Skip to content
Back to announcement

Q3. Reports WEHA Sept 2024 R2.pdf

Financial statement Text extracted WEHA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 47

Page 1
PT.WEHATransport
               asi
                 Indonesi
                        a,Tbk.
danEnti
      tasAnak/
             andIt
                 sSubsidi
                        aries




LaporanKeuanganKonsol
                    idasian(Unaudi
                                 ted)
UntukPer i
         ode-
            Peri
               odeYangBer akhi
                             r
30Sept ember2024dan31Desember2023
Sert
   aunt ukperi
             odeyangberakhir30Sept
                                 ember2024&2023
Page 2
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI




                                                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi


Laporan Keuangan Konsolidasian (Unaudited) - Untuk Periode-periode yang berakhir
    30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk periode-periode yang berakhir
    30 September 2024 dan 2023


    Neraca Konsolidasian                                                                 1-2

    Laporan Laba Rugi Konsolidasian                                                       3

    Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                               4

    Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                        5

    Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                         6-44
Page 3

          
Page 4
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023




                                                                                                       30 September 2024             31 Desember 2023
                                                                                      Catatan                  Rp                           Rp

ASET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas                                                                        4                 18,083,188,517                31,218,235,612
Deposito berjangka yang dibatasi penggunaanya                                             5                    100,566,667                             -
Piutang usaha - setelah dikurangi cadangan kerugian
     penurunan nilai sebesar Rp 2.714.555.304 dan Rp 2.780.105.304
     pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
     Pihak berelasi                                                                       6                  6,419,841,959                 3,493,633,462
     Pihak ketiga                                                                         6                  7,517,994,658                 7,451,161,676
Piutang lain-lain-setelah dikurangi cadangan kerugian                                     7                    438,035,888                   513,099,002
     penurunan nilai sebesar Rp 366.687.900
     pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
Persediaan                                                                                8                  3,263,449,578                 2,956,998,277
Pajak dibayar dimuka                                                                     9                     651,515,547                             -
Uang muka                                                                                10                     60,660,497                   191,402,935
Biaya dibayar dimuka                                                                     11                  2,795,111,562                 2,077,057,971
Piutang dari pihak berelasi-Setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 225.256.347 pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023                                                                12                 13,847,866,757                55,647,866,757

Jumlah Aset Lancar                                                                                          53,178,231,630               103,549,455,692


ASET TIDAK LANCAR

Piutang pihak berelasi non-usaha                                                         12                     77,008,967                 1,783,420,717
Investasi saham                                                                          13                 41,489,576,283                   990,000,000
Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                                      11                              -                    86,030,444
Aset pajak tangguhan                                                                      3                  1,339,133,779                 1,200,467,791
Aset Tetap - setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan                               14                224,774,274,540               212,695,882,380
     sebesar Rp.206.425.918.895 pada tanggal 30 September 2024
     dan Rp 182.874.958.992 pada tanggal 31 Desember 2023
Aset Hak Guna-setelah dikurangi amortisasi sebesar                                       15                  6,960,683,176                 6,174,909,782
     Rp 6.945.085.551 dan Rp 4.777.109.806 pada tanggal
     30 September 2024 dan 31 Desember 2023
Uang muka                                                                                16                 40,220,796,287                23,474,631,924
Aset lain-lain                                                                           17                    744,382,627                 1,864,120,296

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                                                                   315,605,855,659               248,269,463,334


JUMLAH ASET                                                                                                368,784,087,289               351,818,919,026




                  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                                 -1-
Page 5
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023



                                                                                              Catatan        30 September 2024            31 Desember 2023
                                                                                                                     Rp                          Rp

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
     Utang usaha
         Pihak ketiga                                                                            19               1,518,916,843                 2,004,241,323
     Utang lain-lain                                                                                                        -                   1,892,122,272
     Utang pajak                                                                                 20               2,254,065,045                 1,994,338,436
     Beban akrual                                                                                21               1,740,138,744                 2,429,985,244
     Pendapatan diterima dimuka                                                                  22               2,358,581,171                 2,673,586,417
     Liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo
         dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           18               6,649,813,237                4,508,104,155
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           24              22,590,878,655               18,568,431,690
         Liabilitas sewa                                                                         23                 564,865,168                1,585,681,253
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                                  37,677,258,863               35,656,490,790


LIABILITAS JANGKA PANJANG

     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian
         yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           18              39,233,874,403               35,886,937,788
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           24              25,821,846,670               31,765,497,479
         Liabilitas sewa                                                                         23                 456,309,630                  174,227,171
     Liabilitas pajak tangguhan                                                                  36              20,158,362,271               17,564,920,723
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                                     35               2,832,304,242                2,630,219,716

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                                 88,502,697,216               88,021,802,877

JUMLAH LIABILITAS                                                                                               126,179,956,079              123,678,293,667

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan
     Modal saham-nilai nominal Rp 100 per saham
        Modal dasar- 1.700.000.000 saham
         Modal ditempatkan dan disetor-1.460.554.819 pada
         30 September 2024 dan 31 Desember 2023                                                  26             146,055,481,900              146,055,481,900

     Tambahan modal disetor - neto                                                               27              58,300,853,001               58,300,853,001
     Selisih nilai transaksi dengan kepentingan
          non-pengendali                                                                                          4,873,155,023                4,873,155,023
     Cadangan umum                                                                               29               1,000,000,000                  405,000,000
     Saldo laba                                                                                                  32,042,843,601               18,200,743,991
     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
          pemilik Perusahaan                                                                                    242,272,333,525              227,835,233,915
     Kepentingan Nonpengendali                                                                   28                 331,797,685                  305,391,444

JUMLAH EKUITAS                                                                                                  242,604,131,210              228,140,625,359

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   368,784,087,289              351,818,919,026




              Lihat catatan atas laporann keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                             -2-
Page 6
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023


                                                                                                             Sembilan Bulan

                                                                               Catatan            2024                           2023
                                                                                                   Rp                             Rp

PENJUALAN BERSIH                                                                  30           221,506,299,721                190,682,851,861

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                            31           (139,790,613,189)          (114,913,663,305)

LABA BRUTO                                                                                      81,715,686,532                 75,769,188,556
                                                                                                           37%                            40%
BEBAN USAHA
Beban penjualan                                                                   32             (6,057,079,801)    3%         (6,310,613,423)
Beban umum dan administrasi                                                       33            (42,206,321,702)   19%        (36,120,930,501)
Jumlah Beban Usaha                                                                              (48,263,401,503)   22%        (42,431,543,924)

LABA USAHA                                                                                      33,452,285,029                 33,337,644,632

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Keuntungan atas penjualan aset tetap dan aset tidak digunakan                     14              2,854,476,186                   934,917,908
Pendapatan bunga                                                                                    669,782,858                   621,273,283
Ekuitas pada rugi bersih entitas asosiasi                                         13                   (423,717)                          -
Beban bunga                                                                       34             (7,333,310,058)               (5,810,858,019)
Lainnya - bersih                                                                                    154,413,298                  (408,819,051)
Beban lain-lain-bersih                                                                           (3,655,061,433)               (4,663,485,879)

LABA SEBELUM PAJAK                                                                              29,797,223,596                 28,674,158,753

BEBAN PAJAK                                                                                       6,555,388,831                 6,309,824,247

LABA BERSIH                                                                                     23,241,834,765                 22,364,334,506

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                                (30,000,000)                  (36,706,682)

LABA KOMPREHENSIF                                                                               23,211,834,765                 22,327,627,824

Laba Bersih Yang dapat diatribusikan kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                    23,230,428,524                 22,360,496,042
       Kepentingan nonpengendali                                                  28                11,406,241                      3,838,464


         Jumlah                                                                                 23,241,834,765                 22,364,334,506

Laba Komprehensif Bersih Yang
       Dapat Diatribusikan Kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                    23,200,428,524                 22,323,789,360
       Kepentingan nonpengendali                                                  28                11,406,241                      3,838,464

         Jumlah                                                                                 23,211,834,765                 22,327,627,824

LABA BERSIH PER SAHAM                                                             38                         16                           15


Lihat catatan
Lihat  catatanatas
               ataslaporan keuangan
                     laporan        konsolidasi
                             keuangan           yang yang
                                       konsolidasi   merupakan bagian bagian
                                                          merupakan   yang tidak terpisahkan




  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                 -3-
Page 7
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023




                                                                                                                          Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                                                                                              Selisih Nilai
                                                                                                                                                                                          Transaksi dengan
                                                                                                     Tambahan                         Saldo Laba                                             Kepentingan                           Kepentingan
                                                     Catatan             Modal saham             Modal Disetor - Bersih              Dicadangkan            Belum Dicadangkan               Nonpengendali         Total           Nonpengendali       Total Ekuitas
                                                                             Rp                           Rp                              Rp                       Rp                              Rp              Rp                  Rp                  Rp


Saldo pada tanggal 1 Januari 2023                                         146,055,481,900               58,300,853,001                   405,000,000             (13,196,217,929)              4,873,155,023   196,438,271,995         291,586,212     196,729,858,207

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                                -                            -                                             22,360,496,042                          -     22,360,496,042           3,838,464      22,364,334,506
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                                                                                                          (36,706,682)                                  (36,706,682)                -           (36,706,682)
Jumlah Laba Komprehensif                                                               -                            -                              -              22,323,789,360                          -     22,323,789,360           3,838,464      22,327,627,824

Saldo pada tanggal 30 September 2023                                      146,055,481,900               58,300,853,001                   405,000,000               9,127,571,431               4,873,155,023   218,762,061,355         295,424,676     219,057,486,031


Saldo pada tanggal 1 Januari 2024                                         146,055,481,900               58,300,853,001                   405,000,000              18,200,743,991               4,873,155,023   227,835,233,915         305,391,444     228,140,625,359

Penambahan Modal Saham                                                                 -                            -                                                         -                           -                -            15,000,000           15,000,000

Cadangan Umum                                           29                             -                            -                    595,000,000                (595,000,000)                         -                -                      -                   -

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                                -                            -                              -              23,230,428,524                          -     23,230,428,524          11,406,241      23,241,834,765
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                            -                            -                              -                 (30,000,000)                         -        (30,000,000)                -           (30,000,000)
Jumlah Laba Komprehensif                                                               -                            -                              -              23,200,428,524                          -     23,200,428,524          11,406,241      23,211,834,765

Dividen Tunai                                           37                             -                            -                              -              (8,763,328,914)                         -     (8,763,328,914)                   -      (8,763,328,914)

Saldo pada tanggal 30 September 2024                                      146,055,481,900               58,300,853,001                 1,000,000,000              32,042,843,601               4,873,155,023   242,272,333,525         331,797,685     242,604,131,210
                                                                                      -                            -                                                         -                                             -                   -                   -




                                                                          Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                                                                                         - 4-
Page 8
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan 2023



                                                                                                             Sembilan Bulan
                                                                                                 2024                               2023
                                                                                                 (Rp)                               (Rp)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan tunai dari pelanggan                                                                218,263,802,996                 188,834,005,808
Pembayaran tunai kepada pemasok dan lainnya                                                   (134,765,489,066)               (111,253,442,543)
Pembayaran kepada karyawan                                                                     (30,536,625,942)                (25,777,034,418)
Kas bersih dihasilkan dari operasi                                                              52,961,687,988                   51,803,528,847
Pembayaran bunga                                                                                (6,915,674,796)                  (6,032,738,989)
Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi                                                     46,046,013,192                   45,770,789,858


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Penerimaan bunga                                                                                   669,782,858                      621,273,283
Penerimaan piutang pihak berelasi non-usaha                                                     43,506,411,750                     (574,447,014)
Investasi di entitas asosiasi                                                                  (40,500,000,000)                               -
Pembayaran uang muka                                                                           (17,762,406,675)                 (19,795,960,788)
Perolehan aset tetap                                                                           (27,957,333,934)                 (12,481,158,597)
Penjualan aset tetap dan aset tetap tidak digunakan                                              4,705,966,635                    1,581,000,000

Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi                                                 (37,337,579,366)                 (30,649,293,116)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan modal di entitas anak oleh kepentingan
   non-pengendali                                                                                   15,000,000                                -
Penerimaan pinjaman bank jangka pendek                                                                       -                       44,300,096
Penerimaan pinjaman bank jangka panjang                                                          8,355,074,169                                -
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang                                                         (2,448,793,210)                  (2,136,418,300)
Pembayaran Dividen                                                                              (8,763,328,914)                               -
Penurunan (kenaikan) deposito yang dibatasi penggunaannya                                         (100,566,667)                               -
Pembayaran pinjaman pembelian aset tetap                                                       (16,685,850,786)                 (16,766,982,498)
Pembayaran liabilitas sewa                                                                      (2,215,015,513)                  (1,625,226,224)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                                 (21,843,480,921)                 (20,484,326,926)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                            (13,135,047,095)                  (5,362,830,184)


KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                                 31,218,235,612                   31,966,211,098

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                                18,083,188,517                   26,603,380,914




        Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                       -5-
Page 9
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


 1.   Umum

      a.   Pendirian dan Informasi Umum

           PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 76 tanggal 11
           September 2001 dari Rachmat Santoso, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
           Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-14822
           HT.01.01.TH.2001 tanggal 3 Desember 2001 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
           No. 73 tanggal 10 September 2002, Tambahan No. 10454.

           Perusahaan telah menyesuaikan Anggaran Dasarnya dalam rangka memenuhi ketentuan peraturan
           Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Bursa Efek Indonesia. Perubahan ini didokumentasikan dalam
           Akta No. 62 tanggal 8 Juli 2015 dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta, dan
           telah dicatatkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Penerimaan
           Pemberitahuan No. AHU-0939519.AH.01.02 Tahun 2015 tanggal 23 Juli 2015.

           Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No.
           44 tanggal 22 September 2021 dari Recky Francky Limpele, S.H., notaris di Jakarta, tentang perubahan
           pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha untuk disesuaikan dengan
           redaksional Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan penyesuaian terhadap
           ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
           Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Perubahan
           tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
           Keputusan No. AHU-0052303.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 24 September 2021.

           Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
           meliputi bidang angkutan bus pariwisata. Saat ini Grup bergerak dalam usaha jasa angkutan penumpang,
           angkutan antar kota, perjalanan wisata, dan sewa kendaraan.

           Perusahaan memperoleh izin usaha angkutan wisata dari Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
           berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Angkutan Kendaraan Pariwisata No. 3415/-1.811.32 tanggal 14
           November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.
           128/BUA/I/2004 tanggal 21 Agustus 2004. Perusahaan juga memperoleh izin usaha angkutan sewa dari
           Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Pengusahaan Angkutan
           Sewa No. 3453/-1.811.32 tanggal 19 November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah
           Khusus Ibukota Jakarta No. 3453/IU/WST/Dishub/I/2003 tanggal 2 Januari 2003. Perusahaan juga
           memperoleh izin usaha penyelenggaraan izin angkutan pariwisata dari Direktoran Jenderal Perhubungan
           Darat Kementrian Perhubungan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
           91203018727910004 tanggal 5 Desember 2022 yang berlaku sampai dengan tanggal 5 Desember 2027.

           Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung dalam kelompok usaha Panorama
           Leisure. Perusahaan memulai usahanya secara komersial pada tahun 2001. Perusahaan berkantor pusat
           di Jl. Tanjung Selor No. 17, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, sedangkan kantor operasional Perusahaan di
           Jl. Husein Sastranegara No. 111, Rawa Bokor - Tangerang.

      b.   Penawaran Umum Efek Perusahaan

           Pada 22 Mei 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
           dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) dengan surat No. S.2406/BL/2007 untuk melakukan
           penawaran umum kepada masyarakat atas 128.000.000 saham Perusahaan seharga Rp 245 per saham
           dengan 25.600.000 waran pada harga pelaksanaan sebesar Rp 300 per saham yang dapat dikonversi
           sampai dengan 30 Mei 2012. Pemegang waran dapat menggunakan hak untuk membeli satu saham
           dalam periode 5 (lima) tahun sampai dengan 30 Mei 2012. Jika konversi waran tidak dilaksanakan oleh
           pemegang waran, maka waran menjadi kadaluwarsa dan tidak mempunyai nilai. Pada tanggal 31 Mei
           2007, seluruh saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

           Pada tanggal 27 Juni 2013, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
           No.S-196/D.04/2013 untuk Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
           kepada Pemegang Saham sebanyak 428.270.270 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham pada
           harga penawaran Rp 175 per saham melekat sebanyak 128.481.081 Waran seri II dimana sebanyak
           98.610.327 waran tidak dikonversi menjadi saham dan telah berakhir pada bulan Juli 2016.



                                                         -6-
Page 10
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


            Pada tanggal 28 Juli 2022, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
            dengan surat No. S-143/D.04/2022 untuk Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) kepada pemegang saham
            sebanyak 574.143.554 lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham pada harga penawaran
            Rp 125 per saham.

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh saham Perusahaan atau masing-
            masing sejumlah 1.460.554.819 saham telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.

     c.     Entitas Anak yang Dikonsolidasikan

            Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, entitas anak yang dikonsolidasikan termasuk
            persentase kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                                     Tahun                                        Jumlah Aset
                                                                                     Operasi    Persentase Pemilikan           (Sebelum Eliminasi)

                    Anak Perusahaan         Domisili         Jenis Usaha            Komersial    2024        2023       September 2024     Desember 2023
                                                                                                                             Rp                 Rp

          PT Kencana Transport (KT)        Yogyakarta     Jasa transportasi           2002       100.00       100.00      9,223,765,624      13,334,978,505

          PT Panorama Primakencana            Bali        Jasa transportasi           1996        99.89        99.89      1,727,185,860       1,219,181,691
           Transindo (PPT)

             PT Rhadana Primakencana          Bali        Jasa transportasi           2005        98.90        98.90                  -                  -
               Transindo (RPT)
               dimiliki PPT dengan
               kepemilikan 99%

          PT Panorama Mitra Sarana (PMS)    Jakarta       Jasa transportasi           2007        98.00        98.00     12,269,585,095      12,246,434,046

          PT Day Trans (DTS)                Jakarta       Jasa transportasi           2008        99.90        99.90    128,560,963,770     103,942,262,784
             PT Day Trans Express           Jakarta       Jasa transportasi           2024        99.00             -     1,209,309,743                  -
               dimiliki DTS dengan                        atau Pengepakan
               kepemilikan 99%

          PT Canary Transport (CT)          Jakarta       Jasa transportasi           2012         99.80        99.80          300,000               300,000

          PT Weha Jalan Jalan               Jakarta     Jasa perjalanan wisata        2018        100.00      100.00      6,009,897,836       2,635,239,636




          Kepentingan nonpengendali di entitas anak dianggap tidak material, sehingga Grup tidak menyajikan
          mengenai pengungkapan yang disyaratkan untuk kepentingan nonpengendali yang material dalam laporan
          keuangan konsolidasian sesuai PSAK No. 67, “Pengungkapan Kepentingan Dalam Entitas Lain”.

      d. Karyawan, Komisaris dan Direktur

          Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, berdasarkan Akta No. 62 tanggal 26 Agustus
          2021 dari Racky Francky Limpele, S.H., notaris di Jakarta, susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai
          berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                                                           : Angreta Chandra
          Komisaris Independen                                                      : Daniel Martinus

          Direksi
          Direktur Utama                                                            : Andrianto Putera Tirtawisata
          Direktur                                                                  : Tiodora Amran Bonardy
                                                                                    : Romy Firmangustri
                                                                                    : Edgar Surjadi

                                                                              -7-
Page 11
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


         Sebagai perusahaan publik, Perusahaan telah memiliki Komisaris Independen dan Komite Audit yang
         diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Komite Audit Perusahaan terdiri dari 3 orang anggota, dimana
         Komisaris Independen juga menjadi Ketua Komite Audit.

         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, susunan komite audit adalah sebagai berikut:

         Ketua                                                  : Daniel Martinus
         Anggota                                                : Darmawan Nataatmadja
                                                                : Tommy Tan

         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Corporate Secretary Perusahaan adalah Edgar
         Surjadi. Perusahaan telah membentuk unit internal audit sejak tanggal 29 Desember 2009. Kepala internal
         audit pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Yuly.

         Personal manajemen kunci grup terdiri dari Komisaris dan Direksi.

         Jumlah karyawan Perusahaan (tidak diaudit) pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
         masing-masing adalah 386 karyawan dan 351 karyawan. Jumlah karyawan Grup (tidak diaudit) pada tanggal
         30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah 974 karyawan dan 915 karyawan.


2   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting

    a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan
       di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
       Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7
       tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

       Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun
       tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
       masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan
       arus kas konsolidasian.

       Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
       arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

       Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang
       berakhir 30 September 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
       penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023.

       Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata
       uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

    b. Prinsip Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas yang
       dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh
       hal berikut ini:

       • kekuasaan atas investee
       • eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
       • kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.

       Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
       berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban
       entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan
       tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.

       Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait
       dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.


                                                          -8-
Page 12
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan
        kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.

        KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
        pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
        entitas induk.

        Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
        Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset bersih entitas
        anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di
        ekuitas.


   c.   Penjabaran Mata Uang Asing

        Mata Uang Fungsional dan Pelaporan

        Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan mata uang
        dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
        konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian
        Perusahaan.

        Transaksi dan Saldo

        Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada tanggal
        transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan dari penjabaran
        pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi.

        Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia,
        yang digunakan oleh Grup adalah Rp 15.214 dan Rp 15.416 per US$ 1.

    d. Transaksi Pihak Berelasi

        Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
        berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

        Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.

    e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

        Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar dan
        tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
        1. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal.
        2. untuk diperdagangkan.
        3. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
             penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.

        Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

        Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
        1.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal.
        2.   untuk diperdagangkan.
        3.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
        4.   tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
             pelaporan.

        Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

    f. Kas dan Setara Kas

        Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat
        likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3) bulan atau
        kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.

                                                                   -9-
Page 13
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    g. Instrumen Keuangan

       Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait
       klasifikasi dan pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan.

       Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori
       aset keuangan pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
       penghasilan komprehensif lain dan liabiltas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Oleh
       karena itu, kebijakan akuntansi terkait dengan instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan dan
       liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yang tidak diungkapkan.

       Aset Keuangan

       Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah
       pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
       komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

           •    Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
           •    Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

       Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset keuangan Grup terdiri dari aset keuangan
       pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
       komprehensif lain.

           1.   Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.

                Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

                a)   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
                     rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
                b)   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                     semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
                awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif
                menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh
                temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

                Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mengklasifikasikan kas dan setara
                kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi dan aset lain-lain (setoran jaminan)
                dalam kategori ini.

           2.   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

                Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
                berikut terpenuhi:

                (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                    mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
                (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                    semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
                direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut dihentikan
                pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

       Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual
       serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen
       keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.



                                                         -10-
Page 14
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


       Instrumen Ekuitas

       Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah
       dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
       dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.

       Liabilitas Keuangan

       Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang
       diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau
       melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan
       awal.

       Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan dalam hal pinjaman dan utang,
       termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
       perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif
       disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.

       Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

       Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal
       dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode
       suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

       Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mengklasifikasikan pinjaman bank jangka
       pendek dan panjang, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, pinjaman pembelian aset tetap dan utang
       pihak berelasi dalam kategori ini.

       Saling Hapus Instrumen Keuangan

       Aset keuangan dan Liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
       melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto
       atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

       Manajemen pertama-tama menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara
       individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang
       jumlahnya tidak signifikan secara individual. Jika manajemen menentukan tidak terdapat bukti obyektif
       mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, baik aset keuangan tersebut
       signifikan atau tidak signifikan, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang
       memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.
       Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap
       diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

       Jika terdapat bukti obyektif bahwa penurunan nilai telah terjadi atas aset dalam kategori pinjaman yang
       diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo, maka jumlah kerugian tersebut diukur sebagai
       selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak termasuk kerugian kredit
       di masa depan yang belum terjadi) yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset tersebut
       (yang merupakan suku bunga efektif yang dihitung pada saat pengakuan awal). Nilai tercatat aset tersebut
       langsung dikurangi dengan penurunan nilai yang terjadi atau menggunakan akun penyisihan dan jumlah
       kerugian yang terjadi diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.

       Jika, pada tahun berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai bertambah atau berkurang karena suatu
       peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui, maka dilakukan penyesuaian atas penyisihan
       kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui. Pemulihan penurunan nilai selanjutnya diakui dalam
       laporan laba rugi konsolidasi, dengan ketentuan nilai tercatat aset setelah pemulihan penurunan nilai tidak
       melampaui biaya perolehan diamortisasi pada tanggal pemulihan tersebut.




                                                           -11-
Page 15
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


       Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

         (1)   Aset Keuangan
               Aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika:

               a.   Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
               b.   Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga
                    menanggung Liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang
                    diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
                    kesepakatan; atau
               c.   Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah
                    mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara
                    substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan,
                    namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

         (2)   Liabilitas Keuangan
               Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika Liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan
               atau telah kadaluarsa.

    h. Pengukuran Nilai Wajar

       Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
       liabilitas akan terjadi:

         •     di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
         •     jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

       Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.

       Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
       menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
       kepentingan ekonomi terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
       manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan
       menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya.

       Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
       diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
       dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

         •     Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
         •     Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
         •     Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               tidak dapat diobservasi.

       Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian,
       maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali
       pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.

    i. Persediaan

       Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the lower of cost
       and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode rata-rata tertimbang.

    j. Investasi Pada Entitas Asosiasi

       Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
       menggunakan metode ekuitas.

                                                           -12-
Page 16
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


       Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan posisi keuangan
       konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian Grup atas laba
       rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi. Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi
       adalah sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan
       pengakuannya atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif
       atau hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.

       Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui atas
       investasi Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

    k. Biaya Dibayar Dimuka

       Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
       lurus.

    l. Aset Tetap

       Pemilikan Langsung

       Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk
       biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
       Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai,
       jika ada.

       Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
       tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
       lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

       Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
       dibebankan ke laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
       menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
       melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset
       tetap.

       Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap
       sebagai berikut:

                                                                 Tahun

       Bangunan dan prasarana                                    15 - 20
       Peralatan dan perlengkapan                                 2-8
       Kendaraan bermotor operasional (armada)                    2-8
       Kendaraan bermotor non-operasional (dinas)                 4–8

       Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
       perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.

       Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
       penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut
       diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada
       manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual
       atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan
       nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset
       tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari
       aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada tahun terjadinya
       penghentian pengakuan.

       Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
       apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.




                                                          -13-
Page 17
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


       Aset dalam Pembangunan

       Aset dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi yang dinyatakan pada biaya
       perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun aset tetap yang
       bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai
       dengan tujuannya.

       Aset Tetap dalam Rangka Bangun, Kelola, dan Alih (Build, Operate, and Transfer atau BOT)

       Aset tetap dalam rangka bangun, kelola, dan alih dinyatakan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi
       akumulasi penyusutan dan penurunan nilai aset, jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode
       garis lurus selama periode perjanjian BOT, yaitu 20 tahun.

    m. Sewa

       Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa
       yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati
       atau yang telah berubah.

       Sebagai penyewa

       Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu
       kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
       penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

       Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup
       harus menilai apakah:

         •    Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
              aset identifikasian; dan
         •    Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
              Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
              apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:

              1.   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
              2.   Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan
                   apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

       Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang mengandung
       sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
       berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
       nonsewa.

       Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
       biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan
       pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.

       Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal
       yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

       Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
       didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
       dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
       menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

       Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
        •  Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
        •  Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
           dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
        •  Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
        •  Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
        •  Penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
           awal.


                                                        -14-
Page 18
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


       Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
       pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas
       saldo liabilitas untuk setiap periode.

       Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
       perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
       hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
       menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
       manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

       Sewa jangka-pendek

       Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
       memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
       beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

       Sebagai pesewa

       Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau
       sewa pembiayaan.

       Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
       mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar.
       Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak
       maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa
       indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.

    n. Biaya ditangguhkan

       Biaya yang dibayarkan atas perolehan lisensi untuk mengoperasikan jaringan waralaba sewa kendaraan
       ditangguhkan dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama periode perjanjian.

    o. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika
       terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan nilai aset perlu dilakukan, maka grup membuat estimasi
       jumlah terpulihkan aset tersebut.

       Jika nilai tercatat aset lebih besar dari pada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami
       penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus
       kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
       mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

       Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat
       indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi
       atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan
       aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai
       tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
       tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah
       pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan periode mendatang untuk mengalokasikan nilai
       tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur
       manfaatnya.

    p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Grup menerapkan PSAK 72 yang mensyaratkan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
       berikut:
        1. Identifikasi kontrak pelanggan
        2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
             kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.




                                                         -15-
Page 19
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


         3.   Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
              entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.Jika
              imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka grup
              membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
              diserahkannya barang dan jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan
              jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
         4.   Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
              sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
              secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
         5.   Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
              atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau
              jasa tersebut).

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

         a.   Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
         b.   Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang
              sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.

       Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
       pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika
       jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

       Pendapatan sewa diakui sejalan dengan berlalunya waktu atau selama periode sewa atau penggunaan aset
       yang bersangkutan.

       Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
       menggunakan metode suku bunga efektif.

       Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

    q. Imbalan Kerja

       Imbalan kerja jangka pendek

       Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba
       rugi.

       Liabilitas Imbalan kerja jangka panjang

       Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa
       pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun
       yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti
       langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada
       periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya
       liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.

       Pada tanggal 2 Februari 2021, pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
       Nomor 35 tahun 2021 (PP35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU
       No.11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

       Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
       Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022, yang
       merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya perppu ini, UU No.
       11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

       PP35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja,
       yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.




                                                            -16-
Page 20
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    r. Pajak Penghasilan

       Pajak Kini

       Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
       berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

       Pajak Tangguhan

       Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
       perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
       pelaporan.

       Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Aset pajak
       tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang
       kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
       dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika
       aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku
       atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

       Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
       dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
       pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas
       perpajakan yang sama.

    s. Laba per Saham

       Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
       Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

    t. Segmen Operasi

       Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara berkala
       dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen
       dan penilaian kinerja Grup.

    u. Provisi

       Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
       lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai
       jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

       Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
       menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
       terkait kewajiban tersebut.

3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi Manajemen

    Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan
    konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan
    liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman
    historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

    Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
    asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
    pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

    Pertimbangan

    Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup
    yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
    konsolidasian:

                                                          -17-
Page 21
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    a.     Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
          masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling menentukan harga jual barang
          dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar
          menentukan harga barang dan jasa entitas dan merupakan mata uang yang mana dari aktivitas pendanaan
          dihasilkan.

    b.    Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
          dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71.
          Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang
          diungkapkan dalam Catatan 2.

    c.    Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan Grup menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan
          telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian tersebut, Grup
          mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam
          melakukan penilaian tersebut, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal
          pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
          termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-
          looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

          Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan
          tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Grup mengukur
          cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
          Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus
          dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
          jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada
          pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.

          Nilai tercatat pinjaman yang diberikan dan piutang Grup tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
          2023 adalah sebagai berikut:
                                                                           30 September 2024     31 Desember 2023
                                                                                  Rp.                  Rp.
           Pinjaman yang diberikan dan piutang
              Kas dan setara kas                                              18,083,188,517        31,218,235,612
              Piutang Usaha                                                   13,937,836,617        10,944,795,138
              Piutang Lain-lain                                                  438,035,888           513,099,002
              Piutang Pihak berelasi non usaha                                13,924,875,724        57,431,287,474
              Aset Lain-lain (Setoran Jaminan)                                   585,157,627           544,539,052

           Jumlah                                                             46,969,094,373       100,651,956,278



    d.   Aset keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif.

          Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai wajarnya.
          Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi nilai wajar yang tepat. Hal
          tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajar, atau terdapat
          rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar, dimana biaya perolehan yang merupakan
          estimasi terbaik nilai wajar dalam rentang tersebut.

          Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen Grup memutuskan untuk mengukur
          investasi aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang diungkapkan dalam
          Catatan 12 pada biaya perolehan, karena informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai
          wajarnya dan dampaknya tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.




                                                          -18-
Page 22
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    e.    Komitmen Sewa

          Komitmen Sewa - Grup Sebagai Penyewa

          Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan serta perjanjian sewa tanah. Grup
          menentukan bahwa sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan
          liabilitas sewa. Grup juga menentukan sejumlah sewa, termasuk sewa jangka pendek dan menerapkan
          ketentuan PSAK No. 73. Sewa, mengenai pengecualian sewa jangka pendek.

          Komitmen Sewa - Grup Sebagai Pesewa

          Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa. Grup menentukan bahwa sewa tersebut adalah
          sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan
          aset-aset tersebut.

    f.    Pajak Penghasilan

          Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat sejumlah
          transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan karena
          interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang
          sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini
          dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

    Estimasi dan Asumsi

    Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal
    pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat
    aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi
    pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi
    mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali
    Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:

    a.   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

         Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
         tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran
         nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai
         tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
         penggunaan metode penilaian yang berbeda.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 25.

    b.   Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

         Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi sepanjang masa aset tersebut tersedia untuk
         digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama,
         evaluasi teknis internal, dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah
         secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
         pemakaian, using secara teknis atau komersial, serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap
         penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara
         signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
         faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan
         menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.

         Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan pada Catatan
         14.

    c.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

         Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu. Penentuan
         nilai wajar aset memerlukan estimasi arus kas yang diharapkan pemakai berkelanjutan dan pelepasan akhir
         aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar
         dapat berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin
         berdampak material pada hasil operasi Grup.

                                                          -19-
Page 23
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


         Nilai tercatat aset non keuangan tersebut pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
         sebagai berikut :

                                                                 30 September 2024          31 Desember 2023
                                                                         Rp                        Rp

          Aset tetap                                                224,774,274,540             212,695,882,380

          Jumlah                                                    224,774,274,540             212,695,882,380




    d.   Imbalan Kerja Jangka Panjang

         Penentuan liabilitas dan imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
         aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 34 dan
         mencakup, antara lain, tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi
         Grup diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena itu, secara umum berdampak pada beban
         yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa
         asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil
         aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah
         liabilitas imbalan kerja jangka panjang.

         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-
         masing sebesar Rp 2.832.304.242 dan Rp 2.630.219.716.

    e.   Aset Pajak Tangguhan

         Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada
         laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena pajak
         akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang signifikan
         diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu
         terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa
         depan.




                                                         -20-
Page 24
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


4.   Kas dan setara kas

                                                                  30 September 2024    31 Desember 2023
                                                                           Rp                  Rp
      Kas-Rupiah                                                         166,348,454          163,751,918
      Bank
        Rupiah
           PT Bank Central Asia Tbk                                    5,759,649,780         7,072,826,533
           PT Bank Pan Indonesia Tbk                                   1,288,502,813         2,110,898,618
           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                        270,193,463           320,370,869
           PT Bank Ina Perdana Tbk                                       236,645,757                   -
           PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                  63,041,552                   -
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  60,859,178           800,409,119
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                         20,232,212            16,921,672
           PT Bank KEB Hana Indonesia                                     14,502,859            13,094,228
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          2,097,500             2,447,500
           PT Bank Permata Tbk                                                   -              24,828,292
           PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                         -               1,232,587

         Jumlah Bank - Rupiah                                          7,715,725,114        10,363,029,418

         Dolar Amerika Serikat
            PT Bank Central Asia Tbk                                       7,855,223             7,855,223
         Jumlah Bank - Dolar Amerika Serikat                               7,855,223             7,855,223

         Jumlah Bank                                                   7,723,580,337        10,370,884,641

      Deposito berjangka - Rupiah
        PT Bank Capital Indonesia Tbk                                  5,500,000,000         2,300,000,000
        PT Bank Victoria International Tbk                             4,693,259,726         6,923,439,726
        PT Bank Pan Indonesia Tbk                                                -          11,460,159,327

      Jumlah Deposito Berjangka                                       10,193,259,726        20,683,599,053

      Jumlah                                                          18,083,188,517        31,218,235,612
      Suku Bunga per tahun Deposito Berjangka - Rupiah               4,00% - 7,00%        4,00% - 7,00%
                                                                      16,338,000,691

5.   Deposito berjangka yang dibatasi penggunaanya

                                                                30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                        Rp                     Rp
     Pihak ketiga
       Rupiah
           PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                100,566,667                       -

     Jumlah                                                             100,566,667                       -
     Suku Bunga per tahun Deposito berjangka
      yang dibatasi penggunaanya                                             4,25%                        -


     Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk merupakan retensi atas
     pinjaman kredit investasi (lihat catatan 18).




                                                         -21-
Page 25
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


6.    Piutang Usaha
                                                            30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                    Rp                      Rp
     a. Berdasarkan Pelanggan

        Pihak yang berelasi (Catatan 37)                           7,243,018,696          4,316,810,199
        Cadangan kerugian penurunan nilai                           (823,176,737)          (823,176,737)
        Pihak berelasi - bersih                                    6,419,841,959          3,493,633,462

        Pihak ketiga - Pelanggan dalam negeri                      9,409,373,225           9,408,090,243
        Cadangan kerugian penurunan nilai                         (1,891,378,567)         (1,956,928,567)
        Jumlah - Bersih                                            7,517,994,658           7,451,161,676
        Jumlah                                                    13,937,836,617         10,944,795,138

     b. Berdasarkan Umur

        Pihak yang berelasi (Catatan 37)
           Belum jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai                                      1,109,020,000              38,880,000
           Jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai
               1 - 30 hari                                         1,701,277,918            183,627,900
              31 - 60 hari                                         1,052,369,500            293,990,500
              61 - 90 hari                                           624,980,000            600,616,698
              91 - 120 hari                                          660,631,348            603,943,000
              Lebih dari 120 hari                                  2,094,739,930          2,595,752,101
           Jumlah                                                  7,243,018,696          4,316,810,199
           Cadangan kerugian penurunan nilai                        (823,176,737)          (823,176,737)
           Pihak berelasi - bersih                                 6,419,841,959          3,493,633,462


        Pihak ketiga
           Belum jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai                                      3,741,867,344          3,415,194,536
           Jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai
               1 - 30 hari                                         3,586,492,110           2,509,374,000
              31 - 60 hari                                         1,070,329,050             895,638,000
              61 - 90 hari                                           472,824,000             428,722,580
              91 - 120 hari                                          331,351,900             133,036,500
              Lebih dari 120 hari                                    206,508,821           2,026,124,627
           Jumlah                                                  9,409,373,225           9,408,090,243
           Cadangan kerugian penurunan nilai                      (1,891,378,567)         (1,956,928,567)
           Pihak ketiga - bersih                                   7,517,994,658           7,451,161,676

        Jumlah                                                    13,937,836,617         10,944,795,138

     Perubahan cadangan penurunan nilai adalah sebagai berikut:

                                                            30 September 2023        31 Desember 2023
                                                                    Rp                       Rp
     Saldo awal tahun                                           2,780,105,304            2,566,625,113
     Penambahan - bersih                                                  -                213,480,191
     Pemulihan                                                            -                        -
     Penghapusan                                                  (65,550,000)                     -
                                                                   2,714,555,304          2,780,105,304


     Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada tanggal
     30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan
     nilai atas piutang usaha pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dari pihak ketiga memadai
     untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak
     ketiga.




                                                         -22-
Page 26
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


7.    Piutang Lain-lain

                                                                     30 September 2024 31 Desember 2023
                                                                            Rp                Rp
       Pihak ketiga
          Samsi Nursamsi Hendrawan                                        366,687,900          366,687,900
          Piutang dari karyawan                                           238,459,521          364,642,635
          Lain-lain                                                       199,576,367          148,456,367
       Jumlah                                                             804,723,788          879,786,902
       Cadangan kerugian penurunan nilai                                 (366,687,900)        (366,687,900)
       Jumlah - neto                                                      438,035,888          513,099,002


      Piutang dari karyawan merupakan piutang tanpa bunga dan dibayar melalui pengurangan gaji bulanan.

      Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang tersebut pada tanggal
      30 September 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai
      atas piutang memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang tersebut.

8.    Persediaan
      Persediaan merupakan persediaan suku cadang kendaraan.

      Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
      2023 tidak melampaui nilai realisasi bersihnya


9.    Pajak Dibayar Dimuka

                                                                    30 September 2024     31 Desember 2023
                                                                           Rp                    Rp
       Pajak Penghasilan
         PPh pasal 23                                                   651,515,547                           -
       Jumlah - neto                                                    651,515,547                           -

10.    Uang Muka

      Akun ini merupakan pembayaran uang muka yang terdiri dari :

                                                                30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                        Rp                      Rp

       Perbaikan dan pemeliharaan                                             -                 141,543,497
       Lain-lain                                                       60,660,497                49,859,438
       Jumlah                                                          60,660,497               191,402,935


11.   Biaya Dibayar Dimuka

                                                                    30 September 2024     31 Desember 2023
                                                                            Rp                   Rp

       Asuransi                                                         748,188,871              578,104,748
       Sewa                                                             447,280,287              333,445,802
       Perizinan                                                        554,127,250              485,615,384
       Lain-lain                                                      1,045,515,154              765,922,481
       Jumlah                                                         2,795,111,562            2,163,088,415
       Dikurangi biaya dibayar dimuka
          jangka pendek                                               2,795,111,562            2,077,057,971

       Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                       -                86,030,444

      Biaya dibayar dimuka - perizinan merupakan biaya perolehan izin-izin yang terkait dengan operasi armada di
      Jakarta, Yogyakarta, Medan, dan Bali yang dibayarkan dimuka untuk periode manfaat ke depan.
                                                         -23-
Page 27
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


12.   Piutang Pihak Berelasi

                                                                  30 September 2024          31 Desember 2023
                                                                          Rp                        Rp
          Aset Lancar - Rupiah
             PT Panorama Investama                                    14,073,123,104             15,573,123,104
             PT Panorama Sentrawisata Tbk                                          -             40,300,000,000

          Jumlah                                                      14,073,123,104             55,873,123,104
          Cadangan kerugian penurunan nilai                              225,256,347                225,256,347
          Jumlah - Bersih                                             13,847,866,757             55,647,866,757

          Aset Tidak Lancar - Rupiah
             PT Panorama Media                                                   -                 1,575,000,000
             PT Andalan Selaras Abadi                                     54,875,217                 208,420,717
             PT Panorama Aplikasi Nusantara                               11,033,750                         -
             PT Panorama Ventura Indonesia                                11,100,000                         -
          Jumlah                                                          77,008,967               1,783,420,717

       Piutang dan utang pihak berelasi non usaha terutama timbul dari beban-beban pihak berelasi yang dibayarkan
       terlebih dahulu oleh Grup dan/atau sebaliknya. Akun ini tidak dikenakan beban bunga dan tanpa jadwal
       pengembalian yang pasti.

       Manajemen melakukan transaksi tersebut antara lain untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan agar
       mendapatkan manfaat dari ketersediaan produk vendor tersebut dan sebagai bagian dari rencana strategis
       Perusahaan untuk menjadikan Perusahaan sebagai grup yang terintegrasi.


13. Investasi Saham
                                                                 30 September 2024           31 Desember 2023
      Investasi pada Entitas Asosiasi-Metode Ekuitas
      PT Andalan Selaras Abadi                                      41,489,576,283                 990,000,000
      PT Dwi Ratna Pertiwi                                                       -                           -
      Jumlah                                                        41,489,576,283                 990,000,000


      Investasi pada Entitas Asosiasi – Metode Ekuitas

      PT Andalan Selaras Abadi

      Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 51 tanggal 27 Maret 2024 dari Notaris
      Hendra Justin Fu, S.H., M.Kn. Perusahaan memperoleh saham sebanyak 27.000 lembar saham atau sebesar
      Rp 40.500.000.000 melalui penerbitan seluruh saham baru PT Andalan Selaras Abadi sehingga kepemilikan
      Perusahaan di PT Andalan Selaras Abadi berubah dari 1,94% menjadi 35,89%. Perubahan tersebut telah
      disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0078881
      tanggal 1 April 2024.

      Pada tanggal 30 September 2024 bagian atas rugi bersih entitas asosiasi yang diakui oleh Perusahaan sebesar
      Rp 423.717.




                                                          -24-
Page 28
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


      Ikhtisar informasi keuangan entitas asosiasi tanpa disesuaikan dengan proporsi kepemilikan grup adalah
      sebagai berikut:

                                                                       PT Andalan Selaras Abadi
                                                              30 September 2024         31 Desember 2023

        Aset
            Aset lancar                                                  562,526                                              833,926
            Aset tidak lancar                                    198,693,000,000                                      198,693,000,000
        Jumlah                                                   198,693,562,526                                      198,693,833,926

        Liabilitas
              Jangka pendek                                                       -                                                 -
              Jangka panjang                                         38,120,075,218                                    78,618,575,718
        Jumlah                                                       38,120,075,218                                    78,618,575,718

        Pendapatan                                                                     -                                            -
        Beban - neto                                                          (1,770,900)                                 (42,748,400)
        Rugi bersih                                                           (1,770,900)                                 (42,748,400)


      PT Dwi Ratna Pertiwi

      Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 19 tanggal 13 Maret 2024, PT Day trans, entitas anak, telah menjual
      seluruh saham yang dimiliki di PT Dwi Ratna Pertiwi kepada PT Cita Makmur Mandiri seharga Rp 25.000.000.
      Dicatat sebagai keuntungan atas pengalihan saham dalam akun pendapatan (beban) lainnya-bersih.


14.   Aset Tetap

                                                                            Perubahan selama 2024

                                        1 Januari 2024         Penambahan                    Pengurangan                 30 September 2024
                                             Rp                      Rp                             Rp                          Rp

      Biaya perolehan:
      Pemilikan langsung
         Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           262,659,715,967          41,961,986,985                 (7,982,796,125)           296,638,906,827
         Bangunan dan prasarana              53,372,121,753             152,301,937                              -             53,524,423,690
         Peralatan dan perlengkapan          46,150,453,989           1,506,934,266                              -             47,657,388,255
         Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          8,735,936,119                        -                 (126,075,000)              8,609,861,119

         Aset tetap dalam perjanjian

               Bangunan dan Prasarana        24,652,613,544            117,000,000                               -             24,769,613,544

      Jumlah                                395,570,841,372          43,738,223,188                 (8,108,871,125)           431,200,193,435

      Akumulasi penyusutan:

      Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           124,970,786,656          22,319,938,866                 (6,131,305,676)           141,159,419,846
        Bangunan dan prasarana               15,527,658,222             419,938,754                              -             15,947,596,976
        Peralatan dan perlengkapan           29,254,676,526           3,756,318,391                              -             33,010,994,917
        Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          6,581,513,167               17,083,697                 (126,075,000)              6,472,521,864
        Aset tetap dalam perjanjian
             Bangunan dan Prasarana           6,540,324,421           3,295,060,871                              -              9,835,385,292
      Jumlah                                182,874,958,992          29,808,340,579                 (6,257,380,676)           206,425,918,895


      Nilai Tercatat                        212,695,882,380                                                                   224,774,274,540




                                                              -25-
Page 29
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


                                                                          Perubahan selama 2023

                                       1 Januari 2023           Penambahan                 Pengurangan                   31 Desember 2023
                                            Rp                      Rp                            Rp                           Rp

     Biaya perolehan:
     Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
            operasional (armada)           211,381,301,070          70,169,651,741                (18,891,236,844)            262,659,715,967
        Bangunan dan prasarana              51,966,321,753           1,405,800,000                              -              53,372,121,753
        Peralatan dan perlengkapan          44,667,871,012           1,492,897,977                    (10,315,000)             46,150,453,989
        Kendaraan bermotor
            non-operasional (dinas)          8,371,898,759            421,440,360                      (57,403,000)             8,735,936,119

        Aset tetap dalam perjanjian

              Bangunan dan Prasarana        14,938,348,044           9,714,265,500                               -             24,652,613,544

     Jumlah                                331,325,740,638          83,204,055,578                (18,958,954,844)            395,570,841,372

     Akumulasi penyusutan:

     Pemilikan langsung
       Kendaraan bermotor
            operasional (armada)           116,159,997,787          25,197,535,558                (16,386,746,689)            124,970,786,656
       Bangunan dan prasarana               12,979,394,620           2,548,263,602                              -              15,527,658,222
       Peralatan dan perlengkapan           24,311,590,213           4,953,401,313                    (10,315,000)             29,254,676,526
       Kendaraan bermotor
            non-operasional (dinas)          6,380,293,550            205,004,357                       (3,784,740)             6,581,513,167
       Aset tetap dalam perjanjian
            Bangunan dan Prasarana           5,297,689,226           1,242,635,195                               -              6,540,324,421
     Jumlah                                165,128,965,396          34,146,840,025                (16,400,846,429)            182,874,958,992


     Nilai Tercatat                        166,196,775,242                                                                    212,695,882,380




    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                    30 September 2024                        30 September 2023
                                                                            Rp                                       Rp

     Beban langsung                                                       22,774,877,583                              18,544,054,085
     Beban usaha                                                           7,033,462,996                               6,563,533,818

     Jumlah                                                               29,808,340,579                              25,107,587,903


    Pengurangan pada 30 September 2024 dan 2023 yang merupakan penjualan asset tertentu dengan rincian
    sebagai berikut:
                                                       30 September 2024        30 September 2023
                                                               Rp                        Rp

     Harga Jual                                                              4,705,966,635                             1,056,000,000
     Nilai Tercatat                                                          1,851,490,449                               121,082,092

     Keuntungan Penjualan                                                    2,854,476,186                               934,917,908


    Bangunan dan prasarana dalam rangka BOT merupakan bangunan dan prasarana pool kendaraan operasional
    dan kantor Perusahaan yang didirikan di atas tanah yang disewa di daerah Jakarta, Bandung, Semarang, dan
    Yogyakarta. Dengan jangka waktu antara 2 sampai dengan 20 tahun, dimulai sejak tahun 2006. Bangunan
    tersebut akan diserahkan pada pemilik tanah pada saat berakhirnya masa sewa. Perjanjian sewa menyewa ini
    dapat diperpanjang dan diperbaharui kembali atas persetujuan kedua belah pihak (Catatan 39).

    Aset tetap milik Grup dengan nilai tercatat sebesar Rp 104.264.689.283 dan Rp 83.731.835.529 masing-
    masing pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 digunakan sebagai jaminan atas utang bank,                                       D
    pinjaman pembelian aset tetap dan liabilitas sewa pembiayaan.                                                                               S
                                                                                                                                                e
    Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, estimasi nilai wajar aset tetap kendaraan bermotor                                     s
    operasional adalah sebesar Rp 208.949.634.068 dan Rp 148.314.700.000 (tidak diaudit).                                                       e
                                                                                                                                                m
    Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh kendaraan bermotor telah diasuransikan
    kepada pihak ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 292.277.777.851 dan Rp 145.758.742.975.
                                                             -26-
Page 30
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian
    atas aset dipertanggungkan.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2024
    dan 31 Desember 2023.


15. Aset Hak Guna


                                                                2024

                                01 Januari 2024     Penambahan         Pengurangan    30 September 2024
                                      Rp                Rp                 Rp                 Rp

      Biaya Perolehan
      Sewa Pool dan Counter      10,952,019,588    2,953,749,139                -      13,905,768,727
         Jumlah                  10,952,019,588    2,953,749,139                -      13,905,768,727

      Akumulasi Penyusutan
      Sewa Pool dan Counter       4,777,109,806    2,167,975,745                -       6,945,085,551
        Jumlah                    4,777,109,806    2,167,975,745                -       6,945,085,551

      Jumlah                      6,174,909,782                                         6,960,683,176



                                                                2023

                               01 Januari 2023      Penambahan          Pengurangan    31 Desember 2023
                                     Rp                 Rp                  Rp                Rp

      Biaya Perolehan
      Sewa Pool dan Counter       5,560,591,485     5,391,428,103               -        10,952,019,588
         Jumlah                   5,560,591,485     5,391,428,103               -        10,952,019,588

      Akumulasi Penyusutan
      Sewa Pool dan Counter       2,615,448,992     2,161,660,814               -         4,777,109,806
        Jumlah                    2,615,448,992     2,161,660,814               -         4,777,109,806
      Jumlah                      2,945,142,493                                           6,174,909,782



     Pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 beban amortisasi masing-masing sebesar
     Rp 2.167.975.745 dan Rp 1.451.060.342 (Catatan 33).


16. Uang Muka

                                                              30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                      Rp                     Rp
     Uang Muka Pembelian Aset Tetap                                 40,220,796,287      23,474,631,924
     Jumlah                                                         40,220,796,287      23,474,631,924




                                                    -27-
Page 31
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


17. Aset Lain-lain

                                                                   30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                           Rp                    Rp

     Aset tetap tidak digunakan                                                     -          1,160,356,244

     Lain-lain
         Setoran jaminan                                                585,157,627              544,539,052
         Lainnya                                                        159,225,000              159,225,000
         Saldo akhir                                                    744,382,627              703,764,052
     Jumlah                                                             744,382,627            1,864,120,296


18. Pinjaman Bank
                                                                   30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                           Rp                    Rp
      Pinjaman bank jangka panjang
         Perusahaan - Rupiah
            PT Bank Pan Indonesia Tbk                                  37,173,892,200         39,464,883,344
            PT Bank Ina Perdana Tbk                                     5,042,530,291                    -
            PT Bank Danamon Indonesia Tbk                               3,154,741,812                    -
         Jumlah                                                        45,371,164,303         39,464,883,344
         Diskonto yang belum diamortisasi                                 512,523,337            930,158,599
         Jumlah - bersih                                               45,883,687,640         40,395,041,943
         Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
            dalam waktu satu tahun                                     (6,649,813,237)        (4,508,104,155)
             Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
               lebih dari satu tahun                                   39,233,874,403         35,886,937,788

    Pinjaman diterima oleh Perusahaan

    PT. Bank Panin Tbk

    Pada tanggal 23 Mei 2018, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman investasi dari PT Bank Pan Indonesia
    Tbk sebagai berikut:

         •     Pinjaman Jangka Panjang – PJP 1
               Batas kredit sebesar Rp 22.500.000.000, sengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun 2022
               dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 120 bulan. Pinjaman
               ini digunakan untuk pembiayaan kembali utang pihak berelasi.

         •     Pinjaman Jangka Panjang – PJP 2
               Batas kredit sebesar Rp 17.500.000.000, dengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun 2022
               dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 96 bulan. Pinjaman
               ini digunakan untuk pembiayaan kembali pembelian unit baru serta renovasi armada Bus White Horse.

         •     Pinjaman Jangka Panjang – PJP 3
               Batas kredit sebesar Rp 10.000.000.000, dengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun 2022
               dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 96 bulan, dengan
               grace period selama 24 bulan. Pinjaman ini digunakan untuk pembelian unit bus baru.

     Pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 12.049 m2 atas nama PT Andalan Selaras Abadi, pihak berelasi, di
     kp. Poncol, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.




                                                         -28-
Page 32
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


    Pada tanggal 30 Juni 2021, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-2 dari
    PT Bank Pan Indonesia Tbk terkait kondisi pandemi Covid-19 berupa penundaan pembayaran pokok
    pinjaman sampai dengan bulan Maret 2022 dan pembayaran bunga sebesar 8,50% dengan rincian sebagai
    berikut:

        •   3,00% dibayar sejak bulan 1 sampai 6, sedangkan 5,00% dibayar sejak bulan 7 sampai ke 12 sejak
            akad restruktur ke-2.
        •   5,50% ditangguhkan sejak bulan ke 1 sampai 6 serta 3,50% di bulan ke 7 sampai 12 akan mulai
            diangsur di bulan ke 13 sejak akad restruktur ke-2.

    Pada tanggal 31 Mei 2022, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-3 dari
    PT Bank Pan Indonesia Tbk terkait kondisi Covid-19, dimana diberikan grace period selama 12 bulan sejak akad
    restruktur (1 Mei 2022 sampai dengan 1 Mei 2023) dan suku bunga berlaku adalah 7% per tahun, bunga yang
    ditangguhkan saat restruktur 1 dan 2 diangsur selama 24 bulan dengan rincian sebagai berikut:

        •   70% selama 23 bulan.
        •   30% pada bulan ke-24 dengan ballon payment sejak Mei 2023 sampai April 2025.

    Pinjaman dari Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari
    Panin, antara lain menerima atau memberikan pinjaman selain yang berhubungan dengan usaha Perusahaan,
    menjadi penjamin atas utang pihak ketiga, dan menarik dana melebihi plafon fasilitas kredit. Perusahaan tidak
    diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu.

    Pembayaran pokok pinjaman 30 September 2024 dan 30 September 2023 masing-masing sebesar
    Rp 2.290.991.144 dan 694.488.628. Sedangkan beban bunga pada 30 September 2024 adalah
    Rp 3.143.371.251 dan Rp 2.521.130.933 pada 30 September 2023.

    PT Bank Keb Hana Indonesia

    Pada tanggal 24 Januari 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dari PT Bank
    Keb Hana Indonesia dengan batas kredit sebesar Rp 3.000.000.000, dengan suku bunga 8,50% per tahun
    dengan jangka waktu kredit selama 1 tahun.

    Pinjaman ini dijamin dengan 1 unit apartemen “The Haven”, Seminyak, Bali.
    Pada tanggal 30 September 2024 saldo pinjaman PT Bank KEB Hana Indonesia adalah nihil, sedangkan
    beban bunga pada 30 September 2024 adalah sebesar Rp 815.869.

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk

    Pada tanggal 6 Juni 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit angsuran berjangka dari
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebesar Rp 30.000.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun
    dengan suku bunga sebesar 8,5% per tahun. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan atas pembelian unit
    bus.

    Pembayaran pokok pinjaman pada 30 September 2024 adalah Rp 68.581.344 sedangkan beban bunga pada
    30 September 2024 sebesar Rp 42.263.253.

    PT Bank Ina Perdana Tbk

    Pada tanggal 28 Juni 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit investasi dari
    PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar Rp 30.000.000.000, fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun yang
    mana digunakan untuk pembelian armada baru serta rekondisi bus dengan grace period selama 6 bulan
    dengan suku bunga sebesar 8,5% per tahun.

    Pembayaran pokok pinjaman pada 30 September 2024 adalah Rp 89.220.722 sedangkan beban bunga pada
    30 September 2024 sebesar Rp 37.561.566.




                                                        -29-
Page 33
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


19. Utang Usaha

      Merupakan hutang Grup terutama untuk biaya kendaraan dan pembelian suku cadang dan pemeliharaan
      kendaraan. Rincian hutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                       30 September 2024     31 Desember 2023
                                                                               Rp                   Rp

      Pihak ketiga - pemasok dalam negeri                                   1,518,916,843       2,004,241,323
      Jumlah                                                                1,518,916,843       2,004,241,323


      Analisa umur utang usaha dihitung dari tanggal faktur adalah sebagai berikut :

                                                                     30 September 2024      31 Desember 2023
                                                                             Rp                    Rp

      Belum jatuh tempo                                                   1,298,285,043        1,442,496,783
      Sudah jatuh tempo
        1- 30 hari                                                           69,828,560          247,275,500
        31 - 60 hari                                                                  -                    -
        > 60 hari                                                           150,803,240          314,469,040
      Jumlah                                                              1,518,916,843        2,004,241,323


20.   Utang Pajak

                                                                     30 September 2024      31 Desember 2023          .
                                                                             Rp                    Rp

      Pajak penghasilan badan                                             1,684,292,699         1,157,233,246
      Pajak penghasilan
        Pasal 4 (2)                                                          27,291,473            35,037,650
        Pasal 21                                                            108,487,213           185,952,752
        Pasal 23                                                             43,925,816            30,019,947
        Pasal 25                                                            282,409,344           238,460,604
      SKPKB dan Surat Tagihan Pajak                                          94,925,968           325,075,968
      Pajak Pertambahan Nilai                                                12,732,532            22,558,269
      Jumlah                                                              2,254,065,045         1,994,338,436


      Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak
      (self-assessment).


 21. Beban Akrual
                                                                    30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                            Rp                     Rp

       Asuransi                                                             569,164,730          299,913,580
       Bahan Bakar                                                          318,200,558          255,686,040
       Gaji dan tunjangan karyawan                                          303,924,170          411,974,133
       Bunga                                                                185,239,611          185,239,611
       Listrik, air dan telekomunikasi                                      131,929,632          101,552,140
       Jasa profesional                                                     107,160,677          477,239,777
       Perbaikan dan pemeliharaan                                             7,394,997          192,848,913
       Komisi                                                                 5,666,250           23,461,432
       Sewa jangka pendek                                                       739,410           41,744,187
       Izin dan legalitas                                                             -            3,743,100
       Lain-lain                                                            110,718,709          436,582,331
       Jumlah                                                             1,740,138,744         2,429,985,244




                                                            -30-
Page 34
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


 22. Pendapatan Diterima Dimuka

       Merupakan uang muka atas jasa transportasi yang diterima dari pelanggan.


 23.   Liabilitas Sewa

        Berikut adalah pembayaran sewa minimum masa yang akan datang (future minimum lease payment)
        berdasarkan perjanjian sewa:
                                                                30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                       Rp                       Rp
        Jatuh tempo:
        2024                                                            399,674,540            1,405,007,162
        2025                                                            303,055,769             203,722,436
        2026                                                            300,002,462             200,669,129
        2027                                                             80,543,225              33,848,780
        Jumlah pembayaran sewa pembiayaan minimum                      1,083,275,997           1,843,247,507
        Dikurangi bunga                                                  (62,101,199)            (83,339,083)
        Nilai sekarang pembiayaan sewa minimum                         1,021,174,798           1,759,908,424
        Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                  (564,865,168)         (1,585,681,253)

        Bagian jangka panjang                                           456,309,630             174,227,171



        Liabilitas sewa diakui apabila transaksi sewa memenuhi kriteria sewa pembiayaan sesuai dengan ketentuan
        PSAK No. 73.

        Beban bunga liabilitas sewa yang dibebankan pada laba rugi tahun 30 September 2024 dan 30 September
        2023 masing-masing sebesar .Rp 39.410.604 dan Rp 139.223.778. (Catatan 34).




                                                         -31-
Page 35
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


 24.   Pinjaman Pembelian Aset Tetap

                                                                     30 September 2024       31 Desember 2023
                                                                             Rp                     Rp
        Pihak Ketiga
           PT Sunindo Kookmin Best Finance                              26,696,574,937           27,702,072,174
           PT Toyota Astra Finance                                       9,073,334,629            5,710,228,539
           PT BCA Finance                                                8,049,849,098            9,353,759,868
           PT Astra Sedaya Finance                                       4,404,657,168            6,672,040,184
           PT Maybank Indonesia Finance                                    188,309,493              256,925,832
           PT Mandiri Tunas Finance                                                -                638,902,572
        Jumlah                                                          48,412,725,325           50,333,929,169

        Dikurangi bagian hutang yang akan jatuh
           tempo dalam waktu satu tahun
           PT Sunindo Kookmin Best Finance                               8,787,720,866            7,600,991,508
           PT Toyota Astra Finance                                       4,943,893,944            2,297,635,919
           PT BCA Finance                                                4,359,179,130            4,662,886,506
           PT Astra Sedaya Finance                                       4,404,657,168            3,275,912,825
           PT Maybank Indonesia Finance                                     95,427,547               92,102,360
           PT Mandiri Tunas Finance                                                -                638,902,572
        Jumlah                                                          22,590,878,655           18,568,431,690
        Hutang pembelian aset tetap yang akan
          jatuh tempo dalam waktu lebih dari
          satu tahun
          PT Sunindo Kookmin Best Finance                               17,908,854,071           20,101,080,666
          PT Toyota Astra Finance                                        4,129,440,685            3,412,592,620
          PT BCA Finance                                                 3,690,669,968            4,690,873,362
          PT Astra Sedaya Finance                                                  -              3,396,127,359
          PT Maybank Indonesia Finance                                      92,881,946              164,823,472
        Jumlah                                                          25,821,846,670           31,765,497,479
        Tingkat bunga per tahun                                        2,95% - 13,30%         2,95% - 13,30%

       Utang pembelian aset tetap berjangka waktu 3 - 4 tahun dan dijamin dengan aset tetap yang dibeli melalui
       hutang tersebut.

       Pembayaran pokok pinjaman pada 30 September 2024 dan 30 September 2023 adalah masing-masing                      1
       sebesar Rp 16.685.850.786 dan Rp 16.766.982.498. Pembayaran bunga masing-masing adalah sebesar
       Rp 4.069.887.515 dan Rp 2.929.177.487 pada 30 September 2024 dan 30 September 2023.


 25. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

       Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami
       dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan
       keuangan atau likuidasi yang dipaksakan.Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas diskonto.




                                                           -32-
Page 36
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


      Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset tertentu dan liabilitas keuangan Grup pada
      tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                                              30 September 2024
                                                                                                  Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                        Input signifikan yang
                                                                              Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat tidak dapat di observasi
                                                          Nilai Tercatat       pasar aktif/ (Level 1)    di observasi (Level 2)              (Level 3)
        Aset yang nilai wajarnya disajikan
            Aset tetap - kendaraan bermotor operasional   155,479,486,981                           -                             -        208,949,634,068


        Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
            Utang bank jangka panjang (bagian jangka
            pendek dan bagian jangka panjang)              45,883,687,640                           -          45,371,164,303                               -


            Pinjaman pembelian aset tetap                  48,412,725,325                           -          48,412,725,325                               -




                                                                                              31 Desember 2023
                                                                                                  Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                        Input signifikan yang
                                                                              Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat tidak dapat di observasi
                                                          Nilai Tercatat       pasar aktif/ (Level 1)    di observasi (Level 2)              (Level 3)
        Aset yang nilai wajarnya disajikan
            Aset tetap - kendaraan bermotor operasional   137,688,929,311                           -                             -        148,314,700,000


        Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
            Utang bank jangka panjang (bagian jangka
            pendek dan bagian jangka panjang)              40,395,041,943                           -          39,464,883,344                               -


            Pinjaman pembelian aset tetap                  50,333,929,169                           -          50,333,929,169                               -




      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan teknik
      penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia
      dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan
      yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam
      hirarki Level 2. Instrumen yang termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar liabilitas Grup dalam hirarki Level 2
      diestimasi berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan suku bunga pasar.

      Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
      tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar aset tetap diestimasi menggunakan metode pasar
      pembanding dengan faktor penyesuaian yang relevan.


 26. Modal Saham

      Susunan kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Raya Saham Registra dan
      Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
                                                                                               30 September 2024
                                                                           Jumlah                  Persentase                     Jumlah Modal
                 Nama Pemegang Saham                                       Saham                   Kepemilikan                       Disetor
                                                                                                       %                               Rp

       PT Panorama Sentrawisata Tbk                                        796,517,000                  54.54%                        79,651,700,000
       PT Weha Investama                                                   211,805,686                  14.50%                        21,180,568,600
       Masyarakat (masing-masing
         kurang dari 5%)                                                   452,232,133                  30.96%                        45,223,213,300
       Jumlah                                                         1,460,554,819                     100%                  146,055,481,900




                                                                            -33-
Page 37
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


                                                                             31 Desember 2023
                                                             Jumlah            Persentase         Jumlah Modal
                   Nama Pemegang Saham                       Saham             Kepemilikan           Disetor
                                                                                   %                   Rp

         PT Panorama Sentrawisata Tbk                      798,100,000               54.64%       79,810,000,000
         PT Weha Investama                                 211,805,686               14.50%       21,180,568,600
         Masyarakat (masing-masing
           kurang dari 5%)                                 450,649,133               30.86%       45,064,913,300
         Jumlah                                          1,460,554,819               100%       146,055,481,900


      Manajemen Permodalan

      Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio
      modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak
      diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

      Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan
      perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa gearing ratio (rasio
      utang terhadap modal), yakni membagi utang neto terhadap jumlah modal. Kebijakan Grup adalah menjaga
      gearing ratio Grup pada kisaran gearing ratio perusahaan lain dalam industri sejenis di Indonesia. Utang bersih
      adalah jumlah utang (termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang di laporan posisi keuangan
      konsolidasian) dikurangi kas dan setara kas. Modal adalah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      perusahaan, yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

      Ratio Utang Neto terhadap modal pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut:

                                                                 30 September 2024            31 Desember 2023
                                                                        Rp                          Rp
      Jumlah pinjaman dan utang                                        95,317,587,763               92,488,879,536
      Dikurangi : kas dan setara kas                                   18,083,188,517               31,218,235,612
      Utang neto                                                       77,234,399,246               61,270,643,924


      Jumlah ekuitas                                                  242,604,131,210              228,140,625,359
      Rasio utang neto terhadap modal                                          31.84%                      26.86%



 27. Tambahan Modal Disetor – Bersih

     Akun ini merupakan tambahan modal disetor sehubungan dengan penjualan saham Perusahaan melalui
     penawaran umum perdana kepada masyarakat dan penerbitan saham sehubungan dengan konversi Waran
     Seri I dan Seri II, selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali serta penambahan modal dengan
     memberikan hak memesan efek terlebih dahulu II sebagai berikut:




                                                          -34-
Page 38
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


     Rincian atas selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali adalah sebagai berikut:

                                                                                                                                Jumlah
      Emisi saham perdana (Rp 245 per saham)                                                                                  31,360,000,000
      Dikurangi biaya emisi saham                                                                                             (2,070,852,386)
      Hasi penawaran umum perdana                                                                                              29,289,147,614
      Konversi Waran Seri I (Rp 300 per saham)                                                                                     81,054,000
      Dikurangi nilai nominal (Rp 100 per saham)                                                                              (12,827,000,000)
      Reklasifikasi selisih nilai transaksi dari restrukturisasi
          transaksi entitas sepengendali                                                                                      (1,846,153,568)
      Penawaran Umum Terbatas I tahun 2013                                                                                    32,120,270,250
      Biaya emisi tahun 2013                                                                                                  (2,136,025,804)
      Kepentingan nonpengendali pada
         entitas anak yang dilepaskan                                                                                            601,896,425
      Pelaksanaan konversi Warran seri II                                                                                        365,296,200
      Saldo pada tanggal 31 Desember 2014                                                                                     45,648,485,117
      Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                                       1,875,000,000
      Saldo pada tanggal 31 Desember 2015                                                                                     47,523,485,117
      Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                                               8,175
      Saldo pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021                                                                   47,523,493,292
      Penawaran Umum Terbatas II tahun 2022                                                                                   14,353,588,850
      Biaya emisi tahun 2022                                                                                                  (3,576,229,141)
      Saldo pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023                                                               58,300,853,001


 28. Kepentingan Non Pengendali

      Akun ini merupakan bagian kepemilikan nonpengendali atas aset neto entitas anak dengan rincian sebagai
      berikut:

                                                                                  30 September 2024


                                                                                  Selisih nilai transaksi
                                                                                dengan kepentingan non
                                             Modal saham      Saldo Laba               pengendali           Laba (rugi)             Jumlah
                                                 Rp               Rp                        Rp                 Rp                     Rp

       PT Panorama Mitra Sarana                 310,000,000     (311,557,918)              246,434,560             457,960          245,334,602
       PT Day Tans (DTS)                         43,600,000       18,010,040                 3,613,283          14,543,243           79,766,566
       PT. Daytrans Express                      15,000,000              -                         -            (4,704,681)          10,295,319
       PT Panorama Prima Kencana Transindo        5,000,000      (25,917,713)               19,801,393           1,109,719               (6,601)
       PT Canary Transport                        5,000,000       (8,592,201)                      -                   -             (3,592,201)
       PT Rhadana Prima Kencana Transindo         3,000,000      (82,908,475)               79,908,475                 -                    -
       PT Kencana Transport                             -      7,328,637,594            (7,328,637,594)                -                    -

       Jumlah                                   381,600,000    6,917,671,327            (6,978,879,883)         11,406,241          331,797,685




                                                                     -35-
Page 39
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


                                                                                31 Desember 2023


                                                                              Selisih nilai
                                                                           transaksi dengan
                                                                           kepentingan non
                                            Modal saham    Saldo Laba         pengendali      Laba (rugi)    Deviden        Jumlah
                                                Rp             Rp                                Rp                           Rp

       PT Panorama Mitra Sarana             310.000.000    (312.144.646)       246.434.560       586.728             -    244.876.642
       PT Day Trans                          43.600.000       6.030.055          3.613.283    12.979.984    (1.000.000)    65.223.322
       PT Panorama Primakencana Transindo     5.000.000     (27.156.232)        19.801.393     1.238.520             -     (1.116.319)
       PT Canary Transport                    5.000.000      (8.592.201)                  -            -             -     (3.592.201)
       PT Rhadana Prima Kencana Transindo     3.000.000     (82.908.475)        79.908.475             -             -              -
       PT Kencana Transport                           -   7.328.637.594     (7.328.637.594)            -             -              -

       Jumlah                               366.600.000   6.903.866.095     (6.978.879.883)   14.805.232    (1.000.000)   305.391.444



  29. Cadangan Umum

      Undang-Undang Perseroan Terbatas Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan Maret 1995, dan
      telah diubah dengan Undang-Undang No. 40/2007 yang diterbitkan di bulan Agustus 2007, mewajibkan
      pembentukan cadangan umum dari laba bersih sejumlah minimal 20% dari jumlah modal yang ditempatkan
      dan disetor penuh. Tidak ada batasan waktu untuk membentuk cadangan tersebut.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diaktakan dalam Akta No.183 tanggal 27 Juni
      2024 dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., notaris di Jakarta. Pemegang saham setuju membentuk
      Cadangan umum atas saldo laba sebesar Rp 595.000.000 yang diambil dari saldo laba.

      Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah membentuk cadangan umum
      sebesar Rp 1.000.000.000 dan Rp 405.000.0000.


  30. Penjualan Bersih

      Rincian dari pendapatan Grup, seluruhnya dalam mata uang Rupiah, adalah sebagai berikut:

       a.       Berdasarkan jenis produk

                                                                             30 September 2024              30 September 2023
                                                                                     Rp                             Rp

                Jasa angkutan antar kota                                         121,222,935,235              104,387,842,799
                Jasa angkutan penumpang                                           92,090,276,179               78,666,501,002
                Lain-lain                                                          8,193,088,307                7,628,508,060
                Jumlah                                                           221,506,299,721              190,682,851,861




                                                                -36-
Page 40
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


      b.      Berdasarkan sumber pendapatan
                                                                    30 September 2024       30 September 2023
                                                                            Rp                      Rp
                Pihak Berelasi
                PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (DTN)                   4,076,100,497           2,699,015,996
                PT Panorama JTB Tours Indonesia                            761,421,900             776,920,000
                PT Panorama Evenindo                                        75,395,000             299,150,000
                Lain-lain (dibawah Rp 100.000.000)                         218,651,402             176,965,000

                Jumlah                                                   5,131,568,799           3,952,050,996
                Pihak ketiga                                           216,374,730,922        186,730,800,865
                Jumlah                                                 221,506,299,721        190,682,851,861

      Harga dan syarat transaksi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sama
      dengan yang diberikan kepada pihak ketiga.


   31. Beban Pokok Penjualan

                                                                  30 September 2024       30 September 2023
                                                                          Rp                      Rp

           Beban kendaraan                                            55,999,478,506          42,695,746,418
           Bahan bakar                                                35,652,624,032          31,827,550,850
           Penyusutan (catatan 14)                                    22,774,877,583          18,544,054,085
           Perbaikan dan pemeliharaan                                 17,793,456,585          15,345,085,817
           Gaji dan tunjangan karyawan                                 4,581,029,763           3,924,230,986
           Asuransi                                                      758,024,014             728,638,545
           Lain-lain                                                   2,231,122,706           1,848,356,604
           Jumlah                                                    139,790,613,189         114,913,663,305


           Selama triwulan ketiga tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat beban langsung yang merupakan pembelian
           dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

           Pada triwulan ketiga tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat pembelian dari pemasok tunggal yang jumlahnya
           melebihi 10% dari jumlah pembelian pada tahun-tahun tersebut.


   32. Beban Penjualan

                                                                     30 September 2024      30 September 2023
                                                                             Rp                     Rp
           Penjualan

           Gaji dan tunjangan karyawan                                    3,615,368,010          3,349,559,838
           Pemasaran dan promosi                                          2,441,711,791          2,961,053,585
           Jumlah                                                         6,057,079,801          6,310,613,423




                                                          -37-
Page 41
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


  33.   Beban Umum dan Administrasi

                                                                  30 September 2024 30 September 2023
                                                                          Rp                Rp
         Umum dan Administrasi

         Gaji dan tunjangan karyawan                                 22,232,178,206          18,980,839,084
         Penyusutan (catatan 14 dan 15)                               9,201,438,741           8,014,594,160
         Perbaikan dan pemeliharaan                                   3,478,909,498           3,043,720,000
         Administrasi kantor                                          2,867,161,882           2,544,482,747
         Sewa                                                         1,188,001,773             697,621,503
         Pos dan telekomunikasi                                       1,114,068,458           1,072,010,318
         Pajak                                                          609,037,330             483,603,355
         Jasa profesional dan Legal                                     480,682,163             263,653,176
         Imbalan Jangka Panjang - Bersih                                420,382,000             534,217,693
         Lain-lain                                                      614,461,651             486,188,465
         Jumlah                                                      42,206,321,702          36,120,930,501



  34.   Beban Bunga

        Terdiri dari beban bunga atas:

                                                                   30 September 2024        30 September 2023
                                                                           Rp                       Rp

         Pinjaman bank jangka pendek                                          815,869              90,889,674
         Liabilitas jangka panjang:
            Pinjaman pembelian aset tetap                              4,069,887,515            2,929,177,487
            Pinjaman bank                                              3,223,196,070            2,651,567,080
            Liabilitas hak sewa                                           39,410,604              139,223,778
         Jumlah                                                        7,333,310,058            5,810,858,019


   35. Imbalan Kerja Jangka Panjang

        Besarnya imbalan pasca-kerja dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-undang No. 13
        tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan
        imbalan pasca-kerja tersebut.

        Perhitungan aktuaria terakhir atas cadangan imbalan pasti pasca-kerja dilakukan oleh Kantor Konsultan
        Aktuaria Agus Susanto, aktuaris independen, tertanggal 12 Februari 2024.

        Jumlah karyawan Grup yang berhak atas imbalan pasti pasca-kerja tersebut masing-masing sebanyak 227
        karyawan pada 30 September 2024 dan 227 karyawan pada 31 Desember 2023.

        Rekonsiliasi jumlah cadangan imbalan pasti pasca-kerja pada neraca konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2024        31 Desember 2023
                                                                          Rp                      Rp

           Saldo awal tahun                                            2,630,219,716           2,338,178,693
           Nilai jasa kini                                               186,439,527             248,586,036
           Biaya bunga-bersih                                            117,895,274             166,258,422
           Keuntungan (Kerugian) aktuarial yang timbul dari
              perubahan asumsi aktuarial                                  11,365,184             417,768,705
           Pembayaran imbalan                                           (113,615,459)           (540,572,140)
           Cadangan imbalan pasti pasca-kerja                          2,832,304,242           2,630,219,716




                                                         -38-
Page 42
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


        Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan pasti pasca-kerja:

                                                                    30 September 2024     30 September 2023

           Tingkat diskonto                                             6,6%-6,7%               6.5%
           Tingkat kenaikan gaji                                           5%                    5%
           Tingkat kematian                                         Indonesia IV (2019)   Indonesia IV (2019)


  36.   Pajak Penghasilan

        Grup untuk periode berjalan tidak melakukan rekonsiliasi antara laba fiskal dengan laba akuntansi.
        Perhitungan taksiran pajak penghasilan didasarkan atas laba akuntansi yang dikenakan tarif pajak
        penghasilan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.


  37.   Dividen Tunai

        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang di dokumentasikan dalam akta No. 183 tanggal
        27 Juni 2024 dari notaris Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., para pemegang saham menyetujui
        untuk membagikan dividen sebesar Rp 6 (enam rupiah) per lembar saham atau sebesar Rp 8.763.328.914.


  38. Laba bersih per saham

        Perhitungan laba per saham berdasarkan informasi berikut:

                                                                    30 September 2024      30 September 2023
                                                                            Rp                     Rp
         Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada
           pemilik perusahaan (dalam Rp)                              23,230,428,524          22,360,496,042

         Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
           untuk perhitungan laba neto per saham dasar                 1,460,554,819           1,460,554,819

         Laba per saham                                                            16                     15


   39. Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi

        Sifat Pihak Berelasi

        a. PT Panorama Sentrawisata Tbk dan PT Weha Investama merupakan pemegang saham Perusahaan

        b. Perusahaan yang pemegang sahamnya sama dengan pemegang saham Perusahaan:
           - PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk
           - PT Destinasi Garuda Wisata
           - PT Panorama Evenindo
           - PT Panorama JTB Tours Indonesia
           - PT Andalan Selaras Abadi

        c. Perusahaan yang sebagian pengurus atau manajemennya sama dengan pengurus atau manajemen
           Perusahan dan Grup :
           - PT Oasis Rhadana Hotel
             - PT Reed Panorama Exhibition
             - PT Emerald Paradise
             - PT Panorama World
             - PT Sobek Bali Utama
             - PT Panorama Investama
             - PT The 101 Jakarta Airport CBC
             - PT Panorama Media
             - PT Chan Brothers Indonesia
                                                         -39-
Page 43
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


              -    PT Smart Travelindo Perkasa
              -    PT Panorama Land Development
              -    PT Panorama Aplikasi Nusantara
              -    PT Panorama Ventura Indonesia

       Transaksi dengan Pihak Berelasi

       Rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut :

                                                                                         Persentase terhadap jumlah
                                                                                                Aset/Liabilitas
                                               30 September       31 Desember          30 September       31 Desember
                                                  2024                  2023              2024                    2023
                                                    Rp                   Rp                 %                      %
         Aset lancar
          Piutang usaha
            PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk    4,734,019,140         2,280,513,339              1.28                    0.65
            Grayline                             950,640,656           933,101,856               0.26                    0.27
            PT Panorama Evenindo                 636,520,000           265,395,000               0.17                    0.08
            PT Panorama Media                    569,468,300           528,938,300               0.15                    0.15
            PT Panorama JTB Tours Indonesia      352,370,600           208,245,100               0.10                    0.06
            PT Oasis Rhadana Hotel                            -         65,550,000                -                      0.02
            Lain-lain (masing-masing
              di bawah Rp 20.000.000)                         -         35,066,604                -                      0.01
          Jumlah                                7,243,018,696         4,316,810,199              1.96                    1.23
          Cadangan Kerugian Penurunan Nilai      (823,176,737)         (823,176,737)            (0.22)                 (0.23)

          Jumlah - Bersih                       6,419,841,959         3,493,633,462              1.74                    0.99


          Piutang dari pihak berelasi
            PT Panorama Investama              14,073,123,104     15,573,123,104                 3.82                    4.43
            PT Panorama Sentrawisata Tbk                      -   40,300,000,000                      -                11.45
          Jumlah                               14,073,123,104     55,873,123,104                 3.82                  15.88
          Cadangan kerugian penurunan nilai      (225,256,347)         (225,256,347)            (0.06)                 (0.06)
          Jumlah - bersih                      13,847,866,757     55,647,866,757                 3.76                  15.82
                                                                                                 4.45
         Aset tidak lancar
          Piutang pihak berelasi
            PT Andalan Selaras Abadi              54,875,217           208,420,717               0.01                    0.06
            PT Panorama Ventura Indonesia         11,100,000                      -              0.00                       -
            PT Panorama Aplikasi Nusantara        11,033,750                      -              0.00                       -
            PT Panorama Media                                 -       1,575,000,000                   -                  0.45

            Jumlah                                77,008,967          1,783,420,717              0.02                    0.51
                                                                                                 0.05




                                                          -40-
Page 44
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


  40. Perjanjian Sewa

      Grup telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dengan pihak ketiga dengan pendirian bangunan
      di atas tanah sewaan tersebut untuk kemudian dialihkan kepada pemilik tanah pada akhir masa sewa (Catatan
      12) dan Grup juga telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dan bangunan dengan pihak ketiga
      dengan rincian sebagai berikut:
                                  Lokasi tanah dan
       Entitas anak/
                               bangunan/ Location of                                 Periode perjanjian/Period of agreement
       Subsidiaries
                                 land and buildings

      PPKT                     Bali                        1 Maret 2019 - 28 Februari 2024 (March 1, 2019 - February 28, 2024)
      KT                       Yogyakarta *)               1 Februari 2006 - 1 Februari 2026 (February 1, 2006 - February 1, 2026)
      KT                       Yogyakarta *)               4 Desember 2018 - 4 Juni 2024 (December 4, 2018 - June 4, 2024)
      DTS                      Jakarta *)                  8 Juni 2020 - 7 Juni 2023 (June 8, 2020 - June 7, 2023)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 Februari 2019 - 31 Januari 2024 (February 1, 2019 - January 31, 2024)
      DTS                      Bandung *)
                                                           30 November 2022 - 29 November 2025 (November 30, 2022 - November 29, 2025)
      DTS                      Jakarta *)                  24 Maret 2020 - 24 Maret 2025 (March 24, 2020 - March 24, 2025)
      DTS                      Jakarta *)                  1 Agustus 2022 - 31 Juli 2023 (August 1, 2022 - July 31, 2023)
      DTS                      Bandung *)                  16 September 2020 - 16 September 2023 (September 16, 2020 - September 16,
                                                           2023)
      DTS                      Semarang                    15 Oktober 2022 - 14 Oktober 2025 (October 15, 2022 - October 14, 2025)
      DTS                      Semarang *)                 9 Juni 2021 - 9 Juni 2026 (June 9, 2021 - June 9, 2026)
      DTS                      Jakarta                     1 Juli 2021 - 30 Juni 2024 (July 1, 2021 - June 30, 2024)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 September 2021 - 31 Agustus 2023 (September 1, 2021 - October 16, 2026)
      DTS                      Bandung *)                  16 Oktober 2021 - 16 Oktober 2026 (October 16, 2021 - October 16, 2026)
      DTS                      Jakarta                     1 Desember 2021 - 1 Desember 2024 (December 1, 2021 - December 1. 2024)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 Februari 2024 - 31 Januari 2029 (February 1, 2024 - January 31, 2029)
      DTS                      Surabaya*)                  1 Maret 2024 - 28 Februari 2027 (March 1, 2024 - February 28, 2027)
      DTS                      Jakarta*)                   7 Februari 2024 - 6 Februari 2027 (February 7, 2024 - February 6, 2027)
      DTS                      Semarang *)                 18 Maret 2024 - 17 Maret 2027 (March 18, 2024 - March 17, 2027)
      DTS                      Surabaya*)                  1 April 2024 - 1 April 2026 (April 1, 2024 - April 1, 2026)
      DTS                      Solo*)                      30 Juni 2024 - 30 Juni 2029 (June 30, 2024 - June 30, 2029)
      DTS                      Cirebon*)                   15 September 2024 - 15 September 2027 (September 15, 2024 - September 15, 2027)

      *) : Perjanjian sewa dengan bangun, kelola dan alih/Lease agreements with build, operat and transfer



    Nilai tercatat aset hak-guna dan liabilitas sewa masing-masing diungkapkan pada Catatan 15 dan 23.




                                                                                -41-
Page 45
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


  41. Segmen Operasi

      Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
      bertanggung jawab atas lokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja
      masing-masing segmen tersebut. Grup memiliki tiga (3) segmen yang dilaporkan meliputi jasa angkutan
      penumpang, jasa angkutan antar kota, dan lain-lain.


                                                                                                 30 September 2024
                                                    Jasa Angkutan          Jasa Angkutan
                                                     Penumpang               Antar Kota                Lain-lain           Eliminasi           Konsolidasian
                                                          Rp                    Rp                        Rp                  Rp                   Rp

        Pendapatan Usaha                              108,446,617,817        121,222,935,235           8,193,088,307       (16,356,341,638)     221,506,299,721

        Beban pokok penjualan                          71,485,028,559         77,245,996,235           7,415,930,033       (16,356,341,638)     139,790,613,189

        Hasil segmen - laba Kotor Segmen               36,961,589,258         43,976,939,000            777,158,274                        -     81,715,686,532

        Laba Usaha                                     15,753,857,923         18,301,976,133            (603,549,027)                      -     33,452,285,029

        Keuntungan atas penjualan
           aset tetap                                      374,313,550          2,480,162,636                    -                         -       2,854,476,186
        Beban bunga dan keuangan lain                   (5,666,391,606)        (1,666,918,452)                   -                         -      (7,333,310,058)
        Pendapatan Bunga                                   646,771,002             22,973,599                 38,257                       -         669,782,858
        Ekuitas pada rugi bersih
           entitas asosiasi                                  (423,717)                     -                       -                       -           (423,717)
        Pendapatan (beban) lain-lain - bersih             664,925,980           (499,042,680)            (11,470,002)                      -        154,413,298
        Laba Sebelum Pajak                             11,773,053,132         18,639,151,236            (614,980,772)                      -     29,797,223,596
        Beban Pajak                                    (2,590,071,329)        (4,100,613,272)            135,295,770                       -     (6,555,388,831)

        Laba (Rugi) Bersih                              9,182,981,803         14,538,537,964            (479,685,002)                      -     23,241,834,765

        Pendapatan komprehensif lain                      (30,000,000)                      -                          -                   -         (30,000,000)

        Laba (rugi) komprehensif                        9,152,981,803         14,538,537,964            (479,685,002)                      -     23,211,834,765


        Aset Segmen *)                                219,581,765,401        130,045,963,770         17,165,708,792                        -    366,793,437,963



        Liabilitas Segmen *)                           73,895,873,565         28,789,246,283           1,082,408,915                       -    103,767,528,763


        Pengungkapan Tambahan

          Perolehan barang modal                       24,316,814,407         19,421,408,781                       -                   -         43,738,223,188

          Penyusutan & amortisasi                      20,512,666,030         11,380,320,602              83,329,692                   -         31,976,316,324

          Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
                  Jawa                                104,492,400,787        121,222,935,235           8,193,088,307       (16,356,341,638)     217,552,082,691
                  Luar Jawa                             3,954,217,030                    -                       -                       -        3,954,217,030

                   Jumlah                             108,446,617,817        121,222,935,235           8,193,088,307       (16,356,341,638)     221,506,299,721


           Aset segmen
                    Jawa                              218,110,021,631        130,045,963,770         17,165,708,792                        -    365,321,694,193
                    Luar Jawa                           1,471,743,770                    -                      -                          -      1,471,743,770

                      Jumlah                          219,581,765,401        130,045,963,770         17,165,708,792                        -    366,793,437,963


       *)Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas pajak
         tangguhan.




                                                                                -42-
Page 46
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023



                                                                                                   30 September 2023
                                                    Jasa Angkutan            Jasa Angkutan
                                                     Penumpang                 Antar Kota                 Lain-lain            Eliminasi           Konsolidasian
                                                          Rp                      Rp                         Rp                   Rp                   Rp

        Pendapatan Usaha                               94,385,991,381           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     190,682,851,861

        Beban pokok penjualan                          58,837,349,339            65,374,830,956            6,420,973,390       (15,719,490,379)     114,913,663,305

        Hasil segmen - laba Kotor Segmen               35,548,642,043            39,013,011,843            1,207,534,670                       -     75,769,188,556

        Laba Usaha                                     16,129,851,829            17,343,604,045             (135,811,243)                      -     33,337,644,632

        Keuntungan atas penjualan
           aset tetap                                     934,917,908                       -                        -                         -        934,917,908
        Beban bunga dan keuangan lain                  (4,121,563,493)           (1,689,294,526)                     -                         -     (5,810,858,019)
        Pendapatan Bunga                                  590,664,459                30,485,635                  123,189                       -        621,273,283
        Pendapatan (beban) lain-lain - bersih            (399,033,190)               (1,637,806)              (8,148,054)                      -       (408,819,051)
        Laba Sebelum Pajak                             13,134,837,513            15,683,157,349             (143,836,108)                      -     28,674,158,753
        Beban Pajak                                    (2,891,173,573)           (3,450,294,617)              31,643,944                       -     (6,309,824,247)

        Laba (Rugi) Bersih                             10,243,663,940            12,232,862,732             (112,192,164)                      -     22,364,334,506

        Pendapatan komprehensif lain                       (36,706,682)                       -                            -                   -         (36,706,682)

        Laba (rugi) komprehensif                       10,206,957,258            12,232,862,732             (112,192,164)                      -     22,327,627,824


        Aset Segmen *)                                218,942,329,918           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    336,283,263,476



        Liabilitas Segmen *)                           72,547,996,479            28,355,381,109              703,556,724                       -    101,606,934,311


        Pengungkapan Tambahan

          Perolehan barang modal                       26,279,915,706            25,382,924,159                        -                   -         51,662,839,865

          Penyusutan & amortisasi                      17,494,650,505             8,981,255,466               82,742,274                   -         26,558,648,245

          Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
                  Jawa                                 90,576,164,881           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     186,873,025,361
                  Luar Jawa                             3,809,826,500                       -                        -                       -        3,809,826,500

                   Jumlah                              94,385,991,381           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     190,682,851,861


           Aset segmen
                    Jawa                              217,539,600,778           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    334,880,534,336
                    Luar Jawa                           1,402,729,140                       -                        -                         -      1,402,729,140

                      Jumlah                          218,942,329,918           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    336,283,263,476


       *)Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas pajak
         tangguhan.




                                                                                -43-
Page 47
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2024 dan
30 September 2023


 42. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas Konsolidasian

     Aktivitas Investasi yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:


                                                                        30 September 2024   30 September 2023
                                                                               Rp                  Rp
     Perolehan aset tetap melalui:
            Pinjaman pembelian aset tetap                                  14,764,646,942      38,966,787,888
            Uang muka pembelian aset tetap                                  1,016,242,312       2,670,671,152
            Transaksi Sewa Guna Usaha                                       2,953,749,139       2,882,386,470



 43. Standar Akuntansi Keuangan Baru

      Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

      Diterapkan pada tahun 2023

      Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Grup
      namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
      keuangan konsolidasian:

       -    Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
            yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan
            Akuntansi Material.
       -    Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
       -    Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi
            Estimasi Akuntansi.
       -    Amandemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul
            dari Transaksi Tunggal.


      Amandemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajar untuk tahun buku yang
      diimulai pada atau setelah:

      1 Januari 2024

       -    Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
            Kovenan.
       -    Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Klasifikasi Liabilitas Lancar dan Tidak
            Lancar.
       -    Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa balik.

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang
      mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK
      tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.

      Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah sebagaimana
      diumumkan oleh DSAK-IAI.




                                                           **********




                                                         -44-

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.82 MB
Published30 Oct 2024
Pages47
Characters189,217
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 79 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk. p.2 ×136
linked person Angreta Chandra p.10
linked person Daniel Martinus p.10 ×2
linked person Andrianto Putera Tirtawisata p.10
linked person Tiodora Amran Bonardy p.10
linked person Romy Firmangustri p.10
linked person Edgar Surjadi p.10 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.24 ×12
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.24 ×11
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.24 ×17
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.24 ×2
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.24 ×7
linked org Bank Permata Tbk p.24 ×2
linked org Bank Capital Indonesia Tbk p.24 ×2
linked org Bank Victoria International Tbk p.24 ×2
linked org Panorama Sentrawisata Tbk p.27 ×15
linked org PT Panorama Ventura Indonesia p.27 ×4
linked org PT Astra Sedaya Finance p.35 ×5
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.35 ×3
linked org PT Weha Investama p.36 ×6
linked org Destinasi Tirta Nusantara Tbk p.40 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
possible org Bank Panin Tbk p.31 ×2
possible person Agus Susanto p.41
unresolved org Transportasi Indonesia Tbk p.9
unresolved person Rachmat Santoso p.9
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved person Buntario Tigris Darmawa Ng p.9 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved person Recky Francky Limpele p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9
unresolved org Bapepam p.9 ×2
unresolved org PT Kencana Transport p.10 ×3
unresolved org PT Panorama Primakencana p.10
unresolved org PT Rhadana Primakencana p.10
unresolved org PT Panorama Mitra Sarana p.10 ×3
unresolved org PT Day Trans p.10 ×2
unresolved org PT Day Trans Express p.10
unresolved org PT Canary Transport p.10 ×3
unresolved org PT Weha p.10
unresolved person Racky Francky Limpele p.10
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×2
unresolved org PT Panorama Investama p.27 ×3
unresolved org PT Panorama Media p.27 ×4
unresolved org PT Andalan Selaras Abadi p.27 ×9
unresolved org PT Panorama Aplikasi Nusantara p.27 ×3
unresolved org PT Dwi Ratna Pertiwi p.27 ×2
unresolved person Hendra Justin Fu p.27
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.27
unresolved org PT Dwi Ratna Pertiwi Berdasarkan Akta Jual Beli p.28
unresolved org PT Cita Makmur Mandiri p.28
unresolved org PT Sunindo Kookmin Best Finance p.35 ×3
unresolved org PT Toyota Astra Finance p.35 ×3
unresolved org PT BCA Finance p.35 ×3
unresolved org PT Raya Saham Registra p.36
unresolved org PT Day Tans p.38
unresolved org PT. Daytrans Express p.38
unresolved org PT Panorama Prima Kencana Transindo p.38
unresolved org PT Rhadana Prima Kencana Transindo p.38 ×2
unresolved org PT Panorama Primakencana Transindo p.39
unresolved org PT Panorama JTB Tours Indonesia p.40 ×3
unresolved org PT Panorama Evenindo p.40 ×3
unresolved org PT Destinasi Garuda Wisata p.42
unresolved org PT Oasis Rhadana Hotel p.42 ×2
unresolved org PT Reed Panorama Exhibition p.42
unresolved org PT Emerald Paradise p.42
unresolved org PT Panorama World p.42
unresolved org PT Sobek Bali Utama p.42
unresolved org PT Chan Brothers Indonesia p.42
unresolved org PT Smart Travelindo Perkasa p.43
unresolved org PT Panorama Land Development p.43
unresolved org PT Panorama Ventura Indonesia Transaksi p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-III-WEHA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result