Skip to content
Back to announcement

20240802_MFMI_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31690462_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review MFMI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
    LAPORAN STUDI KELAYAKAN
PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk

        Tanggal Studi Kelayakan
            31 Maret 2024
Page 2
tt
                                           Ch Kantor Jasa Penilai Publik                                                                       The Monhollon Sqoore



        F'DI r"T*?l,I*ilp;"p,*I#,
                                                                                                                                   Lt. 1 6, Suite D, Jl. TS Siilqiupqng
                                                                                          rcHsAN DAN REKAN                        Cilcndok, Jokoris $eloton, 1 2560
                                                                                                                                  E-Moil : infoodmin@fdiporlners.co
                                                                                                                                        Websiler w.fdipartners.co
        { ,l -E_1 !,-[ R s
        BUSiNTSS       tnooill] yAr.uAlnN Fior,4
                                                   Licence No- ?. 22 .01 76
                                                   ffiK 460/KM.il20 22
                                                                                                                                            ?hone 162 211 2787 5911
                   '
                                                   !'{ilayah Keija : Sehruh Indonesia



     Jokodo,01 Agustus 2024


     Kepodo Yth,
     PI Multifiling Mitro lndonesio Tbk
     Delto Silicon lndustriol Pork,
     Jl. Akosio ll Blok A7-4A,
     Lippo Cikorong, Bekosi 17550.

     No. Lo poro n : 0009 87 / 2.01 7 6 -00 / BS/ O 5 / 0089 / 1 Nttt/ 202 4
     Hol           : Loporon Siudi Keloyokon Bisnis

     Dengon hormot,

     LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS
     PT MULTIFILING MITRA INDONESIATbK


     Berdosorkon perseiu[uon surot penoworon No. 00.l/FDI/PB-FS/lV/2024 tertonggol 0l April
     2024, KJPP Ferdinond, Donor, lchson, don Rekon (seloniutnyo disebut "KJPP-FOI&R" oio,
     "Komi") mendopot penugoson dqri PT Multifiling Mitro lndonesio Tbk (seloniutnyo disebut
     "Perseroon") uniuk memberikon peniloion keloyokon otos penombohon Klosifikosi Boku
     Lopongon Usoho lndonesio (KBLI) boru (KBLI 62090,82.l .l0,8.l.l00, 78300, don 3B22Ol
     !e1Oo1 tonggol peniloion per 3'l Moret 2024 (selonfutnyo disebut sebogoi "Obiek Studi
     Keloyokon"), dopot komi sompqikon perihol sebogoi berikut:

     ldentilos Pemberi Tugos

     Pemberi tugos dolom hol ini odoloh Perseroon, dengon informosi sebogoi berikut:

             Nomo                                         PT Multifiling Mitro lndonesio Tbk
             Alomot                                      Delto Silicon lndustriol Pork, Jl. Akosio l, Blok A7-4A, Lippo Cikorong,
                                                                 ,l7550.
                                                         Bekosi,
             Telepon/Fox                                  021-89907636
             Bidong usoho                                  Meniolonkon kegioton dokumentosi don penginformosion,
                                                         pengorgonisosion, penyimponon, pemin jomon don kegioton
                                                         pencorion kemboli orsip don dokumen dolom bentuk kertos moupun
                                                        doto elektronik, serto implemeniosi penggunoon perongkot lunok don
                                                        perongkot keros, don kegioton olih medio melolui teknologi imoging/
                                                        printing.
             PIClContoct                                Corporote secretory
             Emoil                                       m m i.corsec@iron mou nto i n. com


     ldentiios Pengguno Loporon

     Pengguno loporon dolom hol ini odoloh PemberiTugos

     Obiek Studi Keloyokon

     Obiek studi keloyokon odoloh keloyokon ofos penombohon Klosifikosi Boku Lopongon Usoho
     lndonesio (KBLI) ontoro loin dengon kode KBLI berikut:




                                                                 l{ontsr Pusot (Propefii don Bisnis}; Kontor Csbong Sem*rang (Properti)
Page 3
  a.   KBLI 62090 – Aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya
  b.   KBLI 82110 – Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor
  c.   KBLI 81100 – Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas
  d.   KBLI 78300 – Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia
  e.   KBLI 38220 – Treatment dan pembuangan limbah berbahaya

Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

Maksud dan tujuan dari penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian kelayakan atas
penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110,
81100, 78300, dan 38220), serta dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia ("Peraturan OJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”).

Dalam melakukan Studi Kelayakan ini kami berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal ("POJK 35"). Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Tahun 2018 Edisi VI (KEPI-SPI Edisi VII.2018).

Tanggal Penilaian

Tanggal studi kelayakan ini adalah 31 Maret 2024.

Keterkaitan dengan Peraturan OJK

Perseroan ingin meningkatakan kinerja kedepannya melalui penambahan KBLI, Perseroan
berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kesempatan serta meningkatkan
kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang. Keuntungan yang diperoleh Perseroan
dengan adanya Penambahan KBLI diharapkan dapat mendukung pertumbuhan jangka
panjang Perseroan, serta dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang
saham.

Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) antara lain dengan kode KBLI
sebagai berikut:
 a. KBLI 62090 – Aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya
 b. KBLI 82110 – Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor
 c. KBLI 81100 – Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas
 d. KBLI 78300 – Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia
 e. KBLI 38220 – Treatment dan pembuangan limbah berbahaya

Dengan demikian berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Rencana Perseroan termasuk dalam rencana
perubahan kegiatan usaha. Nilai Rencana Transaksi tidak melebihi 20% (dua puluh persen)
dari ekuitas Perseroan per tanggal 31 Maret 2024, sehingga Rencana Transaksi dikategorikan
bukan transaksi material.

Pendekatan dan Metodologi Studi Kelayakan

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran OJK No.
17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di



Halaman 2                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 4
Pasar Modal, pendekatan dan metodologi untuk melakukan studi kelayakan bisnis atas
penambahan KBLI baru adalah melakukan analisis atas:

 a. Kelayakan Pasar, mencakup:
    § Kondisi pasar, seperti pangsa pasar, kesinambungan (sustainability), potensi pasar,
       sasaran, dan potensi nilai pasar
    § Pesaing usaha
    § Strategi pemasaran
 b. Kelayakan Teknis, mencakup:
    § Kapasitas
    § Ketersediaan dan kualitas sumber daya, termasuk bahan baku mentah, pekerja, dan
       ahli profesional
    § Proses produksi
 c. Kelayakan Pola Bisnis, mencakup:
    § Keunggulan kompetitif karena keunikan dari pola bisnis
    § Kemampuan pesaing untuk meniru produk
    § Kemampuan untuk menciptakan nilai
 d. Kelayakan Model Manajemen, mencakup:
    § Ketersediaan tenaga kerja
    § Manajemen kekayaan intelektual (intellectual property)
    § Manajemen risiko
    § Kapasitas dan kemampuan manajemen
    § Kesesuaian struktur organisasi dan manajemen
 e. Kelayakan Keuangan, mencakup:
    § Biaya pendirian (start up costs)
    § Modal kerja
    § Sumber pembiayaan
    § Biaya operasional
    § Biaya bahan baku mentah
    § Proyeksi laporan keuangan
    § Analisis titik impas (break even analysis)
    § Analisis profitabilitas (overall profitability)
    § Tingkat imbal balik investasi (overall return on investment)

Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar

Penugasan ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik Penilai Indonesia
dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018 beserta edisi
revisi 2020).

Pertimbangan dan Alasan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Saat ini Perseroan melakukan kegiatan dokumentasi dan penginformasian, pengorganisasian,
penyimpanan, peminjaman dan kegiatan pencarian kembali arsip dan dokumen dalam bentuk
kertas maupun data elektronik, serta implementasi penggunaan perangkat lunak dan
perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui teknologi imaging/ printing.

Perseroan ingin meningkatakan kinerja kedepannya, melalui penambahan KBLI Perseroan
berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kesempatan serta meningkatkan


Halaman 3                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 5
kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang. Dimana penambahan KBLI Perseroan
merupakan KBLI pelengkap dan penunjang dari KBLI yang saat ini Perseroan miliki, sehingga
dapat memperluas cakupan pangsa pasar dari kondisi yang telah ada.

Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan KBLI diharapkan dapat
mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat memberikan nilai tambah
bagi Perseroan dan para pemegang saham.

Analisis Kelayakan Pasar

Pangsa pasar Perseroan yang terus meningkat, dengan ditunjukan oleh naiknya pendapatan
serta meningkatnya permintaan dari pelanggan. Perseroan terus berupaya menjadi mitra
terpercaya bagi pelanggan untuk melindungi dan memanfaatkan nilai hal yang paling penting
bagi pelanggan. Perseroan memanfaatkan teknologi dan tetap on-track dalam
mengembangkan bisnis utamanya. Perseroan menargetkan target pendapatan meningkat 10%
pada tahun 2024. Menghadapi persaingan usaha yang ada, Perseroan mengembangkan
layanan dan jasanya dengan penambahan KBLI Perseroan. Perseroan aktif mengikuti berbagai
tender proyek pengadaan dari instansi swasta maupun pemerintah, serta melakukan business-
to-business direct deals untuk mengetahui kebutuhan pelanggan secara pasti.

Analisis Kelayakan Teknis

Kapasitas saat ini yang dimiliki Perseroan masih mencukupi dan menunjang atas rencana
penambahan KBLI Perseroan. Ketersediaan dan kualitas sumber daya yang dimiliki Perseroan
masih cukup memadai dan dioptimalkan. Alur produksi yang sudah sistematis dan memiliki
prosedur baku, memastikan pelayanan jasa dapat dilakukan dengan baik.

Analisis Kelayakan Pola Bisnis

Dengan keunggulan kompetitif dan keunikan yang dimiliki oleh Perseroan diharapkan dapat
memitigasi risiko persaingan, sehingga penambahan KBLI dapat meningkatlan kinerja
Perseroan. Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan KBLI
diharapkan dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat
memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham.

Analisis Kelayakan Model Manajemen

Perseroan akan menambah karyawan sebagai headcount outsource untuk kegiatan usaha Jasa
penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300). Serta
Perseroan mempersiapkan pemberian pelatihan khusus terkait jasa treatment dan
pembuangan limbah berbahaya (38220). Untuk jasa lainnya, karyawan yang saat ini dimiliki
oleh Perseroan masih memadai dan mampu melayanai atas jasa yang akan diberikan. Setiap
tahun, Perseroan secara berkala menelaah seluruh profil risiko dan risk appetite sebagai
bagian proses perencanaan mitigasi risiko. Aktivitas manajemen risiko lainnya melibatkan
identifikasi masalah, rencana mitigasi, akomodasi risiko dan rancangan langkah.




Halaman 4                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 6
Dalam rangka melakukan penambahan KBLI baru, Perseroan yakin bahwa kemampuan dan
pengalaman manajemen yang cukup lama akan dapat mendukung penambahan KBLI
Perseroan. Perseroan tidak melakukan penambahan divisi atau perubahan struktur organisasi
terkait rencana penambahan KBLI Perseroan.

Analisis Kelayakan Keuangan

Perhitungan analisis kelayakan investasi, diketahui bahwa nilai NPV sebesar Rp36.994 juta
dimana nilai NPV > 0, untuk nilai IRR adalah sebesar 95% > dari tingkat diskonto dan untuk
nilai PI adalah sebesar 15x. Dari hasil perhitungan tersebut dimana NPV > 0, IRR > tingkat
diskonto dan PI > 1 maka dapat disampaikan bahwa investasi tersebut adalah layak.

Payback period (PP) atas rencana penambahan KBLI baru ini adalah pada tahun ke 3 dan
bulan ke 7, hal tersebut merupakan jangka waktu yang cukup cepat untuk pengembalian
investasi. Berdasarkan perhitungan titik impas tercapai pada angka penjualan 71,84% -
81,13% selama proyeksi, atau rata-rata titik impas tercapai pada angka 75,69%. Sedangkan
perhitungan imbal balik investasi (Overall Return on Investment) selama proyeksi berkisar
antara 0,71 – 5,77, atau secara rata-rata adalah sebesar 2,93. Nilai tersebut mengindikasikan
bahwa investasi atas penambahan KBLI adalah layak.

Kesimpulan Studi Kelayakan

Dengan mempertimbangkan analisis kelayakan atas objek studi kerlayakan yang dilakukan
meliputi analisis kelayakan pasar, analisis kelayakan teknis, analisis kelayakan pola bisnis,
analisis analisis kelayakan model manajemen, analisis keuangan, maka kami berpendapat
penilaian kelayakan bisnis atas penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) baru (KBLI 62090, 82110, 81100,78300, dan 38220) adalah Layak.

Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

Dari tanggal penilaian (cut off date) per 31 Maret 2024 hingga laporan penilaian ini
diterbitkan, terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent event) yaitu,
berdasarkan salinan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 30 April 2024 yang
telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dalam surat penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan
No. AHU-AH.01.09-0201172 tanggal 14 Mei 2024, mengenai:
 a. Menyetujui pengunduran diri Bapak Sandeep Jayant Potdar sebagai Direktur Perseroan.
 b. Menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan akan menjadi sebagai
     berikut:
     Presiden Komisaris      : Gregory Mark Lever
     Komisaris               : Richard Gordon Johnstone
     Komisaris Independen : Patricia Marina Sugondo
     Presiden Direktur       : Joyce Housien
     Direktur                : Siva Kumar K Indran
     Direktur                : Sylvia Lestariwati F K

Pernyataan Independensi Penilai

Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini, KJPP FDI&R bertindak secara independen
tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, ataupun pihak-
pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP FDI&R juga tidak memiliki kepentingan


Halaman 5                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 7
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan studi kelayakan ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kelayakan nilai yang dihasilkan dari proses analisis
kelayakan ini.

Asumsi – Asumsi dan Kondisi Pembatas

 a. Laporan penilaian studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
 b. Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses
    penilaian studi kelayakan.
 c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
    keakuratannya.
 d. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
    keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
    duty).
 e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian studi kelayakan.
 f. Laporan Penilaian Bisnis ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
    rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
 g. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek studi kelayakan dari Pemberi
    Tugas.
 h. Penilai bertanggung jawab terhadap semua isi laporan penilaian studi kelayakan ini.
 i. FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara
    khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, di luar dari aspek
    perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan.
 j. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai dengan
    maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian dan tidak dapat
    digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak bertanggung jawab jika
    laporan ini digunakan untuk tujuan lain.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami
bertindak sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat
ini maupun di masa datang terkait dengan usaha Perseroan maupun atas rencana
penambahan kegiatan usaha yang dilakukan.

Demikian laporan studi kelayakan ini kami sampaikan, atas kerjasama dan kepercayaan yang
telah diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

KJPP FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN
Rekan




J. Ferdinand H. Pardede, MAPPI (Cert).
Izin Penilai Bisnis No. : B-1.09.00089
MAPPI No.               : 01-S-01490
STTD OJK No.            : STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023
RMK                     : RMK-2017-00081


Halaman 6                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 8
                                                        DAFTAR ISI



SURAT PENGANTAR
DAFTAR ISI ................................................................................................................ 7


BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................ 9
   1.2       Identitas Status Penilai ......................................................................................... 9
   1.3       Uraian Mengenai Penugasan .............................................................................. 9
   1.4       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 9
   1.5       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 9
   1.6       Tanggal Penilaian (Cut Off Date) ....................................................................... 10
   1.7       Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan Bisnis ........................................................ 10
   1.8       Obyek Studi Kelayakan Bisnis ............................................................................ 10
   1.9       Pendekatan dan Metodologi Studi Kelayakan Bisnis ............................................ 10
   1.10      Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar ........ 11
   1.11      Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan .......... 11
   1.12      Sumber Data dan Informasi .............................................................................. 11
   1.13      Pernyataan Independensi Penilai ....................................................................... 13
   1.14      Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) .......................... 13

BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN ..................................................................... 14
   2.1       Riwayat Singkat ................................................................................................ 14
   2.2       Susunan Pengurus dan Pemegang Saham.......................................................... 14
   2.3       Kegiatan Usaha ................................................................................................ 15
   2.4       Informasi Laporan Keuangan Perseroan ............................................................ 16
   2.5       Analisis Laporan Keuangan Perseroan ............................................................... 19

BAB III ANALISIS RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA .................................... 26
   3.1       Kegiatan Usaha Perseroan ................................................................................ 26
   3.2       Latar Belakang Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ...................................... 26
   3.3       Manfaat Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ................................................ 26

BAB IV TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI .............................................. 27
   4.1       Perkembangan Ekonomi Indonesia .................................................................... 27
   4.2       Gambaran Perkembangan Industri Arsip dan Penyimpanan di Indonesia ............ 30




Halaman 7                                                                   000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 9
BAB V ANALISIS STUDI KELAYAKAN .......................................................................... 33
   5.1      Analisis Kelayakan Pasar ................................................................................... 33
   5.2      Analisis Kelayakan Teknis .................................................................................. 35
   5.3      Analisis Kelayakan Pola Bisnis ........................................................................... 40
   5.4      Analisis Kelayakan Model Manajemen ............................................................... 41
   5.5      Analisis Kelayakan Keuangan ............................................................................ 45
   5.6      Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats).............................. 52

BAB VI KESIMPULAN ................................................................................................ 54


ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ............................................................. 55
PERNYATAAN PENILAI .............................................................................................. 56




Halaman 8                                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 10
                                          BAB I
                                      PENDAHULUAN



1.1 Identitas Status Penilai

      Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan (FDI Partners)
      (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”), selaku Penilai Independen untuk
      memberikan penilaian yang obyektif dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki
      kompetensi untuk melakukan penilaian atas objek penilaian yang dimaksud. KJPP FDI&R
      adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang memegang Izin Usaha No. 2.22.0176 tanggal
      21 April 2022 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dan mempunyai Penilai Publik
      sebagai berikut:

      -   Rekan, Ferdinand Pardede, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian
          bisnis dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan
          terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
          Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) No. STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023 tanggal
          12 April 2023. Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.

1.2 Uraian Mengenai Penugasan

      Berdasarkan persetujuan surat penawaran No. 001/FDI/PB-FS/IV/2024 tertanggal 01
      April 2024, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R”
      atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (selanjutnya
      disebut “Perseroan”) untuk memberikan penilaian kelayakan bisnis atas penambahan
      Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110, 81100,
      78300, dan 38220) dengan tanggal penilaian per 31 Maret 2024 (selanjutnya disebut
      sebagai “Objek Studi Kelayakan”)

1.3 Identitas Pemberi Tugas

      Pemberi tugas dalam hal ini adalah Perseroan, dengan informasi sebagai berikut:

      Nama            : PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk
      Alamat          : Delta Silicon Industrial Park, JI. Akasia I, Blok A7-4A, Lippo Cikarang,
                        Bekasi, 17550.
      Telepon/Fax     : 021-89907636
      Bidang usaha    : Menjalankan kegiatan dokumentasi dan penginformasian,
                        pengorganisasian, penyimpanan, peminjaman dan kegiatan
                        pencarian kembali arsip dan dokumen dalam bentuk kertas maupun
                        data elektronik, serta implementasi penggunaan perangkat lunak dan
                        perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui teknologi imaging/
                        printing.
      PIC/Contact     : Corporate secretary
      Email           : mmi.corsec@ironmountain.com

1.4 Identitas Pengguna Laporan

      Pengguna laporan dalam hal ini adalah Pemberi Tugas


Halaman 9                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 11
1.5 Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

     Tanggal Penilaian dalam penugasan ini adalah 31 Maret 2024.

1.6 Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

     Maksud dan tujuan dari penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian kelayakan
     atas penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090,
     82110, 81100, 78300, dan 38220), serta dalam rangka pemenuhan Peraturan Otoritas
     Jasa Keuangan Republik Indonesia ("Peraturan OJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang
     Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”).

1.7 Obyek Studi Kelayakan

     Objek studi kelayakan adalah kelayakan atas penambahan Klasifikasi Baku Lapangan
     Usaha Indonesia (KBLI) antara lain dengan kode KBLI berikut:

      a.   62090 – Aktivitas teknologi informasi dan jasa computer lainnya
      b.   82110 – Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor
      c.   81100 – Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas
      d.   78300 – Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia
      e.   38220 – Treatment dan pembuangan limbah berbahaya

1.8 Pendekatan dan Metodologi Studi Kelayakan

     Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang
     Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran OJK
     No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
     Bisnis di Pasar Modal, pendekatan dan metodologi untuk melakukan studi kelayakan
     bisnis atas penambahan KBLI baru adalah melakukan analisis atas:

      a. Kelayakan Pasar, mencakup:
         § Kondisi pasar, seperti pangsa pasar, kesinambungan (sustainability), potensi
            pasar, sasaran, dan potensi nilai pasar
         § Pesaing usaha
         § Strategi pemasaran
      b. Kelayakan Teknis, mencakup:
         § Kapasitas
         § Ketersediaan dan kualitas sumber daya, termasuk bahan baku mentah, pekerja,
            dan ahli profesional
         § Proses produksi
      c. Kelayakan Pola Bisnis, mencakup:
         § Keunggulan kompetitif karena keunikan dari pola bisnis
         § Kemampuan pesaing untuk meniru produk
         § Kemampuan untuk menciptakan nilai
      d. Kelayakan Model Manajemen, mencakup:
         § Ketersediaan tenaga kerja
         § Manajemen kekayaan intelektual (intellectual property)
         § Manajemen risiko
         § Kapasitas dan kemampuan manajemen
         § Kesesuaian struktur organisasi dan manajemen


Halaman 10                                           000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 12
      e. Kelayakan Keuangan, mencakup:
         § Biaya pendirian (start up costs)
         § Modal kerja
         § Sumber pembiayaan
         § Biaya operasional
         § Biaya bahan baku mentah
         § Proyeksi laporan keuangan
         § Analisis titik impas (break even analysis)
         § Analisis profitabilitas (overall profitability)
         § Tingkat imbal balik investasi (overall return on investment)

1.9 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan dan Standar

     Penugasan ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
     Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020
     tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode
     Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI
     Edisi VII-2018).

1.10 Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

     Perseroan ingin meningkatakan kinerja kedepannya, melalui penambahan KBLI
     Perseroan berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kesempatan serta
     meningkatkan kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang. Keuntungan
     yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan KBLI diharapkan dapat
     mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat memberikan nilai
     tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham.

     Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) antara lain dengan kode
     KBLI berikut:
      a. KBLI 62090 – Aktivitas teknologi informasi dan jasa computer lainnya
      b. KBLI 82110 – Aktivitas penyedia gabungan jasa administrasi kantor
      c. KBLI 81100 – Aktivitas penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas
      d. KBLI 78300 – Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia
      e. KBLI 38220 – Treatment dan pembuangan limbah berbahaya

     Dengan demikian berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
     Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Rencana Perseroan termasuk dalam rencana
     perubahan kegiatan usaha.

1.11 Sumber Data dan Informasi

     a. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
        dengan angka perbandingan 31 Desember 2023 yang telah ditelaah terbatas oleh
        KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        R/021.ARC/adr/2024 tanggal 31 Juli 2024.
     b. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
        2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        00217/2.1030/AU.1/05/1115-4/1/I|I/2024 tanggal 22 Maret 2024 dengan

Halaman 11                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 13
        pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
        hal yang material.
     c. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
        2022 dengan angka perbandingan 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        00238/2.1030/AU.1/05/1115-3/1/III/2023 tanggal 27 Maret 2023 dengan
        pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
        hal yang material.
     d. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
        2021 dengan angka perbandingan 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        00418/2.1030/AU.1/05/1115-2/1/IV/2022 tanggal 25 April 2022 dengan
        pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
        hal yang material.
     e. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
        2020 dengan angka perbandingan 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        00065/2.1030/AU.1/05/1115-1/1/1|/2021 tanggal 22 Februari 2021 dengan
        pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
        hal yang material.
     f. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
        2019 dengan angka perbandingan 31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh KAP
        Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
        00147/2.1030/AU.1/05/1169-1/1/I|I/2020 tanggal 10 Maret 2020 dengan
        pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
        hal yang material.
     g. Proyeksi keuangan Perseroan rencana penambahan KBLI.
     h. Draf akhir Keterbukaan Informasi Perseroan atas Rencana Transaksi.
     i. Akta Perseroan Terbatas No. 157 tanggal 9 Juli 1992, dikeluarkan oleh Misahardi
        Wilamarta, S.H. Notaris di Jakarta.
     j. Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-2420.HT.01.01TH.94
        tanggal 12 Februari 1994.
     k. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 42 tanggal 12 April 2021, dikeluarkan oleh
         Lucy Octavia Siregar, S.H. Notaris di Kabupaten Bekasi.
     l. Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Kementerian
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat No. AHU-AH.01.03-
         0262807 dan surat No. AHU-AH.01.03-0264357 yang keduanya tertanggal 26 April
         2021.
     m. Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 30 April 2024, dikeluarkan oleh
         Lucy Octavia Siregar, S.H. Notaris di Kabupaten Bekasi.
     n. Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari Kementerian
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat No. AHU-AH.01.09-
         0201172 tanggal 14 Mei 2024.
     o. Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120205440296, diterbitkan sistem OSS tanggal 9 April
        2019.


Halaman 12                                          000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 14
     p. Surat Keterangan Terdaftar oleh Direktorat Jenderal Pajak No. S-
        77KT/WPJ.07/KP.0803/2022 tanggal 22 September 2022.
     q. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak No. S-
        56PKP/WPJ.07/KP.0803/2022 tanggal 22 September 2022.
     r. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) diterbitkan sistem OSS tanggal 24 September
        2020.
     s. Data, informasi, dan dokumen lainnya dari pihak internal Perseroan serta pihak-pihak
         lain yang relevan untuk penugasan.
     t. Data dan Informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal Perseroan baik dari media
         cetak maupun media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
     u. Data, informasi, dan dokumen lainnya dari Perseroan serta pihak-pihak lain yang
         relevan untuk penugasan.

1.12 Pernyataan Independensi Penilai

     Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini, KJPP FDI&R bertindak secara
     independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan,
     ataupun pihak-pihak lainnyaa yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP FDI&R juga tidak
     memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
     Laporan pendapat studi kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
     atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak
     dipengaruhi oleh kelayakan nilai yang dihasilkan dari proses analisis kelayakan ini.

1.13 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

     Dari tanggal penilaian (cut off date) per 31 Maret 2024 hingga laporan penilaian ini
     diterbitkan, terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent event) yaitu,
     berdasarkan salinan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 08 tanggal 30 April 2024
     yang telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
     Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
     Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0201172 tanggal 14 Mei 2024, mengenai:

      a. Menyetujui pengunduran diri Bapak Sandeep Jayant Potdar sebagai Direktur
         Perseroan.
      b. Menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan akan menjadi sebagai
         berikut:
         Presiden Komisaris      : Gregory Mark Lever
         Komisaris               : Richard Gordon Johnstone
         Komisaris Independen    : Patricia Marina Sugondo
         Presiden Direktur       : Joyce Housien
         Direktur                : Siva Kumar K Indran
         Direktur                : Sylvia Lestariwati F K




Halaman 13                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 15
                                       BAB II
                              GAMBARAN UMUM PERSEROAN



2.1   Riwayat Singkat

      PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris
      Misahardi Wilamarta, S.H., No. 157 tanggal 9 Juli 1992 dan telah mendapat
      pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-
      2420.HT.01.01.TH.94 tanggal 12 Februari 1994 dan diumumkan di Lembaran Berita
      Negara No. 49 tanggal 21 Juni 1994.

      Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan
      Akta No. 42 tanggal 12 April 2021 yang dibuat oleh Lucy Octavia Siregar, S.H., Sp.N.,
      Notaris di Kabupaten Bekasi mengenai perubahaan beberapa pasal dalam anggaran
      dasar Perseroan. Perubahan ini telah mendapat Surat Penerimaan Pemberitahuan
      Perubahan Anggaran Dasar dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dalam surat No. AHU-
      AH.01.03-0262807 dan surat No. AHU- AH.01.03-0264357 yang keduanya tertanggal
      26 April 2021.

      Pada tahun 2010, Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana sejumlah
      257.580.000 saham baru (dengan nilai nominal Rp100 per saham) dengan harga
      penawaran Rp200 per saham. Penawaran tersebut telah mendapat pemberitahuan
      pernyataan efektif pendaftaran berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
      dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM dan LK) No. S11289/BL/2010 tanggal 17 Desember
      2010. Seluruh saham Perseroan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 29 Desember
      2010.

      Kantor pusat operasional Perseroan beralamat di Delta Silicon Industrial Park, Jl. Akasia
      II Blok A7-4A, Lippo Cikarang, Bekasi 17550. Perseroan beroperasi di Lippo Cikarang,
      Medan, Palembang, Pekanbaru, Bandung, Kendal (Semarang), Klaten, Surabaya,
      Pasuruan, Bali, Makassar, Balikpapan, Padang dan Batam. Perseroan mulai beroperasi
      secara komersial sejak tahun 1993.

2.2   Susunan Pengurus dan Pemegang Saham

      Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Maret 2024 adalah sebagai berikut:

      Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan

                                                                Lembar              Persentase
                        Pemegang Saham
                                                                Saham                   (%)
       Iron Mountain Hongkong Limited                         752.632.700                 99,35
       Kepemilikan Publik (masing-masing dibawah 5%)            4.948.300                 0,65
       Total                                                  757.581.000                  100
      Sumber: Laporan keuangan Perseroan 31 Maret 2024

      Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Maret 2024 adalah
      sebagai berikut:

Halaman 14                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 16
      Dewan Komisaris
      Presiden Utama                : Gregory Mark Lever
      Komisaris                     : Richard Gordon Johnstone
      Komisaris Independen          : Patricia Marina Sugondo

      Dewan Direksi
      Presiden Direktur             : Joyce Housien
      Direktur                      : Siva Kumar K Indran
      Direktur                      : Sandeep Jayant Potdar*
      Direktur                      : Sylvia Lestariwati F K

      * Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Sandeep Jayant Potdar selaku
         direktur Perseroan pada tanggal 31 Januari 2024.

2.3   Kegiatan Usaha

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan usaha
      Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang kesenian, hiburan dan rekreasi, di
      bidang aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, di bidang aktivitas pengangkutan dan
      pergudangan, di bidang perdagangan dan eceran dan di bidang real estate. Untuk
      mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan
      usaha sebagai berikut:

      Kegiatan Usaha Utama:
      a. Menjalankan usaha-usaha di bidang Kesenian, Hiburan dan Rekreasi, antara lain:
          Perpustakaan dan Arsip Swasta meliputi pengelolaan dan penataan arsip yang
          dilakukan oleh swasta mencakup kegiatan dokumentasi dan penginformasian,
          pengorganisasian, penyimpanan, peminjaman dan kegiatan pencarian kembali
          arsip dan dokumen termasuk surat berharga atau dokumen-dokumen lainnya dalam
          bentuk kertas maupun data elektronik;
      b. Menjalankan usaha-usaha di bidang aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, antara
          lain:
          Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya meliputi bantuan dan nasihat, bimbingan,
          pembuatan sistem dan implementasi prosedur kearsipan dan korespondensi,
          implementasi penggunaan perangkat lunak (software) dan perangkat keras
          (hardware), kegiatan alih media melalui imaging/printing teknologi;
      c. Menjalankan usaha-usaha di bidang aktivitas pengangkutan dan pergudangan,
          antara lain:
          Pergudangan dan Penyimpanan Lainnya
      d. Menjalankan usaha-usaha di bidang perdagangan besar dan eceran, antara lain:
          Perdagangan Eceran Kertas, Kertas Karton dan Barang Dari Kertas/Karton.

      Kegiatan Usaha Penunjang
      a. Menjalankan usaha-usaha di bidang real estat, antara lain :
          Real Estat yang di Miliki Sendiri atau Disewa meliputi pembelian, penjualan,
          persewaan dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa.
          Termasuk kegiatan penjualan tanah, pengembangan gedung untuk dioperasikan
          sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di gedung tersebut.
      b. Menjalankan usaha-usaha di bidang perdagangan besar dan eceran, antara lain:
          Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang lainnya melalui
          pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sehubungan dengan kegiatan
          usaha utama Perseroan.


Halaman 15                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 17
      Adapun Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Perseroan saat ini antara lain:
      a. KBLI 47650 – Perdagangan eceran kertas, kertas karton dan barang dari
         kertas/karton
      b. KBLI 47919 – Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang
         lainnya
      c. KBLI 52109 – Pergudangan dan penyimpanan lainnya
      d. KBLI 68110(1) – Real estate yang dimiliki sendiri atau disewa
      e. KBLI 70209 – Aktivitas konsultasi manajemen lainnya
      f. KBLI 91012 – Perpustakaan dan arsip swasta

2.4   Informasi Laporan Keuangan Perseroan

      Laporan keuangan merupakan suatu bentuk laporan yang memuat informasi tentang
      posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas dari suatu Perseroan.
      Laporan keuangan memberikan gambaran tentang prestasi historis dari suatu Perseroan
      yang dapat dijadikan dasar dalam melakukan analisis untuk membuat peramalan dan
      proyeksi keuangan masa depan.

      Dalam melaksanakan penugasan penilaian ekuitas Perseroan ini, kami juga mendapat
      data dan informasi mengenai laporan keuangan Perseroan. Adapun data laporan
      keuangan Perseroan yang kami terima adalah sebagai berikut:

      •   Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret
          2024 dengan angka perbandingan 31 Desember 2023 yang telah ditelaah terbatas
          oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
          R/021.ARC/adr/2024 tanggal 31 Juli 2024.
      •   Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
          2023 dengan angka perbandingan 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP
          Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
          00217/2.1030/AU.1/05/1115-4/1/I|I/2024 tanggal 22 Maret 2024 dengan
          pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
          hal yang material.
      •   Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
          2022 dengan angka perbandingan 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP
          Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
          00238/2.1030/AU.1/05/1115-3/1/III/2023 tanggal 27 Maret 2023 dengan
          pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
          hal yang material.
      •   Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
          2021 dengan angka perbandingan 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP
          Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
          00418/2.1030/AU.1/05/1115-2/1/IV/2022 tanggal 25 April 2022 dengan
          pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
          hal yang material.
      •   Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
          2020 dengan angka perbandingan 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP

Halaman 16                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 18
            Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
            00065/2.1030/AU.1/05/1115-1/1/1|/2021 tanggal 22 Februari 2021 dengan
            pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
            hal yang material.
     •      Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
            2019 dengan angka perbandingan 31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh KAP
            Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan berdasarkan laporan nomor
            00147/2.1030/AU.1/05/1169-1/1/I|I/2020 tanggal 10 Maret 2020 dengan
            pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
            hal yang material.

     Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data posisi keuangan Perseroan untuk periode
     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2024:

     Tabel 2. Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                                       Des       Des       Des        Des       Des        Mar
                   Uraian
                                      2019      2020      2021       2022      2023       2024
         Aset Lancar                  313.260    59.870   111.755   132.202    141.399   141.482
         Aset Tidak Lancar            108.642   281.299   228.462   231.216    213.014   205.741
         Total Aset                   421.902   341.169   340.217   363.418    354.413   347.223
         Liabilitas Jangka Pendek     164.962    43.275    26.836    55.614     53.183    44.163
         Liabilitas Jangka Panjang     19.996   183.754   198.322   186.054    172.027   167.498
         Total Liabilitas             184.958   227.029   225.159   241.668    225.211   211.662
         Ekuitas                      236.944   114.141   115.058   121.750    129.202   135.562
         Total Ekuitas & Liabilitas   421.902   341.169   340.217   363.418    354.413   347.223
     Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

     Jumlah Aset

     Total aset Perseroan pada 31 Desember 2019 sebesar Rp421.902 juta, sedangkan total
     aset Perseroan pada 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp354.413 juta mengalami
     penurunan sebesar Rp9.005 juta dari periode sebelumnya pada 31 Desember 2022 total
     aset sebesar Rp363.418 juta. Pada 31 Maret 2024 total aset Perseroan adalah
     Rp347.223 juta. Perolehan tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun (CAGR) dari periode
     2019 hingga periode 2023 yaitu sebesar negatif 3,43%.

     Jumlah Liabilitas

     Total liabilitas Perseroan periode 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp184.958 juta,
     sedangkan pada periode 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp225.221 juta
     mengalami penurunan sebesar Rp16.457 juta dari periode sebelumnya yaitu 31
     Desember 2022 tercatat sebesar Rp241.668 juta. Sedangkan posisi 31 Maret 2024
     jumlah liabilitas Perseroan sebesar Rp211.662 juta. Perolehan tingkat pertumbuhan rata-
     rata per tahun (CAGR) dari periode 2019 hingga periode 2023 yaitu sebesar 4,02%.



Halaman 17                                                000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 19
     Jumlah Ekuitas

     Total ekuitas Perseroan periode 31 Desember 2019 sebesar Rp124.607 juta, total ekuitas
     Perseroan dari periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 tercatat
     positif. Ekuitas pada 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp74.214 juta, mengalami
     peningkatan sebesar Rp8.140 dari periode sebelumnya yaitu pada 31 Desember 2022
     sebesar Rp66.075 juta. Untuk tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun (CAGR) dari
     periode 2019 hingga periode 2023 yaitu sebesar negatif 12,15%.

     Tabel 3. Ikhtisar Laporan Laba/(Rugi) Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                             Des       Des        Des        Des        Des       Mar
             Uraian
                             2019      2020       2021       2022       2023      2024
      Pendapatan            140.123     141.832    144.517   157.645   170.311    41.664
      Laba (Rugi) Usaha     139.979      36.332     54.129    51.589    51.619    10.795
      Laba (Rugi) Sebelum
                            141.858      20.661     27.569    30.055    35.127     7.790
      Pajak
      Laba (Rugi) Bersih    133.447      18.175     25.160    24.044    28.146     6.359
     Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

     Pendapatan

     Pendapatan Perseroan berasal dari pendapatan hasil jasa manajemen arsip,
     penyimpanan surat berharga, manajemen data komputer, manajemen alih media,
     manajemen fasilitas serta lainnya. Total pendapatan per 31 Desember 2019 tercatat
     sebesar Rp140.123 juta dan pada 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp41.664 juta dengan
     tingkat pertumbuhan per tahun (CAGR) dari periode 2019 hingga periode 2023 yaitu
     sebesar negatif 3,98%.

     Laba (Rugi) Sebelum Pajak

     Pada 31 Desember 2023 Perseroan mencatat laba sebesar Rp35.127 juta, mengalami
     kenaikan sebesar Rp5.072 juta dari periode sebelumnya 31 Desember 2022 tercatat
     sebesar Rp30.055 juta. Pada 31 Maret 2024 laba sebelum pajak Perseroan sebesar
     Rp7.790 juta. Tingkat pertumbuhan per tahun (CAGR) periode 2019 hingga periode
     2023 yaitu sebesar negatif 24,36%.

     Laba (Rugi) Bersih

     Laba (rugi) bersih Perseroan pada periode 31 Desember 2019 yaitu sebesar Rp133.447
     juta. Laba (rugi) bersih Perseroan pada periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
     Desember 2023 serta pengalami fluktuatif, pada 31 Maret 2024 Perusahaan mencatat
     laba bersih sebesar Rp6.359 juta.




Halaman 18                                           000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 20
      Tabel 4. Laporan Arus Kas Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                                   Des       Des       Des        Des        Des        Mar
               Uraian
                                  2019      2020      2021       2022       2023       2024
      Arus Kas Operasional     59.606     48.258       35.859     88.113     84.175      9.253
      Arus Kas Investasi      221.621    (33.026)      68.714    (19.809)   (24.092)    (6.983)
      Arus Kas Pendanaan      (28.548) (264.469)      (52.705)   (48.841)   (53.855)    (8.564)
      Kenaikan (Penurunan)
                              252.678 (249.237)        51.868     19.464      6.228     (6.294)
      Kas
      Saldo Awal Kas           38.321    290.924       41.721     93.610    113.283    119.620
      Saldo Akhir Kas         290.924     41.721       93.610    113.283    119.620    113.264
      Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

      Berikut adalah macam-macam arus kas Perseroan berdasarkan data historis laporan
      keuangan Perseroan per 31 Maret 2024:

      ▪ Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasional Perseroan per 31 Maret
        2024 adalah sebesar Rp9.253 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan
        operasional Perseroan menghasilkan arus kas positif.

      ▪ Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan per 31 Maret 2024
        adalah sebesar negatif Rp6.983 juta. Pada periode 31 Maret 2024 arus kas investasi
        bernilai negatif karena Perseroan melakukan investasi aset.

      ▪ Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan per 31 Maret 2024
        adalah sebesar negatif Rp8.564 juta. Aktivitas pendanaan periode 31 Maret 2024
        dicatatkan negatif karena adanya pengeluaran kas berupa pembayaran utang jangka
        panjang.


2.5   Analisis Laporan Keuangan Perseroan

      Untuk selanjutnya tinjauan terhadap kinerja keuangan Perseroan dilakukan berdasarkan
      analisis terhadap laporan keuangan Perseroan dengan menggunakan beberapa teknik
      analisis sebagai berikut:

      a. Commonsize statement analysis - Laporan Posisi Keuangan

        Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan
        keuangan Perseroan untuk mengetahui persentase investasi pada masing-masing aset
        terhadap total asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta
        komposisi biaya-biaya atau beban terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil
        analisis laporan keuangan Perseroan dengan menggunakan metode analisis
        Commonsize Statement:



Halaman 19                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 21
        Tabel 5.       Analisis Commonsize Statement – Laporan Posisi Keuangan

                                     Des       Des        Des        Des       Des        Mar
                   Uraian
                                    2019      2020       2021       2022      2023       2024
        Aset Lancar                 74,25%     17,55%     32,85%     36,38%    39,90%    40,75%
        Aset Tidak Lancar           25,75%     82,45%     67,15%     63,62%    60,10%    59,25%
        Total Aset                100,00%     100,00%    100,00%    100,00%   100,00%   100,00%
        Liabilitas Jangka
        Pendek                      39,10%     12,68%      7,89%     15,30%    15,01%    12,72%
        Liabilitas Jangka
        Panjang                      4,74%     53,86%     58,29%     51,20%    48,54%    48,24%
        Total Liabilitas            43,84%     66,54%     66,18%     66,50%    63,54%    60,96%
        Ekuitas                     56,16%     33,46%     33,82%     33,50%    36,46%    39,04%
        Total Ekuitas &
        Liabilitas                100,00%     100,00%    100,00%    100,00%   100,00%   100,00%


        Mengacu pada laporan posisi keuangan, berdasarkan analisis common size
        statement, selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Maret 2024, secara
        dominan proporsi aset lancar terhadap total aset lebih kecil dibandingkan dengan
        proporsi aset tidak lancar terhadap total aset. Pada periode 31 Maret 2024 proporsi
        aset lancar terhadap total aset adalah 40,75%, dan proporsi aset tidak lancar
        terhadap total aset adalah 59,82%. Secara rata-rata proporsi aset lancar dan tidak
        lancar terhadap total aset dari periode 2019 hingga periode 2023 secara berturut-
        turut adalah sebesar 40,18% dan 59,82%.

        Rata-rata proporsi total liabilitas terhadap total aset selama 31 Desember 2019
        sampai dengan 31 Desember 2023 adalah 61,32%, pada periode 31 Maret 2024
        proporsi total liabilitas terhadap total aset adalah sebesar 60,96%. Selanjutnya, rata-
        rata proporsi ekuitas terhadap total aset selama periode 31 Desember 2019 sampai
        dengan 31 Desember 2023 adalah 38,68% dimana pada periode 31 Maret 2024
        proporsi ekuitas terhadap total aset adalah sebesar 38,68%.

        Tabel 6.       Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba (rugi)

                                      Des        Des        Des       Des      Des        Mar
                   Uraian
                                     2019       2020       2021      2022     2023       2024
         Pendapatan                    100%      100%       100%      100%      100%      100%
         Laba (Rugi) Usaha           99,90%     25,62%     37,46%   32,72%    30,31%     25,91%
         Laba (Rugi) Sebelum
                                    101,24%     14,57%     19,08%   19,07%    20,63%     18,70%
         Pajak
         Laba (Rugi) Bersih          95,24%     12,81%     17,41%   15,25%    16,53%     15,26%


        Berdasarkan tabel common-size laporan laba rugi di atas, dapat dilihat bahwa margin
        laba usaha Perusahaan dicatatkan positif pada 31 Maret 2024 yaitu sebesar 15,26%.




Halaman 20                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 22
        Lebih lanjut rata-rata margin laba (rugi) sebelum pajak dan laba (rugi) bersih periode
        2019 hingga periode 2023 secara berturut-turut adalah sebesar 34,91% dan 31,45%.

     b. Trend analysis

        Trend analysis merupakan sebuah teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui
        tendensi posisi dan kemajuan keuangan Perseroan, melalui analisis ini diharapkan
        dapat diketahui apakah keadaan keuangan Perseroan menunjukkan tendensi yang
        tetap, naik, atau bahkan menurun. Berikut adalah analisis trend laporan keuangan
        Perseroan:

        Tabel 7.      Analisis Trend – Laporan Posisi Keuangan

                                     Des           Des       Des       Des       Des      Rata-
                   Uraian
                                    2019          2020      2021      2022      2023      Rata
         Aset Lancar                     n/a     -80,89%    86,66%    18,30%     6,96%     7,76%
         Aset Tidak Lancar               n/a     158,92%   -18,78%     1,21%     -7,87%   33,37%
         Total Aset                      n/a     -19,14%    -0,28%     6,82%     -2,48%    -3,77%
         Liabilitas Jangka
         Pendek                          n/a     -73,77%   -37,99%   107,23%     -4,37%    -2,22%
         Liabilitas Jangka                                                                203,29
         Panjang                         n/a     818,96%     7,93%    -6,19%     -7,54%        %
         Total Liabilitas                n/a      22,75%    -0,82%     7,33%     -6,81%    5,61%
         Ekuitas                         n/a     -51,83%    -0,80%    -5,82%     -6,12%   -16,14%
         Total Ekuitas &
         Liabilitas                      n/a     -19,14%    -0,28%     6,82%     -2,48%    -3,77%


        Pada bagian laporan posisi keuangan, dengan menggunakan analisis tren dapat
        dilihat bahwa total aset Perseroan pada 31 Desember 2023 mengalami penurunan
        sebesar 2,48% bila dibandingkan dengan tahun 2022. Secara rata-rata (2019-2023)
        total aset mengalami penurunan sebesar 3,77%. Pada 31 Desember 2023 total
        liabilitas mengalami penurunan sebesar 6,02% bila dibandingkan dengan tahun
        2022. Secara rata-rata (2019-2023) total liabilitas mengalami kenaikan sebesar
        5,61% dimana kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 22,75%.

        Sedangkan total ekuitas Perseroan pada 31 Desember 2023 mengalami penurunan
        sebesar 6,12% dari periode sebelumnya tahun 2022. Rata-rata (2019-2023) total
        ekuitas mengalami penurunan sebesar 16,14%.

        Tabel 8.      Analisis Trend – Laporan Laba (rugi)

                                 Des            Des         Des       Des       Des       Rata-
               Uraian
                                2019           2020        2021      2022      2023        rata
         Pendapatan                n/a          1,22%       1,89%     9,08%      8,03%      5,06%
         Laba (Rugi) Usaha         n/a         -74,04%     48,99%     -4,69%    -0,06%     -7,45%



Halaman 21                                                 000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 23
                                   Des          Des        Des          Des              Des        Rata-
                Uraian
                                  2019         2020       2021         2022             2023         rata
         Laba (Rugi)
                                      n/a      -85,44%    -33,43%       -9,02%          -16,87%     -36,19%
         Sebelum Pajak
         Laba (Rugi) Bersih           n/a      -86,38%    -38,43%          4,44%        -17,06%     -34,36%


        Pada bagian laporan laba (rugi), dapat dilihat per 31 Desember 2023 total
        pendapatan mengalami kenaikan sebesar 8,03% dari periode sebelumnya 31
        Desember 2022. Secara rata-rata (2019-2023) pendapatan mengalami kenaikan
        sebesar 5,06%. Pada 31 Desember 2023 laba (rugi) sebelum pajak mengalami
        penurunan 16,87%, Laba (rugi) bersih mengalami penurunan sebesar 17,06% dari
        periode sebelumnya 31 Desember 2022.

     c. Ratio Analysis

        Ratio Analysis atau analisis rasio merupakan salah satu bentuk teknis analisis laporan
        keuangan yang digunakan untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dari
        laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi secara individu atau kombinasi
        antara keduanya. Berikut adalah tabel rasio keuangan yang kami gunakan dalam
        analisis rasio keuangan Perseroan.

        Tabel 9.       Analisis Rasio Keuangan

                                                 Des      Des     Des         Des          Des       Mar
                      Uraian
                                                2019     2020    2021        2022         2023      2024
         Rasio Aktivitas (hari)
         Rasio perputaran piutang
              Pihak ketiga                         24      19        18            18          18      109
              Pihak berelasi                        1       3         0             2           5       11
         Rasio perputaran persediaan              128      83        85            73       101         27
         Rasio perputaran utang
              Pihak ketiga                         56      48        17        123             62      104
              Pihak berelasi                      539       0         0            0           5        24
         Rasio Likuiditas (x)
         Rasio lancar                            1,90     1,38      4,16       2,38         2,66      3,20
         Rasio cepat                             1,90     1,37      4,13       2,36         2,64      3,19
         Rasio kas                               1,76     0,96      3,49       2,04         2,25      2,56
         Rasio Profitabilitas (x)
         Rasio laba atas aset                    0,32     0,05      0,07       0,07         0,08      0,02
         Rasio laba atas ekuitas                 0,56     0,16      0,22       0,20         0,22      0,05
         Rasio Solvabilitas (x)
         Rasio total Liabilitas / total aset     0,44     0,67      0,66       0,66         0,64      0,61
         Rasio total Liabilitas / total
                                                 0,78     1,99      1,96       1,98         1,74      1,56
         ekuitas




Halaman 22                                                 000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 24
        Rasio Aktivitas

        Rasio Aktivitas merupakan suatu rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur
        efektivitas Perseroan dalam menggunakan aktiva atau sumberdaya yang dimilikinya.

        1. Rasio Perputaran Piutang


             Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi piutang menjadi kas.
             Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, selama periode 31 Desember
             2019 sampai dengan 31 Desember 2023 rasio perputaran mengalami fluktuasi
             dengan rata-rata sebesar 19 hari untuk piutang pihak ketiga dan 2 hari untuk
             piutang pihak berelasi. Pada periode 31 Maret 2024 rasio perputaran piutang
             pihak berelasi dicatatkan sebesar 109 hari.

        2. Rasio Perputaran Persediaan


             Rasio ini menunjukan berapa kali bisnis dapat mengkonversi persediaan menjadi
             kas. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, selama periode 31
             Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 rata-rata rasio perputaran
             persediaan tercatat sebesar 94 hari. Pada 31 Maret 2024 rasio perputaran
             persediaan dicatatkan sebesar 27 hari.

        3. Rasio Perputaran Utang Usaha


             Rasio ini menunjukan kecepatan utang usaha dapat dilunasi oleh perusahaan
             kepada pemasok. Berdasarkan tabel analisis rasio keuangan di atas, selama
             periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 rasio perputaran
             mengalami fluktuasi, dimana rata-rata sebesar 61 hari untuk utang pihak ketiga
             dan 109 hari untuk utang pihak berelasi, serta pada periode 31 Maret 2024 rasio
             perputaran utang usaha pihak ketiga dicatatkan sebesar 104 hari.

        Rasio Likuiditas

        Rasio likuiditas merupakan suatu rasio keuangan yang bertujuan untuk mengetahui
        sejauh mana kemampuan Perseroan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya.
        Beberapa rasio keuangan yang masuk dalam kategori ini antara lain adalah:

        1. Rasio Lancar (current ratio)

             Rasio ini merupakan perbandingan antara aset lancar dengan utang lancar. Rasio
             ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh jumlah aset lancar
             Perseroan dapat menjamin utang jangka pendek dari kreditor. Secara umum
             semakin rendah rasio lancar maka semakin kurang aman. Rasio lancar Perseroan
             mengalami fluktuatif dengan rata-rata (2019-2023) sebesar 2,50 kali. Pada
             periode 31 Maret 2024 rasio lancar Perusahaan tercatat sebesar 3,20 kali.

Halaman 23                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 25
        2. Rasio Cepat (quick ratio)

             Rasio cepat pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama dengan rasio lancar,
             namun sebagian orang merasa bahwa hasil perhitungan rasio lancar yang
             menghitung seluruh aset lancar kurang tajam, oleh karena itu beberapa pos seperti
             persediaan yang dianggap kurang lancar, dikeluarkan dalam perhitungan rasio
             cepat. Rasio cepat pada 31 Maret 2024 yaitu sebesar 3,19 kali dengan rata-rata
             dari 31 Desember 2019 hingga 31 Desember 2023 sebesar 2,48 kali.

        3. Rasio Kas (cash ratio)

             Rasio ini untuk mengukur jumlah kas tersedia dibanding dengan hutang lancar.
             Rasio kas Perseroan pada periode 31 Maret 2024 sebesar 2,56 kali dengan rata-
             rata selama 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar 2,10
             kali.

        Rasio Profitabilitas

        Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam
        menghasilkan laba. Beberapa rasio Perseroan yang termasuk dalam kategori ini
        antara lain adalah:

        1. Rasio laba atas aset (return on asset)

             Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh aset yang digunakan
             dapat menghasilkan laba. Rasio laba atas aset Perseroan pada periode 31 Maret
             2024 adalah sebesar 0,02 kali, dengan rata-rata selama periode 31 Desember
             2019 sampai dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar negatif 0,12 kali.


        2. Rasio laba atas ekuitas (return on equity)

             Rasio ini digunakan untuk mengetahui sampai seberapa jauh hasil atau
             keuntungan yang diperoleh dari setiap modal yang ditanamkan. Adapun tingkat
             rasio laba atas ekuitas Perseroan pada periode 31 Maret 2024 sebagaimana
             tercantum dalam tabel rasio keuangan Perseroan diatas adalah sebesar 0,05 kali
             dengan rata-rata pertumbuhan selama periode 31 Desember 2019 sampai
             dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar negatif 0,27 kali.

        Rasio Solvabilitas

        Rasio solvabilitas (solvency ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur
        kemampuan Perseroan untuk melunasi hutang-hutangnya. Berikut adalah rasio yang
        termasuk dalam kategori ini.



Halaman 24                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 26
        1. Rasio total liabilitas terhadap total aset

           Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total aset
           Perusahaan. Semakin tinggi rasio ini semakin tinggi pula risiko keuangan. Adapun
           tingkat rasio liabilitas terhadap total aset Perseroan periode 31 Maret 2024 adalah
           sebesar 0,61 kali dengan rata-rata selama periode 31 Desember 2019 sampai
           dengan 31 Desember 2023 adalah sebesar 0,61 kali.
        2. Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas

             Rasio ini merupakan perbandingan antara total liabilitas terhadap total ekuitas
             atau modal. Rasio satu menunjukkan jumlah liabilitas sama dengan jumlah ekuitas.
             Berdasarkan tabel rasio keuangan Perseroan diatas dapat dilihat bahwa rasio
             liabilitas terhadap ekuitas Perseroan pada periode 31 Maret 2024 adalah 1,56
             kali dengan rata-rata selama periode 31 Desember 2019 sampai dengan 31
             Desember 2023 adalah sebesar 1,69 kali.




Halaman 25                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 27
                                       BAB III
                   ANALISIS RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA



3.1   Kegiatan Usaha Perseroan

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan usaha
      Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang kesenian, hiburan dan rekreasi, di
      bidang aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, di bidang aktivitas pengangkutan dan
      pergudangan, dan di bidang perdagangan dan eceran. Saat ini Perseroan melakukan
      kegiatan dokumentasi dan penginformasian, pengorganisasian, penyimpanan,
      peminjaman dan kegiatan pencarian kembali arsip dan dokumen dalam bentuk kertas
      maupun data elektronik, serta implementasi penggunaan perangkat lunak dan
      perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui teknologi imaging/ printing.

      Adapun Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Perseroan saat ini antara lain:
      a. KBLI 47650 – Perdagangan eceran kertas, kertas karton dan barang dari
          kertas/karton
       b. KBLI 47919 – Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang
           lainnya
       c. KBLI 52109 – Pergudangan dan penyimpanan lainnya
       d. KBLI 68110(1) – Real estate yang dimiliki sendiri atau disewa
       e. KBLI 70209 – Aktivitas konsultasi manajemen lainnya
       f. KBLI 91012 – Perpustakaan dan arsip swasta

3.2   Latar Belakang Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

      Saat ini Perseroan melakukan kegiatan dokumentasi dan penginformasian,
      pengorganisasian, penyimpanan, peminjaman dan kegiatan pencarian kembali arsip
      dan dokumen dalam bentuk kertas maupun data elektronik, serta implementasi
      penggunaan perangkat lunak dan perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui
      teknologi imaging/ printing.

      Perseroan ingin meningkatakan kinerja kedepannya, melalui penambahan KBLI
      Perseroan berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kesempatan serta
      meningkatkan kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang. Dimana
      penambahan KBLI Perseroan merupakan KBLI pelengkap dan penunjang dari KBLI yang
      saat ini Perseroan miliki, sehingga dapat memperluas cakupan pangsa pasar dari kondisi
      yang telah ada. Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan
      KBLI diharapkan dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat
      memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham.

3.3   Manfaat Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

      Manfaat penambahan KBLI Perseroan antara lain:
      a. Perseroan memiliki jasa dan layanan yang semakin bervariasi dan lengkap.
      b. Perseroan memiliki KBLI yang semakin lengkap, sehingga dapat mengikuti
         pengadaan atas jasa maupun barang yang diadakan oleh instansi pemerintah
         maupun swasta.
      c. Akan memperluas pangsa pasar, sehingga meningkatkan kinerja Perseroan.


Halaman 26                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 28
                                       BAB IV
                        TINJAUAN EKONOMI DAN ANALISIS INDUSTRI



4.1   Perkembangan Ekonomi Indonesia

      Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

      Perekonomian Indonesia tumbuh kuat didukung oleh permintaan domestik.
      Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali pada tren meningkat sejak Semester I 2023
      setelah sedikit melambat pada Triwulan IV 2022. Pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2023
      tercatat sebesar 5,04%, kemudian meningkat menjadi 5,17% pada Triwulan II 2023.

      Pertumbuhan yang tetap kuat tersebut terutama bersumber dari kuatnya permintaan
      domestik sejalan dengan kenaikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan
      pemerintah serta peningkatan investasi, di tengah kinerja ekspor yang menurun karena
      pelemahan perekonomian dan harga komoditas dunia. Berdasarkan lapangan usaha,
      seluruh sektor mencatat pertumbuhan positif dengan pertumbuhan yang tinggi tercatat
      pada sektor jasa, seperti Transportasi dan Pergudangan, Akomodasi dan Makan Minum,
      serta Perdagangan Besar dan Eceran. Secara spasial, pertumbuhan sebagian besar
      wilayah meningkat dengan pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-
      Papua (Sulampua).

      Perkembangan terkini menunjukkan kegiatan ekonomi pada Triwulan III 2023 tetap baik,
      sebagaimana tercermin pada perkembangan positif penjualan eceran, Purchasing
      Managers’ Index (PMI) Manufaktur, dan ekspektasi penghasilan. Dengan perkembangan
      tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diprakirakan tetap berada dalam kisaran proyeksi
      4,5-5,3%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah
      dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
      ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.

      Gambar 1. Proyeksi PDB Indonesia 2024-2028
        6%

        5%

        4%

        3%
                4,96%         5,06%        5,06%         5,06%         5,07%          5,07%
        2%

        1%

        0%
                 2024         2025          2026         2027          2028           2029
      Sumber: International Monetary Fund, World Economic Outlook Database, April 2024


      Berdasarkan proyeksi PDB harga konstan Indonesia yang dipublikasikan oleh
      International Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata pertumbuhan PDB Indonesia
      selama periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 5,05% dengan pertumbuhan
      tertinggi diperkirakan akan terjadi pada tahun 2028-2029 dengan pertumbuhan PDB



Halaman 27                                           000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 29
     sebesar 5,06%, sedangkan perkiraan pertumbuhan PDB pada tahun 2024 adalah
     sebesar 4,96%.

     Tingkat Inflasi

     Inflasi Indonesia per 31 Maret 2024 sebesar 3,05%, sedangkan rata-rata inflasi bulan
     Maret selama 6 tahun (2019-2024) adalah sebesar 2,91%, dengan nilai median sebesar
     2,80%.

     Gambar 2. Tingkat Inflasi Tahun ke Tahun (persen)

       6%

       5%

       4%
                          Mar; 2,91%
       3%

                           Mar; 2,80%
       2%
                                           Mar; 3,05%
       1%

       0%
                  Jan      Feb       Mar      Apr       May      Jun         Jul        Aug       Sep     Oct       Nov         Dec
                    2019          2020         2021           2022       2023              2024         Rata-rata         Median


     Sumber : Bank Indonesia, diolah



     Proyeksi Inflasi Indonesia

     Berdasarkan proyeksi Inflasi harga customer rata–rata Indonesia yang dipublikasikan
     oleh International Monetary Fund (IMF), prakiraan rata-rata Inflasi Indonesia selama
     periode 2024 sampai dengan 2029 adalah 2,52% dengan pertumbuhan tertinggi
     diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025 dengan prakiraan inflasi sebesar 2,55%,
     sedangkan prakiraan inflasi pada tahun 2029 adalah sebesar 2,51%.

     Gambar 3. Proyeksi Inflasi Harga Customer Rata-Rata 2024-2029

             4%
                                 Inflation, average consumer prices %              Inflation, end of period consumer prices %



             3%


                            2,51%               2,55%                2,52%                 2,52%                2,51%                 2,51%
             2%


                        2,56%              2,59%              2,53%                  2,52%              2,51%               2,51%
             1%



             0%
                          2024                2025               2026                    2027               2028                 2029
     Sumber: International Monetary Fund, World Economic Outlook Database, April 2024

Halaman 28                                                                     000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 30
     Nilai Tukar Rupiah

     Perkembangan kurs transaksi Bank Indonesia periode Januari sampai Maret tahun 2024
     dapat terlihat dalam grafik dibawah. Kurs nilai tukar Rupiah terhadap dolar per 31 Maret
     2024 adalah sebesar Rp15.932,- (Kurs Jual), dan Rp15.774,- (Kurs Beli) per Dollar AS,
     serta kurs tengah sebesar Rp15.853,- per Dollar AS.

     Gambar 4. Kurs Transaksi Rupiah terhadap USD

                              15.853
               16.000


               15.000
      Rupiah




               14.000


               13.000


               12.000
                                                 Mar-24                   Feb-24                       Jan-24
                                               Kurs Jual   Kurs Beli         Kurs Tengah

     Sumber : Bank Indonesia, diolah (2023)

     Suku Bunga

     Terkait tingkat suku bunga pinjaman, suku bunga pinjaman Rupiah untuk kredit modal
     kerja (KMK), kredit konsumsi (KK) dan Kredit investasi (KI), selama 5 tahun terakhir
     mengalami fluktuatif. Tingkat suku bunga pinjaman bank Persero berupa kredit modal
     kerja (KMK), kredit konsumsi (KK) dan kredit investasi (KI) per 31 Desember 2023 secara
     berurut adalah sebesar 8,93%, 9,41%, dan 9,27%. Berikut adalah tabel perkembangan
     suku bunga pinjaman perbankan:

     Tabel 10.            Suku Bunga Pinjaman Rupiah yang Diberikan Menurut Kelompok Bank
                          dan Jenis Pinjaman (Persen per Tahun)

                                                                                                        Mar
               KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN             2020         2021      2022      2023      2024


               Bank Persero
                 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan          8,77          8,34      8,29     8,93      8,94
                 Pinjaman Investasi Yang Diberikan            8,87          8,49      8,72     9,41      9,47
                 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan            10,56         10,14      9,65     9,27      9,13
               Bank Pemerintah Daerah
                 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan         10,22          9,45      8,85     9,02      8,99
                 Pinjaman Investasi Yang Diberikan           10,40          9,35      9,16     9,06      9,10
                 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan            11,48         11,09     10,64    10,40     10,39
               Bank Swasta Nasional
                 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan          9,70          9,13      9,17     9,01      8,92
                 Pinjaman Investasi Yang Diberikan            8,81          8,22      8,28     8,23      8,23
                 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan            10,65         10,13     10,54    10,69     10,88




Halaman 29                                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 31
                                                                                            Mar
          KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN         2020      2021      2022      2023      2024


          Bank Asing dan Bank Campuran
             Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan    6,76        5,69     6,55      6,92      6,94
             Pinjaman Investasi Yang Diberikan      7,24        6,20     7,91      8,51      8,42
             Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan      22,07       23,23    23,12     22,14     22,34
          Bank Umum
             Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan    9,15        8,59     8,60      8,86      8,83
             Pinjaman Investasi Yang Diberikan      8,88        8,35     8,51      8,81      8,85
             Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan      10,97       10,53    10,36     10,13     10,13
         Sumber : Bank Indonesia, diolah (2024)


4.2   Gambaran Perkembangan Industri Arsip dan Penyimpanan di Indonesia

      Dunia kearsipan telah berubah secara substansial dari generasi yang lalu. Seorang
      arsiparis senior pernah bercerita kepada saya, bahwa saat itu ia terlibat dalam alihmedia
      dari kertas ke bentuk mikro. Teknologi tersebut pada masanya sangat terkenal, dan bisa
      digunakan dalam rangka preservasi arsip dan juga layanan.

      Namun, ketika bentuk mikro tersebut digunakan masa sekarang, maka yang terjadi
      adalah sulit menemukan alat bacanya, atau bahkan sudah digantikan dengan teknologi
      lain. Contoh lain adalah ketika mengolah arsip statis. Dahulu, arsiparis mendeskripsi
      menggunakan kartu-kartu deskripsi, tetapi kini sudah menggunakan perangkat lunak
      komputer, baik itu stand-alone software atau web based software (Arsip Nasional
      Republik Indonesia-ANRI, 2024).

      ANRI yang telah menyediakan Sistem Informasi Kearsipan Terintegrasi (Srikandi). Aplikasi
      ini telah diluncurkan menjadi aplikasi umum bidang kearsipan pada Sistem
      Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada 27 Oktober 2020 (Kominfo, 2021).

      Teknologi informasi yang berkembang memudahkan dalam manajemen data. Arsip
      bisnis atau perusahaan yang selalu identik dokumen-dokumen dalam bentuk kertas kini
      berubah menjadi data digital yang tersimpan dalam komputer perusahaan.

      Arsip digital dokumen ini lebih mudah disimpan dan diakses oleh setiap orang, terlepas
      dari lokasi mereka yang sedang jauh dari tempat bisnis. Data yang sudah terekam pun
      masih bisa bertahan hingga beberapa periode ke depan, yang tentunya berguna sebagai
      bahan pertimbangan atau evaluasi nantinya.

      Menurut hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), sebanyak 69,8%
      lembaga publik di Indonesia belum menggunakan layanan komputasi awan (cloud
      computing). Di antara populasi tersebut, sebanyak 55,1% lembaga publik tidak
      menggunakan cloud computing karena mengkhawatirkan keamanan dan privasi data.




Halaman 30                                                 000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 32
     Gambar 5. Alasan Lembaga Publik Belum Menggunakan Layanan Cloud Computing




     Sumber: CSIS, 2023

     Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat bahwa pemerintah
     memiliki 2.700 server data. Namun dari jumlah tersebut, baru 3% yang memanfaatkan
     teknologi komputasi awan atau cloud computing.

     Indonesia dinilai mempunyai pertumbuhan cloud yang besar. Bahkan disebut memiliki
     peluang besar untuk menjadi hub pusar data di Asia. Kher Tean Chen, Country
     Managing Director Accenture Indonesia pun mengatakan bahwa pertumbuhan layanan
     cloud di Indonesia termasuk besar seiring dengan banyaknya jumlah perusahaan
     unicorn (Cloud Computing Indonesia, 2023).

     Berdasarkan laporan berjudul The Future of Cloud in Asia Pacific dari Cisco dan BCG
     tahun 2021, pengeluaran infrastruktur informasi dan teknologi (IT), serta public cloud
     Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Sedangkan pertumbuhan
     majemuk tahunan alias Compounding Annual Growth Rate (CAGR) layanan public cloud
     di Indonesia mencapai 25 persen, lebih tinggi dibandingkan Malaysia 23 persen dan
     Singapura yang hanya 20 persen.

     Menurut data yang dikeluarkan oleh Statista, pendapatan industri data center di
     Indonesia dari tahun 2018 – 2022 mengalami pertumbuhan walaupun sempat
     mengalami penurunan pada tahun 2020 yang disebabkan oleh pandemi covid-19.




Halaman 31                                           000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 33
     Gambar 6. Pendapatan Industri Data Center Indonesia (dalam miliar USD)




     Sumber: Statiska, 2023

     Menurut data yang dikeluarkan oleh Statista, pendapatan industri data center di
     Indonesia diproyeksikan mencapai US$2,86 miliar pada tahun 2023 dan diproyeksikan
     mencapai tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR 2023-2028) sebesar 6,34%,
     menghasilkan volume pasar yang diproyeksikan sebesar US$3,89 miliar pada tahun
     2028.

     Gambar 7. Proyeksi Pendapatan Industri Data Center Indonesia (dalam miliar USD)




     Sumber: Statiska, 2023




Halaman 32                                         000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 34
                                           BAB V
                                 ANALISIS STUDI KELAYAKAN



5.1   Analisis Kelayakan Pasar

      § Kondisi Pasar

        Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga triwulan III 2023 tetap baik ditopang oleh
        permintaan domestik yang tetap kuat di tengah penurunan kinerja ekspor sejalan
        dengan perlambatan ekonomi global. Konsumsi swasta, termasuk konsumsi di sektor
        jasa tetap kuat didorong masih tingginya keyakinan konsumen, terjaganya daya beli
        seiring dengan inflasi yang rendah, serta stimulus kebijakan fiskal termasuk
        pemberian subsidi dan berbagai program bantuan sosial.

        Pangsa Pasar

        Pada tahun 2023 pendapatan layanan jasa manajemen arsip mengalami kenaikan
        sebesar 3,48% menjadi Rp136,31 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar
        Rp131,72 miliar. Pendapatan layanan jasa manajemen kearsipan merupakan
        kontributor terbesar yaitu masing-masing 80,03% dan 83,55% dari total pendapatan
        Perseroan tahun 2023 dan 2022. Pendapatan jasa manajemen fasilitas mengalami
        kenaikan 3 kali lipat yang terutama disebabkan karena peningkatan permintaan
        kebutuhan pelanggan akan jasa manajemen fasilitas di tahun 2023.

        Pendapatan layanan jasa penyimpanan surat berharga pada tahun 2023 naik
        sebesar 1,93% menjadi Rp7,74 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp7,59 miliar.
        Kenaikan ini berasal dari peningkatan permintaan kebutuhan pelanggan akan jasa
        penyimpanan dokumen surat berharga. Pendapatan layanan jasa manajemen data
        komputer pada tahun 2023 naik sebesar 15,93% menjadi Rp5,77 miliar dibanding
        tahun sebelumnya sebesar Rp4,97 miliar kenaikan ini berasal dari peningkatan
        permintaan kebutuhan pelanggan akan jasa manajemen data komputer di tahun
        2023.

        Pendapatan layanan jasa manajemen alih media turun sebesar 5,71% menjadi
        sebesar Rp2,90 miliar dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp3,07 miliar
        yang berasal dari penurunan kebutuhan jasa manajemen alih media di tahun 2023.
        Pendapatan jasa dan produk lainnya meliputi pendapatan yang berasal dari jasa
        penjualan kardus jasa penjualan aplikasi dan jasa lainnya Pada tahun 2023,
        pendapatan dari layanan jasa lainnya turun sebesar 3,26% menjadi Rp6,36 miliar
        dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp6,57 miliar. Penurunan ini berasal
        dari penjualan kardus dan jasa lainnya.

        Kesinambungan (Sustainability)

        Perseroan berupaya untuk menjadi mitra terpercaya bagi pelanggan untuk
        melindungi dan memanfaatkan nilai hal yang paling penting bagi mereka dengan
        cara yang inovatif dan bertanggung jawab secara sosial. Perseroan selalu bekerja
        keras dan memberikan inspirasi untuk menciptakan solusi bisnis inovatif yang
        memberikan dampak lingkungan dan sosial yang positif. Perseroan berpegang pada
        prinsip keberlanjutan dan berupaya untuk menanamkannya dalam operasi dan cara

Halaman 33                                          000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 35
        berinteraksi dengan pelanggan. Dimulai dengan membuat program keberlanjutan
        global hingga mengembangkan solusi bisnis inovatif yang memberikan dampak
        lingkungan dan sosial yang positif, Perseroan berupaya untuk meraih masa depan
        yang berkelanjutan.

        Potensi Pasar

        Dalam rangka perpindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia ke Kalimantan Timur
        pada tahun 2024. Perseroan akan berpartisipasi dalam mengelola dan mengalih
        mediakan arsip arsip kementerian. Lebih lanjut sebagai perusahaan jasa kearsipan
        yang terakreditasi oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Perseroan akan turut
        andil sebagai salah satu pencetus Perkumpulan Profesional Manajemen Arsipindo
        (PPMA). Kami akan memulai menjalankan Layanan Pemusnahan/ Disposisi Media
        Aset TI dengan aman, bersertifkat dan ramah lingkungan. Perseroan yakin pasar di
        Indonesia memiliki potensi untuk layanan canggih ini.

        Perseroan tiada hentinya memanfaatkan teknologi yang tersedia. Sejalan dengan ini,
        Perseroan tetap on-track dalam mengembangkan bisnis utamanya. Terkait dengan
        ini, perencanaan bisnis Perseroan mencakup perluasan dan penambahan fasilitas
        dengan keamanan dan keselamatan sebagai prioritas. Tidak kalah pentingnya
        Perseroan siap untuk menawarkan lebih banyak produk digital, seperti scan dan arsip
        media dan lainnya. Perseroan akan selalu mengutamakan kesehatan dan terus
        meningkatkan protokol demi kenyamanan para karyawannya, klien, serta pemangku
        kepentingan lainnya.

        Sasaran

        Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan pemasaran atas ragam solusi jasa
        kearsipan. Sasaran pasar Perseroan adalah instansi swasta maupun pemerintah.
        Perseroan melakukan pula business-to-business direct deals untuk mengetahui
        kebutuhan pelanggan secara pasti.

        Potensi Nilai Pasar

        Perseroan senantiasa melihat peluang dalam menjalankan usahanya baik dalam
        penambahan jenis produk dan layanan. Perseroan juga berencana merambah market
        yang lebih besar lagi. Dengan penambahan KBLI, maka produk dan layanan
        Perseroan semakin beragam Perseroan menargetkan target pendapatan meningkat
        10% pada tahun 2024.

        Pesaing Usaha

        Perseroan menyadari, dalam menjalankan kegiatan usahanya, terdapat persaingan
        usaha. Terdapat beberapa perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha dibidang
        yang serupa. Perusahaan-perusahaan tersebut merupakan menjadi pesaing
        Perseroan dalam menjalankan usaha, beberapa perusahan tersebut antara lain:

        b. PT Putraduta Buanasentosa (IndoArsip)
           PT Putraduta Buanasentosa atau lebih dikenal dengan nama IndoArsip telah
           menjadi salah satu perusahaan di bidang jasa penyimpanan dan perawatan arsip
           di Indonesia. Dengan lokasi gudang yang tersebar di kota – kota besar di



Halaman 34                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 36
             Indonesia, IndoArsip dapat menjangkau kebutuhan pelanggan di berbagai
             tempat termasuk di remote area yang susah dijangkau.

             Berdiri semenjak tahun 1995, IndoArsip memulai jasa penyimpanan, perawatan
             dan pemusnahan hanya untuk dokumen kertas, namun seiring dengan
             pertumbuhan ekonomi dan digitalisasi informasi, IndoArsip mengembangkan
             jasa dalam perawatan, penyimpanan, dokumen digital dan dokumen berharga,
             jasa alih media ke dokumen elektronik, manajemen fasilitas serta jasa konsultasi
             dan manajemen kearsipan.

        c. PT Swakarsa Cipta Mandiri (ASGRAFO)
           ASGRAFO adalah jasa pengelola dan penyimpanan arsip yang diselenggarakan
           oleh PT Swakarsa Cipta Mandiri. Perusahaan ini adalah anak perusahaan
           Koperasi ASTRA. ASGRAFO mulai melayani pelanggan sejak awal tahun 2019,
           memberikan layanan dalam pengeloaan dan penyimpanan arsip dengan
           memiliki gudang arsip, yang dirancang khusus sejak awal pembangunannya
           untuk penyimpanan arsip, serta menggunakan multi racking untuk menyimpan
           arsip pelanggan.

             Gudang penyimpanan arsip berada di Menara Permai, Cileungsi di atas lahan
             dengan luas sekitar 1,9 ha. Lokasi gudang arsip ini strategis dan terus
             berkembang serta memiliki banyak akses untuk menuju atau dari Jakarta, Bekasi
             dan Bogor. ASGRAFO juga menyediakan jasa proses indexing, alih media arsip
             menjadi format digital, pemusnahan arsip dan jasa lainnya.

        d. PT Permata Graha Nusantara (PERMATA)
           PT Permata Graha Nusantara (selanjutnya disebut PERMATA) merupakan anak
           perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk. PERMATA secara resmi
           didirikan tanggal 24 April tahun 2014. Latar belakang pendirian Perusahaan
           adalah mendukung kegiatan usaha PGN yang semakin berkembang terutama
           dalam pengelolaan aset. PERMATA juga memberikan layanan dalam hal tata
           pengelolaan kearsipan melalui produk Filexpert, jasa manajemen arsip yang
           sudah diakui dan tersertifikasi oleh lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia
           (ANRI).

        Persaingan usaha yang ada, membuat Perseroan terus mengembangkan dalam
        layanan dan jasanya salah satunya adalah penambahan KBLI Perseroan.

        Strategi Pemasaran

        Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan pemasaran atas ragam solusi jasa
        kearsipan. Departemen pemasaran secara aktif mengikuti berbagai tender proyek
        pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan oleh instansi swasta maupun
        pemerintah di samping melakukan business-to-business direct deals untuk
        mengetahui kebutuhan pelanggan secara pasti. Pemasaran produk dan jasa
        didukung oleh jaringan usaha yang semakin luas ke berbagai kota besar di Indonesia
        serta sumber daya manusia yang berintegritas dan kompeten yang mendukung
        penyedia layanan yang fleksibel, profesional, serta berkualitas guna mencapai
        kepuasan pelanggan.

     Pangsa pasar Perseroan yang terus meningkat, dengan ditunjukan oleh naiknya
     pendapatan serta meningkatnya permintaan dari pelanggan. Perseroan terus berupaya


Halaman 35                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 37
      menjadi mitra terpercaya bagi pelanggan untuk melindungi dan memanfaatkan nilai hal
      yang paling penting bagi pelanggan. Perseroan memanfaatkan teknologi dan tetap on-
      track dalam mengembangkan bisnis utamanya. Perseroan menargetkan target
      pendapatan meningkat 10% pada tahun 2024. Perseroan mengembangkan layanan
      dan jasanya dengan penambahan KBLI Perseroan. Perseroan aktif mengikuti berbagai
      tender proyek pengadaan dari instansi swasta maupun pemerintah, serta melakukan
      business-to-business direct deals untuk mengetahui kebutuhan pelanggan secara pasti.

      Berdasarkan analisis kelayakan pasar, yang mencakup pangsa pasar, kesinambungan
      (sustainability), potensi pasar, sasaran, potensi nilai pasar, pesaing usaha, strategi
      pemasaran. Penilaian kelayakan pasar atas penambahan Klasifikasi Baku Lapangan
      Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110, 81100,78300, dan 38220) adalah
      layak.

5.2   Analisis Kelayakan Teknis

      § Kapasitas

        Saat ini Perseroan mengoperasikan 14 gudang arsip modern yang dilengkapi dengan
        infrastruktur teknologi informasi handal dan terintegrasi. Seluruh gudang dilengkapi
        dengan teknologi mutakhir untuk pencadangan data di lokasi terpisah serta fasilitas
        disaster dan recovery untuk melindungi sistem informasi dan database yang ada.
        Keterkaitannya dengan rencana penambahan KBLI Perseroan, kapasitas saat ini yang
        dimiliki masih mencukupi dan menunjang atas rencana penambahan KBLI tersebut.
        Berikut adalah Lokasi kantor operasional dan gudang arsip Perseroan:

        Gambar 8. Lokasi Kantor dan Gudang Perseroan




Halaman 36                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 38
        Sumber: Manajemen Perseroan, 2024


Halaman 37                                  000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 39
     § Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya

        Perseroan berfokus pada peningkatan keterampilan individu yang berkelanjutan,
        mendorong kontribusi terhadap kemajuan dan keberlanjutan bisnis. Setiap karyawan,
        sebagai sumber daya manusia Perseroan, menyelaraskan perannya masing-masing
        dengan nilai-nilai Perseroan yang tertanam dalam praktik bisnis dan operasional
        sehari-hari. Perseroan memiliki 245 karyawan dengan profil karyawan sebagai
        berikut:

        Gambar 9. Profil Karyawan Perseroan




        Sumber: Manajemen Perseroan, 2024

        Perseroan mengadakan program pendidikan dan pelatihan pengembangan
        kemampuan internal, seperti manajemen umum, fungsional, dan keuangan,
        peningkatan pengetahuan, serta teknologi informasi. Disamping itu seluruh karyawan
        mengikuti pelatihan internal yang merupakan pelatihan wajib dan berhubungan
        dengan persyaratan pelatihan kepatuhan oleh Iron Mountain Group, yaitu:

        a.   Global abti-harassment and discriminations
        b.   International trade sanctions and code of ethics
        c.   Anti-bribery and anti-corruption
        d.   Information security and data privacy
        e.   Workplace violence prevention




Halaman 38                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 40
        Program pelatihan eksternal disusun untuk berfokus pada bidang-bidang advanced
        leadership, service excellence, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pendidikan D-IV
        Kearsipan dan sertifikasi pelatihan K3 umum.

     § Proses Produksi

        a. Jasa Penyimpanan Arsip
           Profesional manajemen arsip dan informasi Perseroan akan mengidentifikasi
           arsip yang akan direlokasi ke fasilitas-fasilitas penyimpanan arsip Perseroan di
           lokasi yang berbeda (off-site), di mana arsip tersebut akan ditandai dan
           diklasifikasi dengan menggunakan terminologi dari pelanggan, diberi label
           Identifikasi Frekuensi Radio (RFID), dan akan disediakan pada portal web Iron
           Mountain Connect™ intuitif, agar pelanggan dapat dengan cepat menempatkan
           dan menarik kembali informasi pelanggan saat diperlukan.

        b. Jasa Penyimpanan Media Pita Rekam
           Pencadangan kaset berbasis awan (Cloud), Mengadopsi strategi pencadangan
           kaset baru dan bermigrasi ke teknologi baru. Pencadangan awan Perseroan
           menawarkan pendekatan fleksibel untuk mencadangkan dengan berbagai
           tingkat dukungan dan skala tergantung pada kebutuhan pelanggan . Contohnya
           adalah sistem penyimpanan CCTV. Dengan data CCTV yang begitu besar
           pelanggan akan membutuhkan pencadangan kaset berbasis awan untuk
           penyimpanan CCTV .

             Perpustakaan kaset rekaman offsite menyediakan solusi praktis dan hemat biaya
             untuk melindungi data bisnis secara offsite dan offline, namun hal ini tidak berarti
             informasi tidak dapat diakses. Ketika pelanggan membutuhkannya, ReQuest Web
             Portal Perseroan memungkinkan pelanggan untuk mengetahui persis di mana
             data pelanggan berada dan seberapa cepat data tersebut dapat diambil kembali.
             Dengan ancaman seperti ransomware, penyimpanan media dan data pelanggan
             secara remote menawarkan pilihan penyimpanan data yang aman.

        c. Jasa Transformasi Digital
           Perseroan dapat memaksimalkan ruang kantor dengan cara menata dan
           menyusun arsip yang berantakan, menyingkirkan material yang menghabiskan
           tempat (contohnya dokumen kertas, file, server, komputer personal, aset TI, dan
           banyak lagi). Perseroan dapat membantu mengubah dokumen kertas ke format
           digital sebagai bagian dari proses digitalisasi perusahaan pelanggan, agar tidak
           memakan tempat penyimpanan di kantor.

        d. Scanning Dokumen (Pemindaian), Pencitraan Digital, dan Penyimpanan
           Dokumen
           Perseroan akan mengunjungi kantor atau lokasi pelanggan untuk mengambil
           berkas dokumen. Apabila pelanggan punya arsip fisik yang sudah disimpan di
           Perseroan, gunakan alat pemesanan Iron Mountain online pelanggan untuk
           memilih dokumen yang ingin pelanggan pindai (scan) atau citrakan.

             Dokumen akan dibawa ke pusat tempat scanning dimana dokumen kertas akan
             dipersiapkan untuk di scan. Setelah itu, tenaga ahli Perseroan akan memulai
             scanning, pencitraan digital, dan dokumen akan di digitalisasi (di konversi dari
             format fisik ke digital). Setelah scan selesai, tenaga ahli akan mengembalikan
             dokumen tersebut ke lokasi penyimpanan aslinya. Selanjutnya akan mengecek


Halaman 39                                               000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 41
             kualitas scanning, mengindeks dokumen yang ada, dan memverifikasi
             kelengkapan informasi.

             Saat semua proses tersebut selesai, teknologi pengenalan karakter optik (OCR -
             Optical Character Recognition) akan membantu sistem untuk mengenali dan
             merekam konten dari dokumen yang sudah dikonversi. Tujuannya agar
             pelanggan dapat dengan mudah menemukan informasi dari dokumen yang
             sudah di scan melalui fitur pencarian di platform berbasis online - Iron Mountain
             ConnectTM.

             Langkah terakhir adalah mengintegrasikan dokumen pelanggan yang sudah
             dalam format digital (contohnya dokumen dalam penyimpanan cloud pelanggan,
             atau sistem manajemen konten (ECMS) perusahaan), kedalam penyimpanan
             cloud yang sama dengan dokumen yang telah di digitalisasi. Hasil dari semua
             kegiatan ini adalah satu tempat penyimpanan aman yang menyimpan semua
             dokumen pelanggan lengkap dengan fitur pencarian, akses kontrol sesuai
             pengguna, dan akses tersentralisasi melalui platform Iron Mountain ConnectTM.

             Gambar 10.      Alur Proses Produksi




             Sumber: Manajemen Perseroan, 2024

      Kapasitas saat ini yang dimiliki Perseroan masih mencukupi dan menunjang atas rencana
      penambahan KBLI Perseroan. Ketersediaan dan kualitas sumber daya yang dimiliki
      Perseroan masih cukup memadai dan dioptimalkan. Alur produksi yang sudah sistematis
      dan memiliki prosedur baku, memastikan pelayanan jasa dapat dilakukan dengan baik.

      Berdasarkan analisis kelayakan teknis, yang mencakup kapasitas, ketersediaan dan
      kualitas sumber daya, proses produksi. Penilaian kelayakan teknis atas penambahan
      Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110,
      81100,78300, dan 38220) adalah layak.

5.3   Analisis Kelayakan Pola Bisnis

      § Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Dari Pola Bisnis




Halaman 40                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 42
        Saat ini Perseroan melakukan kegiatan dokumentasi dan penginformasian,
        pengorganisasian, penyimpanan, peminjaman dan kegiatan pencarian kembali arsip
        dan dokumen dalam bentuk kertas maupun data elektronik, serta implementasi
        penggunaan perangkat lunak dan perangkat keras, dan kegiatan alih media melalui
        teknologi imaging/ printing.

        Melalui penambahan KBLI Perseroan berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh
        potensi dan kesempatan serta meningkatkan kinerja Perseroan di masa mendatang.
        Keunggulan kompetitif yang dapat dikembangkan oleh Perseroan dalam
        penambahan KBLI antara lain:
         a. Perseroan memiliki jasa dan layanan yang semakin bervariasi dan lengkap.
         b. Perseroan memiliki jasa dan layanan yang khusus dan spesifik, yaitu treatment
            dan pembuangan limbah berbahaya.
         c. Perseroan memiliki KBLI yang semakin lengkap, sehingga dapat mengikuti
            pengadaan atas jasa maupun barang yang diadakan oleh instansi pemerintah
            maupun swasta.

      § Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk

        Persaingan usaha sejenis yang menyediakan jasa dokumentasi dan pengarsipan
        cukup kompetitif, dengan keunggulan kompetitif dan keunikan yang dimiliki oleh
        Perseroan diharapkan dapat memitigasi risiko persaingan, sehingga penambahan
        KBLI dapat meningkatkan kinerja Perseroan.

      § Kemampuan untuk Menciptakan Nilai

        Perseroan ingin meningkatakan kinerja kedepannya, melalui penambahan KBLI
        Perseroan berharap akan dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kesempatan
        serta meningkatkan kinerja dan profitabilitas Perseroan di masa mendatang.
        Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya Penambahan KBLI diharapkan
        dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat memberikan
        nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham.

      Dengan keunggulan kompetitif dan keunikan yang dimiliki oleh Perseroan diharapkan
      dapat memitigasi risiko persaingan, sehingga penambahan KBLI dapat meningkatkan
      kinerja Perseroan. Keuntungan yang diperoleh Perseroan dengan adanya penambahan
      KBLI diharapkan dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan, serta dapat
      memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan para pemegang saham.

      Berdasarkan analisis kelayakan pola bisnis, yang mencakup keunggulan kompetitif
      karena keunikan pola bisnis, kemampuan pesaing untuk meniru produk, serta
      kemampuan untuk menciptakan nilai. Penilaian kelayakan pola bisnis atas penambahan
      Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110,
      81100,78300, dan 38220) adalah layak.

5.4   Analisis Kelayakan Model Manajemen

      § Ketersediaan Tenaga Kerja




Halaman 41                                          000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 43
        Perseroan memiliki 245 karyawan, Perseroan menyadari persaingan yang semakin
        ketat dibidang pengelolaan kearsipan perlu diimbangi dengan peningkatan
        kemampuan sumber daya manusia agar sejalan dengan visi dan misi Perseroan.
        Demi mencapai hal ini, Perseroan senantiasa memberlakukan kebijakan-kebijakan
        dan menyelenggarakan berbagai program untuk meningkatkan kompetensi,
        keterampilan dan kemampuan sumber daya manusianya.

        Perseroan mengadakan program pendidikan dan pelatihan pengembangan
        kemampuan internal, seperti manajemen umum, fungsional, dan keuangan,
        peningkatan pengetahuan, serta teknologi informasi.

        Dalam rangka rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan akan menambah
        karyawan sebagai headcount outsource untuk kegiatan usaha jasa penyedia sumber
        daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300). Serta Perseroan
        mempersiapkan pemberian pelatihan khusus terkait jasa treatment dan pembuangan
        limbah berbahaya (38220). Untuk jasa lainnya, karyawan yang saat ini dimiliki oleh
        Perseroan masih memadai dan mampu melayanai atas jasa yang akan diberikan.

     § Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property)

        Berkaitan dengan rencana penambahan kegiatan usaha dalam hal ini KBLI,
        Perseroan tidak mengeluarkan nama produk layanan baru sebagai merek milik
        Perseroan. Perseroan belum memiliki kontrak dan/atau draft kontrak atas kegiatan
        usaha tambahan, namun dikarenakan penambahan KBLI ini merupakan perluasan
        usaha dari kegiatan usaha utama Perseroan yang saat ini sudah berjalan dan memilik
        kontrak dan pelangaan tetap.

     § Manajemen Risiko

        Perseroan menerapkan manajemen risiko pada seluruh lini bisnis dengan
        mempertimbangkan tujuan usaha, kebijakan, kompleksitas usaha dan kemampuan
        Perseroan. Dengan demikian manajemen risiko Perseroan berada dalam struktur
        pengendalian internal secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk memastikan
        bahwa manajemen risiko tersebut telah diimplementasikan secara efektif dan sejalan
        dengan proses perencanaan strategis serta operasional bisnis Perseroan.

        Setiap tahun, Perseroan secara berkala menelaah seluruh profil risiko dan risk appetite
        sebagai bagian proses perencanaan mitigasi risiko. Aktivitas manajemen risiko
        lainnya melibatkan identifikasi masalah, rencana mitigasi, akomodasi risiko dan
        rancangan langkah. Melalui aktivitas-aktivitas ini, Perseroan berhasil mengenali
        sejumlah risiko bisnis, khususnya yang melibatkan kredit, likuiditas dan harga.

        Melalui pendekatan manajemen risiko, Perusahaan mencoba untuk meminimalkan
        potensi dampak negatif dari risiko-risiko tersebut.

        a. Risiko pasar
           Risiko pasar sebagai risiko kerugian dalam posisi on dan off balance sheet yang
           disebabkan oleh pergerakan harga pasar. Risiko pasar timbul dari perubahan
           tingkat bunga dan nilai tukar valuta asing.

        b. Risiko operasional



Halaman 42                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 44
             Risiko operasional adalah risiko timbulnya kerugian yang disebabkan oleh
             kegagalan atau tidak memadainya proses internal, sumber daya manusia dan
             sistem, operasional, atau sebagai akibat dari kejadian eksternal.

        c. Risiko keuangan
           Risiko ini terkait dengan kondisi keuangan perusahaan yang menyebabkan
           gangguan terhadap keberlangusungan perusahaan. Risiko ini bisa misalnya
           seperti terkait piutang tak tertagih, lemahnya manajemen aset dan kewajiban,
           serta lain sebagainya.

        d. Risiko regulasi dan legal
           Risiko ini merupakan risiko yang mungkin atau akan dialami dan terjadi
           diakibatkan terkait regulasi/kebijakan, Peraturan Pemerintah dan lain
           sebagainya. Serta dari aspek hukum, risiko yang mungkin timbul akibat
           pembatalan kontrak perjanjian kerjasama.

        e. Risiko murni
           Risiko ini merupakan risiko yang mungkin atau akan dialami dan terjadi diluar
           kendali, semisal kerusakan aset-aset perusahaan akibat bencana alam.

        f.   Risiko kredit
             Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan
             predikat baik yang dipilih. Selain itu, kebijakan Perseroan adalah untuk tidak
             membatasi eksposur hanya kepada satu institusi tertentu, sehingga Perseroan
             memiliki kas dan bank di berbagai bank. Perseroan mengelola risiko kredit yang
             terkait dengan simpanan di bank, piutang dan lembaga keuangan lainnya
             dengan memonitor reputasi, peringkat kredit dan membatasi risiko agregat dari
             masing-masing pihak dalam kontrak.

        g. Risiko likuiditas
           Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan Perseroan membayar
           liabilitasnya pada saat jatuh tempo. Saat ini Perseroan berkeyakinan dapat
           membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk memenuhi komitmen
           kas, Perseroan melihat kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus kas masuk
           yang cukup.

        h. Risiko suku bunga
           Perseroan terekspos risiko suku bunga terutama menyangkut liabilitas keuangan.
           Perseroan memiliki liabilitas sewa yang bersifat jangka pendek dan jangka
           panjang yang menggunakan tingkat bunga.

     § Kapasitas dan Kemampuan Manajemen

        Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang memiliki fungsi pengawasan
        secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar. Selain itu, Dewan
        Komisaris berperan dalam memberi nasihat serta masukan kepada Direksi.

        Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari Presiden Komisaris, Komisaris, dan Komisaris
        Independen. Anggota Dewan Komisaris memiliki latar belakang dan kemampuan
        yang berbeda agar dapat memberikan perspektif yang beragam dalam
        melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.



Halaman 43                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 45
        Direksi merupakan organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh
        atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan
        tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan
        sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Keberadaan Direksi Perseroan telah
        memenuhi Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
        Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

        Direksi Perseroan terdiri dari empat orang anggota yang salah satunya berperan
        sebagai Presiden Direktur. Anggota Direksi Perseroan memiliki latar belakang dan
        kemampuan yang berbeda agar dapat memberikan keberagaman perspektif dalam
        melakukan tugas Pengurusan Perseroan.

        Dalam rangka melakukan penambahan KBLI baru, Perseroan yakin bahwa
        kemampuan dan pengalaman manajemen yang cukup lama akan dapat mendukung
        penambahan kegiatan usaha Perseroan.

     § Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen

        Kemampuan untuk mengelola suatu perusahaan memerlukan manajemen dan
        organisasi yang profesional agar kegiatan operasional Perseroan berjalan efektif dan
        efisien. Perseroan tidak melakukan penambahan divisi atau perubahan struktur
        organisasi terkait rencana penambahan kegiatan usaha. Berikut adalah struktur
        organisasi Perseroan:

        Gambar 11. Struktur Organisasi Perseroan




        Sumber: Manajemen Perseroan, 2024


     Dalam rangka rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan akan menambah
     karyawan sebagai headcount outsource untuk kegiatan usaha Jasa penyedia sumber
     daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300). Serta Perseroan
     mempersiapkan pemberian pelatihan khusus terkait jasa treatment dan pembuangan
     limbah berbahaya (38220). Untuk jasa lainnya, karyawan yang saat ini dimiliki oleh
     Perseroan masih memadai dan mampu melayanai atas jasa yang akan diberikan. Setiap
     tahun, Perseroan secara berkala menelaah seluruh profil risiko dan risk appetite sebagai

Halaman 44                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 46
      bagian proses perencanaan mitigasi risiko. Aktivitas manajemen risiko lainnya
      melibatkan identifikasi masalah, rencana mitigasi, akomodasi risiko dan rancangan
      langkah. Dalam rangka melakukan penambahan KBLI baru, Perseroan yakin bahwa
      kemampuan dan pengalaman manajemen yang cukup lama akan dapat mendukung
      penambahan kegiatan usaha Perseroan. Perseroan tidak melakukan penambahan divisi
      atau perubahan struktur organisasi terkait rencana penambahan kegiatan usaha

      Berdasarkan analisis kelayakan model manajemen, yang mencakup ketersediaan tenaga
      kerja, manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen risiko,
      kapasitas dan kemampuan manajemen serta kesesuaian struktur organisasi dan
      manajemen. Penilaian kelayakan model manajemen atas penambahan Klasifikasi Baku
      Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru (KBLI 62090, 82110, 81100,78300, dan 38220)
      adalah layak.

5.5   Analisis Kelayakan Keuangan

      § Biaya Pendirian (Start up Costs)

        Rencana penambahan KBLI Perseroan, merupakan upaya Perseroan memperluas
        pangsa pasar. KBLI baru yang ditambahkan merupakan kegiatan usaha penunjang
        dari kegiatan usaha utama yang saat ini telah dijalankan oleh Perseroan. Dalam
        rangka penambahan KBLI ini, Perseroan membutuhan biaya berupa biaya persiapan,
        biaya perizinan dan legalitas (termasuk sertifikasi), biaya pelatihan, perekrutan tenaga
        kerja, serta investasi mesin dan peralatan.

        Tabel 11.     Investasi Penambahan KBLI (dalam jutaan Rupiah)

                                           Apr-Des     Des.     Des.    Des.    Des.     Des.
         Asumsi Investasi
                                            2024      2025     2026    2027     2028    2029
         Investasi penambahan KBLI           1.000    1.000    5.000   4.000        -       -
         Capex Maintenance                       -         -     500     400      900     900

        Pada periode 2024, Perusahaan mengeluarkan biaya sebesar Rp1.000.000.000
        untuk kebutuhan perekrutan tenaga kerja baru seperti headcount dan tenaga
        pendukung lainnya untuk jasa outsourcing.

        Pada periode 2025, Perseroan mengeluarkan Rp1000.000.000 untuk biaya legalitas,
        sertifikasi dan persiapan kegiatan usaha jasa treatment dan pembuangan limbah
        berbahaya. Sedangkan di tahun 2026-2027 Perseroan berinvestasi sebesar
        Rp9.000.000.000 pada aset berupa mesin dan peralatan untuk kegiatan usaha jasa
        treatment dan pembuangan limbah berbahaya, serta belanja modal perawatan
        mesin dan peralatan tersebut.

      § Modal Kerja

        Perubahan modal kerja dihitung berdasarkan perubahan selisih antara aset lancar
        tanpa kas dengan liabilitas jangka pendek tanpa utang berbeban bunga. Aset lancar
        terdiri dari piutang usaha dan persediaan, sedangkan kewajiban lancar terdiri dari
        utang usaha. Berikut adalah perhitungan modal kerja penambahan KBLI Perseroan:


Halaman 45                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 47
        Tabel 12.      Modal Kerja (dalam jutaan Rupiah)

                                             Apr-Des      Des.    Des.      Des.       Des.       Des.
         Asumsi Investasi
                                              2024       2025     2026      2027      2028       2029
         Aset lancar                           2.236     3.855     4.050     4.285     4.527      4.754
         Kewajiban lancar                        599     1.000     1.051     1.149     1.245      1.304
         Modal Kerja                           1.637     2.855     2.999     3.136     3.282      3.450
         Perubahan Modal Kerja                (1.637)   (1.218)     (144)     (137)     (146)      (168)

     § Sumber Pembiayaan

        Sumber biayaan dalam rangka penambahan KBLI Perseroan berasal dari kas internal
        Perseroan sepenuhnya dalam artian tidak ada pendanaan dari sumber ketiga
        maupun lembaga pembiayaan bank ataupun non-bank.

     § Biaya Operasional

        Biaya operasional penambahan KBLI Perseroan berkaitan dengan biaya pokok
        penjualan. Asumsi biaya gaji berdasarkan rencana Perseroan menambah headcount
        untuk jasa outsourcing serta biaya pelatihan untuk KBLI baru. Dalam penentuan
        asumsi proyeksi biaya operasioana, ditentukan berdasarkan commonsize atau porsi
        terhadap penjualan. Besaran porsi ditentukan berdasarkan pada historis Perseroan
        dan yang pernah terjadi serta mempertimbangkan data industri sejenis. Biaya
        operasional penambahan KBLI 62090, 82110, dan 81100 sebesar 47,1% terhadap
        penjualan. Besaran biaya operasional untuk penambahan KBLI Jasa penyedia sumber
        daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300) sebesar 70%.

        Sedangkan biaya operasional penambahan KBLI jasa treatment dan pembuangan
        limbah berbahaya (38220) sebesar 70% di tahun 2024-2027 dengan asumsi
        Perseroan belum berinvestasi pada mesin dan peralatan sehingga pekerjaan akan
        dilaksanakan oleh pihak ketiga (outsource). Pada tahun 2027 sebesar 60%, dengan
        asumsi Perseroan sudah memiliki sebagaian mesin dan peralatan sendiri. Serta pada
        2028 besaran biaya operasional sebesar 50% dengan asumsi Perseroan sudah
        memiliki mesin dan peralatan sepenuhnya sehingga tidak diperlukan untuk
        menggunkan jasa pihak luar atau ketiga.

        Tabel 13.      Asumsi Proyeksi Biaya Operasional

                                              Apr-Des     Des.     Des.      Des.      Des.      Des.
                      Uraian
                                               2024      2025     2026      2027      2028      2029
         Asumsi (% terhadap penjualan)
         Jasa teknologi informasi dan jasa      47,1%     47,1%    47,1%    47,1%     47,1%     47,1%
         computer lainnya (62090)
         Jasa penyedia gabungan jasa            47,1%     47,1%    47,1%    47,1%     47,1%     47,1%
         administrasi kantor (82110)
         Jasa penyedia gabungan jasa            47,1%     47,1%    47,1%    47,1%     47,1%     47,1%
         penunjang fasilitas (81100)
         Jasa penyedia sumber daya              70,0%     70,0%    70,0%    70,0%     70,0%     70,0%
         manusia dan manajemen fungsi
         daya manusia (78300)
         Jasa treatment dan pembuangan          70,0%     70,0%    70,0%    60,0%     50,0%     50,0%
         limbah berbahaya (38220)




Halaman 46                                                   000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 48
        Tabel 14.       Proyeksi Biaya Operasional (dalam jutaan Rupiah)

                                                 Apr-Des      Des.        Des.        Des.      Des.      Des.
                       Uraian
                                                  2024       2025        2026        2027      2028      2029
         Beban Operasional
         Beban Penyusutan Aset Tetap                   -             -           -     550      1.040     1.040
         Teknologi informasi dan jasa
         computer lainnya (62090)                    28         74          78          82        86        90
         Penyedia gabungan jasa
         administrasi kantor (82110)                952       2.499       2.625       2.758     2.898     3.045
         Penyedia gabungan jasa
         penunjang fasilitas (81100)                123        324         340         358       376       395
         Penyedia sumber daya manusia
         dan manajemen fungsi daya
         manusia (78300)                           3.537      3.716       3.904       4.101     4.309     4.526
         Treatment dan pembuangan
         limbah berbahaya (38220)                  2.644      5.553       5.833       5.253     4.599     4.832
         Jumlah Beban Operasional
         (Penambahan KBLI)                         7.285   12.166        12.781      13.102    13.308    13.929

        Sedangkan biaya umum dan administrasi terkait penambahan KBLI Perseroan terdiri
        dari biaya gaji, biaya pelatihan, biaya perijinan dan sertifikasi, biaya listrik, air, dan
        komunikasi, biaya asuransi dan biaya lain-lain.

        Asumsi biaya gaji berdasarkan rencana Perseroan menambah headcount untuk jasa
        outsourcing serta biaya pelatihan untuk KBLI baru. Biaya operasional lainnya
        berdasarkan historis Perseroan selama 5 tahun, dan untuk kenaikan biaya gaji
        didasarkan pada data historis kenaikan UMP dari Badan Pusat Statistik Indonesia.
        Berikut adalah proyeksi biaya umum dan administrasi terkait penambahan KBLI
        Perseroan:

        Tabel 15.       Asumsi Proyeksi Biaya Umum dan Administrasi

                                                   Apr-Des      Des.        Des.       Des.      Des.      Des.
                        Uraian
                                                    2024       2025        2026       2027      2028      2029
         Asumsi
         Gaji dan Tunjangan                          20,0%      6,42%      6,42%       6,42%     6,42%    6,42%
         Jasa Profesional, Training, Perizinan           -          -       0,5%        0,5%      0,5%     0,5%
         Listrik, Air dan Komunikasi                  1,1%       1,1%       1,1%        1,1%      1,1%     1,1%
         Pemeliharaan dan Perbaikan                   1,2%       1,2%       1,2%        1,2%      1,2%     1,2%
         Asuransi                                     2,2%       2,2%       2,2%        2,2%      2,2%     2,2%
         Lain-lain                                   20,0%      6,42%      6,42%       6,42%     6,42%    6,42%



        Tabel 16.       Proyeksi Biaya Umum dan Administrasi (dalam jutaan Rupiah)

                                                   Apr-Des      Des.        Des.        Des.     Des.      Des.
                        Uraian
                                                    2024       2025        2026        2027     2028      2029
         Beban Usaha
         Gaji dan Tunjangan                            707      1.506       1.602      1.705     1.815     1.931
         Jasa Profesional, Training, Perizinan         567      1.000           -          -         -         -
         Listrik, Air dan Komunikasi                   127        221         232        244       256       269
         Pemeliharaan dan Perbaikan                    139        241         253        266       279       293
         Asuransi                                        -          -          25         20        45        45
         Lain-lain                                     241        418         439        461       484       509
         Jumlah Beban Umum dan
         Administrasi (Penambahan KBLI)              1.780      3.385      2.551       2.695     2.879    3.047


Halaman 47                                                       000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 49
        Asumsi lain-lain berupa asumsi terkait perputaran piutang, utang, serta pajak.
        Perputaran piutang diasumsikan 30 hari dan 15 hari utang usaha, asumsi ini
        didasarkan pada data historis, pertimbangan pasar serta rencana Perseroan. Tarif
        pajak, dimana tarif pajak badan yang berlaku adalah sebesar 22% untuk tahun 2024
        dan seterusnya.

     § Biaya Bahan Baku Mentah

        Penambahan kegiatan usaha Perseroan merupakan kegiatan usaha jasa, dimana
        Perseroan tidak terdapat bahan baku mentah. Maka tidak terdapat biaya bahan baku
        mentah berkaitan penambahan KBLI baru Perseroan.

     § Proyeksi Laporan Keuangan Perseroan

        Proyeksi Laba Rugi Perseroan

        Proyeksi laba rugi Perseroan menyajikan informasi pendapatan, biaya operasional
        dan biaya-biaya usaha Perseroan serta laba (rugi) bersih yang dihasilkan.

        Tabel 17.       Proyeksi Laba Rugi Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                                         Apr-Des    Des.     Des.     Des.     Des.     Des.
                       Uraian
                                         2024      2025     2026     2027     2028     2029
         Penjualan                        11.174   19.396   20.376   21.406   22.491   23.630
         Beban Operasional                 7.285   12.166   12.781   13.102   13.308   13.929
         Gross Profit (Loss)               3.889    7.230    7.595    8.305    9.183    9.701
         Beban Usaha                       1.780    3.385    2.551    2.695    2.879    3.047
         Operating Profit (Loss)           2.109    3.845    5.044    5.609    6.304    6.654
         Earning Before Tax                2.109    3.845    5.044    5.609    6.304    6.654
         Beban (Manfaat) Pajak              464      846     1.110    1.234    1.387    1.464
         Net Profit (Loss)                 1.645    2.999    3.935    4.375    4.917    5.190

        Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan

        Proyeksi posisi keuangan Perseroan menyajikan informasi berupa aset Perseroan baik
        itu aset lancar maupun aset tidak lancar, kewajiban sereta ekuitas Perseroan.

        Tabel 18.       Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                                         Apr-Des    Des.     Des.     Des.     Des.      Des.
                       Uraian
                                          2024     2025     2026     2027     2028      2029
         Total Current Assets              3.244    7.644   11.629   16.081   22.055   28.336
         Total Non-Current Assets              -        -    5.500    9.850    9.710    9.570
         Total Assets                      3.244    7.644   17.129   25.931   31.765   37.906
          Total Short-term Liabilities       599    1.000    1.051    1.077    1.094    1.145
         Total Long-term Liabilities           -        -        -        -        -        -
         Total Liabilities                   599    1.000    1.051    1.077    1.094    1.145
          Total Equity                     2.645    6.644   16.079   24.854   30.671   36.761
         Total Liabilities and Equity      3.244    7.644   17.129   25.931   31.765   37.906


Halaman 48                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 50
        Proyeksi Arus Kas Perseroan

        Proyeksi arus kas Perseroan menyajikan informasi kas dari aktifitas operasi, aktifitas
        investasi dan aktifitas pendanaan Perseroan, sehingga diketahui kas pada akhir
        periode.

        Tabel 19.     Proyeksi Arus Kas Perseroan (dalam jutaan Rupiah)

                                        Apr-Des     Des.     Des.      Des.      Des.     Des.
                    Uraian
                                         2024      2025     2026      2027      2028     2029
         Laba (rugi) sebelum
         perubahan modal kerja             1.645    2.999    3.935     4.925     5.957    6.230
         Kas tersedia dari (digunakan
         untuk) aktivitas operasi              8    1.781    3.790     4.765     5.785    6.060
         Kas tersedia dari (digunakan
         untuk) aktivitas investasi            0        0   (5.500)   (4.900)    (900)    (900)
         Kas tersedia dari (digunakan
         untuk) aktivitas pendanaan        1.000    1.000    5.500     4.400      900      900
         Kenaikan/(penurunan) arus
         kas bersih                        1.008    2.781    3.790     4.265     5.785    6.060
         Kas awal periode                      0    1.008    3.789     7.579    11.844   17.629
         Kas akhir periode                 1.008    3.789    7.579    11.844    17.629   23.689

     § Analisis Kelayakan Investasi

        Penentuan Tingkat Diskonto (Discount Rate)

        Dengan mempertimbangkan arus kas bersih yang digunakan dalam perhitungan ini
        adalah arus kas bersih dari perusahaan, maka tingkat diskonto yang kami gunakan
        dalam perhitungan ini menggunakan formula WACC (weighted average cost of
        capital) yang merupakan penjumlahan rata-rata tertimbang atas biaya modal untuk
        ekuitas dan biaya modal untuk hutang. Adapun formula dari WACC adalah sebagai
        berikut:

        WACC = (Ke x We) + (Kd[1 – t ] x Wd)

             Dimana:
             WACC : Rata-rata tertimbang biaya modal
             Ke     : Biaya modal untuk ekuitas
             Kd     : Biaya modal untuk hutang
             We     : Persentase pendanaan dari ekuitas
             Wd     : Persentase pendanaan dari hutang
             t      : Pajak perusahaan
        Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas

        Perhitungan biaya modal untuk ekuitas menggunakan metode Capital Assets Pricing
        Model (CAPM). Adapun formula dari CAPM adalah sebagai berikut:

        Ke = Rf + ß (Rm-Rf) – CDS + α

              Dimana:
              Rf    : Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
              ß     : Risiko sistematis

Halaman 49                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 51
              Rm        : Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
              Rp        : Premi risiko yang diperoleh dari elisih antara Rm dan Rf
              CDS       : Country Default Spread
              α         : Risiko spesifik

        Penentuan Biaya Modal untuk Utang

        Biaya modal untuk utang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman
        investasi dalam mata uang Rupiah kelompok bank Persero.

        Penentuan WACC (Weighted Average Cost of Capital)

        Dengan mempertimbangkan hasil perhitungan biaya modal untuk ekuitas dan biaya
        modal untuk hutang sebagaimana tersebut diatas, dan melihat komposisi persentase
        pendanaan dari ekuitas dan persentase pendanaan dari hutang yang mengacu pada
        data industri, maka besarnya tingkat diskonto (discount rate) yang digunakan dalam
        penilaian ini adalah dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

        Tabel 20.       Weighted Average Cost of Capital (WACC)

         Uraian                                 WACC                                 Keterangan
         Equity Portion (Ke)                    65,54%
         Debt Portion (Kd)                      34,46%
         Cost Of Equity:
         Risk Free (Rf)                         6,97%              Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA)
         Risk Premium (Rm)                      7,38%                                      Damodaran
         Beta (ß)                                 1,15                                       Estimated
         CDS                                    2,07%
         Spesific Risk (α)                           -
         Total                                 13,40%
         Cost of Debt:
         Lending Interest (i)                   9,47%                             SEKI Bank Indonesia
         Bunga (1-t)                           22,00%                      UU No. 7 Tahun 2021 – HPP
         Total                                  7,39%
         Weighted Cost of Equity                8,79%
         Weighted Cost of Debt                  2,55%
                    WACC                       11,33%

        Analisa kelayakan investasi dilakukan berdasarkan perhitungan kelayakan investasi
        Perseroan. Kelayakan investasi Perseroan dihitung dengan menggunakan tiga
        indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Profitability
        Index (PI). Berdasarkan analisis kelayakan yang telah dilakukan terhadap
        penambahan kegiatan usaha Perseroan, diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:

        Tabel 21.       Kelayakan Investasi

                                    Apr-Des     Des.        Des.        Des.        Des.        Des.       Perp.
                  Uraian
                                     2024      2025        2026        2027        2028        2029
         Cash in flow
         Laba bersih                   1.645    2.999       3.935       4.375       4.917       5.190
         Bunga (1-t)                       -           -           -           -           -           -
         Penyusutan                        -        -           -         550       1.040       1.040
         Total Cash in Flow            1.645    2.999       3.935       4.925       5.957       6.230      70.715



Halaman 50                                                  000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 52
                                         Apr-Des       Des.          Des.          Des.         Des.      Des.      Perp.
                     Uraian
                                          2024        2025          2026          2027         2028      2029
         Cash out flow

         Investasi                        (1.000)      (1.000)     (5.500)        (4.400)        (900)     (900)
         Perubahan Modal Kerja            (1.637)      (1.218)        (144)        (161)         (173)     (170)

         Total Cash out Flow              (2.637)      (2.218)      (5.644)       (4.561)      (1.073)    (1.070)   (12.148)


         Total Free Cash Flow               (992)          781      (1.710)          365        4.885      5.160     58.567
         Periode Diskonto                    0,5            1,5           2,5           3,5       4,5        5,5
         Tingkat Diskonto                 11,33%       11,33%       11,33%        11,33%       11,33%    11,33%
         Faktor Diskonto                    0,95           0,85       0,76          0,69         0,62       0,55
         Discounted Cash in Flow            (940)          665      (1.307)          250        3.013      2.859     32.453


         Net Present Value (NPV)         Rp Juta       36.994
         Internal Rate of Return (IRR)        %          95%
         Payback Period (PP)              Tahun               3      Bulan                7
         Profitability Index (PI)             x            15,0

        Berdasarkan perhitungan analisis kelayakan investasi diatas, maka dapat diketahui
        bahwa nilai NPV sebesar Rp36.994 juta dimana nilai NPV > 0, untuk nilai IRR adalah
        sebesar 95% > dari tingkat diskonto dan untuk nilai PI adalah sebesar 15x. Dari hasil
        perhitungan tersebut dimana NPV > 0, IRR > tingkat diskonto dan PI > 1 maka dapat
        disampaikan bahwa investasi tersebut adalah layak.

        Dari perhitungan analisis kelayakan dapat diketahui atas payback period (PP). PP
        merupakan metode yang menunjukkan jangka waktu yang dibutuhkan untuk
        pengembalian investasi yang telah dikeluarkan Perseroan. Metode ini dilakukan
        dengan menghitung waktu yang dibutuhkan mulai dari investasi dilakukan sampai
        dengan jumlah arus kas yang masuk sama dengan jumlah arus kas yang keluar.

        Payback period (PP) atas rencana penambahan KBLI baru ini adalah pada tahun ke 3
        dan bulan ke 7, nilai merupakan jangka waktu yang cukup cepat untuk pengembalian
        investasi.

     § Analisis Titik Impas (Break Even Analysis)

        Break Even Point atau disingkat dengan BEP merupakan suatu titik impas dimana laba
        yang didapatkan mempunyai nilai setara dengan yang diperlukan dalam sebuah
        usaha atau bisa disebut dengan tidak mengalami kerugian. Dalam posisi tersebut,
        laba bernilai 0 (nol) berarti tidak untung ataupun tidak rugi. Berikut adalah analisis
        titik impas:

        Tabel 22.         Analisis Titik Impas (Break Even Analysis)

                                                Apr-Des            Des.          Des.          Des.       Des.       Des.
                        Uraian
                                                    2024          2025          2026          2027       2028       2029
         Penjualan (Rp Juta)                        11.174        19.396        20.376        21.406     22.491     23.630
         Titik Impas (Rp Juta)                       9.065        15.551        15.332        15.797     16.186     16.976
         Titik Impas (%)                            81,13%    80,18%            75,24%        73,80%     71,97%     71,84%



Halaman 51                                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 53
         Berdasarkan perhitungan tabel diatas, dapat diketahui titik impas tercapai pada
         angka penjualan 71,84% - 81,13% selama proyeksi, atau rata-rata titik impas tercapai
         pada angka 75,69%.

      § Analisis Profitabilitas (Overall Profitability)

         Profitability index (PI) merupakan angka yang menunjukkan perbandingan antara nilai
         sekarang dari serangkaian penerimaan dimasa yang akan datang dengan
         pengeluaran (investasi) yang dilakukan. Suatu proyek dikatakan layak dan
         menguntungkan apabila Pl lebih besar dari 1.

         Berdasarkan perhitungan pada tabel kelayakan investasti, didapat nilai profitability
         index (PI) adalah sebesar 15, dimana nilai tersebut > 1. Hal ini menunjukan bahwa
         penambahan KBLI Perseroan adalah layak.

      § Tingkat Imbal Balik Investasi (Overall Return On Investment)

         Return on Investment (ROI) digunakan untuk mengukur kemampuan modal yang
         diinvestasikan dalam keseluruhan aset untuk menghasilkan keuntungan bersih. Jika
         ROI lebih besar dari 0, maka investasi tersebut dapat disimpulkan layak untuk
         dilaksanakan dan sebaliknya. Berikut adalah perhitungan atas Return on Investment
         (ROI) penambahan KBLI:

         Tabel 23.     Analisis Imbal Balik Investasi (Overall Return on Investment)

                                          Apr-Des     Des.     Des.     Des.     Des.      Des.
                      Uraian
                                           2024      2025     2026     2027      2028     2029
          Laba bersih (Rp Juta)             1.645     2.999    3.935    4.375     4.917    5.190
          Investasi (Rp Juta)               1.000     1.000    5.500    4.400       900      900
          ROI (x)                            1,65      3,00     0,72     0,99      5,46     5,77

         Berdasarkan perhitungan tabel diatas, dapat diketahui imbal balik investasi (Overall
         Return on Investment) selama proyeksi berkisar antara 0,71 – 5,77, atau secara rata-
         rata adalah sebesar 2,93. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa investasi atas
         penambahan KBLI adalah layak.

5.6   Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats)

      Analisis SWOT merupakan metode analisis perencanaan strategis yang digunakan untuk
      memonitor dan mengevaluasi lingkungan perusahaan baik lingkungan eksternal dan
      internal untuk suatu tujuan bisnis tertentu. Analisis SWOT diterapkan dengan cara
      menganalisis dan memilah berbagai hal yang memengaruhi keempat faktor, antara lain:

      § Kekuatan (Strengths)
        a. Fasilitas dan infrastruktur yang mendukung
        b. Penerapan dan teknologi yang dimiliki
        c. Cakupan wilayah pasar yang luas
        d. Portofolio dan jaringan internasional

      § Kelemahan (Weakness)
         a. Penyesuaian kegiatan usaha baru


Halaman 52                                                000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 54
     § Peluang (Opportunities)
        a. Kesempatan mengikuti tender dan pengadaan lebih banyak
        b. Peningkatan permintaan pelayanan dari pelanggan eksisting
        c. Memperbesar pangsa pasar

     § Ancaman (Threats)
        a. Persaingan dari kompititor yang sangat agresif
        b. Perubahan peraturan/regulasi yang tidak sejalan dengan rencana Perseroan
        c. Adanya pesaing baru dari kompititor Perusahaan asing.




Halaman 53                                         000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 55
                                          BAB VI
                                       KESIMPULAN



Dengan mempertimbangkan analisis kelayakan atas objek studi kerlayakan yang dilakukan
meliputi analisis kelayakan pasar, analisis kelayakan teknis, analisis kelayakan pola bisnis,
analisis analisis kelayakan model manajemen, analisis keuangan, maka kami berpendapat
penilaian kelayakan bisnis atas penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) baru (KBLI 62090, 82110, 81100,78300, dan 38220) adalah Layak.

Penilaian studi kelayakan tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan, serta pihak pihak lain yang relevan dengan
penilaian studi kelayakan. KJPP FDI&R menganggap bahwa semua data dan informasi yang
diperoleh tersebut adalah benar dan tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
yang dapat mempengaruhi studi kelayakan tersebut secara material. KJPP FDI&R juga
mengasumsikan bahwa aset yang termasuk dalam penilaian studi kelayakan, bebas dari
sengketa dan ditunjang oleh dokumen kepemilikan yang sah dan berlaku, KJPP FDI&R tidak
melakukan verifikasi secara detail dan bukan merupakan tanggung jawab KJPP FDI&R
bilamana terdapat kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas aset yang termasuk dalam penilaian
studi kelayakan.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami
bertindak sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat
ini maupun di masa datang terkait dengan usaha Perseroan maupun atas rencana
penambahan kegiatan usaha yang dilakukan.




Halaman 54                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 56
                       ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS


   1. Laporan penilaian studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
   2. Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam
       proses penilaian studi kelayakan.
   3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
       keakuratannya.
   4. Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
       keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
       duty).
   5. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian studi kelayakan.
   6. Laporan Penilaian Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
       yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
   7. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan dari
       Pemberi Tugas.
   8. Penilai bertanggung jawab terhadap semua isi laporan penilaian studi kelayakan ini.
   9. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
       disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020
       tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan
       ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
   10. FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
       secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, di luar dari aspek
       perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan.
   11. Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
       dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian dan tidak
       dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak bertanggung jawab
       jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.




Halaman 55                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 57
                                 PERNYATAAN PENILAI


     Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
     bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :

     1.  Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar
         sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
     2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
     3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
         maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
         Penilaian.
     4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
     5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI),
         Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK No.35/POJK.04/2020, tentang
         Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
     6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan
         dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
     7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi
         obyek penilaian.
     8. Penilai telah melakukan wawancara kepada pihak manajemen Perseroan.
     9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah
         terlibat dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini
         sebagaimana yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
     10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
         Penilaian.
     11. Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan
         data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat
         serta lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-
         data, dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak
         sah/legal sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
     12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal
         penilaian (cut off date)
     13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan
         dalam laporan penilaian.
     14. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
         disajikan sebagai kesimpulan nilai.
     15. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
         diungkapkan.
     16. Kesimpulan studi kelayakan telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.




Halaman 56                                          000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 58
Penilai                                                             Tanda Tangan
Penanggung Jawab:

J. Ferdinand H. Pardede, MAPPI (Cert)
Izin Penilai Bisnis No. : B-1.09.00089
MAPPI No.               : 01-S-01490
STTD OJK No.            : STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023
RMK                     : RMK-2017.00081

Pemeriksa:

E. Fitri Zakiyah
MAPPI No.             : 17-T-07815
RMK                   : RMK-2020.03192


Penilai:

Didik Riyanto
MAPPI No.             : 19-T-09046
RMK                   : RMK-2020.03468



Asisten Penilai:

Didik Riyanto
Marshanda Kasavina Putri
MAPPI No.           : 24-A-12455




Halaman 57                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 59
             LAMPIRAN




Halaman 58          000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 60
LAMPIRAN – 1

PROYEKSI POSISI KEUANGAN - PENAMBAHAN KBLI
PT Multifling Mitra Indonesia Tbk
Per Tanggal 31 Maret 2024
Dalam Jutaan Rupiah
                                  2024E   2025E        2026E       2027E       2028E       2029E
               URAIAN
                                    1        2           3           4           5           6
Current Assets
 Kas dan Bank                       1.008   3.789        7.579      11.844      17.629      23.689
 Piutang Usaha - Pihak ketiga         918   1.594        1.675       1.759       1.849       1.942
 Piutang Usaha - Pihak berelasi       918   1.594        1.675       1.759       1.849       1.942
 Persediaan                           399     667          700         718         729         763
 Piutang Lain-lain                    -        -           -           -           -           -
Total Current Assets               3.244   7.644       11.629      16.081      22.055      28.336
Non-Current Assets
 Aset Tetap                             -        -       5.500       9.850       9.710       9.570
 Aset lainnya                           -        -           -           -           -           -
Total Non-Current Assets              -       -         5.500       9.850       9.710       9.570
Total Assets                       3.244   7.644       17.129      25.931      31.765      37.906

Liabilitas dan Ekuitas
Short-term Liabilities
 Utang Usaha - Pihak ketiga          299        500        525         538         547         572
 Utang Usaha - Pihak berelasi        299        500        525         538         547         572
 Utang lain-lain                       -          -          -           -           -           -
 Total Short-term Liabilities       599      1.000      1.051       1.077       1.094       1.145
Long-term Liabilities
 Utang Bank                          -         -           -           -           -           -
 Utang Jangka Panjang Lainnya            -         -           -           -           -           -
Total Long-term Liabilities         -          -          -           -
Total Liabilities                   599      1.000      1.051       1.077       1.094       1.145
Equity
 Modal Saham                        1.000     2.000      7.500      11.900      12.800      13.700
 Laba Ditahan                           -     1.645      4.644       8.579      12.954      17.871
Laba Tahun Berjalan                 1.645     2.999      3.935       4.375       4.917       5.190
 Total Equity                      2.645     6.644     16.079      24.854      30.671      36.761
Total Liabilities and Equity       3.244     7.644     17.129      25.931      31.765      37.906




Halaman 59                                             000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 61
LAMPIRAN – 2

PROYEKSI LABA RUGI -PENAMBAHAN KBLI
PT Multifling Mitra Indonesia Tbk
Per Tanggal 31 Maret 2024
Dalam Jutaan Rupiah
                                                                           2024E       2025E     2026E     2027E     2028E     2029E
                               URAIAN
                                                                             1           2         3         4         5         6
Penjualan
 Jasa teknologi informasi dan jasa computer lainnya (62090)                      60        158       166       174       183       192
 Jasa penyedia gabungan jasa administrasi kantor (82110)                      2.021      5.309     5.577     5.859     6.156     6.468
 Jasa penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (81100)                        262        688       723       760       798       839
 Jasa penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300) 5.053       5.309     5.577     5.859     6.155     6.466
 Jasa treatment dan pembuangan limbah berbahaya (38220)                       3.777      7.932     8.333     8.755     9.198     9.665
Total Penjualan                                                             11.174     19.396    20.376    21.406    22.491    23.630

Beban Operasional                                                              65%         63%       63%       61%       59%       59%
Beban Penyusutan Aset Tetap                                                    -           -         -         550     1.040     1.040
Teknologi informasi dan jasa computer lainnya (62090)                           28          74        78        82        86        90
Penyedia gabungan jasa administrasi kantor (82110)                             952       2.499     2.625     2.758     2.898     3.045
Penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (81100)                             123         324       340       358       376       395
Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300)       3.537       3.716     3.904     4.101     4.309     4.526
Treatment dan pembuangan limbah berbahaya (38220)                            2.644       5.553     5.833     5.253     4.599     4.832
Jumlah Beban Operasional (Penambahan KBLI)                                  7.285      12.166    12.781    13.102    13.308    13.929
Gross Profit (Loss)                                                         3.889       7.230     7.595     8.305     9.183     9.701
                                                                               35%         37%       37%       39%       41%       41%
Beban Usaha                                                                    16%         17%       13%       13%       13%       13%
Gaji dan Tunjangan                                                             707       1.506     1.602     1.705     1.815     1.931
Jasa Profesional, Training, Perizinan                                          567       1.000       -         -         -         -
Listrik, Air dan Komunikasi                                                    127         221       232       244       256       269
Pemeliharaan dan Perbaikan                                                     139         241       253       266       279       293
Asuransi                                                                       -           -          25        20        45        45
Lain-lain                                                                      241         418       439       461       484       509
Jumlah Beban Umum dan Administrasi (Penambahan KBLI)                        1.780       3.385     2.551     2.695     2.879     3.047
Operating Profit (Loss)                                                     2.109       3.845     5.044     5.609     6.304     6.654
                                                                               19%         20%       25%       26%       28%       28%
Pendapatan (Beban) Lain-lain                                                   -           -         -         -         -         -
Pendapatan (Beban) Bunga                                                       -           -         -         -         -         -

Earning Before Tax                                                           2.109      3.845     5.044     5.609     6.304     6.654
                                                                               19%        20%        25%       26%       28%       28%
Beban (Manfaat) Pajak                                                          464        846      1.110     1.234     1.387     1.464

Net Profit (Loss)                                                            1.645      2.999     3.935     4.375     4.917     5.190




Halaman 60                                                                            000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 62
LAMPIRAN – 3

PROYEKSI ARUS KAS - PENAMBAHAN KBLI
PT Multifling Mitra Indonesia Tbk
Per Tanggal 31 Maret 2024
Dalam Jutaan Rupiah
                                                          2024E       2025E     2026E      2027E      2028E      2029E
                          URAIAN
                                                            1           2         3          4          5          6

Laba bersih (EAT)                                         1.645       2.999     3.935       4.375      4.917      5.190
Depresiasi                                                   -           -         -          550       1.040      1.040

Laba (rugi) sebelum perubahan modal kerja                 1.645       2.999     3.935       4.925      5.957      6.230

Cash Flow from Operational Activities
Perubahan modal kerja
 Piutang Usaha - Pihak ketiga                               (918)       (676)      (81)        (85)       (89)       (94)
 Piutang Usaha - Pihak berelasi                             (918)       (676)      (81)        (85)       (89)       (94)
 Persediaan                                                 (399)       (267)      (34)        (18)       (11)       (34)
 Utang Usaha - Pihak ketiga                                  299         201        25          13          8         26
 Utang Usaha - Pihak berelasi                                299         201        25          13          8         26
 Utang lain-lain                                                -          -         -           -          -          -
 Kas tersedia dari (digunakan untuk) aktivitas operasi         8      1.781     3.790       4.765      5.785      6.060

Cash Flow from Investment Activities
(Kenaikan)/penurunan fixed Asset                              0           0      (5.500)    (4.900)      (900)      (900)
(Kenaikan)/penurunan asset hak guna                           0           0           0          0          0          0
(Kenaikan)/penurunan asset tak berwujud                       0           0           0          0          0          0
(Kenaikan)/penurunan investasi                                0           0           0          0          0          0
Kas tersedia dari (digunakan untuk) aktivitas investasi       0           0     (5.500)    (4.900)      (900)      (900)

Cash Flow from Funding Activities
 Hutang Bank                                                 -           -         -           -         -          -
 Setoran Modal                                             1.000       1.000     5.500       4.400      900        900
Kas tersedia dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan   1.000       1.000     5.500       4.400       900        900

Kenaikan/(penurunan) arus kas bersih                      1.008       2.781     3.790       4.265      5.785      6.060

Cash and Cash Equivalent Early in the year                        0    1.008     3.789       7.579     11.844     17.629

Cash and Cash Equivalent End in the year                  1.008       3.789     7.579      11.844     17.629     23.689




Halaman 61                                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 63
LAMPIRAN – 4

Discounted Cash Flow Method - Penambahan KBLI
PT Multifling Mitra Indonesia Tbk (Perseroan)
Per Tanggal 31 Maret 2024
Dalam Jutaan Rupiah

                                                2024E        2025E       2026E        2027E        2028E       2029E        Perp.
             Description              Unit
                                                  1E           2E          3E          4E            5E          6E
Cash in flow
  Laba bersih                        Rp Juta      1.645       2.999       3.935         4.375         4.917      5.190
  Bunga (1-t)                        Rp Juta        -           -           -             -            -           -
  Penyusutan                         Rp Juta        -           -           -             550        1.040       1.040
  Total Cash in Flow                              1.645       2.999       3.935         4.925        5.957       6.230       70.715
Cash out flow
  Investasi (Setoran modal, Capex)   Rp Juta      (1.000)     (1.000)     (5.500)      (4.400)       (900)       (900)
  Perubahan Modal Kerja              Rp Juta      (1.637)     (1.218)       (144)         (161)       (173)       (170)
Total Cash out Flow                              (2.637)      (2.218)     (5.644)      (4.561)      (1.073)     (1.070)      (12.148)

Total Free Cash Flow                 Rp Juta       (992)        781        (1.710)       365        4.885        5.160       58.567
  Periode Diskonto                      x              0,5         1,5          2,5          3,5         4,5          5,5
  Tingkat Diskonto                    % pa         11,33%      11,33%       11,33%       11,33%      11,33%       11,33%
  Faktor Diskonto                       x           0,95        0,85         0,76         0,69        0,62         0,55
Discounted Cash in Flow              Rp Juta       (940)        665       (1.307)         250        3.013       2.859       32.453

Net Present Value (NPV)              Rp Juta     36.994
Internal Rate of Return (IRR)           %            95%
Payback Period (PP)                   Year              3    Month              7
Profitability Index (PI)                x           15,0         17,7         7,6          9,1        35,5         35,6             4
Break Even Point (BEP)                Sales       9.065       15.551      15.332       15.797       16.186      16.976
Break Even Point (BEP)                  %          81,13%     80,18%      75,24%       73,80%        71,97%      71,84%
Return on Invesment (ROI)               %        164,50%     299,91%       71,54%      99,44%      546,36%     576,70%
Cumulative Cashflow                                (992)        (211)      (1.921)     (1.556)       3.329       8.489       67.056




Halaman 62                                                                    000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 64
LAMPIRAN – 5




Halaman 63     000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 65
LAMPIRAN – 6
Date updated:             05-Jan-24                                                                                                                                                                                            Notes
                                                                                                                                                                                     if you are looking for a pure-play beta, i.e., a beta for a business, the unlevered beta
Created by:               Aswath Damodaran, adamodar@stern.nyu.edu
                                                                                                                                                                                     corrected for cash is your best bet. Since even sector betas can move over time, I have also
What is this data?        Beta, Unlevered beta and other risk measures                                    US companies                                                               reported the average of the this sector beta across time in the last column. This number, for
                                                                                                                                     YouTube Video explaining estimation choices and
Home Page:                http://www.damodaran.com
                                                                                                                                                        process.
                                                                                                                                                                                     obvious reasons, is less likely to be volatile over time.

Data website:             https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/data.html

Companies in each industry:
                          https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/indname.xls
Variable definitions:     https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/datafile/variable.htm

Do you want to use marginal or effective tax rates in unlevering betas?                                       Marginal

If marginal tax rate, enter the marginal tax rate to use                                                      25,00%
                                                                                                                                                                                                                                                         Standard
                                                                                                                                                                                                                                                        deviation in
                                                                                                                                                                                                                                                         operating
                                                      Number of                               Effective    Unlevered     Cash/Firm   Unlevered beta corrected for                                           Standard deviation of                     income (last 10
Industry Name                                           firms             Beta    D/E Ratio   Tax rate       beta          value                cash                                    HiLo Risk                  equity                                 years)
Advertising                                                 57             1,37     33,76%      5,44%           1,10        7,25%                          1,18                             0,6204                         56,41%                           14,94%
Aerospace/Defense                                           70             1,08     25,46%      7,28%           0,90        2,90%                          0,93                             0,4584                         36,40%                           19,50%
Air Transport                                               25             1,27     162,15%     8,62%           0,57       10,71%                          0,64                             0,5221                         44,65%                           215,30%
Apparel                                                     38             1,19     48,76%      10,19%          0,87        5,89%                          0,93                             0,4816                         37,04%                           24,04%
Auto & Truck                                                34             1,52     31,02%      3,12%           1,24        5,29%                          1,30                             0,7081                         59,70%                           48,10%
Auto Parts                                                  39             1,34     38,44%      14,62%          1,04        6,92%                          1,12                             0,4652                         37,07%                           20,99%
Bank (Money Center)                                         15             1,06     216,16%     17,69%          0,40       37,13%                          0,64                             0,3109                         22,51%                              NA
Banks (Regional)                                           625             0,46     101,95%     17,69%          0,26       21,61%                          0,33                             0,2398                         18,68%                           75,66%
Beverage (Alcoholic)                                        19             1,13     24,46%      10,42%          0,96        1,43%                          0,97                             0,5270                         49,70%                           26,87%
Beverage (Soft)                                             29             0,76     17,12%      6,68%           0,68        3,51%                          0,70                             0,5619                         42,96%                           11,39%
Broadcasting                                                22             1,06     176,40%     7,85%           0,46        8,62%                          0,50                             0,5134                         38,46%                           29,65%
Brokerage & Investment Banking                              27             1,12     226,06%     16,84%          0,42       24,54%                          0,55                             0,3272                         25,21%                           45,89%
Building Materials                                          44             1,32     18,15%      19,94%          1,16        4,06%                          1,21                             0,3866                         28,72%                           52,15%
Business & Consumer Services                               162             1,02     17,94%      10,84%          0,90        3,09%                          0,93                             0,4878                         41,29%                           23,55%
Cable TV                                                    10             1,28     101,72%     23,72%          0,72        1,54%                          0,74                             0,4199                         33,01%                           27,25%
Chemical (Basic)                                            32             1,10     45,68%      8,93%           0,82        6,65%                          0,87                             0,4855                         38,92%                           40,82%
Chemical (Diversified)                                      4              1,13     69,53%      14,89%          0,74        8,43%                          0,81                             0,3012                         37,24%                           34,91%
Chemical (Specialty)                                        68             1,09     26,82%      10,40%          0,91        3,50%                          0,94                             0,4443                         36,60%                           18,60%
Coal & Related Energy                                       18             1,27     22,54%      2,62%           1,09       12,53%                          1,24                             0,5084                         55,69%                           415,49%
Computer Services                                           72             1,00     29,14%      7,78%           0,82        4,69%                          0,86                             0,5750                         49,61%                           25,48%
Computers/Peripherals                                       36             1,13     6,09%       8,67%           1,08        1,54%                          1,10                             0,4390                         38,90%                           29,08%
Construction Supplies                                       45             1,13     24,70%      14,91%          0,95        3,94%                          0,99                             0,3977                         37,83%                           23,96%
Diversified                                                 23             1,19     19,15%      5,25%           1,04        4,36%                          1,09                             0,5455                         52,25%                           66,70%
Drugs (Biotechnology)                                      572             1,12     16,39%      0,81%           1,00        8,15%                          1,09                             0,6317                         61,98%                           27,24%
Drugs (Pharmaceutical)                                     245             1,03     16,05%      2,89%           0,92        2,90%                          0,94                             0,6616                         65,30%                           29,08%
Education                                                   31             1,23     19,59%      11,15%          1,07        6,85%                          1,15                             0,5404                         43,78%                           17,18%
Electrical Equipment                                       103             1,24     21,39%      5,66%           1,07        6,66%                          1,15                             0,6200                         54,42%                           16,70%
Electronics (Consumer & Office)                             13             1,30     18,32%      7,31%           1,14       12,61%                          1,30                             0,5283                         39,42%                           267,07%
Electronics (General)                                      129             0,93     17,20%      8,17%           0,83        5,69%                          0,88                             0,4870                         42,94%                           28,54%
Engineering/Construction                                    43             0,96     26,20%      14,27%          0,80        4,95%                          0,84                             0,4221                         33,68%                            9,37%
Entertainment                                               98             0,99     28,75%      3,25%           0,82        5,49%                          0,87                             0,6154                         61,19%                           30,69%
Environmental & Waste Services                              57             0,91     21,95%      5,42%           0,78        0,88%                          0,79                             0,5505                         46,07%                           23,51%
Farming/Agriculture                                         42             0,99     45,30%      6,68%           0,74        3,78%                          0,77                             0,5790                         54,14%                           41,41%
Financial Svcs. (Non-bank & Insurance)                     172             1,14     354,06%     11,07%          0,31        2,84%                          0,32                             0,4189                         38,66%                           40,91%
Food Processing                                             82             0,61     33,70%      8,29%           0,48        2,50%                          0,50                             0,4722                         36,51%                           13,41%
Food Wholesalers                                            14             0,97     44,63%      15,90%          0,72        1,57%                          0,74                             0,4094                         27,30%                           29,49%
Furn/Home Furnishings                                       31             1,11     47,55%      13,94%          0,82        5,24%                          0,86                             0,4512                         46,65%                           23,42%
Green & Renewable Energy                                    17             1,11     141,41%     4,39%           0,54        3,42%                          0,56                             0,6005                         57,34%                           49,86%
Healthcare Products                                        230             1,06     12,66%      4,81%           0,97        3,53%                          1,01                             0,5730                         52,21%                           32,96%
Healthcare Support Services                                119             1,03     26,86%      8,08%           0,86        8,60%                          0,94                             0,5223                         49,53%                           26,95%
Heathcare Information and Technology                       128             1,27     16,07%      3,11%           1,14        4,20%                          1,19                             0,5607                         54,15%                           50,83%
Homebuilding                                                32             1,37     16,42%      17,22%          1,22        9,92%                          1,35                             0,4785                         32,31%                           75,83%
Hospitals/Healthcare Facilities                             32             0,88     79,74%      6,86%           0,55        1,71%                          0,56                             0,5809                         46,33%                           17,04%
Hotel/Gaming                                                68             1,34     48,67%      8,63%           0,98        6,11%                          1,05                             0,4554                         40,80%                           104,49%
Household Products                                          93             0,84     16,56%      8,21%           0,75        2,93%                          0,77                             0,5665                         51,12%                           11,51%
Information Services                                        18             0,93     35,67%      15,79%          0,73        4,93%                          0,77                             0,4433                         33,83%                           45,18%
Insurance (General)                                         21             1,03     25,93%      13,69%          0,86        3,32%                          0,89                             0,4100                         40,38%                           48,45%
Insurance (Life)                                            23             0,77     92,25%      10,18%          0,45       16,16%                          0,54                             0,3132                         30,85%                           23,09%
Insurance (Prop/Cas.)                                       50             0,74     19,38%      12,42%          0,64        4,47%                          0,68                             0,2954                         27,40%                           29,80%
Investments & Asset Management                             334             0,46     40,34%      11,33%          0,35       10,33%                          0,39                             0,2313                         15,15%                           23,34%
Machinery                                                  103             1,03     16,86%      11,73%          0,91        2,85%                          0,94                             0,4315                         33,44%                           18,51%
Metals & Mining                                             68             0,96     15,82%      2,00%           0,86        5,67%                          0,91                             0,6448                         60,56%                           54,71%
Office Equipment & Services                                 17             1,14     52,57%      17,12%          0,82        6,76%                          0,88                             0,4386                         30,28%                           17,63%
Oil/Gas (Integrated)                                        4              0,67     12,50%      21,18%          0,61        4,80%                          0,64                             0,1559                         26,44%                           107,82%
Oil/Gas (Production and Exploration)                       166             0,93     23,28%      5,61%           0,79        3,62%                          0,82                             0,5028                         46,31%                           208,46%
Oil/Gas Distribution                                        24             0,79     70,22%      9,25%           0,52        2,11%                          0,53                             0,3581                         32,55%                           38,82%
Oilfield Svcs/Equip.                                       100             0,98     32,14%      10,88%          0,79        7,46%                          0,85                             0,4776                         43,73%                           80,50%
Packaging & Container                                       22             1,13     61,26%      18,12%          0,78        3,81%                          0,81                             0,2851                         26,24%                           12,44%
Paper/Forest Products                                       7              1,94     37,37%      12,91%          1,51        4,80%                          1,59                             0,4489                         43,04%                           82,96%
Power                                                       50             0,65     92,92%      13,69%          0,38        1,31%                          0,39                             0,2732                         20,39%                            5,89%
Precious Metals                                             61             0,87     15,21%      1,98%           0,78        6,03%                          0,83                             0,6278                         63,61%                           56,84%
Publishing & Newspapers                                     21             0,96     32,48%      10,01%          0,77        6,09%                          0,82                             0,3761                         38,20%                           12,47%
R.E.I.T.                                                   193             1,03     79,04%      1,95%           0,65        1,88%                          0,66                             0,2785                         23,72%                           22,42%
Real Estate (Development)                                   17             0,67     94,10%      1,45%           0,39        9,15%                          0,43                             0,5888                         34,24%                           76,28%
Real Estate (General/Diversified)                           11             0,56     31,88%      13,21%          0,45       11,26%                          0,51                             0,3477                         35,91%                           98,73%
Real Estate (Operations & Services)                         60             1,08     44,57%      4,29%           0,81        8,30%                          0,88                             0,4821                         44,19%                           99,42%
Recreation                                                  55             1,17     58,57%      8,26%           0,81        4,13%                          0,85                             0,5084                         44,30%                           24,03%
Reinsurance                                                 1              0,66     42,54%      22,95%          0,50       18,56%                          0,61                             0,1702                         17,09%                           21,78%
Restaurant/Dining                                           64             1,19     25,73%      11,41%          1,00        2,24%                          1,02                             0,4028                         35,37%                           16,64%
Retail (Automotive)                                         30             1,49     57,51%      13,50%          1,04        1,38%                          1,06                             0,4974                         46,79%                           32,50%
Retail (Building Supply)                                    16             1,94     19,92%      12,59%          1,69        1,05%                          1,70                             0,4087                         45,21%                           35,75%
Retail (Distributors)                                       62             1,11     32,29%      15,76%          0,89        2,08%                          0,91                             0,4378                         37,74%                           36,36%
Retail (General)                                            26             1,25     13,42%      14,58%          1,13        3,28%                          1,17                             0,4185                         38,28%                           21,76%
Retail (Grocery and Food)                                   14             0,49     55,84%      16,88%          0,35        4,62%                          0,36                             0,3786                         25,65%                           35,08%
Retail (REITs)                                              28             1,12     58,84%      2,53%           0,78        1,14%                          0,79                             0,2340                         20,72%                           11,63%
Retail (Special Lines)                                     105             1,18     36,15%      9,53%           0,93        4,49%                          0,97                             0,5098                         44,01%                           21,61%
Rubber& Tires                                               3              0,67     235,28%     0,00%           0,24        7,29%                          0,26                             0,3449                         40,77%                           52,82%
Semiconductor                                               63             1,50     6,05%       4,89%           1,43        2,04%                          1,46                             0,4535                         41,47%                           34,93%
Semiconductor Equip                                         30             1,53     7,78%       12,14%          1,44        4,24%                          1,51                             0,3766                         37,04%                           67,07%
Shipbuilding & Marine                                       8              0,81     29,77%      6,74%           0,66        3,46%                          0,69                             0,3448                         45,07%                           91,44%
Shoe                                                        13             1,29     8,71%       11,31%          1,21        4,77%                          1,27                             0,4673                         36,28%                           28,18%
Software (Entertainment)                                    84             1,11     3,15%       5,11%           1,08        2,78%                          1,11                             0,6102                         52,79%                           62,14%
Software (Internet)                                         35             1,62     11,98%      2,61%           1,48        1,91%                          1,51                             0,5394                         65,22%                           374,09%
Software (System & Application)                            351             1,29     6,20%       4,19%           1,24        2,83%                          1,27                             0,5848                         52,09%                           35,93%
Steel                                                       29             1,13     20,18%      15,72%          0,98        9,21%                          1,08                             0,3620                         38,10%                           115,45%
Telecom (Wireless)                                          13             1,09     64,16%      9,56%           0,73        1,77%                          0,75                             0,6313                         60,31%                           70,80%
Telecom. Equipment                                          66             1,08     11,41%      6,20%           1,00        4,81%                          1,05                             0,5647                         46,62%                           11,85%
Telecom. Services                                           42             0,78     124,91%     6,62%           0,41        2,19%                          0,41                             0,5662                         50,42%                           14,96%
Tobacco                                                     16             1,22     34,90%      9,95%           0,97        1,78%                          0,99                             0,5792                         48,00%                            8,73%
Transportation                                              36             1,26     33,58%      6,53%           1,01        3,94%                          1,05                             0,6204                         53,12%                           55,09%
Transportation (Railroads)                                  4              1,02     26,81%      17,28%          0,85        1,06%                          0,86                             0,1868                         22,28%                           13,49%
Trucking                                                    22             1,15     19,95%      20,21%          1,00        2,94%                          1,03                             0,3430                         28,33%                           42,22%
Utility (General)                                           14             0,58     84,84%      14,05%          0,35        0,58%                          0,36                             0,1505                         14,93%                            9,83%
Utility (Water)                                             13             0,71     50,89%      11,09%          0,52        1,07%                          0,52                             0,2951                         42,03%                           15,08%
Total Market                                               6481            1,00     46,42%      8,35%           0,74        6,13%                          0,79                             0,4722                         42,03%                           23,07%
Total Market (without financials)                          5214            1,10     22,60%      6,80%           0,94        3,48%                          0,97                             0,5211                         47,00%                           23,16%




Halaman 64                                                                                                                                    000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 66
LAMPIRAN – 7
Country and Equity Risk Premiums
Date of update:                                                1-Jan-24
Enter the current risk premium for a mature equity market                                                                                                    4,60%
Do you want to adjust the country default spread for the additional volatility of the equity market to get to a country premium?                              Yes
If yes, enter the multiplier to use on the default spread (See worksheet for volatility numbers for selected emerging markets)                                1,34


                                                                                                                                                                                                  Sovereign CDS, net
Country                                            Africa                                      Moody's rating              Rating-based Default Spread
                                                                                                                                                   Total Equity Risk Premium
                                                                                                                                                                           Country Risk Premium         of US        Total Equity Risk Premium2
                                                                                                                                                                                                                                             Country Risk Premium3
Abu Dhabi                                          Middle East                                     Aa2                                0,54%                  5,32%                 0,72%                 0,17%                  4,83%                 0,23%
Albania                                            Eastern Europe & Russia                          B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Andorra (Principality of)                          Western Europe                                  Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                  NA                     NA                    NA
Angola                                             Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                 7,24%                 14,32%                 9,72%
Argentina                                          Central and South America                        Ca                               13,07%                 22,15%                17,55%                  NA                     NA                    NA
Armenia                                            Eastern Europe & Russia                         Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                  NA                     NA                    NA
Aruba                                              Caribbean                                       Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                  NA                     NA                    NA
Australia                                          Australia & New Zealand                         Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Austria                                            Western Europe                                  Aa1                                0,44%                  5,18%                 0,58%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Azerbaijan                                         Eastern Europe & Russia                         Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                  NA                     NA                    NA
Bahamas                                            Caribbean                                        B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Bahrain                                            Middle East                                      B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                 2,16%                  7,50%                 2,90%
Bangladesh                                         Asia                                             B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Barbados                                           Caribbean                                        B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Belarus                                            Eastern Europe & Russia                          C                                17,50%                 28,09%                23,49%                  NA                     NA                    NA
Belgium                                            Western Europe                                  Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Belize                                             Central and South America                       Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                  NA                     NA                    NA
Benin                                              Africa                                           B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Bermuda                                            Caribbean                                        A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                  NA                     NA                    NA
Bolivia                                            Central and South America                       Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                  NA                     NA                    NA
Bosnia and Herzegovina                             Eastern Europe & Russia                          B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Botswana                                           Africa                                           A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                  NA                     NA                    NA
Brazil                                             Central and South America                       Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                 1,81%                  7,03%                 2,43%
Bulgaria                                           Eastern Europe & Russia                         Baa1                               1,74%                  6,94%                 2,34%                 0,89%                  5,79%                 1,19%
Burkina Faso                                       Africa                                          Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                  NA                     NA                    NA
Cambodia                                           Asia                                             B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                  NA                     NA                    NA
Cameroon                                           Africa                                          Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                 8,56%                 16,09%                11,49%
Canada                                             North America                                   Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Cape Verde                                         Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Cayman Islands                                     Caribbean                                       Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                  NA                     NA                    NA
Chile                                              Central and South America                        A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                 0,57%                  5,37%                 0,77%
China                                              Asia                                             A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,41%                  5,15%                 0,55%
Colombia                                           Central and South America                       Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 2,16%                  7,50%                 2,90%
Congo (Democratic Republic of)                     Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Congo (Republic of)                                Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                  NA                     NA                    NA
Cook Islands                                       Australia & New Zealand                          B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Costa Rica                                         Central and South America                        B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                 2,53%                  8,00%                 3,40%
Côte d'Ivoire                                      Africa                                          Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                  NA                     NA                    NA
Croatia                                            Eastern Europe & Russia                         Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 0,76%                  5,62%                 1,02%
Cuba                                               Caribbean                                        Ca                               13,07%                 22,15%                17,55%                  NA                     NA                    NA
Curacao                                            Caribbean                                       Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                  NA                     NA                    NA
Cyprus                                             Western Europe                                  Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 0,53%                  5,31%                 0,71%
Czech Republic                                     Eastern Europe & Russia                         Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Denmark                                            Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Dominican Republic                                 Caribbean                                       Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                  NA                     NA                    NA
Ecuador                                            Central and South America                       Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                52,16%                 74,62%                70,02%
Egypt                                              Africa                                          Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                 9,55%                 17,42%                12,82%
El Salvador                                        Central and South America                       Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                 7,82%                 15,10%                10,50%
Estonia                                            Eastern Europe & Russia                          A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,02%                  4,63%                 0,03%
Ethiopia                                           Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                31,73%                 47,20%                42,60%
Fiji                                               Asia                                             B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Finland                                            Western Europe                                  Aa1                                0,44%                  5,18%                 0,58%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
France                                             Western Europe                                  Aa2                                0,54%                  5,32%                 0,72%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Gabon                                              Africa                                          Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                  NA                     NA                    NA
Georgia                                            Eastern Europe & Russia                         Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                  NA                     NA                    NA
Germany                                            Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Ghana                                              Africa                                          Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                  NA                     NA                    NA
Greece                                             Western Europe                                  Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                 0,70%                  5,54%                 0,94%
Guatemala                                          Central and South America                       Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                  NA                     NA                    NA
Guernsey (States of)                               Western Europe                                   A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                  NA                     NA                    NA
Honduras                                           Central and South America                        B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Hong Kong                                          Asia                                            Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,02%                  4,63%                 0,03%
Hungary                                            Eastern Europe & Russia                         Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 1,37%                  6,44%                 1,84%
Iceland                                            Western Europe                                   A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                 0,30%                  5,00%                 0,40%
India                                              Asia                                            Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                 0,41%                  5,15%                 0,55%
Indonesia                                          Asia                                            Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 0,74%                  5,59%                 0,99%
Iraq                                               Middle East                                     Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                 4,56%                 10,72%                 6,12%
Ireland                                            Western Europe                                  Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Isle of Man                                        Western Europe                                  Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                  NA                     NA                    NA
Israel                                             Middle East                                      A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,99%                  5,93%                 1,33%
Italy                                              Western Europe                                  Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                 0,76%                  5,62%                 1,02%
Jamaica                                            Caribbean                                        B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Japan                                              Asia                                             A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Jersey (States of)                                 Western Europe                                  Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                  NA                     NA                    NA
Jordan                                             Middle East                                      B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Kazakhstan                                         Eastern Europe & Russia                         Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 1,18%                  6,18%                 1,58%
Kenya                                              Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                 6,46%                 13,27%                 8,67%
Korea                                              Asia                                            Aa2                                0,54%                  5,32%                 0,72%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Kuwait                                             Middle East                                      A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,25%                  4,94%                 0,34%
Kyrgyzstan                                         Eastern Europe & Russia                          B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Laos                                               Asia                                            Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                  NA                     NA                    NA
Latvia                                             Eastern Europe & Russia                          A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                 0,36%                  5,08%                 0,48%
Lebanon                                            Middle East                                      C                                17,50%                 28,09%                23,49%                  NA                     NA                    NA
Liechtenstein                                      Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                  NA                     NA                    NA
Lithuania                                          Eastern Europe & Russia                          A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                 0,32%                  5,03%                 0,43%
Luxembourg                                         Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                  NA                     NA                    NA
Macao                                              Asia                                            Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                  NA                     NA                    NA
Macedonia                                          Eastern Europe & Russia                         Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                  NA                     NA                    NA
Malaysia                                           Asia                                             A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                 0,28%                  4,98%                 0,38%
Maldives                                           Asia                                            Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                  NA                     NA                    NA
Mali                                               Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                  NA                     NA                    NA
Malta                                              Western Europe                                   A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                  NA                     NA                    NA
Mauritius                                          Africa                                          Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                  NA                     NA                    NA
Mexico                                             Central and South America                       Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 1,10%                  6,08%                 1,48%
Moldova                                            Eastern Europe & Russia                          B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Mongolia                                           Asia                                             B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Montenegro                                         Eastern Europe & Russia                          B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Montserrat                                         Caribbean                                       Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                  NA                     NA                    NA
Morocco                                            Africa                                          Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                 1,32%                  6,37%                 1,77%
Mozambique                                         Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                  NA                     NA                    NA
Namibia                                            Africa                                           B1                                4,90%                 11,18%                 6,58%                  NA                     NA                    NA
Netherlands                                        Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
New Zealand                                        Australia & New Zealand                         Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Nicaragua                                          Central and South America                        B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                 4,31%                 10,39%                 5,79%
Niger                                              Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                  NA                     NA                    NA
Nigeria                                            Africa                                          Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                 5,86%                 12,47%                 7,87%
Norway                                             Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Oman                                               Middle East                                     Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                 1,34%                  6,40%                 1,80%
Pakistan                                           Asia                                            Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                40,46%                 58,92%                54,32%
Panama                                             Central and South America                       Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 1,73%                  6,92%                 2,32%
Papua New Guinea                                   Asia                                             B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                  NA                     NA                    NA
Paraguay                                           Central and South America                       Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                  NA                     NA                    NA
Peru                                               Central and South America                       Baa1                               1,74%                  6,94%                 2,34%                 0,79%                  5,66%                 1,06%
Philippines                                        Asia                                            Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 0,60%                  5,41%                 0,81%
Poland                                             Eastern Europe & Russia                          A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                 0,48%                  5,24%                 0,64%
Portugal                                           Western Europe                                   A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                 0,17%                  4,83%                 0,23%
Qatar                                              Middle East                                     Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,25%                  4,94%                 0,34%
Ras Al Khaimah (Emirate of)                        Middle East                                      A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                  NA                     NA                    NA
Romania                                            Eastern Europe & Russia                         Baa3                               2,39%                  7,81%                 3,21%                 1,73%                  6,92%                 2,32%
Rwanda                                             Africa                                           B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                 4,95%                 11,25%                 6,65%
Saudi Arabia                                       Middle East                                      A1                                0,77%                  5,63%                 1,03%                 0,27%                  4,96%                 0,36%
Senegal                                            Africa                                          Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                 6,31%                 13,07%                 8,47%
Serbia                                             Eastern Europe & Russia                         Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                 2,28%                  7,66%                 3,06%
Sharjah                                            Middle East                                     Ba1                                2,73%                  8,26%                 3,66%                  NA                     NA                    NA
Singapore                                          Asia                                            Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                  NA                     NA                    NA
Slovakia                                           Eastern Europe & Russia                          A2                                0,92%                  5,84%                 1,24%                 0,02%                  4,63%                 0,03%
Slovenia                                           Eastern Europe & Russia                          A3                                1,31%                  6,35%                 1,75%                 0,18%                  4,84%                 0,24%
Solomon Islands                                    Asia                                            Caa1                               8,17%                 15,57%                10,97%                  NA                     NA                    NA
South Africa                                       Africa                                          Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                 2,58%                  8,06%                 3,46%
Spain                                              Western Europe                                  Baa1                               1,74%                  6,94%                 2,34%                 0,20%                  4,87%                 0,27%
Sri Lanka                                          Asia                                             Ca                               13,07%                 22,15%                17,55%                58,78%                 83,51%                78,91%
St. Maarten                                        Caribbean                                       Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                  NA                     NA                    NA
St. Vincent & the Grenadines                       Caribbean                                        B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Suriname                                           Central and South America                       Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                  NA                     NA                    NA
Swaziland                                          Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Sweden                                             Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Switzerland                                        Western Europe                                  Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Taiwan                                             Asia                                            Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                  NA                     NA                    NA
Tajikistan                                         Eastern Europe & Russia                          B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Tanzania                                           Africa                                           B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                  NA                     NA                    NA
Thailand                                           Asia                                            Baa1                               1,74%                  6,94%                 2,34%                 0,07%                  4,69%                 0,09%
Togo                                               Africa                                           B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                  NA                     NA                    NA
Trinidad and Tobago                                Caribbean                                       Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                  NA                     NA                    NA
Tunisia                                            Africa                                          Caa2                               9,81%                 17,77%                13,17%                 9,20%                 16,95%                12,35%
Turkey                                             Western Europe                                   B3                                7,08%                 14,11%                 9,51%                 3,28%                  9,00%                 4,40%
Turks and Caicos Islands                           Caribbean                                       Baa1                               1,74%                  6,94%                 2,34%                  NA                     NA                    NA
Uganda                                             Africa                                           B2                                5,99%                 12,64%                 8,04%                  NA                     NA                    NA
Ukraine                                            Eastern Europe & Russia                          Ca                               13,07%                 22,15%                17,55%                  NA                     NA                    NA
United Arab Emirates                               Middle East                                     Aa2                                0,54%                  5,32%                 0,72%                  NA                     NA                    NA
United Kingdom                                     Western Europe                                  Aa3                                0,65%                  5,48%                 0,88%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
United States                                      North America                                   Aaa                                0,00%                  4,60%                 0,00%                 0,00%                  4,60%                 0,00%
Uruguay                                            Central and South America                       Baa2                               2,07%                  7,38%                 2,78%                 0,56%                  5,35%                 0,75%
Uzbekistan                                         Eastern Europe & Russia                         Ba3                                3,92%                  9,86%                 5,26%                  NA                     NA                    NA
Venezuela                                          Central and South America                        C                                17,50%                 28,09%                23,49%                10,67%                 18,92%                14,32%
Vietnam                                            Asia                                            Ba2                                3,28%                  9,00%                 4,40%                 1,26%                  6,29%                 1,69%
Zambia                                             Africa                                          Caa3                              10,90%                 19,23%                14,63%                  NA                     NA                    NA




Halaman 65                                                                                                                                                                000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024
Page 67
LAMPIRAN – 8
ASUMSI PROYEKSI
PT Multifling Mitra Indonesia Tbk
Per Tanggal 31 Maret 2024

                                                                                               Apr-Dec     Dec       Dec       Dec       Dec         Dec
                                           URAIAN                                 SATUAN                                                                                                      KETERANGAN
                                                                                                2024E     2025E     2026E     2027E     2028E       2029E
1. Asumsi Umum
GDP                                                                                   %           4,96%     5,06%     5,06%     5,06%     5,07%       5,07% Proyeksi - IMF
Inflasi                                                                               %           2,56%     2,59%     2,53%     2,52%     2,51%       2,51% Proyeksi - IMF
Pajak Badan (PPh 29)                                                                  %             22%       22%       22%       22%       22%         22% UU No. 7 Tahun 2021: HPP
Hari                                                                                 Hari          275       365       365       365       366         365 Hari kalender
2. Asumsi Pendapatan
Kenaikan Pendapatan
Pendapatan (Eksisting)
    Jasa Manajemen Arsip                                                              %              0%     7,15%     7,15%     7,15%     7,15%       7,15%   CAGR 2019-2023
    Jasa Penyimpanan Surat Berharga                                                   %              0%     2,34%     2,34%     2,34%     2,34%       2,34%   Median trend 2019-2023
    Jasa Manajemen Data Komputer                                                      %              0%     2,57%     2,57%     2,57%     2,57%       2,57%   Median trend 2019-2023
    Jasa Manajemen Alih Media                                                         %              0%     2,59%     2,53%     2,52%     2,51%       2,51%   Inflasi
    Jasa Manajemen Fasilitas                                                          %              0%    10,62%    10,62%    10,62%    10,62%      10,62%   CAGR 2019-2023
Pendapatan (Penambahan KBLI)
    Jasa teknologi informasi dan jasa computer lainnya (62090)                        %            2,0%      5,0%      5,1%      5,1%      5,1%        5,1%   Penambahan dari eksisting Data Komputer
    Jasa penyedia gabungan jasa administrasi kantor (82110)                           %            2,0%      5,0%      5,1%      5,1%      5,1%        5,1%   Penambahan dari eksisting Manajemen Arsip
    Jasa penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (81100)                           %            2,0%      5,0%      5,1%      5,1%      5,1%        5,1%   Penambahan dari eksisting Penyimpanan Surat Berharga
    Jasa penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300)       %            5,0%      5,0%      5,0%      5,0%      5,0%        5,0%   outsource fee 5-7% selama ini
    Jasa treatment dan pembuangan limbah berbahaya (38220)                            %            3,0%      5,0%      5,1%      5,1%      5,1%        5,1%   Target pagsa pasar 5% customer eksisting, pertumbuhan 10%, 15%, 20%, 25%
  Industri                                                                            %                         -         -         -         -           -   Kenaikan Industri Manajemen Arsip/Database
  CAGR                                                                                %                     3,98%     3,98%     3,98%     3,98%       3,98%   CAGR Perusahaan
  Target Manajemen                                                                    %                         -         -         -         -           -   Target Manajemen
   GDP                                                                                %                     5,06%     5,06%     5,06%     5,07%       5,07%   Proyeksi PDB (IMF)
3. Asumsi Biaya
Biaya Operasional                                                                 % to Sales     47,08%    47,08%    47,08%    47,08%    47,08%      47,08% Commonsize -historis 5 tahun
   Gaji dan Tunjangan                                                             % to Sales     10,08%    10,08%    10,08%    10,08%    10,08%      10,08% Commonsize-historis 5 tahun
   Beban Penyusutan Aset Tetap                                                    % to Sales     21,43%    21,43%    21,43%    21,43%    21,43%      21,43% Commonsize-historis 5 tahun
   Manajemen Arsip                                                                % to Sales      4,38%     4,38%     4,38%     4,38%     4,38%       4,38% Commonsize-historis 5 tahun
   Sewa                                                                           % to Sales      2,04%     2,04%     2,04%     2,04%     2,04%       2,04% Commonsize-historis 5 tahun
   Proyek Jasa Manajemen                                                          % to Sales      0,67%     0,67%     0,67%     0,67%     0,67%       0,67% Commonsize-historis 5 tahun
   Pemakaian Persediaan                                                           % to Sales      2,30%     2,30%     2,30%     2,30%     2,30%       2,30% Commonsize-historis 5 tahun
   Lainnya (masing-masing dibawah Rp500 juta)                                     % to Sales      1,18%     1,18%     1,18%     1,18%     1,18%       1,18% Commonsize-historis 5 tahun
Umum & Administrasi                                                                   %           2,56%     2,59%     2,53%     2,52%     2,51%       2,51% Inflasi
Gaji & Upah                                                                           %              0%     6,42%     6,42%     6,42%     6,42%       6,42% Historis UMP Indonesia
Beban Operasional (Penambahan KBLI)
   Beban Penyusutan Aset Tetap                                                    % to Sales                                                                Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Teknologi informasi dan jasa computer lainnya (62090)                          % to Sales      47,1%     47,1%     47,1%     47,1%     47,1%       47,1% Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Penyedia gabungan jasa administrasi kantor (82110)                             % to Sales      47,1%     47,1%     47,1%     47,1%     47,1%       47,1% Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Penyedia gabungan jasa penunjang fasilitas (81100)                             % to Sales      47,1%     47,1%     47,1%     47,1%     47,1%       47,1% Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Penyedia sumber daya manusia dan manajemen fungsi daya manusia (78300)         % to Sales      70,0%     70,0%     70,0%     70,0%     70,0%       70,0% Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Treatment dan pembuangan limbah berbahaya (38220)                              % to Sales      70,0%     70,0%     70,0%     60,0%     50,0%       50,0% Commonsize-historis 5 tahun KBLI Eksisting
   Umum & Administrasi                                                              %             15,0%                                                     Biaya Training KBLI 38220, ditentukan manajemen
   Gaji & Upah                                                                      %             20,0%     6,42%     6,42%     6,42%     6,42%       6,42% Penambahan Headcount Outsource, kenaikan berdasarkan UMP
   Asuransi                                                                         %                                  0,5%      0,5%      0,5%        0,5%
   Listrik, Air dan Komunikasi                                                      %              1,1%      1,1%      1,1%      1,1%      1,1%        1,1% Porsi common size historis
   Pemeliharaan dan Perbaikan                                                       %              1,2%      1,2%      1,2%      1,2%      1,2%        1,2% Porsi common size historis
   Lain-lain                                                                        %              2,2%      2,2%      2,2%      2,2%      2,2%        2,2% Porsi common size historis
4. Modal Kerja
Perputaran Piutang:
   Pihak Berelasi                                                                    Hari           30        30        30        30        30          30    Rata-rata historis 5 tahun
   Pihak Ketiga                                                                      Hari           30        30        30        30        30          30    Rata-rata historis 5 tahun
Perputaran Persediaan                                                                Hari           20        20        20        20        20          20    Rata-rata historis 5 tahun
Perputaran Utang:
   Pihak Berelasi                                                                    Hari           15        15        15        15        15          15    Rata-rata historis 5 tahun
   Pihak Ketiga                                                                      Hari           15        15        15        15        15          15    Rata-rata historis 5 tahun
5. Asumsi Investasi
                                                                                                  1.000     1.000     5.000     4.000           -        - Rencana investasi kegiatan usaha baru, dana internal. 2024-2025 disub kan cost
Investasi kegiatana usaha baru (initial outlay)                                    Rp (juta)                                                               60-70%, , sertifikasi KBLI Treatment
 Capex Maintenance                                                                 Rp (juta)                           500       400       900         900 Capex maintain
5. Asumsi Pendanaan (Utang)
Saldo Awal                                                                         Rp (juta)          -         -         -         -         -           -
Penerimaan                                                                         Rp (juta)          -         -         -         -         -           -
Pembayaran                                                                         Rp (juta)          -         -         -         -         -           -
Saldo Akhir                                                                        Rp (juta)          -         -         -         -         -           -
Pembayaran Bunga                                                                   Rp (juta)          -         -         -         -         -           -
Tarif bunga pinjaman                                                                  %           9,47%     9,47%     9,47%     9,47%     9,47%       9,47% SEKI BI - Kredit Investasi Bank Persero




Halaman 66                                                                                                                              000987/2.0176-00/BS/05/0089/1/VIII/2024

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.17 MB
Published2 Aug 2024
Pages67
Characters246,577
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk p.1 ×11
linked person Gregory Mark Lever p.6 ×3
linked person Richard Gordon Johnstone p.6 ×3
linked person Patricia Marina Sugondo · Komisaris Independen p.6 ×3
linked person Joyce Housien p.6 ×3
linked person Siva Kumar K Indran p.6 ×3
linked person Sylvia Lestariwati F K p.6 ×3
linked org Lippo Cikarang p.10 ×3
linked — Iron Mountain p.15 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×9
possible org Amir Abadi Jusuf p.12 ×22
possible org Bursa Efek Indonesia p.15
possible org Negara Republik Indonesia p.35
unresolved org PT MULTIFILING MITRA INDONESIATbK Berdosorkon p.2
unresolved org KJPP Ferdinond p.2
unresolved org PT Multifiling Mitro p.2 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.3 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.6 ×4
unresolved person Sandeep Jayant Potdar · Direktur p.6 ×3
unresolved org KJPP FDI p.6 ×11
unresolved org KJPP FERDINAND p.7 ×3
unresolved org REKAN Rekan J. Ferdinand H. Pardede p.7
unresolved person H. Pardede p.7 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.10 ×2
unresolved — Telepon/Fax p.10
unresolved — PIC/Contact p.10
unresolved org Mawar dan Rekan p.12 ×12
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.13
unresolved person Lucy Octavia Siregar · Notaris p.13 ×5
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak No. S- p.14 ×2
unresolved person Akta Notaris Misahardi Wilamarta · Notaris p.15 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.15
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi p.15
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15
unresolved org BAPEPAM p.15
unresolved org Iron Mountain Hongkong Limited p.15
unresolved org Bank Indonesia p.28 ×7
unresolved org Bank Persero Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan p.30
unresolved org Bank Campuran Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan p.31
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika p.32
unresolved org PT Putraduta Buanasentosa p.35 ×2
unresolved org PT Swakarsa Cipta Mandiri p.36
unresolved org PT Swakarsa Cipta Mandiri. Perusahaan p.36
unresolved org Koperasi ASTRA. ASGRAFO p.36
unresolved org PT Permata Graha Nusantara p.36 ×2
unresolved org Pusat Statistik Indonesia. Berikut p.48
unresolved person J. Ferdinand H. Pardede p.58
unresolved org Multifling Mitra Indonesia Tbk p.60 ×10
unresolved org Bank Persero Halaman p.67

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 14156 ms 12 Sep 2026 23:00
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result