Skip to content
Back to announcement

20240807_BYAN_Informasi Transaksi Afiliasi_31692343_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BYAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 55

Page 1
Laporan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion)
    atas Rencana Transaksi Perjanjian untuk
 Pengaspalan Jalan Pengangkutan 93,4 km dan
    Side Dump Loops di Kutai Kartanegara -
  Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima
       dengan PT Kalimantan Citra Bara

       File No. : 007/LPR-DAZ/PDM-BYN/VI/2024
Page 2
                                     R e g i s t e re d P r o p e r t y & B u s i n e s s A p p r a i s e r s
                                      No. Izin K J P P 2.15.00128 Wilayah Kerja Seluruh Indonesia


   Jakarta, 28 Juni 2024
   No.        :   007/LPR-DAZ/PDM-BYN/VI/2024
   Perihal    :   Laporan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi
                  Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang
                  93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur
                  antara PT Fajar Sakti Prima dengan PT Kalimantan Citra Bara.

   Kepada Yth,
   PT BAYAN RESOURCES TBK
   Gedung Office 8, Lantai 37, Unit A-H,
   Jl. Senopati No. 8B
   Senayan, Kebayoran Baru
   Jakarta Selatan – 12190

   Dengan Hormat,
   Berdasarkan permintaan dari PT Bayan Resources Tbk (dalam Fairness Opinion ini disebut “BYAN”
   atau “Perseroan”) untuk melakukan penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi Penjanjian
   untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di
   Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima (selanjutnya disebut “FSP”)
   dengan PT Kalimantan Citra Bara (selanjutnya disebut “KCB”), yang tertuang dalam Surat
   Penawaran No. 109/SP-DAZ/PDM-BR/V/2024, tanggal 27 Mei 2024 dari Kantor Jasa Penilai
   Publik Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan yang telah disetujui. Dengan ini kami menyatakan bahwa
   kami telah melakukan investigasi dan analisis atas opini kewajaran rencana transaksi di atas
   serta menyampaikan laporan ini untuk keperluan pengguna laporan.

   1. Identifikasi Status Penilai
   Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Pardomuan, S.T.P., M.M., MAPPI (Cert.), dengan Izin
   Penilai Bisnis No. B-1.12.00327 yang merupakan Penilai Publik pada Kantor Jasa Penilai Publik
   Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan (“KJPP DAZ REKAN”).
   KJPP DAZ REKAN merupakan Persekutuan Perdata (Partnership) yang bergerak dalam bidang
   Penilaian Properti dan Bisnis. KJPP DAZ REKAN memiliki kompetensi sebagai penilai publik
   dengan izin dari Menteri Keuangan No. 2.15.00128, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
   No. 391/KM.1/2015, tanggal 15 Mei 2015, dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
   berdasarkan Surat No. S-438/PM.02/2023 tanggal 10 Maret 2023 dengan Surat Tanda Terdaftar
   Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-46/PM.02/2023 tanggal 10 Maret 2023 sebagai
   Penilai Properti dan Bisnis di Pasar Modal.
   Seluruh penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan
   tim penugasan di bawah koordinator Penilai Publik atau penanggung jawab penilaian, serta
   tidak memiliki potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian.
   2. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
   • Identitas Pemberi Tugas
      Nama Perusahaan               : PT Bayan Resources Tbk
      Alamat                        : Gedung Office 8, Lantai 37, Unit A-H,
                                      Jl. Senopati No. 8B
                                      Senayan, Kebayoran Baru
                                      Kota ADM Jakarta Selatan
                                      DKI Jakarta – 12190
      Bidang usaha                  : Holding, Perdagangan Besar, dan Pengelolaan Terminal Khusus
                                      Batubara
      Telepon/Faks                  : (021) 29356888 / (021) 29356999
      Email                         : corporate.secretary@bayan.com.sg
   • Pengguna Laporan               : PT Bayan Resources Tbk
JAKARTA BRANCH OFFICE :                                                                                                     HEAD OFFICE :
Apple 1 Condovilla, Unit C/Q/GF/07                                                             The Bellagio Boutique Mall Lt. 2 No. OL314B
Jl. Jati Padang Raya, Pasar Minggu                                                     Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4.3, Kuningan Timur,
Jakarta Selatan - 12540                                                                                 Setiabudi, Jakarta Selatan - 12950
Phone/fax : (021) 27844160                                                                             Website : www.kjppdazrekan.co.id
Email : contact1kjppdazrekan@gmail.com
         contact1@kjppdazjakarta.co.id

       Kantor Pusat : Jakarta Selatan (P)                 Kantor Cabang : Jakarta Selatan (PB); Pekanbaru (P); Medan (P)
Page 3
3. Identifikasi Objek Penilaian

Objek penilaian adalah penyusunan pendapat kewajaran (fairness opinion) atas Rencana
Transaksi Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan
Side Dump Loops di Lokasi Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima
dengan PT Kalimantan Citra Bara.
Selanjutnya dalam laporan ini rencana transaksi di atas akan disebut sebagai “Rencana
Transaksi”.

4. Alasan dan Latar Belakang

Komoditas batubara tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu faktor pendorong kemajuan
peradaban sejak era industri dimulai hingga ke masa modern. Terlepas dari reputasinya yang
negatif, batubara tetap menjadi sumber energi utama bagi dunia terutama negara
berkembang agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan pasar
yang berkembang. Di sisi lain, BYAN memahami bahwa pelaku industri pertambangan juga
mengemban tanggung jawab yang besar untuk meminimalkan dampak terhadap
lingkungan hidup selama transisi dunia menuju energi terbarukan dan memastikan
pembangunan yang berkelanjutan di dunia untuk waktu yang akan datang.
Rencana Pengaspalan Jalan Pengangkutan milik FSP yang merupakan anak perusahaan
BYAN, sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur
diharapkan :
-   Dapat memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki FSP dari hulu ke hilir;
-   Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, dimana hal ini sejalan dengan
    peningkatan rencana produksi FSP;
-   Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki FSP;
-   Agar kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif dan efisien yang akan
    berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara kepada customer;
-   Dapat menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk perusahaan;
-   Biaya keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan dan
    berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman batubara dari
    ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
-   Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi Jangka
    Panjang.

5. Jenis Mata Uang yang Digunakan

Rencana Transaksi menggunakan mata uang Rupiah.

6. Maksud dan Tujuan Penilaian

Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat kewajaran (fairness
opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam rangka memenuhi ketentuan
peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, tanggal 1 Juli 2020 (“POJK 42/2020”).
Dalam melakukan penilaian atas Rencana Transaksi, kami berpedoman pada peraturan OJK
Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilai Bisnis di Pasar
Modal, tanggal 25 Mei 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia
2018 (SPI 2018 Edisi VII) serta peraturan perundangan yang berlaku.
Berdasarkan penjelasan dari manajemen BYAN, rencana transaksi di atas memenuhi
ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi, namun bukan transaksi material karena nilai
rencana transaksi di bawah 20% dari ekuitas BYAN per 31 Desember 2023.




                                               ii
Page 4
7. Tanggal Penilaian

• Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023.
• Tanggal laporan penilaian adalah 28 Juni 2024.

8. Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk mengumpulkan
data dengan cara melakukan inspeksi, wawancara dengan manajemen, serta melakukan
penelaahan, perhitungan dan analisis dari data dan informasi yang diperoleh dari
manajemen maupun sumber-sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.

9. Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran
Untuk dapat memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan
analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan analisis atas kewajaran nilai transaksi.
Analisis dilakukan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari manajemen BYAN
serta dari berbagai sumber lainnya, yaitu:
1. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang telah
   diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam
   laporan No: 00219/2.1025/AU.1/02/1122-1/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024;
2. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, yang telah
   diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam
   laporan No: 00463/2.1025/AU.1/02/1130-2/1/III/2022 tanggal 30 Maret 2022;
3. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, yang telah
   diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam
   laporan No: 00448/2.1025/AU.1/02/1130-1/1/III/2021 tanggal 30 Maret 2021;
4. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2023, yang telah diaudit oleh KAP
   Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No:
   00237/2.1025/AU.1/02/1122-1/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024;
5. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2022, yang telah diaudit oleh KAP
   Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No:
   00263/2.1025/AU.1/02/1130-3/1/III/2023 tanggal 9 Maret 2023;
6. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2021, yang telah diaudit oleh KAP
   Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No:
   00410/2.1025/AU.1/02/1130-2/1/III/2022 tanggal 24 Maret 2022;
7. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2023, yang telah diaudit oleh Efendy &
   Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00053/2.0937/AU.1/02/1791-
   1/1/IV/2024 tanggal 15 April 2024;
8. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2022, yang telah diaudit oleh Dra Suhartati
   & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00042/3.0406/AU.1/02/1265-
   3/1/IV/2023 tanggal 3 April 2023;
9. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2021, yang telah diaudit oleh Dra Suhartati
   & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00038/3.0406/AU.1/02/1265-
   2/1/IV/2022 tanggal 7 April 2022;
10. Proyeksi Laporan Keuangan BYAN yang diperoleh dari Manajemen BYAN;
11. Dokumen legal BYAN seperti akta pendirian dan akta perubahannya, SIUP, TDP, NPWP,
    serta dokumen-dokumen penting lainnya;
12. Draft Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 Km dan
    Side Dump Loops di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan dokumen-dokumen
    penawaran jasa lainnya;
13. Wawancara dengan manajemen BYAN sehubungan dengan Rencana Transaksi;




                                                    iii
Page 5
14. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun dari hasil analisis
    lainnya yang kami anggap relevan;
15. Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan dengan Rencana
    Transaksi tersebut yang kami anggap relevan;
Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan sepenuhnya,
sejujurnya, benar dan dapat dipertanggung- jawabkan.

10. Asumsi

Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut:
1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi tersebut dijalankan seperti yang telah
   dijelaskan oleh manajemen BYAN dan sesuai dengan kesepakatan serta kebenaran
   informasi mengenai Rencana Transaksi tersebut yang diungkap oleh pihak BYAN dalam
   Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side
   Dump Loops di Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima dengan
   PT Kalimantan Citra Bara.
2. Pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi disusun berdasarkan pertimbangan
   perekonomian, kondisi umum bisnis dan kondisi keuangan serta kondisi usaha BYAN dan
   anak perusahaannya, serta Peraturan OJK. Perubahan atas kondisi-kondisi tertentu yang
   berada di luar kendali BYAN akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat
   diprediksi dan dapat berpengaruh terhadap pendapat kewajaran ini.
3. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran
   atas Rencana Transaksi sampai tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi
   perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang
   digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini.
4. Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini disusun untuk kepentingan
   Manajemen BYAN sehubungan dengan rencana tersebut, dan tidak digunakan oleh
   pihak lain. Selanjutnya Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dimaksudkan untuk
   memberikan rekomendasi kepada pemegang saham BYAN untuk menyetujui atau tidak
   menyetujui Rencana Transaksi tersebut atau mengambil tindakan-tindakan tertentu atas
   Rencana Transaksi tersebut.
5. Kami mengasumsikan bahwa BYAN merupakan perusahaan yang berkelanjutan
   usahanya dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan
   kompeten (going concern).
6. Seluruh pernyataan dan data yang terdapat di dalam laporan ini adalah relevan, benar
   dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang umum
   berlaku dan disampaikan dengan itikad baik.
7. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
    BYAN.
8. Seluruh asumsi penilaian yang digunakan di dalam proses penelaahan laporan proyeksi
    keuangan didasarkan kepada dokumen pendukung yang diterima dari Manajemen
    BYAN.
9. Seluruh data yang diterima sehubungan dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan
    dapat dipercaya.
10. Kami telah menelaah informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.
11. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik, ekonomi dan
    hukum dimana BYAN melakukan bisnisnya.
12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan atas tarif perpajakan atau tingkat suku
    bunga yang didapat dari Proyeksi Laporan Keuangan yang telah diberikan kepada kami.
13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan dan hukum yang
    berlaku di dalam negara dimana BYAN mempunyai bisnis usaha yang mempengaruhi
    pendapatan BYAN.




                                              iv
Page 6
14. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap tenaga kerja dan biaya lain-
    lain yang signifikan.
15. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan industrial atau
    asosiasi tenaga kerja.
16. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan akuntansi yang
    digunakan oleh Manajemen BYAN.
17. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi industri dan
    kompetisi pasar di negara dimana BYAN menjalankan bisnisnya.
18. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan kesimpulan nilai akhir.

11. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

Laporan pendapat kewajaran ini beserta lampirannya diterbitkan sesuai dengan tujuan
penilaian dan hanya ditujukan untuk pemberi tugas dan pengguna laporan sebagaimana
dimaksud di dalam laporan ini. Penggunaan dan/atau pengutipan untuk tujuan lain diluar
dari ketentuan dalam laporan ini harus mendapat persetujuan tertulis dari KJPP DAZ REKAN.

12. Ringkasan Rencana Transaksi

FSP merupakan entitas anak dari BYAN sebagai pihak pemberi kerja dan KCB sebagai pihak
kontraktor, yang merupakan Perusahaan terafiliasi dengan BYAN, yaitu hubungan
kepengurusan di BYAN dan di KCB, sepakat untuk melakukan rencana transaksi jasa
pengaspalan jalan pengangkutan batubara milik FSP dimana syarat dan ketentuannya telah
disetujui oleh kedua belah pihak yang tercantum di dalam Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan
Jalan Pengangkutan sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara,
Kalimantan Timur.

Syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian tersebut antara lain sebagai berikut:

•   Jangka waktu Perjanjian ini adalah 24 bulan kalender untuk pekerjaan segmen 1 dan 2
    dari Tanggal Perjanjian kecuali diperpanjang oleh Pemberi Kerja secara tertulis.
•   Pekerjaan di Lokasi Proyek yang dibagi menjadi 2 tahapan Pekerjaan (“Segmen”)
    sebagaimana tercantum dalam Skedul 1 dengan Spesifikasi Teknis, sebagaimana
    tercantum dalam Skedul 2 yang terdiri dari :
    -   Pelapisan Permukaan
    -   Penghamparan Aspal HMA (Hot Mix Asphalt)
    -   Penandaan Jalan

•   Harga Kontrak adalah Rp306.158.242.423,- belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
    tetapi sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh). Harga Pekerjaan berdasarkan Segmen
    sebagai berikut:
    -   Pekerjaan Segmen 1 sebesar Rp102.641.542.975,- belum termasuk Pajak Pertambahan
        Nilai (PPN);
    -   Pekerjaan Segmen 2 sebesar Rp203.516.699.448,- belum termasuk Pajak Pertambahan
        Nilai (PPN);

13. Pihak-pihak yang Bertransaksi

Pihak-pihak yang terlibat dalam rencana transaksi adalah:

•   FSP merupakan entitas anak dari BYAN sebagai pihak pemberi kerja;
•   KCB sebagai pihak kontraktor, yang merupakan Perusahaan terafiliasi dengan BYAN, yaitu
    hubungan kepengurusan di BYAN dan di KCB.




                                             v
Page 7
14. Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi BYAN, entitas anaknya FSP ,dan KCB, serta
informasi yang diperoleh dari Manajemen BYAN, hubungan afiliasi antara pihak-pihak yang
bertransaksi adalah sebagai berikut:
•   Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong menjabat sebagai Direktur Utama di BYAN dan FSP
    per 31 Desember 2023;
•   Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong juga menjabat sebagai Komisaris di KCB (pihak kontraktor)
    per 31 Desember 2023;
•   Ibu Jenny Quantero menjabat sebagai Direktur di BYAN dan FSP per 31 Desember 2023;
•   Ibu Jenny Quantero juga menjabat sebagai Direktur di KCB (pihak kontraktor) per 31
    Desember 2023.

15. Analisis Pendapat Kewajaran

Analisis yang dilakukan dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah dengan melakukan analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan analisis
atas kewajaran nilai transaksi adalah sebagai berikut:
a. Latar belakang Rencana Transaksi sebagai berikut:
    • Memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki FSP dari hulu ke hilir;
    • Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, dimana hal ini sejalan
      dengan peningkatan rencana produksi FSP;
    • Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki FSP.
    • Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, diharapkan
      untuk kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif, dan efisien yang akan
      berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara kepada customer;
    • Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan FSP ini, diharapkan dapat
      menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk perusahaan;
    • Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, diharapkan
      biaya keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan
      dan berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman batubara dari
      ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
    • Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi Jangka
      Panjang.
b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi BYAN, FSP dan KCB serta informasi yang
   diperoleh dari Manajemen BYAN, hubungan afiliasi antara pihak-pihak yang bertransaksi
   adalah sebagai berikut :
    • Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong menjabat sebagai Direktur Utama di BYAN dan FSP
      (pihak pemberi kerja), dan juga menjabat sebagai Komisaris di KCB (pihak kontraktor)
      per 31 Desember 2023;
    • Ibu Jenny Quantero menjabat sebagai Direktur di BYAN dan FSP (pihak pemberi kerja),
      dan juga menjabat sebagai Direktur di KCB (pihak kontraktor) per 31 Desember 2023.
c. Manfaat dan risiko Rencana Transaksi sebagai berikut:
    • Manfaat Rencana Transaksi adalah:
      -   Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, diharapkan
          dapat menunjang kegiatan operasional FSP dan grup Perseroan untuk supply chain
          pengangkutan batubara guna kelancaran operasional kegiatan pertambangan.
      -   FSP berkeyakinan dapat menghindari risiko dari hambatan pada distribusi logistik




                                                vi
Page 8
           batubara apabila terjadi musim kemarau karena dengan rencana kegiatan
           pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, Sungai Mahakam yang
           menjadi muara dari proyek ini merupakan sungai besar. Oleh karena itu
           pembangunan proyek ini akan sangat menunjang kelancaran distribusi logistik
           batubara yang menjadi komoditas utama dari grup dengan segala kondisi.
     • Risiko Rencana Transaksi adalah:
       -   Transaksi ini menggunakan pembiayaan                   dana    sendiri   sehingga     adanya
           kemungkinan keterlambatan arus kas.
       -   Dikarenakan pengerjaan dari pengaspalan sangat membutuhkan cuaca yang
           kering/panas, maka risiko cuaca yang hujan dan berlembab akan mempengaruhi
           kelancaran dari proses pekerjaan pelapisan dan pengaspalan ini.
       -   Keterlambatan pengiriman material oleh vendor untuk kegiatan Proyek
           Pengaspalan Jalan Pengangkutan Batubara ini merupakan hal yang diluar
           jangkauan FSP (Tanggung Jawab dan Komitmen dari vendor).
d. Keuntungan dan kerugian atas dilakukannya Rencana Transaksi :
     • Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
       -   Kegiatan FSP dan BYAN grup akan menjadi lebih efisien dan efektif dalam kegiatan
           pengangkutan batubara yang menjadi komoditas utama dari grup.
       -   Dikarenakan kontraktor yang merupakan pihak berelasi, untuk penyelesaian proyek
           dapat diselesaikan sesuai dengan apa yang diharapkan baik dari sisi kualitas,
           desain, waktu penyelesaian dan hal-hal lain-nya yang terkait dengan penyelesaian
           Proyek.
     • Kerugian Rencana Transaksi adalah:
       -   Adanya saling ketergantungan antara FSP dan Kontraktor (pihak berelasi) karena
           tidak ada pihak lain yang mampu menunjang dan memfasilitasi kegiatan
           operasional grup secara efisien dan efektif.
e. Dari hasil analisis inkremental, secara finansial dapat disimpulkan bahwa dengan
   melakukan Rencana Transaksi, perusahaan akan menghasilkan Nilai Tambah (Present
   Value) yang positif.
f.   Dari hasil analisis atas kewajaran nilai transaksi, dari perbandingan Harga Penawaran
     Kontrak dari beberapa kontraktor dapat disimpulkan bahwa Nilai Rencana Transaksi yang
     ditawarkan oleh PT Kalimantan Citra Bara (KCB) adalah wajar.

16. Kesimpulan

Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi
analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan analisis atas kewajaran nilai transaksi,
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan
Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara –
Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima dengan PT Kalimantan Citra Bara adalah Wajar.

17. Independensi penilai

Dalam mempersiapkan laporan ini, kami telah bertindak secara objektif dan independen
tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan BYAN, FSP dan KCB ataupun pihak-pihak
lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan baik sekarang
maupun yang akan datang berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya laporan ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang
kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses
penilaian ini.




                                                    vii
Page 9
18. Penutup

Laporan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian laporan dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dapat menyebabkan pengertian
yang berbeda.

Dalam melakukan penilaian atas Rencana Transaksi, kami berpedoman pada peraturan OJK
Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilai Bisnis di Pasar
Modal, tanggal 25 Mei 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia
2018 (SPI 2018 Edisi VII) serta peraturan perundangan yang berlaku.

Demikian disampaikan dan atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam
melakukan penilaian dan menyusun laporan ini, kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,
Kantor Jasa Penilai Publik
Dedi, Arifin, Nazir dan Rekan




Pardomuan, S.TP. M.M., MAPPI (Cert)
Penilai Bisnis & Properti
No. Ijin Penilai    : B-1.12.00327
No Ijin Penilai     : P-1.17.00478
No. STTD            : STTD.PPB-46/PM.02/2023
No. MAPPI           : S-02181
Kualifikasi         : Penilai Bisnis & Properti




                                                  viii
Page 10
                               KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS


1. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam
   laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan dan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa
   adanya ijin tertulis dari Kantor Jasa Penilai Publik Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan.
2. Informasi yang telah diberikan oleh pemberi tugas kepada penilai seperti yang disebutkan
   dalam laporan ini dianggap layak dan dipercaya. Tetapi Penilai tidak bertanggung
   jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan hal yang
   sesungguhnya. Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan
   hasil penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas dokumen
   ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang. Tanggung jawab untuk
   memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada di pihak pemberi
   tugas.
3. Laporan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang
   dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
4. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang diberikan oleh
   Manajemen BYAN. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari
   kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta asumsi-asumsi yang mendasarinya,
   perubahan pada data seperti adanya informasi baru dari publik, informasi yang
   merupakan hasil penyelidikan khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat
   merubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
   terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
   perbedaan yang terjadi dapat bersifat material. Walaupun isi dari laporan ini telah
   dilaksanakan dengan itikad baik dan cara yang profesional, kami tidak bertanggung
   jawab atas adanya kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang
   disebabkan oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam data yang
   dijadikan sebagai dasar penilaian.
5. Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam laporan yang
   merupakan bagian dari objek yang dinilai, hanya berlaku sesuai dengan maksud dan
   tujuan penilaian. Nilai yang digunakan dalam laporan ini tidak boleh digunakan untuk
   tujuan penilaian lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
6. Laporan ini disusun berdasarkan pertimbangan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
   kondisi keuangan serta kondisi usaha BYAN. Analisis, pendapat serta kesimpulan yang
   kami buat dalam laporan ini telah sesuai dengan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020
   tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilai Bisnis di Pasar Modal, tanggal 25 Mei 2020,
   Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia 2018 (SPI 2018 Edisi VII)
   serta peraturan perundangan yang berlaku.
7. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi penilaian
   ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan (subsequent
   events).
8. Kantor Jasa Penilai Publik Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan maupun para penilai dan
   karyawan lainnya sama sekali tidak mempunyai kepentingan finansial terhadap nilai yang
   diperoleh.
9. Laporan ini dianggap tidak sah apabila tidak tertera cap (seal) Kantor Jasa Penilai Publik
   Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan.




                                              ix
Page 11
                                   PERNYATAAN PENILAI


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan
di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian kesimpulan nilai akhir telah dilakukan
   dengan benar sesuai dengan pemahaman terbaik dari penilai.
2. Analisis dan kesimpulan nilai akhir hanya dibatasi oleh asumsi-asumsi dan kondisi
   pembatas yang diungkapkan didalam laporan ini.
3. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap hasil penilaian yang dibuat dan tidak
   memiliki kepentingan pribadi maupun keberpihakan kepada pihak-pihak lain yang
   memiliki kepentingan terhadap objek penilaian.
4. Imbalan jasa penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5. Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan sesuai dengan peraturan OJK
   Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilai Bisnis di Pasar
   Modal, tanggal 25 Mei 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian
   Indonesia 2018 (SPI 2018 Edisi VII) serta peraturan perundangan yang berlaku.
6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan
   diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah (MAPPI).
7. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek penilaian yang dibuat.
8. Data ekonomi dan industri dalam menyusun laporan ini diperoleh dari berbagai sumber
   yang diyakini penilai dapat dipertanggungjawabkan.
9. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
   bantuan profesional dalam menyiapkan laporan.
10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini serta
    dipresentasikan dalam laporan ini adalah benar dan akurat sesuai dengan pemahaman
    terbaik dari penilai.
11. Kesimpulan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
    sebagai kesimpulan nilai akhir.
12. Penilai bertanggung jawab atas laporan ini.




                                             x
Page 12
Penanggung Jawab:




Pardomuan, S.T.P., MAPPI (Cert.)                             .................................
Pemimpin Cabang dan Rekan

Kualifikasi Profesional : Penilai Bisnis dan Properti
No. Ijin Penilai        : B-1.12.00327
No Ijin Penilai         : P-1.17.00478
No. STTD                : STTD.PPB-46/PM.02/2023
No. MAPPI               : S-02181




Reviewer:




Ir. Dwi Pudyastuti, M.Ec.Dev.                                .................................
No. MAPPI      : 06-T-01983
No. Reg.       : RMK-2018.02190




Penilai:




M Yusuf Fawwaz S.T., S.E.                                    .................................
No. MAPPI    : 16-T-06766
No. Reg.     : RMK-2018.02347




                                                        xi
Page 13
                                                                      DAFTAR ISI

                                                                                                                                                Halaman

SURAT PENGANTAR YANG BERISI RINGKASAN HASIL PENILAIAN PENDAPAT KEWAJARAN ........... i
KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS .................................................................................................. ix
PERNYATAAN PENILAI ...................................................................................................................... x
DAFTAR ISI ...................................................................................................................................... xii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................... xiii
DAFTAR GRAFIK............................................................................................................................. xiv

1          PENDAHULUAN .................................................................................................................... 1
1.1        Dasar Penugasan ......................................................................................................................... 1
1.2        Identifikasi Status Penilai .............................................................................................................. 1
1.3        Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.............................................................. 1
1.4        Identifikasi Objek Penilaian ......................................................................................................... 1
1.5        Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi ..................................................................... 2
1.6        Jenis Mata Uang Yang Digunakan ........................................................................................... 2
1.7        Maksud Dan Tujuan Penilaian .................................................................................................... 2
1.8        Tanggal Penilaian ......................................................................................................................... 3
1.9        Tingkat Kedalaman Investigasi .................................................................................................. 3
1.10       Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran ................................................. 3
1.11       Asumsi ............................................................................................................................................. 4
1.12       Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi......................................................................... 5
1.13       Ringkasan Rencana Transaksi .................................................................................................... 5
1.14       Kejadian-kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events) .................. 5

2          ANALISIS YANG DILAKUKAN ............................................................................................... 6
2.1        ANALISIS TRANSAKSI ...................................................................................................................... 6
2.1.1      Analisis Pengaruh Rencana Transaksi ....................................................................................... 6
2.1.2      Pihak-pihak yang Bertransaksi.................................................................................................... 6
2.1.3      FSP Sebagai Pemberi Kerja ......................................................................................................... 6
2.1.4      KCB Sebagai Pihak Kontraktor ................................................................................................... 7
2.1.5      BYAN sebagai Entitas Induk dari FSP......................................................................................... 7
2.1.6      Hubungan Antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi.................................................................. 8
2.1.7      Draft Perjanjian, Alasan dan Persyaratan Rencana Transaksi ............................................. 8
2.1.8      Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi ................................................................................. 11
2.2        ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................................. 11
2.2.1      Riwayat Singkat Perseroan dan Sifat Kegiatan Usaha........................................................ 11
2.2.2      Analisis Industri dan Bisnis .......................................................................................................... 13
2.2.3      Analisis Operasional dan Prospek Perseroan ........................................................................ 23
2.2.4      Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi ................................................................... 23
2.2.5      Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi ................................. 24
2.3        ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI ............................................................... 24
2.3.1      Penilaian Kinerja Historis BYAN ................................................................................................. 24
2.3.2      Analisis Proyeksi Keuangan Tanpa Transaksi dan Dengan Transaksi ................................ 26
2.4        ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ................................................................................. 30

3          KESIMPULAN ATAS RENCANA TRANSAKSI ........................................................................ 32

LAMPIRAN




                                                                              xii
Page 14
                                          DAFTAR TABEL


Tabel 1.   Tingkat Perekonomian Dunia.......................................................................   13
Tabel 2.   Indikator Makro Ekonomi Nasional Tahun 2020 - 2024 ............................                     14
Tabel 3.   Pertumbuhan PDB Domestik Berdasarkan Pengeluaran (yoy) .............                                14
Tabel 4.   Pertumbuhan PDB Domestik Berdasarkan Lapangan Usaha (yoy) .....                                     14
Tabel 5.   Negara Tujuan Ekspor Batubara Indonesia (Juta ton) ..........................                       19
Tabel 6.   Konsumsi Domestik Batubara per Industri .................................................           20
Tabel 7.   Klasifikasi Pelaksanaan Aktivitas Penunjang Batubara ...........................                    22




                                                   xiii
Page 15
                                             DAFTAR GRAFIK


Grafik 1.   Inflasi IHK dan Komponen serta Ekspektasi Inflasi ................................                       15
Grafik 2.   Perkembangan Nilai Tukar 2024 Vs 2023 ...............................................                    16
Grafik 3.   Suku bunga BI Rate....................................................................................   16
Grafik 4.   Perkembangan Realisasi Investasi 2019-Q12024 .................................                           17
Grafik 5.   Proyeksi Bauran Energi di Indonesia 2021-2030 ....................................                       18
Grafik 6.   Persebaran Cadangan Batubara Kalori (>7100kal/g) di Indonesia                                            18
Grafik 7.   Tingkat Produksi dan Penjualan Batubara di Indonesia .....................                               19
Grafik 8.   Negara Tujuan Ekspor Batubara Indonesia Tahun 2023.....................                                  20
Grafik 9.   Harga Batubara Acuan Januari 2019-Juni 2024 ..................................                           21




                                                       xiv
Page 16
1.    PENDAHULUAN

1.1   Dasar Penugasan

      Berdasarkan permintaan dari PT Bayan Resources Tbk (“BYAN” atau “Perseroan”) untuk
      melakukan penilaian atas kewajaran atas Rencana Transaksi Penjanjian untuk Jasa
      Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di
      Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima (“FSP”) dengan
      PT Kalimantan Citra Bara (“KCB”) yang tertuang dalam Surat Penawaran No.109/SP-
      DAZ/PDM-BR/V/2024, tanggal 27 Mei 2024 dari Kantor Jasa Penilai Publik Dedy, Arifin,
      Nazir dan Rekan yang telah disetujui. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah
      melakukan investigasi dan analisis atas opini kewajaran rencana transaksi di atas serta
      menyampaikan laporan ini untuk keperluan pengguna laporan.

1.2   Identifikasi Status Penilai

      Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Pardomuan, S.T.P., M.M., MAPPI (Cert.), dengan Izin
      Penilai Bisnis No. B-1.12.00327 yang merupakan Penilai Publik pada Kantor Jasa Penilai
      Publik Publik Dedy, Arifin, Nazir dan Rekan (“KJPP DAZ REKAN”).

      KJPP DAZ REKAN merupakan Persekutuan Perdata (Partnership) yang bergerak dalam
      bidang Penilaian Properti dan Bisnis. KJPP DAZ REKAN memiliki kompetensi sebagai
      penilai publik dengan izin dari Menteri Keuangan No. 2.15.00128, berdasarkan
      Keputusan Menteri Keuangan No. 391/KM.1/2015, tanggal 15 Mei 2015, dan telah
      terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-438/PM.02/2023
      tanggal 10 Maret 2023 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
      No. STTD.PPB-46/PM.02/2023 tanggal 10 Maret 2023 sebagai Penilai Properti dan Bisnis di
      Pasar Modal.

      Seluruh penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu
      kesatuan tim penugasan di bawah koordinator Penilai Publik atau penanggung jawab
      penilaian, serta tidak memiliki potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian.

1.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

      • Identitas Pemberi Tugas
        Nama Perusahaan : PT Bayan Resources Tbk
        Alamat               : Gedung Office 8, Lantai 37, Unit A-H,
                              Jl. Senopati No. 8B
                               Senayan, Kebayoran Baru
                               Kota ADM Jakarta Selatan
                               DKI Jakarta – 12190
        Bidang usaha         : Holding, Perdagangan Besar, dan Pengelolaan Terminal
                               Khusus Batubara
        Telepon/Faks         : (021) 29356888 / (021) 29356999
        Email                : corporate.secretary@bayan.com.sg

      • Pengguna Laporan : PT Bayan Resources Tbk

1.4   Identifikasi Objek Penilaian

      Objek penilaian adalah penyusunan pendapat kewajaran (fairness opinion) atas
      Rencana Transaksi Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang
      93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur.




                                               1
Page 17
      Selanjutnya dalam laporan ini rencana transaksi di atas akan disebut sebagai “Rencana
      Transaksi”.

1.5   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi

      Komoditas batubara tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu faktor pendorong
      kemajuan peradaban sejak era industri dimulai hingga ke masa modern. Terlepas dari
      reputasinya yang negatif, batubara tetap menjadi sumber energi utama bagi dunia
      terutama negara berkembang agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi
      dan pembangunan pasar yang berkembang. Di sisi lain, BYAN memahami bahwa
      pelaku industri pertambangan juga mengemban tanggung jawab yang besar untuk
      meminimalkan dampak terhadap lingkungan hidup selama transisi dunia menuju energi
      terbarukan dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan di dunia untuk waktu
      yang akan datang.

      Rencana pengaspalan jalan pengangkutan milik FSP yang merupakan anak
      perusahaan BYAN, sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara –
      Kalimantan Timur diharapkan :
      -   Dapat memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki FSP dari hulu ke
          hilir;
      -   Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, dimana hal ini sejalan
          dengan peningkatan rencana produksi FSP;
      -   Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki FSP;
      -   Agar kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif dan efisien yang
          akan berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara kepada customer;
      -   Dapat menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk perusahaan;
      -   Biaya keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan
          dan berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman batubara
          dari ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
      -   Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi Jangka
          Panjang.

1.6   Jenis Mata Uang yang Digunakan

      Rencana Transaksi menggunakan mata uang Rupiah.

1.7   Maksud dan Tujuan Penilaian

      Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat kewajaran
      (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam rangka memenuhi
      ketentuan peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
      Benturan Kepentingan, tanggal 1 Juli 2020 (“POJK 42/2020”).

      Dalam melakukan penilaian atas Rencana Transaksi, kami berpedoman pada
      peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilai Bisnis di Pasar Modal, tanggal 25 Mei 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan
      Standar Penilaian Indonesia 2018 (SPI 2018 Edisi VII) serta peraturan perundangan yang
      berlaku.

      Berdasarkan penjelasan dari manajemen BYAN, rencana transaksi di atas memenuhi
      ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi, namun bukan transaksi material karena
      nilai rencana transaksi di bawah 20% dari ekuitas BYAN per 31 Desember 2023.




                                               2
Page 18
1.8   Tanggal Penilaian

      • Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023.
      • Tanggal laporan penilaian adalah 28 Juni 2024.

1.9   Tingkat Kedalaman Investigasi

      Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
      mengumpulkan data dengan cara melakukan inspeksi, wawancara dengan
      manajemen, serta melakukan penelaahan, perhitungan dan analisis dari data dan
      informasi yang diperoleh dari manajemen maupun sumber-sumber lainnya yang
      relevan dan dapat diandalkan.

1.10 Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran

      Untuk dapat memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, kami
      melakukan analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan analisis atas
      kewajaran nilai transaksi.

      Analisis dilakukan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari manajemen
      BYAN serta dari berbagai sumber lainnya, yaitu:
      1. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang
          telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang
          dalam laporan No: 00219/2.1025/AU.1/02/1122-1/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024;
      2. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, yang
          telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang
          dalam laporan No: 00463/2.1025/AU.1/02/1130-2/1/III/2022 tanggal 30 Maret 2022;
      3. Laporan keuangan konsolidasian BYAN tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, yang
          telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang
          dalam laporan No: 00448/2.1025/AU.1/02/1130-1/1/III/2021 tanggal 30 Maret 2021;
      4. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2023, yang telah diaudit oleh
          KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan
          No: 00237/2.1025/AU.1/02/1122-1/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024;
      5. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2022, yang telah diaudit oleh
          KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan
          No: 00263/2.1025/AU.1/02/1130-3/1/III/2023 tanggal 9 Maret 2023;
      6. Laporan keuangan FSP tanggal 31 Desember 2021, yang telah diaudit oleh
          KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan
          No: 00410/2.1025/AU.1/02/1130-2/1/III/2022 tanggal 24 Maret 2022;
      7. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2023, yang telah diaudit oleh Efendy
          & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00053/2.0937/AU.1/02/1791-
          1/1/IV/2024 tanggal 15 April 2024;
      8. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2022, yang telah diaudit oleh
          Dra Suhartati & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00042/3.0406/
          AU.1/02/1265-3/1/IV/2023 tanggal 3 April 2023;
      9. Laporan keuangan KCB tanggal 31 Desember 2021, yang telah diaudit oleh
          Dra Suhartati & Rekan, sebagaimana tertuang dalam laporan No: 00038/3.0406/
          AU.1/02/1265-2/1/IV/2022 tanggal 7 April 2022;
      10. Proyeksi Laporan Keuangan BYAN yang diperoleh dari Manajemen BYAN;
      11. Dokumen legal BYAN seperti akta pendirian dan akta perubahannya, SIUP, TDP,
          NPWP, serta dokumen-dokumen penting lainnya;
      12. Draft Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 Km
          dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan dokumen-
          dokumen penawaran jasa lainnya;




                                               3
Page 19
    13. Wawancara dengan manajemen BYAN sehubungan dengan Rencana Transaksi;
    14. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun dari hasil
        analisis lainnya yang kami anggap relevan;
    15. Review atas data dan informasi yang kami peroleh yang berkaitan dengan
        Rencana Transaksi tersebut yang kami anggap relevan;
    Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
    sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggung-jawabkan.

1.11 Asumsi

    Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut:
    1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi tersebut dijalankan seperti yang
       telah dijelaskan oleh manajemen BYAN dan sesuai dengan kesepakatan serta
       kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi tersebut yang diungkap oleh
       pihak BYAN dalam Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan
       Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara – Kalimantan Timur
       antara PT Fajar Sakti Prima dengan PT Kalimantan Citra Bara.
    2. Pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi disusun berdasarkan pertimbangan
       perekonomian, kondisi umum bisnis dan kondisi keuangan serta kondisi usaha BYAN
       dan anak perusahaannya, serta Peraturan OJK. Perubahan atas kondisi-kondisi
       tertentu yang berada di luar kendali BYAN akan dapat memberikan dampak yang
       tidak dapat diprediksi dan dapat berpengaruh terhadap pendapat kewajaran ini.
    3. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat
       Kewajaran atas Rencana Transaksi sampai tanggal efektifnya Rencana Transaksi
       tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
       asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini.
    4. Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini disusun untuk kepentingan
       Direksi BYAN sehubungan dengan rencana tersebut, dan tidak digunakan oleh
       pihak lain. Selanjutnya Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dimaksudkan untuk
       memberikan rekomendasi kepada pemegang saham BYAN untuk menyetujui atau
       tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut atau mengambil tindakan-tindakan
       tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
    5. Kami mengasumsikan bahwa BYAN merupakan perusahaan yang berkelanjutan
       usahanya dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan
       kompeten (going concern).
    6. Seluruh pernyataan dan data yang terdapat di dalam laporan ini adalah relevan,
        benar dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang
        umum berlaku dan disampaikan dengan itikad baik.
    7. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
        keuangan BYAN.
    8. Seluruh asumsi penilaian yang digunakan di dalam proses penelaahan laporan
        proyeksi keuangan didasarkan kepada dokumen pendukung yang diterima dari
        Manajemen BYAN.
    9. Seluruh data yang diterima sehubungan dengan penilaian ini adalah relevan, benar
        dan dapat dipercaya.
    10. Kami telah menelaah informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi
        tugas.
    11. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik, ekonomi
        dan hukum dimana BYAN melakukan bisnisnya.
    12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan atas tarif perpajakan atau
        tingkat suku bunga yang didapat dari Proyeksi Laporan Keuangan yang telah
        diberikan kepada kami.




                                            4
Page 20
     13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan dan hukum
         yang berlaku di dalam negara dimana BYAN mempunyai bisnis usaha yang
         mempengaruhi pendapatan BYAN.
     14. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap tenaga kerja dan
         biaya lain-lain yang signifikan.
     15. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan industrial
         atau asosiasi tenaga kerja.
     16. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan akuntansi
         yang digunakan oleh Manajemen BYAN.
     17. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi industri dan
         kompetisi pasar di negara dimana BYAN menjalankan bisnisnya.
     18. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan kesimpulan nilai akhir.

1.12 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

     Laporan pendapat kewajaran ini beserta lampirannya diterbitkan sesuai dengan tujuan
     penilaian dan hanya ditujukan untuk pemberi tugas dan pengguna laporan
     sebagaimana dimaksud di dalam laporan ini. Penggunaan dan/atau pengutipan untuk
     tujuan lain diluar dari ketentuan dalam laporan ini harus mendapat persetujuan tertulis
     dari KJPP DAZ REKAN.

1.13 Ringkasan Rencana Transaksi

     FSP merupakan entitas anak dari BYAN sebagai pihak pemberi kerja dan KCB sebagai
     pihak kontraktor, yang merupakan Perusahaan terafiliasi dengan BYAN, yaitu hubungan
     kepengurusan di BYAN dan di KCB, sepakat untuk melakukan rencana transaksi jasa
     pengaspalan CHR milik FSP dimana syarat dan ketentuannya telah disetujui oleh kedua
     belah pihak yang tercantum di dalam Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan
     Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara,
     Kalimantan Timur.
     Syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian tersebut antara lain sebagai berikut:
     •   Jangka waktu Perjanjian ini adalah 24 bulan kalender untuk pekerjaan segmen 1
         dan 2 dari Tanggal Perjanjian kecuali diperpanjang oleh Pemberi Kerja secara
         tertulis.
     •   Pekerjaan di Lokasi Proyek yang dibagi menjadi 2 tahapan Pekerjaan (“Segmen”)
         sebagaimana tercantum dalam Skedul 1 dengan Spesifikasi Teknis, sebagaimana
         tercantum dalam Skedul 2 yang terdiri dari :
         - Pelapisan Permukaan
         - Penghamparan Aspal HMA (Hot Mix Asphalt)
         - Penandaan Jalan
     •   Harga Kontrak adalah Rp306.158.242.423,- belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai
         (PPN) tetapi sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh). Harga Pekerjaan berdasarkan
         Segmen sebagai berikut:
         - Pekerjaan Segmen 1 sebesar Rp102.641.542.975,- belum termasuk Pajak
            Pertambahan Nilai (PPN);
         - Pekerjaan Segmen 2 sebesar Rp203.516.699.448,- belum termasuk Pajak
            Pertambahan Nilai (PPN);

1.14 Kejadian-kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)

     Dalam penyusunan laporan pendapat kewajaran per tanggal 31 Desember 2023, tidak
     terdapat kejadian-kejadian penting setelah tanggal Penilaian yang berpengaruh
     terhadap hasil penilaian.




                                             5
Page 21
2.    ANALISIS YANG DILAKUKAN

2.1   ANALISIS TRANSAKSI

2.1.1 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi

      Pengaruh Rencana Transaksi adalah sebagai berikut :
      -     Memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki FSP dari hulu ke hilir;
      -     Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, sejalan dengan
            peningkatan rencana produksi FSP;
      -     Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki FSP;
      -     Kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif dan efisien yang akan
            berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara kepada customer;
      -     Menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk perusahaan;
      -     Biaya keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan
            dan berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman batubara
            dari ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
      -     Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi Jangka
            Panjang.

2.1.2 Pihak-pihak yang Bertransaksi

      Pihak-pihak yang terlibat dalam rencana transaksi adalah:

      •     FSP merupakan entitas anak dari BYAN sebagai pihak pemberi kerja;

      •     KCB sebagai pihak kontraktor, yang merupakan Perusahaan terafiliasi dengan
            Perseroan, yaitu hubungan kepengurusan di BYAN dan di KCB.

2.1.3 FSP Sebagai Pihak Pemberi kerja

      Susunan pemegang saham FSP per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                      Jumlah Saham         Nilai          %
                      Pemegang Saham
                                                         Lembar            (USD)
          BR                                              60.300           32.543         90,0%
          PT Mineral Energi Pratama                        5.360            2.892          8,0%
          Furdianto AS, A.Md.                              1.206               651         1,8%
          Alif Machmud Idrus                                 134                 72        0,2%
                          Jumlah                          67.000           36.158        100,0%

      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi FSP per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                 :   Siska Kasmara
      Komisaris                       :   Alif Machmud Idrus

      Direksi
      Direktur Utama                  :   Dato’ Dr. Low Tuck Kwong
      Direktur                        :   Jenny Quantero
      Direktur                        :   Furdianto AS, A.Md
      Direktur                        :   Alexander Ery Wibowo
      Direktur                        :   Merlin
      Direktur                        :   Low Yi Ngo




                                                  6
Page 22
2.1.4 KCB Sebagai Pihak Kontraktor

     Susunan pemegang saham KCB per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                   Jumlah Saham            Nilai
                   Pemegang Saham                                                       %
                                                       Lembar              (Rp.)
      Dato’ Dr. Low Tuck Kwong                        80.000          40.000.000.000    80,0%
      Jenny Quantero                                  10.000           5.000.000.000    10,0%
      Tjin Silvia Mairanda                            10.000           5.000.000.000    10,0%
                        Jumlah                       100.000          50.000.000.000   100,0%

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi KCB per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris                     :   Dato’ Dr. Low Tuck Kwong

     Direksi
     Direktur                      :   Jenny Quantero

2.1.5 BYAN sebagai Entitas Induk dari FSP

     Susunan pemegang saham BYAN per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                    Jumlah Saham           Nilai
                   Pemegang Saham                                                       %
                                                        Lembar              (USD)
      Dato’ Low Tuck Kwong                           20.353.317.370       21.789.737    61,06%
      Sumber Suryadaya Prima (SSP)                    3.333.380.000        3.568.631    10,00%
      Masyarakat                                      9.646.637.630       10.327.441    28,94%
                      Jumlah                         33.333.335.000       35.685.809   100,00%

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BYAN per 31 Desember 2023 adalah sebagai
     berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama           :   Purnomo Yusgiantoro
     Komisaris                 :   Lifransyah Gumay
     Komisaris                 :   Moermahadi Soerja Djanegara
     Komisaris Independen      :   Timur Pradopo
     Komisaris                 :   Budiman
     Komisaris                 :   Hendarman

     Dewan Direksi
     Direktur Utama            :   Dato’ Dr. Low Tuck Kwong
     Direktur                  :   Lim Chai Hock
     Direktur                  :   Jenny Quantero
     Direktur                  :   Low Yi Ngo
     Direktur                  :   Alastair McLeod
     Direktur                  :   Russell John Neil
     Direktur                  :   Kim Sung Kook
     Direktur                  :   Alexander Ery Wibowo
     Direktur                  :   Oliver Khaw Kar Heng
     Direktur                  :   Lee Minhyung
     Direktur                  :   Merlin
     Direktur                  :   Ulina Fitriani




                                               7
Page 23
2.1.6 Hubungan Antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi

     Hubungan Kepengurusan

     Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi BYAN, entitas anaknya FSP ,dan KCB,
     serta informasi yang diperoleh dari manajemen BYAN, hubungan kepengurusan antara
     pihak-pihak yang bertransaksi adalah sebagai berikut:

                                      BYAN                     FSP                KCB
             URAIAN             31 Desember 2023        31 Desember 2023    31 Desember 2023
      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama         Purnomo Yusgiantoro         Siska Kasmara
      Komisaris                Lifransyah Gumay        Alif Machmud Idrus   Dato’ Dr. Low Tuck
                                                                                  Kwong
      Komisaris                Moermahadi Soerja
                                   Djanegara
      Komisaris Independen       Timur Pradopo
      Komisaris                     Budiman
      Komisaris                    Hendarman

      Dewan Direksi
      Direktur Utama            Dato’ Dr. Low Tuck   Dato’ Dr. Low Tuck
                                       Kwong               Kwong
      Direktur                    Lim Chai Hock       Jenny Quantero         Jenny Quantero
      Direktur                   Jenny Quantero      Furdianto AS, A.Md
      Direktur                      Low Yi Ngo     Alexander Ery Wibowo
      Direktur                   Alastair McLeod           Merlin
      Direktur                   Russell John Neil       Low Yi Ngo
      Direktur                    Kim Sung Kook
      Direktur                Alexander Ery Wibowo
      Direktur                Oliver Khaw Kar Heng
      Direktur                    Lee Minhyung
      Direktur                          Merlin
      Direktur                      Ulina Fitriani

     Dari tabel Kepengurusan Perseroan diatas, hubungan kepengurusan sebagai berikut:

     • Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong menjabat sebagai Direktur Utama di BYAN dan FSP
       per 31 Desember 2023;
     • Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong juga menjabat sebagai Komisaris di KCB (pihak
       kontraktor) per 31 Desember 2023;
     • Ibu Jenny Quantero menjabat sebagai Direktur di BYAN dan FSP per 31 Desember
       2023;
     • Ibu Jenny Quantero juga menjabat sebagai Direktur di KCB (pihak kontraktor) per 31
       Desember 2023.

2.1.7 Draft Perjanjian, Alasan dan Persyaratan Rencana Transaksi

     FSP sebagai Pemberi Kerja dan KCB sebagai Kontraktor, sepakat untuk melakukan
     rencana transaksi jasa pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP dimana syarat
     dan ketentuannya telah disetujui oleh kedua belah pihak yang tercantum di dalam
     Draft Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan Pengangkutan sepanjang 93,4 km dan
     Side Dump Loops di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.




                                             8
Page 24
Syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian tersebut antara lain sebagai berikut:
• Pemberi Kerja berkeinginan untuk melapisi permukaan dan mengaspal jalan angkut
  batubaranya dari KM6,6 sampai KM100 Jalan Pengangkutan Batubara serta Side
  Dump Loops di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur;
• Proyek ini mencakup jasa pelaksanaan Pekerjaan Pengaspalan Jalan serta Side
  Dump Loops di Lokasi Proyek;
• Kontraktor, yang memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai, bermaksud
  ditunjuk untuk melaksanakan Proyek dan Pemberi Kerja telah setuju untuk menunjuk
  Kontraktor menurut syarat dan ketentuan yang tertera dalam Perjanjian ini.

a. Jangka Waktu Kontrak

  -   Jangka waktu Perjanjian ini adalah 24 bulan kalender untuk pekerjaan segmen 1
      dan 2 dari Tanggal Perjanjian kecuali diperpanjang oleh Pemberi Kerja secara
      tertulis.
  -   Jangka Waktu Kontrak sudah termasuk mobilisasi, dengan syarat akses memadai
      ke lokasi dan area pekerjaan diberikan kepada Kontraktor, dan adalah kewajiban
      Kontraktor untuk memberikan pemberitahuan tertulis segera kepada Pemberi
      Kerja apabila akses tersebut tidak memadai, yang apabila tidak dilakukan maka
      Pemberi Kerja tidak akan berkewajiban mempertimbangkan segala
      keterlambatan yang disebabkan oleh atau timbul dari akses tidak memadai
      tersebut.
  -   Para Pihak sepakat bahwa apabila Kontraktor gagal menyelesaikan Proyek sesuai
      Jangka Waktu Kontrak yaitu 24 bulan kalender tanpa kesalahan dari Pemberi
      Kerja, Kontraktor wajib memberikan kompensasi kepada Pemberi Kerja dengan
      ganti rugi ditetapkan dan dipastikan atas keterlambatan menyelesaikan
      pekerjaan, yang akan dihitung pada tarif 0,03% hingga maksimum 5,0% dari Harga
      Kontrak per hari kalender. Apabila setiap keterlambatan secara langsung
      disebabkan tindakan atau kelalaian Pemberi Kerja, Kontraktor akan diberikan
      perpanjangan waktu secara tertulis untuk menyelesaikan Proyek, yang sama
      dengan jumlah hari kalender keterlambatan tersebut.

b. Lingkup Kerja

  -   Kontraktor harus melaksanakan Pekerjaan di Lokasi Proyek yang dibagi menjadi 2
      tahapan Pekerjaan (“Segmen”) dengan Spesifikasi Teknis yang terdiri dari :
      1) Pelapisan Permukaan Persiapan lahan, pencampuran, pengangkutan,
         penyebaran dan pemadatan lapisan permukaan.
      2) Penghamparan Aspal HMA (Hot Mix Asphalt) :
         - Persiapan pekerjaan mobilisasi dan Demobilisasi;
         - Persiapan pekerjaan Fasilitas sementara;
         - Pencampuran, pengangkutan, penempatan, pemadatan dan pengujian
           tebal hotmix aspal 8 cm termasuk penyemprotan lapis perekat.
      3) Penandaan Jalan
           Pemberian marka jalan (tanda atau simbol) yang diaplikasikan pada
           permukaan jalan untuk memberikan informasi atau peringatan kepada
           pengguna jalan.

  -   Pemberi Kerja akan bertanggung jawab atas desain Pekerjaan.




                                        9
Page 25
c. Harga Kontrak

  -   Harga Kontrak yang harus dibayar oleh Pemberi Kerja kepada Kontraktor adalah
      Rp.306.158.242.423 belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tetapi sudah
      termasuk Pajak Penghasilan (PPh). Masing-masing Pihak bertanggung jawab atas
      kewajiban perpajakannya yang harus dibayar sesuai dengan hukum dan
      peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
  -   Harga Kontrak terdiri dari Harga Pekerjaan berdasarkan Segmen sebagai berikut:
      1) Pekerjaan Segmen 1 sebesar Rp.102.641.542.975 belum termasuk Pajak
         Pertambahan Nilai (PPN);
      1) Pekerjaan Segmen 2 sebesar Rp.203.516.699.448 belum termasuk Pajak
         Pertambahan Nilai (PPN);

  -   Harga Kontrak hanya dapat diubah untuk:
      2) Jumlah pekerjaan aktual akhir yang dapat diukur kembali setelah Pekerjaan
         diselesaikan untuk menentukan jumlah akhir. Jumlah aktual akhir akan
         diakumulasikan dari hasil survei bersama setiap bulan sebagaimana disepakati
         antara Para Pihak.
      3) Setiap Perintah Perubahan yang disetujui.

  -   Selain sesuai dengan revisi terhadap Harga Satuan, semua Harga Satuan bersifat
      tetap selama Jangka Waktu Kontrak dan setiap perpanjangan waktunya yang
      disetujui. Semua hal pekerjaan yang tidak secara khusus dimasukkan ke dalam
      Daftar Kebutuhan Kontraktor tetapi perlu dilakukan untuk pelaksanaan Pekerjaan
      secara tepat harus dilaksanakan oleh Kontraktor. Hal-hal pekerjaan tersebut akan
      dianggap telah diperhitungkan dan diberi harga dalam Harga Satuan dan Harga
      Kontrak.
d. Syarat-syarat Pembayaran

  Pemberi Kerja harus membayar Kontraktor sebagai berikut:
  -   Pembayaran uang muka 30% dari Harga Pekerjaan berdasarkan Segmen (“Uang
      Muka”) akan dibayarkan kepada Kontraktor dalam waktu tiga puluh (30) hari
      sejak Tanggal Perjanjian dan diterimanya tagihan dari Kontraktor oleh Pemberi
      Kerja. Pembayaran Uang Muka tersebut akan diperhitungkan pada saat
      penagihan pertama kemajuan Pekerjaan;
  -   65% dari Harga Pekerjaan berdasarkan Segmen akan dibayarkan secara
      bertahap kepada Kontraktor berdasarkan kemajuan pekerjaan setiap bulan
      (hingga pekerjaan mencapai 99% yang dibuktikan dengan Sertifikat Kemajuan
      Pekerjaan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak);
  -   5% dari Harga Pekerjaan berdasarkan Segmen akan dibayarkan kepada
      Kontraktor setelah Pekerjaan berdasarkan Segmen selesai yang dibuktikan
      dengan Berita Acara Serah Terima;
  -   Semua pembayaran kepada Kontraktor akan dipotong Pajak Penghasilan (PPh)
      sesuai tarif pajak yang berlaku;
  -   Jangka waktu pembayaran untuk setiap pembayaran kemajuan adalah tiga
      puluh (30) hari kalender setelah diterimanya setiap faktur yang tidak
      diperselisihkan oleh Pemberi Kerja bersama semua dokumentasi pendukung yang
      sesuai.




                                       10
Page 26
2.1.8 Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

      Manfaat Rencana Transaksi adalah:

      • Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, diharapkan
        dapat menunjang kegiatan operasional FSP dan grup Perseroan untuk supply chain
        pengangkutan batubara guna kelancaran operasional kegiatan pertambangan.

      • FSP berkeyakinan dapat menghindari risiko dari hambatan pada distribusi logistik
        batubara apabila terjadi musim kemarau karena dengan rencana kegiatan
        pengaspalan jalan pengangkutan FSP ini, Sungai Mahakam yang menjadi muara
        dari proyek ini merupakan sungai besar. Oleh karena itu pembangunan proyek ini
        akan sangat menunjang kelancaran distribusi logistik batubara yang menjadi
        komoditas utama dari grup dengan segala kondisi.
      Risiko Rencana Transaksi adalah:

      • Transaksi ini menggunakan pembiayaan dana sendiri sehingga adanya
        kemungkinan keterlambatan arus kas.
      • Dikarenakan pengerjaan dari pengaspalan sangat membutuhkan cuaca yang
        kering/panas, maka risiko cuaca yang hujan dan berlembab akan mempengaruhi
        kelancaran dari proses pekerjaan pelapisan dan pengaspalan ini.
      • Keterlambatan pengiriman material oleh vendor untuk kegiataan proyek
        pengaspalan jalan merupakan hal yang diluar jangkauan FSP (tanggung jawab dan
        komitmen dari vendor).


2.2   ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

2.2.1 Riwayat Singkat Perseroan dan Sifat Kegiatan Usaha

      Uraian Singkat BYAN

      BYAN didirikan pada tanggal 7 Oktober 2004, berdasarkan Akta Notaris No. 12 tanggal
      7 Oktober 2004 yang dibuat di hadapan Yani Indrawaty Wibawa, S.H., notaris di Jakarta.
      Akta Notaris tersebut mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-30690 HT.01.01.TH.2004
      tanggal 21 Desember 2004.
      Akta Perseroan berisi Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali
      perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 37 tanggal 13 September
      2023 yang dibuat dihadapan Mala Mukti, S.H., notaris di Jakarta. Akta Notaris tersebut
      telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      sebagaimana dikonfirmasi telah diterima melalui surat No. AHU-AH.01.09-0166286
      tanggal 20 September 2023.
      Pada tanggal 12 Agustus 2008, Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana
      (“IPO”) sebanyak 833.333.500 lembar saham biasa yang terdiri dari 500.000.000 lembar
      saham biasa atas nama milik Pemegang Saham Penjual (saham divestasi) dan
      333.500.000 lembar saham biasa yang baru ditempatkan (Saham Baru). Penawaran
      saham kepada masyarakat tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”) pada
      tanggal 12 Agustus 2008.
      Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 17 November 2022 telah
      menyetujui rencana stock split saham dengan satu lembar saham lama dipecah
      menjadi sepuluh lembar saham baru dari sejumlah 3.333.333.500 saham dengan nilai
      nominal sebesar Rp100 per lembar saham menjadi sejumlah 33.333.335.000 saham
      dengan nilai nominal sebesar Rp10 per lembar saham dengan nilai nominal keseluruhan




                                             11
Page 27
sebesar Rp333.333.350.000. Berdasarkan surat dari     BEI No. S-10001/BEI.PP1/11-2022
tanggal 23 November 2022, BEI menyetujui permohonan persetujuan prinsip rencana
stock split atas saham Perseroan dan menyatakan efektif sejak tanggal 2 Desember 2022
jumlah saham Perseroan setelah stock split menjadi sejumlah 33.333.335.000 saham
dengan nilai nominal Rp10 per saham. Perubahan anggaran dasar Perusahaan
sehubungan dengan adanya perubahan jumlah saham dan nilai nominal saham
setelah stock split tersebut telah diaktakan melalui Akta Notaris No. 35 tanggal 13
Desember 2022 yang dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., notaris di Jakarta. Akta Notaris
tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan diterbitkannya Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-
0327808 tanggal 19 Desember 2022.
Aktivitas utama Perseroan adalah holding, perdagangan besar, dan pengelolaan
terminal khusus batubara. Perseroan memulai operasi komersialnya pada Januari 2005.
Kantor pusat Perseroan berlokasi di Gedung Office 8, lantai 37, Unit A-H, Jl Senopati No.
8B, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perseroan didirikan dan berdomisili di
Indonesia. Perseroan memiliki 741 karyawan pada tanggal 31 Desember 2023 (tidak
diaudit).

Uraian Singkat FSP

FSP didirikan pada tanggal 23 September 1987 berdasarkan Akta Notaris Laden Mering
S.H., notaris di Samarinda, No. 72 tanggal 23 September 1987 juncto Akta Notaris
Bakhtiar, S.H., notaris di Tenggarong, No. 01 tanggal 1 September 2007 yang disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C.03913 HT.01.01.TH 2007 tanggal 21 November 2007. Anggaran Dasar telah
mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta Notaris No.
100 tanggal 22 September 2022 yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
notaris di Jakarta, sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar FSP, yang telah
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana dikonfirmasi telah diterima melalui surat No. AHU-AH.01.03-0295784
tanggal 27 September 2022.
Aktivitas utama FSP adalah menjalankan usaha di bidang pertambangan batubara. FSP
mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005. Kantor pusat FSP berlokasi di
Balikpapan. Entitas induk FSP adalah PT Bayan Resources Tbk. (“BYAN”), sebuah
Perseroan yang didirikan di Republik Indonesia.

Uraian Singkat KCB

PT Kalimantan Citra Bara (KCB) didirikan berdasarkan Akta No. 9 tanggal 8 Agustus 1997
dari Samsul Hadi S.H, notaris di Jakarta. Anggaran dasar KCB mengalami perubahan
pada tanggal 12 Juli 2001 dengan Akta No. 16 dari Yani Indrawaty Wibawa S.H, notaris
di Jakarta mengenai penyetoran keseluruhan modal dasar KCB dan penunjukkan
susunan pengurus KCB. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-06027.HT.0101.TH 2001
tanggal 16 Agustus 2001. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa
perubahan, terakhir dengan akta No. 6 tanggal 12 Oktober 2022 yang dibuat
dihadapan notaris Ratna Sari Utama, S.H., M.Kn., M.M,. Perubahan tersebut telah
diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan nomor Surat Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.03-0302719 tanggal 16 Oktober 2022.
KCB bergerak dalam bidang jasa pertambangan dengan sub bidang usaha jalan
pertambangan, jembatan, dan penerowongan (tunneling). KCB berkedudukan di
Jakarta dengan alamat Gedung Office 8 Lantai 23 Unit F, Jalan Senopati No. 8B,
Senayan-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190.




                                        12
Page 28
2.2.2 Analisis Industri dan Bisnis

      1. Pertumbuhan Ekonomi Global

      Ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi di tengah prospek perekonomian
      dunia yang lebih kuat. Pertumbuhan ekonomi global pada 2024 diprakirakan mencapai
      3,2%, lebih tinggi dari prakiraan awal, terutama dengan lebih baiknya pertumbuhan
      India dan Tiongkok. Ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh kuat ditopang oleh perbaikan
      permintaan domestik dan peningkatan ekspor dengan penurunan inflasi AS yang masih
      berjalan lambat. Kondisi ini mendorong Fed Fund Rate (FFR) diprakirakan baru akan
      turun pada akhir tahun 2024.
      Sementara itu, European Central Bank (ECB) telah menurunkan suku bunga kebijakan
      moneternya lebih cepat sejalan dengan tekanan inflasi yang lebih rendah. Divergensi
      kebijakan moneter negara maju ini serta masih tingginya ketegangan geopolitik
      menyebabkan ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi. Berbagai
      perkembangan tersebut, dan dengan tingginya yield US treasury, menyebabkan
      menguatnya nilai tukar dolar AS sehingga meningkatkan tekanan pelemahan nilai tukar
      berbagai mata uang dunia dan menahan aliran masuk modal asing ke negara
      berrkembang. Ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi ini memerlukan
      respons kebijakan yang kuat untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan
      ketidakpastian global tersebut terhadap perekonomian di negara-negara
      berkembang, termasuk Indonesia.

                                  Tabel 1. Tingkat Perekonomian Dunia
                              Wilayah                       2022        2023       Proyeksi
                                                                                     2024
          Dunia                                             3,5         3,2           3,2
          Negara Maju                                       2,6         1,6           1,7
          Amerika Serikat                                   1,9         2,5           2,5
          Kawasan Eropa                                     3,4         0,4           0,8
          Jepang                                            1,0         1,9           0,6
          Negara Berkembang                                 4,1         4,3           4,2
          Tiongkok                                          3,0         5,2           4,9
          India                                             6,8         7,7           7,0
          Asean 5                                           5,5         4,1           4,8
          Amerika Latin                                     4,2         2,3           2,1
          Negara Berkembang Eropa                           1,2         3,2           2,7
          Timur Tengah dan Asia Tengah                      5,3         2,0           3,1
         Sumber : Bank Dunia IMF, 2024


      2. Pertumbuhan Ekonomi Nasional

      Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian global, didukung
      oleh bauran kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah. Konsumsi swasta tumbuh baik
      seiring dengan terjaganya daya beli dan kuatnya keyakinan konsumen. Investasi
      meningkat, baik investasi bangunan maupun nonbangunan, sejalan dengan
      berlanjutnya proyek infrastruktur Pemerintah dan membaiknya investasi swasta.
      Permintaan domestik triwulan II 2024 yang meningkat antara lain tecermin pada kinerja
      positif sejumlah indikator konsumsi rumah tangga dan investasi, seperti Indeks Keyakinan
      Konsumen, Indeks Penjualan Riil, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur.
      Selain itu, ekspor barang meningkat didorong kenaikan ekspor pertambangan dan
      manufaktur ke negara mitra dagang utama, seperti Tiongkok dan India. Ekspor jasa juga
      membaik ditopang pemulihan perekonomian negara asal wisatawan mancanegara.
      Secara sektoral, pertumbuhan ekonomi periode triwulan berjalan antara lain didukung




                                                13
Page 29
oleh pertumbuhan Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan, LU Konstruksi, dan LU
Perdagangan Besar dan Eceran. Dengan berbagai perkembangan tersebut,
pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%.

                Tabel 2. Indikator Makro Ekonomi Nasional Tahun 2020 - 2024

           Indikator              Unit     2020           2021           2022           2023                2024*
 Pertumbuhan Ekonomi            % (yoy)        -2,17           5,03             5,01          5,05             4,7-5,5
 Inflasi                        % (yoy)         1,68           1,87             5,51          2,61            2,5±1%
 Nilai Tukar Rata-rata          Rp/USD    14.572,26     14.311,96 14.870,61              15.255       15.900-16.100
 Suku Bunga - BI Rate              %            3,75           3,50             5,50           6,0                  6,25
Sumber : Laporan Bank Indonesia, 2024 *) proyeksi


             Tabel 3. Pertumbuhan PDB Domestik Berdasarkan Pengeluaran (yoy)

               Komponen                      2020          2021            2022               2023           Q1 2024
 Konsumsi Rumah Tangga                          -2,63            2,02            4,93          4,82                 4,91
 Konsumsi Lembaga NonProfit                     -4,21            1,62            5,64          9,83             24,29
 Melayani Rumah Tangga
 Konsumsi Pemerintah                             2,12            4,24           -4,51          2,95             19,90
 Investasi (PMTDB)                              -4,96            3,80            3,87          4,40              3,79
     Investasi Bangunan                         -3,78            2,32            0,91          4,04              5,46
     Investasi NonBangunan                      -8,44            8,42           12,53          5,34             -0,64
 Ekspor                                        -8,42           17,95            16,28         1,32                  0,50
 Impor                                        -17,60           24,87            14,75         -1,65                 1,77
 PDB                                           -2,07            3,70             5,31         5,05                  5,11
Sumber : Bank Indonesia, 2024


           Tabel 4. Pertumbuhan PDB Domestik Berdasarkan Lapangan Usaha (yoy)

                       Komponen                         2020        2021          2022          2023         Q1 2024
 Pertanian, Kehutanan dan perikanan                       1,77           1,87          2,25          1,30       -3,54
 Pertambahan dan Penggalian                              -1,95           4,00          4,38          6,12        9,31
 Industri Pengolahan                                     -2,93           3,39          4,89          4,64        4,13
 Pengadaan Listrik dan Gas                               -2,34           5,55          6,61          4,91        5,35
 Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,                       4,94           4,97          3,23          4,90        4,44
 Limbah dan Daur Ulang
 Konstruksi                                              -3,26           2,81          2,01          4,91           7,59
 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi                  -3,79           4,63          5,52          4,85           4,58
 Mobil dan Sepeda Motor
 Transportasi dan Pergudangan                           -15,05           3,24      19,87         13,96           8,65
 Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum                   -10,26           3,89      11,97         10,01           9,39
 Informasi dan Komunikasi                                10,61           6,82       7,74          7,59           8,39
 Jasa Keuangan dan Asuransi                               3,25           1,56       1,93          4,77           3,91
 Real Estat                                               2,32           2,78       1,72          1,43           2,54
 Jasa Perusahaan                                         -5,44           0,73       8,77          8,24           9,63
 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan               -0,03          -0,33       2,52          1,50          18,88
 Jaminan Sosial Wajib
 Jasa Pendidikan                                          2,61           0,11          0,59       1,78           7,34
 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                      11,56          10,45          2,74       4,66          11,64
 Jasa Lainnya                                            -4,10           2,12          9,47      10,52           8,92
 PDB                                                     -2,07           3,70          5,31       5,05           5,11
Sumber : Bank Indonesia, 2024




                                                14
Page 30
3. Inflasi

Inflasi menurun dan tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Inflasi Indeks Harga
Konsumen (IHK) Mei 2024 tercatat 2,84% (yoy), lebih rendah dari inflasi pada April 2024
sebesar 3,00% (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti dan inflasi
administered prices (AP) yang rendah masing-masing sebesar 1,93% (yoy) dan 1,52%
(yoy). Sementara itu, inflasi volatile food (VF) menurun dari 9,63% (yoy) menjadi sebesar
8,14% (yoy) sejalan dengan meningkatnya produksi komoditas pangan dipengaruhi
masih berlangsungnya musim panen, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh
Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini
inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya.

Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
kapasitas perekonomian yang masih besar, dan dapat merespons permintaan
domestik, imported inflation yang terkendali sejalan kebijakan stabilisasi nilai tukar
Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF
diprakirakan menurun didukung oleh sinergi pengendalian inflasi TPIP dan TPID melalui
GNPIP di berbagai daerah. Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan moneter
pro-stability dan meningkatkan sinergi kebijakan dengan Pemerintah Pusat-Daerah
sehingga inflasi tahun 2024 dan 2025 terkendali dalam sasaran 2,5±1%.

              Grafik 1. Inflasi IHK dan Komponen serta Ekspektasi Inflasi




       Sumber : Bank Indonesia, 2024

4. Nilai Tukar Rupiah

Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga sesuai dengan komitmen kebijakan yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2024 (hingga 19 Juni 2024)
terjaga, meski sempat tertekan 0,70% (ptp), setelah pada Mei 2024 menguat 0,06% (ptp)
dibandingkan dengan nilai tukar akhir bulan sebelumnya. Pelemahan nilai tukar Rupiah
tersebut dipengaruhi oleh dampak tingginya ketidakpastian pasar global, terutama
berkaitan dengan ketidakpastian arah penurunan FFR, penguatan mata uang Dolar AS
secara luas, dan masih tingginya ketegangan geopolitik. Dari faktor domestik, tekanan
pada Rupiah juga disebabkan oleh kenaikan permintaan valas oleh korporasi, termasuk
untuk repatriasi dividen, serta persepsi terhadap kesinambungan fiskal ke depan.
Dengan perkembangan ini, nilai tukar Rupiah melemah 5,92% dari level akhir Desember
2023, lebih rendah dibandingkan dengan pelemahan Won Korea, Baht Thailand, Peso
Meksiko, Real Brazil, dan Yen Jepang masing-masing sebesar 6,78%, 6,92%, 7,89%, 10,63%,
dan 10,78%.




                                          15
Page 31
                       Grafik 2. Perkembangan Nilai Tukar 2024 vs 2023




     Sumber : Bank Indonesia, 2024


Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan akan bergerak stabil sesuai dengan komitmen
Bank Indonesia untuk terus menstabilkan nilai tukar Rupiah, serta didukung oleh aliran
masuk modal asing, menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi dan pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang tetap baik. Bank Indonesia terus mengoptimalkan seluruh
instrumen moneter termasuk peningkatan intervensi di pasar valas serta penguatan
strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI.
Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia
usaha untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor
Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

5. Suku Bunga BI-Rate

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Juni 2024 memutuskan untuk
mempertahankan BI-Rate sebesar 6,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,50%, dan
suku bunga Lending Facility sebesar 7,00%. Keputusan ini konsisten dengan kebijakan
moneter pro-stability sebagai langkah preemptive dan forward looking untuk
memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025.
Kebijakan ini didukung dengan penguatan operasi moneter untuk memperkuat
efektivitas stabilisasi nilai tukar Rupiah dan masuknya aliran modal asing. Sementara itu,
kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

                                     Grafik 3. Suku Bunga BI-Rate




      Sumber : Bank Indonesia, 2024




                                              16
Page 32
6. Perkembangan Investasi

Realisasi investasi periode triwulan I (Januari-Maret) tahun 2024 sebesar Rp401,5 T atau
meningkat 22,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Realisasi investasi pada
periode ini berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 547.419 Tenaga Kerja Indonesia.
Kelancaran proses Pemilihan Presiden tahun ini telah mendukung optimisme terhadap
iklim politik yang stabil, yang pada gilirannya memberikan keyakinan tambahan bagi
investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Kepastian politik yang terwujud
berkontribusi secara positif terhadap peningkatan minat dan kepercayaan dalam sektor
penanaman modal di negara ini.
Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia masih memiliki porsi yang lebih besar dari
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Nilai investasi PMA sepanjang Tahun 2023
mencapai Rp744,0 triliun atau 52,43% dibandingkan dengan Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN), yang mencapai Rp674,90 triliun atau 47,57%. Dibandingkan tahun 2022,
porsi PMA mengalami penurunan yang mencapai Rp710,0 triliun atau 56,22%.

                          Grafik 4. Perkembangan Realisasi Investasi
                               Tahun 2019 - Q1 2024 (Rp Triliun)




        Sumber : BKPM, 2024 (diolah)


7. Tinjauan Umum Industri Pertambangan Batubara

Proyeksi Bauran Energi di Indonesia

Menurut Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, bauran energi di
Indonesia tetap akan didominasi batubara pada 2030. Bauran batubara mencapai
59,4% jika mengikuti skenario karbon rendah. Melihat dari kapasitasnya, pembangkitan
listrik batubara nasional diproyeksikan terus bertambah dari 2021 hingga 2030. Nilainya
meningkat dari 194.558 GigaWatt hours (GWh) pada 2021 menjadi 264.260 GWh pada
2030. Pembangkitan listrik bahan bakar minyak (BBM) menjadi satu-satunya sumber
energi yang akan dikurangi, dengan target pengurangan dari 10.222 GWh pada 2021
menjadi 1.798 GWh pada 2030. Energi Baru dan terbarukan (EBT) energi air diproyeksikan
meningkat kapasitasnya dari 16.867 GWh pada 2021 menjadi 42.516 GWh pada 2030.
Lalu, panas bumi diproyeksikan meningkat dari 16.954 GWh menjadi 36.485 GWh.
Sementara itu, EBT lainnya diproyeksikan meningkat dari 2.766 GWh pada 2021 menjadi
27.353 GWh pada 2030. Bauran EBT diproyeksikan mencakup 23,9% total pembangkitan
energi pada 2030. Berikut ditampilkan Grafik yang menunjukkan proyeksi bauran energi
di Indonesia tahun 2021 sampai dengan 2030.




                                          17
Page 33
                                Grafik 5. Proyeksi Bauran Energi di Indonesia 2021 - 2030

                        300

                        250

                        200
             Ribu GWh


                        150

                        100

                         50

                          0
                                2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030

                              Batubara    Gas      BBM        Air   Panas bumi    EBT lain

           Sumber : Katadata, 2023 (diolah)


   Sumberdaya dan Cadangan Batubara di Indonesia

   Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai cadangan batubara
   terbesar di dunia. Per Desember 2023, cadangan batubara di Indonesia mencapai total
   31,71 miliar ton. Batubara di Indonesia masih menjadi andalan sumber energi terutama
   untuk pembangkit listrik dan sebagian untuk sektor industri. Dengan demikian, seluruh
   penyediaan batubara dipenuhi dari produksi dalam negeri, kecuali beberapa jenis
   batubara berkalori tinggi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan industry baja.
   Potensi sumberdaya batubara di Indonesia masih cukup besar hingga beberapa puluh
   tahun ke depan. Potensi batubara di Indonesia adalah batubara kalori sangat tinggi
   (>7100 kal/g), kalori tinggi (6100-7100 kal/gram), kalori sedang (5100-6100 kal/gram) dan
   kalori rendah (<5100 kal/gram). Potensi wilayah untuk cadangan batubara berkalori
   sangat tinggi terdapat di Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Kalimantan Tengah dan
   Provinsi Papua Barat. Berikut peta persebaran cadangan batubara kalori sangat tinggi
   di Indonesia :

          Grafik 6. Persebaran Cadangan Batubara Kalori Sangat Tinggi (>7100kal/g)
                                       di Indonesia




Sumber : ESDM,2024 (diolah)




                                                         18
Page 34
Produksi dan Ekspor Batubara

Produksi batubara selama 6 (enam) tahun terakhir, 2018 sampai dengan 2023
mengalami kenaikan rata-rata 7,12% per tahun. Dari sisi konsumsi domestik batubara
juga mengalami kenaikan rata-rata 15,46% per tahun. Berikut ditampilkan tingkat
kenaikan produksi batubara, ekspor, dan kebutuhan domestik untuk pembangkit listrik
(Domestic Market Obligation/DMO) di Indonesia dari tahun 2018 - 2023.

                      Grafik 7. Tingkat Produksi dan Penjualan Batubara di Indonesia

                     900.000
                     800.000
                     700.000
          RIBU TON




                     600.000
                     500.000
                     400.000
                     300.000
                     200.000
                     100.000
                           0
                                 2018        2019      2020          2021        2022       2023
                     Produksi   557.773     616.160   563.728       613.990     687.432    775.182
                     Ekspor     356.395     454.500   405.053       435.217     465.336    518.046
                     Domestik   115.080     138.418   131.887       133.043     215.813    212.868
                     Impor       5.469       7.391     8.756        14.469      12.493     14.458

       Sumber : Kementerian ESDM, 2023 (diolah)


Pada tahun 2023, produksi batubara Indonesia mencapai 775,18 juta ton atau
mengalami peningkatan sebesar 12,76% dibandingkan tahun 2022. Dari jumlah produksi
tersebut, porsi ekspor batubara pada tahun 2023 mencapai 66,83% dan 33,17% untuk
konsumsi dalam negeri. Negara-negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok, India,
Korea, Jepang, Taiwan, Malaysia, Philipina dan Thailand. Ekspor batubara ke Tiongkok
mencapai 218,21 juta ton dan menempati urutan pertama dengan pangsa pasar
sebesar 42,12% dan India sebesar 20,84%. Berikut ditampilkan Tabel Negara Destinasi
Ekspor Batubara Indonesia dari tahun 2019 – 2023.

       Tabel 5. Negara Tujuan Ekspor Batubara Indonesia (dalam Juta Ton)
                                                                      Tahun
    Negara Tujuan
                                     2019             2020              2021              2022         2023
  India                                   121.7            98.2                70.8          110.2       107,9
  Tiongkok                                  65.7           62.5               108.5           69.7       218,2
  Jepang                                    28.4           27.0                23.0           26.4        25,6
  Korea Selatan                             29.6           24.8                21.0           25.8        25,9
  Taiwan                                    19.1           17.6                16.3           18.2        14,9
  Malaysia                                  25.3           26.7                25.5           25.2        28,1
  Philipina                                 27.5           28.1                30.1           30.9        36,1
  Thailand                                  17.6           16.6                15.2           15.3        11,7
  Hongkong                                   7.9              3.9               5.3              5.2          4,9
  Spanyol                                    0.7              0.0               0.1              0.2            -
  Lainnya                                   31.6           36.2                29.8           33.0        44,5
  Total                                   374.9          341.5                345.5         360.1        518,0
 Sumber : Badan Pusat Statistik, 2023




                                                      19
Page 35
            Grafik 8. Negara Tujuan Ekspor Batubara Indonesia Tahun 2023


                    Korea 25,9 rb ton                                                    India
                                                                    India 107,9 rb ton   Tiongkok
                                                                                         Jepang

              Malaysia 28,1 rb ton                                                       Korea
                                                                                         Taiwan
                                                                                         Malaysia
                                                                                         Philipina
          Jepang 25,6 rb ton                              Tiongkok 218,2 rb ton
                                                                                         Thailand
                                                                                         Hongkong


        Sumber : Badan Pusat Statistik, 2023 (diolah)


Konsumsi Domestik Batubara

Konsumsi batubara selama 5 (lima) tahun terakhir, 2019 sampai dengan 2023 mengalami
kenaikan rata-rata 15,46% per tahun. Tahun 2023, konsumsi batubara domestik
mencaapai 212,87 juta ton atau mengalami penurunan sebesar 1,36% dibandingkan
konsumsi tahun 2022 yang mencapai 215,81 juta ton. Dari sisi konsumsi, persentase
terbesar untuk konsumsi batubara pada tahun 2023 masih berasal dari industri
pembangkit listrik seperti PLTU yang menggunakan bahan bakar batubara sebagai
sumber energi pembangkitnya, mencapai 56,94% dari total konsumsi domestik atau
15,63% dari total produksi. Konsumsi kedua terbesar berasal dari konsumsi industri besi,
baja, dan metalurgi yang mencapai 28,24%, sedangkan industri semen, tekstil dan
pupuk mengalami penurunan hingga dibawah 4,61%, dan sisanya berasal dari industri
lainnya. Berikut ini ditampilkan konsumsi domestik batubara dari tahun 2018 sampai
dengan 2023 dalam Juta ton.

                     Tabel 6. Konsumsi Domestik Batubara per Industri
                                                               Tahun
                       2019               2020                  2021                 2022                  2023
  Jenis Industri
                   Juta        %      Juta       %         Juta       %         Juta       %          Juta       %
                    ton                ton                  ton                  ton                   ton
  Pembangkit       98.55  71.20      104.8379.48          112.13     84.28     129.23     59.88      121,19     56,94
  Listrik
  Industri Besi,  10.06    7.27    13.21   10.02            11.39       8.56    49.38     22.88       60,11    28,24
  Baja, dan
  Metalurgi
  Semen,          22.52   16.27     6.51    4.94             4.68       3.52    13.11      6.08        9,81     4,61
  Tekstil,
  Pupuk
  Pulp dan         3.30    2.39     2.00    1.52             1.12       0.84      6.30     2.92        5,38     2,53
  Kertas
  Briket           0.01    0.01     0.05    0.04            0.00        0.00     0.00      0.00        0,98     0,00
  Lainnya          3.97    2.87     5.28    4.00            3.72        2.80    17.80      8.25       16,37     7,69
  Total          138.42 100.00 131.89 100.00              112.13      100.00   215.81    100.00      212,87   100.00
  Sumber : Kementerian ESDM, 2023 (diolah)

Berdasarkan Renstra ESDM 2020 sampai dengan 2024, target permintaan energi tahun
2050 masih akan didominasi oleh sektor industri dan transportasi sebagaimana kondisi
pada tahun 2019. Peningkatan aktivitas industri dan aktivitas kendaraan bermotor
memberikan kontribusi yang cukup besar pada peningkatan permintaan energi di
kedua sektor tersebut. Permintaan di sektor industri diproyeksikan sejalan dengan




                                                     20
Page 36
proyeksi pertumbuhan industri pada “Visi Indonesia 2045” sedangkan permintaan energi
di sektor transportasi dipengaruhi oleh pertumbuhan kendaraan bermotor, program
substitusi kendaraan konvensional (BBM) ke kendaraan listrik, program mandatory
biodiesel dan bioetanol serta beralihnya kendaraan pribadi ke kendaraan masal.

Berdasarkan Harga Batubara Acuan 2019 sampai dengan 2024, selama 5 (lima) tahun
terakhir HBA cenderung berfluktuasi. Level tertinggi berada di Oktober 2022 yang
mencapai USD 330,97 per ton dan level terendah selama 5 tahun terakhir berada di
September 2020 dengan angka HBA USD 49,42. Sejak Oktober 2022, HBA Batubara
cenderung mengalami penurunan. Per Juni 2024 HBA Batubara mencapai USD 123 per
ton. Berikut ditampilkan grafik fluktuasi harga batubara dari Januari 2019 sampai dengan
Juni 2024.

             Grafik 9. Harga Batubara Acuan Januari 2019-Juni 2024




       Sumber : Minerba ESDM, 2024


Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya

Menurut BPS (KBLI2020), kelompok Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian
Lainnya mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak, yang dibutuhkan
dalam kegiatan pertambangan golongan 05 batubara dan lignit, 06 minyak bumi dan
gas alam dan panas bumi, 07 bijih logam, dan 08 pertambangan dan penggalian
lainnya. Aktivitas penunjang pertambangan batubara memiliki IUJP (Izin Usaha Jasa
Pertambangan) yang mmenunjukkan kompetensi usaha sesuai klasifikasi, kualifikasi,
tenaga kerja dan peralatan yang dimiliki.

Klasifikasi pekerjaan yang akan dijalankan di sektor pertambangan batubara antara
lain:

A. Konsultasi, perencanaan, pelaksanaan dan pengujian peralatan dibidang:
     a. Penyelidikan Umum;
     b. Eksplorasi;
     c. Studi kelayakan;
     d. Konstruksi Pertambangan;
     e. Pengangkutan;
     f. Lingkungan Pertambangan;
     g. Pasca tambang dan Reklamasi; dan/atau
     h. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

B. Konsultasi, perencanaan, dan pengujian peralatan di bidang:
      a. Penambangan; atau
      b. Pengolahan dan Pemurnian




                                        21
Page 37
Berikut ditunjukkan klasifikasi pelaksanaan aktivitas penunjang batubara:

           Tabel 7. Klasifikasi Pelaksanaan Aktivitas Penunjang Batubara
 No.         Bidang                               Sub-Bidang
  1.   Penyelidikan         1. Survey Tinjau (Reconnaissance)
       Umum                 2. Remote sensing
                            3. Prospeksi
  2.   Eksplorasi           1. Manajemen Eksplorasi
                            2. Penentuan Posisi
                            3. Pemetaan Topografi
                            4. Pemetaan Geologi
                            5. Geokimia
                            6. Geofisika
                            7. Survei Bawah Permukaan
                            8. Geoteknik
                            9. Pemboran Eksplorasi
                            10. Percontoan Eksplorasi
                            11. Perhitungan Sumber Daya dan Cadangan
  3.   Studi Kelayakan      1. Penyusunan dokumen lingkungan
                            2. Penyusunan Studi Kelayakan
  4.   Konstruksi           1. Penerowongan (Tunneling)
       Pertambangan         2. Penyemenan Tambang Bawah Tanah
                            3. Penyanggaan Tambang Bawah Tanah
                            4. Shaft Sinking
                            5. Sistem Penerangan Tambang Bawah Tanah
                            6. Alat Gali, Muat, dan Angkut Tambang Bawah Tanah
                            7. Pemboran dan Peledakan
                            8. Fasilitas Perbengkelan
                            9. Komisioning Tambang
                            10. Ventilasi Tambang
                            11. Fasilitas Pengolahan
                            12. Fasilitas Pemurnian
                            13. Jalan Tambang
                            14. Jalan Angkut
                            15. Jembatan
                            16. Pelabuhan
                            17. Gudang Bahan Peledak
                            18. Fasilitas Penimbunan Bahan Bakar Cair
                            19. Sistem Penyaliran
                            20. Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan
                            Berbahaya dan Beracun (B3)
                            21. Kolam Pengendap
                            22. Tailing Storage Facility (TSF)
                            23. Geoteknik
  5.   Pengangkutan         1. Menggunakan Truk
                            2. Menggunakan Lori
                            3. Menggunakan Ban Berjalan (belt conveyor)
                            4. Menggunakan Tongkang
                            5. Menggunakan Pipa
                            6. Menggunakan Lift




                                        22
Page 38
      No.            Bidang                                Sub-Bidang
        6.   Lingkungan                1. Pemantauan Lingkungan
             Pertambangan              2. Survei RKL/RPL
                                       3. Pengelolaan Air Asam Tambang
                                       4. Audit Lingkungan Pertambangan
                                       5. Pengendalian Erosi
        7.   Pasca Tambang             1. Pembongkaran Fasilitas
             dan Reklamasi             2. Penyiapan dan Penataan Lahan
                                       3. Penebaran Tanah Pucuk
                                       4. Pembibitan
                                       5. Penanaman
                                       6. Perawatan
        8.   Keselamatan dan           1. Pemeriksaan dan Pengujian Teknik
             Kesehatan Kerja           2. Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                                       Pertambangan
        9.   Penambangan               1. Pembukaan lahan
                                       2. Pemberaian/ Pembongkaran Tanah / Batuan
                                       Penutup dengan didahului peledakan
                                       3. Pemberaian/ Pembongkaran Tanah/ Batuan
                                       Penutup tanpa didahului peledakan
                                       4. Pengupasan, pemuatan dan pemindahan
                                       tanah/batuan penutup
                                       5. Penggalian Mineral (mineral getting)
                                       6. Penggalian Batubara (coal getting)
                                       7. Penggalian pemindahan dan/atau pencucian
                                       endapan mineral aluvial dalam rangka program
                                       kemitraan
     Sumber : ijintender.co.id, 2023


     Perkembangan dan potensi industri batubara tersebut diatas diharapkan dapat
     meningkatkan efsiensi dan produkstivitas bagi FSP selaku anak perusahaan BYAN dan
     KCB yang melakukan transaksi.

2.2.3 Analisis Operasional dan Prospek Perseroan

     Sejak tahun 2019 sampai dengan 2023, Jumlah pendapatan BYAN Konsolidasian
     mengalami peningkatan rata-rata CAGR sebesar 26,66% atau naik dari USD 1,39 miliar
     pada 31 Desember 2019 menjadi USD 3,58 miliar pada 31 Desember 2023.
     Proyeksi pendapatan dan efesiensi biaya operasional Perseroan dan Anak Perseroan
     akan menjadi lebih efisien dan efektif dalam kegiatan pengangkutan batubara yang
     menjadi komoditas utama dari grup.

2.2.4 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi

     Komoditas batubara tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu faktor pendorong
     kemajuan peradaban sejak era industri dimulai hingga ke masa modern. Terlepas dari
     reputasinya yang negatif, batubara tetap menjadi sumber energi utama bagi dunia
     terutama negara berkembang agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi
     dan pembangunan pasar yang berkembang. Di sisi lain, BYAN memahami bahwa
     pelaku industri pertambangan juga mengemban tanggung jawab yang besar untuk
     meminimalkan dampak terhadap lingkungan hidup selama transisi dunia menuju energi
     terbarukan dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan di dunia untuk waktu
     yang akan datang.




                                                 23
Page 39
      Rencana pengaspalan jalan pengangkutan batubara milik FSP yang merupakan anak
      perusahaan BYAN, sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara –
      Kalimantan Timur diharapkan :
      -   Dapat memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki FSP dari hulu ke
          hilir;
      -   Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, dimana hal ini sejalan
          dengan peningkatan rencana produksi FSP;
      -   Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki FSP;
      -   Agar kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif dan efisien yang
          akan berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara kepada customer;
      -   Dapat menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk perusahaan;
      -   Biaya keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan
          dan berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman
          batubara/coal hauling dari ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
      Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi Jangka
      Panjang.

2.2.5 Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi

      Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
      •   Kegiatan FSP dan BYAN grup akan menjadi lebih efisien dan efektif dalam kegiatan
          pengangkutan batubara yang menjadi komoditas utama dari grup.
      •   Dikarenakan kontraktor yang merupakan pihak berelasi, untuk penyelesaian proyek
          dapat diselesaikan sesuai dengan apa yang diharapkan baik dari sisi kualitas,
          desain, waktu penyelesaian dan hal-hal lain-nya yang terkait dengan penyelesaian
          Proyek.

      Kerugian Rencana Transaksi adalah:
      •   Adanya saling ketergantungan antara FSP dan Kontraktor (pihak berelasi) karena
          tidak ada pihak lain yang mampu menunjang dan memfasilitasi kegiatan
          operasional grup secara efisien dan efektif.

2.3   ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

2.3.1 Penilaian Kinerja Historis BYAN

      Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh dari Manajemen BYAN, kondisi
      keuangan Perseroan adalah sebagai berikut:
      •   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

      Dalam Ribu USD
                                        31 Des           31 Des      31 Des      31 Des      31 Des
                  URAIAN
                                         2019             2020        2021        2022        2023
      Aset Lancar                         519,575          769,275   1,418,433   2,400,423   1,901,194
      Aset Tidak Lancar                   758,465          850,450   1,015,279   1,545,036   1,543,126
      Total Aset                        1,278,040        1,619,725   2,433,712   3,945,459   3,444,320
      Liabilitas Jangka Pendek            580,937          236,695     452,982   1,831,521   1,338,598
      Liabilitas Jangka Panjang            78,023          521,476     117,824     118,648     126,903
      Total Liabilitas                    658,960          758,171     570,806   1,950,168   1,465,502
      Ekuitas                             619,080          861,554   1,862,906   1,995,291   1,978,818
      Total Liabilitas Dan Ekuitas      1,278,040        1,619,725   2,433,712   3,945,459   3,444,320




                                                    24
Page 40
Jumlah aset BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate (“CAGR”) sebesar
45,61% atau naik dari USD 1,28 miliar pada 31 Desember 2019 menjadi USD 3,95 miliar
pada 31 Desember 2022. Per 31 Desember 2023, jumlah aset BYAN mencapai USD 3,44
miliar atau mengalami penurunan sebesar 12,70% dibandingkan jumlah aset per 31
Desember 2022.

Jumlah liabilitas BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
fluktuasi. Peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 22,12% atau naik dari USD 658,96
juta pada 31 Desember 2019 menjadi USD 1,47 miliar pada 31 Desember 2023.

Jumlah ekuitas BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 33,71% atau naik dari USD 619,08 juta
menjadi USD 1,98 miliar.

•   Laporan Laba Rugi Konsolidasian

Dalam Ribu USD
                                           2019        2020        2021        2022        2023
             Description
                                         31 Des      31 Des      31 Des      31 Des      31 Des
Penjualan                             1.391.590   1.395.113   2.852.220   4.703.622   3.581.375
Harga Pokok Penjualan                  902.228     932.247    1.105.767 1.543.553     1.917.152
Laba Kotor                             489.362     462.866    1.746.453 3.160.069 1.664.223
Beban penjualan                       (146.328)   (146.718)    (30.000)   (140.417)    (28.443)
Beban umum dan administrasi            (26.492)    (31.073)    (38.177)    (77.495)    (85.492)
Penghasilan keuangan                     4.979       4.961       4.111      14.792      25.388
Beban keuangan                          (9.555)    (35.955)    (50.550)     (2.674)           -
Pemulihan penurunan nilai properti
                                              -    165.865            -           -     (6.630)
tambang-netto
Pendapatan/(beban)lain-lain-neto          (341       6.691      (4.263)     (8.964)      7.037
Laba (Rugi) Sebelum Pajak             (177.736)    (36.230)   1.627.574 2.945.310 1.632.968
Beban Pajak Penghasilan                (77.414)    (82.176)   (361.616)   (643.705)   (353.388)
Laba (Rugi) Bersih                     234.211     344.460    1.265.957 2.301.606 1.279.581


Pendapatan BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 50,07% atau naik dari USD 1,39 miliar pada
31 Desember 2019 menjadi USD 4,70 miliar pada 31 Desember 2022. Per 31 Desember
2023, pendapatan BYAN mencapai USD 3,58 miliar atau mengalami penurunan sebesar
23,86% dibandingkan pendapatan per 31 Desember 2022.
Laba kotor BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 rata-rata mencapai
48,65% dari pendapatan yang masing-masing sebesar USD 489,36 juta, USD 462,87 juta,
USD 1,75 miliar, USD 3,16 miliar dan USD 1,66 miliar.
Laba setelah pajak BYAN selama tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 rata-rata
mencapai 34,11%. Pada tahun 2019 sampai dengan 2023 BYAN tercatat mengalami
laba bersih masing-masing sebesar USD 234,21 juta, USD 344,46 juta, USD 1,27 miliar, USD
2,30 miliar dan USD 1,28 miliar.




                                        25
Page 41
     •      Rasio Keuangan

     Sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 untuk mendukung kegiatan perusahaan,
     BYAN menggunakan pendanaan yang bersumber dari pinjaman jangka pendek.

                                                                                                  Rata-
                      RATIO                   2019          2020      2021     2022      2023
                                                                                                   rata
         Liquidity Rasio :
         1. Current Ratio                    89,44%     325,01%      313,13%   131,06%   142,03% 200,13%
         2. Quick (Acid Test) Ratio          53,37%     287,91%      292,21%   124,61%   126,95% 177,01%
         3. Working Capital To Total
                                              -4,80%        32,88%   39,67%    14,42%    16,33%   19,70%
         Assets Ratio
         Leverage Ratio/Solvability :
         1. Total Debt to Equity Ratio       106,44%        88,00%   30,64%    97.74%    74,06%   79,38%
         2. Total Debt to Total Aset Ratio   51,56%         46,81%   23,45%    49,43%    42,55%   42,76%
         Financial Ratio :
         1. Gross Profit Margin              35,17%         33,18%   61,23%    67,18%    46,47%   48,65%
         2. Net Profit Margin                16,83%         24,69%   44,38%    48,93%    35,73%   34,11%
         3. ROE                              37,83%         39,98%   67,96%    115,35%   64,66%   65,16%
         4. ROI                              18,33%         21,27%   52,02%     58,34%   37,15%   37,42%



     -      Rasio Likuiditas

     Rasio lancar mengalami kenaikan dari 89,44% pada tahun 2019 menjadi 142,03% pada
     tahun 2023. Rasio cepat mengalami kenaikan dari 53,37% pada tahun 2019 menjadi
     124,61% pada tahun 2023. Rasio modal kerja terhadap total aset mengalami kenaikan
     dari -4,80% pada tahun 2019 menjadi 16,33% pada tahun 2023.
     Selama tahun 2019 sampai 2023, aset lancar secara keseluruhan BYAN mampu
     memenuhi kewajiban jangka pendeknya, karena rasio likuiditas secara keseluruhan
     berada di atas 1.

     -      Rasio Solvabilitas

     Rasio utang bersih terhadap ekuitas mengalami penurunan dari 106,44% pada tahun
     2019 menjadi 74,06% pada tahun 2023. Rasio utang terhadap total aset mengalami
     penurunan dari 51,56% pada tahun 2019 menjadi 42,55% pada tahun 2023. Selama
     tahun 2019 sampai 2023, porsi utang secara keseluruhan relatif mengalami penurunan.

     -      Rasio Profitabilitas

     Marjin laba kotor mengalami peningkatan dari 35,17% pada tahun 2019 menjadi 46,47%
     pada tahun 2023. Selama tahun 2019 sampai dengan 2023, BYAN mencatat kenaikan
     laba bersih dengan marjin laba bersih dari 16,83% pada tahun 2019 menjadi 35,73%
     pada tahun 2023.

2.3.2 Analisis Proyeksi Keuangan Tanpa Transaksi dan Dengan Transaksi

     Analisis inkremental dilakukan dengan cara membandingkan kondisi proyeksi
     keuangan jika dilakukan rencana transaksi dengan jika tidak dilakukan rencana
     transaksi, selama periode 2024-2028.




                                                       26
Page 42
1. Penilaian atas Proyeksi Laporan Keuangan

Kami melakukan analisis perbandingan atas Proyeksi Laporan Keuangan Tanpa
dilakukannya Rencana Transaksi dan dengan dilakukannya Rencana Transaksi yang
kami peroleh dari Manajemen BYAN sebagai berikut:

Analisis Perbandingan Proyeksi Laporan Laba (Rugi) Tanpa Rencana Transaksi dan
Dengan Rencana Transaksi

(dalam USD)
         URAIAN            FY2024           FY2025          FY2026          FY2027          FY2028
PENDAPATAN
Tanpa Transaksi          3.849.110.606    4.254.602.276   3.932.994.168   4.479.307.141   4.787.634.543
Dengan Transaksi         3.849.110.606    4.353.501.154   4.795.322.447   5.537.110.600   5.880.005.810
Selisih                             -        98.898.878     862.328.279   1.057.803.459   1.092.371.267

BEBAN POKOK PENDAPATAN
Tanpa Transaksi          2.287.039.870    2.595.679.624   2.454.283.940   2.713.120.958   3.016.591.389
Dengan Transaksi         2.287.039.870    2.648.551.401   2.916.859.886   3.283.878.410   3.610.105.823
Selisih                             -        52.871.777     462.575.946     570.757.452     593.514.434

LABA BRUTO
Tanpa Transaksi          1.562.070.736    1.658.922.652   1.478.710.228   1.766.186.183   1.771.043.154
Dengan Transaksi         1.562.070.736    1.704.949.753   1.878.462.561   2.253.232.190   2.269.899.987
Selisih                             -        46.027.101     399.752.333     487.046.007     498.856.833

LABA SETELAH PAJAK
Tanpa Transaksi          1.279.580.842    1.116.525.258   1.219.663.122     990.372.744   1.178.509.029
Dengan Transaksi         1.116.525.258    1.265.690.223   1.390.125.077   1.665.555.036   1.589.193.870
Selisih                   (163.055.584)     149.164.965     170.461.955     675.182.292     410.684.841




Dengan memperhatikan tabel di atas, selama masa proyeksi tahun 2024 sampai
dengan 2028 tanpa Rencana Transaksi dan dengan Rencana Transaksi, selisih jumlah
Pendapatan konsolidasi BYAN masing-masing sebesar USD 0 tahun 2024, USD 98.898.878
tahun 2025, USD 862.328.279 tahun 2026, USD 1.057.803.459 tahun 2027, dan USD
1.092.371.267 tahun 2028. Pertumbuhan Pendapatan rata-rata CAGR dengan Rencana
Transaksi sebesar 11,17% per tahun, sedangkan Tanpa Rencana Transaksi sebesar 5,61%
per tahun.

Selisih Laba bruto konsolidasian BYAN masing-masing sebesar USD 0,- tahun 2024, USD
46.027.101 tahun 2025, USD 399.752.333 tahun 2026, USD 487.046.007 tahun 2027, dan
USD 498.856.833 tahun 2028. Pertumbuhan Laba Bruto rata-rata CAGR dengan Rencana
Transaksi sebesar 9,79% per tahun, sedangkan Tanpa Rencana Transaksi sebesar 3,19%
per tahun.

Selisih Laba setelah pajak konsolidasian BYAN masing-masing sebesar negatif USD
163.055.584 tahun 2024, USD 149.164.965 tahun 2025, USD 170.461.955 tahun 2026, USD
675.182.292 tahun 2027, dan USD 410.684.841 tahun 2028. Pertumbuhan Laba setelah
pajak rata-rata CAGR dengan Rencana Transaksi sebesar 9,23% per tahun, sedangkan
Tanpa Rencana Transaksi turun sebesar 2,04% per tahun.




                                             27
Page 43
Analisis Perbandingan Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan
Dengan Rencana Transaksi
(dalam USD)

          URAIAN                    FY2024              FY2025              FY2026              FY2027             FY2028
TOTAL ASET
Tanpa Transaksi                3.469.489.146      3.772.597.523         3.921.437.628         4.174.177.582      4.575.659.251
Dengan Transaksi               3.469.489.146      3.818.624.624         4.059.641.215         4.186.989.110      4.619.077.302
Selisih                                   -          46.027.101           138.203.587            12.811.528         43.418.051

TOTAL LIABILITAS
Tanpa Transaksi                1.447.265.488      1.307.403.073         1.279.714.941         1.030.092.303      1.110.550.734
Dengan Transaksi               1.447.265.488      1.427.924.656         1.323.454.267         1.030.092.303      1.140.550.734
Selisih                                   -         120.521.583            43.739.326                    -          30.000.000

TOTAL EKUITAS
Tanpa Transaksi                2.022.223.658      2.465.194.450         2.641.722.687         3.144.085.279      3.465.108.517
Dengan Transaksi               2.022.223.658      2.390.699.968         2.736.186.948         3.156.896.807      3.478.526.568
Selisih                                   -         (74.494.482)           94.464.261            12.811.528         13.418.051



Dengan memperhatikan tabel di atas, selama masa proyeksi, Tanpa Rencana Transaksi
dan Dengan Rencana Transaksi, perusahaan mengalami pertumbuhan baik dari sisi
Aset dan Ekuitas, sedangkan dari sisi Liabilitas mengalami penurunan.
Tanpa Rencana Transaksi Aset tumbuh rata-rata CAGR sebesar 7,16%, Liabilitas turun
6,41% dan Ekuitas naik 14,41% per tahun, sedangkan dengan Rencana Transaksi Aset
tumbuh rata-rata CAGR sebesar 7,42%, Liabilitas turun 5,78% dan Ekuitas naik 14,52% per
tahun. Dengan Rencana Transaksi, Ekuitas perusahaan tumbuh lebih tinggi
dibandingkan dengan Tanpa Rencana Transaksi karena adanya peningkatan laba
yang berasal dari peningkatan pendapatan dan penghematan biaya.

Analisis Perbandingan Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan
Dengan Rencana Transaksi
(dalam USD)
              URAIAN                     FY2024               FY2025           FY2026             FY2027            FY2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Tanpa Transaksi                        1.235.311.377      1.365.188.563        844.683.791      1.327.230.813     1.568.515.266
Dengan Transaksi                       1.235.311.377      1.456.299.842      1.387.580.702      1.537.876.084     1.545.935.535
Selisih                                           -          91.111.279        542.896.911        210.645.271        (22.579.731)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Tanpa Transaksi                         (263.922.913)     (157.092.985)       (126.224.081)      (182.553.251)     (180.306.493)
Dengan Transaksi                        (276.222.203)     (113.041.088)       (126.224.081)      (182.553.251)     (180.306.493)
Selisih                                  (12.299.290)        44.051.897                 -                  -                 -

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Tanpa Transaksi                   (1.290.160.420)         (826.566.323)     (1.009.950.560)    (1.075.739.524)   (1.256.269.217)
Dengan Transaksi                  (1.290.160.420)         (947.087.906)     (1.194.717.049)    (1.244.685.931)   (1.267.473.520)
Selisih                                       -           (120.521.583)       (184.766.489)      (168.946.407)       (11.204.303)

SALDO KAS DAN SETARA KAS
Tanpa Transaksi                         598.571.820           980.101.075      688.610.225        757.548.263       889.487.819
Dengan Transaksi                        586.272.530           982.443.378    1.049.082.950      1.159.719.852     1.257.875.374
Selisih                                 (12.299.290)            2.342.303      360.472.725        402.171.589       368.387.555



Dari tabel di atas dapat diperoleh informasi bahwa terdapat perbedaan antara
Proyeksi Laporan Arus Kas 5 tahun kedepan antara Tanpa Rencana Transaksi dan




                                                         28
Page 44
dengan Rencana Transaksi dimana dengan dilakukannya Rencana Transaksi Saldo kas
dan setara kas perusahaan mengalami peningkatan.
Tanpa Rencana Transaksi Saldo Kas dan setara kas tumbuh rata-rata CAGR sebesar
10,41% per tahun, sedangkan dengan Rencana Transaksi tumbuh rata-rata CAGR
sebesar 21,03% per tahun.

Analisis Perbandingan Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi
               URAIAN                  FY2024      FY2025      FY2026     FY2027     FY2028

LIQUIDITY RATIO
Liquidity ratio (tanpa transaksi)          1.30        1.85       1.95       2.62       2.71
Liquidity ratio (dengan transaksi)         1.29        1.68       1.96       2.78       2.79
Selisih                                   (0.01)      (0.17)      0.01       0.16       0.08
QUICK RATIO
Quick ratio (tanpa transaksi)              1.15        1.64       1.60       2.09       2.18
Quick ratio (dengan transaksi)             1.14        1.49       1.71       2.42       2.43
Selisih                                   (0.01)      (0.15)      0.11       0.33       0.25
CASH RATIO
Cash ratio (tanpa transaksi)               0.38        0.65       0.41       0.56       0.63
Cash ratio (dengan transaksi)              0.37        0.60       0.70       1.05       1.07
Selisih                                   (0.01)      (0.06)      0.28       0.50       0.44
NET PROFIT MARGIN
Net profit margin (tanpa transaksi)      29.01%      28.67%      25.18%     26.31%     22.77%
Net profit margin (dengan transaksi)     29.01%      29.07%      28.99%     30.08%     27.03%
Selisih                                   0.00%       0.41%       3.81%      3.77%      4.25%



Dari tabel di atas dapat diperoleh informasi bahwa Rasio Likuiditas setelah transaksi
mengalami penurunan dari tahun 2024 dan tahun 2025, karena terdapat penggunaan
dana untuk rencana transaksi. Selanjutnya Rasio Likuiditas setelah transaksi mengalami
peningkatan dari tahun 2026 sampai tahun 2028. Sedangkan Marjin laba bersih
bertambah dari 0,0% pada tahun 2024 menjadi 4,25% pada tahun 2028.

Kesimpulan:
Berdasarkan perbandingan proyeksi laporan keuangan tersebut diatas, kesimpulan
kami sebagai berikut:

• Rencana Transaksi berpengaruh positif terhadap Proyeksi Laporan Laba Rugi karena
  memberikan peningkatan Pendapatan dan penghematan Beban Usaha, sehingga
  Laba Tahun Berjalan meningkat.

• Rencana Transaksi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan Ekuitas dalam
  Proyeksi Laporan Posisi Keuangan perusahaan karena terjadi peningkatan laba.

• Rencana Transaksi berpengaruh positif terhadap Proyeksi Laporan Arus Kas karena
  dapat meningkatkan arus kas perusahaan.

• Rencana Transaksi berpengaruh positif terhadap Net Profit Margin karena terjadi
  peningkatan laba.

2. Analisis Inkremental

Analisis inkremental dilakukan dengan cara menghitung nilai tambah (Incremental
Value) dari selisih proyeksi arus kas bersih bila dilakukan Rencana Transaksi dan tanpa
dilakukannya Rencana Transaksi selama periode proyeksi 5 tahun (2024-2028).




                                          29
Page 45
      Berikut hasil perhitungan dari nilai tambah (Incremental Value) dari Rencana Transaksi :

      PERHITUNGAN NILAI INKREMENTAL
      METODE ARUS KAS TERDISKONTO (DISCOUNTED CASH FLOW METHOD )
      (dalam Jutaan USD)                                                    1.0                  2.0            3.0               4.0             5.0
                                                                         Jan-Des              Jan-Des        Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des
                                URAIAN
                                                                           2024                 2025           2026              2027            2028

      EBIT                                                                          -             46.03        399.75              487.05            498.86
       Less : Tax                                                                -                (10.13)       (87.95)            (107.15)      (109.75)
       Plus : Depresiasi dan Amortisasi                                         0.67                3.05          4.52                (4.13)      (13.04)
       Less : Changes in NWC                                                    0.00             120.52        184.77                (50.67)      (23.72)
       Less : Capex                                                           (12.97)             (34.44)        (0.12)             158.54         21.99
       Plus : Salvage value                                                      -                   -             -                    -        (354.97)
      Net Cash Flow                                                           (12.30)            125.04        500.98               483.63         19.37
      Discounted Factor                                      10.14%           0.9079             0.8244        0.7485              0.6796            0.6170
      Discounted Cash Flow                                                    (11.17)            103.08        374.97              328.65             11.95

      Present Value (PV)                                  USD Juta            807.48            -1116.6%        300.7%


      Dari tabel diatas, hasil perhitungan selisih arus kas bersih dengan tingkat diskonto
      (discount rate) 10,14%, diperoleh Net Present Value sebesar USD 807.478.471,-.

      Dari hasil analisis inkremental, secara finansial dapat disimpulkan bahwa dengan
      melakukan Rencana Transaksi, perusahaan akan menghasilkan Nilai Tambah (Present
      Value) yang positif.


2.4   ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

      Dalam analisis kewajaran nilai transaksi ini, kami tidak melakukan penilaian/pemeriksaan
      khusus atas Harga Kontrak Rencana transaksi. Kami melakukan analisis perbandingan
      Harga Penawaran Kontrak dari beberapa kontraktor dengan perhitungan dengan
      melakukan penyesuaian variable-variable pekerjaan yang sama. Kami berasumsi
      bahwa data-data yang kami terima dari pihak Manajemen Perseroan adalah benar.

      Berikut Perbandingan Penawaran Harga Kontrak dari beberapa kontraktor untuk
      Rencana Transaksi :

      1. PT Kalimantan Citra Bara (KCB)
        A. Overlaying HMA Services
                                                                              Qty                      Unit Price (Rp)                           Amount
       No                    Description                   Unit
                                                                  Segment 1    Segment 2         Segment 1      Segment 2            Segment 1          Segment 2
        1      Mobilisasi & Demobilisasi                   Ls             1                1    400.000.000    600.000.000             400.000.000         600.000.000
        2      Temporary Facility                          Ls             1                1 11.211.260.000 11.211.260.000          11.211.260.000      11.211.260.000
               Loading/unloading Palu Rock, Bitumen
        3                                                  Ton                                       379.000             370.000    28.094.133.000      60.029.540.000
               & Hauling HMA                                         74.127         162.242
        4      AMP Cost & Laying Hot Mix Asphalt           Ton                                       620.000             604.000    45.958.740.000      97.994.168.000
               Road Marking (Minimum guaranteed
        5                                                  m2         3.720             8.280         21.345              21.345        79.403.400         176.736.600
               Marking Road = 12.000 m2)
                                                                                                                    Sub Total :     85.743.536.400     170.011.704.600
                                                                                                             Grand Total ( A ) :                       255.755.241.000
      B. Sheeting Services
       No                   Description                    Unit               Qty                      Unit Price (Rp)                           Amount
              Sheeting & Finishing Work ( Ground
              Preparation )
         1     Blending, Hauling, Spreading &
              Compacting
              > Km 100 - Km 6,6 & Loop SD MP               m3                       191.554                       263.127                               50.403.001.423
                                                                                                        Grand Total ( B ) :                             50.403.001.423
                                                                                                   Grand Total ( A + B ) :                             306.158.242.423
      Notes:      - Total nilai pekerjaan overlaying & sheeting sudah sesuai angkanya dengan total nilai contract


      Nilai Pekerjaan Proyek Pengaspalan yang ditawarkan oleh KCB adalah sebesar
      Rp306.158.242.423,-.




                                                                        30
Page 46
2. PT Sumber Bangun Sentosa (SBS)
A. Overlaying HMA Services
                                                                         Qty                      Unit Price (Rp)                           Amount
 No                    Description                  Unit
                                                            Segment 1       Segment 2       Segment 1       Segment 2           Segment 1        Segment 2
 1        Mobilisasi & Demobilisasi AMP              Ls             1                -     4.000.000.000             -          4.000.000.000                      -
 2        Instalasi AMP & Pembangunan Mess           Ls             1                -     1.400.000.000             -          1.400.000.000                      -
          Loading/unloading Palu Rock, Bitumen
 3        & Hauling HMA                             Ton         74.127           162.242      1.150.000         1.150.000      85.246.050.000    186.578.300.000
          AMP Cost & Laying Hot Mix Asphalt
          Road Marking (Minimum guaranteed
 4                                                  m2           3.720             8.280         21.345             21.345         79.403.400          176.736.600
          Marking Road = 12,000 m2)
                                                                                                            Sub Total :        90.725.453.400    186.755.036.600
                                                                                                     Grand Total ( A ) :                         277.480.490.000


  B. Sheeting Services
 No                     Description                 Unit                 Qty                      Unit Price (Rp)                             Amount
        Sheeting & Finishing Work ( Ground
        Preparation )
  1      Blending, Hauling, Spreading &
        Compacting
        > Km 100 - Km 6.6 & Loop SD MP              m3                           191.554                         263.127                          50.403.001.423
                                                                                                            Grand Total ( B ) :                   50.403.001.423
                                                                                                         Grand Total ( A + B ) :                 327.883.491.423
Notes : - Untuk harga road marking & sheeting services asumsi menggunakan harga yang sama dengan PT. Kalimantan Citra Bara


Nilai Pekerjaan Proyek Pengaspalan yang ditawarkan oleh SBS adalah sebesar
Rp327.883.491.423,-.

3. PT Roadmixindo Raya (RMR)
  A. Overlaying HMA Services
                                                                        Qty                  Unit Price (Rp)                             Amount
     No                 Description                 Unit
                                                           Segment 1      Segment 2   Segment 1       Segment 2              Segment 1        Segment 2
     1      Mobilisasi (excluding demobilisasi)     Ls              1              - 8.000.000.000                           8.000.000.000                     -
            Loading/unloading Palu Rock,
     2      Bitumen & Hauling HMA                   Ton        74.127          162.242       379.000        370.000          28.094.133.000      60.029.540.000
     3      AMP Cost & Laying Hot Mix Asphalt       Ton                                      835.000        835.000          61.896.045.000     135.472.070.000
            Road Marking (Minimum guaranteed
     4                                                          3.720            8.280
            Marking Road = 12,000 m2)               m2                                         21.345       21.345               79.403.400         176.736.600
                                                                                                         Sub Total :         98.069.581.400     195.678.346.600
                                                                                                  Grand Total ( A ) :                           293.747.928.000


  B. Sheeting Services
   No                   Description                 Unit            Qty                       Unit Price (Rp)                           Amount
    1     Sheeting & Finishing Work ( Ground
          Preparation )
           Blending. Hauling. Spreading &
          Compacting
          > Km 100 - Km 6.6 & Loop SD MP            m3                         191.554                  263.126.85                               50.403.001.423
                                                                                                 Grand Total ( B ) :                             50.403.001.423
                                                                                              Grand Total ( A + B ) :                           344.150.929.423
Notes:      - Harga penawaran dari PT. Roadmixindo masih belum termasuk (exclude) biaya Demobilisasi & biaya hauling, compacting, testing
            - Untuk harga hauling, compacting & testing asumsi menggunakan harga dari PT. Kalimantan Citra Bara
            - Untuk harga road marking & sheeting services asumsi menggunakan harga yang sama dengan PT. Kalimantan Citra Bara


Nilai Pekerjaan Proyek Pengaspalan yang ditawarkan oleh RMR adalah sebesar
Rp344.150.929.423,-.

Berdasarkan analisa dari data perbandingan penawaran harga kontrak dari 3 (tiga)
Kontaktor diatas, Harga Kontrak yang ditawarkan oleh KCB lebih rendah sehingga
disimpulkan bahwa Nilai Transaksi Perjanjian untuk Jasa Pengaspalan Jalan
Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara –
Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima dengan PT Kalimantan Citra Bara (Rencana
Transaksi) adalah wajar.




                                                                31
Page 47
3.   KESIMPULAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

     Analisis yang dilakukan dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
     adalah dengan melakukan analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan
     analisis atas kewajaran nilai transaksi. Hasil analisis adalah sebagai berikut:

     a. Latar belakang dilakukan Rencana Transaksi antara FSP sebagai pihak pemberi
        kerja yang merupakan entitas anak dari BYAN, dengan KCB sebagai kontraktor
        yang merupakan Perusahaan terafiliasi dengan BYAN, yaitu hubungan
        kepengurusan di BYAN dan di KCB, adalah sebagai berikut:
        -    Memperlancar jalur distribusi logistik batubara yang dimiliki Perseroan dari hulu
             ke hilir;
        -    Meningkatkan kapasitas volume pengangkutan batubara, dimana hal ini
             sejalan dengan peningkatan rencana produksi FSP;
        -    Menambah nilai ekonomis dari aset jalan pengangkutan batubara yang dimiliki
             FSP.
        -    Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini,
             diharapkan untuk kegiatan pengangkutan batubara dapat berjalan efektif, dan
             efisien yang akan berdampak juga pada kelancaran pengiriman batubara
             kepada customer;
        -    Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini,
             diharapkan dapat menambah profitabilitas FSP dan Perseroan sebagai induk
             perusahaan;
        -    Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan FSP ini, diharapkan biaya
             keterlambatan pengiriman batubara ke customer (demurrage) dapat ditekan
             dan berkurang dikarenakan efisiensi dan kelancaran dalam pengiriman
             batubara dari ROM/Coal Pad ke Pelabuhan muat (Jetty Muara Pahu);
        -    Sinergi dengan rencana FSP dalam upaya untuk terus melakukan Investasi
             Jangka Panjang.

     b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi BYAN, FSP dan KCB serta informasi
        yang diperoleh dari manajemen BYAN, hubungan afiliasi antara pihak-pihak yang
        bertransaksi adalah sebagai berikut :

        • Bpk. Dato’ DR. Low Tuck Kwong menjabat sebagai Direktur Utama di BYAN dan FSP
            (pihak pemberi kerja), dan juga menjabat sebagai Komisaris di KCB (pihak
            kontraktor) per 31 Desember 2023;

        • Ibu Jenny Quantero menjabat sebagai Direktur di BYAN dan FSP (pihak pemberi
            kerja), dan juga menjabat sebagai Direktur di KCB (pihak kontraktor) per 31
            Desember 2023.

     c. Manfaat dan risiko Rencana Transaksi sebagai berikut:

        Manfaat Rencana Transaksi adalah:

        • Dengan dilakukan pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini,
            diharapkan dapat menunjang kegiatan operasional FSP dan grup Perseroan
            untuk supply chain pengangkutan batubara guna kelancaran operasional
            kegiatan pertambangan.




                                              32
Page 48
           • FSP berkeyakinan dapat menghindari risiko dari hambatan pada distribusi logistik
             batubara apabila terjadi musim kemarau karena dengan rencana kegiatan
             pengaspalan jalan pengangkutan batubara FSP ini, Sungai Mahakam yang
             menjadi muara dari proyek ini merupakan sungai besar. Oleh karena itu
             pembangunan proyek ini akan sangat menunjang kelancaran distribusi logistik
             batubara yang menjadi komoditas utama dari grup dengan segala kondisi.

           Risiko Rencana Transaksi adalah:

           • Transaksi ini menggunakan pembiayaan dana sendiri sehingga adanya
             kemungkinan keterlambatan arus kas.

           • Dikarenakan pengerjaan dari pengaspalan sangat membutuhkan cuaca yang
             kering/panas, maka risiko cuaca yang hujan dan berlembab akan
             mempengaruhi kelancaran dari proses pekerjaan pelapisan dan pengaspalan
             ini.

           • Keterlambatan pengiriman material oleh vendor untuk kegiataan proyek
             pengaspalan jalan merupakan hal yang diluar jangkauan FSP (tanggung jawab
             dan komitmen dari vendor).

      d. Keuntungan dan kerugian atas dilakukannya Rencana Transaksi :

           Keuntungan Rencana Transaksi adalah:

           • Kegiatan FSP dan BYAN grup akan menjadi lebih efisien dan efektif dalam
             kegiatan pengangkutan batubara yang menjadi komoditas utama dari grup.

           • Dikarenakan kontraktor yang merupakan pihak berelasi, untuk penyelesaian
             proyek dapat diselesaikan sesuai dengan apa yang diharapkan baik dari sisi
             kualitas, desain, waktu penyelesaian dan hal-hal lain-nya yang terkait dengan
             penyelesaian Proyek.

           Kerugian Rencana Transaksi adalah:

           • Adanya saling ketergantungan antara FSP dan Kontraktor (pihak berelasi) karena
             tidak ada pihak lain yang mampu menunjang dan memfasilitasi kegiatan
             operasional grup secara efisien dan efektif.

      e. Dari hasil analisis inkremental, secara finansial dapat disimpulkan bahwa dengan
         melakukan Rencana Transaksi, perusahaan akan menghasilkan Nilai Tambah
         (Present Value) yang positif.

      f.   Dari hasil analisis atas kewajaran nilai transaksi, dari perbandingan Harga
           Penawaran Kontrak dari 3 (tiga) Kontraktor, dapat disimpulkan bahwa Nilai
           Rencana Transaksi adalah wajar.


Kesimpulan

Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi
analisis transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan analisis atas kewajaran nilai transaksi,
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penjanjian untuk Jasa Pengaspalan
Jalan Pengangkutan Sepanjang 93,4 km dan Side Dump Loops di Kutai Kartanegara –
Kalimantan Timur antara PT Fajar Sakti Prima dengan PT Kalimantan Citra Bara adalah Wajar.




                                                    33
Page 49
Independensi Penilai

Dalam mempersiapkan laporan ini, kami telah bertindak secara objektif dan independen
tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan BYAN, FSP dan KCB ataupun pihak-pihak
lain yang terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan baik sekarang
maupun yang akan datang berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya laporan ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang
kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses
penilaian ini.

Penutup

Laporan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian laporan dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dapat menyebabkan pengertian
yang berbeda.

Disini kami tegaskan bahwa kami tidak menarik keuntungan, baik sekarang maupun dimasa
yang akan datang dari objek yang dinilai atau dari nilai yang dihasilkan.

Demikian disampaikan dan atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam
melakukan penilaian dan menyusun laporan ini, kami ucapkan terima kasih.




                                            34
Page 50
35
Page 51
Lampiran 1.1
PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
TANPA TRANSAKSI

(dalam Jutaan USD)
                                                  31 Des       31 Des      31 Des      31 Des      31 Des      31 Des
                      URAIAN                       2023         2024        2025        2026        2027        2028
                                                 Audited      Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi
ASET
ASET LANCAR
 KAS DAN SETARA KAS                                734.95       498.79      773.52      478.27      507.34      633.77
 KAS DAN SETARA KAS YG DIBATASI PENGGUNAANNYA      182.39        99.78      206.58      210.34      250.21      255.72
 PIUTANG USAHA                                     319.06       344.60      339.01      402.25      417.20      462.16
 PIUTANG NONUSAHA                                    9.76        11.06       11.61       11.88       12.18       12.48
 PIUTANG DERIVATIF                                   1.54            -           -           -           -           -
 PERSEDIAAN                                        201.81       206.46      247.77      401.23      479.67      528.52
 PAJAK DIBAYAR DI MUKA                             423.71       501.45      585.61      756.33      663.91      807.91
 UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA                 27.97        65.84       22.60        4.50       54.34        4.17
Total
 JUMLAH
      AsetASET
           Lancar
               LANCAR                            1,901.19     1,727.97    2,186.71    2,264.80    2,384.85    2,704.73
ASET TIDAK LANCAR
 KAS DAN SETARA KAS YG DIBATASI PENGGUNAANNYA       21.65       228.31      223.75      240.11      208.62      208.62
 PIUTANG NON USAHA                                   0.03         0.13        0.13        0.09        0.09        0.09
 PAJAK DIBAYAR DI MUKA,                            275.55       167.96       24.73       40.78       62.15      116.51
 UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA                53.39        62.98       64.84       67.46       70.10       67.98
 ASET TETAP                                        718.14       857.42      862.57      898.50    1,017.54      952.36
 ASET PAJAK TANGGUHAN                               47.31        46.78       31.50       31.29       32.56      146.50
 PROPERTI PERTAMBANGAN                             400.12       368.91      368.91      368.91      368.91      368.91
 ASET TIDAK LANCAR LAINNYA                          26.94         9.02        9.44        9.50       29.34        9.95
Total
 JUMLAH
      AsetASET
           TidakTIDAK
                  Lancar
                      LANCAR                     1,543.13     1,741.51    1,585.88    1,656.64    1,789.33    1,870.93

JUMLAH
TOTAL ASET
        ASET                                     3,444.32     3,469.49    3,772.60    3,921.44    4,174.18    4,575.66
                                                                              0.09        0.04        0.06        0.10
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
 UTANG USAHA                                       193.43       167.98      195.86      215.55     225.64      278.32
 UTANG PAJAK                                       118.31        72.04      145.01      188.87     169.56      254.54
 UTANG DERIVATIF                                     0.66            -           -           -          -           -
 AKRUAL                                            119.83       187.34      221.41      202.70     252.06      206.21
 PINJAMAN BANK                                     396.87       200.00      150.00           -          -           -
 LIABILITAS KONTRAK                                  0.44            -           -           -          -           -
 UTANG LAIN-LAIN                                     9.06         9.23       10.52        8.80       9.02        9.24
 UTANG DEVIDEN                                     500.00       688.93      460.58      545.88     254.61      250.00
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                 1,338.60     1,325.52    1,183.39    1,161.80     910.89      998.31

LIABILITAS JANGKA PANJANG
 LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA                    12.18       13.25       14.23       13.85       14.61       15.04
 LIABILITAS PAJAK TANGGUHAN                         82.79       82.77       82.77       82.77       82.77       82.77
 PROVISI UNTUK PEMBONGKARAN,                        31.93       25.73       27.01       21.29       21.82       14.43
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                  126.90      121.75      124.01      117.91      119.20      112.24
JUMLAH LIABILITAS                                1,465.50     1,447.27    1,307.40    1,279.71    1,030.09    1,110.55
EKUITAS
 MODAL SAHAM                                         35.69       35.69       35.69       35.69       35.69       35.69
 TAMBAHAN MODAL DISETOR                             191.68      191.68      191.68      191.68      191.68      191.68
 MODAL DONASI                                         0.05        0.05        0.05        0.05        0.05        0.05
 KOMPONEN EKUITAS LAINNYA                             1.89        6.48        6.48        6.48        6.48        6.48
 CADANGAN LAIN-LAIN                                (106.27)    (106.27)    (106.27)    (106.27)    (106.27)    (106.27)
 SALDO LABA :                                     1,758.31    1,780.06    2,207.83    2,376.98    2,866.60    3,163.80
                                                 1,881.34     1,907.69    2,335.45    2,504.61    2,994.23    3,291.42
 KEPENTINGAN NON-PENGENDALI                         97.48       114.53      129.74      137.11      149.86      173.69
Total
 JUMLAH
      Ekuitas
          EKUITAS                                1,978.82     2,022.22    2,465.19    2,641.72    3,144.09    3,465.11

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    3,444.32     3,469.49    3,772.60    3,921.44    4,174.18    4,575.66




                                                  36
Page 52
Lampiran 1.2

PROYEKSI LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
SESUDAH TRANSAKSI

(dalam Jutaan USD)
                                                  31 Des     31 Des     31 Des     31 Des     31 Des     31 Des
                        URAIAN                     2023       2024       2025       2026       2027       2028
                                                 Audited    Proyeksi   Proyeksi   Proyeksi   Proyeksi   Proyeksi
ASET
ASET LANCAR
KAS DAN SETARA KAS                                 734.95     486.49     775.86     838.74     959.51   1,102.16
KAS DAN SETARA KAS YG DIBATASI PENGGUNAANNYA       182.39      99.78     206.58     210.34     200.21     155.72
PIUTANG USAHA                                      319.06     344.60     339.01     363.68     367.20     412.16
PIUTANG NONUSAHA                                     9.76      11.06      11.61      11.88      12.18      12.48
PIUTANG DERIVATIF                                    1.54          -          -          -          -          -
PERSEDIAAN                                         201.81     206.46     247.77     301.71     325.05     377.63
PAJAK DIBAYAR DI MUKA                              423.71     501.45     585.61     632.86     663.91     807.91
UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA                  27.97      65.84      22.60       4.50       4.34       4.17
JUMLAH ASET LANCAR                               1,901.19   1,715.68   2,189.06   2,363.72   2,532.41   2,872.23

ASET TIDAK LANCAR
KAS DAN SETARA KAS YG DIBATASI PENGGUNAANNYA        21.65     228.31     223.75     240.11     208.62     208.62
PIUTANG NON USAHA                                    0.03       0.13       0.13       0.09       0.09       0.09
PAJAK DIBAYAR DI MUKA,                             275.55     167.96      24.73      40.78      62.15     116.51
UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA                 53.39      62.98      64.84      67.46      70.10      67.98
ASET TETAP                                         718.14     869.72     906.26     937.78     902.42     828.28
ASET PAJAK TANGGUHAN                                47.31      46.78      31.50      31.29      32.56     146.50
PROPERTI PERTAMBANGAN                              400.12     368.91     368.91     368.91     368.91     368.91
ASET TIDAK LANCAR LAINNYA                           26.94       9.02       9.44       9.50       9.72       9.95
Total
 JUMLAH
      AsetASET
           TidakTIDAK
                  Lancar
                      LANCAR                     1,543.13   1,753.81   1,629.57   1,695.92   1,654.58   1,746.85

JUMLAH
TOTAL ASET
        ASET                                     3,444.32   3,469.49   3,818.62   4,059.64   4,186.99   4,619.08
                                                                           0.10       0.06       0.03       0.10
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
 UTANG USAHA                                       193.43     167.98     195.86     215.55     225.64     278.32
 UTANG PAJAK                                       118.31      72.04     145.01     188.87     169.56     254.54
 UTANG DERIVATIF                                     0.66          -          -          -          -          -
 AKRUAL                                            119.83     187.34     221.41     241.15     252.06     236.21
 PINJAMAN BANK                                     396.87     200.00     150.00          -          -          -
 LIABILITAS KONTRAK                                  0.44          -          -          -          -          -
 UTANG LAIN-LAIN                                     9.06       9.23      10.52       8.80       9.02       9.24
 UTANG DEVIDEN                                     500.00     688.93     581.10     551.17     254.61     250.00
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                  1,338.60   1,325.52   1,303.91   1,205.54    910.89    1,028.31
LIABILITAS JANGKA PANJANG
 LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA                    12.18     13.25      14.23      13.85      14.61      15.04
 LIABILITAS PAJAK TANGGUHAN                         82.79     82.77      82.77      82.77      82.77      82.77
 PROVISI UNTUK PEMBONGKARAN,                        31.93     25.73      27.01      21.29      21.82      14.43
 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                  126.90    121.75     124.01     117.91     119.20     112.24
JUMLAH LIABILITAS                                1,465.50   1,447.27   1,427.92   1,323.45   1,030.09   1,140.55
EKUITAS
 MODAL SAHAM                                        35.69    35.69    35.69    35.69    35.69    35.69
 TAMBAHAN MODAL DISETOR                            191.68   191.68   191.68   191.68   191.68   191.68
 MODAL DONASI                                        0.05     0.05     0.05     0.05     0.05     0.05
 KOMPONEN EKUITAS LAINNYA                            1.89     6.48     6.48     6.48     6.48     6.48
 CADANGAN LAIN-LAIN                               (106.27) (106.27) (106.27) (106.27) (106.27) (106.27)
 SALDO LABA :                                    1,758.31 1,780.06 2,133.34 2,471.45 2,879.41 3,177.22
                                                 1,881.34 1,907.69 2,260.96 2,599.07 3,007.04 3,304.84
KEPENTINGAN NON-PENGENDALI                          97.48     114.53     129.74     137.11     149.86     173.69
JUMLAH EKUITAS                                   1,978.82   2,022.22   2,390.70   2,736.19   3,156.90   3,478.53
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    3,444.32   3,469.49   3,818.62   4,059.64   4,186.99   4,619.08




                                                  37
Page 53
Lampiran 2.1
PROYEKSI LABA-RUGI KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
TANPA TRANSAKSI
(dalam Jutaan USD)
                                            Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des
                  URAIAN                     2023          2024         2025         2026         2027         2028
                                            Audited      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi

PENDAPATAN                                   3,581.38     3,849.11     4,254.60     3,932.99     4,479.31     4,787.63
BEBAN POKOK PENDAPATAN                      (1,917.15)   (2,287.04)   (2,595.68)   (2,454.28)   (2,713.12)   (3,016.59)
LABA BRUTO                                   1,664.22     1,562.07     1,658.92     1,478.71     1,766.19     1,771.04

BEBAN PENJUALAN                                28.44        (55.32)      (72.58)      (69.53)      (70.82)      (82.69)

BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                   (85.49)      (149.53)     (106.26)      (81.19)      (93.33)     (115.90)
BEBAN KEUANGAN                                 (6.63)       (24.63)      (23.61)       (3.52)       (3.53)       (3.55)
PENGHASILAN KEUANGAN                           25.39         25.13        18.32        26.34         5.91         7.44
PENDAPATAN/(BEBAN) LAIN-LAIN, NETO              7.04          9.50         9.90        10.15        10.40        10.66

LABA SEBELUM PAJAK                          1,632.97      1,367.22     1,484.71     1,360.97     1,614.81     1,587.01
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                      (353.39)      (250.70)     (265.05)     (370.59)     (436.31)     (496.67)
LABA TAHUN BERJALAN              to sales   1,279.58      1,116.53     1,219.66       990.37     1,178.51     1,090.34



Lampiran 2.2

PROYEKSI LABA-RUGI KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
SESUDAH TRANSAKSI
(dalam Jutaan USD)
                                            Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des
                  URAIAN                     2023          2024         2025         2026         2027         2028
                                            Audited      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi

PENDAPATAN                                   3,581.38     3,849.11     4,353.50     4,795.32     5,537.11     5,880.01
BEBAN POKOK PENDAPATAN                      (1,917.15)   (2,287.04)   (2,648.55)   (2,916.86)   (3,283.88)   (3,610.11)
LABA BRUTO                                   1,664.22     1,562.07     1,704.95     1,878.46     2,253.23     2,269.90

BEBAN PENJUALAN                                28.44        (55.32)      (72.58)      (69.53)      (70.82)      (82.69)
BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                   (85.49)      (149.53)     (106.26)      (81.19)      (93.33)     (115.90)
BEBAN KEUANGAN                                 (6.63)       (24.63)      (23.61)       (3.52)       (3.53)       (3.55)
PENGHASILAN KEUANGAN                           25.39         25.13        18.32        26.34         5.91         7.44
PENDAPATAN/(BEBAN) LAIN-LAIN, NETO              7.04          9.50         9.90        10.15        10.40        10.66

LABA SEBELUM PAJAK                          1,632.97      1,367.22     1,530.74     1,760.72     2,101.86     2,085.86
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                      (353.39)      (250.70)     (265.05)     (370.59)     (436.31)     (496.67)
LABA TAHUN BERJALAN                         1,279.58      1,116.53     1,265.69     1,390.13     1,665.56     1,589.19
                                 to sales




                                                         38
Page 54
Lampiran 3.1

PROYEKSI ARUS KAS KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
TANPA TRANSAKSI

(dalam Jutaan USD)
                                                       Jan-Des         Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des
                       URAIAN
                                                         2024            2025          2026          2027          2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
PENERIMAAN DARI PELANGGAN                               3,824.15        4,259.63      3,869.53      4,464.05      4,742.37
PEMBAYARAN KEPADA PEMASOK                              (1,831.01)      (2,269.57)    (2,345.27)    (2,476.35)    (2,435.31)
PEMBAYARAN KEPADA DIREKTUR, KOMISARIS & KARYN            (181.03)        (110.66)      (130.43)      (155.25)      (150.43)
PEMBAYARAN BEBAN KEUANGAN                                  (24.63)         (23.61)        (3.52)        (3.53)        (3.55)
PEMBAYARAN ROYALTI/IURAN EKSPLOITASI                     (285.04)        (300.52)      (278.52)      (299.23)      (275.21)
PEMBAYARAN
  KAS DAN SETARA
             PAJAKKAS
                    PENGHASILAN
                      YANG DIBATASI                      (296.97)        (190.08)      (267.11)      (202.46)      (309.36)
PENERIMAAN PENGEMBALIAN PAJAK                               29.84               -             -             -             -
PEMBAYARAN LAIN-LAIN, NETO                                      -               -             -             -             -
KAS BERSIH YANG DIPEROLEH DARI                          1,235.31        1,365.19        844.68      1,327.23      1,568.52

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
PEMBELIAN ASET TETAP                                       (246.56)     (178.11)      (134.30)      (155.02)      (134.49)
PEMBAYARAN ATAS PENAMBAHAN PROP PERTAMBANGAN                  (1.11)       (1.86)        (1.91)        (1.96)        (2.01)
PEMBAYARAN KAS ATAS AKUISISI                                      -            -             -             -             -
HASIL PENJUALAN ASET TETAP                                    25.13       18.32          26.34          5.91          7.44
PENERIMAAN PENGHASILAN KEUANGAN                              (41.39)        4.56        (16.35)       (31.48)       (51.25)
PENEMPATAN DALAM KAS DAN SETARA                                   -            -             -             -             -
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI        (263.92)     (157.09)      (126.22)      (182.55)      (180.31)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
PEROLEHAN KAS DARI PINJAMAN BANK                           200.00        150.00           -          -          -
PEMBAYARAN KEMBALI ATAS PINJAMAN BANK                     (396.87)      (200.00)   (150.00)          -          -
PEMBAYARAN BIAYA PEROLEHAN PINJAMAN                        (15.80)             -          -          -          -
PEMBAYARAN DIVIDEN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK         (1,067.22)      (756.53)   (835.38) (1,054.34) (1,233.22)
PEMBAYARAN DIVIDEN KEPADA NON-PENGENDALI                   (10.27)        (20.04)    (24.57)    (21.40)    (23.05)
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN    (1,290.16)       (826.57) (1,009.95) (1,075.74) (1,256.27)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS             (318.77)      381.53       (291.49)        68.94        131.94
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                       917.34        598.57        980.10        688.61        757.55
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                      598.57        980.10        688.61        757.55        889.49



Lampiran 3.2

PROYEKSI ARUS KAS KONSOLIDASIAN
PT BAYAN RESOURCES TBK DAN ENTITAS ANAK
SESUDAH TRANSAKSI

(dalam Jutaan USD)
                                                       Jan-Des         Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des
                       URAIAN
                                                         2024            2025          2026          2027          2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
PENERIMAAN DARI PELANGGAN                               3,824.15        4,358.53      4,770.42      5,533.29      5,834.74
PEMBAYARAN KEPADA PEMASOK                              (1,795.87)      (2,129.99)    (2,404.45)    (2,786.33)    (2,896.59)
PEMBAYARAN KEPADA DIREKTUR, KOMISARIS & KARYN            (181.03)        (110.66)      (160.15)      (198.65)      (190.46)
PEMBAYARAN BEBAN KEUANGAN                                  (24.63)         (23.61)        (3.52)        (3.53)        (3.55)
PEMBAYARAN ROYALTI/IURAN EKSPLOITASI                     (320.18)        (345.90)      (351.29)      (453.71)      (486.51)
PEMBAYARAN
  KAS DAN SETARA
             PAJAKKAS
                    PENGHASILAN
                      YANG DIBATASI                      (296.97)        (292.08)      (463.43)      (553.19)      (711.69)
PENERIMAAN PENGEMBALIAN PAJAK                               29.84               -             -             -             -
PEMBAYARAN LAIN-LAIN, NETO                                      -               -             -             -             -
KAS BERSIH YANG DIPEROLEH DARI                          1,235.31        1,456.30      1,387.58      1,537.88      1,545.94

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
PEMBELIAN ASET TETAP                                       (258.86)     (134.06)      (134.30)      (155.02)      (134.49)
PEMBAYARAN ATAS PENAMBAHAN PROP PERTAMBANGAN                  (1.11)       (1.86)        (1.91)        (1.96)        (2.01)
PEMBAYARAN KAS ATAS AKUISISI                                      -            -             -             -             -
HASIL PENJUALAN ASET TETAP                                        -            -             -             -             -
PENERIMAAN PENGHASILAN KEUANGAN                               25.13       18.32          26.34          5.91          7.44
PENEMPATAN DALAM KAS DAN SETARA                              (41.39)        4.56        (16.35)       (31.48)       (51.25)
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI        (276.22)     (113.04)      (126.22)      (182.55)      (180.31)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
PEROLEHAN KAS DARI PINJAMAN BANK                           200.00        150.00           -          -          -
PEMBAYARAN KEMBALI ATAS PINJAMAN BANK                     (396.87)      (200.00)   (150.00)          -          -
PEMBAYARAN BIAYA PEROLEHAN PINJAMAN                        (15.80)             -          -          -          -
PEMBAYARAN DIVIDEN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK         (1,067.22)      (877.05) (1,020.15) (1,223.28) (1,244.42)
PEMBAYARAN DIVIDEN KEPADA NON-PENGENDALI                   (10.27)        (20.04)    (24.57)    (21.40)    (23.05)
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN    (1,290.16)       (947.09) (1,194.72) (1,244.69) (1,267.47)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS             (331.07)      396.17         66.64        110.64         98.16
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                        917.34       586.27        982.44      1,049.08      1,159.72
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                       586.27       982.44      1,049.08      1,159.72      1,257.88




                                                      39
Page 55
Lampiran 4

PERHITUNGAN NILAI INKREMENTAL
METODE ARUS KAS TERDISKONTO (DISCOUNTED CASH FLOW METHOD )
(dalam Jutaan USD)                                1.0         2.0         3.0         4.0          5.0
                                               Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des      Jan-Des
                  URAIAN
                                                 2024        2025        2026        2027         2028

EBIT                                               -         46.03      399.75      487.05       498.86
 Less : Tax                                         -        (10.13)     (87.95)    (107.15)     (109.75)
 Plus : Depresiasi dan Amortisasi                  0.67        3.05        4.52        (4.13)     (13.04)
 Less : Changes in NWC                             0.00     120.52      184.77        (50.67)     (23.72)
 Less : Capex                                    (12.97)     (34.44)      (0.12)     158.54        21.99
 Plus : Salvage value                               -           -           -            -       (354.97)
Net Cash Flow                                    (12.30)    125.04      500.98       483.63        19.37
Discounted Factor                    10.14%     0.9079      0.8244      0.7485      0.6796       0.6170
Discounted Cash Flow                            (11.17)     103.08      374.97      328.65        11.95

Present Value (PV)                  USD Juta    807.48     -1116.6%      300.7%




                                                   40

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.6 MB
Published7 Aug 2024
Pages55
Characters174,321
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 60 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BAYAN RESOURCES TBK · Nama Perusahaan p.2 ×42
linked person Jenny Quantero · Direktur p.7 ×22
linked org Alexander Ery Wibowo · Direktur p.21 ×4
linked person Low Yi Ngo · Direktur p.21 ×4
linked person Lifransyah Gumay · Komisaris p.22 ×2
linked person Timur Pradopo · Komisaris Independen p.22 ×2
linked person Lim Chai Hock · Direktur p.22 ×2
linked person Kim Sung Kook · Direktur p.22 ×2
linked person Lee Minhyung · Direktur p.22 ×2
linked person Ulina Fitriani · Direktur p.22 ×2
linked org Negara Maju p.28
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
possible person Dato’ DR. Low Tuck Kwong · Direktur Utama p.7 ×33
possible person Moermahadi Soerja Djanegara · Komisaris p.22 ×3
possible person Budiman · Komisaris p.23
possible person Russell John Neil · Direktur p.23
possible person Merlin · Direktur p.23
possible org Bursa Efek Indonesia p.26
possible person Samsul Hadi p.27
possible person Ratna Sari p.27
unresolved org PT Fajar Sakti Prima p.1 ×10
unresolved org PT Kalimantan Citra Bara File p.1
unresolved org PT Kalimantan Citra Bara. p.2 ×12
unresolved org Nazir dan Rekan p.2 ×8
unresolved person Pardomuan p.2 ×3
unresolved person S.T.P. p.2 ×3
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Dedy p.2 ×5
unresolved org KJPP DAZ REKAN p.2 ×8
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×4
unresolved org PT Kalimantan Citra Bara. Selanjutnya p.3
unresolved org Tanudiredja p.4 ×12
unresolved org Rintis & Rekan p.4 ×12
unresolved org Efendy & Rekan p.4 ×2
unresolved org Dra Suhartati & Rekan p.4 ×4
unresolved person Dra Suhartati p.4 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Dedi p.9
unresolved org Pemimpin Cabang dan Rekan p.12
unresolved person Ir. Dwi Pudyastuti p.12 ×2
unresolved person M Yusuf Fawwaz S.T. p.12
unresolved org PT Mineral Energi Pratama p.21
unresolved person Purnomo Yusgiantoro · Komisaris Utama p.23
unresolved person Hendarman · Komisaris p.23
unresolved person Alastair McLeod · Direktur p.23
unresolved person Oliver Khaw Kar Heng · Direktur p.23 ×3
unresolved person Yani Indrawaty Wibawa p.26
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.26 ×5
unresolved person Mala Mukti p.26 ×2
unresolved person Akta Notaris Bakhtiar p.27
unresolved person Jose Dima Satria p.27
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.27
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.27
unresolved org Bank Dunia IMF p.28
unresolved org Bank Indonesia p.28 ×16
unresolved org Kementerian ESDM p.34 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.34 ×2
unresolved org PT Sumber Bangun Sentosa p.46
unresolved org PT. Kalimantan Citra Bara Nilai Pekerjaan Proyek Pengaspalan p.46 ×2
unresolved org PT Roadmixindo Raya p.46
unresolved org PT. Roadmixindo p.46

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 5528 ms 12 Sep 2026 23:00
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': 'Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result