Back to announcement
20240821_BOLA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31707313_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review BOLASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 77
Page 1
LAPORAN PENILAIAN SAHAM
No. 00020/2.0120-01/BS/10/0364/1/VI/2024
PT RAHASIA GADIS NUSANTARA
Oleh
KJPP Herman Meirizki dan Rekan
Certified Business and Property Appraisers
Page 2
RINGKASAN EKSEKUTIF
No. 00020/2.0120-01/BS/10/0364/1/VI/2024 Tangerang Selatan, 25 Juni 2024
Kepada Yth.
Direksi PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Jalan Mahendradata No. 75
Pemecutan Kaja, Denpasar Utara,
Denpasar, Bali-80118
Perihal: Laporan Penilaian Saham PT Rahasia Gadis Nusantara
Dengan hormat,
Sesuai penugasan dari PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk (“BOLA”) kepada KJPP Herman Meirizki
dan Rekan (“HMR”), sebagaimana tertuang dalam Surat Perjanjian Kerja Nomor
013/SPK/KJPP-HMR/B/VI/2024 tanggal 05 Juni 2024, Penilai telah melakukan penilaian saham
secara independen atas entitas Perusahaan:
PT RAHASIA GADIS NUSANTARA
Maksud dari penilaian ini adalah mendapatkan opini nilai pasar kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia
Gadis Nusantara (“RGN” atau “Perusahaan”) untuk tujuan transaksi jual beli. Penilaian ini memiliki
batasan bahwa asumsi-asumsi yang mendasari analisis penilaian terpenuhi.
Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dalam penilaian ini adalah:
Nama : PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Bidang Usaha : Industri Olahraga
Alamat : Jalan Mahendradata No. 75, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar,
Bali - 80118
Telepon : (0361) 8947048
Faksimili :-
Email : corporate.secretary@baliutd.com
Pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
1. Nama : PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Bidang Usaha : Industri Olahraga
Alamat : Jalan Mahendradata No. 75, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar,
Bali - 80118
Telepon : (0361) 8947048
Faksimili :-
Email : corporate.secretary@baliutd.com
i
Page 3
2. Nama : PT Rahasia Gadis Nusantara
Bidang Usaha : Perdagangan dan Jasa
Alamat : Gedung Bali United Lantai 3, Jalan Panjang No. 29, Kedoya Selatan, Kebon
Jeruk, Jakarta Barat, Indonesia
Telepon : 0882-9628-0991
Faksimili :-
Email : info@rahasiagadis.com
Status Penilai
Penilai yaitu Herman Ruslim merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.13.00364 sebagai Wakil
Pemimpin Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120 dan telah
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan Nomor
STTD.PB-18/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 08 Mei 2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri
Keuangan Non-Bank dengan Nomor 041/NB.122/STTD-P/2017 tanggal 23 Maret 2017, domisili Kota
Tangerang Selatan dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. Penilai menyatakan bahwa status adalah
sebagai Penilai Independen.
KJPP HMR dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak memihak. Penilai tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan subyek dan atau obyek penilaian. Penilai memiliki
kompetensi untuk melakukan penilaian. Dalam melakukan penilaian saham ini, HMR tidak
menggunakan bantuan tenaga ahli lainnya.
Penilaian saham sesuai dengan:
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi
VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK No.
17/SEOJK.04/2020”).
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penilaian ini adalah mendapatkan opini nilai pasar atas kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia
Gadis Nusantara (“RGN” atau “Perusahaan”) untuk tujuan transaksi jual beli saham.
Penilaian saham ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini
telah memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, KEPI & SPI Edisi VII Tahun dan Edisi
Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
(MAPPI).
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara.
Catatan :
*) Objek penilaian tersebut tidak sedang dikerjakan oleh Penilai Publik dari KJPP lain dengan tujuan yang sama dan tanggal
penilaian yang berdekatan yang juga ditunjuk oleh Pemberi Tugas.
ii
Page 4
Dasar Nilai dan Definisi Nilai
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian saham ini adalah Nilai Pasar.
Definisi nilai pasar menurut POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 14 adalah estimasi sejumlah uang
yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian (cut-off date) yang digunakan dalam laporan penilaian ini adalah 31 Desember 2023.
Mata Uang yang digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian ini adalah Rupiah (Rp).
Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam penilaian ini, terdapat beberapa tingkat kedalaman investigasi yaitu:
1. Penilaian kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara terbatas pada dokumen dan
informasi yang diberikan. Kebenaran, kehandalan, keakuratan dokumen, dan informasi tersebut
sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemberi tugas dan manajemen PT Rahasia Gadis
Nusantara. Kondisi-kondisi tidak wajar yang tersembunyi atas Perusahaan dan aset Perusahaan
yang dapat memberi pengaruh terhadap nilai saham tidak menjadi tanggung jawab HMR. Bila
terdapat pembatasan ataupun terdapat informasi material yang tidak diungkapkan yang dapat
berdampak material terhadap kesimpulan penilaian, maka Penilai tidak berkewajiban untuk
memperbaharui hasil penilaian;
2. Pemilihan metode penilaian telah sesuai dengan perikatan pekerjaan dan jangka waktu pekerjaan.
Perubahan data atau informasi setelah laporan penilaian ini diterbitkan yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian secara material bukan menjadi tanggung jawab HMR dan Penilai tidak berkewajiban
untuk memperbaharui hasil penilaian;
3. Kami tidak melakukan due diligence ataupun penelaahan terhadap aspek hukum dan aspek
perpajakan Perusahaan.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan
kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer opinion;
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang Penilai Bisnis peroleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya;
4. Penilaian menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty);
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
disesuaikan;
6. Laporan penilaian bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perusahaan;
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas;
9. Penilai Bisnis mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian;
iii
Page 5
10. Laporan penilaian bisnis disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-
peraturan yang secara umum berlaku pada tanggal penilaian, sehingga apabila terjadi perubahan
yang signifikan setelah tanggal penilaian maka hasil penilaian akan mengalami perubahan;
11. Penelaahan terhadap data dilakukan untuk mendapatkan informasi yang memadai dalam proses
penilaian;
12. Penilai Bisnis tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum PT Rahasia
Gadis Nusantara;
13. Dalam penilaian ini kami tidak melakukan penyelidikan atas persoalan-persoalan hukum
sehubungan dengan kepemilikan aset maupun liabilitas PT Rahasia Gadis Nusantara dan kami
tidak bertanggung jawab atas hal-hal tersebut. Penilaian dilakukan dengan asumsi bahwa
Perusahaan berada dalam kondisi bebas dari masalah hukum;
14. Laporan penilaian disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis dalam laporan serta
ditujukan terbatas kepada Pemberi Tugas dimaksud;
15. Laporan penilaian baik seluruhnya maupun sebagian, tidak diperkenankan dipakai sebagai rujukan
dalam dokumen-dokumen atau surat-surat edaran oleh pihak-pihak lain selain pemberi tugas dan
pengguna laporan dimaksud tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan secara tertulis dari
Penilai Bisnis;
16. Penilaian berlaku terbatas pada tanggal penilaian yang tertera di dalam laporan. Penilai tidak
bertanggung jawab atas perubahan nilai yang disebabkan oleh perubahan-perubahan yang terjadi
setelah tanggal penilaian;
17. Penilaian termasuk pendekatan dan metode yang digunakan memiliki batasan yaitu terpenuhinya
asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian.
Asumsi dan Asumsi Khusus
Dalam penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara, terdapat asumsi umum dan khusus yang
digunakan, yaitu:
Asumsi Umum
• Jumlah hari dalam 1 tahun adalah 365 hari;
• Asumsi tarif pajak yang digunakan adalah 22%;
• Asumsi umum lain terkait kondisi perekonomian dan makro ekonomi seperti nilai tukar Rupiah
terhadap mata uang asing, inflasi, dan sebagainya secara umum diasumsikan stabil.
Asumsi Khusus
• PT Rahasia Gadis Nusantara diasumsikan akan berjalan terus menerus (going concern) dan tidak
berniat melakukan likuidasi atau mengurangi skala usahanya dimasa yang akan datang.
PT Rahasia Gadis Nusantara diasumsikan free dan clear serta dalam kondisi bebas dari segala
tuntutan, sengketa, dan halangan;
• Laporan keuangan historis PT Rahasia Gadis Nusantara bebas dari salah saji material. Apabila
terdapat kekeliruan dalam laporan keuangan historis, maka perlu dilakukan peninjauan kembali
atas penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara.
Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event )
Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent event).
Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan
Dalam penilaian ini, terdapat penggunaan informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian
dan tidak melakukan verifikasi data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi tugas dan
Penilai. Data-data tersebut adalah sebagai berikut:
1. Data-data yang diberikan oleh pemberi tugas;
2. Laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang diperoleh dari pemberi tugas;
iv
Page 6
3. Tingkat imbal hasil (yield) Surat Utang Negara bersumber dari PT Penilai Harga Efek Indonesia;
4. Country Risk Premium dan Country Default Spread bersumber dari Damodaran dengan data
diperbaharui tanggal 1 Januari 2024;
5. Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia bulan Desember 2023 bersumber dari Bank Indonesia;
6. Data-data yang bersumber dari Damodaran dengan data diperbaharui tanggal 5 Januari 2024;
7. Data-data yang bersumber dari wall street journal dan Bursa Efek Indonesia;
8. Data nilai tukar, inflasi, dan kurs yang bersumber dari Bank Indonesia;
9. Data lainnya bersumber dari lembaga pemerintahan;
10. Data yang diperoleh dari media elektronik, media cetak, dan data publikasi.
Pendekatan dan Metode Penilaian
Penilaian saham ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
diskonto arus kas dan pendekatan pasar dengan metode pembanding perusahaan tercatat di Bursa
Efek.
Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini Penilai berpedoman kepada:
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi
VII-2018), Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi
Penilai Indonesia (MAPPI);
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK No.
17/SEOJK.04/2020”).
Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan selain yang telah dinyatakan dalam
maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan kertas kerja penilaian ini oleh pihak selain dari pemberi
tugas dan pengguna laporan yang telah diidentifikasi sebelumnya harus sesuai dengan ijin dan
sepengetahuan dari Penilai. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di
masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan atas laporan penilaian bukan untuk
tujuan yang telah dinyatakan sebelumnya dan bukan oleh pihak yang telah diidentifikasi sebelumnya.
v
Page 7
Page 8
DAFTAR ISI
RINGKASAN EKSEKUTIF ................................................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................. x
DAFTAR GRAFIK .......................................................................................................................... xi
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................................... xi
DAFTAR ISTILAH ........................................................................................................................ xii
1. LINGKUP PENUGASAN............................................................................................................ 1
1.1. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan .......................................................... 1
1.2. Status Penilai ............................................................................................................. 1
1.3. Maksud dan Tujuan Penilaian...................................................................................... 2
1.4. Objek Penilaian .......................................................................................................... 2
1.5. Dasar Nilai dan Definisi Nilai ....................................................................................... 2
1.6. Tanggal Penilaian ....................................................................................................... 2
1.7. Mata Uang yang digunakan ........................................................................................ 2
1.8. Tingkat Kedalaman Investigasi .................................................................................... 2
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas ..................................................................................... 3
1.10. Asumsi dan Asumsi Khusus ......................................................................................... 4
1.11. Jenis Laporan ............................................................................................................ 4
1.12. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ................................... 4
1.13. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan ..................................................... 4
1.14. Premis Penilaian ......................................................................................................... 4
1.15. Pendekatan dan Metode Penilaian ............................................................................... 4
1.16. Independensi Penilai .................................................................................................. 5
1.17. Pedoman Penilaian ..................................................................................................... 5
1.18. Prosedur Pelaksanaan Penugasan ............................................................................... 5
1.19. Dokumen dan Sumber Informasi ................................................................................. 5
1.20. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi ........................................................................ 6
1.21. Hasil Pelaksanaan Inspeksi ......................................................................................... 6
1.22. Informasi Mengenai Pihak yang Diwawancarai ............................................................. 6
1.23. Dokumen Legalitas ..................................................................................................... 6
1.24. Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian ...................................................................... 6
1.25. Identifikasi Aset dan Liabilitas Non Operasional ............................................................ 6
1.26. Kelebihan atau Kekurangan Aset Operasional .............................................................. 7
1.27. Uraian Tenaga Ahli ..................................................................................................... 7
1.28. Uraian Penilai Properti ................................................................................................ 7
1.29. Ketentuan Undang-Undang Terkait Penilaian ............................................................... 7
1.30. Informasi Perpajakan ................................................................................................. 7
1.31. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham ............................................................. 7
1.32. Informasi Asuransi ..................................................................................................... 7
1.33. Keuntungan atau Kerugian Atas Kontrak Usaha............................................................ 7
1.34. Aset dan Liabilitas di Luar Neraca ................................................................................ 7
1.35. Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian ........................................ 8
1.36. Informasi Keuangan ................................................................................................... 8
1.37. Informasi Non Keuangan Relevan Lainnya ................................................................... 8
1.38. Perbandingan Kinerja Perusahaan dengan Tren Industri Sejenis ................................... 8
1.39. Tambahan Informasi Lainnya ...................................................................................... 8
2. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ........................................................................................... 9
vii
Page 9
2.1. Pendirian Perusahaan ................................................................................................. 9
2.2. Struktur Organisasi .................................................................................................... 9
2.3. Pemegang Saham ...................................................................................................... 9
2.4. Susunan Pengurus ................................................................................................... 10
2.5. Gambaran Usaha ..................................................................................................... 10
2.5.1. Kegiatan Usaha dan Informasi Operasional ................................................................ 10
2.5.2. Pemasok dan Pelanggan Kunci.................................................................................. 12
2.5.3. Pesaing dan Persaingan............................................................................................ 13
2.5.4. Risiko Usaha ............................................................................................................ 13
2.5.5. Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan .......................................................... 13
2.5.6. Analisis SWOT.......................................................................................................... 13
2.6. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat .......................................................................... 13
2.7. Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan ..................................................................... 14
2.8. Kinerja Keuangan ..................................................................................................... 14
2.8.1. Laporan Posisi Keuangan .......................................................................................... 14
2.8.2. Laporan Laba Rugi ................................................................................................... 15
2.8.3. Laporan Arus Kas ..................................................................................................... 16
2.8.4. Rasio Keuangan ....................................................................................................... 18
2.8.5. Informasi Keuangan Prospektif ................................................................................. 19
2.8.6. Perbandingan Laporan Keuangan (Common Size) ...................................................... 19
2.8.7. Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding (Common Size) ............... 20
2.8.8. Hasil Penjualan Produk atau Jasa Sebelumnya ........................................................... 21
2.8.9. Perbandingan Kinerja Saat Ini dan Historis ................................................................ 21
3. TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI .................................................................................... 22
3.1. Tinjauan Ekonomi .................................................................................................... 22
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) .................................................................... 22
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah.................................................................................................... 22
3.1.3. Suku Bunga ............................................................................................................. 23
3.1.4. Inflasi...................................................................................................................... 23
3.1.5. Latar Belakang Ekonomi ........................................................................................... 23
3.1.6. Pasar Geografis........................................................................................................ 24
3.1.7. Tinjauan Industri Sektor Digital ................................................................................. 25
4. METODOLOGI PENILAIAN .................................................................................................... 26
4.1. Metode Penyesuaian Aset Bersih ............................................................................... 26
4.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek ............................................. 26
4.3. Metode Diskonto Arus Kas ........................................................................................ 26
4.4. Pemilihan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian................................................ 27
5. PENILAIAN .......................................................................................................................... 28
5.1. Metode Diskonto Arus Kas ........................................................................................ 28
5.1.1. Proyeksi Laporan Laba Rugi ...................................................................................... 28
5.1.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan ............................................................................. 29
5.1.3. Proyeksi Laporan Arus Kas ........................................................................................ 30
5.1.4. Proyeksi Rasio Keuangan .......................................................................................... 31
5.1.5. Common Size Proyeksi Laporan Laba Rugi ................................................................. 31
5.1.6. Common Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan ........................................................ 32
5.1.7. Perhitungan Tingkat Biaya Ekuitas ............................................................................ 33
5.1.8. Perhitungan Beta Levered......................................................................................... 33
5.1.9. Weighted Average Cost of Capital (WACC) ................................................................. 34
5.1.10. Premi Kendali, DLOC, dan DLOM ............................................................................... 34
5.1.11. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas .................................................. 36
viii
Page 10
5.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek ............................................. 37
5.2.1. Analisis Komparasi Perusahaan Pembanding .............................................................. 37
5.2.2. Nilai Ekuitas dengan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek .............. 38
5.3. Rekonsiliasi Nilai ...................................................................................................... 39
5.4. Kesimpulan .............................................................................................................. 39
6. PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ................................................................................... 40
7. LAMPIRAN ........................................................................................................................... 41
8. REFERENSI.......................................................................................................................... 41
ix
Page 11
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Perbandingan Kinerja Perusahaan dengan Tren Industri Sejenis ....................................... 8
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham .......................................................................................... 10
Tabel 3. Pendapatan Sosial Media .............................................................................................. 11
Tabel 4. Pendapatan Festival ..................................................................................................... 12
Tabel 5. Laporan Posisi Keuangan .............................................................................................. 15
Tabel 6. Laporan Laba Rugi ....................................................................................................... 16
Tabel 7. Laporan Arus Kas ......................................................................................................... 17
Tabel 8. Rasio Keuangan ........................................................................................................... 18
Tabel 9. Common Size Laporan Posisi Keuangan ......................................................................... 19
Tabel 10. Common Size Laporan Laba Rugi .................................................................................. 20
Tabel 11. Common Size Laporan Laba Rugi Perusahaan Pembanding dengan RGN ......................... 20
Tabel 12. Common Size Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Pembanding dengan RGN ................ 20
Tabel 13. Perbandingan Kinerja Saat Ini dan Historis .................................................................... 21
Tabel 14. Proyeksi Laporan Laba Rugi .......................................................................................... 28
Tabel 15. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan ................................................................................. 29
Tabel 16. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih ......................................................................... 30
Tabel 17. Proyeksi Laporan Arus Kas ............................................................................................ 30
Tabel 18. Proyeksi Rasio Keuangan .............................................................................................. 31
Tabel 19. Common Size Proyeksi Laporan Laba Rugi ..................................................................... 31
Tabel 20. Common Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan ............................................................ 32
Tabel 21. Perhitungan Tingkat Biaya Ekuitas................................................................................. 33
Tabel 22. Beta Levered ............................................................................................................... 34
Tabel 23. WACC .......................................................................................................................... 34
Tabel 24. Faktor Penentu Premi Kendali ....................................................................................... 34
Tabel 25. Range Premi Kendali, DLOC, dan DLOM......................................................................... 35
Tabel 26. Basis Penentuan DLOM ................................................................................................. 35
Tabel 27. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas ....................................................... 36
Tabel 28. Perusahaan Pembanding .............................................................................................. 37
Tabel 29. Analisis Komparasi Perusahaan Pembanding .................................................................. 37
Tabel 30. Analisis Perusahaan Pembanding................................................................................... 38
Tabel 31. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek ........... 38
Tabel 32. Rekonsiliasi Nilai .......................................................................................................... 39
x
Page 12
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. Pendapatan Historis ....................................................................................................... 21
Grafik 2. IHSG Tahun 2019-2023 ................................................................................................. 22
Grafik 3. Nilai Tukar Rupiah Tahun 2019-2023 .............................................................................. 22
Grafik 4. Inflasi Desember Tahun 2019-2023 ................................................................................ 23
Grafik 5. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2019-2023 ........................................................ 24
Grafik 6. Platform Sosial Media di Indonesia ................................................................................. 25
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Struktur Organisasi ....................................................................................................... 9
Gambar 2. Sosial Media Perusahaan ............................................................................................. 10
Gambar 3. Aset Tak Berwujud Perusahaan ................................................................................... 11
xi
Page 13
DAFTAR ISTILAH
BOLA : PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Perusahaan : PT Rahasia Gadis Nusantara
RGN : PT Rahasia Gadis Nusantara
OJK : Otoritas Jasa Keuangan
POJK : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
KEPI : Kode Etik Penilai Indonesia
SPI : Standar Penilaian Indonesia
MAPPI : Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
Tanggal penilaian : Tanggal pada saat nilai, hasil penilaian, atau perhitungan manfaat
ekonomi dinyatakan (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 9)
Kelangsungan usaha : Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi atau
dalam konstruksi, atau suatu premis dalam penilaian, dimana Penilai
Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus melanjutkan
operasinya secara berkelanjutan (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1
Poin 30)
Pendekatan aset : Pendekatan penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek
penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset
dan liabilitas menjadi nilai pasar sesuai dengan premis nilai yang
digunakan dalam penilaian bisnis (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1
Poin 17)
Pendekatan pasar : Pendekatan penilaian dengan cara membandingkan objek penilaian
dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia
informasi harga transaksi atau penawaran (POJK No.
35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 18)
Pendekatan pendapatan : Pendekatan penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis
atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek
penilaian dengan tingkat diskonto tertentu (POJK No.
35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 19)
Metode pembanding : Menggunakan informasi dari pembanding aset yang diperdagangkan
perdagangan tercatat di di bursa yang sama atau sejenis dengan aset yang dinilai untuk
Bursa mendapatkan indikasi nilai (SPI Edisi VII Tahun 2018-SPI 106-3.6)
Metode diskonto arus kas : Arus kas yang diproyeksikan didiskontokan kembali ke tanggal
penilaian, menghasilkan nilai kini dari aset (SPI Edisi VII Tahun 2018-
SPI 106-3.4)
Arus kas bersih untuk : Laba bersih setelah pajak, ditambah dengan depresiasi dan komponen
ekuitas bukan kas lainnya, dikurangi atau ditambah perubahan modal kerja,
dikurangi pengeluaran barang modal (capital expenditure), dikurangi/
ditambah perubahan pokok pinjaman (SPI Edisi VII Tahun 2018-SPI
330-3.2)
Arus kas bersih untuk : Laba bersih setelah pajak, ditambah dengan depresiasi dan komponen
perusahaan/ modal bukan kas lainnya, ditambah dengan pembayaran bunga bebas pajak,
investasi dikurangi atau ditambah perubahan modal kerja, dikurangi
pengeluaran barang modal (capital expenditure) (SPI Edisi VII Tahun
2018-SPI 330-3.3)
Biaya modal rata-rata : Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pelaku pasar yang ingin
tertimbang berinvestasi dengan menginvestasikannya dalam bentuk utang dan
ekuitas (SPI Edisi VII Tahun 2018-PPI 09-4.5.f.2)
xii
Page 14
Biaya ekuitas : Biaya ekuitas merepresentasikan tingkat pengembalian ekuitas yang
diharapkan oleh investor (SPI Edisi VII Tahun 2018-PPI 09-4.5.f.3)
Market Risk Premium (Rm) : Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar (SPI Edisi VII
Tahun 2018-PPI 09-4.5.f.3)
Equity Market Risk : Premi risiko di atas tingkat balikan bebas risiko yang diperoleh dari
Premium (Rm-Rf) portofolio yang terdiri dari seluruh aset di ‘pasar’ (SPI Edisi VII Tahun
2018-PPI 09-4.5.f.3)
Beta : Faktor beta, menjadi ukuran risiko sistematik (atau tidak
terdiversifikasi) dari aset tertentu relatif terhadap risiko portofolio
yang terdiri dari seluruh aset yang berisiko (SPI Edisi VII Tahun 2018-
PPI 09-4.5.f.3)
Tingkat diskonto : Tingkat imbal balik untuk mengkonversikan nilai di masa depan ke
nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan
ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan ekonomi (POJK No.
35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 35)
Nilai terminal : Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu tetap,
dimana arus kas yang diterapkan dapat menggunakan model ekuitas
atau modal investasi (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 37)
Premi pengendalian : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah
dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian
atas objek penilaian (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 31)
Diskon tanpa : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang
pengendalian dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat
pengendalian atas objek penilaian (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal
1 Poin 28)
Diskon likuiditas pasar : Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang
dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas
objek penilaian (POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 29)
Afiliasi : Adalah hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai
derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal; hubungan
antara pihak dengan pegawai, direktur, atau komisaris dari pihak
tersebut; hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat 1
(satu) atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris yang sama;
hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak
langsung, mengendalikan atau dikenalikan oleh perusahaan tersebut;
hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik
langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau
hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama (POJK No.
42/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 1)
BI : Bank Indonesia
xiii
Page 15
1. LINGKUP PENUGASAN
1.1. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dalam penilaian ini adalah:
Nama : PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Bidang Usaha : Industri Olahraga
Alamat : Jalan Mahendradata No. 75, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar,
Bali - 80118
Telepon : (0361) 8947048
Faksimili :-
Email : corporate.secretary@baliutd.com
Pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
1. Nama : PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
Bidang Usaha : Industri Olahraga
Alamat : Jalan Mahendradata No. 75, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar,
Bali - 80118
Telepon : (0361) 8947048
Faksimili :-
Email : corporate.secretary@baliutd.com
2. Nama : PT Rahasia Gadis Nusantara
Bidang Usaha : Perdagangan dan Jasa
Alamat : Gedung Bali United Lantai 3, Jalan Panjang No. 29, Kedoya Selatan, Kebon
Jeruk, Jakarta Barat, Indonesia
Telepon : 0882-9628-0991
Faksimili :-
Email : info@rahasiagadis.com
1.2. Status Penilai
Penilai yaitu Herman Ruslim merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.13.00364 sebagai Wakil
Pemimpin Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120 dan telah
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan Nomor
STTD.PB-18/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 08 Mei 2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri
Keuangan Non-Bank dengan Nomor 041/NB.122/STTD-P/2017 tanggal 23 Maret 2017, domisili Kota
Tangerang Selatan dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia. Penilai menyatakan bahwa status adalah
sebagai Penilai Independen.
KJPP HMR dalam posisi untuk memberikan penilaian obyektif dan tidak memihak. Penilai tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan subyek dan atau obyek penilaian. Penilai memiliki
kompetensi untuk melakukan penilaian. Dalam melakukan penilaian saham ini, HMR tidak
menggunakan bantuan tenaga ahli lainnya.
Penilaian saham sesuai dengan:
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi
VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
1
Page 16
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK No.
17/SEOJK.04/2020”).
1.3. Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penilaian ini adalah mendapatkan opini nilai pasar atas kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia
Gadis Nusantara (“RGN” atau “Perusahaan”) untuk tujuan transaksi jual beli saham.
Penilaian saham ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam penilaian ini
telah memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, KEPI & SPI Edisi VII Tahun dan Edisi
Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
(MAPPI).
1.4. Objek Penilaian
Objek penilaian adalah kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara.
Catatan :
*) Objek penilaian tersebut tidak sedang dikerjakan oleh Penilai Publik dari KJPP lain dengan tujuan yang sama dan tanggal
penilaian yang berdekatan yang juga ditunjuk oleh Pemberi Tugas.
1.5. Dasar Nilai dan Definisi Nilai
Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian saham ini adalah Nilai Pasar.
Definisi nilai pasar menurut POJK No. 35/POJK.04/2020 Pasal 1 Poin 14 adalah estimasi sejumlah uang
yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas
ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.
1.6. Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian (cut-off date) yang digunakan dalam laporan penilaian ini adalah 31 Desember 2023.
1.7. Mata Uang yang digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian ini adalah Rupiah (Rp).
1.8. Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam penilaian ini, terdapat beberapa tingkat kedalaman investigasi yaitu:
1. Penilaian kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara terbatas pada dokumen dan
informasi yang diberikan. Kebenaran, kehandalan, keakuratan dokumen, dan informasi tersebut
sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemberi tugas dan manajemen PT Rahasia Gadis
Nusantara. Kondisi-kondisi tidak wajar yang tersembunyi atas Perusahaan dan aset Perusahaan
yang dapat memberi pengaruh terhadap nilai saham tidak menjadi tanggung jawab HMR. Bila
terdapat pembatasan ataupun terdapat informasi material yang tidak diungkapkan yang dapat
berdampak material terhadap kesimpulan penilaian, maka Penilai tidak berkewajiban untuk
memperbaharui hasil penilaian;
2. Pemilihan metode penilaian telah sesuai dengan perikatan pekerjaan dan jangka waktu pekerjaan.
Perubahan data atau informasi setelah laporan penilaian ini diterbitkan yang dapat mempengaruhi
2
Page 17
hasil penilaian secara material bukan menjadi tanggung jawab HMR dan Penilai tidak berkewajiban
untuk memperbaharui hasil penilaian;
3. Kami tidak melakukan due diligence ataupun penelaahan terhadap aspek hukum dan aspek
perpajakan Perusahaan.
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan
kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian yang dihasilkan oleh Penilai Bisnis bersifat non-disclaimer opinion;
2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang Penilai Bisnis peroleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
keakuratannya;
4. Penilaian menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty);
5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
disesuaikan;
6. Laporan penilaian bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perusahaan;
7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
8. Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas;
9. Penilai Bisnis mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian;
10. Laporan penilaian bisnis disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-
peraturan yang secara umum berlaku pada tanggal penilaian, sehingga apabila terjadi perubahan
yang signifikan setelah tanggal penilaian maka hasil penilaian akan mengalami perubahan;
11. Penelaahan terhadap data dilakukan untuk mendapatkan informasi yang memadai dalam proses
penilaian;
12. Penilai Bisnis tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum PT Rahasia
Gadis Nusantara;
13. Dalam penilaian ini kami tidak melakukan penyelidikan atas persoalan-persoalan hukum
sehubungan dengan kepemilikan aset maupun liabilitas PT Rahasia Gadis Nusantara dan kami
tidak bertanggung jawab atas hal-hal tersebut. Penilaian dilakukan dengan asumsi bahwa
Perusahaan berada dalam kondisi bebas dari masalah hukum;
14. Laporan penilaian disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis dalam laporan serta
ditujukan terbatas kepada Pemberi Tugas dimaksud;
15. Laporan penilaian baik seluruhnya maupun sebagian, tidak diperkenankan dipakai sebagai rujukan
dalam dokumen-dokumen atau surat-surat edaran oleh pihak-pihak lain selain pemberi tugas dan
pengguna laporan dimaksud tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan secara tertulis dari
Penilai Bisnis;
16. Penilaian berlaku terbatas pada tanggal penilaian yang tertera di dalam laporan. Penilai tidak
bertanggung jawab atas perubahan nilai yang disebabkan oleh perubahan-perubahan yang terjadi
setelah tanggal penilaian;
17. Penilaian termasuk pendekatan dan metode yang digunakan memiliki batasan yaitu terpenuhinya
asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian.
3
Page 18
1.10. Asumsi dan Asumsi Khusus
Dalam penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara, terdapat asumsi umum dan khusus yang
digunakan, yaitu:
Asumsi Umum
• Jumlah hari dalam 1 tahun adalah 365 hari;
• Asumsi tarif pajak yang digunakan adalah 22%;
• Asumsi umum lain terkait kondisi perekonomian dan makro ekonomi seperti nilai tukar Rupiah
terhadap mata uang asing, inflasi, dan sebagainya secara umum diasumsikan stabil.
Asumsi Khusus
• PT Rahasia Gadis Nusantara diasumsikan akan berjalan terus menerus (going concern) dan tidak
berniat melakukan likuidasi atau mengurangi skala usahanya dimasa yang akan datang. PT Rahasia
Gadis Nusantara diasumsikan free dan clear serta dalam kondisi bebas dari segala tuntutan,
sengketa, dan halangan;
• Laporan keuangan historis PT Rahasia Gadis Nusantara bebas dari salah saji material. Apabila
terdapat kekeliruan dalam laporan keuangan historis, maka perlu dilakukan peninjauan kembali atas
penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara.
1.11. Jenis Laporan
Jenis laporan penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara ini merupakan laporan penilaian terinci atau
komprehensif dan menggunakan Bahasa Indonesia.
1.12. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event )
Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent event).
1.13. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan
Dalam penilaian ini, terdapat penggunaan informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian
dan Penilai tidak melakukan verifikasi data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi
tugas dan Penilai. Data-data tersebut adalah sebagai berikut:
1. Data-data yang diberikan oleh pemberi tugas;
2. Laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang diperoleh dari pemberi tugas;
3. Tingkat imbal hasil (yield) Surat Utang Negara bersumber dari PT Penilai Harga Efek Indonesia;
4. Country Risk Premium dan Country Default Spread bersumber dari Damodaran dengan data
diperbaharui tanggal 1 Januari 2024;
5. Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia bulan Desember 2023 bersumber dari Bank Indonesia;
6. Data-data yang bersumber dari Damodaran dengan data diperbaharui tanggal 5 Januari 2024;
7. Data-data yang bersumber dari wall street journal dan Bursa Efek Indonesia;
8. Data nilai tukar, inflasi, dan kurs yang bersumber dari Bank Indonesia;
9. Data lainnya bersumber dari lembaga pemerintahan;
10. Data yang diperoleh dari media elektronik, media cetak, dan data publikasi.
1.14. Premis Penilaian
Penilai telah melakukan penilaian atas saham PT Rahasia Gadis Nusantara dengan premis penilaian
bahwa Perusahaan beroperasi secara berkelanjutan atau “going concern”.
1.15. Pendekatan dan Metode Penilaian
Penilaian saham ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
diskonto arus kas dan pendekatan pasar dengan metode pembanding perusahaan tercatat di Bursa
Efek.
4
Page 19
1.16. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian saham ini Penilai telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dengan penugasan.
Penilai juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
Laporan penilaian saham ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
pihak manapun. Imbalan yang Penilai terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh hasil penilaian yang
dihasilkan.
1.17. Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini Penilai berpedoman kepada:
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI
Edisi VII-2018), Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330 yang dikeluarkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK No.
17/SEOJK.04/2020”).
1.18. Prosedur Pelaksanaan Penugasan
Penugasan penilaian ini akan dilakukan dengan prosedur sebagai berikut:
1. Pengumpulan data awal;
2. Identifikasi masalah;
3. Analisis data;
4. Penetapan nilai saham Perusahaan dan penyampaian draft laporan penilaian saham;
5. Penyusunan laporan penilaian saham.
1.19. Dokumen dan Sumber Informasi
Dalam melakukan penilaian ini Penilai mengacu kepada data-data sebagai berikut:
1. Akta pendirian, Nomor Induk Berusaha, dan legalitas Perusahaan lainnya;
2. Company profile PT Rahasia Gadis Nusantara;
3. Analisis SWOT PT Rahasia Gadis Nusantara;
4. Laporan keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2020 oleh Kantor Akuntan Publik
Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan Nomor 00387/2.1068/AU.1/10/1642-1/1/V/2021
tanggal 27 Mei 2021 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dan Akuntan Publik yang
bertanggung jawab adalah Bambang Subagyo, S.E., CPA. dengan Nomor Izin Akuntan Publik
AP.1642;
5. Laporan keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2021 oleh Kantor Akuntan Publik
Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan Nomor 0338/2.1068/AU.1/10/1642-2/1/IV/2022
tanggal 21 April 2022 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dan Akuntan Publik yang
bertanggung jawab adalah Bambang Subagyo, S.E., CPA. dengan Nomor Izin Akuntan Publik
AP.1642;
6. Laporan keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2022 oleh Kantor Akuntan Publik
Johan, Malonda, Mustika & Rekan Nomor 00147/2.0826/AU.1/10/0727-1/1/IV/2023 tanggal 29
April 2023 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dan Akuntan Publik yang
bertanggung jawab adalah H. Fuad Hasan, CPA., CA. dengan Nomor Izin Akuntan Publik AP.0727;
7. Laporan keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik
Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan Nomor 00526/2.1068/AU.1/10/1852-1/1/V/2024
tanggal 31 Mei 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material dan Akuntan Publik yang
5
Page 20
bertanggung jawab adalah Julio Jayawardhani, S.E., CPA. dengan Nomor Izin Akuntan Publik
AP.1852;
8. Proyeksi laporan keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember tahun 2024-2028;
9. Hasil inspeksi lapangan dan interview dengan pihak manajemen PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk
dan PT Kreasi Karya Bangsa;
10. Sumber informasi lain baik media cetak maupun elektronik yang mendukung;
11. Data lainnya dari pemberi tugas baik yang tertulis maupun tidak tertulis.
1.20. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan selain yang telah dinyatakan dalam
maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan kertas kerja penilaian ini oleh pihak selain dari pemberi
tugas dan pengguna laporan yang telah diidentifikasi sebelumnya harus sesuai dengan ijin dan
sepengetahuan dari Penilai. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di
masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan atas laporan penilaian bukan untuk
tujuan yang telah dinyatakan sebelumnya dan bukan oleh pihak yang telah diidentifikasi sebelumnya.
1.21. Hasil Pelaksanaan Inspeksi
Inspeksi dilaksanakan pada tanggal 05 Juni 2024 berlokasi di PT Kreasi Karya Bangsa. Wawancara
dilakukan terhadap pihak Direktur PT Kreasi Karya Bangsa dan General Manager & Accounting serta
Accounting Manager PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk. Wawancara membahas terkait dengan bidang
usaha yang saat ini dijalankan oleh PT Rahasia Gadis Nusantara.
1.22. Informasi Mengenai Pihak yang Diwawancarai
Pihak yang diwawancarai dan mendampingi selama proses penilaian yaitu:
1. Ibu Lusiana Susanto Anindyarta sebagai General Manager & Accounting dan Internal Audit di
PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk dan Direktur di PT Kreasi Karya Bangsa;
2. Ibu Silvia Magdalena Simanjuntak sebagai Accounting Manager di PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk.
1.23. Dokumen Legalitas
Dokumen-dokumen legalitas terkait penilaian PT Rahasia Gadis Nusantara yaitu:
1. Akta pendirian PT Rahasia Gadis Nusantara oleh Henry Susanto, S.H., M.Kn. Nomor 7 tanggal 12
Oktober 2020;
2. Surat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
0052631.AH.01.01.TAHUN.2020 tanggal 12 Oktober 2020;
3. Nomor Induk Berusaha (NIB) PT Rahasia Gadis Nusantara No. 0285010091025 tanggal 12 Oktober
2020;
4. Nomor Pokok Wajib Pajak No. 96.235.502.0-039.000 atas nama PT Rahasia Gadis Nusantara;
5. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) PT Rahasia Gadis Nusantara tanggal 12 Oktober 2020;
6. Surat Keterangan Terdaftar PT Rahasia Gadis Nusantara Nomor S-2789KT/WPJ.05/KP.1003/2020
tanggal 12 Oktober 2020;
7. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak PT Rahasia Gadis Nusantara
Nomor S-30PKP/WPJ.05/KP.1003/2022 tanggal 18 Februari 2022;
8. Company profile PT Rahasia Gadis Nusantara.
1.24. Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian
PT Rahasia Gadis Nusantara merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat diperjual-
belikan di pasar modal maka objek penilaian bersifat tidak likuid.
1.25. Identifikasi Aset dan Liabilitas Non Operasional
Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan bersumber dari laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis
Nusantara per 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang &
6
Page 21
Rekan Nomor 00526/2.1068/AU.1/10/1852-1/1/V/2024 tanggal 31 Mei 2024 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material dan Akuntan Publik yang bertanggung jawab adalah Julio Jayawardhani, S.E.,
CPA. dengan Nomor Izin Akuntan Publik AP.1852, PT Rahasia Gadis Nusantara memiliki aset non
operasional berupa kas dan setara kas sebesar Rp 3,04 miliar dan tidak memiliki liabilitas non
operasional. Pengaruhnya terhadap penilaian, aset non operasional akan ditambahkan dan kewajiban
non operasional akan menjadi pengurang pada perhitungan indikasi nilai ekuitas yang diperoleh dari
pendekatan pendapatan.
1.26. Kelebihan atau Kekurangan Aset Operasional
Tidak terdapat informasi atas kelebihan atau kekurangan terkait aset operasional yang tercatat dalam
laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 maupun dari pihak pemberi
tugas serta tidak terdapat pengaruh yang signifikan atas kelebihan atau kekurangan aset operasional
terhadap penilaian.
1.27. Uraian Tenaga Ahli
Dalam melakukan penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara kami tidak menggunakan tenaga ahli.
1.28. Uraian Penilai Properti
Dalam melakukan penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara kami tidak menggunakan tenaga ahli
penilai properti.
1.29. Ketentuan Undang-Undang Terkait Penilaian
Ketentuan Undang-Undang yang digunakan dalam penilaian ini adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang mengatur antara lain tarif pajak penghasilan
badan sebesar 22%.
1.30. Informasi Perpajakan
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang mengatur
antara lain tarif pajak penghasilan badan sebesar 22%.
1.31. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham
Tidak terdapat informasi kompensasi bagi pemegang saham yang dapat berdampak material terhadap
hasil penilaian.
1.32. Informasi Asuransi
Berdasarkan informasi dari manajemen PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk, asuransi yang digunakan adalah
BPJS ketenagakerjaan.
1.33. Keuntungan atau Kerugian Atas Kontrak Usaha
Berdasarkan informasi dari manajemen terdapat keuntungan jika melakukan kontrak usaha yaitu dapat
meningkatkan brand name Rahasia Gadis.
Tidak terdapat informasi mengenai kerugian atas kontrak usaha.
1.34. Aset dan Liabilitas di Luar Neraca
Berdasarkan keterangan dari manajemen Perusahaan, PT Rahasia Gadis Nusantara tidak memiliki aset
dan kewajiban di luar neraca.
7
Page 22
1.35. Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian
Objek penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara adalah sebesar 36,45% yang merupakan
kepemilikan pengendali.
1.36. Informasi Keuangan
Informasi keuangan historis Perusahaan diperoleh dari laporan keuangan audit yang berakhir per 31
Desember tahun 2020-2023 dengan rincian tercermin dalam poin 1.19. mengenai dokumen dan sumber
informasi.
1.37. Informasi Non Keuangan Relevan Lainnya
Tidak terdapat informasi non keuangan relevan lainnya selain yang termuat dalam laporan penilaian
saham ini.
1.38. Perbandingan Kinerja Perusahaan dengan Tren Industri Sejenis
Industri sejenis yang memiliki korelasi terhadap kegiatan operasional Perusahaan berdasarkan data
publikasi Damodaran adalah industri Advertising. Berikut adalah perbandingan kinerja Perusahaan
dengan tren industri sejenis:
Tabel 1. Perbandingan Kinerja Perusahaan dengan Tren Industri Sejenis
Peningkatan/
Rata-Rata Rasio Rata-Rata Rasio
(Penurunan)
No. Perusahaan Status Negara Lancar Tahun Marjin Laba Bersih
Pendapatan Tahun
2021-2023 Tahun 2021-2023
2021-2023 (CAGR)
1 PT Dyandra Media International, Tbk Pembanding Indonesia 53,53% 1,04x -2,59%
2 PT Era Media Sejahtera, Tbk Pembanding Indonesia 152,90% 4,52x 3,01%
3 PT Solusi Sinergi Digital, Tbk Pembanding Indonesia 6,01% 1,32x 10,76%
4 PT Fortune Indonesia, Tbk Pembanding Indonesia -4,88% 6,93x -3,81%
5 PUC Berhad Pembanding Malaysia 2,44% 3,95x -203,24%
6 Seni Jaya Corporation Berhad Pembanding Malaysia 131,17% 2,23x -47,80%
7 Far East Fame Line DDB PCL Pembanding Thailand 35,38% 1,58x 12,38%
8 Prakit Holdings PCL Pembanding Thailand -6,23% 1,69x 26,07%
Rata-rata 46,29% 2,91x -25,65%
Minimal -6,23% 1,04x -203,24%
Maksimal 152,90% 6,93x 26,07%
9 PT Rahasia Gadis Nusantara Target Indonesia 68,24% 13,15x 7,97%
Sumber: data olahan
Rata-rata pertumbuhan (penurunan) pendapatan dari 8 perusahaan dengan industri sejenis selama 3
tahun yaitu dari tahun 2021-2023 adalah sebesar 46,29% yang berkisar antara -6,23% sampai dengan
152,90%. Rata-rata pertumbuhan pendapatan PT Rahasia Gadis Nusantara masih berada dalam kisaran
perusahaan pembanding.
Rata-rata rasio lancar dari 8 perusahaan dengan industri sejenis selama 3 tahun yaitu dari tahun 2021-
2023 adalah sebesar 2,91 kali yang berkisar antara 1,04 kali sampai dengan 6,93 kali.
Rata-rata rasio marjin laba bersih dari 8 perusahaan dengan industri sejenis selama 3 tahun yaitu dari
tahun 2021-2023 adalah sebesar -25,65% yang berkisar antara -203,24% sampai dengan 26,07%.
Rata-rata rasio marjin laba bersih Perusahaan masih berada dalam kisaran perusahaan pembanding.
1.39. Tambahan Informasi Lainnya
Tidak terdapat tambahan informasi lainnya di luar hal yang telah diuraikan diatas.
8
Page 23
2. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1. Pendirian Perusahaan
PT Rahasia Gadis Nusantara didirikan berdasarkan Akta No. 7 tanggal 12 Oktober 2020 oleh Henry
Susanto, S.H., M.Kn., Notaris di Karawang. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0052631.AH.01.01.TAHUN.2020 tanggal 12 Oktober 2020.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa. Perusahaan berdomisili di Gedung Bali United Lantai 3,
Jalan Panjang No. 29, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Indonesia. Perusahaan mulai
beroperasi secara komersial sejak tahun 2020. Perusahaan merupakan entitas anak PT Kreasi Karya
Bangsa dengan kepemilikan tidak langsung dari PT Bali Bintang Sejahtera, Tbk.
2.2. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Perusahaan per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Gambar 1. Struktur Organisasi
Sumber: manajemen Perusahaan
2.3. Pemegang Saham
Rincian susunan Pemegang Saham Perusahaan per 31 Desember 2023 sesuai dengan Akta No. 7
tanggal 12 Oktober 2020 oleh Henry Susanto, S.H., M.Kn., Notaris di Karawang adalah sebagai berikut:
9
Page 24
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham
Jumlah Saham
Persentase Nilai
Ditempatkan dan
Pemegang Saham Kepemilikan Nominal Jumlah (Rp)
Disetor Penuh
(%) (Rp)
(lembar)
PT Kreasi Karya Bangsa 4.800 60,00 1.000.000 4.800.000.000
PT Modal Ventura YCAB 800 10,00 1.000.000 800.000.000
Putri Paramita Sudali 800 10,00 1.000.000 800.000.000
Andhikaputri Himawan 800 10,00 1.000.000 800.000.000
Adellene Odelia Putri Tanuri 560 7,00 1.000.000 560.000.000
Katherine Wianna 240 3,00 1.000.000 240.000.000
Jumlah 8.000 100,00 1.000.000 8.000.000.000
Sumber: Akta No. 7 tanggal 12 Oktober 2020 oleh Henry Susanto, S.H., M.Kn.
2.4. Susunan Pengurus
Rincian susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan per 31 Desember 2023 sesuai dengan Akta No. 7
tanggal 12 Oktober 2020 oleh Henry Susanto, S.H., M.Kn., Notaris di Karawang adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Putri Paramita Sudali
Dewan Direksi
Direktur Utama : Andhikaputri Himawan
Direktur : Adellene Odelia Putri Tanuri
Karyawan Kunci
Tidak terdapat informasi mengenai karyawan kunci Perusahaan.
2.5. Gambaran Usaha
2.5.1. Kegiatan Usaha dan Informasi Operasional
PT Rahasia Gadis Nusantara merupakan komunitas Perempuan terbesar di Indonesia yang memiliki
misi untuk mengembangkan dan mempererat komunitas Perempuan muda melalui edukasi tentang
pentingnya kesehatan mental, pengembangan diri, dan kecantikan luar dan dalam. Perusahaan
memiliki beberapa sosial media diantaranya Instagram, TikTok, Twitter, YouTube, dan Facebook
dengan total member yang terdaftar lebih dari 100.000 orang dan 5,5 juta pengikut dari seluruh sosial
media. Perusahaan memiliki platform berupa website www.rahasiagadis.com.
Gambar 2. Sosial Media Perusahaan
Sumber: com pany profile Perusahaan
10
Page 25
Gambar 3. Aset Tak Berwujud Perusahaan
Sumber: com pany profile Perusahaan
Sebagian besar sumber pendapatan Perusahaan terdiri atas pendapatan sosial media dan pendapatan
festival, dimana pendapatan sosial media merupakan pendapatan dari konten, pemasaran untuk
mempromosikan barang atau jasa melalui berbagai jenis media baik secara online maupun offline,
melakukan review, dan website. Sedangkan pendapatan festival merupakan pendapatan dari The Girl
Fest, RG Academy, dan RG Masterclass.
Tabel 3. Pendapatan Sosial Media
Sumber: com pany profile Perusahaan
Berikut merupakan penjelasan atas masing-masing sumber pendapatan Perusahaan:
• Original content: merupakan pendapatan Perusahaan atas postingan digital di media sosial RGN;
• Brand campaign: merupakan long partnership atas aktivitas Perusahaan di sosial media maupun
aktivitas offline Perusahaan yang sifatnya jangka panjang;
• Sampling & review: merupakan pendapatan Perusahaan atas review yang telah diberikan di sosial
media atas suatu brand dalam bentuk foto atau video;
• Website: merupakan pendapatan Perusahaan atas artikel yang diterbitkan di website atas suatu
brand;
• The Girl Fest: merupakan pendapatan atas kolaborasi antara Rahasia Gadis dan RANS Entertainment
atas aktivitas offline yang diselenggarakan activity seperti bazzar (fashion, beauty, personal care,
dan lainnya), kuliner, music performance, dan edukasi talkshow;
• RG Academy: merupakan pendapatanatas edukasi program ke sekolah sekolah atau kampus;
• RG Masterclass: merupakan pendapatan atas intimate event yang dilakukan dengan komunitas
Rahasia Gadis.
11
Page 26
Tabel 4. Pendapatan Festival
Sumber: com pany profile Perusahaan
2.5.2. Pemasok dan Pelanggan Kunci
Tidak terdapat informasi mengenai pemasok Perusahaan. Sedangkan untuk pelanggan kunci
Perusahaan antara lain:
No. Kosmetik No. Sosial Media No. Festival
1. TikTok Shop 1. PT Sayap Mas Utama 1. PT Jaringan Jasa Sukses
Bersama
2. Shopee 2. PT Wira Pamungkasi 2. Perada Swara
Pariwara Productions
3. Tokopedia 3. PT Global Digital Niaga, 3. PT Konimex
Tbk
4. Blibli 4. PT Clozette Interaktif 4. PT Wira Pamungkas
Indonesia Pariwara
5. PT Terra Klinik, dan 5. PT Smart Telecom, dan 5. PT Rans Entertainment
lainnya lainnya Indonesia, dan lainnya
12
Page 27
2.5.3. Pesaing dan Persaingan
Berdasarkan informasi dari manajemen, pesaing Perusahaan diantaranya:
• PT Dyandra Media International, Tbk;
• PT Era Media Sejahtera, Tbk;
• PT Solusi Sinergi Digital, Tbk.
2.5.4. Risiko Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PT Rahasia Gadis Nusantara tidak terlepas dari berbagai risiko
usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:
a. Risiko Cyber
Risiko cyber merupakan risiko yang disebabkan oleh inefektivitas dari pengamanan digital yang
memungkinkan sistem digital dan informasi didalamnya diretas dan tidak dapat beroperasi sesuai
dengan keinginan pemilik sistem.
b. Risiko cuaca
Risiko cuaca sangat penting bagi Perusahaan. Jika peristiwa el nino yang menyebabkan cuaca panas
terjadi secara terus menerus ataupun cuaca hujan maka akan berdampak pada festival yang
diadakan oleh Perusahaan.
c. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki kas yang cukup untuk
memenuhi liabilitasnya. Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen harus menjaga jumlah kas
minimum untuk membiayai operasional Perusahaan dan membayar utang yang akan jatuh tempo.
2.5.5. Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan
Strategi dan rencana masa depan Perusahaan saat ini adalah terus berfokus untuk mengembangkan
dan mempererat komunitas Perempuan muda melalui beberapa sosial media diantaranya Instagram,
TikTok, Twitter, YouTube, Facebook, website, dan festival yang diadakan.
2.5.6. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT dari PT Rahasia Gadis Nusantara:
(S) Strength /Kekuatan:
• Telah bekerjasama dengan beberapa public figure ternama;
• Didukung oleh finansial grup yang kuat.
(W) W eakness /Kelemahan:
• Perusahaan masih dalam kategori start-up karena baru berdiri di bulan Oktober tahun 2020.
(O) Opportunity /Peluang:
• Pangsa pasar yang luas karena pada saat ini, Perusahaan masih berfokus dengan target pasar
Perempuan muda;
• Masih banyak Perempuan yang belum bergabung dengan komunitas.
(T) Threat /Ancaman:
• Peretasan akun sosial media;
• Model bisnis yang rentan ditiru.
2.6. Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat
Jenis ekuitas objek penilaian adalah saham dengan hak yang sama. Semua saham yang dikeluarkan
oleh Perusahaan adalah saham biasa.
13
Page 28
2.7. Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan
Jenis produk atau jasa yang dihasilkan oleh Perusahaan adalah konten, pemasaran untuk
mempromosikan barang atau jasa melalui berbagai jenis media baik secara online maupun offline,
melakukan review dan festival yang diadakan.
2.8. Kinerja Keuangan
2.8.1. Laporan Posisi Keuangan
Aset
Total aset Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 8,66 miliar,
Rp 10,09 miliar, Rp 10,20 miliar, dan Rp 11,36 miliar. Total aset Perusahaan sebagian besar terdiri atas
kas, piutang usaha, dan aset tak berwujud-bersih.
Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 2,36
miliar, Rp 4,39 miliar, Rp 1,76 miliar, dan Rp 3,04 miliar dengan rasio kas per 31 Desember tahun 2020-
2023 masing-masing sebesar 4,46 kali, 17,08 kali, 6,49 kali, dan 0,92 kali.
Piutang Usaha
Piutang usaha Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 76 juta,
Rp 428 juta, Rp 1,20 miliar, dan Rp 3,59 miliar dengan hari piutang usaha per 31 Desember tahun
2020-2023 masing-masing sebesar 11 hari, 33 hari, 88 hari, dan 98 hari.
Persediaan
Persediaan Perusahaan per 31 Desember tahun 2022-2023 masing-masing sebesar Rp 521 juta dan
Rp 668 juta. Persediaan Perusahaan terdiri atas persediaan kosmetik dan lain-lain.
Aset Tak Berwujud-Bersih
Aset tak berwujud Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 5,33
miliar, Rp 4,48 miliar, Rp 5,96 miliar, dan Rp 3,27 miliar. Aset tak berwujud-bersih Perusahaan terdiri
atas akun sosial media dan hak merek.
Liabilitas
Total liabilitas Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 529 juta,
Rp 257 juta, Rp 272 juta, dan Rp 3,31 miliar. Liabilitas Perusahaan sebagian besar terdiri atas utang
usaha.
Utang Usaha
Utang usaha Perusahaan per 31 Desember 2021-2023 masing-masing sebesar Rp 58 juta, Rp 155 juta,
dan Rp 2,82 miliar dengan hari utang usaha per 31 Desember 2021-2023 masing-masing sebesar 261
hari, 68 hari, dan 716 hari.
Ekuitas
Total ekuitas Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar Rp 8,13 miliar,
Rp 9,84 miliar, Rp 9,93 miliar, dan Rp 8,05 miliar dengan modal saham per 31 Desember 2020-2023
masing-masing sebesar Rp 8 miliar.
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember tahun
2020-2023 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
14
Page 29
Tabel 5. Laporan Posisi Keuangan
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.359 4.394 1.762 3.037
Deposito - 125 - -
Piutang usaha 76 428 1.198 3.588
Piutang lain-lain 800 538 16 0,16
Persediaan - - 521 668
Pajak dibayar dimuka - - - 183
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 91 91 669 520
Total Aset Lancar 3.325 5.575 4.167 7.996
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 10 44 74 71
Aset tak berwujud-bersih 5.328 4.476 5.959 3.271
Aset pajak tangguhan - - - 24
Total Aset Tidak Lancar 5.338 4.520 6.032 3.367
TOTAL ASET 8.663 10.095 10.199 11.363
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - 58 155 2.825
Utang lain-lain 500 134 5 326
Utang pajak 4 41 111 34
Beban akrual 25 25 - 130
Total Liabilitas Jangka Pendek 529 257 271 3.314
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - - 1 -
Total Liabilitas Jangka Panjang - - 1 -
TOTAL LIABILITAS 529 257 272 3.314
EKUITAS
Modal saham 8.000 8.000 8.000 8.000
Saldo laba 135 1.838 1.926 49
TOTAL EKUITAS 8.135 9.838 9.926 8.049
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 8.663 10.095 10.199 11.363
Sumber: laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara
2.8.2. Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Perusahaan membukukan pendapatan periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan
Januari-Desember tahun 2021-2023 masing-masing sebesar Rp 660 juta, Rp 4,70 miliar, Rp 4,98 miliar,
dan Rp 13,30 miliar. Pendapatan Perusahaan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2023 terdiri
atas pendapatan sosial media, festival, kosmetik, dan lain-lain. Berdasarkan rumus Compounded Annual
Growth Rate (CAGR), rata-rata peningkatan pendapatan Perusahaan pada tahun 2021-2023 adalah
sebesar 68,24%.
Beban Operasi
Perusahaan membukukan beban operasi periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan
Januari-Desember tahun 2021-2023 masing-masing sebesar Rp 523 juta, Rp 2,98 miliar, Rp 4,72 miliar,
dan Rp 15,17 miliar. Sebagian besar beban operasi Perusahaan merupakan beban festival, gaji, dan
tunjangan, keperluan kantor, dan sewa kendaraan dan peralatan.
Berikut merupakan laporan laba rugi audit PT Rahasia Gadis Nusantara periode 3 bulan Oktober-
Desember 2020 dan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2023 (dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
15
Page 30
Tabel 6. Laporan Laba Rugi
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Pendapatan 660 4.700 4.982 13.303
Sosial media 660 4.478 4.339 6.655
Festival - - 218 5.359
Kosmetik - - 193 1.262
Lain-lain - 222 233 28
Beban operasi (523) (2.979) (4.721) (15.170)
Beban festival - - (50) (4.414)
Gaji dan tunjangan (55) (1.157) (2.341) (2.901)
Cadangan penurunan nilai aset tidak berwujud - - - (2.000)
Keperluan kantor (27) (202) (298) (1.737)
Sewa kendaraan dan peralatan - (15) (74) (1.295)
Amortisasi (172) (859) (517) (687)
Beban pokok merchandise (88) (197) (66) (664)
Sumbangan - (123) (321) (289)
Promosi dan iklan - - (14) (260)
Perjalanan dinas - - (9) (250)
Konsumsi - - (59) (210)
Perizinan - (18) (129) (151)
Jasa profesional - (65) (755) (145)
Perbaikan dan pemeliharaan (107) (251) (20) (40)
Penyusutan - - (14) (21)
Cadangan kerugian (penurunan) pemulihan nilai piutang - - 8 (13)
Lain-lain (72) (90) (62) (93)
Laba (rugi) operasi 138 1.721 261 (1.867)
Pendapatan keuangan - 6 28 3
Pendapatan (beban) lain-lain (3) (0,0002) (142) 98
Laba (rugi) sebelum pajak 135 1.727 147 (1.766)
Beban pajak - (24) (58) (112)
Laba (rugi) tahun berjalan 135 1.703 89 (1.877)
Sumber: laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara
Laba (Rugi) Operasi
Perusahaan membukukan laba operasi periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan
Januari-Desember tahun 2021-2022 masing-masing sebesar Rp 138 juta, Rp 1,70 miliar, dan Rp 261
juta. Sedangkan pada tahun 2023 Perusahaan membukukan rugi operasi sebesar Rp 1,87 miliar karena
Perusahaan membukukan Cadangan penurunan nilai aset tidak berwujud sebesar Rp 2 miliar. Rasio
marjin laba (rugi) operasi Perusahaan periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan
Januari-Desember 2021-2023 masing-masing sebesar 20,87%, 36,62%, 5,24%, dan -14,03%.
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Perusahaan membukukan laba tahun berjalan periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12
bulan Januari-Desember tahun 2021-2022 masing-masing sebesar Rp 135 juta, Rp 1,73 miliar, dan
Rp 89 juta. Sedangkan pada tahun 2023 Perusahaan membukukan rugi tahun berjalan sebesar
Rp 1,87 miliar. Rasio marjin laba (rugi) bersih Perusahaan periode 3 bulan Oktober-Desember 2020
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2021-2023 masing-masing sebesar 20,37%, 36,24%, 1,78%,
dan -14,11%.
2.8.3. Laporan Arus Kas
Berikut merupakan laporan arus kas audit PT Rahasia Gadis Nusantara periode 3 bulan Oktober-
Desember 2020 dan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2023 (dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
16
Page 31
Tabel 7. Laporan Arus Kas
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan kas dari pelanggan 584 4.349 4.211 10.900
Penerimaan (pembayaran) pada pemasok (361) (897) (2.994) (6.629)
Pembayaran pada karyawan (55) (1.143) (2.341) (2.897)
Pembayaran pajak penghasilan - - (13) (235)
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan untuk)
168 2.308 (1.136) 1.140
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan aset tak berwujud (5.500) - (2.000) -
Perolehan aset tetap (10) (41) (44) (18)
Penerimaan bunga - - 28 3
Penempatan deposito berjangka - (125) - -
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan untuk)
(5.510) (166) (2.016) (15)
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Perubahan piutang pihak berelasi (800) 262 522 16
Perubahan utang pihak berelasi 500 (369) (126) 134
Penerimaan modal disetor 8.000 - - -
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan untuk)
7.700 (106) 396 150
Aktivitas Pendanaan
Perubahan Neto Kas dan Setara Kas 2.359 2.035 (2.757) 1.275
Kas dan Setara Kas Awal Tahun - 2.359 4.519 1.762
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 2.359 4.394 1.762 3.037
Sumber: laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara
Catatan:
Kas dan setara kas awal tahun 2022 berbeda dengan kas dan setara kas akhir tahun 2021 dikarenakan
dalam laporan audit tahun 2022, auditor mereklasifikasi deposito tahun 2021 sebesar Rp 125 juta
kedalam kas dan setara kas.
Aktivitas Operasi
Pada periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan Januari-Desember 2021 dan 2023
PT Rahasia Gadis Nusantara membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi masing-masing sebesar
Rp 168 juta, Rp 2,30 miliar, dan Rp 1,14 miliar dikarenakan adanya penerimaan kas dari pelanggan.
Pada periode 12 bulan Januari-Desember 2022 PT Rahasia Gadis Nusantara membukukan arus kas
negatif dari aktivitas operasi sebesar Rp 1,14 miliar dikarenakan adanya pembayaran pada pemasok,
pembayaran pada karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan.
Aktivitas Investasi
Pada periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-
2023, PT Rahasia Gadis Nusantara membukukan arus kas negatif dari aktivitas investasi masing-masing
sebesar Rp 5,51 miliar, Rp 166 juta, Rp 2,02 miliar, dan Rp 15 juta dikarenakan adanya perolehan aset
tak berwujud, perolehan aset tetap, dan penempatan deposito berjangka.
Aktivitas Pendanaan
Pada periode 3 bulan Oktober-Desember 2020 dan periode 12 bulan Januari-Desember 2022 dan 2023
PT Rahasia Gadis Nusantara membukukan arus kas positif dari aktivitas pendanaan masing-masing
sebesar Rp 7,70 miliar, Rp 396 juta, dan Rp 150 juta dikarenakan adanya penerimaan modal disetor,
perubahan utang pihak berelasi, dan perubahan piutang pihak berelasi.
17
Page 32
Pada periode 12 bulan Januari-Desember 2021 PT Rahasia Gadis Nusantara membukukan arus kas
negatif dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 106 juta dikarenakan adanya perubahan utang pihak
berelasi.
2.8.4. Rasio Keuangan
Berikut adalah analisis rasio keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember tahun 2020-2023:
Tabel 8. Rasio Keuangan
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
RASIO LIKUIDITAS
Rasio kas 4,46x 17,08x 6,49x 0,92x
Rasio lancar 6,29x 21,67x 15,36x 2,41x
Rasio cepat 6,29x 21,67x 13,44x 2,21x
RASIO AKTIVITAS
Rasio perputaran piutang usaha 9 11 4 4
Rasio perputaran persediaan no ratio no ratio 0,13 1
Rasio perputaran utang usaha no ratio 1 5 1
Hari piutang usaha 11 33 88 98
Hari persediaan no ratio no ratio 2.889 367
Hari utang usaha no ratio 261 68 716
RASIO PROFITABILITAS
Rasio marjin laba (rugi) operasi 20,87% 36,62% 5,24% -14,03%
Rasio marjin laba (rugi) bersih 20,37% 36,24% 1,78% -14,11%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap aset 1,55% 16,87% 0,87% -16,52%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap ekuitas 1,65% 17,31% 0,89% -23,32%
RASIO SOLVABILITAS
Rasio utang terhadap aset no ratio no ratio no ratio no ratio
Rasio utang terhadap ekuitas no ratio no ratio no ratio no ratio
Keterangan:
- Hari yang digunakan untuk perhitungan rasio aktivitas adalah 365 hari;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari persediaan adalah beban pokok merchandise;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari utang usaha adalah beban sewa kendaraan dan peralatan dan jasa
profesional.
Sumber: data olahan
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas adalah tingkat kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitas jangka
pendek. Per 31 Desember tahun 2020-2023, rasio kas Perusahaan masing-masing sebesar 4,46 kali,
17,08 kali, 6,49 kali, dan 0,92 kali. Rasio lancar Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-
masing sebesar 6,29 kali, 21,67 kali, 15,36 kali, dan 2,41 kali. Rasio cepat Perusahaan per 31 Desember
tahun 2020-2023 masing-masing sebesar 6,29 kali, 21,67 kali, 13,44 kali, dan 2,21 kali.
Rasio Aktivitas
Hari piutang usaha Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar 11 hari, 33
hari, 88 hari, dan 98 hari. Hari persediaan Perusahaan per 31 Desember tahun 2022-2023 masing-
masing sebesar 2.889 hari dan 367 hari. Hari utang usaha Perusahaan per 31 Desember tahun 2021-
2023 masing-masing sebesar 261 hari, 68 hari, dan 716 hari.
18
Page 33
Rasio Profitabilitas
Rasio marjin laba (rugi) operasi Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar
20,87%, 36,62%, 5,24%, dan -14,03%. Rasio marjin laba (rugi) bersih Perusahaan per 31 Desember
tahun 2020-2023 masing-masing sebesar 20,37%, 36,24%, 1,78%, dan -14,11%.
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap aset Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-
masing sebesar 1,55%, 16,87%, 0,87%, dan -16,52%. Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap ekuitas
Perusahaan per 31 Desember tahun 2020-2023 masing-masing sebesar 1,65%, 17,31%, 0,89%, dan
-23,32%.
Rasio Solvabilitas
Tidak terdapat rasio solvabilitas karena Perusahaan tidak memiliki utang berbunga per 31 Desember
tahun 2020-2023.
2.8.5. Informasi Keuangan Prospektif
Penilai menerima informasi keuangan prospektif berupa proyeksi laporan keuangan Perusahaan selama
5 tahun.
2.8.6. Perbandingan Laporan Keuangan (Com m on Size )
Berikut merupakan common size atas laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi PT Rahasia Gadis
Nusantara per 31 Desember tahun 2020-2023:
Tabel 9. Com m on Size Laporan Posisi Keuangan
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 27,22% 43,53% 17,27% 26,72%
Deposito 0,00% 1,24% 0,00% 0,00%
Piutang usaha 0,88% 4,24% 11,75% 31,58%
Piutang lain-lain 9,23% 5,33% 0,16% 0,00%
Persediaan 0,00% 0,00% 5,11% 5,88%
Pajak dibayar dimuka 0,00% 0,00% 0,00% 1,61%
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 1,05% 0,90% 6,56% 4,58%
Total Aset Lancar 38,39% 55,23% 40,85% 70,37%
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 0,11% 0,43% 0,72% 0,63%
Aset tak berwujud-bersih 61,50% 44,34% 58,42% 28,79%
Aset pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,00% 0,21%
Total Aset Tidak Lancar 61,61% 44,77% 59,15% 29,63%
TOTAL ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 0,00% 0,57% 1,52% 24,86%
Utang lain-lain 5,77% 1,32% 0,05% 2,87%
Utang pajak 0,04% 0,41% 1,09% 0,30%
Beban akrual 0,29% 0,25% 0,00% 1,14%
Total Liabilitas Jangka Pendek 6,10% 2,55% 2,66% 29,17%
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,01% 0,00%
Total Liabilitas Jangka Panjang 0,00% 0,00% 0,01% 0,00%
TOTAL LIABILITAS 6,10% 2,55% 2,67% 29,17%
EKUITAS
Modal saham 92,35% 79,25% 78,44% 70,41%
Saldo laba 1,55% 18,20% 18,89% 0,43%
TOTAL EKUITAS 93,90% 97,45% 97,33% 70,83%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
19
Page 34
Tabel 10. Com m on Size Laporan Laba Rugi
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sosial media 100,00% 95,27% 87,08% 50,03%
Festival 0,00% 0,00% 4,37% 40,28%
Kosmetik 0,00% 0,00% 3,88% 9,48%
Lain-lain 0,00% 4,73% 4,67% 0,21%
Beban operasi -79,13% -63,38% -94,76% -114,03%
Beban festival 0,00% 0,00% -1,00% -33,18%
Gaji dan tunjangan -8,38% -24,62% -46,99% -21,81%
Cadangan penurunan nilai aset tidak berwujud 0,00% 0,00% 0,00% -15,03%
Keperluan kantor -4,10% -4,31% -5,98% -13,06%
Sewa kendaraan dan peralatan 0,00% -0,33% -1,49% -9,73%
Amortisasi -26,02% -18,28% -10,38% -5,17%
Beban pokok merchandise -13,40% -4,18% -1,32% -4,99%
Sumbangan 0,00% -2,62% -6,44% -2,17%
Promosi dan iklan 0,00% 0,00% -0,28% -1,95%
Perjalanan dinas 0,00% 0,00% -0,18% -1,88%
Konsumsi 0,00% 0,00% -1,19% -1,58%
Perizinan 0,00% -0,39% -2,58% -1,14%
Jasa profesional 0,00% -1,38% -15,16% -1,09%
Perbaikan dan pemeliharaan -16,27% -5,35% -0,40% -0,30%
Penyusutan 0,00% 0,00% -0,28% -0,15%
Cadangan kerugian (penurunan) pemulihan nilai piutang 0,00% 0,00% 0,16% -0,10%
Lain-lain -10,96% -1,92% -1,25% -0,70%
Laba (rugi) operasi 20,87% 36,62% 5,24% -14,03%
Pendapatan keuangan 0,00% 0,12% 0,55% 0,03%
Pendapatan (beban) lain-lain -0,50% 0,00% -2,85% 0,74%
Laba (rugi) sebelum pajak 20,37% 36,74% 2,94% -13,27%
Beban pajak 0,00% -0,50% -1,16% -0,84%
Laba (rugi) tahun berjalan 20,37% 36,24% 1,78% -14,11%
Sumber: data olahan
2.8.7. Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding (Com m on Size )
Berikut adalah perbandingan informasi keuangan industri yang sebanding (common size) dari 8
perusahaan dengan PT Rahasia Gadis Nusantara tahun 2023:
Tabel 11. Com m on Size Laporan Laba Rugi Perusahaan Pembanding dengan RGN
PT Dyandra Seni Jaya
PT Era Media PT Solusi Sinergi PT Fortune Far East Fame PT Rahasia Gadis
Media PUC Berhad Corporation Prakit Holdings
Deskripsi Sejahtera, Tbk Digital, Tbk Indonesia, Tbk Line DDB PCL Nusantara
International, Tbk (Malaysia) Berhad PCL (Thailand)
(Indonesia) (Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Malaysia)
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Harga pokok pendapatan -70,42% -92,56% -60,85% -51,21% -129,32% -64,05% -69,41% -43,47% 0,00%
Laba (rugi) kotor 29,58% 7,44% 39,15% 48,79% -29,32% 35,95% 30,59% 56,53% 100,00%
Beban usaha -23,08% -6,78% -10,62% -55,02% -71,72% -25,01% -22,37% -61,62% -114,03%
Laba (rugi) usaha 6,50% 0,66% 28,52% -6,22% -101,04% 10,94% 8,22% -5,09% -14,03%
Pendapatan (beban) lainnya -0,01% -0,45% -13,14% 1,43% 46,28% 20,55% 4,86% 174,29% 0,76%
Laba (rugi) sebelum pajak 6,49% 0,21% 15,38% -4,79% -54,76% 31,49% 13,08% 169,21% -13,27%
Beban pajak -1,22% 0,04% -2,12% -1,60% -8,39% 1,73% 0,74% -32,78% -0,84%
Laba (rugi) bersih 5,27% 0,25% 13,26% -6,39% -63,15% 33,22% 13,83% 136,42% -14,11%
Sumber: data olahan
Tabel 12. Com m on Size Laporan Posisi Keuangan Perusahaan Pembanding dengan RGN
PT Dyandra Seni Jaya
PT Era Media PT Solusi Sinergi PT Fortune Far East Fame Prakit Holdings PT Rahasia Gadis
Media PUC Berhad Corporation
Deskripsi Sejahtera, Tbk Digital, Tbk Indonesia, Tbk Line DDB PCL PCL PCL Nusantara
International, Tbk (Malaysia) Berhad
(Indonesia) (Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Malaysia)
Aset
Aset lancar 43,93% 77,25% 16,80% 89,45% 18,40% 47,15% 23,60% 39,29% 70,37%
Aset tidak lancar 56,07% 22,75% 83,20% 10,55% 81,60% 52,85% 76,40% 60,71% 29,63%
Total Aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek 37,42% 7,01% 14,25% 13,08% 7,74% 21,87% 15,66% 19,68% 29,17%
Liabilitas jangka panjang 13,37% 0,49% 38,28% 4,03% 1,64% 0,65% 5,11% 3,32% 0,00%
Total Liabilitas 50,79% 7,50% 52,52% 17,11% 9,37% 22,52% 20,78% 23,00% 29,17%
Ekuitas
Total Ekuitas 49,21% 92,50% 47,48% 82,89% 90,63% 77,48% 79,22% 77,00% 70,83%
Total Liabilitas dan Ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
20
Page 35
2.8.8. Hasil Penjualan Produk atau Jasa Sebelumnya
Hasil penjualan produk atau jasa sebelumnya dari Perusahaan adalah pendapatan atas sosial media,
festival, kosmetik, dan lain-lain. Berikut adalah grafik atas pendapatan historis Perusahaan selama 4
tahun kebelakang yaitu dari tahun 2020-2023 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Grafik 1. Pendapatan Historis
Pendapatan
10.000
5.000
-
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Sosial media Festival Kosmetik Lain-lain
Sumber: laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara (diolah)
2.8.9. Perbandingan Kinerja Saat Ini dan Historis
Dari sisi laporan posisi keuangan Perusahaan per 31 Desember 2022 dan per 31 Desember 2023, untuk
total aset dan total liabilitas mengalami peningkatan, sedangkan total ekuitas mengalami penurunan.
Dari sisi laporan laba rugi tahun 2022 dan 2023, Perusahaan membukukan pendapatan masing-masing
sebesar Rp 4,98 miliar dan Rp 13,30 miliar atau meningkat sebesar 167,01%. Pada tahun 2022,
Perusahaan membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 89 juta dan pada tahun 2023,
Perusahaan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp 1,88 miliar.
Dari sisi rasio marjin laba (rugi) bersih pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 1,78% dan
-14,11%. Berikut adalah perbandingan kinerja saat ini dan historis Perusahaan (dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
Tabel 13. Perbandingan Kinerja Saat Ini dan Historis
Audit Audit
31-Des-22 31-Des-23
Laporan Posisi Keuangan
Total aset 10.199 11.363
Peningkatan (penurunan) 11,41%
Total liabilitas 272 3.314
Peningkatan (penurunan) 1.116,27%
Total ekuitas 9.926 8.049
Peningkatan (penurunan) -18,92%
Laporan Laba Rugi
Pendapatan 4.982 13.303
Peningkatan (penurunan) 167,01%
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 89 (1.877)
Peningkatan (penurunan) -2.214,18%
Marjin laba bersih 1,78% -14,11%
Peningkatan (penurunan) -891,79%
Sumber: laporan keuangan audit PT Rahasia Gadis Nusantara (diolah)
21
Page 36
3. TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI
3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan di hari Jumat, tanggal 29
Desember 2023. Indeks saham berada di level 7.272,79 poin, melemah sebesar 31 poin atau ekuivalen
dengan 0,43% dari hari sebelumnya yakni sebesar 7.303,89 poin. Berdasarkan data RTI Business
menunjukkan bahwa frekuensi perdagangan saham di bursa dalam negeri hari ini mencapai 869,45
ribu kali transaksi dengan jumlah lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 17,30 miliar lembar
saham dan nilai transaksi adalah sebesar Rp 9,17 triliun. Pada penutupan, diketahui bahwa 273 saham
mengalami penurunan, 263 saham mengalami peningkatan, dan 228 saham stagnan dimana sektor
teknologi menjadi sektor yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu sebesar 1,60%. Berikut
pergerakan IHSG dari akhir tahun 2019-2023:
Grafik 2. IHSG Tahun 2019-2023
IHSG
8.000,00
6.000,00
Penutupan
4.000,00
2.000,00
-
2019 2020 2021 2022 2023
Periode
Sumber: Yahoo Finance
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada tanggal 29 Desember 2023 mencatat Rupiah di level Rp 15.416.
Berikut pergerakan nilai tukar Rupiah dari akhir tahun 2019-2023:
Grafik 3. Nilai Tukar Rupiah Tahun 2019-2023
USD - Rp
16.000
15.500
15.000
14.500
14.000
13.500
13.000
12.500
2019 2020 2021 2022 2023
Sumber: Bank Indonesia
22
Page 37
3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk
mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga deposit facility sebesar 5,25%, dan suku bunga
lending facility sebesar 6,75%. Terhitung mulai tanggal 21 Desember 2023, Bank Indonesia
menggunakan nama BI-Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan BI 7-Day Reverse Repo Rate
(BI7DRR) untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter. Penggantian nama ini tidak mengubah
makna dan tujuan BI-Rate sebagai stance kebijakan moneter Bank Indonesia, serta operasionalisasinya
tetap mengacu pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor 7 (tujuh) hari. Keputusan
mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-
stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward
looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1% pada tahun 2024.
Penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga
stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan mencakup pula langkah sebagai
berikut:
1. Stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui intervensi di pasar valas;
2. Penguatan strategi operasi moneter yang pro-market untuk efektivitas kebijakan moneter;
3. Penguatan kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK);
4. Akselerasi digital sistem pembayaran dan perluasan kerja sama antarnegara guna meningkatkan
volume transaksi dan mendorong inklusi Ekonomi Keuangan Digital (EKD);
5. Perluasan kerja sama internasional dengan bank sentral dan otoritas negara mitra, khususnya
melalui QRIS antarnegara dan Local Currency Transactions (LCT), serta fasilitas promosi investasi,
perdagangan, dan pariwisata.
3.1.4. Inflasi
Berdasarkan Bank Indonesia, inflasi pada bulan Desember 2023 adalah sebesar 2,61%. Berdasarkan
grafik 4, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan pada tahun 2021-2022 dan mengalami
penurunan pada tahun 2023. Berikut merupakan grafik inflasi bulan Desember tahun 2019-2023:
Grafik 4. Inflasi Desember Tahun 2019-2023
Inflasi
6,00%
5,00%
4,00%
3,00%
2,00%
1,00%
0,00%
Des-19 Des-20 Des-21 Des-22 Des-23
Sumber: Bank Indonesia
3.1.5. Latar Belakang Ekonomi
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global mulai dari potensi pelambatan ekonomi, peningkatan
tensi geopolitik, risiko inflasi, hingga perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang
tahun 2023 mampu mencapai 5,05%. Pada triwulan IV-2023 pertumbuhan tercatat 5,04% (yoy) atau
lebih tinggi dari triwulan III-2023 yang tumbuh sebesar 4,94%. Capaian positif pertumbuhan ekonomi
23
Page 38
nasional pada triwulan IV-2023 tersebut ditopang dengan penguatan kinerja sejumlah komponen pada
sektor lapangan usaha. Tercatat, sektor konstruksi mampu tumbuh sebesar 7,68% (yoy) dan menjadi
kontributor pertumbuhan terbesar kedua setelah industri pengolahan yang memiliki capaian sebesar
4,07% (yoy).
Pertumbuhan impresif secara full year 2023 juga ditopang oleh komponen pengeluaran konsumsi
rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,82% (yoy), serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang
mencapai 4,40% (yoy). Lebih lanjut dari sisi lapangan usaha, sektor yang mengalami pertumbuhan
signifikan yakni transportasi dan pergudangan sebesar 13,96% (yoy). Sedangkan pada sisi
pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dialami oleh konsumsi lembaga non-profit rumah tangga (LNPRT)
sebesar 9,83% (yoy). Terjaganya pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan PMTB, serta
meningkatnya pertumbuhan sektor konstruksi tersebut merupakan implikasi dari upaya yang telah
dijalankan Pemerintah dalam menstimulasi perekonomian nasional pada triwulan IV-2023, seperti
stimulus sektor perumahan melalui kebijakan pajak pertambahan nilai ditanggung Pemerintah (PPN
DTP) dan pemberian subsidi biaya administrasi bagi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah
(MBR), penebalan bantuan sosial (bansos) untuk mitigasi El Nino dan menjaga daya beli, serta
akselerasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM).
Secara spasial, seluruh wilayah di Indonesia juga terus mengalami penguatan dengan dominasi
kontribusi terbesar kepada produk domestik bruto (PDB) nasional berasal dari Pulau Jawa yakni
mencapai 57,05%. Pertumbuhan ekonomi yang signifikan juga dicapai oleh Maluku Utara 20,49% dan
Sulawesi Tengah 11,91%, yang ditopang oleh kinerja industri pengolahan logam dasar sebagai implikasi
dari kebijakan hilirisasi. Dengan berbagai capaian kondisi perekonomian nasional tersebut, Indonesia
mampu menjadi salah satu negara yang tumbuh kuat dan persisten berada di level yang tinggi
dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023
mampu melampaui beberapa negara mitra seperti Malaysia (3,77%) dan Republik Korea (1,36%), serta
lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi negara G20 seperti Amerika Serikat (2,5%), Prancis (0,9%),
maupun Jerman yang mengalami kontraksi (-0,3%). Berikut merupakan grafik pertumbuhan ekonomi
di Indonesia tahun 2019-2023:
Grafik 5. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2019-2023
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
6,00%
5,00%
4,00%
Pertumbuhan
3,00%
2,00%
1,00%
0,00%
-1,00% 2019 2020 2021 2022 2023
-2,00%
-3,00%
Tahun
Sumber: Badan Pusat Statistik
3.1.6. Pasar Geografis
Pasar geografis PT Rahasia Gadis Nusantara berada di seluruh wilayah Indonesia.
24
Page 39
3.1.7. Tinjauan Industri Sektor Digital
Sepanjang tahun 2023, perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,04% dibandingkan tahun
sebelumnya. PDB per kapita Indonesia meningkat menjadi Rp 74,9 juta lebih tinggi dari pdb per kapita
pada tahun 2022 yaitu sebesar Rp 71 juta. Kinerja perekonomian ini tidak lepas dari peningkatan
aktivitas perekonomian pasca pandemi.
Menurut data Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII), penggunaan internet di Indonesia
terus mengalami peningkatan. Jumlah pengguna internet pada tahun 2023 telah mencapai 221,6 juta
pengguna atau setara dengan 79,5% dari total populasi Indonesia yang sebanyak 278,7 juta jiwa.
Jumlah pengguna Internet ini meningkat sebesar 2,75% dibandingkan dengan tahun 2022. Tren
peningkatan ini diprediksi akan terus bertumbuh seiring dengan perubahan pola kehidupan masyarakat
yang berdampak kepada kebutuhan digital masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Penggunaan internet oleh masyarakat semakin meningkat seiring dengan adopsi digital masyarakat
yang semakin membaik dan berbagai kebutuhan juga menuntut pemanfaatan infrastruktur digital yang
lebih baik dalam mempercepat transformasi digital.
Pada tahun 2024, nilai belanja iklan digital di Indonesia diproyeksikan akan mencapai lebih dari USD
3.051 juta, proyeksi ini menggambarkan lanskap industri kreatif yang sangat potensial di Indonesia.
Belanja iklan TV di Indonesia berpotensi tumbuh rata-rata sebesar 4,5% per tahun (Compounded
Annual Growth Rate) selama lima tahun ke depan hingga tahun 2028. Sebagaimana diinformasikan
oleh DoubleVerify, konsumen di Asia Pasifik menggunakan sosial media di berbagai tahap dalam
melakukan pembelian. Sekitar 63% konsumen di Indonesia secara signifikan memanfaatkan sosial
media untuk melakukan riset produk yang dibutuhkan, Hasil studi DV juga mengungkapkan bahwa
sebanyak 70% konsumen di Asia Tenggara (66% di Indonesia) menghabiskan lebih banyak waktu di
platform online.
Hal ini menunjukkan pentingnya peran sosial media dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di
Indonesia. Whatsapp, Instagram, Facebook, dan TikTok menjadi platform yang paling populer dan
banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan adanya tren ini, Perusahaan memanfaatkan
sosial media sebagai salah satu bisnis untuk menjangkau target audiens.
Grafik 6. Platform Sosial Media di Indonesia
Sumber: www.kaptenseo.com
25
Page 40
4. METODOLOGI PENILAIAN
Dalam penilaian bisnis atau saham dikenal 3 pendekatan yang dapat dipergunakan, yaitu pendekatan
aset, pendekatan pasar, dan pendekatan pendapatan. Berpedoman kepada ketentuan Standar
Penilaian Indonesia, tiap-tiap pendekatan tersebut terdapat beberapa metode penilaian, yaitu sebagai
berikut:
1. Pendekatan Aset
• Metode Penyesuaian Aset Bersih;
• Metode Akumulasi Aset;
• Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan.
2. Pendekatan Pasar
• Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek;
• Metode Pembanding Perusahaan Tertutup;
• Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akuisisi;
• Metode Transaksi Sebelumnya.
3. Pendekatan Pendapatan
• Metode Kapitalisasi Pendapatan;
• Metode Diskonto Arus Kas;
• Metode Excess Return.
Metode yang paling umum digunakan diantara metode-metode tersebut adalah sebagai berikut:
4.1. Metode Penyesuaian Aset Bersih
Penilaian ekuitas dilakukan dengan penyesuaian aset dan liabilitas perusahaan yang tercatat dalam
laporan posisi keuangan per tanggal penilaian dengan nilai pasarnya. Setelah melakukan penyesuaian
terhadap nilai pasarnya, maka nilai ekuitas didapatkan dengan cara mengurangkan total aset dengan
total liabilitasnya. Standar Penilaian Indonesia mensyaratkan dalam penggunaan metode penyesuaian
aset bersih harus melakukan pengujian adanya indikasi aset tak berwujud (goodwill) secara kolektif
dengan menggunakan metode kapitalisasi kelebihan pendapatan.
4.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek didasarkan atas perbandingan data pasar.
Menurut metode ini perkiraan nilai pasar saham didasarkan atas transaksi saham dari perusahaan
terbuka yang sebanding, jika transaksi pernah terjadi. Harga saham dari perusahaan pembanding bisa
diperoleh dari bursa saham.
Dalam mengaplikasikan metode ini, perusahaan pembanding yang digunakan harus sebanding dan
sejenis dengan perusahaan yang dinilai dalam berbagai variabel, seperti pertumbuhan penjualan,
industri, total aset, struktur permodalan, rasio keuangan, dan sebagainya. Apabila perusahaan
pembanding tersedia maka nilai pasar saham perusahaan yang dinilai dapat diestimasi dengan
mengalikan rasio seperti Price/Earnings, Price/Sales, Price/Book Value, dan lain-lain.
4.3. Metode Diskonto Arus Kas
Metode diskonto arus kas menggunakan pendekatan pendapatan sebagai dasar perhitungannya.
Metode ini dapat digunakan apabila manajemen Objek Penilaian telah menyusun rencana bisnis yang
akan dijadikan sebagai dasar nilai (business plan based valuation). Penilai harus memiliki keyakinan
yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam penyusunan rencana bisnis (business plan) adalah
wajar.
26
Page 41
Dalam mengaplikasikan metode ini pertama dibangun proyeksi arus kas (cash flow forecast) mendatang
sesuai dengan karakteristik dan tipe perusahaan, setelah itu ditetapkan tingkat diskonto yang sesuai.
Tahap berikutnya adalah menghitung nilai kini dengan mendiskontokan proyeksi arus kas, termasuk
nilai kekalnya, menggunakan discount factor yang diperoleh dari tingkat diskonto selama periode
proyeksi, dan dengan menjumlahkan nilai arus kas yang telah didiskontokan maka diperoleh nilai kini
dari keseluruhan arus kas mendatang. Nilai ini merefleksikan nilai pasar ekuitas apabila arus kas
mendatang yang didiskontokan adalah arus kas bebas untuk ekuitas (free cash flows to equity), tetapi
apabila arus kas mendatang yang didiskontokan adalah arus kas bebas untuk perusahaan (free cash
flows to firm) maka nilai tersebut masih harus dikurangi dengan keseluruhan debt dan ditambahkan
hasil penilaian aset non-operasional untuk mendapatkan indikasi nilai saham, umumnya debt
diasosiasikan dengan utang berbunga.
4.4. Pemilihan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian
Dalam penilaian saham PT Rahasia Gadis Nusantara, Penilai Bisnis telah mempertimbangkan
pendekatan penilaian dan metode penilaian. Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan adalah
pendekatan pendapatan dengan metode diskonto arus kas dan pendekatan pasar dengan metode
pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek dengan pertimbangan sebagai berikut:
• Perusahaan masih beroperasi dan memiliki prospek kinerja yang positif;
• Tersedianya proyeksi laporan keuangan dari manajemen Perusahaan;
• Terdapat perusahaan pembanding dengan industri periklanan yang tersedia dipasar.
27
Page 42
5. PENILAIAN
5.1. Metode Diskonto Arus Kas
Estimasi nilai ekuitas dalam metode ini diperoleh dari hasil proyeksi free cash flow tahun 2024-2028.
Arus kas yang umum digunakan dalam penilaian saham perusahaan yaitu menggunakan Free Cash
Flow to Firm (FCFF). Selanjutnya, FCFF tersebut akan didiskontokan menggunakan Weighted Average
Cost of Capital (WACC) untuk mendapatkan nilai perusahaan yang kemudian akan dikurangkan dengan
utang berbunga dan ditambahkan aset non operasional untuk mendapatkan indikasi nilai ekuitas.
5.1.1. Proyeksi Laporan Laba Rugi
Proyeksi laporan laba rugi yang digunakan berasal dari manajemen PT Rahasia Gadis Nusantara. Penilai
hanya melakukan kaji ulang kewajaran asumsi yang digunakan. Berikut merupakan proyeksi laporan
laba rugi PT Rahasia Gadis Nusantara tahun 2024-2028 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 14. Proyeksi Laporan Laba Rugi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Pendapatan 14.082 14.951 15.887 16.386 16.900
Sosial media 6.865 7.082 7.305 7.534 7.771
Festival 5.884 6.461 7.094 7.316 7.546
Kosmetik 1.333 1.408 1.488 1.535 1.583
Beban operasi (12.682) (13.417) (14.221) (14.642) (14.980)
Beban festival (4.825) (5.298) (5.817) (5.999) (6.188)
Gaji dan tunjangan (2.992) (3.086) (3.183) (3.283) (3.386)
Keperluan kantor (675) (717) (761) (785) (810)
Sewa kendaraan dan peralatan (1.298) (1.338) (1.381) (1.424) (1.469)
Amortisasi (713) (693) (688) (688) (591)
Beban pokok merchandise (666) (704) (744) (767) (791)
Sumbangan (296) (314) (334) (344) (355)
Promosi dan iklan (261) (269) (278) (286) (295)
Perjalanan dinas (254) (262) (270) (279) (288)
Konsumsi (213) (220) (226) (234) (241)
Perizinan (155) (164) (175) (180) (186)
Jasa profesional (172) (177) (183) (188) (194)
Perbaikan dan pemeliharaan (42) (45) (48) (49) (51)
Penyusutan (27) (30) (27) (25) (22)
Lain-lain (94) (100) (106) (110) (113)
Laba (rugi) operasi 1.400 1.533 1.666 1.743 1.920
Pendapatan keuangan - - - - -
Pendapatan (beban) lain-lain - - - - -
Laba (rugi) sebelum pajak 1.400 1.533 1.666 1.743 1.920
Beban pajak - (257) (367) (384) (422)
Laba (rugi) tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Sumber: manajemen RGN
Asumsi Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam perhitungan proyeksi laba rugi:
• Asumsi peningkatan pendapatan sosial media tahun 2024-2026 masing-masing sebesar 3,15%
dengan mempertimbangkan rata-rata peningkatan/ (penurunan) jumlah pengguna sosial media
tahun 2019-2023. Sedangkan peningkatan pendapatan sosial media tahun 2027-2028 masing-
masing sebesar 3,14% dengan mempertimbangkan rata-rata inflasi dan PDB Indonesia tahun
2019-2023;
• Asumsi peningkatan pendapatan festival tahun 2024-2026 masing-masing sebesar 9,80% dengan
mempertimbangkan growth pendapatan perusahaan emiten dengan industri sejenis. Sedangkan
28
Page 43
peningkatan pendapatan festival tahun 2027-2028 masing-masing sebesar 3,14% dengan
mempertimbangkan rata-rata inflasi dan PDB Indonesia tahun 2019-2023;
• Asumsi peningkatan pendapatan kosmetik tahun 2024-2026 masing-masing sebesar 5,66% dengan
mempertimbangkan growth pendapatan perusahaan emiten dengan industri sejenis. Sedangkan
peningkatan pendapatan kosmetik tahun 2027-2028 masing-masing sebesar 3,14% dengan
mempertimbangkan rata-rata inflasi dan PDB Indonesia tahun 2019-2023;
• Asumsi beban operasi tahun 2024-2028 masing-masing sebesar 90,06%, 89,75%, 89,51%, 89,36%,
dan 88,64% dari total pendapatan;
• Asumsi beban festival tahun 2024-2028 masing-masing sebesar 82,00% dari pendapatan festival;
• Asumsi beban pokok merchandise tahun 2024-2028 masing-masing sebesar 50% dari pendapatan
kosmetik;
• Asumsi peningkatan beban gaji dan tunjangan masing-masing sebesar 3,14% dari tahun
sebelumnya;
• Asumsi tarif pajak penghasilan sebesar 22% sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Perhitungan beban pajak penghasilan terdapat dalam
Lampiran 22.
5.1.2. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Proyeksi laporan posisi keuangan yang digunakan berasal dari manajemen PT Rahasia Gadis Nusantara.
Penilai hanya melakukan kaji ulang kewajaran asumsi yang digunakan. Berikut merupakan proyeksi
laporan posisi keuangan per 31 Desember tahun 2024-2028 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan
lain):
Tabel 15. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3.344 5.120 6.897 8.836 10.209
Piutang usaha 2.822 2.996 3.184 3.284 3.387
Piutang lain-lain 0,16 0,16 0,16 0,16 0,16
Persediaan 666 704 744 767 791
Pajak dibayar dimuka 183 183 183 183 183
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 520 520 520 520 520
Total Aset Lancar 7.536 9.524 11.528 13.590 15.091
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 65 54 47 42 40
Aset tak berwujud-bersih 2.588 1.895 1.207 518 527
Aset pajak tangguhan 24 24 24 24 24
Total Aset Tidak Lancar 2.677 1.973 1.278 585 591
TOTAL ASET 10.212 11.497 12.806 14.175 15.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 275 283 292 301 311
Utang lain-lain 326 326 326 326 326
Utang pajak 34 34 34 34 34
Beban akrual 130 130 130 130 130
Total Liabilitas Jangka Pendek 764 772 781 791 800
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang - - - - -
TOTAL LIABILITAS 764 772 781 791 800
EKUITAS
Modal saham 8.000 8.000 8.000 8.000 8.000
Saldo laba 1.449 2.725 4.024 5.384 6.882
TOTAL EKUITAS 9.449 10.725 12.024 13.384 14.882
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 10.212 11.497 12.806 14.175 15.682
Sumber: manajemen RGN
29
Page 44
Asumsi Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
• Hari piutang usaha selama masa proyeksi diasumsikan masing-masing sebesar 73 hari;
• Hari persediaan selama masa proyeksi diasumsikan masing-masing sebesar 365 hari;
• Hari utang usaha selama masa proyeksi diasumsikan masing-masing sebesar 68 hari;
• Terdapat asumsi belanja modal aset tetap dan aset tak berwujud tahun 2024-2028 dengan total
masing-masing sebesar Rp 50 juta, Rp 20 juta, Rp 20 juta, Rp 20 juta, dan Rp 620 juta;
• Metode penyusutan selama masa proyeksi menggunakan metode garis lurus;
• Proyeksi perubahan modal kerja bersih diasumsikan sebagai berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali
dinyatakan lain):
Tabel 16. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih
Audit Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-23 31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Aset lancar
Piutang usaha 3.588 2.822 2.996 3.184 3.284 3.387
Piutang lain-lain 0,16 0,16 0,16 0,16 0,16 0,16
Persediaan 668 666 704 744 767 791
Pajak dibayar dimuka 183 183 183 183 183 183
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 520 520 520 520 520 520
Total Aset Lancar 4.959 4.192 4.404 4.631 4.754 4.882
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 2.825 275 283 292 301 311
Utang lain-lain 326 326 326 326 326 326
Utang pajak 34 34 34 34 34 34
Beban akrual 130 130 130 130 130 130
Total liabilitas jangka pendek 3.314 764 772 781 791 800
Perubahan aset lancar 767 (212) (227) (123) (127)
Perubahan liabilitas jangka pendek (2.550) 9 9 9 9
Perubahan modal kerja-bersih (1.783) (203) (219) (114) (118)
Sumber: manajemen RGN
5.1.3. Proyeksi Laporan Arus Kas
Proyeksi laporan arus kas yang digunakan berasal dari manajemen PT Rahasia Gadis Nusantara. Penilai
hanya melakukan kaji ulang kewajaran asumsi yang digunakan. Berikut merupakan proyeksi laporan
arus kas per 31 Desember tahun 2024-2048 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 17. Proyeksi Laporan Arus Kas
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laba (rugi) tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Penyusutan dan amortisasi 740 724 716 713 613
(Penambahan) pengurangan piutang usaha 766 (174) (188) (100) (103)
(Penambahan) pengurangan persediaan 1 (38) (40) (23) (24)
Penambahan (pengurangan) utang usaha (2.550) 9 9 9 9
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
357 1.797 1.797 1.959 1.993
untuk) Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan aset tetap (20) (20) (20) (20) (20)
Perolehan aset tak berwujud (30) - - - (600)
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
(50) (20) (20) (20) (620)
untuk) Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
- - - - -
untuk) Aktivitas Pendanaan
Perubahan Neto Kas dan Setara Kas 307 1.777 1.777 1.939 1.373
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 3.037 3.344 5.120 6.897 8.836
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 3.344 5.120 6.897 8.836 10.209
Sumber: manajemen RGN
30
Page 45
5.1.4. Proyeksi Rasio Keuangan
Berikut merupakan proyeksi rasio keuangan per 31 Desember tahun 2024-2048:
Tabel 18. Proyeksi Rasio Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
RASIO LIKUIDITAS
Rasio kas 4,38x 6,63x 8,83x 11,18x 12,76x
Rasio lancar 9,87x 12,33x 14,75x 17,19x 18,86x
Rasio cepat 8,99x 11,42x 13,80x 16,22x 17,87x
RASIO AKTIVITAS
Rasio perputaran piutang usaha 5 5 5 5 5
Rasio perputaran persediaan 1 1 1 1 1
Rasio perputaran utang usaha 5 5 5 5 5
Hari piutang usaha 73 73 73 73 73
Hari persediaan 365 365 365 365 365
Hari utang usaha 68 68 68 68 68
RASIO PROFITABILITAS
Rasio marjin laba (rugi) operasi 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Rasio marjin laba (rugi) bersih 9,94% 8,54% 8,18% 8,30% 8,86%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap aset 13,71% 11,10% 10,15% 9,59% 9,55%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap ekuitas 14,82% 11,90% 10,81% 10,16% 10,06%
RASIO SOLVABILITAS
Rasio utang terhadap aset no ratio no ratio no ratio no ratio no ratio
Rasio utang terhadap ekuitas no ratio no ratio no ratio no ratio no ratio
Keterangan:
- Hari yang digunakan untuk perhitungan rasio aktivitas adalah 365 hari;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari persediaan adalah beban pokok merchandise;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari utang usaha adalah beban sewa kendaraan dan peralatan dan jasa profesional.
Sumber: manajemen RGN
5.1.5. Com m on Size Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut merupakan common size proyeksi laporan laba rugi tahun 2024-2028:
Tabel 19. Com m on Size Proyeksi Laporan Laba Rugi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sosial media 48,75% 47,37% 45,98% 45,98% 45,98%
Festival 41,78% 43,21% 44,65% 44,65% 44,65%
Kosmetik 9,47% 9,42% 9,37% 9,37% 9,37%
Beban operasi -90,06% -89,75% -89,51% -89,36% -88,64%
Beban festival -34,26% -35,43% -36,61% -36,61% -36,61%
Gaji dan tunjangan -21,25% -20,64% -20,03% -20,03% -20,03%
Keperluan kantor -4,79% -4,79% -4,79% -4,79% -4,79%
Sewa kendaraan dan peralatan -9,21% -8,95% -8,69% -8,69% -8,69%
Amortisasi -5,06% -4,64% -4,33% -4,20% -3,50%
Beban pokok merchandise -4,73% -4,71% -4,68% -4,68% -4,68%
Sumbangan -2,10% -2,10% -2,10% -2,10% -2,10%
Promosi dan iklan -1,85% -1,80% -1,75% -1,75% -1,75%
Perjalanan dinas -1,80% -1,75% -1,70% -1,70% -1,70%
Konsumsi -1,51% -1,47% -1,43% -1,43% -1,43%
Perizinan -1,10% -1,10% -1,10% -1,10% -1,10%
Jasa profesional -1,22% -1,18% -1,15% -1,15% -1,15%
Perbaikan dan pemeliharaan -0,30% -0,30% -0,30% -0,30% -0,30%
Penyusutan -0,19% -0,20% -0,17% -0,15% -0,13%
Lain-lain -0,67% -0,67% -0,67% -0,67% -0,67%
Laba (rugi) operasi 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Pendapatan keuangan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pendapatan (beban) lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Laba (rugi) sebelum pajak 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Beban pajak 0,00% -1,72% -2,31% -2,34% -2,50%
Laba (rugi) tahun berjalan 9,94% 8,54% 8,18% 8,30% 8,86%
Sumber: data olahan
31
Page 46
5.1.6. Com m on Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berikut merupakan common size proyeksi laporan posisi keuangan per 31 Desember tahun 2024-2028:
Tabel 20. Com m on Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 32,74% 44,54% 53,86% 62,33% 65,10%
Piutang usaha 27,63% 26,06% 24,86% 23,17% 21,60%
Piutang lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Persediaan 6,53% 6,12% 5,81% 5,41% 5,05%
Pajak dibayar dimuka 1,79% 1,59% 1,43% 1,29% 1,17%
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 5,09% 4,52% 4,06% 3,67% 3,32%
Total Aset Lancar 73,79% 82,84% 90,02% 95,87% 96,23%
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 0,63% 0,47% 0,37% 0,30% 0,26%
Aset tak berwujud-bersih 25,34% 16,48% 9,42% 3,66% 3,36%
Aset pajak tangguhan 0,24% 0,21% 0,19% 0,17% 0,15%
Total Aset Tidak Lancar 26,21% 17,16% 9,98% 4,13% 3,77%
TOTAL ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 2,69% 2,46% 2,28% 2,13% 1,98%
Utang lain-lain 3,19% 2,83% 2,54% 2,30% 2,08%
Utang pajak 0,33% 0,29% 0,26% 0,24% 0,22%
Beban akrual 1,27% 1,13% 1,01% 0,91% 0,83%
Total Liabilitas Jangka Pendek 7,48% 6,72% 6,10% 5,58% 5,10%
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL LIABILITAS 7,48% 6,72% 6,10% 5,58% 5,10%
EKUITAS
Modal saham 78,34% 69,58% 62,47% 56,44% 51,01%
Saldo laba 14,19% 23,70% 31,43% 37,98% 43,88%
TOTAL EKUITAS 92,52% 93,28% 93,90% 94,42% 94,90%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
Syarat pembatas lain mengenai keadaan ekonomi, sosial politik, dan lainnya adalah sebagai berikut:
• Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak terdapat perubahan peraturan perpajakan dan
peraturan lainnya yang berhubungan dan berdampak signifikan terhadap hasil penilaian;
• Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak terdapat perubahan yang signifikan atas kebijakan
manajemen maupun akuntansi;
• Selama periode proyeksi, keadaan sosial dan politik di Indonesia diasumsikan akan tetap stabil
termasuk kondisi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing lainnya;
• Selama periode proyeksi, tingkat inflasi diasumsikan stabil;
• Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak terdapat faktor eksternal maupun internal yang dapat
menimbulkan dampak yang signifikan terhadap PT Rahasia Gadis Nusantara.
32
Page 47
5.1.7. Perhitungan Tingkat Biaya Ekuitas
Perhitungan tingkat biaya ekuitas menggunakan dasar Capital Asset Pricing Model (CAPM) yang
memiliki formula sebagai berikut:
K e = R f + β (R m – R f ) - CDS
K e = R f + β (R P ) - CDS
R f (R isk-free R ate ) merupakan tingkat suku bunga bebas risiko yang Penilai gunakan adalah tingkat
imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN) yang berumur 30 tahun per 31 Desember 2023 yaitu
6,89% (sumber: www.phei.co.id).
β (Beta) merupakan pengukur risiko sistematis dari suatu saham atau portofolio relatif terhadap risiko
pasar. Beta unlevered yang digunakan adalah sektor Advertising sebesar 1,51 bersumber dari
Damodaran per 5 Januari 2024 yang kemudian akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif pajak di
Indonesia (beta relevered).
R P (Equity R isk P rem ium ) merupakan selisih antara tingkat imbal hasil investasi bebas risiko (risk
free) dengan tingkat imbal hasil investasi pasar. Premi risiko ekuitas yang digunakan yaitu sebesar
7,38% yang bersumber dari Damodaran per 01 Januari 2024.
CDS (Country Default Spread ) merupakan tingkat (rating) kegagalan pembayaran obligasi yang
dikeluarkan oleh pemerintah. CDS yang digunakan yaitu sebesar 2,07% yang bersumber dari
Damodaran per 1 Januari 2024 menggunakan data Moody’s.
Debt to Equity Ratio (DER) yang digunakan merupakan DER industri dengan sektor Advertising
sebesar 8,90% bersumber dari Damodaran per 5 Januari 2024 sesuai yang diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
di Pasar Modal Pasal 82.f.
Tax rate menggunakan tarif sebesar 22% berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Tingkat suku bunga berdasarkan suku bunga pinjaman modal kerja Rupiah bank Persero pada bulan
Desember 2023 bersumber dari Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia sebesar 8,93%.
Selanjutnya perhitungan tingkat biaya ekuitas menggunakan model CAPM adalah sebagai berikut
Tabel 21. Perhitungan Tingkat Biaya Ekuitas
Variables Factor I nform ation
COST OF EQUI TY
I ndonesia risk free rate (R f) 6,89% Yield R ate on 30 year Governm ent B onds in I DR as of Decem ber 31, 2023
I ndonesia risk equity prem ium 7,38% B ased on Dam odaran, Total Equity R isk Prem ium as of January 1, 2024
Com parable Com pany leverage beta 1,62 B ased on Unlevered Dam odaran, then relevered to 22% tax rate
Country Default Spread 2,07% B ased on Dam odaran, R ating-based Default Spread as of January 1, 2024
R equired rate of return on equity (CAPM ) 16,76%
Sumber: data olahan
5.1.8. Perhitungan Beta Levered
Perhitungan beta levered memiliki formula sebagai berikut:
B L = B U × (1 + (1 – Tax ) × Debt to Equity R atio )
33
Page 48
Tabel 22. Beta Levered
Variables Factor I nform ation
B eta R eLevered 1,62
B eta Unlevered 1,51 B ased on Dam odaran, Advertising
D/ E R atio 8,90% B ased on Dam odaran, Advertising
Tax 22,00%
Sumber: data olahan
5.1.9. W eighted Average Cost of Capital (WACC)
Biaya modal PT Rahasia Gadis Nusantara adalah sebagai berikut:
Tabel 23. WACC
Variables Factor I nform ation
R equired rate of return on equity (CAPM ) 16,76%
COST OF DEB T
R eturn on debt 8,93% B ased on I nterest State Ow ned B ank, W orking Capital Loan Decem ber, 2023
Tax 22,00%
After tax cost of debt 6,97%
DEB T TO EQUI TY R ATI O
Debt 8,17% B ased on Dam odaran, Advertising
Equity 91,83%
W ACC 15,96%
Sumber: data olahan
5.1.10. Premi Kendali, DLOC, dan DLOM
Premi kendali merupakan nilai tambah atas suatu kepemilikan yang mencerminkan kendali atas bisnis
atau perusahaan (kepemilikan mayoritas). Pengaplikasian premi kendali menggunakan metode
pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek. Data pada bursa mencerminkan kepemilikan minoritas
atau non kendali sehingga pengaplikasian premi kendali digunakan untuk mengkonversi indikasi nilai
minoritas atau non kendali menjadi indikasi nilai mayoritas atau kendali.
Dalam penilaian kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara menggunakan metode
pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek akan menghasilkan nilai non-pengendali sehingga
terdapat pengaplikasian premi kendali sebesar 30% karena berdasarkan informasi dari pemberi tugas
calon pembeli dari objek penilaian merupakan pengurus (direksi, komisaris, dan pemegang saham) di
PT Rahasia Gadis Nusantara.
Tabel 24. Faktor Penentu Premi Kendali
Sumber: Valuation Fundam entals, Technique, and Theory
Diskon tanpa pengendalian (Discount Lack of Control/ DLOC) merupakan diskon yang diaplikasikan
kepada nilai ekuitas untuk merepresentasikan kurangnya pengendalian (kepemilikan minoritas). Dalam
penilaian kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara menggunakan metode diskonto arus
kas akan menghasilkan nilai pengendali, sehingga tidak terdapat pengaplikasian DLOC.
Diskon Marketabilitas (Discount for Lack of Marketability/ DLOM) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan kurangnya likuiditas dari
objek penilaian. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
34
Page 49
35/POJK.04/2020 mengenai Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal mengatur
range premi kendali, DLOC dan DLOM sebagai berikut:
Tabel 25. R ange Premi Kendali, DLOC, dan DLOM
Variabel Perusahaan Publik Perusahaan Non-Publik
Diskon Marketabilitas / DLOM
Mayoritas 0% - 20% 20% - 40%
Minoritas 10% - 30% 30% - 50%
Premi Kendali / DLOC 20% - 35% 30% - 70%
Sumber: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020
Diskon marketabilitas yang digunakan dalam penilaian ini adalah sebesar 30%. Basis Penilai dalam
menetapkan tingkat DLOM adalah sebagai berikut:
Tabel 26. Basis Penentuan DLOM
Rata-Rata
2
Harga Harga x1 x̄ x1 - x̄ (x1 - x̄)
Tanggal
Penutupan Saham
PenutupanR eturn Saham Rata-Rata R eturn Deviasi Deviasi Kuadrat
31-Des-19 0,23 0,12 0,4622 (0,72213) 1,18435 1,40269
31-Des-20 0,16 0,12 0,2438 (0,72213) 0,96588 0,93293
31-Des-21 0,15 0,12 0,1655 (0,72213) 0,88765 0,78792
31-Des-22 0,04 0,12 (2,4571) (0,72213) (1,73501) 3,01027
31-Des-23 0,04 0,12 (2,0250) (0,72213) (1,30287) 1,69747
0,12 (0,7221) 7,83127
Catatan: Harga saham menggunakan harga saham PUC Berhad (Malaysia)
Total
Standard R isk Tenor Ex ercise Put
Deviasi S0 d1 d2 N(d1) N(d2) N(-d1) N(-d2)
Deviation free (year) Price Option
Kuadrat
7,8313 1,39922 6,89% 0,3333 100,00% 100,00% 0,4323 (0,3755) 0,6673 0,3536 0,3327 0,6464 29,89%
DLOM Applied 30,00%
Sumber: data olahan
Dalam perhitungan DLOM, Penilai menggunakan rumus black scholes sebagai berikut:
𝑆𝑆 𝜎𝜎 2
Ln � 𝑥𝑥0 � + �rf + 2 � x t
𝑑𝑑1 =
𝜎𝜎 x √𝑡𝑡
𝑑𝑑2 = 𝑑𝑑1 − 𝜎𝜎 x √𝑡𝑡
𝑁𝑁(𝑑𝑑1) = Normdist (𝑑𝑑1 )
𝑁𝑁(𝑑𝑑2) = Normdist (𝑑𝑑2 )
𝑃𝑃 = 𝐾𝐾𝐾𝐾 −𝑟𝑟𝑟𝑟 x 𝑁𝑁(−𝑑𝑑2 ) − 𝑆𝑆0 −𝑞𝑞𝑞𝑞 x 𝑁𝑁(−𝑑𝑑1 )
Dalam menentukan DLOM, Penilai menggunakan asumsi sebagai berikut:
• Harga saham yang digunakan merupakan harga saham penutupan PUC Berhad (Malaysia) yang
diperoleh dari wall street journal;
• Tenor diasumsikan 4 bulan;
• Risk free yang digunakan berumur 30 tahun per 31 Desember 2023 yaitu 6,89%.
35
Page 50
5.1.11. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Nilai pasar kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 dengan
metode diskonto arus kas adalah sebagai berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 27. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Term inal
31-Des-23 FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028 Value
Laba bersih tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Ditambah:
Penyusutan dan amortisasi 740 724 716 713 613
Beban bunga setelah pajak - - - - -
Dikurangi:
Belanja modal aset tetap (20) (20) (20) (20) (20)
Belanja modal aset tak berwujud (30) - - - (600)
Perubahan modal kerja bersih (1.783) (203) (219) (114) (118)
FCFF 307 1.777 1.777 1.939 1.373 11.051
Tahun 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 5,00
Tingkat diskonto 0,8624 0,7437 0,6414 0,5531 0,4770 0,4770
Nilai kini dari FCFF (31 Desember 2023) 265 1.321 1.139 1.072 655 5.272
Total FCFF 9.725
Ditambah:
Kas dan setara kas 3.037
Dikurangi:
Utang berbunga -
Indikasi 100% nilai ekuitas, pengendali, marketabilitas 12.761
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, marketabilitas 36,45% 4.652
Dikurangi:
Diskon marketabilitas (DLOM) 30,00% (1.395)
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, non-marketabilitas 3.256
Sumber: data olahan
Catatan:
1. Tingkat diskonto yang digunakan adalah sebesar 15,96%;
2. Perhitungan depresiasi dan amortisasi terdapat di lampiran 16.
Term inal value dihitung menggunakan Gordon Growth Model dengan formula sebagai berikut:
CF x (1+g)
Terminal Value = (WACC-g)
dimana:
CF = Cash flow atau dividen tahun akhir proyeksi;
g = pertumbuhan kekal (constant growth);
WACC = tingkat diskonto dengan menggunakan weighted average cost of capital.
Pertumbuhan kekal diasumsikan sebesar 3,14% dengan mempertimbangkan:
1. Rata-rata tingkat inflasi bulan Desember 2019-2023 sebesar 2,88%;
2. Rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2019-2023 sebesar 3,40% (year
on year).
36
Page 51
5.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Perusahaan pembanding yang digunakan merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di
bursa dan aktif diperdagangkan. Data-data perusahaan pembanding yang meliputi laporan keuangan,
dan lain-lain diperoleh dari website perusahaan yang bersangkutan dan/atau wall street journal.
Perusahaan pembanding yang digunakan berada di dalam negeri dan luar negeri, yaitu:
Tabel 28. Perusahaan Pembanding
Global by
No. Perusahaan Status Industri Negara
I ndustry
PT Dyandra Media Emerging
1. Pembanding Advertising Indonesia
International, Tbk Markets
Emerging Advertising Indonesia
2. PT Era Media Sejahtera, Tbk Pembanding
Markets
Emerging Advertising Indonesia
3. PT Solusi Sinergi Digital, Tbk Pembanding
Markets
Emerging Advertising Indonesia
4. PT Fortune Indonesia, Tbk Pembanding
Markets
Emerging Advertising
5. PUC Berhad Pembanding Malaysia
Markets
Emerging Advertising
6. Seni Jaya Corporation Berhad Pembanding Malaysia
Markets
Emerging Advertising
7. Far East Fame Line DDB PCL Pembanding Thailand
Markets
Emerging Advertising
8. Prakit Holdings PCL Pembanding Thailand
Markets
Source: data olahan
5.2.1. Analisis Komparasi Perusahaan Pembanding
Data perusahaan pembanding didapatkan dari Damodaran yang dipublikasi pada tanggal 5 Januari
2024 dengan klasifikasi Emerging Market by Industry Advertising di Negara Indonesia, Malaysia, dan
Thailand. Laporan keuangan perusahaan pembanding yang digunakan adalah laporan keuangan per
31 Desember 2023. Analisis perusahaan pembanding dilakukan dengan membandingkan beberapa
indikator sebagai berikut:
Tabel 29. Analisis Komparasi Perusahaan Pembanding
Perusahaan Pembanding Target
PT Dyandra
PT Solusi Seni Jaya
Media PT Era Media PT Fortune Far East Fame Prakit PT Rahasia
No. Kriteria Sinergi Digital, PUC Berhad Corporation Kesimpulan
International, Sejahtera, Tbk Indonesia, Tbk Line DDB PCL Holdings PCL Gadis
Tbk (Malaysia) Berhad
Tbk (Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Thailand) Nusantara
(Indonesia) (Malaysia)
(Indonesia)
1 Industri Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising
Kegiatan usaha Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan Jasa periklanan
Produk Jasa Jasa Jasa Jasa Jasa Jasa Jasa Jasa Jasa Sebanding
Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan Terkait dengan
Risiko usaha
industri industri industri industri industri advertising industri advertising industri advertising industri industri
Karakteristik pertumbuhan dan struktur
2 permodalan:
Revenue growth (yoy) 9,80% 318,31% -4,75% -9,12% 26,90% 23,23% 38,96% -9,62% 167,01%
Sebanding
Debt to equity ratio (annual) 44,89% 0,06% 80,37% 0,68% 4,19% 3,60% 0,13% 0,00% no ratio
3 Kinerja keuangan 5 tahun terakhir:
Revenue (CAGR) 53,53% 152,90% 6,01% -4,88% 2,44% 131,17% 35,38% -6,23% 68,24%
Operating profit margin (5 yr. avg.) -12,24% 4,06% 22,89% -16,06% -221,60% -22,06% 7,63% -0,34% 12,17%
Net profit margin (5 yr. avg.) -19,17% 3,01% 8,03% -13,67% -319,70% -41,24% 12,82% 20,34% 11,07% Sebanding
Return on equity (5 yr. avg.) -8,47% 26,25% 5,82% -15,30% -29,22% -2,89% 5,23% 5,84% -0,87%
Return on assets (5 yr. avg.) -4,68% 3,95% 2,27% -12,11% -25,31% -2,67% 4,17% 4,48% 0,69%
4 Ukuran perusahaan:
Total aset (jt Rp) 1.203.643 234.476 1.564.230 40.906 642.420 339.454 848.188 571.635 11.363 Tidak sebanding
5 Pangsa pasar:
Pendapatan (jt Rp) 1.329.122 172.560 439.326 42.587 81.627 156.223 311.182 121.415 13.303 Tidak sebanding
Sumber: data olahan
Dikarenakan kriteria tidak terpenuhi seluruhnya, maka jumlah perusahaan pembanding yang digunakan
adalah 8 perusahaan pembanding. Penilai tidak melakukan penyesuaian terhadap laporan keuangan
perusahaan pembanding, karena:
1. Tidak terdapat pos-pos non-recurring dan extraordinary yang signifikan untuk dilakukan
penyesuaian. Tidak dilakukan penyesuaian untuk window dressing karena tidak terdapat informasi
yang memadai untuk melakukan penyesuaian;
37
Page 52
2. Tidak dilakukan penyesuaian untuk pos-pos non operasi dan transaksi afiliasi karena tidak terdapat
informasi yang memadai untuk dilakukan penyesuaian.
Dalam menggunakan angka pengali untuk ekuitas (equity multiples), Penilai menggunakan multiples
MVIC/BVIC karena:
1. P/Earning, MVIC/EBIT, dan MVIC/EBITDA tidak dapat digunakan karena pada tanggal penilaian,
Perusahaan membukukan rugi bersih, EBIT, dan EBITDA negatif;
2. MVIC/BVIC digunakan dengan mempertimbangkan coefficient variance memiliki deviasi yang kecil
dalam arti bahwa multiples antara perusahaan tersebut tidak berbeda jauh.
Tabel 30. Analisis Perusahaan Pembanding
IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR
PT Solusi PT Fortune Seni Jaya
PT Dyandra Media PT Era Media Far East Fame PT Rahasia
Sinergi Indonesia, PUC Berhad Corporation Prakit Holdings
International, Tbk Sejahtera, Tbk Line DDB PCL Gadis Nusantara
Digital, Tbk Tbk (Malaysia) Berhad PCL (Thailand)
(Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Indonesia) (Malaysia)
Total Aset (jt Rp) 1.203.643 234.476 1.564.230 40.906 642.420 339.454 848.188 571.635 11.363
Total Ekuitas (jt Rp) 592.292 216.884 742.646 33.908 582.203 260.824 671.953 440.136 8.049
Total Pendapatan (jt Rp) 1.329.122 172.560 439.326 42.587 81.627 156.223 311.182 121.415 13.303
Laba (Rugi) Bersih (jt Rp) 70.094 436 58.257 (2.719) (51.544) 51.898 43.025 104.959 (1.877)
Total Debt (jt Rp) 265.907 140 596.852 229 24.415 9.385 904 - -
EBIT (jt Rp) 86.375 1.134 125.302 (2.651) (82.480) 17.092 25.588 (6.175) (1.867)
EBITDA (jt Rp) 153.232 19.384 229.457 (1.902) (45.347) 26.724 30.962 (1.185) (1.159)
IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR
PT Solusi PT Fortune Seni Jaya Standard Coefficient
PT Dyandra Media PT Era Media Far East Fame PT Rahasia Average M edian M in M ax
Sinergi Indonesia, PUC Berhad Corporation Prakit Holdings Deviation Variance
International, Tbk Sejahtera, Tbk Line DDB PCL Gadis Nusantara
Digital, Tbk Tbk (Malaysia) Berhad PCL (Thailand)
(Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Indonesia) (Malaysia)
Harga per lembar saham (IDR) 85 83 154 135 134 1.705 86.310 4.926
Lembar saham (jt) 4.273 7.738 2.255 465 1.918 196 8 60
Kapitalisasi pasar (Jt IDR) 363.202 642.217 347.319 62.805 256.467 334.544 679.260 297.751
MVIC 629.109 642.357 944.171 63.035 280.882 343.929 680.164 297.751
BVIC 858.199 217.024 1.339.498 34.137 606.618 270.209 672.857 440.136 8.049
MVIC/BVIC 0,73 2,96 0,70 1,85 0,46 1,27 1,01 0,68 1,21 0,87 0,46 2,96 0,83 0,69
MVIC/Revenue 0,47 3,72 2,15 1,48 3,44 2,20 2,19 2,45 2,26 2,19 0,47 3,72 1,03 0,45
MVIC/EBIT 7,28 566,43 7,54 (23,78) (3,41) 20,12 26,58 (48,22) 69,07 7,41 (48,22) 566,43 202,42 2,93
MVIC/EBITDA 4,11 33,14 4,11 (33,15) (6,19) 12,87 21,97 (251,33) (26,81) 4,11 (251,33) 33,14 92,84 (3,46)
P/BV 0,61 2,96 0,47 1,85 0,44 1,28 1,01 0,68 1,16 0,84 0,44 2,96 0,87 0,75
P/Earnings 5,18 1.474,14 5,96 (23,10) (4,98) 6,45 15,79 2,84 185,29 5,57 (23,10) 1.474,14 520,90 2,81
P/Revenue 0,27 3,72 0,79 1,47 3,14 2,14 2,18 2,45 2,02 2,16 0,27 3,72 1,15 0,57
Sumber: data olahan
Penggunaan metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek akan menghasilkan indikasi nilai
ekuitas non-pengendali. Objek penilaian merupakan kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis
Nusantara yang merupakan ekuitas pengendali sehingga terdapat penerapan premi kendali untuk
mengkonversi indikasi nilai ekuitas non-pengendali menjadi indikasi nilai ekuitas pengendali karena
berdasarkan informasi dari manajemen calon pembeli dari objek penilaian merupakan pengurus
(direksi, komisaris, dan pemegang saham) di PT Rahasia Gadis Nusantara.
5.2.2. Nilai Ekuitas dengan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Nilai pasar 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 dengan metode
pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek adalah sebagai berikut (dalam jutaan Rupiah, kecuali
dinyatakan lain):
Tabel 31. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa
Efek
M ultiples Average Target Firm Value Debt Equity W eight Equity Value
MVIC/BVIC 1,21 8.049 9.726 - 9.726 100,00% 9.726
9.726
Indikasi nilai ekuitas 100% non-pengendali, marketabilitas 9.726
Indikasi nilai ekuitas 36,45% non-pengendali, marketabilitas 36,45% 3.545
Ditambah: premi kendali 30,00% 1.064
Indikasi nilai ekuitas 36,45% pengendali, marketabilitas 4.609
Dikurang : diskon marketabilitas 30,00% (1.383)
Indikasi nilai ekuitas 36,45% pengendali, non-marketabilitas 3.226
Sumber: data olahan
38
Page 53
5.3. Rekonsiliasi Nilai
Rekonsiliasi nilai menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode diskonto arus kas dan
pendekatan pasar dengan metode pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek untuk nilai pasar
kepemilikan 36,45% saham PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 32. Rekonsiliasi Nilai
Indikasi nilai ekuitas
Indikasi nilai ekuitas
36,45% pengendali,
Metode 36,45% pengendali, Bobot
non-marketabilitas
non-marketabilitas
setelah pembobotan
Diskonto arus kas 3.256 90,00% 2.930
Pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek 3.226 10,00% 323
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, non-marketabilitas 3.253
Sumber: data olahan
5.4. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, termasuk kajian terhadap faktor-faktor relevan
lainnya yang berpengaruh, Penilai berpendapat bahwa nilai pasar kepemilikan 36,45% saham
PT Rahasia Gadis Nusantara per 31 Desember 2023 adalah sebesar:
Rp 3.253.000.000,-
(Tiga Miliar Dua Ratus Lima Puluh Tiga Juta Rupiah)
Mengingat bahwa ada kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan ini dengan
pelaksanaan penilaian saham, maka kesimpulan diatas berlaku bila tidak ada perubahan yang memiliki
dampak yang signifikan terhadap nilai dari perusahaan, baik perusahaan secara internal maupun secara
eksternal yang meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta
peraturan Pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut di atas, maka hasil atas penilaian saham ini mungkin
berbeda.
39
Page 54
Page 55
7. LAMPIRAN
Lampiran 1 : Rekonsiliasi Nilai;
Lampiran 2 : Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas;
Lampiran 3 : Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek;
Lampiran 4 : Laporan Posisi Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 5 : Laporan Laba Rugi Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 6 : Laporan Arus Kas Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 7 : Analisis Rasio Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 8 : Common Size Laporan Posisi Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 9 : Common Size Laporan Laba Rugi Historis PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 10 : Proyeksi Laporan Posisi Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 11 : Proyeksi Laporan Laba Rugi PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 12 : Proyeksi Laporan Arus Kas PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 13 : Proyeksi Analisis Rasio Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 14 : Common Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 15 : Common Size Proyeksi Laporan Laba Rugi PT Rahasia Gadis Nusantara;
Lampiran 16 : Proyeksi Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud;
Lampiran 17 : Yield Bonds 31 Desember 2023;
Lampiran 18 : Beta (Damodaran);
Lampiran 19 : Country Risk Premium (Damodaran);
Lampiran 20 : Data Inflasi dan PDB Bulan Desember Tahun 2019-2023;
Lampiran 21 : Tingkat Suku Bunga Pinjaman Rupiah Bulan Desember 2023;
Lampiran 22 : Asumsi Perhitungan Beban Pajak Penghasilan.
8. REFERENSI
1. Damodaran (beta dan country risk premium);
2. Pratt, Shannon P. dan Alina V. Niculita. 2007. Valuing a Business The Analysis and Appraisal
of Closely Held Companies. 5th Edition. Mc Graw Hill. Halaman 345;
3. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI
Edisi VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 330;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
6. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan;
7. www.idx.co.id (perusahaan pembanding);
8. www.wsj.com (perusahaan pembanding);
9. www.goodstats.id (tinjauan industri);
10. www.bps.go.id (tinjauan industri).
41
Page 56
Lampiran 1
Rekonsiliasi Nilai
Indikasi nilai ekuitas
Indikasi nilai ekuitas
36,45% pengendali,
Metode 36,45% pengendali, Bobot
non-marketabilitas
non-marketabilitas
setelah pembobotan
Diskonto arus kas 3.256 90,00% 2.930
Pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek 3.226 10,00% 323
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, non-marketabilitas 3.253
Yakin sekali=5, Yakin=4, Cukup Yakin=3, Kurang Yakin=2, Tidak Yakin=1
Source: The Appraisal of R eal Estate 14 Edition, Page 643 "R econciling Value I ndication"
Metode Penentuan Pembobotan (Skala Likert) Skor Total
GPTCM
Kecukupan data
Data pasar mendukung untuk dijadikan pembanding 1
Keakuratan
Total aset, pendapatan dan ekuitas sebanding 1
Kelayakan
Penilai meyakini bahwa pendekatan pasar lebih dapat diandalkan 1
Total GPTCM 3
DCF
Kecukupan data
Data proyeksi tersedia 5
Data historis sebanding 5
Keakuratan
Going concern 5
Data pendapatan dan biaya telah dihitung 5
Proyeksi pendapatan dan biaya adalah wajar 5
Kelayakan
Penilai meyakini bahwa pendekatan pendapatan lebih dapat diandalkan 5
Total DCF 30
Total GPTCM+DCF 33
GPTCM DCF
Pembobotan 9,09% 90,91%
Pembulatan 10,00% 90,00%
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 57
Lampiran 2
Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Term inal
31-Des-23 FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028 Value
Laba bersih tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Ditambah:
Penyusutan dan amortisasi 740 724 716 713 613
Beban bunga setelah pajak - - - - -
Dikurangi:
Belanja modal aset tetap (20) (20) (20) (20) (20)
Belanja modal aset tak berwujud (30) - - - (600)
Perubahan modal kerja bersih (1.783) (203) (219) (114) (118)
FCFF 307 1.777 1.777 1.939 1.373 11.051
Tahun 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 5,00
Tingkat diskonto 0,8624 0,7437 0,6414 0,5531 0,4770 0,4770
Nilai kini dari FCFF (31 Desember 2023) 265 1.321 1.139 1.072 655 5.272
Total FCFF 9.725
Ditambah:
Kas dan setara kas 3.037
Dikurangi:
Utang berbunga -
Indikasi 100% nilai ekuitas, pengendali, marketabilitas 12.761
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, marketabilitas 36,45% 4.652
Dikurangi:
Diskon marketabilitas (DLOM) 30,00% (1.395)
Indikasi 36,45% nilai ekuitas, pengendali, non-marketabilitas 3.256
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 58
Lampiran 3
Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
M ultiples Average Target Firm Value Debt Equity W eight Equity Value
MVIC/BVIC 1,21 8.049 9.726 - 9.726 100,00% 9.726
9.726
Indikasi nilai ekuitas 100% non-pengendali, marketabilitas 9.726
Indikasi nilai ekuitas 36,45% non-pengendali, marketabilitas 36,45% 3.545
Ditambah: premi kendali 30,00% 1.064
Indikasi nilai ekuitas 36,45% pengendali, marketabilitas 4.609
Dikurang : diskon marketabilitas 30,00% (1.383)
Indikasi nilai ekuitas 36,45% pengendali, non-marketabilitas 3.226
IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR
PT Solusi PT Fortune Seni Jaya
PT Dyandra Media PT Era Media Far East Fame PT Rahasia
Sinergi Indonesia, PUC Berhad Corporation Prakit Holdings
International, Tbk Sejahtera, Tbk Line DDB PCL Gadis Nusantara
Digital, Tbk Tbk (Malaysia) Berhad PCL (Thailand)
(Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Indonesia) (Malaysia)
Total Aset (jt Rp) 1.203.643 234.476 1.564.230 40.906 642.420 339.454 848.188 571.635 11.363
Total Ekuitas (jt Rp) 592.292 216.884 742.646 33.908 582.203 260.824 671.953 440.136 8.049
Total Pendapatan (jt Rp) 1.329.122 172.560 439.326 42.587 81.627 156.223 311.182 121.415 13.303
Laba (Rugi) Bersih (jt Rp) 70.094 436 58.257 (2.719) (51.544) 51.898 43.025 104.959 (1.877)
Total Debt (jt Rp) 265.907 140 596.852 229 24.415 9.385 904 - -
EBIT (jt Rp) 86.375 1.134 125.302 (2.651) (82.480) 17.092 25.588 (6.175) (1.867)
EBITDA (jt Rp) 153.232 19.384 229.457 (1.902) (45.347) 26.724 30.962 (1.185) (1.159)
IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR
PT Solusi PT Fortune Seni Jaya Standard Coefficient
PT Dyandra Media PT Era Media Far East Fame PT Rahasia Average M edian M in M ax
Sinergi Indonesia, PUC Berhad Corporation Prakit Holdings Deviation Variance
International, Tbk Sejahtera, Tbk Line DDB PCL Gadis Nusantara
Digital, Tbk Tbk (Malaysia) Berhad PCL (Thailand)
(Indonesia) (Indonesia) (Thailand) (Target)
(Indonesia) (Indonesia) (Malaysia)
Harga per lembar saham (IDR) 85 83 154 135 134 1.705 86.310 4.926
Lembar saham (jt) 4.273 7.738 2.255 465 1.918 196 8 60
Kapitalisasi pasar (Jt IDR) 363.202 642.217 347.319 62.805 256.467 334.544 679.260 297.751
MVIC 629.109 642.357 944.171 63.035 280.882 343.929 680.164 297.751
BVIC 858.199 217.024 1.339.498 34.137 606.618 270.209 672.857 440.136 8.049
MVIC/BVIC 0,73 2,96 0,70 1,85 0,46 1,27 1,01 0,68 1,21 0,87 0,46 2,96 0,83 0,69
MVIC/Revenue 0,47 3,72 2,15 1,48 3,44 2,20 2,19 2,45 2,26 2,19 0,47 3,72 1,03 0,45
MVIC/EBIT 7,28 566,43 7,54 (23,78) (3,41) 20,12 26,58 (48,22) 69,07 7,41 (48,22) 566,43 202,42 2,93
MVIC/EBITDA 4,11 33,14 4,11 (33,15) (6,19) 12,87 21,97 (251,33) (26,81) 4,11 (251,33) 33,14 92,84 (3,46)
P/BV 0,61 2,96 0,47 1,85 0,44 1,28 1,01 0,68 1,16 0,84 0,44 2,96 0,87 0,75
P/Earnings 5,18 1.474,14 5,96 (23,10) (4,98) 6,45 15,79 2,84 185,29 5,57 (23,10) 1.474,14 520,90 2,81
P/Revenue 0,27 3,72 0,79 1,47 3,14 2,14 2,18 2,45 2,02 2,16 0,27 3,72 1,15 0,57
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 59
Lampiran 4
Laporan Posisi Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.359 4.394 1.762 3.037
Deposito - 125 - -
Piutang usaha 76 428 1.198 3.588
Piutang lain-lain 800 538 16 0,16
Persediaan - - 521 668
Pajak dibayar dimuka - - - 183
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 91 91 669 520
Total Aset Lancar 3.325 5.575 4.167 7.996
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 10 44 74 71
Aset tak berwujud-bersih 5.328 4.476 5.959 3.271
Aset pajak tangguhan - - - 24
Total Aset Tidak Lancar 5.338 4.520 6.032 3.367
TOTAL ASET 8.663 10.095 10.199 11.363
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - 58 155 2.825
Utang lain-lain 500 134 5 326
Utang pajak 4 41 111 34
Beban akrual 25 25 - 130
Total Liabilitas Jangka Pendek 529 257 271 3.314
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - - 1 -
Total Liabilitas Jangka Panjang - - 1 -
TOTAL LIABILITAS 529 257 272 3.314
EKUITAS
Modal saham 8.000 8.000 8.000 8.000
Saldo laba 135 1.838 1.926 49
TOTAL EKUITAS 8.135 9.838 9.926 8.049
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 8.663 10.095 10.199 11.363
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 60
Lampiran 5
Laporan Laba Rugi Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Pendapatan 660 4.700 4.982 13.303
Sosial media 660 4.478 4.339 6.655
Festival - - 218 5.359
Kosmetik - - 193 1.262
Lain-lain - 222 233 28
Beban operasi (523) (2.979) (4.721) (15.170)
Beban festival - - (50) (4.414)
Gaji dan tunjangan (55) (1.157) (2.341) (2.901)
Cadangan penurunan nilai aset tidak berwujud - - - (2.000)
Keperluan kantor (27) (202) (298) (1.737)
Sewa kendaraan dan peralatan - (15) (74) (1.295)
Amortisasi (172) (859) (517) (687)
Beban pokok merchandise (88) (197) (66) (664)
Sumbangan - (123) (321) (289)
Promosi dan iklan - - (14) (260)
Perjalanan dinas - - (9) (250)
Konsumsi - - (59) (210)
Perizinan - (18) (129) (151)
Jasa profesional - (65) (755) (145)
Perbaikan dan pemeliharaan (107) (251) (20) (40)
Penyusutan - - (14) (21)
Lain-lain (72) (90) (62) (93)
Laba (rugi) operasi 138 1.721 261 (1.867)
Pendapatan keuangan - 6 28 3
Pendapatan (beban) lain-lain (3) (0,0002) (142) 98
Laba (rugi) sebelum pajak 135 1.727 147 (1.766)
Beban pajak - (24) (58) (112)
Laba (rugi) tahun berjalan 135 1.703 89 (1.877)
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 61
Lampiran 6
Laporan Arus Kas Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan kas dari pelanggan 584 4.349 4.211 10.900
Penerimaan (pembayaran) pada pemasok (361) (897) (2.994) (6.629)
Pembayaran pada karyawan (55) (1.143) (2.341) (2.897)
Pembayaran pajak penghasilan - - (13) (235)
Kas Neto yang Diperoleh
168 2.308 (1.136) 1.140
dari/(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan aset tak berwujud (5.500) - (2.000) -
Perolehan aset tetap (10) (41) (44) (18)
Penerimaan bunga - - 28 3
Penempatan deposito berjangka - (125) - -
Kas Neto yang Diperoleh
dari/(Digunakan untuk) Aktivitas (5.510) (166) (2.016) (15)
Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Perubahan piutang pihak berelasi (800) 262 522 16
Perubahan utang pihak berelasi 500 (369) (126) 134
Penerimaan modal disetor 8.000 - - -
Kas Neto yang Diperoleh
dari/(Digunakan untuk) Aktivitas 7.700 (106) 396 150
Pendanaan
Perubahan Neto Kas dan Setara Kas 2.359 2.035 (2.757) 1.275
Kas dan Setara Kas Awal Tahun - 2.359 4.519 1.762
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 2.359 4.394 1.762 3.037
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 62
Lampiran 7
Analisis Rasio Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
RASIO LIKUIDITAS
Rasio kas 4,46x 17,08x 6,49x 0,92x
Rasio lancar 6,29x 21,67x 15,36x 2,41x
Rasio cepat 6,29x 21,67x 13,44x 2,21x
RASIO AKTIVITAS
Rasio perputaran piutang usaha 9 11 4 4
Rasio perputaran persediaan no ratio no ratio 0,13 1
Rasio perputaran utang usaha no ratio 1 5 1
Hari piutang usaha 11 33 88 98
Hari persediaan no ratio no ratio 2.889 367
Hari utang usaha no ratio 261 68 716
RASIO PROFITABILITAS
Rasio marjin laba (rugi) operasi 20,87% 36,62% 5,24% -14,03%
Rasio marjin laba (rugi) bersih 20,37% 36,24% 1,78% -14,11%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap aset 1,55% 16,87% 0,87% -16,52%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap ekuitas 1,65% 17,31% 0,89% -23,32%
RASIO SOLVABILITAS
Rasio utang terhadap aset no ratio no ratio no ratio no ratio
Rasio utang terhadap ekuitas no ratio no ratio no ratio no ratio
Keterangan:
- Hari yang digunakan untuk perhitungan rasio aktivitas tahun 2020 adalah 92 hari;
- Hari yang digunakan untuk perhitungan rasio aktivitas tahun 2021-2023 adalah 365 hari;
- Beban po
pokok pe
pendapatan yang
ya digunakan
d untuk
u perhitungan
pe hari persediaan
uta g usa aadalah
ada a beban se a merchandise;
beba pokok e da aa da pe a ata da jasa
profesional.
Page 63
Lampiran 8
Com m on Size Laporan Posisi Keuangan Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
31-Des-20 31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 27,22% 43,53% 17,27% 26,72%
Deposito 0,00% 1,24% 0,00% 0,00%
Piutang usaha 0,88% 4,24% 11,75% 31,58%
Piutang lain-lain 9,23% 5,33% 0,16% 0,00%
Persediaan 0,00% 0,00% 5,11% 5,88%
Pajak dibayar dimuka 0,00% 0,00% 0,00% 1,61%
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 1,05% 0,90% 6,56% 4,58%
Total Aset Lancar 38,39% 55,23% 40,85% 70,37%
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 0,11% 0,43% 0,72% 0,63%
Aset tak berwujud-bersih 61,50% 44,34% 58,42% 28,79%
Aset pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,00% 0,21%
Total Aset Tidak Lancar 61,61% 44,77% 59,15% 29,63%
TOTAL ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 0,00% 0,57% 1,52% 24,86%
Utang lain-lain 5,77% 1,32% 0,05% 2,87%
Utang pajak 0,04% 0,41% 1,09% 0,30%
Beban akrual 0,29% 0,25% 0,00% 1,14%
Total Liabilitas Jangka Pendek 6,10% 2,55% 2,66% 29,17%
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,01% 0,00%
Total Liabilitas Jangka Panjang 0,00% 0,00% 0,01% 0,00%
TOTAL LIABILITAS 6,10% 2,55% 2,67% 29,17%
EKUITAS
Modal saham 92,35% 79,25% 78,44% 70,41%
Saldo laba 1,55% 18,20% 18,89% 0,43%
TOTAL EKUITAS 93,90% 97,45% 97,33% 70,83%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Page 64
Lampiran 9
Com m on Size Laporan Laba Rugi Historis PT Rahasia Gadis Nusantara
Audit Audit Audit Audit
Okt-Des 20 FY 2021 FY 2022 FY 2023
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sosial media 100,00% 95,27% 87,08% 50,03%
Festival 0,00% 0,00% 4,37% 40,28%
Kosmetik 0,00% 0,00% 3,88% 9,48%
Lain-lain 0,00% 4,73% 4,67% 0,21%
Beban operasi -79,13% -63,38% -94,76% -114,03%
Beban festival 0,00% 0,00% -1,00% -33,18%
Gaji dan tunjangan -8,38% -24,62% -46,99% -21,81%
Cadangan penurunan nilai aset tidak berwujud 0,00% 0,00% 0,00% -15,03%
Keperluan kantor -4,10% -4,31% -5,98% -13,06%
Sewa kendaraan dan peralatan 0,00% -0,33% -1,49% -9,73%
Amortisasi -26,02% -18,28% -10,38% -5,17%
Beban pokok merchandise -13,40% -4,18% -1,32% -4,99%
Sumbangan 0,00% -2,62% -6,44% -2,17%
Promosi dan iklan 0,00% 0,00% -0,28% -1,95%
Perjalanan dinas 0,00% 0,00% -0,18% -1,88%
Konsumsi 0,00% 0,00% -1,19% -1,58%
Perizinan 0,00% -0,39% -2,58% -1,14%
Jasa profesional 0,00% -1,38% -15,16% -1,09%
Perbaikan dan pemeliharaan -16,27% -5,35% -0,40% -0,30%
Penyusutan 0,00% 0,00% -0,28% -0,15%
Cadangan kerugian (penurunan) pemulihan nilai piutang 0,00% 0,00% 0,16% -0,10%
Lain-lain -10,96% -1,92% -1,25% -0,70%
Laba (rugi) operasi 20,87% 36,62% 5,24% -14,03%
Pendapatan keuangan 0,00% 0,12% 0,55% 0,03%
Pendapatan (beban) lain-lain -0,50% 0,00% -2,85% 0,74%
Laba (rugi) sebelum pajak 20,37% 36,74% 2,94% -13,27%
Beban pajak 0,00% -0,50% -1,16% -0,84%
Laba (rugi) tahun berjalan 20,37% 36,24% 1,78% -14,11%
Page 65
Lampiran 10
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3.344 5.120 6.897 8.836 10.209
Piutang usaha 2.822 2.996 3.184 3.284 3.387
Piutang lain-lain 0,16 0,16 0,16 0,16 0,16
Persediaan 666 704 744 767 791
Pajak dibayar dimuka 183 183 183 183 183
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 520 520 520 520 520
Total Aset Lancar 7.536 9.524 11.528 13.590 15.091
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 65 54 47 42 40
Aset tak berwujud-bersih 2.588 1.895 1.207 518 527
Aset pajak tangguhan 24 24 24 24 24
Total Aset Tidak Lancar 2.677 1.973 1.278 585 591
TOTAL ASET 10.212 11.497 12.806 14.175 15.682
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 275 283 292 301 311
Utang lain-lain 326 326 326 326 326
Utang pajak 34 34 34 34 34
Beban akrual 130 130 130 130 130
Total Liabilitas Jangka Pendek 764 772 781 791 800
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang - - - - -
TOTAL LIABILITAS 764 772 781 791 800
EKUITAS
Modal saham 8.000 8.000 8.000 8.000 8.000
Saldo laba 1.449 2.725 4.024 5.384 6.882
TOTAL EKUITAS 9.449 10.725 12.024 13.384 14.882
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 10.212 11.497 12.806 14.175 15.682
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 66
Lampiran 11
Proyeksi Laporan Laba Rugi PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Pendapatan 14.082 14.951 15.887 16.386 16.900
Sosial media 6.865 7.082 7.305 7.534 7.771
Festival 5.884 6.461 7.094 7.316 7.546
Kosmetik 1.333 1.408 1.488 1.535 1.583
Beban operasi (12.682) (13.417) (14.221) (14.642) (14.980)
Beban festival (4.825) (5.298) (5.817) (5.999) (6.188)
Gaji dan tunjangan (2.992) (3.086) (3.183) (3.283) (3.386)
Keperluan kantor (675) (717) (761) (785) (810)
Sewa kendaraan dan peralatan (1.298) (1.338) (1.381) (1.424) (1.469)
Amortisasi (713) (693) (688) (688) (591)
Beban pokok merchandise (666) (704) (744) (767) (791)
Sumbangan (296) (314) (334) (344) (355)
Promosi dan iklan (261) (269) (278) (286) (295)
Perjalanan dinas (254) (262) (270) (279) (288)
Konsumsi (213) (220) (226) (234) (241)
Perizinan (155) (164) (175) (180) (186)
Jasa profesional (172) (177) (183) (188) (194)
Perbaikan dan pemeliharaan (42) (45) (48) (49) (51)
Penyusutan (27) (30) (27) (25) (22)
Lain-lain (94) (100) (106) (110) (113)
Laba (rugi) operasi 1.400 1.533 1.666 1.743 1.920
Pendapatan keuangan - - - - -
Pendapatan (beban) lain-lain - - - - -
Laba (rugi) sebelum pajak 1.400 1.533 1.666 1.743 1.920
Beban pajak - (257) (367) (384) (422)
Laba (rugi) tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 67
Lampiran 12
Proyeksi Laporan Arus Kas PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laba (rugi) tahun berjalan 1.400 1.276 1.300 1.360 1.498
Penyusutan dan amortisasi 740 724 716 713 613
(Penambahan) pengurangan piutang usaha 766 (174) (188) (100) (103)
(Penambahan) pengurangan persediaan 1 (38) (40) (23) (24)
Penambahan (pengurangan) utang usaha (2.550) 9 9 9 9
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
357 1.797 1.797 1.959 1.993
untuk) Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan aset tetap (20) (20) (20) (20) (20)
Perolehan aset tak berwujud (30) - - - (600)
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
(50) (20) (20) (20) (620)
untuk) Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas Neto yang Diperoleh dari/(Digunakan
- - - - -
untuk) Aktivitas Pendanaan
Perubahan Neto Kas dan Setara Kas 307 1.777 1.777 1.939 1.373
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 3.037 3.344 5.120 6.897 8.836
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 3.344 5.120 6.897 8.836 10.209
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 68
Lampiran 13
Proyeksi Analisis Rasio Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
RASIO LIKUIDITAS
Rasio kas 4,38x 6,63x 8,83x 11,18x 12,76x
Rasio lancar 9,87x 12,33x 14,75x 17,19x 18,86x
Rasio cepat 8,99x 11,42x 13,80x 16,22x 17,87x
RASIO AKTIVITAS
Rasio perputaran piutang usaha 5 5 5 5 5
Rasio perputaran persediaan 1 1 1 1 1
Rasio perputaran utang usaha 5 5 5 5 5
Hari piutang usaha 73 73 73 73 73
Hari persediaan 365 365 365 365 365
Hari utang usaha 68 68 68 68 68
RASIO PROFITABILITAS
Rasio marjin laba (rugi) operasi 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Rasio marjin laba (rugi) bersih 9,94% 8,54% 8,18% 8,30% 8,86%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap aset 13,71% 11,10% 10,15% 9,59% 9,55%
Rasio marjin laba (rugi) bersih terhadap ekuitas 14,82% 11,90% 10,81% 10,16% 10,06%
RASIO SOLVABILITAS
Rasio utang terhadap aset no ratio no ratio no ratio no ratio no ratio
Rasio utang terhadap ekuitas no ratio no ratio no ratio no ratio no ratio
Keterangan:
- Hari yang digunakan untuk perhitungan rasio aktivitas adalah 365 hari;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari persediaan adalah beban pokok merchandise;
- Beban pokok pendapatan yang digunakan untuk perhitungan hari utang usaha adalah beban sewa kendaraan dan peralatan dan jasa profesional.
Page 69
Lampiran 14
Com m on Size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-24 31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 32,74% 44,54% 53,86% 62,33% 65,10%
Piutang usaha 27,63% 26,06% 24,86% 23,17% 21,60%
Piutang lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Persediaan 6,53% 6,12% 5,81% 5,41% 5,05%
Pajak dibayar dimuka 1,79% 1,59% 1,43% 1,29% 1,17%
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 5,09% 4,52% 4,06% 3,67% 3,32%
Total Aset Lancar 73,79% 82,84% 90,02% 95,87% 96,23%
Aset Tidak Lancar
Aset tetap-bersih 0,63% 0,47% 0,37% 0,30% 0,26%
Aset tak berwujud-bersih 25,34% 16,48% 9,42% 3,66% 3,36%
Aset pajak tangguhan 0,24% 0,21% 0,19% 0,17% 0,15%
Total Aset Tidak Lancar 26,21% 17,16% 9,98% 4,13% 3,77%
TOTAL ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 2,69% 2,46% 2,28% 2,13% 1,98%
Utang lain-lain 3,19% 2,83% 2,54% 2,30% 2,08%
Utang pajak 0,33% 0,29% 0,26% 0,24% 0,22%
Beban akrual 1,27% 1,13% 1,01% 0,91% 0,83%
Total Liabilitas Jangka Pendek 7,48% 6,72% 6,10% 5,58% 5,10%
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
TOTAL LIABILITAS 7,48% 6,72% 6,10% 5,58% 5,10%
EKUITAS
Modal saham 78,34% 69,58% 62,47% 56,44% 51,01%
Saldo laba 14,19% 23,70% 31,43% 37,98% 43,88%
TOTAL EKUITAS 92,52% 93,28% 93,90% 94,42% 94,90%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Page 70
Lampiran 15
Com m on Size Proyeksi Laporan Laba Rugi PT Rahasia Gadis Nusantara
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sosial media 48,75% 47,37% 45,98% 45,98% 45,98%
Festival 41,78% 43,21% 44,65% 44,65% 44,65%
Kosmetik 9,47% 9,42% 9,37% 9,37% 9,37%
Beban operasi -90,06% -89,75% -89,51% -89,36% -88,64%
Beban festival -34,26% -35,43% -36,61% -36,61% -36,61%
Gaji dan tunjangan -21,25% -20,64% -20,03% -20,03% -20,03%
Keperluan kantor -4,79% -4,79% -4,79% -4,79% -4,79%
Sewa kendaraan dan peralatan -9,21% -8,95% -8,69% -8,69% -8,69%
Amortisasi -5,06% -4,64% -4,33% -4,20% -3,50%
Beban pokok merchandise -4,73% -4,71% -4,68% -4,68% -4,68%
Sumbangan -2,10% -2,10% -2,10% -2,10% -2,10%
Promosi dan iklan -1,85% -1,80% -1,75% -1,75% -1,75%
Perjalanan dinas -1,80% -1,75% -1,70% -1,70% -1,70%
Konsumsi -1,51% -1,47% -1,43% -1,43% -1,43%
Perizinan -1,10% -1,10% -1,10% -1,10% -1,10%
Jasa profesional -1,22% -1,18% -1,15% -1,15% -1,15%
Perbaikan dan pemeliharaan -0,30% -0,30% -0,30% -0,30% -0,30%
Penyusutan -0,19% -0,20% -0,17% -0,15% -0,13%
Lain-lain -0,67% -0,67% -0,67% -0,67% -0,67%
Laba (rugi) operasi 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Pendapatan keuangan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pendapatan (beban) lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Laba (rugi) sebelum pajak 9,94% 10,25% 10,49% 10,64% 11,36%
Beban pajak 0,00% -1,72% -2,31% -2,34% -2,50%
Laba (rugi) tahun berjalan 9,94% 8,54% 8,18% 8,30% 8,86%
Page 71
Lampiran 16
Proyeksi Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud
Aset Tetap
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Harga perolehan awal 113 133 153 173 193
Penambahan 20 20 20 20 20
Harga perolehan akhir 133 153 173 193 213
Dikurangi:
Akumulasi depresiasi awal 42 69 99 126 151
Penambahan 27 30 27 25 22
Akumulasi depresiasi akhir 69 99 126 151 173
Nilai buku 65 54 47 42 40
Aset Tak Berwujud
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Harga perolehan awal 5.507 5.537 5.537 5.537 5.537
Penambahan 30 - - - 600
Harga perolehan akhir 5.537 5.537 5.537 5.537 6.137
Dikurangi:
Akumulasi amortisasi awal 2.236 2.949 3.642 4.330 5.019
Penambahan 713 693 688 688 591
Akumulasi amortisasi akhir 2.949 3.642 4.330 5.019 5.610
Nilai buku 2.588 1.895 1.207 518 527
Keterangan:
Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Page 72
Lampiran 17 Yield Bonds 31 Desember 2023
Page 73
Lampiran 18
Beta (Damodaran)
Date updated: 5-Jan-24 YouTube Video explaining estimation
Created by: Aswath Damodaran, adamodar@stern.nyu.edu choices and process.
What is this data? Beta, Unlevered beta and other risk measures Emerging Markets
Home Page: http://www.damodaran.com
Data website: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/data.html
Companies in each industry: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/indname.xls
Variable definitions: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/datafile/variable.htm
Do you want to use marginal or effective tax rates in unlevering betas? Marginal
If marginal tax rate, enter the marginal tax rate to use 24,83%
Effective Unlevered beta corrected for
Industry Name Number of firms Beta D/E Ratio Tax rate Unlevered beta Cash/Firm value cash HiLo Risk Standard deviation of equity
Advertising 154 1,61 8,90% 11,42% 1,51 11,08% 1,70 0,4412 41,56%
Page 74
Lampiran 19
Country R isk P rem ium (Damodaran)
Country and Equity R isk Prem ium s
Date of update: 1-Jan-24
Enter the current risk premium for a mature equity market 4,60%
Do you want to adjust the country default spread for the additional volatility of the equ Yes
If yes, enter the multiplier to use on the default spread (See worksheet for volatility nu 1,34
M oody's R ating-based Total Equity Country R isk Sovereign CDS, Total Equity R isk Country R isk
Country Africa
rating Default Spread R isk Prem ium Prem ium net of US Prem ium 2 Prem ium 3
Indonesia Asia Baa2 2,07% 7,38% 2,78% 0,74% 5,59% 0,99%
Uzbekistan Eastern Europe & Russia Ba3 3,92% 9,86% 5,26% NA NA NA
Venezuela Central and South America C 17,50% 28,09% 23,49% 10,67% 18,92% 14,32%
Vietnam Asia Ba2 3,28% 9,00% 4,40% 1,26% 6,29% 1,69%
Zambia Africa Caa3 10,90% 19,23% 14,63% NA NA NA
Page 75
Lampiran 20
Data Inflasi dan PDB Bulan Tahun 2019-2023
Inflasi PDB's Indonesia Growth
Tahun Tingkat Inflasi Tahun Laju PDB
Des-19 2,72% 2019 5,02%
Des-20 1,68% 2020 -2,07%
Des-21 1,87% 2021 3,69%
Des-22 5,51% 2022 5,31%
Des-23 2,61% 2023 5,05%
Average 2,88% Average 3,40%
Page 76
Lampiran 21
Tingkat Suku Bunga Pinjaman Rupiah Bulan Desember 2023
I.26 SUKU BUNGA PINJAMAN RUPIAH YANG DIBERIKAN I.26 INTEREST RATE OF RUPIAH LOANS
(Persen Per Tahun) (Percent Per Annum)
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
1 Bank Persero State Banks 1
2 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 10,54 10,00 9,72 8,77 8,34 8,29 8,93 Working Capital Loans 2
3 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 10,29 10,34 9,75 8,87 8,49 8,72 9,41 Investment Loans 3
4 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 12,35 11,20 11,44 10,56 10,14 9,65 9,27 Consumer Loans 4
5 Bank Pemerintah Daerah Regional Government Banks 5
6 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 11,74 11,23 10,80 10,22 9,45 8,85 9,02 Working Capital Loans 6
7 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 11,39 11,05 11,04 10,40 9,35 9,16 9,06 Investment Loans 7
8 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 12,77 12,21 11,75 11,48 11,09 10,64 10,40 Consumer Loans 8
9 Bank Swasta Nasional Private National Banks 9
10 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 11,12 10,95 10,54 9,70 9,13 9,17 9,01 Working Capital Loans 10
11 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 10,89 10,67 10,02 8,81 8,22 8,28 8,23 Investment Loans 11
12 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 12,17 11,41 11,10 10,65 10,13 10,54 10,69 Consumer Loans 12
13 Bank Asing dan Bank Campuran Foreign Banks and Joint Banks 13
14 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 7,83 8,04 7,83 6,76 5,69 6,55 6,92 Working Capital Loans 14
15 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,84 7,56 8,83 7,24 6,20 7,91 8,51 Investment Loans 15
16 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 24,90 23,87 22,91 22,07 23,23 23,12 22,14 Consumer Loans 16
17 Bank Umum Commercial Banks 17
18 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 10,68 10,34 10,03 9,15 8,59 8,60 8,86 Working Capital Loans 18
19 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 10,56 10,38 9,90 8,88 8,35 8,51 8,81 Investment Loans 19
20 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 12,66 11,73 11,62 10,97 10,53 10,36 10,13 Consumer Loans 20
-Sejak periode data Agustus 2017, terdapat perubahan cakupan Bank Swasta Nasional dan Pemerintah akibat adanya perubahan status pada salah satu bank -Since the data period of August 2017, there is a channge of coverage of National Private Bank and
Page 77
Lampiran 22
Asumsi Perhitungan Beban Pajak Penghasilan
Audit Audit Audit Audit Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Tarif
FY 2020 FY 2021 FY 2022 FY 2023 FY 2024 FY 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028
Laba (rugi) sebelum pajak 135 1.727 147 (1.766) 1.400 1.533 1.666 1.743 1.920
Kompensasi pajak tahun 2023 (1.400) (366)
Dasar pengenaan pajak - 1.168 1.666 1.743 1.920
Pajak penghasilan 22,00% - (257) (367) (384) (422)
Names mentioned 64 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT RAHASIA GADIS NUSANTARA Oleh KJPP Herman Meirizki
p.1
unresolved
org
RAHASIA GADIS NUSANTARA Oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.1
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara
p.2 ×89
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×3
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki
p.2 ×3
unresolved
org
PT RAHASIA GADIS NUSANTARA Maksud
p.2
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Bidang
p.3 ×2
unresolved
org
KJPP HMR
p.3 ×2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.3 ×16
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara. Catatan
p.3 ×3
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara. Kondisi-kondisi
p.4 ×2
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara. Kejadian Penting Setelah
p.5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.6 ×13
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara RGN
p.13
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanubrata
p.19 ×4
unresolved
org
Bambang & Rekan
p.19 ×3
unresolved
person
Bambang Subagyo
p.19 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Johan
p.19
unresolved
org
Mustika & Rekan
p.19
unresolved
person
H. Fuad Hasan
p.19 ×2
unresolved
person
CPA.
p.19
unresolved
person
Julio Jayawardhani
p.20 ×2
unresolved
org
PT Kreasi Karya Bangsa
p.20 ×5
unresolved
org
PT Kreasi Karya Bangsa. Wawancara
p.20
unresolved
person
Lusiana Susanto Anindyarta
p.20
unresolved
person
Silvia Magdalena Simanjuntak
p.20
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.20
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Nomor S-
p.20
unresolved
org
Seni Jaya Corporation
p.22 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.23
unresolved
org
PT Modal Ventura YCAB
p.24
unresolved
org
PT Sayap Mas Utama
p.26
unresolved
org
PT Jaringan Jasa Sukses Bersama
p.26
unresolved
org
PT Wira Pamungkasi
p.26
unresolved
org
Konimex Tbk
p.26 ×2
unresolved
org
PT Clozette Interaktif
p.26
unresolved
org
PT Wira Pamungkas Indonesia
p.26
unresolved
org
PT Terra Klinik
p.26
unresolved
org
PT Rans Entertainment
p.26
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Laba
p.30
unresolved
org
PT Dyandra
p.34 ×3
unresolved
org
PT Fortune
p.34 ×7
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Media
p.34 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik
p.38
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara. Penilai
p.42 ×3
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara. Tabel
p.48
unresolved
org
PT Dyandra Media
p.51 ×5
unresolved
org
Gadis Tbk
p.51
unresolved
org
Berhad Tbk
p.51
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Audit
p.59 ×6
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
p.65 ×3
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara Proyeksi
p.66 ×3
unresolved
org
Bank Campuran
p.76
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
13563 ms
12 Sep 2026 22:59
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': 'IDR',
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '9.17'}