Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2024
SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
Page 2
Page 3
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2024
DAFTAR ISI
Halaman
▪ Surat Pernyataan Direksi
▪ Laporan Keuangan
▪ Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2
▪ Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
▪ Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
▪ Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
▪ Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 - 45
Page 4
LAPORAN KEUANGAN
Page 5
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERIODE 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
ASET Unaudited Audited
ASET LANCAR
Kas dan Bank 2i, 4 8.225.334.183 16.869.959.323
Investasi Jangka Pendek 5 92.020.000 120.910.000
Piutang Usaha 6 41.258.913.719 39.259.889.094
Piutang Lain - Lain 7 908.484.386 1.149.556.055
Persediaan 2j, 8 14.288.665.528 9.732.225.207
Biaya Dibayar Dimuka 2k, 9 35.247.918 93.133.336
Pajak Dibayar Dimuka 2t, 15a 2.672.095.751 3.620.791.264
Jumlah Aset Lancar 67.480.761.485 70.846.464.279
Aset Tidak Lancar
Uang Muka 10 11.619.539.524 11.215.466.058
Piutang Lain - Lain 7 2.400.000.000 4.560.000.000
Aset Tetap - Neto 11
Setelah dikurangi Akumulasi Penyusutan
masing-masing sebesar Rp 12.125.505.970,-
2l, 11 15.299.192.276 15.550.862.319
dan Rp 11.454.575.757,- pada 30 Juni
2024 dan 31 Desember 2023
Aset Pajak Tangguhan 2t, 15d 743.227.206 2.380.027.205
Jumlah Aset Tidak Lancar 30.061.959.006 33.706.355.582
JUMLAH ASET 97.542.720.491 104.552.819.861
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan yang Merupakan
Bagian yang Tidak Terpisahkan dari Laporan Keuangan Secara Keseluruhan
1
Page 6
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERIODE 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS Unaudited Audited
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 2n, 12 955.787.498 1.256.633.239
Utang Lain - Lain 2n, 13 5.737.600.000 5.737.600.010
Utang Pajak 2t, 15b 517.266.495 1.330.783.969
Utang Jangka Pendek 2n, 17 1.737.970.230 7.420.000.000
Beban Masih Harus Dibayar 2q, 16 636.764.287 99.862.799
Uang Muka Penjualan 2q 21.452.600 1.989.600
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 9.606.841.110 15.846.869.617
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank Jangka Panjang 2n,17 10.092.806.974 11.470.706.687
Utang Lain - Lain Jangka Panjang 2n,13 4.806.719.973 4.984.470.490
Liabilitas Imbalan Pascakerja 2p, 15 6.048.592.439 5.418.592.439
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 20.948.119.386 21.873.769.616
JUMLAH LIABILITAS 30.554.960.496 37.720.639.233
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp. 100,- per
saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Modal dasar - 2.500.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
116.666.670.000 116.666.670.000
1.166.666.700 saham pada 30 Juni 2024 dan 18
31 Desember 2023
Tambahan modal disetor 18 1.465.526.994 1.465.526.994
Agio saham 19 18.179.427.165 18.179.427.165
Defisit (66.886.342.775) (67.042.161.508)
Jumlah ekuitas yang dapat didistribusikan
69.425.281.384 69.269.462.651
kepada pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali 2d, 21 (2.437.521.389) (2.437.282.023)
JUMLAH EKUITAS 66.987.759.995 66.832.180.628
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 97.542.720.491 104.552.819.861
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan yang Merupakan
Bagian yang Tidak Terpisahkan dari Laporan Keuangan Secara Keseluruhan
2
Page 7
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
PERIODE 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Unaudited Unaudited
PENJUALAN NETO 2q, 22 135.404.064.562 145.814.370.289
BEBAN POKOK PENJUALAN 2q, 23 (120.372.149.827) (120.610.041.699)
LABA BRUTO 15.031.914.735 25.204.328.590
BEBAN OPERASI
Beban Penjualan 2q, 24 (3.108.223.084) (2.488.586.890)
Beban Umum dan Administrasi 2q, 25 (12.585.892.562) (15.173.463.294)
Pendapatan Lain - Lain 2q, 26 2.088.181 5.789.806
Laba Selisih Kurs 3.254.418.588 (2.042.601.801)
Jumlah Beban (12.437.608.877) (19.698.862.179)
LABA (RUGI) USAHA 2.594.305.858 5.505.466.411
Penghasilan Keuangan 28 12.027.786 49.115.614
Beban Keuangan 29 (785.064.440) (896.913.405)
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.821.269.204 4.657.668.620
Pajak kini - -
Manfaat (Beban) pajak penghasilan - neto - -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1.821.269.204 4.657.668.620
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Kerugian belum terealisasi atas nilai wajar portofolio efek
(28.890.000) (103.790.000)
tersedia untuk dijual
Jumlah Penghasilan (rugi) komprehensif lain (28.890.000) (103.790.000)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN
1.792.379.204 4.553.878.620
BERJALAN
Jumlah Laba (rugi) Tahun Berjalan yang Dapat
Distribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 1.821.306.777 4.657.593.471
Kepentingan nonpengendali 2d, 21 (37.573) 75.149
Jumlah 1.821.269.204 4.657.668.620
Pemilik Entitas Induk 1.792.416.777 4.553.803.471
Kepentingan nonpengendali 2d, 21 (37.573) 75.149
Jumlah 1.792.379.204 4.553.878.620
Laba (rugi) per saham dasar 1,54 3,90
Lihat Catatan Atas Laporan Keuangan yang Merupakan
Bagian yang Tidak Terpisahkan dari Laporan Keuangan Secara Keseluruhan
0
3
Page 8
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PERIODE 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Agio Saham Penghasilan Kepentingan Jumlah (Defisiensi)
Modal Modal Disetor Neto Defisit Komprehensif Lain Jumlah Non Pengendali Ekuitas
Saldo 31 Desember 2022 116.666.670.000 1.465.526.994 18.179.427.165 (72.981.618.500) 285.444.304 63.615.449.963 (2.437.096.034) 61.178.353.929
Koreksi rugi tahun Lalu - - - (3.450.935.226) - (3.450.935.226) (311.691) (3.451.246.917)
Laba (Rugi) tahun berjalan - - - 9.203.977.250 - 9.203.977.250
- 126.683 9.204.103.933
-
Rugi komprehensif lain tahun berjalan - - - - (99.029.336) (99.029.336) (980) (99.030.316)
Saldo 31 Desember 2023 116.666.670.000 1.465.526.994 18.179.427.165 (67.228.576.476) 186.414.968 69.269.462.651 (2.437.282.022) 66.832.180.629
Koreksi rugi tahun Lalu - - - (1.636.598.044) - (1.636.598.044) (201.794) (1.636.799.838)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan - - - 1.821.306.777 - 1.821.306.777 (37.573) 1.821.269.204
Rugi komprehensif lain tahun berjalan - - - - (28.890.000) (28.890.000) - (28.890.000)
01 Jan 2024 Ke 30 Jun 2024 116.666.670.000 1.465.526.994 18.179.427.165 (67.043.867.743) 157.524.968 69.425.281.384 (2.437.521.389) 66.987.759.995
Catatan atas Laporan Keuangan konsolidasian merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
4
Page 9
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
PERIODE 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Unaudited Unaudited
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 134.518.921.525 121.499.992.786
Pembayaran kepada pemasok (123.232.437.686) (113.709.978.870)
Pembayaran untuk beban produksi dan usaha (4.116.748.412) (4.623.472.750)
Pembayaran kepada karyawan (6.392.280.549) (5.566.520.744)
Kas digunakan untuk operasi 777.454.878 (2.399.979.578)
Penerimaan penghasilan keuangan 12.027.786 49.115.614
Pembayaran pajak - neto (898.620.175) (2.300.431.985)
Pembayaran beban keuangan (785.064.440) (482.761.086)
Pembayaran Imbalan Kerja - neto (95.571.200) (437.962.090)
Penerimaan (Pembayaran) Lainnya 2.088.181 5.789.805
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi (987.684.970) (5.566.229.320)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (419.260.172) (121.818.964)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (419.260.172) (121.818.964)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang Lain-lain (177.750.517) (4.965.110.092)
Pembayaran utang bank (29.834.929.481) (1.937.600.000)
Penerimaan utang bank 22.775.000.000 8.929.821.696
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk) Aktivitas
(7.237.679.998) 2.027.111.604
Pendanaan
KENAIKAN / PENURUNAN NETO KAS DAN
SETARA KAS (8.644.625.140) (3.660.936.680)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 16.869.959.323 4.672.896.717
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 8.225.334.183 1.011.960.037
5
Page 10
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Page 11
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 111 tanggal
29 Januari 2014 dari Hasbullah Abdul Rasyid, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-08990.AH.01.01. Tahun 2014 tanggal 03 Maret 2014.
Akta Pendirian Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, sebagaimana tercantum
dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 2 tanggal 9 Januari 2018, yang
dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta. Akta perubahan tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0008394 tanggal 10 Januari 2018.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 4 tanggal 16 Juni 2023,
yang dibuat di hadapan Retno Hertiyanti, S.H., M.Kn, Notaris di Semarang. Dilakukan
penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dari KBLI 2017 menjadi KBLI
2020. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU -
0039804.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 13 Juli 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan
adalah meliputi pengolahan dan pengawetan hasil perikanan (rajungan), industri pengolahan hasil
perikanan melalui proses pembekuan(cold storage), menjalankan usaha pengawetan crustacea
dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan, serta dalam bidang perdagangan termasuk
impor, ekspor, interinsuler dan lokal dari segala jenis barang atau jasa yang dapat
diperdagangkan baik untuk perhitungan sendiri maupun pihak lain secara komisi, grosir,
pemasok, distributor dan keagenan serta perwakilan baik dari dalam maupun luar negeri dari
segala jenis barang dagangan dan jasa, baik hasil produksi pihak lain maupun hasil produksi
sendiri, termasuk diantaranya meliputi perdagangan besar hasil perikanan serta perdagangan
besar hasil olahan perikanan.
Perusahaan berdomisili di Semarang dengan alamat di Jl. KRT. Wongsonegoro No. 39,
Kelurahan Wonosari Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan penawaran umum perdana sejumlah 466.666.700 saham
dengan nilai nominal sebesar Rp 100, per saham yang mewakili sebesar 40% dari total modal
ditempatkan dan disetor penuh dalam Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia dengan
harga penawaran sebesar Rp 150, per saham. Perusahaan telah mendapat Pemberitahuan
Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan
dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat No. S471/D.04/2017 tanggal 21
Desember 2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di
.Bursa Efek Indonesia
6
Page 12
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
c. Entitas Anak
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, informasi mengenai entitas anak yang
dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024
Bidang Tahun Persentase Jumlah
Nama Perusahaan Domisili Usaha Operasi Kepemilikan Sebelum
Utama Komersial Efektif Eliminasi Aset
Budidaya hasil laut,
PT Nuansa Cipta perdagangan umum,
Makasar 2012 99,997% 45.920.146.623
Magello pengangkutan dan
kontraktor
PT Karya Persada
Indramayu Pengolahan rajungan 2014 99,997% 36.705.173.734
Khatulistiwa
31 DESEMBER 2023
Bidang Tahun Persentase Jumlah
Nama Perusahaan Domisili Usaha Operasi Kepemilikan Sebelum
Utama Komersial Efektif Eliminasi Aset
Budidaya hasil laut,
PT Nuansa Cipta perdagangan umum,
Makasar 2012 99,997% 52.725.712.920
Magello pengangkutan dan
kontraktor
PT Karya Persada
Indramayu Pengolahan rajungan 2014 99,997% 36.979.437.052
Khatulistiwa
PT Nuansa Cipta Magello (NCM)
Didirkan berdasarkan Akta No. 17 tanggal 7 Desember 2000 dibuat dihadapan Notaris Hendrik
Jaury S.H, Notaris di Makassar. Berdasarkan Akta No. 109 tanggal 24 Juli 2014 dari Nisa
Rochmasari, S.H., M.Kn., Notaris di Semarang mengenai persetujuan atas penjualan sebagian
saham NCM kepada PT Prima Cakrawala Abadi Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat keputusan No.
AHU-06661.40.21.TH.2014 tanggal 25 September 2014. Perusahaan memiliki kepemilikan 80%
di NCM.
Berdasarkan Akta No.5 tanggal 11 September 2017 yang dibuat dihadapan Harra Mieltuani
Lubis Sh, Notaris di Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang, yang telah mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0171504 tanggal 14 September 2017,
kepemilikan saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk di NCM berubah menjadi 99,90%.
7
Page 13
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
PT Nuansa Cipta Magello (NCM) (Lanjutan)
Berdasarkan akta nomor 11 tanggal 23 Juli 2022 yang dibuat dihadapan Notaris Retno Hertiyanti
S.H, M.H, telah dilakukan Perubahan Anggaran Dasar PT. Nuansa Cipta MAgello dan telah
mendapat persetujuan dari Meteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-0053249.AH.01.02.TAHUN 2022
tanggal 29 Juli 2022.
PT Karya Persada Khatulistiwa (KPK)
Didirikan berdasarkan Akta No.203 tanggal 18 Maret 2014 yang dibuat dihadapan Notaris
Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan. Berdasarkan Akta No.4 tanggal 1 Agustus
2016 yang dibuat dihadapan Abdul Rasyid,S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0071434 tanggal 13 Agustus
2016, kepemilikan saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk di NCM berubah menjadi 99,98%.
Berdasarkan akta nomor 10 tanggal 22 Juli 2022 yang dibuat dihadapan Notaris Retno Hertiyanti
S.H, M.H, telah dilakukan Perubahan Anggaran Dasar PT. Karya Persada Khatulistiwa dan telah
mendapat persetujuan dari Meteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-0054008.AH.01.02.TAHUN 2022
tanggal 2 Agustus 2022.
d. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan tahun 2021 diatur dalam akta Pernyataan
Keputusan Rapat no. 06 tanggal 19 Agustus 2020.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham PT. Prima Cakrawala Abadi Tbk, sesuai Akta no.
07 tanggal 22 Juli 2022, telah dilakukan pengangkatan kembali Direksi dan Dewan Komisaris
untuk periode tahun 2022 - 2027. Dan pada tanggal 8 Desember 2023 dilakukan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa, sesuai Akta no.17 tanggal 8 Desember 2023, sebagai persetujuan
pengunduran diri bapak Muhammad Reagy Sukmana sebagai komisaris perseroan. Selanjutnya
berdasar Rapat Umum Pemegang Saham Akta no.13 tanggal 25 Juni 2024 telah dilakukan
perubahan susunan dewan komisaris, sehingga Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat
pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tn. A. Sunu Widyatmoko
Komisaris Independen : Tn. Ida Bagus Oka Nila
Direksi
Direktur Utama : Tn. Raditya Wardhana
Direktur : Tn. Lim Tony
Direktur : Ny. Titi Indah Susilowati
8
Page 14
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 003/Kom.PCA/VIII/2022 tanggal 9
Agustus 2022 dilakukan perubahan anggota Komite Audit, sehingga susunan Komite Audit
adalah sebagai berikut :
Komite Audit
Ketua : Tn. Ida Bagus Oka Nila
Anggota : Tn. Djunggu H. Sitorus
Anggota : Tn. Hendra Wardana
Jabatan Sekretaris Perusahaan dirangkap oleh salah satu Direksi Perseroan, yaitu Titi Indah
Susilowati, berdasarkan Surat Pengangkatan Sekretaris Perusahan nomor 045/Dir.PCA/III/2022
tanggal 24 Maret 2022.
e. Otorisasi Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan,
selaku pihak yang bertanggungjawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan
konsolidasian pada tanggal 24 Juli 2024.
9
Page 15
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia
yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntansi Indonesia (DSAK- IAI) serta peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), khususnya Peraturan No. VIII.G.7, Lampiran No. Kep-347/BL/2012 tanggal
25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik”.
b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis,
kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun terkait.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
dasar akrual. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah yang juga sekaligus merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
c. Standar dan Interpretasi Baru serta Amandemen dan Penyesuaian terhadap SAK
Standar Akuntansi Keuangan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku
Efektif Tahun Berjalan
Berikut adalah revisi, amandemen dan penyesuaian atas Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
serta Interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2022, yaitu:
- PSAK No. 22 (Penyesuaian 2018), “Kombinasi Bisnis”;
- Amandemen PSAK No. 24, “Imbalan Kerja -Amandemen, Kurtailmen, atau Penyelesaian
Program”;
- PSAK No. 26 (Penyesuaian 2018), “Biaya Pinjaman”;
- PSAK No. 46 (Penyesuaian 2018), “Pajak Penghasilan”;
- Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
- PSAK 69 (Penyesuaian Tahunan 2020): Agrikultur;
- PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020): Instrumen Keuangan; dan
- PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020): Sewa
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak mempengaruhi perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan
di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
9
Page 16
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
c. Standar dan Interpretasi Baru serta Amandemen dan Penyesuaian terhadap SAK
Standar dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi telah diterbitkan namun belum
berlaku efektif pada tahun berjalan.
Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
- Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi;
- Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
- Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi,dan Kesalahan
tentang Definisi EstimasAkuntansi;
- Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal.
Standar baru yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
- PSAK 74: Kontrak Asuransi;
- Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
Informasi Komparatif.
Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Grup masih melakukan evaluasi atas dampak
potensial dari penerapan standar baru, amandemen standar dan interpretasi standar tersebut.
d. Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan, selaku entitas induk
dan entitas anak, sebagai suatu entitas ekonomi tunggal. Entitas anak adalah entitas yang
dikendalikan oleh Grup dan pengendalian tersebut timbul ketika Grup terekspos atau memiliki
hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas anak.
Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal ketika Grup memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama
untuk tiap transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas entitas anak namun tanpa kehilangan
pengendalian adalah transaksi ekuitas dan disajikan dalam akun “Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali” pada ekuitas.
Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak maka Grup pada tanggal hilangnya
pengendalian tersebut :
- menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada
jumlah tercatatnya;
10
Page 17
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
d. Prinsip-prinsip Konsolidasi (Lanjutan)
- menghentikan pengakuan jumlah tercatat Kepentingan Nonpengendali (KNP);
- mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima dan distribusi saham (jika ada);
- mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak pada nilai wajarnya;
- mereklasifikasi bagian Grup atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba;
dan
- mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba
rugi yang diatribusikan kepada Perusahaan sebagai entitas induk.
KNP adalah bagian dari ekuitas entitas anak yang tidak dapat diatribusikan baik secara langsung
ataupun tidak langsung kepada Grup. KNP disajikan pada bagian ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Perusahaan, selaku entitas induk. Seluruh laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan
komprehensif lain diatribusikan kepada Perusahaan dan KNP, bahkan jika hal ini mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas intra kelompok usaha terkait
dengan transaksi antar entitas dalam kelompok usaha, termasuk laba atau rugi yang belum
direalisasi dan diakui dalam aset dari transaksi intra kelompok usaha, dieliminasi secara penuh.
e. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada awalnya diukur sebesar nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih untuk mengukur KNP pada entitas yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi, yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan hak atas
bagian proporsional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi, sebesar bagian proporsional
kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak diakuisisi. Biaya-biaya terkait
akuisisi yang timbul diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa
diterima.
Selisih lebih atas jumlah dari nilai wajar imbalan yang dialihkan dalam kombinasi bisnis, jumlah
KNP pada pihak yang diakuisisi, dan nilai wajar dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya
dimiliki oleh Grup pada pihak yang diakuisisi (jika ada), terhadap nilai wajar neto dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat sebagai goodwill. Apabila
nilai wajar neto tersebut melebihi jumlah yang disebutkan pada bagian awal di atas, selisih
tersebut diakui sebagai keuntungan pembelian dengan diskon dalam laba rugi pada tanggal
akuisisi.
Goodwill pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan. Setelah pengakuan awal, goodwill
diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (UPK) dari Grup yang
diharapkan akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset
atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.
11
Page 18
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
e. Kombinasi Bisnis (Lanjutan)
UPK yang telah memperoleh alokasi goodwill diuji untuk penurunan nilai secara tahunan dan
setiap saat manakala terdapat indikasi bahwa UPK tersebut mengalami penurunan nilai.
Penurunan nilai atas goodwill ditentukan dengan menguji jumlah terpulihkan setiap UPK (atau
kelompok UPK) yang terkait dengan goodwill tersebut.
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Sesuai dengan PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu
pihak dianggap berelasi jika salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan
(dengan cara kepemilikan, secara langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh
signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain
dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.
Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
atas Laporan Keuangan Konsolidasian.
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan di
dalam PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015): “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Berdasarkan
PSAK tersebut,
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika orang
tersebut:
a. memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap Grup;
b. memiliki pengaruh signifikan terhadap Grup; atau
c. merupakan personil manajemen kunci dari Grup ataupun entitas induk dari Grup.
2. Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika memenuhi salah satu dari hal
berikut ini: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama;
a. entitas tersebut merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama tersebut merupakan anggota suatu kelompok usaha di
mana Grup adalah anggota dari kelompok usaha tersebut);
b. entitas tersebut dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
c. entitas yang merupakan ventura bersama dari Grup dan entitas lain yang merupakan
asosiasi dari Grup;
d. entitas yang merupakan suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
Grup atau entitas yang terkait dengan Grup;
e. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam angka (1) di atas;
f. orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
12
Page 19
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
g. entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada entitas
induk dari Grup;
Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.
g. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
Pengakuan awal dan pengukuran
Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan
hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen
tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Perusahaan
mengukur pada nilai wajarnya.
Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan
tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Pengukuran selanjutnya aset keuangan
Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif
atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan
nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan diakui
di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau
direklasifikasi.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian
untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan
jumlahnya atau tidak sering.
13
Page 20
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
2) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
(”FVTOCI”)
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, di mana keuntungan atau kerugian diakui
dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan
keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset
keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari
ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
3) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi ("FVTPL")
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan
diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI,
sehingga diukur pada FVTPL.
Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan
komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
h. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode
pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat
adanya satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan
dilakukan estimasi terhadap arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak.
Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada FVTOCI, piutang sewa, aset kontrak
atau komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang berupa investasi
pada instrumen ekuitas tidak dilakukan penurunan nilai.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan
sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko
kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal,
maka mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
14
Page 21
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
h. Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan)
Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
signifikan.
Apabila pada periode berikutnya jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan penurunan
tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai
diakui, maka rugi penurunan nilai yang diakui sebelumnya dipulihkan, baik secara langsung
ataupun dengan menyesuaikan akun cadangan. Namun demikian pemulihan tersebut tidak dapat
mengakibatkan jumlah tercatat aset keuangan melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum
adanya pengakuan penurunan nilai pada tanggal pemulihan. Jumlah pemulihan aset keuangan
tersebut diakui di dalam laba rugi.
Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
Aset keuangan yang berjangka pendek, dicatat pada biaya perolehan. Apabila terdapat bukti
objektif terjadinya penurunan nilai atas aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan (seperti
menurunnya secara signifikan lingkungan usaha, kemungkinan besar terjadinya gagal bayar atau
kesulitan keuangan yang dihadapi oleh pelanggan), maka kerugian penurunan nilai atas aset
keuangan tersebut diukur berdasarkan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai
kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat imbal hasil yang
berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat
dibalik.
i. Kas dan Bank
Kas dan bank terdiri dari kas dan bank dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak
tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
penggunaannya.
j. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
neto. Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada
dalam kondisi dan lokasi saat ini di mana ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang
(weighted average method). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan
usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan penjualan.
Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di
mana pendapatan terkait diakui.
Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan
lambatnya perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing
persediaan untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Nilai penyisihan
penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai
beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi.
15
Page 22
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
k. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
l. Aset Tetap
Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga
pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat di distribusikan secara langsung untuk
membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Grup
menggunakan model biaya di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
terpisah, mana yang lebih tepat, apabila kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan
berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur secara
andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak diakui selama tahun berjalan pada saat
terjadinya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi.
Penyusutan dihitung sejak aset siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan kecuali aset tetap
dengan rincian sebagai berikut:
Keterangan Tahun
Bangunan 20
Peralatan kantor 4
Peralatan pabrik 4-8
Kendaraan 4-8
Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.
Suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
m. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah di mana jumlah tercatat aset melebihi jumlah
terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai,
aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas
terpisah (Unit Penghasil Kas atau UPK). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai
kemudian ditelaah untuk kemungkinan pembalikan atas penurunan nilai pada tiap tanggal
pelaporan.
16
Page 23
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
n. Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi;
selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi
selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi
pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal
ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang
tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya
memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran dimuka untuk jasa likuiditas dan
diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.
o. Transaksi Sewa
Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung unsur sewa adalah berdasarkan
substansi kontrak pada tanggal awal sewa, yakni apakah pemenuhan syarat kontrak tergantung
pada penggunaan aset tertentu dan kontrak tersebut berisi hak untuk menggunakan aset tersebut.
Evaluasi ulang atas perjanjian sewa dilakukan setelah tanggal awal sewa hanya jika salah satu
kondisi berikut terpenuhi:
1. Terdapat perubahan dalam persyaratan perjanjian kontraktual, kecuali jika perubahan
tersebut hanya memperbaharui atau memperpanjang perjanjian yang ada;
2. Opsi pembaruan dilakukan atau perpanjangan disetujui oleh pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjian, kecuali ketentuan pembaruan atau perpanjangan pada awalnya telah termasuk
dalam masa sewa;
3. Terdapat perubahan dalam penentuan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada suatu
aset tertentu; atau
4. Terdapat perubahan substansial atas aset yang disewa.
Apabila evaluasi ulang telah dilakukan, maka akuntansi sewa harus diterapkan atau dihentikan
penerapannya pada tanggal di mana terjadi perubahan kondisi pada skenario 1, 3 atau 4 dan pada
tanggal pembaruan atau perpanjangan sewa pada skenario 2.
Sewa Pembiayaan - sebagai lessee
Sewa pembiayaan yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan suatu aset kepada Grup, dikapitalisasi pada awal sewa sebesar nilai wajar
aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah
dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan
dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas sehingga menghasilkan suatu suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan ke laba rugi
konsolidasian tahun berjalan.
17
Page 24
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
o. Transaksi Sewa (Lanjutan)
Aset sewaan disusutkan sepanjang estimasi umur manfaatnya, kecuali apabila tidak terdapat
keyakinan memadai bahwa Grup akan memperoleh hak kepemilikan atas aset tersebut pada akhir
masa sewa, maka aset sewaan disusutkan sepanjang estimasi umur manfaat atau masa sewa,
mana yang lebih pendek.
Sewa Operasi - sebagai lessee
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, pembayaran
sewa operasi diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa.
p. Liabilitas Imbalan Pascakerja
Grup menerapkan PSAK No. 24 (Penyesuaian 2015): “Imbalan Kerja”, dalam mengakui
liabilitas imbalan pascakerja kepada karyawan sesuai dengan ketentuan minimum di dalam
Undang-Undang No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan”. Perhitungan liabilitas imbalan
pascakerja tersebut didasarkan pada metode aktuarial Projected Unit Credit setelah
memperhitungkan kontribusi yang dibuat oleh Grup terkait dengan program (jika ada).
Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pascakerja pada laporan posisi keuangan
konsolidasian merupakan nilai kini liabilitas imbalan pasti serta penyesuaian atas biaya jasa lalu.
Grup mengakui seluruh keuntungan atau kerugian aktuarial melalui penghasilan komprehensif
lain.
q. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan diukur pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau piutang atas penjualan
barang dari aktivitas normal Grup. Pendapatan disajikan setelah dikurangi pajak pertambahan
nilai, retur, potongan harga dan diskon. Pendapatan diakui apabila besar kemungkinan manfaat
ekonomi akan mengalir kepada Grup dan pendapatan tersebut dapat diukur secara andal. Kriteria
pengakuan tertentu berikut harus dipenuhi sebelum pengakuan pendapatan diakui:
I. Penjualan barang dagang
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara
signifikan telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang
diserahkan dan pelanggan telah menerima barang tersebut.
II. Penghasilan bunga
Pendapatan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
18
Page 25
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
r. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) berdasarkan
kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disajikan ke dalam mata uang
Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau
rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 , nilai tukar Rupiah untuk masing-masing
mata uang asing 1 Dolar Amerika Serikat masing-masing sebesar Rp 16.421,- dan Rp 15.416,-
s. Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan liabilitas
dan estimasi andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang
diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan, dengan
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi liabilitasnya. Apabila suatu provisi
diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan liabilitas kini, maka nilai
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
t. Perpajakan
i. Pajak Penghasilan Kini
Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau
dibayarkan kepada) otoritas perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan
peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif konsolidasian tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan
transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui pada penghasilan komprehensif lain
ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).
19
Page 26
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
t. Perpajakan (Lanjutan)
i. Pajak Penghasilan Kini
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan yang
berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Pajak
tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan
langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Grup yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadikan yang diakui,
di luar laba atau rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari
akuntansi awal untuk kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi
bisnis.
ii. Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset
pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas
kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang masih dapat
dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap akhir tanggal pelaporan
dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan
tersebut.
20
Page 27
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
t. Perpajakan (Lanjutan)
ii. Pajak Tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan akan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan
tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah
diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pajak tangguhan diakui atas laba kena pajak di dalam laba rugi tahun berjalan kecuali
apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, 1) terdapat hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas
pajak kini dan 2) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
iii. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
Sesuai dengan PSAK No. 70: “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, aset dan
liabilitas pengampunan pajak diakui apabila memenuhi ketentuan mengenai pengakuan
dalam SAK.
Pada pengakuan awal, aset pengampunan pajak diukur sebesar nilai aset berdasarkan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) sedangkan liabilitas pengampunan pajak diukur
sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas dan setara kas dalam rangka
menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan
pajak. Pengukuran setelah pengakuan awal dan penghentian pengakuan aset dan liabilitas
pengampunan pajak mengacu pada ketentuan SAK yang relevan untuk masing-masing aset
dan liabilitas yang terkait.
Selisih antara aset dan liabilitas pengampunan pajak diakui sebagai bagian dari akun
“Tambahan Modal Disetor” pada ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat diakui sebagai laba
rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo laba. Saling hapus antara aset dan liabilitas
pengampunan pajak tidak dapat dilakukan.
Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi pada periode SKPP diterbitkan dan
disajikan sebagai bagian dari beban usaha. Seluruh saldo klaim atas kelebihan pembayaran
pajak, aset pajak tangguhan atas akumulasi rugi pajak yang belum dikompensasi dan
provisi pajak sebelum pengampunan pajak, disesuaikan ke laba rugi pada periode SKPP
diterbitkan.
u. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar pada periode yang bersangkutan.
21
Page 28
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
v. Segmen Operasi
Segmen operasi disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
penyajian laporan keuangan konsolidasian. Identifikasi segmen operasi berdasarkan laporan
internal komponen-komponen Grup yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan
operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya; dan
c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan alokasi sumber
daya dan penilaian kinerjanya lebih difokuskan pada kategori masing-masing produk.
w. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan bukti kondisi yang ada pada akhir periode
pelaporan (adjusting events) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa
setelah periode pelaporan yang tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian
diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian apabila jumlahnya material.
x. Operasi yang dihentikan
Operasi yang dihentikan adalah komponen entitas yang telah dilepaskan atau diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual dan mewakili lini usaha atau area geografis operasi utama yang
terpisah, merupakan bagian dari suatu rencana tunggal terkoordinasi untuk melepaskan lini usaha
atau area operasi, atau merupakan suatu entitas anak yang diperoleh secara khusus dengan tujuan
dijual kembali. Hasil dari operasi yang dihentikan disajikan secara terpisah dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
22
Page 29
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan,
estimasi dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas
yang dilaporkan, serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Adanya
ketidakpastian terkait dengan asumsi dan estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 55
(Revisi 2014). Tiap-tiap kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi
yang berbeda.
Pengakuan Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi fiskal yang belum dikompensasi sepanjang
kemungkinan besar bahwa laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi
pajak yang belum dikompensasikan tersebut.
Pertimbangan yang signifikan dari manajemen diperlukan untuk menentukan pengakuan terhadap aset
pajak tangguhan, berdasarkan rentang waktu dan tingkat laba kena pajak masa depan serta perencanaan
strategi pajak masa depan. Sehubungan dengan hal ini, manajamen melakukan pengujian terhadap
kemungkinan besaran laba kena pajak Grup di masa depan berdasarkan rencana bisnis 5 tahun ke depan
(masa daluwarsa pajak).
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang
tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan
yang ada saat ini dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penyusutan Aset Tetap
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis dari aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang
umumnya diperkirakan. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat
mempengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan
masa depan memiliki kemungkinan untuk direvisi. Jumlah tercatat aset tetap pada tanggal 30 Juni 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp 15.229.192.276,- dan Rp 15.550.862.320,-
(Catatan 2i dan 12).
23
Page 30
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Sumber Estimasi Ketidakpastian (Lanjutan)
Liabilitas Imbalan Pascakerja
Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial
yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan,
tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan
kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2p atas Laporan Keuangan konsolidasian.
Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup
dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja.
Perpajakan
Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada
peraturan yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak (Catatan 2t), perhitungan pajak sampai
dengan tanggal 31 Desember 2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap
benar selama belum terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang
atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan
pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal
seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara
manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan
jumlah tercatat tersebut dapat mempengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban pajak.
Saldo utang pajak pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp
517.266.495, dan Rp. 1.330.783.969,- (Catatan 17b).
24
Page 31
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN BANK
Akun ini terdiri dari:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Kas 189.691.016 85.112.085
Bank
Rupiah
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 1.878.388 2.228.388
- PT Bank Central Asia Tbk 5.654.350.419 2.727.954.583
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.544.770 32.563.781
- PT Bank Negara Indonesia Tbk 46.179.195 131.504.521
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk 263.442 963.396
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 9.118.877 2.078.701
- PT Bank Central Asia Tbk (Reksus) 1.053.878.422 4.647.307
Dolar Amerika Serikat
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 12.921.721 14.057.771
- PT Bank Panin Indonesia Tbk - 815.044
- PT Bank Negara Indonesia Tbk 2.921.460 3.124.344
- PT Bank Central Asia Tbk 21.207.558 21.297.004
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Reksus) 1.122.096.193 4.642.882.968
- PT Bank Central Asia Tbk (Reksus) 20.182.722 9.200.729.430
Deposito 77.100.000 -
Saldo Kas dan Bank 8.225.334.183 16.869.959.323
Berdasarkan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) :
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 786,90 911,89
- PT Bank Panin Indonesia Tbk - 52,87
- PT Bank Negara Indonesia Tbk 177,91 202,67
- PT Bank Central Asia Tbk 1.291,49 1.381,49
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Reksus) 68.333,00 301.173,00
- PT Bank Central Asia Tbk (Reksus) 1.229,08 596.829,88
71.818,38 900.551,80
Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 36 Tahun 2023 serta Peraturan Bank Indonesia nomor 7 tahun 2023 tentang pengaturan Devisa
Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), dana masuk dalam mata uang asing wajib ditempatkan dalam Rekening Khusus (Reksus)
sebesar 30% dari nilai PPE (Pemberitahuan Pabean Ekspor) selama 3 bulan, yang diawasi oleh Bank Indonesia.
5. INVESTASI JANGKA PENDEK
30 JUNI 2024
Saham
Keterangan Harga Perolehan Laba (Rugi) Harga Pasar
(lembar)
- Investasi Reksadana pada PT Artha 1.070.000 395.900.000
Securitas Indonesia tgl.31 Des 2023 (274.990.000) 120.910.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Jan 2024 (7.490.000) 113.420.000
- Harga pasar investasi tgl. 28 Feb 2024 (3.210.000) 110.210.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Mar 2024 (12.840.000) 97.370.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 April 2024 (2.140.000) 95.230.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Mei 2024 6.420.000 101.650.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 Juni 2024 (9.630.000) 92.020.000
31 DESEMBER 2023
Saham
Keterangan Harga Perolehan Laba (Rugi) Harga Pasar
(lembar)
- Investasi Reksadana pada PT Artha 1.070.000 395.900.000
Securitas Indonesia tgl.31 Des 2022 (221.490.000) 174.410.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Jan 2023 (49.220.000) 125.190.000
- Harga pasar investasi tgl. 28 Feb 2023 (14.980.000) 110.210.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Mar 2023 4.280.000 114.490.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 April 2023 (27.820.000) 86.670.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Mei 2023 (18.190.000) 68.480.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 Juni 2023 2.140.000 70.620.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Juli 2023 (5.350.000) 65.270.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Agust 2023 6.420.000 71.690.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 Sept 2023 (4.280.000) 67.410.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Okt 2023 109.140.000 176.550.000
- Harga pasar investasi tgl. 30 Nov 2023 (31.030.000) 145.520.000
- Harga pasar investasi tgl. 31 Des 2023 (24.610.000) 120.910.000
26
Page 32
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari:
Piutang Ekspor 41.421.364.923 39.426.420.000
Piutang Lokal 16.633.900 1.593.810
Jumlah 41.437.998.823 39.428.013.810
Cadangan Piutang Tidak Tertagih (179.085.104) (168.124.716)
Total 41.258.913.719 39.259.889.094
Rincian saldo piutang usaha berdasarkan Umur piutang adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai 41.421.364.923 39.426.420.000
Telah jatuh tempo
1 - 30 hari 16.633.900 1.593.810
Jumlah 41.437.998.823 39.428.013.810
Cadangan Piutang Tidak Tertagih (179.085.104) (168.124.716)
Total 41.258.913.719 39.259.889.094
Berdasarkan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) :
Piutang Ekspor 2.522.463,00 2.557.500,00
Jumlah 2.522.463,00 2.557.500,00
Cadangan Piutang Tidak Tertagih (10.905,86) (10.905,86)
Total 2.511.557,14 2.546.594,14
Manajemen mencadangkan kerugian piutang dagang sebesar 1% dari nilai invoice, untuk piutang dengan umur 180 hari setelah barang
diterima (240 hari dari tanggal invoice). Hal tersebut berdasar termin pembayaran salah satu pelanggan dengan estimasi lama pengiriman
ekspor berkisar 45 - 60 hari. Dan terdapat kemungkinan adanya sampling FDA. Sampai dengan 30 Juni 2024 belum terdapat invoice
dengan umur lebih dari 240 hari.
7. PIUTANG LAIN-LAIN
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
a. Piutang Lancar
Akun ini terdiri dari:
Pemasok daging 877.792.721 1.122.176.250
Karyawan 30.691.666 27.379.805
Jumlah 908.484.387 1.149.556.055
b. Piutang Tidak Lancar
Adalah piutang kepada PT Tandikek Asri Lestari dan PT. Anugrah Semesta Investama, sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Jatuh Tempo
PT. Tandikek Asri Lestari 974 hari 9.000.000.000 9.000.000.000
PT. Anugrah Semesta Investama 1522 hari 3.000.000.000 3.000.000.000
12.000.000.000 12.000.000.000
Cadangan Kerugian Piutang (9.600.000.000) (7.440.000.000)
Jumlah 2.400.000.000 4.560.000.000
Piutang tersebut diklasifikasikan sebagai piutang tidak lancar dan sudah dilakukan pencadangkan kerugian sebesar 80% sejak semester
kedua taun 2022 sampai dengan 30 Juni tahun 2024 . Saat ini sedang dalam proses melanjutkan pengurusan sengketa ke BANI. Lihat
Catatan 39 dan 40
PT. Anugerah Semesta
No Keterangan PT. Tandikek Asri Lestari
Investama
1 Perjanjian Hutang Piutang
- Tanggal Perjanjian Kredit 30-Oct-19 30-Oct-19
- Jangka waktu 6 bulan, jatuh tempo 30 April 2020 2 tahun, jatuh tempo 30 Okt 2021
- Keperluan Modal Kerja Modal Kerja
- Bunga 17% 17%
- Jumlah pinjaman Rp.3.000.000.000,- Rp. 9.000.000.000
2 Realisasi pemberian pinjaman
- Tanggal Transfer 30-Oct-19 30-Oct-19
- Bank BCA BCA
27
Page 33
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG TIDAK LANCAR (LANJUTAN)
PT. Anugerah Semesta
No Keterangan PT. Tandikek Asri Lestari
Investama
3 Pembayaran Bunga
- Tanggal 31-Dec-19 Periode 1: 31 Desember 2019
- Jumlah Bunga Rp. 97.750.000,- Rp.293.250.000
- Tanggal 31-Dec-20 Periode 2: 31 Desember 2020
Belum dilakukan pembayaran bunga Belum dilakukan pembayaran bunga
Periode 3: 31 Oktober 2021
Manajemen telah melakukan upaya penagihan terhadap Piutang PT. Tandikek Asri Lestari dan PT. Anugrah Semesta Investama melalui
Kantor Advokat Infiniti & Co, dan selanjutnya pengurusan sengketa dilanjutkan melalui Kantor Advokat Prisma & Co.
Lihat Catatan 40.
8. PERSEDIAAN
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari:
Barang jadi 9.637.279.376 7.245.792.134
Barang dalam proses
- Kaleng 282.087.183 244.731.466
- Sortir 60.344.094 7.214.467
Bahan baku 414.731.877 349.624.694
Bahan pembantu 3.894.222.998 1.884.862.446
Jumlah 14.288.665.528 9.732.225.207
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat persediaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 tidak melampaui nilai
realisasi netonya sehingga tidak diperlukan cadangan penurunan nilai atas persediaan dan seluruh persediaan diasuransikan oleh
manajemen.
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari:
Asuransi 17.367.933 48.503.351
Sewa 17.879.985 44.629.985
Jumlah 35.247.918 93.133.336
10. UANG MUKA
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari:
- Pembelian Barang Dagang 11.619.539.524 11.215.466.058
- Uang Muka Pembelian Aset - -
Jumlah 11.619.539.524 11.215.466.058
11. ASET TETAP
Rincian dan mutasi aset tetap pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Mutasi Per 31 Maret 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan :
Tanah 5.836.990.636 - - 5.836.990.636
Bangunan 11.487.151.401 - - 11.487.151.401
Peralatan Pabrik 5.762.313.380 389.360.000 - 6.151.673.380
Kendaraan 2.726.306.140 - - 2.726.306.140
Peralatan Kantor 1.192.676.518 29.900.172 - 1.222.576.690
Jumlah 27.005.438.075 419.260.172 - 27.424.698.247
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 5.504.737.876 265.895.117 - 5.770.632.993
Peralatan Pabrik 3.768.311.386 217.852.324 - 3.986.163.710
Kendaraan 1.195.752.016 142.603.465 - 1.338.355.481
Peralatan Kantor 985.774.478 44.579.308 - 1.030.353.786
Jumlah 11.454.575.756 670.930.214 - 12.125.505.970
Nilai Buku 15.550.862.319 15.299.192.277
28
Page 34
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (LANJUTAN)
Mutasi Per 31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga Perolehan :
Tanah 5.836.990.636 - - 5.836.990.636
Bangunan 11.487.151.401 - - 11.487.151.401
Peralatan Pabrik 5.905.189.421 64.710.089 207.586.130 5.762.313.380
Kendaraan 1.821.250.513 905.055.627 - 2.726.306.140
Peralatan Kantor 1.134.399.450 95.336.443 37.059.375 1.192.676.518
Jumlah 26.184.981.421 1.065.102.159 244.645.505 27.005.438.075
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 4.974.090.695 530.647.181 - 5.504.737.876
Peralatan Pabrik 3.513.043.725 424.579.624 169.311.963 3.768.311.386
Kendaraan 953.431.271 245.855.328 3.534.583 1.195.752.016
Peralatan Kantor 947.509.915 75.323.938 37.059.375 985.774.478
Jumlah 10.388.075.606 1.276.406.071 209.905.921 11.454.575.756
Nilai Buku 15.796.905.815 15.550.862.319
Grup tidak memiliki aset kualifikasian sehingga tidak terdapat biaya pinjaman dan tarif kapitalisasi yang dikapitalisasi selama tahun
berjalan.
Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, terdapat perbedaan nilai
wajar aset tetap dari jumlah tercatat karena aset dinilai dengan nilai historis (historical cost), tidak terdapat aset tetap yang dihentikan
pengakuannya, dan tidak terdapat jumlah aset yang tidak dipakai sementara yang dipakai oleh Grup.
Beban penyusutan aset tetap yang dialokasikan adalah sebagai berikut :
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Beban Pokok Penjualan (Cat. 21) 466.221.987 856.952.733
Beban Umum dan Administrasi (Cat 23) 204.708.228 465.705.985
Jumlah 670.930.214 1.322.658.717
Manajemen mengasuransikan seluruh aset tetap dengan rincian sebagai berikut :
Objek Pertanggungan Nilai Pertanggungan
Gedung
- Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngalian, Semarang, Jawa Tengah 1.398.245.000
- Jl. Mina Ayu D/H Jl. Tanggul RT.13/ RW.04, Desa Limbangan, Kec. Juntinyuat, Indramayu. 2.570.871.000
- Jl Kima 3 No.5A Kav. K-48, Kel. Daya, Kec. Birinkanaya, Makassar 3.203.942.000
Kendaraan
- All Risk dan TJH 2.209.475.000
Jumlah Nilai Pertanggungan 9.382.533.000
Manajemen berpendapat bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap Grup dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan adanya
penurunan nilai atas aset tetap tersebut.
12. UTANG USAHA
Akun ini merupakan utang usaha kepada suplier pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp
955.787.498,- dan Rp 1.256.633.239,-
13. UTANG LAIN-LAIN
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri:
Pihak Berelasi
Tn. Erry Firmansyah - Jk. Pendek 3.800.000.000 3.800.000.000 3.800.000.000
- Jk. Panjang - -
Pihak Ketiga
Astro Media Indonesia - Jk. Pendek 1.937.600.000 5.812.800.000 5.812.800.000
- Jk. Panjang 3.875.200.000
Lain-lain - Jk. Panjang 931.519.973 1.109.270.490
Jumlah 10.544.319.973 10.722.070.490
\
Utang lain-lain merupakan pinjaman dana ke pihak berelasi dan pihak ketiga untuk keperluan operasional.
29
Page 35
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG LAIN-LAIN (LANJUTAN)
Pada tanggal 15 Februari 2022 telah dilakukan perjanjian Restrukturisasi Hutang Erry Firmansyah dan PT Astro Media Indonesia
dihadapan Notaris Retno Hertiyanti, Sarjana Hukum, Notaris di kota Semarang yang telah ditandatangani dua perjanjian restrukturisasi
hutang, yaitu:
1. Surat Perjanjian Hutang nomor 6, mengenai restrukturisasi hutang PT Prima Cakrawala Abadi dengan Erry Firmansyah.
- Kreditur akan mengembalikan kepada debitur seluruh jaminan berupa sertifikat tanah yang diagunkan kepada kreditur.
- Pasal 1, pinjaman sebesar Rp7.750.000.000 dan selama jangka waktu pinjaman tidak dikenakan bunga.
- Pasal 2, Debitur akan mengembalikan sebagian pinjaman sebesar Rp3.000.000.000 pada bulan Juli 2022. Sisa pinjaman Rp
4.750.000.000 akan dibayarkan Rp 950.000.000 pada 30 Desember 2023 dan Rp 3.800.000.000 pada 30 Desember 2024.
2. Surat Perjanjian Hutang nomor 7, mengenai restrukturisasi hutang PT Prima Cakrawala Abadi dengan PT Astro Media Indonesia.
- Kreditur akan mengembalikan kepada debitur seluruh jaminan berupa sertifikat tanah yang diagunkan kepada kreditur.
- Pasal 1, pinjaman sebesar Rp12.688.000.000 dan selama jangka waktu pinjaman tidak dikenakan bunga.
- Pasal 2, Debitur akan mengembalikan sebagian pinjaman sebesar Rp3.000.000.000 pada bulan Juli 2022. Sisa pinjaman
Rp9.688.000.000 akan dibayarkan beberapa tahap dalam lima tahun, mulai tahun 2022 sampai dengan tahun 2026. Masing-
masing tahap jatuh tempo setiap tahun pada tanggal 30 Desember, sebesar Rp1.937.600.000.
14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Grup memberikan imbalan bagi karyawan yang mencapai usia pensiun yaitu usia 55 tahun sesuai dengan Undang-Undang
ketenagakerjaan No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan” tanggal 25 Maret 2003.
Pada tanggal 31 Desember 2023 Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Aktuaris
Independen yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Aktuaris Independen tersebut
yang masing-masing tanggal 14 Februari 2024 , perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan asumsi-
asumsi utama sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Tingkat diskonto 7,00% 7,10%
1% di 2022 dan
Tingkat kenaikan gaji rata-rata 5% setelahnya 5%
per tahun/
Usia pensiun normal 55 tahun 55 tahun
Tingkat mortalitas 100% TMI4 100% TMI4
Tingkat pengunduran diri 5,00% sampai dengan usia 35 5,00% sampai dengan usia
35 dan berkurang secara
dan berkurang secara linear
linear sampai dengan
sampai dengan 0,00% pada
0,00% pada usia 55 tahun
usia 55 tahun dan setelahnya. dan setelahnya.
Rekonsiliasi nilai kini dari liabilitas imbalan pascakerja pada awal dan akhir tahun adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Aset Neto Awal Periode (2.898.592.439) (2.894.462.089)
Pembayaran Imbalan Oleh Perusahaan - 77.154.771
(Beban) Pendapatan di Laba Rugi - (34.056.899)
(Beban) Pendapatan pada PKL - (57.893.222)
Biaya Terminasi - 10.665.000
Saldo Akhir (2.898.592.439) (2.898.592.439)
Rincian beban imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Biaya jasa kini - 524.469.709
Biaya jasa lalu - -
Beban bunga - 153.587.253
Penyesuaian atas koreksi data - (673.683.845)
Pengakuan Liabilitas Masa Kerja Lalu - 19.018.782
Liabilitas atas transfer masuk - -
Jumlah - 23.391.899
Mutasi liabilitas imbalan pascakerja selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
30
Page 36
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (LANJUTAN)
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Saldo awal (2.898.592.439) (2.894.462.089)
Beban imbalan pascakerja tahun berjalan - (23.391.899)
Pembayaran imbalan pascakerja yang dibayarkan tahun berjalan
- 77.154.771
Jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain
- (57.893.222)
Saldo Akhir (2.898.592.439) (2.898.592.439)
Cadangan Imbalan Pascakerja Lainya (3.150.000.000) (2.520.000.000)
Jumlah Hutang Imbalan Kerja (6.048.592.439) (5.418.592.439)
15. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar di Muka
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari:
Pajak Penghasilan
- Pasal 21 - 25.832.928
- Pasal 22 - -
- Pasal 23 131.594.634 -
- Pasal 25 92.131.820 -
- Pasal 4 ayat 2 - -
PPN (Vat In) 2.448.369.297 3.594.958.336
Jumlah 2.672.095.751 3.620.791.264
b. Utang Pajak
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri dari Pajak penghasilan :
Pajak Penghasilan
- Pasal 21 184.957.573 95.598.640
- Pasal 22 28.197.432 61.625.309
- Pasal 23 62.225.161 26.087.499
- Pasal 25 - 1.070.293.829
- Pasal 4 ayat 2 - -
PPN (Vat Out) 241.886.329 77.178.692
Jumlah 517.266.495 1.330.783.969
c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Beban pajak kini
- Perusahaan - -
- Entitas anak - 992.375.120
Subjumlah - 992.375.120
Pajak tangguhan
- Perusahaan - (193.315.472)
- Entitas anak - (107.983.384)
Subjumlah - (301.298.856)
Neto - 691.076.264
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan taksiran
penghasilan kena pajak tahun berjalan adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
1.821.269.204
Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba (rugi) dan
8.493.406.377
penghasilan komprehensif lain konsolidasian
Laba (rugi) sebelum pajak entitas anak (1.072.527.943) 3.295.935.691
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan 2.893.797.147 5.197.470.686
Beda temporer
- Imbalan Pascakerja 725.571.200 1.630.958.280
- Pembayaran Pensiun - (75.797.031)
31
Page 37
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. PERPAJAKAN (LANJUTAN)
Beda tetap 30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
- Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan fiskal
- 325.055.300
- Penghasilan yang telah dikenakan pajak bersifat final
- (159.957.239)
Taksiran Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan -
- 10.213.665.687
Perusahaan
Taksiran Pajak Penghasilan - Dibulatkan - 10.213.666.000
Kompensasi Kerugian Fiskal 2018 - (766.390.077)
Kompensasi Kerugian Fiskal 2019 - (4.590.730.400)
Kompensasi Kerugian Fiskal 2020 - (679.185.269)
Kompensasi Kerugian Fiskal 2021 - -
Jumlah Penghasilah Kena Pajak - (6.036.305.746)
Beban Pajak Kini Perusahaan 771.691.440
Dikurangi Pajak Penghasilan dibayar dimuka
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
- Pasal 22 - -
- Pasal 23 131.594.634 218.900.511
- Pasal 25 92.131.820 40.122.615
Jumlah Taksiran Utang Pajak
(pajak dibayar di muka) penghasilan 223.726.454 512.668.314
Perusahaan – Pasal 29/28A
d. Pajak Penghasilan Tangguhan
Rincian mutasi aset (liabilitas) pajak tangguhan adalah sebagai berikut:
Periode yang berakhir 30 Juni 2024
Dibebankan ke
Dikreditkan ke
Saldo Awal Penghasilan Penyesuaian Saldo Akhir
Laba Rugi Komprehensif Lain
Rugi fiskal 483.307 - - - 483.307
Penyusutan aset tetap - - - - -
Beban imbalan kerja 1.468.348.607 - - - 1.468.348.607
Penghasilan
(762.592.147) - - - (762.592.147)
komprehensif lain
Penyisihan Piutang
1.673.787.438 (1.636.800.000) 36.987.438
Lain-lain & Usaha
Jumlah Aset
(Liabilitas) Pajak 2.380.027.205 - - (1.636.800.000) 743.227.205
Tangguhan
Periode yang berakhir 31 Desember 2023
Dibebankan ke
Dikreditkan ke
Saldo Awal Penghasilan Penyesuaian Saldo Akhir
Laba Rugi Komprehensif Lain
Rugi fiskal 5.977.209.958 - - (5.976.726.651) 483.307
Penyusutan aset tetap (9.375.000) - - 9.375.000 -
Beban imbalan kerja 1.460.346.438 (3.573.928) 13.922.397 (2.346.300) 1.468.348.607
Penghasilan
(761.032.650) - (1.559.497) - (762.592.147)
komprehensif lain
Penyisihan Piutang
1.477.644.224 196.143.214 1.673.787.438
Lain-lain & Usaha
Jumlah Aset
(Liabilitas) Pajak 6.667.148.746 1.474.070.296 12.362.900 (5.773.554.737) 2.380.027.205
Tangguhan
32
Page 38
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. PERPAJAKAN (LANJUTAN)
e. Pengampunan Pajak
Grup telah mengikuti program pengampunan pajak sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang
“Pengampunan Pajak” (UU) yang berlaku efektif 1 Juli 2016. Pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang,
tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap aset dan membayar uang
tebusan sebagaimana diatur di dalam UU.
Grup telah mengikuti program pengampunan pajak berdasarkan Surat Pernyataan Harta No. 50300001897 tanggal 22 Desember 2016
dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 1.465.526.994,-
16. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Gaji karyawan 568.885.770 36.811.521
Jamsostek 65.644.283 60.817.044
Hutang Biaya Lainya 2.234.234 2.234.234
Jumlah 636.764.287 99.862.799
17. UTANG BANK
Akun ini terdiri dari:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Utang Bank Jangka Pendek
- PT Pool Advista Finance Tbk. 700.970.230 3.000.000.000
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.037.000.000 4.420.000.000
Utang Bank Jangka Panjang
- PT Pool Advista Finance Tbk. 10.092.806.974 11.470.706.687
Jumlah 11.830.777.204 18.890.706.687
Utang Bank Jangka Pendek
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.
Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Anjak Piutang Nomor 175 tertanggal 30 Agustus 2019 dihadapan Notaris Yulia, SH
menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance Tbk. selaku Kreditur dan PT Nuansa Cipta Mugello selaku Debitur. Dalam perjanjian
kredit tersebut menerangkan pihak kreditur telah memberian fasilitas kredit kepada debitur terinci sebagai berikut:
Fasilitas Multiguna
1 Jenis Fasilitas : Pembiayaan investasi - restruktur
2 Skema Fasilitas : Pembayaran secara angsurang
3 Sifat Pembiayaan : Uncommited
4 Limit Kredit : Rp. 12.000.000.000,- (dua belas milyar rupiah)
5 Tujuan Penggunaan : Restrukturisasi pembiayaan modal kerja
6 Jangka Waktu : 36 Bulan terhitung sejak tanggal 30 September 2020 s/d 30 September 2023
7 Pembayaran kembali : Bulan 1-35 : Rp. 35.463.708
Bulan 36 : Rp. 11.829.915.952,-
8 Suku Bunga : 3% p.a dan differed bunga 10% dibayar saat jatuh tempo fasilitas.
9 Biaya Provisi : Sebesar 0,25% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
10 Biaya Administrasi : Rp. 2.500.000,-
11 Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12 Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13 Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh tempo
tak terbayar sampai dengan tanggal dilakukan pembayaran.
14 Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15 Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF dan
terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
33
Page 39
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK (LANJUTAN)
Utang Bank Jangka Pendek (Lanjutan)
16 Agunan : a. Klien mengikatkan diri serta menjamin kreditur, bahwa piutang-piutang
yang dialihkan kepada kreditur adalah piutang-piutang yang timbul dan
memenuhi syarat sebagai berikut:
- Akan dibayar penuh dan tepat waktu oleh pihak tertagih.
- Pihak tertagih mampu membayar hutang setiap saat.
- Pihak tertagih tidak akan menerbitkan dan/atau menarik cheque atau
surat berharga lain yang tidak ada dananya, tidak sah, cacat hukum atau
kadaluarsa.
- Pihak tertagih tidak dalam keadaan pailit.
- Pihak tertagih tidak dalam keadaan di bawah pengampunan.
- Pihak tertagih tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak
disetujui kreditur.
- Pihak tertagi tidak dalam keadaan terlibat dalam suatu perkara.
- Pihak tertagih tidak akan menghentikan usahanya dengan alasan apapun.
b. Klien juga menjamin bahwa :
- Klien harus menyerahkan dan mengalihkan seluruh faktur-faktur dari
pihak tertagih yang telah disetujui kepada kreditur.
- Kreditur adalah satu-satunya pihak yang ditunjukan memperoleh hak
untuk membeli piutang-piutang yang dimiliki klien.
- Berkenaan dengan pengalihan piutang-piutang kepada kreditur dengan
tidak mengesampingkan ketentuan-ketentuan termuat dalam perjanjian
ini.
- Dalam hal kreditur memberi pengecualian tertentu kepada klien maupun
pihak tertagih.
- Segalah tuntutan yang timbul dari pihak tertagih menjadi beban tanggung
jawab serta resiko klien sendiri.
- Kreditur berhak untuk mendebet rekening (rekening factoring dan atau
rekening penampungan) klien untuk jumlah sesuai perhitungan kreditur.
Utang Bank Jangka Pendek (Lanjutan)
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.
Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Multiguna Kredit Nomor 176 tertanggal 30 Agustus 2019 dihadapan Notaris Yulia, SH
menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance Tbk.selaku Kreditur dan PT Nuansa Cipta Magello selaku Debitur. Dalam perjanjian kredit
tersebut menerangkan pihak kreditur telah memberian fasilitas kredit kepada debitur terinci sebagai berikut:
Fasilitas Multiguna
1 Jenis fasilitas : Multiguna
2 Skema Fasilitas : Ballon Payment
3 Sifat Pembiayaan : Non Revolving
4 Limit Kredit : Rp. 4.000.000.000,- (empat milyar rupiah)
5 Tujuan Penggunaan : Lainnya
6 Jangka Waktu : 36 Bulan terhitung sejak tanggal ditetapkan
7 Suku bunga : 14% p.a atau sesuai dengan tarif bunga yang berlaku di PT Pool Advista Finance
Tbk.
8 Biaya Provisi : Sebesar 0,7% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
9 Biaya Administrasi : Sebesar 0,125% Flat dibayar dimuka pada saat penandatanganan akta perjanjian.
10 Angsuran Per Bulan : Rp 75.000.000,- sisa ballon payment
11 Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12 Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13 Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh tempo
tak terbayar sampai dengan tanggal dilakukan pembayaran.
14 Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15 Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF dan
terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
34
Page 40
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK (LANJUTAN)
Utang Bank Jangka Pendek (Lanjutan)
16 Agunan : a. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 018/Limbangan, Surat ukur
tertanggal 22 Desember 2017 Nomor 00048/Limbangan/2017 seluas 2.300
m2 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten
Indramayu, Provinsi Jawa Barat atas nama PT Karya Persada Khatulistiwa.
b. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 019/Limbangan, Surat ukur
tertanggal 28 Desember 2018 Nomor 00054/Limbangan/2018 seluas 496 m2
terletak di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu,
Provinsi Jawa Barat atas nama PT Karya Persada Khatulistiwa.
c. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21085/Daya, Surat ukur tertanggal 23
Desember 2002 Nomor 00665/Daya/2018 seluas 2.435 m2 terletak di Desa
Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi
Selatan atas nama PT Nuansa Cipta Mugello.
d. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21082/Daya, Surat ukur tertanggal 23
Desember 2002 Nomor 00666/Daya/2018 seluas 2.367 m2 terletak di Desa
Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi
Selatan atas nama PT Nuansa Cipta Mugello.
e. Cessie atas tagihan minimal 110%.
Pada tanggal 30 Agustus 2021 dilakukan restrukturisasi hutang PT. Pool Advista Finance. Berdasarkan Akta no.14 tanggal 6
September 2021 dihadapan Notaris Dewi Ramasari, S.H., mengenai Adendum Pertama Perjanjian pembiayaan Investasi
(Restrukturisasi) Rp. 12.000.000.000 dengan outstanding per tanggal 6 September 2021 sebesar Rp. 11.944.744.137, terinci
sebagai berikut :
Fasilitas Pembiayaan Investasi
1. Jenis Fasilitas : Pembiayaan Investasi
2. Skema Pembiayaan : Pembayaran secara angsuran
3. Plafond : Rp. 12.000.000.000,-
4. Outstanding : Rp. 11.944.744.137,-
5. tujuan Penggunaan : Restrukturasi Pembiayaan ke-2
6. Jangka Waktu Restruktur : 30 Agustus 2021 sd 30 September 2023
7. Pembayaran kembali : Aug'21 - Aug'23 Rp 35.463.708
Sept'23 Rp 11.829.915.951,58
8. Suku Bunga : 3% p.a. dan deffered bunga 7% dibayar saat jatuh tempo fasilitas
9. Provisi : Rp 0
10. Biaya Administrasi : Rp 2.500.000
11. Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12. Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13. Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
pinjaman tidak dibayarkan pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh
tempo tak terbayar sampai dengan tanggal pembayaran dilakukan
14. Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15. Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF dan
terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
16 Agunan : Nilai Agunan tidak berubah sesuai dengan pembiayaan kredit Nomor 175
Berdasarkan Akta no.15 tanggal 6 September 2021 dihadapan Notaris Dewi Ramasari, S.H., mengenai Perjanjian Perubahan
(restrukturisasi) dan Penegasan Kembali Terhadap Perjanjian Pembiayaan Multiguna, terinci sebagai berikut :
Fasilitas Pembiayaan Multiguna
1. Jenis Fasilitas : Pembiayaan Multiguna
2. Skema Pembiayaan : Pembayaran secara angsuran
3. Plafond : Rp. 4.000.000.000,-
4. Outstanding : Rp. 3.257.456.243,-
5. tujuan Penggunaan : Restrukturasi Pembiayaan ke-2
6. Jangka Waktu Restruktur : 30 Agustus 2021 sd 30 Agustus 2022
7. Pembayaran kembali : Aug'21 - Jul'22 Rp 75.000.000
Aug'22 Rp 2.450.166.325,36
8. Suku Bunga : 3% p.a. dan deffered bunga 7% dibayar saat jatuh tempo fasilitas
9. Provisi : Rp 0
35
Page 41
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK (LANJUTAN)
Utang Bank Jangka Pendek (Lanjutan)
10. Biaya Administrasi : Rp 2.500.000
11. Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12. Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13. Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
pinjaman tidak dibayarkan pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh
tempo tak terbayar sampai dengan tanggal pembayaran dilakukan
14. Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15. Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF dan
terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
16 Agunan : Nilai Agunan tidak berubah sesuai dengan pembiayaan kredit Nomor 176
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.
Bedasarkan Perjanjian Pembiayaan Murabahah Nomor 002/PK Murabahah/VI/2023 tertanggal 26 Juni 2023 menerangkan bahwa
PT Pool Advista Finance Tbk. selaku Kreditur dan PT Karya Persada Khatulistiwa selaku Debitur. Dalam perjanjian kredit
tersebut menerangkan pihak kreditur telah memberian fasilitas kredit kepada debitur terinci sebagai berikut:
Fasilitas Pembiayaan Multiguna
1. Jenis Pembiayaan : Jual Beli
2. Jenis Akad : Line Facility - Akad Murabahah
3. Tujuan Penggunaan : Pembelian Bahan Baku Kepiting Rajungan Berdasarkan Purchase Order
4. Plafond Line Facility : Rp. 15.000.000.000,-
5. Jangka Waktu Line Facility : 24 (Dua Puluh Emapat) bulan terhitung sejak tanggal perjanjian
6. Tenor per Akad : 4 (Bulan) bulan terhitung sejak tanggal pencairan
7. Avaibility Period : 20 (Dua Puluh) bulan terhitung sejak tanggal perjanjian Line Facility
8. Margin Per Akad : Setara dengan 12% p.a
9. Pembayaran Kembali : Sesuai dengan jadwal angsuran
10. Biaya Administrasi : Rp 120.000.000,- (seratur dua puluh juta rupiah) atau setara 0,8% dan dibayarkan
pada saat penandatanganan Perjanjian Line Facility
11. Biaya Notaris dan/atau Asuransi : Sesuai tagihan dan dibayarkan langsung ke Notaris dan/atau Asuransi
12. Denda/Ta'jir : 2% per bulan dari kewajiban tertunggak
13. Pelunasan dipercepat : Diperkenankan
14. Pengikatan Pembiayaan : Notariil
15. Pengikatan Agunan : Notariil
15. Asuransi : Jaminan yang insurable wajib diasuransikan di Asuransi rekanan PAF selama
jangka waktu Pembiayaan.
16 Agunan : Tanah dan Bangunan dengan sertifikat No: 4218 & 4221 yang terletak di Jl.
Beringin Raya No.37 RT 010 RW 04 Kel. Wonosari Kec. Ngaliyan Kota Semarang.
Berdasarkan Adendum no 003/PK-ADDENDUM/IX/2023 tanggal 29 September 2023, terkait perubahan struktur jaminan hutang
PT. Karya Persada Khatulistiwa pada PT. Pool Advista Finance. Adendum no 003/PK-ADDENDUM/IX/2023 tanggal 29
September 2023 adalah Adendum Pertama dari Perjanjian Pemberian Line Facility Akad Murabahah Nomor 002/PK
Murabahah/VI/2023 tertanggal 26 Juni 2023, terinci sebagai berikut :
Agunan : Tanah dan Bangunan atas nama Pt. Prima Cakrawala Abadi dengan sertifikat
SHGB No: 01640 & 01641 yang terletak di Jl. Beringin Raya No.37 RT 010 RW
04 Kel. Wonosari Kec. Ngaliyan Kota Semarang.
Tanah dan bangunan atas PT Karya Persada Khatulistiwa dengan sertifikat SHGB
no. 00018 dan 00019, LT 2.796 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan,
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jantinyuat
Fasilitas pinjaman PT. Karya Persada Khatulistiwa ini telah ditutup pada tanggal 6 Juni tahun 2024 berdasarkan surat no.
S.014/DIR.PAF/VI/2024.
36
Page 42
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG BANK (LANJUTAN)
Utang Bank Jangka Panjang (Lanjutan)
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.
Pada tanggal 29 September 2023 dilakukan restrukturisasi hutang PT. Nuansa Cipta Magello pada PT. Pool Advista Finance, yaitu
Adendum kedua no 002/PK-ADDENDUM/IX/2023 tanggal 29 September 2023 dihadapan Notaris Dewi Ramasari, S.H., plafond
Rp. 12.000.000.000, dengan outstanding per tanggal 27 September 2023 sebesar Rp. 11.800.414.914, Tersebut merupakan
perubahan dari Adendum Pertama atas Perjanjian pembiayaan Investasi (Restrukturisasi) no. 14 tanggal 6 September 2021. Terinci
sebagai berikut :
Fasilitas Pembiayaan Investasi
1. Jenis Fasilitas : Pembiayaan Investasi
2. Skema Pembiayaan : Pembayaran secara angsuran
3. Plafond : Rp. 12.000.000.000,-
4. Outstanding : Rp. 11.800,414,914,-
5. tujuan Penggunaan : Restrukturasi (Perpanjangan Jangka Waktu Pembiayaan)
6. Jangka Waktu Restruktur : 84 bulan (30 September 2023 sd 30 September 2030)
7. Suku Bunga : 7% eff p.a
8. Angsuran : Rp 178.099.886,-/bulan
10. Biaya Administrasi : Rp 15.000.000,-
11. Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12. Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13. Denda Keterlambatan : 2% per bulan dari angsuran tertunggak
14. Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15. Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF, dan
diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
16. Agunan Tanah dan bangunan atas nama PT. Nuansa Cipta Magello, sertifikat SHGB no.
21082 dan 21085, yaitu tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Kima 3 No. 5A
:
Kav K-48 Kel Daya Kec. Biringkanaya, Makassar dengan LT 4.803 m 2 LB 1.431
m 2.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 10 Juni 2024 telah ditandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja nomor RCO.SMG/0168/KMK/2024, Akta no. 10
atas nama PT. Karya Persada Khatulistiwa dihadapan Notaris Maria Dwi Hartati, SH,M.Kn, berdasar SPPK nomor SME.Ar-
07.SPW.SPPK/140/2024 tanggal 21 Mei 2024. Terinci sebagai berikut :
1. Jenis Fasilitas : Kredit Modal Kerja
2. Plafond : Rp 10.000.000.000,-
3. Skema Kredit : Revolving - Transaksional
4. Tujuan Penggunaan : Tambahan modal kerja usaha perdagangan hasil olahan perikanan (rajungan)
5. Jangka Waktu Fasilitas : 12 bulan
6. Jangka Waktu per Penarikan : 2 bulan sejak tanggal pencairan kredit
7. Suku Bunga : 9,25% pa. dan besarnya bunga dapat berubah sewaktu - waktu
8. Angsuran : dibayarkan setiap bulan setiap tanggal 15
10. Provisi : 0,1% dari plafond
11. Servicing fee : 0,4% dari plafond
12. Biaya Administrasi : Rp.4.500.000,-
13. Biaya Pengelolaan Rekening : Rp.50.000,- per bulan
14. Biaya Asuransi : Rp. 5.948.662,-
15. Biaya Notaris : Rp. 35.000.000,-
16. Denda Keterlambatan 5% pa. diatas suku bunga kredit untuk setiap keterlambatan pembayaran pokok,
:
bunga, ongkos dan biaya lainnya
17. Penalty Pre-payment 3% dari limit kredit apabila kredit dilunasi sebelum tanggal jatuh tempo dan/atau
:
di take-over Bank lain, terlebih dahulu mengjukan permohonan secara tertulis,
18. Asuransi : Jaminan diasuransikan di Asuransi AXA Insurance Indonesia, polis nomor
1050101062400027 selama jangka waktu kredit
16. Agunan : Tanah dan bangunan atas PT Karya Persada Khatulistiwa dengan sertifikat SHGB
no. 00018 dan 00019, LT 2.796 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan,
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jantinyuat
Tanah dan Bangunan atas nama Pt. Prima Cakrawala Abadi dengan sertifikat
SHGB No: 01640 & 01641 yang terletak di Jl. Beringin Raya No.37 RT 010 RW
04 Kel. Wonosari Kec. Ngaliyan Kota Semarang.
37
Page 43
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024
Jumlah Saham Ditempatkan Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham Jumlah
dan Disetor Penuh (%)
PT ASABRI (Persero) 293.285.543 25,14% 29.328.554.300
PT Bahari Istana Alkausar 58.360.000 5,00% 5.836.000.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)
815.021.157 69,86% 81.502.115.700
Jumlah 1.166.666.700 100,00% 116.666.670.000
31 DESEMBER 2023
Jumlah Saham Ditempatkan Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham Jumlah
dan Disetor Penuh (%)
PT ASABRI (Persero) 293.285.543 25,14% 29.328.554.300
PT Bahari Istana Alkausar 58.360.000 5,00% 5.836.000.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)
815.021.157 69,86% 81.502.115.700
Jumlah 1.166.666.700 100,00% 116.666.670.000
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk No. 2 tanggal 9 Januari 2018, mengenai
peningkatan modal di tempatkan dan modal disetor Perseroan dari sebesar Rp 70.000.000.000 menjadi sebesar Rp 116.666.670.000.
Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0008394 tanggal 10 Januari 2018.
Tambahan Modal Disetor
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Akun ini terdiri :
- Pengampunan Pajak 1.465.526.994 1.465.526.994
- Tambahan Modal Disetor 46.666.670.000 46.666.670.000
Jumlah 48.132.196.994 48.132.196.994
Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana sejumlah 466.666.700 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 100,-
setiap saham yang mewakili sebesar 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia
dengan harga penawaran sebesar Rp 150,- setiap saham. Perusahaan telah mendapat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran
dalam Rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat No. S-
471/D.04/2017 tanggal 21 Desember 2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia. Namun penambahan modal disetor baru diaktakan tanggal 9 Januari 2018.
Pengelolaan Modal
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah memastikan bahwa manajemen mempertahankan peringkat kredit yang baik dan rasio
modal yang sehat untuk mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
Rasio utang terhadap modal dihitung berdasarkan pembagian antara liabilitas neto dengan jumlah ekuitas. Liabilitas neto meliputi seluruh
liabilitas dikurangi dengan kas dan bank. Jumlah modal meliputi seluruh ekuitas sebagaimana yang disajikan di dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Perhitungan rasio utang terhadap ekuitas (Debt Equity Ratio/DER ) adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Jumlah Liabilitas 30.554.960.496 37.720.639.233
Dikurangi:
- Kas dan Bank (lihat Catatan 4) 8.225.334.183 16.869.959.323
- Liabilitas Neto 22.329.626.313 20.850.679.910
Jumlah Ekuitas 66.987.759.995 66.832.180.628
Rasio Liabilitas Neto Terhadap Modal 33,3% 31,2%
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Group lebih banyak menggunakan modal kerja sendiri dibanding hutang, dan
mempertahankan dana kas dan bank 30 Juni 2024 sebesar Rp 8.225.334.189,-
38
Page 44
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. AGIO SAHAM
Saldo agio saham pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp. 18.179.427.165,- dan Rp. 18.179.427.165,-
merupakan jumlah agio setelah dikurangi dengan biaya emisi dalam penawaran umum saham perdana Perusahaan.
20. SALDO LABA (RUGI)
Saldo laba (rugi) ditahan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Saldo awal (67.042.015.944) (72.696.174.197)
Perubahan:
Laba (rugi) tahun berjalan 1.792.379.204 9.105.073.611
Koreksi saldo laba (rugi) 1.636.800.000 (3.450.915.358)
Koreksi lainnya - -
Saldo akhir (63.612.836.740) (67.042.015.944)
21. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Saldo awal (2.437.282.031) (2.437.096.034)
Jumlah modal yang didistribusikan ke entitas anak (201.794) (311.693)
Rugi komprehensif periode berjalan konsolidasian yang
(37.573) 125.696
distribusikan ke entitas anak
Jumlah (2.437.521.398) (2.437.282.031)
30 JUNI 2024
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas Laba Rugi Tahun Berjalan Pendapatan Neto
NCM 45.920.146.623 21.631.955.795 (4.001.707.314) 58.479.158.619
KPK 36.705.173.734 9.792.418.685 2.929.179.372 76.908.939.849
Jumlah 82.625.320.357 31.424.374.480 (1.072.527.942) 135.388.098.468
31 DESEMBER 2023
Jumlah Aset Jumlah Liabilitas Laba Rugi Tahun Berjalan Pendapatan Neto
NCM 52.725.712.920 22.799.014.937 1.288.349.950 107.467.980.199
KPK 36.979.437.052 12.995.861.362 3.032.952.540 54.374.478.141
Jumlah 89.705.149.973 35.794.876.300 4.321.302.491 161.842.458.340
22. PENJUALAN NETO
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari :
Penjualan ekspor 135.023.093.162 144.353.048.250
Penjualan lokal 380.971.400 1.388.349.047
Penjualan Lain-lain - 72.972.992
Jumlah 135.404.064.562 145.814.370.289
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, Perusahaan melakukan semua transaksi penjualan kepada pihak
ketiga, dan terdapat pendapatan dari pelanggan yang jumlahnya di atas 10% dari jumlah pendapatan bersih.
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Penjualan bersih diatas 10% - Ekspor 135.023.093.162 144.353.048.250
Persentase terhadap Penjualan 99,7% 99,0%
39
Page 45
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN POKOK PENJUALAN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Persediaan Bahan Baku & Packing
Awal 2.234.487.137 3.132.933.804
Pembelian 108.866.057.982 107.653.351.666
Akhir (4.308.954.874) (2.335.443.087)
Pemakaian bahan baku & bahan pembantu 106.791.590.244 108.450.842.383
Biaya tenaga kerja langsung 11.084.355.010 7.453.526.173
Beban Depresiasi 466.221.987 400.902.790
Beban Utilitas 1.662.605.287 1.137.334.760
Beban Overhead 2.849.349.892 2.097.435.226
Barang Setengah Jadi Awal 251.945.934 122.537.731
Barang Setengah Jadi Akhir (342.431.277) (405.993.987)
Harga Pokok Produksi 122.763.637.077 119.256.585.076
Persediaan Barang Jadi
Awal 7.245.792.134 9.478.803.923
Akhir (9.637.279.376) (8.125.347.307)
Beban Pokok Penjualan 120.372.149.835 120.610.041.692
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, tidak terdapat pembelian dari pemasok yang jumlahnya di atas
10% dari pembelian Perusahaan.
24. BEBAN PENJUALAN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari :
Kargo 2.866.621.850 2.201.427.049
Ekspedisi (11.687.040) (5.385.000)
Stuffing ekspor 43.232.500 47.566.200
Surveyor 50.000 15.500.000
Promosi dan Pameran - -
Lain-lain 210.005.774 229.478.641
Jumlah 3.108.223.084 2.488.586.890
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Gaji dan tunjangan karyawan 6.392.280.549 5.565.070.744
Imbalan pascakerja (Catatan 15) 725.571.200 892.462.090
Jasa profesional 365.889.885 282.681.165
Perjalanan dinas 567.839.718 596.058.398
Penyusutan (Catatan 11) 204.708.228 235.106.720
Amortisasi 60.431.377 51.369.143
Listrik dan air 99.058.693 95.207.209
Pajak 1.033.798.214 616.585.465
Transportasi 108.508.697 112.592.966
Pemeliharaan 248.234.554 197.102.990
Telepon 45.918.310 31.267.554
Perijinan 85.098.500 40.165.500
Rumah tangga kantor 189.991.321 123.875.146
Perlengkapan kantor 98.123.057 114.910.661
Jamuan 14.891.407 30.711.660
Administrasi OJK dan BEI 70.500.002 110.883.028
Sewa 18.197.500 17.950.000
Asuransi 6.780.563 1.662.176
Beban Kerugian Piutang 2.160.000.000 6.000.000.000
Beban Pengembangan dan Pelatihan SDM - 1.450.000
Beban RUPS 17.104.938 4.500.000
Lain-lain 72.965.849 51.850.679
Jumlah 12.585.892.562 15.173.463.294
40
Page 46
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. PENDAPATAN LAIN-LAIN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Pendapatan (beban) lainnya 2.088.181 5.317.087
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap - -
Pendapatan Bunga Lainnya - 472.719
Jumlah 2.088.181 5.789.806
27. BEBAN LAIN - LAIN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Lain-lain - -
Jumlah - -
28. PENGHASILAN KEUANGAN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Pendapatan Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan dan Jasa
12.027.786 49.115.614
Giro
Jumlah 12.027.786 49.115.614
29. BEBAN KEUANGAN
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Beban pajak jasa giro 2.383.983 3.955.893
Beban Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan 678.983.924 733.180.766
Beban Administrasi Bank 103.696.532 159.776.746
Jumlah 785.064.440 896.913.405
30. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Akun ini terdiri dari:
Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 1.792.379.204 1.389.808.546
Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun
1.166.666.700 1.166.666.700
berjalan
Laba (Rugi) Bersih per Saham Dasar 1,54 1,19
31. SEGMEN OPERASI
a. Segmen Primer
Untuk kepentingan manajemen, kegiatan usaha Grup diklasifikasikan menjadi 1 (satu) segmen usaha, yaitu perdagangan hasil olahan jenis
rajungan. Informasi mengenai segmen usaha adalah sebagai berikut :
Hasil laut 30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Penjualan eksternal 135.404.064.562 145.814.369.917
Beban pokok penjualan (120.372.149.827) (120.610.041.699)
Retur yang tidak dapat dialokasikan - -
Laba Segmen 15.031.914.735 25.204.328.218
b. Segmen Geografis
Informasi mengenai segmen usaha geografis grup adalah sebagai berikut :
Hasil laut 30 JUNI 2024 30 JUNI 2023
Penjualan
Ekspor 135.023.093.162 144.352.742.354
Lokal 380.971.400 136.020.896
Jumlah 135.404.064.562 144.488.763.250
41
Page 47
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Entitas dianggap berelasi jika entitas tersebut, baik
secara langsung maupun tidak langsung, dapat mengendalikan atau mengendalikan bersama, atau memiliki pengaruh signifikan atas Grup
dalam pengambilan keputusan keuangan dan operasional. Entitas juga dianggap berelasi jika entitas tersebut sepengendalian dengan Grup.
Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
30 JUNI 2024 31 DESEMBER 2023
Utang Lain-lain
Tn. Ery Firmansyah 3.800.000.000 7.750.000.000
Jumlah 3.800.000.000 7.750.000.000
Pihak Berelasi Jenis Hubungan Sifat Transaksi
Tn. Ery Firmansyah Anggota keluarga manajemen kunci Utang lain-lain (pinjaman modal
kerja)
Tn. Raditya Wardhana Personal manajemen kunci Utang lain-lain (pinjaman modal
kerja)
Oleh karena sifat dari hubungan pihak berelasi, terdapat kemungkinan bahwa syarat dan kondisi dari transaksi di atas tidak sama dengan
transaksi-transaksi yang terjadi dengan pihak yang tidak berelasi.
Kompensasi Manajemen Kunci
Manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
mengendalikan kegiatan Perusahaan, termasuk direktur Perusahaan yang tercantum pada Catatan 1 atas Laporan Keuangan Konsolidasian.
33. INSTRUMEN KEUANGAN
Jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian telah mendekati nilai wajarnya
karena seluruhnya merupakan instrumen keuangan berjangka pendek.
34. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko mata uang, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kebijakan
manajemen terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalkan potensi dan dampak keuangan yang mungkin timbul dari risiko-
risiko tersebut. Dalam kaitannya dengan hal ini, manajemen tidak memperkenankan adanya transaksi derivatif yang bertujuan spekulatif.
Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup:
a. Risiko Mata Uang
Perusahaan melakukan transaksi bisnis dalam beberapa mata uang dan karena itu terekspos risiko mata uang. Grup tidak memiliki
kebijakan khusus terhadap lindung nilai atas mata uang asing. Namun manajemen senantiasa memantau eksposur mata uang dan akan
mempertimbangkan untuk melakukan lindung nilai manakala timbul risiko mata uang yang signifikan.
b. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak akan gagal memenuhi liabilitas dalam suatu instrumen keuangan atau kontrak
konsumen yang menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Grup berasal dari kredit yang
diberikan kepada pelanggan tertentu dan simpanan di bank.
Manajemen meminimalkan risiko kredit dengan menempatkan dana hanya pada bank yang memiliki reputasi baik serta melakukan
hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang memiliki kondisi usaha yang baik.
Grup memiliki kebijakan yang jelas dalam pemilihan pelanggan, perjanjian yang mengikat secara hukum dan secara historis mempunyai
tingkat yang rendah atas piutang usaha yang bermasalah. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk
mengurangi risiko piutang yang tidak tertagih. Jumlah maksimum eksposur risiko kredit adalah sebesar jumlah tercatat sebagaimana
diungkapkan pada Catatan 4, 6 dan 7.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, rincian aset keuangan adalah sebagai berikut :
30 JUNI 2024
Belum Jatuh Tempo Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tahun Tahun
Aset Keuangan :
- Kas dan bank 8.225.334.183 - - 8.225.334.183
- Piutang usaha 41.421.364.923 - - 41.421.364.923
- Piutang lain-lain 908.484.386 - - 908.484.386
Jumlah 50.555.183.492 - - 50.555.183.492
42
Page 48
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan )
31 DESEMBER 2023
Belum Jatuh Tempo Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tahun Tahun
Aset Keuangan :
- Kas dan bank 16.869.959.323 - - 16.869.959.323
- Piutang usaha 4.431.248.804 17.130.016.695 2.370.132.265 23.931.397.763
- Piutang lain-lain 1.149.556.055 - - 1.149.556.055
Jumlah 22.450.764.182 17.130.016.695 2.370.132.265 41.950.913.141
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko di mana Perusahaan akan mengalami kesulitan memperoleh dana tunai ketika
memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Tujuan pengelolaan terkait dengan risiko ini terutama adalah untuk menjaga tingkat
kas dalam besaran yang memadai guna mendanai kebutuhan operasional dan menutup liabilitas (terutama liabilitas dalam jangka pendek).
Pengelolaan kas tersebut mencakup proyeksi hingga beberapa periode ke depan, menjaga profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan
serta memantau rencana dan realisasi arus kas. Sebagai bagian dari upaya tersebut, manajemen juga senantiasa mengupayakan penagihan
kepada pelanggan secara tepat waktu dan sedapat mungkin mengurangi transaksi pembelian yang dilakukan secara tunai.
Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak
didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
30 JUNI 2024
Belum Jatuh Tempo Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tahun Tahun
Utang usaha 955.787.498 - - 398.489.127
Utang lain-lain 5.737.600.000 - - 20.452.319.000
Beban harus dibayar 636.764.287 - - 9.674.429
Jumlah 7.330.151.785 - - 20.860.482.556
c. Risiko Likuiditas (Lanjutan)
31 DESEMBER 2023
Belum Jatuh Tempo Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tahun Tahun
Utang usaha 1.256.633.239 - - 1.256.633.239
Utang lain-lain 5.737.600.010 - - 5.737.600.010
Beban harus dibayar 99.862.799 - - 99.862.799
Jumlah 7.094.096.048 - - 7.094.096.048
35. PERJANJIAN PENTING
Tanggal 30 Desember 2022 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima Cakrawala Abadi,
Tbk nomor 249/Dir.NCM/XII/2022, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Januari 2023 s/d 30 Juni 2023, berupa marketing fee
sebesar 5% dari penjualan (include pajak). Pada tanggal 19 Juni 2023 diperbaharui dengan addendum nomor 332/Dir.NCM/VI/2023
mengenai perpanjangan jangka waktu perjanjian sampai dengan 31 Desember 2023
Tanggal 30 Desember 2022 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Karya Persada Khatulistiwa dengan PT Prima Cakrawala
Abadi, Tbk nomor 250/Dir.KPK/XII/2022, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Januari 2023 s/d 30 Juni 2023, berupa
marketing fee sebesar 5% dari penjualan (include pajak). Pada tanggal 19 Juni 2023 diperbaharui dengan addendum nomor
323/Dir.KPK/VI/2023 mengenai perpanjangan jangka waktu perjanjian sampai dengan 31 Desember 2023
Tanggal 02 Januari 2024 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Karya Persada Khatulistiwa dengan PT Prima Cakrawala
Abadi, Tbk nomor 326/KSO/PCA-KPK/I/2024, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 2 Januari 2024 s/d 30 Juni 2024, berupa
marketing fee sebesar 4% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6
bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal 1 bulan setelah masa jatuh temponya.
Tanggal 02 Januari 2024 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima Cakrawala Abadi,
Tbk nomor 327/KSO/PCA-NCM/I/2024, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 2 Januari 2024 s/d 30 Juni 2024, berupa marketing
fee sebesar 4% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan.
Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal 1 bulan setelah masa jatuh temponya
43
Page 49
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. KELANGSUNGAN USAHA
Perusahaan tidak mendapatkan Ijin Usaha Industri (IUI) dari Instansi terkait karena kantor dan pabrik yang berlokasi di Semarang berada
dikawasan pemukiman/perumahan. Kondisi ini menyebabkan Perusahaan berhenti dalam melakukan kegiatan proses produksi serta
banyaknya pengunduran diri sebagian karyawan/tenaga kerja ahli yang bekerja di Perusahaan. Oleh karena itu, kelangsungan hidup
Perusahaan bergantung sepenuhnya pada operasional anak perusahaan serta dukungan keuangan eksternal agar Perusahaan mematuhi
kewajibannya pada saat jatuh tempo. Untuk masalah ini, dewan pengurus Perusahaan percaya bahwa prinsip mengenai mayoritas
pemegang saham telah berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial kepada Perusahaan dan akan menjamin untuk memenuhi
semua kewajiban Perusahaan.
Dalam upaya mengatasi hal tersebut manajemen perusahaan akan melakukan langkah - langkah sebgai berikut :
1. Perseroan berencana untuk menjual asset tanah dan pabrik yang berlokasi di Semarang sebagai modal untuk relokasi pabrik
perseroan ke lokasi yang diizinkan untuk kegiatan industri.
2. Meningkatkan modal kerja maupun modal investasi Perseroan melalui kerjasama dengan lembaga keuangan.
3. Berupaya untuk meningkatkan volume produksi dan penjualan dari anak usaha.
4. Memperluas jaringan supply bahan baku mulai dari Indonesia bagian barat sampai dengan bagian timur
5. Membuka dan memperluas pasar lokal untuk meningkatkan rasio penjualan lokal dibandingkan dengan ekspor
37. REMUNERASI DIREKSI DAN KOMISARIS
Remunerasi dan pemberian fasilitas bagi Direksi dan Dewan Komisaris PT Prima Cakrawala Abadi Tbk ditetapkan dalam Surat
Keputusan No. 002/Kom.PCA/VIII/2020 tanggal 24 Agustus 2020 berdasar Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham no. 05 tanggal
19 Agustus 2020 dan mengacu kepada Akta no. 20 tanggal 19 September 2017 mengenai pengangkatan direksi dan komisaris dan
pemberian remunerasi beserta fasilitas.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham PT. Prima Cakrawala Abadi Tbk yang dituangkan dalam Akta no. 07 tanggal 22 Juli 2022,
dilakukan pengangkatan kembali Direksi dan Dewan Komisaris. Remunerasi beserta fasilitas Direksi dan Dewan Komisaris diatur dalam
Surat Ketetapan No.004/ Kom.PCA/IX/2022 tgl. 9 September 2022
38. PERKEMBANGAN PERKARA PT ASI DAN PT TAL
Pada tanggal 15 April 2021, Perusahaan memberi kuasa kepada Advokat dan Advokat Magang dari Kantor Advokat Infiniti & Co, yang
beralamat di Infiniti Office Lantai 2, Permata Regency D/37, Kembangan Jakarta barat, 11630, piutang kepada kepada PT Anugrah
Semesta Investama dan PT Tandikek Asri Lestari, berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang tanggal 30 Oktober 2019.
Pada tanggal 15 Maret 2023, Kantor Advokat Infiniti & Co memberikan surat nomor 011/IC-LTR/III/2023 mengenai Laporan
Perkembangan Penanganan Perkara PT. Nuansa Cipta Magello terhadap PT. Anugerah Semesta Investama dan surat nomor 011/IC-
LTR/III/2023 mengenai Laporan Perkembangan Penanganan Perkara PT. Tandikek Asri Lestari, sebagai berikut :
1. Bahwa atas perkara tagihan PT.Nuansa Cipta Magello telah dilakukan Gutatan Wanprestasi pada tanggal 8 November 2022.
2. Bahwa terhadap Gugatan Perkara tersebut masih menunggu untuk pembacaan putusan atas Gugatan.
3. Berdasarkan informasi dari lawyer Perseroan Infiniti & Co melalui email tanggal 28 Maret 2023, dijelaskan hasil pembacaan
putusan atas Perkara 1032/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Sel (ASI) dan 1033/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Sel (TAL) dengan PT Nuansa Cipta Magello
yang telah dibacakan pada tanggal 27 Maret 2023 sebagai berikut :
- Menyatakan Tergugat tidak hadir walaupun telah dipanggil secara patut dan oleh karenanya menyatakan Perkara Aquo
diperiksa dan diputus secara Verstek
- Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak memiliki kewenangan secara Absolut untuk memeriksa dan memutus
Perkara Aquo
Adapun pertimbangan majelis hakim menyatakan "Pasal 9 Perjanjian yg menyatakan penyelesaian sengketa melalui Arbitrase di
BANI".
Infinity masih menunggu minutasi atas putusan tersebut, untuk diserahkan kepada Perseroan.
4. Selanjutnya, berdasarkan hasil amar putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terkait pertimbangan majelis hakim pada pasal 9,
Perseroan sedang mengupayakan melanjutkan penyelesaian sengketa melalui BANI.
Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan Prisma & Co no. 043/PRISMA-NCM/KH/VI/2023 pada tanggal 30 Juni 2023 untuk
melanjutkan pengurusan sengketa PT. Tandikek Asri Lestari dan PT. Anugerah Semesta Investama.
1. Berdasarkan Progress Report no. 074/PRISMA-NCM/REPORT/XI/2023 dan 075/PRISMA-NCM/REPORT/XI/2023 tanggal 21
November 2023, perkembangan pengurusan sengketa adalah sebagai berikut :
- Pada tanggal 31 Juli 2023 dikirimkan Somasi pertama kepada PT ASI dan PT TAL melalui Prisma & Co
- Pada tanggal 12 September 2023 dikirimkan Somasi kedua kepada PT. ASI dan PT TAL melalui Prisma & Co
- Pada tanggal 30 Oktober 2023 dikirimkan Somasi ketiga kepada PT. ASI dan PT TAL melalui Prisma & Co
2. Pada tanggal 27 Desember 2023 dilakukan permohonan Arbitrase ke BANI terhadap PT ASI melalui surat nomor 082/NCM-ASI-
BANI/XII/2023. Dan permohonan Arbitrase terhadap PT TAL melalui surat nomor 084/NCM-TAL-BANI/XII/2023.
44
Page 50
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. LAIN -LAIN
Selanjutnya proses sengketa melalui BANI adalah sebagai berikut :
1. Pada tanggal 3 Januari 2024 sengketa PT ASI dan PT TAL telah terdaftar di BANI dengan nomor perkara 47001/I/ARB-
BANI/2024 untuk PT ASI dan 47002/I/ARB-BANI/2024 untuk PT TAL.
2. Pada tanggal 16 Januari 2024 telah diterima surat dari BANI mengenai komunikasi Penyelesaian Perkara Nomor:
24.124/I/BANI/WD-Lq terhadap PT ASI. Dan tanggal 17 Januari 2024 diterima surat nomor 24.129/I/BANI/EDP-Lq terhadap PT
TAL.
3. Pada tanggal 22 Januari 2024 telah dikirimkan jawaban no. 04/NCM-ASI-BANI/I/2024 jawaban surat BANI nomor
24.124/I/BANI/WD-Lq terhadap PT ASI, dan surat no. 05/NCM-TAL-BANI/I/2024 jawaban surat BANI no. 24.129/I/BANI/EDP-
Lq terhadap PT TAL.
45
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Hasbullah Abdul Rasyid
· Notaris
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11 ×6
unresolved
person
Rini Yulianti
· Notaris
p.11
unresolved
person
Retno Hertiyanti
· Notaris
p.11
unresolved
org
Domisili
· Nama Perusahaan
p.12 ×2
unresolved
org
PT Nuansa Cipta
p.12 ×2
unresolved
org
PT Karya Persada Indramayu Pengolahan
p.12 ×2
unresolved
org
PT Nuansa Cipta Magello
p.12 ×10
unresolved
person
Nisa Rochmasari
p.12
unresolved
person
Harra Mieltuani Lubis Sh
· Notaris
p.12
unresolved
org
PT Karya Persada Khatulistiwa
p.13 ×12
unresolved
person
Jimmy Tanal
· Notaris
p.13
unresolved
person
A. Sunu Widyatmoko
p.13
unresolved
person
Raditya Wardhana
p.13 ×2
unresolved
person
Lim Tony
p.13
unresolved
person
Titi Indah Susilowati
p.13
unresolved
person
H. Sitorus
p.14
unresolved
person
Hendra Wardana
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia
p.25 ×3
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.30
unresolved
org
Bank Panin Indonesia Tbk
p.31 ×4
unresolved
org
PT Artha
p.31 ×2
unresolved
org
PT Tandikek Asri Lestari
p.32 ×6
unresolved
org
PT. Anugrah Semesta Investama
p.32 ×4
unresolved
org
PT. Anugerah Semesta
p.32 ×2
unresolved
org
PT. Tandikek Asri Lestari Investama
p.32 ×2
unresolved
person
Erry Firmansyah
p.34
unresolved
org
PT Astro Media Indonesia
p.35 ×2
unresolved
person
Yulia
p.38 ×2
unresolved
org
PT Nuansa Cipta Mugello
p.38 ×3
unresolved
org
PT. Pool Advista Finance. Berdasarkan Akta
p.40
unresolved
person
Dewi Ramasari
p.40 ×3
unresolved
org
PT. Pool Advista Finance. Adendum
p.41
unresolved
person
Maria Dwi Hartati
p.42
unresolved
org
PT Bahari Istana Alkausar
p.43 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.43
unresolved
person
Ery Firmansyah
p.47 ×2
unresolved
org
PT ASI
p.49 ×9
unresolved
org
PT TAL
p.49 ×9
unresolved
org
PT. Anugerah Semesta Investama
p.49 ×2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.49 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.