Skip to content
Back to announcement

504 Laporan Keuangan Triwulan III September 2024.pdf

Financial statement Text extracted GRPH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 45

Page 1
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN KEUANGAN


TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR
PADA 30 SEPTEMBER 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
DAFTAR ISI


                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan

 Laporan Posisi Keuangan                                 1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

 Laporan Perubahan Ekuitas                               3

 Laporan Arus Kas                                        4

 Catatan atas Laporan Keuangan                           5
Page 3

          
Page 4
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN POSISI KEUANGAN
 Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                30 September                   31 Desember
                                                             Catatan                 2024                           2023

  ASET

  ASET LANCAR
  Kas dan Bank                                                   4                 1.098.824.868                     606.573.516
  Piutang Usaha Dari Pihak Ketiga                                5                   197.877.522                     137.273.282
  Persediaan                                                     6                 1.345.016.627                     546.584.504
  Uang Muka                                                      7                 1.820.786.306                   2.010.865.077
  Aset Lancar Lainnya                                            8                   108.998.448                     263.845.680
  Jumlah Aset Lancar                                                               4.571.503.771                   3.565.142.059

  ASET TIDAK LANCAR
  Persediaan                                                     6                 1.180.037.156                     564.509.924
  Aset Tetap
    (Setelah dikurangi akumulasi
    penyusutan sebesar Rp 9.622.902.582,
    pada 30 September 2024, Serta
    Rp 7.791.021.052, pada 31 Desember 2023)                     9                83.957.369.601                 67.260.283.047
  Aset Hak Guna
    (Setelah dikurangi akumulasi
    amortisasi sebesar Rp 916.666.667,
    pada 30 September 2024, serta
    Rp 841.666.667, pada 31 Desember 2023)                      10                 2.083.333.333                   2.158.333.333
  Jumlah Aset Tidak Lancar                                                        87.220.740.090                 69.983.126.304

  JUMLAH ASET                                                                     91.792.243.861                 73.548.268.363




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 1-
Page 5
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
 Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                               30 September                    31 Desember
                                                             Catatan                 2024                           2023

  LIABILITAS DAN EKUITAS

  LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha                                                  11                    852.466.576                    737.690.712
  Pendapatan Diterima Dimuka                                   12                    911.751.697                  1.601.214.525
  Utang Pajak                                                  13a                   612.415.299                    572.167.687
  Beban Akrual                                                  14                   312.334.533                    353.356.213
  Bagian Lancar Liabilitas Jangka Pendek
    Utang Bank                                                  15                   750.748.236                  2.053.869.197
  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                  3.439.716.341                  5.318.298.334

  LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Liabilitas Jangka Panjang Dikurangi
  Bagian Lancar
    Utang Bank                                                 15                11.025.920.627                  12.213.966.578
  Liabilitas Imbalan Pascakerja                                16                 1.672.516.429                   1.483.045.667
  Liabilitas Pajak Tangguhan                                   13c                1.789.283.181                   1.755.351.768
  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                               14.487.720.237                  15.452.364.013

  JUMLAH LIABILITAS                                                              17.927.436.578                  20.770.662.347

  EKUITAS
  Modal Saham - Nilai Nominal
  Rp 25,- Per Saham
    Modal Dasar Ditempatkan dan Disetor
    Sebesar 1.000.000.000 Saham
    Pada 30 September 2024,
    Sebesar 800.000.000 Saham
    Pada 31 Desember 2023                                      17a               25.000.000.000                  20.000.000.000
  Agio Saham                                                   17c               13.318.507.863                             -
  Penghasilan Komprehensif Lain                                 18               32.626.020.019                  32.626.020.019
  Saldo Laba                                                   17b                2.920.279.401                     151.585.997

  JUMLAH EKUITAS                                                                 73.864.807.283                  52.777.606.016

  JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                  91.792.243.861                  73.548.268.363




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 2-
Page 6
 PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                              Catatan                   2024                        2023

  PENDAPATAN USAHA                                                19               21.936.281.854               19.390.158.865


  BEBAN LANGSUNG                                                  20               (11.210.448.677)              (8.878.238.618)

  LABA BRUTO                                                                       10.725.833.177               10.511.920.247

  Beban Umum dan Administrasi                                     21                (6.684.075.271)              (6.953.921.734)
  Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih                           22                   (22.371.265)                 401.407.742
  Jumlah Beban Usaha                                                                (6.706.446.536)              (6.552.513.992)
  LABA USAHA                                                                         4.019.386.641               3.959.406.255

  Beban Bunga dan Keuangan                                        23                  (598.637.034)                (822.708.051)


  LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                     3.420.749.607               3.136.698.204

  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
   Beban Pajak Penghasilan                                       13b                  (618.124.790)                (384.923.891)
   Manfaat (Beban) Pajak Tanggguhan                              13c                   (33.931.413)                (547.336.266)

  LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                         2.768.693.404               2.204.438.047
  PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
  Pengukuran Kembali Imbalan Pascakerja                                                          -                 (41.724.798)
  Pajak Penghasilan                                                                              -                (828.857.228)
  Surplus Reraluasi Aset Tetap                                                                   -              33.521.467.343
  LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                   2.768.693.404              34.855.323.364




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                               - 3-
Page 7
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                         Penghasilan             Saldo Laba
                                                   Modal Saham         Komprehensif Lain      (Akumulasi Rugi)        Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2022                              450.000.000           (37.863.144)       (1.118.973.526)           (706.836.670)

Laba Periode Berjalan                                            -                      -         2.204.438.047            2.204.438.047
Setoran Modal                                       19.550.000.000                      -                   -             19.550.000.000
Selisih Revaluasi Aset Tetap                                     -         33.521.467.343                   -             33.521.467.343
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                                 -           (870.582.026)                  -              (870.582.026)

Saldo per 30 September 2023                          20.000.000.000        32.613.022.173         1.085.464.521          53.698.486.694

Saldo per 31 Desember 2023                           20.000.000.000        32.626.020.019           151.585.997          52.777.606.016

Laba Periode Berjalan                                            -                       -        2.768.693.404            2.768.693.404
Setoran Modal                                        5.000.000.000                       -                    -            5.000.000.000
Agio Saham                                          13.318.507.863                       -                    -           13.318.507.863

Saldo per 30 September 2024                          38.318.507.863        32.626.020.019          2.920.279.401          73.864.807.283




         Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                   -4-
Page 8
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                       2024                      2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                                                    21.186.214.786            18.906.935.683
Pembayaran Kas Kepada Karyawan                                                   (4.684.466.778)           (4.201.821.677)
Pembayaran Kas Kepada Pemasok                                                    (8.167.807.727)           (6.764.674.372)
Pembayaran Kas untuk Beban
Operasional Lainnya                                                               (4.541.424.762)           (3.071.474.756)

Kas digunakan untuk operasi                                                        3.792.515.519             4.868.964.878
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                                                 (598.637.034)             (822.708.051)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                                         3.193.878.485             4.046.256.827

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil Penjualan Aset Tetap                                                                     -                87.364.857
Perolehan Aset Tetap                                                             (18.528.968.084)           (5.194.171.416)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                     (18.528.968.084)           (5.106.806.559)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Pinjaman Bank                                                          (2.491.166.912)             (967.099.774)
Pembayaran Liabilitas Sewa                                                                     -            (2.300.000.000)
Pembayaran Utang Pemegang Saham                                                                -           (13.674.338.943)
Agio Saham Dari Penawaran
Umum Perdana Saham                                                               13.318.507.863                         -
Setoran Modal                                                                     5.000.000.000            19.550.000.000

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                      15.827.340.951              2.608.561.283
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                                                    492.251.352             1.548.011.551
SALDO KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                        606.573.516                 54.751.850
SALDO KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                     1.098.824.868             1.602.763.401




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                            -5-
Page 9
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  1.    UMUM

        1.a. Pendirian dan Informasi Umum

             PT Griptha Putra Persada Tbk (“Perusahaan“) didirikan di Jakarta berdasarkan akta No. 26
             tanggal 14 April 2010 dari Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di Kudus. Akta pendirian ini
             telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
             Surat Keputusan No. AHU-33984.AH.01.01.Tahun 2010, tanggal 7 Juli 2010.

             Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Akta No. 47
             tanggal 29 Mei 2024 dari Rini Yulianti S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, mengenai perubahan
             susunan direksi dan Anggaran Dasar Perseroan disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa
             Keuangan Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten. Akta Perubahan ini telah
             disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
             Keputusan No. AHU-AH.01.03-0129667 Tahun 2024 tanggal 03 Juni 2024.

             Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan maksud dan tujuan Perusahaan adalah
             bidang perdagangan dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Perusahaan
             melaksanakan kegiatan usaha yaitu Hotel Bintang, Restoran dan MICE. Perusahaan mulai
             beroperasi secara komersial sejak 1 Juli 2015 dengan menggunakan nama Hotel Griptha yang
             berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.

             Perusahaan adalah pemilik dan pengelola Hotel Griptha yang berdomisili di Kudus dengan
             kantor beralamat di Jl. R. Agil Kusumadya, Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah.

             Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang perhotelan
             yaitu mengelola Hotel Griptha dan yang berlokasi di Jl. R. AKBP Agil Kusumadya 100, Kudus,
             Jawa Tengah.

             Perusahaan memiliki 67 karyawan tetap pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
             2023.

             Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Mulia Jaya Palma, dengan Tn. Samuel
             Jeffrey Christiawan Soegeng sebagai pengendali terakhir.

        1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

             Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
             adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2024      31 Desember 2023

             Dewan Komisaris
                                                             Antanius Feliks         Antanius Feliks
             Komisaris Utama                               :
                                                             Santoso                 Santoso
             Komisaris                                     : Wira Tjahaja            Wira Tjahaja

             Dewan Direksi
                                                             Oei, Aqulia Jemmy       Alexius Kenny Putra
             Direktur Utama                                :
                                                             Priyanto                Wijaya
                                                             Oei, Selima Ivena       Oei, Selima Ivena
             Direktur                                      :
                                                             Wijaya                  Wijaya
             Direktur                                      : -                       Yelina Ivone Chandra

             Pada Akta terakhir No.47 tanggal 29 Mei 2024 dari Rini Yulianti S.H., Notaris di Kota Jakarta
             Timur. Dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0129667 Tahun 2024 tanggal 03 Juni 2024
             terdapat perubahan susunan direksi perusahaan.



                                                  - 6-
Page 10
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Griptha Putra Persada Tbk
             No. 001/GPP/KOM/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat
             Komite Audit adalah sebagai berikut:

             Komite Audit
             Ketua Komite Audit        : Ivarianie Virgiana
             Anggota Komite Audit      : Rossy Ronita
             Anggota Komite Audit      : Feliks Kurniawan

             Berdasarkan       Surat   Keputusan      Direksi   PT     Griptha     Putra     Persada    Tbk
             No. 005/GPP/DIR/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat Herlin
             Listiyani sebagai Kepala Unit Audit Internal Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan
             Direksi tersebut.

             Berdasarkan     Surat   Keputusan     Direksi   PT     Griptha    Putra   Persada    Tbk
             No. 194/GPP/DIR/SPb/III/2024 tanggal 01 Maret 2024, Perusahaan mengangkat Fransiska
             Bella Yunita sebagai Sekretaris Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan Direksi
             tersebut.

             Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.

        1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan

             Pada tanggal 10 Januari 2024 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
             Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-4/D.04/2024 untuk
             melakukan penawaran umum perdana 200.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal
             18 Januari 2024, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

             Pada tanggal 18 Januari 2024, 800.000.000 saham milik Pemegang Saham pendiri telah
             tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

        1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan

             Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
             telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
             28 Oktober 2024.

  2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

        2.a. Pernyataan Kepatuhan

             Laporan Keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
             Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
             Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
             Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara
             lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
             (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
             Emiten atau Perusahaan Publik.

        2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
             atas laporan keuangan yang relevan.

             Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
             kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.


                                                  - 7-
Page 11
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang merupakan
             mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
             Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.

        2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

             Pada tanggal 1 Januari 2024, Perusahaan menerapkan amendemen dan penyesuaian standar
             akuntansi yang relevan dengan pelaporan keuangan Perusahaan dan efektif berlaku sejak
             tanggal tersebut, sebagai berikut:

             Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
             Jangka Pendek atau Jangka Panjang”

             Amendemen menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka
             pendek atau jangka panjang. Amendemen tersebut menjelaskan:

                •   Apa yang dimaksud dengan hak untuk menangguhkan penyelesaian;
                •   Bahwa hak entitas untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas harus ada pada akhir
                    periode pelaporan;
                •   Klasifikasi tersebut tidak terpengaruh oleh kemungkinan bahwa entitas akan
                    menggunakan haknya untuk menangguhakan penyelesaian liabilitas;
                •   Hanya jika suatu derivatif melekat dalam liabilitas konvertibel merupakan instrumen
                    ekuitas saja, penggunaaan frasa liabilitas tidak akan memengaruhi klasifikasinya

             Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
             setelah 1 Januari 2024 dan harus diterapkan secara retrospektif.

             Perseroan saat ini sedang menilai dampak amendemen terhadap praktik saat ini dan apakah
             negosiasi ulang atas perjanjian pinjaman yang ada mungkin diperlukan. Penerapan lebih dini
             diperkenankan.

             Amendemen PSAK 201, ”Penyajian Laporan Keuangan” – Pengungkapan Kebijakan Akuntansi

             Amendemen tersebut mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan ”informasi kebijakan
             akuntansi material” yang sebelumnya ”kebijakan akuntansi signifikan” dan mengklarifikasi
             bahwa tidak seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau
             kondisi material lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.

             Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
             Timbul dari Transaksi Tunggal.

             Amendemen PSAK 212 ”Pajak Penghasilan” - pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang
             timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas
             transaksi dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang
             dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama.

             Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban
             pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak
             tangguhan.

             Amandemen PSAK 216 “Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan

             Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
             penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan.
             Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan sehingga harus diakui dalam laporan
             laba rugi.



                                                 - 8-
Page 12
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, manajemen sedang mengevaluasi
             dampak dari standar, amandemen, dan interpretasi ini terhadap laporan keuangan.

        2.d. Instrumen Keuangan

             Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
             liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

             (i). Aset Keuangan

                 Pengakuan awal

                 Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
                 kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
                 Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                 1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
                 2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                      komprehensif lain.

                 Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
                 bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

                 Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
                 biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

                 Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank dan piutang usaha dari pihak ketiga.

                 Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
                 jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

                 Pengukuran setelah pengakuan awal

                 Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
                 berikut:

                 1)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.

                      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                      menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                      dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                      memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                      bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
                      Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

                      Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan terdiri dari kas dan
                      bank, piutang usaha dan piutang lain-lain.

                 2)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                      komprehensif lain.

                      Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                      komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
                      wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
                      komprehensif lain.




                                                  - 9-
Page 13
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                      Penghentian pengakuan

                      Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan
                      biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

                      1)    Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau

                       2)   Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
                            dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
                            tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian
                            “passthrough”, dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara
                            substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak
                            mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
                            atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

             (ii). Liabilitas Keuangan

                 Pengakuan awal

                 Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai berikut:

                 1)   Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                 2)   Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                      penghasilan komprehensif lain.

                 Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

                 Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023. Perusahaan hanya memiliki
                 liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

                 Pengukuran setelah pengakuan awal

                 Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
                 mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
                 menggunakan metode suku bunga efektif.

                 Penghentian pengakuan

                 Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

             (iii). Instrumen keuangan disalinghapus

                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
                 laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
                 hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara
                 neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak
                 yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan datang
                 dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan lalai,
                 tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.

        2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

             Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
             keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
             Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
             usia instrumen keuangan.



                                                   - 10 -
Page 14
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit
               ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
               semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.

               Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
               atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
               atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
               ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan
               terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
               depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

        2.f.   Biaya Dibayar Dimuka

               Biaya dibayar dimuka, kecuali untuk pajak final dibayar dimuka, diamortisasi selama masa
               manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

        2.g. Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

               Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas
               pelapor):

               a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut:
                  i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
                  ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
                  iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
                       pelapor.

               b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

                  i.    Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                        entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
                        lain).
                  ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                        asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                        mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
                  iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
                  iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                        entitas asosiasi dari entitas ketiga.
                  v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
                        salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
                        pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
                        sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
                  vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                        dalam huruf (a).
                  vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
                        atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
                  viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                        kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
                        pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

        2.h. Dana Cadangan Untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

               Pemasukan yang diperoleh dari hasil pengelolaan hotel harus diambil sebagian terlebih dahulu
               untuk dimasukkan sebagai Dana Cadangan yang diperlukan untuk penggantian, penambahan
               perabotan dan semua perlengkapan yang tidak dapat digunakan lagi dalam pengelolaan hotel.



                                                    - 11 -
Page 15
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               Besar Dana Cadangan tersebut adalah 1% dari Pendapatan Total (Total Revenue).

               Dana Cadangan secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam
               rekening bank.

               Dana Cadangan yang tidak digunakan dalam tahun-tahun yang bersangkutan dapat digunakan
               pada tahun-tahun berikutnya.

               Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank.
               Bunga yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan.

               Beban penggantian dan penambahan perabotan dan perlengkapan hotel mengurangi saldo
               dana cadangan.

        2.i.   Persediaan Hotel

               Persediaan hotel merupakan makanan dan minuman, perlengkapan hotel lainnya, peralatan
               operasional dan barang dagangan yang dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
               realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
               tertimbang (weighted average method). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual dari
               persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
               melakukan penjualan.

        2.j.   Kas dan Bank

               Kas dan bank terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan bank yang tidak dijadikan sebagai
               jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.

        2.k. Aset Tetap

               Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa atau untuk tujuan administratif
               dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
               kerugian penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk pengeluaran-pengeluaran yang dapat
               distribusikan secara langsung agar tetap tersebut siap digunakan.

               Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan
               taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap seperti berikut:

                                                                                Tahun          Persentase
                Bangunan dan Prasarana                                            40              2,5%
                Peralatan Hotel                                                 4 dan 8       25 dan 12,5%
                Peralatan Kantor                                                   4              25%

               Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan
               pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.

               Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada saat
               terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti
               atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset, jika dan hanya jika besar
               kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir
               ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

               Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset
               tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap
               tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada periode yang bersangkutan.




                                                   - 12 -
Page 16
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        2.l.   Transaksi Sewa

               Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau
               mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
               memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
               waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk tidak mengakui
               aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:

               •    Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang;dan
               •    Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.

               Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
               identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah:
               • Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi
                   dari penggunaan aset identifikasian; dan
               • Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan
                   memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan
                   tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya:
                   1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
                   2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana
                        dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

               Aset Hak-Guna

               Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak- guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
               tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, Aset hak-guna diukur
               pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung
               awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai
               dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan
               aset pendasar.

               Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
               hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
               kerugian penuruan nilai.

               Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
               selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                       Jenis Aset Hak-Guna                   Masa Manfaat
                   Bangunan                                    30 tahun

               Liabilitas Sewa

               Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
               kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.

               Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
               bunga yang ditetapkan Perusahaan sebagai tingkat diskonto kerja pada tanggal dimulainya
               sewa.

               Setelah tanggal dimulainya, jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan
               pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai
               tercatat kewajiban sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
               perubahan pembayaran sewa.




                                                  - 13 -
Page 17
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

             Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
             memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
             mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
             aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

             Perusahaan sebagai Pesewa

             Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
             terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa
             yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam pendapatan
             dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

        2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

             Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan
             untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan
             nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
             tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
             terpulihkan atas suatu aset individual, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit
             penghasil kas atas aset.

             Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
             dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai
             kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini
             dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan
             belum disesuaikan.

             Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
             nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
             penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

             Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3.

        2.n. Imbalan Pascakerja

             Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
             tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Perusahaan telah
             menerapkan panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode
             jasa untuk program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang
             cipta kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang
             diterbitkan oleh DSAK-IAI pada April 2022.

             Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan menerapkan perubahan yang
             diperlukan atas kebijakan akuntansi secara prospektif. Tidak terdapat pendanaan yang
             disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.

             Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit yang
             dihitung oleh akturaris independen setiap tahun. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan
             dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas
             aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan
             yang dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif lain periode terjadinya.
             Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera sebagai pos
             terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba
             rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode amendemen program.




                                                   - 14 -
Page 18
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
             dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:

             • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
               kurtailmen dan penyelesaian).
             • Beban atau pendapatan bunga neto.
             • Pengukuran kembali.

             Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
             Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

             Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
             surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
             perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
             pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.

        2.o. Biaya Pinjaman

             Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau
             pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar
             siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai
             dengan saat selesainya aset secara substansial siap untuk digunakan atau dijual.

             Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik
             belum digunakan untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
             dikapitalisasi.
             Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya.

             Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan
             aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut dan
             biaya pinjaman telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara
             substansial yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan
             sesuai dengan maksudnya.

        2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

             Pendapatan

             Perusahaan menerapkan PSAK 115 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”.
             Berdasarkan PSAK ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang
             umur kontrak (over time) atau pada waktu tertentu (at a point in time).

             Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau selama) entitas memenuhi kewajiban
             pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada
             pelanggan. Aset dialihkan ketika (atau selama) pelanggan memperoleh pengendalian atas aset
             tersebut.

             Pendapatan diakui sepanjang waktu (over time), jika satu dari kriteria berikut ini terpenuhi:

              1. Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan dari
                 pelaksanaan entitas selama entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaannya;
              2. Pelaksanaan entitas menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
                 selama aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan; atau
              3. Pelaksanaan entitas tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi
                 entitas dan entitas memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan
                 yang telah diselesakan sampai saat ini.



                                                   - 15 -
Page 19
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

             Jika suatu kewajiban pelaksanaan tidak memenuhi kriteria tersebut, maka entitas memenuhi
             kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu (at a point in time) dimana pelanggan
             memperoleh pengendalian atas aset yang dijanjikan dan entitas memenuhi kewajiban
             pelaksanaan dengan mempertimbangkan indikator pengalihan pengendalian antara lain:

             1.   Entitas memiliki hak kini atas pembayaran aset.
             2.   Pelanggan memiliki hak kepemilikan legal atas aset.
             3.   Entitas telah mengalihkan kepemilikan fisik atas aset.
             4.   Pelanggan memilliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset.
             5.   Pelanggan telah menerima aset.

             Beban

             Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

        2.q. Pendapatan Diterima Dimuka

             Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, pendapatan diterima dimuka yang
             diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek merupakan uang muka tamu, uang muka event
             atau agen travel.

        2.r. Pajak Penghasilan

             Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
             dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
             komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
             pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
             dikurangkan.

             Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
             yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

             Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
             laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba
             kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena
             pajak.

             Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
             dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
             perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
             perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
             suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi.

             Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan
             awal goodwill.

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
             diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan
             tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
             akhir periode pelaporan.

             Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
             jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
             yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
             tersebut.




                                                  - 16 -
Page 20
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
               dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
               kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
               penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang
               berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

               Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
               kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui,
               diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di
               ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
               awal untuk kombinasi bisnis.

               Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

        2.s. Laba Per Saham

               Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik
               entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari saham yang beredar pada tahun yang
               bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham biasa yang dibeli kembali.

        2.t.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

               Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
               informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
               (Peristiwa Penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
               yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (Peristiwa Non
               Penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

        2.u. Biaya Emisi Saham

               Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
               publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
               tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.


  3.    PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

        Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
        diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
        liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
        pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
        dari estimasi tersebut.

        Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
        dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau
        pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

        Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

        Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
        pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan
        keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

        Sumber Estimasi Ketidakpastian

        Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
        periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
        terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah
        ini:

                                                    - 17 -
Page 21
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Penurunan Nilai Aset

        Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
        pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
        penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
        untuk menentukan nilai sekarang.

        Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
        keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
        berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
        penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

        Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
        Perusahaan.

        Mengevaluasi Perjanjian Sewa

        Perusahaan menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan,
        bersama dengan jangka waktu yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika secara wajar
        dipastikan akan dilaksanakan, atau periode apa pun yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan
        sewa, jika sudah dipastikan secara wajar tidak akan dilakukan perpanjangan.

        Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang
        cermat untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara
        subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan
        penggunaan aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di
        perjanjian. Dalam menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan
        keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak
        menggunakan opsi penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak
        kerja) hanya termasuk dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak
        dihentikan).

        Karena Perusahaan tidak dapat langsung menentukan suku bunga implisit, manajemen
        menggunakan suku bunga yang ditetapkan Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa
        faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga, yang banyak di antaranya
        memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
        mencapai tingkat diskonto akhir.

        Dalam menentukan suku bunga, Perusahaan mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: risiko
        kredit korporat Perusahaan, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan
        ekonomi, waktu di mana sewa dimulai, dan mata uang di mana pembayaran sewa ditentukan.

        Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha

        Perusahaan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan
        tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan
        mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas
        pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan
        catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik
        atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh
        Perusahaan. Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang
        diterima memengaruhi jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha. Penjelasan lebih
        lanjut diungkapkan dalam Catatan 5 atas laporan keuangan.

        Imbalan Pascakerja

        Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
        basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
        biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
        perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.

                                                   - 18 -
Page 22
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
        akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
        mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
        dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
        terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
        historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa
        mendatang.

        Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak Guna

        Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan
        ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini
        ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
        setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi
        sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
        pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
        dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
        diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

        Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
        penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.

        Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.


  4.    KAS DAN BANK

                                                                       30 September          31 Desember
                                                                           2024                  2023
        Kas                                                                    18.879.517      32.316.402
        Bank
         Bank Mandiri                                                         885.681.171     540.094.369
         Bank Central Asia                                                     65.050.166     284.322.495
         Bank Maybank Indonesia                                                 2.204.826       2.575.242
         Bank CIMB Niaga                                                        4.379.650       6.512.830
         Bank BPD Jawa Tengah                                                   2.466.300       2.691.300
         Bank Rakyat Indonesia                                                229.161.687       1.906.558
        Jumlah                                                            1.207.823.316       870.419.196
        Dana/cadangan untuk Penggantian Perabotan dan
                                                                             (108.998.448)   (263.845.680)
        Perlengkapan Hotel (Catatan 8)
        Bersih                                                            1.098.824.868       606.573.516

        Dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel merupakan dana yang secara
        khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan hotel. Dana ini dicatat sebagai aset
        lancar lainnya (Catatan 8).

        Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
        persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
        dan perlengkapan operasional hotel pada tahun berjalan.

        Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 saldo kas dan bank ditempatkan pada
        pihak ketiga dan tidak dijaminkan.

        Tidak terdapat saldo kas yang tidak digunakan oleh kelompok usaha.




                                                 - 19 -
Page 23
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  5.    PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

                                                                       30 September      31 Desember
                                                                           2024              2023
        Korporasi                                                        137.688.500        53.945.660
        Banquet                                                           28.045.000        21.500.000
        Mesin EDC                                                         23.233.572        16.596.346
        Biro Perjalanan                                                    8.910.450        45.231.276
        Jumlah Piutang Usaha                                             197.877.522       137.273.282

        Rincian Pihak Ketiga sebagai berikut:

                                                                    30 September        31 Desember
                                                                        2024                2023
        KMB Dikmen                                                      56.700.000                   -
        Bank Indonesia                                                  26.050.000                   -
        Bukit Muria Jaya                                                23.180.000                   -
        PT Pura                                                         10.000.000          22.520.000
        Traveloka                                                        7.997.450                   -
        PT Djarum                                                        6.810.000          11.996.380
        Prima Top Boga                                                   3.570.000                   -
        MI                                                               3.000.000                   -
        PT Sami                                                          2.400.000                   -
        OJK                                                              1.785.000                   -
        Grab                                                             1.365.723                   -
        IAIN                                                             1.240.000                   -
        Tiket                                                              913.000                   -
        Bayu Buana Travel                                                         -         18.800.000
        Travel Singapore Pte. Ltd (Trip.com)                                      -         10.846.250
        PT Norojono Kudus                                                         -          8.925.000
        PT Hwaseung Indonesia                                                     -          7.166.280
        Agoda Company Pte. Ltd (Agoda)                                            -          3.920.980
        PT Bukit Muria Jaya                                                       -          3.625.000
        Lain-lain                                                       52.866.349          49.473.392
        Jumlah Piutang Usaha                                           197.877.522         137.273.282

        Rincian Umur Piutang Usaha sebagai berikut:

                                                                    30 September        31 Desember
                                                                        2024                2023
        Belum Jatuh Tempo                                              116.195.536         110.955.766
        Jatuh Tempo:
        1-30 Hari                                                       78.869.235          22.373.785
        31-60 Hari                                                       2.812.751           3.943.731
        Jumlah Bersih                                                  197.877.522         137.273.282

        Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, belum terdapat pengalaman piutang yang tidak
        terbayar dan pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua nilai piutang dapat terlunasi dan
        dikualifikasikan sebagai piutang lancar, sehingga tidak diperlukan perhitungan untuk mengukur
        penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha.




                                                - 20 -
Page 24
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  6.    PERSEDIAAN

                                                                       30 September        31 Desember
                                                                           2024                2023
        Jangka Pendek
          Perlengkapan operasional hotel                                1.098.675.290         261.230.890
          Bahan baku                                                      246.341.337         285.353.614
        Sub Jumlah                                                      1.345.016.627         546.584.504


        Jangka Panjang
        Peralatan operasional hotel                                     1.180.037.156         564.509.924
        Jumlah                                                          2.525.053.783       1.111.094.428

        Persediaan yang diakui sebagai beban adalah sebagai berikut:
                                                                       30 September        31 Desember
                                                                           2024                2023
        Beban Langsung (Catatan 20)                                      5.292.556.671      6.783.834.422
        Jumlah                                                           5.292.556.671      6.783.834.422

        Persediaan perlengkapan operasional hotel merupakan persediaan berupa linen dan barang pecah
        belah serta perangkat pendukung operasional hotel lainnya.

        Persediaan bahan baku merupakan persediaan berupa bahan baku yang digunakan untuk
        operasional restoran.

        Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua
        jenis persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan.


  7.    UANG MUKA

                                                                       30 September        31 Desember
                                                                           2024                2023
        Pembelian Perlengkapan                                           1.820.786.306          85.002.000
        Jasa Profesional                                                             -       1.925.863.077
        Jumlah                                                           1.820.786.306       2.010.865.077

        Uang muka pembelian adalah uang muka yang digunakan untuk pembelian perlengkapan
        operasional hotel seperti fasilitas pendukung dalam kamar hotel, peralatan katering dan restoran,
        dan fasilitas pendukung operasional hotel lainnya.

        Uang muka jasa profesional pada 31 Desember 2023 merupakan uang muka atas pembayaran jasa
        profesi dalam rangka proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.




                                                 - 21 -
Page 25
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  8.    ASET LANCAR LAIN NYA

        Aset lancar lainnya berupa dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
        merupakan dana yang secara khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan hotel.

        Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
        persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
        dan perlengkapan operasional hotel tahun berjalan.
        Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga
        yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan
        (Catatan 4).

                                                                         30 September                 31 Desember
                                                                             2024                         2023

        Saldo Awal                                                             263.845.680                   71.467.841
        Pembentukan Dana Cadangan                                              219.362.819                 262.122.361
        Penggunaan Dana Cadangan                                             (374.210.051)                 (69.744.522)

        Saldo Akhir                                                             108.998.448                 263.845.680



  9.    ASET TETAP

                                                                   30 September 2024
                                        Saldo Awal            Penambahan      Pengurangan                 Saldo Akhir
        Biaya Perolehan
        Tanah                           37.092.000.000                      -                    -        37.092.000.000
        Bangunan dan Prasarana          30.286.307.525          8.900.762.615                    -        39.187.070.140
        Peralatan Hotel                  7.422.403.403            407.648.403                    -         7.830.051.806
        Peralatan Kantor                   250.593.171              6.410.102                    -           257.003.273
        Sub Jumlah                      75.051.304.099          9.314.821.120                    -        84.366.125.219

        Aset Dalam Penyelesaian                       -         9.214.146.964                    -         9.214.146.964
        Jumlah                          75.051.304.099         18.528.968.084                    -        93.580.272.183

        Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana           3.446.335.858            640.565.413                    -         4.086.901.271
        Peralatan Hotel                  4.174.386.720          1.147.780.856                    -         5.322.167.576
        Peralatan Kantor                   170.298.474             43.535.261                                213.833.735
        Sub Jumlah                       7.791.021.052          1.831.881.530                    -         9.622.902.582
        3


        Nilai Buku                      67.260.283.047                                                    83.957.369.601

                                                                     31 Desember 2023
                                   Saldo Awal      Penambahan          Pengurangan        Revaluasi        Saldo Akhir
        Biaya Perolehan
        Tanah                      8.346.529.000                 -                 -    28.745.471.000    37.092.000.000
        Bangunan dan Prasarana    22.005.377.261     3.504.933.922                 -     4.775.996.342    30.286.307.525
        Peralatan Hotel            5.820.539.391     1.689.228.869        87.364.857                 -     7.422.403.403
        Peralatan Kantor             220.096.071        30.497.100                 -                 -       250.593.171
        Sub Jumlah                36.392.541.723     5.224.659.891        87.364.857    33.521.467.342    75.051.304.099
        Akumulasi Penyusutan
        Bangunan dan Prasarana     2.786.473.378       659.862.480                 -                  -    3.446.335.858
        Peralatan Hotel            2.728.163.166     1.496.419.874        50.196.320                  -    4.174.386.720
        Peralatan Kantor             115.366.960        54.931.514                 -                  -      170.298.474
        Sub Jumlah                 5.630.003.504     2.211.213.868        50.196.320                  -    7.791.021.052
        Nilai Buku                30.762.538.219                                                          67.260.283.047


                                                   - 22 -
Page 26
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                           30 September            31 Desember
                                                                               2024                    2023

        Beban Langsung (Catatan 20)                                            640.565.413           659.862.480
        Beban Umum dan Administrasi(Catatan 21)                              1.191.316.117          1.551.351.388

        Jumlah                                                                1.831.881.530         2.211.213.868

        Perusahaan memiliki sebidang tanah dan bangunan dengan kepemilikan berupa Hak Guna-
        Bangunan (HGB) No. 00065, seluas 8.620 m 2 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus,
        Jawa Tengah dengan masa berlaku selama 30 tahun yang akan berakhir pada tahun 2045. Pada
        tanah tersebut didirikan bangunan yang digunakan sebagai hotel dan tanah tersebut atas nama
        perusahaan.

        Aset milik Perusahaan berupa bangunan dan prasarana diasuransikan kepada PT BRI Asuransi
        Indonesia terhadap risiko kerusakan material dengan jumlah pertanggungan sebesar
        Rp 29.670.114.795 dan Rp 25.787.847.340 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

        Perusahaan mengkapitalisasi biaya bunga pinjaman masing-masing sebesar Rp 304.546.438 dan Rp
        645.276.132 untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022.

        Perhitungan keuntungan penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                             30 September          31 Desember
                                                                                 2024                  2023

          Harga Jual                                                                      -            80.020.558
          Dikurangi Nilai Buku
           Biaya Perolehan                                                                -             87.364.858
           Akumulasi Penyusutan                                                           -           (50.196.320)

          Nilai Buku                                                                      -            37.168.538

         Laba atas Penjualan Aset Tetap-
         bersih (Catatan 24)                                                              -            42.852.020

        Pada tahun 2023, penilaian atas nilai wajar tanah dan bangunan milik Perusahaan dilakukan oleh
        Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo dan Rekan dengan nama penilai Kusno Raharjo berlaku
        efektif untuk periode laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan laporannya
        Nomor: 02106/2.0167-00/PI/09/0002/1/VIII/2023 tertanggal 04 Agustus 2023 dengan rincian sebagai
        berikut:

                                                                                                          Surplus
           Nomor Sertiifikat       Lokasi    Luas (m²)        Nilai Buku           Nilai Wajar           Revaluasi
         I. Tanah
            SHGB No. 65            Kudus    8.620 m²        8.346.529.000        37.092.000.000       28.745.471.000
         II. Bangunan dan
             Prasarana
             648/559/2001          Kudus    1.210,43 m²
             644/73/15.04/2023     Kudus    561,00 m²
             644/93/15.04/2023     Kudus    2.065,15 m²     21.502.003.658       26.278.000.000        4.775.996.342
             644.1/72/15.04/2023   Kudus    68,42 m²
             644/17/15.04/2023     Kudus    368,00 m²
         Total                                              29.848.532.658        63.370.000.000       33.521.467.342




                                                   - 23 -
Page 27
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar nilai buku, nilai tercatatnya adalah Rp 29.848.532.658.
        Perusahaan menggunakan model revaluasian pada tanah dan bangunan dengan mencatat nilai
        tanah dan bangunan pada jumlah revaluasian, yaitu sebesar nilai wajar pada tanggal revaluasian
        dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal
        revaluasi. Metode penilaian yang digunakan adalah metode pendekatan pasar dan metode
        pendekatan pendapatan, tidak ada perpindahan level selama periode berjalan.

        Aset dalam penyelesaian merupakan peningkatan untuk sarana hotel dan pembuatan empat gerai
        restoran cepat saji beserta pembelian peralatan dan perabotan gerai restoran cepat saji milik
        Perseroan yang telah mencapai 95,1% per 30 September 2024 dengan nilai sebesar
        Rp.9.214.146.964.


  10.   ASET HAK-GUNA

                                                                           30 September       31 Desember
                                                                               2024               2023
        Harga Perolehan                                                     3.000.000.000      3.000.000.000
        Akumulasi Amortisasi                                                (916.666.667)      (841.666.667)
        Jumlah                                                              2.083.333.333      2.158.333.333

        Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa pada tanggal 1 Juli 2015 dengan Tn. Samuel
        Jeffrey Christiawan Soegeng atas 10 bidang tanah dengan luas masing-masing sebesar 293 m2 dan
        bangunan dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) N0. 3354, 556, 1838, 139, 1911, 1857, 1835, 1837,
        1836, 1839 yang digunakan sebagai hotel dan kantor operasional, yang terletak di Desa Jati Wetan,
        Kudus, Jawa Tengah. Sewa tersebut untuk periode 30 tahun dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 3.000.000.000 (Catatan 29). Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa No.001/GPP/DIR/VII/2015
        pembayaran dilakukan secara bertahap setiap tanggal 1 Juli. Dalam kegiatan sewa-menyewa antara
        Tn Samuel Jeffrey Christian Soegeng dengan Persero terdapat persyaratan penting yaitu:
         - Perseroan tidak diperbolehkan untuk mengoper hak sewanya atau menyewakan lagi kepada
             pihak lain, kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Tn. Samuel Jeffrey Christian Soegeng.
         - Perseroan tidak diperbolehkan meninggalkan tanah dan bangunan selama 6 bulan berturut-turut
             tanpa ada suatu pemberitahuan kepada pihak kedua.

         Rincian tanah yang digunakan sebagai aset hak-guna adalah sebagai berikut:

              Nomor              Nama                           Harga                        Nilai Saldo
             Sertifikat          Objek           Luas         Perolehan       Amortisasi    30 September
                                                                                                2024
               3354              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
                556              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1838              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
                139              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1911              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1857              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1835              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1837              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1836              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
               1893              Tanah          293 M2       300.000.000      91.666.667    208.333.333
                          Total Nilai Sewa                  3.000.000.000     916.666.667   2.083.333.333




                                                  - 24 -
Page 28
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  11.   UTANG USAHA
                                                                          30 September     31 Desember
                                                                              2024             2023
        Toko Ibu Siti                                                       358.286.350     277.050.500
        Toko Al Fiil                                                         64.536.000      85.960.000
        Toko Morodadi                                                        56.108.456      64.477.578
        UD Oteha                                                             43.320.000      35.380.000
        Toko Lestari Jaya                                                    32.073.080      51.632.532
        Toko Anugrah Semarang                                                31.880.000      36.974.750
        Toko Best One                                                        19.817.003      14.161.034
        Muria Pangan Jaya Makmur                                             19.647.009                -
        Omah Sabun                                                           18.104.000                -
        Toko Bu Giarto                                                       16.342.000      12.179.500
        Toko Buah "ABC"                                                      10.001.700      15.391.820
        Mura Kristal                                                          6.200.000                -
        Prayogo Utama                                                         5.744.000                -
        Amanah Prima Indonesia                                                5.722.000                -
        Vista                                                                 4.067.000                -
        Radja                                                                 3.453.000                -
        CV Mitra Sejati                                                       3.975.000      12.149.000
        PT Kridha Muti Maga Prima                                             2.601.012      26.452.619
        Bima Sakti                                                            2.249.596                -
        Segar                                                                 1.888.034                -
        PT Multi Kimia Raya Nusantara                                         1.500.000                -
        Dallas Meat                                                             890.000                -
        Lain-Lain (Dibawah Rp10.000.000)                                     144.061.336     105.791.379
        Jumlah                                                              852.466.576     737.690.712

        Utang usaha di atas tidak dikenakan bunga. Utang usaha lain-lain merupakan utang pembelian bahan
        baku restoran. Tidak ada surat jaminan yang diberikan maupun diterima untuk utang usaha.
        Rincian umur utang usaha sebagai berikut:

                                                                         30 September      31 Desember
                                                                             2024              2023
        Belum Jatuh Tempo                                                  717.560.071      634.011.621
        Jatuh Tempo:
          1-30 Hari                                                        134.906.505       56.792.387
          31-60 Hari                                                                 -       46.886.704

        Jumlah Bersih                                                      852.466.576      737.690.712


  12.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

                                                                         30 September      31 Desember
                                                                             2024              2023
        Deposit Agen Perjalanan                                            407.407.695      544.058.881
        Restoran                                                           221.020.039      438.966.822
        Sewa Ruangan                                                       114.434.533      304.124.715
        Kamar                                                              168.889.430      314.064.107
        Jumlah                                                              911.751.697    1.601.214.525




                                                - 25 -
Page 29
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

  13.   PERPAJAKAN

        a. Utang Pajak
                                                                        30 September       31 Desember
                                                                            2024               2023
            Pajak Penghasilan:
             Pasal 21                                                       12.841.250       12.841.250
             Pasal 23                                                          762.576          327.711
             Pasal 25                                                                -       91.738.879
            Estimasi Pajak Badan
            30 September 2024                                               341.420.241               -
            Pajak Kini
            Pasal 29
             - Tahun 2023                                                             -     188.560.506
            Pajak Hotel dan Restoran                                        257.391.232     278.699.341

            Jumlah                                                          612.415.299     572.167.687

        b. Pajak Penghasilan Badan
                                                                        30 September       31 Desember
                                                                            2024               2023
            Laba sebelum Pajak
            menurut laporan laba rugi:                                     3.420.749.607   2.353.599.623

            Koreksi Fiskal:

            Beda Temporer:
             Beban Imbalan Pascakerja                                        189.470.762     252.627.683
             Penyusutan Aset Tetap                                         (551.975.420)   (512.212.484)

            Beda Tetap:
             Sumbangan                                                       16.611.939      12.095.000
             Lain-lain                                                       79.964.034     161.292.292

            Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                   (265.928.685)    (86.197.509)

            Laba Kena Pajak                                                3.154.820.922   2.267.402.114

            Pembulatan                                                     3.154.820.000   2.267.402.000

            Beban Pajak:
            Dengan Fasilitas                                                 75.935.611      45.672.878
            Non Fasilitas                                                   542.189.179     407.482.684

            Taksiran Beban Pajak Kini                                       618.124.790     453.155.562

            Dikurangi Pajak Penghasilan
            Dibayar Dimuka:
            Pasal 23                                                         22.700.805      20.947.110
            Pasal 25                                                        254.003.744     243.647.946

            Jumlah                                                          276.704.549     264.595.056

            Taksiran Utang Pajak Kini                                       341.420.241     188.560.506

           Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada tahun 30 September 2024, 2023 dan 2022 menjadi dasar
           dalam pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan dan tidak terdapat sengketa atau
           permasalahan terkait perpajakan yang memiliki dampak terhadap laporan keuangan.




                                                - 26 -
Page 30
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         c. Liabilitas Pajak Tangguhan

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                                         Dikreditkan        ke Penghasilan
                                                        (Dibebankan)        Komprehensif         30 September
                                      1 Januari 2024     ke laba rugi            Lain                2024

            Aset Hak-Guna              (474.833.333)          16.500.000                     -    (458.333.333)
            Penyusutan Aset Tetap      (112.686.746)          (8.747.846)                    -    (121.434.592)
            Liabilitas Imbalan
            Pascakerja                 (326.270.047)         (41.683.567)                    -    (367.953.614)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
            dari Revaluasi Aset
            Tetap                      (838.036.684)                    -                    -    (838.036.684)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain                                          -                    -
            dari Imbalan Pascakerja      (3.524.958)                                                 (3.524.958)

            Jumlah Liabilitas
            Pajak Tangguhan           (1.755.351.768)        (33.931.413)                    -   (1.789.283.181)


                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                                         Dikreditkan        ke Penghasilan
                                                        (Dibebankan)        Komprehensif         31 Desember
                                      1 Januari 2023     ke laba rugi            Lain                2023
            Aset Hak-Guna              (496.833.333)          22.000.000                     -    (474.833.333)
            Penyusutan Aset Tetap      (560.239.253)         447.552.507                     -    (112.686.746)
            Liabilitas Imbalan
            Pascakerja                   267.166.998        (593.437.045)                    -    (326.270.047)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
            dari Revaluasi Aset
            Tetap                                  -                    -     (838.036.684)       (838.036.684)
            Penghasilan
            Komprehensive Lain
            dari Imbalan Pascakerja                -                    -        (3.524.958)         (3.524.958)
            Liabilitas Sewa kepada
            Pihak Berelasi               506.000.000        (506.000.000)                    -                 -
            Jumlah Liabilitas
            Pajak Tangguhan            (283.905.588)        (629.884.538)      (841.561.642)     (1.755.351.768)



   14.   BEBAN AKRUAL
                                                                             30 September          31 Desember
                                                                                 2024                  2023
         Listrik                                                                175.786.989          185.398.385
         Binatu                                                                 136.547.544          167.957.828
         Jumlah                                                                  312.334.533         353.356.213




                                                   - 27 -
Page 31
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   15.   UTANG BANK
                                                                           30 September       31 Desember
                                                                               2024               2023
         Bank Rakyat Indonesia                                               9.458.948.325   10.994.748.325
         Bank KB Bukopin                                                     2.317.720.538    3.273.087.450
         Sub Jumlah                                                         11.776.668.863   14.267.835.775
         Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
         Satu Tahun
         Bank Rakyat Indonesia                                                 413.400.000    1.317.999.999
         Bank KB Bukopin                                                       337.348.236      735.869.198
         Utang Bank Jangka Panjang                                          11.025.920.627   12.213.966.578

         Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 rincian angsuran di masa mendatang atas
         utang jangka panjang dari bank adalah sebagai berikut:

                                                                           30 September      31 Desember
                                                                               2024              2023
         Jatuh tempo dalam tahun:
           2024                                                               750.748.236     2.053.869.197
           2025 – 2030                                                     11.025.920.627    12.213.966.578

         Jumlah                                                             11.776.668.863   14.267.835.775

         Bank Rakyat Indonesia

         Berdasarkan Akta Kredit No. 63 tanggal 17 April 2013 yang dibuat dihadapan Haji Sugeng Budiman,
         S.H., Sp.N., M.H., Notaris di Kota Semarang, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi dari Bank
         Rakyat Indonesia (BRI). Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan Adendum
         Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 86 tanggal 25 September 2023 sebagai berikut:

             Plafon Kredit             :   Rp 11.155.000.000
             Bentuk Kredit             :   Kredit Investasi
             Jangka Waktu              :   84 Bulan s/d 29 Juni 2030
             Suku Bunga                :   11,5% p.a

         Agunan yang diserahkan:

         •     Sebidang tanah dengan Sertipikat Hak-Guna Bangunan (SHGB) No. 00065/Jati Wetan yang
               berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah atas nama PT Griptha Putra
               Persada Tbk.
         •     10 (Sepuluh) bidang tanah dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 3354, 556,1838, 139, 1911,
               1857, 1835, 1837, 1836, 1839 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa
               Tengah atas nama Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

         Berikut syarat dan ketentuan covenant:

         •     Hal-hal yang harus dilaksanakan (Affirmative Covenants):

               a. Debitur wajib menyalurkan minimal sebesar 50% dari seluruh transaksi keuangan usaha
                  melalui rekening di Bank, dan menggunakan jasa-jasa perbankan Bank antara lain SMS
                  banking, SMS notification, mobile banking, internet banking dan produk e-channel Bank;
               b. Debitur wajib menyerahkan laporan keuangan tahunan diserahkan kepada Bank selambat-
                  lambatnya 90 hari setelah tutup tahun buku yang bersangkutan; dan laporan keuangan
                  (neraca dan rugi/laba) bulanan, yang diserahkan kepada Bank selambat-lambatnya 30 hari
                  setelah tanggal akhir triwulan yang bersangkutan;
               c. Secara berkala Bank akan melaksanakan pemeriksaan lapangan minimal 3 (tiga) bulan sekali
                  dan setiap saat Debitur bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap administrasi
                  pembukuan serta kondisi perusahaan oleh Bank atau pihak lain yang ditunjuk oleh Bank;
                                                    - 28 -
Page 32
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            d. Debitur harus sudah memenuhi peraturan-peraturan pemerintah termasuk ijin-ijin yang harus
               dimiliki dan disampaikan kepada Bank sebelum akta perjanjian kredit dan pengakuan hutang
               ditandatangani;
            e. Debitur wajib membayar kewajiban pajak dan biaya-biaya yang relevan dalam rangka
               pemberian kredit ini;
            f. Debitur harus segera memberitahu Bank mengenai sengketa dengan pemerintah dan atau
               pihak lainnya, tuntutan atas kerusakan yang diderita, dan tuntutan hukum terhadap debitur
               atau penjamin.

        •   Hal-hal yang tidak boleh dilakukan (Negative Covenants):

            Tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan dari bank, Perusahaan tidak diperkenankan antara
            lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

            a) Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan
               pailit dari pihak Debitur;
            b) Melakukan tindakan penggabungan usaha/merger, akuisisi dan penjualan aset perusahaan
               Pihak Debitur, go public atau perusahaan Debitur;
            c) Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain, dan atau menjaminkan
               kekayaannya/kekayaan perusahaan kepada pihak lain, kecuali yang sudah ada saat ini;
            d) Melakukan perubahan anggaran dasar atau merubah susunan pengurus, perubahan/
               pengalihan kepemilikan saham dan komposisi permodalan;
            e) Melunasi dan atau membayar hutang kepada pemegang saham atau pihak ketiga lainnya
               sebelum hutang di pihak Bank dilunasi terlebih dahulu;
            f) Memberikan piutang kepada pemegang saham dengan alasan apapun;
            g) Mengadakan transaksi dengan seseorang atau sesuatu pihak, termasuk tetapi tidak terbatas
               pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar praktek-praktek dan
               kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal dan melakukan penjualan
               lebih murah dari harga pasar;
            h) Melakukan pembayaran atas bunga pinjaman kepada pemegang saham;
            i) Melakukan pembayaran/pengambilan deviden selama terdapat perjanjian kredit dengan
               Bank Rakyat Indonesia;
            j) Menerima pinjaman/kredit baru dari Bank lain atau lembaga keuangan lainnya, kecuali
               transaksi dagang yang lazim dan fasilitas Bank lain yang sudah ada saat ini;
            k) Menyewakan aset yang diagunkan di pihak Bank kepada pihak lain tanpa persetujuan dari
               Bank;
            l) Melakukan penyertaan saham ke anak perusahaan atau perusahaan lain, kecuali yang
               sudah ada saat ini, dan sepanjang cash flow tidak terganggu serta Nett Working Capital
               (NWC) masih positif;
            m) Menjual mulai jumlah Rp 100.000.000 atau ekuivalennya/menggadaikan dan/atau
               menjaminkan harta kekayaan Debitur baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak
               kepada pihak lainnya, terkecuali yang telah disetujui Bank;
            n) Melakukan penarikan prive dengan jumlah diatas Rp 50.000.000 dalam setahun. Sedangkan
               untuk penarikan prive dibawah Rp 50.000.000 cukup dilaporkan di Bank setelah dilakukan
               penarikan;
            o) Melakukan investasi, perluasan usaha dan penjualan aset Debitur melebihi
               Rp 10.000.000.000 dalam 1 tahun;
            p) Melunasi dan/atau membayar hutang kepada pemegang saham sebelum hutang di Bank
               dilunasi terlebih dahulu;
            q) Jika terjadi penurunan usaha dan kemampuan menyelesaikan hutang jangka pendek mulai
               terganggu, maka Debitur wajib memprioritaskan pembayaran hutang-hutang kepada Bank
               dibandingkan melunasi hutang pihak ke-3 (tiga) sebelum kredit kepada Bank lunas;
            r) Memberikan pinjaman kepada pemegang saham dan melakukan penyertaan saham kepada
               Perusahaan lain melebihi Rp 5.000.000.000.

        Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank Rakyat Indonesia melalui surat No. B.351/KC-
        VIII/ADK/09/2023 tanggal 27 September 2023, sehubungan dengan persetujuan perubahan status
        Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan untuk selanjutnya Perseroan hanya wajib melaporkan
        kepada Bank Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan kepengurusan, struktur permodalan,
                                                 - 29 -
Page 33
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        pembagian deviden kepada para pemegang saham selama terdapat perjanjian kredit dengan Bank
        Rakyat Indonesia, perubahan pemegang saham, pengambilan prive serta melakukan penyertaan
        modal pada Perusahaan lain. Dengan demikian, Perseroan tidak memerlukan persetujuan Bank
        Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan-perubahan tersebut, serta persetujuan mengenai
        Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).

        Bank KB Bukopin

        Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dengan memakai jaminan Nomor 30 tanggal 27 Juni 2019 yang
        dibuat dihadapan Sugiyanto S.H., Notaris di Pati, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi dari Bank
        KB Bukopin. Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan Adendum Perjanjian
        Kredit No. LI/038/KB BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 dan No. LI/039/KB
        BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 antara Perusahaan dengan Bank KB
        Bukopin tanggal 8 Juli 2021 sebagai berikut:

        Fasilitas Kredit Investasi 1

         Plafon                     :   Rp 3.476.500.992
         Bentuk Kredit              :   Kredit Investasi
         Jangka Waktu               :   60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
         Suku Bunga                 :   12 % p.a

        Fasilitas Kredit Investasi 2

         Plafon                     :   Rp 1.943.485.171
         Bentuk Kredit              :   Kredit Investasi
         Jangka Waktu               :   60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
         Suku Bunga                 :   12 % p.a efektif


        Agunan yang diserahkan:

        Berdasarkan Perjanjian Kredit dengan nilai jaminan tanah Rp 9.345.000.000,- dengan rincian agunan
        sebagai berikut:

         1. Sertipikat Hak Milik (“SHM”) No. 00362/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten
            Pati yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pati tanggal
            03 November 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng seluas 2.631
            m2 (dua ribu enam ratus tiga puluh satu meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
            No. 00890/2014 tanggal 16 Oktober 2014;
         2. SHM No. 00443/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 3.359 m 2
            (tiga ribu tiga ratus lima puluh sembilan meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
            No. 00891/2014 tanggal 16 Oktober 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
            Soegeng;
         3. SHM No. 00444/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 2.732 m 2
            (dua ribu tujuh ratus tiga puluh dua meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur No.
            00889/2014 tanggal 16 Oktober 2014 atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

        Berikut syarat dan ketentuan covenant:

        1.   Menyerahkan seluruh asli Sertifikat Hak Kepemilikan Atas Tanah dan dilakukan pengecekkan
             sertifikat terlebih dahulu pada Kantor Pertanahan setempat. Asli Sertipikat Hak Kepemilikan Atas
             Tanah disimpan di Bank KB Bukopin sampai dengan fasilitas kredit selesai.
        2.   Sepanjang sertifikat obyek dapat langsung dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat Kedua
             untuk kepentingan Bank.
        3.   Dilakukan taksasi/penilaian jaminan sesuai ketentuan. Akan tetapi apabila akan diberikan
             fasilitas kredit dengan plafond dimana jaminan dilakukan penilaian oleh Perusahaan Appraisal
             lndependen, rekanan Bank, disarankan agar terhadap fisik obyek tetap dilakukan pengecekkan
             fisik ke lapangan serta dilakukan wawancara dengan pemilik jaminan oleh Cl Internal Bank.

                                                   - 30 -
Page 34
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         4.   Menyerahkan ljin Mendirikan Bangunan apabila terdapat bangunan di atas tanah.
         5.   Obyek bangunan (apabila terdapat bangunan di atas tanah) diasuransikan secara Banker's
              Clause Bank melalui perusahaan asuransi rekanan Bank (selama jangka waktu fasilitas kredit).
         6.   Menyerahkan copy Akta Nikah, Kartu Keluarga dan KTP Pemilik Jaminan dan pasangan kawin.
         7.   Pemilik Jaminan hadir bersama dengan pasangan kawin saat menandatangani dokumen
              pembebanan jaminan dengan membawa asli KTP, KK dan Akta Nikah.

         Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank KB Bukopin melalui surat No. 387/BUKI-
         KGD/XII/2022 tanggal 6 Desember 2022, sehubungan dengan persetujuan perubahan Perusahaan
         menjadi Perusahaan Terbuka dan serta persetujuan anggaran dasar Perusahaan yang meliputi
         perubahan modal, susuan pengurus dan pemegang saham, serta persetujuan mengenai Penawaran
         Umum Perdana Saham (IPO).

   16.   LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

         Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
         Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
         sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut.

         Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Azwir
         Arifin dan Rekan untuk tanggal 31 Desember 2023 dengan nomor laporan 240276/LAA-AAR/II/2024
         tanggal 23 Februari 2024.

         Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 67 karyawan pada tanggal
         31 Desember 2023 dan 2022.

         Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
         risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.


         Risiko Tingkat Bunga

         Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

         Risiko Harapan Hidup

         Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
         peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
         akan meningkatkan liabilitas program.

         Risiko Gaji

         Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
         Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

         Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
         sebagai berikut:




                                                  - 31 -
Page 35
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                           30 September       31 Desember
                                                                               2024               2023
        Saldo Awal                                                           1.483.045.667    1.214.395.447
        Biaya Jasa Kini                                                        137.824.122      183.765.496
        Biaya Bunga                                                             51.646.640       68.862.187
        Jumlah yang diakui di laba Rugi                                      1.672.516.429    1.467.023.130
        Jumlah yang Diakui di Penghasilan
        Komprehensif Lain                                                                 -       16.022.537
        Liabilitas Imbalan Pasti - Akhir                                     1.672.516.429    1.483.045.667
        Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:

                                                                                     31 Desember
                                                                                         2023
        Tingkat diskonto per tahun                                                    6,37% - 7,10%
        Tingkat kenaikan gaji per tahun                                                  8,00%
        Tingkat pensiun normal                                                         55 Tahun
        Tabel mortalitas                                                             TMI IV / 2019

        Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
        kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.

        Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
        sensitivitas dari tahun sebelumnya.

        Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas imbalan
        kerja dan biaya jasa kini:

                                                                           30 September        31 Desember
                                                                               2024                2023
        Kenaikan 1%
        Nilai kini                                                                        -     1.381.901.453
        Penurunan 1%
        Nilai kini                                                                        -     1.600.111.186

        Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
        imbalan kerja dan biaya jasa kini:


                                                                           30 September        31 Desember
                                                                               2024                2023
        Kenaikan 1%
        Nilai kini                                                                        -     1.597.203.596
        Penurunan 1%
        Nilai kini                                                                        -     1.382.376.979




                                                  - 32 -
Page 36
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   17.   MODAL SAHAM DAN SALDO LABA

         a) Modal Saham
                                                                            30 September 2024
                                                                     Nilai Nominal Rp 25,- Per Saham
                                                              Jumlah           Persentase        Jumlah Modal
                      Nama Pemegang Saham                     Saham           Pemilikan (%)         Disetor
                PT Mulia Jaya Palma                       796.000.000             79,60%       19.900.000.000
                Publik                                    200.000.000             20,00%        5.000.000.000
                Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
                Soegeng                                        4.000.000           0,40%          100.000.000
                Jumlah                                   1.000.000.000              100%       25.000.000.000

           Berdasarkan Akta No. 10 tanggal 18 Januari 2024 dari Notaris Rini Yulianti S.H., Notaris di Jakarta
           Timur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
           AHU-AH.01.03-0017139. Akta ini mengenai perubahan-perubahan sebagai berikut:

            •     Menyetujui perubahan permodalan, terdiri dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor
                  Perusahaan melalui pengeluaran saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perusahaan
                  yaitu sebesar Rp 200.000.000 dengan nilai nominal saham Rp 25,- yang akan ditawarkan
                  kepada masyarakat melalui penawaran umum.

            •     Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor perseroan dari sebesar Rp
                  20.000.000.000 menjadi sebesar Rp 25.000.000.000

                                                                            31 Desember 2023
                                                                     Nilai Nominal Rp 25,- Per Saham
                                                              Jumlah          Persentase        Jumlah Modal
                       Nama Pemegang Saham                    Saham          Pemilikan (%)         Disetor
                PT Mulia Jaya Palma                           796.000.000           99,5%       19.900.000.000
                Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng          4.000.000            0,5%          100.000.000
                Jumlah                                        800.000.000           100%        20.000.000.000

           Berdasarkan Akta No. 23 tanggal 27 Juli 2023 dari Notaris Rini Yulianti S.H., Notaris di Jakarta
           Timur, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
           AHU-0043378.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-
           perubahan sebagai berikut:

           • Perubahan nilai nominal saham dari sebesar Rp 500.000, menjadi sebesar Rp 25.
           • Meningkatkan Modal Dasar dari Rp 15.450.000.000, menjadi Rp 80.000.000.000.
           • Meningkatkan Modal Ditempatkan dan Disetor dari Rp 15.450.000.000, menjadi
             Rp 20.000.000.000.
           • Mengeluarkan 182.000.000 saham baru oleh Perseroan, masing-masing bernilai nominal
             Rp 25 atau sebesar Rp 4.550.000.000 yang seluruhnya diambil bagian oleh PT Mulia Jaya
             Palma melalui setoran tunai sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
             – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 796.000.000 saham dengan nilai nominal
                Rp 19.900.000.000.
             – Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 4.000.000 saham dengan nilai nominal
                sebesar Rp 100.000.000

           Berdasarkan No. 12 tanggal 14 Juni 2023 dari Notaris Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di
           Kudus, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           No. AHU-0039578.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 12 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-
           perubahan sebagai berikut:

           • Penjualan saham milik Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sejumlah 385 saham dengan
             nilai nominal sebesar Rp 192.500.000 kepada PT Mulia Jaya Palma, sehingga dari Modal
             Dasar yang telah disetor penuh sebagaimana dinyatakan sebesar 900 Saham dengan nilai

                                                     - 33 -
Page 37
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               nominal Rp 450.000.000 dengan pembagian sebagai berikut:
                - PT Mulia Jaya Palma sebanyak 700 saham dengan nilai nominal Rp 350.000.000.
                - Tn Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
                   sebesar Rp 100.000.000.

            • Memberikan persetujuan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor yang sebelumnya
              sebesar Rp 450.000.000 terbagi atas 900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000 menjadi
              Rp 15.450.000.000 terbagi atas 30.900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000.

            PT Mulia Jaya Palma bersedia untuk mengambil seluruh saham dari peningkatan modal Perseroan
            tersebut sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
                - PT Mulia Jaya Palma sebanyak 30.700 saham dengan nilai nominal Rp 15.350.000.000.
                - Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
                    sebesar Rp 100.000.000.

         b) Saldo Laba (Akumulasi Rugi)

                                                                          30 September         31 Desember
                                                                              2024                 2023
             Saldo Awal                                                       151.585.997      (1.118.973.526)
             Saldo Laba Tahun Berjalan                                      2.768.693.404        1.270.559.523

             Jumlah                                                         2.920.279.401         151.585.997

            Perusahaan tidak membentuk cadangan umum sebagaimana ditentukan pada Undang-undang
            Perseroan Terbatas dikarenakan nilai saldo laba pada tahun sebelumnya masih mengalami
            akumulasi rugi.

         c) Tambahan Modal Disetor

                                                                       30 September           31 Desember
                                                                           2024                   2023
             Agio Saham
               Penawaran Perdana Saham Sebesar 200.000.000
               Saham dengan nilai nominal Rp 25 yang
               Ditawarkan Rp 103                                        15.600.000.000                      -
               Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                       (2.281.492.137)                     -

             Jumlah                                                      13.318.507.863


   18.   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                          30 September         31 Desember
                                                                              2024                 2023
          Saldo Awal                                                       32.626.020.019        (37.863.144)
          Pengukuran Kembali atas
          Kewajiban Imbalan Pascakerja
          (Catatan 16)                                                                    -       (16.022.537)
          Pajak Penghasilan                                                               -     (841.561.642)
          Surplus Revaluasi Aset Tetap
           (Catatan 9)                                                                    -    33.521.467.342
          Jumlah                                                           32.626.020.019      32.626.020.019

         Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023, Perusahaan mengalami keuntungan
         komprehensif atas pengukuran imbalan pasti dan hasil dari surplus revaluasi aset tetap. Untuk tahun
         yang berakhir pada 31 Desember 2022, Perusahaan mengalami kerugian komprehensif atas pajak
         penghasilan.

                                                  - 34 -
Page 38
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   19.   PENDAPATAN USAHA
                                                                                 2024              2023
                                                                               (9 Bulan)        (9 Bulan)
         Kamar                                                               10.573.398.931    8.652.632.667
         Restoran                                                             8.914.568.443    8.747.600.168
         Sewa Ruangan                                                         2.448.314.480    1.985.998.757
         Lain-Lain                                                                        -        3.927.273
         Jumlah                                                              21.936.281.854   19.390.158.865

         Pendapatan usaha lain-lain merupakan pendapatan atas denda kerusakan dan kehilangan yang
         diakibatkan oleh pengunjung hotel yang harus dibayarkan kepada manejemen.

         Tidak ada transaksi penjualan dari satu pelanggan yang penjualan kumulatifnya melebihi 10% dari
         penjualan untuk periode sembilan bulan pada 30 September 2024 dan 2023, serta untuk tahun-tahun
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

         Tidak terdapat penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.


   20.   BEBAN LANGSUNG
                                                                                 2024             2023
                                                                               (9 Bulan)        (9 Bulan)
         Bahan Baku (Catatan 6)                                               5.222.556.671    4.285.244.193
         Gaji dan tunjangan                                                   2.285.885.820    1.397.664.452
         Keperluan Hotel                                                      1.625.038.193    1.306.268.363
         Listrik                                                              1.042.318.519    1.026.296.150
         Penyusutan Bangunan (Catatan 9)                                        640.565.413      488.029.516
         Keperluan Gedung                                                       319.084.061      299.735.944
         Biaya Amortisasi Aset Hak-Guna (Catatan 10)                             75.000.000       75.000.000
         Jumlah                                                              11.210.448.677    8.878.238.618


         Tidak ada transaksi pembelian dari satu suplier yang pembelian kumulatifnya melebihi 10% dari total
         beban langsung untuk periode tiga bulan pada 30 September 2024 dan 2023.


   21.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                                2024               2023
                                                                              (9 Bulan)         (9 Bulan)
         Gaji dan Tunjangan                                                  3.187.066.421     3.251.225.673
         Penyusutan Aset Tetap                                               1.191.316.117     1.156.991.458
         Pemeliharaan                                                          418.815.674       328.650.442
         Utilitas                                                              398.283.633       394.300.346
         Lain-lain                                                             343.841.007       289.281.474
         Jasa Profesional                                                      233.293.286       284.916.458
         Alat Tulis dan Perlengkapan                                           240.909.935       184.490.113
         Perjalanan Dinas                                                      196.410.509       189.064.000
         Imbalan Pasca Kerja                                                   189.470.762       180.566.772
         Iklan dan Pemasaran                                                   154.987.923       113.429.827
         Biaya Pajak                                                           107.074.065       157.181.812
         Sumbangan                                                              16.611.939        11.895.000
         Perijinan                                                               5.994.000       411.928.359

         Jumlah                                                              6.684.075.271     6.953.921.734




                                                       - 35 -
Page 39
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   22.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

                                                                                         2024                 2023
                                                                                       (9 Bulan)            (9 Bulan)
         Pendapatan Lain                                                                  34.975.635         488.519.780
         Beban Administrasi Bank                                                        (57.346.900)         (87.112.038)
         Jumlah                                                                         (22.371.265)         401.407.742



   23.   BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                                          2024                2023
                                                                                        (9 Bulan)           (9 Bulan)
         Pendapatan Bunga                                                                 27.110.031           1.616.448
         Biaya Bunga Pinjaman Bank                                                      (625.747.065)       (824.324.499)

         Jumlah                                                                         (598.637.034)       (822.708.051)


   24.   LABA PER SAHAM

                                                                                          2024                2023
                                                                                       (9 Bulan)            (9 Bulan)
         Laba untuk Perhitungan
         Laba Per Saham                                                                2.768.693.404        2.204.438.047

         Jumlah Saham                                                                   Lembar               Lembar

         Jumlah Saham untuk perhitungan
         Laba per Saham                                                                  751.079.452         152.723.288

         Laba per saham                                                                            3,69             14,43



   25.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                                                   Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                            Pendanaan

                                                                                         Perubahan         Saldo Akhir
                                    Saldo Awal                                         Transaksi Non-      30 September
                                  1 Januari 2023   Penerimaan        Pembayaran             Kas                2024
         Utang Bank               14.267.835.775                -    (2.491.166.912)                   -   11.776.668.863
         Jumlah                   14.267.835.775                -    (2.491.166.912)                   -   11.776.668.863



                                                   Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                            Pendanaan

                                                                                         Perubahan         Saldo Akhir
                                    Saldo Awal                                         Transaksi Non-      31 Desember
                                  1 Januari 2023   Penerimaan        Pembayaran             Kas                2023
         Utang Bank               15.507.176.845    794.528.128      (2.033.869.198)                   -   14.267.835.775
         Utang Kepada
         Pemegang Saham           13.674.338.943                -   (13.674.338.943)                   -                  -
         Liabilitas Sewa Kepada
         Pihak Berelasi            2.300.000.000                -    (2.300.000.000)                   -                  -
         Jumlah                   31.481.515.788    794.528.128     (18.008.208.141)                   -   14.267.835.775




                                                       - 36 -
Page 40
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   26.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

         Perusahaan melakukan transaksi usaha kepada pihak-pihak berelasi dimana menurut manajemen
         dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak
         ketiga.

         Saldo dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                  Pihak Berelasi           Sifat Pihak Berelasi                 Sifat Transaksi
                                                                  Utang Kepada Pemegang Saham; Liabilitas
          Tn. Samuel Jeffrey Christiawan   Pemegang Saham
                                                                  Sewa


   27.   IKATAN

         a. PT Grab Teknologi Indonesia (Grab)

             Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Grab Teknologi Indonesia rekanan untuk
             penjualan makanan dalam “Grab“ (aplikasi ponsel pintar yang mencocokan permintaan
             konsumen) khususnya untuk layanan GrabFood dengan Perseroan. Jangka waktu 1 (satu) tahun
             sejak tanggal efektif dan akan diperpanjang secara otomatis kecuali salah satu pihak memberikan
             pemberitahuan tertulis kepada pihak lainnya untuk tidak memperpanjang atau mengakhiri
             ketentuan komersial ini.

         b. PT Visionet Internasional (OVO)

             Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Visionet Internasional (OVO) dengan
             Perseroan dalam rangka Pendaftaran sebagai OVO Merchant dan kerjasama penerimaan
             transaksi dengan OVO. Pernyataan Persetujuan ini akan terus berlaku selama ketentuan umum
             OVO berlaku, terhitung sejak Merchant menandatangani Pernyataan Persetujuan ini pada
             tanggal 23 Mei 2023.

         c. PT Mitra Global Holiday

             Perjanjian Top Up tanggal 06 Juni 2022 antara PT Mitra Global Holiday dengan Perseroan
             mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi milik Pemasok Akomodasi pada MG
             Bedbank yang bergerak di bidang Online Travel Agent (OTA). Jangka waktu berlaku mulai 1 Mei
             2022 sampai dengan 31 Desember 2023, dan akan diperpanjang secara otomatis sampai deposit
             telah digunakan sepenuhnya.

         d. PT Global Tiket Network

             Perjanjian Kerjasama Deposit Pembayaran Kamar tanggal 3 Januari 2023 antara Perseroan
             dengan PT Global Tiket Network mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi milik
             Mitra dan saling melibatkan pada setiap kegiatan yang sesuai dengan segmen pasar dari para
             pihak. Jangka waktu berlaku mulai 3 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 dan akan
             diperpanjang otomatis sampai seluruh sisa deposit habis dipergunakan.

         e. PT Trinusa Travelindo

             Perjanjian Kerjasama Hotel tanggal 10 November 2022 antara Perseroan dengan PT Trinusa
             Travelindo mengenai penyediaan jasa reservasi oleh Traveloka untuk Hotel dengan metode
             Program Advance Deposit. Jangka waktu terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian
             sampai dengan tanggal terakhir di bulan di mana Advance Deposit telah sepenuhnya digunakan.




                                                   - 37 -
Page 41
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         f.   Travel Singapore Pte.Ltd (Trip.com)

              Perjanjian Distribusi Umum – Prabayar tanggal 6 Januari 2022 antara Perseroan dengan Travel
              Singapore Pte.Ltd (Trip.com) sehubungan dengan pemasaran dan penjualan akomodasi milik
              Hotel. Jangka waktu terhitung sejak 6 Januari 2022 sampai dengan 6 Januari 2024 dan
              diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun kecuali salah satu pihak
              menghendaki untuk tidak memperpanjang dengan memberitahukan terlebih dahulu 30 (tiga
              puluh) hari sebelumnya.

         g. Agoda Company Pte. Ltd

              Perjanjian Partisipasi Properti Akomodasi dengan Agoda 21 Oktober 2022 antara Agoda
              Company Pte. Ltd sehubungan dengan Agoda mengatur pemesanan secara elektronik di properti
              milik Griptha. Jangka waktu perjanjian ini berlaku saat pertama kali Griptha menggunakan salah
              satu layanan dan tetap berlaku hingga diakhiri oleh Perusahaan atau Agoda, terhitung efektif
              sejak 21 Oktober 2022.

         h. PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU)

              Perjanjian Internet Payment Gateway Nomor 060/IPGDOKU/XI/2022 tanggal 25 November 2022
              antara PT Nusa Satu Inti Artha dengan Perseroan, dimana Merchant menggunakan layanan
              Direct Merchant dan Merchant telah menempuh verifikasi dan validasi atas dokumen legalitas
              yang dipersyaratkan oleh Bank/Aquirer yaitu bank dan/atau lembaga bukan bank yang ditunjuk
              oleh Merchant untuk memproses pembayaran atas setiap transaksi yang dilakukan oleh
              pelanggan serta memberikan dokumen tersebut kepada DOKU, sehingga Bank/Acquirer
              menunjuk DOKU untuk melakukan pekerjaan integrasi layanan Direct Merchant. Jangka waktu
              dimulai pada 25 November 2022 sampai dengan 24 November 2024 dan diperpanjang otomatis
              untuk setiap 1 (satu) tahun berikutnya dan seterusnya sampai salah satu pihak mengakhiri
              Perjanjian ini.

         i.   PT Bukit Muria Jaya

              Perjanjian kontrak Nomor 006/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
              dengan PT Bukit Muria Jaya, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai dengan
              harga yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai
              dengan 31 Desember 2023.
         j.   PT Djarum

              Perjanjian kontrak Nomor 004/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
              dengan PT Djarum, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Djarum sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         k. Polytron Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 005/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 Perseroan dengan
              Polytron Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Polytron sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         l.   PT Nojorono

              Perjanjian kontrak Nomor 021/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 28 Juni 2023 antara Perseroan
              dengan PT Nojorono, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.



                                                   - 38 -
Page 42
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         m. Universitas Muhammadiyah Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 027/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Universitas Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai
              dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
              sampai dengan 31 Desember 2023.

         n. PT Sung Shin

              Perjanjian kontrak Nomor 025/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Sung Shin, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai dengan harga yang
              telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         o. SMK Muhammadiyah Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 028/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              SMK Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
              dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
              sampai dengan 31 Desember 2023.

         p. Rumah Sakit Mardi Rahayu

              Perjanjian kontrak Nomor 026/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Rumah Sakit Mardi Rahayu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
              harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
              dengan 31 Desember 2023.

         q. PT Rajawali Nusindo

              Perjanjian kontrak Nomor 023/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Rajawali Nusindo, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.

         r.   Pura Grup

              Perjanjian kontrak Nomor 022/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Pura Grup, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga yang telah
              disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
              31 Desember 2023.

         s. PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia

              Perjanjian kontrak Nomor 024/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar
              bagi Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku
              mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.

         t.   Bank Mandiri Kudus

              Perjanjian kontrak Nomor 019/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
              Bank Mandiri Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga
              yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31
              Desember 2023.




                                                   - 39 -
Page 43
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         u. CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku)

            Perjanjian kontrak Nomor 029/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Agustus 2023 antara Perseroan
            dengan CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku), dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi
            Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai
            1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.
         v. PT Graha Lumbung Terpadu

            Perjanjian kontrak Nomor 018/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
            PT Graha Lumbung Terpadu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
            dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
            sampai dengan 31 Desember 2023.

         w. Better Work Indonesia

            Perjanjian kontrak Nomor 016/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
            Better Work Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
            harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
            dengan 31 Desember 2023.

         x. Perjanjian Sewa Menyewa

            Perjanjian Sewa-Menyewa Nomor 001/GPP/DIR/VII/2015 tanggal 1 Juli 2015 oleh dan antara
            Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dengan obyek sewa berupa
            Bangunan bertingkat empat yang didirikan di atas tanah seluas 2.930 m2 (“Tanah dan
            Bangunan”) yang kemudian digunakan sebagai Penginapan atau Hotel. Jangka waktu sewa
            dimulai pada 1 Juli 2015 sampai dengan 30 Juni 2045 dengan nilai sewa sebesar
            Rp 3.000.000.000. Perjanjian ini telah dilunasi pada 27 Juli 2023.

         y. Perjanjian Fasilitas Pinjaman

            Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 001/GPP/DIR/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 antara
            Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dimana Perseroan memerlukan
            tambahan dana untuk modal kerja dan investasi dan bermaksud untuk meminjam sejumlah dana
            kepada Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng yang merupakan pemegang saham Perseroan.
            Jangka waktu perjanjian dimulai pada 1 Agustus 2017 sampai 1 Agustus 2027. Perjanjian ini telah
            dilunasi pada 14 Juni 2023.




                                                 - 40 -
Page 44
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   28.   KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                         Biaya
                                                                                       Perolehan
                                                                                      Diamortisasi
                                                                                   30 September 2024
          Aset Keuangan Lancar
          Kas di Bank                                                                    1.098.824.868
          Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                  197.877.522
          Jumlah Aset Keuangan                                                           1.296.702.390

          Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
          Utang Bank                                                                      750.748.236
          Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                 852.466.576
          Beban Akrual                                                                    312.334.533
          Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
          Utang Bank                                                                   11.025.920.627
          Jumlah Liabilitas Keuangan                                                   12.941.469.972


                                                                                         Biaya
                                                                                       Perolehan
                                                                                      Diamortisasi
                                                                                    31 Desember 2023
          Aset Keuangan Lancar
          Kas di Bank                                                                     870.419.196
          Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                 137.273.282
          Jumlah Aset Keuangan                                                           1.007.692.478

          Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
          Utang Bank                                                                     2.053.869.197
          Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                  737.690.712
          Beban Akrual                                                                     353.356.213
          Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
          Utang Bank                                                                   12.213.966.578
          Jumlah Liabilitas Keuangan                                                   15.358.882.700


   29.   INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

         a. Manajemen Risiko Modal

            Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
            melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
            melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

            Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan ekuitas yang terdiri dari modal
            ditempatkan dan disetor. Direksi Perusahaan secara berkala akan melakukan reviu struktur
            permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari reviu ini, Direksi akan mempertimbangkan biaya
            permodalan dan risiko yang berhubungan.




                                               - 41 -
Page 45
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Serta Untuk Perode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada 30 September 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

            Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

            Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
            sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
            untuk mengelola risiko kredit Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
            Dewan Direksi.

        b. Manajemen Risiko Likuiditas

            Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
            membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
            likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan.
            Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan
            fasilitas simpan pinjam dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan
            mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

            Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

            Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
            periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas
            yang tidak didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana
            Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.
            Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak didiskontokan berasal dari kurva suku
            bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal
            dimana Perusahaan mungkin akan diminta untuk membayar.

                                                                       30 September 2024
                                                     Kurang dari           Lebih dari
                                                      1 Tahun               1 Tahun            Jumlah
             Tanpa Bunga
               Beban Akrual                              312.334.533                             312.334.533

             Dengan Bunga
               Utang Bank                                750.748.236       11.025.920.627      11.776.668.863
             Jumlah                                    1.063.082.769       11.025.920.627      12.089.003.396

                                                                       31 Desember 2023
                                                     Kurang dari           Lebih dari
                                                      1 Tahun               1 Tahun            Jumlah
             Tanpa Bunga
               Beban Akrual                              353.356.213                       -      353.356.213
               Utang Kepada Pemegang Saham                         -                       -                -

             Dengan Bunga
               Utang Bank                              2.053.869.197       12.213.966.578      14.267.835.775
             Jumlah                                    2.407.225.410       12.213.966.578      14.621.191.988



        c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

            Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam
            laporan keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
            menggunakan tingkat bunga pasar.




                                                 - 42 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.23 MB
Published29 Oct 2024
Pages45
Characters162,416
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk p.1 ×142
linked org PT Mulia Jaya Palma p.9 ×18
linked org Bank Mandiri p.22 ×3
linked org Bank Central Asia p.22
linked org Bank CIMB Niaga p.22
linked org Bayu Buana p.23
linked org Bank KB Bukopin p.31 ×11
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×2
possible org Bank Bank Mandiri p.22
possible org Bank Rakyat Indonesia p.22 ×18
possible person Sugiyanto S.H. · Notaris p.33
unresolved person Drs. Ika Slamet Riyono S.H. p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved — Herlin Listiyani · Kepala Unit Audit Internal p.10
unresolved — Fransiska Bella Yunita · Sekretaris Perusahaan p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10
unresolved org Bapepam-LK p.10 ×2
unresolved org Bank BPD Jawa Tengah p.22
unresolved org Bank Indonesia p.23
unresolved org PT Pura p.23
unresolved org PT Djarum p.23 ×2
unresolved org PT Sami p.23
unresolved org Travel Singapore Pte. Ltd p.23
unresolved org PT Norojono Kudus p.23
unresolved org PT Hwaseung Indonesia p.23
unresolved org Agoda Company Pte. Ltd p.23 ×3
unresolved org PT Bukit Muria Jaya p.23 ×2
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.26
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo dan Rekan p.26
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo p.26
unresolved person Samuel Jeffrey Christian Soegeng. p.27
unresolved person Siti p.28
unresolved org PT Kridha Muti Maga Prima p.28
unresolved org PT Multi Kimia Raya Nusantara p.28
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Berdasarkan Akta Kredit p.31
unresolved person Haji Sugeng Budiman · Notaris p.31
unresolved org Bank KB Bukopin Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit p.33
unresolved org Bank KB Bukopin. Sebagaimana p.33
unresolved person Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng. Berikut p.33 ×32
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Azwir Arifin dan Rekan p.34
unresolved — Soegeng p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.36 ×2
unresolved — IKATAN p.40
unresolved org PT Grab Teknologi Indonesia p.40 ×2
unresolved org PT Visionet Internasional p.40 ×2
unresolved org PT Mitra Global Holiday Perjanjian Top Up p.40
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.40
unresolved org PT Global Tiket Network Perjanjian Kerjasama Deposit Pembayaran p.40
unresolved org PT Global Tiket Network p.40
unresolved org PT Trinusa Travelindo Perjanjian Kerjasama Hotel p.40
unresolved org PT Trinusa Travelindo p.40
unresolved org Travel Singapore Pte.Ltd p.41 ×2
unresolved org PT Nusa Satu Inti Artha p.41 ×2
unresolved org PT Bukit Muria Jaya Perjanjian p.41
unresolved org PT Djarum Perjanjian p.41
unresolved org PT Nojorono Perjanjian p.41
unresolved org PT Nojorono p.41
unresolved org PT Sung Shin Perjanjian p.42
unresolved org PT Sung Shin p.42
unresolved org PT Rajawali Nusindo Perjanjian p.42
unresolved org PT Rajawali Nusindo p.42
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia Perjanjian p.42
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia p.42
unresolved org Bank Mandiri Kudus Perjanjian p.42
unresolved org Bank Mandiri Kudus p.42
unresolved org PT Graha Lumbung Terpadu Perjanjian p.43
unresolved org PT Graha Lumbung Terpadu p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result