Back to announcement
20241030_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31751092_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 18
Page 1
Nomor / Number: 136/GOTO/CS/JKT/X/2024
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Re: Report to the Financial Services Authority
Jasa Keuangan sehubungan dengan (Otoritas Jasa Keuangan) in connection
Informasi atau Fakta Material with a Material Information or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa
Karbon / Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and
Carbon Trading Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing
Dengan hormat,
Merujuk pada Peraturan OJK No. 31 We refer to the OJK Regulation No. 31
/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas /POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik, Direksi Perseroan the Issuer or Public Company, the Board of
(sebagaimana didefinisikan di bawah) (“POJK Directors of the Company (“POJK 31”) (as
31”) dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek defined below) and the Decree of the Board of
Indonesia No:Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Directors of the Indonesia Stock Exchange No:
Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kep-00066/IDX/09-2022 on the Amendments to
Kewajiban Penyampaian Informasi Regulation Number I-E concerning Information
(“Peraturan BEI I-E”), PT GoTo Gojek Submission Obligations ("IDX Regulation I-E")
Tokopedia Tbk (“Perseroan”) dengan ini PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the
menyampaikan Keterbukaan Informasi Company”) hereby conveys a Disclosure
dengan maksud untuk memberikan penjelasan Information for the purpose of providing an
sebagai pemenuhan ketentuan perundangan- explanation to fulfill the relevant requirements
undangan pada Lampiran I. under the applicable laws and regulations on
Attachment I.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta material information or facts as follows:
material sebagai berikut:
1
Page 2
Nama Emiten / Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) /
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat / Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl.
Iskandarsyah II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha / Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce
and digital products and financial technology
services, directly or indirectly through entities
within the Company.
Telepon / Phone : (021) 2910 1072
Faksimili / Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Rabu, 30 Oktober 2024 Wednesday, October 30, 2024
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other material facts or information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (the
(“Perseroan”), ekosistem digital terbesar “Company”), the largest digital ecosystem in
Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja Indonesia, today announced its 2024 third
keuangan untuk kuartal ketiga tahun 2024. quarter financial results. Group core GTV
GTV inti Grup meningkat 74% menjadi grew by 74% YoY to Rp72.0 trillion, while
Rp72,0 triliun dibandingkan dengan Group GTV increased 37% YoY to Rp137.4
periode yang sama tahun sebelumnya trillion. Gross revenue increased by 34%
(YoY), sementara GTV Grup naik 37% YoY YoY to Rp4.7 trillion, and Group adjusted
menjadi Rp137,4 triliun. Pendapatan bruto EBITDA turned positive, reaching a new
tumbuh 34% YoY menjadi Rp4,7 triliun dan high of Rp137 billion versus a loss of Rp559
EBITDA Grup yang disesuaikan berbalik billion in the same period last year. This
positif dengan menyentuh angka tertinggi strong performance was underpinned by a
barunya Rp137 miliar, dari periode yang 21% YoY increase in Monthly Transacting
sama tahun lalu yang merugi Rp559 miliar. Users (MTUs) across the GoTo ecosystem.
Kinerja GoTo yang kuat ini ditopang oleh Financial Technology core GTV increased
pertumbuhan pengguna bulanan (Monthly 82% YoY to Rp64.6 trillion, adjusted
Transacting Users) yang mencapai 21% EBITDA loss narrowed significantly from
YoY di seluruh ekosistem GoTo. GTV inti Rp388 billion in 3Q23 to Rp65 billion this
Financial Technology meningkat 82% YoY quarter and is expected to turn positive for
menjadi Rp64,6 triliun, rugi EBITDA yang the whole of 4Q24, one year ahead of
2
Page 3
disesuaikan susut signifikan dari kerugian previous guidance. On-Demand Services
Rp388 miliar di Q3-2023 menjadi Rp65 recorded substantial growth, with orders
miliar kuartal ini, diharapkan berbalik positif grew 30% YoY and GTV grew 25% YoY to
di kuartal keempat, setahun lebih cepat dari Rp.16.3 trillion and adjusted EBITDA
pedoman sebelumnya. Segmen On- increased by Rp204 billion YoY to Rp156
Demand Services mencatatkan billion, marking its fourth consecutive
pertumbuhan yang signifikan, dengan quarter of positive adjusted EBITDA.
jumlah pesanan On-Demand Services
tumbuh 30% YoY, sementara GTV tumbuh
25% YoY mencapai Rp16,3 triliun dan
EBITDA yang disesuaikan tumbuh Rp204
miliar YoY menjadi Rp156 miliar, menandai
perolehan EBITDA yang disesuaikan
positif selama empat kuartal berturut-turut.
Penjelasan lebih lanjut terdapat pada Further explanation is on the press release
siaran pers pada Lampiran I. in Attachment I.
4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information
Informasi tersebut tidak berdampak This information does not have a detrimental
merugikan terhadap kegiatan operasional, effect on the operational activities, legal,
hukum, kondisi keuangan, atau financial condition or business continuity of
kelangsungan usaha Perseroan. the Company.
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information
Untuk informasi lebih lanjut mengenai For more detailed information on the third
kinerja keuangan dan operasional quarter of 2024’s financial and operational
Perseroan untuk kuartal ketiga tahun 2024 performance of the Company including the
termasuk kinerja dari masing-masing performance of each segment, kindly refer
segmen operasi Perseroan, mohon to the press release attached as Attachment
merujuk pada siaran pers yang kami 1 of this letter.
lampirkan pada Lampiran 1 surat ini.
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure Information,
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan and we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta, 30 Oktober 2024 / October 30, 2024
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R A Koesoemohadiani
Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
3
Page 4
Lampiran 1/ Attachment 1
ID: Siaran Pers
EN: Press Release
GoTo Rilis Kinerja Kuartal Ketiga 2024, Capai EBITDA Grup yang
Disesuaikan Positif
Ikhtisar Kinerja Q3-20241
● GTV inti6 Grup meningkat 74% YoY menjadi Rp72,0 triliun
● Pendapatan kotor2,7 tumbuh 34% YoY menjadi Rp4,7 triliun
● Beban kas rutin tetap berkurang 3% YoY menjadi Rp1,4 triliun
● EBITDA Grup yang disesuaikan4 mencapai rekor tertinggi Rp137 miliar — semakin mendekati
pedoman kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan4 impas untuk keseluruhan tahun buku 2024
● GTV inti6 Financial Technology meningkat 82% YoY menjadi Rp64,6 triliun, rugi EBITDA yang
disesuaikan4 susut signifikan dari kerugian Rp388 miliar di Q3-2023 menjadi Rp65 miliar kuartal ini,
diharapkan berbalik positif di kuartal keempat, setahun lebih cepat dari pedoman sebelumnya
● Kinerja bisnis On-Demand Services bertumbuh solid, dengan jumlah pesanan yang diselesaikan9
(completed orders) naik 30% YoY dan GTV3,9 tumbuh 25% YoY dan EBITDA yang disesuaikan4
mencapai Rp156 miliar, membaik dari rugi Rp 48 miliar pada Q3-2023
Jakarta, Indonesia, 30 Oktober 2024 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal ketiga
tahun 2024. GTV inti1,6 Grup meningkat 74% menjadi Rp72,0 triliun dibandingkan dengan periode yang sama
tahun sebelumnya (YoY), sementara GTV1,3 Grup naik 37% YoY menjadi Rp137,4 triliun. Pendapatan bruto1,2,7
tumbuh 34% YoY menjadi Rp4,7 triliun dan EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 berbalik positif dengan
menyentuh angka tertinggi barunya Rp137 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang merugi Rp559
miliar. Kinerja GoTo yang kuat ini ditopang oleh pertumbuhan pengguna bulanan (Monthly Transacting Users)8
yang mencapai 21% YoY di seluruh ekosistem GoTo.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan, “Kami senang dapat melaporkan lagi kinerja kuat
GoTo pada kuartal ini, dengan semua lini bisnis bergerak optimal seiring dengan percepatan bisnis. Strategi
kami berhasil karena setiap bagian ekosistem dapat memberikan nilai tambah kepada unit bisnis lainnya -
sebuah model yang semakin membuahkan hasil seiring dengan upaya kami secara agresif mendapatkan
pengguna baru dan meningkatkan profitabilitas di seluruh bisnis kami yang berkembang pesat. Pada
akhirnya, kami ingin pengguna dapat menikmati semua manfaat dari produk pembayaran dan layanan
on-demand yang berfungsi untuk menyalurkan pengguna yang tepat untuk menemukan dan memanfaatkan
produk pinjaman kami. Dengan perkembangan positif tersebut, kami juga memperkirakan segmen fintech
akan mencapai EBITDA yang disesuaikan positif di kuartal selanjutnya, satu tahun lebih cepat dari pedoman
sebelumnya.”
Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, menjelaskan “Bisnis kami berkembang pesat terutama untuk
segmen fintech dan kami terus berhati-hati dalam mengelola beban. Hal ini tercermin nyata dalam
pertumbuhan top-line dan perbaikan bottom-line, baik di level unit bisnis maupun di Grup. Hasil kuartal ketiga
ini menandai pencapaian perbaikan EBITDA yang disesuaikan dalam sembilan kuartal berturut-turut dari
tahun ke tahun. Kami berharap dapat terus mendorong pertumbuhan bisnis dalam beberapa bulan
mendatang, sambil melakukan penghematan biaya lebih lanjut dan memperkuat upaya perbaikan
bottom-line. Kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai target EBITDA Grup yang disesuaikan impas
untuk keseluruhan tahun.”
Beban kas rutin tetap1 Grup menurun sebesar 3% YoY dan biaya kas perusahaan yang dilaporkan juga
menurun sebesar 37% dari tahun ke tahun. GoTo mempertahankan posisi kas dan neraca yang solid. Per 30
September 2024, Perseroan memiliki Rp21 triliun, atau US$1,39 miliar, dalam bentuk kas, setara kas, dan
deposito jangka pendek.
Page 5
Ikhtisar Kinerja Grup
Pro Forma1
Untuk periode 3 bulan yang Untuk periode 9 bulan yang berakhir
berakhir 30 September 30 September
(dalam miliar rupiah)
Perubahan Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY % YoY %
Indikator Operasional
GTV Inti6 71.970 41.423 74% 188.942 122.134 55%
3
GTV 137.363 99.996 37% 375.320 293.044 28%
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2,7 4.703 3.504 34% 13.136 10.099 30%
Pendapatan bersih 3.926 1.905 106% 10.522 5.424 94%
Margin kontribusi5 1.506 842 79% 3.865 2.062 87%
EBITDA yang disesuaikan4 137 (559) n/a (13) (2.342) 99%
Rugi periode berjalan (655) (1.550) 58% (2.029) (6.943) 71%
Aktual
Untuk periode 3 bulan yang Untuk periode 9 bulan yang berakhir
(dalam miliar rupiah)
berakhir 30 September 30 September
Perubahan Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY % YoY %
Indikator Operasional
GTV Inti6 71.970 68.501 5% 197.835 206.680 -4%
GTV3 137.363 151.494 -9% 393.736 444.059 -11%
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2 4.703 5.977 -21% 14.416 17.791 -19%
Pendapatan bersih 3.926 3.627 8% 11.663 10.511 11%
Margin kontribusi5 1.506 1.135 33% 4.152 2.816 47%
EBITDA yang disesuaikan4 137 (942) n/a (72) (3.747) 98%
Rugi periode berjalan (1.693) (2.387) 29% (4.539) (9.599) 53%
Perseroan mencatatkan akselerasi pertumbuhan top-line yang sehat di kuartal ketiga seiring dengan GTV
inti1,6 Grup yang mencapai Rp72,0 triliun, meningkat 74% YoY. GTV1,3 Grup mencapai Rp137,4 triliun, tumbuh
37% YoY, sementara itu pendapatan bruto1,2,7 mencapai Rp4,7 triliun, naik 34% YoY. Pendapatan bersih1 untuk
Q3-2024 mencapai Rp3,9 triliun, naik 106% YoY.
Beban kas rutin tetap1 berkurang 3% YoY menjadi Rp1,4 triliun sehingga meningkatkan leverage operasional
bagi bisnis. Biaya korporasi rutin yang dilaporkan, yang dapat dialokasikan kepada masing-masing segmen
bisnis sesuai dengan atribusinya, turun 37% YoY menjadi Rp 170 miliar. Perseroan berharap dapat
mencatatkan penghematan tambahan dalam beberapa bulan mendatang sebagai dampak positif dari kontrak
layanan cloud yang baru-baru ini ditandatangani dengan Alibaba dan Tencent.
EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 pada kuartal ketiga 2024 berhasil mencapai Rp137 miliar, berbalik
dibandingkan dengan rugi Rp599 miliar di kuartal ketiga 2023. Hal ini menegaskan bahwa Perseroan berada
di jalur yang tepat untuk memenuhi pedoman kinerja EBITDA yang disesuaikan1,4 impas (breakeven) untuk
keseluruhan tahun buku 2024.
Page 6
Grup GoTo membukukan rugi periode berjalan1 sebesar Rp655 miliar pada kuartal ketiga 2024, berhasil
dipangkas 58% YoY. Hal tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan dan berkurangnya pengeluaran
untuk insentif dan pemasaran produk.
GoTo juga mendapatkan e-commerce service fee dari Tokopedia pada kuartal ketiga 2024 sebesar Rp191
miliar, atau bersih senilai Rp172 miliar setelah pajak pertambahan nilai (PPN).
Pada Juni 2024, pemegang saham GoTo menyetujui program pembelian kembali saham (share buyback)
selama 12 bulan dengan alokasi sampai dengan USD200 juta. Hingga 30 September 2024, GoTo telah
melakukan pembelian kembali saham sebanyak 14.141.175.803 saham, dengan total nilai sekitar USD49 juta,
atau setara Rp743 miliar.
Seluruh agenda di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa telah mendapat persetujuan, termasuk
penarikan kembali saham treasuri, yang berdampak pada pengurangan jumlah saham Seri A yang beredar
sebanyak 10.264.665.616 lembar saham. Penarikan kembali saham treasuri ini diperkirakan akan selesai pada
awal November 2024. Saham treasuri tersebut merupakan saham hasil pembelian kembali yang dilakukan
Perusahaan sebelum masa IPO yaitu di tahun 2021 dan 2022 dan saham yang diperoleh dari pelaksanaan
program stabilisasi harga saham Perseroan pasca-IPO (greenshoe).
Financial Technology
Untuk periode 3 bulan yang berakhir Untuk periode 9 bulan yang berakhir
30 September 30 September
(dalam miliar rupiah) 2024 2023 Perubahan 2024 2023 Perubahan
YoY % YoY %
Indikator Operasional
GTV inti6 64.607 35.524 82% 169.177 104.211 62%
GTV3 130.597 94.512 38% 356.899 276.515 29%
Nilai pinjaman konsumen yang 4.341 1.449 200%
disalurkan10 4.341 1.449 200%
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2 1.024 450 128% 2.478 1.273 95%
Pendapatan pinjaman11 565 90 527% 1.231 178 593%
Margin kontribusi5 503 77 553% 989 92 975%
EBITDA yang disesuaikan4 (65) (388) 83% (481) (1.412) 66%
Unit Bisnis Financial Technology (Fintech) GoTo menunjukkan kemajuan signifikan dan menjadi
pendorong pertumbuhan bisnis dan profitabilitas Perseroan. Penggerak utama profitabilitas adalah bisnis
pinjaman seiring dengan nilai pinjaman konsumen yang disalurkan (outstanding loans) naik tiga kali lipat
YoY di kuartal ketiga 2024 dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) yang stabil. Hal ini menunjukkan
bahwa ekosistem berjalan dengan baik, dengan berbagai produk dan penggunaan layanan di Grup, yang
mendorong pertumbuhan pengguna, sekaligus memperdalam penetrasi pinjaman secara bertanggung
jawab dan akuntabel. Segmen fintech diperkirakan akan mencapai EBITDA yang disesuaikan4 positif di
kuartal selanjutnya, satu tahun lebih cepat dari pedoman sebelumnya.
● Jumlah pengguna bertransaksi bulanan (MTU) segmen fintech tumbuh 35% YoY menjadi 18,8 juta
● GTV inti6 Fintech mencapai Rp64,6 triliun, naik 82% YoY, sementara GTV3 mencapai Rp130,6 triliun di
Q3-2024, tumbuh 38% YoY.
Page 7
● Pendapatan bruto2 Fintech meningkat 128% YoY menjadi Rp1,0 triliun, terutama didorong
pertumbuhan pesat dalam pinjaman konsumen dan peningkatan volume pembayaran konsumen
melalui penggunaan aplikasi GoPay.
● Perseroan semakin efisien dalam mengakuisisi pelanggan, serta semakin disiplin dalam mengelola
beban. Biaya kas rutin tetap meningkat 26% YoY menjadi Rp550 miliar - jauh lebih rendah
dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan.
● Rugi EBITDA yang disesuaikan4 untuk unit bisnis Fintech menyusut 83% YoY menjadi Rp65 miliar
● Nilai pinjaman konsumen yang disalurkan meningkat tiga kali lipat secara tahunan, mencapai Rp4,3
triliun, sementara tingkat NPL tetap stabil. Sekitar 45% dari jumlah pinjaman yang disalurkan berasal
dari pengguna e-commerce, 40% dari pengguna layanan on-demand, dan sisanya dari pengguna
aplikasi GoPay. Diversifikasi lintas platform ini menunjukkan potensi cross-selling yang cukup besar
dalam ekosistem GoTo.
● Pendapatan dari jasa pinjaman tumbuh signifikan sebesar 527% YoY, berkontribusi 14% dari
pendapatan bersih Grup pada kuartal ketiga. Sekitar 80% dari total pinjaman yang disalurkan oleh
GoTo didanai oleh Bank Jago.
● Segmen Fintech diperkirakan mencapai EBITDA yang disesuaikan4 positif untuk keseluruhan
Q4-2024, satu tahun lebih cepat dari panduan sebelumnya.
● Terdapat ruang pertumbuhan yang signifikan seiring dengan penetrasi pinjaman yang relatif rendah,
yaitu hanya beberapa persen dari total pengguna, sementara permintaan untuk kredit substansial,
yaitu satu dari tujuh pengguna layanan GoPay dan Gojek mengajukan kredit dalam 12 bulan terakhir.
Perseroan memperkirakan nilai pinjaman konsumen yang disalurkan dapat meningkat dua kali lipat
dibanding September 2024 pada akhir tahun depan.
On-Demand Services
Untuk periode 3 bulan Untuk periode 9 bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
(dalam miliar rupiah) 2024 2023 Perubahan 2024 2023 Perubahan
YoY % YoY %
Indikator Operasional
GTV3 16.608 13.764 21% 45.981 41.269 11%12
Indikator Keuangan
Pendapatan bruto2 3.660 3.012 22% 10.382 8.880 17%13
Margin kontribusi5 838 675 24% 2.428 1.822 33%
EBITDA yang disesuaikan4 156 (48) n/a 412 (458) n/a
* Sejalan dengan standar industri, GTV telah dinyatakan ulang dengan memasukkan biaya tambahan, seperti tol dan tip.
Segmen On-Demand Services mencatatkan pertumbuhan yang signifikan sejalan dengan perbaikan
marjin dan mencapai EBITDA yang disesuaikan4 positif empat kuartal berturut-turut. Basis pengguna terus
berkembang seiring dengan meningkatnya penggunaan produk yang menyasar mass-market, sementara
pertumbuhan segmen premium juga menghasilkan wallet share tambahan di antara para pengguna
affluent. Unit bisnis ini juga mencatatkan perbaikan marjin di seluruh portofolio produk, yang merupakan
hasil dari optimalisasi insentif, perluasan layanan premium, dan pendapatan iklan yang tumbuh signifikan.
● Jumlah pesanan9 On-Demand Services tumbuh 30% YoY, sementara GTV3,9 tumbuh 25% YoY
mencapai Rp16,3 triliun.
Page 8
● Pendapatan bruto2 naik 22% YoY menjadi Rp3,7 triliun. Berdasarkan basis yang sama (yang
mengecualikan Vietnam dan memperhitungkan perubahan model layanan pengiriman dari keagenan
menjadi model prinsipal, yang mulai berlaku pada Januari 2024), pendapatan kotor meningkat
sebesar 15% YoY.
● Biaya kas rutin tetap turun 3% YoY menjadi Rp640 miliar.
● Penawaran premium seperti GoFood Express, yang berkontribusi 22% GTV GoFood pada Q3-2024,
terus memberikan peluang bagi GoTo untuk memperdalam wallet share dari pengguna yang ada.
● Pendapatan iklan tumbuh 96% YoY mencapai 1,3% GMV layanan GoFood di Q3-2024 dan
berkontribusi kepada total marjin di seluruh bisnis.
● EBITDA yang disesuaikan4 untuk bisnis On-Demand Services tumbuh Rp204 miliar YoY menjadi
Rp156 miliar, menandai perolehan EBITDA yang disesuaikan positif4 selama empat kuartal
berturut-turut.
● Marjin EBITDA yang disesuaikan membaik 36 basis poin dibanding Q2-2024, sesuai dengan
pedoman kinerja yang diberikan pada kuartal kedua.
● GoTo mengumumkan penutupan bisnis Gojek di Vietnam, efektif mulai 16 September 2024, yang
memungkinkan Perseroan berfokus pada operasi yang dapat memberikan dampak pasar yang
signifikan secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen GoTo terhadap pertumbuhan bisnis
berkelanjutan jangka panjang.
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
GoTo berkomitmen untuk terus melakukan praktik terbaik terkait dengan tanggung jawab lingkungan, sosial,
dan tata kelola. Sejumlah upaya yang telah dilakukan Perseroan selama kuartal ketiga 2024 meliputi:
● Mendukung pemberantasan perjudian online dengan prosedur operasional yang ketat dan teknologi
tertanam untuk mencegah perjudian online menggunakan GoPay.
● Menginisiasi proyek untuk melakukan studi kelayakan terkait inisiatif produk simpanan keuangan
jangka panjang bagi mitra pengemudi, sebagai bagian dari kemitraan Perusahaan dengan
International Finance Corporation (IFC) untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mata pencaharian
yang berkelanjutan.
● Mencapai hasil terdepan di industri dalam sejumlah tolok ukur utama, termasuk:
○ Skor S&P ESG sebesar 44 (meningkat dari skor 31 pada tahun 2023), menempatkan GoTo di
8% teratas industri global.
○ Rating ESG Morningstar sebesar 17 (membaik dibandingkan dengan skor 21 di tahun 2023),
menempatkan GoTo dalam kategori risiko rendah dan 19% teratas secara global.
Pedoman Kinerja 2024
GoTo menargetkan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan dari basis demografi pengguna yang lebih luas
untuk unit bisnis On-Demand Services dan Financial Technology secara lebih efisien yang menjangkau
seluruh pasar Indonesia, dengan memanfaatkan keunikan ekosistem dan layanan lengkapnya yang dapat
memenuhi berbagai kebutuhan belanja dari seluruh segmen konsumen. Sehubungan dengan rencana dan
investasi yang akan dilakukan Perseroan untuk mendukung pertumbuhannya, khususnya pada bisnis
Financial Technology yang bertumbuh dengan cepat, Perseroan menetapkan pedoman kinerja EBITDA Grup
yang disesuaikan4 impas (breakeven) untuk keseluruhan tahun buku 2024.
Pedoman tersebut didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal Perseroan, yang
semuanya akan tergantung pada berbagai faktor ketidakpastian dan risiko. Hal ini termasuk meningkatnya
kompetisi pasar, yang diperkirakan akan terus berlanjut di kuartal mendatang, tingkat inflasi, serta faktor
eksternal lainnya.
Page 9
- SELESAI - Tentang Grup GoTo GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah untuk “mendorong kemajuan” melalui infrastruktur teknologi dan solusi bagi semua orang untuk mengakses dan dapat berkembang di sektor ekonomi digital. Ekosistem GoTo menyediakan berbagai layanan termasuk mobilitas, pesan antar makanan, dan logistik, serta pembayaran, layanan keuangan, hingga solusi teknologi untuk pedagang. Ekosistem GoTo juga menghadirkan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan serta layanan perbankan melalui kemitraan dengan Bank Jago. Informasi Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Information) Dokumen ini dapat memuat informasi atau pernyataan yang berwawasan ke depan termasuk namun tidak terbatas pada diskusi atas strategi, rencana ke depan dan kinerja keuangan indikatif dimasa mendatang (selanjutnya secara bersama-sama disebut "forward-looking information"). Forward-looking information didasarkan pada sejumlah ekspektasi internal, estimasi, proyeksi, dan asumsi tertentu pada saat ini, serta keyakinan bahwa, sesuai pandangan wajar manajemen, secara inheren bergantung pada ketidakpastian dan kontinjensi bisnis, ekonomi, kompetitif, atau faktor lainnya. Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa mendatang dan melibatkan risiko yang sudah dan belum diketahui, ketidakpastian, serta faktor-faktor lain (termasuk risiko dan ketidakpastian yang terdapat dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan Dan Pembahasan dan Analisis Manajemen yang tersedia melalui situs web Perseroan), yang mungkin mengakibatkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual menjadi berbeda secara material dari hasil, kinerja, atau pencapaian masa depan yang dipaparkan atau tersirat oleh forward-looking information tersebut. Segala estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang dicantumkan di dalam dokumen ini adalah berdasarkan kondisi pasar pada saat ini, dan/atau informasi yang disediakan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sepanjang informasi tertentu dalam dokumen ini diperoleh dari sumber pihak ketiga, Perseroan belum melakukan verifikasi informasi tersebut secara independen, dan terdapat risiko bahwa asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil oleh Perseroan berdasarkan informasi tersebut tidak akurat. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Perseroan menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbarui informasi atau melakukan revisi terhadap forward-looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau kejadian baru, atau lainnya. Pembaca diminta untuk berhati-hati dengan tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information tersebut dan tidak boleh dipandang sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun dengan sendirinya. Pengukuran Keuangan Non-PSAK Grup GoTo menggunakan beberapa pengukuran keuangan non-PSAK berikut termasuk pendapatan bruto, margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan, untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK Grup GoTo mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan karena itu, mungkin tidak dapat saling dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu karena tidak memasukkan dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK. Pengukuran non-PSAK ini tidak ditujukan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo yang sesuai dengan PSAK. Namun, Grup GoTo meyakini bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada para investor untuk memudahkan perbandingan kinerja masa lalu dan kini, di luar item-item yang Grup GoTo yakini tidak menjadi indikasi dari kegiatan operasional yang sedang berlangsung dikarenakan besaran dan/atau sifat dari item-item tersebut. Margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan yang disajikan berikut ini belum tentu dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh perusahaan- perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Dikarenakan alasan tersebut, sebaiknya tidak membandingkan pengukuran non-PSAK ini dengan pengukuran yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain.
Page 10
Informasi Keuangan Konsolidasian yang tidak diaudit dan tidak direviu dan Informasi Keuangan Konsolidasian Pro
forma
Grup GoTo menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah Tokopedia dan usaha
pengiriman dan fulfillment dibawah GoTo Logistics yang terkait dengannya telah didekonsolidasi sejak 1 Januari 2023.
Proforma informasi keuangan tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Perseroan. Proforma
informasi keuangan ini (i) tidak dapat diartikan sebagai kinerja keuangan atau hasil operasional Grup GoTo yang lengkap
jika transaksi- transaksi telah diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi yang
tersedia saat ini dan perkiraan serta asumsi yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo dianggap wajar pada tanggal
diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan hanya dengan tujuan untuk penyajian informasi; dan (iv) tidak
mencerminkan semua keputusan yang diberlakukan oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi. Selain itu, informasi proforma
tersebut disajikan hanya dengan tujuan untuk memberikan ilustrasi dan informasi serta tidak dapat menjadi indikasi atas
hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan terbuka.
Informasi keuangan proforma ini telah disusun dan menjadi tanggung jawab dari manajemen. Informasi proforma ini tidak
diaudit, direviu, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun oleh konsultan pihak ketiga ataupun akuntan publik
independen . Dengan demikian, tidak terdapat opini atau bentuk keyakinan lainnya sehubungan dengan dan seluruh
informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.
Selain itu, Grup GoTo juga menyajikan hasil untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 dalam
dokumen ini. Informasi ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 30 September 2024 dan
untuk periode sembilan bulan berakhir pada 30 September 2024 dan 2023 yang tidak direviu dan tidak diaudit. Laporan
keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2024 dan untuk periode sembilan bulan berakhir pada 30
September 2024 dan 2023 telah disusun dan menjadi tanggung jawab dari manajemen. Informasi keuangan ini tidak
diaudit, tidak direviu, tidak diperiksa atau diaplikasikan oleh prosedur apapun oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan
publik independen. Dikarenakan hal ini, tidak ada opini atau bentuk asurans apapun yang diekspresikan terkait dengan
informasi keuangan interim ini dan semua informasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September
2024 dan 2023 disajikan dalam dokumen ini.
Selanjutnya, dalam dokumen ini, Grup GoTo juga menyajikan informasi keuangan periode tiga bulan yang berakhir pada
30 September 2024 dan 2023 yang disusun oleh dan menjadi tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan
konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 ini tidak diaudit, ditelaah,
diperiksa, atau diterapkan prosedur apa pun. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk jaminan lainnya
diungkapkan sehubungan dengan setiap dan semua informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 yang disajikan dalam dokumen ini.
1
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
2
Pendapatan bruto merupakan nilai dalam rupiah yang dapat diatribusikan kepada Grup GoTo dari setiap transaksi, tanpa ada
penyesuaian untuk insentif yang dibayarkan kepada mitra pengemudi dan pedagang atau promosi kepada pengguna akhir,
sepanjang periode pengukuran. Untuk rekonsiliasi dari pendapatan bersih ke pendapatan bruto, silakan merujuk pada bagian
“Pengukuran Keuangan Non-PSAK.”
Page 11
3
Nilai transaksi bruto (GTV) adalah sebuah representasi pengukuran operasional yang mencakup:
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai item tambahan, termasuk di antaranya biaya
tol dan tip,
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, di luar Tokopedia,
c. jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami, dan
d. di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
4
Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi
sebelum pajak penghasilan, disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya bunga;
(iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas penurunan nilai
investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii) penyesuaian nilai wajar
instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix) biaya kompensasi berbasis
saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs belum terealisasi dari pengukuran kembali kas; (xi) bagian kerugian bersih entitas
asosiasi dan ventura bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii) pendapatan dividen;
dan (xiv) non-recurring items..
5
Grup GoTo mengkalkulasikan margin kontribusi, yang merupakan ukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan pendapatan bersih
dikurangi dengan seluruh jumlah beban pokok pendapatan, sebagian dari beban penjualan dan pemasaran yang berkaitan
dengan kelebihan promosi dan pemasaran produk serta lain-lain yang sebagian besar terdiri pajak penghasilan terkait penjualan
dan pemasaran dan beban tidak signifikan lain.
6
GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway) untuk
segmen financial technology dan GTV di Vietnam untuk segmen On-Demand Services
7
Tidak termasuk operasi di Vietnam dan memperhitungkan perubahan model bisnis yang diberlakukan pada kuartal pertama tahun
2024, pertumbuhan pendapatan kotor Grup GoTo adalah 27% YoY pada kuartal tiga 2024
8
MTU GoTo Group adalah Monthly Transacting Users (pengguna bertransaksi bulanan) yang menggunakan produk layanan
On-Demand (di ID, SG dan VN) atau di platfrom Fintech, di dalam ataupun luar platform, dalam periode pengukuran.
9
Tidak memasukkan Vietnam
10
. Nilai pinjaman yang disalurkan mencakup pinjaman di dalam dan di luar neraca serta pokok pinjaman yang belum dilunasi.
Pinjaman di luar neraca merupakan pinjaman yang berasal dari segmen Teknologi Finansial GoTo tetapi didanai melalui pengaturan
penyaluran pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
11
Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan perseroan nomor 25
12
Tidak termasuk operasi di Vietnam, pertumbuhan GTV ODS pada 9M24 adalah 15% YoY
13
Tidak termasuk operasi di Vietnam dan memperhitungkan perubahan model bisnis yang diberlakukan pada kuartal pertama
tahun 2024, pertumbuhan pendapatan kotor ODS pada 9M24 adalah 9% YoY
Kontak:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
Page 12
Group Achieves Positive Adjusted EBITDA as GoTo Announces
2024 Third Quarter Results
3Q24 Key Highlights1
● Group core GTV6 increased by 74% YoY to Rp72.0 trillion
● Gross revenue2,7 increased by 34% YoY to Rp4.7 trillion
● Recurring cash fixed costs decreased by 3% YoY to Rp1.4 trillion
● Group adjusted EBITDA4 reached a record high of Rp137 billion — on course to meet full-year
adjusted EBITDA4 breakeven guidance
● Financial Technology core GTV6 increased 82% YoY to Rp64.6 trillion, adjusted EBITDA4 loss
narrowed significantly from Rp388 billion in 3Q23 to Rp65 billion this quarter and is expected to turn
positive for the whole of 4Q24, one year ahead of previous guidance
● On-Demand Services showed strong growth, with completed orders9 up 30% YoY and GTV3,9 up 25%
YoY, adjusted EBITDA4 reached Rp156 billion, improving from a loss of Rp48 billion in 3Q23
Jakarta, Indonesia, October 30, 2024 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, "GoTo Group" or the
"Company"), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its 2024 third quarter financial
results. Group core GTV1,6 grew by 74% YoY to Rp72.0 trillion, while Group GTV1,3 increased 37% YoY to
Rp137.4 trillion. Gross revenue1,2,7 increased by 34% YoY to Rp4.7 trillion, and Group adjusted EBITDA1,4 turned
positive, reaching a new high of Rp137 billion versus a loss of Rp559 billion in the same period last year. This
strong performance was underpinned by a 21% YoY increase in Monthly Transacting Users (MTUs)8 across the
GoTo ecosystem.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: "We’re pleased to report another quarter of strong performance
across GoTo, with all cylinders firing as our business accelerates. Our strategy works because each part of
our ecosystem adds value to the others - a model that is increasingly bearing fruit as we aggressively pursue
new users and enhance profitability across our rapidly expanding business. Ultimately, we want users to
enjoy the benefits of everything our payments and on-demand products can offer, and for this to act as a
funnel through which the right users find and benefit from our responsible lending products. Our progress is
such that we now expect our Financial Technology segment to reach positive adjusted EBITDA next quarter,
one year ahead of schedule.”
Simon Ho, GoTo Group CFO, said: "Our business is progressing swiftly, particularly the financial technology
segment, while we continue to be prudent in terms of cost management. This is clearly reflected in our
top-line growth and bottom-line improvements, both by business segment and at the Group level, with the
third quarter marking our ninth consecutive quarter of year on year adjusted EBITDA improvement. Looking
ahead, we expect to continue on our growth trajectory over the coming months, while booking further cost
savings and solidifying improvements in our bottom line. We are squarely on track to reach our target of
Group adjusted EBITDA breakeven for the full year.”
The Group's recurring cash fixed costs1 decreased by 3% YoY and reported recurring cash corporate costs
also declined, by 37% YoY. GoTo maintains a solid cash position and balance sheet. As of September 30,
2024, the Company had Rp21 trillion, or US$1.39 billion, in cash and cash equivalents, and short-term time
deposits.
Page 13
Group Highlights
Pro Forma1
Three-month period Nine-month period
(in billions of Rupiah)
ended September 30 ended September 30
YoY % YoY %
2024 2023 2024 2023
change change
Operational
Metrics
Core GTV6 71,970 41,423 74% 188,942 122,134 55%
GTV3 137,363 99,996 37% 375,320 293,044 28%
Financial Metrics
Gross revenue2,7 4,703 3,504 34% 13,136 10,099 30%
Net revenue 3,926 1,905 106% 10,522 5,424 94%
Contribution 1,506 842 79% 3,865 2,062 87%
margin5
Adjusted EBITDA4 137 (559) n/a (13) (2,342) 99%
Loss for the period (655) (1,550) 58% (2,029) (6,943) 71%
Actual
Three-month period Nine-month period
(in billions of Rupiah)
ended September 30 ended September 30
YoY % YoY %
2024 2023 2024 2023
change change
Operational
Metrics
Core GTV6 71,970 68,501 5% 197,835 206,680 -4%
GTV3 137,363 151,494 -9% 393,736 444,059 -11%
Financial Metrics
Gross revenue2 4,703 5,977 -21% 14,416 17,791 -19%
Net revenue 3,926 3,627 8% 11,663 10,511 11%
Contribution 1,506 1,135 33% 4,152 2,816 47%
margin5
Adjusted EBITDA4 137 (942) n/a (72) (3,747) 98%
Loss for the period (1,693) (2,387) 29% (4,539) (9,599) 53%
Top-line growth accelerated in the third quarter as Group core GTV1,6 reached Rp72.0 trillion, an increase of
74% YoY. Group GTV1,3 reached Rp137.4 trillion, an increase of 37% YoY, while gross revenue1,2,7 reached Rp4.7
trillion, an increase of 34% YoY. Net revenue1 for 3Q24 was Rp3.9 trillion, an increase of 106% YoY.
Recurring cash fixed costs1 declined by 3% YoY to Rp1.4 trillion, creating significant operating leverage for the
business. Reported recurring cash corporate costs, which are allocated to each of the business segments
where they can be directly attributed, decreased by 37% YoY to Rp170 billion. The Company expects to
recognize additional savings following the implementation of its recently-signed cloud service contracts with
Alibaba and Tencent.
3Q24 Group adjusted EBITDA1,4 was Rp137 billion, compared with a loss of Rp599 billion in 3Q23, positioning
the Company to reach its 2024 full-year adjusted EBITDA1,4 breakeven target.
Page 14
The Group booked a net loss1 of Rp655 billion for the third quarter, a reduction of 58% YoY, supported by
improvements in revenue and a reduction in incentives and product marketing spend.
GoTo's 3Q24 e-commerce service fee from Tokopedia was Rp191 billion, or net Rp172 billion when VAT is
excluded.
In June 2024, GoTo's shareholders approved a 12-month share repurchase program for up to US$200 million.
As of September 30, 2024, GoTo had repurchased a total of 14,141,175,803 shares, totaling approximately
USD49 million, or Rp743 billion.
All measures at the Company’s August Extraordinary General Meeting of Shareholders were passed,
including the cancellation of treasury shares, which will result in a reduction in the number of Series A shares
in circulation amounting to 10,264,665,616 shares in total. It is expected that this will be completed by early
November 2024. These treasury shares were acquired by the Company in 2021 and 2022 through pre-IPO
buybacks and the Company's IPO-related greenshoe program.
Financial Technology
Three-month period ended Nine-month period ended
(in billions of Rupiah)
September 30 September 30
2024 2023 YoY % 2024 2023 YoY %
change change
Operating metrics
Core GTV6 64,607 35,524 82% 169,177 104,211 62%
GTV 3 356,899 276,515 29%
130,597 94,512 38%
Consumer loans
outstanding principal 10 4,341 1,449 200% 4,341 1,449 200%
Financial metrics
Gross revenue2 1,024 450 128% 2,478 1,273 95%
11
Lending revenue
565 90 527% 1,231 178 593%
Contribution margin5 503 77 553% 989 92 975%
Adjusted EBITDA4 (65) (388) 83% (481) (1,412) 66%
The Financial Technology segment progressed significantly, becoming a driver of both growth and
profitability. The key profitability driver is the lending business as consumer loans outstanding principal
tripled YoY, with stable NPL levels. This demonstrates that the ecosystem is working as designed, with the
Group’s range of products and use cases spurring user growth, while deepening the penetration of loans
responsibly. The Financial Technology segment is now expected to reach positive adjusted EBITDA4 for
the whole of 4Q24, one year ahead of previous guidance.
● Financial Technology Monthly Transacting Users (MTUs) grew 35% YoY to 18.8 million.
● Core GTV6 was Rp64.6 trillion, increasing by 82% YoY, while GTV3 was Rp130.6 trillion in 3Q24, an
increase of 38% YoY.
● Gross revenue2 increased 128% YoY to Rp1.0 trillion, driven primarily by the scaling up of the loan
book as well as increased transaction volume within the GoPay app.
● The Company is becoming more efficient in customer acquisition and more disciplined in managing
costs. Recurring cash fixed costs grew by 26% YoY to Rp550 billion - significantly lower than revenue
growth.
● Adjusted EBITDA4 loss for Financial Technology narrowed by 83% YoY to Rp65 billion
Page 15
● Consumer loans outstanding principal tripled YoY, reaching Rp4.3 trillion, while NPL levels remained
stable. Approximately 45% of loans outstanding originated from e-commerce users, 40% from
On-Demand Services users, and the remainder from GoPay app users. This diversification across
platforms highlights the cross-selling potential within the GoTo ecosystem.
● Lending revenue grew significantly by 527% YoY, accounting for 14% of Group net revenues in the
third quarter. Roughly 80% of total loans outstanding originated by GoTo are funded by Bank Jago.
● The Financial Technology segment is now expected to reach positive adjusted EBITDA4 for the whole
of 4Q24, one year ahead of previous guidance.
● There is significant room for further growth in lending. Loan penetration is relatively low at just a few
percent of total users, while demand for credit is substantial, with one in seven transacting users of
GoPay and Gojek services over the last 12 months, applying for credit. The Company estimates that
consumer loans outstanding principal could double versus September 2024 levels by the end of next
year.
On-Demand Services
Three-month period ended Nine-month period ended
September 30 September 30
2024 2023 YoY % 2024 2023 YoY %
(in billions of Rupiah)
change change
Operating metrics
GTV3 16,608 13,764 21% 45,981 41,269 11%12
Financial metrics
Gross revenue2 3,660 3,012 22% 10,382 8,880 17%13
Contribution margin5 838 675 24% 2,428 1,822 33%
Adjusted EBITDA4 156 (48) n/a 412 (458) n/a
* In line with industry standards, GTV has been restated to include any additional fees, such as tolls and tips.
The On-Demand Services segment recorded substantial growth alongside significant margin
improvements, recording its fourth successive quarter of positive adjusted EBITDA4. The segment’s user
base continued to expand as adoption of mass-market products increased, while growth in premium
offerings captured additional wallet share among affluent users. Margin improvements across the product
portfolio were driven by optimized incentives, expanded premium services and significant growth in
advertising revenue.
● On-Demand Services orders9 grew 30% YoY, while GTV3,9 grew 25% YoY to Rp16.3 trillion.
● Gross revenue2 increased by 22% YoY to Rp3.7 trillion. On a like-for-like basis (which excludes
Vietnam and accounts for the change in delivery services model from an agency to a principal model,
which took effect in January 2024), gross revenue increased by 15% YoY.
● Recurring cash fixed costs decreased by 3% YoY to Rp640 billion.
● Premium offerings such as GoFood Express, which accounted for 22% of GoFood GTV in 3Q24,
continue to provide opportunities for GoTo to deepen wallet share with existing users.
● Advertising revenue increased 96% YoY to 1.3% of food GMV in 3Q24, supplementing margins across
the business.
● Adjusted EBITDA4 for On-Demand Services increased by Rp204 billion YoY to Rp156 billion, marking
its fourth consecutive quarter of positive adjusted EBITDA4.
● Adjusted EBITDA margin improved by 36 basis points versus 2Q24, in line with guidance given in
2Q24.
Page 16
● GoTo announced the closure of the Gojek business in Vietnam, effective from September 16, 2024, to
allow the Company to focus on operations that can deliver a significant market impact in a
sustainable manner, aligning with GoTo’s commitment to long term sustainable business growth.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo is committed to social responsibility and best practices in its ESG performance. Outcomes from the
Company's efforts in 3Q24 include:
● Supporting the eradication of online gambling using strict operational procedures and embedded
technology to prevent online gambling using GoPay.
● Initiating a project to conduct a feasibility study on long term savings initiatives for driver-partners, as
part of the Company's partnership with the International Finance Corporation (IFC) to increase
financial inclusion and sustainable livelihoods.
● Achieving industry-leading results within a number of key benchmarks including:
o S&P ESG score of 44 (compared to 31 in 2023), putting GoTo in the top 8% of global industry.
o Morningstar ESG rating of 17 (compared to 21 in 2023), putting GoTo in the low-risk category
and in the top 19% globally.
2024 Company Outlook
GoTo expects to capture additional growth in broad user demographics in its core On-Demand Services and
Financial Technology segments more cost-effectively across the expansive Indonesian market by leveraging
its unique ecosystem that spans the full range of consumer spending. Under this plan and investments in the
Company's ongoing growth, particularly in its fast-growing Financial Technology business, the Company
currently expects full-year 2024 Group adjusted EBITDA4 to breakeven.
The above outlook is based on current market conditions and reflects the Company's preliminary estimates,
which are all subject to various uncertainties and risks. These include increasing market competition, which is
expected to continue over future quarters, as well as cost inflation and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, food delivery, groceries and logistics,
as well as payments, financial services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also provides
e-commerce services through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank Jago.
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”).
Forward-looking information is based upon a number of certain current internal expectations, estimates, projections, assumptions and
beliefs that, while considered reasonable by management, are inherently subject to significant business, economic, competitive and
other uncertainties, contingencies or other factors. Forward-looking information is not a guarantee of future performance and involves
known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in the Company’s consolidated financial
statements and Management’s Discussion and Analysis available on the Company’s website), that may cause actual results, performance
or achievements to be materially different from the future results, performance or achievements expressed or implied by such
forward-looking information. Any estimates, investment strategies or views expressed in this document are based upon current market
conditions, and/or data and information provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. To the extent any
information in this document was obtained from third party sources, the Company has not independently verified that information, and
there is a risk that the assumptions made and conclusions drawn by the Company based on such information are not accurate. Except as
required by law, the Company disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a result of new
information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information, which should not
be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Page 17
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including gross revenue,
contribution margin and adjusted EBITDA, to understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance. However, the
definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial measures may be different from those used by other companies, and therefore, may not
be comparable. Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of certain
expenses that are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo Group’s business. Thus,
these non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation from, measures prepared in
accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS. Rather,
GoTo Group believes that the presentation of adjusted EBITDA provides additional information to investors to facilitate the comparison of
past and present results, excluding those items that GoTo Group does not believe are indicative of GoTo Group’s ongoing operations due
to their size and/or nature. In addition, GoTo Group also presents the Contribution Margin, which may provide additional information to
investors in relation to the results excluding non-variable expenses and other income/expenses. Contribution margin and adjusted
EBITDA presented herein may not be comparable to similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define
this measure differently. Accordingly, these non-IFAS measures should not be compared to those presented by other companies.
Unaudited and Unreviewed Consolidated Financial Information and Pro forma Financial Information
GoTo Group has furnished certain of the pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2023. The pro forma financial information has
been prepared based on the Company’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of and
for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo Group’s
management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes only; and (iv)
does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma financial
information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s future results
of operations or financial condition as an independent, publicly traded company.
The pro forma financial information included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro
forma financial information has not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third party consultant or
independent certified public accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to
any and all pro forma financial information presented in this document.
In addition, GoTo Group has also furnished results for the nine months ended September 30, 2024 in this document. This information is
extracted from the consolidated financial statements of the Company as of September 30, 2024 and for the nine months ended
September 30, 2024 and 2023 that have not been reviewed or audited. The consolidated financial statements as of September 30,
2024 and for the nine months ended September 30, 2024 and 2023, have been prepared by and are the responsibility of management.
This financial information has not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third party consultant or
independent certified public accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to
any and all interim financial information as of September 30, 2024 and for the nine months ended June 30, 2024 and 2023 presented in
this document.
Furthermore, in this document, GoTo group has also furnished the results of the three months ended September 30, 2024 and 2023
which have been prepared by and are the responsibility of management. The consolidated financial information for the three months
ended September 30, 2024 and 2023 have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied. Accordingly, there
are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three
months ended September 30, 2024 and 2023 presented in this document.
1
All Group-related numbers are pro forma unless otherwise stated. Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics were deconsolidated as of January 1, 2023. Segment-specific figures are as reported.
2
Gross revenues represent the total Rupiah value attributable to GoTo Group from each transaction, without any adjustments for
incentives paid to driver-partners and merchant partners or promotions to end-users, over the period of measurement. For a
reconciliation of net revenue to gross revenue, please refer to the section "Non-IFAS Financial Reconciliation."
3
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the time value of the transactions from On-demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through our platform of Financial Technology.
d. and excluding amounts from inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon
consolidation.
4
GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for
(i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on goodwill;
(vii) fair value adjustment of financial instruments; (viii) (reversal)/loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix) share-based
Page 18
compensation cost; (x) unrealised foreign exchange (gain)/loss from cash remeasurement; (xi) share of net losses in associates and
joint ventures; (xii) (gain)/loss on divestment and dilution of investments, net (xiii) dividend income; and (xiv) non-recurring items.
5
GoTo Group calculates the contribution margin, a non-IFAS measure, beginning with net revenue and deducting total cost of
revenues, a portion of sales and marketing expenses relating to the promotional excess and product marketing and others,
consisting mainly of withholding taxes related to sales and marketing expenses, and other insignificant expenses.
6
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and On-Demand Services GTV in Vietnam.
7
Excluding operations in Vietnam and accounting for the change in the business model enacted in the first quarter of 2024, GoTo
Group’s gross revenue growth in 3Q24 was 27% YoY.
8
GoTo Group MTUs means average Monthly Transacting Users who are using On-Demand Services products (in ID, SG, VN), or Financial
Technology Services, on-platform or off-platform, over the stated period.
9
Excluding Vietnam
10
Consumer Loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet loans
represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with channelling
partners.
11
Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements
12
Excluding operations in Vietnam, ODS GTV growth in 9M24 was 15% YoY
13
Excluding operations in Vietnam and accounting for the change in the business model enacted in the first quarter of 2024, ODS gross
revenue growth in 9M24 was 9% YoY
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×2
unresolved
org
PT GoTo Gojek
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.3
unresolved
org
Bank Jago. Informasi Berwawasan
p.9
unresolved
org
Bank Jago. Forward-Looking Statements This
p.16
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.