Back to announcement
20260604_ADCP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32097171_lamp1.pdf
Other Text extracted ADCPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
commuter properti
@
iakarta, 4 Juni2A26
Nomor 23glADCP-Vtl2026
Lampiran
Kepada Yth.,
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapang Banteng Timur No, 1-4
Jakarta -1A7LA
Perihal Laporan lnformasi dan Fakta Material
Dengan Hormat,
Dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik lndonesia Nomor
451?OJK.A4/2O24 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik ("POJK
45/2024") Jo. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik lndonesia Nomor 3L/PAY<-0412015 tentang
Keterbukaan atas lnformasi atau Fakta Material ("POJK 3L/2015"), serta merujuk pada Laporan
informasi dan Fakta Material terkait dengan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
("PKPU") PT Adhi Commuter Properti Tbk ("Perseroan") No. 197/ADCP-V/7026 tanggal 7 Mei2026.
Bersama ini Perseroan menyampaikan kembali Laporan lnformasiatau Fakta Materialterkait dengan
Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ("PKPU")yang sedang berjalan di Pengadilan
Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang ditujukan kepada Perseroan sebagai berikut:
Nama Emiten : PT Adhi Commuter Properti Tbk ("Perseroan")
Bidang Usaha : Properti, Real Estate, Perhotelan, Pengelolaan Real Estat, operasional hotel
bintang, apartemen hotel, restoran, kafe, jasa kepropertian berbasis fee,
ma najemen perparkiran, serta penyelenggaraan pendidikan bimbingan
belajar dan konseling.
Telepon :021. - 22822980
Faksimili :02L - 22822081-
Alamat surat elektronik : adcp@adcp.co.id
1 Latar Belakang Kejadian
Bahwa berdasarkan surat panggilan sidang (Reiaas) nomor 2986IPAN.03lISKZ.5/V12A26,
Pengadilan Negeri iakarta Pusat yang telah diterima PT Adhi Commuter Properti Tbk
("Perseroan") pada tanggal 13 Mei 2026, diinformasikan bahwa Perseroan saat ini diajukan
permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh Regy Rahim selaku
Pemohon PKPU l, Harjuna Arumbinang bertindak untuk dan atas nama CV Bira Putra Sukses
selaku Pemohon Pl(PU Il, serta Mulyadi bertindal< untuk dan atas nama CV Adiya Gumilang
Nusantara selaku Pemohon Pl(PU lll, diPengadilan Niaga pada Pengadilan Negeriiakarta Pusat.
Permohonan tersebut terdaftar dengan Register Perkara Nomor 143/Pdt.Sus-
PKPU / 2026 /PN. N iaga.J kt. Pst terta nggal 11 Mei 2026.
2 Uraian lnformasi atau Fakta Material
a. Para Pemohon mengajukan permohonan PKPU ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan
Register Perkara l\omor 143/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN.Niaga.Jkt.Pst pacia prinsipnya
mendalilkan bahwa Perseroan memiliki utang kepada Para Pemohon, dengan penjelasan
sebagai berikut:
€) +62A 2?a ??s eo $ "a"n@occp.coid @
1ffi,qdqp.co.id
@ (iqdhicommuterproperti
Page 2
commuter properti
@
1) Pemohon PKPU l(Regy Rahim) adalah seorang mandor proyek yang mengerjakan
proyek Adhi City Sentul 1 dan Adhi City Sentul 2 milik Termohon, dengan total utang
sebesar Rp197 .726.458;
2) Pernohon Pl(PU ll (Harjuna Arumbinang) adalah pesero pengurus CV Bira Putra Sukses
yang memiliki kontrak kerjasama sewa alat berat dengan Termohon di proyek Adhi City
Sentul dengan total utang sebesar Rp108.158.000;
3) Pemohon PKPU lll (Mulyadi) adalah pesero pengurus CV Adiya Gumilang Nusantara
yang memiliki kontrak l<erjasama sewa alat berat dan alat survei dengan Termohon di
proyek Adhi City Sentul dengan total utang sebesar Rp211.306.000.
Total utang pokok yang dimohonkan adalah Rp517.190.458,- (lima ratus tujuh belas juta
seratus sembilan puluh ribu empat ratus lima puluh delapan rupiah);
b. Selain dalil yang diajukan oleh Para Pemohon Fl(PU sebagaimana tersebut di atas, dalam
permohonan dimaksud juga disebutkan adanya kreditur lain, yaitu PT Lasarez Dinamika,
dengan nilai utang sebesar Rp698.880.000,- (enam ratus sembilan puluh delapan juta
delapan ratus delapan puluh ribu rupiah);
c. Berdasarkan putusan pengadilan tanggal 3luni 2026 yang telah dipublikasikan melalui
Sistem lnformasi Penelusuran Perl<ara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ("SiPP PN Jakpus"),
Majelis Hakim telah membacakan/menjatuhkan amar putusan sebagai berikut:
1") Menolak permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari Para
Pemohon tersebut;
2) Menghukum Para Pemohon untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp1.312.000,-
(satu juta tiga ratus dua belas ribu rupiah).
3. Dampak terhadap Perseroan, Pemegang Obligasi, Sukuk & kreditur lain
Atas Putusan Penolakan PKPU tersebut, tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap kinerja
keuangan maupun kegiatan operasional Perseroan. sehingga Perseroan tetap dapat
menjalankan kegiatan usaha sebagaimana biasa. Selain itu, tidak terjadi kondisi pelanggaran
(defsultl atas perjanjian pembiayaan seperti Obligasi, Sukuk, maupun fasilitas kredit lainnya.
Demikian laporan informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/lbu, kami
ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT Adhi Commuter Properti Tbk.
B',p!,operti
Direktur Utama
Tembusan:
I
1. De\ian Komisaris PT Adhi Commuter Propert; Tbk;
2. l(epala Divisi Peniiaian Perusahaan Grup 11, PT Bursa Efek lndonesia;
3. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (WaliAmanat Obligasi 1l dan Obligasi lll);
4. PT Bank Syariah lndonesia Tbk. (Agen Pemantau dan Agen Jaminan Sukuk liarah)
P?Adhl Cornmutst@Tbk
Jl- fioya Posor Minggu Km^18, Pejot€n Timur, D(l Jakolto 12510 S *ezrr:za z:s eo $ oaep6oC"p.co-id 6 w.qdcp.o.id @ @ootrhommuterProPerti \(
..1.-1.1.,..:'.;.,.::.'....:.:,.:..]ll:i.:,l]'::i.ffi T
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.1 ×2
unresolved
org
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat
p.1
unresolved
org
PT Lasarez Dinamika
p.2
unresolved
person
B',p!,operti
· Direktur Utama
p.2
unresolved
org
PT Adhi Commuter Propert
p.2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.2
unresolved
org
Banten Tbk.
p.2
unresolved
org
PT Bank Syariah
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.