Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 82
Page 1
HS*.S
PT BANK PERKREDITAil RAKYAT DAYA PERDATTA ]TIUSANTARA
:
l
l
l
Page 2
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Pages
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTOR'S STATEMENT LETTER
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENT
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flow
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 67 Notes to the Financial Statements
Page 3
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT
Page 4
Page 5
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 6
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
No.: 00167/2.1431/AU.1/03/0401-1/1/IX/2026 No.: 00167/2.1431/AU.1/03/0401-1/1/IX/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi To the Shareholders, Board of Commissioners and
Directors
PT Harta Djaya Karya Tbk PT Harta Djaya Karya Tbk
Opini Wajar Tanpa Modifikasian Unmodified Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Harta We have audited the financial statements of PT
Djaya Karya Tbk (“Entitas”), yang terdiri dari Harta Djaya Karya Tbk (“the Entity”), which
laporan posisi keuangan tanggal 30 Juni 2026 serta comprise the statement of financial position as at
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif June 30, 2026, and the statement of profit or loss
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus and other comprehensive income, statement of
kas untuk periode yang berakhir pada tanggal changes in equity and statement of cash flows for
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, the period then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. statements, including material accounting policy
information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the acEntitying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Entitas tanggal 30 Juni position of the Entity as at Juni 30, 2026, and its
2026, serta kinerja keuangan dan arus kasnya financial performance and its cash flows for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, period then ended, in accordance with Indonesian
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards.
Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami Indonesian Institute of Certified Public
menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut Accountants. Our responsibilities under those
dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap standards are further described in the Auditor’s
Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Responsibilities for the Audit of the Financial
Kami independen terhadap Entitas sesuai dengan Statements section of our report. We are
Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan independent of the Entity in accordance with Code
oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, of Ethics for Public Accountants established by the
sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan Indonesian Institute of Certified Public
keuangan entitas dengan akuntabilitas publik di Accountants as applicable to audits of financial
Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung statements of public interest entities in Indonesia.
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan We have also fulfilled our other ethical
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah responsibilities in accordance with these
requirements. We believe that the audit evidence
Page 7
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk we have obtained is sufficient and appropriate to
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. provide a basis for our opinion.
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut current period. These matters were addressed in
disampaikan dalam konteks audit kami atas the context of our audit of the financial statements
laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam as a whole, and in forming our opinion thereon,
merumuskan opini kami atas laporan keuangan and we do not provide a separate opinion on these
terkait, kami tidak menyatakan suatu opini matters.
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit Key audit matters identified in our audit are
kami diuraikan sebagai berikut: described as follows:
Pengakuan pendapatan Revenue Recognition
Entitas mengakui pendapatan pada saat The Entity recognizes revenue upon the transfer of
pengalihan kendali atas jasa yang dijanjikan control of promised services to customers in an
kepada pelanggan dalam jumlah mencerminkan amount that reflects the consideration to which
imbalan yang diharapkan diterima Entitas sebagai the Entity expects to be entitled in exchange for
imbalan atas jasa tersebut. Hal ini penting untuk those services. This is a key audit matter due to the
audit kami karena besarnya volume transaksi yang large volume of transactions processed.
diproses.
Kebijakan akuntansi Entitas atas pengakuan The Entity's accounting policy for revenue
pendapatan diungkapkan dalam Catatan 2n dan recognition is disclosed in Notes 2n and 24 to the
24 atas laporan keuangan. financial statements.
Bagaimana audit kami merespon hal audit utama How our audit addressed the key audit matter
Kami memperoleh pemahaman tentang sifat We obtained an understanding of the nature of the
aliran pendapatan beserta proses, sistem, dan revenue streams along with the related processes,
kontrol pencatatan pendapatan terkait. Kami juga systems, and controls for recording revenue. We
telah memastikan bahwa pendapatan terkait telah also ensured that the related revenue has been
diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi yang recognized in accordance with the applied
diterapkan. Pendekatan audit kami termasuk accounting policies. Our audit approach included
pengujian kontrol serta prosedur subtantif testing of controls as well as substantive
procedures.
Prosedur kami termasuk: Our procedures included:
• Pengujian desain, implementasi, dan • Testing the design, implementation, and
efektivitas operasi dari kontrol manual atas operating effectiveness of manual controls
inisiasi, otorisasi, pencatatan, dan over the initiation, authorization, recording,
pemrosesan transaksi pendapatan. and processing of revenue transactions.
• Pengujian entri jurnal manual yang dicatat • Testing manual journal entries recorded in
dalam buku besar yang berkaitan dengan the general ledger relating to revenue
pengakuan pendapatan. recognition.
• Menjalankan prosedur pisah batas untuk • Performing cut-off procedures to test the
menguji waktu pengakuan pendapatan. timing of revenue recognition.
Page 8
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
• Kami juga telah mengevaluasi ketepatan dan • We also evaluated the appropriateness and
kecukupan penyajian dan pengungkapan adequacy of the relevant presentation and
yang relevan dalam laporan keuangan. disclosures in the financial statements.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. The other information comprises the
tercantum dalam laporan tahunan, tetapi tidak information included in the annual report, but
termasuk laporan keuangan dan laporan auditor does not include the financial statements and our
kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia auditor’s report thereon. The annual report is
bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini. expected to be made available to us after the date
of this auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup Our opinion on the financial statements does not
informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak cover the other information, and therefore, we do
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas not express any form of assurance conclusion
informasi lain tersebut. thereon.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the financial
keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk statements, our responsibility is to read the other
membaca informasi lain yang terindifikasi di atas, information identified above when it becomes
jika tersedia dan, dalam melaksanakannya, available and, in doing so, consider whether the
mempertimbangkan apakah informasi lain other information is materially inconsistent with
mengandung ketidakkonsistensian material the financial statements or our knowledge
dengan laporan keuangan atau pemahaman yang obtained in the audit, or otherwise appears to be
kami peroleh selama audit, atau mengandung materially misstated.
kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami When we read the annual report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami harus are required to communicate the matter to those
mengkomunikasikan hal tersebut kepada pihak charged with governance and take appropriate
yang bertanggung jawab atas tata kelola dan actions based on the Auditing Standards
mengambil tindakan tepat berdasarkan Standar established by the Indonesian Institute of Certified
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Public Accountants.
Indonesia.
Penekanan Suatu Hal Emphasis of Matters
Kami membawa perhatian pada Catatan 34 atas We draw attention to Note 34 to the Financial
Laporan Keuangan yang menunjukkan bahwa Statements, which indicates that as of June 30,
pada tanggal 30 Juni 2026, Entitas memiliki saldo 2026, the Entity had an accumulated loss balance
akumulasi kerugian sebesar Rp20.553.247.521 of Rp20,553,247,521 and incurred a loss of
dan mengalami kerugian sebesar Rp8.884.583.207 Rp8,884,583,207 for the period then ended. These
untuk periode yang berakhir pada tanggal conditions indicate that a material uncertainty
tersebut. Kondisi tersebut, mengindikasikan exists that may cast significant doubt on the
adanya suatu ketidakpastian material yang dapat Entity's ability to continue as a going concern.
menyebabkan keraguan signifikan atas Management's plans to address this matter are
kemampuan Entitas untuk mempertahankan described in Note 34 to the accompanying
usahanya. Rencana-rencana manajemen untuk Financial Statements using the assumption that
merespon hal tersebut dijelaskan pada Catatan 34 the Entity will continue as a going concern. Our
atas Laporan Keuangan terlampir dengan opinion is not modified in respect of this matter.
Page 9
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
menggunakan asumsi bahwa Entitas dapat
melanjutkan usahanya. Opini kami tidak
dimodifikasi sehubungan dengan ini.
Hal Lain Other Matters
Laporan keuangan PT Harta Djaya Karya Tbk untuk The financial statements of PT Harta Djaya Karya
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember Tbk for the year ended December 31, 2025 were
2025 telah diaudit oleh auditor independen lain, audited by another independent auditor, whose
yang dalam laporannya nomor report number 00002/3.0539/AU.1/03/1583-
00002/3.0539/AU.1/03/1583-1/1/III/2026 1/1/III/2026 dated March 31, 2026 expressed an
tertanggal 31 Maret 2026 menyatakan opini wajar unmodified opinion.
tanpa modifikasian.
Informasi pembanding berupa laporan laba rugi The comparative information consisting of the
dan penghasilan komprehensif lain, laporan arus statements of profit or loss and other
kas untuk periode enam bulan yang berakhir pada comprehensive income, and statements of cash
tanggal 30 Juni 2025 tidak diaudit oleh kami flows for the six-month period ended June 30,
maupun oleh auditor independen lain. Oleh 2025, has not been audited by us or by any other
karena itu, kami tidak menyatakan opini atas independent auditor. Accordingly, we do not
laporan keuangan komparatif tersebut. express an opinion on such comparative financial
statements."
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those
Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Charged with Governance for the Financial
Laporan Keuangan Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun fraud or error.
kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Entitas dalam mempertahankan Entity’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Entity or to cease operations, or has
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi no realistic alternative but to do so.
Entitas atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Entity’s financial reporting
pelaporan keuangan Entitas. process.
Page 10
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan Financial Statements
Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements as a whole
secara keseluruhan bebas dari kesalahan are free from material misstatement, whether due
penyajian material, baik yang disebabkan oleh to fraud or error, and to issue an auditor’s report
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk that includes our opinion. Reasonable assurance is
menerbitkan laporan auditor yang mencakup a high level of assurance, but is not a guarantee
opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu that an audit conducted in accordance with
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan Standards on Auditing will always detect a
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan material misstatement when it exists.
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken on
material jika, baik secara individual maupun secara the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan on Auditing, we exercise professional judgment
profesional dan mempertahankan skeptisisme and maintain professional skepticism throughout
profesional selama audit. Kami juga: the audit. We also:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan • Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, merancang dan perform audit procedures responsive to those
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memperoleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting a
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko material misstatement resulting from fraud is
tidak terdeteksinya kesalahan penyajian higher than for one resulting from error, as
material yang disebabkan oleh kecurangan fraud may involve collusion, forgery,
lebih tinggi dari yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or
kesalahan, karena kecurangan dapat the override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang • Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk merancang prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
efektivitas pengendalian internal Entitas. the Entity’s internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi • Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis • Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
Page 11
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
manajemen dan, berdasarkan bukti audit of accounting and, based on the audit
yang diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Entity's ability to continue as a going
kemampuan Entitas untuk mempertahankan concern. If we conclude that a material
kelangsungan usahanya. Ketika kami uncertainty exists, we are required to draw
menyimpulkan bahwa terdapat suatu attention in our auditor's report to the related
ketidakpastian material, kami diharuskan disclosures in the financial statements or, if
untuk menarik perhatian dalam laporan such disclosures are inadequate, to modify
auditor kami ke pengungkapan terkait dalam our opinion. Our conclusions are based on the
laporan keuangan atau, jika pengungkapan audit evidence obtained up to the date of our
tersebut tidak memadai, harus menentukan auditor's report. However, future events or
apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. conditions may cause the Entity to cease to
Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit continue as a going concern.
yang diperoleh hingga tanggal laporan
auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Entitas
tidak dapat mempertahankan kelangsungan
usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi • Evaluate the overall presentation, structure
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit, serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal- relationships and other matters that may
hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh reasonably be thought to bear on our
terhadap independensi kami, dan, jika relevan, independence, and where applicable, actions
langkah yang diambil untuk menghilangkan taken to eliminate threats or safeguards applied.
ancaman atau pengamanan yang diterapkan.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling matters that were of most significance in the audit
signifikan dalam audit atas laporan keuangan of the financial statements of the current period
periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit and are therefore the key audit matters. We
utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam describe these matters in our auditor’s report
laporan auditor kami, kecuali peraturan unless law or regulation precludes public
perundang-undangan melarang pengungkapan disclosure about the matter or when, in extremely
Page 12
KAP Robert, Rudi, Yansen & Rekan
publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam rare circumstances, we determine that a matter
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami should not be communicated in our report because
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh the adverse consequences of doing so would
dikomunikasikan dalam laporan kami karena reasonably be expected to outweigh the public
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan interest benefits of such communication.
hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar
melebihi manfaat kepentingan publik atas
komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Public/ Public Accountant Firm
Robert, Rudi, Yansen & Rekan
Robert Ricker, SE., Ak., MM., CPA., CFI
NRAP/PARN: AP.0401
Jakarta, 7 September 2026/ Jakarta, September 7, 2026
No.: 00167/2.1431/AU.1/03/0401-1/1/IX/2026
Page 13
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Page 14
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
Notes June 30, 2026 December 31, 2025
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2d, 2f, 4 30.297.648.254 30.346.817.341 Cash and banks
Piutang usaha Account receivables
Pihak ketiga 2d, 2g, 5 18.874.072.901 8.471.642.184 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga 2d, 2g, 6 36.999.915 19.499.915 Third parties
Aset kontrak 7 - 11.100.000.000 Contract assets
Uang muka subkontraktor 2i, 8 34.167.474.081 15.037.998.011 Advances for subcontractors
Biaya dibayar di muka 2i, 9 147.800.000 174.050.000 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 2o, 14a 40.429.315 - Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 83.564.424.466 65.150.007.451 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset tetap - bersih setelah dikurangi Fixed assets - net of
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of
Rp1.274.291.232 pada 30 Juni 2026 dan IDR 1,274,291,232 in June 30, 2026, and
Rp1.244.627.597 pada 31 Desember 2025 2j, 10 7.959.727.270 7.989.390.905 IDR 1,244,627,597 in December 31, 2025
Aset hak guna - bersih setelah dikurangi Right of use assets - net of
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of
Rp362.372.671 pada 30 Juni 2026 dan IDR 362,372,671 in June 30, 2026, and
Rp275.892.999 pada 31 Desember 2025 2k, 11 156.505.362 242.985.034 IDR 275,892,999 in December 31, 2025
Investasi pada entitas lain 2s, 12 14.090.036.977 14.233.562.358 Investment to other entities
Uang muka investasi 13 11.500.000.000 - Advance for investment
Aset pajak tangguhan 2o, 14d 880.522.284 1.091.971.651 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 34.586.791.893 23.557.909.948 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 118.151.216.359 88.707.917.399 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan -1- are an integral part of financial statements as a whole
Page 15
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
Notes June 30, 2026 December 31, 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK SHORT-TERM LIABILTIES
Utang bank 2d, 15 8.401.776.175 11.968.880.398 Bank loans
Utang usaha Account payables
Pihak ketiga 2d, 16 805.873.666 857.376.166 Third parties
Biaya yang masih harus dibayar 2d, 17 - 158.608.000 Accrued expenses
Utang pajak 2o, 14c 11.044.478.158 10.953.250.812 Taxes payable
Liabilitas jangka panjang yang Long-term liabilities maturing
jatuh tempo dalam satu tahun: within one year:
Liabilitas sewa 2d, 2n, 18 78.176.918 168.176.918 Lease liability
Utang lembaga keuangan 2d, 19 4.045.471.200 40.918.763 Financial institution loans
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 24.375.776.117 24.147.211.057 Total Short-term Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG LONG-TERM LIABILITIES
Liabilitas jangka panjang - dikurangi Long-term liabilities - less
bagian lancar yang jatuh tempo current portion due
dalam waktu satu tahun: within one year:
Utang bank 2d, 15 2.333.764.503 - Bank loans
Utang lembaga keuangan 2d, 19 56.089.541 80.050.774 Financial institution loans
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja 20 652.072.844 894.688.638 Estimated liabilities of employee benefits
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 3.041.926.888 974.739.412 Total Long-term Liabilities
Jumlah Liabilitas 27.417.703.005 25.121.950.469 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham 2q, 21 52.161.621.160 38.350.000.000 Share capital
Tambahan modal disetor 2q, 21 58.598.613.670 35.840.000.000 Additional paid-in capital
Waran 2q, 21 - 709.062.515 Warrant
Akumulasi rugi 22 (20.553.247.521) (11.668.664.314) Accumulated loss
Penghasilan komprehensif lain 23 526.526.045 355.568.729 Other comprehensive income
Jumlah Ekuitas 90.733.513.354 63.585.966.930 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 118.151.216.359 88.707.917.399 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan -2- are an integral part of financial statements as a whole
Page 16
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR THE PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
Catatan/ 30 Juni 2026/ June 30, 2025
Notes June 30, 2026 (Unaudited)
Penjualan bersih 2n, 24 6.370.411.230 31.072.926.112 Net sales
Beban pokok penjualan 2n, 25 (8.929.069.100) (23.282.638.384) Cost of goods sold
LABA (RUGI) KOTOR (2.558.657.870) 7.790.287.728 GROSS PROFIT (LOSS)
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Beban administrasi dan umum 2n, 26 (4.410.925.730) (4.968.427.740) General and administration expenses
Jumlah Beban Usaha (4.410.925.730) (4.968.427.740) Total Operating Expenses
LABA (RUGI) USAHA (6.969.583.600) 2.821.859.988 PROFIT (LOSS) FROM OPERATING
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES)
Pendapatan lain-lain 2n, 27 23.707.063 100.040.348 Other income
Beban lain-lain 2n, 27 (1.846.863.015) (1.276.034.492) Other expenses
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain (1.823.155.952) (1.175.994.144) Total Other Income (Expenses)
LABA (RUGI) SEBELUM - - PROFIT (LOSS) BEFORE
PAJAK PENGHASILAN (8.792.739.552) 1.645.865.844 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSES
Pajak final 2o, 14c (138.287.685) (557.514.105) Final tax
Pajak non - final 2o, 14c, 14d - (99.570.354) Non - final tax
Pajak tangguhan 2o, 14c, 14e 46.444.030 - Deferred tax
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN (8.884.583.207) 988.781.385 PROFIT (LOSS) FOR THE PERIOD
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos - pos yang Tidak Akan Item that will not be reclassified
Direklasifikasi ke Laba Rugi: to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) aktuaria atas Actuarial gain (loss) on
liabilitas imbalan kerja 2m, 20 428.850.713 - employee benefits liability
Pajak terkait 2n, 2o, 14d (257.893.397) - Related income tax
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain 170.957.316 - Total Other Comprehensive Income
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF - - COMPREHENSIVE PROFIT (LOSS)
PERIODE BERJALAN (8.713.625.891) 988.781.385 FOR THE PERIOD
Laba (Rugi) Per Saham Dasar (3,41) 0,52 Basic Profit (Loss) Earning Per Share
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan -3- are an integral part of financial statements as a whole
Page 17
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD YEAR ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan
Komprehensif
Modal Ditempatkan Tambahan Modal Saldo Laba Saldo Laba Belum Lain/
dan Disetor Penuh/ Disetor/ Dicadangkan/ Dicadangkan/ Other
Catatan/ Issued and Fully Additional Paid-in Appropriated Unappropiated Comprehensive Jumlah Ekuitas/
Notes Paid Capital Capital Retained Earnings Retained Earnings Income Total Equity
Saldo per 1 Januari 2025 38.350.000.000 35.840.000.000 400.000.000 9.541.010.896 (387.823.271) 83.743.187.625 Balance as of January 1, 2025
Waran 21 - 709.062.515 - - - 709.062.515 Warrant
Laba (rugi) komprehensif Comprehensive profit (loss)
tahun berjalan 22, 23 - - - (21.609.675.210) 743.392.000 (20.866.283.210) for the year
Saldo per 31 Desember 2025 38.350.000.000 36.549.062.515 400.000.000 (12.068.664.314) 355.568.729 63.585.966.930 Balance as of December 31, 2025
Penambahan modal dari Capital increase from
eksekusi waran dan saham the exercise of warrants and
bonus 13.811.621.160 22.049.551.155 - - - 35.861.172.315 bonus shares
Laba (rugi) komprehensif Comprehensive profit (loss)
tahun berjalan 22, 23 - - - (8.884.583.207) 170.957.316 (8.713.625.891) for the year
Saldo per 30 Juni 2026 52.161.621.160 58.598.613.670 400.000.000 (20.953.247.521) 526.526.045 90.733.513.354 Balance as of June 30, 2026
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan -4- are an integral part of financial statements as a whole
Page 18
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 6.884.498.205 33.943.076.064 Cash receipt from customers
Pembayaran kas kepada pemasok dan Cash payment to suppliers and
beban usaha (28.427.405.712) (9.049.719.794) operating expenses
Pembayaran kas kepada karyawan (4.357.435.746) (8.018.130.829) Cash payment to employees
Penerimaan bunga 23.707.063 100.040.348 Interest income
Pembayaran bunga (1.121.466.957) (1.105.006.923) Interest payment
Pembayaran pajak (87.489.654) (3.078.840.327) Tax payment
Kas bersih yang diperoleh (digunakan untuk) (27.085.592.801) 12.791.418.539 Net cash provided by (used for)
aktivitas operasi operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembayaran piutang lain-lain 17.999.915 - Payment of other receivables
Pembelian investasi pada entitas lain (11.500.000.000) (10.970.962.800) Purchase of investment in other entities
Kas bersih yang diperoleh (digunakan untuk) Net cash provided by (used for)
aktivitas investasi (11.482.000.085) (10.970.962.800) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES
Penambahan modal dari eksekusi waran Capital increase from the exercise of warrants
dan saham bonus 35.861.172.315 - and bonus shares
Penerimaan (pembayaran) utang bank (1.233.339.720) (2.224.705) Receipt (repayment) of bank loans
Penambahan (pembayaran) Receipt (repayment) of
utang lembaga keuangan 3.980.591.204 (315.724.401) financial institution loans
Pembayaran liabilitas sewa (90.000.000) (60.000.000) Payment of lease liability
Kas bersih yang diperoleh (digunakan untuk) Net cash provided by (used for)
aktivitas pendanaan 38.518.423.799 (377.949.106) financing activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN BANK (49.169.088) 1.442.506.633 CASH ON HAND AND BANK
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND BANK
AWAL TAHUN 30.346.817.341 30.117.958.664 AT THE BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND BANK
AKHIR PERIODE 30.297.648.253 31.560.465.297 AT THE ENDING OF THE PERIOD
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan -5- are an integral part of financial statements as a whole
Page 19
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian Entitas a. The Entity's Establishment
PT Harta Djaya Karya Tbk ("Entitas") didirikan berdasarkan PT Harta Djaya Karya Tbk (the "Entity") was established
Akta Pendirian No. 27 tanggal 22 November 2012, yang based on Deed of Establishment No. 27 dated November 22,
dibuat di hadapan Musa Muamarta, S.H., Notaris di Jakarta. 2012, drawn up before Musa Muamarta, S.H., Notary in
Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Jakarta. The deed of establishment was approved by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Minister of Law and Human Rights of the Republic of
dengan Surat Keputusan Nomor AHU- Indonesia under Decision Letter Number AHU-
0111407.AH.01.09.TAHUN 2012 tanggal 26 Desember 2012. 0111407.AH.01.09.TAHUN 2012 dated December 26, 2012.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company's Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar several times, most recently by the Deed of Amendment to
Nomor 187 tanggal 30 Juni 2026, yang dibuat di hadapan Dr. the Articles of Association Number 187 dated June 30, 2026,
Sugih Haryati, SH.,M.Kn, Notaris di Jakarta, dan telah drawn up before Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., a Notary in
diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan HAM Jakarta, and has been notified to the Ministry of Law and
Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU- Human Rights of the Republic of Indonesia pursuant to
AH.01.03-0190593 tanggal 7 Juli 2026. Decree No. AHU-AH.01.03-0190593 dated July 7, 2026.
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan b. Board of Commissioner, Directors, Audit Committee, and
Employment
Manajemen kunci Entitas adalah Dewan Komisaris dan The Entity's key management consists of the Board of
Direksi Perseroan. Commissioners and the Board of Directors of the Company.
Berdasarkan Akta No. 22 tanggal 8 April 2026 yang dibuat di Based on Deed No. 22 dated April 8, 2026, drawn up before
hadapan Dr. Sugih Haryati S.H., M.Kn, susunan pengurus Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., the composition of the Entity's
Entitas pada tanggal 30 Juni 2026 adalah sebagai berikut: management as of June 30, 2026, is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Noprian Fadli : President Commissioner
Komisaris : Bimo Pradikto : Commissioner
Komisaris Independen : Mas Achmad Daniri : Independent Commissioner
Direksi Director
Direktur Utama : Richie Adrian Hartanto Suryadi : President Director
Direktur : Habibah Jannah : Director of Operations
Direktur : Venantius Agung Passionoraga : Director of Finance
Berdasarkan Akta No. 83 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di Based on Deed No. 83 dated June 25, 2025, drawn up before
hadapan Dr. Sugih Haryati S.H., M.Kn, susunan pengurus Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., the composition of the Entity's
Entitas pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai management as of December 31, 2025, is as follows:
berikut:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Bimo Pradikto : President Commissioner
Komisaris : Nabila Cahaya Wulandari : Commissioner
Komisaris Independen : Inkarani D.B. Prayanto : Independent Commissioner
Direksi Director
Direktur Utama : Richie Adrian Hartanto Suryadi : President Director
Direktur Operasional : Josef Dewo Prakoso : Director of Operations
Direktur Keuangan : Habibah Jannah : Director of Finance
-6-
Page 20
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
Page 21
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian Entitas a. The Entity's Establishment
PT Harta Djaya Karya Tbk ("Entitas") didirikan berdasarkan PT Harta Djaya Karya Tbk (the "Entity") was established
Akta Pendirian No. 27 tanggal 22 November 2012, yang based on Deed of Establishment No. 27 dated November 22,
dibuat di hadapan Musa Muamarta, S.H., Notaris di Jakarta. 2012, drawn up before Musa Muamarta, S.H., Notary in
Akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Jakarta. The deed of establishment was approved by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Minister of Law and Human Rights of the Republic of
dengan Surat Keputusan Nomor AHU- Indonesia under Decision Letter Number AHU-
0111407.AH.01.09.TAHUN 2012 tanggal 26 Desember 2012. 0111407.AH.01.09.TAHUN 2012 dated December 26, 2012.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali The Company's Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar several times, most recently by the Deed of Amendment to
Nomor 187 tanggal 30 Juni 2026, yang dibuat di hadapan Dr. the Articles of Association Number 187 dated June 30, 2026,
Sugih Haryati, SH.,M.Kn, Notaris di Jakarta, dan telah drawn up before Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., a Notary in
diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan HAM Jakarta, and has been notified to the Ministry of Law and
Republik Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU- Human Rights of the Republic of Indonesia pursuant to
AH.01.03-0190593 tanggal 7 Juli 2026. Decree No. AHU-AH.01.03-0190593 dated July 7, 2026.
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan b. Board of Commissioner, Directors, Audit Committee, and
Employment
Manajemen kunci Entitas adalah Dewan Komisaris dan The Entity's key management consists of the Board of
Direksi Perseroan. Commissioners and the Board of Directors of the Company.
Berdasarkan Akta No. 22 tanggal 8 April 2026 yang dibuat di Based on Deed No. 22 dated April 8, 2026, drawn up before
hadapan Dr. Sugih Haryati S.H., M.Kn, susunan pengurus Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., the composition of the Entity's
Entitas pada tanggal 30 Juni 2026 adalah sebagai berikut: management as of June 30, 2026, is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Noprian Fadli : President Commissioner
Komisaris : Bimo Pradikto : Commissioner
Komisaris Independen : Mas Achmad Daniri : Independent Commissioner
Direksi Director
Direktur Utama : Richie Adrian Hartanto Suryadi : President Director
Direktur : Habibah Jannah : Director of Operations
Direktur : Venantius Agung Passionoraga : Director of Finance
Berdasarkan Akta No. 83 tanggal 25 Juni 2025 yang dibuat di Based on Deed No. 83 dated June 25, 2025, drawn up before
hadapan Dr. Sugih Haryati S.H., M.Kn, susunan pengurus Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., the composition of the Entity's
Entitas pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai management as of December 31, 2025, is as follows:
berikut:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Bimo Pradikto : President Commissioner
Komisaris : Nabila Cahaya Wulandari : Commissioner
Komisaris Independen : Inkarani D.B. Prayanto : Independent Commissioner
Direksi Director
Direktur Utama : Richie Adrian Hartanto Suryadi : President Director
Direktur Operasional : Josef Dewo Prakoso : Director of Operations
Direktur Keuangan : Habibah Jannah : Director of Finance
-6-
Page 22
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (LANJUTAN) 1. GENERAL INFORMATION (CONTINUED)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan b. Board of Commissioner, Directors, Committee Audit, and
(Lanjutan) Employment (Continued)
Komite Audit Audit Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Based on the Board of Commissioners' Decree No.
025/HDK/SK-DEKOM/VI/2025, tanggal 25 Juni 2025, Entitas 025/HDK/SK-DEKOM/VI/2025, dated June 25, 2025, the Entity
telah membentuk komite audit untuk per 30 Juni 2026 dan 31 has established an Audit Committee as of June 30, 2026 and
Desember 2025 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 as follows:
Komite Audit Audit committee
Ketua : Inkarani D.B. Prayanto : Chief
Anggota : Jerry Adolf Togo : Member
Anggota : Ruth Patricia Nauli : Member
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. Based on the Decree of the Board of Directors No.
041/HDK/SK/IV/2026 tanggal 20 April 2026, Entitas telah 041/HDK/SK/IV/2026 dated April 20, 2026, the Entity
memberhentikan dengan hormat Satrya Anugrah honorably discharged Satrya Anugrah Mahaperkasa and
Mahaperkasa dan mengangkat Habibah Jannah untuk appointed Habibah Jannah as the Corporate Secretary.
menjadi Sekretasis Perusahaan.
Audit Internal Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. Based on the Board of Directors' Decree No.
026/HDK/SK/VI/2025 tanggal 25 Juni 2025, Entitas 026/HDK/SK/VI/2025 dated June 25, 2025, the Entity
mengangkat Grace Joanca untuk menjadi Kepala Unit Audit appointed Grace Joanca as the Head of Internal Audit Unit.
Internal.
Komite Nasional dan Renumerasi Nomination and Remuneration Committee
Berdasarkan Surat Keputusan No.003/HDK/PKNR/VII/2025, Based on Decree No. 003/HDK/PKNR/VII/2025, dated July 4,
tanggal 04 Juli 2025. Entitas telah membentuk Komite 2025, the Entity has established a Nomination and
Nominasi dan Renumerasi yaitu sebagai berikut: Remuneration Committee as follows:
Entitas mempunyai 34 karyawan masing-masing pada tanggal The Entity has 34 employees as of June 30, 2026 and
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. (Tidak Diaudit) December 31, 2025, respectively. (Unaudited)
c. Penawaran Umum Saham Perusahaan c. The Entity's Initial Public Offering
Pada tanggal 30 Januari 2024, Entitas memperoleh On January 30, 2024, the Entity obtained the notice of
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal effectivity from the Chairman of the Capital Market and
(Bapepam) dengan suratnya No. S-16/D.04/2024 untuk Financial Institutions Supervisory Agency (Bapepam) through
melakukan penawaran umum atas 480.000.000 saham Letter No. S-16/D.04/2024 to conduct a public offering of
Entitas kepada masyarakat. 480,000,000 of the Entity's shares to the public.
Pada tanggal 12 Februari 2024, sejumlah saham Entitas On February 12, 2024, a total of 480,000,000 shares of the
sejumlah 480.000.000 lembar saham telah dicatatkan di Entity were listed on the Indonesia Stock Exchange.
Bursa Efek Indonesia.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The financial statements have been prepared and presented
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi in accordance with Financial Accounting Standards in
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Indonesia which include Statements of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang Standards (PSAK) and Interpretation of Financial Accounting
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting
Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta Peraturan No. VIII.G.7 Standards Board – Indonesian Institute of Accountants (DSAK-
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan IAI) and Regulation no. VIII.G.7 regarding “Presentation and
Emiten atau Perusahaan Publik”. Disclosure of Financial Statements of Issuers or Public
Companies”.
-7-
Page 23
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis of Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun The financial statements, except for the statement of cash
berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep flows, are prepared on the accrual basis using the historical
harga historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang cost concept, except for certain accounts which are measured
diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan using other bases as described in their respective accounting
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. policies.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode The statement of cash flows is prepared using the direct
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam method by classifying cash flows into operating, investing,
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan and financing activities. For the purpose of the statement of
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas, kas di cash flows, cash and cash equivalents include cash on hand,
bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu cash in banks, and time deposits with maturities of three
tiga bulan atau kurang pada saat penempatan, setelah months or less from the date of placement, net of bank
dikurangi cerukan. overdrafts.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in accordance with
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan manajemen Indonesian Financial Reporting Standards requires
untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang management to make judgments, estimates, and
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah assumptions that affect the application of accounting policies
aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. and the reported amounts of assets, liabilities, income, and
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan expenses. Although these estimates are based on
terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat management’s best knowledge and judgment of current
ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang events and actions, actual results may differ from those
diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau estimated. Matters involving a higher degree of judgment or
kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi complexity, or areas where assumptions and estimates are
dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan significant to the financial statements, are disclosed in Note 4
diungkapkan dalam Catatan 4 atas laporan keuangan. to the financial statements.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan dasar The Company has prepared the financial statements on the
bahwa Perusahaan akan terus beroperasi secara basis that the Company will continue as a going concern.
berkesinambungan.
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan c. Changes to Statement of Financial Accounting Standards
(“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("SFAS") and Interpretation of Financial Accounting
(“ISAK”) Standards ("IFAS")
Efektif 1 Januari 2026 Effective January 1, 20256
Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode Amendments to standards effective for periods beginning on
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026 sebagai or after January 1, 2026, are as follows:
berikut:
- PSAK 107 Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang - SFAS 107: Financial Instruments: Disclosures regarding
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan yang Classification and Measurement of Financial
mengubah persyaratan pengungkapan investasi dalam Instruments, which amends the requirements for
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui disclosures of investments in equity instruments
pendapatan komprehensif lainnya, dan menambahkan measured at fair value through other comprehensive
persyaratan untuk instrumen keuangan dengan income, and adds requirements for financial instruments
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau with contractual terms that could change the timing or
jumlah arus kas kontraktual. amount of contractual cash flows.
- PSAK 109: Instrumen Keuangan yang menambahkan dan - SFAS 109: Financial Instruments, which adds and clarifies
memperjelas persyaratan mengenai penghapusan requirements regarding the derecognition of financial
pengakuan kewajiban keuangan, dan memperjelas liabilities, and clarifies the assessment of cash flow
penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan characteristics for financial assets with ESG-linked
dengan fitur terkait ESG, fitur tanpa jaminan, dan features, non-recourse features, and contractually linked
instrumen yang terkait secara kontraktual seperti instruments such as tranches.
tranche .
-8-
Page 24
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan c. Changes to Statement of Financial Accounting Standards
(“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("SFAS") and Interpretation of Financial Accounting
(“ISAK”) (Lanjutan) Standards ("IFAS") (Continued)
Efektif 1 Januari 2027 Effective January 1, 2027
Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode Amendment to standards which effective for periods
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, dengan beginning on or after January 1, 2027, with early adoption is
penerapan dini diperkenankan yaitu: permitted, are as follows:
- PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan - SFAS 118: Presentation and Disclosures in Financial
Keuangan. Statements.
- PSAK 119: Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik. - SFAS 119: Subsidiaries without Public Accountability.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perusahaan masih At the time of publishing the financial statements, the
mempelajari dampak potensial yang mungkin timbul dari Company was still studying the potential impacts that might
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta arise from the implementation of these new and revised
pengaruhnya pada laporan keuangan Perusahaan. standards and their impact on the company's financial
statements.
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instrument
Entitas melakukan penerapan PSAK No. 109, mengenai The Entity applies PSAK No. 109, "Financial Instruments". A
“Instrumen Keuangan”. Instrumen keuangan adalah setiap financial instrument is any contract that gives rise to a
kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari financial asset of one entity and a financial liability or equity
satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas instrument of another entity.
dari entitas lainnya.
Aset Keuangan Financial Assets
Pengakuan Awal Initial Recognition
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan The classification and measurement of financial assets are
pada bisnis model dan arus kas kontraktual apakah semata based on the business model and whether the contractual
dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI). cash flows are solely payments of principal and interest
(SPPI).
Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai Financial assets are classified into three categories as follows:
berikut:
1). Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan 1). Financial assets measured at amortised cost;
diamortisasi;
2). Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba 2). Financial assets measured at fair value through profit or
rugi; dan loss; and
3). Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui 3). Financial assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Entitas As a first step of the classification process, the Entity assesses
menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk the contractual terms of the financial instrument to identify
mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI. whether they meet the SPPI test.
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian The most significant elements of interest within an
biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan arrangement are typically the consideration for the time
risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Entitas value of money and credit risk. To make an SPPI assessment,
menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor the Entity applies judgement and considers relevant factors
yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan such as the currency in which the financial asset is
didenominasikan, dan periode pada saat tingkat bunga denominated, and the period for which the interest rate is set.
ditetapkan.
-9-
Page 25
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengujian SPPI (Lanjutan) SPPI Test (Continued)
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan Conversely, contractual terms that introduce exposure to risk
eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas or volatility in the contractual cash flows that is more than de
dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar minimis and unrelated to a basic lending arrangement do not
pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas give rise to contractual cash flows that are SPPI on the
kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, principal amount outstanding. In such cases, the financial
aset keuangan diharuskan untuk diukur pada nilai wajar asset is required to be measured at fair value through profit
melalui laba rugi. or loss.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Entitas menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat The Entity determines its business model at a level that best
yang paling mencerminkan bagaimana Entitas dan mengelola reflects how the Entity manages its financial assets to achieve
aset keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. its business objectives.
Model bisnis Entitas tidak dinilai berdasarkan masingmasing The Entity’s business model is not assessed on an instrument-
instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara agregat by-instrument basis, but at a higher level of aggregated
yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang portfolio and is based on observable factors such as:
dapat diamati seperti:
• Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang • How the performance of the business model and the
dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan financial assets held within that business model are
dilaporkan kepada personel manajemen kunci; evaluated and reported to key management personnel;
• Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan • The risks that affect the performance of the business
aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis model (and the financial assets held within that business
tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko model) and, in particular, the way those risks are
tersebut dikelola; managed;
• Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, • The expected frequency, value and timing of sales are
juga merupakan aspek penting dari penilaian Entitas. also important aspects of the Entity’s assessment.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang The business model assessment is based on reasonably
diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario expected scenarios without taking "worst case" or "stress
“worst case ” atau “stress case ”. Jika arus kas setelah case" scenarios into account. If cash flows after initial
pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda recognition are realised in a way that is different from
dari yang awal diharapkan, Entitas tidak mengubah klasifikasi expectations, the Entity does not change the classification of
aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis the remaining financial assets held in that business model,
tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam but incorporates such information when assessing newly
melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang originated or newly purchased financial assets going forward.
baru dibeli selanjutnya.
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortised cost if the
diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis financial asset is held within a business model whose
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka objective is to hold financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan contractual cash flows and the contractual terms of the
kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu financial asset give rise on specified dates to cash flows that
meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok are solely payments of principal and interest (SPPI) on the
dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada At initial recognition, financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai wajarnya cost are recognised at fair value plus transaction costs and
ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya subsequently measured at amortised cost using the effective
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga interest rate method.
efektif.
- 10 -
Page 26
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Penilaian Model Bisnis (Lanjutan) Business Model Assessment (Continued)
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada Interest income from financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi cost is recorded in the statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai comprehensive income and recognized as "Finance Income".
“Pendapatan Keuangan”. Ketika penurunan nilai terjadi, When impairment occurs, impairment loss is recognized as a
kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai reduction of the carrying amount of the financial asset and
tercatat aset keuangan dan diakui didalam laporan keuangan recognized in the financial statements as "Impairment Loss".
sebagai “Kerugian Penurunan Nilai”.
Kecuali piutang usaha dan piutang lain-lain yang tidak Except for trade receivables and other receivables that do not
mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau contain a significant financing component or for which the
yang diterapkan oleh Entitas secara praktis. Semua aset Entity applies the practical expedient, all financial assets are
keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya initially recognised at their fair value plus transaction costs,
ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali aset except for financial assets recorded at fair value through
keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Piutang usaha yang tidak mengandung komponen Trade receivables that do not contain a significant financing
pembiayaan yang signifikan atau dimana Entitas menerapkan component or where the Entity applies its practical expedient
kebijaksanaan praktisnya diukur pada harga transaksi are measured at the transaction price as disclosed in
sebagaimana diungkapkan dalam “Pendapatan dari Kontrak "Revenue from Contracts with Customers".
dengan Pelanggan”.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh Financial assets are classified as current assets if they mature
tempo dalam waktu 12 bulan dari akhir periode pelaporan, within 12 months from the end of the reporting period;
jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset otherwise, these financial assets are classified as non-current
tidak lancar. assets.
Pengukuran setelah Pengakuan Awal Subsequent Measurement
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal Subsequent measurement of financial assets depends on their
tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: classification as follows:
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan (i) Financial assets measured at amortised cost
diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi Financial assets measured at amortised cost are
selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku subsequently measured using the effective interest rate
bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah ("EIR") method, less impairment. Amortised cost is
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang calculated by taking into account any discount or
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan premium on acquisition fees or costs that are an integral
diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang part of the EIR. The EIR amortisation is recognised in the
merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi statement of profit or loss and other comprehensive
EIR dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan income. Losses arising from impairment are also
komprehensif lain. Kerugian yang timbul dari penurunan recognised in the statement of profit or loss and other
nilai juga diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
- 11 -
Page 27
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengukuran setelah Pengakuan Awal (Lanjutan) Subsequent Measurement (Continued)
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan (i) Financial assets measured at amortised cost (Continued)
diamortisasi (Lanjutan)
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Rate Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest rate method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortised cost of a financial instrument
diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk and of allocating interest income or expense over the
mengalokasikan pendapatan bunga atau biaya selama relevant period. The effective interest rate is the rate that
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku exactly discounts estimated future cash receipts or
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi payments (including all fees and points paid or received
penerimaan atau pembayaran kas masa depan between parties to the contract that form an integral
(mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang part of the effective interest rate, transaction costs, and
dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak other premiums or discounts) through the expected life
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku of the financial instrument, or, where appropriate, a
bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto shorter period to the net carrying amount of the financial
lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, asset on initial recognition.
atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan pada saat pengakuan awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk Revenue is recognised based on the effective interest rate
instrumen keuangan selain dari instrumen keuangan for financial instruments other than FVTPL financial
FVTPL. instruments.
Pada tanggal 30 Juni 2026, aset keuangan yang diukur As at June 30, 2026, financial assets measured at
pada biaya perolehan diamortisasi meliputi kas dan amortised cost include cash and banks, trade receivables,
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. and other receivables.
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba (ii) Financial assets measured at fair value through profit or
rugi loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui Financial assets measured at fair value through profit or
laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam laporan loss are subsequently presented in the statement of
posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan financial position at fair value, with fair value changes
nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi dan recognised in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pada tanggal 30 Juni 2026, Entitas memiliki aset As at June 30, 2026, the Entity holds financial assets
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi measured at fair value through profit or loss, namely
yaitu Investasi padaEntitas Lain. Investments in Other Entities.
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui (iii) Financial assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Keuntungan dan kerugian dari nilai wajar diakui dalam Fair value gains and losses are recognised in other
penghasilan komprehensif lain. Pendapatan bunga, comprehensive income. Interest income, impairment
kerugian penurunan nilai atau pembalikan, dan losses or reversals, and foreign exchange gains and losses
keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam laba are recognised in profit or loss. Interest earned on
rugi. Bunga yang diperoleh dari investasi dihitung investments is calculated using the EIR method. When a
menggunakan metode EIR. Ketika instrumen hutang debt instrument is derecognised, the cumulative gain or
dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian loss previously recognised in other comprehensive
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan income is reclassified from equity to profit or loss as a
komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi reclassification adjustment.
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
- 12 -
Page 28
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Pengukuran setelah Pengakuan Awal (Lanjutan) Subsequent Measurement (Continued)
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui (iii) Financial assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain (Lanjutan) comprehensive income (Continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026, Entitas tidak memiliki aset As at June 30, 2026, the Entity does not hold financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui assets measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pengakuan Awal Initial Recognition
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 Financial liabilities within the scope of PSAK No. 109 are
diklasifikasikan sebagai berikut: classified as follows:
1). Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya 1). Financial liabilities measured at amortised cost.
diamortisasi.
2). Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar 2). Financial liabilities measured at fair value through profit
melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif or loss or through other comprehensive income.
lain.
Entitas menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka The Entity determines the classification of its financial
pada saat pengakuan awal. liabilities at initial recognition.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Financial liabilities are initially measured at fair value.
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung Transaction costs that are directly attributable to the
dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas acquisition of financial liabilities (other than financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) liabilities measured at fair value through profit or loss) are
ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas added to or deducted from the fair value of the financial
keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi liabilities, as appropriate, upon initial recognition.
yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan Transaction costs directly attributable to the acquisition of
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba financial liabilities measured at fair value through profit or
rugi langsung diakui dalam laba rugi. loss are recognised immediately in profit or loss.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Financial liabilities are classified as non-current liabilities if
panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan setelah periode maturity exceeds 12 months after the reporting period and as
pelaporan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh current liabilities if the remaining maturity is less than 12
tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. months.
Pengakuan Setelah Pengakuan Awal Subsequent Measurement
Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal Subsequent measurement of financial liabilities depends on
tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: their classification as follows:
(i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan (i) Financial liabilities measured at amortised cost
diamortisasi
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan Financial liabilities measured at amortised cost are
diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan subsequently measured using the EIR method. EIR
metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya amortisation is included in finance costs in the statement
keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan of profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
- 13 -
Page 29
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Liabilitas Keuangan (Lanjutan) Financial Liabilities (Continued)
Pengakuan Setelah Pengakuan Awal (Lanjutan) Subsequent Measurement (Continued)
(i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan (i) Financial liabilities measured at amortised cost
diamortisasi (Lanjutan) (Continued)
Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi Gains or losses are recognised in the statement of profit
dan penghasilan komprehensif lain pada saat liabilitas or loss and other comprehensive income when the
tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses liabilities are derecognised as well as through the EIR
amortisasi EIR. amortisation process.
Pada tanggal 30 Juni 2026, liabilitas keuangan diukur As at June 30, 2026, financial liabilities measured at
pada biaya perolehan diamortisasi meliputi utang bank, amortised cost include bank payables, trade payables,
utang usaha, biaya yang masih harus dibayar dan utang accrued expenses, and non-bank financial institution
lembaga keuangan non-bank. payables.
(ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui (ii) Financial liabilities measured at fair value through profit
laba rugi or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui Financial liabilities measured at fair value through profit
laporan laba rugi termasuk liabilitas keuangan untuk or loss include financial liabilities held for trading and
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan financial liabilities designated upon initial recognition as
pada saat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss and other
melalui laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok Financial liabilities are classified as held for trading if
untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk they are incurred for the purpose of selling or
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. repurchasing in the near term. This category includes
Kategori ini termasuk instrumen keuangan derivatif yang derivative financial instruments entered into by the
diambil Entitas yang tidak ditujukan sebagai instrumen Entity that are not designated as hedging instruments in
lindung nilai dalam hubungan lindung nilai sebagaimana hedge relationships as defined in PSAK No. 109.
didefinisikan dalam PSAK No. 109. Derivatif melekat yang Separated embedded derivatives are also classified as
dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok held for trading unless they are designated as effective
diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan sebagai hedging instruments.
instrumen lindung nilai efektif.
Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki Gains or losses on liabilities held for trading are
untuk diperdagangkan diakui dalam laporan laba rugi recognised in the statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pada tanggal 30 Juni 2026, Entitas tidak memiliki As at June 30, 2026, the Entity does not hold financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui liabilities measured at fair value through profit or loss.
laporan laba rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai Financial assets and financial liabilities are offset and the net
bersih disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan amount is presented in the statement of financial position if,
hanya jika, entitas saat ini memiliki hak yang dapat and only if, the entity currently has a legally enforceable right
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas to set off the recognised amounts and intends either to settle
jumlah yang telah diakui dan berniat untuk menyelesaikan on a net basis, or to realise the asset and settle the liability
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan simultaneously. Such legally enforceable right must not be
menyelesaikan kewajibannya secara simultan. Hak yang contingent on future events and must be enforceable in the
berkekuatan hukum tersebut tidak harus bergantung pada normal course of business and in the event of default,
kejadian masa depan dan harus dapat dilaksanakan dalam insolvency or bankruptcy of the Entity or the counterparty.
kegiatan usaha normal dan dalam hal gagal bayar, pailit atau
kebangkrutan dari Entitas atau pihak lawan.
- 14 -
Page 30
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Penurunan Nilai dari Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Pada setiap periode pelaporan, Entitas menilai apakah risiko At each reporting period, the Entity assesses whether the
kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara credit risk of a financial instrument has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, since initial recognition. When making the assessment, the
Entitas menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang Entity uses the change in the risk of a default occurring over
terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan the expected life of the financial instrument instead of the
daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit change in the amount of expected credit losses. To make that
ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Entitas assessment, the Entity compares the risk of a default
membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas occurring on the financial instrument as at the reporting
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan period with the risk of a default occurring on the financial
risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada instrument as at the date of initial recognition and considers
saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran reasonable and supportable information, available without
serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau undue cost or effort at the reporting date, about past events,
usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian current conditions and forecasts of future economic
masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi conditions, that indicate a significant increase in credit risk
di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit since initial recognition.
sejak pengakuan awal.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain, Entitas For trade receivables and other receivables, the Entity applies
menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam a simplified approach in calculating expected credit losses.
menghitung kerugian kredit ekspektasian. Entitas mengakui The Entity recognises a loss allowance based on lifetime
penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit expected credit losses at each reporting date. The expected
ekspektasian sepanjang umurnya pada setiap akhir periode credit losses on these financial assets are estimated using a
pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian dari aset keuangan provision matrix based on the Entity's historical credit loss
ini diperkirakan menggunakan matriks provisi berdasarkan experience, adjusted for forward-looking factors specific to
pengalaman kerugian kredit historis Entitas, disesuaikan the debtors and the economic environment, including the
dengan faktor masa depan yang spesifik untuk debitur dan time value of money where appropriate.
lingkungan ekonomi, termasuk nilai waktu dari uang jika
diperlukan.
Ketika risiko kredit pada instrumen keuangan yang mana If, in a subsequent period, the credit risk on a financial
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya telah diakui instrument for which lifetime expected credit losses were
pada periode setelah tanggal pelaporan mengalami previously recognised improves, such that the criteria for
peningkatan, dan persyaratan untuk mengakui kerugian recognising lifetime expected credit losses are no longer met,
kredit ekspektasian sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, the loss allowance is measured at an amount equal to 12-
maka cadangan kerugian diukur pada jumlah yang sama month expected credit losses at the current reporting period,
dengan 12 bulan dari kerugian kredit ekspektasian pada except for assets using the simplified approach.
periode pelaporan saat ini, kecuali untuk aset yang
menggunakan pendekatan yang disederhanakan.
Entitas mengakui rugi penurunan nilai (pemulihan) dalam The Entity recognises an impairment loss (reversal) in profit or
laba rugi untuk semua aset keuangan dengan penyesuaian loss for all financial assets with a corresponding adjustment
yang sesuai dengan jumlah tercatatnya melalui akun to their carrying amount through a loss allowance account,
penyisihan kerugian, kecuali untuk investasi dalam instrumen except for investments in debt instruments measured at fair
utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income, for which the
komprehensif lain, di mana penyisihan kerugian diakui dalam loss allowance is recognised in other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain dan tidak mengurangi jumlah and does not reduce the carrying amount of the financial
tercatat aset keuangan dalam laporan posisi keuangan. asset in the statement of financial position.
- 15 -
Page 31
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Assets and Financial Liabilities
Aset Keuangan Financial Assets
Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset A financial asset (or, where applicable, a part of a financial
keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) asset or part of a group of similar financial assets) is
dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima derecognised when: (1) the rights to receive cash flows from
arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau the asset have expired; or (2) the Entity has transferred its
(2) Entitas telah mengalihkan hak mereka untuk menerima rights to receive cash flows from the asset or has assumed an
arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk obligation to pay the received cash flows in full without
membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa material delay to a third party under a 'pass-through'
penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian arrangement; and either (a) the Entity has transferred
“pass-through” ; dan baik (a) Entitas telah secara substansial, substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the
mengalihkan seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Entity has neither transferred nor retained substantially all
Entitas secara substansial tidak mengalihkan atau tidak the risks and rewards of the asset, but has transferred control
memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu aset, namun telah of the asset.
mengalihkan kendali atas aset tersebut.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat A financial liability is derecognised when the obligation under
liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau kadaluwarsa. the liability is discharged or cancelled or expires.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh Where an existing financial liability is replaced by another
liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama from the same lender on substantially different terms, or the
dengan persyaratan yang berbeda secara substansial atau terms of an existing liability are substantially modified, such
modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu an exchange or modification is treated as a derecognition of
liabilitas yang ada, pertukaran atau penghentian pengakuan the original liability and the recognition of a new liability, and
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih the difference in the respective carrying amounts is
antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam recognised in the statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Entitas menilai instrumen keuangan, termasuk derivatif, The Entity measures financial instruments, including
sebesar nilai wajar pada setiap tanggal laporan posisi derivatives, at fair value at each statement of financial
keuangan. position date.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual Fair value is the price that would be received to sell an asset
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan or paid to transfer a liability in an orderly transaction
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar between market participants at the measurement date. The
pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar fair value measurement assumes that the transaction to sell
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau the asset or transfer the liability takes place either:
mengalihkan liabilitas terjadi:
• Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau; • In the principal market for the asset or liability, or;
• Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling • In the absence of a principal market, in the most
menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. advantageous market for the asset or liability.
Entitas harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang The Entity must have access to the principal or the most
paling menguntungkan. advantageous market.
- 16 -
Page 32
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Assets and Financial Liabilities
(Lanjutan) (Continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (Lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (Continued)
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi The fair value of an asset or a liability is measured using the
yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga assumptions that market participants would use when pricing
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku the asset or liability, assuming that market participants act in
pasar utamanya bertindak untuk kepentingan ekonomi their economic best interest.
terbaik mereka.
Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial asset takes into
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar dalam account a market participant's ability to generate economic
menghasilkan manfaat ekonomi tertinggi dalam penggunaan benefits by using the asset in its highest and best use or by
aset atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang selling it to another market participant that would use the
akan menggunakan aset tersebut secara maksimal. asset in its highest and best use.
Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan The Entity uses valuation techniques that are appropriate in
keadaan dan dimana data memadai tersedia untuk mengukur the circumstances and for which sufficient data are available
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat to measure fair value, maximising the use of relevant
diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan observable inputs and minimising the use of unobservable
input relevan yang tidak dapat diobservasi. inputs.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau All assets and liabilities for which fair value is measured or
diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan disclosed in the financial statements are categorised within
pada level hierarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan di the fair value hierarchy, described as follows, based on the
bawah ini, berdasarkan tingkatan input terendah yang lowest level input that is significant to the fair value
signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: measurement as a whole:
• Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar • Level 1 – Quoted (unadjusted) market prices in active
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; markets for identical assets or liabilities;
• Level 2 - Teknik penilaian dimana input level terendah • Level 2 – Valuation techniques for which the lowest level
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang input that is significant to the fair value measurement is
dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak directly or indirectly observable;
langsung;
• Level 3 - Teknik penilaian dimana input level terendah • Level 3 – Valuation techniques for which the lowest level
yang signifikan terhadap pengukuran yang tidak dapat input that is significant to the fair value measurement is
diobservasi. unobservable.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui sebesar nilai wajar For assets and liabilities that are recognised in the financial
dalam laporan keuangan secara berulang, Entitas statements at fair value on a recurring basis, the Entity
menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam determines whether transfers have occurred between levels in
hierarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan the hierarchy by re-assessing categorisation (based on the
input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai lowest level input that is significant to the fair value
wajar secara keseluruhan) pada setiap akhir periode measurement as a whole) at the end of each reporting
pelaporan. period.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Entitas telah For the purpose of fair value disclosures, the Entity has
menentukan kategori aset dan liabilitas berdasarkan sifat, determined classes of assets and liabilities on the basis of the
karakteristik, dan risiko dari aset atau liabilitas tersebut, dan nature, characteristics and risks of the asset or liability and
level hierarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas. the level of the fair value hierarchy as explained above.
- 17 -
Page 33
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Instrumen Keuangan (Lanjutan) d. Financial Instrument (Continued)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Assets and Financial Liabilities
(Lanjutan) (Continued)
Penyesuaian Risiko Kredit Credit Risk Adjustment
Entitas melakukan penyesuaian harga dalam kondisi pasar The Entity adjusts the price in the most advantageous market
yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya to reflect differences in counterparty credit risk between
perbedaan risiko kredit di pihak lawan antara instrumen yang instruments traded in that market and the instrument being
diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang valued for a financial asset position. In determining the fair
sedang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam value of financial liabilities, the Entity's credit risk associated
menentukan nilai wajar liabilitas keuangan, risiko kredit with the instrument must be taken into account.
Entitas terkait dengan instrumen harus diperhitungkan.
e. Transaksi dengan Pihak Berelasi e. Transaction with Related Parties
Berdasarkan PSAK 224 tentang pengungkapan pihak pihak In accordance with PSAK 224 regarding Related Party
berelasi, definisi pihak berelasi adalah: Disclosures, a related party is defined as follows:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi 1) A person or a close member of that person’s family is
dengan entitas pelapor jika orang tersebut: related to a reporting entity if that person:
a) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama a) Has control or joint control over the reporting entity;
atas entitas pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; b) Has significant influence over the reporting entity; or
atau
c) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau c) Is a member of the key management personnel of
entitas induk entitas pelapor. the reporting entity or of a parent of the reporting
entity.
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika 2) An entity is related to a reporting entity if it meets any of
memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari a) The entity and the reporting entity are members of
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, the same group (which means that each parent,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait subsidiary, and fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain). others).
b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura b) One entity is an associate or joint venture of the
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau other entity (or an associate or joint venture of a
ventura bersama yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other entity is a
kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut member).
adalah anggotanya).
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari c) Both entities are joint ventures of the same third
pihak ketiga yang sama. party.
d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas d) One entity is a joint venture of a third entity and the
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi other entity is an associate of the third entity.
dari entitas ketiga.
e) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura e) The entity is an associate or joint venture of the
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau other entity (or an associate or joint venture of a
ventura bersama yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other entity is a
kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut member).
adalah anggotanya).
f) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari f) Both entities are joint ventures of the same third
pihak ketiga yang sama. party.
g) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas g) One entity is a joint venture of a third entity and the
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi other entity is an associate of the third entity.
dari entitas ketiga.
- 18 -
Page 34
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
e. Transaksi dengan Pihak Berelasi (Lanjutan) e. Transaction with Related Parties (Continued)
h) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan h) The entity is a post-employment benefit plan for the
pasca-kerja untuk imbalan pasca-kerja dari salah benefit of employees of either the reporting entity or
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait an entity related to the reporting entity. If the
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity is itself such a plan, the sponsoring
entitas yang menyelenggarakan program tersebut, employers are also related to the reporting entity.
maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor.
i) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan i) The entity is controlled or jointly controlled by a
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka person identified in (1).
(1).
j) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1) (a) j) A person identified in (1)(a) has significant influence
memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau over the entity or is a member of the key
personil manajemen kunci entitas (atau entitas management personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
k) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana k) The entity, or any member of a group of which it is a
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, part, provides key management personnel services
menyediakan jasa personel manajemen kunci to the reporting entity or to the parent of the
kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk reporting entity.
entitas pelapor.
f. Kas dan Setara Kas f. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, simpanan pada bank yang Cash and cash equivalents include cash on hand, deposits
sewaktu-waktu bisa dicairkan, kas pada bank dan investasi held at call with banks, cash in banks and other short-term
likuid jangka pendek lain-lain dengan jangka waktu jatuh highly liquid investments with original maturities of three
tempo tiga bulan atau kurang, yang tidak dibatasi months or less, which are not restricted or used as collateral.
penggunaannya serta tidak digunakan sebagai jaminan.
g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain g. Account and Other Receivable
Berdasarkan PSAK No. 109, piutang diakui pada awalnya Under PSAK No. 109, receivables are initially recognized at
sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya fair value and subsequently measured at amortized cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku the effective interest method, less impairment. Throughout
bunga efektif, dikurangi dengan penurunan nilai. Selama this process, the probability of non-payment of trade
proses ini, probabilitas non pembayaran piutang usaha receivables is assessed. This probability is then multiplied by
dinilai. Probabilitas ini kemudian dikalikan dengan jumlah the amount of expected loss arising from default to
kerugian yang diharapkan yang timbul dari wanprestasi determine the lifetime expected credit losses for trade
untuk menentukan perkiraan kerugian kredit ekspektasian receivables. The amount of the allowance for impairment is
sepanjang masa untuk piutang usaha. Jumlah pencadangan the difference between the asset’s carrying amount and the
atas penurunan nilai adalah perbedaan antara nilai tercatat present value of estimated future cash flows discounted at
aset dan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang the effective interest rate. The amount of this allowance is
didiskontokan dengan tingkat suku bunga efektif. Jumlah recognized in the statement of profit or loss and other
pencadangan ini diakui pada laporan laba rugi dan comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara Inventories are stated at the lower of cost or net realizable
biaya perolehan atau nilai realisasi neto. value.
Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata Cost is determined using the average method, which includes
yang meliputi harga pembelian, biaya konversi dan biaya- purchase prices, conversion costs, and other costs incurred in
biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh persediaan bringing the inventories to their present location and
tersebut, serta membawanya ke lokasi dan kondisinya yang condition. Finished goods and work-in-progress include an
sekarang. Barang jadi dan barang dalam proses meliputi allocation of fixed and variable manufacturing overheads, in
alokasi beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai tambahan addition to raw materials and direct labor.
atas bahan baku dan tenaga kerja langsung.
- 19 -
Page 35
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
h. Persediaan (Lanjutan) h. Inventories (Continued)
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan Net realizable value is the estimated selling price in the
usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk ordinary course of business, less the estimated costs of
menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan untuk completion and the estimated costs necessary to make the
melakukan penjualan. sale.
Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai Allowance for inventory obsolescence or inventory write-
persediaan, jika ada, ditetapkan berdasarkan penelaahan down, if any, is established based on a review of the physical
kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan. condition and turnover rate of the inventories.
i. Biaya Dibayar Di Muka i. Prepaid Expense
Merupakan biaya yang dikeluarkan perusahaan sebagai Represent costs incurred by the Company as advance
pembayaran di muka atas biaya-biaya sehubungan dengan payment for cost related to the Company's business and
kegiatan usaha perusahaan dan mempunyai manfaat economic benefits in future. Prepaid expenses and advances
ekonomis dimasa yang akan datang. Biaya dibayar di muka are charged to operations over their useful lives.
dan uang muka dibebankan kepada operasi selama masa
manfaatnya.
Biaya dibayar di muka diamortisasi berdasarkan periode Prepaid expenses are amortized over the benefit of each
penggunaannya dengan metode garis lurus. expense using the straight-line method.
j. Aset Tetap j. Fixed Assets
Perusahaan menerapkan PSAK 216 "Aset Tetap". Perusahaan The Company applies PSAK 216 "Fixed Assets". The Company
menggunakan metode biaya sebagai kebijakan akuntansi uses the cost method as its accounting policy for measuring
pengukuran asetnya. its assets.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation
dengan akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. and impairment losses. The cost also includes the costs of
Termasuk juga ke dalam biaya perolehan adalah biaya - biaya replacing part of the fixed assets if those costs are incurred,
penggantian bagian dari aset tetap jika biaya itu terjadi, dan and if it is probable that the Company will obtain future
apabila terdapat kemungkinan yang besar bahwa Perusahaan economic benefits from that part of the asset and its cost can
akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan dari be measured reliably.
bagian aset tersebut serta biaya perolehannya dapat diukur
secara andal.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis Depreciation is computed using the straight-line method
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat sebagai berikut: based on the estimated useful lives as follows:
Tahun/ Years Tarif/ Rate
Bangunan 20 5,00% Building
Renovasi kantor 5 20,00% Office renovation
Inventaris kantor 4 25,00% Office equipment
Kendaraan 5 20,00% Vehicles
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak Land rights are stated at cost and are not depreciated.
disusutkan. Biaya khusus sehubungan dengan perolehan Specific costs incurred in connection with the initial
pertama kali hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya acquisition of land rights are recognized as part of the
perolehan aset hak atas tanah, sedangkan biaya pengurusan acquisition cost of the land rights asset, whereas processing
perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai aset tak costs for the extension of land rights are recognized as
berwujud dan amortisasi sepanjang umur hak atau umur intangible assets and amortized over the term of the rights or
ekonomis hak atas tanah, mana yang lebih pendek. the economic life of the land rights, whichever is shorter.
- 20 -
Page 36
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
j. Aset Tetap (Lanjutan) j. Fixed Assets (Continued)
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan The carrying amount of fixed assets is reviewed and tested for
penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan impairment whenever events or changes in circumstances
kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut indicate that the carrying amount may not be fully
tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Jumlah tercatat aset recoverable. The carrying amount of fixed assets is
tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau derecognized upon disposal or when no future economic
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan benefits are expected from its use or disposal. When assets
dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual are sold or retired, their cost and the related accumulated
atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap depreciation, amortization, and accumulated impairment
berikut akumulasi penyusutan dan amortisasi serta losses are removed from the accounts.
akumulasi penyusutan dan amortisasi serta akumulasi
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset Gains or losses arising from the derecognition of fixed assets
tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil are determined as the difference between the net disposal
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap proceeds, if any, and the carrying amount of the asset, and
tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif are recognized in the statement of comprehensive income in
pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, the year the derecognition occurs. The residual values, useful
umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi lives, and depreciation and amortization methods are
ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian reviewed at each year-end and adjusted if the results of the
apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. review differ from previous estimates.
k. Sewa k. Lease
Sejak tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan menerapkan PSAK Effective from 1 January 2020, the Company adopted PSAK
116 "Sewa", yang mengatur yang mengatur persyaratan 116 "Leases", which prescribes the requirements for
pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang recognizing lease liabilities in connection with leases
sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Kebijakan previously classified as operating leases. This policy applies to
ini berlaku untuk kontrak yang dibuat atau diubah, pada contracts entered into or modified on or after January 1,
atau, setelah 1 Januari 2020. 2020.
Sebagai penyewa As lessee
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah At the inception of a contract, the Company assesses whether
kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak the contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a
merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut lease if the contract conveys the right to control the use of an
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identified assets for a period of time in exchange for
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk consideration.
dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether a contract conveys the right to control the
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan use of an identified asset, the Company shall assesses
harus menilai apakah: whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara - The Company has the right to obtain substantially all the
substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan economic benefits from use of the asset throughout the
aset identifikasian; dan period of use; and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the asset.
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki The Company has this right when it has the decision-
hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk making rights that are the most relevant to changing
pengambilan keputusan yang relevan tentang how and for what purpose the asset is used are
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah predetermined and:
ditentukan sebelumnya dan:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan 1. The Company has the right to operate the asset;
aset;
2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara 2. The Company has designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermined how and for what purpose it will be
tujuan apa aset akan digunakan selama periode used.
penggunaan.
- 21 -
Page 37
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
k. Sewa (Lanjutan) k. Lease (Continued)
Sebagai penyewa (Lanjutan) As lessee (Continued)
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas At the inception or on reassessment of a contract that
kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates the
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component on the
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri basis of their relative stand-alone prices and the aggregate
relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari stand-alone price of the non-lease components.
komponen non-sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset The Company recognizes a right-of-use assets and a lease
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada liability at the lease commencement date. The right-of-use
biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal assets are initially measured at cost, which comprises the
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa initial amount of the lease liability adjusted for any lease
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan. payment made at or before the commencement date.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode The right-of-use assets are subsequently depreciated using
garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih the straight-line method from the commencement date to the
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir earlier of the end of the useful life of the right-of-use assets or
masa sewa. the end of the lease term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang The lease liability is initially measured at the present value of
belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan the lease payments that are not paid at the commencement
dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau date, discounted using the interest rate implicit in the lease
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka or, if that rate cannot be readily determined, using
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its
umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as the discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: liability comprise the following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara - fixed payments, including in-substance fixed payments;
substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks - variable lease payments that depend on an index or a
atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan rate, initially measured using the index or rate as at the
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal commencement date;
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa - amounts expected to be payable under a residual value
dengan jaminan nilai residual; guarantee;
- harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti - the exercise price under a purchase option that the
untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan Company is reasonably certain to exercise; and
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika - penalties for early termination of a lease unless the
Perusahaan cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih Company is reasonably certain not to terminate early.
awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan Each lease payment is allocated between the liability and
biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi finance cost. The finance cost is charged to profit or loss over
selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku the lease period so as to produce a constant periodic rate of
bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap interest on the remaining balance of the liability for each
periode. period.
Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai bagian dari The Company presents right-of-use assets as part of “Fixed
“Aset tetap” dan “Liabilitas sewa” di dalam laporan posisi assets” and “Lease liabilities” in the statement of financial
keuangan. position.
- 22 -
Page 38
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
k. Sewa (Lanjutan) k. Lease (Continued)
Sebagai penyewa (Lanjutan) As lessee (Continued)
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada If the lease transfers ownership of the underlying asset to the
Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan Company by the end of the lease term or if the cost of the
aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi right-of-use assets reflects that the Company will exercise a
opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari purchase option, the Company depreciates the right-of-use
tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. assets from the commencement date to the end of the useful
Jika tidak, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari life of the underlying asset. Otherwise, the Company
tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara depreciates the right-of-use assets from the commencement
akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-
use assets or the end of the lease term.
Sewa jangka-pendek Short-term leases
Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak- The Company has elected not to recognize right- of-use assets
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang and lease liabilities for short-term leases that have a lease
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan term of 12 months or less. The Company recognizes the leases
mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai payments associated with these leases as an expense on a
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
Modifikasi sewa Lease modification
Perusahaan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah The Company account for a lease modification as a separate
jika: lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan - the modification increases the scope of the lease by
menambahkan hak untuk menggunakan satu aset adding the right to use one or more underlying assets;
pendasar atau lebih; dan and
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara - the consideration for the lease increases by an amount
dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang commensurate with the standalone price for the increase
lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga in scope and any appropriate adjustments to that
tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak standalone price to reflect the circumstances of the
tertentu. particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa For a lease modification that is not accounted for as a
terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Perusahaan: separate lease, at the effective date of the lease modification,
the Company:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak - remeasure and allocate the consideration in the modified
modifikasian; contract;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; - determine the lease term of the modified lease;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasure the lease liability by discounting the revised
mendiskontokan pembayaran sewa revisian lease payments using a revised discount rate on the basis
menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa of the remaining lease term and the remaining lease
umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan payment with a corresponding adjustment to the right-of-
melakukan penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat use assets. The revised discount rate is determined as the
diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga Company’s incremental borrowing rate at the effective
pinjaman inkremental Perusahaan pada tanggal efektif date of the modification;
modifikasi;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk - decrease the carrying amount of the right of-use asset to
merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya reflect the partial or full termination of the lease for
sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lease modifications that decrease the scope of the lease.
lingkup sewa. Perusahaan mengakui dalam laba rugi The Company recognize in profit or loss any gain or loss
setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian relating to the partial or full termination of the lease;
sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut; dan and
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna - make a corresponding adjustment to the right-of-use
untuk seluruh modifikasi sewa lainnya. assets for all other lease modifications.
- 23 -
Page 39
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
k. Sewa (Lanjutan) k. Lease (Continued)
Modifikasi sewa (Lanjutan) Lease modification (Continued)
Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, Perusahaan When the Company acts as a lessor, it shall classify each of its
mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi leases as either an operating lease or a finance lease.
atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Perusahaan To classify each lease, the Company makes an overall
membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa assessment of whether the lease transfers substantially all of
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat the risks and rewards incidental to ownership of the
yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika underlying asset. If this is the case, then the lease is classified
penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa as a finance lease; if not, then it is an operating lease. As part
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, of this assessment, the Company considers certain indicators
merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, such as whether the lease term is for the major part of the
Perusahaan mempertimbangkan beberapa indikator seperti economic life of the underlying asset.
apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomi
aset pendasar.
Sebagai pesewa As lessor
Setiap pembayaran sewa pembiayaan dipisahkan antara Each finance lease payment is allocated between the finance
bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang and liability. Related lease liabilities, net of finance charges,
merupakan pelunasan kewajiban. Jumlah liabilitas sewa, are included in other long-term payables. The interest
dikurangi beban keuangan disajikan sebagai utang jangka element of the finance cost is charged to the statements of
panjang. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan di profit or loss over the lease period so as to produce a constant
laporan laba rugi setiap periode selama masa sewa periodic rate of interest on the remaining balance of the
sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku liability for each period. The fixed asset acquired under
bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Aset tetap finance leases is depreciated over the shorter of the useful life
yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan selama of the asset and the lease term.
jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa
dan umur manfaatnya.
Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini When assets are leased out under a finance lease, the present
pembayaran sewa diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai value of the lease payments is recognized as receivable. The
piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai difference between the gross receivable and the present value
penghasilan sewa pembiayaan tangguhan. of the receivable is recognized as unearned finance lease
income.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan Lease income is recognized over the term of the lease using
menggunakan metode investasi neto yang mencerminkan the net investment method which reflects a constant periodic
suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan. rate of return.
Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan When assets are leased out under an operating lease, the
di laporan posisi keuangan interim sesuai sifat aset tersebut. asset is presented in the interim statements of financial
Penghasilan sewa diakui sebagai pendapatan dengan dasar position based on the nature of the asset. Lease income is
garis lurus selama masa sewa. recognized over the term of the lease on a straight-line basis.
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan l. Impairment of the Value of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Entitas menelaah nilai At the end of each reporting period, the Entity reviews the
tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah carrying amounts of its non-financial assets to determine
terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami whether there is any indication that those assets have
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang suffered an impairment loss. If any such indication exists, the
dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk recoverable amount of the asset is estimated in order to
menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila determine the extent of the impairment loss (if any). Where it
tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat is not possible to estimate the recoverable amount of an
diperoleh kembali atas suatu aset individu, Entitas individual asset, the Entity estimates the recoverable amount
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit of the cash-generating unit to which the asset belongs.
penghasil kas atas aset.
- 24 -
Page 40
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan) l. Impairment of the Value of Non-Financial Assets
(Continued)
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai The estimated recoverable amount is the higher of fair value
tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan less costs to sell and value in use. In assessing value in use,
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa the estimated future cash flows are discounted to their
depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat present value using a pre-tax discount rate that reflects
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian current market assessments of the time value of money and
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset the risks specific to the asset for which the estimates of future
yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. cash flows have not been adjusted.
Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non- If the recoverable amount of a non-financial asset (cash-
keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, generating unit) is less than its carrying amount, the carrying
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi amount of the asset (cash-generating unit) is reduced to its
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi recoverable amount and an impairment loss is recognised
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. immediately in profit or loss.
m. Liabilitas Imbalan Pasca Kerja m. Employee Benefits Obligation
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja ketika The Company recognizes employee benefit obligations when
karyawan telah memberikan jasanya dalam suatu periode employees have rendered their services during an accounting
akuntansi. Sesuai dengan PSAK 219, Perusahaan harus period. In accordance with SFAS 219, the Company must
mengakui liabilitas sebesar nilai tidak terdiskonto dari recognize a liability at the undiscounted amount of short-
imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan dibayar term employee benefits expected to be paid in exchange for
sebagai imbalan atas jasa tersebut, serta mengakui beban that service, and recognize an expense when the service is
pada saat jasa diberikan oleh karyawan. provided by the employee.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup upah, gaji, iuran Short-term employee benefits include wages, salaries, social
jaminan sosial, cuti tahunan berbayar, serta bonus yang security contributions, paid annual leave, and bonuses
diharapkan akan diselesaikan seluruhnya dalam waktu dua expected to be settled wholly within twelve months after the
belas bulan setelah akhir periode pelaporan. Komponen ini end of the reporting period. These components are
diakui sebagai beban pada laporan laba rugi tahun berjalan, recognized as an expense in the current year's profit or loss
kecuali jika standar akuntansi lain mensyaratkan atau statement, unless another accounting standard requires or
mengizinkan imbalan tersebut dimasukkan ke dalam biaya permits the inclusion of such benefits in the cost of an asset.
perolehan aset.
Perusahaan menyelenggarakan program imbalan pasti untuk The Company maintains a defined benefit plan to fulfill post-
memenuhi kewajiban imbalan pascakerja bagi seluruh employment benefit obligations for all permanent employees.
karyawan tetap. Kewajiban ini dihitung berdasarkan This obligation is calculated based on the provisions of Law
ketentuan dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang No. 6 of 2023 concerning Job Creation and its implementing
Cipta Kerja serta peraturan pelaksanaannya, termasuk regulations, which include the payment of severance pay,
pemberian uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, service period appreciation pay, and compensation of rights
dan uang penggantian hak yang timbul pada saat karyawan arising when employees reach retirement age or in the event
mencapai usia pensiun atau terjadi pemutusan hubungan of termination of employment.
kerja.
Dalam menentukan nilai kini kewajiban imbalan pasti dan In determining the present value of defined benefit
biaya jasa kini, Perusahaan menggunakan jasa aktuaris obligations and current service costs, the Company
independen secara berkala. Perhitungan aktuaria dilakukan periodically engages the services of independent actuaries.
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit (PUC) Actuarial calculations are performed using the Projected Unit
untuk mengestimasi jumlah imbalan di masa depan yang Credit (PUC) method to estimate the amount of future
menjadi hak karyawan atas jasa mereka pada periode benefits that employees have earned in return for their
berjalan dan periode-periode sebelumnya. service in the current and prior periods.
- 25 -
Page 41
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
m. Liabilitas Imbalan Pasca Kerja (Lanjutan) m. Employee Benefits Obligation (Continued)
Perhitungan aktuaria melibatkan asumsi-asumsi keuangan Actuarial calculations involve financial and demographic
dan demografis, termasuk tingkat diskonto, tingkat kenaikan assumptions, including discount rates, future salary increase
gaji masa depan, tingkat perputaran karyawan, serta tabel rates, employee turnover rates, and relevant mortality tables.
mortalitas yang relevan. Tingkat diskonto yang digunakan The discount rate used is determined by reference to
ditentukan dengan mengacu pada imbal hasil pasar obligasi government bond market yields at the end of the reporting
pemerintah pada akhir periode pelaporan, yang memiliki period, with currencies and terms consistent with the
mata uang dan jangka waktu yang sesuai dengan estimasi estimated term of the employee benefit obligations.
jangka waktu kewajiban imbalan kerja.
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti neto, yang Remeasurements of the net defined benefit liability, which
mencakup keuntungan dan kerugian aktuaria, diakui segera include actuarial gains and losses, are recognized
dalam penghasilan komprehensif lain (OCI). Komponen immediately in Other Comprehensive Income (OCI). These
pengukuran kembali tersebut tidak akan direklasifikasi ke remeasurement components will not be reclassified to profit
laba rugi pada periode berikutnya, namun Perusahaan dapat or loss in subsequent periods; however, the Company may
memindahkan jumlah yang diakui dalam penghasilan transfer the amounts recognized in other comprehensive
komprehensif lain tersebut ke pos lain dalam ekuitas (saldo income to other items within equity (retained earnings).
laba).
Setiap perubahan pada program imbalan kerja yang Any changes to the employee benefit plan resulting in past
mengakibatkan timbulnya biaya jasa lalu, baik akibat service costs, whether due to plan amendments or regulatory
amandemen rencana maupun karena adanya perubahan changes such as the Job Creation Law, are recognized
regulasi seperti UU Cipta Kerja, akan langsung diakui sebagai immediately as an expense in the statement of profit or loss
beban dalam laporan laba rugi pada saat perubahan tersebut at the time the changes occur. The Company does not defer
terjadi. Perusahaan tidak menangguhkan pengakuan biaya the recognition of such past service costs to future periods.
jasa lalu tersebut ke periode mendatang.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang The Company applies SFAS 115 which requires revenue
mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima recognition to meet the following five-step analysis:
langkah analisa sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify the contract with the customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2. Identify the performance obligations in the contract. A
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam performance obligation is a promise in a contract to
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang transfer distinct goods or services to a customer.
memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan 3. Determine the transaction price. The transaction price is
jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas the amount of consideration to which an entity expects
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa to be entitled in exchange for transferring promised
yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang goods or services to a customer. If the consideration
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang promised in a contract includes a variable amount, the
bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi Company estimates the amount of consideration to
jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang which it will be entitled in exchange for transferring the
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang promised goods or services to the customer, net of
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimated performance guarantees to be paid during the
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan contract period.
dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan 4. Allocate the transaction price to each performance
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri obligation on the basis of the relative stand-alone selling
relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang prices of each distinct good or service promised in the
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara contract. When not directly observable, the relative
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan stand-alone selling price is estimated based on expected
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah margin. cost plus a margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5. Recognize revenue when the performance obligation is
telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa satisfied by transferring the promised goods or services
yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah to the customer (when the customer obtains control of
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). those goods or services).
- 26 -
Page 42
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) n. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai Performance obligations can be satisfied in the following
berikut: ways:
1. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan 1. At a point in time (generally a promise to deliver goods
barang ke pelanggan); atau to a customer); or
2. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk 2. Over a period of time (generally a promise to render
menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban services to a customer). For performance obligations
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, satisfied over time, the Entity selects an appropriate
Entitas memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk measure of progress to determine the amount of revenue
penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena to be recognized as performance obligations are
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. satisfied.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Payment of transaction prices varies for each contract. A
Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan contract asset is recognized when the amount received from
kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah the customer is less than the balance of performance
dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah obligations satisfied. A contract liability is recognized when
penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban the amount received from the customer exceeds the balance
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan of performance obligations satisfied. Contract assets are
dalam “Piutang usaha” dan liabilitas kontrak disajikan presented in "Trade receivables" and contract liabilities are
terpisah dalam laporan posisi keuangan. presented separately in the statement of financial position.
Aset Kontrak Contract Assets
Aset kontrak adalah hak untuk mendapatkan imbalan dalam A contract asset is the right to consideration in exchange for
pertukaran barang atau jasa yang dialihkan kepada goods or services transferred to a customer. If the Entity
pelanggan. Jika Entitas melaksanakan dengan mentransfer performs by transferring goods or services to a customer
barang atau jasa kepada pelanggan sebelum pelanggan before the customer pays consideration or before payment is
membayar imbalan atau sebelum pembayaran jatuh tempo, due, a contract asset is recognized for the conditional
aset kontrak diakui untuk memperoleh imbalan yang consideration earned.
bersyarat.
Liabilitas Kontrak Contract Liabilities
Kewajiban kontrak adalah kewajiban untuk mentransfer A contract liability is an obligation to transfer goods or
barang atau jasa kepada pelanggan dimana Entitas telah services to a customer for which the Entity has received
menerima imbalan (atau jumlah pembayaran jatuh tempo) consideration (or an amount of consideration is due) from the
dari pelanggan. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum customer. If a customer pays consideration before the Entity
Entitas mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, transfers goods or services to the customer, a contract
kewajiban kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan liability is recognized when the payment is made or the
atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). payment is due (whichever is earlier). Contract liabilities are
Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat recognized as revenue when the Entity performs under the
Entitas melaksanakan kontraknya. contract.
Jasa Konstruksi dan Interior Construction and Interior Services
Entitas menyediakan jasa konstruksi dan interior berdasarkan The Entity provides construction and interior services under
kontrak jangka panjang dengan pelanggan. Kontrak tersebut long-term contracts with customers. Such contracts are
dilakukan sebelum proyek konstruksi dimulai. Konstruksi entered into before the construction project begins.
dibuat di lokasi atau properti pelanggan sehingga pelanggan Construction is performed on the customer's site or property,
mengendalikan aset ketika dibuat atau disempurnakan. Oleh so that the customer controls the asset as it is created or
karena itu, pendapatan dari konstruksi dan interior diakui enhanced. Therefore, revenue from construction and interior
sepanjang waktu dengan metode persentase penyelesaian, services is recognized over time using the percentage of
yaitu berdasarkan proporsi biaya kontrak yang telah terjadi completion method, based on the proportion of contract
untuk pekerjaan yang dilaksanakan sampai tanggal tersebut costs incurred for work performed to date relative to the
relatif terhadap perkiraan jumlah biaya kontrak. Direksi estimated total contract costs. Management considers that
menganggap bahwa metode input ini merupakan ukuran this input method is an appropriate measure for assessing the
yang tepat untuk pengukuran pemenuhan kewajiban satisfaction of performance obligations in accordance with
pelaksanaan sesuai PSAK No. 115. SFAS No. 115.
- 27 -
Page 43
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) n. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Pendapatan Bunga Interest Income
Pendapatan bunga diakrual berdasarkan waktu terjadinya Interest income is accrued on a time basis, by reference to the
dengan acuan jumlah pokok terutang dan tingkat bunga yang principal outstanding and at the applicable effective interest
berlaku. rate.
Beban Expenses
Biaya dan beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama Costs and expenses are decreases in economic benefits during
periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau penurunan the accounting period in the form of outflows or depletions of
aset atau timbulnya kewajiban yang mengakibatkan assets or incurrences of liabilities that result in decreases in
penurunan ekuitas, selain yang berkaitan dengan distribusi equity, other than those relating to distributions to equity
kepada peserta ekuitas. Beban diakui pada saat terjadinya. participants. Expenses are recognized when incurred.
o. Pajak Penghasilan o. Income Tax
Entitas menerapkan PSAK No. 212, mengenai “Pajak The Entity applies PSAK No. 212, "Income Taxes", which
Penghasilan”, yang mengharuskan Entitas untuk requires the Entity to account for the current and future tax
memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak masa consequences of the future recovery (settlement) of the
depan atas pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari carrying amount of assets (liabilities) recognised in the
jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan statement of financial position, and other transactions and
posisi keuangan, dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain events occurring in the current year that are recognised in the
yang terjadi dalam tahun berjalan yang diakui dalam laporan financial statements.
keuangan.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran Current tax expense is determined based on the estimated
penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aset dan liabilitas taxable income for the current year. Deferred tax assets and
pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset liabilities are recognised for temporary differences between
dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan assets and liabilities for commercial purposes and for tax
perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa purposes at each reporting date. Future tax benefits, such as
mendatang, seperti nilai terbawa atas saldo rugi fiskal yang the carrying value of unused tax losses, if any, are also
belum digunakan, jika ada, juga diakui sejauh realisasi atas recognised to the extent that the realisation of such tax
manfaat pajak tersebut dimungkinkan. benefits is probable.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax
yang diharapkan akan digunakan pada tahun ketika aset rates that are expected to apply in the year when the asset is
direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif realised or the liability is settled, based on tax rates (and tax
pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara regulations) that have been enacted or substantively enacted
substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi at the statement of financial position date.
keuangan.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan Changes in the carrying amount of deferred tax assets and
yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada liabilities resulting from changes in tax rates are charged in
tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang the current year, except for transactions that were previously
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke charged or credited directly to equity.
ekuitas.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Changes to tax liabilities are recognised when the tax
penetapan pajak diterima atau jika Entitas mengajukan assessment is received or, if the Entity files an objection,
keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah when the decision on the objection has been issued.
ditetapkan.
- 28 -
Page 44
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
p. Segmen Operasi p. Operating Segments
PSAK No. 108, mengenai "Segmen Operasi" mengharuskan SFAS No. 108 regarding "Operating Segments" requires
segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal operating segments to be identified on the basis of internal
mengenai komponen dari Entitas yang secara regular di reviu reports about components of the Entity that are regularly
oleh "pengambil keputusan operasional" dalam rangka reviewed by the "chief operating decision maker" in order to
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen allocate resources to the segment and assess its performance.
operasi. Kebalikan dengan standar sebelumnya yang Contrary to the previous standard, which required the Entity
mengharuskan Entitas mengidentifikasi dua segmen (bisnis to identify two segments (business and geographical) using a
dan geografis), menggunakan pendekatan risiko dan risk and return approach, this revised PSAK governs
pengembalian. PSAK revisi ini mengatur pengungkapan yang disclosures that enable users of financial statements to
memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk evaluate the nature and financial effects of the business
mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis activities in which the entity engages and the economic
yang mana entitas terlibat dan lingkungan ekonomi di mana environments in which it operates.
entitas beroperasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari Entitas: An operating segment is a component of an Entity:
- Yang melibatkan dalam aktivitas bisnis yang mana - That engages in business activities from which it may
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban earn revenues and incur expenses (including revenues
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan and expenses relating to transactions with other
transaksi dengan komponen lain entitas yang sama); components of the same entity);
- Hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh - Whose operating results are regularly reviewed by the
pengambil keputusan tentang sumber daya yang chief operating decision maker to make decisions about
dialokasikan pada segmen tersebut dan kinerjanya; dan resources to be allocated to the segment and assess its
performance; and
- Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. - For which discrete financial information is available.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen Segment revenue, expenses, results, assets, and liabilities
termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung include items directly attributable to a segment as well as
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan those that can be allocated on a reasonable basis to that
dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. Segmen segment. Segments are determined before inter-entity
ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Entitas. balances and transactions.
q. Modal q. Capital
Modal saham merupakan nilai nominal yang telah diterbitkan Share capital represents the nominal value that has been
pada akhir periode pelaporan. issued at the end of the reporting period.
Saldo laba mencakup semua hasil saat ini dan sebelumnya Retained earnings include all current and prior period results
seperti yang diungkapkan dalam laporan laba rugi dan as disclosed in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
r. Laba Per Saham Dasar r. Basic Earnings Per Share
Sesuai dengan PSAK No. 233, mengenai “Laba per Saham”, In accordance with PSAK No. 233 regarding "Earnings per
laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba rugi Share", basic earnings per share is calculated by dividing
yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa profit or loss attributable to ordinary equity holders of the
Entitas dengan jumlah ratarata tertimbang saham biasa yang Entity by the weighted average number of ordinary shares
beredar dalam suatu periode/tahun (setelah dikurangi outstanding during a period/year (after deducting reacquired
dengan modal saham dibeli kembali). share capital / treasury shares).
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar The weighted average number of ordinary shares outstanding
selama periode tersebut dan untuk seluruh periode sajian during the period and for all periods presented is adjusted for
disesuaikan untuk peristiwa, selain konversi instrumen events, other than the conversion of potential ordinary
berpotensi saham biasa, yang telah mengubah jumlah saham shares, that have changed the number of ordinary shares
biasa yang beredar tanpa disertai perubahan sumber daya. outstanding without a corresponding change in resources.
- 29 -
Page 45
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (LANJUTAN) 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
s. Investasi pada Entitas Lain s. Investments in Other Entities
Sesuai dengan PSAK No. 228 tentang Investasi pada Entitas In accordance with PSAK No. 228 regarding "Investments in
Asosiasi dan Ventura Bersama, pencatatan investasi Associates and Joint Ventures", investments are accounted
menggunakan metode ekuitas, di mana pengakuan awal for using the equity method, under which the investment is
investasi diakui sebesar biaya perolehan, dan jumlah tercatat initially recognized at cost, and the carrying amount is
tersebut ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian increased or decreased to recognize the investor's share of
investor atas laba rugi investee setelah tanggal perolehan. the profit or loss of the investee after the acquisition date.
t. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan t. Events After the Reporting Period
Sesuai dengan PSAK No. 210, peristiwa akhir tahun yang In accordance with PSAK No. 210, year-end events providing
memberikan informasi tambahan tentang kondisi Entitas additional information about the Entity's condition at the
pada periode pelaporan (penyesuaian peristiwa) dicerminkan reporting period (adjusting events) are reflected in the
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah akhir tahun yang financial statements. Post-year-end events that are non-
tidak menyesuaikan peristiwa diungkapkan dalam laporan adjusting events are disclosed in the financial statements if
keuangan yang material. material.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen untuk The preparation of financial statements requires management to
membuat taksiran dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset make estimates and assumptions that affect the reported
dan liabilitas dan pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi amounts of assets and liabilities and the disclosures of contingent
pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan assets and liabilities at the date of the financial statements, as
beban yang dilaporkan selama periode pelaporan. Hasil aktual well as the reported amounts of revenues and expenses during the
dapat berbeda dari taksiran tersebut. reporting period. Actual results could differ from those estimates.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Estimasi, asumsi dan pertimbangan yang memiliki pengaruh The estimates, assumptions, and judgments that have a
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas adalah significant effect on the carrying amounts of assets and liabilities
sebagai berikut: are as follows:
a. Estimasi Provisi Kerugian Kredit Ekspetasian dari Piutang a. Estimated Provision for Expected Credit Losses on Trade and
Usaha dan Piutang Lain-lain Other Receivables
Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh manajemen Specific provision levels are evaluated by management on the
dengan dasar faktor-faktor yang memengaruhi tingkat basis of factors affecting the collectibility of the receivables.
tertagihnya piutang tersebut. Dalam kasus ini, Entitas In this case, the Entity uses judgment based on the best
menggunakan pertimbangan berdasarkan fakta dan kondisi available facts and circumstances including, but not limited
terbaik yang tersedia meliputi tetapi tidak terbatas pada to, the duration of the Entity's relationship with customers
jangka waktu hubungan Entitas dengan pelanggan dan status and customer credit status based on third-party reports and
kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak ketiga dan known market factors, to record specific provisions for
faktor-faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat customers against overdue amounts in order to reduce the
pencadangan spesifik untuk pelanggan terhadap jumlah jatuh Entity's receivables to the amount expected to be collected.
tempo untuk mengurangi piutang Entitas menjadi jumlah
yang diharapkan tertagih.
- 30 -
Page 46
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ASSUMPTIONS (CONTINUED)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued)
a. Estimasi Provisi Kerugian Kredit Ekspetasian dari Piutang a. Estimated Provision for Expected Credit Losses on Trade and
Usaha dan Piutang Lain-lain (Lanjutan) Other Receivables (Continued)
Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi kembali dan These specific provisions are re-evaluated and adjusted if
disesuaikan jika terdapat informasi tambahan yang diterima additional information is received that affects the estimated
yang mempengaruhi jumlah yang diestimasikan. Selain amount. In addition to specific provisions for individually
provisi khusus terhadap piutang yang signifikan secara significant receivables, the Entity also recognizes collective
individual, Entitas juga mengakui provisi penurunan nilai impairment provisions for credit risks of debtors grouped
secara kolektif terhadap risiko kredit debitur yang based on similar credit characteristics, and which, although
dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, not specifically identified as requiring a specific provision,
dan meskipun tidak secara spesifik diidentifikasi have a higher risk of default than when the receivable was
membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal bayar initially granted to the debtor.
lebih tinggi daripada ketika piutang pada awalnya diberikan
kepada debitur.
Entitas menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk The Entity applies a simplified approach to measure expected
mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan credit losses, using a lifetime expected credit loss allowance
cadangan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya for all trade receivables. In determining expected credit
untuk seluruh piutang usaha. Dalam penentuan kerugian losses, management is required to exercise judgment in
kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk defining what constitutes a significant increase in credit risk
menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan hal apa and in making assumptions and estimates to relate relevant
yang dianggap sebagai kenaikan risiko kredit yang signifikan information about past events, current conditions, and
dan dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk economic forecasts. Judgment is applied in determining the
menghubungkan informasi yang relevan tentang kejadian lifetime period and the initial recognition point of receivables.
masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi.
Pertimbangan diaplikasikan dalam menentukan periode
sepanjang umurnya dan titik pengakuan awal piutang.
b. Penyusutan Aset Tetap dan Aset Hak Guna b. Depreciation of Fixed Assets and Right-of-Use Assets
Manajemen Entitas melakukan penelaahan berkala atas The Entity's management conducts periodic reviews of the
masa manfaat aset tetap dan aset hak guna berdasarkan useful lives of fixed assets and right-of-use assets based on
faktor-faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan factors such as technical conditions and future technological
teknologi di masa depan. developments.
Manajemen akan menyesuaikan beban penyusutan jika masa Management will adjust depreciation expense if the useful
manfaatnya berbeda dari estimasi sebelumnya atau lives differ from previous estimates, or management will
manajemen akan menghapus bukukan atau melakukan write off or record impairment for assets that are technically
penurunan nilai atas aset yang secara teknis telah usang atau obsolete or non-strategic assets that are retired from use or
aset nonstrategis yang dihentikan penggunaannya atau sold.
dijual.
Biaya perolehan aset tetap dan aset hak guna disusutkan The cost of fixed assets and right-of-use assets is depreciated
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan using the straight-line method based on their estimated
estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen economic useful lives. Management estimates the economic
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap dan aset useful lives of fixed assets and right-of-use assets as follows:
hak-guna dengan rincian sebagai berikut:
Tahun/ Years
Aset tetap 4-8 Fixed assets
Aset hak guna 4 Right o use assets
- 31 -
Page 47
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ASSUMPTIONS (CONTINUED)
b. Penyusutan Aset Tetap dan Aset Hak Guna (Lanjutan) b. Depreciation of Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(Continued)
Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara umum These useful lives are generally expected in the industry in
diharapkan dalam industri di mana Entitas menjalankan which the Entity operates its business. Changes in usage
bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan levels and technological developments may affect the
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and residual values of assets, and
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan therefore future depreciation charges may be revised.
mungkin direvisi.
c. Imbalan Kerja c. Employee Benefits
Nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan kerja tergantung The present value of estimated employee benefit obligations
pada sejumlah faktor yang ditentukan dengan menggunakan depends on a number of factors that are determined using
asumsi aktuaria. Asumsi tersebut antara lain tingkat diskonto actuarial assumptions. These assumptions include, among
dan tingkat kenaikan kompensasi, meskipun Entitas yakin others, the discount rate and the rate of compensation
bahwa asumsi tersebut wajar dan tepat, perbedaan increase. Although the Entity believes that these assumptions
signifikan dalam pengalaman aktual atau perubahan are reasonable and appropriate, significant differences in
signifikan dalam asumsi tersebut dapat mempengaruhi actual experience or significant changes in these assumptions
jumlah kewajiban imbalan pensiun secara material. could materially affect the amount of pension benefit
obligations.
Asumsi penting lainnya untuk liabilitas diestimasi atas Other key assumptions for estimated employee benefit
imbalan kerja sebagian didasarkan pada kondisi pasar saat liabilities are based in part on current market conditions.
ini.
d. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan d. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Entitas menelaah nilai At the end of each reporting period, the Entity reviews the
tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah carrying amounts of non-financial assets to determine
terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami whether there is any indication that those assets have
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang suffered an impairment loss. If any such indication exists, the
dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk recoverable amount of the asset is estimated in order to
menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila determine the extent of the impairment loss (if any). Where it
tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat is not possible to estimate the recoverable amount of an
diperoleh kembali atas suatu aset individu, Entitas individual asset, the Entity estimates the recoverable amount
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit of the cash-generating unit to which the asset belongs.
penghasil kas atas aset.
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai The estimated recoverable amount is the higher of fair value
tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan less costs to sell and value in use. In assessing value in use,
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa estimated future cash flows are discounted to their present
depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat value using a pre-tax discount rate that reflects current
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian market assessments of the time value of money and the risks
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset specific to the asset for which the estimates of future cash
yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. flows have not been adjusted.
Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non- If the recoverable amount of a non-financial asset (cash-
keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, generating unit) is less than its carrying amount, the carrying
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi amount of the asset (cash-generating unit) is reduced to its
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi recoverable amount, and an impairment loss is recognized
penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. immediately in profit or loss.
- 32 -
Page 48
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ASSUMPTIONS (CONTINUED)
e. Pengukuran Nilai Wajar e. Fair Value Measurement
Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk ke dalam laporan A number of the Entity's assets and liabilities included in the
keuangan Entitas memerlukan pengukuran, dan/atau financial statements require measurement and/or disclosure
pengungkapan atas nilai wajar. of fair value.
Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dan non- The fair value measurement of the Entity's financial and non-
keuangan Entitas memanfaatkan pasar input dan data yang financial assets and liabilities utilizes market inputs and
dapat diobservasi sedapat mungkin. Input yang digunakan observable data to the extent possible. Inputs used in
dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan ke determining fair value measurements are categorized into
dalam level yang berbeda berdasarkan pada bagaimana input different levels based on how observable the inputs used in
dapat diobservasi yang digunakan dalam teknik penilaian the valuation techniques are (fair value hierarchy):
yang digunakan (hirarki nilai wajar):
- Level 1: Harga kuotasi di pasar aktif untuk item yang - Level 1: Quoted prices in active markets for similar items
serupa (tidak disesuaikan). (unadjusted).
- Level 2: Teknik penilaian untuk input yang dapat diamati - Level 2: Valuation techniques for inputs that are directly
langsung atau tidak langsung selain input level 1. or indirectly observable other than Level 1 inputs.
- Level 3: Teknik penilaian untuk input yang tidak dapat - Level 3: Valuation techniques for unobservable inputs
diobservasi (yaitu tidak berasal dari data pasar). (i.e., not derived from market data).
Klasifikasi item menjadi level di atas didasarkan pada tingkat The classification of an item into the levels above is based on
terendah dari input yang digunakan yang memiliki efek the lowest level input used that has a significant effect on the
signifikan pada pengukuran nilai wajar item tersebut. fair value measurement of the item. Transfers of items
Transfer item antar level diakui pada periode saat terjadinya. between levels are recognized in the period in which they
occur.
Jika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan If the fair value of financial assets and financial liabilities
yang dicatat dalam laporan posisi keuangan tidak dapat recorded in the statement of financial position cannot be
diukur berdasarkan harga kuotasian di pasar aktif, maka nilai measured based on quoted prices in active markets, their fair
wajarnya diukur dengan menggunakan teknik penilaian value is measured using valuation techniques, including
termasuk model arus kas yang didiskontokan. Masukan untuk discounted cash flow models. Inputs to these models are
model ini diambil dari pasar yang dapat diobservasi jika taken from observable markets where possible, but where
memungkinkan, tetapi jika tidak memungkinkan, diperlukan this is not feasible, a degree of judgment is required in
tingkat pertimbangan dalam menetapkan nilai wajar. establishing fair values. Judgments include considerations of
Pertimbangan termasuk pertimbangan input seperti risiko inputs such as liquidity risk, credit risk, and volatility. Changes
likuiditas, risiko kredit dan volatilitas. Perubahan asumsi in assumptions relating to these factors could affect the
terkait faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai reported fair value of financial instruments.
wajar instrumen keuangan yang dilaporkan.
f. Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan f. Uncertainty of Tax Liabilities
Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat menentukan In certain circumstances, the Entity cannot determine with
secara pasti jumlah utang pajak kini atau masa mendatang certainty the amount of current or future tax liabilities or the
atau jumlah klaim restitusi pajak yang dapat terpulihkan amount of tax refund claims that can be recovered due to
karena proses pemeriksaan yang masih berlangsung atau ongoing tax audits or negotiations with tax authorities.
negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul Uncertainty arises relating to the interpretation of complex
terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang tax regulations and the amount and timing of future taxable
kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak income. In determining the amount to be recognized relating
di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus diakui to uncertain tax liabilities or recoverable tax refund claims
terkait dengan utang pajak yang tidak pasti atau klaim regarding uncertain tax positions, the Entity applies the same
restitusi pajak yang dapat terpulihkan terkait judgment used in determining the amount of provision to be
denganketidakpastian posisi perpajakan, Entitas menerapkan recognized in accordance with SFAS No. 237 regarding
pertimbangan yang sama yang akan digunakan dalam "Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets" and
menentukan jumlah provisi yang harus diakui sesuai dengan SFAS No. 212 regarding "Income Taxes".
PSAK No. 237, mengenai “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan
Aset Kontinjensi” dan PSAK No. 212, mengenai “Pajak
Penghasilan”.
- 33 -
Page 49
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ASSUMPTIONS (CONTINUED)
f. Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan (Lanjutan) f. Uncertainty of Tax Liabilities (Continued)
Entitas membuat analisa untuk semua ketidakpastian posisi The Entity performs an analysis for all uncertain tax positions
perpajakan untuk menentukan jika utang pajak atas manfaat to determine if a tax liability for uncertain tax benefits or an
pajak yang tidak pasti atau cadangan atas klaim restitusi allowance for unrecoverable tax refund claims should be
pajak yang tidak dapat terpulihkan harus diakui. recognized.
Entitas mencatat bunga dan denda atas pajak penghasilan The Entity records interest and penalties on underpayment of
kurang bayar, jika ada, pada beban pajak penghasilan di income tax, if any, under income tax expense in the statement
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive income.
g. Pemulihan dari Aset Pajak Tangguhan g. Recovery of Deferred Tax Assets
Entitas melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak The Entity reviews the carrying amount of deferred tax assets
tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan dan at the end of each reporting period and reduces that amount
mengurangi nilai tersebut sampai tidak lagi memungkinkan di to the extent that it is no longer probable that sufficient
mana penghasilan kena pajak akan tersedia untuk taxable income will be available to allow all or part of the
penggunaan seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan deferred tax asset to be utilized. The Entity's review of the
tersebut. Penelaahan Entitas atas pengakuan aset pajak recognition of deferred tax assets for deductible temporary
tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapat differences and tax loss carryforwards is based on the level
dikurangkan dan rugi fiskal yang masih dapat dimanfaatkan and timing of estimated taxable income for subsequent
didasarkan atas tingkat dan waktu dari penghasilan kena reporting periods. This estimate is based on the Entity's past
pajak yang ditaksirkan untuk periode pelaporan berikutnya. achievements and future expectations regarding revenues
Taksiran ini berdasarkan hasil pencapaian Entitas di masa lalu and expenses, as well as future tax planning strategies.
dan ekspektasi di masa depan terhadap pendapatan dan However, there is no assurance that the Entity can generate
beban, sebagaimana juga dengan strategi perencanaan sufficient taxable income to allow the utilization of part or all
perpajakan di masa depan. Namun, tidak terdapat kepastian of the deferred tax assets.
bahwa Entitas dapat menghasilkan penghasilan kena pajak
yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau
seluruh bagian dari aset pajak tangguhan tersebut.
h. Pengakuan Pendapatan Jasa Kontruksi dan Interior h. Revenue Recognition for Construction and Interior Services
Entitas menggunakan metode persentase penyelesaian The Entity uses the percentage of completion method in
dalam membukukan penjualan jasa konstruksi dan interior accounting for the sale of construction and interior services
dengan kontrak harga tetap. Penggunaan metode persentase under fixed-price contracts. The use of the percentage of
penyelesaian mengharuskan Entitas mengestimasi jasa completion method requires the Entity to estimate the
kontruksi dan interior yang telah diserahkan sampai saat ini construction and interior services provided to date as a
sebagai proporsi terhadap jumlah jasa yang akan diserahkan. proportion of the total services to be provided.
Aset yang diakui dari kapitalisasi beban untuk mendapatkan Assets recognized from the capitalization of costs to obtain
dan memenuhi kontrak diamortisasikan secara sistematis and fulfill a contract are amortized on a systematic basis
sejalan dengan pola penyerahan jasa yang terkait dengan consistent with the pattern of transfer of services related to
aset tersebut. Pertimbangan mungkin dibutuhkan untuk the asset. Judgment may be required to determine the
menentukan jasa yang terkait dengan aset tersebut. Entitas services related to such assets. The Entity applies an
menerapkan metode amortisasi sejalan dengan pola amortization method consistent with the pattern of transfer
penyerahan jasa ke pelanggan yaitu amortisasi garis lurus of services to customers, namely straight-line amortization
sesuai dengan estimasi umur kontrak. over the estimated contract life.
- 34 -
Page 50
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. USE OF SIGNIFICANT JUDGMENTS, ESTIMATES AND
SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ASSUMPTIONS (CONTINUED)
Pertimbangan Akuntansi Penting dalam Penerapan Kebijakan Critical Accounting Judgments in Applying the Entity's
Akuntansi Entitas Accounting Policies
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Entitas, manajemen In the process of applying the Entity's accounting policies,
telah membuat pertimbangan yang terpisah dari estimasi dan management has made judgments, apart from those involving
asumsi, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah estimations and assumptions, which have the most significant
yang dicatat dalam laporan keuangan: effect on the amounts recognized in the financial statements:
a. Penilaian Model Bisnis a. Business Model Assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan tergantung pada The classification and measurement of financial assets
hasil model bisnis dan hanya untuk pembayaran pokok dan depend on the results of the business model test and sole
bunga. Entitas menentukan model bisnis pada tingkat yang payments of principal and interest. The Entity determines the
mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola business model at a level that reflects how groups of financial
bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini assets are managed together to achieve a specific business
mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang objective. This assessment includes evaluating all relevant
relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan evidence, including how the performance of assets is
kinerja mereka diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja evaluated and measured, risks affecting asset performance
aset dan bagaimana ini dikelola dan bagaimana manajer aset and how these risks are managed, and how asset managers
dikompensasi. Entitas memantau aset keuangan yang diukur are compensated. The Entity monitors financial assets
pada biaya perolehan diamortisasi atau aset keuangan yang measured at amortized cost or financial assets measured at
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through other comprehensive income that are
lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo derecognized prior to maturity to understand the reasons for
untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah their disposal and whether the reasons are consistent with
alasannya konsisten dengan tujuan bisnis tempat aset itu the business objective for which the assets were held.
dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian Monitoring is part of the Entity's ongoing assessment of
berkelanjutan Entitas mengenai apakah model bisnis yang whether the business model for remaining financial assets
dimiliki oleh aset keuangan yang tersisa terus sesuai dan jika continues to be appropriate, and if not, whether there has
tidak tepat apakah telah ada perubahan dalam model bisnis been a change in the business model and prospective changes
dan perubahan prospektif ke arah itu. klasifikasi aset to the classification of such assets. No changes were required
tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama during the periods presented.
periode yang disajikan.
b. Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan b. Significant Increase in Credit Risk
Kerugian kredit ekspetasian (“KKE”) diukur sebagai Expected credit loss ("ECL") is measured as an allowance
penyisihan yang setara dengan KKE 12 bulan untuk aset equal to 12-month ECL for stage 1 assets, or lifetime ECL for
tahap 1, atau KKE sepanjang umurnya untuk aset tahap 2 stage 2 or stage 3 assets. An asset moves to stage 2 when
atau tahap 3. Sebuah aset bergerak ke tahap 2 ketika risiko credit risk has increased significantly since initial recognition.
kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan PSAK No. 109 does not define what constitutes a significant
awal. PSAK No. 109 tidak menjelaskan apa yang merupakan increase in credit risk. In assessing whether the credit risk of
peningkatan risiko kredit yang signifikan. Dalam menilai an asset has increased significantly, the Entity takes into
apakah risiko kredit suatu aset telah meningkat secara account reasonable and supportable forward-looking
signifikan, Entitas memperhitungkan informasi berwawasan information that is available qualitatively and quantitatively.
ke depan yang wajar dan dapat didukung secara kualitatif Management assesses that there was no significant increase
dan kuantitatif. Manajemen menilai tidak terdapat in credit risk for the Entity's financial assets for the period
peningkatan risiko kredit yang signifikan atas aset keuangan ended June 30, 2026.
Entitas untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2026.
- 35 -
Page 51
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH AND BANK
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Kas Cash
Rupiah 5.000.000 - Rupiah
Sub jumlah 5.000.000 - Sub total
Bank Bank
PT Bank Centrak Asia Tbk 30.071.760.290 30.075.563.224 PT Bank Centrak Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 210.933.226 163.505.858 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 3.289.765 99.151.401 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank BJB Syariah 3.112.123 3.405.510 PT Bank BJB Syariah
PT Bank Neo Commerce Tbk 2.112.850 2.076.348 PT Bank Neo Commerce Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 1.050.000 1.350.000 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 375.000 675.000 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 15.000 1.090.000 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Sub jumlah 30.292.648.254 30.346.817.341 Sub total
JUMLAH 30.297.648.254 30.346.817.341 TOTAL
Seluruh saldo kas dan bank dalam mata uang Rupiah. All cash and bank balances are denominated in Rupiah.
Tidak terdapat saldo kas dan bank kepada pihak berelasi. There are no cash and bank balances with related parties.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat As of June 30, 2026 and December 31, 2025, there are no
saldo kas dan bank yang dibatasi penggunaannya. restricted cash and bank balances.
5. PIUTANG USAHA 5. ACCOUNT RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third parties
PT Nusantara Compnet Integrator 10.675.913.025 - PT Nusantara Compnet Integrator
PT Pasifik Internusa 1.875.000.000 1.875.000.000 PT Pasifik Internusa
PT Putra Oetama Teknologi 4.722.592.545 4.722.592.545 PT Putra Oetama Teknologi
PT Matrixindo Multi Kreasi 2.856.450.000 2.946.450.000 PT Matrixindo Multi Kreasi
PT Global Furnika Mandiri 740.124.845 740.124.845 PT Global Furnika Mandiri
PT Kayu Raya Indonesia 626.011.760 626.011.760 PT Kayu Raya Indonesia
PT Kopi Bintang Indonesia 219.685.672 219.685.672 PT Kopi Bintang Indonesia
PT PP Jakon KSO 170.731.775 170.731.775 PT PP Jakon KSO
Yayasan Pendidikan Gunadarma 162.743.193 162.743.193 Yayasan Pendidikan Gunadarma
Lainnya dibawah Rp100.000.000 175.121.259 175.121.259 Others under IDR 100,000,000
Sub jumlah 22.224.374.074 11.638.461.049 Sub total
Dikurangi: Minus:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.350.301.173) (3.166.818.865) Allowance for impairment loss
JUMLAH - BERSIH 18.874.072.901 8.471.642.184 TOTAL - NET
- 36 -
Page 52
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA (LANJUTAN) 5. ACCOUNT RECEIVABLES (CONTINUED)
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of these trade receivables are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Belum jatuh tempo - - Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari - - 1 - 30 days
31 - 60 hari - 1.027.807.034 31 - 60 days
61 - 90 hari - 354.753.462 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 22.224.374.074 10.255.900.553 More than 90 days
Jumlah 22.224.374.074 11.638.461.049 Total
Dikurangi: Minus:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.350.301.173) (3.166.818.865) Allowance for impairment loss
JUMLAH - BERSIH 18.874.072.901 8.471.642.184 TOTAL - NET
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai untuk tahun-tahun The movements in the allowance for impairment losses for the
yang berakhir pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah years ended June 30, 2026 and December 31, 2025 are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 3.166.818.865 2.649.882.521 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) selama Provision (recovery) during
tahun berjalan 183.482.308 516.936.344 the year
Saldo akhir 3.350.301.173 3.166.818.865 Ending Balance
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah. All trade receivables are denominated in Rupiah.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai atas Management believes that the allowance for impairment of trade
piutang usaha kepada pihak ketiga adalah cukup untuk menutup receivables from third parties is adequate to cover possible losses
kerugian yang mungkin timbul dari tertagihnya piutang tersebut. that may arise from the collection of such receivables.
Penambahan atas penyisihan penurunan nilai piutang usaha Additions to the allowance for impairment of trade receivables
dibebankan ke dalam beban umum dan administrasi dalam are charged to general and administrative expenses in the
laporan laba rugi (Catatan 26). statement of profit or loss (Note 26).
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan piutang ragu-ragu Management believes that the allowance for doubtful accounts is
tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya sufficient to cover losses arising from uncollectible trade
piutang usaha. receivables.
Pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat piutang As of June 30, 2026 and December 31, 2025, no trade receivables
usaha yang dijadikan sebagai jaminan. were pledged as collateral.
- 37 -
Page 53
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG LAIN - LAIN 6. OTHER RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third Parties
Karyawan 36.999.915 1.500.000 Employee
Lain - lain - 17.999.915 Others
JUMLAH 36.999.915 19.499.915 TOTAL
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat As of June 30, 2026 and December 31, 2025, no other receivables
piutang lain-lain yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman were used as collateral for loans and no collateral was received by
dan tidak terdapat jaminan yang diterima Entitas atas piutang the Entity for such receivables.
tersebut.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang Based on the review of the status of other receivables account as
lain-lain pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, of June 30, 2026 and December 31, 2025, management believes
manajemen berkeyakinan tidak terdapat bukti objektif saldo there is no objective evidence that other receivables are
piutang lain-lain tidak dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan uncollectible, hence no allowance for impairment of other
penyisihan penurunan piutang lain-lain. receivables is required.
7. ASET KONTRAK 7. CONTRACT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third Parties
PT Nusantara Compnet Integrator - 11.100.000.000 PT Nusantara Compnet Integrator
JUMLAH - 11.100.000.000 TOTAL
Aset kontrak - Pihak ketiga merupakan Pekerjaan Kontrak Contract assets - Third parties are Contract in Progress from the
Kontruksi dalam Pelaksanaan dari Pemberi Kerja. Aset kontrak Customers. Contract assets are recorded based on Work
dicatat berdasarkan Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan nomor Implementation Agreement number 101/SPK/HDK/SO/ XII/2024
101/SPK/HDK/SO/XII/2024 tanggal 17 Desember 2024 antara PT dated December 17, 2024 between PT Harta Djaya Karya Tbk and
Harta Djaya Karya Tbk dan PT Nusantara Compnet Integrator, PT Nusantara Compnet Integrator, with a contract value of IDR
dengan nilai kontrak Rp 18.750.000.000 (belum termasuk pajak 18,750,000,000 (excluding applicable taxes)
yang berlaku).
Sampai dengan tanggal 30 Juni 2026, pekerjaan sebagaimana By June 30, 2026, the work referred to in the agreement had been
dimaksud dalam perjanjian tersebut telah diselesaikan sesuai completed in accordance with the contract terms, and all of the
ketentuan kontrak, dan seluruh hak tagih Entitas telah Entity's rights to payment had been realized through billing and
direalisasikan melalui penagihan serta penyelesaian pembayaran settlement by the client. Consequently, the contract asset balance
oleh pemberi kerja. Oleh karena itu, saldo aset kontrak per 31 as of December 31, 2025, was realized in the subsequent period,
Desember 2025 telah direalisasikan pada periode berikutnya dan and there was no remaining contract asset balance associated
tidak terdapat saldo aset kontrak yang masih terkait dengan with that contract as of June 30, 2026.
kontrak tersebut pada tanggal 30 Juni 2026.
- 38 -
Page 54
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. UANG MUKA SUBKONTRAKTOR 8. ADVANCES TO SUBCONTRACTORS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak ketiga Third parties
PT Matrixindo Multi Kreasi 7.543.000.000 - PT Matrixindo Multi Kreasi
Belly Ferdiansyah 4.101.515.642 - Belly Ferdiansyah
PT Euforia Karya Nusantara 3.450.000.000 - PT Euforia Karya Nusantara
PT Pilar Karya Perkasa 3.100.000.000 966.532.000 PT Pilar Karya Perkasa
R Living 2.650.000.000 2.650.000.000 R Living
Fiano Modern Interior 2.165.135.210 2.165.135.210 Fiano Modern Interior
CV Sujavha Sukses Mandiri 1.979.759.265 - CV Sujavha Sukses Mandiri
PT Lucatama Karya Panelindo 1.845.000.000 1.345.000.000 PT Lucatama Karya Panelindo
PT Anugerah Raihasa Catha 1.569.631.222 - PT Anugerah Raihasa Catha
Sumber Baru 1.092.484.000 267.714.500 Sumber Baru
Beenshine Karya Indonesia 711.625.364 - Beenshine Karya Indonesia
Suratmin 707.230.017 - Suratmin
CV Terang Elektrik Mandiri 587.106.000 - CV Terang Elektrik Mandiri
Wahyu Hidayat 503.457.234 - Wahyu Hidayat
Moch. Sofii 439.923.908 439.923.908 Moch. Sofii
Dayat Hidayatuloh 429.837.912 - Dayat Hidayatuloh
PT Tanjung Karya Jaya 350.000.000 350.000.000 PT Tanjung Karya Jaya
PT Berkat Artisan Indonesia 314.316.000 154.849.579 PT Berkat Artisan Indonesia
Baharudin Triaryadi 270.377.750 - Baharudin Triaryadi
Lainnya di bawah Rp150.000.000 357.074.557 6.698.842.814 Other under IDR 150,000,000
JUMLAH 34.167.474.081 15.037.998.011 TOTAL
Uang muka subkontraktor merupakan uang muka yang Advances to subcontractors represent advance payments made to
dibayarkan kepada subkontraktor untuk pelaksanaan suatu subcontractors for the execution of a project, which will be offset
proyek yang akan dikompensasi dengan pembayaran termin against progress payments to subcontractors.
kepada subkontraktor.
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 9. PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Deposit 139.050.000 139.050.000 Deposits
Sewa 8.750.000 35.000.000 Rents
JUMLAH 147.800.000 174.050.000 TOTAL
- 39 -
Page 55
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Harga perolehan Acquisition cost
Hak atas Tanah 7.820.283.352 - - 7.820.283.352 Landrights
Peralatan Proyek 86.320.781 - - 86.320.781 Project equipments
Peralatan Kantor 702.768.641 - 702.768.641 Office equipments
Kendaraan 624.645.728 - - 624.645.728 Vehicles
Jumlah 9.234.018.502 - - 9.234.018.502 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan Depreciation
Peralatan Proyek 80.793.301 3.390.042 - 84.183.343 Project equipments
Peralatan Kantor 696.855.185 2.747.175 - 699.602.360 Office equipments
Kendaraan 466.979.111 23.526.418 - 490.505.529 Vehicles
Jumlah 1.244.627.597 29.663.635 - 1.274.291.232 Total
Nilai buku 7.989.390.905 7.959.727.270 Book Value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Harga perolehan Acquisition cost
Hak atas Tanah 7.820.283.352 - - 7.820.283.352 Landrights
Peralatan Proyek 86.320.781 - - 86.320.781 Project equipments
Peralatan Kantor 702.768.641 - 702.768.641 Office equipments
Kendaraan 624.645.728 - - 624.645.728 Vehicles
Jumlah 9.234.018.502 - - 9.234.018.502 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan Depreciation
Peralatan Proyek 67.006.071 13.787.230 - 80.793.301 Project equipments
Peralatan Kantor 652.706.190 44.148.995 - 696.855.185 Office equipments
Kendaraan 384.509.601 82.469.510 - 466.979.111 Vehicles
Jumlah 1.104.221.862 140.405.735 - 1.244.627.597 Total
Nilai buku 8.129.796.640 7.989.390.905 Book Value
Beban penyusutan aset tetap pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Depreciation expense of fixed assets as of June 30, 2026 and
Desember 2025 dialokasikan sebagai berikut: Desember 31, 2025 is allocated as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Beban umum dan administrasi General and administration expense
(Catatan 26) 29.663.635 140.405.735 (Notes 26)
JUMLAH 29.663.635 140.405.735 TOTAL
- 40 -
Page 56
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (LANJUTAN) 10. FIXED ASSETS (CONTINUED)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Company did not
tidak mengasuransikan aset tetapnya. insure its fixed assets.
Aset tetap berupa tanah dan kendaraan tertentu digunakan Fixed assets in the form of land and certain vehicles are pledged
sebagai jaminan atas utang dari PT Bank Perekonomian Rakyat as collateral for loans from PT Bank Perekonomian Rakyat
Intidana Sukses Makmur (Catatan 15). Intidana Sukses Makmur (Note 15)
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat Based on the evaluation performed, management believes that
bahwa tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang there are no events or changes in circumstances indicating an
menunjukkan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 impairment of fixed assets as of June 30, 2026 and December 31,
Juni 2026 dan 31 Desember 2025. 2025.
11. ASET HAK GUNA 11. RIGHT OF USE ASSET
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 518.878.033 - - 518.878.033 Building
Jumlah 518.878.033 - - 518.878.033 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 275.892.999 86.479.672 - 362.372.671 Building
Jumlah 275.892.999 86.479.672 - 362.372.671 Total
Nilai buku 242.985.034 156.505.362 Book Value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 518.878.033 - - 518.878.033 Building
Jumlah 518.878.033 - - 518.878.033 Total
Akumulasi penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 100.892.951 175.000.048 - 275.892.999 Building
Jumlah 100.892.951 175.000.048 - 275.892.999 Total
Nilai buku 417.985.082 242.985.034 Book Value
Beban penyusutan aset hak guna pada tanggal 30 Juni 2026 dan Depreciation expense of righ of use assets as of June 30, 2026 and
31 Desember 2025 dialokasikan sebagai berikut: Desember 31, 2025 is allocated as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Beban umum dan administrasi General and administration expense
(Catatan 26) 86.479.672 175.000.048 (Notes 26)
JUMLAH 86.479.672 175.000.048 TOTAL
- 41 -
Page 57
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET HAK GUNA (LANJUTAN) 11. RIGHT OF USE ASSET (CONTINUED)
Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kejadian atau Based on the evaluation management, there no event or changes
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan in circumstances that indicated impairment on right-of-use assets
nilai aset hak-guna pada tanggal 30 Juni 2026. as of June 30, 2026.
12. INVESTASI PADA ENTITAS LAIN 12. INVESTMENT TO OTHER ENTITIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Semitra Van Persada 4.754.257.188 4.776.896.792 PT Semitra Van Persada
PT Anagatha Djaya Artha 4.722.408.237 4.778.837.400 PT Anagatha Djaya Artha
PT Niat Djadi Atlet 4.613.371.552 4.677.828.166 PT Niat Djadi Atlet
JUMLAH 14.090.036.977 14.233.562.358 TOTAL
PT Semitra Van Persada PT Semitra Van Persada
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Based on the Deed of Statement of Shareholders' Resolution No.
No. 45 tanggal 19 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Dr. Sugih 45 dated June 19, 2025, drawn up before Dr. Sugih Haryati, S.H.,
Haryati, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang telah M.Kn, a Notary in South Jakarta, which has obtained approval
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia from the Minister of Law of the Republic of Indonesia through
melalui Surat Keputusan No. AHU-0046458.AH.01.02.TAHUN 2025 Decree No. AHU-0046458.AH.01.02.TAHUN 2025 dated July 16,
tanggal 16 Juli 2025, modal ditempatkan dan disetor penuh 2025, the issued and fully paid-up capital amounts to 4,800 shares
adalah sebanyak 4.800 lembar saham dengan nilai nominal with a nominal value of Rp1,000,000 per share, totaling
Rp1.000.000 per saham, yang secara keseluruhan berjumlah Rp4,800,000,000. Furthermore, the Entity's share ownership
Rp4.800.000.000. Adapun persentase kepemilikan saham Entitas percentage in PT Semitra Van Persada is 32%.
pada PT Semitra Van Persada adalah sebesar 32%.
PT Anagatha Djaya Artha PT Anagatha Djaya Artha
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Based on the Deed of Statement of Shareholders' Resolution No.
No. 44 tanggal 19 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Dr. Sugih 44 dated June 19, 2025, drawn up before Dr. Sugih Haryati, S.H.,
Haryati, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang telah M.Kn, a Notary in South Jakarta, which has obtained approval
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia from the Minister of Law of the Republic of Indonesia through
melalui Surat Keputusan No. AHU-0046462.AH.01.02.TAHUN Decree No. AHU-0046462.AH.01.02.TAHUN 2025 dated July 16,
2025 tanggal 16 Juli 2025, modal ditempatkan dan disetor penuh 2025, the issued and fully paid-up capital amounts to 4,800 shares
adalah sebanyak 4.800 lembar saham dengan nilai nominal with a nominal value of Rp1,000,000 per share, totaling
Rp1.000.000 per saham, yang secara keseluruhan berjumlah Rp4,800,000,000. Furthermore, the Entity's share ownership
Rp4.800.000.000. Adapun persentase kepemilikan saham Entitas percentage in PT Anagatha Djaya Artha is 32%.
pada PT Anagatha Djaya Artha adalah sebesar 32%.
PT Niat Djadi Atlet PT Niat Djadi Atlet
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Based on the Deed of Statement of Shareholders' Resolution No.
No. 10 tanggal 4 Agustus 2025 yang dibuat di hadapan Dr. Sugih 10 dated August 4, 2025, drawn up before Dr. Sugih Haryati, S.H.,
Haryati, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan, yang telah M.Kn, a Notary in South Jakarta, which has obtained approval
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia from the Minister of Law of the Republic of Indonesia through
melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0326859 tanggal 20 Decree No. AHU-AH.01.09-0326859 dated August 20, 2025, the
Agustus 2025, modal ditempatkan dan disetor penuh adalah issued and fully paid-up capital amounts to 4,800 shares with a
sebanyak 4.800 lembar saham dengan nilai nominal Rp1.000.000 nominal value of Rp1,000,000 per share, totaling
per saham, yang secara keseluruhan berjumlah Rp4.800.000.000. Rp4,800,000,000. Furthermore, the Entity's share ownership
Adapun persentase kepemilikan saham Entitas pada PT Niat Djadi percentage in PT Niat Djadi Atlet is 32%.
Atlet adalah sebesar 32%.
- 42 -
Page 58
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. INVESTASI PADA ENTITAS LAIN (LANJUTAN) 12. INVESTMENT TO OTHER ENTITIES (CONTINUED)
Laba (Rugi) Investasi Pada Entitas Lain Profit (Loss) on Investments in Other Entities
Laba (rugi) yang diperoleh dari Investasi pada Entitas Lain per 30 Profit (loss) derived from Investment in Other Entities as of June
Juni 2026 dan 31 Desember 2025 dirinci sebagai berikut: 30, 2026 and December 31, 2025, is detailed as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Semitra Van Persada PT Semitra Van Persada
Saldo awal 4.776.896.792 - Beginning balance
Penambahan investasi pada entitas lain - 4.800.000.000 Additional investment in other entities
Laba (rugi) dari investasi pada Profit (loss) from investment in
entitas lain (22.639.604) (23.103.208) other entities
Saldo akhir 4.754.257.188 4.776.896.792 Ending Balance
PT Anagatha Djaya Artha PT Anagatha Djaya Artha
Saldo awal 4.778.837.400 - Beginning balance
Penambahan investasi pada entitas lain - 4.800.000.000 Additional investment in other entities
Laba (rugi) dari investasi pada Profit (loss) from investment in
entitas lain (56.429.163) (21.162.600) other entities
Saldo akhir 4.722.408.237 4.778.837.400 Ending Balance
PT Niat Djadi Atlet PT Niat Djadi Atlet
Saldo awal 4.677.828.166 - Beginning balance
Penambahan investasi pada entitas lain - 4.800.000.000 Additional investment in other entities
Laba (rugi) dari investasi pada Profit (loss) from investment in
entitas lain (64.456.614) (122.171.834) other entities
Saldo akhir 4.613.371.552 4.677.828.166 Ending Balance
JUMLAH 14.090.036.977 14.233.562.358 TOTAL
13. UANG MUKA INVESTASI 13. ADVANCE ON INVESTMENT
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Trimata Coal Perkasa 11.500.000.000 - PT Trimata Coal Perkasa
JUMLAH 11.500.000.000 - TOTAL
PT Triple Berkah Bersama selaku pemegang saham pengendali PT Triple Berkah Bersama, as the controlling shareholder of the
Entitas telah menandatangani Perjanjian Swap Share pada tanggal Entity, signed a Share Swap Agreement on December 22, 2025,
22 Desember 2025 dengan Bapak Subagio Wirjoatmodjo selaku with Mr. Subagio Wirjoatmodjo, as the controlling shareholder of
pemegang saham pengendali PT Trimata Coal Perkasa. Perjanjian PT Trimata Coal Perkasa. This agreement stipulates the
ini menyepakati pengambilalihan 45% saham PT Trimata Coal acquisition of 45% of the shares of PT Trimata Coal Perkasa
Perkasa melalui Entitas dengan Nilai Swap Share yang disepakati through the Entity with an agreed Share Swap Value of
sebesar Rp1.600.000.000.000. Rp1,600,000,000,000.
- 43 -
Page 59
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UANG MUKA INVESTASI (LANJUTAN) 13. ADVANCE ON INVESTMENT (CONTINUED)
Uang muka investasi merupakan bagian dari komitmen fasilitas The investment advance is part of the preliminary facility
pendahuluan atas Perjanjian Swap Share tersebut. Pada saat commitment for the said Share Swap Agreement. Upon the
penutupan transaksi nanti, uang muka ini akan diperhitungkan closing of the transaction, this advance will be directly accounted
secara langsung sebagai pengurang Harga Pengalihan dari total for as a deduction to the Transfer Price from the total Share Swap
Nilai Swap Share yang akan diselesaikan melalui Entitas. Value to be settled through the Entity.
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh persyaratan akan Management believes that all requirements will soon be met to
segera terpenuhi untuk finalisasi investasi, atau dana tersebut finalize the investment, or the funds can be fully recovered if the
dapat dipulihkan sepenuhnya apabila rencana investasi batal investment plan is canceled. Therefore, management did not
dilaksanakan. Oleh karena itu, manajemen tidak membentuk establish an allowance for impairment on the advance payment
penyisihan penurunan nilai atas saldo uang muka tersebut. balance.
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
a. Pajak Dibayar Di Muka a. Prepaid Taxes
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pajak Pertambahan Nilai - Masukan 40.429.315 - VAT in
JUMLAH 40.429.315 - TOTAL
b. Utang Pajak b. Tax Payable
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pajak Pertambahan Nilai - Keluaran 10.183.488.997 9.917.288.333 VAT out
Pajak Penghasilan Pasal 29 701.750.909 701.750.909 Income tax art 29
Pajak Penghasilan Pasal 21 159.238.252 334.211.570 Income tax art 21
JUMLAH 11.044.478.158 10.953.250.812 TOTAL
c. Beban Pajak c. Tax Expenses
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Pajak final 138.287.685 557.514.105 Final tax
Pajak kini - 99.570.354 Current tax
Pajak tangguhan (46.444.030) - Deferred tax
JUMLAH 91.843.655 657.084.459 TOTAL
- 44 -
Page 60
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (LANJUTAN) 14. TAXATION (CONTINUED)
d. Pajak Kini d. Current Tax
Rekonsiliasi antara laba (rugi) Entitas sebelum pajak The reconciliation between the Entity’s profit/ (loss) before
penghasilan menurut laporan keuangan dengan estimasi laba income tax per the financial statements and the estimated
pajak adalah sebagai berikut: taxable profit is as follows:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Laba (rugi) sebelum Taksiran Pajak Profit (loss) before estimated tax
menurut Laporan Laba Rugi according to statement of profit or loss
dan Penghasilan Komprehensif Lain (8.792.739.552) 1.645.865.844 and other comprehensive income
Laba sebelum pajak yang Profit before tax
dikenakan pajak final (6.783.137.691) 1.129.340.389 subject to final tax
Laba sebelum pajak yang Profit before tax
tidak dikenakan pajak final (2.009.601.861) 516.525.455 not subject to final tax
Beda waktu: Temporary differences:
Imbalan kerja 186.234.919 - Employee benefits
Kerugian penurunan nilai piutang 183.482.308 - Impairment loss of account receivable
Beda tetap Permanent differences:
Kerugian Investasi kepada Loss on investment to
entitas lain 183.482.308 - other entities
Taksiran Laba (Rugi) Fiskal Estimated Taxable Fiscal
Kena Pajak Fiskal (1.456.402.326) 516.525.455 Income (Loss)
Beban pajak kini - 99.570.354 Current tax expense
Pajak penghasilan kurang Underpayment (overpayment) of
(lebih) bayar - 99.570.354 income tax
Entitas menghitung dan menyampaikan Surat Pemberitahuan The Entity calculates and submits its Annual Tax Returns
Tahunan berdasarkan perhitungan pajak penghasilannya based on its own income tax computations. The Directorate
sendiri. Direktorat Jenderal Pajak berwenang untuk menilai General of Taxes has the authority to assess or amend the
atau merevisi jumlah pajak dalam jangka waktu lima tahun amount of tax within a five-year period from the date the
sejak tanggal pajak penghasilan terutang. income tax becomes due.
e. Pajak Tangguhan e. Deferred Tax
Pengakuan aset (liabilitas) pajak tangguhan atas perbedaan The recognition of deferred tax assets (liabilities) for the
temporer pengakuan beban antara komersial dan fiskal temporary differences in expense recognition between
adalah sebagai berikut: commercial and fiscal purposes is as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2025
Aset/ (Liabilitas) Dikreditkan ke Aset/ (Liabilitas)
Pajak Tangguhan Penghasilan Pajak Tangguhan
1 Januari 2026/ Dikreditkan ke Komprehensif Lain/ 30 Juni 2026/
Deferred tax Laporan Laba Rugi/ Credit to Other Deferred tax
Assets/ (Liabilities) Credit to Statement Comprehensive Assets/ (Liabilities)
January 1, 2026 of Profit or Loss Income June 30, 2026
Imbalan kerja karyawan 395.271.500 6.077.922 (257.893.397) 143.456.025 Employee benefit
Cadangan penurunan Allowance for impairment
nilai piutang usaha 696.700.151 40.366.108 - 737.066.259 of trade receivable
JUMLAH - BERSIH 1.091.971.651 46.444.030 (257.893.397) 880.522.284 TOTAL - NET
- 45 -
Page 61
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (LANJUTAN) 14. TAXATION (CONTINUED)
e. Pajak Tangguhan (Lanjutan) e. Deferred Tax (Continued)
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Aset/ (Liabilitas) Dikreditkan ke Aset/ (Liabilitas)
Pajak Tangguhan Penghasilan Pajak Tangguhan
1 Januari 2025/ Dikreditkan ke Komprehensif Lain/ 31 Desember 2025/
Deferred tax Laporan Laba Rugi/ Credit to Other Deferred tax
Assets/ (Liabilities) Credit to Statement Comprehensive Assets/ (Liabilities)
January 1, 2025 of Profit or Loss Income December 31, 2025
Imbalan kerja karyawan 323.986.220 71.285.280 - 395.271.500 Employee benefit
Cadangan penurunan Allowance for impairment
nilai piutang usaha 582.974.155 113.725.996 - 696.700.151 of trade receivable
JUMLAH - BERSIH 906.960.375 185.011.276 - 1.091.971.651 TOTAL - NET
Berdasarkan evaluasi, manajemen Entitas berkeyakinan bahwa Based on evaluation, the management of the Entity believes that
saldo aset pajak tangguhan dapat terealisasi. the balance of deferred tax assets can be realized.
15. UTANG BANK 15. BANK LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Bank Perekonomian Rakyat PT Bank Perekonomian Rakyat
Intidana Sukses Makmur 4.494.837.025 4.700.000.000 Intidana Sukses Makmur
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.300.000.000 4.300.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 2.940.703.653 2.968.880.398 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah 10.735.540.678 11.968.880.398 Total
Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo Less: Portion Due within
dalam satu tahun one year
PT Bank Perekonomian Rakyat PT Bank Perekonomian Rakyat
Intidana Sukses Makmur 2.161.072.522 4.700.000.000 Intidana Sukses Makmur
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.300.000.000 4.300.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 2.940.703.653 2.968.880.398 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah bagian yang jatuh tempo Total portion due within
dalam waktu satu tahun 8.401.776.175 11.968.880.398 one year
Jumlah bagian jangka panjang 2.333.764.503 - Total long-term portion
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
Berdasarkan Surat Perjanjian Perubahan Perjanjian Kredit Based on Amendment to Credit Agreement Letter No.
No.62202/ISM/ADDPK-KMK/122025 tanggal 30 Desember 2025 62202/ISM/ADDPK-KMK/122025 dated December 30, 2025, with
dengan PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur, PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur, the
Entitas memperoleh fasilitas perpanjangan kredit sebagai berikut: Entity obtained an extension of its credit facilities as follows:
Fasilitas kredit : Kredit Modal Kerja - Installment Credit facilities : Working Capital Credit Facility –
Installment
Jumlah pagu kredit : Rp3.000.000.000 Total credit limit : IDR 3.000.000.000
Jangka waktu : 60 Bulan Time period : 60 Month
- 46 -
Page 62
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG BANK (LANJUTAN) 15. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
(Lanjutan) (Continued)
Bunga : 16 % per tahun efektif Interest rate : 16 % p.a effective
Agunan : Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor Collateral : Building Use Right Certificate Number
3697 atas nama PT Harta Djaya Karya 3697 in the name of PT Harta Djaya
yang beralamat di Blok Pasir Kiara, Karya, located at Blok Pasir Kiara,
Kampung Lebak saat, RT 01/RW 18, Kampung Lebak Saat, RT 01/RW 18,
Cipageran, Cimahi Utara, Cimahi, Jawa Cipageran, North Cimahi, Cimahi, West
Barat. Java.
Berdasarkan Surat Perjanjian Perubahan Perjanjian Kredit Based on Amendment to Credit Agreement Letter No.
No.62111/ISM/ADDPK-KMKDL/102025 tanggal 27 Oktober 2025 62111/ISM/ADDPK-KMKDL/102025 dated October 27, 2025, with
dengan PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur, PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur, the
Entitas memperoleh fasilitas perpanjangan kredit sebagai berikut: Entity obtained an extension of its credit facilities as follows:
Fasilitas kredit : Kredit Modal Kerja - Demand Loan Credit facilities : Working Capital Credit Facility – Demand
Loan
Jumlah pagu kredit : Rp1.700.000.000 Total credit limit : IDR 1.700.000.000
Jangka waktu : 12 Bulan Time period : 12 Month
Bunga : 16 % per tahun efektif Interest rate : 16 % p.a effective
Agunan : Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor Collateral : Building Use Right Certificate Number
3697 atas nama PT Harta Djaya Karya 3697 in the name of PT Harta Djaya
yang beralamat di Blok Pasir Kiara, Karya, located at Blok Pasir Kiara,
Kampung Lebak saat, RT 01/RW 18, Kampung Lebak Saat, RT 01/RW 18,
Cipageran, Cimahi Utara, Cimahi, Jawa Cipageran, North Cimahi, Cimahi, West
Barat. Java.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit Based on the Credit Facility Offer Letter No.
No.NRF.JPL/UKMC/0253/2025 tanggal 30 Oktober 2025 dengan PT NRF.JPL/UKMC/0253/2025 dated October 30, 2025, with PT Bank
Bank Mandiri (Persero) Tbk, Entitas memperoleh fasilitas Mandiri (Persero) Tbk, the Entity obtained an extension of its
perpanjangan kredit sebagai berikut: credit facilities as follows:
1). Kredit Modal Kerja Transaksional 1). Transactional Working Capital Loan
Pagu kredit : Rp2.400.000.000 Credit limit : IDR 2,400,000,000
Tujuan penggunaan : Tambahan modal kerja usaha jasa Purpose of use : Additional working capital for building
konstruksi gedung, desain interior construction, interior, and exterior
dan eksterior. design services.
Jangka waktu : 3 Bulan Time period : 3 Months
Bunga : 14% per tahun efektif Interest rate : 14% effective per annum
Agunan : a). Tanah dan bangunan dengan Collateral : a). Land and building with Freehold
Sertifikat Hak Milik No. Title Certificate No. 09978/Bintaro
09978/Bintaro atas nama Bimo in the name of Bimo Pradikto,
Pradikto yang terletak di located at Belmont Residence, Jl.
Belmont Residence, Jl. H. Alih H. Alih No. 22 Kavling N,
No. 22 Kavling N, RT.05/ RW.07, RT.05/RW.07, Bintaro,
Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Pesanggrahan, South Jakarta.
Selatan.
b). Agunan fixed asset Joint b). Fixed asset joint collateral and
collateral dan cross default cross-default related to the
terkait dengan fasilitas Kredit Revolving Working Capital Credit
Modal Kerja Revolving . facility.
c). Agunan non fixed asset Joint c). Non-fixed asset joint collateral
collateral dan cross default and cross-default related to the
terkait dengan fasilitas Kredit Revolving Working Capital Credit
Modal Kerja Revolving . facility.
- 47 -
Page 63
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG BANK (LANJUTAN) 15. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Continued)
2. Kredit Modal Kerja - Revolving 2. Working Capital Loan - Revolving
Pagu kredit : Rp1.900.000.000 Credit limit : IDR 1.900.000.000
Tujuan penggunaan : Tambahan modal kerja usaha jasa Purpose of use : Additional working capital for building
konstruksi gedung, desain interior construction, interior, and exterior
dan eksterior. design services.
Jangka waktu : 3 Bulan Time period : 3 Month
Bunga : 14% per tahun efektif Interest rate : 14% p.a effective
Agunan : a). Agunan fixed asset joint Collateral : a). Fixed asset joint collateral and
collateral dan cross default cross-default provisions related to
terkait dengan fasilitas Kredit the Transactional Working Capital
Modal Kerja Transaksional. Credit Facility.
b). Agunan Non fixed Asset Joint b). Non-fixed asset collateral, joint
collateral dan cross default collateral, and cross-default
terkait dengan fasilitas Kredit related to the Transactional
Modal Kerja Transaksional. Working Capital Credit facility.
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Waktu Based on the Notice of Term Extension (SPPJ) No.
(SPPJ) No. 00160/KNG/SPPJ/2026 tanggal 25 Juni 2026 dengan PT 00160/KNG/SPPJ/2026 dated June 25, 2026, with PT Bank Central
Bank Central Asia Tbk, Entitas memperoleh fasilitas perpanjangan Asia Tbk, the Entity obtained a credit facility extension as follows:
kredit sebagai berikut:
1). Kredit Lokal (Rekening Koran) 1). Local Credit (Current Account)
Pagu kredit : Rp1.000.000.000 Credit limit : IDR 1.000.000.000
Jangka waktu : Berakhir pada 6 Juli 2026 Time period : Ends on July 6, 2026
Bunga : 12% per tahun efektif Interest rate : 12% p.a effective
Agunan : Agunan berupa tanah dan bangunan Collateral : Collateral in the form of land and
dengan SHM No. 00755/Miroto, atas building under Freehold Title Certificate
nama Drs. Surjadi Budiono Rahardjo (SHM) No. 00755/Miroto, registered
dan Ir. Suryadi Susanto R., terletak Jl. under the names of Drs. Surjadi Budiono
seteran 1 No.1 RT05/RW 03, Miroto, Rahardjo and Ir. Suryadi Susanto R.,
Semarang Tengah, Semarang, Jawa located at Jl. Seteran 1 No. 1, RT 05/RW
Tengah. 03, Miroto, Central Semarang,
Semarang, Central Java.
2). Time Loan Revolving 2). Time Loan Revolving
Pagu kredit : Rp2.000.000.000 Total credit limit : IDR 2.000.000.000
Jangka waktu : Berakhir pada 6 Juli 2026 Time period : Ends on July 6, 2026
Bunga : 11,75% per tahun efektif Interest rate : 11,75% p.a effective
Agunan : Agunan berupa tanah dan bangunan Collateral : Collateral in the form of land and
dengan SHM No. 00755/Miroto, atas building under Freehold Title Certificate
nama Drs. Surjadi Budiono Rahardjo (SHM) No. 0075/Miroto, registered under
dan Ir. Suryadi Susanto R., terletak Jl. the names of Drs. Surjadi Budiono
seteran 1 No.1 RT05/RW 03, Miroto, Rahardjo and Ir. Suryadi Susanto R.,
Semarang Tengah, Semarang, Jawa located at Jl. Seteran 1 No. 1, RT 05/RW
Tengah. 03, Miroto, Central Semarang,
Semarang, Central Java.
- 48 -
Page 64
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG BANK (LANJUTAN) 15. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Central Asia Tbk (Lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (Continued)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Jangka Waktu (SPPJ) No.02036 Based on the Notification Letter of Credit Period (SPPJ) No. 02036
tanggal 05 Agustus 2025 dengan PT Bank Central Asia Tbk, Entitas dated August 5, 2025 with PT Bank Central Asia Tbk, the Entity
memperoleh fasilitas perpanjangan kredit sebagai berikut: obtained an extension of credit facilities as follows:
1). Kredit Lokal (Rekening Koran) 1). Local Credit (Current Account)
Pagu kredit : Rp1.000.000.000 Total credit limit : IDR 1.000.000.000
Jangka waktu : 12 Bulan Time period : 12 Month
Bunga : 12% per tahun efektif Interest rate : 12% p.a effective
Agunan : Agunan berupa tanah dan bangunan Collateral : Collateral in the form of land and
dengan SHM No. 00755/Miroto, atas building under Freehold Title Certificate
nama Drs. Surjadi Budiono Rahardjo (SHM) No. 00755/Miroto, registered
dan Ir. Suryadi Susanto R., terletak under the names of Drs. Surjadi Budiono
jalan seteran 1 No.1 RT05/RW 03, Rahardjo and Ir. Suryadi Susanto R.,
Miroto, Semarang Tengah, Semarang, located at Jl. Seteran 1 No. 1, RT 05/RW
Jawa Tengah. 03, Miroto, Central Semarang,
2). Time Loan Revolving 2). Time Loan Revolving
Pagu kredit : Rp2.000.000.000 Total credit limit : IDR 2.000.000.000
Jangka waktu : 12 Bulan Time period : 12 Month
Bunga : 11,75% per tahun efektif Interest rate : 11,75% p.a effective
Agunan : Agunan berupa tanah dan bangunan Collateral : Collateral in the form of land and
dengan SHM No. 00755/Miroto, atas building under Freehold Title Certificate
nama Drs. Surjadi Budiono Rahardjo (SHM) No. 0075/Miroto, registered under
dan Ir. Suryadi Susanto R., terletak Jl. the names of Drs. Surjadi Budiono
seteran 1 No.1 RT05/RW 03, Miroto, Rahardjo and Ir. Suryadi Susanto R.,
Semarang Tengah, Semarang, Jawa located at Jl. Seteran 1 No. 1, RT 05/RW
Tengah. 03, Miroto, Central Semarang,
Semarang, Central Java.
16. UTANG USAHA 16. ACCOUNT PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pihak Ketiga Third Parties
PT Conspec Pertama Indonesia 207.891.517 - PT Conspec Pertama Indonesia
PT Anugerah Raihasa Catha 178.671.640 269.000.000 PT Anugerah Raihasa Catha
CV Kayu Selaras Idaman 120.092.701 - CV Kayu Selaras Idaman
Yenny Santoso 102.326.000 - Yenny Santoso
Lainnya di bawah Rp50.000.000 196.891.808 588.376.166 Others under IDR 50,000,000
JUMLAH 805.873.666 857.376.166 TOTAL
Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of these account payables are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Belum jatuh tempo - 620.059.365 Not yet due
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 191.486.808 237.316.801 1 - 30 days
31 - 60 hari 566.676.018 - 31 - 60 days
61 - 90 hari 47.710.840 - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari - - More than 90 days
JUMLAH 805.873.666 857.376.166 TOTAL
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada As of June 30, 2026 and December 31, 2025, no collateral was
jaminan yang diberikan atas utang usaha Entitas. provided for the Entity's trade payables.
- 49 -
Page 65
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Gaji - 158.608.000 Salary
JUMLAH - 158.608.000 TOTAL
18. LIABILITAS SEWA 18. LEASE LIABILITIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo Awal 168.176.918 168.176.918 Opening Balance
Penambahan - - Additions
Pengurangan (90.000.000) - Deductions
Saldo Akhir 78.176.918 168.176.918 Ending Balance
Dikurangi: bagian yang jatuh tempo Less: Portion due within
dalam satu tahun (78.176.918) (168.176.918) one year
Jumlah bagian jangka panjang - - Total long-term portion
Beban bunga dialokasikan ke akun laporan laba rugi sebagai Interest expense is allocated to the statement of profit or loss
berikut: accounts as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Beban lain-lain (Catatan 27) 5.911.541 1.000.140 Other expenses (Notes 27)
JUMLAH 5.911.541 1.000.140 TOTAL
19. UTANG LEMBAGA KEUANGAN 19. FINANCIAL INSTITUTION LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
PT Alami Fintek Sharia 4.000.000.000 - PT Alami Fintek Sharia
PT Mandiri Tunas Finance 101.560.741 120.969.537 PT Mandiri Tunas Finance
Jumlah 4.101.560.741 120.969.537 Total
- 50 -
Page 66
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. UTANG LEMBAGA KEUANGAN (LANJUTAN) 19. FINANCIAL INSTITUTION LOANS (CONTINUED)
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Dikurangi: bagian yang jatuh tempo Less: Portion due within
dalam waktu satu tahun one year
PT Alami Fintek Sharia 4.000.000.000 - PT Alami Fintek Sharia
PT Mandiri Tunas Finance 45.471.200 40.918.763 PT Mandiri Tunas Finance
Jumlah bagian yang jatuh tempo Total portion due within
dalam waktu satu tahun 4.045.471.200 40.918.763 one year
- -
Jumlah bagian jangka panjang 56.089.541 80.050.774 Total long-term portion
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Berdasarkan Perjanjian Jual Beli No. 5812400714 tanggal 11 Juli Based on Sale and Purchase Agreement No. 58124000714 dated
2024, Entitas telah mendapatkan Sewa Pembiayaan dari PT July 11, 2024, the entity has obtained a Finance Lease from PT
Mandiri Tunas Finance untuk barang modal 1 (Satu) unit Nissan Mandiri Tunas Finance for Capital Goods consisting of One (1) unit
New Livina 2021 dengan harga perolehan sebesar Rp190.000.000, of Nissan New Livina 2021 with an acquistion price of IDR
harga pembiayaan sebesar Rp171.000.000 dan total sewa 190,000,000, a financing lease of IDR 251,520,000. The Finance
pembiayaan sebesar Rp251.520.000 Sewa Pembiayaan dikenakan Lease is subject to interest of 12% p.a. flat for 4 years, with a term
bunga sebesar 12% p.a. Flat untuk 4 tahun, dengan jangka waktu 48 month, until maturity on june 12, 2028. The funding period is
48 bulan, hingga jatuh tempo tanggal 12 Juni 2028. up to October 22, 2026.
PT Alami Fintek Sharia PT Alami Fintek Sharia
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 005/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 005/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 16 April 2026 April 16, 2026, based on Term Sheet No. TS.005/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.005/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 55 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 55 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 21.02% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 21.02% untuk Pendana dan 78.98% 78.98% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 542,444,444.44. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 542.444.444,44. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 006/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 006/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 16 April 2026 April 16, 2026, based on Term Sheet No. TS.006/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.006/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 60 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 60 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 21.02% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 21.02% untuk Pendana dan 78.98% 78.98% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 542,444,444.44. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 542.444.444,44. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. Perjanjian 007/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 007/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 17 April 2026 April 17, 2026, based on Term Sheet No. TS.007/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.007/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 82 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 82 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 21.02% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 21.02% untuk Pendana dan 78.98% 78.98% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 542,444,444.44. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 542.444.444,44. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
- 51 -
Page 67
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. UTANG LEMBAGA KEUANGAN (LANJUTAN) 19. FINANCIAL INSTITUTION LOANS (CONTINUED)
PT Alami Fintek Sharia (Lanjutan) PT Alami Fintek Sharia (Continued)
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 008/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 008/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 17 April 2026 April 17, 2026, based on Term Sheet No. TS.008/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.008/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 55 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 55 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 21.02% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 21.02% untuk Pendana dan 78.98% 78.98% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 542,444,444.44. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 542.444.444,44. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 009/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 009/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 20 April 2026 April 20, 2026, based on Term Sheet No. TS.009/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.009/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 42 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 42 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 20.69% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 20.69% untuk Pendana dan 79.31% 79.31% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 541,777,777.78. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 541.777.777,78. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 010/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 010/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 20 April 2026 April 20, 2026, based on Term Sheet No. TS.010/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.010/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 500,000,000.00, supported by a total of 43 Funders. The profit-
500.000.000,00 yang didukung oleh total 43 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 20.36% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 20.36% untuk Pendana dan 79.64% 79.64% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 541,111,111.11. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 541.111.111,11. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. 011/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 011/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 ini dibuat pada tanggal 22 April 2026 berdasarkan April 22, 2026, based on Term Sheet No. TS.011/AFS-
Term Sheet No. TS.011/AFS-PHDKT/III/2026. Pada kesepakatan ini, PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp 500.000.000,00 yang IDR 500,000,000.00, supported by a total of 35 Funders. The profit-
didukung oleh total 35 Pendana. Pembagian nisbah disepakati sharing ratio (nisbah) is agreed at 20.14% for the Funders and
sebesar 20.14% untuk Pendana dan 79.86% untuk Penerima 79.86% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar Rp 540,666,666.67. The funding period is up to October 22, 2026.
540.666.666,67. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
Berdasarkan Perjanjian dengan No. Perjanjian 012/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 012/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 dated
PHDKT/03/2026 yang dibuat pada tanggal 22 April 2026 April 22, 2026, based on Term Sheet No. TS.012/AFS-
berdasarkan Term Sheet No. TS.012/AFS-PHDKT/III/2026. Pada PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
kesepakatan ini, Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp IDR 250,000,000.00, supported by a total of 22 Funders. The profit-
250.000.000,00 yang didukung oleh total 22 Pendana. Pembagian sharing ratio (nisbah) is agreed at 10.12% for the Funders and
nisbah disepakati sebesar 10.12% untuk Pendana dan 89.88% 89.88% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
untuk Penerima Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar 270,444,444.44. The funding period is up to October 22, 2026.
Rp 270.444.444,44. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
- 52 -
Page 68
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. UTANG LEMBAGA KEUANGAN (LANJUTAN) 19. FINANCIAL INSTITUTION LOANS (CONTINUED)
PT Alami Fintek Sharia (Lanjutan) PT Alami Fintek Sharia (Continued)
Berdasarkan Perjanjian dengan No. Perjanjian 013/MMBT/AFS- Based on Agreement No. 013/MMBT/AFS-PHDKT/03/2026 was
PHDKT/03/2026 ini dibuat pada tanggal 22 April 2026 berdasarkan dated April 22, 2026, based on Term Sheet No. TS.013/AFS-
Term Sheet No. TS.013/AFS-PHDKT/III/2026. Pada kesepakatan ini, PHDKT/III/2026. In this agreement, the Funder's Capital is set at
Modal Pendana ditetapkan sebesar Rp 250.000.000,00 yang IDR 250,000,000.00, supported by a total of 14 Funders. The profit-
didukung oleh total 14 Pendana. Pembagian nisbah disepakati sharing ratio (nisbah) is agreed at 10.07% for the Funders and
sebesar 10,07% untuk Pendana dan 89,93% untuk Penerima 89.93% for the Fund Recipient, with a Hishshah Selling Price of IDR
Pendanaan, dengan Harga Jual Hishshah sebesar Rp 270,333,333.33. The funding period is up to October 22, 2026.
270.333.333,33. Periode pendanaan berlangsung hingga 22
Oktober 2026.
20. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA 20. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
Berdasarkan Laporan Aktuaria No. 185/LAP/KKA-VAB/VIII/2026 Based on Actuarial Report No. 185/LAP/KKA-VAB/VIII/2026 dated
tanggal 3 Agustus 2026 yang dilakukan oleh KKA V. Agus Basuki August 3, 2026, prepared by KKA V. Agus Basuki for the year 2026,
untuk tahun 2026, dengan menggunakan metode “Projected Unit using the 'Projected Unit Credit' method, the Entity recorded
Credit ”, Entitas mencatat imbalan pasti atas uang pesangon, defined benefits for severance pay, long service pay, and
uang penghargaan masa kerja dan ganti kerugian kepada compensation pay to employees amounting to IDR 652,072,844 as
karyawan sebesar Rp652.072.844 pada tanggal 30 Juni 2026 yang of June 30, 2026, which is presented as the 'Estimated Liability for
disajikan sebagai akun “Liabilitas Diestimasi atas Imbalan kerja” Employee Benefits' account in the statement of financial position.
dalam laporan posisi keuangan.
Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Entitas The defined benefit pension plan typically expose the Entity to
terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat suku bunga dan actuarial risks such as, interest rate risk and salary risk.
risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga Interest Risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas The present value of the defined benefit plan liability is calculated
program, namun sebagian akan di-offset (saling hapus) oleh by reference to the future salaries of plan participants. As such, an
peningkatan imbal hasil atas investasi instrumen utang. increase in the salary of the plan participants will increase the
plan’s liability.
Risiko Gaji Salary Risk
Nilai kini liabilitas imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada The present value of the defined benefit plan liability is calculated
gaji masa depan peserta program. Dengan demikian, kenaikan gaji by reference to the future salaries of plan participants. As such, an
peserta program akan meningkatkan liabilitas program. increase in the salary of the plan participants will increase the
plan’s liability.
Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan The actuarial assumptions used in measuring employee benefit
liabilitas imbalan kerja pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 expense and liabilities as of June 30, 2026 and December 31, 2025
Desember 2025 adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Tingkat Diskonto 7,23% 7,00% Discount Rate
Tingkat Kenaikan Gaji 6,00% 6,00% Salary Increase Rate
Usia Pensiun 59 Tahun/ Years 55 Tahun/ Years Retirement Age
Metode Projected Unit Projected Unit Method
Credit Credit
- 53 -
Page 69
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA (LANJUTAN) 20. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS (CONTINUED)
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja di laporan posisi keuangan Analysis of employee benefits liabilities are as follows:
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo Awal 894.688.638 1.472.664.638 Beginning Balance
Penambahan Tahun Berjalan Addition for the Year
(Catatan 26) 186.234.919 324.024.000 (Notes 26)
Kerugian Aktuaria Tahun Berjalan Actuarial Loss for the Year
(Catatan 23) (428.850.713) (743.392.000) ` (Notes 23)
Pembayaran Manfaat - (158.608.000) Benefit Payments
JUMLAH 652.072.844 894.688.638 TOTAL
Rincian beban imbalan kerja tahun berjalan adalah sebagai Details of employee benefits expenses for the current year are as
berikut: follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Biaya Jasa Kini 154.920.804 233.130.000 Current Service Expense
Biaya Bunga 31.314.115 98.511.000 Interest Expense
Biaya Jasa Lalu dan (Keuntungan)/ Past Service Cost and (Profit)/
Kerugian atas Penyelesaian - (7.617.000) Loss on Settlement
JUMLAH 186.234.919 324.024.000 TOTAL
Manajemen Entitas berpendapat bahwa jumlah pencadangan The Entity's management believes that the provision is adequate
tersebut adalah memadai untuk memenuhi ketentuan UU No. 6 to meet the requirements of Law No. 6 of 2023 concerning Job
Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan PSAK 219 tentang Imbalan Creation and PSAK 219 on Employee Benefits.
Kerja.
21. MODAL SAHAM 21. CAPITAL SHARE
Berdasarkan Akta Notaris No. 187 tanggal 30 Juni 2026 yang Based on Notarial Deed No. 187 dated June 30, 2026, drawn up
dibuat di hadapan Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn, para pemegang before Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., the shareholders approved
saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor the increase in the Entity's issued and paid-up capital from IDR
Entitas yang semula berjumlah Rp38.350.000.000 menjadi 38,350,000,000 to IDR 52,161,621,160 through an initial public
Rp52.161.621.160 melalui penawaran umum perdana. Akta ini offering. This deed was approved by the Minister of Law and
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights of the Republic of Indonesia under Decree No. AHU-
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03- AH.01.03-0190593 dated July 7, 2026.
0190593 tanggal 7 Juli 2026.
Komposisi kepemilikan saham per 30 Juni 2026 adalah sebagai The composition of share ownership as of June 30, 2026, is as
berikut: follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Persentase Jumlah Modal
Kepemilikan/ Disetor/
Jumlah Saham/ Percentage of Total Paid-up
Pemegang Saham Number of Shares Ownership Capital Shareholders
PT Triple Berkah Bersama 1.025.319.283 39,31% 20.506.385.660 PT Triple Berkah Bersama
Richie Adrian Hartanto Suryadi 7.583.333 0,29% 151.666.660 Richie Adrian Hartanto Suryadi
Masyarakat/ Public 1.575.178.442 60,40% 31.503.568.840 Masyarakat/ Public
JUMLAH 2.608.081.058 100,00% 52.161.621.160 TOTAL
- 54 -
Page 70
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (LANJUTAN) 21. CAPITAL SHARE (CONTINUED)
Berdasarkan Akta Notaris dari Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., According to he Notarial Deed from Notary Dr. Sugih Haryati, S.H.,
M.Kn., No. 99, tanggal 14 Juni 2024, Pemegang saham menyetujui M.Kn., No. 99, dated June 14, 2024, the shareholders agreed to
peningkatan modal ditempatkan dan disetor Entitas yang semula increasing the issued and fully paid captal of the Entity from
berjumlah Rp28.750.000.000 menjadi Rp38.350.000.000 melalui IDR28,750,000,000 to IDR38,350,000,000 through initial public
penawaran umum perdana. Akta ini telah disahkan oleh Menteri offering. This deed had been approved by the Minister of Law and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
Keputusan No. AHU-0139244.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 11 Juli 0139244.AH.01.11.Tahun 2024 dated July 11, 2024.
2024.
Komposisi kepemilikan saham per 31 Desember 2025 adalah The composition of share ownership as of December 31, 2025, is
sebagai berikut: as follows:
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Persentase Jumlah Modal
Kepemilikan/ Disetor/
Jumlah Saham/ Percentage of Total Paid-up
Pemegang Saham Number of Shares Ownership Capital Shareholders
PT Interra Djaya Karya 999.750.000 52,14% 19.995.000.000 PT Interra Djaya Karya
PT Wahana Investa Niaga 431.250.000 22,49% 8.625.000.000 PT Wahana Investa Niaga
Richie Adrian Hartanto Suryadi 6.500.000 0,34% 130.000.000 Richie Adrian Hartanto Suryadi
Masyarakat/ Public 480.000.000 25,03% 9.600.000.000 Masyarakat/ Public
JUMLAH 1.917.500.000 100,00% 38.350.000.000 TOTAL
Modal disetor lainnya Others paid-up capital
Pada tahun 2026, Entitas memperoleh penambahan modal In 2026, the Entity received an addition to other paid-in capital in
disetor lainnya berupa Waran dengan total yang di exsercise the form of Warrants with a total exercised value of
sebesar Rp22.758.613.670. Rp22,758,613,670.
Pada tahun 2025 Entitas memperoleh penambahan modal disetor In 2025, the Entity obtained additional paid-in capital in the form
lainnya berupa Waran sebanyak 6.165.761 unit dengan harga of Warrants totaling 6,165,761 units with an exercise price of IDR
pelaksanaan Rp 115 per unit, sehingga total waran yang di 115 per unit, so that the total warrants exercised amounted to IDR
exsercise sebesar Rp 709.062.515. 709,062,515.
22. SALDO LABA 22. RETAINED EARNINGS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Dicadangkan Appropriated
Saldo awal tahun 400.000.000 400.000.000 Beginning Balance
Pembentukan dana cadangan - - Appropriation of Reserve
Saldo Akhir Tahun 400.000.000 400.000.000 Ending Balance
Belum dicadangkan Unappropriated
Saldo awal tahun (12.068.664.314) 9.541.010.896 Beginning Balance
Laba (rugi) tahun berjalan (8.884.583.207) (21.609.675.210) Profit (loss) for the year
Appropriation of R
Saldo Akhir Tahun (20.953.247.521) (12.068.664.314) Ending Balance
Saldo Total (20.553.247.521) (11.668.664.314) Total Balance
- 55 -
Page 71
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA 23. OTHER EQUITY COMPONENT
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo Awal Tahun 355.568.729 (387.823.271) Beginning Balance
Kerugian Aktuaria (Catatan 20) 428.850.713 743.392.000 Actuarial Loss (Notes 20)
Pajak Penghasilan Terkait (257.893.397) - Related Income Tax
Saldo Akhir Tahun 526.526.045 355.568.729 Ending Balance
24. PENDAPATAN 24. REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Jasa Konstruksi 5.218.403.230 21.250.986.112 Construction Services
Jasa Interior 1.152.008.000 9.821.940.000 Interior Services
JUMLAH 6.370.411.230 31.072.926.112 TOTAL
Penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan neto adalah Sales which represent more than of 10% of the total net sales are
sebagai berikut: as follows:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 % (Unaudited) %
PT Rukun Raharja Tbk 3.195.000.000 50,15% - 0,00% PT Rukun Raharja Tbk
PT Nusantara Bina Artha 1.816.830.230 28,52% - 0,00% PT Nusantara Bina Artha
Ibu Leotine Ierma Agustina S 1.152.008.000 18,08% - 0,00% Mrs. Leotine Ierma Agustina S
PT Matrixindo Multi Kreasi - 0,00% 9.821.500.000 31,61% PT Matrixindo Multi Kreasi
PT Nusantara Compnet - 0,00% 18.750.000.000 60,34% PT Nusantara Compnet
Integrator Integrator
JUMLAH 6.163.838.230 96,76% 28.571.500.000 91,95% TOTAL
Penjualan kepada pelanggan pihak ketiga maupun pihak berelasi Sales to both third-party and related-party customers as of June
pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 30, 2026 and December 31, 2025 are as follows:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Pihak ketiga 6.370.411.230 31.072.926.112 Third parties
Pihak berelasi - - Related parties
JUMLAH 6.370.411.230 31.072.926.112 TOTAL
- 56 -
Page 72
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN 25. COST OF REVENUE
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Bahan Baku 3.494.824.946 8.177.688.740 Raw materials
Tenaga Kerja Langsung 1.063.456.500 4.821.645.000 Direct Labor
Overhead 4.370.787.654 10.283.304.644 Overhead
JUMLAH 8.929.069.100 23.282.638.384 TOTAL
Pembelian yang melebihi 10% dari jumlah pembelian neto adalah Purchases exceeding 10% of total net purchases are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 % (Unaudited) %
Suratmin 746.858.367 23,79% - 0,00% Suratmin
Beenshine Karya Indonesia 660.192.490 21,03% Beenshine Karya Indonesia
Belly Ferdiansyah 481.126.487 15,33% 2.451.000.000 10,53% Belly Ferdiansyah
PT Berkat Artisan Indonesia 427.680.000 13,62% - 0,00% PT Berkat Artisan Indonesia
CV Fiano Modern Interior - 0,00% 2.124.290.000 9,12% CV Fiano Modern Interior
JUMLAH 2.315.857.344 73,77% 4.575.290.000 19,65% TOTAL
26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 26. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSE
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Beban gaji dan tunjangan 2.671.020.618 3.196.485.829 Salaries and Honoraria
Beban profesional 1.012.268.200 1.081.875.000 Professional Honoraria
Beban kantor 335.606.785 460.421.570 Office expense
Beban imbalan kerja (Catatan 20) 186.234.919 - Employee benefits expense (Notes 20)
Beban penyusutan aset hak guna Right of use assets depreciation expense
(Catatan 11) 86.479.672 86.479.672 (Notes 11)
Beban Kedinasan 45.938.528 13.050.000 Official Expenses
Beban Perbaikan dan Pemeliharaan 36.580.740 25.405.208 Repair and Maintenance Expenses
Beban Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10) 29.663.638 78.768.433 Depreciation of Fixed Assets (Notes 10)
Beban Fasilitas Transportasi dan Mobilitas 7.132.630 20.500.480 Transport and Mobility Expenses
Beban Pajak Bumi dan Bangunan - 5.441.548 Rates and Building Tax
JUMLAH 4.410.925.730 4.968.427.740 TOTAL
- 57 -
Page 73
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 27. OTHER INCOME (EXPENSE)
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Pendapatan Lain-lain Other Income
Pendapatan Lainnya 23.707.063 100.040.348 Other Income
Jumlah 23.707.063 100.040.348 Total
Beban Lain-lain Miscellaneous Expenses
Beban bunga Bank (848.245.718) (821.751.325) Bank interest expense
Beban administrasi Bank (359.608.144) (130.353.069) Bank administration expense
Beban bunga lembaga keuangan (273.221.239) (283.255.598) Interest financial institution expense
Beban kerugian penurunan nilai Impairment loss of account receivable
piutang usaha (183.482.308) - expense
Kerugian atas investasi kepada entitas lain (143.525.381) - Loss on investment to other entities
Beban lainnya (38.780.225) (40.674.500) Other expense
Jumlah (1.846.863.015) (1.276.034.492) Total
JUMLAH (1.823.155.952) (1.175.994.144) TOTAL
Pendapatan lainnya mencerminkan selisih pembulatan dan Other income represents rounding differences and interest income
pendapatan bunga dari rekening giro. Beban lainnya from current accounts. Other expenses represent non-operating
mencerminkan beban non-operasional, termasuk beban expenses, including donation expenses and environmental
sumbangan dan kontribusi lingkungan. contributions.
28. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 28. TRANSACTION WITH RELATED PARTIES
a. Sifat hubungan dan transaksi a. Nature of Relationship and Transaction
Pihak berelasi Sifat Hubungan Nature of Relationship Related parties
Richie Adrian Hartanto S Pemegang saham sekaligus Shareholder and key Richie Adrian Hartanto S
personel manajemen kunci management personnel
PT Semitra Van Persada Investasi kepada entitas lain Investment in other entities PT Semitra Van Persada
PT Anagatha Djaya Artha Investasi kepada entitas lain Investment in other entities PT Anagatha Djaya Artha
PT Niat Djadi Atlet Investasi kepada entitas lain Investment in other entities PT Niat Djadi Atlet
b. Saldo Transaksi dengan Pihak Berelasi b. Balance Transaction of Related Parties
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025
June 30, 2026 December 31, 2025
Aset Assets
PT Semitra Van Persada 4.754.257.188 4.776.896.792 PT Semitra Van Persada
PT Anagatha Djaya Artha 4.722.408.237 4.778.837.400 PT Anagatha Djaya Artha
PT Niat Djadi Atlet 4.613.371.552 4.677.828.166 PT Niat Djadi Atlet
Jumlah 14.090.036.977 14.233.562.358 Total
Persentase terhadap total aset 11,93% 16,05% Percentage to total assets
- 58 -
Page 74
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. PENGELOLAAN MODAL 29. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan pengelolaan modal Entitas adalah untuk pengamanan The Entity's capital management objectives are to safeguard the
kemampuan Entitas dalam melanjutkan kelangsungan usaha agar Entity's ability to continue as a going concern in order to provide
dapat memberikan manfaat bagi pemegang saham dan pihak benefits to shareholders and other stakeholders, as well as to
berkepentingan lainnya serta untuk mempertahankan struktur maintain an optimal capital structure to minimize the cost of
permodalan yang optimum untuk meminimalkan biaya modal. capital.
Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur In order to maintain or adjust the capital structure, the Entity
permodalan, Entitas memaksimalkan penerimaan kas dari maximizes cash receipts from sales.
penjualan.
Seluruh struktur permodalan Entitas merupakan modal sendiri. The Entity's entire capital structure consists of equity. The Entity
Entitas tidak memiliki liabilitas untuk memelihara rasio keuangan has no liabilities to maintain specific financial ratios and capital
dan struktur permodalan tertentu. structures.
Struktur permodalan Entitas adalah sebagai berikut: The Entity's capital structure is as follows:
31 Desember 2025/
30 Juni 2026/ June 30, 2026 December 31, 2025
Jumlah/ Jumlah/
Total % Total %
Liabilitas jangka pendek 24.375.776.117 20,63% 24.147.211.057 27,22% Short-term liabilities
Liabilitas jangka panjang 3.041.926.888 2,57% 974.739.412 1,10% Long-term Liabilities
Jumlah Liabilitas 27.417.703.005 23,21% 25.121.950.469 28,32% Total liabilities
Ekuitas 90.733.513.354 76,79% 63.585.966.930 71,68% Equity
Rasio utang terhadap Debt to equity
ekuitas 0,30 0,40 ratio
30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu Fair value is the price that would be received to sell an asset or
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu paid to transfer a liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada market participants at the measurement date.
tanggal pengukuran.
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar The table below presents the carrying amounts and fair values of
dari aset dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial assets and liabilities recorded on the statement of
keuangan financial position.
30 Juni 2026/ June 30, 2026 31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 30.297.648.254 30.297.648.254 30.346.817.341 30.346.817.341 Cash and banks
Piutang usaha 18.874.072.901 18.874.072.901 8.471.642.184 8.471.642.184 Account receivable
Piutang lain-lain 36.999.915 36.999.915 19.499.915 19.499.915 Other receivable
Jumlah Aset Keuangan 49.208.721.070 49.208.721.070 38.837.959.440 38.837.959.440 Total Financial Assets
- 59 -
Page 75
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (LANJUTAN) 30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (CONTINUED)
30 Juni 2026/ June 30, 2026 31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Liabilitas keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Short-term Liabilities
Utang bank 8.401.776.175 8.401.776.175 11.968.880.398 11.968.880.398 Bank Loan
Utang usaha 805.873.666 805.873.666 857.376.166 857.376.166 Account Payable
Biaya yang masih Accrued
harus dibayar - - 158.608.000 158.608.000 expense
Liabilitas sewa 78.176.918 78.176.918 168.176.918 168.176.918 Lease Liability
Utang lembaga keuangan 4.045.471.200 4.045.471.200 40.918.763 40.918.763 Finance institution loans
Liabilitas Jangka Panjang Long-term Liabilities
Utang lembaga keuangan 56.089.541 56.089.541 80.050.774 80.050.774 Finance institution loans
Jumlah Liabilitas Keuangan 13.387.387.500 13.387.387.500 13.274.011.019 13.274.011.019 Total Financial Liabilities
Taksiran nilai wajar dari kelompok instrumen keuangan pada The estimated fair value of the class of financial instruments in the
tabel di atas ditentukan dengan menggunakan metode metode table above was determined using the following methods and
dan asumsi-asumsi berikut: assumptions:
Aset keuangan lancar dan liabilitas keuangan jangka pendek Current financial assets and short-term financial liabilities with
dengan umur jatuh tempo kurang dari satu tahun adalah kas dan maturities of less than one year comprise cash and cash
bank, piutang usaha, piutang lain-lain, utang bank, utang usaha, equivalents, trade receivables, other receivables, bank loans,
utang lain-lain, beban masih harus dibayar dan utang lembaga trade payables, other payables, accrued expenses, and payables
keuangan. Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan to financial institutions. The carrying amounts of these financial
tersebut merupakan perkiraan yang masuk akal atas nilai wajar assets and financial liabilities approximate their fair values due
dikarenakan jangka waktu jatuh tempo yang kurang dari satu to their short-term maturities of less than one year.
tahun.
Nilai wajar utang lembaga keuangan diestimasi dengan The fair value of payables to financial institutions is estimated by
mendiskontokan arus kas mendatang masing-masing instrumen discounting future cash flows of each instrument using current
menggunakan tingkat bunga terkini yang ditawarkan oleh kreditur interest rates offered by creditors to the Entity for similar debt
kepada Entitas untuk instrumen utang serupa dengan jangka instruments with comparable maturities.
waktu yang setara.
31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, In conducting operating, investing, and financing activities, the
Entitas menghadapi risiko keuangan yaitu risiko kredit, risiko Entity faces financial risks, namely credit risk, liquidity risk, and
likuiditas dan risiko pasar dan mendefinisikan risiko-risiko sebagai market risk, defined as follows:
berikut:
1). Risiko kredit: kemungkinan bahwa pelanggan tidak 1). Credit risk: the possibility that customers will not pay part or
membayar sebagian atau seluruh piutang atau tidak all of their receivables or fail to make timely payments,
membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan causing losses to the Entity.
kerugian Entitas.
2). Risiko likuiditas: Entitas menetapkan risiko likuiditas atas 2). Liquidity risk: the Entity determines liquidity risk based on the
kolektibilitas dari piutang usaha seperti yang dijelaskan di collectibility of trade receivables as described above, which
atas, yang dapat menimbulkan kesulitan Entitas dalam may cause difficulty for the Entity in meeting obligations
memenuhi kewajiban yang terkait dengan liabilitas keuangan. related to financial liabilities.
3). Risiko pasar: pada saat ini tidak terdapat risiko pasar, selain 3). Market risk: currently, there is no market risk other than
risiko tingkat suku bunga karena Entitas tidak berinvestasi di interest rate risk, as the Entity does not invest in financial
instrumen keuangan dalam aktivitas normal. instruments in its normal activities.
- 60 -
Page 76
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN) 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (CONTINUED)
Risiko Kredit Credit Risk Exposure
Risiko kredit merupakan risiko atas kerugian keuangan Entitas dan Credit risk is the risk of financial loss to the Entity and its
Entitas Anak jika pelanggan atau pihak lain dari instrumen Subsidiaries if a customer or counterparty to a financial
keuangan gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Risiko ini instrument fails to meet its contractual obligations. This risk arises
timbul terutama dari piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang primary from trade receivables, other receivables, and due from
pihak berelasi. Entitas dan Entitas Anak mengelola dan related parties. The Entity and its Subsidiaries manage and control
mengendalikan risiko kredit dari piutang usaha, dan piutang lain- credit risk from trade receivables and other receivables by
lain dengan memantau batasan periode tunggakan piutang pada monitoring overdue limits for each customer.
tiap pelanggan.
Eksposur atas Risiko Kredit Credit Risk Exposure
Nilai tercatat dari aset keuangan mencerminkan nilai eksposur The carrying amount of financial assets represents the maximum
kredit maksimum. Nilai eksposur kredit maksimum pada tanggal credit exposure. The maximum credit exposure at the statement of
laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: financial position date is as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Penurunan Nilai/ Jumlah/
0 - 30 hari/ Days 31 - 90 hari/ days >90 hari/ days Impairment Total
Aset keuangan yang Financial Assets
diukur pada biaya Measured at
perolehan Amortized
diamortisasi Cost
Kas dan bank 30.297.648.254 - - - 30.297.648.254 Cash and banks
Piutang usaha - - 22.224.374.074 (6.667.312.222) 15.557.061.852 Trade receivable
Piutang lain-lain 36.999.915 - - - 36.999.915 Other receivable
JUMLAH 30.334.648.169 - 22.224.374.074 (6.667.312.222) 45.891.710.021 TOTAL
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Penurunan Nilai/ Jumlah/
0 - 30 hari/ Days 31 - 90 hari/ days >90 hari/ days Impairment Total
Aset keuangan yang Financial Assets
diukur pada biaya Measured at
perolehan Amortized
diamortisasi Cost
Kas dan bank 30.346.817.341 - - - 30.346.817.341 Cash and banks
Piutang usaha - 1.382.560.496 10.255.900.553 (3.166.818.865) 8.471.642.184 Trade receivable
Piutang lain-lain 19.499.915 - - - 19.499.915 Other receivable
JUMLAH 30.366.317.256 1.382.560.496 10.255.900.553 (3.166.818.865) 38.837.959.440 TOTAL
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas timbul jika Entitas mengalami kesulitan untuk Liquidity risk arises when the Entity encounters difficulty in
memenuhi liabilitas keuangan sesuai dengan waktu maupun meeting financial liabilities according to their schedule and pre-
jumlah yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen risiko determined amounts. Liquidity risk management implies
likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dan bank dalam maintaining sufficient cash and bank balances in an effort to fulfill
upaya pemenuhan liabilitas keuangan Entitas. Entitas mengelola the Entity's financial liabilities. The Entity manages liquidity risk
risiko likuiditas dengan pengawasan proyeksi dan arus kas aktual through continuous monitoring of projected and actual cash
secara terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo flows, as well as monitoring the maturity dates of financial
liabilitas keuangan. liabilities.
- 61 -
Page 77
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN) 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (CONTINUED)
Risiko Likuiditas (Lanjutan) Liquidity Risk (Continued)
Rincian kontraktual jatuh tempo liabilitas keuangan (tidak The contractual maturity details of the financial liabilities
termasuk bunga) yang dimiliki adalah sebagai berikut: (excluding interest) held are as follows:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Kurang dari 1 Lebih dari 1
Tahun/ More Tahun/ More Jumlah/
Than 1 Year Than 1 Year Total
Liabilitas keuangan yang Financial Liabilities
diukur pada biaya Measured at
perolehan Amortized
diamortisasi Cost
Utang bank 8.401.776.175 - 8.401.776.175 Bank loan
Utang usaha 805.873.666 - 805.873.666 Account payable
Liabilitas sewa 78.176.918 - 78.176.918 Lease liability
Utang lembaga keuangan 4.045.471.200 56.089.541 4.101.560.741 Financial institution loans
JUMLAH 13.331.297.959 56.089.541 13.387.387.500 TOTAL
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Kurang dari 1 Lebih dari 1
Tahun/ More Tahun/ More Jumlah/
Than 1 Year Than 1 Year Total
Liabilitas keuangan yang Financial Liabilities
diukur pada biaya Measured at
perolehan Amortized
diamortisasi Cost
Utang bank 11.968.880.398 - 11.968.880.398 Bank loan
Utang usaha 857.376.166 - 857.376.166 Account payable
Biaya yang masih harus dibayar 158.608.000 - 158.608.000 Accrued expense
Liabilitas sewa 168.176.918 - 168.176.918 Lease liability
Utang lembaga keuangan 40.918.763 80.050.774 120.969.537 Financial institution loans
JUMLAH 13.193.960.245 80.050.774 13.274.011.019 TOTAL
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risks
Risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu The risk that the fair value or future cash flows of a financial
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan suku instrument will fluctuate because of changes inmarket interest
bunga pasar. rates.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, profil instrumen keuangan On the statement of financial position date, the Entity's profile of
Entitas yang dipengaruhi bunga adalah: financial instruments that are affected by the interest, as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Instrumen dengan Bunga Tetap Flat interest Instruments
Aset keuangan - - Financial assets
Liabilitas keuangan 4.101.560.741 120.969.537 Financial liabilities
JUMLAH 4.101.560.741 120.969.537 TOTAL
- 62 -
Page 78
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN) 31. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (CONTINUED)
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risks
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Instrumen dengan Bunga Mengambang Floating interest Instruments
Aset keuangan 30.297.648.254 30.346.817.341 Financial assets
Liabilitas keuangan 8.401.776.175 11.968.880.398 Financial liabilities
JUMLAH 38.699.424.429 42.315.697.739 TOTAL
Entitas tidak secara signifikan terekspos risiko suku bunga, The Entity is not significantly exposed to interest rate risk, mainly
terutama menyangkut deposito kepada bank yang menggunakan regarding bank deposits that use market interest rates. Therefore,
tingkat bunga pasar. Sehingga, Entitas tidak memiliki kebijakan the Entity does not have specific policies or arrangements to
atau pengaturan tertentu untuk mengelola risiko tingkat suku manage interest rate risk. There were no interest hedging
bunga. Tidak terdapat aktivitas lindung bunga pada 30 Juni 2026 activities as of June 30, 2026 and December 31, 2025.
dan 31 Desember 2025.
Direksi Entitas bertanggung jawab dalam melaksanakan kebijakan The Entity's Board of Directors is responsible for implementing the
manajemen risiko keuangan Entitas dan secara keseluruhan Entity's financial risk management policy, and the overall financial
program manajemen risiko keuangan Entitas difokuskan pada risk management program is focused on financial market
ketidakpastian pasar keuangan dan meminimalisasi potensi uncertainty and minimizing potential losses that could impact the
kerugian yang berdampak pada kinerja keuangan Entitas. Entity's financial performance.
32. LABA PER SAHAM DASAR 32. BASIC EARNING PER SHARE
Perhitungan laba per saham dasar untuk periode yang berakhir The calculation of basic earnings per share for the periods ended
pada tanggal 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025 adalah sebagai June 30, 2026 and June 30, 2025, is as follows:
berikut:
30 Juni 2025
(Tidak Diaudit)/
30 Juni 2026/ June 30, 2025
June 30, 2026 (Unaudited)
Laba (rugi) bersih untuk perhitungan Net income (loss) for
laba per saham dasar (8.884.583.207) 988.781.385 basic earning per share calculation
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of
saham biasa 2.608.081.058 1.917.500.000 ordinary shares
Laba (Rugi) Per Saham Dasar (3,41) 0,52 Basic Profit (Loss) Earning Per Share
Pada tanggal laporan posisi keuangan, Entitas tidak memiliki efek As of the date of the statement of financial position, the Entity did
yang berpotensi saham biasa yang dilutif. not have any potential ordinary shares that are dilutive.
33. SEGMEN OPERASI 33. OPERATION SEGMENT
Komite strategis grup, terdiri dari direktur utama eksekutif The group's strategic committee, consisting of the chief executive
direktur utama keuangan dan manajer perencanaan perusahaan, officer, chief financial officer, and corporate planning manager,
mengukur kinerja grup baik dari sudut pandang produk dan measures group performance from both a product and
geografis. Komite mengidentifikasi 2 (dua) segmen yang dapat geographical perspective. The committee identifies 2 (two)
dilaporkan sebagai berikut: reportable segments as follows:
• Jasa konstruksi • Construction services
• Jasa interior • Interior services
- 63 -
Page 79
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SEGMEN OPERASI (LANJUTAN) 33. OPERATION SEGMENT (CONTINUED)
Segmen Usaha Business Segment
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha: The following is segment information based on business segments:
30 Juni 2026/ June 30, 2026
Konstruksi/ Interior/ Jumlah/
Construction Interior Total
Penjualan Bersih 5.218.403.230 1.152.008.000 6.370.411.230 Net Sales
Beban Pokok Penjualan (7.314.360.306) (1.614.708.794) (8.929.069.100) Cost of Goods Sold
Laba (Rugi) Kotor (2.095.957.076) (462.700.794) (2.558.657.870) Gross Profit (Loss)
Beban umum dan administrasi (3.460.709.108) (950.216.622) (4.410.925.730) General and administration expense
Laba (Rugi) Usaha (5.556.666.184) (1.412.917.416) (6.969.583.600) Profit (Loss) From Operating
Pendapatan (Beban) Lain-lain Other Income (Expense)
Pendapatan lain-lain 19.419.941 4.287.121 23.707.062 Other income
Beban lain-lain (1.245.891.447) (600.971.568) (1.846.863.015) Other expense
Jumlah Pendapatan (Beban) Total Other Income
Lain-lain (1.226.471.506) (596.684.447) (1.846.863.015) (Expense)
LABA (RUGI) SEBELUM PROFIT (LOSS) BEFORE
PAJAK PENGHASILAN (6.783.137.690) (2.009.601.863) (8.792.739.553) INCOME TAX
Beban Pajak Income Tax
Manfaat (beban) pajak Income tax benefit
penghasilan (138.287.685) 46.444.030 (91.843.655) (expense)
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN (6.921.425.375) (1.963.157.833) (8.884.583.208) PROFIT (LOSS) FOR THE PERIOD
30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)/ June 30, 2025 (Unaudited)
Konstruksi/ Interior/ Jumlah/
Construction Interior Total
Penjualan Bersih 21.250.986.112 9.821.940.000 31.072.926.112 Net Sales
Beban Pokok Penjualan (15.923.155.198) (7.359.483.185) (23.282.638.383) Cost of Goods Sold
Laba (Rugi) Kotor 5.327.830.914 2.462.456.815 7.790.287.729 Gross Profit (Loss)
Beban umum dan administrasi (4.198.490.525) (1.945.931.359) (6.144.421.884) General and administration expense
Laba (Rugi) Usaha 1.129.340.389 516.525.456 1.645.865.845 Profit (Loss) From Operating
Beban Pajak Tax Expense
Pajak penghasilan (557.514.106) (99.570.354) (657.084.460) Tax Expense
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN 571.826.283 416.955.102 988.781.385 PROFIT (LOSS) FOR THE PERIOD
34. KELANGSUNGAN USAHA 34. GOING CONCERN
Laporan keuangan ini disusun dengan asumsi bahwa Perusahaan These financial statements have been prepared on the assumption
akan terus beroperasi secara berkesinambungan, yang that the Company will continue as a going concern, which
mengasumsikan bahwa aset akan direalisasikan dan kewajiban contemplates that assets will be realized and liabilities will be
akan diselesaikan dalam kegiatan usaha normal. settled in the normal course of business.
- 64 -
Page 80
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. KELANGSUNGAN USAHA (LANJUTAN) 34. GOING CONCERN (CONTINUED)
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan memiliki saldo akumulasi As of June 30, 2026, the Company had accumulated losses
rugi sebesar Rp20.553.247.521 dengan rugi tahun berjalan amounting to IDR 20,553,247,521 and a current year loss of IDR
sebesar Rp8.884.583.207. 8,884,583,207.
Kondisi di atas dapat menimbulkan ketidakpastian atas Entitas The above conditions may create uncertainty regarding the
dalam mempertahankan kelangsungan usahanya. Perusahaan Entity's ability to continue as a going concern. The Company
tetap berkomitmen untuk melanjutkan usahanya dengan strategi remains committed to continuing its operations with the following
dan langkah-langkah sebagai berikut: strategies and measures:
1. Penguatan tata kelola dan optimalisasi kinerja operasional. 1. Strengthening governance and optimizing operational
Entitas telah melakukan penyesuaian dan rolling susunan performance. The Entity has made adjustments and rotated
Direksi dan Dewan Komisaris sebagai bagian dari penguatan the composition of the Board of Directors and Board of
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Commissioners as part of strengthening the implementation
Corporate Governance/GCG) , termasuk penyelarasan fungsi, of Good Corporate Governance (GCG), including the
tanggung jawab, serta pengawasan terhadap kegiatan alignment of functions, responsibilities, and oversight of the
operasional dan keuangan Entitas. Langkah tersebut Entity's operational and financial activities. These measures
diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan are aimed at increasing the effectiveness of the Entity's
Entitas, mengoptimalkan perolehan pendapatan, melakukan management, optimizing revenue generation, implementing
pengendalian biaya, serta memperbaiki profitabilitas Entitas cost controls, and sustainably improving the Entity's
secara berkelanjutan. profitability.
2. Penguatan struktur permodalan dan pelaksanaan aksi 2. Strengthening the capital structure and executing corporate
korporasi. Entitas terus melanjutkan langkah strategis untuk actions. The Entity continues to pursue strategic steps to
memperkuat struktur permodalan, termasuk persiapan strengthen its capital structure, including the preparation of a
Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Capital Increase with Pre-emptive Rights (PMHMETD / Rights
Dahulu (PMHMETD/ Rights Issue) . RUPSLB tanggal 21 Agustus Issue). The Extraordinary General Meeting of Shareholders
2026 telah menyetujui peningkatan Modal Dasar Perseroan (EGMS) on August 21, 2026, approved the increase in the
dari Rp100.000.000.000 menjadi Rp208.646.840.000 sebagai Company's Authorized Capital from IDR 100,000,000,000 to
salah satu tahapan untuk mendukung pelaksanaan rencana IDR 208,646,840,000 as one of the stages to support the
aksi korporasi Entitas. execution of the Entity's corporate action plans.
3. Transformasi dan diversifikasi usaha untuk meningkatkan 3. Business transformation and diversification to improve the
kinerja Entitas. Entitas sedang mempersiapkan perubahan Entity's performance. The Entity is preparing to change its
kegiatan usaha menjadi perusahaan induk (holding company) business activities to become a holding company and is
serta melanjutkan rencana Right Issue dalam rangka rencana continuing the Rights Issue plan in connection with the
akuisisi PT Trimata Coal Perkasa. Rangkaian aksi korporasi planned acquisition of PT Trimata Coal Perkasa. This series of
tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi Entitas corporate actions is part of the Entity's transformation
untuk memperluas dan mendiversifikasi sumber pendapatan, strategy to expand and diversify revenue sources, strengthen
memperkuat fundamental usaha, serta meningkatkan business fundamentals, and sustainably increase the Entity's
potensi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas Entitas potential for revenue growth and profitability.
secara berkelanjutan.
35. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA 35. SUBSEQUENT EVENTS
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 21 Agustus Extraordinary General Meeting of Shareholders dated August
2026 21, 2026
Berdasarkan Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Summary of Minutes of the Third Extraordinary
Luar Biasa Ketiga PT Harta Djaya Karya Tbk pada tanggal 21 General Meeting of Shareholders of PT Harta Djaya Karya Tbk on
Agustus 2026, rapat tersebut menghasilkan keputusan sebagai August 21, 2026, the meeting resulted in the following resolutions:
berikut:
a). Memberi persetujuan atas peningkatan Modal Dasar a). Approved the increase in the Company's Authorized Capital
Perseroan dari semula sebesar Rp100.000.000.000 terbagi from originally IDR 100,000,000,000 divided into
atas 5.000.000.000 lembar saham, masing-masing saham 5,000,000,000 shares, with a par value of IDR 20 per share, to
bernilai Rp20 menjadi sebesar Rp208.646.840.000 terbagi Rp208,646,840,000 divided into 10,432,342,000 shares, with
atas 10.432.342.000 saham, masing-masing saham bernilai a par value of IDR 20 per share.
Rp20.
- 65 -
Page 81
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA (LANJUTAN) 35. SUBSEQUENT EVENTS (CONTINUED)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 21 Agustus Extraordinary General Meeting of Shareholders dated August
2026 (Lanjutan) 21, 2026 (Continued)
b). Memberi persetujuan atas peningkatan Modal Ditempatkan b). Approved the increase in the Company's Issued and Paid-up
dan Disetor Perseroan dari semula sebesar Rp44.710.040.840 Capital from originally IDR 44,710,040,840 divided into
terbagi atas 2.235.502.042 lembar saham, masing-masing 2,235,502,042 shares, each with a par value of IDR 20, to IDR
saham bernilai nominal Rp20 menjadi sebesar 52.161.621.160 52,161,621,160 divided into 2,608,081,058 shares, each with
terbagi atas 2.608.081.058 lembar saham masing-masing a par value of IDR 20.
saham bernilai nominal Rp20.
Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan The increase in the Company's Issued and Paid-up Capital is
tersebut melalui pembagian saham bonus yang berasal dari conducted through the distribution of bonus shares
kapitalisasi tambahan modal disetor Perseroan di tahun buku originating from the capitalization of the Company's
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dengan additional paid-in capital in the financial year ended
menerbitkan saham baru sebanyak 372.579.016 lembar December 31, 2024, by issuing 372,579,016 new shares, each
saham masing-masing saham bernilai Rp20. with a par value of IDR 20.
c). Memberi persetujuan dan konfirmasi terhadap perubahan c). Approved and confirmed the amendment to Article 4
Pasal 4 ayat 1 dan 2 Anggaran Dasar Perseroan sebagai paragraphs 1 and 2 of the Company's Articles of Association
tindak lanjut dari pembagian saham bonus menjadi sebagai as a follow-up to the distribution of bonus shares to become
berikut: as follows:
1). Modal dasar perseroan berjumlah Rp208.646.840.000 1). The Company's authorized capital amounts to
terbagi atas 10.432.342.000 lembar saham, masing- Rp208,646,840,000 divided into 10,432,342,000 shares,
masing bernilai Rp20. each with a par value of Rp20.
2). Dari Modal Dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 2). Of the Authorized Capital, 25% or 2,608,081,058 shares
25% atau sejumlah 2.608.081.058 lembar saham dengan with a total par value of Rp52,161,621,160 have been
nilai nominal seluruhnya sebesar Rp52.161.621.160 oleh issued and paid-up by the Shareholders. The composition
Para Pemegang Saham. Susunan Pemegang Saham of the Company's Shareholders will be as follows:
Perseroan akan menjadi sebagai berikut:
i). PT Triple Berkah Bersama sebanyak 1.025.319.283 i). PT Triple Berkah Bersama with 1,025,319,283
lembar saham, dengan nilai nominal seluruhnya shares, with a total par value of Rp20,506,385,660.
sebesar Rp20.506.385.660.
ii). Tn. Richie Adrian Hartanto S sebanyak 7.583.333 ii). Mr. Richie Adrian Hartanto S with 7,583,333 shares,
lembar saham, dengan nilai nominal seluruhnya with a total par value of Rp151,666,660.
sebesar Rp151.666.660.
iii). Masyarakat sebanyak 1.575.178.442 lembar saham, iii). Public with 1,575,178,442 shares, with a total par
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar value of Rp31,503,568,840.
Rp31.503.568.840.
d). Memberi persetujuan dan konfirmasi terhadap perubahan d). Approved and confirmed the change in the composition
susunan pemegang saham Perseroan sesuai dengan data of the Company's shareholders in accordance with the
pencatatan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku Biro recording data by PT Adimitra Jasa Korpora as the
Administrasi Perseroan. Company's Securities Administration Bureau.
e). Menyetujui memberikan wewenang dan kuasa dengan hak e). Approved granting authority and power of attorney with
substitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala the right of substitution to the Board of Directors of the
tindakan berkaitan dengan keputusan Mata Acara Rapat Company to take all actions related to the resolutions of
dengan menyatakannya dalam suatu akta notariil tersendiri the Meeting Agenda by declaring them in a separate
dan selanjutnya mengajukan persetujuan, memberitahukan notarial deed and subsequently submitting for approval,
dan/atau melaporkan kepada Kementerian Hukum Republik notifying and/or reporting to the Ministry of Law of the
Indonesia dan/atau instansi lain yang berwenang serta Republic of Indonesia and/or other competent
melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna authorities as well as doing everything deemed necessary
untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang and useful for such purposes without exception.
dikecualikan.
Hingga laporan keuangan ini diterbitkan, Entitas masih dalam Up to the issuance date of these financial statements, the Entity is
proses pengurusan akta pada notaris. still in the process of finalizing the deed with the notary.
- 66 -
Page 82
The original report included here is in Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA Tbk PT HARTA DJAYA KARYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA FOR PERIOD ENDED
TANGGAL 30 JUNI 2026 AS OF JUNE 30, 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 36. COMPLETION ON THE FINANCIAL STATEMENTS
Manajemen Entitas bertanggungjawab atas penyusunan laporan The Entity's management is responsible for the preparation of the
keuangan yang telah diselesaikan pada 7 September 2026. financial statements, which were completed on September 7,
2026.
********
- 67 -
Names mentioned 97 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT BANK PERKREDITAil RAKYAT DAYA PERDATTA
p.1
unresolved
org
Djaya Karya Tbk
p.6 ×2
unresolved
org
Robert
p.7 ×6
unresolved
org
Yansen & Rekan
p.7 ×7
unresolved
org
Rekan Robert Ricker
p.12
unresolved
person
Musa Muamarta
· Notaris
p.19 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.19 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.19 ×2
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
· Notaris
p.19 ×33
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM
p.19 ×2
unresolved
org
Ministry of Law
p.19 ×3
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.22
unresolved
org
Bapepam
p.22 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.22
unresolved
org
Bank Centrak Asia Tbk
p.51 ×4
unresolved
org
PT Bank BJB Syariah
p.51 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.51
unresolved
org
Banten Tbk
p.51 ×2
unresolved
org
PT Nusantara Compnet Integrator
p.51 ×6
unresolved
org
PT Pasifik Internusa
p.51 ×2
unresolved
org
PT Putra Oetama Teknologi
p.51 ×2
unresolved
org
PT Matrixindo Multi Kreasi
p.51 ×3
unresolved
org
PT Global Furnika Mandiri
p.51 ×2
unresolved
org
PT Kayu Raya Indonesia
p.51 ×2
unresolved
org
PT Kopi Bintang Indonesia
p.51 ×2
unresolved
org
PT PP Jakon KSO
p.51
unresolved
org
PT PP Jakon KSO Yayasan Pendidikan Gunadarma
p.51
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Gunadarma
p.51
unresolved
org
PT Matrixindo Multi Kreasi Belly Ferdiansyah
p.54
unresolved
org
PT Euforia Karya Nusantara
p.54 ×2
unresolved
org
PT Pilar Karya Perkasa
p.54
unresolved
org
PT Pilar Karya Perkasa R Living
p.54
unresolved
org
PT Lucatama Karya Panelindo
p.54 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Raihasa Catha
p.54 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Raihasa Catha Sumber Baru
p.54
unresolved
org
PT Tanjung Karya Jaya
p.54 ×2
unresolved
org
PT Berkat Artisan Indonesia
p.54
unresolved
org
PT Berkat Artisan Indonesia Baharudin Triaryadi
p.54
unresolved
org
PT Bank Perekonomian Rakyat
p.56 ×3
unresolved
org
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
p.56 ×11
unresolved
org
PT Semitra Van Persada
p.57 ×6
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha
p.57 ×6
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet
p.57 ×5
unresolved
org
PT Semitra Van Persada Berdasarkan Akta
p.57
unresolved
person
Dr. Sugih
p.57 ×3
unresolved
person
Haryati
p.57 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.57 ×3
unresolved
org
Minister of Law
p.57 ×4
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha Berdasarkan Akta
p.57
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet Berdasarkan Akta
p.57
unresolved
org
PT Niat Djadi
p.57
unresolved
org
PT Semitra Van Persada Saldo
p.58
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha Saldo
p.58
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet Saldo
p.58
unresolved
org
PT Trimata Coal Perkasa
p.58 ×2
unresolved
person
Subagio Wirjoatmodjo
p.58 ×2
unresolved
org
PT Trimata Coal Perkasa. Perjanjian
p.58
unresolved
org
PT Trimata Coal Perkasa. This
p.58 ×2
unresolved
org
PT Trimata Coal
p.58
unresolved
org
PT Trimata Coal Perkasa Perkasa
p.58
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.60
unresolved
org
PT Harta Djaya
p.62 ×2
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.62
unresolved
org
Asia Tbk
p.63
unresolved
person
Drs. Surjadi Budiono Rahardjo
p.63 ×8
unresolved
person
Ir. Suryadi Susanto R.
p.63 ×8
unresolved
org
PT Conspec Pertama Indonesia
p.64 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Raihasa Catha CV Kayu Selaras Idaman
p.64
unresolved
org
PT Alami Fintek Sharia
p.65 ×10
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Berdasarkan Perjanjian Jual Beli
p.66
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.69
unresolved
org
PT Triple Berkah Bersama Richie Adrian Hartanto Suryadi
p.69
unresolved
org
PT Trimata Coal Perkasa. Rangkaian
p.80
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.81 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik
p.81
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
FinancialStatement-2026-II-MEJA.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
Surat Penjelasan.pdf
done