Skip to content
Back to announcement

Prubhan lbh dr 20persen Aset n Liab 30Sep24.pdf

Financial statement Text extracted MICE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1 OCR 0.936
AN

MULTI INDOCITRA

Jakarta, 30 Oktober 2024
No. 13/MIC/CORPSEC/X/2024

Kepada Yth,

Direksi PT Bursa Efek Indonesia

Jakarta Stock Exchange Building Tower |
Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53

Jakarta 12190

Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa

Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan

Keuangan Interim Konsolidasian (Tidak DiAudit) per 30 September 2024 bila dibandingkan dengan
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 31 Desember 2023

Dengan hormat,

Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-£ Bursa tentang
Kewajiban 'enyampaian Informasi, butir III.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 2096 dimana
terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi keuangan nterim Konsolidasian Perusahaan
(Aset dan Liabilitas) per 30 September 2024 (Non-Audited) bila dibandingkan dengan Laporan Posisi
euangan Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2023 (Audited) adalah sebagai berikut:

Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain:

# Piutang lain-lain per 30 September 2024 sebesar Rp37,233 miliar mengalami peningkatan sebesar
Rp18,911 miliar (103,2196) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp18,322 miliar
dikarenakan sampai dengan tanggal 30 September 2024, Perusahaan belum menerima pelunasan
sebagian besar dari PT Gloria Origita Cosmetics, PT You Indonesia, PT Hasta Prima Industri, PT Mattel
Trading Indonesia dan PT Wonglokat International masing-masing sebesar Rp9,188 miliar, Rp0,964
miliar, Rp3,223 miliar, Rp3,959 miliar dan Rp0,727 miliar atas transaksi klaim support biaya activity
promotion (pendapatan lain-lain) selama periode Januari - September 2024 dan juga lebih tingginya
transaksi penagihan dana promotion distributor dan transaksi di luar usaha yang belum diterima oleh
Perusahaan di Kuartal 3 (A3) tahun 2024 dibandingkan dengan O4 tahun 2023.

e Uang muka per 30 September 2024 sebesar Rp7,297 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp4,877
miliar (201,4896) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp2,420 miliar dikarenakan lebih
meningkatnya pengeluaran uang muka pembelian aset tetap dan persediaan dari supplier untuk
kebutuhan produksi di entitas anak serta uang muka keperluan operasional lainnya seperti pembayaran
License Dinamics application, uang, muka perjalanan dinas, aktivitas tiktok dan event marketing, uang
muka promotion activity yang dikeluarkan oleh Perusahaan di periode Kuartal 3 (A3) tahun 2024
dibandingkan dengan 04 tahun 2023.

e Pajak dibayar dimuka per 30 September 2024 sebesar Rp8,941 miliar mengalami peningkatan sebesar
Rp7,720 miliar (632,5296) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,221 miliar dikarenakan
terdapatnya saldo Pajak Penghasilan Pasal 22 atas pembelian import, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan
Pajak Penghasilan Pasal 25 yang belum waktunya dikreditkan di A3 tahun 2024 bila dibandingkan
dengan saldo Pajak Penghasilan Pasal 22, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Pajak Penghasilan Pasal 25
selama tahun 2023 yang telah dikreditkan oleh Perusahaan untuk menghitung Pajak Badan tahun Fiskal
2023 di akhir tahun 2023 lalu.

e Biaya dibayar dimuka per 30 September 2024 sebesar Rp1,523 miliar mengalami peningkatan sebesar
Rp0,297 miliar (24,229) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,226 miliar dikarenakan
adanya pembayaran premi untuk perpanjangan polis asuransi yang dibukukan sebagai asuransi dibayar
dimuka selama periode Kuartal 3 (A3) tahun 2024.

P3

PT MI INDOCITRA Tbk.

Green Central City, Commercial Area 6" F
Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120
Indonesia

P. 162 (21) 2996 8888

F. 162 (21) 2996 6191/ 92/93
Page 2 OCR 0.945
AN

MULTI INDOCITRA

Aset hak guna per 30 September 2024 sebesar Rp2,803 miliar mengalami penurunan sebesar Rp2,518
miliar (47,3256) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp5,321 miliar dikarenakan lebih
rendahnya penambahan aset hak guna — sewa bangunan pada periode Januari - September 2024
dibandingkan selama periode tahun 2023. Oleh karena itu, Perusahaan menerapkan perhitungan PSAK
73 “Sewa”, dimana PSAK ini menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan
atas sewa dengan memperkenalkan model akuntansi tunggal dengan mensyaratkan untuk mengakui
aset hak guna tian of use assets) dan liabilitas sewa (reklasifikasi penyajian laporan, yang sebelumnya
tercatat sebagai akun sewa dibayar dimuka) pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian atas
objek-objek sewa seperti sewa showroom, bangunan kantor dan gudang.

Utang pajak per 30 September 2024 sebesar Rp19,005 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp7,750
miliar (68,8696) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp11,255 miliar terutama
dikarenakan Perusahaan melakukan accrue atas pajak kini (current tax) selama periode Januari-
September 2024 sebesar Rp14,146 miliar serta masih terdapat saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) —
Keluaran yang belum dikreditkan dengan PPN - Masukan sampai dengan posisi per 30 September 2024
sebesar Rp2,985 miliar.

Utang lain-lain (pihak berelasi # pihak ketiga) per 30 September 2024 sebesar Rp8,476 miliar mengalami
peningkatan sebesar Rp1,535 miliar (22,1296) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar
Rp6,941 miliar, terutama dikarenakan meningkatnya utang kepada pihak berelasi - Pigeon Corporation
atas transaksi tagihan royalti per 30 September 2024 sebesar Rp4,604 miliar dibandingkan dengan utang
per 31 Desember 2023 sebesar Rp2,466 miliar.

Pendapatan diterima di muka (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 September 2024 sebesar Rp17,438 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp6,018 miliar (52,6996) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023
sebesar Rp11,420 miliar dikarenakan adanya peningkatan pendapatan diterima di muka pada periode
Januari - September tahun 2024 atas penyewaan beberapa Ruko di Tangerang dan Gudang Cakung
kepada pihak ketiga untuk selama periode jangka waktu tertentu, dan masih tercatat sebagai
pendapatan diterima di muka sebesar Rp17,438 miliar per posisi 30 September 2024 dan akan
diamortisasi sebagai pendapatan sewa setiap bulannya sampai dengan akhir masa sewa.

Utang pembiayaan konsumen (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 September 2024 sebesar Rp4,642 miliar
mengalami kenaikan sebesar Rp3,666 miliar atau naik 375,436 jika dibandingkan saldo per 31 Desember
2023 sebesar Rp0,976 miliar dikarenakan adanya penambahan aset tetap kendaraan melalui utang
pembiayaan konsumen pada periode Januari - September 2024 dengan utang pokok pembiayaan
sebesar Rp4,688 miliar, serta adanya pembayaran utang pokok per 31 Desember 2023 kepada lembaga
pembiayaan konsumen (PT BCA Finance, PT Maybank Indonesia Finance dan PT Dipo Star Finance)
selama periode Januari — September 2024.

Utang bank jangka panjang (bagian yang Jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 September 2024 sebesar Rp23,113 miliar mengalami
penurunan sebesar Rp7,405 miliar (24,2696) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar
Rp30,518 miliar dikarenakan Perusahaan melakukan pembayaran angsuran pokok fasilitas kredit
angsuran berjangka 2 dan angsuran pokok fasilitas kredit angsuran berjangka 3 kepada PT Bank
Danamon Indonesia Tbk selama periode Januari - September 2024 dan juga tidak ada penambahan
utang bank jangka panjang untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024.

PT MULTI INDOCITRA Tbk.

Green Central City, Commercial Area 6" F|
Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120
Indonesia

P. 162 (21) 2936 8888

F. 462 (21) 2936 6191 / 92/93

Page 3 OCR 0.926
AN

MULTI INDOCITRA

#  Liabilitas sewa (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 4 bagian setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 September 2024 sebesar Nihil mengalami penurunan sebesar
Rp0,655 miliar (100,009) dibandingkan saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp0,655 miliar dikarenakan
adanya pembayaran liabilitas sewa atas bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun selama
periode Januari — September 2024.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Corporate Secretary

PT MULTI INDOCITRA Tbk.

Green Central City, Commercial Area 6" FI
Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120
Indonesia

P. 162 (21) 2936 8888

F. 462 (21) 2936 6191 / 92/93

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.39 MB
Published30 Oct 2024
Pages3
Characters8,535
Text sourceOCR
OCR confidence0.936

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MULTI INDOCITRA p.1 ×8
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.2 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building p.1
unresolved org PT Gloria Origita Cosmetics p.1
unresolved org PT Hasta Prima Industri p.1
unresolved org PT Mattel Trading Indonesia p.1
unresolved org PT Wonglokat International p.1
unresolved org MI INDOCITRA Tbk. p.1 ×2
unresolved org Pigeon Corporation p.2
unresolved org PT BCA Finance p.2
unresolved org PT Dipo Star Finance p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-III-MICE.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result