Skip to content
Back to announcement

20240921_UANG_Informasi Transaksi Afiliasi_31727831_lamp8.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 36

Page 1
          Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109




No. Laporan : 00859/2.0109-05/BS/10/0069/1/IX/2024

Bogor, 17 September 2024

Kepada Yth.
DIREKSI
PT PAKUAN TBK.
Jl. Raya Muchtar RT 002 RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok

Perihal       : Revisi Penilaian 100,00% Saham PT Vasamty Land Sawangan


Dengan hormat,
Sehubungan dengan tanggapan surat Otoritas Jasa Keuangan kami Kantor Jasa Penilai Publik
Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau “Kami”) telah memperoleh izin usaha
dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 459/KM.1/2020 tanggal 17
September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024 tanggal 31 Juli 2019 sebagai
Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Mengeluarkan revisi laporan penilaian 100,00%
saham PT Vasamty Land Sawangan untuk mengganti laporan nomor 00782/2.0109-
05/BS/10/0069/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024.

Penilaian ini kami laksanakan dengan mengacu kepada Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia 2018 dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). Kami
menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan kajian serta analisis berbagai
data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa secara fundamental
asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.

Melalui berbagai pertimbangan objektivitas dan kewajaran suatu nilai, maka pada akhirnya kami
berkesimpulan bahwa nilai yang dipengaruhi oleh variabel pasar merupakan nilai yang paling
representatif karena nilai tersebut terjadi oleh adanya mekanisme harga pasar sebagai titik
ekuilibrium antara penjual dan pembeli.

Nilai Pasar Saham yang dihasilkan dalam laporan ini merupakan indikasi nilai yang akan
digunakan dalam rangka keperluan Transaksi.


                                                                                                        Kantor Cabang Bogor
                                                                                      Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                                  RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                                 Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                                 Jawa Barat 16129
                                                                                                              Telp. : 0251-8397671
                                                                                                       Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                           Website : www.fsr.co.id
                                        Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                              Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 2
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap pendekatan aset dan
pendekatan pasar, maka kami berpendapat bahwa nilai pasar 100,00% saham PT Vasamty Land
Sawangan per tanggal 30 April 2024 adalah sebesar:

                                        Rp. 10.063.580.000,-
   ( Sepuluh Miliar Enam Puluh Tiga Juta Lima Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah )


Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian dan
kode etik yang berlaku.


Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Rekan
Penilai Properti dan Bisnis (PB)
Ijin Penilai Publik No. PB-1.08.00069
MAPPI No. 92-S-00252
STTD No. PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Page 3
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan


                             PERNYATAAN PENYUSUN

Dalam batas kemampuan dan keyakinan serta pemahaman kami sebagai penilai, yang bertanda
tangan dibawah ini menyatakan bahwa :

1. Kami telah mematuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
   diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
2. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan kami adalah
   benar dan akurat.
3. Analisis dan kesimpulan dalam laporan ini hanya dibatasi dan telah sesuai dengan asumsi-asumsi
   dan syarat-syarat pembatas serta kondisi yang dilaporkan.
4. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup penilaian meliputi : identifikasi masalah, inspeksi
   lapangan, pengumpulan data & wawancara, analisis data, estimasi nilai menggunakan pendekatan
   penilaian dan penulisan laporan.
5. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau jenis industri
   yang dinilai.
6. Kami tidak mempunyai kepentingan apapun terhadap obyek yang dinilai dan imbalan jasa yang
   kami terima tidak terkait dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
7. Laporan ini disusun mengacu pada Standar Penilaian Indonesia (SPI EDISI VII-2018) dan telah
   memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
8. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah disepakati
   sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
9. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
   bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.

Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang
mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini.




Pernyataan Penyusun                                                                            iii
Page 4
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan




NAMA                                                KUALIFIKASI                    TANDA TANGAN

Penangggung Jawab Proyek :


Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) Penilai Bisnis Bersertifikat ..............................
Rekan
Ijin Penilai Publik     : PB-1.08.00069
MAPPI No.               : 92-S-00252
Register No.            : RMK-2017.00069
STTD No.                : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024



Reviewer :


Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                      Penilai Bisnis                 ..............................
MAPPI No.                 : 11-T-03266
Register                  : RMK-2017.00838


Penilai :


Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                      Penilai Bisnis                  ..............................
MAPPI No.                 : 11-P-03270




Pernyataan Penyusun                                                                                                  iv
Page 5
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan


                            RINGKASAN EKSEKUTIF

Pendahuluan
PT Vasamty Land Sawangan untuk selanjutnya disebut “Perseroan” merupakan perusahaan
yang bergerak dalam bidang real estat, yang beralamat di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007,
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Dalam rangka kepentingan Transaksi, maka PT Pakuan Tbk. telah menunjuk KJPP FSR untuk
melakukan penilaian atas 100,00% saham Perseroan, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang
dalam persetujuan atas Surat Penawaran Nomor : 0596/PNW/PS-BGR-FSR/VII/2024,
tanggal 04 Juli 2024 untuk mengetahui nilai pasar Perseroan.

Gambaran Umum Perseroan
PT Vasamty Land Sawangan (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3
April 2024 oleh Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., notaris di Bekasi. Akta Pendirian ini belum
mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-00072.AH.01.01.2024 tanggal 12 April 2024.

Struktur Permodalan

Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April 2024, susunan pemegang saham Perseroan
adalah sebagai berikut:

Susunan Pemegang Saham
                                        Jumlah Saham      Nominal          Kepemilikan
 No.          Pemegang Saham
                                          (Lembar)         (Rp.)            Saham (%)
 1.   PT Pakuan Tbk.                              5.100    5.100.000.000            51,00
 2.   Samty Asia Development Pte, Ltd             4.900    4.900.000.000            49,00
 Jumlah                                          10.000   10.000.000.000              100


Susunan Pengurus
Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April 2024, susunan pengurus Perseroan adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris                       : Agnus Suryadi
Komisaris                       : Chang Sihao

Dewan Direksi
Presiden Direktur               : Erick Wihadarja
Direktur                        : Denny
Direktur                        : Tetsuro Kawamoto



Ringkasan Eksekutif                                                                         v
Page 6
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan
Tinjauan Makro Ekonomi dan Industri

    Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, dinamika
     ekonomi keuangan global berubah cepat dengan risiko dan ketidakpastian meningkat
     karena perubahan arah kebijakan moneter AS dan memburuknya ketegangan geopolitik di
     Timur Tengah
    Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, perekonomian
     Indonesia tetap berdaya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pertumbuhan
     ekonomi di triwulan I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari triwulan IV
     tahun 2023
    Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) menguat tajam mencapai
     level tertinggi 106,25 pada tanggal 16 April 2024 atau mengalami apresiasi 4,86%
     dibandingkan dengan level akhir tahun 2023
    Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy), ditopang
     oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,77% (yoy) dan inflasi administered prices (AP) yang
     menurun menjadi 1,39% (yoy).
    Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 secara
     tahunan tumbuh 1,91% (yoy), melambat dibandingkan 6,22% dibandingkan pada triwulan
     III-2023.
    Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 tumbuh
     1,30% (yoy), lebih tinggi dibandungkan triwulan III-2023 yang tumbuh 1,03% (yoy).
    Indeks Pasokan Properti Komersial yang meningkat ditengah perlambatan Indeks
     Permintaan Properti Komersial mendorong perlambatan pada Indeks Harga Properti
     Komersial terutama untuk kategori sewa.
    Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 sebesar
     2,03% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar
     3,57% (yoy).

Kajian Penilaian Saham
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan metode yang berlaku umum dalam
penilaian perusahaan atau ekuitas sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) 2018 dan

Kode Etik Penilaian Indonesia (KEPI) seperti yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai
Indonesia (MAPPI) dalam Standar Penilaian Indonesia tahun 2018.

Ada tiga (tiga) pendekatan dalam penilaian usaha yang lazim digunakan selama ini, yaitu :

a.    Pendekatan Pasar (Market Approach) – SPI 330 5.24.1
      Pendekatan Pasar membandingkan perusahaan yang dinilai dengan perusahaan sebanding,
      kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga yang dijualbelikan di pasar serta
      transaksi relevan atas saham perusahaan yang sebanding. Transaksi sebelumnya atau
      penawaran atas komponen perusahaan juga dapat merupakan indikasi nilai.


Ringkasan Eksekutif                                                                            vi
Page 7
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan
b.    Pendekatan Pendapatan (Income Approach) – SPI 330 5.26.1
      Pendekatan Pendapatan dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai dengan
      mengantipasi dan mengkuantifikasi kemampuan Obyek Penilaian dalam menghasilkan
      imbal balik (return) yang akan diterima dimasa datang.
c.    Pendekatan Aset (Asset Approach) – SPI 330 5.33.3
      Pendekatan Aset dapat digunakan untuk memperoleh indikasi nilai dari suatu entitas,
      kapital yang diinvestasikan (invested capital), struktur permodalan (capital structure), dan / atau
      Nilai Aset Bersih perusahaan (ekuitas).

Pemilihan Metode Penilaian

Pemilihan terhadap dan keyakinan pada pendekatan, metode, dan prosedur yang sesuai adalah
tergantung pada pertimbangan Penilai yang harus diungkapkan dalam laporan (SPI 320 5.11.2.1).

Dalam melakukan penilaian saham Perseroan, untuk memperoleh hasil penilaian yang akurat
dan obyektif, maka pendekatan yang dapat diterapkan untuk memperkirakan Nilai Pasar atau
Nilai Pasar Ekuitas Perseroan adalah dengan Pendekatan Aset (Assets Approach) dengan metode
Adjusted Book Value (ABV) dan Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan metode Guideline
Publicly Trade Company (GPTC).

Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Metode Pendekatan Aset (Assets
Approach)
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap pendekatan aset, maka kami
berpendapat bahwa nilai pasar 100,00% saham milik Perseroan per 30 April 2024 adalah sebesar
Rp. 9.600.000.000,-.
                                                                                               (Rp. 000)
                        Keterangan                          Persentase                          Nilai
 Nilai Ekuitas Per 30 April 2024 Metode ABV                     100,00%                    12.000.000
 Control Premium                                                       -
 Discount of Lack Marketibility (DLOM)                              20%                    (2.400.000)
 Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                                         9.600.000


Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Metode Pendekatan Pasar (Market
Approach)
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap pendekatan pasar, maka kami
berpendapat bahwa nilai pasar 100,00% saham milik Perseroan per 30 April 2024 adalah sebesar
Rp. 10.115.088.889,-.
                                                                                               (Rp. 000)
                      Keterangan                            Persentase                          Nilai
 Nilai Ekuitas Per 30 April 2024 Metode GPTC                   100,00%                       8.429.241
 Control Premium                                                   50%                       4.214.620
 Discount of Lack Marketibility (DLOM)                             20%                     (2.528.772)
 Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                                         10.115.089


Ringkasan Eksekutif                                                                                      vii
Page 8
Revisi Penilaian Saham - PT Vasamty Land Sawangan


Rekonsiliasi Nilai

Berikut adalah rekonsiliasi hasil penilaian untuk mendapatkan nilai pasar saham Perseroan:

                                                                                    Nilai Pasar
                                                 Nilai Pasar
              Pendekatan Penilaian                                   Bobot          Tertimbang
                                                  (Rp. 000)
                                                                                     (Rp. 000)
Pendekatan Aset (Assets Approach)                     9.600.000       10%                960.000

Pendekatan Pasar (Market Approach)                   10.115.089       90%               9.103.580

Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                      (Rp. 000)      10.063.580


Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait
dalam rangka menentukan nilai 100,00% saham Perseroan, maka kami berpendapat

Nilai Pasar 100,00% saham PT Vasamty Land Sawanagan pada tanggal 30 April 2024 adalah
sebesar:

                                     Rp. 10.063.580.000,-
    ( Sepuluh Miliar Enam Puluh Tiga Juta Lima Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah )




Ringkasan Eksekutif                                                                               viii
Page 9
Pengantar ..................................................................................................................................................................... i
Pernyataan Penyusun ............................................................................................................................................... iii
Ringkasan Eksekutif .................................................................................................................................................. v

DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................................................... 3
1.     PENDAHULUAN ................................................................................................................ 4
1.1. Prosedur Pelaksanaan Penugasan ................................................................................................................ 4
1.2. Gambaran Umum Perseroan........................................................................................................................ 4
1.3. Status Penilai.................................................................................................................................................... 4
1.4. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ...................................................................................................... 5
1.5. Maksud dan Tujuan Penilaian ...................................................................................................................... 5
1.6. Tanggal Penilaian ............................................................................................................................................ 5
1.7. Standar Nilai .................................................................................................................................................... 5
1.8. Premis Penilaian .............................................................................................................................................. 5
1.9. Tingkat Kedalaman Investigasi .................................................................................................................... 5
1.10. Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan ............................................................................ 6
1.11. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi .......................................................................................... 6
1.12. Independensi Penilaian .................................................................................................................................. 6
1.13. Sumber Data.................................................................................................................................................... 6
2.     PROFIL PERSEROAN ........................................................................................................ 8
2.1. Pendirian Perseroan ....................................................................................................................................... 8
2.2. Aktivitas Usaha ............................................................................................................................................... 8
2.3. Perijinan............................................................................................................................................................ 8
2.4. Pemegang Saham ............................................................................................................................................ 8
2.5. Susunan Pengurus Perseroan........................................................................................................................ 9
2.6. Posisi Keuangan.............................................................................................................................................. 9
3.     PERKEMBANGAN PASAR................................................................................................ 11
3.1. Kondisi Makro Ekonomi ......................................................................................................................... 11
3.1.1. Perkembangan Ekonomi Dunia ................................................................................................................ 11
3.1.2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia ............................................................................................................ 12
3.1.3. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) ....................................................................................................... 12
3.1.4. Nilai Tukar Rupiah ....................................................................................................................................... 12
3.1.5. Inflasi .............................................................................................................................................................. 13
3.2. Tinjauan Industri Properti ...................................................................................................................... 14
4.     ANALISIS RISIKO DAN SWOT ....................................................................................... 22
4.1. Analisis Risiko ............................................................................................................................................... 22
4.2. Analisis SWOT.............................................................................................................................................. 23
5.     METODE PENILAIAN .................................................................................................... 24
5.1 Metode Penilaian Yang Umum Digunakan ............................................................................................. 24
5.2 Pemilihan Metodologi Penilaian ................................................................................................................ 25
6.     PENILAIAN USAHA ........................................................................................................ 26
6.1 Penilaian Saham Dengan Pendekatan Aset .............................................................................................. 26
6.1.1. Metode Adjusted Book Value ........................................................................................................................ 26
6.1.2. . Indikasi Nilai Dengan Pendekatan Aset ................................................................................................. 26
Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                                                                                                1
Page 10
6.2   Penilaian Saham Dengan Pendekatan Pasar ............................................................................................ 27
6.3   Rekonsiliasi Nilai .......................................................................................................................................... 28
6.4   Subsequent Events ............................................................................................................................................ 28




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                                                                                      2
Page 11
                                         DAFTAR LAMPIRAN


 Lampiran Keuangan
 Lampiran 1   :  Posisi Keuangan Historikal
 Lampiran 2   :  Laba Rugi Historikal
 Lampiran 3   :  Rasio Keuangan Historikal
 Lampiran 4   :  Metode Adjusted Book Value
 Lampiran 5   :  Metode Guideline Publicly Trade Company
 Lampiran 6   :  Rekonsiliasi Nilai




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                   3
Page 12
1.     PENDAHULUAN

1.1.   Prosedur Pelaksanaan Penugasan
Pekerjaan Penilaian Saham ini dilakukan menurut prosedur berikut ini :
1.     Perumusan Persoalan dan Penyediaan Data
2.     Pemeriksaan dan Penelitian Dokumen Terkait
3.     Review Laporan Keuangan
4.     Verifikasi dan Analisis Business Plan
5.     Review dan Analisis Kinerja Usaha
6.     Analisis/Perhitungan Nilai Saham
7.     Penetapan Nilai Pasar Saham
8.     Laporan Pendahuluan/Draft Laporan
9.     Laporan Lengkap

1.2. Gambaran Umum Perseroan
PT Vasamty Land Sawangan (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April
2024 oleh Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., notaris di Bekasi. Akta Pendirian ini telah mendapatkan
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
00072.AH.01.01.2024 tanggal 12 April 2024.

Perseroan belum menjalankan kegiatan usaha. Kegiatan usaha yang dijalankan dikemudian hari adalah
usaha real estat.
Perseroan berlokasi di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan
Sawangan, Kota Depok. Perseroan tergabung dalam kelompok usaha PT Sirius Surya Sentosa dan
pemegang saham pengendalia adalah PT Pakuan Tbk.

1.3. Status Penilai

Penilai yang bertanggung jawab dalam penugasan ini adalah Rekan dari KJPP Febriman Siregar dan
Rekan yang berkedudukan di Kantor Cabang Bogor. Penilai dimaksud telah memperoleh izin sebagai
Penilai Publik dari Menteri Keuangan, memiliki memiliki kompetensi untuk melakukan dan memberikan
jasa penilaian secara objektif dan independen serta tidak mempunyai atau memiliki potensi benturan
kepentingan dengan subjek dan atau objek penilaian yang terdaftar atas nama :

       Ir. Yohn. PS. Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
       - Izin Penilai dari Menkeu Republik Indonesia Nomor PB-1.08.00069
       - Keanggotaan Profesi Mappi 92 - S – 00252
       - No. Register: RMK-2017.00069
       - STTD Pasar Modal No. STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                     4
Page 13
1.4. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan dalam Penugasan ini adalah PT. PAKUAN, TBK.
         Nama                           : PT. Pakuan Tbk.
         Bidang Usaha                   : Real Estat
         Status Perusahaan              : Perusahaan Terbuka
         Alamat                         : Jl. Raya Muchtar RT 002 RW 007
                                           Kel. Sawangan, Kec. Sawangan
                                           Kota Depok

1.5. Maksud dan Tujuan Penilaian

Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan ditunjuk oleh PT Pakuan Tbk. berdasarkan
Perjanjian Pemberian Jasa Penilai Publik Antara PT Pakuan Tbk dengan KJPP Febriman Siregar dan
Rekan Nomor : 0596/PNW/PS-BGR-FSR/VII/2024, tanggal 04 Juli 2024, dengan tujuan penilaian
adalah untuk kepentingan Transaksi per tanggal 30 April 2024 dan bukan untuk pemenuhan
peraturan OJK.

1.6. Tanggal Penilaian

Tanggal efektif penilaian adalah per 30 April 2024, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

1.7. Standar Nilai

Berdasarkan rencana penilaian yang akan dilakukan yaitu untuk memperoleh gambaran nilai saham
100,00% Perseroan maka standar nilai yang akan digunakan adalah Nilai Pasar.

1.8. Premis Penilaian

Kami telah melakukan penilaian terhadap nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian bahwa
Perseroan adalah Perseroan yang “going concern”.

1.9. Tingkat Kedalaman Investigasi

     Inspeksi
      Inspeksi telah dilakukan pada tanggal 09 Juli 2024 terhadap unit bisnis yang dinilai, sesuai dengan
      penugasan yang diberikan.
     Penelaahan
      Dari hasil inspeksi dan data/informasi yang diterima maka setelah dilakukan penelaahan, kami
      tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat diverifikasi kepada pihak
      manajemen Perseroan atau pihak terkait lainnya.

Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                           5
Page 14
     Perhitungan
      Perhitungan dilakukan sesuai dengan aturan POJK 35 tahun 2020.
     Analisis
      Analisis dilakukan sesuai dengan aturan POJK 35 tahun 2020.

1.10. Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
Informasi yang relevan yang digunakan dalam proses penilaian, seperti data yang dipublikasikan, data
riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah (antara lain data dari website data beta industri, data dari
website Damodaran berupa data Equity Risk Premium dan Rating-based Default Spread, data dari Bank
Indonesia berupa data ekonomi makro, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari asosiasi terkait
berupa data pasar serta data publikasi terkait lainnya) digunakan tanpa verifikasi dan disetujui oleh
Pemberi Tugas.

1.11. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

Jika laporan penilaian akan dipublikasikan oleh Perseroan sebagai pemberi tugas, baik secara
keseluruhan atau sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai
laporan keuangan Perseroan, dan/atau laporan direksi/pimpinan Perseroan, dan/atau pernyataan atau
kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari Perseroan harus dengan persetujuan Penilai.

1.12. Independensi Penilaian

Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini, KJPP Febriman Siregar dan Rekan bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-
pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

KJPP Febriman Siregar dan Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait
dengan penugasan ini. Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
nilai yang dihasilkan.

1.13. Sumber Data

Kami telah melakukan analisis terhadap saham tersebut dengan menggunakan data dan informasi dari
manajemen Perseroan dan dari publikasi, antara lain:
      Laporan keuangan interim auditan periode satu bulan sejak tanggal 3 April 2024 (tanggal
       pendirian) sampai dengan tanggal 30 April 2024 oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf,
       Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
      Surat Pernyataan/Representasi dari Perseroan



Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                             6
Page 15
      Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar dan lainnya,
       baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari pihak independen yang kami
       anggap relevan.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                          7
Page 16
2.     PROFIL PERSEROAN

2.1. Pendirian Perseroan

PT Vasamty Land Sawangan (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April
2024 oleh Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., notaris di Bekasi. Akta Pendirian ini telah mendapatkan
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
00072.AH.01.01.2024 tanggal 12 April 2024.

2.2. Aktivitas Usaha

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, Perseroan bergerak dalam bidang real estat. Kegiatan
usaha yang dijalankan adalah usaha real estat yang dimiliki sendiri. Perseroan belum beroperasi secara
komersial.

Perseroan berlokasi di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan
Sawangan, Kota Depok. Perseroan tergabung dalam kelompok usaha PT Sirius Surya Sentosa dan
pemegang saham pengendali adalah PT Pakuan Tbk.

2.3. Perijinan

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, saat ini Perseroan telah memiliki perijinan sebagai berikut:
                                     Tabel 2.1. Perijinan Umum Perseroan
              No.                         Perijinan                               Penerbit

                                                                       Notaris Ungke Mulawanti, S.H.,
               1.    Akta Pendirian No. 10 tanggal 3 April 2024
                                                                       M.Kn.
                    SK. No. AHU-00072.AH.01.01.2024 tanggal 12         Menteri Hukum dan Hak Asasi
               2.
                    April 2024                                         Manusia Republik Indonesia
              Sumber : Perseroan

2.4. Pemegang Saham

Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April 2024, susunan pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:

                                       Tabel 2.2. Pemegang Saham Perseroan
                                                               Jumlah             Nilai         Kepemilikan
                            Nama
      No.                                                      Saham           Nominal            Saham
                        Pemegang Saham
                                                              (lembar)            (Rp.)            (%)
      1.     PT Pakuan Tbk.                                         5.100      5.100.000.000          51,00
      2.     Samty Asia Development Pte, Ltd                        4.900      4.900.000.000          49,00
                           Total                                   10.000    10.000.000.000             100
     Sumber: Akta Notaris No. 10 Tanggal 3 April 2024




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                                  8
Page 17
2.5. Susunan Pengurus Perseroan

Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April 2024, susunan pengurus Perseroan adalah sebagai
berikut:

                                         Tabel 2.3. Susunan Dewan Komisaris
          No.                     Jabatan                               Dijabat Oleh
          1.      Komisaris                                 Agnus Suryadi
          2.      Komisaris                                 Chang Sihao
        Sumber: Akta Notaris No. 10 Tanggal 3 April 2024

                                          Tabel 2.4. Susunan Dewan Direksi
          No.                  Jabatan                                  Dijabat Oleh
          1.      Presiden Direktur                         Erick Wihadarja
          2.      Direktur                                  Denny
          3.      Direktur                                  Tetsuro Kawamoto
        Sumber: Akta Notaris No. 10 Tanggal 3 April 2024

2.6. Posisi Keuangan
Posisi keuangan Perseroan berdasarkan laporan keuangan interim auditan periode satu bulan sejak
tanggal 3 April 2024 (tanggal pendirian) sampai dengan tanggal 30 April 2024 oleh Kantor Akuntan
Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material
adalah sebagai berikut:
                                         Tabel 2.5. Laba Rugi Perseroan
                                      Uraian                   30 April 2024


                         Pennjualan                                               -
                         Beban Pokok Penjualan                                    -

                         LABA (RUGI) KOTOR                                        -

                         Beban Usaha                                              -

                         LABA (RUGI) USAHA                                        -

                         Penghasilan (Beban) Lain-Lain                            -

                         LABA (RUGI) SEBELUM
                                                                                  -
                         PAJAK

                         Beban Pajak Penghasilan                                  -

                         LABA (RUGI) BERSIH                                       -




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                   9
Page 18
                                         Tabel 2.6. Neraca Perseroan
                                              (dalam rupiah penuh)
                                    Uraian                   30 April 2024
                         ASET
                         Piutang Setoran Modal                         10.000.000.000

                         TOTAL ASET                                    10.000.000.000

                         LIABILITAS DAN
                         EKUITAS
                         Total Liabilitas                                           -

                         EKUITAS
                         Modal Saham                                   10.000.000.000
                         Total Ekuitas                                 10.000.000.000

                         TOTAL LIABILITAS DAN
                                                                       10.000.000.000
                         EKUITAS



Keterangan:
 Piutang Setoran Modal sebesar Rp10.000.000.000 merupakan piutang setoran modal sebesar
    Rp5.100.000.000 dari PT Pakuan, Tbk. dan Rp4.900.000.000 dari Samty Asia Investment Pte., Ltd.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                    10
Page 19
3.    PERKEMBANGAN PASAR

3.1. Kondisi Makro Ekonomi
3.1.1. Perkembangan Ekonomi Dunia

Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, dinamika ekonomi
keuangan global berubah cepat dengan risiko dan ketidakpastian meningkat karena perubahan arah
kebijakan moneter AS dan memburuknya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Tetap tingginya
inflasi dan kuatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) mendorong spekulasi penurunan Fed
Funds Rate (FFR) yang lebih kecil dan lebih lama dari prakiraan (high for longer) sejalan pula dengan
pernyataan para pejabat Federal Reserve System.
Perkembangan ini dan besarnya kebutuhan utang AS mengakibatkan terus meningkatnya yield US
Treasury dan penguatan dolar AS semakin tinggi secara global. Semakin kuatnya dolar AS juga didorong
oleh melemahnya sejumlah mata uang dunia seperti Yen Jepang dan Yuan Tiongkok. Ketidakpastian
pasar keuangan global semakin buruk akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Akibatnya, investor global memindahkan portofolionya ke aset yang lebih aman khususnya mata uang
dolar AS dan emas, sehingga menyebabkan pelarian modal keluar dan pelemahan nilai tukar di negara
berkembang semakin besar. Ke depan, risiko terkait arah penurunan FFR dan dinamika ketegangan
geopolitik global akan terus dicermati karena dapat mendorong berlanjutnya ketidakpastian pasar
keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, dan menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia.
Kondisi ini memerlukan respons kebijakan yang kuat untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan
ketidakpastian global tersebut terhadap perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk di
Indonesia.

                                    Tabel 3.1. Pertumbuhan PDB Dunia




                    Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                       11
Page 20
3.1.2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, perekonomian Indonesia tetap
berdaya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II tahun
2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari triwulan IV tahun 2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat
dari konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 1445H. Investasi bangunan lebih tinggi dari
prakiraan, ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya
properti swasta sebagai dampak positif dari insentif Pemerintah. Meskipun demikian, konsumsi rumah tangga
dan investasi nonbangunan perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional.
Sementara itu, kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh penurunan ekspor komoditas sejalan dengan
harga komoditas yang turun dan permintaan dari mitra dagang utama, seperti Tiongkok yang masih lemah.

3.1.3. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)
Neraca perdagangan barang triwulan I-2024 kembali mencatat surplus sehingga diprakirakan menjaga
transaksi berjalan tetap sehat. Sementara itu, transaksi modal dan finansial triwulan I 2024 diprakirakan
mencatat defisit sejalan dengan menurunnya aliran modal asing akibat dampak memburuknya
ketidakpastian pasar keuangan global. Investasi portofolio pada triwulan I 2024 mencatat net outflows
sebesar 0,4 miliar dolar AS dan berlanjut hingga awal triwulan II 2024 sampai 22 April 2024, yang
mencatat net outflows 1,9 miliar dolar AS.

Ketahanan eksternal Indonesia dari dampak rambatan global tersebut didukung oleh kuatnya koordinasi
kebijakan moneter dan makroprudensial Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal dan reformasi
struktural yang ditempuh Pemerintah. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2024 tetap tinggi
sebesar 140,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3
bulan impor.

Secara keseluruhan, NPI 2024 diprakirakan terjaga dengan transaksi berjalan dalam kisaran defisit
rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan
mencatat surplus sejalan dengan prakiraan kembali meningkatnya aliran masuk modal asing seiring
meredanya ketidakpastian pasar keuangan global serta terjaganya persepsi positif investor terhadap
prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

3.1.4. Nilai Tukar Rupiah
Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) menguat tajam mencapai level tertinggi
106,25 pada tanggal 16 April 2024 atau mengalami apresiasi 4,86% dibandingkan dengan level akhir
tahun 2023. Perkembangan ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia,
termasuk nilai tukar Rupiah, Yen Jepang dan Dollar New Zealand masing-masing melemah 8,91% dan
6,12% (ytd). Sementara mata uang kawasan, seperti Baht Thailand dan Won Korea masing-masing

Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                                12
Page 21
melemah 7,88% dan 6,55% (ytd). Pelemahan Rupiah sampai dengan 23 April 2024 tercatat lebih rendah
yakni 5,07% (ytd). Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan
mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang tersedia, baik melalui intervensi di pasar valas secara
spot dan DNDF, pembelian SBN dari pasar sekunder apabila diperlukan, pengelolaan likuiditas secara
memadai, maupun langkah-langkah lain yang diperlukan. Strategi operasi moneter pro-market melalui
instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI terus dioptimalkan guna menarik masuknya aliran portofolio asing
dari luar negeri. Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan
dunia usaha untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber
Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

                                     Grafik 3.1. Rupiah vs Negara Kawasan




                     Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

Kedepan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat didukung oleh
meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara maju, dan
menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya perkembangan nilai tukar Rupiah kedepan
didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta penguatan strategi operasi moneter pro-market
melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio
asing dan pendalaman pasar uang. Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan
dunia usaha terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil
Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

3.1.5. Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy), ditopang oleh inflasi
inti yang rendah sebesar 1,77% (yoy) dan inflasi administered prices (AP) yang menurun menjadi 1,39%
(yoy). Sementara itu, inflasi volatile food (VF) meningkat menjadi 10,33% (yoy) dari 8,47% pada bulan


Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                        13
Page 22
sebelumnya, dipengaruhi oleh faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan
pergeseran musim tanam akibat dampak El-Nino.

Kedepan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti
diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian
yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan
kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.
Inflasi VF juga akan kembali menurun seiring peningkatan produksi akibat masuknya musim panen dan
dukungan sinergi pengendalian inflasi TPIP dan TPID melalui GNPIP di berbagai daerah. Untuk itu,
Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter guna memitigasi risiko yang dapat
memberikan tekanan terhadap inflasi, termasuk dari kenaikan imported inflation serta kenaikan harga
energi dan pangan global. Bank Indonesia juga akan terus mempererat sinergi dengan Pemerintah
(Pusat dan Daerah) sehingga dapat memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada
2024.

3.2. Tinjauan Industri Properti
3.2.1. Kondisi Saat Ini

Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus kewaspadaan dalam
pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi global terus membayangi
terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini berdampak pada pergerakan investor,
baik untuk properti komersial maupun properti residensial, yang cenderung wait and see hingga ada
kepastian hasil pemilu. Pemulihan ekonomi setelah pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai
tantangan, mulai dari peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.
Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan
industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali akhir tahun lalu, mampu
memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti yang positif.

Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan diwarnai
dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar properti, seperti
kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin marak untuk menangkap konsumen
milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan infrastruktur di luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan
properti yang lebih baik di luar Pulau Jawa, diikuti dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi
navigasi yang terus diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar properti.
Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para pemangku
kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024. Hasil survei menunjukkan,
pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil dengan potensi terus tumbuh, meski tetap
harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan geopolitik global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun
2024 yang perlu diantisipasi dalam menjaga Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu,

Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                           14
Page 23
potensi kenaikan suku bunga, dan kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi
pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh. Sementara itu, insentif
PPN DTP dinilai memberi dampak positif dalam pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.

Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada kekhawatiran
terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti yang ditemukan yakni Rumah
Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan meningkat, sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil
dan sektor Apartement Strata, Resor Vila dan Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga
memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5
Cities yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara itu,
sektor Energi Terbarukan, Logistik, dan Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis yang memiliki daya
ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.

3.2.2. Permintaan Properti Komersial

Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 secara tahunan
tumbuh 1,91% (yoy), melambat dibandingkan 6,22% dibandingkan pada triwulan III-2023 (Grafik 3.2).
Perlambatan indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen terkecuali segrmen
ritel. Perlambatan tersebut terutam disebabkan oleh menurunnya indeks permintaan segmen hotel di
Semarang. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-
2023 tumbuh sebesar 0,34% (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya
sebesar 0,39% (yoy) (Grafik 3.3). Hal tersebut dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen
pergudangan dan lahan industri.

          Grafik 3.2         Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                       15
Page 24
           Grafik 3.3         Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




                 Sumber: Bank Indonesia


Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan Indeks Permintaan Properti Komersial pada
kategori sewa melambat dari 2,48% (qtq) pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 2,11% (qtq) pada
triwulan IV-2023 (Grafik 3.4). Perlambatan indeks permintaan terjadi pada segmen hotel di Jakarta,
Banten, Makassar dan Denpasar, serta menurunnya indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di
Jakarta.
              Grafik 3.4          Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia


Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial triwulan IV-2023 pada kategori jual tumbuh
sebesar 0,10% (qtq), relatif stabil dibandingkan triwulan III-2023 yang tumbuh 0,08% (qtq) (Grafik 3.5).
Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan permintaan pada
segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                          16
Page 25
                 Grafik 3.5           Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia




3.2.3. Perkembangan Pasokan Properti Komersial

Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 tumbuh 1,30% (yoy),
lebih tinggi dibandungkan triwulan III-2023 yang tumbuh 1,03% (yoy) (Grafik 3.6). Hal ini didorong
peningkatan indeks pasokan pada segmen ritel sewa, apartemen sewa dan hotel. Di sisi lain, Indeks
Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,19% (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 0,03% (yoy)
(Grafik 3.7). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya pasokan perkantoran jual di Jakarta
dan lahan industri di Medan.

               Grafik 3.6           Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy)




                   Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                      17
Page 26
                 Grafik 3.7           Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




                   Sumber: Bank Indonesia


Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triweulan IV-2023 meningkat
0,13% (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03% (qtq) (Grafik 3.8). Kondisi ini terutama
didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada segmen apartemen sewa di Bandung dan Denpasar,
serta segmen ritel sewa di Banten. Terdapat penambahan pasokan unit apartemen sewa di Bandung
selama triwulan IV-2023 karena pemindahan fungsi dan kepemilikan. Unit-unit yang sebelumnya
dipoerasikan sebagai hotel, saat ini dikembalikan ke masing-masing pemilik dan dioperasikan sebagai
apartemen sewa untuk sewa jangka panjang.

              Grafik 3.8          Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia


Permintaan apartemen sewa di Bandung mayoritas berasal dari mahasiswa, khususnya terhadap
apartemen yang berlokasi dekat dengan perguruan tinggi. Sementara itu, peningkatan indeks pasokan
apartemen sewa di Denpasar didorong oleh pembukaan kembali apartemen sewa yang sempat tutup
selama pandemi seiring peningkatan permintaan dari wisatawan mancanegara. Selanjutnya, Indeks
Pasokan Properti Komersial kategori jual juga mengalami peningkatan 0,01% (qtq) setelah mengalami

Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                        18
Page 27
kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,02% (qtq), didorong oleh peningkatan pasokan
perkantoran jual di Surabaya (Grafik 3.9).

              Grafik 3.9           Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




                  Sumber: Bank Indonesia


3.2.4. Perkembangan Harga Properti Komersial.

Indeks Pasokan Properti Komersial yang meningkat ditengah perlambatan Indeks Permintaan Properti
Komersial mendorong perlambatan pada Indeks Harga Properti Komersial terutama untuk kategori sewa. Indeks
Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 sebesar 2,03% (yoy), melambat
dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 3,57% (yoy) (Grafik 3.10). Hal ini terutama
disebabkan oleh penurunan indeks harga pada segmen hotel di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga
Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 mengalami kenaikan 0,64% (yoy), lebih tinggi
dibandingkan keniakan triwulan III-2023 sebesar 0,48%. Hal ini seiring peningkatan indeks harga segmen
perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di Semarang.

              Grafik 3.10           Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




                   Sumber: Bank Indonesia


Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                            19
Page 28
               Grafik 3.11           Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




                  Sumber: Bank Indonesia


        Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023
        naik 1,76% (qtq), sedikit melambat dibandingkan kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 1,79%
        (qtq) (Grafik 3.12). Perlambatan indeks harga tersebut terutama disebebkan penurunan indeks
        harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual
        pada triwulan IV-2023 naik 0,23% (qtq), sedikit lebih tinggi daripada kenaikan triwulan
        sebelumnya sebesar 0,19% (qtq) (Grafik 3.13). Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga
        pada segmen lahan industri di Semarang.

             Grafik 3.12          Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




                  Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                          20
Page 29
                   3.13     Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




                  Sumber: Bank Indonesia




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                 21
Page 30
4.    ANALISIS RISIKO DAN SWOT


4.1. Analisis Risiko

Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha dibidang real estat tidak
terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi tingkat
pertumbuhan dan kesehatan Perseroan, seperti:
 Risiko yang terkait dengan kondisi mikro

1. Risiko Internal

Dalam mengantisipasi risiko ini, pihak manajemen mengembangkan komunikasi dua arah, sehingga
tercipta suasana yang harmonis baik antara pimpinan dengan karyawan maupun antar karyawan. Selain
itu, peningkatan kesejahteraan karyawan menjadi prioritas yang utama bagi manajemen yang disesuaikan
dengan kemampuan dan pertumbuhan perusahaan.

2. Risiko Kebijakan Pemerintah

Perubahan kebijakan-kebijakan ekonomi Pemerintah dari waktu ke waktu yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi nasional dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan. Untuk mengantisipasi
risiko perubahan peraturan Pemerintah. Perseroan senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan
makro ekonomi.

 Risiko yang terkait dengan kondisi makro

1. Risiko Kredit
Perseroan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang dikenal dan kredibel. Jumlah
piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang tak tertagih. Perseroan juga
menghadapi risiko kredit yang berasal dari penempatan dana pada Bank. Untuk mengatasi risiko ini,
Perseroan memiliki kebijakan untuk menempatkan dana hanya pada Bank dengan reputasi yang baik.

2. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
Risiko tersebut adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
3. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas muncul apabila Perusahaan mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber
pendanaan. Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dan setara kas. Perseroan
mengelola risiko likuiditas dengan terus memantau perkiraan dan arus kas aktual serta dengan cara
pencocokan profit jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                       22
Page 31
4.2. Analisis SWOT

Strength (Kekuatan).
Dunia properti menawarkan peluang untuk menghasilkan keuntungan yang besar dengan cara membeli,
membangun, dan menjual properti. Kekuatan lain dalam industri properti adalah adanya permintaan
yang tinggi dari konsumen. Dalam era urbanisasi yang terus berkembang, kebutuhan akan rumah dan
bangunan komersial terus meningkat. Fenomena ini membuka jalan bagi pihak-pihak yang terampil dan
kreatif untuk memaksimalkan potensi pasar

Weakness (Kelemahan)
Jika perusahaan properti tidak memiliki keahlian yang memadai dalam pemasaran dan penjualan, atau
tidak memiliki sistem manajemen proyek yang baik, ini dapat menjadi kelemahan yang signifikan.
Kelemahan lain mungkin termasuk kurangnya likuiditas untuk membiayai pengembangan proyek yang
lebih besar atau adanya persoalan dalam memperoleh izin dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Opportunity (Peluang)
Perusahaan properti selalu harus memperhatikan peluang-peluang baru yang muncul di pasar real estat.
Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, yang akan menciptakan permintaan
baru akan perumahan dan komersial. Demografi juga berperan penting, seperti meningkatnya populasi
atau perubahan gaya hidup yang mempengaruhi pola pemukiman. Faktor-faktor ini dapat memberikan
peluang bagi perusahaan properti untuk mengembangkan proyek-proyek baru atau berinvestasi dalam
kawasan yang sedang berkembang.

Threat (Ancaman)
Perusahaan properti perlu waspada terhadap ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan bisnis
mereka. Salah satu ancaman yang umum adalah perubahan kebijakan pemerintah yang berdampak pada
harga tanah atau regulasi pemerintah yang lebih ketat terkait pengembangan properti. Selain itu, faktor
ekonomi global atau nasional, seperti penurunan pertumbuhan ekonomi atau fluktuasi bunga, dapat
berdampak negatif pada permintaan dan harga properti. Kondisi pasar yang tidak stabil juga dapat
menghambat kemampuan perusahaan properti untuk menjual atau menyewakan unit mereka.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                         23
Page 32
5.     METODE PENILAIAN

5.1    Metode Penilaian Yang Umum Digunakan
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan metode yang berlaku umum dalam penilaian
penyertaan dalam perusahaan atau ekuitas ada tiga pendekatan umum dalam penilaian perusahaan yaitu:
1.     Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi
manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh Obyek Penilaian dengan
tingkat diskonto tertentu.
Menurut pendekatan ini nilai suatu saham adalah nilai kini (present value) dari seluruh arus kas yang
dihasilkan oleh perusahaan sejak sekarang hingga seterusnya. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa
suatu bisnis akan berjalan terus (on going concern bussines). Dalam penilaian saham melalui pendekatan ini,
seluruh pendapatan yang dihasilkan oleh bisnis tersebut akan dikuantifikasi. Semua pendapatan tersebut
dikonversi menjadi indikasi nilai berdasarkan pada suatu tingkat diskonto yaitu tingkat balikan (rate of
return) yang sesuai dengan tingkat risiko atas pendapatan tersebut.
2.    Pendekatan Pasar (Market Approach)
Pendekatan pasar (Market Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan
Obyek Penilaian dengan obyek lain yang sebanding dan sejenis serta telah memiliki harga jual.
Melalui pendekatan pasar, terlebih dahulu harus dilakukan perbandingan terhadap perusahaan yang
sepadan dan sebanding baik yang ada di pasar modal maupun di luar pasar modal, lalu dilakukan
perhitungan banding antara nilai pasar saham perusahaan yang dinilai dengan variabel perusahaan
pembanding. Variabel yang jadi pembanding biasanya seperti perputaran penjualan, ekuitas dan
sebagainya. Aktiva tidak berwujud tidak perlu dinilai secara khusus karena nilai pasar yang terbentuk
dianggap sudah merefleksikan kontribusi dari aktiva tidak berwujud tersebut.
3. Pendekatan Aset / Neraca (Asset Approach)
Pendekatan Aset (Asset Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan
historis Obyek Penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban
menjadi Nilai Pasar Wajar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam Penilaian Usaha.
Nilai buku (book value) dari kekayaan bersih (net worth) suatu perusahaan adalah nilai aset perusahaan
pada laporan posisi keuangan dikurangi nilai hutang pada laporan posisi keuangan. Dalam pendekatan
ini dilakukan penyesuaian terhadap nilai buku tersebut menjadi nilai pasar, baik nilai aset maupun nilai
hutang perusahaan, atau biasa dikenal adjusted book value method. Metode lainnya dalam pendekatan ini
adalah excess earning method, dimana pendekatan ini hampir sama dengan adjusted book value method namun
nilai aset tak berwujud (intangible asset) disesuaikan secara koletif sebagai suatu kesatuan.



Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                            24
Page 33
5.2    Pemilihan Metodologi Penilaian

Dari beberapa pendekatan yang lazim dalam penilaian saham seperti tersebut diatas, metode yang akan
digunakan dalam penilaian saham pada Perseroan ini adalah:

                                         Tabel 5.1. Metodologi Penilaian
                            Pendekatan                                Metode
               Pendekatan Aset (Assets Approach)                Adjusted Book Value
               Pendekatan Pasar (Market Approach)          Guideline Publicly Trade Company

     Pendekatan aset (assets approach) paling sesuai dikarenakan Perseroan belum beroperasi secara
      komersial.

     Pendekatan pasar (market approach) paling sesuai apabila terdapat perusahaan yang sepadan dan
      sebanding dengan perusahaan yang akan dinilai. Saat ini terdapat beberapa perusahaan yang telah
      listing di Bursa Efek Indonesia yang termasuk dalam industri yang dijalani oleh Perseroan. Oleh
      karena itu pendekatan ini digunakan dalam penilaian terhadap nilai ekuitas Perseroan.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                       25
Page 34
6.     PENILAIAN USAHA

6.1    Penilaian Saham Dengan Pendekatan Aset

6.1.1. Metode Adjusted Book Value

Didalam penilaian dengan Pendekatan Aset kami menerapkan metode nilai buku yang disesuaikan.
Dalam hal ini, seluruh akun dalam neraca Perusahaan per tanggal penilaian disesuaikan menjadi nilai
pasar. Penyesuaian akun-akun tersebut dilakukan terhadap seluiruh akun yang dimiliki Perusahaan
menjadi nilai pasar.

Perseroan adalah perusahaan yang adalah bergerak dibidang real estat. Dalam perhitungan Indikasi Nilai
Pasar 100,00% Ekuitas Perseroan, kami menggunakan Pendekatan Biaya dengan metode ABV (Adjusted
Book Value), dimana dalam metode ini dilakukan penyesuaian atas Akun Aset serta Liabilitas dan
Ekuitas menjadi Nilai Pasarnya.

                         Tabel 6.1. Pendekatan Aset Metode Adjusted Book Value
                                                                                         30 April 2024
                     Uraian                      30 April 2024       Penyesuaian          Nilai Pasar
 ASET
 Piutang setoran modal                             10.000.000.000                   -      10.000.000.000
 Aset takberwujud                                                       2.000.000.000       2.000.000.000
 TOTAL ASET                                        10.000.000.000                   -      12.000.000.000


 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Total Liabilitas                                                -                   -                   -

 EKUITAS
 Modal saham                                       10.000.000.000      (2.000.000.000)     12.000.000.000
 Total Ekuitas                                     10.000.000.000                          12.000.000.000
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      10.000.000.000                    -     12.000.000.000



Dalam perhitungan diatas terdapat penyesuaian Aset Takberwujud sebesar Rp. 2.000.000.000,-, yaitu
perijinan yang dibutuhkan oleh Perseroan dalam melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
1.    Perijinan yang telah diperoleh yaitu perijinan yang belum dan sedang dilakukan pengurusan.

2.    Perijinan berdasarkan platform OSS telah terpenuhi seluruhnya, yaitu Site Plan pengesahan dari
      Pemerintah Daerah setempat dan Ijin Mendirikan Bangunan (Persetujuan Bangunan Gedung).

6.1.2. . Indikasi Nilai Dengan Pendekatan Aset

Berdasarkan hasil perhitungan penilaian melalui Pendekatan Aset (Assets Approach) dengan aplikasi
Adjusted Book Value (ABV) diperoleh indikasi nilai ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut :


Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                            26
Page 35
                              Tabel 6.2. Indikasi Nilai Saham Dengan Pendekatan Aset
                                                     Uraian                    Satuan    Nilai
                                  Nilai Ekuitas 100,00% Per 30 April 2024      Rp. 000   12.000.000
                                  DLOC                                         Rp. 000                -
                                  DLOM (20%)                                   Rp. 000   (2.400.000)
                                  Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham           Rp. 000    9.600.000


6.2     Penilaian Saham Dengan Pendekatan Pasar
6.2.1 Perusahaan Pembanding
Berdasarkan peraturan OJK VIII.C.3 jumlah perusahaan sebanding mininimal 5 apabila terdapat
kesamaan dalam 5 kesebandingan. Apabila perusahaan pembanding yang digunakan mempunyai
kesebandingan dibawah 5 parameter kesebandingan maka menggunakan minimal 8 perusahaan
pembanding.
                                               Tabel 6.3. Perusahaan Pembanding
 No.              Ticker                                     Nama Perusahaan               P/BV           P/S                 P/E
    1 IDX:KBAG                        PT Bumi Serpong Damai Tbk                                   0,51           1,96              10,00
    2 IDX:SATU                        PT Karya Bersama Anugerah Tbk                               0,93           7,47             (37,49)
    3 IDX:REAL                        PT Kota Satu Properti Tbk                                   1,53           3,14             (22,69)
    4 IDX:SMRA                        PT Metropolitan Land Tbk                                    0,60           1,81                6,27
    5 IDX:ATAP                        PT Summarecon Agung Tbk                                     0,77           1,43                8,97
    6 IDX:TRUE                        PT Trimitra Prawara Goldland Tbk                            0,82           2,77             402,39
    7 IDX:BSBK                        PT Wulandari Bangun Laksana Tbk                             0,76           3,69              32,32
    8 IDX:POLI                        PT Pollux Hotels Group Tbk                                  0,82           4,54              17,75
Median                                                                                             0,80           2,95                9,49
Average                                                                                           0,84            3,35              52,19
Min                                                                                                0,51           1,43             -37,49
Max                                                                                                1,53           7,47             402,39
Nilai buku                                                                                 10.000.000                -                   -
Nilai Multiple                                                                              8.429.241                -                   -
Bobot                                                                                          100,00%          0,00%               0,00%
Nilai Multiple                                                                              8.429.241                -                   -
Indikasi Nilai 100% Saham                                                                                                     8.429.241
                                              Uraian
Indikasi Nilai Saham                                                                                                          8.429.241
Control Premium                                                                                                                4.214.620
Indikasi Nilai Saham Setelah CP                                                                                              12.643.861
DLOM                                                                                                                     -     2.528.772
Indikasi Nilai Pasar 100% Saham                                                                                              10.115.089



6.2.2 Indikasi Nilai Dengan Pendekatan Pasar
Berdasarkan hasil perhitungan penilaian melalui Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan aplikasi
Guideline Publicly Trade Company (GPTC) diperoleh indikasi nilai ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut:

                             :Tabel 6.4. Indikasi Nilai Pasar Dengan Pendekatan Pasar
                                                     Uraian                    Satuan    Nilai
                                  Nilai Ekuitas 100,00% Per 30 April 2024      Rp. 000    8.429.241
                                  DLOC (50%)                                   Rp. 000    4.214.620
                                  DLOM (20%)                                   Rp. 000   (2.528.772)
                                  Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham           Rp. 000   10.115.089

Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                                                        27
Page 36
6.3   Rekonsiliasi Nilai

Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan, kami memberikan bobot 10% pada
pendekatan aset dan 90% pada pendekatan pasar. Berikut adalah rekonsiliasi hasil penilaian untuk
mendapatkan nilai pasar saham Perseroan :
                                         Tabel 6.5. Rekonsiliasi Nilai
                                                                                         Nilai Pasar
                                                     Nilai Pasar
                Pendekatan Penilaian                                      Bobot          Tertimbang
                                                      (Rp. 000)
                                                                                          (Rp. 000)

  Pendekatan Aset (Assets Approach)                       9.600.000        10%                  960.000

  Pendekatan Pasar (Market Approach)                     10.115.089        90%                 9.103.580

  Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                     (Rp. 000)            10.063.580


Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam
rangka menentukan nilai 100,00% saham Perseroan, maka kami berpendapat

Nilai Pasar 100,00% saham PT Vasamty Land Sawangan pada tanggal 30 April 2024 adalah sebesar:
                                           Rp. 10.063.580.000,-
        ( Sepuluh Miliar Enam Puluh Tiga Juta Lima Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah )


6.4   Subsequent Events
Subsequent events adalah kejadian - kejadian penting setelah Tanggal Penilaian, berdasarkan informasi dari
manajemen Perseroan, tidak terdapat kejadian penting sejak tanggal penilaian sampai dengan tanggal
laporan.

Kejadian - kejadian penting setelah Tanggal Penilaian (Subsequent events) tidak dapat digunakan untuk
memutakhirkan hasil penilaian.




Revisi Laporan Penilaian 100,00% Saham
PT Vasamty Land Sawangan                                                                            28

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.0 MB
Published21 Sep 2024
Pages36
Characters74,960
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Vasamty Land Sawangan p.1 ×78
linked org PT Sirius Surya Sentosa p.12 ×3
linked person Amir Abadi Jusuf p.14 ×2
linked org Asia Investment p.18
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.35 ×2
linked org Karya Bersama Anugerah Tbk p.35 ×2
linked org Kota Satu Properti Tbk p.35 ×2
linked org Metropolitan Land Tbk p.35 ×2
linked org Summarecon Agung Tbk p.35 ×2
linked org Trimitra Prawara Goldland Tbk p.35 ×2
linked org Wulandari Bangun Laksana Tbk p.35 ×2
linked org Pollux Hotels Group Tbk p.35 ×2
possible org PAKUAN TBK. p.1 ×20
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible person : Denny · Direktur p.5
possible org Bursa Efek Indonesia p.33
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.1
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.1
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar p.1 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.1 ×2
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.2 ×5
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.2 ×5
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.2
unresolved person Ir. Yohn PS Napitupulu p.2 ×5
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan PERNYATAAN PENYUSUN p.3
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan NAMA p.4
unresolved person Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. p.4
unresolved person Yaumil Husna Khair p.4
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan RINGKASAN EKSEKUTIF Pendahuluan p.5
unresolved org KJPP FSR p.5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia p.5 ×3
unresolved person : Agnus Suryadi · Komisaris p.5
unresolved person : Chang Sihao · Komisaris p.5
unresolved person : Erick Wihadarja · Presiden Direktur p.5 ×2
unresolved person : Tetsuro Kawamoto · Direktur p.5
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Tinjauan Makro Ekonomi p.6
unresolved org Bank Indonesia p.6 ×26
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Rekonsiliasi Nilai Berikut p.8
unresolved org PT Vasamty Land Sawanagan p.8
unresolved org Penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.13
unresolved org Pusat Statistik p.14
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.14
unresolved org Mawar & Rekan p.14 ×2
unresolved person Penerbit Notaris Ungke Mulawanti p.16 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.16
unresolved org Kota Nusantara p.23
unresolved org Bank Indonesia Revisi p.23 ×5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 5244 ms 12 Sep 2026 22:58
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result