Skip to content
Back to announcement

20241029_SMRA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31750444_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review SMRA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 57

Page 1 OCR 0.715
R0 RD RN: RD Do R' H4 RH) G' Se X: R: RH: N' RN: N: 9 X ' H0 &': N Se T: He He H Y: He H: N? &' )

Tel : #62-21 5795 7300 KJPP Wawat Jatmika & Rekan
BDO Fax : 462-21 5795 7301 Registered Property & Business Valuer
www.bdo.co.id Licence No. 2.15.0133
Pe Working Region: Republic of Indonesia

KMK No. 851/KM.1/2015
Prudential Tower, 16" Floor
JL. Jend. Sudirman Kav. 79
Jakarta 12910 - Indonesia

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT SUMMARECON AGUNG TBK

Laporan No. 00060/2.0133-00/BS/03/0603/1/X/2024
Tanggal: 28 Oktober 2024

KJPP WAWAT JATMIKA & REKAN

KJPP Wawat Jatmika & Rekan (Registered Public Valuer Firm), an Indonesian partnership, is a member af BDO International Limited, a UK company limited by guarantee,
and forms part of the international BDO network of Independent member firms.
Page 2 OCR 0.910
| D & &TD

DG 90

HADI

D»0

)

»

ph 02912

z

Tel : 462-21 5795 7300 KJPP Wawat Jatmika & Rekan
n DO Fax : 62-21 5795 7301 Registered Property & Business Valuer
www.bdo.co.id Licence No. 2.15.0133
Ba Working Region: Republic of Indonesia

KMK No. 851/KM.1/2015
Prudential Tower, 16'" Floor
Jl. Jend, Sudirman Kav. 79
Jakarta 12910 - Indonesia

No. 00060/2.0133-00/BS/03/0603/1/X/2024
Jakarta, 28 Oktober 2024

Kepada Yth.

Direksi

PT Summarecon Agung Tbk
Plaza Summarecon

Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42
Kayu Putih, Pulo Gadung
Jakarta Timur 13210

Indonesia

Perihal: Pendapat Kewajaran Atas Transaksi Akuisisi Tanah oleh PT Bali Indah Property sebagai
Entitas Anak dari PT Summarecon Agung Tbk

Dengan Hormat,

Bertalian dengan surat perikatan No. S1440/FO24/005-KJPP/08-24 tanggal 13 Agustus 2024,
mengenai perikatan atas Pendapat Kewajaran atas transaksi akuisisi tanah seluas 1.200 m? oleh
PT Bali Indah Property ("BIP"), yang merupakan entitas anak PT Summarecon Agung Tbk ("SMRA”),
dengan ini menyatakan bahwa kami telah melakukan analisis pendapat kewajaran atas Transaksi
Afiliasi yang telah dilakukan oleh BIP, salah satu anak perusahaan Perseroan, yaitu pengalihan aset
berupa tanah seluas 1.200 m? yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod
("Tanah Yang Dibeli”) milik Nyonya Liliawati Rahardjo, yang merupakan pemegang saham serta
Direktur SMRA, dan juga Komisaris Utama dari BIP, dengan harga transaksi sebesar Rp21.000.000 per
m? atau seluruhnya sebesar Rp25.200.000.000 (“Harga Transaksi”).

1. STATUS PENILAI

1.1. Pekerjaan ini akan dilaksanakan oleh penilai independen yang merupakan salah satu Penilai
Publik pada KJPP Wawat Jatmika dan Rekan (“KJPP-WJR”). Penilai Publik dan KJPP-WJR
dimaksud telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai di Kementerian Keuangan
Republik Indonesia dengan izin usaha No. 2.15.0133 dan Otoritas Jasa Keuangan dengan STTD
No. STTD.PB-55/PM.223/2022.

1.2. Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak mempunyai
potensi benturan kepentingan dengan Objek Penilaian, Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.
Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di
bawah koordinasi Penilai Berizin atau penanggung jawab penilaian yang memiliki kompetensi
untuk melakukan penilaian.

KJPP WAWAT JATMIKA & REKAN

KJPP Wawat Jatnika & Rekan (Registered Public Valuer Firm), an Indonesian partnership, is a member of BDO Intemational Limited, a UK company limited by guarantee,

and forms part of the international BDO network of Independent member firms.
Page 3 OCR 0.904
»

22 52

Id30200D29022D02D30093530223020D03

»

2

2.2.

ane

RINGKASAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Transaksi akuisisi tanah (“Transaksi”) milik Nyonya Liliawati Rahardjo seluas 1.200 m? oleh
PT Bali Indah Property (“BIP”), sebagai pihak yang akan melakukan Transaksi merupakan
entitas terkendali dari PT Summarecon Agung Tbk (“SMRA"”) dengan kepemilikan saham
sebesar 99,9999845. SMRA merupakan Perseroan Terbuka yang bergerak dalam bidang
pembangunan real estat, aktivitas olahraga, penyediaan makanan dan minuman beserta
sarana penunjangnya serta menjalankan usaha dalam bidang jasa dan perdagangan,
sedangkan BIP menjalankan usaha dalam bidang real estat. Transaksi ini, merupakan transaksi
afiliasi, sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 (“POJK 42”) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, disebabkan karena hal-hal berikut pada tanggal Pendapat Kewajaran:

( ) Pemegang Saham (5,364)
& Direktur
SA SMRA
99,994
100
( )
PT Bahagia PT Summarecon Nyonya Liliawati
Makmursejati Investment Property Rahardjo
A 1“
1005
PT Summarecon Bali
Indah
0,000024
99,99998x
BIP
, Komisaris Utama

Nyonya Liliawati Rahardjo merupakan pemegang saham serta Direktur SMRA, dan juga
Komisaris Utama dari BIP, entitas terkendali SMRA.

Pada tanggal 24 Mei 2024, BLIP dan Nyonya Liliawati Rahardjo bersama-sama telah
menandatangani Pengikatan Perjanjian Jual Beli (“PPJB”) yang dituangkan dalam Akta
Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 14 tertanggal 24 Mei 2024 oleh I Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar, sebagaimana telah dinyatakan kembali seluruh
ketentuan pada perjanjian/perikatan tersebut dalam Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan
Kuasa No. 5 tanggal 14 Juni oleh | Gede Perdana Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar.
Page 4 OCR 0.897
222

XV ID Re YO Dt Dp DP G3 Rt Ne He G6 |

NP DD BY Ne R |

323332

)

)

2.4.

2.5.

Menindaklanjuti PPJB yang telah ditandatangani tersebut, maka BIP bermaksud untuk
memberikan kepastian hukum lebih lanjut terkait dengan transaksi jual beli tanah tersebut di
atas dengan melakukan Transaksi melalui penandatanganan Akta Jual Beli.

Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Transaksi ini bukan merupakan transaksi
yang mengandung unsur Benturan Kepentingan. Di samping itu, Transaksi ini juga bukan
merupakan Transaksi Material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, di mana nilai transaksi adalah sebesar 0,199 dari ekuitas Perseroan sebesar
Rp13.130.952.551 ribu berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak
untuk periode & (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota firma dari EY International) atau tidak mencapai
20x dari ekuitas Perseroan.

IDENTITAS PEMBERI TUGAS DAN PENGGUNA LAPORAN
a. Identitas pemberi tugas adalah sebagai berikut:

Nama Perusahaan — : PT Summarecon Agung Tbk ("SMRA")
Bidang Usaha : Real estate, pembangunan, perdagangan, rekreasi dan jasa
Alamat : Plaza Summarecon

Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42

Kayu Putih, Pulo Gadung

Jakarta Timur 13210

Indonesia
Telpon/Fax 1 021-4714567
Situs web : www.summarecon.com

b. Pengguna laporan pendapat kewajaran adalah SMRA, Otoritas Jasa Keuangan ("OJK”) dan
Bursa Efek Indonesia ("BEI").

TANGGAL PENILAIAN

Tanggal penilaian terkait pendapat kewajaran adalah 30 Juni 2024.

JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN

Jenis mata uang yang digunakan dalam penugasan ini adalah Rupiah Indonesia.
MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan perikatan Pendapat Kewajaran terkait atas transaksi akuisisi tanah seluas
1.200 m? oleh PT Bali Indah Property ("BIP"), yang merupakan entitas anak SMRA, yang
ditujukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 (“POJK 42”) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan.

OBJEK ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

Objek analisis Pendapat Kewajaran adalah transaksi akuisisi tanah seluas 1.200 m? oleh BIP,
yang merupakan entitas anak SMRA (”Transaksi”).
Page 5 OCR 0.895
D9

3 R0 G0 R' R0 9 DP .

R0 DD? G3 D0 D6 He H0 D0 Ge Ge He G6 He He H2 R6 R0 Re )

»))

10.

SIFAT DAN INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN

Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui untuk
digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun
internasional. Sumber data tersebut antara lain:

Bank Indonesia,

Bursa Efek Indonesia atau negara lain,
Badan Pusat Statistik,

Data riset dari lembaga independen,
Informasi dari media massa elektronik.

TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Pemberian Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan investigasi yang meliputi pengumpulan
data dan informasi dari pihak manajemen perseroan yang selanjutnya diverifikasi melalui
wawancara.

Penilai tidak melakukan kegiatan atau analisis sebagai berikut:

a) Uji tuntas atas laporan keuangan tidak dilakukan dan penelaahan atas informasi pada
laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan penugasan,

b) Uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas objek analisis pendapat kewajaran
tidak dilakukan:

Cc) Analisis dampak pajak untuk para pihak terkait Transaksi,

d) Transaksi lain selain yang disebutkan dalam objek analisis pendapat kewajaran,

e) Hal-hal yang berbeda secara signifikan dari tingkat kedalaman investigasi, akan
dinyatakan dan dicantumkan dalam laporan secara tertulis.

DASAR INFORMASI

Laporan Pendapat Kewajaran ini dibuat berdasarkan informasi sebagai berikut:

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(anggota firma dari EY International) tanggal 17 September 2024 dengan pendapat Wajar
Tanpa Pengecualian:

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 15 Maret 2024 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 20 Maret 2023 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 24 Maret 2022 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,
Page 6 OCR 0.898
029028 2002

RV Ne M0 Ke Ne Ro Re R6 Re He R3 H3 R3 He

»)

»

NU 3 GW UN: Re M6

11.

e Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 31 Maret 2021 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

e Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 26 Maret 2020 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

e Akta Jual Beli No. 107/2024 tanggal 25 Oktober 2024 oleh GDE Sonatha Rama Fernanda,
S.H., M.Kn., Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung, antara Nyonya Liliawati
Rahardjo dan BIP:

e Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 5 tanggal 14 Juni 2024 oleh I Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Denpasar, antara Nyonya Liliawati Rahardjo dan BIP:

e Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 14 tanggal 24 Mei 2024 oleh I Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Denpasar, antara Nyonya Liliawati Rahardjo dan BIP,

e Laporan Penilaian Aset (tanah saja) yang diterbitkan oleh KJPP-WJR dengan laporan
penilaian aset No. 00050/2.0133-00/P1/03/0137/1/VIII/2024 tanggal 30 Agustus 2024,

e Laporan Keuangan Konsolidasian Proforma SMRA sebelum dan sesudah transaksi pada
tanggal dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2024, yang disiapkan oleh
manajemen Perseroan,

e Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 6 (bulan) bulan (1 Juli
2024 - 31 Desember 2024) dan 5 (lima) tahun mendatang (1 Januari 2025 - 31 Desember
2029) untuk kondisi tidak melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan
oleh manajemen Perseroan,

e Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 6 (bulan) bulan (1 Juli
2024 - 31 Desember 2024) dan 5 (lima) tahun mendatang (1 Januari 2025 -31 Desember
2029) untuk kondisi melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh
manajemen Perseroan,

e Salinan dokumen legalitas Perseroan dan perijinan terkait, termasuk di dalamnya Akta
pendirian dan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan beserta perubahannya,

#  Dokumen-dokumen lain yang terkait dengan Transaksi,

# Surat Representasi, Surat Konfirmasi dan Surat Pernyataan atas Kejadian Penting Setelah
Tanggal Pendapat Kewajaran yang disediakan SMRA tertanggal 28 Oktober 2024
sehubungan dengan penugasan penilaian ini,

e# Wawancara dan tanya jawab dengan manajemen SMRA yang dilakukan pada saat inspeksi
pada tanggal 25 September 2024 dan bertemu dengan Bapak Jemmy Kusnadi selaku Wakil
Direktur SMRA beserta staf, dan selama periode penugasan.

Selain informasi dari Pemberi Tugas, kami juga menggunakan informasi lain yang mendukung
pendapat kewajaran ini, yaitu:

e Berbagai data pasar dan industri yang dikumpulkan dan diolah oleh KJPP-WJR,
e Data ekonomi makro yang diambil dari berbagai laporan yang dikeluarkan oleh IMF, Bank
Indonesia, Biro Pusat Statistik dan data atau informasi publik lainnya.

ASUMSI PENILAIAN

a) Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan bersifat non-disclaimer opinion.
Page 7 OCR 0.917
M6 0 3 2? R0 R6 DP R3 H0 Re Ht $

)

M1 R0 Ko DP H6 Ne Ne Ge Ne Ne He Gp G3 He Ne Ge)

»

12.

b)

c)

d)

e)

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data.
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami melandaskan dan berdasarkan pada
keakuratan, kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-
informasi lain yang telah diberikan oleh Manajemen Perseroan atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan.

Kami mengasumsikan bahwa semua informasi dan data dari manajemen Perseroan terkait
penugasan adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan dan tidak ada yang tidak
terungkap yang akan mempengaruhi pendapat atas kewajaran.

Transaksi dilakukan seperti yang telah diungkapkan oleh manajemen perseroan dan sesuai
dengan kesepakatan serta keandalan informasi mengenai transaksi.

Tidak terdapat perubahan signifikan atas asumsi-asumsi yang digunakan dalam pendapat
kewajaran ini antara tanggal penerbitan pendapat kewajaran dengan tanggal efektif
transaksi.

KONDISI PEMBATAS

a)

b)

c)

d)

e)

1)

8)

Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang kompleks dan mungkin
tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.

Pendapat ini juga disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan
kondisi pasar yang ada saat laporan diterbitkan.

Analisis pendapat kewajaran ini menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen
yang telah kami reviu kewajarannya, manajemen bertanggung jawab atas pencapaian
proyeksi keuangan dan kinerja keuangan perseroan di masa mendatang. Kami bertanggung
jawab atas opini pendapat kewajaran.

Kami tidak melakukan uji tuntas terhadap Pemberi Tugas atau pihak-pihak yang
melakukan transaksi.

Kami tidak melakukan penyelidikan atau evaluasi atas keabsahan Transaksi tersebut dari
segi hukum dan implikasi aspek perpajakan, maka dari itu kami tidak memberikan
pendapat atas dampak hukum dan perpajakan dari Transaksi ini. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Pemberi Tugas dalam kaitan dengan Transaksi ini hanya merupakan
pemberian Pendapat Kewajaran atas Transaksi yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
Dengan ini kami menyatakan bahwa penugasan kami tidak termasuk menganalisis
transaksi-transaksi di luar tujuan Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta
pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi, dan juga bukan merupakan
analisis penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu Transaksi.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami
tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan
menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Pemberi Tugas serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Transaksi ini.

vi
Page 8 OCR 0.942
9D 29

202

IN RD 1 B0 )

)D9D90900D00D000D0D0D0D0D09D09D09 2

13.

14.

15.

16.

h) Penugasan kami juga tidak termasuk untuk memberikan keterangan di muka pengadilan,
kantor pajak, atau lembaga lainnya.

i) Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KJPP-WJR bertindak
secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP-WJR juga tidak
memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

Laporan Pendapat Kewajaran bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Segala akibat yang timbul
karena penggunaan Laporan Pendapat Kewajaran diluar tujuan penugasan, bukan merupakan
tanggung jawab KJPP-WJR.

KONFIRMASI TERHADAP SPI DAN PERATURAN OJK

Sebagai konfirmasi bahwa penilaian ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan
Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 dan Edisi Revisi 2020 yang berlaku efektif
1 September 2020, POJK 35 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal, Surat Edaran OJK Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 dan POJK 42 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN

Dalam mengevaluasi kewajaran Transaksi, KJPP-WJR telah melakukan (a) analisis transaksi,
yaitu identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Transaksi, perjanjian
dan persyaratan yang disepakati dalam Transaksi, dan penilaian atas risiko dan manfaat dari
Transaksi, (b) analisis kualitatif, berupa riwayat Perseroan dan sifat kegiatan usaha, analisis
industri, analisis operasional dan prospek Perseroan, analisis dilakukannya Transaksi, serta
keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas Transaksi dan analisis kuantitatif,
berupa penilaian atas potensi pendapatan, aset, kewajiban, dan kondisi keuangan perseroan
serta analisis inkremental menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen yang
telah kami reviu kewajarannya, serta (c) analisis atas kewajaran nilai transaksi, yang
dilakukan dengan membandingkan harga yang disepakati dalam Perjanjian Pengikatan
Pengalihan Hak atas Tanah antara pihak-pihak terkait dalam Transaksi, dengan nilai pasar dari
objek Transaksi berdasarkan Laporan Penilaian Aset.

KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BIP No. 56 tanggal
15 Juli 2024, dibuat oleh Dewi Himijati Tandika, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Utara, para pemegang saham BIP menyetujui perubahan Dewan Komisaris, sehingga susunan

pengurus BIP menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris : Soegianto Nagaria
Direksi

Direktur Utama : Herman Nagaria
Direktur : Ir. Sharif Benyamin
Page 9 OCR 0.926
)9095D00900002202D20D20DD2000D20D200D0D000D9D0090D090900

Akta tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan BIP
No. AHU-AH.01.09-0228623 tanggal 19 Juli 2024.

Kejadian-kejadian penting setelah tanggal penilaian terkait pendapat kewajaran tersebut
tidak memiliki dampak terhadap opini pendapat kewajaran.

17. KESIMPULAN
Berdasarkan analisis kewajaran atas Transaksi yang dilakukan meliputi analisis terhadap
transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, dan analisis atas kewajaran transaksi, maka kami
berpendapat bahwa Transaksi adalah WAJAR.

Laporan ini sah apabila telah ditandatangani dan distempel.

Hormat Kami,

KJPP Wawat Jatmika,& Rekan

Rekan

Klasifikasi Ijin : Penilai Bisnis

Ijin Penilai Publik No. : B-1.21.00603

STTD No. : STTD.PB-55/PM.223/2022
MAPPI No. : 06-5-02004

viti
Page 10 OCR 0.939
b9095909000D0D20D2D3D0D20D2000D02D0D0)20D0D0900D00DDOWDIDI

PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di bawah
ini menyatakan bahwa:

Ts

10.

Pernyataan dalam laporan pendapat kewajaran ini, adalah benar dan akurat sebatas
pengetahuan kami. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan
datang terhadap transaksi yang menjadi objek dalam laporan ini, maupun kepentingan pribadi
atau keberpihakan sehubungan dengan hal-hal dalam laporan ini atau pihak-pihak terkait.

Analisis, pendapat, dan kesimpulan yang dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini
dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas yang dijelaskan dalam Laporan Pendapat Kewajaran,
yang didasarkan pada analisis, opini dan kesimpulan penilai yang tidak memihak dan tidak
memiliki konflik kepentingan.

Kompensasi yang diterima oleh Penilai untuk menyelesaikan penugasan ini tidak tergantung pada
opini yang telah ditentukan atau arahan untuk menghasilkan opini yang subjektif atau peristiwa
yang terjadi di kemudian hari yang langsung berhubungan dengan tujuan penggunaan dari
penugasan ini.

Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
Penilai telah melakukan analisis terhadap Transaksi dan pihak-pihak yang terkait.

Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan pendapat kewajaran telah
dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia
(KEPI & SPI) Edisi VII 2018 dan Edisi Revisi 2020 yang berlaku efektif 1 September 2020, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 dan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan.

Opini yang dihasilkan dalam penugasan ini telah disajikan sebagai Kesimpulan pada Laporan
Penilaian ini.

Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:

e Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan, objek, dasar dan definisi penilaian, dan
tanggal penilaian terkait pendapat kewajaran).

# Pengumpulan data dan wawancara dengan manajemen.

# Analisis Transaksi.

# Analisis Kewajaran Transaksi.

# Penulisan laporan.

Penilai melakukan inspeksi terhadap objek penilaian yang dinilai pada tanggal 25 September
2024 dan bertemu dengan Bapak Jemmy Kusnadi selaku Wakil Direktur SMRA beserta staf.

Penilai telah menyelesaikan persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/ dilaksanakan
oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Page 11 OCR 0.775
TP 00 2 2 DD DT RN DD R2 DN DN G7 RN G0 H5 2 HN Re N': N G' R' R G: & )

11. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan objek dan/atau jenis industri

yang dinilai.

12. Tidak ada penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan

dalam laporan pendapat kewajaran ini.

NAMA
Rekan Penugasan

Budi Prasetyo, MAPPI (Cert)

Ijin Penilai No. B-1.21.00603

STTD OJK No. STTD.PB-55/PM.223/2022
Register Penilai No. RMK-2017.00424
MAPPI No. 06-S-02004

Pemeriksa

Ferdy Adiwidjaya

Register Penilai No. RMK-2018.02590
MAPPI No. 17-T-07840

Penilai

Karima Zakiya Putri

Register Penilai No. RMK-2020.03273
MAPPI No. 19-T-09753

KLASIFIKASI TANDA TANGAN

Penilai Bisnis Ah £

Penilai

Penilai AR
Page 12 OCR 0.595
Lv NP 7 RP Re DP SD 2 TV 2 D0 DU DD UD ID 3 0 2D 3 3 &

»

22212

BAB

DAFTAR ISI

KETERANGAN

SURAT PENGANTAR
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI

DAFTAR SINGKATAN
PENDAHULUAN
ANALISIS TRANSAKSI
ANALISIS KUALITATIF
ANALISIS KUANTITATIF

ANALISIS KEWAJARAN

xi
Page 13 OCR 0.822
RM 0 DVD IU 20 30 Di 2) D0 32 33 30 3P 30 RP D0 5 ag

»

IS DV 9 GP 20 RD GP 2 )

)

»

BEI

BIP

BKPM

BPS

IMF

KAP

KEPI

KJPP

KJPP-WJR

OJK

PDB

PMA

PMDN

PMK

POJK

POJK 17

POJK 35

POJK 42

PPN

SEOJK

SMRA

SPI

DAFTAR SINGKATAN

Bursa Efek Indonesia

PT Bali Indah Property

Badan Koordinasi Penanaman Modal
Badan Pusat Statistik

Dana Moneter Internasional
Kantor Akuntan Publik

Kode Etik Penilai Indonesia
Kantor Jasa Penilai Publik

KJPP Wawat Jatmika & Rekan
Otoritas Jasa Keuangan

Produk Domestik Bruto
Penanaman Modal Asing
Penanaman Modal Dalam Negeri
Peraturan Menteri Keuangan

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 17/POJK.04/2020

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 35/POJK.04/2020

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020

Pajak Pertambahan Nilai
Surat Edaran OJK
PT Summarecon Agung Tbk

Standar Penilaian Indonesia

xii
Page 14 OCR 0.440
RI RD UD DG N' G XP Rt XV R' G3 X5 3 Re Ne 35 RN 30 Se Re No NP R6 R9 RP R0 Ro R6 R0 R5 Rp We |

STTD

USD

YAAI

Surat Tanda Terdaftar

Dolar Amerika Serikat

Yayasan Akademi Anak Indonesia

xifi
Page 15 OCR 0.863
R0 NP DP DP UV DN HN NP Y' Ne Ne Ne Ge HN HN Ne X6 Re X3 Ne Ke H3 Ho Ne Ne Ro H9 Hp Re |

»

)

14

1.2

1.3

14

1.5

1.6

PENDAHULUAN
DESKRIPSI PENUGASAN

Sesuai dengan penugasan oleh PT Summarecon Agung Tbk ("SMRA”), berdasarkan Surat
Perikatan No. S1440/FO24/005-KJPP/08-24 tanggal 13 Agustus 2024, kami ditugaskan untuk
melakukan analisis pendapat kewajaran atas transaksi akuisisi tanah seluas 1.200 m? oleh
PT Bali Indah Property ("BIP"), yang merupakan entitas anak SMRA.

IDENTITAS PEMBERI TUGAS DAN PENGGUNA LAPORAN
a. Identitas Pemberi Tugas adalah sebagai berikut:

Nama Perusahaan — : PT Summarecon Agung Tbk ("SMRA")
Bidang usaha : Real estate, pembangunan, perdagangan, rekreasi dan jasa
Alamat : Plaza Summarecon

Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42

Kayu Putih, Pulo Gadung

Jakarta Timur 13210

Indonesia
Telpon/Fax : 021-4714567
Situs web : www.summarecon.com

b. Pengguna laporan pendapat kewajaran adalah SMRA, Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") dan
Bursa Efek Indonesia (”BEI”).

TANGGAL PENILAIAN

Tanggal penilaian terkait pendapat kewajaran adalah 30 Juni 2024.

JENIS MATA UANG YANG DIGUNAKAN

Jenis mata uang yang digunakan dalam penugasan ini adalah Rupiah Indonesia.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan perikatan Pendapat Kewajaran terkait atas transaksi akuisisi tanah seluas
1.200 m? oleh PT Bali Indah Property (”BIP”), yang merupakan entitas anak SMRA, yang
ditujukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 (“POJK 42”) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan.

OBJEK ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

Objek analisis Pendapat Kewajaran adalah transaksi akuisisi tanah seluas 1.200 m? oleh BIP,
yang merupakan entitas anak SMRA ("Transaksi").

14
Page 16 OCR 0.852
M6 Rb RP R9 R0 M5 G9 Ne H4 H6 H5 H5 Me)

19 R0 R0 N0 Rp)

»)

»

IV DP R0 34 Ro GP G9 34 Re )

1.7  RUANG LINGKUP PENUGASAN

Ruang lingkup penugasan ini mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.35/POJK.04/2020 (“POJK 35”) tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

Memahami

a. Analisis Transaksi, paling kurang meliputi hal-hal sebagai berikut:
1) Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi,
2) Perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi, dan
3) Penilaian atas risiko dan manfaat dari transaksi yang akan dilakukan.

b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Atas Rencana Transaksi
1) Analisis Kualitatif, paling kurang meliputi hal-hal sebagai berikut:
e Riwayat perusahaan dan sifat kegiatan usaha,
e Analisis industri dan lingkungan,
e Analisis operasional dan prospek perusahaan:
e Analisis dilakukannya transaksi, dan
e Keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan
dilakukan.

2) Analisis Kuantitatif, paling kurang meliputi hal-hal sebagai berikut:
e Penilaian atas potensi pendapatan, aset, kewajiban, dan kondisi keuangan
perusahaan,
# Melakukan analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi,
# Melakukan analisis sensitivitas untuk mengukur keuntungan dan kerugian dari
transaksi yang akan dilakukan (jika diperlukan)

C. Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi, paling kurang meliputi hal-hal sebagai berikut:
1) Perbandingan antara rencana Nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang
akan dilakukan: dan
2) Analisis untuk memastikan bahwa rencana Nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai
yang didapatkan dari hasil penilaian.

d. Analisis Atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
Page 17 OCR 0.896
»

NP R9 DP RP Ne Re X4 He HP |

)

NP RP Re X3 He Yo He He He

RR? | Ne He |

IR Rp Re )

1.8

1:9

SIFAT DAN INFORMASI YANG DAPAT DIANDALKAN

Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui untuk
digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun
internasional. Sumber data tersebut antara lain:

- Bank Indonesia,

- Bursa Efek Indonesia atau negara lain:
- Badan Pusat Statistik,

- Data riset dari lembaga independen,

- Informasi dari media massa elektronik

TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Pemberian Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan investigasi yang meliputi pengumpulan
data dan informasi dari pihak manajemen perseroan yang selanjutnya diverifikasi melalui
wawancara.

Penilai tidak melakukan kegiatan atau analisis sebagai berikut:

a) Uji tuntas atas laporan keuangan tidak dilakukan dan penelaahan atas informasi pada
laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan penugasan,

b) Uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas objek analisis pendapat kewajaran
tidak dilakukan,

Cc) Analisis dampak pajak untuk para pihak terkait Transaksi,

d) Transaksi lain selain yang disebutkan dalam objek analisis pendapat kewajaran,

e) Hal-hal yang berbeda secara signifikan dari tingkat kedalaman investigasi, akan
dinyatakan dan dicantumkan dalam laporan secara tertulis.

PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

Laporan Pendapat Kewajaran bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Segala akibat yang timbul
karena penggunaan Laporan Pendapat Kewajaran diluar tujuan penugasan, bukan merupakan
tanggung jawab KJPP-WJR.

KONFIRMASI TERHADAP SPI DAN PERATURAN OJK

Sebagai konfirmasi bahwa penilaian ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan
Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 dan Edisi Revisi 2020 yang berlaku efektif
1 September 2020, POJK 35 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal, Surat Edaran OJK Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 dan POJK 42 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan

PERNYATAAN INDEPENDENSI

Dalam mempersiapkan laporan Pendapat Kewajaran ini, KJPP-WJR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan SMRA ataupun
pihak-pihak yang terafiliasi dengan SMRA. KJPP-WJR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Page 18 OCR 0.915
NP G0 RP G0 Re D9 NO Ho R0 He )

»)

»

NU NP G3 X3 Se RP Ne Re)

R0 WP Re R0 DP RN HN) Nb Me )

1.13 ASUMSI PENILAIAN

1.14

a)

b)

c)

9)

e)

Laporan Pendapat Kewajaran yang dihasilkan bersifat non-disclaimer opinion.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan pada prinsip integritas informasi dan data.
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami melandaskan dan berdasarkan pada
keakuratan, kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-
informasi lain yang telah diberikan oleh Manajemen Perseroan atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan.

Kami mengasumsikan bahwa semua informasi dan data dari manajemen Perseroan terkait
penugasan adalah benar, lengkap dan dapat diandalkan dan tidak ada yang tidak
terungkap yang akan mempengaruhi pendapat atas kewajaran.

Transaksi dilakukan seperti yang telah diungkapkan oleh manajemen perseroan dan sesuai
dengan kesepakatan serta keandalan informasi mengenai transaksi.

Tidak terdapat perubahan signifikan atas asumsi-asumsi yang digunakan dalam pendapat
kewajaran ini antara tanggal penerbitan pendapat kewajaran dengan tanggal efektif
transaksi.

KONDISI PEMBATAS

a)

b)

9

d)

e)

?

9)

Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang kompleks dan mungkin
tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.

Pendapat ini juga disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan
kondisi pasar yang ada saat laporan diterbitkan.

Analisis pendapat kewajaran ini menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat manajemen
yang telah kami reviu kewajarannya, manajemen bertanggung jawab atas pencapaian
proyeksi keuangan dan kinerja keuangan perseroan di masa mendatang. Kami bertanggung
jawab atas opini pendapat kewajaran.

Kami tidak melakukan uji tuntas terhadap Pemberi Tugas atau pihak-pihak yang
melakukan transaksi.

Kami tidak melakukan penyelidikan atau evaluasi atas keabsahan Transaksi tersebut dari
segi hukum dan implikasi aspek perpajakan, maka dari itu kami tidak memberikan
pendapat atas dampak hukum dan perpajakan dari Transaksi ini. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Pemberi Tugas dalam kaitan dengan Transaksi ini hanya merupakan
pemberian Pendapat Kewajaran atas Transaksi yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
Dengan ini kami menyatakan bahwa penugasan kami tidak termasuk menganalisis
transaksi-transaksi di luar tujuan Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta
pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi, dan juga bukan merupakan
analisis penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu Transaksi.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami
tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan
menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan

1-4
Page 19 OCR 0.908
R9 G3 R0 R0 We |

)

9 R0 R6 R0 NP Yo Ge Gp GP R6 NP H4 NP He R5 Ye G3 K6 Ne Rp Hj

»

22

h)

1)

mungkin tersedia untuk Pemberi Tugas serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Transaksi ini.

Penugasan kami juga tidak termasuk untuk memberikan keterangan di muka pengadilan,
kantor pajak, atau lembaga lainnya.

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KJPP-WJR bertindak
secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP-WJR juga tidak
memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

DASAR INFORMASI

Laporan Pendapat Kewajaran ini dibuat berdasarkan informasi sebagai berikut:

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk periode 6 (enam) bulan
yang berakhir 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
(anggota firma dari EY International) tanggal 17 September 2024 dengan pendapat Wajar
Tanpa Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 15 Maret 2024 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 20 Maret 2023 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 24 Maret 2022 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian:

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 31 Maret 2021 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
firma dari EY International) tanggal 26 Maret 2020 dengan pendapat Wajar Tanpa
Pengecualian,

Akta Jual Beli No. 107/2024 tanggal 25 Oktober 2024 oleh GDE Sonatha Rama Fernanda,
S.H., M.Kn., Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung, antara Nyonya Liliawati
Rahardjo dan BIP:

Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 5 tanggal 14 Juni 2024 oleh I Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Denpasar, antara Nyonya Liliawati Rahardjo dan BIP,
Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 14 tanggal 24 Mei 2024 oleh I Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Denpasar, antara Nyonya Liliawati Rahardjo dan BIP,
Laporan Penilaian Aset (tanah saja) yang diterbitkan oleh KJPP-WJR dengan laporan
penilaian aset No. 00050/2.0133-00/P1/03/0137/1/VII/2024 tanggal 30 Agustus 2024,
Laporan Keuangan Konsolidasian Proforma SMRA sebelum dan sesudah transaksi pada
tanggal dan periode 6 (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2024, yang disiapkan oleh
manajemen Perseroan,

1-5
Page 20 OCR 0.892
RV R0 NP DP Re DP R6 No Ne R9 RV R6 He H' H3 H4 HN HN H6 He H5 Ne R5 Re |

RP D2 R0 R9 R0 R0 H5 Ro )

1.16

e Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 6 (bulan) bulan (1 Juli
2024 - 31 Desember 2024) dan 5 (lima) tahun mendatang (1 Januari 2025 -31 Desember
2029) untuk kondisi tidak melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan
oleh manajemen Perseroan,

e Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode 6 (bulan) bulan (1 Juli

2024 - 31 Desember 2024) dan 5 (lima) tahun mendatang (1 Januari 2025 -31 Desember

2029) untuk kondisi melakukan Transaksi berikut asumsi dasarnya yang dipersiapkan oleh

manajemen Perseroan,

Salinan dokumen legalitas Perseroan dan perijinan terkait, termasuk di dalamnya Akta

pendirian dan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan beserta perubahannya,

e  Dokumen-dokumen lain yang terkait dengan Transaksi,

e Surat Representasi, Surat Konfirmasi dan Surat Pernyataan atas Kejadian Penting Setelah
Tanggal Pendapat Kewajaran yang disediakan SMRA tertanggal 28 Oktober 2024
sehubungan dengan penugasan penilaian ini,

e Wawancara dan tanya jawab dengan manajemen SMRA yang dilakukan pada saat inspeksi
pada tanggal 25 September 2024 dan bertemu dengan Bapak Jemmy Kusnadi selaku Wakil
Direktur SMRA beserta staf, dan selama periode penugasan.

Selain informasi dari Pemberi Tugas, kami juga menggunakan informasi lain yang mendukung
pendapat kewajaran ini, yaitu:

e Berbagai data pasar dan industri yang dikumpulkan dan diolah oleh KJPP-WJR,
e Data ekonomi makro yang diambil dari berbagai laporan yang dikeluarkan oleh IMF, Bank
Indonesia, Biro Pusat Statistik dan data atau informasi publik lainnya.

KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BIP No. 56 tanggal
15 Juli 2024, dibuat oleh Dewi Himijati Tandika, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Utara, para pemegang saham BIP menyetujui perubahan Dewan Komisaris, sehingga susunan
pengurus BIP menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris : Soegianto Nagaria
Direksi

Direktur Utama : Herman Nagaria
Direktur : Ir. Sharif Benyamin

Akta tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan BIP
No. AHU-AH.01.09-0228623 tanggal 19 Juli 2024.

Kejadian-kejadian penting setelah tanggal penilaian terkait pendapat kewajaran tersebut
tidak memiliki dampak terhadap opini pendapat kewajaran.
Page 21 OCR 0.835
Ip D6 D0 0 NP Dp 20 R6 20 Ne |

)

NP RP R0 NP RP H6 RP He G3 RP R3 RP 35 |

RN RP ND H0 D9 Re Rb)

2
24

Z1

2.1.2

Zi

ANALISIS TRANSAKSI
GAMBARAN UMUM TRANSAKSI

Transaksi akuisisi tanah (“Transaksi”) milik Nyonya Liliawati Rahardjo seluas 1.200 m? oleh
PT Bali Indah Property (“BIP”), sebagai pihak yang akan melakukan Transaksi merupakan
entitas terkendali dari PT Summarecon Agung Tbk (“SMRA”) dengan kepemilikan saham
sebesar 99,999984. SMRA merupakan Perseroan Terbuka yang bergerak dalam bidang
pembangunan real estat, aktivitas olahraga, penyediaan makanan dan minuman beserta
sarana penunjangnya serta menjalankan usaha dalam bidang jasa dan perdagangan,
sedangkan BIP menjalankan usaha dalam bidang real estat. Transaksi ini, merupakan
Transaksi Afiliasi, sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 (“POJK 42”) tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, disebabkan karena hal-hal berikut pada tanggal Pendapat Kewajaran:

( Y Pemegang Saham (5,364)
& Direktur
SMRA a—————5
99,994
10055
( Y
PT Bahagia PT Summarecon Nyonya Liliawati
Makmursejati Investment Property Rahardjo
A J
100x
PT Summarecon Bali
Indah
0,000021
99,99998X
BIP —————
Komisaris Utama

Nyonya Liliawati Rahardjo merupakan pemegang saham serta Direktur SMRA, dan juga
Komisaris Utama dari BIP, entitas terkendali SMRA.

Pada tanggal 24 Mei 2024, BLIP dan Nyonya Liliawati Rahardjo bersama-sama telah
menandatangani Pengikatan Perjanjian Jual Beli (“PPJB”) yang dituangkan dalam Akta
Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan Kuasa No. 14 tertanggal 24 Mei 2024 oleh | Gede Perdana
Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar, sebagaimana telah dinyatakan kembali seluruh
ketentuan pada perjanjian/perikatan tersebut dalam Akta Perjanjian/Ikatan Jual Beli dan
Kuasa No. 5 tanggal 14 Juni oleh | Gede Perdana Artha, S.H., M.Kn., Notaris di Denpasar.
Page 22 OCR 0.889
»

R0 R0 RV De D0 R3 NP )

)

R9 R6 R0 RP DP Ge DN R0 N9 RH? Ht G3 R3 Ne G5 NN HN Ht RP NP

21.4

21.5

Menindaklanjuti PPJB yang telah ditandatangani tersebut, maka BIP bermaksud untuk
memberikan kepastian hukum lebih lanjut terkait dengan transaksi jual beli tanah tersebut
di atas dengan melakukan Transaksi melalui penandatanganan Akta Jual Beli.

Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Transaksi ini bukan merupakan
transaksi yang mengandung unsur Benturan Kepentingan. Di samping itu, Transaksi ini juga
bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17”) tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, di mana nilai transaksi adalah sebesar 0,194 dari ekuitas Perseroan sebesar
Rp13.130.952.551.000 berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian SMRA dan entitas anak
untuk periode & (enam) bulan yang berakhir 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota firma dari EY International) atau tidak
mencapai 20X dari ekuitas Perseroan.

2.2 PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT TRANSAKSI

221

21

221.2

2.213

221.4

PT Summarecon Agung Tbk (“SMRA”/”Perseroan”)

Perseroan didirikan pada tanggal 26 November 1975 berdasarkan Akta Notaris No. 308
tanggal 26 November 1975 oleh Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta, yang diubah dengan
Akta Notaris No. 60 tanggal 23 Desember 1976 oleh Jony Frederik Berthold Tumbelaka
Sinyal, Notaris di Jakarta dan Akta Notaris No. 434 tanggal 28 Juni 1977 oleh Ridwan Suselo,
Notaris di Jakarta. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan
No. Y.A.5/344/6 tanggal 12 Juli 1977. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terakhir sesuai
dengan Akta Notaris No. 103 tanggal 26 Juni 2023 oleh Dewi Himijati Tandika, S.H., Notaris
di Jakarta mengenai pembatasan tugas dan wewenang Direksi.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan bergerak
dalam bidang pembangunan real estat, aktivitas olahraga, penyediaan makanan dan
minuman beserta sarana penunjangnya serta menjalankan usaha dalam bidang jasa dan
perdagangan.

Kantor pusat Perseroan berkedudukan di Jakarta Timur dan berkantor pusat di Plaza
Summarecon, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 42, RT 010, RW 016, Kelurahan Kayu Putih,
Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Soetjipto Nagaria
Komisaris : Harto Djojo Nagaria
Komisaris : Hendri Rahardja
Komisaris Independen : Drs. H. Edi Darnadi, M.M.
Komisaris Independen : Lexy Arie Tumiwa
Komisaris Independen : Ir. Ge Lilies Yamin
Page 23 OCR 0.872
RN DN N' NP XP D9 NP Dt NP GP R3 Rt 33 Ne GI NG G3 Re RI GP NP R6 Yr Te G0 D3 R6 R3 Ne NP 35 R3 G9 )

2.2.1.5

2.2.1.6

CeENT

Direksi

Direktur Utama : Ir. Adrianto Pitojo Adi
Direktur : Liliawati Rahardjo
Direktur : Soegianto Nagaria
Direktur : Herman Nagaria
Direktur : Lydia Tjio

Direktur : Nanik Widjaja
Direktur : Ir. Sharif Benyamin
Direktur : Jason Lim

Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi SMRA di atas berdasarkan Akta Notaris
No. 30 tanggal 15 Juni 2023 oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.

Susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024, adalah sebagai berikut:

Jumlah

Pemegang Saham Lembar Saham (Rp Ribu) Persentase

Harto Djojo Nagaria 20.800.002 2.080.000 0,134

Liliawati Rahardjo 885.072.736 88.507.274 5,364

3 PT Semarop Agung 5.285.167.916 528.516.792 32,015
Lainnya (masing-masing

4 dengan pemilikan kurang dari 10.317.527.704 1.031.752.771 62,502

526)
Total 16.508.568.358 1.650.856.837 100,004

Terkait dengan Transaksi, Perseroan merupakan Perusahaan Pengendali dari BIP yang
melakukan transaksi pengalihan tanah.

2.2.2 PT Bali Indah Property (“BIP”)

2.221

22:22

BIP didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas BIP No. 07 tertanggal 04 Mei
2010 juncto Akta Perubahan Anggaran BIP No. 07 tertanggal 01 Oktober 2010, keduanya
dibuat di hadapan Dewi Himijati Tandika, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No.
AHU-47724.AH.01.01.Tahun 2010 tertanggal 11 Oktober 2010 dan didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0073303.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 11 Oktober 2010, dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 19 tanggal & Maret 2012,
Tambahan No. 6727.

Anggaran Dasar BIP telah mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan terakhir yang
berlaku pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah berdasarkan Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BIP No. 56 tanggal 24 Juni 2024, dibuat oleh
Dewi Himijati Tandika, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, yang telah
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana telah diterima dan dicatat dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar BIP No. AHU-AH.01.03-0171386 tanggal 12 Juli 2024 dan
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Keputusan No. AHU-0042109.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 12 Juli 2024.

2-3
Page 24 OCR 0.872
UU V DD ID DV UV 2D DV 2 DD YG DD UD TD TG & NT & ' TU 1 D D 3 3)

2.2.2.3 Perusahaan menjalankan usaha dalam bidang real estat dan berkedudukan di Badung,

Kabupaten Badung.

2.2.2.4 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BIP pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Liliawati Rahardjo
Komisaris : Soegianto Nagaria
Direksi

Direktur Utama : Herman Nagaria
Direktur : Ir. Sharif Benyamin

2.2.2.5 Susunan pemegang saham BIP pada tanggal 30 Juni 2024, adalah sebagai berikut:

Pemegang Saham | Lembar Saham | Jumlah (Rp) | Persentase
1 PT Summarecon Bali Indah 41.272.999 41.272.999.000 99,999998X
2 PT Bahagia Makmur Sejati 1 1.000 0,0000024
Total 41.273.000 41.273.000.000  100,0000004

2.2.2.6 Terkait dengan Transaksi, BIP bertindak sebagai pihak yang akan melakukan transaksi

pembelian tanah.

2.2.3 Nyonya Liliawati Rahardjo

2.2.3.1 Nyonya Liliawati Rahardjo merupakan pemegang saham serta Direktur SMRA, dan juga

Komisaris Utama dari BIP, entitas terkendali SMRA.

2.2.3.2 Terkait dengan Transaksi, Nyonya Liliawati Rahardjo bertindak sebagai pihak yang akan

2.3

2.4

mengalihkan aset tanah.
OBJEK TRANSAKSI
Objek Transaksi adalah tanah milik Nyonya Liliawati Rahardjo dengan luas sebesar 1.200 m?
yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Barat, Desa/Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta
Utara, Kabupaten Badung (“Tanah”).
POKOK-POKOK PERJANJIAN TERKAIT TRANSAKSI
Pokok-pokok perjanjian sehubungan dengan Transaksi ini adalah sebagai berikut:

Akta Jual Beli No. 107/2024 tanggal 25 Oktober 2024 oleh GDE Sonatha Rama Fernanda, S.H.,
M.Kn., Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Badung, Propinsi Bali.

Para Pihak 1 1. Nyonya Liliawati Rahardjo sebagai Penjual, dan
2. BIP sebagai Pembeli.

2-4
Page 25 OCR 0.926
IDYAYJJODOWGIY 2

:)

»

ID09300050020)92

DD 2)

»

»

Objek Transaksi

Nilai Transaksi

Cara Pembayaran

Hukum yang mengatur

Pengalihan aset berupa sebidang tanah seluas 1.200 m? dengan
Hak Guna Bangunan dengan NIB: 22.03.00000006314.0/
Kelurahan Kerobokan Kelod, Edisi 1 (satu) Perubahan Hak yang
merupakan hasil dari penurunan hak atas Sertifikat Hak Milik No.
233/Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta, Kabupaten
Badung dan SPPTPBB NOP: 51.03.060.001.027-0013.0 yang
terletak di Jalan Teuku Umar Barat milik Nyonya Liliawati
Rahardjo

Rp25.200.000.000,00 (dua puluh lima miliar dua ratus juta
Rupiah).

Dibayar penuh secara tunai.

Hukum Negara Republik Indonesia.

2.5 ANALISIS MANFAAT DAN RISIKO ATAS TRANSAKSI

“AL

2.5.2

Terkait dengan Transaksi, manfaat yang diperoleh pihak BIP dan Perseroan adalah sebagai

berikut:

a) Tanah adalah aset yang tidak terdepresiasi, dan nilai pasarnya memiliki kecenderungan
meningkat di masa mendatang.
b) Tanah tersebut dapat disewakan sehingga memberikan manfaat dan penghasilan kepada

BIP dan Perseroan.

Walaupun dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan prinsip ekonomis transaksi
ini diharapkan tidak memiliki risiko yang signifikan bagi SMRA. Risiko-risiko yang mungkin
dihadapi SMRA antara lain adalah:

a) Risiko kondisi politik, militer dan ekonomi dunia.

b) Risiko peraturan atau kebijakan pemerintah sehubungan dengan manufaktur dan impor.

C) Risiko persaingan ketat, pasar yang sangat kompetitif membutuhkan sumber daya,
teknologi tinggi, dan tenaga yang terampil.

d) Risiko fluktuasi ekonomi yang dapat mempengaruhi biaya operasional sehingga dapat
mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan.

£-3
Page 26 OCR 0.864
2 DV 2 DD 2 XD 2D GD 5 D0 3 Ye Yg So 3 |

»

ID ND ND ID UN GW DN G: Hi |

»

3
34

3AA

313

3.2

3.21

ANALISIS KUALITATIF
RIWAYAT PERUSAHAAN DAN SIFAT KEGIATAN USAHA

PT Summarecon Agung Tbk, (“SMRA”) didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak Soetjipto
Nagaria dan rekan-rekannya untuk melakukan pembangunan dan pengembangan real estat.
Dimulai dengan lahan rawa seluas 10 hektar di daerah pedalaman Jakarta, pendiri berhasil
mengubah Kelapa Gading menjadi salah satu kawasan perumahan dan komersial paling
makmur di Jakarta. Dan selama bertahun-tahun SMRA telah membangun reputasi sebagai
salah satu pemain properti terkemuka di Indonesia, terutama dalam pengembangan kota
terpadu. SMRA mengembangkan kota terpadu yang terintegrasi pengembangan residensial
dengan pengembangan komersial yang didukung dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan
luas bagi penghuni township. SMRA telah mengembangkan keahlian di seluruh rantai nilai
real estat, meliputi pengembangan, arsitektur, teknik, manajemen proyek dan konstruksi,
perencanaan kota, infrastruktur, teknologi desain berkelanjutan, manajemen kota dan
lingkungan dan manajemen properti, ke dalam pengembangan kota terpadu kami.

Dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan eksekusi, personel yang berdedikasi, dan
komitmen yang tak tertandingi kepada pelanggan dan pemasok, SMRA dikenal dengan
keandalan, keahlian dan kemampuannya untuk melaksanakan dan memberikan proyek
pengembangan properti di sekitar wilayah Jabodetabek, dan ke kota-kota ekonomi utama
di Indonesia, seperti Karawang, Bandung dan Makassar.

Unit bisnis SMRA dikelompokkan berdasarkan tiga aktivitas yang berbeda, yaitu:
# Pengembangan Properti

e Properti Investasi dan Manajemen

# Rekreasi, Hospitality dan Lainnya

GAMBARAN MAKRO INDONESIA
Gambaran Historis Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Menurut laporan yang diterbitkan oleh Bank Dunia, aktivitas ekonomi global terus stabil,

setelah melambat selama tiga tahun berturut-turut. Inflasi telah turun ke level terendah
dalam tiga tahun terakhir dan kondisi keuangan telah membaik.

Grafik 3.1 Pertumbuhan Ekonomi Dunia

»

6,0
4,0
2,0
0,0 - ——— - —
-20

0g TI 0 “| | 2022 2023
| 2g 3002 | 30 “26

Sumber: Prospek Ekonomi Global Januari 2024, Bank Dunia (dipublikasikan 18 Desember 2023)

34
Page 27 OCR 0.864
RD DD DD DD 2 RD RN N' Ro RN? Do H6 RN RH: BG: He R' RN: KG: HN: HN Ns Ye Ho R4 Ns Ne He Rs He

3.2.2 Gambaran Historis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh BPS, ekonomi Indonesia tumbuh positif. Ekonomi
Indonesia pada kuartal II tahun 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023
tumbuh 5,05X. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,174, yang didorong oleh adanya event
berskala nasional dan internasional. Sementara dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi
Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) mengalami pertumbuhan
tertinggi sebesar 9,984 dan penyumbang utama adalah Konsumsi Rumah Tangga. Hal ini
sejalan dengan aktivitas masyarakat selama libut hari besar keagamaan dan libur sekolah
serta berlanjutnya kegiatan investasi strategis (pembangunan industry, jalan tol, dan IKN).

Grafik 3.2 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

2 2021 |
3,7

Sumber: BPS (dipublikasikan 5 Agustus 2024)

2022 | 2023 | 012024” | 022020

5,31 “5,05 5,11 5,05

3.2.3 Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

3.234 Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, Pertumbuhan global pada tahun 2024
diproyeksikan akan stabil pada 2,62, bertahan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun
terakhir meskipun ada ketegangan geopolitik yang meningkat dan suku bunga yang tinggi.
Kemudian diperkirakan akan meningkat menjadi 2,74 pada tahun 2025-2026 di tengah
pertumbuhan perdagangan investasi yang moderat.

Grafik 3.3 Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia

4,00 |
4 2,00
0,00
2024 2025 2026
2,60 2,70 2,70

Sumber/Source: Prospek Ekonomi Global Juni 2024, Bank Dunia (tanggal cut-off dalam laporan ini adalah 4 Juni 2024)

3.2.3.2 Pertumbuhan global diperkirakan akan mencapai laju yang sedikit lebih cepat di tahun
2024 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya, terutama karena berlanjutnya ekspansi
ekonomi AS yang solid. Namun, tingkat penurunan suku bunga global yang diharapkan telah
berkurang di tengah tekanan inflasi yang masih ada di negara-negara utama.

3.2.3.3 Bank Indonesia memperkirakan ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi di tengah

prospek perekonomian dunia yang kuat. Pertumbuhan ekonomi global pada 2024
diperkirakan sebesar 3,245. Ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi serta

3-2
Page 28 OCR 0.861
IP G0 GP DP D5 G0 DP RP NP N' Re N? No G0 R0 H2 Ho HN? R' HN G1 H' Hv H2 Ro H' H4 S5 He He H5 He

3.2.3.4

3.2.3.9

3.2.4

3.2.5

3.254

Grafik 3.4 Proyeksi Nilai Tukar Rupiah

ketegangan geopolitik yang belum mereda mengakibatkan aliran modal ke negara
berkembang relatif terbatas.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga didukung
oleh permintaan domestik. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan sekitar 4,74-5,54 pada
2024. Peningkatan pada 2024 didorong oleh permintaan domestik yang baik di konsumsi
rumah tangga dan investasi.

Bank Dunia memperkirakan bahwa PDB Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 54 pada
tahun 2024 dan 5,14 pada tahun 2025-2026.

Nilai Tukar Rupiah

Berdasarkan laporan Bank Indonesia, nilai tukar Rupiah terkendali sejalan dengan kebijakan
stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai tukar
tengah BI pada 28 Juni 2024 sebesar Rp16.421 melemah 6,524 dibandingkan 29 Desember
2023 sebesar Rp15.416.

Proyeksi Nilai Tukar Rupiah
Menurut data proyeksi Bloomberg per 30 Juni 2024, jika dibandingkan nilai tukar tengah BI

pada tanggal 28 Juni 2024 sebesar Rp16.421, nilai tukar Rupiah terhadap USD diproyeksikan
akan terus menguat hingga tahun 2027.

16.500
16.000 uh
15.500
15.000
14.500
14.000 -, 1
13.500
13.000
12.500
12.000
03 2024 04 2024 2027
IL. 16.050 15.950 15.100

Sumber: Bloomberg (dipublikasikan 30 Juni 2024)

3.2.6

3.2.6

3.2.6.2

Inflasi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi deflasi sebesar -0,08X (mtm) dan
inflasi sebesar 2,514 (yoy) pada Juni 2024, tingkat inflasi bulanan Juni 2024 lebih rendah
dibandingkan inflasi bulanan Mei 2024 yaitu -0,03X (mtm). Inflasi bulan Maret 2024 lebih
rendah dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama di tahun 2023.

Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan mempererat sinergi

dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) untuk memastikan inflasi dalam kisaran 2,5114
pada 2024.

3-3
Page 29 OCR 0.820
ID9093990000)2102232

0 GP R0 DG NP RI? R0 R5 R0 RP NP G3 R3 Se R0 R6 H6 Ne R6 He

3.2.6.3 Menurut IMF, proyeksi tingkat inflasi Indonesia pada tahun 2024 hingga tahun 2029
diproyeksikan cenderung stabil.

Grafik 3.5 Inflasi

5,00055
4,000x
3,000x
2,0004
1,0001
0,000x

2024 2025 2026 207 2028 2029 |
(IL 25572 2,587 2,533 2,5188 2,5138 25128 |

Sumber: IMF (dipublikasikan April 2024)

3.2.7 Realisasi Investasi
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data realisasi
investasi pada periode April-Juni 2024 sebesar Rp428,4 triliun, tumbuh 6,7x jika
dibandingkan capaian periode Januari-Maret 2024 yang sebesar Rp401,5 triliun.

Tabel 3.1 Realisasi Investasi (dalam triliun Rupiah)

2023 2024
@1 02 93 04 @1 02
PMDN 151,9 163,5 178,2 181,4 197,1 217,3
PMA 177,0 186,3 196,2 184,4 204,4 21,1
TOTAL 328,9 349,8 374,4 365,8 401,5 428,4

imber: BKPM (dipublikasikan 29 Juli 2024)

3.2.8 Kesimpulan

Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, dapat disimpulkan bahwa
pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan sekitar 2,44 hingga 2,74. Sedangkan
pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan kembali meningkat seiring dengan
pemulihan ekonomi yang didukung dengan permintaan domestik yang kuat sekitar 4,54-5,34
dengan tingkat inflasi jangka panjang berkisar 29.

3.3 GAMBARAN UMUM INDUSTRI REAL ESTAT
3.3.1 Berdasarkan data BPS, kontribusi industri real estat pada PDB mengalami penurunan dari

2,415 pada kuartal II 2023 menjadi 2,33x pada kuartal II 2024. Namun pertumbuhan real
estat tiap kuartal (yoy) tetap mengalami peningkatan.
Page 30 OCR 0.858
ND DP R9 R0 R0 RP RP Rb R0 Ho X5 G6 H5 M0 He )

LNG ID R0 RO RO NO NO NP 3 )

)

RP DP D0 RP NP )

Grafik
6

3.6 Pertumbuhan Real Estat (yoy, 4)

4,83
4,42
3,84 31
. 2,54
201 2,18 2,16
1,61
1,02 0,96
0,79 5
In Ran |
B (se -—
1 & BB Aa Oa ,) a o4 y o2

2 B8 c

2021 2021 2011 2021 2022 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2023 2024 2024

Sumber/Source: BPS (dipublikasikan/published 5 Februari/February 2024)

3.3.2

3.3.5

Selama tahun 2023, kondisi sektor properti global belum memperlihatkan tanda-tanda
pemulihan secara signifikan. Pertumbuhan di Tiongkok pulih pada awal 2023 setelah
pencabutan pembatasan pandemi, tetapi kembali melambat pada pertengahan tahun.
Pertumbuhan yang melambat di 2023 sebagian mencerminkan penurunan baru di sektor
properti, termasuk penurunan lebih lanjut dalam penjualan dan harga, yang berkontribusi
pada peningkatan tekanan keuangan bagi para pengembang.

Sektor properti nasional yang diprediksi tumbuh. Investasi di sektor properti diharapkan
sudah melaju cepat setelah presiden baru terpilih. Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan
insentif. Insentif pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP)
ditetapkan lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 120/202, mulai berlaku pada
21 November 2023. Hal lain yang dapat mendorong permintaan properti dan real estat
adalah penurunan suku bunga BI. Jika BI nantinya melakukan pemangkasan suku bunga
acuan, tentu ini juga menjadi kabar baik bagi sektor properti dan real estat. Selain itu,
berdasarkan laporan BI, permintaan properti komersial tumbuh 1,919 (yoy) pada kuartal IV
2023.

Berdasarkan laporan BI, penjualan properti residensial mengalami peningkatan signifikan
sebesar 31,164 (yoy) dibandingkan kuartal sebelumnya. Sedangkan sektor properti komersial
menunjukkan tren positif dengan okupansi rata-rata perkantoran di Jakarta mencapai 744
dan pusat perbelanjaan mencapai 88x. Kenaikan ini disebabkan oleh adanya permintaan
yang terus meningkat untuk hunian, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas industri.
Selain itu, harga properti residensial di pasar primer mengalami peningkatan pada kuartal |
2024 sebesar 1,894 (yoy). Selain itu, Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch,
memperkirakan pertumbuhan industri properti akan mencapai 54 pada kuartal 1I-2024.
Angka ini sejalan dengan pertumbuhan positif pada akhir 2023.

Pemerintah terus memperbaharui peraturan perihal membangun dan kepemilikan properti.
Tujuannya untuk menjaga keseimbangan anatara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan
yang tetap terjaga. Misalnya, saat ini pengembang membangun rumah yang ramah
lingkungan dan hemat energi. Selain itu, aturan perihal investor asing yang memiliki
keinginan membeli properti di Indonesia juga sedang direvisi untuk menarik lebih banyak
investasi.
Page 31 OCR 0.897
»)

)D33920

R0 R3 Rp Rp

)

»

)

5

MP S0 2 R3 NG D2 G0 RN Ne R0 R4 He HN? He

3.4

3.4A

3.4.2

3.4.3

3.5

3.54

3:5:2

ALASAN DAN PERTIMBANGAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI

Pada tanggal 3 Januari 2024, BIP dan Yayasan Akademi Anak Indonesia (“YAAI”)
menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa Bangunan Sekolah, di mana BIP akan
menyewakan bangunan sekolah yang telah dibangun oleh BIP.

Untuk memenuhi Perjanjian Sewa Menyewa tersebut dan sesuai dengan kebutuhan YAAI,
bangunan sekolah tersebut telah dibangun sebuah bangunan 2 lantai beserta fasilitasnya di
atas tanah dengan luas 2.400 m?. Saat ini BIP telah memiliki sebidang tanah seluas 1.200 m?
(“Tanah BIP”) yang juga berdampingan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh Nyonya
Liliawati Rahardjo dengan luas yang sama.

Mempertimbangkan kebutuhan YAAI, lokasi dan luas tanah BIP, serta lokasi dan luas tanah
yang dimiliki oleh Nyonya Liliawati Rahardjo, maka BIP memutuskan untuk membeli tanah
yang dimiliki oleh Nyonya Liliawati Rahardjo supaya BIP dapat lebih mudah untuk mengelola
tanah dan bangunan yang telah disewakan kepada YAAI, dan kegiatan operasional dari
penyewa dapat berjalan dengan baik.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN YANG BERSIFAT KUALITATIF ATAS TRANSAKSI

Terkait dengan Transaksi, keuntungan yang diperoleh pihak BIP dan Perseroan adalah
sebagai berikut:

a) Pengelolaan aset tanah dan bangunan akan lebih mudah, karena sudah menjadi milik
sendiri.

b) Penambahan luas tanah akan memudahkan dalam bisnis secara komersial dan
pemanfaatan lahan.

Cc) Nilai aset bertambah, dan nilai pasar akan naik sesuai dengan perkembangan daerah
sekitar lokasi.

d) Tanah dan bangunan dapat disewakan sesuai dengan kebutuhan pada umumnya untuk
komersil dengan luas lahan » 2.000 m2.

e) Lahan dapat dimanfaatkan dengan disewakan dan menghasilkan pendapatan sewa bagi
BIP dan Perseroan.

f) Lahan sebelumnya tidak memiliki nilai tambah, sekarang setelah dimanfaatkan memiliki
nilai tambah.

Terkait dengan Transaksi, tidak terdapat potensi kerugian yang bersifat kualitatif yang
mungkin dialami oleh BIP dan Perseroan.
Page 32 OCR 0.751
)DJJIDDOID

»

X0 D0 D0 D0 D0 R0 D0 R0 D' 0 R0 N' 2 He ? H0 R0 RP R0 R7 R5 He HN? He)

4 ANALISIS KUANTITATIF
41 ANALISIS KINERJA HISTORIS

Analisis kinerja keuangan historis Perseroan dilakukan berdasarkan Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember
2019 sampai dengan 2023 dan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan Entitas
Anak pada tanggal dan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2024 yang
telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota firma dari EY International).

4.1.1 Laporan Posisi Keuangan

4AMAA Berikut ini adalah Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada
tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan 2023 dan 30 Juni 2024.

Dalam jutaan Rupiah

Kateraraan 31 Desember 30 Juni
2021
ASET
Aset lancar
Kas dan setara kas Lesaa2a | 1.656.482 | 2773938 | 3.ta2.ss8 | 3292277 | 3.254.460
Piutang usaha pihak berelasi 3.993 4.871 6.225 6.833 10.988 18.301
Piutang usaha pihak ketiga 2704| 251.667 | 242853 | 287037 | 221925) 263.979
Piutang lain-lain 21.407 19.055 30.884 14.079 11.558 11.360
Piutang pihakcpinak beres 48.093 88.258 64.212 68.211 76.804 67.638
Persediaan 8.514.332 | 986.988 | 9.253.913 | o.959.c06 | 10.906.023 | 10.018.225
Pajak dibayar di muka 305.838 |” 371.882 | 362216 | a9o.989 | 658.070 | 691.716
Beban dibayar di muka 29.592 40.166 48.453 35.420 7092| 119.206
Uang muka 340.197 |” 269.377 | 24499 | 272920) 288217) 21.005
Aset keuangan lancar lainnya 5.164 7 3.643 3.968 13.676 | 263.676
Total aset lancar 11.150.744 |11.888.917 |13.030.536 | 14.290.621 | 15.562.230 | 14.919.639
Aset tidak lancar
Piutang usaha pihak ketiga 44.108 51.071 31.706 63.574 20.720 1.9
Piutang lain-lain - 3.994 4.165 3.483 1.644 1.019
Piutang pihak berelasi non-usaha 66.901 49.017 51.105 64.105 80.605 86.605
Lama dlinto 6.536.036 | 6.259.664 | 6.te7.1t4 | 6.760.373 | 7.271.408 | 7.475.684
Investasi pada entitas asosiasi 59.716 65.795 72.887 82.194 90.901 97.195
Uang muka me.s2i | 703.362 | 899.7 | 1.005.093 | 1.268.639 | 2.232.523
Aset tetap, bersih 338.339 | 331.606 |” 7847| 37045 | 442053 | 400.581
Properti investasi, bersih aas6.719 | 4382561 | 4.259.613 | asza318 | s.aos.429 | 5.738.555
Aset pajak tangguhan 151 1.879 2.654 3.004 2.779 2.635
Na P3 Smk lancar 1024560 | 1.095.657 | 1.106.529 | 4.142.618 | 943.384 | 906.457
44
Page 33 OCR 0.819
M9 GP D0 GP NP D0 D0 R3 R6 3 RP NP RN R0 R0 R0 N RP RP D7 H5 N? S0 RV R9 RN? R0 R? RN R0 Rp NP Ne

Keterangan

31 Desember

Dalam jutaan Rupiah

30 Juni
2024

Aset tidak lancar lainnya 147.762 88.921 105.690 73.747 78.583 94.389
Total aset tidak lancar 13.290.913 | 13.033.617 | 13.019.181 | 14.142.954 | 15.606.145 | 17.133.434
TOTAL ASET 24.441.657 | 24.922.534 | 26.049.717 | 28.433.575 | 31.168.375 | 32.053.073
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Utang bank jangka pendek 2.139.382 | 2.670.935 | 1.590.250 | 2.018.403 | 2.766.358 | 3.419.970
Utang usaha kepada pihak ketiga 86.134 80.677 70.858 87.415 91.416 95.271
Utang lain-lain 359.442 357.213 333.656 215.404 237.673 382.386
Utang pihak berelasi non-usaha 66.995 K3 bi 85 . .
Beban akrual 1.174.972 740.073 816.056 | 1.104.004 | 1.082.318 864.898
Utang pajak 65.974 61.921 73.298 75.642 70.311 78.911
Habtitas obalan kerja Janaka 20.209 35.581 24.128 30.259 37.661 40.272

pendek
Habiitas sontak» ptak 5.018 5.258 5.038 3.517 24.002 18.599
Liabilitas kontrak - pihak ketiga 2.053.874 | 2.656.304 | 2.277.791 | 4.784.677 | 5.764.629 | 4.909.239
Uang jaminan yang diterima -

pihak berelasi 202 210 644 225 224 188
Uang jaminan yang diterima -

pihak ketiga 101.229 92.311 80.978 155.865 171.465 166.547
Pendapatan diterima dimuka - .

pihak berelasi 3.000 4.000 4.358 6.489 6.499
Pendapatan diterima dimuka -

pihak ketiga 431.279 356.518 363.338 414.865 540.062 632.580
Utang jangka panjang yang jatuh

tempo dalam satu tahun -

neto:

Utang bank dan lembaga

pembiayaan 1.216.411 884.990 829.552 606.420 792.522 953.032

Utang obligasi 1.296.211 413.521 499.124 - 199.763 199.904

Liabilitas sewa - 643 55 135 141 367
Total liabilitas jangka pendek 9.017.332 | 8.359.155 | 6.968.766 | 9.501.274 | 11.785.714 | 11.768.743
Liabilitas jangka panjang
Utang jangka panjang setelah

dikurangi bagian yang jatuh

tempo dalam satu tahun -

neto:

Utang bank dan lembaga

Dembilgan 3.209.877 | 4.785.721 | 3.921.110 | 2.641.615 | 2.100.013 | 1.657.363
Utang obligasi 1.107.125 697.130 199.255 642.407 | 1.339.147 | 2.633.275
4-2
Page 34 OCR 0.785
ND 0 D3 Dp DP No R0 R1 B3 G3 S3 S6 G5 Gb G3 He Yo S3 G0 SP Ko GP TP SP G6 S3 D3 DG R6 2 GP G3 Gp '

Dalam jutaan Rupiah
31 Desember 30 Juni

Keterangan asi Ea 2024

Liabilitas sewa - 5.139 5.677 5.542 5.401 5.395
Utang lain-lain 14.718 11.275 5.352 12.323 20.664 29.236
Liabiitas' Imbalan kerja jangka 2on83 | 42881 | 120035 | 122005) 153754) 435203

panjang
Liabilitas kontrak - pihak .

aah 120.678 3.228 3.291 5 2.597
Liabilitas kontrak -pihak ketiga | 1.235:573 | 1.590.008 | 3.326.081 | 3.469.619 | 3.113.239 | 2.361.709
Uang jaminan yang diterima -

At : 6.653 7153 10.425 7.564 8.107 11.243
Uang jaminan yang diterima -

pihak ketiga 105.100 101.462 87.8 104.619 126.314 141.516
Pendapatan diterima dimuka - 2

feses 21.000 16.249 12.000 23.559 20.363
Liabilitas pajak tangguhan tinga3 | 104829) 127.510) tas228 | 174850) 11.387
Liabilitas keuangan jangka

pin padioaa 32.212 25.160 19.388 17.987 14.571 13.960
Utang obligasi 3 3 - . . .

Total liabilitas jangka panjang 5.972.965 | 7.477.691 | 7.850.728 | 7.182.260 | 7.079.599 | 7.153.377

TOTAL LIABILITAS 14.990.297 | 15.836.846 | 14.819.494 | 16.683.534 | 18.865.313 | 18.922.120
EKUITAS
Modal saham 1.442.678 1.442.678 1.650.857 1.650.857 1.650.857 1.650.857
Tambahan modal disetor 22.996 22.996 1.307.203 1.307.203 1.307.203 1.307.203
Selisih transaksi dengan pihak

non-pengendali 1.557 (1.665) (1.665) (1.665) (1.665) (1.665)
Saldo laba

Dicadangkan 111.530 117.872 120.196 125.685 133.502 143.869

Belum dicadangkan 5.788.885 5.263.964 5.584.577 6.115.326 6.736.M3 7.345.119
Ekuitas yang dapat

diatribusikan kepada pemilik | 7.367.646 | 6.845.845 | 8.661.168 | 9.197.406 | 9.826.810 | 10.445.383
entitas induk

Kepentingan non-pengendali 2.083.714 2.239.843 2.569.055 2.552.635 2.476.252 2.685.570
TOTAL EKUITAS 9.451.360 | 9.085.688 | 11.230.223 | 11.750.041 | 12.303.062 | 13.130.953

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS | 24.441.657 | 24.922.534 | 26.049.717 | 28.433.575 | 31.168.375 | 32.053.073

Aset

411.2 Jumlah aset Perseroan terus mengalami kenaikan dari tahun 2019 sampai dengan 30 Juni
2024 dengan rata-rata peningkatan sebesar 5,624. Peningkatan terbesar terjadi pada
tahun 2023 sebesar 9,624 dari Rp28,4 triliun di tahun 2022 menjadi Rp31,1 triliun di tahun
2023. Peningkatan sebesar Rp2,7 triliun terutama berasal dari kenaikan Persediaan sebesar
Rp946 miliar, Tanah yang Belum Dikembangkan sebesar Rp511 miliar, Investasi pada
Entitas Asosiasi sebesar Rp264 miliar, dan Properti Investasi sebesar Rp831 miliar.

4:3
Page 35 OCR 0.889
1 0 0 TT TP TX TTD DT DV TT Y Y Y DV DG YG TU DD ND Y GD GR )

411.3 Peningkatan Tanah yang Belum Dikembangkan terutama berasal dari pembelian tanah di
Bekasi dan Crown Gading secara reguler. Peningkatan Properti Investasi tersebut terutama
berasal dari pembangunan dalam penyelesaian Summarecon Mall Bandung dan Gafoy di
Kelapa Gading yang diestimasikan selesai pada awal tahun 2024.

411.4 Pada 30 Juni 2024, kenaikan total aset hanya sebesar 2,845, dimana peningkatan terbesar
dikarenakan peningkatan uang muka pembelian tanah.

Liabilitas

411.5 Secara rata-rata jumlah liabilitas Perseroan dari tahun 2019 sampai dengan 30 Juni 2024
mengalami peningkatan sebesar 5,04, walaupun pada 31 Desember 2021 sempat
mengalami penurunan sebesar 6,424, disebabkan oleh pelunasan utang bank dan obligasi.

411.6 Pada 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan sebesar 13,08x,
sejalan dengan pertumbuhan bisnis. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan
liabilitas kontrak sebesar Rp641 miliar dan adanya penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap II senilai Rp900 miliar untuk akuisisi tanah di Tangerang.

Ekuitas

411.7 Ekuitas Perseroan sempat mengalami penurunan di tahun 2020, namun terus mengalami
kenaikan sampai dengan 30 Juni 2024. Peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2021
dikarenakan peningkatan modal saham, sedangkan untuk tahun lainnya berasal dari laba
bersih yang dihasilkan selama tahun berjalan.

4.1.2 Laporan Laba Rugi

441.21 Berikut ini adalah Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan 2023 dan untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.

Dalam jutaan Rupiah

f 2 Juni 2024

Keterangan o 20 2073 (6 bulan)
Pendapatan Neto 5.941.626 | 5.029.984 | 5.567.913 | 5.719.396 | 6.658.783 | 5.672.861
Beban Pokok Penjualan dan

Beban Langsung (3.091.877) | (2.737.908) | (2.973.943) | (2.719.633) | (3.299.255) | (2.699.155)
Laba Kotor 2.849.749 | 2.292.076 | 2.593.970 | 2.999.763 | 3.359.528 | 2.973.706
Beban penjualan (354.464) (275.478) (306.216) (321.562) (420.767) (220.954)
Beban umum dan administrasi (5.466) (746.613) (733.359) (952.347) | (1.038.707) (527.070)
Penghasilan operasi lain 14.248 8.344 14.087 16.378 18.350 7.479
Beban operasi lain (5.202) (2.467) (10.801) (33.815) (6.732) (1.442)
Laba Usaha 1.588.865 | 1.275.862 | 1.557.681 | 1.708.417 | 1.911.672 | 2.231.719
Pendapatan keuangan 125.332 190.339 192.298 157.233 180.737 100.410
Biaya keuangan (795.238) | (1.032.512) | (1.002.403) (857.100) (756.961) (518.244)
Laba pada ekuitas entitas

per kaan 3.961 6.078 8.341 9.306 9.956 6.294

4-4
Page 36 OCR 0.809
3419900 20”9 3 2

RD LD TN IV DP 27 D7 DP DP DV .' RP 2 R0 DD DN R0 RN R &' )

Keterangan

Dalam jutaan Rupiah

2023

Juni 2024
(6 bulan)

BPHTB terkait kombinasi bisnis bd (402.244)
Laba sebelum beban pajak

final dan pajak penghasilan 922.920 439.767 755.917 | 1.017.856 | 1.345.404 | 1.417.935

Beban pajak final (269.885) (196.479) (208.955) (243.207) (287.212) (401.251)
Laba sebelum beban pajak

Bi 653.035 243.288 546.962 774.649 | 1.058.192 | 1.016.684

Beban pajak penghasilan - neto (40.015) 2.621 2.734 (2.905) (500) (4.363)

Laba tahun berjalan 613.020 245.909 549.696 771.744 | 1.057.692 | 1.012.321

4.1.2.2 Pendapatan Perseroan dari tahun 2021 sampai dengan 2023 mengalami peningkatan rata-
rata sebesar 9,954 setelah mengalami penurunan di tahun 2020 sebesar 15,34x. Pada
semester pertama tahun 2024, pendapatan Perseroan meningkat 89,564 (yoy), dimana
masing-masing segmen mengalami kenaikan, Pengembang Properti sebesar Rp2,4 triliun,
Properti Investasi sebesar Rp202 miliar, dan Lain-Lain sebesar Rp45 miliar.

4.1.2.3 Laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2021 sampai dengan 30 Juni 2024 terus mengalami
peningkatan setelah mengalami penurunan di tahun 2020 sebesar 59,89X atau sebesar

Rp367 miliar.

4.1.3 Laporan Arus Kas

4.1.2.4 Berikut adalah Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan 2023 dan untuk
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.

Dalam jutaan Rupiah

Juni 2024

Keterangan 2021 2023 (6 bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS

OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan | 5.905.922 | 4.829.147 | 6.611.492 | 7.920.479 | 7.447.212 | 3.880.330
Aa Star pendapatan 11718 | 122.710 93.017| 105157 | 153.662 85.873
Penerimaan dari restitusi pajak Ka 2

penghasilan HASA ka
Pembayaran kas kepada:

Pa beban operasi | 3 672.764) | 13.261.572) | (2.733.350) | (70011517 | as36.71) | (2.147.735)

Karyawan maa) | 34798) | G7nsw | @se.as2) | (sad.020) | (255.780)
Pembayaran BPHTB terkait

kombinasi bisnis (402.244)
Pembayaran untuk:

Beban bunga (848.218) | (967.058) | (08.453) | (473.390) | (464372 | (297.640

Pajak final ons | cos | ass | 322.790 | 3039 | 6375.799)

Pajak penghasilan am | 10.383 (8.795) (3.284) (5.102) (2.760)

45
Page 37 OCR 0.862
RD DD 0 R0 90 D0 20 DD TTD 20 D0 DV D0 2 2 WP 2 2 DP D0 2? R0 DP Gt D0? 2 Ar )

Keterangan

Penurunan atas piutang
pihak-pihak berelasi non-
usaha

Dalam jutaan Rupiah

(5 bulan)

(6.633)

Kas neto yang diperoleh dari
aktivitas operasi

504.744

(22.932)

2.443.281

2.656.645

1.397.969

277.608

ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI

Penerimaan atas piutang pihak
berelasi non - usaha

(40.835)

(22.281)

7.500

Penerimaan dividen kas dari
investasi pada entitas asosiasi

1.248

Hasil penjualan aset tetap

2.139

4.681

2.471

956

844

Perolehan tanah yang belum
dikembangkan

(13.932)

(204.835)

(415.158)

(395.198)

(1.058.753)

(1.284.920)

Perolehan properti investasi

(228.444)

(206.462)

(70.282)

(399.965)

(876.037)

(345.066)

Perolehan aset tetap

(50.537)

(35.090)

(43.660)

(112.150)

(52.396)

Penerimaan dividen kas dari
investasi pada entitas lainnya

494

1.825

Penempatan pada deposito
berjangka

(250.000)

Pembayaran kas atas utang
investasi pada entitas lainnya

(100)

Penambahan investasi pada
entitas lainnya

(24.525)

Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi

(581.172)

(479.434)

(495.680)

(859.052)

(2.037.236)

(1.931.538)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN

Penerimaan dari utang bank

4.134.075

5.565.051

1.867.490

2.306.127

3.859.654

2.012.710

Penerimaan dari penerbitan
utang obligasi

696.288

448.450

900.000

1.300.000

Pencairan (penempatan) atas
deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya

(364)

9.223

(5.073)

(2.413)

6.121

333

Pembayaran untuk utang bank
dan lembaga pembiayaan

(3.364.181)

13.794.560)

(3.872.119)

3.410.764)

(3.478.048)

(1.650.608)

Pembayaran kepada
kepentingan nonpengendali

(262.437)

(46.639)

(79.187)

(207.481)

(255.341)

(27.096)

Pembayaran dividen kas oleh
Perusahaan

(72.016

2)

3)

198.893)

(115.375)

(470)

Pembayaran dividen kas oleh
entitas anak tertentu kepada
entitas nonpengendali

(1.877)

(98.064)

(99.387)

Penurunan setoran modal dari
kepentingan nonpengendali

(101.675)

(39.200)

(24.500)

86.963

Pembayaran biaya emisi obligasi

91.002

(6.023)

14.641)

(6.923)

4-6
Page 38 OCR 0.837
RP 0 ID DP 2 2 R1 Re RD RN Ro TV G0 D7 D0 NP 2 D' 1 DX 3 10 RD Go He Ro H? H Ge He )

Dalam jutaan Rupiah

Juni 2024
(6 bulan)

Keterangan Z 2023

Pembayaran liabilitas sewa $ (316) (50) (54) (135)

Pembayaran utang pihak . .
berelasi non-usaha kd 26177) 85

Penerimaan setoran modal dari . - - 83.894
kepentingan nonpengendali "

Pembayaran utang obligasi (1.100.000) | (1.300.000) (416.000) (500.000)

Penambahan modal dengan g 5
HMETD II biss

Pembayaran biaya emisi modal P 2
dengan HMETD II an)

Penerimanaan uang muka
setoran modal dari - 163.478 284.087 - -

kepentingan nonpengendali

Akuisisi kepentingan .
nonpengendali (3.757)

Kas neto yang diperoleh dari
(digunakan untuk) aktivitas 217.004 | aga422 | (830.145) |(1.426.357) | 789.586 | 1.615.522

pendanaan

KENAIKAN NETO KAS DAN
SETARA KAS

Reklasifikasi dari kas dan setara
kas menjadi aset keuangan - - - (2.616)
tidak lancar lainnya

140.576 (7.942) | 1.117.456 371.236 150,319 (38.408)

KAS DAN SETARA KAS AWAL

TAHUN 1.523.848 | 1.664.424 | 1.656.482 | 2.773.938 | 3.142.558 3.292.877

KAS DAN SETARA KAS AKHIR

TAHUN 1.664.424 | 1.656.482 | 2.773.938 | 3.142.558 | 3.292.877 3.254.469

41.34 Arus kas bersih dari aktivitas operasi dari tahun 2019 hingga 2020 mengalami penurunan
menjadi arus kas keluar dikarenakan adanya penurunan penerimaan dari pelanggan. Hal
ini dikarenakan terjadi penurunan penerimaan kas dari pelanggan pada tahun 2020.
Perseroan kembali mencatat arus kas masuk dari aktivitas operasi di tahun 2021 dan
mengalami peningkatan di tahun 2022. Namun arus kas masuk dari aktivitas operasi
mengalami penurunan di tahun 2023 yang disebabkan penurunan penerimaan kas dari
pelanggan serta kenaikan pembayaran kas kepada pemasok dan beban operasi lainnya dan
kembali mengalami penurunan pada periode 6 bulan yang berakhir pada 30 Juni 2024 yang
disebabkan adanya pembayaran BPHTB terkait kombinasi bisnis.

4.1.3.2 Arus kas keluar untuk aktivitas investasi Perseroan terus mengalami peningkatan selama
tahun 2021 hingga 30 Juni 2024. Hal ini disebabkan kenaikan pengeluaran kas untuk
perolehan tanah yang belum dikembangkan, properti investasi, serta aset tetap.

4.1.3.3 Perseroan mencatat arus kas masuk dari aktivitas pendanaan Perseroan pada tahun 2019,

2020, 2023, dan periode & bulan yang berakhir 30 Juni 2024 setelah mencatat arus kas
keluar untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2021 dan 2022.

4-7
Page 39 OCR 0.799
A0 DN DX RN" ' RT RN N' N' Gt D BY Yo HN H5 X0 R' He H6: Re Hb R' Gi He G6 Rt Ne RR |

4.1.4 Rasio Keuangan

a)

Rasio Profitabilitas

Imbal Balik Aset 2,508X 0,9874 21108 2,7148 3,3934 3,1584”

Imbal Batik Ekuitas 6,4864 2,707x 4,8954 6,5684 8,597x4 7, 7096"

Marjin Laba Kotor 479621 45,5684 46,5884 52,449 50,4534 52,420x

Marjin Laba Usaha 26,7414 25,3654 27,976 29,8714 28,70946 39,340x

Marjin Laba Bersih 10,3172 4, 8894 9,8734 13,493 15,884x 17,845X
“Periode 6 bulan

Imbal balik aset dan imbal balik ekuitas Perseroan dari tahun 2021 sampai 2023 terus
mengalami peningkatan setelah mengalami penurunan di tahun 2020. Hal ini sejalan
dengan peningkatan laba bersih Perseroan yang terus meningkat setiap tahun pada
periode tersebut.

Marjin laba kotor Perseroan dipengaruhi oleh campuran produk terjual, rata-rata marjin
laba kotor tahun 2022 hingga 30 Juni 2024 mengalami peningkatan dibandingkan rata-
rata marjin kotor tahun 2019 hingga 2021 dikarenakan penjualan apartemen yang
memiliki marjin kecil mengalami penurunan. Marjin laba bersih juga terus mengalami
kenaikan dari tahun 2021 hingga 2023 yang didukung oleh penurunan biaya keuangan
pada tahun tersebut.

b) Rasio Likuiditas
Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 Maa
Rasio Kas 0,18 0,20 0,40 0,33 0,28 0,28
Rasio Cepat 0,21 0,23 0,43 0,36 0,30 0,30
Rasio Lancar 1,24 1,42 1,87 1,50 1,32 1,27

Rasio lancar Perseroan selama tahun 2019 sampai 30 Juni 2024 memiliki rasio di sekitar
nilai 1,24 sampai dengan 1,87. Rasio lancar yang memiliki nilai 1,0 atau lebih besar
merupakan indikasi bahwa perusahaan memiliki posisi yang baik untuk dapat membayar
kewajiban jangka pendeknya.

Cc) Rasio Solvabilitas
Juni 2024
KetaraiKa (6 bulan)
Rasio Total Utang terhadap
Ekuitas 0,95 1,04 0,63 0,50 0,59 0,68
Rasio Total Utang terhadap
Total Aset 7 0,38 0,27 0,21 0,23 0,28
4-8
Page 40 OCR 0.828
3 NP D0 Rt D9 R0 D0 Gb H2 Rv ' R0 R0 Ne H6 H5 Ht R5 RH? R HN? R' R0 R0 Hb R' RN Ne H5 Re He Rs Re)

Rasio Total Utang terhadap Ekuitas cenderung fluktuatif dengan rata-rata selama tahun
2019 hingga 30 Juni 2024 sebesar 0,73, setelah sempat mencapai 1,04 di tahun 2020.
Rasio Total Utang terhadap Total Aset Perseroan terus menurun dari tahun 2019 sampai
dengan 2023 dan mengalami sedikit kenaikan pada 30 Juni 2024. Baik Rasio Total Utang
terhadap Ekuitas dan Rasio Total Utang terhadap Total Aset masih berada di bawah
angka 1002, yang berarti Perseroan masih mampu untuk membayar pinjaman dari
kreditur dengan menggunakan aset atau ekuitas yang dimiliki.

4.2 ANALISIS ATAS LAPORAN KEUANGAN PROFORMA KONSOLIDASIAN

4.2.1 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma PT Summarecon Agung Tbk dan Entitas
Anak pada tanggal 30 Juni 2024

Dalam jutaan Rupiah
Aset lancar
Kas dan setara kas 3.254.469 : 3.254.469
Piutang usaha pihak berelasi 18.301 - 18.301
Piutang usaha pihak ketiga 263.979 bi 263.979
Piutang lain-lain 11.360 ba 11.360
Piutang pihak-pihak berelasi non-usaha 67.638 " 67.638
Persediaan 10.018.229 Sa 10.018.229
Pajak dibayar di muka 691.716 . 691.716
Beban dibayar di muka 119.206 . 119.206
Uang muka 211.065 s 211.065
Aset keuangan lancar lainnya 263.676 - 263.676
Total aset lancar 14.919.639 . 14.919.639
Aset tidak lancar
Piutang usaha pihak ketiga 7.7 - 1779
Piutang lain-lain 1.019 - 1.019
Piutang pihak berelasi non-usaha 86.605 - 86.605
Tanah yang belum dikembangkan 7.475.684 - 7.475.684
Investasi pada entitas asosiasi TAS . 97.95
Uang muka 2.232.523 (25.200) 2.207.323
Aset tetap, bersih 480.581 5 480.581
Properti investasi, bersih 5.738.555 25.200 5.763.755
Aset pajak tangguhan 2.635 . 2.635
Aset keuangan tidak lancar lainnya 906.457 - 906.457
Aset tidak lancar lainnya 94.389 . 94.389
Total aset tidak lancar 17.133.434 2 17.133.434
TOTAL ASET 32.053.073 . 32.053.073

4-9
Page 41 OCR 0.818
R0 3 D0 DG DP R0 D0 Ho R2 H0 HN? R0 H1 R4 H3 RH: H' N: Ro WN H He ND No RN RN Me Ur He No HN M'

Dalam jutaan Rupiah

Proforma Setelah

Keterangan Sebelum Transaksi Penyesuaian

Transaksi

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

Liabilitas Jangka Pendek

Utang bank jangka pendek 3.419.970 » 3.419.970
Utang usaha kepada pihak ketiga 95.271 - 95.271
Utang lain-lain 382.386 - 382.386
Utang pajak 78.91 - 78.991
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 40.272 - 40.272
Liabilitas kontrak - pihak berelasi 18.599 - 18.599
Liabilitas kontrak - pihak ketiga 4.909.239 : 4.909.239
Uang jaminan yang diterima - pihak berelasi 188 - 188
Uang jaminan yang diterima - pihak ketiga 166.547 - 166.547
Pendapatan diterima dimuka - pihak berelasi 6.499 - 6.499
Pendapatan diterima dimuka - pihak ketiga 632.580 - 632.580

Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam
satu tahun - neto:

Utang bank dan lembaga pembiayaan 953.032 z 953.032

Utang obligasi 199.904 - 199.904

Liabilitas sewa 367 z 367
Total liabilitas jangka pendek 11.768.743 - 11.768.743
Liabilitas Jangka Panjang

Utang jangka panjang setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam satu tahun - neto:

Utang bank dan tembaga pembiayaan 1.657.363 5: 1.657.363

Utang obligasi 2.633.275 - 2.633.275

Liabilitas sewa 5.395 2 5.395
Utang lain-lain 29.236 2 29.236
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 135.243 « 135.243
Liabilitas kontrak - pihak berelasi 2.597 ba 2.597
Liabilitas kontrak - pihak ketiga 2.361.799 - 2.361.799
Uang jaminan yang diterima - pihak berelasi 11.243 . 11.243
Uang jaminan yang diterima - pihak ketiga 141.516 » 141.516
Pendapatan diterima dimuka - pihak berelasi 20.363 ta 20.363
Liabilitas pajak tangguhan 141.387 : 141.387
Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya 13.960 - 13.960
Total liabilitas jangka panjang 7.153.377 5 7.153.377

4-10
Page 42 OCR 0.817
DD RD DP DD RP DP H0 RN R0 H4 R0 H3 RH H6 NP H? HN? R HK? S5 Ne Hi R' HN? H? NP Ke H6 H' He )

Dalam jutaan Rupiah

Proforma Setelah

Keterangan Sebelum Transaksi Penyesuaian Ba
TOTAL LIABILITAS 18.922.120 - 18.922.120
EKUITAS
Modal saham 1.650.857 1.650.857
Tambahan modal disetor 1.307.203 1.307.203
Selisih transaksi dengan pihak non-pengendati (1.665) (1.665)
Saldo laba

Dicadangkan 143,869 143.869

Belum dicadangkan 7.345.119 7.345.119
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada P

pemilik entitas induk 10.445.383 10.445.383
Kepentingan non-pengendali 2.685.570 2.685.570
TOTAL EKUITAS 13.130.953 - 13.130.953
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 32.053.073 . 32.053.073

Laporan posisi keuangan konsolidasian proforma setelah Transaksi hanya terdapat perubahan
terkait uang muka atas Tanah Yang Dibeli yang sudah diakui sebagai properti investasi.

4.2.2 Laporan Laba Rugi dan

30 Juni 2024

Penghasilan Komprehensif Konsolidasian Proforma
PT Summarecon Agung Tbk dan Entitas Anak Untuk Periode 6 Bulan yang Berakhir Pada

Dalam jutaan Rupiah

Proforma Setelah

Keterangan Sebelum Transaksi Penyesuaian Haa gan
Pendapatan Neto 5.672.861 5.672.861
Beban Pokok Penjualan dan Beban Langsung (2.699.155) - (2.699.155)
Laba Kotor 2.973.706 2.973.706
Beban penjualan (220.954) - (220.954)
Beban umum dan administrasi (527.070) - (527.070)
Penghasilan operasi lain 7.479 7.479
Beban operasi lain (1.442) - (1.442)
Laba Usaha 2.231.719 2.231.719
Pendapatan keuangan 100.410 100.410
Biaya keuangan (518.244) - (518.244)
Laba pada ekuitas entitas asosiasi 6.294 " 6.294
BPHTB terkait kombinasi bisnis (402.244) - (402.244)
aa bebari pajak final. dan pajak 1.417.935 1.417.935
Beban pajak final (401.251) - (401.251)
4-1
Page 43 OCR 0.808
» X3 Yo R6 G1 RN RD Rt NP DN) RN? H0 R9 H2 Gp X “ Ne X6 Rv H2 RN Ro R N' G' He Ke He Ho He )

Dalam jutaan Rupiah

Proforma Setelah

Keterangan Sebelum Transaksi Penyesuaian Transaksi

Laba sebelum beban pajak penghasilan 1.016.684 1.016.684
Beban pajak penghasilan - neto (4.363) (4.363)
Laba tahun berjalan 1.012.321 1.012.321

Pada laporan laba rugi konsolidasian proforma setelah transaksi tidak terdapat perubahan

akibat adanya Transaksi.

4.2.3 Analisis Rasio Keuangan Proforma Sebelum dan Setelah Transaksi

a) Rasio Profitabilitas

Keterangan

Sebelum Transaksi

Proforma Setelah Transaksi

Imbal Balik Aset 3,1584" 3,15816”

Imbal Balik Ekuitas 7, 70956" 7,709”

Marjin Laba Kotor 52,420x 52,420x

Marjin Laba Usaha 39, 340x 39,340x

Marjin Laba Bersih 17,8454 17,845X
“Periode 6 bulan

Setelah Transaksi, rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

b) Rasio Likuiditas

Keterangan Sebelum Transaksi Proforma Setelah Transaksi
Rasio Kas 0,28 0,28
Rasio Cepat 0,30 0,30
Rasio Lancar 1,27 127

Rasio likuiditas setelah Transaksi tidak mengalami perubahan terkait uang muka atas
Tanah Yang Dibeli yang sudah diakui sebagai properti investasi merupakan aset tidak

lancar.

c) Rasio Solvabilitas

Keterangan Sebelum Transaksi Proforma Setelah Transaksi
Rasio Total Utang terhadap Ekuitas 0,68 0,68
Rasio Total Utang terhadap Total Aset 0,28 0,28
Rasio solvabilitas setelah Transaksi juga tidak mengalami perubahan.
4-12
Page 44 OCR 0.694
RP YP H0 R0 H6 G0 D3 H3 H6 He NP H5 H3 Ne GP H6 H6 X9 H6 H3 R9 Re NY 2 Re H9 H3 He R3 X3 R3 M6 Ng )

4.3 PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

4.3.1 Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum Transaksi

4.3AA

Transaksi pada tanggal 31 Desember 2024 sampai dengan 2029.

Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sebelum

Dalam jutaan Rupiah

Keterangan 2028
ASET
Aset lancar
Kas dan setara kas 225321 | 2340596 | 25702) 2erwasi| 2esa977 | 2772985
Piutang usaha arsaso| 596.074 654.228 748.812 879.583 | 933.923
Piutang lain-lain 12.878 14.330 15.928 17.685 19.618 21.744
Piutang pihak-pihak

an kar 92.545 109.860 128.906 149.857 172.904 198.255
Persediaan 13.048.086 | 14.200.367 | “15172022 | te.401.781 | te.003.118 | 19.442.7a8
Pajak dibayar di muka m3876 | 796.264 375.891 gesaso| 1059828 | 1.165.810
Beban dibayar di muka 287.823 316.473 348.136 382.931 an240| 463.348
Uang muka 288.217 | — 288.217 288.217 288217 |” 288.217 288.217
Aset lancar lainnya 13.676 13.676 13.676 13.676 13.676 13.676
Total aset lancar 17.199.772 | 18.675.357 | 20.078.106 | 21.588.890 | 25.583.491 | 25.300.699
Aset tidak lancar
Piutang usaha 20.720 20.720 20.720 20.720 20.720 20.720
Piutang lain-lain 1.644 1.644 1.644 1.614 1.644 1.644
Piutang pihak berelasi

ena 80.605 30.605 30.605 30.605 30.605 30.605
Tanah yang belum

Puring neaa9s | Bosst33 | 8330395 | sca.to8 | @.9e0.133 | 0.526.945
Investasi pada entitas

Mr 90.901 90.901 90.901 90.901 90.901 90.901
Uang muka tas7za7a | 1202723) tarasee | 1758705 | 2008412 | 2.219.106
Aset tetap, bersih 505.129 | 677.152 664.935 524.466 501.098 277.120
Propertiinvestasi,bersih |” 6.591.006 | 7258552 | 809217. | 8395092) 8516525 | 8.543.388
Aset pajak tangguhan 8.557 9.412 10.353 11.389 12.528 13.780
pena jelangan tidak m0168 | 1.ne08609 | 1286182 | 1421026 | 1.575.654 | 1.702.446

lancar lainnya
Aset tidak lancar lainnya 78.583 78.583 78.583 78.583 78.583 78.583
Totalaset tidak lancar | 17.312.842 | 18.667.294 | 20131375 | 20.850.329 | 21.855.803 | 22.595.848
TOTAL ASET 3asi2eta | 37.342.151 | A0.200-451 | aza20.215 | as.a29.20a | a7.306.547

4-13
Page 45 OCR 0.667
3 R3 G3 30 R0 R0 GP DG? DP R9 R0 0 R3 R0 No NP R4 X5 RN) H4 Re R2 NP RN Ne Hb R0 N He N? W Hv N' Ye )

Dalam jutaan Rupiah

Keterangan 2028 2029
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Utangbankjangka pendek |” 2.871.682 | 3.163.254 | 3.530.446 | 3442598 | 3.370.176 | 2.956.718
Utang usaha 106.537 110.005 130.343 151.636 195.357 286.159
Utang lain-lain 250.590 264.153 278.394 293.347 309.047 325.533
Beban akrual 1.136.434 | 1193255 | 1252918) a3nis.sea | 1.381.342 | 1.450.400
Utang pajak 70.991 70.991 70.991 70.991 70.991 70.991
Liabilitas imbalan kerja

Nana mandek 37.661 37.661 37.661 37.661 37.661 37.661
Liabilitas kontrak 6.000.265 | 6.488.194 | 6.995.787 | 7.5e0021 | 8.288.729 | 8.922.576
Deposit yang diterima

ata 171.689 171.689 171.689 171.689 171.689 171.689
Utang jangka panjang

yang jatuh tempo dalam

satu tahun - neto:

Dang mana ca a.c96| 9062271 t01423| — sec25e| — sessog | 47.058

lembaga pembiayaan

Utang obligasi - 468.000 771.450 432.000 971.000 .
bu Jangka 11.468.545 | 12.873.429 | 14.257.102 | 14.461.763 | 15.761.500 | 15.068.794
Liabilitas jangka panjang
Utang jangka panjang

setelah dikurangi bagian

yang jatuh tempo dalam

satu tahun - neto:

Utang bank dan

lesbarapembiayaan | 2179967 | 2401307| 2es00s2| 2612365 | 2554390 | 2.244.520

Utang obligasi 2.644.453 | 2.176.453 | 1.399.003 967.003 - .
Utang lain-lain 20.664 20.664 20.664 20.664 20.664 20.664
KembilItas feroalan Wen 163.324 173.373 183.925 195.004 206.638 218.853

jangka panjang
Liabilitas kontrak 3113239 | 3113239) 3013239) 3113239) 3.113.239 3.113.239
Deposk yang Oilntima 134.420 134.420 134.420 134.420 134.420 134.420

jangka panjang
Perdapkan Hara, 1.035.084 | 1027417 | 41.017.767 | 1.139.726 989.103 | 1.059.275

dimuka

4-14
Page 46 OCR 0.773
0 G0 D0 GP G0 H6 30 D0 RN G0 R5 R3 39 NP G5 Gp 3 Ne )

)

R6 30 RP Mo R4 R0 RP 05 DR Rp YP R3 YP |

Keterangan

Dalam jutaan Rupiah

2028

2029

Liabilitas pajak tangguhan 15.300 16.068 16.868 17.71 18.598 19.527
Total Ileniitas angan 9.306.451 | 9.062.641 | 8.5es.938 | 8.201.132 | 7.037.052 | 6.810.498
panjang
TOTAL LIABILITAS 20.774.996 | 21.936.070 | 22.823.040 | 22.662.895 | 22.758.552 | 21.879.202
EKUITAS
Modal saham 1.650.857 | 1.650.857 | 1.650.857 | “1.650.857 | 1.650.857 | 1.650.857
Tambahan modal disetor 1.307.359 | 1307359 | 4.307.359 | 4.307.359 | 1.307.359 | 1.307.359
Saldo laba 7.429.864 | 8.816.281 | 10.440.942 | 12.207.703 | 14.769.908 | 17.558.855
Kepentingan non-
Pe 3.329.538 | 3.632.584 | 3.987.283) 4410405 | 412618 | 5.500.184
TOTAL EKUITAS 13.737.618 | 15.407.081 | 17.356.441 | 19.776.322 | 22.640.742 | 26.017.255
TOTAL LIABILITAS DAN | 3 542.614 | 37.343.151 | 40.209.481 | 42.429.215 | 45.425.294 | 47.096.547

.2 Berikut ini adalah proyeksi Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi

untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2025 sampai dengan 2029.

2024

Dalam jutaan Rupiah

Keterangan (6 bulan) 2028 2029
Pendapatan Neto 2.689.371 8.433.554 9.671.611 11.044.524 | 12.415.228 | 14.157.495
Beban Pokok Penjualan

dan Beban Langsung (852.192) (3.667.089) (4.345.015) (5.054.800) (5.678.856) (6.205.612)
Laba Kotor 1.837.179 4.766.465 5.326.596 5.989.724 6.736.372 7.951.883
Beban penjualan (199.973) (448.367) (487.026) (544.299) (675.449) (673.882)
Beban umum dan

adminigrasi (764.263) (1.421.389) (1.575.342) (1.680.879) (1.862.206) (1.922.994)
Beban operasi lain (391.038) 2 : " id »
Laba Usaha 481.905 2.896.709 3.264.228 3.764.546 4.198.717 5.355.007
Pendapatan (biaya)

keuangan (57.158) (1.024.377) (1.058.715) (1.113.865) (1.118.590) (1.015.586)
Laba sebelum beban

pajak penghasilan 424.747 1.872.332 2.205.513 2.650.681 3.080.127 4.339.421
baba pajak penghasilan | 447.811) (357.338) (432.275) (535.343) (569.345) | (1.401.897)
Laba tahun berjalan 306.936 1.514.994 1.773.238 215.338 2.510.782 2.937.524

4-15
Page 47 OCR 0.811
ID DD DD 3 D0 DT DD D' 2 GD DD TTD N' UV N' ND T T & T TT “' & )

4.3.1.3 Rasio Keuangan Proyeksi Perseroan Sebelum Transaksi

a) Rasio Profitabilitas

Keterangan
Imbal Balik Aset 3,8234 4,057X 44105 49841 5,526X 6,1334
Imbal Balik Ekuitas 9,603X 9,834, 10, 19916 10,696x 11,090x 1, 211X
Marjin Laba Kotor 57,531 56,518 55,0754 54,233 54,2594 56,167x
Marjin Laba Usaha 32,4514 34,347 33,7514 34,0854 33,8194 37,8254
Marjin Laba Bersih 15,776x 17, 9641, 18, 3348 19,1534 20,2234 20,7494

Imbal balik aset, imbal balik ekuitas, dan marjin laba bersih Perseroan dari tahun 2024
sampai 2029 sebelum Transaksi terus mengalami peningkatan, dengan rata-rata sebesar
4,8224, 10,4524, dan 18,700. Marjin laba kotor Perseroan sempat mengalami
penurunan dari tahun 2024 hingga 2027, namun mulai mengalami kenaikan di tahun
2028 dan 2029. Marjin laba usaha Perseroan dari tahun 2024 sampai 2029 cenderung
fluktuatif dengan rata-rata sebesar 34,380x.

b) Rasio Likuiditas

Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028 2029

Rasio Kas 0,20 0,18 0,18 0,18 0,17 0,18
Rasio Cepat 0,24 0,23 0,23 0,23 0,22 0,25
Rasio Lancar 3,01 2,90 2,82 2,93 2,88 3118

Rasio likuiditas Perseroan sebelum Transaksi cenderung stabil dari tahun 2024 sampai
dengan 2029 dengan rata-rata rasio kas, rasio cepat, dan rasio lancar masing-masing
berada di kisaran 0,18, 0,23, dan 2,95.

c) Rasio Solvabilitas

Keterangan 2026 2027 2028 2029

Rasio Total Utang terhadap

Ekuitas 0,25 0,24 0,23 0,20 0,17 0,13
Rasio Total Utang terhadap

Total 0,62 0,59 0,54 0,43 0,35 0,23

Rasio total utang terhadap ekuitas dan rasio total utang terhadap total aset Perseroan
sebelum Transaksi diproyeksikan akan semakin membaik dari tahun 2024 sampai dengan
2029.

4-16
Page 48 OCR 0.874
,

TU RD UD D 20 2 2) ND RR 2 B' Re X2: He Di Ro Re He Ep |

: 9 3 9 9

D3

4.3.2 Proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Setelah Transaksi

43.21

Transaksi pada tanggal 31 Desember 2024 sampai dengan 2029.

Berikut ini adalah proyeksi Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan setelah

Dalam jutaan Rupiah

Keterangan 2026 2028 2029
ASET
Aset lancar
Kas dan setara kas 2.253.452 2.340.956 2.579.671 2.620.336 2.666.166 2.774.463
Piutang usaha 479.460 596.074 654.228 748.812 879.583 933.923
Piutang lain-lain 12.878 14.330 15.928 17.685 19.618 21.744
Piutang pihak-pihak

berelasi non-usaha 92.545 109.860 128.906 149.857 172.904 198.255
Persediaan 13.048.086 14.200.367 15.174.082 16.404.781 18.063.448 19.442.738
Pajak dibayar di muka 723.876 796.264 875.891 963.480 1.059.828 1.165.810
Beban dibayar di muka 287.702 316.473 348.121 382.931 421.223 463.348
Uang muka 288.217 288.217 288.217 288.217 288.217 288.217
Aset lancar lainnya 13.676 13.676 13.676 13.676 13.676 13.676
Total aset lancar 17.199.892 | 18.676.217 | 20.078.720 | 21.589.775 | 23.584.663 | 25.302.174
Aset tidak lancar
Piutang usaha 20.720 20.720 20.720 20.720 20.720 20.720
Piutang lain-lain 1,644 1.644 1.644 1.644 1.644 1.644
Piutang pihak berelasi

Ten 80.605 80.605 80.605 80.605 80.605 80.605
Tanah yang belum

dikembangkan 7.641.195 8.085.133 8.330.395 8.464.108 8.969.133 9.526.945
Teen pada entan 90.901 90.901 90.901 90.901 90.901 90.901

asosiasi
Uang muka 1.132.274 1.178.523 1.449.686 1.733.595 1.983.210 2.193.906
Aset tetap, bersih 595.129 677.152 664.935 524.466 501.098 277.130
Properti investasi, bersih 6.616.286 7.283.752 8.117.371 8.420.292 8.541.725 8.568.588
Aset pajak tangguhan 8.557 9.412 10.353 11.389 12.528 13.780
Aset keuangan tidak

lancar lainnya 1.046.948 1.160.869 1.286.182 1.424.026 1.575.654 1.742.446
Aset tidak lancar lainnya 78.583 78.583 78.583 78.583 78.583 78.583
Total aset tidak lancar 17.312.842 | 18.667.294 | 20.131.375 | 20.850.329 | 21.855.803 | 22.595.848
TOTAL ASET 34.512.734 | 37.343.511 | 40.210.095 | 42.440.104 | 45.440.466 | 47.898.022

4-17
Page 49 OCR 0.711
b3200221930902223202223121202D2222099093921012 2

22

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Utang bank jangka pendek | 2.871.682 | 3.163.254 | 3.530.486 | 3442598 | 3370176 | 2.956.718
Utang usaha 106.537 110.005 130.343 151.636 195.357 286.159
Utang lain-lain 250.590 264.153 278.394 293.347 309.047 325.533
Beban akrual 1136434 | 1493255) 1252018) 1315564 | 1381342) 1.450.009
Utang pajak 70.991 70.391 70.991 70.991 70.991 70.991
Liabilitas imbalan kerja
: 37.661 37.661 37.661 37.661 37.661 37.661
jangka pendek
Liabilitas kontrak 6.000.265 | 6.488.194 | 6.995.787 | 7.5e0021 | 8288729 | 8.922.576
Deposit yang diterima
Peleton 171.689 171.689 171.689 171.689 171.689 171.689
Utang jangka panjang
yang jatuh tempo dalam
satu tahun - neto:
Lang ak Can, B22.e96 | 9052271 “0123| 9ec25e | sessos | 847.058
lembaga pembiayaan
Utang obligasi : 468.000 777.450 432.000 971.000 -
Total Habikas Janaka 11.463.545 | 12.873.429 | 14.257.102 | 14.461.763 | 15.761.500 | 15.068.794
pendek
Liabilitas jangka panjang
Utang jangka panjang
setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam
satu tahun - neto:
Utang bank: Yan 2.179.967 | 2.401.307 | 2.680.052 | 2.613.365 | 2.554.390 | 2.244.520
lembaga pembiayaan
Utang obligasi 2644453 | 2.176.453 | 1.399.003 967.003 - .
Utang lain-lain 20.664 20.664 20.664 20.664 20.664 20.664
Lea Kooaan kera tempa | oo oamaa7a | 10225 | toso0 | 206638 | 210853
jangka panjang
Liabilitas kontrak 3113239 | 3413239) 3113259) 3413239) 3013239 | 3.113.229
Deposinyang diterima 134.420 134.420 134.420 134.420 134.420 134.420
jangka panjang
pentiapalan terima 1.035.084 | 1.027.117 | 1.017.767 | 1.439.726 989.103 | 1.059.275
dimuka
Liabilitas pajak tangguhan 15.300 16.068 16.868 7.7 18.598 19.527
Total liabilitas jangka 9.306.451 | 9.062.641 | a.ses.938 | 8.201.132 | 7.037.052 | e.a10.a98
panjang
TOTAL LIABILITAS 20.774.996 | 21.936.070 | 22.823.040 | 22.662.895 | 22.798.552 | 21.879.292
4-18
Page 50 OCR 0.645
RD UD DD DP 2 DD 2 2 2 N' GD: RN N'/ &: &: &': HD 5: 7 Y G: N: G: H' Hi G: Ht He 4 ' |

Dalam jutaan Rupiah

Keterangan 2029
EKUITAS

Modal saham 1.650.857 1.650.857 1.650.857 1.650.857 1.650.857 1.650.857
Tambahan modal disetor 1.307.359 | 1.307.359 | 1.307.359 | 41.307.359 | 1.307.359 | 1.307.359
Saldo laba 7.449.984 8.816.641 10.441.556 12.408.588 14.771.080 17.560.330
Kepevehaa pat 3.329.538 | 3.632.584 | 3.987.283 | a.ato405 | 4912618 | 5.500.184

pengendali

TOTAL EKUITAS 13.737.738 | 15.407.441 | 17.387.055 | 19.777.209 | 22.641.914 | 26.018.730
na LITAS DAM 34.512.734 | 37.343.511 | 40.210.095 | 42.440.104 | 45.440.466 | 47.898.022

4.3.2.2 Berikut ini adalah proyeksi Laporan Laba Rugi Konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi
untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2025 sampai dengan 2029.

Keterangan

2024
(6 bulan)

Dalam jutaan Rupiah

2028

2029

Pendapatan Neto 2.689.371 | 8.433.554 | 9.671.611 | 11.044.524 | 12.415.228 | 14.157.495
Beban Pokok Penjualan

dan Batan Lan tes2.o72 | (3.ees.849) | (a.344-760) | Gosa530) | (5.678.560) | (6.205.300
Laba Kotor 1.837.299 | 4766705 | 5326851 | sssos04| 6736.es9 | 7.952.187
Beban penjualan 9997 | wasaen |” cero20 |” Gas2s |” cersaan | (673.282
Beban umum dan

ska Gsaren | mara | as75aan | a.esos7 | G.as2.2007 | a.922.990
Beban operasi lain (391.038) -
Laba Usaha 482.025 | za9e.ga9 | 3264483 | 37eaate | A.t99.001| 5.355.311
Pendapatan (biaya)

em G7zas8 | a.02437m | ses) | dare | aare.s907 | @.015.586)
laba sebekan babat 424.867 | 4.872572| 2.205.768 | z.es0.951 | 3.ogota | 4.339.725

pajak penghasilan
Mapan Pelan penghasilan | 17.011) (357.338) (432.275) (635.343) (569.325) | (1.401.897)
Laba tahun berjalan 307.056 | 1.515.238) “1773493 | 2115608 | 251.000 | 2.937.825

4-19
Page 51 OCR 0.790
RD DN RN G7 H4 Ke Ne 30 RP R0 D4 R6 Ge Re S4 R0 He Re 3 R6 M3 Re R0 R0 H3 No 33 R2 G6 S4 &v |

4.3.2.3 Rasio Keuangan Proyeksi Perseroan Setelah Transaksi

a) Rasio Profitabilitas

Keterangan
Imbal Balik Aset 3,823 4,0585 AAN 4,9854 5,5265 6,131
Imbal Balik Ekuitas 9,6041, 9,831 10, 2005, 10,6974 11,090x 11,201
Marjin Laba Kotor 57,533 56,521 55,0774 54,2354 54,261 56, 1694
Marjin Laba Usaha 32,4524 34,350X, 33, 7534 34,088X 33,821 37,8274
Marjin Laba Bersih 15,778 17,96716 18,375 191554 20,264 20,7518

Imbal balik aset, imbal balik ekuitas, dan marjin laba bersih Perseroan dari tahun 2024
sampai 2028 setelah Transaksi juga terus mengalami peningkatan, dengan rata-rata
sebesar 4,8234, 10,453X, dan 18,70246. Marjin laba kotor Perseroan sempat mengalami
penurunan dari tahun 2024 hingga 2027, namun mulai mengalami kenaikan di tahun

.2028 dan 2029. Marjin laba usaha Perseroan dari tahun 2024 sampai 2029 cenderung
fluktuatif dengan rata-rata sebesar 34,3825.

b) Rasio Likuiditas

Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028 2029

Rasio Kas 0,20 0,18 0,18 0,18 0,17 0,18
Rasio Cepat 0,24 0,23 0,23 0,23 0,22 0,25
Rasio Lancar 3,01 2,90 2,82 2,93 2,88 3,18

Akun-akun pada aset lancar Perseroan setelah Transaksi tidak berubah secara
signifikan dengan sebelum Transaksi, sehingga rasio likuiditas setelah Transaksi tidak
berubah dari sebelum Transaksi.

c) Rasio Solvabilitas

Keterangan 2 2027 2028
Rasio Total Utang terhadap

Ekuitas 0,25 0,24 0,23 0,20 0,17 0,13
Rasio Total Utang terhadap

Total Aset 0,62 0,59 0,54 0,43 0,35 0,23

Rasio total utang terhadap ekuitas dan rasio total utang terhadap total aset Perseroan
setelah Transaksi tidak berubah dari sebelum Transaksi.

4-20
Page 52 OCR 0.806
R0 DP RN RN D7 RN? Ho X Re Ht Gp He He H6 He H4 He Hi R5 G' G7 HN R' R He He 3 Ns R3 R5 Ge He He )

4.4 ANALISIS INKREMENTAL

4.41 Berdasarkan analisis inkremental dapat dilihat bahwa dengan dilakukannya Transaksi tidak
mempengaruhi kinerja keuangan dan operasional Perseroan.

4.4.2 Berikut adalah rasio laporan keuangan konsolidasian berdasarkan proforma Perseroan yang
disusun oleh manajemen Perseroan per tanggal 30 Juni 2024.

erangan Sebelum Proform lah Transaksi
Imbal Balik Aset 3,168 3,166
Imbal Balik Ekuitas 77183 7713
Marjin Laba Kotor 52,425 52,425
Marjin Laba Usaha 39, 3455 39,345
Marjin Laba Bersih 17,848 17,845
Rasio Kas 0,28 0,28
Rasio Cepat 0,30 0,30
Rasio Lancar 1,27 1,27
Rasio Total Utang terhadap Ekuitas 0,68 0,68
Rasio Total Utang terhadap Total Aset 0,28 0,28
“Periode 6 bulan

4.4.3 Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan
setelah Transaksi terlihat bahwa dengan dilakukannya Transaksi tidak terdapat perubahan
pada rasio profitabilitas, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas. Secara umum tidak terdapat
perubahan yang signifikan pada proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan setelah
Transaksi.

4.4.4 Terdapat perubahan yang tidak signifikan pada laporan posisi keuangan proyeksi keuangan
SMRA sebelum Transaksi dan setelah Transaksi sebagai berikut:

angan 2024 2025 2026 2027 2028 2029
Sebelum Transaksi
Man La mai 34.512.614 | 37.343.151 | 40.209.481 | 42.439.219 | 45.439.204 | 47.896.547

Tebal Sae Nan Jaan 13.737.618 | 15.407.081 | 17.386.441 | 19.776.324 | 22.640.742 | 26.017.255

Setelah Transaksi

Te ear Juta 34.512.734 | 37.343.511 | 40.210.095 | 42.440.104 | as.440.466 | 47.898.022

Te aan 13.737.738 | as-407.4a1 | 17.387.055 | 19.777.209 | 22.641.914 | 26.018.730

4.4.5 Total aset dan total ekuitas selama periode proyeksi setelah Transaksi lebih tinggi
dibandingkan sebelum Transaksi, yang disebabkan kenaikan laba bersih atas penurunan
beban sewa.

421
Page 53 OCR 0.691
R1 D0 DR RD RD Ri Y Ro ND DN XD: H6 Re RD? DN Rb RH HT 0 R' Re Te Te H6 Sp Hi He He H' )

4.4.6 Tidak terdapat perubahan atas analisis tren pendapatan, namun terdapat sedikit perubahan
pada laba bersih proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi
sebagai berikut:

2024

Keterangan (6 bulan)

Sebelum Transaksi
Pendapatan neto (dalam
Panpel 2.639.371 | @a33.s5a | 9.e7i.eti | 11.001.524 | 12.415.225 | 14.157.405
Kenaikan pendapatan (5) 2 0,851 14,685 14,208 1218 14,038
Pena (dalam jutaan 306.936 | s1a.99a | 1773258 | 2115338 | 2.510.782 | 2.937.524
Setelah Transaksi
Pendapatan neto (dalam
Aan 2.689.371 | 6.433.554 | 9.e7te1i | 1.041.521 | 12.415.225 | 14.157.495
Kenaikan pendapatan (6) : 0,854 14,685 14,205 Tata 14,038
aa La (dalam Jutaan 307.056 | 4.515.234 | 41.773.493 | 2015608 | 2511.009| 2.937.828

4.4.7 Laba bersih yang dicatatkan Perseroan selama periode proyeksi setelah Transaksi mengalami
peningkatan dibandingkan sebelum Transaksi yang disebabkan oleh penurunan beban.

4.4.8 Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi, tidak
terdapat perubahan yang signifikan pada rasio atas proyeksi keuangan Perseroan. Berikut
adalah rasio atas proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi:

rata

Sebelum Transaksi
Imbal Balik Aset 3,823X, 4,057K 4,A10X 4,9845 5,526 6,1334 4,8225
Imbal Balik Ekuitas 9,603x 9,8334 10, 1991 10,696x 11,090x 11,2014 10,4525
Marjin Laba Kotor 57,531 56,5184 55,0754 54,2334 54,2594 56,1674 55,630x
Marjin Laba Usaha 32,4514 34,3475 33,7514 34,0854 33,819 37,8254 34, 3802
Marjin Laba Bersih 15,776x 17,9644 18,334 191534 20,2234 20,7494 18,7005
Setelah Transaksi
Imbal Balik Aset 3,823 4,058X AAN 4,9854 5,5264 6,134X 4,8235
Imbal Balik Ekuitas 9,604x 9,8341 10,2005 10, 6974 11,090x 1,291 10,4535
Marjin Laba Kotor 57,533X 56,5214 55,0774 54,2354 54,2614 56,169X 55,6334
Marjin Laba Usaha 32,4524 34,3504 33, 7534 34,0884 33,821X 37,8274 34,382
Marjin Laba Bersih 15,778x 17,9674 18,33745 19,1554 20,2264 20,7514 18,7025

4.4.9 Masing-masing rasio profitabilitas periode proyeksi setelah Transaksi mengalami sedikit
peningkatan dibandingkan periode proyeksi sebelum Transaksi, yang disebabkan kenaikan
laba bersih atas penurunan beban sewa.

4-22
Page 54 OCR 0.854
R9 R0 Ne He N3 R3 H1 X3 G3 R3 GP Re No N3 He R0 S6 H3 G0 Re Re NP G2 NP G3 R5 Re 6 R0 NP Yap R3 Re )

5 ANALISIS KEWAJARAN
5.1 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

5.1.1 Dalam rangka melaksanakan Transaksi, Perseroan telah mempertimbangkan berbagai faktor-
faktor yang terkait sebelum memutuskan untuk melakukan Transaksi dan menunjuk KJPP-
WJR untuk melakukan penilaian atas tanah yang menjadi objek Transaksi.

5.1.2 Selanjutnya, Perseroan menunjuk kami untuk memberikan pendapat independen atas
kewajaran Transaksi, untuk memenuhi ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam
POJK 42 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan yang akan digunakan sebagai
salah satu dasar pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam proses pengambilan
keputusan atas Transaksi Afiliasi.

5.1.3 Analisis kewajaran nilai Transaksi dilakukan dengan membandingkan harga yang disepakati
dalam Perjanjian Pengikatan Pengalihan Hak atas Tanah antara pihak-pihak terkait dalam
Transaksi, dengan nilai pasar dari objek Transaksi berdasarkan Laporan Penilaian Aset.

5.1.4 Laporan Penilaian Aset terkait dengan objek transaksi pengalihan tanah dari Nyonya
Liliawati Rahardjo yang disusun oleh KJPP-WJR adalah sebagai berikut:

Luas Tanah | Nilai Pasar
Un) (eTUa)
| Nyonya
00050/2.0133 30/Agustus 2024  Liliawati 1.200 25.260

00/P1/03/0137/1/VIN/2024

Rahardjo

5.1.5 Sedangkan deskripsi Akta Jual Beli No. 107/2024 tanggal 25 Oktober 2024 oleh GDE Sonatha
Rama Fernanda, S.H., M.Kn., Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Badung, antara
pihak-pihak terkait dalam Transaksi adalah sebagai berikut:

No, Akta Tanggal Akta Renjiral Luas Tanah Harga
Perjanjian | Perjanjian J (m?) (Rp Juta)
Nyonya
25 Oktober Bip Liliawati 1.200 25.200

Rahardjo

107/2024

5.1.6 Berdasarkan Akta Perjanjian tersebut di atas, Tanah Yang Dibeli telah dibayar lunas oleh
Pembeli dan pembayaran telah diterima cukup oleh Penjual pada saat akta ditandatangani.

5.1.7 Berdasarkan POJK 35 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis terkait
kewajaran nilai transaksi, batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi
7,54 dengan rincian sebagai berikut:

Batasan Transaksi (dalam Rupiah)

Batas Atas Nilai Transaksi 7,54 di atas Nilai Pasar 27.154.500.000
Nilai Pasar 25.260.000.000
Batas Bawah Nilai Transaksi — 7,54 di bawah Nilai Pasar 23.365.500.000
Page 55 OCR 0.826
RR R9 D0 HN RN RN HD H5 He TP H0 H3 H5 H6 D0 Ne Gp H6 NP RN Ke WN HN He G9 R3 BG) NP HN? He R5 R' )

5.1.8 Sedangkan selisih harga Transaksi adalah lebih rendah 0,24X dibandingkan dengan Nilai Pasar
seperti yang ditunjukkan sebagai berikut:

Rp25.200.000.000

Rp25.260.000.000

5.2 ANALISIS DAMPAK KEUANGAN

-0,244

5.2.1 Dapat dilihat bahwa dengan dilakukannya Transaksi mempengaruhi kinerja keuangan dan
operasional Perseroan. Berikut adalah rasio laporan keuangan konsolidasian berdasarkan
proforma Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan per tanggal 30 Juni 2024.

Keterangan Sebelum Transaksi Proforma Setelah Trai

Imbal Balik Aset 3161" 3,
Imbal Balik Ekuitas 7,716 77k
Marjin Laba Kotor 52,424 52,424
Marjin Laba Usaha 39,344 39,341
Marjin Laba Bersih 17,848 17, 84K
Rasio Kas 0,28 0,28
Rasio Cepat 0,30 0,30
Rasio Lancar 1,27 1,27
Rasio Total Utang terhadap Ekuitas 0,68 0,68
Rasio Total Utang terhadap Total Aset 0,28 0,28

“Periode 6 bulan

4.41 Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi dan
setelah Transaksi terlihat bahwa dengan dilakukannya Transaksi tidak terdapat perubahan
pada rasio profitabilitas, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas. Secara umum tidak terdapat
perubahan yang signifikan pada proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan setelah

Transaksi.

5.2.2 Terdapat perubahan yang tidak signifikan pada laporan posisi keuangan proyeksi keuangan
SMRA sebelum Transaksi dan setelah Transaksi sebagai berikut:

Keterangan

Sebelum Transaksi

Total aset (dalam jutaan 34.512.614
Rupiah) Saka

37.343.451

40.209.481

42.439.219

45.439.294

47.896.547

Total ekuitas (dalam jutaan

Rupiah) 13.737.618

15.407.081

17.386.441

19.776.324

22.640.742

26.017.255

Setelah Transaksi

Total aset (dalam jutaan
Kuna 34.512.734

37.343.511

40.210.095

42.440.104

45.440.466

47.898.022

Total ekuitas (dalam jutaan

Rupiah) 13.737.738

15.407.441

17.387.055

19.777.209

22.641.N4

26.018.730

5-2
Page 56 OCR 0.670
0 DD G0 R0 G0 R3 R0 GD R' R0 D0 RN X0 YG? 2 RH G RN SR G' RX RD RN G5 RP RN H' RN? He |

5.2.3 Total aset dan total ekuitas selama periode proyeksi setelah Transaksi lebih tinggi
dibandingkan sebelum Transaksi, yang disebabkan kenaikan laba bersih atas penurunan
beban sewa.

5.2.4 Tidak terdapat perubahan atas analisis tren pendapatan, namun terdapat sedikit perubahan
pada laba bersih proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi
sebagai berikut:

Sebelum Transaksi
Pendapatan neto (dalam
hong an 2.689.371 | @a33.554 | o.e7ue1i | ar.044.521 | 12.415.228 | 14.157.495
Kenaikan pendapatan (5) - 0,855 14,681 14,201 Tank 14,035
ta foalan Jiran 306.936 | as1a994 | 1.775.258 | 2115338 | 2.510.782 | 2.937.524
Setelah Transaksi
Pendapatan neto (dalam
Mma 2.639.371 | 6.433.554 | 9.e7ue1i | ar.041.521 | 12.415.228 | 14.157.495
Kenaikan pendapatan (4) - 0,854 14,681 14,201 12,414 14,038
pak Ketam taon 307.056 | 41.515.234 | 1.773.493 | 2115.c08 | 2.511.009 | 2.937.828

5.2.5 Laba bersih yang dicatatkan Perseroan selama periode proyeksi setelah Transaksi mengalami
peningkatan dibandingkan sebelum Transaksi yang disebabkan penurunan beban sewa.

5.2.6 Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi, tidak
terdapat perubahan yang signifikan pada rasio atas proyeksi keuangan Perseroan. Berikut
adalah rasio atas proyeksi keuangan Perseroan sebelum Transaksi dan setelah Transaksi:

Keterangan 2025 2026 202 2029 Rata-rata
Sebelum Transaksi
Imbal Balik Aset 3,8234 4,0574, 4,101 4,9841 5,526x 6, 1334 4,822x
Imbal Balik Ekuitas 9,603X 9,8334 10, 1994 10,696x 11,090x 1,214 10,4524
Marjin Laba Kotor 57,5314 56,518X 55,0754 54,233X 54,259X 56,1674 55,630x
Marjin Laba Usaha 32,4514 34,3474 33, 7514 34,085X 33,8194 37,8254 34,380x
Marjin Laba Bersih 15,776x 17,964 18,334 19, 15316 20,2234 20,749 18,700x
Setelah Transaksi
Imbal Balik Aset 3,8234 4,058X AA 4,9854 5,526x 6,1345 4,8238
Imbal Balik Ekuitas 9, 6041, 9,834x 10,2002 10,6974 11,090X, 1,211 10,453
Marjin Laba Kotor 57,5334 56,5214 55,0774 54,235X 54,2614 56,1694 55,6334
Marjin Laba Usaha 32,452 34,3502 33,7534 34,088X 33,8214 37,8274 34,3821
Marjin Laba Bersih 15,778x 17,967 18,3372 19,1554 20,2264 20,751X 18,7021
5-3
Page 57 OCR 0.875
DD D2 DD DD DV DD DU DT Y T DD UD Y TT DT 3 D G 3 NT RN H' “' “' )

5.2.7

Masing-masing rasio profitabilitas periode proyeksi setelah Transaksi mengalami sedikit
peningkatan dibandingkan periode proyeksi sebelum Transaksi, yang disebabkan kenaikan
laba bersih atas penurunan beban sewa.

5.3 ANALISIS PERTIMBANGAN BISNIS

5.34

5.3.2

5.3.3

5.4

Pada tanggal 3 Januari 2024, BIP dan Yayasan Akademi Anak Indonesia (“YAAI”)
menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa Bangunan Sekolah, di mana BIP akan
menyewakan bangunan sekolah yang saat ini telah dibangun oleh BIP.

Untuk memenuhi Perjanjian Sewa Menyewa tersebut dan sesuai dengan kebutuhan YAAI,
bangunan sekolah tersebut telah dibangun sebuah bangunan 2 lantai beserta fasilitasnya di
atas tanah dengan luas 2.400 m2. Saat ini BIP telah memiliki sebidang tanah seluas 1.200 m?
(“Tanah BIP”) yang juga berdampingan dengan bidang tanah yang dimiliki oleh Nyonya
Liliawati Rahardjo dengan luas yang sama.

Mempertimbangkan kebutuhan YAAI, lokasi dan luas tanah BIP, serta lokasi dan luas tanah
yang dimiliki oleh Nyonya Liliawati Rahardjo, maka BIP memutuskan untuk membeli tanah
yang dimiliki oleh Nyonya Liliawati Rahardjo supaya BIP dapat lebih mudah untuk mengelola
tanah dan bangunan yang telah disewakan kepada YAAI, dan kegiatan operasional dari
penyewa dapat berjalan dengan baik.

KESIMPULAN
Berdasarkan analisis kewajaran atas Transaksi yang dilakukan meliputi analisis terhadap

transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, dan analisis atas kewajaran nilai transaksi, maka
kami berpendapat bahwa Transaksi adalah WAJAR.

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.16 MB
Published29 Oct 2024
Pages57
Characters117,260
Text sourceOCR
OCR confidence0.824

Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SUMMARECON AGUNG TBK p.1 ×41
linked person Lydia Tjio · Direktur p.23
linked org PT Semarop Agung p.23
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×17
possible org Bursa Efek Indonesia p.4 ×5
possible person Drs. H. Edi Darnadi · Komisaris Independen p.22 ×2
possible person Lexy Arie Tumiwa · Komisaris Independen p.22
possible person Ir. Ge Lilies Yamin · Komisaris Independen p.22
possible org Negara Republik Indonesia p.23 ×2
unresolved org KJPP Wawat Jatmika & Rekan p.1 ×5
unresolved org KJPP Wawat Jatmika p.1 ×8
unresolved org BDO International Limited p.1
unresolved org PT Bali Indah Property p.2 ×8
unresolved org KJPP Wawat Jatmika dan Rekan p.2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org KJPP Wawat Jatnika & Rekan p.2
unresolved org KJPP Wawat Jatnika p.2
unresolved org BDO Intemational Limited p.2
unresolved org PT Bahagia p.3 ×2
unresolved org PT Summarecon Nyonya Liliawati Makmursejati Investment Property Rahardjo p.3 ×2
unresolved org Liliawati Makmursejati Investment Property Rahardjo A p.3
unresolved org PT Summarecon Bali Indah p.3 ×3
unresolved person I Gede Perdana Artha · Notaris p.3 ×12
unresolved org Purwantono p.4 ×15
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×10
unresolved org Pusat Statistik p.5 ×3
unresolved person GDE Sonatha Rama Fernanda p.6 ×4
unresolved person Jemmy Kusnadi p.6 ×3
unresolved person Dewi Himijati Tandika · Notaris p.8 ×9
unresolved person Soegianto Nagaria · Komisaris p.8 ×4
unresolved person Herman Nagaria · Direktur Utama p.8 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×7
unresolved org NAMA Rekan Penugasan Budi Prasetyo p.11
unresolved org KEPI KJPP KJPP-WJR OJK PDB PMA PMDN p.13
unresolved org PT Bali Indah Property Badan Koordinasi Penanaman Modal p.13
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal Badan Pusat Statistik Dana Moneter Internasional Kantor p.13
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kode Etik Penilai Indonesia Kantor Jasa Penilai p.13
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik KJPP Wawat Jatmika & Rekan p.13
unresolved org Yayasan Akademi Anak Indonesia p.14 ×3
unresolved person Ir. Sharif Benyamin Akta · Direktur p.20 ×7
unresolved org Liliawati Makmursejati Investment Property Rahardjo A J p.21
unresolved person Ridwan Suselo · Notaris p.22 ×2
unresolved person Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinyal · Notaris p.22
unresolved org Menteri Kehakiman p.22
unresolved person Soetjipto Nagaria · Komisaris Utama p.22
unresolved person Harto Djojo Nagaria · Komisaris p.22 ×3
unresolved person Hendri Rahardja · Komisaris p.22
unresolved person Ir. Adrianto Pitojo Adi · Direktur Utama p.23
unresolved person Nanik Widjaja · Direktur p.23
unresolved person Jason Lim · Direktur p.23
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.23
unresolved org PT Bahagia Makmur Sejati p.24
unresolved person Liliawati Rahardjo Rp · Direktur p.25 ×55
unresolved org Kementerian Investasi p.29
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.29
unresolved org Menteri Keuangan p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 4234 ms 13 Sep 2026 16:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'berdasarkan Laporan Penilaian Aset.'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'berdasarkan Laporan Penilaian Aset.',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '0.199'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result