limit of
milyar rupiah), Berdasarkan addendum No. 61253/ISM/ADDPKKMKDI/122023 Rp15,000,000,000 (Fifteen billion rupiah), Based on addendum No.
Perusahaan telah memperpajang fasilitas kredit sampai tanggal 12 Juni 2024. 61253/ISM/ADDPK-KMKDI/122023, the Company has extended the credit
facility until June 12, 2024.
Debitur: PT Indofarma Global Medika (“IGM”) Debitor: PT Indofarma Global Medika (“IGM”)
Fasilitas yang di peroleh Grup antara lain: The loan facilities obtained by the Group are as follows :
- Jangka waktu fasilitas 12 Bulan, mulai dari 29 November 2022 sampai dengan 28 - The term of this agreement is 12 Months, begin from November 29, 2022
November 2023, diperpanjang sampai dengan 12 Juni 2024. until November 28, 2023, extended until June 12, 2024.
- Tingkat suku bunga ditetapkan sebesar 21%. - The loan has an interest rate at 21%.
Fasilitas ini dijamin dengan jaminan sebagai berikut: The facility is secured by the following collaterals:
- Tanah dan bangunan di Coblong, Bandung - Land and building in Coblong, Bandung
- Tanah dan bangunan di Babakan Ciparay, Bandung - Land and building in Babakan Ciparay, Bandung
Sampai dengan tanggal laporan keuangan, pinjaman sindikasi ini telah jatuh tempo dan Until the date of the financial statements, this loan has matured and there is
belum ada perpanjangan. no extension of the agreement. There are no covenants that must be
complied by the Company.
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari utang bank jangka pendek sebagaimana yang diungkapkan di the carrying amount of each class of short term bank loan is disclosed in
Catatan 47. Notes 47.
22. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 22. ACCRUED EXPENSES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Beban operasional dan distribusi 28.955.375.006 17.840.672.634 Operational and distribution expenses
Beban bunga 3.882.901.474 2.680.121.751 Interest expenses
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 453.002.300 453.002.300 Liabilities to PKBL Unit
Jumlah 33.291.278.781 20.973.796.685 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
jumlah tercatat dari setiap kelas biaya yang masih harus dibayar sebagaimana yang the carrying amount of each class of accrued expenses is disclosed in Note
diungkapkan di Catatan 47. 47.
51
Page 55
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
23. KEWAJIBAN PENGEMBALIAN DANA 23. REFUND LIABILITIES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Kewajiban pengembalian dana 8.661.320.868 8.661.320.868 Refund liabilities
Kewajiban pengembalian dana merupakan dampak dari penerapan PSAK 72 Refund liabilities represent the impact of the implementation SFAS 72
sehubungan dengan melihat estimasi atas penjualan yang akan kembalikan. relating to estimated sales return.
24. LIABILITAS HAK GUNA 24. LEASE LIABILITIES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Liabilitas sewa pembiayaan bruto : Gross finance lease liabilities :
Pembayaran sewa minimum tidak lebih dari 1 tahun 3.097.458.028 2.036.502.999 Minumum lease payments no later than 1 year
Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun - 780.370.026 Later than 1 year and no later than 5 years
Total 3.097.458.028 2.816.873.025 Total
Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh lessor dalam perjanjian sewa There is no significant restriction imposed by lease arrangements between
pembiayaan dengan Grup terkait dengan penggunaan aset atau pencapaian kinerja lessor and the Group on use of the assets or maintenance of certain
keuangan tertentu. financial performance
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitas hak guna sebagaimana yang the carrying amount of each class of lease liabilities is disclosed in Notes
diungkapkan di Catatan 47. 47.
25. UTANG PAJAK 25. TAX PAYABLES
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Induk: Parent:
- STP PPN & PPh 100.858.759.584 87.746.153.338 STP PPN & PPh -
- Pajak Pertambahan Nilai 73.522.356.556 65.308.710.226 Value Added Taxes -
- Pasal 21 20.499.915.212 16.534.278.661 Article 21 -
- Pasal 22 13.528.227.317 12.219.309.609 Article 22 -
- Pasal 23 3.310.634.420 3.306.547.543 Article 23 -
- Pasal 29 Article 29 -
- Tahun Fiskal 2021 33.487.463.834 33.487.463.834 Fiscal Year 2021 -
- Tahun Fiskal 2020 - 12.998.483.858 Fiscal Year 2020 -
- Pasal 4 Ayat (2) 198.815.441 198.815.441 Article 4 (2) -
245.406.172.364 231.799.762.510
Entitas Anak: Subsidiaries:
- Pasal 21 222.772.074 420.989.967 Article 21 -
- Pasal 4 ayat (2) 138.185.760 131.999.271 Article 4 (2) -
- Pasal 23 716.737.898 750.155.140 Article 23 -
- Pasal 25 - - Article 25 -
- Pasal 29 21.193.654 - Article 29 -
- Pajak Pertambahan Nilai 16.005.474.333 16.767.753.965 Value Added Taxes -
17.104.363.718 18.070.898.343
Jumlah 262.510.536.082 249.870.660.853 Total
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jendral Pajak No. 00001/187/20/051/23 pada tanggal 20 Januari 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00001/187/20/051/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPN masa November 2020 dengan nilai sanksi January 20, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax
sebesar Rp943.571. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup payable for period November 2020, with amounting sanction Rp943,571.
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. This has not yet been paid by the Group as of the authorization date of
these consolidated financial statements.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jendral Pajak No.00186/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00186/101/20/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPh pasal 21 masa Desember 2020 dengan nilai March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Tax payable article 21
sanksi sebesar Rp85.954.919. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan for period December 2020, with amounting sanction Rp85,954,919. This
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. has not yet been paid by the Group as of the authorization date of these
consolidated financial statements.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jendral Pajak No. 00046/109/19/051/22 pada tanggal 25 Oktober 2022, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00046/109/19/051/22 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPN masa Desember 2019 dengan nilai sanksi October 25, 2022, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax
sebesar Rp19.204.128. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup payable for period November 2020, with amounting sanction Rp19,204,128.
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. This has not yet been paid by the Group as of the authorization date of
these consolidated financial statements.
52
Page 56
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the tax underpayment assessment letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No.00009/206/17/051/19 pada tanggal 17 Ministry of Finance of the Republic Indonesia Directorate General of Tax
Juni 2019 PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas kurang bayar PPH Badan masa No.00009/206/17/051/19 on June 17, 2019 PT Indofarma Tbk obtained
2017, nilai kurang setor sebesar Rp15.228.881.446, sanksi sebesar Rp5.482.397.321 SKPKB for underpayment of Corporate Incoming Tax 2017 periode,
dengan nilai total hutang pajak sebesar Rp20.711.278.767 yang diterima pada tahun amounting underpayment Rp15,228,881,446, sanction Rp5,482,397,321,
2019. amounting tax payables Rp20,711,278,767 in 2019.
PT Indofarma Tbk mengajukan surat keberatan pada tanggal 11 September 2019 melalui PT Indofarma Tbk filled objection letter on September 11, 2019 with letter
surat dengan nomor 958/DIR/1/IX/2019 sehubungan dengan SKPKB ini. number 958/DIR/1/IX/2019 relating to this SKPKB.
Berdasarkan Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementrian Keuangan Based on the tax underpayment assessment letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak Nomor: KEP-01046/KEB/WPJ.19/2020 Ministry of Finance of the Republic Indonesia Directorate General of Tax
tanggal 22 Juli 2020 tentang Keberatan Wajib Pajak Atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Number: KEP-01046/KEB/WPJ.19/2020 dated July 22, 2020 concerning Tax
Bayar Pajak Penghasilan ditetapkan bahwa PT Indofarma (Tbk) memiliki PPh kurang payers' Objection to the Tax Underpayment Assessment Letter for Income
setor sebesar Rp14.941.327.196 dan sanksi administrasi sebesar Rp5.378.877.791 atas Tax, it is determined that PT Indofarma (Tbk) has underpayment income tax
tahun Pajak 2017. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting Rp14,941,327,196 and amounting administrative sanctions
telah membayarkan cicilan atas nilai kurang setor dan sanksi administrasi sebesar Rp5,378,877,791 for the 2017 Fiscal Year. As of the date of the consolidated
Rp20.320.204.987 ( Lunas). financial reporting, the Group has paid installments for the amount of the
underpayment and administrative sanctions of Rp20,320,204,987 (Paid Off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jendral Pajak No. 00012/110/17/051/21 pada tanggal 9 April 2021, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00012/110/17/051/21 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas pph pasal 25/29 badan tahun 2017 dengan nilai April 9, 2021, PT Indofarma Tbk obtained STP of PPh 25/29 corporate
sanksi sebesar Rp10.160.102.494. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan income tax 2017, with amounting sanction Rp10,160,102,494. As of the
konsolidasian, Grup telah membayarkan cicilan atas surat tagihan Pajak tersebut sebesar consolidated financial reporting date, the Group has paid the installments for
Rp1.810.102.494 the tax bill amounting to Rp1,810,102,494
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jendral Pajak No. 00037/109/19/051/22 pada tanggal 20 September 2022, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00037/109/19/051/22 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas PPh final masa Desember 2019, dengan nilai September 20, 2022, PT Indofarma Tbk obtained STP of Final tax for period
sanksi sebesar Rp4.339.170. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, December 2019, with amounting sanction Rp4,339,170. This has not yet
Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. been paid by the Group as of the authorization date of these consolidated
financial statements
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00011/206/16/051/21 pada tanggal 28 Oktober 2021, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00011/206/16/051/21 on
Indofarma Tbk memperoleh SKPKB PPh badan tahun pajak 2016, dengan nilai sanksi October 28, 2021, PT Indofarma Tbk obtained SKPKB corporate income tax
sebesar Rp3.641.467.863. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, 2016, with amounting sanction Rp3,641,467,863. As of the consolidated
Grup telah melakukan pembayaran sebesar Rp3.641.467.863 atas surat tagihan Pajak financial reporting date, the Group has made payments amounting to Rp.
tersebut (Lunas). 3,641,467,863 for the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00031/107/19/051/21 pada tanggal 23 Februari 2021, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00031/107/19/051/21 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Pertambahan Nilai, dengan nilai sanksi February 23, 2021, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax,
sebesar Rp149.942.211. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, with amounting sanction Rp149,942,211. Until the consolidated financial
Grup mengajukan permohonan pengurangan / penghapusan sanksi dan diterima dengan reporting date, the Group submitted a request for reduction/elimination of
no surat. KEP-00852/NKEB/PJ/WPJ.19/2022, tanggal 31 Agustus 2022. sanctions and was received with letter no. KEP-
00852/NKEB/PJ/WPJ.19/2022, dated 31 August 2022.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementrian Keuangan Based on the tax underpayment assessment letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak No. 00171/287/19/051/21 pada tanggal 22 Ministry of Finance of the Republic Indonesia Directorate General of Tax
Juli 2021, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas kurang bayar PPN PUT masa No. 00171/287/19/051/21 on July 22, 2021, PT Indofarma Tbk obtained
April 2019 dengan nilai kurang setor sebesar Rp1.177.930.625, sanksi sebesar SKPKB for underpayment of Value Added Tax payable April 2019 period,
Rp514.520.095 dengan nilai total hutang pajak sebesar Rp1.692.450.720 yang diterima amounting underpayment Rp1,177,930,625, sanction Rp514,520,095,
pada tahun 2021. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup telah amounting tax payables Rp1,692,450,720 that recieved in 2021. As of the
melakukan pembayaran sebesar Rp1.692.450.720 atas Surat Ketetapan Pajak tersebut consolidated financial reporting date, the Group has made a payment of Rp
(Lunas). 1,692,450,720 for the Tax Assessment Letter (Paid Off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 02213/101/22/413/22 pada tanggal 29 Desember 2022, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 02213/101/22/413/22 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi December 29, 2022, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax,
sebesar Rp4.472.259. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup with amounting sanction Rp4,472,259. As of the date of the consolidated
telah melakukan pembayaran sebesar Rp4.472.259 atas surat tagihan Pajak tersebut financial reporting, the Group has made a payment of IDR 4,472,259 for the
(Lunas). Tax Bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00046/109/19/051/22 pada tanggal 25 Oktober 2022, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00046/109/19/051/22 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Pertambahan Nilai, dengan nilai sanksi October 25, 2022, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax,
sebesar Rp19.204.128. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup with amounting sanction Rp19,204,128. This has not yet been paid by the
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Group as of the authorization date of these consolidated financial
statements.
53
Page 57
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00190/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00190/101/20/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax, with
sebesar Rp100.000. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting sanction Rp100,000. As of the consolidated financial reporting
telah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00187/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00187/101/20/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax, with
sebesar Rp58.313.875. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting sanction Rp58,313,875. As of the consolidated financial
telah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). reporting date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00001/187/20/051/23 pada tanggal 20 Januari 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00001/187/20/051/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Pertambahan Nilai, dengan nilai sanksi January 20, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax,
sebesar Rp943.751. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup with amounting sanction Rp943,751. As of the consolidated financial
telah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). reporting date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00437/101/22/413/23 pada tanggal 13 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00437/101/22/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi March 13, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax, with
sebesar Rp10.042.409. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting sanction Rp10,042,409. As of the consolidated financial
sudah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). reporting date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00188/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00188/101/20/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax, with
sebesar Rp39.143.212. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting sanction Rp39,143,212. As of the consolidated financial
sudah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). reporting date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on Notice of tax collection (STP) from the Ministry of Finance of the
Direktorat Jenderal Pajak No. 00189/101/20/413/23 pada tanggal 24 Maret 2023, PT Republic Indonesia Directorate General of Tax No. 00189/101/20/413/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21, dengan nilai sanksi March 24, 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP of Value Added Tax, with
sebesar Rp28.636.231. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup amounting sanction Rp28,636,231. As of the consolidated financial
sudah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut (Lunas). reporting date, the Group has paid the tax bill (Paid off).
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00273/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00273/103/19/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp7.271.395. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp7,271,395. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00306/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00306/103/19/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp100.000. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp100,000. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00271/103/19/413/23 pada tanggal 12 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00271/103/19/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp5.432.659. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp5,432,659. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00301/103/20/413/23 pada tanggal 10 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00301/103/20/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp5.922.891. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp5,922,891. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00025/103/18/413/23 pada tanggal 12 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00025/103/18/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 12 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp100.000. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp100,000. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00393/101/23/413/23 pada tanggal 10 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00393/101/23/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp4.924.268. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp4,924,268. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
54
Page 58
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00302/101/20/413/23 pada tanggal 10 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00302/101/20/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp10.874.489. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp10,874,489. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00300/101/20/413/23 pada tanggal 10 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00300/101/20/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp4.687.265. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp4,687,265. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 00299/101/20/413/23 pada tanggal 10 Juli 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00299/101/20/413/23 on July
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 23, dengan nilai sanksi 10 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 23, with a
sebesar Rp11.938.542. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan konsolidasian, Grup sanction value of Rp11,938,542. As of the consolidated financial reporting
belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00277/107/23/051/23 pada tanggal 19 Desember 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00277/107/23/051/23 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN Masa Oktober December 19 2023, PT Indofarma Tbk obtained an STP for Late
2023, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Sampai dengan tanggal pelaporan Submission of VAT for the October 2023 Period, with a sanction value of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp500,000. As of the consolidated financial reporting date, the Group has
not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00026/109/17/051/23 pada tanggal 03 Oktober 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00026/109/17/051/23 on 03
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Bunga Penagihan PPh Badan Tahun 2017, October 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for 2017 Corporate Income
dengan nilai sanksi sebesar Rp1.365.667.445. Sampai dengan tanggal pelaporan Tax Collection Interest, with a sanction value of Rp1,365,667,445. As of the
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. consolidated financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00016/109/19/051/23 pada tanggal 02 Oktober 2023, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00016/109/19/051/23 on 02
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Bunga Penagihan Masa April 2019, dengan nilai October 2023, PT Indofarma Tbk obtained STP for April 2019 Collection
sanksi sebesar Rp219.341.613. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan Interest, with a sanction value of Rp219,341,613. As of the consolidated
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00018/201/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 21 Masa Januari - Taxes No. 00018/201/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.253.847.847. Sampai dengan tanggal obtained SKPKB for PPh Article 21 for the January - December 2020
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak period, with a value of Rp1,253,847,847. As of the consolidated financial
tersebut. reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00001/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Januari Taxes No. 00001/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp160.372.846. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the January 2020 Period, with a
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp160,372,846. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00002/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Februari Taxes No. 00002/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp86.880.620. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the February 2020 Period, with a
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp86,880,620. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00002/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Februari Taxes No. 00002/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp86.880.620. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the February 2020 Period, with a
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp86,880,620. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00003/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Maret Taxes No. 00003/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp424.132.021. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the March 2020 period, with a
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp424,132,021. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
55
Page 59
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00004/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa April Taxes No. 00004/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp531.117.121. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the April 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp531,117,121. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00004/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa April Taxes No. 00004/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp531.117.121. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the April 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp531,117,121. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00005/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Mei Taxes No. 00005/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp471.814.521. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the May 2020 Period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp471,814,521. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Juni Taxes No. 00006/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp659.779.814. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the June 2020 Period, with a value
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. of Rp659,779,814. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Juli Taxes No. 00007/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp675.640.725. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the July 2020 Period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp675,640,725. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Agustus Taxes No. 00008/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp339.391.132. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the August 2020 period, with a value
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. of Rp339,391,132. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Taxes No. 00009/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
September 2020, dengan nilai sebesar Rp487.588.978. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for Income Tax Article 22 for the September 2020
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak Period, with a value of Rp487,588,978. As of the consolidated financial
tersebut. reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Oktober Taxes No. 00010/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp795.730.050. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for PPh Article 22 for the October 2020 Period, with a
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp795,730,050. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Taxes No. 00011/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
November 2020, dengan nilai sebesar Rp818.646.081. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the November 2020 period, with a
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak value of Rp818,646,081. As of the consolidated financial reporting date, the
tersebut. Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/202/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 22 Masa Taxes No. 00012/202/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.801.235.132. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for PPh Article 22 for the December 2020 period, with
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak a value of Rp1,801,235,132. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00026/203/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 23 Masa Taxes No. 00026/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
September 2020, dengan nilai sebesar Rp191.241.480. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the September 2020 Period, with
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak a value of Rp191,241,480. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
56
Page 60
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00028/203/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 23 Masa Taxes No. 00028/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
November 2020, dengan nilai sebesar Rp190.198.593. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the November 2020 Period, with
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak a value of Rp190,198,593. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00029/203/20/413/23 pada tanggal 11 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Pasal 23 Masa Taxes No. 00029/203/20/413/23 on October 11 2023, PT Indofarma Tbk
Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp185.657.983. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for PPh Article 23 for the December 2020 Period, with
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak a value of Rp185,657,983. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00006/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Januari 2020, dengan nilai sebesar Rp316.405.236. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the January 2020 Period, with a value
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. of Rp316,405,236. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00007/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Februari 2020, dengan nilai sebesar Rp691.711.781. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the February 2020 Period, with a
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp691,711,781. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Maret Taxes No. 00008/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp1.215.823.576. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the March 2020 Period, with a value
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. of Rp1,215,823,576. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa April Taxes No. 00009/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp2.246.468.255. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for the April 2020 VAT Levy, with a value of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp2,246,468,255. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Mei Taxes No. 00010/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp1.739.475.773. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the May 2020 Period, with a value of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp1,739,475,773. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Juni Taxes No. 00011/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp3.230.907.959. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the June 2020 Period, with a value of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp3,230,907,959. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Juli Taxes No. 00012/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
2020, dengan nilai sebesar Rp1.838.742.689. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for VAT Levy for the July 2020 Period, with a value of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp1,838,742,689. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00013/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00013/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Agustus 2020, dengan nilai sebesar Rp1.357.756.232. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for VAT Levy for the August 2020 Period, with a value
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak of Rp1,357,756,232. As of the consolidated financial reporting date, the
tersebut. Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00014/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00014/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
September 2020, dengan nilai sebesar Rp1.253.594.957. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for VAT Levy for the September 2020 Period, with a
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak value of Rp1,253,594,957. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
57
Page 61
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00015/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00015/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Oktober 2020, dengan nilai sebesar Rp2.654.665.056. Sampai dengan tanggal pelaporan obtained an SKPKB for the VAT Levy for the October 2020 period, with a
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. value of Rp2,654,665,056. As of the consolidated financial reporting date,
the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00016/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00016/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
November 2020, dengan nilai sebesar Rp1.244.594.086. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for VAT Levy for the November 2020 period, with a
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak value of Rp1,244,594,086. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00017/287/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Pungutan Masa Taxes No. 00017/287/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
Desember 2020, dengan nilai sebesar Rp1.448.938.363. Sampai dengan tanggal obtained an SKPKB for VAT Levy for the December 2020 Period, with a
pelaporan keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak value of Rp1,448,938,363. As of the consolidated financial reporting date,
tersebut. the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00006/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Februari 2020, Taxes No. 00006/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp2.047.440. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the February 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp2,047,440. As of the consolidated financial reporting date, the Group has
not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00007/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Maret 2020, Taxes No. 00007/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp3.694.878. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained an SKPKB for VAT for the March 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp3,694,878. As of the consolidated financial reporting date, the Group has
not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00008/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Mei 2020, Taxes No. 00008/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp1.706.250. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the May 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp1,706,250. As of the consolidated financial reporting date, the Group has
not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00009/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Juni 2020, Taxes No. 00009/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp6.384.875. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the June 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp6,384,875. As of the consolidated financial reporting date, the Group has
not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00010/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Juli 2020, Taxes No. 00010/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp59.926.055. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the July 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp59,926,055. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00011/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Agustus 2020, Taxes No. 00011/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp228.549.364. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the August 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp228,549,364. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00012/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa September 2020, Taxes No. 00012/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp5.238.641.102. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the September 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp5,238,641,102. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00013/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Oktober 2020, Taxes No. 00013/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp5.549.839.815. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the October 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp5,549,839,815. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00014/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa November 2020, Taxes No. 00014/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp.6.020.174.482. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the November 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp6,020,174,482. As of the consolidated financial reporting date, the Group
has not paid the tax bill.
58
Page 62
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
25. UTANG PAJAK - LANJUTAN 25. TAX PAYABLES - CONTINUED
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00015/207/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPN Masa Desember 2020, Taxes No. 00015/207/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
dengan nilai sebesar Rp.26.864.623.074. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained SKPKB for VAT for the December 2020 period, with a value of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. Rp26,864,623,074. As of the consolidated financial reporting date, the
Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dari Kementerian Keuangan Based on the Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB) from the
Republik Indonesia Direktorat Jendral Pajak No. 00002/206/20/051/23 pada tanggal 05 Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Directorate General of
Oktober 2023, PT Indofarma Tbk memperoleh SKPKB atas PPh Tahun 2020, dengan Taxes No. 00002/206/20/051/23 on 05 October 2023, PT Indofarma Tbk
nilai sebesar Rp.19.260.408.416. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan obtained an SKPKB for 2020 PPh, with a value of Rp19,260,408,416. As of
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. the consolidated financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00026/107/23/051/24 pada tanggal 12 Juni 2024, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00026/107/23/051/24 on June
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN Masa Oktober 12 2024, PT Indofarma Tbk obtained an STP for Late Submission of VAT
2023, dengan nilai sanksi sebesar Rp40.545.393. Sampai dengan tanggal pelaporan for the October 2023 Period, with a sanction value of IDR 40,545,393. As of
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. the consolidated financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jenderal Pajak No. 01334/101/23/413/24 pada tanggal 12 Juni 2024, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 01334/101/23/413/24 on June
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Pajak Penghasilan Pasal 21 Masa November 2023 12 2024, PT Indofarma Tbk obtained STP for Income Tax Article 21 for the
dengan nilai sanksi sebesar Rp4.155.282. Sampai dengan tanggal pelaporan keuangan November 2023 period with a sanction value of IDR 4,155,282. As of the
konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. consolidated financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00035/107/24/051/24 pada tanggal 12 Juni 2024, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00035/107/24/051/24 on June
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN Masa Maret 12 2024, PT Indofarma Tbk obtained an STP for Late Submission of VAT
2024, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Sampai dengan tanggal pelaporan for the March 2024 Period, with a sanction value of IDR 500,000. As of the
keuangan konsolidasian, Grup belum membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut. consolidated financial reporting date, the Group has not paid the tax bill.
Berdasarkan Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Based on the Tax Bill (STP) from the Ministry of Finance of the Republic of
Direktorat Jendral Pajak No. 00115/107/24/051/24 pada tanggal 23 September 2024, PT Indonesia, Directorate General of Taxes No. 00115/107/24/051/24 on
Indofarma Tbk memperoleh STP atas Keterlambatan Penyampaian PPN Masa Mei September 23 2024, PT Indofarma Tbk obtained an STP for late submission
2024, dengan nilai sanksi sebesar Rp500.000. Sampai dengan tanggal pelaporan of VAT for the May 2024 period, with a sanction value of IDR 500,000. As of
keuangan konsolidasian, Grup telah membayarkan atas surat tagihan Pajak tersebut the consolidated financial reporting date, the Group has paid the tax bill
(Lunas). (Paid off).
SKPKB dan STP entitas anak (PT Indofarma Global Medika) tahun 2022: Tax assessments of subsidiary (PT Indofarma Global Medika) in 2022:
Nomor SKPKB/ Masa Pajak/ Tanggal SKB/ Jenis Pajak/ Nilai/
Tax Assessment Letter No. Tax Period Date Issued Tax Type Amount
00089/207/22/051/24 Januari/ 26 April 2024 PPN 300.844.904
January April 26, 2024
00090/207/22/051/24 Februari/ 26 April 2024 PPN 143.628.186
February April 26, 2024
00091/207/22/051/24 Maret/ 26 April 2024 PPN 775.500
March April 26, 2024
00092/207/22/051/24 April/ 26 April 2024 PPN 92.630.956
April April 26, 2024
00093/207/22/051/24 Mei/ 26 April 2024 PPN 133.292.307
May April 26, 2024
00094/207/22/051/24 Juni/ 26 April 2024 PPN 34.838.079
June April 26, 2024
00095/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 1.142.548.233
July/ April 26, 2024
00096/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 320.018.034
July/ April 26, 2024
00097/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 3.200.260
July/ April 26, 2024
00098/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 201.932.073
July/ April 26, 2024
00099/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 313.638.209
July/ April 26, 2024
00100/207/22/051/24 Juli/ 26 April 2024 PPN 12.859.380.042
July/ April 26, 2024
Jumlah 15.546.726.783
Nomor Surat Tagihan Pajak/ Masa Pajak/ Tanggal/ Jenis Pajak/ Nilai/
Tax Assessment Letter No. Tax Period Date Tax Type Amount
00021/107/22/051/24 Desember/ 26 April 2024 PPN 1.168.787.549
December April 26, 2024
Jumlah 1.168.787.549
59
Page 63
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
26. KEWAJIBAN KONTRAK 26. CONTRACT LIABILITY
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Uang Muka Penjualan 12.939.876.316 7.214.553.419 Advances From Customers
Akun ini merupakan uang yang diterima Grup atas penjualan kepada institusi yang belum This account represents money received by the Group from sales to
direalisasikan. institutions that have not yet been realized.
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Saldo Awal 7.214.553.419 3.171.810.386
Penambahan 11.987.996.817 62.482.576.080
Realisasi terhadap pendapatan (6.262.673.920) (58.439.833.047)
Saldo Akhir 12.939.876.316 7.214.553.419
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK 27. SHORT TERM EMPLOYEE BENEFIT
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
DPLK 23.265.147.525 20.021.777.887 DPLK
BPJS tenaga kerja 23.662.175.928 17.912.832.371 BPJS Labor
Tunjangan Irreguler 19.043.514.747 6.152.293.759 Irregular Alowance
Gaji 34.115.652.014 - Salary
Operasional Lainnya 1.641.958.886 2.676.966.634 Other operations
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek lainnya 3.076.707.219 3.594.328.763 Other short-term Employee Benefits Obligations
Jumlah 104.805.156.319 50.358.199.414 Total
Grup masih memiliki kewajiban kepada karyawan per tanggal 30 September 2024 dalam The Group still has obligations to employees as of June 30, 2024 in the form
bentuk Gaji, Tunjangan Kesejahteraan, Tunjangan Akhir Tahun, dan Tunjangan of Salaries, Welfare Benefits, End Year Allowance, and Education Allowance
Pendidikan yang belum dibayarkan sampaikan dengan tanggal penerbitan laporan that have not been paid up to the date of issuance of the consolidated
keuangan konsolidasian, dikarenakan kondisi keuangan Grup yang belum dapat financial statements, due to the Group's financial condition that cannot meet
memenuhi kewajiban. this obligations.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period is
jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitas imbalan kerja jangka pendek yang diterbitkan the carrying amount of each class of short term employee benefit liabilities is
sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 47. disclosed in Notes 47.
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM 28. SHAREHOLDER LOAN
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
Utang pemegang saham - Jangka pendek Shareholder loan - Short terms
Saldo Awal 263.862.033.561 56.572.544.769 Beginning balance
Dikurangi: Pembayaran utang pemegang saham (40.704.250.127) (21.237.427.307) Less: Payment of Shareholders
Penambahan 122.272.288.929 189.720.045.095 Additional
Saldo dipindahan 27.636.182.435 38.806.871.004 Balance transfer
Jumlah 373.066.254.798 263.862.033.561 Total
Utang pemegang saham - Jangka panjang Shareholder loan – Long terms
Saldo Awal 295.653.233.748 429.785.960.579 Beginning balance
Dikurangi: Pembayaran utang pemegang saham - (1.701.016.206) Less: Payment of Shareholders
Penambahan: Pokok dari pinjaman tanpa Add: Equity portion Deemed
bunga porsi ekuitas - 71.957.564.280 Interest
Dikurangi : pengembalian dana ke Biofarma Less: Additional return of capital to
porsi utang pemegang saham - (162.329.009.822) shareholder
Saldo dipindahkan (27.636.182.435) (38.806.871.004) Balance transfer
Dikurangi: pinjaman tanpa bunga Less: Equity portion Deemed interest
porsi ekuitas (Catatan 33) - (11.426.067.007) (Notes 33)
Amortisasi bunga - 8.172.672.928 Interest amortization
Total 268.017.051.313 295.653.233.748 Total
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 006.15/DIR/VI/2023 tanggal 15 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 006.15/DIR/VI/2023 dated
Juni 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman kepada June 15, 2023 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to the Group
Grup dengan nilai maksimum Rp157.000.000.000, yang digunakan untuk menunjang with a maximum amount of Rp157,000,000,000 which was to used to
kegiatan usaha Grup. support Group’s business.
Jangka waktu pinjaman adalah 13 bulan terhitung sejak tanggal 15 Juni 2023 sampai The term of the loan is 13 months since from June 15, 2023 which is until
dengan 15 Juli 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7,8% pertahun July 15, 2024, with an interest rate of 7,8% per annum which is calculated
yang dihitung dari pokok pinjaman. from the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 002.07/DIR/VII/2023 tanggal 7 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 002.07/DIR/VII/2023 dated
Juli 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman kepada July 7, 2023 stated that Biofarma agreed to provide a loan to the Group with
Grup dengan nilai maksimum Rp 18.175.633.398, yang digunakan untuk tujuan a maximum value of Rp 18,175,633,398, which was used for the purpose of
pemenuhan kebutuhan penyelesaian perkara Permohonan Penundaan Kewajiban meeting the needs of the settlement of the Debt Payment Obligation
Pembayaran Utang. Application case.
60
Page 64
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
Jangka waktu pinjaman adalah 13 bulan terhitung sejak tanggal 15 Juni 2023 sampai The term of the loan is 12 months since from July 07, 2023 which is until
dengan 15 Juli 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7,8% pertahun July 7, 2024, with an interest rate of 7% per annum which is calculated from
yang dihitung dari pokok pinjaman. the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 011.13/DIR/X/2023 tanggal 13 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 011.13/DIR/X/2023 dated
Oktober 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman kepada October 13, 2023 stated that Biofarma agreed to provide a loan to the Group
Grup dengan nilai maksimum Rp 15.073.500.862, yang digunakan untuk tujuan with a maximum value of Rp 15,073,500,862, which was used for the
pembayaran kewajiban SKBDN jatuh tempo di PT Bank Tabungan Negara Indonesia purpose of payment of SKBDN obligations due at PT Bank Tabungan
(Persero) Tbk. Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2023 sampai The term of the loan is 12 months since from October 13, 2023 which is until
dengan 13 Oktober 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar 7% pertahun October 13, 2024, with an interest rate of 7% per annum which is calculated
yang dihitung dari pokok pinjaman. from the principal of the loan.
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 004.03/DIR/XI/2023 tanggal 3 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 004.03/DIR/XI/2023 dated
November 2023 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman November 3, 2023 states that Biofarma agreed to provide a loan to the
kepada Grup dengan nilai maksimum Rp 52.500.000.000, yang digunakan untuk tujuan Group with a maximum value of Rp 52,500,000,000, which is used for the
pembayaran kegiatan berbasis proyek sebesar Rp 34.000.000.000 dan berbasis non- purpose of payment of project-based activities amounting to Rp
proyek Rp 18.500.000.000. 34,000,000,000 and non-project-based Rp 18,500,000,000.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal 03 November 2023 The term of the loan is 12 months since from November 03, 2023 which is
sampai dengan 3 November 2024, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar until November 3, 2024, with an interest rate of 6.75% per annum which is
6,75% pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Pemberian seluruh pinjaman ini bersifat non-revolving , sehingga dalam hal Perusahaan The provision of all these loans is non-revolving, when the Company has
telah melakukan penarikan pokok pinjaman, maka Perusahaan tidak dapat melakukan withdrawn the loan principal, the Company cannot withdraw it.
penarikan kembali.
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PENDEK SHAREHOLDER LOAN - SHORT TERMS
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 005.30/DIR/IX/2021 tanggal 30 Based on the Shareholder Loan Agreement No. 005.30/DIR/IX/2021 dated
September 2021 menyatakan bahwa Biofarma sepakat untuk memberikan pinjaman September 30, 2021 stated that Biofarma is agreed to provide a loan to the
kepada Grup dengan nilai maksimum Rp86.000.000.000, yang digunakan untuk Group with a maximum amount of Rp86,000,000,000 which was to used to
menunjang kegiatan usaha Grup. support Group’s business.
Jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan terhitung sejak tanggal penandatangan yaitu The term of the loan is 12 months since from the signing date which is until
sampai dengan 30 September 2022, dengan bunga pinjaman yang dikenakan sebesar September 30, 2022, with an interest rate of 4% per annum which is
4% pertahun yang dihitung dari pokok pinjaman. calculated from the principal of the loan.
Selama berlangsung perjanjian ini dan sepanjang masih terdapat terutang berdasarkan During this agreement, as long as there are outstanding debts under this
perjanjian ini bahwa Perusahaan wajib, kecuali disepakati lain secara tertulis oleh agreement, The Company must written approval from Biofarma, the Group
Biofarma, melakukan hal-hal berikut ini: must:
a. Pinjaman yang diberikan, benar-benar dipergunakan untuk keperluan yang telah a.The loans given are actually used for the purposes specified in the terms
ditetapkan dalam syarat dan ketentuan tersebut diatas dan disetujui oleh Biofarma and conditions mentioned above and approved by Biofarma.
b. Apabila setelah perjanjian ini berakhir, INAF menunggak atau pinjaman dihentikan b. If after this agreement ends, INAF is in arrears or the loan is unilaterally
secara sepihak oleh Biofarma, maka bunga dan denda yang telah ditentukan dalam terminated by Biofarma, the interest and penalties specified in this
perjanjian ini tetap berlaku, demikian persyaratan lainnya. agreement will still apply, as well as other conditions.
c. Grup harus menyampaikan laporan penggunaan dana pinjaman atau bukti pelunasan c The Group must submit a report on the use of loan funds or proof of
atas supplier, paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah pencairan pokok pinjaman . repayment of the supplier, no later than 2 (two) working days after the
disbursement of the loan principal
d. Grup wajib membayar kewajiban pajak, biaya-biaya dan ongkos-ongkos yang relevan d The Group is obliged to pay the relevant taxes, fees and charges in the
dalam rangka pemberian pinjaman ini, pengenaan pajak dan bea lainnya atas . context of granting this loan, the imposition of taxes and other duties on
transaksi pinjaman ini ditetapkan sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia this loan transaction are determined in accordance with the tax
regulations in Indonesia.
e. Grup wajib melakukan pemberitahuan-pemberitahuan atau mendapatkan persetujuan- e The Group is obliged to provide notifications or obtain the required
persetujuan yang dipersyaratkan, termasuk tetapi tidak terbatas dengan kreditur- . approvals, including but not limited to other creditors, other related
kreditur lainnya, perjanjian lain yang berkaitan, ataupun peraturan perundang- agreements, or laws and regulations, including regulations in the capital
undangan, termasuk peraturan di bidang pasar modal, yang mempersyaratkan market, which require notification or reporting of this loan transactions.
pemberitahuan atau pelaporan atas transaksi pinjaman ini.
Pinjaman ini telah direstrukturisasi dan ditambahkan platfond setelah Grup memperoleh This loan was repaid and restructured after the Group obtained loan
persetujuan pinjaman dari pemegang saham PT Bio Farma (Persero) melalui perjanjian approval from the shareholders PT Bio Farma (Persero) through a loan
pinjaman No: 002.30/DIR/IX/2022 agreement No: 002.30/DIR/IX/2022.
61
Page 65
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS
Pinjaman pemegang saham Rp355.000.000.000 Shareholders loan of Rp355,000,000,000
PT Indofarma Tbk (“Indofarma”) dan PT Indofarma Global Medika (“IGM”) memperoleh PT Indofarma Tbk (“Indofarma”) and PT Indofarma Global Medika (“IGM”)
persetujuan pinjaman dari pemegang saham PT Bio Farma (Persero) melalui perjanjian obtained loan approval from the shareholders of PT Bio Farma (Persero)
pinjaman No: 002.30/DIR/IX/2022 tanggal 30 September 2022 dengan nilai kumulatif through loan agreement No: 002.30/DIR/IX/2022 dated 30 September 2022
maksimum Rp355.000.000.000, dengan porsi limit sebagai berikut: with a maximum cumulative value Rp355,000,000,000, with portion limits
as follows:
- PT Indofarma Tbk sebesar Rp308.800.000.000 - PT Indofarma Tbk in the amount of Rp308,800,000,000
- PT Indofarma Global Medika sebesar Rp46.200.000.000 - PT Indofarma Global Medika in the amount of Rp46,200,000,000
Pinjaman yang diberikan bersifat non revolving, dimana Indofarma dan IGM hanya The loans provided are non-revolving, where Indofarma and IGM are only
diperbolehkan melakukan penarikan pinjaman pada masa availability period dan dalam allowed to make loan withdrawals during the availability period and in the
hal Indofarma dan IGM telah melakukan pembayaran baik sebagian atau seluruh event that Indofarma and IGM have made payments of either part or all of
kewajiban yang terutang maka fasilitas pinjaman tersebut tidak dapat ditarik kembali. the outstanding obligations, the loan facility cannot be withdrawn.
Pinjaman pemegang saham Rp355.000.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp355,000,000,000 - Continued
Pinjaman yang diberikan diatas digunakan untuk memenuhi: Loans granted above are used to fulfill:
a. Kebutuhan pelunasan hutang restrukturisasi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bagi a The need for repayment of debt restructuring at PT Bank Mandiri
Indofarma dan IGM . (Persero) Tbk for Indofarma and IGM
b. Tambahan modal kerja Grup dan atau pelunasan pinjaman eksisting sesuai dengan b Additional Group working capital and/or repayment of existing loans in
kebijakan Bio Farma, bagi Indofarma. . accordance with Bio Farma policy, for Indofarma.
Jangka waktu pinjaman adalah 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan The loan term is 6 (six) years from the signing date of this agreement,
perjanjian ini yaitu tanggal 30 September 2022 sampai dengan 30 September 2028. namely September 30, 2022 to September 30, 2028.
Bunga yang dikenakan atas pinjaman adalah sebesar 6,15% p.a yang dihitung dari pokok The interest charged on the loan is 6.15% p.a which is calculated from the
pinjaman. Bunga dibayar tertib pada tanggal 23 (dua puluh tiga) setiap bulan. principal of the loan. Interest is paid in an orderly manner on the 23rd
(twenty third) of each month.
Besaran denda yang dikenakan adalah 2% (dua persen) pertahun di atas tingkat bunga The amount of the fine imposed is 2% (two percent) per year above the
yang dikenakan dan dapat berubah sewaktuwaktu sesuai dengan kebijakan Biofarma interest rate charged and can change at any time according to Biofarma's
policy.
Selain pokok pinjaman, bunga dan biaya, masing-masing entitas Indofarma dan IGM In addition to the loan principal, interest and fees, each Indofarma and IGM
wajib menjaga ketersediaan dana cadangan untuk memenuhi kewajiban kepada entity is required to maintain the availability of reserve funds to fulfill
Biofarma sebesar nilai kewajiban pokok triwulan dan bunga yang lebih tinggi dalam satu obligations to Biofarma in the amount of higher quarterly principal and
tahun ke depan. interest obligations in the next year.
Ketentuan pembayaran pinjaman dan bunga. Loan and interest payment terms.
1. Pembayaran pokok pinjaman dibayar pada tanggal 23 setiap triwulan, dalam hal 1 Payment of the principal loan is paid on the 23rd of each quarter, in the
pembayaran pokok jatuh tempo hari yang bukan hari kerja maka pembayaran pokok . event that principal payment is due on a day that is not a working day,
jatuh pada hari kerja sebelumnya. the principal payment is due on the previous working day.
2. Angsuran pokok pertama mulai dibayarkan setelah masa availability period berakhir, 2 The first principal installment begins to be paid after the availability
angsuran dibayar setiap triwulan sampai masa pinjaman berakhir, dengan rincian . period ends, installments are paid quarterly until the loan period ends,
sebagai berikut: with the following details:
Persentase angsuran pokok per tahun/
Tahun /Year Percentage of principal repayments per
year
1 5%
2 7,5%
3 10%
4 20%
5 25%
6 32,5%
3. Beban bunga pertama dibebankan kepada Indofarma dan IGM setelah Indofarma dan 3 The first interest expense is charged to Indofarma and IGM after
IGM mengajukan penarikan pinjaman. . Indofarma and IGM apply for loan withdrawals.
4. Selain pokok pinjaman dan bunga, Indofarma dan IGM wajib menjaga ketersediaan 4 In addition to the loan principal and interest, Indofarma and IGM are
dana cadangan kewajiban untuk memenuhi kewajiban kepada Biofarma, yaitu . required to maintain the availability of reserve funds for obligations to
sebesar satu kali nilai kewajiban pokok triwulan dan bunga yang paling tinggi dalam fulfill obligations to Biofarma, which is one times the value of the quarterly
satu tahun ke depan. principal obligation and the highest interest in the next year.
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 Shareholders loan of Rp199,860,000,000
Pada tanggal 30 September 2021, Grup menerima pinjaman dari pemegang saham PT On September 30, 2021, The Group received shareholders loan from PT
Bio Farma (Persero) yang digunakan untuk mempercepat pengembangan dan Bio Farma (Persero) that use to accelerate the development and
kemandirian alat kesehatan serta pengembangan obat herbal Grup sebesar independence of medical devices as well as the development of the
Rp199.860.000.000 Group's herbal medicines amounting to Rp199,860,000,000
62
Page 66
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp199,860,000,000 - Continued
Berdasarkan Perjanjian Pemberian Pinjaman Pemegang Saham No. Based on the Shareholder Loan Agreement No. 002.31/DIR/VIII/2021 dated
002.31/DIR/VIII/2021 tanggal 31 Agustus 2021 dengan Addendum No. August 31, 2021 with Addendum No. 001.27/DIR/IX/2021 and
001.27/DIR/IX/2021 dan No.2103/DIR/IX/2021 tanggal 27 September 2021 menyatakan No.2103/DIR/IX/2021 dated September 27, 2021 stated that Biofarma has
bahwa Biofarma telah menerima penyertaan modal negara (PMN) sebesar received state equity participation (PMN) of Rp2,000,000,000,000,000
Rp2.000.000.000.000 berdasarkan PP No. 80 Tahun 2020 tentang Penambahan based on PP no. 80 of 2020 concerning the addition of the State Equity
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham PT Bio Farma. Participation of the Republic of Indonesia into the share capital of PT Bio
Dalam rangka penyaluran dana PMN kepada Grup, maka Biofarma bersedia memberikan Farma. In order to distribute PMN funds to the Group, Biofarma is willing to
pinjaman kepada Grup sebesar Rp199.860.000.000 untuk mempercepat pengembangan provide a loan to the Group in the amount of Rp199,860,000,000 that use to
dan kemandirian alat kesehatan serta pengembangan obat herbal. accelerate the development and independence of medical devices as well
as the development of the Group's herbal medicines.
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian hingga waktu 10 tahun, This agreemant valid from the date of signing the agreement until the time
dengan bunga 0% per tahun untuk tahun ke-1 sampai dengan tahun ke-9 dan 7,99% per of 10 years, with an interest of 0% per year for the 1st year to the 9th year
triwulan untuk tahun ke-10 dihitung dari pokok pinjaman apabila Grup sudah dapat and 7.99% per quarter for the 11th year to the 10th year calculated from the
membiayai modal kerja secara mandiri dan kewajiban pinjaman Bank atas sebagian loan principal if the Group is able to finance working capital on a regular
pendanaan Proyek tersebut sudah dilunasi. basis Mandiri and the Bank's loan obligations for part of the Project funding
have been paid off.
Selama berlangsung perjanjian ini dan sepanjang masih terdapat terutang berdasarkan During this agreement, as long as there are outstanding debts under this
perjanjian ini bahwa Perusahaan wajib, kecuali disepakati lain secara tertulis oleh agreement, the Company must written approval from Biofarma, the Group
Biofarma, melakukan hal-hal berikut ini: must:
a. Menyediakan kepada Biofarma sesegera mungkin setelah tersedia, dalam jangka a Provide to Biofarma as soon as possible as soon as it becomes
waktu 180 hari setelah berakhirnya setiap tahun buku Grup, salinan-salinan laporan . available, within 180 days after the end of each the Group financial year,
keuangan berkenaan dengan tahun buku tersebut yang telah diaudit oleh kantor copies of the financial statements relating to that financial year which
akuntan independen; have been audited by an independent accounting firm;
b. Menyimpan pencatatan dan pembukuan dengan sebaikbaiknya berkenaan dengan b Keep records and books properly with respect to the business activities
kegiatan usaha yang dijalankannya sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang . it carries out in accordance with generally accepted accounting
diterima secara umum di Indonesia sebagaimana digunakan dalam laporan keuangan principles in Indonesia as used in the most recent audited financial
Grup yang paling akhir yang telah diaudit dan mengizinkan Biofarma dan/atau statements of the Group and permit Biofarma and/or professional
konsultan profesional yang ditunjuk oleh Biofarma untuk sepanjang waktu di mana consultants appointed by Biofarma for the entire time where it is deemed
dipandang wajar dalam hal setelah terjadinya Peristiwa Cedera Janji untuk reasonable in the event of an Event of Default to examine and examine
memeriksa dan meneliti catatan dan pembukuan Grup; the Group’s records and books;
c. Segera memberitahukan kepada Biofarma mengenai; c Immediately notify Biofarma of;
1) Terjadinya suatu Peristiwa Cidera Janji . 1) Occurrence of an Event of Default
2) Suatu proses litigasi, abitrase atau tuntutan administrasi yang bersifat material 2) A litigation, arbitration or administrative claim of a material nature as
sebagaimana dirujuk dalam Pasal 9 ayat 1 huruf e Perjanjian; dan/atau referred to in Article 9 paragraph 1 letter e of the Agreement; and/or
3) Rencana melakukan merger, akuisisi, atau konsolidasi. 3) Plans to conduct mergers, acquisitions, or consolidations.
d. Menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan semua Undangundang, peraturan, d Carry out its business activities in accordance with all laws, regulations,
otorisasi, kesepakatam dan kewajiban yang berlaku terhadapnya, dalam segala hal . authorizations, agreements and obligations that apply to it, in all material
yang material; respects;
e. Memelihara tetap berlakunya secara penuh semua kewenangan yang material e Maintain the full enforcement of all material powers as described in
sebagaimana diuraikan dalam Pasal 9 ayat 1 huruf d Perjanjian, dan segera . Article 9 paragraph 1 letter d of the Agreement, and immediately take
mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan dan selanjutnya memelihara tetap steps to obtain and subsequently maintain the full enforcement of other
berlakunya sepenuhnya kewenangan-kewenangan lainnya yang mungkin diperlukan powers that may be required or required for the purposes stated therein
atau dibutuhkan untuk tujuan sebagaimana dinyatakan di dalamnya dan mematuhi and comply with all the conditions attached to all the authorities
semua syarat yang melekat pada semua kewenangan yang dimiliki; possessed;
f. Memastikan bahwa kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini pada setiap waktu f Ensure that its obligations under this Agreement at all times are at least
berkedudukan sekurang-kurangnya sama (pari passu) dengan semua kewajiban Grup . equal (pari passu) with all obligations of the Group which are not
yang tidak dijamin dan tidak disubordinasikan; guaranteed and are not subordinated;
g. Secara tepat waktu membayar semua jumlah yang jatuh tempo dan memenuhi g Timely pay all amounts due and fulfill its obligations under this
kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini; . Agreement;
h. Segera memberitahukan kepada Biofarma setelah Grup mendapatkan fasilitas h Immediately notify Biofarma after the Company obtains guaranteed loan
fasilitas pinjaman yang terjamin dari pihak lain; . facilities from other party(s);
i. Menjaga validitas lisensi/ persetujuan yang material bagi Grup untuk menjalankan i Maintain the validity of material licenses/approvals for the Company to
kegiatan usahanya. . carry out its business activities.
Selama perjanjian berlangsung, maka tanpa persetujuan tertulis dari Biofarma terlebih During the agreement, without prior written approval from Biofarma the
dahulu Grup tidak diperkenankan: Group is not allowed to:
a. Grup gagal untuk melakukan pembayaran atas sejumlah uang yang wajib dibayarkan a The Group fails to make payment of the amount that must be paid under
berdasarkan Perjanjian pada saat jatuh temponya atau saat lain sesuai dengan . the Agreement at maturity or at any other time in accordance with the
ketentuanketentuan Perjanjian ini dan hal tersebut tidak dapat dipulihkan oleh Grup provisions of this Agreement and it cannot be recovered by the Group
dalam jangka waktu 10 hari kerja setelah tanggal jatuh tempo pembayaran tersebut; within 10 working days after the due date of the payment;
b. Pernyataan dan jaminan yang diberikan oleh Grup dalam atau sehubungan dengan b The representations and warranties provided by the Group in or in
Perjanjian ini terbukti tidak benar atau menyesatkan secara material pada saat . connection with this Agreement are proven to be untrue or materially
diberikan atau dianggap berikan; misleading at the time they are given or deemed to be provided;
63
Page 67
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
28. PINJAMAN KEPADA PEMEGANG SAHAM - LANJUTAN 28. SHAREHOLDER LOAN - CONTINUED
UTANG PEMEGANG SAHAM - JANGKA PANJANG - LANJUTAN SHAREHOLDER LOAN - LONG TERMS - CONTINUED
Pinjaman pemegang saham Rp199.860.000.000 - Lanjutan Shareholders loan of Rp199,860,000,000 - Continued
c. Grup gagal untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini dan apabila c The Group fails to fulfill its obligations under this Agreement and if in
menurut pendapat Biofarma, Peristiwa Cedera Janji tersebut dapat dipulihkan, tidak . Biofarma's opinion, the Event of Default can be reversed, it is not
dipulihkan dalam waktu 10 hari kerja setelah diberikannya peringatan atas kegagalan recovered within 10 working days after being given a warning of such
tersebut oleh Biofarma; failure by Biofarma;
d. Perjanjian atau suatu ketentuan daripadanya menjadi tidak berlaku karena suatu d The Agreement or a provision there of becomes invalid for any reason or
alasan atau diakhiri atau menjadi sulit untuk berlaku atau menjadi tidak sah atau tidak . is terminated or becomes difficult to enforce or becomes invalid or
dapat dilaksanakan atau jika ada perselisihan mengenai keabsahan atau keberlakuan unenforceable or if there is a dispute regarding the validity or
Perjanjian ini atau jika ada maksud pengakhiran atau pengingkaran terhadap enforceability of this Agreement or if there is any intention of termination
Perjanjian atau menjadi tidak mungkin atau melanggar hukum bagi Grup dalam or denial of the Agreement or becomes impossible or violates the law for
menjalankan kewajiban-kewajiban apa pun berdasarkan Perjanjian atau bagi Biofarma the Group in carrying out any obligations under the Agreement or for
untuk menjalankan semua atau sebagian dari hak, kuasa, dan pemulihan berdasarkan Biofarma to exercise all or part of the rights, powers and remedies under
perjanjian atau janji-janji sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat 1 Perjanjian tidak the agreement or promises as stipulated in Article 10 paragraph 1 of the
dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya dan Grup gagal untuk melaksanakan, atau Agreement cannot be carried out properly and the Group fails to carry
gagal untuk menahan diri untuk melaksanakan, kegiatan yang mana Grup out, or fail to refrain from carrying out, activities which the Group purports
dimaksudkan untuk berjanji untuk melaksanakan, atau, sebagaimana relevan, untuk to undertake to undertake, or, as relevant, not to perform;
tidak melaksanakan;
e Terjadinya dampak merugikan yang material. e The occurrence of material adverse effects.
.
Pada bulan Desember tahun 2023, atas Pinjaman pemegang saham In December 2023, the shareholder loan of Rp. 199,860,000,000 was
Rp199.860.000.000 sudah dikembalikan ke PT Bio Farma (Persero) sebesar paid back to PT Bio Farma (Persero) amounting to Rp 188,433,932,993
Rp188.433.932.993 sehingga menghasilkan kerugian restrukturisasi sebesar which results loss on restructuring amounting to Rp 90,371,445,542 and
Rp90.371.445.542 disajikan dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. presented in the consolidated statements of changes in equity.
Pemberian jaminan aset PT Indofarma Tbk kepada PT Biofarma Pledge of assets of PT Indofarma Tbk to PT Biofarma
Pada tanggal 21 Maret 2024, Entitas Induk telah menandatangani akta pemberian On March 21, 2024, the Parent Entity has signed a deed of guarantee on
jaminan atas aset yang dimiliki Entitas Induk kepada PT Biofarma berupa 2 buah assets owned by the Parent Entity to PT Biofarma (Persero) in the form of
Sertipikat Hak Guna Bangunan atas Tanah dan Bangunan masing-masing: 2 certificates of building rights on land and buildings, respectively:
1. Seluas 126.275 m2 Sertipikat Hak Guna Bangunan No.00011/Gandasari atas nama 1 An area of 126,275 m2 of Building Rights Title Certificate No.
PT Indofarma Tbk yang terletak di Jalan Indofarma No. 1, Gandasari, Cikarang Barat, . 00011/Gandasari in the name of PT Indofarma Tbk which is located at
Bekasi, Jawa Barat 17530 berikut bangunan yang didirikan di atasnya, dengan Akta Jalan Indofarma No.1, Gandasari, West Cikarang, Bekasi, West Java
Nomor 10/2024 dibuat di hadapan Kristina Natalia, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten 17530 along with the building erected on it, with Deed No. 10/2024
Bekasi. made before Kristina Natalia, S.H., M.Kn., Notary in Bekasi Regency.
2. Seluas 11.250 m2 Sertipikat Hak Guna Bangunan No.00227/Kebon Manggis atas 2 11,250 m2 of Building Rights Title Deed No. 00227/Kebon Manggis
nama PT Indofarma Tbk yang terletak di Jalan Tambak No. 2 Kebon Manggis, . under the name of PT Indofarma Tbk located at Jalan Tambak No. 2
Matraman, Jakarta Timur 13150 berikut bangunan yang didirikan di atasnya, dengan Kebon Manggis, Matraman, East Jakarta 13150 along with the building
Akta Nomor 12/2024 dibuat di hadapan Dr. Irwan Santosa, S.H., Sp.N., M.Kn., constructed thereon, by Deed No. 12/2024 made before Dr. Irwan
Notaris di Kota Jakarta Timur. Santosa, S.H., Sp.N., M.Kn., Notary in East Jakarta City.
Pemberian Jaminan Aset Entitas Induk dilakukan untuk menjamin pelunasan kewajiban The granting of Parent Entity Asset Guarantee is carried out to guarantee
Grup sebesar Rp604.080.279.281 atau sejumlah uang yang dapat ditentukan di the repayment of the Group obligations in the amount of
kemudian hari berdasarkan perjanjian pinjaman dengan penambahan, perubahan, Rp604,080,279,281 or a sum of money that can be determined in the
perpanjangan serta pembaruannya yang telah/akan ada kemudian hari. future based on the loan agreement with additions, amendments,
extensions and renewals that have/will exist in the future.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai The maximum exposure to liquidity risk at the end of the reporting period
jumlah tercatat dari setiap kelas utang pemegang saham sebagaimana yang is the carrying amount of each class of shreholders loans is disclosed in
diungkapkan di Catatan 47. Note 47.
29. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA KERJA 29. EMPLOYMENT BENEFIT OBLIGATION
a. Program Pensiun a. Pension Plan
Grup menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk semua karyawan tetap The Group established a defined contribution plans covering all their
yang berumur tidak lebih dari 55 tahun dan mempunyai masa kerja satu tahun sejak permanent employees who are not more than 55 years old and have a
diangkat menjadi pegawai tetap. minimum working period of not less than one year since they became
permanent employees.
Jumlah karyawan yang diikutsertakan dalam program pensiun untuk per 31 The number of participating employees in the pension plans in December
Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebanyak 959 dan 1.119 karyawan. Dana 31, 2023 and 2022 were 959 and 1,119 respectively. The pension plans
pensiun ini dikelola oleh dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) PT Bank Negara are managed by Pension Plans Financial Institution (DPLK) PT Bank
Indonesia (Persero). Grup memberikan kontribusi iuran sebesar 11% dan karyawan Negara Indonesia (Persero). The pension plans are funded by contribution
menanggung 2% dari jumlah gaji per bulan. from the Group at 11% and employees at 2% of salary respectively.
b. Manfaat Karyawan b. Employee Benefits
Grup menyelenggarakan program manfaat PHK karyawan (post-retiremen benefit) The Group calculates and records estimated employee retirement benefits
sesuai undang-undang ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 tentang penyelesaian for all its local permanent employees based on labor law No. 13 year 2003
pemutusan hubungan kerja dan penetapan uang pesangon. concerning the settlement of labor dismissal and the stipulation of
severance pay gratuity and compensation in companies.
64
Page 68
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
29. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA KERJA - LANJUTAN 29. EMPLOYMENT BENEFIT OBLIGATION - CONTINUED
b. Manfaat Karyawan - Lanjutan b. Employee Benefits - Continued
Penilaian terakhir biaya manfaat pekerja sesuai dengan PSAK No 24-revisi 2016 The latest actuarial valuation 522/PSAK/KKA-AS/III/2023 (Subsidiary) PT
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto, Aktuaris Independen, sesuai IGM and 521/PSAK/KKA-AS/III/2023 (Parent) dated March 13, 2023 was
dengan laporan 522/PSAK/KKA-AS/III/2023 (Entitas Anak) dan 521/PSAK/KKA- conducted by Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto as an independent
AS/III/2023 (Entitas Induk) tanggal 13 Maret 2023 dengan menggunakan asumsi firm of actuaries. by using the actuarial assumptions as follows:
aktuaria sebagai berikut:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
Tingkat bunga 6.4% per tahun 6.6% per tahun Discount rate per annum
Tingkat proyeksi kenaikan gaji per tahun 5% per tahun 5% per tahun Projected salary increase rate per annum
Tabel kematian Indonesia – IV (2019) Indonesia – IV (2019) Mortality rate
Usia pensiun normal 56 Tahun 56 tahun Normal pension age
Metode Projected Unit Credit Projected Unit Credit Method
Jumlah kewajiban imbalan pasca kerja sebagai berikut: The employee benefit as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
Grup 33.608.219.323 29.108.219.323 The Group
Entitas Anak 7.216.034.781 7.351.457.755 Subsidiaries
Kewajiban akhir periode 40.824.254.104 36.459.677.078 Subsidiaries
30. KEPENTINGAN NON PENGENDALI 30. NON CONTROLING INTEREST
Kepentingan non pengendali merupakan bagian pemegang saham non pengendali atas This represents equity shares of the non controlling interest share holders in
ekuitas anak Perusahaan terdiri dari: subsidiaries:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
- PT Indofarma Global Medika - PT Indofarma Global Medika
Ekuitas Entitas Anak (751.534.964.823) (696.081.355.393) Subsidiary Equity
Prosentase Kepentingan nonpengendali 0,001% 0,001% Percentage of Non Controlling Interest
Kepentingan non pengendali atas ekuitas Non Controlling Interest of Equity
(7.515.350) (6.960.814)
entitas anak PT Indofarma Global Medika a subsidiary of PT Indofarma Global Medika
- PT Farmalab Indoutama - PT Farmalab Indoutama
Ekuitas entitas anak (18.844.180.980) (17.206.373.541) Subsidiary Equity
Prosentase Kepentingan nonpengendali 0,067% 0,067% Percentage of Non Controlling Interest
Kepentingan non pengendali atas ekuitas Non Controlling Interest of Equity
(12.562.676) (11.470.930)
entitas anak PT Farmalab Indoutama a subsidiary of PT Farmalab Indoutama
Total Kepentingan non pengendali Total Non Controlling Interest of Equity
(20.078.026) (18.431.744)
atas ekuitas entitas anak a subsidiary
65
Page 69
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
31. MODAL SAHAM 31. SHARE CAPITAL
Berdasarkan akta no. 37 tanggal 31 Januari 2020 tentang perjanjian pengalihan saham Based on notarial deed No. 37 dated January 31, 2020, about share
yang dibuat dihadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., di Jakarta. Mengenai perubahan transfer agreement of Notary Aulia Taufani, S.H., in Jakarta. Regarding
susunan pemegang saham Grup dari Pemerintah Republik Indonesia menjadi PT Bio changes in Group's shareholders composition from Goverment of the
Farma (Persero). Republik of Indonesia to PT Bio Farma (Persero).
Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Kemeterian Hukum dan Hak Asasi This was approved by Ministery of Law and Human Rights in its decision
Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-0011343.AH.0102 tahun 2020 tanggal 10 letter No. AHU-0011343.AH.0102 years 2020 dated February 10, 2020.
Februari 2020.
Komposisi modal saham Grup adalah sebagai berikut: The composition of Group's share capital are as follows:
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 / September 30, 2024 and December 31, 2023
Jumlah saham
Presentase Jumlah modal
ditempatkan dan
pemilikan/ disetor/ Total
disetor penuh/
Percentage of paid-up capital
Number of shares
owner ship % Rp
issued and fully paid
Saham seri A Dwiwarna: Series A Dwiwarna share:
Pemerintah Republik Indonesia 0,000% 1 100 The government of the Republic of Indonesia
Saham seri B: Series B shares:
PT Bio Farma (Persero) 80,664% 2.499.999.999 249.999.999.900 PT Bio Farma (Persero)
PT ASABRI (Persero) 7,342% 227.533.850 22.753.385.000 PT ASABRI (Persero)
Masyarakat (dibawah 5%) 11,994% 371.733.650 37.173.365.000 Public (under 5%)
Jumlah 100,00% 3.099.267.500 309.926.750.000 Total
32. TAMBAHAN MODAL DISETOR 32. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
Penawaran umum perdana sebanyak 596.875.000 Initial public offering of 596.875.000
saham dengan nilai Nominal Rp100 per saham dengan Shares with Rp100 per value per share.
Harga penawaran Rp250 per saham 89.531.250.000 89.531.250.000 at Rp250 offering price per share
Biaya emisi (14.879.487.574) (14.879.487.574) Shares issuance cost
Opsi saham karyawan 448.593.750 448.593.750 Employee stock option
Aset pengampunan pajak 6.019.704.468 6.019.704.468 Tax Amnesty
Nilai Bersih 81.120.060.644 81.120.060.644 Net Value
Pada tahun 2016. tambahan modal disetor merupakan tambahan dari aset In 2016. additional paid-in capital is credited due to the tax amnesty assets
pengampunan pajak sebesar Rp6.995.472.715 berdasarkan Surat Keterangan of Rp6.995.472.715 which was recognized in 2016. Based on Tax Amnesty
Pengampunan Pajak (SKPP) No. KET-399/PP/WPJ.19/2016 tanggal 26 September Approval (SKPP) No. KET-399/PP/WPJ.19/2016 dated September 26, 2016.
2016.
33. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA 33. OTHER EQUITY COMPONENTS
Komponen ekuitas lainnya adalah sebagai berikut: Other equity components are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023/
Saldo Awal 11.426.067.007 101.797.512.549 Beginning Balance
Pinjaman Tanpa Bunga Utang Pemegang Saham - (90.371.445.542) Deemed Interest Attributable to Shareholder Loan
Total 11.426.067.007 11.426.067.007 Total
66
Page 70
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
34. PENJUALAN BERSIH 34. NET SALES
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Lokal: Local:
Ethical 63.723.181.414 272.827.541.661 Ethical
Fast Moving Consume Goods (FMCG) - 85.479.587.130 Fast Moving Consume Goods (FMCG)
Alat kesehatan, jasa klinik dan lainnya 10.837.812.069 23.210.769.371 Medical devices, clinic services and others
Vaksin 49.227.487.750 36.434.092.863 Vaccine
Over the counter 5.145.003.190 10.049.032.014 Over the counter
Sub jumlah 128.933.484.423 428.001.023.039 Sub total
Ekspor: Export:
Over the counter 3.333.311.683 5.831.492.754 Over the counter
Ethical 2.796.395.680 11.869.421.746 Ethical
Alat kesehatan 2.807.226.549 - Medical devices
Sub jumlah 8.936.933.912 17.700.914.500 Sub total
Jumlah 137.870.418.335 445.701.937.539 Total
Berikut ini adalah rincian penjualan barang jadi yang melebihi 10% dari penjualan: The following is a breakdown of finished goods sales that exceed
10% of sales:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
BKKBN - 104.078.155.999 BKKBN
PT Kimia Farma Trading and Distribution 94.435.299.839 - PT Kimia Farma Trading and Distribution
Jumlah 94.435.299.839 104.078.155.999
35. BEBAN POKOK PENJUALAN 35. COST OF GOODS SOLD
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Bahan baku yang digunakan 37.323.867.814 79.230.006.957 Raw materials used
Tenaga kerja langsung 12.439.058.616 26.033.035.981 Direct labor
Pabrikasi 47.342.152.538 55.691.283.461 Factory overhead
Jumlah biaya produksi 97.105.078.968 160.954.326.399 Total manufacturing cost
Persediaan barang dalam proses: Work in process:
Awal tahun 20.648.361.441 20.713.527.373 At beginning of the year
Akhir tahun (20.065.663.040) (25.795.425.525) At end of the year
Beban pokok produksi 97.687.777.369 155.872.428.247 Cost of goods manufactured
Persediaan barang jadi: Finished goods:
Awal tahun 239.859.915.358 255.277.857.745 At beginning of the year
Pembelian 46.954.745.170 271.674.017.838 Purchases
Barang tersedia untuk Dijual 384.502.437.897 682.824.303.830 Goods available for sale
Kerugian penurunan nilai persediaan (Catatan 8) - 13.682.102.945 Provision for impairment (Notes 8)
Akhir tahun (234.830.444.115) (261.042.373.281) At end of the year
Beban pokok penjualan 149.671.993.782 435.464.033.494 Cost of good sold
Rincian biaya pabrikasi adalah sebagai berikut: Details of factory overhead:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Gaji dan jaminan sosial 22.090.937.934 26.923.715.129 Employee expenses and social security
Biaya kantor 13.993.358.738 14.446.202.770 Office expenses
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 9.379.090.803 9.563.614.065 Depreciation of fixed assets (Notes 14 )
Manfaat karyawan (Catatan 29) 1.251.786.909 1.491.347.503 Employee benefit
Biaya pengadaan 269.942.664 2.345.413.119 Procurement costs
Pengembangan produk 237.896.654 616.142.269 Product development
Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 16) - 4.125.000 Amortization of intangible assets (Notes 16)
Suku cadang 108.102.897 250.398.755 Supplies
Perjalanan dinas 11.035.939 50.324.851 Travelling expenses
Jumlah 47.342.152.538 55.691.283.461 Total
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku dan barang jadi yang melebihi 5% dari Detail of purchase of raw materials and finished goods exceeding 5% of total
jumlah pembelian bersih: net purchases is as follows:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
PT Avas Bisnis International 41.520.000.000 28.810.200.000 PT Avas Bisnis International
PT Satya Samira Niagatama 12.069.929.000 - PT Satya Samira Niagatama
PT Catur Dakwah Crane Farmasi - 98.098.017.611 PT Catur Dakwah Crane Farmasi
PT Merapi Utama Pharma - 19.062.408.933 PT Merapi Utama Pharma
PT Marin Liza Farmasi - 12.391.626.508
Jumlah 53.589.929.000 158.362.253.052 Total
67
Page 71
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
36. BEBAN PENJUALAN 36. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: The detail of selling expenses are as follows:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Gaji dan jaminan sosial 34.770.577.835 54.678.907.674 Salaries and Social Security
Pemasaran dan distribusi 587.515.808 9.045.361.727 Marketing and distribution
Penyusutan aset hak guna (Catatan 15) 898.692.231 2.928.572.561 Depreciation right of use assets (Notes 15)
Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 16) 252.974.385 184.575.195 Amortization of intangible assets (Notes 16)
Beban kantor 639.578.509 2.783.191.493 Office expenses
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 2.327.744.020 2.750.381.134 Depreciation of fixed assets (Notes 14)
Perjalanan dinas 147.666.241 836.144.410 Travelling expenses
Manfaat karyawan (Catatan 29) 805.440.597 854.623.967 Employee benefits
Beban sewa (Catatan 15) 228.741.777 922.291.608 Short term lease expense (Notes 15)
Pemeliharaan aset tetap 188.976.145 520.197.610 Maintenance of fixed assets
Lain-lain 1.085.592.335 954.485.929 Others
Jumlah 41.933.499.883 76.458.733.308 Total
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSE
Saldo beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut: Details of general and administrative expenses are as follows:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Gaji dan jaminan sosial 53.054.404.998 67.790.060.479 Salaries and social security
Beban kantor 16.271.958.892 14.912.147.326 Office expenses
Pemeliharaan aset tetap 3.181.645.815 4.861.969.121 Maintenance of fixed assets
Penyusutan aset hak guna - 1.125.652.354 Depreciation right of use assets
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 196.947.882 203.653.996 Depreciation of fixed assets (Notes 14)
Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 16) 1.074.565.494 3.598.448.002 Amortization of intangible assets (Notes 16)
Perjalanan dinas 93.204.889 433.653.683 Travelling expenses
Pengembangan SDM dan Manajemen - 164.350.220 Management and HR development
Penyusutan properti investasi (Catatan 17) 130.614.689 130.614.689 Depreciation of investment property (Notes 17)
Penurunan nilai MP-ASI (Catatan 18) - 94.369.632 Impairment MP-ASI machinery (Notes 18)
Manfaat karyawan 2.429.280.848 1.767.921.440 Employee benefit
Lainnya 1.928.567.125 5.450.665.529 Others
Jumlah 78.361.190.632 100.533.506.471 Total
38. BEBAN KEUANGAN 38. FINANCE EXPENSES
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Beban keuangan terdiri atas: Finance expenses consist of:
- Bunga pinjaman 37.501.042.008 32.178.507.641 Interest charges -
- Amortisasi bunga utang pemegang saham - 6.686.732.395 Interest amortization short term
- Beban provisi - 165.000.000 Provision -
- Beban bunga sewa guna - 57.181.494 Lease libility interest -
Jumlah 37.501.042.008 39.087.421.530 Total
39. KEUNTUNGAN (KERUGIAN) LAIN-LAIN NETO 39. OTHER INCOME (EXPENSE) – NET
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Penghasilan bunga jasa giro 76.965.505 3.237.695.688 Interest income
Penurunan nilai aset tidak lancar (Catatan 19) - (1.805.624.290) Impairment of non-current assets (Notes 19)
Keuntungan (Kerugian) kurs mata uang asing 1.828.468.567 1.029.455.300 (Loss) Gain on foreign exchange – net
Beban pajak - 999.442.403 Tax expense
Kerugian penurunan nilai piutang usaha Provision for impairment of trade receivable
(Catatan 6) - (9.149.165.956) (Note 6)
Rugi atas pelepasan aset tetap (Catatan 14) - (20.633.885) Loss on fixed asset disposal (Notes 14)
Lain-lain – bersih 533.739.116 (903.853.684) Others – net
Jumlah 2.439.173.189 (6.612.684.424) Total
68
Page 72
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN 40. TAX INCOME
Manfaat (beban) pajak Grup terdiri dari : Tax benefits (expenses) of the Group consist of the following :
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Beban Pajak Kini Current Tax Expenses
Entitas Induk Parent Entity
Beban pajak penghasilan kini - - Current income tax expenses
Entitas anak Subsidary
Beban pajak penghasilan kini - - Current income tax expenses
Penyesuaian tahun lalu - - Adjustment in respect of prior years
Sub jumlah - - Sub Total
Manfaat Pajak Tangguhan Deferred Tax
Perusahaan 674.215.309 3.414.293.196 Parent
Entitas Anak - 17.922.224.411 Subsidiary
Sub jumlah 674.215.309 21.336.517.607 Sub Total
Jumlah 674.215.309 21.336.517.607 Total
a. Pajak kini a. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi konsolidasi dengan A reconciliation between income before tax and estimated taxable income
laba kena pajak adalah sebagai berikut: are as follows:
30 September 2024/ 30 September 2023/
September 30, 2024 September 30, 2023
Laba (Rugi) sebelum Profit (Loss) before
pajak konsolidasian income tax per consolidated
Laporan laba rugi konsolidasi dan Statements of profit or loss and
pendapatan komprehensif lainnya (167.158.134.782) (212.545.441.688) other comprehensive income
Dikurangi: Less:
Laba (Rugi) sebelum pajak anak Perusahaan 55.442.138.588 82.326.024.514 Profit (Loss) before tax Subsidiaries
Rugi (Laba) entitas asosiasi - - Loss (Profit) from investment of associate
Eliminasi kenaikan (penurunan) keuntungan Elimination of Increase (decrease)
belum direalisasi atas transaksi in unrealized profit from transaction
induk dengan entitas anak (1.380.362.511) (121.790.459) between the group and its subsidiaries
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Perusahaan (113.096.358.705) (130.341.207.633) Profit (Loss) Before Tax of the Company
Perbedaan temporer: Temporary difference:
Manfaat karyawan 4.500.000.000 5.060.634.284 Employee benefits
Cadangan penurunan dan - - Provision for impairment
penghapusan persediaan 54.853.317 12.836.400.823 of inventories
Cadangan penurunan nilai piutang - 9.149.169.956 Allowance for impairment losses receivables
Cadangan penurunan nilai piutang lain-lain - - Allowance of impaiment losses other receivables
Pemulihan cadangan kerugian piutang lain-lain - - Recovery for impairment losses other receivables
Pembayaran pesangon - - Severance pay
Jumlah perbedaan temporer: 4.554.853.317 27.046.205.063 Total temporary difference:
Perbedaan tetap: Permanent difference:
Denda pajak 345.170.259 (1.395.133.511) Tax penalty
Beda penyusutan aset tetap - - Difference in fixed asset depreciation
Beban rapat. customer relationship, Meeting expenses. customer
customer service. sponsorship dan relationship. customer service.
biaya entertainment 72.117.729 1.321.694.048 sponsorship and entertainment
Penyusutan aset tax amnesty 466.768.109 466.768.109 Depreciation of Tax Amnesty Assets
Bunga Pinjaman Interest Loan
Penghasilan bunga deposito Interest income time deposits
dan jasa giro (58.584.328) (3.121.853.452) and current accounts
Jumlah perbedaan tetap 825.471.769 (2.728.524.806) Total permanent difference
Laba kena pajak induk Grup (107.716.033.619) (106.023.527.376) Taxable income of the Parent Group
Pembulatan (107.716.034.000) (106.023.528.000) Rounding
Beban Pajak Penghasilan kini (Tarif 22%) - - Current tax income expenses (22%)
Dikurangi pajak dibayar di muka: Deducted prepaid tax:
PPh Pasal 22 - - Income tax Art 22
PPh Pasal 23 - - Income tax Art 23
PPh Pasal 25 - - Income tax Art 25
Jumlah pajak lebih (kurang) bayar - - Total tax over (under) payment
Berdasarkan Surat ketetapan pajak lebih bayar No.00054/405/20/051/22 Pada tanggal 2 Based on assessment of tax overpayment No.00054/405/20/051/22 on
Agustus 2022, IGM memperoleh restitusi atas PPh Badan tahun 2020 sebesar August 2, 2022, IGM obtained restitution for the 2020 corporate income tax
Rp16.571.934 pada tahun 2022. Selisih hasil pemeriksaan dengan catatan perusahaan in the amount of Rp16,571,934 in 2022. The difference in the audit results
sebesar Rp3.505.416.086 telah dicatat sebagai beban pajak kini. with the company's records of Rp3,505,416,086 has been recorded as
current tax expense.
69
Page 73
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
b. Aset/(kewajiban) pajak tangguhan b. Deferred tax assets/ (liabilities)
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 30 September/
rugi/ Credit/ lain/
January 2024 / Adjustment for September 2024
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
b.1 Aset Pajak Tangguhan b.1 Deffered Tax Asset
Entitas Induk: Parent Entity:
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 23.875.325.134 - - - 23.875.325.134 of receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 50.909.051.158 (12.067.729) - - 50.896.983.429 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 6.403.808.256 989.999.995 - - 7.393.808.251 Employee benefit liabilities
Keuntungan belum direalisasi - Unrealized profit
atas transaksi Perseroan from transactions between the
dengan entitas anak 3.720.446.423 (303.716.958) - - 3.416.729.465 company and its subsidiaries
Rugi fiskal - - - - - Fiscal loss
Jumlah 84.908.630.971 674.215.308 - - 85.582.846.279 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 30 September/
rugi/ Credit/ lain/
January 2024 / Adjustment for September 2024
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
Entitas anak - IGM: Subsidiary - IGM:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 42.489.840.438 - - 42.489.840.438 of receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang - - - - inventory
Kewajiban manfaat karyawan 4.935.489.364 - - 4.935.489.364 Employee benefit liabilities
Rugi Fiskal 1.561.311.928 - - 1.561.311.928 Fiscal Loss
Jumlah 48.986.641.730 - - - 48.986.641.730 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 30 September/
rugi/ Credit/ lain/
January 2024 / Adjustment for September 2024
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
Entitas anak - Farmalab: Subsidiary - Farmalab:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 366.797.893 - - 366.797.893 of receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 426.897.690 - - 426.897.690 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 56.008.773 - - 56.008.773 Employee benefit liabilities
Jumlah 849.704.356 - - - 849.704.356 Total
Jumlah Pajak Tangguhan 134.744.977.057 674.215.308 - - 135.419.192.366 Total Deferred Tax Assets
70
Page 74
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
b.1 Aset Pajak Tangguhan - Lanjutan b.1 Deffered Tax Asset - Continued
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 31 Desember/
rugi/ Credit/ lain/
January 2023 / Adjustment for December 2023
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
Entitas Induk: Parent Entity:
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment of
nilai piutang 15.266.926.319 8.608.398.815 - - 23.875.325.134 of receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 19.158.683.133 31.750.368.025 - - 50.909.051.158 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 6.032.730.403 (693.520.427) 1.064.598.280 - 6.403.808.256 Employee benefit liabilities
Keuntungan belum direalisasi Unrealized profit
atas transaksi Perseroan from transactions between the
dengan entitas anak 4.322.692.396 (602.245.973) - - 3.720.446.423 company and its subsidiaries
Rugi fiskal 46.083.735.060 (46.083.735.060) - - - Fiscal loss
Jumlah 90.864.767.311 (7.020.734.620) 1.064.598.280 - 84.908.630.971 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 31 Desember/
rugi/ Credit/ lain/
January 2023 / Adjustment for December 2023
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
Entitas anak - IGM: Subsidiary - IGM:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan 35.666.471.132 6.823.369.306 - - 42.489.840.438 Allowance for impairment
nilai piutang of receivables
Penyisihan persediaan usang 1.174.157.348 3.761.332.016 - - 4.935.489.364 Allowance for impairment inventory
Kewajiban manfaat karyawan 644.256.160 618.398.782 298.656.986 - 1.561.311.928 Employee benefit liabilities
Rugi Fiskal 49.295.990.920 (49.295.990.920) - - - Fiscal Loss
Jumlah 86.780.875.560 (38.092.890.816) 298.656.986 - 48.986.641.730 Total
Kredit/(Beban) ke
Penyesuaian atas
Kredit/(Beban) ke penghasilan
perubahan tarif
laporan laba komprehensif
1 Januari/ pajak dan lainnya 31 Desember/
rugi/ Credit/ lain/
January 2023 / Adjustment for December 2023
(Charged) to Credit/(Charged)
changes in
statements of to other
income tax rate
profit or loss comprehensive
and others
income
Entitas anak - Farmalab: Subsidiary - Farmalab:
Aset pajak tangguhan : Deferred tax assets:
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai piutang 333.981.383 32.816.510 - - 366.797.893 of receivables
Penyisihan Allowance for impairment of
persediaan usang 218.540.948 208.356.742 - - 426.897.690 inventory
Kewajiban manfaat karyawan 34.400.838 25.473.885 (3.865.950) - 56.008.773 Employee benefit liabilities
Jumlah 586.923.169 266.647.137 (3.865.950) - 849.704.356 Total
Jumlah Pajak Tangguhan 178.232.566.040 (44.846.978.299) 1.359.389.316 - 134.744.977.057 Total Deferred Tax Assets
71
Page 75
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERPAJAKAN PENGHASILAN - LANJUTAN 40. TAX INCOME - CONTINUED
c. Administrasi c. Administration
Pada tanggal 30 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti On March 30, 2020, the Government issued Regulation about reduce
Undang-Undang Nomor 1 tahun 2020 yang antara lain menurunkan tarif pajak Corporate Income Taxes from 25% to 22% for fiscal years 2020 and 2021,
penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25% menjadi 22% untuk tahun fiskal 2020 and to 20% for fiscal years 2022.
dan 2021, serta menjadi 20% untuk tahun fiskal 2022.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik On October 29, 2021, the Government issue Law of the Republic of
Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut Indonesia No.7 year 2021 concerning Harmonization of Tax Regulations.
menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap The regulation has stipulated the income tax rate for domestic taxpayers
sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. Dengan and business establishments of 22% which will be effective from the Fiscal
demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah Year 2022 onwards, and a further reduction of the tax rate by 3% for
Undang-Undang ini disahkan. Dan pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak domestic taxpayers who meet certain requirements. Hence, the previously
dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu dan kenaikan tarif pajak pertambahan tax rate determination of 20% will be invalid after the ratification of this
nilai dari sebelumnya 10% menjadi 11% efektif mulai dari 1 April 2022 dan menjadi 12% Law. And a further reduction of the tax rate by 3% for domestic taxpayers
paling lambat 1 Januari 2025. who meet certain requirements and increase of the value added tax rate
from previously 10% to become 11% effective from April 1, 2022 and
become 12% no later than January 1, 2025.
41. INFORMASI SEGMEN USAHA 41. SEGMENT INFORMATION
Struktur organisasi Grup serta sistem pelaporan keuangan intern belum dirancang The organizational structures of the Group, as well as their financial reporting
berdasarkan produk dan jasa individual atau kelompok produk dan jasa terkait. Oleh system. have not been designed based on individual product and services.
sebab itu. untuk tujuan informasi segmen. manajemen Perseroan dan anak Perseroan Accordingly business segmental information of the Company and its
menetapkan segmen usaha berdasarkan pertimbangan risiko dan hasil terkait dengan subsidiaries is presented based on judgment risk and result of related
produk yang dihasilkan yaitu: obat. alat kesehatan dan produk lain. product which are medicine. medical devices and other product.
Informasi segmen Grup disajikan menurut pengelompokan kegiatan usaha yaitu distribusi Group's segment information is presented according to the grouping of
berdasarkan geografis dibagi dalam 5 wilayah yang terdiri dari wilayah Sumatera. Jawa. business activities is based on the geographical distribution is divided into
Kalimantan. Sulawesi dan Bali. NTB serta Indonesia Timur. five regions consisting of Sumatra. Java. Kalimantan. Sulawesi and Bali.
West Nusa Tenggara and East Indonesia.
30 September 2024 / September 30, 2024
Alat Kesehatan dan
produk lainnya/ Engineering
Obat/Medicine Aliansi Strategis Jumlah/Total
Medical Devices & Pharmaceutical
Others
Penjualan Bersih 74.997.891.967 62.872.526.368 - - 137.870.418.335 Net Sales
Bali. NTB &
Jawa Sumatera Kalimantan Sulawesi Indonesia Jumlah/ Total
Timur
Aset Assets
Jumlah Aset 697.594.394.646 30.000.579.367 9.047.847.012 11.509.900.066 10.281.382.025 758.434.103.116 Total Assets
Laba Rugi Komprehensif Comprehensif Income
Laba Kotor (11.961.864.399) 78.748.148 28.998.225 32.805.493 19.737.086 (11.801.575.447) Gross Profit
31 Desember 2023 / December 31, 2023
Alat Kesehatan dan
Engineering
Obat/Medicine produk lainnya/ Medical Aliansi Strategis Jumlah/Total
Pharmaceutical
Devices & Others
Penjualan Bersih 342.066.706.929 181.532.380.505 - - 523.599.087.434 Net Sales
Bali, NTB &
Jawa Sumatera Kalimantan Sulawesi Jumlah/Total
Indonesia Timur
Aset Assets
Jumlah Aset 684.961.486.963 36.917.798.476 11.134.004.732 14.163.732.170 12.651.955.317 759.828.977.658 Total Assets
Laba Rugi Komprehensif Comprehensif Income
Laba Kotor (171.760.059.967) 6.796.179.323 1.789.602.311 3.714.277.686 2.070.644.564 (157.389.356.083) Gross Profit
72
Page 76
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
42. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 42. MONETERY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN
CURRENCIES
30 September 2024 / September 30, 2024
Aset Mata Uang Asing Rp Assets
Kas dan setara kas USD 132.366,26 2.003.760.477 Cash and cash equivalents
Piutang usaha USD 13.801,18 208.922.245 Trade receivables
Jumlah aset 146.167,44 2.212.682.722 Total assets
Kewajiban Liabilities
Utang usaha USD 4.765.592,08 72.141.532.835 Trade payables
EUR 93.155,21 1.569.886.996
Jumlah liabilitas USD 4.765.592,08 72.141.532.835 Total liabilities
EUR 93.155,21 1.569.886.996
Jumlah Aset Moneter Bersih USD 4.911.759,52 74.354.215.557 Total Net Monetary asset – net
EUR 93.155,21 1.569.886.996
31 Desember 2023 / December 31, 2023
Aset Mata Uang Asing Rp Assets
Kas dan setara kas USD 110.763,01 1.707.522.562 Cash and cash equivalents
Piutang usaha USD 14.192,07 220.811.385 Trade receivables
Jumlah aset 124.955,08 1.928.333.947 Total assets
Kewajiban Liabilities
Utang usaha USD 4.322.607,50 66.637.317.220 Trade payables
EUR 315.210,40 4.859.283.526
Jumlah Liabilitas USD 4.322.607,50 66.637.317.220 Total liabilities
EUR 315.210,40 4.859.283.526
Jumlah Aset Moneter Bersih USD 4.447.562,58 68.565.651.167 Total Net Monetary asset – net
EUR 315.210,40 4.859.283.526
43. KUASI-REORGANISASI 43. QUASI-REORGANIZATION
Krisis ekonomi yang telah terjadi pada pertengahan tahun 1997 yang disebabkan oleh An economic crisis that has occurred in the middle of 1997 due to weakening
melemahnya secara drastis nilai Rupiah terhadap mata uang asing dan beberapa faktor in the value of Rupiah against foreign currencies and some macroeconomic
makro ekonomi lainnya seperti meningkatnya tingkat suku bunga pinjaman. ketatnya factors like increased borrowings interest. tight liquidity and also decrease in
likuiditas. serta turunnya tingkat kepercayaan investor memberikan dampak buruk the level confidence of investor. that gave bad effect to Indonesia’s
terhadap perekonomian Indonesia pada waktu itu. Posisi akumulasi saldo negatif per economy. Accumulated deficit as of September 30. 2011 (before quasi
tanggal 30 September 2011 (sebelum kuasi-reorganisasi) Perseroan masih mencatat reorganization) of the Company was amounted to Rp57.661.903.925.
defisit sebesar Rp57.661.903.925. Meskipun saldo defisit Perseroan masih berjumlah Although deficit to the Company has significant value, the Company already
signifikan, Perseroan telah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp79.004.412.278 booked net income of Rp79.004.412.278 from 2004 up to 2010.
sejak tahun 2004 hingga tahun 2010.
Sehubungan dengan potensi pendapatan yang akan diperoleh pada masa yang akan With the potential income to be obtained in the future. the Company has plan
datang. Perseroan berencana untuk melakukan kuasi-reorganisasi untuk to do a quasi reorganization to restructure the equity and remove the deficit
merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali seluruh and revaluate all asset and liabilities. based on Pernyataan Standar
aset dan liabilitasnya. sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 51 (revisi Akuntansi Keuangan 51 (revised 2003) Akuntansi Kuasi-Reorganisai (“PSAK
2003) tentang Akuntansi Kuasi-Reorganisasi (“PSAK 51”). 51”).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada tanggal 28 Desember The Extraordinary General Meeting of Shareholders dated December 28.
2011 telah menyetujui pelaksanaan kuasi-reorganisasi. yang didokumentasikan dalam 2011 has approved the implementation of the quasi-reorganization. as
Laporan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 685/XII/2011 yang dibuat documented in the extraordinary Report of the General Meeting of the
dihadapan M.Nova Faisal. SH.. M.Kn. Notaris di Jakarta. Shareholders' No. 685/XII/2011 made before M.Nova Faisal. SH.. M.Kn.
Notary in Jakarta
Langkah kuasi-reorganisasi tersebut diatas merupakan awal dari serangkaian langkah The Group’s quasi-reorganisation is the first step of a series of steps which
yang akan ditempuh Grup dalam mengupayakan kesinambungan usaha maupun the Group will take in an effort to sustain its going concern while also
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Direksi berkeyakinan bahwa Grup achieving sustainable long-term growth. The Directors are confident of the
memiliki prospek usaha yang baik di masa depan berdasarkan kekuatan dan sumber future prospects of the Group on the basis of its strengths and resources. as
daya yang dimilikinya sebagaimana tercakup dalam rencana usaha jangka panjang Grup. outlined in the long term business plan of the Group.
Kuasi-reorganisasi yang telah dilaksanakan Grup pada tanggal 30 September 2011 The quasi-reorganisation was done as at September 30, 2011 in accordance
sesuai dengan peraturan yang berlaku dan PSAK No.51 (Revisi 2003) “Akuntansi Kuasi- with prevailing regulations and PSAK No. 51 (Revised 2003) “Accounting for
Reorganisasi” yang menghasilkan kenaikan penilaian kembali nilai wajar aset bersih Quasi- Reorganization”. resulting in a revaluation increase in the fair value of
sebesar Rp 260.955.748.932 yang terdiri dari aset tetap sebesar Rp252.089.087.407 dan the net assets of Rp260,955,748,932 which consists of fixed assets of
aset tidak lancar yang akan ditinggalkan sebesar Rp8.866.661.523. Manajemen Grup Rp252,089,087,407 and non current assets to be abandoned amounting to
membukukan kenaikan penilaian kembali nilai wajar aset bersih setelah Rapat Umum Rp8,866,661,523.The management of the Group booked the revaluation
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Desember 2011 serta persetujaan dari Badan uplift in the fair value of the net asset after the Extraordinary General
Pengawasan Pasar Modal tentang kuasi-reorganisasi tersebut. Shareholders Meeting on 28 Desember 2011 and also from approval of the
Indonesian Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency
(BAPEPAM-LK) about the quasi-reorganization.
73
Page 77
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
43. KUASI-REORGANISASI - LANJUTAN 43. QUASI-REORGANIZATION - CONTINUED
Dengan kuasi-reorganisasi tersebut. Grup mengeliminasi saldo akumulasi kerugian per Due to quasi-reorganization. the Group eliminated the balance of
tanggal 30 September 2011 sebesar Rp 57.661.903.925. untuk komponen ekuitas accumulated losses as of September 30, 2011 of Rp 57,661,903,925 for the
sebagai berikut: equity component as follows:
Akumulasi kerugian (57.661.903.925) Accumulated Losses (57,661,903,925)
Kenaikan penilaian kembali nilai wajar asset 260.955.748.932 Increase in fair value revaluation of assets 260,955,748,932
Selisih Penilaian Aset dan Liabilitas 203.293.845.007 Difference in Valuation Assets and Liabilities 203,293,845,007
Penentuan dari nilai wajar aset Grup didasarkan pada penilaian pada tanggal 13 The determination of fair value is based on the valuation of Group assets on
Desember 2011 yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Antonius Setiady dan December 13, 2011 conducted by an independent appraiser KJPP Setiady
Rekan dalam laporannya No. KJPP ASR-2011-140.A. KJPP ASR-2011-140.B dan Antonius and Associates in its report No. KJPP ASR-2011-140.A. KJPP
KJPP ASR-2011-140.C tanggal 13 Desember 2011 dengan menggunakan pendekatan ASR-2011-140.B and KJPP ASR-2011-140.C dated December 13, 2011
perbandingan data pasar untuk aset tanah dan metode biaya pengganti terdepresiasi using the market value approach for land and depreciated replacement cost
untuk aset bukan tanah. method for the asset except land.
Laporan posisi keuangan konsolidasian setelah kuasi-reorganisasi per tanggal 30 The consolidated statements of financial position before and after quasi-
September 2011 adalah sebagai berikut: reorganisation as at September 30, 2011 were as follows:
Sebelum Kuasi/Before Penyesuaian/ Setelah Kuasi/
Quasi Adjusment After Quasi
Aset lancar 765.836.959.585 - 765.836.959.585 Current assets
Aset tidak lancar 146.831.051.976 260.955.748.932 407.786.800.908 Non current assets
Total Aset 912.668.011.561 260.955.748.932 1.173.623.760.493 Total Assets
Liabilitas Lancar 540.305.401.366 - 540.305.401.366 Current liabilities
Liabilitas Tidak Lancar 44.945.433.250 - 44.945.433.250 Non current liabilities
Ekuitas 327.417.176.945 260.955.748.932 588.372.925.877 Equity
Total Liabilitas & Ekuitas 912.668.011.561 260.955.748.932 1.173.623.760.493 Total Liability & Equity
Pada laporan keuangan tahun buku 2011 dan seterusnya (selama 10 tahun) diungkapkan In the financial statements of 2011 and beyond (10 years) is disclosed that
bahwa akun-akun ekuitas. saldo laba (defisit) belum ditentukan penggunaannya senilai the accounts of the equity.unappropriated retained earnings (deficit)
Rp(71.642.381.619) dan saldo laba ditentukan penggunaannya senilai amounted to Rp(71.642.381.619) and appropriated retained earnings
Rp13.980.466.188 dieliminasi dengan wajar aset dan liabiltas Perseroan dan entitas anak amounted to Rp13.980.466.188 have been eliminated by fair value of the
sebesar Rp260.955.748.932 sehingga dilakukan pembentukan akun selisih penilaian aset assets and liabilities of the Company and its subsidiaries which amounted to
dan liabilitas kuasi reorganisasi sebesar Rp203.293.844.501. Rp260.955.748.932 and then it has been created the difference of
revaluation asset and liabilities quasi-reorganization account amounted to
Rp203.293.844.501
Kuasi-reorganisasi hanya dilakukan oleh Grup dengan menilai kembali nilai wajar aset Quasi-reorganization is only performed by the Group to reassess the fair
yang dimiliki oleh Grup. Sehingga terdapat perbedaan data-data keuangan Entitas anak value of assets owned by the Group. so there are differences in the financial
yang tercantum dalam Laporan Keuangan Entitas Anak dan Laporan Keuangan data contained in Subsidiaries Financial Statements and Consolidated
Konsolidasian. sebagai berikut: Financial Statements. as follows:
30 September 2024 / September 30, 2024
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Entitas Anak/
Konsolidasian/ Perbedaan/
Financial statements
Consolidated financial Differences
subsidiaries
statements
Jumlah Aset 148.668.272.218 159.293.623.344 10.625.351.126 Total Asset
31 Desember 2023 / December 31, 2023
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan Entitas Anak/
Konsolidasian/ Perbedaan/
Financial statements
Consolidated financial Differences
subsidiaries
statements
Jumlah Aset 185.675.600.379 196.300.951.505 10.625.351.126 Total Asset
Atas perbedaan efek revaluasi dan kebijakan aset tetap ini dicatat pada saat proses The difference are recorded at the time of the presentation of consolidated
penyajian laporan keuangan konsolidasian Perseroan. baik atas penambahan harga financial statements of the Company. whether for the additional acquisition
perolehan maupun beban penyusutan untuk periode berjalan. cost ordepreciation expense for the period.
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES
a Transaksi dengan pihak-pihak berelasi. a. Transactions with related parties
Berikut adalah rincian sifat hubungan dengan pihak berelasi: The nature of the relationship with the related parties is summarized as
follows:
Pihak Berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related Parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Bio Farma (Persero) Pemegang saham/ Piutang Usaha / Trade Receivable
Shareholder Utang Usaha / Trade Payable
Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Pinjaman Bank/ Bank Loans
Piutang Usaha/ Trade Receivables
74
Page 78
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI - LANJUTAN 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES - CONTINUED
Pihak Berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related Parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Pinjaman Bank/ Bank Loans
Piutang Usaha/ Trade Receivables
Penjualan/ Sales
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas/
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder Piutang Usaha/ Trade Receivables
Penjualan/ Sales
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kas dan setara kas
pengendali yang sama/ Cash and cash equivalents
Owned by the same controlling shareholder
PT Rajawali Nusantara Indonesia- RNI (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Kimia Farma Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Promosindo Medika Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Utang Usaha / Trade Payable
Owned by the same controlling shareholder Penjualan / Sales
Pembelian / Purchases
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Utang Usaha / Trade Payable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder Pembelian / Purchases
PT Petrokimia Gresik Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Pertamina (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Angkasa Pura II (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Semen Indonesia Indonesia (Persero) Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Bukit Asam Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Pupuk Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Piutang Usaha / Trade Receivable
pengendali yang sama/ Penjualan / Sales
Owned by the same controlling shareholder
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Dimiliki oleh pemegang saham Utang Usaha / Trade Payable
pengendali yang sama/ Pembelian / Purchases
Owned by the same controlling shareholder
Persyaratan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sama dengan pihak ketiga. Rincian The terms of transactions with related parties are the same as those that
transaksi kepada pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: would result from transactions between third parties. The details of sales to
and purchases from related parties are as follows:
75
Page 79
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK-PIHAK BERELASI - LANJUTAN 44. RELATED PARTY TRANSACTIONS AND BALANCES - CONTINUED
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Penjualan Sales
PT Kimia Farma Tbk 99.557.297.797 91.452.888.382 PT Kimia Farma Tbk
PT Promosindo Medika 132.010.200 44.003.400 PT Promosindo Medika
PT Bio Farma (Persero) 29.706.630 4.135.515.604 PT Bio Farma (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) - 26.234.874 PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT RNI (Persero) 581.400 117.000.260 PT RNI (Persero)
Pembelian Purchases
PT Kimia Farma Tbk - 549.241.989 PT Kimia Farma Tbk
PT Biofarma (Persero) - - PT Biofarma (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk - - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
PT RNI (Persero) - - PT RNI (Persero)
Penghasilan Bunga Interest Income
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 51.206.056 85.618.781 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 855.050.940 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 25.759.449 161.973.146 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - 27.276 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Beban Bunga Pinjaman Interest Expense
PT Biofarma (Persero) 28.784.535.989 27.003.930.520 PT Biofarma (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2.306.546.915 9.784.915.354 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 143.999.821 732.270.258 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Aset Assets
Kas dan Setara Kas Cash and cash equivalent
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.621.793 251.335.798 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.912.547.971 2.833.980.960 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.854.781.086 10.510.138.017 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 106.205.600 34.945.781 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 99.342.330 18.365.657 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bank USD Bank USD
PT Mandiri (Persero) Tbk 2.003.760.477 707.522.562 PT Mandiri (Persero) Tbk
Piutang Usaha Trade Receivable
PT Promosindo Medika 125.197.496.698 125.050.965.376 PT Promosindo Medika
PT Kimia Farma Tbk (Group) 49.027.305.484 36.855.815.885 PT Kimia Farma Tbk (Group)
PT Biofarma (Persero) 207.021.880 183.793.465 PT Biofarma (Persero)
PT Pertamina (Persero) 3.171.853.637 3.845.510.464 PT Pertamina (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) 1.271.739.816 1.271.815.623 PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Petrokimia Gresik 629.310.000 62.931.000 PT Petrokimia Gresik
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) 186.125.589 216.741.318 PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
PT PLN (Persero) 72.706.551 72.706.551 PT PLN (Persero)
Piutang lain-lain Others receivable
PT Promosindo Medika 7.447.560.860 7.447.560.860 PT Promosindo Medika
PT Industri Nuklir Indonesia 588.550.000 588.550.000 PT Industri Nuklir Indonesia
Uang Muka Deposit Guarantee Deposit
PT. Biofarma (Persero) 10.471.535.431 11.235.780.373 PT. Biofarma (Persero)
Investasi pada entitas Asosiasi Investment in associate
PT Asindo Husada Bhakti (AHB) 1.642.691.458 1.642.691.458 PT Asindo Husada Bhakti (AHB)
Aset keuangan tersedia untuk dijual Financial assets at fair value through
other comprehensive income
Investasi saham pada PT Promosindo Medika 155.585.955 155.585.955 Investment in shares of PT Promosindo Medika
Liabilitas Liabilities
Utang Usaha Trade Payable
PT Bio Farma (Persero) 25.056.962.562 25.409.569.479 PT Bio Farma (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 10.831.329.922 10.827.543.807 PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
PT Promosindo Medika 2.500.062.149 2.511.051.149 PT Promosindo Medika
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 10.989.000 - PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Kimia Farma Tbk 490.129.069 183.346.857 PT Kimia Farma Tbk
Pinjaman Bank Bank Loans
Jangka Pendek: Short term:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93.993.629.148 100.353.618.332 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Pinjaman dari pemegang saham Shareholder loan
PT Biofarma (Persero) 641.083.306.111 559.515.267.309 PT Biofarma (Persero)
76
Page 80
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
45. RUGI PER SAHAM 45. LOSS PER SHARE
Rugi – Bersih Net Loss
Rugi bersih untuk tujuan penghitungan laba per saham yang diatribusikan kepada Net loss for compulation of earnings per share attributable to the shareholder
pemegang saham biasa pemilik entitas induk adalah sebesar (Rp166.483.365.052) dan of the entity are (Rp166,483,365,052) and (Rp191,699,889,851) as of
(Rp191.699.899.851) masing-masing untuk periode 30 September 2024 dan 2023. September 30, 2024 and 2023 respectively.
Jumlah Saham Number of Shares
Jumlah berdasarkan rata-rata tertimbang saham beredar yang digunakan sebagai dasar The weighted average number of shares outstanding for the computation of
perhitungan laba per saham dasar pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 earnings per share as of September 30, 2024 and December 31, 2023 are
adalah sebesar 3.099.267.500 saham. 3,099,267,500 shares.
Rugi - Bersih per Saham Dasar Loss of Shares
Rugi bersih per saham dasar pada 30 September 2024 dan 2023 adalah masing-masing Loss per share basis on September 30, 2024 and 2023 amounting to
sebesar (Rp53,72) dan (Rp61,85). (Rp53.72) and (Rp61.85) respectively.
46. INSTRUMEN KEUANGAN DAN NILAI WAJAR 46. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FAIR VALUE
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas The following table sets forth the carrying values and estimated fair values of
keuangan Grup pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai Group’s financial assets and liabilities as at September 30, 2024 and
berikut: December 31, 2023 are as follows:
30 September 2024 / September 30, 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Assets
Kas dan Setara Kas 7.721.189.003 7.721.189.003 Cash and cash equivalents
Piutang usaha-bersih 55.924.884.085 55.924.884.085 Trade receivables – net
Piutang lain-lain-bersih 4.837.323.327 4.837.323.327 Other receivables – net
Aset lancar lainnya 7.509.437.967 7.509.437.967 Other current assets
Jumlah 75.992.834.382 75.992.834.382 Total
Liabilitas Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 137.926.382.932 137.926.382.932 Short term bank loans
Pinjaman kepada pemegang saham 641.083.306.111 641.083.306.111 Shareholder loan
Utang usaha 483.930.711.313 483.930.711.313 Trade payable
Biaya yang masih harus dibayar 33.291.278.781 33.291.278.781 Accrued expenses
Liabilitas sewa guna usaha 3.097.458.028 3.097.458.028 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 104.805.156.319 104.805.156.319 Short term employee benefit
Utang bank jangka panjang - - Long-term bank Loan
Jumlah 1.404.134.293.484 1.404.134.293.484 Total
31 Desember 2023 / December 31, 2023
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Assets
Kas dan setara kas 17.070.939.961 17.070.939.961 Cash and cash equivalents
Piutang usaha-bersih 62.429.133.407 62.429.133.407 Trade receivables – net
Piutang lain-lain-bersih 266.979.870 266.979.870 Other receivables – net
Aset lancar lainnya 5.364.859.625 5.364.859.625 Other current assets
Aset Keuangan tersedia untuk dijual 155.585.955 155.585.955 Other current assets
Jumlah 85.287.498.818 85.287.498.818 Total
Liabilitas Liabilities
Pinjaman bank jangka pendek 139.423.618.332 139.423.618.332 Short term bank loans
Pinjaman kepada pemegang saham 559.515.267.309 559.515.267.309 Shareholder loan
Utang usaha 488.687.268.941 488.687.268.941 Trade payable
Biaya yang masih harus dibayar 20.973.796.684 20.973.796.684 Accrued expenses
Liabilitas sewa guna usaha 2.816.873.025 2.816.873.025 Lease Liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 86.817.876.492 86.817.876.492 Short term employee benefit
Utang bank jangka panjang - - Long-term bank loan
Jumlah 1.298.234.700.783 1.298.234.700.783 Total
Kebijakan Manajemen Risiko adalah pedoman yang terstruktur dan sistematis dalam Risk management policy is a structured and systematic guidance in
mengidentifikasi, mengukur, memetakan, dan mengembangkan alternatif penanganan identifying, measuring, mapping ,and developing alternative risk
risiko. serta dalam memantau dan mengandalkan penerapan penanganan risiko. Tujuan management as well as in monitoring and relying on the application of risk
Manajemen Risiko adalah untuk meningkatkan jaminan pencapaian target Grup. management. Risk Management objectives are to increase guarantee’s
achievement of its targets.
77
Page 81
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT
Sebagai Perusahaan farmasi dengan produk utama Obat Generik Berlogo (OGB). As a pharmaceutical Company with major products of generic drugs product
Indofarma beroperasi pada bisnis yang berisiko cukup tinggi. Secara ringkas. risiko yang (OGB). Indofarma operate at sufficiently high risk business. Briefly the risks
dihadapi Grup dan langkah-langkah mitigasinya adalah sebagai berikut: faced by the Group and mitigation measures are as follows:
a. Faktor Risiko Keuangan a. Financial Risk Factors
Risiko Kredit Credit Risk
Eksposur risiko kredit Perusahaan dan entitas anaknya terutama dalam mengelola The Company and its subsidiaries exposure to credit risk arise primarily from
piutang usaha, terkait dengan kegagalan pelanggan memenuhi kewajiban kontraktualnya managing trade receivables, related to the customers fail to fulfil their
kepada Perusahaan dan entitas anaknya. Perusahaan dan entitas anaknya melakukan contractual obligations to the Company. The Company and its subsidiaries
pengawasan kolektibilitas piutang sehingga dapat diterima penagihannya secara tepat monitors receivables so that these are collected in a timely manner and also
waktu dan juga melakukan penelaahan atas masing-masing piutang pelanggan secara conduct reviews of individual customer accounts on a regular basis to
berkala untuk menilai potensi timbulnya kegagalan penagihan dan membentuk assess the potential for uncollectibility and forms allowance based on the
pencadangan berdasarkan hasil penelaahan tersebut. review results.
Perusahaan dan entitas anaknya menempatkan kas di bank dan deposito berjangka pada The Company and its subsidiaries places its cash in banks and time
institusi keuangan yang terpercaya, sedangkan piutang usaha dan piutang non-usaha deposits with reputable financial institutions, while trade receivables and non-
sebagian besar berasal dari transaksi yang hanya dilakukan dengan menjalin kerjasama trade receivables mostly arising from transactions entered into with business
dengan mitra usaha yang memiliki reputasi baik dan melalui perikatan atau kontrak yang partners who have a good reputation and under engagement or contract to
dapat memitigasi risiko kredit. mitigate the credit risk.
Eksposur maksimum atas risiko kredit adalah sebagai berikut: Maximum exposure for credit risk are as follows:
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Kas dan Setara Kas 7.721.189.003 17.070.939.961 Cash and cash equivalents
Piutang usaha-bersih 55.924.884.085 62.429.133.407 Trade receivables – net
Piutang lain-lain-bersih 4.837.323.327 266.979.870 Other receivables – net
Jumlah 68.483.396.415 79.767.053.238 Total
Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan sebagai kerugian Impairment losses on trade receivables and other receivables are
penurunan nilai bersih dalam laba operasi. Pemulihan selanjutnya dari jumlah yang presented as net impairment losses within operating profit. Subsequent
dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke item baris yang sama. recoveries of amounts previously written off are credited againts the same
line items.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Grup mengelola likuiditasnya dalam membiayai modal kerja dan melunasi utang yang The Group manages its liquidity in financing its working capital and
jatuh tempo dengan menyediakan kas dan setara kas yang cukup. repayment of matured loan by providing sufficient cash and cash
equivalents.
Tabel dibawah ini menganalisis liabilitas keuangan yang diselesaikan secara neto yang The table below analyses financial liabilities into relevant maturity grouping
dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo based on the remaining period to the contractual maturity period.
kontraktual.
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/
Less than 1 years Over 1 year
30 September 2024 September 30, 2024
Pinjaman Bank 137.926.382.932 - Bank Loans
Pinjaman kepada Pemegang Saham 373.066.254.798 268.017.051.313 Shareholder Loans
Utang Usaha 483.930.711.313 - Trade Payables
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 33.291.278.781 - Accrued Expenses
Liabilitas sewa guna 3.097.458.028 - Lease Liabilities
Imbalan karyawan 104.805.156.319 40.824.254.104 Employee benefit
Jumlah 1.136.117.242.171 308.841.305.417 Total
Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/
Less than 1 years Over 1 year
31 Desember 2023 December 31, 2023
Pinjaman Bank 139.423.618.332 - Bank Loans
Pinjaman kepada Pemegang Saham 263.862.033.561 295.653.233.748 Shareholder Loans
Utang Usaha 488.687.268.941 - Trade Payables
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 20.973.796.684 - Accrued Expenses
Liabilitas sewa guna 2.036.502.999 780.370.026 Lease Liabilities
Imbalan karyawan 50.358.199.414 36.459.677.078 Employee benefit
Jumlah 965.341.419.931 332.893.280.852 Total
Besarnya proporsi penjualan kepada Pemerintah yang biasanya terjadi menjelang akhir High sales share to Government that is usually realized in the very late
tahun. sementara proses produksi harus dilakukan sejak awal. menyebabkan terjadinya month of the year. where as raw materials procurement and production
risiko temporer kekurangan likuiditas. process must be carried out far earlier. lead to risk of temporarily cash flow
mismatch.
Dengan pengelolaan rantai pasok yang lebih baik Grup berhasil meningkatkan efisiensi By managing supply chain better than the last period the Group succeeded
mengelola modal kerja sehingga menekan biaya bunga. to improve its working capital effiency that can decrease interest cost.
78
Page 82
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN - LANJUTAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT - CONTINUED
Risiko Pasar Market Risk
Risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan suatu instrumen keuangan akan Market risk is the risk that the fair value of future cash flows of a financial
berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar meliputi tiga jenis yaitu: risiko instrument will fluctuate because of changes in market prices. Market
mata uang asing. risiko suku bunga dan risiko harga lainnya seperti risiko perubahan prices comprise three types of risk: interest rate risk. foreign currency risk.
harga komoditas. and other price risk. such as commodity price change risk.
1. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing 1. Foreign Exchange Risk
Mata uang pelaporan adalah Rupiah. Kinerja keuangan Grup dipengaruhi oleh The reporting currency is Rupiah. The Group’s financial performance is
fluktuasi dalam nilai tukar mata uang Rupiah dan Dolar AS. Selain karena influenced by the fluctuation in the exchange rate between Rupiah and
pinjaman hal ini dikarenakan Grup membeli alat-alat kesehatan dan bahan baku US Dollar. Besides loan, the Groups also purchases medical
dalam mata uang asing antara lain Dolar AS. Euro atau harga yang secara equipment and raw materials using foreign currencies such as US
signifikan dipengaruhi oleh tolak ukur perubahan harganya dalam mata uang asing Dollar. Euro or which price is significantly influenced by their
(terutama Dolar AS) seperti yang dikutip dari pasar internasional. Grup akan benchmark price movements in foreign currencies (mainly US Dollar)
menghadapi risiko mata uang asing jika pendapatan dan pembelian Grup dalam as quoted in the international markets. The Group has exposure to
mata uang asing tidak seimbang dalam hal jumlah atau pemilihan waktu. Saat ini foreign currency risk if the revenue and purchases of the Group is
Grup tidak mengimplementasikan kebijakan formal lindung nilai untuk laju denominated in foreign currency and are not evenly matched in terms
pertukaran mata uang asing. Untuk mengurangi risiko ini. Grup merencanakan of quantity or timing. Currently the Group does not implement any
pembelian mata uang asing yang cukup untuk pembelian produk impor formal hedging policy for foreign exchange exposure. The Group plans
pemantauan mata uang asing yang intensif serta perencanaan waktu pembelian for the proper buying of foreign currencies for the import purchase
yang tepat. intensive foreign currency monitoring, and proper timing in purchasing
to reduce the foreign currency risk.
2. Risiko Harga 2. Price Risk
Sampai saat ini. ketergantungan industri farmasi Indonesia pada bahan baku So far. domestic pharmaceutical industry is highly dependent on
impor masih sangat besar. Karena itu. harga masih menjadi faktor yang sangat imported raw materials. Therefore. price remains the main factor
mempengaruhi kelangsungan industri farmasi di Indonesia. significantly affecting pharmaceutical industry in Indonesia.
Langkah antisipatif lainnya adalah mengupayakan kontrak jangka panjang Indofarma overcomes the threat by making long-term contracts that
pembelian bahan baku tertentu yang harganya sangat fluktuatif. allow the Company to renegotiate the term and price that have been
agreed upon.
3. Risiko Tingkat Suku Bunga Arus Kas dan Nilai Wajar 3. Cash Flow and Fair Value Interest Risk
Risiko tingkat suku bunga Grup timbul dari pinjaman jangka panjang dan The Group’s interest rate risk arises from long-term borrowings and
pinjaman jangka pendek. Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat bunga short term bank loan. Borrowings issued at floating rates expose the
mengambang mengekspos Grup terhadap risiko suku bunga arus kas. Pinjaman Group to cash flow interest rate risk. Borrowings issued at fixed rates
yang diterbitkan dengan tingkat suku bunga tetap mengekspos Grup terhadap expose the Group to fair value interest rate risk. The Group’s policy
risiko nilai wajar suku bunga kebijakan Grup adalah mempertahankan hampir 60% isto maintain approximately 60% of its borrowings in fixed-rate
pinjaman dalam instrumen dengan tingkat suku bunga tetap. Pinjaman bank instruments. The portion of subsidiary’sshort term loans at floating rate
jangka pendek entitas anak pada tingkat suku bunga mengambang were denominated in the US Dollar. The interest rate risk from cash
didenominasikan dalam Dolar AS. Risiko tingkat suku bunga dari kas dan piutang and non-trade receivables is not significant.
non-usaha tidak signifikan.
Grup menganalisis ekposur tingkat bunga secara dinamis. Berbagai skenario The Group analyze its interest rate exposure on a dynamic basis.
disimulasikan dengan mempertimbangkan berbagai pembiayaan kembali. Various scenarios are simulated taking into consideration refinancing.
pembaharuan yang ada. serta alternatif pembiayaan dan lindung nilai renewal of existing position. alternative financing and hedging.
b. Manajemen Risiko Permodalan b. Capital Risk Management
Tujuan utama pengelolaan modal Perseroan adalah untuk memastikan pemeliharaan The primary objective of the Company's capital management is to ensure
rasio modal yang sehat untuk mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and
saham. Perseroan tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu. maximize shareholder value. The Company is not required to meet any
capital requirements.
Grup mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan usahanya dalam rangka The Group manages its capital to safeguard the Group’s ability to
memaksimumkan kekayaan para pemegang saham dan manfaat kepada pihak lain continue as a going concern in order to maximizethe return to
yang berkepentingan terhadap Grup dan untuk menjaga struktur optimal permodalan shareholders and benefits for other stakeholders and to maintain optimal
untuk mengurangi biaya permodalan. capital structure to reduce the cost of capital.
Struktur permodalan Grup terdiri dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik The capital structure of the Group consists of equity attributable to
Grup (terdiri dari modal saham tambahan modal disetor dan saldo laba) dan pinjaman owners of the Group (consists of share capital. additional paid-in capital
dan utang bersih (terdiri dari surat berharga yang diterbitkan utang bank dikurangi and retained earnings) and net of loans and payables (consists of
dengan saldo kas dan setara kas). Grup ataupun entitas anak tidak diharuskan untuk medium term notes loans payable to banks net off cash and cash
memenuhi persyaratan permodalan tertentu. equivalents). Neither the Group nor the subsidiaries are subject to
externally imposed capital requirements.
Grup memonitor permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit (gearing ratio) The Group monitors capital using a gearing ratio which is net debt divided
yang merupakan total pinjaman berdapak bunga dibagi dengan total ekuitas yang by total equity attributable to equity holders of the parent entity. The
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Kebijakan Grup adalah menjaga Group’s policy is to maintain its gearing ratio within the range of gearing
rasio pengungkit dalam kisaran dari Perusahaan terkemuka di Indonesia untuk ratio of the leading companies in Indonesia in order to secure access to
mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. finance at a reasonable cost.
79
Page 83
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN - LANJUTAN 47. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT - CONTINUED
b. Manajemen Risiko Permodalan - Lanjutan b. Capital Risk Management - Continued
30 September 2024/ 31 Desember 2023/
September 30, 2024 December 31, 2023
Pinjaman bank jangka pendek 137.926.382.932 139.423.618.332 Short term bank loan
Pinjaman kepada Pemegang Saham 641.083.306.111 559.515.267.309 Shareholder’s loan
Pinjaman bank jangka panjang - - Long term bank loans
Total pinjaman yang berdapat bunga 779.009.689.043 698.938.885.641 Total Bearing loans
Total ekuitas yang dapat diatribusikan Total equity attributable to equity holders of
kepada pemilik entitas induk (970.616.099.712) (804.133.826.522) parent entity
Rasio Pengungkit (1,25) (1,15) Gearing ratio
Risiko Perekonomian Economic Risk
Kinerja bisnis Indofarma terutama dipasar reguler secara langsung dipengaruhi oleh Indofarma’s business performance particularly in regular market is directly
daya beli masyarakat. Dengan demikian, penurunan PDB dan inflasi memberikan dependent on consumers’ purchasing power. Decline on GDP and high
dampak negatif terhadap kinerja pasar non-institusi (Pemerintah) ini. Sementara itu, inflation rate are negatively affecting the Group’s performance in this non-
di sektor pasar institusi kinerja Indofarma dipengaruhi oleh besaran belanja (Government) institution market. Meanwhile, in the institution market. the
Pemerintah di bidang kesehatan. Group’s performance is dependent upon the Government expenditure on
medicals.
Guna memitigasi risiko ini Indofarma terus melakukan upaya untuk meningkatkan To minimize the risk Indofarma makes continuous efforts to increase sales
penjualan ke pasar reguler yang menjanjikan permintaan yang lebih berkelanjutan in regular market that offers both more continuous demands and stable
dengan pertumbuhan yang lebih stabil. growth.
Harga Obat Generik Berlogo (OGB) di Indonesia dikendalikan oleh Pemerintah Price of Generic Drug Product (OGBs) in Indonesia is controlled by the
dengan cara menetapkan Harga Neto Apotik (HNA. harga di tingkat apotik) yang Government by fixing the net price in the pharmacies’ level (Harga Netto
berlaku untuk seluruh produsen OGB. Untuk memitigasi risiko ini, Indofarma terus Apotik. HNA) and imposing the price to all OGB Producers. To minimize
berupaya menyeimbangkan portofolio penjualan produknya dengan antara lain this risk, Indofarma keeps balancing its sales portfolio such as launching
meluncurkan sejumlah produk Obat dengan Nama Dagang (OND). termasuk obat- owned-brand products (ONDs) including non – prescription drugs (Over
obat non-resep dokter (OTC). the Counter).
48. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN 48. SIGNIFICANT COMMITMENTS
a. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Quantum Laboratoris a.The company has an agreement with PT Quantum Laboratoris
Internasional tanggal 26 Mei 2023 untuk pelaksanaan kegiatan Toll Manufacturing di Internasional on May 26, 2023 for the implementation of Toll
PT Indofarma Tbk dengan jangka waktu perjanjian selama 4 tahun atau sampai Manufacturing activities at PT Indofarma Tbk with an agreement period of
dengan 26 Mei 2027. 4 years or until May 26, 2027.
b. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama distribusi dengan PT Bintang Kencana b.The company has a joint distribution agreement with PT Bintang Kencana
Artha tanggal 17 Mei 2023 untuk pelaksanaan kegiatan distribusi produk PT Artha on May 17, 2023 for the implementation of PT Indofarma Tbk's
Indofarma Tbk dengan jangka waktu perjanjian selama 4 tahun atau sampai dengan product distribution activities with an agreement period of 4 years or until
16 April 2027. April 16, 2027.
c. Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Hikmat Hanifi tanggal 19 c.The Company has an agreement with PT Hikmat Hanifi dated September
September 2022 untuk pelaksanaan kegiatan jual beli produk dengan jangka waktu 19, 2022 for the implementation of activities product sale with agreement
perjanjian selama 4 tahun atau sampai dengan 18 September 2026. and shall be valid for 4 years. commencing from the signing by the parties
or until September 18, 2026.
d. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor d.Based on the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia
HK.01.07/MENKES/4824/2021 tanggal 2 Juli 2021, Tentang Penugasan PT Number HK.01.07/MENKES/4824/2021 on July 2, 2021 concerning the
Indofarma Tbk untuk dan atas nama Pemerintah melaksanakan pengadaan, transfer Assignment of PT Indofarma Tbk for and on behalf of the Government to
tekhnologi, dan produksi alat robot telesurgery di Indonesia dalam rangka Kerjasama carry out the procurement, transfer of technology, and production of
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Iran. telesurgery robotic equipment in Indonesia in the context of cooperation
between the Government of Indonesia and the Government of Iran.
Penugasan kepada Perusahaan untuk: Assignment to the Company to:
● Melaksanakan pengadaan alat robotic surgery untuk pembangunan Pusat Bedah ● Carry out the procurement of robotic surgery tools for the construction
Robotik jarak jauh di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Dr. Sardjito of a remote Robotic Surgery Center at Dr. Hasan Sadikin Bandung
Yogyakarta. and RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
● Melaksanakan distribusi alat Robotic telesurgery sampai di RSUP Dr. Hasan ● Carry out the distribution of Robotic telesurgery tools to Dr. Hospital.
Sadikin Bandung dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Hasan Sadikin Bandung and RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
● Melaksanakan transfer teknologi untuk memproduksi alat robot telesurgery di ● Carry out technology transfer to produce telesurgery robotic
dalam negeri berdasarkan pilot project kerjsama antara Pemerintah Indonesia dan equipment domestically based on a pilot project of cooperation
Pemerintah Iran. between the Government of Indonesia and the Government of Iran.
e. Pada tangal 1 Mei 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dan penjualan e.On May 1, 2023, the Company entered into a regular distribution and
Produk OTC (Over the Counter) dan Produk Obat Generik Berlogo (OGB) reguler sales agreement for OTC (Over the Counter) Products and Generic Drug
dengan PT Mensa Bina Sukses, perjanjian ini berlaku selama 3 tahun dari tanggal 1 Products with the Logo (OGB) with PT Mensa Bina Sukses, this
Mei 2023 sampai dengan 30 April 2026. agreement is valid for 3 years from May 1, 2023 to April 30, 2026.
f. Berdasarkan surat No: B.94-vcd/09/2022 tanggal 2 September 2022, Grup f. Based on letter No: B.94-vcd/09/2022 dated September 2, 2022, the
memperoleh fasilitas Supply Chain Financing Account Receivables (SCF-AR) Group obtained a Supply Chain Financing Account Receivables (SCF-AR)
Partnership kepada supplier yang bersifat Non Plafon (cash loan), dengan tujuan Partnership facility for non-ceilinged suppliers (cash loans), with the aim of
membiayai tagihan supplier sesuai dengan kontrak kerja. Jangka waktu fasilitas financing supplier invoices in accordance with employment contract. The
adalah 1 tahun sampai dengan 2 September 2023 dan dapat diperpanjang. term of the facility is 1 year until September 2, 2023 and can be extended.
80
Page 84
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
48. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN - LANJUTAN 48. SIGNIFICANT COMMITMENTS - CONTINUED
g. Pada tanggal 7 Oktober 2021 IGM melakukan Perjanjian Kerjasama Operasional g.On October 7, 2021 IGM entered into an Operational Cooperation
dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tentang kerjasama operasional Agreement with Siti Fatimah Hospital of South Sumatra Province
pelayanan Hemodialisa dengan nomor perjanjian 445/040/4/RSUDSF/PKS/X/2021 regarding operational cooperation for Hemodialysis services with
dan 618/PKS/DIR-1/IV/2022. agreement numbers 445/040/4/RSUD-SF/PKS/X/2021 and 618/PKS/DIR-
1/IV /2022.
Jangka waktu perjanjian ini berlaku selama 60 bulan atau apabila sudah tercapainya The term of this agreement is valid for 60 months or if 57,600 actions have
tindakan sebanyak 57.600 tindakan dan terhitung sejak mulai beroperasinya alat been accomplished and as of the start of the operation of the tool (Grand
(Grand Launching) yang akan dituangkan ke dalam Berita Acara yang merupakan Launching) which will be stated in the Minutes which is an integral part of
bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini, dimana masa waktu berlaku this agreement, where the validity period of the agreement can be
perjanjian dapat diperpajang atau diperpendek extended or shortened.
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika menyediakan perangkat Mesin Hemodialisa Full Set 1. PT Indofarma Global Medika provides Full Set Hemodialysis
dan water treatment serta Renovasi ruang Hemodilisia yang memenuhi starndar Machines and water treatment as well as Renovation of Hemodilisia
serta penyediaan Liasion Officer untuk membatu Pelayanan Hemodilisia, rooms that meet standards as well as provision of Liation Officers to
dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan peningkatan jumlah tindakan help Hemodilisia Services, carried out in stages according to the
(pasien). increase in the number of actions (patients).
2. PT Indofarma Global Medika menyediakan bahan habis pakai Pakai (Dializer, AV 2. PT Indofarma Global Medika provides consumables (Dializer, AV
Vistula, Blood Line, Bicarbonate, Concentrad Acid). Vistula, Blood Line, Bicarbonate, Concentrad Acid).
h. Perjanjian Kerjasama Operasional nomor 445/010/9.9/RSUD-SF/PKS/I/2022 dan h.Operational Cooperation Agreement numbers 445/010/9.9/RSUD-
128/PKS/DIR1/I/2022 dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tentang SF/PKS/I/2022 and 128/PKS/DIR1/I/2022 with Siti Fatimah Hospital of
kerjasama operasional penyediaan alat-alat Labolatorium beserta Reagennya dan South Sumatra Province regarding operational cooperation in the supply of
Sistem Informasi Labolatorium. laboratory equipment and their reagents and systems Laboratory
Information.
Jangka waktu perjanjian selama 60 bulan terhitung sejak operasional alat yang akan The term of the agreement is 60 months starting from the operation of the
digunakan ke dalam Berita Acara dimulainya operasional alat (Grand Lauching). equipment to be used in the Minutes of the commencement of the
operation of the equipment (Grand Lauching).
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika menyediakan alat-alat Laboratorium beserta 1. PT Indofarma Global Medika provides laboratory equipment and
reagennya yang memiliki izin dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia reagents that have a license from the Ministry of Health of the
Republic of Indonesia
2. Penyediaan Sistem Informasi Laboratorium beserta jaringan dan perangkatnya 2. Provision of Laboratory Information Systems and their networks and
devices
3. Renovasi terbatas untuk Ruangan Pengambilan Sample Laboratorium 3. Limited renovation of Laboratory Sampling Room
i. Perjanjian Kerjasama Operasional nomor 445/029/4.2/RSUD-F/PKS/IV/2022 dan i. Operational Cooperation Agreement numbers 445/029/4.2/RSUD-
618/PKS /DIR-1/IV/2022 dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan F/PKS/IV/2022 and 618/PKS/DIR1/IV/2022 with Siti Fatimah Hospital in
tentang kerjasama operasional Jasa Pelayanan Laundry. South Sumatra Province regarding operational collaboration for Laundry
Services.
Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 7 tahun sejak Perjanjian ini ditandatangani This agreement is valid for a period of 7 years since this Agreement was
Para Pihak yaitu 8 April 2022 sampai dengan 7 April 2028. signed by the Parties, namely 8 April 2022 to 7 April 2028.
Ruang lingkup: Scope:
1. PT Indofarma Global Medika akan memberikan pelayanan Laundry menggunakan 1. PT Indofarma Global Medika will provide laundry services using
alat/mesin laundry milik RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan dan PT laundry equipment/machines belonging to the Siti Fatimah Regional
Indofarma Global Medika termasuk perawatan dan perbiakan Alat/Mesin Laundry Hospital of South Sumatra Province and PT Indofarma Global Medika
selama jangka waktu perjanjian Kerjasama including maintenance and repair of laundry equipment/machines
during the period of the cooperation agreement
2. PT Indofarma Global Medika akan memberikan pelayanan Laundry untuk seluruh 2. PT Indofarma Global Medika will provide laundry services for all linen
linen menggunakan alat/mesin laundry milik PT Indofarma Global Medika. using PT Indofarma Global Medika's laundry equipment/machine.
49. KONTINJENSI 49. CONTINGENCIES
1. Hasil Pemeriksaan Pajak 1. Preliminary Tax Refund
Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan Based on the Income Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB)
2022 Nomor 00002/206/22/051/24 tanggal 26 April 2024, entitas anak memiliki 2022 Number 00002/206/22/051/24 dated April 26, 2024, the subsidiary
nilai kurang bayar sebesar Rp 7.004.928.480. Nilai kurang bayar tersebut has an underpayment value of Rp 7,004,928,480. The underpayment
dikurangi dengan kredit pajak yang dimiliki oleh entitas anak sebesar Rp value is reduced by the tax credit owned by the subsidiary of Rp
6.983.734.826 sehingga tersisa Rp 21.193.654 ditambah dengan sanksi 6,983,734,826 so that the remaining Rp 21,193,654 plus administrative
administratif sebesar Rp 6.103.722. Jumlah PPh yang masih harus dibayar adalah sanctions of Rp 6,103,722. The accrued income tax amounted to Rp
sebesar Rp 27.297.426 yang jatuh tempo pada 25 Mei 2024. (Catatan 9) 27,297,426 which is due on May 25, 2024. (Notes 9)
2. Hasil Investigasi BPK 2.BPK Investigation Result
Grup sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasianditerbitkan masih As of the authorization date of these consolidated financial statements, the
menunggu hasil dari proses hukum yang berjalan atas tindak lanjut Laporan Hasil Group is still waiting for the results of the ongoing legal process on the
Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam follow-up eximination of the Audit Report by Audit Agency of the Republic
laporan Hasil Pemeriksaan Nomor No.05/LHP/XX/2/2024 tanggal 29 Februari of Indonesia (BPK RI) in the Audit Report No.05/LHP/XX/2/2024 dated
2024 atas pengelolaan Pendapatan, Beban dan Kegiatan Investasi tahun 2020 February 29, 2024 on the management of Revenues, Expenses and
sampai dengan semester I tahun 2023 pada PT Indofarma Tbk. dan Anak Investment Activities from 2020 to examination of the first semester of
Perusahaan dan instansi terkait di Jawa Barat dan DKI Jakarta. 2023 at PT Indofarma Tbk. and Subsidiaries and related agencies in West
Java and DKI Jakarta.
81
Page 85
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM 50. LEGAL ISSUES
A. Entitas induk menghadapi permasalahan hukum terkait dengan Perkara Penundaan A. The Parent Company faces legal issues related to the Debt Payment
Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 172/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Jkt.Pst yang Obligation Postponement Case (PKPU) Number 172/Pdt.Sus
didaftarkan pada 14 Juni 2023 pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan pihak- PKPU/2023/PN.Jkt.Pst which was registered on June 14, 2023 at the
pihak: Central Jakarta District Court with the parties:
1. PT Solarindo Energi Internasional, sebagai Pemohon I 1. PT Solarindo Energi Internasional, as Applicant I
2. PT Trimitra Wisesa Abadi, sebagai Pemohon II 2. PT Trimitra Wisesa Abadi, as Applicant II
3. PT Indofarma Tbk, sebagai Termohon 3. PT Indofarma Tbk, sebagai as Respondent
Perkembangan kasus terakhir atas kasus tersebut adalah telah terjadi perdamaian antara The latest development of the case is that there was a settlement between
PT Solarindo Energi Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi pada Rabu, 12 Juli PT Solarindo Energi Internasional and PT Trimitra Wisesa Abadi on
2023. Para Pemohon telah melakukan pencabutan perkara kepada Majelis Hakim dan Wednesday, July 12, 2023. The Plaintiffs have withdrawn the case to the
pada 13 Juli 2023 ditetapkan amar putusan sebagai berikut: Panel of Judges and on July 13, 2023 the following decision was made:
1. Mengabulkan pencabutan perkara oleh Kuasa Para Pemohon PKPU 1. Granting the revocation of the case by the Attorney of the PKPU
2. Menyatakan sah pencabutan perkara PKPU 2. Declare the revocation of the PKPU case valid
3. Memerintahkan Panitera Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat 3. Ordering the Registrar of the Commercial Court at the Central Jakarta
untuk mencatat pencabutan perkara PKPU tersebut District Court to record the revocation of the PKPU case
4. Membebankan biaya perkara ini kepada Para Pemohon PKPU sebesar Rp 4. Charged the costs of this case to the PKPU Applicants in the amount
2.390.000,-. of Rp 2,390,000.
Tidak terdapat kerugian pada Entitas Induk, mengingat Entitas Induk dan Para Pemohon There is no loss obtained by the Parent Entity, considering that the Parent
dalam perkara tersebut telah berdamai. Sehingga Entitas Induk terhindar dari adanya Entity and the Petitioners in the case have reconciled. So that the Parent
putusan PKPU Sementara hingga potensi dinyatakan pailit. Entity was spared from the Temporary PKPU decision to the potential of
being declared bankrupt.
Sebagai tindak lanjut perjanjian perdamaian antara Entitas Induk dan Para Pemohon, As a follow-up to the peace agreement between the Parent Entity and the
Indofarma masih memiliki kewajiban pembayaran kepada kedua pihak tersebut, dengan Petitioners, Indofarma still has payment obligations to both parties, with the
rincian sebagai berikut: following details:
1. Indofarma wajib melakukan angsuran pembayaran atas sisa utang kepada PT 1. Indofarma is obliged to make payment installments on the remaining
Solarindo Energi Internasional senilai Rp 7.572.000.000 secara pro rata sampai debt to PT Solarindo Energi Internasional in the amount of Rp
dengan bulan Juli 2024 senilai Rp 631.000.000 per bulan, dengan jaminan 7,572,000,000 pro rata until July 2024 in the amount of Rp
pembayaran berupa bilyet giro senilai angsuran per bulan selama 12 bulan; dan 631,000,000 per month, with payment guarantee in the form of bilyet
giro in the amount of monthly installments for 12 months; and
2. Indofarma wajib melakukan angsuran pembayaran atas sisa utang kepada PT 2. Indofarma is obliged to make payment installments on the remaining
Trimitra Wisesa Abadi senilai Rp 4.762.025.522 secara pro rata sampai dengan debt to PT Trimitra Wisesa Abadi worth Rp 4,762,025,522 on a pro
bulan Juli 2024 senilai Rp 396.835.463, dengan jaminan pembayaran berupa rata basis until July 2024 worth Rp396,835,463, with payment
bilyet giro senilai angsuran per bulan selama 12 bulan. guarantee in the form of bilyet giro worth monthly installments for 12
months.
B. Entitas induk (Termohon) menghadapi permasalahan hukum terkait dengan Perkara B. The Parent Company (Respondent) is facing legal issues related to the
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 3/Pdt.Sus- Postponement of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number 3/Pdt.Sus-
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 3 Januari 2024 pada Pengadilan PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst which was registered on January 3, 2024 at
Negeri Jakarta Pusat dengan PT Tjahaya Inti Gemilang (Pemohon). the Central Jakarta District Court with PT Tjahaya Inti Gemilang (Petitioner).
Termohon masih memiliki kewajiban kepada Pemohon sebesar Rp 6.420.000.000 yang The Respondent still has an obligation to the Applicant in the amount of IDR
telah jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2021, namun sampai dengan Permohonan 6,420,000,000 which is due on March 15, 2021, but until the PKPU
PKPU diajukan, Termohon belum melaksanakan kewajiban pembayaran tersebut kepada Application is filed, the Respondent has not carried out the payment
Pemohon. obligation to the Applicant.
Berdasarkan hasil putusan dalam rapat permusyawarahan Majelis Hakim Pengadilan Based on the results of the decision in the deliberation meeting of the Panel
Niaga pada pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 26 Februari 2024 yang of Judges of the Commercial Court at the Central Jakarta District Court on
diucapkan dalam persidangan terbuka pada tanggal 29 Februari 2024, mengadili: February 26, 2024, which was pronounced in open court on February 29,
2024, judged:
1. Menolak permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari 1. To reject the request for postponement of debt payment obligations
Pemohon (PKPU) from the Applicant.
2. Menghukum Pemohon untuk membayar biaya dalam perkara tersebut sebesar Rp 2. Order the Applicant to pay the costs of the case in the amount of Rp
2.930.000. 2,930,000.
C. Entitas induk (Termohon) menghadapi permasalahan hukum terkait dengan Perkara The parent entity faces (Respondent) is facing legal issues related to the
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 74/Pdt.Sus- Suspension of Debt Payment Obligation (PKPU) Case Number 74/Pdt.Sus-
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 1 Maret2024 pada Pengadilan PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst which was registered on March 1, 2024 at the
Negeri Jakarta Pusat dengan PT Foreseight Global (Pemohon). Central Jakarta District Court with PT Foreseight Global (Petitioner).
Berdasarkan Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada pengadilan Based on the Deliberative Session of the Panel of Judges at the
Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 15 Agustus 2024, Majelis Hakim membacakan Commercial Court at the Central Jakarta District Court on August 15 2024,
Putusan yang diawali dengan Pertimbangan Majelis Hakim. Adapun inti dari the Panel of Judges read out the Decision which began with the
Pertimbangan Majelis Hakim adalah sebagai berikut: Consideration of the Panel of Judges. The essence of the Panel of Judges'
considerations is as follows:
1. Majelis Hakim telah membaca dan mempertimbangkan seluruh Penetapan 1. The Panel of Judges has read and considered all Determinations
sehubungan dengan masa perpanjangan masa PKPU Tetap Debitor PKPU; relating to the extension of the PKPU Debtor's Permanent PKPU
period;
2. Majelis Hakim telah membaca dan mempertimbangkan seluruh Rekomendasi Hakim 2. The Panel of Judges has read and considered all of the Supervisory
Pengawas dan Laporan Tim Pengurus; Judge's Recommendations and the Management Team's Report;
82
Page 86
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
3. Majelis Hakim mempertimbangkan bahwa Perjanjian Perdamaian tanggal 7 Agustus 3. The Panel of Judges considered that the Peace Agreement dated 7
2024 telah ditandatangani oleh Debitor PKPU, Para Kreditor, Tim Pengurus dan August 2024 had been signed by the PKPU Debtor, Creditors,
Hakim Pengawas; Management Team and Supervisory Judge;
4. Majelis Hakim mempertimbangkan bahwa Perjanjian Perdamaian telah memenuhi 4. The Panel of Judges considered that the Peace Agreement had
seluruh syarat untuk disahkan sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang fulfilled all the requirements for ratification as stipulated in Law
Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Suspension of Debt
Utang (“UUKPKPU”); Payment Obligations ("UUKPKPU");
5. Majelis Hakim mempertimbangkan hasil Rapat Pemungutan Suara terhadap Rencana 5. The Panel of Judges considered the results of the Voting Meeting on
Perdamaian yang memperoleh hasil sebagai berikut: the Peace Plan which obtained the following results:
a. 76 (tujuh puluh enam) Kreditor Konkuren menyetujui Rencana Perdamaian yang a. 76 (seventy six) Concurrent Creditors approved the Peace Plan
mewakili 83.2% (delapan puluh tiga koma dua persen) suara dari 83 (delapan representing 83.2% (eighty three point two percent) of the votes of
puluh tiga) Kreditor Konkuren yang hadir. the 83 (eighty three) Concurrent Creditors present.
b. 7 (tujuh) Kreditor Konkuren menolak Rencana Perdamaian yang mewakili 16,8% b. 7 (seven) Concurrent Creditors rejected the Peace Plan representing
(enam belas koma delapan persen) suara dari 83 (delapan puluh tiga) Kreditor 16.8% (sixteen point eight percent) of the votes from 83 (eighty three)
Konkuren yang hadir. Concurrent Creditors present.
c. 2 (dua) Kreditor Separatis menyetujui Rencana Perdamaian yang mewakili 100% c. 2 (two) Separatist Creditors approved the Peace Plan representing
(seratus persen) suara dari 2 (dua) Kreditor Separatis yang hadir. 100% (one hundred percent) of the votes of the 2 (two) Separatist
Creditors present.
Berdasarkan hasil pemungutan suara tersebut, Majelis Hakim menyatakan bahwa Based on the voting results, the Panel of Judges stated that the approval
persetujuan Rencana Perdamaian telah memenuhi syarat (kuorum) yang ditentukan of the Peace Plan had met the requirements (quorum) specified in the
dalam UU-KPKPU untuk disahkan menjadi Perjanjian Perdamaian; KPKPU Law to be ratified as a Peace Agreement;
6. Majelis Hakim telah menerima dan mendengarkan Rekomendasi Hakim Pengawas 6. The Panel of Judges has received and listened to the Supervising
dan Laporan Tim Pengurus tentang Perjanjian Perdamaian pada Sidang Judge's Recommendation and the Management Team's Report
Permusyawaratan Majelis Hakim tanggal 8 Agustus 2024 dan Majelis Hakim tidak regarding the Peace Agreement at the Panel of Judges' Deliberation
menemukan alasan-alasan atau dasar-dasar untuk menolak pengesahan Perjanjian Session on August 8 2024 and the Panel of Judges found no reasons
Perdamaian. or grounds for rejecting ratification of the Peace Agreement.
Berdasarkan Pertimbangan Majelis Hakim di atas, Majelis Hakim kemudian melakukan Based on the considerations of the Panel of Judges above, the Panel of
pengesahan terhadap Rencana Perdamaian untuk dijadikan sebagai Perjanjian Judges then ratified the Peace Plan to be used as a Peace Agreement that
Perdamaian yang mengikat para pihak melalui Putusan Homologasi, dengan amar binds the parties through a Homologation Decision, with the following
Putusan sebagai berikut: Decision:
1. Menyatakan sah dan mengikat secara hukum Perjanjian Perdamaian tertanggal 7 1. Declare valid and legally binding the Peace Agreement dated 7
Agustus 2024 yang telah ditandatangani oleh Debitor/Termohon PKPU dan Para August 2024 which has been signed by the PKPU
Kreditor; Debtor/Respondent and the Creditors;
2. Menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang PT Indofarma Tbk (Dalam 2. Declare that the postponement of PT Indofarma Tbk's Debt Payment
PKPU) demi hukum berakhir; Menghukum Debitor/Termohon PKPU dan Para Obligations (in PKPU) has ended by law; Punish the PKPU
Kreditor untuk tunduk dan memenuhi serta melaksanakan isi Perjanjian Perdamaian; Debtor/Respondent and Creditors to comply with and fulfill and
implement the contents of the Peace Agreement;
3. Menghukum Debitor/Termohon PKPU untuk membayar biaya perkara.” 3. Sentencing the PKPU Debtor/Respondent to pay the court costs."
Dengan telah dibacakannya Putusan oleh Majelis Hakim maka status Penundaan With the decision read out by the Panel of Judges, the status of
Kewajiban Pembayaran Utang PT Indofarma Tbk demi hukum telah berakhir. Postponement of PT Indofarma Tbk's Debt Payment Obligations by law has
ended.
Pada 29 Agustus 2024, PT Indofarma Tbk telah menerima Surat No. On August 29 2024, PT Indofarma Tbk received Letter No.
5056/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/VIII/2024.MIR tanggal 27 Agustus 2024 Perihal: 5056/PAN.03/W.10.U1/HK2.5/VIII/2024.MIR dated 27 August 2024
Pemberitahuan dan Penyampaian Salinan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi Akta Regarding: Notification and Submission of a Copy of the Application for
Nomor: 12 Kas/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo. Nomor: 74/Pdt.Sus- Cassation and Memorandum of Cassation Deed Number: 12 Kas/Pdt.Sus-
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Ps. (“Relaas Pemberitahuan”), dari Pengadilan Negeri Jakarta Pailit/2024/ PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo. Number: 74/Pdt.Sus-
Pusat. Adapun pada intinya Relaas Pemberitahuan tersebut memberitahukan bahwa: PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Ps. (“Relaas Notification”), from the Central
Jakarta District Court. In essence, the Notification Release informs that:
1. Telah diajukan Permohonan Kasasi terhadap Putusan Nomor 74/Pdt.Sus- 1. A cassation petition has been submitted against Decision Number
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., oleh PT Solarindo Energi International selaku 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., by PT Solarindo Energi
Pemohon Kasasi I dan PT Trimitra Wisesa Abadi selaku Pemohon Kasasi II pada International as the first cassation applicant and PT Trimitra Wisesa
tanggal 23 Agustus 2024. Abadi as the second cassation applicant on August 23 2024.
2. Dengan telah diterimanya Relaas Pemberitahuan, maka PT Indofarma Tbk selaku 2. With the receipt of the Notification Release, PT Indofarma Tbk as the
Termohon Kasasi diberikan waktu 7 (tujuh) hari sejak hari ini atau selambat- Cassation Respondent is given 7 (seven) days from today or no later
lambatnya pada hari Kamis, 5 September 2024 untuk mengajukan jawaban atas than Thursday, September 5 2024 to submit an answer to the
Memori Kasasi (Kontra Memori Kasasi). Cassation Memorandum (Contra Cassation Memorandum).
83
Page 87
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. KASUS HUKUM - LANJUTAN 50. LEGAL ISSUES - CONTINUED
Pada 3 September 2024, PT Indofarma Tbk telah mengajukan Kontra Memori Kasasi On September 3 2024, PT Indofarma Tbk submitted a Counter-Memory of
terhadap Memori Kasasi atas Putusan No. 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst Cassation against the Memorandum of Cassation regarding Decision No.
antara PT Solarindo Energi Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi selaku Para 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst between PT Solarindo Energi
Pemohon Kasasi melawan PT Indofarma Tbk selaku Termohon Kasasi dan PT Foresight Internasional and PT Trimitra Wisesa Abadi as the cassation petitioners
Global selaku Turut Termohon Kasasi ke Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui against PT Indofarma Tbk as the cassation respondent and PT Foresight
Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Global as co-respondent to the cassation to the Supreme Court of the
Republic Indonesia through the Commercial Court Registrar's Office at the
Central Jakarta District Court.
Pada 21 Oktober 2024, PT Indofarma Tbk telah menerima Surat No. On October 21 2024, PT Indofarma Tbk received Letter No.
975/PAN.3/HK2.5/Reg.Pailit/X/1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024 tanggal 18 Oktober 2024 975/PAN.3/HK2.5/Reg.Pailit/X/1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024 dated 18
Perihal: Pemberitahuan Nomor Register Perkara Kasasi Pailit dari Kepaniteraan October 2024 Regarding: Notification of Bankruptcy Cassation Case
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Adapun Surat tersebut pada intinya Register Number from the Registrar of the Supreme Court of the Republic of
menginformasikan bahwa Perkara Kasasi atas Permohonan Kasasi yang diajukan oleh Indonesia. The letter essentially informs that the Cassation Case regarding
PT Solarindo Energi Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi terhadap Putusan the Cassation Application submitted by PT Solarindo Energi Internasional
Homologasi PT Indofarma Tbk telah terdaftar dengan Nomor Register Perkara 1267 and PT Trimitra Wisesa Abadi regarding the Homologation Decision of PT
K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Indofarma Tbk has been registered with Case Register Number 1267
K/Pdt.Sus-Pailit/2024.
Sampai dengan tanggal rilisnya laporan keuangan konsolidasian, belum terdapat putusan As of the release date of the consolidated financial statements, there has
atas Perkara Kasasi atas Permohonan Kasasi yang diajukan oleh PT Solarindo Energi been no decision on the Cassation Case regarding the Cassation
Internasional dan PT Trimitra Wisesa Abadi terhadap Putusan Homologasi PT Indofarma Application submitted by PT Solarindo Energi Internasional and PT Trimitra
Tbk dengan Nomor Register Perkara 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Wisesa Abadi regarding the Homologation Decision of PT Indofarma Tbk
with Case Register Number 1267 K/Pdt.Sus-Pailit/2024.
PT. Indofarma Global Medika (Entitas Anak) PT Indofarma Global Medika (Subsidiary)
Perusahaan sedang menghadapi kasus hukum dalam perkara gugatan PKPU dengan The Company is facing a legal case in a PKPU lawsuit with case number
nomor perkara 144/Pdt.Sus PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 8 Mei 2024. Saat ini, 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst dated May 8, 2024. Currently,
penanganan perkara PKPU sedang dilakukan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan the handling of the PKPU case is being carried out by the Central Jakarta
sudah dilakukan pendaftaran tagihan dan saat ini sedang dilakukan verifikasi oleh Tim Commercial Court and list of liabilities have been registered and are currently
Pengurus PKPU. Dengan demikian kasus hukum terkait dengan tagihan dari PT Era being verified by the PKPU Management Team. Thus, legal cases related to
Medika Alkensindo, PT Medihop, PT Emjebe Pharma, PT Distriversa Buanamas, PT liabilities to PT Era Medika Alkensindo, PT Medihop, PT Emjebe Pharma,
Distributor Bersama Nusantara, PT Merapi Utama Pharma, PT Widatra Bhakti, PT PT Distriversa Buanamas, PT Distributor Bersama Nusantara, PT Merapi
Kalmed Manufaktur Indonesia, PT Permana Putra Mandiri, PT Tiga Pilar Sejahtera, BPR Utama Pharma, PT Widatra Bhakti, PT Kalmed Manufaktur Indonesia, PT
Intidana dan PT Bank Perkreditan Rakyat Universal akan diselesaikan melalui proses Permana Putra Mandiri, PT Tiga Pilar Sejahtera, BPR Intidana and PT Bank
PKPU ini. Perkreditan Rakyat Universal will be resolved through this PKPU process.
Berdasarkan Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada pengadilan Based on the Deliberative Session of the Panel of Judges of the
Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Oktober 2024, pada intinya disampaikan sebagai Commercial Court at the Central Jakarta District Court on October 11 2024,
berikut: in essence it was stated as follows:
1. Dalam Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim hari ini, Tim Pengurus 1. In today's Deliberative Session of the Panel of Judges, the
menyampaikan bahwa Tim Pengurus telah menyelenggarakan Rapat Pembahasan Management Team said that the Management Team had held a
Rencana Perdamaian pada hari Rabu, 9 Oktober 2024, di mana dalam rapat tersebut Peace Plan Discussion Meeting on Wednesday, October 9 2024, at
Debitor PKPU telah menyampaikan Rencana Perdamaian kepada Para Kreditor. which meeting the PKPU Debtor had submitted the Peace Plan to the
Namun demikian, oleh karena Debitor PKPU masih memerlukan waktu untuk Creditors. However, because the PKPU Debtor still needs time to
menyempurnakan Rencana Perdamaian, Debitor PKPU dan Para Kreditor telah perfect the Peace Plan, the PKPU Debtor and Creditors have agreed
sepakat untuk dilakukan perpanjangan terhadap masa PKPU Tetap supaya Debitor to extend the Permanent PKPU period so that the PKPU Debtor can
PKPU dapat memaksimalkan Rencana Perdamaian. maximize the Peace Plan.
2. Berdasarkan hasil Rapat Pembahasan Rencana Perdamaian tersebut, Tim Pengurus 2. Based on the results of the Peace Plan Discussion Meeting, the
dan Hakim Pengawas telah memberikan rekomendasi kepada Majelis Hakim untuk Management Team and Supervising Judges have provided
menetapkan perpanjangan masa PKPU Tetap selama 30 (tiga puluh) hari. recommendations to the Panel of Judges to determine the extension
of the Permanent PKPU period for 30 (thirty) days.
3. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, Majelis Hakim kemudian 3. By considering the matters above, the Panel of Judges then granted
mengabulkan perpanjangan masa PKPU Tetap Debitor PKPU selama 31 (tiga puluh an extension of the PKPU Debtor's Permanent PKPU period for 31
satu) hari. (thirty one) days.
4. Dengan demikian, Majelis Hakim menunda persidangan dan sidang selanjutnya akan 4. Thus, the Panel of Judges postponed the trial and the next trial will be
dilaksanakan pada hari Jumat, 11 November 2024 dengan agenda Sidang held on Friday, November 11 2024 with the agenda of the Panel of
Permusyawaratan Majelis Hakim. Judges' Deliberation Session.
84
Page 88
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
51. KEBERLANGSUNGAN USAHA 51. GOING CONCERN
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan asumsi bahwa Grup akan melakukan The consolidated financial statements have been prepared with the
kegiatan usahanya (Going Concern). Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 assumption that the Group will continue its business activities (Going
September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan mengalami kenaikan kerugian Concern). For the years ended September 31, 2024 and December 31,
masing-masing sebesar Rp 166.483.919.472 dan Rp 725.869.728.541. Terjadi defisiensi 2023 the Company reported losses of Rp 166,483,919,472 and Rp
modal masing-masing sebesar Rp 970.636.177.738 dan Rp 804.152.258.266. Liabilitas 725,869,728,541 respectively resulting capital deficiency of Rp
jangka pendek telah melampaui total aset lancar sebesar Rp 1.211.279.357.839 970,636,177,738 and Rp 804,152,258,266 respectively. The Group reported
negative working capital in 2023 of Rp1,211,279,357,839
Pada akhir periode laporan, Grup mengalami kerugian pada laporan arus kas pada At the of the reporting period, the Group reported negative operating
aktivitas operasi sebesar Rp55.659.038.028. Kondisi ini, antara lain, menimbulkan cashflow of RpRp55,659,038,028. These conditions, among others, raise
keraguan terhadap kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. doubt about the Group’s ability to continue as a going concern.
Akan tetapi, berdasarkan Surat No. SD-001.28/DIR/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 PT Bio However, based on Letter No. SD-001.28/DIR/VI/2024 dated June 28, 2024
Farma (Persero) mendukung upaya Perusahaan untuk tetap dapat menjalankan kegiatan PT Bio Farma (Persero) supports the Company's efforts to continue to carry
usahanya dan memenuhi kewajiban keuangannya pada saat jatuh tempo. out its business activities and fulfill its financial obligations when they are
due.
Laporan keuangan konsolidasi terlampir tidak mencakup penyesuaian yang mungkin The accompanying consolidated financial statements do not include any
disajikan kembali dari hasil yang tidak pasti ini. adjustment that might threshold from the outcome of this uncertainty.
Perusahaan akan mengambil langkah-langkah sebagai berikut: The Company will take the following steps:
Strategi Bisnis Business Strategy
a. Fokus kepada bisnis yang sifatnya make to order untuk semua produk a. Focus on make-to-order business for all of the Company's
Perusahaan termasuk natural extract, guna memitigasi risiko produk tidak products including natural extracts, in order to mitigate the risk of
terjual, produk retur dan piutang tidak tertagih unsold products, returned products and uncollectible accounts.
b Memproduksi obat-obat dengan skema makloon, guna memaksimalkan utilitas b Producing drugs with a makloon scheme, in order to maximize
pabrik namun tidak ada risiko barang tidak terjual factory utility but there is no risk of unsold goods
c Menjalin kerjasama kembali dengan mitra-mitra loyal/loyal customer dengan c Re-establish cooperation with loyal partners/loyal customers with
sumber modal kerja dari customer a source of working capital from the customer
d Penjualan alat kesehatan dengan sistem make to order d Sales of health equipment with a make-to-order system
Rencana Jangka Panjang Long-Term Plan
Berupaya mendapatkan modal kerja baik melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) Seek to obtain working capital either through State Capital Injection
maupun penjualan aset non-core. (PMN) or sale of non-core assets.
Rencana Pembayaran Kewajiban Kepada Pemasok Payment Plan for Obligations to Suppliers
PT Indofarma akan melakukan pembayaran kewajiban kepada pemasok mengikuti PT Indofarma will make payment of obligations to suppliers following the
Perjanjian Perdamaian tertanggal 7 Agustus 2024 yang telah ditandatangani oleh Settlement Agreement dated 7 August 2024 which has been signed by
Debitor/Termohon PKPU dan Para Kreditor atas Perkara PKPU Nomor 74/Pdt.Sus- the PKPU Debtor/Respondent and Creditors for PKPU Case Number
PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 1 Maret 2024 pada Pengadilan 74/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst which is registered on March
Negeri Jakarta Pusat dengan PT Foreseight Global (Pemohon). 1, 2024 at the Central Jakarta District Court with PT Foreseight Global
(Petitioner).
Program Restrukturisasi yang akan Dijalankan The restructuring program that will be implemented
a Melakukan rightsizing Sumber Daya Manusia a Rightsizing Human Resources
b Merubah struktur organisasi yang lebih sederhana namun tetap memperhatikan b Changing the organizational structure to be simpler while still
potensi conflict of interest paying attention to potential conflicts of interest
c Melakukan effisiensi baik di proses bisnis maupun supporting c Performing efficiencies in both business and supporting processes
d Mereviu dan melengkapi semua SOP guna memastikan keandalan internal d Review and complete all SOPs to ensure the reliability of the
control perusahaan company's internal control.
Pada PT Indofarma Global Medika (entitas anak) akan mengambil langkah-langkah PT Indofarma Global Medika (a subsidiary) will take the following steps:
sebagai berikut:
A Dalam rangka untuk efisiensi biaya operasional tahun 2024 dilaksanaan kebijakan A In order to achieve operational cost efficiency in 2024, the
sebagai berikut: following policy will be implemented:
• Kantor Cabang yang asetnya bukan milik perusahaan dan telah jatuh • Branch offices whose assets are not owned by the company
tempo masanya sewa kantor, tidak akan dilakukan perpanjangan masa and whose lease period has expired, will not be extended and
sewa kantor dan secara bertahap dilakukan penutupan untuk cabang- will be gradually closed for branches whose offices are under
cabang yang kantornya dalam status sewa akan ditutup saat masa lease status will be closed when the lease period expires. Until
sewanya berakhir. Sampai dengan akhir tahun 2024 direncakan the end of 2024, it is planned to close branch offices located in
penutupan kantor cabang paling tidak yang terletak di 7 lokasi tersebar di at least 7 locations throughout Indonesia.
seluruh indonesia.
• Dalam bidang sumber daya manusia diterapkan kebijakan negatif growth • In the field of human resources, a negative growth policy is
untuk karyawan tetap, tidak memperkerjakan karyawan outsource kecuali implemented for permanent employees, not hiring outsourced
hanya untuk fungsi pendukung (satuan pengamanan, petugas kebersihan employees except for supporting functions (security units,
dsn sejenisnya). janitors and the like).
• Sertifikasi CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik) untuk produk farma • CDOB (Good Drug Distribution Method) certification for
akan terus dipertahankan untuk mendukung kegiatan bisnis yang sampai pharmaceutical products will be maintained to support business
dengan akhir tahun 2024 akan lebih banyak di bidang bisnis farma, activities which until the end of 2024 will be more in the
sedangkan sertifikasi CDAKB (Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik) pharmaceutical business, while CDAKB (Good Medical Device
akan ditetapkan secara selektif sesuai dengan hasil kajian pasar atas Distribution Method) certification will be determined selectively
potensi di masing masing kantor cabang. according to the results of market studies on the potential in
each branch office.
85
Page 89
PT INDOFARMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT INDOFARMA Tbk AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 For the year ended September 30, 2024 and 2023
Serta untuk tahun yang berakhir 30 September 2024 And for the year ended September 30, 2024
dan 31 Desember 2023 and December 31, 2023
(Dinyatakan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Full Rupiah, unless otherwise stated)
51. KEBERLANGSUNGAN USAHA - LANJUTAN 51. GOING CONCERN - CONTINUED
B Penyesuaian Rencana Bisnis B Business Plan Adjustment
1 Pengurangan jumlah kantor cabang dari 29 kantor cabang menjadi 11 kantor 1 Reduction in the number of branch offices The reduction from
cabang tidak sepenuhnya linear dengan pegurangangan cakupan area 29 branch offices to 11 branch offices is not entirely linear with
distribusi karena diimbangi dengan kebijakan perluasan tanggung jawab the reduction in distribution area coverage because it is
distribusi dari 11 kantor cabang yang dipertahankan. balanced with the policy of expanding the distribution
responsibilities of the 11 retained branch offices.
2 Penyesuaian struktur organisasi 2 Adjustment of organizational structure
3 Kerja sama dengan Principal strategis untuk melayani pasar reguler dan E- 3 Cooperation with strategic principals to serve the regular
catalog dengan berbagai skema kerja sama guna memberikan kepercayaan market and E-catalog with various cooperation schemes to
kepada Principal, antara lain: provide confidence to principals, among others:
- Kerjasama konsinyasi - Consignment cooperation
- Pengelolaan keuangan secara bersama (joint account) - Joint financial management (joint account)
- Kerjasama pemanfaatan fasilitas pergudangan dan perijinan - Cooperation in utilization of warehousing and licensing
facilities
- Memperluas dan mengintensifkan - Expanding and intensifying
- pengembangan kerjasama KSO dengan Rumah Sakit dan Principal - development of KSO cooperation with Hospital and
Principal
- Sinergi dengan sesama BUMN Farmasi - Synergy with fellow pharmaceutical BUMN
52. STANDAR DAN INTERPRETASI AKUNTANSI BARU 52. NEW ACCOUNTING STANDARDS AND INTERPRETATION
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI telah The Indonesian Financial Accounting Standards Board (DSAK IAI) has
menerbitkan amandemen Standar Akuntansi Keuangan ("SAK") berikut ini. Amandemen issued amendment to the following Indonesian Financial Accounting
standar akuntansi ini berlaku efektif atau diterapkan untuk laporan keuangan Standards (“SFAS”). The amended accounting standards will be effective
konsolidasian Perseroan yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari or applicable on the Company’s consolidated financial statements for the
2024: period beginning on or after January 1, 2024:
- Amandemen PSAK 1 - Penyajian laporan keuangan terkait dengan liabilitas tidak - Amendments to SFAS 1- Presentation of financial statements related to
lancar dengan persyaratan; dan non current liabilities with covenants; and;
- Amandemen PSAK 73 - Liabilitas sewa dalam sewa dan sewa-balik; - Amendment to SFAS 73- Lease liability in a sale and leaseback;
Amandemen standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Amendments to standards which effective for periods beginning on or after
Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan, adalah sebagai berikut: January 1, 2025, with early adoption is permitted, are as follows:
- PSAK 74 – Kontrak Asuransi; dan - SFAS 74- Insurance Contract; and;
- Amandemen PSAK 74 - Kontrak asuransi mengenai penerapan awal PSAK 74 dan - Amendment to SFAS 74- Insurance contract regarding initial application
PSAK 71 Informasi komparatif. of SFAS 74 and SFAS 71 Comparative Information.
Sampai dengan tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Grup As of authorization date of these consolidated financial statements, the
masih mengevaluasi dampak potensial terhadap standar dan interpretasi akuntansi yang Group’s management is still evaluating the potential impact on these new
baru dan direvisi ini terhadap laporan keuangan konsolidasiannya. and revised accounting standards and interpretations on its consolidated
financial statements.
86
Names mentioned 100 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Deposit Perolehan
p.8
unresolved
org
Indonesia Farma Tbk
p.9 ×4
unresolved
person
Sutjipto
p.9
unresolved
person
Notary Sutjipto
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.9 ×3
unresolved
person
Faisal
p.9
unresolved
person
Notary Mochamad Nova Faisal
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
p.9
unresolved
org
Departemen Kesehatan.
p.9 ×3
unresolved
org
Departemen Kesehatan. Based
p.9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal No. S-
p.10
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.10
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Minister of Finance
p.10
unresolved
org
PT Bio
p.10 ×2
unresolved
org
PT Farmalab
p.11
unresolved
org
PT Farmalab Indoutama
p.11
unresolved
org
PT Indofarma Global
p.11 ×2
unresolved
org
PT Indofarma Global Medika
p.11 ×4
unresolved
person
Notary Andalia Farida
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Minister of Law
p.11
unresolved
org
PT Farmalab Indoutama Availability
p.11
unresolved
person
Akta Notaris Utiek R. Abdurachman
p.11
unresolved
person
Notarial Deed Utiek R. Abdurachman
p.11
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.12
unresolved
org
Bapepam-LK
p.12 ×8
unresolved
org
Bapepam
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.17 ×3
unresolved
org
Ministry of Finance
p.33
unresolved
org
Government of Republic of Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Asindo Husada Bhakti
p.36 ×4
unresolved
org
PT Anugerah Global Medika. Grup
p.36
unresolved
org
PT Anugerah Global Medika.
p.36 ×2
unresolved
org
PT BPR Universal
p.38 ×2
unresolved
org
PT BPR Intidana Sukses Makmur
p.38 ×2
unresolved
org
Bank USD
p.38
unresolved
org
Bank USD Jumlah Bank
p.38
unresolved
org
PT Promosindo Medika
p.38 ×9
unresolved
org
PT Promosindo Medika Aset KSO Hemodialisa
p.38
unresolved
org
PT Bank Oke Indonesia. Sehingga
p.39
unresolved
org
PT Bank Oke Indonesia. Therefore
p.39
unresolved
org
PT Medika
p.39
unresolved
org
Oke Indonesia Tbk.
p.39 ×2
unresolved
org
PT Swayasa Prakarsa.
p.39 ×2
unresolved
org
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
p.39 ×2
unresolved
org
PT Petrokimia Gresik
p.39 ×2
unresolved
org
PT Rajawali Nusindo
p.39 ×2
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.39 ×2
unresolved
org
PT Fidel Inti Prima
p.39 ×2
unresolved
org
PT Dian Cipta Pharmindo
p.39 ×2
unresolved
org
PT Makmur Bersama Citra Mulia
p.39 ×2
unresolved
org
PT Sawah Besar Farma
p.39 ×2
unresolved
org
PT Synapsa Global Teknosolusi
p.39 ×2
unresolved
org
PT Senotama Mandiri
p.39 ×2
unresolved
org
PT Barito Budi Pharmindo
p.39 ×2
unresolved
org
PT Giri Jaya Makmur
p.39
unresolved
org
PT Giri Jaya Makmur RSU Abdul Moeloek
p.39
unresolved
org
PT Kebayoran Pharma
p.39 ×2
unresolved
org
PT Prima Comexindo
p.39
unresolved
org
PT Prima Comexindo CV Good Will Trading Coy
p.39
unresolved
org
PT Mekada Abadi
p.39 ×2
unresolved
org
PT Digdaya Mandiri
p.39 ×2
unresolved
org
PT Mensa Bina Sukses
p.39 ×2
unresolved
org
PT Bintang Kencana Arta
p.39
unresolved
org
PT Bintang Kencana Arta Lain-lain
p.39
unresolved
org
PT Industri Nuklir Indonesia
p.41
unresolved
org
PT Industri Nuklir Indonesia Sub
p.41
unresolved
org
PT Kreasi Putra Nusantara
p.41 ×2
unresolved
org
PT Indo Genesis Medika
p.41
unresolved
org
PT Indo Genesis Medika Piutang
p.41
unresolved
org
Maximus Graha Persada Tbk
p.42 ×4
unresolved
org
PT Mandiri AXA General Insurance
p.42
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.