Skip to content
Back to announcement

20260609_MKNT_Laporan Informasi dan Fakta Material_32099053_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review MKNT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 98

Page 1
   LAPORAN PENILAIAN SAHAM



 PT RADJA UDANG MALINGPING


No. 00029/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
          Tanggal : 29 Mei 2026
Page 2
   LAPORAN PENILAIAN SAHAM



 PT RADJA UDANG MALINGPING


No. 00029/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
          Tanggal : 29 Mei 2026
Page 3
No. 00029/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026                              Bekasi, 29 Mei 2026


Kepada:
Direksi PT Radja Udang Malingping
Kampung Jasa Mukti, RT. 002, RW. 003
Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam
Kabupaten Lebak, Banten


Perihal: Penilaian 100,00% Saham PT Radja Udang Malingping


Dengan hormat,


Sesuai    dengan   Surat   Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0052/SPK/MSE-
03/ES/IX/2025, tanggal 16 September 2025 dan Addendum Surat Perjanjian Kerja
No. 0012/SPK/MSE-03/ES/II/2025, tanggal 10 Februari 2026, kami sebagai Kantor Jasa
Penilai Publik resmi berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
Izin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
Indonesia, serta terdaftar sebagai profesi penunjang penilai publik sektor jasa keuangan
sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. KEP-
282/KS.13/2026, tanggal 21 Mei 2026, telah ditunjuk oleh PT Radja Udang Malingping
untuk melakukan penilaian terhadap Nilai Pasar 100,00% saham PT Radja Udang Malingping
(atau selanjutnya disebut “Perseroan”) per tanggal 31 Desember 2025.


IDENTITAS PEMBERI TUGAS


Pemberi tugas dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


Nama Perusahaan      :     PT Radja Udang Malingping
Bidang Usaha         :     Tambak Udang
Alamat               :     Kampung Jaya Mukti, RT. 002, RW. 003
                           Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam
                           Kabupaten Lebak, Banten
Telepon/Fax          :     -/-
Email                :     -


PENDAHULUAN

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (atau selanjutnya disebut “MKNT”) berencana
melakukan akuisisi saham Perseroan sebanyak 100,00% saham. Sehubungan dengan
rencana transaksi tersebut, Perseroan menunjuk KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai
Page 4
Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          Penilai Independen untuk melaksanakan penilaian 100,00% saham Perseroan per tanggal
          31 Desember 2025.


          TUJUAN PENILAIAN


          KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh Perseroan sesuai dengan Surat Perjanjian
          Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0052/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16 September
          2025 dan Addendum Surat Perjanjian Kerja No. 0012/SPK/MSE-03/ES/II/2025, tanggal
          10 Februari 2026, dengan tujuan melakukan analisis untuk memberikan opini Nilai Pasar
          100,00% saham Perseroan. Laporan ini disusun sebagai informasi bagi pihak Pengguna
          Laporan atas Nilai Pasar Saham, terkait dengan rencana akuisisi saham.


          PEDOMAN PENILAIAN


          Dalam melakukan penilaian ini, kami berpedoman pada Kode Etik Penilai Indonesia dan
          Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
          Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
          Modal (POJK 35) serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
          17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
          Pasar Modal (SEOJK 17).


          DASAR NILAI


          Berdasarkan       Surat    Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0052/SPK/MSE-
          03/ES/IX/2025, tanggal 16 September 2025 dan Addendum Surat Perjanjian Kerja
          No. 0012/SPK/MSE-03/ES/II/2025, tanggal 10 Februari 2026, maka standar nilai yang
          akan digunakan adalah “Nilai Pasar”.


          Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
          aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan
          penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
          dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar
          pemahaman yang            dimilikinya, kehati-hatian, dan     tanpa paksaan   (Peraturan OJK
          No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020).


          TANGGAL PENILAIAN


          Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
          pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.




                                                                                                     ii
Page 5
Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN


          Pendekatan yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
          adalah Pendekatan Berbasis Pendapatan (Income Based Approach) dengan metode
          Discounted Cash Flow (DCF) dan Pendekatan Berbasis Aset (Assets Based Approach) dengan
          metode Adjusted Book Value (ABV).


          ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS


          Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi dan kondisi pembatas yang kami gunakan
          sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:


          •   Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;
          •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
              Penilaian;
          •   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun internal yang
              kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
          •   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
              kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
              pencapaiannya (fiduciary duty);
          •   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
              yang telah disesuaikan;
          •   Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
              informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan;
          •   Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
          •   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari pemberi
              tugas.


          KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENT)


          Dalam penyusunan Laporan Penilaian Saham, tidak terdapat kejadian penting yang
          diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal
          laporan penilaian.


          KESIMPULAN NILAI


          Penilaian ini kami laksanakan, dengan mengacu kepada Kode Etik Penilai Indonesia, Standar
          Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
          Penilai Indonesia (MAPPI), dan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020. Kami menggunakan
          pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan kajian serta analisis berbagai data
          dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa secara fundamental
          asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.


                                                                                                 iii
Page 6
Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          Melalui berbagai pertimbangan objektivitas dan kewajaran suatu nilai, maka kami
          berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% saham PT Radja Udang Malingping pada tanggal
          31 Desember 2025 adalah sebesar:


                                            Rp151.279.000.000,-
                  (Seratus Lima Puluh Satu Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah)


          Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian
          dan kode etik yang berlaku.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)                 Digitally signed by Endang Sunardi
          Rekan                                                    DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
                                                                   Endang dan Rekan,
          MAPPI                  : No. 09-S-02341                  email=syarifendangdanrekan@gmail.com

          Izin Penilai Publik    : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin       : Penilaian Bisnis
          Register               : No. RMK-2017.00303
          Terdaftar OJK          : No. KEP-282/KS.13/2026




                                                                                                                iv
Page 7
Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                            PERNYATAAN PENILAI


          Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
          di bawah ini menyatakan bahwa:
         1. Penilai menyatakan bahwa dalam melakukan penilaian ini, kami bertindak secara
             independen dan objektif, tanpa adanya pengaruh dari pihak lain yang dapat
             memengaruhi hasil penilaian.
         2. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian ini;
         3. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap objek Penilaian pada Tanggal Penilaian;
         4. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
             Penilaian ini;
         5. Penugasan Penilaian ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
             perundang-undangan;
         6. Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Penilaian telah disajikan sebagai
             kesimpulan Nilai;
         7. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
         8. Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan Asumsi dan kondisi pembatas;
         9. Data ekonomi dan industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
             diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan;
        10. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
             dengan pemahaman terbaik dari Penilai;
        11. Imbalan jasa penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan;
        12. Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
             Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai
             Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, serta Surat Edaran
             OJK No. 17/SEOJK.004/2020;
        13. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
             diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
        14. Penilai memiliki pemahaman mengenai lokasi dan/atau jenis objek penilaian yang
             dinilai;
        15. Penilai melakukan inspeksi terhadap objek penilaian yang dinilai; dan
        16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan
             bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.




                                                                                                   v
Page 8
Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




        KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
        penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
        penilaian yang baik.


        No.    Nama                                               Tugas         Tanda Tangan




          1.   Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)     Penanggung Jawab   (....................)
               MAPPI              : No. 09-S-02341
               Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
               Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
               Register           : No. RMK-2017.00303
               Terdaftar OJK      : No. KEP-282/KS.13/2026



          2.   Meilindra Indriani, S.Si.                         Reviewer       (....................)
               MAPPI              : No. 14-T-05006
               Register           : No. RMK-2017.01002




          3.   Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev.                   Staf Penilai    (....................)
               MAPPI              : No. 09-P-02398
               Register           : No. RMK-2021.03694




          4.   Sely Fera Pramesti, S.S.                       Tenaga Inspeksi   (....................)
               MAPPI              : No. 22-A-11686




                                                                                                    vi
Page 9
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                                     DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR ............................................................................................................... i
          PERNYATAAN PENILAI ........................................................................................................... v
          DAFTAR ISI ......................................................................................................................... vii
          DAFTAR TABEL ..................................................................................................................... x
          DAFTAR GAMBAR ................................................................................................................ xi
          1           PENDAHULUAN .......................................................................................................1
          1.1         Latar Belakang ........................................................................................................1
          1.2         Identifikasi Status Penilai ........................................................................................1
          1.3         Identifikasi Pemberi Tugas .....................................................................................1
          1.4         Identifikasi Pengguna Laporan ................................................................................1
          1.5         Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan..........................................................2
          1.6         Jenis Mata Uang yang Digunakan ............................................................................2
          1.7         Maksud dan Tujuan Penilaian .................................................................................2
          1.8         Dasar Nilai ..............................................................................................................2
          1.9         Daftar Istilah ...........................................................................................................3
          1.10        Tanggal Penilaian ...................................................................................................8
          1.11        Tingkat Kedalaman Investigasi ...............................................................................8
          1.12        Tanggal Laporan Penilaian Bisnis ............................................................................8
          1.13        Premis Nilai yang Digunakan ..................................................................................8
          1.14        Asumsi, Asumsi Khusus, dan Kondisi Pembatas .....................................................9
          1.15        Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi .......................................................10
          1.16        Data dan Informasi ...............................................................................................10
          1.16.1      Hasil Pelaksanaan Inspeksi ...................................................................................10
          1.16.2      Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian ..11
          1.16.3      Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian
                       .............................................................................................................................12
          1.16.4      Penjelasan Mengenai Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian .............................12
          1.16.5      Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli Penilai Bisnis .......12
          1.16.6      Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Penilaian Properti ....................................12
          1.16.7      Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian ..........................................................13
          1.16.8      Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait dengan Penilaian ..........13
          1.16.9      Identifikasi Aset Non Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau
                      Kekurangan Aset Operasional ...............................................................................13
          1.16.10 Informasi Mengenai Identitas dan Jabatan Pihak yang Diwawancarai dan
                      Hubungannya dengan Objek Penilaian .................................................................13
          1.17        Informasi Keuangan..............................................................................................13
          1.18        Informasi Perpajakan ............................................................................................14
          1.19        Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, dan Informasi Empiris Lainnya yang
                      Mendukung Penilaian ...........................................................................................14
          1.20        Dokumen dan Sumber Informasi ..........................................................................14
          1.21        Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI...............................15



                                                                                                                                                vii
Page 10
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          2        INFORMASI NON KEUANGAN OBJEK PENILAIAN .....................................................16
          2.1      Sifat, Latar dan Riwayat Perseroan ........................................................................16
          2.2      Fasilitas Produksi ..................................................................................................16
          2.3      Manajemen Perseroan ..........................................................................................17
          2.4      Struktur Organisasi...............................................................................................17
          2.5      Jenis-Jenis Ekuitas yang Melekat ..........................................................................17
          2.6      Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan .................................................................18
          2.7      Latar Belakang Ekonomi .......................................................................................18
          2.8      Pasar Geografis ....................................................................................................23
          2.9      Pasar Industri .......................................................................................................23
          2.10     Pemasok dan Pelanggan Kunci .............................................................................34
          2.11     Persaingan Usaha .................................................................................................34
          2.12     Risiko Usaha .........................................................................................................35
          2.13     Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan .....................................................36
          2.14     Tambahan Informasi Lain yang Diperlukan ...........................................................37
          3        PENYESUAIAN TERHADAP DATA LAPORAN KEUANGAN .........................................38
          4        ANALISIS LAPORAN KEUANGAN ............................................................................39
          4.1      Laporan Keuangan dan Rasio Keuangan Historis ..................................................39
          4.2      Proyeksi Keuangan ...............................................................................................47
          4.2.1    Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ......................................................................47
          4.2.2    Proyeksi Posisi Keuangan .....................................................................................49
          4.2.3    Proyeksi Laba (Rugi) Keuangan .............................................................................50
          4.3      Perbandingan Laporan Keuangan Perusahaan yang Sebanding .............................51
          4.4      Perbandingan laporan keuangan yang sebanding ( common size) .........................52
          4.5      Informasi Perpajakan ............................................................................................53
          4.6      Informasi Kompensasi Pemegang Saham ..............................................................53
          4.7      Informasi Mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
                   Kunci ....................................................................................................................53
          4.8      Analisis dan Pembahasan Manajemen ..................................................................53
          4.8.1    Keuntungan dan Kerugian Kontrak Usaha.............................................................53
          4.8.2    Aset dan Liabilitas di Luar Laporan Posisi Keuangan .............................................54
          4.8.3    Hasil Penjualan Produk/Jasa pada Periode Sebelumnya ........................................54
          4.8.4    Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis ..........................................54
          4.8.5    Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sejenis .....................54
          5        PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN ................................................................57
          5.1      Pendekatan Penilaian yang Umum Digunakan ......................................................57
          5.2      Pertimbangan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian ...................................58
          5.3      Penggunaan Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya ............................59
          6        PERHITUNGAN INDIKASI NILAI...............................................................................60
          6.1      Penilaian menggunakan Metode Discounted Cash Flow ........................................60
          6.1.1    Arus Kas untuk Metode Discounted Cash Flow .....................................................60
          6.1.2    Penetapan Tingkat Diskonto .................................................................................60
          6.1.3    Terminal Value .....................................................................................................63




                                                                                                                                        viii
Page 11
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          6.1.4    Kelebihan Kas .......................................................................................................64
          6.1.5    Aset Non Operasional ...........................................................................................64
          6.1.6    Hutang Berbunga (Interest Bearing Debt) ..............................................................64
          6.1.7    Indikasi Nilai Saham dengan Metode Discounted Cash Flow .................................64
          6.2      Penilaian menggunakan Metode Adjusted Book Value (ABV) .................................65
          6.2.1    Penilaian Aset Tetap Berwujud (Fixed Tangible Assets) .........................................66
          6.2.2    Identifikasi atas Aset Takberwujud Perseroan .......................................................66
          6.2.3    Penyesuaian Posisi Keuangan ...............................................................................66
          7        DISKON DAN PREMI ..............................................................................................70
          7.1      Diskon dan Premi yang Digunakan .......................................................................70
          7.2      Pertimbangan Penetapan Diskon dan Premi ..........................................................70
          7.3      Nilai Setelah Diskon dan Premi .............................................................................70
          8        REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI ..................................................................72
          8.1      Rekonsiliasi Nilai ..................................................................................................72
          8.2      Kesimpulan Nilai ...................................................................................................72
          9        VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI .............................................73
          10       INFORMASI KUALIFIKASI DAN KEAHLIAN PENILAI ..................................................74




                                                                                                                                     ix
Page 12
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                                DAFTAR TABEL


          Tabel 1 Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian Perseroan .......................... 12
          Tabel 2 Kepemilikan Saham Perseroan ............................................................................ 16
          Tabel 3 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 18
          Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 19
          Tabel 5 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 20
          Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan Perseroan (Rp.000) ....................................................... 39
          Tabel 7 Kinerja Laba Rugi Perseroan (Rp.000) ................................................................. 42
          Tabel 8 Analisis Rasio Keuangan Perseroan ..................................................................... 45
          Tabel 9 Proyeksi Pendapatan Perseroan (Rp.000) ............................................................ 47
          Tabel 10 Proyeksi Struktur Biaya Perseroan ..................................................................... 48
          Tabel 11 Proyeksi Posisi Keuangan (Rp.000) ................................................................... 50
          Tabel 12 Proyeksi Laba Rugi (Rp.000) ............................................................................. 50
          Tabel 13 Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Sebanding yang Tercatat di Bursa (Rp.Juta)
                     .......................................................................................................................... 51
          Tabel 14 Laporan Laba Rugi Perusahaan Sebanding yang Tercatat di Bursa .................... 51
          Tabel 15 Hasil Penjualan pada Periode Sebelumnya (Rp.000) .......................................... 54
          Tabel 16 Rata-rata Rasio Keuangan Beberapa Perusahaan Sejenis yang Terdaftar di Bursa
                     Saham ............................................................................................................... 55
          Tabel 17 Surat Utang Negara .......................................................................................... 62
          Tabel 18 Biaya Modal untuk Ekuitas ................................................................................ 63
          Tabel 19 Weighted Average Cost of Capital ..................................................................... 63
          Tabel 20 Perhitungan Saham Metode Discounted Cash Flow (Rp.000) ............................. 64
          Tabel 21 Ringkasan Hasil Penilaian Aset ......................................................................... 66
          Tabel 22 Penyesuaian Posisi Keuangan Perseroan Periode 31 Desember 2025 (Rp.000) . 67
          Tabel 23 Indikasi Nilai Saham dengan Metode ABV ......................................................... 69
          Tabel 24 Indikasi Nilai Saham Metode Discounted Cash Flow .......................................... 70
          Tabel 25 Indikasi Nilai Saham Perseroan dengan Metode ABV ......................................... 71
          Tabel 26 Rekonsiliasi Nilai Pasar Saham Perseroan (Rp.000) ........................................... 72




                                                                                                                                                x
Page 13
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                          DAFTAR GAMBAR


          Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan ......................................................................... 17
          Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025 .................................... 19
          Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 20
          Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing ............................................................................... 20
          Gambar 5 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 21
          Gambar 6 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju kecuali AS & Negara Berkembang . 21
          Gambar 7 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 22
          Gambar 8 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 22
          Gambar 9 Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-to-C) (%), 2023–2025 .......... 23
          Gambar 10 Volume Ekspor Udang (ton) .......................................................................... 24
          Gambar 11 Kinerja Industri Udang 4 Negara Teratas Pengekspor Udang, 2025 .............. 25
          Gambar 12 Kinerja Industri Udang 3 Negara Teratas Pengimpor Udang, 2025 ................ 26
          Gambar 13 Data Konsumsi Udang Dunia......................................................................... 26
          Gambar 14 Volume Ekspor Udang Indonesia 2021—2025 .............................................. 27
          Gambar 15 Indikator Utama Performa Produksi dan Ekspor Udang Indonesia, 2025 ....... 28
          Gambar 16 Kinerja Produksi, Alokasi Ekspor, dan Capaian Konsumsi Udang Per Kapita
                         Indonesia Periode 2024–2025 ....................................................................... 29
          Gambar 17 Isu Budi Daya Udang di Indonesia ................................................................. 31
          Gambar 18 Fluktuasi Harga Udang di Indonesia (Januari 2023—Desember 2025) ........... 32
          Gambar 19 Perbandingan Harga Udang Size 30 dan 50 .................................................. 33
          Gambar 20 Perbandingan Harga Udang Size 70 dan 100 ................................................ 34




                                                                                                                                  xi
Page 14
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          1     PENDAHULUAN


          1.1   Latar Belakang


                PT Radja Udang Malingping menunjuk KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai Penilai
                Independen untuk melaksanakan penilaian 100,00% saham PT Radja Udang
                Malingping (atau selanjutnya disebut “Perseroan”) per tanggal 31 Desember 2025.


          1.2   Identifikasi Status Penilai

                KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
                berdasarkan      Keputusan      Menteri   Keuangan    No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
                No. 2.12.0113. Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan
                penilaian objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada
                saat ini atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


          1.3   Identifikasi Pemberi Tugas


                Pemberi tugas dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


                Nama Perusahaan       :   PT Radja Udang Malingping
                Bidang Usaha          :   Tambak Udang
                Alamat                :   Kampung Jaya Mukti, RT. 002, RW. 003
                                          Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam
                                          Kabupaten Lebak, Banten
                Telepon/Fax           :   -/-
                Email                 :   -

          1.4   Identifikasi Pengguna Laporan


                Pengguna laporan dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


                Nama Perusahaan       :   PT Radja Udang Malingping
                Bidang Usaha          :   Tambak Udang
                Alamat                :   Kampung Jaya Mukti, RT. 002, RW. 003
                                          Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam
                                          Kabupaten Lebak, Banten
                Telepon/Fax           :   -/-
                Email                 :   -




                                                                                                  1
Page 15
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                dan
                Nama Perusahaan     :     PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk
                Bidang Usaha        :     Jasa, perdagangan, pembangunan, percetakan, industri,
                                          angkutan, perbengkelan dan pertanian.
                Alamat              :     Axa Tower 42th Floor Suite 2—5, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav.
                                          18, RT.11/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Jakarta Selatan,
                                          DKI Jakarta 12940
                Telepon/Fax         :     (021) 30056255/ 021-30056256
                Email               :     cs@mknt.id


          1.5   Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan


                Objek penilaian dalam laporan penilaian saham ini adalah Penilaian 100,00% saham
                Perseroan. Pada 31 Desember 2025, saham Perseroan dimiliki oleh PT Mazon Bumi
                Mining sebesar 99,99%, dan oleh Ibu Fanny Setiawan sebesar 0,01%.


          1.6   Jenis Mata Uang yang Digunakan


                Jenis mata uang yang digunakan dalam melakukan perhitungan Nilai Pasar adalah
                mata uang Negara Republik Indonesia yaitu Rupiah (Rp).

          1.7   Maksud dan Tujuan Penilaian


                KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh Perseroan sesuai dengan Surat
                Perjanjian Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0052/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16
                September 2025 dan Addendum Surat Perjanjian Kerja No. 0012/SPK/MSE-
                03/ES/II/2025, tanggal 10 Februari 2026, dengan tujuan melakukan analisis untuk
                memberikan opini Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan. Laporan ini disusun sebagai
                informasi bagi pihak Pengguna Laporan atas Nilai Pasar saham, terkait dengan
                rencana akuisisi saham.


          1.8   Dasar Nilai


                Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0052/SPK/MSE-
                03/ES/IX/2025, tanggal 16 September 2025 dan Addendum Surat Perjanjian Kerja
                No. 0012/SPK/MSE-03/ES/II/2025, tanggal 10 Februari 2026, standar nilai yang
                akan digunakan adalah “Nilai Pasar”


                Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran
                suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
                membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
                yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing
                bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.




                                                                                                    2
Page 16
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020)


          1.9   Daftar Istilah


                Perseroan               =   PT Radja Udang Malingping


                MKNT                    =   PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk


                OJK                     =   Otoritas Jasa Keuangan


                SPI                     =   Standar Penilaian Indonesia


                MAPPI                   =   Masyarakat Profesi Penilai Indonesia


                Cut Off Date            =   Sama dengan Tanggal Pisah Batas atau Tanggal
                                            Penilaian, yaitu tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian
                                            atau perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan.


                Nilai Pasar             =   Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat
                                            diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
                                            liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
                                            berminat membeli dengan penjual yang berminat
                                            menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                            pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua
                                            Pihak    masing–masing        bertindak     atas    dasar
                                            pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan
                                            tanpa paksaan. (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Kelangsungan Usaha      =   Suatu   premis    dalam   penilaian,      dimana   Penilai
                (Going Concern)             menganggap perusahaan akan terus melanjutkan
                                            operasinya secara berkelanjutan. (SPI 2018-PPI 09-
                                            3.1& Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Pendekatan Berbasis     =   Berdasarkan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020,
                Pendapatan (Income          Pendekatan Berbasis Pendapatan (Income Based
                Based Approach)             Approach) adalah Pendekatan Berbasis Penilaian
                                            dengan cara mengonversi manfaat ekonomis atau
                                            pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh
                                            Objek Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.


                                            Pendekatan Berbasis Pendapatan dilakukan dengan
                                            memperhitungkan nilai kini dari pendapatan atau
                                            keuntungan yang diantisipasikan di masa depan,




                                                                                                     3
Page 17
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                           yang meliputi tingkat pertumbuhan dan waktu yang
                                           diharapkan, risiko yang terkait dan nilai uang
                                           terhadap waktu (time value of money). Pendapatan
                                           dikonversi menjadi indikasi nilai melalui metode
                                           kapitalisasi langsung dari tingkat pendapatan yang
                                           dianggap mewakili, atau analisis DCF, atau metode
                                           dividen, di mana penerimaan kas diestimasikan
                                           terjadi   secara   berurutan    di      masa     depan   dan
                                           dikonversikan menjadi nilai kini melalui penerapan
                                           tingkat diskonto. (SPI 2018-KPUP-4.8.b)


                Pendekatan Berbasis    =   Berdasarkan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020,
                Aset (Assets Based         Pendekatan Berbasis Aset (Assets Based Approach)
                Approach)                  adalah Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan
                                           keuangan historis Objek Penilaian yang telah diaudit,
                                           dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas
                                           menjadi Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang
                                           digunakan dalam Penilaian Bisnis.


                                           Pendekatan     Berbasis   Aset       dilakukan      dengan
                                           menyesuaikan laporan posisi keuangan perusahaan
                                           yang melaporkan seluruh aset baik berwujud maupun
                                           takberwujud    dan    seluruh    liabilitas      pada    Nilai
                                           Pasarnya, atau nilai yang dicatatkan (carrying amount)
                                           yang dianggap wajar. Jika pendekatan berbasis aset
                                           digunakan untuk menilai badan usaha operasional
                                           yang dinilai berdasarkan asumsi bisnis yang berjalan
                                           (going    concern),   maka      nilai     yang     diberikan
                                           seharusnya juga mempertimbangkan perkiraan nilai
                                           dari pendekatan lainnya. (SPI 2018-KPUP-4.8.c)


                Discounted Cash Flow   =   Suatu teknik pembuatan model keuangan yang
                                           didasarkan pada asumsi prospek arus kas suatu
                                           properti/aset. Sebagai metode yang dapat diterima
                                           dalam pendekatan berbasis pendapatan, analisis DCF
                                           melibatkan proyeksi arus kas untuk suatu periode
                                           baik untuk menilai properti operasional, properti
                                           dalam pengembangan atau bisnis. Proyeksi arus kas
                                           tersebut memerlukan parameter tingkat diskonto
                                           yang berlaku saat ini untuk mendapatkan indikasi
                                           nilai kini dari arus kas dalam kaitannya dengan
                                           properti atau bisnis. Dalam hal penilaian properti
                                           operasional, arus kas secara berkala pada umumnya




                                                                                                        4
Page 18
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                               diestimasikan sebagai pendapatan kotor dikurangi
                                               kekosongan dan piutang tak tertagih, serta biaya
                                               operasional. Pendapatan operasional bersih dalam
                                               suatu periode bersama dengan estimasi nilai akhir
                                               (terminal value/exit value)           pada    akhir   periode
                                               proyeksi, yang kemudian didiskontokan. Dalam hal
                                               penilaian properti dalam pengembangan, estimasi
                                               modal,     biaya    pengembangan          dan      pendapatan
                                               penjualan diestimasikan untuk mencapai sejumlah
                                               pendapatan bersih yang kemudian di diskonto selama
                                               periode pengembangan dan periode pemasaran.
                                               Dalam hal penilaian bisnis, estimasi arus kas dalam
                                               suatu periode dan nilai dari bisnis pada akhir periode
                                               proyeksi, didiskontokan. Aplikasi analisis DCF yang
                                               paling sering digunakan adalah nilai kini (present
                                               value), Nilai kini bersih (Net Present Value) dan tingkat
                                               pengembalian internal (Internal Rate of Return) dari
                                               arus kas. (SPI 2018-PPI 09-3.1)


                Arus Kas Bersih (AKB)      =   AKB adalah jumlah kas yang:
                                               a. Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas
                                                 untuk kegiatan operasional;
                                               b. Merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia
                                                 modal (utang dan ekuitas); dan
                                               c. Telah      bebas          dari      kewajiban           untuk
                                                 mempertahankan      operasi saat ini (current
                                                 operation) dan untuk mengantisipasi pertumbuhan
                                                 perusahaan. (SPI 2018-SPI.330-3.1& Peraturan
                                                 OJK No.35/POJK.04/2020)


                Arus Kas Bersih untuk      =   Laba     bersih    setelah    pajak,    ditambah      dengan
                Modal Investasi (Free          depresiasi    dan    komponen         bukan     kas   lainnya,
                Cash Flow to Net the           ditambah dengan pembayaran bunga bebas pajak,
                Firm or Invested Capital       dikurangi atau ditambah perubahan modal kerja,
                Net Cash Flow)                 dikurangi    pengeluaran        barang       modal    (capital
                                               expenditure). (SPI 2018-SPI 330-3.3)

                Weighted Average Cost      =   Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pelaku
                of Capital (WACC)              pasar       yang      ingin         berinvestasi      dengan
                                               menginvestasikannya          dalam     bentuk      utang    dan
                                               ekuitas. (SPI 2018-PPI 09-4.5.f.2)




                                                                                                              5
Page 19
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Biaya Ekuitas         =   Biaya       ekuitas    mempresentasikan           tingkat
                                          pengembalian ekuitas yang diharapkan oleh investor.
                                          Terdapat beberapa model untuk mengestimasi biaya
                                          ekuitas, dengan metode yang paling umum yaitu
                                          menggunakan satu atau lebih variasi dari Capital
                                          Asset Pricing Model (CAPM). (SPI 2018-PPI 09-4.5.f.3)

                Risk Free Rate (Rf)   =   Tingkat     balikan   bebas      risiko-tingkat   balikan
                                          pengembalian saat ini untuk aset bebas risiko. (SPI
                                          2018-PPI 09-3.1.f)


                                          Dalam hal transaksi dilakukan dengan mata uang
                                          selain Rupiah, maka penentuan tingkat suku bunga
                                          bebas risiko (Rf) wajib berdasarkan obligasi Negara
                                          Republik Indonesia dalam mata uang yang sesuai
                                          dengan mata uang yang disajikan dalam laporan
                                          keuangan Objek Penilaian (Republic of Indonesian
                                          Paper) yang masa jatuh temponya paling kurang 10
                                          (sepuluh)         tahun.           (Peraturan        OJK
                                          No.35/POJK.04/2020)


                Market Risk Premium   =   Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar.
                (Rm)                      (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                Equity Market Risk    =   Premi risiko di atas tingkat balikan bebas risiko yang
                Premium (Rm-Rf)           diperoleh dari portofolio yang terdiri dari seluruh aset
                                          di ‘pasar’. (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                Beta (β)              =   Faktor beta, menjadi ukuran sistematik (atau tidak
                                          terdiversifikasi) dari aset tertentu relatif terhadap
                                          risiko portofolio yang terdiri dari seluruh aset yang
                                          berisiko. (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                                          Koefisien beta yang dipergunakan dalam menghitung
                                          capital asset pricing model wajib berasal dari data
                                          rata-rata industri pada sektor yang sama dengan
                                          objek Penilaian atau rata-rata beberapa perusahaan
                                          pembanding. (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Tingkat Diskonto      =   Tingkat     pengembalian      yang    digunakan    untuk
                                          mendiskontokan        proyeksi       arus   kas     yang
                                          merefleksikan nilai waktu dari uang, risiko terkait




                                                                                                  6
Page 20
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                            dengan jenis arus kas dan operasional masa depan
                                            dari aset. (SPI 2018-SPI.102-3.13)


                                            Tingkat Imbal Balik untuk mengonversikan nilai di
                                            masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan
                                            nilai waktu dari uang dan ketidakpastian atas
                                            terealisasinya pendapatan ekonomi. (Peraturan OJK
                                            No.35/POJK.04/2020)


                Nilai Akhir (Terminal   =   Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah
                Value)                      periode tetap, dimana arus kas yang digunakan dapat
                                            berupa model kapital investasi (invested capital
                                            model) maupun model ekuitas. (SPI 2018-SPI.330-
                                            5.29.a)


                Nilai Sisa (Salvage     =   Nilai suatu properti, tanpa nilai tanah, seperti jika
                Value)                      dijual secara terpisah untuk setiap bagiannya dan
                                            tidak lagi dimanfaatkan untuk penggunaannya saat
                                            ini serta tanpa memperhatikan penyesuaian dan
                                            perbaikan khusus. (SPI 2018- SPI.102-3.15)


                Modal Investasi         =   Jumlah utang berbunga (interest bearing debt) dan
                (Invested Capital)          ekuitas pada suatu perusahaan. (SPI 2018- SPI.330-
                                            3.5)


                Premi Pengendalian      =   Suatu     jumlah   atau   persentase     tertentu     yang
                (Premium for Control)       merupakan penambah dari nilai suatu ekuitas sebagai
                                            cerminan dari tingkat pengendalian atas Objek
                                            Penilaian. (SPI 2018-SPI.330-3.23 & Peraturan OJK
                                            No.35/POJK.04/2020)


                Discount for Lack of    =   Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of
                Control (DLOC)              Control) adalah suatu jumlah atau persentase tertentu
                                            yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas
                                            sebagai     cerminan      dari      kurangnya       tingkat
                                            pengendalian atas objek Penilaian. (SPI 2018-SPI 330
                                            -3.6 & Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020)


                                            Dalam     hal   Objek   Penilaian   adalah   perusahaan
                                            tertutup, maka DLOC yang dapat digunakan dalam
                                            penilaian adalah antara 30% (tiga puluh perseratus)
                                            sampai dengan 70% (tujuh puluh perseratus) dari
                                            indikasi Nilai. (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020)




                                                                                                      7
Page 21
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Discount for Lack of      =   Suatu   jumlah    atau     persentase        tertentu     yang
                Marketability                 merupakan      pengurang     dari    nilai   suatu      ekuitas
                (DLOM)                        sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas dari Objek
                                              Penilaian. (SPI 2018-SPI 330-3.7 & Peraturan OJK
                                              No.35/POJK.04/2020)


                                              Dalam    hal   Objek     Penilaian    bukan      merupakan
                                              perusahaan terbuka, maka:
                                              - DLOM bagi pemegang saham mayoritas adalah
                                                antara 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan
                                                40% (empat puluh perseratus) dari indikasi Nilai.
                                              - DLOM bagi pemegang saham minoritas adalah
                                                antara 30% (tiga puluh perseratus) sampai dengan
                                                50% (lima puluh perseratus) dari indikasi Nilai.
                                                (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


          1.10 Tanggal Penilaian


                Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2025, dimana batas tersebut diambil atas
                dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.


          1.11 Tingkat Kedalaman Investigasi


                Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
                1. Inspeksi untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha;
                2. Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                   perusahaan maupun data eksternal perusahaan;
                3. Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi, gambaran
                   dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan;
                4. Klarifikasi atas semua data yang telah diterima;
                5. Meminta tambahan data dan informasi; dan
                6. Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                   terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


          1.12 Tanggal Laporan Penilaian Bisnis


                Laporan penilaian ini adalah No. 00029/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026, tanggal
                29 Mei 2026.


          1.13 Premis Nilai yang Digunakan


                Premis yang dapat digunakan dalam penilaian saham adalah sebagai berikut:



                                                                                                            8
Page 22
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




               1. Value in use, as part of going concern


                    Nilai dalam penggunaan, sebagai bagian dari usaha yang berjalan. Pada premis ini
                    diasumsikan bahwa aset yang akan dinilai dan dijual adalah aset yang sudah
                    terakit dan terpasang sebagai bagian dari perusahaan yang beroperasi dalam
                    menghasilkan pendapatan (income producing business enterprise). Premis ini
                    mempertimbangkan atau merefleksikan adanya hubungan yang bersifat sinergik
                    dalam peningkatan nilai (value enhancement) aset secara keseluruhan antara aset
                    berwujud dan semua aset tak berwujud.


               2. Value in place, as part of mass assemblage of assets


                    Nilai terpasang, sebagai bagian dari kelompok aset yang telah terakit. Pada premis
                    ini aset diasumsikan dinilai dan dijual dalam keadaan terakit dan terpasang dan
                    diasumsikan bahwa aset mampu beroperasi dengan baik, tetapi pada saat
                    penilaian tidak beroperasi. Premis ini mempertimbangkan sumbangan dari aset
                    berwujud dan beberapa aset tak berwujud, misalnya sistem operasi dan
                    pemeliharaan, biaya instalasi dan supervisi, dan lain-lain dalam peningkatan nilai
                    tetapi tidak mempertimbangkan sumbangan aset tak berwujud lain dalam bentuk
                    pool of trained workers, goodwill dan going concern value, other marketing related
                    intangible assets.

               3. Value in exchange, as part of an orderly disposition


                    Dalam premis ini, diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
                    merupakan bagian dari aset yang terakit dan terpasang.


               4. Value in exchange, as part of forced liquidation


                    Pada premis ini diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
                    merupakan bagian dari aset yang terakit dan terpasang serta aset dijual bukan
                    dalam kondisi pasar yang normal.


                Berdasarkan beberapa premis di atas, penilaian saham ( business interest) dilakukan
                atas dasar premis “value in use, as part of a going concern”.


          1.14 Asumsi, Asumsi Khusus, dan Kondisi Pembatas


                Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi yang harus kami kemukakan
                sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:


                •    Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;




                                                                                                    9
Page 23
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
                    Penilaian;
                •   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun
                    internal yang kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
                •   Kami    menggunakan       proyeksi   keuangan   yang   telah   disesuaikan   yang
                    mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
                    dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
                •   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                    keuangan yang telah disesuaikan;
                •   Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali
                    terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
                    perusahaan;
                •   Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
                •   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari
                    pemberi tugas;
                •   Kami memiliki keyakinan yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam
                    penyusunan rencana bisnis adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.


                Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada penilaian ini kami tidak menerapkan asumsi
                khusus.


          1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                persetujuan kami secara tertulis. Namun, bila laporan ini ditujukan untuk
                kepentingan pasar modal, maka laporan kami dapat disirkulasikan secara utuh untuk
                mengakomodir kepentingan stakeholder agar dapat melindungi kepentingan
                masyarakat luas.

          1.16 Data dan Informasi

          1.16.1 Hasil Pelaksanaan Inspeksi


                Sesuai dengan penugasan yang kami terima untuk melakukan penilaian saham
                Perseroan, kami melaksanakan Inspeksi serta pengumpulan dan klarifikasi data pada:


               Hari / Tanggal      :   Senin, 20 Oktober 2025
               Lokasi              :   Kampung Jasa Mukti, RT. 002, RW. 003, Desa Wanasalam,
                                       Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten




                                                                                                  10
Page 24
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak manajemen Perseroan,
                diketahui bahwa Perseroan bergerak di bidang budidaya udang vanamei dengan
                lokasi operasional utama di Kabupaten Lebak, Banten. Dalam operasionalnya,
                Perseroan menggunakan sarana utama berupa kincir dan pompa air, serta bahan
                baku utama berupa benur, pakan, dan obat-obatan budidaya.


          1.16.2 Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian


                Kami menerima salinan dokumen-dokumen hukum milik Perseroan. Perseroan telah
                memiliki legalitas formal dan operasional serta perizinan dalam menjalankan
                usahanya.


                Nama Perusahaan              :   PT Radja Udang Malingping


                Bentuk Badan Hukum           :   Perseroan Terbatas


                Perizinan Umum


                Akta Pendirian               :   Akta No. 08, tanggal 10 Mei 2016, yang dibuat di
                                                 hadapan Nina Farida Ernawati, S.H., M.Kn., Notaris
                                                 di Kabupaten Serang.


                Pengesahan Akta Pendirian    :   Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
                                                 Republik Indonesia No. AHU-0023121.AH.01.01.
                                                 TAHUN 2016, tanggal 11 Mei 2016.


                Akta Perubahan Anggaran      :   Akta No. 3, tanggal 10 November 2025, yang
                Dasar Terakhir                   dibuat oleh Siti Susyanthi, S.H., M.Kn., Notaris
                                                 yang   berkedudukan     di   Kepulauan     Seribu,
                                                 mengenai perubahan maksud dan tujuan, serta
                                                 kegiatan usaha Perusahaan.


                Pengesahan Akta Perubahan    :   Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia
                Anggaran Dasar terakhir          No. AHU-0075387.AH.01.02.TAHUN 2025,
                                                 tanggal 12 November 2025.


                NPWP                         :   No. 80.607.933.1-419.000

                Nomor Induk Berusaha (NIB)   :   No. 8120006962904


                Izin    Lokasi    Kegiatan   :   No. 590/Kep.08-DPMPTSP/2019,              tanggal
                Pembangunan       Budidaya       19 Agustus 2019
                Tambak Udang




                                                                                                 11
Page 25
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Izin Lingkungan      Kegiatan     :     No. 660/47/DPMPTSP/IL/IX/2018,                tanggal
                Budidaya Tambak Udang                   24 September 2018


          1.16.3 Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian


                Susunan pemegang saham Perseroan sampai dengan tanggal penilaian adalah
                sebagai berikut.


                       Tabel 1 Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian Perseroan
                                                                    Total                          Total
                 No         Nama Pemegang Saham                                  Kepemilikan
                                                                    Saham                         (Rp.000)
                  1.   PT Mazon Bumi Mining                         152.990           99,99%     152.990.000
                  2.   Fanny Setiawan                                       10         0,01%           10.000
                                   Total                            153.000          100,00%     153.000.000
                Sumber: Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2025


                Objek Penilaian adalah sejumlah 153.000 lembar saham Perseroan yang dimiliki oleh
                PT Mazon Bumi Mining dan Fanny Setiawan. Objek Penilaian ini setara dengan
                100,00% saham Perseroan, sehingga sifat pengendaliannya adalah mayoritas.


          1.16.4 Penjelasan Mengenai Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian


                Perseroan merupakan perusahaan tertutup yang kegiatan usahanya dalam bidang
                tambak udang. Mengingat kinerja dan prospek perusahaan, maka tingkat likuiditas
                Perseroan dapat dikatakan berada pada kondisi menengah.


          1.16.5 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli Penilai Bisnis


                Pada penilaian ini kami melibatkan Tenaga Ahli Penilai yang telah mengikuti
                pendidikan dasar dan pendidikan lanjutan penilaian yang diselenggarakan oleh
                asosiasi Penilai. Para Tenaga Ahli telah memiliki kompetensi dalam hal penilaian
                saham Perusahaan.


          1.16.6 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Penilaian Properti


                Pada penilaian ini kami menggunakan hasil penilaian properti, karena Perseroan
                merupakan perusahaan yang dalam operasionalnya bergantung pada aset tetap dan
                memiliki    aset   tetap   yang       signifikan.   Berdasarkan     Laporan    Penilaian     Aset
                No. 00118/2.0053-00/PI/01/0506/1/II/2026, tanggal 25 Februari 2026, KJPP Edi
                Andesta dan Rekan yang ditandatangani oleh Penilai Publik Iqro Haikal Sulaiman, S.E.,
                MAPPI (Cert.), dengan objek penilaian berupa Tanah Tambak, Bangunan, Sarana
                Pelengkap, Infrastruktur Tambak, Kendaraan, Alat Berat, dan Mesin & Peralatan



                                                                                                              12
Page 26
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                diperoleh Nilai Pasar Aset Perseroan adalah sebesar Rp28.042.362.000,- (Dua Puluh
                Delapan Miliar Empat Puluh Dua Juta Tiga Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah).


          1.16.7 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian


                Dalam penyusunan Laporan Penilaian Saham, tidak terdapat kejadian penting yang
                diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                tanggal laporan penilaian.

          1.16.8 Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait dengan Penilaian


                Dalam melakukan penilaian ini, kami berpedoman pada Kode Etik Penilai Indonesia
                dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh
                Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
                Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
                Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
                Penilaian Bisnis di Pasar Modal.

          1.16.9 Identifikasi Aset Non Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau
                 Kekurangan Aset Operasional


                Sampai dengan tanggal penilaian, tidak teridentifikasi atas adanya Aset Non
                Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau Kekurangan Aset
                Operasional yang terkait dan pengaruhnya terhadap penilaian.


          1.16.10 Informasi Mengenai Identitas dan Jabatan Pihak yang Diwawancarai dan
                  Hubungannya dengan Objek Penilaian


                Pihak yang diwawancarai, dimintakan data, serta yang mendampingi pada saat proses
                penilaian ini adalah Bapak Anton sebagai Direktur Perseroan.


          1.17 Informasi Keuangan


                Informasi keuangan pada tanggal penilaian merujuk pada Laporan Keuangan yang
                tidak diaudit untuk periode 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2022, Laporan
                Keuangan Audit Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023
                dan 31 Desember 2024, serta 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor
                Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan yang ditandatangani oleh Akuntan Publik
                William Surja Djaja Salim, M.Ak., CA., CPA.




                                                                                               13
Page 27
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          1.18 Informasi Perpajakan


                Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah Republik Indonesia memberlakukan
                Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang
                secara garis besar memuat Perubahan UU Pajak Penghasilan (PPh) dengan perubahan
                yaitu penyesuaian kebijakan penurunan tarif PPh Badan yang ditetapkan pada tarif
                22% mulai tahun 2022.


                Dengan berlakunya UU ini maka Ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang
                Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan
                dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun
                pajak 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


          1.19 Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, dan Informasi Empiris Lainnya yang
                Mendukung Penilaian


                Sumber informasi eksternal yang digunakan pada laporan ini adalah:
                1.   Laporan Kebijakan Moneter September 2025, dari Bank Indonesia (BI);
                2.   Berita Resmi Statistik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2025, dari
                     BPS;
                3.   Shrimp Outlook 2025, dari JALA;
                4.   2024 Shrimp Trade Statistics Review, dari Shrimp Insights;
                5.   Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI), Desember 2025;
                6.   Ringkasan    Hasil   Penerbitan   Surat   Berharga   Negara,   Direktorat   Jenderal
                     Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, 16 Desember 2025;
                7.   Country Default Spreads and Risk Premiums, last updated July 2025, by Aswath
                     Damodaran; dan
                8.   Betas by sector, last updated January 2025, by Aswath Damodaran.

          1.20 Dokumen dan Sumber Informasi


                Sumber informasi internal perusahaan yang dapat digunakan dalam penyusunan
                laporan adalah:
                1.   Laporan Keuangan Unaudited Perseroan periode 31 Desember 2021;
                2.   Laporan Keuangan Unaudited Perseroan periode 31 Desember 2022;
                3.   Laporan Keuangan Audit Perseroan yang Berakhir pada periode 31 Desember
                     2024 dan 2023 No. 00168/2.0969/AU.1/01/1256-1/1/XII/2025, tanggal 23
                     Desember 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik William Surja Djaja Salim, M.Ak., CA., CPA
                     dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
                4.   Laporan Keuangan Audit Perseroan yang Berakhir pada periode 31 Desember
                     2025 dan 2024 No. 00011/2.0969/AU.1/01/1256-1/1/III/2026, tanggal 4
                     Maret 2026 oleh Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan yang




                                                                                                      14
Page 28
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                     ditandatangani oleh Akuntan Publik William Surja Djaja Salim, M.Ak., CA., CPA
                     dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
                5.   Proyeksi keuangan tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 dari Perseroan;
                6.   Legalitas umum Perseroan; dan
                7.   Representative Letter No. 001/SPR/RUM/V/2026 tanggal 26 Mei 2026.

          1.21 Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI


                Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.




                                                                                               15
Page 29
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          2     INFORMASI NON KEUANGAN OBJEK PENILAIAN


          2.1   Sifat, Latar dan Riwayat Perseroan


                PT Radja Udang Malingping (Perseroan) didirikan berdasarkan Akta pendirian No. 08,
                tanggal 10 Mei 2016 yang dibuat di hadapan Nina Farida Ernawati, S.H., M.Kn., Notaris
                di Kabupaten Serang dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
                Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-0023121.AH.01.01.Tahun 2016,
                tanggal 11 Mei 2016.


                Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                berdasarkan Akta No. 3, tanggal 10 November 2025 yang dibuat oleh Siti Susyanthi,
                S.H., M.Kn., Notaris yang berkedudukan di Kepulauan Seribu, mengenai perubahan
                maksud dan tujuan, serta kegiatan usaha Perusahaan. Perubahan tersebut telah
                mendapat persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia
                No. AHU-0075387.AH.01.02.TAHUN 2025, tanggal 12 November 2025.


                Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
                adalah di bidang perikanan dan perdagangan besar. Kegiatan usaha utama
                Perusahaan adalah dibidang budidaya udang.


                Perseroan berkedudukan di Kampung Jaya Mukti, RT 002 RW 003, Desa Wanasalam,
                Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.


                Adapun kepemilikan saham Perseroan seperti disajikan pada tabel berikut.


                                             Tabel 2 Kepemilikan Saham Perseroan
                                                               Total                       Total
                 No         Nama Pemegang Saham                             Kepemilikan
                                                               Saham                      (Rp.000)
                  1.   PT Mazon Bumi Mining                     152.990          99,99%   152.990.000
                  2.   Fanny Setiawan                                  10         0,01%       10.000
                                     Total                      153.000         100,00%   153.000.000
                Sumber: Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2025


          2.2   Fasilitas Produksi


                Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perseroan didukung oleh fasilitas utama
                berupa kolam tambak udang di wilayah Kabupaten Lebak, Banten seluas 12,18
                hektar, terdiri dari 39 kolam produktif dengan total area lahan yang dimiliki adalah
                27,72 hektar, dengan 24,13 hektar dimiliki oleh Radju dan 3,59 hektar merupakan
                perjanjian sewa jangka Panjang dengan pemerintah kabupaten.




                                                                                                     16
Page 30
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          2.3   Manajemen Perseroan


                Sampai dengan tanggal penilaian, susunan manajemen Perseroan adalah sebagai
                berikut.


                Dewan Komisaris:
                Komisaris Utama                : Jiang Yun Zhong
                Komisaris                      : Brigjen. Pol. Purnawirawan. Drs. H. Irwanto


                Dewan Direksi:
                Direktur                       : Anton


          2.4   Struktur Organisasi


                Perseroan menjalankan operasionalnya dengan menggunakan struktur organisasi
                sebagai berikut.


                                      Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan




                Sumber: Manajemen Perseroan

          2.5   Jenis-Jenis Ekuitas yang Melekat

                Jenis ekuitas yang melekat pada Perseroan sampai dengan tanggal penilaian adalah
                modal saham, saldo laba (rugi) ditahan, laba (rugi) tahun sebelumnya, dan laba (rugi)
                tahun berjalan dan surplus revaluasi.




                                                                                                  17
Page 31
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          2.6   Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan

                Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha budidaya udang.
                Jenis udang yang dibudidayakan dan diperdagangkan oleh Perseroan adalah udang
                vanamei.


          2.7   Latar Belakang Ekonomi


                Pertumbuhan Ekonomi


                Pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dan perlu terus didorong agar sesuai
                dengan kapasitas perekonomian. Konsumsi rumah tangga triwulan IV 2025 membaik
                didukung oleh belanja sosial Pemerintah, serta keyakinan rumah tangga terhadap
                kondisi penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang terus meningkat.
                Perkembangan ini mendorong meningkatnya penjualan eceran pada berbagai
                kelompok barang. Investasi, khususnya nonbangunan, membaik dipengaruhi oleh
                meningkatnya keyakinan pelaku usaha yang tercermin pada pola ekspansi Purchasing
                Managers' Index (PMI) manufaktur. Permintaan domestik tersebut perlu makin
                diperkuat sejalan dengan kinerja ekspor yang diprakirakan melambat seiring
                berakhirnya frontloading ekspor ke AS serta menurunnya ekspor besi baja ke
                Tiongkok dan minyak kelapa sawit (CPO) ke India.


                   Tabel 3 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                Sumber: Bank Indonesia


                Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) utama, yakni LU Industri Pengolahan, LU
                Perdagangan Besar dan Eceran, LU Transportasi dan Pergudangan, serta LU
                Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menunjukkan kinerja positif.




                                                                                             18
Page 32
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                 Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                Sumber: Bank Indonesia


                             Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025




                Sumber: Bank Indonesia


                Neraca Pembayaran Indonesia


                Neraca      Pembayaran   Indonesia   (NPI)   meningkat   dan   mendukung   ketahanan
                eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Oktober 2025 sebesar US$2,4
                miliar didukung oleh ekspor nonmigas berbasis sumber daya alam seperti batu bara
                serta minyak dan lemak nabati (CPO), serta ekspor produk manufaktur seperti besi
                dan baja. Dari transaksi modal dan finansial, investasi portofolio pada triwulan IV
                2025 (hingga 15 Desember 2025) mencatat net inflows sebesar US$5,0 miliar




                                                                                                 19
Page 33
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                ditopang oleh penerbitan global bond Pemerintah dan inflows pada instrumen saham
                dan SRBI.


                                      Tabel 5 Neraca Pembayaran Indonesia




                Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                                       Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan




                    Sumber: Bank Indonesia

                                       Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing




                            Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara; **Angka sangat
                                    sementara



                                                                                             20
Page 34
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2025 meningkat menjadi
                sebesar US$150,1 miliar, setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan
                impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
                kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.


                                         Gambar 5 Grafik Cadangan Devisa




                   Sumber: Bank Indonesia


                Nilai Tukar Rupiah


                Nilai tukar Rupiah terkendali didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan aliran
                masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik. Nilai tukar Rupiah pada 16
                Desember 2025 tercatat sebesar Rp16.685 per US$, relatif stabil bila dibandingkan
                dengan level akhir November 2025.


                Gambar 6 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju kecuali AS & Negara Berkembang




                       Sumber: Bank Indonesia


                Perkembangan nilai tukar Rupiah masih sejalan dengan pergerakan mata uang
                regional dan mitra dagang Indonesia, bahkan tercatat menguat bila dibandingkan
                dengan mata uang negara maju, kecuali AS. Perkembangan ini didukung oleh langkah




                                                                                                   21
Page 35
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                stabilisasi Bank Indonesia melalui intervensi pasar NDF baik di off-shore maupun on-
                shore (DNDF), di pasar spot, dan pembelian SBN di pasar sekunder serta inflows pada
                saham dan SRBI. Selain itu, tambahan pasokan valas dari korporasi, termasuk dari
                peningkatan konversi valas ke Rupiah oleh eksportir seiring penerapan penguatan
                kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), juga mendukung tetap
                terkendalinya nilai tukar Rupiah.


                Inflasi


                Inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran, dengan inflasi IHK pada
                November 2025 tercatat sebesar 2,72% (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi inflasi
                inti yang tetap terjaga sebesar 2,36% (yoy), sejalan pertumbuhan ekonomi yang masih
                di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank
                Indonesia   dalam   menjangkar      ekspektasi   inflasi   sesuai   dengan   sasarannya
                dan imported inflation yang tetap terkendali.


                                     Gambar 7 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                              Sumber: Bank Indonesia


                                            Gambar 8 Inflasi IHK Provinsi




                      Sumber: Bank Indonesia



                                                                                                    22
Page 36
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Inflasi kelompok administered prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,58% (yoy).
                Sementara itu, inflasi kelompok volatile food (VF) masih relatif tinggi sebesar 5,48%
                (yoy) disumbang terutama oleh komoditas bawang merah seiring pasokan yang
                terbatas akibat gangguan cuaca dan kenaikan harga benih.


          2.8   Pasar Geografis


                Perseroan menargetkan pemasarannya pada wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa
                Tengah, dan Lampung sebagai pasar geografis utama.


          2.9   Pasar Industri


                Ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11% (c-to-c). Pertumbuhan terjadi
                pada hampir seluruh lapangan usaha, kecuali Pertambangan dan Penggalian yang
                terkontraksi sebesar 0,66%. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Jasa
                Lainnya sebesar 9,93%; diikuti oleh Jasa Perusahaan sebesar 9,10%; serta Transportasi
                dan Pergudangan sebesar 8,78%. Sementara itu, Industri Pengolahan; serta
                Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang memiliki peran
                dominan terhadap perekonomian Indonesia masing-masing tumbuh sebesar 5,30%
                dan 5,49%.


                  Gambar 9 Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-to-C) (%), 2023–2025




                 Sumber: BPS


                Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2025
                tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi
                oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 19,07%; diikuti oleh Perdagangan
                Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 13,17%; Pertanian,
                Kehutanan, dan Perikanan sebesar 13,10%; Konstruksi sebesar 9,83%; serta
                Pertambangan dan Penggalian sebesar 8,75%. Peranan kelima lapangan usaha
                tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,92%.



                                                                                                  23
Page 37
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Supply dan Demand Udang

                Pasar udang global menghadapi tekanan tahun 2025 akibat kebijakan dari negara
                pengimpor (terutama penerapan tarif resiprokal oleh AS), serta dinamika produksi
                udang di negara produsen utama udang seperti Ekuador, India, Vietnam, dan
                Indonesia. Meski demikian, kinerja ekspor sebagian besar negara produsen tetap
                menunjukkan peningkatan.


                Posisi sebagai mengekspor udang nomor satu masih diduduki oleh Ekuador, diikuti
                oleh India, Vietnam, dan Indonesia. Berdasarkan perubahan volume ekspor, terjadi
                lonjakan 15% untuk Ekuador dan 10% untuk India. Catatan impresif dengan kenaikan
                sebesar     22%   didapatkan   oleh   Vietnam,   sedangkan   Indonesia   relatif   stabil
                dibandingkan tahun 2024 dengan penurunan 0,7%. Ekuador juga tercatat menjadi
                negara dengan ketergantungan ekspor paling tinggi, diikuti oleh India, Indonesia,
                dan Vietnam. Ketergantungan ekspor diartikan sebagai performa industri udang
                suatu negara bergantung pada kebijakan dan kondisi pasar negara pengimpor.


                                        Gambar 10 Volume Ekspor Udang (ton)




                    Sumber: JALA


                Dinamika pasar udang global diwarnai oleh performa kuat Ekuador yang mencatatkan
                pertumbuhan dua digit pada volume (14%) dan nilai ekspor (23%), dengan Cina
                sebagai pasar utama (49%) serta lonjakan signifikan di Uni Eropa, AS, dan Jepang. Di
                sisi lain, pangsa pasar India di AS sempat tergerus akibat penerapan tarif resiprokal,
                memicu diversifikasi pasokan bahan baku (raw material) India ke Cina, Eropa, dan
                Vietnam. Meskipun demikian, total ekspor India sepanjang 2025 tetap tumbuh
                konsisten pada volume (+10% YoY) dan nilai (+17% YoY), serta diprediksi kembali
                kompetitif setelah AS merevisi tarif resiprokal menjadi 18% per 2 Februari 2026.
                Sementara itu, Vietnam sukses memosisikan diri sebagai pusat pengolahan
                (processing hub) bagi udang India seiring dengan perluasan kapasitas produksinya,
                yang berhasil menjaga tren ekspor ke Eropa tetap positif di atas 52 ribu ton, walaupun
                ekspornya ke AS sempat terpangkas 9% menjadi 57 ribu ton selama periode Januari–
                November 2025 akibat kebijakan tarif yang sama.



                                                                                                      24
Page 38
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                    Gambar 11 Kinerja Industri Udang 4 Negara Teratas Pengekspor Udang, 2025




                            Sumber: JALA


                Sepanjang tahun 2025, pasar impor udang global menunjukkan dinamika yang kuat
                di wilayah Cina dan Amerika Serikat. Di Cina, meskipun volume impor udang sedikit
                turun 2% YoY, nilainya tetap tumbuh sebesar 5% YoY. Posisi negara ini sebagai
                importir utama kian kokoh karena berhasil menyerap kelebihan produksi dari
                Ekuador yang kini mendominasi 73% pangsa pasar di sana, sementara pangsa pasar
                India tergerus hingga tersisa sekitar 17%. Di sisi lain, pasar Amerika Serikat
                mengalami peningkatan volume impor sebesar 6% di tengah tantangan kebijakan
                tarif resiprokal era Presiden Trump serta tarif anti-dumping dan countervailing.
                Kebijakan ini memaksa para importir mendesain ulang strategi pasokan mereka,
                situasi yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Ekuador untuk memenuhi
                permintaan AS, mendampingi India dan Indonesia sebagai tiga besar penyuplai
                utama dengan volume masing-masing 259 ribu ton, 138 ribu ton, dan 108 ribu ton.


                Sementara itu, pasar Eropa mencatatkan pertumbuhan yang sangat impresif dengan
                lonjakan volume impor sebesar 20% dan nilai impor mencapai 22% pada tahun 2025.
                Lebih dari setengah dari total aktivitas impor tersebut digerakkan oleh negara-
                negara Uni Eropa bagian selatan, yang kemudian menjelang akhir tahun semakin
                diakselerasi oleh pembelian dari Belanda, Belgia, dan Jerman. Fokus permintaan di
                pasar Uni Eropa ini sangat condong pada produk mentah atau belum diolah
                (unprocessed product), yang dibuktikan dengan dominasi komoditas udang beku
                mentah yang mencatatkan total volume impor hingga mencapai 366 ribu ton.


                Kawasan Asia kini mendominasi pasar dunia sebagai konsumen udang vaname
                terbesar dengan menyerap 55% dari total konsumsi global, yang didorong oleh



                                                                                               25
Page 39
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                kuatnya permintaan dari Cina seiring pertumbuhan kelas menengahnya, serta tren
                positif di pasar bernilai tinggi seperti Jepang dan Korea Selatan. Di belahan bumi lain,
                Amerika Serikat tetap menjadi pasar krusial yang menguasai 20% porsi konsumsi
                udang dunia dengan tingkat konsumsi seafood mencapai 2,5 kg per orang setiap
                tahunnya, di mana komoditas impornya didominasi oleh udang kupas sebesar 346
                ribu ton dan udang utuh berkulit sebanyak 169 ribu ton. Sementara itu, Eropa juga
                hadir sebagai destinasi yang tidak kalah penting melalui lonjakan volume impor
                negara-negara Uni Eropa yang impresif hingga 20%, menjadikannya pasar alternatif
                utama—khususnya untuk produk udang utuh—di tengah ketidakpastian kebijakan
                impor yang terjadi di Amerika Serikat.


                    Gambar 12 Kinerja Industri Udang 3 Negara Teratas Pengimpor Udang, 2025




                             Sumber: JALA


                                       Gambar 13 Data Konsumsi Udang Dunia




                                     Sumber: JALA




                                                                                                     26
Page 40
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Performa Industri Udang Indonesia


                Pasar udang Indonesia sangat sensitif terhadap fluktuasi harga global, di mana tren
                ekspor yang awalnya positif pada paruh pertama 2025 harus menghadapi tekanan
                berat di paruh kedua akibat kebijakan tarif resiprokal AS dan isu kontaminasi Cesium
                (Cs-137). Dampak isu radioaktif tersebut sempat memicu kemerosotan ekspor ke AS
                hingga 86% pada Oktober, tetapi langkah pemulihan cepat melalui pengujian ketat
                dan sertifikasi bebas radiasi berhasil memperbaiki kinerja ekspor pada bulan
                November, sehingga AS tetap bertahan sebagai pasar utama meskipun volume ekspor
                tahunan menyusut 8% dibanding 2024.


                Untuk menyiasati penurunan di pasar AS, aliran ekspor dialihkan ke pasar alternatif
                seperti Jepang, Cina, dan Uni Eropa dengan mengandalkan produk udang utuh yang
                mendominasi volume penjualan sebesar 97 ribu ton, serta produk matang dan
                berbumbu komersial di atas 56 ribu ton yang kini menjadi lini bisnis masa depan
                yang sangat menjanjikan.


                Berdasarkan data performa industri udang sepanjang tahun 2025, total produksi
                udang Indonesia diestimasikan mencapai 311.385 ton, di mana sebesar 201.113 ton
                di antaranya berhasil dialokasikan untuk pasar ekspor global. Meskipun aktivitas
                ekspor mencatatkan sedikit koreksi dengan pertumbuhan yang terkontraksi tipis
                sebesar -0,7% selama periode Januari–Desember 2025, Amerika Serikat tetap
                mengukuhkan posisinya sebagai pasar jangkar dengan menyerap volume sebesar
                122.588 ton atau lebih dari separuh total ekspor nasional. Kinerja perdagangan ini
                ditopang kuat oleh komoditas raw vannamei (udang vaname mentah/utuh) yang
                menjadi produk ekspor paling unggul dan paling banyak diminati dengan volume
                penjualan menembus angka 97.192 ton.
                               Gambar 14 Volume Ekspor Udang Indonesia 2021—2025




                Sumber: JALA



                                                                                                 27
Page 41
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                  Gambar 15 Indikator Utama Performa Produksi dan Ekspor Udang Indonesia, 2025




                            Sumber: JALA


                Jepang berhasil mengukuhkan posisinya sebagai tujuan utama ekspor udang
                Indonesia nomor dua setelah Amerika Serikat dengan volume mencapai lebih dari 30
                ribu ton atau tumbuh 6% YoY sepanjang tahun 2025. Bagi industri domestik, Jepang
                merupakan destinasi ideal yang lebih mengutamakan aspek kualitas dibandingkan
                kuantitas produk, sejalan dengan hubungan dagang jangka panjang yang harmonis
                berkat kecocokan karakteristik udang Indonesia dengan standar pasar mereka.
                Kontribusi positif dari pasar Jepang ini menjadi pilar krusial yang berhasil menutupi
                melemahnya performa ekspor Indonesia di pasar Amerika Serikat pada periode
                tersebut.


                Di sisi lain, kawasan Cina dan Uni Eropa menjelma sebagai pasar alternatif dan
                pelengkap yang sangat strategis untuk mereduksi ketergantungan terhadap Amerika
                Serikat. Volume ekspor udang Indonesia ke Cina sukses mencatatkan pertumbuhan
                signifikan sebesar 27% YoY hingga menembus lebih dari 13 ribu ton, didorong oleh
                tingginya konsumsi seafood nasional serta ekspansi kelas menengah di negara tirai
                bambu tersebut. Sementara itu, Uni Eropa yang dijuluki sebagai "The Silent Growth
                Engine" justru mencatatkan lonjakan pertumbuhan volume ekspor tertinggi di antara
                pasar non-AS dengan kenaikan impresif mencapai 41% YoY. Didukung oleh stabilitas
                mata uang Euro, pasar Uni Eropa kini membuka peluang diversifikasi yang semakin
                lebar sekaligus berperan penting sebagai penyeimbang dalam menyerap suplai
                udang dunia.


                Pasar Domestik Indonesia


                Pasar domestik sejatinya memegang peran yang sangat krusial sebagai solusi paling
                dekat sekaligus benteng pertahanan utama bagi industri udang Indonesia. Selain
                berfungsi untuk mereduksi ketergantungan yang tinggi terhadap dinamika pasar
                ekspor—terutama ke kawasan Amerika Serikat—optimalisasi pasar lokal ini mampu
                menjadi penyangga strategis dalam meminimalisasi dampak risiko perdagangan
                global, seperti kendala ketersediaan kontainer pengiriman, ketatnya regulasi FDA,



                                                                                                  28
Page 42
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                hingga beban tambahan bea masuk impor. Berbekal potensi demografi yang masif
                dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 280 juta jiwa, kapasitas masyarakat lokal
                dalam mengonsumsi udang hasil tambak nasional sebagai sumber protein harian
                sebenarnya mampu menyerap volume produksi dalam skala yang sangat besar.
                Peluang penyerapan pasar domestik ini diproyeksikan dapat melonjak lebih tinggi
                apabila didukung oleh implementasi program makan bergizi secara masif, kampanye
                gerakan makan udang yang gencar, penguatan daya beli masyarakat, serta
                pemanfaatan sektor hotel, restoran, dan kafe (HORECA) yang bertindak sebagai
                penggerak utama permintaan di lapangan.


                Meskipun potensi pasarnya sangat menjanjikan, optimalisasi dan pemanfaatan pasar
                udang lokal ini masih membentur sejumlah tantangan struktural yang cukup berat di
                dalam negeri. Hambatan utama bersumber dari tingginya biaya logistik nasional yang
                mencapai angka 14,29% dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang diperparah oleh
                keterbatasan infrastruktur rantai dingin (cold chain) serta panjangnya mata rantai
                distribusi yang secara signifikan menurunkan efisiensi penyaluran produk dari
                petambak ke konsumen. Kondisi biaya distribusi yang membengkak ini sayangnya
                belum diimbangi dengan standarisasi kualitas produk yang konsisten di pasar lokal,
                sehingga komoditas udang memiliki tingkat elastisitas harga yang sangat tinggi.
                Akibatnya, udang masih sering kali dipersepsikan sebagai barang mewah yang
                eksklusif bagi segmen HORECA saja, ditambah dengan tingkat sensitivitas harga
                masyarakat domestik yang masih sangat tinggi sehingga fluktuasi atau kenaikan
                harga sedikit saja berpotensi besar menekan dan menurunkan angka permintaan
                pasar secara keseluruhan.


                   Gambar 16 Kinerja Produksi, Alokasi Ekspor, dan Capaian Konsumsi Udang Per
                                          Kapita Indonesia Periode 2024–2025




                            Sumber: BPS


                Berdasarkan data tahun 2024, rata-rata konsumsi udang dan lobster per kapita per
                minggu di 514 kabupaten/kota di Indonesia mencapai 4,654 satuan komoditas,
                sedangkan untuk kelompok udang dan hewan air lainnya yang segar sebesar 2,253
                satuan komoditas. Untuk produk udang olahan, konsumsi udang diawetkan (seperti



                                                                                               29
Page 43
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                ebi dan rebon) tercatat sebesar 0,232 satuan komoditas, sementara udang dan hewan
                air lainnya yang diawetkan sebesar 0,163 satuan komoditas. Angka tersebut
                menunjukkan bahwa konsumsi udang segar masih mendominasi dibandingkan
                dengan produk olahan. Meski demikian, peluang pengembangan pasar domestik
                tetap terbuka luas apabila didukung strategi yang tepat.


                Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa rata-rata konsumsi udang dan
                lobster per kapita per minggu di 514 kabupaten/kota tercatat sebesar 4,654 satuan
                komoditas. Asumsinya, jika dikalikan dengan 52 minggu, maka konsumsi tahunan
                per kapita mencapai sekitar 242 satuan. Dengan asumsi populasi Indonesia sebanyak
                280 juta jiwa, total serapan domestik diperkirakan mencapai ±67,7 miliar satuan
                komoditas per tahun. Jika dibandingkan dengan kapasitas produksi udang nasional
                yang diperkirakan mencapai 300.000 ton per tahun, angka serapan domestik
                tersebut setara dengan hampir 45—50% dari total produksi. Hal ini menunjukkan
                bahwa penguatan pasar domestik dapat menjadi salah satu strategi penting untuk
                mengurangi ketergantungan terhadap ekspor, sekaligus memperkuat daya tahan
                industri udang nasional terhadap gejolak pasar global.


                Harga Udang Nasional


                Sektor budi daya udang nasional sepanjang tahun 2025 dihadapkan pada pergeseran
                tantangan operasional, di mana fluktuasi harga komoditas kini mencuat sebagai
                kendala utama yang paling memengaruhi kelancaran usaha para petambak.
                Berdasarkan hasil survei terhadap isu-isu krusial di lapangan, mayoritas petambak
                atau sebanyak 50% responden menegaskan bahwa ketidakpastian harga udang
                memberikan dampak paling signifikan terhadap dinamika dan keberlanjutan budi
                daya   mereka.   Kondisi   ini menandai adanya     perubahan   tren   permasalahan
                dibandingkan tahun 2024, di mana pada tahun sebelumnya ancaman penyakit udang
                menjadi momok paling menakutkan yang mendominasi kekhawatiran petambak
                dengan persentase mencapai 40%. Meskipun pada tahun 2025 isu penyakit tersebut
                telah bergeser ke peringkat kedua, faktor ini tetap menjadi perhatian serius yang
                membayangi produktivitas tambak dengan persentase sebesar 35%.


                Di samping permasalahan harga dan penyakit, stabilitas usaha petambak udang juga
                turut diusik oleh sejumlah tantangan eksternal yang bersifat sistemis. Sebanyak 33%
                dari total petambak yang disurvei menyatakan bahwa dinamika dan hambatan di
                pasar global—terutama yang berkaitan dengan isu kontaminasi zat radioaktif serta
                residu penggunaan antibiotik—menjadi faktor penekan yang mengganggu fokus
                serta konsentrasi mereka dalam mengelola proses budi daya. Lebih lanjut, kendala
                operasional ini semakin diperumit oleh faktor alam, di mana sebanyak 30% petambak
                lainnya mengidentifikasi bahwa ketidakpastian iklim dan perubahan cuaca ekstrem
                merupakan masalah krusial yang secara langsung mengancam kelancaran serta
                stabilitas produksi udang di tambak mereka.




                                                                                                30
Page 44
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                    Gambar 17 Isu Budi Daya Udang di Indonesia




                                 Sumber: JALA


                Analisis mendalam terhadap pergerakan harga udang berdasarkan ukuran (size)
                menunjukkan bahwa udang size 100 memiliki tingkat fluktuasi yang relatif paling
                tinggi, mengindikasikan bahwa kategori ukuran ini jauh lebih sensitif dan rentan
                terhadap dinamika perubahan pasar global. Memasuki tahun 2025, tekanan pasar
                juga sangat dirasakan oleh komoditas udang size 30 yang pergerakan harganya
                merosot hingga menyentuh titik terendah, melanjutkan tren penurunan yang
                sebenarnya sudah mulai dialami sejak tahun 2024. Kondisi memprihatinkan ini
                bahkan meluas ke varian ukuran lainnya, di mana udang size 50, 70, dan 100 pada
                tahun 2025 secara konsisten mencatatkan nilai jual yang berada di bawah pencapaian
                harga pada tahun 2024.


                Secara umum, tren harga udang untuk keempat ukuran tersebut terus mengalami
                grafik penurunan yang panjang sejak tahun 2023 hingga bulan November 2025.
                Sepanjang periode Juni hingga Desember 2025, pasar udang global diguncang oleh
                fluktuasi hebat akibat hantaman berbagai isu krusial secara beruntun, mulai dari
                pengetatan regulasi residu antibiotik, kebijakan tarif perdagangan era Presiden
                Trump, hingga mencuatnya isu paparan zat radioaktif. Meskipun pergerakan harga
                sempat mengalami angin segar berupa peningkatan pada periode Februari hingga
                Juni 2025, kondisi pasar baru benar-benar menunjukkan sinyal pemulihan yang
                berarti menuju akhir tahun 2025, di mana harga udang kembali merangkak naik
                seiring dengan dibukanya kembali keran pengiriman ekspor udang Indonesia ke
                pasar Amerika Serikat.


                Berdasarkan data harga di tingkat petambak (farm gate price) menunjukkan adanya
                pembagian fokus pasar yang kontras antarnegara produsen, di mana Ekuador dan
                India cenderung mendominasi lini udang berukuran besar seperti size 30 dan 50
                untuk pasar ekspor, khususnya Amerika Serikat. Pada paruh pertama tahun 2025 (H1
                2025), terjadi kesenjangan harga yang cukup lebar di antara kedua negara tersebut
                dengan posisi harga udang Ekuador yang jauh lebih rendah, sebelum akhirnya



                                                                                               31
Page 45
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                menyempit pada paruh kedua (H2 2025). Sementara itu, untuk kategori udang size
                30, nilai jual udang dari Indonesia berada pada level yang sangat kompetitif dan
                sebanding dengan Ekuador, bahkan mampu mencatatkan harga yang lebih murah
                pada H2 2025 dengan margin selisih rata-rata mencapai USD 0,6.


                   Gambar 18 Fluktuasi Harga Udang di Indonesia (Januari 2023—Desember 2025)




                 Sumber: JALA


                Memasuki kategori udang size 50, peta persaingan terpantau jauh lebih ketat karena
                India, Indonesia, dan Vietnam sama-sama mengonsentrasikan volume produksi yang
                sangat besar pada ukuran tersebut. Di sepanjang tahun 2025, pergerakan harga
                antara Indonesia dan India menunjukkan grafik yang sangat berdekatan, di mana
                Ekuador sempat memegang posisi harga terendah pada paruh pertama tahun
                berjalan. Namun, akibat tingginya ketergantungan size 30 dan 50 terhadap pasar
                Amerika Serikat, kedua ukuran ini menjadi yang paling rentan terdampak oleh
                kebijakan tarif impor baru AS. Imbas negatif ini terlihat nyata pada kuartal keempat
                tahun 2025, di mana harga udang di tingkat petambak Indonesia merosot tajam
                hingga menempati posisi paling rendah dibandingkan negara kompetitor lainnya,
                dipicu oleh jatuhnya harga jual udang size 50 ke titik terendah.


                Sebaliknya, komoditas udang dengan kategori size 70 hingga 100 menunjukkan
                ketahanan yang lebih baik karena dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan
                konsumsi lokal serta pasar ekspor alternatif non-AS. Fluktuasi harga kedua ukuran
                ini di Indonesia cenderung jauh lebih stabil dan terkendali dibandingkan volatilitas
                yang terjadi di Vietnam dan India sepanjang tahun 2025. Meskipun pada periode



                                                                                                 32
Page 46
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Oktober hingga Desember 2025 harga udang size 70 di Indonesia sempat menyentuh
                level paling rendah akibat tekanan musiman, harga untuk size 100 tetap mampu
                bertahan lebih tinggi dibanding Ekuador berkat kuatnya pengaruh penyerapan pasar
                domestik. Secara keseluruhan, keterbebasan dari dampak langsung kebijakan tarif
                impor AS serta kuatnya permintaan lokal memberikan ruang pengelolaan harga yang
                jauh lebih fleksibel bagi industri udang size kecil di Indonesia, meskipun Vietnam
                tetap memimpin sebagai negara dengan nilai jual tertinggi untuk kedua ukuran
                tersebut.


                                Gambar 19 Perbandingan Harga Udang Size 30 dan 50




                 Sumber: JALA




                                                                                               33
Page 47
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                               Gambar 20 Perbandingan Harga Udang Size 70 dan 100




                 Sumber: JALA


          2.10 Pemasok dan Pelanggan Kunci


                Berdasarkan informasi dari manajemen, Perseroan memiliki beberapa pemasok
                utama yang menyediakan bibit benur, pakan serta obat-obatan yang digunakan
                dalam kegiatan produksi tambak udang. Kerja sama dengan pemasok ini dilakukan
                untuk memastikan kualitas input produksi yang konsisten dan berkelanjutan.
                Sementara itu, Perseroan belum memiliki pelanggan kunci tertentu. Penjualan hasil
                panen saat ini masih dilakukan melalui tengkulak atau pengepul lokal yang berperan
                sebagai perantara antara petambak dan pasar.


          2.11 Persaingan Usaha


                Industri tambak udang di Indonesia tergolong kompetitif karena didominasi oleh
                ribuan pembudidaya skala kecil hingga menengah serta beberapa perusahaan besar
                yang telah melakukan integrasi vertikal dari hulu ke hilir. Persaingan terutama terjadi
                pada efisiensi biaya produksi, pengendalian penyakit, kualitas produk, serta
                kemampuan menembus pasar ekspor yang fluktuatif akibat perubahan permintaan
                dan harga global. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP, 2023),




                                                                                                    34
Page 48
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                udang masih menjadi komoditas ekspor utama sektor perikanan Indonesia dengan
                kontribusi sekitar 40% terhadap total nilai ekspor perikanan, namun pertumbuhan
                volume ekspor dalam dua tahun terakhir mengalami tekanan karena peningkatan
                suplai dari negara pesaing seperti Ekuador, India, dan Vietnam. Untuk tetap
                kompetitif, pelaku usaha di sektor ini perlu meningkatkan efisiensi operasional,
                memperkuat biosecurity, serta memperoleh sertifikasi keberlanjutan agar dapat
                mempertahankan akses ke pasar ekspor utama.


          2.12 Risiko Usaha

                Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menghadapi sejumlah risiko yang
                perlu diidentifikasi dan dikelola secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-
                langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi dampak yang dapat mengganggu
                kelangsungan operasional Perseroan. Adapun beberapa risiko utama yang mungkin
                dihadapi beserta upaya mitigasinya adalah sebagai berikut


                1.   Risiko Operasional dan Tenaga Kerja


                     Kegiatan tambak intensif memerlukan tenaga kerja dengan keterampilan teknis
                     tinggi. Kegagalan dalam pengelolaan pakan, aerasi, atau panen dapat
                     menyebabkan kerugian besar. Untuk memitigasi risiko ini, Perseroan dapat
                     memberikan pelatihan rutin kepada pekerja lapangan, menggunakan sistem
                     digital untuk kontrol pakan dan kualitas air, serta menerapkan Standard
                     Operating Procedure (SOP) di setiap tahap produksi.

                2.   Risiko Lingkungan dan Kualitas Air


                     Kegiatan tambak udang sangat bergantung pada kualitas air laut atau payau.
                     Pencemaran, perubahan suhu, salinitas, maupun kadar oksigen yang tidak stabil
                     dapat   menurunkan    produktivitas,   meningkatkan    mortalitas   udang,     dan
                     menyebabkan kerugian finansial. Selain itu, cuaca ekstrem dan banjir juga
                     berpotensi merusak infrastruktur tambak. Untuk memitigasi risiko tersebut
                     Perseroan dapat menerapkan sistem pemantauan kualitas air secara berkala
                     menggunakan teknologi sensor dan laboratorium internal. Selain itu, perlu
                     dilakukannya pengelolaan limbah dan sistem sirkulasi air tertutup (recirculating
                     aquaculture system) agar kualitas air tetap stabil. Pembangunan tanggul dan
                     drainase juga dilakukan untuk mengurangi risiko banjir dan intrusi air laut.


                3.   Risiko Penyakit dan Kematian Massal Udang


                     Penyakit seperti White Spot Syndrome Virus (WSSV) atau Early Mortality Syndrome
                     (EMS) dapat menimbulkan kematian massal dan kerugian besar dalam waktu
                     singkat. Risiko ini meningkat jika biosecurity tambak kurang ketat. Untuk




                                                                                                    35
Page 49
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                     memitigasi risiko tersebut, Perseroan dapat menerapkan sistem biosecurity yang
                     ketat seperti desinfeksi peralatan, karantina benur sebelum tebar, serta kontrol
                     lalu lintas orang dan kendaraan ke area tambak. Selain itu, perlu dilakukan kerja
                     sama dengan lembaga riset perikanan dan pemasok benur bersertifikat untuk
                     memastikan kualitas bibit dan pakan.


                4.   Risiko Pasar dan Harga Komoditas


                     Harga udang di pasar global cenderung fluktuatif tergantung permintaan ekspor,
                     nilai tukar, serta kebijakan impor negara tujuan. Penurunan harga dapat
                     mempengaruhi margin keuntungan, terutama bagi perusahaan dengan biaya
                     produksi tinggi. Untuk memitigasi risiko tersebut, Perseroan dapat melakukan
                     diversifikasi pasar dengan memperluas distribusi ke pasar domestik premium
                     dan menjalin kontrak jangka menengah dengan eksportir. Selain itu, efisiensi
                     biaya juga dapat dilakukan melalui otomatisasi sistem pakan dan manajemen
                     energi agar tetap kompetitif saat harga turun.


                5.   Risiko Regulasi dan Perizinan


                     Kegiatan budidaya tambak udang wajib mematuhi regulasi lingkungan, tata
                     ruang, dan perizinan usaha perikanan. Perubahan kebijakan pemerintah, seperti
                     pembatasan lahan pesisir atau syarat AMDAL yang lebih ketat, dapat
                     mempengaruhi operasional. Untuk memitigasi risiko tersebut, Perseroan perlu
                     menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah dan aktif mengikuti
                     perkembangan regulasi. Seluruh kegiatan operasional dilakukan sesuai standar
                     keberlanjutan   (good aquaculture practices), serta menyiapkan dokumen
                     perizinan dan pelaporan lingkungan secara rutin.


                6.   Risiko Sosial dan Konflik Lahan


                     Tambak besar seringkali berdekatan dengan permukiman masyarakat pesisir,
                     sehingga potensi konflik terkait lahan, akses air, atau dampak lingkungan bisa
                     muncul.   Untuk   memitigasi      risiko   tersebut,   Perseroan   perlu   melakukan
                     pendekatan sosial melalui program CSR seperti penyerapan tenaga kerja lokal,
                     pelatihan budidaya kecil, serta dukungan infrastruktur desa sekitar tambak.
                     Kemudian, proses pembebasan atau penggunaan lahan dilakukan secara
                     transparan dan sesuai hukum.


          2.13 Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan


                Sebagai strategi dan rencana masa depan Perusahaan, Perseroan berencana
                menambah beberapa kolam baru setiap tahunnya selama lima tahun ke depan guna
                meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat posisi bisnis di industri budidaya




                                                                                                      36
Page 50
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                udang. Selain ekspansi fisik, Perseroan juga membangun komunikasi yang baik serta
                menjaga hubungan jangka panjang dengan seluruh pemangku kepentingan,
                termasuk pemasok, pembeli, dan masyarakat sekitar, baik pada saat masa panen
                maupun di luar musim panen. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas
                operasional dan mendukung keberlanjutan usaha Perseroan.


          2.14 Tambahan Informasi Lain yang Diperlukan


                Tidak terdapat tambahan informasi lain       selain dari informasi   yang telah
                diungkapkan.




                                                                                               37
Page 51
Laporan Penilaian Saham
PT Global Putra Kusuma




          3     PENYESUAIAN TERHADAP DATA LAPORAN KEUANGAN



                -    Kami telah melakukan pengecekan ulang terhadap perhitungan dalam proyeksi
                     keuangan;
                -    Kami telah menganalisis dan menyajikan kembali data keuangan objek Penilaian
                     secara konsisten dan menggunakan mata uang yang sama dengan mata uang
                     yang digunakan dalam laporan keuangan;
                -    Kami tidak menyesuaikan asumsi-asumsi proyeksi keuangan pada struktur biaya
                     dan struktur pendapatan;
                -    Kami telah menyesuaikan akun pada pos-pos non-recurring dalam laporan laba
                     rugi;
                -    Kami telah menyesuaikan pendapatan/(beban) lain-lain yaitu beban bunga untuk
                     setiap tahun proyeksi yang merujuk pada bunga pasar;
                -    Kami melakukan penyesuaian laba rugi untuk memperoleh EBITDA yaitu
                     memisahkan beban non kas berupa depresiasi dan amortisasi. Sehingga biaya
                     pokok dan beban usaha sudah terpisah dari beban non kas tersebut. Hal ini
                     memudahkan dalam menghitung arus kas bersih untuk perusahaan ( free cash
                     flow to firm); dan
                -    Pada arus kas, Penilai tidak melakukan penyesuaian, sehingga saldo kas akhir
                     pada arus kas per cut off penilaian langsung digunakan sebagai kas awal pada
                     proyeksi keuangan.
Page 52
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          4     ANALISIS LAPORAN KEUANGAN


          4.1   Laporan Keuangan dan Rasio Keuangan Historis


                Posisi Keuangan


                Kinerja Posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021 sampai dengan 31
                Desember 2025 adalah sebagai berikut.


                                         Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan Perseroan (Rp.000)
                               Keterangan                  2025           2024          2023           2022          2021

                 ASET
                 Aset Lancar
                     Kas dan Bank                            44.416        102.974     1.203.501        82.634     2.817.761
                     Piutang usaha                          122.649              -      509.761               -    2.365.095
                        Pihak berelasi                              -            -              -             -    2.365.095
                        Pihak ketiga                        122.649              -      509.761               -             -
                     Piutang lain-lain                   15.499.300         21.300       48.000         37.000        53.500
                        Pihak berelasi                              -            -              -             -             -
                        Pihak ketiga                     15.499.300         21.300       48.000         37.000        53.500
                     Persediaan                           1.929.262        188.237      499.882      3.097.940     3.502.165
                     Piutang karyawan                               -
                     Uang muka lancar                               -       10.070              -    9.496.794       670.000
                     Biaya dibayar dimuka                         888
                     Pajak Dibayar di Muka                   61.619         60.323             73             -        2.777
                     Aset biologis                                  -      839.114              -             -             -
                     Total Aset Lancar                   17.658.135      1.222.020     2.261.217    12.714.368     9.411.298


                 Aset Tidak Lancar
                     Aset Tetap
                     Total biaya perolehan               28.072.455     18.226.801    18.226.801    17.519.855    26.118.872
                     Akumulasi penyusutan               (12.287.529)    10.506.911)   8.696.202)    (6.963.077)   (5.135.127)
                     Nilai Buku                          15.784.926      7.719.890     9.530.599    10.556.778    20.983.745
                     Uang muka & biaya dibayar          125.853.803      9.396.794     9.396.794
                        dimuka
                     Aset pajak tangguhan                           -       52.329       93.175         65.031              -
                     Total Aset Tidak Lancar            141.638.729     17.169.013    19.020.568    10.621.809    20.983.745


                 TOTAL ASET                             159.296.864     18.391.032    21.281.785    23.336.177    30.395.042


                 LIABILITAS DAN EKUITAS
                 LIABILITAS JANGKA PENDEK
                     Utang usaha – Pihak Ketiga           2.458.703      2.017.046     3.522.710     1.755.569     4.442.839
                     Utang lain-lain – Pihak berelasi     4.191.609     21.178.480    19.625.917    24.137.547    28.219.081
                     Beban masih harus dibayar               39.926         40.867      126.000               -             -
                     Utang pajak                             55.186         62.142      124.739        110.882       101.989
                     Pembiayaan konsumen                            -       81.002       76.924               -             -
                     Liabilitas sewa                         35.006              -      376.373               -             -
                     Hutang biaya lainnya
                     Total Liabilitas Jangka Pendek       6.780.431     23.379.537    23.852.663    26.003.998    32.763.909


                 LIABILITAS JANGKA PANJANG
                     Liabilitas imbalan kerja               649.858        537.199      417.284        295.598              -




                                                                                                                        39
Page 53
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                            Keterangan                    2025           2024           2023          2022          2021

                     Pembiayaan Konsumen                         -         35.006       116.008              0             0
                     Liabilitas Pajak Tangguhan          2.072.256
                     Total Liabilitas Jangka Panjang     2.722.114        572.205       533.292       295.598              0
                     TOTAL LIABILITAS                    9.502.545     23.951.742    24.385.955    26.299.596    32.763.909


                 EKUITAS
                     Modal saham                       153.000.000      5.000.000     5.000.000     5.000.000     5.000.000
                      Handoyo Setiawan                           -      2.750.000     2.750.000     2.750.000     2.750.000
                      Ho Hie Pet                                 -      1.250.000     1.250.000     1.250.000     1.250.000
                      Yenny Setiawan                             -      1.000.000     1.000.000     1.000.000     1.000.000
                      Fanny Setiawan                        10.000              -              -             -             -
                      PT Mazon Bumi Mining             152.990.000              -              -             -             -
                     Laba rugi ditahan                 (10.891.035)   (10.560.710)   (8.104.170)   (7.963.419)   (7.368.867)
                     Laba (rugi) tahun sebelumnya                -              -              -             -             -
                     Laba (rugi) tahun berjalan                  -              -              -             -             -
                     Surplus revaluasi                   7.685.353              -              -             -             -
                     TOTAL EKUITAS                     149.794.319     (5.560.710)   (3.104.170)   (2.963.419)   (2.368.867)


                 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS          159.296.864     18.391.032    21.281.785    23.336.177    30.395.042

                 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan


                Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2025, aset Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Total aset per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp30,40 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar 10,36% dari total aset per 31 Desember 2020 yang sebesar
                   Rp27,54 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya kas dan bank
                   serta piutang usaha pihak berelasi pada aset lancar masing-masing sebesar
                   Rp2,82 miliar dan Rp2,37 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp23,34 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 23,22% dari total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar
                   Rp30,40 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya aset tetap
                   pada aset tidak lancar sebesar Rp10,56 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp21,28 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 8,80% dari total aset per 31 Desember 2022 yang sebesar
                   Rp23,34 miliar.          Penurunan tersebut terutama disebabkan                     oleh      turunnya
                   persediaan pada aset lancar sebesar Rp499,88 juta.
                - Total aset per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp18,39 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 13,58% dari total aset per 31 Desember 2023 yang sebesar
                   Rp21,28 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya aset tetap
                   pada aset tidak lancar sebesar Rp7,72 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp159,30 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar 766,17% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar
                   Rp18,39 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya piutang lain-
                   lain sebesar Rp15,50 miliar dan uang muka tidak lancar sebesar Rp125,85 miliar.




                                                                                                                       40
Page 54
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2025, liabilitas Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Total liabilitas per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp32,76 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar 9,50% dari total liabilitas per 31 Desember 2020 sebesar
                   Rp29,92 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya utang usaha
                   pihak ketiga pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp4,44 miliar.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp26,30 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 19,73% dari total liabilitas per 31 Desember 2021 yang sebesar
                   Rp32,76 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya utang
                   usaha pihak ketiga pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp1,76 miliar.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp24,39 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 7,28% dari total liabilitas per 31 Desember 2022 sebesar
                   Rp26,30 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya utang
                   usaha lain-lain pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp19,63
                   miliar.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp23,95 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 1,78% dari total liabilitas per 31 Desember 2023 sebesar
                   Rp24,39 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya utang
                   usaha pihak ketiga pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp2,02 miliar.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp9,50 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar 69,33% dari total liabilitas per 31 Desember 2024 yang sebesar
                   Rp23,95 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan atas utang lain-lain
                   pihak berelasi menjadi sebesar Rp4,19 miliar dari Rp21,18 miliar.


                Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2025, ekuitas Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2021 adalah sebesar negatif Rp2,37 miliar,
                   mengalami penurunan sebesar 0,44% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2020
                   yang sebesar negatif Rp2,38 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
                   turunnya laba (rugi) ditahan sebesar negatif Rp7,37 miliar.
                - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar negatif Rp2,96 miliar,
                   mengalami kenaikan sebesar 25,10% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2021
                   yang sebesar negatif Rp2,37 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya laba (rugi) ditahan sebesar negatif Rp7,96 miliar.
                - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar negatif Rp3,10 miliar,
                   mengalami kenaikan sebesar 4,75% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2022
                   yang sebesar negatif Rp2,96 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya laba (rugi) ditahan sebesar negatif Rp8,10 miliar.
                - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar negatif Rp5,56 miliar,
                   mengalami kenaikan sebesar 79,14% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2023
                   yang sebesar negatif Rp3,10 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya laba (rugi) ditahan sebesar negatif Rp10,56 miliar.




                                                                                                41
Page 55
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp149,79 miliar,
                   mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 2893,80% sehingga menjadi ekuitas
                   positif dari jumlah ekuitas negatif per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp5,56
                   miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh bertambahnya modal saham
                   menjadi sebesar Rp153,00 miliar yang sebelumnya hanya sebesar Rp5,00 miliar.


                Laba Rugi


                Kinerja laba rugi Perseroan per 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025
                adalah sebagai berikut.


                                            Tabel 7 Kinerja Laba Rugi Perseroan (Rp.000)
                               Keterangan              2025            2024           2023           2022           2021

                 PENJUALAN                             8.965.512     14.105.191     24.930.933     21.865.506     23.388.975
                    Udang Vanamei                      8.965.512     14.105.191     24.930.933     21.865.506     23.388.975


                 BEBAN POKOK PENJUALAN                (7.406.709)   (14.369.105)   (22.888.749)   (19.786.346)   (16.459.848)


                 LABA (RUGI) KOTOR                     1.558.804      (263.914)      2.042.184      2.079.160      6.929.127


                 BEBAN USAHA
                 Beban Umum dan Administrasi          (1.902.865)    (2.155.625)    (2.159.623)    (2.620.097)    (6.822.076)


                 LABA (RUGI) USAHA                     (344.061)     (2.419.539)     (117.439)      (540.937)        107.051


                 PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN             (1.103)       (11.179)        32.265         (1.453)         5.465


                 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK             (345.164)     (2.430.717)       (85.174)     (542.390)        112.516
                   PENGHASILAN


                 PAJAK PENGHASILAN BADAN                 (26.940)       (49.005)       (55.577)       (52.162)     (101.989)
                    Pajak kini                           (81.802)       (14.698)       (83.720)      (117.194)     (101.989)
                    Pajak tangguhan                       54.862        (34.307)        28.144         65.031               -
                 LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN          (372.104)     (2.479.722)     (140.751)      (594.552)         10.528


                 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                 Pos yang tidak direklasifikasi ke
                   laba rugi
                    Pengukuran kembali atas               53.563         29.721              -              -               -
                      program imbalan kerja
                    Pajak penghasilan terkait            (11.784)        (6.539)             -              -               -
                    Keuntungan atas revaluasi aset     9.853.017              -              -              -               -
                      tetap – bersih
                    Pajak penghasilan terkait atas    (2.167.664)             -              -              -               -
                      revaluasi aset tetap - bersih
                 JUMLAH LABA KOMPREHENSIF              7.355.028     (2.456.540)     (140.751)      (594.552)         10.528
                   TAHUN BERJALAN

                Sumber: Laporan Keuangan Perseroan


                Selama tahun 2020 sampai dengan periode 31 Desember 2025, penjualan Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:



                                                                                                                           42
Page 56
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                - Penjualan Perseroan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp23,39 miliar, tercatat
                   meningkat sebesar Rp6,44 miliar atau 38,00% dari tahun 2020 yang sebesar
                   Rp16,95 miliar.
                - Penjualan Perseroan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp21,87 miliar, tercatat
                   menurun sebesar Rp1,52 miliar atau 6,51% dari tahun 2021 yang sebesar Rp23,39
                   miliar.
                - Penjualan Perseroan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp24,93 miliar, tercatat
                   meningkat sebesar Rp3,07 miliar atau 14,02% dari tahun 2022 yang sebesar
                   Rp21,87 miliar.
                - Penjualan Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp14,11 miliar, tercatat
                   menurun sebesar Rp10,83 miliar atau 43,42% dari tahun 2024 yang sebesar
                   Rp24,93 miliar.
                - Penjualan Perseroan sampai dengan periode 31 Desember 2025 adalah sebesar
                   Rp8,97 miliar, tercatat menurun sebesar Rp5,14 miliar atau 36,44% dari tahun
                   2024 yang sebesar Rp14,11 miliar.


                Selama tahun 2021 sampai dengan periode 31 Desember 2025, laba kotor Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Beban pokok penjualan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp16,46 miliar
                   mengalami peningkatan sebesar Rp3,29 miliar atau 24,95% dari tahun 2020 yang
                   sebesar Rp13,17 miliar. Maka pada tahun 2021 laba kotor Perseroan tercatat
                   sebesar Rp6,93 miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2020 yang tercatat
                   sebesar Rp3,77 miliar.
                - Beban pokok penjualan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp19,79 miliar
                   mengalami peningkatan sebesar Rp3,32 miliar atau 20,21% dari tahun 2021 yang
                   sebesar Rp16,46 miliar. Maka pada tahun 2022 laba kotor Perseroan tercatat
                   sebesar Rp2,08 miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yang tercatat
                   sebesar Rp6,93 miliar.
                - Beban pokok penjualan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp22,89 miliar
                   mengalami peningkatan sebesar Rp3,10 miliar atau 15,68% dari tahun 2022 yang
                   sebesar Rp19,79 miliar. Maka pada tahun 2023 laba kotor Perseroan tercatat
                   sebesar Rp2,04 miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang tercatat
                   sebesar Rp2,08 miliar.
                - Beban pokok penjualan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp14,37 miliar
                   mengalami penurunan sebesar Rp8,52 miliar atau 37,22% dari tahun 2023 yang
                   sebesar Rp22,89 miliar. Maka pada tahun 2023 Perseroan mencatatkan rugi kotor
                   sebesar Rp263,91 juta atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang
                   mencatatkan laba kotor sebesar Rp2,04 miliar.
                - Beban pokok penjualan sampai dengan 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp7,41
                   miliar mengalami penurunan sebesar Rp6,96 miliar atau 48,45% dari tahun 2024
                   yang sebesar Rp14,37 miliar. Maka pada periode 31 Desember 2025 Perseroan
                   mencatatkan laba kotor sebesar Rp1,56 miliar atau naik dari tahun 2024 yang
                   mencatatkan rugi kotor sebesar Rp263,91 juta.




                                                                                             43
Page 57
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Selama tahun 2021 sampai dengan periode 31 Desember 2025, laba usaha Perseroan
                tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Beban usaha Perseroan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp6,82 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar Rp73,50 juta atau 1,09% dari tahun 2020 yang sebesar Rp6,75
                   miliar. Sehingga pada tahun 2021 Perseroan mencatatkan laba usaha sebesar
                   Rp107,05 juta atau mengalami peningkatan dari tahun 2020 yang mencatat rugi
                   usaha sebesar Rp2,97 miliar.
                - Beban usaha Perseroan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp2,62 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp4,20 miliar atau 61,59% dari tahun 2021 yang sebesar
                   Rp6,82 miliar. Sehingga pada tahun 2022 Perseroan mencatatkan rugi usaha
                   sebesar Rp540,94 juta atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yang
                   mencatatkan laba usaha sebesar Rp107,05 juta.
                - Beban usaha Perseroan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp2,16 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp460,47 juta atau 17,57% dari tahun 2022 yang sebesar
                   Rp2,62 miliar. Sehingga pada tahun 2023 Perseroan mencatatkan rugi usaha
                   sebesar Rp117,44 juta atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang
                   mencatatkan rugi usaha sebesar Rp540,94 juta.
                - Beban usaha Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp2,16 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp3,19 juta atau 0,19% dari tahun 2023 yang sebesar Rp2,16
                   miliar. Sehingga pada tahun 2024 Perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar
                   Rp2,42 miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang mencatatkan rugi
                   usaha sebesar Rp116,65 juta.
                - Beban usaha Perseroan sampai dengan 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1,90
                   miliar, mengalami penurunan sebesar Rp252,76 juta atau 11,73% dari tahun 2024
                   yang sebesar Rp2,16 miliar. Sehingga pada periode 31 Desember 2025 Perseroan
                   mencatatkan rugi usaha sebesar Rp344,06 juta atau mengalami penurunan dari
                   tahun 2024 yang mencatatkan rugi usaha sebesar Rp2,42 miliar.


                Setelah diakumulasi oleh pendapatan atau biaya lain-lain, selama tahun 2021 sampai
                dengan periode 31 Desember 2025, laba sebelum pajak Perseroan tercatat
                mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Pada tahun 2021, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp112,52
                   juta atau mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang mencatatkan rugi sebelum
                   pajak sebesar Rp2,98 miliar.
                - Pada tahun 2022, Perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp542,39
                   juta atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yang mencatatkan laba sebelum
                   pajak sebesar Rp112,52 juta.
                - Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp85,17 juta
                   atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang mencatatkan rugi sebelum pajak
                   sebesar Rp542,39 juta.




                                                                                               44
Page 58
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                - Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp2,43
                      miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang mencatatkan rugi sebelum
                      pajak sebesar Rp85,17 juta.
                - Pada periode 31 Desember 2025, Perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak
                      sebesar Rp345,16 juta atau turun dari rugi sebelum pajak tahun 2024 yang
                      sebesar Rp2,43 miliar.


                Setelah adanya manfaat (beban) pajak penghasilan, selama tahun 2020 sampai
                dengan periode 31 Desember 2025, laba tahun berjalan Perseroan tahun 2020—31
                Desember 2025 tercatat mengalami kenaikan dengan rincian sebagai berikut:
                - Pada tahun 2021, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp10,53
                      juta atau mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang mencatatkan rugi tahun
                      berjalan sebesar Rp3,06 miliar.
                - Pada tahun 2022, Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp594,55
                      juta atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yang mencatatkan laba tahun
                      berjalan sebesar Rp10,53 juta.
                - Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp140,75
                      juta atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang mencatatkan rugi tahun
                      berjalan sebesar Rp594,55 juta.
                - Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp2,48 juta
                      atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang mencatatkan rugi tahun berjalan
                      sebesar Rp140,75 juta.
                - Pada periode 31 Desember 2025, Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan
                      sebesar Rp372,10 juta atau mengalami kenaikan dari rugi tahun berjalan tahun
                      2024 yang sebesar Rp2,48 miliar.


                Rasio Keuangan


                                            Tabel 8 Analisis Rasio Keuangan Perseroan
                               Keterangan                 2025         2024         2023         2022        2021       Rerata

                 A. LIQUIDITY (%)
                       Current Ratio                     260,43%        5,23%        9,48%      48,89%       28,72%     70,55%
                       Quick Ratio                         0,66%        0,44%        5,05%        0,32%       8,60%       3,01%
                       Working Capital To Total Assets     6,83%     -120,48%     -101,46%      -56,95%     -76,83%     -69,78%


                 B.    ACTIVITY (X)
                       Total Assets Turnover (X)            0,06         0,77         1,17         0,94        0,77        0,74
                       Inventory Turnover (X)                    4        76           46               6           5        27
                       Average Days Inventory (Day)          95               5            8        57          78           49
                       Account Receivable Turnover (X)     73,10         N/A         48,91         N/A         9,89       43,97
                       Average Collection Period (Day)           5       N/A               7       N/A          37           16
                       Working Capital Turnover (X)         0,82        -0,64        -1,15        -1,65       -1,00       (0,72)


                 C. SOLVABILITY(%)
                       Total Debt to Equity Ratio          6,34%     -430,73%     -785,59%     -887,47% -1383,10% -696,11%
                       Total Debt to Asset Ratio           5,97%     130,24%      114,59%      112,70%      107,79%     94,26%
                       Long Term Debt To Equity Ratio      1,82%      -10,29%      -17,18%       -9,97%       0,00%      -7,13%




                                                                                                                              45
Page 59
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                            Keterangan             2025      2024     2023     2022     2021     Rerata

                 D. RENTABILITY (%)
                    Gross Profit Margin            17,39%    -1,87%   8,19%     9,51%   29,63%   12,57%
                    Operating Profit Margin        -3,84%   -17,15%   -0,47%   -2,47%    0,46%   -4,70%
                    Net Profit Margin              -4,15%   -17,58%   -0,56%   -2,72%    0,05%   -4,99%
                    Rate of Return on Investment   -0,23%   -13,48%   -0,66%   -2,55%    0,03%   -3,38%
                    Rate of Return on Equity       -0,25%   44,59%    4,53%    20,06%   -0,44%   13,70%

                Sumber: Laporan Keuangan Radju (data diolah)


                Rasio Likuiditas


                Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban
                jangka pendek menggunakan aset lancarnya. Berdasarkan hasil analisis, Perseroan
                memiliki rata-rata current ratio sebesar 70,55%, yang berarti Perseroan memiliki
                Rp0,70 aset lancar untuk setiap Rp1,00 liabilitas jangka pendek. Tingginya rasio ini
                terutama dipengaruhi oleh nilai current ratio yang meningkat signifikan pada tahun
                2025 sebesar 260,43%. Sementara itu, rata-rata quick ratio sebesar 3,01%
                menunjukkan bahwa kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka
                pendek tanpa mengandalkan persediaan masih relatif terbatas. Selain itu, rata-rata
                working capital to total assets ratio sebesar -69,78%.

                Rasio Aktivitas


                Rasio aktivitas mencerminkan efektivitas Perseroan dalam memanfaatkan aset untuk
                menghasilkan pendapatan. Perseroan memiliki rata-rata total assets turnover sebesar
                0,74 kali, yang menunjukkan bahwa kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
                pendapatan dari total aset yang dimiliki masih tergolong rendah, karena rasio
                perputaran aset belum mencapai 1 kali dalam satu periode. Selain itu, rata-rata
                inventory turnover sebesar 27 kali menunjukkan tingkat perputaran persediaan yang
                cukup fluktuatif selama periode historis. Sementara itu, rata-rata account receivable
                turnover sebesar 43,97 kali. Adapun rata-rata working capital turnover sebesar (0,72)
                kali.


                Rasio Solvabilitas


                Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Ratio (DER)
                menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan
                sedangkan Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas terhadap aset
                dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan rata-rata DER
                sebesar -696,11%, yang disebabkan oleh nilai ekuitas Perseroan yang negatif akibat
                akumulasi kerugian pada beberapa tahun historis. Sementara itu rata-rata DAR
                adalah sebesar 94,26%, menunjukkan bahwa sebagian besar aset perusahaan dibiayai



                                                                                                      46
Page 60
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                oleh kewajiban, bahkan pada beberapa periode total kewajiban melebihi total aset
                perusahaan.


                Rasio Rentabilitas


                Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 12,57%. Gross
                Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                pendapatan. Sementara itu, rata-rata operating profit margin sebesar -4,70% dan net
                profit margin sebesar -4,99% menunjukkan bahwa Perseroan masih mengalami
                kerugian operasional dan kerugian bersih pada beberapa tahun historisnya. Selain
                itu, rata-rata rate of return on investment sebesar -3,38% menunjukkan bahwa
                tingkat pengembalian atas total aset Perseroan masih negatif. Adapun rata-rata rate
                of return on equity sebesar 13,70% dipengaruhi oleh kondisi ekuitas Perseroan yang
                negatif pada beberapa periode historis sehingga menghasilkan rasio yang
                berfluktuasi.


          4.2   Proyeksi Keuangan


                Proyeksi keuangan yang disusun menjadi dasar dalam menentukan nilai pasar saham
                Perseroan dengan metode DCF. Dalam penyusunan proyeksi keuangan tersebut,
                digunakan asumsi-asumsi dasar yang terkait dengan bisnis Perseroan yang diperoleh
                dari manajemen Perseroan serta penyesuaian dengan kondisi eksternal seperti makro
                ekonomi dan industri.


          4.2.1 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan

                Waktu Operasional


                Proyeksi keuangan disusun berdasarkan tanggal penilaian, maka waktu operasional
                akan dimulai pada tahun 2026 sampai dengan tahun 2030 dengan jumlah hari
                operasional sebanyak 365 hari dalam satu tahun.


                Struktur Pendapatan


                Berikut proyeksi pendapatan Perseroan selama masa proyeksi.


                                         Tabel 9 Proyeksi Pendapatan Perseroan (Rp.000)
                            Keterangan              2026       2027      2028       2029         2030
                 Luas Kolam (Ha)                      12,10      14,20     16,30      20,60       24,90
                 Produktivitas Target (Kg/Ha)        30.000     30.000    30.000     30.000      30.000
                 Produktivitas Tercapai              35,00%    50,00%     65,00%     80,00%      85,00%
                 Produktivitas Tercapai (Kg/Ha)      10.500     15.000    19.500     24.000      25.500
                 Siklus (per Tahun)                    2,50       2,50      2,50          2,50     2,50




                                                                                                          47
Page 61
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                 Harga Jual (Rp/Kg)                       57.500           60.500           63.500     64.000      67.000
                 Kenaikan Harga Jual                                        5,22%            4,96%      0,79%       4,69%


                Struktur Biaya


                Berikut proyeksi struktur biaya Perseroan yang terdiri dari beban pokok penjualan
                dan beban usaha selama masa proyeksi.


                                            Tabel 10 Proyeksi Struktur Biaya Perseroan
                                         Keterangan                             2026          2027     2028     2029     2030

               Beban Pokok Penjualan
                  Biaya Benur
                   Luas Kolam                                        Ha             12,10      14,20    16,30    20,60      24,90
                   Density/M2                                       Ekor             150        160      160      160        160
                   Harga/ekor                                      Rp/Ekor            53         55       57       59            61
                   Siklus                                      per Tahun             2,50       2,50     2,50     2,50       2,50
                  Biaya Benur
                   Luas Kolam                                        Ha             12,10      14,20    16,30    20,60      24,90
                   Density/M2                                       Ekor        11.093        18.923   25.165   31.320   33.278
                   Harga/ekor                                      Rp/Ekor      15.200        16.000   16.500   17.000   17.500
                   Siklus                                      per Tahun             2,50       2,50     2,50     2,50       2,50
                  Biaya Benur
                   Luas Kolam                                        Ha             12,10      14,20    16,30    20,60      24,90
                   Density/M2                                       Ekor            9.000     15.000   19.500   24.000   25.500
                   Harga/ekor                                      Rp/Ekor          5.000      5.500    5.775    6.064      6.367
                   Siklus                                      per Tahun             2,50       2,50     2,50     2,50       2,50
                  Kenaikan
                  Biaya Benur                                      Growth                      3,77%    3,64%    3,51%      3,39%
                  Biaya Pakan                                      Growth                      5,26%    3,13%    3,03%      2,94%
                  Biaya obat-obatan & vitamin                      Growth                     10,00%    5,00%    5,00%      5,00%


                  Biaya Produksi Tambak
                   Biaya Gaji & Tunjangan Tambak                   Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya THR Tambak                                Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Komisi                                    Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Upah                                      Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Pengobatan Tambak                         Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Transportasi Tambak                       Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Listrik (PLN)                             Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya BBM Lokasi (Solar, Bensin Dll)            Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Service Kendaraan Tambak                  Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Perlengkapan Kerja                        Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Pemeliharaan Tambak                       Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Lab                                       Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Sewa / Ekspedisi (Kendaraan,dll)          Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Pemeliharaan Alat Berat/Asset             Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Konsumsi Tambak                           Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Telp & Internet                           Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Mess                                      Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Entertainment                             Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Sumbangan Tambak                          Growth      10,00%         10,00%   10,00%   10,00%   10,00%




                                                                                                                            48
Page 62
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                       Keterangan                  2026     2027     2028     2029     2030

                   Biaya BPJS                             Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya CSR                              Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%

               Beban Usaha
                  Beban Umum dan Administrasi
                   Biaya Gaji & Tunjangan Jakarta         Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya THR Jakarta                      Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Pengobatan Jakarta               Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Pph-21                           Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Transportasi Jakarta             Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Konsumsi Kantor                  Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Service Kendaraan Kantor         Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya ATK                              Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Telp (Internet, HP dll) Kantor   Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Keperluan Kantor                 Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya IPL, Listrik dan Air             Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Legal (SIUP, Domisili,           Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                      pengesahan dan legalisasi)
                   Biaya Konsultan                        Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                   Biaya Entertainment & Koordinasi       Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%
                      Kantor
                   Biaya Pajak                            Growth   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%   10,00%


                Pajak Penghasilan


                Tarif PPH Badan diasumsikan sebesar 22,00% dari penghasilan sebelum pajak (EBT).
                Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi
                Peraturan Perpajakan.

                Tingkat Bunga

                Tingkat bunga atas Fasilitas Kredit Investasi (KI) adalah sebesar 8,59% dan bunga atas
                Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) adalah sebesar 8,22%. Khusus untuk asumsi tingkat
                suku bunga KI, digunakan dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya
                digunakan dalam menghitung WACC.


                Perputaran


                Selama masa proyeksi, perputaran persediaan terjadi setiap 100 hari untuk pakan
                dan 180 hari untuk obat-obatan, sedangkan untuk piutang usaha terjadi setiap 3 hari
                dan utang usaha terjadi setiap 100 hari.

          4.2.2 Proyeksi Posisi Keuangan


                Berikut ini merupakan proyeksi posisi keuangan selama tahun 2026 sampai dengan
                tahun 2030.




                                                                                                       49
Page 63
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                            Tabel 11 Proyeksi Posisi Keuangan (Rp.000)
                             Keterangan               2026           2027           2028           2029           2030

                 ASET
                 Aset lancar                        18.642.016     21.181.230     29.508.608     43.882.715     67.862.733
                 Aset tidak lancar                 141.065.089    146.384.919    151.542.335    162.765.337    173.324.375
                 TOTAL ASET                        159.707.105    167.566.150    181.050.943    206.648.052    241.187.109


                 LIABILITAS DAN EKUITAS
                 Liabilitas jangka pendek            6.793.838      9.570.119     11.935.417     16.420.834     19.729.244
                 Liabilitas jangka panjang           2.858.220      3.001.131      3.151.188      3.308.747      3.474.184
                   Total liabilitas                  9.652.059     12.571.250     15.086.605     19.729.581     23.203.429
                 Ekuitas                           150.055.046    154.994.899    165.964.338    186.918.471    217.983.680
                 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS      159.707.105    167.566.150    181.050.943    206.648.052    241.187.109
                Sumber: Proyeksi Keuangan


                Total aset Perseroan diproyeksikan sebesar Rp159,71 miliar pada awal proyeksi tahun
                2026. Total aset diproyeksikan terus meningkat selama tahun-tahun proyeksi hingga
                mencapai sebesar Rp241,19 miliar pada akhir proyeksi tahun 2030.


                Total liabilitas Perseroan diproyeksikan sebesar Rp9,65 miliar pada awal proyeksi
                tahun 2026. Total liabilitas diproyeksikan meningkat hingga mencapai sebesar
                Rp23,20 miliar pada akhir proyeksi tahun 2030.


                Total ekuitas Perseroan diproyeksikan mencapai Rp150,06 miliar pada awal proyeksi
                tahun 2026. Total ekuitas diproyeksikan meningkat selama tahun-tahun proyeksi
                hingga mencapai sebesar Rp217,98 miliar pada akhir proyeksi tahun 2030.


          4.2.3 Proyeksi Laba (Rugi) Keuangan


                Berikut ini merupakan proyeksi laba rugi selama tahun 2026 sampai dengan tahun
                2030.


                                               Tabel 12 Proyeksi Laba Rugi (Rp.000)
                             Keterangan               2026           2027           2028           2029           2030

                 Penjualan                          18.263.438     32.216.250     50.458.688     79.104.000    106.354.125
                 Beban Pokok Penjualan             (13.866.457)   (22.300.730)   (31.275.508)   (46.432.055)   (59.754.494)
                 Laba (Rugi) Kotor                   4.396.981      9.915.520     19.183.179     32.671.945     46.599.631
                 Beban Usaha                        (2.260.000)    (2.486.000)    (2.734.600)    (3.008.060)    (3.308.866)
                 Laba (Rugi) Usaha - EBITDA          2.136.981      7.429.520     16.448.579     29.663.885     43.290.765
                 Beban Penyusutan & Amortisasi      (1.880.753)    (1.987.283)    (2.389.697)    (2.804.111)    (3.468.075)
                 Pendapatan (Beban) Lain-Lain            4.500          4.500          4.500          4.500          4.500
                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak             260.728      5.446.737     14.063.383     26.864.274     39.827.190
                 Pajak                                       -      (506.884)     (3.093.944)    (5.910.140)    (8.761.982)
                 Laba (Rugi) Bersih                    260.728      4.939.853     10.969.438     20.954.134     31.065.208
                Sumber: Proyeksi Keuangan




                                                                                                                    50
Page 64
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                    Perseroan diproyeksikan terus mencatatkan keuntungan bersih mulai dari awal
                    proyeksi tahun 2026 sampai dengan akhir proyeksi tahun 2030, yaitu dari sebesar
                    Rp260,73 juta menjadi sebesar Rp31,07 miliar.

           4.3      Perbandingan Laporan Keuangan Perusahaan yang Sebanding


                    Berikut ini adalah laporan keuangan perusahaan-perusahaan sebanding dengan
                    Perseroan untuk periode yang sesuai.

                      Tabel 13 Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Sebanding yang Tercatat di Bursa
                                                                            (Rp.Juta)
                                                      UDNG.JK    AMMS.JK        CPRO.JK      ASHA.JK         DSFI.JK      DPUM.JK     IKAN.JK
                               Uraian
                                                       2025          2025        2025           2025         2025          2025        2025
                     Aset Lancar                        8.399        25.528   3.091.050         37.985      282.856        460.972   101.955
                     Aset Tidak Lancar                 47.591        47.390    4.126.346        88.334      157.299        706.842    25.255
                     Total Aset                        55.990        72.919   7.217.396      126.320        440.155      1.167.815   127.210
                     Liabilitas Jangka Pendek           3.116          528    2.828.200         15.168      121.849        176.627    48.876
                     Liabilitas Jangka Panjang          1.079          341       598.346          3.129      31.775        623.660     3.344
                     Total Liabilitas                   4.195          869     3.426.546        18.298      153.624        800.287    52.219
                     Ekuitas                           51.795        72.050    3.790.850     108.022        286.531        367.527    74.991
                     Total Liabilitas & Ekuitas        55.990        72.919   7.217.396      126.320        440.155      1.167.815   127.210


                                                      ISEA.JK    ENZO.JK       PCAR.JK      SKBM.JK         CRAB.JK      Perseroan
                               Uraian
                                                       2025          2025       2025         2025            2025          2025
                     Aset Lancar                      363.679    332.891        63.109     1.574.893        274.199         17.658
                     Aset Tidak Lancar                 76.235        97.644     37.157       748.590         58.039        141.639
                     Total Aset                       439.914    430.534       100.266     2.323.482        332.238        159.297
                     Liabilitas Jangka Pendek         244.755    256.351        17.900     1.163.257         96.239          6.780
                     Liabilitas Jangka Panjang         10.549         6.743     16.440       104.503          6.408          2.722
                     Total Liabilitas                 255.303    263.094        34.340     1.267.760        102.647          9.503
                     Ekuitas                          184.611    167.441        65.925     1.055.722        229.590        149.794
                     Total Liabilitas & Ekuitas       439.914    430.534       100.266     2.323.482        332.238        159.297
                    Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan Pembanding (data diolah)

                            Tabel 14 Laporan Laba Rugi Perusahaan Sebanding yang Tercatat di Bursa
                                                                            (Rp.Juta)
                                        UDNG.JK        AMMS.JK         CPRO.JK          ASHA.JK        DSFI.JK          DPUM.JK      IKAN.JK
                   Uraian
                                         2025            2025           2025             2025             2025            2025        2025
       Penjualan                          21.624         15.638       9.947.122          170.506          654.354      1.258.919      122.557
       Beban Pokok Penjualan            (22.608)        (12.226) (7.951.008)           (169.560)       (557.380)       1.209.855     (102.222)
       Laba (Rugi) Kotor                   (984)           3.413      1.996.114              946           96.974      2.468.774       20.335
       Beban Usaha                       (3.063)         (3.912) (1.205.469)             (24.729)         (66.866)     (2.448.588)    (17.078)
       Laba (Rugi) Usaha                 (4.047)           (499)        790.645          (23.783)          30.108         20.186        3.257
       Pendapatan (Beban) Lain                  (5)             42     (163.589)           3.532           (4.962)        (5.330)      (2.519)
       Laba Sebelum Pajak                (4.052)           (457)        627.056          (20.251)          25.146         14.856          738
       Pajak                                621                  -     (202.987)             684           (5.457)       (41.857)        (181)
       Laba (Rugi) Bersih                (3.431)           (457)        424.069          (19.567)          19.689        (27.001)         557




                                                                                                                                         51
Page 65
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                 ISEA.JK      ENZO.JK         PCAR.JK         SKBM.JK          CRAB.JK         Perseroan
                              Uraian
                                                 2025           2025           2025             2025              2025           2025
                 Penjualan                       564.218       370.003         232.835        3.013.684           455.330          8.966
                 Beban Pokok Penjualan          (452.275)     (321.207)       (210.079)      (2.239.298)       (404.303)          (7.407)
                 Laba (Rugi) Kotor               111.943         48.796           22.757        774.385            51.027          1.559
                 Beban Usaha                     (88.313)      (32.860)        (32.475)       (633.884)           (32.572)        (1.903)
                 Laba (Rugi) Usaha                 23.630        15.936           (9.718)       140.501            18.455          (344)
                 Pendapatan (Beban) Lain         (15.639)      (15.960)           (1.076)       (40.301)             (110)               (1)
                 Laba Sebelum Pajak                 7.992             (24)     (10.794)         100.200            18.345          (345)
                 Pajak                            (2.724)         (523)            (358)        (28.204)           (4.081)           (27)
                 Laba (Rugi) Bersih                 5.268         (547)        (11.152)          71.996            14.264          (372)
                Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan Pembanding (data diolah)


          4.4   Perbandingan laporan keuangan yang sebanding (common size)

                Perseroan bukan merupakan perusahaan terbuka, namun untuk melihat kewajaran
                posisi keuangan dan laba rugi, berikut ini disajikan informasi keuangan industri yang
                merujuk pada data laporan keuangan beberapa perusahaan sejenis yang terdaftar di
                Bursa Saham.

                              Uraian            UDNG.JK     AMMS.JK     CPRO.JK     ASHA.JK          DSFI.JK      DPUM.JK      IKAN.JK
                 Aset Lancar                     26,30%      31,25%      34,71%        34,76%        61,47%        31,97%       78,98%
                 Aset Tidak Lancar               73,70%      68,75%      65,29%        65,24%        38,53%        68,03%       21,02%
                 Total Aset                     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%      100,00%          100,00%      100,00%
                 Liabilitas Jangka Pendek         6,17%       1,62%      33,57%        13,72%        32,20%        12,72%       42,20%
                 Liabilitas Jangka Panjang        1,64%       0,85%      17,12%         6,41%         7,35%        49,73%        2,27%
                 Total Liabilitas                 7,81%       2,46%      50,69%        20,13%        39,55%        62,45%       44,47%
                 Ekuitas                         92,19%      97,54%      49,31%        79,87%        60,45%        37,55%       55,53%
                 Total Liabilitas & Ekuitas     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%      100,00%          100,00%      100,00%


                              Uraian            ISEA.JK     ENZO.JK     PCAR.JK     SKBM.JK      CRAB.JK       Perseroan
                 Aset Lancar                     72,74%      68,42%      61,48%        60,96%        79,54%        11,09%
                 Aset Tidak Lancar               27,26%      31,58%      38,52%        39,04%        20,46%        88,91%
                 Total Aset                     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%      100,00%          100,00%
                 Liabilitas Jangka Pendek        57,65%      50,51%      17,97%        43,19%        35,64%         4,26%
                 Liabilitas Jangka Panjang        4,75%       3,58%      18,07%         4,79%         5,36%         1,71%
                 Total Liabilitas                62,40%      54,09%      36,04%        47,98%        41,00%         5,97%
                 Ekuitas                         37,60%      45,91%      63,96%        52,02%        59,00%        94,03%
                 Total Liabilitas & Ekuitas     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%      100,00%          100,00%


                               Uraian              UDNG.JK     AMMS.JK       CPRO.JK     ASHA.JK        DSFI.JK      DPUM.JK     IKAN.JK
                 Pendapatan                        100,00%     100,00%       100,00%     100,00%        100,00%      100,00%     100,00%
                 HPP                               -99,54%       2,96%       -48,00%     -94,97%        -84,67%      -69,05%     -83,19%
                 Laba (Rugi) Kotor                   0,46%     102,96%        52,00%        5,03%        15,33%       30,95%      16,81%
                 Beban Usaha                       -32,26%     -96,21%       -43,41%     -10,33%        -10,84%      -44,79%     -13,33%
                 Laba (Rugi) Usaha                 -31,80%       6,75%         8,59%        -5,30%        4,49%      -13,83%       3,48%
                 Pendapatan (Beban) Lain-lain       -0,33%      21,33%        -2,69%        0,40%        -0,99%       -1,00%      -2,27%
                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak         -32,13%      28,08%         5,90%        -4,90%        3,50%      -14,83%       1,21%
                 Pajak                               5,90%      -1,19%        -1,39%        -0,14%       -0,71%        0,38%      -0,26%
                 Laba (Rugi) Setelah Pajak         -26,24%      26,89%         4,52%        -5,04%        2,79%      -14,45%       0,94%




                                                                                                                                     52
Page 66
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                              Uraian            ISEA.JK   ENZO.JK   PCAR.JK   SKBM.JK   CRAB.JK   Perseroan
                 Pendapatan                     100,00%   100,00%   100,00%   100,00%   100,00%    100,00%
                 HPP                            -75,91%   -89,37%   -87,58%   -83,70%   -88,29%    -82,61%
                 Laba (Rugi) Kotor               24,09%    10,63%    12,42%    16,30%    11,71%     17,39%
                 Beban Usaha                    -17,75%    -7,98%   -11,84%   -14,23%    -7,72%    -21,22%
                 Laba (Rugi) Usaha                6,34%     2,64%     0,57%     2,07%     3,99%     -3,84%
                 Pendapatan (Beban) Lain-lain    -4,86%    -2,13%    -0,19%    -1,38%    -0,39%     -0,01%
                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak        1,49%     0,51%     0,39%     0,69%     3,61%     -3,85%
                 Pajak                           -0,40%    -0,21%    -0,11%    -0,32%    -0,82%     -0,30%
                 Laba (Rugi) Setelah Pajak        1,08%     0,30%     0,28%     0,37%     2,78%     -4,15%


          4.5   Informasi Perpajakan

                Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah Republik Indonesia memberlakukan
                Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang
                secara garis besar memuat Perubahan UU Pajak Penghasilan (“PPh”) dengan
                perubahan yaitu penyesuaian kebijakan penurunan tarif PPh Badan yang ditetapkan
                pada tarif 22% mulai tahun 2022.


                Dengan berlakunya UU ini maka Ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang
                Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan
                dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun
                pajak 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


                Berdasarkan laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2025, Pajak Penghasilan
                Badan Perseroan untuk periode 31 Desember 2025 sebesar Rp26.940.115,-.

          4.6   Informasi Kompensasi Pemegang Saham


                Sampai dengan tanggal penilaian, tidak ada informasi terkait kompensasi bagi
                pemegang saham.


          4.7   Informasi Mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
                Kunci


                Sampai dengan tanggal penilaian, tidak ada informasi terkait asuransi yang
                ditanggung oleh perusahaan untuk karyawan kunci.


          4.8   Analisis dan Pembahasan Manajemen

          4.8.1 Keuntungan dan Kerugian Kontrak Usaha

                Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait keuntungan dan
                kerugian kontrak usaha.




                                                                                                              53
Page 67
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          4.8.2 Aset dan Liabilitas di Luar Laporan Posisi Keuangan


                Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait aset dan liabilitas di luar
                laporan posisi keuangan.


          4.8.3 Hasil Penjualan Produk/Jasa pada Periode Sebelumnya


                Hasil penjualan produk sampai dengan tanggal penilaian berasal dari penjualan
                udang vanamei. Pendapatan jasa Perseroan selama beroperasional adalah sebagai
                berikut.


                               Tabel 15 Hasil Penjualan pada Periode Sebelumnya (Rp.000)
                      Uraian           2025         2024         2023         2022          2021
                 Udang Vanamei        8.965.512   14.105.191   24.930.933   21.865.506   23.388.975
                 Growth (%)             -36,44%     -43,42%       14,02%        -6,51%
                Sumber: Laporan Keuangan Perseroan


          4.8.4 Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis


                Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, pada posisi keuangan per 31 Desember
                2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp159,30 miliar, mengalami kenaikan
                signifikan sebesar 766,17% dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 yang
                sebesar Rp18,50 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya
                uang muka tidak lancar sebesar Rp125,85 miliar. Kemudian dari sisi liabilitas,
                Perseroan mencatatkan penurunan sebesar 60,33%, yaitu menjadi Rp9,50 miliar per
                31 Desember 2025 dari sebelumnya sebesar Rp23,95 miliar per 31 Desember 2024.
                Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya utang lain-lain menjadi
                sebesar Rp4,19 miliar. Sementara itu dari sisi ekuitas, Perseroan mencatatkan
                kenaikan sebesar 2.793,80%, sehingga jumlah ekuitas berubah dari ekuitas negatif
                sebesar Rp5,56 miliar per 31 Desember 2024 menjadi ekuitas positif sebesar
                Rp149,79 miliar per 31 Desember 2025. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                bertambahnya modal saham menjadi sebesar Rp153,00 miliar dari sebelumnya hanya
                Rp5,00. Dari sisi laba rugi, sampai dengan periode 31 Desember 2025, Perseroan
                mencatatkan penjualan sebesar Rp8,97 miliar, menurun sebesar Rp5,14 miliar atau
                36,44% dibandingkan dengan penjualan tahun 2024 yang sebesar Rp14,11 miliar.
                Dengan penjualan tersebut, Perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar
                Rp372,10 juta, menurun dibandingkan dengan rugi tahun berjalan tahun 2024 yang
                sebesar Rp2,48 miliar.


          4.8.5 Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sejenis


                Perseroan bukan merupakan perusahaan terbuka, namun untuk melihat kewajaran
                kinerja keuangan disajikan informasi keuangan industri yang sebanding merujuk




                                                                                                    54
Page 68
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                pada data Laporan Keuangan beberapa perusahaan sejenis yang terdaftar di Bursa
                saham. Berdasarkan rasio keuangan tersebut, diketahui rata-rata rasio keuangan
                Perseroan masih berada di dalam kisaran beberapa perusahaan pembanding
                tersebut. Pada rata-rata rasio rentabilitas khususnya net profit margin tercatat di atas
                rasio keuangan pembanding.


                 Tabel 16 Rata-rata Rasio Keuangan Beberapa Perusahaan Sejenis yang Terdaftar di
                                                        Bursa Saham
                            Uraian               UDNG.JK    AMMS.JK   CPRO.JK   ASHA.JK   DSFI.JK   DPUM.JK      IKAN.JK

               LIQUIDITY
               Current Ratio                      872,28% 2292,68%    103,24%   267,46%   193,64%   297,89%      187,83%
               Quick Ratio                       9607,83% 1547,74%     36,98%   161,45%    79,86%   172,13%       41,41%
               Working Capital to Total Assets     20,13%    29,63%     1,14%    21,04%    29,27%    19,24%       36,77%


               ACTIVITY (X)
               Total Assets Turnover (X)             0,57      0,16      1,31      1,73      1,39      0,69         0,92
               Inventory Turnover (X)               20,27      2,50      2,74     23,61      3,81      3,98         2,43
               Average Days Inventory (Day)         47,98    153,01     47,53     27,43     96,34     57,94       152,32
               Account Receivable Turnover (X)       9,62      4,79     12,14     10,22      6,78      3,17         7,06
               Average Collection Period (Day)      84,06    103,75     30,72     39,24     54,89    144,44        58,19
               Working Capital Turnover (X)         -2,71      0,75     51,15     41,45      4,90      3,68         2,51


               SOLVABILITY
               Total Debt to Equity Ratio           8,72%     2,53%   103,79%    25,81%    66,05%   171,37%       80,45%
               Total Debt to Asset Ratio            7,81%     2,46%    50,69%    20,13%    39,55%    62,45%       44,47%
               Long Term Debt to Equity Ratio       1,80%     0,87%    35,75%     8,32%    12,21%   135,73%        4,07%


               RENTABILITY
               Gross Profit Margin                  0,46%   102,96%    52,00%     5,03%    15,33%    30,95%       16,81%
               Operating Profit Margin            -31,80%     6,75%     8,59%    -5,30%     4,49%   -13,83%        3,48%
               Net Profit Margin                  -26,24%    26,89%     4,52%    -5,04%     2,79%   -14,45%        0,94%
               Rate of Return on Investment        -2,02%     3,26%     5,86%    -7,87%     3,90%    -5,26%        0,85%
               Rate of Return on Equity            -2,09%     3,34%    12,03%    -9,51%     6,46%   -14,07%        1,53%



                            Uraian                ISEA.JK   ENZO.JK   PCAR.JK   SKBM.JK   CRAB.JK   Perseroan
               LIQUIDITY
               Current Ratio                      126,53%   136,59%   406,54%   141,84%   245,96%      70,55%
               Quick Ratio                         34,21%    21,29%   301,14%    81,11%   117,27%       3,01%
               Working Capital to Total Assets     15,09%    17,92%    43,50%    17,77%    43,90%     -69,78%


               ACTIVITY (X)
               Total Assets Turnover (X)             1,00      1,81      2,27      1,58      1,93        0,74
               Inventory Turnover (X)                1,69      4,64     18,81      5,76      4,89          27
               Average Days Inventory (Day)        281,24    162,43     24,54     66,26     82,65          49
               Account Receivable Turnover (X)       6,39     37,13      6,10      8,04      8,80       43,97
               Average Collection Period (Day)      66,48     12,91     60,74     50,52     43,22          16
               Working Capital Turnover (X)          9,69      9,91      5,31      9,13      5,02       (0,72)


               SOLVABILITY
               Total Debt to Equity Ratio         168,88%   121,00%    57,02%    93,48%    78,05%    -696,11%




                                                                                                                   55
Page 69
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                            Uraian              ISEA.JK   ENZO.JK   PCAR.JK   SKBM.JK   CRAB.JK   Perseroan
               Total Debt to Asset Ratio         62,40%    54,09%    36,04%    47,98%    41,00%      94,26%
               Long Term Debt to Equity Ratio    12,81%     7,53%    28,22%     9,25%    10,65%      -7,13%


               RENTABILITY
               Gross Profit Margin               24,09%    10,63%    12,42%    16,30%    12,46%      12,57%
               Operating Profit Margin            6,34%     2,64%     0,57%     2,07%     4,26%      -4,70%
               Net Profit Margin                  1,08%     0,30%     0,28%     0,37%     2,99%      -4,99%
               Rate of Return on Investment       1,19%     0,87%     0,65%     0,89%     5,28%      -3,38%
               Rate of Return on Equity           3,21%     1,67%     1,27%     1,93%     8,56%      13,70%

              Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan Sejenis




                                                                                                              56
Page 70
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          5     PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN


          5.1   Pendekatan Penilaian yang Umum Digunakan


                Untuk penilaian usaha, prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan
                pendekatan dan metode penilaian usaha yang berlaku umum dalam penilaian
                perusahaan atau sekuritas sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, Surat
                Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI). Berikut
                adalah pendekatan penilaian usaha yang umum digunakan:


                a. Pendekatan Berbasis Pasar


                   Pendekatan Berbasis Pasar (Market Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian
                   dengan cara membandingkan Objek Penilaian dengan Objek lain yang sebanding
                   dan sejenis serta telah memiliki harga jual (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020
                   dan Surat Edaran OJK No.17/SEOJK.004/2020).


                   Pendekatan Berbasis Pasar dilakukan dengan membandingkan badan usaha yang
                   dinilai dengan badan usaha lainnya, hak kepemilikan perusahaan atau saham yang
                   sejenis yang dijual di pasar terbuka. Perusahaan yang dibandingkan seharusnya
                   berasal dari industri yang sama atau sejenis dan bereaksi sama terhadap
                   perubahan berbagai variabel ekonomi. Sumber data yang umum didapatkan
                   termasuk pasar akuisisi di mana seluruh perusahaan diperjualbelikan, transaksi
                   terdahulu atas kepemilikan perusahaan dan pasar saham publik di mana hak
                   kepemilikan dari badan usaha sejenis diperdagangkan. (SPI 2018-KPUP-4.8.a)


                b. Pendekatan Berbasis Pendapatan


                   Pendekatan Berbasis Pendapatan (Income Based Approach) adalah Pendekatan
                   Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang
                   diperkirakan akan dihasilkan oleh Objek Penilaian dengan tingkat diskonto
                   tertentu   (Peraturan   OJK   No. 35/POJK.04/2020    dan   Surat   Edaran      OJK
                   No. 17/SEOJK.004/2020).


                   Pendekatan Berbasis Pendapatan dilakukan dengan memperhitungkan nilai kini
                   dari pendapatan atau keuntungan yang diantisipasikan di masa depan, yang
                   meliputi tingkat pertumbuhan dan waktu yang diharapkan, risiko yang terkait dan
                   nilai uang terhadap waktu (time value of money). Pendapatan dikonversi menjadi
                   indikasi nilai melalui metode kapitalisasi langsung dari tingkat pendapatan yang
                   dianggap mewakili, atau analisis DCF, atau metode dividen, di mana penerimaan
                   kas diestimasikan terjadi secara berurutan di masa depan dan dikonversikan
                   menjadi nilai kini melalui penerapan tingkat diskonto. (SPI 2018-KPUP-4.8.b)




                                                                                                  57
Page 71
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                c. Pendekatan Berbasis Aset


                   Pendekatan Berbasis Aset (Assets Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian
                   berdasarkan laporan keuangan historis Objek Penilaian yang telah diaudit, dengan
                   cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi Nilai Pasar sesuai dengan
                   Premis   Nilai   yang   digunakan   dalam    Penilaian     Usaha.   (Peraturan   OJK
                   No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020)


                   Pendekatan Berbasis Aset dilakukan dengan menyesuaikan laporan posisi
                   keuangan perusahaan yang melaporkan seluruh aset baik berwujud maupun tidak
                   berwujud dan seluruh liabilitas pada Nilai Pasarnya, atau nilai yang dicatatkan
                   (carrying amount) yang dianggap wajar. Jika pendekatan berbasis aset digunakan
                   untuk menilai badan usaha operasional yang dinilai berdasarkan asumsi bisnis
                   yang berjalan (going concern), maka estimasi nilai yang diberikan seharusnya juga
                   mempertimbangkan perkiraan nilai dari pendekatan lainnya. (SPI 2018-KPUP-
                   4.8.c)


          5.2   Pertimbangan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian


                Kami telah mempertimbangkan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian
                sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 yang terinci
                sebagai berikut:


                - Pada Pendekatan Berbasis Pendapatan, Perseroan telah menyusun proyeksi
                   keuangan untuk lima tahun mendatang.
                - Pada Pendekatan Berbasis Aset, Perseroan memiliki aset tetap dengan nilai yang
                   signifikan dan kegiatan operasionalnya bergantung pada aset tetap.
                - Pada Pendekatan Berbasis Pasar, aset dan pendapatan Perseroan masih jauh lebih
                   kecil dibandingkan perusahaan terbuka lainnya dalam industri yang sama,
                   sehingga tidak terdapat perusahaan pembanding yang memiliki kriteria aset dan
                   pendapatan yang setara dengan Perseroan.


                Dengan mempertimbangkan ketiga kondisi tersebut dan data yang tersedia, serta
                dalam rangka pemenuhan POJK 35 dan SEOJK 17 bahwa pendekatan yang digunakan
                adalah minimal 2 (dua) pendekatan, maka Penilai menggunakan dua pendekatan yang
                paling memungkinkan untuk menghasilkan hasil penilaian yang handal dan objektif,
                yaitu Pendekatan Berbasis Pendapatan dan Pendekatan Berbasis Aset.


                Dasar pemilihan pendekatan dan metode penilaian telah merujuk kepada ketentuan
                yang   diatur   dalam   POJK   No.   35/POJK.04/2020,       serta   mempertimbangkan
                karakteristik dan kondisi objek penilaian seperti sebagai berikut:




                                                                                                    58
Page 72
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                - Dasar pemilihan pendekatan berbasis pendapatan adalah karena kami melihat
                   bahwa terdapat manfaat ekonomis/pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan
                   oleh objek penilaian. Pada pendekatan berbasis pendapatan, kami menggunakan
                   metode DCF. Dasar pemilihan metode DCF adalah kami telah memperoleh
                   business plan dan proyeksi keuangan dari pihak manajemen objek penilaian.


                - Dasar pemilihan pendekatan berbasis aset adalah karena objek penilaian memiliki
                   aset tetap dengan nilai yang signifikan dan kegiatan operasionalnya bergantung
                   pada aset tetap. Pada pendekatan berbasis aset kami menggunakan metode ABV.
                   Dasar pemilihan metode ABV adalah karena Perseroan memiliki laporan penilaian
                   aset yang dapat diaplikasikan pada pendekatan berbasis aset.

          5.3   Penggunaan Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya


                Pendekatan pertama yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar adalah
                Pendekatan Berbasis Pendapatan (Income Based Approach) dengan metode
                Discounted Cash Flow (DCF). Alasan digunakannya Pendekatan Berbasis Pendapatan
                adalah karena Perseroan adalah perusahaan yang diidentifikasi memiliki arus
                keuntungan di masa yang akan datang dari kegiatan usahanya.


                Pendekatan kedua yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar adalah
                Pendekatan Berbasis Aset (Assets Based Approach) dengan metode Adjusted Book
                Value (ABV). Alasan digunakannya Pendekatan Berbasis Aset adalah karena Perseroan
                memiliki aset tetap dengan nilai yang signifikan dan kegiatan operasionalnya
                bergantung pada aset tetap.




                                                                                               59
Page 73
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          6     PERHITUNGAN INDIKASI NILAI


          6.1   Penilaian menggunakan Metode Discounted Cash Flow


          6.1.1 Arus Kas untuk Metode Discounted Cash Flow


                Untuk penilaian dengan menggunakan metode DCF, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas
                untuk didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas, dan arus kas bersih
                untuk perusahaan. Dalam penilaian ini, Arus Kas Bersih (AKB) yang akan digunakan
                sebagai economic income yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah
                AKB untuk perusahaan (Free Cash Flow to Firm).


                Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban
                penyediaan      pengeluaran     barang   modal    (capital    expenditure),   baik   untuk
                mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan untuk
                penggantian (reserve for replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui
                penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai
                berikut:


                EAT
                + Depresiasi/Amortisasi
                + Interest, I(1-t)
                - Changes in Net Fixed Assets
                - Changes in Working Capital
                = Arus Kas Bersih untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Firm)


          6.1.2 Penetapan Tingkat Diskonto


                Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Average Cost of Capital (WACC)
                yang dihitung dengan rumus sebagai berikut.


                WACC = (Kd*(1-t)* % Debt) + (Ke* % Equity)


                Keterangan
                WACC        :   Weighted average cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas modal)
                Kd          :   Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
                Ke          :   The required rate of return (biaya ekuitas)
                T           :   Tax rate (tarif pajak)
                % Debt      :   Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
                                struktur kapital)

                %           :   Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas dalam
                Equity          struktur kapital)




                                                                                                       60
Page 74
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
                akan digunakan dalam Penilaian.


                Cost of Debt (tingkat biaya hutang)

                Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                faktor sebagai berikut:

                • Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi yang
                     akan digunakan yaitu sebesar 8,59%.

                • Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat pajak
                     korporasi di Indonesia (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 - PPh Badan).

                Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka tingkat biaya hutang (Cost of
                Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:

                Kd = i x (1-T)
                Kd = 8,59% x (1-22,00%) = 6,70%


                Cost of Equity (Biaya Modal untuk Ekuitas)

                Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
                (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
                bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas
                saham, dengan formula sebagai berikut:


                                                Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
                                                 Ke = Rf + (Rp x β) + Rs


                Keterangan
                Rf          :   tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
                Rm          :   tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
                Rp          :   market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
                β           :   ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif
                                dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
                                pengembalian portofolio pasar
                Rs          :   tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan


                Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                faktor sebagai berikut:


                Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
                dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen




                                                                                                   61
Page 75
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Surat Utang Negara (most active
                government bond).

                                            Tabel 17 Surat Utang Negara
                              Bond                         Maturity                   Yield (%)
                             FR0108                      15-Apr-36                    6,1097%
                             FR0106                      15-Aug-40                    6,4290%
                             FR0107                      15-Aug-45                    6,5390%
                             FR0102                       15-Jul-54                   6,7094%
                             FR0105                       15-Jul-64                   6,7535%
                                          Average                                     6,5081%
                Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
                            Keuangan, 16 Desember 2025


                Dari data di atas, rata-rata yield adalah sebesar 6,51%. Angka tersebut akan
                digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).


                Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas
                risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.


                Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi
                pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging. Berdasarkan penelitian
                yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2024, diprediksi market risk premium
                adalah sebesar 6,69%.


                Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
                dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.


                Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam perhitungan
                Nilai Pasar, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian yang
                dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Food Processing per Januari 2025 yaitu
                rata-rata sebesar 0,72.


                Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
                Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun belum
                mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh
                suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana usaha yang diproyeksikan
                oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak perlu ditambahkan adanya premi
                risiko.


                Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Perseroan adalah:




                                                                                                  62
Page 76
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                            Tabel 18 Biaya Modal untuk Ekuitas

                                       Keterangan                     Biaya Modal untuk Ekuitas

                        Biaya Modal untuk Ekuitas
                        a. Risk Free Rate (Rf)                                              6,51%
                        b. Risk Premium Ekuitas (Rm)                                        6,69%
                        c. β (Beta)                                                          0,72
                        d. Specific Risk                                                    0,00%
                        Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM                                     11,33%
                        Credit Default Spread                                               1,62%
                        Biaya Modal untuk Ekuitas                                           9,71%
                      Sumber: Proyeksi Keuangan


                Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
                memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat diskonto
                yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit default spread
                sebesar 1,62%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan dalam penilaian
                Perseroan menjadi 9,71%.


                Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya WACC yang kami gunakan sebagai tingkat
                diskonto dalam penilaian Perseroan adalah sebesar 8,88% seperti pada tabel berikut:


                                        Tabel 19 Weighted Average Cost of Capital

                                Jenis Modal                    Biaya Modal     Bobot      Tertimbang

                 Cost of Debt ( Kd = i x (1-T))                       6,70%      27,54%           1,85%
                 Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta          9,71%      72,46%           7,04%
                                 Weighted Average Cost of Capital (WACC)                          8,88%
                Sumber: Proyeksi Keuangan


          6.1.3 Terminal Value


                Sesuai dengan Peraturan OJK mengenai proyeksi pendapatan ekonomis, bahwa
                periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling
                singkat 5 (lima) tahun ke depan, atau disesuaikan dengan sisa umur dari fasilitas
                produksi utama objek Penilaian.


                Untuk melakukan Penilaian suatu bisnis dengan premis Kelangsungan Usaha dimana
                terdapat proyeksi untuk periode waktu tetap dan periode waktu kekal, Penilai Bisnis
                perlu menghitung Nilai Terminal (Terminal Value). Terminal Value merupakan nilai
                dari free cash flow suatu perusahaan selama suatu akhir periode waktu tertentu
                sampai waktu tak terhingga, berdasarkan asumsi suatu perusahaan akan going
                concern. Nilai Terminal Value suatu perusahaan dipengaruhi oleh asumsi tingkat
                pertumbuhan perusahaan terkait untuk waktu yang tak terhingga.



                                                                                                       63
Page 77
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Kami menggunakan periode waktu kekal yang dimulai dari satu tahun setelah periode
                waktu tetap sampai dengan seterusnya. Hal ini dikarenakan tidak terdapat informasi
                atas sisa umur dari fasilitas operasional utama, sehingga kami menerapkan adanya
                terminal value. Dalam penilaian ini, tingkat pertumbuhan untuk terminal value yang
                digunakan adalah sebesar 3,00%, yang ditentukan berdasarkan data target inflasi
                tahun 2025 dari Bank Indonesia yang menargetkan sebesar 2,5+1%.

          6.1.4 Kelebihan Kas


                Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                31 Desember 2025, diperoleh informasi atas kelebihan kas dan setara kas yang dapat
                menambah nilai Perseroan. Kelebihan kas dan setara kas yang tersedia mencapai
                Rp44.416.098,-.


          6.1.5 Aset Non Operasional


                Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                31 Desember 2025, tidak diperoleh informasi adanya aset non operasional lain yang
                dapat menambah nilai Perseroan.


          6.1.6 Hutang Berbunga (Interest Bearing Debt)


                Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                31 Desember 2025, tidak diperoleh informasi adanya utang berbunga (Interest
                Bearing Debt) yang dapat mengurangi nilai Perseroan.

          6.1.7 Indikasi Nilai Saham dengan Metode Discounted Cash Flow


                Berikut indikasi nilai saham Perseroan pada 31 Desember 2025 dengan metode DCF:

                          Tabel 20 Perhitungan Saham Metode Discounted Cash Flow (Rp.000)
                                                     2026          2027         2028          2029           2030
                              Description
                                                     1,00          2,00          3,00          4,00           5,00
              CASH IN FLOW
                EAT                                  260.728     4.939.853    10.969.438    20.954.134     31.065.208
                Depreciation                       1.880.753     1.987.283     2.389.697     2.804.111      3.468.075
                Interest, I(1-t)                            -             -             -             -              -
                Sub Total                          2.141.481     6.927.136    13.359.135    23.758.245     34.533.283
              CASH OUT FLOW
                Change in Net Fixed Assets        (1.307.113)   (7.307.113)   (7.547.113) (14.027.113)    (14.027.113)
                +/- in Working Capital             (156.569)       338.004     (297.824)      (63.510)      (626.890)
                Sub Total                         (1.463.682)   (6.969.109)   (7.844.937) (14.090.623) (14.654.003)

              FREE CASH FLOW                         677.799       (41.974)    5.514.199     9.667.622     19.879.280
                Terminal value growth (3,00%)               -             -             -             -   347.997.558
                Discount Factor (8,88%)               0,9184        0,8435        0,7747       0,7115           0,6534




                                                                                                           64
Page 78
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                             2026       2027        2028        2029           2030
                               Description
                                                             1,00       2,00        3,00        4,00           5,00
                DISCOUNTED FREE CASH FLOW                    622.497    (35.404)   4.271.614   6.878.057    240.372.664


                OPERATING VALUE                          252.109.428
                  Non-Operating Assets                              -
                  Cash                                        44.416
                CORPORATE VALUE                          252.153.844
                  Interest Bearing Debt                             -
                  Other Debt                                        -
                EQUITY VALUE                             252.153.844
                Indication of 100,00% Shares             252.153.844
                Discount for Lack of Control                        -
                                                         252.153.844
                Discount for Lack of Marketability       (75.646.153)
                Market Value of 100,00% Shares           176.507.691
                Market Value of 100,00% Shares (Rounded) 176.508.000




                  Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada
                  tanggal 31 Desember 2025 dengan menggunakan metode DCF adalah sebesar
                  Rp176.508.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Enam Miliar Lima Ratus Delapan Juta
                  Rupiah).

          6.2     Penilaian menggunakan Metode Adjusted Book Value (ABV)


                  Metode Adjusted Book Value (ABV) atau Penyesuaian Aset Bersih (PAB) merupakan
                  salah satu metode yang digunakan untuk menilai saham objek penilaian berdasarkan
                  nilai buku yang disesuaikan. Komponen penting dalam metode ABV dirinci sebagai
                  berikut.
                 1. Penyesuaian terhadap aset lancar wajib dilakukan sesuai dengan sifat aset lancar
                      tersebut;
                 2. Penilaian atas aset tetap berwujud (fixed tangible assets) wajib dilakukan sesuai
                      dengan metode yang berlaku dalam Penilaian sesuai dengan Premis Nilai yang
                      ditetapkan;
                 3. Identifikasi dan penilaian aset takberwujud dengan mempertimbangkan manfaat
                      ekonomi yang dihasilkan oleh aset takberwujud tersebut;
                 4. Utang atau liabilitas dinilai sesuai dengan nilai yang tercantum dalam laporan
                      posisi keuangan, kecuali terdapat faktor lain yang mempengaruhi; dan
                 5. Surat utang dinilai atas dasar Nilai Pasar.


                  Pada     Penilaian      saham      perusahaan     dengan     metode   PAB,    kami       telah
                  mempertimbangkan kesesuaian penggunaan metode ini sesuai dengan POJK No.
                  35/POJK.04/2020, Pasal 59, dalam hal ini Perseroan telah memiliki hasil Penilaian
                  atas aset tetap berwujud dari Penilai Properti. Selain itu, sebelum melakukan
                  penyesuaian atas semua pos yang terdaftar dalam posisi keuangan, kami terlebih




                                                                                                             65
Page 79
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                dahulu melakukan identifikasi terhadap adanya Aset Lancar, Aset Tetap Berwujud,
                dan Aset Takberwujud.


          6.2.1 Penilaian Aset Tetap Berwujud (Fixed Tangible Assets)

                Dalam penilaian ini, kami mengidentifikasi adanya aset tetap berwujud yang dimiliki
                maupun tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan Perseroan, sehingga dilakukan
                penyesuaian nilai buku aset tetap untuk pengembangan menjadi nilai pasar.
                Berdasarkan Laporan Penilaian Properti per tanggal penilaian 31 Desember 2025
                No. 00118/2.0053-00/PI/01/0506/1/II/2026, tanggal 25 Februari 2026, dari KJPP
                Edi Andesta dan Rekan, diperoleh Nilai Pasar Aset Perseroan adalah sebesar
                Rp28.042.362.000,- (Dua Puluh Delapan Miliar Empat Puluh Dua Juta Tiga Ratus
                Enam Puluh Dua Ribu Rupiah).


                                            Tabel 21 Ringkasan Hasil Penilaian Aset
                 No.                             Uraian                               Nilai Pasar (Rp)
                  1.     Mesin-Mesin                                                         1.663.839.000
                  2.     Pompa A                                                                 19.267.000
                  3.     Kendaraan Radju                                                     1.132.120.000
                  4.     Panel Trafo & Gardu PLN                                                 45.626.000
                  5.     Peralatan Kantor                                                        23.387.000
                  6.     Peralatan Kecil                                                         16.533.000
                  7.     Peralatan Laboratorium                                                  24.831.000
                  8.     Peralatan Mess                                                          13.881.000
                  9.     Infrastruktur Tambak                                                8.318.000.000
                 10.     Bangunan Tetap                                                      1.943.534.000
                 11.     Tanah (Perolehan)                                                  14.841.344.000
                 Total                                                                      28.042.362.000
                Sumber: Laporan Penilaian Properti oleh KJPP Edi Andesta dan Rekan

          6.2.2 Identifikasi atas Aset Takberwujud Perseroan


                Dalam penilaian ini, kami tidak mengidentifikasi adanya aset takberwujud yang
                melekat pada kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan yaitu, sehingga kami
                tidak melakukan penilaian atas aset takberwujud dalam penilaian ini.


          6.2.3 Penyesuaian Posisi Keuangan

                Penyesuaian posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2025 disajikan sebagai
                berikut.




                                                                                                         66
Page 80
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                     Tabel 22 Penyesuaian Posisi Keuangan Perseroan Periode 31 Desember 2025
                                                             (Rp.000)
                                                               31 Des 2025                         Economic
                                 Description                                      Adjustment
                                                                  Audited                            Value
                 ASET
                 Aset Lancar
                   Kas dan Setara Kas                                   44.416                 0       44.416
                   Piutang Usaha                                    122.649                    0      122.649
                   Piutang Lain-lain                             15.499.300                    0    15.499.300
                   Persediaan                                     1.929.262                    0     1.929.262
                   Sewa Dibayar Dimuka                                        0                0              0
                   Uang muka dan biaya dibayar di muka                      888                0          888
                   Pajak dibayar di muka                                61.619                 0       61.619
                   Aset lancar lainnya                                        0                0              0
                   Total Aset Lancar                             17.658.135                    0    17.658.135


                 Aset Tidak Lancar
                   Uang Muka Tidak Lancar                       125.853.803                    0   125.853.803
                   Aset Tetap
                    Harga Perolehan                              28.072.455        12.257.436       28.042.362
                    Akumulasi Depresiasi                        (12.287.529)
                   Nilai Buku                                    15.784.926        12.257.436       28.042.362


                   Total Aset Tidak Lancar                      141.638.729        12.257.436      153.896.165


                 TOTAL ASET                                     159.296.864        12.257.436      171.554.300


                 LIABILITAS DAN EKUITAS
                 Liabilitas Lancar
                   Utang Usaha                                    2.458.703                    0     2.458.703
                   Utang lain-lain                                4.191.609                    0     4.191.609
                   Beban masih harus dibayar                            39.926                 0       39.926
                   Utang pajak                                          55.186                 0       55.186
                   Bagian liabilitas jangka panjang jatuh
                        tempo satu tahun:
                    Utang pembiayaan konsumen                           35.006                 0       35.006
                   Total Liabilitas Lancar                        6.780.431                    0     6.780.431


                 Liabilitas Tidak Lancar
                   Bagian liabilitas jangka panjang
                        setelah dikurangi yang jatuh tempo
                        satu tahun:
                   Liabilitas pajak tangguhan                     2.072.256                    0     2.072.256
                   Liabilitas imbalan kerja                         649.858                    0      649.858
                   Total Liabilitas Tidak Lancar                  2.722.114                    0     2.722.114


                   Total Liabilitas                               9.502.545                    0     9.502.545




                                                                                                          67
Page 81
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                                                                   31 Des 2025                              Economic
                                  Description                                          Adjustment
                                                                        Audited                               Value


                 Ekuitas
                    Modal Disetor                                  153.000.000                      0      153.000.000
                    Surplus Revaluasi                                   7.685.353                   0        7.685.353
                    Saldo Laba (Rugi)                              (10.891.035)                     0      (10.891.035)
                    Adjustment                                                    0     12.257.436          12.257.436
                    Total Ekuitas                                  149.794.319          12.257.436         162.051.755


                 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      159.296.864          12.257.436         171.554.300


                Penjelasan atas Penyesuaian Posisi Keuangan

                Aset Lancar
                Total      aset   lancar   Perseroan       per     31     Desember      2025     tercatat     sebesar
                Rp17.658.135.000,- dan tidak terjadi penyesuaian nilai buku, sehingga nilai tersebut
                merupakan face value.


                Aset Tidak Lancar
                Nilai   buku      aset tetap     Perseroan       per 31      Desember     2025    adalah      sebesar
                Rp15.784.926.000,-. Setelah dilakukan penyesuaian melalui Penilaian Aset Tetap
                oleh KJPP Edi Andesta dan Rekan, diperoleh penyesuaian nilai pasar aset tetap sebesar
                Rp12.257.436.000,- menjadi sebesar Rp28.042.362.000,-.


                Setelah diakumulasi, nilai buku aset tidak lancar per 31 Desember 2025 adalah
                sebesar Rp141.638.729.000,-. Terdapat penyesuaian sebesar Rp12.257.436.000,-
                pada aset tetap, sehingga nilai pasar aset tidak                        lancar menjadi sebesar
                Rp153.896.165.000,-.


                Liabilitas Lancar
                Total   liabilitas   lancar     Perseroan    per    31      Desember     2025    tercatat     sebesar
                Rp6.780.431.000,- dan tidak terjadi penyesuaian nilai buku, sehingga nilai tersebut
                merupakan face value.


                Liabilitas Tidak Lancar
                Total liabilitas tidak lancar Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar
                Rp2.722.114.000,- dan tidak terjadi penyesuaian nilai buku, sehingga nilai tersebut
                merupakan face value.


                Ekuitas
                Total      ekuitas    Perseroan      per     31         Desember      2025      tercatat      sebesar
                Rp149.794.319.000,-.             Terdapat        penyesuaian          nilai     ekuitas       sebesar
                Rp12.257.436.000,-, sehingga nilai pasar ekuitas Perseroan menjadi sebesar



                                                                                                                   68
Page 82
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                Rp162.051.755.000,-. Penyesuaian nilai buku ekuitas didasari atas penyesuaian aset
                tetap yang merupakan hasil penilaian dari Penilai Properti, sehingga terakumulasi
                sebagai hasil revaluasi nilai pasar ekuitas.

          6.2.3.1 Indikasi Nilai Saham Perseroan dengan Metode ABV

                Berdasarkan hasil analisis dan penyesuaian yang dilakukan, indikasi Nilai Pasar
                100,00% Saham Perseroan disajikan pada tabel berikut.


                                   Tabel 23 Indikasi Nilai Saham dengan Metode ABV
                                     Keterangan                         Nilai Pasar (Rp.000)
                  Nilai Ekuitas                                                      162.051.755
                  Indikasi Nilai 100,00% Saham                                       162.051.755
                      Discount For Lack of Control (0,00%)                                      -
                  Indikasi Nilai Ekuitas                                             162.051.755
                      Discount For Lack of Marketability (30,00%)                    (48.615.526)
                  Nilai Pasar 100,00% Saham                                          113.436.228
                  Nilai Pasar 100,00% Saham (Pembulatan)                             113.436.000


                Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Indikasi Nilai Pasar 100,00% saham
                Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dengan menggunakan metode ABV
                adalah sebesar Rp113.436.000.000,- (Seratus Tiga Belas Miliar Empat Ratus Tiga
                Puluh Enam Juta Rupiah).




                                                                                               69
Page 83
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          7     DISKON DAN PREMI


          7.1   Diskon dan Premi yang Digunakan


                Merujuk pada Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, Dalam hal Perseroan bukan
                merupakan perusahaan terbuka maka Discount for Lack of Marketability (DLOM) bagi
                pemegang saham mayoritas adalah antara 20% (dua puluh persen) sampai 40% (empat
                puluh persen). Sedangkan, Premi Pengendalian (Premium for Control - CP) atau
                Discount for Lack of Control (DLOC) bagi pemegang saham minoritas adalah antara
                30% (tiga puluh persen) sampai 70% (tujuh puluh persen).


                Dalam penilaian saham Perseroan, mengingat objek penilaian merupakan saham
                mayoritas sebesar 100,00% saham Perseroan, sehingga untuk menghasilkan nilai
                pasar kami tidak mengimplementasikan DLOC. Sedangkan untuk penyesuaian
                terhadap kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan secara cepat maka diterapkan
                DLOM sebesar 30,00%.


          7.2   Pertimbangan Penetapan Diskon dan Premi


                Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam menetapkan jumlah atau persentase
                diskon diantaranya:


                -   Berdasarkan informasi dari manajemen bahwa transaksi akuisisi ini mencapai
                    100,00% saham Perseroan yang merupakan kepemilikan mayoritas; dan
                -   Ketidakmampuan perusahaan untuk dipasarkan secara cepat.


          7.3   Nilai Setelah Diskon dan Premi


                Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar yang
                dihasilkan:


                              Tabel 24 Indikasi Nilai Saham Metode Discounted Cash Flow
                                                                              Nilai Pasar
                                      Keterangan
                                                                               (Rp.000)
                 Nilai Ekuitas                                                       252.153.844
                 Indikasi Nilai 100,00% Saham                                        252.153.844
                     Discount for Lack of Control (0,00%)                                       -
                 Indikasi Nilai Saham                                                252.153.844
                     Discount for Lack of Marketability (30,00%)                     (75.646.153)
                 Nilai Pasar 100,00% Saham                                           176.507.691
                 Nilai Pasar 100,00% Saham (Pembulatan)                              176.508.000




                                                                                                70
Page 84
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




                             Tabel 25 Indikasi Nilai Saham Perseroan dengan Metode ABV
                                   Keterangan                          Nilai Pasar (Rp.000)
                  Nilai Ekuitas                                                     162.051.755
                  Indikasi Nilai 100,00% Saham                                      162.051.755
                      Discount For Lack of Control (0,00%)                                    -
                  Indikasi Nilai Saham                                              162.051.755
                      Discount For Lack of Marketability (30,00%)                   (48.615.526)
                  Nilai Pasar 100,00% Saham                                         113.436.228
                  Nilai Pasar 100,00% Saham (Pembulatan)                            113.436.000




                                                                                              71
Page 85
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          8     REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI


          8.1   Rekonsiliasi Nilai


                Nilai yang dihasilkan dari pendekatan berbasis pendapatan dengan metode DCF dan
                pendekatan berbasis aset dengan metode ABV dibobotkan dengan komposisi
                60% : 40%. Pertimbangan yang mendasari komposisi rekonsiliasi adalah:


                • Perseroan saat ini sedang beroperasi secara normal dan going concern, yang
                   ditunjukkan dengan adanya rencana penjualan atau business plan, dan tetap
                   berupaya di masa yang akan datang untuk menghasilkan laba operasi, serta tetap
                   konsisten dimana perusahaan akan berjalan terus walaupun terjadi pergantian
                   pada pemilik atau manajemen perusahaan sehingga pendekatan berbasis
                   pendapatan dengan metode DCF kami gunakan sebagai pendekatan utama;
                • Dengan melihat kondisi seperti diuraikan di atas kami menggunakan pendekatan
                   berbasis aset dengan metode ABV sebagai pendekatan yang kedua.

                Nilai Pasar saham Perseroan hasil pembobotan per 31 Desember 2025 atas 100,00%
                Saham adalah sebagai berikut.


                                 Tabel 26 Rekonsiliasi Nilai Pasar Saham Perseroan (Rp.000)
                                     Indikasi Nilai            Hasil Penilaian                  Nilai
                  Rekonsiliasi                        DLOM                       Komposisi
                                       (Rp.000)                   (Rp.000)                    (Rp.000)
                   1   DCF            252.153.844     30,00%     176.507.691       60,00%    105.904.615
                   2   ABV            162.051.755     30,00%     113.436.228       40,00%     45.374.491
                                      MARKET VALUE OF 100,00% SHARES                         151.279.106
                                 MARKET VALUE OF 100,00% SHARES (ROUNDED)                    151.279.000


                Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
                Rp151.279.000.000,- (Seratus Lima Puluh Satu Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh
                Sembilan Juta Rupiah).

          8.2   Kesimpulan Nilai


                Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
                yang terkait dalam rangka menentukan Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan, maka
                kami berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada tanggal 31
                Desember 2025 adalah sebesar Rp151.279.000.000,- (Seratus Lima Puluh Satu Miliar
                Dua Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah).




                                                                                                         72
Page 86
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          9   VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI


              Kami tidak melihat adanya data dan informasi tentang variabel lain yang dapat
              mempengaruhi nilai saham yang dihitung sampai dengan tanggal laporan ini
              dikeluarkan.




                                                                                        73
Page 87
Laporan Penilaian Saham
PT Radja Udang Malingping




          10    INFORMASI KUALIFIKASI DAN KEAHLIAN PENILAI

                Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
                dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                MAPPI                     : No. 09-S-02341
                Izin Penilai Publik       : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi izin          : Penilaian Bisnis
                Register                  : No. RMK-2017.00303
                Terdaftar OJK             : No. KEP-282/KS.13/2026




                                                                                               74
Page 88
LAMPIRAN PROYEKSI KEUANGAN
Page 89
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
ASUMSI                                                                                                                              Lampiran 1


                Keterangan                                        2025          2026         2027         2028         2029           2030
                                                                 31-Dec         1,00         2,00         3,00         4,00           5,00

Jumlah Hari Dalam Setahun                                Hari             365          365          365          365          365            365
Jumlah Hari Operasional                                  Hari             365          365          365          365          365            365
Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun                  Bulan              12           12           12           12           12             12

A.   STRUKTUR PENDAPATAN
     Luas Kolam                                           Ha                      12,10        14,20        16,30        20,60          24,90
     Produktivitas Target                              Kg/Ha                     30.000       30.000       30.000       30.000         30.000
     Produktivitas Tercapai                                                      35,00%       50,00%       65,00%       80,00%         85,00%
     Produktivitas Tercapai                            Kg/Ha                     10.500       15.000       19.500       24.000         25.500
     Siklus                                        per Tahun                       2,50         2,50         2,50         2,50           2,50
     Harga Jual                                        Rp/Kg                     57.500       60.500       63.500       64.000         67.000


     Kenaikan
       Harga Jual                                     Growth                                   5,22%        4,96%        0,79%          4,69%

B.   STRUKTUR BIAYA
     BEBAN POKOK PENJUALAN
     Biaya Benur
         Luas Kolam                                       Ha                      12,10        14,20        16,30        20,60          24,90
         Density/M2                                     Ekor                       150          160          160          160            160
         Harga / ekor                                Rp/Ekor                         53           55           57           59             61
         Siklus                                    per Tahun                       2,50         2,50         2,50         2,50           2,50
     Biaya Pakan
         Luas Kolam                                       Ha                      12,10        14,20        16,30        20,60          24,90
         Density/Ha                                       Kg                     11.093       18.923       25.165       31.320         33.278
         Harga / ekor                                  Rp/Kg                     15.200       16.000       16.500       17.000         17.500
         Siklus                                    per Tahun                       2,50         2,50         2,50         2,50           2,50
     Biaya Obat obatan & Vitamin
         Luas Kolam                                       Ha                      12,10        14,20        16,30        20,60          24,90
         Density/Ha                                       Kg                      9.000       15.000       19.500       24.000         25.500
         Harga / ekor                                  Rp/Kg                      5.000        5.500        5.775        6.064          6.367
         Siklus                                    per Tahun                       2,50         2,50         2,50         2,50           2,50

         Kenaikan
        Biaya Benur                                   Growth                                   3,77%        3,64%        3,51%          3,39%
        Biaya Pakan                                   Growth                                   5,26%        3,13%        3,03%          2,94%
        Biaya Obat obatan & Vitamin                   Growth                                  10,00%        5,00%        5,00%          5,00%

     Biaya Produksi Tambak
         Biaya Gaji & Tunjangan Tambak                Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya THR Tambak                             Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Komisi                                 Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Upah                                   Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Pengobatan Tambak                      Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Transportasi Tambak                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Listrik (PLN)                          Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya BBM Lokasi (Solar, Bensin Dll)         Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Service Kendaraan Tambak               Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Perlengkapan Kerja                     Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Pemeliharaan Tambak                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Lab                                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Sewa / Ekspedisi (Kendaraan,dll)       Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Pemeliharaan Alat Berat/Asset          Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Konsumsi Tambak                        Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Telp & Internet                        Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Mess                                   Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Entertainment                          Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya Sumbangan Tambak                       Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya BPJS                                   Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
         Biaya CSR                                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%

     BEBAN USAHA
        BIAYA UMUM DAN ADMINISTRASI
        Biaya Gaji & Tunjangan Jakarta                Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya THR Jakarta                             Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Pengobatan Jakarta                      Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Pph-21                                  Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Transportasi Jakarta                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Konsumsi Kantor                         Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Service Kendaraan Kantor                Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya ATK                                     Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Telp (Internet, HP dll) Kantor          Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Keperluan Kantor                        Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya IPL, Listrik dan Air                    Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Legal (SIUP, Domisili,pengesahan dan legalisasi)
                                                      Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Konsultan                               Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Entertainment & Kordinasi Kantor        Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%
        Biaya Pajak                                   Growth                                  10,00%       10,00%       10,00%         10,00%

C.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
     BIAYA LAIN-LAIN DI LUAR USAHA :                  Growth                                   0,00%        0,00%        0,00%          0,00%
     PENDAPATAN LAIN-LAIN DI LUAR USAHA :             Growth                                   0,00%        0,00%        0,00%          0,00%

D.   PAJAK PENGHASILAN
     PPh Badan                                       To EBT                      22,00%       22,00%       22,00%       22,00%         22,00%

E.   TINGKAT BUNGA
     KI                                                  p.a.                     8,59%        8,59%        8,59%        8,59%          8,59%
     KMK                                                 p.a.                     8,22%        8,22%        8,22%        8,22%          8,22%

F.   PERPUTARAN
     Persediaan
          Pakan                                          Hari                          100          100          100          100            100
          Obat-obatan                                    Hari                          180          180          180          180            180
     Piutang Usaha                                       Hari                            3            3            3            3              3
     Hutang Usaha                                        Hari                          100          100          100          100            100
Page 90
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)                                              Lampiran 2
Rp. 000

        Jenis Investasi   2026       2027        2028        2029          2030
                          1,00       2,00        3,00        4,00          5,00


  1 PEMBUATAN KOLAM              0   4.800.000   4.800.000    9.600.000     9.600.000
  2 PERALATAN KOLAM              0   1.200.000   1.440.000    3.120.000     3.120.000

Total                            0   6.000.000   6.240.000   12.720.000    12.720.000

Investasi
Equity                           0   6.000.000   6.240.000   12.720.000    24.960.000
Loan                             0           0           0            0             0

TOTAL BIAYA PROYEK               0   6.000.000   6.240.000   12.720.000    12.720.000
Page 91
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
PROYEKSI POSISI KEUANGAN                                                                                                                              Lampiran 3
Rp. 000
                                                                           Audited
                      Keterangan                                            2025            2026           2027           2028           2029           2030
                                                                           31-Dec

ASET
Aset Lancar
  Kas dan Setara Kas                                                           44.416         858.321        959.258      6.623.513     16.448.694     36.493.412
  Piutang Usaha                                                               122.649         150.110        264.791        414.729        650.170        874.143
  Piutang Lain-lain                                                        15.499.300      15.499.300     15.499.300     15.499.300     15.499.300     15.499.300
  Persediaan                                                                1.929.262       2.068.652      4.388.967      6.898.706     11.208.573     14.916.101
  Uang muka dan biaya dibayar di muka                                             888             932            979          1.028          1.079          1.133
  Pajak dibayar di muka                                                        61.619          64.700         67.935         71.332         74.899         78.644
  Total Aset Lancar                                                        17.658.135      18.642.016     21.181.230     29.508.608     43.882.715     67.862.733

Aset Tidak Lancar
  Uang muka tidak lancar                                                  125.853.803              -              -              -              -              -
  Aset Tetap
  Nilai Perolehan                                                           28.072.455    155.233.371    162.540.484    170.087.597    184.114.710    198.141.823
  Akumulasi Penyusutan                                                     (12.287.529)   (14.168.282)   (16.155.564)   (18.545.261)   (21.349.372)   (24.817.447)
  Nilai Buku                                                                15.784.926    141.065.089    146.384.919    151.542.335    162.765.337    173.324.375

  Total Aset Tidak Lancar                                                 141.638.729     141.065.089    146.384.919    151.542.335    162.765.337    173.324.375

TOTAL ASET                                                                159.296.864     159.707.105    167.566.150    181.050.943    206.648.052    241.187.109

LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank                                                                      -              -              -              -              -              -
   Utang Usaha                                                               2.458.703      2.467.355      5.238.642      7.598.698     12.078.609     15.381.239
   Utang lain-lain                                                           4.191.609      4.191.609      4.191.609      4.191.609      4.191.609      4.191.609
   Beban masih harus dibayar                                                    39.926         41.922         44.019         46.219         48.530         50.957
   Utang pajak                                                                  55.186         57.946         60.843         63.885         67.079         70.433
   Bagian liabilitas jangka panjang jatuh tempo sau tahun:
     Utang pembiayaan konsumen                                                  35.006         35.006         35.006         35.006         35.006         35.006
   Total Liabilitas Jangka Pendek                                            6.780.431      6.793.838      9.570.119     11.935.417     16.420.834     19.729.244

Liabilitas Jangka Panjang
   Bagian liabilitas jangka panjang setelah dikurangi yang jatuh tempo sau tahun:
      Utang pembiayaan konsumen                                                     -             -              -              -              -              -
   Liabilitas pajak tangguhan                                                 2.072.256     2.175.869      2.284.663      2.398.896      2.518.840      2.644.783
   Liabilitas imbalan kerja                                                     649.858       682.351        716.469        752.292        789.907        829.402
   Total Liabilitas jangka Panjang                                            2.722.114     2.858.220      3.001.131      3.151.188      3.308.747      3.474.184

  Total Liabilitas                                                           9.502.545      9.652.059     12.571.250     15.086.605     19.729.581     23.203.429

Ekuitas
  Modal Disetor                                                           153.000.000     153.000.000    153.000.000    153.000.000    153.000.000    153.000.000
  Surplus Revaluasi                                                         7.685.353       7.685.353      7.685.353      7.685.353      7.685.353      7.685.353
  Saldo Laba (Rugi)                                                       (10.891.035)    (10.891.035)   (10.630.307)    (5.690.454)     5.278.985     26.233.118
  Laba Tahun Berjalan                                                             -           260.728      4.939.853     10.969.438     20.954.134     31.065.208
  Total Ekuitas                                                           149.794.319     150.055.046    154.994.899    165.964.338    186.918.471    217.983.680

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                              159.296.864     159.707.105    167.566.150    181.050.943    206.648.052    241.187.109
Page 92
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
PROYEKSI LABA RUGI                                                                           Lampiran 4
Rp. 000

               Keterangan          2026           2027           2028           2029           2030
                                   1,00           2,00           3,00           4,00           5,00

PENJUALAN
  Udang                          18.263.438      32.216.250     50.458.688     79.104.000    106.354.125
Total                            18.263.438      32.216.250     50.458.688     79.104.000    106.354.125
      Growth / Year                                  76,40%         56,62%         56,77%         34,45%
BEBAN POKOK PENJUALAN            (13.866.457)   (22.300.730)   (31.275.508)   (46.432.055)   (59.754.494)
      % To Sales                      75,92%         69,22%         61,98%         58,70%         56,18%
LABA (RUGI) KOTOR                  4.396.981      9.915.520     19.183.179     32.671.945     46.599.631
      Gross Profit Margin             24,08%         30,78%         38,02%         41,30%         43,82%
BEBAN USAHA
  Biaya Umum dan Administrasi     (2.260.000)    (2.486.000)   (2.734.600)    (3.008.060)     (3.308.866)
TOTAL                             (2.260.000)    (2.486.000)   (2.734.600)    (3.008.060)     (3.308.866)
      % To Sale                       12,37%          7,72%         5,42%          3,80%           3,11%
LABA (RUGI) USAHA - EBITDA         2.136.981      7.429.520    16.448.579     29.663.885      43.290.765
      Operating Profit Margin         11,70%         23,06%        32,60%         37,50%          40,70%
BEBAN PENYUSUTAN & AMORTISASI     (1.880.753)    (1.987.283)   (2.389.697)    (2.804.111)     (3.468.075)
                                      10,30%          6,17%         4,74%          3,54%           3,26%
PENDAPATAN / (BEBAN) LAIN-LAIN
 + Pendapatan lain-lain                6.000          6.000          6.000          6.000          6.000
 - Biaya Lain-lain                    (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)
TOTAL                                  4.500          4.500          4.500          4.500          4.500

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK           260.728      5.446.737     14.063.383     26.864.274      39.827.190
    Pajak                               -         (506.884)    (3.093.944)    (5.910.140)     (8.761.982)

LABA (RUGI) BERSIH                   260.728      4.939.853    10.969.438     20.954.134      31.065.208
    Net Profit Margin                  1,43%         15,33%        21,74%         26,49%          29,21%
SALDO LABA (RUGI) AWAL TAHUN     (10.891.035)   (10.630.307)   (5.690.454)     5.278.985      26.233.118

SALDO LABA (RUGI) AKHIR TAHUN    (10.630.307)    (5.690.454)    5.278.985     26.233.118      57.298.327
Page 93
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
PROYEKSI ARUS KAS                                                                                                          Lampiran 5
Rp. 000

            Keterangan                                          2026           2027           2028           2029           2030
                                                                1,00           2,00           3,00           4,00           5,00

I. ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
   Penerimaan Usaha                                             18.113.327     31.951.459     50.043.959     78.453.830    105.479.982
   Penerimaan Piutang Usaha                                        122.649        150.110        264.791        414.729        650.170
   Beban Langsung                                               (5.000.000)    (5.500.000)    (6.050.000)    (6.655.000)    (7.320.500)
   Pembayaran Kepada Pihak Ketiga                               (8.997.195)   (16.349.758)   (25.375.191)   (39.607.011)   (52.838.892)
   Penerimaan dari (pembayaran untuk) operasi lainnya              137.736        144.623        151.854        159.447        167.419
   Biaya Usaha                                                  (2.260.000)    (2.486.000)    (2.734.600)    (3.008.060)    (3.308.866)
   Pendapatan Lain-lain                                              6.000          6.000          6.000          6.000          6.000
   Biaya Lain-lain                                                  (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)
   Pajak Penghasilan Badan                                               -       (506.884)    (3.093.944)    (5.910.140)    (8.761.982)
   ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI        2.121.017      7.408.050     13.211.368     23.852.294     34.071.831

II. ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
    Pembelian Aset Tetap                                                 -     (6.000.000)    (6.240.000)   (12.720.000)   (12.720.000)
    Capital Expenditures, CAPEX                                 (1.307.113)    (1.307.113)    (1.307.113)    (1.307.113)    (1.307.113)
    ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI    (1.307.113)    (7.307.113)    (7.547.113)   (14.027.113)   (14.027.113)

III. ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
     Hutang Pemegang Saham                                               0              0              0              0              0
     Pinjaman - KI                                                       0              0              0              0              0
     Angsuran - KI                                                       0              0              0              0              0
     Pembayaran Bunga - KI                                               0              0              0              0              0
     ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI (UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN            0              0              0              0              0

IV. KENAIKAN (PENURUNAN) KAS                                       813.904        100.937      5.664.255      9.825.181     20.044.718

V. KAS AWAL TAHUN                                                   44.416        858.321        959.258      6.623.513     16.448.694

VI. KAS AKHIR TAHUN                                                858.321        959.258      6.623.513     16.448.694     36.493.412
Page 94
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
PROYEKSI RASIO KEUANGAN                                                                             Lampiran 6


          Keterangan                         2026       2027       2028       2029       2030        Average


I. RATIO LIKUIDITAS
   CURRENT RATIO                             274,40%    221,33%    247,24%    267,24%    343,97%       270,83%
   QUICK (ACID TEST) RATIO                    14,84%     12,79%     58,97%    104,13%    189,40%        76,03%
   WORKING CAPITAL TO TOTAL ASSET RATIO        7,42%      6,93%      9,71%     13,29%     19,96%        11,46%

II. RATIO LEVERAGE
    TOTAL DEBT TO EQUITY RATIO                 6,43%      8,11%      9,09%     10,56%     10,64%         8,97%
    TOTAL DEBT TO TOTAL ASSET RATIO            6,04%      7,50%      8,33%      9,55%      9,62%         8,21%

III. RATIO AKTIVITAS
     TOTAL ASSETS TURNOVER            Kali      0,11       0,19       0,28       0,38       0,44          0,28
     RECEIVABLES TURNOVER             Kali     121,67     121,67     121,67     121,67     121,67       121,67
     COLLECTION PERIOD                Hari          3          3          3          3          3            3
     INVENTORY TURNOVER               Kali       6,70       5,08       4,53       4,14       4,01         4,89
     AVERAGE DAY'S INVENTORY          Hari         54         72         81         88         91        77,20
     WORKING CAPITAL TURNOVER         Kali       1,54       2,77       2,87       2,88       2,21         2,46

IV. RATIO KEUANGAN
    GROSS PROFIT MARGIN                       24,08%     30,78%     38,02%     41,30%     43,82%        35,60%
    OPERATING PROFIT MARGIN                    1,40%     16,89%     27,86%     33,96%     37,44%        23,51%
    NET PROFIT MARGIN                          1,43%     15,33%     21,74%     26,49%     29,21%        18,84%
    RETURN ON INVESTMENT, ROI                  0,16%      2,95%      6,06%     10,14%     12,88%         6,44%
    RETURN ON EQUITY, ROE                      0,17%      3,19%      6,61%     11,21%     14,25%         7,09%
Page 95
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
PERHITUNGAN MODAL KERJA                                                                                  Lampiran 7
Rp. 000

       Keterangan                                2026          2027          2028           2029            2030
                                                 1,00          2,00          3,00           4,00            5,00

PERHITUNGAN MODAL KERJA
      Aset Lancar                17.613.719    17.783.696    20.221.973     22.885.095     27.434.021     31.369.321
      Liabilitas Jangka Pendek   (6.780.431)   (6.793.838)   (9.570.119)   (11.935.417)   (16.420.834)   (19.729.244)
TOTAL                            10.833.288    10.989.857    10.651.854     10.949.677     11.013.187     11.640.077
+ / - Working Capital            10.833.288       156.569      (338.004)       297.824         63.510        626.890
Page 96
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
SHARE VALUATION - DCF METHOD                                                                                                                       Lampiran 8
Rp. 000
                                                                                                                PROJECTION
                                      DESCRIPTION                                    2026          2027            2028              2029            2030
                                                                                      1,00          2,00            3,00              4,00            5,00

  CASH IN FLOW
   o EAT                                                                               260.728     4.939.853      10.969.438        20.954.134      31.065.208
   o Depreciation                                                                    1.880.753     1.987.283       2.389.697         2.804.111       3.468.075
   o Interest, I(1-t)                                                                        -             -               -                 -               -
                                                    Sub Total                        2.141.481     6.927.136      13.359.135        23.758.245      34.533.283

  CASH OUT FLOW
   o Change in Net Fixed Assets                                                     (1.307.113)   (7.307.113)     (7.547.113)       (14.027.113)   (14.027.113)
   o Increasing/Decreasing In Working Capital                                         (156.569)      338.004        (297.824)           (63.510)      (626.890)
                                                    Sub Total                       (1.463.682)   (6.969.109)     (7.844.937)       (14.090.623)   (14.654.003)


  FREE CASH FLOW                                    Total                             677.799        (41.974)      5.514.199         9.667.622      19.879.280

   o Terminal Value Growth                                                3,00%              -             -              -                  -     347.997.558
   o Discount Factor                                                      8,88%         0,9184        0,8435         0,7747             0,7115          0,6534

  DISCOUNTED FREE CASH FLOW                         Total                             622.497        (35.404)      4.271.614         6.878.057     240.372.664

  OPERATING VALUE                                   Rp. 000                        252.109.428

   o Non Operating Assets                           Rp. 000                                  -
   o Cash                                           Rp. 000                             44.416

  CORPORATE VALUE                                   Rp. 000                        252.153.844

   o Interest Bearing Debt                          Rp. 000                                   -
   o Hutang Lainnya                                 Rp. 000                                   -

  EQUITY VALUE                                      Rp. 000                        252.153.844
  Indication of 100,00% Shares                      Rp. 000                        252.153.844
    o Discount for Lack of Control                                        0,00%              -
                                                                                   252.153.844
   o Discount for Lack of Marketability                                   30,00%   (75.646.153)
  MARKET VALUE OF 100,00% SHARES                    Rp. 000                        176.507.691
  MARKET VALUE OF 100,00% SHARES (ROUNDED)          Rp. 000                        176.508.000

  Market Value/Share                                Rp                               1.153.647
  Market Value/Share (rounded)                      Rp                               1.154.000

  Book Value/Share                                  Rp                                979.048
  Book Value/Share (rounded)                        Rp                                979.000

  Nominal Value/Share                               Rp                               1.000.000

                                                                                                                           -    `
                                                              Number of              Value
                             Shareholder                       Shares               Rp. 000       % Share


         1 PT Mazon Bumi Mining                                 152.990            152.990.000       99,99%
         2 Fanny Setiawan                                            10                 10.000        0,01%
                  Total                                         153.000            153.000.000      100,00%
Page 97
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
ADJUSTED BOOK VALUE                                                                                                                Lampiran 9
Rp. 000
                                                                                             Audited
                             Description                                                      2025            Adjustment        Economic Value
                                                                                             31-Dec

ASET

Aset Lancar
 s Kas dan Setara Kas                                                                              44.416                   0            44.416
 s Piutang Usaha                                                                                  122.649                   0           122.649
 s Piutang Lain-lain                                                                           15.499.300                   0        15.499.300
 s Persediaan                                                                                   1.929.262                   0         1.929.262
 s Sewa Dibayar Dimuka                                                                                  0                   0                 0
 s Uang muka dan biaya dibayar di muka                                                                888                   0               888
 s Pajak dibayar di muka                                                                           61.619                   0            61.619
 s Aset lancar lainnya                                                                                  0                   0                 0
    Total Aset Lancar                                                                          17.658.135                   0        17.658.135

Aset Tidak Lancar
 s Uang muka tidak lancar                                                                     125.853.803                   0       125.853.803
 s Aset Tetap
    Nilai Perolehan                                                                            28.072.455         12.257.436         28.042.362
    Akumulasi Penyusutan                                                                      -12.287.529
    Nilai Buku                                                                                 15.784.926         12.257.436         28.042.362

 s Properti Investasi
   Biaya Perolehan                                                                                     0                    0                0
   Akumulasi penyusutan                                                                                0
   Nilai Buku                                                                                          0                    0                0

 s Aset Tak Berwujud
   Biaya Perolehan                                                                                     0                    0                0
   Akumulasi penyusutan                                                                                0
   Nilai Buku                                                                                          0                    0                0

 s Aset Hak Guna                                                                                       0                    0                0
 s Tanah untuk pengembangan                                                                            0                    0                0
 s Aset pajak tangguhan                                                                                0                    0                0

    Total Aset Tidak Lancar                                                                   141.638.729         12.257.436        153.896.165

Aset Takberwujud
 s Aset Takberwujud                                                                                    0                    0                0
 s Kontrak                                                                                             0                    0                0
 s Establishment Cost                                                                                  0                    0                0
 s Software                                                                                            0                    0                0
    Total Aset Takberwujud                                                                             0                    0                0

TOTAL ASET                                                                                    159.296.864         12.257.436        171.554.300

LIABILITAS DAN EKUITAS

Liabilitas Jangka Pendek
 s Utang bank                                                                                           0                   0                 0
 s Utang Usaha                                                                                  2.458.703                   0         2.458.703
 s Utang lain-lain                                                                              4.191.609                   0         4.191.609
 s Uang muka penjualan                                                                                  0                   0                 0
 s Beban masih harus dibayar                                                                       39.926                   0            39.926
 s Utang pajak                                                                                     55.186                   0            55.186
 s Bagian liabilitas jangka panjang jatuh tempo sau tahun:
        Utang bank                                                                                      0                   0                 0
        Utang pembiayaan konsumen                                                                  35.006                   0            35.006
 s Pinjaman Bank Jangka Pendek                                                                          0                   0                 0
    Total Liabilitas Jangka Pendek                                                              6.780.431                   0         6.780.431

Liabilitas Jangka Panjang
 s Bagian liabilitas jangka panjang setelah dikurangi yang jatuh tempo sau tahun:
        Utang bank                                                                                      0                   0                 0
        Utang pembiayaan konsumen                                                                       0                   0                 0
 s Liabilitas pajak tangguhan                                                                   2.072.256                   0         2.072.256
 s Liabilitas imbalan kerja                                                                       649.858                   0           649.858
    Total Liabilitas Jangka Panjang                                                             2.722.114                   0         2.722.114

    Total Liabilitas                                                                            9.502.545                   0         9.502.545

Ekuitas
 s Modal Disetor                                                                              153.000.000                  0        153.000.000
 s Tambahan modal disetor                                                                               0                  0                  0
 s Surplus Revaluasi                                                                            7.685.353                  0          7.685.353
 s Saldo Laba (Rugi)                                                                          -10.891.035                  0        -10.891.035
 s Laba Tahun Berjalan                                                                                  0                  0                  0
 s Adjustment                                                                                           0         12.257.436         12.257.436
    Total Ekuitas                                                                             149.794.319         12.257.436        162.051.755

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                  159.296.864         12.257.436        171.554.300
                                                                                                        0                  0                  0

EQUITY VALUE                                                                   100,00%                                              162.051.755
Indication of 100,00% Shares                                                   100,00%                                              162.051.755
Discount For Lack Of Control (DLOC)                                               0,0%                                                        0
                                                                                                                                    162.051.755
Discount For Lack Of Marketability (DLOM)                                        30,0%                                              -48.615.526
MARKET VALUE OF SHARES                                                         100,00%                      Rp. 000                 113.436.228
Rounded                                                                                                     Rp. 000                 113.436.000

Market Value per Share                                                                                      Rp                         741.413
Rounded                                                                                                     Rp                         741.000

Shareholders                                                                             Number of Shares   Nominal Value          % Share

       1     PT Mazon Bumi Mining                                                                152.990         152.990.000            99,99%
       2     Fanny Setiawan                                                                           10              10.000             0,01%

Total                                                                                            153.000         153.000.000           100,00%
Page 98
PT RADJA UDANG MALINGPING
PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN
REKONSILIASI HASIL PENILAIAN                                                                       Lampiran 10
Rp. 000

           Rekonsiliasi        Indikasi Nilai      DLOM            Hasil Penilaian   Komposisi      Nilai


   1 DCF                             252.153.844          30,00%      176.507.691        60,00%    105.904.615
   2 ABV                             162.051.755          30,00%      113.436.228        40,00%     45.374.491
                                                                                           Total   151.279.106

     MARKET VALUE OF 100,00% SHARES                                                      Rp. 000   151.279.106
     MARKET VALUE OF 100,00% SHARES (ROUNDED)                                            Rp. 000   151.279.000

     Market Value per Share                                                                  Rp        989.000
                                                                                                        33,36%

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.87 MB
Published9 Jun 2026
Pages98
Characters283,150
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 80 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Mitra Komunikasi Nusantara Tbk · Nama Perusahaan p.3 ×8
linked org Negara Maju p.13 ×2
linked org PT Global Putra Kusuma p.51
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×2
possible person Prof. Dr. Satrio p.15
possible org Negara Republik Indonesia p.15 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.27 ×2
possible person Drs. H. Irwanto p.30
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING · Nama Perusahaan p.1 ×66
unresolved org PT Radja Udang Malingping Kampung Jasa Mukti p.3
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.3
unresolved org PT Radja Udang Malingping Bidang p.3 ×3
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×6
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×7
unresolved org PT Radja Udang Malingping Penilai Independen p.4
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×4
unresolved org PT Radja Udang Malingping PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN p.5
unresolved org PT Radja Udang Malingping Melalui p.6
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.6
unresolved org KJPP Syarif Endang dan Rekan p.6
unresolved org KJPP Syarif Endang p.6
unresolved org Rekan · Penilai p.6
unresolved org PT Radja Udang Malingping PERNYATAAN PENILAI p.7
unresolved org PT Radja Udang Malingping KJPP Syarif p.8
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) p.8 ×2
unresolved person Meilindra Indriani p.8
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev. p.8 ×2
unresolved person Sely Fera Pramesti, S.S. p.8
unresolved org PT Radja Udang Malingping DAFTAR ISI SURAT PENGANTAR p.9
unresolved org PT Radja Udang Malingping DAFTAR TABEL Tabel p.12
unresolved org PT Radja Udang Malingping DAFTAR GAMBAR Gambar p.13
unresolved org PT Mazon Bumi Mining p.15 ×7
unresolved person Fanny Setiawan p.15
unresolved org PT Radja Udang Malingping MKNT p.16
unresolved org PT Radja Udang Malingping Biaya Ekuitas p.19
unresolved org PT Radja Udang Malingping Discount p.21
unresolved org PT Radja Udang Malingping Bentuk p.24
unresolved person Nina Farida Ernawati · Notaris p.24 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.24
unresolved person Siti Susyanthi · Notaris p.24 ×3
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia Anggaran Dasar p.24
unresolved org PT Radja Udang Malingping Izin Lingkungan p.25
unresolved org KJPP Edi Andesta dan Rekan p.25 ×4
unresolved org KJPP Edi Andesta p.25 ×4
unresolved person Penilai Publik Iqro Haikal Sulaiman p.25
unresolved person Anton · Direktur p.26
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan p.26 ×3
unresolved person Akuntan Publik William Surja Djaja Salim p.26 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.27 ×15
unresolved org Kementerian Keuangan p.27
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gideon Adi p.27 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.29
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU- p.29
unresolved org PT Radja Udang Malingping Tabel p.32 ×5
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.32 ×3
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Neraca p.32
unresolved org PT Radja Udang Malingping Posisi p.34
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Nilai p.34
unresolved org PT Radja Udang Malingping Inflasi p.36
unresolved org PT Radja Udang Malingping Supply p.37
unresolved org PT Radja Udang Malingping Gambar p.38 ×4
unresolved org PT Radja Udang Malingping Performa Industri Udang Indonesia p.40
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.47
unresolved org PT Radja Udang Malingping Selama p.57
unresolved org PT Radja Udang Malingping Harga Jual p.61
unresolved org PT Radja Udang Malingping ISEA. p.65
unresolved org PT Radja Udang Malingping Berikut p.74
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan p.75
unresolved org PT Radja Udang Malingping Rp p.82
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.87
unresolved org Endang dan Rekan p.87
unresolved org KJPP p.87
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN ASUMSI p.89
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN RENCANA p.90
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN PROYEKSI p.91 ×4
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN PERHITUNGAN p.95
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN SHARE p.96
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN ADJUSTED p.97
unresolved org PT RADJA UDANG MALINGPING PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN REKONSILIASI p.98

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 7937 ms 12 Sep 2026 22:14
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result