Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-PIHC-att5.pdf

Other Text extracted PIHC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 392

Page 1
Transformasi
Industri Pupuk
Penopang
Kedaulatan
Pangan Nasional
Fertilizer Industry Transformation as a
Pillar of National Food Sovereignty




2025              Laporan Keberlanjutan
                  Sustainability Report


PT Pupuk Indonesia (Persero)
Page 2

          
Page 3
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




2025          Laporan Keberlanjutan
              Sustainability Report




Transformasi Industri Pupuk Penopang
Kedaulatan Pangan Nasional
Fertilizer Industry Transformation as a Pillar of National Food Sovereignty



Berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat peran industri pupuk dalam mendukung sektor
pertanian nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong transformasi yang terintegrasi di
seluruh rantai nilai usahanya. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pupuk dan agribisnis, PTPI
menyadari bahwa dinamika global, seperti perubahan iklim, tekanan terhadap sumber daya alam,
serta tuntutan peningkatan produktivitas pertanian menuntut penguatan kapasitas industri pupuk yang
semakin adaptif dan berkelanjutan. Melalui berbagai langkah transformasi, Perusahaan mengarahkan
pengembangan bisnis menuju industri pupuk yang lebih rendah karbon, mendukung praktik pertanian
berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan sistem pangan nasional dalam jangka panjang melalui
peningkatan efisiensi operasional, penguatan pengelolaan aset serta pengembangan inovasi produk
dan sistem distribusi yang lebih responsif terhadap kebutuhan sektor pertanian.

Di saat yang sama, industri pupuk memegang peran penting sebagai salah satu penopang dalam
menjaga kedaulatan pangan nasional. Ketersediaan pupuk yang berkualitas, terjangkau, dan
terdistribusi secara tepat menjadi faktor kunci dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus
menjaga stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat. Melalui penguatan rantai pasok pupuk,
peningkatan layanan kepada petani, serta penerapan praktik usaha yang semakin efisien dan
bertanggung jawab, Perusahaan terus berupaya memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan
hasil pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan
Indonesia.

Building on the imperative to strengthen the role of the fertilizer industry in supporting Indonesia’s
agricultural sector, PT Pupuk Indonesia (Persero) continues to advance an integrated transformation
across its value chain. As a key player in the fertilizer and agribusiness sector, PTPI recognizes that
global dynamics, such as climate change, increasing pressure on natural resources, and the need
to enhance agricultural productivity, require a more adaptive and sustainable industry. In response,
the Company is directing its transformation toward developing a lower-carbon fertilizer business,
supporting sustainable agricultural practices, and strengthening the long-term resilience of the
national food system. These efforts are carried out through enhanced operational efficiency, improved
reliability of production facilities, strengthened asset management and the development of innovative
products and resilient distribution systems that respond more effectively to the evolving needs of the
agricultural sector.

Concurrently, the fertilizer industry remains a critical pillar in safeguarding national food security. The
availability of quality fertilizers, at an affordable cost and delivered in a timely and targeted manner,
is essential in sustaining agricultural productivity and maintaining a stable food supply. Through                            3
strengthening its supply chain, enhancing farmer services, and embedding efficient and responsible
business practices, the Company reinforced its contribution to improving agricultural outcomes,
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




supporting farmer livelihoods, and advancing a more sustainable food system in Indonesia.
Page 4
                             Kesinambungan Tema
                             Theme Continuity


                             Mendorong                    Tema “Mendorong Keberlanjutan, Mengawal Ketahanan Pangan” mencerminkan
                                                          komitmen PT Pupuk Indonesia (Persero) yang selanjutnya disebut “Perusahaan”
                             Keberlanjutan, Mengawal      atau “PTPI”, dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan serta mendukung
                             Ketahanan Pangan             ketahanan pangan nasional. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pupuk dan
                                                          agribisnis, PTPI memahami bahwa keberlanjutan adalah kunci dalam menghadapi
                             Driving Sustainability,
                                                          tantangan global, termasuk perubahan iklim, efisiensi sumber daya, dan peningkatan
                             Safeguarding Food Security
                                                          produktivitas pertanian.


                                                          Upaya “Mendorong Keberlanjutan”, diwujudkan dengan mengadopsi praktik bisnis
                                                          yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Melalui inovasi dalam
                                                          produk ramah lingkungan, efisiensi energi, serta pengurangan emisi karbon,
                                                          perusahaan berupaya menciptakan dampak positif bagi ekosistem dan masyarakat.
                                                          Komitmen ini juga diwujudkan melalui program pemberdayaan petani, edukasi
                                                          pertanian berkelanjutan, serta tata kelola yang mendukung penerapan upaya
                                                          keberlanjutan.


                                                          Sementara itu, “Mengawal Ketahanan Pangan” menegaskan peran strategis PTPI
                                                          dalam menjaga ketersediaan pupuk berkualitas bagi petani. Dengan memastikan
                                                          distribusi yang merata, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memberikan
                                                          pendampingan kepada petani, perusahaan turut serta dalam mendukung produktivitas
                                                          pertanian yang berkelanjutan agar program Asta Cita swasembada pangan tercapai.


                                                          Tema ini mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pelestarian
                                                          lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. PTPI tidak hanya berfokus pada
                                                          profitabilitas, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketahanan
                                                          pangan demi masa depan yang lebih baik.


                                                          The theme “Driving Sustainability, Safeguarding Food Security” reflects the
                                                          commitment of PT Pupuk Indonesia (Persero), hereinafter referred to as “the Company”
                                                          or “PTPI,” to conducting business sustainably and ensuring national food security. As
                                                          a company operating in the fertilizer and agribusiness sectors, PTPI understands that
                                                          sustainability is paramount in addressing global challenges, including climate change,
                                                          resource efficiency, and increased agricultural productivity.


                                                          Our endeavour towards “Driving Sustainability” may be realized through the adoption
                                                          of an environmentally and socially responsible business. By innovating in eco-friendly
                                                          products, enhancing energy efficiency, and reducing carbon emissions, the Company
                                                          strives to create a positive impact on both the ecosystem as well as communities.
                                                          This commitment is further demonstrated through farmer empowerment programs,
                                                          sustainable agriculture education, and governance that promotes the implementation
                                                          of sustainability initiatives.


                                                          Moreover, “Safeguarding Food Security” underscores PTPI’s strategic role in ensuring
                                                          the availability of high-quality fertilizers for farmers. By ensuring equitable distribution,
4                                                         improving supply chain efficiency, and providing mentorship to farmers, the Company
                                                          actively contributes towards supporting sustainable agricultural productivity.
Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          This theme embodies the balance between business growth, environmental
                                                          preservation, and community well-being. PTPI not only focuses on profitability but
                                                          also bears a significant responsibility in strengthening food security for a better future.
Page 5
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




Membangun                       Menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi PTPI berarti menerapkan praktik-
                                praktik yang meminimalkan dampak lingkungan, meningkatkan tanggung jawab sosial,
Masa Depan yang                 dan memastikan keberlangsungan ekonomi jangka panjang. Kami mengembangkan
Berkelanjutan                   strategi keberlanjutan yang melibatkan produksi ramah lingkungan dan pendekatan
                                ekonomi sirkular. Kami percaya bahwa inovasi adalah kunci keberlanjutan, oleh
Building a Sustainable Future
                                karena itu, kami berinvestasi dalam penelitian untuk mengembangkan produk
                                berkelanjutan yang meminimalkan dampak lingkungan. Untuk berkontribusi pada
                                Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan target Net Zero Emission pada tahun 2060,
                                kami menerapkan efisiensi energi, konservasi air, dan menggunakan teknologi yang
                                hemat sumber daya. Secara sosial, PTPI, secara aktif membangun hubungan yang
                                positif dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami mematuhi standar industri dan
                                berupaya untuk melampauinya dalam hal tanggung jawab lingkungan dan sosial.
                                Dengan menerapkan strategi-strategi ini, PTPI dapat berkontribusi pada masa depan
                                yang lebih berkelanjutan, menyeimbangkan kesuksesan ekonomi dengan tanggung
                                jawab lingkungan dan sosial.


                                Creating a sustainable future for PTPI means adopting practices that minimize
                                environmental impact, enhance social responsibility, and ensure long-term economic
                                viability. We develop sustainability strategies centered on eco-friendly production
                                and circular economy principles. We firmly believe that innovation is the key to
                                achieving sustainability. Therefore, we continue to invest in research that goes into
                                developing sustainable products that mitigate environmental impact. To contribute
                                meaningfully to the Sustainable Development Goals and the Net Zero Emission target
                                by 2060, we implement energy efficiency measures, water conservation initiatives,
                                and resource-efficient technologies. Socially, PTPI fosters positive relationships
                                with all stakeholders. We adhere to industry standards and strive to exceed them in
                                environmental and social responsibility. By pursuing these strategies, PTPI contributes
                                to a more sustainable future, balancing economic success with environmental and
                                social stewardship.




                                                                                                                          5
                                                                                                                          2025 Sustainability Report
Page 6
                             Transformasi Industri              PTPI telah melakukan transformasi bisnis yang berkelanjutan, menghadapi tantangan
                                                                perubahan iklim dengan meningkatkan kinerja keuangan. Sebagai entitas bisnis
                             Lebih Hijau dan Bersih             bertanggung jawab, secara konsisten PTPI mengupayakan operasional ramah
                             Transformation Towards a Greener   lingkungan dan menyesuaikan fokus usaha sesuai dinamika global dan perubahan
                             and Cleaner Industry               di masa mendatang.


                                                                PTPI has undergone a sustainable business transformation, addressing the challenges
                                                                of climate change whilst enhancing financial performance. As a responsible business
                                                                entity, PTPI consistently strives for eco-friendly operations and aligns its business
                                                                focus with global dynamics and future changes.




                             Mengembangkan                      PTPI berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu
                                                                perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara, kami meningkatkan kinerja,
                             Keberlanjutan Demi                 memberdayakan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Profitabilitas yang
                             Ketahanan Pangan                   baik hanya dicapai melalui kepedulian pada masyarakat dan lingkungan. PTPI
                                                                berkomitmen untuk menerapkan keberlanjutan dalam menjaga ketahanan pangan
                             Reinforcing Sustainability for
                                                                nasional.
                             Food Security
                                                                PTPI plays a significant role in national food security. As one of the largest fertilizer
                                                                companies in Southeast Asia, we enhance operational performance, empower
                                                                farmers, and preserve environmental sustainability. Sound profitability is achieved
                                                                through a commitment to social and environmental stewardship. PTPI is committed
                                                                towards implementing sustainability in order to safeguard national food security.




6
Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




Transformasi Demi                 Perusahaan yang sukses adalah perusahaan mampu beradaptasi dan bertransformasi
                                  untuk terus maju. PTPI melakukan transformasi operasional dan ekonomi untuk
Menyukseskan                      meningkatkan profitabilitas, mengevaluasi program kemasyarakatan, serta mengikuti
Kedaulatan Pangan                 perkembangan lingkungan. Fokus utama adalah menjaga standar dan mendukung
                                  kedaulatan pangan nasional melalui transformasi berkelanjutan.
Nasional
Transformation for a Successful   A successful company is one that demonstrates the capacity to adapt and transform in
National Food Sovereignty         order to ensure continuous progress. PTPI has undergone operational and economic
                                  transformations in order to boost profitability, evaluate community engagement
                                  programs, and respond to environmental developments. Our primary focus remains
                                  on upholding standards and supporting national food sovereignty through sustainable
                                  transformation.




                                                                                                                         7
                                                                                                                         2025 Sustainability Report
Page 8
                             Daftar Isi
                             Table of Contents




                                                                                 36
                             3    Penjelasan Tema
                                  Theme Explanation
                             4    Kesinambungan Tema                             Sekilas Perusahaan
                                  Theme Continuity                               Company Overview
                             8    Daftar Isi
                                  Table of Contents
                             12   Ikhtisar Keberlanjutan                    38     Informasi Umum
                                  Sustainability Highlights                        General Information
                             18   Sambutan Komisaris Utama                  39     Visi, Misi, dan Core Values
                                  Message from the President Commissioner          Vision, Mission, and Core Values
                             22   Sambutan Direktur Utama                   42     Wilayah Operasi
                                  Message from the President Director              Operational Area
                             28   Peringkat ESG dan Penghargaan             44     Sejarah Perusahaan
                                  ESG Ratings and Awards                           Company History
                             32   Tentang Laporan                           46     Skala Perusahaan
                                  About the Report                                 Company Scale
                                                                            46     Anak Perusahaan dan Wilayah Kerja
                                                                                   Subsidiaries and Areas of Operation
                                                                            48     Bisnis dan Operasi
                                                                                   Business and Operations
                                                                            51     Pangsa Pasar
                                                                                   Market Shares




                                                                                 52


                                                                                 Keberlanjutan Kami
                                                                                 Our Sustainability




                                                                            54     Strategi Keberlanjutan dan Komitmen ESG
                                                                                   Sustainability Strategy and ESG Commitment
                                                                            56     Komitmen Kebijakan
                                                                                   Policy Commitment
                                                                            57     Implementasi Komitmen Kebijakan
                                                                                   Implementation of Policy Commitments
                                                                            59     Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
8                                                                                  Sustainability Governance Structure
                                                                            61     Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                                                                   Stakeholder Engagement
Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                            64     Penilaian Materialitas
                                                                                   Materiality Assessment
                                                                            76     Sertifikasi
                                                                                   Certifications
                                                                            81     Keanggotan Asosiasi
                                                                                   Association Memberships
Page 9
                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




     82                                                    122


     Penguatan Tata kelola dan                             Pencapaian Kinerja Ekonomi
     Kepatuhan                                             Berkelanjutan
     Strengthening Governance and Compliance               Achieving Sustainable Economic Performance




84  Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik       125    Tinjauan atas Ekonomi Nasional
    Implementation of Good Corporate Governance             Overview of the National Economy
85 Struktur dan Komposisi Tata Kelola                126    Inisiatif Strategis 2025
    Governance Structure and Composition                    Strategic Initiatives 2025
95 Kebijakan dan Proses Nominasi Dewan Komisaris     127    Kinerja PTPI 2025
    dan Direksi                                             PTPI Performance 2025
    Nomination Policy and Process for the Board of   133    Perpajakan
    Commissioners and Board of Directors                    Taxation
96 Kebijakan dan Proses Remunerasi Dewan             135    Rantai Pasokan
    Komisaris dan Direksi                                   Supply Chain
    Remuneration Policy and Process for the Board    139    Rantai Distribusi
    of Commissioners and Board of Directors                 Distribution Chain
98 Evaluasi Kinerja Organ Perusahaan                 142    Rayonisasi Pupuk
    Performance Evaluation of Corporate Bodies              Fertilizer Distribution Zoning System
100 Pengembangan Kompetensi Organ Perusahaan         144    Digitalisasi Distribusi
    Competency Development of Corporate Bodies              Distribution Digitalization
107 Emerging Risk
    Emerging Risks
110 Kebijakan Antikorupsi
    Anti-Corruption Policy
113 Sistem Pelaporan Pelanggaran
    Whistleblowing System
116 Konflik Kepentingan
    Conflict of Interest
117 Proses Mengelola Dampak
    Process for Managing Impacts
118 Komunikasi Masalah Penting
    Communication of Critical Concerns
119 Praktik Usaha yang Adil dan Patuh Hukum
    Fair and Lawful Business Practices
119 Kontribusi Politik
    Political Contributions                                                                                       9
                                                                                                                  2025 Sustainability Report
Page 10
                                   146                                                 168


                                   Pengembangan Produk                                 Pengembangan Talenta dan
                                   Berkelanjutan                                       Budaya Keselamatan
                                   Sustainable Product Development                     Talent Development and Safety Culture




                             148 Tinjauan Kinerja Produksi                       170    Pengembangan Karyawan
                                 Production Performance Overview                        Employee Development
                             150 Inovasi dalam Pengembangan Produk               174    Keberagaman Karyawan
                                 Berkelanjutan                                          Employee Diversity
                                 Innovation in Sustainable Product Development   183    Manfaat Karyawan
                             151 Produk yang Mendukung Keberlanjutan                    Employee Benefits
                                 Products Supporting Sustainability              192    Lingkungan Kerja yang Aman
                             156 Komitmen dalam Penyediaan Produk yang                  Safe Working Environment
                                 Berkualitas
                                 Commitment to Delivering Quality Products
                             161 Kemasan dan Pelabelan
                                                                                       208
                                 Packaging and Labeling
                             162 Sistem Pemasaran dan Distribusi Produk
                                 Product Marketing and Distribution System             Peran Aktif dalam
                             165 Evaluasi Kepuasan Pelanggan                           Pemberdayaan Masyarakat
                                 Customer Satisfaction Evaluation                      Active Role in Community Empowerment




10                                                                               211     Kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan
                                                                                         Lingkungan
                                                                                         Corporate Social Responsibility Policy
Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                 212     Tujuan Strategis TJSL
                                                                                         CSR Strategic Objectives
                                                                                 214     Perencanaan Program TJSL
                                                                                         CSR Program Planning
Page 11
                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




217 Program TJSL pada Pilar TPB             278 Manajemen Risiko Perubahan Iklim
    CSR Programs under the SDGs Pillars         Climate Risk Management
239 Program Creating Shared Value (CSV)     280 Strategi Perubahan Iklim
    Creating Shared Value (CSV) Program         Climate Change Strategy
246 Evaluasi Program TJSL                   285 Metrik dan Target
    CSR Program Evaluation                      Metrics and Targets
                                            289 Emisi Gas Rumah Kaca
                                                Greenhouse Gas (GHG) Emissions

      248


      Pengelolaan Dampak                       296
      Lingkungan dan Perubahan Iklim
      Environmental Impact Management and      Lampiran
      Climate Change                           Attachment




250 Strategi Operasi Hijau                  298 Metrik Kinerja Keberlanjutan
    Green Operations Strategy                   Sustainability Performance Metrics
254 Efisiensi Proses Produksi               340 Tautan TPB dalam Standar GRI
    Production Process Efficiency               SDGs Linkage in the GRI Standards
255 Energi                                  358 Indeks Isi GRI
    Energy                                      GRI Content Index
257 Material                                374 Referensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
    Materials                                   Financial Service Authority (OJK) Reference
260 Air                                     378 Indeks Sustainability Accounting Standards
    Water                                       (SASB) untuk Kimia
263 Limbah                                      Sustainability Accounting Standards (SASB) for        11
    Waste                                       Chemicals Index
266 Keanekaragaman Hayati                   380 Indeks TCFD
                                                                                                      2025 Sustainability Report




    Biodiversity                                TCFD Index
276 Manajemen Perubahan Iklim               382 Independent Assurance Statement
    Climate Change Management                   Independent Assurance Statement
276 Tata Kelola Perubahan Iklim             388 Lembar Umpan Balik
    Climate Governance                          Feedback Form
Page 12
                             Ikhtisar Keberlanjutan
                             Sustainability Highlights



                                   Ekonomi [OJK B.1]
                                   Economy



                                Pendapatan Usaha [OJK B.1.b]                                      Rp Triliun             Laba Bersih [OJK B.1.c]                                       Rp Triliun
                                                                                                  Rp Trillion                                                                          Rp Trillion
                                Operating Revenue                                                                        Net Profit



                                2025                                                90,40                                2025*                            5,51


                                2024                                         81,62                                       2024                                                   8,89


                                2023                               79,21                                                 2023                                  6,25




                                Total Produksi Pupuk [OJK B.1.a]                                          Ton            Total Produksi Non-Pupuk [OJK B.1.a]                                Ton
                                                                                                          Ton                                                                                Ton
                                Total Fertilizer Production                                                              Total Non-Fertilizer Production



                                2025                                    12.533.088                                       2025                              6.628.034


                                2024                                     12.245.751                                      2024                                    6.725.762


                                2023                         11.647.154                                                  2023                                               7.188.735




                                Persentase Nilai Pengadaan Dari Pemasok Lokal [OJK B.1.a]                                                                                                       %

                                Percentage of Procurement Value From Local Suppliers



                                2025                                                                                                                 84,54


                                2024                                                                                                               84,19
12
                                2023                                                                               81,87
Laporan Keberlanjutan 2025




                             Catatan: | Note:
                             *Pada tahun 2025, pendapatan tercatat meningkat sedangkan laba bersih menurun. Hal ini dipengaruhi oleh pengakuan gain pada tahun
                             2024 dari restrukturisasi utang bank Rekind sebesar Rp2,44 triliun serta restrukturisasi utang usaha sebesar Rp834 miliar.
                             *In 2025, revenue increased while net profit declined, primarily due to the recognition of gains in 2024 from the restructuring of Rekind’s bank
                             debt amounting to Rp2.44 trillion, as well as trade payables restructuring of Rp834 billion.
Page 13
                                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




      Lingkungan [OJK B.2]
      Environment



   Total Energi [OJK B.2.a]                                   GJ    Intensitas Energi Urea                         GJ/ton Urea
                                                              GJ                                                   GJ/ton Urea
   Total Energy                                                     Urea Energy Intensity



   2025                                 132.856.772                 2025                            29,13


   2024*                           125.827.719                      2024                                29,84


  2023*                       121.445.674                           2023                              29,64




   Total Emisi                                        Ton CO2eq     Intensitas Emisi Amonia                ton CO2eq ton amonia
                                                      Ton CO2eq                                          ton CO2eq ton ammonia
   Total Emissions                                                  Ammonia Emission Intensity



   2025                              62.967.328                     2025        1,01


   2024*                           61.249.531                       2024         1,10


  2023*                    56.446.642                               2023         1,10




   Intensitas Emisi Urea                   ton CO2eq/ton Pupuk      Investasi Lingkungan                               Rp Miliar
                                         ton CO2eq/ton Fertilizer                                                      Rp Billion
   Urea Emission Intensity                                          Environmental Investment



   2025                                       0,48                  2025                 138.596


   2024*                              0,43                          2024*               136.805

                                                                                                                                    13
  2023*                                      0,45                   2023*                                     164.088
                                                                                                                                    2025 Sustainability Report




Catatan: | Note:
*Terdapat penyajian data kembali
*There is a restatement of data
Page 14
                             Proyek Pelestarian Keanekaragaman Hayati [OJK B.2.d]
                             Biodiversity Conservation Project


                                                                        Petrokimia Gresik



                             Pelestarian Satwa Langka Python bivittatus melalui Metode            550 Ha          9 spesies | species
                             Translokasi Cepat Tanggap Tim Patigeni
                             Conservation of the Rare Species Python bivittatus through
                             Rapid Translocation Methods by the Patigeni Team



                                                                        Pupuk Kujang




                             Konservasi Keanekaragaman Hayati         47,7     Ha         64   jenis tumbuhan | plant species
                             Taman Kehati Pupuk Kujang
                             Biodiversity Conservation at the Pupuk   34 jenis burung | bird species
                             Kujang Biodiversity Park
                                                                      11 jenis kelelawar | bat species


                                                                        Pupuk Kalimantan Timur


                             RAISE (Reusing our Ash to Improve        1,12 Ha          8.822 terumbu karang | coral reefs
                             the Sea Ecosystem)
                                                                      94    spesies fauna | fauna species




                                                                        Pupuk Iskandar Muda




                             Konservasi Pengembangan Rusa Sambar (Cervus unicolor)             6,75   Ha        20    ekor rusa | deer
                             Sambar Deer (Cervus unicolor) Conservation and Breeding



                                                                        Pupuk Sriwidjaja Palembang
14



                                                                                       2.100 pohon Alpukat | Avocado trees
Laporan Keberlanjutan 2025




                             Integrated Forestry Farming              20 Ha
                             System (IFFS)
                                                                      32.500 pohon Kopi Arabika | Arabica coffee trees
Page 15
                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




 Sosial [OJK B.3]
 Social



Jumlah Karyawan (Tetap dan Kontrak)        Orang      Jam Kerja Aman                                    Jam
                                          People                                                       Hours
Number of Employees                                   Safe Working Hours
(Permanent and Contract)


2025                          7.882                   2025                 48.229.488


2024                       7.712                      2024                 48.103.759


2023                          7.832                   2023*                         52.014.005




Total Dana PUMK dan TJSL                 Rp Juta      Total Dana TJSL                               Rp Juta
                                        Rp Million                                                 Rp Million
Total MSE and CSR Funds                               Total CSR Funds



2025                259.089                           2025                        247.439


2024                          317.261                 2024                             294.755


2023                   276.229                        2023              210.914




Indeks Kepuasan Pelanggan                                                                         Poin 1–100
                                                                                                 Point 1–100
Customer Satisfaction Index



2025                                                                                            93,05
       0                                         50                                       100


2024                                                                                            90,96
       0                                         50                                       100


2023                                                                                            95,68
       0                                         50                                       100
                                                                                                                15
                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 16
                             Tata Kelola [OJK B.3]
                             Governance




                                         2
                                                               1.   Workshop Anti-Fraud: “Satukan Aksi Basmi Korupsi –
                                                                    Penguatan Integritas dan Tata Kelola di Pupuk Indonesia”, yang
                                                                    dilaksanakan pada 10 Desember 2025.
                                                                    Anti-Fraud Workshop: “Unite Action to Eradicate Corruption –
                                                                    Strengthening Integrity and Governance at Pupuk Indonesia,”
                             Sosialisasi Antikorupsi diikuti        held on December 10, 2025.
                             oleh 7.882 karyawan atau          2.   Forum Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan, yang
                             100% dari Seluruh Insan PTPI,          dilaksanakan pada 19 Desember 2025.
                             antara lain:                           Governance and Compliance Strengthening Forum, held on
                             The anti-corruption awareness          December 19, 2025.
                             program was attended by
                             7,882 employees, or 100% of
                             PTPI employees, including:




                                          64,25
                                                                                                    Tingkat Kepatuhan Wajib Lapor
                                                                                                    LHKPN Mencapai 100%,
                                                                                                    dengan total Wajib Lapor
                                          jam | hours                                               sebanyak 2.512 orang yang
                                                                                                    disampaikan tepat waktu
                                          Pelatihan Dewan Komisaris                                 sebelum 31 Maret 2025.
                                          dan Direksi PTPI                                          The compliance rate for LHKPN
                                          PTPI’s Board of                                           reporting has reached 100%,
                                          Commissioners and Directors                               with a total of 2,512 reporting
                                          Training                                                  individuals submitting their
                                                                                                    reports on time before March 31,
                                                                                                    2025.




16
Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
PT Pupuk Indonesia (Persero)




                               17
                               2025 Sustainability Report
Page 18
                             Sambutan Komisaris Utama                                        [GRI 2-22] [OJK D.1]

                             Message from the President Commissioner



                             Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                         Dear Respected Stakeholders,

                             Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang              We extend our gratitude to God Almighty as PTPI once
                             Maha Esa, karena PTPI kembali menyampaikan Laporan                again presents its 2025 Sustainability Report, reflecting
                             Keberlanjutan Tahun 2025 sebagai wujud komitmen                   the Company’s continued commitment to transparency,
                             Perusahaan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan              accountability, and responsible business management.
                             pengelolaan usaha yang bertanggung jawab. Laporan                 This report not only reflects the Company’s performance
                             ini tidak hanya merefleksikan capaian kinerja selama              achievements over the past year, but also highlights its
                             satu tahun terakhir, tetapi juga menggambarkan upaya              efforts to maintain a balance between business growth,
                             Perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan                contributions to national food security, and its social and
                             usaha, kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,             environmental responsibilities in its role as the holding
                             serta tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam peran            company in the fertilizer sector.
                             Perusahaan sebagai induk di sektor pupuk.

                             Tahun 2025 berlangsung dalam dinamika global yang                 The year 2025 took place amid a highly challenging global
                             penuh tantangan, ditandai oleh ketegangan geopolitik,             environment, marked by geopolitical tensions, fluctuations
                             fluktuasi harga energi dan komoditas, serta percepatan            in energy and commodity prices, and the acceleration of
                             agenda dekarbonisasi yang memengaruhi stabilitas rantai           the decarbonization agenda, all of which have affected
                             pasok, termasuk industri pupuk. Dampak perubahan iklim            supply chain stability, including within the fertilizer
                             juga semakin nyata melalui meningkatnya frekuensi cuaca           industry. The impacts of climate change have also become
                             ekstrem yang berpotensi mengganggu produksi dan                   increasingly evident, reflected in the rising frequency of
                             distribusi. Dalam konteks ini, transformasi menuju praktik        extreme weather events that may disrupt production and
                             industri yang lebih efisien dan rendah karbon menjadi             distribution activities. In this context, the transformation
                             keniscayaan, sementara sektor pertanian dan pupuk tetap           toward more efficient and low-carbon industrial practices
                             memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan                has become imperative, while the agriculture and fertilizer
                             pangan nasional dan global.                                       sectors continue to play a strategic role in supporting
                                                                                               national and global food security.

                             Pada tingkat nasional, Indonesia terus berupaya menjaga           At the national level, Indonesia continues to strive to
                             stabilitas pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan                  maintain stable economic growth amid external pressures.
                             eksternal. Pemerintah mendorong penguatan sektor riil,            The Government has promoted the strengthening of the
                             peningkatan produktivitas pertanian, serta optimalisasi           real sector, increased agricultural productivity, and the
                             belanja negara agar lebih tepat sasaran. Kebijakan hilirisasi     optimization of state spending to ensure more targeted
                             industri, penguatan ketahanan energi, serta pembenahan            outcomes. Policies on industrial downstreaming, the
                             sistem subsidi menjadi bagian dari strategi nasional untuk        strengthening of energy resilience, and reforms to the
                             menjaga daya saing dan kemandirian ekonomi. Dalam                 subsidy system form part of the national strategy to
                             situasi tersebut, PTPI memiliki tanggung jawab strategis          safeguard competitiveness and economic independence.
                             untuk memastikan ketersediaan pupuk yang memadai,                 Within this context, PTPI carries a strategic responsibility
                             distribusi yang tepat waktu, serta pengelolaan usaha yang         to ensure the adequate availability of fertilizers, timely
                             berkelanjutan.                                                    distribution, and the sustainable management of its
18                                                                                             business operations.

                             Perkembangan regulasi di sektor pupuk pada tahun                  Regulatory developments in the fertilizer sector during
Laporan Keberlanjutan 2025




                             2025 membawa perubahan signifikan bagi kerangka                   2025 brought significant changes to the governance
                             tata kelola industri nasional. Pemerintah menetapkan              framework of the national industry. The Government
                             Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata                enacted Presidential Regulation No. 6 of 2025 on the
                             Kelola Pupuk Bersubsidi, yang kemudian disempurnakan              Governance of Subsidized Fertilizers, which was later
                             melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025,                  refined through Presidential Regulation No. 113 of 2025,
                             guna memperkuat sistem distribusi dan pengawasan                  to strengthen the distribution and monitoring systems for
                             pupuk bersubsidi. Dewan Komisaris memandang                       subsidized fertilizers. The Board of Commissioners views
Page 19
                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam mendukung kedaulatan
pangan nasional, PT Pupuk Indonesia
(Persero) mengintegrasikan
keberlanjutan dalam strategi,
memperkuat tata kelola dan
manajemen risiko, serta mendorong
inovasi dan efisiensi guna memastikan
pertumbuhan yang tangguh, adaptif,
dan berkelanjutan.
In supporting national
food sovereignty,
PT Pupuk Indonesia (Persero)
integrates sustainability into
its strategy, strengthens
governance and risk
management, and
promotes innovation
and efficiency to ensure
resilient, adaptive,
and sustainable
growth.


Sudaryono
Komisaris Utama
President Commissioner




                                                                       19
                                                                       2025 Sustainability Report
Page 20
                              bahwa dinamika regulasi ini tidak hanya menuntut             these regulatory dynamics not only as requiring readiness
                              kesiapan adaptasi, tetapi juga menghadirkan momentum         to adapt, but also as presenting an important opportunity
                              pembenahan struktural yang membawa angin segar bagi          for structural improvements that bring renewed
                              peningkatan efisiensi dan ketepatan sasaran subsidi, serta   momentum to enhance efficiency, ensure more accurate
                              penguatan tata kelola industri pupuk secara keseluruhan.     subsidy targeting, and strengthen governance across the
                                                                                           fertilizer industry as a whole.

                              Sepanjang tahun 2025, kami memandang Direksi                 Throughout 2025, we observed that the Board of Directors
                              telah melaksanakan berbagai langkah konkret untuk            undertook various concrete measures to strengthen
                              memperkuat ketahanan operasional dan meningkatkan            operational resilience and enhance service quality.
                              kualitas layanan. Penguatan tata kelola distribusi pupuk,    Strengthening the governance of fertilizer distribution,
                              peningkatan transparansi penyaluran subsidi, serta           improving transparency in subsidy disbursement, and
                              integrasi sistem data untuk menjamin ketepatan sasaran       integrating data systems to ensure accurate targeting
                              menjadi prioritas utama. Upaya tersebut didukung oleh        were among the key priorities. These efforts were
                              jaringan distribusi PTPI yang mencakup lebih dari 1.030      supported by PTPI’s distribution network, which comprises
                              Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan 26.459 Penerima            more than 1,030 Distribution Business Actors (PUD) and
                              Pupuk pada Titik Serah (PPTS) yang berkontribusi             26,459 Fertilizer Receiving Points (PPTS), contributing
                              terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Langkah-                 to local economic growth. These initiatives demonstrate
                              langkah ini menunjukkan komitmen manajemen dalam             management’s commitment to ensuring that government
                              memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah dapat           policies are implemented effectively and deliver tangible
                              diimplementasikan secara efektif dan memberikan              benefits to farmers.
                              manfaat langsung kepada petani.

                              Di sisi lain, Dewan Komisaris memastikan bahwa strategi      On the other hand, the Board of Commissioners ensured
                              transformasi     Perusahaan,      termasuk   peningkatan     that the Company’s transformation strategy, including
                              efisiensi operasional terus dilakukan melalui optimalisasi   efforts to improve operational efficiency, continued
                              penggunaan bahan baku dan energi, modernisasi fasilitas      to be implemented through the optimization of raw
                              produksi, serta pengendalian emisi dan pengelolaan           material and energy usage, modernization of production
                              limbah yang lebih efektif dijalankan secara terukur serta    facilities, as well as more effective emission control and
                              selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang           waste management. These initiatives were carried out
                              baik. Berbagai upaya tersebut turut berkontribusi pada       in a measurable manner and aligned with the principles
                              penurunan emisi, baik secara langsung dari proses            of good corporate governance. These efforts also
                              produksi maupun secara tidak langsung dari pembelian         contributed to a 17% reduction in emissions, both direct
                              energi dari pihak lain, sebesar 17% dibandingkan baseline    emissions from production processes and indirect
                              business as usual (BAU) tahun 2025.                          emissions from purchased energy, compared to the 2025
                                                                                           business-as-usual (BAU) baseline.

                              Selain aspek operasional, penguatan tata kelola              Beyond operational aspects, strengthening corporate
                              perusahaan tetap menjadi prioritas. Dewan Komisaris          governance remained a key priority. The Board of
                              secara konsisten melakukan pengawasan terhadap               Commissioners consistently exercised oversight over
                              implementasi strategi, kinerja keuangan, manajemen           the implementation of strategies, financial performance,
                              risiko melalui evaluasi berkala berbagai risiko strategis,   and risk management through periodic evaluations
                              serta kepatuhan terhadap regulasi. Evaluasi kinerja          of various strategic risks, as well as compliance with
                              Direksi dilakukan secara objektif berdasarkan indikator      applicable regulations. The performance of the Board of
20                            yang mencakup aspek finansial, operasional, dan              Directors was assessed objectively based on indicators
                              keberlanjutan. Kami memastikan bahwa setiap keputusan        covering financial, operational, and sustainability aspects.
                              strategis selaras dengan visi jangka panjang Perusahaan      Through this process, we ensured that every strategic
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              dan kepentingan pemangku kepentingan secara luas.            decision remained aligned with the Company’s long-term
                              Komitmen Perusahaan dalam memperkuat keberlanjutan           vision and the broader interests of its stakeholders. The
                              tecermin dari hasil penilaian lembaga rating S&P Global      Company’s commitment to strengthening sustainability is
                              dengan skor ESG sebesar 61/100, serta dari lembaga           reflected in the ESG assessment results from S&P Global,
                              rating MSCI dengan peringkat BBB.                            which assigned a score of 61/100, as well as from MSCI,
                                                                                           which assigned an ESG rating of BBB.
Page 21
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




Sebagai perusahaan induk, PTPI juga terus memperkuat           As a holding company, PTPI continues to strengthen
sinergi antar entitas dalam grup untuk meningkatkan            synergies among entities within the Group to enhance
efisiensi dan konsistensi kebijakan. Dewan Komisaris           efficiency and policy consistency. The Board of
memandang bahwa konsolidasi strategi dan penguatan             Commissioners views the consolidation of strategies and
koordinasi di antara anak perusahaan merupakan                 stronger coordination among subsidiaries as key factors
faktor penting dalam menjaga ketahanan sistem secara           in maintaining the resilience of the overall system. These
keseluruhan. Sinergi tersebut diharapkan mampu                 synergies are expected to create economies of scale,
menciptakan skala ekonomi, memperkuat daya tawar,              strengthen bargaining power, and improve the quality of
serta meningkatkan kualitas layanan kepada petani.             services provided to farmers.

Dewan Komisaris juga memastikan bahwa aspek                    The Board of Commissioners also ensured that
keberlanjutan terintegrasi dalam proses pengambilan            sustainability aspects were integrated into the Company’s
keputusan strategis Perusahaan, termasuk pengelolaan           strategic decision-making processes, including the
risiko perubahan iklim, penguatan tata kelola lingkungan       management of climate change risks, the strengthening
dan sosial, serta implementasi standar pelaporan               of environmental and social governance, and the
keberlanjutan yang selaras dengan praktik internasional.       implementation of sustainability reporting standards
                                                               aligned with international practices.

Di tengah tantangan yang ada, Dewan Komisaris                  Amid these challenges, the Board of Commissioners
menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan seluruh              extends its appreciation to the Board of Directors and the
jajaran manajemen atas upaya dan dedikasi dalam                entire management team for their efforts and dedication
menjaga stabilitas operasional serta mendorong                 in maintaining operational stability while advancing
transformasi berkelanjutan. Ketahanan organisasi dalam         ongoing transformation. The organization’s resilience in
menghadapi tekanan eksternal menunjukkan fondasi tata          navigating external pressures reflects increasingly robust
kelola dan manajemen risiko yang kian matang.                  governance and risk management foundations.

Ke depan, tantangan global dan nasional diperkirakan           Looking ahead, global and national challenges are
akan bertambah kompleks. Oleh karena itu, penguatan            expected to become increasingly complex. Therefore,
tata kelola, disiplin manajemen risiko, serta investasi pada   strengthening governance, maintaining disciplined risk
inovasi dan efisiensi akan terus menjadi fokus utama.          management, and investing in innovation and efficiency
Dewan Komisaris berkomitmen menjalankan fungsi                 will remain key priorities. The Board of Commissioners
pengawasan secara independen dan konstruktif guna              remains committed to carrying out its oversight function
memastikan Perusahaan dikelola dengan prinsip kehati-          in an independent and constructive manner, ensuring that
hatian, integritas, dan orientasi jangka panjang.              the Company is managed with prudence, integrity, and a
                                                               long-term perspective.

Dengan fondasi tata kelola dan komitmen keberlanjutan          With increasingly strong governance foundations and a
yang semakin kokoh, kami meyakini PT Pupuk Indonesia           firm commitment to sustainability, we believe that PT Pupuk
(Persero) akan terus berkembang sebagai perusahaan             Indonesia (Persero) will continue to grow as a resilient and
induk industri pupuk nasional yang tangguh dan adaptif,        adaptive holding company in the national fertilizer industry,
serta menjadi pilar penting dalam menopang kedaulatan          while serving as a key pillar in supporting Indonesia’s food
pangan dan pembangunan berkelanjutan Indonesia.                sovereignty and sustainable development.

                                                Jakarta, 11 Mei 2026
                                               Jakarta, May 11, 2026                                                           21
                                                                                                                               2025 Sustainability Report




                                                   Sudaryono
                                                Komisaris Utama
                                             President Commissioner
Page 22
                              Sambutan Direktur Utama                                      [GRI 2-22] [OJK D.1]

                              Message from the President Director



                              Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                           Dear Valued Stakeholders,

                              Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan                 The year 2025 marked a significant milestone in PT
                              PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai holding industri               Pupuk Indonesia’s (Persero) journey as a holding
                              pupuk nasional. Di tengah dinamika global yang                      company in the national fertilizer industry. In the face
                              semakin kompleks, Perusahaan terus memperkuat                       of increasingly complex global challenges, I am proud
                              perannya sebagai bagian dari fondasi ketahanan                      to share that the Company has strengthened its role as
                              pangan nasional sekaligus kontributor dalam agenda                  an indispensable pillar of national food security while
                              keberlanjutan global.                                               actively contributing to the global sustainability agenda.

                              Melalui tema “Transformasi Industri Pupuk Penopang                  Under the theme “Fertilizer Industry Transformation as
                              Kedaulatan Pangan Nasional”, Perusahaan menegaskan                  a Pillar of National Food Sovereignty”, the Company is
                              komitmennya untuk menghadirkan sistem industri                      reaffirming its commitment to building a more resilient,
                              pupuk yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.               efficient, and sustainable global fertilizer industry
                              Transformasi ini tidak hanya mencakup penguatan                     ecosystem. By embedding sustainability across every
                              operasional dan tata kelola, tetapi juga integrasi prinsip          business lines, we are transforming beyond mere
                              keberlanjutan di seluruh lini bisnis.                               operational and governance improvements.

                              Laporan keberlanjutan ini kami sampaikan sebagai                    This sustainability report reflects our commitment to
                              bentuk transparansi dan akuntabilitas atas bagaimana                transparency and accountability in creating economic
                              Perusahaan menciptakan nilai ekonomi sekaligus                      value while delivering positive social and environmental
                              memberikan dampak sosial dan lingkungan yang                        impact. It underscores our commitment to conducting
                              positif. Laporan ini mencerminkan komitmen kami                     business responsibly, transparently, with a focus on long-
                              untuk menjalankan usaha secara bertanggung jawab,                   term value creation for all stakeholders. Beyond simply
                              transparan, serta berorientasi pada penciptaan nilai                disclosing performances, this report demonstrates how
                              jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.                   sustainability is integrated across strategy, governance,
                              Laporan ini tidak hanya mencerminkan capaian kinerja,               and operations across the entire group, reinforcing our
                              tetapi juga menggambarkan bagaimana prinsip                         contribution in supporting national food security.
                              keberlanjutan diintegrasikan dalam strategi, tata kelola,
                              serta operasi di seluruh entitas grup guna memperkuat
                              kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

                              Sepanjang tahun 2025, dinamika global masih diwarnai                Throughout 2025, global dynamics continued to be
                              oleh ketidakpastian geopolitik, volatilitas harga energi            shaped by geopolitical uncertainty, volatility in energy
                              dan komoditas, serta percepatan transisi menuju                     and commodity prices, and the accelerating transition
                              ekonomi rendah karbon. Pada saat yang sama, dampak                  toward a low-carbon economy. At the same time, the
                              perubahan iklim semakin nyata dengan meningkatnya                   impacts of climate change have become increasingly
                              frekuensi cuaca ekstrem dan ketidakpastian musim                    evidenced with the rising frequency of extreme
                              tanam. Kondisi ini juga tecermin dari berbagai kejadian             weather events and increased unpredictability in
                              bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah                        planting seasons. These conditions are also reflected in
22                            Indonesia, termasuk banjir dan tanah longsor yang                   hydrometeorological disasters across Indonesia, such
                              terjadi di Aceh dalam beberapa waktu terakhir, yang                 as the recent floods and landslides in Aceh, highlighting
                              menunjukkan meningkatnya kerentanan wilayah                         the increased vulnerability of national regions to
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              terhadap dampak perubahan iklim. [OJK E.5]                          climate-related impacts. [OJK E.5]

                              Kondisi tersebut menempatkan sektor pertanian dan                   These conditions further highlight the strategic
                              industri pupuk pada posisi yang semakin strategis.                  importance of the agriculture and fertilizer sectors,
                              Industri pupuk tidak hanya berperan dalam menjaga                   which play crucial roles not only in maintaining food
Page 23
                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




Strategi keberlanjutan
Perusahaan diarahkan pada
tiga fokus utama meliputi
transformasi industri rendah
karbon, penguatan ekosistem
pertanian berkelanjutan melalui
program CSV, serta percepatan
transformasi digital dalam sistem
distribusi dan operasional.
The Company’s sustainability strategy
focuses on three key priorities, including
transforming the industry toward
more efficient and lower-carbon
operations, strengthening a
sustainable agricultural
ecosystem, and accelerating
digital transformation across
our distribution and operational
network.




Rahmad Pribadi
Direktur Utama
President Director




                                                                            23
                                                                            2025 Sustainability Report
Page 24
                              stabilitas pasokan pangan, tetapi juga menjadi bagian       supply stability, but also in supporting national food
                              penting dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan            sovereignty. [OJK E.5]
                              nasional. [OJK E.5]

                              Di tingkat nasional, perekonomian Indonesia tetap           At the national level, Indonesia’s economy remained
                              menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang               resilient, supported by relatively stable growth. The
                              relatif stabil. Pemerintah terus mendorong penguatan        government continued to strengthen the real sector,
                              sektor riil, reformasi tata kelola pupuk bersubsidi,        reform subsidized fertilizer governance, and enhance
                              serta peningkatan produktivitas pertanian melalui           agricultural productivity through digitalization and
                              digitalisasi dan integrasi data. Dalam hal pengungkapan     data integration. In terms of sustainability disclosure,
                              keberlanjutan,      tuntutan     terhadap    transparansi   expectations for transparency and accountability
                              dan akuntabilitas terus meningkat seiring dengan            continue to rise in line with increasing demands
                              ekspektasi regulator dan pemangku kepentingan.              from regulators and stakeholders. Accordingly,
                              Sejalan dengan itu, penerapan Pernyataan Standar            the implementation of the Sustainability Reporting
                              Pelaporan Keberlanjutan (PSPK) 1 dan PSPK 2 yang            Standards (PSPK) 1 and PSPK 2, which align with
                              mengadopsi IFRS S1 dan IFRS S2 semakin memperkuat           IFRS S1 and IFRS S2, strengthens the expectation for
                              tuntutan integrasi risiko dan peluang keberlanjutan,        companies to integrate sustainability-related risks and
                              termasuk risiko iklim, dalam strategi dan tata kelola       opportunities, including climate-related risks, into their
                              perusahaan. [OJK E.5]                                       corporate strategy and governance. [OJK E.5]

                              Kebijakan untuk Merespons Tantangan dalam                   Policies in Responding to Sustainability Strategy
                              Implementasi Strategi Keberlanjutan [OJK D.1.a]             Challenges [OJK D.1.a]

                              Menjawab berbagai tantangan tersebut, kami terus            In response to these challenges, we continue to
                              memperkuat kebijakan dan peta jalan keberlanjutan           strengthen our sustainability policies and roadmaps
                              yang terintegrasi dalam strategi korporasi. Transformasi    and fully integrate them into our corporate strategy. Our
                              yang kami jalankan berlandaskan pada prinsip                transformation is based on the principle that economic
                              bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring            growth must go hand in hand with environmental
                              dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan              protection and social well-being. Accordingly, our
                              kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, strategi         sustainability strategy centers on three key priorities.
                              keberlanjutan Perusahaan diarahkan pada tiga fokus
                              utama.

                              Pertama, transformasi industri menuju operasi yang          First, we are transforming the industry toward more
                              lebih efisien dan rendah karbon. Kami melakukan             efficient and lower-carbon operations. This includes
                              berbagai inisiatif peningkatan efisiensi produksi,          advancing production efficiency, developing new value
                              pengembangan rantai nilai baru, serta eksplorasi            chains, and exploring decarbonization technologies,
                              teknologi dekarbonisasi seperti carbon capture and          including carbon capture and storage along with the
                              storage serta pengembangan clean ammonia.                   development of clean ammonia.

                              Kedua, penguatan ekosistem pertanian berkelanjutan.         Second, we are strengthening a sustainable
                              Melalui program Creating Shared Value (CSV),                agricultural ecosystem. Through the Creating Shared
                              kami      mendorong peningkatan produktivitas dan           Value (CSV) program, we support           improvement
                              kesejahteraan petani melalui solusi pertanian terpadu,      of farmer productivity and welfare by providing
24                            pendampingan teknis, serta pemanfaatan teknologi            integrated agricultural solutions, technical assistance,
                              digital dalam sistem distribusi pupuk.                      and implementing digital technologies in fertilizer
                                                                                          distribution systems.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Ketiga,       percepatan        transformasi     digital    Third, we are accelerating digital transformation across
                              dalam      sistem    distribusi     dan     operasional.    our distribution and operation network. Through the
                              Melalui sistem Integrated Distribution and Outbound         Integrated Distribution and Outbound Logistic (INDIGO)
                              Logistic (INDIGO) dan integrasi ribuan Penerima             system and the integration of thousands of Fertilizer
                              Pupuk pada Titik Serah (PPTS) melalui iPubers, kami         Recipients at Delivery Points (PPTS) via iPubers, we
Page 25
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




memperkuat transparansi, akurasi penyaluran pupuk          are enhancing transparency, improving the accuracy
bersubsidi, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok      of subsidized fertilizer distribution, and bolstering the
nasional.                                                  efficiency of national supply chain.

Implementasi Praktik Usaha Berkelanjutan [OJK D.1.b]       Implementation of Sustainable Business Practices
                                                           [OJK D.1.b]



Sebagai bagian dari implementasi transformasi              As part of this transformation, the Company continues
tersebut, Perusahaan secara konsisten menjalankan          to implement strategic programs focused on energy
berbagai program strategis yang berfokus pada              efficiency, emissions reduction, and production asset
peningkatan efisiensi energi, penurunan emisi, serta       optimization. One of the key initiatives is the Revamping
optimalisasi aset produksi. Salah satu inisiatif utama     Ammonia Plant-2 PKT in Bontang to improve energy
adalah pelaksanaan program Revamping Ammonia               efficiency, reduce carbon emission intensity, and extend
Pabrik-2 PKT di Bontang. Program ini bertujuan untuk       the asset’s economic life by adopting more advanced
meningkatkan efisiensi konsumsi energi, menurunkan         and environmentally friendly technologies.
intensitas emisi karbon, serta memperpanjang umur
ekonomis aset melalui penerapan teknologi yang lebih
modern dan ramah lingkungan.

Dalam pengembangan inisiatif ekonomi sirkular, kami        In advancing circular economy initiatives, we initiated
telah menginisiasi pengembangan industri soda ash          the development of an integrated soda ash industry
yang terintegrasi dengan pemanfaatan karbon dioksida       by utilizing carbon dioxide (CO₂) as a feedstock. This
(CO2) sebagai bahan baku. Inisiatif ini merupakan          initiative reflects our efforts to convert industrial
bagian dari upaya Perusahaan untuk mengoptimalkan          emissions into value-added products while reducing
pemanfaatan emisi proses industri menjadi produk           operational carbon footprint.
bernilai tambah, sekaligus mengurangi jejak karbon
operasional.

Melalui pendekatan ini, pengembangan soda ash              Through this approach, the development of soda ash
tidak hanya memperkuat diversifikasi portofolio bisnis     not only strengthens diversification of business portfolio
Perusahaan, tetapi juga mendukung terciptanya              but also supports a more efficient and sustainable
ekosistem industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.   industrial ecosystem. In strengthening the sustainable
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pertanian          agricultural ecosystem, our community forest program
berkelanjutan, kami juga mengembangkan program             focuses on increasing greenhouse gas absorption while
community forest yang berfokus pada peningkatan            empowering the community nearby our operations.
serapan emisi gas rumah kaca serta pemberdayaan
masyarakat sekitar.

Melalui program-program ini, Perusahaan menunjukkan        Through these initiatives, the Company demonstrates
pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi dari hulu       an integrated end-to-end approach to sustainability
hingga hilir. Inisiatif program ini tidak hanya berfokus   from upstream to downstream. This not only enhances
pada peningkatan kinerja operasional, tetapi juga pada     operational performance but also nurtures greater
penciptaan nilai tambah yang tinggi bagi Perusahaan,       long-term value for the Company, the environment,
lingkungan, dan masyarakat. Melalui hal ini, kami          and society. We are confident that these efforts have
yakin posisi Perusahaan akan semakin kuat dalam            bolstered the Company’s position in supporting national         25
mendukung ketahanan pangan nasional dan transisi           food security and its continued transition towards a low-
menuju ekonomi rendah karbon secara berkelanjutan.         carbon economy.
                                                                                                                           2025 Sustainability Report




Strategi Pencapaian Target [OJK D.1.c] [GRI 2-22]          Strategy to Achieve Targets [OJK D.1.c] [GRI 2-22]

Dalam    mencapai     target   keberlanjutan,   kami       In pursuing our sustainability targets, we have
mengidentifikasi berbagai risiko yang perlu dikelola       identified key risks which require comprehensive
secara komprehensif. Risiko ekonomi terkait investasi      management, including economic risks related to
Page 26
                              teknologi rendah karbon, risiko lingkungan terkait emisi   low-carbon technology investments, environmental
                              proses produksi, serta risiko sosial dalam perubahan       risks associated with production emissions, and
                              perilaku petani menjadi perhatian utama. Strategi          social risks related to changes in farmer behavior.
                              mitigasi kami mencakup optimalisasi efisiensi biaya        Our mitigation strategy focuses on cost optimization
                              melalui peningkatan produktivitas, investasi pada          through productivity improvements, investment in more
                              teknologi yang lebih efisien, serta penguatan riset dan    efficient technologies, and strengthening research and
                              pengembangan produk ramah lingkungan. Kami juga            development of environmentally friendly products.
                              melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap         We also conduct regular monitoring and evaluation of
                              dampak lingkungan untuk memastikan kepatuhan               environmental impacts to ensure regulatory compliance.
                              terhadap regulasi.

                              Selain risiko, kami melihat peluang yang signifikan.       Beyond the risks, we recognize significant
                              Agenda swasembada pangan nasional dan digitalisasi         opportunities. The national food self-sufficiency agenda
                              sektor agribisnis membuka ruang inovasi bagi               and the digitalization of the agribusiness sector open
                              Perusahaan untuk menghadirkan solusi pertanian             new avenues for innovation in delivering integrated,
                              terpadu berbasis teknologi. Tren global terhadap           technology-based agricultural solutions. The global shift
                              investasi hijau juga menjadi peluang untuk memperluas      toward green investment presents us with opportunities
                              kolaborasi dan akses pembiayaan berkelanjutan.             to expand collaboration and access sustainable
                                                                                         financing.

                              Pencapaian Kinerja Tahun 2025                              Performance Achievement in 2025

                              Atas nama Direksi, saya menyampaikan apresiasi atas        On behalf of the Board of Directors, I am proud to
                              dedikasi dan komitmen seluruh insan Perusahaan yang        recognize our people’s dedication and commitment,
                              telah mendorong kinerja yang solid dan pencapaian          which drove solid performances and various
                              keberlanjutan sepanjang tahun 2025 di berbagai aspek.      sustainability achievements throughout 2025. The
                              Pendapatan Perusahaan menunjukkan pertumbuhan              Company achieved stable revenue growth, and
                              yang stabil, dengan kontribusi signifikan terhadap         contributed significantly to national income through
                              penerimaan negara melalui pajak dan dividen. Dari          taxes and dividends. From an ESG perspective, the
                              sisi ESG, Perusahaan mempertahankan posisi yang            Company maintained a globally competitive position
                              kompetitif di tingkat global dan memperoleh berbagai       and received multiple awards for sustainability reporting
                              penghargaan atas pelaporan keberlanjutan serta             and sustainable industrial practices.
                              implementasi praktik industri berkelanjutan.

                              Perusahaan mencatatkan peningkatan kinerja ESG             The Company also recorded an improved ESG
                              dengan perolehan skor 61/100 dalam penilaian S&P           performance. Achieving a score of 61/100 in the S&P
                              Global Corporate Sustainability Assessment (CSA),          Global Corporate Sustainability Assessment (CSA),
                              yang menempatkan kami pada posisi pertama sebagai          which positions the Company as the top holding
                              perusahaan holding dalam klaster industri pupuk global     company in the global fertilizer industry cluster, earning
                              serta terpilih sebagai salah satu perusahaan yang          inclusion in the S&P Global Sustainability Yearbook.
                              masuk dalam S&P Global Sustainability Year Book.           This achievement reflects our strong commitment to
                              Pencapaian ini menunjukkan penguatan tata kelola,          good corporate governance, risk management, and
                              manajemen risiko, serta integrasi aspek lingkungan dan     the structured integration of environmental and social
                              sosial dalam strategi bisnis secara lebih terstruktur.     aspects into our business strategy.
26
                              Penghargaan PROPER dengan peringkat Emas dan               The Government’s PROPER Gold and Green ratings
                              Hijau yang diperoleh oleh entitas anak perusahaan          awarded to our subsidiary entities further demonstrate
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              kembali menjadi bukti bahwa pelaksanaan pengelolaan        that our environmental management practices exceed
                              lingkungan kami telah melampaui standar kepatuhan          regulatory compliance standards. Operationally, the
                              regulasi. Di sisi operasional, digitalisasi distribusi     digitalization of integrated distribution systems has
                              melalui sistem terintegrasi berhasil meningkatkan          improved the accuracy of subsidized fertilizer delivery,
                              ketepatan penyaluran pupuk bersubsidi, memperkuat          enhanced transparency, and minimized inefficiencies
Page 27
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




transparansi, serta meminimalkan potensi inefisiensi     in the supply chain. Our energy efficiency initiatives
dalam rantai pasok. Inisiatif efisiensi energi dan       and production process optimization also contribute to
optimalisasi proses produksi kami juga berkontribusi     decrease emissions intensity and improve operational
pada penurunan intensitas emisi serta peningkatan        efficiency across our production facilities. Community
efisiensi operasional di berbagai fasilitas produksi     satisfaction levels in our operational areas remain
Perusahaan. Tingkat kepuasan masyarakat di sekitar       strong, which reflects harmonious relationships with
wilayah operasional juga menunjukkan hasil yang          local stakeholders.
sangat baik, mencerminkan hubungan yang harmonis
di antara Perusahaan dan pemangku kepentingan lokal.

Seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi      These achievements are the result of strong
dan komitmen seluruh insan perusahaan, dukungan          collaboration and commitment across the organization.
pemerintah, serta kepercayaan para pemangku              This is further supported by the Government and the
kepentingan yang terus menjadi fondasi bagi              continued trust of stakeholders, which remain the
pertumbuhan Perusahaan secara berkelanjutan.             foundation of the Company’s sustainable growth.

Penutup                                                  Closing

PT Pupuk Indonesia (Persero) tetap berkomitmen           PT Pupuk Indonesia (Persero) remains committed
menjalankan tanggung jawab strategis dalam menjaga       to fulfilling its strategic responsibility in maintaining
stabilitas pasokan pupuk serta mendukung peningkatan     fertilizer supply stability while supporting national
produktivitas pertanian nasional. Kami meyakini bahwa    agricultural productivity. We believe that sustainability
keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan            is not merely a destination, but a long-term journey
perjalanan panjang yang menuntut komitmen,               that requires commitment, consistency, and continuous
konsistensi, dan inovasi yang berkelanjutan.             innovation.

Ke depan, Perusahaan akan terus memperkuat fondasi       Looking ahead, the Company will continue to uphold
tata kelola, meningkatkan efisiensi operasional, serta   good governance, enhance operational efficiency,
memperluas kolaborasi strategis untuk mendukung          and expand strategic collaborations to advance the
transformasi industri pupuk yang lebih berkelanjutan.    transformation of a more sustainable fertilizer industry.
Dengan dukungan pemerintah, mitra usaha, karyawan,       With the support of the Government, business partners,
serta seluruh pemangku kepentingan, kami optimis         employees, and all stakeholders, we are confident that
PT Pupuk Indonesia (Persero) akan terus tumbuh           PT Pupuk Indonesia (Persero) will continue to grow and
dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan           deliver meaningful contributions to strengthen national
pangan nasional serta pembangunan ekonomi yang           food security and sustainable economic development.
berkelanjutan.




                                           Jakarta, 11 Mei 2026
                                          Jakarta, May 11, 2026                                                       27
                                                                                                                      2025 Sustainability Report




                                           Rahmad Pribadi
                                             Direktur Utama
                                            President Director
Page 28
                              Peringkat ESG dan Penghargaan
                              ESG Ratings and Awards



                              Peringkat ESG
                              ESG Ratings




                                                       Corporate Sustainability Assessment (CSA)


                                                                                  61                 Skor ESG
                                                                                                     ESG Score


                                                          56
                                                                                                     61/100
                                                         2024                  2025                  dari lembaga rating S&P Global
                                                                                                     from S&P Global, a rating agency




                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)                                    ©S&P Global 2026.
                                                       Chemicals




                                                         Sustainability
                                                         Yearbook Member
                                                       Corporate Sustainability Assessment
                                                       (CSA) 2025


                                                       61/100
                                                                           Score date
                                                                           February 11, 2026    For term of use, visit www.spglobal.com/yearbook




                              Sektor: | Sector
                                                                                                                               BBB
28
                              Material | Materials
                                                       PROVISIONAL
                              Industri: | Industry
                              Specialty Chemicals
                                                       ESG RATINGS
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          CC         B          BB             BBB            A              AA            AAA

                                                                                                                       As of Feb 2026
Page 29
                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




Penghargaan
Awards




              28 April 2025                                    25 Juni 2025
              April 28, 2025                                   June 25, 2025

Nama Penghargaan: | Award:                       Nama Penghargaan: | Award:
Anugerah Terbaik atas Transparansi Penurunan     TJSL & CSR Awards 2025:
Emisi Perusahaan Tahun 2025                      • Platinum, Kategori Pilar Ekonomi
Best Corporate Emission Reduction Transparency     Platinum, Economic Pillar Category
Award 2025                                       • Gold, Kategori Pilar Sosial
• Green Achievement in Emission Reduction          Gold, Social Pillar Category
• Diamond Achievement in Emission Transparency   • Gold, Kategori Pilar Lingkungan
                                                   Gold, Environmental Pillar Category
Penyelenggara: | Organizer:
Investortrust                                    Penyelenggara: | Organizer:
                                                 Majalah BUMN Track | BUMN Track Magazine




              14 Agustus 2025                                  30 September 2025
              August 14, 2025                                  September 30, 2025
                                                                                                              29
Nama Penghargaan: | Award:                       Nama Penghargaan: | Award:
Anugerah Ekonomi Hijau                           Corporate Social Responsibility Awards (BISRA):
                                                                                                              2025 Sustainability Report




Green Economy Award                              Platinum Champion untuk program “TAJUMASE”
                                                 Corporate Social Responsibility Awards (BISRA):
Penyelenggara: | Organizer:                      Platinum Champion for the “TAJUMASE” Program
Detikcom
                                                 Penyelenggara: | Organizer:
                                                 Bisnis Indonesia
Page 30
                                            16 Oktober 2025                                      23 Oktober 2025
                                            October 16, 2025                                     October 23, 2025

                              Nama Penghargaan: | Award:                           Nama Penghargaan: | Award:
                              ESG Now Awards 2025: Pilar Environmental,            ESG Awards 2025: Gold Star Award, Kategori
                              Kategori Sustainable Agriculture Champion            Perusahaan Keterbukaan (Non-Emiten)
                              ESG Now Awards 2025: Environmental Pillar,           ESG Awards 2025: Gold Star Award in the
                              Sustainable Agriculture Champion Category            Transparency Category (Non-Listed Companies)

                              Penyelenggara: | Organizer:                          Penyelenggara: | Organizer:
                              Republika                                            Investortrust




                                            28 November 2025                                 1 Desember 2025
                                            November 28, 2025                                December 1, 2025

                              Nama Penghargaan: | Award:                       Nama Penghargaan: | Award:
30                            Asia Sustainability Reporting Rating 2025        Corporate Governance Perception Index (CGPI):
                              Peringkat Platinum                               Perusahaan Paling Tepercaya
                              Platinum Rank                                    Most Trusted Company
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Penyelenggara: | Organizer:                      Penyelenggara: | Organizer:
                              National Center for Corporate Reporting (NCCR)   SWA Media
Page 31
                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




              17 Desember 2025                                         17 Desember 2025
              December 17, 2025                                        December 17, 2025

Nama Penghargaan: | Award:                               Nama Penghargaan: | Award:
ICA - Core Subject (5B) Fair Operating Practice          ISDA Indonesia SDG Awards Social Pillar - Gold
                                                         ISDA Indonesia SDG Awards Economic Pillar - Silver
Penyelenggara: | Organizer:
Corporate Forum for CSR Development (CFCD)               Penyelenggara: | Organizer:
                                                         Corporate Forum for CSR Development (CFCD)




                       7 April 2026
                       April 7, 2026

        Nama Penghargaan: | Award:
        Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
        Company Performance Rating Program in Environmental Management (PROPER)
                                                                                                                 31
        Emas | Gold: Pupuk Kalimantan Timur
        Hijau | Green: Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Sriwidjaja Palembang
                                                                                                                 2025 Sustainability Report




        Penyelenggara: | Organizer:
        Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH)
        Ministry of Environment/Environmental Control Agency
Page 32
                              Tentang Laporan
                              About the Report


                              Laporan Keberlanjutan ini merupakan laporan ke-12 PT Pupuk Indonesia
                              (Persero), selanjutnya disebut “PTPI” atau “Perusahaan”, yang mengacu
                              pada Pupuk Indonesia Group terdiri atas PTPI sebagai perusahaan induk
                              beserta sembilan anak perusahaan. Laporan ini mencakup periode pelaporan
                              tahun 2025 dan diterbitkan pada tahun 2026. Laporan ini disusun dan
                              diterbitkan setiap tahun sebagai instrumen evaluasi kinerja sekaligus
                              wujud transparansi kepada para pemangku kepentingan terkait kinerja
                              keberlanjutan Perusahaan. Laporan Keberlanjutan 2025 mencakup seluruh
                              aktivitas usaha PTPI sebagai perusahaan induk yang membawahi sembilan
                              anak perusahaan, serta menyajikan kinerja ekonomi beserta pencapaian di
                              bidang sosial dan lingkungan sebagai wujud komitmen Perusahaan dalam
                              menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan. [GRI 2-2] [GRI 2-3]

                              This Sustainability Report is the 12th report of PT Pupuk Indonesia (Persero),
                              hereinafter referred to as “PTPI” or the “Company”, which refers to the Pupuk
                              Indonesia Group comprising PTPI as the parent company and its nine subsidiaries.
                              The report covers the 2025 reporting period and is published in 2026. The report is
                              prepared and issued annually as both an instrument for performance evaluation and a
                              demonstration of transparency to stakeholders regarding the Company’s sustainability
                              performance. The 2025 Sustainability Report encompasses all business activities of
                              PTPI as the parent entity overseeing nine subsidiaries and presents
                              its economic performance alongside social and environmental
                              achievements, reflecting the Company’s continued commitment
                              to advancing sustainable business practices. [GRI 2-2] [GRI 2-3]




32
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Periode Pelaporan [GRI 2-2] [GRI 2-3]
Reporting Period

Laporan ini mencakup periode 1 Januari 2025 hingga          This Report covers the period from January 1, 2025 to
31 Desember 2025, yang selaras dengan periode               December 31, 2025, aligned with the reporting period
pelaporan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan              of the Company’s Financial Statements and Annual
Perusahaan, kecuali dinyatakan lain pada bagian             Report, unless otherwise stated in specific sections. The
informasi tertentu. Publikasi laporan sebelumnya            previous report was published in June 2025.
dilakukan pada Juni 2025.



Standar Laporan
Reporting Standard

Laporan ini disusun dengan mengacu pada standar             This Report has been prepared in accordance with the
nasional dan internasional sebagai berikut:                 following national and international standards:
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.           • Circular Letter of the Financial Services Authority
  16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan             (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
  Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,                      and Content of Annual Reports of Issuers or Public
                                                              Companies,
• Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021          • Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, in
  dengan opsi pelaporan in accordance,                        accordance option,
• Sustainability Accounting Standards Board (SASB),         • Sustainability Accounting Standards Board (SASB),
• Task Force on Climate-Related Financial Disclosures       • Task Force on Climate-Related Financial Disclosures
  (TCFD), dan                                                 (TCFD), and
• Adopsi awal International Financial Reporting             • Early adoption of International Financial Reporting
  Standards (IFRS) S1 (General Requirements for               Standards (IFRS) S1 (General Requirements for
  Disclosure of Sustainability-related Financial              Disclosure     of   Sustainability-related    Financial
  Information) dan S2 (Climate-related Disclosures).          Information) and S2 (Climate-related Disclosures).

Guna memudahkan pembaca dalam memahami dan                  To facilitate ease of reference and enhance readability,
menelaah isi laporan, Perusahaan menyertakan indeks         the Company has incorporated SEOJK, GRI, SASB,
SEOJK, GRI, SASB, dan TCFD pada bagian atau alinea          and TCFD indices within the relevant sections and
yang relevan. Indeks lengkap bagi tiap-tiap standar         paragraphs of this Report. The complete indices for
disajikan pada bagian lampiran, yang juga dilengkapi        each standard are presented in the Appendix, together
dengan pemetaan terhadap Tujuan Pembangunan                 with their mapping to the Sustainable Development
Berkelanjutan (TPB). [OJK G.4]                              Goals (SDGs). [OJK G.4]



Prinsip Pelaporan
Reporting Principles

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan 2025,                In preparing its 2025 Sustainability Report, PTPI adhered
PTPI berpedoman pada prinsip-prinsip pelaporan              to reporting principles that ensure transparency,
yang memastikan transparansi, akurasi, dan relevansi        accuracy, and relevance of information. All disclosures      33
informasi. Setiap informasi yang disajikan disusun secara   are presented in a balanced and comprehensive
benar dan memadai agar para pemangku kepentingan            manner, enabling stakeholders to objectively assess the
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




dapat menilai dampak Perusahaan secara objektif. PTPI       Company’s impacts. PTPI also endeavored to avoid bias
juga berupaya menghindari bias dalam penyampaian            in its disclosures by presenting both the positive and
informasi, di antaranya dengan menyertakan dampak           negative impacts arising from its operational activities.
positif maupun negatif dari kegiatan operasional.
Page 34
                              Pernyataan Kembali
                              Restatements

                              Setiap aspek yang diungkapkan dalam laporan ini             Each disclosure in this Report is based on specific
                              didasarkan pada data yang spesifik dan relevan agar         and relevant data to ensure that stakeholders receive
                              pemangku kepentingan memperoleh informasi yang              accurate and reliable information. During the reporting
                              akurat dan andal. Pada periode pelaporan, Perusahaan        period, the Company made restatements to certain
                              melakukan penyajian kembali atas data yang disajikan        data presented in the previous year’s report, with the
                              pada laporan tahun sebelumnya, dengan rincian               details of the changes and their impacts disclosed in the
                              perubahan dan dampaknya diungkapkan pada tabel              relevant tables or sections. These restatements include:
                              atau bagian terkait. Penyajian kembali tersebut meliputi:
                              • Data gaji, upah, dan kesejahteraan karyawan tahun         • Employee salary, wage, and welfare data for 2023
                                2023 dan 2024;                                              and 2024;
                              • Data emisi Cakupan 1, 2, dan 3 tahun 2024;                • Scope 1, 2, and 3 emissions data for 2024;
                              • Data emisi Cakupan 3 tahun 2023;                          • Scope 3 emissions data for 2023;
                              • Data intensitas emisi tahun 2024 dan 2010 (baseyear);     • Emissions intensity data for 2024 and 2010 (base
                                                                                            year);
                              • Data emisi udara tahun 2023 dan 2024;                     • Air emissions data for 2023 and 2024;
                              • Data limbah tahun 2023 dan 2024;                          • Waste data for 2023 and 2024;
                              • Data beban pencemar yang dilepaskan tahun 2023            • Pollutant load discharge data for 2023 and 2024;
                                dan 2024;
                              • Data energi terbarukan tahun 2024;                        • Renewable energy data for 2024;
                              • Data investasi lingkungan tahun 2023 dan 2024;            • Environmental investment data for 2023 and 2024;
                              • Data karyawan baru berdasarkan jenis kelamin,             • New employees based on gender, age group, and
                                kelompok usia, dan wilayah tahun 2023 dan 2024;             region data for 2023 and 2024;
                              • Data cuti melahirkan tahun 2023 dan 2024; dan             • Parental leave data for 2023 and 2024; and
                              • Nilai pinjaman dana kemitraan tahun 2023 dan 2024.        • Partnership loan amount data for 2023 and 2024.

                              Penyajian kembali ini dilakukan untuk menjaga               These restatements were made to uphold transparency
                              transparansi serta memastikan keselarasan dengan            and ensure alignment with the latest reporting
                              metodologi pelaporan terkini, tanpa mengurangi              methodologies, without diminishing the reliability of
                              keandalan data yang telah dipublikasikan. PTPI              previously published data. PTPI remains committed to
                              berkomitmen untuk terus menyajikan laporan                  presenting comprehensive and credible disclosures to
                              yang komprehensif dan kredibel guna mendukung               support informed decision-making. [GRI 2-4]
                              pengambilan keputusan berbasis informasi. [GRI 2-4]



                              Penjaminan Eksternal [GRI 2-5] [OJK G.1]
                              External Assurance

                              PTPI melaksanakan proses penjaminan (assurance)             PTPI conducted an external assurance process
                              eksternal dengan melibatkan pihak independen. Pada          involving an independent party. In 2025, PTPI
                              tahun 2025, PTPI menunjuk PT CBC Global Indonesia           appointed PT CBC Global Indonesia, an independent
                              sebagai penyedia jasa penjaminan independen.                assurance provider, to conduct an external assurance
34                            Penunjukan tersebut dilakukan melalui mekanisme             process. The appointment was carried out through a
                              tender yang disetujui oleh Direksi, dengan melibatkan       tender approved by the Board of Directors, involving
                              perwakilan SVP Sekretaris Perusahaan berdasarkan            representatives of the SVP Corporate Secretary, based
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              kriteria penilaian yang mencakup kredibilitas,              on evaluation criteria covering credibility, experience,
                              pengalaman, dan kapabilitas dalam melakukan                 and capability in assuring sustainability reports. PTPI
                              penjaminan atas laporan keberlanjutan. PTPI                 affirms that there are no other working relationships
                              menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan kerja lain         with PT CBC Global Indonesia beyond this assurance
                              dengan PT CBC Global Indonesia di luar penugasan            engagement.
                              penjaminan ini.
Page 35
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam pelaksanaannya, PT CBC Global Indonesia              In performing the assurance, PT CBC Global Indonesia
mengacu pada AA1000 Assurance Standard V3.                 referred to the AA1000 Assurance Standard V3. The
Laporan hasil penjaminan independen disajikan pada         independent assurance statement is presented on
halaman 382 dalam laporan ini.                             page 382 of this report.



Umpan Balik
Feedback

PTPI senantiasa memperhatikan dan menindaklanjuti          PTPI remains attentive to and responsive toward the
aspirasi setiap pemangku kepentingan sebagai               aspirations of its stakeholders as part of its efforts to
bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan            enhance transparency and the quality of its sustainability
kualitas laporan keberlanjutan. Meskipun pada laporan      report. Although no feedback was received in the
keberlanjutan periode sebelumnya tidak terdapat            previous period’s sustainability report, the Company
umpan balik yang diterima, Perusahaan tetap membuka        continues to provide open channels for stakeholders
ruang dialog bagi para pemangku kepentingan untuk          to share constructive input and suggestions. Feedback
menyampaikan masukan dan kritik yang konstruktif.          may be submitted through the communication channels
Umpan balik dapat disampaikan melalui saluran              provided below. [OJK G.3] [GRI 2-3]
komunikasi yang tersedia sebagaimana tercantum di
bawah ini. [OJK G.3] [GRI 2-3]



   PT Pupuk Indonesia (Persero)
   Jl. Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya, Jakarta
   11480, Indonesia.

   WhatsApp		                : (+62) 8111 000 1959      Surel | Email		            : info@pupuk-indonesia.com
   Telepon | Telephone       : +62 21 53654900          Situs Web | Website        : www.pupuk-indonesia.com




                                                                                                                        35
                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 36
Sekilas
Perusahaan
Company Overview
Page 37

          
Page 38
                                                                                                                        Sekilas Perusahaan
                                                                                                                        Company Overview




                              Informasi Umum
                              General Information



                                           Profil Perusahaan [GRI 2-1]             Nama Perusahaan: | Company Name:
                                           Company Profile                         PT Pupuk Indonesia (Persero) atau dikenal dengan PTPI
                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero), also known as PTPI


                                           Badan Hukum dan                         Badan Hukum: | Legal Status:
                                           Kepemilikan [GRI 2-1] [OJK              Badan Usaha Milik Negara (Persero) yang berbentuk Perusahaan Terbatas (PT)
                                           C.3.c]
                                                                                   A State-Owned Enterprise (Persero) established as a Limited Liability Company (PT)
                                           Legal Status and
                                                                                   Komposisi Pemegang Saham: | Shareholder Composition:
                                           Ownership
                                                                                   • Negara Republik Indonesia : 1 lembar saham Seri A Dwiwarna
                                                                                     The Government of the Republic of Indonesia: 1 Series A Dwiwarna share
                                                                                   • PT Danantara Asset Management (Persero)*: 24.999.999 lembar saham Seri B
                                                                                     PT Danantara Asset Management (Persero)*: 24,999,999 Series B shares

                                                                                                                   0,01% Negara Republik Indonesia
                                                                                                                          Republic of Indonesia
                                                                                                                   99,99% PT Danantara Asset Management (Persero)


                                                                                   Anak Perusahaan dengan kepemilikan saham Seri A Dwiwarna:
                                                                                   Subsidiaries with Series A Dwiwarna Share Ownership:
                                                                                   • PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT);
                                                                                   • PT Pupuk Kujang (PKC);
                                                                                   • PT Petrokimia Gresik (PKG);
                                                                                   • PT Pupuk Iskandar Muda (PIM); dan | and
                                                                                   • PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP).


                                           Total Aset [OJK C.3.a, b]               Rp150,18 triliun                           Jumlah Karyawan                    7.882 karyawan tersebar
                                           Total Assets                            Rp150.18 trillion                          Total Employees                    di seluruh Indonesia.
                                                                                                                                                                 7,882 employees across
                                                                                                                                                                 Indonesia.


                                           Kantor Pusat                            Alamat: | Address:
                                           [GRI 2-1] [OJK C.2]                     Jl. Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya, Jakarta Barat 11480, Indonesia
                                           Head Office
                                                                                   Telepon | Telephone                     : +62 21 53654900
                                                                                   Surel | Email		                         : info@pupuk-indonesia.com
                                                                                   Situs web | Website                     : www.pupuk-indonesia.com

                                                                                          @pupuk_indonesia                             PT Pupuk Indonesia

                                                                                          @pt.pupukindonesia                           PT Pupuk Indonesia Official

                                                                                          Pupuk.Indonesia
38

                              Catatan:                                                                                 Note:
                              * Pada Anggaran Dasar Perusahaan yang berlaku per April 2025, nama pemegang              *As stipulated in the Company’s Articles of Association effective April 2025, the
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              saham Seri B adalah PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (PT BKI). Selanjutnya,       holder of Series B shares is PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (PT BKI). Sub-
                              pada Mei 2025 Perusahaan menerima penyampaian informasi mengenai peruba-                 sequently, in May 2025, the Company received notification regarding the change
                              han nama Holding Operasional dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) menjadi        of the Operational Holding’s name from PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) to
                              PT Danantara Asset Management (Persero) (PT DAM). Korespondensi dan dokumen              PT Danantara Asset Management (Persero) (PT DAM). Correspondence and docu-
                              terkait pemegang saham telah menggunakan nama PT DAM, sebelum kemudian                   ments related to the shareholder had already adopted the name PT DAM prior to
                              penyesuaian nomenklatur tersebut ditegaskan dalam perubahan Anggaran Dasar               the formal confirmation of such nomenclature adjustment in the amendment to the
                              Perseroan pada tahun 2026.                                                               Company’s Articles of Association in 2026.
Page 39
                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




Visi, Misi, dan Core Values                               [GRI 2-22] [OJK C.1]

Vision, Mission, and Core Values



Tujuan, Visi, dan Misi
Purpose, Vision, and Mission




                                       TUJUAN | PURPOSE

                            Contributing to national food security and
                                  sustainable economic growth




                                              VISI | VISION

                                   A leading global agrosolution and
                                     integrated chemical company



                                             MISI | MISSION

             • Menyediakan solusi pertanian, produk nutrisi tanaman berkualitas tinggi sesuai
               kebutuhan konsumen serta solusi industri kimia berkelanjutan yang andal untuk
               Indonesia dan dunia.
               Providing competitive plant nutrition products and agricultural solutions according
               to consumer needs through sustainable agricultural ecosystems throughout
               Indonesia and global.
             • Memaksimalkan circular economy sehingga memberikan manfaat serta nilai
               tambah ekonomi dan sosial untuk Indonesia.
               Maximizing the circular economy so as to provide economic and social benefits
               and added value for Indonesia.
             • Mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan nasional, serta
               berkontribusi dalam hilirisasi industri berkelanjutan di Indonesia.
               Support national food security and sovereignty programs and contribute to the
               downstream development of sustainable industries in Indonesia.
             • Menjalankan bisnis dengan menerapkan teknologi terkini yang mengedepankan
               keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan hidup dengan menjaga risiko dan
               prinsip tata kelola yang baik dengan manajemen risiko yang efektif dan didukung
               oleh SDM kelas dunia yang kompeten dan profesional.
               Running a business by applying the latest technology that prioritizes work safety
               and environmental sustainability with the principles of good governance with
               effective risk management and supported by professional human resources.
             • Membangun budaya yang inovatif, kolaboratif, dan berkinerja unggul untuk                                     39
               menjamin Perusahaan yang berkelanjutan.
               Creating an innovative, collaborative, and high-performing culture to ensure a
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




               sustainable company.
Page 40
                                                                                 Sekilas Perusahaan
                                                                                 Company Overview




                              Core Values: AKHLAK


                                AMANAH                                                   TRUSTWORTHY
                                Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.               Maintaining the trust that is given to us
                                • Memenuhi janji dan komitmen                            • Fulfilling promises and commitments.
                                • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan dan            • Responsible for tasks, decisions, and actions
                                  tindakan yang dilakukan                                  taken.
                                • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika           • Adhering to moral and ethical values.



                                KOMPETEN                                                 COMPETENT
                                Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas              Continuous learning and developing capabilities
                                • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab            • Improving one’s competence to respond to ever-
                                  tantangan yang selalu berubah                            changing challenges.
                                • Membantu orang lain belajar                            • Helping others learn.
                                • Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik            • Completing tasks with the best quality.



                                HARMONIS                                                 HARMONIOUS
                                Saling peduli dan menghargai perbedaan                   Caring for each other and respecting diversities
                                • Menghargai setiap orang apa pun latar                  • Respect everyone regardless of their
                                  belakangnya                                              background.
                                • Suka menolong orang lain                               • Like to help others.
                                • Membangun lingkungan kerja yang kondusif               • Building a conducive work environment.



                                LOYAL                                                    LOYAL
                                Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan                 Dedicated and prioritising the interests of the
                                bangsa dan negara.                                       nation
                                • Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan,           • Maintaining the good name of fellow employees,
                                  BUMN dan negara                                          leaders, SOEs, and the State
                                • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang              • Willing to sacrifice to achieve greater goals.
                                  lebih besar
                                • Patuh pada pimpinan sepanjang tidak                    • Obeying the leadership as long as it does not
                                  bertentangan dengan hukum dan etika                      conflict with the law and ethics.



                                ADAPTIF                                                  ADAPTIVE
                                Terus berinovasi dan antusias dalam                      Continuing to innovate and enthusiastic in initiating
                                menggerakkan ataupun menghadapi perubahan                or dealing with change
                                • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih            • Quickly adapting to be better.
                                  baik
                                • Terus menerus melakukan perbaikan mengikuti            • Continuously making improvements to keep up
                                  perkembangan teknologi                                   with technological developments.
                                • Bertindak proaktif                                     • Acting proactively.


                                KOLABORATIF                                              COLLABORATIVE
40                              Membangun kerja sama yang sinergis                       Building synergistic collaboration
                                • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak               • Providing opportunities for various parties to
                                  yang berkontribusi                                       contribute.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                • Terbuka dalam bekerja sama untuk                       • Open to working together to produce added
                                  menghasilkan nilai tambah                                value.
                                • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber               • Mobilize the utilization of various resources for a
                                  daya untuk tujuan bersama                                common goal.
Page 41
PT Pupuk Indonesia (Persero)




                               41
                               2025 Sustainability Report
Page 42
                                                                                                     Sekilas Perusahaan
                                                                                                     Company Overview




                              Wilayah Operasi                          [GRI 2-1] [OJK C.3.d]

                              Operational Area



                              Operasi PTPI di Indonesia tersebar di berbagai wilayah                PTPI’s operations across Indonesia are strategically
                              guna memastikan kelancaran rantai produksi dan                        located to ensure an efficient production and
                              distribusi produk ke seluruh pelosok negeri. PTPI                     distribution chain nationwide. The Company operates
                              memiliki pabrik di beberapa lokasi berikut: [GRI 2-1] [OJK C.3.d]     manufacturing facilities in the following locations: [GRI 2-1]
                                                                                                    [OJK C.3.d]



                                                                                        PT Pupuk Iskandar Muda
                                                                                        Lhokseumawe, Aceh Utara | North Aceh



                                                                                                                   PTPI (Kantor Pusat): Head Office:
                                                                                                                   Jakarta Barat | West Jakarta



                                                                                                          PT Rekayasa Industri
                                                                                                          Jakarta Selatan | South Jakarta

                                                                                                          PT Pupuk Indonesia Niaga
                                                                                                          Jakarta Selatan | South Jakarta

                                                                                                          PT Pupuk Indonesia Pangan
                                                                                                          Jakarta Selatan | South Jakarta

                                                                                                          PT Pupuk Indonesia Logistik
                                                                                                          Jakarta Barat | West Jakarta




                                                                           PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
                                                                           Palembang, Sumatera Selatan
                                                                           South Sumatra


42
                                                                                                         PT Pupuk Kujang
                                                                                                         Karawang, Jawa Barat | West Java
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                                                   PT Petrokimia Gresik
                                                                                                                                   Gresik, Jawa Timur | East Java
Page 43
                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




PT Pupuk Kalimantan Timur
Bontang, Kalimantan Timur | East Kalimantan




                                                                             43
                                                                             2025 Sustainability Report
Page 44
                                                                                               Sekilas Perusahaan
                                                                                               Company Overview




                              Sejarah Perusahaan
                              Company History



                                                PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) berdiri sebagai             PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) was established in 1959
                                1959,           perusahaan BUMN yang bergerak di industri pupuk           as a SOE operating in the fertilizer industry. As part
                              1979-1980         sejak tahun 1959. Dalam rangka kerja sama dengan          of regional cooperation within ASEAN, joint venture
                                                negara-negara ASEAN dibentuk perusahaan patungan,         companies were established, namely:
                                                yaitu:
                                                • PT ASEAN Aceh Fertilizer (AAF) yang 60% sahamnya        • PT ASEAN Aceh Fertilizer (AAF), of which 60% of
                                                   dikuasai oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero); dan         shares are held by PT Pupuk Sriwidjaja (Persero); and
                                                • ASEAN Bintulu Fertilizer (ABF) Sdn. Bhd. yang 13%       • ASEAN Bintulu Fertilizer (ABF) Sdn. Bhd., in which
                                                   sahamnya dikuasai oleh pemerintah Indonesia.             13% of shares are owned by the Government of
                                                   Pemerintah menugaskan PT Pupuk Sriwidjaja                Indonesia. The Government has assigned PT Pupuk
                                                   (Persero) untuk mewakili pemerintah di dalam             Sriwidjaja (Persero) to represent its interests in
                                                   pengawasan kinerja perusahaan.                           overseeing the company’s performance.


                                                Diterbitkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1997        The issuance of Government Regulation No. 28 of
                              1997-1998         tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara                1997 concerning the Addition of Capital Participation
                                                Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan        of the Republic of Indonesia into the Share Capital of
                                                Perseroan (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja juncto            the Company (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja juncto
                                                Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1998 tentang            Government Regulation No. 34 of 1998 concerning
                                                Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik               the Addition of Capital Participation of the Republic
                                                Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan                 of Indonesia into the Share Capital of the Company
                                                Perseroan (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja.                  (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja.

                                                PT Pupuk Indonesia (Persero) yang dahulu bernama          PT Pupuk Indonesia (Persero), formerly PT Pupuk
                                                PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) menjadi perusahaan          Sriwidjaja (Persero), became an operating holding
                                                induk (operating holding) yang membawahi 6 (enam)         company which oversees six subsidiaries (PT Petrokimia
                                                anak perusahaan, yaitu PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk     Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kalimantan Timur,
                                                Kujang, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Iskandar      PT Pupuk Iskandar Muda, PT Rekayasa Industri, and PT
                                                Muda, PT Rekayasa Industri, dan PT Mega Eltra.            Mega Eltra).kandar Muda, PT Rekayasa Industri, dan PT
                                                                                                          Mega Eltra.



                                                • PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) mendirikan PT Pupuk       • PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) established PT Pupuk
                              2010-2012           Sriwidjaja Palembang pada tanggal 24 Desember             Sriwidjaja Palembang on December 24, 2010 and
                                                  2010 dan berubah dari operating holding menjadi           transitioned from an operating holding to a strategic
                                                  strategic and investment holding.                         and investment holding.
                                                • PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) berganti nama menjadi     • PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) changed its name to
                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero) dan selanjutnya              PT Pupuk Indonesia (Persero), with April 3, 2012
                                                  tanggal 3 April 2012 ditetapkan sebagai hari jadi         designated as the official anniversary of PTPI.
                                                  PTPI.


                                                • Pada tanggal 23 Desember 2013, PTPI mendirikan          • On December 23, 2013, PTPI established a subsidiary,
                              2013-2017           anak perusahaan bernama PT Pupuk Indonesia                PT Pupuk Indonesia Logistik.
                                                  Logistik.
                                                • Pada tanggal 18 Agustus 2014, PTPI mendirikan anak      • On August 18, 2014, PTPI established a subsidiary, PT
                                                  perusahaan bernama PT Pupuk Indonesia Energi.             Pupuk Indonesia Energi.
                                                • Pada tanggal 30 April 2015, PTPI mendirikan anak        • On April 30, 2015, PTPI established a subsidiary, PT
                                                  perusahaan bernama PT Pupuk Indonesia Pangan.             Pupuk Indonesia Pangan.
                                                • Peresmian Pabrik PKT 5 pada bulan November 2015.        • The PKT 5 Plant was inaugurated in November 2015.
                                                • Pembangunan Pabrik NPK II PT Pupuk Kujang.              • Construction of the NPK II Plant at PT Pupuk Kujang
                                                                                                            commenced.
44                                              • Pembangunan Pabrik NPK Fusion I PT Pupuk                • Construction of the NPK Fusion I Plant at PT Pupuk
                                                  Sriwidjaja Palembang pada tahun 2016.                     Sriwidjaja Palembang was carried out in 2016.
                                                • Selesainya konstruksi Pabrik Pusri IIB pada tahun       • Construction of the Pusri IIB Plant was completed in
                                                  2017.                                                     2017.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                Selesainya konstruksi dan produksi urea pertama di        Completion of construction and commencement of
                                  2018          bawah Proyek Amurea II Petrokimia Gresik (anak usaha      first urea production under the Amurea II Project at
                                                PTPI) di Gresik, Jawa Timur.                              Petrokimia Gresik (a subsidiary of PTPI) in Gresik, East
                                                                                                          Java.
Page 45
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




       Dimulainya konstruksi proyek NPK Chemical PT Pupuk          Commencement of construction of the NPK Chemical
2019   Iskandar Muda.                                              Project at PT Pupuk Iskandar Muda.




       • PTPI menjadi activist holding.                            • PTPI transitioned into an activist holding.
2020   • Penyelesaian pabrik CO2 cair PT Pupuk Kujang.             • Completion of the liquid CO₂ plant at PT Pupuk
                                                                     Kujang.




       • PTPI menerapkan sentralisasi fungsi holding.              • PTPI implemented the centralization of holding
2021                                                                 functions.
       • Peresmian Program Makmur.                                 • Launch of the Makmur Program.
       • PTPI luncurkan penyeragaman brand produk retail.          • PTPI introduced the standardization of retail product
                                                                     branding.
       • Perubahan nama PT Pupuk Indonesia Energi (PIE)            • PT Pupuk Indonesia Energi (PIE) changed its name to
         menjadi PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU).                  PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU).




       • Perubahan nama PT Mega Eltra (ME) menjadi PT              • PT Mega Eltra (ME) changed its name to PT Pupuk
2022     Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga).                           Indonesia Niaga (PI Niaga).
       • Peresmian Kantor Perwakilan PTPI di Dubai, Uni            • Inauguration of PTPI’s Representative Office in
         Emirat Arab.                                                Dubai, United Arab Emirates.
       • Penguatan ekosistem melalui penandatanganan               • Strengthening of the ecosystem through the signing
         MoU kelanjutan Program Makmur melalui sinergi               of a follow-up MoU for the Makmur Program in
         bersama 6 BUMN.                                             synergy with six SOEs.




       • Peresmian Pabrik NPK PIM oleh Presiden Indonesia          • Inauguration of the NPK Plant at PT Pupuk Iskandar
2023     Joko Widodo.                                                Muda by Indonesian President Joko Widodo.
       • Penandatanganan Perjanjian Kredit Pendanaan dan           • Signing of the financing credit agreement and
         Engineering, Procurement and Construction (EPC)             Engineering, Procurement and Construction (EPC)
         Proyek Pusri IIIB.                                          contract for the Pusri IIIB Project.
       • Groundbreaking Kawasan Industri Pupuk Fakfak.             • Groundbreaking of the Fakfak Fertilizer Industrial
                                                                     Estate.




2024   • PTPI menginbrengkan saham di Anak Perusahaan              • PTPI transferred its shares in non-fertilizer producing
         Non-Produsen Pupuk yang bergerak di bidang                  subsidiaries operating in the utilities sector, namely
         utilitas, yaitu Pupuk Indonesia Utilitas (PIU) kepada       PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU), to PT Rekayasa
         PT Rekayasa Industri.                                       Industri.
       • PTPI menetapkan satu saham istimewa untuk dimiliki        • PTPI designated one special share to be held by the
         negara (selanjutnya disebut saham Seri-A Dwiwarna)          state (Series A Dwiwarna share) in subsidiaries that
         pada anak perusahaan eks BUMN.                              were formerly SOEs.




       • Perubahan nama Pemegang Saham Seri B dari PT              • Change of name of Series B shareholder from PT
2025     Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (“PT BKI”) menjadi     Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (“PT BKI”) to PT
         PT Danantara Asset Management (Persero) (“PT                Danantara Asset Management (Persero) (“PT DAM”).
         DAM”).                                                                                                                45
       • Groundbreaking Proyek Soda Ash PKT.                       • Groundbreaking of the PKT Soda Ash Plant.
       • Groundbreaking Proyek NKT Nitrat PKC.                     • Groundbreaking of the PKC NPK Nitrate Plant.
                                                                                                                               2025 Sustainability Report
Page 46
                                                                                                   Sekilas Perusahaan
                                                                                                   Company Overview




                              Skala Perusahaan                          [OJK C.3]

                              Company Scale



                              Pada tahun 2025, PTPI beroperasi dalam skala usaha                  In 2025, PTPI operated at a significant scale, offering
                              yang luas dengan menyediakan 75 jenis produk untuk                  75 product types to support the diverse needs of the
                              mendukung berbagai kebutuhan sektor yang dilayani.                  sectors it serves. During the year, PTPI recorded total
                              Sepanjang tahun 2025, PTPI mencatatkan total produksi               production of fertilizers and non-fertilizer products
                              pupuk dan non-pupuk sebesar 19,24 juta ton, yang                    amounting to 19.24 million tons, supported by nine
                              dijalankan melalui dukungan 9 anak perusahaan serta                 subsidiaries and 7,882 permanent and contract
                              7.882 karyawan tetap dan kontrak yang berperan dalam                employees, ensuring operational reliability and the
                              menjaga keandalan operasional dan kelancaran proses                 seamless execution of production and distribution
                              produksi hingga distribusi produk kepada pelanggan.                 activities to customers. During the reporting year, there
                              Pada tahun pelaporan, tidak terdapat perubahan                      were no significant changes related to operational
                              signifikan terkait aktivitas operasional maupun dalam               activities or to the Company’s supply chain structure
                              struktur rantai pasokan Perusahaan maupun hubungan                  and relationships with suppliers. [GRI 2-6] [OJK C.6]
                              dengan pemasok. [GRI 2-6] [OJK C.6]




                              Anak Perusahaan dan Wilayah Kerja                                                              [GRI 2-1] [GRI 2-2] [OJK C.2]

                              Subsidiaries and Areas of Operation



                              Laporan Keberlanjutan PTPI Tahun 2025 menyajikan                    The PTPI Sustainability Report 2025 presents
                              data konsolidasi serta capaian kinerja dari seluruh                 consolidated data and performance achievements from
                              entitas bisnis yang berada di bawah naungan PTPI                    all business entities under PTPI as the parent company,
                              sebagai perusahaan induk beserta sembilan anak                      including its nine subsidiaries, in alignment with the
                              perusahaan, selaras dengan laporan keuangan                         audited consolidated financial statements, as follows:
                              konsolidasian yang telah diaudit, sebagai berikut: [GRI 2-1,        [GRI 2-1, 2-2] [OJK C.2]

                              2-2] [OJK C.2]



                                            Pemerintah Republik Indonesia melalui
                                                  Badan Pengaturan BUMN
                                                                                                           PT Danantara Asset Management (Persero)
                                           Government of Republic Indonesia through
                                                  SOEs Regulatory Agency




                                                                                    PTPI (Holding Company)
                                                                                            100%


46                                        PT Petrokimia Gresik (PKG)                 PT Pupuk Kujang (PKC)                        PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT)
                                                   99,99%                                  99,99%                                            99,99%
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                       PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
                                                                                PT Rekayasa Industri (REKIND)                       PT Pupuk Iskandar Muda (PIM)
                                                   (PSP)
                                                                                          98,22%                                               99,99%
                                                 99,99%


                                       PT Pupuk Indonesia Niaga (PIN)        PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG)                   PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP)
                                                  99,84%                                  55,77%                                              60,00%
Page 47
                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




        Anak Perusahaan                                                 Lokasi [OJK C.2]
           Subsidiary                                                     Location


PT Petrokimia Gresik (PKG)        Jalan Jend. A. Yani, Gresik, Jawa Timur 61119
                                  (62-31) 3981811, 3982100, 3982200
                                  (62-31) 3981722, 3892272
                                  pg@petrokimia-gresik.com
                                  www.petrokimia-gresik.com
PT Pupuk Kujang (PKC)             Jalan Jenderal A. Yani No. 39, Kec. Cikampek, Kab. Karawang, Jawa Barat 41373
                                  (62-264) 316141, 317007
                                  (62-264) 314235
                                  info@pupuk-kujang.co.id
                                  www.pupuk-kujang.co.id
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT)   Jalan Ir. James Simandjuntak No. 1, Kel. Loktuan, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang,
                                  Kalimantan Timur 75313
                                  (62-548) 41202
                                  (62-548) 41626
                                  dof@pupukkaltim.com
                                  www.pupukkaltim.com
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM)      Jalan Medan–Banda Aceh, Kec. Dewantara, Kab. Aceh Utara, Aceh 24354
                                  (62-645) 56222
                                  (62-645) 56095
                                  info@pim.co.id
                                  www.pim.co.id
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang     Jalan Mayor Zen, Palembang 30118
(PSP)                             (62-711) 712222
                                  (62-711) 712100
                                  info@pusri.co.id/humas@pusri.co.id
                                  www.pusri.co.id
PT Rekayasa Industri (REKIND)     Jalan Kalibata Timur I No. 36, Kalibata, Jakarta Selatan 12740
                                  (62-21) 7988700, 7988707
                                  (62-21) 7988701, 7988702
                                  corsec@rekayasa.co.id
                                  www.rekayasa.com
PT Pupuk Indonesia Niaga (PIN)    Gedung ROB-2 Lantai 3 & 4 Jl. Kalibata Timur I No. 36, Kalibata, Jakarta Selatan 12740
                                  (62-21) 7919 6026/7919 6027
                                  corcom@pi-niaga.com
                                  www.pi-niaga.com
PT Pupuk Indonesia Logistik       Gedung Wisma Pusri 101 Jalan Letjend. S. Parman Kav. 101 RT/RW. 02/01 Tomang, Kec.
(PILOG)                           Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11440
                                  (62-21) 22631881, 22631882, 22631883
                                  (62-21) 22561904
                                  info@pi-logistik.com
                                  www.pi-logistik.com
PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP)   Gedung Rekayasa Industri ROB-1 Lantai 1
                                  Jl. Kalibata Timur I No. 36, Kalibata, Jakarta Selatan 12740
                                  info@pi-pangan.com
                                  www.pi-pangan.com

                                                                                                                                47
                                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 48
                                                                                                   Sekilas Perusahaan
                                                                                                   Company Overview




                              Bisnis dan Operasi
                              Business and Operations



                                   Bidang Usaha [GRI 2-6] [OJK C.4]
                                   Line of Business


                                                                Kegiatan Usaha Utama | Main Business Activities



                                                 Perdagangan | Trading

                                                 Menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan pada umumnya, termasuk ekspor, impor,
                                                 lokal dan interinsuler; bahan baku, bahan penolong/pembantu, peralatan produksi di bidang
                                                 perpupukan, petrokimia, agrokimia, agroindustri, dan industri kimia lainnya.
                                                 Engaging in general distribution and trading activities, including export, import, domestic, and
                                                 inter-island trade of raw materials, auxiliary/supporting materials, and production equipment for the
                                                 fertilizer, petrochemical, agrochemical, agroindustry, and other chemical industries.




                                                 Jasa Pengelolaan (Management) | Management Services

                                                 Perusahaan dan jasa pengelolaan kawasan industri.
                                                 Industrial estate management services and company management services.




                                                 Jasa Lainnya | Other Services

                                                 Melaksanakan studi penelitian, pengembangan, desain rekayasa, pengantongan (bagging station),
                                                 manajemen konstruksi, pengoperasian pabrik, perbaikan, pemeliharaan, konsultasi (kecuali
                                                 konsultasi bidang hukum), dan jasa teknis lainnya terkait sektor industri pupuk, petrokimia, industri
                                                 kimia lainnya, digitalisasi pertanian serta jasa dalam bidang pertanian dan perkebunan.
                                                 Conducting research and development studies, engineering design, bagging (bagging station),
                                                 construction management, plant operations, repair and maintenance, consultancy services
                                                 (excluding legal consultancy), and other technical services related to the fertilizer, petrochemical,
                                                 and other chemical industries, as well as agricultural digitalization and services in the agriculture
                                                 and plantation sectors.




                                                         Kegiatan Usaha Penunjang | Supporting Business Activities



                                                 Menjalankan kegiatan-kegiatan usaha dalam bidang angkutan, ekspedisi, pergudangan, trading,
48                                               agrosolusi, utilitas dan kegiatan lainnya yang merupakan sarana dan perlengkapan guna
                                                 kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan usaha tersebut.
                                                 Engaging in business activities in the fields of transportation, expedition, warehousing, trading,
                                                 agri-solutions, utilities, and other supporting activities that serve as facilities and infrastructure to
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                 ensure the smooth execution of such operations.
Page 49
                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




Produk [GRI 2-6] [OJK C.4]
Products




                                   Produk Pupuk | Fertilizer Products


 Urea                                                      Urea

 Pupuk urea diproduksi oleh seluruh Entitas Anak           Urea fertilizer is manufactured by all PTPI fertilizer
 Produsen Pupuk dan dipasarkan untuk sektor                producer subsidiaries and marketed across both
 subsidi maupun nonsubsidi (komersial). Pupuk urea         subsidized and non-subsidized (commercial) segments.
 memiliki kandungan N sebesar 46% dan berfungsi            With a nitrogen (N) content of 46%, urea supports
 untuk membuat tanaman lebih hijau, mempercepat            greener crop growth, accelerates plant development,
 pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan kandungan           and enhances plant protein content.
 protein tanaman.


 NPK                                                       NPK

 Pupuk NPK diproduksi oleh seluruh Entitas Anak            NPK fertilizer is manufactured by all fertilizer producer
 Produsen Pupuk dan dipasarkan untuk sektor subsidi        subsidiaries and marketed across both subsidized and
 maupun nonsubsidi (komersial). Pupuk NPK merupakan        non-subsidized (commercial) segments. As a compound
 pupuk majemuk yang memiliki kandungan N, P, K,            fertilizer, NPK contains nitrogen (N), phosphorus (P),
 serta unsur mikro dengan komposisi yang variatif          potassium (K), and micronutrients, with formulations
 sesuai dengan permintaan pasar dan berfungsi untuk        tailored to market demand. It enhances crop yields,
 meningkatkan hasil panen, membuat tanaman lebih           promotes greener plant growth, and improves plant
 hijau, dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap       resilience against pests, diseases, and drought.
 serangan hama penyakit dan kekeringan.



 Pupuk Fosfat                                              Phosphate Fertilizer

 Pupuk Fosfat diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik         Phosphate fertilizer is manufactured by PT Petrokimia
 dan dipasarkan untuk sektor nonsubsidi. Pupuk Fosfat      Gresik and marketed for the non-subsidized
 memiliki kandungan SP-36 (P-36%), SP-26 (P-26%),          (commercial) segment. It includes SP-36 (P-36%), SP-26
 dan Phosgreen (P-20%) yang berfungsi untuk memacu         (P-26%), and Phosgreen (P-20%), which support root
 pertumbuhan akar dan bunga serta masaknya buah            and flower development, as well as the maturation of
 dan biji.                                                 fruits and seeds.


 ZA                                                        ZA

 Pupuk ZA diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik dan         ZA fertilizer is manufactured by PT Petrokimia Gresik
 dipasarkan untuk sektor subsidi maupun nonsubsidi.        and marketed across both subsidized and non-
 Pupuk ZA memiliki kandungan N sebesar 21% dan             subsidized (commercial) segments. It contains 21%
 sulfur 24% serta Pupuk ZA plus yang memiliki tambahan     nitrogen (N) and 24% sulfur (S), while ZA Plus is enriched
 unsur hara mikro Zn dan berfungsi untuk meningkatkan      with the micronutrient zinc (Zn). These formulations
 produksi hasil tebu, meningkatkan kualitas hasil panen,   support increased sugarcane yields, improve crop
 menjadikan tanaman lebih sehat, dan tahan terhadap        quality, promote healthier plant growth, and enhance
 hama.                                                     resistance to pests.
                                                                                                                            49
 ZK                                                        ZK

 Pupuk ZK diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik. Pupuk      ZK fertilizer is manufactured by PT Petrokimia Gresik. It
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




 ZK memiliki kandungan K2O sebesar 50% dan sulfur          contains 50% potassium oxide (K₂O) and 17% sulfur (S),
 17% yang berfungsi untuk meningkatkan unsur hara          supporting improved soil nutrient content, stronger and
 tanah, membuat tanaman lebih tegak dan kokoh, serta       more upright plant growth, and enhanced color, aroma,
 memperbaiki warna, aroma, dan rasa.                       and taste of agricultural produce.
Page 50
                                                                                      Sekilas Perusahaan
                                                                                      Company Overview




                              Pupuk Organik                                           Organic Fertilizer

                              Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari material   Organic fertilizer is fertilizer derived from organic
                              organik yang telah melalui proses penguraian dan        materials that have undergone decomposition and
                              pelapukan.                                              natural breakdown processes.




                                                       Produk Petrokimia | Petrochemical Products



                              Amonia                                                  Ammonia

                              Amonia merupakan bahan mentah industri kimia            Ammonia is a chemical industry feedstock with a purity
                              dengan tingkat kemurnian 99,5% yang diproduksi          level of 99.5%, produced by PTPI and marketed for
                              oleh PTPI dan dipasarkan untuk sektor dalam negeri      both domestic and export markets.
                              maupun ekspor.




                                                              Produk Kimia | Chemical Products



                                                                     Asam Sulfat | Sulfuric Acid
                                                                   Asam Fosfat | Phosphoric Acid




                                                   Pengolahan Produk Samping | By-Product Processing



                              Pupuk Hayati                                            Biofertilizers

                              Pupuk yang mengandung mikroorganisme hidup              Fertilizer containing living microorganisms, such as
                              seperti bakteri atau jamur yang bermanfaat untuk        bacteria or fungi, that are beneficial in enhancing soil
                              meningkatkan kesuburan tanah maupun produktivitas       fertility and improving crop productivity.
                              tanaman.

                              Enhanced Efficiency Fertilizer                          Enhanced Efficiency Fertilizer

                              Pupuk yang diformulasikan dengan tambahan mikroba       Fertilizer formulated with added microbes or specific
                              atau senyawa tertentu yang dapat mengurangi             compounds to reduce nutrient losses and enhance
                              hilangnya hara dan meningkatkan efisiensi pemupukan.    fertilization efficiency.

                              Biopestisida                                            Biopesticides
50
                              Agen pengendali hama dan penyakit tanaman yang          Biological agents derived from natural sources, such as
                              berasal dari sumber alami, seperti mikroorganisme,      microorganisms, plants, or other natural products, used
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              tumbuhan, atau produk alami lainnya yang memiliki       to control plant pests and diseases.
                              sifat pengendalian.
Page 51
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




            Biostimulan                                             Biostimulants

            Bahan atau produk yang digunakan untuk merangsang       Substances or products used to stimulate plant growth,
            pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketahanan             enhance stress tolerance, and improve the efficiency of
            terhadap stres, dan meningkatkan efisiensi penggunaan   resource use, including water and nutrients.
            sumber daya seperti air dan nutrisi.

            Dekomposer                                              Decomposers

            Membantu mempercepat proses dekomposisi bahan           Helps accelerate the decomposition of organic matter
            organik menjadi kompos, dll.                            into compost and other by-products.




                           Produk Pupuk Nonsubsidi | Non-Subsidized Fertilizer Products



            PTPI menyediakan berbagai jenis pupuk nonsubsidi        PTPI provides a range of non-subsidized fertilizers
            untuk memenuhi kebutuhan petani yang tidak              to meet the needs of farmers who do not receive
            mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.                   subsidized fertilizer allocations.

            Jenis pupuk yang termasuk pupuk bersubsidi adalah       Fertilizers categorized under the subsidized program
            Urea, NPK Phonska (15-10-12), NPK Kakao (14-12-         include urea, NPK Phonska (15-10-12), NPK Cocoa
            16-4Mgo), ZA dan pupuk organik. Produk lainnya          (14-12-16-4MgO), ZA, and organic fertilizers. All other
            merupakan produk pupuk nonsubsidi.                      products are classified as non-subsidized fertilizers.




Pangsa Pasar
Market Shares



Jangkauan distribusi produk PTPI mencakup seluruh                   PTPI’s product distribution network spans across
wilayah Indonesia guna mendorong produktivitas lahan                Indonesia, supporting agricultural productivity while
sekaligus menciptakan ketahanan pangan nasional.                    reinforcing national food security. In carrying out its
Dalam aktivitas operasionalnya, PTPI melayani dua                   operations, the Company serves two primary customer
segmen konsumen berupa petani dan kelompok tani,                    segments, namely farmers and farmer groups, as well
serta perusahaan di sektor pertanian dan perkebunan.                as corporate clients across the agriculture, industrial,
[GRI 2-6]                                                           and plantation sectors. [GRI 2-6]

Tidak hanya mendominasi pasar domestik, ekspansi                    In addition to its strong domestic position, the Company
bisnis kami telah mencapai pasar global dengan                      has expanded its footprint into international markets,
mengekspor produk ke berbagai negara seperti                        exporting products to various countries such as                51
Australia, Filipina, Korea Selatan, Vietnam, India,                 Australia, Philippines, South Korea, Viet Nam, India,
Jepang, Thailand, Singapura, Taiwan, Malaysia, Cina,                Japan, Thailand, Singapore, Taiwan, Malaysia, China,
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




Afrika Selatan, Myanmar, Selandia Baru, Chili, Sierra               South Africa, Myanmar, New Zealand, Chile, Sierra
Leone, Timor Leste, Mozambik, Amerika Serikat,                      Leone, Timor-Leste, Mozambique, United States,
Meksiko, Spanyol, Uni Emirat Arab (UEA), Jibuti, Pantai             Mexico, Spain, United Arab Emirates (UEA), Djibouti,
Gading, Polinesia Prancis, dan Kaledonia Baru.                      Ivory Coast, French Polynesia, and New Caledonia.
Page 52
Keberlanjutan
Kami
Our Sustainability
Page 53

          
Page 54
                                                                                                       Keberlanjutan Kami
                                                                                                       Our Sustainability




                              Bagi PTPI, keberlanjutan bukan sekadar komitmen,          For PTPI, sustainability is not merely a commitment,
                              tetapi bagian dari cara Perusahaan menjalankan bisnis     it is embedded in the way the Company conducts its
                              secara bertanggung jawab dan berorientasi jangka          business responsibly and with a long-term perspective.
                              panjang. Di tengah dinamika industri, perubahan           Amid industry dynamics, regulatory changes, and rising
                              regulasi, serta meningkatnya ekspektasi pemangku          stakeholder expectations, the Company continues to
                              kepentingan, Perusahaan memperkuat pendekatan             strengthen its sustainability approach to ensure that
                              keberlanjutan untuk memastikan bahwa pertumbuhan          business growth advances alongside the effective
                              usaha berjalan seiring dengan pengelolaan dampak          management of its social and environmental impacts.
                              sosial dan lingkungan.

                              Pendekatan tersebut dijalankan melalui strategi           This approach is implemented through a clear strategy,
                              yang jelas, kebijakan yang konsisten, serta tata          consistent policies, and effective governance. The
                              kelola yang efektif. Perusahaan menetapkan prioritas      Company defines its priorities through a structured
                              melalui penilaian materialitas yang terstruktur,          materiality assessment, integrates these priorities
                              mengintegrasikannya ke dalam manajemen risiko, serta      into risk management, and reinforces the application
                              memperkuat penerapan standar dan sertifikasi untuk        of standards and certifications to uphold quality,
                              menjaga konsistensi mutu, kepatuhan, dan praktik          compliance, and responsible operational practices.
                              operasional yang bertanggung jawab. Melalui kerangka      Through this framework, the Company ensures that
                              ini, Perusahaan memastikan kinerja keberlanjutan          sustainability performance is managed in a measurable
                              dijalankan secara terukur, transparan, dan selaras        and transparent manner, aligned with stakeholder
                              dengan kebutuhan pemangku kepentingan.                    expectations.




                              Strategi Keberlanjutan dan Komitmen ESG                                                   [GRI 2-22] [OJK A.1]

                              Sustainability Strategy and ESG Commitment



                              Strategi keberlanjutan PTPI berangkat dari visi,          PTPI’s sustainability strategy is anchored in its vision,
                              nilai, dan budaya kerja yang menjadi dasar dalam          values, and corporate culture, which guide decision-
                              pengambilan keputusan. Untuk memastikan prinsip           making across the organization. To ensure the
                              keberlanjutan diterapkan secara konsisten, Perusahaan     consistent application of sustainability principles, the
                              mengadopsi Kebijakan Keberlanjutan yang berlaku           Company adopted a Sustainability Policy applicable
                              di seluruh lini operasional. Selaras dengan arah          to all operational lines. In line with this direction, the
                              tersebut, Perusahaan menetapkan visi “A leading           Company established its vision, “A leading global
                              global agrosolution and integrated chemical company”      agrosolution and integrated chemical company,” as the
                              sebagai pijakan transformasi bisnis yang berdaya saing    foundation for a competitive and sustainable business
                              dan berkelanjutan.                                        transformation.

                              Komitmen PTPI dalam aspek environmental, social, and      PTPI’s commitment to environmental, social, and
                              governance (ESG) dijalankan secara terintegrasi melalui   governance (ESG) aspects is implemented in an
                              program, target, serta penguatan tata kelola. Ringkasan   integrated manner through programs, targets, and
                              komitmen ESG Perusahaan disajikan pada bagian             strengthened governance practices. An overview of
                              ini, sedangkan penjelasan rinci terkait implementasi      the Company’s ESG commitments is presented in
54                            program dan kinerja masing-masing aspek diuraikan         this section, while detailed explanations on program
                              pada bab-bab terkait dalam laporan ini.                   implementation and performance across each aspect
                                                                                        are further elaborated in the relevant chapters of this
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                        report.
Page 55
                                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




             Komitmen PTPI dalam Aspek Lingkungan
             PTPI’s Environmental Commitment


PTPI berkomitmen menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dengan memastikan kepatuhan terhadap
peraturan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca secara bertahap untuk mendukung
target Net Zero Emission serta pengelolaan risiko perubahan iklim. Dalam operasional dan rantai pasok, PTPI mendorong
penerapan teknologi ramah lingkungan dan efisiensi energi, disertai pengelolaan air, limbah, dan bahan berbahaya
sesuai standar yang berlaku. PTPI juga melindungi keanekaragaman hayati melalui penilaian risiko dan hierarki mitigasi,
melaksanakan rehabilitasi lahan untuk pemulihan ekosistem, serta meningkatkan kesadaran karyawan melalui edukasi
dan pelatihan lingkungan. Selain itu, Perusahaan menjalankan berbagai program lingkungan, seperti penanaman pohon,
edukasi lingkungan kepada masyarakat, serta pengelolaan sampah untuk mendorong terciptanya dampak lingkungan
positif yang lebih luas.
PTPI is committed to implementing an integrated environmental management system while ensuring full compliance with
applicable regulations. This commitment is demonstrated through a gradual reduction of greenhouse gas emissions to
support the Net Zero Emission target, alongside proactive climate risk management. Across its operations and supply chain,
PTPI promotes the adoption of environmentally friendly technologies and energy efficiency, supported by responsible
management of water, waste, and hazardous materials in line with prevailing standards. The Company also safeguards
biodiversity through risk assessments and the application of mitigation hierarchy principles, undertakes land rehabilitation
to restore ecosystems, and enhances employee awareness through environmental education and training. In addition,
PTPI implements various environmental initiatives, including tree planting, community environmental education, and waste
management programs, to generate broader positive environmental impacts.




             Komitmen PTPI dalam Aspek Sosial
             PTPI’s Social Commitment


PTPI berkomitmen menghormati hak asasi manusia serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat (fisik dan
mental), serta inklusif bagi seluruh karyawan dan pihak terkait. Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan tanpa toleransi
terhadap diskriminasi, kerja paksa, pekerja anak, kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi, serta mekanisme pelaporan yang
mudah diakses dengan penanganan dugaan pelanggaran secara objektif. PTPI juga menerapkan standar keselamatan dan
kesehatan kerja (K3), meningkatkan kinerja K3 melalui keterlibatan karyawan, menyediakan produk dan layanan berkualitas,
serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mendukung kesejahteraan sosial. Komitmen
ini turut diwujudkan melalui dukungan terhadap UMKM lokal, pengembangan Rumah BUMN, program pemberdayaan
masyarakat termasuk perempuan, serta kontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur
guna memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.
PTPI is committed to upholding human rights and fostering a both physically and mentally safe, healthy, and inclusive
working environment for all employees and stakeholders. This commitment is reflected in a zero-tolerance policy toward
discrimination, forced labor, child labor, violence, harassment, and exploitation, supported by accessible reporting
mechanisms and objective handling of alleged violations. PTPI also implements occupational health and safety (OHS)
standards, enhances OHS performance through active employee engagement, delivers quality products and services,
and strengthens collaboration with government and communities to support social well-being. The Company further
advances this commitment by supporting local MSMEs, developing Rumah BUMN initiatives, implementing community
empowerment programs, including those focused on women and contributing to improvements in education, healthcare,
and infrastructure to expand sustainable social impact.



             Komitmen PTPI dalam Aspek Tata Kelola
             PTPI’s Governance Commitment

                                                                                                                                 55
PTPI berkomitmen menerapkan tata kelola yang baik dan berkelanjutan dengan prinsip good corporate governance
(GCG) sebagai dasar seluruh proses bisnis dan pengambilan keputusan. Komitmen ini diwujudkan melalui transparansi,
                                                                                                                                 2025 Sustainability Report




akuntabilitas, kepatuhan terhadap peraturan, pemenuhan kewajiban perpajakan, penyampaian informasi tepat waktu,
manajemen risiko pada berbagai aspek, penegakan kebijakan anti-korupsi dan anti-suap, serta whistleblowing system
yang menjamin kerahasiaan pelapor. Tata kelola juga diperkuat melalui pelindungan data pribadi, keamanan siber, dan
kerja sama dengan mitra serta pemasok yang menerapkan praktik bisnis berkelanjutan.
Page 56
                                                                                                                 Keberlanjutan Kami
                                                                                                                 Our Sustainability




                                 PTPI is committed to implementing good and sustainable governance, with good corporate governance (GCG) principles
                                 underpinning all business processes and decision-making. This commitment is demonstrated through transparency,
                                 accountability, regulatory compliance, fulfillment of tax obligations, timely disclosure of information, and comprehensive
                                 risk management across various aspects. The Company also enforces anti-corruption and anti-bribery policies, supported
                                 by a whistleblowing system that ensures confidentiality for reporters. Governance practices are further strengthened
                                 through personal data protection, cybersecurity measures, and collaboration with partners and suppliers that uphold
                                 sustainable business practices.




                              Komitmen Kebijakan                             [GRI 2-23]

                              Policy Commitment



                              Perusahaan     mengintegrasikan    visi  dan     nilai             The Company integrates its sustainability vision and
                              keberlanjutan ke dalam kebijakan strategis, termasuk               values into strategic policies, including its Long-Term
                              Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan                       Corporate Plan (RJPP) and the Annual Work Plan and
                              Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).                      Budget (RKAP). This commitment is reinforced through
                              Komitmen tersebut diperkuat melalui penerapan                      the application of the Sustainability Policy and the
                              Kebijakan Keberlanjutan dan Pedoman Keberlanjutan                  Sustainability Guidelines PI-SMT-PD-013, which serve
                              Perusahaan PI-SMT-PD-013 sebagai pedoman bagi                      as a reference for subsidiaries and all business units in
                              entitas anak perusahaan dan seluruh unit kerja dalam               embedding sustainability principles into their operations
                              penerapan prinsip keberlanjutan pada operasional                   and decision-making. Through this approach,
                              serta pengambilan keputusan. Dengan demikian,                      sustainability is embedded as a core principle in long-
                              keberlanjutan menjadi prinsip yang melekat dalam                   term planning, decision-making, and the execution of
                              perencanaan,     pengambilan     keputusan,     serta              business operations.
                              pelaksanaan operasional jangka panjang.

                              Komitmen kebijakan Perusahaan dapat diakses                        The Company’s policy commitments are accessible
                              melalui situs web resmi PTPI, meskipun tidak seluruh               through PTPI’s official website, although not all
                              dokumen dapat dipublikasikan mengingat luasnya                     documents are publicly disclosed due to their extensive
                              cakupan dan banyaknya dokumen pendukung. Sejalan                   scope and the volume of supporting materials. In line
                              dengan dinamika bisnis dan perkembangan regulasi,                  with business dynamics and regulatory developments,
                              PTPI melakukan peninjauan kebijakan secara berkala                 PTPI conducts periodic policy reviews to ensure
                              untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan                    alignment with the Company’s needs and prevailing
                              Perusahaan serta pembaruan peraturan perundang-                    laws and regulations.
                              undangan yang berlaku.

                              Untuk mendukung pencapaian visi Perusahaan,                        To support the achievement of its vision, PTPI
                              PTPI menetapkan Strategy House sebagai kerangka                    established a Strategy House as a strategic framework
                              strategis yang memetakan arah, prioritas, serta                    that systematically outlines direction, priorities, and the
                              keterkaitan antar strategi secara sistematis. Kerangka             interlinkages among key strategies. This framework
                              ini mendorong efisiensi operasional, inovasi, ketahanan            drives operational efficiency, fosters innovation,
                              rantai pasok, penguatan daya saing, serta penciptaan               strengthens supply chain resilience, enhances
56                            nilai keberlanjutan secara terukur.                                competitiveness, and creates measurable sustainable
                                                                                                 value.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Seluruh kebijakan PTPI disusun dan diimplementasikan               All PTPI policies are developed and implemented in
                              dengan mengacu pada peraturan nasional serta standar               alignment with applicable national regulations and
                              internasional yang relevan. Dalam implementasinya,                 relevant international standards. In practice, these
                              kebijakan tersebut mencakup berbagai aspek sebagai                 policies encompass the following aspects:
                              berikut:
Page 57
                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




• Aspek     hak    asasi   manusia      (HAM)      dan   • Human rights and labor practices, guided by
  ketenagakerjaan, mengacu pada Undang-Undang              Law No. 13 of 2003 on Manpower, Law No. 21 of
  No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,               2000 on Trade/Labor Unions, International Labour
  Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun            Organization Convention No. 138/1973 on Minimum
  2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, Konvensi     Age for Admission to Employment, Convention No.
  ILO No. 138/1973 tentang Batas Usia Minimum              182/1999 on the Elimination of the Worst Forms of
  untuk Bekerja, Konvensi ILO No. 182/1999 tentang         Child Labour, Convention No. 29/1930 on Forced
  Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk             or Compulsory Labour, Convention No. 105/1957 on
  untuk Anak, Konvensi ILO No. 29/1930 tentang Kerja       the Abolition of Forced Labour, and Convention No.
  Paksa atau Kerja Wajib, Konvensi ILO No. 105/1957        87/1948 on Freedom of Association and Protection
  tentang Penghapusan Kerja Paksa, Konvensi ILO            of the Right to Organize, as well as the Company’s
  No. 87/1948 tentang Kebebasan Berserikat dan             internal labor policies.
  Perlindungan atas Hak Berorganisasi, serta Kebijakan
  Ketenagakerjaan Perusahaan.
• Aspek pelestarian lingkungan, mengacu pada             • Environmental stewardship, guided by prevailing
  seluruh peraturan perundang-undangan di bidang           environmental     laws      and     regulations,  the
  lingkungan, penerapan ISO 14001 Sistem Manajemen         implementation of the ISO 14001 Environmental
  Lingkungan, Standar Industri Hijau, serta Kebijakan      Management System, Green Industry Standards, and
  Lingkungan Perusahaan.                                   the Company’s Environmental Policy.
• Aspek tanggung jawab sosial dan lingkungan             • Corporate social responsibility (CSR), guided by
  (TJSL), mengacu pada UU No. 40 Tahun 2007 tentang        Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
  Perseroan Terbatas, UU No. 19 Tahun 2003 tentang         Law No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises, the
  Badan Usaha Milik Negara, Peraturan Menteri Badan        Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
  Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-           No. PER-1/MBU/03/2023 on Special Assignments
  1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan               and Social and Environmental Responsibility
  Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan             Programs of State-Owned Enterprises, and Financial
  Badan Usaha Milik Negara, serta (POJK) No. 51/           Services Authority of Indonesia Regulation No. 51/
  POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                  POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
  Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,        Finance for Financial Services Institutions, Issuers,
  dan Perusahaan Publik per 1 Januari 2021.                and Public Companies (effective January 1, 2021).
• Aspek ekonomi, mengacu pada peraturan                  • Economic aspects, guided by applicable regulations
  perundangan terkait pajak, UMR, imbalan pensiun,         on taxation, minimum wage, pension benefits, as well
  serta kebijakan Perusahaan terkait antikorupsi dan       as the Company’s policies on anti-corruption and
  pengadaan barang.                                        procurement.

Kepatuhan terhadap kerangka regulasi tersebut            Adherence to these regulatory frameworks forms
menjadi landasan dalam memastikan praktik bisnis         the foundation for ensuring that PTPI’s business
PTPI berjalan secara etis, bertanggung jawab, dan        practices are conducted in an ethical, responsible, and
berkelanjutan.                                           sustainable manner.




Implementasi Komitmen Kebijakan                                       [GRI 2-24] [OJK F.1]

Implementation of Policy Commitments
                                                                                                                            57


Komitmen PTPI terhadap keberlanjutan, pelestarian        PTPI’s commitment to sustainability, environmental
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




lingkungan, penghormatan HAM, serta penerapan            stewardship, respect for human rights, and the
GCG tecermin dalam seluruh hubungan dan aktivitas        implementation of good corporate governance (GCG) is
bisnis Perusahaan. Untuk memastikan implementasi         reflected across all business relationships and activities.
yang konsisten di seluruh lini organisasi, PTPI secara   To ensure consistent implementation throughout the
Page 58
                                                                                                      Keberlanjutan Kami
                                                                                                      Our Sustainability




                              berkelanjutan melakukan sosialisasi dan internalisasi   organization, the Company continuously conducts
                              kebijakan kepada seluruh insan Perusahaan.              policy socialization and internalization initiatives for all
                                                                                      employees.

                              Penerapan komitmen tersebut diperkuat melalui           The implementation of these commitments is further
                              berbagai program pelatihan dan pengembangan             strengthened through a range of training and capacity-
                              kapasitas, antara lain:                                 building programs, including:
                              • Sosialisasi Pelaksanaan GCG Assessment PI Group       • Socialization of the PI Group GCG Assessment for
                                Tahun Buku 2024;                                         Financial Year 2024;
                              • Sosialisasi Perubahan Pedoman Pengelolaan             • Socialization on Changes to the Conflict of Interest
                                Benturan Kepentingan;                                    Management Guidelines;
                              • Sosialisasi Scorecard 160 Parameter GCG Assessment    • Socialization of the 160-parameter GCG Assessment
                                kepada seluruh PIC Aspek Penilaian GCG di PI dan         Scorecard to all PICs of GCG assessment aspects
                                anak perusahaan;                                         across PI and its subsidiaries;
                              • Sosialisasi Do & Don’t Internalisasi Pedoman Etika    • Socialization of Do’s and Don’ts under the Code of
                                & Perilaku (Code of Conduct) melalui aplikasi PI-        Conduct through the PI-SMART application;
                                SMART;
                              • Seminar Implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023            • Seminar on the implementation of Law No. 1 of 2023
                                tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;               concerning the Criminal Code;
                              • Bimbingan Teknis Perempuan Anti Korupsi bersama       • Technical guidance on Women Against Corruption
                                Komisi Pemberantasan Korupsi RI, dengan tema:           in collaboration with the Corruption Eradication
                                Peran Perempuan dalam Membangun Nilai-Nilai             Commission of Indonesia, themed “The Role of
                                Integritas Melawan Korupsi;                             Women in Building Integrity Values to Combat
                                                                                        Corruption”;
                              • Workshop anti-fraud “Satukan Aksi Basmi Korupsi:      • Anti-fraud workshop, “Unite Action to Eradicate
                                Penguatan Integritas dan Tata Kelola di Pupuk           Corruption: Strengthening Integrity and Governance
                                Indonesia”;                                             at Pupuk Indonesia”;
                              • Forum Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan “Good       • Governance and Compliance Forum, “Good
                                Governance & Compliance sebagai Pilar Pencegahan        Governance & Compliance as Pillars of Fraud and
                                Fraud & Korupsi”;                                       Corruption Prevention” ;
                              • Emergency drill (Gedung Kemanggisan, Gedung           • Emergency drills (Kemanggisan Building, Menteng
                                Menteng, dan Gedung Phonska);                           Building, and Phonska Building);
                              • Training basic fire fighting;                         • Basic firefighting training;
                              • Webinar “Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Isu           • Webinar, “Preparedness in Addressing Megathrust
                                Gempa Megathrust” dari BNPB;                            Earthquake Risks” delivered by National Disaster
                                                                                        Management Agency of Indonesia;
                              • Sharing session “Pengelolaan Lingkungan Hidup         • Sharing session, “Environmental Management as
                                sebagai Bagian Komitmen Perusahaan Terhadap             Part of the Company’s Commitment to Environmental
                                Keberlanjutan Lingkungan”;                              Sustainability”;
                              • Climate change awareness, penanaman pohon             • Climate change awareness initiatives, including
                                mangrove;                                               mangrove planting;
                              • Pelatihan terkait implementasi IFRS S1 dan IFRS S2;   • Training on the implementation of IFRS S1 and IFRS
                                                                                        S2;
                              • Webinar ABMS Transition ISO 37001:2016 to ISO         • Webinar ABMS Transition ISO 37001:2016 to ISO
58                              37001:2025;                                             37001:2025;
                              • Pelatihan Integrated IT System for GRC; dan           • Training of Integrated IT System for GRC; and
                              • Integrated Anti-Fraud Management System.              • Integrated Anti-Fraud Management System.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Dalam konteks implementasi komitmen ESG,                As part of its ESG commitments, the Company manages
                              pengelolaan aset menjadi bagian dari upaya              its assets to ensure the responsible use of resources.
                              Perusahaan untuk memastikan penggunaan sumber           Physical assets, office buildings, warehouses,
                              daya secara bertanggung jawab. Aset fisik, bangunan     distribution support facilities, and non-core assets
Page 59
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




kantor, gudang, fasilitas pendukung distribusi, serta         are managed with consideration for efficiency, safety,
aset non-core dikelola dengan memperhatikan aspek             compliance, and sustainability. The Company also
efisiensi, keselamatan, kepatuhan, dan keberlanjutan.         continues to strengthen asset mapping, monitoring,
Perusahaan juga terus memperkuat pemetaan,                    and evaluation to support optimal operations, reduce
monitoring, dan evaluasi aset untuk mendukung                 potential inefficiencies, and align with the principles of
operasional yang optimal, mengurangi potensi                  good corporate governance.
inefisiensi, dan selaras dengan prinsip tata kelola
perusahaan yang baik.

Selaras dengan kebijakan yang ditetapkan, PTPI                In alignment with its established policies, PTPI conducts
menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab             its business responsibly by upholding respect for human
dengan menjunjung tinggi penghormatan terhadap                rights across all operational activities. This commitment
HAM dalam seluruh aktivitas operasional. Komitmen             is reflected in the provision of a safe and healthy
ini diwujudkan melalui penyediaan lingkungan kerja            working environment, the implementation of fair and
yang aman dan sehat, penerapan perlakuan yang                 non-discriminatory practices, equitable and compliant
setara dan bebas diskriminasi, sistem pengupahan              remuneration systems, respect for the rights of local
yang adil dan sesuai ketentuan, penghormatan                  communities, and the engagement of stakeholders in
terhadap hak masyarakat lokal, serta pelibatan                decision-making processes that may give rise to social
pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan              and environmental impacts. [GRI 3-3]
yang berpotensi menimbulkan dampak sosial dan
lingkungan. [GRI 3-3]


  Tidak terdapat pelanggaran terhadap hak masyarakat lokal dan/atau masyarakat adat pada tahun 2025. [GRI 411-1]
       There were no violations involving the rights of local and/or indigenous communities in 2025. [GRI 411-1]




Struktur Tata Kelola Keberlanjutan                                        [GRI 2-9, 2-13, 2-24] [OJK E.1]

Sustainability Governance Structure

Sejalan dengan komitmen keberlanjutan, Perusahaan             In line with its sustainability commitment, the Company
membentuk struktur tata kelola keberlanjutan melalui          has a sustainability governance structure through
Tim Pengembangan dan Implementasi Environmental,              the Environmental, Social, and Governance (ESG)
Social, Governance (ESG) yang disahkan melalui                Development and Implementation Team, formalized by
keputusan Direksi dan dilegalisasi oleh Direktur Utama.       a Board of Directors’ resolution and endorsed by the
Tim ESG terdiri dari Direktur di tingkat divisi serta Wakil   President Director. The ESG Team comprises Directors
Direktur Utama sebagai penanggung jawab utama                 at the divisional level, with the Vice President Director
dalam memastikan kesinambungan pengelolaan                    serving as the primary person in charge to ensure the
dampak ESG sesuai bidang masing-masing. Direktur              effective management of ESG impacts within their
Utama berperan memberikan arahan serta melakukan              respective areas. The President Director provides
pengawasan atas pelaksanaan program dan inisiatif             strategic direction and oversees the implementation of
keberlanjutan. Rincian tugas dan tanggung jawab               sustainability programs and initiatives. Further details
setiap fungsi dalam struktur tata kelola keberlanjutan        on the roles and responsibilities within the sustainability            59
dapat diakses lebih lanjut pada Struktur Tata Kelola          governance structure are available under the Corporate
Perusahaan. [GRI 2-13]                                        Governance Structure. [GRI 2-13]
                                                                                                                                     2025 Sustainability Report




Pelaksanaan tata kelola keberlanjutan juga mengacu            The implementation of sustainability governance also
pada Pedoman Keberlanjutan Perusahaan yang menjadi            refers to the Company’s Sustainability Guidelines,
acuan dalam mengarahkan, mengoordinasikan, dan                which serve as a reference for directing, coordinating,
memantau implementasi strategi keberlanjutan di               and monitoring the execution of sustainability strategies
Page 60
                                                                                                         Keberlanjutan Kami
                                                                                                         Our Sustainability




                              seluruh fungsi Perusahaan. Dalam pedoman tersebut,          across all functions. Under these guidelines, PTPI has
                              PTPI menetapkan Fungsi Sustainability yang bertugas         established a Sustainability Function responsible
                              mengkoordinasikan implementasi kebijakan dan                for coordinating the implementation of sustainability
                              strategi keberlanjutan serta memastikan integrasi           policies and strategies, as well as ensuring the
                              aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam proses      integration of environmental, social, and governance
                              perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Perusahaan.            aspects into the Company’s planning and operational
                              Implementasi keberlanjutan juga dilakukan melalui           processes. Sustainability implementation is also carried
                              koordinasi lintas unit kerja, dengan pelaporan berkala      out through cross-functional coordination, with each unit
                              setiap bulan dari masing-masing unit kepada Fungsi          submitting monthly reports to the Sustainability Function
                              Sustainability terkait perkembangan implementasi ESG,       regarding the progress of ESG implementation, the
                              pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial,         management of economic, environmental, and social
                              serta capaian program keberlanjutan Perusahaan. [GRI        impacts, as well as the achievement of the Company’s
                              2-13]                                                       sustainability programs. [GRI 2-13]

                              Selain penguatan struktur, Perusahaan juga menerapkan       In addition to strengthening its governance structure,
                              kebijakan kompensasi yang selaras dengan prinsip tata       the Company applies a compensation policy aligned
                              kelola keberlanjutan, dengan mengaitkan kompensasi          with sustainability governance principles by linking
                              pada kinerja, kepatuhan, serta efektivitas pengelolaan      remuneration to performance, compliance, and the
                              risiko. Kebijakan ini dirancang secara adil dan akuntabel   effectiveness of risk management. This policy is
                              untuk mendorong pencapaian key performance                  designed to be fair and accountable, encouraging the
                              indicator (KPI), memperkuat budaya kepatuhan, serta         achievement of key performance indicators (KPIs),
                              mendukung penciptaan nilai jangka panjang yang              reinforcing a culture of compliance, and supporting the
                              seimbang pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.        creation of balanced long-term value across economic,
                              [GRI 2-19]                                                  social, and environmental aspects. [GRI 2-19]


                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Pelaporan Keberlanjutan [GRI 2-14]
                              Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting


                              Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola           As part of its commitment to transparent and
                              yang transparan dan bertanggung jawab, PTPI secara          accountable governance, PTPI consistently publishes
                              konsisten menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap          its Sustainability Report on an annual basis. The report
                              tahun. Laporan ini memuat kinerja dan dampak                presents the economic, social, and environmental
                              ekonomi, sosial, serta lingkungan yang dihasilkan dari      performance and impacts arising from the Company’s
                              kegiatan operasional Perusahaan, sekaligus menjadi          operations, while also serving as a platform for
                              sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang            evaluation and continuous improvement in line with
                              sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan             long-term sustainable development objectives.
                              jangka panjang.

                              Penyusunan laporan dilakukan di bawah arahan Direksi        The report is prepared under the direction of the Board
                              dan dilaksanakan oleh tim lintas fungsi yang terdiri atas   of Directors and executed by a cross-functional team
                              perwakilan unit kerja terkait. Sekretaris Perusahaan        comprising representatives from relevant business units.
                              (SVP) bertindak sebagai koordinator untuk memastikan        The Corporate Secretary (SVP) acts as the coordinator
                              seluruh isu material teridentifikasi dan diungkapkan        to ensure that all material topics are properly identified
60                            secara memadai. Sebelum diterbitkan, laporan                and disclosed. Prior to publication, the report, including
                              beserta topik material telah ditelaah dan memperoleh        the material topics, has been reviewed and approved
                              persetujuan Direksi serta Dewan Komisaris guna              by both the Board of Directors and the Board of
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              memastikan kelengkapan, akurasi, dan kesesuaiannya          Commissioners to ensure completeness, accuracy, and
                              dengan standar pelaporan yang berlaku.                      alignment with applicable reporting standards.
Page 61
                                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pelibatan Pemangku Kepentingan                                                  [GRI 2-29] [OJK E.4]

Stakeholder Engagement

PTPI secara aktif menjalin hubungan yang baik dengan                PTPI actively fosters constructive relationships with all
seluruh pemangku kepentingan, dengan meyakini                       stakeholders, recognizing that meaningful engagement
bahwa keterlibatan yang konstruktif berperan penting                plays a critical role in creating a conducive working
dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,                   environment, strengthening trust, and ensuring the
memperkuat kepercayaan, serta memastikan dukungan                   support required to achieve the Company’s objectives.
yang diperlukan untuk mencapai tujuan Perusahaan.

                                                             Pendekatan
   Pemangku          Dasar Penentuan Pemangku
                                                             Keterlibatan       Frekuensi                            Topik/Isu
  Kepentingan               Kepentingan
                                                             Engagement         Frequency                          Topics/Issues
  Stakeholders         Basis for Identification
                                                              Approach

 Pemegang         • Ketergantungan Perusahaan              Rapat Umum           8 kali per             • Pemantauan dan evaluasi kinerja
 Saham              terhadap keputusan para                Pemegang Saham       tahun                    Perusahaan
 Shareholders       pemegang saham; dan                    General Meeting of   8 times per            • Penetapan dan pembayaran
                  • Tanggung jawab Perusahaan untuk        Shareholders         years                    dividen
                    memberikan laporan.                                                                • Akurasi dan pengesahan
                  • The Company’s reliance on                                                            Laporan Keuangan Perusahaan
                    decisions made by shareholders;                                                    • Pembayaran pajak dan PNBP
                    and                                                                                • Monitoring and evaluation of the
                  • The Company’s responsibility to                                                      Company’s performance
                    provide reporting.                                                                 • Determination and payment of
                                                                                                         dividends
                                                                                                       • Accuracy and approval of the
                                                                                                         Company’s financial statements
                                                                                                       • Payment of tax and PNBP
                                                                                                         contribution
 Konsumen         • Ketergantungan Perusahaan              Pertemuan dan        Sepanjang              •   Jaminan pasokan dan harga
 Pupuk              terhadap pembelian pupuk dari          pendampingan         tahun                  •   Jaminan kualitas pupuk
 Bersubsidi:        para petani;                           Meetings and         Throughout             •   Survei kepuasan pelanggan
 Petani dan       • Pengaruh para konsumen untuk           assistance           the year               •   Assurance of supply and pricing
 Kelompok Tani      memberikan masukan pada produk;                                                    •   Assurance of fertilizer quality
 Subsidized         dan                                                                                •   Customer satisfaction surveys
 Fertilizer       • Tanggung jawab Perusahaan untuk
 Customers:         menyediakan produk berkualitas.
 Farmers and      • The Company’s reliance on fertilizer
 Farmer Groups      purchases by farmers;
                  • The role of customers in providing
                    feedback on products; and
                  • The Company’s responsibility to
                    deliver high-quality products.
 Konsumen         • Ketergantungan Perusahaan              Layanan pelanggan    Sepanjang              •   Jaminan pasokan dan harga
 Pupuk              terhadap pembelian pupuk dari          Customer service     tahun                  •   Jaminan kualitas pupuk
 Nonsubsidi         para petani, perkebunan, dan                                Throughout             •   Survei kepuasan pelanggan
 Non-Subsidized     industri;                                                   the year               •   Assurance of supply and pricing
 Fertilizer       • Pengaruh para konsumen untuk                                                       •   Assurance of fertilizer quality
 Customers          memberikan masukan pada produk;                                                    •   Customer satisfaction surveys
                    dan
                  • Tanggung jawab Perusahaan untuk
                    menyediakan produk berkualitas.
                  • The Company’s reliance on fertilizer
                                                                                                                                             61
                    purchases by farmers, plantations,
                    and industrial customers;
                  • The role of customers in providing
                                                                                                                                             2025 Sustainability Report




                    feedback on products; and
                  • The Company’s responsibility to
                    deliver high-quality products.
Page 62
                                                                                                                     Keberlanjutan Kami
                                                                                                                     Our Sustainability




                                                                                             Pendekatan
                                Pemangku          Dasar Penentuan Pemangku
                                                                                             Keterlibatan        Frekuensi                   Topik/Isu
                               Kepentingan               Kepentingan
                                                                                             Engagement          Frequency                 Topics/Issues
                               Stakeholders         Basis for Identification
                                                                                              Approach

                              Karyawan         Perusahaan memandang karyawan              PTPI                   Sepanjang       • Menjamin kebebasan berserikat
                              Employees        bukan sekadar tenaga kerja,                mengedepankan          tahun             dan ruang berpendapat sebagai
                                               melainkan aset strategis utama             dialog bipartit yang   Throughout        fondasi terciptanya hubungan
                                               yang menentukan keberlanjutan              konstruktif dengan     the year          industrial yang harmonis, selaras
                                               operasional. Dalam hubungan yang           memperkuat                               dengan standar ketenagakerjaan
                                               bersifat mutualistik ini, Perusahaan       peran Serikat                            internasional
                                               bergantung pada kompetensi dan             Pekerja sebagai                        • Menempatkan keselamatan jiwa
                                               kontribusi karyawan, sekaligus             mitra strategis                          sebagai prioritas utama melalui
                                               memegang tanggung jawab untuk              manajemen. Selain                        komitmen terhadap penerapan
                                               menyediakan lingkungan kerja yang          itu, Perusahaan                          kebijakan K3 (Health and Safety)
                                               inklusif, aman, serta menjunjung tinggi    secara rutin                             yang preventif dan komprehensif
                                               nilai-nilai kemanusiaan.                   menyelenggarakan                         guna mencapai zero accident
                                               The Company regards employees              Management–                            • Mendorong kesetaraan peluang
                                               not merely as a workforce, but as its      Employee Town                            (equal opportunity) tanpa
                                               primary strategic assets that underpin     Hall sebagai wadah                       diskriminasi, dengan memastikan
                                               operational sustainability. Within this    komunikasi terbuka                       kesejahteraan yang kompetitif
                                               mutually beneficial relationship, the      untuk memastikan                         serta menyediakan jalur
                                               Company relies on the competence           transparansi                             pengembangan kompetensi dan
                                               and contributions of its employees,        informasi serta                          jenjang karier yang transparan
                                               while also bearing the responsibility to   penyelarasan                             untuk mendukung pertumbuhan
                                               provide an inclusive and safe working      visi organisasi,                         profesional yang berkelanjutan
                                               environment that upholds human             baik pada tingkat                      • Ensures freedom of association
                                               values.                                    strategis maupun                         and the right to express opinions
                                                                                          operasional.                             as the foundation for harmonious
                                                                                          PTPI prioritizes                         industrial relations, in alignment
                                                                                          constructive                             with international labor standards
                                                                                          bipartite dialogue                     • Places safety as the highest
                                                                                          by strengthening                         priority through a strong
                                                                                          the role of the                          commitment to preventive and
                                                                                          Labor Union as a                         comprehensive occupational
                                                                                          strategic partner                        health and safety (OHS) policies
                                                                                          to management.                           aimed at achieving zero
                                                                                          In addition,                             accidents
                                                                                          the Company                            • Promotes equal opportunity
                                                                                          regularly conducts                       without discrimination by
                                                                                          Management–                              ensuring competitive employee
                                                                                          Employee Town Hall                       welfare and providing clear
                                                                                          sessions as an open                      competency development
                                                                                          communication                            pathways and transparent
                                                                                          platform to ensure                       career progression to support
                                                                                          transparency of                          sustainable professional growth
                                                                                          information and
                                                                                          alignment of the
                                                                                          Company’s vision at
                                                                                          both strategic and
                                                                                          operational levels.
                              Pelaku Usaha     Perusahaan bergantung pada pelaku          • Pertemuan            Minimal satu    • Informasi peluang kerja sama
                              Distribusi dan   usaha distribusi dan para distributor.       kontrak kerja        tahun sekali    • Kesetaraan kesempatan kerja
                              Distributor      The Company relies on distribution           sama                 At least          sama
                              Distribution     business partners and distributors.        • Penerapan CSMS       once a year     • Kontrak kerja
                              Business                                                    • Distributor Retail                   • Pemenuhan hak dan kewajiban
                              Partners and                                                  Gathering                            • Kepatuhan pada regulasi
62
                              Distributors                                                • Contract                             • Information on partnership
                                                                                            agreement                              opportunities
                                                                                            meetings                             • Equal access to partnership
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                          • Implementation                         opportunities
                                                                                            of CSMS                              • Contractual agreements
                                                                                          • Retail Distributor                   • Fulfillment of rights and
                                                                                            Gathering                              obligations
                                                                                                                                 • Regulatory compliance
Page 63
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                          Pendekatan
  Pemangku         Dasar Penentuan Pemangku
                                                          Keterlibatan       Frekuensi                    Topik/Isu
 Kepentingan              Kepentingan
                                                          Engagement         Frequency                  Topics/Issues
 Stakeholders        Basis for Identification
                                                           Approach

Masyarakat      Masyarakat memiliki kedekatan lokasi    • Program TJSL       Minimal        • Bantuan sosial kemasyarakatan
Communities     (proximity) dengan Perusahaan.          • Program PI         2 kali per     • Pembinaan mitra usaha
                Communities are in close proximity to     Peduli             tahun          • Bantuan pelindungan bagi
                the Company’s operations.               • CSR Programs       At least         pekerja rentan dalam ekosistem
                                                        • PI Peduli          twice a year     Perusahaan
                                                          Program                           • Community social assistance
                                                                                            • Business partner development
                                                                                            • Support for the protection of
                                                                                              vulnerable workers within the
                                                                                              Company’s ecosystem
Media           Media memberikan pengaruh               • Press release      Minimal        •   Kebijakan dan aksi Perusahaan
Media           keterwakilan atau merepresentasikan     • Media              2 kali per     •   Kinerja PTPI
                Perusahaan pada masyarakat.               engagement         tahun          •   Company policies and actions
                The media plays a representative        • Konferensi pers    At least       •   PTPI’s performance
                role in shaping how the Company is      • Sponsorship        twice a year
                perceived by the public.                  dan kerjasama
                                                          publikasi
                                                        • Press releases
                                                        • Media
                                                          engagement
                                                        • Press
                                                          conferences
                                                        • Sponsorships
                                                          and publication
                                                          collaborations
Regulator       Regulator memiliki peran dalam          • Kepatuhan          Sepanjang      • Pemenuhan seluruh perizinan
Regulators      pengawasan, perizinan, serta              regulasi dan       tahun            dan persetujuan operasional
                kepatuhan terhadap kegiatan               perizinan          Throughout     • Pelaporan berkala kepada
                operasional Perusahaan.                 • Pelaporan dan      the year         regulator terkait lingkungan,
                Regulators play a role in oversight,      pemenuhan                           sosial, dan operasional
                licensing, and ensuring compliance        kewajiban                         • Respons terhadap hasil
                with the Company’s operational            kepada instansi                     pengawasan, inspeksi, atau audit
                activities.                               pemerintah                          regulator
                                                        • Koordinasi                        • Keterlibatan dalam konsultasi
                                                          pengawasan dan                      kebijakan atau forum sektoral
                                                          audit kepatuhan                     pemerintah
                                                        • Penyampaian                       • Fulfillment of all operational
                                                          data dan                            permits and approvals
                                                          informasi sesuai                  • Periodic reporting to regulators
                                                          ketentuan                           on environmental, social, and
                                                        • Compliance                          operational matters
                                                          with regulations                  • Response to findings from
                                                          and licensing                       regulatory oversight, inspections,
                                                          requirements                        or audits
                                                        • Reporting and                     • Participation in policy
                                                          fulfillment of                      consultations or government
                                                          obligations to                      sectoral forums
                                                          government
                                                          authorities
                                                        • Coordination of
                                                          oversight and
                                                          compliance                                                               63
                                                          audits
                                                        • Submission
                                                          of data and
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




                                                          information in
                                                          accordance
                                                          with applicable
                                                          requirements
Page 64
                                                                                                                  Keberlanjutan Kami
                                                                                                                  Our Sustainability




                              Penilaian Materialitas                         [GRI 3-1, 3-2, 3-3]

                              Materiality Assessment

                              Penilaian materialitas menjadi landasan Perusahaan                   The materiality assessment is the Company’s foundation
                              dalam menetapkan fokus pengelolaan keberlanjutan                     in determining its sustainability management priorities
                              dan memastikan bahwa isu yang dikelola selaras                       and ensuring that the issues addressed are aligned
                              dengan kebutuhan bisnis, ekspektasi pemangku                         with business needs, stakeholder expectations, and
                              kepentingan, serta arah strategi jangka panjang. Melalui             long-term strategic direction. Through this process, the
                              proses ini, Perusahaan memetakan isu yang paling                     Company identifies and prioritizes the most significant
                              signifikan untuk diungkapkan dan dikelola secara                     topics for disclosure and management, enabling
                              prioritas sehingga program, target, dan pengambilan                  sustainability programs, targets, and decision-making
                              keputusan keberlanjutan dapat dijalankan secara lebih                to be implemented in a more measurable, relevant, and
                              terukur, relevan, dan berdampak.                                     impactful manner.

                              Analisis materialitas ditinjau secara berkala setiap satu            The materiality analysis is reviewed annually to maintain
                              tahun sekali untuk menjaga relevansi topik material                  the relevance of material topics in line with industry
                              terhadap dinamika industri, perubahan regulasi,                      dynamics, regulatory changes, and the development
                              serta perkembangan risiko dan peluang. Penentuan                     of risks and opportunities. The determination of
                              topik material dilakukan melalui pelibatan pemangku                  material topics involves engagement with both internal
                              kepentingan internal dan eksternal guna memperoleh                   and external stakeholders to obtain comprehensive
                              perspektif yang komprehensif, sekaligus memastikan                   perspectives, ensuring that the established priorities
                              bahwa prioritas yang ditetapkan mencerminkan                         reflect business needs and stakeholder expectations.
                              kebutuhan bisnis dan harapan pemangku kepentingan.


                                           Pemangku                    • Direksi                       • Board of Directors
                                           Kepentingan Internal        • Karyawan                      • Employees
                                           Internal Stakeholders




                                           Pemangku                    • Pemegang Saham                • Shareholders
                                           Kepentingan                 • Regulator                     • Regulators
                                           Eksternal                   • Pelanggan                     • Customers
                                           External Stakeholders       • Pemasok/Distributor           • Suppliers/Distributors
                                                                       • Masyarakat                    • Communities
                                                                       • Media                         • Media




                              Penentuan topik material mengacu pada Global                         The determination of material topics refers to the Global
                              Reporting Initiative (GRI) Standards melalui tahapan yang            Reporting Initiative (GRI) Standards and is conducted
                              terstruktur. Proses dimulai dengan pengumpulan dan                   through a structured process. This process begins with
                              penyaringan isu keberlanjutan melalui benchmarking                   the identification and screening of sustainability issues
                              dengan industri sejenis, standar global (GRI, OJK,                   through benchmarking against peer industries, global
                              dan SASB), serta referensi lembaga pemeringkat ESG                   standards (GRI, OJK, and SASB), as well as references
64                            (MSCI, S&P Global, dan Sustainalytics). Proses ini                   from ESG rating agencies such as MSCI, S&P Global,
                              juga mempertimbangkan konsistensi pengungkapan                       and Sustainalytics. It also takes into account consistency
                              pada laporan keberlanjutan tahun sebelumnya, serta                   with disclosures in the previous year’s sustainability
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              masukan dari pemangku kepentingan internal dan                       report, along with input from both internal and external
                              eksternal. Berdasarkan keseluruhan proses tersebut,                  stakeholders. Based on this comprehensive process, 23
                              teridentifikasi 23 topik material yang menjadi prioritas             material topics have been identified as the Company’s
                              Perusahaan.                                                          priorities.
Page 65
                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam periode pelaporan, PTPI menerapkan                      During the reporting period, PTPI applied a double
pendekatan double materiality assessment dalam                materiality assessment approach as part of its materiality
proses peninjauan materialitas untuk memperkuat               review to strengthen the accuracy of prioritization. This
ketepatan prioritas. Pendekatan ini digunakan untuk           approach evaluates the significance of each topic from
menilai signifikansi setiap topik dari dua aspek utama,       two key dimensions, namely its impact on business value
yaitu dampaknya terhadap nilai dan kinerja bisnis             and performance (financial materiality) and its impact
(financial materiality) serta dampaknya terhadap              on the environment and society (impact materiality).
lingkungan dan masyarakat (impact materiality). Dengan        Through this approach, the Company gains a more
penerapan pendekatan ini, Perusahaan memperoleh               comprehensive understanding of the sustainability risks
gambaran yang lebih menyeluruh mengenai risiko dan            and opportunities that require effective management.
peluang keberlanjutan yang perlu dikelola.



                   Impact Materiality                                           Financial Materiality



    Menilai dampak dari pengelolaan topik material                Menilai dampak suatu risiko dari topik material
    terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,                   yang bertujuan untuk memahami potensi
    yang bertujuan untuk memahami sejauh mana                     pengaruhnya terhadap kegiatan bisnis
    kegiatan dan pengelolaan PTPI menimbulkan                     Perusahaan. Risiko yang dimaksud meliputi
    dampak positif maupun negatif terhadap                        aspek-aspek penting PTPI, seperti reputasi,
    keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan                    operasional, dan kinerja finansial (outside-in).
    masyarakat (inside-out).                                      Assesses the risks associated with material
    Assesses the impact of managing material                      topics to understand their potential impact
    topics on the environment and surrounding                     on the Company’s business activities. These
    communities, with the aim of understanding                    risks include key aspects relevant to PTPI,
    the extent to which PTPI’s activities and                     such as reputation, operations, and financial
    management practices generate positive or                     performance (outside-in).
    negative effects on environmental sustainability
    and community well-being (inside-out).



Hasil penilaian materialitas diintegrasikan ke dalam          The results of the materiality assessment are integrated
manajemen risiko untuk memastikan bahwa risiko dan            into risk management to ensure that sustainability-
peluang terkait keberlanjutan diidentifikasi, dinilai,        related risks and opportunities are consistently
dan dikelola secara konsisten dalam pencapaian                identified, assessed, and managed in achieving the
tujuan bisnis. Tim Pengembangan dan Implementasi              Company’s business objectives. The ESG Development
ESG bersama Direksi melakukan peninjauan atas                 and Implementation Team, together with the Board
hasil penilaian. Topik material yang telah ditetapkan         of Directors, reviews the assessment outcomes. The
kemudian disetujui oleh Direksi dan digunakan sebagai         identified material topics are subsequently approved
dasar dalam penyusunan strategi keberlanjutan,                by the Board of Directors and serve as the basis for
penetapan target, serta indikator kinerja utama. [GRI 2-14]   formulating sustainability strategies, setting targets, and
                                                              defining key performance indicators. [GRI 2-14]

Matriks    materialitas   berikut     menggambarkan           The following materiality matrix illustrates the mapping      65
pemetaan tingkat signifikansi setiap topik berdasarkan        of each topic’s level of significance based on the
hasil penilaian, sebagai dasar penetapan prioritas            assessment results, serving as the foundation for
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




pengelolaan dan pengungkapan keberlanjutan.                   prioritizing sustainability management and disclosures.
Page 66
                                                                                                                                                        Keberlanjutan Kami
                                                                                                                                                        Our Sustainability




                              Matriks Materialitas
                              Materiality Matrix

                                                                                                      Kebijakan dan Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                      Environmental Policy and Management
                               Higher




                                                                                                                      Limbah dan Pencemar     Etika Bisnis
                                                                                                                      Waste and Pollution     Business Ethics
                                                            Hubungan dan Dampak                                                                         Manajemen Rantai Pasok
                                                                                                                            Kesehatan dan
                                                            Terhadap Masyarakat                                                                         Supply Chain Management
                                                                                                                            Keselamatan Kerja
                                                            Community Relations
                                                                                                                            Occupational Health                  Strategi Perubahan Iklim
                                                            and Impact
                                                                                                                            and Safety (OHS)                     Indirect Economic Impacts
                                                              Air
                                                              Water                                                                                                            Energi
                                                                                                                                                                               Energy
                                                                      Praktik Ketenagakerjaan                                                                                            Hubungan dengan Pelanggan
                               Impact Materiality




                                                                      Employment Practices                                                                                               Customer Relations
                                                              Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                                                                                                                                                                         Manajemen Risiko dan Krisis
                                                              Indirect Economic Impacts
                                                                                                                                                                                         Risk and Crisis Management
                                                           Keanekaragaman Hayati                                                                                        Keamanan Informasi, Keamanan Siber,
                                                           Biodiversity                                                                                                 dan Keandalan Sistem
                                                                                                                                                                        Information Security, Cybersecurity, and
                                                                                                                                                                        System Reliability
                                                                                                                            Tanggung Jawab
                                                                          Hak Asasi Manusia                                                                     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                            Produk
                                                                          Human Rights                                                                          Corporate Governance
                                                                                                                            Product
                                                                                                                            Responsibility
                                                                                                                                                          Transparansi dan Pelaporan
                                                                                                                        Pengelolaan Sumber                Transparency and Reporting
                                                                              Strategi Perpajakan
                                                                                                                        Daya Manusia
                                                                              Tax Strategy
                                                                                                                        Human Resource
                                                                                                                        Management

                                                                                   Keterlibatan dalam         Kinerja Ekonomi
                                                                                   Kebijakan Publik           Economic
                                                                                   Public Policy Engagement   Performance




                                                                                                                       Impact Materiality                                                                Higher



                              Daftar topik material [GRI 3-3]
                              List of Material Topics


                                                                                                                                                                                  Batasan Topik
                                                                                                                                                                                 Topic Boundary
                                                    Topik Material                     Mengapa Topik ini Material                        GRI Standards
                                                    Material Topic                     Why This Topic is Material                        GRI Standards                Di Dalam PTPI                Di Luar PTPI
                                                                                                                                                                       Within PTPI                 Outside PTPI

                                                                                                         Topik Ekonomi | Economic Topics
                                                                             Menentukan keandalan pasokan
                                                                             bahan baku, kepatuhan pemasok,
                                                                             efisiensi biaya, serta pengendalian
                                                                             risiko lingkungan dan sosial di rantai
                               Manajemen Rantai Pasok                                                                                         GRI 204
                                                                             nilai.
                               Supply Chain                                                                                                   GRI 308
                                                                             Determines the reliability of raw
                               Management                                                                                                     GRI 414
                                                                             material supply, supplier compliance,
                                                                             cost efficiency, and the management
                                                                             of environmental and social risks
                                                                             across the value chain.
66
                                                                             Memengaruhi keberlanjutan bisnis,
                                                                             kemampuan investasi, kontribusi bagi
                                                                             negara, serta nilai bagi pemegang
 Laporan Keberlanjutan 2025




                               Kinerja Ekonomi                               saham dan pemangku kepentingan.
                                                                                                                                              GRI 201
                               Economic Performance                          Influences business sustainability,
                                                                             investment capacity, contributions
                                                                             to the state, and value creation for
                                                                             shareholders and stakeholders.
Page 67
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                              Batasan Topik
                                                                                             Topic Boundary
     Topik Material             Mengapa Topik ini Material            GRI Standards
     Material Topic             Why This Topic is Material            GRI Standards   Di Dalam PTPI        Di Luar PTPI
                                                                                       Within PTPI         Outside PTPI

                           Mencerminkan kepatuhan,
                           transparansi kontribusi fiskal, serta
                           pengelolaan risiko reputasi dan risiko
Strategi Perpajakan        kepatuhan.
Tax Strategy               Reflects compliance, transparency            GRI 207
                           in fiscal contributions, and the
                           management of reputational and
                           compliance risks.
                           Menunjukkan kontribusi Perusahaan
                           terhadap perekonomian lokal,
                           penciptaan nilai sosial, serta efek
Dampak Ekonomi Tidak       pengganda bagi masyarakat dan
Langsung                   pelaku usaha.
                                                                        GRI 203
Indirect Economic          Demonstrates the Company’s
Impacts                    contribution to the local economy,
                           social value creation, and multiplier
                           effects for communities and
                           businesses.
                                          Topik Lingkungan | Environmental Topics
                           Memengaruhi biaya, operasi, rantai
                           pasok, serta kesiapan transisi menuju
Strategi Perubahan Iklim   ekonomi rendah karbon.
                                                                        GRI 305
Climate Change Strategy    Influences costs, operations, supply
                           chains, and readiness for the
                           transition to a low-carbon economy.
                           Menjadi komponen biaya utama
                           produksi, sumber emisi signifikan,
                           serta indikator efisiensi operasional.
Energi
                           Serves as a major component of               GRI 302
Energy
                           production costs, a significant source
                           of emissions, and an indicator of
                           operational efficiency.
                           Berdampak pada kepatuhan
                           lingkungan, risiko pencemaran, serta
Limbah dan Pencemar        biaya pengelolaan dan risiko hukum.
                                                                        GRI 306
Waste and Pollution        Impacts environmental compliance,
                           pollution risks, as well as management
                           costs and legal exposure.
                           Berpengaruh pada kelangsungan
                           operasi, risiko kelangkaan, serta
                           dampak terhadap lingkungan dan
Air
                           masyarakat sekitar.                          GRI 303
Water
                           Affects operational continuity, scarcity
                           risks, and impacts on the environment
                           and surrounding communities.
                                                                                                                          67
                                                                                                                          2025 Sustainability Report
Page 68
                                                                                                                   Keberlanjutan Kami
                                                                                                                   Our Sustainability




                                                                                                                                         Batasan Topik
                                                                                                                                        Topic Boundary
                                   Topik Material             Mengapa Topik ini Material             GRI Standards
                                   Material Topic             Why This Topic is Material             GRI Standards            Di Dalam PTPI      Di Luar PTPI
                                                                                                                               Within PTPI       Outside PTPI

                                                         Berhubungan dengan dampak
                                                         terhadap habitat, kawasan bernilai
                                                         konservasi, penerimaan sosial, serta
                              Keanekaragaman Hayati
                                                         risiko perizinan.                               GRI 101
                              Biodiversity
                                                         Relates to impacts on habitats, high
                                                         conservation value areas, social
                                                         acceptance, and permitting risks.
                                                         Menjadi dasar pengendalian dampak,
                                                         kepatuhan, serta peningkatan kinerja
                              Kebijakan dan
                                                         lingkungan secara konsisten.
                              Pengelolaan Lingkungan                                                      GRI 2
                                                         Forms the basis for impact control,
                              Environmental Policy and                                                   GRI 301
                                                         compliance, and continuous
                              Management
                                                         improvement in environmental
                                                         performance.
                                                                                Topik Sosial | Social Topics
                                                         Memengaruhi kepatuhan
                                                         ketenagakerjaan, hubungan
                                                         industrial, produktivitas, serta reputasi
                              Praktik Ketenagakerjaan                                                    GRI 401
                                                         Perusahaan.
                              Labor Practices                                                            GRI 402
                                                         Influences labor compliance, industrial
                                                         relations, productivity, and the
                                                         Company’s reputation.
                                                         Menentukan kompetensi tenaga kerja,
                                                         kesiapan transformasi, retensi, serta
                              Pengelolaan Sumber
                                                         efektivitas kinerja organisasi.                 GRI 202
                              Daya Manusia
                                                         Determines workforce competence,                GRI 404
                              Human Resource
                                                         transformation readiness, retention,            GRI 405
                              Management
                                                         and overall organizational
                                                         effectiveness.
                                                         Berkaitan dengan risiko operasional,
                              Keselamatan dan            keselamatan pekerja, kontinuitas
                              Kesehatan Kerja            bisnis, serta pemenuhan standar K3.
                                                                                                         GRI 403
                              Occupational Health and    Relates to operational risks, worker
                              Safety (OHS)               safety, business continuity, and
                                                         compliance with OHS standards.
                                                         Memengaruhi penerimaan sosial,
                              Hubungan dan Dampak        kelancaran operasi, serta dampak
                              terhadap Masyarakat        sosial-ekonomi di wilayah sekitar.              GRI 411
                              Community Relations and    Affects social acceptance, operational          GRI 413
                              Impact                     continuity, and socio-economic
                                                         impacts in surrounding communities.




68
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                           Batasan Topik
                                                                                          Topic Boundary
     Topik Material           Mengapa Topik ini Material           GRI Standards
     Material Topic           Why This Topic is Material           GRI Standards   Di Dalam PTPI        Di Luar PTPI
                                                                                    Within PTPI         Outside PTPI

                         Menentukan keamanan, mutu,
                         kepatuhan produk, serta dampak
                         produk terhadap pelanggan dan
Tanggung Jawab Produk
                         pengguna akhir.                              GRI 416
Product Responsibility
                         Determines product safety, quality,
                         compliance, and the impact on
                         customers and end users.
                         Memengaruhi kepuasan, loyalitas,
                         efektivitas layanan, serta perbaikan
Hubungan dengan          berkelanjutan berbasis umpan balik.
                                                                      GRI 417
Pelanggan                Influences customer satisfaction,
                                                                      GRI 418
Customer Relations       loyalty, service effectiveness, and
                         continuous improvement based on
                         feedback.
                         Mencerminkan penghormatan
                         terhadap hak pekerja dan masyarakat,
                                                                      GRI 406
                         termasuk pencegahan risiko sosial di
                                                                      GRI 407
Hak Asasi Manusia        rantai nilai.
                                                                      GRI 408
Human Rights             Reflects respect for the rights of
                                                                      GRI 409
                         workers and communities, including
                                                                      GRI 410
                         the prevention of social risks across
                         the value chain.
                                         Topik Tata Kelola | Governance Topics
                         Menjadi dasar integritas, pencegahan
                         korupsi, kepatuhan, serta
Etika Bisnis             kepercayaan publik.                          GRI 205
Business Ethics          Serves as the foundation for integrity,      GRI 206
                         corruption prevention, compliance,
                         and public trust.
                         Menentukan kualitas pengawasan,
                         pengambilan keputusan, integritas,
                         serta ketahanan bisnis jangka
Tata Kelola Perusahaan
                         panjang.                                      GRI 2
Corporate Governance
                         Determines the quality of oversight,
                         decision-making, integrity, and long-
                         term business resilience.
                         Mendukung akuntabilitas, kredibilitas
                         informasi, serta pemenuhan
Transparansi dan         ekspektasi regulator dan pemangku
Pelaporan                kepentingan.                                  GRI 2
Transparency and         Supports accountability, information          GRI 3
Reporting                credibility, and alignment with
                         regulatory and stakeholder
                         expectations.
                         Berpengaruh pada perlindungan                                                                 69
Keamanan Informasi,
                         data, kontinuitas operasional, risiko
Keamanan Siber, dan
                         finansial, serta risiko hukum dan
Keandalan Sistem
                                                                                                                       2025 Sustainability Report




                         reputasi.                                    GRI 418
Information Security,
                         Influences data protection, operational
Cybersecurity, and
                         continuity, financial risk, as well as
System Reliability
                         legal and reputational risks.
Page 70
                                                                                                                Keberlanjutan Kami
                                                                                                                Our Sustainability




                                                                                                                                      Batasan Topik
                                                                                                                                     Topic Boundary
                                    Topik Material         Mengapa Topik ini Material              GRI Standards
                                    Material Topic         Why This Topic is Material              GRI Standards           Di Dalam PTPI      Di Luar PTPI
                                                                                                                            Within PTPI       Outside PTPI

                                                      Menentukan kesiapan menghadapi
                                                      gangguan operasional, risiko
                               Manajemen Risiko dan   strategis, serta kejadian darurat yang
                               Krisis                 berdampak luas.                                  GRI 2
                               Risk and Crisis        Determines preparedness in                       GRI 3
                               Management             addressing operational disruptions,
                                                      strategic risks, and large-scale
                                                      emergency events.
                                                      Berkaitan dengan legitimasi,
                                                      kepatuhan, reputasi, serta
                               Keterlibatan dalam
                                                      transparansi aktivitas advokasi dan
                               Kebijakan Publik
                                                      asosiasi.                                       GRI 415
                               Public Policy
                                                      Relates to legitimacy, compliance,
                               Engagement
                                                      reputation, and transparency in
                                                      advocacy and association activities.



                              Manajemen Topik Material Perusahaan
                              Management of the Company’s Material Topics


                              Perusahaan telah menetapkan tiga topik material utama            The Company has identified three key material topics
                              sebagai prioritas pengelolaan keberlanjutan. Ketiga              as priorities for sustainability management. These
                              topik ini dikelola secara terstruktur untuk mendukung            topics are managed in a structured manner to support
                              penciptaan nilai jangka panjang bagi bisnis dan                  the creation of long-term value for the business and its
                              pemangku kepentingan.                                            stakeholders.




70
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                             Target/Metrik
                                                                                               Kuantitatif
                                                                            Kompensasi                          Pencapaian
Isu Material     Pertimbangan                                                                 Tahun 2025
                                                 Strategi                    Eksekutif                             2025
  Material        Materialitas                                                                   2025
                                                 Strategy                    Executive                             2025
   Topic         Impact Driver                                                               Quantitative
                                                                           Compensation                         Achievement
                                                                                                Targets/
                                                                                                Metrics

Keselamatan    PTPI berkomitmen      • Implementasi Process Safety         KPI yang          Menurunkan         LTIFR
dan            pada penerapan          Management (PSM) antara lain        berkaitan         risiko             karyawan
Kesehatan      sistem K3 yang          dengan melaksanakan PSM             dengan Direksi:   kecelakaan         sebesar
Kerja (K3)     komprehensif. K3        Audit dan program PSM Rolled-       • Lost Time       kerja dengan       0,04 dan
Occupational   ini penting bagi        Out untuk memastikan seluruh           Injury         target LTIFR       kontraktor
Health and     Perusahaan karena       elemen PSM terimplementasi             Frequency      karyawan           sebesar 0,00
Safety (OHS)   berkaitan dengan        dan memperkuat proses sistem           Rate (LTIFR)   dan                Employee
               keselamatan             keselamatan;                        Board of          kontraktor         LTIFR of
               tenaga kerja,         • Pengukuran tingkat maturitas        Directors–        sebesar            0.04 and
               kepatuhan regulasi,     budaya keselamatan (safety          related KPI:      0,018              contractor
               dan kelangsungan        culture assessment), pada           • Lost Time       Reducing           LTIFR of 0.00
               operasional.            5 (lima) anak perusahaan               Injury         workplace
               Dampaknya               produsen pupuk;                        Frequency      accident
               mencakup aspek        • Emergency response plan                Rate (LTIFR)   risk, with a
               operasional,            (ERP), prosedur tanggap                               target LTIFR
               finansial, dan          darurat terintegrasi untuk                            of 0.018 for
               reputasi.               kesiapan menghadapi situasi                           employees
               PTPI is committed       kritis di operasional pabrik; dan                     and
               to implementing       • Program keselamatan rutin,                            contractors
               a comprehensive         berupa training rutin Basic
               OHS management          Life Support dan Basic Fire
               system. This            Fighting, penyampaian
               is essential for        safety induction dan safety
               the Company             moment dalam mengawali
               as it relates           setiap kegiatan rapat / event
               to workforce            Perusahaan.
               safety, regulatory    • Implementation of Process
               compliance,             Safety Management (PSM),
               and operational         including conducting PSM
               continuity. Its         audits and rolling out PSM
               impacts extend          programs to ensure all PSM
               across operational,     elements are effectively
               financial, and          implemented and to strengthen
               reputational            safety system processes;
               aspects.              • Measurement of safety
                                       culture maturity (safety
                                       culture assessment) across
                                       five fertilizer-producing
                                       subsidiaries;
                                     • Emergency Response Plan
                                       (ERP), an integrated emergency
                                       response procedure to ensure
                                       preparedness in handling
                                       critical situations in plant
                                       operations; and                                                                          71
                                     • Routine safety programs,
                                       including regular Basic Life
                                       Support and Basic Fire Fighting
                                                                                                                                2025 Sustainability Report




                                       training, as well as the delivery
                                       of safety induction and safety
                                       moments at the start of every
                                       Company meeting/event.
Page 72
                                                                                                           Keberlanjutan Kami
                                                                                                           Our Sustainability




                                                                                                                           Target/Metrik
                                                                                                                             Kuantitatif
                                                                                                       Kompensasi                          Pencapaian
                              Isu Material     Pertimbangan                                                                 Tahun 2025
                                                                              Strategi                  Eksekutif                             2025
                                Material        Materialitas                                                                   2025
                                                                              Strategy                  Executive                             2025
                                 Topic         Impact Driver                                                               Quantitative
                                                                                                      Compensation                         Achievement
                                                                                                                              Targets/
                                                                                                                              Metrics

                              Tata Kelola    Tata kelola           • Memperkuat transparansi          KPI yang             Mencapai        Skor
                              Perusahaan     perusahaan yang         melalui assurance eksternal      berkaitan            peringkat       peringkat
                              Corporate      baik menjadi            untuk meningkatkan               dengan Direksi:      ESG dengan      ESG sebesar
                              Governance     penting bagi            kepercayaan pemangku             • Peringkat          skor 58.        61.
                                             bisnis karena           kepentingan;                        ESG.              Achieving an    ESG rating
                                             memengaruhi           • Meningkatkan kinerja             Board of             ESG rating      score of 61.
                                             kepercayaan             lingkungan dan sosial;           Directors–           with a score
                                             pemangku              • Memperkuat tata kelola           related KPI:         of 58.
                                             kepentingan,            Perusahaan; dan                  • ESG Rating.
                                             pengelolaan risiko,   • Monitoring dan evaluasi secara
                                             dan keberlanjutan       berkala untuk memastikan
                                             kinerja Perusahaan.     pencapaian target ESG dan
                                             Dampaknya               efektivitas program yang
                                             meliputi aspek          dijalankan.
                                             operasional,          • Strengthening transparency
                                             finansial, dan          through external assurance to
                                             reputasi.               enhance stakeholder trust;
                                             Good corporate        • Improving environmental and
                                             governance is           social performance;
                                             essential for         • Strengthening corporate
                                             the business            governance; and
                                             as it influences      • Conducting regular monitoring
                                             stakeholder             and evaluation to ensure the
                                             trust, risk             achievement of ESG targets
                                             management, and         and the effectiveness of
                                             the sustainability      implemented programs.
                                             of the Company’s
                                             performance. Its
                                             impacts extend
                                             across operational,
                                             financial, and
                                             reputational
                                             aspects.




72
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                              Target/Metrik
                                                                                                Kuantitatif
                                                                             Kompensasi                          Pencapaian
Isu Material     Pertimbangan                                                                  Tahun 2025
                                                   Strategi                   Eksekutif                             2025
  Material        Materialitas                                                                    2025
                                                   Strategy                   Executive                             2025
   Topic         Impact Driver                                                                Quantitative
                                                                            Compensation                         Achievement
                                                                                                 Targets/
                                                                                                 Metrics

Strategi       PTPI mendukung          • Efisiensi energi dan optimisasi    KPI yang          Mengurangi         Mengurangi
Perubahan      upaya global              proses, untuk meningkatkan         berkaitan         emisi GRK          emisi GRK
Iklim          dalam menghadapi          kinerja operasional dan            dengan Direksi:   Cakupan 1          Cakupan 1
Climate        perubahan iklim           mengurangi konsumsi energi.        • Pengurangan     & 2 sebesar        & 2 sebesar
Change         melalui strategi        • Peralihan bahan bakar dan             emisi GRK.     1.662.923          2.807.842
Strategy       dekarbonisasi.            pemanfaatan energi terbarukan      Board of          ton CO₂eq          ton CO₂eq
               Perubahan iklim           (RE/REC), termasuk co-firing       Directors–        Reducing           Reducing
               penting bagi              biomassa dan penggunaan            related KPI:      Scope 1            Scope 1
               bisnis karena             kendaraan listrik (EVs).           • GHG             & 2 GHG            & 2 GHG
               memengaruhi             • Inovasi rendah karbon dan             Emissions      emissions          emissions by
               kepatuhan                 mitigasi emisi, akan dilakukan        Reduction      by 1,662,923       2,807,842
               regulasi, efisiensi       melalui beberapa program                             tCO₂e.             tCO₂e.
               biaya, dan daya           seperti pengembangan blue/
               saing. Dampaknya          green ammonia, carbon
               meliputi aspek            capture & storage (CCS),
               operasional,              pemanfaatan CO2 dari soda-
               finansial, serta          ash, penerapan internal carbon
               produk dan                pricing, dan kompensasi
               layanan dan rantai        melalui Nature-based Solutions
               pasok Perusahaan.         (NbS).
               PTPI supports           • Energy efficiency and process
               global efforts to         optimization, to enhance
               address climate           operational performance and
               change through its        reduce energy consumption;
               decarbonization         • Fuel switching and renewable
               strategy. Climate         energy utilization (RE/REC),
               change is material        including biomass co-firing
               to the business as        and the use of electric vehicles
               it affects regulatory     (EVs); and
               compliance, cost        • Low-carbon innovation
               efficiency, and           and emission mitigation,
               competitiveness.          implemented through programs
               Its impacts extend        such as the development of
               across operational,       blue/green ammonia, carbon
               financial, as well        capture and storage (CCS),
               as the Company’s          utilization of CO₂ from soda
               products and              ash, application of internal
               services and              carbon pricing, and offsetting
               supply chain.             through Nature-based
                                         Solutions (NbS).




                                                                                                                                73
                                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 74
                                                                                                            Keberlanjutan Kami
                                                                                                            Our Sustainability




                              Manajemen Topik yang Berdampak terhadap Pemangku Kepentingan Eksternal
                              Management of Topics with External Stakeholder Impact

                              Selain tiga topik material utama, Perusahaan juga             In addition to the three primary material topics, the
                              mengidentifikasi sejumlah topik yang memiliki                 Company has identified several topics that have
                              dampak signifikan terhadap pemangku kepentingan               significant impacts on external stakeholders. These
                              eksternal. Topik-topik ini dikelola secara khusus untuk       topics are managed specifically to ensure that the
                              memastikan dampak yang ditimbulkan dipahami,                  impacts are properly understood, measured, and
                              diukur, serta ditangani secara tepat sesuai ekspektasi        addressed in line with stakeholder expectations and
                              dan kebutuhan pemangku kepentingan.                           needs.

                                                                  Pemangku
                                                                                       Relevansi
                                                                 Kepentingan
                                                                                    Topik terhadap
                                                                Eksternal/ Area
                                  Topik                                               Pemangku            Metrik              Valuasi
                                               Penyebab          Dampak yang                                                                   Metrik
                                 Material                                            Kepentingan          Output             Dampak
                                                Dampak            Dievaluasi                                                                  Dampak
                                 Material                                              Eksternal          Output              Impact
                                             Impact Driver         External                                                                Impact Metrics
                                  Topic                                               Relevance           Metrics            Valuation
                                                                Stakeholders /
                                                                                      to External
                                                                 Impact Areas
                                                                                     Stakeholders
                                                                   Assessed

                               Hubungan     Berasal dari       Pelanggan          Berkaitan dengan      Nilai indeks     Nilai indeks      Dampak diukur
                               dengan       aktivitas          Customers          kualitas dan          kepuasan         kepuasan          menggunakan
                               Pelanggan    operasional,                          keamanan produk       pelanggan.       pelanggan         metrik
                               Customer     produk dan                            yang dapat            Customer         mencerminkan      kuantitatif dari
                               Relations    layanan, serta                        memengaruhi           satisfaction     kepercayaan       skala 0-100.
                                            rantai pasok                          tingkat kepercayaan   index score.     pelanggan         Impact is
                                            Perusahaan.                           konsumen.                              yang kuat         measured
                                            Penilaian ini                         Setiap penurunan                       terhadap          using
                                            mencakup                              kualitas atau                          kualitas produk   quantitative
                                            lebih dari 50%                        ketidaksesuaian                        dan layanan       metrics on a
                                            aktivitas bisnis                      produk berpotensi                      yang diberikan.   scale of 0–100.
                                            yang berada                           menimbulkan                            The customer
                                            dalam cakupan                         risiko reputasi                        satisfaction
                                            operasional                           serta menurunkan                       index score
                                            PTPI.                                 kepercayaan                            reflects strong
                                            Arises from                           pelanggan.                             customer
                                            the Company’s                         Relates to product                     confidence in
                                            operational                           quality and                            the quality of
                                            activities,                           safety, which can                      the products
                                            products and                          influence the level                    and services
                                            services, and                         of consumer trust.                     provided.
                                            supply chain.                         Any decline in
                                            This assessment                       quality or product
                                            covers more                           non-compliance
                                            than 50%                              may pose
                                            of business                           reputational risks
                                            activities                            and erode customer
                                            within PTPI’s                         confidence.
                                            operational
74                                          scope.
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                   Pemangku
                                                        Relevansi
                                  Kepentingan
                                                     Topik terhadap
                                 Eksternal/ Area
  Topik                                                Pemangku               Metrik          Valuasi
                Penyebab          Dampak yang                                                                      Metrik
 Material                                             Kepentingan             Output         Dampak
                 Dampak            Dievaluasi                                                                     Dampak
 Material                                               Eksternal             Output          Impact
              Impact Driver         External                                                                   Impact Metrics
  Topic                                                Relevance              Metrics        Valuation
                                 Stakeholders /
                                                       to External
                                  Impact Areas
                                                      Stakeholders
                                    Assessed

Hubungan     Berasal dari       Masyarakat         Aktivitas operasional    Skor           Skor yang           Dampak diukur
dan Dampak   aktivitas          Communities        Perusahaan               kepuasan       tinggi              menggunakan
terhadap     operasional,                          berpotensi               lingkungan     mencerminkan        metrik
Masyarakat   produk dan                            memengaruhi              masyarakat.    stabilitas          kuantitatif dari
Community    layanan, serta                        kesejahteraan            Community      operasional         skala 0-100.
Relations    rantai pasok                          komunitas                satisfaction   serta               Impact is
and Impact   Perusahaan.                           serta stabilitas         score.         penerimaan          measured
             Penilaian ini                         operasional di                          masyarakat          using
             mencakup                              sekitar wilayah                         terhadap            quantitative
             lebih dari 50%                        kegiatan.                               kegiatan usaha      metrics on a
             aktivitas bisnis                      Pengelolaan yang                        dan perizinan       scale of 0-100.
             yang berada                           kurang memadai                          Perusahaan.
             dalam cakupan                         dapat memicu                            A high score
             operasional                           ketidakpuasan                           reflects
             PTPI.                                 masyarakat atau                         operational
             Arises from                           gangguan sosial.                        stability
             the Company’s                         The Company’s                           and strong
             operations,                           operational activities                  community
             products and                          have the potential                      acceptance of
             services, and                         to affect community                     the Company’s
             supply chain.                         well-being and                          business
             This assessment                       the stability of                        activities and
             covers more                           operations in                           licensing.
             than 50%                              surrounding
             of business                           areas. Inadequate
             activities                            management may
             within PTPI’s                         lead to community
             operational                           dissatisfaction or
             scope.                                social disruption.




                                                                                                                                  75
                                                                                                                                  2025 Sustainability Report
Page 76
                                                                                                             Keberlanjutan Kami
                                                                                                             Our Sustainability




                              Sertifikasi
                              Certifications

                              Dalam rangka memastikan konsistensi mutu, keamanan,             To ensure consistent quality, safety, and compliance
                              dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, PTPI             with applicable requirements, PTPI implements various
                              menerapkan berbagai sertifikasi dan standar nasional            national and international certifications and standards.
                              maupun internasional. Penerapan sertifikasi ini menjadi         The adoption of these certifications forms an integral
                              bagian dari penguatan sistem manajemen Perusahaan               part of strengthening the Company’s management
                              serta komitmen terhadap praktik operasional yang                systems and reflects its commitment to reliable and
                              andal dan berkelanjutan.                                        sustainable operational practices.

                                           Nama Sertifikasi                     Perusahaan             Lembaga Sertifikasi             Masa Berlaku
                                          Certification Name                     Company                Certification Body             Validity Period

                               SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen        PT Pupuk Indonesia           URS Indonesia               25 Desember 2028
                               Mutu                                      (Persero)                                                December 25, 2028
                               SNI ISO 9001:2015 Quality Management
                               System
                               SNI ISO 37301:2021 Sistem Manajemen       PT Pupuk Indonesia           CHESNA Certification        22 Desember 2027
                               Kepatuhan                                 (Persero)                                                December 22, 2027
                               SNI ISO 37301:2021 Compliance
                               Management System
                               SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen       PT Pupuk Indonesia           TUV NORD Indonesia          26 Juni 2026
                               Anti Penyuapan                            (Persero)                                                June 26, 2026
                               SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery
                               Management System
                               SNI ISO 27001:2013 Sistem Manajemen       PT Pupuk Indonesia           British Standards           31 Oktober 2025
                               Keamanan Informasi                        (Persero)                    Institution (BSI)           (proses integrasi sistem
                               SNI ISO 27001:2013 Information Security                                                            manajemen dengan 1
                               Management System                                                                                  lembaga sertifikasi)
                                                                                                                                  October 31, 2025
                                                                                                                                  (In the process of
                                                                                                                                  integrating management
                                                                                                                                  systems with a single
                                                                                                                                  certification body)
                               SNI ISO 20000-1:2018 Sistem Manajemen     PT Pupuk Indonesia           United Registrar of         12 Februari 2026
                               Layanan-IT                                (Persero)                    Systems (URS)               February 12, 2026
                               SNI ISO 20000-1:2018 IT Service
                               Management System
                               SNI ISO/IEC 17025:2017 Laboratorium       PT Pupuk Indonesia           Komite Akreditasi           21 Juni 2030
                               Kalibrasi                                 Kalimantan Timur             Nasional (KAN)              June 21, 2030
                               SNI ISO/IEC 17025:2017 Calibration                                     National Accreditation
                               Laboratory                                                             Committee
                               SNI ISO/IEC 17025:2017 Laboratorium       PT Pupuk Indonesia           Komite Akreditasi           19 September 2026
                               Penguji                                   Kalimantan Timur             Nasional (KAN)              September 19, 2026
                               SNI ISO/IEC 17025:2017 Testing                                         National Accreditation
                               Laboratory                                                             Committee

76                             ISO 26000:2010 Panduan Tanggung           PT Pupuk Indonesia           British Standards           30 Oktober 2027
                               Jawab Sosial                              Kalimantan Timur             Institution (BSI)           October 30, 2027
                               ISO 26000:2010 Social Responsibility
                               Guidance
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




           Nama Sertifikasi                     Perusahaan       Lembaga Sertifikasi              Masa Berlaku
          Certification Name                     Company          Certification Body              Validity Period

ISO 270001:2022 Sistem Manajemen         PT Pupuk Indonesia     PT TUV Nord                31 Januari 2028
Keamanan Informasi                       Kalimantan Timur       Indonesia                  January 31, 2028
ISO 270001:2022 Information Security
Management System
ISO 9001:220 Sistem Manajemen Mutu       PT Pupuk Indonesia     PT Sucofindo               29 Mei 2028
ISO 9001:220 Quality Management          Kalimantan Timur                                  May 29, 2028
System
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen          PT Pupuk Indonesia     PT Sucofindo               29 Mei 2028
Lingkungan                               Kalimantan Timur                                  May 29, 2028
ISO 14001:2015 Environmental
Management System
ISO 45001:2018 Sistem Manajemen          PT Pupuk Indonesia     PT Sucofindo               29 Mei 2028
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)     Kalimantan Timur                                  May 29, 2028
ISO 45001:2018 Occupational Health and
Safety Management System (OHS)
ISO 50001:2011 Sistem Manajemen Energi   PT Pupuk Indonesia     PT Sucofindo               29 Mei 2028
ISO 50001:2011 Energy Management         Kalimantan Timur                                  May 29, 2028
System
ISO 55001:2014 Sistem Manajemen Aset     PT Pupuk Indonesia     British Standards          19 Januari 2026
ISO 55001:2014 Asset Management          Kalimantan Timur       Institution (BSI)          January 19, 2026
System
SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen      PT Pupuk Indonesia     British Standards          15 Juni 2026
Anti Penyuapan                           Kalimantan Timur       Institution (BSI)          June 15, 2026
SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery
Management System
ISO 22301:2019 Sistem Manajemen          PT Pupuk Indonesia     PT TUV SUD                 1 Februari 2027
Keberlangsungan Bisnis                   Kalimantan Timur       Indonesia                  February 1, 2027
ISO 22301:2019 Business Continuity
Management System
SNI ISO 9001:220 Sistem Manajemen        PT Petrokimia Gresik   Sucofindo                  7 Maret 2027
Mutu                                                            International              March 7, 2027
SNI ISO 9001:220 Quality Management                             Certification Services
System
FSSC 22000 version 6 Sistem Manajemen    PT Petrokimia Gresik   LRQA                       7 Mei 2026
Keamanan Pangan                                                                            May 7, 2026
FSSC 22000 Version 6 Food Safety
Management System
SNI ISO/IEC 17025:2017 Laboratorium      PT Petrokimia Gresik   Komite Akreditasi          24 Oktober 2026
Penguji dan Lab Kalibrasi                                       Nasional (KAN)             October 24, 2026
SNI ISO/IEC 17025:2017 Testing and                              National Accreditation
Calibration Laboratory                                          Committee
SNI ISO 50001:2011 Sistem Manajemen      PT Petrokimia Gresik   LRQA                       11 Desember 2026
Energi                                                                                     December 11, 2026
SNI ISO 50001:2011 Energy Management
System
                                                                                                                        77
SNI ISO 14001:2015 Sistem Manajemen      PT Petrokimia Gresik   Sucofindo                  7 Maret 2027
Lingkungan                                                      International              March 7, 2027
SNI ISO 14001:2015 Environmental                                Certification Services
                                                                                                                        2025 Sustainability Report




Management System
Page 78
                                                                                                     Keberlanjutan Kami
                                                                                                     Our Sustainability




                                          Nama Sertifikasi                    Perusahaan       Lembaga Sertifikasi             Masa Berlaku
                                         Certification Name                    Company          Certification Body             Validity Period

                              SNI ISO 45001:2018 Sistem Manajemen      PT Petrokimia Gresik   PT SGS INDONESIA            28 Oktober 2026
                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)                                                        October 28, 2026
                              SNI ISO 45001:2018 Occupational Health
                              and Safety Management System (OHS)
                              SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen      PT Petrokimia Gresik   Sucofindo                   23 Juli 2026
                              Anti Penyuapan                                                  International               July 23, 2026
                              SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery                                 Certification Services
                              Management System
                              SNI ISO/IEC 27001:2022 Sistem            PT Petrokimia Gresik   PT TUV SUD                  12 Februari 2027
                              Manajemen Keamanan Informasi                                    Indonesia                   February 12, 2027
                              SNI ISO/IEC 27001:2022 Information
                              Security Management System
                              SNI ISO/IEC 20000-1:2018 Sistem          PT Petrokimia Gresik   PT TUV SUD                  23 Januari 2025
                              Manajemen Layanan-IT                                            Indonesia                   January 23, 2025
                              SNI ISO/IEC 20000-1:2018 IT Service
                              Management System
                              ISO 9001:220 Sistem Manajemen Mutu       PT Pupuk Sriwidjaja    PT TUV Rheinland            9 Oktober 2027
                              ISO 9001:220 Quality Management          Palembang                                          October 9, 2027
                              System
                              ISO 14001:2015 Sistem Manajemen          PT Pupuk Sriwidjaja    PT TUV Rheinland            9 Oktober 2027
                              Lingkungan                               Palembang                                          October 9, 2027
                              ISO 14001:2015 Environmental
                              Management System
                              ISO 45001:2018 Sistem Manajemen          PT Pupuk Sriwidjaja    PT SGS Indonesia            16 Februari 2028
                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)     Palembang                                          February 16, 2028
                              ISO 45001:2018 Occupational Health and
                              Safety Management System (OHS)
                              ISO 50001:2018 Sistem Manajemen          PT Pupuk Sriwidjaja    British Standards           15 Mei 2028
                              Energi                                   Palembang              Institution (BSI)           May 15, 2028
                              ISO 50001:2018 Energy Management
                              System
                              ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti     PT Pupuk Sriwidjaja    PT TUV Nord                 25 Oktober 2026
                              Penyuapan                                Palembang              Indonesia                   October 25, 2026
                              ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
                              System
                              ISO 270001:2022 Sistem Manajemen         PT Pupuk Sriwidjaja    PT TUV SUD                  21 Maret 2027
                              Keamanan Informasi                       Palembang              Indonesia                   March 21, 2027
                              ISO 270001:2022 Information Security
                              Management System
                              ISO 22301:2019 Sistem Manajemen          PT Pupuk Sriwidjaja    PT TUV Nord                 28 Mei 2027
                              Keberlangsungan Bisnis                   Palembang              Indonesia                   May 28, 2027
                              ISO 22301:2019 Business Continuity
                              Management System
                              SNI ISO/IEC 17025:2017 Laboratorium      PT Pupuk Sriwidjaja    Komite Akreditasi           20 September 2030
                              Kalibrasi                                Palembang              Nasional (KAN)              September 20, 2030
78                            SNI ISO/IEC 17025:2017 Calibration                              National Accreditation
                              Laboratory                                                      Committee
                              SNI ISO/IEC 17025:2017 Laboratorium      PT Pupuk Sriwidjaja    Komite Akreditasi           28 Juli 2029
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Pengujian                                Palembang              Nasional (KAN)              July 28, 2029
                              SNI ISO/IEC 17025:2017 Testing                                  National Accreditation
                              Laboratory                                                      Committee
Page 79
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




            Nama Sertifikasi                   Perusahaan           Lembaga Sertifikasi                Masa Berlaku
           Certification Name                   Company              Certification Body                Validity Period

SNI ISO/IEC 17043:2010 Persyaratan      PT Pupuk Sriwidjaja        Komite Akreditasi            19 April 2027
Umum untuk Penyelenggara Uji            Palembang                  Nasional (KAN)               April 19, 2027
Profisiensi                                                        National Accreditation
SNI ISO/IEC 17043:2010 General                                     Committee
Requirements for Proficiency Testing
Providers
FSSC 22000 Sistem Manajemen             PT Pupuk Kujang Cikampek   PT Mutuagung Lestari         September 2027
Keamanan Pangan                                                                                 September 2027
FSSC 22000 Food Safety Management
System
ISO 50001:2018 Sistem Manajemen         PT Pupuk Kujang Cikampek   Sucofindo                    November 2026
Energi                                                             International                November 2026
ISO 50001:2018 Energy Management                                   Certification Services
System
SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen      PT Pupuk Kujang Cikampek   Sucofindo                    Desember 2026
Mutu                                                               International                December 2026
SNI ISO 9001:2015 Quality Management                               Certification Services
System
SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen     PT Pupuk Kujang Cikampek   Sucofindo                    Agustus 2026
Anti Penyuapan                                                     International                August 2026
SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery                                    Certification Services
Management System
Sistem Manajemen Keselamatan dan        PT Pupuk Kujang Cikampek   Menteri                      Agustus 2027
Kesehatan Kerja (SMK3)                                             Ketenagakerjaan RI           August 2027
Occupational Health and Safety                                     Minister of Manpower
Management System (SMK3)                                           of the Republic of
                                                                   Indonesia
Sistem Manajemen Pengamanan             PT Pupuk Kujang Cikampek   Kepala Kepolisian            Agustus 2026
Security Management System                                         Negara RI                    August 2026
                                                                   Chief of the
                                                                   Indonesian National
                                                                   Police
SNI ISO 14001:2015 Sistem Manajemen     PT Pupuk Kujang Cikampek   Sucofindo                    Desember 2026
Lingkungan                                                         International                December 2026
SNI ISO 14001:2015 Environmental                                   Certification Services
Management System
SNI ISO/IEC 27001:2022 Sistem           PT Pupuk Kujang Cikampek   PT Mutuagung Lestari         Oktober 2027
Manajemen Keamanan Informasi                                                                    October 2027
SNI ISO/IEC 27001:2022 Information
Security Management System
Standar Industri Hijau                  PT Pupuk Kujang Cikampek   Balai Sertifikasi            24 September 2029
Green Industry Standard                                            Industri Kementerian         September 24, 2029
                                                                   Perindustrian RI
                                                                   Industrial Certification
                                                                   Center of the Ministry
                                                                   of Industry of the
                                                                                                                             79
                                                                   Republic of Indonesia
SNI ISO/IEC 17025:2017 Standar          PT Pupuk Kujang Cikampek   Komite Akreditasi            Agustus 2027
Kompetensi Laboratorium Pengujian dan                              Nasional (KAN)               August 2027
                                                                                                                             2025 Sustainability Report




Kalibrasi                                                          National Accreditation
SNI ISO/IEC 17025:2017 Competence of                               Committee
Testing and Calibration Laboratories
Page 80
                                                                                                           Keberlanjutan Kami
                                                                                                           Our Sustainability




                                         Nama Sertifikasi                     Perusahaan              Lembaga Sertifikasi            Masa Berlaku
                                        Certification Name                     Company                 Certification Body            Validity Period

                              ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu      PT Pupuk Iskandar Muda        PT Sucofindo               17 September 2027
                              ISO 9001:2015 Quality Management                                                                  September 17, 2027
                              System
                              ISO 14001:2015 Sistem Manajemen          PT Pupuk Iskandar Muda        PT Sucofindo               17 September 2027
                              Lingkungan                                                                                        September 17, 2027
                              ISO 14001:2015 Environmental
                              Management System
                              ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti     PT Pupuk Iskandar Muda        PT Sucofindo               22 Juli 2026
                              Penyuapan                                                                                         July 22, 2026
                              ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
                              System
                              SNI ISO/IEC 17025:2017 Standar           PT Pupuk Iskandar Muda        Komite Akreditasi          18 Desember 2029
                              Kompetensi Laboratorium Pengujian dan                                  Nasional (KAN)             December 18, 2029
                              Kalibrasi                                                              National Accreditation
                              SNI ISO/IEC 17025:2017 Competence of                                   Committee
                              Testing and Calibration Laboratories
                              ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu      PT Rekayasa Industri          PT TUV Rheinland           30 Juli 2026
                              ISO 9001:2015 Quality Management                                                                  July 30, 2026
                              System
                              ISO 14001:2015 Sistem Manajemen          PT Rekayasa Industri          PT TUV Rheinland           20 Desember 2026
                              Lingkungan                                                                                        December 20, 2026
                              ISO 14001:2015 Environmental
                              Management System
                              ISO 45001:2018 Sistem Manajemen          PT Rekayasa Industri          PT TUV Rheinland           10 Oktober 2025
                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)                                                              October 10, 2025
                              ISO 45001:2018 Occupational Health and
                              Safety Management System (OHS)
                              ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti     PT Rekayasa Industri          PT TUV Rheinland           10 Agustus 2026
                              Penyuapan                                                                                         August 10, 2026
                              ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
                              System
                              SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen      PT Pupuk Indonesia Niaga      PT TUV Nord                20 Juni 2026
                              Anti Penyuapan                                                         Indonesia                  June 20, 2026
                              SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery
                              Management System
                              SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen      PT Pupuk Indonesia Logistik   PT TUV Nord                20 Juni 2026
                              Anti Penyuapan                                                         Indonesia                  June 20, 2026
                              SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery
                              Management System
                              ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti     PT Pupuk Indonesia Pangan     PT TUV Nord                20 Juni 2026
                              Penyuapan                                                              Indonesia                  June 20, 2026
                              ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
                              System



80
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




Keanggotaan Asosiasi                                   [OJK C.5] [GRI 2-28]

Association Memberships

Guna memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta                       To broaden insights, strengthen networks, and gain
memperoleh pembelajaran mengenai perkembangan                             knowledge on the latest industry developments and
dan tren terbaru di industri, PTPI berpartisipasi sebagai                 trends, PTPI participates as a member in various
anggota dalam berbagai asosiasi dan organisasi.                           associations and organizations. These memberships
Keanggotaan ini mendukung pertukaran pengetahuan,                         support knowledge exchange, cross-stakeholder
kolaborasi lintas pemangku kepentingan, serta                             collaboration, and the advancement of adaptive
penguatan praktik bisnis yang adaptif.                                    business practices.



                          Nama Organisasi                                         Posisi di Organisasi              Skala Organisasi
                         Organization Name                                    Position in the Organization        Scale of Organization

                                                                                      Pengurus                          Internasional
 International Fertilizer Association (IFA)
                                                                                      Committee                         International
                                                                                       Anggota                          Internasional
 United Nations Global Compact (UNGC)
                                                                                       Member                           International
 Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia                                                    Pengurus                            Nasional
 Association of Indonesian Fertilizer Producers                                       Committee                           National
 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia                                           Anggota                            Nasional
 Indonesian Chamber of Commerce and Industry                                           Member                             National
 Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia                                 Pengurus                            Nasional
 Indonesian Fertilizer Industry Professional Certification Institute                  Committee                           National




    Partisipasi PTPI dalam Forum dan Asosiasi Internasional
    PTPI’s Participation in International Forums and Associations


                                                             PTPI terus memperkuat peran aksi iklim dan
                                                             keberlanjutan di tingkat global melalui partisipasi aktif
                                                             dalam forum internasional serta keanggotaan asosiasi
                                                             strategis. Komitmen ini tecermin dari keterlibatan pada
                                                             2025 UN Climate Change Conference (UNFCCC COP
                                                             30), di Belém, Brazil, di mana PTPI menegaskan ekonomi
                                                             sirkular sebagai strategi utama untuk menekan emisi,
                                                             meningkatkan efisiensi sumber daya, serta mendorong
                                                             inovasi hijau yang mendukung nilai ekonomi
                                                             berkelanjutan dan ketahanan pangan. Sejalan dengan
     itu, Direktur Utama PTPI, Rahmad Pribadi, menjabat sebagai Sustainability Committee Chair di International
     Fertilizer Association, yaitu asosiasi industri pupuk global yang mendorong praktik keberlanjutan, efisiensi
     produksi, dan ketahanan pangan dunia.
     PTPI continues to strengthen its role in global climate action and sustainability through active participation in
     international forums and strategic association memberships. This commitment is reflected in its engagement                             81
     at the 2025 UN Climate Change Conference (UNFCCC COP 30) in Belém, Brazil, where PTPI reaffirmed
     the circular economy as a key strategy to reduce emissions, enhance resource efficiency, and drive green
                                                                                                                                            2025 Sustainability Report




     innovation that supports sustainable economic value and food security. In line with it, the President Director
     of PTPI, Rahmad Pribadi, serves as Sustainability Committee Chair at the International Fertilizer Association,
     a global fertilizer industry association that promotes sustainability practices, production efficiency, and global
     food security.
Page 82
Penguatan
Tata Kelola
dan Kepatuhan
Strengthening Governance
and Compliance
Page 83

          
Page 84
                                                                                                Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                Strengthening Governance and Compliance




                              Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                              Implementation of Good Corporate Governance



                              PTPI menerapkan lima prinsip dasar tata kelola                PTPI adopts five core principles of good corporate
                              perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/              governance (GCG), namely transparency, accountability,
                              GCG), yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas,     responsibility, independence, and fairness, collectively
                              independensi, dan kewajaran, yang dikenal dengan              referred to as TARIF. These principles serve as
                              akronim       TARIF      (Transparency,   Accountability,     a guiding framework for all Company Organs in
                              Responsibility, Independency, and Fairness). Prinsip-         managing and overseeing operations in a professional,
                              prinsip ini menjadi pedoman bagi seluruh Organ                objective, and integrity-driven manner. Transparency
                              Perusahaan dalam mengelola dan mengawasi                      ensures the disclosure of relevant and material
                              jalannya perusahaan secara profesional, objektif,             information, accountability establishes clear roles and
                              dan       berintegritas.     Transparansi   memastikan        responsibilities, responsibility underscores compliance
                              keterbukaan informasi yang relevan dan material,              with regulations and social obligations, independence
                              akuntabilitas menegaskan kejelasan fungsi dan                 safeguards decision-making from conflicts of interest,
                              pertanggungjawaban, responsibilitas menekankan                and fairness ensures equitable treatment of all
                              kepatuhan terhadap peraturan dan tanggung jawab               stakeholders.
                              sosial, independensi menjaga pengambilan keputusan
                              dari benturan kepentingan, sedangkan kewajaran
                              menjamin perlakuan yang adil bagi seluruh pemangku
                              kepentingan.

                              Penerapan prinsip GCG merupakan komitmen kebijakan            The implementation of GCG principles reflects PTPI’s
                              tata kelola PTPI yang diintegrasikan ke dalam berbagai        governance commitment, which is embedded across
                              Pedoman, Prosedur, Instruksi Kerja, dan proses bisnis         various guidelines, procedures, work instructions, and
                              di seluruh perusahaan. Komitmen penerapan GCG                 business processes throughout the organization. This
                              tersebut diwujudkan melalui pengesahan Pedoman                commitment is formalized through the endorsement of
                              GCG oleh Dewan Komisaris dan Direksi. [GRI 2-23] [GRI 2-24]   the GCG Guidelines by the Board of Commissioners
                                                                                            and the Board of Directors. [GRI 2-23] [GRI 2-24]




84
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




Struktur dan Komposisi Tata Kelola                                    [GRI 2-9]

Governance Structure and Composition [GRI 2-9]



PTPI menerapkan struktur tata kelola sesuai dengan       PTPI implements a governance structure in accordance
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                  with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
Perseroan Terbatas, yang terdiri atas Organ Utama        comprising Main Organs and Supporting Organs.
dan Organ Pendukung. Organ Utama meliputi Rapat          The Main Organs consist of the General Meeting of
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,             Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and
dan Direksi, sedangkan Organ Pendukung terdiri atas      the Board of Directors, while the Supporting Organs
komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi.      include committees established under the Board of
Dalam pelaksanaannya, PTPI menerapkan tata kelola        Commissioners and the Board of Directors. In practice,
two-tier system dengan pemisahan yang jelas antara       PTPI adopts a two-tier governance system, with a clear
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat serta            separation between the supervisory and advisory
arahan oleh Dewan Komisaris dan fungsi pengurusan        functions performed by the Board of Commissioners
oleh Direksi. Peran Direktur Utama dan Komisaris         and the management functions carried out by the Board
Utama dipisahkan secara struktural, artinya Komisaris    of Directors. The roles of the President Director and the
Utama bersifat non-eksekutif dan independen, sesuai      President Commissioner are structurally separated,
ketentuan yang berlaku.                                  with the President Commissioner serving in a non-
                                                         executive and independent capacity, in accordance
                                                         with prevailing regulations.

Struktur Tata Kelola Perusahaan didasarkan pada          The Company’s governance structure is based on the
ketentuan peraturan perundang-undangan dan aturan        provisions of applicable laws and regulations, including:
yang terkait, antara lain:
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang               1.   Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies
    Perseroan Terbatas dan perubahannya                       and its amendments
2. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan         2.   Law No. 19 of 2003 concerning State-Owned
    Usaha Milik Negara dan perubahannya                       Enterprises and its amendments
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara            3.   Regulation of the Minister of State-Owned
    Nomor PER-02/MBU/03/2023 tentang Pedoman                  Enterprises    No.    PER-02/MBU/03/2023       on
    Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan pada        Governance Guidelines and Significant Corporate
    Badan Usaha Milik Negara                                  Actions within State-Owned Enterprises
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara            4.   Regulation of the Minister of State-Owned
    Nomor PER-03/MBU/03/2023 tentang Organ dan                Enterprises No. PER-03/MBU/03/2023 on Organs
    Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara              and Human Resources of State-Owned Enterprises
5. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang             5.   The Principles of Corporate Governance developed
    dikembangkan oleh Organization for Economic               by the Organization for Economic Cooperation and
    Cooperation and Development (OECD)                        Development (OECD)
6. Pedoman Umum Governansi Korporasi Indonesia           6.   The General Guidelines on Corporate Governance
    (PUGKI) yang dikembangkan oleh Komite Nasional            in Indonesia (PUGKI) developed by the National
    Kebijakan Governance (KNKG)                               Committee on Governance Policy (KNKG)
7. Peraturan Internal Perusahaan, antara lain:           7.   The Company’s Internal Regulations, including:
    a. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of                a. Code of Corporate Governance;
        Corporate Governance);                                                                                        85
    b. Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi              b.   Board of Commissioners and Board of
        (Board Manual);                                            Directors Manual (Board Manual);
                                                                                                                      2025 Sustainability Report




    c. Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct);          c.   Code of Conduct;
    d. Pedoman Tata Kelola Kelompok Usaha (Code               d.   Code of Group Governance;
        of Group Governance);
Page 86
                                                                                                              Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                              Strengthening Governance and Compliance




                                  e.   Kebijakan dan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi                        e.      Integrated Governance Policies and Guidelines
                                       Konglomerasi Pupuk Indonesia Group; dan                                       of the Pupuk Indonesia Group Conglomerate;
                                                                                                                     and
                                  f.   Piagam Satuan Pengawasan Intern Perusahaan.                           f.      Charter of the Company’s Internal Audit Unit.



                              Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
                              Governance Structure




                              Organ
                              Utama
                              Main
                              Organ
                                                                   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
                                                                   General Meeting of Shareholders (GMS)




                                                    Dewan Komisaris                                                    Direksi
                                                  Board of Commissioners                                          Board of Directors



                                                                                                                                                 Unit Kerja Fungsional
                                                    Sekretaris Dewan Komisaris                           Sekretaris Perusahaan                   Lainnya:
                                                      Board of Commissioners                              Corporate Secretary                    Pengembangan Bisnis |
                                                             Secretary                                                                           Perenc. & Pengendalian
                              Organ
                              Pendukung                                                                                                          Aset | Akuntansi | Hukum |
                              Supporting                    Komite Audit                                Satuan Pengawasan Intern                 Manajemen Operasi | IARI
                              Organ                        Audit Committee                                 Internal Control Unit                 | Portofolio Bisnis | Strategi
                                                                                                                                                 Korporat | Kinerja Korporat
                                                                                                                                                 | Keuangan & Pendanaan
                                                                                                                                                 Investasi | Penjualan
                                                      Komite Pemantau Risiko                               Manajemen Risiko
                                                                                                                                                 Korporasi | Pemasaran |
                                                     Risk Monitoring Committee                             Risk Management
                                                                                                                                                 Perenc. Pengadaan | Komite
                                                                                                                                                 di bawah Direksi.

                                                                                                        SP SDM, MP SDM,                          Other Functional Work
                                                        Komite Nominasi &
                                                                                                        Operasional SDM                          Units:
                                                           Remunerasi
                                                                                                    HC Strategy & Planning, HC,                  Business Development |
                                                     Nomination & Remuneration
                                                                                                    Management & Development,                    Asset Planning & Control
                                                            Committee
                                                                                                          HC Operations                          | Accounting | Legal |
                                                                                                                                                 Operations Management
                                                                                                                                                 | IARI | Business Portfolio
                                                          Komite Tata Kelola                                                                     | Corporate Strategy
                                                              Terintegrasi                              Tata Kelola & Kepatuhan                  | Corporate Synergy |
                                                        Integrated Governance                           Governance & Compliance                  Investment Finance &
                                                               Committee                                                                         Funding | Corporate Sales
                                                                                                                                                 | Marketing Planning |
                                                                                                                                                 Procurement Planning |
                                                                                                                                                 Committee under Board of
86                                                                                                                                               Directors.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                             Keterangan: | Description:



                                             Garis Komando                Garis Koordinasi Strategis          Garis Koordinasi Teknis
                                             Chain of Command             Strategic Coordination Line         Technical Coordination Line
Page 87
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Komposisi Organ Tata Kelola [GRI 2-11]
Composition of Governance Bodies

Komposisi Organ Utama dan Organ Pendukung terdiri          The composition of the Main Organs and Supporting
dari:                                                      Organs is as follows:
1. Dewan Komisaris : 9 (sembilan) orang dengan 3           1. Board of Commissioners: 9 (nine) members,
      (tiga) orang Komisaris Independen.                      including 3 (three) Independent Commissioners
2. Direksi : 8 (delapan) orang.                            2. Board of Directors: 8 (eight) members
3. Komite Audit : 5 (lima) orang.                          3. Audit Committee: 5 (five) members
4. Komite Pemantau Risiko: 6 (enam) orang.                 4. Risk Monitoring Committee: 6 (six) members
5. Komite Nominasi & Remunerasi : 4 (empat) orang.         5. Nomination & Remuneration Committee: 4 (four)
                                                              members
6.   Komite Tata Kelola Terintegrasi: 18 (delapan belas)   6. Integrated Governance Committee: 18 (eighteen)
     orang.                                                   members



Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) [GRI 2-11]
General Meeting of Shareholders (GMS)

RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur tata         The GMS is the highest organ in PTPI’s corporate
kelola perusahaan PTPI yang memiliki kewenangan            governance structure, holding authority not granted to
yang tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan           the Board of Directors or the Board of Commissioners,
Komisaris, dalam batasan sebagaimana diatur dalam          within the limits stipulated by the Law on Limited Liability
Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Anggaran              Companies and the Company’s Articles of Association.
Dasar Perusahaan. RUPS berfungsi sebagai forum bagi        The GMS is a forum for shareholders to make strategic
para pemegang saham untuk mengambil keputusan              decisions on corporate policies, including the approval
strategis terkait kebijakan Perusahaan, termasuk           of the Annual Report and Financial Statements, the
pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan,           appointment and dismissal of members of the Board
pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi             of Directors and the Board of Commissioners, the
serta Dewan Komisaris, penetapan penggunaan laba,          determination of profit appropriation, and the approval
serta persetujuan atas aksi korporasi strategis lainnya,   of other strategic corporate actions, while taking into
dengan tetap memperhatikan kepentingan Perusahaan          account the interests of the Company and in compliance
serta ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan               with the Articles of Association and applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku.                           regulations.

Dalam halnya terkait perubahan Anggaran Dasar              Any amendments to the Articles of Association must
wajib memperoleh persetujuan RUPS sesuai dengan            obtain approval from the GMS in accordance with
ketentuan peraturan perundang-undangan yang                applicable laws and regulations. This requirement
berlaku. Ketentuan ini memastikan bahwa keputusan          ensures that strategic decisions affecting the Company’s
strategis yang berdampak pada struktur dan arah            structure and direction are carried out transparently and
Perusahaan dilakukan secara transparan serta melalui       through a shareholder approval mechanism. In addition,
mekanisme persetujuan pemegang saham. Selain               the appointment and/or dismissal of members of the
itu, pengangkatan dan/atau pemberhentian anggota           Board of Commissioners and the Board of Directors
Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui RUPS,        are conducted through the GMS, including periodic re-
termasuk pelaksanaan pemilihan ulang (re-election)         election in line with the terms of office stipulated in the    87
secara periodik sesuai dengan masa jabatan yang            Articles of Association and prevailing regulations.
ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan yang
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




berlaku.

Selama periode tahun buku 2025, PTPI telah                 During the 2025 financial year, the Company held a
menyelenggarakan sebanyak 8 kali RUPS, yang terdiri        total of eight GMS meetings, comprising the Annual
dari RUPS Tahunan (RUPST)/RUPS RKAP 2025 pada 30           GMS (AGMS)/2025 RKAP GMS held on January 30,
Page 88
                                                                                            Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                            Strengthening Governance and Compliance




                              Januari 2025, RUPST/RUPS Kinerja/Laporan Tahunan         2025, the AGMS/GMS for Performance/2024 Annual
                              2024 pada 16 Juni 2025, serta RUPS Luar Biasa            Report held on June 16, 2025, and Extraordinary GMS
                              (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 18 Maret 2025, 22        (EGMS) meetings held on March 18, 2025, March 22,
                              Maret 2025, 16 Juli 2025 (dua agenda), 24 Juni 2025,     2025, July 16, 2025 (two agendas), June, 24 2025, and
                              dan 22 Agustus 2025.                                     August 22, 2025.



                              Dewan Komisaris
                              Board of Commissioners

                              Dewan Komisaris PTPI merupakan organ Perusahaan          The PTPI Board of Commissioners is a corporate
                              yang bertugas melakukan pengawasan secara umum           organ responsible for conducting general and/or
                              dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar,            specific supervision in accordance with the Articles of
                              serta memberikan nasihat dan arahan kepada Direksi       Association, as well as providing advice and direction
                              dalam menjalankan pengurusan Perusahaan. Dalam           to the Board of Directors in managing the Company. In
                              menjalankan fungsinya, Dewan Komisaris berperan          carrying out its functions, the Board of Commissioners
                              aktif memastikan penerapan prinsip-prinsip GCG,          plays an active role in ensuring the implementation of
                              mengawasi kebijakan pengurusan, pelaksanaan              GCG principles, overseeing management policies, the
                              rencana bisnis, serta kinerja Direksi. Dewan Komisaris   execution of business plans, and the performance of the
                              juga memberikan arahan strategis guna memastikan         Board of Directors. The Board of Commissioners also
                              keberlanjutan usaha Perusahaan dalam jangka panjang,     provides strategic direction to support the Company’s
                              termasuk pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,     long-term business sustainability, including economic,
                              dengan dukungan komite-komite yang dibentuk sesuai       social, and environmental aspects, with the support of
                              kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-             committees established in accordance with applicable
                              undangan yang berlaku. [GRI 2-9]                         laws and regulations. [GRI 2-9]

                              Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Dewan             In carrying out its duties and functions, the Board of
                              Komisaris didukung oleh Organ Pendukung Dewan            Commissioners is supported by Supporting Organs of
                              Komisaris yang terdiri atas:                             the Board of Commissioners, consisting of:
                              1. Sekretaris Dewan Komisaris                            1. Board of Commissioners Secretary
                              2. Komite Audit                                          2. Audit Committee
                              3. Komite Pemantau Risiko                                3. Risk Monitoring Committee
                              4. Komite Nominasi dan Remunerasi                        4. Nomination and Remuneration Committee
                              5. Komite Tata Kelola Terintegrasi                       5. Integrated Governance Committee

                              Untuk menjaga independensi dan mencegah konflik          To maintain independence and prevent conflicts
                              kepentingan, tidak terdapat anggota Dewan Komisaris      of interest, none of the members of the Board of
                              yang merangkap jabatan sebagai Direksi. Dengan           Commissioners hold concurrent positions as members
                              demikian, fungsi pengawasan dapat dijalankan secara      of the Board of Directors. This ensures that the
                              optimal sesuai dengan praktik GCG. [GRI 2-9]             supervisory function is carried out effectively in line with
                                                                                       GCG practices. [GRI 2-9]

                              Dalam rangka penerapan Tata Kelola Terintegrasi          In implementing Integrated Governance in accordance
                              sesuai Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/              with the Regulation of the Minister of SOEs No. PER-
88                            MBU/03/2023, Dewan Komisaris membentuk Komite            02/MBU/03/2023, the Board of Commissioners
                              Tata Kelola Terintegrasi sebagai organ pengelola         established the Integrated Governance Committee
                              risiko di bawah Dewan Komisaris yang menjalankan         as a risk governance body under the Board of
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              tugas, wewenang, dan tanggung jawab sebagaimana          Commissioners, which carries out its duties, authorities,
                              diatur dalam peraturan tersebut. Komite Tata Kelola      and responsibilities as stipulated in the regulation. The
                              Terintegrasi PTPI beranggotakan seluruh Dewan            PTPI Integrated Governance Committee comprises all
Page 89
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Komisaris PTPI serta Komisaris Utama dari seluruh Anak         members of the PTPI Board of Commissioners as well
Perusahaan, dan secara berkala melakukan evaluasi              as the President Commissioners of all subsidiaries, and
atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi di lingkungan          periodically evaluates the implementation of Integrated
Anak Perusahaan melalui rapat Komite Tata Kelola               Governance across subsidiaries through Integrated
Terintegrasi.                                                  Governance Committee meetings.

Dalam penentuan Komisaris Independen, Perusahaan               In determining Independent Commissioners, the
mengacu pada Peraturan Menteri Negara Badan                    Company refers to the Regulation of the Minister of
Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 tentang               State-Owned Enterprises No. PER-2/MBU/03/2023
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan          on Governance Guidelines and Significant Corporate
Badan Usaha Milik Negara, yang mengatur bahwa                  Activities of State-Owned Enterprises, which stipulates
jumlah Komisaris Independen paling sedikit 20%                 that the number of independent commissioners shall
dari total anggota Dewan Komisaris. Adapun kriteria            be at least 20% of the total members of the Board
Komisaris Independen adalah sebagai berikut:                   of Commissioners. The criteria for Independent
                                                               Commissioners are as follows:
1.   Tidak memiliki hubungan keuangan                          1. No financial relationships
2.   Tidak memiliki hubungan kepengurusan                      2. No management relationships
3.   Tidak memiliki kepemilikan saham                          3. No share ownership
4.   Tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota           4. No family relationships with other members of the
     Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan/                 Board of Commissioners, members of the Board of
     atau pemegang saham pengendali                                 Directors, and/or controlling shareholders
5.   Tidak memiliki hubungan dengan BUMN yang                  5. No relationships with the relevant SOE that may
     bersangkutan     yang    dapat    mempengaruhi                 affect the ability to act independently
     kemampuannya untuk bertindak independen

Seluruh Komisaris secara periodik telah menandatangani         All Commissioners have periodically signed an Integrity
Pakta Integritas sebagai pernyataan independensi               Pact as a statement of independence in carrying out
dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian              their supervisory and advisory functions over the
nasihat terhadap pengurusan Perusahaan. Pada                   management of the Company. During the reporting
periode pelaporan, Komisaris Independen Perusahaan             period, the Company had 3 (three) Independent
berjumlah 3 (tiga) orang atau sebesar 33% dari anggota         Commissioners, representing 33% of the members of
Dewan Komisaris. Komposisi Dewan Komisaris                     the Board of Commissioners. The composition of the
Perusahaan sebagai berikut: [GRI 2-9]                          Company’s Board of Commissioners is as follows: [GRI
                                                               2-9]


                                          Eksekutif/      Independen/
                                             Non               Non                         Posisi Lain di Dalam dan di
                              Jenis
     Nama        Jabatan                  Eksekutif        Independen   Masa Jabatan             Luar Perusahaan
                             Kelamin
     Name        Position                 Executive/     Independent/   Term of Office    Positions Within the Company
                             Gender
                                            Non-              Non-                          and Outside the Company
                                          Executive       Independent

 Sudaryono    Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non            16 Juni 2025–     Wakil Menteri Pertanian Indonesia
              Utama          Male        Non-Executive   Independen     RUPS Kinerja di   (Juli 2024–sekarang).
              President                                  Non-           Tahun 2030        Vice Minister of Agriculture of
              Commissioner                               Independent    June 16, 2025     Indonesia (July 2024–present).
                                                                        – GMS on                                              89
                                                                        Performance in
                                                                        2030
                                                                                                                              2025 Sustainability Report
Page 90
                                                                                                      Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                      Strengthening Governance and Compliance




                                                                         Eksekutif/      Independen/
                                                                            Non               Non                                 Posisi Lain di Dalam dan di
                                                             Jenis
                                 Nama          Jabatan                   Eksekutif        Independen        Masa Jabatan                Luar Perusahaan
                                                            Kelamin
                                 Name          Position                  Executive/     Independent/        Term of Office       Positions Within the Company
                                                            Gender
                                                                           Non-              Non-                                  and Outside the Company
                                                                         Executive       Independent

                              Irfan Ahmad    Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Independen         22 Juli 2024 -       Direktur Utama PT Fatijja
                              Fauzi          Independen     Male        Non-Executive   Independent        RUPS Kinerja di      Nusantara Inovasi (2021–
                                             Independent                                                   Tahun 2029           sekarang).
                                             Commissioner                                                  July 22, 2024        President Director of PT Fatijja
                                                                                                           – GMS on             Nusantara Inovasi (2021–present).
                                                                                                           Performance in
                                                                                                           2029
                              Rachlan S.     Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Independen         16 Juni 2025–        • Wakil Ketua Komite Tetap
                              Nashidik       Independen     Male        Non-Executive   Independent        RUPS Kinerja di        Infrastruktur Kamar Dagang
                                             Independent                                                   Tahun 2030             dan Industri Indonesia (2025–
                                             Commissioner                                                  June 16, 2025          sekarang);
                                                                                                           – GMS on             • Senior Advisor PT Pegasus
                                                                                                           Performance in         Galang Mineral (2020 -
                                                                                                           2030                   sekarang).
                                                                                                                                • Vice Chairman of the Standing
                                                                                                                                  Committee on Infrastructure,
                                                                                                                                  Indonesian Chamber of
                                                                                                                                  Commerce and Industry (2025–
                                                                                                                                  present);
                                                                                                                                • Senior Advisor at PT Pegasus
                                                                                                                                  Galang Mineral (2020–present).
                              Chrisna Deva   Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Independen         24 Juni 2025–        • Komisaris PT Global Arrow
                              Priyapratama   Independen     Male        Non-Executive   Independent        RUPS Kinerja di        (2022–sekarang);
                                             Independent                                                   Tahun 2030           • Direktur Armindo Dinamika
                                             Commissioner                                                  June 24, 2025          Energi (2011–sekarang);
                                                                                                           – GMS on             • Direktur PT Kaltim Nitrat
                                                                                                           Performance in         Indonesia (2008–sekarang).
                                                                                                           2030                 • Commissioner of PT Global
                                                                                                                                  Arrow (2022–present);
                                                                                                                                • Director of Armindo Dinamika
                                                                                                                                  Energi (2011–present);
                                                                                                                                • Director of PT Kaltim Nitrat
                                                                                                                                  Indonesia (2008–present).
                              Iwan Sumule    Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non                16 Juni 2025–        • Wakil II Kepala Badan
                                             Commissioner   Male        Non-Executive   Independen         RUPS Kinerja di        Percepatan Pengentasan
                                                                                        Non-               Tahun 2030             Kemiskinan Republik Indonesia
                                                                                        Independent        June 16, 2025          (2024–sekarang);
                                                                                                           – GMS on             • Ketua Majelis Jaringan Aktivis
                                                                                                           Performance in         Pro Demokrasi (ProDem)
                                                                                                           2030                   (2023–sekarang).
                                                                                                                                • Deputy II to the Head of
                                                                                                                                  the National Agency for
                                                                                                                                  the Acceleration of Poverty
                                                                                                                                  Alleviation, Republic of
                                                                                                                                  Indonesia (2024–present);
                                                                                                                                • Chairman of the Council of
                                                                                                                                  the Pro-Democracy Activists
                                                                                                                                  Network (ProDem) (2023–
                                                                                                                                  present).
90
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                            Eksekutif/      Independen/
                                               Non               Non                            Posisi Lain di Dalam dan di
                                Jenis
    Nama          Jabatan                   Eksekutif        Independen      Masa Jabatan             Luar Perusahaan
                               Kelamin
    Name          Position                  Executive/     Independent/      Term of Office    Positions Within the Company
                               Gender
                                              Non-              Non-                             and Outside the Company
                                            Executive       Independent

 Nurul Ichwan   Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non               16 Juni 2025–     Deputi Bidang Promosi dan
                Commissioner   Male        Non-Executive   Independen        RUPS Kinerja di   Penanaman Modal Kementerian
                                                           Non-              Tahun 2030        Investasi dan Hilirisasi/Badan
                                                           Independent       June 16, 2025     Koordinasi Penanaman Modal
                                                                             – GMS on          (BKPM) (2022–sekarang).
                                                                             Performance in    Deputy for Investment Promotion
                                                                             2030              and Investment, Ministry of
                                                                                               Investment and Downstreaming/
                                                                                               Investment Coordinating Board
                                                                                               (BKPM) (2022–present)
 Yovie          Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non               16 Juni 2025–     Staf Khusus Presiden Bidang
 Widianto       Commissioner   Male        Non-Executive   Independen        RUPS Kinerja di   Ekonomi Kreatif (Oktober 2024–
                                                           Non-              Tahun 2030        sekarang).
                                                           Independent       June 16, 2025     Special Staff to the President
                                                                             – GMS on          for Creative Economy (October
                                                                             Performance in    2024–present).
                                                                             2030
 Suwandi        Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non               16 Juni 2025–     Sekretaris Jenderal (Sekjen)
                Commissioner   Male        Non-Executive   Independen        RUPS Kinerja di   Kementerian Pertanian (2025–
                                                           Non-              Tahun 2030        sekarang).
                                                           Independent       June 16, 2025     Secretary General of the Ministry
                                                                             – GMS on          of Agriculture (2025–present).
                                                                             Performance in
                                                                             2030
 Dadan          Komisaris      Laki-laki   Non Eksekutif   Non               24 April 2026–    Sekretaris Jenderal Dewan Energi
 Kusdiana       Commissioner   Male        Non-Executive   Independen        RUPS Kinerja di   Nasional (2025–sekarang).
                                                           Non-              Tahun 2030        Secretary General of the National
                                                           Independent       April 24,         Energy Council (2025–present).
                                                                             2026–GMS on
                                                                             Performance in
                                                                             2030


Dalam memastikan efektivitas tata kelola, Perusahaan             In ensuring the effectiveness of governance, the
memperhatikan komposisi organ pengawas dan                       Company considers the composition of its supervisory
pengelola dengan mempertimbangkan keberagaman,                   and management bodies by taking diversity into
di mana komposisi saat ini juga mencerminkan                     account, where the current composition also reflects
perpanjangan representasi kelompok sosial yang                   extended representation of underrepresented social
kurang terwakili. Perusahaan memastikan bahwa                    groups. The Company ensures that members of its
anggota organ tata kelola memiliki kompetensi yang               governance bodies possess competencies relevant
relevan dengan dampak organisasi, mencakup aspek                 to the organization’s impacts, covering economic,
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Selain itu, Perusahaan          environmental, and social aspects. In addition, the
mengakomodasi keterwakilan pemangku kepentingan                  Company accommodates stakeholder representation
melalui mekanisme konsultasi dan komunikasi yang                 through structured consultation and communication
terstruktur guna mendukung pengambilan keputusan                 mechanisms to support sustainable decision-making.
yang berkelanjutan. [GRI 2-9]                                    [GRI 2-9]                                                         91
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report
Page 92
                                                                                               Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                               Strengthening Governance and Compliance




                              Direksi
                              Board of Directors

                              Dalam memastikan efektivitas tata kelola, Perusahaan      In ensuring the effectiveness of governance, the
                              memperhatikan komposisi organ pengawas dan                Company considers the composition of its supervisory
                              pengelola dengan mempertimbangkan keberagaman,            and management bodies by taking diversity into
                              di mana komposisi saat ini juga mencerminkan              account, where the current composition also reflects
                              perpanjangan representasi kelompok sosial yang            extended representation of underrepresented social
                              kurang terwakili. Perusahaan memastikan bahwa             groups. The Company ensures that members of its
                              anggota organ tata kelola memiliki kompetensi yang        governance bodies possess competencies relevant
                              relevan dengan dampak organisasi, mencakup aspek          to the organization’s impacts, covering economic,
                              ekonomi, lingkungan, dan sosial. Selain itu, Perusahaan   environmental, and social aspects. In addition, the
                              mengakomodasi keterwakilan pemangku kepentingan           Company accommodates stakeholder representation
                              melalui mekanisme konsultasi dan komunikasi yang          through structured consultation and communication
                              terstruktur guna mendukung pengambilan keputusan          mechanisms to support sustainable decision-making.
                              yang berkelanjutan. [GRI 2-9]                             [GRI 2-9]



                              Direksi PTPI merupakan organ Perusahaan yang              The PTPI Board of Directors is the corporate body
                              bertanggung jawab penuh atas pengurusan                   fully responsible for the management of the Company
                              Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan        in accordance with the Company’s interests and
                              sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Direksi           objectives, as stipulated in the Articles of Association.
                              terdiri atas Direktur Utama dan tujuh Direktur            The Board of Directors consists of the President Director
                              lainnya yang menjalankan pengelolaan Perusahaan           and seven other directors, who manage the Company
                              secara profesional dengan mengedepankan prinsip           professionally while upholding sustainability principles
                              keberlanjutan dalam setiap pengambilan keputusan          in every strategic decision. The Board of Directors
                              strategis. Direksi juga memastikan penerapan tata         also ensures the implementation of good corporate
                              kelola perusahaan yang baik, pengelolaan risiko           governance, comprehensive risk management, and the
                              secara komprehensif, serta pencapaian target kinerja      achievement of performance targets, while maintaining
                              dengan tetap menjaga keseimbangan aspek ekonomi,          a balance across economic, social, and environmental
                              sosial, dan lingkungan. Setiap anggota Direksi memiliki   aspects. Each member of the Board of Directors
                              tugas dan tanggung jawab sesuai dengan bidang             carries out duties and responsibilities in line with their
                              dan kompetensinya masing-masing guna mendukung            respective roles and competencies to support the
                              pencapaian visi dan misi Perusahaan.                      achievement of the Company’s vision and mission.

                              Dalam menjalankan tugasnya, Direksi didukung oleh         In carrying out its duties, the Board of Directors is
                              berbagai fungsi dan komite, antara lain:                  supported by various functions and committees,
                                                                                        including:
                              1.  Sekretaris Perusahaan                                 1. Corporate Secretary
                              2.  Manajemen Risiko                                      2. Risk Management
                              3.  Tata Kelola dan Kepatuhan                             3. Governance and Compliance
                              4.  Satuan Pengawasan Intern, serta fungsi-fungsi         4. Internal Audit, as well as other functions as stipulated
                                  lainnya sebagaimana ditetapkan dalam Struktur              in the Company’s Organizational Structure
                                  Organisasi Perusahaan
                              5. Komite Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan           5.    Corporate Work Plan and Budget Committee
92                                (RKAP)
                              6. Komite Key Performance Indicators (KPI)                6.  Key Performance Indicators (KPI) Committee
                              7. Komite Harga                                           7.  Pricing Committee
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              8. Komite Talenta                                         8.  Talent Committee
                              9. Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan            9.  Social and Environmental (SER) Responsibility
                                  (TJSL)                                                    Committee
                              10. Komite Investasi Pengembangan                         10. Investment Development Committee
Page 93
                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




Susunan Direksi PTPI terdiri atas:                                  The composition of the Board of Directors of PTPI
                                                                    consists of:
1.   Direktur Utama                                                 1. President Director
2.   Direktur Operasi                                               2. Director of Operations
3.   Direktur Keuangan                                              3. Director of Finance
4.   Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum                          4. Director of Human Capital and General Affairs
5.   Direktur Supply Chain                                          5. Director of Supply Chain
6.   Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis                        6. Director of Engineering and Business Development
7.   Direktur Manajemen Risiko                                      7. Director of Risk Management
8.   Direktur Manajemen Aset                                        8. Director of Asset Management

Sejalan dengan komitmen Perusahaan terhadap prinsip                 In line with the Company’s commitment to equality and
kesetaraan dan keberagaman dalam komposisi Direksi,                 diversity in the composition of the Board of Directors,
pada periode pelaporan terdapat 2 (dua) Direksi                     during the reporting period there were 2 (two) female
perempuan dari total 8 (delapan) anggota Direksi                    Directors out of a total of eight members of the Board
Perusahaan, atau setara dengan 25%. Komposisi                       of Directors, representing 25%. The composition of the
Direksi Perusahaan sebagai berikut: [GRI 2-9]                       Company’s Board of Directors is as follows: [GRI 2-9]

                                                         Eksekutif/                              Posisi Lain di Dalam dan di
                                              Jenis     Noneksekutif                                  Luar Perusahaan
     Nama                Jabatan                                             Masa Jabatan
                                             Kelamin     Executive/                                 Positions Within the
     Name                Position                                            Term of Office
                                             Gender        Non-                                  Company and Outside the
                                                         Executive                                        Company

 Rahmad           Direktur Utama            Laki-laki   Eksekutif       27 Juli 2023–RUPS        Tidak memiliki rangkap
 Pribadi          President Director        Male        Executive       Kinerja di Tahun 2028    jabatan
                                                                        July 27, 2023 – GMS on   Does not hold concurrent
                                                                        Performance in 2028      positions
 Dwi Satriyo      Direktur Operasi          Laki-laki   Eksekutif       16 Juni 2025–RUPS        Tidak memiliki rangkap
 Annurogo         Director of Operations    Male        Executive       Kinerja di Tahun 2030    jabatan
                                                                        June 16, 2025 – GMS on   Does not hold concurrent
                                                                        Performance in 2030      positions
 Wono Budi        Direktur Keuangan         Laki-laki   Eksekutif       22 Desember 2021–RUPS    Tidak memiliki rangkap
 Tjahyono         Director of Finance       Male        Executive       Kinerja di Tahun 2026    jabatan
                                                                        December 22, 2021 –      Does not hold concurrent
                                                                        GMS on Performance in    positions
                                                                        2026
 Tina T. Kemala   Direktur Sumber Daya      Perempuan   Eksekutif       22 Desember 2021–RUPS    Tidak memiliki rangkap
 Intan            Manusia dan Umum          Female      Executive       Kinerja di Tahun 2026    jabatan
                  Director of Human                                     December 22, 2021 –      Does not hold concurrent
                  Capital and General                                   GMS on Performance in    positions
                  Affairs                                               2026
 Robby            Direktur Supply Chain     Laki-laki   Eksekutif       16 Juni 2025–RUPS        Tidak memiliki rangkap
 Setiabudi        Director of Supply        Male        Executive       Kinerja di Tahun 2030    jabatan
 Madjid           Chain                                                 June 16, 2025 – GMS on   Does not hold concurrent
                                                                        Performance in 2030      positions
 Jamsaton         Direktur Teknik dan       Laki-laki   Eksekutif       16 Juni 2025–RUPS        Tidak memiliki rangkap
 Nababan          Pengembangan Bisnis       Male        Executive       Kinerja di Tahun 2030    jabatan
                  Director of Engineering                               June 16, 2025 – GMS on   Does not hold concurrent
                  and Business                                          Performance in 2030      positions                      93
                  Development
 Ninis Kesuma     Direktur Manajemen        Perempuan   Eksekutif       2 November 2023–RUPS     Tidak memiliki rangkap
 Adriani          Risiko                    Female      Executive       Kinerja di Tahun 2028    jabatan
                                                                                                                                2025 Sustainability Report




                  Director of Risk                                      November 2, 2023 – GMS   Does not hold concurrent
                  Management                                            on Performance in 2028   positions
 Tri Wahyudi      Direktur Manajemen        Laki-laki   Eksekutif       2 November 2023–RUPS     Tidak memiliki rangkap
 Saleh            Aset                      Male        Executive       Tahun 2028               jabatan
                  Director of Asset                                     November 2, 2023 –       Does not hold concurrent
                  Management                                            2028 GMS                 positions
Page 94
                                                                                           Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                           Strengthening Governance and Compliance




                              PTPI menerapkan prinsip bahwa Direksi bertanggung        PTPI applies the principle that the Board of Directors
                              jawab atas pelaksanaan tugas dan kewenangannya           is responsible for the execution of its duties and
                              sesuai dengan peraturan perundang-undangan,              authorities in accordance with applicable laws and
                              Anggaran Dasar, serta prinsip-prinsip tata kelola        regulations, the Articles of Association, and the
                              perusahaan yang baik. Apabila terdapat tindakan atau     principles of good corporate governance. In the event
                              kelalaian yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut,   of actions or omissions that are not in line with these
                              termasuk tindakan yang melampaui kewenangan atau         provisions, including actions exceeding authority or
                              dilakukan tanpa itikad baik, pertanggungjawaban          undertaken without good faith, accountability is carried
                              dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang          out in accordance with applicable legal provisions.
                              berlaku.

                              Dalam rangka penerapan Tata Kelola Terintegrasi sesuai   In implementing Integrated Governance in accordance
                              Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor         with the Regulation of the Minister of State-Owned
                              PER-02/MBU/03/2023, Direksi menetapkan Direktur          Enterprises No. PER-02/MBU/03/2023, the Board
                              Fungsional dan Direktur Pembina melalui rapat Direksi.   of Directors designates Functional Directors and a
                              Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis ditetapkan       Supervising Director through a Board of Directors
                              sebagai Direktur Pembina, yaitu Direktur yang            meeting. The Director of Engineering & Business
                              membidangi kegiatan inti (core business) Perusahaan      Development is designated as the Supervising Director,
                              dan bertugas melakukan pembinaan kepada Anak             namely the director responsible for the Company’s core
                              Perusahaan untuk memastikan keselarasan dan sinergi      business activities and for overseeing subsidiaries to
                              strategis antara PTPI dan Anak Perusahaan.               ensure strategic alignment and synergy between PTPI
                                                                                       and its Subsidiaries.

                              Sementara itu, seluruh anggota Direksi selain Direktur   Meanwhile, all members of the Board of Directors,
                              Utama, dan Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis       except for the President Director and the Director of
                              ditetapkan sebagai Direktur Fungsional. Direktur         Engineering & Business Development, are designated
                              Fungsional membidangi fungsi penunjang (supporting       as Functional Directors, who oversee supporting
                              functions) terhadap kegiatan inti Perusahaan dan         functions to the Company’s core business activities
                              bertugas melakukan harmonisasi kebijakan fungsional      and are responsible for harmonizing functional policies
                              di lingkungan Anak Perusahaan.                           across subsidiaries.

                              Dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, Kompartemen    In the implementation of Integrated Governance, the
                              Manajemen Risiko melakukan pemantauan dan evaluasi       Risk Management Compartment conducts monitoring
                              atas pelaksanaan manajemen risiko terintegrasi pada      and evaluation of integrated risk management
                              masing-masing Anak Perusahaan. Pemantauan dan            implementation in each subsidiary. Monitoring and
                              evaluasi fungsi kepatuhan terintegrasi dilaksanakan      evaluation of the integrated compliance function
                              oleh Kompartemen Tata Kelola & Kepatuhan, sedangkan      are carried out by the Governance & Compliance
                              pemantauan pelaksanaan audit intern terintegrasi pada    Compartment, while monitoring of the implementation
                              Anak Perusahaan dilakukan oleh Kompartemen Satuan        of integrated internal audit in subsidiaries is conducted
                              Pengawasan Intern.                                       by the Internal Audit Compartment.




94
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




Kebijakan dan Proses Nominasi Dewan Komisaris
dan Direksi               [GRI 2-10]

Nomination Policy and Process for the Board of Commissioners and Board of Directors


Dewan Komisaris dan Direksi diangkat dan                   Members of the Board of Commissioners and the Board
diberhentikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham            of Directors are appointed and dismissed through
(RUPS). Pemerintah sebagai pemegang saham tunggal          the General Meeting of Shareholders (GMS). The
memiliki hak eksklusif untuk mengusulkan calon             Government, as the sole shareholder, holds the exclusive
anggota melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara           right to nominate candidates through the Minister of
(BUMN). Proses nominasi dan seleksi dilaksanakan           State-Owned Enterprises (SOEs). The nomination and
sesuai dengan prosedur yang berlaku sebagaimana            selection process is carried out in accordance with
tercantum pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik         applicable procedures as stipulated in the Regulation
Negara Nomor: PER-03/MBU/03/2023 tentang Organ             of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.          03/MBU/03/2023 on Organs and Human Resources of
                                                           State-Owned Enterprises.

Dalam proses nominasi dan pemilihan Dewan Komisaris        In the nomination and selection process for the Board of
dan Direksi, PTPI menerapkan mekanisme fit and             Commissioners and the Board of Directors, PTPI applies
proper test untuk menilai kelayakan calon. Proses          a fit and proper test mechanism to assess candidate
ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi konflik       suitability. This process aims to identify potential conflicts
kepentingan, mencegah perilaku tidak etis, serta           of interest, prevent unethical conduct, and ensure that
memastikan bahwa calon memiliki kompetensi dan             candidates possess the necessary competence and
integritas yang memadai dalam mengambil keputusan          integrity to make responsible and sustainable strategic
strategis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan         decisions for the Company.
bagi perusahaan.

Proses nominasi dan seleksi didukung oleh Komite           The nomination and selection processes are supported
Nominasi dan Remunerasi yang berperan sebagai              by the Nomination and Remuneration Committee, which
berikut:                                                   performs the following roles:




       01                                   02                                         03
      Melakukan evaluasi terhadap         Melakukan validasi dan kalibrasi            Melakukan evaluasi terhadap
           sistem dan prosedur               atas talenta yang diusulkan           Calon Wakil Perusahaan yang akan
     Pengklasifikasian Talenta (Talent      (Selected Talent) oleh Direksi         diusulkan sebagai anggota Direksi
    Classification) yang dilaksanakan     kepada Dewan Komisaris, guna               atau anggota Dewan Komisaris
                oleh Direksi.             menghasilkan daftar talenta yang          pada Anak Perusahaan, sebelum
    Evaluates the Talent Classification   akan dinominasikan (Nominated              diajukan kepada RUPS/Menteri
         system and procedures              Talent) oleh Dewan Komisaris                         BUMN.
      implemented by the Board of          kepada RUPS/Menteri BUMN.               Evaluates candidates representing
                 Directors;                  Validates and calibrates the           the Company to be proposed as
                                                                                                                            95
                                              proposed talents (selected           members of the Board of Directors
                                           talent) submitted by the Board           or the Board of Commissioners in
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




                                             of Directors to the Board of          Subsidiaries, prior to submission to
                                          Commissioners, to produce a list              the GMS/Minister of SOEs.
                                          of nominated talents (nominated
                                            talent) to be proposed by the
                                           Board of Commissioners to the
                                                GMS/Minister of SOEs.
Page 96
                                                                                              Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                              Strengthening Governance and Compliance




                              PTPI berkomitmen untuk mendukung prinsip kesetaraan        PTPI is committed to upholding the principles of equality
                              dan keberagaman dalam struktur Dewan Komisaris             and diversity within its Board of Commissioners as a
                              sebagai cerminan nilai inklusivitas serta penghargaan      reflection of inclusivity and respect for the contributions
                              terhadap kontribusi seluruh insan. Perusahaan juga         of all individuals. The Company considers diversity in
                              mempertimbangkan keberagaman latar belakang,               backgrounds, perspectives, and competencies relevant
                              perspektif, dan kompetensi yang relevan dengan             to the impacts of the company to enhance the quality of
                              dampak perusahaan untuk memperkaya kualitas                strategic decision-making and supports the Company’s
                              pengambilan keputusan strategis guna mendorong             advancement. [GRI 2-10]
                              kemajuan perusahaan. [GRI 2-10]

                              Meskipun demikian, proses pengisian posisi                 However, the process of filling leadership positions and
                              kepemimpinan dan kenaikan jabatan di PTPI tetap            promotions at PTPI continues to uphold the principle
                              mengedepankan       prinsip    meritokrasi,    dengan      of meritocracy, with competence, performance, and
                              kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai dasar          integrity as the primary assessment criteria. This policy
                              penilaian utama. Kebijakan ini juga selaras dengan         is also aligned with the Company’s internal leadership
                              prioritas pengembangan kepemimpinan internal, yaitu        development priority, whereby opportunities for
                              kesempatan rotasi, mutasi, dan promosi diberikan           rotation, transfer, and promotion are granted based
                              berdasarkan kebutuhan organisasi serta kesiapan            on organizational needs and the readiness of qualified
                              kandidat yang memenuhi kriteria dari dalam perusahaan.     internal candidates. PTPI believes that the combination
                              PTPI meyakini bahwa perpaduan antara keberagaman           of inclusive diversity and transparent meritocracy will
                              yang inklusif dan meritokrasi yang transparan akan         foster a fair, dynamic work environment and support
                              menciptakan lingkungan kerja yang adil, dinamis, serta     sustainable growth for all stakeholders.
                              berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan bagi
                              seluruh pemangku kepentingan.




                              Kebijakan dan Proses Remunerasi Dewan Komisaris
                              dan Direksi             [GRI 2-19, 2-20]

                              Remuneration Policy and Process for the Board of Commissioners and Board of Directors



                              Kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi           The remuneration policy for the PTPI Board of
                              PTPI ditetapkan sesuai dengan Peraturan Menteri            Commissioners and the Board of Directors is
                              BUMN yang berlaku. Penetapan remunerasi                    determined in accordance with applicable Minister of
                              mempertimbangkan berbagai faktor, antara lain skala        SOEs regulations. The determination of remuneration
                              dan kompleksitas usaha, tingkat inflasi, serta kondisi     considers various factors, including the scale and
                              dan kemampuan Perusahaan. Besaran remunerasi               complexity of the business, the level of inflation, as
                              ditentukan berdasarkan pencapaian Key Performance          well as the Company’s condition and financial capacity.
                              Indicator (KPI) tahunan dan strategis, baik dalam jangka   The remuneration amount is determined based on the
                              pendek maupun jangka panjang.                              achievement of annual and strategic Key Performance
                                                                                         Indicators (KPIs), both in the short-term and long-term.

96                            Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan          The procedure for determining the remuneration of the
                              Direksi dilaksanakan sebagai berikut:                      Board of Commissioners and the Board of Directors is
                                                                                         carried out as follows:
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




                       Dewan Komisaris melakukan survei pasar terkait remunerasi pada perusahaan sejenis dan
                       sekelas PTPI dengan bidang usaha dan status yang sama
      01               The Board of Commissioners conducts a market survey on remuneration at comparable
                       companies with similar business activities and status to PTPI



                       Dewan Komisaris menyiapkan rekomendasi remunerasi berdasarkan perhitungan kinerja usaha
                       Perusahaan dan kontribusi masing-masing individu untuk kemudian diusulkan dalam RUPS
      02               The Board of Commissioners prepares remuneration recommendations based on the Company’s
                       business performance and the contribution of each individual, to be proposed at the GMS



                       Usulan remunerasi Anggota Dewan Komisaris disampaikan kepada Pemegang Saham untuk
                       dibahas dan disetujui dalam RUPS
      03               The proposed remuneration for members of the Board of Commissioners is submitted to
                       Shareholders for discussion and approval at the GMS



                       Para pemangku kepentingan yang diwakili dalam RUPS memiliki kewenangan untuk memberikan
                       persetujuan dan menetapkan besaran remunerasi Dewan Komisaris
      04               Stakeholders represented at the GMS have the authority to approve and determine the
                       remuneration of the Board of Commissioners



Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi             The determination of remuneration for the Board
melibatkan konsultan independen, Komite Nominasi &           of Commissioners and the Board of Directors
Remunerasi, serta Kompartemen Sumber Daya Manusia.           involves independent consultants, the Nomination
Perusahaan menerapkan kebijakan remunerasi yang              & Remuneration Committee, as well as the Human
adil dan kompetitif guna memastikan apresiasi yang           Resources Compartment. The Company applies a
sepadan atas kontribusi Dewan Komisaris dan Direksi          fair and competitive remuneration policy to ensure
dalam mencapai tujuan strategis Perusahaan. [GRI 2-20]       appropriate recognition of the contributions of the
                                                             Board of Commissioners and the Board of Directors in
                                                             achieving the Company’s strategic objectives. [GRI 2-20]

Komponen remunerasi Dewan Komisaris terdiri atas:            The remuneration components for the Board of
                                                             Commissioners consist of:
• Gaji/honorarium                                            • Salary/honorarium
• Tunjangan Hari Raya (THR)                                  • Religious Holiday Allowance (THR)
• Tunjangan transportasi                                     • Transportation allowance
• Fasilitas kesehatan                                        • Health benefits
• Remunerasi hasil kinerja                                   • Performance-based remuneration
• Santunan/asuransi purnajabatan                             • Post-employment benefits/insurance
• Dukungan bantuan hukum (apabila terdapat kasus             • Legal assistance support (in the event of legal cases
  hukum yang melibatkan Anggota Dewan Komisaris)               involving members of the Board of Commissioners)

Komponen remunerasi Direksi terdiri atas:                    The remuneration components for the Board of
                                                             Directors consist of:
• Gaji/honorarium                                            • Salary/honorarium                                           97
• Tunjangan Hari Raya (THR)                                  • Religious Holiday Allowance (THR)
• Tunjangan perumahan                                        • Housing allowance
                                                                                                                           2025 Sustainability Report




• Fasilitas kendaraan dinas                                  • Official vehicle facilities
• Fasilitas kesehatan                                        • Health benefits
• Remunerasi hasil kinerja                                   • Performance-based remuneration
• Asuransi purnajabatan                                      • Post-employment insurance
• Dukungan bantuan hukum (apabila terdapat kasus             • Legal assistance support (in the event of legal cases
  hukum yang melibatkan Anggota Direksi)                       involving members of the Board of Directors)
Page 98
                                                                                               Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                               Strengthening Governance and Compliance




                              Evaluasi Kinerja Organ Perusahaan                                           [GRI 2-18]

                              Performance Evaluation of Corporate Bodies



                              Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi PTPI           The performance evaluation of the Board of
                              dilaksanakan secara berkala, yaitu satu kali dalam          Commissioners and the Board of Directors of PTPI is
                              setahun, dengan mengacu pada kriteria penilaian             conducted once a year based on assessment criteria
                              yang telah ditetapkan dalam RUPS. Penilaian dilakukan       established in the GMS. The evaluation is carried out
                              secara komprehensif berdasarkan pencapaian KPI,             comprehensively, taking into account KPI achievement,
                              kemampuan dalam mengembangkan Perusahaan                    the ability to develop the Company as a sustainable
                              sebagai entitas bisnis yang berkelanjutan, serta            business entity, and long-term contributions to the
                              kontribusi jangka panjang terhadap pertumbuhan              Company’s growth. The aspects assessed include the
                              Perusahaan. Aspek yang dinilai meliputi pencapaian          achievement of strategic targets, the implementation of
                              target strategis, implementasi tata kelola perusahaan       good corporate governance, risk management, human
                              yang baik, pengelolaan risiko, pengembangan sumber          capital development, innovation, as well as economic,
                              daya manusia, inovasi, serta kinerja ekonomi, sosial,       social, and environmental performance.
                              dan lingkungan.

                              Penilaian kinerja dilakukan secara self-assessment oleh     The performance evaluation is conducted through a
                              Dewan Komisaris PTPI dengan tetap mengedepankan             self-assessment by the Board of Commissioners of
                              prinsip keadilan dan objektivitas. Kebijakan penilaian      PTPI, while upholding the principles of fairness and
                              tersebut didasarkan pada kriteria yang spesifik, terukur,   objectivity. The assessment policy is based on criteria
                              dapat dicapai, dan relevan. Seluruh proses evaluasi         that are specific, measurable, achievable, and relevant.
                              mengikuti standar GCG untuk memastikan pelaksanaan          The entire evaluation process follows GCG standards to
                              yang transparan, akuntabel, dan berimbang.                  ensure transparency, accountability, and balance.

                              Hasil evaluasi kinerja selanjutnya dilaporkan dalam         The results of the performance evaluation are
                              RUPS sebagai bentuk pertanggungjawaban serta                subsequently reported at the GMS as a form of
                              menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait           accountability and serve as a basis for decision-making
                              kebijakan remunerasi dan kelanjutan masa jabatan            related to remuneration policies and the continuation of
                              Dewan Komisaris.                                            the term of office of the Board of Commissioners.

                              Kebijakan Evaluasi Dewan Komisaris                          Board of Commissioners Evaluation Policy

                              1.   Dewan Komisaris wajib melaksanakan evaluasi            1.   The Board of Commissioners is required to conduct
                                   tahunan secara objektif untuk menilai efektivitas           an annual evaluation in an objective manner
                                   Dewan, komite di bawahnya, serta kinerja masing-            to assess the effectiveness of the Board, its
                                   masing Anggota Dewan Komisaris.                             committees, and the performance of each member
                                                                                               of the Board of Commissioners.
                              2.   Evaluasi tahunan tersebut dilakukan berdasarkan        2.   The annual evaluation is carried out based on
                                   tolak ukur atau kriteria penilaian yang spesifik,           assessment criteria that are specific, measurable,
                                   terukur, dapat dicapai, dan relevan.                        achievable, and relevant.
                              3.   Hasil evaluasi tahunan disampaikan oleh Dewan          3.   The results of the annual evaluation are submitted
                                   Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham                  by the Board of Commissioners to the General
98                                 (RUPS).                                                     Meeting of Shareholders (GMS).

                              Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris                   Performance Evaluation Criteria of the
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                          Board of Commissioners

                              1.   Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris meliputi:   1.   The performance evaluation criteria for of the
                                                                                               Board of Commissioners include:
Page 99
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




     a.   Pencapaian KPI kolegial Dewan Komisaris.               a.   Achievement of the Board of Commissioners’
                                                                      collective KPIs.
     b.   Tingkat kehadiran dalam rapat internal, rapat          b.   Attendance rate at internal, joint meetings, and
          gabungan, dan RUPS.                                         GMS.
     c.   Pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap                 c.   Execution of the supervisory function over the
          pengurusan Perusahaan.                                      management of the Company.
     d.   Pelaksanaan penugasan tertentu.                        d.   Fulfillment of specific assignments.
     e.   Komitmen dalam memajukan kepentingan                   e.   Commitment to advancing the interests of the
          Perusahaan.                                                 Company.
     f.   Kepatuhan terhadap peraturan perundang-                f.   Compliance with applicable laws and
          undangan yang berlaku serta kebijakan                       regulations and Company policies.
          Perusahaan.

Kebijakan Evaluasi Direksi                                   Board of Directors Evaluation Policy

Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan         As part of the implementation of good corporate
yang baik, Perusahaan menetapkan kebijakan evaluasi          governance, the Company established the following
Direksi sebagai berikut:                                     policy for the evaluation of the Board of Directors:
1. Kinerja Direksi dan masing-masing Anggota Direksi         1. The performance of the Board of Directors
    dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan hasilnya                  and each member is evaluated by the Board
    disampaikan kepada Pemegang Saham dalam                       of Commissioners, with the results submitted
    Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                             to the Shareholders at the General Meeting of
                                                                  Shareholders (GMS).
2.   Secara umum, kinerja Direksi dinilai berdasarkan        2. In general, the performance of the Board of
     pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                         Directors is assessed based on the execution
     sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-                of duties and responsibilities as stipulated in
     undangan yang berlaku, Anggaran Dasar                        applicable laws and regulations, the Company’s
     Perusahaan, Arahan Pemegang Saham yang                       Articles of Association, and Shareholder directives
     dituangkan dalam Kontrak Manajemen.                          as outlined in the Management Contract.
3.   Hasil evaluasi atas kinerja Direksi secara kolegial     3. The results of the evaluation of the Board of
     maupun kinerja masing-masing Anggota Direksi                 Directors’ collective performance, as well as the
     secara individual menjadi bagian yang tidak                  individual performance of each member, form an
     terpisahkan dari skema kompensasi dan pemberian              integral part of the compensation and incentive
     insentif.                                                    scheme.
4.   KPI Direksi ditetapkan untuk memastikan                 4. The KPIs of the Board of Directors are established
     pencapaian      sasaran    strategis     Perusahaan,         to ensure the achievement of the Company’s
     meningkatkan efektivitas pengendalian kinerja,               strategic objectives, enhance the effectiveness
     memastikan       aktivitas  operasional      berjalan        of performance control, ensure that operational
     dalam koridor risiko yang telah ditetapkan,                  activities are conducted within the defined risk
     mengoptimalkan kapitalisasi potensi Perusahaan,              parameters, optimize the capitalization of the
     mengakselerasi pertumbuhan kinerja, serta menilai            Company’s potential, accelerate performance
     kinerja Direksi secara objektif dan adil.                    growth, and assess the performance of the Board
                                                                  of Directors in an objective and fair manner.

Kriteria Evaluasi Kinerja Direksi                            Performance Evaluation Criteria of the
                                                             Board of Directors                                           99


Dalam rangka penilaian kinerja Direksi dilakukan secara      To ensure that the performance evaluation of the Board
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




objektif, terukur, dan selaras dengan tujuan strategis       of Directors is conducted objectively, measurably, and
Perusahaan, kriteria evaluasi yang digunakan meliputi:       aligned with the Company’s strategic objectives, the
                                                             evaluation criteria include:
Page 100
                                                                                                     Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                     Strengthening Governance and Compliance




                               1.   Penyusunan KPI Direksi, baik secara kolegial                1.   Preparation of the Board of Directors’ KPIs,
                                    maupun individual, yang dilakukan bersamaan                      both collectively and individually, conducted in
                                    dengan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran                     conjunction with the preparation of the Company
                                    Perusahaan (RKAP)                                                Work Plan and Budget (RKAP)
                               2.   Pencapaian KPI Direksi secara kolegial yang                 2.   Achievement of the Board of Directors’ collective
                                    dilaporkan dalam laporan berkala dan laporan                     KPIs as reported in periodic reports and the annual
                                    tahunan                                                          report
                               3.   Perhitungan pencapaian KPI Direksi, baik secara             3.   Calculation of KPI achievement of the Board
                                    kolegial maupun individual, yang ditinjau oleh                   of Directors, both collectively and individually,
                                    Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit                       reviewed by the Public Accounting Firm that audits
                                    laporan keuangan Perusahaan                                      the Company’s financial statements
                               4.   Tingkat kehadiran dalam Rapat Direksi maupun                4.   Attendance rate at Board of Directors meetings and
                                    rapat bersama Dewan Komisaris                                    joint meetings with the Board of Commissioners
                               5.   Kontribusi dalam aktivitas dan kinerja bisnis               5.   Contribution to the Company’s business activities
                                    Perusahaan                                                       and performance
                               6.   Keterlibatan dalam penugasan-penugasan khusus,              6    Involvement in specific assignments
                               7.   Komitmen      dalam   memajukan    kepentingan              7.   Commitment to advancing the interests of the
                                    Perusahaan                                                       Company
                               8.   Kepatuhan terhadap peraturan perundang-                     8.   Compliance with applicable laws and regulations
                                    undangan serta kebijakan Perusahaan yang                         as well as Company policies
                                    berlaku




                               Pengembangan Kompetensi Organ Perusahaan                                                                          [GRI 2-17] [OJK E.2]

                               Competency Development of Corporate Bodies



                               PTPI berkomitmen untuk terus meningkatkan                        PTPI is committed to continuously enhancing the
                               pengetahuan kolektif, keterampilan, dan pengalaman               collective knowledge, skills, and experience of the
                               Dewan Komisaris dan Direksi melalui berbagai                     Board of Commissioners and the Board of Directors
                               program pengembangan, termasuk pelatihan, seminar,               through various development programs, including
                               dan lokakarya yang mencakup isu pembangunan                      training, seminars, and workshops covering sustainable
                               berkelanjutan serta keuangan berkelanjutan. Upaya                development and sustainable finance topics. This effort
                               ini dilakukan untuk memastikan organ Perusahaan                  aims to ensure that the Corporate bodies possess the
                               memiliki kapabilitas yang memadai dalam merespons                necessary capabilities to respond to evolving business
                               dinamika bisnis, risiko, dan peluang keberlanjutan, serta        dynamics, risks, and sustainability opportunities, and
                               mengarahkan strategi Perusahaan secara bertanggung               to guide the company’s strategy in a responsible and
                               jawab dan berkelanjutan.                                         sustainable manner.

                                Pelatihan Dewan Komisaris Tahun 2025
                                Board of Commissioners Training in 2025

                                                                  Jenis Pendidikan
                                                                                           Materi Pendidikan dan
                                                                   dan Pelatihan
100                                 Nama            Jabatan                                      Pelatihan                     Tanggal          Penyelenggara
                                                                      Types of
                                    Name            Position                               Education and Training               Date              Organizer
                                                                   Education and
                                                                                                 Materials
                                                                      Training
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                Sudaryono      Komisaris Utama    Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:           10 Desember         PT Pupuk
                                               President                             Penguatan Integritas dan Tata         2025                Indonesia (Persero)
                                               Commissioner                          Kelola di Pupuk Indonesia             December 10,
                                                                                     Unite Action to Eradicate             2025
                                                                                     Corruption: Strengthening
                                                                                     Integrity and Governance at
                                                                                     Pupuk Indonesia
Page 101
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




                              Jenis Pendidikan
                                                    Materi Pendidikan dan
                               dan Pelatihan
    Nama          Jabatan                                 Pelatihan                    Tanggal          Penyelenggara
                                  Types of
    Name          Position                          Education and Training              Date              Organizer
                               Education and
                                                          Materials
                                  Training

Irfan Ahmad    Komisaris      Pelatihan          Master Class Program Series        3–4 Juli 2025    PT LSP Manajemen
Fauzi          Independen     Training           XXIV: Mitigasi Risiko Dalam        July 3–4,        Risiko (LSPMR)
               Independent                       Transformasi Digital               2025
               Commissioner                      Master Class Program Series
                                                 XXIV: Risk Mitigation in Digital
                                                 Transformation
                              Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:        10 Desember      PT Pupuk
                                                 Penguatan Integritas dan Tata      2025             Indonesia (Persero)
                                                 Kelola di Pupuk Indonesia          December 10,
                                                 Unite Action to Eradicate          2025
                                                 Corruption: Strengthening
                                                 Integrity and Governance at
                                                 Pupuk Indonesia
                              Pelatihan dan      Certified Governance               13 Desember      CRMS Indonesia
                              Sertifikasi        Oversight Professional (CGOP)      2025
                              Training and                                          December 13,
                              Certification                                         2025
Rachlan S.     Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:        10 Desember      PT Pupuk
Nashidik       Independen                        Penguatan Integritas dan Tata      2025             Indonesia (Persero)
               Independent                       Kelola di Pupuk Indonesia          December 10,
               Commissioner                      Unite Action to Eradicate          2025
                                                 Corruption: Strengthening
                                                 Integrity and Governance at
                                                 Pupuk Indonesia
                              Pelatihan          Certified Governance               13 Desember      CRMS Indonesia
                              Training           Oversight Professional (CGOP)      2025
                                                                                    December 13,
                                                                                    2025
Chrisna Deva   Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:        10 Desember      PT Pupuk
Priyapratama   Independen                        Penguatan Integritas dan Tata      2025             Indonesia (Persero)
               Independent                       Kelola di Pupuk Indonesia          December 10,
               Commissioner                      Unite Action to Eradicate          2025
                                                 Corruption: Strengthening
                                                 Integrity and Governance at
                                                 Pupuk Indonesia
                              Pelatihan          Certified Governance               13 Desember      CRMS Indonesia
                              Training           Oversight Professional (CGOP)      2025
                                                                                    December 13,
                                                                                    2025
Iwan Sumule    Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:        10 Desember      PT Pupuk
               Commissioner                      Penguatan Integritas dan Tata      2025             Indonesia (Persero)
                                                 Kelola di Pupuk Indonesia          December 10,
                                                 Unite Action to Eradicate          2025
                                                 Corruption: Strengthening
                                                 Integrity and Governance at                                               101
                                                 Pupuk Indonesia
                                                                                                                           2025 Sustainability Report
Page 102
                                                                                             Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                             Strengthening Governance and Compliance




                                                            Jenis Pendidikan
                                                                                  Materi Pendidikan dan
                                                             dan Pelatihan
                                 Nama           Jabatan                                 Pelatihan                      Tanggal          Penyelenggara
                                                                Types of
                                 Name           Position                          Education and Training                Date              Organizer
                                                             Education and
                                                                                        Materials
                                                                Training

                              Nurul Ichwan   Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:         10 Desember         PT Pupuk
                                             Commissioner                      Penguatan Integritas dan Tata       2025                Indonesia (Persero)
                                                                               Kelola di Pupuk Indonesia           December 10,
                                                                               Unite Action to Eradicate           2025
                                                                               Corruption: Strengthening
                                                                               Integrity and Governance at
                                                                               Pupuk Indonesia
                                                            Pelatihan dan      Certified Governance                13 Desember         CRMS Indonesia
                                                            Sertifikasi        Oversight Professional (CGOP)       2025
                                                            Training and                                           December 13,
                                                            Certification                                          2025
                              Yovie          Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:         10 Desember         PT Pupuk
                              Widianto       Commissioner                      Penguatan Integritas dan Tata       2025                Indonesia (Persero)
                                                                               Kelola di Pupuk Indonesia           December 10,
                                                                               Unite Action to Eradicate           2025
                                                                               Corruption: Strengthening
                                                                               Integrity and Governance at
                                                                               Pupuk Indonesia
                                                            Pelatihan dan      Certified Governance                13 Desember         CRMS Indonesia
                                                            Sertifikasi        Oversight Professional (CGOP)       2025
                                                            Training and                                           December 13,
                                                            Certification                                          2025
                              Suwandi        Komisaris      Sharing session    Satukan Aksi Basmi Korupsi:         10 Desember         PT Pupuk
                                             Commissioner                      Penguatan Integritas dan Tata       2025                Indonesia (Persero)
                                                                               Kelola di Pupuk Indonesia           December 10,
                                                                               Unite Action to Eradicate           2025
                                                                               Corruption: Strengthening
                                                                               Integrity and Governance at
                                                                               Pupuk Indonesia
                                                            Pelatihan dan      Certified Governance                13 Desember         CRMS Indonesia
                                                            Sertifikasi        Oversight Professional (CGOP)       2025
                                                            Training and                                           December 13,
                                                            Certification                                          2025




102
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pelatihan Direksi Tahun 2025
Board of Directors Training in 2025

                                          Jenis Pendidikan
                                                              Materi Pendidikan
                                           dan Pelatihan
      Nama                 Jabatan                              dan Pelatihan           Tanggal           Penyelenggara
                                              Types of
      Name                 Position                             Education and            Date               Organizer
                                           Education and
                                                              Training Materials
                                              Training

Rahmad Pribadi       Direktur Utama       Conference         Baker Hughes            2–4 Februari       Baker Hughes
                     President Director                      Annual Meeting          2025
                                                             2025                    February 2–4,
                                                                                     2025
                                          Conference         IFA Cultivating         1–3 April 2025     International
                                                             Tomorrow                April 1–3, 2025    Fertilizer
                                                             Conference 2025                            Association (IFA)
                                                             – Innovation Meets
                                                             Sustainability
                                          Conference         Argus Fertilizer Asia   22–24 April        Argus Media
                                                             Conference 2025         2025
                                                                                     April 22–24,
                                                                                     2025
                                          Conference         IFA Annual              12–14 Mei          International
                                                             Conference 2025         2025               Fertilizer
                                                                                     May 12–14,         Association (IFA)
                                                                                     2025
                                          Conference         IFA Crossroads 2025     7–9 Oktober        International
                                                                                     2025               Fertilizer
                                                                                     October 7–9,       Association (IFA)
                                                                                     2025
                                          Conference         Ammonia Energy          20 Oktober         Ammonia Energy
                                                             Annual Conference       2025               Association
                                                             2025                    October 20,
                                                                                     2025
                                          Sharing session    Satukan Aksi Basmi      10 Desember        PT Pupuk
                                                             Korupsi: Penguatan      2025               Indonesia (Persero)
                                                             Integritas dan Tata     December 10,
                                                             Kelola di Pupuk         2025
                                                             Indonesia
                                                             Unite Action to
                                                             Eradicate Corruption:
                                                             Strengthening
                                                             Integrity and
                                                             Governance at
                                                             Pupuk Indonesia
Dwi Satriyo          Direktur Operasi     Sharing session    Satukan Aksi Basmi      10 Desember        PT Pupuk
Annurogo             Director of                             Korupsi: Penguatan      2025               Indonesia (Persero)
                     Operations                              Integritas dan Tata     December 10,
                                                             Kelola di Pupuk         2025
                                                             Indonesia
                                                             Unite Action to                                                  103
                                                             Eradicate Corruption:
                                                             Strengthening
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




                                                             Integrity and
                                                             Governance at
                                                             Pupuk Indonesia
Page 104
                                                                                             Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                             Strengthening Governance and Compliance




                                                                     Jenis Pendidikan
                                                                                         Materi Pendidikan
                                                                      dan Pelatihan
                                    Nama             Jabatan                               dan Pelatihan              Tanggal           Penyelenggara
                                                                         Types of
                                    Name             Position                              Education and               Date               Organizer
                                                                      Education and
                                                                                         Training Materials
                                                                         Training

                              Wono Budi        Direktur Keuangan     Sharing session    Satukan Aksi Basmi        10 Desember          PT Pupuk
                              Tjahyono         Director of Finance                      Korupsi: Penguatan        2025                 Indonesia (Persero)
                                                                                        Integritas dan Tata       December 10,
                                                                                        Kelola di Pupuk           2025
                                                                                        Indonesia
                                                                                        Unite Action to
                                                                                        Eradicate Corruption:
                                                                                        Strengthening
                                                                                        Integrity and
                                                                                        Governance at
                                                                                        Pupuk Indonesia
                              Tina T. Kemala   Direktur Sumber       Pelatihan          Pelatihan                 6 Agustus            PT Pupuk
                              Intan            Daya Manusia dan      Training           Manajemen                 2025                 Indonesia (Persero
                                               Umum                                     Keuangan dan              August 6, 2025
                                               Director of Human                        Digital Marketing
                                               Capital and General                      bersama Srikandi PI
                                               Affairs                                  Financial
                                                                                        Management and
                                                                                        Digital Marketing
                                                                                        Training with Srikandi
                                                                                        PI
                                                                     Sharing session    Sharing & Insight         13 Agustus           Danantara
                                                                                        Strategies di Pre         2025
                                                                                        Class di CBDO             August 13,
                                                                                        Program                   2025
                                                                     Sharing session    Learn & Share:            13 Agustus           PT Pupuk
                                                                                        Neuroticism & Toxic       2025                 Indonesia (Persero)
                                                                                        Behaviour                 August 13,
                                                                                                                  2025
                                                                     Conference         D’Connection              10 September         Danantara
                                                                                        Leaders Roundtable        2025
                                                                                        – WEPs Corporate          September 10,
                                                                                        Action Lab Indonesia      2025
                                                                     Conference         Mental Health &           27 Agustus           Mind Care
                                                                                        Wellness Exhibition       2025
                                                                                        and Conference            August 27,
                                                                                                                  2025
                                                                     Conference         Women Leaders             30 Oktober           Srikandi BUMN
                                                                                        Summit                    2025                 Indonesia
                                                                                                                  October 30,
                                                                                                                  2025
                                                                     Sharing session    FHCI Connect Expert       3 Desember           FHCI
                                                                                        Series 2: Unlocking       2025
                                                                                        Employee Potential        December 3,
104                                                                                     With Personalized         2025
                                                                                        AI-Driven
                                                                                        Development
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                       Jenis Pendidikan
                                                           Materi Pendidikan
                                        dan Pelatihan
     Nama               Jabatan                              dan Pelatihan           Tanggal          Penyelenggara
                                           Types of
     Name               Position                             Education and            Date              Organizer
                                        Education and
                                                           Training Materials
                                           Training

                                       Sharing session    Satukan Aksi Basmi      10 Desember       PT Pupuk
                                                          Korupsi: Penguatan      2025              Indonesia (Persero)
                                                          Integritas dan Tata     December 10,
                                                          Kelola di Pupuk         2025
                                                          Indonesia
                                                          Unite Action to
                                                          Eradicate Corruption:
                                                          Strengthening
                                                          Integrity and
                                                          Governance at
                                                          Pupuk Indonesia
                                       Conference         FHCI Connect            16 Desember       FHCI
                                                          Expert Series 4:        2025
                                                          Humanizing Digital      December 16,
                                                          Transformation –        2025
                                                          Building Ethical,
                                                          Agile, and Future-
                                                          Ready Talent
                                                          Ecosystems
Robby Setiabudi   Direktur Supply      Conference         IFA Crossroads 2025     7–9 Oktober       International
Madjid            Chain                                                           2025              Fertilizer
                  Director of Supply                                              October 7–9,      Association (IFA)
                  Chain                                                           2025
                                       Sharing session    Satukan Aksi Basmi      10 Desember       PT Pupuk
                                                          Korupsi: Penguatan      2025              Indonesia (Persero)
                                                          Integritas dan Tata     December 10,
                                                          Kelola di Pupuk         2025
                                                          Indonesia
                                                          Unite Action to
                                                          Eradicate Corruption:
                                                          Strengthening
                                                          Integrity and
                                                          Governance at
                                                          Pupuk Indonesia
Jamsaton          Direktur             Pelatihan          Strategic Risk          12–13             INSEAD
Nababan           Teknik dan           Training           Management &            September
                  Pengembangan                            Value Creation          2025
                  Bisnis                                                          September
                  Director of                                                     12–13, 2025
                  Engineering          Sharing session    Satukan Aksi Basmi      10 Desember       PT Pupuk
                  and Business                            Korupsi: Penguatan      2025              Indonesia (Persero)
                  Development                             Integritas dan Tata     December 10,
                                                          Kelola di Pupuk         2025
                                                          Indonesia
                                                          Unite Action to
                                                                                                                          105
                                                          Eradicate Corruption:
                                                          Strengthening
                                                          Integrity and
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




                                                          Governance at
                                                          Pupuk Indonesia
Page 106
                                                                                         Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                         Strengthening Governance and Compliance




                                                                Jenis Pendidikan
                                                                                    Materi Pendidikan
                                                                 dan Pelatihan
                                    Nama          Jabatan                             dan Pelatihan               Tanggal           Penyelenggara
                                                                    Types of
                                    Name          Position                            Education and                Date               Organizer
                                                                 Education and
                                                                                    Training Materials
                                                                    Training

                              Ninis         Direktur            Pelatihan          Indonesia Economic         18 Januari           ISCEA Indonesia
                              Kesuma        Manajemen           Training           Outlook 2025               2025
                              Adriani       Risiko                                                            January 18,
                                            Director of Risk                                                  2025
                                            Management          Pelatihan          Chief Risk Officer         2 Mei – 16 Juli      Kementerian
                                                                Training           (CRO) School Tahun         2025                 BUMN
                                                                                   2025                       May 2 – July         Ministry of SOEs
                                                                                                              16, 2025
                                                                Pelatihan          Strategic Risk             12–13                INSEAD
                                                                Training           Management &               September
                                                                                   Value Creation             2025
                                                                                                              September
                                                                                                              12–13, 2025
                                                                Sharing session    Satukan Aksi Basmi         10 Desember          PT Pupuk
                                                                                   Korupsi: Penguatan         2025                 Indonesia (Persero)
                                                                                   Integritas dan Tata        December 10,
                                                                                   Kelola di Pupuk            2025
                                                                                   Indonesia
                                                                                   Unite Action to
                                                                                   Eradicate Corruption:
                                                                                   Strengthening
                                                                                   Integrity and
                                                                                   Governance at
                                                                                   Pupuk Indonesia
                              Tri Wahyudi   Direktur            Conference         Argus Fertilizer Asia      22–24 April          Argus Media
                              Saleh         Manajemen Aset                         Conference 2025            2025
                                            Director of Asset                                                 April 22–24,
                                            Management                                                        2025
                                                                Pelatihan          Risk Beyond 2025           4–5 Desember         CRMS Indonesia
                                                                Training                                      2025
                                                                                                              December
                                                                                                              4–5, 2025
                                                                Sharing session    Satukan Aksi Basmi         10 Desember          PT Pupuk
                                                                                   Korupsi: Penguatan         2025                 Indonesia (Persero)
                                                                                   Integritas dan Tata        December 10,
                                                                                   Kelola di Pupuk            2025
                                                                                   Indonesia
                                                                                   Unite Action to
                                                                                   Eradicate Corruption:
                                                                                   Strengthening
                                                                                   Integrity and
                                                                                   Governance at
                                                                                   Pupuk Indonesia

106
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
                                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Emerging Risk                      [OJK E.3]

Emerging Risks



PTPI secara berkelanjutan melakukan identifikasi                       PTPI continuously identifies and monitors emerging
dan pemantauan terhadap emerging risk yang                             risks that may affect the Company’s business continuity
berpotensi memengaruhi keberlangsungan usaha                           and future performance. The identification process
serta kinerja Perusahaan di masa mendatang. Proses                     considers global megatrends, dynamics of the
identifikasi dilakukan dengan mempertimbangkan                         fertilizer industry, regulatory developments, as well as
berbagai megatren global, dinamika industri pupuk,                     environmental, social, and governance (ESG) issues.
perkembangan regulasi, serta isu lingkungan, sosial,
dan tata kelola (ESG).

Emerging risk yang teridentifikasi selanjutnya                         Identified emerging risks are subsequently analyzed
dianalisis untuk menilai potensi dampak dan tingkat                    to assess their potential impact and likelihood on the
keterjadiannya terhadap operasional dan strategi bisnis                Company’s operations and business strategy. Risks
Perusahaan. Risiko yang dinilai memiliki potensi material              assessed as having material potential are incorporated
akan dimasukkan ke dalam risk register dan dikelola                    into the risk register and managed through the
melalui penerapan sistem manajemen risiko terintegrasi                 implementation of an integrated risk management
yang mencakup penguatan tata kelola, pengendalian                      system, including strengthened governance, internal
internal, serta implementasi langkah mitigasi yang                     controls, and relevant mitigation measures. Through
relevan. Melalui pendekatan ini, PTPI berupaya                         this approach, PTPI aims to enhance organizational
meningkatkan ketahanan organisasi (organizational                      resilience and ensure sustainable operations and long-
resilience) serta memastikan keberlanjutan operasional                 term business growth.
dan pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

                                     Taksonomi
                      Pemicu
                                       Risiko             Deskripsi                  Dampak                  Langkah Mitigasi
 Emerging Risk        Driver
                                        Risk             Description                 Impact                 Mitigation Measures
                      Driver
                                     Taxonomy

 Bencana Alam      Bisnis          Sosial &        Terjadinya bencana          Gangguan                Berkoordinasi dengan instansi
 Skala Besar dan   Berkelanjutan   Lingkungan      alam seperti gempa          operasional produksi    pemerintah terkait seperti
 Megathrust        Sustainable     Social &        bumi, tsunami,              dan distribusi pupuk,   Badan Meteorologi, Klimatologi,
 Large-Scale       Business        Environmental   banjir bandang,             kerusakan aset          dan Geofisika (BMKG), Badan
 Natural                                           maupun kebakaran            strategis, gangguan     Nasional Penanggulangan
 Disasters and                                     hutan yang dapat            rantai pasok, serta     Bencana (BNPB), dan
 Megathrust                                        mengganggu fasilitas        potensi risiko          pemerintah daerah dalam
                                                   produksi, distribusi,       keselamatan pekerja.    pemantauan potensi bencana
                                                   dan infrastruktur           Disruptions to          serta penguatan kesiapsiagaan.
                                                   operasional                 production and          PTPI juga mengintegrasikan
                                                   Perusahaan.                 distribution            analisis risiko bencana dalam
                                                   The occurrence of           operations, damage      manajemen risiko perusahaan
                                                   natural disasters           to strategic assets,    serta Business Continuity
                                                   such as earthquakes,        supply chain            Management (BCM).
                                                   tsunamis, flash floods,     disruptions, and        Coordinating with relevant
                                                   and forest fires that       potential risks to      government agencies such as
                                                   may disrupt the             worker safety.          the Meteorology, Climatology,
                                                   Company’s production                                and Geophysics Agency
                                                   facilities, distribution,                           (BMKG), the National Disaster
                                                   and operational                                     Management Agency (BNPB),
                                                                                                                                           107
                                                   infrastructure.                                     and local governments
                                                                                                       in monitoring potential
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report




                                                                                                       disasters and strengthening
                                                                                                       preparedness. PTPI also
                                                                                                       integrates disaster risk analysis
                                                                                                       into corporate risk management
                                                                                                       and Business Continuity
                                                                                                       Management (BCM).
Page 108
                                                                                                        Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                        Strengthening Governance and Compliance




                                                                 Taksonomi
                                                   Pemicu
                                                                   Risiko           Deskripsi                     Dampak                     Langkah Mitigasi
                              Emerging Risk        Driver
                                                                    Risk           Description                    Impact                    Mitigation Measures
                                                   Driver
                                                                 Taxonomy

                              Geopolitik        Persaingan      Strategis    Terjadinya perang            Ketidakpastian pasar        Melakukan pemantauan
                              Global dan        Strategis       Strategic    dagang pada negara           ekspor, gangguan            perkembangan geopolitik
                              Perang Dagang     Strategic                    tujuan ekspor pupuk.         rantai pasok global,        global serta penguatan strategi
                              Global            Competition                  The occurrence of            serta volatilitas harga     manajemen risiko dalam
                              Geopolitics and                                trade wars in fertilizer     komoditas.                  pengelolaan rantai pasok dan
                              Trade Wars                                     export destination           Uncertainty in              pasar ekspor.
                                                                             countries.                   export markets,             Monitoring global geopolitical
                                                                                                          disruptions in global       developments and
                                                                                                          supply chains, and          strengthening risk management
                                                                                                          commodity price             strategies in supply chain
                                                                                                          volatility.                 management and export
                                                                                                                                      markets.
                              Geopolitik        Persaingan      Strategis    Risiko terjadinya            Ketidakpastian pasar        Melakukan pemantauan
                              Global dan        Strategis       Strategic    perang besar di              ekspor, gangguan            perkembangan geopolitik
                              Perang Dagang     Strategic                    Kawasan Asia Pasifik.        rantai pasok global,        global serta penguatan strategi
                              Global            Competition                  Risk of major wars           serta volatilitas harga     manajemen risiko dalam
                              Geopolitics and                                occurring in the Asia-       komoditas.                  pengelolaan rantai pasok dan
                              Trade Wars                                     Pacific region.              Uncertainty in              pasar ekspor.
                                                                                                          export markets,             Monitoring global geopolitical
                                                                                                          disruptions in global       developments and
                                                                                                          supply chains, and          strengthening risk management
                                                                                                          commodity price             strategies in supply chain
                                                                                                          volatility.                 management and export
                                                                                                                                      markets.
                              Krisis Ekonomi    Persaingan      Strategis    Terjadinya siklus            Penurunan                   Melakukan pemantauan
                              Global atau       Strategis       Strategic    berulang atas                permintaan pupuk,           kondisi ekonomi global
                              Resesi            Strategic                    keterjadian depresi          tekanan terhadap            serta penguatan ketahanan
                              Global            Competition                  ekonomi global.              harga komoditas,            keuangan dan strategi bisnis
                              Economic Crisis                                Recurring economic           serta peningkatan           untuk menjaga keberlanjutan
                              or Recession                                   cycles or the                ketidakpastian bisnis.      operasional perusahaan.
                                                                             occurrence of a global       Decline in fertilizer       Monitoring global economic
                                                                             economic downturn.           demand, pressure on         conditions and strengthening
                                                                                                          commodity prices,           financial resilience and
                                                                                                          and increased               business strategies to maintain
                                                                                                          business uncertainty.       the Company’s operational
                                                                                                                                      sustainability.
                              Krisis Pangan     Ketahanan       Strategis    Potensi terjadinya           Pertumbuhan                 Melakukan pemantauan tren
                              Global            Pangan          Strategic    krisis pangan global.        populasi global dan         ketahanan pangan global serta
                              Global Food       Food Security                Potential occurrence of      ketidakseimbangan           memperkuat peran PTPI dalam
                              Crisis                                         a global food crisis.        produksi pangan             mendukung ketahanan pangan
                                                                                                          dapat memicu krisis         nasional melalui penyediaan
                                                                                                          pangan global yang          pupuk yang andal dan
                                                                                                          mempengaruhi                berkelanjutan.
                                                                                                          stabilitas sektor           Monitoring global food security
                                                                                                          pertanian.                  trends and strengthening PTPI’s
                                                                                                          Global population           role in supporting national food
                                                                                                          growth and                  security through the provision
                                                                                                          imbalances in food          of reliable and sustainable
                                                                                                          production may              fertilizers.
                                                                                                          trigger a food crisis,
                                                                                                          affecting the stability
108                                                                                                       of the agricultural
                                                                                                          sector.
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                   Taksonomi
                     Pemicu
                                     Risiko             Deskripsi                   Dampak                    Langkah Mitigasi
Emerging Risk        Driver
                                      Risk             Description                  Impact                   Mitigation Measures
                     Driver
                                   Taxonomy

Munculnya         Persaingan      Strategis       Penemuan sumber            Penurunan daya             Melakukan pemantauan
Negara            Strategis       Strategic       gas alam baru di           saing produk pupuk         perkembangan industri pupuk
Kompetitor        Strategic                       negara lain berpotensi     di pasar ekspor            global serta memperkuat
Baru akibat       Competition                     memicu munculnya           serta peningkatan          strategi efisiensi biaya dan
Penemuan                                          produsen pupuk baru        kompetisi harga.           pengembangan pasar.
Sumber Gas                                        yang meningkatkan          Decline in the             Monitoring developments in
Emergence of                                      persaingan di pasar        competitiveness of         the global fertilizer industry and
New Competitor                                    global.                    fertilizer products        strengthening cost efficiency
Countries due                                     The discovery of new       in export markets          strategies as well as market
to Gas Resource                                   natural gas resources      and increased price        development.
Discoveries                                       in other countries may     competition.
                                                  trigger the emergence
                                                  of new fertilizer
                                                  producers, increasing
                                                  competition in the
                                                  global market.
Pandemi Global    Persaingan      Operasional     Potensi terjadinya         Gangguan                   Mengintegrasikan skenario
di Masa Depan     Strategis       Operational     pandemi baru (mutasi       operasional,               pandemi dalam perencanaan
Future Global     Strategic                       virus tak terduga) yang    keterbatasan tenaga        Business Continuity Plan (BCP)
Pandemic          Competition                     dapat mengganggu           kerja, serta disrupsi      serta memperkuat sistem
                                                  aktivitas produksi,        rantai pasok global.       manajemen risiko operasional.
                                                  distribusi, dan rantai     Operational                Integrating pandemic
                                                  pasok industri pupuk.      disruptions,               scenarios into Business
                                                  Potential occurrence       workforce limitations,     Continuity Planning (BCP) and
                                                  of new pandemics           and global supply          strengthening operational risk
                                                  (unpredictable virus       chain disruptions.         management systems.
                                                  mutations) that may
                                                  disrupt production,
                                                  distribution, and supply
                                                  chain activities in the
                                                  fertilizer industry.
Perubahan Iklim   Bisnis          Sosial &        Perubahan iklim            Fluktuasi permintaan       Melakukan pemantauan tren
dan Pergeseran    Berkelanjutan   Lingkungan      ekstrem yang               pupuk, ketidakpastian      perubahan iklim dan koordinasi
Pola Musim        Sustainable     Social &        mempengaruhi               volume produksi            dengan instansi terkait serta
Tanam             Business        Environmental   musim tanam secara         pertanian, serta           mengintegrasikan analisis
Climate Change                                    permanen.                  potensi gangguan           perubahan iklim dalam proses
and Shifts                                        Extreme climate            distribusi pupuk           perencanaan bisnis dan
in Planting                                       changes that               nasional.                  pengelolaan risiko perusahaan.
Seasons                                           continuously affect        Fluctuations in            Monitoring climate change
                                                  planting seasons.          fertilizer demand,         trends, coordinating with
                                                                             uncertainty                relevant institutions, and
                                                                             in agricultural            integrating climate analysis
                                                                             production volumes,        into business planning and risk
                                                                             and potential              management processes.
                                                                             disruptions in national
                                                                             fertilizer distribution.




                                                                                                                                             109
                                                                                                                                             2025 Sustainability Report
Page 110
                                                                                              Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                              Strengthening Governance and Compliance




                              Business Continuity Management System
                              Business Continuity Management System

                              Sebagai perusahaan yang berperan dalam mendukung           As a company that plays a strategic role in supporting
                              ketahanan pangan nasional, PTPI menyadari bahwa            national food security, PTPI recognizes that the
                              keberlangsungan operasional perusahaan dihadapkan          sustainability of its operations is exposed to increasingly
                              pada berbagai tantangan yang semakin kompleks              complex and dynamic challenges, ranging from the
                              dan dinamis, mulai dari dampak perubahan iklim             impacts of climate change, including extreme weather
                              berupa cuaca ekstrem dan bencana banjir, gangguan          and flooding, to global supply chain disruptions and
                              rantai pasok global, hingga ketidakpastian geopolitik      geopolitical uncertainties that may affect business
                              yang berpotensi memengaruhi kelangsungan bisnis            continuity.
                              Perusahaan.

                              Dalam menghadapi tantangan tersebut, Perusahaan            In response to these challenges, the Company has
                              secara konsisten memperkuat ketahanan bisnis melalui       consistently strengthened its business resilience
                              implementasi Business Continuity Management System         through the implementation of a Business Continuity
                              (BCMS) sejak tahun 2022, yang mencakup penyusunan          Management System (BCMS) since 2022, which
                              Business Impact Analysis, Threat & Risk Assessment,        includes the development of a Business Impact Analysis,
                              Business Continuity Strategy, serta pedoman BCMS.          Threat & Risk Assessment, Business Continuity Strategy,
                              Sejalan dengan meningkatnya potensi risiko dan             and BCMS guidelines. In line with the increasing risk
                              arahan PT Danantara Asset Management (Persero)             landscape and directives from PT Danantara Asset
                              terkait kesiapsiagaan operasional dan bisnis,              Management (Persero) regarding operational and
                              Perusahaan juga secara berkala melakukan peninjauan        business preparedness, the Company also periodically
                              dan penyempurnaan atas Business Continuity Plan            reviews and enhances its Business Continuity Plan
                              (BCP), Business Continuity Strategy (BCS), dan Disaster    (BCP), Business Continuity Strategy (BCS), and Disaster
                              Recovery Plan (DRP) guna memastikan strategi mitigasi      Recovery Plan (DRP) to ensure that mitigation and
                              dan respons tetap relevan, adaptif, dan efektif terhadap   response strategies remain relevant, adaptive, and
                              dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang.          effective amid the evolving business environment.




                              Kebijakan Antikorupsi
                              Anti-Corruption Policy



                              PTPI memiliki komitmen yang kuat terhadap prinsip          PTPI demonstrates a strong commitment to anti-
                              antikorupsi sebagai bagian integral dari penerapan         corruption principles as an integral part of implementing
                              tata kelola perusahaan yang baik. Komitmen tersebut        good corporate governance. This commitment is
                              diwujudkan melalui penguatan budaya integritas,            reflected through the strengthening of an integrity-
                              penyelenggaraan pelatihan berkala bagi karyawan,           driven culture, the provision of regular employee
                              serta penyediaan saluran pelaporan pelanggaran             training, and the establishment of a whistleblowing
                              (whistleblowing system). [GRI 3-3]                         system. [GRI 3-3]

                              Upaya pencegahan korupsi juga dilakukan melalui            Corruption prevention efforts are also carried out
110                           implementasi      nilai-nilai  AKHLAK,      penguatan      through the implementation of AKHLAK values,
                              pengendalian internal, penerapan manajemen risiko          strengthening internal controls, the application
                              terintegrasi, serta kepatuhan terhadap pedoman             of integrated risk management, and adherence
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              dan prosedur dalam setiap proses bisnis. Selain itu,       to guidelines and procedures across all business
                              PTPI menerapkan Fraud Control System, Program              processes. In addition, PTPI implements a Fraud
                              Pengendalian Gratifikasi (PPG), dan Sistem Manajemen       Control System, a Gratification Control Program (PPG),
                              Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016.                      and an Anti-Bribery Management System (ABMS) in
                                                                                         accordance with ISO 37001:2016.
Page 111
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




Melalui transparansi operasional dan sistem                       Through operational transparency and robust control
pengendalian yang ketat, PTPI memastikan seluruh                  systems, PTPI ensures that all business activities
aktivitas usaha dijalankan sesuai dengan ketentuan                are conducted in accordance with applicable legal
hukum dan standar etika yang berlaku. Berikut                     requirements and ethical standards. The following
merupakan implementasi kebijakan dan program                      outlines the Company’s implementation of anti-
antikorupsi yang dijalankan Perusahaan:                           corruption policies and programs:

      Program                                                          Uraian
      Programs                                                       Description

Pakta Integritas        Setiap tahun, seluruh karyawan dan Organ Perusahaan diwajibkan untuk menandatangani komitmen
Integrity Pact          kepatuhan terhadap Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct), peraturan internal, serta seluruh
                        ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk menghindari adanya benturan kepentingan,
                        serta tidak memberikan toleransi terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

                        Penandatanganan Pakta Integritas tahunan dilakukan melalui sistem aplikasi berbasis online, yang
                        terintegrasi dengan aplikasi PI Smart. Pada tahun 2025, 100% atau sebanyak 18.442 karyawan PTPI
                        telah menandatangani Pakta Integritas Tahunan.

                        Each year, all employees and Corporate Organs are required to sign a commitment to comply with the
                        Code of Conduct, internal regulations, and all applicable laws and regulations, including the avoidance
                        of conflicts of interest and maintaining zero tolerance for corruption, collusion, and nepotism.

                        The annual Integrity Pact signing is conducted through an online application system integrated with
                        PI Smart’s application platform. In 2025, 100% or 18,442 PTPI employees, signed the Annual Integrity
                        Pact.
Pengendalian            PTPI telah membentuk sistem dan mekanisme antigratifikasi yang terdiri dari:
Gratifikasi             1. Pedoman dan Prosedur Pengendalian Gratifikasi
Gratification Control   2. Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang dilaksanakan oleh Fungsi Kepatuhan
                        3. Internalisasi secara berkala dalam bentuk sosialisasi antigratifikasi, imbauan larangan penerimaan
                           atau permintaan gratifikasi menjelang Hari Raya yang disampaikan melalui media massa, media
                           komunikasi perusahaan, dan media visual di lingkungan Perusahaan.
                        PTPI has established an anti-gratification system and mechanism comprising:
                        1. Guidelines and Procedures for Gratification Control
                        2. The Gratification Control Unit (UPG) is managed by the Compliance Function.
                        3. Regular internalization initiatives are conducted through anti-gratification awareness programs,
                           reminders prohibiting the acceptance or solicitation of gratuities ahead of religious holidays, and
                           communications distributed through mass media, corporate communication channels, and visual
                           media within the Company.
Pelaporan Kekayaan      PTPI telah membentuk sistem dan mekanisme LHKPN yang terdiri dari:
Pejabat                 1. Pedoman dan Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat
Officials’ Wealth       2. Kompartemen Pengelola Laporan Harta Kekayaan Pejabat
Reporting               3. Internalisasi pelaporan LHKPN dengan bekerja sama dengan KPK RI, pelaksanaan klinikal
                           pengisian LHKPN, penyampaian pemberitahuan pengisian LHKPN dan sosialisasi melalui media
                           perusahaan

                        Pada periode pelaporan, sebanyak 2.512 wajib lapor di PTPI telah menyampaikan LHKPN kepada KPK
                        sehingga tingkat kepatuhan PTPI mencapai 100%.



                                                                                                                                  111
                                                                                                                                  2025 Sustainability Report
Page 112
                                                                                                     Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                                     Strengthening Governance and Compliance




                                       Program                                                       Uraian
                                       Programs                                                    Description

                                                    PTPI has an LHKPN system and mechanism comprising:
                                                    1. Guidelines and Procedures for the Reporting of Officials’ Asset Declarations
                                                    2. An Asset Declaration Management Compartment
                                                    3. An internalization process for LHKPN reporting, conducted in collaboration with KPK RI, including
                                                       LHKPN filing clinics, notification of reporting obligations, and dissemination through the Company’s
                                                       communication channels

                                                    During the reporting period, a total of 2,512 reporting individuals across the PTPI submitted their
                                                    LHKPN to the KPK, resulting in a 100% compliance rate for the PTPI.
                               Program Anti-Fraud   Komitmen PTPI dalam mengendalikan fraud diwujudkan melalui Fraud Control System (FCS) yang
                               Anti-Fraud Program   digunakan sebagai instrumen implementasi budaya anti-fraud secara menyeluruh di perusahaan.
                                                    Beberapa program FCS, di antaranya:
                                                    1. Pengembangan FCS. PTPI bekerja sama dengan BPKP Pusat dan Perwakilan dalam
                                                        pengembangan FCS yang telah dimulai sejak tahun 2017.
                                                    2. Implementasi dan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sesuai SNI ISO
                                                        37001:2016. Sepuluh entitas Perusahaan, yaitu PTPI dan seluruh Anak Perusahaan telah
                                                        mendapatkan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016.
                                                    3. Implementasi dan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan.
                                                    4. Workshop Anti-Fraud “Satukan Aksi Basmi Korupsi: Penguatan Integritas dan Tata Kelola di Pupuk
                                                        Indonesia”.
                                                    5. Forum Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan “Good Governance & Compliance sebagai Pilar
                                                        Pencegahan Fraud & Korupsi”.

                                                    PTPI’s commitment to fraud prevention is reflected through the implementation of the Fraud Control
                                                    System (FCS), which serves as an instrument for fostering a comprehensive anti-fraud culture across
                                                    the Company. Several FCS programs include:
                                                    1. FCS Development. PTPI collaborates with the Central and Regional Representatives of BPKP in the
                                                        development of the FCS, which has been implemented since 2017.
                                                    2. Implementation and Certification of the Anti-Bribery Management System (ABMS) PTPI has
                                                        implemented and obtained certification for the Anti-Bribery Management System in accordance
                                                        with SNI ISO 37001:2016. Ten Company entities, comprising PTPI and all subsidiaries, have
                                                        obtained SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System certification.
                                                    3. Implementation and Certification of ISO 37301:2021 Compliance Management System
                                                    4. Anti-Fraud Workshop “United Against Corruption: Strengthening Integrity and Governance at
                                                        Pupuk Indonesia.”
                                                    5. Governance and Compliance Strengthening Forum “Good Governance & Compliance as Pillars for
                                                        Fraud and Corruption Prevention.”



                              PTPI telah melakukan identifikasi risiko fraud termasuk          PTPI has identified fraud risks, including corruption
                              risiko korupsi terhadap seluruh (100%) proses bisnis             risks, across all (100%) Company business processes,
                              Perusahaan khususnya pada fungsi-fungsi yang                     particularly in functions with a high level of vulnerability
                              memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap risiko               to corruption risks. These processes include general
                              korupsi. Proses-proses tersebut di antaranya proses              and asset management, accounting, human resource
                              pengelolaan umum dan aset, akuntansi, pengelolaan                management, commercial marketing, procurement of
                              sumber daya manusia, pemasaran komersial,                        goods and services, and PSO distribution. [GRI 205-1]
                              pengadaan barang dan jasa, serta penyaluran PSO. [GRI
112                           205-1]



                              Dalam rangka memperkuat budaya antikorupsi, PTPI                 To strengthen the anti-corruption culture, PTPI
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              secara konsisten melaksanakan komunikasi dan                     consistently conducts anti-corruption communication
                              pelatihan antikorupsi kepada seluruh insan PTPI,                 and training for all PTPI’s employees, including the
                              termasuk Dewan Komisaris dan Direksi. [GRI 205-2]                Board of Commissioners and the Board of Directors.
                                                                                               [GRI 205-2]
Page 113
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




    Pada tahun 2025, tingkat partisipasi Dewan             Pada tahun 2025, tingkat partisipasi seluruh
    Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan di          karyawan di seluruh wilayah operasional PTPI
    semua jenjang jabatan (Grade I–VII) dalam              dalam komunikasi dan pelatihan antikorupsi
    komunikasi dan pelatihan antikorupsi mencapai          mencapai
    In 2025, participation in anti-corruption              In 2025, participation in anti-corruption
    communication and training across the Board of         communication and training across all
    Commissioners, the Board of Directors, and all         employees in all PTPI operational areas reached
    employees at all levels (Grades I–VII) reached



    100%                                                   100%
Pada periode pelaporan, tidak terdapat insiden korupsi    During the reporting period, there were no confirmed
yang terbukti di lingkungan Perusahaan. Dengan            incidents of corruption within the Company. Accordingly,
demikian, tidak terdapat karyawan yang diberhentikan      no employees were dismissed or sanctioned as a result
maupun dikenakan sanksi sebagai akibat dari               of corruption-related violations. In addition, no contracts
pelanggaran terkait korupsi. Selain itu, tidak terdapat   with business partners were terminated or not renewed
kontrak dengan mitra bisnis yang diakhiri atau tidak      due to corruption-related breaches. There were also
diperpanjang karena pelanggaran yang berkaitan            no legal cases related to corruption filed by the public
dengan korupsi. Selain itu, tidak terdapat kasus hukum    against the Company or its employees. [GRI 205-3]
terkait korupsi yang diajukan oleh publik terhadap
Perusahaan maupun karyawannya. [GRI 205-3]




Sistem Pelaporan Pelanggaran                                   [GRI 2-26] [OJK F.24]

Whistleblowing System



Perusahaan mengimplementasikan Sistem Pelaporan           The Company has implemented a Whistleblowing
Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) yang              System (WBS) that is accessible to both internal
dapat diakses oleh pemangku kepentingan internal          and external stakeholders, including an option for
maupun eksternal, termasuk opsi pelaporan anonim.         anonymous reporting. The implementation of the WBS
Implementasi WBS ditujukan, antara lain untuk:            is intended, among other things, to:
1. Menyediakan sarana pelaporan yang aman, mudah          1. To provide a secure, easily accessible, and reliable
    diakses, dan terpercaya, baik bagi stakeholder              reporting mechanism for both internal and external
    internal maupun eksternal;                                  stakeholders;
2. Mendorong deteksi dini atas potensi pelanggaran,       2. To promote the early detection of potential
    baik yang berdampak finansial maupun non-                   violations, whether with financial or non-financial
    finansial, guna melindungi aset, reputasi, dan              implications, in order to protect the Company’s
    keberlangsungan usaha Perusahaan;                           assets, reputation, and business continuity;
3. Meningkatkan efektivitas pengawasan internal           3. Enhancing the effectiveness of internal oversight          113
    melalui partisipasi aktif seluruh pemangku                  through the active participation of all stakeholders
    kepentingan      dalam     melaporkan      dugaan           in reporting suspected violations;
                                                                                                                        2025 Sustainability Report




    pelanggaran;
4. Menjamin kerahasiaan dan perlindungan pelapor          4.   Ensuring the confidentiality and protection of
    (whistleblower) dari segala bentuk intimidasi,             whistleblowers from all forms of intimidation,
    diskriminasi, maupun tindakan balasan;                     discrimination, or retaliation;
Page 114
                                                                                              Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                              Strengthening Governance and Compliance




                              5.   Memastikan proses penanganan laporan yang            5.    Ensuring an objective, transparent, and accountable
                                   objektif, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan         process for handling reports, in accordance with
                                   ketentuan dan peraturan yang berlaku;                      applicable laws and regulations;
                              6.   Mendukung penerapan prinsip Good Corporate           6.    Support the implementation of Good Corporate
                                   Governance (GCG), khususnya transparansi,                  Governance       (GCG)     principles,    particularly
                                   akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan          transparency,      accountability,     responsibility,
                                   kewajaran;                                                 independence, and fairness;
                              7.   Meningkatkan          kepercayaan        pemangku    7.    Enhance stakeholder confidence in the Company’s
                                   kepentingan terhadap sistem pengendalian                   internal control system and governance;
                                   internal dan tata kelola Perusahaan;
                              8.   Menciptakan lingkungan kerja yang terbuka,           8.    Creating an open, transparent, and ethical work
                                   transparan, dan beretika, serta mendorong budaya           environment, and fostering a culture of speaking
                                   berani melaporkan (speak-up culture) di lingkungan         up within the Company.
                                   Perusahaan.

                              Perusahaan menyediakan berbagai saluran bagi              The Company provides various channels for
                              pelapor untuk menyampaikan dugaan pelanggaran,            whistleblowers to report alleged violations, including
                              antara lain melalui website, e-mail, telepon, dan desk    through the website, email, telephone, and a dedicated
                              pengaduan, yang dapat dimanfaatkan oleh pelapor,          complaint desk, which whistleblowers may use, namely:
                              yakni:



                                   Website		         : http://wbs.pupuk-indonesia.com         Complaint Desk
                                   E-mail		          : wbs@pupuk-indonesia.com                Tim WBS PIHC – Kantor Pusat PT Pupuk
                                   Phone/SMS/WA      : (+62) 811 1069 1069                    Indonesia (Persero) Gedung Pusri Lantai 1,
                                                                                              Jalan Taman Anggrek
                                                                                              Kemanggisan Jaya, Jakarta 11480




                              Perusahaan memberikan batasan yang jelas untuk            The Company sets clear parameters for each report
                              setiap pelaporan yang dapat diproses lebih lanjut oleh    that can be further processed by the Whistleblowing
                              Sistem Manajemen. Pelaporan Pelanggaran (WBMS).           Management System (WBMS). The parameters and
                              Batasan dan kategori aduan yang ditindaklanjuti           categories of complaints addressed by the WBMS are
                              oleh WBMS adalah tindakan yang dapat merugikan            actions that may cause harm to the Company, whether
                              Perusahaan, baik secara finansial maupun non-finansial,   financial or non-financial, including:
                              meliputi:
                              1. Pelanggaran terhadap Kode Etik/Perilaku dan            1.    Violations of the Code of Ethics/Conduct and
                                   Peraturan Perusahaan                                       Company Regulations
                              2. Penipuan                                               2.    Fraud
                              3. Korupsi                                                3.    Corruption
                              4. Penyuapan                                              4.    Bribery
                              5. Pemerasan                                              5.    Extortion
                              6. Gratifikasi yang tidak sah (ilegal)                    6.    Illegal gratuities
114                           7. Kecurangan                                             7.    Cheating
                              8. Pelanggaran hukum                                      8.    Legal violations
                              9. Pencurian                                              9.    Theft
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              10. Penggelapan                                           10.   Embezzlement
                              11. Kelalaian yang berdampak besar                        11.   Gross negligence
                              12. Diskriminasi                                          12.   Discrimination
                              13. Intimidasi                                            13.   Intimidation
Page 115
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




14. Kekerasan                                            14. Violence
15. Pelecehan                                            15. Harassment
16. Penggunaan dan atau sumber daya publik yang          16. Unauthorized use of public resources
    tidak sah
17. Penyalahgunaan wewenang                              17. Abuse of authority
18. Benturan kepentingan                                 18. Conflict of interest
19. Mismanajemen                                         19. Mismanagement

WBS Perusahaan hanya akan menindaklanjuti                The Company’s WBS will only follow up on complaints
pengaduan atas perbuatan/tindakan sebagaimana            regarding acts or actions as listed in items 1 through 19.
tersebut pada nomor 1 sampai 19. Pelaporan               Reports of violations related to Safety, Health, and the
Pelanggaran terkait dengan Keselamatan, Kesehatan        Environment (SHE), Human Resources, and Company
Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH), Sumber Daya          facilities may be submitted to the relevant parties using
Manusia, dan fasilitas Perusahaan dapat disampaikan      the reporting mechanisms in place at the Company.
kepada pihak terkait dengan menggunakan mekanisme        Reports of violations related to the Respectful Workplace
pelaporan yang berlaku di Perusahaan. Pelaporan          Policy (RWP) are addressed by the Company through
Pelanggaran terkait dengan Respectful Workplace          mechanisms specifically outlined in the Implementation
Policy (RWP) ditindaklanjuti oleh Perusahaan melalui     Guidelines for the Respectful Workplace Policy (RWP)
mekanisme yang diatur secara khusus pada Pedoman         at PTPI.
implementasi Respectful Workplace Policy (RWP) di
PTPI.

Dalam rangka memastikan pengelolaan pengaduan            To ensure effective and accountable complaint
yang efektif dan akuntabel, PTPI telah menetapkan:       management, PTPI has established:
1. Pedoman        dan   Prosedur      terkait dengan     1. Guidelines and procedures related to the
    pengelolaan Sistem Pelaporan Pelanggaran (WBS),         management of the Whistleblowing System (WBS),
    Tim Penanganan Aduan (TPA) serta Tim Investigasi        the Complaint Handling Team (TPA) and the
    yang dibentuk sesuai kebutuhan penanganan               Investigation Team formed as needed to handle
    pengaduan.                                              complaints.
2. Internalisasi dan sosialisasi WBS kepada Insan        2. Internalization and dissemination of the WBS to
    Perusahaan dan pemangku kepentingan.                    Company employees and stakeholders.
3. Memberikan pilihan mekanisme pelaporan yang           3. Providing reporting mechanisms that are
    bersifat anonim dan dapat diakses oleh seluruh          anonymous and accessible to all stakeholders, and
    pemangku kepentingan, dan
4. Integrasi WBS Tindak Pidana Korupsi (TPK) dengan      4.   Integration of the WBS for Corruption Crimes
    KPK RI berdasarkan Perjanjian Kerja Sama yang             (TPK) with the Indonesian Corruption Eradication
    ditandatangani pada tahun 2021 dan dimutakhirkan          Commission (KPK) based on a Cooperation
    pada tahun 2023.                                          Agreement signed in 2021 and updated in 2023.
5. Penguatan pemberian perlindungan pelapor              5.   Strengthening the protection of whistleblowers
    dan pihak terkait dalam penanganan aduan                  and related parties in the handling of violation
    pelanggaran, melalui pelaksanaan Perjanjian Kerja         complaints, through the implementation of a
    Sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan                Cooperation Agreement with the Witness and
    Korban (LPSK) pada tahun 2023.                            Victim Protection Agency (LPSK) in 2023.

Proses pengelolaan dan tindak lanjut pengaduan           The complaint management and follow-up process is            115
dilaksanakan sesuai dengan Pedoman dan Prosesur          carried out in accordance with the applicable guidelines
terkait dengan pengelolaan Sistem Pelaporan              and procedures for managing the Whistleblowing
                                                                                                                      2025 Sustainability Report




Pelanggaran yang berlaku. Hingga akhir periode           System. As of December 31, 2025, the number of
31 Desember 2025, jumlah pengaduan dugaan                complaints regarding alleged violations received
pelanggaran yang diterima melalui WBS di PTPI tercatat   through the WBS at PTPI totaled 608.
sebanyak 608 pengaduan.
Page 116
                                                                                            Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                            Strengthening Governance and Compliance




                              Konflik Kepentingan                       [GRI 2-15]

                              Conflict of Interest



                              PTPI telah menetapkan kerangka kebijakan yang            PTPI has a comprehensive policy framework to prevent
                              komprehensif guna mencegah terjadinya benturan           conflicts of interest, encompassing governance
                              kepentingan, yang mencakup mekanisme tata kelola,        mechanisms, formal guidelines and procedures, as well
                              pedoman dan prosedur resmi, serta prinsip transparansi   as principles of transparency between decision-making
                              antara pengambil keputusan dan fungsi pengawasan.        and supervisory functions. This framework applies
                              Kerangka ini berlaku di seluruh jenjang organisasi,      across all organizational levels, including the highest
                              termasuk pada badan tata kelola tertinggi, dengan        governance bodies, requiring each member of the
                              pengaturan yang mewajibkan setiap anggota Dewan          Board of Commissioners and the Board of Directors to
                              Komisaris dan Direksi untuk mengungkapkan potensi        disclose any potential conflicts of interest and to refrain
                              benturan kepentingan serta tidak terlibat dalam proses   from participating in discussions or decision-making
                              pembahasan maupun pengambilan keputusan apabila          processes where personal interests, whether direct or
                              terdapat kepentingan pribadi, baik secara langsung       indirect is involved.
                              maupun tidak langsung.

                              Melalui pendekatan yang sistematis tersebut, PTPI        Through this systematic approach, PTPI ensures that all
                              memastikan setiap keputusan strategis diambil            strategic decisions are made solely in the interest of the
                              semata-mata      untuk    kepentingan   perusahaan,      Company, free from personal or external influence. This
                              bebas dari pengaruh kepentingan pribadi maupun           mechanism is supported by the mandatory signing of
                              eksternal. Mekanisme ini didukung oleh kewajiban         Integrity Pacts, submission of independence statements,
                              penandatanganan Pakta Integritas, penyampaian            and oversight by internal control functions, enabling
                              pernyataan independensi, serta pengawasan oleh           potential conflicts of interest to be effectively prevented
                              fungsi pengendalian internal sehingga potensi konflik    and minimized, while fostering a fair, integrity-driven,
                              kepentingan dapat dihindari dan diminimalkan secara      and accountable work environment.
                              efektif serta tercipta lingkungan kerja yang adil,
                              berintegritas, dan akuntabel.

                              Penerapan pencegahan dan pengelolaan benturan            The implementation of conflict of interest prevention
                              kepentingan tersebut didukung oleh sejumlah              and management is supported by several guidelines,
                              pedoman, antara lain:                                    including:
                              • Pedoman Tata Kelola Perusahaan                         • Code of Corporate Governance
                              • Pedoman Etika dan Perilaku                             • Code of Conduct
                              • Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi              • Board Manual
                              • Pedoman Tata Kelola Kelompok Usaha                     • Code of Group Governance
                              • Pedoman, prosedur, dan instruksi kerja lainnya         • Other relevant guidelines, procedures, and work
                                                                                         instructions

                              Selain itu, PTPI memiliki Pedoman Pengelolaan Tata       In addition, PTPI has established the Governance &
                              Kelola & Kepatuhan yang telah disahkan pada tanggal 3    Compliance Management Guidelines, which were
                              Oktober 2025 sebagai pedoman omnibus. Pedoman ini        officially approved on October 3, 2025, as an omnibus
116                           antara lain mengatur pengelolaan benturan kepentingan    guideline. These guidelines regulate, among other
                              dan menjadi acuan bagi Perusahaan serta Anak             matters, the management of conflicts of interest
                              Perusahaan dalam melaksanakan upaya pencegahan,          and serve as a reference for the Company and its
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              pengendalian, penanganan, dan penegakan atas             Subsidiaries in implementing measures to prevent,
                              potensi maupun kejadian benturan kepentingan. Dalam      control, address, and enforce actions related to
                              pedoman tersebut, benturan kepentingan dikategorikan     potential or actual conflicts of interest. The guidelines
                              sebagai salah satu bentuk korupsi yang perlu dikelola    also classify conflicts of interest as a form of corruption
                              secara sistematis dan berkelanjutan.                     that must be managed systematically and sustainably.
Page 117
                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)




Laporan dugaan benturan kepentingan dapat                         As part of its ESG commitments, the Company manages
disampaikan secara langsung atau melalui saluran                  its assets to ensure the responsible use of resources.
WBS untuk ditindaklanjuti dan diteruskan kepada pihak             Physical assets, office buildings, warehouses,
terkait, seperti pimpinan unit kerja. Satuan Pengawasan           distribution support facilities, and non-core assets
Intern (SPI), dan Direksi sesuai kewenangannya. [GRI 2-15]        are managed with consideration for efficiency, safety,
                                                                  compliance, and sustainability. [GRI 2-15]

Pada periode pelaporan, tidak terdapat laporan                    The Company also continues to strengthen asset
pengaduan terkait benturan kepentingan yang                       mapping, monitoring, and evaluation to support optimal
berkaitan dengan Pemegang Saham, Dewan Komisaris,                 operations, reduce potential inefficiencies, and align
Direksi ataupun karyawan terkait dengan kewenangan                with the principles of good corporate governance. [GRI
dan pelaksanaan tugasnya. [GRI 2-15]                              2-15]




Proses Mengelola Dampak                                      [GRI 2-25] [OJK F.16]

Process for Managing Impacts



PTPI menyadari bahwa setiap kegiatan usaha memiliki               PTPI recognizes that its business activities generate
dampak, baik positif maupun negatif, dan berkomitmen              both positive and negative impacts and is committed
untuk mengelola serta memitigasi dampak negatif                   to managing and mitigating negative impacts in a
tersebut secara bertanggung jawab. Sebagai bagian                 responsible manner. As part of its approach to identifying
dari pendekatan untuk mengidentifikasi dan menangani              and addressing grievances, PTPI provides grievance
keluhan, PTPI menyediakan mekanisme pengaduan                     mechanisms accessible to customers, communities, as
yang dapat diakses oleh pelanggan, masyarakat, serta              well as internal and external parties. These mechanisms
pihak internal dan eksternal. Mekanisme ini mencakup              include channels for submitting feedback on products
penyampaian masukan terkait produk dan layanan, serta             and services, as well as a whistleblowing system for
sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system)              reporting alleged violations. All reports received are
untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Seluruh                      followed up through verification, investigation, and
laporan yang diterima ditindaklanjuti melalui proses              resolution processes in accordance with applicable
verifikasi, investigasi, dan penyelesaian sesuai dengan           provisions. In addition to grievance mechanisms, PTPI
ketentuan yang berlaku. Selain mekanisme pengaduan,               implements other processes to support the remediation
PTPI juga menjalankan proses lain untuk mendukung                 of negative impacts, including follow-up actions based
pemulihan dampak negatif, termasuk tindak lanjut                  on investigation results, the provision of remedies
atas hasil investigasi, pemberian solusi atau perbaikan           or corrective actions to affected parties, and the
kepada pihak terdampak, serta peningkatan kebijakan               enhancement of internal policies and procedures to
dan prosedur internal guna mencegah terulangnya                   prevent recurrence.
kejadian serupa.

PTPI melibatkan pemangku kepentingan sebagai                      PTPI involves stakeholders, as users of the grievance
pengguna mekanisme pengaduan dalam proses                         mechanisms, in the design, review, and enhancement of
perancangan, peninjauan, dan peningkatan mekanisme                these mechanisms through regular consultation forums
tersebut melalui forum konsultasi rutin dan survei                and satisfaction surveys. Stakeholder input is used          117
kepuasan. Masukan dari pemangku kepentingan                       as the basis for refining procedures and developing
digunakan sebagai dasar dalam penyempurnaan                       reporting platforms to ensure they remain relevant and
                                                                                                                               2025 Sustainability Report




prosedur dan pengembangan platform pelaporan                      responsive to user needs. To ensure effectiveness, PTPI
agar tetap relevan dan responsif terhadap kebutuhan               periodically monitors and evaluates the performance
pengguna. Untuk memastikan efektivitasnya, PTPI                   of its grievance mechanisms and remediation
secara berkala memantau dan mengevaluasi kinerja                  processes using indicators such as response time,
mekanisme pengaduan dan proses pemulihan melalui                  resolution rate, and stakeholder feedback. The results
Page 118
                                                                                               Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                               Strengthening Governance and Compliance




                              indikator seperti waktu respons, tingkat penyelesaian     of these evaluations are used to support continuous
                              aduan, dan umpan balik pemangku kepentingan. Hasil        improvement and are disclosed transparently in the
                              evaluasi ini digunakan untuk perbaikan berkelanjutan      Sustainability Report.
                              dan diungkapkan secara transparan dalam Laporan
                              Keberlanjutan.

                              Masukan, usulan, dan pengaduan dapat disampaikan          Feedback, suggestions, and complaints can be
                              melalui:                                                  submitted through:



                                            Surel | Email:                        @pupuk_indonesia                     PT Pupuk Indonesia
                                            info@pupuk-indonesia.com
                                                                                  @pt.pupukindonesia                   PT Pupuk Indonesia Official
                                            Situs Web | Website:
                                            www.pupuk-indonesia.com               Pupuk.Indonesia




                              Komunikasi Masalah Penting                                 [GRI 2-16]

                              Communication of Critical Concerns



                              PTPI telah menetapkan prosedur khusus untuk               PTPI has specific procedures to communicate critical
                              mengkomunikasikan informasi kritis atau masalah           information or material issues to ensure timely and
                              penting guna memastikan penanganan yang cepat dan         effective handling of urgent situations. Critical concerns
                              efektif terhadap situasi mendesak. Masalah penting        include issues related to the Company’s potential and
                              mencakup isu yang berkaitan dengan potensi dan            actual negative impacts on stakeholders, as identified
                              dampak negatif aktual Perusahaan terhadap pemangku        through grievance mechanisms and other processes,
                              kepentingan, yang diidentifikasi melalui mekanisme        including national emergencies (such as pandemics) or
                              pengaduan serta proses lainnya, termasuk kondisi          other events that may materially affect operations.
                              darurat nasional (misalnya pandemi) atau peristiwa lain
                              yang berpotensi mempengaruhi operasional secara
                              material.

                              Mekanisme penyampaian isu kritis dilakukan melalui        The mechanism for communicating critical issues
                              rapat Direksi dan selanjutnya dikomunikasikan kepada      is carried out through Board of Directors meetings
                              Dewan Komisaris dalam rapat gabungan Dewan                and subsequently communicated to the Board of
                              Komisaris dan Direksi. Selama periode pelaporan, tidak    Commissioners in joint meetings of the Board of
                              terdapat masalah penting yang memerlukan intervensi       Commissioners and the Board of Directors. During
                              atau input langsung dari Direksi.                         the reporting period, there were no critical concerns
                                                                                        requiring direct intervention or input from the Board of
                                                                                        Directors.

118
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




Praktik Usaha yang Adil dan Patuh Hukum
Fair and Lawful Business Practices



PTPI senantiasa mematuhi seluruh peraturan                 PTPI consistently complies with all applicable laws
perundang-undangan yang berlaku serta tidak terlibat       and regulations and does not engage in monopolistic
dalam praktik monopoli, anti-trust, maupun bentuk          practices, anti-trust activities, or other forms of unfair
persaingan usaha tidak sehat lainnya. Pada periode         competition. During the reporting period, there were no
pelaporan, tidak terdapat tuntutan hukum terkait praktik   legal cases related to monopoly practices or significant
monopoli maupun pelanggaran peraturan perundang-           violations of laws and regulations. This compliance
undangan yang signifikan. Kepatuhan ini mencerminkan       reflects the Company’s commitment to maintaining
komitmen Perusahaan dalam menjaga integritas,              integrity, mitigating legal risks, and fostering a
mitigasi risiko hukum, serta menciptakan lingkungan        transparent and ethical business environment. [GRI 3-3] [GRI
usaha yang transparan dan berlandaskan etika. [GRI 3-3]    2-27] [GRI 206-1]

[GRI 2-27] [GRI 206-1]



PTPI juga secara aktif mengikuti dan mendukung             PTPI also actively follows and supports government
kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan aspek           policies related to environmental and social aspects,
lingkungan dan sosial, termasuk pengurangan emisi gas      including greenhouse gas emission reduction, waste
rumah kaca, pengelolaan limbah, dan pengembangan           management, and the development of renewable
energi terbarukan. PTPI memastikan kepatuhan               energy. PTPI ensures compliance with applicable
terhadap regulasi yang berlaku serta mengintegrasikan      regulations and integrates sustainability principles into
prinsip keberlanjutan ke dalam strategi operasional        its operational strategy to anticipate regulatory changes
untuk mengantisipasi perubahan kebijakan dan               and promote positive impacts on communities and the
mendorong dampak positif bagi masyarakat dan               environment. [RT-CH-530a.1]
lingkungan. [RT-CH-530a.1]




Kontribusi Politik
Political Contributions



PTPI menerapkan kebijakan yang secara konsisten            PTPI applies a policy that consistently maintains the
menjaga netralitas Perusahaan dari keterlibatan dalam      Company’s neutrality from involvement in political
aktivitas politik, guna memastikan fokus operasional       activities, ensuring that its operational focus remains
tetap pada pencapaian tujuan perusahaan dan agenda         on achieving corporate objectives and sustainability
keberlanjutan tanpa dipengaruhi dinamika politik           priorities without being influenced by external political
eksternal. Kebijakan ini diatur dalam Pedoman Tata         dynamics. This policy is set out in the PTPI Code of
Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance)           Corporate Governance and the Code of Conduct, which
dan Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct),          emphasize the principle of political neutrality, including
yang menegaskan prinsip netralitas terhadap kegiatan       provisions on political contributions as outlined below:
politik, termasuk pengaturan terkait kontribusi politik    [GRI 3-3] [GRI 415-1]

sebagaimana dirinci berikut ini: [GRI 3-3] [GRI 415-1]
1. Perusahaan memberikan kebebasan kepada                  1.     The Company allows individuals working within            119
     setiap individu yang bekerja di Perusahaan untuk             the Company the freedom to participate in political
     berpartisipasi dalam proses politik dan mendukung            processes and support political parties or candidates
                                                                                                                           2025 Sustainability Report




     partai atau kandidat pilihannya tanpa pengaruh               of their choice without any influence. Individuals
     apapun. Individu yang mengikuti kegiatan                     who actively engage in political activities, including
     politik secara aktif, antara lain ikut serta dalam           party membership or campaigning, must refer to
Page 120
                                                                                             Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan
                                                                                             Strengthening Governance and Compliance




                                   keanggotaan partai politik atau berkampanye untuk         and comply with internal policies and applicable
                                   tujuan pemilihan, harus mengacu dan mematuhi              laws and regulations.
                                   ketentuan internal dan peraturan perundang-
                                   undangan.
                              2.   Perusahaan tidak berpihak kepada partai politik      2.   The Company does not align with any political
                                   manapun atau tidak memberi sumbangsih dan/                party and does not provide contributions and/or
                                   atau donasi baik dalam bentuk uang tunai atau             donations, whether in cash or in kind, to political
                                   lainnya kepada partai politik maupun organisasi           parties or affiliated organizations or representatives
                                   atau perwakilan yang terafiliasi di lokasi manapun        in any of its operating locations.
                                   Perusahaan beroperasi.
                              3.   Perusahaan dalam batas kepatutan, hanya dapat        3.   Within reasonable limits, the Company may provide
                                   memberikan donasi untuk amal atau tujuan sosial           donations solely for charitable or social purposes in
                                   sesuai dengan peraturan perundang-undangan.               accordance with applicable laws and regulations.

                              Dalam Pedoman Etika dan Perilaku, ketentuan               Under the Code of Conduct, provisions on Political
                              mengenai Aktivitas Politik mengatur ketentuan sebagai     Activities are regulated as follows: [GRI 415-1]
                              berikut: [GRI 415-1]
                              1. Tidak memberikan kontribusi yang berasal dari          1.   Not to provide contributions sourced from
                                  dana Perusahaan, barang-barang dan fasilitas milik         Company funds, assets, or facilities to support any
                                  Perusahaan, yang ditujukan untuk mendukung                 political party or candidate, except as permitted
                                  partai politik atau kandidat manapun, kecuali              under applicable laws and regulations.
                                  sebatas yang dibenarkan menurut hukum dan
                                  peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                              2. Tidak menggunakan anggaran dan fasilitas yang          2.   Not to use Company budgets and facilities,
                                  dimiliki Perusahaan, antara lain berupa kendaraan          including official/operational vehicles, buildings,
                                  dinas/operasional, gedung, ruang aula, lapangan,           halls, fields, and other facilities, for personal or
                                  dan fasilitas lainnya untuk kepentingan pribadi/           group interests, including election and/or regional
                                  kelompok/golongan termasuk untuk keperluan                 election campaign activities.
                                  pelaksanaan kampanye Pemilu dan/atau Pilkada.
                              3. Fasilitas sebagaimana dimaksud pada angka (2)          3.   The facilities referred to in point (2) above may
                                  di atas, dapat digunakan untuk kegiatan yang               be used for activities related to elections and/or
                                  terkait dengan Pemilu dan/atau Pilkada, sepanjang          regional elections, provided they are conducted
                                  dilakukan dengan mekanisme bisnis, misalnya                through a business mechanism, such as leasing
                                  dengan cara sewa menyewa, dengan nilai transaksi           arrangements, at reasonable and generally
                                  yang wajar dan berlaku umum sesuai dengan                  applicable rates in accordance with Company
                                  Ketentuan Perusahaan.                                      provisions.
                              4. Menghindari, menghentikan dan/atau mengganti           4.   To avoid, discontinue, and/or replace activities
                                  kegiatan-kegiatan yang berpotensi disalahgunakan           that may be misused by individuals or groups
                                  oleh pribadi/kelompok/golongan tertentu untuk              for practical political activities in the context of
                                  kegiatan politik praktis dalam rangka Pemilu dan/          elections and/or regional elections.
                                  atau Pilkada.
                              5. Melaporkan indikasi adanya Insan Perusahaan yang       5.   To report any indication of Company employees
                                  melakukan pelanggaran peraturan perundang-                 violating laws and regulations related to elections
                                  undangan di bidang Pemilu dan/atau Pilkada                 and/or regional elections to the relevant
120                               kepada Lembaga pelaksana dan/atau pengawas                 implementing and/or supervisory authorities.
                                  pemilihan.
                              6. Melarang pencalonan calon Kepala Daerah/               6.   To prohibit candidacy for Regional Head/
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                  Wakil Kepala Daerah, keterlibatan dalam partai             Vice Regional Head, involvement in political
                                  politik, dan larangan penggunaan Sumber Daya               parties, and the use of the above-mentioned
                                  tersebut di atas untuk juga diterapkan kepada              resources, applicable to Company employees and
                                  Insan Perusahaan dan Anak Perusahaan / Afiliasi            Subsidiaries/Affiliated entities.
                                  terkonsolidasi.
Page 121
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




7.  Patuh terhadap setiap peraturan perundang-            7.   To comply with all laws and regulations governing
    undangan yang mengatur keterlibatan Perusahaan             the Company’s involvement in public affairs,
    dalam urusan publik, meliputi Aktivitas Politik dan        including political and social activities.
    sosial.
8. Insan Perusahaan yang menjadi Calon Gubernur,          8.   Company employees who become candidates for
    Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon                  governor, vice governor, regent, vice regent, mayor,
    Wakil Bupati, Calon Walikota dan Calon Wakil               or vice mayor, or who decide to take positions in
    Walikota, serta yang memutuskan untuk menjadi              political parties, must resign and/or be dismissed
    pengurus partai politik, harus mengundurkan diri           from their positions as Company employees upon
    dan/atau diberhentikan dari jabatannya sebagai             official nomination by the Provincial or Regency/
    Insan Perusahaan sejak ditetapkan oleh Komisi              City Election Commission, with entitlements
    Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan              granted in accordance with applicable provisions
    Umum Kabupaten/Kota, dengan mendapatkan hak-               of the Company/subsidiaries.
    hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada
    masing-masing Perusahaan/Anak Perusahaan.
9. Tidak ikut serta/terlibat dalam kegiatan politik,      9.   Not to participate or be involved in political activities
    kampanye Pemilu dan/atau Pilkada, baik secara              or election campaigns, either directly or indirectly,
    langsung maupun tidak langsung yaitu melalui               including through social media.
    sosial media.
10. Tidak menggunakan Media Sosial milik pribadi          10. Not to use personal or Company social media to
    atau Perusahaan untuk mengunggah atau                     post or disseminate content related to practical
    menyebarluaskan konten yang terkait dengan                political activities, particularly in the context of
    kegiatan politik praktis khususnya dalam rangka           elections or regional elections.
    Pemilu atau Pilkada.
11. Menghindari, menghentikan dan/atau mengganti          11. To avoid, discontinue, and/or replace activities
    kegiatan-kegiatan yang berpotensi disalahgunakan          that may be misused by individuals or groups
    oleh pribadi/kelompok/golongan tertentu untuk             for practical political activities in the context of
    kegiatan politik praktis dalam rangka Pemilu dan/         elections and/or regional elections.
    atau Pilkada.

Pada periode pelaporan, Perusahaan tidak memberikan       During the reporting period, the Company did not make
kontribusi politik baik secara langsung maupun tidak      any political contributions, either directly or indirectly,
langsung, dalam bentuk keuangan maupun natura. [GRI       in the form of financial or in-kind contributions. [GRI 415-1]
415-1]




                                                                                                                           121
                                                                                                                           2025 Sustainability Report
Page 122
Pencapaian
Kinerja Ekonomi
Berkelanjutan
Achieving Sustainable
Economic Performance
Page 123

          
Page 124
                                                                                                Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                                Achieving Sustainable Economic Performance




                              Kinerja ekonomi memiliki peran penting
                              dalam mendukung keberlanjutan usaha
                              Perusahaan. Melalui pengelolaan sumber
                              daya yang efektif dan penguatan stabilitas
                              keuangan, Perusahaan berupaya memastikan
                              penciptaan nilai jangka panjang sekaligus
                              memenuhi tanggung jawabnya kepada para
                              pemangku kepentingan. Kinerja ekonomi
                              juga mencerminkan kemampuan Perusahaan
                              dalam menjaga kesinambungan operasional
                              di tengah dinamika industri serta tantangan
                              eksternal yang terus berkembang.                                           [GRI 3-3]


                              Economic performance plays an important role in supporting the
                              Company’s business sustainability. Through effective resource
                              management and strengthened financial stability, the Company seeks
                              to ensure long-term value creation while fulfilling its responsibilities to
                              stakeholders. Economic performance also reflects the Company’s ability
                              to maintain operational continuity amid industry dynamics and increasing
                              external challenges. [GRI 3-3]




124
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Tinjauan atas Ekonomi Nasional
Overview of the National Economy



Pada tahun 2025, perekonomian nasional menunjukkan        In 2025, the national economy showed upward
penguatan yang ditopang oleh stabilitas sektor-sektor     momentum, supported by the stability of key sectors,
strategis, terutama pertanian sebagai pilar ketahanan     particularly agriculture as a pillar of national food
pangan nasional. Dalam konteks ini, industri pupuk        security. In this context, the fertilizer industry plays an
memiliki peran penting karena berkontribusi langsung      important role, as it directly contributes to improving
terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan          agricultural productivity and the sustainability of farming
keberlanjutan usaha tani. Permintaan pupuk, khususnya     activities. Demand for fertilizers, especially subsidized
pupuk bersubsidi, tetap terjaga seiring komitmen          fertilizers, remained stable in line with the Government’s
pemerintah dalam memastikan ketersediaan input            commitment to ensuring the availability of affordable
pertanian yang terjangkau dan tepat sasaran bagi petani   and targeted agricultural inputs for farmers across
di berbagai wilayah Indonesia. Komitmen tersebut          Indonesia. This commitment was reinforced through
diperkuat melalui penerbitan Peraturan Presiden           the issuance of Presidential Regulation No. 6 of 2025
Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata        on the Governance of Subsidized Fertilizers, which
Kelola Pupuk Bersubsidi, yang menjadi landasan utama      serves as the main foundation for reforming the national
reformasi sistem distribusi pupuk bersubsidi secara       subsidized fertilizer distribution system.
nasional.

Sepanjang tahun 2025, pemerintah melakukan                Throughout 2025, the Government introduced
penyesuaian kebijakan di sektor pupuk melalui             policy adjustments in the fertilizer sector through the
penerapan mekanisme baru penyaluran pupuk                 implementation of a new mechanism for subsidized
bersubsidi sebagaimana diatur lebih lanjut dalam          fertilizer distribution, as further regulated in the
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025           Regulation of the Minister of Agriculture No. 15 of
tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 6            2025 on the Implementation of Presidential Regulation
Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.          No. 6 of 2025 on the Governance of Subsidized
Regulasi ini mengatur secara teknis proses                Fertilizers. This regulation provides detailed technical
perencanaan, penetapan alokasi, pengadaan, hingga         provisions covering planning, allocation determination,
pengawasan distribusi pupuk bersubsidi.                   procurement, and the supervision of subsidized fertilizer
                                                          distribution.

Mekanisme      baru    tersebut     diarahkan    untuk    The new mechanism is designed to simplify the
menyederhanakan proses distribusi, meningkatkan           distribution process, improve the accuracy of
akurasi sasaran penerima, serta memperkuat                beneficiary targeting, and strengthen transparency and
transparansi dan pengawasan. Pemanfaatan sistem           oversight. The use of an electronic data-based planning
perencanaan berbasis data elektronik menjadi              system is a key foundation in enabling more efficient,
fondasi utama dalam mendorong penyaluran pupuk            accountable, and responsive distribution of subsidized
bersubsidi yang lebih efisien, akuntabel, dan responsif   fertilizers. In addition, the Government has established
terhadap kebutuhan petani. Selain itu, pemerintah juga    policies on allocation and the Highest Retail Price (HET)
menetapkan kebijakan terkait alokasi dan Harga Eceran     of subsidized fertilizers through the Decree of the
Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi melalui Keputusan        Minister of Agriculture No. 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025
Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025       on Types, Highest Retail Prices, and Allocation of
tentang Jenis, Harga Eceran Tertinggi, dan Alokasi        Subsidized Fertilizers for Fiscal Year 2025, which serves     125
Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2025, yang menjadi        as a reference for technical implementation in the field.
acuan pelaksanaan teknis di lapangan.
                                                                                                                        2025 Sustainability Report




Di sisi industri, pembaruan kebijakan subsidi dan         From an industry perspective, updates to subsidy
penguatan regulasi perdagangan turut membentuk            policies and strengthened trade regulations have
dinamika usaha pupuk nasional sepanjang tahun 2025.       shaped the dynamics of the national fertilizer industry
Penyesuaian skema subsidi yang diperbarui melalui         throughout 2025. Adjustments to the subsidy scheme,
Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 tentang           as stipulated in Presidential Regulation No. 113 of 2025
Page 126
                                                                                            Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                            Achieving Sustainable Economic Performance




                              Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun           on the Amendment to Presidential Regulation No. 6
                              2025 diarahkan untuk meningkatkan efisiensi biaya         of 2025, are aimed at improving cost efficiency and
                              dan memperbaiki arus kas produsen, tanpa mengurangi       enhancing producers’ cash flow, while maintaining
                              komitmen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan          the Government’s commitment to ensuring fertilizer
                              harga pupuk bagi petani. Penguatan regulasi               affordability for farmers. Strengthened regulations on
                              terkait standar produk, perizinan, dan pengawasan         product standards, licensing, and trade supervision
                              perdagangan juga mendorong terciptanya praktik            have also encouraged more orderly, transparent, and
                              usaha yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan    sustainable business practices within the fertilizer
                              di industri pupuk.                                        industry.

                              Dalam lanskap tersebut, PTPI memegang peran               Within this landscape, PTPI plays a strategic role as a
                              strategis sebagai produsen pupuk nasional yang            national fertilizer producer entrusted with maintaining
                              mengemban mandat untuk menjaga ketersediaan               the availability and continuity of fertilizer supply across
                              dan kelancaran pasokan pupuk di seluruh wilayah           Indonesia. The Company acts as a key link between
                              Indonesia. Perusahaan berperan sebagai penghubung         government policy and on-the-ground implementation,
                              utama antara kebijakan pemerintah dan implementasi di     particularly in supporting the new subsidized fertilizer
                              lapangan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan           distribution mechanism as regulated under the
                              mekanisme baru penyaluran pupuk bersubsidi                Presidential Regulation and its implementing provisions.
                              sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden dan           Through integrated management of production,
                              peraturan turunannya. Melalui pengelolaan produksi,       distribution, and governance, Pupuk Indonesia
                              distribusi, dan tata kelola yang terintegrasi, Pupuk      contributes directly to strengthening the national
                              Indonesia berkontribusi langsung dalam memperkuat         agricultural sector and supporting the achievement of
                              sektor pertanian nasional dan mendukung pencapaian        sustainable food self-sufficiency.
                              swasembada pangan secara berkelanjutan.




                              Inisiatif Strategis 2025
                              Strategic Initiatives 2025



                              Pada tahun 2025, PTPI memfokuskan penguatan peran         In 2025, PTPI focused on strengthening its role as
                              sebagai strategic enabler ketahanan pangan nasional       a strategic enabler of national food security while
                              sekaligus meningkatkan profitabilitas berkelanjutan       enhancing sustainable profitability through optimization
                              melalui optimalisasi portofolio pupuk dan non-pupuk,      of its fertilizer and non-fertilizer portfolio, production
                              efisiensi biaya produksi, serta transformasi menuju       cost efficiency, and transformation toward a sustainable
                              industri kimia dan nutrisi tanaman yang berkelanjutan.    chemical and plant nutrition industry.

                              Beberapa inisiatif strategis yang dijalankan pada tahun   Key strategic initiatives implemented in 2025 included
                              2025, antara lain meningkatkan efisiensi konsumsi         improving gas feedstock efficiency through the
                              bahan baku gas lewat program Revamping Ammonia            Revamping Ammonia Plant-2 PKT program, targeting a
                              Pabrik-2 PKT untuk menurunkan konsumsi gas sebesar 4      reduction in gas consumption by 4.0 MMBTU per ton of
                              MMBTU/ton amonia dan menekan emisi CO2, kemudian          ammonia and lowering CO₂ emissions. The Company
                              penggantian Pusri-III dan IV lewat pembangunan pabrik     also replaced Pusri-III and IV through the development
126                           baru Pusri-IIIB yang dapat menekan konsumsi gas dari      of the new Pusri-IIIB plant, reducing gas consumption
                              34 MMBTU/ton urea menjadi 24 MMBTU/ton urea.              from 34 MMBTU per ton of urea to 24 MMBTU per ton.
                              Perusahaan juga meningkatkan kapasitas produksi           In addition, the Company increased NPK production
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              NPK melalui pembangunan pabrik NPK Nitrat PKC             capacity through the development of the PKC Nitrate
                              maupun diversifikasi produk melalui pembangunan           NPK plant and diversified its product portfolio through
                              pabrik Soda Ash PKT sebagai hilirisasi produk amonia.     the construction of the PKT Soda Ash plant as part
                              Guna meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka         of ammonia downstreaming. To further strengthen
                              menunjang ketahanan pangan di Indonesia Timur,            production capacity in support of food security in
                              Perusahaan juga tengah mengembangkan proyek               Eastern Indonesia, the Company is also developing an
                              pabrik Amonia-Urea di Papua Barat.                        Ammonia-Urea plant project in West Papua.
Page 127
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Kinerja PTPI 2025
PTPI Performance 2025


Perbandingan Target dan Kinerja Produksi serta Pendapatan dan Laba Rugi
Tahun 2025 (Ton) [OJK F.2]
Comparison of Production Targets and Actuals, as well as Revenue and Profit or Loss
Performance in 2025 (Ton)




                       Perbandingan Target dan                Target | Target
                       Realisasi Produksi (Ton) [OJK B.2]        19.223.285
                       Comparison of Production Target
                       and Actual (Ton)                       Realisasi | Actual
                                                                 19.239.635


                                                                                    Total Produksi Produk
                                                                                    Samping (Ton)
  Total Produksi Pupuk (Ton)                Total Produksi Non-Pupuk (Ton)
                                                                                    Total By-Product Production
  Total Fertilizer Production (Ton)         Total Non-Fertilizer Production (Ton)
                                                                                    (Ton)

  Target | Target                           Target | Target                         Target | Target
    12.622.500                                6.538.185                              62.600


  Realisasi | Actual                        Realisasi | Actual                      Realisasi | Actual
    12.533.088                                6.628.034                              78.513




                       Perbandingan Target dan Realisasi Target | Target
                       Pendapatan (Juta Rupiah)             95.235.961
                       Comparison of Revenue Target and
                       Actual (Million Rupiah)           Realisasi | Actual
                                                                 90.401.649


                       Perbandingan Target dan Realisasi Target | Target
                       Laba/Rugi (Juta Rupiah)              4.858.705
                       Comparison of Profit/Loss Target
                       and Actual (Million Rupiah)       Realisasi | Actual
                                                                 5.512.785
                                                                                                                        127
                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 128
                                                                                               Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                               Achieving Sustainable Economic Performance




                              Selama tahun pelaporan, PTPI mendukung pemenuhan             During the reporting year, PTPI supported the fulfillment
                              kebutuhan pupuk untuk pasar domestik maupun ekspor           of fertilizer demand for both domestic and export
                              melalui kinerja produksi yang secara umum melampaui          markets by generally exceeding established production
                              target yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan, total      targets. Overall, PTPI’s total production volume
                              volume produksi PTPI tercatat mencapai 100,09% dari          reached 100.09% of the planned target. Production
                              target yang direncanakan. Produksi pupuk utama yang          of key fertilizers, including urea, NPK, SP-36, ZA, and
                              mencakup Urea, NPK, SP-36, ZA, dan ZK terealisasi            ZK reached 99.29% of the target. Specifically, urea
                              sebesar 99,29% dibandingkan target. Secara khusus,           production achieved 97.04% of the target, due to
                              produksi Urea mencapai 97,04% dari target akibat             shutdowns at several plants resulting from equipment
                              sebagian pabrik mengalami shutdown akibat kerusakan          damage and maintenance. Meanwhile, NPK production
                              serta perbaikan peralatan. Sementara itu, produksi NPK       was strong, reaching 101.66% of the target.
                              menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan realisasi
                              sebesar 101,66% dari target yang ditetapkan.

                              Pada sektor non-pupuk, produksi amonia, asam sulfat,         In the non-fertilizer segment, production of ammonia,
                              dan asam fosfat mencatatkan capaian sebesar 101,37%          sulfuric acid, and phosphoric acid reached 101.37%
                              dibandingkan target. Selain itu, produk samping seperti      of the target. In addition, by-products such as liquid
                              CO₂ cair, dry ice, dan HCl membukukan realisasi              CO₂, dry ice, and HCl recorded strong production
                              produksi yang signifikan, mencapai 125,42% dari target       performance, reaching 125.42% of the RKAP target.
                              RKAP. Capaian ini mencerminkan upaya optimalisasi            This achievement reflects the Company’s efforts to
                              kapasitas serta fleksibilitas operasional Perusahaan         optimize capacity and maintain operational flexibility
                              dalam merespons kebutuhan pasar. Dibandingkan                in responding to market demand. Compared to the
                              dengan tahun sebelumnya, kinerja produksi pupuk PTPI         previous year, PTPI’s fertilizer production increased
                              mengalami peningkatan sebesar 2,35%. Sementara               by 2.35%, while non-fertilizer production declined by
                              itu, kinerja produksi non-pupuk tercatat mengalami           1.47%. The decrease was primarily driven by a 2.04%
                              penurunan sebesar 1,47%. Penurunan ini dipengaruhi           decline in ammonia production due to shutdowns at
                              oleh penurunan produksi amonia sebesar 2,04% akibat          several plants for equipment repairs and maintenance.
                              sebagian pabrik mengalami shutdown akibat kerusakan
                              serta perbaikan peralatan.

                              Dari sisi keuangan, PTPI membukukan pendapatan               From a financial perspective, PTPI recorded revenue
                              sebesar Rp90,40 triliun pada tahun pelaporan, atau           of Rp90.40 trillion in the reporting year, equivalent to
                              setara dengan 94,92% dari target yang ditetapkan             94.92% of the target set in the Company’s Work Plan
                              dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).          and Budget (RKAP). This represents an increase of
                              Pendapatan tersebut mencerminkan peningkatan                 10.76% compared to the previous year, which recorded
                              sebesar 10,76% dibandingkan tahun sebelumnya, yang           revenue of Rp81.62 trillion.
                              mencatatkan pendapatan sebesar Rp81,62 triliun.

                              Sejalan dengan upaya penguatan kinerja keuangan,             In line with efforts to strengthen financial performance,
                              Perusahaan juga melakukan pemetaan dan klasifikasi           the Company also conducted the mapping and
                              aset properti non-core di lingkungan PTPI. Hingga            classification of non-core property assets across PTPI.
                              Desember 2025, realisasi pendapatan aset mencapai            As of December 2025, asset revenue realization
                              Rp278,01 miliar atau 119% dari target tahun 2025,            reached Rp278.01 billion, or 119% of the 2025 target,
                              mencerminkan peningkatan produktivitas aset dan              reflecting improved asset productivity and stronger
128                           penguatan pendapatan non-core. Dari total 415 aset           non-core revenue streams. Of the 415 managed assets,
                              yang dikelola, sebanyak 352 aset telah terutilisasi dan      352 assets had been utilized, while 63 idle assets. This
                              63 aset idle. Pemetaan ini menjadi dasar penentuan           mapping serves as the basis for determining asset
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              prioritas optimalisasi aset melalui peningkatan utilisasi,   optimization priorities through increased utilization,
                              kerja sama pemanfaatan aset, serta evaluasi aset agar        asset partnership schemes, and asset evaluations
                              dapat dikelola secara lebih produktif, transparan, dan       to ensure assets are managed more productively,
                              berorientasi jangka panjang.                                 transparently, and with a long-term value-oriented
                                                                                           approach.
Page 129
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Sepanjang tahun 2025, sejumlah peraturan dan regulasi      Throughout 2025, a number of government policies and
pemerintah memberikan dukungan yang kuat bagi PTPI         regulations provided strong support for PTPI in carrying
dalam menjalankan perannya sebagai produsen pupuk          out its role as a national fertilizer producer. These
nasional. Dukungan kebijakan tersebut memperkuat           policy supports strengthen business certainty, improve
kepastian usaha, meningkatkan efisiensi penyaluran         the efficiency of subsidized fertilizer distribution, and
pupuk bersubsidi, serta mendorong pengelolaan              promote a more integrated and sustainable fertilizer
industri pupuk yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan   industry through the implementation and strengthening
melalui penerapan dan penguatan sertifikasi ISO 14001,     of ISO 14001, ISO 50001, ISO 9001, and ISO 45001
ISO 50001, ISO 9001, dan ISO 45001.                        certifications.

Inisiatif Perusahaan untuk terus bertumbuh dan             The Company’s initiatives to sustain growth and expand
memperluas jangkauan bisnis didukung oleh berbagai         its business reach are supported by various strategies
strategi yang difokuskan pada peningkatan efisiensi        focused on improving production cost efficiency,
biaya produksi, antara lain:                               including:
• Revitalisasi pabrik-pabrik yang sudah ada untuk          • Revitalization of existing plants to enhance
    meningkatkan kinerja operasional dan produktivitas         operational performance and productivity
• Penerapan efisiensi energi pada pabrik-pabrik            • Implementation of energy efficiency measures
    yang sudah ada melalui program modifikasi dan              at existing plants through modification and re-
    re-engineering yang didasarkan pada hasil audit            engineering programs based on energy audit results
    energi
• Optimalisasi pengadaan bahan baku pupuk dengan           •    Optimization of fertilizer raw material procurement
    memanfaatkan sinergi di seluruh anak perusahaan,            by leveraging synergies across subsidiaries
• Penguatan kolaborasi strategis dengan pemilik            •    Strengthening strategic collaboration with phosphate
    tambang batuan fosfat guna menjamin ketersediaan            rock mine owners to ensure the availability of quality
    bahan baku berkualitas dengan biaya yang                    raw materials at competitive costs
    kompetitif



Target dan Realisasi Produk Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan [OJK F.3]
Targets and Realization of Sustainable and Environmentally Friendly Products

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pertanian            As part of its commitment to sustainable agriculture, PTPI
berkelanjutan, PTPI menghadirkan portofolio produk         offers a portfolio of sustainable and environmentally
yang berkelanjutan dan ramah lingkungan sebagai            friendly products as fertilization solutions to enhance
solusi pemupukan sekaligus menjaga kelestarian             agricultural       productivity     while  environmental
lingkungan. Melalui pengembangan berbagai produk,          sustainability. Through the development of various
PTPI berupaya meningkatkan produktivitas pertanian         flagship products, PTPI aims to improve agricultural
sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Produk-          productivity       while      maintaining  environmental
produk inovatif yang dikembangkan PTPI meliputi:           sustainability. The innovative products developed by
                                                           PTPI include:
1.   Pupuk organik, yang dihasilkan dari penguraian        1. Organic          fertilizers,  produced    from     the
     bahan organik dan berfungsi meningkatkan                   decomposition of organic materials, which improve
     kesuburan tanah secara alami tanpa penggunaan              soil fertility naturally without the use of harmful
     bahan kimia berbahaya.                                     chemicals.
2.   Pupuk hayati, yaitu produk yang mengandung            2. Biofertilizers, containing living microorganisms           129
     mikroorganisme      hidup    untuk     membantu            that enhance nutrient absorption and improve
     penyerapan hara serta meningkatkan ketahanan               plant resistance to pests and diseases. Their
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




     tanaman terhadap hama dan penyakit. Penggunaan             use also helps reduce excessive reliance on
     pupuk hayati juga berkontribusi dalam mengurangi           chemical fertilizers and pesticides.
     pemakaian pupuk kimia dan pestisida secara
     berlebihan.
3.   Biodekomposer, berupa agen pengurai yang              3.   Biodecomposers, acting as decomposition agents
     mempercepat proses dekomposisi bahan organik               that accelerate the breakdown of organic matter,
Page 130
                                                                                             Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                             Achieving Sustainable Economic Performance




                                   sehingga meningkatkan ketersediaan nutrisi,               increase nutrient availability, promote natural plant
                                   mendorong pertumbuhan tanaman secara alami,               growth, and strengthen plant resilience against
                                   serta memperkuat ketahanan tanaman terhadap               pests and diseases.
                                   hama dan penyakit.
                              4.   Produk ekonomi sirkular, yang memanfaatkan           4.   Circular economy products, utilizing industrial by-
                                   limbah industri, seperti abu terbang (fly ash) dan        products such as fly ash and gypsum to produce
                                   gipsum, menjadi pupuk organik bernilai tambah             value-added organic fertilizers, thereby enhancing
                                   guna meningkatkan produktivitas pertanian                 agricultural productivity while reducing waste
                                   sekaligus mengurangi timbulan limbah.                     generation.
                              5.   Enhanced efficiency fertilizer, yaitu pupuk yang     5.   Enhanced efficiency fertilizers, formulated with
                                   diformulasikan dengan penambahan mikroba atau             added microbes or specific compounds to reduce
                                   senyawa tertentu untuk mengurangi kehilangan              nutrient losses and improve fertilization efficiency.
                                   hara dan meningkatkan efisiensi pemupukan.
                              6.   Sistem pertanian presisi, melalui pemanfaatan        6.   Precision agriculture systems, leveraging satellite
                                   teknologi satelit dan drone untuk memberikan              and drone technologies to provide accurate and
                                   rekomendasi dosis pupuk yang tepat dan spesifik           crop-specific fertilizer dosage recommendations.
                                   sesuai kebutuhan tanaman.
                              7.   Bionitrogen N-Fix, yaitu pupuk hayati berbasis       7.   Bionitrogen N-Fix, a biofertilizer based on
                                   mikroorganisme penambat nitrogen yang berfungsi           nitrogen-fixing microorganisms that increases
                                   meningkatkan ketersediaan nitrogen di dalam tanah         natural nitrogen availability in the soil, supporting
                                   secara alami. Produk ini mendukung peningkatan            soil fertility and improving nitrogen use efficiency
                                   kesuburan tanah dan efisiensi pemupukan nitrogen          for more optimal and sustainable plant growth.
                                   sehingga membantu pertumbuhan tanaman secara
                                   lebih optimal dan berkelanjutan.
                              8.   Urea Hydroxyapatite Nanohybrid, yaitu pupuk          8.   Urea Hydroxyapatite Nanohybrid, a nano-based
                                   berteknologi nano yang mengombinasikan                    fertilizer combining urea with hydroxyapatite
                                   urea dengan material hidroksiapatit untuk                 material to control the gradual release of nitrogen,
                                   mengendalikan pelepasan nitrogen secara                   enhancing nitrogen uptake efficiency and reducing
                                   bertahap. Teknologi ini dirancang untuk                   nutrient loss due to leaching and volatilization.
                                   meningkatkan efisiensi penyerapan nitrogen oleh
                                   tanaman serta mengurangi kehilangan hara akibat
                                   pencucian dan penguapan.
                              9.   Soil Sensing Kit, yaitu perangkat pemantauan         9.   Soil Sensing Kit, a soil monitoring device used to
                                   kondisi tanah yang digunakan untuk mengukur               measure key parameters such as nutrient levels,
                                   parameter penting seperti kadar hara, pH, dan             pH, and soil moisture quickly and accurately in
                                   kelembapan tanah secara cepat dan akurat di               the field, supporting more precise fertilization
                                   lapangan. Data yang dihasilkan mendukung                  recommendations        and     improving   fertilizer
                                   rekomendasi pemupukan yang lebih presisi                  efficiency and agricultural productivity.
                                   sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan
                                   pupuk dan produktivitas pertanian.

                              PTPI tidak memproduksi pupuk yang mengandung              PTPI does not produce fertilizers containing genetically
                              organisme yang dimodifikasi secara genetik (genetically   modified organisms (GMOs). In 2025, PTPI continued to
                              modified organisms/GMO). Pada tahun 2025, PTPI terus      contribute to greenhouse gas (GHG) emission reduction
130                           berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah           through the development and marketing of eco-friendly
                              kaca (GRK) melalui pengembangan dan pemasaran             products, particularly Urea N Stabilizer. This product has
                              produk ramah lingkungan, khususnya Urea N Stabilizer.     the potential to reduce 40% compared to conventional
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Produk tersebut memiliki potensi pengurangan emisi        urea emissions. This initiative forms part of the
                              sebesar 40% dibandingkan emisi urea konvensional.         Company’s efforts to support low-emission agricultural
                              Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Perusahaan        practices and achieve long-term decarbonization
                              dalam mendukung praktik pertanian rendah emisi serta      targets in the agricultural sector. [RT-CH-410c.1]
                              pencapaian target jangka panjang dekarbonisasi sektor
                              pertanian. [RT-CH-410c.1]
Page 131
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




Perbandingan Target dan Realisasi Pada Produk Berkelanjutan [OJK F.3] [RT-CH-000.A] [RT-CH-410a.1]
Comparison of Targets and Realization of Sustainable Products


       Kategori                Satuan                Produk                   Target 2025             Realisasi 2025
       Category                 Unit                 Product                  2025 Target            2025 Realization

 Pupuk Organik         ton              Petroganik                                   500.000                        225.810
 Organic Fertilizer
                       liter            Phonska OCA                                   24.000                               5.168

                       ton              Excow                                                -                               19

                       ton              Phonska Alam                                         -                                13

 Pupuk Hayati          ton              Ecofert                                          250                                 47
 Biofertilizer
                       ton              Petro Biofertil                                     48                                4

                       kL               Bioripah                                            10                               12

                       kL               Bion Up                                              -                         2.534

                       ton              Biotara                                             30                                13

 Biodekomposer         kL               Gladiator Cair                                 3.000                                528
 Biodecomposer
                       ton              Gladiator Padat                                     30                               1,8

                       ton              Biodex                                              20                               12

 Produk Ekonomi        ton              Petrocas                                      50.000                         42.027
 Sirkular
 Circular Economy      ton              Kapur Pertanian                              125.000                        146.833
 Products              ton              Nitralite                                      3.600                                621

 Enhanced Efficiency   ton              Urea N Stabilizer                                    -                        18.373
 Fertilizer
                       ton              NPK Coating Mikroba                                  -                              214




Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
Economic Value Generated and Distributed


Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan              Economic value generated and distributed reflects the
mencerminkan      kontribusi      Perusahaan    dalam          Company’s contribution in creating and distributing
menciptakan serta menyalurkan nilai tambah kepada              value to various stakeholders. Through its operational
berbagai pemangku kepentingan. Melalui aktivitas               activities and sustainable financial performance,
operasional dan kinerja keuangan yang berkelanjutan,           PTPI not only generates revenue but also distributes
PTPI tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga          economic benefits to the government, employees,
mendistribusikan manfaat ekonomi kepada pemerintah,            providers of capital, suppliers, and the community as
karyawan, penyedia modal, pemasok, dan masyarakat              part of its commitment to inclusive and sustainable
sebagai bagian dari komitmen terhadap pertumbuhan              growth. More detailed information on economic value
yang inklusif dan berkelanjutan. Informasi lebih rinci         generated, distributed, and retained is presented in
mengenai nilai ekonomi yang diterima, didistribusikan,         the Sustainability Performance Metrics section of this
dan ditahan dapat dilihat pada bagian Metrik Kinerja           report. [GRI 3-3]
Keberlanjutan dalam laporan ini. [GRI 3-3]                                                                                         131
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report
Page 132
                                                                                           Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                           Achieving Sustainable Economic Performance




                              Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]
                              Financial Assistance from Government

                              Pada      tahun     pelaporan   2025,     pemerintah     In the 2025 reporting year, the Government allocated
                              mengalokasikan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp44       a fertilizer subsidy budget of Rp44 trillion to PTPI
                              triliun kepada PTPI guna mendukung keberlanjutan         to support the continued distribution of subsidized
                              distribusi pupuk bersubsidi kepada petani. Dukungan      fertilizers to farmers. This support enables PTPI to
                              tersebut memungkinkan PTPI menyediakan pupuk             provide fertilizers at more affordable prices, thereby
                              dengan harga yang lebih terjangkau sehingga              expanding farmers’ access to quality fertilizers to
                              memperluas akses petani terhadap pupuk berkualitas       enhance national agricultural productivity. [GRI 3-3]
                              dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian
                              nasional. [GRI 3-3]

                              Pada tahun 2025, PTPI melanjutkan implementasi           In 2025, PTPI continued the implementation of the
                              Program Makmur sebagai bagian dari sinergi               Makmur Program as part of its ongoing synergy
                              berkelanjutan dengan pemerintah dalam memperkuat         with the Government in strengthening national food
                              ketahanan pangan nasional. Program ini dijalankan        security. The program is implemented through an
                              melalui pendekatan pertanian terintegrasi yang           integrated farming approach that includes the provision
                              mencakup penyediaan sarana produksi pertanian            of quality agricultural inputs, cultivation assistance, and
                              berkualitas, pendampingan budi daya, serta fasilitasi    facilitation of access to financing and markets. Through
                              akses pembiayaan dan pasar. Melalui keberlanjutan        the continuation of the Makmur Program, farmers gain
                              Program Makmur, petani memperoleh akses yang lebih       broader access to PTPI’s products and services, while
                              luas terhadap produk dan layanan PTPI. Di samping itu,   also supporting the optimization of fertilizer utilization
                              program tersebut juga dapat mendorong optimalisasi       produced by the Company.
                              penggunaan pupuk produksi Perusahaan.

                              Selain dukungan berupa subsidi, PTPI juga memperoleh     In addition to subsidy support, PTPI also benefits from
                              dukungan kebijakan melalui Keputusan Menteri Energi      policy support through the Decree of the Minister
                              dan Sumber Daya Mineral Nomor 134 Tahun 2021             of Energy and Mineral Resources No. 134 of 2021
                              tentang Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Dalam            on Specific Natural Gas Pricing (HGBT). Under this
                              aturan tersebut, terdapat pemberian insentif berupa      regulation, incentives are provided in the form of
                              penetapan harga gas bumi khusus bagi industri pupuk.     designated natural gas pricing for the fertilizer industry.
                              Kebijakan ini mendukung efisiensi biaya produksi serta   This policy supports production cost efficiency and
                              menjaga daya saing harga pupuk di tingkat petani.        helps maintain fertilizer price competitiveness at the
                                                                                       farmer level.




132
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




Perpajakan
Taxation



Pendekatan terhadap Pajak [GRI 207-1, 207-2]
Approach to Tax

Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan        As part of the implementation of good corporate
yang baik, PTPI menempatkan kepatuhan perpajakan            governance, PTPI places tax compliance as a key
sebagai salah satu prioritas utama. Direktur Keuangan       priority. The Director of Finance serves as the highest
bertindak sebagai pejabat eksekutif tertinggi yang          executive responsible for directing, overseeing, and
bertanggung jawab dalam mengarahkan, mengawasi,             approving the Company’s tax strategy. PTPI ensures
serta menyetujui strategi perpajakan Perusahaan.            compliance with applicable tax regulations through
PTPI memastikan kepatuhan terhadap ketentuan                periodic monitoring and regular dissemination activities
perpajakan yang berlaku melalui pemantauan berkala          involving the Large Taxpayer Office (KPP LTO 3) and the
dan kegiatan sosialisasi rutin yang melibatkan KPP LTO      Directorate General of Taxes, to provide comprehensive
3 dan Direktorat Jenderal Pajak, guna memberikan            understanding to all business units and subsidiaries. [GRI
pemahaman yang komprehensif kepada seluruh unit             3-3]

kerja dan entitas anak. [GRI 3-3]

Selain menjaga kepatuhan, PTPI secara proaktif              In addition to maintaining compliance, PTPI proactively
mengoptimalkan pemanfaatan insentif fiskal yang             optimizes the utilization of available fiscal incentives
tersedia untuk mendukung pertumbuhan usaha yang             to support sustainable business growth. These efforts
berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui             include applying for tax allowance and tax holiday
pengajuan fasilitas tax allowance dan tax holiday untuk     facilities for investment projects, utilizing facilities for
proyek investasi, pemanfaatan fasilitas bagi Wajib Pajak    Low-Risk Taxpayers and Certain Criteria Taxpayers, such
Berisiko Rendah dan Wajib Pajak Kriteria Tertentu seperti   as preliminary refunds for overpayments of income tax
restitusi pendahuluan atas kelebihan pembayaran PPh         (PPh) and value-added tax (VAT) as well as other fiscal
dan PPN, serta berbagai insentif fiskal lainnya yang        incentives relevant to corporate actions within PTPI. Tax
relevan dengan aksi korporasi di lingkungan PTPI. Tata      Governance, Control, and Risk Management [GRI 207-2]
Kelola, Pengendalian, dan Manajemen Risiko Pajak [GRI
207-2]



PTPI telah menerapkan kerangka tata kelola dan              PTPI implements a comprehensive tax governance
pengendalian pajak yang komprehensif sebagai bagian         and control framework as part of its commitment to
dari komitmen terhadap praktik bisnis yang transparan       transparent and responsible business practices. The
dan bertanggung jawab. Direksi bertanggung jawab            Board of Directors is responsible for overseeing and
atas pengawasan dan kepatuhan terhadap strategi             ensuring compliance with the Company’s tax strategy.
perpajakan Perusahaan. Pendekatan perpajakan                The tax approach is integrated into all business
diintegrasikan ke dalam seluruh proses bisnis melalui       processes through the cultivation of a tax compliance
penanaman budaya kepatuhan pajak kepada seluruh             culture among all employees, supported by training
karyawan, yang didukung oleh program pelatihan serta        programs and the provision of relevant information
penyediaan informasi yang relevan agar setiap individu      to ensure that everyone understands their roles and
memahami peran dan tanggung jawabnya dalam                  responsibilities in maintaining tax compliance.
menjaga kepatuhan perpajakan.                                                                                              133


Risiko perpajakan diidentifikasi melalui berbagai           Tax risks are identified through various analyses and
                                                                                                                           2025 Sustainability Report




analisis dan dimonitor secara berkala. Unit kerja           monitored periodically. The tax function plays an active
pajak berperan aktif dalam mengelola risiko dengan          role in managing risks by identifying and anticipating
mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi risiko          potential risks from the planning and business
sejak tahap perencanaan dan pengembangan bisnis.            development stages. In addition, PTPI regularly
Page 134
                                                                                              Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                              Achieving Sustainable Economic Performance




                              Selain itu, PTPI secara rutin melaksanakan audit internal   conducts internal and external audits to evaluate the
                              maupun eksternal guna mengevaluasi efektivitas sistem       effectiveness of its tax control and risk management
                              pengendalian dan manajemen risiko perpajakan yang           systems.
                              telah diterapkan.

                              PTPI telah melakukan assurance atas laporan                 PTPI’s assurance of its Sustainability Report by
                              keberlanjutan oleh pihak ketiga independen sebagai          an independent third party is part of its ongoing
                              bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap                 commitment to transparency and accountability. The
                              transparansi dan akuntabilitas. Perusahaan juga telah       Company has also conducted audits of the quantitative
                              melakukan audit atas data kuantitatif yang disajikan        data presented in the report and ensured that
                              dalam laporan serta memastikan bahwa metodologi             calculation methodologies are applied appropriately
                              perhitungan dilakukan secara tepat dan sesuai dengan        and in accordance with applicable standards. The
                              standar yang berlaku. Proses verifikasi tersebut            verification process involves independent parties to
                              melibatkan pihak independen untuk menjaga akurasi           maintain the accuracy and validity of the disclosed data.
                              dan validitas data yang disampaikan.

                              PTPI juga menyediakan mekanisme pelaporan                   PTPI also provides a secure reporting mechanism to
                              yang aman untuk memfasilitasi pelaporan dugaan              facilitate the reporting of alleged legal violations related
                              pelanggaran hukum terkait perpajakan, termasuk              to taxation, including through the whistleblowing
                              melalui sistem whistleblowing. Pelaporan dapat              system. Reports may be submitted anonymously,
                              dilakukan secara anonim dan Perusahaan menjamin             and the Company ensures the confidentiality of the
                              kerahasiaan identitas pelapor. Informasi lebih lanjut       whistleblower’s identity. Further information on the
                              mengenai manajemen perpajakan Perusahaan dapat              Company’s tax management can be found in the PTPI
                              dilihat dalam Laporan Tahunan PTPI Tahun 2025.              Annual Report 2025.


                              Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pengelolaan Kepedulian Terkait Pajak [GRI 207-3]
                              Stakeholder Engagement and Management of Tax-Related Concerns


                              Sebagai wujud komitmen terhadap transparansi                As part of its commitment to transparency and
                              dan akuntabilitas, PTPI membangun komunikasi dan            accountability,   PTPI     maintains     constructive
                              kolaborasi yang konstruktif dengan otoritas perpajakan      communication and collaboration with tax authorities
                              dalam pengelolaan kewajiban pajak. Setiap masukan           in managing its tax obligations. Feedback and
                              dan rekomendasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan       recommendations obtained from tax audits are followed
                              pajak ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan     up through improvement actions in accordance with the
                              yang mengacu pada Pedoman Pengelolaan Perpajakan            Company’s Tax Management Guidelines. [GRI 3-3]
                              Perusahaan. [GRI 3-3]

                              Selain itu, partisipasi aktif PTPI dalam berbagai forum     In addition, PTPI’s active participation in various tax
                              perpajakan, termasuk Tax Forum BUMN, memungkinkan           forums, including the SOE Tax Forum, enables the
                              Perusahaan untuk memahami ekspektasi pemangku               Company to understand stakeholder expectations,
                              kepentingan, mengikuti perkembangan regulasi,               keep abreast of regulatory developments, and ensure
                              serta memastikan praktik perpajakan yang dijalankan         that its tax practices remain aligned with applicable
                              senantiasa selaras dengan ketentuan yang berlaku.           regulations.
134
                              Melalui kolaborasi yang konstruktif dengan berbagai         Through constructive collaboration with various
                              pemangku kepentingan, PTPI terus memperkuat                 stakeholders, PTPI continues to strengthen tax
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              kepatuhan perpajakan dan memperoleh pengakuan               compliance and has received recognition as a
                              sebagai Wajib Pajak Patuh untuk beberapa entitas            Compliant Taxpayer for several entities within the PTPI.
                              di bawah PTPI. Pengakuan tersebut mencerminkan              This recognition reflects the Company’s commitment
                              komitmen Perusahaan dalam menjalankan kewajiban             to fulfilling its tax obligations in an orderly, transparent,
                              perpajakan secara tertib, transparan, dan sesuai            and compliant manner.
                              dengan ketentuan yang berlaku.
Page 135
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Sejalan dengan ruang lingkup operasional yang             In line with its operational scope, which is entirely located
seluruhnya berada di Indonesia, Perusahaan                in Indonesia, the Company reports its tax obligations
melaporkan kewajiban perpajakannya dalam yurisdiksi       within the jurisdiction of the Republic of Indonesia.
Republik Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai       Further information on tax disclosures is presented in
pengungkapan perpajakan disajikan dalam Laporan           the 2025 Annual Report, which is prepared based on
Tahunan 2025 yang disusun berdasarkan laporan             audited consolidated financial statements. [GRI 207-4]
keuangan audit konsolidasian. [GRI 207-4]




Rantai Pasokan
Supply Chain



Penguatan Rantai Pasok Lokal [GRI 2-6] [GRI 204-1]
Strengthening Local Supply Chains

Rantai pasok PTPI merupakan bagian integral               PTPI’s supply chain is an integral part of supporting
dalam mendukung kelangsungan proses produksi              the continuity of the Company’s production processes,
Perusahaan, yang mencakup pemasok bahan baku,             encompassing raw material suppliers, distribution
jasa distribusi, serta berbagai pendukung operasional     services, and various other operational supports.
lainnya. Pada tahun pelaporan, PTPI bekerja sama          During the reporting year, PTPI collaborated with 2,151
dengan 2.151 pemasok dengan total nilai pengadaan         suppliers, with a total procurement value of Rp54,060
sebesar Rp54.060 miliar.                                  billion.

PTPI secara aktif membangun rantai pasok yang             PTPI actively develops a sustainable supply chain by
berkelanjutan dengan mengutamakan keterlibatan            prioritizing the engagement of local suppliers, defined
pemasok lokal, yaitu pemasok yang berasal dari provinsi   as suppliers originating from the provinces where the
tempat fasilitas produksi Perusahaan beroperasi           Company’s production facilities operate as well as
maupun yang berdomisili di wilayah Indonesia. Dalam       suppliers domiciled within Indonesia. In this context,
konteks ini, lokasi operasi signifikan mencakup           significant operating locations include the Company’s
fasilitas produksi dan operasional utama Perusahaan       main production and operational facilities that materially
yang berkontribusi secara material terhadap kegiatan      contribute to PTPI’s business activities. The commitment
bisnis PTPI. Komitmen terhadap penguatan ekonomi          to strengthening the domestic economy is reflected in
domestik tecermin dalam capaian Tingkat Komponen          the achievement of a Domestic Component Level (TKDN)
Dalam Negeri (TKDN) sebesar 84,54%. Selain itu, PTPI      of 84.54%. In addition, PTPI empowers micro, small, and
turut memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan        medium enterprises (MSMEs) in the procurement of
menengah (UMKM) dalam proses pengadaan barang             goods and services through the utilization of the PaDi
dan jasa melalui pemanfaatan platform Pasar Digital       UMKM (MSME Digital Marketplace) platform. [GRI 3-3]
UMKM (PaDi UMKM). [GRI 3-3]

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait       To support government policies on strengthening
penguatan industri dalam negeri serta peningkatan         domestic industries and increasing TKDN, PTPI
TKDN, PTPI menetapkan strategi pengurangan impor          established a structured and sustainable import
yang terstruktur dan berkelanjutan untuk periode          reduction strategy for the 2024–2028 period. This               135
2024–2028. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan      strategy is aimed at increasing the use of domestic
pemanfaatan produk dan jasa dalam negeri,                 products and services, strengthening the national
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




memperkuat rantai pasok nasional, serta mendorong         supply chain, and promoting the independence of
kemandirian industri pendukung. Adapun fokus utama        supporting industries. The key focus areas of PTPI’s
strategi pengurangan impor PTPI periode 2024–2028         import reduction strategy for 2024–2028 are presented
disajikan pada infografis berikut.                        in the following infographic.
Page 136
                                                                                              Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                              Achieving Sustainable Economic Performance




                                                                  Strategi Pengurangan Impor 2024–2028
                                                                   Import Reduction Strategy 2024–2028



                                             1                        2                                3                                   4
                                     Penggunaan DAP           Peningkatan                   Peningkatan                            Peningkatan
                                     dari dalam negeri        penggunaan suku               penggunaan produk                      penggunaan produk
                                     sebagai bahan            cadang merek                  lokal untuk jasa dan                   lokal pada bidang
                                     baku NPK                 umum dalam negeri             barang TI                              lainnya
                                     Use of                   Increased use of              Increased use of                       Increased use of
                                     domestically             locally available             local products for IT                  local products in
                                     sourced DAP as           spare parts for               services and goods                     other sectors
                                     raw material for         general purposes
                                     NPK




                                                         Pada tahun 2025, PTPI bekerja sama dengan 2.151
                                                         pemasok, yang terdiri dari 2.094 pemasok nasional dan
                                                         57 pemasok internasional, serta menyalurkan 84,54%
                                                         dari total nilai pengadaan kepada pemasok lokal. [GRI 204-1]
                                                         In 2025, PTPI engaged 2,151 suppliers, comprising 2,094 domestic suppliers
                                                         and 57 international suppliers, and allocated 84.54% of its total procurement
                                                         value to local suppliers.




                              Penilaian Lingkungan dan Sosial Pemasok [GRI 308-1] [GRI 308-2] [GRI 414-1] [GRI 414-2]
                              Environmental and Social Assessment of Suppliers


                              PTPI berkomitmen memastikan seluruh aktivitas dalam        PTPI is committed to ensuring that all supply chain
                              rantai pasok dilaksanakan dengan memperhatikan             activities are carried out with due consideration of
                              aspek lingkungan dan sosial. Untuk itu, PTPI secara        environmental and social aspects. To this end, PTPI
                              berkala melakukan penilaian terhadap mitra dan             periodically conducts assessments of partners and
                              pemasok guna memastikan kepatuhan terhadap kriteria        suppliers to ensure compliance with established
                              keberlanjutan yang telah ditetapkan. Proses penilaian      sustainability criteria. These assessment processes
                              tersebut mengacu pada Pedoman Umum Pelaksanaan             refer to the General Guidelines for the Procurement of
                              Pengadaan Barang dan Jasa di PI Group No. PI-SMT-          Goods and Services within the PI Group No. PI-SMT-
                              PD-015 serta Pedoman Pengelolaan Rekanan No. PI-           PD-015 and the Partner Management Guidelines No. PI-
                              ADA-PD-003, yang mencakup aspek-aspek berikut: [GRI        ADA-PD-003, which cover the following aspects: [GRI 3-3]
                              3-3]



136
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




                   Aspek Lingkungan                           Aspek Sosial
                   Environmental Aspect                       Social Aspect
                   • Kepatuhan terhadap                       • Kepatuhan terhadap ketentuan Upah
                     peraturan dan regulasi                     Minimum Regional.
                     lingkungan yang berlaku.                 • Penerapan standar dan kinerja
                   • Compliance with applicable                 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
                     environmental laws and                   • Penghormatan terhadap hak asasi
                     regulations.                               manusia (HAM).
                                                              • Compliance with Regional Minimum
                                                                Wage provisions.
                                                              • Implementation of Occupational
                                                                Health and Safety (OHS) standards and
                                                                performance.
                                                              • Respect for human rights.




Sepanjang tahun pelaporan, PTPI melakukan penilaian   During the reporting year, PTPI assessed 505 or 100%
terhadap 505 atau 100% pemasok baru melalui           of new suppliers through desk assessments and on-
mekanisme desk assessment dan on-site assessment      site assessments based on environmental and social
berdasarkan kriteria lingkungan dan sosial. Hasil     criteria. The results indicated that no suppliers were
penilaian menunjukkan bahwa tidak terdapat pemasok    identified as having significant actual or potential
yang teridentifikasi memiliki dampak negatif aktual   negative impacts on environmental or social aspects.
maupun potensial yang signifikan terhadap aspek       Accordingly, no suppliers required corrective actions or
lingkungan maupun sosial. Dengan demikian, tidak      improvement plans, and no suppliers were terminated
terdapat pemasok yang memerlukan tindakan korektif    as a result of the assessment process. [GRI 308-1, 414-1]
atau rencana perbaikan, maupun pemasok yang
dihentikan kerja samanya sebagai hasil dari proses
penilaian tersebut. [GRI 308-1, 414-1]

PTPI juga memperkuat aktivitas rantai pasok melalui   PTPI also strengthened its supply chain activities
implementasi pengadaan berkelanjutan yang mengacu     through the implementation of sustainable procurement
pada ISO 20400 Sustainable Procurement yang           practices in accordance with ISO 20400 Sustainable
telah dijalankan sejak 2023. Hingga tahun 2025,       Procurement, which has been in place since 2023. As of
tingkat kepatuhan terhadap prinsip ISO 20400 dalam    2025, the level of compliance with ISO 20400 principles
proses pengadaan PTPI mencapai 75% dan akan           in PTPI’s procurement processes reached 75% and
terus ditingkatkan pada periode mendatang. PTPI       will continue to be enhanced in the coming periods.
juga mendorong pemasok untuk mengadopsi praktik       PTPI also encourages suppliers to adopt sustainable
pengadaan berkelanjutan di perusahaan pemasok,        procurement practices within their own organizations,
yang tecermin dari komitmen tertulis sebanyak 287     as reflected by 287 suppliers that have provided
pemasok untuk mendukung penerapan prinsip             written commitments to support the implementation of
sustainable procurement pada perusahaan pemasok.      sustainable procurement principles.




                                                                                                                   137
                                                                                                                   2025 Sustainability Report
Page 138
                                                                                                   Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                                   Achieving Sustainable Economic Performance




                              Survei Kepuasan Pemasok
                              Supplier Satisfaction Survey

                              Kolaborasi yang efektif dengan pemasok menjadi                   Effective collaboration with suppliers is a key factor in
                              salah satu faktor kunci dalam memastikan kelancaran              ensuring smooth fertilizer distribution. To understand
                              distribusi pupuk. Untuk memahami tingkat kepuasan                satisfaction levels and the quality of partnership
                              serta kualitas hubungan kemitraan, PTPI secara berkala           relationships, PTPI regularly conducts supplier
                              melaksanakan survei kepuasan pemasok. Survei ini                 satisfaction surveys. These surveys aim to identify
                              bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kendala                 potential challenges faced by suppliers while gathering
                              yang dihadapi pemasok sekaligus menghimpun                       feedback to enhance service quality and improve
                              masukan guna meningkatkan kualitas layanan dan                   business processes that support partner performance.
                              penyempurnaan proses bisnis yang mendukung kinerja
                              mitra usaha.

                              Hasil evaluasi menunjukkan capaian yang positif, dengan          The evaluation results indicate positive outcomes, with
                              indeks kepuasan sebesar 4,2 dan indeks keterikatan               a satisfaction index of 4.2 and an engagement index
                              sebesar 4,05. Capaian tersebut mencerminkan tingkat              of 4.05. These results reflect a high level of supplier
                              kepuasan dan loyalitas yang tinggi dari pemasok                  satisfaction and loyalty toward PTPI’s services and
                              terhadap layanan dan sistem kemitraan PTPI.                      partnership system.

                              Hingga saat ini, jaringan distribusi PTPI mencakup lebih         To date, PTPI’s distribution network comprises more
                              dari 1.030 Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan 26.459              than 1,030 Distribution Business Players (PUD) and
                              Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) yang berperan             26,459 Fertilizer Recipients at Delivery Points (PPTS),
                              signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi                   which play a significant role in supporting local
                              lokal. Keberadaan jaringan tersebut turut mendukung              economic growth. The presence of this network also
                              peningkatan produktivitas pertanian serta membuka                contributes to increased agricultural productivity and
                              peluang kerja bagi masyarakat di berbagai wilayah                creates employment opportunities across various
                              operasional. [GRI 203-2]                                         operational areas. [GRI 203-2]

                                                                          Survei Kepuasan Pemasok
                                                                          Supplier Satisfaction Survey

                                  Indeks Kepuasan Pemasok:              Indeks Ketidakpuasan Pemasok:                   Indeks Keterikatan Pemasok:
                                  Supplier Satisfaction Index:          Supplier Dissatisfaction Index:                 Supplier Engagement Index:


                                  4,2                                   1,99                                            4,05
                                  (Kategori Puas)                       (Kategori Puas)                                 (Kategori Loyal)
                                  (Satisfied Category)                  (Satisfied Category)                            (Loyal Category)




138
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Rantai Distribusi                    [GRI 2-6]

Distribution Chain



PTPI memegang tanggung jawab penuh dalam                        PTPI holds full responsibility for the procurement and
pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi secara                distribution of subsidized fertilizers nationwide in
nasional sesuai dengan Peraturan Presiden No. 6 Tahun           accordance with the Presidential Regulation No. 6 of
2025. Di samping itu, PTPI juga berperan strategis              2025. In addition, PTPI plays a strategic role in meeting
dalam memenuhi kebutuhan pupuk komersial di pasar               the demand for commercial fertilizers in the domestic
domestik. Dengan mengacu pada prinsip 7T, PTPI                  market. By adhering to the 7T Right Principle, PTPI
memastikan ketersediaan dan distribusi pupuk, baik              ensures that the availability and distribution of both
bersubsidi maupun komersial, dilakukan secara efektif           subsidized and commercial fertilizers are carried out
dan efisien di seluruh wilayah Indonesia.                       effectively and efficiently across Indonesia.

                                                      Prinsip 7T
                                                   7T Right Principle


    Tepat         Tepat Jenis         Tepat           Tepat          Tepat Mutu        Tepat Harga               Tepat
    Waktu         Right Type         Tempat          Jumlah          Right Quality      Right Price            Penerima
  Right Time                       Right Place        Right                                                      Right
                                                     Quantity                                                  Receiver




                                                                                           Rp


Pelaksanaan pengadaan dan penyaluran pupuk                      The procurement and distribution of fertilizers are
dilakukan melalui sistem distribusi berjenjang yang             carried out through a tiered distribution system
mencakup Gudang Pabrik hingga Titik Serah. Skema ini            covering Plant Warehouses to Delivery Point. This
meliputi tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga         scheme encompasses the provincial, regency, district,
kelompok tani dan entitas lainnya di seluruh Indonesia,         and farmer group levels, as well as other entities across
guna memastikan pupuk tersedia secara merata dan                Indonesia, to ensure fertilizers are distributed evenly
tepat sasaran. Mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi            and reach the intended beneficiaries. The distribution
dari Titik Serah kepada petani atau kelompok tani               of subsidized fertilizers from Delivery Point to farmers
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang diatur                or farmer groups is implemented in accordance with
dalam Peraturan Menteri Pertanian yang berlaku, guna            the provisions set out in the applicable Minister of
memastikan distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan       Agriculture regulations, ensuring that distribution is
sesuai regulasi.                                                conducted in an orderly manner, accurately targeted,
                                                                and in compliance with regulations.

Dalam mendukung efisiensi rantai distribusi, Perusahaan         To support distribution chain efficiency, the Company
juga melakukan evaluasi atas aset pendukung distribusi,         also evaluates distribution support assets, including
termasuk gudang dan kantor pemasaran wilayah,                   warehouses and regional marketing offices, to                139
untuk memastikan tingkat pemanfaatan yang optimal,              ensure optimal utilization, alignment with operational
lokasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional,                needs, and cost efficiency. This approach aligns with
                                                                                                                             2025 Sustainability Report




serta struktur biaya yang efisien. Pendekatan ini               the Company’s efforts to strengthen the resilience
sejalan dengan upaya Perusahaan dalam memperkuat                of the national fertilizer supply chain, reduce cost
ketahanan rantai pasok pupuk nasional, menekan                  inefficiencies, and ensure distribution infrastructure
inefisiensi biaya, dan memastikan infrastruktur distribusi      effectively supports services for farmers.
dapat mendukung pelayanan kepada petani secara
efektif.
Page 140
                                                                                            Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                            Achieving Sustainable Economic Performance




                                                        Pada tahun 2025, PTPI didukung oleh 1.030 Pelaku
                                                        Usaha Distribusi (PUD) dan 26.459 Penerima Pupuk
                                                        pada Titik Serah (PPTS) dalam mendukung kelancaran
                                                        distribusi pupuk di seluruh wilayah operasional.
                                                        In 2025, PTPI was supported by 1,030 Distribution Business Players
                                                        (PUD) and 26,459 Fertilizer Recipients at the Delivery Point (PPTS) in
                                                        ensuring the smooth distribution of fertilizers across all operational areas.



                                                            Fasilitas dan Infrastruktur Distribusi
                                                                Distribution Facilities and Infrastructure


                                   Kendaraan | Vehicles                      Dermaga | Ports                                  Gudang | Warehouses




                              7.204                                    4                                              5
                              unit truk                                unit Dermaga TUKS                              Gudang Pabrik (kapasitas ±
                              trucks                                   (Terminal untuk                                912.000 ton)
                                                                       Kepentingan Sendiri)                           Plant Warehouse (capacity ±
                                                                       TUKS ports (Private-Use                        912,000 tons)
                                                                       Terminals)



                              7
                              kapal milik sendiri
                              owned vessels



                                                                       17                                             500
                                                                                                                      Gudang Penyangga
                                                                       unit pengantongan pupuk/
                                                                                                                      (kapasitas
                                                                       distribution center
                              138                                      fertilizer bagging units /
                                                                                                                      ± 1.966.330 ton)
                                                                                                                      Buffer Warehouse (capacity
                              unit kapal rekanan                       distribution centers
                                                                                                                      ± 1,966,330 tons)
                              (voyage charter)
                              partner vessels (voyage
                              charter)


140
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




Guna memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan         To ensure that subsidized fertilizer distribution is
tepat sasaran dan sesuai ketentuan, PTPI mengacu             properly targeted and in compliance with applicable
pada kerangka regulasi yang berlaku. Distribusi              provisions, PTPI refers to the prevailing regulatory
pupuk bersubsidi oleh PTPI mengacu pada peraturan            framework. The distribution of subsidized fertilizers by
perundang-undangan yang berlaku, antara lain:                PTPI is conducted in accordance with applicable laws
                                                             and regulations, including:
•   Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 6 Tahun        • Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
    2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi,                   No. 6 of 2025 on the Governance of Subsidized
                                                                 Fertilizers
•   Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025          • Regulation of the Minister of Agriculture No. 15
    tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden             of 2025 on the Implementing Regulations for
    Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk                 Presidential Regulation No. 6 of 2025 on the
    Bersubsidi                                                   Management of Subsidized Fertilizers

•   Keputusan Menteri Pertanian No. 1117/Kpts./              •   Decree of the Minister of Agriculture No. 1117/Kpts./
    SR.310/M/10/2025 tentang Jenis, Harga Eceran                 SR.310/M/10/2025 on Types, Highest Retail Prices,
    Tertinggi, dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun                and Allocation of Subsidized Fertilizers for Fiscal
    Anggaran 2025                                                Year 2025

Penyaluran pupuk bersubsidi dilaksanakan melalui             The distribution of subsidized fertilizers is carried out
distributor resmi yang ditunjuk berdasarkan Surat            through officially appointed distributors based on
Perjanjian Jual Beli (SPJB). Pelaku Usaha Distribusi (PUD)   sales and purchase agreements (SPJB). Distribution
bertanggung jawab menyalurkan pupuk di wilayah               Business Players (PUD) are responsible for distributing
kerjanya dan menunjuk Titik Serah resmi melalui SPJB         fertilizers within their designated areas and appointing
untuk mendistribusikan pupuk secara langsung kepada          official Delivery Points through the SPJB to distribute
petani atau kelompok tani. Mekanisme distribusi              fertilizers directly to farmers or farmer groups. The
dilakukan secara tertutup melalui jaringan PUD dan           distribution mechanism is conducted through a closed
Titik Serah resmi yang telah ditetapkan. Penyaluran          system involving designated PUD and official Delivery
pupuk bersubsidi hanya diberikan kepada petani yang          Points. Subsidized fertilizers are only distributed to
terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan       farmers registered in the electronic Definitive Plan for
Kelompok (e-RDKK) dan memenuhi persyaratan sebagai           Group Needs (e-RDKK) and who meet the eligibility
penerima sesuai ketentuan yang berlaku.                      requirements in accordance with applicable regulations.

Sementara itu, distribusi pupuk nonsubsidi dilaksanakan      Meanwhile, the distribution of non-subsidized fertilizers
berdasarkan perjanjian jual beli yang bersifat komersial     is carried out based on commercial and flexible sales
dan fleksibel antara Perusahaan dan pembeli. SPJB            and purchase agreements between the Company
disusun secara terperinci untuk mengatur volume,             and buyers. The Sales and Purchase Agreement
harga, jangka waktu pengiriman, serta mekanisme              (SPJB) is prepared in detail to govern volume, pricing,
pembayaran dalam setiap transaksi sehingga                   delivery timelines, and payment mechanisms in each
memastikan kepastian hukum dan kelancaran proses             transaction, ensuring legal certainty and smooth
distribusi.                                                  distribution processes.




                                                                                                                          141
                                                                                                                          2025 Sustainability Report
Page 142
                                                                                            Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                            Achieving Sustainable Economic Performance




                              Rayonisasi Pupuk                        [GRI 2-6]

                              Fertilizer Distribution Zoning System

                              Dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan                 To safeguard food security and enhance farmers’ welfare,
                              meningkatkan kesejahteraan petani, Pemerintah             the Government has established a subsidized fertilizer
                              menetapkan program pupuk bersubsidi melalui               program through the provision of Urea, NPK, organic
                              penyediaan pupuk Urea, NPK, pupuk organik, dan            fertilizer, and ZA for ten strategic food commodities,
                              pupuk ZA bagi sepuluh komoditas pangan strategis,         namely rice, corn, soybeans, cassava, chili, shallots,
                              yaitu padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang      garlic, smallholder sugarcane, coffee, and cocoa. The
                              merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi, dan kakao.        program is intended for farmers organized in farmer
                              Program ini ditujukan bagi petani yang tergabung dalam    groups and registered in the Agricultural Extension
                              kelompok tani dan terdaftar dalam Sistem Informasi        Management Information System (SIMLUHTAN).
                              Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN).

                              Selain menyalurkan pupuk bersubsidi, PTPI juga            In addition to distributing subsidized fertilizers, PTPI also
                              menyediakan pupuk nonsubsidi untuk memenuhi               provides non-subsidized fertilizers to meet the needs of
                              kebutuhan berbagai komoditas pertanian lainnya.           various other agricultural commodities. The distribution
                              Distribusi pupuk bersubsidi dilaksanakan secara efektif   of subsidized fertilizers is carried out effectively through
                              melalui sistem rayonisasi, sebagaimana dijelaskan         a fertilizer distribution zoning system, as described
                              berikut ini:                                              below:

                                       Rayonisasi Pupuk Urea PSO Tahun 2025 | Urea PSO Fertilizer Distribution Zoning System 2025




                                   Keterangan
                                   Description
                                      Rayon PIM
                                      PIM Distribution Zone
                                      Rayon PSP
                                      PSP Distribution Zone
                                      Rayon PKC
                                      PKC Distribution Zone
                                      Rayon PKG
                                      PKG Distribution Zone
                                      Rayon PKT
                                      PKT Distribution Zone



                                        Rayonisasi Pupuk NPK PSO Tahun 2025 | NPK PSO Fertilizer Distribution Zoning System 2025




142                                Keterangan
                                   Description
                                      Rayon PIM
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                      PIM Distribution Zone
                                      Rayon PSP
                                      PSP Distribution Zone
                                      Rayon PKC
                                      PKC Distribution Zone
                                      Rayon PKG
                                      PKG Distribution Zone
                                      Rayon PKT
                                      PKT Distribution Zone
Page 143
                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




   Rayonisasi Pupuk NPK Kakao Tahun 2025 | NPK Cocoa Fertilizer Distribution Zoning System 2025




Keterangan
Description
   Rayon PKT
   PKT Distribution Zone




      Rayonisasi Pupuk Organik Tahun 2025 | Organic Fertilizer Distribution Zoning System 2025




Keterangan
Description
   Rayon PKC
   PKC Distribution Zone
   Rayon PKG
   PKG Distribution Zone




              Rayonisasi Pupuk ZA Tahun 2025 | ZA Fertilizer Distribution Zoning System 2025




Keterangan                                                                                                       143
Description
   Rayon PKG
   PKG Distribution Zone
                                                                                                                 2025 Sustainability Report
Page 144
                                                                                           Pencapaian Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
                                                                                           Achieving Sustainable Economic Performance




                              Digitalisasi Distribusi
                              Distribution Digitalization

                              PTPI telah melakukan transformasi digital yang           PTPI is undertaking a comprehensive digital
                              komprehensif untuk meningkatkan efisiensi dan            transformation to enhance the efficiency and
                              efektivitas distribusi pupuk. Pemanfaatan data dan       effectiveness of its fertilizer distribution. The utilization
                              teknologi digital memungkinkan PTPI membangun            of data and digital technologies allows PTPI to build a
                              ekosistem distribusi yang lebih efisien, transparan,     more efficient, transparent, and responsive distribution
                              dan responsif sebagai upaya meningkatkan kualitas        ecosystem, aimed at improving service quality for
                              layanan kepada petani dan mitra bisnis. Transformasi     farmers and business partners. This transformation is
                              ini ditandai dengan pengembangan berbagai sistem         reflected in the development of various digital systems,
                              digital, antara lain:                                    including:
                              1. Distribution Planning and Control System (DPCS)       1. Distribution Planning and Control System (DPCS)
                                   Aplikasi pemantauan dan pengendalian outbound            DPCS is an application for monitoring and
                                   logistics yang meliputi beberapa kegiatan                controlling outbound logistics, covering activities
                                   diantaranya kegiatan loading dan unloading di            such as loading and unloading at subsidiary ports,
                                   pelabuhan anak perusahaan, pergerakan kapal,             vessel movements, truck movements, and stock
                                   pergerakan truk serta ketersediaan stok di gudang        availability at buffer warehouses, with the following
                                   penyangga dengan rincian sebagai berikut:                features:
                                   •    Monitoring Kegiatan Pelabuhan Anak                  • Monitoring of Subsidiary Port Activities
                                        Perusahaan
                                        Monitoring     yang       dilakukan   berupa           Monitoring includes the realization of planned
                                        realisasi pemuatan kapal-kapal yang telah              vessel loading and raw material unloading,
                                        direncanakan,      maupun       pembongkaran           supported by real-time surveillance through
                                        bahan baku, sekaligus pemantauan realtime              CCTV.
                                        menggunakan CCTV.
                                   •    Vessel Tracker                                     •   Vessel Tracker
                                        Vessel Tracker digunakan untuk memonitor               Used to monitor vessel movements from
                                        pergerakan kapal mulai dari persiapan                  pre-loading, loading, sailing, berthing, to
                                        pemuatan, pemuatan, berlayar, sandar sampai            unloading at destination ports.
                                        dengan pembongkaran di pelabuhan tujuan
                                   •    Truck Tracking (INDIGO Tracker)                    •   Truck Tracking (INDIGO Tracker)
                                        Truck Tracking berfungsi untuk memonitor               Enables monitoring of truck movements
                                        pergerakan truk yang melakukan pengiriman              delivering fertilizers to buffer warehouses
                                        pupuk menuju Gudang Penyangga dengan                   using      Global      Positioning   System
                                        memanfaatkan Global Positioning System                 (GPS) on drivers’ mobile devices.
                                        (GPS) pada handphone pengemudi.
                                   •    Monitoring Ketersediaan Stok Pupuk                 •   Monitoring of Subsidized Fertilizer Stock
                                        Bersubsidi                                             Availability
                                        Sistem yang digunakan untuk monitoring                 A system used to monitor fertilizer stock at the
                                        ketersediaan pupuk di tingkat kabupaten                regency level using flag indicators to reflect
                                        dengan indikator bendera yang mencerminkan             stock conditions relative to safety stock levels.
                                        kondisi stok dari safety stock.

144
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




2.   APGx (Warehouse Management System)                     2.   APGx (Warehouse Management System)
     Aplikasi yang digunakan untuk melakukan                     APGx is an application used to manage all
     pengelolaan seluruh aktivitas operasional gudang            warehouse operational activities in real time,
     secara langsung (real-time), termasuk penyediaan            including virtual visualization of warehouse layouts.
     visualisasi tata letak gudang secara virtual. Dalam         Each warehouse operator inputs layout data
     implementasinya, setiap pengelola gudang                    into APGx, allowing visibility of stock occupancy
     menyusun layout gudang pada APGx, sehingga                  by area and facilitating stock opname activities.
     dapat terlihat kondisi keterisian stok suatu area,
     serta memudahkan pelaksanaan kegiatan stock
     opname.
3.   Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO)                 3.   Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO)
     Sistem yang digunakan untuk mengatur                        SISTRO is a system used to manage truck queues at
     antrian truk, baik di Gudang Pabrik maupun di               plant warehouses, distribution center warehouses,
     Gudang Distribution Center dan Kompartemen                  and Fertilizer Bagging Compartment. Through
     Pengantongan Pupuk. Melalui sistem ini, ekspeditur          this system, logistics providers can transparently
     mengetahui pembagian alokasi secara transparan              view allocation schedules and determine loading
     dan menentukan jadwal pemuatan sehingga                     times, resulting in better-controlled truck queues.
     antrian truk dapat lebih terkendali.
4.   PAC        (Production       Analytics      Center)    4.   PAC (Production Analytics Center)
     Aplikasi pemantauan realisasi produksi dari 5               PAC is an application used to monitor production
     (lima) Anak Perusahaan (Anper) Produsen Pupuk.              realization      across     five    fertilizer-producing
     Pemantauan realisasi produksi diperlukan bagi               subsidiaries (Anper). This monitoring supports
     tim outbound logistics untuk mengevaluasi                   outbound logistics teams in evaluating fertilizer
     ketersediaan pupuk yang akan didistribusikan.               availability for distribution.
5.   Aplikasi DIMAS (Distributor Management System)         5.   Distributor Management System (DIMAS)
     Sistem pendaftaran dan pengelolaan distributor              Application
     secara daring.                                              An online system for distributor registration and
                                                                 management.
6.   WCM                                                    6.   WCM
     Sistem   aplikasi   untuk    proses   transaksi             WCM is an application system used for transaction
     penebusan     serta    pelaporan    pengadaan               processes related to redemption, as well as
     dan penyaluran pupuk bersubsidi.                            reporting on procurement and distribution of
                                                                 subsidized fertilizers.
7.   Aplikasi iPubers                                       7.   iPubers Application
     Aplikasi penebusan Pupuk Bersubsidi pada Titik              iPubers is a digital application for redeeming
     Serah, baik oleh individu maupun kelompok tani.             subsidized fertilizers at delivery points by individuals
     Aplikasi digital ini terintegrasi dengan data petani        or farmer groups. This application is integrated with
     penerima pupuk bersubsidi milik Kementerian                 the Ministry of Agriculture’s subsidized fertilizer
     Pertanian serta sistem pengelolaan stok pupuk               recipient database and PTPI’s subsidized fertilizer
     bersubsidi milik PTPI.                                      stock management system.
8.   Aplikasi REKAN (RMS)                                   8.   REKAN Application (RMS)
     Sistem pengelolaan stok pupuk bersubsidi                    This is an online system for managing subsidized
     secara daring untuk memberikan kemudahan                    fertilizer stock, enabling distributors and kiosks to
     bagi distributor dan kios dalam memantau dan                monitor and manage inventory more effectively.
     mengelola persediaan.                                                                                                  145
                                                                                                                            2025 Sustainability Report
Page 146
Pengembangan
Produk
Berkelanjutan
Sustainable Product Development
Page 147

          
Page 148
                                                                                                   Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                   Sustainable Product Development




                              Pupuk merupakan input strategis yang menentukan           Fertilizer is a strategic input that determines agricultural
                              produktivitas pertanian, efisiensi budi daya, serta       productivity, cultivation efficiency, and the sustainability
                              keberlanjutan pengelolaan lahan. Oleh karena              of land management. As such, fertilizer quality is not only
                              itu, kualitas pupuk tidak hanya menjadi indikator         an indicator of product excellence but also a long-term
                              mutu produk, tetapi juga investasi jangka panjang         investment in national development. PTPI is committed
                              bagi pembangunan nasional. PTPI berkomitmen               to providing reliable plant nutrition solutions to support
                              menyediakan solusi nutrisi tanaman yang andal untuk       the sustainable advancement of the agricultural sector.
                              mendukung penguatan sektor pertanian secara
                              berkelanjutan.

                              Perusahaan memahami bahwa kebutuhan petani terus          The Company recognizes that farmers’ needs continue
                              berkembang seiring perubahan pola budi daya, dinamika     to evolve in response to changing cultivation practices,
                              iklim, serta tuntutan efisiensi biaya. Untuk menjawab     climate dynamics, and cost-efficiency demands. To
                              kebutuhan tersebut, PTPI menyediakan pupuk                address these needs, PTPI provides high-quality
                              berkualitas tinggi yang dirancang untuk meningkatkan      fertilizers designed to enhance productivity while
                              produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan              maintaining environmental balance. This commitment is
                              lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui               realized through continuous product innovation aimed
                              penguatan inovasi produk secara berkelanjutan, yang       at improving nutrient use efficiency, reducing nutrient
                              diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan        loss, minimizing residues, and mitigating environmental
                              hara, menekan kehilangan nutrisi, mengurangi residu,      impact.
                              serta meminimalkan dampak lingkungan.

                              Sebagai bagian dari peran strategis Perusahaan,           As part of its strategic role, PTPI also fulfills the
                              PTPI juga menjalankan mandat pemerintah dalam             Government’s mandate to supply subsidized fertilizers
                              penyediaan pupuk bersubsidi bagi sepuluh komoditas        for ten strategic commodities. This mandate expands
                              strategis. Mandat ini memperluas akses petani terhadap    farmers’ access to appropriate and affordable
                              input pertanian yang tepat dan terjangkau, sekaligus      agricultural inputs, while strengthening economic
                              memperkuat inklusivitas ekonomi di sektor pertanian.      inclusivity in the agricultural sector. Its implementation
                              Pelaksanaan mandat tersebut didukung oleh komitmen        is supported by PTPI’s commitment to maintaining
                              PTPI dalam menjaga kualitas produk secara konsisten       consistent product quality, ensuring that the benefits of
                              agar manfaat pupuk dapat dirasakan secara optimal.        fertilizers are optimally realized.




                              Tinjauan Kinerja Produksi
                              Production Performance Overview



                              PTPI menjaga kinerja produksi yang optimal, efisien,      PTPI maintains optimal, efficient, and sustainable
                              dan berkelanjutan guna memastikan ketersediaan            production performance to ensure the availability
                              pupuk berkualitas bagi sektor pertanian. Upaya tersebut   of high-quality fertilizers for the agricultural sector.
                              dilakukan melalui penguatan teknologi, standardisasi      These efforts are supported by the strengthening of
                              proses, serta strategi operasional yang terukur untuk     technology, process standardization, and well-defined
                              meningkatkan kapasitas produksi, mengoptimalkan           operational strategies aimed at increasing production
148                           pemanfaatan bahan baku, dan mengendalikan dampak          capacity, optimizing the use of raw materials, and
                              lingkungan di sepanjang proses produksi.                  managing environmental impacts throughout the
                                                                                        production process.
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam memenuhi kebutuhan pupuk untuk pasar                       In meeting fertilizer demand for both domestic and
domestik maupun ekspor, Perusahaan secara konsisten              export markets, the Company consistently optimizes
mengoptimalkan kapasitas produksi melalui jaringan               production capacity through a network of plants located
pabrik yang tersebar di berbagai wilayah strategis.              across various strategic regions. PTPI produces a
PTPI memproduksi berbagai jenis pupuk, termasuk                  range of fertilizers, including urea, NPK, ZA, phosphate
urea, NPK, ZA, pupuk fosfat, dan pupuk hayati, dengan            fertilizers, and biofertilizers, with volumes adjusted
volume yang disesuaikan terhadap permintaan pasar                to market demand and government assignments.
dan penugasan. Sepanjang tahun pelaporan, PTPI                   Throughout the reporting year, PTPI recorded progress
mencatat capaian dalam penguatan kinerja produksi,               in strengthening production performance, advancing
pengembangan inovasi produk, serta penerapan                     product innovation, and enhancing operational
praktik operasional yang makin selaras dengan prinsip            practices that are increasingly aligned with sustainability
keberlanjutan.                                                   principles.


               Kinerja Produksi PTPI 2025
               PTPI Production Performance 2025



  Peningkatan efisiensi produksi           Peningkatan produksi produk               Penyesuaian produksi berdasarkan
  melalui optimalisasi proses              majemuk (NPK) dan produk hayati           kebutuhan sektor pertanian untuk
  manufaktur dan pemanfaatan               sebagai bagian dari strategi              mendukung ketahanan pangan
  teknologi otomasi.                       diversifikasi produk.                     nasional.
  Improved production efficiency           Increased production of compound          Alignment of production with
  through the optimization of              fertilizers (NPK) and bio-based           agricultural sector demand to support
  manufacturing processes and              products as part of the product           national food security.
  the utilization of automation            diversification strategy.
  technologies.




               Efisiensi dan Inovasi dalam Produksi
               Efficiency and Innovation in Production



  Teknologi produksi rendah emisi.         Optimalisasi pemanfaatan bahan            Pengembangan produk ekonomi
  Low-emission production                  baku melalui peningkatan efisiensi        sirkular melalui pemanfaatan limbah
  technologies.                            proses konversi bahan baku menjadi        produksi menjadi pupuk bernilai
                                           produk akhir sehingga dapat               tambah, selaras dengan prinsip
                                           mengurangi limbah industri.               keberlanjutan.
                                           Optimization of raw material              Development of circular economy
                                           utilization through improved              products through the utilization of
                                           efficiency in the conversion of raw       production waste into value-added
                                           materials into final products, thereby    fertilizers, aligned with sustainability
                                           reducing industrial waste.                principles.




               Aspek Keberlanjutan dalam Produksi
               Sustainability Aspects in Production
                                                                                                                                149

  Penerapan sistem produksi ramah lingkungan.                      Terwujudnya program dekarbonisasi.
  Implementation of environmentally friendly production            Realization of decarbonization programs.
                                                                                                                                2025 Sustainability Report




  systems.
Page 150
                                                                                                   Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                   Sustainable Product Development




                              Sebagai fondasi dari capaian kinerja produksi tersebut,   As a foundation for these production performance
                              PTPI menerapkan pengendalian bahan yang ketat             achievements, PTPI implements stringent material
                              pada setiap produk sejak tahap awal. Setiap komposisi     controls for each product from the outset. Every raw
                              bahan baku diperiksa agar memenuhi ambang batas           material composition is verified to ensure compliance
                              yang berlaku, termasuk zat berpotensi berbahaya           with applicable thresholds, including limits for hazardous
                              (hazardous substances) dan kandungan minimal untuk        substances and minimum content requirements for
                              setiap jenis pupuk. Pendekatan ini memastikan bahan       each type of fertilizer. This approach ensures the
                              baku aman, kualitas produk terjaga, serta kepatuhan       safety of raw materials, maintains product quality, and
                              terhadap regulasi, seperti Persyaratan Teknis Minimal     supports compliance with regulatory requirements,
                              (PTM) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Seluruh       such as Minimum Technical Requirements (PTM) and
                              produk, termasuk produk baru, wajib memperoleh izin       Indonesian National Standards (SNI). All products,
                              edar dari Kementerian Pertanian sebelum dipasarkan,       including new product developments, are required
                              sehingga pengguna dapat merasa aman dan yakin             to obtain distribution permits from the Ministry of
                              bahwa setiap produk telah memenuhi standar yang           Agriculture prior to commercialization, providing
                              ketat.                                                    assurance that each product meets stringent standards
                                                                                        and is safe for use by customers.




                              Inovasi dalam Pengembangan Produk
                              Berkelanjutan                [OJK F.26]

                              Innovation in Sustainable Product Development




                              PTPI terus memperkuat inovasi dalam proses                PTPI continues to strengthen innovation in its production
                              produksi serta pengembangan pupuk yang lebih              processes and the development of more environmentally
                              ramah lingkungan untuk meminimalkan dampak                friendly fertilizers to minimize negative environmental
                              negatif terhadap lingkungan dan risiko kesehatan.         impacts and health risks. Through these innovations,
                              Melalui inovasi tersebut, PTPI menghadirkan pupuk         PTPI delivers high-quality fertilizers that provide
                              berkualitas yang mampu menyediakan nutrisi                balanced nutrients for plant growth, enhance nutrient
                              seimbang bagi pertumbuhan tanaman, meningkatkan           absorption efficiency to reduce excessive fertilizer
                              efisiensi penyerapan hara sehingga mengurangi             use, and minimize waste and potential environmental
                              kebutuhan pemupukan berlebihan, serta menekan             pollution through more efficient application methods. In
                              limbah dan potensi pencemaran lingkungan                  its development efforts, PTPI also promotes the use of
                              melalui metode pemupukan yang lebih efisien.              more sustainable raw materials, including organic inputs
                              Dalam pengembangannya, PTPI juga mendorong                and recycled materials, to reduce the environmental
                              pemanfaatan bahan baku yang lebih ramah lingkungan,       footprint of its products. These initiatives further
                              termasuk bahan organik dan bahan hasil daur ulang,        support soil health and the long-term sustainability of
                              guna mengurangi jejak lingkungan produk. Upaya            agricultural ecosystems.
                              ini sekaligus mendukung kesehatan tanah dan
                              keberlanjutan ekosistem pertanian.

                              Perusahaan menerapkan prinsip manajemen mutu              The Company applies quality management principles
150                           yang menekankan kepuasan pelanggan, pendekatan            that emphasize customer satisfaction, a process-based
                              berbasis proses, dan perbaikan berkelanjutan untuk        approach, and continuous improvement to ensure that
                              memastikan setiap produk yang dihasilkan tidak            every product not only enhances agricultural productivity
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              hanya mendorong produktivitas pertanian, tetapi           but also contributes to environmental preservation and
                              juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan        community well-being. One of the key initiatives being
                              kesejahteraan masyarakat. Salah satu inisiatif yang       advanced is the utilization of Blue and Green Ammonia
                              terus dikembangkan adalah pemanfaatan teknologi           technologies to reduce carbon emissions, in line
Page 151
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




Blue & Green Ammonia untuk menurunkan emisi                   with PTPI’s commitment to strengthening low-carbon
karbon, sejalan dengan komitmen PTPI memperkuat               solutions. The ammonia produced serves not only as
solusi rendah karbon. Amonia yang dihasilkan tidak            a primary component in urea fertilizer production but
hanya menjadi komponen utama dalam produksi pupuk             is also utilized across various industries, including
urea, tetapi juga dimanfaatkan oleh berbagai sektor           chemicals, pharmaceuticals, refrigeration, and fuels.
industri, termasuk industri kimia, farmasi, refrigeran, dan
bahan bakar.

Pada tahun 2025, PTPI berfokus pada pemodelan                 In 2025, PTPI focused on geospatial modeling for
geospasial pada tanaman pangan. Pengembangan                  food crops. The development of geospatial models
model geospasial untuk klasifikasi komoditas padi,            for classifying rice, corn, and sugarcane is aimed at
jagung, dan tebu bertujuan mendukung pengelolaan              supporting more precise, efficient, and sustainable
pertanian yang lebih presisi, efisien, dan berkelanjutan      agricultural management through the provision of
melalui penyediaan informasi spasial yang akurat              accurate spatial information on commodity distribution
terkait distribusi komoditas dan dinamika pertanaman.         and cropping dynamics. The application of this
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat                    technology is expected to enhance the effectiveness
meningkatkan efektivitas perencanaan budidaya,                of cultivation planning, optimize the use of agricultural
optimalisasi penggunaan input pertanian, serta                inputs, and support sustained improvements in
mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan             productivity and food security.
pangan secara berkelanjutan.




Produk yang Mendukung Keberlanjutan                                                    [OJK F.26]

Products Supporting Sustainability



Dalam rangka penguatan inovasi dan praktik                    As part of strengthening innovation and more
produksi yang lebih bertanggung jawab, PTPI terus             responsible production practices, PTPI continues to
mengembangkan portofolio produk berkelanjutan.                develop its portfolio of sustainable products. This
Portofolio ini dirancang untuk meningkatkan                   portfolio is designed to enhance fertilizer use efficiency,
efisiensi pemupukan, menjaga kualitas lingkungan,             preserve environmental quality, and support sustainable
serta mendukung produktivitas pertanian secara                agricultural productivity. As of 2025, PTPI’s sustainable
berkelanjutan.  Hingga     tahun    2025,  produk             product portfolio covers several key categories as
berkelanjutan yang dikembangkan PTPI mencakup                 follows.
beberapa kategori utama sebagai berikut.



                             Deskripsi Produk                            Product Description
                             Pupuk yang berasal dari bahan               Fertilizers derived from organic materials,
                             organik, seperti biomassa tumbuhan,         such as plant biomass, animal manure,
  Produk Organik             kotoran hewan, atau bahan lain yang         or other substances that can be naturally
  Organic Products           mudah terurai secara alami oleh             decomposed by microorganisms.
                             mikroorganisme.
                                                                                                                              151
                             Manfaat                                     Benefits
                             • Meningkatkan kadar C-Organik tanah;       • Increases soil organic carbon
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




                             • Meningkatkan daya tahan tanah               (C-organic) content;
                               terhadap erosi;                           • Enhances soil resistance to erosion;
                             • Memperbaiki struktur tanah; dan           • Improves soil structure; and
                             • Meningkatkan kemampuan dalam              • Increases water retention capacity and
                               menahan air dan porositas tanah.            soil porosity.
Page 152
                                                                                        Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                        Sustainable Product Development




                                               Deskripsi Produk                         Product Description
                                               Pupuk yang mengandung                    Fertilizers containing live
                                               mikroorganisme hidup, seperti bakteri    microorganisms, such as bacteria or
                              Pupuk Hayati     atau jamur, yang memberikan manfaat      fungi, that provide benefits to both soil
                              Biofertilizers   bagi tanah maupun tanaman.               and plants.



                                               Manfaat                                  Benefits
                                               • Membantu meningkatkan kualitas         • Helps improve soil quality and
                                                 tanah dan penyerapan hara oleh           enhance nutrient uptake by plants,
                                                 tanaman sehingga pemupukan lebih         making fertilization more effective and
                                                 efektif dan efisien; dan                 efficient; and
                                               • Meningkatkan ketahanan tanaman         • Enhances plant resistance to pests and
                                                 terhadap serangan hama dan               diseases, thereby reducing the need
                                                 penyakit sehingga dapat mengurangi       for excessive pesticide use.
                                                 penggunaan pestisida berlebih.




                                               Deskripsi Produk                         Product Description
                                               Bioaktivator yang mengandung             A bioactivator containing microorganisms
                                               mikroorganisme pengurai bahan organik.   that decompose organic matter.
                              Biodekomposer
                              Biodecomposers
                                               Manfaat                                  Benefits
                                               • Mempercepat proses dekomposisi         • Accelerates the decomposition of
                                                 residu organik sehingga meningkatkan     organic residues, thereby improving
                                                 kesuburan tanah; dan                     soil fertility; and
                                               • Meningkatkan ketahanan tanaman         • Enhances plant resistance to diseases,
                                                 terhadap penyakit sehingga dapat         reducing the need for excessive
                                                 mengurangi penggunaan pestisida          pesticide use.
                                                 berlebihan.




152
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




                   Deskripsi Produk                           Product Description
                   Pemanfaatan hasil samping industri         Utilization of industrial by-products into
                   menjadi produk bernilai tinggi dan         high-value products that are beneficial
Produk             bermanfaat bagi tanah serta tanaman        for soil and crops, thereby reducing
Ekonomi            sehingga dapat mengurangi limbah           waste and generating additional revenue
Sirkular           dan menjadi sumber pendapatan              for the Company. The product types
Circular Economy   Perusahaan. Beberapa jenis produknya,      include:
Products           antara lain:
                   1. Fly ash (pengisi NPK);                  1.   Fly ash (as an NPK filler);
                   2. PetroCAS;                               2.   PetroCAS;
                   3. Nitralite; dan                          3.   Nitralite; and
                   4. Kapur pertanian.                        4.   Agricultural lime.



                   Manfaat                                    Benefits
                   • Alternatif bahan pengisi pupuk NPK;      • Alternative filler material for NPK
                                                                fertilizers;
                   • Penyedia hara nitrogen, sulfur, dan      • Source of nitrogen, sulfur, and
                     kalium; serta                              potassium nutrients; and
                   • Penyedia hara kalsium dan sulfur untuk   • Source of calcium and sulfur for
                     pembenah tanah sebagai pembenah            soil conditioning, improving soil
                     tanah untuk memperbaiki struktur dan       structure and enhancing soil quality in
                     meningkatkan kualitas tanah pada           agricultural land and aquaculture.
                     lahan pertanian dan tambak perikanan.




                   Deskripsi Produk                           Product Description
                   Produk pupuk yang diformulasikan           Fertilizer products formulated with
                   dengan tambahan mikroba atau senyawa       added microbes or specific compounds
Enhanced           tertentu untuk mengurangi kehilangan       to reduce nutrient loss and improve
Efficiency         hara dan meningkatkan efisiensi            fertilization efficiency. The advanced
Fertilizer         pemupukan. Adapun jenis produk             product types include:
                   lanjutan adalah sebagai berikut:
                   1. NPK coating mikroba; dan                1.   Microbial-coated NPK
                   2. Urea coating inhibitor.                 2.   Inhibitor-coated urea.



                   Manfaat                                    Benefits
                   • Meningkatkan penyerapan hara N, P,       • Enhances the uptake of N, P, and K
                     dan K;                                     nutrients;
                   • Mengurangi kehilangan hara N akibat      • Reduces nitrogen losses due to
                     volatilisasi dan pencucian (leaching);     volatilization and leaching;
                   • Meningkatkan efisiensi penggunaan        • Improves nutrient use efficiency; and            153
                     hara (nutrient use efficiency); dan
                   • Mengurangi dosis penggunaan pupuk        • Reduces the required dosage of
                                                                                                                 2025 Sustainability Report




                     kimia.                                     chemical fertilizers.
Page 154
                                                                                            Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                            Sustainable Product Development




                                                  Deskripsi Produk                          Product Description
                                                  Sistem atau platform yang dibangun        A system or platform developed
                                                  menggunakan teknologi berbasis satelit    using satellite-based technology and
                              Sistem              dan drone multispektral, disesuaikan      multispectral drones, tailored to target
                              Pertanian           dengan target konsumen berdasarkan        customers based on crop type and land
                              Presisi             jenis tanaman dan luas lahan. Jenis       area. The products developed include:
                              Precision Farming   produk yang dikembangkan, di
                              Systems             antaranya:
                                                  1. PreciPalm;                             1.   PreciPalm;
                                                  2. Precicrice; dan                        2.   Precicrice; and
                                                  3. Soil sensing kit (nutrisense).         3.   Soil sensing kit (nutrisense).



                                                  Manfaat                                   Benefits
                                                  • Mengetahui tingkat sebaran kadar hara   • Enables the assessment of nutrient
                                                    tanah dan tanaman;                        distribution levels in soil and crops;
                                                  • Mendapatkan rekomendasi                 • Provides fertilization recommendations
                                                    pemupukan sesuai dengan kebutuhan         tailored to crop needs, improving
                                                    tanaman sehingga penggunaan pupuk         fertilizer use efficiency; and
                                                    lebih efisien; dan
                                                  • Meningkatkan nilai tambah (added        • Enhances the added value of products.
                                                    value) produk.




                                                  Deskripsi Produk                          Product Description
                                                  Pupuk hayati berbasis mikroorganisme      Biofertilizer based on nitrogen-fixing
                                                  penambat nitrogen yang berfungsi          microorganisms that enhances nitrogen
                              Bionitrogen         meningkatkan ketersediaan nitrogen di     availability in the soil naturally.
                              N-Fix               dalam tanah secara alami.
                              Bionitrogen N-Fix

                                                  Manfaat                                   Benefits
                                                  Mendukung peningkatan kesuburan           Supports improved soil fertility and
                                                  tanah dan efisiensi pemupukan nitrogen    nitrogen-use efficiency, enabling more
                                                  sehingga membantu pertumbuhan             optimal and sustainable crop growth.
                                                  tanaman secara lebih optimal dan
                                                  berkelanjutan.




154
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 155
                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




                           Deskripsi Produk                          Product Description
                           Pupuk berteknologi nano yang              Nano-based fertilizer technology that
                           mengombinasikan urea dengan material      combines urea with hydroxyapatite to
  Urea                     hidroksiapatit untuk mengendalikan        enable controlled, gradual nitrogen
  Hydroxyapatite           pelepasan nitrogen secara bertahap.       release.
  Nanohybrid
  Urea
  Hydroxyapatite           Manfaat                                   Benefits
  Nanohybrid               Meningkatkan efisiensi penyerapan         Enhances nitrogen uptake efficiency
                           nitrogen oleh tanaman serta mengurangi    while reducing nutrient losses from
                           kehilangan hara akibat pencucian dan      leaching and volatilization.
                           penguapan.




                           Deskripsi Produk                          Product Description
                           Perangkat pemantauan kondisi tanah        Soil monitoring device used to measure
                           yang digunakan untuk mengukur             key parameters such as nutrient levels,
  Soil Sensing Kit         parameter penting seperti kadar hara,     pH, and soil moisture quickly and
  Soil Sensing Kit         pH, dan kelembapan tanah secara cepat     accurately in the field.
                           dan akurat di lapangan.



                           Manfaat                                   Benefits
                           Data yang dihasilkan mendukung            Provides data-driven insights to
                           rekomendasi pemupukan yang lebih          support more precise fertilization
                           presisi sehingga meningkatkan efisiensi   recommendations, improving fertilizer
                           penggunaan pupuk dan produktivitas        use efficiency and agricultural
                           pertanian.                                productivity.



Berdasarkan penjualan produk ramah lingkungan
(sustainable     products), PTPI    mengungkapkan
pendapatan yang dihasilkan, sebagai indikator
kontribusi bisnis terhadap keberlanjutan dan
keselarasan operasional dengan prinsip ekonomi
sirkular, efisiensi sumber daya, serta pengurangan
dampak lingkungan.                                             Pendapatan dari Produk Berkelanjutan
                                                               Revenue from Sustainable Products
PTPI discloses the revenue generated on sales


                                                               Rp763
of environmentally friendly (sustainable) products                                                 Juta
as an indicator of the Company’s contribution to
sustainability and the alignment of its operations with
                                                                                                   Million
circular economy principles, resource efficiency, and                                                                155
environmental impact reduction.
                                                                                                                     2025 Sustainability Report
Page 156
                                                                                                                      Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                                      Sustainable Product Development




                              Komitmen dalam Penyediaan Produk
                              yang Berkualitas                      [OJK F.27, F.28, F.29] [GRI 416-1, 416-2]

                              Commitment to Delivering Quality Products


                              Komitmen PTPI terhadap pemenuhan standar kualitas                            PTPI’s commitment to consistently meeting product
                              dan keamanan dari produk yang diproduksi secara                              quality and safety standards is implemented through
                              konsisten diwujudkan melalui sistem pengendalian                             an integrated quality control and assurance system.
                              dan penjaminan mutu yang terintegrasi. Pengujian                             Quality testing is conducted in laboratories accredited
                              mutu dilakukan di laboratorium terakreditasi Komite                          by the National Accreditation Committee, applying ISO/
                              Akreditasi Nasional (KAN) dengan menerapkan standar                          IEC 17025 standards. In addition, PTPI adopts various
                              ISO/IEC 17025. Selain itu, PTPI mengadopsi berbagai                          national and international standards and certifications
                              standar dan sertifikasi nasional maupun global guna                          to ensure compliance with applicable regulations and
                              memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang                                 the implementation of best practices. The following
                              berlaku serta penerapan praktik terbaik. Penjelasan di                       section outlines the standards and certifications applied
                              bawah ini menerangkan berbagai standar dan sertifikasi                       by PTPI. [GRI 3-3, 416-1] [OJK F.27]
                              yang diterapkan oleh PTPI. [GRI 3-3, 416-1] [OJK F.27]




                                  Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
                                  Quality Management System ISO 9001:2015




                                  PTPI menerapkan Sistem Manajemen Mutu berstandar internasional ISO 9001:2015 untuk memastikan seluruh proses
                                  bisnis berjalan secara konsisten, efektif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Penerapan sistem ini mendukung
                                  peningkatan kualitas produk dan layanan, efisiensi operasional, serta perbaikan berkelanjutan dalam kegiatan produksi,
                                  distribusi pupuk, dan pelayanan jasa.
                                  PTPI implements the ISO 9001:2015 Quality Management System to ensure that all business processes are carried out
                                  consistently, effectively, and with a strong focus on customer satisfaction. The implementation of this system supports
                                  improvements in product and service quality, operational efficiency, and continuous improvement across production,
                                  fertilizer distribution, and service delivery.




                                  Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015
                                  Environmental Management System ISO 14001:2015




                                  PTPI menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 guna mengelola dampak lingkungan dari seluruh
                                  aktivitas operasional secara sistematis. Penerapan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja lingkungan melalui
                                  pengendalian aspek dan dampak lingkungan, kepatuhan terhadap peraturan, serta penerapan praktik operasi yang
                                  ramah lingkungan dan berkelanjutan.
                                  PTPI applies the ISO 14001:2015 Environmental Management System to systematically manage the environmental impacts
                                  of all operational activities. The implementation of this system aims to enhance environmental performance through the
156                               control of environmental aspects and impacts, compliance with regulations, and the adoption of environmentally friendly
                                  and sustainable operational practices.
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 157
                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)




Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2011
Energy Management System ISO 50001:2011




PTPI menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2011 untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam
kegiatan operasional. Penerapan sistem ini mendukung optimalisasi konsumsi energi, peningkatan kinerja energi, serta
pengurangan emisi karbon dalam proses produksi pupuk secara berkelanjutan.
PTPI implements the ISO 50001:2011 Energy Management System to enhance energy efficiency across its operations.
This system supports the optimization of energy consumption, improvement of energy performance, and the reduction of
carbon emissions in fertilizer production processes on a sustained basis.




Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
Kerja ISO 45001:2018
Occupational Health and Safety Management System ISO
45001:2018


PTPI menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ISO 45001:2018 untuk memastikan terciptanya
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Sistem ini mendukung pengendalian risiko K3 secara proaktif,
pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta peningkatan budaya keselamatan di seluruh lingkungan
kerja.
PTPI employs the ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management System to ensure a safe, healthy, and
productive working environment. This system supports proactive OHS risk management, the prevention of work-related
accidents and occupational illnesses, and the strengthening of a safety culture across all operational areas.




Standar Industri Hijau untuk Pupuk Buatan Tunggal Hara
Makro Primer (SIH 20112:2015)
Green Industry Standard for Single Primary Macronutrient Fertilizers
(SIH 20112:2015)


PTPI menerapkan Standar Industri Hijau untuk Pupuk Buatan Tunggal Hara Makro Primer (SIH 20112:2015) sebagai bagian
dari komitmen terhadap praktik industri berkelanjutan. Standar ini mendorong efisiensi penggunaan energi dan sumber
daya, pengurangan emisi dan limbah, serta optimalisasi pemanfaatan bahan baku yang lebih ramah lingkungan dalam
proses produksi pupuk.
PTPI implements the Green Industry Standard for Single Primary Macronutrient Fertilizers (SIH 20112:2015) as part of its
commitment to sustainable industrial practices. This standard promotes efficient use of energy and resources, reduction
of emissions and waste, and the optimization of environmentally friendly raw materials in fertilizer production processes.




                                                                                                                               157
                                                                                                                               2025 Sustainability Report
Page 158
                                                                                                           Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                           Sustainable Product Development




                              Standar Industri Hijau untuk Industri Pupuk Urea, SP-36
                              dan ZA (SIH 20122:2018)
                              Green Industry Standard for Urea, SP-36, and ZA Fertilizer Production
                              (SIH 20122:2018)


                              PTPI menerapkan Standar Industri Hijau untuk Industri Pupuk Urea, SP-36, dan ZA (SIH 20122:2018) sebagai bagian
                              dari komitmen terhadap praktik produksi yang berkelanjutan. Standar ini mendorong peningkatan efisiensi energi dan
                              sumber daya, pengendalian emisi dan limbah, serta penggunaan bahan baku yang lebih ramah lingkungan dalam proses
                              produksi pupuk.
                              PTPI implements the Green Industry Standard for Urea, SP-36, and ZA fertilizer production (SIH 20122:2018) as part of
                              its commitment to sustainable production practices. This standard promotes enhanced energy and resource efficiency,
                              effective control of emissions and waste, and the use of more environmentally friendly raw materials in fertilizer production
                              processes.




                              Sertifikat Halal untuk Bahan Kimia (Produk Petrokimia Gresik)
                              Halal Certification for Chemical Products (Petrokimia Gresik Products)




                              Produk bahan kimia tertentu yang dihasilkan oleh PT Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari PTPI, telah memperoleh
                              sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sertifikasi ini memastikan bahwa proses produksi, bahan baku, serta
                              rantai pasok memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku.
                              Certain chemical products produced by PT Petrokimia Gresik, as part of PTPI, have obtained halal certification from the
                              Indonesian Ulama Council. This certification ensures that the production processes, raw materials, and supply chain
                              comply with applicable halal standards.




                              Sertifikat Halal untuk Beras (Produk Pupuk Indonesia Pangan)
                              Halal Certification for Rice (Pupuk Indonesia Pangan Products)




                              Produk beras yang diproduksi oleh Pupuk Indonesia Pangan telah memperoleh sertifikasi halal, yang menjamin bahwa
                              proses produksi, pengolahan, dan distribusi memenuhi standar kehalalan serta aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
                              Rice products produced by Pupuk Indonesia Pangan have obtained halal certification, ensuring that the production,
                              processing, and distribution processes comply with halal standards and are safe for public consumption.




                              Sertifikat Halal untuk Amonia dan Urea (Produk Pupuk Kujang)
                              Halal Certification for Ammonia and Urea (Pupuk Kujang Products)

158

                              Produk pupuk berbasis amonia dan urea yang dihasilkan oleh PT Pupuk Kujang, sebagai bagian dari PTPI, telah
                              memperoleh sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sertifikasi ini memastikan bahwa proses produksi, bahan
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              baku, serta rantai pasok memenuhi standar kehalalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                              Ammonia- and urea-based fertilizer products produced by PT Pupuk Kujang, as part of PTPI, have obtained halal
                              certification from the Indonesian Ulama Council. This certification ensures that the production processes, raw materials,
                              and supply chain comply with applicable halal standards.
Page 159
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




Food Safety System Certification 22000 untuk Produk CO2 Cair
(Produk Petrokimia Gresik)
Food Safety System Certification (FSSC) 22000 for Liquid CO₂ Products
(Petrokimia Gresik)


Produk CO₂ cair yang dihasilkan oleh Petrokimia Gresik telah memenuhi standar Food Safety System Certification (FSSC)
22000, yang merupakan standar internasional dalam sistem manajemen keamanan pangan. Sertifikasi ini memastikan
bahwa produk CO₂ cair aman digunakan dalam industri pengolahan makanan dan minuman serta diproduksi melalui
proses yang memenuhi persyaratan keamanan pangan.
The liquid CO₂ products produced by Petrokimia Gresik have met the Food Safety System Certification (FSSC) 22000
standard, an internationally recognized standard for food safety management systems. This certification ensures that the
liquid CO₂ products are safe for use in the food and beverage processing industry and are produced through processes
that comply with stringent food safety requirements.




Sistem Manajemen Pendukung Kepatuhan Lainnya
Other Compliance-Supporting Management Systems




PTPI menerapkan sistem manajemen pendukung untuk memperkuat kepatuhan dan tata kelola perusahaan. ISO
37001:2016 memastikan integritas proses bisnis dan mencegah praktik penyuapan, ISO 22301:2019 menjamin
keberlangsungan operasional dan kontinuitas pasokan produk, serta ISO 55001:2014 mendukung pengelolaan aset
yang andal guna menjaga stabilitas operasional dan kualitas produk. Sistem ini melengkapi penerapan standar utama
dalam mendukung kepatuhan dan keberlanjutan Perusahaan.
PTPI implements supporting management systems to strengthen compliance and corporate governance. ISO 37001:2016
ensures the integrity of business processes and prevents bribery practices, ISO 22301:2019 safeguards operational
continuity and the reliability of product supply, and ISO 55001:2014 supports robust asset management to maintain
operational stability and product quality. These systems complement the implementation of core standards in supporting
the Company’s compliance and sustainability objectives.




                                                                                                                              159
                                                                                                                              2025 Sustainability Report
Page 160
                                                                                                         Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                         Sustainable Product Development




                              PTPI berkomitmen memastikan setiap produk dan                PTPI is committed to ensuring that every product and
                              layanan yang dihasilkan memberikan manfaat nyata             service delivers tangible benefits to the agricultural
                              bagi sektor pertanian, sekaligus mengelola dan               sector, while effectively managing and mitigating
                              memitigasi potensi dampak negatifnya. Komitmen ini           potential negative impacts. This commitment is realized
                              dijalankan melalui penguatan inovasi dan penerapan           through strengthened innovation and the application of
                              teknologi yang mendorong efisiensi pemupukan serta           technologies that enhance fertilization efficiency and
                              menekan kehilangan hara, antara lain melalui NPK             reduce nutrient loss, including NPK Microbial Coating
                              Coating Mikroba dan Urea Coating Inhibitor. PTPI             and Urea Coating Inhibitors. PTPI also implements
                              juga menerapkan precision farming system berbasis            precision farming systems leveraging satellite
                              satelit, drone, dan proximal sensing untuk membantu          technology, drones, and proximal sensing to support
                              petani menggunakan pupuk secara lebih tepat. Di sisi         more accurate fertilizer application. On the production
                              produksi, Perusahaan terus mengembangkan teknologi           side, the Company continues to advance Blue and
                              Blue & Green Ammonia guna menurunkan emisi karbon            Green Ammonia technologies to reduce carbon
                              dari proses manufaktur.                                      emissions from manufacturing processes.

                              Dari aspek sosial dan ekonomi, PTPI menjaga                  From a social and economic perspective, PTPI maintains
                              aksesibilitas pupuk bersubsidi bagi petani kecil serta       the accessibility of subsidized fertilizers for smallholder
                              memperkuat edukasi pemupukan yang bertanggung                farmers while strengthening education on responsible
                              jawab agar penggunaan pupuk tidak berdampak negatif          fertilization practices to prevent adverse impacts on soil
                              pada kualitas tanah. Perusahaan juga memastikan              quality. The Company also ensures that stakeholders
                              pemangku kepentingan memperoleh informasi yang               receive balanced information regarding the benefits
                              berimbang mengenai dampak produk dan layanan, baik           and potential risks of its products and services, as
                              dari sisi manfaat maupun risiko, sebagai bagian dari         part of its efforts to promote more sustainable and
                              upaya mendorong pertanian yang lebih berkelanjutan           environmentally responsible agriculture. [OJK F.28] [GRI 416-1]
                              dan ramah lingkungan. [OJK F.28] [GRI 416-1]

                              Dalam rangka mendukung penyediaan produk                     In supporting the provision of quality products, PTPI
                              berkualitas, PTPI turut menjaga stabilitas harga pupuk       also maintains fertilizer price stability through enhanced
                              melalui penguatan efisiensi produksi dan pengelolaan         production efficiency and disciplined cost management.
                              biaya yang terukur. Inisiatif yang dijalankan mencakup       Key initiatives include plant revitalization, improvements
                              peremajaan pabrik, peningkatan efisiensi energi              in energy efficiency through audit-based modifications,
                              melalui modifikasi berbasis audit energi, serta substitusi   and energy substitution from natural gas to coal. The
                              energi dari gas alam ke batu bara. Perusahaan juga           Company further enhances procurement efficiency
                              meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku melalui          through synergies among subsidiaries to leverage
                              sinergi di antara anak perusahaan untuk memanfaatkan         economies of scale, while establishing partnerships
                              skala ekonomi, serta menjalin kerja sama dengan              with phosphate rock mining operators to ensure a
                              pemilik tambang batuan fosfat guna memastikan                stable and cost-effective supply of raw materials.
                              ketersediaan bahan baku yang stabil dan terjangkau.

                              Komitmen PTPI terhadap kualitas dan keamanan produk          PTPI’s commitment to product quality and safety is
                              didukung oleh sistem pengendalian mutu yang ketat di         supported by stringent quality control systems across
                              seluruh rantai produksi. Setiap produk yang dipasarkan       the entire production chain. All products marketed
                              telah memenuhi standar kualitas dan keamanan yang            comply with applicable quality and safety standards.
                              berlaku. Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat           Throughout the reporting year, there were no incidents
160                           insiden ketidakpatuhan terkait dampak kesehatan dan          of non-compliance related to product health and safety
                              keselamatan produk serta tidak ada kasus penarikan           impacts, and no product recalls were recorded. [OJK F.29]
                              kembali produk. [OJK F.29] [GRI 416-2]                       [GRI 416-2]
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)




Kemasan dan Pelabelan                             [GRI 417-1, 417-2]

Packaging and Labeling



PTPI memastikan seluruh (100%) kemasan produk                     PTPI ensures that 100% of its product packaging
dilengkapi dengan informasi yang jelas, lengkap,                  is equipped with clear, complete, and easily
dan mudah dipahami sebagai bagian dari komitmen                   understandable information as part of its commitment
terhadap transparansi dan keamanan produk. Informasi              to product transparency and safety. The information
pada pelabelan bertujuan mendukung penggunaan                     provided on labels is intended to support the safe
pupuk secara aman dan tepat guna, sekaligus                       and appropriate use of fertilizers, while ensuring that
memastikan produk menjangkau segmen pasar yang                    products reach the appropriate market segments. The
sesuai. Informasi yang dicantumkan meliputi nama                  information includes the product or brand name, type
atau merek dagang, jenis dan kandungan pupuk,                     and composition of fertilizer, producer identity and
identitas produsen dan alamat, nomor pengaduan,                   address, complaint contact details, SNI logo and number
logo dan nomor SNI ( jika berlaku), masa edar, nomor              (where applicable), validity period, registration number,
pendaftaran, berat bersih, petunjuk penggunaan, kode              net weight, usage instructions, production code, and
produksi, serta barcode yang memuat informasi izin                a barcode containing distribution permit information,
edar, informasi produk, dan NPB. [GRI 3-3]                        product details, and NPB. [GRI 3-3]




    NIHIL                         Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terkait
                                  informasi dan pelabelan produk maupun jasa. [GRI 417-2]
    Zero                          Throughout the reporting year, there were no incidents of non-compliance
                                  related to product and service information and labeling.[GRI 417-2]




PTPI menerapkan kebijakan penyeragaman kantong                    PTPI implements a standardized packaging policy
yang digunakan untuk mengemas produk pupuk                        for subsidized fertilizer products. This uniformity in
bersubsidi. Penyeragaman identitas tersebut dilakukan             packaging identity is intended to facilitate oversight and
untuk memudahkan pengawasan dan meningkatkan                      enhance transparency within the subsidized fertilizer
transparansi dalam rantai distribusi pupuk bersubsidi             distribution chain, ensuring more targeted delivery. In
sehingga dapat lebih tepat sasaran. Di samping itu,               addition, the policy provides flexibility for farmers to
kebijakan ini juga memberikan fleksibilitas bagi petani           utilize various PTPI fertilizer products more effectively.
dalam menggunakan berbagai produk pupuk PTPI
secara optimal.

Selain penyeragaman kantong, PTPI menerapkan                      Beyond packaging standardization, PTPI applies
pewarnaan khusus untuk pupuk bersubsidi guna                      specific color-coding to subsidized fertilizers to support
mempermudah pengawasan distribusi tanpa mengubah                  distribution monitoring without altering the composition
komposisi maupun kualitas pupuk. Pewarnaan                        or quality of the products. The coloring uses water-
menggunakan bahan organik yang larut dalam air,                   soluble organic materials that are safe for crops and
tidak merusak tanaman, serta tidak berbahaya bagi                 environmentally friendly. The standardized colors
lingkungan. Standardisasi warna yang diterapkan                   include pink for subsidized urea and reddish-brown for
meliputi warna merah muda untuk pupuk urea                        subsidized NPK fertilizers.                                  161
bersubsidi dan warna merah kecoklatan untuk pupuk
NPK bersubsidi.
                                                                                                                               2025 Sustainability Report
Page 162
                                                                                                   Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                   Sustainable Product Development




                              Sistem Pemasaran dan Distribusi Produk                                                [GRI 417-3]

                              Product Marketing and Distribution System



                              PTPI memperkuat sistem pemasaran dan distribusi         PTPI continues to strengthen its fertilizer marketing
                              pupuk untuk menjaga ketersediaan pupuk sekaligus        and distribution system to ensure product availability
                              meningkatkan efisiensi operasional Perusahaan.          while enhancing operational efficiency. These efforts
                              Upaya ini dilakukan melalui sentralisasi pemasaran      include the centralization of marketing to support both
                              guna mendukung penjualan pupuk bersubsidi maupun        subsidized and commercial fertilizer sales, optimization
                              komersial, optimalisasi logistik, serta penerapan       of logistics, and the implementation of more targeted
                              strategi pemasaran yang lebih terarah. PTPI juga        marketing strategies. PTPI also develops distributor and
                              mengembangkan sistem manajemen distributor dan          retail management systems to strengthen coordination
                              kios untuk mempererat koordinasi antara distributor,    among distributors, retailers, and farmers, thereby
                              retailer, dan petani sehingga pemerataan pasokan        improving the equitable distribution of supply. In its
                              dapat ditingkatkan. Dalam pelaksanaannya, PTPI          implementation, PTPI provides equal access to services
                              menyediakan layanan yang setara kepada konsumen         for all customers and ensures that its products are
                              serta memastikan produk yang dihasilkan ditujukan       designed to meet a diverse range of customer needs.
                              untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen. [OJK        [OJK F.17]

                              F.17]



                              Selain itu, PTPI menjalankan mandat Pemerintah dalam    In addition, PTPI fulfills the Government’s mandate
                              distribusi pupuk bersubsidi bagi sepuluh komoditas      to distribute subsidized fertilizers for ten strategic
                              strategis, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang   commodities, namely rice, corn, soybeans, chili,
                              merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi, ubi kayu dan    shallots, garlic, smallholder sugarcane, coffee, cassava,
                              kakao. Pelaksanaan mandat ini merupakan bagian dari     and cocoa. The execution of this mandate forms part
                              upaya Perusahaan dalam memperluas akses petani          of the Company’s efforts to expand farmers’ access
                              terhadap input pertanian yang tepat serta mendukung     to appropriate agricultural inputs while supporting
                              inklusivitas ekonomi di sektor pertanian.               economic inclusivity in the agricultural sector.

                              PTPI terus mengembangkan digitalisasi rantai pasok      PTPI continues to advance supply chain digitalization
                              untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas         to strengthen transparency and accountability in
                              distribusi. Inisiatif yang diimplementasikan mencakup   distribution. Key initiatives include the DIMAS (Distributor
                              aplikasi DIMAS (Distributor Management System)          Management System) application and management
                              untuk pendaftaran dan pengelolaan distributor secara    for online distributor registration, as well as WCM and
                              daring, serta WCM dan ANDALAN yang mempermudah          ANDALAN to facilitate transaction processing and
                              transaksi dan pelaporan bagi distributor. PTPI juga     reporting for distributors. The Company also optimizes
                              mengoptimalkan sistem pemantauan distribusi yang        distribution monitoring systems, including DPCS,
                              mencakup DPCS, Petroport, Indigo Truck Tracking,        Petroport, Indigo Truck Tracking, Sistro, warehouse
                              Sistro, CCTV Gudang, serta Warehouse Management         CCTV, and a Warehouse Management System, to track
                              System untuk memantau pergerakan pupuk dari lini        fertilizer movement from production facilities through to
                              produksi hingga diterima petani.                        delivery to farmers.

                              Integrasi dengan kebijakan pemerintah diperkuat         Integration with government policies is further
                              melalui pengembangan aplikasi iPubers, yang             strengthened through the development of the iPubers
162                           menghubungkan sistem penebusan pupuk bersubsidi         application, which connects subsidized fertilizer
                              dengan aplikasi T-Pubers milik Kementerian Pertanian    redemption systems with the Ministry of Agriculture’s
                              serta pengelolaan stok pupuk bersubsidi di level        T-Pubers application, alongside stock management at
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              pengecer pada sistem REKAN (RMS) milik PTPI.            the retailer level through PTPI’s REKAN (RMS) system.
                              Digitalisasi ini mendukung penyaluran yang lebih        This digitalization supports more transparent and
                              transparan dan tepat sasaran sesuai dengan prinsip      targeted distribution in line with the 7T Right Principle,
                              7T, sekaligus mengurangi potensi penyimpangan di        while reducing the potential for irregularities in the field.
                              lapangan. [OJK F.17]                                    [OJK F.17]
Page 163
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam distribusi pupuk bersubsidi, PTPI menerapkan         In the distribution of subsidized fertilizers, PTPI applies
pendekatan berbasis zonasi, termasuk optimalisasi          a zonation-based approach, including the optimization
penempatan gudang pupuk di tingkat kabupaten agar          of warehouse placement at the district level to ensure
lebih dekat dengan petani. Dengan penguatan sistem         closer proximity to farmers. Through the strengthening
distribusi tersebut, pada tahun 2025 PTPI berhasil         of this distribution system, in 2025 PTPI successfully
menyalurkan 8,11 juta ton pupuk bersubsidi (Urea,          distributed 8.11 million tons of subsidized fertilizers (urea,
NPK, ZA dan organik), 2,85 juta ton pupuk komersial        NPK, ZA, and organic), 2.85 million tons of domestic
domestik, serta 1,83 juta ton pupuk komersial ekspor.      commercial fertilizers, and 1.83 million tons of export
                                                           commercial fertilizers.

PTPI memperkuat dukungan kepada petani melalui             PTPI also enhances support for farmers through
layanan pendampingan budi daya yang lebih                  more comprehensive cultivation assistance services,
menyeluruh, termasuk asistensi pemilihan produk,           including guidance on product selection, the
penerapan metode pemupukan yang efisien, serta             application of efficient fertilization methods, and pest
pengendalian organisme pengganggu tanaman melalui          control through the provision of more environmentally
penyediaan pestisida yang lebih ramah lingkungan.          friendly pesticides. This support is delivered through
Pendampingan ini dijalankan, antara lain, melalui          the Makmur Agro Solution program, among others,
program Makmur Agro Solution yang memberikan               which provides education and technical guidance from
edukasi dan bimbingan teknis dari hulu ke hilir mengenai   upstream to downstream on effective fertilizer use to
penggunaan pupuk yang efektif untuk meningkatkan           improve yields and optimize production costs. Through
hasil panen serta efisiensi biaya produksi. Melalui        this approach, PTPI promotes increased farmer
pendekatan tersebut, PTPI mendorong peningkatan            productivity and income, while strengthening more
produktivitas dan pendapatan petani, sekaligus             responsible and sustainable agricultural practices.
memperkuat praktik pertanian yang lebih bertanggung
jawab dan berkelanjutan.                                                                                                    163


PTPI juga melakukan sosialisasi produk, edukasi kepada     PTPI also conducts product outreach, provides
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




mitra dan konsumen, serta penyebaran informasi             education to partners and customers, and disseminates
melalui berbagai media komunikasi Perusahaan untuk         information through various corporate communication
meningkatkan pemahaman mengenai kandungan                  channels to enhance understanding of chemical content
bahan kimia dan cara penggunaan produk yang aman.          and safe product usage. Through these initiatives, the
Page 164
                                                                                                    Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                    Sustainable Product Development




                              Melalui inisiatif ini, Perusahaan mendorong transparansi   Company promotes product transparency, safe usage,
                              informasi produk, keselamatan penggunaan, serta            and greater consumer awareness of chemical safety
                              peningkatan kesadaran konsumen terhadap aspek              aspects contained in its products.
                              keamanan bahan kimia yang terkandung dalam produk.

                              Dalam seluruh kegiatan pemasaran dan distribusi,           Across all marketing and distribution activities, PTPI
                              PTPI berkomitmen mematuhi peraturan perundang-             is committed to complying with applicable laws and
                              undangan yang berlaku, termasuk pada aspek                 regulations, including those governing marketing
                              komunikasi      pemasaran,     mulai    dari   promosi,    communications—from promotions and product
                              pelabelan produk, hingga distribusi pupuk bersubsidi       labeling to the distribution of both subsidized and
                              dan komersial. PTPI memastikan informasi yang              commercial fertilizers. The Company ensures that
                              disampaikan kepada pemangku kepentingan, termasuk          all information conveyed to stakeholders, including
                              petani, distributor, dan mitra bisnis, dilakukan secara    farmers, distributors, and business partners, is
                              transparan, akurat, dan sesuai ketentuan regulasi.         transparent, accurate, and aligned with regulatory
                              Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden          requirements. Throughout the reporting year, there
                              ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran. [GRI 417-3]   were no incidents of non-compliance related to
                                                                                         marketing communications. [GRI 417-3]

                              PTPI juga menjaga kerahasiaan dan keamanan data            PTPI also safeguards customer data confidentiality and
                              pelanggan melalui penerapan sistem pelindungan             security through the implementation of data protection
                              data yang mengacu pada standar terbaik. Sepanjang          systems aligned with best practices. Throughout
                              periode pelaporan, tidak terdapat insiden kebocoran,       the reporting period, there were no incidents of data
                              kehilangan, maupun penyalahgunaan data pelanggan.          breaches, loss, or misuse of customer data. [GRI 3-3] [GRI
                              [GRI 3-3] [GRI 418-1]                                      418-1]




164
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Evaluasi Kepuasan Pelanggan                                    [OJK F.30]

Customer Satisfaction Evaluation



Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kepuasan              To maintain and enhance customer satisfaction, PTPI
pelanggan, PTPI menerapkan pendekatan layanan               adopts a customer-centric service approach. The
yang berfokus pada pelanggan (customer-centric).            Company provides various official communication
Perusahaan menyediakan berbagai saluran komunikasi          channels through which customers can access
resmi bagi pelanggan untuk memperoleh informasi,            information, submit feedback and suggestions, and
menyampaikan tanggapan dan masukan, serta                   raise inquiries or complaints. Through these channels,
menyampaikan pertanyaan maupun keluhan. Melalui             PTPI strengthens its relationships with stakeholders
layanan tersebut, PTPI memperkuat hubungan dengan           and ensures that customer feedback is addressed in a
pemangku kepentingan dan memastikan tindak lanjut           timely and responsive manner.
atas tanggapan pelanggan dilakukan secara responsif.


                                                   Dukungan                                    Kelebihan
                                                    Support                                   Advantages

 Profil Perusahaan, Info             Situs web: www.pupuk-indonesia.com                    Kemudahan akses
 Produk, Distributor                 Website: www.pupuk-indonesia.com                      Ease of access
 Company Profile, Product
 Information, Distributors

 Produk dan Pengaduan                Telepon | Telephone: 0800-100-800-1                   Bebas pulsa, Chat tree,
 Products and Complaints             WhatsApp: 0811-1000-1959                              Knowledge base
                                     Surel | Email: konsumen@pupuk-indonesia               Toll-free, Chat tree,
                                                                                           Knowledge base



 Info Produk dan Kegiatan            Media Elektronik | Electronic Media                   Informatif
 Product Information and                                                                   Informative
 Activities
                                     • @pt.pupukindonesia    • PT Pupuk Indonesia
                                     • @Sahabat.Petani       • Sahabat Petani



                                     @pupuk_indonesia       @sahabatpetaniofficial



                                     • PT Pupuk Indonesia Official
                                     • Sahabat Petani



Keberadaan kanal komunikasi yang beragam                    The availability of multiple communication channels
memastikan pelanggan dapat mengakses informasi              ensures that customers can access comprehensive
yang lengkap serta memperoleh respons secara lebih          information and receive responses more quickly and           165
cepat dan efektif.                                          effectively.
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




PTPI secara rutin menyelenggarakan program                  PTPI regularly conducts educational programs to
edukasi untuk meningkatkan pemahaman pelanggan              enhance customer understanding of its products and
terhadap produk dan layanan, antara lain, melalui temu      services, including customer gatherings and Mobile Soil
pelanggan dan layanan Mobil Uji Tanah. Kegiatan ini         Testing services. These initiatives provide insights into
memberikan wawasan mengenai jenis pupuk, tata               fertilizer types, proper application methods, agricultural
Page 166
                                                                                                       Pengembangan Produk Berkelanjutan
                                                                                                       Sustainable Product Development




                              cara penggunaan yang tepat, teknologi pertanian,              technologies, balanced fertilization, and the advantages
                              pemupukan berimbang, serta keunggulan produk yang             of the Company’s products. The implementation
                              ditawarkan. Pelaksanaan edukasi juga melibatkan PPTS          of these programs also involves PPTS and PUD as
                              dan PUD sebagai mitra strategis untuk memastikan              strategic partners to ensure consistent delivery of
                              informasi terkait produk PTPI tersampaikan secara             product information to farmers and end users.
                              konsisten kepada petani dan pengguna akhir.

                              Selain menyediakan layanan dan edukasi, PTPI                  In addition to service provision and education, PTPI
                              mengukur kepuasan pelanggan melalui survei yang               measures customer satisfaction through periodic
                              dilakukan secara berkala. Hasil survei menjadi masukan        surveys. The survey results serve as important input for
                              penting bagi Perusahaan dalam meningkatkan kualitas           the Company to continuously improve the quality of its
                              produk dan layanan secara berkelanjutan. Kelompok             products and services. The respondent groups for the
                              responden survei kepuasan pelanggan pada tahun                2025 customer satisfaction survey are presented as
                              2025 disajikan sebagai berikut. [OJK F.30]                    follows. [OJK F.30]


                              Kelompok Responden Survei
                              Survey Respondent Groups
                                                                                     Portofolio Produk
                                                                                     Product Portfolio




                                                      Subsidi                             Komersial                                    Jasa
                                SEGMEN PASAR         Subsidized                          Commercial                                   Services
                                MARKET
                                SEGMENTATION




                                                                                                                               Jasa Perkapalan, Jasa
                                                                                                                                  Pengiriman, Jasa
                                                                                                                               Pergudangan, Listrik &
                                                                                                                               Steam, Jasa Konstruksi
                                                        Ritel                   Ritel
                                                                                                          B2B                           (EPC)
                                KELOMPOK                Retail                  Retail                                       Shipping Services, Logistics
                                PELANGGAN                                                                                      Services, Warehousing
                                CONSUMER                                                                                        Services, Electricity &
                                GROUPS                                                                                          Steam, Construction
                                                                                                                                   Services (EPC)




                                KONSUMEN
                                                                                                       Perkebunan,
                                CONSUMERS             Petani, PPTS
166                                                                                                Industri, dan Trader       BUMN, Swasta Domestik,
                                                   (Retailer), dan PUD   Petani, Retailer, dan
                                                                                                  (Lokal dan Eksportir)           Swasta Global
                                                       (Distributor)         Distributor
                                                                                                  Plantations, Industry,       SOEs, Domestic Private
                                                     Farmers, PPTS        Farmers, Retailers,
                                                                                                    and Traders (Local           Enterprise, Global
                                                  (Retailers), and PUD     and Distributors
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                      and Exporters)                 Enterprise
                                                      (Distributors)
Page 167
                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




                              PTPI      terus     menunjukkan        PTPI continues to demonstrate its
                              komitmennya dalam menjaga              commitment to maintaining and
                              dan    meningkatkan     kepuasan       enhancing customer satisfaction
                              pelanggan melalui penyediaan           through the provision of high-
                              produk pupuk berkualitas tinggi        quality fertilizer products and
Indeks Kepuasan
                              serta layanan yang inovatif.           innovative services. The customer
Pelanggan [OJK F.30]
                              Hasil survei indeks kepuasan           satisfaction index survey results
Customer Satisfaction Index
                              pelanggan mencatat peningkatan         show a consistent increase
                              yang    konsisten   dibandingkan       compared to previous years,
                              tahun-tahun sebelumnya, yang           reflecting a high level of customer
                              mencerminkan tingginya tingkat         satisfaction with the products and
2025
                              kepuasan pelanggan terhadap            services delivered.

93,05                         produk dan layanan yang diberikan.

                              Kepuasan pelanggan terhadap            Customer satisfaction across all
2024
                              semua produk juga menunjukkan          products also shows a positive

90,96                         tren positif. Produk urea dan
                              NPK tetap menjadi pilihan utama
                                                                     trend. Urea and NPK products
                                                                     remain the preferred choice among
                              pelanggan karena kualitas dan          customers due to their quality
2023
                              efektivitasnya dalam mendukung         and effectiveness in supporting

95,68                         produktivitas   pertanian
                              produk amonia dalam pemenuhan
                                                             serta

                              kebutuhan sektor industri nasional.
                                                                     agricultural productivity, while
                                                                     ammonia products continue to
                                                                     meet the needs of the national
                              PTPI terus memperkuat inovasi          industrial sector. PTPI continues
                              formulasi produk dan layanan untuk     to strengthen product formulation
                              memberikan nilai tambah, termasuk      innovation and service delivery
                              melalui    peningkatan     efisiensi   to create added value, including
                              distribusi serta pengembangan          through improved distribution
                              solusi berbasis teknologi guna         efficiency and the development
                              memastikan ketersediaan pupuk          of technology-based solutions to
                              secara tepat waktu dan tepat           ensure timely and targeted fertilizer
                              sasaran.                               availability.

                              Capaian tersebut didukung oleh         These achievements are supported
                              upaya Perusahaan dalam menjaga         by the Company’s efforts to
                              konsistensi     kualitas    produk,    maintain     consistent      product
                              mengoptimalkan sistem distribusi,      quality,    optimize     distribution
                              serta memperkuat komunikasi            systems, and strengthen customer
                              dengan       pelanggan      melalui    communication through various
                              berbagai kanal layanan informasi.      service channels. By upholding
                              Dengan            mempertahankan       high standards in both products and
                              standar tinggi dalam produk dan        services, PTPI remains committed
                              layanan, PTPI berkomitmen untuk        to further enhancing customer
                              terus meningkatkan kepuasan            satisfaction in the years ahead,
                              pelanggan      pada     tahun-tahun    while supporting the transition         167
                              mendatang, sekaligus mendukung         toward a greener industry and
                              transformasi     menuju     industri   sustainable economic inclusion.
                                                                                                             2025 Sustainability Report




                              hijau dan inklusi ekonomi yang
                              berkelanjutan.
Page 168
Pengembangan
Talenta dan
Budaya
Keselamatan
Talent Development and
Safety Culture
Page 169

          
Page 170
                                                                                               Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                               Talent Development and Safety Culture




                              Pengembangan Karyawan
                              Employee Development

                              Sebagai salah satu pemimpin industri pupuk di Asia,     As one of Asia’s leading fertilizer industry players, PTPI
                              PTPI memegang peran strategis dalam akselerasi          holds a strategic role in accelerating a sustainable
                              ekosistem pupuk berkelanjutan. Didukung oleh 7.882      fertilizer ecosystem. Supported by 7,882 professional
                              talenta profesional di seluruh PTPI dan sembilan anak   talents across PTPI and its nine subsidiaries, PTPI
                              perusahaannya, PTPI terus memacu inovasi portofolio     continues to drive innovation in its environmentally
                              produk ramah lingkungan guna memperkokoh posisi         friendly     product   portfolio,    strengthening     the
                              industri pupuk nasional di kancah internasional.        competitiveness of Indonesia’s fertilizer industry on the
                                                                                      international stage.

                              Ambisi besar PTPI adalah menjadi salah satu pemain      PTPI aspires to also become a leading global player
                              global utama dalam industri pupuk berkelanjutan yang    in the sustainable fertilizer industry, one that not only
                              tidak hanya menjamin ketahanan pangan dunia, tetapi     safeguards global food security but also advances
                              juga mendorong praktik pertanian ramah lingkungan.      environmentally responsible agricultural practices.
                              Guna mewujudkan visi tersebut, PTPI berfokus pada       To realize this vision, PTPI places strong emphasis on
                              pengembangan World Class Human Capital atau             developing World-Class Human Capital as a key pillar
                              sumber daya manusia unggul yang menjadi pilar utama     within its Strategic House, equipping the organization
                              dalam Strategic House perusahaan untuk menghadapi       to navigate future challenges.
                              tantangan masa depan.



                              Strategi Pengembangan Karyawan
                              Employee Development Strategy

                              Strategi pengelolaan talenta di PTPI didasarkan pada    PTPI’s talent management strategy is anchored in
                              Human Capital Management Grand Strategy serta           its Human Capital Management Grand Strategy and
                              Roadmap SDM PTPI yang mengusung visi transformasi       Human Capital Roadmap, which set out a transformation
                              menuju Human Experience Management (HXM) and            vision toward Human Experience Management (HXM)
                              World Class Talent. Melalui pendekatan ini, PTPI        and World-Class Talent. Through this approach, PTPI
                              menempatkan pengalaman dan kepuasan karyawan            places employee experience and satisfaction as a top
                              sebagai prioritas utama dalam menghasilkan sumber       priority in developing globally reputable human capital.
                              daya manusia bereputasi global.

                              Dalam langkah operasional, PTPI membawa                 At the operational level, PTPI fosters an adaptive
                              budaya kerja yang adaptif dengan memprioritaskan        work culture by prioritizing continuous competency
                              pertumbuhan kompetensi secara berkelanjutan.            development. The Company provides a wide range
                              PTPI menyediakan berbagai program pelatihan dan         of training programs and strategic competency
                              pengembangan kompetensi strategis, yang tidak           development initiatives aimed not only at enhancing
                              hanya bertujuan meningkatkan produktivitas, tetapi      productivity, but also at enabling individuals to realize
                              juga memberikan ruang bagi setiap individu untuk        their full potential and improve overall job satisfaction.
                              mengembangkan potensi terbaik dan meningkatkan          [OJK F.22]

                              kepuasan kerja karyawan. [OJK F.22]
170
                              Sejalan    dengan   pengembangan       kompetensi,      In line with competency development, cultivating a
                              terciptanya ruang kerja yang aman, inklusif, dan        safe, inclusive, and discrimination-free workplace
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              bebas diskriminasi menjadi fondasi penting dalam        remains a fundamental priority in respecting the diverse
                              menghargai keberagaman latar belakang seluruh           backgrounds of all employees. This commitment is
                              karyawan. Komitmen ini diperkuat melalui penerapan      reinforced through the comprehensive implementation
                              strategi K3 secara komprehensif dan penyediaan          of OHS strategies, alongside the provision of adequate
                              layanan kesehatan yang memadai guna memitigasi          healthcare services to mitigate workplace risks
Page 171
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




risiko kecelakaan kerja dan menjamin kesejahteraan        and safeguard employee physical and mental well-
fisik serta mental karyawan. Melalui pengawasan dan       being. Through regular monitoring and evaluation,
evaluasi berkala, PTPI memastikan seluruh kebijakan       PTPI ensures that all workplace health, safety, and
kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kerja tetap        environmental policies remain effective and aligned
efektif dan selaras dengan standar keunggulan industri.   with industry best practices.

Roadmap SDM PTPI, yang menjadi rujukan dalam              PTPI’s Human Capital Roadmap, which serves as the
pengelolaan sumber daya manusia, memiliki pilar-pilar     primary reference for human capital management, is
prioritas sebagai berikut.                                guided by the following key priority pillars.




                                                           Organizational Development



                                                                                 Performance Management




                 7                                         Career & Talent Management


        Pilar Prioritas pada
          Human Capital                                                          People Development
          Strategy House
          Priority Pillars in the
         Human Capital Strategy                            HR System & Admin
                  House


                                                                                 Compensation & Benefit



                                                           Culture Management




Seluruh praktik manajemen talenta di PTPI senantiasa      All talent management practices at PTPI are consistently
berpijak   pada     kepatuhan     terhadap   regulasi     grounded in compliance with national labor regulations
ketenagakerjaan nasional serta penghormatan               and respect for human rights principles. Key regulatory
terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia. Beberapa      frameworks that serve as references include:[GRI 2-23]
peraturan utama yang menjadi pedoman, di antaranya:
[GRI 2-23]

1.    Undang-Undang (UU) No. 39 Tahun 1999 tentang        1.   Law No. 39 of 1999 on Human Rights
      Hak Asasi Manusia;
2.    Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 Tahun       2.   Law No. 13 of 2003 on Manpower                         171
      2003 tentang Ketenagakerjaan;
3.    Undang-Undang (UU) No. 6 Tahun 2023 tentang         3.   Law No. 6 of 2023 on the Stipulation of
                                                                                                                      2025 Sustainability Report




      Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                 Government Regulation in Lieu of Law
      Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang                 No. 2 of 2022 on Job Creation into Law
      Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;
4.    Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun       4.   Law No. 21 of 2000 on Trade/Labor Unions
      2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh;
Page 172
                                                                                                            Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                            Talent Development and Safety Culture




                              5.   Konvensi ILO No. 87/1948 tentang Kebebasan                     5.      ILO Convention No. 87/1948 on Freedom of
                                   Berserikat dan Perlindungan atas Hak Berorganisasi                     Association and Protection of the Right to Organize
                                   (Freedom of Association and Protection of Right to                     and other applicable regulations.
                                   Organize); dan lainnya.



                              Program Pelatihan dan Pendidikan
                              Training and Education Programs

                              PTPI berkomitmen menyediakan ruang belajar dan                      PTPI is committed to providing learning opportunities
                              kesempatan berkembang bagi setiap individu sebagai                  and development pathways for every individual as part
                              bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia                      of its efforts to cultivate high-performing human capital.
                              yang unggul. Berbagai inisiatif strategis telah dijalankan          Various strategic initiatives have been implemented to
                              guna memastikan sumber daya manusia Perusahaan                      ensure that the Company’s human capital is equipped
                              mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip Lingkungan,                  to integrate Environmental, Social, and Governance
                              Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam operasional bisnis,             (ESG) principles into business operations, including
                              di antaranya program pelatihan kepemimpinan, sesi                   leadership development programs, coaching and
                              coaching dan counseling, hingga penyelenggaraan                     counseling sessions, as well as the organization of
                              seminar, lokakarya, serta sertifikasi kompetensi                    seminars, workshops, and professional competency
                              profesional. [GRI 3-3] [OJK F.22]                                   certifications. [GRI 3-3] [OJK F.22]

                              Investasi komprehensif pada pengembangan talenta                    Comprehensive investment in talent development
                              menjadi pilar penting PTPI untuk memacu inovasi                     remains a key pillar for PTPI in driving innovation while
                              sekaligus memperkuat daya saing korporasi pada                      strengthening its long-term corporate competitiveness.
                              masa depan. Sepanjang tahun 2025, PTPI telah                        Throughout 2025, PTPI conducted various training
                              menyelenggarakan berbagai program pelatihan.                        programs, with the following table presenting those
                              Adapun yang disajikan pada tabel berikut merupakan                  specifically related to sustainability aspects. [GRI 404-2] [OJK
                              pelatihan yang secara spesifik terkait dengan aspek                 F.22]

                              keberlanjutan. [GRI 404-2] [OJK F.22]

                                    Jenis Pelatihan                                            Deskripsi                                                    Peserta
                                     Training Type                                            Description                                                 Participants

                                                          The 10th IIHA Connect 2025 Industrial Hygiene as a Pillar of Sustainability :
                                      Conference                                                                                                               2
                                                          Recognizing Industrial Hygiene as an Essential Key for Succeeding SDGs
                                                          Customer Experience & Service Excellence and Industrial Automation & Process
                                   Pelatihan | Training                                                                                                        1
                                                          Improvement
                                   Pelatihan | Training   Executive Forum on Sustainability Transformation in Action                                           2
                                                          Industrial Hygiene Professional Development Courses - The 10th IIHA Connect
                                   Pelatihan | Training                                                                                                        2
                                                          2025
                                   Pelatihan | Training   OMU 2025 Workshop 1: Industrial Hygiene in Occupational Medicine Perspective                         2
                                   Pelatihan | Training   Project Management in Gas/LNG Basic Course                                                           2
                                   Pelatihan | Training   Training Sustainability Reporting Bootcamp                                                           2
                                   Pelatihan | Training   Workshop & Networking Program - Indonesia Green Connect 2025                                         2
172                                                       Pelatihan PSPK 1 dan PSPK 2 Dalam Praktik Pelaporan ESG
                                   Pelatihan | Training                                                                                                        2
                                                          Training of PSPK 1 and PSPK 2 on ESG Reporting Practice
                                   Pelatihan | Training   Training International Financial Reporting Standards Sustainability (IFRS S1 & S2)                   2
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                   Pelatihan | Training   ESG Implementation                                                                                   3

                                                          Workshop Peningkatan Kompetensi dalam Pengembangan Proyek NbS: Aspek
                                                          Teknis, Aspek Keekonomian, dan Aspek Regulasi/Legalitas
                                   Pelatihan | Training                                                                                                        4
                                                          Workshop on Enhancing Competence in NbS Project Development: Technical
                                                          Aspects, Economic Aspects, and Regulatory/Legal Aspects
Page 173
                                                                                                     PT Pupuk Indonesia (Persero)




    Jenis Pelatihan                                                 Deskripsi                                            Peserta
     Training Type                                                 Description                                         Participants

                              Pelatihan Teknik Pengujian, Verifikasi Metode, Ketidakpastian Pengukuran untuk
                              Pengujian BOD dalam Air Sungai dan Air Limbah
  Pelatihan | Training                                                                                                       4
                              Training on Testing Techniques, Method Verification, and Measurement Uncertainty
                              for BOD Testing in River Water and Wastewater
                              Bimbingan Teknis Pengelolaan IPAL/Limbah Domestik
  Pelatihan | Training                                                                                                       17
                              Technical Guidance on the Management of WWTP/Domestic Wastewater
                              Training ISO 14064-1: Sistem Manajemen Data Gas Rumah Kaca dan Penerapan
                              Nature-based Solutions
  Pelatihan | Training                                                                                                       5
                              ISO 14064-1 Training: Greenhouse Gas Data Management Systems and the
                              Implementation of Nature-based Solutions
                              Sustainability Reporting: Standards and Implementation - Update Terkini ISSB
                              Standards IFRS S1 dan IFRS S2
  Pelatihan | Training                                                                                                       15
                              Sustainability Reporting: Standards and Implementation - Latest Update on IFRS S1
                              and S2 ISSB Standards
                              Pengenalan AMDAL Dasar dan Peraturan Perizinan Terkait Lingkungan
  Pelatihan | Training        Introduction to Basic Environmental Impact Assessment (EIA) and Related                        16
                              Environmental Permitting Regulations
  Pelatihan | Training        Environmental Awareness : Climate Change                                                       20
                              Workshop IFRS Sustainability Standards (SDS) dan Standar Pengungkapan
                              Keberlanjutan (SPK)
  Pelatihan | Training                                                                                                       23
                              Workshop on IFRS Sustainability Standards (SDS) and Sustainability Disclosure
                              Standards (SPK)

                              Training of ESG Audit Program to Ensure Compliance with Organizational ESG
  Pelatihan | Training                                                                                                       40
                              Governance and Reporting

                              ESG, ISO 26000, dan GRI PI Group
  Pelatihan | Training                                                                                                       61
                              ESG, ISO 26000, and GRI PI Group

                              Webinar Manajemen Risiko "Dive into Sustainability Disclosure"
  Pelatihan | Training                                                                                                       98
                              Risk Management “Dive into Sustainability Disclosure” Webinar

Sertifikasi | Certification   Certified Environmental and Sustainability Analyst (CESA)                                       1
                              Sertifikasi Penyimpanan LB3
Sertifikasi | Certification                                                                                                  21
                              Hazardous Storage Certification
                              Sertifikasi Pengelolaan LNB3
Sertifikasi | Certification                                                                                                  12
                              Non-Hazardous Management Certification
Sertifikasi | Certification   Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)                                           6
Sertifikasi | Certification   Certified Sustainability Reporting Assurer (CSRA)                                               1
                              Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pengelolaan Air Limbah (POPAL)
Sertifikasi | Certification                                                                                                  2
                              Certification for Operational Managers of Wastewater Management (POPAL)



  Pada tahun 2025, tercatat [OJK F.22]
  In 2025, a total of



  Rp203.538 Miliar | Billion                                                                                                          173

  telah PTPI investasikan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui pembelajaran yang inklusif
  dan berbasis kebutuhan kompetensi jabatan, baik secara tatap muka maupun daring, yang seluruhnya diarahkan untuk
                                                                                                                                      2025 Sustainability Report




  mendukung transformasi bisnis berbasis keberlanjutan.
  has been invested by PTPI to strengthen human capital development through inclusive and competency-based
  learning aligned with job requirements, delivered both in-person and online, to support sustainability-driven business
  transformation.
Page 174
                                                                                              Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                              Talent Development and Safety Culture




                              Pada tahun 2025, rata-rata jam pelatihan karyawan, yang   In 2025, the average training hours per employee,
                              mencakup seluruh program pelatihan pada tingkat non       covering all training programs at the non-managerial
                              manajerial tercatat sebesar 60 jam di Kantor Pusat dan    level, reached 60 hours at the Head Office and 86 hours
                              86 jam di Anak Perusahaan. Sementara itu, pada tingkat    at Subsidiaries. At the managerial level, the average
                              manajerial, rata-rata jam pelatihan mencapai 36 jam di    training hours amounted to 36 hours at the Head
                              Kantor Pusat dan 88 jam di Anak Perusahaan. Capaian       Office and 88 hours at Subsidiaries. This achievement
                              ini mencerminkan upaya PTPI dalam membangun               reflects PTPI’s efforts to strengthen employee capacity
                              kapasitas dan kesadaran lingkungan karyawan secara        and environmental awareness consistently across all
                              merata di seluruh entitas. [GRI 404-1] [OJK F.22]         entities. [GRI 404-1] [OJK F.22]

                              PTPI berkomitmen untuk memperkuat aspek                   PTPI is committed to strengthening its organizational
                              pengembangan organisasi pada masa depan dengan            development in the future by integrating team- and
                              mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis tim         network-based learning approaches to foster more
                              dan jaringan (teams and network) guna mendorong           dynamic collaboration. In addition, PTPI is designing
                              kolaborasi yang lebih dinamis. Selain itu, PTPI tengah    corporate cultural education programs and accelerating
                              merancang program edukasi budaya perusahaan               digital transition initiatives to ensure the workforce is
                              (cultural education) dan percepatan transisi digital      well-prepared to navigate industry changes. PTPI also
                              (digital transition program) untuk memastikan kesiapan    affirms that all competency development initiatives
                              SDM dalam menghadapi perubahan industri. PTPI juga        will be inclusive, encompassing not only permanent
                              menegaskan bahwa seluruh inisiatif pengembangan           employees but also contract employees, to establish
                              kompetensi ini akan bersifat inklusif, mencakup tidak     consistent standards of work quality across all levels of
                              hanya karyawan tetap, tetapi juga karyawan kontrak,       the organization.
                              demi menciptakan standar kualitas kerja yang merata
                              di seluruh lini organisasi.




                              Keberagaman Karyawan
                              Employee Diversity



                              PTPI meyakini bahwa sinergi antara latar belakang,        PTPI believes that the synergy of diverse backgrounds,
                              perspektif, dan pengalaman karyawan yang beragam          perspectives, and experiences among its employees
                              merupakan pilar fundamental untuk memacu inovasi.         is a fundamental pillar in driving innovation. Guided by
                              Melalui keyakinan tersebut, PTPI berkomitmen              this belief, PTPI is committed to fostering an inclusive
                              membangun ekosistem kerja inklusif yang menjunjung        work environment that upholds fairness and ensures
                              tinggi keadilan dan memastikan setiap individu memiliki   equal opportunities for every individual to realize their
                              kesempatan setara untuk mengaktualisasikan potensi        full potential. [GRI 3-3] [OJK F.18]
                              mereka. [GRI 3-3] [OJK F.18]



                              Komposisi Karyawan [GRI 2-7, 2-8, 405-1]
                              Employee Composition

174                           Operasional PTPI seluruhnya didukung oleh karyawan        PTPI’s operations are fully supported by full-time
                              purnawaktu dengan skema kerja 40 jam per minggu,          employees working 40 hours per week, with no part-
                              tanpa melibatkan karyawan paruh waktu maupun              time employees or underage workers. As of December
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              pekerja di bawah umur. Hingga 31 Desember 2025, total     31, 2025, the Company employed a total of 7,882
                              karyawan perusahaan tercatat sebanyak 7.882 orang,        employees, comprising 7,336 permanent employees
Page 175
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




yang terdiri atas 7.336 karyawan Perjanjian Kerja Waktu      under Permanent Employment Contracts (PKWTT) and
Tidak Tertentu (PKWTT) dan 546 karyawan Perjanjian           546 employees under Fixed-Term Contracts (PKWT).
Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Secara keseluruhan,             Overall, this composition increased compared to the
komposisi ini mengalami peningkatan dibandingkan             previous year’s total of 7,712 employees. [GRI 2-7] [GRI 2-8] [OJK
periode tahun sebelumnya yang berjumlah 7.712                C.3.b]

karyawan. [GRI 2-7] [GRI 2-8] [OJK C.3.b]

Sebaran karyawan PTPI berdasarkan gender pada                The distribution of PTPI employees by gender in 2025
tahun 2025 terdiri dari: [GRI 405-1]                         consisted of the following: [GRI 405-1]


                                 setara dengan 10,09%                                      setara dengan 89,91%
                                 karyawan wanita                                           karyawan pria
                  795            employees (10.09%)                   7.087                employees (89.91%)
                                 were female                                               were male




Dari segi pendidikan, seluruh karyawan             telah     In terms of educational attainment, all employees have
menempuh pendidikan hingga jenjang berikut:                  completed education up to the following levels:


                               setara dengan 43,57%                                    setara dengan 10,64%
                               karyawan lulusan SMA/SMP                                karyawan lulusan Diploma
             3.434             employees (43.57%) were junior         839              employees (10.64%) held
                               high and high school graduates                          Diploma degrees


                               setara dengan 36,04%                                    setara dengan 9,63%

             2.841             karyawan lulusan S-1
                               employees (36.04%) held                759              karyawan lulusan S-2
                                                                                       employees (9.63%) held
                               Bachelor’s degrees                                      Master’s degrees



                                   9          setara dengan 0,11% karyawan lulusan S-3
                                              employees (0.11%) held Doctoral degrees




Selain karyawan PKWTT dan PKWT, PTPI juga                    In addition to permanent and contract employees, PTPI
mengintegrasikan tenaga kerja alih daya dalam struktur       also integrates outsourced workers into its operational
operasionalnya. Tenaga kerja alih daya ini memegang          structure. These workers play key roles in supporting
peranan pada fungsi-fungsi pendukung, mulai dari             functions, ranging from administrative and security
layanan administrasi dan pengamanan hingga                   services to housekeeping and general services. In
pemeliharaan kebersihan serta pelayanan umum. Pada           2025, PTPI managed 7,695 outsourced workers, with
tahun 2025, PTPI mengelola 7.695 tenaga kerja alih           the following composition. [GRI 2-8]
daya dengan komposisi sebagai berikut. [GRI 2-8]
                                                                                                                                  175


         PT Pupuk Indonesia (Persero)                                          Anak Perusahaan
                                                                                                                                  2025 Sustainability Report




                                                                                     Subsidiaries



        1.363            tenaga kerja alih daya
                         outsourced workers                           6.332               tenaga kerja alih daya
                                                                                          outsourced workers
Page 176
                                                                                                        Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                        Talent Development and Safety Culture




                              PTPI meyakini bahwa keberagaman latar belakang dan               PTPI believes that a diversity of backgrounds and
                              inklusivitas merupakan pilar inovasi, yang diwujudkan            inclusivity are key pillars of innovation, reflected in the
                              melalui pelibatan 21 penyandang disabilitas sebagai              inclusion of 21 persons with disabilities as an integral
                              bagian integral dari keluarga besar korporasi. Melalui           part of the corporate workforce. Through the continuous
                              penyediaan fasilitas penunjang yang berkelanjutan dan            provision of supporting facilities and equal opportunities
                              pemberian kesempatan yang setara bagi setiap individu            for every individual to contribute, PTPI maintains a non-
                              untuk berkontribusi, PTPI berhasil mempertahankan                discriminatory work environment, as evidenced by zero
                              iklim kerja nondiskriminatif yang dibuktikan dengan              (0%) reported incidents of discrimination throughout the
                              nihilnya (0%) pengaduan insiden diskriminasi sepanjang           year. [GRI 3-3] [GRI 2-7, 406-1]
                              tahun berjalan. [GRI 3-3] [GRI 2-7, 406-1]

                              Melengkapi komitmen tersebut, PTPI menjunjung                    Reinforcing this commitment, PTPI upholds equality
                              tinggi kesetaraan tanpa memandang suku, agama,                   across all talent management processes, regardless
                              ras, maupun antargolongan dalam seluruh proses                   of ethnicity, religion, race, or social group. PTPI’s
                              manajemen      talenta. Berdasarkan         kategorisasi         workforce is 100% of Asian ethnicity and Indonesian
                              kewarganegaraan dan etnisitas, PTPI mencatat                     nationality. This composition reflects the optimization
                              bahwa 100% tenaga kerja PTPI merupakan ras Asia                  of local talent with diverse cultural backgrounds, united
                              dengan Warga Negara Indonesia (WNI). Komposisi ini               under a shared spirit of corporate collaboration. [GRI 3-3]
                              mencerminkan optimalisasi talenta lokal yang memiliki            [GRI 202-2]

                              latar belakang budaya beragam namun tetap selaras
                              dalam semangat kolaborasi korporasi. [GRI 3-3] [GRI 202-2]

                              Kontribusi PTPI terhadap pembangunan bangsa                      PTPI contributes to national development by prioritizing
                              dijalankan melalui prioritas pengembangan talenta                the advancement of local talent to fill strategic
                              lokal dalam mengisi posisi kepemimpinan strategis di             leadership positions within the organization. Senior
                              dalam organisasi. Jabatan manajemen senior, seperti              management roles, including Senior Vice President,
                              Senior Vice President, General Manager, Kepala SPI,              General Manager, Head of Internal Audit (SPI),
                              Sekretaris Perusahaan, dan Senior Project Manager,               Corporate Secretary, and Senior Project Manager, are
                              diberikan sepenuhnya kepada masyarakat Indonesia.                fully entrusted to Indonesian employees. [GRI 202-2]
                              [GRI 202-2]




                                                                        setara dengan 189 orang posisi manajemen satu tingkat di bawah Direksi di
                                 Sepanjang 2025,
                                                   100%
                                                                        seluruh wilayah operasional yang dijabat oleh warga negara Indonesia. [GRI 202-2]
                                 In 2025,                               equivalent to 189 people of management positions one level below the Board of
                                                                        Directors across all operational areas were held by Indonesian citizens. [GRI 202-2]




                              Sebaran karyawan di tingkat manajerial pada tahun                The distribution of employees at the managerial level in
                              2025 terdiri dari:                                               2025 is presented as follows:




176
                                             371 (15,30%)                                                         2.054 (84,70%)
                                             dari total karyawan di tingkat                                       dari total karyawan di tingkat
                                             manajerial adalah wanita                                             manajerial adalah pria
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                             of total employees at the managerial                                 of total employees at the managerial
                                             level were female                                                    level were male
Page 177
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Perekrutan dan Perputaran Karyawan
Employee Recruitment and Turnover

Keberagaman dijunjung tinggi sebagai aset strategis         Diversity is upheld as a strategic asset that adds
yang memberikan nilai tambah bagi dinamika PTPI.            value to PTPI’s organizational dynamics. Guided by
Melalui komitmen ini, PTPI membuka kesempatan kerja         this commitment, PTPI provides equal employment
bagi setiap kandidat yang memenuhi kualifikasi tanpa        opportunities to all qualified candidates without
adanya diskriminasi berdasarkan suku, agama, afiliasi       discrimination based on ethnicity, religion, political
politik, kondisi disabilitas, jenis kelamin, maupun latar   affiliation, disability, gender, or any other personal
belakang personal lainnya. Keterbukaan ini bertujuan        background. This openness aims to foster an inclusive
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif sejak tahap      work environment from the very outset of the
awal penerimaan. [GRI 3-3]                                  recruitment process. [GRI 3-3]

Transparansi dan keadilan selalu diterapkan dalam           Transparency and fairness are consistently applied
setiap proses rekrutmen karyawan PTPI di seluruh            across all stages of PTPI’s recruitment processes at
tingkatan guna memastikan terpilihnya kandidat dengan       every level, ensuring the selection of candidates with
kualifikasi yang paling sesuai. Prinsip kesetaraan          the most appropriate qualifications. The principle of
kesempatan kerja diterapkan secara konsisten dalam          equal opportunity is embedded throughout the hiring
menjaring insan terbaik untuk bergabung menjadi             process to attract and onboard the best talent to join
bagian dari tim. [OJK F.18]                                 the organization. [OJK F.18]

Pemenuhan kebutuhan talenta dilakukan melalui               Talent needs are fulfilled through two primary
dua mekanisme utama, yaitu jalur eksternal sebagai          mechanisms, namely external recruitment to attract
penjaringan talenta baru dari luar perusahaan dan jalur     new talent from outside the Company, and internal
internal yang didedikasikan bagi pengembangan karier        recruitment dedicated to the career development of
karyawan yang sudah bekerja melalui skema promosi           existing employees through promotion and rotation
maupun mutasi. Sepanjang 2025, PTPI telah merekrut          schemes. Throughout 2025, PTPI recruited 320 new
320 karyawan baru melalui jalur eksternal dan 1.002         employees through external recruitment and 1,002
karyawan baru melalui jalur internal dengan 76% posisi      through internal recruitment, with 76% of open positions
terbuka diisi oleh kandidat internal. [GRI 401-1]           filled by internal candidates. [GRI 401-1]


   Karyawan Keluar Pensiun               Karyawan Keluar Non Pensiun              Karyawan Baru
   Employee Turnover - Retirement        Employee Turnover - Non-Retirement       New Employees



   104                                   46            karyawan
                                                       employees                  320                     karyawan
                                                                                                          employees




   2024                                                                           7.712

                                                                   karyawan | employees


   2025                                                                               7.882

                                                                        karyawan | employees                             177
                                                                                                                         2025 Sustainability Report
Page 178
                                                                                                Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                Talent Development and Safety Culture




                              PTPI mencatatkan tingkat perputaran karyawan sebesar       PTPI recorded an employee turnover rate of 1.90%
                              1,90% pada 2025, lebih rendah dibandingkan periode         in 2025, lower than the previous period, indicating
                              sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan adanya               improved workforce stability. To ensure that this reflects
                              stabilitas tenaga kerja. Untuk memastikan bahwa            a healthy working environment, PTPI complements this
                              kondisi ini mencerminkan kualitas lingkungan yang          with further analysis, including voluntary turnover rates
                              sehat, PTPI melengkapinya dengan analisis lebih lanjut,    and the results of employee experience surveys.
                              termasuk tingkat turnover akibat pengunduran diri
                              secara sukarela dan hasil survei employee experience.

                              Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar dalam              These measurement results serve as the basis for
                              mengevaluasi     efektivitas upaya      Perusahaan         evaluating the effectiveness of the Company’s efforts
                              menciptakan kerja yang aman, kondusif, dan                 to create a safe, conducive work environment that
                              mendukung keseimbangan kehidupan kerja. Keluarnya          supports work-life balance. Employee separations
                              karyawan sesuai dengan kebijakan perusahaan yang           occur in accordance with applicable Company policies,
                              berlaku diantaranya pensiun, berakhirnya kontrak,          including retirement, contract completion, death,
                              meninggal dunia, sanksi pelanggaran, kesepakatan           disciplinary sanctions, mutual agreement, and voluntary
                              bersama hingga pengunduran diri secara sukarela. [GRI      resignation. [GRI 401-1]
                              401-1]



                              Sebagai wujud transparansi, PTPI memberikan                As a form of transparency, PTPI provides a minimum
                              pemberitahuan minimal 14 hari sebelum pelaksanaan          notice period of 14 days prior to the implementation
                              perubahan operasional yang signifikan. Hal ini             of any significant operational changes. This allows
                              memungkinkan karyawan untuk beradaptasi ketika             employees to prepare for and adapt to changes in their
                              menghadapi perubahan peta karier di Perusahaan,            career trajectories within the Company, including the
                              termasuk apabila terjadi kemungkinan pengakhiran           possibility of employment termination. These provisions
                              hubungan kerja. Ketetapan ini dimuat dalam Peraturan       are outlined in the Company Regulations and the
                              Perusahaan dan Peraturan Kerja Bersama (PKB). [GRI 3-3]    Collective Labor Agreement (CLA). [GRI 3-3] [402-1]
                              [402-1]




                              Hak Asasi Manusia
                              Human Rights

                              Penghormatan terhadap hak-hak dasar individu               Respect for fundamental human rights is a core pillar
                              merupakan pilar utama dalam operasional keamanan           of PTPI’s security operations across all operational
                              PTPI di seluruh wilayah kerja. PTPI berkomitmen untuk      areas. PTPI is committed to upholding human rights
                              menjaga hak asasi manusia di seluruh rantai pasok          throughout its business value chain by integrating
                              bisnis dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Hak         human rights principles into the Standard Operating
                              Asasi Manusia (HAM) ke dalam Standar Operasional           Procedures (SOPs) for security personnel, serving as
                              Prosedur (SOP) petugas keamanan sebagai panduan            mandatory guidance in the execution of their duties.
                              wajib dalam pelaksanaan tugas. Sepanjang tahun             Throughout 2025, PTPI ensured that all (100%) of its
                              2025, PTPI memastikan bahwa seluruh (100%) petugas         security personnel received formal training on human
                              keamanan telah menerima pelatihan resmi mengenai           rights policies and their specific implementation
                              kebijakan HAM dan prosedur spesifik penerapannya di        procedures in the field. [GRI 2-3, 3-3, 410-1]
178                           lapangan. [GRI 2-3, 3-3, 410-1]

                              Kewajiban pelatihan ini tidak hanya berlaku bagi petugas   This mandatory training applies not only to internal
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              internal, tetapi juga menjadi persyaratan mutlak bagi      personnel but also to third-party organizations and all
                              organisasi pihak ketiga atau seluruh penyedia jasa alih    outsourced service providers engaged by the Company,
                              daya yang bekerja sama di Perusahaan salah satunya         including security service providers partnering with
                              tenaga pengamanan (provider) yang bekerja sama             PTPI. Through this collaboration, PTPI conducts
                              dengan PTPI. Melalui kolaborasi ini, PTPI melakukan        regular monitoring to ensure that all third-party service
Page 179
                                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




pemantauan berkala untuk menjamin bahwa seluruh                          providers maintain competencies aligned with PTPI’s
penyedia jasa pihak ketiga memiliki kompetensi yang                      human rights protection standards. [GRI 410-1]
selaras dengan standar perlindungan HAM yang
ditetapkan oleh PTPI. [GRI 410-1]

Sebagai     perwujudan     tanggung     jawab    sosial                  As part of its corporate social responsibility, PTPI
perusahaan, PTPI melakukan penilaian terhadap                            assesses vulnerable groups within its human rights
kelompok rentan dalam kerangka uji tuntas (due                           due diligence framework. Comprehensive human
diligence) hak asasi manusia. Identifikasi serta                         rights risk identification and assessment are conducted
penilaian risiko HAM komprehensif dilakukan dengan                       across all internal operational lines, including through
jangkauan seluruh lini operasional internal yang telah                   the PI Peduli program, which is integrated with BPJS
dilakukan dalam program PI Peduli yang berintegrasi                      Ketenagakerjaan to protect the Company’s broader
dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi                             ecosystem, as well as the implementation of PI Careline,
ekosistem Perusahaan serta pelaksanaan PI Careline                       which focuses on mental health support. The following
yang merupakan perlindungan terhadap kesehatan                           outlines the 2025 results of PI Peduli and PI Careline in
mental. Berikut hasil laporan PI Peduli dan PI Careline                  safeguarding vulnerable workers within the Company’s
Tahun 2025 dalam perlindungan pekerja rentan dalam                       ecosystem.
ekosistem Perusahaan.

 Kelompok Rentan                     Risiko Terhadap HAM                               Upaya Mitigasi / Program Perusahaan
 Vulnerable Group                     Human Rights Risk                                Mitigation Efforts / Company Programs

 Pemegang HAM: Karyawan | Human Rights Holders: Employees
 Tingkat Risiko Rendah | Low Risk Level
 Pekerja usia rentan    1.   Marginalisasi dalam penugasan dan akses          1.   Program Masa Persiapan Pensiun (MPP) yang terstruktur
 pekerja mendekati           pelatihan berbasis usia                          2.   Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun melalui integrasi
 usia pensiun           2.   Ketidaksiapan program transisi pra-pensiun            PI Peduli dengan BPJS Ketenagakerjaan
 Vulnerable age         1.   Marginalization in work assignments and          3.   Dukungan kesehatan mental pra-pensiun melalui PI
 workers                     access to training based on age                       Careline
 workers approaching    2.   Lack of preparedness of pre-retirement           1.   Structured Pre-Retirement Preparation Program
 retirement age              transition programs                              2.   Old Age Security and Pension Security through the
                                                                                   integration of PI Peduli with BPJS Ketenagakerjaan
                                                                              3.   Pre-retirement mental health support through PI
                                                                                   Careline
 Tingkat Risiko Sedang | Medium Risk Level
 Pekerja perempuan      1.   Diskriminasi dalam rekrutmen, promosi, dan       1.   Penerapan kebijakan anti-diskriminasi dan anti-
 termasuk pekerja            penugasan kerja berbasis gender                       pelecehan seksual sesuai Permenaker dan Peraturan
 hamil dan menyusui     2.   Pelecehan seksual dan kekerasan berbasis              Perusahaan yang merupakan bentuk dari implementasi
 Female workers              gender di tempat kerja                                Respectful Workplace Policy (RWP) di lingkungan
 including pregnant     3.   Pelanggaran hak cuti melahirkan, menyusui,            Perusahaan.
 and breastfeeding           dan fasilitas laktasi                            2.   Penyediaan ruang laktasi dan jaminan cuti melahirkan
 workers                1.   Discrimination in recruitment, promotion,             sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan
                             and job assignments based on gender              3.   Layanan PI Careline sebagai mekanisme pelaporan dan
                        2.   Sexual harassment and gender-based                    konseling bagi korban pelecehan
                             violence in the workplace                        1.   The implementation of anti-discrimination and anti-
                        3.   Violation of maternity leave rights,                  sexual harassment policies in accordance with the
                             breastfeeding rights, and lactation facilities        Minister of Manpower Regulation and Company
                             provision                                             Regulations constitutes the implementation of a
                                                                                   Respectful Workplace Policy (RWP) within the Company.
                                                                              2.   Provision of lactation rooms and maternity leave
                                                                                   guarantees in accordance with the Manpower Law           179
                                                                              3.   PI Careline service as a reporting and counseling
                                                                                   mechanism for harassment victims
                                                                                                                                            2025 Sustainability Report
Page 180
                                                                                                                 Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                                 Talent Development and Safety Culture




                               Kelompok Rentan                     Risiko Terhadap HAM                               Upaya Mitigasi / Program Perusahaan
                               Vulnerable Group                     Human Rights Risk                                Mitigation Efforts / Company Programs

                              Pekerja tidak tetap /   1.   Ketidakjelasan status hubungan kerja dan         1.   Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh PKWT
                              Pekerja kontrak              perpanjangan kontrak berulang                    2.   Penerapan ketentuan PKWT sesuai PP 35/2021 dengan
                              waktu tertentu          2.   Ketimpangan akses terhadap tunjangan,                 monitoring kepatuhan berkala
                              (PKWT)                       pelatihan, dan jaminan sosial                    3.   Layanan PI Careline sebagai mekanisme pelaporan dan
                              Fixed-term              3.   Pemutusan hubungan kerja sepihak tanpa                konseling bagi korban pelecehan.
                              employees/ contract          kompensasi yang layak                            4.   Pemberian manfaat kesehatan fisik tambahan berupa
                              employees               1.   Unclear employment status and repeated                asuransi disamping BPJS Kesehatan.
                                                           contract renewals                                1.   BPJS Ketenagakerjaan coverage for all contract
                                                      2.   Inequality in access to benefits, training,           employees
                                                           and social security                              2.   Implementation of contract employee provisions in
                                                      3.   Unilateral termination of employment                  accordance with Government Regulation No. 35/2021,
                                                           without adequate compensation                         with periodic compliance monitoring
                                                                                                            3.   The PI Careline service serves as a reporting and
                                                                                                                 counseling mechanism for victims of abuse.
                                                                                                            4.   Provision of additional physical health benefits in the
                                                                                                                 form of insurance in addition to BPJS Health
                              Pekerja penyandang      1.   Keterbatasan aksesibilitas fasilitas kerja dan   1.   Penyediaan akomodasi yang layak dan aksesibilitas
                              disabilitas                  akomodasi yang layak                                  fasilitas kerja sesuai kebijakan pemerintah
                              Workers with            2.   Diskriminasi dalam proses seleksi dan            2.   Kebijakan inklusif dalam rekrutmen dan pengembangan
                              disabilities                 pengembangan karier                                   karier yang merupakan bentuk dari implementasi
                                                      1.   Limited accessibility of workplace facilities         Respectful Workplace Policy (RWP).
                                                           and reasonable accommodation                     3.   Layanan PI Careline sebagai mekanisme pelaporan dan
                                                      2.   Discrimination in recruitment processes and           konseling bagi korban pelecehan
                                                           career development                               1.   Provision of reasonable accommodation and accessible
                                                                                                                 workplace facilities in accordance with government
                                                                                                                 policy
                                                                                                            2.   Inclusive policies in recruitment and career development
                                                                                                                 as part of the implementation of the Respectful
                                                                                                                 Workplace Policy (RWP)
                                                                                                            3.   The PI Careline service as a reporting and counseling
                                                                                                                 mechanism for victims of harassment
                              Tingkat Risiko Tinggi | High Risk Level
                              Tenaga kerja alih       1.   Eksploitasi melalui pemotongan upah oleh         1.   Pelindungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
                              daya (TKAD)                  pihak penyedia jasa tenaga kerja                      bagi seluruh TKAD
                              Outsourced workers      2.   Ketiadaan perlindungan K3 yang setara            2.   Klausul perlindungan HAM dan K3 dalam perjanjian
                                                           dengan karyawan tetap                                 kerja sama dengan penyedia jasa
                                                      3.   Pembatasan hak berserikat dan berunding          3.   Evaluasi kinerja dan kepatuhan berkala terhadap
                                                           bersama                                               perusahaan alih daya
                                                      4.   Ketidakjelasan mekanisme penanganan              4.   Akses PI Careline sebagai saluran pengaduan dan
                                                           keluhan (grievance mechanism)                         perlindungan kesehatan mental
                                                      1.   Exploitation through wage deductions by          1.   BPJS Ketenagakerjaan and BPJS Kesehatan coverage
                                                           labor service providers                               for all outsourced workers
                                                      2.   Lack of equivalent OHS protection                2.   Human rights and OHS protection clauses in
                                                           compared to permanent employees                       cooperation agreements with service providers
                                                      3.   Restrictions on the right to associate and       3.   Periodic performance and compliance evaluations of
                                                           collective bargaining                                 outsourcing companies
                                                      4.   Lack of clarity in grievance handling            4.   Access to PI Careline as a grievance channel and mental
                                                           mechanisms                                            health protection service
                              Pemegang HAM: Pihak ketiga (Ekosistem Perusahaan) | Human Rights Holders: Third Parties (Company Ecosystem)
                              Tingkat Risiko Sedang | Medium Risk Level
                              Petani pengguna         1.   Risiko kesehatan akibat paparan bahan            1.   Program edukasi dan pendampingan penggunaan
                              produk pupuk                 kimia tanpa edukasi penggunaan yang                   pupuk yang aman melalui CSR Perusahaan
180
                              Farmers using                memadai                                          2.   Perlindungan ekosistem petani melalui program PI
                              fertilizer products     2.   Praktik penetapan harga yang tidak adil               Peduli yang berintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan
                                                           dalam rantai distribusi                          3.   Penyediaan saluran pengaduan produk yang mudah
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                      3.   Keterbatasan akses terhadap mekanisme                 diakses
                                                           pengaduan produk                                 1.   Education and assistance programs on safe fertilizer use
                                                      1.   Health risks due to exposure to chemicals             through the Company’s CSR initiatives
                                                           without adequate usage education                 2.   Protection of the farmer ecosystem through the PI Peduli
                                                      2.   Unfair pricing practices in the distribution          program integrated with BPJS Ketenagakerjaan
                                                           chain                                            3.   Provision of easily accessible product grievance
                                                      3.   Limited access to product complaint                   channels
                                                           mechanisms
Page 181
                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)




  Kelompok Rentan                      Risiko Terhadap HAM                             Upaya Mitigasi / Program Perusahaan
  Vulnerable Group                      Human Rights Risk                              Mitigation Efforts / Company Programs

 UMKM mitra                1.   Praktik pembayaran yang tidak tepat waktu     1.   Kebijakan pembayaran tepat waktu dan transparansi
 perusahaan                     dan merugikan arus kas UMKM                        proses pengadaan
 vendor dan rekanan        2.   Persyaratan kontrak yang tidak seimbang       2.   Program pembinaan dan pendampingan UMKM melalui
 lokal                          (unequal bargaining power)                         TJSL Perusahaan
 SME business              1.   Delayed payment practices that negatively     3.   Perluasan perlindungan PI Peduli bagi ekosistem mitra
 partners                       impact SMEs’ cash flow                             usaha yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
 local vendors and         2.   Unbalanced contract terms (unequal            1.   Timely payment policy and transparent procurement
 business partners              bargaining power)                                  processes
                                                                              2.   SME development and capacity-building programs
                                                                                   through the Company’s CSR initiatives
                                                                              3.   Expansion of PI Peduli coverage to business partners
                                                                                   who are not yet covered by BPJS Ketenagakerjaan
 Tingkat Risiko Tinggi | High Risk Level
 Pekerja di rantai         1.   Risiko kerja paksa dan kondisi kerja yang     1.   Klausul kepatuhan HAM dan K3 dalam seluruh
 pasok (vendor,                 tidak layak pada rantai pasok hilir                perjanjian kerja sama rantai pasok
 distributor,              2.   Ketiadaan mekanisme uji tuntas HAM            2.   Perluasan program PI Peduli yang terintegrasi BPJS
 transporter)                   (human rights due diligence) pada pemasok          Ketenagakerjaan ke ekosistem rantai pasok
 Workers in the            3.   Paparan bahan berbahaya dan beracun           1.   Human rights and OHS compliance clauses in all supply
 supply chain                   (B3) tanpa APD memadai                             chain partnership agreements
 (vendors, distributors,   1.   Risk of forced labor and poor working         2.   Expansion of the PI Peduli program integrated with BPJS
 and transport                  conditions in downstream supply chains             Ketenagakerjaan to the supply chain ecosystem
 providers)                2.   Lack of human rights due diligence
                                mechanisms for suppliers
                           3.   Exposure to hazardous and toxic materials
                                without adequate PPE



Langkah-langkah proaktif telah dilakukan PTPI dalam                     PTPI undertook proactive measures to prevent human
pencegahan terjadinya pelanggaran HAM di seluruh                        rights violations across all subsidiaries by issuing
Anak Perusahaan dengan mengeluarkan Pedoman                             its Respectful Workplace Policy (RWP) within PTPI.
Respectful Workplace Policy (RWP) di Lingkungan PTPI.                   This initiative is designed to ensure that human rights
Inisiatif ini dirancang untuk memastikan prinsip-prinsip                principles are consistently upheld in all operational and
HAM senantiasa dijunjung tinggi dalam setiap aktivitas                  business activities. In alignment with the United Nations
operasional maupun kegiatan bisnis perusahaan.                          Guiding Principles on Business and Human Rights
Selaras dengan Prinsip Panduan PBB mengenai Bisnis                      (UNGPs), PTPI Holding has established clear standards
dan HAM, PTPI Holding telah menetapkan standar serta                    and procedures to address human rights issues while
prosedur yang jelas untuk menangani isu-isu HAM                         facilitating remediation for any potential negative
sekaligus memfasilitasi pemulihan atas dampak negatif                   impacts. The remediation process encompasses the
yang mungkin timbul. Proses remediasi atau pemulihan                    following mechanisms. [GRI 2-26]
tersebut mencakup beberapa mekanisme berikut. [GRI
2-26]



            Pemberian permohonan maaf secara resmi                                 Restitusi dan rehabilitasi bagi pihak terdampak
              Formal issuance of an official apology                        Provision of restitution and rehabilitation for affected parties


          Jaminan bahwa pelanggaran serupa tidak akan                             Pemberian kompensasi finansial maupun non
               terulang kembali pada masa depan                                         finansial sebagai langkah preventif
        Assurance that similar violations will not recur in the                Provision of financial and non-financial compensation           181
                               future                                                          as a preventive measure
                                                                                                                                               2025 Sustainability Report




                                         Tempuhan upaya hukum sesuai regulasi yang berlaku
                                    Pursuit of legal actions in accordance with applicable regulations
Page 182
                                                                                                         Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                         Talent Development and Safety Culture




                              Guna     memperkuat      komitmen    tersebut,   PTPI         To reinforce this commitment, PTPI created a
                              menyediakan      sistem    pelaporan     pelanggaran          whistleblowing system (WBS) and other established
                              (Whistleblowing System/WBS) maupun kanal lain yang            reporting channels as mechanisms for reporting risks,
                              telah disediakan oleh PTPI sebagai sarana dalam               concerns, or incidents related to human rights, while
                              melaporkan risiko, kekhawatiran, atau insiden terkait         ensuring the protection of the identity of whistleblowers
                              HAM yang menjamin perlindungan identitas pelapor              and all parties involved. Reports of alleged human rights
                              maupun seluruh pihak yang terlibat. Laporan terkait           violations may be submitted by employees, customers,
                              dugaan pelanggaran HAM dapat disampaikan oleh                 business partners, and other external stakeholders
                              karyawan, pelanggan, mitra bisnis, hingga pemangku            through the official reporting channels provided by the
                              kepentingan eksternal lainnya melalui kanal pelaporan         Company.
                              resmi yang telah disediakan.

                              Setiap pengaduan yang disertai bukti relevan akan             All complaints supported by relevant evidence are
                              diinvestigasi secara mendalam. Pada laporan terbukti          subject to thorough investigation. Where allegations
                              valid, PTPI akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai              are substantiated, PTPI imposes strict sanctions in
                              dengan kebijakan internal yang berlaku.                       accordance with its prevailing internal policies.


                                Sepanjang 2025,
                                Throughout 2025,
                                                                                         atas kasus pelanggaran HAM di lingkungan operasional, baik

                                Tidak Ada Laporan
                                no reported cases
                                                                                         internal maupun di seluruh rantai pasok perusahaan.
                                                                                         of human rights violations were recorded across PTPI’s
                                                                                         operational environment, both internally and throughout the
                                                                                         Company’s value chain.




                              Tenaga Kerja Anak dan Paksa
                              Child and Forced Labor

                              PTPI berkomitmen untuk meniadakan segala bentuk               PTPI is committed to eliminating all forms of child labor
                              penggunaan tenaga kerja di bawah umur di seluruh              across its operations. Throughout the reporting year, no
                              lini operasional. Sepanjang tahun pelaporan, tidak            risks or incidents related to child labor or forced labor
                              ditemukan adanya risiko maupun insiden yang                   were identified, either within the Company’s internal
                              berkaitan dengan pekerja anak maupun kerja paksa,             operations or throughout its value chain. [GRI 3-3] [GRI 408-1]
                              baik di lingkungan internal perusahaan maupun di              [OJK F.19]

                              sepanjang rantai pasok. [GRI 3-3] [GRI 408-1] [OJK F.19]

                              PTPI berkomitmen melindungi hak-hak seluruh tenaga            PTPI remains committed to protecting the rights of
                              kerja dengan mengadopsi standar dan peraturan                 all workers by adopting the following international
                              internasional sebagai berikut: [GRI 3-3] [GRI 409-1]          standards and regulations: [GRI 3-3] [GRI 409-1]


                                   Konvensi ILO No. 138/1973              Konvensi ILO No. 182/1999                          Konvensi ILO No. 105/1957
                                  ILO Convention No. 138/1973            ILO Convention No. 182/1999                        ILO Convention No. 105/1957
182
                                 tentang Batas Usia Minimum untuk      tentang Penghapusan Bentuk-bentuk                  tentang Penghapusan Kerja Paksa
                                              Bekerja                     Pekerjaan Terburuk untuk Anak                    on the Abolition of Forced Labor
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                  on Minimum Age for Employment        on the Elimination of the Worst Forms
                                                                                   of Child Labor
Page 183
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




PTPI     mengimplementasikan        program      praktik   PTPI implements labor practice programs encompassing
ketenagakerjaan yang mencakup keselamatan                  occupational health and safety, employee well-being,
dan kesehatan kerja, kesejahteraan karyawan,               continuous competency development, harmonious
pengembangan kompetensi berkelanjutan, hubungan            industrial relations, and the protection of workers’ rights
industrial harmonis, serta perlindungan hak dan etika      and ethics. These programs are consistently applied
tenaga kerja. Program-program ini diterapkan secara        across all Group entities as part of sustainable human
konsisten di seluruh entitas Grup sebagai bagian dari      capital management. [GRI 409-1].
pengelolaan SDM yang berkelanjutan. [GRI 409-1].




Manfaat Karyawan
Employee Benefits



Kompensasi dan Kesejahteraan
Compensation and Well-Being

Penetapan kompensasi PTPI ditetapkan secara objektif       PTPI’s compensation framework is determined
berdasarkan jenjang jabatan, kompetensi, serta capaian     objectively based on job level, competencies, and
kinerja individu dengan mengesampingkan gender,            individual performance, without regard to gender,
suku, ras, maupun agama. PTPI menjunjung tinggi            ethnicity, race, or religion. PTPI upholds the principle of
prinsip kesetaraan melalui penerapan rasio kompensasi      equality by applying a 1:1 compensation ratio for male
1:1 bagi karyawan pria dan wanita yang menduduki           and female employees in equivalent positions. This
posisi serupa. Kebijakan ini berlaku di seluruh wilayah    policy is implemented across all operational areas in
operasional perusahaan di Indonesia sebagai bentuk         Indonesia as a reflection of the Company’s commitment
komitmen terhadap keadilan bagi seluruh karyawan. [GRI     to fairness for all employees. [GRI 3-3] [GRI 202-1] [GRI 405-2]
3-3] [GRI 202-1] [GRI 405-2]



PTPI senantiasa mengawasi secara rutin kesetaraan          PTPI regularly monitors pay equity and considers cost-
remunerasi dan mempertimbangkan indeks kemahalan           of-living indices as well as City Minimum Wage (UMK)
serta standar Upah Minimum Kota (UMK) di setiap            standards across its operational areas to ensure that
wilayah operasional guna memastikan seluruh                all employee compensation exceeds government
penghasilan karyawan berada di atas ketentuan              requirements. In 2025, the Company’s average lowest
pemerintah. Pada tahun 2025, rata-rata upah terendah       wage was recorded at 1.83 times the applicable UMK.
di Perusahaan tercatat sebesar 1,83 kali lipat dari UMK    Through this policy, PTPI ensures that every talent is
yang berlaku. Melalui kebijakan ini, PTPI memastikan       fairly rewarded based on their professional contribution.
bahwa setiap talenta dihargai secara adil berdasarkan      [OJK F.20]

kontribusi profesionalnya. [OJK F.20] [GRI 202-1]

Selain kompensasi bulanan, PTPI memberikan                 In addition to monthly compensation, PTPI provides
tunjangan dan insentif tambahan dengan besaran yang        additional allowances and incentives, with amounts
disesuaikan dengan capaian kinerja serta kapasitas         aligned to performance achievements and the
finansial. Strategi ini diterapkan untuk memacu motivasi   Company’s financial capacity. This approach is
sekaligus meningkatkan daya tarik PTPI bagi talenta-       designed to enhance motivation while strengthening                 183
talenta di pasar kerja. Melalui perancangan komponen       PTPI’s attractiveness in the talent market. Through
kompensasi yang komprehensif, PTPI berkomitmen             a comprehensive compensation framework, PTPI
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




menjaga kesejahteraan karyawan guna menciptakan            remains committed to supporting employee well-being
lingkungan kerja yang lebih produktif dan kompetitif.      and fostering a more productive and competitive work
[GRI 401-2]                                                environment. [GRI 401-2]
Page 184
                                                                                                                                   Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                                                   Talent Development and Safety Culture




                                                                                                                                                 Karyawan PKWTT
                                                                          Keterangan***                                                                                Karyawan PKWT
                                                                                                                                                    Permanent
                                                                          Description***                                                                              Contract Employees
                                                                                                                                                    Employees


                               Gaji Pokok | Basic Salary                                                                                               ✓                         ✓

                               Tunjangan Tetap | Fixed Allowances                                                                                      ✓                         ✓

                               Tunjangan Tidak Tetap | Non-Fixed Allowances                                                                            ✓                         ✓

                               Tunjangan Hari Raya (THR) | Religious Holiday Allowance                                                                 ✓                         ✓

                               Cuti Tahunan | Annual Leave                                                                                             ✓                         ✓

                               Cuti Besar* | Long Leave*                                                                                               ✓                         -

                               Bantuan Tunai | Cash Assistance                                                                                         ✓                         ✓

                               Penghargaan Masa Kerja** | Long Service Award**                                                                         ✓                         -

                               Kompensasi Akhir Kontrak | End-of-Contract Compensation                                                                 -                         ✓

                               Catatan: | Notes:
                               * Pemberian cuti besar diberikan setelah karyawan menjadi karyawan PKWTT
                                 Long leave is granted after employees are appointed as permanent employees
                               ** Pemberian penghargaan masa kerja diberikan setelah karyawan menjadi karyawan PKWTT
                                  Long service awards are granted after employees are appointed as permanent employees
                               *** Seluruh informasi mengenai tunjangan berlaku untuk karyawan PTPI di seluruh lokasi operasi (Indonesia)
                                   All information regarding allowances applies to PTPI employees across all operational locations (Indonesia)


                              PTPI mengatur lebih baik dari ketentuan perundang-                                        PTPI applies overtime arrangements that exceed
                              undangan dalam lembur yaitu batasan lembur maksimal                                       regulatory requirements by setting a maximum limit of
                              56 jam kerja dalam 1 bulan maksimum untuk menjamin                                        56 overtime hours per month. This policy is designed
                              kesejahteraan, mencegah kelelahan berlebih, serta                                         to safeguard employee well-being, prevent excessive
                              menjaga produktivitas dan kesehatan karyawan secara                                       fatigue, and maintain optimal productivity and health as
                              optimal sebagai bentuk perlindungan mendasar bagi                                         a fundamental form of workforce protection. Employee
                              seluruh tenaga kerja. Peningkatan kesejahteraan                                           well-being is further enhanced through the provision of
                              karyawan juga diwujudkan melalui penyediaan                                               social protection programs, including BPJS Kesehatan
                              program perlindungan sosial yang mencakup fasilitas                                       and BPJS Ketenagakerjaan, complemented by additional
                              BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta asuransi                                         private health insurance coverage. Beyond health-
                              kesehatan dan swasta sebagai tambahan. Selain aspek                                       related benefits, PTPI promotes work-life harmony
                              kesehatan, PTPI juga menerapkan keseimbangan                                              through mandatory utilization of paid annual leave for
                              kehidupan kerja (work-life harmony) melalui kewajiban                                     all employees, as well as family home visit programs for
                              pengambilan cuti tahunan berbayar bagi seluruh pekerja                                    talent mobility employees to support recovery and well-
                              dan family home visit bagi pekerja talent mobility                                        being. PTPI’s commitment to these human-centered
                              perusahaan demi mendukung pemulihan. Komitmen                                             practices aligns with its efforts to foster harmonious and
                              PTPI dalam memperhatikan aspek kemanusiaan ini                                            sustainable industrial relations.
                              sejalan dengan upaya membina hubungan industrial
                              yang harmonis dan berkelanjutan.
184
                              Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi                                     As a form of appreciation for their long-term dedication
                              jangka panjang, PTPI memberikan Penghargaan Bakti                                         and contribution, PTPI grants a Long Service Award
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Kerja bagi seluruh karyawan (PKWTT dan PKWT) yang                                         to all employees (permanent and contract) who meet
                              telah memenuhi kriteria yang ditetapkan perusahaan.                                       the Company’s established criteria. This recognition
                              Anugerah ini diberikan kepada karyawan yang                                               is awarded to employees demonstrating strong
                              menunjukkan loyalitas tinggi dengan masa pengabdian                                       loyalty, marked by a service period of eight years and
                              selama satu windu (delapan tahun) serta kelipatannya.                                     its multiples, including functional roles below senior
Page 185
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




Sesuai dengan Peraturan Perusahaan (PP) dan/atau                   management level. In accordance with the Company
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) masing-masing Anak                  Regulations and/or Collective Labor Agreements (CLA)
Perusahaan, PTPI memberikan insentif berupa variable               of each subsidiary, PTPI provides incentives in the
pay untuk menghargai loyalitas serta memotivasi                    form of variable pay to recognize loyalty and motivate
karyawan agar terus tumbuh dan berkembang bersama                  employees to continue growing and developing with
PTPI. [OJK F.18]                                                   PTPI. [OJK F.18]



Tinjauan Kinerja
Performance Review

Implementasi sistem manajemen kinerja dilaksanakan                 The performance management system is implemented
melalui empat tahapan utama: perencanaan kinerja                   through four main stages: annual performance planning,
tahunan, monitoring dan evaluasi berkala, penilaian                regular monitoring and evaluation, assessment
capaian kinerja serta kompetensi perilaku untuk                    of performance achievements and behavioral
menentukan peringkat individu, hingga pemberian                    competencies to determine individual rankings, and the
apresiasi atas pencapaian kinerja yang selaras dengan              provision of rewards for achievements that align with
nilai dan tujuan Perusahaan. Siklus Manajemen Kinerja              the Company’s values and objectives. The Performance
dimulai pada awal tahun dengan penyusunan target                   Management Cycle begins at the start of each year
kinerja yang harus dicapai oleh setiap karyawan.                   with the establishment of performance targets to be
Adapun, indikator kuantitatif utama yang digunakan                 achieved by every employee. The following are the
untuk mengukur keberhasilan kinerja individu karyawan              main quantitative indicators used to measure individual
sebagai berikut. [GRI 3-3]                                         employee performance success. [GRI 3-3]


                        KPI Individu                                      Soft Competency 360 derajat
                       Individual KPI                                     360-Degree Soft Competency

                                                             Metode ini memberikan gambaran perilaku karyawan secara
                                                        menyeluruh melalui sudut pandang atasan, bawahan, rekan kerja, dan
   Digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi
                                                         penilaian diri sendiri. Evaluasi ini bertujuan menghasilkan umpan balik
   pencapaian target yang telah disepakati antara
                                                        yang lebih objektif sekaligus meminimalkan bias dalam proses evaluasi
               karyawan dan atasan.
                                                                                            kinerja.
        Used to measure and evaluate the
                                                          This method provides a comprehensive view of employee behavior
   achievement of targets agreed upon between
                                                        from multiple perspectives, including supervisors, subordinates, peers,
         employees and their supervisors
                                                         and self-assessment. The evaluation aims to generate more objective
                                                          feedback while minimizing bias in the performance review process.



             Evaluasi KPI bersifat kuantitatif dan
                dilaksanakan setiap triwulan.                   Evaluasi dilaksanakan sekali pada penghujung tahun.
         KPI evaluation is quantitative in nature and         The assessment is conducted once at the end of the year.
              conducted on a quarterly basis.




Selain KPI Individu dan Soft Competency 360 derajat,               In addition to KPI and 360-degree soft competency
pengukuran kinerja juga mempertimbangkan Learning                  assessments, performance evaluation also incorporates
Agility Assessment dan Core Values. Hasil tinjauan                 Learning Agility Assessment and Core Values. The                185
kinerja menjadi landasan dalam pemberian imbalan                   results of the performance review serve as the basis
berupa cash reward maupun non-cash reward, seperti                 for determining rewards, both cash and non-cash,
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




pemetaan talenta dan program pengembangan                          including talent mapping and competency development
kompetensi. PTPI memastikan tinjauan kinerja secara                programs. Throughout 2023 to 2025, PTPI ensured that
berkala telah mencakup seluruh karyawan (100%). [GRI               periodic performance reviews covered all employees
404-3]                                                             (100%). [GRI 404-3]
Page 186
                                                                                              Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                              Talent Development and Safety Culture




                              Kebebasan Berserikat
                              Freedom of Association

                              Jaminan atas hak karyawan untuk berserikat, berkumpul,   PTPI upholds the employee right to freedom of
                              dan menyampaikan aspirasi merupakan komitmen PTPI        association, assembly, and the expression of aspirations
                              dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.     as part of its commitment to fostering harmonious
                              Melalui Federasi Serikat Pekerja Pupuk Indonesia yang    industrial relations. Through the Federation of Pupuk
                              beranggotakan serikat-serikat pekerja di lingkungan      Indonesia Labor Unions, which comprises labor unions
                              PTPI, sinergi antara manajemen dan karyawan terus        within PTPI, synergy between management and
                              diperkuat guna meningkatkan performa kolektif.           employees continues to be strengthened to enhance
                              Landasan hubungan ini sesuai dengan peraturan            collective performance. This relationship is grounded
                              ketenagakerjaan dan diperkuat dengan kebijakan di        in prevailing labor regulations and further reinforced by
                              masing-masing Perusahaan yang mengatur secara            company-level policies that clearly define employment
                              detail mengenai regulasi kerja, hak dan kewajiban        terms, as well as the rights and obligations of both
                              kedua belah pihak serta tidak bertentangan dengan        parties, in alignment with applicable labor laws. [GRI 3-3]
                              peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. [GRI 3-3]

                              PTPI mencatatkan 100% dari total karyawan, baik          PTPI recorded that 100% of its employees, both
                              dengan status PKWTT maupun PKWT telah dicakup            under permanent and contract status, are covered
                              oleh perjanjian perundingan kolektif. Hak dan            by collective bargaining agreements. Employee
                              kewajiban karyawan pada Anak Perusahaan PTPI             rights and obligations within PTPI’s subsidiaries refer
                              mengacu pada PP atau PKB. Namun demikian, syarat         to Company Regulations or CLA. Nevertheless, all
                              dan kondisi ketenagakerjaan mengacu kepada               employment terms and conditions are aligned with
                              Peraturan Ketenagakerjaan dan Pedoman Penyusunan         prevailing labor regulations and guidelines for the
                              Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama        preparation of Company Regulations and Collective
                              guna menjamin kesejahteraan yang setara di seluruh       Labor Agreements, ensuring consistent and equitable
                              grup. [GRI 2-30]                                         employee welfare across the Group. [GRI 2-30]

                              Selama periode pelaporan, tidak ditemukan adanya         During the reporting period, no operations or suppliers
                              operasi maupun pemasok yang memiliki risiko              were identified as having risks related to violations of
                              pelanggaran terhadap kebebasan berserikat dan            freedom of association or collective bargaining. As a
                              perundingan kolektif. Sebagai langkah preventif, PTPI    preventive measure, PTPI regularly conducts meetings
                              secara rutin melakukan pertemuan antara Perusahaan       between the Company and labor union representatives
                              dan perwakilan Serikat Pekerja guna mendukung hak        to support employee rights to exercise freedom of
                              pekerja dalam menjalankan kebebasan berserikat           association without intimidation. [GRI 407-1]
                              tanpa intimidasi. [GRI 407-1]



                              Program Pensiun
                              Retirement Program

                              Dedikasi tinggi dari setiap karyawan yang telah          The long-standing dedication of employees who reach
                              memasuki masa purnabakti pada usia 56 (lima puluh        retirement at the age of 56 (fifty-six) is highly valued by
                              enam) tahun menjadi aset yang sangat dihargai oleh       PTPI. To ensure financial stability in retirement, PTPI
186                           PTPI. Guna menjamin stabilitas finansial pada masa       is committed to providing old-age security through
                              pensiun, PTPI berkomitmen memfasilitasi jaminan hari     two primary mechanisms. These include an internally
                              tua melalui dua mekanisme utama. Skema tersebut          managed pension fund program and active participation
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              meliputi program pensiun mandiri yang dikelola secara    in the BPJS Ketenagakerjaan program in accordance
                              internal serta partisipasi aktif dalam program BPJS      with government regulations. [GRI 3-3] [GRI 201-3]
                              Ketenagakerjaan sesuai dengan regulasi pemerintah.
                              [GRI 3-3] [GRI 201-3]
Page 187
                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




Program Pensiun      Tabungan dana pensiun yang dikelola oleh provider            Iuran karyawan sebesar
Iuran Pasti (PPIP)   dana pensiun. Dana yang telah terkumpul akan diberikan       Employee contribution of
[GRI 201-3]          kepada karyawan ketika memasuki masa pensiun.
Defined
Contribution
                     Retirement savings managed by a pension fund provider,
                     with accumulated funds disbursed to employees upon
                                                                                  4%        dari gaji pokok
                                                                                            of basic salary

Pension Program      retirement.
                                                                                  Iuran perusahaan sebesar
                                                                                  Employer contribution of


                                                                                  16%


Program              Program pendanaan yang bertujuan untuk membiayai             Iuran karyawan sebesar
Kesehatan Pensiun    pelayanan kesehatan bagi karyawan purna bakti yang           Employee contribution of
[GRI 201-3]          akan diberikan pada saat masa pensiun.
Retiree Health
Program
                     A funding program aimed at financing healthcare services
                     for retired employees, provided during the retirement
                                                                                  2,5%             dari gaji pokok
                                                                                                   of basic salary
                     period.
                                                                                  Iuran perusahaan sebesar
                                                                                  Employer contribution of


                                                                                  5%

Program Jaminan
Hari Tua BPJS        Program perlindungan yang diselenggarakan untuk              Iuran karyawan sebesar
Ketenagakerjaan      menjamin peserta ketika memasuki masa pensiun,               Employee contribution of
[GRI 201-3]          mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.
BPJS
Ketenagakerjaan
                     A protection program designed to ensure benefits for
                     participants upon retirement, permanent disability, or
                                                                                  2%        dari Take Home Pay
                                                                                            of Take-Home Pay

Old-Age Security     death.
Program                                                                           Iuran perusahaan sebesar
                                                                                  Employer contribution of


                                                                                  3,7%

Program Jaminan
                     Perlindungan untuk mempertahankan kehidupan                  Iuran karyawan sebesar
Pensiun BPJS
                     yang layak ketika peserta kehilangan atau berkurang          Employee contribution of
Ketenagakerjaan
                     penghasilannya karena telah memasuki usia pensiun.
[GRI 201-3]
BPJS
                     Protection to maintain a decent standard of living when
                     participants lose or experience a reduction in income upon
                                                                                  1%        dari upah yang
                                                                                            ditetapkan BPJS
                                                                                                                     187
Ketenagakerjaan                                                                             of wages as
                     reaching retirement age.
Pension Security                                                                            determined by BPJS
Program
                                                                                                                     2025 Sustainability Report




                                                                                  Iuran perusahaan sebesar
                                                                                  Employer contribution of


                                                                                  2%
Page 188
                                                                                                     Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                     Talent Development and Safety Culture




                              Memastikan produktivitas dan kualitas hidup setiap              Ensuring the continued productivity and quality of
                              karyawan pada masa purnabakti merupakan tanggung                life of employees during retirement is an ongoing
                              jawab berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.                 responsibility of the Company. To support employees
                              Guna membekali karyawan dalam menghadapi                        in navigating this transition, throughout 2025 PTPI
                              transisi tersebut, sepanjang tahun 2025 PTPI telah              provided pre-retirement preparation programs for
                              melaksanakan pembekalan terhadap 42 karyawan                    42 employees approaching retirement through the
                              yang akan memasuki masa pensiun melalui: [GRI 404-2]            following initiatives: [GRI 404-2]


                                                                          Edukasi pada Masa Pensiun
                                                                               Retirement Education


                                  Edukasi yang dirancang untuk mempersiapkan                  The education programs designed to prepare
                                  karyawan mencakup pola hidup sehat, kesiapan                employees cover healthy lifestyle practices, mental
                                  mental, pemetaan peluang dan tantangan pada                 readiness, mapping opportunities and challenges
                                  masa pensiun, serta strategi pengelolaan keuangan           in retirement, as well as effective financial
                                  yang efektif agar setiap karyawan mampu menjaga             management strategies to enable employees to
                                  kemandirian finansial setelah masa bakti berakhir.          maintain financial independence after the end of
                                                                                              their service.



                              Cuti Melahirkan
                              Maternity Leave



                              Fasilitas cuti melahirkan diberikan sebagai bentuk              Maternity leave is provided as part of PTPI’s commitment
                              komitmen dalam menjamin kesejahteraan ibu dan anak.             to safeguarding the well-being of both mother and
                              Karyawan perempuan wajib menjalani masa istirahat               child. Female employees are entitled to a mandatory
                              selama 1,5 bulan sebelum serta 1,5 bulan sesudah                leave period of 1.5 months before and 1.5 months after
                              persalinan. PTPI juga memberikan dukungan kepada                childbirth. PTPI also extends support to male employees
                              karyawan laki-laki melalui hak cuti pendampingan istri          through paternity leave of 3 (three) working days to
                              melahirkan selama 3 (tiga) hari kerja. Selain itu, sebagai      accompany their spouse during childbirth. In addition,
                              bentuk empati terhadap pemulihan kesehatan fisik                as a form of care for physical and mental recovery, PTPI
                              maupun mental, PTPI menyediakan masa pemulihan                  provides a 45-calendar-day recovery period for female
                              selama 45 hari kalender bagi karyawan perempuan                 employees who experience miscarriage. [GRI 3-3] [GRI 401-3]
                              yang mengalami keguguran. [GRI 3-3] [GRI 401-3]


                                Sepanjang tahun 2025, PTPI mencatatkan
                                Throughout 2025, PTPI recorded:


                                795             karyawan perempuan yang
                                                berhak mendapatkan cuti        47          karyawan perempuan
                                                                                           mengambil cuti melahirkan
                                                melahirkan                                 female employees took
                                                female employees were
                                                eligible for maternity leave
                                                                                           maternity leave
                                                                                                                             100%
188
                                                                                                                             karyawan kembali bekerja
                                                                                                                             setelah masa cuti berakhir
                                                karyawan pria yang                         karyawan pria mengambil
                                7.087                                          457                                           employees returned to work
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                berhak mendapatkan                         cuti mendampingi istri            after the end of their leave
                                                cuti mendampingi istri                     melahirkan                        period
                                                melahirkan                                 male employees took
                                                male employees entitled                    paternity leave to
                                                to paternity leave to                      accompany their spouse
                                                accompany their spouse                     during childbirth
                                                during childbirth
Page 189
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pengukuran Employee Experience
Employee Experience Measurement



Pendekatan holistik dalam mengukur kepuasan kerja          A holistic approach to measuring employee satisfaction
telah diadopsi sejak tahun 2023 melalui parameter          has been adopted since 2023 through the Employee
Employee Experience yang memotret seluruh perjalanan       Experience framework, which captures the full journey
dan interaksi karyawan di dalam organisasi. Strategi ini   and interactions of employees within the organization.
menjadi pilar transformasi sumber daya manusia yang        This strategy is a key pillar in PTPI’s human capital
berbasis Human Experience Management (HXM) untuk           transformation toward Human Experience Management
mencetak talenta berkualitas global. Integrasi teknologi   (HXM), aimed at developing globally competitive talent.
turut memperkuat sistem ini guna memaksimalkan             The integration of technology further strengthens this
potensi individu serta membangun budaya kerja yang         system to maximize individual potential and foster a
positif dan berkelanjutan.                                 positive and sustainable work culture.

Evaluasi pengalaman tersebut dilakukan secara              The evaluation of employee experience is conducted
komprehensif melalui kerangka kerja yang mencakup          comprehensively through a framework comprising 82
82 butir pernyataan penilaian. Setiap karyawan diminta     assessment statements. Each employee is asked to
menilai tingkat dampak dan skala penerapan dari            evaluate both the level of impact and the degree of
setiap pernyataan elemen esensial seperti makna            implementation across essential elements, including
pekerjaan, manajemen, lingkungan kerja, kesehatan,         meaning of work, management, work environment,
peluang berkembang, hingga aspek kepercayaan pada          health, development opportunities, and trust in the
organisasi. Selain itu, dukungan teknologi dan layanan     organization. In addition, technology support and
kerja juga diukur untuk memastikan seluruh kebutuhan       workplace services are also assessed to ensure that
operasional karyawan terpenuhi secara optimal.             employees’ operational needs are optimally fulfilled.



   Nilai Employee
   Experience Konsolidasi       2025                                             82,76%
   Consolidated Employee
   Experience Score
                                2024                                            82,75%


                                2023                                         81,94%




Pencapaian nilai hasil Survei Employee Experience          The Employee Experience Survey results reflect a
menunjukkan tingginya kepuasan karyawan PTPI               high level of employee satisfaction with the work
terhadap lingkungan kerja yang disediakan. Hasil           environment provided by PTPI. These results indicate
ini merefleksikan bahwa seluruh tenaga kerja di            that employees across the organization experience a
perusahaan merasakan pengalaman kerja yang positif         positive and productive work environment throughout
dan produktif selama berkarier di dalam organisasi.        their careers.

                                                                                                                        189
                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 190
                                                                                            Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                            Talent Development and Safety Culture




                                                    Aspek dalam Pengukuran Employee Experience
                                                     Aspects in Employee Experience Measurement


                                                 Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian            The survey results indicate that the majority
                              Job Satisfaction
                                                 besar karyawan sudah merasa puas dengan            of employees are satisfied with their jobs.
                                                 pekerjaannya. Hal ini mengindikasikan              This suggests that PTPI has effectively met
                                                 bahwa PTPI telah berhasil memenuhi                 employee fundamental needs, including
                                                 kebutuhan dasar karyawan terkait dengan            alignment of skills, clarity of roles, and team
                                                 kesesuaian keterampilan, kejelasan peran,          support.
                                                 dan dukungan tim.



                              Happiness          Secara keseluruhan karyawan telah                  Overall, employees reported a positive
                                                 merasa bahagia di tempat kerja dengan              sense of well-being at work, supported
                                                 didukung penerapan program SDM,                    by the implementation of human capital
                                                 seperti implementasi Employee Well-                programs, including the Employee Well-
                                                 being Program yang meliputi empat                  being Program covering four dimensions
                                                 aspek (fisik, mental, finansial, dan sosial),      (physical, mental, financial, and social),
                                                 penerapan Respectful Workplace Policy,             the Respectful Workplace Policy, and the
                                                 dan implementasi DEI (Diversity, Equity,           implementation of DEI (Diversity, Equity,
                                                 Inclusivity).                                      and Inclusivity).



                              Stress             Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian            The survey results indicate that most
                                                 besar karyawan tidak mengalami stres di            employees do not experience work-
                                                 tempat kerja. Sebagai bentuk kepedulian            related stress. As part of its commitment
                                                 terhadap dinamika kerja karyawan, PTPI             to addressing workforce dynamics, PTPI
                                                 terus mengoptimalkan Employee Well-                continues to enhance its Employee
                                                 being Program dengan fokus khusus pada             Well-being Program, with a particular
                                                 aspek mental dan sosial guna memastikan            focus on mental and social aspects to
                                                 lingkungan kerja yang suportif dan                 foster a supportive and productive work
                                                 produktif.                                         environment.

                                                 Program-program      tersebut     meliputi         These programs include regular health
                                                 pengecekan kesehatan karyawan dan                  check-ups for employees and their families,
                                                 keluarga secara berkala, program coaching          coaching and mentoring initiatives, health-
                                                 & mentoring, pelaksanaan webinar                   related webinars, an Employee Assistance
                                                 kesehatan, Employee Assistance Program,            Program, and other initiatives designed
                                                 dan program lainnya yang mendukung                 to support a positive and productive
                                                 terciptanya lingkungan kerja yang suportif         workplace.
                                                 dan produktif.



                              Purpose            Sebagian besar karyawan telah memiliki             The majority of employees have clear work
                                                 tujuan yang jelas dalam bekerja untuk              objectives that support the achievement
                                                 mendukung tercapainya visi dan misi                of the Company’s vision and mission. This
                                                 perusahaan. Hal ini merupakan indikator            reflects a strong level of understanding
                                                 yang sangat positif tentang pemahaman              among      employees       regarding    their
                                                 karyawan terkait kontribusi mereka                 individual contributions to the organization.
                                                 terhadap perusahaan.
190
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 191
                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam meningkatkan keterikatan dan kepuasan                       As tangible support for financial well-being and to
karyawan, PTPI menjalankan berbagai inisiatif                     enhance employee engagement and satisfaction,
penyediaan kompensasi yang kompetitif serta program               PTPI provides competitive compensation and
perlindungan kesehatan yang komprehensif sebagai                  comprehensive health protection programs. PTPI’s
bentuk nyata dukungan kesejahteraan finansial. Di                 focus on non-financial aspects is also reflected in the
sisi lain, perhatian PTPI terhadap aspek non-finansial            development of a supportive work environment, the
diwujudkan melalui pengembangan lingkungan                        provision of clear career development pathways, and
kerja yang suportif, penyediaan jalur pengembangan                the implementation of work-life harmony policies to
karier yang jelas, serta penerapan kebijakan work-life            foster long-term employee well-being and loyalty
harmony guna memastikan kebahagiaan dan loyalitas                 across the organization.
jangka panjang di seluruh lini organisasi.



Strategi ke Depan
Future Strategy

Penyelarasan rencana jangka panjang organisasi                    The alignment of the Company’s long-term
diwujudkan melalui perancangan program Transformasi               strategy is realized through the design of a Human
SDM bertema HC Transformation towards Human                       Capital Transformation program under the theme
Experience Management (HXM) and World Class Talent.               HC Transformation towards Human Experience
Strategi pengelolaan talenta PTPI tersebut dipetakan              Management (HXM) and World-Class Talent. PTPI’s
ke dalam empat fase utama sebagai berikut:                        talent management strategy is structured into the
                                                                  following four key phases:



       Fase | Phase 1                  Fase | Phase 2                 Fase | Phase 3                   Fase | Phase 4


        Process                        Optimizing
  Standardization and               Collaboration and             Scaling Up People and
                                                                                                    World Class Talent
      Integration                   High Performance              Organizational Growth
                                         Culture


  Fokus utama pengelolaan                Optimalisasi budaya          Kegiatan transformasi       Fokus utama pengelolaan
      SDM diarahkan pada               kolaborasi dan kinerja          SDM fokus kepada          SDM diarahkan pada upaya
 standardisasi model operasi,        tinggi kini menjadi fokus          mempertahankan           meningkatkan kapabilitas ke
   kebijakan, dan sistem di           utama bagi fungsi SDM       pertumbuhan karyawan dan             level multinasional.
 seluruh entitas Grup melalui       agar dapat bergerak lebih              organisasi.            SDM PTPI dikembangkan
    pemanfaatan teknologi         lincah di seluruh lingkungan           Human capital           agar dapat bersaing dengan
      HCIS Single Platform         Grup. Dengan fundamental         transformation initiatives   karyawan lain secara global
   guna menjamin validitas           proses bisnis yang telah      are focused on sustaining      dan memenuhi kebutuhan
   data serta meningkatkan          terstandarisasi, organisasi        both employee and              talenta di lingkungan
     pengalaman karyawan                kini siap mengalihkan         organizational growth.               perusahaan.
          secara optimal.          orientasi pada penyusunan                                     Human capital management
      The primary focus of        sasaran yang lebih strategis.                                    is further directed toward
 human capital management             Strengthening a culture                                        enhancing capabilities
        is directed toward           of collaboration and high                                       to a multinational level,
    standardizing operating         performance has become                                        developing PTPI’s talent to
      models, policies, and        a key priority for the human                                  compete globally and meet       191
   systems across all Group         capital function to enable                                      the Company’s evolving
       entities through the          greater agility across the                                           talent needs.
 utilization of the HCIS Single     Group. With standardized
                                                                                                                                 2025 Sustainability Report




    Platform, ensuring data               business process
    validity while enhancing           fundamentals in place,
     employee experience.             the organization is now
                                    positioned to shift toward
                                   more strategic goal setting.
Page 192
                                                                                                           Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                           Talent Development and Safety Culture




                              Lingkungan Kerja yang Aman
                              Safe Working Environment



                              Sistem Manajemen dan Kebijakan K3 [GRI 403-1]
                              OHS Management System and Policy



                                      PTPI juga menetapkan Kebijakan Keselamatan,                PTPI has a Health, Safety, and Environment (HSE)
                                      Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH),              Policy, namely:
                                      yaitu


                                                       Menempatkan keselamatan kerja,
                                                       keselamatan proses, kesehatan kerja, dan
                                                       lingkungan hidup, termasuk menyediakan
                                                       kondisi kerja yang aman dan sehat, pada
                                                       prioritas utama di seluruh aktivitas PTPI
                                                       berdasarkan tata kelola perusahaan yang
                                                       baik.        [GRI 3-3]


                                                       Placing occupational safety, process safety, occupational health, and environmental
                                                       protection, including the provision of safe and healthy working conditions as the highest
                                                       priority across all PTPI’s activities, in accordance with good corporate governance
                                                       principles. [GRI 3-3]




                              PTPI mengelola keselamatan dan kesehatan kerja                     PTPI manages occupational health and safety
                              berdasarkan kebijakan K3LH yang menempatkan                        in accordance with its HSE Policy, which places
                              aspek keselamatan kerja, proses, dan lingkungan                    occupational safety, process safety, and environmental
                              sebagai prioritas utama. Implementasi ini didasarkan               protection as top priorities. Its implementation is guided
                              pada standar nasional dan internasional, di antaranya:             by national and international standards, including: [GRI
                              [GRI 403-1] [OJK F.21]                                             403-1] [OJK F.21]

                              • Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang                           • Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
                                Keselamatan Kerja;
                              • Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang                          • Law No. 17 of 2023 on Health;
                                Kesehatan;
                              • Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang                          • Law No. 13 of 2003 on Manpower as amended on
                                Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah menjadi                   Law No. 6 of 2023 on Job Creation;
192                             Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta
                                Kerja;
                              • Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang                   • Government Regulation No. 50 of 2012 on the
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan                         Implementation of Occupational Health and Safety
                                Kesehatan Kerja (SMK3);                                            Management Systems (OHSMS);
                              • Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2019 tentang                      • President Regulation No. 7 of 2019 on Occupational
                                Penyakit Akibat Kerja;                                             Diseases;
Page 193
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




• Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan                • Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018
  dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja;                            on Occupational Safety and Health in the Work
                                                                   Environment;
• Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia             • Regulation of the Minister of Industry of the Republic
  No. 19 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan                         of Indonesia No. 19 of 2019 on the Prevention and
  Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia                       Emergency Response for Chemical Incidents in
  dalam Kegiatan Usaha Industri Kimia;                             Industrial Activities;
• Permenaker No. 11 Tahun 2023 tentang Keselamatan               • Minister of Manpower Regulation No. 11 of 2023 on
  dan Kesehatan Kerja di Ruang Terbatas;                           Occupational Safety and Health in Confined Spaces;
• ISO 45001 Occupational Health and Safety                       • ISO 45001 Occupational Health and Safety
  Management System;                                               Management System;
• US OSHA PSM Standard 29 CFR 1910.119-Process                   • US OSHA PSM Standard 29 CFR 1910.119 – Process
  Safety Management of Highly Hazardous Chemicals;                 Safety Management of Highly Hazardous Chemicals;
  dan                                                              and
• CCPS (Center for Chemical Process Safety)-                     • CCPS (Center for Chemical Process Safety) –
  Guidelines for Risk Based Process Safety (ISBN: 978-             Guidelines for Risk-Based Process Safety (ISBN: 978-
  0-470-16569-0).                                                  0-470-16569-0).

Untuk memastikan efektivitasnya, Direksi berkomitmen             To ensure effectiveness, the Board of Directors is
meninjau sasaran kinerja secara berkala, menyediakan             committed to periodically reviewing performance
ruang konsultasi bagi karyawan, serta memastikan                 targets, providing consultation channels for employees,
seluruh kegiatan operasional telah memenuhi peraturan            and ensuring that all operational activities comply
perundangan terkait pencegahan kecelakaan luar biasa             with applicable regulations on the prevention of major
dan dampak lingkungan melalui cara berikut.                      accidents and environmental impacts through the
                                                                 following measures.

   Penyusunan dan Peninjauan
                                                Penetapan Fungsi Kerja                     Pemenuhan Regulasi
            Ulang
                                            Establishment of Work Functions               Regulatory Compliance
    Development and Review

  Secara berkala dilakukan penilaian            Menetapkan fungsi kerja yang           Memenuhi peraturan perundang-
     dan penyusunan ulang sasaran           bertanggung jawab untuk memastikan       undangan dan persyaratan lain yang
    kinerja sistem manajemen K3LH.          efektivitas implementasi program dan     berlaku sehubungan dengan potensi
  Conduct periodic assessments and                sistem manajemen K3LH.               bahaya dan risiko di perusahaan.
  revisions of HSE and environmental             Establish accountable work           Ensure compliance with applicable
   management system performance               functions to ensure the effective          laws, regulations, and other
                 targets.                        implementation of HSE and             requirements related to potential
                                            environmental management programs       hazards and risks within the Company.
                                                          and systems.


                                                                                          Pencegahan Dampak
           Pengelolaan K3                       Pencegahan Kecelakaan
                                                                                              Lingkungan
          OHS Management                          Accident Prevention
                                                                                     Environmental Impact Prevention

     Memastikan pengelolaan aspek             Mencegah cedera dan kerusakan          Mencegah pencemaran dan dampak
  keselamatan kerja dan keselamatan           peralatan akibat kecelakaan kerja       negatif terhadap lingkungan dalam
      proses dalam kegiatan operasi            dan/atau penyakit akibat kerja            setiap aktivitas perusahaan.
      untuk memastikan tercapainya          sehubungan dengan potensi bahaya            Prevent pollution and adverse
  kegiatan operasi yang aman, ramah          dan risiko yang ada di tempat kerja.      environmental impacts across all
                                                                                                                             193
  lingkungan, andal, menguntungkan,            Prevent injuries and equipment                 Company activities.
            dan berkelanjutan.                damage resulting from workplace
        Ensure the management of               accidents and/or occupational
                                                                                                                             2025 Sustainability Report




     occupational safety and process          diseases associated with existing
 safety aspects in operational activities             hazards and risks.
     to achieve safe, environmentally
  responsible, reliable, profitable, and
          sustainable operations.
Page 194
                                                                                                      Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                      Talent Development and Safety Culture




                                     Implementasi SMK3                          Pemenuhan Fasilitas                     Penyediaan Akses Informasi
                                    OHSMS Implementation                        Provision of Facilities                Provision of Information Access

                                     Melaksanakan dokumentasi,             Memfasilitasi karyawan, vendor,                Memberikan kemudahan pada
                                   implementasi, dan pemeliharaan         kontraktor, dan pengunjung dalam              karyawan, vendor, kontraktor, dan
                                 terhadap sistem manajemen K3LH.            mengakses serta menerapkan                 pengunjung dalam menyampaikan
                                     Carry out the documentation,           informasi terkait aspek K3LH.                 dan menerima informasi serta
                                  implementation, and maintenance           Facilitate employees, vendors,               dalam penerapan aspek K3LH di
                                    of the HSE and environmental         contractors, and visitors in accessing                     perusahaan.
                                         management system.              and applying HSE and environmental                 Enable employees, vendors,
                                                                                      information.                           contractors, and visitors to
                                                                                                                         effectively communicate, receive
                                                                                                                      information, and implement HSE and
                                                                                                                        environmental practices within the
                                                                                                                                     Company.


                                                                                 Perbaikan Kinerja
                                                                             Performance Improvement

                                               Menindaklanjuti peluang perbaikan atas hasil tinjauan ulang implementasi dan kinerja K3LH.
                                                Follow up on improvement opportunities identified from the review of HSE performance.



                              Dalam upaya mencapai target nihil insiden, PTPI                 In pursuit of a zero-incident target, PTPI implements an
                              menerapkan SMK3 yang mencakup seluruh individu                  OHSMS that covers all individuals within its operational
                              di lingkungan operasional tanpa terkecuali. Cakupan             environment without exception. This scope includes
                              ini meliputi 7.336 karyawan PKWTT, 546 karyawan                 7,336 permanent employees, 546 contract employees,
                              PKWT, serta 7.695 tenaga kerja alih daya, termasuk              and 7,695 outsourced workers, as well as business
                              mitra kerja dan pengunjung. Melalui dokumentasi dan             partners and visitors. Through rigorous documentation
                              implementasi yang ketat, PTPI memfasilitasi seluruh             and implementation, PTPI ensures that all employees
                              karyawan dalam mengakses informasi K3LH guna                    have access to HSE information to prevent work-related
                              mencegah cedera dan penyakit akibat kerja di setiap             injuries and occupational diseases across all Company
                              aktivitas perusahaan. [GRI 403-1] [GRI 403-8]                   activities. [GRI 403-1] [GRI 403-8]

                              Mengingat karakteristik industri kimia yang berisiko            Given the high-risk nature of the chemical industry,
                              tinggi, PTPI menerapkan Manajemen Keselamatan                   PTPI applies Process Safety Management (PSM) as a
                              Proses (Process Safety Management/PSM) sebagai                  primary mitigation framework. This approach focuses
                              pedoman utama mitigasi. Langkah ini difokuskan pada             on controlling potential hazards such as exposure
                              pengendalian potensi bahaya, seperti paparan gas                to toxic and flammable gases, as well as operations
                              beracun (toxic), gas mudah terbakar (flammable), serta          involving high pressure and temperature that may
                              operasional dengan tekanan dan suhu tinggi yang                 trigger explosions or leaks. This mitigation strategy is
                              berisiko memicu ledakan atau kebocoran. Strategi                designed to both protect physical assets and ensure
                              mitigasi ini tidak hanya bertujuan melindungi aset fisik,       reliable, environmentally responsible and sustainable
                              tetapi juga menjamin terciptanya kegiatan operasional           operations.
                              yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

194
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 195
                                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




Tanggung Jawab K3 [GRI 403-1]
OHS Responsibilities

Guna memastikan efektivitas operasional, seluruh                                     To ensure operational effectiveness, all roles and
peran dan tanggung jawab pelaksanaan SMK3 di PTPI                                    responsibilities related to the implementation of
dipantau melalui laporan berkala kepada Direksi serta                                the OHSMS at PTPI are monitored through periodic
Dewan Komisaris, dengan rincian sebagai berikut:                                     reporting to the Board of Directors and the Board of
                                                                                     Commissioners, as follows:


   Departemen K3
                                            Merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi pelaksanaan program K3 dan
   OHS Department
                                            ketentuan yang harus dipenuhi dalam implementasi SMK3 di perusahaan.
                                            Plan, monitor, and evaluate the implementation of OHS programs and compliance
                                            requirements under the OHSMS framework within the Company.




   Unit Kerja Terkait                       Melaksanakan rencana dari program SMK3 sesuai dengan ketentuan dan
   Relevant Work Units                      tanggung jawab yang telah ditetapkan.
                                            Execute OHSMS programs in accordance with established provisions and
                                            assigned responsibilities.




   Tim P2K3*                                Melaksanakan koordinasi perihal perencanaan, sosialisasi, pemantauan evaluasi,
   Departemen K3                            dan pengawasan atas implementasi SMK3 di masing-masing unit kerja.
   P2K3 Team*                               Coordinate the planning, socialization, monitoring, evaluation, and supervision of
   OHS Department                           OHSMS implementation across respective work units.



Catatan: | Note:
*Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja | *Occupational Health and Safety Committee




Sistem dan Prosedur K3 [GRI 403-1]
OHS Systems and Procedures

Implementasi kebijakan, strategi, serta prosedur K3 telah                            The implementation of OHS policies, strategies, and
disusun secara terencana dan terukur guna menjamin                                   procedures is structured and systematically designed to
efektivitas perlindungan di seluruh lini operasional.                                ensure effective protection across all operational lines.
Dalam mengevaluasi kinerja, PTPI mengintegrasikan                                    In evaluating performance, PTPI integrates leading
indikator awal (leading indicators) sebagai instrumen                                indicators as preventive tools and lagging indicators
preventif serta indikator akhir (lagging indicators)                                 to measure safety outcomes on a periodic basis. As a         195
untuk mengukur capaian keselamatan secara berkala.                                   demonstration of this commitment, PTPI implements
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, PTPI                                     OHS systems and procedures as follows.
                                                                                                                                                  2025 Sustainability Report




menerapkan sistem dan prosedur K3 dengan rincian
sebagai berikut.
Page 196
                                                                                                 Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                 Talent Development and Safety Culture




                                           Behavior-Based Safety (BBS)                                     Life-Saving Rules (LSR)


                                  Upaya preventif kecelakaan kerja yang berfokus pada       Aturan keselamatan baku yang mengatur prosedur kerja
                                 pengelolaan perilaku aman serta mendorong partisipasi     risiko tinggi dan sanksi secara konsisten, dengan evaluasi
                                 aktif karyawan dalam melaporkan potensi bahaya tanpa         rutin setiap enam bulan untuk memastikan kepatuhan
                                                     rasa terancam.                                   standar K3 di seluruh Anak Perusahaan.
                                   A preventive workplace safety initiative focused on        A set of standardized safety rules governing high-risk
                                    managing safe behaviors and encouraging active             work procedures and the consistent enforcement of
                                  employee participation in reporting potential hazards        sanctions, with regular evaluations every six months
                                                without fear of retaliation.                   to ensure compliance with OHS standards across all
                                                                                                                    Subsidiaries.




                                        Process Safety Management (PSM)                     Contractor Safety Management System (CSMS)


                                Sistem manajemen proaktif untuk mengendalikan bahaya       Sistem manajemen komprehensif yang mengatur standar
                                 melalui pemenuhan kompetensi karyawan, pengelolaan        keselamatan kontraktor, mulai dari tahap penilaian risiko
                                    dokumen keselamatan, serta identifikasi risiko dan     dan seleksi lelang hingga evaluasi kinerja K3LH di setiap
                                      kesiapsiagaan tanggap darurat yang sistematis.                               unit bisnis.
                                   A proactive management system to control hazards           A comprehensive management system that governs
                                  through employees competency requirements, safety          contractor safety standards, from risk assessment and
                                     documentation management, and systematic risk          tender selection to the evaluation of HSE performance
                                       identification and emergency preparedness.                          across each business unit.




                              Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi Insiden [GRI 403-2]
                              Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident Investigation

                              Implementasi PSM dijalankan secara efektif melalui          The implementation of PSM is carried out effectively
                              serangkaian evaluasi periodik guna memetakan                through a series of periodic evaluations to identify
                              area yang memerlukan penguatan aspek keamanan.              areas requiring strengthened safety measures. The
                              Seluruh hasil evaluasi tersebut menjadi basis utama         outcomes of these evaluations serve as a primary basis
                              PTPI dalam memitigasi risiko pada titik-titik operasional   for PTPI to mitigate risks in high-risk operational areas
                              yang rawan guna meningkatkan standar keselamatan            and continuously enhance safety standards. Hazard
                              secara berkelanjutan. Proses identifikasi bahaya dan        identification and risk assessment are conducted
                              penilaian risiko dilaksanakan secara kolaboratif oleh       collaboratively by competent OHS professionals,
                              para ahli K3 kompeten dengan melibatkan seluruh unit        involving all relevant work units. In addition, PTPI
                              kerja terkait. Selain itu, PTPI mengintegrasikan berbagai   integrates various systematic methodologies to detect
                              metodologi sistematis untuk mendeteksi potensi              potential hazards and assess risk levels, including the
196                           ancaman dan mengukur tingkat risiko, yang meliputi          following procedures: [GRI 403-2] [RT-CH-320a.2]
                              prosedur sebagai berikut: [GRI 403-2] [RT-CH-320a.2]
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 197
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




                              Metode identifikasi bahaya dan risiko, penilaian risiko, dan penentuan
                              pengendalian risiko pada aspek operasional proses.
  Hazard Operability
                              A method for hazard identification, risk assessment, and determination of risk
  Study (HAZOP)
                              controls in process operations.




                              Teknik analisis risiko yang dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan
                              risiko pada suatu sistem dan/atau proses.
  Hazard
                              A risk analysis technique used to identify potential hazards and risks within a
  Identification
                              system and/or process.
  (HAZID)




                              Dokumen yang mencantumkan daftar pekerjaan, potensi bahaya, dan langkah
                              pengendaliannya
  Job Safety Analysis
                              A document outlining work activities, potential hazards, and corresponding
                              control measures.




                              Pengidentifikasian menggunakan metode lain yang dapat secara efektif
                              memitigasi risiko dan mencegah kecelakaan kerja.
  Identification
                              Identification using other methods that effectively mitigate risks and prevent
                              workplace accidents.




                              Tinjauan sistematis dan independen untuk memverifikasi kesesuaian dengan
                              persyaratan yang ditetapkan menggunakan proses tinjauan yang terdefinisi
  Process Safety
                              dengan baik untuk memastikan konsistensi dan memungkinkan auditor untuk
  Management
                              mencapai kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan.
  (PSM) Audit
                              A systematic and independent review conducted to verify conformity with
                              established requirements using a well-defined review process to ensure
                              consistency and enable auditors to reach accountable conclusions.



PTPI juga memastikan keselamatan dan kesehatan            PTPI also ensures employee occupational health and
kerja karyawan dengan beberapa program, seperti:          safety through several programs, including:
1. Melakukan sosialisasi (safety and health campaign)     1. Conducting regular socializations (safety and
    secara berkala kepada seluruh karyawan mengenai           health campaigns) to reinforce the prioritization of
    prioritas penerapan K3 dalam pekerjaan.                   OHS practices across all employees.
2. Memberikan       kesempatan      kepada     seluruh    2. Providing channels for employees to report unsafe        197
    karyawan untuk dapat melaporkan perilaku kerja            actions and unsafe conditions within their work
    tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman         areas.
                                                                                                                      2025 Sustainability Report




    (unsafe condition) pada area kerjanya.
3. Melakukan inspeksi berkala terhadap fasilitas          3.   Performing periodic inspections of fire protection
    proteksi kebakaran dan fasilitas K3 lainnya di             systems and other OHS facilities across the
    lingkungan perusahaan.                                     Company’s operations.
Page 198
                                                                                                Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                Talent Development and Safety Culture




                                                      Hak Karyawan Terkait Aspek K3 | Employee Rights Related to OHS




                                             Mendapatkan Lingkungan Kerja yang                        Menyampaikan Pengaduan K3
                                             Aman dan Sehat                                           Right to report OHS-related concerns or
                                             Entitlement to a safe and healthy work                   incidents
                                             environment



                                             Mendapatkan Informasi tentang K3                         Mendapatkan Pemeriksaan Kesehatan
                                             Access to OHS-related information                        Access to health examinations



                                             Mendapatkan Pelatihan dan                                Mendapatkan Kompensasi jika Terjadi
                                             Penyuluhan K3                                            Kecelakaan Kerja atau Penyakit Akibat
                                             Participation in OHS training and                        Kerja
                                             awareness programs                                       Entitlement to compensation in the
                                                                                                      event of work-related accidents or
                                                                                                      occupational diseases



                                             Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)                    Terlibat dalam Pengawasan K3
                                             Use of Personal Protective Equipment                     Participation in OHS monitoring and
                                             (PPE)                                                    oversight



                              PTPI menyediakan mekanisme bagi pekerja untuk               PTPI provides ways for employees to anonymously
                              melaporkan potensi bahaya dan situasi berbahaya             report potential hazards and unsafe conditions related
                              bagi Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui                to occupational health and safety through the PTPI’s
                              Whistleblowing System PTPI. Semua temuan wajib              Whistleblowing System. All reported findings are subject
                              diverifikasi dan ditindaklanjuti dengan tindakan korektif   to verification and must be followed up with corrective
                              guna mencegah terjadinya insiden. Untuk menjamin            actions to prevent incidents. To ensure whistleblower’s
                              keamanan pelapor, PTPI menjamin kerahasiaan                 protection, PTPI guarantees the confidentiality of
                              identitas pelapor dari sanksi disipliner, intimidasi,       whistleblowers’ identities from disciplinary sanctions,
                              maupun diskriminasi guna membangun budaya proaktif          intimidation, or discrimination, thereby fostering a
                              dengan keselamatan menjadi tanggung jawab bersama.          proactive safety culture where safety is a shared
                              [GRI 403-2]                                                 responsibility. [GRI 403-2]

                              Pada kasus terjadinya insiden di lingkungan kerja, PTPI     In the event of workplace incidents, PTPI conducts
                              melakukan investigasi menyeluruh yang mencakup              comprehensive investigations that include reporting
                              mekanisme pelaporan serta pemantauan intensif sesuai        mechanisms and intensive monitoring in accordance
                              dengan Panduan Pelaksanaan SMK3 serta elemen ke-11          with the OHSMS Implementation Guidelines and
                              PSM, yaitu Pembelajaran dari Kejadian (Learning from        the 11th element of PSM, Learning from Events. To
198                           Events). Guna menjamin efektivitas dan konsistensi          ensure effectiveness and consistency, this element
                              dalam penerapannya, elemen ini dijalankan melalui           is implemented through a structured system with
                              sistem yang terstruktur dengan kriteria, yaitu proses       defined criteria, including a formal process for incident
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              yang formal dalam melakukan investigasi terhadap            investigation, evaluation of incident data and findings
                              kecelakaan, melakukan evaluasi dari data kecelakaan         to prevent recurrence, and the implementation of
                              beserta hasil investigasinya guna mencegah                  recommendations along with proper documentation of
                              terjadinya kecelakaan yang berulang, dan melakukan          investigation outcomes.
                              implementasi rekomendasi dan dokumentasi hasil
                              investigasi.
Page 199
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                             Penilaian Process Safety Management (PSM)
                                                                                                Process Safety Management (PSM) Assessment




                                                         Safe, Environmentally, Friendly, Reliable, Portable, and Sustainable operations



      Commit to                                                                                                                                            Managing Risk                                                                                                                                        Learning &
    Process Safety                                                                                                                                                                                                                                                                                             Improvement


    01                       02                                03                               04                         05                              06                    07                     08                           09                                    10                                    11                      12




                                                                                                                                                                                                                                     Contractor Management & Procurement
                             Process Safety Competence




                                                                                                                                                                                                        Pre-Start Up Safety Review
                                                                Process Safety Information


                                                                                                 Process Risk Management


                                                                                                                           Asset Integrity & Reliability




                                                                                                                                                                                                                                                                           Emergency Preparedness
                                                                                                                                                                                 Management of Change
    Process Safety Culture




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Learning from Events
                                                                                                                                                            Safe Work Practice




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Audit & Review
Pencegahan dan Mitigasi Dampak Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Prevention and Mitigation of Occupational Health and Safety Impacts

Sebagai produsen produk pupuk, PTPI menyadari                                                                                                                                    As a fertilizer producer, PTPI recognizes the potential
adanya potensi risiko dari produk terhadap distributor                                                                                                                           risks its products may pose to distributors and farmers
maupun petani di lapangan. Oleh karena itu, PTPI                                                                                                                                 in the field. Accordingly, PTPI is committed to providing
berkomitmen menyediakan panduan penggunaan                                                                                                                                       guidance on the safe use of fertilizers through various
pupuk yang aman melalui berbagai kanal edukasi,                                                                                                                                  educational channels, including product information
seperti lembaran keterangan produk, sosialisasi atau                                                                                                                             sheets, outreach programs and customer engagements,
temu pelanggan, serta publikasi dalam media sosial                                                                                                                               as well as publications in the Sahabat Petani social
Sahabat Petani. Guna memitigasi tantangan utama                                                                                                                                  media. To mitigate key challenges, particularly process-
berupa risiko proses di area pabrik, PTPI menerapkan                                                                                                                             related risks within plant operations, PTPI implements
strategi komprehensif untuk mencegah insiden kritikal,                                                                                                                           comprehensive strategies to prevent critical incidents
seperti kebakaran, ledakan, maupun kebocoran                                                                                                                                     such as fires, explosions, and hazardous gas leaks.
gas berbahaya. Serangkaian program preventif                                                                                                                                     A series of preventive programs is systematically                                                                                                                        199
juga dijalankan secara sistematis sebagai langkah                                                                                                                                carried out as a concrete effort to minimize workplace
nyata dalam meminimalkan dampak kecelakaan                                                                                                                                       accident impacts and maintain operational safety on a
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          2025 Sustainability Report




kerja dan menjaga keselamatan operasional secara                                                                                                                                 sustainable basis. [GRI 403-7]
berkelanjutan. [GRI 403-7]
Page 200
                                                                                                      Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                      Talent Development and Safety Culture




                                 PSM Audit
                                                                Tinjauan sistematis dan independen untuk memverifikasi kesesuaian dengan
                                                                persyaratan yang ditetapkan menggunakan proses tinjauan yang terdefinisi
                                                                dengan baik untuk memastikan konsistensi dan memungkinkan auditor untuk
                                                                mencapai kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan.
                                                                A systematic and independent review conducted to verify compliance with
                                                                established requirements, using a well-defined review process to ensure
                                                                consistency and enable auditors to reach defensible conclusions.




                                 PSM Rolled-Out
                                                                Berfokus pada penguatan elemen-elemen PSM seperti standardisasi panduan
                                 Program
                                                                teknis PSM PTPI yang dilakukan secara berkelanjutan.
                                                                Focus on strengthening PSM elements through the continuous standardization
                                                                of technical PSM guidelines across PTPI.




                                 Safety Culture
                                                                Bertujuan untuk mengukur tingkat maturitas budaya keselamatan kerja di
                                 Assessment
                                                                seluruh organisasi dan memperoleh gambaran objektif mengenai sejauh mana
                                                                nilai, sikap, perilaku, dan kepemimpinan terkait keselamatan telah terinternalisasi
                                                                dalam aktivitas operasional. Hasil pengukuran ini menjadi dasar dalam menyusun
                                                                strategi peningkatan yang terarah dan berkelanjutan guna memperkuat budaya
                                                                keselamatan serta meningkatkan kinerja K3 perusahaan secara konsisten.
                                                                Aimed at measuring the maturity level of the occupational safety culture across
                                                                the organization and providing an objective view of how far safety-related
                                                                values, attitudes, behaviors, and leadership have been embedded in operational
                                                                activities. The results serve as a basis for developing targeted and sustainable
                                                                improvement strategies to strengthen the safety culture and consistently
                                                                enhance the Company’s OHS performance.



                               Guna memperkuat sistem mitigasi terhadap kecelakaan             To strengthen mitigation systems for workplace
                               kerja maupun situasi kritis, PTPI menetapkan dan                accidents and critical situations, PTPI established and
                               menerapkan Emergency Response Plan (ERP) sebagai                implemented an Emergency Response Plan (ERP) as
                               prosedur baku penanganan tanggap darurat yang                   a standardized procedure for emergency response,
                               terintegrasi ke dalam langkah-langkah keselamatan               integrated into the following occupational safety
                               kerja berikut.                                                  measures.

                                    1. Safety Induction             2. Training Safety             3. Safety Moment                     4. Safety Briefing
                                                                        Awareness


                                      Memberikan safety         Menyelenggarakan training         Menyampaikan safety                  Memasukkan aspek
                                induction kepada karyawan,        safety awareness untuk           moment pada setiap              keselamatan dalam setiap
200                             kontraktor, dan pengunjung      meningkatkan pemahaman             kegiatan P2K3 atau              briefing sebelum memulai
                                 sebelum memulai aktivitas,        tentang keselamatan         kegiatan lain di perusahaan           aktivitas operasional di
                                  baik yang berisiko rendah        di kalangan karyawan,       untuk selalu mengingatkan                       pabrik.
                                        maupun tinggi.          kontraktor, dan pengunjung.     pentingnya keselamatan.             Integrate safety aspects
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                 Provide safety induction for    Conduct safety awareness       Deliver safety moments at          into every pre-operational
                                employees, contractors, and         training to enhance         every P2K3 meeting and            briefing before commencing
                                visitors prior to commencing      understanding of safety      other Company activities to            activities at the plant.
                                 any activities, whether low-        among employees,          reinforce the importance of
                                       risk or high-risk.         contractors, and visitors.              safety.
Page 201
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




Peningkatan Kualitas dan Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-6]
Enhancement of Occupational Health Quality and Services

Kesejahteraan karyawan diyakini sebagai faktor            Employee well-being is recognized as a key driver
kunci bagi kesuksesan dan keberlanjutan PTPI dalam        of PTPI’s long-term success and sustainability. As
jangka panjang. Sebagai perwujudan komitmen               part of its commitment to improving employee health
dalam meningkatkan taraf kesehatan karyawan, PTPI         standards, PTPI provides adequate medical facilities
menyediakan fasilitas medis yang mumpuni melalui          through the operation of general clinics equipped
pengoperasian klinik umum dengan dukungan                 with essential medical equipment for all employees.
peralatan medis esensial yang lengkap untuk semua         To ensure high-quality service delivery, these facilities
karyawan. Dalam menjamin pelayanan yang prima,            are fully managed by certified healthcare professionals,
fasilitas ini dikelola sepenuhnya oleh tenaga kesehatan   ensuring that employees’ medical needs are addressed
profesional bersertifikat yang siap memastikan setiap     effectively and comprehensively. [GRI 403-3]
kebutuhan medis karyawan terpenuhi secara optimal.
[GRI 403-3]



PTPI menjalin kemitraan strategis dengan rumah sakit      PTPI establishes strategic partnerships with nearby
terdekat dan menyediakan armada ambulans siaga            hospitals and provides standby ambulance services
untuk menjamin layanan medis yang responsif dalam         to ensure responsive medical care in emergency
kondisi darurat. Upaya preventif terhadap Penyakit        situations. Preventive measures against occupational
Akibat Kerja (PAK) juga diimplementasikan melalui         diseases are also implemented through periodic health
pemeriksaan kesehatan berkala yang disesuaikan            examinations tailored to job risk profiles. [GRI 403-6]
dengan profil risiko jabatan. [GRI 403-6]

Adapun akses pelayanan kesehatan komprehensif             Comprehensive healthcare access for employees
bagi karyawan beserta keluarga yang menjadi               and their dependents includes:
tanggungannya mencakup:
• Asuransi kesehatan untuk kondisi gawat darurat,         • Health insurance coverage for emergency care,
  rawat inap, serta rawat jalan;                            inpatient, and outpatient services;
• Pemberian vaksinasi dan imunisasi;                      • Provision of vaccination and immunization programs;
• Kepesertaan BPJS Kesehatan sesuai ketentuan             • Participation in BPJS Kesehatan in accordance with
  regulasi pemerintah; dan                                  government regulations; and
• Program Medical Check Up (MCU) rutin bagi seluruh       • Routine Medical Check-Up (MCU) programs for all
  karyawan.                                                 employees.

Dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan, PTPI           To enhance employee well-being, PTPI provides
memfasilitasi sarana fisik mencakup toilet higienis,      essential facilities across all operational locations,
tempat ibadah, ruang laktasi, serta area parkir yang      including hygienic restrooms, places of worship,
memadai di seluruh lokasi operasi. Keamanan fasilitas     lactation rooms, and adequate parking spaces.
diperkuat dengan sistem proteksi aktif, seperti alat      Facility safety is reinforced through active protection
deteksi asap (smoke detector) dan sistem pemadam          systems, such as smoke detectors and integrated
kebakaran terintegrasi yang memastikan setiap individu    fire suppression systems, ensuring that all individuals
dapat bekerja secara produktif di lingkungan yang         can work productively in a clean, healthy, and safe
bersih, sehat, dan terlindungi dari kejadian berbahaya.   environment. [OJK F.21]
[OJK F.21]                                                                                                             201
                                                                                                                       2025 Sustainability Report
Page 202
                                                                                              Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                              Talent Development and Safety Culture




                               Peningkatan kualitas kesehatan jasmani dan mental        Efforts to improve employee physical and mental health
                               karyawan dilakukan melalui program sosialisasi           are carried out through regular awareness programs as
                               rutin serta inisiatif VIRAL (Virtual Running, Walking    well as the VIRAL (Virtual Running, Walking, and Cycling)
                               and Cycling) yang didukung promosi kesehatan             initiative, supported by health promotions through print
                               melalui media cetak maupun digital. Di sisi lain, PTPI   and digital media. At the same time, PTPI is committed to
                               berkomitmen menjaga privasi karyawan dengan              safeguarding employee privacy by implementing strict
                               menerapkan kebijakan perlindungan data kesehatan         health data protection policies to ensure confidentiality
                               yang ketat guna menjamin kerahasiaan dan mencegah        and prevent misuse of medical information. [GRI 403-3]
                               penyalahgunaan informasi medis. [GRI 403-3]


                               Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Pekerja tentang Keselamatan
                               dan Kesehatan Kerja [GRI 403-4]
                               Worker Participation, Consultation, and Communication on Occupational Health and Safety


                               Pembentukan Panitia Pembina Keselamatan dan              The establishment of the Occupational Health and
                               Kesehatan Kerja (P2K3) di lingkungan PTPI dilakukan      Safety Committee (P2K3) within PTPI serves to provide
                               untuk memberikan saran, pertimbangan, serta              recommendations, considerations, and to communicate
                               mengkomunikasikan urgensi aspek K3 kepada                the importance of OHS aspects to all employees, in
                               seluruh karyawan sesuai amanat Permenaker No. 13         accordance with Minister of Manpower Regulation
                               Tahun 2025. Susunan kepengurusannya melibatkan           No. 13 of 2025. Its composition reflects collaboration
                               kolaborasi antara manajemen dan pekerja. Posisi          between management and employees, with the
                               Sekretaris dijabat oleh Ahli K3 Umum di PTPI,            Secretary role held by a certified General OHS Expert
                               didampingi oleh anggota yang merupakan perwakilan        at PTPI, supported by members who serve as official
                               resmi dari karyawan.                                     representatives of employees.

                               Sepanjang tahun 2025, PTPI telah memfasilitasi           Throughout 2025, PTPI facilitated 61 P2K3 meetings,
                               61 rapat P2K3 yang menjadi wadah partisipasi             providing a platform for active employee participation
                               aktif karyawan dalam pelaksanaan serta evaluasi          in the implementation and evaluation of occupational
                               kebijakan keselamatan kerja dapat didorong secara        safety policies in a more systematic manner, including
                               lebih sistematis, termasuk dalam penyebarluasan          the dissemination of risk mitigation information.
                               informasi terkait mitigasi risiko. Pengawasan terhadap   Oversight of the consistent application of OHS
                               konsistensi penerapan standar K3 dilakukan melalui       standards is carried out through quarterly coordination
                               penyelenggaraan rapat koordinasi setiap tiga bulan       meetings. This forum, led by the Chair of P2K3, serves
                               sekali. Forum triwulanan yang dipimpin oleh Ketua        as a strategic platform for management and employee
                               P2K3 ini menjadi wadah strategis bagi manajemen dan      representatives to comprehensively review the
                               perwakilan pekerja untuk meninjau efektivitas sistem     effectiveness of the safety system. [GRI 403-4]
                               keselamatan secara menyeluruh. [GRI 403-4]




202
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 203
                                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pelatihan K3 [GRI 403-5]
OHS Training



Penyelenggaraan pelatihan K3 secara berkala                          The regular implementation of OHS training reflects
merupakan perwujudan komitmen PTPI dalam                             PTPI’s commitment to creating a safe and healthy work
mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi                 environment for all employees. Through this program,
seluruh karyawan. Melalui program ini, PTPI memastikan               PTPI ensures employee safety while strengthening their
keselamatan karyawan terjaga sekaligus memperkuat                    understanding, awareness, and technical competencies
pemahaman, kesadaran, serta keterampilan teknis                      in applying safe work procedures. [GRI 403-5]
mereka dalam mengimplementasikan prosedur kerja
yang selamat. [GRI 403-5]


  Sepanjang tahun 2025, PTPI telah melakukan pelatihan terhadap
  Throughout 2025, PTPI conducted OHS training for


  10.329
                          karyawan dari seluruh Anak Perusahaan.
                          employees across all Subsidiaries.




                                        Pelatihan/Sertifikasi K3 | OHS Training/Certification

 Pelatihan dan Sertifikasi Teknisi Confined Space Sertifikasi       Confined Space Technician Ministry of Manpower of Indonesia
 Kemnaker RI                                                        Training and Certification
 Pelatihan Basic Safety Training                                    Basic Safety Training
 Pelatihan Teknisi K3 Listrik Sertifikasi Kemnaker RI               Electrical OHS Technician Training Ministry of Manpower of
                                                                    Indonesia Certification
 Pelatihan Ahli K3 Umum Sertifikasi BNSP                            General OHS Expert BNSP Certification
 Sertifikasi Functional Safety Engineer untuk Kebutuhan             Functional Safety Engineer Certification for Safety Integrity
 Evaluasi Safety Integrity Level (SIL)                              Level (SIL) Evaluation
 Operator Development Program (ODP) Basic Level Batch 4             Operator Development Program (ODP) Basic Level Batch 4 –
 Fase 1                                                             Phase 1
 Pelatihan Confined Space Inert Entry                               Confined Space Inert Entry Training
 Pelatihan dan Sertifikasi Operator Mobile Crane Sertifikasi        Mobile Crane Operator Ministry of Manpower of Indonesia
 Kemnaker RI                                                        Training and Certification
 Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Selam Kelas 1 Kemnaker RI        Class 1 Commercial Diver Ministry of Manpower of Indonesia
                                                                    Training and Certification
 Pelatihan dan Sertifikasi Operator Forklift Sertifikasi Kemnaker   Forklift Operator Ministry of Manpower of Indonesia Training
 RI                                                                 and Certification
 Pelatihan APAR, Fire Fighting dan Rescue                           Fire Extinguisher (APAR), Firefighting, and Rescue Training
 Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Sertifikasi Kemnaker RI     General OHS Expert Ministry of Manpower of Indonesia
                                                                    Training and Certification
 Process Safety Boot Camp by CCPS                                   Process Safety Boot Camp by CCPS
 Pelatihan dan Sertifikasi Operator Boiller Kelas 1 Kemnaker RI     Class 1 Boiler Operator Ministry of Manpower of Indonesia
                                                                    Training and Certification                                        203
 Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Pada Ketinggian Tingkat     Working at Height Level 1 Ministry of Manpower of Indonesia
 1 Kemnaker RI Batch 1                                              Training and Certification – Batch 1
                                                                                                                                      2025 Sustainability Report




 Pelatihan dan Sertifikasi Rigger Kemnaker RI                       Rigger Ministry of Manpower of Indonesia Training and
                                                                    Certification
 Pelatihan dan Sertifikasi Operator Stacker Reclaimer               Stacker Reclaimer Operator Training and Certification
 Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Pemadam Kebakaran (Damkar        Fire Safety OHS Expert (Damkar A) Ministry of Manpower of
 A) Kemnaker RI                                                     Indonesia Training and Certification
Page 204
                                                                                                            Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                            Talent Development and Safety Culture




                                                                       Pelatihan/Sertifikasi K3 | OHS Training/Certification

                                Pelatihan Petugas Safety Representative                            Safety Representative Training
                                Pelatihan Intermediate Safety Training P3K                         Intermediate First Aid (P3K) Safety Training
                                Pelatihan Awareness Safe Working Practice Pabrik 7 NPK             Safe Working Practice Awareness Training – NPK Plant 7
                                Pelatihan dan Sertifikasi Teknisi Pesawat Tenaga Produksi          Production Equipment Technician (PTP) Ministry of Manpower
                                (PTP) Kemnaker RI                                                  of Indonesia Training and Certification
                                Training Process Safety Management (PSM)                           Process Safety Management (PSM) Training
                                Onboarding Pelatihan K3 Rekrutmen Bersama BUMN (RBB)               OHS Onboarding Training for Joint BUMN Recruitment (RBB)
                                Operator Tahun 2025                                                Operators 2025
                                Pelatihan dan Sertifikasi Petugas K3 Kimia Sertifikasi             Chemical OHS Officer Ministry of Manpower of Indonesia
                                Kemnaker RI                                                        Training and Certification
                                Emergency Drill                                                    Emergency Drill
                                Training Basic Life Support & Fire Fighting                        Basic Life Support & Firefighting Training




                               Kontraktor dan Keamanan Kerja
                               Contractors and Workplace Safety



                               PTPI berkomitmen untuk memastikan keselamatan                        PTPI is committed to ensuring occupational health and
                               dan kesehatan kerja bagi seluruh pekerja, termasuk                   safety for all workers, including contractor personnel,
                               karyawan kontraktor, diwujudkan melalui penerapan                    through the implementation of the Contractor Safety
                               Contractor Safety Management System (CSMS) sebagai                   Management System (CSMS) as a key instrument
                               instrumen utama PTPI dalam menjamin keselamatan                      to uphold safety across its operational areas. This
                               dan kesehatan di lingkungan operasional. Standar                     standard is also integrated into the 9th element of PSM,
                               ini juga terintegrasi dalam elemen ke-9 PSM guna                     ensuring that all third parties comply with stringent
                               memastikan setiap pihak ketiga mematuhi protokol                     safety protocols in line with applicable regulations. As a
                               keselamatan yang ketat sesuai regulasi yang berlaku.                 preventive measure, the selection of business partners
                               Sebagai langkah preventif, proses seleksi mitra kerja                is conducted rigorously through the CSMS framework,
                               dilakukan secara selektif melalui sistem CSMS yang                   which establishes the following essential criteria:[GRI 403-
                               menetapkan sejumlah kriteria esensial sebagai berikut:               5]

                               [GRI 403-5]



                                    01       Menetapkan persyaratan prakualifikasi K3 untuk kandidat kontraktor dan untuk pemilihan kontraktor.
                                             Establish OHS pre-qualification requirements for contractor candidates and contractor selection
                                             processes.

                                   02        Menetapkan sistem dan proses untuk memastikan bahwa kontraktor mematuhi standar perusahaan,
                                             persyaratan peraturan, dan standar industri. Spesifikasi teknis dan informasi K3LH lain yang relevan
                                             harus ditinjau sebelum keputusan untuk melakukan pengadaan/menetapkan kontrak.
                                             Establish systems and processes to ensure contractor compliance with Company standards,
                                             regulatory requirements, and industry standards. Relevant technical specifications and HSE
                                             information must be reviewed prior to procurement decisions or contract awards.

                                   03        Menetapkan sistem dan proses untuk melindungi informasi milik perusahaan melalui perjanjian
204                                          kerahasiaan.
                                             Establish systems and processes to protect Company proprietary information through confidentiality
                                             agreements.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                   04        Memberikan pedoman untuk identifikasi jenis kontrak-jasa yang dikenakan program Manajemen
                                             Kontraktor.
                                             Provide guidelines for identifying types of service contracts subject to the Contractor Management
                                             program.
Page 205
                                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




    05         Menetapkan persyaratan untuk memberikan orientasi dan persyaratan pelatihan untuk karyawan
               kontraktor sebagaimana diperlukan.
               Establish requirements for orientation and training of contractor employees, as necessary.

    06         Menetapkan persyaratan tentang dilakukannya koordinasi antara perusahaan dan kontraktor
               mengenai prosedur keamanan dan prosedur tanggap darurat fasilitas/unit kerja terkait.
               Establish requirements for coordination between the Company and contractors regarding safety
               procedures and emergency response procedures within the relevant facilities or work units.

    07         Menetapkan proses untuk memastikan bahwa subkontraktor mengikuti tingkat praktik kerja aman
               yang sama dengan kontraktor utamanya.
               Establish processes to ensure that subcontractors adhere to the same level of safe work practices
               as the main contractors.

    08         Menetapkan proses untuk memonitor dan mengevaluasi kondisi aktual terkait kinerja, kemampuan,
               dan kualifikasi keselamatan kontraktor.
               Establish processes to monitor and evaluate contractor performance, capability, and safety
               qualifications.

    09         Menetapkan persyaratan, sistem dan standar terkait kinerja keselamatan kontraktor dan program
               keselamatan. Sistem juga harus memastikan bahwa peralatan, bahan kimia/ berbahaya lainnya, atau
               layanan harus mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku.
               Establish requirements, systems, and standards related to contractor safety performance and safety
               programs, ensuring that equipment, chemicals/hazardous materials, and services comply with
               applicable laws and regulations.




Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja [GRI 403-9, 403-10]
Occupational Accidents and Diseases

Komitmen PTPI dalam menciptakan lingkungan kerja                     PTPI’s commitment to creating a safe and healthy
yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan secara                     work environment for all employees is consistently
konsisten diwujudkan melalui pendataan kecelakaan                    demonstrated through the periodic recording and
kerja yang dilakukan secara berkala.                                 monitoring of workplace accidents.


   Sepanjang tahun 2025, PTPI mencatat [GRI 403-10]
   Throughout 2025, PTPI recorded: [GRI 403-10]



   0                                                                 48.229.448 jam | hours
   laporan kasus penyakit akibat kerja (PAK)                         jam kerja aman
   reported cases of occupational diseases                           hours of safe working hours




Ketiadaan kasus PAK menggambarkan efektivitas                        The absence of occupational disease cases reflects the
strategi PTPI dalam menjaga standar keselamatan dan                  effectiveness of PTPI’s strategies in maintaining health
kesehatan di seluruh lini operasional.                               and safety standards across all operational lines.

Sepanjang tahun pelaporan, terdapat Fatal Accident                   Throughout the reporting year, PTPI recorded a Fatal                       205
Rate (FAR) sebesar 1,97, Total Recordable Injury Rate                Accident Rate (FAR) of 1.97, a Total Recordable Injury
(TRIR) sebesar 0,26, dan 0 insiden transportasi. [GRI 403-9]         Rate (TRIR) of 0.26, and zero transportation incidents.
                                                                                                                                                2025 Sustainability Report




[RT-CH-320a.1] [RT-CH-540a.1]                                        [GRI 403-9] [RT-CH-320a.1] [RT-CH-540a.1]
Page 206
                                                                                                         Pengembangan Talenta dan Budaya Keselamatan
                                                                                                         Talent Development and Safety Culture




                                                         Jenis Kecelakaan Kerja Utama
                                    Keterangan                                                                       Langkah Perbaikan
                                                          Type of Major Occupational
                                    Description                                                                      Corrective Actions
                                                                   Accident

                               Karyawan                 1. Fatality                         1.   Pelatihan/sertifikasi kompetensi pekerja.
                               (23.955.541 jam kerja)   2. First Aid                        2.   Sosialisasi Safety Awareness.
                               Employees (23,955,541    3. Medical Treatment Injury (MTI)   3.   Program peningkatan Safety Culture.
                               working hours)                                               4.   Sosialisasi Life Saving Rules.
                                                                                            5.   Penguatan Permit to Work (PTW) terutama hot work, line
                                                                                                 opening, dan confined space entry.
                                                                                            6.   Peningkatan engineering control (handrail, guard, proteksi
                                                                                                 panel listrik).
                                                                                            7.   Peningkatan program housekeeping dan pengamanan area
                                                                                                 kerja.
                                                                                            8.   Peningkatan pelatihan hazard awareness dan penggunaan
                                                                                                 APD bagi pekerja.
                                                                                            1.   Training and certification of worker competencies.
                                                                                            2.    Safety awareness campaigns.
                                                                                            3.    Safety culture enhancement programs.
                                                                                            4.    Life Saving Rules awareness programs.
                                                                                            5.    Strengthening of Permit to Work (PTW), particularly for hot
                                                                                                 work, line opening, and confined space entry.
                                                                                            6.    Enhancement of engineering controls (handrails, guards,
                                                                                                 electrical panel protection).
                                                                                            7.   Improvement of housekeeping programs and work area
                                                                                                 safety controls.
                                                                                            8.   Enhancement of hazard awareness training and the use of
                                                                                                 PPE.
                               Kontraktor               1. Medical Treatment Injury (MTI)   1.   Penguatan Contractor Safety Management System (CSMS)
                               (26.925.631 jam kerja)   2. First Aid                             termasuk pre-qualification kontraktor.
                               Contractors                                                  2.   Penerapan mandatory toolbox meeting dan Job Safety
                               (26,925,631 working                                               Analysis (JSA) sebelum pekerjaan.
                               hours)                                                       3.   Inspeksi alat kerja dan rigging equipment sebelum
                                                                                                 digunakan (chainblock, sling, grinder, hose, palu).
                                                                                            4.   Penguatan supervisi pekerjaan risiko tinggi: lifting, hot work,
                                                                                                 confined space entry.
                                                                                            5.   Implementasi dropped object prevention program pada
                                                                                                 pekerjaan di ketinggian.
                                                                                            6.   Verifikasi fit test respirator dan breathing apparatus
                                                                                                 sebelum confined space entry.
                                                                                            7.   Penegakan standar APD dan prosedur kerja aman untuk
                                                                                                 seluruh kontraktor.
                                                                                            8.   Peningkatan pelatihan K3 khusus kontraktor terkait hazard
                                                                                                 proses di pabrik pupuk/petrokimia.
                                                                                            1.   Strengthening of the Contractor Safety Management System
                                                                                                 (CSMS), including contractor pre-qualification.
                                                                                            2.   Implementation of mandatory toolbox meetings and Job
                                                                                                 Safety Analysis (JSA) prior to work execution.
                                                                                            3.   Inspection of work equipment and rigging tools before use
                                                                                                 (chain blocks, slings, grinders, hoses, hammers).
                                                                                            4.   Enhanced supervision of high-risk activities: lifting, hot work,
                                                                                                 and confined space entry.
206                                                                                         5.   Implementation of a dropped object prevention program for
                                                                                                 work at height.
                                                                                            6.   Verification of respirator fit tests and breathing apparatus
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                 prior to confined space entry.
                                                                                            7.   Enforcement of PPE standards and safe work procedures for
                                                                                                 all contractors.
                                                                                            8.   Enhancement of OHS training for contractors, particularly on
                                                                                                 process hazards in fertilizer/petrochemical plants.
Page 207
PT Pupuk Indonesia (Persero)




                               207
                               2025 Sustainability Report
Page 208
Peran Aktif
dalam
Pemberdayaan
Masyarakat
Active Role in Community
Empowerment
Page 209

          
Page 210
                                                                                                         Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                         Active Role in Community Empowerment




                              Transformasi Tanggung Jawab Sosial dan
                              Lingkungan (TJSL) kini berlandaskan pada
                              semangat kolaborasi alih-alih sekadar
                              kontribusi. TJSL tidak lagi hanya memberi,
                              tetapi juga bergerak aktif tumbuh bersama
                              komunitas sebagai mitra strategis guna
                              menciptakan nilai bersama (creating
                              shared value) yang berkelanjutan.
                              The transformation of Corporate Social Responsibility (CSR) is now driven by a spirit of
                              collaboration, rather than mere contribution. CSR no longer focuses solely on giving,
                              but takes an active role in working alongside communities as strategic partners,
                              creating shared value in a sustainable manner.




210
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 211
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Corporate Social Responsibility Policy



Implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan                 The Company’s Corporate Social Responsibility (CSR)
Lingkungan (TJSL) PTPI dijalankan berorientasi pada            programs are implemented with a focus on community
aspirasi masyarakat serta penyelarasan terhadap target         aspirations and alignment with the Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable                  Development Goals (SDGs). PTPI ensures that all
Development Goals/SDGs). PTPI memastikan seluruh               social initiatives are carried out in an accountable and
inisiatif sosial terlaksana akuntabel dan transparan           transparent manner, delivering meaningful contributions
sehingga menghasilkan kontribusi positif yang signifikan       to community empowerment and the sustainable
bagi pemberdayaan komunitas serta pelestarian                  preservation of ecosystems. [GRI 3-3]
ekosistem secara berkelanjutan. [GRI 3-3]

Dalam praktik program TJSL, PTPI menyelaraskan                 In implementing its CSR programs, PTPI aligns its
langkahnya dengan berbagai ketentuan regulasi serta            initiatives with applicable regulatory requirements and
standar praktik terbaik yang berlaku, meliputi: [GRI 3-3]      established best practice standards, including: [GRI 3-3]

                                  • UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) dan perubahannya;
                                  • UU No. 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 19
                                    Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara; dan
   Undang-                        • PP No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan
   Undang                           Terbatas.
   Laws                           • Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies (PT) and its amandments;
                                  • Law No. 16 of 2025 on the Fourth Amendment to Law No. 19 of 2003 on State-Owned
                                    Enterprises; and
                                  • Government Regulation No. 47 of 2012 on Corporate Social and Environmental
                                    Responsibility of Limited Liability Companies.

                                  • Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.PER-1/MBU/03/2023 Tanggal 3 Maret
                                    2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                                    Badan Usaha Milik Negara;
   Peraturan Menteri BUMN         • Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER 2/MBU/03/2023 Tanggal 3 Maret
   Ministry of SOEs Regulations     2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
                                    Negara;
                                  • Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. SK 277/MBU/10/2023 Tanggal
                                    4 Oktober 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelesaian Piutang dan/atau
                                    Pembiayaan Syariah Bermasalah pada Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
                                    di Badan Usaha Milik Negara;
                                  • Surat Menteri BUMN No. S-721/MBU/11/2022 Tanggal 10 November 2022 tentang Kerja
                                    Sama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Sama Program PUMK”);
                                    dan
                                  • Surat Edaran Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Nomor 1 Tahun 2026
                                    tentang Pedoman Akuntansi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil Badan Usaha
                                    Milik Negara.
                                  • Minister of SOEs Regulation No. PER-1/MBU/03/2023 dated March 3, 2023, on Special
                                    Assignments and Corporate Social and Environmental Responsibility Programs of State-
                                    Owned Enterprises;
                                  • Minister of SOEs Regulation No. PER-2/MBU/03/2023 dated March 3, 2023, on Governance
                                    Guidelines and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises;               211
                                  • Decree of the Minister of SOEs No. SK-277/MBU/10/2023 dated October 4, 2023, on
                                    Implementation Guidelines for the Settlement of Non-Performing Receivables and/or
                                    Sharia Financing under the Micro and Small Business Funding Program in State-Owned
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




                                    Enterprises;
                                  • Letter of the Minister of SOEs No. S-721/MBU/11/2022 dated November 10, 2022, on
                                    the Cooperation Program for Micro and Small Business Funding (“PUMK Cooperation
                                    Program”); and
                                  • Circular Letter of the Head of the SOE Regulatory Agency No. 1 of 2026 on Accounting
                                    Guidelines for the Micro and Small Business Funding Program of State-Owned Enterprises.
Page 212
                                                                                                           Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                           Active Role in Community Empowerment




                                                                • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                                                                  Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik;
                                                                • Surat Edaran OJK Nomor 16/SEOJK.04/2021 mengatur tentang Bentuk dan Isi Laporan
                                 Otoritas Jasa Keuangan           Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik; dan
                                 Financial Services Authority   • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 21/SEOJK.03/2024 tentang Panduan Akuntansi
                                                                  Perbankan bagi Bank Perekonomian Rakyat.
                                                                • Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
                                                                  Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies;
                                                                • Financial Services Authority Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form
                                                                  and Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies; and
                                                                • Financial Services Authority Circular Letter No. 21/SEOJK.03/2024 on Banking Accounting
                                                                  Guidelines for Rural Banks.



                                                                Kode etik dan regulasi internal terkait masyarakat dan lingkungan.
                                                                Code of conduct and internal regulations related to community and environmental matters
                                 Regulasi Internal
                                 Internal Regulations




                                                                Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs)
                                 Tujuan Pembangunan
                                                                Sustainable Development Goals (SDGs)
                                 berkelanjutan
                                 Sustainable Development
                                 Goals




                              Tujuan Strategis TJSL
                              CSR Strategic Objectives



                              Operasionalisasi TJSL PTPI berpedoman pada                     PTPI’s CSR operations are guided by the Triple Bottom
                              prinsip Triple Bottom Line (people, planet, profit)            Line (people, planet, profit) to align economic growth
                              guna menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan                  with social well-being and environmental sustainability.
                              kesejahteraan sosial dan kelestarian ekosistem.                This commitment to delivering added value for all
                              Komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi                    stakeholders, including employees, customers, local
                              seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan,               communities, and other relevant parties, is realized
                              pelanggan, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak terkait       through four strategic pillars.
                              yang diwujudkan melalui empat pilar strategis.




212
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 213
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




       Lingkungan                    Kesejahteraan                 Masyarakat                        Ekonomi
       Environment                     Well-being                  Community                         Economy


       PTPI berkomitmen               PTPI berusaha               PTPI berusaha             PTPI berfokus mencapai
      mengurangi dampak                menciptakan                 meningkatkan               pertumbuhan ekonomi
       negatif dari operasi       kemakmuran bersama               kesejahteraan            dan keberlanjutan bisnis
     perusahaan terhadap        melalui kolaborasi antara    masyarakat, memastikan        jangka panjang yang tidak
  lingkungan, di antaranya       perusahaan, pemerintah,      praktik bisnis yang adil,       hanya menguntungkan
 dengan mengelola limbah,        dan masyarakat (sejalan     dan memberikan dampak          pemegang saham, tetapi
     menggunakan energi             dengan SDGs) serta         positif bagi karyawan          juga memberikan nilai
      baru terbarukan, dan      memastikan keberlanjutan       serta komunitas lokal         tambah bagi pemangku
    melakukan pelestarian        bisnis pada masa depan.        melalui pendidikan,                kepentingan.
               alam.               PTPI strives to create         kesehatan, dan           PTPI focuses on achieving
      PTPI is committed to      shared prosperity through         pemberdayaan.                sustainable economic
     reducing the negative       collaboration among the      PTPI strives to enhance          growth and long-term
    environmental impacts         Company, government,        community well-being,             business resilience,
        of its operations,         and communities, (in         uphold fair business        delivering value not only
   including through waste      alignment with the SDGs),      practices, and deliver       to shareholders but also
     management, the use         while ensuring long-term        positive impact to         creating added value for
     of renewable energy,         business sustainability.     employees and local               all stakeholders.
       and environmental                                       communities through
    conservation initiatives.                                 education, health, and
                                                             empowerment initiatives.




Berbagai upaya selalu dilakukan untuk merealisasikan         PTPI continuously strives to realize its commitments,
komitmen PTPI, di antaranya dengan mewujudkan                including delivering broad and sustainable positive
dampak positif yang luas serta berkelanjutan bagi            impacts on communities, the environment, and the
masyarakat, lingkungan, dan sektor perekonomian              economy as a whole.
secara menyeluruh.




                                                                                                                         213
                                                                                                                         2025 Sustainability Report
Page 214
                                                                                                        Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                        Active Role in Community Empowerment




                              Perencanaan Program TJSL
                              CSR Program Planning



                              Penyusunan program TJSL PTPI dilakukan melalui             The development of PTPI’s CSR programs is carried
                              pendekatan sistematis dan terencana yang mencakup          out through a systematic and structured approach,
                              rangkaian tahapan berikut: [RT-CH-210a.1]                  encompassing the following stages: [RT-CH-210a.1]




                                  Pemetaan Sosial               Analisis Data                  Perancangan                        Konsultasi dan
                                   Social Mapping               Data Analysis                  Program TJSL                   Keterlibatan Masyarakat
                                                                                               CSR Program                    Community Consultation
                                 Melakukan pemetaan               Mengolah dan                    Design                         and Engagement
                                  kebutuhan, harapan,       menganalisis data untuk
                                      dan tantangan          menemukan pola, tren,           Merancang program                 Melibatkan masyarakat
                                   masyarakat melalui         serta isu utama yang           dengan tujuan yang                       dalam proses
                                   survei, wawancara,         dihadapi masyarakat            jelas, kegiatan yang                perencanaan melalui
                                serta diskusi kelompok           sehingga dapat               terstruktur, alokasi            forum konsultasi terbuka
                                terpumpun (DKT) untuk      menentukan prioritas dan             anggaran yang                  dan mekanisme umpan
                                 mengidentifikasi area     peluang yang berdampak             tepat, serta sistem               balik yang transparan
                                    prioritas program.                positif.              pengukuran dampak                     agar program sesuai
                                        Conducting               Processing and                yang mendukung                 dengan kebutuhan lokal.
                                     assessments of             analyzing data to               keberlanjutan.                  Engaging communities
                                   community needs,         identify patterns, trends,       Designing programs                      in the planning
                                    expectations, and          and key community            with clear objectives,              process through open
                                   challenges through         issues, enabling the           structured activities,            consultation forums and
                                  surveys, interviews,     determination of priorities       appropriate budget                  transparent feedback
                                     and focus group         and opportunities that             allocation, and                 mechanisms to ensure
                                   discussions (FGDs)      generate positive impact.        impact measurement                    alignment with local
                                    to identify priority                                    systems that support                          needs.
                                     program areas.                                              sustainability.




                               Implementasi Program                Evaluasi dan Penyempurnaan Program                                  Pelaporan
                               Program Implementation               Program Evaluation and Enhancement                                 Reporting

                                    Melaksanakan             Melakukan evaluasi berkala untuk mengukur dampak,                    Pelaporan kegiatan
                                    program sesuai           menyesuaikan program dengan dinamika sosial, serta                 TJSL dilakukan secara
                                   rencana dengan              menyempurnakan pelaksanaan agar lebih relevan                   rutin kepada pemangku
                                  prinsip partisipatif,                           dan efektif.                                     kepentingan, baik
                                    kolaboratif, dan          Conducting periodic evaluations to measure impact,                     internal maupun
                                berorientasi pada hasil        adjust programs to social dynamics, and enhance                    eksternal. Pelaporan
                                          nyata.              implementation to ensure continued relevance and                   ini mencakup laporan
                                     Implementing                               effectiveness.                                internal bulanan, laporan
                                      programs in                                                                                tahunan, dan laporan
                                   accordance with                                                                                    keberlanjutan.
214                                  a plan, guided                                                                                 CSR activities are
                                    by participatory                                                                               reported regularly
                                   and collaborative                                                                              to both internal and
                                principles, with a focus                                                                        external stakeholders.
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                on delivering tangible                                                                          This reporting includes
                                         results.                                                                             monthly internal reports,
                                                                                                                                  annual reports, and
                                                                                                                                 sustainability reports.
Page 215
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




Seluruh program TJSL telah sepenuhnya (100%)                   All PTPI CSR programs (100%) are developed based on
disusun berdasarkan hasil pemetaan sosial untuk                social mapping outcomes to address the fundamental
menjawab kebutuhan mendasar komunitas lokal.                   needs of local communities. Through this strategic
Melalui pendekatan strategis ini, PTPI mampu menjamin          approach, PTPI ensures precise targeting while
ketepatan sasaran sekaligus memitigasi potensi                 mitigating potential negative impacts that may arise
dampak negatif yang mungkin muncul dari setiap                 from each social program implemented. [GRI 413-1, 413-2]
inisiatif sosial yang dijalankan. [GRI 413-1, 413-2]




          Kompartemen TJSL                                              Lokasi Kegiatan TJSL
          CSR Compartment                                             Location of CSR Activities

      PT Pupuk Indonesia (Persero)     Kemanggisan, Jakarta Barat, DKI Jakarta | Kemanggisan, West Jakarta, DKI Jakarta

      PT Petrokimia Gresik             Gresik, Jawa Timur | Gresik, East Java

      PT Pupuk Kujang                  Cikampek, Karawang, Jawa Barat | Cikampek, Karawang, West Java

      PT Pupuk Kalimantan Timur        Bontang, Kalimantan Timur | Bontang, East Kalimantan

      PT Pupuk Iskandar Muda           Lhokseumawe, Aceh Utara | Lhokseumawe, North Aceh

      PT Pupuk Sriwidjaja Palembang    Palembang, Sumatera Selatan | Palembang, South Sumatra

                                       Kalibata Timur, Jakarta Selatan, DKI Jakarta | Kalibata Timur, South Jakarta, DKI
      PT Rekayasa Industri
                                       Jakarta


PTPI berkomitmen memperluas cakupan pelibatan                  The Company is committed to expanding the scope
pemangku kepentingan (stakeholder engagement)                  of stakeholder engagement to cover the entire value
pada masa depan hingga mencakup seluruh rantai                 chain and strategic operational points. This approach
pasok dan titik operasional yang strategis. Implementasi       is reinforced through the provision of transparent
kebijakan ini diperkuat melalui penyediaan saluran             and accessible two-way communication channels,
komunikasi dua arah yang transparan dan mudah                  enabling local communities to convey aspirations and
diakses oleh komunitas lokal guna menampung aspirasi           support real-time impact mitigation. PTPI provides
serta mitigasi dampak secara langsung (real-time). PTPI        grievance channels for communities to report concerns,             215
menyediakan saluran pengaduan bagi masyarakat                  submit complaints, and provide feedback related to
untuk melaporkan, menyampaikan keluhan, maupun                 the Company’s operations and CSR programs. To
                                                                                                                                  2025 Sustainability Report




memberikan umpan balik terkait operasi Perusahaan              ensure transparency and accountability, this reporting
dan pelaksanaan program TJSL. Guna menjamin                    mechanism is managed through a whistleblowing
transparansi dan akuntabilitas, maka sistem pelaporan          system (WBS). Detailed reporting procedures are
ini dijalankan melalui whistleblowing system (WBS).            presented in the Sustainability Governance chapter. [OJK
Rincian prosedur pelaporan dapat dilihat pada Bab Tata         F.24] [GRI 413-1, 413-2]

Kelola Berkelanjutan. [OJK F.24] [GRI 413-1, 413-2]
Page 216
                                                                                                                   Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                                   Active Role in Community Empowerment




                              Selain itu, guna memastikan keterlibatan yang inklusif,         In addition, to ensure inclusive engagement, the
                              Perusahaan melaksanakan program pengembangan                    Company implements capacity-building programs for
                              kapasitas bagi masyarakat setempat agar mereka                  local communities to enhance their understanding and
                              memiliki pemahaman dan kemampuan teknis dalam                   technical capabilities in engaging formally with the
                              berinteraksi secara formal dengan sistem perusahaan.            Company’s systems. Through the standardization of
                              Dengan adanya standarisasi program pelibatan di                 engagement programs across all operational locations,
                              seluruh lokasi operasional, Perusahaan menjamin                 the Company ensures that its business activities remain
                              bahwa setiap aktivitas bisnis senantiasa selaras dengan         aligned with the needs and expectations of local
                              kebutuhan dan ekspektasi pemangku kepentingan                   stakeholders throughout its areas of operation. [OJK F.24]
                              lokal di seluruh wilayah kerja. [OJK F.24] [GRI 413-1, 413-2]   [GRI 413-1, 413-2]



                              PTPI juga mempublikasikan pelaksanaan program                   PTPI also publishes the implementation of its
                              keterlibatan pemangku kepentingan dalam laporan                 stakeholder engagement programs through its annual
                              tahunan maupun melalui portal keberlanjutan di situs            report and the sustainability portal on its official
                              resmi. Publikasi ini mencakup dokumentasi hasil                 website. These publications include documentation
                              konsultasi dengan masyarakat, laporan tindak lanjut atas        of community consultations, follow-up reports on
                              masukan masyarakat, serta dampak nyata dari program             community feedback, and the tangible impacts of
                              kolaborasi terhadap proses bisnis dan keberadaan                collaborative programs on business processes and
                              operasional perusahaan. Melalui pengungkapan bukti              operational presence. Through the disclosure of
                              yang terukur dan dapat diverifikasi, PTPI memperkuat            measurable and verifiable evidence, PTPI strengthens
                              aspek sosial serta mewujudkan sinergi antara                    its social impact while fostering alignment between
                              keberlanjutan bisnis dengan pemberdayaan komunitas              business sustainability and the broader empowerment
                              lokal secara luas kepada publik. [GRI 413-1, 413-2]             of local communities. [GRI 413-1, 413-2]

                              PTPI melaksanakan pelibatan pemangku kepentingan                PTPI conducts stakeholder engagement in a structured
                              secara terstruktur dan bertanggung jawab dengan                 and responsible manner, guided by its Code of Ethics and
                              mengacu pada Pedoman Etika dan Perilaku bagi                    Conduct for Stakeholders. This framework establishes
                              Pemangku Kepentingan. Pedoman ini menjadi landasan              the principles and standards governing interactions,
                              dalam mengatur prinsip dan standar interaksi guna               ensuring that all engagement processes are carried out
                              memastikan seluruh proses pelibatan dilakukan secara            with integrity, transparency, and accountability across
                              berintegritas, transparan, dan akuntabel di seluruh             all stakeholder groups. [GRI 413-1, 413-2]
                              kelompok pemangku kepentingan. [GRI 413-1, 413-2]

                              Perusahaan mengatur hubungan dengan berbagai                    The Company manages its relationships with key
                              pemangku kepentingan utama melalui ketentuan                    stakeholders through ethical provisions covering
                              etika yang mencakup interaksi dengan pemerintah,                interactions with government authorities, ministries/
                              kementerian/lembaga,          auditor, asesor, aparat           agencies, auditors, assessors, law enforcement officials,
                              penegak hukum, dan pejabat publik; pemegang                     and public officials; shareholders; customers; business
                              saham; pelanggan; mitra usaha; pesaing; kreditur dan            partners; competitors; creditors and investors; as well
                              investor; serta penyedia barang dan/atau jasa. Selain           as suppliers of goods and/or services. In addition, the
                              itu, Perusahaan juga menjunjung tinggi etika dalam              Company upholds ethical standards in its engagement
                              berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar           with communities, the surrounding environment, and
                              serta media massa. [GRI 413-1, 413-2]                           the media. [GRI 413-1, 413-2]

216                           Lebih lanjut, PTPI memastikan keselarasan dan                   Furthermore, PTPI ensures alignment and consistency
                              konsistensi praktik pelibatan dengan anak perusahaan,           in stakeholder engagement practices across its
                              asosiasi profesi, serta pemangku kepentingan lainnya.           subsidiaries, professional associations, and other
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Melalui penerapan pedoman etika tersebut, PTPI                  stakeholders. Through the implementation of this
                              berupaya membangun kepercayaan, memperkuat                      ethical framework, PTPI seeks to build trust, strengthen
                              penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta               good corporate governance practices, and create
                              menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku           sustainable value for all stakeholders. [GRI 413-1, 413-2]
                              kepentingan. [GRI 413-1, 413-2]
Page 217
                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




Program TJSL pada Pilar TPB
CSR Programs under the SDGs Pillars



Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung       All programs are designed to support the achievement
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB),       of the Sustainable Development Goals (SDGs),
yang diimplementasikan melalui empat pilar utama         implemented through four main CSR pillars as follows:
kegiatan TJSL sebagai berikut: [OJK F.25]                [OJK F.25]




                                  4 Pilar Utama Kegiatan TJSL PTPI
                                          PTPI’s 4 Main CSR Pillars


                                                                                         Pilar Hukum dan
      Pilar Sosial              Pilar Ekonomi                Pilar Lingkungan               Tata Kelola
       Social Pillar            Economic Pillar             Environmental Pillar       Legal and Governance
                                                                                               Pillar




     Sepanjang tahun 2025, PTPI telah mengalokasikan dana sebesar
     Throughout 2025, PTPI allocated funds amounting to




     Rp259.089                        juta
                                      million



     untuk program TJSL, dengan proporsi pilar sosial 53%, pilar ekonomi 21%, pilar lingkungan 25%, serta
     pilar hukum dan tata kelola 1%. Nilai alokasi ini menurun 18% dibandingkan tahun sebelumnya yang                217
     mencerminkan arah dari kebijakan manajemen PTPI dalam pencapaian TPB agar memprioritaskan
     kepada program inti yang terbukti memberikan dampak nyata.
                                                                                                                     2025 Sustainability Report




     for CSR programs, with an allocation of 53% to the social pillar, 21% to the economic pillar, 25% to
     the environmental pillar, and 1% to the legal and governance pillar. This allocation decreased by 18%
     compared to the previous year, reflecting PTPI’s management direction to prioritize core programs that
     have demonstrated tangible impact in advancing the SDGs.
Page 218
                                                                                                          Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                          Active Role in Community Empowerment




                              Pilar Sosial
                              Social Pillar

                              Inisiatif pengentasan kemiskinan PTPI dirancang               PTPI’s poverty alleviation initiatives are designed as a
                              sebagai upaya nyata untuk menurunkan tingkat                  tangible effort to reduce poverty levels. In addition to
                              kemiskinan. Selain bertujuan memacu produktivitas             promoting macroeconomic productivity, these programs
                              ekonomi secara makro, program ini berfokus pada               focus on equitable development by expanding
                              pemerataan pembangunan dengan membuka akses                   access to opportunities and resources for low-income
                              yang lebih luas terhadap peluang dan sumber daya bagi         communities. In line with this commitment, the following
                              masyarakat berpenghasilan rendah. Sejalan dengan              are several poverty alleviation programs implemented
                              komitmen tersebut, berikut adalah beberapa inisiatif          by PTPI: [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]
                              pengentasan kemiskinan yang telah PTPI jalankan. [GRI
                              203-2] [OJK F.23, F.25]




                                                                                     Rumah BUMN

                                                                                                   UMK Binaan | Fostered MSEs by
                                     Rumah     BUMN      berperan    sebagai     pusat
                                     pengembangan UMK yang digagas oleh BP
                                     BUMN bersama perusahaan-perusahaan BUMN.               1.311                               790
                                     Di Sumatera Selatan, PTPI melalui PT Pusri             UMK                                 kategori Makanan
                                     Palembang mengelola Rumah BUMN dengan                  MSEs                                dan Minuman
                                     tujuan memperkuat kapasitas serta meningkatkan                                             Food and Beverage
                                     daya saing UMK. Hingga saat ini, sebanyak 1.311        121                                 category
                                     UMK yang telah mendapatkan pembinaan melalui           kategori Jasa
                                     Rumah BUMN Sumsel.                                     Services category
                                     Rumah BUMN serves as a development hub for
                                     MSMEs, initiated by BP BUMN in collaboration with
                                     state-owned enterprises. In South Sumatra, PTPI,
                                                                                            96                                  110
                                                                                            kategori Perdagangan                kategori Kerajinan
                                     through PT Pusri Palembang, manages Rumah
                                                                                            Trade category                      Handicrafts category
                                     BUMN to strengthen capacity and enhance the
                                     competitiveness of MSMEs. To date, a total of 1,311
                                     MSMEs have received support through Rumah              103                                 91
                                     BUMN South Sumatra.                                    kategori Lainnya                    kategori Fashion
                                                                                            Others                              Fashion category




                                 Bantuan Berbasis
                                                               PTPI berkomitmen penuh meningkatkan taraf hidup komunitas di sekitar wilayah
                                 Pemberdayaan
                                 Masyarakat                    operasional melalui bantuan berbasis pemberdayaan. Inisiatif ini merupakan
                                 Community                     bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam rangka
218                              Empowerment-                  mendorong pembangunan komunitas lokal yang mandiri dan sejahtera. Kegiatan
                                 Based Assistance              pemberdayaan yang dilakukan selama tahun 2025, antara lain:
                                                               PTPI is fully committed to improving the standard of living of communities
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                               surrounding its operational areas through empowerment-based assistance.
                                                               This initiative forms part of the Company’s social responsibility, particularly in
                                                               advancing the development of independent and prosperous local communities.
                                                               The empowerment activities implemented in 2025 include:
Page 219
                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                   Pemberdayaan Perempuan
                                                                                Women’s Empowerment




Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase)
Progressive and Prosperous Farming (Tajumase)



                                                Pengecekan
                                                Kesehatan dan
                                                Pelatihan Pemenuhan
                                                Gizi Seimbang
                                                Medical Check-Up and
                                                Balanced Nutrition Training
                                                                                      60              orang
                                                                                                      people



                                                Melalui program Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase)
                                                Lembata dilaksanakan sosialisasi tentang program
                                                kesehatan kepada wanita oleh tenaga kesehatan
                                                di Desa Hadakewa dan Desa Wowong, Kabupaten
                                                Lembata, Provinsi NTT.
                                                Through the Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase)
                                                Lembata program, health awareness activities for
                                                women were conducted by healthcare professionals
                                                in Hadakewa Village and Wowong Village, Lembata
                                                Regency, East Nusa Tenggara Province.




                           Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Industri (Permaisuri)
                           Community Empowerment Around Industrial Areas (Permaisuri)




                                                Peningkatan
                                                kesejahteraan
                                                wanita
                                                Enhancing women’s
                                                                              24
                                                                              orang | people
                                                well-being


                                                Program Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Industri
                                                (Permaisuri) sebagai bagian dari komitmen TJSL,
                                                yang dilaksanakan oleh PKG dan PKC berfokus pada
                                                peningkatan kesejahteraan wanita di sekitar wilayah               219
                                                operasional perusahaan, khususnya kelompok rentan
                                                dan penyandang disabilitas.
                                                                                                                  2025 Sustainability Report




                                                The Permaisuri program is part of the Company’s CSR
                                                commitment, conducted by PKG and PKC focusing on
                                                the well-being of women in communities surrounding
                                                its operational areas, particularly vulnerable groups and
                                                persons with disabilities.
Page 220
                                                                                                      Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                      Active Role in Community Empowerment




                                                              Sekolah Sehat Masyarakat
                                                              Community Health School



                                                                               Sosialisasi Sekolah Sehat
                                                                               Masyarakat
                                                                               Socialization of Community
                                                                                                                        26
                                                                                                                         peserta
                                                                               Health School
                                                                                                                         participants

                                                                               Sekolah Sehat Masyarakat merupakan program yang
                                                                               berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat
                                                                               melalui edukasi kesehatan dan lingkungan. Program ini
                                                                               dirancang untuk membangun kesadaran serta kebiasaan
                                                                               hidup sehat di tingkat desa, dengan pendekatan partisipatif
                                                                               dan berbasis kebutuhan lokal.
                                                                               PTPI’s Community Health School is a program focused on
                                                                               improving quality of life through health and environmental
                                                                               education. It is designed to build awareness and promote
                                                                               healthy living practices at the village level, using a
                                                                               participatory approach based on local needs.




                                                                                  Dukungan Kesejahteraan: Program Tajumase
                                                                                                    Well-being Support: Tajumase Program




                                                                                    Sosialisasi Tajumase kepada
                                                                                    Tajumase socialization to



                                                                                    276             orang terdiri dari masyarakat, ibu
                                                                                                    hamil, dan anak-anak
                                                                                                    people, including community members,
                                                                                                    pregnant women, and children.


                               PTPI menunjukkan dukungan kuat kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai
                               program peningkatan kesejahteraan. Beberapa program yang telah dilaksanakan di antaranya Program
                               Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase) berupa program peningkatan produktifitas pertanian dan program
                               kesehatan. Berpusat di Desa Hadakewa dan Desa Wowong, Kab. Lembata, kegiatan pelatihan meliputi
                               pemupukan berimbang serta budi daya semangka dan melon, kegiatan sosialisasi kesehatan kepada tenaga
220                            kesehatan terkait pengecekan kesehatan, pelatihan pencegahan stunting, serta pelatihan pemenuhan gizi
                               berimbang kepada masyarakat, ibu hamil, dan anak-anak.
                               PTPI demonstrates strong support for communities in need through various well-being enhancement
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               programs. These initiatives include the Tajumase program, which integrates agricultural productivity
                               improvement and health interventions. Centered in Hadakewa and Wowong Villages, Lembata Regency,
                               the program covers training on balanced fertilization as well as watermelon and melon cultivation. It also
                               includes health socialization for healthcare workers, health screening activities, stunting prevention training,
                               and balanced nutrition education for community members, pregnant women, and children.
Page 221
                                                                                     PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                      Dukungan Infrastruktur [GRI 203-1]
                                                                                    Infrastructure Support




                                                        Pembangunan galeri            Pemberdayaan
                                                        Gallery construction          Empowerment




                                                        1
                                                        unit | unit
                                                                                      1
                                                                                      kelompok | group

 Pembangunan Galeri Sesera Kumpe Craft di Palembang merupakan bagian dari program TJSL yang berfokus
 pada pemberdayaan masyarakat Pulau Kemaro. Galeri ini hadir sebagai wadah inovasi untuk mengolah
 eceng gondok yang sebelumnya dianggap limbah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi, sekaligus
 mendukung Pulau Kemaro sebagai destinasi ekowisata.
 The construction of the Sesera Kumpe Craft Gallery in Palembang is part of a CSR program focused on
 empowering the Kemaro Island community. The gallery serves as an innovation hub for transforming water
 hyacinth, previously considered waste, into value-added handicraft products, while also supporting Kemaro
 Island as an ecotourism destination.




                                                                                 Dukungan Pelatihan
                                                                                           Training Support




                  Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar (LONTAR)
                  Local Community Snack Group (LONTAR)



                                                    Pelatihan UMK diikuti
                                                    oleh
                                                    MSEs training was
                                                                                   26
                                                    attended by                    UMK | MSEs



                                                      Pelatihan penjenamaan (branding) Kelompok Jajanan
                                                      Masyarakat Sekitar (LONTAR) di Gresik merupakan
                                                      program pemberdayaan UMK di sekitar area operasional
                                                      Perusahaan. Kegiatan ini menggabungkan pelatihan              221
                                                      brand identity dengan bazar jajanan tradisional yang
                                                      melibatkan pelaku UMK untuk memperkuat citra produk
                                                                                                                    2025 Sustainability Report




                                                      lokal dan meningkatkan daya tarik pasar.
                                                      Branding training for the Local Community Snack Group
(LONTAR) in Gresik is a PTPI MSE empowerment program for communities surrounding the Company’s
operational area. The program combines brand identity training with a traditional snack bazaar involving MSE
participants to strengthen local product positioning and enhance market appeal.
Page 222
                                                                                                 Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                 Active Role in Community Empowerment




                                                Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
                                                Standardization and Conformity Assessment Socialization




                                                                                                       160
                                                                             Pelatihan UMK
                                                                             diikuti oleh
                                                                             MSEs Training             peserta dari UMK binaan
                                                                             was attended by           participants from fostered MSEs


                                                                             Rumah BUMN Sumsel bersama Badan Standardisasi
                                                                             Nasional (BSN) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi
                                                                             Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dengan tema “UMK
                                                                             Sumsel Unggul dengan SNI: Sinergi PT Pusri Palembang
                                                                             dan BSN Membangun Fondasi Mutu untuk Indonesia Emas
                                                                             2045”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh UMK binaan PT
                                                                             Pusri Palembang dan Rumah BUMN Sumsel.
                                                                             Rumah BUMN Sumsel, in collaboration with the National
                                                                             Standardization Agency (BSN), organized a Standardization
                                                                             and Conformity Assessment outreach program under the
                               theme “South Sumatra MSEs Excel with SNI: Synergy between PT Pusri Palembang and BSN in Building
                               a Quality Foundation for Golden Indonesia 2045”. The event was attended by MSEs fostered by PT Pusri
                               Palembang and Rumah BUMN Sumsel.




                                                                      Pelatihan Kopi Kekinian dan Pelatihan
                                                                      Pemasaran Digital
                                                                      Modern Coffee Training and Digital Marketing Training




                                                                                                             26
                                                                                    Pelatihan
                                                                                    Kelompok Tani
                                                                                    diikuti oleh
                                                                                                             peserta | participants
                                                                                    Farmer Groups
                                                                                    training were
                                                                                    attended by

                                                                                    Pelatihan Kopi Kekinian dan Pelatihan Pemasaran
                                                                                    Digital ditujukan kepada kelompok petani kopi
                                                                                    di Desa Tebat Benawa. Program ini dijalankan
                                                                                    bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Hutan
                                                                                    Adat Tebat Benawa di Pagar Alam dan Kelompok
222                                                                                 Tani Hutan Ayek Bahu Lahat Sumatera Selatan.
                                                                                    Modern Coffee Training and Digital Marketing
                                                                                    Training programs were delivered to coffee farmer
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                    groups in Tebat Benawa Village. The program was
                                                                                    implemented in collaboration with the Tebat Benawa
                                                                                    Customary Forest Social Forestry Business Group in
                                                                                    Pagar Alam and the Ayek Bahu Lahat Forest Farmer
                                                                                    Group in South Sumatra.
Page 223
                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                  Program Peningkatan Kesehatan
                                                                              Health Improvement Program




Sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya, PTPI menaruh perhatian besar pada peningkatan kesehatan
masyarakat lokal. Upaya ini tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga menciptakan lingkungan
yang lebih sehat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kinerja perusahaan.
Beberapa program kesehatan yang dilaksanakan meliputi: [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]
As part of its social responsibility, PTPI places strong emphasis on improving the health of local communities.
These efforts not only enhance productivity but also foster a healthier environment, ultimately supporting
economic growth and strengthening the Company’s performance. Key health programs implemented
include: [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]



                               Sekar Mamamia (Sekolah Kader Mama Petrokimia)
                               Sekar Mamamia (Petrochemical Mothers Cadre School)



                                                         Pemberdayaan                Terlaksana
                                                         Empowerment                 Implemented




                                                         96
                                                         Kader posyandu
                                                                                     12
                                                                                     kursus dan lokakarya
                                                         Posyandu cadres             courses and workshops


Program Sekar Mamamia dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur melalui PT Petrokimia Gresik yang bertujuan
meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat tentang kesehatan. Program ini
menginisiasi berbagai kegiatan kursus, lokakarya, dan pelatihan interaktif mengenai pengasuhan, gizi, serta
sanitasi. Program ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi ibu-ibu guna memperluas jaringan
sosial serta promosi kesehatan anak demi kesejahteraan komunitas yang berkelanjutan, didukung jaringan
mentor dan fasilitator yang berkualitas serta materi yang berbasis metode partisipatif.
Sekar Mamamia Program was implemented in Gresik, East Java, through PT Petrokimia Gresik, with the aim
of enhancing community capacity, knowledge, and skills in health. The program initiated various courses,
workshops, and interactive training sessions on parenting, nutrition, and sanitation. This program seeks
to improve access to education for mothers, expand social networks, and promote child health to support
sustainable community well-being, supported by a network of qualified mentors and facilitators, as well as
participatory-based learning materials.

                                                                                                                      223
                                                                                                                      2025 Sustainability Report
Page 224
                                                                                                 Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                 Active Role in Community Empowerment




                                                          Sekolah Kader Ibu Tanggap Kesehatan (Sekar Intan)
                                                          Health-Responsive Mothers Cadre School (Sekar Intan)




                                                                                    Kapasitas                           Pelatihan sebanyak
                                                                                    posyandu                            Training
                                                                                    Posyandu capacity



                                                                                    68
                                                                                    kader | cadres
                                                                                                                        12
                                                                                                                        kali | sessions



                               Program ini memperkuat kader posyandu di Cikampek dalam rangka mendorong transformasi posyandu
                               dari sekadar penyedia layanan kesehatan dasar menjadi pusat pemberdayaan masyarakat di tingkat
                               akar rumput. Posyandu selama ini dikenal sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan
                               ibu dan anak. Seiring dengan berjalannya waktu, peran posyandu pun makin kompleks. Posyandu
                               tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang, tetapi juga
                               bagi edukasi gizi, kesehatan reproduksi, hingga pemberdayaan keluarga. Oleh karena itu, PTPI melalui
                               PT Pupuk Kujang melihat adanya urgensi untuk meningkatkan kader posyandu agar mampu menjawab
                               tantangan baru tersebut.
                               This program strengthens Posyandu cadres in Cikampek to support the transformation of Posyandu
                               from providers of basic health services into community empowerment centers at the grassroots level.
                               Posyandu have long been recognized as the frontline in improving maternal and child health. Over time,
                               their role has become increasingly complex. Posyandu now serve not only as venues for immunization
                               and growth monitoring of children, but also for nutrition education, reproductive health awareness,
                               and family empowerment. In response, PTPI, through PT Pupuk Kujang, recognizes the urgency of
                               enhancing the capacity of Posyandu cadres to address these new challenges.




224
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 225
                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




                  Program Pengendalian dan Pencegahan Stunting
                  dengan Susu dan Telur (Pedalgas Super)
                  Stunting Prevention and Control Program through Milk and Eggs
                  (Pedalgas Super)



                                                      Penerima manfaat              Pemeriksaan
                                                      Beneficiaries                 kesehatan
                                                                                    Health check-up


                                                      10                            1
                                                      baduta                        kali | session
                                                      children under two
                                                      years old

Program ini merupakan bentuk komitmen PTPI bersama PT Pupuk Kaltim dalam meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Bontang dan area sekitar perusahaan. Selama tiga bulan,
program menyediakan susu dan telur secara rutin bagi bayi di bawah dua tahun (baduta) di Kelurahan
Bontang Kuala. Penyediaan ini bertujuan memastikan anak memperoleh asupan gizi dan protein
hewani yang cukup guna mendukung pertumbuhan dan kecerdasan optimal, serta mencegah stunting.
Pada tahun 2025, program ini telah terlaksana dengan kolaborasi bersama PT Kaltim Medika Utama.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi balita dan keluarga penerima, tetapi juga
menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat. Rencananya, program
ini akan kembali diinisiasi pada tahun 2026 mendatang sebagai bagian dari keberlanjutan TJSL Pupuk
Kaltim.
This program reflects PTPI’s commitment, in collaboration with PT Pupuk Kaltim, to improving community
health, particularly in Bontang City and its surrounding areas. Over a three-month period, the program
provided milk and eggs on a regular basis to children under two years old in Bontang Kuala Subdistrict.
This support aims to ensure adequate intake of nutrition and animal protein to promote optimal growth
and cognitive development, while preventing stunting. In 2025, the program was implemented in
collaboration with PT Kaltim Medika Utama. It delivers tangible benefits to toddlers and beneficiary
families, while also demonstrating the Company’s commitment to public health. The program is planned
to be continued in 2026 as part of Pupuk Kaltim’s ongoing CSR program.




                                                                                                                 225
                                                                                                                 2025 Sustainability Report
Page 226
                                                                                                   Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                   Active Role in Community Empowerment




                                                Program Akselerasi Tumbuh Kembang dan Tinggi (Astuti)
                                                Growth and Height Acceleration Program (Astuti)




                                                                                     Penerima manfaat              Pemberian makanan
                                                                                     Beneficiaries                 tambahan
                                                                                                                   Supplementary feeding



                                                                                     1.522 11
                                                                                     orang | people                kali | sessions



                               Stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di sekitar PT Pupuk Kujang yang dapat
                               diakibatkan kurangnya gizi, layanan kesehatan terbatas, dan rendahnya kesadaran pola makan sehat.
                               PTPI melalui PT Pupuk Kujang menginisiasi program Astuti yang berfokus pada Pemberian Makanan
                               Tambahan (PMT) bergizi bagi ibu hamil dan balita serta peningkatan fasilitas posyandu untuk mendukung
                               kesehatan ibu dan anak. Inisiasi ini diharapkan dapat meningkatkan gizi anak dan menurunkan angka
                               Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan stunting di sekitar perusahaan.
                               Stunting remains a serious issue in Indonesia, including in areas surrounding PT Pupuk Kujang, driven
                               by factors such as inadequate nutrition, limited healthcare services, and low awareness of healthy
                               dietary practices. PTPI, through PT Pupuk Kujang, initiated the Astuti Program, which focuses on
                               providing Nutritious Supplementary Feeding (PMT) for pregnant women and children under five, as
                               well as improving Posyandu facilities to support maternal and child health. This initiative is expected to
                               enhance child nutrition and reduce the prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED) and stunting in
                               the Company’s surrounding areas.




                                                Program Khitan Umum
                                                Mass Circumcision Program




                                                                                           Penerima manfaat
                                                                                           Beneficiaries




226                                                                                        105
                                                                                           anak | children
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Program ini menginisiasi kegiatan sunat massal gratis di Gresik, Jawa Timur, bekerja sama dengan
                               Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) sebagai penyedia fasilitas kesehatan.
                               The program initiated free mass circumcision services in Gresik, East Java, in collaboration with
                               Petrokimia Gresik Hospital (RSPG) as the healthcare provider.
Page 227
                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)




                   Posyandu Sehati
                   Posyandu Sehati




                                                     Pembinaan pada         Penerima manfaat
                                                     Fostering at           Beneficiaries




                                                     32                     1.791
                                                     posyandu               warga Palembang
                                                     posyandu               residents of Palembang


Melalui program Posyandu Sehati, layanan pengobatan gratis menjangkau warga di Palembang. Selain
itu, PTPI melalui PT Pusri Palembang turut memperkuat akses kesehatan masyarakat dengan membina
posyandu-posyandu balita di wilayah tersebut.
Through the Posyandu Sehati program, free medical services were provided to communities in Palembang.
In addition, PTPI, through PT Pusri Palembang, strengthened community healthcare access by supporting
Posyandu for children under five in the area.




                                                                   Program Edukasi Masyarakat
                                                                        Community Education Program




Sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Pendidikan yang berkualitas
akan mendorong tumbuhnya warga negara yang berdaya saing tinggi yang pada akhirnya dapat menjadi
katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. PTPI menegaskan
komitmennya untuk menghadirkan akses pendidikan yang bermutu bagi masyarakat di sekitar wilayah
operasional. [OJK F.23, F.25]
The education sector serves as a fundamental pillar of national development. Quality education fosters
the growth of competitive individuals ultimately acting as a catalyst for economic growth and improved
social well-being. PTPI reaffirms its commitment to providing access to quality education for communities
surrounding its operational areas. [OJK F.23, F.25]




                                                                                                                 227
                                                                                                                 2025 Sustainability Report
Page 228
                                                                                                       Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                       Active Role in Community Empowerment




                                                             Beasiswa Pendidikan
                                                             Education Scholarship




                                                                                       Penerima beasiswa                    Dana program
                                                                                       Beneficiaries                        beasiswa
                                                                                                                            Scholarship fund




                                                                                       795                                  Rp      5,85
                                                                                       orang | people                       Miliar | Billion

                               PTPI beserta Anak Perusahaan memberikan bantuan dana pendidikan untuk pelajar kurang mampu dari SD
                               hingga perguruan tinggi, serta melakukan pemberantasan buta huruf melalui pendidikan keaksaraan dan
                               kesetaraan paket ABC.
                               PTPI, together with its subsidiaries, provides educational assistance to underprivileged students from
                               elementary school through higher education, while also supporting literacy eradication through basic literacy
                               and equivalency education programs (Package A, B, and C).




                                                 Beasiswa Pendidikan
                                                 Education Scholarship




                                                                                        Total Rumah Tahfiz                 Dana kepada para
                                                                                        Al-Quran                           santri
                                                                                        Total Qur’an Tahfiz                Funding for students
                                                                                        Houses



                                                                                        17                                 Rp343,4
                                                                                        unit | units                       juta | million



                               Melalui program Rumah Tahfiz, PTPI bersama Anak Perusahaan memberikan dukungan dana pendidikan
                               keagamaan bagi para santri guna mencetak generasi yang berkarakter. Hingga saat ini, inisiatif tersebut
                               tersebar di wilayah operasional dan menjadi wujud komitmen nyata PTPI dalam memperkuat pendidikan
228                            spiritual sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat lokal.
                               Through the Tahfiz House program, PTPI and its subsidiaries provide financial support for religious
                               education to nurture value-driven generations. To date, this initiative has been implemented across
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               operational areas, reflecting PTPI’s commitment to strengthening spiritual education while enhancing
                               the quality of human capital within local communities.
Page 229
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pilar Ekonomi
Economic Pillar

Berdasarkan data tahun 2025, sektor UMK menjadi          Based on 2025 data, the MSE sector has became a key
pilar utama ekonomi nasional. Sektor ini memberikan      pillar of the national economy. The sector contributes
kontribusi sebesar 61,9% terhadap Produk Domestik        61.9% to Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) and
Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap hingga 97% total      absorbs up to 97% of the national workforce. Given their
tenaga kerja nasional. Mengingat peran vital tersebut,   vital role, PTPI remains committed to empowering MSEs
PTPI berkomitmen untuk terus memberdayakan pelaku        through funding programs sourced from the Company’s
UMK melalui program pendanaan yang bersumber             profits and revolving funds. The implementation of these
dari laba perusahaan serta dana bergulir. Pelaksanaan    programs refers to Minister of SOEs Regulation No.
inisiatif ini berpedoman pada Peraturan Menteri BUMN     PER-1/MBU/03/2023, with the following mechanisms:
No. PER-1/MBU/03/2023 dengan mekanisme sebagai           [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]

berikut: [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]


   Pemberian Modal Kerja | Working Capital Financing


   Menyediakan pinjaman modal kerja dengan jangka        Providing working capital loans with a maximum
   waktu pinjaman maksimal selama tiga tahun dan         tenure of three years and an administrative fee of
   jasa administrasi sebesar 3% per tahun, untuk         3% per annum to support the continuity of partner
   mendukung keberlangsungan usaha mitra.                businesses.



   Fasilitas Pinjaman Tambahan | Additional Loan Facilities


   Memberikan pinjaman tambahan jangka pendek            Providing short-term additional loans to meet urgent
   guna memenuhi kebutuhan mendesak, khususnya           needs, particularly to fulfill orders from micro and
   dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan            small business partners.
   usaha mikro dan kecil.



   Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Mitra | Partner Development and Capacity Building


   Melaksanakan program pelatihan, pendampingan,         Implementation of training, mentoring, and
   serta peningkatan kompetensi agar UMK mitra           competency development programs to enable MSE
   mampu berkembang secara mandiri, berdaya saing,       partners to be competitive, sustainable and grow
   dan berkelanjutan.                                    independently.

   PTPI konsisten menyalurkan dana kemitraan             PTPI consistently disburses partnership funds,
   yang saat ini dikerjasamakan dengan BRI untuk         currently administered in collaboration with BRI, to
   mendorong kemandirian ekonomi masyarakat              promote economic self-reliance. Partner distribution
   dengan distribusi jumlah mitra binaan yang tersebar   is strategically spread across sectors, including             229
   secara strategis pada sektor industri, perdagangan,   industry, trade, agriculture, plantations, fisheries,
   pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan,         livestock, services, and others, as part of PTPI’s
                                                                                                                       2025 Sustainability Report




   jasa, dan lainnya. Persebaran ini sebagai langkah     efforts to ensure inclusive local economic growth.
   PTPI dalam memastikan pertumbuhan ekonomi
   lokal yang inklusif.
Page 230
                                                                                                   Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                   Active Role in Community Empowerment




                                Nilai realisasi dana kemitraan dan jumlah mitra       The realization of partnership funds and the number
                                swakelola sepanjang tahun 2025 adalah sebagai         of self-managed partners in 2025 are as follows:
                                berikut:


                                              Jumlah mitra swakelola aktif                              1.185
                                              Active self-managed partners                              mitra binaan | fostered partners


                                   Jumlah mitra binaan turun sebesar 24% daripada tahun sebelumnya sebab tidak dilakukan
                                   penyaluran pinjaman semenjak tahun 2023 karena telah dikerjasamakan dengan BRI
                                   Assisted partners decreased by 24% compared to the previous year, as no loan disbursements
                                   have been made since 2023 following the transition of financing in collaboration with BRI




                                              Realisasi piutang dana kemitraan swakelola senilai        Rp48.973
                                              Outstanding self-managed partnership receivables          juta | million


                                   Total piutang swakelola turun sebesar 21% daripada tahun sebelumnya sebab semenjak tahun
                                   2023 penyaluran pinjaman dilakukan secara kerjasama dengan BRI
                                   Total self-managed receivables decreased by 21% compared to the previous year, as loan
                                   disbursements have been carried out in collaboration with BRI since 2023



                                Jumlah mitra binaan dan penyaluran dana kemitraan PTPI melalui BRI.
                                Number of partners and fund disbursement through BRI


                                  Jumlah mitra binaan melalui BRI
                                  dan Pegadaian Syariah                      Rp11.650                     Pengalihan dana ke BRI
                                                                              juta | million               Fund transfer to BRI
                                  Partners financed through BRI and
                                  Pegadaian Syariah


                                  2.202                                      Rp55.729                          Nilai piutang
                                                                              juta | million              Outstanding receivables
                                  mitra binaan | fostered partners




                                                                Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
                                                                Community Economic Empowerment

                               PTPI berkomitmen mendukung pertumbuhan                 PTPI is committed to supporting local economic
230                            ekonomi lokal melalui penguatan UMK dan usaha          growth through the strengthening of MSEs and
                               kecil masyarakat. Dalam rangka meningkatkan            small community businesses. To enhance the
                               daya saing dan eksposur UMK binaan, PTPI telah         competitiveness and exposure of its assisted MSEs,
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               memfasilitasi partisipasi mereka pada berbagai         PTPI facilitates their participation in national-scale
                               ajang pameran berskala nasional seperti INACRAFT.      exhibitions such as INACRAFT.
Page 231
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




   Selain itu, PTPI turut memberikan dukungan               In addition, PTPI provides support and assistance
   berupa bantuan serta pendampingan dalam proses           in the process of obtaining business certifications
   pengurusan sertifikasi dan legalitas usaha bagi          and legal permits for its partners, in accordance
   mitra binaan sesuai dengan sektor masing-masing.         with their respective sectors.



                                                   Dana     tersebut     digunakan    untuk     memberikan
                                                   pendampingan kepada UMK melalui program peningkatan
                                                   kapasitas dan kapabilitas, sehingga mereka mampu
        Sepanjang tahun pelaporan, PTPI            mengembangkan usaha secara mandiri, berdaya saing,
        telah mengalokasikan dana sebesar          dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan
        Throughout the reporting year, PTPI        ekonomi lokal.
        allocated a total of                       These funds were used to support MSEs through capacity
                                                   and capability development programs, enabling them to

        Rp11.650                                   be competitive, sustainable and grow independently,
                                                   while contributing to local economic growth.
        juta | million




Beberapa program yang mendukung Pilar Ekonomi               Several programs supporting the Economic Pillar
yang dilakukan oleh PTPI, antara lain:                      implemented by PTPI include:



                                                                                                   Gang Jamer
                                                                                                      Gang Jamer




                                                            Penerima manfaat               Kegiatan pelatihan
                                                            Beneficiaries                  Training activity




                                                            23                             1
                                                            peserta | participants         kali | session

    Program yang terus dikembangkan sebagai inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi lahan
    warga untuk budi daya jahe merah sebagai bahan baku minuman herbal kesehatan. Untuk memperkuat
    komitmen ini, Perusahaan menyelenggarakan pelatihan berupa belajar langsung di tempat produksi jahe
    merah serbuk PT Berkah Baitulloh Mandiri. Kegiatan tersebut menjadi langkah penting bagi pelaku Gang
    Jamer untuk berinovasi dan dapat tumbuh sehingga, ekonomi lokal bergerak dari budi daya jahe merah
    menjadi produk yang inovatif.
    This program continues to be developed as a community empowerment initiative through the optimization                231
    of community land for cultivating red ginger as a raw material for herbal health beverages. To strengthen this
    commitment, the Company conducted a hands-on training session at the production facility of PT Berkah
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




    Baitulloh Mandiri, focusing on powdered red ginger processing. This activity is an important step for Gang
    Jamer participants to innovate and grow, enabling the local economy to move beyond red ginger cultivation
    toward the innovative products.
Page 232
                                                                                                       Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                       Active Role in Community Empowerment




                                                                                     PKT Sinergi Perempuan Asli Pesisir (Serasi)
                                                                                            PKT Coastal Women Synergy Program (Serasi)




                                                                                         Penerima manfaat                   Kegiatan pelatihan
                                                                                         Beneficiaries                      Training activity



                                                                                         16
                                                                                         Perempuan asli pesisir
                                                                                                                            1
                                                                                                                            kali | session
                                                                                         Local coastal women


                               Program PKT Serasi dirancang untuk memberdayakan perempuan pesisir di Kelurahan Bontang Kuala melalui
                               standarisasi produksi, penyediaan sarana memadai, dan penguatan kelembagaan guna meningkatkan daya
                               saing industri terasi rumahan. Inisiatif ini hadir sebagai solusi atas kendala produksi individual, keterbatasan
                               alat, serta hambatan pemasaran yang selama ini menghambat potensi produk unggulan daerah tersebut.
                               PKT Serasi Program is designed to empower local coastal women in Bontang Kuala Subdistrict through
                               production standardization, the provision of adequate facilities, and institutional strengthening to enhance
                               the competitiveness of home-based shrimp paste industries. This initiative addresses challenges related to
                               individual production limitations, inadequate equipment, and marketing constraints that have hindered the
                               potential of this local flagship product.




                                                                                                                                    PKT Karunia
                                                                                                                                       PKT Karunia




                                                                                         Penerima manfaat                   Pembuatan media
                                                                                         Beneficiaries                      promosi
                                                                                                                            Promotional media
                                                                                                                            development



                                                                                         5                                  1
                                                                                         UMK | MSEs                         video | video


                               Program PKT Karunia hadir sebagai solusi inovatif atas tantangan efisiensi stok kemasan di industri
                               pupuk dengan mengoptimalkan penggunaan karung layak pakai melalui metode sablon ulang. Inisiatif
                               ini menerapkan konsep Creating Shared Value (CSV) yang mengintegrasikan efisiensi biaya operasional
232                            perusahaan dengan pemberdayaan UMK lokal melalui standardisasi kualitas produksi. Melalui strategi
                               ini, perusahaan tidak hanya mampu mengakselerasi proses pengadaan, tetapi juga menciptakan dampak
                               ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               PKT Karunia Program serves as an innovative solution to packaging stock efficiency challenges in the
                               fertilizer industry by optimizing the use of reusable sacks through a reprinting method. This initiative adopts a
                               Creating Shared Value (CSV) approach, integrating operational cost efficiency with the empowerment of local
                               MSEs through production quality standardization. Through this strategy, the Company not only accelerates
                               procurement processes but also generates sustainable economic value for surrounding communities.
Page 233
                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                         Pembinaan UMK Pertanian
                                                                           Agricultural MSE Development




                                                       Penerima
                                                       manfaat
                                                       Beneficiaries



                                                       1.140
                                                       peserta | participants



Program Pembinaan UMK Pertanian Tahun 2025 memperkuat kemandirian dan daya saing pelaku usaha mikro
melalui pelatihan budi daya modern, manajemen usaha, serta pendampingan pemasaran berbasis platform
digital. Inisiatif ini mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dan inovasi produk bernilai tambah
guna memperluas akses pasar melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Dengan pendekatan
yang adaptif, program ini bertujuan menciptakan ekosistem pertanian produktif yang berkontribusi nyata
pada kesejahteraan lokal dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, PTPI telah
menjangkau penerima manfaat langsung dari Flores Barat di Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Kalimantan
Timur, dan Sulawesi Selatan.
The 2025 Agricultural MSE Development Program strengthens the independence and competitiveness
of micro-enterprises through modern cultivation training, business management, and marketing support
leveraging digital platforms. The initiative promotes the adoption of environmentally friendly technologies
and value-added product innovation to expand market access through collaboration with strategic partners.
With an adaptive approach, the program aims to build a productive agricultural ecosystem that contributes
meaningfully to local welfare and sustainable economic growth. Throughout 2025, PTPI reached direct
beneficiaries across West Flores in East Nusa Tenggara, East Java, East Kalimantan, and South Sulawesi.




                                                                                                                   233
                                                                                                                   2025 Sustainability Report
Page 234
                                                                                                  Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                  Active Role in Community Empowerment




                                                                                   Program Pembinaan Produk Mitra Binaan
                                                                                     Fostered Partners Product Development Program




                                                                                     Penerima manfaat                  Kegiatan pelatihan
                                                                                     Beneficiaries                     Training activity




                                                                                     1.079                             32
                                                                                     Peserta | participants            pelatihan | trainings


                               Fokus pembinaan mencakup penguatan aspek penjenamaan (branding), keuangan, pemasaran, hingga
                               pengelolaan sumber daya manusia melalui pendekatan yang adaptif terhadap dinamika pasar digital.
                               Program ini bertujuan menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berkelanjutan guna
                               memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Sumatera Selatan. Tim
                               Fasilitator Rumah BUMN Sumsel dan PTPI secara sinergis meningkatkan daya saing UMK melalui penguatan
                               legalitas usaha, seperti sertifikasi Halal dan SNI, serta pembinaan komprehensif pada aspek produksi dan
                               pemasaran guna memperluas akses pasar mitra binaan.
                               The program focuses on strengthening branding, financial management, marketing, and human resource
                               management through an approach that adapts to the dynamics of the digital market. It aims to build an
                               innovative and sustainable entrepreneurial ecosystem that contributes meaningfully to local economic
                               growth in South Sumatra. The Rumah BUMN Sumsel facilitation team and PTPI work in synergy to enhance
                               the competitiveness of MSEs by strengthening business legality, including Halal and SNI certification, as
                               well as providing comprehensive support in production and marketing to expand market access for fostered
                               partners.




234
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 235
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pilar Lingkungan [GRI 203-2] [OJK F.23, F.25]
Environmental Pillar



                                                                                                  Kilau Samudera
                                                                                                       Kilau Samudera




                                                                Peserta penurunan media terumbu karang
                                                                Coral reef media deployment participants



                                                                34
                                                                orang anggota kelompok Kimasea & Karaka
                                                                members of the Kimasea & Karaka groups

     Program ini berupaya memberdayakan masyarakat pesisir yang diselaraskan dengan upaya konservasi
     terumbu karang di Kota Bontang. Program pemberdayaan difokuskan pada dua kelompok masyarakat
     di sekitar perusahaan, yakni Kimasea dan Karaka. Selain itu, PTPI juga mendukung peningkatan usaha
     ekonomi kelompok melalui budi daya perikanan. Proses budi daya dipusatkan pada titik dengan dua
     karakteristik utama. Pertama, lokasi dengan banyak pecahan terumbu karang (rubble) untuk dipasangkan
     coral stabilization dan media berbentuk atap untuk penyanggah. Kedua, lokasi berupa taman laut untuk
     memudahkan navigasi ketika di dalam air. Program pemberdayaan diharapkan dapat menjaga ekosistem
     lautan.
     This program empowers coastal communities in alignment with coral reef conservation efforts in Bontang
     City. The initiative focuses on two community groups surrounding the Company’s operations, namely
     Kimasea and Karaka. In addition, PTPI supports the enhancement of group-based economic activities through
     fisheries cultivation. The cultivation process is carried out at designated sites with two key characteristics.
     First, locations with abundant coral rubble are selected for the installation of coral stabilization structures and
     roof-shaped media as supports. Second, marine park areas are utilized to facilitate underwater navigation.
     Through this approach, the program is expected to contribute to the preservation of marine ecosystems.




                                                                    Kampung Sehati (Sehat, Erat, Sinergi)
                                                                    Sehati Village (Healthy, Cohesive, Synergistic)




                                                                Penerima manfaat
                                                                Beneficiaries




                                                                4.800                                                         235


                                                                orang | people
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




     Program community development yang berfokus pada penguatan masyarakat di sekitar PT Pusri Palembang.
     Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan dan warga untuk mewujudkan lingkungan
     yang sehat, harmonis, serta berdaya secara ekonomi. Kegiatan yang dilakukan berupa pengobatan gratis
     melalui program “Klinik Sehati”.
Page 236
                                                                                                    Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                    Active Role in Community Empowerment




                               A community development program focused on strengthening communities surrounding PT Pusri Palembang.
                               The program is designed as a collaborative platform between the Company and local residents to foster a
                               healthy, harmonious, and economically empowered environment. Activities include free medical services
                               delivered through the “Sehati Clinic” program.




                                                                                    Bank Sampah Sehati (Sehat, Erat, Sinergi)
                                                                                                Sehati (Sehat, Erat, Sinergi) Waste Bank




                                                                                      Nasabah di Bank Sampah Sehati
                                                                                      Participants of the Sehati Waste Bank



                                                                                      120
                                                                                      warga | residents


                               Konsep Bank Sampah Sehati dijalankan dengan berprinsip kepada 3R: Reduce (mengurangi), Reuse
                               (menggunakan ulang), dan Recycle (mendaur ulang) sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi
                               permasalahan sampah di sekitar lingkungan PT Pusri Palembang. Dalam jangka panjang, kehadiran bank ini
                               diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang bersih guna melindungi bumi agar terus berkesinambungan.
                               The Sehati Waste Bank operates based on the 3R principles: Reduce, Reuse, and Recycle, contributing
                               positively to addressing waste management issues in the area surrounding PT Pusri Palembang. In the long
                               term, this initiative is expected to foster a cleaner environment and support environmental sustainability.




                                                                       Kampung Iklim Berseri (Berdaya, Sehat, dan Lestari)
                                                                        Berseri Climate Village (Empowered, Healthy, and Sustainable)




                                                                                      Terciptanya
                                                                                      Established



                                                                                      11
                                                                                      desa Berseri | Berseri villages

                               Kampung Iklim Berseri merupakan program untuk mewujudkan kampung berkelanjutan secara lingkungan
                               dan ekonomi. Program ini dilaksanakan oleh PT Pupuk Kujang untuk memberdayakan masyarakat dalam
                               pengelolaan sumber daya alam, kesehatan lingkungan, dan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Dengan
236                            prinsip Berdaya, Sehat, dan Lestari, kampung ini diharapkan menjadi desa mandiri, hijau, dan tangguh. Di
                               samping itu, kampung ini juga berperan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga
                               lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Berseri Climate Village is a program aimed at creating environmentally and economically sustainable
                               communities. Implemented by PT Pupuk Kujang, the program empowers communities in natural resource
                               management, environmental health, and climate change mitigation and adaptation. Guided by the
                               empowered, healthy, and sustainable principles, the village is expected to become self-reliant, green,
                               and resilient. In addition, the program plays a role in increasing community awareness and participation in
                               environmental stewardship and sustainable lifestyles.
Page 237
                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)




                             Kujang Merawat Hutan, Sejahterakan Desa (Kuwatan Sadesa)
                                      Kujang Preserving Forests, Empowering Villages (Kuwatan Sadesa)




                                                          Penerima manfaat
                                                          Beneficiaries




                                                          1.236
                                                          warga | residents


Pupuk Kujang, melalui program Kuwatan Sadesa, telah membina para petani kopi melalui pelatihan
pascapanen. Program pelatihan ini mengajarkan tentang bagaimana seorang petani kopi mulai dari teknik budi
daya, panen, pengolahan pascapanen, roasting, cupping hingga ke penyajian akhir. Petani kopi seharusnya
memiliki kompetensi perencanaan lahan, pemilihan bahan tanam kopi, penanaman kopi, pemanenan kopi,
pascapanen kopi, penanganan akhir pascapanen kopi, dan kompetensi perhitungan pendapatan usaha tani.
Through the Kuwatan Sadesa program, Pupuk Kujang supports coffee farmers through post-harvest training.
The program covers the full coffee value chain, from cultivation techniques and harvesting to post-harvest
processing, roasting, cupping, and final serving. Coffee farmers are expected to develop competencies in
land planning, selection of planting materials, cultivation, harvesting, post-harvest handling, final processing,
and farm income management.




                                     Tangkolak Karawang Membangun Kehidupan Sejahtera
                                                                       (Tangkar Bagja)
                                   Tangkolak Karawang Building Prosperous Livelihoods (Tangkar Bagja)




                                                          Penerima manfaat
                                                          Beneficiaries




                                                          30
                                                          orang | people


Tangkar Bagja merupakan program inovasi sosial yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup
masyarakat pesisir Pantai Tangkolak, Karawang. Program ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan
dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui integrasi aspek lingkungan, ekonomi, dan                             237
kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program, seperti pertanian
pesisir pantai, pemberdayaan UMK, rehabilitasi mangrove, dan PHBS.
                                                                                                                       2025 Sustainability Report




Tangkar Bagja is a social innovation program designed to improve the quality of life of coastal communities in
Tangkolak Beach, Karawang. The program reflects the Company’s commitment to sustainable development
by integrating environmental, economic, and public health aspects to enhance community well-being
through initiatives such as coastal agriculture, MSE empowerment, mangrove rehabilitation, and clean and
healthy living practices.
Page 238
                                                                                                    Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                    Active Role in Community Empowerment




                                                                           Tawangargo Smart-Eco Farming Village (Tameng)
                                                                                       Tawangargo Smart-Eco Farming Village (Tameng)




                                                                                       Pemberdayaan kepada
                                                                                       Empowerment of




                                                                                       35
                                                                                       petani | farmers


                               Program inisiatif TJSL untuk menjadikan Desa Tawangargo, Malang, sebagai pusat hortikultura modern
                               berbasis teknologi dan ramah lingkungan. Program ini mengintegrasikan smart farming, eco-farming, dan
                               pemberdayaan masyarakat agar desa menjadi rujukan pertanian berkelanjutan.
                               This CSR initiative aims to transform Tawangargo Village, Malang, into a technology-based and
                               environmentally friendly modern horticulture hub. The program integrates smart farming, eco-farming, and
                               community empowerment to position the village as a model for sustainable agriculture.




                                                                                           Paya Nie Lestari, Damai, dan Berdaya
                                                                                        Paya Nie Sustainable, Peaceful, and Empowered




                                                                                       Penerima manfaat
                                                                                       Beneficiaries




                                                                                       98
                                                                                       anggota | members


                               Program Paya Nie merupakan inisiatif TJSL PT Pupuk Iskandar Muda berkelanjutan yang mengintegrasikan
                               rehabilitasi ekosistem rawa di Kabupaten Bireuen dengan pemberdayaan sosial bagi masyarakat lokal dan
                               eks kombatan. Melalui pengembangan ekowisata dan penanaman pohon, program ini berhasil menyinergikan
                               semangat green living dengan upaya bina damai. Selain pelestarian lingkungan, inisiatif ini turut memperkuat
                               ekonomi warga melalui pelatihan UMK dan dukungan pemasaran produk lokal yang berdampak langsung
                               pada kesejahteraan masyarakat sekitar.
238                            Paya Nie is a sustainable CSR initiative by PT Pupuk Iskandar Muda that integrates wetland ecosystem
                               rehabilitation in Bireuen Regency with social empowerment for local communities and former combatants.
                               Through the development of ecotourism and tree-planting activities, the program successfully aligns
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               green living principles with peacebuilding efforts. In addition to environmental conservation, the initiative
                               strengthens the local economy through MSE training and marketing support for local products, delivering
                               tangible improvements in community well-being.
Page 239
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                                       Penanaman Pohon
                                                                                                    Tree Planting




                                                           Penanaman
                                                           Planting of



                                                           35.050 5.153
                                                           mangrove                       pohon lainnya
                                                           mangroves                      other trees



    Karyawan PTPI terus menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan
    penanaman pohon. Aksi ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga wujud tanggung jawab sosial
    perusahaan dalam menjaga keseimbangan alam dan mendukung program penghijauan berkelanjutan.
    Pohon mangrove ditanam untuk memperkuat ekosistem pesisir dan mencegah abrasi, sedangkan pohon
    produktif dan pelindung ditanam di area sekitar perusahaan guna meningkatkan kualitas udara, memperkaya
    keanekaragaman hayati.
    PTPI employees continue to demonstrate a strong commitment to environmental sustainability through
    tree-planting initiatives. These activities not only reflect environmental awareness but also represent the
    Company’s social responsibility in preserving ecological balance and supporting long-term greening efforts.
    Mangrove trees are planted to strengthen coastal ecosystems and prevent abrasion, while productive and
    protective trees are planted around operational areas to improve air quality and enhance biodiversity.




Program Creating Shared Value (CSV)
Creating Shared Value (CSV) Program



Creating Shared Value (CSV) merupakan pendekatan           Creating Shared Value (CSV) is a strategic approach that
strategis dalam menempatkan isu sosial dan kelestarian     integrates social and environmental sustainability issues
lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari inti        into PTPI’s core operations. This concept positions
operasional PTPI. Konsep ini memosisikan keberhasilan      financial performance and collective well-being as
finansial dan kesejahteraan kolektif PTPI sebagai dua      mutually reinforcing outcomes. By aligning business
hal yang saling memperkuat. Dengan menyatukan              objectives with societal needs, PTPI builds stronger and
tujuan bisnis dengan kebutuhan sosial, PTPI mampu          more sustainable relationships within its surrounding
menjalin relasi yang lebih kokoh dan berkelanjutan         ecosystem. The implementation of CSV requires a long-
dengan ekosistem di sekitarnya. Implementasi CSV           term vision and close collaboration with stakeholders to
menuntut visi jangka panjang serta kemitraan yang          ensure the delivery of measurable value, both in terms
erat dengan pemangku kepentingan untuk memastikan          of economic performance and societal impact.                 239
tercapainya nilai tambah yang terukur, baik dari sisi
ekonomi maupun dampak kemasyarakatan.
                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 240
                                                                                                              Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                              Active Role in Community Empowerment




                                                                 Prinsip Utama CSV | Core Principles of CSV


                                 Rekonstruksi Produk dan Pasar             Produktivitas dalam Rantai
                                                                                                                         Rekonstruksi Produk dan Pasar
                                   Reconceiving Products and                          Nilai
                                                                                                                          Productivity in the Value Chain
                                           Markets                         Local Cluster Development


                                    Menghadirkan produk dan                     Meningkatkan efisiensi                     Berinvestasi dalam pendidikan,
                                      layanan yang menjawab                      operasional dengan                       infrastruktur, dan kesejahteraan
                                 kebutuhan masyarakat sekaligus           memperhatikan aspek sosial dan                   komunitas untuk menciptakan
                                  membuka peluang nilai ekonomi          lingkungan sehingga biaya dapat                     ekosistem yang mendukung
                                               baru.                        ditekan tanpa mengorbankan                          pertumbuhan bersama.
                                 Delivering products and services                   keberlanjutan.                              Investing in education,
                                 that address societal needs while        Enhancing operational efficiency                  infrastructure, and community
                                   creating new economic value                 by integrating social and                  well-being to build an ecosystem
                                           opportunities.                  environmental considerations,                     that supports shared growth.
                                                                         enabling cost optimization without
                                                                             compromising sustainability.




                               CSV bukan sekadar strategi bisnis, melainkan kerangka        CSV is not merely a business strategy, but a
                               kerja transformasi yang menjadikan Perusahaan                transformational framework that positions the Company
                               sebagai mitra pembangunan sosial dan lingkungan.             as a partner in social and environmental development.
                               Sepanjang tahun 2025, PTPI telah melaksanakan                Throughout 2025, PTPI implemented several CSV
                               beberapa program CSV, antara lain:                           programs, including:


                                                                            Community Action


                                                                                                Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI)
                                                                                                          Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI)




                                                                                                                           Penerima manfaat
                                                                                                                           Beneficiaries



240
                                 298                     160                                  45                                        40
                                 siswa                   kader kesehatan dan PKK              ibu rumah tangga                          petani
                                 students                health cadres and PKK members        housewives                                farmers
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                 150                     100                                  5                                         5
                                 lansia                  relawan karyawan PTPI                gapoktan                                  guru
                                 elderly individuals     PTPI employee volunteers             farmer group associations                 teachers
Page 241
                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




Berlokasi di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, program ini
bertujuan untuk:
1. Menumbuhkan kepedulian dan empati karyawan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial,
    pendidikan, pertanian, dan lingkungan di wilayah operasional;
2. Membangun budaya kolaborasi dan sinergi antara karyawan, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat
    untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan; dan
3. Mendorong penciptaan nilai bersama melalui kolaborasi insan perusahaan dalam pengembangan
    ekosistem program yang terintegrasi dengan rantai nilai perusahaan.
Program ini memberikan manfaat berupa:
1. Mengubah Perspektif: Karyawan tidak lagi hanya “orang kantor”, tapi mitra bagi petani.
2. Membangun Kemandirian: Masyarakat tidak hanya diberi bantuan, tapi diberi ilmu dan infrastruktur
    ekonomi.
3. Menjaga Masa Depan: Memastikan tanah tetap subur dan hubungan sosial tetap terjaga guna
    keberlanjutan industri pupuk.
Located in Sumbersewu Village, Muncar District, Banyuwangi Regency, East Java, AKSI aims to:
1. Foster employee awareness and empathy through direct involvement in social, educational, agricultural,
    and environmental activities within the operational area;
2. Strengthen a culture of collaboration and synergy among employees, the Company, the government,
    and communities to create sustainable social impact; and
3. Promote shared value creation through employee collaboration in developing a program ecosystem
    integrated with the Company’s value chain.
The program delivers the following benefits:
1. Shifting perspectives: Employees are no longer seen solely as office personnel, but as partners to
    farmers;
2. Building self-reliance: Communities are not only provided with assistance, but also equipped with
    knowledge and economic infrastructure; and
3. Safeguarding the future: Ensuring soil fertility and strong social cohesion to support the long-term
    sustainability of the fertilizer industry.



                                    Community Development


                                                                    Program Tajumase Hadakewa
                                                                          Tajumase Hadakewa Program




                                                   Penerima manfaat
                                                   Beneficiaries

                                                   256                              39
                                                   warga desa | village residents   petani | farmers               241


                                                   20                               12
                                                                                                                   2025 Sustainability Report




                                                   UMK | MSEs                       pengelola wisata
                                                                                    tourism operators
                                                   7
                                                   kader posyandu | posyandu cadres
Page 242
                                                                                                      Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                      Active Role in Community Empowerment




                               Berlokasi di Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT),
                               program ini bertujuan untuk:
                               1. Meningkatkan produktivitas lahan melalui sosialisasi pemupukan berimbang dengan prinsip 5T (Tepat
                                   Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara, dan Tepat Sasaran);
                               2. Mendorong diversifikasi sumber pendapatan masyarakat dengan membuka peluang ekonomi baru
                                   melalui pelatihan pengolahan hasil laut menjadi produk olahan bernilai tambah;
                               3. Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan sosial dari masyarakat melalui kegiatan pemeriksaan
                                   kesehatan gratis, sosialisasi gizi seimbang, serta pelatihan kader kesehatan desa agar terjadi peningkatan
                                   pemahaman pencegahan stunting dan pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa; dan
                               4. Memperkuat kapasitas individu dan kelompok masyarakat melalui berbagai pelatihan di bidang pertanian,
                                   kesehatan, dan perikanan.
                               Program ini memberikan manfaat berupa:
                               1. Memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pembentukan kelompok tani baru serta pemanfaatan lahan
                                   pertanian yang sebelumnya belum digarap;
                               2. Meningkatkan ekonomi keluarga dengan adanya diversifikasi usaha dari nelayan dengan mengolah hasil
                                   laut sehingga memberi menambah nilai ekonomis; dan
                               3. Mendorong partisipasi aktif warga, memperkuat gotong royong, serta melahirkan generasi baru petani
                                   yang berorientasi pada keberlanjutan.

                               Located in Hadakewa Village, Lebatukan District, Lembata Regency, East Nusa Tenggara (NTT), this program
                               aims to:
                               1. Enhance land productivity through socialization on balanced fertilization based on the 5T Right Principle
                                  (Right Type, Right Dosage, Right Time, Right Method, and Right Target);
                               2. Encourage income diversification by creating new economic opportunities through training on processing
                                  marine products into value-added goods;
                               3. Improve community health and social well-being through free health check-ups, nutrition awareness
                                  programs, and training for village health cadres to strengthen understanding of stunting prevention and
                                  basic healthcare services at the village level; and
                               4. Strengthen the capacity of individuals and community groups through various training programs in
                                  agriculture, health, and fisheries.
                               The program delivers the following benefits:
                               1. Strengthening local food security through the establishment of new farmer groups and the utilization of
                                  previously uncultivated agricultural land;
                               2. Improving household income through business diversification, enabling fishermen to process marine
                                  products into higher-value goods; and
                               3. Promoting active community participation, strengthening mutual cooperation, and fostering a new
                                  generation of farmers oriented toward sustainability.




242
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 243
                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                        Program Tajumase Wowong
                                                                              Tajumase Wowong Program




                                                     Penerima manfaat
                                                     Beneficiaries


                                                     39                               35
                                                     warga desa | village residents   petani | farmers


                                                     20                               12
                                                     kader kesehatan                  UMK | MSEs
                                                     health cadres

                                                     10                               1
                                                     pengelola Toko Pe-I              nelayan
                                                     Pe-I Shop operators              fisherman

Berlokasi di Desa Wowong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), program
ini bertujuan untuk:
1. Mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan dan membuka lahan baru untuk produksi pangan;
     dan
2. Membangun partisipasi aktif warga dan melahirkan generasi baru petani berorientasi keberlanjutan.
Program ini memberikan manfaat berupa:
1. Masyarakat yang lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan melalui pemanfaatan pekarangan
     dan pembukaan lahan baru; dan
2. Kemudahan bagi warga untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam budi daya
     pertanian dan pengolahan hasil laut sehingga tumbuh kemandirian dan keberlanjutan dalam pengelolaan
     sumber daya desa.

Located in Wowong Village, Omesuri District, Lembata Regency, East Nusa Tenggara (NTT), this program aims
to:
1. Encourage communities to utilize home yards and open new land for food production; and
2. Foster active community participation and cultivate a new generation of sustainability-oriented farmers.
Program ini memberikan manfaat berupa:
1. Increasing community self-sufficiency in meeting food needs through the utilization of home yards and the
    development of new agricultural land; and
2. Improving access for communities to acquire new knowledge and skills in agricultural cultivation and
    marine product processing, supporting greater independence and sustainable resource management at
    the village level.
                                                                                                                     243
                                                                                                                     2025 Sustainability Report
Page 244
                                                                                                        Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                        Active Role in Community Empowerment




                                                                                             Program Tajumase Sriwijaya Mataram
                                                                                                        Tajumase Sriwijaya Mataram Program




                                                                                        Penerima manfaat
                                                                                        Beneficiaries


                                                                                        500                             41
                                                                                        warga desa                      anggota kelompok tani
                                                                                        village residents               farmer group members


                                                                                        35                              20
                                                                                        kader posyandu                  anggota KWT Gemilang
                                                                                        posyandu cadres                 members of the Gemilang
                                                                                                                        Women Farmers Group
                                                                                        10
                                                                                        anggota KWT Srikandi
                                                                                        members of Srikandi Women
                                                                                        Farmers Group



                               Berlokasi di Desa Sriwijaya Mataram, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung,
                               program ini bertujuan untuk:
                               1. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian dalam meningkatkan produktivitas lahan melalui
                                   sosialisasi pemupukan berimbang dengan prinsip 5T (Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara,
                                   dan Tepat Sasaran), dan penerapan metode tumpang sari; dan
                               2. Mendorong diversifikasi sumber pendapatan masyarakat dengan membuka peluang ekonomi baru
                                   melalui pelatihan pengolahan hasil panen singkong menjadi produk olahan bernilai tambah.
                               Program ini memberikan manfaat berupa:
                               1. Peningkatan hasil pertanian; dan
                               2. Peningkatan ekonomi keluarga dengan adanya diversifikasi usaha dari KWT dengan mengolah hasil
                                   panen singkong sehingga memberi menambah nilai ekonomis.

                               Located in Sriwijaya Mataram Village, Bandar Mataram District, Central Lampung Regency, Lampung, this
                               program aims to:
                               1. Enhance agricultural productivity and efficiency by improving land output through outreach on balanced
                                   fertilization based on the 5T Right Principle (Right Type, Right Dosage, Right Time, Right Method, and Right
                                   Target), as well as the implementation of intercropping methods; and
                               2. Promote income diversification by creating new economic opportunities through training on processing
                                   cassava harvests into value-added products.
244                            The program delivers the following benefits:
                               1. Increasing agricultural yields; and
                               2. Improving household income through business diversification by women farmer groups, by processing
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                   cassava harvests into products with higher economic value.
Page 245
                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)




                                                                      Program Permaisuri Gresik
                                                                            Permaisuri Gresik Program




                                                    Penerima manfaat
                                                    Beneficiaries



                                                    12
                                                    anggota Kelompok Swadaya
                                                    Masyarakat (KSM) Permaisuri Hebat
                                                    members of the Permaisuri Hebat
                                                    Community Self-Help Group (KSM)


Berlokasi di Kelurahan Tlogopojok, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, program ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan pendapatan ekonomi kelompok rentan yang berada di sekitar industri; dan
2. Mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha KSM Permaisuri Hebat.
Program ini memberikan manfaat berupa:
1. Peningkatan ekonomi keluarga dengan adanya diversifikasi usaha dari KSM Permaisuri Hebat dengan
    mengolah kain perca sehingga menambah nilai ekonomis; dan
2. Memperkuat kapasitas individu dan kelompok masyarakat melalui berbagai pelatihan menjahit.

Located in Tlogopojok Subdistrict, Gresik Regency, East Java, this program aims to:
1. Increase the income of vulnerable groups in areas surrounding industrial operations; and
2. Promote the independence and sustainability of the Permaisuri Hebat Community Self-Help Group (KSM).
The program delivers the following benefits:
1. Improving household income through business diversification by the Permaisuri Hebat KSM, by
   transforming fabric scraps into products with higher economic value; and
2. Strengthening individual and community group capacities through various sewing training programs.




Sepanjang tahun 2025, PTPI               dengan pembagian untuk pilar sosial sebesar 53%, diikuti
mengalokasikan penyaluran dana           oleh pilar lingkungan sebesar 25%, pilar ekonomi sebesar
TJSL sebesar                             21%, dan pilar hukum sebesar 1%.
Throughout 2025, PTPI allocated CSR      distributed across the social pillar at 53%, followed by the
funds amounting to                       environmental pillar at 25%, the economic pillar at 21%, and
                                         the legal pillar at 1%.


Rp259.089                                                                                                       245
juta | million
                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 246
                                                                                                               Peran Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat
                                                                                                               Active Role in Community Empowerment




                               Evaluasi Program TJSL                            [OJK F.23] [GRI 203-2]

                               CSR Program Evaluation



                               Guna menjamin efektivitas serta penyempurnaan                      To ensure the effectiveness and continuous
                               program TJSL        pada      masa depan, PTPI                     improvement of its CSR programs, PTPI implements
                               menyelenggarakan       mekanisme       pengawasan                  ongoing monitoring and evaluation mechanisms. The
                               dan evaluasi yang dilakukan        secara kontinu.                 Company also actively monitors evolving local issues by
                               Perusahaan juga aktif memantau dinamika isu lokal                  strengthening engagement with stakeholders through
                               melalui penguatan koneksi dengan para pemangku                     regular dialogue and the use of strategic communication
                               kepentingan, yang diwujudkan melalui dialog berkala                channels to consistently capture community feedback.
                               serta pemanfaatan berbagai saluran komunikasi
                               strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara
                               rutin.



                               Social Return on Investment (SROI)
                               Social Return on Investment (SROI)

                               PTPI menggunakan Social Return on Investment (SROI)                PTPI applies the Social Return on Investment (SROI)
                               sebagai metode pengukuran dampak sosial. Metode                    methodology to measure social impact. This approach
                               ini berbasis pada capaian program dan dampak nyata                 is based on program outcomes and the tangible impacts
                               yang telah dinyatakan para pemangku kepentingan                    articulated by stakeholders, enabling a comprehensive
                               guna mengkaji pelaksanaan program TJSL Pupuk                       assessment of the Company’s CSR program
                               Indonesia. Pelaksanaan perhitungan SROI dilakukan                  implementation. The SROI calculation is conducted
                               melalui serangkaian tahapan yang terstruktur untuk                 through a series of structured stages to ensure that the
                               memastikan nilai sosial yang dihasilkan dapat terukur,             social value generated is measurable, comparable, and
                               dibandingkan, dan telah mencerminkan perubahan                     reflective of the changes delivered by PTPI in practice.
                               yang PTPI bawa di lapangan.


                                       Establishing Scope &                                                                Evidencing Outcomes and
                                                                                Mapping Outcomes
                                     Identifying Stakeholders                                                                   GIving a Value


                                                                                                                           Mengembangkan indikator
                                                                                                                         outcome, mengumpulkan data
                                   Memberi batas yang jelas atas
                                                                             Memetakan dampak dan                      outcome, serta menetapkan jadwal
                                    cakupan analisis pemetaan
                                                                            membuat theory of change.                   dan menghitung total outcome.
                                             dampak.
                                                                          Mapping impacts and developing                Developing outcome indicators,
                                   Defining clear boundaries for
                                                                                a theory of change.                       collecting outcome data, and
                                   the scope of impact mapping
                                                                                                                           establishing timelines and
                                             analysis.
                                                                                                                           calculating total outcomes.


                                                                                                                                Reporting, Using &
                                                  Establishing Impact & Calculate SROI
                                                                                                                                   Embedding

246
                                                                                                                            Menyajikan laporan untuk
                                                                                                                           pemangku kepentingan dan
                                    Memberi nilai finansial pada outcome dengan menyesuaikan konteks,
                                                                                                                          menggunakan hasilnya dalam
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                   memperhitungkan attribute, drop off, deadweight & displacement, serta
                                                                                                                           perumusan masukan kepada
                                                            menghitung rasio SROI
                                                                                                                                     Perusahaan.
                                   Assigning financial values to outcomes by contextualizing assumptions,
                                                                                                                        Presenting reports to stakeholders
                                   accounting for attribution, drop-off, deadweight, and displacement, and
                                                                                                                         and utilizing the results to inform
                                                           calculating the SROI ratio.
                                                                                                                       recommendations for the Company.
Page 247
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




Berdasarkan hasil SROI, PTPI telah berhasil              Based on the SROI results, PTPI has generated
menghasilkan manfaat yang signifikan pada tiga pilar     significant benefits across the three sustainability pillars.
keberlanjutan.


  Tajumase Lembata (Desa Hadakewa)                       Tajumase Lembata (Desa Wowong)
  Tajumase Lembata (Hadakewa Village)                    Tajumase Lembata (Wowong Village)

     2,51                                                   2,81

   Tajumase Giripurno (Desa Giripurno)                   Permaisuri Gresik
   Tajumase Giripurno (Giripurno Village)                Permaisuri Gresik

     1,13                                                   2,95



Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
Community Satisfaction Index (CSI)

PTPI menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat              PTPI uses the Community Satisfaction Index (CSI) as a
(IKM) sebagai instrumen strategis untuk mengukur         strategic instrument to assess program effectiveness
keberhasilan program berdasarkan kebutuhan,              based on the actual needs, expectations, and
harapan, dan aspirasi nyata penerima manfaat. Melalui    aspirations of beneficiaries. Through this measurement,
pengukuran ini, PTPI dapat memperoleh gambaran           PTPI gains a holistic view of program impact, capturing
holistik mengenai dampak kualitatif program yang         qualitative aspects such as community perceptions and
mencakup persepsi serta pengalaman masyarakat di         experiences beyond purely quantitative outcomes. As
luar capaian angka statistik semata. Dengan demikian,    such, the CSI serves as a key indicator in ensuring the
nilai IKM berfungsi sebagai indikator penting dalam      sustainability, relevance, and public legitimacy of the
menjamin keberlanjutan, relevansi, serta legitimasi      Company’s programs.
program di mata publik.

Nilai IKM menjadi skor nilai yang diberikan masyarakat   CSI represents a score assigned by beneficiaries to
sebagai penerima manfaat terhadap kualitas aktivitas     evaluate the quality of PTPI’s social responsibility
tanggung jawab sosial PTPI melalui pelaksanaan           activities through program implementation. CSI value is
program. Nilai IKM dihitung melalui 10 (sepuluh)         calculated based on 10 (ten) program implementation
unsur pelaksanaan program yang diadaptasi dari           elements adapted from Ministerial Regulation of
PERMENPANRB Nomor 14 Tahun 2017. Berikut adalah          Administrative and Bureaucratic Reform No. 14 of 2017.
hasil pencapaian nilai IKM PTPI:                         The following presents PTPI’s CSI achievement results:


  Tajumase Lembata (Desa Hadakewa)                          Tajumase Lembata (Desa Wowong)
  Tajumase Lembata (Hadakewa Village)                       Tajumase Lembata (Desa Wowong)

     96,71                                                     93,97

         Sangat Baik | Very Good                                   Sangat Baik | Very Good                               247

   Tajumase Giripurno (Desa Giripurno)                      Permaisuri Gresik
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




   Tajumase Giripurno (Desa Giripurno)                      Permaisuri Gresik


     97,06                                                     97,88
         Sangat Baik | Very Good                                   Sangat Baik | Very Good
Page 248
Pengelolaan
Dampak
Lingkungan dan
Perubahan Iklim
Environmental and Climate
Impact Management
Page 249

          
Page 250
                                                                                                 Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                 Environmental Impact Management and Climate Change




                               Pengelolaan dampak lingkungan dan perubahan iklim      The management of environmental and climate impacts
                               merupakan bagian dari strategi keberlanjutan PTPI      is an integral part of PTPI’s sustainability strategy
                               dalam memastikan operasi bisnis yang bertanggung       to ensure responsible operations and long-term
                               jawab dan berdaya saing jangka panjang. Sebagai        competitiveness. As a company operating in the fertilizer
                               perusahaan yang bergerak di sektor industri pupuk,     industry, PTPI recognizes that its operational activities
                               PTPI menyadari bahwa kegiatan operasional memiliki     are inherently linked to the use of natural resources,
                               keterkaitan langsung dengan penggunaan sumber          as well as the potential generation of emissions and
                               daya alam serta potensi timbulan emisi dan dampak      environmental impacts. This underscores the need for
                               lingkungan sehingga diperlukan pendekatan yang         a structured, measurable, and integrated approach
                               terstruktur, terukur, dan terintegrasi dalam setiap    across all stages of its business activities.
                               tahapan kegiatan usaha.

                               PTPI mengintegrasikan kebijakan lingkungan ke dalam    PTPI has embedded its environmental commitments
                               Kebijakan K3LH yang ditandatangani oleh Direktur       within the HSE Policy, endorsed by the President
                               Utama. Kebijakan ini menjadi pedoman bagi seluruh      Director. This policy serves as a guiding framework for
                               Insan Perusahaan serta pemangku kepentingan,           all Company employees and stakeholders, including
                               termasuk karyawan, mitra bisnis, pelanggan, dan        employees, business partners, customers, and other
                               pihak terkait lainnya. Kebijakan ini menegaskan        relevant parties. It affirms the Company’s commitment
                               komitmen Perusahaan untuk terus meningkatkan           to continuously enhancing environmental performance
                               kinerja lingkungan melalui inovasi, evaluasi rutin,    through innovation, regular evaluation, and the adoption
                               dan penerapan praktik terbaik guna meminimalkan        of best practices to minimize impacts on ecosystems.
                               dampak terhadap ekosistem. PTPI juga menetapkan        PTPI has also established measurable environmental
                               target pengelolaan lingkungan yang terukur, yang       management targets, supported by employee
                               pelaksanaannya didukung oleh program pelatihan bagi    training programs designed to strengthen awareness
                               karyawan guna memperkuat pemahaman atas dampak         of environmental impacts and reinforce individual
                               lingkungan dan tanggung jawab masing-masing dalam      accountability in contributing to the Company’s overall
                               mendukung pencapaian kinerja Perusahaan.               performance.




                               Strategi Operasi Hijau
                               Green Operations Strategy



                               Industri pupuk berperan penting dalam mendukung        The fertilizer industry plays a critical role in supporting
                               ketahanan pangan nasional melalui peningkatan          national food security by enhancing agricultural
                               produktivitas pertanian. Aktivitas ini mendorong       productivity. These activities drive land optimization,
                               optimalisasi lahan, peningkatan hasil panen, serta     increase crop yields, and contribute to economic
                               memberikan kontribusi ekonomi melalui penciptaan       growth through job creation and the advancement of
                               lapangan kerja dan pengembangan teknologi              agricultural technologies. At the same time, fertilizer
                               pertanian. Di sisi lain, proses produksi pupuk juga    production processes exert environmental pressures,
                               menimbulkan tekanan terhadap lingkungan, seperti       including conventional and greenhouse gas emissions,
                               emisi konvensional dan gas rumah kaca, konsumsi air    high water consumption, and the potential generation
250                            yang tinggi, serta potensi air limbah.                 of wastewater.

                               Prinsip operasi hijau menjadi landasan utama PTPI      Green operations principles are a core foundation
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               dalam mengendalikan dan mengelola dampak ke            for PTPI in managing and mitigating environmental
                               lingkungan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.   impacts through an integrated, end-to-end approach
                               Komitmen ini diwujudkan melalui langkah strategis      across its value chain. This commitment is reflected
                               yang menyeluruh, mulai dari peningkatan efisiensi      in comprehensive strategic measures, ranging from
                               energi dan proses produksi, penerapan teknologi yang   improving energy efficiency and optimizing production
Page 251
                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




lebih bersih dan rendah emisi, hingga pengelolaan       processes, to adopting cleaner and lower-emission
limbah yang bertanggung jawab dan memenuhi baku         technologies, and implementing responsible waste
mutu. Pendekatan tersebut juga mencakup upaya           management practices in compliance with applicable
meminimalkan dampak terhadap masyarakat di sekitar      standards. The approach also encompasses efforts
wilayah operasional serta edukasi kepada petani         to minimize impacts on communities surrounding
sebagai pengguna akhir agar pemanfaatan pupuk           operational areas, as well as initiatives to educate
dilakukan secara tepat dosis dan bijak. [OJK F.23]      farmers as end users to ensure fertilizers are applied in
                                                        appropriate and responsible dosages. [OJK F.23]

Sebagai bagian dari penguatan pengelolaan dampak,       As part of strengthening its impact management, PTPI
PTPI menerapkan metode life cycle assessment            applies a life cycle assessment (LCA) methodology
(LCA) dengan pendekatan cradle to grave untuk           using a cradle-to-grave approach to evaluate the
mengevaluasi dampak lingkungan produk pupuk             environmental impacts of its urea fertilizer products
urea pada seluruh tahapan siklus hidupnya, mulai dari   across all stages of their life cycle, from raw material
pengadaan bahan baku, proses produksi, distribusi,      sourcing and production processes to distribution,
penggunaan, hingga tahap akhir pengelolaan. Hasil LCA   usage, and end-of-life management. The LCA results
memberikan dasar kuantitatif untuk mengidentifikasi     provide a quantitative basis for identifying key
sumber dampak utama dan menentukan prioritas            impact drivers and determining priority areas for
perbaikan kinerja lingkungan. Saat ini, sekitar 100%    environmental performance improvement. To date,
produk pupuk urea telah dianalisis menggunakan LCA      100% of urea fertilizer products have undergone LCA
untuk memastikan evaluasi yang menyeluruh terhadap      analysis, ensuring a comprehensive evaluation of their
dampak lingkungannya.                                   environmental footprint.

Hasil evaluasi LCA tersebut menjadi landasan dalam      The LCA results serve as the foundation for the
penyusunan Environmental Product Declaration (EPD)      development of the Environmental Product Declaration
yang diterbitkan oleh EPD Southeast Asia sebagai        (EPD), issued by EPD Southeast Asia as a Type III
deklarasi pelabelan lingkungan Tipe III. Melalui EPD,   environmental labeling declaration. Through the
PTPI menyajikan profil dampak lingkungan produk yang    EPD, PTPI presents a transparent and independently
transparan dan terverifikasi sehingga meningkatkan      verified environmental impact profile of its products,
akuntabilitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi    strengthening accountability while delivering added
pemangku kepentingan.                                   value to stakeholders.




                                                                                                                     251
                                                                                                                     2025 Sustainability Report




PTPI memastikan implementasi Operasi Hijau berjalan     PTPI ensures the consistent and measurable
konsisten dan terukur dengan menetapkan strategi        implementation of its Green Operations by establishing
pengelolaan lingkungan sebagai berikut:                 the following environmental management strategies:
Page 252
                                                                                                        Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                        Environmental Impact Management and Climate Change




                               1.   Kepatuhan                                               1.   Compliance
                                    Memastikan     seluruh    kegiatan    operasional            PTPI ensures that all operational activities comply
                                    mematuhi     peraturan      perundang-undangan               with applicable environmental laws and regulations,
                                    di bidang lingkungan dan secara bertahap                     while progressively adopting standards that go
                                    mengadopsi standar yang melampaui ketentuan                  beyond minimum compliance requirements. The
                                    minimum (beyond compliance). Perusahaan                      Company maintains key environmental documents,
                                    memiliki dokumen lingkungan, seperti Analisis                including Environmental Impact Assessments
                                    Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan                       (EIA) and Environmental Management and
                                    Upaya Pengelolaan serta Pemantauan Lingkungan                Monitoring Efforts (UKL-UPL), and ensures the full
                                    Hidup (UKL-UPL), serta memastikan implementasi               implementation of all environmental management
                                    seluruh kewajiban pengelolaan dan pemantauan                 and monitoring obligations in accordance with
                                    lingkungan berjalan sesuai ketentuan.                        regulatory requirements.

                                    Area operasional PTPI telah dilakukan audit                  All PTPI operational areas have undergone
                                    lingkungan setiap tahun dengan cakupan sebesar               annual environmental audits, with 100% coverage.
                                    100%. Proses audit meliputi pemeriksaan pada                 These audits encompass reviews of regulatory
                                    aspek kepatuhan perizinan, pelaksanaan rencana               compliance, the implementation of environmental
                                    pengelolaan dan pemantauan, serta pengendalian               management and monitoring plans, and the control
                                    dampak lingkungan. Setiap temuan audit akan                  of environmental impacts. Audit findings are
                                    ditindaklanjuti melalui mekanisme perbaikan yang             systematically addressed through corrective action
                                    dipantau secara berkala hingga dinyatakan selesai            mechanisms, which are monitored regularly until
                                    tahun.                                                       completion within the reporting year.

                               2.   Praktik Terbaik dan Sertifikasi                         2.   Best Practices and Certification
                                    Menerapkan ISO 14001 dan ISO 50001 yang                      PTPI implements ISO 14001 and ISO 50001
                                    mencakup 100% dari seluruh kegiatan operasional              across 100% of its operations, establishing an
                                    sebagai kerangka pengelolaan lingkungan                      integrated, systematic, and continuous framework
                                    dan energi yang terintegrasi, sistematis, dan                for environmental and energy management.
                                    berkelanjutan. Penerapan kedua standar ini                   The application of these standards ensures that
                                    memastikan pengendalian dampak lingkungan,                   environmental impact control, energy efficiency
                                    peningkatan efisiensi energi, serta perbaikan kinerja        improvements, and performance enhancements are
                                    dilakukan secara terukur dan terdokumentasi.                 carried out in a measurable and well-documented
                                                                                                 manner.

                                    Selain itu, PTPI memenuhi Standar Industri Hijau             In addition, PTPI complies with Green Industry
                                    untuk produk amonia, pupuk urea, pupuk SP-36,                Standards for ammonia products, urea fertilizer,
                                    pupuk ZA, dan pupuk NPK, guna memperkuat                     SP-36 fertilizer, ZA fertilizer, and NPK fertilizer,
                                    efisiensi sumber daya dan daya saing produk yang             reinforcing resource efficiency and enhancing the
                                    lebih ramah lingkungan. Konsistensi implementasi             environmental competitiveness of its products.
                                    dijaga melalui audit oleh pihak ketiga independen            Implementation consistency is maintained through
                                    yang dilaksanakan setiap tahun untuk memastikan              annual independent third-party audits to ensure
                                    kesesuaian terhadap standar yang berlaku. Hasil              alignment with applicable standards. The results
                                    audit tersebut menjadi dasar penyusunan rencana              of these audits are the basis for follow-up action
                                    tindak lanjut dan perbaikan berkelanjutan, yang              plans and continuous improvement, with progress
252                                 dipantau secara berkala hingga seluruh temuan                monitored regularly until all findings are resolved in
                                    terselesaikan sesuai rekomendasi yang diberikan.             accordance with the recommendations provided.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               3.   Strategi Operasional Berkelanjutan                      3.   Sustainable Operational Strategy
                                    Meningkatkan efisiensi energi, bahan baku, dan               PTPI enhances the efficiency of energy, raw
                                    air, serta menekan emisi dan timbulan limbah                 materials, and water, while reducing emissions
                                    melalui optimalisasi proses produksi. Optimalisasi           and waste generation through the optimization of
                                    dilakukan dengan menerapkan prinsip rethink,                 production processes. These efforts are guided
Page 253
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




     reduce, reuse, recycle, dan recovery (5R) dalam           by the principles of rethink, reduce, reuse, recycle,
     kegiatan operasional, yang disertai upaya                 and recovery (5R), alongside initiatives to protect
     pelindungan keanekaragaman hayati di sekitar              biodiversity in areas surrounding its operations.
     wilayah kerja.

4.   Teknologi Ramah Lingkungan                          4.    Environmentally Friendly Technology
     Mengutamakan penggunaan teknologi proses                  PTPI prioritizes the use of energy-efficient and low-
     yang lebih hemat energi dan rendah emisi,                 emission process technologies, while equipping its
     serta melengkapi fasilitas produksi dengan unit           production facilities with pollution control systems
     pengendali pencemaran untuk memastikan limbah             to ensure that waste and emissions remain within
     dan emisi berada dalam batas baku mutu.                   regulatory quality standards.

5.   Pengembangan Produk Ramah Lingkungan                5.    Development of Environmentally Friendly
                                                               Products
     Mengembangkan produk pupuk yang lebih ramah               PTPI continues to develop more environmentally
     lingkungan, termasuk pupuk organik, pupuk hayati,         friendly fertilizer products, including organic
     biodekomposer, produk berbasis ekonomi sirkular,          fertilizers, biofertilizers, biodecomposers, circular
     enhanced efficiency fertilizer, sistem pertanian          economy-based products, enhanced efficiency
     presisi, bionitrogen N-Fix, urea hydroxyapatite           fertilizers, precision agriculture systems, bionitrogen
     nanohybrid, dan soil sensing kit.                         N-Fix, urea hydroxyapatite nanohybrids, and soil
                                                               sensing kits.

6.   Pendidikan dan Penyuluhan                           6.    Education and Socialization
     Melakukan penyuluhan secara berkala melalui               PTPI conducts regular socialization through
     program temu pelanggan dan layanan Mobil Uji              customer engagement programs and Mobile
     Tanah untuk mendorong pemupukan yang tepat                Soil Testing Unit services to promote precise and
     dosis dan efisien sehingga meminimalkan dampak            efficient fertilizer application. These initiatives aim
     lingkungan pada tahap penggunaan.                         to minimize environmental impacts at the product
                                                               use stage while supporting sustainable agricultural
                                                               practices.

Implementasi strategi tersebut menunjukkan hasil yang    The implementation of these strategies has delivered
konsisten. Sejak tahun 2020 hingga tahun pelaporan,      consistent results. From 2020 through the reporting
tidak terdapat pelanggaran terhadap peraturan            year, PTPI recorded no violations of environmental
lingkungan hidup di lingkungan PTPI. [GRI 2-27]          regulations across its operations. [GRI 2-27]

Kinerja pengelolaan lingkungan juga tecermin             Environmental management performance is also
dalam capaian Program Penilaian Peringkat Kinerja        reflected in the Company’s achievements under
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup            the Environmental Performance Rating Program
(PROPER), dengan perolehan PROPER periode 2024-          (PROPER), with the following results for the 2024–2025
2025 sebagai berikut:                                    assessment period:




                                                                                                                         253
                      PT Pupuk Kalimantan Timur                                 PT Petrokimia Gresik
                                                                                PT Pupuk Kujang
     PROPER Emas                                              PROPER Hijau
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




                                                                                PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
     Gold PROPER                                              Green PROPER
                                                                                PT Pupuk Iskandar Muda
Page 254
                                                                                                            Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                            Environmental Impact Management and Climate Change




                               Efisiensi Proses Produksi                            [OJK F.26]

                               Production Process Efficiency



                               Dalam rangka mengoptimalkan operasi Perusahaan,                   To optimize its operations, across business processes,
                               baik pada proses bisnis, peralatan, maupun                        equipment performance, and resource utilization, PTPI
                               pemanfaatan sumber daya, PTPI menetapkan strategi                 has established strategies to enhance production
                               peningkatan efisiensi dan keandalan produksi yang                 efficiency and reliability, in alignment with its
                               selaras dengan komitmen pengelolaan lingkungan.                   environmental management commitments.


                                    6. Various online
                                   monitoring systems                                                                              1. Plant Technical Audit
                                 such as Digital Fertilizer,
                                       i-Smart, etc.




                                                                             Menjaga Kinerja Pabrik                               2. Maintain Excellence
                                  5. Production Analytics                        yang Optimal                                       Through Predictive,
                                          Center                              Maintaining Optimal                                Preventive, and Corrective
                                                                                                                                       Maintenance
                                                                               Plant Performance




                                                                                                                                       3. Production
                                  4. Energy Management
                                                                                                                                     Management System
                                          System
                                                                                                                                         (SIMPRO)



                               Implementasi strategi tersebut diwujudkan melalui                 These strategies are realized through the following
                               inisiatif berikut:                                                initiatives:
                               1. Pemeliharaan Preventif dan Prediktif                           1. Preventive and Predictive Maintenance
                                    PTPI menerapkan manajemen pemeliharaan                             PTPI implements a maintenance management
                                    berbasis pemeliharaan preventif dan prediktif                      system based on preventive and predictive
                                    melalui inspeksi serta perawatan berkala untuk                     approaches, supported by routine inspections
                                    menjaga keandalan peralatan, memperpanjang                         and scheduled maintenance to ensure equipment
                                    umur aset, menekan konsumsi energi, dan                            reliability, extend asset life, reduce energy
                                    mengurangi potensi emisi.                                          consumption, and minimize potential emissions.
                               2. Revitalisasi Pabrik                                            2. Plant Revitalization
                                    PTPI melakukan pemutakhiran teknologi pada                         PTPI has undertaken technology upgrades at
                                    pabrik yang telah beroperasi lama, termasuk PKT                    aging plants, including PKT 1 in Bontang and Pusri
                                    1 di Bontang dan Pusri 2 di Palembang. Revitalisasi                2 in Palembang. These revitalization efforts have
                                    ini telah berhasil meningkatkan produktivitas                      improved productivity while reducing energy
                                    sekaligus menurunkan konsumsi energi hingga 14                     consumption by up to 14 MMBtu per ton of product.
254                                 MMBtu/ton produk.
                               3. Optimalisasi Pemanfaatan Gas                                   3.   Optimization of Gas Utilization
                                    PTPI meningkatkan efisiensi penggunaan gas                        PTPI enhances the efficiency of gas utilization
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                    sebagai bahan baku dan sumber energi melalui                      as both feedstock and energy source through
                                    penguatan manajemen produksi, optimalisasi                        strengthened production management, optimized
                                    pelaksanaan turn around, serta penerapan sistem                   turnaround execution, and the implementation of
                                    pemantauan real time untuk memperbaiki rasio                      real-time monitoring systems to improve the energy
                                    konsumsi energi/ton produk.                                       consumption per ton of product ratio.
Page 255
                                                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Energi                  [GRI 302-1, 302-2, 302-3, 302-4, 302-5] [OJK F.6, F.7] [RT-CH-130a.1]

Energy



Sebagai industri dengan karakteristik padat energi,                                             As an energy-intensive industry, fertilizer production
proses produksi pupuk membutuhkan pasokan energi                                                requires a substantial and stable energy supply across
yang besar dan stabil pada setiap tahapan, mulai dari                                           all stages, from raw material processing and ammonia
pengolahan bahan baku, sintesis amonia, produksi                                                synthesis to urea production and product distribution.
urea, hingga distribusi produk. Tingginya kebutuhan                                             This high level of energy demand makes efficiency a
energi tersebut menjadikan efisiensi sebagai faktor                                             critical factor in sustaining operations, managing cost
penentu keberlanjutan operasional, struktur biaya, dan                                          structures, and maintaining product competitiveness in
daya saing produk di pasar. [GRI 3-3]                                                           the market. [GRI 3-3]

PTPI mengelola energi secara terstruktur dengan                                                 PTPI manages energy in a structured manner, in
mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik                                                      alignment with Government Regulation No. 33 of
Indonesia Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi                                                2023 on Energy Conservation, as well as ISO 50001
Energi serta ISO 50001 Sistem Manajemen Energi.                                                 Energy Management Systems. These standards are
Penerapan standar ini dilakukan di seluruh unit                                                 implemented across all production units to ensure
produksi untuk memastikan pengendalian konsumsi,                                                effective control of energy consumption, performance
pemantauan kinerja, serta perbaikan berkelanjutan                                               monitoring, and continuous improvement based on
berbasis data dan evaluasi periodik. [GRI 3-3]                                                  data-driven insights and periodic evaluations. [GRI 3-3]

Sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen                                                  As part of strengthening its energy management
energi, Perusahaan menyelenggarakan pelatihan dan                                               system, the Company conducts structured training and
sosialisasi efisiensi energi secara terstruktur kepada                                          socialization on energy efficiency for employees across
karyawan di unit produksi dan pendukung. Materi                                                 production and supporting units. The training covers
mencakup pengendalian konsumsi energi, identifikasi                                             energy consumption control, identification of efficiency
peluang penghematan, serta peran individu dalam                                                 opportunities, and the role of individuals in achieving
mendukung target penurunan intensitas energi.                                                   energy intensity reduction targets.

PTPI melakukan pemantauan dan evaluasi progres                                                  PTPI monitors and evaluates energy reduction progress
pengurangan energi secara berkala setiap bulan.                                                 monthly. The evaluation results serve as the basis
Hasil evaluasi menjadi dasar penyesuaian rencana                                                for adjusting work plans, allocating resources, and
kerja, alokasi sumber daya, dan intervensi teknis guna                                          implementing technical interventions to ensure that
memastikan target efisiensi tercapai.                                                           efficiency targets are achieved.

Pada tahun pelaporan, total konsumsi energi tercatat                                            During the reporting year, total energy consumption
sebesar 132.856.772 GJ, meningkat 5,59% dibandingkan                                            reached 132,856,772 GJ, representing an increase of
tahun sebelumnya, yakni sebesar 125.827.719 GJ.                                                 5.59% compared to the previous year’s 125.827.719 GJ.
Perubahan ini dipengaruhi oleh peningkatan jumlah                                               This change was primarily driven by higher production
produksi pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.                                               volumes in 2025 compared to 2024. [GRI 302-1] [OJK F.6]
[GRI 302-1] [OJK F.6]



Pelaporan konsumsi energi difokuskan pada seluruh                                               Energy consumption reporting covers all activities within
aktivitas yang berlangsung di dalam batas operasional                                           the Company’s operational boundaries. Indirect energy        255
perusahaan. Konsumsi energi tidak langsung dari                                                 consumption from third-party logistics and supply
kegiatan logistik pihak ketiga maupun rantai pasok                                              chain activities has not been included, as materiality
                                                                                                                                                             2025 Sustainability Report




belum dicatat karena berdasarkan kajian materialitas                                            assessments indicate that their contribution is not
kontribusinya dinilai tidak signifikan terhadap total                                           significant to the Company’s total energy consumption.
konsumsi energi Perusahaan. [GRI 302-2] [OJK F.6]                                               [GRI 302-2] [OJK F.6]
Page 256
                                                                                                      Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                      Environmental Impact Management and Climate Change




                               Efisiensi penggunaan energi diukur melalui intensitas       Energy efficiency is measured through energy intensity,
                               energi, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan untuk           defined as the amount of energy required to produce
                               menghasilkan satu ton produk. Penghitungan dilakukan        one ton of product. This is calculated by dividing
                               dengan membagi total konsumsi energi dalam                  total energy consumption, in GJ or MMBtu, by total
                               satuan GJ atau MMBtu dengan total volume produksi           production volume in tons during the reporting year.
                               dalam satuan ton pada tahun pelaporan. Parameter            The parameter includes fuel and electricity usage for
                               ini mencakup penggunaan bahan bakar dan listrik             ammonia and urea production, in line with the KPI
                               untuk produksi amonia dan urea sesuai matriks KPI           matrix of the Ministry of SOEs. [GRI 302-3]
                               Kementerian BUMN. [GRI 302-3]

                               Pada tahun 2025, intensitas energi produksi amonia          In 2025, the energy intensity of ammonia production
                               tercatat sebesar 37,76 GJ/ton, menurun dibandingkan         was recorded at 37.76 GJ per ton, decreasing from
                               tahun sebelumnya sebesar 38,02 GJ/ton. Sementara            38.02 GJ per ton in the previous year. Meanwhile, the
                               itu, intensitas energi produksi urea tercatat sebesar       energy intensity of urea production was recorded at
                               29,13 GJ/ton, menurun dibandingkan 29,84 GJ/ton pada        29.13 GJ per ton, decreasing from 29.84 GJ per ton in
                               tahun sebelumnya. [GRI 302-3] [OJK F.6]                     the prior year. [GRI 302-3] [OJK F.6]

                               Dibandingkan dengan baseline tahun 2019, kebutuhan          Compared to the 2019 baseline, energy consumption
                               energi per ton amonia pada tahun pelaporan berada           per ton of ammonia in the reporting year was either
                               pada posisi lebih tinggi atau lebih rendah. Perubahan       higher or lower, depending on operational conditions.
                               ini dipengaruhi oleh stabilitas pasokan gas dan utilitas,   These fluctuations were influenced by the stability
                               serta tingkat keandalan operasi pabrik. Operasi di          of gas and utility supply, as well as plant reliability.
                               bawah kapasitas optimal menyebabkan konsumsi                Operations below optimal capacity tend to increase
                               energi per ton meningkat karena beban utilitas dasar        energy consumption per ton, as base utility loads remain
                               tetap berjalan meskipun volume produksi menurun. [GRI       constant even when production volumes decline. [GRI
                               302-5]                                                      302-5]



                               Sebagai bagian dari strategi menuju ekonomi rendah          As part of its transition energy transformation toward
                               karbon, PTPI mendorong transformasi energi melalui          a low-carbon economy, PTPI is advancing three key
                               tiga fokus utama, yaitu peningkatan pemanfaatan energi      focus areas: increasing the use of renewable energy,
                               terbarukan, optimalisasi bahan bakar dan utilitas, serta    optimizing fuel and utility consumption, and modernizing
                               modernisasi teknologi produksi. Langkah ini diarahkan       production technologies. These initiatives are designed
                               untuk menekan emisi sekaligus meningkatkan efisiensi        to reduce emissions while improving cost efficiency.
                               biaya produksi.

                               Melalui berbagai program efisiensi dan konservasi           Through various energy efficiency and conservation
                               energi, Perusahaan mencatat penurunan konsumsi              programs, the Company recorded a reduction in
                               energi sebesar 41.536.544 GJ, meningkat 26,42%              energy consumption of 41,536,544 GJ, an increase
                               dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 32.830.527            of 26.42% compared to the previous year’s reduction
                               GJ. Pengurangan konsumsi energi tersebut mencakup           of 32,830,527 GJ. The reduction covered all energy
                               seluruh konsumsi energi pada kegiatan operasional           consumption across the Company’s operational
                               Perusahaan. Perhitungan pengurangan energi dilakukan        activities. The calculation of energy reduction was
                               dengan membandingkan konsumsi energi tahun                  conducted by comparing the current year’s energy
                               berjalan terhadap konsumsi energi tahun sebelumnya          consumption with that of the previous year to evaluate
256                            untuk mengevaluasi efektivitas implementasi program         the effectiveness of the implementation of energy
                               efisiensi energi. [GRI 302-4] [OJK F.7]                     efficiency programs. [GRI 302-4] [OJK F.7]
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Inisiatif yang dilaksanakan untuk menurunkan                The initiatives implemented to reduce energy
                               penggunaan energi meliputi: [GRI 302-4] [OJK F.7]           consumption include: [GRI 302-4] [OJK F.7]
                               1. Perubahan tahapan dan mode start-up pabrik               1. Adjustment of plant start-up stages and modes to
                                    untuk mempercepat durasi start-up sehingga dapat           shorten start-up duration and reduce gas energy
                                    menghemat konsumsi energi gas;                             consumption;
Page 257
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




2.    Optimasi pemanfaatan purge gas pabrik amonia;         2.    Optimization of purge gas utilization in ammonia
                                                                  plants;
3.    Pengaturan operasional turbin untuk menurunkan        3.    Operational adjustments of turbines to reduce
      konsumsi energi steam;                                      steam energy consumption;
4.    Optimasi panas di primary reformer;                   4.    Heat optimization in the primary reformer;
5.    Optimasi waktu penggantian katalis untuk menjaga      5.    Optimization of catalyst replacement timing to
      efisiensi energi;                                           maintain energy efficiency;
6.    Revitalisasi pabrik untuk meningkatkan efisiensi      6.    Plant revitalization to improve equipment and
      peralatan dan proses;                                       process efficiency;
7.    Pelaksanaan audit pabrik pada unit amonia, urea,      7.    Implementation of plant audits across ammonia,
      utilitas, dan NPK guna mengidentifikasi potensi             urea, utilities, and NPK units to identify energy-
      penghematan energi;                                         saving opportunities;
8.    Optimalisasi operasi melalui penerapan sistem         8.    Operational        optimization      through      the
      manajemen produksi;                                         implementation of production management
9.    Modifikasi dan interkoneksi antarpabrik untuk               systems;
      meningkatkan pemanfaatan utilitas;                    9.    Modification and interconnection between plants
10.   Pengendalian konsumsi listrik di area non produksi,         to enhance utility utilization;
      termasuk pengurangan penggunaan pendingin             10.   Control of electricity consumption in non-production
      udara;                                                      areas, including reduced use of air conditioning;
11.   Penerapan disiplin operasional dengan mematikan       11.   Enforcement of operational discipline by shutting
      peralatan ketika tidak digunakan;                           down equipment when not in use;
12.   Pemasangan pembangkit listrik tenaga surya atap       12.   Installation of rooftop solar power systems in office
      di area perkantoran; dan                                    areas; and
13.   Penggantian fasilitas lama dengan teknologi yang      13.   Replacement of legacy facilities with technologies
      memiliki konsumsi energi lebih rendah per ton               that offer lower energy consumption per ton of
      produk.                                                     product.




Material           [GRI 301-1, 301-2, 301-3] [OJK F.5]

Materials



Produksi pupuk PTPI memanfaatkan kombinasi                  PTPI’s fertilizer production utilizes a combination of
bahan baku terbarukan dan tidak terbarukan. Bahan           renewable and non-renewable materials. Renewable
terbarukan meliputi udara dan air, sedangkan bahan          inputs include air and water, while non-renewable
tidak terbarukan, antara lain, gas alam dan mineral         materials include natural gas and certain minerals.
tertentu. Seluruh material tersebut diproses menjadi        These materials are processed into fertilizers containing
pupuk yang mengandung unsur hara utama, yaitu               key nutrients, namely nitrogen (N), phosphorus (P), and
nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), yang berperan     potassium (K), which are essential for supporting plant
penting dalam mendukung pertumbuhan dan                     growth and productivity. [GRI 3-3]
produktivitas tanaman. [GRI 3-3]

Pada pupuk urea, unsur nitrogen diperoleh dari              In urea production, nitrogen is derived from ammonia
amonia (NH₃) yang dihasilkan melalui pengolahan             (NH₃), which is produced through the processing of            257
udara, air, dan gas alam. Sementara itu, pupuk NPK          air, water, and natural gas. Meanwhile, NPK fertilizers
mengkombinasikan nitrogen yang bersumber dari               combine nitrogen sourced from ammonia, urea, and
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




amonia, urea, dan ammonium sulfat (ZA); fosfor dari         ammonium sulfate (ZA); phosphorus from diammonium
diammonium phosphate (DAP), asam fosfat, dan batuan         phosphate (DAP), phosphoric acid, and phosphate rock;
fosfat; serta kalium dari KCl. Penggunaan pupuk yang        and potassium from KCl. The appropriate application of
tepat dosis menjadi faktor penting agar manfaat             fertilizers remains critical to ensuring optimal agronomic
agronomis tetap optimal tanpa menimbulkan risiko            benefits while minimizing risks of water pollution and
pencemaran air maupun peningkatan emisi.                    increased emissions.
Page 258
                                                                                                             Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                             Environmental Impact Management and Climate Change




                               Sepanjang tahun pelaporan, pemanfaatan udara sebagai            During the reporting year, the use of air as a renewable
                               bahan baku terbarukan mencapai 6.125.612.954 Nm3                raw material reached 6,125,612,954 Nm³, equivalent to
                               atau setara 40% dari total produksi amonia, urea, dan           40% of total ammonia, urea, and NPK production. In the
                               NPK. Dalam proses produksi urea, bahan baku utama               urea production process, primary inputs such as liquid
                               berupa amonia cair dan CO2 digunakan hingga habis               ammonia and CO₂ are fully consumed, resulting in no
                               sehingga tidak terdapat material yang dapat didaur              materials available for recycling. In NPK production,
                               ulang. Adapun pada produksi NPK, PTPI memanfaatkan              PTPI utilized 65,555 tons of recycled materials,
                               material daur ulang sebesar 65.555 ton atau sekitar             representing approximately 1.55% of total NPK raw
                               1,55% dari total kebutuhan bahan baku NPK. [GRI 301-1, 301-2]   material requirements. [GRI 301-1, 301-2]

                               Selama periode pelaporan, tidak terdapat produk                 During the reporting period, there were no reclaimed
                               reclaimed, yaitu produk maupun kemasan yang                     products, defined as products or packaging collected
                               dikumpulkan kembali untuk digunakan ulang atau                  for reuse or recycling after the end of their useful life.
                               didaur ulang setelah masa manfaatnya berakhir. [GRI 301-3]      [GRI 301-3]




                               Strategi Pengelolaan Bahan Kimia [RT-CH-410b.2]
                               Chemical Management Strategy

                               PTPI menerapkan sistem manajemen bahan kimia yang               PTPI implements a robust chemical management
                               ketat untuk memastikan seluruh tahapan, mulai dari              system to ensure that all stages, from procurement,
                               pengadaan, transportasi dan distribusi, penyimpanan,            transportation and distribution, storage, and usage
                               penggunaan, hingga pengelolaan limbah, dilaksanakan             to waste management are carried out safely and
                               secara aman dan bertanggung jawab.                              responsibly.

                               Strategi yang diterapkan meliputi:                              The strategy includes the following:
                               1. Kepatuhan terhadap regulasi                                  1. Regulatory compliance
                                    Memastikan seluruh bahan kimia yang digunakan                  Ensuring that all chemicals used comply with
                                    memenuhi ketentuan peraturan nasional serta                    applicable national regulations, as well as relevant
                                    standar keselamatan dan lingkungan yang berlaku.               safety and environmental standards.
                               2. Pengendalian risiko                                          2. Risk control
                                    Melakukan identifikasi dan evaluasi risiko                     Conducting       systematic     identification  and
                                    terhadap bahan kimia dalam proses produksi serta               assessment of chemical-related risks within
                                    menerapkan langkah pencegahan dan mitigasi                     production     processes,     followed       by  the
                                    risiko secara sistematis.                                      implementation of preventive and mitigation
                                                                                                   measures.
                               3.   Pengadaan dan pembelian                                    3. Procurement and purchasing
                                    Memastikan bahan kimia yang dibeli sesuai                      Ensuring that all procured chemicals align with
                                    kebutuhan operasional dan dilengkapi Lembar                    operational requirements and are accompanied by
                                    Data Keselamatan Bahan (LDKB).                                 Material Safety Data Sheets (MSDS).
                               4.   Penyimpanan                                                4. Storage
                                    Menyimpan bahan kimia sesuai karakteristiknya                  Storing chemicals according to their specific
                                    dalam wadah yang tepat dan tertutup untuk                      characteristics in appropriate, sealed containers to
                                    mencegah kebocoran maupun kontaminasi.                         prevent leakage and contamination.
258                            5.   Penggunaan                                                 5. Usage
                                    Mewajibkan penggunaan alat pelindung diri (APD)                Requiring the use of personal protective equipment
                                    serta penerapan prosedur kerja aman dalam setiap               (PPE) and adherence to safe work procedures in all
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                    aktivitas penanganan bahan kimia.                              chemical handling activities.
                               6.   Pengelolaan limbah dan emisi                               6. Waste and emissions management
                                    Mengoptimalkan teknologi pengolahan limbah                     Optimizing waste treatment technologies to
                                    untuk menekan dampak residu bahan kimia                        minimize the environmental impact of chemical
                                    terhadap lingkungan.                                           residues.
Page 259
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




7.   Pelatihan dan peningkatan kesadaran                    7.   Training and awareness
     Memberikan edukasi dan pelatihan kepada                     Providing employees with education and training
     karyawan terkait prosedur penanganan bahan                  on safe chemical handling procedures to minimize
     kimia yang aman guna meminimalkan risiko                    health and environmental risks.
     kesehatan dan lingkungan.

Selain pengendalian operasional, PTPI mendorong             In addition to operational controls, PTPI advances the
pengembangan produk yang lebih ramah lingkungan             development of more environmentally friendly products
melalui kegiatan riset dan inovasi. Perusahaan              through research and innovation initiatives. The
mengembangkan pupuk berbasis teknologi yang                 Company develops technology-based fertilizers that
meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara                enhance nutrient absorption efficiency in plants, thereby
oleh tanaman sehingga dapat mengurangi potensi              reducing the potential for environmental pollution.
pencemaran.

Upaya pengurangan bahan kimia berisiko juga                 Efforts to reduce the use of hazardous chemicals
dilakukan melalui substitusi dengan alternatif yang lebih   are also pursued through substitution with safer
aman. Contohnya adalah penggunaan pewarna urea              alternatives. These include the use of organic-based
berbasis organik serta penggantian coating powder           urea dyes and the replacement of silica-based NPK
NPK berbasis silika menjadi berbasis dolomit yang lebih     coating powder with dolomite-based materials that
aman bagi kesehatan. Dalam pengembangannya, PTPI            are safer for health. In advancing these initiatives, PTPI
bekerja sama dengan lembaga penelitian, akademisi,          collaborates with research institutions, academia, and
dan mitra industri untuk memastikan inovasi yang            industry partners to ensure that its innovations remain
dihasilkan selaras dengan prinsip keberlanjutan.            aligned with sustainability principles.



Produk dan Penilaian Bahaya [RT-CH-410b.1]
Product and Hazard Assessment

PTPI mengelola penggunaan bahan kimia dalam produk          PTPI manages the use of chemicals in its products in
dengan mengacu pada Sistem Harmonisasi Global               accordance with the Globally Harmonized System of
Klasifikasi dan Label pada Bahan Kimia (GHS). Evaluasi      Classification and Labelling of Chemicals (GHS). Internal
internal menunjukkan bahwa persentase produk yang           evaluations indicate that the proportion of products
mengandung bahan berbahaya dan beracun pada                 containing hazardous and toxic substances under
kategori 2, 3, 4, dan 5 berada dalam batas aman             Categories 2, 3, 4, and 5 remains within safe limits as
sesuai ketentuan regulasi. Setiap potensi risiko telah      defined by applicable regulatory requirements. All
diidentifikasi dan dikendalikan untuk memastikan            potential risks have been identified and controlled to
keamanan dalam penggunaan maupun penyimpanan                ensure the safe use and storage of these substances.
bahan.

Seluruh produk PTPI juga melalui proses penilaian           All PTPI products also undergo hazard and risk
bahaya dan risiko sesuai standar keselamatan                assessments in line with chemical safety and
bahan kimia dan lingkungan. Penilaian ini mencakup          environmental standards. These assessments include
analisis dampak terhadap kesehatan manusia, dan             analyses of potential impacts on human health and
ekosistem, serta penetapan langkah pencegahan               ecosystems, as well as the establishment of necessary
dan mitigasi yang diperlukan. Selain itu, PTPI sedang       preventive and mitigation measures. In addition, PTPI is     259
mengembangkan QR Code pada kemasan produk                   currently developing QR code on product packaging that
yang menyediakan informasi Safety Data Sheet (SDS)          provides product’s Safety Data Sheet (SDS) information
                                                                                                                         2025 Sustainability Report




produk untuk meningkatkan pemahaman pelanggan               to enhance customers’ understanding of safety and
terkait keselamatan dan penanganan produk. Melalui          product handling. Through this approach, PTPI ensures
pendekatan tersebut, PTPI memastikan produk                 that its products are used in accordance with technical
digunakan sesuai rekomendasi teknis dan mendukung           recommendations and support responsible agricultural
praktik pertanian yang bertanggung jawab.                   practices.
Page 260
                                                                                                            Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                            Environmental Impact Management and Climate Change




                               Air     [OJK F.8]

                               Water



                               Air merupakan salah satu sumber daya utama dalam               Water is a critical resource in fertilizer industry
                               aktivitas operasional industri pupuk. Selain digunakan         operations. In addition to serving as a raw material,
                               sebagai bahan baku, air dimanfaatkan dalam berbagai            water is utilized across multiple stages of the production
                               tahapan proses produksi, yaitu: [GRI 3-3, 303-1]               process, including: [GRI 3-3, 303-1]
                               • Pengolahan bahan baku;                                       • Raw material processing
                               • Proses pendinginan;                                          • Cooling processes
                               • Pelarutan, pembersihan, dan pemeliharaan peralatan;          • Dissolution, cleaning, and equipment maintenance
                                 serta
                               • Keperluan umum di pabrik.                                    • General plant operations

                               Air yang digunakan PTPI berasal dari berbagai sumber,          PTPI sources water from various origins, including
                               yaitu air tanah, air sungai, serta sumber alternatif seperti   groundwater, river water, and alternative sources such
                               air laut, air hujan, dan air hasil daur ulang limbah cair.     as seawater, rainwater, and recycled wastewater. The
                               PTPI mengupayakan pemanfaatan air secara bijaksana             Company is committed to the prudent use of water to
                               guna menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat           safeguard the availability of clean water for communities
                               dan generasi mendatang. [GRI 303-1]                            and future generations. [GRI 303-1]

                               Pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab             Responsible water resource management forms an
                               merupakan bagian dari evaluasi dampak lingkungan               integral part of PTPI’s environmental impact assessment,
                               yang dilakukan oleh PTPI dalam menetapkan tujuan               supporting the establishment of water management
                               serta target pengelolaan air melalui berbagai langkah,         objectives and targets through the following measures:
                               di antaranya: [GRI 303-1]                                      [GRI 303-1]

                               1. Menyusun AMDAL atau UKL-UPL sebelum                         1.    Preparing EIA or UKL-UPL prior to development
                                    pembangunan di kawasan industri. Hasil analisis                 in industrial areas. The assessment results and
                                    dan perizinan menunjukkan bahwa area operasional                permits indicate that operational areas are not
                                    tidak berada di wilayah yang mengalami stres air                located in water-stressed regions, and therefore do
                                    sehingga tidak memerlukan program pengendalian                  not require specific control or restoration programs.
                                    dan restorasi khusus.
                               2. Melengkapi izin lingkungan dan mengelola                    2.    Securing environmental permits and managing
                                    seluruh aktivitas terkait pemenuhan kebutuhan air               all water-related activities in compliance with
                                    sesuai peraturan perundang-undangan sehingga                    applicable regulations to prevent significant impacts
                                    tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap                    on ecosystems and surrounding communities.
                                    ekosistem dan masyarakat sekitar.
                               3. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-                   3.    Implementing regulatory requirements and Green
                                    undangan serta Standar Industri Hijau yang                      Industry Standards established by the Ministry of
                                    dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian.                    Industry.
                               4. Mengolah air baku di instalasi pengolahan air (IPA)         4.    Treating raw water through water treatment
                                    untuk memenuhi standar mutu limbah industri                     plants (WTP) to meet industrial wastewater quality
                                    sebelum disalurkan ke badan air sesuai dengan                   standards before discharge into water bodies, in
                                    perizinan yang diberikan.                                       accordance with granted permits.
260
                               Sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya           As part of its water resource management strategy,
                               air, PTPI menetapkan target pengelolaan air.                   PTPI has established water management targets.
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 261
                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




                  Target Tahun 2025                             Pencapaian Tahun 2025 [GRI 303-3] [OJK F.8] [RT-CH-140a.1
                    Target in 2025                                           Achievement in 2025



   Pengambilan air permukaan berupa air tawar sebesar           Pengambilan air permukaan berupa air tawar sebesar
                    80.484 megaliter                                             78.552 megaliter
      Freshwater surface water withdrawal of 80,484                Freshwater surface water withdrawal of 78,552
                       megaliters                                                   megaliters




Untuk mencapai target tersebut, PTPI juga                  To achieve these targets, PTPI also implements various
melaksanakan berbagai inisiatif untuk meningkatkan         initiatives to enhance water use efficiency, including:
efisiensi penggunaan air, antara lain:
1. Melaksanakan audit air setiap tiga tahun sekali;        1.   Conducting water audits every three years;
2. Penggunaan kembali process condensate dan               2.   Reusing process condensate and steam
     steam condensate; dan                                      condensate; and
3. Pemanfaatan neutralized water effluent treatment        3.   Utilizing neutralized water effluent treatment in the
     di unit purified gypsum.                                   purified gypsum unit.




                                                                78.686
             Konsumsi air berasal dari sumber                                               megaliter
             alternatif [GRI 303-5]                                                         megaliters

             Water consumption from alternative
             sources [GRI 303-5]
                                                                52,28%

PTPI menerapkan berbagai langkah pengelolaan               PTPI implements various measures to manage the
dampak pembuangan air untuk menjaga kualitas badan         impacts of water discharge in order to maintain water
air sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem            body quality and support the sustainability of aquatic
perairan, antara lain: [GRI 303-2] [RT-CH-140a.3]          ecosystems, including: [GRI 303-2] [RT-CH-140a.3]
1. Pemantauan air limbah                                   1. Wastewater Monitoring
    Melaksanakan pemantauan kualitas air limbah                Conducting regular wastewater quality monitoring,
    secara berkala baik pemantauan harian oleh                 including daily monitoring by internal teams and
    internal Perusahaan dan pemantauan bulanan                 monthly testing by independent laboratories
    oleh laboratorium independen terakreditasi Komite          accredited by the National Accreditation
    Akreditasi Nasional (KAN).                                 Committee.
2. Pembuangan air limbah                                   2. Wastewater Discharge
    Memenuhi standar baku mutu air limbah sesuai izin          Ensuring compliance with wastewater quality
    pembuangan yang tercantum dalam keputusan                  standards in accordance with discharge permits
    Dinas Lingkungan Hidup atau Kementerian                    issued by the Environmental Agency or the Ministry
    Lingkungan Hidup serta peraturan yang berlaku.             of Environment, as well as applicable regulations.
3. Pengelolaan endapan (sludge)                            3. Sludge Management
    Mengolah air limbah dan endapan (sludge)                   Treating wastewater and sludge through wastewater
    di instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang             treatment plants (WWTP), with subsequent handling             261
    selanjutnya dikelola oleh pihak ketiga yang memiliki       by licensed third-party providers.
    izin resmi.
                                                                                                                             2025 Sustainability Report




4. Pelaporan                                               4.   Reporting
    Melaporkan dampak pengambilan dan pengelolaan               Reporting water withdrawal and management
    air, disertai neraca air, kepada instansi pemerintah        impacts, including water balance data, to relevant
    terkait.                                                    government authorities.
Page 262
                                                                                                            Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                            Environmental Impact Management and Climate Change




                               Dalam pelaksanaannya, PTPI memastikan bahwa                       In its implementation, PTPI ensures that all employees
                               seluruh karyawan yang terlibat dalam pengelolaan                  involved in wastewater management have received
                               air limbah telah memperoleh pelatihan dan sosialisasi             training and socialization on water management and
                               terkait pengelolaan air serta pengendalian beban                  pollutant load control in accordance with applicable
                               pencemar sesuai dengan prosedur dan standar yang                  procedures and standards. The Company also assigns
                               berlaku. PTPI juga menugaskan karyawan yang memiliki              employees with the relevant competencies and
                               kompetensi dan sertifikasi di bidang pengelolaan air              certifications in water management and pollutant control
                               dan pengendalian beban pencemar untuk memastikan                  to ensure that each stage of the process is carried out in
                               setiap tahapan proses berjalan sesuai ketentuan.                  compliance with established requirements.

                               Air limbah dari sumber amonia diolah di IPAL melalui              Wastewater from ammonia sources is treated at WWTP
                               proses hidrolisis dan penyisihan (stripping) kadar                through hydrolysis and ammonia stripping processes.
                               amonia. Air limbah yang telah diproses diuji oleh                 Treated wastewater is tested by independent
                               laboratorium independen yang terdaftar di Kementerian             laboratories registered with the Ministry of Environment
                               Lingkungan Hidup dan terakreditasi Komite Akreditasi              and accredited by the National Accreditation Committee
                               Nasional sesuai standar Standar Nasional Indonesia                in accordance with Indonesian National Standards
                               (SNI). Apabila memenuhi baku mutu, air limbah dialirkan           (SNI). Once it meets the required quality standards, the
                               ke badan air sesuai izin yang dimiliki Perusahaan. [GRI           treated water is discharged into receiving water bodies
                               303-2] [OJK F.14]                                                 in line with the Company’s permits. [GRI 303-2] [OJK F.14]

                               PTPI melakukan pembuangan air limbah sesuai baku                  PTPI conducts wastewater discharge in compliance
                               mutu air limbah yang ditetapkan pemerintah dan                    with government-established quality standards and
                               tidak melakukan pengambilan air dari wilayah yang                 does not withdraw water from water-stressed areas.
                               mengalami stres air. Pada tahun pelaporan, tidak                  During the reporting year, there were no incidents of
                               terjadi insiden ketidakpatuhan terkait izin, standar,             non-compliance related to permits, standards, or water
                               dan peraturan kualitas air. Selain itu, tidak terdapat            quality regulations. In addition, there were no changes
                               perubahan dalam penyimpanan air yang berdampak                    in water storage that had a significant impact on water
                               signifikan terhadap sumber daya air. [GRI 303-3] [RT-CH-140a.1,   resources. [GRI 303-3] [RT-CH-140a.1, RT-CH-140a.2]
                               RT-CH-140a.2]




262
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 263
                                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




Limbah           [306-1, 306-2, 306-3, 306-4, 306-5] [OJK F.13, F.14, F.15]

Waste



Seluruh kegiatan operasional produksi pupuk yang                              All fertilizer production activities, encompassing raw
mencakup pengolahan bahan baku dan bahan                                      and auxiliary material processing, maintenance of
penolong, pemeliharaan sarana dan prasarana, hingga                           facilities and infrastructure, and office operations, have
aktivitas perkantoran, berpotensi menghasilkan limbah.                        the potential to generate waste. These wastes are
Klasifikasi limbah tersebut, antara lain: [GRI 3-3, 306-1]                    classified as follows: [GRI 3-3, 306-1]
1. Cairan sisa produksi                                                       1. Liquid waste from production
     Air limbah yang berasal dari proses pencucian,                                 Wastewater generated from washing, cooling, and
     pendinginan, dan reaksi kimia sehingga                                         chemical reaction processes, requiring treatment
     memerlukan pengolahan sebelum dialirkan ke                                     prior to discharge into water bodies.
     badan air.
2. Padatan sisa produksi                                                      2.   Solid waste from production
     Endapan, debu, dan sisa proses produksi yang                                  Sediments, dust, and residual materials from
     berpotensi mengandung unsur kimia dan harus                                   production processes that may contain chemical
     dikelola sebelum dibuang.                                                     substances and must be managed before disposal.
3. Emisi gas buang                                                            3.   Air emissions
     Dihasilkan dari proses produksi maupun unit                                   Generated from production processes and
     pendukung, termasuk amonia (NH3), nitrogen                                    supporting units, including ammonia (NH₃), nitrogen
     oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan karbon                                 oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and carbon dioxide
     dioksida (CO2).                                                               (CO₂).
4. Residu bahan baku                                                          4.   Raw material residues
     Sisa material dari proses produksi, terutama yang                             Residual materials from production processes,
     berasal dari rantai pasok industri lain.                                      particularly those originating from other industrial
                                                                                   supply chains.
5.   Residu pupuk                                                             5.   Fertilizer residues
     Pupuk yang tidak terpakai atau tidak terserap pasar                           Unused fertilizers or products not absorbed by the
     dan berpotensi menjadi limbah.                                                market that may potentially become waste.

PTPI menyadari bahwa limbah yang tidak dikelola                               PTPI recognizes that inadequately managed waste
dengan baik dapat menimbulkan dampak terhadap                                 may result in adverse impacts on the environment and
lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu,                                   surrounding communities. Accordingly, the Company
Perusahaan menerapkan pengelolaan limbah secara                               uses a systematic waste management approach in
sistematis dengan mengacu pada ketentuan peraturan                            compliance with applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, antara lain:                                 including:
1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang                                  1. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
     Pelindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup                                  and Management and its amendment;
     dan perubahannya;
2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang                                  2.   Law No. 18 of 2008 on Waste Management;
     Pengelolaan Sampah;
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang                                   3.   Law Number 6 of 2023 on Stipulating Government
     Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                                      Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job
     Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang                                      Creation into Law;                                      263
     Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021                                   4.   Government Regulation No. 22 of 2021 on the
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report




     tentang Penyelenggaraan Pelindungan dan                                       Implementation of Environmental Protection and
     Pengelolaan Lingkungan Hidup;                                                 Management;
5. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                                     5.   Minister of Environment and Forestry Regulation
     Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata                                     No. 6 of 2021 on Procedures and Requirements for
     Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan                                 the Management of Hazardous and Toxic Waste;
     Berbahaya dan Beracun; serta                                                  and
Page 264
                                                                                                               Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                               Environmental Impact Management and Climate Change




                               6.    Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan                     6.      Minister of Environment and Forestry Regulation
                                     Kehutanan Nomor P.17/Menlhk/Setjen/Kum.1/4/2019                    No. P.17/Menlhk/Setjen/Kum.1/4/2019 on Emission
                                     tentang Baku Mutu Emisi bagi Industri Pupuk dan                    Standards for Fertilizer and Ammonium Nitrate
                                     Amonium Nitrat.                                                    Industries.

                               Limbah operasional PTPI dikategorikan menjadi dua                PTPI’s operational waste is classified into two categories:
                               jenis, yaitu limbah B3 dan limbah non-B3. [GRI 306-1]            hazardous waste and non-hazardous waste. [GRI 306-1]


                                                          Limbah B3                                                    Limbah Non B3
                                                        Hazardous Waste                                              Non-Hazardous Waste

                                    Meliputi katalis bekas, resin, karbon aktif bekas, minyak        Meliputi sampah domestik organik dan anorganik dari
                                           pelumas bekas, majun bekas, dan lain-lain.              area pabrik dan perkantoran, serta limbah proses seperti
                                    Includes spent catalysts, resins, spent activated carbon,                fly ash, bottom ash, gipsum, dan kapur.
                                         lubricating oil, used cleaning rags, and others          Includes organic and inorganic domestic waste from plant
                                                                                                    and office areas, as well as process-related waste, such
                                                                                                            as fly ash, bottom ash, gypsum, and lime.



                               Program pelatihan rutin diberikan kepada karyawan                Regular training programs are provided to employees
                               guna memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai               to ensure that waste management is conducted in
                               standar dan ketentuan yang berlaku. Materi pelatihan             accordance with applicable standards and regulations.
                               tersebut mencakup pemahaman karakteristik limbah,                The training covers the characteristics of waste,
                               prosedur pengelolaan, serta tanggung jawab dalam                 management procedures, and responsibilities in
                               menjaga kepatuhan operasional. Karyawan yang                     maintaining operational compliance. Employees
                               bertugas telah memperoleh kompetensi dan sertifikasi             assigned to waste management roles have obtained
                               di bidang pengelolaan limbah kemudian ditugaskan                 the necessary competencies and certifications and are
                               secara langsung. Seluruh limbah yang timbul, diterima,           deployed accordingly. All waste generated, received,
                               dan diserahkan dicatat dalam logbook dan neraca                  and transferred is recorded in logbooks and waste
                               limbah guna menjamin ketertelusuran, dengan data                 balance sheets to ensure full traceability, with waste
                               timbulan diperoleh melalui penimbangan kemasan dan               generation data measured through the weighing
                               moda angkut pada setiap periode pelaporan.                       of containers and transportation units during each
                                                                                                reporting period.

                               Pengelolaan limbah PTPI dilakukan berdasarkan                    Waste management at PTPI is carried out based on
                               karakteristik limbah. Limbah yang dapat ditangani                waste characteristics. Waste that can be handled
                               secara internal dikelola secara mandiri, sedangkan               internally is managed in-house, while the remainder
                               sisanya dimanfaatkan oleh pihak ketiga dan disalurkan            is utilized by third parties and sent to final disposal
                               ke tempat pemrosesan akhir. Khusus limbah B3 yang                facilities. Specifically, hazardous waste that cannot
                               tidak dapat diolah secara internal tanpa memiliki izin           be treated internally without the required permits is
                               sehingga dilakukan pencatatan di TPS kemudian                    recorded at the temporary storage facility and then
                               diserahkan kepada pihak ketiga berizin dan                       handed over to licensed and certified third parties,
                               bersertifikasi disertai dokumen manifes limbah.                  accompanied by a waste manifest document.

                               Dalam implementasinya, PTPI menerapkan pendekatan                In its implementation, PTPI adopts a hierarchical
264                            pengelolaan limbah secara berjenjang sebagai berikut:            approach to waste management as follows: [GRI 306-2] [OJK
                               [GRI 306-2] [OJK F.14]                                           F.14]

                               1.    Pencegahan dan pengurangan                                 1.      Prevention and Reduction
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                     Menggunakan material yang lebih ramah                              Utilizing more environmentally friendly materials
                                     lingkungan, masa pakai lebih panjang, dan aman                     with longer service life and safer occupational health
                                     dari aspek K3, serta memodifikasi proses produksi                  and safety profiles, while modifying production and
                                     dan bisnis untuk mengurangi limbah.                                business processes to minimize waste.
Page 265
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




2.   Daur ulang                                             2.   Recycling
     Memanfaatkan limbah non-B3 sebagai bahan                    Reusing non-hazardous waste as raw materials,
     baku dan menampung kembali kemasan pupuk                    and recovering fertilizer packaging as well as off-
     serta produk yang tidak sesuai spesifikasi atau             specification or expired products.
     kadaluwarsa.
3.   Pengelolaan limbah                                     3.   Waste Management
     Menyerahkan limbah B3 yang tidak bisa diolah                Transferring hazardous waste that cannot be
     secara internal kepada pihak berizin dan                    treated internally to licensed and certified third
     bersertifikasi sesuai ketentuan, disertai pencatatan        parties in accordance with regulations, supported
     di TPS dan dokumen manifes limbah.                          by recording in temporary storage facilities and
                                                                 waste manifest documentation.

Pada periode pelaporan, jumlah limbah B3 menurun            During the reporting period, hazardous waste
sebesar 14,58% dibandingkan tahun sebelumnya                decreased by 14.58% compared to the previous year,
yang mencapai 4.365 ton. Limbah non-B3 menurun              which amounted to 4,365 tons. Non-hazardous waste
sebesar 11,09% dari 1.277.151 ton pada tahun                decreased by 11.09% from 1,277,151 tons in the previous
sebelumnya. [GRI 306-3] [OJK F.13]                          year. [GRI 306-3] [OJK F.13]

Penurunan tersebut didukung oleh berbagai inisiatif         These reductions were supported by various internal
pengelolaan internal. Secara khusus, pengelolaan            management initiatives. In particular, hazardous waste
limbah B3 dilakukan melalui:                                management was carried out through:
1. Pengurangan limbah majun bekas dengan                    1. Reduction of used cleaning rags waste through the
    optimalisasi fungsi sling tali baja QSL;                   optimization of QSL steel wire rope sling;
2. Pengurangan limbah B3 katalis bekas dengan               2. Reduction of spent catalyst waste through decoking
    proses decoking menggunakan CO₂;                           processes using CO₂;
3. Optimasi iodine number karbon aktif di water             3. Optimization of iodine number in activated carbon
    treatment plant;                                           at the water treatment plant;
4. Penggunaan katalis dengan masa manfaat lebih             4. Use of catalysts with extended service life;
    panjang;
5. Pemanfaatan kemasan isi ulang tipe intermediate          5.   Adoption of refillable packaging in the form of
    bulk container (IBC) berkapasitas 250 liter;                 250-liter intermediate bulk containers (IBC);
6. Modifikasi proses dan peralatan produksi;                6.   Modification of production processes and
                                                                 equipment;
7.   Pemilihan material yang lebih ramah lingkungan;        7.   Selection of more environmentally friendly
     dan                                                         materials; and
8.   Pemurnian oli terkontaminasi untuk digunakan           8.   Purification of contaminated oil for reuse.
     kembali.

Sementara itu, pengelolaan limbah non-B3 secara             Meanwhile, internal management of non-hazardous
internal meliputi:                                          waste includes:
1. Penarikan karung bekas pupuk untuk didaur ulang          1. Collection of used fertilizer bags for recycling into
     menjadi biji plastik;                                      plastic pellets;
2. Daur ulang seragam menjadi material isolator dan         2. Recycling of uniforms into insulating materials and
     tas ramah lingkungan;                                      eco-friendly bags;
3. Circular plastic reprocessing (CPR) pada sampah          3. Circular plastic reprocessing (CPR) of used safety       265
     helm safety menjadi furniture komposit;                    helmets into composite furniture;
4. Pengolahan limbah organik menjadi kompos dan             4. Processing of organic waste into compost and
                                                                                                                        2025 Sustainability Report




     pupuk organik;                                             organic fertilizers;
5. Digitalisasi sistem untuk mengurangi penggunaan          5. Digitalization of systems to reduce paper usage;
     kertas;
6. Pemanfaatan limbah gipsum sebagai bahan baku             6.   Utilization of gypsum waste as raw material for
     produk turunan dan pupuk ZA;                                derivative products and ZA fertilizer;
Page 266
                                                                                                            Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                            Environmental Impact Management and Climate Change




                               7.   Pemanfaatan kapur sebagai material urugan                    7.   Utilization of lime as reclamation fill material and
                                    reklamasi dan bahan baku pembenah tanah; dan                      soil conditioner feedstock; and
                               8.   Pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA)                    8.   Utilization of fly ash and bottom ash (FABA) as a
                                    sebagai campuran pupuk NPK, bahan paving block                    component in NPK fertilizers, as well as in the
                                    dan batako, serta stabilisasi tanah.                              production of paving blocks and bricks, and for soil
                                                                                                      stabilization.


                                      Selama periode pelaporan tidak terdapat kejadian tumpahan limbah. [OJK F.15]
                                      During the reporting period, there were no waste spill incidents.




                               Keanekaragaman Hayati                                [OJK F.9, F.10]

                               Biodiversity



                               Pelestarian keanekaragaman hayati merupakan                       Biodiversity conservation forms an integral part of PTPI’s
                               bagian dari komitmen PTPI dalam menjalankan                       commitment to conducting sustainable operations. The
                               kegiatan operasional yang berkelanjutan. Perusahaan               Company ensures that its business activities do not
                               memastikan aktivitas usaha tidak bersinggungan                    intersect with areas of high biodiversity value, at both
                               di area yang memiliki nilai keanekaragaman hayati                 national and global levels. This policy is endorsed by
                               tinggi, baik pada tingkat nasional maupun global.                 the President Director, reinforcing governance and
                               Kebijakan ini disahkan oleh Direktur Utama PTPI                   accountability at the highest level of the organization.
                               sebagai bentuk komitmen dan penguatan tata kelola                 In addition, PTPI adopts an integrated biodiversity
                               pada tingkat pimpinan tertinggi Perusahaan. Selain                protection approach across its value chain, supported
                               itu, Perusahaan menerapkan pendekatan pelindungan                 by risk assessments to ensure that no significant
                               keanekaragaman hayati secara terintegrasi di seluruh              impacts occur. [GRI 3-3] [GRI 101-1]
                               rantai nilai melalui penilaian risiko untuk memastikan
                               tidak terjadinya dampak signifikan. [GRI 3-3] [GRI 101-1]

                               Meskipun belum sepenuhnya selaras dengan Kunming-                 Although not yet fully aligned with the Kunming–
                               Montreal Global Biodiversity Framework, khususnya                 Montreal Global Biodiversity Framework, particularly
                               dalam mendukung target untuk menghentikan dan                     in supporting targets to halt and reverse biodiversity
                               memulihkan hilangnya keanekaragaman hayati menuju                 loss toward the 2050 Goals and 2030 Targets, PTPI
                               Tujuan 2050 dan Target 2030, PTPI telah menetapkan                has established a target to prevent biodiversity decline
                               target pencegahan penurunan keanekaragaman hayati                 in priority areas based on a no net loss principle. This
                               pada kawasan prioritas dengan prinsip no net loss.                target is implemented through the application of the
                               Target tersebut diimplementasikan melalui penerapan               mitigation hierarchy, which includes measures to avoid,
                               hierarki mitigasi yang mencakup upaya menghindari,                minimize impacts, restore, regenerate, and provide
                               mengurangi dampak, memulihkan, meregenerasi, dan                  offsets where necessary. The mitigation hierarchy is
                               melakukan kompensasi apabila diperlukan. Hierarki                 embedded as a core principle across all stages of
266                            mitigasi ditempatkan sebagai prinsip utama dalam                  activities, from planning and development to operations.
                               seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan,                 The Company also engages stakeholders to support
                               pengembangan, hingga operasi. Perusahaan juga                     the gradual achievement of positive impacts. [GRI 101-1]
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               melibatkan pemangku kepentingan untuk mendukung
                               pencapaian dampak positif secara bertahap. [GRI 101-1]
Page 267
                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




  Hierarki Mitigasi | Mitigation Hierarchy [GRI 101-2]

    Avoid

  Menjauhkan operasi dari
  ekosistem yang sensitif.
  Avoiding operations in
  ecologically sensitive areas.
                                                                                                                               Reduce

                                                                                                  Meminimalkan dampak negatif melalui
                                                                                                       efisiensi bahan baku, pengelolaan
                                                                                                              limbah, dan efisiensi energi.
                                                                                                      Reducing negative impacts through
    Regenerate
                                                                                                  efficient use of raw materials, effective
  Membangun infrastruktur hijau sebagai                                                                  waste management, and energy
  sistem pengelolaan air dan mendukung                                                                                          efficiency.
  keberlangsungan spesies.
  Developing green infrastructure as an
                                                                                                                               Restore
  integrated water management system
  and supports species conservation.                                                                   Bekerja sama dengan mitra lokal
                                                                                                         untuk merehabilitasi ekosistem
                                                                                                     yang terdegradasi melalui kegiatan
                                                                                                                  restorasi lingkungan.
    Transform
                                                                                                       Restoring degraded ecosystems
  Bekerja sama dengan organisasi/lembaga konservasi                                                     through collaboration with local
  lokal untuk mendukung inisiatif yang berkaitan dengan                                                                        partners.
  keanekaragaman hayati, mengubah praktik petani, standar
  pemasok, dan produk.
  Collaborating with local conservation organizations/institutions
  to support biodiversity-related initiatives, transforming farming
  practices, supplier standards, and products.




Sebelum pengembangan kegiatan usaha, Perusahaan                        Prior to the development of business activities, the
melakukan penilaian risiko secara menyeluruh untuk                     Company conducts comprehensive risk assessments
mengidentifikasi potensi dampak terhadap habitat,                      to identify potential impacts on habitats, species, and
spesies, serta layanan ekosistem. Proses ini menjadi                   ecosystem services. This process forms part of the
bagian dari biodiversity risk assessment yang                          biodiversity risk assessment, which is periodically
diperbarui secara berkala sesuai dinamika operasional                  updated in line with operational dynamics and changing
dan perubahan kondisi lingkungan. Pelaksanaan kajian                   environmental conditions.
ini dilakukan secara bertahap di seluruh entitas anak.

Hingga saat ini, penilaian telah dilaksanakan oleh                     The assessment is implemented progressively across
PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Pupuk Kujang                          all subsidiaries by PT Pupuk Kalimantan Timur and PT
sebagai bagian dari penguatan pengelolaan risiko                       Pupuk Kujang as part of strengthening biodiversity risk
keanekaragaman hayati. [GRI 101-2, 101-4] [OJK F.9]                    management. [GRI 101-2, 101-4] [OJK F.9]


                              Biodiversity Risk Assessment [GRI 101-2, 101-4, 101-5, 101-6, 101-8] [OJK F.9]

    PTPI melalui dua entitas anaknya, PT Pupuk Kalimantan              Through two of its subsidiaries, PT Pupuk Kalimantan
                                                                                                                                              267
    Timur dan PT Pupuk Kujang, telah melaksanakan                      Timur and PT Pupuk Kujang, PTPI has conducted
    biodiversity risk assessment sebagai bagian dari                   biodiversity risk assessments as part of strengthening
    penguatan tata kelola risiko keberlanjutan. Penilaian              sustainability risk governance. These assessments
                                                                                                                                              2025 Sustainability Report




    ini mencakup risiko ketergantungan terhadap jasa                   cover both dependency-related risks on ecosystem
    ekosistem (dependency-related risks) dan risiko                    services and impact-related risks on biodiversity, and
Page 268
                                                                                                     Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                     Environmental Impact Management and Climate Change




                               dampak terhadap keanekaragaman hayati (impact-            have been integrated into the respective entities’
                               related risks), serta telah diintegrasikan ke dalam       risk management and environmental management
                               sistem manajemen risiko dan pengelolaan lingkungan        systems.
                               masing-masing entitas.

                               PT Pupuk Kalimantan Timur melaksanakan penilaian          PT Pupuk Kalimantan Timur conducted its assessment
                               pada seluruh area operasional seluas 443 Ha yang          across its entire operational area of 443 hectares in
                               berlokasi di Kota Bontang, yang berbatasan dengan         Bontang City, which is adjacent to coastal, mangrove,
                               ekosistem pesisir, mangrove, dan laut. Mengingat          and marine ecosystems. Given the ecological
                               sensitivitas ekologis kawasan tersebut, Perusahaan        sensitivity of the area, the Company applied a location-
                               menerapkan pendekatan berbasis lokasi dengan              based approach by identifying and classifying risks
                               mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tingkat risiko    into high, medium, and low categories. The process
                               menjadi high, medium, dan low. Proses ini mengacu         refers to the Task Force on Nature-related Financial
                               pada kerangka Task Force on Nature-related Financial      Disclosures (TNFD) framework using the LEAP (Locate,
                               Disclosures (TNFD) melalui pendekatan LEAP (Locate,       Evaluate, Assess, Prepare) approach, supported by the
                               Evaluate, Assess, Prepare), didukung oleh WWF             WWF Biodiversity Risk Filter for the chemical industry,
                               Biodiversity Risk Filter untuk sektor industri kimia,     and aligned with ISO 31000:2018 and ISO 26000:2010.
                               serta diselaraskan dengan ISO 31000:2018 dan ISO
                               26000:2010.

                               Ruang lingkup penilaian mencakup operasi utama,           The scope of the assessment includes core operations,
                               fasilitas penunjang, area sekitar operasional, serta      supporting facilities, surrounding operational areas,
                               aktivitas hulu dan hilir yang berpotensi memengaruhi      and upstream and downstream activities that may
                               ekosistem. Risiko ketergantungan yang diidentifikasi      affect ecosystems. Identified dependency-related risks
                               meliputi ketersediaan dan kualitas air, stabilitas        include water availability and quality, soil stability, the
                               tanah, fungsi ekosistem pesisir dan mangrove, serta       functioning of coastal and mangrove ecosystems, and
                               kondisi iklim mikro. Sementara itu, risiko dampak         microclimate conditions. Impact-related risks include
                               mencakup potensi pencemaran dari limbah cair dan          potential pollution from liquid and solid waste, gas
                               padat, emisi gas, penggunaan dan penyimpanan              emissions, the use and storage of chemicals, process
                               bahan kimia, pengambilan air proses, serta gangguan       water withdrawal, and disturbances to mangrove and
                               terhadap habitat mangrove dan terumbu karang. Hasil       coral reef habitats. The assessment results have been
                               penilaian tersebut telah terintegrasi dalam enterprise    integrated into enterprise risk management (ERM),
                               risk management (ERM) dengan mempertimbangkan             considering environmental, social, financial, and
                               aspek lingkungan, sosial, finansial, dan reputasi.        reputational aspects.

                               Di sisi lain, PT Pupuk Kujang melaksanakan biodiversity   Meanwhile, PT Pupuk Kujang conducted its biodiversity
                               risk     assessment      dengan    mempertimbangkan       risk assessment by considering the characteristics of
                               karakteristik lokasi operasional yang tidak berbatasan    its operational areas, which are not directly adjacent to
                               langsung dengan kawasan lindung atau area                 protected areas or high biodiversity value conservation
                               konservasi bernilai biodiversitas tinggi. Penilaian       zones. The assessment was carried out systematically
                               dilakukan secara terstruktur dengan mengevaluasi          by evaluating dependency-related risks on ecosystem
                               risiko ketergantungan terhadap jasa ekosistem,            services, such as water availability, soil stability, and
                               seperti ketersediaan air, stabilitas tanah, dan fungsi    natural drainage functions, as well as impact-related
                               drainase alami, serta risiko dampak dari penggunaan       risks arising from land use, emissions, wastewater,
                               lahan, emisi, limbah cair, kebisingan, dan timbulan       noise, and waste generation.
                               sampah.

268                            Sebagai bagian dari pengelolaan risiko dan upaya          As part of its risk management and conservation efforts,
                               konservasi, PT Pupuk Kujang melaksanakan                  PT Pupuk Kujang conducted a biodiversity study that
                               kajian keanekaragaman hayati yang menjadi                 formed the basis for the establishment of the Pupuk
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               dasar pembentukan Taman Keanekaragaman                    Kujang Biodiversity Park (Taman Kehati). This study
                               Hayati (Taman Kehati) Pupuk Kujang. Kajian ini            included the formation of an expert team, secondary
                               mencakup pembentukan tim ahli, pengumpulan data           data collection, field surveys, and vegetation mapping
                               sekunder, survei lapangan, serta pemetaan vegetasi        using Geographic Information Systems (GIS). The
Page 269
                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)




    menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).            Company’s green barrier area was subsequently
    Area green barrier Perusahaan kemudian ditetapkan        designated as a Biodiversity Park under the Decree of
    sebagai Taman Kehati berdasarkan Surat Keputusan         the Regent of Karawang No. 188/Kep.369–Huk/2014
    Bupati Karawang Nomor 188/Kep.369–Huk/2014               dated May 14, 2014.
    Tanggal 14 Mei 2014.




Pendekatan pengelolaan dilakukan melalui penerapan           The management approach is implemented through
sistem manajemen lingkungan yang mencakup                    an environmental management system encompassing
pengendalian limbah, pengelolaan emisi, efisiensi            waste control, emissions management, energy
energi, serta pengawasan pemanfaatan sumber daya.            efficiency, and oversight of resource use. During the
Dalam tahap perencanaan dan pengembangan fasilitas,          planning and development phase of facilities, the
Perusahaan memastikan lokasi operasional tidak               Company ensures that operational locations are not
berada di dalam maupun berdekatan dengan kawasan             situated within or near areas of high biodiversity value,
bernilai keanekaragaman hayati tinggi sehingga               thereby minimizing potential disturbances to sensitive
potensi gangguan terhadap ekosistem sensitif dapat           ecosystems from the outset. [OJK F.9]
diminimalkan sejak awal. [OJK F.9]

Berdasarkan hasil identifikasi dan evaluasi dampak           Based on the results of environmental impact
lingkungan, kegiatan operasional dan produk PTPI tidak       identification and assessment, PTPI’s operational
memiliki dampak signifikan terhadap keanekaragaman           activities and products do not have significant impacts
hayati. PTPI juga tidak melakukan konversi ekosistem         on biodiversity. PTPI also does not undertake the
alami akibat kegiatan operasional sejak tanggal acuan,       conversion of natural ecosystems as a result of its
tidak melibatkan pemanfaatan spesies liar flora dan          operational activities since the reference date, does not
fauna, tidak menimbulkan risiko masuknya spesies             involve the utilization of wild flora and fauna species,
asing invasif, serta tidak memiliki produk atau jasa dalam   does not pose risks related to the introduction of
rantai pasok yang secara langsung menyebabkan                invasive alien species, and does not have products or
kehilangan keanekaragaman hayati. Namun demikian,            services within its supply chain that directly contribute to
kegiatan operasional Perusahaan menghasilkan                 biodiversity loss. However, the Company’s operational
pencemar yang berpotensi menimbulkan dampak                  activities generate pollutants that may potentially affect
terhadap keanekaragaman hayati. Pembahasan lebih             biodiversity. Further discussion regarding these impacts
lanjut mengenai hal tersebut disampaikan pada topik          is presented in the sections on water, wastewater,
pengelolaan air, air limbah, limbah, dan emisi pada          waste, and emissions management in other parts of this
bagian lain laporan ini. [GRI 101-6]                         report. [GRI 101-6]

Adapun risiko yang teridentifikasi dikelola melalui          Identified risks are managed through the structured
penerapan sistem manajemen lingkungan dan                    implementation of environmental management systems
pengendalian dampak secara terstruktur. Hal ini              and impact control measures. This is supported by: [GRI
didukung oleh: [GRI 101-6]                                   101-6]

• Penerapan sistem manajemen lingkungan secara               • Consistent   implementation      of   environmental
  konsisten;                                                   management systems;
• Pengelolaan limbah dan emisi sesuai dengan regulasi        • Management of waste and emissions in accordance
  dan standar keberlanjutan;                                   with regulatory requirements and sustainability
                                                               standards;                                                   269
• Kepatuhan terhadap seluruh perizinan lingkungan            • Compliance with all applicable environmental permits;
  yang berlaku;
                                                                                                                            2025 Sustainability Report




• Integrasi tindakan konservasi dengan strategi              • Integration of conservation actions with climate
  mitigasi perubahan iklim untuk memulihkan habitat,           change mitigation strategies to restore habitats,
  meningkatkan penyerapan karbon, dan memperkuat               enhance carbon sequestration, and strengthen land
  ketahanan lahan; [GRI 101-2]                                 resilience; [GRI 101-2]
Page 270
                                                                                                       Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                       Environmental Impact Management and Climate Change




                               • Pemantauan berkala untuk memastikan bahwa                  • Regular monitoring to ensure that climate mitigation
                                 upaya mitigasi perubahan iklim dan efisiensi                 efforts and operational efficiency initiatives do not
                                 operasional tidak menimbulkan trade-off terhadap             create trade-offs with biodiversity, thereby fostering
                                 keanekaragaman hayati sehingga tercipta sinergi              synergies that support overall environmental
                                 yang mendukung keberlanjutan lingkungan secara               sustainability; and [GRI 101-2]
                                 menyeluruh; dan [GRI 101-2]
                               • Inovasi produk berkelanjutan melalui penerapan             • Sustainable product innovation through the
                                 teknologi yang membantu efisiensi pemupukan dan              application of technologies that improve fertilizer
                                 mengurangi potensi pencemaran maupun degradasi               efficiency and reduce the potential for pollution and
                                 lahan.                                                       land degradation.

                               Meskipun tingkat risiko terhadap kawasan bernilai            Although the level of risk to high conservation value
                               konservasi tinggi tergolong rendah, PTPI tetap               areas is considered low, PTPI continues to undertake
                               melakukan investasi proaktif dalam pelindungan dan           proactive investments in ecosystem protection and
                               rehabilitasi ekosistem. Pelaksanaan program mengacu          rehabilitation. Program implementation refers to Law
                               pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang                No. 5 of 1990 on the Conservation of Biological Natural
                               Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya          Resources and Ecosystems and Law No. 32 of 2009
                               serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang              on Environmental Protection and Management. The
                               Pelindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.                initiatives carried out include: [GRI 101-2] [OJK F.10]
                               Inisiatif yang dijalankan meliputi: [GRI 101-2] [OJK F.10]
                               • Program penghijauan dan penanaman pohon. Pada              • Greening and tree planting programs. In 2025, the
                                  tahun 2025, Perusahaan melaksanakan kegiatan                Company carried out rehabilitation activities through
                                  rehabilitasi melalui penanaman sekitar 687.000              the planting of approximately 687,000 trees across
                                  pohon pada lahan seluas 1.294 Ha, termasuk area             an area of 1,294 hectares, including areas still under
                                  yang masih dalam tahap persiapan;                           preparation;
                               • Rehabilitasi area tertentu di sekitar wilayah              • Rehabilitation of selected areas surrounding
                                  operasional; dan                                            operational sites; and
                               • Kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam               • Collaboration with stakeholders in biodiversity
                                  kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati untuk            conservation initiatives to ensure a balanced delivery
                                  memastikan manfaat lingkungan dan sosial berjalan           of environmental and social benefits.
                                  seimbang.

                               Sebagai perusahaan sektor kimia, aktivitas PTPI              As a company in the chemical sector, PTPI’s operations
                               tidak memanfaatkan sumber daya genetik secara                do not directly utilize genetic resources; therefore, the
                               langsung sehingga Nagoya Protocol tentang Akses              Nagoya Protocol on Access and Benefit Sharing (ABS)
                               dan Pembagian Keuntungan (Access and Benefit                 is not applicable. Nevertheless, the Company respects
                               Sharing/ABS) tidak berlaku. Meskipun demikian,               community rights and considers the interests of local
                               Perusahaan tetap menghormati hak masyarakat                  stakeholders in all operational activities. PTPI also
                               dan mempertimbangkan kepentingan pemangku                    promotes voluntary contributions through community
                               kepentingan lokal dalam setiap kegiatan operasional.         development and conservation programs that provide
                               Selain itu, PTPI mendorong bentuk kontribusi sukarela        indirect benefits to local communities. [GRI 101-3]
                               melalui program pengembangan masyarakat dan
                               konservasi yang memberikan manfaat tidak langsung
                               kepada komunitas lokal. [GRI 101-3]
270
                               Dalam konteks perubahan kondisi keanekaragaman               In the context of changes in biodiversity conditions,
                               hayati, PTPI tidak mengidentifikasi lokasi operasional       PTPI did not identify any operational sites with the most
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               dengan dampak keanekaragaman hayati paling                   significant biodiversity impacts based on the results of
                               signifikan berdasarkan hasil biodiversity risk               the biodiversity risk assessment. Therefore, there are no
                               assessment. Oleh karena itu, tidak terdapat ekosistem        affected or potentially affected ecosystems that require
                               yang terdampak atau berpotensi terdampak yang                detailed disclosure regarding ecosystem types, area
                               memerlukan pelaporan rinci mengenai jenis ekosistem,         size in hectares in the baseline year, or comparisons
                               luas area dalam hektar pada tahun dasar, maupun              between the baseline year and the current reporting
Page 271
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




perbandingan kondisi antara tahun dasar dan periode                 period. Although no significant impacts were identified,
pelaporan berjalan. Meskipun tidak terdapat dampak                  PTPI continues to proactively manage ecosystem
signifikan yang teridentifikasi, PTPI tetap secara proaktif         services, namely the benefits provided by nature and
mengelola layanan ekosistem, yaitu manfaat yang                     ecosystems to support human life and environmental
disediakan alam dan ekosistem untuk mendukung                       sustainability, through various biodiversity programs
kehidupan manusia serta keberlanjutan lingkungan,                   across the Company’s operational areas, as presented
melalui berbagai program keanekaragaman hayati                      below. [GRI 101-7, 101-8] [OJK F.10]
di wilayah operasional Perusahaan, sebagaimana
disajikan berikut ini. [GRI 101-7, 101-8] [OJK F.10]

                                                      PT Petrokimia Gresik

 Nama program          Pelestarian Satwa Langka Python bivittatus melalui      Conservation of the rare species Python bivittatus
 Program name          Metode Translokasi Cepat Tanggap Tim Patigeni           through the Rapid Translocation Method by the
                                                                               Patigeni Team
 Lokasi program        Kabupaten Gresik                                        Gresik Regency
 Program location
 Luas area             550 Ha                                                  550 Ha
 Area size
 Deskripsi program     Program ini turut mendorong peningkatan                 This program promotes greater ecological
 Program description   kesadaran ekologis di kalangan karyawan dan             awareness      among     employees    and    local
                       masyarakat,      sekaligus   mengurangi    praktik      communities, as well as reducing practices of
                       perburuan serta pembunuhan satwa liar. Selain itu,      wildlife hunting and killing. It also strengthens
                       inisiatif ini memperkuat citra Perusahaan sebagai       the Company’s image as a responsible entity in
                       entitas yang bertanggung jawab dalam pelestarian        biodiversity conservation.
                       keanekaragaman hayati.

                       Dalam jangka panjang, implementasi program              In the long-term, the implementation of this program
                       ini memberikan dampak positif yang signifikan           delivers significant positive environmental impacts
                       terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasional      in areas surrounding the Company’s operations.
                       Perusahaan. Melalui pelaksanaan translokasi yang        Through planned and science-based translocation,
                       terencana dan berbasis kajian ilmiah, populasi          wildlife populations, particularly rare species such
                       satwa liar, khususnya spesies langka seperti            as Python bivittatus can be conserved by relocating
                       Python bivittatus, dapat dilestarikan dengan            them to safer habitats without disrupting the
                       memindahkannya ke habitat yang lebih aman tanpa         balance of local ecosystems.
                       mengganggu keseimbangan ekosistem setempat.
 Mitra program         BKSDA, BPPD, Damkar Kab. Gresik, Komunitas              BKSDA, BPPD, Gresik Regency Fire Department,
 Program partners      Reptil Gresik, Tim Patigeni desa sekitar Perusahaan,    Gresik Reptile Community, Patigeni Team from
                       PIKA PG.                                                villages surrounding the Company, PIKA PG
 Tujuan program        1. Menyelamatkan satwa dari ancaman manusia;            1. Rescuing wildlife from human threats;
 Program objective     2. Mengedukasi masyarakat agar berperan aktif           2. Educating communities to actively participate in
                          melestarikan satwa liar;                                wildlife conservation;
                       3. Memberikan ruang hidup bagi satwa liar; dan          3. Providing habitat for wildlife; and
                       4. Menjaga ekosistem di lingkungan perkotaan.           4. Maintaining ecosystems in urban environments.
 Status                Kawasan perkotaan                                       Urban areas
 Status
 Kategori IUCN         1. Ular piton (Python bivittatus) status vulnerable;    1. Python bivittatus – Vulnerable
 IUCN Category         2. Ular cobra (Naja sputatrix) status least concern;    2. Naja sputatrix – Least Concern
                       3. Lebah vespa (Vespa affinis) status data deficient;   3. Vespa affinis – Data Deficient                      271
                       4. Tawon (Hymenoptera) status data deficient;           4. Hymenoptera – Data Deficient
                       5. Ular bido (Ptyas korros) status near threatened;     5. Ptyas korros – Near Threatened
                                                                                                                                      2025 Sustainability Report




                       6. Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) status            6. Paradoxurus hermaphroditus – Least Concern
                          least concern;
                       7. Ular weling (Bungarus candidus) status least         7. Bungarus candidus – Least Concern
                          concern;
                       8. Biawak air (Varanus salvator) status vulnerable;     8. Varanus salvator – Vulnerable and
                          dan
                       9. Ulat.                                                9. Caterpillars
Page 272
                                                                                                                 Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                                 Environmental Impact Management and Climate Change




                                                                                       PT Pupuk Kujang

                               Nama program          Konservasi Keanekaragaman Hayati Taman Kehati             Biodiversity Conservation         of   Pupuk      Kujang
                               Program name          Pupuk Kujang                                              Biodiversity Park
                               Lokasi program        Taman Kehati Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat           Pupuk Kujang Biodiversity Park, Karawang, West
                               Program location                                                                Java
                               Luas area             47,7 Ha                                                   47.7 Ha
                               Area size
                               Deskripsi program     Program pelindungan keanekaragaman hayati di              The biodiversity protection program at the Pupuk
                               Program description   Taman Kehati Pupuk Kujang telah dimulai sejak             Kujang Biodiversity Park has been carried out since
                                                     tahun 2014. Hingga saat ini, kawasan tersebut             2014. To date, the area hosts 64 key plant species
                                                     memiliki koleksi tumbuhan penting sebanyak 64             out of a total of 128 recorded species. In addition,
                                                     jenis dari total 128 jenis yang tercatat. Selain itu,     34 bird species and 11 bat species have been
                                                     telah teridentifikasi pula 34 jenis burung dan 11 jenis   identified within the area.
                                                     kelelawar yang menghuni area tersebut.
                               Mitra program         KSM Sahabat Lingkungan                                    KSM Sahabat Lingkungan
                               Program partners
                               Tujuan program        1. Menjaga kelestarian keanekaragaman hayati              1. Preserving the sustainability of local, endemic,
                               Program objective        jenis lokal, endemik, dan langka;                         and rare biodiversity;
                                                     2. Memperbaiki dan melindungi mata air; dan               2. Restoring and protecting water springs; and
                                                     3. Sebagai kawasan penghasil oksigen dan                  3. Serving as an oxygen-producing area and CO₂
                                                        menyerap CO2.                                             sink.
                               Status                Area yang dilindungi                                      Protected area
                               Status
                               Kategori IUCN         1. Critically Endangered (CR): trenggiling (Manis         1. Critically Endangered (CR): pangolin (Manis
                               IUCN Category            javanica)                                                 javanica)
                                                     2. Endangered (EN): elang jawa (Nisaetus bartelsi)        2. Endangered (EN): Javan hawk-eagle (Nisaetus
                                                                                                                  bartelsi)
                                                     3. Least Concern (LC): tumbuhan johar (Senna              3. Least Concern (LC): johar plant (Senna siamea)
                                                        siamea)
                                                     4. Critically Endangered (CR): kukang (Nycticebus         4. Critically Endangered (CR): slow loris (Nycticebus
                                                        javanicus)                                                javanicus)

                                                                                 PT Pupuk Kalimantan Timur

                               Nama program          RAISE (Reusing our Ash to Improve the Sea                 RAISE (Reusing our Ash to Improve the Sea
                               Program name          Ecosystem)                                                Ecosystem)
                               Lokasi program        Perairan Tobok Batang, Bontang, Kalimantan Timur          Tobok Batang Waters, Bontang, East Kalimantan
                               Program location
                               Luas area             1,12 Ha telah ditanami media terumbu karang               An area of 1.12 Ha has been planted with coral reef
                               Area size                                                                       structures
                               Deskripsi program     Program konservasi terumbu karang ini telah               The RAISE coral reef conservation program has
                               Program description   dilaksanakan sejak tahun 2009. Setiap tahunnya,           been implemented since 2009. Each year, the
                                                     Perusahaan berkomitmen menurunkan minimal                 Company commits to deploying a minimum of 500
                                                     500 unit media terumbu karang di perairan Tobok           artificial reef units in the Tobok Batang waters,
                                                     Batang, Kota Bontang.                                     Bontang City.

                                                     Sejak 2023, bahan baku media terumbu karang               Since 2023, the raw material for the artificial reef
                                                     diganti sepenuhnya dari pasir menjadi bottom ash          units has been fully shifted from sand to coal bottom
272                                                  batu bara. Pergantian ini memiliki beberapa tujuan        ash. This transition serves several key objectives:
                                                     utama:
                                                     1. Mengurangi timbulan limbah bottom ash batu             1. Reducing the volume of coal bottom ash waste;
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        bara;
                                                     2. Meningkatkan kandungan mineral yang                    2. Enhancing mineral content required for coral
                                                        dibutuhkan bibit terumbu karang agar dapat                larvae to attach and grow more effectively and
                                                        menempel dan tumbuh lebih baik serta lebih                rapidly; and
                                                        cepat; dan
Page 273
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




                      3. Membantu menjaga keseimbangan ekosistem            3. Supporting   the   balance    of    terrestrial
                         darat dengan mengurangi penggunaan                    ecosystems by reducing the use of sand, which
                         pasir, yang mayoritas diperoleh dari kegiatan         is predominantly sourced from illegal mining
                         pertambangan ilegal.                                  activities.

                      Hingga saat ini, total media tanam terumbu karang     To date, the total number of artificial reef units
                      yang telah ditanam di area Tobok Batang dari tahun    installed in the Tobok Batang area from 2009 to
                      2009 hingga 2025 mencapai 8.822 unit. Pada            2025 has reached 8,822 units. In 2025, a total of 94
                      tahun 2025, tercatat 94 spesies fauna di lokasi,      fauna species were recorded at the site, comprising
                      terdiri dari 60 spesies ikan karang dan 34 spesies    60 reef fish species and 34 coral species.
                      karang.
Mitra program         Kelompok nelayan KIMASEA dan KARAKA                   KIMASEA and KARAKA Fisher groups
Program partners
Tujuan program        1. Memperbaiki ekosistem terumbu karang di            1. Restoring the coral reef ecosystem in the Tobok
Program objective        perairan Tobok Batang, pada tahun 2009                Batang waters, which in 2009 was recorded as
                         tercatat mengalami kerusakan lebih dari 85%           more than 85% damaged and classified as a
                         sehingga dinyatakan sebagai area ekosistem            dead ecosystem area;
                         mati;
                      2. Mendukung nelayan Kota Bontang dalam               2. Supporting fishermen in Bontang City by
                         mencari ikan agar tidak perlu melaut terlalu          enabling them to catch fish closer to shore
                         jauh; dan                                             without having to travel far offshore; and
                      3. Mengurangi timbulan limbah bottom ash              3. Reducing bottom ash waste by reusing it for
                         dengan memanfaatkannya kembali untuk tujuan           more beneficial uses.
                         yang lebih bermanfaat.
Status                Area yang dilindungi                                  Protected area
Status
Kategori IUCN         1. Vulnerable (VU): Bolbometopon muricatum,           1. Vulnerable (VU): Bolbometopon muricatum,
IUCN Category            Echinopora, Pachyseris.                               Echinopora, Pachyseris
                      2. Endangered       (EN):  Cropora,     Alveopora,    2. Endangered      (EN):   Cropora,     Alveopora,
                         Ctenactis, Fungia, Lobophyllia, Montipora,            Ctenactis, Fungia, Lobophyllia, Montipora,
                         Pocillopora, Seriatopora.                             Pocillopora, Seriatopora
                      3. Least Concern (LC): Acanthurus nigrofuscus,        3. Least Concern (LC): Acanthurus nigrofuscus,
                         Caesio lunaris, Chaetodon vagabundus,                 Caesio lunaris, Chaetodon vagabundus,
                         Siganus virgatus, Leptoria, Stylophora.               Siganus virgatus, Leptoria, Stylophora



                                                 PT Pupuk Iskandar Muda

Nama program          Konservasi Pengembangan Rusa Sambar (Cervus           Sambar Deer (Cervus unicolor) Conservation and
Program name          unicolor)                                             Breeding
Lokasi program        Perumahan PT Pupuk Iskandar Muda, Krueng              PT Pupuk Iskandar Muda Housing Complex, Krueng
Program location      Geukueh, Aceh Utara                                   Geukueh, North Aceh
Luas area             6,75 Ha                                               6.75 Ha
Area size
Deskripsi program     Kawasan penangkaran rusa sambar di lingkungan         The sambar deer breeding area within PIM represents
Program description   PIM merupakan bentuk konservasi secara ex-situ        an ex-situ conservation effort aimed at preserving
                      yang bertujuan untuk pelestarian dan pelindungan      and protecting the species in response to the decline
                      spesies akibat penurunan populasi rusa sambar.        in the sambar deer population. The Sambar Deer
                      Program Konservasi Rusa Sambar ini dilaksanakan       Conservation Program is implemented within a
                      di area konservasi yang telah ditetapkan, dengan      designated conservation area, with the objective of
                      harapan dapat meningkatkan populasi serta menjaga     increasing the population while ensuring its long-term   273
                      kelestariannya secara berkelanjutan. Pada tahun       sustainability. By 2025, there will be 20 sambar deer
                      2025, terdapat 20 ekor rusa sambar yang dipelihara    being cared for and managed within the conservation
                      dan dikelola dalam kawasan konservasi tersebut.       area.
                                                                                                                                     2025 Sustainability Report




                      Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan    The program is carried out in collaboration with the
                      Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA         Aceh Natural Resources Conservation Agency, which
                      Aceh), yang secara berkala melakukan pemantauan       conducts regular monitoring and field coordination
                      dan koordinasi lapangan terhadap kondisi konservasi   regarding the condition of sambar deer conservation
                      rusa sambar di PT Pupuk Iskandar Muda.                at PT Pupuk Iskandar Muda.
Page 274
                                                                                                            Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                            Environmental Impact Management and Climate Change




                               Mitra program         Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh       Aceh Natural Resources Conservation Agency
                               Program partners
                               Tujuan program        1. Meningkatkan jumlah populasi rusa sambar          1. Increasing the population of sambar deer as a
                               Program objective        sebagai fauna yang dilindungi;                       protected species;
                                                     2. Tempat edukasi dan penelitian bagi para           2. A site for education and research for visitors;
                                                        pengunjung; dan                                      and
                                                     3. Meningkatkan indeks keanekaragaman hayati         3. Enhancing the biodiversity index of flora and
                                                        flora dan fauna.                                     fauna.
                               Status                Kawasan konservasi yang dilindungi                   Protected conservation area
                               Status
                               Kategori IUCN         Vulnerable (VU)                                      Vulnerable (VU)
                               IUCN Category



                                                                             PT Pupuk Sriwidjaja Palembang

                               Nama program          Integrated Forestry Farming System (IFFS)            Integrated Forestry Farming System (IFFS)
                               Program name
                               Lokasi program        Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi,      Pulau Panas Village, Tanjung Sakti Pumi Subdistrict,
                               Program location      Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan                    Lahat Regency, South Sumatra
                               Luas area             20 Ha                                                20 Ha
                               Area size
                               Deskripsi program     Program penghijauan dinamakan IFFS dan telah         The greening program, known as IFFS, was initiated
                               Program description   dimulai pada tahun 2024. Pada tahap awal,            in 2024. In its initial phase, 12,500 Arabica coffee
                                                     dilakukan penanaman 12.500 pohon Kopi Arabika        trees were planted as the main commodity, along
                                                     sebagai komoditas utama, 1.100 pohon Alpukat         with 1,100 avocado trees as shade trees, as well as
                                                     sebagai pohon pelindung, serta penanaman             vegetables and forage crops on a 10-Ha area.
                                                     sayuran dan hijauan pakan ternak (HPT) di lahan
                                                     seluas 10 Ha.

                                                     Setelah keberhasilan program IFFS 2024,              Following the success of the 2024 IFFS program,
                                                     dipandang perlu untuk menduplikasi program ini       it was deemed necessary to replicate the initiative
                                                     pada tahun 2025 di lokasi yang bersebelahan          in 2025 at a site directly adjacent to the 2024
                                                     langsung dengan IFFS 2024. Pada program              location. Under the 2025 IFFS replication program,
                                                     duplikasi IFFS 2025, dilakukan penanaman 20.000      20,000 Arabica coffee trees were planted, along
                                                     pohon Kopi Arabika, 1.000 pohon Alpukat sebagai      with 1,000 avocado trees as shade trees, as well as
                                                     pohon pelindung, serta penanaman sayuran dan         vegetables and forage crops.
                                                     HPT.
                               Mitra program         Kelompok Tani Hutan (KTH) Ayek Bahu, yang telah      Forest Farmer Group (KTH) Ayek Bahu, registered
                               Program partners      teregistrasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup       with the Ministry of Environment and Forestry
                                                     (KLHK) dengan Nomor SK: 5713/MENLHK-PSKL/            (KLHK) under Decree No. 5713/MENLHK-PSKL/
                                                     PKPS/PSL.0/6/2022.                                   PKPS/PSL.0/6/2022.
                               Tujuan program        1. Memperbaiki tutupan lahan dan pengkayaan          1. Improving land cover and enhancing vegetation
                               Program objective        vegetasi di hutan kemasyarakatan, sekaligus          in community forests, while supporting better
                                                        mendukung tata kelola air yang lebih baik;           water management;
                                                     2. Meningkatkan      kualitas   udara      melalui   2. Improving air quality through increased oxygen
                                                        pengkayaan oksigen dan penyerapan karbon             production and carbon dioxide absorption, as
                                                        dioksida, serta membantu menahan longsoran           well as helping to prevent landslides in erosion-
                                                        pada lahan yang rawan erosi; dan                     prone areas; and
274                                                  3. Memberdayakan masyarakat setempat melalui         3. Empowering local communities through
                                                        kelompok tani yang teregistrasi di Kementerian       farmer groups registered with the Ministry of
                                                        Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sehingga             Environment and Forestry, with the potential to
                                                        berpotensi meningkatkan pendapatan lokal.            increase local income.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Status                Hutan lindung                                        Protected forest
                               Status
                               Kategori IUCN         1. Kopi Arabika (Coffea arabica): endangered (EN);   1. Arabica coffee (Coffea arabica): endangered
                               IUCN Category            dan                                                  (EN); and
                                                     2. Alpukat.                                          2. Avocado.
Page 275
                                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)




Biaya dan Evaluasi Kinerja Lingkungan [OJK F.4, F.16]
Environmental Costs and Performance Evaluation

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan                      As part of its commitment to responsible environmental
lingkungan     yang     bertanggung      jawab,       PTPI             management, PTPI allocates resources in a structured
mengalokasikan sumber daya secara terencana untuk                      manner to ensure that all operational activities are
memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan                      aligned with sustainability principles. Throughout 2025,
sesuai prinsip keberlanjutan. Sepanjang tahun 2025,                    the Company realized an environmental management
Perusahaan merealisasikan anggaran pengelolaan                         budget of Rp138.59 billion. This budget was utilized to
lingkungan sebesar Rp138,59 miliar. Anggaran ini                       support environmental impact control, environmental
digunakan untuk mendukung pengendalian dampak                          quality monitoring, waste and emissions management,
lingkungan,     pemantauan      kualitas    lingkungan,                regulatory compliance, and other initiatives aimed
pengelolaan limbah dan emisi, kepatuhan regulasi,                      at enhancing environmental performance. The
serta program peningkatan kinerja lingkungan lainnya.                  expenditure reflects the Company’s preventive and
Realisasi biaya tersebut merupakan bagian dari                         corrective approach to minimizing environmental risks
pendekatan preventif dan korektif Perusahaan dalam                     while maintaining social acceptance in its operational
meminimalkan risiko lingkungan sekaligus menjaga                       areas. [OJK F.4]
keberterimaan sosial di wilayah operasional. [OJK F.4]

Untuk     mengevaluasi         efektivitas pengelolaan                 To evaluate the effectiveness of its environmental
lingkungan, PTPI melaksanakan Survei Kepuasan                          management efforts, PTPI conducts Environmental
Lingkungan kepada masyarakat di sekitar wilayah                        Satisfaction Surveys among the communities
operasional. Survei ini bertujuan mengukur persepsi atas               surrounding its operational areas. These surveys aim
dampak positif dan potensi dampak negatif kegiatan                     to assess perceptions of both the positive impacts and
Perusahaan, sekaligus menjadi dasar perbaikan                          potential negative effects of the Company’s activities,
kebijakan dan penyusunan program tanggung jawab                        while also serving as a basis for improving policies
sosial dan lingkungan yang lebih tepat sasaran.                        and designing more targeted social and environmental
                                                                       responsibility programs.


    Survei Kepuasan                    Skor | Score                 dengan kategori | with category
    Lingkungan Tahun 2025
    Environmental Satisfaction         92,73 Sangat Puas
    Survey in 2025                                                  Very Satisfied
                                       *menunjukkan bahwa pengelolaan dampak lingkungan dinilai berjalan baik oleh masyarakat
                                       *Indicating that environmental impact management is perceived by the community as being implemented well.




    Skala Nilai Survei Kepuasan Lingkungan
    Environmental Satisfaction Survey Scale



            <20                ≥20–<40                    ≥40–<60                         ≥60–<80                           ≥80


          Tidak Puas         Kurang Puas                Cukup Puas                           Puas                    Sangat Puas
                                                                                                                                                   275
          Dissatisfied       Less Satisfied            Fairly Satisfied                     Satisfied                Very Satisfied
                                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




Selain pengukuran persepsi melalui survei, Perusahaan                  In addition to perception measurement through
menyediakan mekanisme pengaduan yang terbuka                           surveys, the Company provides an open and
dan transparan untuk menampung keluhan masyarakat                      transparent grievance mechanism to accommodate
terkait aspek lingkungan. Seluruh pengaduan dikelola                   community environmental complaints. All grievances
Page 276
                                                                                                             Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                             Environmental Impact Management and Climate Change




                               secara terkoordinasi oleh Departemen Komunikasi              are managed in a coordinated manner by the
                               Korporat, Departemen Lingkungan Hidup, dan                   Corporate Communication Department, Environmental
                               Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan              Department, and Corporate Social and Environmental
                               (TJSL) guna memastikan respons yang cepat dan                Responsibility (TJSL) Department to ensure timely
                               penyelesaian yang tuntas.                                    response and effective resolution.


                                   Pengaduan Terkait Lingkungan
                                   Tahun 2025 [OJK F.16]                   6                                           100%
                                   Environmental-Related                   pengaduan terkait lingkungan                pengaduan telah ditindaklanjuti
                                   Complaints in 2025                      environmental-related complaints            dan diselesaikan
                                                                                                                       of the complaints have been
                                                                                                                       followed up on and resolved




                               Manajemen Perubahan Iklim
                               Climate Change Management



                               Perubahan iklim menjadi salah satu isu strategis yang        Climate change represents a key strategic issue
                               memengaruhi ketahanan operasional, biaya produksi,           affecting operational resilience, production costs, raw
                               ketersediaan bahan baku, serta daya saing Perusahaan         material availability, and the Company’s long-term
                               dalam jangka panjang. Oleh karena itu, PTPI mengelola        competitiveness. Accordingly, PTPI manages climate-
                               risiko dan peluang terkait iklim melalui pendekatan yang     related risks and opportunities through a structured
                               terstruktur, termasuk penguatan tata kelola, strategi,       approach, encompassing strengthened governance,
                               manajemen risiko, serta pengukuran kinerja dan target        strategy, risk management, as well as performance
                               penurunan emisi.                                             measurement and emissions reduction targets.




                               Tata Kelola Perubahan Iklim                                [GRI 2-12, 2-13] [OJK E.1] [TCFD G2]

                               Climate Governance



                               Dalam upaya mengembangkan PTPI sebagai                       In advancing PTPI as a sustainable company, the Board
                               perusahaan yang berkelanjutan, Dewan Komisaris dan           of Commissioners and the Board of Directors actively
                               Direksi secara aktif memberikan arahan serta melakukan       provide direction and oversight on corporate policies.
                               pengawasan atas kebijakan perusahaan. Pengawasan             This oversight includes monitoring the implementation
                               tersebut    mencakup      pemantauan      implementasi       of the PTPI Sustainability Policy, development strategies,
                               Kebijakan Keberlanjutan, strategi pengembangan, serta        as well as the management of risks and impacts
                               pengelolaan risiko dan dampak yang terkait dengan            associated with sustainable growth and the execution
                               pertumbuhan berkelanjutan dan pelaksanaan tanggung           of corporate social responsibility initiatives. [GRI 2-13]
276                            jawab sosial Perusahaan. [GRI 2-13]

                               Sejalan  dengan    komitmen     keberlanjutannya,            In line with its sustainability commitment, PTPI has an
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               PTPI menerapkan struktur tata kelola ESG melalui             ESG governance structure through an ESG Development
                               tim pengembangan dan implementasi ESG yang                   and Implementation Team, formalized by the President
Page 277
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




dilegalisasi oleh Direktur Utama. Tim ESG terdiri dari     Director. The ESG team comprises Directors at the
Direktur di tingkat divisi dan Wakil Direktur Utama        divisional level, with the Vice President Director serving
sebagai penanggung jawab utama dalam memastikan            as the key accountable leader to ensure the effective
kesinambungan pengelolaan aspek ESG sesuai bidang          and continuous management of ESG aspects within
masing-masing. Direktur Utama berperan memberikan          their respective areas. The President Director provides
arahan serta melakukan pengawasan atas pelaksanaan         strategic direction and oversight of sustainability
kegiatan keberlanjutan. [TCFD G1] [GRI 2-13]               initiatives. [TCFD G1] [GRI 2-13]

Manajemen perusahaan berperan penting dalam                Management plays a critical role in addressing climate-
mengelola risiko dan peluang terkait iklim melalui         related risks and opportunities through the integration
integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.    of sustainability considerations into business strategy.
Proses ini mencakup identifikasi risiko iklim, seperti     This includes identifying climate risks, such as potential
potensi gangguan rantai pasok dan peningkatan emisi,       supply chain disruptions and increased emissions,
sekaligus pemetaan peluang, antara lain efisiensi          as well as mapping opportunities, including energy
energi dan pengembangan produk yang lebih ramah            efficiency and the development of more environmentally
lingkungan. Dengan pendekatan berbasis data,               friendly products. Through a data-driven approach, the
Perusahaan mendorong langkah mitigasi dan adaptasi         Company advances proactive mitigation and adaptation
secara proaktif, termasuk melalui investasi teknologi      measures, including investments in green technologies
hijau dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan           and collaboration with stakeholders to support the
untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah             transition toward a low-carbon economy. [TCFD G1] [GRI 2-13]
karbon. [TCFD G1] [GRI 2-13]

PTPI juga menerapkan program insentif yang                 PTPI also implements incentive programs that link
mengaitkan pencapaian target pengelolaan isu               the achievement of climate-related targets to variable
perubahan iklim dengan kompensasi variabel bagi            compensation for Board of Directors members. These
anggota Direksi. Insentif ini didasarkan pada KPI          incentives are based on GHG emission reduction KPIs,
pengurangan emisi GRK, yang dimasukkan dalam               which are incorporated into executive performance
scorecard kinerja eksekutif dan menjadi salah satu         scorecards and serve as a determining factor in bonus
faktor penentu besaran bonus yang diberikan. [GRI 2-19]    allocation. [GRI 2-19]

Perusahaan secara konsisten membahas isu perubahan         Climate change issues are consistently addressed in
iklim dalam rapat Direksi yang diselenggarakan secara      Board of Directors meetings held regularly, at least
berkala, setidaknya satu kali setiap bulan. Agenda ini     once a month. These meetings provide a key platform
menjadi momen penting untuk meninjau perkembangan          to review the progress of sustainability programs,
program keberlanjutan, strategi mitigasi, capaian dan      mitigation strategies, emissions reduction achievements
target pengurangan emisi, serta inovasi produk ramah       and targets, as well as environmentally friendly product
lingkungan secara terpadu. [GRI 2-13]                      innovations in an integrated manner. [GRI 2-13]

Untuk      meningkatkan     kualitas      pengungkapan     To enhance the quality of climate-related disclosures,
perubahan     iklim,   PTPI     juga     mempersiapkan     PTPI is strengthening its supporting infrastructure,
infrastruktur pendukung, mencakup penguatan                including capability development, climate risk
kompetensi, penilaian risiko terkait iklim, studi dampak   assessments, studies on the impacts of climate change
perubahan iklim terhadap aktivitas operasional dan         on operational activities and financial position, the
posisi keuangan, strategi integrasi risiko dan peluang,    integration of climate-related risks and opportunities
serta penetapan metrik yang sesuai. Dalam rangka           into strategy, and the establishment of appropriate            277
mempersiapkan penerapan IFRS S1 dan IFRS S2, PTPI          metrics. In preparation for the adoption of IFRS S1
menyelenggarakan berbagai pelatihan, antara lain:          and IFRS S2, PTPI has conducted a series of training
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




                                                           programs, including:
Page 278
                                                                                                    Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                    Environmental Impact Management and Climate Change




                               1.   Sustainability   Reporting:    Standards     and    1.    Sustainability    Reporting:     Standards     and
                                    Implementation Update Terkini ISSB Standards              Implementation—Latest Updates on ISSB Standards
                                    IFRS S1 dan IFRS S2; dan                                  IFRS S1 and IFRS S2; and
                               2.   Workshop IFRS Sustainability Standards (SDS) dan    2.    Workshops on IFRS Sustainability Standards (SDS)
                                    Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK).                 and Sustainability Disclosure Standards (SPK).

                               Pada tahap ini, pengungkapan perubahan iklim             At this stage, climate-related disclosures in the report
                               dalam laporan masih bersifat terbatas dan akan terus     remain limited and will be progressively enhanced. [TCFD
                               ditingkatkan secara bertahap. [TCFD G1]                  G1]




                               Manajemen Risiko Perubahan Iklim                                        [OJK E.3]

                               Climate Risk Management



                               Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan     As part of the implementation of good corporate
                               yang baik (good corporate governance), PTPI              governance, PTPI applies an integrated risk
                               menerapkan sistem manajemen risiko terintegrasi          management system to support value creation for
                               untuk mendukung penciptaan nilai bagi pemegang           shareholders while fulfilling its commitments to
                               saham serta memenuhi komitmen kepada karyawan            employees and stakeholders. Risk management also
                               dan pemangku kepentingan. Manajemen risiko               serves as a key instrument to ensure the achievement
                               juga menjadi instrumen penting untuk memastikan          of corporate objectives, including targets set in the
                               pencapaian sasaran Perusahaan, termasuk target           Company’s Work Plan and Budget (RKAP). Since 2013,
                               yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran         PTPI’s risk management policy has been aligned with
                               Perusahaan (RKAP). Sejak 2013, kebijakan pengelolaan     ISO 31000:2011 Risk Management Systems.
                               risiko PTPI mengacu pada ISO 31000:2011 Sistem
                               Manajemen Risiko.

                               Sesuai Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-2/            In accordance with the Regulation of the Minister of
                               MBU/03/2023, Perusahaan melakukan penyesuaian            State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia
                               pedoman penerapan manajemen risiko yang                  No. PER-2/MBU/03/2023, the Company has updated its
                               dituangkan dalam Pedoman Manajemen Risiko Pupuk          risk management framework as outlined in the Pupuk
                               Indonesia Nomor Dokumen PI-SMT-PD-012 Rev 0              Indonesia Risk Management Guidelines Document
                               Tanggal 30 September 2025, serta menyusun prosedur       No. PI-SMT-PD-012 Rev 0 dated September 30, 2025,
                               pendukung implementasi Pedoman Manajemen                 along with the development of supporting procedures
                               Risiko. Implementasi manajemen risiko dijalankan         for implementation. Risk management is implemented
                               secara berkelanjutan pada seluruh fungsi dan jenjang     continuously across all functions and organizational
                               organisasi, dengan proses identifikasi, analisis, dan    levels, with processes covering risk identification,
                               pengelolaan risiko yang dikategorikan berdasarkan        analysis, and mitigation based on the Company’s risk
                               taksonomi risiko perusahaan serta didukung oleh          taxonomy, supported by a risk management information
                               sistem informasi manajemen risiko.                       system.

278                            Risiko terkait perubahan iklim, lingkungan hidup,        Climate-, environmental-, and social-related risks are
                               dan sosial dikelompokkan ke dalam taksonomi risiko       classified under the Company’s environmental and social
                               sosial dan lingkungan. PTPI melakukan identifikasi       risk taxonomy. PTPI conducts climate risk identification
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               dan penilaian risiko iklim melalui proses yang           and assessments through a structured process,
                               terstruktur, termasuk pemetaan risiko fisik dan risiko   including the mapping of physical and transition risks by
                               transisi dengan mempertimbangkan data lingkungan,        considering environmental data, operational conditions,
                               operasional, serta perkembangan regulasi. Penilaian      and regulatory developments. The assessment aims
Page 279
                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)




dilakukan untuk memahami potensi dampak terhadap            to understand potential impacts on the supply chain,
rantai pasok, proses produksi, dan distribusi, serta        production processes, and distribution, while involving
melibatkan pemangku kepentingan internal dan                both internal and external stakeholders to ensure that
eksternal agar seluruh aspek risiko, termasuk bencana       all risk dimensions, including natural hazards, policy
alam, perubahan kebijakan, dan tekanan pasar, dapat         changes, and market pressures, are comprehensively
diantisipasi secara lebih menyeluruh. Perusahaan            addressed. The Company continuously monitors the
melakukan pemantauan terhadap hasil identifikasi            outcomes of climate risk identification. Climate-related
risiko terkait perubahan iklim yang telah dilakukan.        risks that are assessed as having potential impacts on
Risiko terkait perubahan iklim yang berdasarkan hasil       performance and risk management are recorded in the
analisis dinilai memiliki potensi dampak terhadap           Company’s risk register and managed in accordance
kinerja dan pengelolaan risiko Perusahaan selanjutnya       with the established risk management processes. [TCFD
dicatat dalam risk register Perusahaan dan dikelola         R1]

sesuai dengan proses manajemen risiko yang berlaku.
[TCFD R1]



Untuk memastikan risiko utama dapat dikendalikan,           To ensure that key risks remain under control,
Perusahaan melakukan pemantauan dan evaluasi                the Company conducts periodic monitoring and
tingkat risiko secara periodik. Berbagai langkah mitigasi   evaluation of risk levels. Various mitigation measures
dijalankan, antara lain peningkatan efisiensi energi,       are implemented, including enhancing energy
pengurangan emisi GRK, serta penerapan teknologi            efficiency, reducing GHG emissions, and adopting
yang lebih ramah lingkungan dalam proses produksi.          more environmentally friendly production process
PTPI juga memperkuat langkah adaptasi melalui               technologies. PTPI also strengthens its adaptation
diversifikasi produk, penguatan ketahanan rantai pasok,     efforts through product diversification, improved
serta penerapan Kebijakan Keberlanjutan yang selaras        supply chain resilience, and the implementation of
dengan regulasi nasional maupun global. Proses ini          sustainability policies aligned with both national and
diawasi melalui mekanisme manajemen risiko untuk            global regulations. These processes are overseen
memastikan langkah yang diterapkan tetap relevan dan        through the risk management framework to ensure
efektif terhadap dinamika iklim yang terus berkembang.      that the measures remain relevant and effective in
[TCFD R2]                                                   addressing evolving climate dynamics. [TCFD R2]

Proses identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko      The processes of identifying, assessing, and managing
iklim diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen            climate risks are integrated into the Company’s overall
risiko perusahaan melalui pendekatan holistik dan           risk management framework through a holistic and
berbasis data. Risiko iklim dianalisis bersama risiko       data-driven approach. Climate risks are analyzed
strategis, operasional, finansial, serta risiko lainnya     alongside strategic, operational, financial, and other risk
melalui mekanisme pengelolaan risiko korporasi yang         categories through enterprise-wide risk management
mencakup seluruh unit bisnis. Hasil penilaian risiko        mechanisms covering all business units. The results
digunakan sebagai masukan dalam pengambilan                 of these assessments serve as key inputs in strategic
keputusan strategis, termasuk perencanaan investasi,        decision-making, including investment planning,
inovasi produk, dan pengelolaan rantai pasok. Sejalan       product innovation, and supply chain management. In
dengan hal tersebut, Perusahaan secara bertahap             line with these efforts, the Company is progressively
memperkuat pemantauan kondisi aset, evaluasi                strengthening asset condition monitoring, location
risiko lokasi, serta perencanaan pemeliharaan aset          risk assessments, and asset maintenance planning
untuk mendukung ketahanan operasional, strategi             to support operational resilience, climate change
adaptasi perubahan iklim, dan keberlangsungan bisnis        adaptation strategies, and business continuity. [TCFD R3]     279
Perusahaan. [TCFD R3]
                                                                                                                          2025 Sustainability Report
Page 280
                                                                                                               Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                               Environmental Impact Management and Climate Change




                               Strategi Perubahan Iklim                            [GRI 201-2] [TCFD S1, S2, S3]

                               Climate Change Strategy



                               Sebagai bagian dari industri yang menopang sektor               As a key player in supporting the agricultural sector, PTPI
                               pertanian, PTPI menghadapi eksposur yang tinggi                 encounters significant exposure to the impacts of climate
                               terhadap dampak perubahan iklim. Meningkatnya                   change. Increasing frequency of extreme weather
                               frekuensi cuaca ekstrem, pergeseran pola musim, serta           events, shifting seasonal patterns, and environmental
                               degradasi lingkungan memunculkan tantangan baru                 degradation present emerging challenges for the
                               bagi industri pupuk, baik dari sisi operasional, rantai         fertilizer industry, affecting operations, supply chains,
                               pasok, maupun dinamika permintaan. Kondisi tersebut             and demand dynamics. These conditions require
                               menuntut kesiapan PTPI dalam mengantisipasi berbagai            PTPI to strengthen its preparedness in addressing the
                               implikasi perubahan iklim terhadap keberlangsungan              implications of climate change on business continuity.
                               usaha.

                               Sejalan     dengan        hal    tersebut, Perusahaan           In line with this, the Company integrates climate change
                               mengintegrasikan pengelolaan risiko perubahan iklim             risk management into its business strategy and overall
                               ke dalam strategi bisnis dan manajemen risiko sebagai           risk management framework as part of strengthening
                               bagian dari penguatan ketahanan usaha jangka                    long-term business resilience. Risk identification
                               panjang. Identifikasi dan penilaian risiko dilakukan            and assessment are conducted through climate risk
                               melalui analisis risiko iklim dengan mempertimbangkan           analysis, taking into account potential operational
                               potensi dampak operasional terhadap kegiatan usaha.             impacts on business activities. The assessment applies
                               Penilaian menggunakan inherent heatmap manajemen                the inherent risk heatmap to evaluate the likelihood and
                               risiko untuk mengukur tingkat probabilitas dan besaran          magnitude of potential impacts.
                               dampak yang mungkin timbul.

                               Dalam proses tersebut, analisis risiko iklim dilakukan          In this process, climate risk analysis is carried out
                               berdasarkan Risk Assessment Criteria Metric (RACM)              based on the Risk Assessment Criteria Metric (RACM),
                               dengan mempertimbangkan kriteria kemungkinan                    considering the Company’s 2025 risk likelihood and
                               risiko dan dampak risiko Pupuk Indonesia Tahun 2025.            impact criteria. The analysis also considers global
                               Analisis juga mempertimbangkan skenario peningkatan             warming scenarios of below 2°C and above 4°C over
                               suhu global below 2°C dan above 4°C pada horizon                the 2030, 2040, and 2050 time horizons as the basis
                               waktu 2030, 2040, dan 2050 sebagai dasar pemetaan               for risk mapping and the development of mitigation
                               tingkat risiko serta penyusunan langkah mitigasi dan            and adaptation measures. The below 2°C scenario
                               adaptasi. Skenario below 2°C mengacu pada skenario              refers to the publicly available Network for Greening
                               publik Network for Greening the Financial System (NGFS)         the Financial System (NGFS) (Below 2°C) scenario and
                               (Below 2°C) dan skenario The Intergovernmental Panel            the The Intergovernmental Panel on Climate Change
                               on Climate Change (IPCC) Shared Socio-economic                  (IPCC) Shared Socio-economic Pathways (SSP)1-2.6/
                               Pathways (SSP)1-2.6/ Representative Concentration               Representative Concentration Pathway (RCP) 2.6
                               Pathway (RCP)2.6 yang merepresentasikan jalur                   scenario, which represent a low-emission transition
                               transisi rendah emisi, sedangkan skenario above 4°C             pathway. Meanwhile, the above 4°C scenario refers to
                               mengacu pada skenario publik NGFS (Current Policies)            the publicly available NGFS (Current Policies) scenario
                               dan skenario IPCC dengan lintasan emisi tinggi yang             and IPCC high-emission pathways that represent global
                               merepresentasikan kenaikan suhu global di atas 4°C.             temperature increases exceeding 4°C.
280
                               Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko perubahan               The analysis indicates that the Company’s climate
                               iklim yang dihadapi Perusahaan terbagi menjadi risiko           change risks are categorized into physical
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               fisik dan risiko transisi, yang masing-masing memiliki          and transition risks, each with distinct impact
                               karakteristik dampak, termasuk implikasi finansial,             characteristics, including financial implications, as
                               serta pendekatan pengelolaan yang berbeda, dengan               well as different management approaches, with
                               implikasi finansial diungkapkan pada bagian tindakan            the financial implications disclosed in the relevant
                               mitigasi dan adaptasi. [GRI 201-2]                              mitigation and adaptation measures. [GRI 201-2]
Page 281
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




Risiko Fisik
Physical Risks

Risiko fisik merupakan risiko yang timbul akibat                   Physical risks arise from changes in climate conditions
perubahan kondisi iklim yang berdampak langsung                    that have direct impacts on the Company’s assets,
terhadap aset, operasional, dan rantai pasok                       operations, and supply chain.
Perusahaan.

                                 Cuaca Ekstrem dan Banjir | Extreme Weather and Flooding

 Risiko     Cuaca ekstrem (badai)                                    Inherent       • Below 2°C
 Risk       Peningkatan frekuensi dan intensitas badai               heatmap          Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
            berpotensi menyebabkan gangguan operasional                               secara umum berada pada tingkat rendah
            serta kerusakan pada fasilitas produksi, gudang,            Low to        hingga menengah.
                                                                       Moderate
            dan persediaan.                                           2030, 2040,     Below 2°C
                                                                         2050
            Extreme weather (storms)                                                  Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
            The increasing frequency and intensity of storms                          generally at a low to moderate level.
            may disrupt operations and damage production                            • Above 4°C
            facilities, warehouses, and inventories.                                  Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                                                        Low to        secara umum berada pada tingkat rendah
                                                                       Moderate
                                                                      2030, 2040,     hingga menengah.
                                                                         2050
                                                                                      Above 4°C
                                                                                      Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                                                                      generally at a low to moderate level.
            Cuaca hujan berlebihan (banjir pluvial)                  Inherent       • Below 2°C
            Risiko peningkatan intensitas dan frekuensi              heatmap          Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
            curah hujan dapat menimbulkan biaya tambahan                              secara umum berada pada tingkat tinggi.
            akibat kerusakan pada aset pabrik, gudang, dan               High         Below 2°C
                                                                      2030, 2040,
            persediaan, serta berpotensi mengganggu proses               2050         Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
            produksi.                                                                 generally assessed as high.
            Excessive rainfall (pluvial flooding)                                   • Above 4°C
            The increased intensity and frequency of rainfall                         Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
            may lead to additional costs due to damage to                High
                                                                                      secara umum berada pada tingkat tinggi.
                                                                      2030, 2040,
            plant assets, warehouses, and inventories, and               2050         Above 4°C
            may disrupt production processes.                                         Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                                                                      generally assessed as high.
            Banjir pesisir                                           Inherent       • Below 2°C
            Risiko peningkatan tinggi banjir pesisir dapat           heatmap          Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
            menimbulkan biaya tambahan akibat kerusakan                               secara umum berada pada tingkat tinggi.
            pada aset pabrik dan persediaan di gudang pabrik.            High         Below 2°C
                                                                      2030, 2040,
            Coastal flooding                                             2050         Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
            The risk of rising coastal flood levels may lead to                       generally assessed as high.
            additional costs due to damage to plant assets and                      • Above 4°C
            inventories stored in plant warehouses.                                   Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                                                         High         secara umum berada pada tingkat tinggi.
                                                                      2030, 2040,
                                                                         2050         Above 4°C
                                                                                      Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                                                                      generally assessed as high.
                                                      Mitigasi | Mitigation
                                                                                                                                   281
 • Penguatan sistem drainase untuk mencegah genangan dan          • Strengthening drainage systems to prevent waterlogging
   aliran air yang merusak fasilitas.                               and water flows that may damage facilities.
 • Pemeliharaan rutin sistem kelistrikan dan tanggul pengaman.    • Routine maintenance of electrical systems and protective
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




                                                                    embankments.
 • Pembangunan flood barrier permanen di lokasi strategis.        • Construction of permanent flood barriers at strategic
                                                                    locations.
Page 282
                                                                                                                   Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                                   Environmental Impact Management and Climate Change




                                                                       Adaptasi | Adaptation tambahkan disini [GRI 201-2]
                               • Pada 31 Desember 2024, persediaan barang jadi                    • As of December 31, 2024, finished goods inventories were
                                 diasuransikan terhadap risiko kerugian, gempa bumi,                insured against risks of loss, earthquakes, fire, and other
                                 kebakaran, dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan           risks, with a total coverage value of Rp10.9 trillion and
                                 sebesar Rp10,9 triliun dan USD21,9 juta.                           USD21.9 million.
                               • Aset tetap Perusahaan diasuransikan terhadap risiko              • The Company’s fixed assets were insured against risks of
                                 gempa bumi, kebakaran, dan risiko lainnya dengan nilai             earthquakes, fire, and other risks, with a total coverage value
                                 pertanggungan sebesar Rp18,7 triliun dan USD3,9 miliar.            of Rp18.7 trillion and USD3.9 billion.
                               • Total beban asuransi Perusahaan pada tahun 2024 mencapai         • The Company’s total insurance expenses in 2024 amounted
                                 Rp38 miliar, yang mencerminkan langkah proteksi finansial          to Rp38 billion, reflecting its financial protection measures
                                 terhadap risiko bencana.                                           against disaster-related risks.


                                                                                    Kekeringan | Drought

                               Risiko     Perubahan pola curah hujan dan peningkatan                Inherent          • Below 2°C
                               Risk       suhu berpotensi memicu kekeringan yang dapat              heatmap             Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                          mengganggu pasokan air untuk proses produksi.                                 secara umum berada pada tingkat tinggi.
                                          Kondisi ini dapat meningkatkan biaya operasional              High            Below 2°C
                                                                                                     2030, 2040,
                                          akibat kebutuhan sumber air alternatif serta                  2050            Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                          penyesuaian proses pendinginan.                                               generally assessed as high.
                                          Changes in rainfall patterns and rising                                     • Above 4°C
                                          temperatures may trigger drought conditions                                   Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                          that could disrupt water supply for production                High
                                                                                                                        secara umum berada pada tingkat tinggi.
                                                                                                     2030, 2040,
                                          processes. This may lead to increased operational             2050
                                                                                                                        Above 4°C
                                          costs due to the need for alternative water sources                           Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                          and adjustments to cooling processes.                                         generally assessed as high.
                                                                                    Adaptasi | Adaptation
                               • Pengelolaan air terpadu untuk mengantisipasi banjir dan          • Integrated water management to anticipate flooding and
                                 kekeringan.                                                        drought.
                               • Penyesuaian operasional cooling tower dan peningkatan            • Optimization of cooling tower operations and increased heat
                                 kapasitas heat exchange agar sistem tetap efisien pada             exchange capacity to maintain efficiency under limited water
                                 kondisi air terbatas.                                              conditions.
                               • Pelatihan operator dalam manajemen air.                          • Operator training in water management.


                                                                 Kenaikan Suhu Air Laut | Rising Sea Water Temperatures

                               Risiko     Peningkatan suhu air laut berpotensi memengaruhi          Inherent          • Below 2°C
                               Risk       efektivitas sistem pendinginan fasilitas produksi         heatmap             Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                          yang memanfaatkan sumber air laut.                                            secara umum berada pada tingkat rendah
                                          Rising sea water temperatures may affect the                 Low to           hingga menengah.
                                                                                                      Moderate
                                          effectiveness of cooling systems in production             2030, 2040,        Below 2°C
                                                                                                        2050
                                          facilities that rely on seawater as a cooling source.                         Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
                                                                                                                        generally at a low to moderate level.
                                                                                                                      • Above 4°C
                                                                                                                        Risiko iklim tahun 2030, 2040, dan 2050
                                                                                                       Low to
                                                                                                      Moderate          secara umum berada pada tingkat rendah
                                                                                                     2030, 2040,
                                                                                                        2050
                                                                                                                        hingga menengah.
                                                                                                                        Above 4°C
                                                                                                                        Climate risks in 2030, 2040, and 2050 are
282                                                                                                                     generally at a low to moderate level.
                                                                      Adaptasi dan Mitigasi | Adaptation and Mitigation
                               • Transisi ke energi rendah karbon.                                • Transition to low-carbon energy.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               • Optimalisasi sistem pendingin (cooling system).                  • Optimization of cooling systems.
                               • Implementasi sensor suhu air laut dan sistem peringatan          • Implementation of sea water temperature sensors and early
                                 dini.                                                              warning systems.
Page 283
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)




                          Risiko Fisik Lainnya yang Dipertimbangkan | Other Considered Physical Risks

                                  Pergeseran pola musim tanam | Shifts in planting season patterns
 Risiko        Perubahan pola musim tanam akibat ketidakpastian iklim berpotensi memengaruhi pola permintaan pupuk.
 Risk          Changes in planting patterns due to climate uncertainty could potentially affect fertilizer demand patterns.



Risiko Transisi
Transition Risks

Risiko fisik merupakan risiko yang timbul akibat                     Physical risks are risks arising from changes in climate
perubahan kondisi iklim yang berdampak langsung                      conditions that directly impact the Company’s assets,
terhadap aset, operasional, dan rantai pasok                         operations, and supply chain.
Perusahaan.

                                  Regulasi dan Pasar Karbon | Carbon Regulations and Markets

 Risiko          Kenaikan biaya operasional dapat terjadi               Inherent       • Tahun 2030
 Risk            akibat penerapan regulasi kepatuhan pajak              heatmap          Risiko pada skenario below 2°C berada
                 karbon atau skema perdagangan karbon, yang                              pada tingkat menengah.
                 mendorong penyesuaian strategi bisnis dan               Moderate        2030:
                 operasional.                                             2030           The risk under the below 2°C scenario is
                 Operational costs may increase due to the                               at a moderate level.
                 implementation of carbon tax compliance                               • Tahun 2035 dan 2050
                 regulations or carbon trading schemes,                                  Risiko pada skenario below 2°C
                 prompting adjustments to business and                     High
                                                                                         meningkat menjadi tingkat tinggi.
                                                                          2035,
                 operational strategies.                                  2050           2035 and 2050
                                                                                         The risk under the below 2°C scenario
                                                                                         increases to a high level.
 Peluang         Penghematan karbon                                     Inherent       • Tahun 2030
 Opportunity     Potensi     penghematan       karbon     dapat         heatmap          Peluang pada skenario below 2°C
                 diperjualbelikan melalui mekanisme pasar                                berada pada tingkat rendah hingga
                 karbon.                                                  Low to         menengah.
                 Carbon savings                                          Moderate        2030:
                                                                           2030
                 Potential carbon savings can be traded through                          The opportunity under the below 2°C
                 carbon market mechanisms.                                               scenario is at a low to moderate level.
                                                                                       • Tahun 2035 dan 2050
                                                                                         Peluang pada skenario below 2°C
                                                                         Moderate        meningkat menjadi tingkat menengah.
                                                                          2035,
                                                                          2050
                                                                                         2035 and 2050
                                                                                         The opportunity under the below 2°C
                                                                                         scenario increases to a moderate level.

                 Proyek carbon capture and storage (CCS)                Inherent       • Tahun 2030
                 Pengembangan proyek CCS berpotensi                     heatmap          Peluang pada skenario below 2°C
                 membuka sumber pendapatan baru bagi                                     berada pada tingkat rendah hingga
                 Perusahaan, seiring meningkatnya kebutuhan               Low to
                                                                                         menengah.
                 solusi penurunan emisi.                                 Moderate        2030
                                                                           2030
                 Carbon capture and storage (CCS) projects                               The opportunity under the below 2°C
                 The development of CCS projects may open up                             scenario is at a low to moderate level.
                 new revenue streams for the Company, in line                          • Tahun 2035 dan 2050                         283
                 with the growing demand for emission reduction                          Peluang pada skenario below 2°C
                 solutions.                                                High
                                                                                         meningkat menjadi tingkat tinggi.
                                                                          2035,
                                                                                                                                     2025 Sustainability Report




                                                                          2050           2035 and 2050
                                                                                         The opportunity under the below 2°C
                                                                                         scenario increases to a high level.
Page 284
                                                                                                                      Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                                      Environmental Impact Management and Climate Change




                                              Proyek Nature-based Solutions (NbS)                       Inherent            • Tahun 2030
                                              Pengembangan proyek NbS berpotensi menjadi                heatmap               Peluang pada skenario below 2°C
                                              sumber pendapatan baru melalui penciptaan                                       berada pada tingkat menengah hingga
                                              kredit karbon serta mendukung mitigasi                     Moderate
                                                                                                                              tinggi.
                                              perubahan iklim.                                            to High             2030
                                                                                                           2030
                                              Nature-based Solutions (NbS) projects                                           The opportunity under the below 2°C
                                              The development of NbS projects may become                                      scenario is at a moderate to high level.
                                              a new source of revenue through the generation                                • Tahun 2035 dan 2050
                                              of carbon credits while supporting climate                                      Peluang pada skenario below 2°C
                                              change mitigation.                                            High              meningkat menjadi tingkat tinggi.
                                                                                                           2035,
                                                                                                           2050               2035 and 2050
                                                                                                                              The opportunity under the below 2°C
                                                                                                                              scenario increases to a high level.

                                                                                  Mitigasi | Mitigation [GRI 201-2]
                               • Penyusunan peta jalan dekarbonisasi hingga tahun 2050,             • Development of a decarbonization roadmap through 2050,
                                 dengan target penurunan emisi 12% pada 2030, 45% pada                targeting emission reductions of 12% by 2030, 45% by 2035,
                                 2035, dan 96% pada 2050.                                             and 96% by 2050.
                               • Penganggaran investasi pengembangan jangka panjang                 • Allocation of long-term development investment of up
                                 hingga Rp165 triliun, bersumber dari kas operasional                 to Rp165 trillion, sourced from operational cash flows
                                 dan pinjaman, untuk mendukung implementasi strategi                  and borrowings, to support the implementation of the
                                 dekarbonisasi.                                                       decarbonization strategy.
                               • Kajian awal terkait potensi sumber pendapatan baru dari            • Preliminary assessment of potential new revenue streams
                                 proyek CCS dan NbS untuk mengidentifikasi peluang bisnis             from CCS and NbS projects to identify business opportunities
                                 serta kesiapan implementasi.                                         and implementation readines.
                               • Pemanfaatan peluang penghematan karbon yang dapat                  • Leveraging tradable carbon savings opportunities as part of
                                 diperjualbelikan sebagai bagian dari strategi mitigasi transisi      the transition strategy toward a low-carbon economy.
                                 menuju ekonomi rendah karbon.



                                                                        Preferensi Konsumen | Consumer Preferences

                               Risiko         Perubahan preferensi konsumen global menuju               Inherent            Risiko ini pada skenario below 2°C berada
                               Risk           produk clean ammonia dan low-carbon fertilizer            heatmap             pada tingkat tinggi pada tahun 2030,
                                              berpotensi menekan pangsa pasar produk                                        2040, dan 2050.
                                              konvensional.                                                 High
                                                                                                                            Under the below 2°C scenario, this risk is
                                              Shifts in global consumer preferences toward                 2030,            assessed as high in 2030, 2040, and 2050.
                                                                                                           2035,
                                              clean ammonia and low-carbon fertilizers                     2050
                                              may reduce the market share of conventional
                                              products.
                                                                       Adaptasi dan Mitigasi | Adaptation and Mitigation
                               • PTPI mendorong pengembangan inovasi produk rendah                  • PTPI promotes the development of low-carbon product
                                 karbon, seperti blue/green/pink ammonia, nitrogen-based              innovations, such as blue/green/pink ammonia, nitrogen-
                                 fertilizers, low-emission urea, dan produk sejenis.                  based fertilizers, low-emission urea, and similar products.



                                                     Risiko Transisi Lainnya yang Dipertimbangkan | Other Considered Transition Risks

                                                                    Perkembangan teknologi | Technological developments
                               Risiko         Perkembangan teknologi rendah emisi yang berpotensi menimbulkan early stranded assets pada pabrik.
                               Risk           Advances in low-emission technology that could potentially lead to early stranded assets at the plant.
284
                               Peluang        Kemajuan teknologi ini membuka potensi efisiensi operasional yang dapat dimanfaatkan oleh PTPI.
                               Opportunity    This technological advancement creates opportunities for operational efficiency that can be leveraged by PTPI.
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 285
                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pada tahun 2025, Perusahaan telah merealisasikan           In 2025, the Company realized expenditures of Rp719.78
pengeluaran sebesar Rp719,78 miliar untuk implementasi     billion for the implementation of its transition plan. This
rencana transisi. Realisasi ini mencerminkan komitmen      reflects the Company’s commitment to executing its
Perusahaan dalam menjalankan strategi transisi,            transition strategy, while also representing a risk factor
sekaligus menjadi faktor risiko yang berdampak pada        that may impact its financial performance. [GRI 201-2]
kinerja keuangan. [GRI 201-2]




Metrik dan Target
Metrics and Targets



PTPI telah menyempurnakan peta jalan (roadmap)             PTPI has refined its decarbonization roadmap through
dekarbonisasi melalui validasi dan verifikasi target       third-party validation and verification of its targets. The
dekarbonisasi oleh pihak ketiga. Peta jalan ini disusun    roadmap is developed based on the 2010–2013 baseline
berdasarkan rerata tahun dasar 2010-2013 dan mengacu       average and aligns with national targets, including
pada target nasional Enhanced Nationally Determined        the Enhanced Nationally Determined Contribution
Contribution (ENDC) untuk tahun 2030, Second               (ENDC) for 2030, the Second Nationally Determined
Nationally Determined Contribution (SNDC) untuk            Contribution (SNDC) for 2035, and Net Zero Emission
target tahun 2035, dan Net Zero Emission (NZE) untuk       (NZE) for 2050. This roadmap reflects the Company’s
target tahun 2050. Peta jalan tersebut mencerminkan        commitment to implementing decarbonization in a
komitmen Perusahaan untuk menjalankan agenda               phased manner alongside increasing production
dekarbonisasi secara bertahap seiring dengan               capacity, while supporting national and NZE targets,
peningkatan kapasitas produksi, sekaligus mendukung        and aligning with global commitments, including the
target nasional dan NZE serta selaras dengan komitmen      Paris Agreement.
global, termasuk Perjanjian Paris.

Untuk menilai risiko dan peluang terkait iklim, PTPI       To assess climate-related risks and opportunities, PTPI
menggunakan berbagai metrik, antara lain intensitas        applies a range of metrics, including GHG emissions
emisi GRK, konsumsi energi, jejak karbon produk, serta     intensity, energy consumption, product carbon footprint,
potensi kerugian akibat bencana alam dan perubahan         and potential losses arising from natural disasters and
regulasi. Metrik tersebut diselaraskan dengan strategi     regulatory changes. These metrics are aligned with the
serta proses manajemen risiko Perusahaan guna              Company’s strategy and risk management processes
menilai dampak perubahan iklim terhadap operasional        to evaluate the impact of climate change on operations
dan kinerja keuangan. PTPI juga memantau indikator         and financial performance. PTPI also monitors
kinerja keberlanjutan, seperti efisiensi sumber daya dan   sustainability performance indicators, such as resource
tingkat adopsi teknologi ramah lingkungan, sebagai         efficiency and the adoption rate of environmentally
dasar dalam mengidentifikasi peluang transisi menuju       friendly technologies, as a basis for identifying transition
ekonomi rendah karbon. [TCFD M1]                           opportunities toward a low-carbon economy.
                                                           [TCFD M1]



Melalui skenario Business as Usual (BAU), emisi GRK        Under the Business as Usual (BAU) scenario, Scope
Cakupan 1 dan Cakupan 2 diproyeksikan meningkat            1 and 2 GHG emissions are projected to increase
signifikan sepanjang periode 2024–2050. Peningkatan        significantly over the 2024–2050 period. This increase         285
ini terutama dipengaruhi oleh proyeksi pertumbuhan         is primarily driven by projected growth in ammonia
kapasitas produksi amonia untuk memenuhi kebutuhan         production capacity to meet domestic demand, as well
                                                                                                                          2025 Sustainability Report




domestik, serta perluasan bisnis amonia non-pupuk,         as the expansion of non-fertilizer ammonia businesses,
seperti bahan bakar dan bahan kimia, yang menambah         such as fuels and chemicals, which contribute additional
kontribusi emisi. Tanpa intervensi mitigasi, emisi         emissions. Without mitigation interventions, emissions
diperkirakan meningkat hingga mendekati 25 juta ton        are projected to rise to nearly 25 million tons of CO₂e
CO2e pada tahun 2050.                                      by 2050.
Page 286
                                                                                                                                               Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                                                               Environmental Impact Management and Climate Change




                               Sebagai respons, PTPI menetapkan target penurunan                                               In response, PTPI established phased emission
                               emisi secara bertahap dibandingkan dengan skenario                                              reduction targets relative to the BAU scenario,
                               BAU, yaitu:                                                                                     comprising:
                               • Short-term target (2030),                                                                     • Short-term target (2030),
                               • Mid-term target (2035), dan                                                                   • Mid-term target (2035), and
                               • Long-term target (2050).                                                                      • Long-term target (2050).



                               Peta Jalan Dekarbonisasi
                               Decarbonization Roadmap

                               PTPI telah menetapkan peta jalan dekarbonisasi emisi                                            PTPI has a decarbonization roadmap for Scope 1 and 2
                               GRK Cakupan 1 dan 2 dengan target penurunan emisi                                               GHG emissions, with phased emission reduction targets
                               secara bertahap dibandingkan skenario BAU. Peta jalan                                           against the BAU scenario. The roadmap includes a
                               ini mencakup target jangka pendek pada tahun 2030                                               short-term target for 2030 to reduce emissions by
                               dengan penurunan emisi sebesar 24% dari BAU, target                                             24% from BAU, a mid-term target for 2035 of 45% from
                               jangka menengah pada tahun 2035 sebesar 45% dari                                                BAU, and a long-term target for 2050 of 96% from BAU,
                               BAU, serta jangka panjang pada tahun 2050 sebesar                                               equivalent to achieving NZE. [TCFD M3]
                               96% dari BAU, yang setara dengan pencapaian NZE.
                               [TCFD M3]




                                          Peta Jalan Dekarbonisasi PTPI Tahun 2030, 2035, dan 2050
                                          PTPI Decarbonization Roadmap for 2030, 2035, and 2050

                                                      30,00                                                                                                                 Pengurangan emisi
                                                                                                                                                       96%                  (emisi BAU – emisi
                                                      25,00                                                                                                                 aktual/proyeksi)
                                                                                                                            45%                                             Refers to emission
                                 million tons CO2eq




                                                      20,00                                                                                                                 reductions (BAU
                                   juta ton CO2eq




                                                                                                     24%
                                                                          17%                                                                                               emissions – actual/
                                                      15,00
                                                                                                                                                                            projected emissions).
                                                      10,00
                                                                                                                                                                            Emisi aktual / proyeksi
                                                       5,00                                                                                                                 actual/projected
                                                                                                                                                                            emissions
                                                         0
                                                                                                                                                                            Emisi BAU
                                                                     2025                      2030                      2035                         2050
                                                                                                                                                                            BAU Emission

                                                                                                                                                                            Target emisi
                                              Carbon offset residual emissions sekitar 1 juta ton CO2eq pada 2050 untuk mencapai NZE melalui                                Emission target
                                              pengembangan program NbS.
                                              Residual emissions of approximately 1 million tCO₂e in 2050 will be offset to achieve NZE through the
                                              development of NbS programs.




286
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 287
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




             2025                          2026–2030                         2031–2035                       2036–2050

 • Efisiensi energi dan fuel       • Efisiensi energi (Pusri-IIIB,   • Efisiensi energi dan fuel    • Efisiensi energi dan fuel
   switching.                        Revamping Ammonia                 switching.                     switching.
 • Peralihan bahan bakar dari        Pabrik-2 PKT) dan fuel          • Komersialisasi awal CCS/     • Peningkatan kapasitas
   batu bara ke gas alam.            switching.                        blue ammonia.                  CCS/produksi blue
 • Pemanfaatan CO2 untuk           • Pemanfaatan CO2 untuk           • Pemanfaatan green energy,      ammonia.
   CO2 cair dan dry ice.             soda ash.                         REC, dan biomass.            • Large scale green
 • Pemanfaatan green energy        • Hybrid green ammonia.           • Nature-based Solutions.        ammonia.
   dan renewable energy            • Pemanfaatan green energy,       • Kendaraan listrik.           • Pemanfaatan green energy,
   certificate (REC).                REC, serta biomass (co-         • Energy efficiency and fuel     REC, biomass, dan nuclear
 • Nature-based Solutions.           firing pilot project).            switching.                     (thorium).
 • Kendaraan listrik.              • Nature-based Solutions.         • Initiation of CCS/blue       • Nature-based Solutions.
 • Energy efficiency and fuel      • Kendaraan listrik.                ammonia.                     • Kendaraan listrik.
   switching.                      • Energy efficiency (Pusri-       • Adoption of green energy,    • Energy efficiency and fuel
 • Transition from coal to           IIIB, Revamping Ammonia           RECs, and biomass.             switching.
   natural gas.                      Plant-2 PKT) and fuel           • Nature-based Solutions.      • Large-scale CCS/blue
 • Utilization of CO₂ for liquid     switching.                      • Electric vehicles.             ammonia.
   CO₂ and dry ice production.     • Utilization of CO₂ for soda                                    • Large-scale green
 • Adoption of green energy          ash production.                                                  ammonia.
   and renewable energy            • Hybrid green ammonia                                           • Adoption of green energy,
   certificates (RECs).            • Adoption of green energy,                                        RECs, biomass, and nuclear
 • Nature-based Solutions.           RECs, and biomass (co-                                           (thorium).
 • Electric vehicles.                firing pilot project).                                         • Nature-based Solutions.
                                   • Nature-based Solutions.                                        • Electric vehicles .
                                   • Electric vehicles.




Untuk mencapai target tahun 2030, PTPI menyiapkan                    To achieve its 2030 target, PTPI developed a portfolio of
portofolio inisiatif dekarbonisasi yang meliputi:                    decarbonization initiatives, including:
1. Transisi energi dan penguatan energi hijau, termasuk              1. Energy transition and strengthening of green
    penggunaan bahan baku dan energi terbarukan                          energy, including the use of renewable feedstock
    sebesar 180 MW untuk produksi hybrid green                           and energy amounting to 180 MW for the production
    ammonia 156.420 ton per tahun, serta peningkatan                     of 156,420 tons per year of hybrid green ammonia,
    penggunaan energi terbarukan secara bertahap                         as well as the gradual increase in renewable energy
    dengan target 195 MW;                                                utilization with a target of 195 MW;
2. Peningkatan efisiensi proses dan operasional,                     2. Enhancement of process and operational efficiency,
    termasuk program efisiensi energi pada anak                          including energy efficiency programs across
    perusahaan, antara lain replacement pabrik Pupuk                     subsidiaries, such as the replacement of Pupuk
    Sriwijaya 3/4 menjadi IIIB, Revamping Ammonia                        Sriwijaya Plant 3/4 with Plant IIIB, Revamping
    Pabrik-2 PKT, serta inisiatif efisiensi lainnya;                     Ammonia Plant-2 PKT, and other efficiency initiatives;
3. Dekarbonisasi energi dan mobilitas, termasuk                      3. Energy and mobility decarbonization, including
    peningkatan penggunaan kendaraan listrik serta                       increased adoption of electric vehicles and the
    pengalihan listrik berbasis bahan bakar fosil menuju                 transition from fossil fuel-based electricity to green
    listrik berbasis energi hijau melalui pembelian                      energy through the purchase of renewable energy
    renewable energy certificate (REC), pemanfaatan                      certificates (RECs), utilization of solar power plants,
    PLTS, dan penerapan co-firing biomassa; dan                          and the implementation of biomass co-firing; and
4. Penguatan Nature-based Solutions (NbS), termasuk                  4. Strengthening of Nature-based Solutions (NbS),
    implementasi agroforestri dan bentuk penghijauan                     including the implementation of agroforestry and
    lainnya, sebagai bagian dari strategi penyeimbangan                  other greening initiatives as part of the Company’s
    emisi.                                                               emissions balancing strategy.                             287


Untuk mempercepat pelaksanaan inisiatif dekarbonisasi,               To accelerate the implementation of these initiatives,
                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




PTPI menetapkan strategi prioritas periode 2026–2030                 PTPI established the following priority strategies for the
sebagai berikut:                                                     2026–2030 period:
1. Menyusun kajian dan persiapan implementasi                        1. Conducting studies and preparing for the
    proyek utama, termasuk kajian CCS untuk produksi                     implementation of key projects, including a CCS
    blue ammonia di Aceh, kajian pengembangan                            study for blue ammonia production in Aceh, feasibility
Page 288
                                                                                                        Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                        Environmental Impact Management and Climate Change




                                    hybrid green ammonia di PIM (Pupuk Iskandar                  studies for hybrid green ammonia development at
                                    Muda), kajian pembangunan green hydrogen dan                 PIM (Pupuk Iskandar Muda), green hydrogen and
                                    green ammonia di PKG, serta kajian green hydrogen            green ammonia development at PKG, and a green
                                    PKC (Pupuk Kujang);                                          hydrogen study at PKC (Pupuk Kujang);
                               2.   Memperkuat pengembangan energi hijau dan              2.     Strengthening green energy development and
                                    efisiensi, termasuk pengembangan PLTS dan sumber             efficiency, including the expansion of solar power
                                    energi hijau lainnya, serta peningkatan kapasitas            plants and other renewable energy sources, as
                                    REC di seluruh anak perusahaan produsen pupuk;               well as increasing REC capacity across all fertilizer-
                                                                                                 producing subsidiaries;
                               3.   Mengembangkan         program     NbS      secara     3.     Advancing NbS programs on a sustained basis. In
                                    berkelanjutan. Pada tahun 2025, total penanaman              2025, total tree planting reached approximately
                                    pohon mencapai 687 ribu pohon pada lahan seluas              687,000 trees across 1,294 hectares, including areas
                                    1.294 Ha, termasuk luas area yang sedang dalam               under preparation. The NbS program will be scaled
                                    tahap penyiapan. Program NbS akan dikembangkan               progressively, targeting a cumulative total of around
                                    secara bertahap dengan target kumulatif sekitar 7,5          7.5 million trees and expansion of approximately
                                    juta pohon dan perluasan area sekitar 25.000 Ha              25,000 hectares by 2030; and
                                    pada tahun 2030; dan
                               4.   Melaksanakan transisi mobilitas rendah karbon         4.     Implementing a low-carbon mobility transition
                                    melalui penggantian kendaraan operasional                    through the gradual replacement of fuel-based
                                    berbasis BBM menjadi kendaraan listrik secara                operational vehicles with electric vehicles, both for
                                    bertahap, baik untuk kegiatan operasional di area            plant and non-plant operations.
                                    pabrik maupun non-pabrik.                             .

                               Sejalan dengan peta jalan jangka menengah, PTPI juga       In line with its mid-term roadmap, PTPI has also set a
                               menetapkan target tahun 2035 dengan penurunan              2035 target of reducing emissions by 45% from the
                               emisi sebesar 45% dari BAU sebagai kelanjutan dari         BAU scenario, as a continuation of strengthening energy
                               penguatan program transisi energi dan penerapan            transition programs and the phased implementation of
                               proyek dekarbonisasi secara bertahap.                      decarbonization projects.

                               Untuk mencapai target jangka panjang pada tahun            To achieve its long-term target for 2050, PTPI aims to
                               2050, PTPI menargetkan penurunan emisi sebesar             reduce emissions by 96% from BAU. Approximately 70%
                               96% dari BAU. Sekitar 70% dari total penurunan emisi       of total emission reductions are expected to come from
                               direncanakan berasal dari transisi grey ammonia            the transition from grey ammonia to clean ammonia,
                               menuju clean ammonia, yaitu green ammonia dan              namely green ammonia and blue ammonia. In parallel
                               blue ammonia. Sejalan dengan pengembangan clean            with the development of clean ammonia, PTPI is also
                               ammonia, PTPI juga menjajaki opsi energi bersih jangka     exploring long-term clean energy options, including
                               panjang, termasuk energi thorium (nuklir).                 thorium-based (nuclear) energy.


                                    Rencana Kapasitas Kumulatif Green dan Blue Ammonia PTPI dari Tahun 2030 hingga 2050
                                    Cumulative Green and Blue Ammonia Capacity Plan of the PTPI from 2030 to 2050
                                                                                              11,49
                                                                                                               Green ammonia sebagai bahan kimia rendah karbon
                                                                                                               Green ammonia as low carbon chemical
                                                    9,31         9,41          9,42
                                      8,31                                                                     Blue ammonia sebagai bahan kimia rendah karbon
                                                                                                               Blue ammonia as low carbon chemical
288                                                                                                            Green ammonia sebagai bahan baku pupuk
                                                                                                               Green ammonia for fertilizer product

                                                                                                               Blue ammonia sebagai bahan baku pupuk
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                               Blue ammonia for fertilizer product

                                                                                                               Grey ammonia

                                                                                                               Total kapasitas amonia
                                                                                                               Total ammonia capacity
                                     2030          2035          2040         2045            2050
Page 289
                                                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)




Dalam rangka mencapai target NZE pada tahun                                  To achieve its NZE target by 2050, PTPI plans to
2050, sisa emisi sekitar 1 juta ton CO2e direncanakan                        offset the remaining emissions of approximately 1
di-offset melalui penyerapan karbon dari program                             million tons of CO₂e through NbS. These initiatives
NbS yang mencakup inisiatif restorasi mangrove,                              include community forestry, agroforestry, afforestation,
agroforestri, aforestasi, reforestasi, konservasi, REDD+,                    reforestation, and revegetation programs, targeting the
dan revegetasi. Program ini menargetkan penanaman                            planting of approximately 109.5 million trees across an
sekitar 109,5 juta pohon pada area dengan luas kurang                        area of around 365,000 Ha.
lebih 365.000 Ha.

Selain inisiatif dekarbonisasi operasional, PTPI juga                        In addition to operational decarbonization efforts, PTPI
mempersiapkan partisipasi dalam pasar karbon dan                             is also preparing to participate in carbon markets and
perdagangan karbon melalui:                                                  carbon trading through:
1. Penyampaian Letter of Intent kepada IDX Carbon                            1. Submission of a Letter of Intent to IDX Carbon
    perihal untuk mencatatkan kredit karbon pada                                  regarding the listing of carbon credits on the
    Bursa Karbon Indonesia untuk proyek NbS, CCS,                                 Indonesia Carbon Exchange for NbS, CCS, and
    dan Soda Ash.                                                                 Soda Ash projects; and
2. Kajian internal terkait internal carbon pricing.                          2. Internal studies related to carbon pricing.




Emisi Gas Rumah Kaca                                        [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4] [OJK F.11] [TCFD M2]

Greenhouse Gas (GHG) Emissions



Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan                            As part of its commitment to environmental management
lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, PTPI                                and climate change mitigation, PTPI conducts
melaksanakan pengelolaan dan inventarisasi emisi                             comprehensive management and inventories of GHG
GRK secara komprehensif. Proses ini mencakup                                 emissions. This process includes the calculation and
penghitungan dan pelaporan emisi berdasarkan tiga                            reporting of emissions across three scopes, namely: [GRI
cakupan, yaitu: [GRI 3-3]                                                    3-3]



    Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)                Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2)                    Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 3)
     Direct GHG Emissions (Scope 1)                  Indirect GHG Emissions (Scope 2)                     Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)


     Berasal dari sumber yang dimiliki atau             Berasal dari penggunaan listrik yang                Berasal langsung dari aktivitas rantai nilai
    dikendalikan oleh Perusahaan, dengan             dipasok oleh Perusahaan Listrik Negara                  Perusahaan, termasuk transportasi dan
  kontribusi utama dari proses produksi dan            (PLN) maupun penyedia pihak ketiga,                    distribusi bahan baku, produksi bahan
     kegiatan utilitas di pabrik amonia serta            termasuk steam dari pihak ketiga.                   baku yang dibeli, serta emisi dari tahap
    fasilitas produksi lainnya. Penghitungan       Penghitungan dilakukan pada empat anak                              penggunaan produk.
  Cakupan 1 mencakup emisi dari industrial           perusahaan, yaitu PT Petrokimia Gresik,                  Directly derived from activities across
      process and product use (IPPU) serta           PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kalimantan                     the Company’s value chain, including
   pembangkitan energi (utilitas) di seluruh            Timur, dan PT Pupuk Iskandar Muda.                  the transportation and distribution of raw
  unit operasional, termasuk pabrik amonia,            Emisi dihitung berdasarkan konsumsi                   materials, the production of purchased
   urea, NPK, dan fasilitas produksi lainnya.      listrik untuk kebutuhan utilitas pabrik, baik               inputs, as well as emissions from the
  Derived from sources owned or controlled           dalam proses produksi maupun aktivitas                              product use phase.
 by the Company, with primary contributions                          non-pabrik.
      from production processes and utility       Derived from the consumption of electricity
   operations at ammonia plants and other             supplied by Perusahaan Listrik Negara                                                                289
   production facilities. Scope 1 calculations      (PLN) and third-party providers, including
 include emissions from industrial processes          steam sourced from third parties. The
  and product use (IPPU), as well as energy       calculation covers four subsidiaries, namely
                                                                                                                                                           2025 Sustainability Report




  generation (utilities) across all operational      PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang,
 units, including ammonia, urea, NPK plants,      PT Pupuk Kalimantan Timur, and PT Pupuk
          and other production facilities.          Iskandar Muda. Emissions are calculated
                                                   based on electricity consumption for plant
                                                   utilities, both in production processes and
                                                                 non-plant activities.
Page 290
                                                                                                                        Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                                        Environmental Impact Management and Climate Change




                               Dalam penyusunan inventarisasi emisi GRK Cakupan                            In preparing the Scope 1, 2, and 3 GHG emissions
                               1, 2, dan 3 yang diungkapkan dalam laporan ini, PTPI                        inventory disclosed in this report, PTPI engaged third-
                               memperoleh pendampingan dari pihak ketiga yang                              party support from a recognized emissions verification
                               merupakan lembaga verifikasi dan validasi emisi GRK                         and validation institution in Indonesia. In line with efforts
                               di Indonesia. Sejalan dengan peningkatan kualitas                           to enhance disclosure quality, the Scope 1 boundary
                               pengungkapan, ruang lingkup penghitungan Cakupan                            has been expanded to cover all production facilities,
                               1 saat ini telah mencakup seluruh fasilitas produksi                        including urea, NPK, ammonia plants, and others.
                               perusahaan, termasuk pabrik urea, NPK, amonia, dan
                               lain-lain.

                               Secara keseluruhan, total emisi GRK Cakupan 1 dan                           Overall, total Scope 1 and 2 GHG emissions in 2025
                               2 pada tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan                            increased by 2.10%, equivalent to 219,105 tons of
                               sebesar    2,10% atau sebesar 219.105 ton CO2eq                             CO₂eq, compared to 2024. This change was primarily
                               dibandingkan tahun 2024. Perubahan tersebut                                 driven by higher total energy consumption. [GRI 305-1, 305-2]
                               dipengaruhi oleh jumlah total konsumsi energi yang
                               meningkat. [GRI 305-1, 305-2]

                               Sementara itu, emisi GRK Cakupan 3 pada tahun 2025                          Meanwhile, Scope 3 GHG emissions in 2025 were
                               tercatat sebesar 52,32 juta ton CO2eq, meningkat                            recorded at 52.32 million tCO₂eq, representing an
                               2,95% dibandingkan tahun 2024. Kenaikan ini terutama                        increase of 2.95% compared to 2024. This increase
                               dipicu oleh meningkatnya penjualan pupuk urea dan                           was primarily driven by higher sales of urea and NPK
                               NPK. [GRI 305-3]                                                            fertilizers. [GRI 305-3]

                                              Target dan Emisi Aktual Cakupan 1 dan 2 (Tahun 2025) [GRI 305-1, 305-2]
                                              Scope 1 and 2 Emissions Targets and Actual Performance (2025)

                                                    18

                                                    16
                                                                                                                                                                       15,33
                                million ton CO2eq




                                                    14                        13,18                                   12,90
                                 juta ton CO2eq




                                                           12,87                              12,38
                                                                                                                                                                 13,07
                                                    12
                                                              10,95            10,87               10,42                 10,64
                                                    10

                                                    8

                                                    6

                                                    4

                                                    2

                                                    0
                                                           2022              2023             2024                   2025                                        2030

                                                           Target emisi         Emisi aktual                  Emisi business as                     Emisi business as
                                                           Emission Target      Actual Emissions              usual (BAU)                           usual (BAU) 2030

290                                     Cakupan 1 yang dimaksud adalah Kategori 1.1 dan Kategori 1.3.           Catatan: terdapat penyesuaian target emisi Cakupan 1 dan 2 untuk
                                                                                                                tahun 2030 sebagai hasil penyempurnaan peta jalan (roadmap)
                                        Kategori 1.2 dan Kategori 1.4 hanya memiliki signifikansi di
                                                                                                                dekarbonisasi. Penyesuaian ini telah melalui proses validasi dan
                                        bawah 0,5% terhadap Emisi Aktual Cakupan 1 dan 2.                       verifikasi oleh pihak ketiga, serta diselaraskan dengan target nasional
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                        Scope 1 as referred to here includes Category 1.1 and Category          Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) tahun 2030.
                                        1.3. Category 1.2 and Category 1.4 each contribute less than            Note: adjustments have been made to the Scope 1 and 2 emissions
                                        0.5% to total actual Scope 1 and 2 emissions.                           targets for 2030 following the refinement of the decarbonization
                                                                                                                roadmap. These adjustments have undergone third-party validation
                                                                                                                and verification and have been aligned with the national Enhanced
                                                                                                                Nationally Determined Contribution (ENDC) target for 2030.
Page 291
                                                                                                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)




Pada tahun 2025, PTPI mencatatkan penurunan emisi                                                   In 2025, PTPI achieved a reduction in Scope 1 and
GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 17,47% dibandingkan                                                     2 GHG emissions of 17.47% compared to the BAU
skenario BAU, atau setara dengan 2,25 juta ton CO2eq.                                               scenario, equivalent to 2.25 million tons of CO₂e.
Capaian ini melampaui target pengurangan emisi tahun                                                This achievement exceeded the Company’s emission
2025. Jika dibandingkan dengan tahun 2024, volume                                                   reduction target for 2025. Compared to 2024, the
pengurangan emisi tahun 2025 tercatat lebih tinggi. [GRI                                            volume of emission reductions recorded in 2025 was
305-1, 305-2]                                                                                       higher. [GRI 305-1, 305-2]

Selain pengukuran emisi secara absolut, PTPI                                                        In addition to measuring absolute emissions, PTPI
menghitung intensitas emisi sebagai indikator efisiensi                                             also calculates emissions intensity as an indicator of
proses produksi dalam mengendalikan emisi. Intensitas                                               production process efficiency in managing emissions.
emisi dihitung dengan membagi total emisi GRK                                                       Emissions intensity is calculated by dividing total
Cakupan 1 dan 2 (ton CO2eq) dengan total produksi (ton                                              Scope 1 and 2 GHG emissions (tons of CO₂eq) by
produk) untuk masing-masing komoditas, yaitu pupuk                                                  total production volume (tons of product) for each
urea dan amonia. Pada tahun pelaporan, intensitas                                                   commodity, namely urea and ammonia. During the
emisi GRK Cakupan 1 dan 2 tercatat sebesar 1,01 ton                                                 reporting year, Scope 1 and 2 emissions intensity was
CO2eq/ton amonia dan 0,48 ton CO2eq/ton urea. Jika                                                  recorded at 1.01 tons of CO₂eq per ton of ammonia
dibandingkan dengan baseline rerata tahun 2010-                                                     and 0.48 tons of CO₂eq per ton of urea. Compared to
2013, intensitas emisi amonia menunjukkan penurunan                                                 the 2010–2013 baseline average, ammonia emissions
sebesar 19,72%. [GRI 305-4]                                                                         intensity decreased by 19.72%. [GRI 305-4]

                         Target dan Intensitas Emisi Amonia Aktual (Tahun 2025) [GRI 305-4]
                         Ammonia Emissions Intensity Targets and Actual Performance (2025)

                                1,40
 million ton CO2eq/ton Amonia
  juta ton CO2eq/ton Amonia




                                1,20             1,15                    1,10                    1,10
                                                                                                                          1,01                                 1,06
                                1,00


                                0,80

                                0,60


                                0,40


                                0,20


                                  0
                                           2022                     2023                    2024                    2025                                      2030

                                            Target intensitas emisi amonia                           Intensitas emisi amonia aktual
                                            Ammonia emissions intensity target                       Actual ammonia emissions intensity
                                       Catatan: terdapat perubahan angka target intensitas emisi amonia pada tahun 2030 berdasarkan hasil penyempurnaan peta jalan
                                       (roadmap) dekarbonisasi melalui validasi dan verifikasi target dekarbonisasi oleh pihak ketiga
                                       Note: The 2030 ammonia emissions intensity target has been revised following the refinement of the PTPI decarbonization roadmap,
                                       based on third-party validation and verification of the decarbonization targets.
                                                                                                                                                                             291
                                                                                                                                                                             2025 Sustainability Report




Grafik tersebut menunjukkan tren intensitas emisi GRK                                               The chart illustrates the trend of GHG emissions
dari produksi amonia PTPI selama periode 2022–2025,                                                 intensity from PTPI’s ammonia production over the
serta target intensitas emisi yang ditetapkan untuk                                                 2022–2025 period, as well as the emissions intensity
tahun 2030. Dalam empat tahun terakhir, intensitas                                                  target set for 2030. Over the past four years, actual
emisi aktual secara konsisten berada di bawah target                                                emissions intensity has consistently remained below
tahunan, yang mencerminkan efektivitas pengendalian                                                 annual targets, reflecting the effectiveness of emission
Page 292
                                                                                                              Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                              Environmental Impact Management and Climate Change




                               emisi di fasilitas produksi. Pada tahun 2030, PTPI               control measures across production facilities. For 2030,
                               menargetkan intensitas emisi sebesar 1,06 ton CO2eq/             PTPI has set an emissions intensity target of 1.06 tons of
                               ton amonia sebagai bagian dari strategi jangka pendek            CO2eq/ton of ammonia as part of its short-term strategy.
                               Perusahaan. [GRI 305-4]                                          [GRI 305-4]




                               Inisiatif Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca [GRI 305-5] [OJK F.12] [RT-CH-110a.2]
                               GHG Emissions Reduction Initiatives

                               PTPI menjalankan berbagai inisiatif dekarbonisasi untuk          PTPI implements a range of decarbonization initiatives
                               menekan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 agar tetap berada              to reduce Scope 1 and 2 GHG emissions, ensuring that
                               di bawah jalur skenario BAU serta target emisi yang              emissions remain below the BAU trajectory and aligned
                               ditetapkan. Pengurangan emisi dihitung berdasarkan               with established targets. Emission reductions are
                               selisih antara emisi pada skenario BAU dengan emisi              calculated as the difference between emissions under
                               aktual pada tahun yang sama.                                     the BAU scenario and actual emissions in the same year.

                               Sejalan dengan peta jalan dekarbonisasi, PTPI                    In line with its decarbonization roadmap, PTPI projects
                               memproyeksikan total emisi GRK Cakupan 1 dan 2 pada              Scope 1 and 2 GHG emissions reductions of 11.63 million
                               tahun 2030 sebesar 11,63 juta ton CO2eq. Proyeksi ini            tons of CO₂eq by 2030. This projection takes into
                               mempertimbangkan rencana penambahan kapasitas                    account the planned expansion of ammonia production
                               produksi amonia hingga sekitar 1,3 kali dibandingkan             capacity to approximately 1.3 times the 2025 level.
                               tahun 2025. Pada tahun 2030, PTPI menargetkan                    For 2030, PTPI targets emission reductions of 3.70
                               pengurangan emisi sebesar 3,70 juta ton CO2eq melalui            million tons of CO₂eq through the implementation of
                               implementasi portofolio inisiatif dekarbonisasi yang             a strategically developed portfolio of decarbonization
                               telah dirancang secara strategis.                                initiatives.

                                              Target dan Pengurangan Emisi Aktual
                                              Targets and Actual Emissions Reductions

                                                    4,00                                                                                            3,70

                                                    3,50
                                million ton CO2eq
                                 juta ton CO2eq




                                                    3,00

                                                    2,50                         2,31                             2,25
                                                               1,92
                                                                                           1,96
                                                    2,00

                                                    1,50

                                                    1,00

                                                    0,50

                                                      0
                                                            2022              2023       2024                 2025                                 2030

292
                                                            Target pengurangan emisi       Pengurangan emisi aktual
                                                            Emissions reduction target     Actual emissions reduction
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 293
                                                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)




                       Keterangan
                                                                         2025                       2024                      2023                       2022
                       Description

 Aktual (ton CO2eq)
                                                                           2.253.778                  1.959.322                  2.307.973                   1.917.778
 Actual (tons CO2eq)
 Target (ton CO2eq)
                                                                            1.460.045                  1.592.481                 1.756.356                  1.740.572
 Target (tons CO2eq)
 Catatan:
 1. Perhitungan ini adalah penghitungan penurunan emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan menghitung gas-gas CO2, CH4, dan N2O dari seluruh pabrik termasuk amonia, urea,
    nonamonia, dan non-pabrik.
 2. Penghitungan dilakukan dengan pengukuran langsung terhadap penurunan konsumsi bahan baku/bahan bakar menggunakan alat ukur, dengan metode yang sesuai
    dengan petunjuk teknis penghitungan emisi GRK industri pupuk dari GHG Protocol dan Kementerian Perindustrian.
 3. Terdapat perubahan data pengurangan emisi di tahun 2024  karena adanya verifikasi inventarisasi emisi tahun 2024 oleh pihak ketiga (lembaga verifikasi dan validasi
    emisi GRK). Proses ini menghasilkan angka penurunan emisi yang dilaporkan lebih tinggi dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan
    peningkatan akurasi dalam pelaporan emisi GRK sesuai standar yang berlaku.
 4. Penurunan emisi dihitung berdasarkan selisih antara BAU (baseline rerata tahun 2010-2013) dan emisi aktual.
 5. Terdapat penyesuaian target pengurangan emisi untuk tahun 2030 sebagai hasil penyempurnaan peta jalan (roadmap) dekarbonisasi, yang telah melalui proses
    validasi dan verifikasi oleh pihak ketiga.
 Notes:
 1. The calculation covers Scope 1, Scope 2, and includes CO₂, CH₄, and N₂O gases from all facilities, including ammonia, urea, non-ammonia, and non-plant operations.
 2. Emissions are calculated based on direct measurements of reductions in raw material and fuel consumption using metering instruments, applying methodologies in line
    with the GHG Protocol and the Ministry of Industry’s technical guidelines for GHG emissions calculation in the fertilizer industry.
 3. Adjustments have been made to the 2024 emissions reduction data following third-party verification of the 2024 emissions inventory (by an accredited GHG verification
    and validation body). This process resulted in a higher reported emissions reduction compared to the previous report, reflecting improved accuracy in GHG emissions
    reporting in accordance with applicable standards.
 4. Emissions reductions are calculated as the difference between the BAU scenario (based on the 2010–2013 baseline average) and actual emissions.
 5. Adjustments have also been made to the 2030 emissions reduction target following the refinement of the decarbonization roadmap, which has undergone third-party
    validation and verification.




Hingga tahun 2025, implementasi inisiatif dekarbonisasi                                 As of 2025, the implementation of decarbonization
dilakukan melalui berbagai program efisiensi energi,                                    initiatives is carried out through various energy
pemanfaatan energi terbarukan, serta penggunaan                                         efficiency programs, the utilization of renewable energy,
teknologi rendah emisi di anak perusahaan, dengan                                       and the adoption of low-emission technologies across
rincian sebagai berikut:                                                                subsidiaries, as detailed below:
1. PT Pupuk Kujang                                                                      1. PT Pupuk Kujang
     •   Pemanfaatan REC dengan kapasitas 4 MW dari                                           •   Utilization of RECs with a capacity of 4 MW
         PT PLN;                                                                                  from PT PLN (Persero);
     •   Pemanfaatan hydropower off-grid untuk suplai                                         •   Utilization of off-grid hydropower for electricity
         listrik pompa air Curug dan Cikao melalui kerja                                          supply to Curug and Cikao water pumps in
         sama dengan Perum Jasa Tirta II;                                                         collaboration with Perum Jasa Tirta II;
     •   Pemanfaatan listrik PLTS berkapasitas 133                                            •   Utilization of solar power plants with a capacity
         kWp;                                                                                     of 133 kWp;
     •   Penggunaan motor listrik sebagai transportasi                                        •   Use of electric vehicles for official
         dinas;                                                                                   transportation;
     •   Implementasi efisiensi energi, termasuk                                              •   Implementation of energy efficiency measures,
         optimasi beban steam generation K-1B dan                                                 including optimization of steam generation
         electrical shifting pompa air pendingin K1B;                                             load at K-1B and electrical shifting of K1B
         dan                                                                                      cooling water pumps; and
     •   Utilisasi CO2 untuk produksi CO2 liquid, dry ice,                                    •   Utilization of CO₂ for the production of liquid
         dan lainnya.                                                                             CO₂, dry ice, and other products.
2. PT Petrokimia Gresik                                                                 2. PT Petrokimia Gresik                                                             293
     •   Pemanfaatan REC dengan kapasitas 3,5 MW                                              •   Use of REC with a capacity of 3.5 MW from PT
         dari PT PLN;                                                                             PLN (Persero);
                                                                                                                                                                            2025 Sustainability Report




     •   Pemanfaatan listrik PLTS berkapasitas 1,18                                           •   Solar power plant use with a capacity of 1.18
         MWp;                                                                                     MWp;
     •   Penggunaan kendaraan listrik sebagai                                                 •   Use of electric vehicles for operational
         kendaraan operasional; dan                                                               activities; and
Page 294
                                                                                                    Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Perubahan Iklim
                                                                                                    Environmental Impact Management and Climate Change




                                    •   Implementasi efisiensi energi, termasuk               •   Implementation of energy efficiency measures,
                                        penggantian desain economizer di unit pabrik              including economizer redesign in plant units
                                        dan penerapan teknologi amonia pabrik II.                 and the application of ammonia technology in
                                                                                                  Plant II.
                               3.   PT Pupuk Kalimantan Timur                            3.   PT Pupuk Kalimantan Timur
                                    •   Pemanfaatan listrik PLTS 3,8 MWp untuk                •   Utilization of solar power plants with a capacity
                                        operasional perkantoran;                                  of 3.8 MWp for office operations;
                                    •   Konversi kendaraan berbahan bakar fosil (bus,         •   Conversion of fossil fuel-based vehicles (buses,
                                        mobil, dan motor) menjadi kendaraan listrik;              cars, and motorcycles) to electric vehicles; and
                                        dan
                                    •   Implementasi efisiensi energi, termasuk               •   Implementation of energy efficiency measures,
                                        replacement pabrik 1 menjadi pabrik 5.                    including the replacement of Plant 1 with Plant
                                                                                                  5.
                               4.   PT Pupuk Iskandar Muda                               4.   PT Pupuk Iskandar Muda
                                    •   Pemanfaatan listrik PLTS 45 kWp, 54 kWp, dan          •   Utilization of solar power plants with capacities
                                        77 kWp pada gedung bagging, gedung diklat,                of 45 kWp, 54 kWp, and 77 kWp at the bagging
                                        dan gedung maintenance shop; dan                          building, training center, and maintenance
                                                                                                  shop; and
                                    •   Implementasi       efisiensi energi   melalui         •   Implementation of energy efficiency through
                                        penggantian tube superheater.                             the replacement of superheater tubes.
                               5.   PT Pupuk Sriwidjaja Palembang                        5.   PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
                                    •   Pemanfaatan listrik PLTS 210 kWp untuk                •   Utilization of solar power plants with a capacity
                                        operasi perkantoran;                                      of 210 kWp for office operations;
                                    •   Implementasi       efisiensi energi   melalui         •   Implementation of energy efficiency through
                                        peningkatan efisiensi konsumsi energi pabrik              improved plant energy consumption during
                                        sesuai turn around serta revitalisasi Pusri II            turnaround activities and the revitalization of
                                        menjadi Pusri IIB;                                        Pusri II into Pusri IIB;
                                    •   Pemanfaatan REC untuk Kantor Perwakilan               •   Utilization of REC for the Jakarta Representative
                                        Jakarta; dan                                              Office; and
                                    •   Penggunaan kendaraan listrik sebagai                  •   Use of electric vehicles for operational
                                        kendaraan operasional.                                    activities.



                               Emisi Udara Ambien [GRI 305-7] [OJK F.11]
                               Ambient Air Emissions

                               Dalam menjalankan kegiatan produksi, PTPI                 In conducting its production activities, PTPI manages
                               mengendalikan emisi udara sebagai bagian dari             air emissions as part of its environmental management
                               pengelolaan aspek lingkungan. Emisi yang dihasilkan       practices. Emissions generated from operations
                               dari proses operasional meliputi nitrogen oksida (NOx)    include nitrogen oxides (NOx) and sulfur oxides (SOx).
                               dan sulfur oksida (SOx). Kedua parameter tersebut         These parameters are monitored regularly due to their
                               dipantau secara berkala karena berpotensi berdampak       potential impacts on health and the environment if they
                               terhadap kesehatan dan lingkungan apabila melebihi        exceed threshold limits. PTPI ensures that exhaust gas
                               ambang batas. PTPI memastikan emisi gas buang             emissions comply with applicable standards under the
294                            tetap memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Menteri         Minister of Environment and Forestry Regulation No.
                               Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.17 Tahun           P.17 of 2019 through integrated monitoring and control
                               2019 melalui sistem pemantauan dan pengendalian           systems. [GRI 3-3]
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               yang terintegrasi. [GRI 3-3]

                               Pada tahun 2025, emisi udara yang dihasilkan PTPI         In 2025, air emissions generated by PTPI included
                               meliputi 8.203 ton SOx, 4.810 ton NOx, dan 4.290 ton      8,203 tons of SOx, 4,810 tons of NOx, and 4,290 tons of
                               NH₃, serta jenis emisi udara lainnya. Sementara itu,      NH₃, as well as other types of air emissions. Meanwhile,
                               tidak tercatat emisi volatile organic compounds (VOC)     no emissions of volatile organic compounds (VOC) were
                               dari kegiatan operasional perusahaan, sebagaimana         recorded from the Company’s operations as presented
Page 295
                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)




disajikan tabel Metrik Kinerja Keberlanjutan. Kondisi     in the Sustainability Performance Metrics table. This
ini didukung oleh penerapan teknologi proses dan          outcome is supported by the application of controlled
prosedur operasional yang terkendali, pemilihan bahan     process technologies and operational procedures,
baku yang sesuai, serta pengelolaan limbah yang           appropriate selection of raw materials, and integrated
terintegrasi sehingga potensi pelepasan VOC dapat         waste management practices, which collectively
dicegah sejak awal proses produksi. [OJK F.12]            prevent the release of VOCs at the source. [OJK F.12]




Emisi Zat Perusak Ozon [GRI 305-6] [OJK F.11]
Ozone-Depleting Substances (ODS) Emissions

Sebagai bagian dari pengelolaan aspek lingkungan,         As part of its environmental management practices,
PTPI mengidentifikasi potensi emisi ozone-depleting       PTPI identifies potential emissions of ozone-depleting
substances (ODS) dalam kegiatan operasional. Hasil        substances (ODS) within its operations. The assessment
identifikasi menunjukkan bahwa sumber ODS hanya           indicates that ODS sources are limited to the use of
berasal dari penggunaan refrigeran pada sistem            refrigerants in air conditioning systems, with volumes
pendingin udara dengan volume yang relatif kecil dan      that are relatively small and not material, and therefore
tidak signifikan sehingga tidak disajikan secara khusus   not specifically disclosed in this report. Nevertheless,
dalam laporan ini. Meskipun demikian, Perusahaan          the Company remains committed to reducing potential
tetap berkomitmen untuk mengurangi potensi emisi          ODS emissions through the gradual transition to more
ODS melalui peralihan bertahap ke jenis refrigeran        environmentally friendly refrigerants. [GRI 3-3] [OJK F.12]
yang lebih ramah lingkungan. [GRI 3-3] [OJK F.12]




                                                                                                                        295
                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 296
Lampiran
Attachment
Page 297

          
Page 298
                                                                                                                                                                                 Lampiran
                                                                                                                                                                                 Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan                 Tautan TPB dalam Standar GRI                  Indeks Konten GRI                    Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics           SDGs Linkage in the GRI Standards             GRI Content Index                    SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Metrik Kinerja Keberlanjutan
                               Sustainability Performance Metrics



                                    Ikhtisar Keberlanjutan
                                    Sustainability Highlights


                                    Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
                                    Economic Performance


                                                                     Jenis                                              Satuan
                                                                                                                                                2025             2024              2023
                                                                     Type                                                Unit

                                Pendapatan Usaha [OJK B.1.b]                                                           Rp Triliun
                                                                                                                                                    90,40            81,62              79,21
                                Operating Revenue                                                                      Rp Trillion
                                Laba Bersih [OJK B.1.c]                                                                Rp Triliun
                                                                                                                                                       5,51           8,89               6,25
                                Net Profit                                                                             Rp Trillion
                                Total Produksi Pupuk [OJK B.1.a]
                                                                                                                          Ton                  12.533.088      12.243.765          11.647.154
                                Total Fertilizer Production
                                Total Produksi Non-Pupuk [OJK B.1.a]
                                                                                                                          Ton                   6.628.034       6.725.762           7.188.735
                                Total Non-Fertilizer Production
                                Persentase Nilai Pengadaan dari Pemasok Lokal [OJK B.1.e]
                                                                                                                           %                        84,55            84,19              81,87
                                Percentage of Procurement Value from Local Suppliers
                                Produk Ramah Lingkungan [OJK B.1.d]                                                      Jenis
                                                                                                                                                         12              17                   16
                                Eco-Friendly Product                                                                     Type


                                    Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
                                    Environmental Performance


                                                        Jenis                                               Satuan
                                                                                                                                                 2025            2024              2023
                                                        Type                                                 Unit

                                Energi dan Emisi | Energy and Emissions
                                Total Energi [OJK B.2.a]
                                                                                                                 GJ                            132.856.772     125.827.719*     121.445.674*
                                Total Energy
                                Intensitas Energi Urea                                                   GJ/ton Urea
                                                                                                                                                     29,13           29,84              29,64
                                Urea Energy Intensity                                                    GJ/ton Urea
                                Total Emisi
                                                                                                          Ton CO2eq                            62.967.328      61.249.531*      56.446.642*
                                Total Emissions
                                Intensitas Emisi Amonia                                          Ton CO2eq/ton Amonia
                                                                                                                                                        1,01            1,10                  1,10
                                Ammonia Emission Intensity                                     Ton CO2eq/ton of Ammonia
                                Intensitas Emisi Urea                                             Ton CO2eq/ton Pupuk
                                                                                                                                                     0,48             0,43*               0,45
                                Urea Emission Intensity                                         Ton CO2eq/ton of Fertilizer
                                Pengurangan Emisi [OJK B.2.b]
                                                                                                          Ton CO2eq                             2.275.205       1.959.322*         2.307.973
                                Emissions Reduction
                                Air dan Limbah | Water and Effluents
298
                                Pengambilan Air
                                                                                                           Megaliter                              142.479          141.285           136.829
                                Water Withdrawal
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                Kinerja Efluen [OJK B.2.c]
                                                                                                           Megaliter                                    407             139*              300
                                Effluent Performance
                                Pengurangan Limbah [OJK B.2.c]
                                                                                                                 Ton                               142.319        373.297*         -357.198**
                                Waste Reduction
Page 299
                                                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                               Indeks TCFD                                 Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                TCFD Index                                  Independent Assurance Statement      Feedback Form




                          Jenis                                              Satuan
                                                                                                              2025             2024                2023
                          Type                                                Unit

 Investasi Lingkungan
 Environmental Investment
 Investasi Lingkungan [OJK F.4]                                             Rp Juta
                                                                                                                138.596         136.805*            164.088*
 Environmental Investment                                                  Rp Million

Catatan | Notes:
* Terdapat penyajian data kembali
**Terjadi peningkatan jumlah limbah
* There is a restatement of data
**There has been an increase in the amount of waste




      Kinerja Sosial [OJK B.3]
      Social Performance


                                    Jenis                                              Satuan
                                                                                                              2025             2024                2023
                                    Type                                                Unit

 Jumlah Karyawan (Tetap dan Kontrak)                                                   Orang
                                                                                                                  7.882              7.712             7.832
 Number of Employees (Permanent and Contract)                                          People
 Jam Kerja Aman                                                                          Jam
                                                                                                             48.229.488      48.103.759         52.800.556
 Safety Working Hours                                                                   Hours
 Total Dana PUMK (Pelaku Usaha Mikro dan Kecil) dan TJSL                              Rp Juta
                                                                                                               259.089            317.261           276.229
 Total MSE (Micro and Small Enterprises) and CSR Fund                                Rp Million
 Total Dana TJSL                                                                      Rp Juta
                                                                                                                247.439         294.755              210.914
 Total CSR Fund                                                                      Rp Million
 Indeks Kepuasan Pelanggan                                                           Poin 1–100
                                                                                                                   91,79           90,96               95,68
 Customer Satisfaction Index                                                         Point 1-100

                                 Jumlah Mitra Binaan dan Piutang Pendanaan UMK per Sektor (Rp Juta)
                              Number of Fostered Partners and Outstanding MSE Funding by Sector (Rp Million)

                                                         Jumlah Mitra Binaan                                          Nilai Piutang (Rp Juta)
                 Sektor                               Number of Fostered Partners                                     Loan Value (Rp Million)
                 Sector
                                                2025*                2024                 2023               2025**           2024                 2023

 Industri | Industry                                   259                   163                 270              5.916            3.535               6.518
 Perdagangan | Trade                                  1.590                 430                   747           40.333             11.835             19.769
 Pertanian | Agriculture                               422                  258                   391             19.151          16.030              20.451
 Perkebunan | Plantation                                261                 204                  278              6.720            3.975               3.403
 Perikanan | Fisheries                                  140                  102                  188             3.759             4.775              5.736
 Peternakan | Livestock                                 155                  132                  143            13.337           12.559              24.915
 Jasa | Services                                       453                  200                  260             12.918            6.676               9.698
 Lainnya | Others                                       107                     0                    0           2.569                  0                  0
 Jumlah | Total                                       3.387               1.489                2.277           104.702           59.385              90.490
 Catatan | Notes:                                                                                                                                              299
 * Merupakan jumlah mitra binaan Swakelola dan Kolaborasi BRI.
 ** Merupakan jumlah piutang pendanaan UMK Swakelola dan Kolaborasi BRI.
 * Represents the total number of fostered partners under the Self-Managed and BRI Collaboration programs.
                                                                                                                                                               2025 Sustainability Report




 **Represents the total outstanding MSE funding under the Self-Managed and BRI Collaboration programs.
Page 300
                                                                                                                                                                      Lampiran
                                                                                                                                                                      Attachment


                                 Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI           Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                 Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards      GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                     Kinerja Tata Kelola [OJK B.3]
                                     Governance Performance


                                                                    Deskrpsi                                          Satuan
                                                                                                                                              2025                   2024
                                                                   Description                                         Unit

                                Kepatuhan Wajib Lapor LHKPN | LHKPN State Officials Wealth Report
                                Tingkat kepatuhan
                                                                                                                         %                            100                       100
                                Compliance rate
                                Total wajib lapor                                                                     Orang
                                                                                                                                                     2.512                   2.382
                                Total required to report                                                              People
                                Pelatihan Antikorupsi | Anti-Corruption Training
                                Cakupan
                                                                                                                         %                            100                       100
                                Coverage
                                Total karyawan yang mengikuti pelatihan                                               Orang
                                                                                                                                                     2.481                   2.382
                                Total employees participating in training                                             People



                                     Profil Perusahaan
                                     Company Profile


                                                                                       Komposisi Persebaran Penjualan [GRI 2-6]
                                                                                          Sales Distribution Composition

                                                                       Deskrpsi                                      Satuan
                                                                                                                                       2025           2024*             2023*
                                                                      Description                                     Unit

                                Domestik (termasuk PSO)
                                                                                                                         %               83,61               84,36           79,38
                                Domestic (include PSO)
                                Luar Negeri (Ekspor)
                                                                                                                         %               16,39               15,64          20,62
                                Overseas (Export)
                               Catatan | Notes:
                               * Terdapat penyajian data kembati
                               * There is a restatement of data




                                                                                            Skala Perusahaan [GRI 2-6] [OJK C.3]
                                                                                                    Company Scale

                                                                       Deskrpsi                                      Satuan
                                                                                                                                       2025           2024              2023
                                                                      Description                                     Unit

                                Total Aset                                                                          Rp Triliun
                                                                                                                                         150,18          139,30             143,00
                                Total Assets                                                                        Rp Trillion
                                Total Ekuitas                                                                       Rp Triliun
                                                                                                                                        103,46               99,36           91,97
                                Total Equity                                                                        Rp Trillion
                                Total Liabilitas                                                                    Rp Triliun
                                                                                                                                         46,73               39,94           51,03
                                Total Liabilities                                                                   Rp Trillion

300                             Jumlah Produk yang Disediakan
                                                                                                                       Unit                   75               74                  72
                                Number of Products Offered
                                Total Produksi                                                                      Juta ton
                                                                                                                                         19,24               19,05           18,84
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                Total Production                                                                   Million tons
                                Penjualan dan Pendapatan Usaha Lainnya                                              Rp Triliun
                                                                                                                                         90,40               81,62           79,21
                                Sales and Other Revenues                                                            Rp Trillion
Page 301
                                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                      Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                       TCFD Index                         Independent Assurance Statement         Feedback Form




                          Deskrpsi                                      Satuan
                                                                                            2025              2024                2023
                         Description                                     Unit

Jumlah Karyawan Tetap dan Kontrak                                       Orang
                                                                                                7.882               7.712             7.832
Number of Permanent and Contract Employees                              Prople
Jumlah Anak Perusahaan                                               Perusahaan
                                                                                                       9                9                  10
Number of Subsidiaries                                               Companies
Modal Dasar                                                           Rp Triliun
                                                                                                   100               100                  100
Authorized Capital                                                    Rp Trillion
Modal Ditempatkan dan Disetor                                         Rp Triliun
                                                                                                   25                  25                 25
Issued and Paid-Up Capital                                            Rp Trillion



                     Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, dan Laba Rugi [OJK F.2]
                     Comparison of Targets and Performance of Production, Revenue, and Profit/Loss

                                                 2025                               2024                                2023
     Deskripsi        Satuan
    Description        Unit             Target       Realisasi          Target          Realisasi             Target           Realisasi
                                                    Realization                        Realization                            Realization

Produksi
                         ton           19.223.285       19.239.636     18.557.236          19.052.517       19.448.255         18.835.889
Production
Pendapatan            Rp Juta
                                       95.235.961       90.401.649     85.783.315          81.616.208       89.997.207         79.207.267
Revenue              Rp Million
Laba Bersih           Rp Juta
                                       4.858.705         5.512.785      5.080.199          8.886.038        12.567.095          6.253.559
Net Profit           Rp Million


                                                        Jumlah Produksi
                                                        Total Production

                                                 2025                               2024                                2023
     Deskripsi        Satuan
    Description        Unit             Target       Realisasi          Target          Realisasi             Target           Realisasi
                                                    Realization                        Realization                            Realization

Pupuk
                         ton          12.622.500        12.533.088     11.830.894          12.245.751       12.304.975            11.647.154
Fertilizers
Non-Pupuk
                         ton            6.538.185       6.628.034      6.662.222           6.725.762          7.076.300           7.121.633
Non-Fertilizers
Produk Sampingan
                         ton               62.600           78.513          64.120            81.004             66.980              67.103
By Products




                                                                                                                                                301
                                                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 302
                                                                                                                                                                           Lampiran
                                                                                                                                                                           Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan                 Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics           SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                    Perbandingan Target dan Realisasi pada Produk Berkelanjutan [OJK F.3]
                                                                        Comparison of Target and Realization for Sustainable Products

                                                                                              2025                                  2024                            2023
                                     Deskripsi                 Satuan
                                    Description                 Unit               Target            Realisasi            Target            Realisasi      Target          Realisasi
                                                                                                    Realization                            Realization                    Realization

                               Pupuk Organik | Organic Fertilizers
                               Petroganik                           ton              500.000             225.810                     -          47.088               -                  -
                               Phonska OCA                          liter             24.000                5.168                    -           7.966               -                  -
                               Excow                                ton                        -                 19            1.000            142,43               -            175,12
                               Phonska Alam                         ton                        -                 13                  -             14,9              -                  -
                               Pupuk Hayati | Biofertilizer
                               Ecofert                              ton                   250                    47              250             72,82           250              44,82
                               Petrobiofertil                       ton                     48                    4                15             22,2               -            34,48
                               Bioripah                             kL                       10                  12             2,59                6,1              -             2,40
                               Bion Up                              kL                         -            2.534                400                0,7              -             0,27
                               Biotara                              ton                     30                   13                30              1,69              5              1,80
                               Biodekomposer | Biodecomposer
                               Gladiator Cair |
                                                                    kL                  3.000                   528                7,5            4,92               -            13,45
                               Liquid Gladiator
                               Gladiator Padat |
                                                                    ton                     30                  1,18               1,5            0,78               -               1,71
                               Solid Gladiator
                               Biodex                               ton                     20                   12                20            20,72              45             17,70
                               Produk Circular Economy | Circular Economy Product
                               Petrocas                             ton               50.000              42.027             75.000             44.745        75.000            51.085
                               Kapur Pertanian |
                                                                    ton              125.000             146.833            125.000            131.657       125.000            125.120
                               Agricultural Lime
                               Nitralite                            ton                 3.600                   621           2.000            1.531,85              -        1.320,55
                               Enchanced Efficiency Fertilizer | Enchanced Efficiency Fertilizer
                               Urea N Stabilizer                    ton                        -           18.373                    -          20.351               -          30.827
                               NPK Coating
                               Mikroba | Microbial                  ton                        -                214                  -          104,85               -          300,25
                               Coating NPK




302
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 303
                                                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                               Indeks TCFD                                Independent Assurance Statement           Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                TCFD Index                                 Independent Assurance Statement           Feedback Form




                                       Nilai Ekonomi yang Diterima dan Didistribusikan (Rp Juta) [GRI 201-1]
                                              Economic Value Generated and Distributed (Rp Million)

                                             Deskrpsi
                                                                                                              2025                2024                 2023
                                            Description

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan | Economic Value Generated
 Penjualan dan Pendapatan Usaha Lainnya
                                                                                                            90.401.649          81.616.208           79.207.267
 Sales and Other Revenues
 Pendapatan Bunga | Interest Income                                                                            1.160.425         1.026.960               925.137
 Dividen | Dividends                                                                                             100.120               74.211                  351
 Royalti | Royalty                                                                                                        -                  -                      -
 Sewa Properti | Property Rental                                                                                          -                  -                      -
 Penjualan Aset | Sale of Assets                                                                                       42            44.665                    117
 Total Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (A)
                                                                                                            91.662,236          82.762.044           80.132.872
 Total Economic Value Generated (A)
 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan | Economic Value Distributed
 Biaya Operasional | Operational Costs
 Beban Pokok Pendapatan | Cost of Revenue                                                                   75.013.927          65.590.416           63.303.146
 Beban Penjualan | Selling Expenses                                                                             920.334           1.039.742            1.276.030
 Beban Administrasi dan Umum | Administrative and General Expenses                                            5.551.810          5.970.735             5.031.467
 Subtotal Biaya Operasional | Subtotal Operating Expenses                                                   81.486.071         72.600.893           69.610.643
 Gaji dan Tunjangan Karyawan | Employee Salaries and Benefits
 Gaji, Upah, dan Kesejahteraan Karyawan | Salaries, Wages, and Employee
                                                                                                              2.720.319         2.844.779*            2.546.182*
 Welfare
 Pembayaran kepada Penyedia Modal | Payments to Capital Providers
 Bunga | Interests                                                                                            1.387.224          1.896.893            2.575.340
 Dividen | Dividends                                                                                         2.945.555            1.213.402          5.046.000
 Subtotal Pembayaran kepada Penyedia Modal
                                                                                                             4.332.779            3.110.295           7.621.340
 Subtotal Payments to Capital Providers
 Pembayaran kepada Pemerintah | Payments to Government
 Pembayaran kepada Pemerintah | Payments to Government                                                       2.490.508            2.247.193            6.587.735
 Investasi Masyarakat | Community Investment
 Program Pendanaan UMK (PUMK)
                                                                                                                  11.650             22.506               65.315
 MSME Funding Program (PUMK)
 Dana TJSL | CSR Funds                                                                                          247.439            294.755               210.914
 Subtotal Investasi Masyarakat | Subtotal Community Investment                                                 259.809               317.261            276.229
 Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (B)
                                                                                                            91.288.766        81.120.421**        86.642.109**
 Total Economic Value Distributed (B)
 Nilai Ekonomi Ditahan (A-B)
                                                                                                               373.470         1,641,623**       (6,509,237)**
 Economic Value Retained (A-B)
 Subsidi Pemerintah | Government Subsidy                                                                    39.507.147         33.323.915           32.512.230          303

Catatan | Notes:
* Terdapat penyajian kembali data Gaji dan Tunjangan Karyawan pada tahun 2023 dan 2024 menyesuaikan Laporan Keuangan.
                                                                                                                                                                        2025 Sustainability Report




** Perubahan pada Gaji dan Tunjangan Karyawan pada tahun 2023 dan 2024 berimplikasi pada data Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan dan Nilai Ekonomi Ditahan.
* There is a restatement of the Employee Salary and Benefits data for 2023 and 2024 to align with the Financial Statements.
** Changes in Employee Salary and Benefits for 2023 and 2024 have implications for the data on Total Economic Value Distributed and Economic Value Retained.
Page 304
                                                                                                                                                                      Lampiran
                                                                                                                                                                      Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI            Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards       GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                   Jumlah Pemasok dan Nilai Kontrak [GRI 204-1]
                                                                                     Number of Suppliers and Contract Value

                                                                                            2025                               2024                            2023
                                                                                  Jumlah            Nilai           Jumlah               Nilai       Jumlah             Nilai
                                         Kategori Pemasok                          Total         Kontrak (Rp         Total            Kontrak (Rp     Total          Kontrak (Rp
                                         Supplier Category                                         Miliar)                              Miliar)                        Miliar)
                                                                                                  Contract                             Contract                       Contract
                                                                                                  Value (Rp                            Value (Rp                      Value (Rp
                                                                                                   Billion)                             Billion)                       Billion)

                               Pemasok Nasional
                                                                                      2.094             45.703             2.781           50.729          2.647           44.630
                               National Suppliers
                               Pemasok Internasional
                                                                                           57             8.357               113           9.527            106             9.886
                               International Suppliers
                               Jumlah | Total                                          2.151            54.060           2.894            60.256          2.753            54.516


                                                        Jumlah Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS)
                                                       Distribution Business Players (PUD) and Fertilizer Recipients at the Delivery Points (PPTS)

                                                                            Deskrpsi
                                                                                                                                        2025          2024              2023
                                                                           Description

                               Jumlah PUD
                                                                                                                                            1.030          1.025              1.187
                               Number of PUD
                               Jumlah PPTS
                                                                                                                                          26.459         26.912            28.296
                               Number of PPTS



                                                                                       Fasilitas dan Infrastruktur Distribusi
                                                                                      Distribution Facilities and Infrastructure

                                                                     Deskrpsi                                       Satuan
                                                                                                                                        2025          2024               2023
                                                                    Description                                      Unit

                               Kendaraan | Vehicles
                               Truk                                                                                   Unit
                                                                                                                                            7.204            7.111           7.294
                               Trucks                                                                                 Units
                               Kapal                                                                                  Unit
                                                                                                                                                7               9                  9
                               Vessels                                                                                Units
                               Kapal Rekanan (Voyage Charter)                                                         Unit
                                                                                                                                               138            191               170
                               Partner Vessels (Voyage Charter)                                                       Units
                               Dermaga | Jetty
                               Dermaga TUKS (Terminal untuk Kepentingan Sendiri)                                      Unit
                                                                                                                                                4               4                  4
                               TUKS Jetty (Terimal for Private Use)                                                   Units
                               Pengantongan Pupuk (Distribution Center)                                               Unit
                                                                                                                                                17             18                  15
                               Fertilizer Bagging Units (Distribution Center)                                         Units
                               Gudang | Warehouses
304
                               Gudang Pabrik (kapasitas ± 912.000 ton)                                                Unit
                                                                                                                                                5               5                  5
                               Plant Warehouse (capacity of ± 912,000 tons)                                           Units
                               Gudang Penyangga (kapasitas ± 1.966.330 ton)                                           Unit
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                                                             500            529                529
                               Buffer Warehouse (capacity of ± 1,966,330 tons)                                        Units
Page 305
                                                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                                Indeks TCFD                                  Independent Assurance Statement            Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                 TCFD Index                                   Independent Assurance Statement            Feedback Form




      Lingkungan
      Environment


      Material | Materials

                                                              Jenis Bahan Baku [GRI 301-1] [OJK F.5]
                                                                      Type of Materials

                                    Jenis                                          Satuan
                                                                                                         2025                    2024                    2023
                                    Type                                            Unit

 Bahan Baku Terbarukan | Renewable Raw Materials
 Udara | Air                                                                         Nm3             6.125.612.954           5.052.556.218             5.110.984.341
 Bahan Baku Tidak Terbarukan | Non-Renewable Raw Materials
 Gas Alam | Natural Gas                                                            MMBtu               155.668.656             156.603.474              159.443.565
 Rock Phosphate                                                                      Ton                      29.356                   13.819                     7.018
 Kalium Klorida (KCI) | Potassium Chloride (KCl)                                     Ton                    841.526                 805.640                 593.959
 Clay/filter                                                                         Ton                     276.180                  215.157                 178.160
 Ammonia (NH3)                                                                       Ton                     337.761                325.203                  229.023
 Asam Sulfat (H2SO4) | Sulfuric Acid                                                 Ton                     657.749                629.063                   440.311
 Asam Fosfat (H3PO4) | Phosphoric Acid                                               Ton                    588.216                  663.519                 534.619
 Urea CO(NH2)2                                                                       Ton                    268.516                 266.523                   248.741
 Ammonium Sulfat (ZA)                                                                Ton                    978.964                  799.610                604.508
 Diammonium Fosfat (DAP)                                                             Ton                     284.321                282.604                 224.509
 Material Reproses | Reprocessed Materials [GRI 301-2]                               Ton                     65.555                   53.805                  109.477

Catatan | Notes:
• Jumlah penggunaan air oleh perusahaan tercatat pada bagian pemanfaatan air.
• Pencatatan konsumsi gas sebagai bahan baku pembuatan pupuk dipisahkan dengan konsumsi gas sebagai sumber energi.
• Data diambil dari pengukuran langsung.
• The total volume of water used by the Company is recorded in the water utilization section.
• The recording of gas consumption for fertilizer feedstock is separated from gas consumption for energy sources.
• Data is derived from direct measurements.




      Pengolahan Limbah | Waste Management

                                                            Komposisi Limbah [GRI 306-3] [RT-CH-150a.1]
                                                                    Waste Composition


                              Komposisi Limbah                                              Satuan
                                                                                                                 2025                2024*                 2023*
                              Waste Composition                                              Unit

 Limbah B3
                                                                                              Ton                     3.728                4.365                 15.171
 Hazardous Waste
 Limbah Non-B3
                                                                                              Ton                1.135.468              1.277.151           1.639.641
 Non-Hazardous Waste
 Total Timbulan Limbah                                                                                                                                                    305
                                                                                              Ton                 1.139.197           1.281.516            1.654.812
 Total Waste Generation
Catatan | Notes:
                                                                                                                                                                          2025 Sustainability Report




* Terdapat penyajian data kembali dikarenakan terdapat penyesuaian atas kelengkapan data dan konsistensi klasifikasi, berdasarkan hasil peninjauan ulang terhadap data
pada periode sebelumnya.
* There are restatements of data due to adjustments made to improve data completeness and classification consistency, based on the results of a review of data from the
previous reporting period.
Page 306
                                                                                                                                                                         Lampiran
                                                                                                                                                                         Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan         Tautan TPB dalam Standar GRI                Indeks Konten GRI                     Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics   SDGs Linkage in the GRI Standards           GRI Content Index                     SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                       Pengelolaan Limbah [GRI 306-4, 306-5] [OJK F.14] [RT-CH-150a.1]
                                                                                      Waste Management

                                         Metode Pengolahan Limbah*                  Satuan                 2025                           2024*                     2023*
                                         Waste Management Method                     Unit         On Site         Off Site          On Site    Off Site     On Site         Off Site

                               Limbah B3 | Hazardous Waste
                               Dialihkan dari Pembuangan Akhir | Diverted from Landfill
                               Persiapan untuk digunakan kembali
                                                                                      Ton                  0               0              0           0              0                0
                               Preparation for reuse
                               Daur ulang
                                                                                      Ton                  0          3.033               0        3.815             0         14.506
                               Recycle
                               Pengolahan lainnya
                                                                                      Ton                  0                 7            0           0              0                0
                               Other treatment
                               Total Limbah B3 yang Dialihkan dari
                               Pembuangan Akhir
                                                                                      Ton                  0         3.040                0        3.815             0         14.506
                               Total Hazardous Waste Diverted from
                               Landfills
                               Dikirimkan ke Pembuangan Akhir | Directed to Landfill
                               Pembakaran dengan perolehan energi
                                                                                      Ton                  0              0               0           0              0                0
                               Incineration with energy recovery
                               Pembakaran tanpa perolehan energi
                                                                                      Ton                  0            421               0         426              0            345
                               Incineration without energy recovery
                               Penimbunan
                                                                                      Ton                  0           268                0          124             0            320
                               Landfill
                               Dikelola pihak ketiga
                                                                                      Ton                  0              0               0           0              0                0
                               Managed by third party
                               Total Limbah B3 yang Dikirim ke
                               Pembuangan Akhir                                       Ton                  0           689                0         550              0            665
                               Total Hazardous Waste Directed to Landfill
                               Limbah Non-B3 | Non-Hazardous Waste
                               Dialihkan dari Pembuangan Akhir | Diverted from Landfill
                               Persiapan untuk digunakan kembali
                                                                                      Ton           20.559                0          38.863           0       45.888                  0
                               Preparation for reuse
                               Daur ulang
                                                                                      Ton        1.076.224           32.461      1.204.572        27.636    1.568.785           17.815
                               Recycle
                               Pengolahan lainnya (pembuatan kompos)
                                                                                      Ton               2.232         1.097            1.733        932         1.045            1.279
                               Other treatment (composting)
                               Total Limbah Non-B3 yang Dialihkan dari
                               Pembuangan Akhir
                                                                                      Ton        1.099.015          33.558       1.245.167        28.567    1.615.719          19.094
                               Total Non-Hazardous Waste Diverted from
                               Landfills
                               Dikirimkan ke Pembuangan Akhir | Directed to Landfill
                               Pembakaran dengan perolehan energi
                                                                                      Ton                  0              0               0           0              0                0
                               Incineration with energy recovery
                               Pembakaran tanpa perolehan energi
                                                                                      Ton                  0              0               0           0              0                0
                               Incineration without energy recovery
                               Penimbunan
306                                                                                   Ton                  0         2.896                0        3.416             0          4.828
                               Landfill
                               Dikelola pihak ketiga
                                                                                      Ton                  0              0               0           0              0                0
                               Managed by third party
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 307
                                                                                                                                     PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                                 Indeks TCFD                                  Independent Assurance Statement             Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                  TCFD Index                                   Independent Assurance Statement             Feedback Form




            Metode Pengolahan Limbah*                           Satuan                  2025                            2024*                           2023*
            Waste Management Method                              Unit          On Site         Off Site        On Site         Off Site        On Site          Off Site

 Total Limbah Non-B3 yang Dikirim ke
 Pembuangan Akhir
                                                                  Ton                   0         2.896                 0          3.416                 0         4.828
 Total Non-Hazardous Waste Directed to
 Landfill
 Catatan | Notes:
 • Seluruh limbah yang timbul, masuk, dan keluar dicatat dalam logbook dan neraca limbah. Pengukuran dilakukan melalui penimbangan pada sampling kemasan limbah
     dan moda angkut limbah.
 * Terdapat penyajian data kembali dikarenakan terdapat penyesuaian atas kelengkapan data dan konsistensi klasifikasi, berdasarkan hasil peninjauan ulang terhadap
 data pada periode sebelumnya.
 • All waste generated, received, and transported is recorded in the waste logbook and waste balance records. Measurements are conducted through weighing samples
     of waste packaging and waste transportation units.
 * There are restatements of data due to adjustments made to improve data completeness and classification consistency, based on a review of data from the previous
 reporting period.




      Air dan Efluen | Water and Effluent

                                                        Pengambilan Air [GRI 303-3] [OJK F.8] [RT-CH-140a.1]
                                                                   Water Withdrawal

                                    Sumber Air                                               Satuan
                                                                                                                   2025                 2024                 2023**
                                   Water Source                                               Unit

 Air Permukaan | Surface Water
 Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                 78.552                74.035                70.616
 Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
 Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Air Tanah | Groundwater
 Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0               3.446
 Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
 Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Air Laut | Seawater
 Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                 62.562                67.249                61.079
 Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
 Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Air yang Diproduksi | Produced Water
 Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
 Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
 Air yang Berasal dari Pihak Ketiga | Thrird-Party Water
 Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                  1.365*                      0                5.135
 Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
 Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                            Megaliter                         0                    0                     0
 Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
                                                                                                                                                                              307
 Total Pengambilan Air | Total Water Withdrawal                                             Megaliter               142.479                141.284              136.829
Catatan | Notes:
                                                                                                                                                                              2025 Sustainability Report




• Penghitungan pengambilan air dari pihak ketiga dan air tanah menggunakan flow meter.
• Penghitungan pengambilan air laut dan air permukaan menggunakan alat pengukur debit air.
* Terdapat pengambilan air dari pihak ketiga di tahun 2025 akibat kerusakan pipa pada salah satu anak perusahaan, sehingga kebutuhan air sementara dipenuhi melalui
pihak ketiga.
**Terdapat penyajian data kembali di tahun 2023
• The calculation of water withdrawal from third parties and groundwater is measured using flow meters.
• The calculation of seawater and surface water withdrawal is measured using water flow rate meters.
* There was water withdrawal from third parties in 2025 due to a pipeline failure at one of the subsidiaries, consequently, water requirements were temporarily met through
third-party sources.
**There is restatement of 2023 data.
Page 308
                                                                                                                                                                                   Lampiran
                                                                                                                                                                                   Attachment


                                 Metrik Kinerja Keberlanjutan                Tautan TPB dalam Standar GRI                 Indeks Konten GRI                       Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                 Sustainability Performance Metrics          SDGs Linkage in the GRI Standards            GRI Content Index                       SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                  Pembuangan Air [GRI 303-4]
                                                                                                     Water Discharge

                                                               Pembuangan Air                                              Satuan
                                                                                                                                                2025               2024              2023
                                                               Water Discharge                                              Unit

                                Berdasarkan Tujuan | Based on Destination
                                Air Permukaan
                                                                                                                         Megaliter                    2.106             1.658             1.450
                                Surface Water
                                Air Tanah
                                                                                                                         Megaliter                        0                 0                    0
                                Groundwater
                                Air Laut
                                                                                                                         Megaliter                    2.274             2.315             2.384
                                Sea Water
                                Pihak Ketiga
                                                                                                                         Megaliter                        0                 0                    0
                                Third-Party Water
                                Berdasarkan Jenis Air | Based on Water Type
                                Air tawar (≤1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                         Megaliter                    4.380             3.973             3.834
                                Freshwater (≤1.000 mg/L Total Dissolved Soilds)
                                Air lainnya (>1.000 mg/L Total Padatan Terlarut)
                                                                                                                         Megaliter                        0                 0                    0
                                Other water (>1.000 mg/L Total Dissolved Solids)
                                Total Pembuangan Air
                                                                                                                         Megaliter                    4.380             3.973            3.834
                                Total Water Discharge
                               Catatan | Notes:
                               • Penghitungan pembuangan air ke pihak ketiga dan air tanah menggunakan flow meter.
                               • Penghitungan pembuangan air ke laut dan permukaan menggunakan alat pengukur debit air.
                               • PTPI tidak mengambil maupun melakukan pembuangan air di wilayah stres air sesuai dengan izin dari instansi pemerintah terkait.
                               • The calculation of water discharge to third parties and groundwater is measured using flow meters.
                               • The calculation of water discharge to the sea and surface water is measured using water flow rate meters.
                               • PTPI does not withdraw or discharge water in water-stressed areas, in compliance with permits from the relevant government agencies.



                                                                                       Data Beban Pencemaran yang Dilepaskan
                                                                                            Data on Released Pollution Load

                                                                                                                          Satuan
                                                                  Parameter                                                                     2025              2024*              2023*
                                                                                                                           Unit

                                Chemical Oxygen Demand (COD)                                                                Ton                         471               561               455
                                Total Suspended Solid (TSS)                                                                 Ton                          111              293                   161
                                Minyak dan Lemak
                                                                                                                            Ton                          10               123                   13
                                Oil and Grease
                                Total Amonia
                                                                                                                            Ton                        1.201            1.830             1.930
                                Total Ammonia
                                Total Kjeldahl Nitrogen (TKN)                                                               Ton                        3.170            3.593             4.788
                                Fluor                                                                                       Ton                         103               151                134
                               Catatan | Note:
                               * Terdapat penyajian data kembali dikarenakan konversi satuan yang tidak sama untuk periode tahun 2023 dan 2024.
                               * There are restatements of data due to inconsistencies in unit conversions for the 2023 and 2024 reporting periods.




308
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 309
                                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                                Indeks TCFD                                 Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                 TCFD Index                                  Independent Assurance Statement      Feedback Form




                                                              Konsumsi Air [GRI 303-5] [RT-CH-140a.1]
                                                                   Water Consumption

                                  Sumber Air                                               Satuan
                                                                                                                2025           2024                 2023
                                 Water Source                                               Unit

 Air Sungai
                                                                                         Megaliter                 73.395          74.035               70.615
 River Water
 Air Laut (Desalinasi)
                                                                                         Megaliter                62.562           67.249               61.078
 Seawater (Desalinated)
 Air Hujan
                                                                                         Megaliter                  1.364               32                   16
 Rainwater
 Air Limbah
                                                                                         Megaliter                 14.760           15.515             15.369
 Wastewater
 Air dari Pihak Ketiga
                                                                                         Megaliter                  1.365                 0                   0
 Water from Third Party
 Total Konsumsi Air
                                                                                         Megaliter               153.446          156.831             147.078
 Total Water Consumption

Catatan | Notes:
• Penghitungan pembuangan air ke pihak ketiga dan air tanah menggunakan flow meter.
• Penghitungan pembuangan air ke laut dan permukaan menggunakan alat pengukur debit air.
• The calculation of water discharge to third parties and groundwater is measured using flow meters.
• The calculation of water discharge to the sea and surface water is measured using water flow rate meters.




      Energi | Energy

                                                      Konsumsi Energi [GRI 302-1] [OJK F.6, F.7] [RT-CH-130a.1]
                                                                 Energy Consumption

                                  Jenis Energi                                             Satuan
                                                                                                                2025           2024                 2023
                                  Energy Type                                               Unit

 Sumber Energi Terbarukan | Renewable Energy Sources
 Panel Surya
                                                                                              GJ                  22.420         20.260*                 7.033
 Solar Panel
 Total Konsumsi Energi Terbarukan
                                                                                              GJ                  22.420         20.260*                7.033
 Total Renewable Energy Consumption
 Sumber Energi Tidak Terbarukan | Non-Renewable Energy Sources
 Gas                                                                                          GJ               93.038.030     91.196.226         85.972.826
 Batu Bara
                                                                                              GJ               25.540.828     22.049.191         23.095.488
 Coal
 Listrik
                                                                                              GJ               14.244.856    12.533.880           12.353.409
 Electricity
 Solar dan BBM
                                                                                              GJ                   10.638          28.162               16.918
 Diesel and Fuel
 Total Konsumsi Energi Tidak Terbarukan
                                                                                              GJ              132.834.352   125.807.459         121.438.641
 Total Non-Renewable Energy Consumption
 Total Konsumsi Energi
                                                                                              GJ              132.856.772   125.827.719*        121.445.674        309
 Total Energy Consumption
Catatan | Notes:
• Konsumsi gas alam dihitung melalui pencatatan pemakaian gas menggunakan flow meter dan konversi ke GJ menggunakan metode penghitungan gross heating value.
                                                                                                                                                                   2025 Sustainability Report




• Konsumsi batu bara dihitung melalui pencatatan kuantum pemakaian batu bara (consumption rate) dan konversi ke GJ menggunakan metode penghitungan nilai kalori.
• Konsumsi tenaga listrik perusahaan dihitung melalui meteran listrik dalam satuan kWh dan konversi ke GJ menggunakan nilai konversi kalkulator energi.
• Volume BBM dihitung sesuai pembelian yang kemudian dikonversi menjadi GJ.
* Terdapat penyajian kembali data konsumsi energi terbarukan tahun 2024 sesuai dengan hasil verifikasi oleh pihak ketiga.
• Natural gas consumption is calculated by recording gas usage via flow meters and converting it to GJ using the gross heating value calculation method.
• Coal consumption is calculated by recording the quantum of coal used (consumption rate) and converting it to GJ using the calorific value calculation method.
• The Company’s electricity consumption is calculated based on electricity meters in kWh and converted to GJ using energy calculator conversion values.
• Fuel volume is calculated based on purchases, which are subsequently converted into GJ.
* There is a restatement of the 2024 renewable energy consumption data in accordance with the verification results conducted by an independent third party.
Page 310
                                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                                       Attachment


                              Metrik Kinerja Keberlanjutan                Tautan TPB dalam Standar GRI                  Indeks Konten GRI                          Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                              Sustainability Performance Metrics          SDGs Linkage in the GRI Standards             GRI Content Index                          SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                            Intensitas Energi [GRI 302-3] [OJK F.6]
                                                                                                     Energy Intensity

                                                     Intensitas Energi                                        Satuan
                                                                                                                                         2025                    2024                    2023
                                                     Energy Intensity                                          Unit

                              Amonia                                                                     GJ/ton produk
                                                                                                                                                37,76                  38,20                   38,07
                              Ammonia                                                                   GJ/tons product
                                                                                                         GJ/ton produk
                              Urea                                                                                                              29,13                  29,84                   29,64
                                                                                                        GJ/tons product


                                                                     Pengurangan Energi untuk Menghasilkan Produk [GRI 302-5] [OJK F.7]
                                                                               Energy Reduction for Product Generation

                                                         Reduksi Energi                                          Satuan
                                                                                                                                         2025                   2024                    2023
                                                        Energy Reduction                                          Unit

                              Reduksi Energi untuk Produksi Amonia
                                                                                                                 GJ/Unit                         0,13                 (0,30)*                 (0,18)*
                              Energy Reduction for Ammonia Production
                              Catatan | Notes:
                              • Pengurangan energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu ton amonia dihitung berdasarkan selisih intensitas energi tahun berjalan dibandingkan dengan
                                  baseline 2019.
                              • The reduction in energy required to produce one ton of ammonia is calculated based on the difference between the current year’s energy intensity and the 2019
                                  baseline intensity.
                              * Terdapat kenaikan energi.
                              * There is increased on energy.



                                                                                        Hasil Absolut Efisiensi Energi [GRI 302-4]
                                                                                              Absolute Energy Efficiency

                                                             Deskripsi                                            Satuan
                                                                                                                                         2025                    2024                   2023
                                                            Description                                            Unit

                              Efisiensi Energi
                                                                                                                     GJ                 41.536.544             32.830.527              20.246.955
                              Energy Efficiency
                              Catatan | Note:
                              • Perhitungan efisiensi energi di atas merupakan hasil implementasi inisiatif pengurangan emisi yang disajikan pada halaman 58–59. Pengurangan konsumsi energi
                                 mencakup gas alam, listrik, batu bara, dan BBM, yang dihitung menggunakan pendekatan efisiensi/konservasi pada masing-masing program dengan baseline tahun
                                 2019 sebagai dasar perbandingan.
                              • The energy efficiency calculations above represent the results of the implementation of emission reduction initiatives presented on pages 58–59. The reduction in
                                 energy consumption covers natural gas, electricity, coal, and fuel, which was calculated using an efficiency/conservation approach for each program with 2019 as the
                                 baseline year for comparison.



                                  Emisi | Emissions

                                                                       Emisi Cakupan 1, 2, dan 3 [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [OJK F.11] [RT-CH-110a.1]
                                                                                        Emissions Scope 1, 2, and 3

                                                          Jenis Emisi                                            Satuan
                                                                                                                                         2025                   2024*                   2023
                                                         Emissions Type                                           Unit

                              Emisi Cakupan 1 | Scope 1 Emissions
                              Emisi Cakupan 1
310                                                                                                            Ton CO2eq                10.505.250              10.292.551              10.561.520
                              Scope 1 Emissions

                              Emisi Cakupan 2 | Scope 2 Emissions
                              Emisi Berbasis Lokasi
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                               Ton CO2eq                    138.383                  131.977               328.496
                              Emissions—Location-Based
                              Total Emisi Cakupan 2
                                                                                                               Ton CO2eq                    138.383                  131.977               328.496
                              Scope 2 Emissions
                              Total Emisi Cakupan 1 dan 2
                                                                                                               Ton CO2eq               10.643.633              10.424.528              10.890.016
                              Total Scope 1 and 2 Emissions
Page 311
                                                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                                 Indeks TCFD                                 Independent Assurance Statement             Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                  TCFD Index                                  Independent Assurance Statement             Feedback Form




                              Jenis Emisi                                            Satuan
                                                                                                            2025                   2024*                   2023
                             Emissions Type                                           Unit

 Emisi Cakupan 3 | Scope 3 Emissions
 Kategori 3.1 - Emisi dari transportasi dan distribusi
 upstream (bahan baku)
                                                                                  Ton CO2eq                     199.521                183.834                200.792
 Category 3.1 - Emissions from upstream transportation
 and distribution (raw materials)
 Kategori 4.1 - Emisi dari barang yang dibeli
                                                                                  Ton CO2eq                 5.465.998                5.557.617              4.700.514
 Category 4.1 - Emissions from purchased goods
 Kategori 5.1 - Emisi dari tahap penggunaan produk
                                                                                  Ton CO2eq                 46.658.176             45.083.551            40.655.320
 Category 5.1 - Emissions from the product use phase
 Total Emisi Cakupan 3
                                                                                  Ton CO2eq               52.323.696             50.825.003            45.556.626**
 Total Scope 3 Emissions
 Total Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
                                                                                  Ton CO2eq               62.967.328              61.249.531           56.446.642**
 Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
Catatan | Notes:
• Batas organisasi yang digunakan dalam perhitungan inventarisasi emisi yaitu metode konsolidasi - control approach. Perhitungan emisi dilakukan oleh masing-masing
    anak perusahaan, tidak menggunakan porsi ekuitas, kontrol finansial, atau kontrol operasional.
• Sumber-sumber faktor emisi GRK yang digunakan, diantaranya adalah faktor emisi yang dihitung berdasarkan data aktual kandungan karbon dari bahan baku / bahan
    bakar gas yang digunakan, faktor emisi nasional, dan faktor emisi default IPCC 2006, dan faktor emisi Kategori 3.1 dan 4.1 dari Ecoinvent.
• Nilai Global Warming Potential yang digunakan untuk perhitungan emisi mengikuti 5th Assessment Report IPCC: CO2 = 1; CH4 = 28; N2O = 265, berdasarkan hasil
    verifikasi inventarisasi emisi GRK tahun 2024 oleh Lembaga Validasi dan Verifikasi emisi GRK dan sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Perindustrian.
• Perhitungan inventarisasi emisi Cakupan 1 terdiri dari beberapa kategori emisi berikut berdasarkan pada Annex B, ISO 14064-1:2018.
    - Emisi 1.1 - Pembakaran dari sumber tidak bergerak (seperti pembangkitan energi sebagai utilitas pabrik).
    - Emisi 1.2 - Pembakaran dari sumber bergerak.
    - Emisi 1.3 - Emisi proses dan serapan langsung dari proses industri (Industrial Process & Product Use).
    - Emisi 1.4 - Emisi fugitif langsung dari pelepasan GRK dalam sistem antropogenik (refrigeran, APAR, dan sebagainya).
• Perhitungan inventarisasi emisi Cakupan 2 terdiri dari beberapa kategori emisi berikut berdasarkan pada Annex B, ISO 14064-1:2018:
    - Emisi 2.1 - Emisi tidak langsung dari listrik yang diimpor.
    - Emisi 2.2 - Emisi tidak langsung dari energi yang diimpor selain listrik (steam dan sebagainya). Catatan: impor energi dari Pupuk Indonesia Utilitas dan Kaltim Daya
       Mandiri menuju Pupuk Kalimantan Timur dan Petrokimia Gresik dalam laporan ini dikategorikan sebagai emisi 1.1 karena ditinjau dari PI Group, bukan anak perusahaan
       tertentu.
• Perhitungan inventarisasi emisi Cakupan 3 terdiri dari beberapa kategori emisi berikut berdasarkan pada Annex B, ISO 14064-1: 2028:
    - Emisi 3.1 - Emisi dari transportasi dan distribusi upstream (bahan baku).
    - Emisi 4.1 - Emisi dari barang yang dibeli.
    - Emisi 5.1 - Emisi dari tahap penggunaan produk. (seperti urea, NPK, CO2 liquid, dan lain-lain) Catatan: emisi dari penggunaan produk urea dihitung berdasarkan emisi
       CO2, direct N2O, dan indirect N2O dengan mengacu kepada faktor emisi berdasarkan IPCC 2019 Refinement.
• Gas-gas yang termasuk dalam perhitungan emisi terdiri dari gas-gas yang termasuk dalam perhitungan, yaitu CO2, CH4, dan N2O.
• Perhitungan beban emisi GRK (Cakupan 2) tidak Langsung dilakukan berdasarkan grid pada masing-masing lokasi.
• Data emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 tahun 2024 telah diverifikasi oleh pihak ketiga Lembaga Validasi dan Verifikasi emisi GRK.
* Terdapat penyajian data emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3 pada tahun 2024 berdasarkan hasil verifikasi oleh pihak ketiga Lembaga Validasi dan Verifikasi emisi
GRK.
** Terdapat penyajian data kembali emisi Cakupan 3 tahun 2023 berdasarkan hasil verifikasi emisi tahun 2024 oleh Lembaga Validasi dan Verifikasi Emisi GRK.
• The organizational boundary applied in the emissions inventory uses the consolidation method under the control approach. Emissions are calculated by each subsidiary,
    without applying equity share, financial control, or operational control approaches.
• GHG emission factors used include factors calculated based on actual carbon content data of raw materials and gaseous fuels, national emission factors, default emission
    factors from the IPCC 2006 Guidelines, and emission factors for Categories 3.1 and 4.1 from Ecoinvent.
• The Global Warming Potential (GWP) values used for emissions calculations follow the IPCC 5th Assessment Report: CO₂ = 1; CH₄ = 28; N₂O = 265. These are based on
    the 2024 GHG emissions inventory verification conducted by an accredited GHG validation and verification body and in accordance with technical guidelines from the
    Ministry of Industry.
• Scope 1 emissions inventory includes the following categories based on Annex B of ISO 14064-1:2018:
    - Emissions 1.1 – Stationary combustion (e.g., energy generation for plant utilities).
    - Emissions 1.2 – Mobile combustion.
    - Emissions 1.3 – Process emissions and direct removals from industrial processes (Industrial Process & Product Use).
    - Emissions 1.4 – Direct fugitive emissions from anthropogenic systems (e.g., refrigerants, fire extinguishers).
• Scope 2 emissions inventory includes the following categories based on Annex B of ISO 14064-1:2018:
    - Emissions 2.1 – Indirect emissions from imported electricity.
    - Emissions 2.2 – Indirect emissions from imported energy other than electricity (e.g., steam). Note: Energy imports from Pupuk Indonesia Utilitas and Kaltim Daya
       Mandiri to Pupuk Kalimantan Timur and Petrokimia Gresik is categorized as Emissions 1.1 in this Group level rather than at the subsidiary level.
• Scope 3 emissions inventory includes the following categories based on Annex B of ISO 14064-1:2028:
    - Emissions 3.1 – Upstream transportation and distribution (raw materials).                                                                                               311
    - Emissions 4.1 – Purchased goods.
    - Emissions 5.1 – Emissions from the use of products (e.g., urea, NPK, liquid CO₂). Note: emissions from urea use are calculated based on CO₂, direct N₂O, and indirect
       N₂O emissions, referring to emission factors from the IPCC 2019 Refinement.
• The gases included in the emissions calculation are CO₂, CH₄, and N₂O.
                                                                                                                                                                              2025 Sustainability Report




• Indirect GHG emissions (Scope 2) are calculated based on grid emission factors at each respective location.
• Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions data for 2024 have been verified by an independent third-party GHG validation and verification body.
* There are restatements of the 2024 Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions data based on the verification results conducted by the independent GHG Validation and
Verification Body.
** The 2023 Scope 3 emissions data has been restated based on the results of the 2024 emissions verification conducted by the GHG Emissions Validation and Verification
Body.
Page 312
                                                                                                                                                                                    Lampiran
                                                                                                                                                                                    Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI                Indeks Konten GRI                         Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards           GRI Content Index                         SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                      Emisi Biogenik [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [OJK F.11]
                                                                                                Biogenic Emissions

                                                                  Deskripsi                                               Satuan
                                                                                                                                                       2025                        2024
                                                                 Description                                               Unit

                               Total Emisi Biogenik
                                                                                                                        Ton CO2eq                               1.705                       1.692
                               Total Biogenic Emissions


                                                                     Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 Amonia dan Urea [GRI 305-4] [OJK F.11]
                                                                             Ammonia and Urea Emissions Intensity Scope 1 and 2

                                                 Jenis Emisi                                    Satuan
                                                                                                                        2025                 2024                 2023              Baseyear
                                                Emissions Type                                   Unit

                                                                                           Ton CO2eq/Ton
                               Emisi Amonia
                                                                                            Amonia | Ton                         1,01               1,10*                 1,10              1,26**
                               Ammonia Emissions
                                                                                             Ammonia

                               Emisi Urea                                                 Ton CO2eq/Ton
                                                                                                                               0,48                0,43*                 0,45               0,37**
                               Urea Emissions                                             Urea | Ton Urea

                              Catatan | Notes:
                              • Intensitas emisi amonia dihitung berdasarkan emisi dari pabrik amonia dikurangi CO2 recovery untuk pabrik urea.
                              • Intensitas emisi urea dihitung berdasarkan emisi dari pabrik urea.
                              * Terdapat penyajian kembali dikarenakan penyesuaian angka intensitas emisi urea tahun 2024 berdasarkan hasil verifikasi emisi tahun 2024 oleh pihak ketiga, yaitu
                              Lembaga Validasi dan Verifikasi Emisi GRK.
                              ** Terdapat penyajian kembali dikarenakan adanya perubahan angka intensitas emisi amonia dan urea pada tahun dasar, yang dihitung berdasarkan rerata data periode
                              2010 hingga 2013.
                              • Ammonia emission intensity is calculated based on emissions from the ammonia plant, net of CO2 recovery for the urea plant.
                              • Urea emission intensity is calculated based on emissions from the urea plant.
                              * There is a restatement due to adjustments to the 2024 urea emissions intensity figures based on the results of the 2024 emissions verification conducted by an
                              independent GHG Validation and Verification Body.
                              ** There is a restatement due to changes in the baseline emissions intensity figures for ammonia and urea, which were calculated based on the average data for the
                              2010–2013 period.



                                                                                        Emisi Udara [GRI 305-7] [OJK F.11] [RT-CH-120a.1]
                                                                                                    Air Emissions

                                                                Jenis Emisi                                              Satuan
                                                                                                                                             2025                2024*                2023*
                                                               Emissions Type                                             Unit

                               NOx                                                                                         ton                    8.203                 7.239               7.948
                               SOx                                                                                         ton                     4.810               5.865                 7.001
                               NH3                                                                                         ton                    4.290                3.288                3.707
                               Partikulat | Particulate                                                                    ton                    2.330                2.422                2.359
                               Fluor                                                                                       ton                        38                   25                      19
                              Catatan | Notes:
                              • Penghitungan emisi Perusahaan dilakukan berdasarkan konsentrasi senyawa dengan laju alir dan waktu operasi dengan menggunakan metode neraca massa.
                                  Pengukuran dilakukan pihak ketiga terakreditasi.
                              * Terdapat penyajian data kembali dikarenakan adanya penyesuaian perhitungan pada periode sebelumnya untuk meningkatkan akurasi data.
                              • The Company’s emission calculations are based on compound concentrations, flow rates, and operating hours using the mass balance method. Measurements are
                                  conducted by an accredited third party.
                              * There are restatements of data due to adjustments made to the calculations for the previous reporting period to improve data accuracy.
312

                                    Survei Kepuasan Lingkungan | Environmental Satisfaction Survey
 Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                         Survei Kepuasan Lingkungan [OJK F.16]
                                                                                          Environmental Satisfaction Survey

                                                                 Deskripsi
                                                                                                                           2025                        2024                        2023
                                                                Description

                               Hasil survei | Survey score                                                                          92,73                       92,26                        91,05
Page 313
                                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                              Indeks TCFD                                 Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
   SASB Index                               TCFD Index                                  Independent Assurance Statement          Feedback Form




                                                                 Keluhan Lingkungan
                                                                Environmental Complaint

                                                                            Jumlah Pengaduan yang                           Jumlah Pengaduan yang
                                   Jumlah Pengaduan
                                                                                 Ditindaklanjuti                                  Terselesaikan
    Jenis Keluhan                 Number of Complaints
                                                                        Number of Complaints Followed Up                  Number of Complaints Resolved
   Complaint Type
                             2025           2024            2023          2025             2024           2023            2025           2024         2023

 Emisi
                                     5             18              27             5               18             27               5             18           27
 Emissions

 Air Limbah
                                     1              0               3             1                0              3               1              0            3
 Wastewater

 Limbah B3/Sampah
 Hazardous Waste/                    0              0              0              0                0             0                0             0            0
 Solid Waste

 Kebisingan/
 Kebocoran                           0              2               3             0                2              3               0              2            3
 Noise/Leakage

 Keluhan Sosial
                                     8              6               4             8                6              4               8              6            4
 Social Complaints

 Jumlah
                                    14             26              37            14               26             37              14             26           37
 Total




     Investasi Lingkungan | Environmental Investment

                                                          Investasi Lingkungan (Rp Juta) [OJK F.4]
                                                           Environmental Investment (Rp Million)

                                 Deskripsi
                                                                                            2025                      2024*                      2023*
                                Description

 Pemeliharaan Lingkungan
                                                                                                    4.609                        4.221                   2.398
 Environmental Maintenance
 Jasa Konsultasi, Audit dan Perizinan
                                                                                                    18.124                   14.936                    13.304
 Consulting Services, Audit, and Permits
 Pengelolaan Limbah B3, Non B3 dan Sampah
 Management of Hazardous, Non-Hazardous, and Domestic                                              58.510                    58.081                    50.739
 Waste
 Peningkatan Kesadaran Lingkungan
                                                                                                       614                        845                       985
 Environmental Awareness Enchancement
 Penghijauan/Konservasi
                                                                                                  36.598                      18.074                   23.583
 Greening/Conservation
 Peralatan/Unit Pengelolaan Lingkungan
                                                                                                    20.141                   40.648                    73.079
 Environmental management Equipment/Units
 Jumlah | Total                                                                                  138.596                   136.805                    164.088

Catatan | Note:
* Terdapat penyajian kembali dikarenakan adanya perubahan dalam pembebanan investasi.
* There is a restatement due to changes in the allocation of investments.

                                                                                                                                                                  313
                                                                                                                                                                  2025 Sustainability Report
Page 314
                                                                                                                                                              Lampiran
                                                                                                                                                              Attachment


                              Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI               Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                              Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index               SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                  Tata Kelola
                                  Governance


                                                Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi | Remuneration Board of Commissioners and Directors


                                                                                    Rasio Total Kompensasi Tahunan [GRI 2-21]
                                                                                      Ratio of Annual Total Compensation

                                                                    Deskripsi
                                                                                                                     2025             2024                    2023
                                                                   Description

                              Rasio kompensasi total tahunan bagi Individu dengan bayaran
                              tertinggi terhadap median (nilai tengah) total kompensasi tahunan
                              untuk semua karyawan (tidak termasuk individu dengan bayaran
                              tertinggi)                                                                                  2,96 : 1       2,85 : 1                   2,61 : 1
                              The ratio of the annual total compensation for the highest-
                              paid individual to the median annual total compensation for all
                              employees (excluding the highest-paid individual)
                              Rasio kenaikan persentase dalam kompensasi total tahunan bagi
                              individu dengan bayaran tertinggi di organisasi terhadap kenaikan
                              persentase median total kompensasi tahunan untuk semua
                              karyawan (tidak termasuk individu dengan bayaran tertinggi)
                                                                                                                           1,02 : 1      1,32 : 1                   1,45 : 1
                              The ratio of the percentage increase in annual total compensation
                              for the highest-paid individual to the median percentage increase
                              in annual total compensation for all employees (excluding the
                              highest-paid individual)



                                                                                      Deskripsi
                                                                                                                                                         2025
                                                                                     Description

                              Total Kompensasi Direktur Utama
                                                                                                                                                       Rp4.633.000.000
                              President Director’s Total Compensation
                              Total Kompensasi Seluruh Karyawan (tidak termasuk Direksi)
                                                                                                                                                     Rp169.956.344.845
                              Total Compensation for All Employees (excluding Board of Directors)
                              Median Kompensasi Karyawan (tidak termasuk Direksi)
                                                                                                                                                          Rp422.310.269
                              Median Employee Compensation (excluding Board of Directors)
                              Rata-rata Kompensasi Karyawan (tidak termasuk Direksi)
                                                                                                                                                         Rp502.829.423
                              Mean Employee Compensation (excluding Board of Directors)
                              Rasio antara total kompensasi tahunan Direktur Utama dan Median Kompensasi Karyawan (tidak
                              termasuk Direksi)
                                                                                                                                                                   1 : 0,09
                              Ratio of the President Director’s Annual Total Compensation to the Median Employee
                              Compensation (excluding Board of Directors)
                              Rasio antara total kompensasi tahunan Direktur Utama dan Rata-rata Kompensasi Karyawan (tidak
                              termasuk Direksi)
                                                                                                                                                                     1 : 0,11
                              Ratio of the President Director’s Annual Total Compensation to the Mean Employee Compensation
                              (excluding Board of Directors)


314
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 315
                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                         Indeks TCFD                      Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
 SASB Index                          TCFD Index                       Independent Assurance Statement          Feedback Form




                                      Pelanggaran dan Pelaporan | Violations and Reporting



                         Pengelolaan dan Tindak Lanjut Pengaduan [GRI 2-26] [OJK F.24]
                                  Complaint Management and Follow-up

                        Deskripsi | Description                               2025                      2024                   2023

Pengaduan | Complaints
Situs Web | Website                                                                       4                        6                      19
Surel | Email                                                                          346                       414                     473
Telepon | Telephone                                                                    205                         0                      0
Desk Aduan | Complaint Desk                                                               0                        0                      0
Total Pengaduan yang Bukan Dugaan Pelanggaran
                                                                                       555                      420                      492
Total Complaints Not Alleged Violations
Situs Web | Website                                                                      51                       45                      25
Surel | Email                                                                              1                        4                      2
Telepon | Telephone                                                                        1                       0                      0
Desk Aduan | Complaint Desk                                                               0                        2                      0
Total Pengaduan Dugaan Pelanggaran
                                                                                         53                       51                      27
Total Complaints Alleged Violation
Jumlah Pengaduan yang Diterima
                                                                                       608                       471                     519
Total Complaints Received
Proses Verifikasi | Verification Process
Tidak Memenuhi Syarat | Not Eligible                                                     43                       28                      27
Memenuhi Syarat | Eligible                                                               10                       23                      0
Proses Investigasi | Investigation Process
Proses Klarifikasi | Clarification                                                        0                        6                      0
Diberi Sanksi | Sanctions Imposed                                                         6                        5                      0
Tidak Terbukti | Unsubstantiated                                                          4                        12                     0


                                                     Pelaporan Pelanggaran
                                                         Whistleblowing

                               Deskripsi
                                                                              2025                      2024                   2023
                              Description

Pelanggaran Karyawan Terhadap Kode Etik
Employee Violations of the Code of Conduct
Korupsi dan Penyuapan
                                                                                          5                        17                     18
Corruption and Bribery
Konflik Kepentingan
                                                                                          4                        2                      5
Conflict of Interest
Pelanggaran Keamanan Informasi Pelanggan
                                                                                          0                         1                     0
Customer Information Security Breaches
                                                                                                                                               315
Diskriminasi atau Pelecehan
                                                                                          7                        2                      0
Discrimination or Harassment
                                                                                                                                               2025 Sustainability Report




Pencucian Uang dan/atau Perdagangan/Transaksi Orang Dalam
                                                                                          0                        0                      0
Money-Laundering and/or Insider Trading/Dealing
Lain-lain
                                                                                         37                       29                      4
Others
Page 316
                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                       Attachment


                              Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI          Indeks Konten GRI                      Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                              Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards     GRI Content Index                      SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                    Deskripsi
                                                                                                                       2025                    2024                    2023
                                                                   Description

                              Status | Status
                              Jumlah Pelanggaran yang Terbukti
                                                                                                                                    6                      5                        0
                              Number of Substantiated Violations
                              Dalam Proses
                                                                                                                                   0                       6                        0
                              In Progress
                              Total Pelanggaran
                                                                                                                                   53                    51                         27
                              Total Violations



                                                                                            Antikorupsi | Anti-coruption

                                                                       Pelatihan Antikorupsi Berdasarkan Level Jabatan [GRI 205-2]
                                                                                   Anti-coruption Training by Job Level

                                                                                  2025                                 2024                                     2023
                                       Deskripsi
                                      Description                      Jumlah            Persentase          Jumlah           Persentase          Jumlah             Persentase
                                                                        Total            Percentage           Total           Percentage           Total             Percentage
                              Dewan Komisaris
                                                                                   9              100%                 8                100%                    7              90%
                              Board of Commissioners
                              Direksi
                                                                                   9              100%                 9                100%                    7              80%
                              Board of Directors
                              Grade I                                             51              100%                34                100%                   40              80%
                              Grade II                                           119              100%                118               100%                   103             90%
                              Grade III                                          215              100%                188               100%                   110              91%
                              Grade IV                                           186              100%                180               100%                   82              55%
                              Grade V-VII                                        150              100%                136               100%                   52              50%



                                                                           Pelatihan Antikorupsi Berdasarkan Anak Perusahaan
                                                                                   Anti-Coruption Training by Subsidiary

                                                                                  2025                                 2024                                     2023
                                       Deskripsi
                                      Description                      Jumlah           Persentase           Jumlah           Persentase          Jumlah             Persentase
                                                                        Total           Percentage            Total           Percentage           Total             Percentage
                              Petrokimia Gresik                             2.060                 100%            2.512                 100%              1.955                90%
                              Pupuk Kujang                                       918              100%                311               100%               1.012              100%
                              Pupuk Kalimantan Timur                         1.435                100%            1.307                 100%              1.372               100%
                              Pupuk Iskandar Muda                                624              100%              646                 100%                575               100%
                              Pupuk Sriwidjadja
                                                                             1.656                100%             1.790                100%               1.810              100%
                              Palembang
                              Rekayasa Industri                                  312              100%              359                 100%                980               100%
                              Pupuk Indonesia Niaga                               67              100%                75                100%                   75             100%
316
                              Pupuk Indonesia Logistik                            31              100%                66                100%                   40             100%
                              Pupuk Indonesia Utilitas                             -                    -             48                100%                    15            100%
 Laporan Keberlanjutan 2025




                              Pupuk Indonesia Pangan                              9               100%                20                100%                    12            100%
Page 317
                                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)



  Indeks SASB                         Indeks TCFD                  Independent Assurance Statement        Lembar Umpan Balik
  SASB Index                          TCFD Index                   Independent Assurance Statement        Feedback Form




     Mitra Bisnis yang Dikomunikasikan Mengenai Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi Berdasarkan Wilayah [GRI 205-2]
                    Business Partners Communicated on Anti-Corruption Policies and Procedures by Region

                                                              2025                                             2024
              Wilayah Asal Mitra Bisnis
              Business Partner Regions              Jumlah             Persentase                    Jumlah             Persentase
                                                     Total             Percentage                     Total             Percentage
Aceh (NAD) | Aceh (NAD)                                       12                  3,35%                        9                  4,29%
Sumatera Utara | North Sumatra                                2                   0,56%                         4                 1,90%
Sumatera Barat | West Sumatra                                 0                   0,00%                        0                  0,00%
Riau | Riau                                                   0                   0,00%                        0                  0,00%
Jambi | Jambi                                                 0                   0,00%                        0                  0,00%
Sumatera Selatan | South Sumatra                              12                  3,35%                        6                  2,86%
Bengkulu | Bengkulu                                           0                   0,00%                        0                  0,00%
Lampung | Lampung                                             6                   1,68%                         1                 0,48%
Kepulauan Bangka Belitung | Bangka Belitung
                                                              0                   0,00%                        0                  0,00%
Islands
Kepulauan Riau | Riau Islands                                 0                   0,00%                        0                  0,00%
DKI Jakarta | Jakarta (DKI Jakarta)                          195                54,47%                        72                34,29%
Jawa Barat | West Java                                       29                   8,10%                       53                25,24%
Jawa Tengah | Central Java                                     4                   1,12%                        1                 0,48%
DI Yogyakarta | Special Region of Yogyakarta                  2                   0,56%                        0                  0,00%
Jawa Timur | East Java                                        64                 17,88%                       35                 16,67%
Banten | Banten                                               9                   2,51%                        12                  5,71%
Bali | Bali                                                   0                   0,00%                        0                  0,00%
Nusa Tenggara Barat (NTB) | West Nusa
                                                               1                  0,28%                        0                  0,00%
Tenggara (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT) | East Nusa
                                                              0                   0,00%                         1                 0,48%
Tenggara (NTT)
Kalimantan Barat | West Kalimantan                            0                   0,00%                        0                  0,00%
Kalimantan Tengah | Central Kalimantan                        0                   0,00%                        0                  0,00%
Kalimantan Selatan | South Kalimantan                         2                   0,56%                        0                  0,00%
Kalimantan Timur | East Kalimantan                            19                  5,31%                        16                 7,62%
Kalimantan Utara | North Kalimantan                           0                   0,00%                        0                  0,00%
Sulawesi Utara | North Sulawesi                               0                   0,00%                        0                  0,00%
Sulawesi Tengah | Central Sulawesi                            0                   0,00%                        0                  0,00%
Sulawesi Selatan | South Sulawesi                             0                   0,00%                        0                  0,00%
Sulawesi Tenggara | Southeast Sulawesi                        0                   0,00%                        0                  0,00%
Gorontalo | Gorontalo                                         0                   0,00%                        0                  0,00%

Sulawesi Barat | West Sulawesi                                0                   0,00%                        0                  0,00%
Maluku | Maluku
                                                                                                                                           317
                                                              0                   0,00%                        0                  0,00%
Maluku Utara | North Maluku                                   0                   0,00%                        0                  0,00%
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report




Papua | Papua                                                 0                   0,00%                        0                  0,00%
Papua Barat | West Papua                                      0                   0,00%                        0                  0,00%
Luar Negeri | Overseas                                         1                  0,28%                        0                  0,00%
Total                                                        358               100,00%                        210              100,00%
Page 318
                                                                                                                                                          Lampiran
                                                                                                                                                          Attachment


                              Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI          Indeks Konten GRI              Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                              Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards     GRI Content Index              SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                     Mitra Bisnis yang Dikomunikasikan Mengenai Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi Berdasarkan Jenis [GRI 205-2]
                                                   Business Partners Communicated on Anti-Corruption Policies and Procedures by Type

                                                                             2025                                 2024                            2023
                                     Mitra Bisnis
                                   Business Partner                Jumlah          Persentase           Jumlah          Persentase      Jumlah          Persentase
                                                                    Total          Percentage            Total          Percentage       Total          Percentage
                              Vendor Barang & Jasa
                                                                            131           36,59%                  99           47,14%          233             31,79%
                              Goods & Services Vendor
                              Vendor Jasa
                                                                            95            26,54%                  40           19,05%          250              34,11%
                              Services Vendor
                              Vendor Barang
                                                                            127           35,47%                  68           32,38%          245             33,42%
                              Goods Vendor
                              Agen Tunggal Pemegang
                              Merk
                                                                             5               1,40%                 3            1,43%             5             0,68%
                              Sole Authorized Brand
                              Agent
                              Jumlah | Total                              358            100,00%               210            100,00%          733           100,00%



                                                                                             Pemasok | Supplier

                                                                                    KPI untuk Penyaringan Pemasok
                                                                                       KPIs for Supplier Screening

                                                                         Penyaringan Pemasok
                                                                                                                                                      2025
                                                                          Supplier Screening

                              Jumlah total pemasok Tier-1
                                                                                                                                                                   544
                              Total number of Tier-1 suppliers
                              Jumlah total pemasok signifikan dalam Tier-1
                                                                                                                                                                   163
                              Total number of significant suppliers in Tier-1
                              Persentase (%) dari total pengeluaran pada pemasok signifikan dalam Tier-1
                                                                                                                                                                  30%
                              Percentafe (%) of total spend on significant suppliers in Tier-1
                              Jumlah total pemasok signifikan non Tier-1
                                                                                                                                                                   342
                              Total number of significant suppliers in non-Tier-1
                              Jumlah total pemasok signifikan (Tier-1 dan non Tier-1)
                                                                                                                                                                  505
                              Total number of significant suppliers (Tier-1 and non-Tier-1




318
 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 319
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                      Indeks TCFD                       Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
 SASB Index                       TCFD Index                        Independent Assurance Statement      Feedback Form




                            KPI untuk Penilaian dan/atau Pengembangan Pemasok [GRI 308-1, 414-1]
                                     KPIs for Supplier Assessment and/or Development

                                        Penilaian Pemasok
                                                                                                                     2025
                                       Supplier Assessment

Jumlah total pemasok yang dinilai melalui penilaian dokumen /penilaian           Jumlah pemasok
                                                                                                                                     505
di lokasi                                                                         Total suppliers
Total number of suppliers assessed via desk assessments/onsite                  % dari pemasok
assessments                                                                         signifikan                                   100%
                                                                            % of significant suppliers
Persentase (%) pemasok signifikan unik yang dinilai
                                                                                                                                 100%
Percentage (%) of unique significant suppliers assessed
Jumlah pemasok yang dinilai memiliki dampak negatif aktual/potensial
yang signifikan
                                                                                                                                       0
Number of suppliers assessed with substantial actual/potential negative
impacts
Persentase (%) pemasok dengan dampak negatif aktual/potensial yang
signifikan yang memiliki tindakan korektif/rencana perbaikan yang
disepakati                                                                                                                             0
Percentage (%) of suppliers with substantial actual/potential negative
impacts with agreed corrective action/improvement plan
Jumlah pemasok dengan dampak negatif aktual/potensial yang
signifikan yang dihentikan kerja samanya
                                                                                                                                       0
Number of suppliers with substantial actual/potential negative impacts
that were terminated



                              Dukungan Rencana Tindakan Korektif
                                                                                                                     2025
                                Corrective Action Plan Support

Jumlah total pemasok yang didukung dalam implementasi rencana               Jumlah pemasok
                                                                                                                                     505
tindakan korektif                                                           Total suppliers
Total number of suppliers supported in corrective action plan               % dari pemasok
implementation                                                              signifikan                                           100%
                                                                            % of significant suppliers
Persentase (%) pemasok yang dinilai memiliki dampak negatif aktual/
potensial yang signifikan dan didukung dalam implementasi rencana
tindakan korektif                                                                                                                     0
Percentage (%) of suppliers assessed with substantial actual/potential
negative impacts supported in corrective action plan implementation



                                 Program Peningkatan Kapasitas
                                                                                                                     2025
                                   Capacity Building Programs

Jumlah total pemasok dalam program peningkatan kapasitas                    Jumlah pemasok
                                                                                                                                     505
Total number of suppliers in capacity building programs                     Total suppliers
                                                                            % dari pemasok
                                                                            signifikan                                           100%      319
                                                                            % of significant suppliers
Persentase (%) pemasok signifikan unik dalam program peningkatan
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report




kapasitas
                                                                                                                                 100%
Percentage (%) of unique significant suppliers in capacity building
programs
Page 320
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan           Tautan TPB dalam Standar GRI         Indeks Konten GRI                Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics     SDGs Linkage in the GRI Standards    GRI Content Index                SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                 Pelaporan Pajak | Tax Reporting [GRI 207-4]

                                       Tahun                Satuan
                                                                                               2025                                          2024
                                        Year                 Unit

                               Negara Pelaporan
                               Pajak
                                                                #     Indonesia
                               Tax Reporting
                               Country
                               Kegiatan utama                   #     Perdagangan
                               Primary activities                     Menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan pada umumnya, termasuk ekspor,
                                                                      impor, lokal dan interinsuler; bahan baku, bahan penolong/pembantu, peralatan produksi di
                                                                      bidang perpupukan, petrokimia, agrokimia, agroindustri, dan industri kimia lainnya.

                                                                      Jasa Pengelolaan (Management)
                                                                      Perusahaan dan jasa pengelolaan kawasan industri.

                                                                      Jasa Lainnya
                                                                      Melaksanakan studi penelitian, pengembangan, desain rekayasa, pengantongan (bagging
                                                                      station), manajemen konstruksi, pengoperasian pabrik, perbaikan, pemeliharaan, konsultasi
                                                                      (kecuali konsultasi bidang hukum), dan jasa teknis lainnya terkait sektor industri pupuk,
                                                                      petrokimia, industri kimia lainnya, digitalisasi pertanian serta jasa dalam bidang pertanian dan
                                                                      perkebunan.

                                                                      Trading
                                                                      Conducting general distribution and trading activities, including export, import, domestic, and
                                                                      inter-island trade of raw materials, auxiliary/supporting materials, and production equipment in
                                                                      the fertilizer, petrochemical, agrochemical, agroindustry, and other chemical sectors.

                                                                      Management Services
                                                                      Provision of corporate services and industrial estate management services.

                                                                      Other Services
                                                                      Conducting research and development activities, engineering design, bagging operations,
                                                                      construction management, plant operations, repair and maintenance, consulting services
                                                                      (excluding legal advisory), and other technical services related to the fertilizer, petrochemical,
                                                                      and other chemical industries, agricultural digitalization, as well as services in the agriculture
                                                                      and plantation sectors.
                               Jumlah karyawan              Orang
                               Number of                    People                                                7.882                                              7.712
                               employees
                               Pendapatan                   Juta
                               Revenue                      Rupiah
                                                                                                           90.401.649                                         81.616.208
                                                            Million
                                                            Rupiah
                               Laba (Rugi) sebelum          Juta
                               pajak                        Rupiah
                                                                                                             7.918.022                                        8.886.038
                               Profit (Loss) before         Million
                               tax                          Rupiah
                               Pajak penghasilan            Juta
320                            terutang (tahun              Rupiah
                               berjalan)                    Million                                            917.904                                           618.793
                               Income tax accrued           Rupiah
                               (current year)
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Pajak penghasilan            Juta
                               yang dibayarkan              Rupiah
                                                                                                             7.154.246                                         6.427.852
                               Income tax paid              Million
                                                            Rupiah
Page 321
                                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                          Indeks TCFD                    Independent Assurance Statement        Lembar Umpan Balik
 SASB Index                           TCFD Index                     Independent Assurance Statement        Feedback Form




   Sosial
   Social


               Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan | Composition of Governance Bodies and Employees

               Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan Berdasarkan Pendidikan dan Level Jabatan [GRI 405-1]
                        Composition of Governance Body and Employees by Education and Job Level

  Level                                                         2025                                           2024
 Jabatan                Pendidikan                  Jumlah                                         Jumlah
Job Level                                                                    %                                                   %
                                                     Total                                          Total
Grade I        SMA/SMP | High School /
                                                                0                 0,00%                        19                     0,68%
               Junior High School
               Diploma | Diploma                                3                 0,36%                         1                     0,09%
               S1 | Bachelor’s Degree                          69                 2,43%                      106                      3,36%
               S2 | Master’s Degree                            115                15,15%                      57                      9,69%
               S3 | Doctoral Degree                             2                22,22%                         2                    28,57%
Grade II       SMA/SMP | High School /
                                                               10                 0,29%                       72                      2,58%
               Junior High School
               Diploma | Diploma                                17                2,03%                       32                      2,73%
               S1 | Bachelor’s Degree                         319                 11,23%                     369                     11,69%
               S2 | Master’s Degree                           244                32,15%                      138                     23,47%
               S3 | Doctoral Degree                             5                55,56%                         1                    14,29%
Grade III      SMA/SMP | High School /
                                                              212                  6,17%                     234                      8,39%
               Junior High School
               Diploma | Diploma                              175                20,86%                      190                     16,21%
               S1 | Bachelor’s Degree                         973                34,25%                     950                      30,10%
               S2 | Master’s Degree                           280                36,89%                     208                      35,37%
               S3 | Doctoral Degree                              1                 11,11%                       2                    28,57%
Grade IV       SMA/SMP | High School /
                                                              961                27,98%                      746                     26,75%
               Junior High School
               Diploma | Diploma                              383                45,65%                      403                     34,39%
               S1 | Bachelor’s Degree                         671                23,62%                      742                     23,51%
               S2 | Master’s Degree                            82                10,80%                      128                     21,77%
               S3 | Doctoral Degree                              1                 11,11%                       1                    14,29%
Grade V        SMA/SMP | High School /
                                                             1.585               46,16%                  1.009                       36,18%
               Junior High School
               Diploma | Diploma                              173                20,62%                      386                     32,94%
               S1 | Bachelor’s Degree                         607                21,37%                      775                     24,56%
               S2 | Master’s Degree                            36                 4,74%                       52                      8,84%
               S3 | Doctoral Degree                             0                 0,00%                         1                    14,29%
                                                                                                                                              321
                                                                                                                                              2025 Sustainability Report
Page 322
                                                                                                                                                                         Lampiran
                                                                                                                                                                         Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                    Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                    SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                 Level                                                                       2025                                           2024
                                Jabatan                     Pendidikan                        Jumlah                                           Jumlah
                               Job Level                                                                                   %                                              %
                                                                                               Total                                            Total
                               Grade VI         SMA/SMP | High School /
                                                                                                            541                 15,75%                   498                  17,86%
                                                Junior High School
                                                Diploma | Diploma                                            41                 4,89%                      90                  7,68%
                                                S1 | Bachelor’s Degree                                       68                 2,39%                     193                   6,12%
                                                S2 | Master’s Degree                                          1                  0,13%                      2                  0,34%
                                                S3 | Doctoral Degree                                          0                 0,00%                       0                  0,00%
                               Grade VII        SMA/SMP | High School /
                                                                                                            125                 3,64%                     211                   7,57%
                                                Junior High School
                                                Diploma | Diploma                                            47                 5,60%                      70                  5,97%
                                                S1 | Bachelor’s Degree                                      134                 4,72%                      21                  0,67%
                                                S2 | Master’s Degree                                          1                  0,13%                      3                   0,51%
                                                S3 | Doctoral Degree                                          0                 0,00%                       0                  0,00%
                               Jumlah           SMA/SMP | High School /
                                                                                                      3.434                    43,57%                  2.789                  36,16%
                               Total            Junior High School
                                                Diploma | Diploma                                           839                10,64%                   1.172                 15,20%
                                                S1 | Bachelor’s Degree                                 2.841                   36,04%                  3.156                  40,92%
                                                S2 | Master’s Degree                                        759                 9,63%                    588                   7,62%
                                                S3 | Doctoral Degree                                          9                  0,11%                      7                  0,09%



                                       Komposisi Badan Tata Kelola dan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Level Jabatan [GRI 2-7, 405-1] [OJK C.3.b]
                                                       Composition of Governance Body and Employees by Gender and Job Level

                                                                                          2025                                  2024                               2023
                                 Level Jabatan                Satuan
                                   Job Level                   Unit             Pria              Wanita               Pria              Wanita          Pria             Wanita
                                                                                Male              Female               Male              Female          Male             Female
                                                               Total                   168                    21               163                22             185                  21
                               Grade I
                                                                    %               2,37%              2,64%              2,35%             2,85%            2,62%             2,69%
                                                               Total                  502                    93               523                 89             544                  92
                               Grade II
                                                                    %               7,08%              11,70%              7,54%            11,51%              7,71%          11,79%
                                                               Total                 1.384                  257             1.341             243               1.334             216
                               Grade III
                                                                    %              19,53%             32,33%             19,33%            31,44%           18,92%            27,69%
                                                               Total                 1.855                  243             1.779             241               1.759             261
                               Grade IV
                                                                    %              26,17%             30,57%             25,64%             31,18%         24,94%             33,46%
                                                               Total                2.228                    173           2.093              130               1.938             139
                               Grade V
                                                                    %              31,44%             21,76%             30,16%            16,82%           27,48%            17,82%
                                                               Total                   645                    6               738                 45            1.049                 47
                               Grade VI
322                                                                 %                9,10%             0,75%             10,64%             5,82%           14,88%             6,03%
                                                               Total                  305                     2              302                   3             243                   4
                               Grade VII
                                                                    %               4,30%              0,25%              4,35%             0,39%            3,45%              0,51%
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Jumlah                          Total                7.087                   795           6.939               773            7.052               780
                               Total                                %           100,00%             100,00%            100,00%            100,00%         100,00%           100,00%
Page 323
                                                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                        Indeks TCFD                             Independent Assurance Statement            Lembar Umpan Balik
 SASB Index                         TCFD Index                              Independent Assurance Statement            Feedback Form




                                            Komposisi Karyawan | Employee Composition

                                      Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [GRI 405-1]
                                                   Employees by Gender

          Deskripsi                  Satuan
                                                               2025                              2024                                2023
         Description                  Unit

Wanita                               Orang
                                                                              795                                773                             780
Female                               People
                                        %                                  10,09%                         10,02%                               9,96%
Pria                                 Orang
                                                                            7.087                             6.939                            7.052
Male                                 People
                                        %                                  89,91%                        89,98%                              90,04%
Jumlah                               Orang
                                                                            7.882                             7.712                            7.832
Total                                People



                Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan dan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [GRI 405-1] [OJK C.3.b]
                                   Employees by Employment Status and Gender

                                                     2025                                2024                                    2023
Status Ketenagakerjaan     Satuan
  Employment Status         Unit            Pria             Wanita             Pria             Wanita                 Pria                Wanita
                                            Male             Female             Male             Female                 Male                Female
Karyawan Tetap
(PKWTT)                    Orang
                                                  6.614           722               6.729                727                 6.761               680
Permanent Employees        People
(PKWTT)
Karyawan Kontrak
(PKWT)                     Orang
                                                   473                73               210                46                   291                100
Contract Employees         People
(PKWT)
Jumlah                     Orang                  7.087           795               6.939                773                7.052                780
Total                      People                    7.882                               7.712                                   7.832



                 Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja dan Status Ketenagakerjaan [GRI 2-7] [GRI 405-1] [OJK C.3.b]
                                     Employees by Region and Employment Status

                                                     2025                                2024                                    2023
       Status
                          Satuan         Kantor              Anak             Kantor             Anak                Kantor              Anak
  Ketenagakerjaan
                           Unit          Pusat            Perusahaan          Pusat           Perusahaan             Pusat            Perusahaan
 Employment Status
                                       Head Office        Subsidiaries      Head Office       Subsidiaries         Head Office        Subsidiaries
Karyawan Tetap
(PKWTT)                   Orang
                                                    341         6.995                  338               7.118                 339               7.102
Permanent Employees       People
(PKWTT)
Karyawan Kontrak                                                                                                                                         323
(PKWT)                    Orang
                                                    47            499                   23               233                    25               366
Contract Employees        People
                                                                                                                                                         2025 Sustainability Report




(PKWT)
Jumlah                    Orang                    388          7.494                  361              7.351                 364              7.468
Total                     People                     7.882                               7.712                                   7.832
Page 324
                                                                                                                                                                  Lampiran
                                                                                                                                                                  Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI            Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards       GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                    Karyawan Berdasarkan Level Jabatan dan Usia [GRI 405-1] [OJK C,3,b]
                                                                              Employees by Job Level and Age Group

                               Level Jabatan         Kelompok Usia                      2025                               2024                            2023
                                 Job Level             Age Group
                                                                             Jumlah           Persentase         Jumlah            Persentase    Jumlah         Persentase
                                                                              Total           Percentage          Total            Percentage     Total         Percentage
                               Grade I              < 30 tahun |
                                                                                         -            0,00%                 -           0,00%               -          0,00%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                       117            1,86%               101           1,88%            104            2,08%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                       72            19,67%               84            17,91%           102            17,71%
                                                    Years Old
                               Grade II             < 30 tahun |
                                                                                         -            0,00%                 -           0,00%               -          0,00%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                      477             7,59%             456             8,50%           442             8,85%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                      118           32,24%               156           33,26%            194          33,68%
                                                    Years Old
                               Grade III            < 30 tahun |
                                                                                         -            0,00%                 6           0,32%             15            0,66%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                    1.512           24,06%             1.419           26,46%          1.341          26,84%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                      129           35,25%               159           33,90%            194          33,68%
                                                    Years Old
                               Grade IV             < 30 tahun |
                                                                                       30             2,43%               59            3,14%            157           6,95%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                   2.027            32,26%             1.899           35,41%          1.789          35,80%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                        41           11,20%               62           13,22%             74           12,85%
                                                    Years Old
                               Grade V              < 30 tahun |
                                                                                     468            37,96%              799            42,50%            819          36,25%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                   1.928            30,69%              1.417          26,42%         1.246           24,93%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                        5              1,37%                7           1,49%             12            2,08%
                                                    Years Old
                               Grade VI             < 30 tahun |
                                                                                     439            35,60%               719           38,24%          1.027          45,46%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
                                                                                      211             3,36%               63             1,17%            69            1,38%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                         1            0,27%                 1           0,21%               -          0,00%
                                                    Years Old
                               Grade VII            < 30 tahun |
                                                                                     296             24,01%             297            15,80%            241           10,67%
                                                    Years Old
                                                    30 - 50 tahun |
324                                                                                     11             0,18%                8           0,15%              6            0,12%
                                                    Years Old
                                                    > 50 tahun |
                                                                                         -            0,00%                 -           0,00%               -          0,00%
                                                    Years Old
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 325
                                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                         Indeks TCFD                             Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
 SASB Index                          TCFD Index                              Independent Assurance Statement          Feedback Form




Level Jabatan     Kelompok Usia                       2025                               2024                                    2023
  Job Level         Age Group
                                          Jumlah            Persentase         Jumlah          Persentase             Jumlah          Persentase
                                           Total            Percentage          Total          Percentage              Total          Percentage
Total             < 30 tahun |
                                               1.233           100,00%                1.88          100,00%                2.259           100,00%
                  Years Old
                  30 - 50 tahun |
                                               6.283           100,00%              5.363           100,00%                4.997           100,00%
                  Years Old
                  > 50 tahun |
                                                   366         100,00%                469           100,00%                    576         100,00%
                  Years Old



                                 Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [GRI 405-1]
                                             Employees by Age Group and Gender

                                                       2025                               2024                                   2023
 Kelompok Usia           Satuan
   Age Group              Unit              Pria               Wanita            Pria               Wanita              Pria             Wanita
                                            Male               Female            Male               Female              Male             Female
< 25 Tahun |             Orang
                                                    263              20                240                     18               271                 25
Years Old                People
25 - 30 Tahun |          Orang
                                                   1.291             117              1.489               133                 1.792                171
Years Old                People
30 - 35 Tahun |          Orang
                                                   1.950             275              1.978               271               2.008                  256
Years Old                People
35 - 40 Tahun |          Orang
                                                    1.781            201             1.582                197                 1.361                181
Years Old                People
40 - 45 Tahun |          Orang
                                                    970              109                861                  85                785                  76
Years Old                People
45 - 50 Tahun |          Orang
                                                    426                 36             356                   33                 301                 29
Years Old                People
> 50 Tahun |             Orang
                                                    406                 37              433                  36                534                  42
Years Old                People

Jumlah                   Orang                     7.087             795             6.939                773                 7.052                780
Total                    People                        7.882                              7.712                                  7.832


                                           Karyawan Berdasarkan Level Jabatan [GRI 405-1]
                                                     Employees by Job Level

                  Level Jabatan                             Satuan
                                                                                  2025                       2024                      2023
                    Job Level                                Unit

Grade I                                                     Orang
                                                                                              189                       185                        206
                                                            People
Grade II                                                    Orang
                                                                                             595                        612                        636
                                                            People
Grade III                                                   Orang
                                                                                           1.641                     1.584                     1.550
                                                            People
                                                                                                                                                         325
Grade IV                                                    Orang
                                                                                         2.098                       2.020                     2.020
                                                            People
                                                                                                                                                         2025 Sustainability Report




Grade V-VII                                                 Orang
                                                                                         3.359                        3.311                    3.420
                                                            People
                                                            Orang
Jumlah | Total                                                                           7.882                        7.712                    7.832
                                                            People
Page 326
                                                                                                                                                                          Lampiran
                                                                                                                                                                          Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan                  Tautan TPB dalam Standar GRI            Indeks Konten GRI                   Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics            SDGs Linkage in the GRI Standards       GRI Content Index                   SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                            Komposisi Karyawan Perempuan
                                                                                            Composition of Female Employees

                                                                              Indikator                                                     Satuan
                                                                                                                                                                       2025
                                                                              Indicator                                                      Unit

                               Persentase karyawan perempuan dari total karyawan
                                                                                                                                               %                                 10,09
                               Share of women in total workforce
                               Persentase karyawan perempuan pada posisi manajemen
                                                                                                                                               %                                 15,30
                               Share of women in all management positions
                               Persentase karyawan perempuan di posisi junior manajemen
                                                                                                                                               %                                 15,66
                               Share of women in junior management positions
                               Persentase karyawan perempuan di posisi top manajemen
                                                                                                                                               %                                   11,11
                               Share of women in top management positions
                               Persentase karyawan perempuan di posisi revenue-generating
                                                                                                                                               %                                  8,22
                               Share of women in management positions in revenue-generating functions
                               Persentase karyawan perempuan di posisi STEM
                                                                                                                                               %                                 24,26
                               Share of women in STEM-related positions


                                                                                        Pekerja Lainnya bukan Karyawan [GRI 2-8]
                                                                                             Other Non-Employee Workers

                                                                                               2025                               2024                              2023
                                Jenis Tenaga Kerja                  Satuan         Kantor              Anak            Kantor               Anak          Kantor           Anak
                                 Workforce Type                      Unit          Pusat            Perusahaan         Pusat             Perusahaan       Pusat         Perusahaan
                                                                                 Head Office        Subsidiaries     Head Office         Subsidiaries   Head Office     Subsidiaries
                               Tenaga kerja alih daya               Orang
                                                                                          1.363              6.332            2.716            11.646          1.334             6.819
                               Outsourced workers                   People
                               Jumlah                               Orang
                                                                                               7.695                             14.362                             8.153
                               Total                                People




326
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 327
                                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)



  Indeks SASB                             Indeks TCFD                               Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
  SASB Index                              TCFD Index                                Independent Assurance Statement          Feedback Form




                                                 Perekrutan Karyawan | Employee Recruitment


                                              Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1]
                                                        New Employees by Gender

                                                           2025                                  2024*                                 2023*
            Jenis Kelamin
               Gender                            Jumlah          Persentase            Jumlah          Persentase            Jumlah           Persentase
                                                  Total          Percentage             Total          Percentage             Total           Percentage
Pria | Male                                              283           88,44%                  140            87,50%                  22              70,97%
Wanita | Female                                           37            11,56%                  20            12,50%                    9             29,03%
Jumlah | Total                                           320          100,00%                  160          100,00%                    31          100,00%
Catatan | Notes:
* Terdapat penyajian kembali data pada tahun 2023 dan 2024 sehubungan dengan perubahan ruang lingkup pelaporan yang kini mencakup seluruh PI Group.
* There are data restatements in 2023 and 2024 due to the change in reporting scope which now covers the entire PI Group.




                           Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Ketenagakerjaan [GRI 401-1]
                                        New Employees by Gender and Employment Status

       Status                                              2025                                   2024                                  2023
                                Satuan
  Ketenagakerjaan                                 Pria              Wanita              Pria              Wanita               Pria               Wanita
                                 Unit
 Employment Status                                Male              Female              Male              Female               Male               Female
Karyawan Tetap                    Total                     3                   1                  1                  0                 3                  0
(PKWTT)
Permanent Employees                 %                   1,06%            2,70%               0,71%             0,00%             13,64%               0,00%
(PKWTT)
Karyawan Kontrak                  Total                  280                 36                139                 20                  19                  9
(PKWT)
Contract Employees                  %               98,94%              97,30%            99,29%            100,00%             86,36%             100,00%
(PKWT)
Jumlah                            Total                  283                 37                140                 20                 22                   9
Total
                                    %             100,00%             100,00%            100,00%            100,00%            100,00%             100,00%



                                             Karyawan Baru Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]
                                                      New Employees by Age Group

                                                           2025                                  2024*                                 2023*
           Kelompok Usia
             Age Group                          Jumlah           Persentase            Jumlah          Persentase            Jumlah          Persentase
                                                 Total           Percentage             Total          Percentage             Total          Percentage
< 30 Tahun | Years Old                                   268           83,75%                   151          94,38%                   27              87,10%
30 - 50 Tahun | Years Old                                 49            15,31%                    5             3,13%                   3             9,68%
> 50 Tahun | Years Old                                      3            0,94%                    4            2,50%                     1            3,23%
Total                                                    320         100,00%                   160          100,00%                    31          100,00%
Catatan | Notes:
* Terdapat penyajian kembali data pada tahun 2023 dan 2024 sehubungan dengan perubahan ruang lingkup pelaporan yang kini mencakup seluruh PI Group.
* There are data restatements in 2023 and 2024 due to the change in reporting scope which now covers the entire PI Group.
                                                                                                                                                               327
                                                                                                                                                               2025 Sustainability Report
Page 328
                                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                                             Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI             Indeks Konten GRI                       Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards        GRI Content Index                       SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                           Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah (Eksternal) [GRI 401-1]
                                                                                    New Employee by Region (External)

                                                                                            2025                                2024*                                 2023*
                                           Wilayah Kerja
                                              Region                              Jumlah          Persentase          Jumlah           Persentase           Jumlah          Persentase
                                                                                   Total          Percentage           Total           Percentage            Total          Percentage
                               Kantor Pusat
                                                                                           38            11,88%                  9            5,63%                    7             22,58%
                               Head Office
                               Anak Perusahaan
                                                                                         282             88,13%                151          94,38%                   24              77,42%
                               Subsidiaries
                               Jumlah
                                                                                         320          100,00%                 160          100,00%                    31         100,00%
                               Total
                               Catatan | Notes:
                               * Terdapat penyajian kembali data pada tahun 2023 dan 2024 sehubungan dengan perubahan ruang lingkup pelaporan yang kini mencakup seluruh PI Group.
                               * There are data restatements in 2023 and 2024 due to the change in reporting scope which now covers the entire PI Group.




                                                                               Karyawan Baru yang Diisi oleh Kadidat Internal
                                                                             New Employee Positions Filled by Internal Candidates

                                                                     Dekripsi                                         Satuan
                                                                                                                                          2025               2024               2023
                                                                    Description                                        Unit

                               Total karyawan baru                                                                    Orang
                                                                                                                                               1.002              1.257                1.185
                               Total new employees                                                                    People
                               Persentase posisi yang diisi oleh kadidat internal
                                                                                                                         %                   75,79%             88,71%               97,45%
                               Percentage of positions filled by internal candidates


                                                                                     Biaya Perekrutan Internal dan Eksternal
                                                                                      Internal and External Recruitment Costs

                                                                     Dekripsi                                         Satuan
                                                                                                                                          2025               2024               2023
                                                                    Description                                        Unit

                               Rata-rata biaya untuk perekrutan (internal dan eksternal)
                                                                                                                         Rp             8.000.000           7.900.000          7.500.000
                               Average cost for recruitment (internal and external)




                                                                                     Turnover Karyawan | Employee Turnover

                                                                          Perputaran Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1]
                                                                                       Employee Trunover by Gender

                                                                                            2025                                 2024                                  2023
                                           Jenis Kelamin
                                              Gender                              Jumlah         Persentase           Jumlah           Persentase           Jumlah          Persentase
                                                                                   Total         Percentage            Total           Percentage            Total          Percentage
                               Pria | Male                                               133            88,67%                196             91,16%                207              95,39%
                               Wanita | Female                                             17            11,33%                 19            8,84%                   10              4,61%

328                            Total                                                     150          100,00%                 215          100,00%                  217          100,00%
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 329
                                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                       Indeks TCFD                       Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                        TCFD Index                        Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                  Perputaran Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]
                                              Employee Turnover by Age Group

                                                   2025                           2024                                  2023
         Kelompok Usia
           Age Group                      Jumlah        Persentase     Jumlah          Persentase            Jumlah          Persentase
                                           Total        Percentage      Total          Percentage             Total          Percentage
< 30 Tahun | Years Old                             5         3,33%               10            4,65%                    3             1,38%
30 - 50 Tahun | Years Old                          47       31,33%               50          23,26%                    46           21,20%
> 50 Tahun | Years Old                             98       65,33%              155          72,09%                   168           77,42%
Total                                            150       100,00%             215          100,00%                  217          100,00%



                                     Perputaran Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]
                                               Employee Turnover by Region

          Wilayah Kerja                            2025                           2024                                  2023
             Region
                                          Jumlah        Persentase     Jumlah          Persentase            Jumlah          Persentase
                                           Total        Percentage      Total          Percentage             Total          Percentage
Kantor Pusat
                                                   10        6,67%               12           5,58%                    14            6,45%
Head Office
Anak Perusahaan
                                                 140        93,33%             203           94,42%                  203           93,55%
Subsidiaries
Jumlah
                                                 150       100,00%             215         100,00%                   217          100,00%
Total




                                                   Alasan Perputaran Karyawan
                                                   Employee Turnover Reasons

                             Dekripsi                                  Satuan
                                                                                           2025               2024                2023
                            Description                                 Unit

Pensiun/berakhir kontrak                                                Orang
                                                                                                  104                164                  182
Retirement/end of contract                                              People
Meninggal dunia                                                         Orang
                                                                                                   10                   9                  5
Death                                                                   People
Pelanggaran peraturan perusahaan                                        Orang
                                                                                                       1                0                   1
Violation of company policy                                             People
Mengundurkan diri                                                       Orang
                                                                                                   35                 42                  29
Resignation                                                             People
Jumlah                                                                 Orang
                                                                                                 150                 215                  217
Total                                                                  People




                                                                                                                                                329
                                                                                                                                                2025 Sustainability Report
Page 330
                                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                                       Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI                  Indeks Konten GRI                          Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards             GRI Content Index                          SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                              Pelatihan dan Pengembangan Karyawan | Employee Training and Development

                                                                               Jumlah Karyawan Penerima Tugas Belajar [OJK F.22]
                                                                               Number of Employees Assigned to Study Programs

                                                Dekripsi                            Satuan
                                                                                                                2025                            2024                                2023
                                               Description                           Unit

                               Dalam Negeri                                         Orang
                                                                                                                             42                                   59                                15
                               Domestic                                             People
                               Luar Negeri                                          Orang
                                                                                                                                2                                  2                                 2
                               Overseas                                             People
                               Jumlah                                               Orang
                                                                                                                             44                                   61                                17
                               Total                                                People




                                           Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Kepegawaian [OJK F.22]
                                                       Number of Employees Participating in Training by Gender and Employment Status

                                                                      2025                                               2024                                                2023

                                  Dekripsi                PTPI               Anak Perusahaan                PTPI                Anak Perusahaan               PTPI                  Anak Perusahaan
                                 Description                                   Subsidiaries                                       Subsidiaries                                        Subsidiaries

                                                   Pria          Wanita      Pria      Wanita       Pria           Wanita       Pria        Wanita     Pria            Wanita       Pria     Wanita
                                                   Male          Female      Male      Female       Male           Female       Male        Female     Male            Female       Male     Female

                               Karyawan
                               Tetap (PKWTT)
                               Permanent              634           168       6.074          798       494             133       6.324         767       546              124        5.740          768
                               Employees
                               (PKWTT)

                               Karyawan
                               Kontrak (PKWT)
                               Contract                 24           33        335            57           13           15          387         87        67               23         452            74
                               Employees
                               (PKWT)

                               Komisaris
                                                        22            5         33            10           13           3           39            6       10                2          25             7
                               Commissioners

                               Direksi
                                                          6           2         36             3           6            2           40            2           8                 1       19            6
                               Directors

                               Tenaga Kerja
                               Alih Daya
                                                       812          258      2.546           717       670            238       2.526          542       586               173      2.846        622
                               Outsourced
                               Workers

                               Total                 1.498          466      9.024       1.585       1.196             391       9.316       1.404      1.217             323       9.082      1.477




330
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 331
                                                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



  Indeks SASB                               Indeks TCFD                                          Independent Assurance Statement                  Lembar Umpan Balik
  SASB Index                                TCFD Index                                           Independent Assurance Statement                  Feedback Form




                                                                         Jumlah Hari Pelatihan
                                                                        Number of Training Days

                                                                     2025                                         2024                                           2023
  Jenis Tenaga
                           Satuan                                           Anak                                              Anak                                       Anak
      Kerja
                            Unit                         PTPI            Perusahaan                  PTPI                  Perusahaan              PTPI               Perusahaan
Type of Workforce
                                                                         Subsidiaries                                      Subsidiaries                               Subsidiaries
Karyawan Tetap
(PKWTT)
                            Hari
Permanent                                                  11.339                87.344                    7.229                88.010                    8.712                 78.519
                            Days
Employees
(PKWTT)
Karyawan Kontrak
(PKWT)                      Hari
                                                            1.362                 4.897                      395                 4.695                     749                   5.810
Contract                    Days
Employees (PKWT)
Komisaris                   Hari
                                                                 133                246                          37                   206                        31               235
Commissioners               Days
Direksi                     Hari
                                                                 124                304                          47                   228                    30                   285
Directors                   Days
Tenaga kerja alih
daya                        Hari
                                                             11.151              15.366                     4.461               20.644                    3.016                23.967
Outsourced                  Days
Workers
                            Hari
Total                                                     24.109                 108.157                   12.169              113.782                  12.538                 108.816
                            Days




                          Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22]
                                           Average Training Hours per Year by Gender

                                                  2025                                                    2024                                               2023

   Dekripsi      Satuan                                  Anak Perusahaan                                         Anak Perusahaan                                      Anak Perusahaan
                                  PTPI                                                    PTPI                                                   PTPI
  Description     Unit                                     Subsidiaries                                            Subsidiaries                                         Subsidiaries

                          Pria           Wanita          Pria          Wanita      Pria          Wanita          Pria        Wanita       Pria          Wanita        Pria       Wanita
                          Male           Female          Male          Female      Male          Female          Male        Female       Male          Female        Male       Female

Karyawan
Tetap (PKWTT)
                  Jam
Permanent                        71         102            185            124         72             82             178          118         91            127            91         161
                 Hours
Employees
(PKWTT)

Karyawan
Kontrak (PKWT)
                  Jam
Contract                     161            139             117             64        99             78               75         60          60              71          60          73
                 Hours
Employees
(PKWT)

Komisaris         Jam
                             42              19             32             20         19              16              26           13        18             20            18         44
Commissioners    Hours

Direksi           Jam
                             63             294                 41           3        57              13              52           21        22             38           22          88
Directors        Hours

Tenaga Kerja
Alih Daya         Jam
                             40              79             53              46        27             40               63         66          24             43           24          60
                                                                                                                                                                                           331
Outsourced       Hours
Workers
                                                                                                                                                                                           2025 Sustainability Report
Page 332
                                                                                                                                                                    Lampiran
                                                                                                                                                                    Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI             Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards        GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                            Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun Berdasarkan Level Jabatan [GRI 404-1] [OJK F.22]
                                                                            Average Training Hours per Year by Job Level

                                                                                         2025                                2024                            2023
                                 Level Jabatan                Satuan                             Anak                                  Anak                          Anak
                                   Job Level                   Unit            PTPI           Perusahaan            PTPI            Perusahaan       PTPI         Perusahaan
                                                                                              Subsidiaries                          Subsidiaries                  Subsidiaries
                               Non-Manajerial                   Jam
                                                                                       60                  86               39                70             51                  79
                               Non-Managerial                  Hours
                               Manajerial                       Jam
                                                                                       36                  88               39                75            94                   91
                               Managerial                      Hours



                                                                              Jumlah Peserta Pelatihan Pra-Pensiun [GRI 404-2]
                                                                               Number of Pre-Retirement Traning Participants

                                                                 Dekripsi                                        Satuan
                                                                                                                                       2025         2024              2023
                                                                Description                                       Unit

                               Kantor Pusat                                                                      Orang
                                                                                                                                               1              0                  15
                               Head Office                                                                       People
                               Anak Perusahaan                                                                   Orang
                                                                                                                                              41            53                   117
                               Subsidiaries                                                                      People
                               Jumlah Peserta                                                                    Orang
                                                                                                                                              42            53               132
                               Total Participants                                                                People




332
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 333
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                     Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                      Independent Assurance Statement     Feedback Form




                            Indikator Kesetaraan Kompensasi | Compensation Equality Indicator

                                 Kesetaraan Kompensasi berdasarkan Level Jabatan (Rp)
                                         Compensation Equality by Job Level (Rp)

               Level Jabatan                     Rata-rata Gaji Karyawan Wanita               Rata-rata Gaji Karyawan Pria
                 Job Level                     Average Salary of Female Employees           Average Salary of Male Employees

Grade I          Gaji pokok
                                                                       302.079.754                                      221.147.158
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                        344.340.164                                  329.753.943
                 Basic salary and incentives
Grade II         Gaji pokok
                                                                       202.878.202                                    155.389.677
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                      262.202.058                                    228.543.005
                 Basic salary and incentives
Grade III        Gaji pokok
                                                                        123.619.498                                     89.175.452
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                       180.628.600                                     154.792.129
                 Basic salary and incentives
Grade IV         Gaji pokok
                                                                          74.126.798                                    64.017.829
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                         134.517.106                                  124.757.893
                 Basic salary and incentives
Grade V          Gaji pokok
                                                                         67.808.979                                     44.342.169
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                        108.545.762                                   85.965.452
                 Basic salary and incentives
Grade VI         Gaji pokok
                                                                        29.369.954                                      34.630.159
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                         41.623.968                                    64.858.973
                 Basic salary and incentives
Grade VII        Gaji pokok
                                                                                     -                                 23.924.015
                 Basic salary
                 Gaji pokok dan insentif
                                                                                     -                                 40.058.348
                 Basic salary and incentives



                                         Perbedaan Gaji Karyawan Pria dan Wanita
                                        Pay Gap Between Male and Female Employees

                                 Indikator                                         Satuan
                                                                                                               2025
                                 Indicator                                          Unit

Rata-rata perbedaan gaji antar gender
                                                                                      %                                            31
Mean gender pay gap
Median perbedaan gaji antar gender
                                                                                      %                                            22
Median gender pay gap
                                                                                                                                         333
Rata-rata perbedaan bonus antar gender
                                                                                      %                                           19,5
Mean gender bonus gap
                                                                                                                                         2025 Sustainability Report




Median perbedaan bonus antar gender
                                                                                      %                                             11
Median gender bonus gap
Page 334
                                                                                                                                                                              Lampiran
                                                                                                                                                                              Attachment


                                 Metrik Kinerja Keberlanjutan              Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                     Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                 Sustainability Performance Metrics        SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                     SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                           Cuti Melahirkan | Parental Leave

                                                                                                 Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
                                                                                                      Parental Leave

                                         Status                                              2025                                  2024                                 2023
                                                                      Satuan
                                    Ketenagakerjaan                                 Pria             Wanita               Pria            Wanita               Pria             Wanita
                                                                       Unit
                                   Employment Status                                Male             Female               Male            Female               Male             Female
                                Total karyawan yang
                                berhak mendapat cuti
                                melahirkan                            Orang
                                                                                        7.087                   795          6.939*               773*            7.052*                  780*
                                Total employees                       People
                                entitled to parental
                                leave

                                Total karyawan yang
                                mengambil cuti
                                                                      Orang
                                melahirkan                                                 457                   47              416                114             1.039                   81
                                                                      People
                                Total employees taking
                                parental leave

                                Total karyawan yang
                                kembali bekerja pada
                                periode pelaporan
                                setelah cuti melahirkan
                                berakhir                              Orang
                                                                                           457                   47              416                114             1.039                   81
                                Total employees                       People
                                returning to work during
                                the reporting period
                                after parental leave
                                ends

                                Total karyawan yang
                                kembali bekerja setelah
                                cuti melahirkan berakhir
                                dan masih bekerja
                                setelah 12 bulan                      Orang
                                                                                           457                   47              416                114             1.039                   81
                                Total employees                       People
                                returning to work after
                                parental leave ends and
                                remained employed
                                after 12 months

                                Tingkat karyawan
                                yang mengambil
                                cuti melahirkan yang
                                kembali bekerja dan
                                                                      Orang
                                dapat dipertahankan                                     100%                   100%            100%              100%               100%                  100%
                                                                      People
                                Retention rate of
                                employees taking
                                parental leave and
                                returning to work
334
                               Catatan | Notes:
                               *Penyajian kembali pada data tahun 2023 dan 2024 bahwa seluruh karyawan yang berhak mendapatkan cuti melahirkan sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               *There are restatements in the 2023 and 2024 data indicating that all employees were entitled to maternity leave in accordance with labor regulations.
Page 335
                                                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                              Indeks TCFD                              Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
   SASB Index                               TCFD Index                               Independent Assurance Statement          Feedback Form




                                     Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Health and Safety

                                                            Frekuensi Rapat P2K3 [GRI 403-4]
                                                               P2K3 Meeting Frequency

                                             Dekripsi
                                                                                                           2025                2024                2023
                                            Description

 Total Rapat P2K3
                                                                                                                   61                   67                 70
 Total P2K3 Meeting


                                            Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan K3 [GRI 403-5]
                                                 Number of Employees Attending OHS Training

                                   Dekripsi                                             Satuan
                                                                                                           2025                2024                2023
                                  Description                                            Unit

 Pelatihan K3                                                                           Orang
                                                                                                              10.329                6.457            10.294
 OHS Training                                                                           People


                                                    Rekapitulasi Kecelakaan Kerja PTPI [GRI 403-9]
                                                    Recapitulation of Workplace Accident at PTPI

                         Indeks Kecelakaan Kerja                                        Satuan
                                                                                                           2025                2024                2023
                         Workplace Accident Index                                        Unit

                                                                                         Kasus
 Fatality                                                                                                              1                  1                0
                                                                                         Cases
                                                                                         Kasus
 Lost Time Injury (LTI)                                                                                                0                 0                 0
                                                                                         Cases
                                                                                         Kasus
 Lost Work Day Case (LWDC)                                                                                             0                 0                 0
                                                                                         Cases
                                                                                         Kasus
 Medical Treatment Injury (MTI)                                                                                        11                3                 12
                                                                                         Cases
                                                                                         Kasus
 Restricted Work Day Case (RWDC)                                                                                       0                 0                 0
                                                                                         Cases
                                                                                         Kasus
 Near Miss                                                                                                         24                    11                42
                                                                                         Cases


                                            Angka Kecelakaan Kerja [GRI 403-9] [RT-CH-320a.1, RT-CH-540a.2]
                                                       Number of Workplace Accident

                                                                                                                                         2025
                       Dekripsi                                                       Satuan
                      Description                                                      Unit                                  Karyawan          Kontraktor
                                                                                                                             Employee          Contractor
 Fatal Accident Rate (FAR)                                   (Angka Fatalitas x 100.000.000)/Total Jam Kerja                          1,97                  0
                                                               (Number of Fatalities X 100.000.000)/Total
                                                                              Working Hours
                                                                                                                                                                335
 Total Recordable Injury Rate (TRIR)                             (Angka Kecelakaan Kerja yang Tercatat x                             0,26                   0
                                                                        1.000.000) /Total Jam Kerja
                                                               (Number of Recordable Work-Related Injury X
                                                                                                                                                                2025 Sustainability Report




                                                                     1.000.000)/Total Working Hours
 Jumlah Jam Kerja                                                                       Jam                                  23.955.541        26.925.631
 Total Working Hours                                                                   Hours
                                                                                                                                      50.881.172
Catatan | Notes:
1. Perhitungan angka kecelakaan kerja menggunakan FAR dan TRIR sejak tahun pelaporan 2025.
1. Since 2025 the Company has used FAR and TRIR to calculate work-related accident rates.
Page 336
                                                                                                                                                                      Lampiran
                                                                                                                                                                      Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan              Tautan TPB dalam Standar GRI             Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics        SDGs Linkage in the GRI Standards        GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                        Dekripsi                                   Satuan                      2024                             2023
                                                       Description                                  Unit
                                                                                                                   Karyawan           Kontraktor     Karyawan        Kontraktor
                                                                                                                   Employee           Contractor     Employee        Contractor
                               Jumlah dan tingkat fatalitas sebagai akibat
                                                                                                    Kasus
                               kecelakaan kerja                                                                                 1               0               0                  0
                                                                                                    Cases
                               Number and rate of work-related fatalities
                               Jumlah dan tingkat kecelakaan kerja yang dapat
                               dicatat                                                              Kasus
                                                                                                                                1                7             10                  7
                               Number and rate of high-consequence work-                            Cases
                               related injuries
                               Jumlah Jam Kerja                                                      Jam           17.107.066         30.996.691
                               Total Working Hours                                                  Hours                                                   39.567.531
                                                                                                                            48.103.757



                                                                              Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) [GRI 403-9]

                                                            Dekripsi                                           Satuan
                                                                                                                                        2025          2024              2023
                                                           Description                                          Unit

                               LTIFR Kontraktor                                                           (Jumlah Kasus LTI x
                               LTIFR Contractors                                                         1.000.000)/Total Jam
                                                                                                                 Kerja
                                                                                                                                            0,00            0,03              0,00
                                                                                                        (Number of LTI Cases
                                                                                                           x 1,000,000)/Total
                                                                                                             Working Hours
                               Persentase kontraktor yang dilingkupi
                                                                                                                  %                            100           100               100
                               Percentage of contractors covered
                               LTIFR Karyawan                                                             (Jumlah Kasus LTI x
                               LTIFR Employees                                                           1.000.000)/Total Jam
                                                                                                                 Kerja
                                                                                                                                            0,04            0,05              0,00
                                                                                                        (Number of LTI Cases
                                                                                                           x 1,000,000)/Total
                                                                                                             Working Hours
                               Persentase karyawan yang dilingkupi
                                                                                                                  %                            100           100               100
                               Percentage of employees covered


                                                                                           Process Safety Events - Tier 1

                                                            Dekripsi                                           Satuan
                                                                                                                                        2025          2024              2023
                                                           Description                                          Unit

                               Jumlah process safety events tingkat 1                                  Jumlah/1 juta jam kerja
                               Number of process safety events tier 1                                  Total / 1 million working                0               0                  0
                                                                                                                 hours
                               Persentase cakupan data
                                                                                                                  %                            100           100               100
                               Percentage of data coverage



336                                                                                       Total Jam Kerja Aman [GRI 403-10]
                                                                                             Total Safe Working Hours

                                                            Dekripsi                                           Satuan
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                                                        2025          2024              2023
                                                           Description                                          Unit

                               Jam Kerja Aman                                                                    Jam
                                                                                                                                      48.229.488     48.103.759        52.014.005
                               Safe Working Hours                                                               Hours
Page 337
                                                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                        Indeks TCFD                            Independent Assurance Statement          Lembar Umpan Balik
 SASB Index                         TCFD Index                             Independent Assurance Statement          Feedback Form




                                                    Penyakit Akibat Kerja [GRI 403-10]
                                                       Occupational Diseases

                                                     2025                               2024                                   2023
            Dekripsi
           Description                    Karyawan           Kontraktor     Karyawan          Kontraktor            Karyawan         Kontraktor
                                          Employee           Contactors     Employee          Contactors            Employee         Contactors
Jumlah dan tingkat fatalitas
sebagai akibat penyakit akibat
kerja                                                0                 0                0                    0                 0                   0
Number and rate of fatalities due
to occupational diseases
Jumlah dan tingkat penyakit
akibat kerja yang dapat dicatat
                                                     0                 0                0                    0                 0                   0
Number and rate of recorded
occupational diseases
Jenis-jenis penyakit akibat kerja
yang utama
                                                     0                 0                0                    0                 0                   0
Main types of occupational
diseases




                             Kepuasan Pelanggan dan Pemasok | Customer and Supplier Satisfaction

                                                  Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30]
                                                     Customer Satisfaction Survey

                                    2025                                     2024                                           2023
   Dekripsi
  Description                                 Amonia                                      Amonia                                        Amonia
                      Urea          NPK                         Urea        NPK                              Urea          NPK
                                             Ammonia                                     Ammonia                                       Ammonia
Indeks Kepuasan
Pelanggan
Customer                 95,01      95,44           93,24        92,00       92,40             90,10         96,03          96,49            99,49
Satisfaction
Index
Indeks
Ketidakpuasan
Pelanggan
                         2,68        4,38             1,95         1,40        2,10             0,00             0,95         0,07               0,07
Customer
Dissatisfaction
Index
Total Indeks
Kepuasan
Pelanggan
                                    93,05                                    90,96                                         95,68
Total Customer
Satisfaction
Index


                                                                                                                                                        337
                                                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 338
                                                                                                                                                                            Lampiran
                                                                                                                                                                            Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan               Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                     Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics         SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                     SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                             Survei Kepuasan Pemasok
                                                                                             Supplier Satisfaction Survey

                                                                            Dekripsi
                                                                                                                                            2025            2024               2023
                                                                           Description

                               Indeks Kepuasan Pemasok
                                                                                                                                                4,20               4,15             4,25
                               Supplier Satisfaction Index
                               Indeks Ketidakpuasan Pemasok
                                                                                                                                                1,99               2,12              1,96
                               Supplier Dissatisfaction Index
                               Indeks Keterikatan Pemasok
                                                                                                                                                4,05              3,97              4,08
                               Supplier Engagement Index


                                                                                                Penjualan Pupuk [OJK F.2]
                                                                                                    Fertilizer Sales

                                                                     Dekripsi                                           Satuan
                                                                                                                                           2025             2024              2023
                                                                    Description                                          Unit

                               Pupuk Bersubsidi (Urea, NPK, Organik, dan ZA)
                                                                                                                             ton            8.110.571       7.327.950         6.186.785
                               Subsidized Fertilizer (Urea, NPK, Organic, and ZA)
                               Pupuk Komersial Domestik
                                                                                                                             ton           2.849.546        3.144.760        2.493.234
                               Domestic Commercial Fertilizer
                               Pupuk Komersial Ekspor
                                                                                                                             ton           1.834.259         1.527.104         1.685.231
                               Export Commercial Fertilizer




                                                            Jumlah Mitra Binaan dan Piutang Pendanaan Swakelola PTPI Per Sektor
                                                       Number of Fostered Partners and Distribution of PTPI Self-Managed Financing per Sector

                                                                                           2025                                     2024                             2023
                                                                                Jumlah               Nilai             Jumlah              Nilai            Jumlah            Nilai
                                                Sektor                           Mitra             Pinjaman             Mitra            Pinjaman            Mitra          Pinjaman
                                                Sector                          Binaan             (Rp Juta)           Binaan            (Rp Juta)*         Binaan          (Rp Juta)
                                                                              Number of           Loan Value         Number of             Loan           Number of        Loan Value
                                                                               Fostered          (Rp Millions)        Fostered           Value (Rp         Fostered       (Rp Millions)
                                                                               Partners                               Partners           Millions)*        Partners
                               Industri | Industry                                       120              2.861                    163        3.535               270              6.518
                               Perdagangan | Trade                                      346               7.548                    430        11.835               747            19.769
                               Pertanian | Agriculture                                  220              13.109                    258       16.030                391           20.451
                               Perkebunan | Plantation                                    131            3.498                     204        3.975               278             3.403
                               Perikanan | Fisheries                                      93              3.647                    102         4.775               188             5.736
                               Peternakan | Livestock                                    126              13.151                   132       12.559                143           24.915
                               Jasa | Services                                           148              5.126                    200        6.676               260             9.698
                               Lainnya | Others                                             1                 33                    0                 0              0                   0
                               Jumlah | Total                                          1.185            48.973                 1.489         59.385             2.277         90.490**
338
                               Catatan | Notes:
                               * Penyajian kembali nilai pinjaman pada tahun 2024 menyesuaikan metode perhitungan.
                               ** Penyajian kembali jumlah nilai pinjaman pada tahun 2023 menyesuaikan metode perhitungan.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               * Restatement of loan amounts in 2024 to adjust the calculation method
                               ** Restatement of total loan amounts in 2023 to adjust the calculation method
Page 339
                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                        Indeks TCFD                          Independent Assurance Statement       Lembar Umpan Balik
 SASB Index                         TCFD Index                           Independent Assurance Statement       Feedback Form




                                                     Kinerja Program Agrosolution
                                                   Agrosolution Program Performance

                                                      2025                            2024                                2023

              Komoditas                 Luas Lahan          Jumlah       Luas Lahan          Jumlah          Luas Lahan          Jumlah
              Commodity                 Land Area            Petani      Land Area            Petani         Land Area            Petani
                                           (Ha)            Number of        (Ha)            Number of           (Ha)            Number of
                                                            Farmers                          Farmers                             Farmers
Padi | Rice                                 220.183           188.577         124.845            80.383            90.944             38.989
Jagung | Corn                                26.083            25.201           27.672            12.427           19.695               7.756
Tebu | Sugarcane                              79.619           12.238          62.408              9.750            61.575             8.434
Sawit | Palm Oil                            195.675            43.002         188.965             40.416          163.356             37.824
Kopi | Coffee                                13.306              7.217          13.065              7.164            1.382                  530
Horti & Lainnya | Horticulture &
                                                  18.191        14.713         34.582            20.829            21.902              14.109
Others
Jumlah | Total                             553.057           290.948          451.537           170.969          358.854             107.642



                                                     Penyaluran Dana TJSL [OJK F.25]
                                                       Dsitribution of CSR Funds

                               Pilar                                        Satuan
                                                                                               2025             2024                2023
                               Pillar                                        Unit

Pilar Sosial                                                               Rp Juta
                                                                                                 136.640          140.883             99.424
Social Pillar                                                             Rp Million
Pilar Ekonomi                                                              Rp Juta
                                                                                                 54.283             87.124           119.969
Economic Pillar                                                           Rp Million
Pilar Lingkungan                                                           Rp Juta
                                                                                                 64.985            78.692             54.289
Environmental Pillar                                                      Rp Million
Pilar Hukum dan Tata Kelola                                                Rp Juta
                                                                                                     3.181         10.562               2.547
Legal and Governance Pillar                                               Rp Million
                                                                           Rp Juta
Jumlah | Total                                                                                 259.089            317.261           276.229
                                                                          Rp Million




                                                                                                                                                  339
                                                                                                                                                  2025 Sustainability Report
Page 340
                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                       Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Tautan TPB dalam Standar GRI
                               SDGs Linkage in the GRI Standards


                                                                                                             Pengungkapan                              Klasifikasi
                                      Uraian                                                                       GRI                  Sumber            ESG             Halaman
                                                                            Target
                                    Description                                                               Disclosure of             Source            ESG              Page
                                                                                                                   GRI                                Classification

                               Tanpa Kemiskinan            1.1 Pada tahun 2030, memberantas                      202-1          GRI 202: Keberadaan        Sosial            183
                               No Poverty                  kemiskinan ekstrem untuk semua                                       Pasar 2016                 Social
                                                           orang di mana pun, yang saat ini                                     Market Presence
                                                           diukur sebagai orang yang hidup                                      2016
                                                           dengan kurang dari $1,25 per hari.
                                                                                                                 203-1          GRI 203: Dampak                              221
                                                           1.1 By 2030, eradicate extreme poverty
                                                                                                                                Ekonomi Tidak
                                                           for all people everywhere, currently                  203-2                                                      138,
                                                                                                                                Langsung 2016
                                                           measured as people living on less                                                                              218-228,
                                                                                                                                GRI 203: Indirect
                                                           than $1.25 a day.                                                                                              229-239,
                                                                                                                                Economic Impacts
                                                                                                                                                                          246-247
                                                                                                                                2016
                                                                                                                 413-1          GRI 413:                                  215-216
                                                                                                                                Masyarakat Lokal
                                                                                                                                2016
                                                                                                                                GRI 413: Local
                                                                                                                                Communities 2016
                                                           1.2 Pada tahun 2030, mengurangi                       202-1          GRI 202: Keberadaan        Sosial            183
                                                           setidaknya setengah proporsi laki-laki,                              Pasar 2016                 Social
                                                           perempuan dan anak-anak dari segala                                  Market Presence
                                                           usia yang hidup dalam kemiskinan                                     2016
                                                           dalam segala dimensinya menurut
                                                                                                                 203-1          GRI 203: Dampak                              221
                                                           definisi nasional.
                                                                                                                                Ekonomi Tidak
                                                           1.2 By 2030, reduce at least by half                  203-2                                                      138,
                                                                                                                                Langsung 2016
                                                           the proportion of men, women and                                                                               218-228,
                                                                                                                                GRI 203: Indirect
                                                           children of all ages living in poverty in                                                                      229-239,
                                                                                                                                Economic Impacts
                                                           all its dimensions according to national                                                                       246-247
                                                                                                                                2016
                                                           definitions.
                                                                                                                 413-1          GRI 413:                                  215-216
                                                                                                                                Masyarakat Lokal
                                                                                                                                2016
                                                                                                                                GRI 413: Local
                                                                                                                                Communities 2016
                                                           1.3 Menerapkan sistem dan langkah-                    202-1          GRI 202: Keberadaan        Sosial            183
                                                           langkah pelindungan sosial yang                                      Pasar 2016                 Social
                                                           tepat secara nasional untuk semua,                                   Market Presence
                                                           termasuk golongan terbawah, dan                                      2016
                                                           pada tahun 2030 mencapai cakupan
                                                                                                                 203-1          GRI 203: Dampak                              221
                                                           yang substansial bagi masyarakat
                                                                                                                                Ekonomi Tidak
                                                           miskin dan rentan.                                    203-2                                                      138,
                                                                                                                                Langsung 2016
                                                           1.3 Implement nationally appropriate                                                                           218-228,
                                                                                                                                GRI 203: Indirect
                                                           social protection systems and                                                                                  229-239,
                                                                                                                                Economic Impacts
                                                           measures for all, including the poorest                                                                        246-247
                                                                                                                                2016
                                                           and most vulnerable, and by 2030
                                                           achieve substantial coverage of the                   401-2          GRI 401:                                   183-185
                                                           poor and the vulnerable.                                             Kepegawaian
                                                                                                                                2016
                                                                                                                                GRI 401:
340                                                                                                                             Employment 2016
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 341
                                                                                                     PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                       Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                        Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                            Pengungkapan                                Klasifikasi
     Uraian                                                       GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                   Target
   Description                                               Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                  GRI                                  Classification

                                                                406-1          GRI 406: Non                 Sosial             176
                                                                               Diskriminasi 2016            Social
                                                                               GRI 406: Non
                                                                               Discrimination
                                                                               2016
                                                                413-1          GRI 413:                                     215-216
                                                                               Masyarakat Lokal
                                                                               2016
                                                                               GRI 413: Local
                                                                               Communities 2016
                   1.4 Pada tahun 2030, memastikan              202-1          GRI 202: Keberadaan          Sosial             183
                   bahwa semua laki-laki dan                                   Pasar 2016                   Social
                   perempuan, khususnya yang miskin                            Market Presence
                   dan rentan, memiliki hak yang sama                          2016
                   atas sumber daya ekonomi, serta
                                                                203-1          GRI 203: Dampak                                 221
                   akses ke layanan dasar, kepemilikan
                                                                               Ekonomi Tidak
                   dan kendali atas tanah dan bentuk            203-2                                                         138,
                                                                               Langsung 2016
                   kepemilikan lainnya, warisan, sumber                                                                     218-228,
                                                                               GRI 203: Indirect
                   daya alam, teknologi baru yang tepat                                                                     229-239,
                                                                               Economic Impacts
                   dan layanan keuangan, termasuk                                                                           246-247
                                                                               2016
                   keuangan mikro.
                   1.4 By 2030, ensure that all men             401-2          GRI 401:                                     183-185
                   and women, in particular the poor                           Kepegawaian
                   and the vulnerable, have equal                              2016
                   rights to economic resources, as                            GRI 401:
                   well as access to basic services,                           Employment 2016
                   ownership and control over land and          406-1          GRI 406: Non                                    176
                   other forms of property, inheritance,                       Diskriminasi 2016
                   natural resources, appropriate new                          GRI 406: Non
                   technology and financial services,                          Discrimination
                   including microfinance.                                     2016
                                                                413-1          GRI 413:                                     215-216
                                                                               Masyarakat Lokal
                                                                               2016
                                                                               GRI 413: Local
                                                                               Communities 2016
Tanpa Kemiskinan   2.3 Pada tahun 2030,                         201-1          GRI 201: Kinerja             Sosial          131, 303
Zero Hunger        melipatgandakan produktivitas                               Ekonomi 2016 GRI             Social
                   pertanian dan pendapatan produsen                           201: Economic
                   pangan skala kecil, khususnya                               Performance 2016
                   perempuan, masyarakat adat, keluarga
                   petani, penggembala dan nelayan,
                   termasuk melalui akses yang aman
                   dan setara ke lahan, sumber daya dan
                   input produktif lainnya, pengetahuan,
                   layanan keuangan, pasar dan peluang
                   untuk penambahan nilai dan pekerjaan
                   nonpertanian.
                   2.3 By 2030, double the productivity
                   and incomes of small-scale food
                   producers, in particular women,                                                                                     341
                   indigenous peoples, family farmers,
                   pastoralists and fishers, including
                   through secure and equal access to
                                                                                                                                       2025 Sustainability Report




                   land, other productive resources and
                   inputs, knowledge, financial services,
                   markets and opportunities for value
                   addition and non-farm employment.
Page 342
                                                                                                                                                                     Lampiran
                                                                                                                                                                     Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI                Indeks Konten GRI               Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards           GRI Content Index               SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                             Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                   Sumber          ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of              Source          ESG              Page
                                                                                                                  GRI                               Classification

                                                                                                                203-1           GRI 203: Dampak          Sosial            221
                                                                                                                                Ekonomi Tidak            Social
                                                                                                                                Langsung 2016
                                                                                                                                GRI 203: Indirect
                                                                                                                                Economic Impacts
                                                                                                                                2016
                                                                                                                203-2                                                     138,
                                                                                                                                                                        218-228,
                                                                                                                                                                        229-239,
                                                                                                                                                                        246-247
                                                                                                                 411-1          GRI 411: Hak-Hak                           59
                                                                                                                                Masyarakat Adat
                                                                                                                                2016
                                                                                                                                GRI 411: Rights
                                                                                                                                of Indigenous
                                                                                                                                People 2016
                                                                                                                413-1           GRI 413:                                 215-216
                                                                                                                                Masyarakat Lokal
                                                                                                                                2016
                                                                                                                                GRI 413: Local
                                                                                                                                Communities 2016
                               Kehidupan Sehat            3.2 Pada tahun 2030, mengakhiri                       401-2a          GRI 401:                 Sosial          183-185
                               dan Sejahtera              kematian bayi baru lahir dan anak                                     Kepegawaian              Social
                               Hood Health and            di bawah usia 5 tahun yang dapat                                      2016
                               Well-Being                 dicegah, dengan semua negara                                          GRI 401:
                                                          bertujuan untuk mengurangi kematian                                   Employment 2016
                                                          neonatal setidaknya hingga 12 per
                                                                                                                403-3           GRI 403:                                201-202
                                                          1.000 kelahiran hidup dan kematian
                                                                                                                                Kesehatan dan
                                                          di bawah 5 hingga setidaknya 25 per                   403-6                                                   201-202
                                                                                                                                Keselamatan
                                                          1.000 kelahiran hidup.                                403-7                                                   199-200
                                                                                                                                Kerja 2018
                                                          3.2 By 2030, end preventable deaths
                                                                                                                                GRI 403:
                                                          of newborns and children under 5
                                                                                                                                Occupational
                                                          years of age, with all countries aiming
                                                                                                                                Health and
                                                          to reduce neonatal mortality to at least
                                                                                                                                Safety 2018
                                                          as low as 12 per 1,000 live births and
                                                          under-5 mortality to at least as low as
                                                          25 per 1,000 live births.
                                                          3.3 Pada tahun 2030, mengakhiri                       403-3           GRI 403:                 Sosial         201-202
                                                          epidemi AIDS, tuberkulosis, malaria                                   Kesehatan dan            Social
                                                                                                                403-6                                                   201-202
                                                          dan penyakit tropis terabaikan serta                                  Keselamatan
                                                          memerangi hepatitis, penyakit yang                    403-7           Kerja 2018                              199-200
                                                          ditularkan melalui air dan penyakit                                   GRI 403:
                                                          menular lainnya.                                                      Occupational
                                                          3.3 By 2030, end the epidemics                                        Health and
                                                          of AIDS, tuberculosis, malaria and                                    Safety 2018
                                                          neglected tropical diseases and
                                                          combat hepatitis, water-borne
                                                          diseases and other communicable
                                                          diseases.
                                                          3.4 Pada tahun 2030, mengurangi                       403-3           GRI 403:                 Sosial         201-202
342                                                       sepertiga kematian dini akibat                                        Kesehatan dan            Social
                                                                                                                403-6                                                   201-202
                                                          penyakit tidak menular melalui                                        Keselamatan
                                                          pencegahan dan pengobatan                             403-7           Kerja 2018                              199-200
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          serta meningkatkan kesehatan dan                                      GRI 403:
                                                          kesejahteraan mental.                                                 Occupational
                                                          3.4 By 2030, reduce by one third                                      Health and
                                                          premature mortality from non-                                         Safety 2018
                                                          communicable diseases through
                                                          prevention and treatment and promote
                                                          mental health and well-being.
Page 343
                                                                                                    PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB                   Indeks TCFD                         Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index                    TCFD Index                          Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                           Pengungkapan                                Klasifikasi
    Uraian                                                       GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                Target
  Description                                               Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                 GRI                                  Classification

                3.5 Memperkuat pencegahan dan                  403-3          GRI 403:                     Sosial          201-202
                pengobatan penyalahgunaan zat,                                Kesehatan dan                Social
                                                               403-6                                                       201-202
                termasuk penyalahgunaan obat                                  Keselamatan Kerja
                narkotika dan penggunaan alkohol               403-7          2018                                         199-200
                yang berbahaya.                                               GRI 403:
                3.5 Strengthen the prevention and                             Occupational Health
                treatment of substance abuse,                                 and Safety 2018
                including narcotic drug abuse and
                harmful use of alcohol.
                3.6 Pada tahun 2020, mengurangi                403-1          GRI 403:                     Sosial          192-196
                separuh jumlah kematian dan cedera                            Kesehatan dan                Social
                                                               403-2                                                       196-198
                global akibat kecelakaan lalu lintas                          Keselamatan Kerja
                jalan.                                         403-4          2018                                         202, 335
                3.6 By 2020, halve the number of               403-5          GRI 403:                                     203-205,
                global deaths and injuries from road                          Occupational Health                            335
                traffic accidents.                                            and Safety 2018
                3.7 Pada tahun 2030, memastikan                403-3          GRI 403:                     Sosial          201-202
                akses universal terhadap layanan                              Kesehatan dan                Social
                                                               403-6                                                       201-202
                kesehatan seksual dan reproduksi,                             Keselamatan Kerja
                termasuk untuk keluarga berencana,             403-7          2018                                         199-200
                informasi dan pendidikan, dan                                 GRI 403:
                integrasi kesehatan reproduksi ke                             Occupational Health
                dalam strategi dan program nasional.                          and Safety 2018
                3.7 By 2030, ensure universal access
                                                               413-1          GRI 413:                                     215-216
                to sexual and reproductive health-care
                                                                              Masyarakat Lokal
                services, including for family planning,
                                                                              2016
                information and education, and the
                                                                              GRI 413: Local
                integration of reproductive health into
                                                                              Communities 2016
                national strategies and programs.
                3.8 Mencapai cakupan kesehatan                 403-3          GRI 403:                     Sosial          201-202
                universal, termasuk pelindungan                               Kesehatan dan                Social
                                                               403-6                                                       201-202
                risiko finansial, akses ke layanan                            Keselamatan Kerja
                perawatan kesehatan esensial                   403-7          2018                                         199-200
                berkualitas dan akses ke obat-obatan                          GRI 403:
                dan vaksin esensial yang aman, efektif,                       Occupational Health
                berkualitas dan terjangkau untuk                              and Safety 2018
                semua.
                                                               413-1          GRI 413:                                     215-216
                3.8 Achieve universal health coverage,
                                                                              Masyarakat Lokal
                including financial risk protection,
                                                                              2016
                access to quality essential health-care
                                                                              GRI 413: Local
                services and access to safe, effective,
                                                                              Communities 2016
                quality and affordable essential
                medicines and vaccines for all.
                3.9 Pada tahun 2030, secara                    303-2          GRI 303: Air dan             Sosial          261-262
                substansial mengurangi jumlah                                 Efluen 2018                  Social
                                                               303-4                                                         308
                kematian dan penyakit akibat bahan                            GRI 303: Water and
                kimia berbahaya serta polusi dan                              Effluents 2018
                kontaminasi udara, air dan tanah.
                                                               305-7          GRI 305: Emisi                               294-295,
                3.9 By 2030, substantially reduce the
                                                                              2016                                           312
                number of deaths and illnesses from
                                                                              GRI 305:
                hazardous chemicals and air, water
                                                                              Emissions 2016                                           343
                and soil pollution and contamination.
                                                               306-1          GRI 306: Limbah                              263, 264
                                                                              2020
                                                               306-2                                                       263, 264-
                                                                                                                                       2025 Sustainability Report




                                                                              GRI 306: Waste 2020
                                                                                                                             265
                                                               306-3                                                       263, 265,
                                                                                                                             305
                                                               306-4                                                       263, 306-
                                                                                                                             307
                                                               306-5                                                       263, 306-
                                                                                                                             307
Page 344
                                                                                                                                                                      Lampiran
                                                                                                                                                                      Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                              Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                  Sumber            ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of             Source            ESG              Page
                                                                                                                  GRI                                Classification

                                                                                                                403-2          GRI 403:                   Sosial          196-198
                                                                                                                               Kesehatan dan              Social
                                                                                                                403-4                                                    202, 335
                                                                                                                               Keselamatan
                                                                                                                403-5          Kerja 2018                                203-205,
                                                                                                                               GRI 403:                                    335
                                                                                                                               Occupational
                                                                                                                               Health and
                                                                                                                               Safety 2018
                                                                                                                413-1          GRI 413:                                   215-216
                                                                                                                               Masyarakat Lokal
                                                                                                                               2016
                                                                                                                               GRI 413: Local
                                                                                                                               Communities 2016
                               Pendidikan                 4.3 Pada tahun 2030, memastikan                       404-1          GRI 404:                   Sosial         174, 331-
                               Berkualitas                akses yang setara bagi semua                                         Pendidikan dan             Social           332
                               Quality Education          perempuan dan laki-laki terhadap                                     Pelatihan 2016
                                                          pendidikan teknis, kejuruan dan tersier                              GRI 404:
                                                          yang terjangkau dan berkualitas,                                     Training and
                                                          termasuk universitas.                                                Education 2016
                                                          4.3 By 2030, ensure equal access
                                                                                                                405-1          GRI 405:                                  174-176,
                                                          for all women and men to affordable
                                                                                                                               Keanekaragaman                            321-325
                                                          and quality technical, vocational and
                                                                                                                               dan Kesempatan
                                                          tertiary education, including university.             405-2                                                       183
                                                                                                                               Setara 2016
                                                                                                                               GRI 405:
                                                                                                                               Diversity and Equal
                                                                                                                               Opportunity 2016
                                                                                                                406-1          GRI 406: Non                                 176
                                                                                                                               Diskriminasi 2016
                                                                                                                               GRI 406: Non
                                                                                                                               Discrimination
                                                                                                                               2016
                                                          4.4 Pada tahun 2030, secara                           404-1          GRI 404:                   Sosial         174, 331-
                                                          substansial meningkatkan jumlah                                      Pendidikan dan             Social           332
                                                          pemuda dan orang dewasa yang                                         Pelatihan 2016
                                                                                                                404-2                                                    172-173,
                                                          memiliki keterampilan yang relevan,                                  GRI 404:
                                                                                                                                                                         188, 332
                                                          termasuk keterampilan teknis dan                                     Training and
                                                          kejuruan, untuk pekerjaan, pekerjaan                                 Education 2016
                                                          yang layak, dan kewirausahaan.
                                                          4.4 By 2030, substantially increase
                                                          the number of youth and adults who
                                                          have relevant skills, including technical
                                                          and vocational skills, for employment,
                                                          decent jobs, and entrepreneurship.
                                                          4.5 Pada tahun 2030, menghapuskan                     404-1          GRI 404:                   Sosial         174, 331-
                                                          disparitas gender dalam pendidikan                                   Pendidikan dan             Social           332
                                                          dan memastikan akses yang setara                                     Pelatihan 2016
                                                                                                                404-2                                                    172-173,
                                                          ke semua tingkat pendidikan dan                                      GRI 404:
                                                                                                                                                                         188, 332
                                                          pelatihan kejuruan bagi kelompok                                     Training and
                                                          rentan, termasuk penyandang                                          Education 2016
                                                          disabilitas, masyarakat adat, dan anak-
344                                                                                                             413-1          GRI 413:                                   215-216
                                                          anak dalam situasi rentan.
                                                                                                                               Masyarakat Lokal
                                                          4.5 By 2030, eliminate gender
                                                                                                                               2016
                                                          disparities in education and ensure
                                                                                                                               GRI 413: Local
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          equal access to all levels of education
                                                                                                                               Communities 2016
                                                          and vocational training for the
                                                          vulnerable, including persons with
                                                          disabilities, indigenous peoples, and
                                                          children in vulnerable situations.
Page 345
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                      Indeks TCFD                       Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                       TCFD Index                        Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                             Pengungkapan                                Klasifikasi
     Uraian                                                        GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                    Target
   Description                                                Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                   GRI                                  Classification

Kesetaraan Gender   5.1 Mengakhiri segala bentuk                 202-1          GRI 202: Keberadaan          Sosial             183
Gender Equality     diskriminasi terhadap semua                                 Pasar 2016                   Social
                    perempuan dan anak perempuan                                Market Presence
                    dimanapun.                                                  2016
                    5.1 End all forms of discrimination
                                                                 401-1          GRI 401:                                     177-178,
                    against all women and girls
                                                                                Kepegawaian 2016                             327-329
                    everywhere.
                                                                                GRI 401:
                                                                                Employment 2016
                                                                 404-1          GRI 404:                                     174, 331-
                                                                                Pendidikan dan                                 332
                                                                                Pelatihan 2016
                                                                 404-3                                                          185
                                                                                GRI 404:
                                                                                Training and
                                                                                Education 2016
                                                                 405-1          GRI 405:                                     174-176,
                                                                                Keanekaragaman                               321-325
                                                                                dan Kesempatan
                                                                 405-2                                                          183
                                                                                Setara 2016
                                                                                GRI 405:
                                                                                Diversity and Equal
                                                                                Opportunity 2016
                                                                 406-1          GRI 406: Non                                    176
                                                                                Diskriminasi 2016
                                                                                GRI 406: Non
                                                                                Discrimination
                                                                                2016
                    5.2 Menghapuskan segala bentuk               408-1          GRI 408: Pekerja             Sosial             182
                    kekerasan terhadap semua                                    Anak 2016                    Social
                    perempuan dan anak perempuan                                GRI 408: Child
                    di ruang publik dan privat, termasuk                        Labor 2016
                    perdagangan dan seksual serta jenis
                                                                 409-1          GRI 409: Kerja                               182-183
                    eksploitasi lainnya.
                                                                                Paksa atau
                    5.2 Eliminate all forms of violence
                                                                                Wajib Kerja 2016
                    against all women and girls in the
                                                                                GRI 409: Forced
                    public and private spheres, including
                                                                                or Compulsory
                    trafficking and sexual and other types
                                                                                Labor 2016
                    of exploitation.
                                                                 414-1          GRI 414:                                      136-137
                                                                                Penilaian Sosial
                                                                 414-2                                                        136-137
                                                                                Pemasok 2016
                                                                                GRI 414:
                                                                                Supplier Social
                                                                                Assessment 2016
                    5.4 Mengakui dan menghargai                  201-3          GRI 201: Kinerja             Sosial          186-188
                    perawatan yang tidak dibayar dan                            Ekonomi 2016 GRI             Social
                    pekerjaan rumah tangga melalui                              201: Economic
                    penyediaan layanan publik, kebijakan                        Performance 2016
                    infrastruktur dan pelindungan sosial
                    dan promosi tanggung jawab bersama
                    dalam rumah tangga dan keluarga
                    sebagaimana layaknya secara                                                                                          345
                    nasional.
                    5.4 Recognize and value unpaid
                    care and domestic work through
                                                                                                                                         2025 Sustainability Report




                    the provision of public services,
                    infrastructure and social protection
                    policies and the promotion of
                    shared responsibility within the
                    household and the family as nationally
                    appropriate.
Page 346
                                                                                                                                                                      Lampiran
                                                                                                                                                                      Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                              Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                  Sumber            ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of             Source            ESG              Page
                                                                                                                  GRI                                Classification

                                                                                                                202-1          GRI 202: Keberadaan                          183
                                                                                                                               Pasar 2016
                                                                                                                               Market Presence
                                                                                                                               2016
                                                                                                                401-2          GRI 401:                                  177-178,
                                                                                                                               Kepegawaian                               327-329
                                                                                                                               2016
                                                                                                                401-3                                                     183-185
                                                                                                                               GRI 401:
                                                                                                                               Employment 2016
                                                          5.5 Menjamin partisipasi penuh dan                     2-7           GRI 2: Pengungkapan        Sosial         175-176,
                                                          efektif perempuan dan kesempatan                                     Umum 2021                  Social         322-323
                                                          yang sama untuk kepemimpinan di                                      GRI 2: General
                                                                                                                 2-9                                                      59-60,
                                                          semua tingkat pengambilan keputusan                                  Disclosures 2021
                                                                                                                                                                          85-86,
                                                          dalam kehidupan politik, ekonomi dan
                                                                                                                                                                          88-94
                                                          public.
                                                          5.5 Ensure women’s full and effective                 404-3          GRI 404:                                     185
                                                          participation and equal opportunities                                Pendidikan dan
                                                          for leadership at all levels of decision-                            Pelatihan 2016
                                                          making in political, economic and                                    GRI 404:
                                                          public life.                                                         Training and
                                                                                                                               Education 2016
                                                                                                                405-1          GRI 405:                                  174-176,
                                                                                                                               Keanekaragaman                            321-325
                                                                                                                               dan Kesempatan
                                                                                                                405-2                                                       183
                                                                                                                               Setara 2016
                                                                                                                               GRI 405:
                                                                                                                               Diversity and Equal
                                                                                                                               Opportunity 2016
                               Air Bersih dan             6.3 Pada tahun 2030, meningkatkan                     303-2          GRI 303: Air dan       Lingkungan         261-262
                               Sanitasi Layak             kualitas air dengan mengurangi                                       Efluen 2018           Environmental
                                                                                                                303-4                                                       308
                               Clean Water and            polusi, menghilangkan pembuangan                                     GRI 303: Water and
                               Sanitation                 dan meminimalkan pelepasan                                           Effluents 2018
                                                          bahan kimia dan bahan berbahaya,
                                                                                                                306-2          GRI 306: Limbah                          263, 264-
                                                          mengurangi separuh proporsi air
                                                                                                                               2020                                       265
                                                          limbah yang tidak diolah dan secara
                                                                                                                               GRI 306: Waste 2020
                                                          substansial meningkatkan daur ulang                   306-4                                                   263, 306-
                                                          dan penggunaan kembali yang aman                                                                                307
                                                          secara global.                                        306-5                                                   263, 306-
                                                          6.3 By 2030, improve water quality                                                                              307
                                                          by reducing pollution, eliminating
                                                          dumping and minimizing release of
                                                          hazardous chemicals and materials,
                                                          halving the proportion of untreated
                                                          wastewater and substantially
                                                          increasing recycling and safe reuse
                                                          globally.
                                                          6.4 Pada tahun 2030, secara                           303-1          GRI 303: Air dan       Lingkungan           260
                                                          substansial meningkatkan efisiensi                                   Efluen 2018           Environmental
                                                                                                                303-2                                                    261-262
                                                          penggunaan air di semua sektor                                       GRI 303: Water and
                                                          dan memastikan pengambilan dan                        303-5          Effluents 2018                            261, 309
346                                                       pasokan air tawar yang berkelanjutan
                                                          untuk mengatasi kelangkaan air dan
                                                          secara substansial mengurangi jumlah
                                                          orang yang menderita kelangkaan air.
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          6.4 By 2030, substantially increase
                                                          water-use efficiency across all sectors
                                                          and ensure sustainable withdrawals
                                                          and supply of freshwater to address
                                                          water scarcity and substantially reduce
                                                          the number of people suffering from
                                                          water scarcity.
Page 347
                                                                                                           PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                       Indeks TCFD                          Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
 SASB Index                        TCFD Index                           Independent Assurance Statement      Feedback Form




                                                                 Pengungkapan                                 Klasifikasi
     Uraian                                                            GRI                 Sumber                ESG              Halaman
                                     Target
   Description                                                    Disclosure of            Source                ESG               Page
                                                                       GRI                                   Classification

                    6.6 Pada tahun 2020, melindungi dan              303-1          GRI 303: Air dan          Lingkungan            260
                    memulihkan ekosistem terkait air,                               Efluen 2018              Environmental
                                                                     303-2                                                        261-262
                    termasuk pegunungan, hutan, lahan                               GRI 303: Water and
                    basah, sungai, akuifer, dan danau                               Effluents 2018
                    6.6 By 2020, protect and restore
                    water-related ecosystems, including
                    mountains, forests, wetlands, rivers,
                    aquifers and lakes.
                    6.a Pada tahun 2030, memperluas                  2-28           GRI 2: Pengungkapan       Lingkungan              81
                    kerja sama internasional dan                                    Umum 2021                Environmental
                                                                     2-29                                                           61-63
                    dukungan pembangunan kapasitas                                  GRI 2: General
                    untuk negara-negara berkembang                                  Disclosures 2021
                    dalam kegiatan dan program terkait
                                                                     203-1          GRI 203: Dampak                                  221
                    air dan sanitasi, termasuk pemanenan
                                                                                    Ekonomi Tidak
                    air, desalinasi, efisiensi air, pengolahan
                                                                                    Langsung 2016
                    air limbah, teknologi daur ulang dan
                                                                                    GRI 203: Indirect
                    penggunaan kembali.
                                                                                    Economic Impacts
                    6.a By 2030, expand international
                                                                                    2016
                    cooperation and capacity-building
                    support to developing countries                  303-1          GRI 303: Air dan                                260
                    in water- and sanitation-related                                Efluen 2018
                    activities and programmes, including                            GRI 303: Water and
                    water harvesting, desalination, water                           Effluents 2018
                    efficiency, wastewater treatment,                413-1          GRI 413:                                      215-216
                    recycling and reuse technologies.                               Masyarakat Lokal
                                                                                    2016
                                                                                    GRI 413: Local
                                                                                    Communities 2016
                    6.b Mendukung dan memperkuat                     2-29           GRI 2: Pengungkapan       Lingkungan            61-63
                    partisipasi masyarakat setempat dalam                           Umum 2021                Environmental
                    meningkatkan pengelolaan air dan                                GRI 2: General
                    sanitasi                                                        Disclosures 2021
                    6.b Support and strengthen the
                                                                     303-1          GRI 303: Air dan                                260
                    participation of local communities
                                                                                    Efluen 2018
                    in improving water and sanitation
                                                                                    GRI 303: Water and
                    management.
                                                                                    Effluents 2018
                                                                     413-1          GRI 413:                                      215-216
                                                                                    Masyarakat Lokal
                                                                     413-2                                                        215-216
                                                                                    2016
                                                                                    GRI 413: Local
                                                                                    Communities 2016
Energi Bersih dan   7.2 Pada tahun 2030, tingkatkan                  302-1          GRI 302: Energi 2016      Lingkungan          255, 309
Terjangkau          secara substansial porsi energi                                 GRI 302: Energy 2016     Environmental
                                                                     302-2                                                          255
Affordable and      terbarukan dalam bauran energi
Clean Energy        global.                                          302-3                                                        255, 256,
                    7.2 By 2030, substantially increase                                                                             310
                    the share of renewable energy in the             302-4                                                        255-256,
                    global energy mix.                                                                                              310
                                                                     302-5                                                        255-256,
                                                                                                                                    310       347
                    7.3 Pada tahun 2030, menggandakan                302-1          GRI 302: Energi 2016      Lingkungan          255, 309
                    tingkat peningkatan global dalam                                GRI 302: Energy 2016     Environmental
                                                                     302-2                                                          255
                                                                                                                                              2025 Sustainability Report




                    efisiensi energi.
                    7.3 By 2030, double the global rate of           302-3                                                        255, 256,
                    improvement in energy efficiency.                                                                               310
                                                                     302-4                                                        255-256,
                                                                                                                                    310
                                                                     302-5                                                        255-256,
                                                                                                                                    310
Page 348
                                                                                                                                                                    Lampiran
                                                                                                                                                                    Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                           Pengungkapan                             Klasifikasi
                                     Uraian                                                                      GRI                  Sumber           ESG             Halaman
                                                                          Target
                                   Description                                                              Disclosure of             Source           ESG              Page
                                                                                                                 GRI                               Classification

                               Pekerjaan yang             8.1 Mempertahankan pertumbuhan                       201-1          GRI 201: Kinerja          Sosial         131, 303
                               Layak dan                  ekonomi per kapita sesuai dengan                                    Ekonomi 2016 GRI          Social
                               Pertumbuhan                keadaan nasional dan, khususnya,                                    201: Economic
                               Ekonomi                    setidaknya 7 persen pertumbuhan                                     Performance 2016
                               Decent Work and            produk domestik bruto per tahun di
                               Economic Growth            negara kurang berkembang.
                                                          8.1 Maintain per capita economic
                                                          growth in accordance with national
                                                          circumstances and, in particular,
                                                          at least 7 percent gross domestic
                                                          product growth per annum in the least
                                                          developed countries.
                                                          8.2 Mencapai tingkat produktivitas                   201-1          GRI 201: Kinerja          Sosial         131, 303
                                                          ekonomi yang lebih tinggi melalui                                   Ekonomi 2016 GRI          Social
                                                          diversifikasi, peningkatan teknologi                                201: Economic
                                                          dan inovasi, termasuk melalui fokus                                 Performance 2016
                                                          pada sektor bernilai tambah tinggi dan
                                                                                                               203-1          GRI 203: Dampak                             221
                                                          padat karya.
                                                                                                                              Ekonomi Tidak
                                                          8.2 Achieve higher levels of economic                203-2                                                     138,
                                                                                                                              Langsung 2016
                                                          productivity through diversification,                                                                        218-228,
                                                                                                                              GRI 203: Indirect
                                                          technological upgrading and                                                                                  229-239,
                                                                                                                              Economic Impacts
                                                          innovation, including through a focus                                                                        246-247
                                                                                                                              2016
                                                          on high value- added and labor-
                                                          intensive sectors.
                                                          8.3 Mendorong kebijakan berorientasi                 203-1          GRI 203: Dampak       Sosial, Tata          221
                                                          Pembangunan yang mendukung                                          Ekonomi Tidak           Kelola
                                                                                                               203-2                                                     138,
                                                          kegiatan produktif, penciptaan                                      Langsung 2016           Social,
                                                                                                                                                                       218-228,
                                                          lapangan kerja yang layak,                                          GRI 203: Indirect     Governance
                                                                                                                                                                       229-239,
                                                          kewirausahaan, kreativitas dan inovasi,                             Economic Impacts
                                                                                                                                                                       246-247
                                                          serta mendorong formalisasi dan                                     2016
                                                          pertumbuhan usaha mikro, kecil dan
                                                                                                               401-1          GRI 401:                                 177-178,
                                                          menengah, termasuk melalui akses ke
                                                                                                                              Kepegawaian                              327-329
                                                          jasa keuangan.
                                                                                                                              2016
                                                          8.3 Promote policies that support
                                                                                                                              GRI 401:
                                                          productive activities, decent job
                                                                                                                              Employment 2016
                                                          creation, entrepreneurship, creativity
                                                          and innovation, and encourage the
                                                          formalization and growth of micro-,
                                                          small- and medium-sized enterprises,
                                                          including through access to financial
                                                          services.
                                                          8.4 Meningkatkan secara progresif,                   301-1          GRI 301: Material     Lingkungan         257-258,
                                                          hingga tahun 2030, efisiensi sumber                                 2016                 Environmental         305
                                                          daya global dalam konsumsi dan                                      GRI 301: Materials
                                                                                                               301-2                                                   257-258,
                                                          produksi dan berupaya untuk                                         2016
                                                                                                                                                                         305
                                                          memisahkan pertumbuhan ekonomi
                                                          dari degradasi lingkungan, sesuai                    301-3                                                   257-258
                                                          dengan Kerangka Program 10-Tahun
                                                          untuk Konsumsi dan Produksi
                                                          Berkelanjutan, dengan negara-negara
                                                          maju memimpin.
348                                                       8.4 Improve progressively, through
                                                          2030, global resource efficiency in
                                                          consumption and production and
                                                          endeavor to decouple economic
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          growth from environmental
                                                          degradation, in accordance with
                                                          the 10-year framework of programs
                                                          on sustainable consumption and
                                                          production, with developed countries
                                                          taking the leads.
Page 349
                                                                                                   PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB                   Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index                    TCFD Index                         Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                          Pengungkapan                                Klasifikasi
    Uraian                                                      GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                Target
  Description                                              Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                GRI                                  Classification

                8.5 Pada tahun 2030, mencapai                 401-1          GRI 401:                     Sosial          177-178,
                lapangan kerja penuh dan produktif                           Kepegawaian                  Social          327-329
                serta pekerjaan yang layak bagi                              2016
                semua perempuan dan laki-laki,                               GRI 401:
                termasuk bagi kaum muda dan                                  Employment 2016
                penyandang disabilitas, dan upah
                                                              405-1          GRI 405:                                     174-176,
                yang sama untuk pekerjaan yang
                                                                             Keanekaragaman                               321-325
                bernilai sama.
                                                                             dan Kesempatan
                8.5 By 2030, achieve full and                 405-2                                                          183
                                                                             Setara 2016
                productive employment and decent
                                                                             GRI 405:
                work for all women and men, including
                                                                             Diversity and Equal
                for young people and persons with
                                                                             Opportunity 2016
                disabilities, and equal pay for work of
                equal value.                                  406-1          GRI 406: Non                                    176
                                                                             Diskriminasi 2016
                                                                             GRI 406: Non
                                                                             Discrimination
                                                                             2016
                8.6 Pada tahun 2020, secara                   401-1          GRI 401:                     Sosial          177-178,
                substansial mengurangi proporsi                              Kepegawaian                  Social          327-329
                kaum muda yang tidak bekerja,                                2016
                berpendidikan atau pelatihan.                                GRI 401:
                8.6 By 2020, substantially reduce                            Employment 2016
                the proportion of youth not in
                                                              404-1          GRI 404:                                     174, 331-
                employment, education or training.
                                                                             Pendidikan dan                                 332
                                                                             Pelatihan 2016
                                                              404-2                                                       172-173,
                                                                             GRI 404:
                                                                                                                          188, 332
                                                                             Training and
                                                              404-3          Education 2016                                  185

                                                              405-1          GRI 405:                                     174-176,
                                                                             Keanekaragaman                               321-325
                                                                             dan Kesempatan
                                                                             Setara 2016
                                                                             GRI 405:
                                                                             Diversity and Equal
                                                                             Opportunity 2016
                8.7 Mengambil langkah-langkah                 408-1          GRI 408: Pekerja             Sosial             182
                segera dan efektif untuk memberantas                         Anak 2016                    Social
                kerja paksa, mengakhiri perbudakan                           GRI 408: Child
                modern dan perdagangan manusia                               Labor 2016
                dan menjamin pelarangan dan
                                                              409-1          GRI 409: Kerja                               182-183
                penghapusan bentuk-bentuk
                                                                             Paksa atau
                pekerjaan terburuk untuk anak,
                                                                             Wajib Kerja 2016
                termasuk perekrutan dan penggunaan
                                                                             GRI 409: Forced
                tentara anak-anak, dan pada tahun
                                                                             or Compulsory
                2025 mengakhiri pekerja anak dalam
                                                                             Labor 2016
                segala bentuknya.
                8.7 Take immediate and effective              414-1          GRI 414:                                      136-137
                measures to eradicate forced labour,                         Penilaian Sosial
                end modern slavery and human                                 Pemasok 2016
                trafficking and secure the prohibition                       GRI 414:
                and elimination of the worst forms of                        Supplier Social                                          349
                child labour, including recruitment and                      Assessment
                use of child soldiers, and by 2025 end                       2016
                                                                                                                                      2025 Sustainability Report




                child labour in all its forms.
                                                              414-2                                                        136-137
Page 350
                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                       Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                               Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                  Sumber             ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of             Source             ESG              Page
                                                                                                                  GRI                                 Classification

                                                          8.8 Melindungi hak-hak tenaga kerja                   401-2          GRI 401:                    Sosial          183-185
                                                          dan mempromosikan lingkungan kerja                                   Kepegawaian                 Social
                                                          yang aman dan terjamin bagi semua                                    2016
                                                          pekerja, termasuk pekerja migran,                                    GRI 401:
                                                          khususnya migran perempuan, dan                                      Employment 2016
                                                          pekerja tidak tetap.
                                                                                                                403-1          GRI 403:                                    192-196
                                                          8.8 Protect labour rights and promote
                                                                                                                               Kesehatan dan
                                                          safe and secure working environments                  403-2                                                      196-198
                                                                                                                               Keselamatan
                                                          for all workers, including migrant
                                                                                                                               Kerja 2018
                                                          workers, in particular women migrants,
                                                                                                                               GRI 403:
                                                          and those in precarious employment.
                                                                                                                               Occupational
                                                                                                                               Health and
                                                                                                                               Safety 2018
                                                                                                                405-1          GRI 405:                                   174-176,
                                                                                                                               Keanekaragaman                             321-325
                                                                                                                               dan Kesempatan
                                                                                                                               Setara 2016
                                                                                                                               GRI 405:
                                                                                                                               Diversity and Equal
                                                                                                                               Opportunity 2016
                                                                                                                406-1          GRI 406: Non                                  176
                                                                                                                               Diskriminasi 2016
                                                                                                                               GRI 406: Non
                                                                                                                               Discrimination
                                                                                                                               2016
                               Industri, Inovasi,         9.1 Mengembangkan infrastruktur                       203-1          GRI 203: Dampak         Tata Kelola,          221
                               dam Infrastruktur          yang berkualitas, andal, berkelanjutan,                              Ekonomi Tidak              Sosial
                               Industry, Innovation,      dan tangguh, termasuk infrastruktur                                  Langsung 2016           Governance,
                               and Infrastructure         regional dan lintas batas, untuk                                     GRI 203: Indirect          Social
                                                          mendukung pembangunan ekonomi                                        Economic Impacts
                                                          dan kesejahteraan manusia, dengan                                    2016
                                                          fokus pada akses yang terjangkau dan
                                                                                                                413-1          GRI 413:                                    215-216
                                                          merata bagi semua.
                                                                                                                               Masyarakat Lokal
                                                          9.1 Develop quality, reliable,
                                                                                                                               2016
                                                          sustainable and resilient infrastructure,
                                                                                                                               GRI 413: Local
                                                          including regional and cross-border
                                                                                                                               Communities 2016
                                                          infrastructure, to support economic
                                                          development and human well-being,
                                                          with a focus on affordable and
                                                          equitable access for all.
                                                          9.4 Pada tahun 2030, meningkatkan                     301-1          GRI 301: Material       Tata Kelola,       257-258,
                                                          infrastruktur dan retrofit industri agar                             2016                    Lingkungan           305
                                                          berkelanjutan, dengan peningkatan                                    GRI 301: Materials      Governance,
                                                                                                                301-2                                                     257-258,
                                                          efisiensi penggunaan sumber daya                                     2016                   Environmental
                                                                                                                                                                            305
                                                          dan penerapan teknologi dan proses
                                                          industri yang bersih dan ramah                        302-3          GRI 302: Energi 2016                      255, 256,
                                                          lingkungan, dengan semua negara                                      GRI 302: Energy 2016                        310
                                                          mengambil tindakan sesuai dengan                      302-4                                                     255-256,
                                                          kemampuan masing-masing.                                                                                          310
                                                          9.4 By 2030, upgrade infrastructure
350                                                       and retrofit industries to make them                  305-1          GRI 305: Emisi                             289-391,
                                                          sustainable, with increased resource-                                2016                                       310-312
                                                          use efficiency and greater adoption                                  GRI 305:
                                                                                                                305-2                                                     289-391,
                                                          of clean and environmentally sound                                   Emissions 2016
                                                                                                                                                                          310-312
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                          technologies and industrial processes,
                                                          with all countries taking action in
                                                          accordance with their respective
                                                          capabilities.
Page 351
                                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                        Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                         TCFD Index                         Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                                Pengungkapan                                Klasifikasi
     Uraian                                                           GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                      Target
   Description                                                   Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                      GRI                                  Classification

                      9.5 Meningkatkan penelitian ilmiah,           201-1          GRI 201: Kinerja         Tata Kelola,         131, 303
                      meningkatkan kemampuan teknologi                             Ekonomi 2016 GRI            Sosial
                      sektor industri di semua negara,                             201: Economic            Governance,
                      khususnya negara berkembang,                                 Performance 2016            Social
                      termasuk, pada tahun 2030,
                                                                    203-2          GRI 203: Dampak                                138,
                      mendorong inovasi dan secara
                                                                                   Ekonomi Tidak                                218-228,
                      substansial meningkatkan jumlah
                                                                                   Langsung 2016                                229-239,
                      pekerja penelitian dan pengembangan
                                                                                   GRI 203: Indirect                            246-247
                      per 1 juta orang dan belanja penelitian
                                                                                   Economic Impacts
                      dan pengembangan publik dan
                                                                                   2016
                      swasta.
                      9.5 Enhance scientific research,              404-1          GRI 404:                                     174, 331-
                      upgrade the technological capabilities                       Pendidikan dan                                 332
                      of industrial sectors in all countries,                      Pelatihan 2016
                      in particular developing countries,                          GRI 404:
                      including, by 2030, encouraging                              Training and
                      innovation and substantially                                 Education 2016
                      increasing the number of research
                      and development workers per 1
                      million people and public and private
                      research and development spending.
Berkurangnya          10.3 Menjamin kesempatan yang sama             2-7           GRI 2: Pengungkapan          Sosial          175-176,
Kesenjangan           dan mengurangi ketidaksetaraan hasil,                        Umum 2021                    Social          322-323
Reduce Inequalities   termasuk dengan menghapus undang-                            GRI 2: General
                      undang, kebijakan, dan praktik yang                          Disclosures 2021
                      diskriminatif dan mempromosikan
                                                                    405-1          GRI 405:                                     174-176,
                      undang-undang, kebijakan yang
                                                                                   Keanekaragaman                               321-325
                      sesuai dan tindakan dalam hal ini.
                                                                                   dan Kesempatan
                      10.3 Ensure equal opportunity and             405-2                                                          183
                                                                                   Setara 2016
                      reduce inequalities of outcome,
                                                                                   GRI 405:
                      including by eliminating discriminatory
                                                                                   Diversity and Equal
                      laws, policies and practices and
                                                                                   Opportunity 2016
                      promoting appropriate legislation,
                      policies and action in this regard.           406-1          GRI 406: Non                                    176
                                                                                   Diskriminasi 2016
                                                                                   GRI 406: Non
                                                                                   Discrimination
                                                                                   2016
                      10.4 Mengadopsi kebijakan, terutama           2-23           GRI 2: Pengungkapan      Sosial, Tata        56-57, 84,
                      kebijakan fiskal, upah dan pelindungan                       Umum 2021                  Kelola             171-173
                      sosial, dan secara bertahap mencapai                         GRI 2: General             Social,
                                                                    2-27                                                         119, 253
                      kesetaraan yang lebih besar.                                 Disclosures 2021         Governance
                      10.4 Adopt policies, especially fiscal,
                                                                    202-1          GRI 202: Keberadaan                             183
                      wage and social protection policies,
                                                                                   Pasar 2016
                      and progressively achieve greater
                                                                                   Market Presence
                      equality.
                                                                                   2016
                                                                    405-2          GRI 405:                                        183
                                                                                   Keanekaragaman
                                                                                   dan Kesempatan
                                                                                   Setara 2016
                                                                                   GRI 405:
                                                                                   Diversity and Equal                                       351
                                                                                   Opportunity 2016
                                                                                                                                             2025 Sustainability Report
Page 352
                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                       Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                               Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                  Sumber             ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of             Source             ESG              Page
                                                                                                                  GRI                                 Classification

                               Kota dan                   11.2 Pada tahun 2030, menyediakan                     203-1          GRI 203: Dampak             Sosial            221
                               Pemukiman yang             akses ke sistem transportasi yang                                    Ekonomi Tidak               Social
                               Berkelanjutan              aman, terjangkau, dapat diakses,                                     Langsung 2016
                               Sustainable Cities         dan berkelanjutan untuk semua,                                       GRI 203: Indirect
                               and Communities            meningkatkan keselamatan di jalan,                                   Economic Impacts
                                                          terutama dengan memperluas                                           2016
                                                                                                                203-2                                                       138,
                                                          transportasi umum, dengan perhatian
                                                                                                                                                                          218-228,
                                                          khusus pada kebutuhan mereka
                                                                                                                                                                          229-239,
                                                          yang berada dalam situasi rentan,
                                                                                                                                                                          246-247
                                                          perempuan, anakanak, penyandang
                                                          disabilitas, dan lanjut usia orang.
                                                          11.2 By 2030, provide access to safe,
                                                          affordable, accessible and sustainable
                                                          transport systems for all, improving
                                                          road safety, notably by expanding
                                                          public transport, with special attention
                                                          to the needs of those in vulnerable
                                                          situations, women, children, persons
                                                          with disabilities and older persons.
                                                          11.6 Pada tahun 2030, mengurangi                      303-2          GRI 303: Air dan        Lingkungan         261-262
                                                          dampak buruk kota terhadap                                           Efluen 2018            Environmental
                                                          lingkungan per kapita, termasuk                                      GRI 303: Water and
                                                          dengan memberikan perhatian khusus                                   Effluents 2018
                                                          pada kualitas udara dan pengelolaan
                                                                                                                306-1          GRI 306: Limbah                            263, 264
                                                          limbah perkotaan dan lainnya.
                                                                                                                               2020
                                                          11.6 By 2030, reduce the adverse per                  306-2                                                    263, 264-
                                                                                                                               GRI 306: Waste 2020
                                                          capita environmental impact of cities,                                                                           265
                                                          including by paying special attention                 306-4                                                    263, 306-
                                                          to air quality and municipal and other                                                                           307
                                                          waste management.
                                                                                                                413-2          GRI 413:                                    215-216
                                                                                                                               Masyarakat Lokal
                                                                                                                               2016
                                                                                                                               GRI 413: Local
                                                                                                                               Communities 2016
                               Konsumsi dan               12.2 Pada tahun 2030, mencapai                        301-1          GRI 301: Material       Lingkungan         257-258,
                               Produksi yang              pengelolaan yang berkelanjutan dan                                   2016                   Environmental         305
                               Bertanggungjawab           penggunaan sumber daya alam yang                                     GRI 301: Materials
                               Responsible                efisien.                                              301-2          2016                                       257-258,
                               Consumption and            12.2 By 2030, achieve the sustainable                                                                             305
                               Production                 management and efficient use of                       301-3                                                     257-258
                                                          natural resources.
                                                                                                                302-3          GRI 302: Energi 2016                      255, 256,
                                                                                                                               GRI 302: Energy 2016                        310
                                                                                                                302-4                                                     255-256,
                                                                                                                                                                            310
                                                                                                                303-5          GRI 303: Air dan                           261, 309
                                                                                                                               Efluen 2018
                                                                                                                               GRI 303: Water and
                                                                                                                               Effluents 2018
                                                                                                                306-2          GRI 306: Limbah                           263, 264-
352                                                                                                                            2020                                        265
                                                                                                                               GRI 306: Waste 2020
                                                                                                                306-4                                                    263, 306-
                                                                                                                                                                           307
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 353
                                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                          Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                           Independent Assurance Statement      Feedback Form




                                                               Pengungkapan                                 Klasifikasi
     Uraian                                                          GRI                 Sumber                ESG              Halaman
                                   Target
   Description                                                  Disclosure of            Source                ESG               Page
                                                                     GRI                                   Classification

                  12.4 Pada tahun 2020, mencapai                   303-2          GRI 303: Air dan          Lingkungan          261-262
                  pengelolaan bahan kimia dan semua                               Efluen 2018              Environmental
                  limbah yang berwawasan lingkungan                               GRI 303: Water and
                  sepanjang siklus hidupnya, sesuai                               Effluents 2018
                  dengan kerangka kerja internasional
                                                                   305-7          GRI 305: Emisi                                294-295,
                  yang disepakati, dan secara signifikan
                                                                                  2016                                            312
                  mengurangi pelepasannya ke udara,
                                                                                  GRI 305:
                  air, dan tanah untuk meminimalkan
                                                                                  Emissions 2016
                  dampak buruknya terhadap kesehatan
                  manusia dan lingkungan.                          306-1          GRI 306: Limbah                               263, 264
                  12.4 By 2020, achieve environmentally                           2020
                                                                   306-2                                                        263, 264-
                  sound management of chemicals and                               GRI 306: Waste 2020
                                                                                                                                  265
                  all wastes throughout their life cycle, in
                  accordance with agreed international             306-5                                                        263, 306-
                  frameworks, and significantly reduce                                                                            307
                  their release to air, water and soil
                  in order to minimize their adverse
                  impacts on human health and the
                  environment.
                  12.5 Pada tahun 2030, secara                     306-1          GRI 306: Limbah           Lingkungan          263, 264
                  substansial mengurangi timbulan                                 2020                     Environmental
                                                                   306-2                                                        263, 264-
                  sampah melalui pencegahan,                                      GRI 306: Waste 2020
                                                                                                                                  265
                  pengurangan, daur ulang, dan
                  penggunaan kembali.                              306-3                                                        263, 265,
                  12.5 By 2030, substantially reduce                                                                              305
                  waste generation through prevention,             306-4                                                        263, 306-
                  reduction, recycling and reuse.                                                                                 307
                                                                   306-5                                                        263, 306-
                                                                                                                                  307

                  12.8 Pada tahun 2030, memastikan                 2-29           GRI 2: Pengungkapan           Sosial            61-63
                  bahwa semua orang di manapun                                    Umum 2021                     Social
                  memiliki informasi dan kesadaran                                GRI 2: General
                  yang relevan untuk Pembangunan                                  Disclosures 2021
                  berkelanjutan dan gaya hidup yang
                                                                   413-1          GRI 413:                                      215-216
                  selaras dengan alam.
                                                                                  Masyarakat Lokal
                  12.8 By 2030, ensure that all people
                                                                                  2016
                  everywhere have the relevant
                                                                                  GRI 413: Local
                  information and awareness for
                                                                                  Communities 2016
                  sustainable development and lifestyles
                  in harmony with nature.                          404-1          GRI 404:                                      174, 331-
                                                                                  Pendidikan dan                                  332
                                                                                  Pelatihan 2016
                                                                                  GRI 404:
                                                                                  Training and
                                                                                  Education 2016
Penanganan        13.1 Memperkuat ketahanan dan                    201-2          GRI 201: Kinerja          Lingkungan          280, 282,
Perubahan Iklim   kapasitas adaptasi terhadap bahaya                              Ekonomi 2016             Environmental        284, 285
Climate Action    terkait iklim dan bencana alam di                               GRI 201: Economic
                  semua negara.                                                   Performance 2016
                  13.1 Strengthen resilience and adaptive
                                                                   302-1          GRI 302: Energi 2016                          255, 309
                  capacity to climate-related hazards                                                                                       353
                                                                                  GRI 302: Energy 2016
                  and natural disasters in all countries.          302-2                                                          255
                                                                   302-3                                                        255, 256,
                                                                                                                                  310
                                                                                                                                            2025 Sustainability Report




                                                                   302-4                                                        255-256,
                                                                                                                                  310
                                                                   302-5                                                        255-256,
                                                                                                                                  310
Page 354
                                                                                                                                                                        Lampiran
                                                                                                                                                                        Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI                Indeks Konten GRI                   Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards           GRI Content Index                   SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                           Pengungkapan                                 Klasifikasi
                                     Uraian                                                                      GRI                   Sumber              ESG             Halaman
                                                                          Target
                                   Description                                                              Disclosure of              Source              ESG              Page
                                                                                                                 GRI                                   Classification

                                                                                                               305-1           GRI 305: Emisi                              289-391,
                                                                                                                               2016                                        310-312
                                                                                                                               GRI 305:
                                                                                                               305-2                                                       289-391,
                                                                                                                               Emissions 2016
                                                                                                                                                                           310-312
                                                                                                               305-3                                                      289, 290,
                                                                                                                                                                           310-312
                                                                                                               305-4                                                       291-292,
                                                                                                                                                                             312
                                                                                                               305-5                                                       292-294
                               Ekosistem Laut             14.2 Pada tahun 2020, mengelola                       101-1          GRI 101:                 Lingkungan           266
                               Live Below Water           dan melindungi ekosistem laut dan                                    Keanekaragaman          Environmental
                                                                                                               101-2                                                      267, 269-
                                                          pesisir secara berkelanjutan untuk                                   Hayati 2024
                                                                                                                                                                            270
                                                          menghindari dampak merugikan                                         GRI 101: Biodiversity
                                                          yang signifikan, termasuk dengan                     101-4           2024                                        267-269
                                                          memperkuat ketahanannya, dan                         101-5                                                       267-269
                                                          melakukan tindakan restorasi guna
                                                          mencapai lautan yang sehat dan                       101-6                                                       267-270
                                                          produktif.                                           101-7                                                       271-274
                                                          14.2 By 2020, sustainably manage
                                                          and protect marine and coastal                       101-8                                                       267-269,
                                                          ecosystems to avoid significant                                                                                  271-274
                                                          adverse impacts, including by                        303-2           GRI 303: Air dan                            261-262
                                                          strengthening their resilience, and                                  Efluen 2018
                                                                                                               303-4                                                          308
                                                          take action for their restoration                                    GRI 303: Water and
                                                          in order to achieve healthy and                                      Effluents 2018
                                                          productive oceans.
                                                                                                               306-1           GRI 306: Limbah                             263, 264
                                                                                                                               2020
                                                                                                               306-2                                                      263, 264-
                                                                                                                               GRI 306: Waste 2020
                                                                                                                                                                            265
                                                                                                               306-4                                                      263, 306-
                                                                                                                                                                            307
                                                          14.3 Meminimalkan dan mengatasi                      101-2           GRI 101:                 Lingkungan        267, 269-
                                                          dampak pengasaman laut, termasuk                                     Keanekaragaman          Environmental        270
                                                          melalui peningkatan kerjasama ilmiah                                 Hayati 2024
                                                                                                               101-4                                                       267-269
                                                          di semua tingkatan.                                                  GRI 101: Biodiversity
                                                          14.3 Minimize and address the                        101-8           2024                                        267-269,
                                                          impacts of ocean acidification,                                                                                  271-274
                                                          including through enhanced scientific
                                                                                                               303-2           GRI 303: Air dan                            261-262
                                                          cooperation at all levels.
                                                                                                                               Efluen 2018
                                                                                                               303-4                                                          308
                                                                                                                               GRI 303: Water and
                                                                                                                               Effluents 2018
                                                                                                               305-1           GRI 305: Emisi                              289-391,
                                                                                                                               2016                                        310-312
                                                                                                                               GRI 305:
                                                                                                               305-2                                                       289-391,
                                                                                                                               Emissions 2016
                                                                                                                                                                           310-312
                                                                                                               305-3                                                      289, 290,
                                                                                                                                                                           310-312
354                                                                                                            305-5                                                       292-294
                                                                                                               305-7                                                       294-295,
                                                                                                                                                                             312
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                               404-2           GRI 404:                                    172-173,
                                                                                                                               Pendidikan dan                              188, 332
                                                                                                                               Pelatihan 2016
                                                                                                                               GRI 404:
                                                                                                                               Training and
                                                                                                                               Education 2016
Page 355
                                                                                                            PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                        Indeks TCFD                         Independent Assurance Statement       Lembar Umpan Balik
 SASB Index                         TCFD Index                          Independent Assurance Statement       Feedback Form




                                                                 Pengungkapan                                  Klasifikasi
     Uraian                                                            GRI                 Sumber                 ESG              Halaman
                                      Target
   Description                                                    Disclosure of            Source                 ESG               Page
                                                                       GRI                                    Classification

Ekosistem Darat       15.1 Pada tahun 2020, memastikan                101-1         GRI 101:                   Lingkungan            266
Live on Land          konservasi, pemulihan dan                                     Keanekaragaman            Environmental
                      penggunaan berkelanjutan ekosistem                            Hayati 2024
                                                                     101-2                                                         267, 269-
                      darat dan air tawar darat serta jasanya,                      GRI 101: Biodiversity
                                                                                                                                     270
                      khususnya hutan, lahan basah,                                 2024
                      pegunungan dan lahan kering, sejalan           101-3                                                            270
                      dengan kewajiban berdasarkan                   101-4                                                         267-269
                      perjanjian internasional.
                      15.1 By 2020, ensure the conservation,         101-5                                                         267-269
                      restoration and sustainable use of             101-6                                                         267-270
                      terrestrial and inland freshwater
                      ecosystems and their services, in              101-7                                                         271-274
                      particular forests, wetlands, mountains        101-8                                                         267-269,
                      and drylands, in line with obligations                                                                       271-274
                      under international agreements.
                                                                     303-1          GRI 303: Air dan                                 260
                                                                                    Efluen 2018
                                                                     303-3                                                         261, 262,
                                                                                    GRI 303: Water and
                                                                                                                                     307
                                                                                    Effluents 2018
                                                                     303-5                                                         261, 309

                      15.2 Pada tahun 2020, mendorong                 101-1         GRI 101:                   Lingkungan            266
                      implementasi pengelolaan                                      Keanekaragaman            Environmental
                                                                     101-2                                                         267, 269-
                      berkelanjutan dari semua jenis                                Hayati 2024
                                                                                                                                     270
                      hutan, menghentikan deforestasi,                              GRI 101: Biodiversity
                      memulihkan hutan yang terdegradasi             101-3          2024                                              270
                      dan secara substansial meningkatkan            101-4                                                         267-269
                      aforestasi dan reboisasi secara global.
                      15.2 By 2020, promote the                      308-1          GRI 308: Penilaian                             136-137,
                      implementation of sustainable                                 Lingkungan Pemasok                               319
                      management of all types of forests,                           2016
                                                                     308-2                                                          136-137
                      halt deforestation, restore degraded                          GRI 308: Supplier
                      forests and substantially increase                            Environmental
                      afforestation and reforestation                               Assessment 2016
                      globally.
                      15.5 Mengambil tindakan segera                  101-1         GRI 101:                   Lingkungan            266
                      dan signifikan untuk mengurangi                               Keanekaragaman            Environmental
                                                                     101-2                                                         267, 269-
                      degradasi habitat alami, menghentikan                         Hayati 2024
                                                                                                                                     270
                      hilangnya keanekaragaman hayati                               GRI 101: Biodiversity
                      dan, pada tahun 2020, melindungi               101-3          2024                                              270
                      dan mencegah kepunahan spesies                 101-4                                                         267-269
                      terancam.
                      15.5 Take urgent and significant action        101-5                                                         267-269
                      to reduce the degradation of natural           101-6                                                         267-270
                      habitats, halt the loss of biodiversity
                      and, by 2020, protect and prevent the          101-7                                                         271-274
                      extinction of threatened species.              101-8                                                         267-269,
                                                                                                                                   271-274
Perdamaian,           16.1 Secara signifikan mengurangi              403-2          GRI 403:                       Sosial          196-198
Keadilan, dan         segala bentuk kekerasan dan angka                             Kesehatan dan                  Social
Kelembagaan yang      kematian terkait di mana pun.                                 Keselamatan
Tangguh               16.1 Significantly reduce all forms                           Kerja 2018
Peace, Justice, and   of violence and related death rates                           GRI 403:                                                   355
Strong Institutions   everywhere.                                                   Occupational
                                                                                    Health and
                                                                     403-9                                                         205-206,
                                                                                    Safety 2018
                                                                                                                                   335-336
                                                                                                                                               2025 Sustainability Report




                                                                    403-10                                                         205-206,
                                                                                                                                   336-337
                                                                     410-1          GRI 410: Praktik-                               178-179
                                                                                    praktik Keamanan
                                                                                    2016
                                                                                    GRI 410: Security
                                                                                    Practices 2016
Page 356
                                                                                                                                                                       Lampiran
                                                                                                                                                                       Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI               Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards          GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                            Pengungkapan                               Klasifikasi
                                     Uraian                                                                       GRI                  Sumber             ESG             Halaman
                                                                           Target
                                   Description                                                               Disclosure of             Source             ESG              Page
                                                                                                                  GRI                                 Classification

                                                                                                                406-1          GRI 406: Non                                  176
                                                                                                                               Diskriminasi 2016
                                                                                                                               GRI 406: Non
                                                                                                                               Discrimination
                                                                                                                               2016
                                                          16.2 Mengakhiri penyalahgunaan,                       408-1          GRI 408: Pekerja            Sosial            182
                                                          eksploitasi, perdagangan, dan segala                                 Anak 2016                   Social
                                                          bentuk kekerasan dan penyiksaan                                      GRI 408: Child
                                                          terhadap anak.                                                       Labor 2016
                                                          16.2 End abuse, exploitation,
                                                                                                                409-1          GRI 409: Kerja                              182-183
                                                          trafficking, and all forms of violence
                                                                                                                               Paksa atau
                                                          and torture against children.
                                                                                                                               Wajib Kerja 2016
                                                                                                                               GRI 409: Forced
                                                                                                                               or Compulsory
                                                                                                                               Labor 2016
                                                          16.3 Memajukan supremasi hukum di                     2-25           GRI 2: Pengungkapan     Tata Kelola         117-118
                                                          tingkat nasional dan internasional dan                               Umum 2021               Governance
                                                                                                                2-26                                                       113-115,
                                                          menjamin akses yang sama terhadap                                    GRI 2: General
                                                                                                                                                                           181, 315
                                                          keadilan bagi semua.                                                 Disclosures 2021
                                                          16.3 Promote the rule of law at the
                                                                                                                413-2          GRI 413:                                    215-216
                                                          national and international levels and
                                                                                                                               Masyarakat Lokal
                                                          ensure equal access to justice for all.
                                                                                                                               2016
                                                                                                                               GRI 413: Local
                                                                                                                               Communities 2016
                                                          16.5 Secara substansial mengurangi                     2-11          GRI 2: Pengungkapan     Tata Kelola          87-88
                                                          korupsi dan penyuapan dalam segala                                   Umum 2021               Governance
                                                                                                                 2-12                                                     276-278
                                                          bentuknya.                                                           GRI 2: General
                                                          16.5 Substantially reduce corruption                  2-26           Disclosures 2021                            113-115,
                                                          and bribery in all their forms.                                                                                  181, 315
                                                                                                                205-1          GRI 205: Antikorupsi                          112
                                                                                                                               2016
                                                                                                                205-2                                                      112-113,
                                                                                                                               GRI 205:
                                                                                                                                                                           316-318
                                                                                                                               Anticorruption 2016
                                                                                                                205-3                                                        113

                                                          16.6 Mengembangkan kelembagaan                         2-11          GRI 2: Pengungkapan     Tata Kelola          87-88
                                                          yang efektif, akuntabel dan transparan                               Umum 2021               Governance
                                                                                                                 2-12                                                     276-278
                                                          di semua tingkatan.                                                  GRI 2: General
                                                          16.6 Develop effective, accountable,                  2-26           Disclosures 2021                            113-115,
                                                          and transparent institutions at all                                                                              181, 315
                                                          levels.                                               205-1          GRI 205: Antikorupsi                          112
                                                                                                                               2016
                                                                                                                205-2                                                      112-113,
                                                                                                                               GRI 205:
                                                                                                                                                                           316-318
                                                                                                                               Anticorruption 2016
                                                                                                                205-3                                                        113
                                                          16.7 Memastikan pengambilan                           2-26           GRI 2: Pengungkapan     Tata Kelola         113-115,
                                                          keputusan yang tanggap, inklusif,                                    Umum 2021               Governance          181, 315
                                                          partisipatif, dan representatif di semua                             GRI 2: General
                                                                                                                2-29                                                        61-63
                                                          tingkatan.                                                           Disclosures 2021
                                                          16.7 Ensure responsive, inclusive,
356                                                                                                             405-1          GRI 405:                                   174-176,
                                                          participatory, and representative
                                                                                                                               Keanekaragaman                             321-325
                                                          decision-making at all levels.
                                                                                                                               dan Kesempatan
                                                                                                                               Setara 2016
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                                               GRI 405:
                                                                                                                               Diversity and Equal
                                                                                                                               Opportunity 2016
Page 357
                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



   Indeks SASB                               Indeks TCFD                   Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
   SASB Index                                TCFD Index                    Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                                    Pengungkapan                                Klasifikasi
        Uraian                                                            GRI                 Sumber               ESG              Halaman
                                               Target
      Description                                                    Disclosure of            Source               ESG               Page
                                                                          GRI                                  Classification

                            16.10 Menjamin akses publik terhadap         2-5           GRI 2: Pengungkapan      Tata Kelola          34-35,
                            informasi dan melindungi kebebasan                         Umum 2021                Governance          382-387
                            mendasar, sesuai dengan undang-                            GRI 2: General
                                                                        2-26                                                         113-115,
                            undang nasional dan kesepakatan                            Disclosures 2021
                                                                                                                                     181, 315
                            internasional.
                            16.10 Ensure public access to
                            information and protect fundamental
                            freedoms, in accordance with national
                            laws and international agreements.
 Kemitraan untuk            17.1 Memperkuat mobilisasi sumber            2-6           GRI 2: Pengungkapan      Tata Kelola         46, 48-51,
 Mencapai Tujuan            daya domestik, termasuk melalui                            Umum 2021                Governance           135-136,
 Partnership for            dukungan internasional kepada                              GRI 2: General                                139-143,
 Goals                      negara-negara berkembang, untuk                            Disclosures 2021                              300-301
                            meningkatkan kapasitas domestik
                                                                        201-1          GRI 201: Kinerja                             131, 303
                            untuk pengumpulan pajak dan
                                                                                       Ekonomi 2016
                            pendapatan lainnya.
                                                                                       GRI 201: Economic
                            17.1 Strengthen domestic resource
                                                                                       Performance 2016
                            mobilization, including through
                            international support to developing         204-1          GRI 204: Praktik                             135-136,
                            countries, to improve domestic                             Pengadaan 2016                                 304
                            capacity for tax and other revenue                         GRI 204:
                            collection.                                                Procurement
                                                                                       Practices 2016
                                                                        207-1          GRI 207: Pajak 2019                           133-134
                                                                                       GRI 207: Tax 2019
                                                                        207-2                                                        133-134
                                                                        207-3                                                        134-135
                                                                        207-4                                                       135, 320
                            17.3 Memobilisasi sumber keuangan           201-1          GRI 201: Kinerja         Tata Kelola         131, 303
                            tambahan untuk negara berkembang                           Ekonomi 2016             Governance
                                                                        201-4                                                          132
                            dari berbagai sumber.                                      GRI 201: Economic
                            17.3 Mobilize additional financial                         Performance 2016
                            resources for developing countries
                                                                        207-1          GRI 207: Pajak 2019                           133-134
                            from multiple sources.
                                                                                       GRI 207: Tax 2019
                                                                        207-2                                                        133-134
                                                                        207-3                                                        134-135
                                                                        207-4                                                       135, 320

Sumber: Linking the SDGs and the GRI Standard, GRI, 2022
Source: Linking the SDGs and the GRI Standard, GRI, 2022.




                                                                                                                                                 357
                                                                                                                                                 2025 Sustainability Report
Page 358
                                                                                                                                                                   Lampiran
                                                                                                                                                                   Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan             Tautan TPB dalam Standar GRI          Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics       SDGs Linkage in the GRI Standards     GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Indeks Isi GRI
                               GRI Content Index



                               Pernyataan Penggunaan                 PT Pupuk Indonesia (Persero) telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 1
                               Statement of Use                      Januari hingga 31 Desember 2025.
                                                                     PT Pupuk Indonesia (Persero) has reported in accordance with the GRI Standards for the period
                                                                     January 1 until December 31, 2025.
                               GRI 1 yang Digunakan                  GRI 1: Landasan 2021
                               GRI 1 Used                            GRI 1: Foundation 2021
                               Standar Sektor GRI yang               Industri Manufaktur, Perdagangan, dan Jasa (Standar sektor belum tersedia)
                               berlaku                               Manufacturing, Trade and Services Industry (Sector standard not yet available)
                               Applicable GRI Sector
                               Standards



                                                                                                                                          Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                                Omission
                                                                                                                                    Persyaratan
                                  Standar GRI                               Pengungkapan                          Halaman
                                                                                                                                       Tidak
                                  GRI Standard                                Disclosure                           Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                                   Mencantumkan
                                                                                                                                                     Reason       Explanation
                                                                                                                                    Requirement
                                                                                                                                      Omitted

                               Pengungkapan Umum
                               General Disclosures
                               GRI 2:                         2-1      Rincian organisasi                        38, 42-43,
                               Pengungkapan                            Organizational details                      46-47
                               Umum 2021                      2-2      Entitas yang dimasukkan dalam               32, 33,
                               GRI 2: General                          pelaporan keberlanjutan organisasi          46-47
                               Disclosures 2021                        Entities included in the
                                                                       organization's sustainability
                                                                       reporting
                                                              2-3      Periode, frekuensi, dan titik kontak      32, 33, 35,
                                                                       pelaporan                                     178
                                                                       Reporting period, frequency and
                                                                       contact point
                                                              2-4      Penyajian kembali informasi                    34
                                                                       Restatement of information
                                                              2-5      Penjaminan eksternal                        34-35,
                                                                       External assurance                         382-387
                                                              2-6      Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan      46, 48-51,
                                                                       bisnis lainnya                              135-136,
                                                                       Activities, value chain and other           139-143,
                                                                       business relationships                      300-301
                                                              2-7      Tenaga kerja                               174-176,
                                                                       Employees                                  322-323

358                                                           2-8      Pekerja yang bukan pekerja                  174-175,
                                                                       langsung                                      326
                                                                       Workers who are not employees
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 359
                                                                                                 PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB             Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
SASB Index              TCFD Index                         Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                             Tidak Mencantumkan
                                                                                                   Omission
                                                                               Persyaratan
Standar GRI               Pengungkapan                        Halaman
                                                                                  Tidak
GRI Standard                Disclosure                         Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                              Mencantumkan
                                                                                                      Reason        Explanation
                                                                               Requirement
                                                                                 Omitted

               2-9    Struktur dan komposisi tata kelola     59-60, 85-
                      Governance structure and               86, 88-94
                      composition
               2-10   Pencalonan dan pemilihan badan            95-96
                      tata kelola tertinggi
                      Nomination and selection of the
                      highest governance body
               2-11   Ketua badan tata kelola tertinggi         87-88
                      Chair of the highest governance
                      body
               2-12   Peran badan tata kelola tertinggi        276-278
                      dalam mengawasi manajemen
                      dampak
                      Role of the highest governance
                      body in overseeing the
                      management of impacts
               2-13   Delegasi tanggung jawab untuk             59-60,
                      mengelola dampak                         276-278
                      Delegation of responsibility for
                      managing impacts
               2-14   Peran badan tata kelola tertinggi         60, 65
                      dalam pelaporan keberlanjutan
                      Role of the highest governance
                      body in sustainability reporting
               2-15   Konflik kepentingan                       116-117
                      Conflict of interest
               2-16   Komunikasi masalah penting                  118
                      Communication of critical concerns
               2-17   Pengetahuan kolektif badan tata          100-106
                      kelola tertinggi
                      Collective knowledge of the
                      highest governance body
               2-18   Evaluasi kinerja badan tata kelola       98-100
                      tertinggi
                      Evaluation of the performance of
                      the highest governance body
               2-19   Kebijakan remunerasi                    60, 96-97,
                      Remuneration policies                      277
               2-20   Proses untuk menentukan                   96-97
                      remunerasi
                      Process to determine remuneration                                                                           359
               2-21   Rasio kompensasi total tahunan              314
                      Annual total compensation ratio
                                                                                                                                  2025 Sustainability Report




               2-22   Pernyataan tentang strategi            18-21, 22-
                      pembangunan berkelanjutan              26, 39-40,
                      Statement of sustainable                 54-56
                      development strategy
Page 360
                                                                                                                                                              Lampiran
                                                                                                                                                              Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan           Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics     SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                     Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                           Omission
                                                                                                                               Persyaratan
                                 Standar GRI                             Pengungkapan                        Halaman
                                                                                                                                  Tidak
                                 GRI Standard                              Disclosure                         Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                              Mencantumkan
                                                                                                                                                Reason       Explanation
                                                                                                                               Requirement
                                                                                                                                 Omitted

                                                            2-23    Komitmen kebijakan                      56-57, 84,
                                                                    Policy commitments                       171-172
                                                            2-24    Menanamkan komitmen kebijakan           57-60, 84
                                                                    Embedding policy commitments
                                                            2-25    Proses untuk memperbaiki dampak           117-118
                                                                    negatif
                                                                    Processes to remediate negative
                                                                    impacts
                                                            2-26    Mekanisme untuk mencari nasihat           113-115,
                                                                    dan mengemukakan masalah                  181, 315
                                                                    Mechanisms for seeking advice and
                                                                    raising concerns
                                                            2-27    Kepatuhan terhadap hukum dan             119, 253
                                                                    peraturan
                                                                    Compliance with laws and
                                                                    regulations
                                                            2-28    Asosiasi keanggotaan                         81
                                                                    Membership associations
                                                            2-29    Pendekatan untuk keterlibatan              61-63
                                                                    pemangku kepentingan
                                                                    Approach to stakeholder
                                                                    engagement
                                                            2-30    Perjanjian perundingan kolektif             186
                                                                    Collective bargaining agreements
                               Topik Material
                               Material Topics
                               GRI 3: Topik                  3-1    Proses untuk menentukan topik              64-70
                               Material 2021                        material
                               GRI 3: Material                      Process to determine material
                               Topics 2021                          topics
                                                             3-2    Daftar topik material                      64-70
                                                                    List of material topics
                               Keanekaragaman Hayati
                               Biodiversity
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                    266
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 101:                     101-1   Kebijakan untuk menghentikan                266
360                            Keanekaragaman                       dan mengembalikan hilangnya
                               Hayati 2024                          keanekaragaman hayati
                               GRI 101:                             Policies to halt and reverse
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Biodiversity 2024                    biodiversity loss
                                                            101-2   Manajemen dampak                         267, 269-
                                                                    keanekaragaman hayati                      270
                                                                    Management of biodiversity
                                                                    impacts
Page 361
                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                 Indeks TCFD                            Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                  TCFD Index                             Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                      Tidak Mencantumkan
                                                                                                            Omission
                                                                                        Persyaratan
  Standar GRI                   Pengungkapan                           Halaman
                                                                                           Tidak
  GRI Standard                    Disclosure                            Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                       Mencantumkan
                                                                                                               Reason        Explanation
                                                                                        Requirement
                                                                                          Omitted

                   101-3   Akses dan berbagi manfaat                      270
                           Access and benefit-sharing
                   101-4   Identifikasi dampak                         267-269
                           keanekaragaman hayati
                           Identification of biodiversity impacts
                   101-5   Lokasi yang memiliki dampak                 267-269
                           keanekaragaman hayati
                           Locations with biodiversity impacts
                   101-6   Pemicu langsung hilangnya                    267-270
                           keanekaragaman hayati
                           Direct drivers of biodiversity loss
                   101-7   Perubahan kondisi                            271-274
                           keanekaragaman hayati
                           Changes to the state of biodiversity
                   101-8   Layanan ekosistem                           267-269,
                           Ecosystem services                          271-274
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik       3-3     Manajemen topik material                     131-132,
Material 2021              Management of material topics                  186
GRI 3: Material
Topics 2021

                   201-1   Nilai ekonomi langsung yang                  131, 303
                           dihasilkan dan didistribusikan
                           Direct economic value generated
                           and distributed
                  201-2    Implikasi finansial serta risiko dan        280, 282,
                           peluang lain akibat dari perubahan          284, 285
                           iklim
                           Financial implications and other
                           risks and opportunities due to
                           climate change
                  201-3    Kewajiban program pensiun                    186-188
                           manfaat pasti dan program pensiun
                           lainnya
                           Defined benefit plan obligations
                           and other retirement plans
                  201-4    Bantuan finansial yang diterima dari            132
                           pemerintah
                           Financial assistance received from
                           government                                                                                                      361
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report
Page 362
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                    Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                          Omission
                                                                                                                              Persyaratan
                                 Standar GRI                            Pengungkapan                        Halaman
                                                                                                                                 Tidak
                                 GRI Standard                             Disclosure                         Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                             Mencantumkan
                                                                                                                                               Reason       Explanation
                                                                                                                              Requirement
                                                                                                                                Omitted

                               Keberadaan Pasar
                               Market Presence
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                 183, 176
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 202:                     202-1   Rasio standar upah karyawan                183
                               Keberadaan Pasar                     pemula berdasarkan jenis kelamin
                               2016                                 terhadap upah minimum regional
                               GRI 202: Market                      Ratios of standard entry level
                               Presence 2016                        wage by gender compared to local
                                                                    minimum wage
                                                           202-2    Proporsi manajemen senior yang             176
                                                                    berasal dari masyarakat setempat
                                                                    Proportion of senior management
                                                                    hired from the local community
                               Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                               Indirect Economic Impacts
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                   218
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 203: Dampak              203-1   Investasi infrastruktur dan                221
                               Ekonomi                              dukungan layanan
                               Tidak Langsung                       Infrastructure investments and
                               2016                                 services supported
                               GRI 203: Indirect           203-2    Dampak ekonomi tidak langsung             138,
                               Economic                             yang signifikan                         218-228,
                               Impacts 2016                         Significant indirect economic           229-239,
                                                                    impacts                                 246-247
                               Praktik Pengadaan
                               Procurement Practices
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                   135
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 204: Praktik             204-1   Proporsi pengeluaran untuk              135-136,
                               Pengadaan 2016                       pemasok lokal                             304
                               GRI 204:                             Proportion of spending on local
362                            Procurement                          suppliers
                               Practices 2016
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 363
                                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                  Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                   TCFD Index                         Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                   Tidak Mencantumkan
                                                                                                         Omission
                                                                                     Persyaratan
  Standar GRI                   Pengungkapan                        Halaman
                                                                                        Tidak
  GRI Standard                    Disclosure                         Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                    Mencantumkan
                                                                                                            Reason        Explanation
                                                                                     Requirement
                                                                                       Omitted

Antikorupsi
Anti-corruption
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                  110-111
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 205:            205-1   Operasi-operasi yang dinilai                112
Antikorupsi 2016            memiliki risiko terkait korupsi
GRI 205: Anti-              Operations assessed for risks
corruption 2016             related to corruption
                    205-2   Komunikasi dan pelatihan tentang         112-113,
                            kebijakan dan prosedur antikorupsi       316-318
                            Communication and training
                            about anti-corruption policies and
                            procedures
                    205-3   Insiden korupsi yang terbukti dan           113
                            tindakan yang diambil
                            Confirmed incidents of corruption
                            and actions taken
Perilaku Anti-persaingan
Anti-competitive Behavior
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                    119
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 206: Perilaku   206-1   Langkah-langkah hukum untuk                 119
Anti-persaingan             perilaku antipersaingan, praktik
2016                        antipakat dan monopoli
GRI 206: Anti-              Legal actions for anti-competitive
competitive                 behavior, anti-trust, and monopoly
Behavior 2016               practices

Pajak
Tax
GRI 3: Topik         3-3    Manajemen topik material                 133-134
Material 2021               Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021



                                                                                                                                        363
                                                                                                                                        2025 Sustainability Report
Page 364
                                                                                                                                                              Lampiran
                                                                                                                                                              Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI         Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards    GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                     Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                           Omission
                                                                                                                               Persyaratan
                                 Standar GRI                            Pengungkapan                         Halaman
                                                                                                                                  Tidak
                                 GRI Standard                             Disclosure                          Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                              Mencantumkan
                                                                                                                                                Reason       Explanation
                                                                                                                               Requirement
                                                                                                                                 Omitted

                               GRI 207: Pajak               207-1   Pendekatan terhadap pajak                 133-134
                               2019                                 Approach to tax
                               GRI 207: Tax 2019           207-2    Tata kelola, pengontrolan, dan            133-134
                                                                    manajemen risiko pajak
                                                                    Tax governance, control, and risk
                                                                    management
                                                           207-3    Keterlibatan pemangku                     134-135
                                                                    kepentingan dan pengelolaan
                                                                    kepedulian yang berkaitan dengan
                                                                    pajak
                                                                    Stakeholder engagement and
                                                                    management of concerns related
                                                                    to tax
                                                           207-4    Laporan per negara                       135, 320
                                                                    Country-by-country reporting
                               Material
                               Materials
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                    257
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 301: Material            301-1   Material yang digunakan                  257-258,
                               2016                                 berdasarkan berat atau volume              305
                               GRI 301: Materials                   Materials used by weight or volume
                               2016                         301-2   Material input dari daur ulang yang      257-258,
                                                                    digunakan                                  305
                                                                    Recycled input materials used
                                                            301-3   Produk pemerolehan ulang dan             257-258
                                                                    material kemasannya
                                                                    Reclaimed products and their
                                                                    packaging materials


                               Energi
                               Energy
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                    255
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021



364
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 365
                                                                                                          PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                    Indeks TCFD                         Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                     TCFD Index                          Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                      Tidak Mencantumkan
                                                                                                            Omission
                                                                                        Persyaratan
  Standar GRI                     Pengungkapan                         Halaman
                                                                                           Tidak
  GRI Standard                      Disclosure                          Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                       Mencantumkan
                                                                                                               Reason        Explanation
                                                                                        Requirement
                                                                                          Omitted

GRI 302: Energi       302-1   Konsumsi energi dalam organisasi         255, 309
2016                          Energy consumption within the
GRI 302: Energy               organization
2016                  302-2   Konsumsi energi di luar organisasi          255
                              Energy consumption outside of the
                              organization
                      302-3   Intensitas energi                        255, 256,
                              Energy intensity                           310
                      302-4   Pengurangan konsumsi energi              255-256,
                              Reduction of energy consumption            310
                      302-5   Pengurangan pada energi yang             255-256,
                              dibutuhkan untuk produk dan jasa           310
                              Reductions in energy requirements
                              of products and services
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: Topik           3-3    Manajemen topik material                    260
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 303: Air dan      303-1   Interaksi dengan air sebagai                260
Efluen 2018                   sumber daya bersama
GRI 303: Water                Interactions with water as a shared
and Effluents 2018            resource
                      303-2   Manajemen dampak yang berkaitan           261-262
                              dengan pembuangan air
                              Management of water discharge-
                              related impacts
                      303-3   Pengambilan air                          261, 262,
                              Water withdrawal                           307
                      303-4   Pembuangan air                              308
                              Water discharge
                      303-5   Konsumsi air                             261, 309
                              Water consumption
Emisi
Emissions
GRI 3: Topik           3-3    Manajemen topik material                 289, 294,
Material 2021                 Management of material topics              295
GRI 3: Material
Topics 2021                                                                                                                                365
                                                                                                                                           2025 Sustainability Report
Page 366
                                                                                                                                                               Lampiran
                                                                                                                                                               Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI          Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards     GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                      Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                            Omission
                                                                                                                                Persyaratan
                                 Standar GRI                            Pengungkapan                          Halaman
                                                                                                                                   Tidak
                                 GRI Standard                             Disclosure                           Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                               Mencantumkan
                                                                                                                                                 Reason       Explanation
                                                                                                                                Requirement
                                                                                                                                  Omitted

                               GRI 305: Emisi               305-1   Emisi GRK (Cakupan 1) langsung            289-391,
                               2016                                 Direct (Scope 1) GHG emissions            310-312
                               GRI 305:                    305-2    Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak        289-391,
                               Emissions 2016                       langsung                                  310-312
                                                                    Energy indirect (Scope 2) GHG
                                                                    emissions
                                                           305-3    Emisi GRK (Cakupan 3) tidak              289, 290,
                                                                    langsung lainnya                          310-312
                                                                    Other indirect (Scope 3) GHG
                                                                    emissions
                                                           305-4    Intensitas emisi GRK                      291-292,
                                                                    GHG emissions intensity                     312
                                                           305-5    Pengurangan emisi GRK                     292-294
                                                                    Reduction of GHG emissions
                                                           305-6    Emisi zat perusak ozon (ODS)                 295
                                                                    Emissions of ozone-depleting
                                                                    substances (ODS)
                                                           305-7    Nitrogen oksida (NOx), belerang           294-295,
                                                                    oksida (SOx), dan emisi udara               312
                                                                    signifikan lainnya
                                                                    Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                                                    (SOx), and other significant air
                                                                    emissions
                               Limbah
                               Waste
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                     263
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 306: Limbah              306-1   Timbulan limbah dan dampak                263, 264
                               2020                                 signifikan terkait limbah
                               GRI 306: Waste                       Waste generation and significant
                               2020                                 waste-related impacts
                                                           306-2    Manajemen dampak signifikan              263, 264-
                                                                    terkait limbah                             265
                                                                    Management of significant waste-
                                                                    related impacts
                                                           306-3    Timbulan limbah                          263, 265,
                                                                    Waste generated                            305

366                                                        306-4    Limbah yang dialihkan dari               263, 306-
                                                                    pembuangan akhir                           307
                                                                    Waste diverted from disposal
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                           306-5    Limbah yang dikirimkan ke                263, 306-
                                                                    pembuangan akhir                           307
                                                                    Waste directed to disposal
Page 367
                                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                   Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                    TCFD Index                         Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                    Tidak Mencantumkan
                                                                                                          Omission
                                                                                      Persyaratan
  Standar GRI                    Pengungkapan                        Halaman
                                                                                         Tidak
  GRI Standard                     Disclosure                         Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                     Mencantumkan
                                                                                                             Reason        Explanation
                                                                                      Requirement
                                                                                        Omitted

Penilaian Lingkungan Pemasok
Supplier Environmental Assessment
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                 136-137
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 308: Penilaian   308-1   Seleksi pemasok baru dengan              136-137,
Lingkungan                   menggunakan kriteria lingkungan            319
Pemasok 2016                 New suppliers that were screened
GRI 308: Supplier            using environmental criteria
Environmental        308-2   Dampak lingkungan negatif dalam          136-137
Assessment 2016              rantai pasokan dan tindakan yang
                             telah diambil
                             Negative environmental impacts in
                             the supply chain and actions taken
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                 177, 188
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 401:             401-1   Perekrutan pegawai baru dan              177-178,
Kepegawaian                  pergantian pegawai                       327-329
2016                         New employee hires and employee
GRI 401:                     turnover
Employment 2016      401-2   Tunjangan yang diberikan kepada          183-185
                             karyawan purnawaktu yang tidak
                             diberikan kepada karyawan pada
                             kurun waktu tertentu atau paruh
                             waktu
                             Benefits provided to full-time
                             employees that are not provided to
                             temporary or part-time employees
                     401-3   Cuti melahirkan                          188, 334
                             Parental leave
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
Labor/Management Relations
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                    178
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
                                                                                                                                         367
                                                                                                                                         2025 Sustainability Report
Page 368
                                                                                                                                                              Lampiran
                                                                                                                                                              Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan           Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics     SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                     Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                           Omission
                                                                                                                               Persyaratan
                                 Standar GRI                             Pengungkapan                        Halaman
                                                                                                                                  Tidak
                                 GRI Standard                              Disclosure                         Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                              Mencantumkan
                                                                                                                                                Reason       Explanation
                                                                                                                               Requirement
                                                                                                                                 Omitted

                               GRI 402:                     402-1   Periode pemberitahuan minimum               178
                               Hubungan Tenaga                      terkait perubahan operasional
                               Kerja/Manajemen                      Minimum notice periods regarding
                               2016                                 operational changes
                               GRI 402: Labor/
                               Management
                               Relations 2016
                               Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                               Occupational Health and Safety
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                    192
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 403:                     403-1   Sistem manajemen kesehatan dan            192-196
                               Kesehatan dan                        keselamatan kerja
                               Keselamatan Kerja                    Occupational health and safety
                               2018                                 management system
                               GRI 403:                    403-2    Pengidentifikasian bahaya,                196-198
                               Occupational                         penilaian risiko, dan investigasi
                               Health and Safety                    insiden
                               2018                                 Hazard identification, risk
                                                                    assessment, and incident
                                                                    investigation
                                                           403-3    Layanan kesehatan kerja                  201-202
                                                                    Occupational health services
                                                           403-4    Partisipasi, konsultasi, dan             202, 335
                                                                    komunikasi pekerja tentang
                                                                    kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                    Worker participation, consultation,
                                                                    and communication on
                                                                    occupational health and safety
                                                           403-5    Pelatihan pekerja mengenai               203-205,
                                                                    kesehatan dan keselamatan kerja            335
                                                                    Worker training on occupational
                                                                    health and safety
                                                           403-6    Peningkatan kualitas kesehatan           201-202
                                                                    pekerja
                                                                    Promotion of worker health
                                                           403-7    Pencegahan dan mitigasi                  199-200
                                                                    dampak-dampak kesehatan dan
368                                                                 keselamatan kerja yang secara
                                                                    langsung terkait hubungan bisnis
                                                                    Prevention and mitigation of
                                                                    occupational health and safety
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                    impacts directly linked by business
                                                                    relationships
Page 369
                                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                    Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                     TCFD Index                         Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                     Tidak Mencantumkan
                                                                                                           Omission
                                                                                       Persyaratan
  Standar GRI                     Pengungkapan                        Halaman
                                                                                          Tidak
  GRI Standard                      Disclosure                         Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                      Mencantumkan
                                                                                                              Reason        Explanation
                                                                                       Requirement
                                                                                         Omitted

                     403-8    Pekerja yang tercakup dalam                 194
                              sistem manajemen kesehatan dan
                              keselamatan kerja
                              Workers covered by an
                              occupational health and safety
                              management system
                     403-9    Kecelakaan kerja                        205-206,
                              Work-related injuries                   335-336
                     403-10   Penyakit akibat kerja                   205-206,
                              Work-related ill health                 336-337
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3: Topik          3-3     Manajemen topik material                 172, 185
Material 2021                 Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 404: Pelatihan   404-1    Rata-rata jam pelatihan per tahun        174, 331-
dan Pendidikan                per karyawan                               332
2016                          Average hours of training per year
GRI 404: Training             per employee
and Education        404-2    Program untuk meningkatkan               172-173,
2016                          keterampilan karyawan dan                188, 332
                              program bantuan peralihan
                              Programs for upgrading employee
                              skills and transition assistance
                              programs
                     404-3    Persentase karyawan yang                    185
                              menerima tinjauan rutin terhadap
                              kinerja dan pengembangan karier
                              Percentage of employees receiving
                              regular performance and career
                              development reviews
Keberagaman dan Kesempatan Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3: Topik          3-3     Manajemen topik material                 174-176,
Material 2021                 Management of material topics              183
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 405:             405-1    Keanekaragaman badan tata kelola         174-176,
Keanekaragaman                dan karyawan                             321-325
dan Peluang                   Diversity of governance bodies and
                                                                                                                                          369
Setara 2016                   employees
GRI 405: Diversity
                                                                                                                                          2025 Sustainability Report




and Equal
Opportunity 2016
Page 370
                                                                                                                                                                  Lampiran
                                                                                                                                                                  Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan           Tautan TPB dalam Standar GRI            Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics     SDGs Linkage in the GRI Standards       GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                         Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                               Omission
                                                                                                                                   Persyaratan
                                 Standar GRI                             Pengungkapan                            Halaman
                                                                                                                                      Tidak
                                 GRI Standard                              Disclosure                             Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                                  Mencantumkan
                                                                                                                                                    Reason       Explanation
                                                                                                                                   Requirement
                                                                                                                                     Omitted

                                                           405-2    Rasio gaji pokok dan remunerasi                 183
                                                                    perempuan dibandingkan laki-laki
                                                                    Ratio of basic salary and
                                                                    remuneration of women to men
                               Non Diskriminasi
                               Non-discrimination
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                        176
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 406: Non-                406-1   Insiden diskriminasi dan tindakan               176
                               Diskriminasi 2016                    perbaikan yang dilakukan
                               GRI 406: Non-                        Incidents of discrimination and
                               discrimination                       corrective actions taken
                               2016
                               Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
                               Freedom of Association and Collective Bargaining
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                        186
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 407:                     407-1   Operasi dan pemasok di mana                     186
                               Kebebasan                            hak atas kebebasan berserikat
                               Berserikat dan                       dan perundingan kolektif mungkin
                               Perundingan                          berisiko
                               Kolektif 2016                        Operations and suppliers in which
                               GRI 407: Freedom                     the right to freedom of association
                               of Association                       and collective bargaining may be
                               and Collective                       at risk
                               Bargaining 2016
                               Pekerja Anak
                               Child Labor
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                        182
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 408: Pekerja             408-1   Operasi dan pemasok yang                        182
                               Anak 2016                            berisiko signifikan terhadap insiden
                               GRI 408: Child                       pekerja anak
                               Labor 2016                           Operations and suppliers at
370                                                                 significant risk for incidents of child
                                                                    labor
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 371
                                                                                                             PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                           Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                            Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                         Tidak Mencantumkan
                                                                                                               Omission
                                                                                           Persyaratan
  Standar GRI                      Pengungkapan                           Halaman
                                                                                              Tidak
  GRI Standard                       Disclosure                            Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                          Mencantumkan
                                                                                                                  Reason        Explanation
                                                                                           Requirement
                                                                                             Omitted

Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                       182
Material 2021                  Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 409: Kerja       409-1     Operasi dan pemasok yang                    182-183
Paksa atau Wajib               berisiko signifikan terhadap insiden
Kerja 2016                     kerja paksa atau wajib kerja
                               Operations and suppliers at
                               significant risk for incidents of
                               forced or compulsory labor
Praktik Keamanan
Security Practices
GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                       178
Material 2021                  Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 410: Praktik      410-1    Petugas keamanan yang dilatih               178-179
Keamanan 2016                  mengenai kebijakan atau prosedur
GRI 410: Security              hak asasi manusia
Practices 2016                 Security personnel trained in
                               human rights policies or procedures

Hak Masyarakat Adat
Rights of Indigenous Peoples
GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                       59
Material 2021                  Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021

GRI 411: Hak          411-1    Insiden pelanggaran yang                       59
Masyarakat Adat                melibatkan hak-hak masyarakat
2016                           adat
GRI 411: Rights                Incidents of violations involving the
of Indigenous                  rights of indigenous peoples
Peoples 2016
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 3: Topik          3-3      Manajemen topik material                    211-212
Material 2021                  Management of material topics
GRI 3: Material                                                                                                                               371
Topics 2021
                                                                                                                                              2025 Sustainability Report
Page 372
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                  Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                  SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                                                                    Tidak Mencantumkan
                                                                                                                                          Omission
                                                                                                                              Persyaratan
                                 Standar GRI                            Pengungkapan                        Halaman
                                                                                                                                 Tidak
                                 GRI Standard                             Disclosure                         Page                              Alasan       Penjelasan
                                                                                                                             Mencantumkan
                                                                                                                                               Reason       Explanation
                                                                                                                              Requirement
                                                                                                                                Omitted

                               GRI 413:                     413-1   Operasi dengan keterlibatan              215-216
                               Masyarakat                           masyarakat setempat, penilaian
                               Setempat 2016                        dampak, dan program
                               GRI 413: Local                       pengembangan
                               Communities 2016                     Operations with local community
                                                                    engagement, impact assessments,
                                                                    and development programs
                                                            413-2   Operasi yang secara aktual dan           215-216
                                                                    yang berpotensi memiliki dampak
                                                                    negatif signifikan terhadap
                                                                    masyarakat setempat
                                                                    Operations with significant actual
                                                                    and potential negative impacts on
                                                                    local communities
                               Penilaian Sosial Pemasok
                               Supplier Social Assessment
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                 136-137
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 414: Penilaian           414-1   Seleksi pemasok baru dengan              136-137
                               Sosial Pemasok                       menggunakan kriteria sosial
                               2016                                 New suppliers that were screened
                               GRI 414: Supplier                    using social criteria
                               Social Assessment            414-2   Dampak sosial negatif dalam rantai       136-137
                               2016                                 pasokan dan tindakan yang telah
                                                                    diambil
                                                                    Negative social impacts in the
                                                                    supply chain and actions taken
                               Kebijakan Publik
                               Public Policy
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                   119
                               Material 2021                        Management of material topics
                               GRI 3: Material
                               Topics 2021

                               GRI 415: Kebijakan           415-1   Kebijakan publik                         119-121
                               Publik 2016                          Public policy
                               GRI 415: Public
                               Policy 2016
                               Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
372                            Customer Health and Safety
                               GRI 3: Topik                  3-3    Manajemen topik material                   156
                               Material 2021                        Management of material topics
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               GRI 3: Material
                               Topics 2021
Page 373
                                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                   Indeks TCFD                         Independent Assurance Statement         Lembar Umpan Balik
 SASB Index                    TCFD Index                          Independent Assurance Statement         Feedback Form




                                                                                                     Tidak Mencantumkan
                                                                                                           Omission
                                                                                       Persyaratan
  Standar GRI                    Pengungkapan                         Halaman
                                                                                          Tidak
  GRI Standard                     Disclosure                          Page                                   Alasan        Penjelasan
                                                                                      Mencantumkan
                                                                                                              Reason        Explanation
                                                                                       Requirement
                                                                                         Omitted

GRI 416:             416-1   Penilaian dampak kesehatan dan            156-160
Kesehatan dan                keselamatan dari berbagai kategori
Keselamatan                  produk dan jasa
Pelanggan                    Assessment of the health and
2016                         safety impacts of product and
GRI 416: Customer            service categories
Health and Safety    416-2   Insiden ketidakpatuhan                    156-160
2016                         sehubungan dengan dampak
                             kesehatan dan keselamatan dari
                             produk dan jasa
                             Incidents of non-compliance
                             concerning the health and safety
                             impacts of products and services
Pemasaran dan Pelabelan
Marketing and Labeling
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                  161-164
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 417:             417-1   Persyaratan untuk pelabelan dan              161
Pemasaran dan                informasi produk dan jasa
Pelabelan 2016               Requirements for product and
GRI 417: Marketing           service information and labeling
and Labeling 2016    417-2   Insiden ketidakpatuhan terkait               161
                             informasi dan pelabelan produk
                             dan jasa
                             Incidents of non-compliance
                             concerning product and service
                             information and labeling
                     417-3   Insiden ketidakpatuhan terkait            162-164
                             komunikasi pemasaran
                             Incidents of non-compliance
                             concerning marketing
                             communications
Privasi Pelanggan
Customer Privacy
GRI 3: Topik          3-3    Manajemen topik material                     164
Material 2021                Management of material topics
GRI 3: Material
Topics 2021
GRI 418: Privasi     418-1   Pengaduan yang berdasar                      164
Pelanggan 2016               mengenai pelanggaran terhadap                                                                                373
GRI 418: Customer            privasi pelanggan dan hilangnya
Privacy 2016                 data pelanggan
                                                                                                                                          2025 Sustainability Report




                             Substantiated complaints
                             concerning breaches of customer
                             privacy and losses of customer data
Page 374
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI         Indeks Konten GRI               Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards    GRI Content Index               SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Referensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                                                            [OJK G.4]

                               Financial Service Authority (OJK) Reference



                                                                                     Pengungkapan                                                         Halaman
                                                                                       Disclosure                                                          Page

                                Strategi Keberlanjutan
                                Sustainability Strategy
                                            A.1                Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                            54-56
                                                               Description of Sustainability Strategy
                                Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                Sustainability Performance Highlights
                                            B.1.               Aspek Ekonomi                                                                               12, 298
                                                               Economic Aspects
                                           B.1.a               Kuantitas Produksi atau Jasa yang Dijual                                                    12, 298
                                                               Quantity of Products or Services Sold
                                           B.1.b               Pendapatan atau Penjualan                                                                   12, 298
                                                               Revenue or Sales
                                           B.1.c               Laba atau Rugi Bersih                                                                       12, 298
                                                               Net Profit or Loss
                                           B.1.d               Produk Ramah Lingkungan                                                                       298
                                                               Environmentally Friendly Products
                                           B.1.e               Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan Proses Bisnis Keuangan                            298
                                                               Berkelanjutan
                                                               Engagement of Local Stakeholders in Sustainable Finance Business Processes
                                           B.2                 Aspek Lingkungan Hidup                                                                    13, 127, 298
                                                               Environmental Aspects
                                          B.2.a                Pengurangan Energi                                                                          13, 298
                                                               Energy Reduction
                                          B.2.b                Pengurangan Emisi yang Dihasilkan                                                             298
                                                               Emission Reduction
                                          B.2.c                Pengurangan Limbah dan Efluen                                                                 298
                                                               Waste and Effluent Reduction
                                          B.2.d                Pelestarian Keanekaragaman Hayati                                                              14
                                                               Biodiversity Conservation
                                           B.3                 Aspek Sosial                                                                            15-16, 299-300
                                                               Social Aspects
                                Profil Perusahaan
                                Company Profile
                                            C.1                Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                           39
                                                               Vision, Mission, and Sustainability Values
                                           C.2                 Alamat Perusahaan                                                                          38, 46-47
                                                               Company's Address
                                           C.3                 Skala Usaha                                                                           38, 42-43, 46, 175,
374                                                            Business Scale                                                                        300-301, 322-323
                                          C.3.a                Total Aset atau Kapitalisasi Aset dan Total Kewajiban                                         38
                                                               Total Assets or Asset Capitalization and Total Liabilities
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                          C.3.b                Jumlah Karyawan menurut Jenis Kelamin, Jabatan, Usia, Pendidikan, dan Status          38, 175, 322-325
                                                               Ketenagakerjaan
                                                               Number of Employees by Gender, Position, Age, Education, and Employment
                                                               Status
Page 375
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                         Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                               Pengungkapan                                                           Halaman
                                                 Disclosure                                                            Page

        C.3.c          Nama Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Saham                                               38
                       Names of Shareholders and Percentage of Share Ownership
        C.3.d          Wilayah Operasional                                                                              42-43
                       Operational Areas
         C.4           Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                              48-51
                       Products, Services, and Business Activities Conducted
         C.5           Keanggotaan pada Asosiasi                                                                          81
                       Membership in Associations
         C.6           Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                    46
                       Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Board of Directors Statement
          D.1          Penjelasan Direksi                                                                           18-21, 22-27
                       Explanation from the Board of Directors
         D.1.a         Kebijakan untuk Merespon Tantangan dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan                        24-25
                       Policies to Address Challenges in Meeting Sustainability Strategies
         D.1.b         Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                                   25
                       Implementation of Sustainable Finance
         D.1.c         Strategi Pencapaian Target                                                                       25-26
                       Strategies for Achieving Targets
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
          E.1          Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                          59-60, 276-278
                       Responsibility for Sustainable Finance Implementation
         E.2           Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                          100-106
                       Competency Development Related to Sustainable Finance
         E.3           Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                    107-109, 278-279
                       Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
         E.4           Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                             61-63
                       Stakeholder Relations
         E.5           Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                           22-24
                       Challenges in Implementing Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
          F.1          Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                          57-59
                       Activities in Building a Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
          F.2          Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau                127, 301, 338
                       Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                       Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolio, Financing
                       Targets, or Investment, Revenue, and Profit and Loss
          F.3          Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan,                     129-131, 302     375
                       atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan
                       Keuangan Berkelanjutan
                       Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolio, Financing
                                                                                                                                     2025 Sustainability Report




                       Targets, or Investments in Financial Instruments or Projects Aligned with
                       Sustainable Finance
Page 376
                                                                                                                                                          Lampiran
                                                                                                                                                          Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan            Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI              Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics      SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index              SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                                    Pengungkapan                                                       Halaman
                                                                                      Disclosure                                                        Page

                               Kinerja Lingkungan Hidup
                               Environmental Performance
                                           F.4                Biaya Lingkungan Hidup                                                              275-276, 299, 313
                                                              Environmental Cost
                               Aspek Material
                               Material Aspects
                                           F.5                Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                             257-259, 305
                                                              Use of Environmentally Friendly Materials
                               Aspek Energi
                               Energy Aspects
                                           F.6                Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                         255-257, 309-310
                                                              Total and Intensity of Energy Used
                                           F.7                Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan              255-257, 309-310
                                                              Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
                               Aspek Air
                               Water Aspects
                                           F.8                Penggunaan Air                                                                        260-262, 307
                                                              Water Usage
                               Aspek Keanekaragaman Hayati
                               Biodiversity Aspects
                                           F.9                Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah                         266-276
                                                              Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
                                                              Impact from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas
                                                              or Have Biodiversity
                                          F.10                Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                   266-276
                                                              Biodiversity Conservation Efforts
                               Aspek Emisi
                               Emission Aspects
                                           F.11               Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                    289-295, 310-312
                                                              Total Emissions and Emissions Intensity Generated by Type
                                          F.12                Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                    292-295
                                                              Emissions Reduction Efforts and Achievements
                               Aspek Limbah dan Efluen
                               Waste and Effluent Aspects
                                          F.13                Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                               263-266
                                                              Total Waste and Effluent Generated by Type
                                          F.14                Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                            262-266, 306-307
                                                              Waste and Effluent Management Mechanism
                                          F.15                Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)                                                        263, 266
                                                              Spills (if any)
                               Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                               Environmental-Related Complaints Aspects

376                                       F.16                Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan                       117-118, 275-276,
                                                              Diselesaikan                                                                              312-313
                                                              Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
  Laporan Keberlanjutan 2025




                               Kinerja Sosial
                               Social Performance
                                          F.17                Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara                     162
                                                              kepada Konsumen
                                                              Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to
                                                              Provide Equal Services for Products and/or Services to Customers
Page 377
                                                                                                       PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                      Indeks TCFD                        Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
 SASB Index                       TCFD Index                         Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                Pengungkapan                                                           Halaman
                                                  Disclosure                                                            Page

Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
            F.18        Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                 174-177, 185
                        Equal Employment Opportunity
            F.19        Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                          182
                        Child Labor and Forced Labor
            F.20        Upah Minimum Regional                                                                             183
                        Regional Minimum Wage
            F.21        Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                         192-206
                        Decent and Safe Working Environment
            F.22        Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan                                             170-174, 330-332
                        Employee Capability Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
            F.23        Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                                   218-239, 251
                        Impact of Operations on Surrounding Communities
            F.24        Pengaduan Masyarakat                                                                       113-115, 215, 315
                        Community Complaints
            F.25        Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                             217-245, 339
                        Environmental Social Responsibility Activities (TJSL)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on the Development of Sustainable Finance Products and/or Services
            F.26        Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                  254, 150-155
                        Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
            F.27        Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                    156-160
                        Safety Evaluated Products/Services for Customers
            F.28        Dampak Produk/Jasa                                                                              156-160
                        Impact of Products/Services
            F.29        Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                              156-160
                        Number of Products Recalled
            F.30        Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan                             165-167, 337
                        Berkelanjutan
                        Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-lain
Others
            G.1         Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)                                         34-35, 382
                        Written Verification from Independent Party (if any)
            G.2         Lembar Umpan Balik                                                                                388
                        Feedback Sheet
            G.3         Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                              35
                        Response Towards Feedback on Previous Year's Sustainability Report
            G.4         Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/                           33, 374
                        POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                                        377
                        Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
                        List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number
                        51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for
                                                                                                                                       2025 Sustainability Report




                        Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
Page 378
                                                                                                                                                                     Lampiran
                                                                                                                                                                     Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan                Tautan TPB dalam Standar GRI          Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics          SDGs Linkage in the GRI Standards     GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Indeks Sustainability Accounting
                               Standards (SASB) untuk Kimia
                               Sustainability Accounting Standards (SASB) for Chemicals Index



                                         Topik                                                                  Pengungkapan                                       Halaman
                                                                     SASB
                                         Topic                                                                    Disclosure                                        Page

                                Emisi Gas Rumah               RT-CH-110a.1         Emisi global Cakupan 1 bruto, persentase yang tercakup dalam                     310-311
                                Kaca                                               peraturan pembatasan emisi
                                Greenhouse Gas                                     Gross global Scope 1 emissions, percentage covered under
                                Emissions                                          emissions-limiting regulation
                                                             RT-CH-110a.2          Diskusi mengenai strategi atau rencana jangka panjang dan jangka                292-294
                                                                                   pendek untuk mengelola emisi Cakupan 1, target pengurangan
                                                                                   emisi, dan analisis kinerja terhadap target tersebut
                                                                                   Discussion of long term and short term strategy or plan to manage
                                                                                   Scope 1 emissions, emissions reduction targets, and an analysis of
                                                                                   performance against those targets
                                Kualitas Udara                RT-CH-120a.1         Emisi udara dari polutan berikut ini: (1) NOx (tidak termasuk N2O),                312
                                Air Quality                                        (2) SOx, (3) senyawa organik yang mudah menguap (VOC), dan (4)
                                                                                   polutan udara berbahaya (HAP)
                                                                                   Air emissions of the following pollutants: (1) NOx (excluding N2O), (2)
                                                                                   SOx, (3) volatile organic compounds (VOCs), and (4) hazardous air
                                                                                   pollutants (HAPs)
                                Pengelolaan Energi            RT-CH-130a.1         (1) Total energi yang dikonsumsi, (2) persentase listrik jaringan, (3)       255-257, 309
                                Energy                                             persentase energi terbarukan, dan (4) total energi yang dihasilkan
                                Management                                         sendiri
                                                                                   (1) Total energy consumed, (2) percentage grid electricity, (3)
                                                                                   percentage renewable, (4) total self-generated energy
                                Pengelolaan Air               RT-CH-140a.1         (1) Total air yang diambil, (2) total air yang dikonsumsi, persentase        261, 262, 307
                                Water Management                                   masing-masing di wilayah dengan Tekanan Air Dasar Tinggi atau
                                                                                   Sangat Tinggi
                                                                                   (1) Total water withdrawn, (2) total water consumed, percentage of
                                                                                   each in regions with High or Extremely High Baseline Water Stress
                                                             RT-CH-140a.2          Jumlah insiden ketidakpatuhan yang terkait dengan izin, standar,                   262
                                                                                   dan peraturan kualitas air
                                                                                   Number of incidents of non-compliance associated with water
                                                                                   quality permits, standards, and regulations
                                                             RT-CH-140a.3          Deskripsi risiko pengelolaan air dan diskusi tentang strategi dan                  261
                                                                                   praktik untuk memitigasi risiko tersebut
                                                                                   Description of water management risks and discussion of strategies
                                                                                   and practices to mitigate those risks
                                Pengelolaan                   RT-CH-150a.1         Jumlah limbah bahan beracun dan berbahaya yang dihasilkan,                      305-306
                                Limbah Bahan                                       persentase yang didaur ulang
                                Beracun dan                                        Amount of hazardous waste generated, percentage recycled
                                Berbahaya
                                Hazardous Waste
                                Management
378
                                Hubungan dengan               RT-CH-210a.1         Diskusi tentang proses pelibatan untuk mengelola risiko dan                      214-216
                                Masyarakat                                         peluang yang terkait dengan kepentingan masyarakat
                                Community                                          Discussion of engagement processes to manage risks and
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                Relations                                          opportunities associated with community interests
Page 379
                                                                                                        PT Pupuk Indonesia (Persero)



 Indeks SASB                     Indeks TCFD                         Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
 SASB Index                      TCFD Index                          Independent Assurance Statement      Feedback Form




       Topik                                                       Pengungkapan                                          Halaman
                          SASB
       Topic                                                         Disclosure                                           Page

Kesehatan dan          RT-CH-320a.1   (1) Total tingkat insiden yang dapat dicatat (TRIR) dan (2) tingkat                 205, 335
Keselamatan                           kematian untuk (a) karyawan langsung dan (b) karyawan kontrak
Tenaga Kerja                          (1) Total recordable incident rate (TRIR) and (2) fatality rate for (a)
Workforce Health                      direct employees and (b) contract employees
and Safety
                       RT-CH-320a.2   Deskripsi upaya untuk menilai, memantau, dan mengurangi paparan                      196-197
                                      karyawan dan pekerja kontrak terhadap risiko kesehatan jangka
                                      panjang (kronis)
                                      Description of efforts to assess, monitor, and reduce exposure of
                                      employees and contract workers to long-term (chronic) health risks
Desain Produk          RT-CH-410a.1   Pendapatan dari produk yang dirancang untuk efisiensi sumber                             131
untuk Efisiensi Fase                  daya yang digunakan
Penggunaan                            Revenue from products designed for use phase resource efficiency
Product Design
for Use-Phase
Efficiency
Keamanan dan           RT-CH-410b.1   (1) Persentase produk yang mengandung Sistem Harmonisasi                               259
Pengelolaan                           Global untuk Klasifikasi dan Pelabelan Bahan Kimia (GHS) Kategori 1
Lingkungan Bahan                      dan 2 untuk Bahan Berbahaya bagi Kesehatan dan Lingkungan, (2)
Kimia                                 persentase produk yang telah menjalani penilaian bahaya
Safety and                            (1) Percentage of products that contain Globally Harmonized System
Environmental                         of Classification and Labelling of Chemicals (GHS) Category 1 and 2
Stewardship of                        Health and Environmental Hazardous Substances, (2) percentage of
Chemicals                             such products that have undergone a hazard assessment
                       RT-CH-410b.2   Diskusi tentang strategi untuk (1) mengelola bahan kimia yang                       258-259
                                      menjadi perhatian dan (2) mengembangkan alternatif dengan
                                      dampak yang lebih kecil terhadap manusia dan lingkungan
                                      Discussion of strategy to (1) manage chemicals of concern and (2)
                                      develop alternatives with reduced human and/or environmental
                                      impact
Organisme yang         RT-CH-410c.1   Persentase produk berdasarkan pendapatan yang mengandung                               130
Dimodifikasi secara                   organisme yang dimodifikasi secara genetik (GMOs)
Genetik                               Percentage of products by revenue that contain genetically
Genetically                           modified organisms (GMOs)
Modified
Organisms
Manajemen Hukum        RT-CH-530a.1   Diskusi posisi perusahaan yang terkait dengan peraturan                                  119
dan Peraturan                         pemerintah atau proposal kebijakan yang membahas faktor
Lingkungan                            lingkungan dan sosial yang mempengaruhi industri
Management                            Discussion of corporate positions related to government regulations
of The Legal                          and/or policy proposals that address environmental and social
and Regulatory                        factors affecting the industry
Environment
Keselamatan            RT-CH-540a.1   Jumlah Insiden Keselamatan Proses (PSIC), Tingkat Insiden Total                        205
Operasional,                          Keselamatan Proses (PSTIR), dan Tingkat Keparahan Insiden
Kesiapsiagaan dan                     Keselamatan Proses (PSISR)
Tanggap Darurat                       Process Safety Incidents Count (PSIC), Process Safety Total Incident
Operational                           Rate (PSTIR), and Process Safety Incident Severity Rate (PSISR)
                                                                                                                                       379
Safety, Emergency      RT-CH-540a.2   Jumlah insiden transportasi                                                            335
Preparedness and                      Number of transport incidents
Response
                                                                                                                                       2025 Sustainability Report




Metrik Aktivitas       RT-CH-000.A    Produksi berdasarkan segmen yang wajib dilaporkan                                        131
Activity Metrics                      Production by reportable segment
Page 380
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan          Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                 Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics    SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                 SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Index TCFD
                               TCFD Index



                                                                                                 Pengungkapan                                                Halaman
                                    TCFD
                                                                                                   Disclosure                                                 Page

                               Tata Kelola | Governance
                                       G1            Mengungkapkan peran dewan organisasi dalam mengawasi risiko dan peluang terkait                         277, 278
                                                     perubahan iklim
                                                     Describe the board’s oversight of climate-related risks and opportunities.
                                      G2             Mengungkapkan peran manajemen dalam menilai dan mengelola risiko dan peluang terkait                    276-278
                                                     perubahan iklim
                                                     Describe management’s role in assessing and managing climate-related risks and
                                                     opportunities.
                               Strategi | Strategy
                                       S1            Mengungkapkan risiko dan peluang terkait perubahan iklim yang diidentifikasi oleh                       280-285
                                                     organisasi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang
                                                     Describe the climate-related risks and opportunities the organization has identified over the
                                                     short, medium, and long term
                                      S2             Mengungkapkan dampak risiko dan peluang terkait perubahan iklim terhadap bisnis, strategi,              280-285
                                                     dan perencanaan keuangan organisasi
                                                     Describe the impact of climate-related risks and opportunities on the organization’s
                                                     businesses, strategy, and financial planning
                                       S3            Mengungkapkan ketahanan strategi organisasi dengan mempertimbangkan berbagai                            280-285
                                                     skenario terkait perubahan iklim, termasuk skenario 2°C atau lebih rendah
                                                     Describe the resilience of the organization’s strategy, taking into consideration different
                                                     climate-related scenarios, including a 2°C or lower scenario
                               Pengelolaan Risiko | Risk Management
                                       R1            Menjelaskan proses organisasi dalam mengidentifikasi dan menilai risiko terkait perubahan                  278
                                                     iklim
                                                     Describe the organization’s processes for identifying and assessing climate-related risks
                                      R2             Menjelaskan proses organisasi dalam mengelola risiko terkait perubahan iklim                               278
                                                     Describe the organization’s processes for managing climate-related risks
                                      R3             Menjelaskan cara pengintegrasian proses identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko                    278
                                                     terkait perubahan iklim ke dalam seluruh pengelolaan risiko organisasi
                                                     Describe how processes for identifying, assessing, and managing climate-related risks are
                                                     integrated into the organization’s overall risk management
                               Metrik dan Target | Metrics and Targets
                                       M1            Mengungkapkan metrik yang digunakan organisasi untuk menilai risiko dan peluang terkait                    285
                                                     perubahan iklim yang sejalan dengan proses strategi dan pengelolaan risiko perusahaan
                                                     Disclose the metrics used by the organization to assess climate-related risks and
                                                     opportunities in line with its strategy and risk management process
                                      M2             Mengungkapkan emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1, Cakupan 2, dan jika diperlukan,                     289-295
                                                     Cakupan 3, beserta risiko terkaitnya
                                                     Disclose Scope 1, Scope 2, and, if appropriate, Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions,
                                                     and the related risks
380                                   M3             Menjelaskan target yang digunakan organisasi untuk mengelola risiko dan peluang terkait                    286
                                                     perubahan iklim dan kinerja terhadap target ini
                                                     Describe the targets used by the organization to manage climate-related risks and
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                     opportunities and performance against targets
Page 381
                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB   Indeks TCFD                     Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index    TCFD Index                      Independent Assurance Statement     Feedback Form




                       Halaman ini sengaja dikosongkan
                       This page is intentionally left blank




                                                                                                               381
                                                                                                               2025 Sustainability Report
Page 382
                                                                                                                                                               Lampiran
                                                                                                                                                               Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan         Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI                     Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics   SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index                     SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Independent Assurance Statement                                                          [GRI 2-5] [OJK G.1]




                                                                                 INDEPENDENT ASSURANCE STATEMENT

                                                                                         PT Pupuk Indonesia (Persero)
                                                                                           Sustainability Report 2025
                                                                                        Statement No: 06/IAS/CBC/V/2025
                                                                                             Type 2, Moderate Level




                                                  Scope of Engagement in Assurance
                                                  CBC Global Indonesia (“CBC Global Indonesia”, “us” or “we”) were commissioned by PT
                                                  Pupuk Indonesia (Persero) (“PTPI”) with the objective to provide assurance of PTPI’s 2025
                                                  Sustainability Report (the “Report”) in relation with accordance to GRI Standards and the
                                                  adherence to AA1000 Accountability Principles (2018) with assurance over the Subject Matter
                                                  presented in the Report, for the period from 1st January 2025 to 31st December 2025. This
                                                  statement is intended to be used by stakeholders & management of PTPI.

                                                  The scope and limitation of our work is restricted to the following areas:
                                                   1. Subject Matters
                                                     - Indirect Economic Impact
                                                     - Energy
                                                     - Water and effluents
                                                     - Emission
                                                     - Waste
                                                     - Occupational Health and Safety
                                                     - Local Communities

                                                  2. AA1000 Principles (2018)
                                                     Our assurance engagement was planned and performed to meet the requirements of a
                                                     Type 2 “moderate level” of assurance as defined by AA1000 Assurance Standard
                                                     (AA1000AS) v3 to evaluate the nature and extent of PTPI’s adherence to the four AA1000
                                                     AccountAbility Principles (2018): Inclusivity, Materiality, Responsiveness and Impact.
                                                     Sufficient appropriate evidence has been obtained to support our conclusion. This
                                                     reduces the risk of error, but does not reduce it to a very low level or to zero.

                                                  We have not performed any work, nor do we express any conclusion, on information other
                                                  than the Subject Matter included within the scope of our assurance engagement that may be
                                                  presented in the Report. We have assumed that the financial data and figures provided by
                                                  PTPI have been audited by independent parties. Accordingly, the presentation of financial
                                                  data and figures in the Report is not within the scope of this assurance engagement. The
                                                  verification of greenhouse gas emissions was conducted based on the methodology applied
                                                  by PTPI. Our assurance procedures included reviewing the underlying activity data and
382                                               performing sample-based recalculations. No additional external verification standard was
                                                  applied in relation to the emissions data.
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 383
                                                                                                PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB                    Indeks TCFD                    Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index                     TCFD Index                     Independent Assurance Statement     Feedback Form




        Responsibilities of the Management of PTPI
        The Management of PTPI is responsible for the preparation and fair presentation of the
        Subject Matter in accordance with the Reporting Criteria. This responsibility includes
        designing, implementing, and maintaining appropriate internal controls to ensure that the
        Subject Matter information is free from material misstatement, whether arising from fraud or
        error. Management is also responsible for ensuring that the data and information subject to
        assurance are not edited, amended, or otherwise altered following the completion of the
        assurance engagement.

        Responsibilities, Competencies and Independency of CBC Global Indonesia
        Our responsibility is to conduct the assurance engagement in accordance with the agreed
        scope and criteria, and to express an independent conclusion based on the procedures
        performed. We plan and perform our work to obtain a moderate level of assurance that the
        Subject Matter information is free from material misstatement.

        The engagement was carried out by a team of qualified sustainability assurance professionals
        with appropriate knowledge, skills, and experience in sustainability reporting, non-financial
        data verification, and assurance methodologies. At least one member of the team holds the
        Certified Sustainability Assurance Practitioner (CSAP) credential issued by AccountAbility.

        CBC Global Indonesia is bounded by rules of conduct and professional practice relating to
        independence           and       quality      overseen       by      AccountAbility       (www.
        accountability.org/standards/licensing/ AA1000 as licensed-providers) and has established
        policies and procedures that are designed to ensure that our team maintain independence and
        integrity. We had no financial interest in the operation of PTPI other than for the assessment
        and assurance of this report. We don’t accept or assume responsibility (legal or otherwise) or
        accept liability for or in connection with any other purpose for which it may be used, or to any
        person by whom the independent assurance opinion statement may be read.

        Methodology
        We conduct the following assurance procedures and activities:
           • Pre-engagement to ensure the independence and impartiality of the assurance team.
           • Kick-off meeting and initial analysis of the report draft.
           • Review, assess and evidence the reliability and quality of sustainability performance and
              disclosed information as specified in the Report content for the reporting period of
              1st of January up to 31st of December 2025.
           • Evaluate the adherence of report content, disclosure and presentation against the
              agreed criteria.
           • Conduct in-depth interview with the representatives of the relevant functions/divisions of
              PTPI.
           • Obtained an understanding of how material topics are identified, how responses to these
              topics are managed, and how material impacts are monitored and measured, including
                                                                                                                               383
              stakeholder engagement. It also includes understanding how information and data are
              collected, compiled, and aggregated internally.
           • Performed limited substantive testing, on a sample basis, of the sustainability
                                                                                                                               2025 Sustainability Report




              information identified, to verify the assumptions, estimations and computations PTPI
              made and to check that data had been appropriately measured, recorded, collated and
              reported.
Page 384
                                                                                                                                                    Lampiran
                                                                                                                                                    Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan           Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI        Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics     SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index        SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                       •     Compare the subject matter presented in the report to corresponding information in the
                                                             relevant underlying sources on a sample basis.
                                                       •     Discuss and analysis data and reports with management of PTPI and data contributor
                                                             to determine whether there are any material misstatement of fact or material
                                                             inconsistencies based on our understanding obtained as part of our assurance
                                                             engagement.

                                                  Finding and Conclusions
                                                  Based on the assurance procedures performed and the evidence obtained, a detailed review
                                                  against the agreed criteria is presented below:

                                                  INCLUSIVITY
                                                  PTPI has identified its stakeholders as those who can affect or are affected by the Company’s
                                                  operations. Stakeholder engagement activities have been conducted periodically, using
                                                  approaches tailored to the specific characteristics of each stakeholder group to ensure
                                                  effective participation. In line with its organizational context, PTPI also extends its
                                                  engagement to farmers as end-users of its products, recognizing their relevance within the
                                                  value chain. These engagement processes are designed to capture and understand
                                                  stakeholders’ concerns, expectations, and perspectives regarding PTPI’s operational
                                                  activities. Furthermore, in determining material topics, PTPI has involved both internal and
                                                  external stakeholder groups in assessing the significance of impacts as well as associated
                                                  risks. This inclusive approach supports a more balanced and representative identification of
                                                  material issues, reflecting the interests and priorities of key stakeholders.

                                                  MATERIALITY
                                                  PTPI has identified its material topics with the support of an external consultant to ensure a
                                                  structured and robust approach. The process began with a comprehensive review of relevant
                                                  standards and global frameworks applicable to PTPI’s industry, alongside consideration of
                                                  topics emphasized by recognized rating agencies. This initial step enabled PTPI to establish a
                                                  long list of potentially relevant sustainability topics aligned with industry expectations and best
                                                  practices. Subsequently, the identified topics were evaluated to determine their level of
                                                  significance, considering both outward impacts on the economy, environment, and society, as
                                                  well as inward risks and opportunities that may affect PTPI’s business continuity and
                                                  performance. This assessment involved the active participation of both internal and external
                                                  stakeholders, ensuring that diverse perspectives were incorporated into the evaluation.
                                                  Through this process, PTPI established a set of material topics that reflect its most significant
                                                  impacts and risks, providing a balanced and comprehensive basis for its sustainability reporting
                                                  and strategic decision-making.

                                                  RESPONSIVENESS
                                                  PTPI has demonstrated its responsiveness by integrating sustainability considerations into its
384                                               overall business strategy, as reflected in its Long-Term Corporate Plan (RJPP) 2025–2029,
                                                  which was approved on 10 October 2024. This plan incorporates the identified material topics,
                                                  including occupational health and safety, climate, and corporate social responsibility, ensuring
  Laporan Keberlanjutan 2025




                                                  that key sustainability priorities are embedded within the Company’s strategic direction. To
                                                  support effective implementation, PTPI has established an ESG Team led by a Director, with
                                                  clear roles and responsibilities to ensure that sustainability strategies are executed, monitored,
Page 385
                                                                                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB                     Indeks TCFD                     Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index                      TCFD Index                      Independent Assurance Statement     Feedback Form




         and regularly evaluated for their effectiveness. In addition, ESG-related key performance
         indicators (KPIs) have been integrated into the performance metrics of governance bodies,
         reinforcing accountability at the organizational level. In response to the global issue of climate
         change, PTPI has also integrated climate-related risks into its enterprise risk management
         framework. Furthermore, the Company has developed a decarbonization roadmap, supported
         by defined metrics and targets, which is aligned with relevant government programs. These
         initiatives demonstrate PTPI’s commitment to proactively addressing sustainability challenges
         and continuously enhancing its performance.

         IMPACT
         PTPI has implemented a series of initiatives across environmental, social, and governance
         aspects, aligned with its strategy to achieve established targets and manage its key impacts.
         These efforts demonstrate a structured approach to translating commitments into measurable
         actions. From an environmental perspective, PTPI has advanced its water management
         practices, with more than 50% of its total water consumption sourced from alternative supplies.
         In response to climate-related challenges, the Company continues to strengthen its energy
         efficiency initiatives through the implementation of an energy management system, while
         progressively increasing the use of renewable energy, particularly solar power, complemented
         by the purchase of Renewable Energy Certificates (RECs). On the social front, PTPI continues
         to enhance its community empowerment initiatives through the Tani Maju Makmur Sejahtera
         (TAJUMASE) program. This program extends beyond economic development to also address
         social and environmental aspects, reflecting a more holistic approach to stakeholder impact. In
         addition, to improve occupational health and safety performance, PTPI has strengthened its
         management practices across the value chain by standardizing contractor control policies
         through the implementation of a Contractor Safety Management System (CSMS) across its
         subsidiaries, particularly within higher-risk manufacturing operations. Overall, these initiatives
         indicate PTPI’s commitment to actively managing and improving its environmental and social
         impacts in line with its sustainability objectives.

         GRI STANDARDS
         The disclosures in the Report are in accordance with the GRI Standards, consistent with PTPI’s
         claim regarding the preparation of the Report. The disclosures of management approach for
         each material topic in general are fairly disclosed. The Management of PTPI has applied the
         principles for defining the report’s quality (balance, comparability, accuracy, timeliness, clarity,
         and reliability) and the principles for defining the report’s content (stakeholder inclusiveness,
         sustainability context, materiality, and completeness) and supporting documents were
         adequately presented during the assurance.

         Opinion Statement
         Our professional and certified team of sustainability report assurer has assured this report in
         accordance with AA1000AS v3. We believe that the evidence we have obtained is sufficient
         and appropriate to provide a basis for our conclusion, nothing has come to our attention that
         causes us to believe that the subject matter in the Report for the period from 1 January 2025                           385
         to 31 December 2025 are materially misstated. The Report provides a fair representation in
         accordance with the agreed criteria.
                                                                                                                                 2025 Sustainability Report
Page 386
                                                                                                                                                  Lampiran
                                                                                                                                                  Attachment


                               Metrik Kinerja Keberlanjutan         Tautan TPB dalam Standar GRI        Indeks Konten GRI        Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                               Sustainability Performance Metrics   SDGs Linkage in the GRI Standards   GRI Content Index        SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                  Conclusion & Recommendations
                                                   • Enhancement of Materiality Determination Process
                                                     PTPI may consider further refining its materiality determination process by providing
                                                     stakeholders with opportunities to contribute not only to the assessment of the significance
                                                     of impacts and risks, but also to share qualitative inputs on the specific issues that matter
                                                     most to them. In addition, PTPI could systematically evaluate insights gathered from
                                                     stakeholder engagement activities conducted throughout the reporting period and
                                                     incorporate these as key inputs into the materiality assessment. Incorporating these
                                                     stakeholder-driven inputs alongside the existing review of relevant ESG standards and
                                                     frameworks would support a more holistic and comprehensive determination of material
                                                     topics.

                                                    • Alignment of Energy Efficiency and Emissions Reduction Targets
                                                      In responding to climate-related risks, PTPI has demonstrated a strong commitment by
                                                      establishing a decarbonization roadmap extending to 2050, supported by defined
                                                      emissions reduction targets derived from national commitments. These targets have been
                                                      translated into annual targets and embedded within the Company’s long-term planning
                                                      documents (RJP), including initiatives such as energy efficiency, green energy adoption,
                                                      and fuel switching across its subsidiaries. Building on this strong foundation, PTPI may
                                                      consider further enhancing the linkage between its energy efficiency targets and emissions
                                                      reduction targets, particularly where different baseline years are applied. While the use of
                                                      different baselines is understandable, strengthening the alignment between these targets
                                                      would help ensure that energy efficiency initiatives consistently support the achievement
                                                      of overall emissions reduction objectives within an integrated framework. This approach
                                                      would provide greater clarity on the contribution of energy efficiency improvements to
                                                      emissions reduction outcomes, while also supporting the effective implementation of the
                                                      ISO 50001 energy management system in achieving the Company’s broader
                                                      decarbonization goals.

                                                    • Establishment of Waste Management Targets
                                                      PTPI has demonstrated a strong commitment to environmental management, as reflected
                                                      in the establishment of various targets related to water, energy, and emissions. Building
                                                      on this foundation, PTPI may consider setting specific targets for waste management in
                                                      the future. While regulatory requirements may not yet mandate such targets, their adoption
                                                      would reflect a commitment that goes beyond compliance. PTPI has already implemented
                                                      a number of initiatives aimed at reducing waste generation. Formalizing these efforts
                                                      through measurable targets would further strengthen its approach. These targets do not
                                                      need to be immediately ambitious, such as achieving zero waste to landfill, but could begin
                                                      with incremental steps, such as increasing recycling rates or promoting reuse practices.
                                                      Such an approach would support continuous improvement while remaining practical and
                                                      achievable.

386
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 387
                                                                                               PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB                    Indeks TCFD                   Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index                     TCFD Index                    Independent Assurance Statement     Feedback Form




          • Enhancement of Sustainability Reporting as a Communication Tool
            PTPI may further enhance its sustainability reporting as an effective communication tool
            for its stakeholders. As a key medium of communication, the sustainability report should
            provide balanced and informative disclosures that reflect not only compliance with
            reporting requirements but also meaningful insights into the Company’s performance and
            challenges. To strengthen transparency, PTPI is encouraged to provide additional relevant
            information beyond minimum disclosure requirements. For example, in the case of fatalities
            occurring during the reporting period, PTPI could elaborate on the actions taken to prevent
            recurrence, demonstrating its commitment to continuous improvement in occupational
            health and safety. Similarly, for other key issues such as indigenous peoples’ rights, PTPI
            may consider providing contextual explanations regarding its potential impacts on
            indigenous communities. This would help clarify the significance of disclosures, including
            statements on the absence of violations, and reinforce PTPI’s commitment to responsible
            and accountable operations.




        For and on behalf of:
        Jakarta, May 11th, 2026




        Dr. Erna Lovita, SE., MSi., Ak., CA., CSRS., CSRA
        Engagement Leader

        Certified Sustainability Reporting Specialist No. S-UB3-1407-305
        Certified Sustainability Reporting Assurer No. A-UB1-1506-146




                                                                                                                              387

        PT CBC Global Indonesia
        The Icon Horizon Broadway Blok M.5 No.3 BSD City, Tangerang, Indonesia 15345
                                                                                                                              2025 Sustainability Report




        Tel: (62)(21) 87780058
        Email: services@cbcglobalindonesia.com
Page 388
                                                                                                                                                             Lampiran
                                                                                                                                                             Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan         Tautan TPB dalam Standar GRI           Indeks Konten GRI               Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics   SDGs Linkage in the GRI Standards      GRI Content Index               SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                               Lembar Umpan Balik                                      [OJK G.2]

                               Feedback Sheet



                               Profil Anda (Mohon diisi bila berkenan)
                               Your Profile (Please fill in if you wish)

                               Nama                                                                Institusi/Perusahaan
                               Name:                                                               Institution/Company:
                                                                                                   Telepon
                               Email:                                                              Telephone:



                               Golongan Pemangku Kepentingan
                               Groups of Stakeholders

                                          Pemegang saham/investor                            Serikat Pekerja                    Organisasi Masyarakat/NGO
                                          Shareholders/Investor                              Union Labor                        Community Organizations / NGOs

                                          Pelanggan                                          Media                              Pemerintah/OJK
                                          Customer                                           Media                              Government / OJK

                                          Pegawai                                            Pemasok                            Organisasi Bisnis
                                          Employees                                          Suppliers                          Business Organizations



                               Bagaimana penilaian Anda mengenai penulisan laporan ini:
                               How do you feel about the writing of this report:

                                                                             Tidak Setuju           Kurang Setuju       Tidak Tahu        Setuju         Sangat Setuju
                                                                          Strongly Disagree           Disagree            Neutral         Agree          Strongly Agree
                                Laporan ini mudah dimengerti
                                This report is easy to understand
                                Laporan ini bermanfaat
                                This report is useful
                                Laporan ini sudah menggambarkan
                                kinerja Perusahaan dalam
                                membangun usaha berkelanjutan
                                This report describes the
                                performance of Financial Services
                                Institutions in sustainable
                                development




388
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 389
                                                                                                      PT Pupuk Indonesia (Persero)



  Indeks SASB                       Indeks TCFD                    Independent Assurance Statement      Lembar Umpan Balik
  SASB Index                        TCFD Index                     Independent Assurance Statement      Feedback Form




Bagaimana penilaian Anda mengenai tingkat materialitas topik-topik di bawah:
How do you assess the materiality level of the topics below?

                                           Tidak Penting   Kurang Penting       Tidak tahu            Penting        Sangat Penting
                                           Not Important   Less Important      Do Not Know           Important       Very Important
 Strategi Perubahan Iklim
 Climate Change Strategy
 Energi
 Energy
 Praktik Ketenagakerjaan
 Employment Practices
 Pengelolaan Sumber Daya Manusia
 Human Resource Management
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
 Occupational Health and Safety
 Hubungan dan Dampak terhadap
 Masyarakat
 Community Relations and Impact
 Limbah dan Pencemar
 Waste and Pollution
 Air
 Water
 Tanggung Jawab Produk
 Product Responsibility
 Etika Bisnis
 Business Ethics
 Kebijakan dan Pengelolaan
 Lingkungan
 Environmental Policy and
 Management
 Manajemen Rantai Pasok
 Supply Chain Management
 Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity
 Kinerja Ekonomi
 Economic Performance
 Tata Kelola Perusahaan
 Corporate Governance
 Transparansi dan Pelaporan
 Transparency and Reporting
 Keamanan Informasi, Keamanan
 Siber, dan Keandalan Sistem
 Information Security, Cybersecurity,
 and System Reliability
 Hubungan dengan Pelanggan
 Customer Relations                                                                                                                   389
 Strategi Perpajakan
 Tax Strategy
                                                                                                                                      2025 Sustainability Report




 Hak Asasi Manusia
 Human Rights
Page 390
                                                                                                                                                         Lampiran
                                                                                                                                                         Attachment


                                Metrik Kinerja Keberlanjutan         Tautan TPB dalam Standar GRI           Indeks Konten GRI           Indeks SEOJK No.16/SEOJK.04/2021
                                Sustainability Performance Metrics   SDGs Linkage in the GRI Standards      GRI Content Index           SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 Index




                                                                              Tidak Penting        Kurang Penting        Tidak tahu    Penting      Sangat Penting
                                                                              Not Important        Less Important       Do Not Know   Important     Very Important
                                Manajemen Risiko dan Krisis
                                Risk and Crisis Management
                                Keterlibatan dalam Kebijakan Publik
                                Public Policy Engagement
                                Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                Indirect Economic Impacts




                               Mohon berikan saran, usul, atau komentar Anda atas laporan ini:
                               Please provide your suggestions, inputs or comments on this report:




                               Contact Point [GRI 2-3]

                               Jika terdapat pertanyaan mengenai laporan ini atau isi dari laporan ini, pembaca dapat menghubungi:
                               If you have any questions about this report or its contents, you can contact:



                                  PT Pupuk Indonesia (Persero)
                                  Kantor Pusat                                                            +62 21 53654900
                                  Jl. Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya
                                  Jakarta 11480                                                           +62 21 5482455, 5480607

                                                                                                          info@pupuk-indonesia.com

                                                                                                          http://www.pupuk-indonesia.com

                                                                                                          informasi (bebas pulsa): 0800-100-800-1




390
  Laporan Keberlanjutan 2025
Page 391
                                                              PT Pupuk Indonesia (Persero)



Indeks SASB   Indeks TCFD   Independent Assurance Statement     Lembar Umpan Balik
SASB Index    TCFD Index    Independent Assurance Statement     Feedback Form




                                                                                             391
                                                                                             2025 Sustainability Report
Page 392
2025                 Laporan Keberlanjutan
                     Sustainability Report




PT Pupuk Indonesia (Persero)

Kantor Pusat Head Office
Jalan Taman Anggrek, Kemanggisan Jaya,
Jakarta 11480, Indonesia

Telepon (Hunting) +62 21 536 53654900        Email: info@pupuk-indonesia.com
Faksimile +62 21 5482455, 5480607            Website: http://www.pupuk-indonesia.com




Layanan Informasi
0800-100-800-1 (Toll Free)

File

File Open PDF
Source IDX
Size18.99 MB
Published3 Jun 2026
Pages392
Characters1,976,454
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 122 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Rahmad Pribadi · Direktur Utama p.23 ×5
linked org PT Mutuagung Lestari p.79 ×3
linked person Iwan Sumule · Komisaris p.90
linked person Nurul Ichwan · Komisaris p.91
possible org PT Pupuk Indonesia (Persero) p.1 ×75
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.38 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.46
possible org International · Member p.81
possible person Sudaryono · Komisaris p.89 ×2
possible person Suwandi · Komisaris p.91
possible org BUMN. · Komisaris p.95
unresolved person Sambutan · Komisaris Utama p.8 ×4
unresolved person Amid · Komisaris p.21
unresolved org PT Pupuk (Persero) p.21 ×2
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.31
unresolved org Pengendalian Lingkungan Hidup p.31
unresolved org Ministry of Environment p.31
unresolved org Financial Services Authority p.33
unresolved org PT CBC Global Indonesia p.34 ×6
unresolved org Milik Negara p.38 ×6
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.38
unresolved org PT Pupuk Kalimantan Timur p.38 ×5
unresolved org PT Pupuk Kujang p.38 ×8
unresolved org PT Petrokimia Gresik p.38 ×16
unresolved org PT Pupuk Iskandar Muda p.38 ×9
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja Palembang p.38 ×4
unresolved org PT BKI p.38 ×4
unresolved org PT DAM p.38 ×5
unresolved org PT Pupuk Iskandar Muda Lhokseumawe p.42
unresolved org PT Rekayasa Industri Jakarta Selatan p.42
unresolved org PT Pupuk Indonesia Niaga Jakarta Selatan p.42
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Palembang p.42
unresolved org PT Pupuk Kujang Karawang p.42
unresolved org PT Petrokimia Gresik Gresik p.42
unresolved org PT Pupuk Kalimantan Timur Bontang p.43
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) p.44 ×24
unresolved org PT ASEAN Aceh Fertilizer p.44 ×2
unresolved org PT Pupuk Iskandar p.44 ×2
unresolved org PT Rekayasa Industri p.44 ×10
unresolved org PT Muda p.44
unresolved org PT Mega Eltra. p.44 ×4
unresolved org PT Pupuk Indonesia Utilitas p.45 ×3
unresolved org PT Rekayasa p.45
unresolved org PT Pupuk Indonesia Niaga p.46 ×3
unresolved person Ir. James Simandjuntak p.47
unresolved org PT Petrokimia Gresik. Pupuk p.49
unresolved org PT Petrokimia Gresik. It p.49
unresolved org Menteri p.57
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER- p.57
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.60
unresolved — SVP · Corporate Secretary p.60
unresolved — memberikan masukan pada produk; p.61 ×2
unresolved — • Pengaruh para konsumen p.61
unresolved org PT TUV Nord p.77 ×6
unresolved org PT Sucofindo p.77 ×7
unresolved org PT TUV SUD p.77 ×4
unresolved org PT SGS INDONESIA p.78 ×2
unresolved org PT TUV Rheinland p.78 ×6
unresolved org PT Pupuk Kujang Cikampek p.79 ×10
unresolved org Minister of Manpower Management System p.79
unresolved org Internasional · Anggota p.81
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.85 ×4
unresolved org Minister of State-Owned Nomor PER- p.85 ×2
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER- p.88
unresolved org Minister of SOEs No. PER- p.88
unresolved org Menteri Negara p.89
unresolved org Minister of Usaha Milik Negara No. PER- p.89
unresolved person Laki-laki · Komisaris p.89 ×13
unresolved org Menteri Pertanian Indonesia Utama p.89
unresolved org Minister of Agriculture p.89
unresolved person Irfan Ahmad · Komisaris p.90
unresolved org PT Fatijja Fauzi p.90
unresolved org PT Fatijja p.90
unresolved person Rachlan S. · Komisaris p.90
unresolved org PT Pegasus Performance p.90
unresolved org PT Pegasus Galang Mineral p.90
unresolved person Chrisna Deva · Komisaris p.90
unresolved org PT Global Arrow Priyapratama p.90
unresolved org PT Kaltim Nitrat Performance p.90
unresolved org PT Global Arrow p.90
unresolved org PT Kaltim Nitrat Indonesia p.90
unresolved person Male · Commissioner p.90 ×7
unresolved org Kementerian Non- p.91
unresolved org Independent p.91
unresolved org Ministry of Investment and Downstreaming p.91
unresolved person Yovie · Komisaris p.91
unresolved org Kementerian Pertanian p.91
unresolved person Dadan · Komisaris p.91
unresolved — Kelamin · Executive/ p.93
unresolved — Gender · Non- p.93
unresolved person Rahmad · Direktur Utama p.93
unresolved person Dwi Satriyo · Direktur p.93 ×2
unresolved person Wono Budi · Direktur p.93
unresolved person Tina T. Kemala · Direktur p.93
unresolved person Robby · Direktur p.93
unresolved person Jamsaton · Direktur p.93
unresolved person Ninis Kesuma · Direktur p.93
unresolved person Tri Wahyudi · Direktur p.93
unresolved org Minister of State-Owned PER- p.94
unresolved person Meanwhile · Direktur p.94
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik p.95
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises No. PER- dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik p.95
unresolved org Menteri BUMN. p.95
unresolved org Minister of SOEs. p.95 ×2
unresolved person Performance Evaluation Criteria · Komisaris p.98
unresolved person Sharing · Komisaris Utama p.100 ×2
unresolved person Conference · Direktur Utama p.103
unresolved org PT Pupuk Korupsi p.103
unresolved org PT Pupuk Annurogo p.103
unresolved — Annurogo · Director of p.103
unresolved org Directorate General of Taxes p.133
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.133
unresolved org Minister of Manpower Regulation p.193 ×2
unresolved org Menteri Perindustrian Republik Indonesia p.193
unresolved org Minister of Industry p.193
unresolved org Departemen K p.195 ×2
unresolved org Departemen Komunikasi p.276
unresolved org Departemen Lingkungan Hidup p.276
unresolved org Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan p.276

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result