Back to announcement
20241029_TOWR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31750528_lamp2.pdf
Other Text extracted TOWRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN
PENAMBAHAN MODAL DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
KEPADA PEMEGANG SAHAM (“INFORMASI PENTING”)
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI INFORMASI PENTING INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT SARANA MENARA NUSANTARA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN
KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI PENTING INI.
PT SARANA MENARA NUSANTARA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang konstruksi sentral telekomunikasi dan aktivitas perusahaan holding
Berkedudukan di Kudus, Indonesia
Kantor Pusat Kantor Cabang
Jl. Jend. A. Yani No. 19A Menara BCA, lantai 55
Kudus, Indonesia Jl. M.H. Thamrin No. 1
Tel. +62 291 431691 Jakarta 10310
Fax. +62 291 431718 Tel. +62 21 23585500
E-mail: corpsec@ptsmn.co.id Fax. +62 21 23586446
Situs Web : www.ptsmn.co.id
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
(“PMHMETD I”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 4.998.674.660 (empat miliar sembilan ratus sembilan puluh delapan juta enam ratus tujuh puluh empat ribu enam ratus
enam puluh) Saham Baru atau sekitar 9,08% (sembilan koma nol delapan persen) dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh (tidak termasuk saham
PROSPEKTUS
tresuri) setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp10,00- (sepuluh Rupiah) per saham (“Saham HMETD”). Setiap pemegang 1.001 (seribu satu) Saham Lama yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 16 Desember 2024 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 100 (seratus) HMETD, dimana setiap
1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp900,- (sembilan ratus
Rupiah) yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Jumlah dana yang akan diterima oleh Perser oan dalam PMHMETD I ini
adalah sebanyak-banyaknya Rp4.498.807.194.000 (empat triliun empat ratus sembilan puluh delapan miliar delapan ratus tujuh juta seratus sembilan puluh empat
ribu Rupiah).
Saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I dengan cara penerbitan HMETD ini adalah saham yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan
pada Bursa Efek dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saham HMETD memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk
hak atas dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (rounded down). Sesuai dengan
ketentuan Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana
diubah dengan Peraturan OJK No.14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 (“POJK No.32/2015”), d alam hal pemegang saham
memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukka n ke dalam rekening
Perseroan. HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD akan menjadi tidak berlaku lagi.
Melalui surat pernyataan tertanggal 28 Oktober 2024, PT Sapta Adhikari Investama (“SAI”) selaku pemegang 55,49% (lima puluh lima koma empat sembilan persen)
saham (tidak termasuk saham tresuri) Perseroan menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperolehnya dalam PMHMETD I Perseroan.
Dalam hal terdapat pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya secara penuh, maka pemegang saham tersebut akan mengalami
dilusi .
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan
kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan
dan Pembelian Saham Tambahan, secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham. Jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah Saham Baru yang tidak dilaksanakan dan/atau diambil bagian oleh pemegang HMETD, maka
sesuai dengan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Untuk Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu I PT Sarana Menara Nusantara Tbk No. 167 tanggal 28 Oktober 2024, dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. , Notaris di Jakarta Barat, DIA
sebagai Pembeli Siaga akan membeli seluruh sisa Saham Baru yang diterbitkan pada harga pelaksanaan setiap Saham Baru dengan ketentuan DIA berkewajiban membeli
seluruh sisa saham sebagaimana diatur di dalam PPSS. Sehubungan dengan komitmen tersebut, DIA menyatakan sanggup dan memiliki kecukupan dana yang dibuktikan
dengan adanya surat pernyataan tertanggal 28 Oktober 2024.
Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari RUPSLB atas rencana penambahan modal dengan mengeluarkan saham baru dari portepel Perseroan dalam jumlah
sebanyak-banyaknya 5.000.000.000 (lima miliar) lembar saham atas nama dengan nilai nominal Rp 10,00 (sepuluh) per saham atau 9,08% (sembilan koma nol delapan
persen) dari modal disetor Perseroan (tidak termasuk saham tresuri) dengan menerbitkan HMETD dalam rangka PMHMETD I, sebagaimana ternyata dalam Surat
Keterangan no. 1000/SI.Not/X/2024 tanggal 25 Oktober 2024, yang dikeluarkan oleh kantor Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.
HMETD AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) DAN DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BEI SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD MULAI TANGGAL 18 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL 27 DESEMBER 2024. HMETD DAPAT DILAKSANAKAN SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD DENGAN MENGAJUKAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN
DILAKUKAN DI BEI MULAI TANGGAL 18 DESEMBER 2024. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 27 DESEMBER 2024, DENGAN KETENTUAN
BAHWA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD I AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM (DILUSI)
DALAM JUMLAH YAITU MAKSIMUM SEBESAR 9,08% (SEMBILAN KOMA NOL DELAPAN PERSEN) TIDAK TERMASUK SAHAM TRESURI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PERSAINGAN HARGA DALAM INDUSTRI PENYEWAAN INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI.
FAKTOR RISIKO LAINNYA DIUNGKAPKAN PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN TIDAK LIKUIDNYA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PMHMETD I INI YANG
DIPENGARUHI OLEH KONDISI PASAR MODAL INDONESIA.
Informasi Penting ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 29 Oktober 2024
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 25 Oktober 2024 Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 18 Desember 2024
Efektif Pernyataan Pendaftaran : 4 Desember 2024 Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD : 18 – 27 Desember 2024
Daftar Pemegang Saham yang Berhak Memperoleh HMETD : 16 Desember 2024 Akhir Pembayaran Saham Pelaksanaan HMETD : 27 Desember 2024
Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 12 Desember 2024 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 20 – 31 Desember 2024
Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 13 Desember 2024 Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 31 Desember 2024
Cum-HMETD di Pasar Tunai : 16 Desember 2024 Penjatahan Saham Tambahan : 2 Januari 2025
Ex-HMETD di Pasar Tunai : 17 Desember 2024 Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 6 Januari 2025
Distribusi HMETD : 17 Desember 2024 Pengembalian Uang Pemesanan : 6 Januari 2025
PENAWARAN UMUM
Ringkasan sruktur PMHMETD I Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah saham : Sebanyak-banyaknya sebesar 4.998.674.660 (empat miliar sembilan ratus sembilan
puluh delapan juta enam ratus tujuh puluh empat ribu enam ratus enam puluh) Saham
Baru.
Nilai nominal : Rp10,- (sepuluh Rupiah) untuk setiap saham.
Rasio HMETD atas saham : Setiap pemegang 1.001 (seribu satu) Saham Lama yang namanya tercatat dalam DPS
pada tanggal 16 Desember 2024 pukul 16.00 WIB mempunyai 100 (seratus) HMETD,
dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli
sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Harga pelaksanaan : Rp900,- (sembilan ratus Rupiah) untuk setiap saham.
Nilai emisi : Sebanyak-banyaknya Rp4.498.807.194.000 (empat triliun empat ratus sembilan puluh
delapan miliar delapan ratus tujuh juta seratus sembilan puluh empat ribu Rupiah).
Dilusi kepemilikan : Maksimum sebesar 9,08% (sembilan koma nol delapan persen) setelah PMHMETD I
(tidak termasuk saham tresuri).
Pencatatan : PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tanggal daftar pemegang saham : 16 Desember 2024
yang berhak atas HMETD
Tanggal pencatatan di BEI : 18 Desember 2024
Periode perdagangan dan : 18 – 27 Desember 2024
pelaksanaan HMETD
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I dan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 15/2020, para Pemegang Saham Perseroan
telah menyetujui atas rencana penambahan modal dengan mengeluarkan saham baru dari portepel Perseroan dalam jumlah
sebanyak-banyaknya 5.000.000.000 (lima miliar) lembar saham atas nama dengan nilai nominal Rp10,00 (sepuluh Rupiah) per
saham atau 9,08% (sembilan koma nol delapan persen) dari modal disetor Perseroan (tidak termasuk saham tresuri) dengan
menerbitkan HMETD dalam rangka PMHMETD I, sebagaimana ternyata dalam Surat Keterangan no. 1000/SI.Not/X/2024 tanggal
25 Oktober 2024, yang dikeluarkan oleh kantor Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.
STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SESUDAH PMHMETD I
Susunan struktur permodalan sebagaimana termaktub dalam Surat Keterangan no. 1000/SI.Not/X/2024 tanggal 25 Oktober
2024, yang dikeluarkan oleh kantor Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat dan susunan
pemegang saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham pada tanggal 25 Oktober 2024, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp10,- per saham
Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 200.000.000.000 2.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- PT Sapta Adhikari Investama 27.764.246.165 277.642.461.650 55,49
- PT Dwimuria Investama Andalan 2.850.831.300 28.508.313.000 5,70
- Indra Gunawan 13.567.490 135.674.900 0,03
- Anita Anwar 2.600 26.000 0,00
- Ario Wibisono 241.655.800 2.416.558.000 0,48
- Ferdinandus Aming 10.859.000 108.590.000 0,02
- Stephen Duffus Weiss 6.593.500 65.935.000 0,01
- Eko Santoso Hadiprodjo 3.997.000 39.970.000 0,01
1
Page 3
Nilai Nominal Rp10,- per saham
Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
- Masyarakat* 19.421.655.881 194.216.558.810 38,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Sebelum
50.036.733.346 500.367.333.460 100,00
Saham Treasuri
- Saham Tresuri 977.891.654 9.778.916.540
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 51.014.625.000 510.146.250.000
Jumlah Saham dalam Portepel 148.985.375.000 1.489.853.750.000
* masing-masing dengan kepemilikan dibawah 5%
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki saham tresuri yang dibeli oleh Perseroan dalam periode pembelian
kembali saham pada tahun 2018 dan 2020. Jumlah saham tresuri adalah 977.891.654 (sembilan ratus tujuh puluh tujuh juta
delapan ratus sembilan puluh satu ribu enam ratus lima puluh empat) saham.
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham termasuk
masyarakat melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru, kecuali SAI yang menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD
dan DIA sebagai pembeli siaga membeli seluruh saham baru yang tidak dilaksanakan setelah pemesanan tambahan yaitu:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 200.000.000.000 2.000.000.000.000 200.000.000.000 2.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Sapta Adhikari Investama 27.764.246.165 277.642.461.650 55,49 27.764.246.165 277.642.461.650 50,45
PT Dwimuria Investama Andalan 2.850.831.300 28.508.313.000 5,70 5.909.280.596 59.092.805.960 10,74
Masyarakat 19.421.655.881 194.216.558.810 38,81 21.361.881.245 213.618.812.450 38,81
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
50.036.733.346 500.367.333.460 100,00 55.035.408.006 550.354.080.060 100,00
Penuh sebelum Saham Tresuri
Saham Tresuri 977.891.654 9.778.916.540 977.891.654 9.778.916.540
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
51.014.625.000 510.146.250.000 56.013.299.660 560.132.996.600
Penuh sesudah Saham Tresuri
Portepel 148.985.375.000 1.489.853.750.000 143.986.700.340 1.439.867.003.400
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham termasuk
SAI dan masyarakat tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru, dan DIA sebagai pembeli siaga membeli seluruh
saham baru yang tidak dilaksanakan setelah pemesanan tambahan yaitu:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 200.000.000.000 2.000.000.000.000 200.000.000.000 2.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Sapta Adhikari Investama 27.764.246.165 277.642.461.650 55,49 27.764.246.165 277.642.461.650 50,45
PT Dwimuria Investama Andalan 2.850.831.300 28.508.313.000 5,70 7.849.505.960 78.495.059.600 14,26
Masyarakat 19.421.655.881 194.216.558.810 38,81 19.421.655.881 194.216.558.810 35,29
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
50.036.733.346 500.367.333.460 100,00 55.035.408.006 550.354.080.060 100,00
Penuh sebelum Saham Tresuri
Saham Tresuri 977.891.654 9.778.916.540 977.891.654 9.778.916.540
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
51.014.625.000 510.146.250.000 56.013.299.660 560.132.996.600
Penuh sesudah Saham Tresuri
Portepel 148.985.375.000 1.489.853.750.000 143.986.700.340 1.439.867.003.400
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Seluruh dana yang diperoleh dari PMHMETD I ini setelah dikurangi oleh biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk pembayaran
pinjaman dan untuk keperluan modal kerja Perseroan dan/atau Protelindo yang akan dibayar yang akan ditentukan kemudian.
Penggunaan dana untuk keperluan Protelindo sebagaimana disebutkan di atas akan dilaksanakan Perseroan sesuai dengan POJK
No. 17/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan POJK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan dalam hal penggunaan dana merupakan transaksi afiliasi. Apabila terdapat kekurangan dana
untuk rencana penggunaan dana tersebut, maka Perseroan akan menggunakan dana internal Perseroan dan/atau Protelindo.
Keterangan selengkapnya mengenai penggunaan dana Perseroan dapat dilihat pada Bab II Prospektus ini.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan
keuangan Grup beserta catatan atas laporan keuangan. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul Analisis
dan Pembahasan oleh Manajemen.
2
Page 4
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan konsolidasian penting Grup Perseroan. Informasi keuangan
konsolidasian Grup Perseroan tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari:
(i) Laporan keuangan konsolidasian Grup Perseroan tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2023 dan 2022, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya yaitu
Peraturan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” (secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka
Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus
ini dan telah diaudit oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana
tercantum dalam laporan auditor independen No. 02233/2.1032/AU.1/10/0702-3/1/X/2024 tertanggal 24 Oktober 2024,
yang ditandatangani oleh Widya Arijanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0702). Laporan auditor independen tersebut,
yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “hal lain” mengenai
tujuan penerbitan laporan auditor independen. Laporan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian tanggal
30 Juni 2024 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “hal audit utama” yang
mendeskripsikan: (i) penjelasan mengapa pengakuan pendapatan dari piutang yang belum ditagih merupakan hal yang kami
pertimbangkan sebagai salah satu hal yang paling signifikan dalam audit kami atas periode kini dan oleh karenanya menjadi
hal audit utama, dan (ii) bagaimana hal audit utama tersebut direspons dalam audit.
(ii) Informasi keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku dan disajikan dalam
mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah direviu oleh KAP PSS, auditor independen,
berdasarkan Standar Perikatan Reviu 2410 “Reviu atas Informasi Keuangan Interim yang Dilaksanakan oleh Auditor
Independen Entitas” yang ditetapkan oleh IAPI sebagaimana tercantum dalam laporan atas reviu informasi keuangan
konsolidasian interim No. 00379/2.1032/JL.0/10/0702-3/1/X/2024 tertanggal 24 Oktober 2024, yang ditandatangani oleh
Widya Arijanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0702). Laporan atas reviu informasi keuangan konsolidasian interim
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, berisi paragraf “hal lain” mengenai tujuan penerbitan laporan atas
reviu informasi keuangan konsolidasian interim tersebut. Suatu reviu atas informasi keuangan konsolidasian interim terdiri
dari pengajuan pertanyaan, terutama kepada pihak yang bertanggung jawab atas bidang keuangan dan akuntansi, serta
penerapan prosedur analitis dan prosedur reviu lainnya. Suatu reviu memiliki ruang lingkup yang secara substansial kurang
daripada suatu audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI dan sebagai konsekuensinya,
tidak memungkinkan KAP PSS untuk memeroleh keyakinan bahwa KAP PSS akan mengetahui seluruh hal signifikan yang
mungkin teridentifikasi dalam suatu audit. Oleh karena itu, KAP PSS tidak menyatakan suatu opini audit.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
dalam jutaan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2.398.777 428.677 308.636
Kas yang dibatasi penggunaannya 8 122 16
Piutang usaha
Pihak ketiga 2.855.041 3.074.300 2.555.574
Pihak berelasi 60.101 12.034 2.230
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 69.881 58.757 56.620
Pihak berelasi 16 202 1.303
Persediaan 17.867 14.572 -
Beban dibayar dimuka - jangka pendek 189.624 229.269 236.664
Pajak dibayar dimuka 231.617 479.259 408.761
Uang muka 112.102 41.242 47.263
Investasi instrumen keuangan - jangka pendek 37.342 35.568 34.067
Piutang derivatif - jangka pendek 192.138 52.881 -
TOTAL ASET LANCAR 6.164.514 4.426.883 3.651.134
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 41.779.642 40.385.074 37.152.092
Goodwill 15.547.722 15.508.533 15.421.546
Beban dibayar dimuka - jangka panjang 172.216 183.620 290.838
3
Page 5
dalam jutaan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Aset tak berwujud 920.485 990.800 1.100.637
Aset hak-guna 5.127.863 5.121.186 6.113.351
Investasi instrumen keuangan - jangka panjang - - 506.502
Investasi 553.597 494.088 -
Piutang derivatif - jangka panjang 723.228 433.461 623.733
Aset pajak tangguhan, neto 7.006 6.645 4.527
Aset imbalan kerja 622 673 465
Aset tidak lancar lainnya 1.602.854 1.144.393 1.097.560
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 66.435.235 64.268.473 62.311.251
TOTAL ASET 72.599.749 68.695.356 65.962.385
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang pembangunan menara dan usaha lainnya
Pihak ketiga 955.479 1.100.739 839.297
Pihak berelasi 136.387 106.204 -
Utang lain-lain
Pihak ketiga 24.846 103.535 23.154
Pihak berelasi 18.533 34.624 -
Utang dividen
Pihak ketiga 462.140 - -
Pihak berelasi 439.223 - -
Akrual 1.408.838 1.463.019 1.540.795
Utang bagian jangka pendek atas:
Utang sewa 120.919 265.310 386.972
Utang bank
Pihak ketiga 9.251.878 10.875.657 6.776.683
Pihak berelasi 9.500 196.500 1.285.965
Utang obligasi 3.766.361 7.252.204 1.113.932
Utang pajak 155.499 193.123 167.911
Pendapatan ditangguhkan 3.082.443 2.457.037 2.148.996
Pinjaman pihak berelasi 56.500 54.500 -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek, neto 214.927 174.579 162.379
Utang premi - jangka pendek 151.541 60.011 61.237
Utang derivatif - jangka pendek 81.554 21.922 -
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 20.336.568 24.358.964 14.507.321
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun:
Utang sewa 156.045 180.108 1.590.585
Utang bank
Pihak ketiga 25.564.487 18.455.327 22.309.314
Pihak berelasi 6.380.538 6.370.483 6.952.269
Utang obligasi 1.317.181 1.317.513 4.556.448
Provisi jangka panjang 331.860 314.014 273.246
Liabilitas pajak tangguhan, neto 784.252 841.962 944.030
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang, neto 97.391 76.518 46.098
Pendapatan ditangguhkan 30.238 30.372 35.301
Utang premi - jangka panjang 378.688 238.431 276.012
Utang derivatif - jangka panjang 8.189 - 39.427
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 35.048.869 27.824.728 37.022.730
TOTAL LIABILITAS 55.385.437 52.183.692 51.530.051
EKUITAS
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal Rp10 (angka penuh) per saham
Modal dasar - 100.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 51.014.625.000 saham 510.146 510.146 510.146
Tambahan modal disetor 17.623 17.623 20.576
Cadangan kompensasi berbasis saham 103.683 92.296 64.904
Saham treasuri (931.339) (931.339) (931.422)
Penghasilan komprehensif lain 45.337 78.846 100.486
4
Page 6
dalam jutaan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Saldo laba:
Telah ditentukan penggunaannya 1.300 1.200 1.100
Belum ditentukan penggunaannya 17.391.223 16.687.620 14.634.778
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 17.137.973 16.456.392 14.400.568
Kepentingan nonpengendali 76.339 55.272 31.766
TOTAL EKUITAS 17.214.312 16.511.664 14.432.334
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 72.599.749 68.695.356 65.962.385
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
dalam jutaan Rupiah
Periode enam bulan yang Tahun yang berakhir pada
Keterangan berakhir pada tanggal 30 Juni tanggal 31 Desember
2024 2023* 2023 2022
Pendapatan 6.153.875 5.776.278 11.740.345 11.035.650
Depresiasi dan amortisasi (1.458.141) (1.374.214) (2.843.268) (2.306.680)
Beban pokok pendapatan lainnya (400.248) (345.738) (684.486) (607.770)
Beban pokok pendapatan (1.858.389) (1.719.952) (3.527.754) (2.914.450)
Laba bruto 4.295.486 4.056.326 8.212.591 8.121.200
Beban penjualan dan pemasaran (152.832) (104.966) (238.120) (169.062)
Beban umum dan administrasi (467.588) (411.472) (838.176) (742.262)
Beban usaha lainnya, neto (171.719) (161.695) (194.993) (382.236)
Laba usaha 3.503.347 3.378.193 6.941.302 6.827.640
Penghasilan keuangan, bruto 29.800 15.936 25.649 29.265
Pajak final atas penghasilan keuangan (5.960) (3.187) (5.130) (5.853)
Penghasilan keuangan, neto 23.840 12.749 20.519 23.412
Biaya keuangan, neto (1.447.944) (1.485.708) (2.858.027) (2.391.801)
Laba sebelum beban pajak final dan pajak
2.079.243 1.905.234 4.103.794 4.459.251
penghasilan
Beban pajak final (299.150) (274.903) (557.918) (511.220)
Laba sebelum beban pajak penghasilan 1.780.093 1.630.331 3.545.876 3.948.031
Beban pajak penghasilan (158.265) (123.313) (242.234) (451.496)
Laba periode/ tahun berjalan 1.621.828 1.507.018 3.303.642 3.496.535
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) aktuarial, setelah pajak (1.384) (17.553) 6.347 (5.771)
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) neto dari lindung nilai arus
(32.521) 21.793 (31.157) 110.881
kas
Keuntungan (kerugian) dari investasi - 2.205 2.219 (17.565)
Total penghasilan (rugi) komprehensif lain (33.905) 6.445 (22.591) 87.545
Total penghasilan komprehensif periode/ tahun
1.587.923 1.513.463 3.281.051 3.584.080
berjalan
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.605.066 1.467.171 3.253.097 3.442.025
Kepentingan nonpengendali 16.762 39.847 50.545 54.510
1.621.828 1.507.018 3.303.642 3.496.535
Total penghasilan komprehensif yang dapat
1.571.557 1.474.166 3.231.457 3.528.733
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 16.366 39.297 49.594 55.347
Kepentingan non-pengendali 1.587.923 1.513.463 3.281.051 3.584.080
Laba per saham (angka penuh)
Dasar 32 29 65 69
Dilusian 32 29 65 69
* tidak diaudit
LAPORAN ARUS KAS
5
Page 7
dalam jutaan Rupiah
Periode enam bulan yang Tahun yang berakhir pada
Keterangan berakhir pada tanggal 30 Juni tanggal 31 Desember
2024 2023* 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 7.993.644 7.348.958 12.987.836 11.616.966
Pembayaran kas kepada pemasok (1.294.821) (636.351) (1.594.808) (1.245.038)
Pembayaran kas kepada karyawan (584.789) (513.119) (938.838) (820.992)
Kas yang dihasilkan dari operasi 6.114.034 6.199.488 10.454.190 9.550.936
Pembayaran pajak penghasilan dan pajak lainnya (1.001.100) (1.160.754) (1.695.885) (1.566.804)
Pengembalian pajak 32.995 45.012 131.222 51.446
Penghasilan bunga yang diterima 20.817 11.610 16.348 22.927
Pencairan (penempatan) dari kas yang dibatasi
114 (122) (107) 1.965
penggunaannya
Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 5.166.860 5.095.234 8.905.768 8.060.470
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pengembalian (penempatan) investasi jangka
(996) 494.106 493.632 -
panjang
Hasil pelepasan aset tetap 12.394 7.024 18.580 16.827
Pembayaran untuk pembelian aset tetap dan uang
(2.228.621) (2.086.383) (4.563.727) (4.681.060)
muka untuk pemasok
Penempatan pada investasi ventura bersama (43.648) (249.031) (249.031) -
Penempatan pada investasi asosiasi - (40.035) (194.125) -
Pembayaran untuk akuisisi bisnis setelah dikurangi
(59.133) (28.971) (42.701) (1.139.222)
kas dan bank yang diperoleh
Pembayaran uang muka investasi (169.820) - - -
Penempatan pada convertible loan notes - - - (31.887)
Piutang lain-lain pihak ketiga - - - (40.000)
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
(2.489.824) (1.903.290) (4.537.372) (5.875.342)
investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang bank 41.609.177 19.514.554 42.250.068 38.047.314
Pembayaran utang bank (36.558.937) (23.436.787) (43.649.866) (39.926.945)
Pembayaran bunga utang (1.200.805) (1.248.418) (2.283.563) (1.873.184)
Pembayaran biaya pinjaman (30.671) (20.672) (50.816) (68.673)
Pembayaran dividen
Pemilik entitas induk (14.700) (916.210) (1.201.303) (1.202.174)
Kepentingan nonpengendali (13.701) (5.400) (28.500) (54.600)
Penerimaan dari penerbitan obligasi - 4.000.000 4.000.000 1.000.000
Pembayaran utang obligasi (3.558.650) - (1.215.049) (1.011.750)
Pembayaran bunga obligasi (208.397) (191.714) (356.860) (292.152)
Pembayaran biaya penerbitan obligasi (1.139) (10.932) (11.682) (1.997)
Pembayaran utang sewa (827.020) (689.892) (1.674.830) (1.301.789)
Pembayaran pinjaman pihak ketiga (700) - - -
Pembayaran premi call spread - (14.899) (14.899) (23.776)
Penerimaan dari MESOP - - 102 -
Penerimaan (pembayaran) pinjaman dari pihak
2.000 - (9.723) -
berelasi
Arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas
(803.543) (3.020.370) (4.246.921) (6.709.726)
pendanaan
Kenaikan (penurunan) neto Kas dan Setara Kas 1.873.493 171.574 121.475 (4.524.598)
Pengaruh perubahan kurs mata uang pada kas dan
96.607 5.612 (1.434) 84.870
setara kas
Kas dan setara kas awal periode/ tahun 428.677 308.636 308.636 4.748.364
Kas dan setara kas akhir periode/ tahun 2.398.777 485.822 428.677 308.636
* tidak diaudit
RASIO- RASIO KEUANGAN PENTING
6
Page 8
Periode enam bulan yang Tahun yang berakhir pada
Keterangan berakhir pada tanggal 30 Juni tanggal 31 Desember
2024 2023* 2023 2022
Rasio keuangan (%)
Laba tahun berjalan terhadap Total aset (ROA) 4,47 4,55 4,81 5,30
Laba tahun berjalan terhadap Total ekuitas (ROE) 18,84 20,02 20,01 24,23
EBITDA1) terhadap Pendapatan (EBITDA margin) 83,41 85,07 85,00 86,23
Laba tahun berjalan terhadap Pendapatan (net
margin) 26,35 26,09 28,14 31,68
Rasio keuangan (x)
Aset lancar terhadap Liabilitas lancar 0,30 0,22 0,18 0,25
Total Liabilitas terhadap Total Aset 0,76 0,77 0,76 0,78
Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas 3,22 3,40 3,16 3,57
Total Utang Bank2) terhadap Total Ekuitas 2,39 2,21 2,17 2,59
EBITDA1) terhadap Biaya Bunga Bank (Interest
Coverage Ratio3)) 4,45 4,26 4,62 5,09
* tidak diaudit
1) EBITDA dihitung dari laba usaha ditambahkan dengan depresiasi dan amortisasi
2) Total utang bank dihitung dari utang bank jangka pendek ditambah dengan utang bank jangka panjang
3) ICR (Interest Coverage Ratio) dihitung dari EBITDA dibagi dengan biaya bunga bank
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beserta
catatan atas laporan keuangan.
1. Analisis Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Perbandingan pendapatan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Pendapatan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp6.153.875 juta,
meningkat sebesar 6,54% atau Rp377.597 juta bila dibandingkan pendapatan pada periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023. Jumlah sewa lokasi menara kami meningkat sebesar 555 sewa lokasi, atau 1,03% dari 53.771 pada tanggal
30 Juni 2023 menjadi 54.326 pada tanggal 30 Juni 2024. Sedangkan peningkatan pendapatan iForte adalah hasil dari adanya
peningkatan urbanisasi dan permintaan konsumen layanan data di area dengan tingkat data trafic yang tinggi. Hal ini terlihat
dari kenaikan jumlah km generating revenue dari sewa jaringan kabel serat optik sebesar 19.739 km atau sebesar 11,44% dari
km fiber optik sebesar 172.593 km pada tanggal 30 Juni 2023 menjadi 192.332 km pada tanggal 30 Juni 2024. Pendapatan dari
jasa lainnya juga bertumbuh sebesar Rp66.891 juta, atau 12,86% dari Rp520.081 juta di periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 menjadi Rp586.972 juta di periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.
Perbandingan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Pendapatan Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp11.740.345 juta meningkat
sebesar 6,39% atau Rp704.695 juta dibandingkan pendapatan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Jumlah
sewa lokasi menara kami meningkat sebesar 317 sewa lokasi, atau 0,59%, dari 53.967 pada 31 Desember 2022 menjadi 54.284
pada 31 Desember 2023. Sedangkan peningkatan pendapatan iForte adalah hasil dari adanya peningkatan urbanisasi dan
permintaan konsumen layanan data di area dengan tingkat data trafic yang tinggi. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah km
generating revenue dari sewa jaringan kabel serat optik sebesar 32.446 km atau sebesar 21,66% dari km fiber optik sebesar
149.811 km pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi 182.256 km pada tanggal 31 Desember 2023. Pendapatan dari jasa lainnya
bertumbuh signifikan sebesar Rp382.966 juta, atau 46,51% dari Rp823.332 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 menjadi Rp1.206.298 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Depresiasi dan amortisasi
7
Page 9
Perbandingan depresiasi dan amortisasi untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan
dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Depresiasi dan amortisasi Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp1.458.141 juta, meningkat sebesar 6,11% atau Rp83.927 juta dibandingkan dengan depresiasi dan amortisasi pada periode
sebelumnya. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan depresiasi aset tetap sebesar Rp5.591 juta atau 0,82% dari Rp684.217
juta pada periode 30 Juni 2023 menjadi Rp689.808 juta pada periode 30 Juni 2024 dan juga kenaikan amortisasi aset hak guna
sebesar Rp65.704 juta atau 11,67% dari Rp562.814 juta pada periode 30 Juni 2023 menjadi Rp628.518 juta pada periode 30 Juni
2024 seiring dengan penambahan aset menara sebesar 1.710 menara (5,74%) dan bertambahnya aset fiber optic sebanyak 5.799
km (6,07%).
Perbandingan depresiasi dan amortisasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Depresiasi dan amortisasi Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp2.843.268 juta,
meningkat sebesar Rp536.588 juta atau 23,26% dibandingkan depresiasi dan amortisasi pada tahun 2022. Peningkatan ini
disebabkan oleh kenaikan depresiasi aset tetap sebesar Rp415.402 juta atau 42,64% dari Rp974.115 juta di tahun 2022 menjadi
Rp1.389.517 juta di tahun 2023 dan juga kenaikan amortisasi aset hak guna sebesar Rp97.147 juta atau 8,94% dari Rp1.086.388
juta di tahun 2022 menjadi Rp1.183.535 juta di tahun 2023 seiring dengan penambahan aset menara sebesar 764 menara
(2,56%) dan bertambahnya aset fiber optic sebanyak 9.786 km (11,09%).
Beban pokok pendapatan lainnya
Perbandingan beban pokok pendapatan lainnya untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Beban pokok pendapatan lainnya Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp400.248 juta meningkat sebesar 15,77% atau Rp 54.510 juta dibandingkan dengan beban pokok pendapatan lainnya pada
periode 30 Juni 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan biaya perawatan lokasi sebesar Rp48.416 juta atau 21,60%,
dari Rp224.130 juta pada periode 30 Juni 2023 menjadi Rp272.546 juta pada periode 30 Juni 2024 seiring dengan meningkatnya
jumlah lokasi menara dan km fiber optik, serta bertambahnya segmen bisnis baru yaitu layananan pengelolaan yang
menyebabkan meningkatnya beban pokok pendapatan lainnya sebesar Rp7.839 juta pada periode 30 Juni 2024.
Perbandingan beban pokok pendapatan lainnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Beban pokok pendapatan lainnya Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp684.486
juta meningkat sebesar Rp76.716 juta atau 12,62% dibandingkan Beban Pokok Pendapatan pada tahun 2022. Peningkatan ini
disebabkan oleh peningkatan biaya perawatan lokasi sebesar Rp68.626 juta atau 17,79%, dari Rp385.684 juta pada tahun 2022
menjadi Rp454.310 juta pada tahun 2023 seiring dengan meningkatnya jumlah lokasi menara dan km fiber optik.
Laba bruto
Perbandingan laba bruto untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba bruto Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp4.295.486 juta,
meningkat sebesar 5,90% atau Rp239.160 juta dibandingkan dengan laba bruto pada periode 30 Juni 2023. Peningkatan ini
disebabkan oleh meningkatnya pendapatan melalui perangkat telekomunikasi dalam jaringan dan perangkat nirkabel, yang
menjadi salah satu sumber pertumbuhan pendapatan, hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah km fiber optic dan tower
pada periode berjalan.
Perbandingan laba bruto untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba bruto Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp8.212.591 juta meningkat sebesar
1,13% atau Rp91.391 juta dibandingkan laba bruto pada tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh konsumsi data melalui
perangkat nirkabel yang meningkat pada tahun 2023, sehingga pendapatan dari pemakaian data menjadi salah satu sumber
pertumbuhan pendapatan tertinggi bagi semua operator. Dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi tersebut, operator harus
8
Page 10
memperluas jangkauan dan memperbanyak perangkat telekomunikasi dalam jaringan mereka dengan memberi order
membangun tower-tower baru atau menyewa tower-tower yang sudah ada.
Laba usaha
Perbandingan laba usaha untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba usaha Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp3.503.347 juta
meningkat sebesar 3,70% atau Rp125.154 juta dibandingkan dengan laba usaha pada periode 30 Juni 2023. Peningkatan ini
disebabkan oleh meningkatnya pendapatan yang di offset oleh beban depresiasi dan amortisasi dan beban pokok pendapatan
sesuai dengan yang telah dijelaskan di atas.
Perbandingan laba usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba usaha Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp6.941.302 juta meningkat sebesar
1,66% atau Rp113.662 juta dibandingkan laba usaha pada tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya
pendapatan yang di offset oleh beban depresiasi dan amortisasi dan beban pokok pendapatan sesuai dengan yang telah
dijelaskan di atas.
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan
Perbandingan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2024 adalah sebesar Rp2.079.243 juta, meningkat sebesar 9,13% atau Rp174.009 juta dibandingkan dengan laba sebelum beban
pajak final dan pajak penghasilan pada periode 30 Juni 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan laba usaha sebesar
Rp125.154 juta, yang disertai dengan dengan penurunan biaya keuangan sebesar Rp37.764 juta.
Perbandingan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp4.103.794 juta, menurun sebesar 7,97% atau Rp355.457 juta dibandingkan laba sebelum beban pajak final dan pajak
penghasilan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh kenaikan laba usaha
sebesar Rp113.662 juta, yang di offset dengan kenaikan beban keuangan sebesar Rp466.226 juta.
Laba sebelum beban pajak penghasilan
Perbandingan laba sebelum beban pajak penghasilan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba sebelum beban pajak penghasilan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
sebesar Rp1.780.093 juta, meningkat sebesar 9,19% atau Rp149.762 juta dibandingkan dengan laba sebelum beban pajak
penghasilan pada periode 30 Juni 2023. Peningkatan ini disebabkan karena meningkatnya laba sebelum beban pajak final dan
pajak penghasilan sebesar Rp174.009 juta.
Perbandingan laba sebelum beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba sebelum beban pajak penghasilan Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp3.545.876 juta menurun sebesar 10,19% atau Rp402.155 juta dibandingkan laba sebelum beban pajak penghasilan pada tahun
2022. Penurunan ini disebabkan karena penurunan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan dan kenaikan beban
pajak final sebesar Rp355.457juta.
Laba periode/ tahun berjalan
9
Page 11
Perbandingan laba periode berjalan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan
dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba periode berjalan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp1.621.828
juta , meningkat sebesar 7,62% atau Rp114.810 juta bila dibandingkan dengan laba periode berjalan pada periode 30 Juni 2023.
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya laba sebelum beban pajak penghasilan.
Perbandingan laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Laba tahun berjalan Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp3.303.642 juta, menurun
sebesar 5,52% atau Rp192.893 juta dibandingkan laba tahun berjalan pada tahun 2022. Penurunan ini disebabkan penurunan
laba sebelum beban pajak penghasilan.
Total penghasilan komprehensif periode/ tahun berjalan
Perbandingan total penghasilan komprehensif periode berjalan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Rugi komprehensif lain Grup untuk periode berjalan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
adalah sebesar Rp33.905 juta menurun dari penghasilan komprehensif lain untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp6.445 juta yang diakibatkan oleh kerugian neto dari lindung nilai arus kas yaitu sebesar Rp54.314
juta dari keuntungan Rp21.793 juta periode berjalan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
menjadi kerugian sebesar Rp32.521 juta pada periode berjalan Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2024.
Perbandingan total penghasilan komprehensif tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Rugi komprehensif lain Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp22.591 juta menurun
dari penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp87.545 juta yang
diakibatkan oleh kerugian neto dari lindung nilai arus kas yaitu sebesar Rp142.038 juta dari keuntungan Rp110.881 juta pada
tahun 2022 menjadi kerugian sebesar Rp31.157 juta pada tahun 2023 dan di offset dengan kenaikan keuntungan aktuarial yaitu
sebesar Rp12.118 juta serta kenaikan keuntungan investasi obligasi yaitu sebesar Rp19.784 juta.
2. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS
Aset
30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Jumlah aset Grup pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp72.599.749 juta yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp6.164.514
juta dan aset tidak lancar sebesar Rp66.435.235 juta.
Aset lancar Grup pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp1.737.631 juta atau sebesar 39,25% dibandingkan
dengan aset lancar Grup pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan terutama disebabkan oleh meningkatnya jumlah kas dan
setara kas pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp2.398.777 juta meningkat sebesar 459,58% atau Rp1.970.100 juta dibandingkan
dengan kas dan setara kas pada tanggal 31 Desember 2023.
Aset tidak lancar Grup pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp2.166.762 juta atau sebesar 3,37% bila
dibandingkan dengan aset tidak lancar Grup pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya
jumlah aset tetap dari Rp40.385.074 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp41.779.642 juta pada tanggal 30 Juni 2024,
hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah kabel fiber optic kami dari 97.994 km pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi
101.395 km pada tanggal 30 Juni 2024. Meningkatnya jumlah aset tidak lancar lainnya pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp1.144.393 juta menjadi Rp1.602.854 juta pada tanggal 30 Juni 2024, hal ini disebabkan karena adanya uang muka investasi
sebesar Rp169.820 juta untuk akusisi PT Inti Bangun Sejahtera Tbk., serta meningkatnya jumlah estimasi pengembalian pajak
sebesar Rp134.944 juta dan meningkatnya jumlah beban ditangguhkan sebesar Rp130.290 juta.
10
Page 12
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Total aset Grup pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp68.695.356 juta yang terdiri atas aset lancar sebesar
Rp4.426.883 juta dan aset tidak lancar sebesar Rp64.268.473 juta.
Aset lancar Grup pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp775.749 juta atau sebesar 21,25% bila
dibandingkan dengan aset lancar Grup pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya piutang
usaha dari Rp2.557.804 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp3.086.334 juta pada tanggal 31 Desember 2023 dan
meningkatnya kas dan setara kas dari Rp308.636 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp428.677 juta pada tanggal 31
Desember 2023 serta bertambahnya piutang derivatif jangka pendek sebesar Rp52.881 juta pada tanggal 31 Desember 2023.
Aset tidak lancar Grup pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp1.957.222 juta atau sebesar 3,14%
dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap dari Rp37.152.092 juta pada
tahun 2022 menjadi Rp40.385.074 juta pada tahun 2023 juta yang di offset dengan penurunan pada aset hak-guna sebesar
Rp992.165 juta dibanding tahun 31 Desember 2022. Peningkatan aset tetap disebabkan oleh meningkatnya jaringan kabel serat
optik kami dari 88.208 km pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi 97.994 km pada tanggal 31
Desember 2023.
Liabilitas
30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Jumlah liabilitas Grup pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp55.385.437 juta yang terdiri dari liabilitas jangka pendek
sebesar Rp20.336.568 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp35.048.869 juta.
Liabilitas jangka pendek Grup pada tanggal 30 Juni 2024 turun sebesar Rp4.022.396 juta atau 16,51% ketika dibandingkan dengan
liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh menurunnya utang bank jangka pendek dari
Rp11.072.157 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp9.261.378 juta pada tanggal 30 Juni 2024 dan penurunan utang
obligasi jangka pendek dari Rp7.252.204 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp3.766.361 juta pada tanggal 30 Juni
2024 yang di netoff dengan meningkatnya pendapatan ditangguhkan dari Rp2.457.037 juta pada Desember 2023 menjadi
Rp3.082.443 juta pada 30 Juni 2024 serta adanya utang dividen sebesar Rp901.363 juta pada tanggal 30 Juni 2024.
Liabilitas jangka panjang Grup pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar Rp7.224.141 juta atau 25,96% bila dibandingkan
dengan liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan tersebut terjadi karena meningkatnya utang bank
jangka Panjang dari Rp24.825.810 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp31.945.025 juta pada tanggal 30 Juni 2024.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Total liabilitas Grup pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp52.183.692 juta yang terdiri atas liabilitas jangka pendek
sebesar Rp24.358.964 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp27.824.728 juta.
Liabilitas jangka pendek Grup pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp9.851.643 juta atau sebesar
67,91% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang obligasi dan utang bank
jangka pendek dari Rp1.113.932 juta dan Rp8.062.648 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp7.252.204 juta dan
Rp11.072.157 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan utang bank jangka pendek terutama disebabkan adanya
rebalancing atas alokasi pinjaman jangka pendek dan jangka panjang atas fasilitas pinjaman dan utang obligasi Grup, di mana
pinjaman jangka pendek memberikan tingkat suku bunga yang lebih rendah.
Liabilitas jangka panjang Grup pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp9.198.002 juta atau sebesar
24,84% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan utang bank jangka panjang dan
utang obligasi dari Rp29.261.583 juta dan Rp4.556.448 juta pada tahun 2022 menjadi Rp24.825.810 juta dan Rp1.317.513 juta
pada tahun 2023. Penurunan utang bank jangka panjang dan utang obligasi terutama disebabkan oleh rebalancing seperti
penjelasan pada paragraf sebelumnya.
Ekuitas
30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023
11
Page 13
Ekuitas Grup pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp17.214.312 juta mengalami kenaikan sebesar Rp702.648 juta atau
sebesar 4,26% dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023, kenaikan ini terutama disebabkan karena laba bersih periode
berjalan yang di offset dengan dividen periode berjalan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022
Ekuitas Grup pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp16.511.664 juta mengalami kenaikan sebesar Rp2.079.330 juta
atau sebesar 14,41% dibandingkan dengan 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan karena laba bersih tahun
berjalan yang di offset dengan dividen tahun berjalan.
3. ARUS KAS
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp5.166.860 juta, mengalami peningkatan
sebesar Rp71.626 juta atau 1,41% bila dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tanggal 30 Juni 2023
yaitu sebesar Rp5.095.234 juta. Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya penerimaan kas dari pelanggan karena adanya
peningkatan pada pendapatan Grup pada periode berjalan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang di netoff dengan
kenaikan pembayaran kas kepada pemasok serta penurunan pembayaran pajak penghasilan dan pajak lainnya.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp8.905.768
juta, dimana mengalami peningkatan sebesar Rp845.298 juta atau 10,49% bila dibandingkan kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas operasi pada tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp8.060.470 juta. Kenaikan ini disebabkan oleh adanya kenaikan
penerimaan kas dari pelanggan di tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 1.370.870 juta yang di offset dengan
kenaikan pembayaran kas kepada pemasok sebesar Rp 349.770 juta dan kenaikan pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp
117.846 juta.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Kas bersih yang digunakan aktivitas investasi tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp2.489.824 juta, mengalami peningkatan
sebesar Rp586.534 juta atau 30,82% bila dibandingkan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tanggal 30 Juni
2023 yaitu sebesar Rp1.903.290 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh adanya kenaikan untuk pembayaran uang muka
investasi pada PT Inti Bangun Sejahtera Tbk sebesar Rp169.820 juta dan penurunan atas pengembalian investasi jangka panjang
sebesar Rp495.102 juta.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp4.537.372 juta, dimana mengalami penurunan sebesar Rp1.337.970 juta atau 22,77% bila dibandingkan kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas investasi pada tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp5.875.342 juta. Penurunan ini disebabkan
oleh adanya penerimaan pengembalian investasi jangka panjang di tahun 2023 sebesar Rp493.632 juta, selain itu di tahun 2022
terdapat transaksi signifikan terkait pembayaran untuk mandatory tender offer PT Solusi Tunas Pratama Tbk dan investasi pada
PT Global Indonesia Komunikatama.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp803.543 juta, mengalami
penurunan sebesar Rp2.216.827 juta atau 73,40% bila dibandingkan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada
tanggal 30 Juni 2023 yaitu sebesar Rp3.020.370 juta. Penurunan ini disebabkan oleh pencairan utang bank pada beberapa bank
yang jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan pencairan utang pada periode Juni 2023 dan tidak adanya pembayaran dividen
di periode enam bulan yang berakhir di tanggal 30 Juni 2023.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
Rp4.246.921 juta, dimana mengalami penurunan sebesar Rp2.462.805 juta atau 36,71% bila dibandingkan kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp6.709.726 juta. Penurunan ini disebabkan
oleh adanya penerimaan dari penerbitan obligasi sebesar Rp4.000.000 juta dibanding dengan tahun 2022 sebesar Rp1.000.000
juta yang dioffset dengan meningkatnya pembayaran bunga utang sebesar Rp410.379 juta.
12
Page 14
4. LIKUIDITAS DAN SUMBER PERMODALAN
Likuiditas
Likuiditas menunjukkan tingkat kemampuan Grup untuk memenuhi seluruh kewajiban jangka pendek yang tercermin dari rasio
antara aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek. Semakin tinggi rasio tersebut, semakin baik kemampuan Perseroan untuk
memenuhi liabilitas jangka pendek.
Rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
dan 30 Juni 2023 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah
sebesar 0,3x, 0,22x, 0,18x dan 0,25x.
Sumber likuiditas internal Grup berasal dari penerimaan kas dari pelanggan dan likuiditas eksternal berasal dari utang, baik utang
bank maupun utang obligasi.
Hingga pada saat Prospektus ini diterbitkan, Grup memiliki modal kerja yang cukup dan belum pernah mengalami kekurangan
dalam mencukupi modal kerja.
Tidak terdapat permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan
terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas.
Solvabilitas
Solvabilitas merupakan kemampuan Grup untuk memenuhi seluruh liabilitasnya yang diukur dengan perbandingan antara
jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas (solvabilitas ekuitas) maupun jumlah liabilitas dengan jumlah aset (solvabilitas aset).
Solvabilitas ekuitas Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 serta tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 3,22x, 3,40x, 3,16x dan
3,57x, sedangkan solvabilitas aset Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023
serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar 0,76x, 0,77x,
0,76x dan 0,78x.
Imbal Hasil Ekuitas (Return On Equity)
Imbal Hasil Ekuitas menunjukkan kemampuan Grup untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
laba tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Grup tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 18,84% dan 20,02%.
Penurunan pada imbal hasil ekuitas pada 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh kenaikan jumlah
ekuitas yang disebabkan meningkatnya saldo laba dari Rp16.511.664 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp17.214.312
juta pada tanggal 30 Juni 2024.
Imbal Hasil Ekuitas menunjukkan kemampuan Grup untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
laba tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Grup tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar 20,01% dan 24,23%.
Penurunan pada imbal hasil ekuitas pada 31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022 disebabkan oleh
menurunnya laba tahun berjalan sebesar 5,52%, dari Rp3.496.535 juta pada tahun 2022 menjadi Rp3.303.642 juta pada tahun
2023 dan meningkatnya saldo laba dari Rp14.635.878 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp16.688.820 juta pada
tanggal 31 Desember 2023.
Imbal Hasil Aset (Return On Asset)
Imbal Hasil Aset menunjukkan kemampuan Grup untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
laba tahun berjalan dengan jumlah aset. Imbal Hasil Aset Grup periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 4,47% dan 4,81%.
Penurunan pada imbal hasil aset pada 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh adanya
peningkatan aset dari sebelumnya sebesar Rp68.695.356 juta pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp72.599.749 juta pada
tanggal 30 Juni 2024.
13
Page 15
Imbal Hasil Aset menunjukkan kemampuan Grup untuk menghasilkan laba bersih yang diukur dengan membandingkan antara
laba tahun berjalan dengan jumlah aset. Imbal Hasil Aset Grup tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar 4,81% dan 5,30%.
Penurunan pada imbal hasil aset pada 31 Desember 2023 dibandingkan dengan 31 Desember 2022 disebabkan oleh menurunnya
laba tahun berjalan sebesar 5,52%, dari Rp3.496.535 juta pada tahun 2022 menjadi Rp3.303.642 juta pada tahun 2023,
sementara total aset meningkat dari Rp65.962.385 juta pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp68.695.356 juta pada tanggal
31 Desember 2023.
Profitabilitas
Margin laba (net profit margin) Grup untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
26,35%, meningkat dari periode sebelumnya sebesar 26,09% pada tanggal 30 Juni 2023.
Peningkatan margin laba pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan pada tanggal 30 Juni 2023 pada segmen jasa lainnya terutama
disebabkan oleh pertumbuhan segmen FTTH dan connectivity, selain itu terdapat juga penurunanan biaya keuangan dari 25,72%
dari pendapatan pada tanggal 30 Juni 2023 menjadi 23,53% dari pendapatan pada tanggal 30 Juni 2024.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, margin laba Grup adalah sebesar 28,14%, sedangkan pada tahun
2022 adalah sebesar 31,68%.
Penurunan margin laba pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 pada segmen sewa menara terutama disebabkan oleh merger
Indosat dengan Hutchison dan efek repricing saat renewal. Penurunan margin laba pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022
pada segmen jasa lainnya terutama disebabkan oleh pertumbuhan segmen FTTH dan connectivity yang memiliki margin lebih
kecil. Selain itu terdapat juga peningkatan biaya keuangan neto dari 21,67% dari pendapatan pada tahun 2022 menjadi 24,34%
dari pendapatan pada tahun 2023.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Grup
yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen atas laporan keuangan tertanggal 24 Oktober 2024 diaudit KAP
Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen. No. 02233/2.1032/AU.1/10/0702-
3/1/X/2024 tertanggal 24 Oktober 2024, yang ditandatangani oleh Widya Arijanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0702).
Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar, dalam semua hal
yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Laporan auditor independen tersebut, yang juga
tercantum dalam Prospektus ini, berisi paragraf “hal lain” yang menyatakan tujuan diterbitkannya laporan auditor independen
tersebut.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Riwayat Singkat Perseroan
PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 31 tanggal 2 Juni 2008, dibuat
dihadapan Dr. Irawan Soerodjo, S.H., MSi., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari
Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-37840.AH.01.01.Tahun 2008, tanggal 2 Juli 2008 dan didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0054707.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 2 Juli 2008 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan
sesuai Undang-undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan dengan TDP No. 11.25.1.64.00369, dengan Agenda
Pendaftaran No. 462/BH-11.25/VII/2008 tanggal 15 Juli 2008. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam akta
pendirian tersebut di atas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 257
tanggal 26 Juni 2024, dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Adminitrasi Jakarta Barat,
yang telah telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0170481 tanggal 10 Juli 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0138815.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 10 Juli 2024 (“Akta No. 257/2024”).
Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 19A, Kudus, Jawa Tengah dan kantor cabangnya berlokasi di
Menara BCA, lantai 55, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Indonesia.
Pengurusan dan Pengawasan
14
Page 16
Pada tanggal Prospektus ini, sesuai Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 254 tanggal 26 Juni 2024,
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Adminitrasi Jakarta Barat, yang telah diberitahukan
kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0224616 tanggal 10 Juli 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0138754.AH.01.11.TAHUN
2024 tanggal 10 Juli 2024, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Kusmayanto Kadiman
Komisaris Independen : John Aristianto Prasetio
Komisaris : Kenny Harjo
Komisaris : Ario Wibisono
Direksi
Direktur Utama : Ferdinandus Aming Santoso
Wakil Direktur Utama : Stephen Duffus Weiss
Direktur : Anita Anwar
Direktur : Eko Santoso Hadiprodjo
Direktur : Indra Gunawan
Kegiatan Usaha
Bidang usaha utama Perseroan sesuai dengan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang terakhir berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 158 tanggal 31 Mei 2021 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Barat adalah berusaha dalam bidang aktivitas konsultasi manajemen, aktivitas perusahaan holding dan
konstruksi sentral telekomunikasi.
Fokus operasi Perseroan saat ini adalah melakukan aktivitas perusahaan holding dengan entitas anak utama, yaitu Protelindo,
STPdan iForte. Protelindo dan STP bergerak dalam bidang penyewaan menara telekomunikasi sementara iForte bergerak
terutama dalam penyediaan layanan fiber optik dan konektivitas. Secara keseluruhan Grup Perseroan menyediakan infrastruktur
digital bagi para klien untuk mengoperasikan layanan telekomunikasi, baik melalui menara telekomunikasi, fiber optik (Fiber to
the Tower atau FTTT dan Fiber to the Home atau FTTH), jaringan nirkabel maupun VSAT. Dalam menyediakan infrastruktur digital
tersebut, secara umum Perseroan memiliki ketentuan yang didasarkan pada kontrak sewa jangka panjang yang umumnya
berlaku 10 tahun untuk segmen bisnis menara telekomunikasi, dan dapat berlaku lebih panjang untuk segmen bisnis fiber optic.
Saat ini, sumber pendapatan usaha Perseroan dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu dari penyewaan menara, berupa kontrak-
kontrak build to suit dan kolokasi pada menara yang telah dibangun, penyediaan jaringan fiber optik melalui FTTT dan dari
layanan konektivitas melalui jaringan fiber optic (FTTH), nirkabel maupun VSAT untuk klien-klien B2B (Business to Business)
maupun B2G (Business to Government).
15
Page 17
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Raya Saham Registra sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan sebagai agen pelaksana
dalam rangka PMHMETD I ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD I Perseroan:
1) Pemesan yang Berhak
Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 16 Desember 2024 pukul 16.00
WIB berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru
dalam rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 1.001 (seribu satu) Saham Lama, mendapatkan 100
(seratus) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu)
Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp900,- (sembilan ratus) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat
mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru.
Pemegang Saham Yang Berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau yang memperoleh HMETD secara sah sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan
HMETD.
Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan
hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham Yang Berhak, maka para Pemegang Saham yang
memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum
melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran
pemegang saham yaitu tanggal 16 Desember 2024.
2) Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 17 Desember 2024. Prospektus
dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh oleh Pemegang Saham
Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak.
Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya di kantor BAE
Perseroan pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 17 Desember 2024 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang
sah (KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi serta asli surat kuasa bagi Pemegang Saham yang tidak bisa mengambil
sendiri dengan menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, di:
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Raya Saham Registra
Gedung Plaza Sentral, lantai 2
Jl. Jend. Sudirman Kav 47-48
Jakarta 12930
Tel. (021) 252 5666
Faks. (021) 252 5028
Email: hmetd.towr@registra.co.id
3) Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 18 Desember 2024 hingga 27 Desember 2024.
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Perusahaan Efek/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Perusahaan Efek/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui
16
Page 18
sistem C-BEST sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan,
Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
(i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
(ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek
dan rekening dana pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Satu Hari Bursa berikutnya, KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.
Saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang HMETD yang
bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan selambat -
lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima
dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang akan melaksanakan HMETD nya harus
mengajukan permohonan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, dengan menyerahkan dokumen sebagai
berikut:
(i) Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
(ii) Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindah-bukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
(iii) Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
susunan Direksi/Pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/Badan Hukum);
(iv) Asli Surat Kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
(v) Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan dimasukkan dalam Penitipan Kolektif,
maka permohonan pelaksanaan kepada BAE harus diajukan melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang
ditunjuk dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
- Asli Surat Kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru dalam penitipan
Kolektif di KSEI atas nama pemberi kuasa;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.
- Dikenakan biaya konversi sebesar Rp50.000,- per SBHMETD dengan PPN 11%.
Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham, jika pemegang
Sertifikat Bukti HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham
Perseroan yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 18
Desember 2024 hingga 27 Desember 2024 pada hari dan jam kerja (Senin – Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB).
Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap
telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4) Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, dapat memesan saham tambahan melebihi hak
yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah
disediakan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling
lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 27 Desember 2024.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk
elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan
dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan
pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan
17
Page 19
Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas
nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk
keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
f. Dikenakan biaya konversi.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan
dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama
pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan
haknya melalui sistem C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil
Pelaksanaan HMETD oleh BAE;
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
d. Dikenakan biaya konversi.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam
bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan
yang bersangkutan.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2024 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi
petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5) Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 2 Januari 2025 dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi;
2) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan
diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh
masing-masing pemegang saham yang meminta pemesanan saham tambahan;
3) Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian dengan memperhatikan jumlah
kepemilikan saham setelah pelaksanaan PMHMETD I.
Manajer penjatahan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, laporan hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh
Perseroan kepada OJK dalam jangka waktu 30 hari setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan
POJK No.14/2019.
6) Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan Saham Baru
Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan langsung
kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara
tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan
pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:
18
Page 20
PT Sarana Menara Nusantara Tbk
Bank: PT Bank Central Asia Tbk
Cabang: KCK Menara BCA
No. Rekening: 2050004735
Atas Nama: PT Sarana Menara Nusantara Tbk
Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal setelah pembayaran diterima dengan baik (in good funds) dan telah nyata ada dalam Rekening Bank Perseroan. Untuk
pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus diterima
dengan baik (in good funds) dalam rekening Perseroan paling lambat tanggal 31 Desember 2024.
Segala biaya bank dan biaya transfer yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7) Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang merupakan
bagian dari Sertifikat Bukti HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham
yang dapat dijadikan bukti pada saat mengambil Formulir Konfirmasi Penjatahan dan/atau pengembalian uang pemesanan yang
tidak dipenuhi. Bukti tanda terima pemesanan ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan Saham.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari
C-BEST melalui pemegang rekening KSEI.
Adapun periode akan diterimanya bukti tanda terima pemesanan pembelian saham yaitu pada tanggal 18 Desember 2024
sampai dengan 27 Desember 2024.
8) Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian, dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman
penjatahan atas pemesanan saham yaitu pada tanggal 6 Januari 2025.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
1) Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang
tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
2) Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
3) Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
9) Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut
dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan
dilakukan pada tanggal 6 Januari 2025 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian
uang yang dilakukan sampai dengan tanggal 6 Januari 2025 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% (satu persen)
per tahun dari nilai dana yang wajib dikembalikan, yang diperhitungkan setelah tanggal 6 Januari 2025 sampai dengan tanggal
dimana uang tersebut dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut dikarenakan pemesan tidak mengambil pengembalian
sesuai dengan waktu yang ditentukan, kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan
disebabkan oleh kesalahan Perseroan, maka Perseroan tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
10) Penyerahan Surat Kolektif Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan dikreditkan
pada Rekening Efek selambat-lambatnya dalam 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI
dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya
akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan diterima
oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.
19
Page 21
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
penjatahan.
SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB) mulai
tanggal 20 Desember 2024 hingga tanggal 31 Desember 2024, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil selambat-
lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah proses penjatahan.
Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau
- Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh
ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.
11) Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara
proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham.
Jika setelah alokasi tersebut masih tersisa jumlah Saham Baru yang tidak dilaksanakan dan/atau diambil bagian oleh pemegang
HMETD, maka sesuai dengan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Untuk Penambahan Modal
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I PT Sarana Menara Nusantara Tbk No. 167 tanggal 28 Oktober 2024,
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, DIA sebagai Pembeli Siaga akan membeli
seluruh sisa Saham Baru yang diterbitkan pada harga pelaksanaan setiap Saham Baru dengan ketentuan DIA berkewajiban
membeli seluruh sisa saham sebagaimana diatur di dalam PPSP.
12) Pengalihan HMETD
Pemegang HMETD yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini, dapat menjual
haknya kepada pihak lain sejak tanggal 18 Desember 2024 hingga 27 Desember 2024 melalui BEI atau dapat dilaksanakan di luar
BEI.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase
kepemilikan (dilusi) sampai dengan jumlah maksimum sebesar 9,08% (sembilan koma nol delapan persen) tidak termasuk
saham tresuri.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD
SERTA FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui website Perseroan dan website BEI.
a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 17 Desember 2024. Prospektus
dan petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE Perseroan.
b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan
formulir lainnya mulai tanggal 17 Desember 2024 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada
BAE Perseroan:
PT Raya Saham Registra
Gedung Plaza Sentral, lantai 2
Jl. Jend. Sudirman Kav 47-48
Jakarta 12930
Tel. (021) 252 5666
Faks. (021) 252 5028
Email: hmetd.towr@registra.co.id
20
Page 22
Apabila Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan tanggal
16 Desember 2024 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi tanggung
jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Pemegang Saham Perseroan
yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada pemegang saham
melalui Pemegang Rekening KSEI.
PARA PEMEGANG SAHAM DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PMHMETD I PERSEROAN
MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
21
Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Thamrin
p.1 ×2
unresolved
org
PT Sapta Adhikari Investama
p.1 ×4
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.1 ×11
unresolved
org
PT Dwimuria Investama Andalan
p.2 ×3
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.4
unresolved
org
PSS
p.4 ×5
unresolved
org
PT Global Indonesia Komunikatama. Arus Kas
p.13
unresolved
org
Purwantono
p.15
unresolved
org
Young Global Limited
p.15
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.17 ×3
unresolved
org
Bank Kustodiannya. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.