Skip to content
Back to announcement

20240921_UANG_Informasi Transaksi Afiliasi_31727831_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 33

Page 1
       Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109


Bogor, 17 September 2024

No. Laporan : 00858/2.0109-05/BS/10/0069/1/IX/2024

Kepada Yth,
PT Pakuan, Tbk.
Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok
Perihal : Revisi Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Melakukan
          Penyetoran Modal Pada PT Vasamty Land Sawangan Melalui Pengeluaran
          Saham Baru

Dengan hormat,

Sehubungan dengan tanggapan surat Otoritas Jasa Keuangan kami Kantor Jasa Penilai
Publik Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau “Kami”) telah memperoleh
izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 459/KM.1/2020
tanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PJ-
1/PM.021/2024 tanggal 31 Juli 2024 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar
Modal. Mengeluarkan revisi laporan pendapat kewajaran untuk mengganti laporan nomor
00781/2.0109-05/BS/10/0069/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024.

1.1. STATUS PENILAI

     Penilai adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan
     (“FSR”) yang sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor No.
     936/KM.1/2008 tanggal 31 Desember 2008, dan terdaftar sebagai kantor jasa
     profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda
     Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-838/PM.223/2019. Identifikasi
     Penilai yang bertanggung jawab pada laporan kajian ini adalah sebagai berikut :

     Nama                                           : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
     Anggota MAPPI                                  : 92 – S- 00252
     No. Izin Penilai Publik                        : PB-1.08.00069
     No. Izin Bapepam-LK                            : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
     No. Register                                   : RMK-2017.00069
     Klasifikasi bidang jasa                        : Penilai Bisnis dan Properti

     KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek rencana
     transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
     subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif
     dan tidak memihak.
                                                                                                     Kantor Cabang Bogor
                                                                                   Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                               RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                              Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                              Jawa Barat 16129
                                                                                                           Telp. : 0251-8397671
                                                                                                    Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                        Website : www.fsr.co.id
                                     Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                           Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 2
1.2. PEMBERI TUGAS

     Nama                      : PT Pakuan, Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok


1.3. PENGGUNA LAPORAN

     Nama                      : PT Pakuan, Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok


1.4. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

      MAKSUD
      Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
      Rencana Transaksi, digunakan untuk kepentingan internal manajemen Perseroan
      dan pemenuhan peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
      dan Transaksi Benturan Kepentingan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
      Usaha Utama.


1.5. DASAR NILAI DAN DEFINISI

      Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar (Market Value).
     DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020
     (Market Value)

     Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
     penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
     berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi
     bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak
     masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian,
     dan tanpa paksaan.

1.6. TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal penilaian (cut-off date) 30 April 2024.

                                                                                 - ii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 3
1.7. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

      Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
      35 tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
      Modal” dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian
      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”.


1.8. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
     PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS

      Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
      kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


1.9. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

     Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat
     kewajaran atas Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan
     untuk penggunaan lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.

1.10. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
      Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
      kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
      memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi
      atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.

1.11. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN

           Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa
            ada hubungan afiliasi antara PT Pakuan, Tbk. dengan PT Vasamty Land
            Sawangan.
           Berdasarkan Ringkasan Surat perjanjian antara pembentukan JV tertanggal
            27 Maret 2024 antara Perseroan dan Samty Asia Investment PTE. LTD tidak
            ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi
            sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.
           Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
            pendapatan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan
            adalah wajar.
           Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
            dengan adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya
            Rencana Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih
            tinggi rata-rata sebesar minimal Rp 1,5 M per tahun dibanding tidak
            melakukan Rencana Transaksi.
           Nilai Rencana Transaksi 0,63% diatas nilai Pasar, berada dalam kisaran
            7,5%.
                                                                                  - iii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 4
        Berdasarkan kesimpulan analisa kewajaran diatas, maka kami berpendapat
        bahwa Rencana Transaksi ini adalah WAJAR.

1.12. KESIMPULAN

      Berdasarkan Analisa kewajaran di atas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi ini adalah WAJAR.


Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat kewajaran Terinci
(Comprehensive Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di
masa yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor
Jasa Penilai Publik FSR.


Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Partner
Anggota MAPPI           : 92-S-00252
Izin Penilai Publik     : PB-1.08.00069
STTD Bapepam-LK         : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Register                : RMK-2017.00069
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis & Penilai Properti




                                                                                     - iv -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 5
                                PERNYATAAN PENILAI


KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:

1.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
     tanggal Pendapat Kewajaran.

2.   Penilai tidak memiliki benturan kepentingan dan bersifat independen terhadap obyek
     yang dinilai.

3.   Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah
     dilakukan dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.

4.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
     Jasa Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan
     Penilaian Usaha Di Pasar Modal”.

5.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

6.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.

7.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
     untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
     Perseroan ataupun pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.

8.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.

9.   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.

11. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas.
12. Seluruh data dan informasi              yang   diungkapkan   dalam   laporan   dapat
    dipertanggungjawabkan.

13. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dsn opini atas Laporan
    Pendapat Kewajaran.

14. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.




                                                                                     -v-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 6
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang
kami libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan
memiliki keahlian penilaian yang baik.

Team Leader / Penilai :       Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional
                              yang telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun
                              sebagai Penilai, dalam penugasan Penilai bertindak sebagai
                              Pimpinan (Team Leader) dan bertanggung jawab secara
                              penuh atas pelaksanaan pekerjaan penilaian mulai dari
                              penerimaan penugasan sampai kepada penyampaian laporan
                              termasuk     hasil    penilaiannya   dan       berkewajiban
                              menandatangani Laporan Penilaian.

Asisten Penilai           :   Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya
                              sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman.
                              Asisten Penilai memiliki tugas membantu Penilai dalam
                              pengumpulan data, entri data dan kompilasi data serta
                              membantu dalam penyusunan laporan penilaian.




                                                                                     - vi -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 7
No         Nama                                                           Tanda Tangan



1.         Penanggung Jawab



           Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)                   --------------------------
           Partner
           Anggota MAPPI                : 92-S-00252
           No. Ijin Penilai Publik      : PB-1.08.00069
           No. Ijin Bapepam-LK          : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
           Klasifikasi Bidang Jasa      : Penilai Bisnis Dan Properti
           Register                     : RMK-2017.00069


2.         Reviuer


           Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                                --------------------------
           Anggota MAPPI                : 11-T-03266
           Register                     : RMK-2017.00838
           No. Ijin Penilai Publik

           Klasifikasi Bidang Jasa      : Penilai Bisnis Dan Properti
3.         Penilai



           Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                                --------------------------
           MAPPI No.                    : 11-P-03270




                                                                                             - vii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan, Tbk.
Page 8
                                   BAGIAN - 1
                                 PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang

       PT Pakuan, Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan yang
       bergerak dalam bidang pengembangan properti yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar
       RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

       Perseroan dan Samty Asia Investments PTE. LTD (“SAI”). Bersepakat mendirikan
       Perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama PT Vasamty
       Land Sawangan (“VLS”) pada tanggal 27 Maret 2024. VLS didirikan dengan akte
       pendirian nomor 10 tertanggal 3 april 2024 oleh notaris Ungke Mulawanti SH., M.Kn
       yang berkedudukan di kabupaten Bekasi Jawa barat. Dan telah mendapatkan
       pengesahan dari MENKUMHAM Nomor AHU-0026791.AH.01.01.TAHUN 2024
       tertanggal 12 April 2024.

       Berdasarkan kesepakatan Perseroan dan SAI untuk komposisi permodalan per lembar
       saham senilai Rp 500.000,- adalah sebagai berikut
        Pemegang Saham       Kelas          Jumlah Saham           Nilai Nominal
                             Saham
        Pakuan               Saham Biasa       446.403         Rp.223.201.500
        SAI                  Saham Biasa       428.897         Rp.214.448.500
        Jumlah                                 875.300         Rp.437.650.000

       Modal yang telah ditempatkan berdasarkan akta pendirian adalah :
        Pemegang Saham       Kelas Saham        Jumlah Saham          Nilai Nominal
        Pakuan               Saham Biasa              5.100          Rp.5.100.000.000
        SAI                  Saham Biasa              4.900          Rp.4.900.000.000
        Jumlah                                        10.000       Rp.10.000.000.000


       Perseroan berencana melakukan stock split dengan rasio 1:2 saham dan tambahan
       setoran modal sesuai dengan kesepakatan sebanyak 436.203 lembar dengan nilai
       perlembar sesuai nilai nominal saham VLS Rp 500.000,- / lembar saham atau setara
       dengan Rp218.101.500.000 selanjutnya dalam laporan ini disebut “Rencana
       Transaksi”.

       Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan suatu
       transaksi afiliasi dan material sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020
       tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan dan POJK No.
       17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Direksi menyatakan bahwa Transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan

Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                     1
Page 9
       sebagaimana dimaksud        dalam    Peraturan    Otoritas   Jasa   Keuangan      No.
       42/POJK.04/2020.

1.2    Transaksi Afiliasi

       Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 , Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
       dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
       dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota
       dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas
       dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
       untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
       anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali. Sedangkan
       Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan
       dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris,
       atau pemegang saham utama yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.

       Berdasarkan keterangan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan
       transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
       Kepentingan.

1.3    Transaksi Material

       Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020
       tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dimana nilai
       transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
       Publik dikategorikan sebagai transaksi material.

       Berdasarkan perjanjian pembentukan VLS, Perseroan berencana peningkatan setoran
       modal sesuai dengan Rencana Transaksi sebanyak 436.203 lembar dengan nilai
       nominal Rp.500.000,- / lembar saham atau setara dengan Rp218.101.500.000.

       Berdasarkan laporan keuangan reviuan konsolidasian PT Pakuan, Tbk per 30 April
       2024 oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, nilai ekuitas Perseroan adalah
       sebesar Rp357.398.221.925,-.

1.4    Ruang Lingkup

       Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi yang
       akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain. Pendapat
       kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi persetujuan
       atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu Transaksi
       tersebut.




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                        2
Page 10
       Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
       adalah KJPP Febriman Siregar & Rekan (FSR) yang diharapkan dapat melakukan
       kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK)
       Nomor : 0595/PNW/FO-BGR-FSR/VII/2024, tanggal 4 Juli 2024.

1.5    Identitas Pemberi Tugas

       Berikut adalah identitas pemberi tugas:
       Nama                : PT Pakuan, Tbk.
       Bidang Usaha        : Real Estat
       Alamat Kantor       : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                             Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                             Kota Depok

1.6    Pengguna Laporan

       Berikut adalah identitas pengguna laporan:
       Nama                : PT Pakuan, Tbk.
       Bidang Usaha        : Real Estat
       Alamat Kantor       : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                             Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                             Kota Depok

1.7    Maksud dan Tujuan

       Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
       Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
       42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
       dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
       Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

1.8    Obyek Penilaian

       Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi tambahan setoran modal ke VLS sebanyak
       436.203 lembar dengan nilai perlembar sesuai nilai nominal saham VLS Rp 500.000,- /
       lembar saham atau setara dengan Rp218.101.500.000.

1.9    Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

       Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan audit
       VLS per tanggal 30 April 2024 dan laporan keuangan konsolidasian interim PT
       Pakuan, Tbk. per tanggal 30 April 2024 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik
       Mirawati Sensi Idris.



Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                      3
Page 11
1.10   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)

       Berdasarkan informasi yang kami terima tidak terdapat kejadian-kejadian Penting
       setelah Tanggal Efektif dari tanggal penilaian (30 April 2024) hingga tanggal laporan
       penilaian ini diterbitkan.

1.11   Sumber Data

       Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas Rencana
       Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
       berikut:

       1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
       2. Laporan Keuangan Interim PT Vasamty Land Sawangan untuk periode satu bulan
          sejak tanggal 3 April 2024 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 April
          2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
          Mawar & Rekan dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar
          dalam semua hal yang material.
       3. Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak
          pada tanggal 30 April 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk periode-periode
          empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2024 dan 2023 yang telah direviu
          oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan
          tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       4. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan tersebut
          menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
       5. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
          opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
          material.
       6. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
          opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
          material.
       7. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
          Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
          opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
          material.

Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                       4
Page 12
         8. Business Plan Perseroan.
         9. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Pakuan, Tbk. terkait dengan
            Rencana Transaksi
         10. Wawancara dengan pihak manajemen PT Pakuan, Tbk.
         11. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
             dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
             pihak independen yang kami anggap relevan.
         12. Penilaian Saham PT Vasamty Land Sawangan.

1.12     Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas

         Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
         antara lain:

        1.   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
        2.   KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
             dalam proses penilaian.
        3.   Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
             dapat dipercaya keakuratannya.
        4.   KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
             mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
             kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
        5.   KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
             proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
        6.   KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
             kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
             operasional perusahaan.
        7.   KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
             Pendapat Kewajaran.
        8.   KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
             pemberi tugas.
        9.   KJPP FSR mengasumsikan bahwa sejak Rencana Transaksi hingga penerbitan
             pendapat kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
             material terhadap Rencana Transaksi.
       10.   KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang ditetapkan
             pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional Perseroan, baik dimasa
             lalu maupun dimasa mendatang.
       11.   KJPP FSR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
             masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun setelah
             Transaksi.
       12.   KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban yang
             berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan lainnya sesuai
             dengan peraturan yang berlaku.
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                          5
Page 13
     13.    KJPP FSR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
            ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Transaksi dari
            Perseroan.
     14.    Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
            dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak lain
            selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini
            bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.
     15.    Penilai tidak melakukan penelitian dan penyelidikan yang ada hubungannya
            dengan kebenaran legalitas serta hutang piutang yang mengakibatkan kerugian
            atas properti yang dinilai karena bukan merupakan ruang lingkup pekerjaan
            penilai. Kami berasumsi bahwa obyek yang dinilai tersebut telah bebas dari segala
            tuntutan hukum.
     16.    Inspeksi lapangan yang kami lakukan hanyalah terhadap kondisi aset yang
            dikemukakan dalam laporan ini adalah merupakan kondisi yang terlihat. Sehingga
            tidak dimaksudkan untuk memeriksa kondisi properti di bawah permukaan
            tanah/air, tidak menyelidiki kelayakan konstruksi (building audit) dan tidak
            menyelidiki kondisi teknis secara detail.
     17.    Kami tidak melakukan penyelidikan atas masalah lingkungan yang berkaitan
            dengan pencemaran. Apabila tidak diinformasikan lain. Penilaian kami didasarkan
            pada asumsi mengenai tidak adanya pencemaran yang dapat berpengaruh
            terhadap nilai.
     18.    KJPP FSR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di depan
            pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait dengan maksud
            dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari penugasan.
     19.    Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
            pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada pihak
            selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya yang timbul
            menjadi beban pemberi tugas.
     20.    Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan stempel
            kantor (office seal) dari KJPP FSR.




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                        6
Page 14
                              BAGIAN - 2
                 KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI


2.1.    Metode Analisis Atas Rencana Transaksi

        Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis
        dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

          Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
           pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan dalam
           Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
          Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
           kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
           Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
           kerugian Rencana Transaksi.
          Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan
           historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis
           keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis nilai tambah.
          Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

2.2.    Analisis Rencana Transaksi
2.2.1   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi

        Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

        1.    PT Pakuan, Tbk. (“Perseroan”). Pihak yang akan melakukan tambahan setoran
              modal ke PT Vasamty Land Sawangan.
        2.    PT Vasamty Land Sawangan (“VLS”). Pihak yang akan menerima tambahan
              setoran modal.

A.      PT Pakuan, Tbk. (Perseroan)

        Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Reviuan per 30 April 2024, susunan pemegang saham
        Perseroan adalah sebagai berikut:
        Tabel 2.1.    Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                  Jumlah Saham     Nilai Nominal      Komposisi
                     Pemegang Saham
                                                    (Lembar)           Saham            (%)
         PT Sirius Surya Sentosa                     732.655.000     73.265.500.000         60,55
         PT Bhineka Abadi Investama                  114.773.100     11.477.310.000          9,49
         Masyarakat (masing-masing < 5%)             362.571.900     36.257.190.000         29,96
         Total                                     1.210.000.000    121.000.000.000           100
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                 1
Page 15
       Susunan Pengurus Perseroan

       Berdasarkan Laporan Keuangan Reviuan per 30 April 2024, susunan pengurus
       Perseroan adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama dan Independen         : Yoshihiro Kobi
       Komisaris                              : Johan Yudhya Santosa
       Komisaris Independen                   : Bonny Harry

       Dewan Direksi
       Direktur Utama                         : Erick Wihardja
       Wakil Direktur Utama                   : Aditya Wisnu Wardhana
       Direktur                               : Denny

       Komite Audit
       Ketua                                  : Bonny Harry
       Anggota                                : Margini Setianingsih
       Anggota                                : Irma Sundari Sulaeman

B.     PT Vasamty Land Sawangan (VLS)

       Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham VLS

       Susunan pemegang saham VLS adalah sebagai berikut:

       Tabel 2.2.   Susunan Pemegang Saham VLS
                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000,00 per saham
       Nama Pemegang Saham
                                                 Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)      %
       Modal Dasar                                         10.000          10.000.000.000
       Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
       - Perseroan                                          5.100           5.100.000.000        51
       - Samty Asia Investment Pte. Ltd.                    4.900           4.900.000.000        49
       Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                10.000          10.000.000.000       100
       Penuh
       Jumlah Saham dalam Portepel                              0                      0

       Susunan Pengurus VLS

       Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 30 April 2024., susunan pengurus VLS
       adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama                        : Agnus Suryadi
       Komisaris                              : Chang Sihao

       Dewan Direksi
       Direktur Utama                         : Erick Wihardja
       Direktur                               : Denny
       Direktur                               : Tetsuro Kawamoto
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                   2
Page 16
        Berdasarkan identifikasi pihak-pihak yang bertransaksi diatas, diketahui bahwa terdapat
        hubungan afiliasi antara Perseroan dan VLS, yaitu Perseroan selaku pemegang saham
        VLS dengan kepemilikan 51% saham.

2.2.2   Ringkasan Surat Draft Perjanjian

        Ringkasan Surat perjanjian antara pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara
        Perseroan dan Samty Asia Investment PTE. LTD adalah sebagai berikut:
         Para Pihak menyepakati dan menyanggupi untuk mendirikan Perusahaan dalam
          bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama “PT Vasamty Land Sawangan.
         Semua biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pendirian Perusahaan akan
          ditanggung oleh Para Pihak sesuai dengan Proporsi Kepemilikan Saham.
         Para Pihak sepakat Modal dasar saham: Rp437.650.000.000, masing-masing Saham
          senilai Rp500.000 yang terbagi menjadi 875.300 lembar Saham biasa. Dengan rincian
          sebagai berikut :
                                                                          Persentase Modal
           Pemegang Saham        Kelas Saham          Jumlah Saham
                                                                               Saham
          Pakuan                 Saham Biasa             446.403                51%
          Samty                  Saham Biasa             428.897                49%
          Jumlah                                         875.300                100%



        Berdasarkan draft surat perjanjian kerjasama, tidak ada persyaratan khusus yang akan
        merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana
        Transaksi adalah Wajar.


2.2.3   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

        Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
        dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.

        a. Manfaat Transaksi
               Perseroan mendapatkan potensi pendapatan dari VLS.
               Perseroan mempertahankan porsi kepemilikan dengan melakukan tambahan
                setoran modal

         b. Risiko Rencana Transaksi
               Risiko tidak tercapainya proyeksi akan mengganggu kinerja perseroan




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                           3
Page 17
2.3.    Analisis Kualitatif Atas Rencana Transaksi
2.3.1   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha

        Perseroan (Entitas Induk) didirikan di Republik Indonesia sesuai Akta Notaris Ridwan
        Suselo, S.H., No. 21 tanggal 8 Maret 1971, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
        mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/304/5
        tanggal 9 Desember 1972 dan telah dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
        26 tanggal 30 Maret 1982 Tambahan No. 401 dan No. 28 tanggal 6 April 1973
        Tambahan No. 250.

        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
        Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 22 September 2021, dibuat di hadapan
        Vita Cahyojati, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat pengesahan Menkumham
        berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
        AHU.AH.01.03-0452068 tanggal 23 September 2021 dan didaftarkan dalam Daftar
        Perseroan di bawah No. AHU-0163669.AH.01.11.TAHUN2021tanggal 23 September
        2021.

        Perseroan beralamat di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan,
        Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

        Kegiatan Usaha Perseroan

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Entitas Induk, maksud, tujuan serta kegiatan
        Entitas Induk adalah dalam bidang penyediaan akomodasi, real estat, aktivitas olahraga
        dan rekreasi lainnya, dan konstruksi.

2.4.    Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, dinamika
        ekonomi keuangan global berubah cepat dengan risiko dan ketidakpastian meningkat
        karena perubahan arah kebijakan moneter AS dan memburuknya ketegangan geopolitik
        di Timur Tengah. Tetap tingginya inflasi dan kuatnya pertumbuhan ekonomi Amerika
        Serikat (AS) mendorong spekulasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih kecil
        dan lebih lama dari prakiraan (high for longer) sejalan pula dengan pernyataan para pejabat
        Federal Reserve System.

        Perkembangan ini dan besarnya kebutuhan utang AS mengakibatkan terus
        meningkatnya yield US Treasury dan penguatan dolar AS semakin tinggi secara global.
        Semakin kuatnya dolar AS juga didorong oleh melemahnya sejumlah mata uang dunia
        seperti Yen Jepang dan Yuan Tiongkok. Ketidakpastian pasar keuangan global semakin
        buruk akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Akibatnya, investor global
        memindahkan portofolionya ke aset yang lebih aman khususnya mata uang dolar AS dan
        emas, sehingga menyebabkan pelarian modal keluar dan pelemahan nilai tukar di negara
        berkembang semakin besar. Ke depan, risiko terkait arah penurunan FFR dan dinamika
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                               4
Page 18
       ketegangan geopolitik global akan terus dicermati karena dapat mendorong berlanjutnya
       ketidakpastian pasar keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, dan menurunnya
       prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Kondisi ini memerlukan respons kebijakan yang
       kuat untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan ketidakpastian global tersebut
       terhadap perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia.


        Tabel 2.3.    Pertumbuhan PDB Dunia




                     Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

       Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024,
       perekonomian Indonesia tetap berdaya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian
       global. Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih
       tinggi dari triwulan IV tahun 2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat dari
       konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 1445H. Investasi
       bangunan lebih tinggi dari prakiraan, ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis
       Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya properti swasta sebagai dampak
       positif dari insentif Pemerintah. Meskipun demikian, konsumsi rumah tangga dan
       investasi nonbangunan perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan
       ekonomi nasional. Sementara itu, kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh
       penurunan ekspor komoditas sejalan dengan harga komoditas yang turun dan
       permintaan dari mitra dagang utama, seperti Tiongkok yang masih lemah.

       Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Neraca perdagangan barang triwulan I-2024
       kembali mencatat surplus sehingga diprakirakan menjaga transaksi berjalan tetap sehat.
       Sementara itu, transaksi modal dan finansial triwulan I 2024 diprakirakan mencatat
       defisit sejalan dengan menurunnya aliran modal asing akibat dampak memburuknya
       ketidakpastian pasar keuangan global. Investasi portofolio pada triwulan I 2024
       mencatat net outflows sebesar 0,4 miliar dolar AS dan berlanjut hingga awal triwulan II
       2024 sampai 22 April 2024, yang mencatat net outflows 1,9 miliar dolar AS.

       Ketahanan eksternal Indonesia dari dampak rambatan global tersebut didukung oleh
       kuatnya koordinasi kebijakan moneter dan makroprudensial Bank Indonesia dengan

Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                          5
Page 19
       kebijakan fiskal dan reformasi struktural yang ditempuh Pemerintah. Posisi cadangan
       devisa Indonesia akhir Maret 2024 tetap tinggi sebesar 140,4 miliar dolar AS, setara
       dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar
       negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan
       impor.

       Secara keseluruhan, NPI 2024 diprakirakan terjaga dengan transaksi berjalan dalam
       kisaran defisit rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB. Neraca transaksi
       modal dan finansial diprakirakan mencatat surplus sejalan dengan prakiraan kembali
       meningkatnya aliran masuk modal asing seiring meredanya ketidakpastian pasar
       keuangan global serta terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek
       perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

       Nilai Tukar Rupiah. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY)
       menguat tajam mencapai level tertinggi 106,25 pada tanggal 16 April 2024 atau
       mengalami apresiasi 4,86% dibandingkan dengan level akhir tahun 2023. Perkembangan
       ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia, termasuk
       nilai tukar Rupiah, Yen Jepang dan Dollar New Zealand masing-masing melemah 8,91%
       dan 6,12% (ytd). Sementara mata uang kawasan, seperti Baht Thailand dan Won Korea
       masing-masing melemah 7,88% dan 6,55% (ytd). Pelemahan Rupiah sampai dengan 23
       April 2024 tercatat lebih rendah yakni 5,07% (ytd). Bank Indonesia terus memperkuat
       kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan mengoptimalkan seluruh instrumen
       moneter yang tersedia, baik melalui intervensi di pasar valas secara spot dan DNDF,
       pembelian SBN dari pasar sekunder apabila diperlukan, pengelolaan likuiditas secara
       memadai, maupun langkah-langkah lain yang diperlukan. Strategi operasi moneter pro-
       market melalui instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI terus dioptimalkan guna menarik
       masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri. Bank Indonesia juga terus
       memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk
       mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber
       Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

                Grafik 2.1     Rupiah vs Negara Kawasan




                Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                          6
Page 20
       Kedepan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat didukung
       oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara
       maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya perkembangan nilai
       tukar Rupiah kedepan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
       penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI,
       SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan pendalaman
       pasar uang. Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia
       usaha terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas
       Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36
       Tahun 2023.

       Inflasi. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy),
       ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,77% (yoy) dan inflasi administered prices
       (AP) yang menurun menjadi 1,39% (yoy). Sementara itu, inflasi volatile food (VF)
       meningkat menjadi 10,33% (yoy) dari 8,47% pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh
       faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergeseran
       musim tanam akibat dampak El-Nino.

       Kedepan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya.
       Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
       kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik,
       imported inflation yang terkendali sejalan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank
       Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF juga akan kembali
       menurun seiring peningkatan produksi akibat masuknya musim panen dan dukungan
       sinergi pengendalian inflasi TPIP dan TPID melalui GNPIP di berbagai daerah. Untuk
       itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter guna memitigasi risiko
       yang dapat memberikan tekanan terhadap inflasi, termasuk dari kenaikan imported
       inflation serta kenaikan harga energi dan pangan global. Bank Indonesia juga akan terus
       mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) sehingga dapat memastikan
       inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.

2.5.   Tinjauan Industri Properti

       Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus
       kewaspadaan dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi
       global terus membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini
       berdampak pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti
       residensial, yang cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan
       ekonomi setelah pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai
       dari peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.

       Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
       pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali


Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                              7
Page 21
       akhir tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti
       yang positif.

       Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
       diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
       properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin
       marak untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan
       infrastruktur di luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di
       luar Pulau Jawa, diikuti dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi
       yang terus diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar properti.

       Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para
       pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024.
       Hasil survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil
       dengan potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan
       geopolitik global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu diantisipasi
       dalam menjaga Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu, potensi kenaikan
       suku bunga, dan kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi
       pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh.
       Sementara itu, insentif PPN DTP dinilai memberi dampak positif dalam pertumbuhan
       properti di akhir tahun 2023.

       Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
       kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti
       yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan
       meningkat, sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata, Resor
       Vila dan Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota
       Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5 Cities
       yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara
       itu, sektor Energi Terbarukan, Logistik, dan Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis
       yang memiliki daya ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.

       Permintaan Properti Komersial. Indeks Permintaan Propeeti Komersial untuk
       kategori sewa pada triwulan IV-2023 secara tahunan tumbuh 1,91% (yoy), melambat
       dibandingkan 6,22% dibandingkan pada triwulan III-2023 (Grafik 2.1). Perlambatan
       indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen terkecuali
       segrmen ritel. Perlambatan tersebut terutam disebabkan oleh menurunnya indeks
       permintaan segmen hotel di Semarang. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti
       Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 0,34% (yoy),
       relatif stabil dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 0,39% (yoy)
       (Grafik 2.2). Hal tersebut dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen pergudangan
       dan lahan industri.



Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                            8
Page 22
                   Grafik 2.1          Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia


              Grafik 2.2       Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia


       Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan Indeks Permintaan Properti
       Komersial pada kategori sewa melambat dari 2,48% (qtq) pada triwulan sebelumnya
       menjadi sebesar 2,11% (qtq) pada triwulan IV-2023 (Grafik 2.3). Perlambatan indeks
       permintaan terjadi pada segmen hotel di Jakarta, Banten, Makassar dan Denpasar, serta
       menurunnya indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di Jakarta.

              Grafik 2.3       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq)




              Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                              9
Page 23
       Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial triwulan IV-2023 pada kategori
       jual tumbuh sebesar 0,10% (qtq), relatif stabil dibandingkan triwulan III-2023 yang
       tumbuh 0,08% (qtq) (Grafik 2.4). Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama
       disebabkan oleh pertumbuhan permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya
       dan Jakarta.

              Grafik 2.4       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




              Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial
       untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 tumbuh 1,30% (yoy), lebih tinggi
       dibandungkan triwulan III-2023 yang tumbuh 1,03% (yoy) (Grafik 2.5). Hal ini
       didorong peningkatan indeks pasokan pada segmen ritel sewa, apartemen sewa dan
       hotel. Di sisi lain, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,19% (yoy) pada
       triwulan sebelumnya menjadi 0,03% (yoy) (Grafik 2.6). Kondisi ini terutama dipengaruhi
       oleh melambatnya pasokan perkantoran jual di Jakarta dan lahan industri di Medan.

              Grafik 2.5       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                        10
Page 24
              Grafik 2.6       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia


       Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triweulan IV-
       2023 meningkat 0,13% (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03% (qtq)
       (Grafik 2.7). Kondisi ini terutama didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada
       segmen apartemen sewa di Bandung dan Denpasar, serta segmen ritel sewa di Banten.
       Terdapat penambahan pasokan unit apartemen sewa di Bandung selama triwulan IV-
       2023 karena pemindahan fungsi dan kepemilikan. Unit-unit yang sebelumnya
       dipoerasikan sebagai hotel, saat ini dikembalikan ke masing-masing pemilik dan
       dioperasikan sebagai apartemen sewa untuk sewa jangka panjang.

              Grafik 2.7       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq)




              Sumber: Bank Indonesia


       Permintaan apartemen sewa di Bandung mayoritas berasal dari mahasiswa, khususnya
       terhadap apartemen yang berlokasi dekat dengan perguruan tinggi. Sementara itu,
       peningkatan indeks pasokan apartemen sewa di Denpasar didorong oleh pembukaan
       kembali apartemen sewa yang sempat tutup selama pandemi seiring peningkatan
       permintaan dari wisatawan mancanegara. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti
       Komersial kategori jual juga mengalami peningkatan 0,01% (qtq) setelah mengalami
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                         11
Page 25
       kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,02% (qtq), didorong oleh peningkatan
       pasokan perkantoran jual di Surabaya (Grafik 2.8).

              Grafik 2.8       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




              Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Harga Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial yang
       meningkat ditengah perlambatan Indeks Permintaan Properti Komersial mendorong
       perlambatan pada Indeks Harga Properti Komersial terutama untuk kategori sewa.
       Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 sebesar
       2,03% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar
       3,57% (yoy) (Grafik 2.9). Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan indeks harga pada
       segmen hotel di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial
       untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 mengalami kenaikan 0,64% (yoy), lebih tinggi
       dibandingkan keniakan triwulan III-2023 sebesar 0,48%. Hal ini seiring peningkatan
       indeks harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segemen lahan industri di
       Semarang.

              Grafik 2.9       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia



Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                         12
Page 26
              Grafik 2.10       Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




              Sumber: Bank Indonesia


       Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan
       IV-2023 naik 1,76% (qtq), sedikit melambat dibandingkan kenaikan triwulan sebelumnya
       sebesar 1,79% (qtq) (Grafik 2.11). Perlambatan indeks harga tersebut terutama
       disebebkan penurunan indeks harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga
       Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 naik 0,23% (qtq), sedikit
       lebih tinggi daripada kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 0,19% (qtq) (Grafik 2.12).
       Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga pada segmen lahan industri di
       Semarang.


              Grafik 2.11       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                          13
Page 27
                      2.12     Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




                     Sumber: Bank Indonesia


2.6.    Analisis Kuantitatif
2.6.1   Kinerja Historikal Perseroan

        Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
        atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
        keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2020,
        31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023 dan 30 April 2024 disajikan
        sebagai berikut:

        Tabel 2.4.        Historikal Keuangan Perseroan                                        (dalam juta rupiah)
                                                                                                     30 April
                             Deskripsi               2020         2021         2022         2023
                                                                                                       2024
         Aset Lancar                               142.708      371.884     743.133     623.711        633.484
         Aset Tidak Lancar                         177.827      636.096     745.695     833.358        826.071
         Total Aset                                320.535    1.007.980    1.488.828   1.457.069     1.459.555
         Liabilitas Lancar                          80.759      439.299    1.446.986    838.627        691.540
         Liabilitas Tidak Lancar                   125.335      528.939       61.496    376.700        410.617
         Total Liabilitas                          206.094      968.237    1.508.482   1.215.327     1.102.157
         Ekuitas                                   114.441       39.743     (19.654)    241.742        357.398
         Total Liabilitas & Ekuitas                320.535    1.007.980    1.488.828   1.457.069     1.459.555
         Penjualan                                  11.153        7.460            -    539.041        213.879
         Beban Pokok Penjualan                       6.658        5.986            -    218.869          73.000
         Laba (Rugi) Kotor                           4.495        1.474            -    320.172        140.879
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak                (29.350)     (76.375)     (59.001)    261.225        110.756
         Laba (Rugi) Bersih                       (29.255)     (76.143)     (59.113)    261.225        110.756




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                             14
Page 28
       Tabel 2.5.       Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                                     (%)
                                                                                                             30 April
                      Deskripsi                 2020            2021           2022               2023
                                                                                                              2024
        Aset Lancar                                     -       160,59%           99,83%          -16,07%            1,57
        Aset Tidak Lancar                               -       257,70%           17,23%          11,76%         -0,87
        Total Aset                                      -       214,47%        47,70%              -2,13%            0,17
        Liabilitas Lancar                               -       443,96%        229,39%            -42,04%       -17,54
        Liabilitas Tidak Lancar                         -       322,02%        -88,37%            512,56%            9,00
        Total Liabilitas                                -       369,80%           55,80%          -19,43%        -9,31
        Ekuitas                                         -       -65,27%      -149,45%        -1.329,99%          47,84
        Total Liabilitas & Ekuitas                      -       214,47%        47,70%              -2,13%            0,17
        Pendapatan                                      -       -33,11%      -100,00%                    -      -60,32
        Beban Pokok Pendapatan                          -       -10,09%      -100,00%                    -      -66,65
        Laba (Rugi) Kotor                               -       -67,21%      -100,00%                    -      -56,00
        Laba (Rugi) Sebelum Pajak                       -       160,22%        -22,75%        -542,75%          -57,60
        Laba (Rugi) Bersih                              -       160,27%        -22,37%        -541,91%          -57,60

        Analisa Neraca Perseroan

          Total Aset dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami peningkatan
           dengan rata-rata sebesar 86,68% pertahun. Per 30 April 2024 total aset tercatat
           sebesar Rp1,45 triliun.

          Total Liabilitas dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami
           peningkatan dengan rata-rata sebesar 135,39% pertahun. Per 30 April 2024 total
           liabilitas tercatat sebesar Rp1,10 triliun.

          Total Ekuitas dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami penurunan
           dengan rata-rata sebesar 514,90% pertahun. Per 30 April 2024 total ekuitas tercatat
           sebesar Rp357,39 miliar.
       Grafik 2.1. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan
                       1.600.000
                       1.400.000
                       1.200.000
                       1.000.000
                         800.000
                         600.000
                         400.000
                         200.000
                                -
                        (200.000)
                                                                                                          30 April
                                       2020            2021             2022               2023
                                                                                                           2024
                    Total Aset        320.535      1.007.980        1.488.828         1.457.069          1.459.555
                    Total Kewajiban   206.094      968.237          1.508.482         1.215.327          1.102.157
                    Ekuitas           114.441          39.743          (19.654)       241.742            357.398


Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                     15
Page 29
       Analisa Laba Rugi Perseroan

          Per 31 Desember 2021 tidak terdapat pelanggan dari pendapatan golf dan restoran
           serta hotel yang nilai pendapatannya melebihi 10% dari jumlah pendapatan
           konsolidasian. Per 30 April 2024 penjualan tercatat sebesar Rp213,87 miliar yang
           terdiri dari pendapatan tanah, rumah toko dan rumah tapak.

          Laba (Rugi) Kotor per 30 April 2024 laba kotor tercatat sebesar Rp140,87 miliar.

          Laba (Rugi) Bersih dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami
           penurunan dengan rata-rata sebesar 134,67% pertahun. Per 30 April 2024 laba
           bersih tercatat sebesar Rp110,75 miliar.
       Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan
                                    600.000
                                    500.000
                                    400.000
                                    300.000
                                    200.000
                                    100.000
                                           -
                                   (100.000)
                                   (200.000)
                                                                                                     30 April
                                                 2020        2021        2022          2023
                                                                                                      2024
                    Penjualan                   11.153       7.460         -          539.041        213.879
                    Laba (Rugi) Kotor            4.495       1.474         -          320.172        140.878
                    Laba (Rugi) Sebelum Pajak   (23.845)    (29.350)    (76.375)      (59.001)       261.225
                    Laba (Rugi) Bersih          (29.255)    (76.143)    (59.113)      261.225        110.756


       Analisa Arus Kas Perseroan

       Tabel 2.6.       Arus Kas Perseroan                                                       (dalam juta rupiah)
                                                                                                         30 April
                       Deskripsi                 2020        2021         2022           2023
                                                                                                          2024
        Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                 (50.852)     53.963       408.566        (91.374)         (18.439)
        Aktivitas Operasi
        Arus Kas dari (dignakan untuk)
                                                   (622)    (363.821)     (153.047)        (6.655)          (1.711)
        Aktivitas Investasi
        Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                  50..280    359.813      (168.900)        25.628            28.643
        Aktivitas Pendanaan
        Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                  (1.195)     49.955        86.618        (72.402)              8.492
        Setara Kas
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
                                                   2.994       1.798        53.718        140.337            67.935
        Tahun
        Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
                                                   1.798      53.718       140.337         67.935            76.428
        Tahun




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                 16
Page 30
       Rasio Keuangan Perseroan

       Tabel 2.7.        Rasio Keuangan Perseroan
                                                                                                30 April
                     Deskripsi                  2020           2021        2022       2023
                                                                                                 2023
       Rasio Likuiditas
       - Current Ratio (x)                             1,77         0,85      0,51       0,74       0,92
       - Working Capital to Total Asset Ratio       19,33%       -6,69%    -47,28%    -14,75%    -3,98%
       Rasio Aktivitas
       - Fixed Asset Turnover (x)                      0,40         3,58      0,00     100,89      40,58
       - Total Asset Turnover (x)                      0,03         0,01      0,00       0,37       0,15
       - Sales to Current Assets (x)                   0,08         0,02      0,00       0,86       0,34
       Rasio Solvabilitas
       - Debt to Total Aset Ratio (x)                  0,64         0,96      1,01       0,83       0,76
       - Debt Equity Rasio                             1,80        24,36     -76,75      5,03       3,08
       Rasio Profitabilitas
       - Gross Profit Margin                        40,30%       19,76%           -   59,40%     65,87%
       - Net Profit Margin                      -262,31%      -1.020,68%          -   48,46%     51,78%
       - Return on Equity (ROE)                     -25,56%    -191,59%    300,77%    108,06%    30,99%
       - Return on Assets (ROA)                      -9,13%      -7,55%     -3,97%    17,93%      7,59%


       Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan per 30 April 2024 adalah sebagai
       berikut:
           Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
            liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan
            untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current
            ratio (rasio lancar) sebesar 0,92 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan belum
            mampu memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek.
           Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
            pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam
            menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
            (perputaran aset) Perseroan sebesar 0,15 kali dan sales to current assets ratio 0,34 kali.
           Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
            memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total
            debt to equity ratio (DER)/rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 3,08 kali yang
            menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu memenuhi seluruh liabilitasnya
            dengan menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR)
            atau rasio hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,76 kali.
           Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan laba selama
            periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan
            menggunakan asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu
            perusahaan juga dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang
            diperoleh dengan jumlah aset atau modal pada suatu periode tertentu. Return on equity
            (ROE) sebesar 30,99% dan return on asset (ROA) sebesar 7,59%.
Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                        17
Page 31
2.6.2   Analisis Nilai Tambah

        Analisis nilai tambah Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat kemampuan
        menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik dengan membandingkan antara
        proyeksi keuangan tanpa dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan dilaksanakannya
        Rencana Transaksi.

        Berikut adalah Laba (Rugi) Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi selama periode
        proyeksi:

         Tabel 2.8.   Proyeksi Sebelum Rencana Transaksi




        Berikut ini adalah proyeksi Laba Rugi Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi.

        Tabel 2.9.    Proyeksi Setelah Rencana Transaksi




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                        18
Page 32
        Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan adanya
        Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi Perseroan
        diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar minimal Rp 1,5 M
        per tahun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.

2.6.3   Analisis Kewajaran Harga Transaksi

        Analisis kewajaran Rencana Transaksi adalah analisis kewajaran suatu transaksi dengan
        membandingkan Nilai Pasar Wajar dengan harga yang disepakati pada Akta
        Kesepakatan Bersama.

        a. Nilai Pasar
           Berdasarkan Laporan Penilaian Saham PT Vasamty Land Sawangan yang
           dikeluarkan KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan Nomor Laporan :
           00782/2.0109-05/BS/10/0069/1/VIII/2024 tertanggal 23 Agustus 2024 adalah
           sebesar Rp. 1.006..358 per lembar saham sebelum stock split.

        b. Harga Rencana Transaksi
           Berdasarkan Rencana Transaksi harga yang disepakati adalah sebesar Rp. 500.000
           per lembar saham setelah stock split.

        c. Perbandingan Harga Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar
           Dengan membandingkan Harga Rencana Transaksi dan Nilai Pasar, yaitu sebagai
           berikut.
           Harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 atau sebesar Rp. 1.000.000 sebelum
           stock split dan Nilai Pasar sebesar Rp. 1.006.358, maka Selisih Harga Rencana
           Transaksi sebesar 0,63% dari Nilai Pasar.

        Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 Tahun 2020 ”Batas atas dan
        batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen) dari
        Nilai yang dijadikan acuan:. Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan
        Nilai Pasar diketahui bahwa Harga Rencana Transaksi 0,63% dari Nilai Pasar dan berada
        dalam batasan ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah Wajar.




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                          19
Page 33
                                     BAGIAN - 3
                                    KESIMPULAN


3.1    Kesimpulan

          Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa ada
           hubungan afiliasi antara PT Pakuan, Tbk. dengan PT Vasamty Land Sawangan.
          Berdasarkan Ringkasan Surat perjanjian antara pembentukan JV tertanggal 27 Maret
           2024 antara Perseroan dan Samty Asia Investment PTE. LTD tidak ada persyaratan
           khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi, sehingga syarat-syarat
           yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar..
          Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan pendapatan
           yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan adalah wajar.
          Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
           adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi
           Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar
           minimal Rp 1,5 M per tahun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.
          Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar diketahui
           bahwa Harga Rencana Transaksi 0,63% dari Nilai Pasar dan berada dalam batasan
           ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.
       Berdasarkan kesimpulan analisa kewajaran diatas, maka kami berpendapat bahwa
       Rencana Transaksi ini adalah WAJAR.

3.2    Distribusi Pendapat Kewajaran

       Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
       kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
       untuk kepentingan lain.




Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                      1

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.15 MB
Published21 Sep 2024
Pages33
Characters75,896
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Vasamty Land Sawangan p.1 ×20
linked org Asia Investment p.3 ×4
linked person Amir Abadi Jusuf p.11
linked org PT Sirius Surya Sentosa p.14
linked org Bhineka Abadi p.14
linked person Yoshihiro Kobi p.15
linked person Johan Yudhya Santosa p.15
linked person Bonny Harry p.15 ×2
linked person Erick Wihardja p.15 ×2
linked person Aditya Wisnu Wardhana p.15
linked person Irma Sundari Sulaeman p.15
possible org PT Pakuan p.1 ×52
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×10
possible org Negara Republik Indonesia p.17
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.1
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Melalui Pengeluaran Saham Baru p.1
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.1
unresolved org Menteri Keuangan p.1 ×2
unresolved org Febriman Siregar & Rekan p.1 ×2
unresolved person Msc. p.1
unresolved — MAPPI p.1
unresolved — Izin Bapepam-LK p.1
unresolved org Bapepam-LK p.1 ×6
unresolved org KJPP FSR p.1 ×14
unresolved org Samty Asia Investment PTE. LTD p.3 ×4
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.4 ×2
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.4 ×5
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.4
unresolved org PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.5
unresolved org Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.6
unresolved person Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu p.7 ×4
unresolved person Penilai Yaumil Husna Khair p.7
unresolved org Samty Asia Investments PTE. LTD p.8
unresolved person Ungke Mulawanti SH. p.8
unresolved — SAI p.8 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris p.9 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris. Revisi p.10
unresolved org Revisi Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk. p.10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.11
unresolved org Mawar & Rekan p.11
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kosasih p.11 ×3
unresolved org Tjahjo & Rekan p.11 ×3
unresolved org KJPP FSR. Revisi p.13
unresolved org PT Bhineka Abadi Investama p.14
unresolved person Akta Notaris Ridwan Suselo p.17
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A. p.17
unresolved person Vita Cahyojati · Notaris p.17
unresolved org Bank Indonesia p.17 ×23
unresolved org Kota Nusantara p.21
unresolved org Bank Indonesia Grafik p.22
unresolved org Bank Indonesia Revisi p.22 ×4
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan p.23
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Harga Properti Komersial. Indeks Pasokan p.25

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 6393 ms 12 Sep 2026 22:58
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result