Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 104
Page 1
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023/ 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
Page 2
Page 3
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni/ 31 Desember/
Notes June 2024 December 2023
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank Cash and cash in banks
- Pihak ketiga 4 179,538 344,291 Third parties -
- Pihak berelasi 4,22 2 2 Related party -
Piutang sewa pembiayaan - Finance lease receivables
setelah dikurangi penyisihan - net of allowance
kerugian penurunan nilai for impairment losses of
sebesar Rp 269.497 Rp 269,497
(31 Des 2023: Rp 267.853) (31 Dec 2023: Rp 267,853)
- Pihak ketiga 5 5,612,993 4,818,705 Third parties -
- Pihak berelasi 5,22 180,234 179,070 Related parties -
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing
setelah dikurangi penyisihan receivables - net of
kerugian penurunan nilai allowance for impairment
sebesar Rp 46.397 losses of Rp 46,397
(31 Des 2023: Rp 42.537) 6 621,414 518,546 (31 Dec 2023: Rp 42,537)
Tagihan anjak piutang bersih - Factoring receivables - net
setelah dikurangi penyisihan of allowance for
kerugian penurunan nilai impairment losses of
sebesar Rp 6.844 Rp 6,844
(31 Des 2023: Rp 3.896) (31 Dec 2023: Rp 3,896)
- Pihak ketiga 7 88,415 32,497 Third parties -
- Pihak berelasi 7,22 92,118 99,840 Related parties -
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
- Pihak ketiga 8 1,080 524 Third parties -
- Pihak berelasi 8,22 1,810 1,108 Related parties -
Piutang lain-lain - bersih Other receivables - net
- Pihak ketiga 9 43,474 30,751 Third parties -
- Pihak berelasi 9,22 2,956 198 Related party -
Aset derivatif 10 14,509 7,841 Derivative receivables
Aset tetap - bersih 11 52,620 48,782 Fixed assets - net
Aset hak guna - bersih 11 4,694 3,702 Right-of-use assets - net
Aset pajak tangguhan 14c 27,308 23,700 Deferred tax assets
Aset lain-lain 925 925 Other assets
JUMLAH ASET 6,924,090 6,110,482 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -1/1-Page
Page 4
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni/ 31 Desember/
Notes June 2024 December 2023
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman yang diterima - bersih Borrowings - net
- Pihak ketiga 12 1,407,292 1,289,576 Third parties -
- Pihak berelasi 12,22 1,530,730 1,320,807 Related party -
Biaya akrual Accrued expenses
- Pihak ketiga 16 29,235 30,879 Third parties -
- Pihak berelasi 16,22 7,561 7,194 Related party -
Liabilitas pajak Tax liabilities
- Pajak penghasilan badan 14a 18,528 23,999 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 14a 2,464 7,977 Other taxes -
Utang obligasi - bersih 13 2,492,112 2,093,862 Bonds payable - net
Liabilitas sewa Lease liabilities
- Pihak ketiga 2,068 1,785 Third parties -
- Pihak berelasi 22 880 369 Related party -
Liabilitas imbalan kerja 23 35,521 20,817 Employee benefits obligation
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 15 146,592 176,118 Third parties -
- Pihak berelasi 15,22 67,115 54,604 Related parties -
Jumlah liabilitas 5,740,098 5,027,987 Total liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value
Rp 1.000 per saham Rp 1,000 per share
(dalam satuan penuh) (in full amount)
- Modal dasar - 2.000.000.000 Authorised -
saham 2,000,000,000 shares
- Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 574.885.067 saham 17 574,885 574,885 574,885,067 shares
Capital paid in excess of
Agio saham 17 47,937 47,937 par value
Cadangan lindung nilai arus kas 10 533 738 Cash flow hedging reserve
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 18 475 450 Appropriated -
- Belum dicadangkan 560,162 458,485 Unappropriated -
Jumlah ekuitas 1,183,992 1,082,495 Total equity
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES AND
DAN EKUITAS 6,924,090 6,110,482 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -1/2-Page
Page 5
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
30 JUNI 2024 DAN 2023 30 JUNE 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni/ 30 Juni/
Notes June 2024 June 2023
PENDAPATAN INCOME
Sewa pembiayaan 19a,22 334,733 286,463 Finance lease
Pembiayaan konsumen 19b 41,079 32,272 Consumer financing
Anjak piutang 19d,22 9,510 7,054 Factoring
Pendapatan bunga dan lain-lain 19e 5,478 16,536 Interest and other income
Jumlah pendapatan 390,800 342,325 Total income
BEBAN EXPENSES
Interest and financing
Beban bunga dan keuangan 20,22 165,345 153,243 charges
Beban usaha 21,22 73,505 65,223 Operating expenses
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai 5,6,7,9 21,068 31,418 impairment losses
Beban pajak final 497 2,508 Final tax expenses
Jumlah beban 260,415 252,392 Total expenses
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 130,385 89,933 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 14b 28,683 19,419 INCOME TAX EXPENSE
LABA TAHUN PROFIT FOR
BERJALAN 101,702 70,514 THE YEAR
LABA/(RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN: INCOME/(LOSS):
Item that will not be
Pos yang tidak akan reclassified to
Direklasifikasi ke laba rugi profit or loss
Pengukuran kembali Remeasurements of post-
imbalan pasca kerja 23 - (4) employment benefits
Pajak penghasilan terkait 14c - 1 Related income tax
- (3)
Item that will be
Pos yang akan direklasifikasi reclassified to profit
ke laba rugi or loss
Lindung nilai arus kas (262) 2,305 Cash flow hedges
Pajak penghasilan terkait 14c 57 (507) Related income tax
(205) 1,798
(RUGI)/LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN BERJALAN, (LOSS)/INCOME FOR
SETELAH PAJAK (205) 1,795 THE YEAR, NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF INCOME FOR
TAHUN BERJALAN 101,497 72,309 THE YEAR
LABA PER SAHAM - EARNINGS PER SHARE -
DASAR DAN DILUSIAN BASIC AND DILUTED
(dalam Rupiah penuh) 26 177 123 (in full Rupiah amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan. of these financial statements.
Halaman -2- Page
Page 6
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
Attributable to owners of the parent
Cadangan lindung Saldo laba/Retained earnings
Modal saham/ Agio saham/ Capital nilai arus kas/ Belum
Catatan/ Share paid in excess of Cash flow hedging Dicadangkan/ dicadangkan/ Jumlah/
Note capital par value reserve Appropriated Unappropriated Total
Saldo 1 Januari 2023 574,885 47,937 (361) 425 291,285 914,171 Balance at 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - 165,424 165,424 Net profit for the year
Pengukuran kembali Remeasurements of
imbalan pasca-kerja - bersih 23 - - - - 1,801 1,801 post-employee benefits - net
Keuntungan penyesuaian nilai Gain on fair value adjustment
wajar lindung nilai arus kas - bersih - - 1,099 - - 1,099 cash flow hedge - net
Alokasi cadangan wajib - - - 25 (25) - Allocation to statutory reserves
Saldo 31 Desember 2023 574,885 47,937 738 450 458,485 1,082,495 Balance at 31 December 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - Net profit for the year
- 101,702 101,702
Pengukuran kembali Remeasurements of
imbalan pasca-kerja - bersih 23 - - - - - - post-employee benefits - net
Kerugian penyesuaian nilai Loss on fair value adjustment
wajar lindung nilai arus kas - bersih - - (205) - - (205) cash flow hedge - net
Alokasi cadangan wajib - - - 25 (25) - Allocation to statutory reserves
Saldo 30 Juni 2024 574,885 47,937 533 475 560,162 1,183,992 Balance at 30 June 2024
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
Halaman -3-Page
Page 7
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR FOR THE SIX MONTHS PERIOD ENDED
30 JUNI 2024 DAN 2023 30 JUNE 2024 AND 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni/ 30 Juni/
Notes June 2024 June 2023
Cash flows from operating
Arus kas dari aktivitas operasi activities
Penerimaan kas dari: Cash received from:
- Pelanggan 3,336,454 2,691,474 Customers -
- Bunga bank 1,988 10,034 Interest from bank -
- Lain-lain 4,188 1,980 Others -
Jumlah penerimaan kas 3,342,630 2,703,488 Total cash receipts
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
- Pembayaran ke pemasok (3,944,934) (3,685,026) Payment to suppliers -
Interest and financing -
- Beban bunga dan keuangan (166,259) (149,706) charges
- Beban usaha (44,953) (47,945) Operating expenses -
- Pajak penghasilan badan (37,704) (29,721) Corporate Income Tax -
- Pajak penghasilan lain-lain (17,407) (14,058) Other income tax -
- Lain-lain (5,961) (1,599) Others -
Jumlah pengeluaran kas (4,217,218) (3,928,055) Total cash disbursements
Arus kas bersih (digunakan) untuk Net cash flows (used in)
aktivitas operasi (874,588) (1,224,567) operating activities
Cash flows from
Arus kas dari aktivitas investasi investing activities
Pembelian aset tetap 11 (10,125) (8,310) Purchase of fixed assets
Penjualan aset tetap 11 817 - Sales of fixed assets
Arus kas bersih (digunakan) Net cash flows (used in)
untuk aktivitas investasi (9,308) (8,310) investing activities
Arus kas dari aktivitas Cash flows from
pendanaan financing activities
Penerimaan pinjaman 27 2,467,693 899,906 Proceed from borrowings
Penerimaan atas obligasi Proceeds from bonds
yang diterbitkan 27 750,000 1,500,000 issuance
Pembayaran pinjaman 27 (2,147,961) (1,214,237) Payment of borrowings
Pembayaran utang obligasi 13 (350,000) (150,000) Payment of bonds
Payment of
Pembayaran liabilitas sewa (833) (398) lease liabilities
Net cash flows
Arus kas bersih diperoleh dari provided from
aktivitas pendanaan 718,899 1,035,271 financing activities
Net decrease in
Penurunan bersih kas cash and cash
dan kas di bank (164,997) (197,606) equivalents
Adjustments of foreign
exchange differences
Penyesuaian atas selisih kurs in cash and cash
dari saldo kas dan kas di bank 244 (424) equivalents
Kas dan kas di bank pada Cash and cash in banks
awal tahun 4 344,293 421,806 at beginning of year
Kas dan kas di bank pada akhir 4 Cash and cash in banks
periode 179,540 223,776 at end of period
Halaman -4-Page
Page 8
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Surya Artha Nusantara Finance PT Surya Artha Nusantara Finance (the
(“Perseroan”) didirikan dengan nama “Company”) was established under the
PT Sangga Loka Subur berdasarkan Akta name of PT Sangga Loka Subur based on
Notaris Nyonya Rukmasanti Hardjasatya, Notarial Deed of Mrs. Rukmasanti
S.H., No. 58, tanggal 25 Agustus 1983. Akta Hardjasatya, S.H., No. 58 dated 25 August
pendirian ini telah disetujui oleh Menteri 1983. The deed was approved by the
Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal Minister of Justice of the Republic of
19 Januari 1984 melalui Surat Keputusan Indonesia on 19 January 1984 based on its
No. C2-423 HT01.01-Th84, dan didaftarkan Decision Letter No.C2-423 HT01.01-Th84,
dalam Buku Register di Pengadilan Negeri and registered in Register Book at Central
Jakarta Pusat No.697/1984 tanggal 6 Maret Jakarta District Court No.697/1984 dated
1984, serta diumumkan dalam Berita Negara 6 March 1984, and also published in State
Republik Indonesia No. 38 tanggal 15 Mei Gazette No. 38 dated 15 May 1984,
1984, Tambahan Berita Negara Republik Supplement No. 484.
Indonesia No. 484.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Articles of Association have since been
perubahan yang dimuat dalam Akta Notaris amended by Notarial Deed of Benny
Benny Kristianto, S.H., No. 81 tanggal Kristianto, S.H., No. 81 dated 13 August
13 Agustus 2008 mengenai penyesuaian 2008 concerning the adjustment of the
Anggaran Dasar Perseroan dengan Undang- Articles of Association of the Company
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang regarding to Law No. 40 Year 2007
Perseroan Terbatas. Perubahan ini telah regarding Limited Liability Company. The
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi changes had been approved by the Minister
Manusia Republik Indonesia melalui Surat of Law and Human Rights of Republic of
Keputusannya No. AHU-62964.AH.01.02. Indonesia through its Decision Letter No.
Tahun 2008 tanggal 15 September 2008, dan AHU-62964.AH.01.02. Year 2008 dated
didaftarkan dalam Daftar Perseroan di Kantor 15 September 2008, and registered in
Pendaftaran Perseroan Jakarta Selatan Company Registration Office of South
No.2531/RUB 09.03/XII/2008 tanggal Jakarta No.2531/ RUB 09.03/XII/2008 dated
23 Desember 2008, serta diumumkan dalam 23 December 2008, and also published in
Berita Negara Republik Indonesia No. 89 State Gazette No. 89 dated 4 November
tanggal 4 November 2008, Tambahan 2008, Supplement No. 22169.
No. 22169.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami The Articles of Association have been
beberapa kali dan yang terakhir berdasarkan amended several times and the latest by
Akta Notaris Wiwik Condro, S.H., No. 53 Notarial Deed of Wiwik Condro, S.H., No. 53
tanggal 14 September 2022 mengenai dated 14 September 2022 concerning the
penyesuaian maksud dan tujuan serta alignment of its objective and purpose as
kegiatan usaha Perseroan terhadap Pasal 2 well as business activities with the Article 2
ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Paragraph 2 of Financial Services Authority
Nomor 35 Tahun 2018 tentang Regulation Number 35/POJK.05/2018
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan regarding the Organisation of the Business
Pembiayaan. Perubahan ini telah disetujui Activities of Financing Companies. The
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia changes had been approved by the Minister
Republik Indonesia melalui Surat of Law and Human Rights of Republic of
Keputusannya No. AHU-0066835.AH.01.02 Indonesia through its Decision Letter No.
Tahun 2022 tanggal 16 September 2022, dan AHU-0066835.AH.01.02 Year 2022 dated
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU- 16 September 2022, and registered in the
0184479.AH.01.11 Tahun 2022 tanggal Company Registration Office of Jakarta No.
16 September 2022. AHU-0184479.AH.01.11 Year 2022 dated
16 September 2022.
Halaman -5/1-Page
Page 9
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perseroan memperoleh izin usaha dalam The Company obtained its license to operate
bidang usaha lembaga pembiayaan as a financing company from the Minister of
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Finance of the Republic of Indonesia based
berdasarkan Surat Keputusan on its Decision Letter No.
No.1660/KMK.013/1990 tanggal 31 Desember 1660/KMK.013/1990 dated 31 December
1990. Perseroan mulai beroperasi secara 1990. The Company commenced its
komersial pada tahun 1985. commercial operations in 1985.
Perseroan bergerak di bidang (a) pembiayaan The Company is engaged in (a) investment
investasi dengan cara sewa pembiayaan, jual financing through finance lease, sales and
dan sewa balik, anjak piutang dengan leaseback, factoring with recourse, factoring
pemberian jaminan dari penjual piutang, anjak without recourse, installment financing,
piutang tanpa pemberian jaminan dari penjual project financing, and infrastructure
piutang, pembelian dengan pembayaran financing; (b) working capital financing
secara angsuran, pembiayaan proyek, dan through sales and leaseback, factoring with
pembiayaan infrastruktur; (b) pembiayaan recourse, factoring without recourse, and
modal kerja dengan cara jual dan sewa balik, working capital facility; (c) multipurpose
anjak piutang dengan pemberian jaminan dari financing through finance lease, installment
penjual piutang, anjak piutang tanpa financing, and fund facilities; (d) other
pemberian jaminan dari penjual piutang, dan financing business activities based on the
fasilitas modal usaha; (c) pembiayaan approval of the Financial Services Authority;
multiguna dengan cara sewa pembiayaan, and (e) operational lease financing business
pembelian dengan pembayaran secara activities and/or fee-based activities.
angsuran, dan fasilitas dana; (d) kegiatan
usaha pembiayaan lain berdasarkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan; dan
(e) kegiatan usaha pembiayaan sewa operasi
(operating lease) dan/atau kegiatan berbasis
imbal jasa.
Kantor pusat Perseroan berdomisili di 18 The Company’s head office is located at 18
Office Park Lantai 23, Jalan T.B. Simatupang Office Park 23rd Floor, Jalan T.B.
No. 18, Jakarta 12520. Perseroan juga Simatupang No. 18, Jakarta 12520. The
mempunyai 15 jaringan pemasaran (tidak Company also has 15 marketing network
diaudit) yang berlokasi di Medan, Pekanbaru, offices (unaudited) located in Medan,
Palembang, Jambi, DKI Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, Jambi, DKI Jakarta,
Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Banjarmasin,
Samarinda, Pontianak, dan Semarang. Balikpapan, Samarinda, Pontianak, and
Semarang.
Entitas induk langsung Perseroan adalah
PT Sedaya Multi Investama (“SMI”), The Company’s immediate parent company
perusahaan yang berdomisili di Indonesia, is PT Sedaya Multi Investama (“SMI”), a
sedangkan entitas induk utama Perseroan company domiciled in Indonesia and its
adalah Jardine Matheson Holdings Limited, ultimate parent company is Jardine
perusahaan yang berdomisili di Bermuda. Matheson Holdings Limited, a company
domiciled in Bermuda.
Halaman -5/2-Page
Page 10
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Surat berharga yang diterbitkan b. Securities issued
Obligasi Bonds
Tanggal Jumlah Tanggal
efektif/ pokok/ Jangka jatuh tempo/ Tingkat
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity bunga/
Nama/Name date Approval value Tenor date Interest rate
Obligasi Berkelanjutan 06 Juni/June Dinyatakan Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
IV SANF dengan 2022 efektif oleh B: 600,000 36 bulan/ 10 Juni/June 7.05%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa months 2025
Tetap Tahap I Tahun Keuangan,
2022 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Keputusan
SANF dengan Tingkat No.
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/
Tahap I Tahun Became
2022”)/SANF Shelf effective by
Registration Bond IV Financial
with Fixed Interest Services
Rate Phase I Year Authority in its
2022 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase I Year
2022”)
Obligasi Berkelanjutan 16 Maret / Dinyatakan Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
IV SANF dengan March 2023 efektif oleh B: 900,000 36 bulan/ 16 Maret / 7.00%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa months March 2026
Tetap Tahap II Tahun Keuangan,
2023 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Seri/Series Seri/Series Seri/Series Seri/Series C:
SANF dengan Tingkat Keputusan No. C: 250,000 C: 60 bulan/ C: 16 Maret / 7.25%
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/ months March 2028
Tahap II Tahun Became
2023”)/SANF Shelf effective by
Registration Bond IV Financial
with Fixed Interest Services
Rate Phase II Year Authority in its
2023 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase II Year
2023”)
Obligasi Berkelanjutan 20 Juni / Dinyatakan Seri/Series Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan June 2024 efektif oleh A: 200,000 370 hari/ 30 Juni / 6.70%
Tingkat Suku Bunga Otoritas Jasa days June 2025
Tetap Tahap III Tahun Keuangan,
2024 (“Obligasi berdasarkan
Berkelanjutan IV Surat Seri/Series Seri/Series B: Seri/Series B: Seri/Series B:
SANF dengan Tingkat Keputusan No. B: 550,000 36 bulan/ 20 Juni / 7.00%
Suku Bunga Tetap S-90/D.04/2022/ months June 2027
Tahap III Tahun Became
2024”)/SANF Shelf effective by
Registration Bond IV Financial
with Fixed Interest Services
Rate Phase III Year Authority in its
2024 (“SANF Shelf letter No. S-
Registration Bond IV 90/D.04/2022
with Fixed Interest
Rate Phase III Year
2024”)
Halaman -5/3-Page
Page 11
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite c. Board of Commissioners, Board of
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Directors, Audit Committee, Nomination
Komite Pemantau Risiko, Satuan Kerja and Remuneration Committee, Risk
Audit Internal, dan Sekretaris Perseroan Monitoring Committee, Internal Audit
Unit, and Corporate Secretary
Susunan anggota Dewan Komisaris dan The composition of the Company’s Board of
Dewan Direksi Perseroan pada tanggal Commissioners and Board of Directors as at
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Board of
Dewan Komisaris: Commissioners:
President
Presiden Komisaris FXL Kesuma FXL Kesuma Commissioner
Komisaris Arietta Adrianti Arietta Adrianti Commissioner
Komisaris Takayuki Akiyama* Masamichi Takeda Commissioner
Independent
Komisaris Independen Buntoro Muljono Buntoro Muljono Commissioner
Independent
Komisaris Independen Handoko Pranoto Handoko Pranoto Commissioner
*) *)
dengan ketentuan bahwa pengangkatan, seluruh tanggung provided that the appointment, implied, duties, and
jawab dan wewenang Bapak Takayuki Akiyama mulai authority of Mr. Takayuki Akiyama will become
berlaku sejak tanggal surat dari Otoritas Jasa Kuangan effective as of the date of the letter from Financial
yang menyatakan bahwa beliau telah berhasil Services Authority confirming his successful
menyelesaikan fit and proper test. completion of fit and proper test.
Dewan Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur Wempy Kunto Wiambodo Wempy Kunto Wiambodo President Director
Direktur Keuangan Handy Hartono Handy Hartono Finance Director
Direktur Operasi Handri Susanto Handri Susanto Operation Director
Risk Management
Direktur Manajemen Risiko Kiyoshi Kuribara Gen Hoshino Director
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi The Company’s Nomination and
Perseroan adalah sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Ketua Handoko Pranoto Handoko Pranoto Chairman
Anggota Eduardus Paulus Supit Eduardus Paulus Supit Member
Anggota Lukito Dewandaya Lukito Dewandaya Member
Susunan Komite Audit Perseroan adalah The Company’s Audit Committee are as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Ketua Buntoro Muljono Buntoro Muljono Chairman
Anggota FXL Kesuma FXL Kesuma Member
Anggota Theresia S. Nayuti Theresia S. Nayuti Member
Halaman -5/4-Page
Page 12
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite c. Board of Commissioners, Board of
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Directors, Audit Committee, Nomination
Komite Pemantau Risiko, Satuan Kerja and Remuneration Committee, Risk
Audit Internal, dan Sekretaris Perseroan Monitoring Committee, Internal Audit
(lanjutan) Unit, and Corporate Secretary (continued)
Susunan Komite Pemantau Risiko Perseroan The Company’s Risk Monitoring Committee
adalah sebagai berikut: are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Ketua Buntoro Muljono Buntoro Muljono Chairman
Anggota Handoko Pranoto Handoko Pranoto Member
Anggota Eduardus Paulus Supit Eduardus Paulus Supit Member
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Decision Letter of the Company’s
No. 7/SANF/SK-BOD/XII/2022 tanggal 30 Board of Directors No. 7/SANF/SK-
Desember 2022 yang efektif terhitung sejak BOD/XII/2022 dated 30 December 2022
tanggal 1 Januari 2023, Kepala Satuan Kerja which effective as of 1 January 2023, the
Audit Internal pada tanggal 31 Desember Head of Internal Audit as at 31 December
2023 adalah Tania Arthadora Saragih. 2023 is Tania Arthadora Saragih.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Decision Letter of the
No. 312/LSANF/BOD/V/2019 tanggal 22 Mei Company’s Board of Directors No.
2019, Sekretaris Perseroan pada tanggal 312/LSANF/BOD/V/2019 dated 22 May
31 Desember 2023 dan 2022 adalah Davin 2019, the Corporate Secretary as at
Susanto. 31 December 2023 and 2022 is Davin
Susanto.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan As at 30 June 2024, the Company has 209
mempunyai 209 karyawan (tidak diaudit) employees (unaudited) (31 December 2023:
(31 Desember 2023: 205 karyawan (tidak 205 employees (unaudited)).
diaudit)).
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Laporan keuangan disusun dan diotorisasi oleh The financial statements have been prepared
Dewan Direksi untuk terbit pada tanggal and authorised by the Board of Directors for
30 Juli 2024. issuance on 30 July 2024.
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi utama yang Presented below are the principal accounting
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan. policies adopted in preparing the financial
statements.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation
Laporan keuangan Perseroan telah disusun The Company’s financial statements have
dan disajikan sesuai dengan Standar been prepared and presented in
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang accordance with the Indonesian Financial
dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Accounting Standards issued by the
dan Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.7., Indonesian Institute of Accountants and
OJK telah mengambil alih fungsi dari Bapepam and LK Regulation No.VIII.G.7.,
Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal OJK takes over the function of Bapepam-
25 Juni 2012 tentang “Pedoman Penyajian LK) No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June
dan Pengungkapan Laporan Keuangan 2012 regarding “Guidelines for Financial
Emiten atau Perseroan Publik”. Statements Presentation and Disclosures
for Issuers or Public Entities”.
Halaman -5/5-Page
Page 13
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation (continued)
(lanjutan)
Laporan keuangan disusun berdasarkan The financial statements have been
konsep harga perolehan, kecuali untuk aset prepared under the historical cost
dan liabilitas keuangan yang ditetapkan dan convention, except for financial assets and
efektif sebagai instrumen lindung nilai, yang liabilities designated and effective as
diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan hedging instruments, which are measured
keuangan disusun berdasarkan akuntansi at fair value. The financial statements are
berbasis akrual, kecuali laporan arus kas. prepared under the accrual basis of
accounting, except for the statements of
cash flows.
Laporan arus kas disusun menggunakan The statements of cash flows are prepared
metode langsung dengan mengelompokkan based on the direct method by classifying
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi cash flows into operating, investing and
dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus financing activities. For the purpose of the
kas, kas dan kas di bank mencakup kas dan statements of cash flows, cash and cash in
kas di bank yang tidak dibatasi banks include cash on hand and cash in
penggunaannya dan tidak digunakan sebagai banks which are not restricted and pledged
jaminan pinjaman. as collateral for any borrowings.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah statements is Rupiah (“Rp”) which is also
(“Rp”) yang juga merupakan mata uang the Company’s functional currency. The
fungsional. Angka-angka yang disajikan figures presented in the financial
dalam laporan keuangan, kecuali bila statements, unless otherwise stated, are
dinyatakan secara khusus, adalah dibulatkan rounded in millions of Rupiah.
dalam jutaan Rupiah.
Kecuali dinyatakan di bawah ini, kebijakan Except as this disclosed below, the
akuntansi telah diterapkan secara konsisten accounting policies applied are consistent
dengan laporan keuangan pada tanggal with those of the financial statements as at
31 Desember 2023, yang telah sesuai dengan 31 December 2023, which conform to the
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting
Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di conformity with Indonesian Financial
Indonesia mengharuskan penggunaan Accounting Standards requires the use of
estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga certain critical accounting estimates and
mengharuskan manajemen untuk membuat assumptions. It also requires management
pertimbangan dalam proses penerapan to exercise its judgement in the process of
kebijakan akuntansi Perseroan. Area yang applying the Company’s accounting
kompleks atau memerlukan tingkat policies. The areas involving a higher
pertimbangan yang lebih tinggi atau area di degree of judgement or complexity, or
mana asumsi dan estimasi dapat berdampak areas where assumptions and estimates
signifikan terhadap laporan keuangan are significant to the financial statements
diungkapkan di Catatan 3. are disclosed in Note 3.
Perubahan pada pernyataan standar Changes to the statement of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and
pernyataan standar akuntansi keuangan interpretations of statement of financial
accounting standards
Berikut ini adalah standar akuntansi The following are financial accounting
keuangan, perubahan, dan interpretasi standard, amendments and interpretation of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standard which
efektif sejak 1 Januari 2024: become effective 1 January 2024:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian - Amendment of SFAS 1: “Presentation
Laporan Keuangan” - Klasifikasi liabilitas of Financial Statements” - Classification
lancar atau tidak lancar; of liabilities as current or noncurrent;
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian - Amendment of SFAS 1: “Presentation
Laporan Keuangan” - liabilitas jangka of Financial Statements” - Long-term
panjang dengan kovenan; dan liabilities with covenant; and
- Amendemen PSAK 73: “Sewa” - - Amendment of SFAS 73: “Leases” -
Liabilitas Sewa pada transaksi jual dan Lease liability in sale-and-lease back
sewa-balik. transactions.
Halaman -5/6-Page
Page 14
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation (continued)
(lanjutan)
Perubahan pada pernyataan standar Changes to the statement of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and
pernyataan standar akuntansi keuangan interpretations of statement of financial
(lanjutan) accounting standards (continued)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan The Financial Accounting Standard Board
Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah of Indonesia Institute of Accountants
menerbitkan standar baru, amendemen, dan (“DSAK-IAI”) has issued the following new
interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal standards, amendments, and interpretation
1 Januari 2025 sebagai berikut: which are effective as at 1 January 2025:
- PSAK 74: “Kontrak Asuransi”; dan - SFAS 74: “Insurance contracts”; and
- Amendemen PSAK 74: “Kontrak - Amendment of SFAS 74: “Insurance
Asuransi” - Penerapan awal PSAK 74 Contracts” regarding Initial application
dan PSAK 71 Informasi Komparatif. of SFAS 74 and SFAS 71 -
comparative information.
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorisation date of these
Perseroan masih mempelajari dampak yang financial statements, the Company is still
mungkin timbul dari penerapan standar baru evaluating the potential impact of these
dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada new and revised standards to the
laporan keuangan Perseroan. Company’s financial statements.
Kecuali untuk perubahan yang dijelaskan di Except for the changes as explained below,
bawah ini, implementasi dari standar-standar the implementation of the above standards
tersebut tidak menghasilkan perubahan did not result in substantial changes to the
substansial terhadap kebijakan akuntansi Company’s accounting policies and had no
Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material impact to the financial statements
material terhadap laporan keuangan di for current period or prior financial years.
periode berjalan atau tahun sebelumnya.
Dampak reformasi suku bunga acuan IBOR reform impact
Dalam menghitung perubahan nilai wajar In calculating changes in fair value
yang dapat diatribusikan pada risiko lindung attributable to hedging risk of floating rate
nilai dari utang suku bunga mengambang, debt, the Company has made the following
Perseroan telah membuat asumsi berikut assumptions that reflect current
yang mencerminkan ekspektasi saat ini: expectations:
1. Utang suku bunga mengambang 1. Floating rate loan changes to SOFR
berpindah ke SOFR di tahun 2023, dan in 2023, and the spread will be similar
spreadnya akan serupa terhadap spread to the spread included in interest rate
yang termasuk dalam interest rate swap swaps used as hedging instruments.
yang digunakan sebagai instrumen
lindung nilai.
2. Tidak ada perubahan lain pada 2. No other changes to the terms of the
persyaratan utang dengan suku bunga floating rate loan are anticipated.
mengambang yang diantisipasi.
3. Perseroan telah memasukkan 3. The Company has included the
ketidakpastian kapan utang suku bunga uncertainty of when floating rate loan
mengambang akan dipindahkan ke will be changed to SOFR, the
SOFR, penyesuaian yang dihasilkan resulting adjustments to the spread,
pada spread, dan aspek lain dari and other aspects of the reform that
reformasi yang belum diselesaikan, have not yet been finalised, by
dengan menambahkan spread adding an additional spread to the
tambahan ke tingkat diskonto digunakan discount rate used in the calculation.
dalam perhitungan.
Halaman -5/7-Page
Page 15
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
b. Penjabaran mata uang asing b. Foreign currency translation
Perseroan menyelenggarakan catatan The Company maintains its accounting
akuntansinya dalam Rupiah Indonesia records in Indonesian Rupiah as the
sebagai mata uang fungsional. Transaksi functional currency. Transactions
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam denominated in a foreign currency are
mata uang Rupiah dengan menggunakan translated into Rupiah at the exchange rate
kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. prevailing at the date of the transactions.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset At the financial position date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies
dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada are translated at the exchange rates
tanggal laporan posisi keuangan. prevailing at that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses
timbul dari penyelesaian transaksi dalam resulting from the settlement of foreign
mata uang asing dan dari penjabaran aset currency transactions and from the
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing translation of monetary assets and liabilities
diakui di dalam laba rugi, kecuali apabila denominated in foreign currencies are
ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai recognised in profit or loss, except when
lindung nilai arus kas yang memenuhi syarat. recognised in equity as qualifying cash flow
hedges.
Kurs nilai tukar utama yang digunakan adalah The main exchange rates used are the
kurs tengah Bank Indonesia. Berikut ini Bank Indonesia middle rate. Below are the
adalah kurs nilai tukar yang digunakan (nilai exchange rate used (full amount):
penuh):
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
1 Dolar Amerika Serikat 1 United States Dollar
(“Dolar AS”) 16,421 15,416 (“USD”)
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classified its financial
keuangan dalam bentuk aset keuangan dan instruments into financial assets and
liabilitas keuangan. liabilities.
(i) Aset keuangan (i) Financial assets
Sesuai dengan PSAK 71, Perseroan In accordance with SFAS 71,
mengklasifikasikan aset keuangannya Company classifies its financial assets
dalam kategori: into three categories:
(a) aset keuangan yang diukur pada (a) at amortised cost;
nilai perolehan yang diamortisasi;
(b) aset keuangan yang diukur pada (b) fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income (FVOCI);
komprehensif lain (FVOCI); dan and
(c) aset keuangan yang diukur pada (c) fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi (FVPL). (FVPL).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into
kategori di atas berdasarkan model bisnis these categories based on the business
dimana aset keuangan tersebut dimiliki model within which they are held and
dan karakteristik arus kas kontraktualnya. their contractual cash flow
Model bisnis merefleksikan bagaimana characteristics. The business model
kelompok aset keuangan dikelola untuk reflects how groups of financial assets
mencapai tujuan bisnis tertentu. are managed to achieve a particular
business objective.
Halaman -5/8-Page
Page 16
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Perseroan hanya memiliki aset keuangan The Company only has financial assets
dalam kategori yang diukur pada nilai categorised as measured at amortised
perolehan yang diamortisasi dan pada cost and fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi (FVPL). (FVPL).
Aset keuangan dengan biaya perolehan Financial assets at amortised costs
diamortisasi
Aset keuangan dapat diukur dengan A financial asset is measured at
biaya perolehan diamortisasi hanya jika amortised cost only if it meets both of
memenuhi kedua kondisi berikut dan the following conditions and it is not
tidak ditetapkan sebagai FVPL: designated as at FVPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial assets is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model whose objective is
aset keuangan untuk tujuan to hold the asset to collect
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flows (held to
(held to collect); dan collect); and
- Kriteria kontraktual dari aset - Its contractual terms give rise on
keuangan yang pada tanggal tertentu specified dates to cash flows that are
menghasilkan arus kas yang solely payments of principal and
merupakan pembayaran pokok dan interest (“SPPI”) on the principal
bunga semata (“SPPI”) dari jumlah amount outstanding.
pokok terutang.
Aset keuangan pada nilai wajar melalui Financial assets at fair value through
laba rugi (FVPL) profit or loss (FVPL)
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan measured at amortised cost or FVOCI
biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI as described above are measured at
sebagaimana ketentuan di atas diukur FVPL. A gain or loss on a debt
dengan FVPL. Keuntungan atau kerugian investment that is subsequently
dari investasi utang yang selanjutnya measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laporan loss and is not part of a hedging
laba rugi dan bukan merupakan bagian relationship is recognised in profit or
dari hubungan lindung nilai, diakui dalam loss and presented net in the statement
laporan laba rugi dan disajikan bersih of profit or loss within other
dalam laporan laba rugi di dalam gains/(losses) in the period in which it
keuntungan/(kerugian) lainnya dalam arises.
periode kemunculannya.
Perseroan tidak memiliki aset keuangan The Company has no financial assets
dalam kategori yang diukur pada nilai categorised as fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif comprehensive income hence the
lain sehingga kebijakan akuntansi untuk accounting policies relating to such
aset tersebut tidak diungkapkan. assets have not been disclosed.
Perseroan menggunakan tanggal The Company uses trade date
transaksi untuk kontrak regular ketika accounting for regular contracts when
mencatat transaksi aset keuangan. recording financial assets transactions.
Pengukuran aset keuangan setelah The subsequent measurement of
pengakuan awal tergantung pada financial assets depends on their
klasifikasi aset keuangan tersebut. classification.
Halaman -5/9-Page
Page 17
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual Assessment of whether contractual
hanya merupakan pembayaran pokok cash flows are solely payments of
dan bunga semata (“SPPI”) principal and interest (“SPPI”)
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of
keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' the financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for
waktu atas uang dan untuk risiko kredit the time value of money and for the
yang terkait dengan jumlah pokok yang credit risk associated with the principal
terutang selama periode waktu tertentu amount outstanding during a particular
dan untuk risiko dan biaya pinjaman period of time and for other basic
dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas lending risks and costs (e.g. liquidity
dan biaya administrasi), serta margin risk and administrative costs), as well
keuntungan. as profit margin.
Dalam menilai apakah arus kas In assessing whether the contractual
kontraktual adalah SPPI, Perseroan cash flows are SPPI, the Company
mempertimbangkan ketentuan considers the contractual terms of the
kontraktual instrumen tersebut. Hal ini instrument. This includes assessing
termasuk menilai apakah aset keuangan whether the financial asset contains a
mengandung ketentuan kontraktual yang contractual term that could change the
dapat mengubah waktu atau jumlah arus timing or amount of contractual cash
kas kontraktual sehingga tidak flows such that it would not meet this
memenuhi kondisi ini. condition.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana Business model refers to how financial
aset keuangan dikelola bersama untuk assets are managed together to
menghasilkan arus kas untuk Perseroan. generate cash flows for the Company.
Arus kas mungkin dihasilkan dengan This may be collecting contractual
menerima arus kas kontraktual, menjual cash flows, selling financial assets or
aset keuangan atau keduanya. Model both. Business models are determined
bisnis ditentukan pada tingkat agregasi at a level of aggregation where groups
di mana kelompok aset dikelola bersama of assets are managed together to
untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak achieve a particular objective and do
bergantung pada niat manajemen pada not depend on management’s
instrumen individual. intentions for individual instruments.
Bisnis model pada aset keuangan yang Business model of the Company’s
dimiliki Perseroan adalah ditahan hingga financial assets is held to maturity.
jatuh tempo.
Pengukuran Measurement
Pada pengakuan awal, Perseroan At initial recognition, the Company
mengukur aset keuangan pada nilai measures a financial asset at its fair
wajarnya ditambah, dalam hal aset value plus, in the case of a financial
keuangan tidak diukur pada nilai wajar asset not at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi, biaya transaksi loss, transaction costs that are directly
yang dapat diatribusikan secara langsung attributable to the acquisition of the
dengan perolehan aset keuangan. Biaya financial asset. Transaction costs of
transaksi dari aset keuangan yang dicatat financial assets carried at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss are expensed in
dibebankan pada laporan laba rugi. profit or loss.
Halaman -5/10-Page
Page 18
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(ii) Liabilitas keuangan (ii) Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classified its financial
keuangan dalam kategori liabilitas liabilities in the category of financial
keuangan yang diukur dengan biaya liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi dan liabilitas and financial liabilities at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss.
melalui laporan laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur dengan Financial liabilities at amortised cost
biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak Financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as fair value through profit
keuangan yang diukur pada nilai wajar and loss are categorised into financial
melalui laporan laba rugi dikategorikan ke liabilities measured at amortised cost.
dalam liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas Financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya amortised cost are initially recognised
perolehan yang diamortisasi diukur pada at fair value plus transaction cost (if
nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika any) that are directly attributable to the
ada) yang dapat diatribusikan secara financial liabilities and subsequently
langsung dengan liabilitas keuangan measured at amortised cost using
tersebut dan selanjutnya diukur pada effective interest rate. Effective interest
biaya perolehan diamortisasi dengan rate amortisation is recognised in the
menggunakan metode suku bunga efektif. profit and loss as “Interest and
Amortisasi suku bunga efektif diakui di financing charges”.
dalam laporan laba rugi sebagai “Beban
bunga dan keuangan”.
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi antara lain amortised cost are other payables and
utang lain-lain dan akrual, pinjaman yang accrued expenses, borrowings, bonds
diterima, utang obligasi, dan liabilitas payable, and lease liabilities.
sewa.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities at fair value through
wajar melalui laba rugi profit or loss
Liabilitas keuangan diklasifikasikan Financial liabilities are classified as
sebagai liabilitas keuangan yang diukur financial liabilities at fair value through
pada nilai wajar melalui laba rugi jika profit or loss if they are acquired or
diperoleh atau dimiliki terutama untuk incurred principally for the purpose of
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam selling or repurchasing in the near term
waktu dekat atau jika merupakan bagian or if they are part of a portfolio of
dari portofolio instrumen keuangan identified financial instruments that are
tertentu yang dikelola bersama dan managed together and there is
terdapat bukti mengenai pola ambil evidence of a pattern of short-term
untung dalam jangka pendek (short-term profit-taking. Derivatives are classified
profit-taking) yang terkini. Derivatif as financial liabilities instruments at fair
diklasifikasikan sebagai instrumen value through profit or loss unless
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai designated and effective as hedging
wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan instruments.
dan efektif sebagai instrumen lindung
nilai.
Halaman -5/11-Page
Page 19
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(ii) Liabilitas keuangan (lanjutan) (ii) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities at fair value through
wajar melalui laba rugi (lanjutan) profit or loss (continued)
Keuntungan dan kerugian yang timbul Gains and losses arising from changes
dari perubahan nilai wajar liabilitas in the fair value of financial liabilities
keuangan yang diklasifikasikan sebagai classified as financial liabilities at fair
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai value through profit or loss are
wajar melalui laba rugi dicatat dalam recorded in the profit or loss as “Gain/
laporan laba rugi sebagai “Keuntungan/ (loss) from changes in fair value of
(kerugian) dari perubahan nilai wajar financial instruments”. Interest expense
instrumen keuangan”. Beban bunga dari on financial liabilities classified as
liabilitas keuangan diklasifikasikan financial liabilities at fair value through
sebagai liabilitas keuangan yang diukur profit or loss is recorded as “Interest
pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat expense”.
sebagai “Beban bunga”.
Perubahan nilai wajar terkait dengan
liabilitas keuangan yang ditetapkan untuk Changes in fair value of financial
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi liabilities that are measured at fair
diakui di dalam “Keuntungan/(kerugian) value through profit or loss are
dari perubahan nilai wajar instrumen recognised as “Gain/(loss) from
keuangan”. changes in fair value of financial
instruments”.
(iii) Penentuan nilai wajar (iii) Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market
transaksi teratur (orderly transaction) participants at the measurement date in
antara pelaku pasar (market participants) the principal market or, in its absence,
pada tanggal pengukuran di pasar utama the most advantageous market to
atau, jika tidak terdapat pasar utama, di which the Company has access at that
pasar yang paling menguntungkan date. The fair value of a liability reflects
dimana Perseroan memiliki akses pada its non-performance risk.
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai When available, the Company
wajar instrumen keuangan dengan measures the fair value of a financial
menggunakan harga kuotasian di pasar instrument using the quoted price in an
aktif untuk instrumen tersebut. active market for that instrument.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan The fair value of financial instruments
yang diperdagangkan di pasar aktif traded in active markets is determined
ditentukan berdasarkan nilai pasar yang based on quoted market prices at the
berlaku pada tanggal laporan posisi statements of financial position date
keuangan menggunakan harga yang and based on routinely published and
dipublikasikan secara rutin dan berasal reputable sources such as quoted
dari sumber yang terpercaya, seperti market prices or broker’s quoted price
quoted market price atau broker’s quoted from Bloomberg and Reuters.
price dari Bloomberg dan Reuters.
Halaman -5/12-Page
Page 20
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(iii) Penentuan nilai wajar (lanjutan) (iii) Determination of fair value
(continued)
Instrumen keuangan dianggap memiliki A financial instrument is considered
kuotasi di pasar aktif, jika harga kuotasi having quote in an active market, if
tersedia sewaktu-waktu dan dapat quoted prices are readily and regularly
diperoleh secara rutin dari bursa, available from an exchange, dealer,
pedagang efek (dealer), perantara efek broker, industry group, pricing service
(broker), kelompok industri, badan or regulatory agency, and those prices
pengawas (pricing service atau regulatory represent actual and regularly occurring
agency), dan harga tersebut market transactions on an arm’s length
mencerminkan transaksi pasar yang basis. If the above criteria are not met,
aktual dan rutin dalam suatu transaksi the market is regarded as being
yang wajar. Jika kriteria di atas tidak inactive. Indications that a market is
terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan inactive are when there is a wide bid-
tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar offer spread or significant increase in
tidak aktif adalah terdapat selisih yang the bid-offer spread or there are few
besar antara harga penawaran dan recent transactions.
permintaan atau kenaikan signifikan
dalam selisih harga penawaran dan
permintaan dan hanya terdapat beberapa
transaksi terkini.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no
mempunyai harga pasar, estimasi atas quoted market price, a reasonable
nilai wajar ditetapkan dengan mengacu estimate of the fair value is determined
pada nilai wajar instrumen lain yang by reference to the current market
secara substansi memiliki karakteristik value of another instrument which
yang sama atau dihitung berdasarkan substantially have the same
ekspektasi arus kas yang didiskonto characteristic or calculated based on
dengan tingkat suku bunga pasar yang the expected cash flows discounted by
relevan. relevant market rates.
Nilai wajar atas piutang pembiayaan The fair value for financing receivables
serta pinjaman yang diterima ditentukan as well as borrowings are determined
menggunakan nilai kini berdasarkan arus using a present value model on the
kas kontraktual dengan basis of contractually agreed cash
mempertimbangkan kualitas kredit, flows, taking into account credit quality,
likuiditas, dan biaya. liquidity, and costs.
Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat The best evidence of fair value at initial
pengakuan awal adalah harga recognition is the transaction price (that
transaksinya (yaitu nilai wajar is the fair value of the consideration
pembayaran yang diserahkan atau given or received), unless the fair value
diterima), kecuali nilai wajar dari of that instrument is evidenced by
instrumen tersebut dapat dibuktikan comparison with other observable
dengan perbandingan transaksi untuk current market transactions in the same
instrumen yang sama di pasar terkini instrument (that is without modification
yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa or re-packaging) or based on a
modifikasi atau re-packaging) atau valuation technique whose variables
berdasarkan teknik penilaian dimana include only data from observable
variabelnya hanya data dari pasar yang markets.
dapat diobservasi.
Halaman -5/13-Page
Page 21
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(iii) Penentuan nilai wajar (lanjutan) (iii) Determination of fair value
(continued)
Untuk instrumen keuangan yang diukur For financial instruments measured at
menggunakan nilai wajar, Perseroan fair value, the Company uses the fair
menggunakan hierarki nilai wajar yang value hierarchy which reflects the
mencerminkan signifikansi input yang significance of input used in the
digunakan dalam melakukan pengukuran measurement (level 1, 2, and 3) as
(tingkat 1, 2, dan 3) seperti dijelaskan explained in Note 25e.
pada Catatan 25e.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognised
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus when the contractual rights to receive
kas yang berasal dari aset keuangan the cash flows from these assets have
tersebut berakhir, atau ketika aset ceased to exist or the assets have
keuangan tersebut telah ditransfer dan been transferred and substantially all
secara substansial seluruh risiko dan the risks and rewards of ownership of
manfaat atas kepemilikan aset tersebut the assets are also transferred (if
telah ditransfer (jika secara substansial substantially all the risks and rewards
seluruh risiko dan manfaat tidak are not transferred, hence the
ditransfer, maka Perseroan melakukan Company evaluates to ensure that
evaluasi untuk memastikan keterlibatan continuing involvement on the basis of
berkelanjutan atas kendali yang masih any retained powers of control does
dimiliki tidak mencegah penghentian not prevent derecognition). Financial
pengakuan). Liabilitas keuangan liabilities are derecognised when they
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas have been redeemed or otherwise
telah dilepaskan atau dibatalkan atau extinguished.
kadaluwarsa.
(v) Saling hapus (v) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are
disalinghapuskan dan jumlah netonya offset and the net amount is presented
disajikan pada laporan posisi keuangan in the statement of financial position
jika, dan hanya jika Perseroan memiliki when, and only when the Company
hak yang berkekuatan hukum untuk has a legal enforceable right to offset
melakukan saling hapus atas jumlah yang the recognised amounts and there is
telah diakui tersebut dan adanya maksud an intention to settle on a net basis, or
untuk menyelesaikan secara neto, atau realise the assets and settle the
untuk merealisasikan aset dan liabilities simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Hak berkekuatan hukum tersebut The legally enforceable right must not
haruslah tidak bergantung pada kondisi be contingent on future events and
masa depan dan hak tersebut harus must be enforceable in the normal
dapat tetap didapatkan dalam kondisi course of business and in the event of
bisnis normal dan dalam hal terjadinya default, insolvency or bankruptcy of the
kegagalan, ketidakmampuan membayar Company or the counterparty.
maupun kebangkrutan dari Perseroan
ataupun pihak rekanan.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 As at 30 June 2024 and 31 December
Desember 2023, tidak terdapat aset dan 2023, there is no financial assets and
liabilitas keuangan yang saling hapus liabilities that are subject to offsetting in
pada laporan posisi keuangan. the statements of financial position.
Halaman -5/14-Page
Page 22
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(vi) Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (vi) Classification of financial assets and
liabilities
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu instruments into classes that reflects
yang mencerminkan sifat dari informasi the nature of information and takes
dan mempertimbangkan karakteristik dari into account the characteristic of
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi those financial instruments. The
ini dapat dilihat pada tabel berikut: classification can be seen in the table
below:
Kategori yang didefinisikan oleh
PSAK 71/Category as defined by Golongan/Classes Sub-golongan/Sub-classes
SFAS 71
Aset keuangan/Financial assets
Kas dan kas di bank/Cash and cash
Kas di bank/Cash in banks
in banks
Aset keuangan yang diukur pada Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
biaya perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
amortised cost
Tagihan anjak piutang/Factoring
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset keuangan yang diukur pada
Aset derivatif - lindung nilai atas arus
nilai wajar melalui laba rugi/ Lindung nilai atas arus kas/Hedging
kas/Derivatives assets - Hedging
Financial assets measured at fair instruments in cash flow hedges
instruments in cash flow hedges
value through profit or loss
Liabilitas keuangan/Financial liabilities
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Liabilitas keuangan yang diukur Biaya akrual/Accrued expenses
dengan biaya perolehan
diamortisasi/ Utang obligasi/Bonds payable
Financial liabilities at amortised
cost Liabilitas sewa/Lease liabilities
Utang lain-lain/Other payables
Liabilitas keuangan yang diukur
Liabilitas derivatif - lindung nilai atas arus
pada nilai wajar melalui laba rugi/ Lindung nilai atas arus kas/Hedging
kas/Derivatives liabilities - Hedging
Financial liabilities measured at instruments in cash flow hedges
instruments in cash flow hedges
fair value through profit or loss
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
PSAK 71 mengharuskan cadangan SFAS 71 requires a loss allowance to
kerugian diakui sebesar kerugian kredit be recognised at an amount equal to
ekspektasian 12 bulan (12-month ECL) either 12-month expected credit losses
atau kerugian kredit ekspektasian (ECL) or lifetime ECL's. Lifetime ECL's
sepanjang umurnya aset keuangan are the ECL's that result from all
(lifetime ECL). Lifetime ECL adalah possible default events over the
kerugian kredit ekspektasian yang expected life of a financial instrument,
berasal dari semua kemungkinan whereas 12-month ECL's are the
kejadian gagal bayar sepanjang umur portion of ECL's that result from default
ekspektasian suatu instrumen keuangan, events that are possible within the 12
sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi months after reporting date.
dari kerugian kredit ekspektasian yang
berasal dari kemungkinan kejadian gagal
bayar dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Halaman -5/15-Page
Page 23
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Perseroan mengakui cadangan kerugian The Company recognises loss
untuk ECL pada instrumen keuangan allowances for ECL on the financial
yang tidak diukur pada FVPL. instruments that are not measured at
FVPL.
Kerugian kredit ekspektasian (ECL) diakui Expected Credit Losses (ECL) are
untuk seluruh instrumen utang keuangan recognised for all financial debt
yang diklasifikasikan sebagai hold to instruments that are classified as hold
collect/hold to collect and sell dan to collect/hold to collect and sell and
memiliki arus kas SPPI. have cash flows that are solely
payments of principal and interest.
Perseroan menggunakan model yang The Company primarily uses
kompleks yang menggunakan matriks sophisticated models that utilise the
kemungkinan gagal bayar, estimasi probability of default (“PD”), estimated
kerugian jika terjadi gagal bayar, dan losses in the event of default and
eksposur saat gagal bayar (“EAD”), yang exposure at default (“EAD”) metrics,
didiskontokan menggunakan suku bunga discounted using the effective interest
efektif. rate.
a. Kemungkinan Gagal Bayar (“PD”) a. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu The probability at a point in time that
waktu dimana debitur mengalami a counterparty will default, calibrated
gagal bayar, dikalibrasikan sampai over up to 12 months from the
dengan periode 12 bulan dari tanggal reporting date (Stage 1) or over the
laporan (Tahap 1) atau sepanjang lifetime of the product (Stage 2 and
umur (Tahap 2 dan 3) dan 3) and incorporating the impact of
digabungkan pada dampak asumsi forward-looking economic
ekonomi masa depan yang memiliki assumptions that have an effect on
risiko kredit. PD diestimasikan pada credit risk. PD is estimated at a point
point in time dimana hal ini in time that means it will fluctuate in
berfluktuasi sejalan dengan siklus line with the economic cycle.
ekonomi.
b. Estimasi Kerugian Jika Terjadi Gagal b. Estimated Lossess in the Event of
Bayar Default
Kerugian yang diperkirakan akan The loss that is expected to arise on
timbul dari debitur yang mengalami default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan menggabungkan relevant forward looking economic
dampak dari asumsi ekonomi masa assumptions (if any), which
depan yang relevan (jika ada) dimana represents the difference between
hal ini mewakili perbedaan antara the contractual cash flows due and
arus kas kontraktual yang akan jatuh those that the Company expects to
tempo dengan arus kas yang receive. The Company estimates
diharapkan untuk diterima. Perseroan loss in the event of default based on
mengestimasikan kerugian akibat the historical recovery rates and
gagal bayar berdasarkan data historis considers the recovery of any
dari tingkat pemulihan dan collateral that is integral to the
memperhitungkan pemulihan yang financial assets, taking into account
berasal dari jaminan terhadap aset forward-looking economic
keuangan dengan assumptions if relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi
di masa depan jika relevan.
Halaman -5/16-Page
Page 24
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
c. Eksposur saat Gagal Bayar (“EAD”) c. Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada The expected balance sheet
saat gagal bayar dengan exposure at the time of default,
mempertimbangkan bahwa taking into account that expected
perubahan ekspektasi yang change in exposure over the lifetime
diharapkan selama masa eksposur. of the exposure. This incorporates
Hal ini menggabungkan dampak the impact of drawdowns of
penarikan fasilitas yang committed committed facilities, repayments of
pembayaran pokok dan bunga, principal and interest, amortisation
amortisasi dan pembayaran and prepayments, together with the
dipercepat, bersama dengan dampak impact of forward looking economic
asumsi ekonomi masa depan jika assumptions where relevant.
relevan.
Penurunan nilai dari aset keuangan yang Impairment of financial assets that
mengalami penurunan nilai kredit atau have impaired or default is calculated
gagal bayar dinilai menggunakan cara individually. Impairment of financial
individual. Penurunan nilai dari aset assets that categorised as 12-month
keuangan yang berada pada kategori expected credit losses and significant
mengalami kerugian kredit ekspektasian increase in credit risk are assessed
12 bulan dan aset keuangan yang collectively.
mengalami peningkatan risiko kredit yang
signifikan dilakukan penilaian secara
kolektif.
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring
mengukur kerugian kredit ekspektasian expected credit loss is using the
adalah menggunakan umur ekspektasian expected life based on average tenor.
berdasarkan rata-rata periode kontrak.
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan Furthermore, the Company classifies
aset keuangan berdasarkan hasil financial assets based on the
evaluasi tersebut yang mencerminkan evaluation results which reflect the
tingkat risiko kredit aset keuangan. level of credit risk of financial assets.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan 12-month expected credit losses
(Tahap 1) (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada Expected credit losses are recognised
saat pengakuan awal instrumen at the time of initial recognition of a
keuangan dan merepresentasikan financial instrument and represent the
kekurangan kas sepanjang umur aset lifetime cash shortfalls arising from
yang timbul dari kemungkinan gagal possible default events up to twelve
bayar di masa yang akan datang dalam months into the future from the
kurun waktu dua belas bulan sejak reporting date. Expected credit losses
tanggal pelaporan. Kerugian kredit continue to be determined on this basis
ekspektasian terus ditentukan oleh dasar until there is either a significant
ini sampai timbul peningkatan risiko kredit increase in the credit risk of an
yang signifikan pada instrumen tersebut instrument or the instrument becomes
atau instrumen tersebut telah mengalami credit-impaired. If an instrument is no
penurunan nilai kredit. Jika suatu longer considered to exhibit a
instrumen tidak lagi dianggap significant increase in credit risk,
menunjukkan peningkatan risiko kredit expected credit losses will revert to
yang signifikan, maka kerugian kredit being determined on a twelve month
ekspektasian dihitung kembali basis.
berdasarkan basis dua belas bulan.
Halaman -5/17-Page
Page 25
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Peningkatan risiko kredit yang Significant increase in credit risk
signifikan (Tahap 2) (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami If a financial asset experiences a
peningkatan risiko kredit yang signifikan significant increase in credit risk
(“SICR”) sejak pengakuan awal, kerugian (“SICR”) since initial recognition, an
kredit ekspektasian diakui atas kejadian expected credit loss provision is
gagal bayar yang mungkin terjadi recognised for default events that may
sepanjang umur aset. Peningkatan occur over the lifetime of the asset.
signifikan dalam risiko kredit dinilai Significant increase in credit risk is
dengan membandingkan risiko gagal assessed by comparing the risk of
bayar atas eksposur pada tanggal default of an exposure at the reporting
pelaporan dengan risiko gagal bayar saat date to the risk of default at origination
pengakuan awal (setelah (after taking into account the passage
memperhitungkan perjalanan waktu dari of time). Significant does not mean
akun tersebut). Signifikan tidak berarti statistically significant nor is it
signifikan secara statistik, juga tidak assessed in the context of changes in
dinilai dalam konteks perubahan dalam expected credit loss. Whether a
cadangan kerugian kredit ekspektasian. change in the risk of default is
Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai significant or not is assessed using a
signifikan atau tidak, dinilai menggunakan number of quantitative and qualitative
sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, factors, the weight of which depends
yang bobotnya bergantung pada tipe on the type of product and
produk dan pihak lawan. Aset keuangan counterparty. Financial assets that are
dengan tunggakan 30 sampai dengan 60 30 until 60 days past due and not
hari atau lebih dan tidak mengalami credit-impaired will always be
penurunan nilai akan selalu dianggap considered to have experienced a
telah mengalami peningkatan risiko kredit significant increase in credit risk.
yang signifikan.
Selain itu, aset keuangan yang Moreover, financial assets that are
mendapatkan relaksasi program akibat granted relaxation program due to
dampak pandemi dan belum melewati pandemic that have not gone through
masa pembayaran normal selama the 6 months normal payment are
6 bulan akan dianggap telah mengalami considered to have experienced a
peningkatan risiko kredit yang signifikan. significant increase in credit risk.
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired (or defaulted)
nilai kredit (atau gagal bayar) exposures (Stage 3)
(Tahap 3)
Aset keuangan yang mengalami Financial assets that are credit
penurunan nilai kredit (atau gagal bayar) impaired (or in default) represent those
merupakan aset yang setidaknya telah that are at least 60 days past due in
memiliki tunggakan lebih dari 60 hari atas respect of receivables amount, or
nilai piutang, atau grup pelanggan customer group who have repossessed
mengalami penarikan aset, atau grup assets, or customer group who has a
pelanggan pernah mengalami history of rescheduling that is not
restrukturisasi piutang yang bukan relaxation program due to pandemic, or
merupakan relaksasi akibat dampak customer group who is overdue for
pandemi, atau pembayaran grup more than 30 days within the first 6
pelanggan mengalami keterlambatan months of the contract start date, or
lebih dari 30 hari dalam 6 bulan pertama granted relaxation program due to
setelah tanggal mulai kontrak, atau pandemic more than once, or granted
mendapatkan relaksasi akibat pandemi relaxation program due to pandemic
lebih dari 1 kali, atau mendapatkan and have overdue more than 60 days
relaksasi akibat pandemi dan setelah itu after being granted relaxation program,
mengalami keterlambatan pembayaran or customer group whose portfolio was
lebih dari 60 hari, atau grup pelanggan ever included in the silver project
yang portofolionya pernah termasuk portfolio sold to PT Surya Cakra
dalam portofolio proyek silver yang dijual Anugerah Nusantara in 2018.
kepada PT Surya Cakra Anugerah
Nusantara pada tahun 2018.
Halaman -5/18-Page
Page 26
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities
(continued)
(vii) Penurunan nilai dari aset keuangan (vii) Impairment of financial assets
(lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan Credit impaired (or defaulted)
nilai kredit (atau gagal bayar) exposures (Stage 3) (continued)
(Tahap 3) (lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai Loss provisions against credit impaired
terhadap aset keuangan yang mengalami financial assets are determined based
penurunan nilai ditentukan berdasarkan on an assessment of the recoverable
penilaian terhadap arus kas yang dapat cash flows under a range of scenarios,
dipulihkan berdasarkan sejumlah including the realisation of any
skenario, termasuk realisasi jaminan collateral held where appropriate. The
yang dimiliki jika memungkinkan. expected credit losses will reflect
Kerugian kredit ekspektasian akan weighted average of the scenarios
mencerminkan rata-rata tertimbang dari based on the probability of the relevant
skenario berdasarkan probabilitas dari scenario to occur. The loss provisions
skenario yang relevan untuk terjadi. held represent the difference between
Cadangan kerugian penurunan nilai the present value of the cash flows
merupakan selisih antara nilai sekarang expected to be recovered and the
dari arus kas yang diperkirakan akan gross carrying value of the instrument
dipulihkan dan nilai tercatat bruto prior to any credit impairment.
instrumen sebelum penurunan nilai
kredit.
d. Instrumen keuangan derivatif dan d. Derivative financial instruments and
akuntansi lindung nilai hedge accounting
Derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially
wajar pada tanggal kontrak derivatif recognised at fair value on the date the
disepakati dan selanjutnya diukur kembali contracts are entered into and are
sebesar nilai wajarnya. Derivatif dicatat subsequently remeasured at their fair
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar values. Derivatives are carried as assets
positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki when the fair value is positive and as
nilai wajar negatif. liabilities when the fair value is negative.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognising the resulting fair
perubahan nilai wajar tergantung apakah value gain or loss depends on whether the
derivatif dirancang dan memenuhi kriteria derivative is designated and qualifies as a
sebagai instrumen lindung nilai, dan jika hedging instrument, and if so, the nature of
demikian, sifat dari unsur yang the item being hedged.
dilindungnilaikan.
Lindung nilai dinyatakan efektif oleh The Company regard a hedge as highly
Perseroan hanya jika memenuhi kriteria effective only if the following criteria are
sebagai berikut: i) pada saat terjadinya met: i) the Company documents its
transaksi lindung nilai dan pada periode assessment, both at the hedge inception
berikutnya, Perseroan melakukan and on an ongoing basis, as to whether the
dokumentasi atas penilaian apakah derivatif derivatives that are used in hedging
yang digunakan sebagai transaksi lindung transactions are highly effective in offsetting
nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam changes in fair values or cash flows of
menandingi (offsetting) perubahan nilai wajar hedged items, and ii) actual results of the
atau arus kas dari unsur yang dilindungi hedge.
nilainya, dan ii) tingkat efektivitas lindung nilai.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments,
derivatif, cross currency, dan interest rate cross currency, and interest rate swap as
swap, sebagai bagian dari aktivitas part of its asset and liability management
manajemen aset dan liabilitas untuk activities to manage exposures to interest
melindungi dampak risiko tingkat suku bunga rate and foreign currency risks. The
dan risiko mata uang asing. Perseroan Company applies cash flow hedge
menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas accounting when transactions meet the
pada saat transaksi tersebut memenuhi specified criteria for hedge accounting
kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai. treatment.
Halaman -5/19-Page
Page 27
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Instrumen keuangan derivatif dan d. Derivative financial instruments and
akuntansi lindung nilai (lanjutan) hedge accounting (continued)
Perseroan akan menghentikan penerapan The Company discontinue hedge
akuntansi lindung nilai ketika derivatif tersebut accounting when it determines that a
tidak atau tidak lagi efektif; ketika instrumen derivative is not, or has ceased to be,
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual; highly effective as a hedge; when the
dihentikan; atau dibayar pada saat unsur yang derivative expires or is sold, terminated or
dilindungi tersebut jatuh tempo, dijual atau exercised; when the hedged item matures,
dibayar kembali; atau ketika transaksi yang is sold or repaid; or when a forecast
diperkirakan akan terjadi tidak lagi transactions is no longer deemed highly
diperkirakan akan terjadi. probable.
Lindung nilai arus kas Cash flow hedges
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi value of derivatives that are designated and
kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, qualify as cash flow hedges are recognised
diakui sebagai cadangan lindung nilai arus in other comprehensive income under cash
kas pada bagian penghasilan komprehensif flow hedge reserves. The gain or loss
lain. Keuntungan atau kerugian atas bagian relating to the ineffective portion (if any) is
yang tidak efektif (jika ada) diakui langsung recognised immediately in the statement of
pada laporan laba rugi. Jumlah akumulasi profit and loss. Amounts accumulated in
dalam ekuitas dibebankan ke laporan laba equity are recycled to the statement of profit
rugi ketika unsur yang dilindungi nilainya and loss in the period in which the hedged
mempengaruhi laba bersih. Ketika instrumen item will affect net income. When a hedging
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau instrument expires or is sold, or when a
ketika suatu lindung nilai tidak lagi memenuhi hedge no longer meets the criteria for
persyaratan sebagai akuntansi lindung nilai, hedge accounting, any cumulative gain or
akumulasi penghasilan komprehensif lain loss existing in the other comprehensive
yang ada diakui pada laporan laba rugi. income at that time is recognised in the
statement of profit or loss.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa When a hedging instrument expires or is
atau dijual atau ketika suatu lindung nilai tidak sold, or when a hedge no longer meets the
lagi memenuhi persyaratan sebagai akuntansi criteria for hedge accounting, any
lindung nilai, akumulasi keuntungan maupun cumulative gain or loss existing in equity at
kerugian yang ada pada ekuitas saat itu that time remains in equity and is
dibebankan dalam laba rugi. Ketika suatu recognised when the forecast transaction is
transaksi lindung nilai perkiraan tidak lagi ultimately recognised in the consolidated
mungkin terjadi, akumulasi keuntungan atau profit or loss. When a forecast transaction is
kerugian yang ada pada ekuitas saat itu no longer expected to occur, the cumulative
dibebankan dalam laporan laba rugi. gain or loss that was reported in equity is
immediately transferred to the profit or loss.
Lihat Catatan 2c untuk perlakuan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
e. Kas dan kas di bank e. Cash and cash in banks
Kas dan kas di bank mencakup kas dan kas Cash and cash in banks include cash on
di bank yang tidak dibatasi penggunaannya hand and cash in banks which are not
dan tidak digunakan sebagai jaminan atas restricted and pledged as collateral for any
pinjaman. borrowings.
Halaman -5/20-Page
Page 28
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
f. Piutang sewa pembiayaan f. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan pada awalnya Finance lease receivables are recognised
diakui sebesar nilai wajar dikurangi initially at fair value, deducted by
pendapatan administrasi dan ditambah biaya- administration income and plus directly
biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan subsequently measured at amortised cost
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan using the effective interest rate method net
diamortisasi menggunakan metode tingkat of unearned income on finance lease
bunga efektif setelah dikurangi dengan receivables, and allowance for impairment
pendapatan piutang sewa pembiayaan yang losses.
belum diakui, dan penyisihan kerugian
penurunan nilai.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar At initial recognition, the fair value of
piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah finance lease receivables represents
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa finance lease receivables plus the residual
yang akan diterima oleh Perseroan pada akhir value at the end of the lease period
masa sewa pembiayaan dikurangi dengan deducted by unearned lease income and
pendapatan sewa pembiayaan yang security deposits. The difference between
ditangguhkan dan simpanan jaminan. Selisih total installments to be received from
antara nilai cicilan yang akan diterima dari customers and the total financing is
customer dan nilai pembiayaan diakui recognised as unearned lease income.
sebagai pendapatan sewa pembiayaan yang Unearned lease income is allocated to the
belum diakui. Pendapatan sewa pembiayaan current year statement of profit or loss using
yang belum diakui dialokasikan sebagai the effective interest rate. Finance lease
pendapatan tahun berjalan menggunakan receivables are classified as financial
metode tingkat suku bunga efektif. Piutang assets at amortised cost. Refer to Note 2c
sewa pembiayaan diklasifikasikan sebagai for the accounting policy of financial
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan instrument.
2c untuk kebijakan akuntansi atas aset
keuangan.
Penyewa memiliki hak opsi untuk membeli The lessee has the option to purchase the
aset yang disewa-pembiayaankan pada akhir leased asset at the end of the lease period
masa sewa pembiayaan dengan harga yang at a price mutually agreed at the
telah disetujui bersama pada saat dimulainya commencement of the agreement.
perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai cancellation of an existing contract and the
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi resulting gain or loss is credited or charged
yang timbul dibebankan pada laporan laba to the current year profit or loss at the
rugi tahun berjalan pada tanggal terjadinya transaction date.
transaksi.
Dalam hal restrukturisasi, piutang sewa In terms of restructuring, finance lease is
pembiayaan dilakukan dengan modifikasi carried out through modification of financing
persyaratan pembiayaan. Kewajiban terms. The additional obligations as well as
tambahan yang timbul maupun yang tertunda the delayed obligations arising from this
dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam restructuring are added to the outstanding
total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan of consumer financing which has to be paid
oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang by the customer. The impact of restructured
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. financing is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas After the restructuring, all the contractual
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat cash flows under the new terms shall be
sebagai pengembalian pokok pembiayaan accounted for as the repayment of principal
yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai and interest income, in accordance with the
dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Halaman -5/21-Page
Page 29
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
g. Pembiayaan konsumen g. Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar dikurangi recognised initially at fair value, deducted
pendapatan administrasi dan ditambah biaya- by administration income and plus directly
biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya subsequently measured at amortised cost
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method net
menggunakan metode tingkat suku bunga of unearned income on consumer
efektif setelah dikurangi dengan pendapatan financing, and allowance for impairment
pembiayaan konsumen yang belum diakui, losses.
dan penyisihan kerugian penurunan nilai.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned consumer financing income is
belum diakui merupakan selisih antara jumlah the difference between total installments to
keseluruhan pembayaran angsuran yang be received from customers and the total
akan diterima dari konsumen dengan jumlah financing which is recognised as income
pokok pembiayaan, yang akan diakui sebagai over the term of the contract using the
penghasilan sesuai dengan jangka waktu effective interest rate. Consumer financing
kontrak dengan menggunakan metode tingkat receivables are classified as financial
suku bunga efektif. Piutang pembiayaan assets at amortised cost.
konsumen diklasifikasikan sebagai aset
keuangan dalam kelompok biaya perolehan
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
instrumen keuangan. financial instruments.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as cancellation
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan of an existing contract and the resulting
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan gain or loss is credited or charged to the
konsumen dan laba atau rugi yang terjadi current year statement of profit or loss at
pada saat transaksi timbul diakui dalam the transaction date.
laporan laba rugi tahun berjalan pada tanggal
terjadinya transaksi.
Dalam hal restrukturisasi pembiayaan In terms of restructuring, finance lease is
konsumen dilakukan dengan modifikasi carried out through modification of financing
persyaratan pembiayaan. Kewajiban terms. The additional obligations as well as
tambahan yang timbul maupun yang tertunda the delayed obligations arising from this
dari restrukturisasi ini ditambahkan ke dalam restructuring are added to the outstanding
total sisa pembiayaan yang harus dibayarkan of consumer financing which has to be paid
oleh konsumen. Dampak pembiayaan yang by the customer. The impact of restructured
direstrukturisasi diakui dalam laba rugi. financing is recognised to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas After resctructuring, all the contractual cash
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat flows under the new terms shall be
sebagai pengembalian pokok pembiayaan accounted for as the repayment of principal
yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai and interest income, in accordance with the
dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Pembiayaan penerusan Channelling financing
Piutang pembiayaan penerusan diakui pada Channelling financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya- recognised initially at fair value added by
biaya transaksi (jika ada) yang dapat attributable transactions costs (if any) and
diatribusikan secara langsung dan subsequently measured at amortised cost
selanjutnya diukur dengan biaya perolehan using the effective interest rate method net
diamortisasi menggunakan metode tingkat of unearned income on channelling
suku bunga efektif setelah dikurangi dengan financing, and allowance for impairment
pendapatan pembiayaan penerusan yang losses.
belum diakui, dan penyisihan kerugian
penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
atas aset keuangan. financial instruments.
Halaman -5/22-Page
Page 30
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
h. Tagihan anjak piutang h. Factoring receivables
Tagihan anjak piutang without recourse Factoring receivables acquired without
diakui pada awalnya dengan nilai wajar recourse are recognised initially at fair
setelah dikurangi penyisihan kerugian value deducted by the allowance for
penurunan nilai. impairment losses.
Tagihan anjak piutang without recourse Factoring receivables without recourse are
diklasifikasikan sebagai aset keuangan classified as financial assets at amortised
dalam kelompok biaya perolehan cost.
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy
instrumen keuangan. financial instruments.
i. Piutang lain-lain i. Other receivables
Piutang lain-lain terdiri dari piutang premi Other receivables consist of insurance
asuransi, tagihan kepada pihak ketiga, premium receivable, receivables from third
pinjaman karyawan, uang muka, dan piutang parties, employee loan, advance payment,
pembiayaan dalam perhatian khusus. and financing receivables with special
attention.
Piutang lain-lain merupakan instrumen aset Other receivables are the financial assets
keuangan yang termasuk dalam kategori instruments which categorised as amortised
biaya perolehan diamortisasi. cost.
Lihat Catatan 2c untuk perlakuan pengukuran Refer to Note 2c for the measurement and
dan pengakuan. recognition method.
j. Piutang pembiayaan dalam perhatian j. Financing receivables with special
khusus attention
Ketika jaminan ditarik karena konsumen tidak When collateral assets are repossessed
dapat memenuhi kewajibannya, piutang dari because customers cannot fulfill their
jaminan yang dikuasai kembali obligations, receivables from collateral are
direklasifikasikan menjadi piutang dengan reclassified to receivables with special
perhatian khusus. Piutang dalam perhatian attention. Receivables with special
khusus dinyatakan berdasarkan nilai realisasi attention are stated at net realisable value,
bersih yaitu nilai tercatat piutang pembiayaan which is the carrying value of related
terkait dikurangi penyisihan kerugian financing receivables deducted by
penurunan nilai atas piutang tersebut. Piutang allowance for impairment losses of
dalam perhatian khusus diklasifikasikan receivables with special attention.
sebagai piutang lain-lain. Financing receivables with special attention
is classified as other receivables.
Selisih antara nilai tercatat piutang terkait Difference between carrying value of
dengan nilai realisasi bersih dicatat sebagai related receivables and net realisable value
“penyisihan kerugian penurunan nilai”. is recorded as “allowance for impairment
losses”.
Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan The consumer gives the Company the right
untuk menjual ataupun melakukan tindakan to sell the receivables from collateral or
lainnya dalam upaya penyelesaian pinjaman take any other actions to settle the
konsumen bila terjadi wanprestasi terhadap outstanding receivables. Consumers are
perjanjian pembiayaan. Konsumen berhak entitled to the positive differences between
atas selisih lebih antara nilai penjualan the proceeds from the sales of receivables
dengan liabilitas bersih konsumen. Jika terjadi from collateral and the outstanding loans. If
selisih kurang, Perseroan akan mencatat there are negative differences, the
sebagai kerugian atas penjualan piutang dari Company will record these as losses from
jaminan yang dikuasai kembali. disposal of receivables from collateral.
Halaman -5/23-Page
Page 31
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Aset tetap dan penyusutan k. Fixed assets and depreciation
Pada saat pengakuan awal, aset tetap diakui Fixed assets are initially stated at cost, and
sebesar harga perolehan, dan selanjutnya subsequently stated at cost less
dicatat sebesar harga perolehan dikurangi accumulated depreciation and accumulated
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi impairment (if any).
penurunan nilai (jika ada).
Semua aset tetap disusutkan sampai nilai Fixed assets are depreciated to its residual
sisanya berdasarkan metode garis lurus value using the straight line method over
selama estimasi masa manfaat aset sebagai their expected useful lives which are as
berikut: follows:
Tahun/Years Tarif/Rate
Gedung 20 5% Buildings
Kendaraan 5 20% Motor vehicles
Peralatan dan perabot kantor 5 20% Office equipment and fixtures
Prasarana 5 20% Leasehold improvements
Nilai sisa aset, masa manfaat, dan metode The assets’ residual value, useful lives, and
penyusutan ditelaah jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and
pada setiap akhir periode pelaporan. adjusted if appropriate, at the end of each
reporting period.
Nilai sisa adalah estimasi jumlah yang dapat Residual value is the estimated amount that
diperoleh saat ini dari pelepasan aset tetap, the entity would currently obtain from
setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, disposal of the asset, after deducting the
jika aset telah mencapai kondisi yang estimated costs of disposal, if the assets
diperkirakan pada akhir umur manfaatnya. were already of the age and in the condition
expected at the end of its useful life.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan Repair and maintenance costs are charged
dibebankan ke dalam laporan laba rugi to the statement of profit or loss during the
selama periode dimana biaya-biaya tersebut financial period in which they are incurred.
terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang Expenditures which extend the future life of
masa manfaat aset atau yang memberikan assets or provide further economic benefits
tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi are capitalised and depreciated.
dan disusutkan.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang amount, it is written down immediately to its
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan recoverable amount, which is determined
berdasarkan nilai tertinggi antara harga jual based on the higher of net selling price or
bersih dan nilai pakai. value in use.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or disposed,
dijual, maka harga perolehan dan akumulasi their costs and the related accumulated
penyusutannya dikeluarkan dari laporan depreciation are eliminated from the
keuangan dan keuntungan atau kerugian financial statements and the resulting gains
yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi. or losses are recognised in the statement of
profit or loss.
Halaman -5/24-Page
Page 32
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
l. Pinjaman yang diterima l. Borrowings
Pinjaman yang diterima pada awalnya diakui Borrowings are recognised initially at fair
sebesar nilai wajar setelah dikurangi biaya- value, net of directly attributable transaction
biaya transaksi (jika ada) yang dapat costs (if any). Borrowings are subsequently
diatribusikan secara langsung. Pinjaman yang stated at amortised cost, any difference
diterima selanjutnya dicatat menggunakan between the proceeds (net of transaction
biaya perolehan diamortisasi, selisih antara costs) and the redemption value is
jumlah yang diterima (bersih setelah dikurangi recognised in the profit or loss over the
biaya-biaya transaksi) dan nilai penyelesaian period of the borrowings using the effective
pinjaman yang diterima tersebut diakui dalam interest method. Borrowings are classified
laporan laba rugi sepanjang masa pinjaman as financial liabilities at amortised cost.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pinjaman yang diterima diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Biaya yang dibayarkan pada saat pembukaan Fees paid on the establishment of loan
fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya facilities are recognised as transaction
transaksi pinjaman sepanjang besar costs of the loan to the extent that it is
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas probable that some or all of the facility will
akan ditarik. Dalam hal ini, biaya tersebut be drawn down. In this case, the fee is
ditangguhkan sampai penarikan terjadi. deferred until the draw-down occurs. To the
Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar extent there is no evidence that it is
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas probable that some or all of the facility will
akan ditarik, biaya tersebut dikapitalisasi be drawn down, the fee is capitalised as a
sebagai pembayaran di muka atas layanan prepayment of liquidity services and
likuiditas dan diamortisasi selama jangka amortised over the period of the facility to
waktu fasilitas terkait. which it relates.
Biaya pinjaman akan dihentikan Borrowings are removed from the
pengakuannya dari laporan posisi keuangan statement of financial position when the
ketika kewajiban yang tertulis pada kontrak obligation specified in the contract is
dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih discharged, canceled or expired. The
antara nilai tercatat dari liabilitas keuangan difference between the carrying amount of
yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak a financial liability that has been
lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk extinguished or transferred to another party
aset non kas yang dialihkan atau liabilitas and the consideration paid, including any
yang ditanggung, diakui dalam laba rugi non-cash assets transferred or liabilities
sebagai pendapatan lain-lain atau biaya assumed, is recognised in profit or loss as
keuangan. other income or finance costs.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policy of
atas liabilitas keuangan yang diukur dengan financial liabilities at amortised cost.
biaya perolehan diamortisasi.
m. Imbalan kerja m. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada Short-term employee benefits are
saat terutang kepada karyawan. Imbalan recognised when they accrue to the
kerja jangka pendek termasuk merupakan employees. Short-term employee benefits
upah dan gaji yang akan diselesaikan dalam include wages and salaries that will be
waktu 12 bulan setelah akhir dari periode settled within 12 months after the end of the
ketika pekerja memberikan jasa hingga akhir period when the employee renders the
dari periode pelaporan dan dihitung pada related services until the end of the
jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika reporting period and is calculated at the
liabilitas diselesaikan. amount expected to be paid when the
liability is settled.
Halaman -5/25-Page
Page 33
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
m. Imbalan kerja (lanjutan) m. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment benefits
Perseroan memiliki program pensiun imbalan The Company has defined benefit and
pasti dan iuran pasti. defined contribution pension plans.
Program iuran pasti merupakan program A defined contribution plan is a pension
pensiun dimana Perseroan membayar plan under which the Company pays fixed
sejumlah iuran tertentu kepada entitas yang contributions into a separate entity. The
terpisah. Perseroan tidak memiliki kewajiban Company has no legal or constructive
hukum atau konstruktif untuk membayar iuran obligations to pay further contributions if
lebih lanjut jika entitas tersebut tidak memiliki the fund does not hold sufficient assets to
aset yang cukup untuk membayar seluruh pay all employees the benefits relating to
imbalan atas jasa yang diberikan pekerja employee service in the current and prior
pada periode berjalan maupun periode lalu. periods.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Untuk program iuran pasti, Perseroan For defined contribution plan, the Company
membayar iuran program pensiun baik karena pays contributions to pension plans on a
diwajibkan, berdasarkan kontrak atau mandatory, contractual or voluntary basis.
sukarela. Namun karena Undang-Undang However, since Job Creation Law No. 11
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 mengharuskan of 2020 requires an entity to pay to a
entitas membayar jumlah tertentu kepada worker entering into pension age a certain
para pekerja yang telah memasuki usia amount based on the worker’s length of
pensiun yang ditentukan berdasarkan masa service, the Company is exposed to the
kerja, Perseroan rentan terhadap possibility of having to make further
kemungkinan untuk membayar kekurangan payments to reach that certain amount in
apabila iuran kumulatif kurang dari jumlah particular when the cumulative
tertentu. Sebagai akibatnya untuk tujuan contributions are less than that amount.
pelaporan keuangan, program iuran pasti Consequently for financial reporting
secara efektif diberlakukan seolah-olah purposes, defined contribution plans are
sebagai program imbalan pasti. effectively treated as if they were defined
benefit plans.
Program pensiun imbalan pasti ditujukan Defined benefit pension plan is designated
untuk karyawan yang telah menjadi peserta for all employees who became member of
Dana Pensiun Astra 1 sebelum atau pada Dana Pension Astra 1 on or before 20 April
tanggal 20 April 1992. Sedangkan program 1992. Hence, defined contribution pension
pensiun iuran pasti ditujukan untuk karyawan plan is designated for employees who
yang menjadi peserta Dana Pensiun Astra 2 become a member of Dana Pensiun Astra
sesudah tanggal 20 April 1992. 2 after 20 April 1992.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognised in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal benefit pension plans is the present value
laporan posisi keuangan dikurangi nilai wajar of the defined benefit obligation at the
aset program. Liabilitas imbalan pasti dihitung statement of financial position’s date less
setiap tahun oleh aktuaris independen dengan the fair value of plan assets. The defined
menggunakan metode Projected Unit Credit. benefit obligation is calculated annually by
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan independent actuaries using the Projected
dengan mendiskontokan estimasi arus kas Unit Credit method. The present value of
keluar di masa yang akan datang dengan the defined benefit obligation is determined
menggunakan tingkat bunga Obligasi by discounting the estimated future cash
Pemerintah dalam mata uang yang sama outflows using interest rates of Government
dengan mata uang pensiun yang akan Bonds that are denominated in the currency
dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang in which the pension will be paid, and that
kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo have terms to maturity approximating the
pensiun yang bersangkutan. terms of the related pension liability.
Halaman -5/26-Page
Page 34
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
m. Imbalan kerja (lanjutan) m. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Biaya bunga bersih dihitung dengan The net interest cost is calculated by
menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo applying the discount rate to the net
bersih kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar balance of the defined benefit obligation
aset program. Biaya ini termasuk dalam and the fair value of plan assets. This cost
beban imbalan kerja dalam laporan laba rugi. is included in employee benefit expense in
the statement of profit or loss.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Remeasurement gains and losses arising
kembali yang timbul dari penyesuaian dan from experience adjustments and changes
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial in actuarial assumptions are charged or
langsung diakui seluruhnya melalui credited to equity in other comprehensive
pendapatan komprehensif lainnya pada saat income in the period in which they arise.
terjadinya. Keuntungan dan kerugian ini They are included in retained earnings in
termasuk didalam laba ditahan pada laporan the statement of changes in equity and in
perubahan ekuitas dan pada laporan posisi the statement of financial position.
keuangan.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan Changes in the present value of the defined
pasti yang timbul dari Amendemen rencana benefit obligation resulting from plan
atau pembatasan langsung diakui dalam amendments or curtailments are
laporan laba rugi sebagai biaya jasa lalu. recognised immediately in a profit or loss as
past service costs.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or
penyelesaian program manfaat pasti diakui di settlement of a defined benefit plan are
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian recognised in profit or loss when the
tersebut terjadi. curtailment or settlement occurs.
Perseroan juga memberikan imbalan pasca- The Company also provide other post-
kerja lainnya, seperti uang penghargaan dan employment benefits, service pay and
uang pisah. Imbalan berupa uang separation pay. The service pay benefit
penghargaan diberikan apabila karyawan vests when the employees reach their
bekerja hingga mencapai usia pensiun. retirement age. The separation pay benefit
Sedangkan imbalan berupa uang pisah, is paid to employees in the case of
dibayarkan kepada karyawan yang voluntary resignation, subject to a minimum
mengundurkan diri secara sukarela, setelah number of years of service. These benefits
memenuhi minimal masa kerja tertentu. have been accounted for using the same
Imbalan ini dihitung dengan menggunakan methodology as for the defined benefit
metodologi yang sama dengan metodologi pension plan.
yang digunakan dalam perhitungan program
pensiun imbalan pasti.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as
berimbalan jangka panjang dan penghargaan long service leave and jubilee awards are
jubilee dihitung dengan menggunakan metode calculated using the projected unit credit
Projected Unit Credit dan didiskontokan ke method and discounted to present value.
nilai kini. Kewajiban ini dinilai setiap tahun These obligations are valued annually by
oleh aktuaris independen yang memenuhi independent qualified actuaries. These
syarat. Imbalan ini dihitung dengan benefits are accounted for using the same
menggunakan metodologi yang sama dengan methodology as for the defined benefit
metodologi yang digunakan dalam pension plan, except for remeasurements
perhitungan program pensiun imbalan pasti, which are recognised in profit or loss.
kecuali untuk pengukuran kembali yang diakui
pada laba rugi.
Halaman -5/27-Page
Page 35
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Pengakuan pendapatan dan beban n. Income and expense recognition
Pendapatan dari sewa pembiayaan (lihat Income from finance lease (refer to Note
Catatan 2f), pembiayaan konsumen (lihat 2f), consumer financing (refer to Note 2g),
Catatan 2g), dan anjak piutang (lihat Catatan and factoring (refer to Note 2h) are
2h) diakui sesuai dengan jangka waktu recognised over the term of the respective
kontrak berdasarkan metode suku bunga contracts using the effective interest
efektif. method.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method of
yang digunakan untuk menghitung biaya calculating the amortised cost of a financial
perolehan diamortisasi dari aset keuangan asset or a financial liability and of allocating
atau liabilitas keuangan dan metode untuk the interest income or interest expense over
mengalokasikan pendapatan bunga atau the relevant period. The effective interest
beban bunga selama periode yang relevan. rate is the rate that exactly discounts
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang estimated future cash payments or receipts
secara tepat mendiskontokan estimasi through the expected life of the financial
pembayaran atau penerimaan kas di masa instrument to the net carrying amount of the
datang selama perkiraan umur dari instrumen financial asset or financial liability. When
keuangan untuk memperoleh nilai tercatat calculating the effective interest rate, the
bersih dari aset keuangan atau liabilitas Company estimates cash flows considering
keuangan. Pada saat menghitung suku all contractual terms of the financial
bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus instrument but does not consider future
kas dengan mempertimbangkan seluruh credit losses. These calculations include
persyaratan kontraktual dalam instrumen transaction costs (if any).
keuangan tersebut, namun tidak
mempertimbangkan kerugian kredit di masa
datang. Perhitungan ini mencakup biaya
transaksi (jika ada).
Pendapatan bunga disajikan sebagai Interest income is presented as financial
pendapatan keuangan yang diperoleh dari income obtained from financial assets held
aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan for cash management purposes.
pengelolaan kas.
Pendapatan penalti dikenakan kepada Penalty income is charged to consumers
konsumen yang menyelesaikan kontrak who terminated their contracts before
sebelum masa pembiayaan berakhir dan financing period ends and consumers who
konsumen yang terlambat melakukan are late making payments.
pembayaran.
Lain-lain merupakan pendapatan bunga Others represents grace period interest
masa tenggang terkait tunggakan dan income related to overdue and interest
pendapatan bunga yang berasal dari income from employee loans.
pinjaman karyawan.
Interest income, penalty income, and others
Pendapatan bunga, pendapatan penalti, dan are recognised when realisation is certain.
lain-lain diakui pada saat penerimaan dapat
dipastikan.
Expenses are recognised as incurred on an
Beban diakui pada saat terjadinya, dengan accruals basis.
menggunakan dasar akrual.
Halaman -5/28-Page
Page 36
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Pajak penghasilan kini dan tangguhan o. Current and deferred income tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan The tax expenses comprises of current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax is recognised in
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan statement of profit and loss, except to the
transaksi atau kejadian yang langsung diakui extent that it relates to items recognised
ke penghasilan komprehensif lain atau directly in other comprehensive income or
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini directly in equity. In this case, the tax is
pajak tersebut masing-masing diakui dalam also recognised in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. income or equity, respectively.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan The current income tax charge is calculated
peraturan perpajakan yang sudah berlaku on the basis of the tax laws enacted at the
pada periode pelaporan keuangan, di negara reporting period in the countries where the
dimana Perseroan beroperasi dan Company’s operate and generate taxable
menghasilkan pendapatan kena pajak. income. Management periodically evaluates
Manajemen secara periodik mengevaluasi positions taken in tax returns with respect
posisi yang dilaporkan di Surat situation in which applicable tax regulation
Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan is subject to interpretation. It establishes
dengan situasi di mana aturan pajak yang provisions where appropriate on the basis
berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, of amounts expected to be paid to the tax
manajemen menentukan provisi berdasarkan authorities.
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
otoritas pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui Deferred income tax is provided in full,
sepenuhnya, dengan menggunakan metode using the liability method, on temporary
liabilitas untuk semua perbedaan temporer differences which arise from the difference
yang berasal dari selisih antara dasar between the tax bases of assets and
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan liabilities and their carrying amounts in the
nilai tercatatnya pada laporan keuangan. financial statements. However, deferred tax
Namun, liabilitas pajak penghasilan liabilities are not recognised if they arise
tangguhan tidak diakui jika berasal dari from the initial recognition of goodwill.
pengakuan awal goodwill. Pajak penghasilan Deferred income tax is also not accounted
tangguhan juga tidak diperhitungkan jika for if it arises from initial recognition of an
pajak penghasilan tangguhan tersebut timbul asset or liability in a transaction other than
dari pengakuan awal aset atau pengakuan a business combination that at the time of
awal liabilitas dalam transaksi yang bukan the transaction affects neither accounting
kombinasi bisnis yang pada saat transaksi nor taxable profit or loss.
tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun
laba kena pajak/rugi pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan Deferred income tax is determined using
menggunakan tarif pajak yang sudah tax rates that have been enacted or
diberlakukan atau secara substantif berlaku substantially enacted by the end of the
pada akhir periode pelaporan dan reporting period and are expected to apply
diekspektasi akan digunakan ketika aset when the related deferred income tax asset
pajak tangguhan yang berhubungan is realised or the deferred income tax
direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan liability is settled.
diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika Deferred tax assets are recognised only if it
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak is probable that future taxable amounts will
dimasa depan akan memadai untuk be available to utilise those temporary
dikompensasi dengan perbedaan temporer differences and losses.
yang masih dapat dimanfaatkan.
Halaman -5/29-Page
Page 37
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Pajak penghasilan kini dan tangguhan o. Current and deferred income tax
(lanjutan) (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred tax assets and liabilities are offset
tangguhan dapat saling hapus apabila when there is a legally enforceable right to
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk offset current tax assets and liabilities and
melakukan saling hapus antara aset pajak when the deferred tax balances relate to
kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila the same taxation authority. Current tax
aset dan liabilitas pajak penghasilan assets and tax liabilities are offset where
tangguhan dikenakan oleh otoritas the entity has a legally enforceable right to
perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan offset and intends either to settle on a net
liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika basis, or to realise the asset and settle the
entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum liability simultaneously.
untuk melakukan saling hapus dan adanya
niat untuk melakukan penyelesaian saldo-
saldo tersebut secara neto atau untuk
merealisasikan dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
p. Surat berharga yang diterbitkan p. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan dicatat Securities issued are presented at nominal
sebesar nilai nominal dikurangi dengan biaya value net of unamortised securities
emisi yang belum diamortisasi. Biaya emisi issuance cost. Costs incurred in connection
adalah biaya yang terjadi sehubungan with securities issuance are recognised as
dengan surat berharga yang diterbitkan, a discount and offset directly from the
diakui sebagai diskonto dan dikurangkan proceeds derived from such offerings and
langsung dari hasil emisi dan diamortisasi amortised over the period of the securities
selama jangka waktu surat berharga yang issued using effective interest rate method.
diterbitkan tersebut dengan menggunakan Securities issued are bonds payable.
metode suku bunga efektif. Surat berharga Securities issued are classified as financial
yang diterbitkan adalah utang obligasi. Surat liabilities at amortised cost. Refer to Note 2c
berharga yang diterbitkan diklasifikasikan for the accounting policy of financial
sebagai liabilitas keuangan yang diukur liabilities at amortised cost.
dengan biaya perolehan diamortisasi. Lihat
Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi atas
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi.
Bunga atas surat berharga yang diterbitkan Interest on securities issued are recorded
diakui sebagai beban bunga dan keuangan as interest and financing charges using
berdasarkan basis akrual. accrual basis.
q. Transaksi sewa q. Lease transaction
Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah kontrak merupakan atau assesses whether the contract is or
mengandung sewa. Suatu kontrak contains a leases. A contract is or contains
merupakan atau mengandung sewa jika a leases if the contract conveys the right to
kontrak tersebut memberikan hak untuk control the use of an identified assets for a
mengendalikan penggunaan aset period of time in exchange for
identifikasian selama suatu jangka waktu consideration. The Company can choose
untuk dipertukarkan dengan imbalan. not to recognise the right-of-use asset and
Perseroan dapat memilih untuk tidak lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
- Sewa jangka pendek; dan - Short-term lease; and
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai - Low value assets
rendah
Halaman -5/30-Page
Page 38
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
q. Transaksi sewa (lanjutan) q. Lease transaction (continued)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan To assess whether a contract conveys the
hak untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified
identifikasian, Perseroan harus menilai asset, the Company shall assess whether:
apakah:
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to obtain
mendapatkan secara substansial secara substantially all the economic benefit
ekonomi dari penggunaan aset from use of the asset throughout the
identifikasian; dan period of use; and
- Perseroan memiliki hak untuk - The Company has the right to direct
mengarahkan penggunaan aset the use of the asset. The Company
identifikasian. Perseroan memiliki hak owns this right when it has a relevant
untuk pengambilan keputusan yang decision-making right to change how
relevan tentang bagaimana dan untuk and for what purpose the asset is used
tujuan apa aset digunakan telah predeterminately and:
ditentukan sebelumnya dan:
1. Perseroan memiliki hak untuk 1. The Company has the right to
mengoperasikan aset; atau operate the asset; or
2. Perseroan telah mendesain aset 2. The Company has designed the
dengan cara menetapkan asset in a way that predetermines
sebelumnya bagaimana dan untuk how and for what purpose it will be
tujuan apa aset akan digunakan used.
selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan The Company recognises a right-of-use
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. asset and a leases liability at the leases
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, commencement date. The right-of-use
dimana meliputi jumlah pengukuran awal asset is initially measured at cost, which
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan comprises the initial amount of the leases
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau liability adjusted for any leases payment
sebelum tanggal permulaan, ditambah made at or before the commencement date,
dengan biaya langsung awal yang plus any initial direct cost incurred. The
dikeluarkan. Aset hak-guna disusutkan right-of-use asset is depreciated over the
dengan menggunakan metode garis lurus straight line method throughout the lease
sepanjang jangka waktu sewa. term.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that
tanggal permulaan, didiskontokan dengan are not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam discounted using the interest rate implicit in
sewa atau jika suku bunga tersebut tidak the lease or, if that right cannot be readily
dapat ditentukan, maka menggunakan suku determined, using incremental borrowing
bunga pinjaman inkremental. rate.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi Each lease payment is allocated into the
bagian pokok dan biaya bunga. Biaya bunga lease liabilities and interest cost. The
dibebankan pada laba rugi selama periode interest cost is charged to profit or loss over
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku the leases period so as to produce a
bunga periodik yang konstan atas saldo constant periodic rate of interest on the
liabilitas untuk setiap periode. remaining balance of the liability for each
period.
Halaman -5/31-Page
Page 39
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
r. Laba per saham r. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earning per share is calculated by
membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata dividing net income in the year by the
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar weighted average number of ordinary
sepanjang tahun. shares outstanding during the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung Diluted earnings per share is calculated by
dengan menyesuaikan jumlah rata-rata adjusting the weighted average number of
tertimbang saham biasa yang beredar ordinary shares outstanding to assume
dengan asumsi bahwa semua efek conversion of all potential dilutive ordinary
berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif shares.
dikonversi.
s. Transaksi dengan pihak berelasi s. Transaction with related parties
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi sebagaimana didefinisikan dalam parties as defined in SFAS 7 regarding
PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-pihak yang “Related Party Disclosure”, the meaning of
Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang a related party is a person or entity that is
berelasi adalah orang atau entitas yang related to a reporting entity as follows:
berelasi dengan entitas pelapor sebagai
berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya a. A person or a close member of that
berelasi dengan entitas pelapor jika orang person’s family is related to a reporting
tersebut: entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control over the
pengendalian bersama terhadap reporting entity;
entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan ii. has significant influence over the
terhadap entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. personil manajemen kunci entitas iii. is member of the key management
pelapor atau entitas induk pelapor. personnel of the reporting entity of
a parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity
pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai if any of the following conditions
berikut: applies:
i. entitas dan entitas pelapor adalah i. the entity and the reporting entity
anggota dari kelompok usaha yang are members of the same the
sama (artinya entitas induk, entitas Company (which means that each
anak dan entitas anak berikutnya parent, subsidiary and fellow
terkait dengan entitas lain); subsidiary is related to the others);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi ii. one entity is an associate or joint
atau ventura bersama bagi entitas venture of the other entity (or an
lain (atau entitas asosiasi atau associate or joint venture of
ventura bersama yang merupakan member of a company of which the
anggota suatu kelompok usaha, other entity is a member);
dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura iii. both entities are joint ventures of
bersama dari pihak ketiga yang the same third party;
sama;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama iv. one entity is a joint venture of a
dari entitas ketiga dan entitas yang third entity and the other entity is an
lain adalah entitas asosiasi dari associate of the third entity;
entitas ketiga;
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi sebagaimana didefinisikan dalam parties as defined in SFAS 7 regarding
PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-pihak yang “Related Party Disclosure”, the meaning of
Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang a related party is a person or entity that is
berelasi adalah orang atau entitas yang related to a reporting entity as follows:
berelasi dengan entitas pelapor sebagai
berikut:
Halaman -5/32-Page
Page 40
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
s. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) s. Transaction with related parties
(lanjutan)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to a reporting entity
pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai if any of the following conditions
berikut: (lanjutan) applies: (continued)
v. entitas tersebut adalah suatu program v. the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari suatu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor; reporting entity;
vi. entitas yang dikendalikan atau vi. the entity controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi dalam butir (a); (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir vii. a person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significant influence over the entity
terhadap entitas atau anggota or is a member of the key
personil manajemen kunci entitas management personnel of the entity
(atau entitas induk dari entitas); (or of a parent of the entity);
viii. entitas, atau anggota dari kelompok viii. an entity, or any member of a group
di mana entitas merupakan bagian of which it is a part, that provides
dari kelompok tersebut, menyediakan key management personnel
jasa personil manajemen kunci services to the reporting entity or it
kepada entitas pelapor atau kepada is parent.
entitas induk dari entitas pelapor.
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, diungkapkan dalam Catatan 22. accounts with related parties, are disclosed
in the Note 22.
t. Informasi segmen t. Segment information
Sebuah segmen operasi adalah suatu An operating segment is a component of
komponen dari entitas: entity which:
i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang i. involves with business activities to
memperoleh pendapatan dan generate income and expenses
menimbulkan beban (termasuk (include income and expenses relating
pendapatan dan beban yang terkait to the transactions with other
dengan transaksi dengan komponen lain components with the same entity);
dari entitas yang sama);
ii. hasil operasinya dikaji ulang secara ii. operations result is observed regularly
berkala oleh kepala operasional untuk by chief decision maker to make
pembuatan keputusan tentang sumber decisions regarding the allocation of
daya yang dialokasikan pada segmen resources and to evaluate the works;
tersebut dan menilai kinerjanya; dan and
iii. tersedia informasi keuangan yang dapat iii. separate financial information is
dipisahkan. available.
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company discloses the operating
berdasarkan segmen bisnis yang terdiri dari segment based on business segments that
sewa pembiayaan, pembiayaan konsumen, consists of: finance leases, consumer
anjak piutang, pembiayaan modal kerja dan financing, factoring, working capital
lain-lain (lihat Catatan 24). financing and others (refer to Note 24).
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGEMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam Certain estimates and assumptions are made in
rangka penyusunan laporan keuangan dimana the preparation of the financial statements.
dibutuhkan pertimbangan manajemen dalam These often require management judgment in
menentukan metodologi yang tepat untuk determining the appropriate methodology for
penilaian aset dan liabilitas. valuation of assets and liabilities.
Halaman -5/33-Page
Page 41
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan assumptions that affect the reported amounts of
liabilitas atas tahun keuangan satu tahun assets and liabilities within the next financial
kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang year. All estimates and assumptions required in
diharuskan oleh PSAK adalah estimasi terbaik conformity with SFAS are best estimates
yang didasarkan standar yang berlaku. Estimasi undertaken in accordance with the applicable
dan pertimbangan dievaluasi secara terus standard. Estimates and judgements are
menerus dan berdasarkan pengalaman masa lalu evaluated on a continuous basis, and are based
dan faktor-faktor lain termasuk harapan atas on past experience and other factors, including
kejadian yang akan datang. expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen based on management’s best knowledge of
atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang current events and activities, actual result may
timbul mungkin berbeda dengan estimasi dan differ from those estimates and assumption.
asumsi semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of
keuangan financial assets
Perseroan melakukan review atas aset The Company reviews its financial assets at
keuangan pada setiap tanggal laporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas penyisihan kerugian impairment losses. Management’s
penurunan nilai yang telah dicatat. judgement is applied in the estimation when
Pertimbangan manajemen diperlukan dalam determining the level of allowance required.
menentukan estimasi yang digunakan untuk
menentukan tingkat penyisihan yang
dibutuhkan.
Kondisi spesifik penurunan nilai debitur dalam The specific debtors' conditions in
pembentukan penyisihan kerugian penurunan determining allowance for impairment
nilai atas aset keuangan dievaluasi secara amount of the financial assets is evaluated
individu berdasarkan estimasi terbaik individually and is based upon
manajemen atas nilai kini arus kas yang management's best estimate of the present
diharapkan akan diterima. Dalam value of the cash flows that are expected to
mengestimasi arus kas tersebut, manajemen be received. In estimating these cash flows,
membuat pertimbangan tentang segmentasi management makes judgements about the
portofolio piutang sewa pembiayaan, piutang segmentation of the portfolio of finance
pembiayaan konsumen, dan tagihan anjak lease receivables, consumer financing
piutang, periode dari data kerugian historis receivables, and factoring receivables, the
yang digunakan, identifikasi faktor ekonomi period of historical loss data used,
makro yang paling relevan yang identification of the most relevant
mempengaruhi pelunasan jumlah piutang macroeconomic factors affecting the
pembiayaan sewa, piutang pembiayaan settlement of the amounts due from finance
konsumen, dan tagihan anjak piutang, situasi lease receivables, consumer financing
keuangan debitur dan nilai realisasi bersih receivables, and factoring receivables,
berdasarkan jaminan estimasi nilai pasar debtors' financial situation and the net
untuk jaminan yang dimiliki berdasarkan realisable value of any underlying collateral
kondisi pasar masa kini. Setiap aset yang based on estimated market value for
mengalami penurunan nilai dinilai sesuai collaterals held in the current market
dengan manfaat yang ada dan strategi conditions. Each impaired asset is
penyelesaian serta estimasi arus kas yang assessed on its merits and the workout
diperkirakan dapat diterima disetujui secara strategy and estimated cash flows
independen oleh Manajemen Risiko. considered recoverable are independently
approved by the Risk Management.
Halaman -5/34-Page
Page 42
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
(lanjutan) (continued)
a. Penyisihan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai Evaluation on collective impairment
secara kolektif meliputi kerugian kredit yang allowance covers credit losses inherent in
melekat pada portofolio piutang sewa portfolios of finance lease receivables,
pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen, consumer financing receivables, working
piutang pembiayaan modal usaha, dan capital receivables, factoring receivables
pembiayaan anjak piutang dengan with similar economic characteristics based
karakteristik ekonomi yang serupa on expected credit losses calculation but
berdasarkan perhitungan kerugian kredit the individual impaired items cannot yet be
eskpektasian namun penurunan nilai secara identified. In assessing the need for
individu belum dapat diidentifikasi. Dalam allowance for collective impairment losses,
menentukan perlunya untuk membentuk management considers factors such as
cadangan kerugian penurunan nilai secara credit quality, portfolio size, credit
kolektif, manajemen mempertimbangkan concentrations, and economic factors.
faktor-faktor seperti kualitas kredit, portofolio,
konsentrasi kredit, dan faktor ekonomi.
Guna membuat estimasi penyisihan yang In order to estimate the required allowance,
diperlukan, manajemen membuat asumsi assumptions are made to define the way
untuk menentukan kerugian yang melekat, inherent losses are modelled and to
dan untuk menentukan parameter input yang determine the required input parameters,
diperlukan, berdasarkan pengalaman masa based on historical experience and current
lalu dan kondisi ekonomi saat ini. economic conditions.
Keakuratan penyisihan tergantung pada The accuracy of the allowances depends
seberapa baik estimasi arus kas masa depan on how well these estimate future cash
untuk cadangan counterparty tertentu dan flows for specific counterparty allowances
asumsi model dan parameter yang digunakan and the model assumptions and
dalam menentukan penyisihan penurunan parameters used in determining collective
nilai kolektif. impairment allowances.
b. Nilai wajar dari instrumen keuangan b. Fair value of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga assets and financial liabilities for which
pasar, Perseroan menggunakan teknik there is no observable market price, the
penilaian seperti yang dijelaskan dalam Company uses the valuation techniques as
Catatan 2c. Untuk instrumen keuangan yang described in Note 2c. For financial
jarang diperdagangkan dan memiliki informasi instruments that are traded infrequently and
harga yang terbatas, nilai wajar menjadi lack of price transparency, fair value is less
kurang objektif dan membutuhkan berbagai objective and requires varying degrees of
tingkat penilaian tergantung pada likuiditas, judgement depending on liquidity,
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, concentration, uncertainty of market factors,
asumsi harga dan risiko lainnya. pricing assumptions and other risks
affecting the specific instrument.
c. Imbalan kerja c. Employee benefits
Nilai kini imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee benefit
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan obligations depends on a number of factors
dasar aktuarial berdasarkan beberapa that are determined on an actuarial basis
asumsi. Perubahan atas asumsi-asumsi ini using a number of assumptions. Any
akan mempengaruhi jumlah tercatat atas changes in these assumptions will impact
imbalan kerja karyawan. the carrying amount of employee benefit
obligations.
Halaman -5/35-Page
Page 43
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
(lanjutan) (continued)
c. Imbalan kerja (lanjutan) c. Employee benefits (continued)
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the
biaya/(pendapatan) bersih untuk imbalan net cost/(income) for employee’s benefit
kerja karyawan antara lain tingkat diskonto, included the discount rate, salary increment
tingkat kenaikan gaji di masa datang, usia rate, normal pension age, mortality rate,
pensiun normal, tingkat mortalita, dan lain- and others.
lain.
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang The Company determines the appropriate
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Ini discount rate at the end of each reporting
merupakan tingkat suku bunga yang harus period. This is the interest rate that should
digunakan untuk menentukan nilai kini atas be used to determine the present value of
arus kas keluar masa depan yang diestimasi estimated future cash outflows expected to
dan akan digunakan untuk membayar imbalan be required to settle the employee’s benefit
kerja karyawan. Dalam menentukan tingkat obligations. In determining the appropriate
diskonto yang tepat, Perseroan discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan tingkat imbal hasil yield of government bonds that have terms
obligasi pemerintah yang mempunyai jangka to maturity approximating the terms of the
waktu yang menyerupai jangka waktu imbalan related employee’s benefit liability.
kerja karyawan.
Tingkat kenaikan gaji per tahun didasarkan Annual salary increment rate is determined
pada informasi historis atas tingkat kenaikan based on historical information of previous
gaji sebelumnya, tingkat inflasi, dan masa salary increment rate, inflation rate, and
kerja. length of service.
Asumsi tingkat mortalitas telah didasarkan Mortality rate assumption is based on the
pada tabel mortalita terbaru yang dihitung latest mortality table which is calculated
dengan menggunakan metode aktuaria yang using generally accepted actuarial method.
diterima secara umum.
Tingkat pengembalian investasi didasarkan Expected rate of return on investment is
pada informasi historis dan proyeksi pasar ke based on historical information and future
depan. market projections.
Asumsi tingkat pengunduran diri didasarkan Resignation rate assumption is based on
pada informasi historis dan disesuaikan historical information and adjusted for
dengan kondisi saat ini. current condition.
d. Perpajakan d. Taxation
Perseroan beroperasi di bawah peraturan The Company operates under the tax
perpajakan di Indonesia. Pertimbangan yang regulations in Indonesia. Significant
signifikan diperlukan untuk menentukan judgement is required in determining the
provisi pajak penghasilan dan pajak provision for income taxes and value added
pertambahan nilai. Apabila keputusan final taxes. Where the final tax outcome of these
atas pajak tersebut berbeda dari jumlah yang matters is different from the amounts that
pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut were initially recorded, such differences will
akan dicatat di laba rugi pada periode dimana be recorded in profit or loss in the period in
hasil tersebut dikeluarkan. which such determination is made.
Halaman -5/36-Page
Page 44
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN KAS DI BANK 4. CASH AND CASH IN BANKS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Kas 260 195 Cash
Kas di Bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 65,319 100,246 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 63,715 0 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk 33,654 47,154 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7,144 5,846 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 3,703 10,438 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1,957 3,675 (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Indonesia 645 170,956 Indonesia
PT Bank BTPN Tbk 148 146 PT Bank BTPN Tbk
PT Bank UOB Indonesia 17 17 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 12 12 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 6 7 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6 6 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 5 6 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 3 3 PT Bank Mizuho Indonesia
176,334 338,512
Dolar AS US Dollar
PT Bank Permata Tbk 2,140 4,824 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 294 277 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 238 222 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank Standard Chartered Bank
Indonesia 186 175 Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 34 32 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 30 29 (Persero) Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 15 15 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7 10 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
2,944 5,584
Pihak berelasi Related party
Rupiah Rupiah
PT Bank Jasa Jakarta 2 2 PT Bank Jasa Jakarta
Total bank 179,280 344,098 Total cash in banks
Total kas dan kas di bank 179,540 344,293 Total cash and cash in banks
Suku bunga rekening bank per tahun berkisar The bank accounts earned annual interest
antara 0,10% - 3,44% pada 30 Juni 2024 untuk rates ranging between 0.10% - 3.44% for the
mata uang Rupiah (31 Desember 2023: 0,10% - year ended 30 June 2024 for Rupiah currency
3,24%) dan 0,10% - 0,125% untuk mata uang (31 December 2023: 0.10% - 3.24%) and
Dolar AS (31 Desember 2023: 0,10% - 0,125%). 0.10% - 0.125% for US Dollar currency (31
December 2023: 0.10% % - 0.125%).
Tidak terdapat saldo kas dan kas di bank yang There is no cash and cash in banks that is
dibatasi penggunaannya pada tanggal restricted as at 30 June 2024 and 31
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. December 2023.
Tidak terdapat kas di bank yang mengalami There are no cash in banks that experience
peningkatan risiko kredit yang signifikan atau significant increase in credit risk or impaired.
mengalami penurunan nilai.
Halaman -5/37-Page
Page 45
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Piutang sewa pembiayaan - kotor Finance lease receivables - gross
- Pihak ketiga 6,647,827 5,700,216 Third parties -
- Pihak berelasi 185,476 208,108 Related parties -
Piutang sewa pembiayaan - kotor 6,833,303 5,908,324 Finance lease receivables – gross
Dikurangi: Less:
Nilai sisa 2,095,760 1,864,884 Residual value
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income on finance
yang belum diakui (770,579) (642,696) lease
Simpanan jaminan (2,095,760) (1,864,884) Security deposits
(770,579) (642,696)
6,062,724 5,265,628
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (269,497) (267,853) Allowance for impairment losses
Bersih 5,793,227 4,997,775 Net
Piutang sewa pembiayaan - kotor (cicilan) yang The above finance lease receivables - gross
akan diterima dari konsumen sesuai dengan (installment) have the following maturity
tanggal jatuh temponya: profile:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
< 1 tahun 3,836,415 3,433,698 < 1 year
1 - 2 tahun 2,136,243 1,891,847 1 - 2 years
> 2 tahun 860,645 582,779 > 2 years
6,833,303 5,908,324
Jangka waktu kontrak sewa pembiayaan alat-alat The period of finance lease contracts for heavy
berat yang disalurkan oleh Perseroan berkisar equipments ranged from 36 - 60 months
antara 36 - 60 bulan (31 Desember 2023: 36 - 60 (31 December 2023: 36 - 60 months).
bulan).
Analisis umur piutang sewa pembiayaan - kotor Aging analysis of finance lease receivables -
adalah sebagai berikut: gross is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 6,640,757 5,595,284 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 155,365 281,393 1 - 30 days
31 - 60 hari 9,298 26,457 31 - 60 days
61 - 90 hari 22,247 2,732 61 - 90 days
>90 hari 5,636 2,458 >90 days
6,833,303 5,908,324
Halaman -5/38-Page
Page 46
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang sewa Balance of finance lease
pembiayaan 258,105 241,267 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (105,077) (105,773) Allowance for impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang sewa Balance of finance lease
pembiayaan 5,804,619 5,024,361 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (164,420) (162,080) Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (269,497) (267,853) impairment losses
Berikut adalah perubahan jumlah piutang sewa Below is movement of finance lease
pembiayaan yang diberikan berdasarkan tahapan receivables based on stages during the period
selama periode berakhir 30 Juni 2024 dan 31 ended 30 June 2024 and 31 December 2023:
Desember 2023:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 5,633,839 3,282 271,203 5,908,324 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 7,064 (7,064) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 55,879 - (55,879) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - 2,349 (2,349) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 834,862 7,007 83,110 924,979 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 6,531,644 5,574 296,085 6,833,303 Balance, end of period
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 4,586,946 8,051 94,798 4,689,795 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 (10,142) 10,142 - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (177,805) - 177,805 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 2,013 (2,013) - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - 4,905 (4,905) - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 1,232,827 (17,803) 3,505 1,218,529 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 5,633,839 3,282 271,203 5,908,324 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun, pelunasan, penghapusan, dan during the year, repayment, write-off, and recovery.
pemulihan.
Halaman -5/39-Page
Page 47
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai sewa pembiayaan adalah sebagai berikut: of finance lease receivables as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Saldo awal 267,853 210,626 Beginning balance
Penambahan/(Pembalikan) (1,588) 46,044 Additional/(Reversal)
Penghapusan (3,654) (198) Write-off
Pemulihan 6,886 11,381 Recovery
Saldo akhir 269,497 267,853 Ending balance
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk allowance for impairment losses are adequate
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak to cover possible losses arising from
tertagihnya piutang sewa pembiayaan. uncollectible finance lease receivables.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang sewa pembiayaan yang losses (“CKPN”) finance lease receivables
diberikan berdasarkan tahapan untuk periode based on staging during the period ended 30
berakhir 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 June 2024 and 31 December 2023 was as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (161,755) (380) (105,718) (267,853) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 198 (198) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 1,565 - (1,565) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - 268 (268) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (3,906) (212) 2,474 (1,644) and remeasurement
Saldo, akhir periode (163,898) (522) (105,077) (269,497) Balance, end of period
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (175,159) (3,414) (32,053) (210,626) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 407 (407) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 6,709 - (6,709) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 (852) 852 - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - (1,418) 1,418 - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 7,140 4,007 (68,374) (57,227) and remeasurement
Saldo, akhir periode (161,755) (380) (105,718) (267,853) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year, write off, recovery,
eksposur sepanjang tahun, penghapusan, pemulihan, dan dampak and the impact on changes in assumptions used to calculate
perubahan asumsi pada perhitungan ECL. the ECL.
Halaman -5/40-Page
Page 48
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 5. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk allowance for impairment losses are adequate
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak to cover possible losses arising from
tertagihnya piutang sewa pembiayaan. uncollectible finance lease receivables.
Suku bunga efektif portofolio sewa pembiayaan Effective annual interest rates of finance lease
per tahun berkisar sebagai berikut: portfolio ranged as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Rupiah 8.00% - 15.50% 8.00% - 17.30% Rupiah
Dolar AS 8.08% 7.49% US Dollar
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember As at 30 June 2024 and 31 December 2023,
2023, tidak terdapat piutang sewa pembiayaan - there was no finance lease receivables - gross
kotor yang digunakan sebagai jaminan atas are used as collateral for borrowings and
pinjaman yang diterima dan surat berharga yang securities issued.
diterbitkan.
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - kotor: receivables - gross:
- Pembiayaan sendiri 796,016 664,965 Direct financing -
- Pembiayaan penerusan - 462 Channelling financing -
Piutang pembiayaan konsumen - kotor 796,016 665,427 Consumer financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned income
konsumen yang belum diakui (128,205) (104,344) on consumer financing
667,811 561,083
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (46,397) (42,537) Allowance for impairment losses
Bersih 621,414 518,546 Net
Tidak terdapat piutang pembiayaan konsumen There are no consumer financing receivables
dengan pihak berelasi. with related party.
Piutang pembiayaan konsumen - kotor (cicilan) The above consumer financing receivables -
yang akan diterima dari konsumen sesuai dengan gross (installment) have the following maturity
tanggal jatuh temponya: profile:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
< 1 tahun 350,611 307,697 < 1 year
1 - 2 tahun 253,519 211,993 1 - 2 years
> 2 tahun 191,886 145,737 > 2 years
796,016 665,427
Pada 30 Juni 2024, jangka waktu kontrak As at 30 June 2024, the period of consumer
pembiayaan konsumen untuk kendaraan dan alat- financing contracts for vehicles and heavy
alat berat yang disalurkan oleh Perseroan berkisar equipments ranged from 2 - 60 months (31
antara 2 - 60 bulan (31 Desember 2023: 2 - 60 December 2023: 2 - 60 months).
bulan).
Halaman -5/41-Page
Page 49
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Analisis umur piutang pembiayaan konsumen - Aging analysis of consumer financing
kotor adalah sebagai berikut: receivables - gross is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 725,324 605,081 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari 51,080 48,531 1 - 30 days
31 - 60 hari 17,325 6,682 31 - 60 days
61 - 90 hari 320 4,418 61 - 90 days
> 90 hari 1,967 715 > 90 days
796,016 665,427
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Penilaian secara individual: Individual assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen 11,916 14,167 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (5,388) (7,058) Allowance for impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo piutang pembiayaan Balance of consumer financing
konsumen 655,895 546,916 receivables
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (41,009) (35,479) Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (46,397) (42,537) impairment losses
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is movement of consumer financing
pembiayaan konsumen yang diberikan receivables based on stages during the period
berdasarkan tahapan selama periode berakhir 30 ended 30 June 2024 and 31 December 2023:
Juni 2024 dan 31 Desember 2023:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 648,045 1,461 15,921 665,427 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 6,252 (6,252) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 11,445 - (11,445) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 109,073 10,997 10,519 130,589 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 774,815 6,206 14,995 796,016 Balance, end of period
Halaman -5/42-Page
Page 50
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Berikut adalah perubahan jumlah piutang Below is movement of consumer financing
pembiayaan konsumen yang diberikan receivables based on stages during the period
berdasarkan tahapan selama periode berakhir 30 ended 30 June 2024 and 31 December 2023:
Juni 2024 dan 31 Desember 2023: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 513,521 3,849 8,801 526,171 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 (11,996) - 11,996 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - (1,301) 1,301 - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 146,520 (1,087) (6,177) 139,256 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 648,045 1,461 15,921 665,427 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai piutang pembiayaan konsumen adalah of consumer financing receivables as follows:
sebagai berikut:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Saldo awal 42,537 53,582 Beginning balance
Penambahan/(Pembalikan) 4,888 (10,161) Addition/(Reversal)
Penghapusan (1,288) (10,048) Write-off
Pemulihan 260 9,164 Recovery
Saldo akhir 46,397 42,537 Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang pembiayaan konsumen yang losses (“CKPN”) consumer financing
diberikan berdasarkan tahapan selama periode receivables based on staging during the period
berakhir 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 ended 30 June 2024 and 31 December 2023
adalah sebagai berikut: was as follows:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (35,354) (130) (7,053) (42,537) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 340 (340) - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 596 - (596) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (6,048) (72) 2,260 (3,860) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (40,466) (542) (5,389) (46,397) Balance, end of period
Halaman -5/43-Page
Page 51
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 6. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) piutang pembiayaan konsumen yang losses (“CKPN”) consumer financing
diberikan berdasarkan tahapan selama periode receivables based on staging during the period
berakhir 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 ended 30 June 2024 and 31 December 2023
adalah sebagai berikut: (lanjutan) was as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (45,757) (1,425) (6,400) (53,582) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 1,179 - (1,179) - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - 528 (528) - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 9,224 767 1,054 11,045 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (35,354) (130) (7,053) (42,537) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year and the impact on
eksposur sepanjang tahun dan dampak perubahan asumsi pada changes in assumptions used to calculate the ECL.
perhitungan ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. consumer financing receivables.
Suku bunga efektif portofolio pembiayaan Effective annual interest rates of consumer
konsumen per tahun berkisar sebagai berikut: financing portfolio ranged are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Rupiah 9.50% - 18.29% 8.25% - 18.28% Rupiah
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan The consumer financing receivables are mainly
konsumen, Perseroan menerima jaminan fidusia secured by fiduciary on vehicles financed by the
dari konsumen atas kendaraan bermotor yang Company.
dibiayai Perseroan.
7. TAGIHAN ANJAK PIUTANG 7. FACTORING RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Tagihan anjak piutang - kotor: Factoring receivables - gross:
- Pihak ketiga 94,747 37,197 Third parties -
- Pihak berelasi 94,640 100,568 Related parties -
189,387 137,765
Halaman -5/44-Page
Page 52
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Dikurangi: Less:
Pendapatan anjak piutang Unearned income
yang belum diakui: on factoring financing:
- Pihak ketiga (561) (352) Third parties -
- Pihak berelasi (852) (728) Related parties -
(1,413) (1,080)
Dikurangi: Less:
Retensi (597) (452) Retention
Penyisihan kerugian penurunan nilai (6,844) (3,896) Allowance for impairment losses
Bersih 180,533 132,337 Net
Tagihan anjak piutang - kotor yang akan diterima The above factoring receivables - gross have
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh the following maturity profile:
temponya:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
< 1 tahun 189,387 137,765 < 1 year
> 1 tahun - - > 1 year
189,387 137,765
Jangka waktu kontrak anjak piutang berkisar antara The period of factoring contracts ranged from
2 - 6 bulan (31 Desember 2023: 2 - 6 bulan). 2 - 6 months (31 December 2023: 2 - 6 months).
Analisa umur tagihan anjak piutang - kotor adalah Aging analysis of the factoring receivables -
sebagai berikut: gross is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 189,387 137,765 Not yet overdue
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 30 hari - - 1 - 30 days
189,387 137,765
Analisis saldo dan jumlah penyisihan kerugian Analysis of total balance and allowance for
penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Penilaian secara individu: Individual assessments:
Saldo anjak piutang 2,932 - Balance of factoring receivables
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,945) - impairment losses
Penilaian secara kolektif: Collective assessments:
Saldo anjak piutang 185,042 136,685 Balance of factoring receivables
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai (4,899) (3,896) impairment losses
Jumlah penyisihan kerugian Total allowance for
penurunan nilai (6,844) (3,896) impairment losses
Halaman -5/45-Page
Page 53
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah tagihan anjak Below is movement of factoring receivable
piutang yang diberikan berdasarkan tahapan based on stages during the period ended 30
selama periode berakhir 30 Juni 2024 dan 31 June 2024 and 31 December 2023:
Desember 2023:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 137,765 - - 137,765 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) 48,025 - 3,000 51,025 and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 185,790 - 3,000 188,790 Balance, end of period
*) *)
Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode 146,199 - - 146,199 Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (8,434) - - (8,434) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode 137,765 - - 137,765 Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *)Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan eksposur tahun berjalan serta additional exposure during the year and its changes/transfer
perubahan/transfer sepanjang tahun dan pelunasan. during the year and repayment.
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai tagihan anjak piutang adalah sebagai berikut: of factoring receivables as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Saldo awal 3,896 3,152 Beginning balance
Penambahan 2,948 744 Additions
Saldo akhir 6,844 3,896 Ending balance
Halaman -5/46-Page
Page 54
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. TAGIHAN ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance of impairment
(“CKPN”) tagihan anjak piutang yang diberikan losses (“CKPN”) factoring receivables based on
berdasarkan tahapan untuk periode berakhir 30 staging for the period ended 30 June 2024 and
Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai 31 December 2023 was as follows:
berikut:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (3,896) - - (3,896) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (1,003) - (1,945) (2,948) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (4,899) - (1,945) (6,844) Balance, end of period
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo, awal periode (3,152) - - (3,152) Balance, beginning of period
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Transfer dari Tahap 1 Transfer from Stage 1
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 1 - - - - to Stage 1
Transfer dari Tahap 2 Transfer from Stage 2
ke Tahap 3 - - - - to Stage 3
Transfer dari Tahap 3 Transfer from Stage 3
ke Tahap 2 - - - - to Stage 2
Perubahan bersih pada
eksposur dan Net change in exposure
pengukuran kembali*) (744) - - (744) and remeasurement*)
Saldo, akhir periode (3,896) - - (3,896) Balance, end of period
*)Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur dan pengukuran *) Include in the net change in exposure and remeasurement are
kembali adalah penambahan ECL sehubungan dengan additional ECL for new financial assets originated and its
penambahan aset keuangan baru dan perubahan/perpindahan exposure changes/transfer during the year and the impact on
eksposur sepanjang tahun dan dampak perubahan asumsi pada changes in assumptions used to calculate the ECL.
perhitungan ECL.
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible
tertagihnya tagihan anjak piutang. factoring receivables.
Suku bunga efektif portofolio anjak piutang per Effective annual interest rates of factoring
tahun berkisar sebagai berikut: portfolio ranged are as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Rupiah 9.00% - 18.00% 9.00% - 11.49% Rupiah
Halaman -5/47-Page
Page 55
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 8. PREPAID EXPENSES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
Pihak ketiga: Third party:
- Sewa 1,080 524 Rental -
Pihak berelasi: Related parties:
- Asuransi 1,810 1,108 Insurance -
2,890 1,632
Lihat Catatan 22 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 22 for details of related parties
pihak berelasi. balances and transactions.
9. PIUTANG LAIN – LAIN 9. OTHER RECEIVABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi: Related parties:
- Tagihan kepada SCAN 2,956 198 Receivables from SCAN -
Pihak ketiga: Third parties:
- Tagihan kepada pihak ketiga 119,477 119,476 Receivables from third parties -
- Piutang pembiayaan dalam Financing receivables with -
perhatian khusus 22,341 10 special attention
- Uang muka pembayaran 16,785 14,310 Advance payment -
- Pinjaman karyawan 15,098 15,914 Employee loans -
- Piutang premi asuransi 445 482 Insurance premium receivables -
177,102 150,390
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (130,672) (119,441) Allowance for impairment losses
46,430 30,949
Perubahan jumlah cadangan kerugian penurunan Movement of allowance for impairment losses
nilai adalah sebagai berikut: is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Saldo awal 119,441 119,478 Beginning balance
Penambahan 14,820 17,017 Addition
Penghapusan (3,589) (17,054) Write-off
Saldo akhir 130,672 119,441 Ending balance
Tagihan kepada pihak ketiga adalah tagihan Receivable from third parties is receivable from
kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tbk. (“BTN”) dan lainnya. (“BTN”) and others.
Piutang pembiayaan dalam perhatian khusus Financing receivables with special attention
merupakan piutang pelanggan dimana jaminan represents customers receivables that the
yang melekatnya telah dikuasai kembali oleh collaterals have been repossesed by the
Perseroan. Company.
Pinjaman karyawan terdiri dari pinjaman untuk Employee loans consist of vehicle and housing
pembelian kendaraan dan rumah dengan loans with various loan terms, repayment of
berbagai jangka waktu yang pelunasannya which will be effected through monthly salary
dilakukan melalui pemotongan gaji setiap bulan. deductions.
Uang muka pembayaran merupakan uang muka Advance payment represents advance provided
yang digunakan untuk keperluan perjalanan dinas for business travel and other operational
dan keperluan operasional lain. purposes.
Halaman -5/48-Page
Page 56
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG LAIN – LAIN (lanjutan) 9. OTHER RECEIVABLES (continued)
Direksi berpendapat bahwa jumlah penyisihan The Directors believe that the above allowance
kerugian penurunan nilai di atas cukup untuk for impairment losses are adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian atas tidak possible losses arising from uncollectible other
tertagihnya piutang lain-lain. receivables.
10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
Perseroan melakukan kontrak cross currency The Company entered into cross currency swap
swap dan foreign currency forward dalam rangka and foreign currency forward contracts in order
mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga dan to mitigate the risk of fluctuations in exchange
nilai tukar atas pinjaman bank dalam mata uang rates and interest rate from bank loans
asing. denominated in foreign currency.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember The fair value of the outstanding cross currency
2023, nilai wajar dari kontrak cross currency swap swap and foreign currency forward contracts as
dan foreign currency forward yang masih berjalan at 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni/June 2024
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional Tanggal Aset Liabilitas
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh derivatif/ derivatif/
Instrumen/ Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
Instruments (full amount) date Maturity date assets liabilities
Cross Currency Swap
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 416,667 31-Dec-2021 31-Dec-2024 940 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 2,500,000 25-May-2022 23-May-2025 4,596 -
- PT Bank ANZ Indonesia USD 13,750,000 27-Mar-2024 29-Mar-2027 9,227 -
14,763 -
Foreign Currency Forward
- PT Bank Danamon
Indonesia USD 6,091,989 28-Jun-2024 12-Jul-2024 - 254
- 254
14,763 254
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/Fair values
Jumlah nosional Tanggal Aset Liabilitas
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal jatuh derivatif/ derivatif/
Instrumen/ Notional amount Agreement tempo/ Derivative Derivative
Instruments (full amount) date Maturity date assets liabilities
Cross currency swap
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 1,666,667 26-Mar-2021 26-Mar-2024 1,696 -
- PT Bank Permata Tbk USD 1,666,667 24-Jun-2021 24-Jun-2024 1,669 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 833,333 31-Dec-2021 31-Dec-2024 1,129 -
- PT Bank Mizuho Indonesia USD 3,750,000 25-Feb-2022 25-Feb-2025 3,347 -
7,841 -
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross Changes in the fair value of the cross currency
currency swap dan foreign currency forward yang swap and foreign currency forward designated
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, yang hedging instruments that effectively offset the
secara efektif menghapus variabilitas arus kas variability of cash flows associated with the
dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini borrowings are recorded in equity. The amounts
kemudian diakui dalam laporan laba rugi sebagai subsequently are recognised in the profit or loss
penyesuaian atas laba atau rugi selisih kurs dan as adjustments of the exchange rate differences
beban bunga pinjaman terkait yang dilindungi nilai and interest payments related to the hedged
pada periode yang sama dimana selisih kurs dan borrowings in the same period in which the
beban bunga tersebut diakui pada perkiraan laba related exchange rate differences and interest
rugi. affects profit or loss.
Halaman -5/49-Page
Page 57
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE ASSETS AND LIABILITIES
(continued)
Nilai wajar bersih dari aset dan liabilitas derivatif, The net fair value of derivatives assets and
pada tanggal 30 Juni 2024 sejumlah liabilities, as at 31 June 2023 amounting to
Rp 14.509 - kredit (31 Desember 2023: Rp 7.324 Rp 14,509 - credit (31 December 2023:
- kredit) dicatat sebagai “Cadangan lindung nilai Rp 7,324 - credit) is recorded as “Cash flow
arus kas” pada Ekuitas. hedging reserve” in the Equity.
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni For the period ended 30 June 2023, the total
2024, jumlah sebesar Rp 5.202 (kredit) telah amount of Rp 5,202 (credit) has been
direklasifikasikan dari ekuitas ke laba rugi tahun reclassified from equity to the current year profit
berjalan (31 Desember 2023: Rp 4.282 (debit)). and loss (31 December 2023: Rp 4,282 (debit)).
Jumlah tersebut terdiri dari Rp 5.405 yang The amount consists of Rp 5,405 credited to
dikreditkan pada rugi selisih kurs - bersih dan loss on foreign exchange - net and Rp 205
Rp 205 yang didebitkan pada beban bunga dan debited to interest and financing charges in
keuangan di laba rugi (31 Desember 2023: profit and loss (31 December 2023: Rp 4,260
Rp 4.260 (debit) dan Rp 22 (debit)). (debit) and Rp 22 (debit)).
11. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 11. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE
ASSETS
30 Juni/June 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Kepemilikan langsung Directly owned
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 63,020 4,200 - 67,220 Building
Kendaraan 5,492 2,203 (2,033) 5,662 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 20,052 1,023 - 21,075 and fixtures
Leasehold
Prasarana 8,511 - - 8,511 improvements
97,075 7,426 (2,033) 102,468
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 21,823 1,661 - 23,484 Building
Kendaraan 4,216 251 (1,417) 3,050 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 15,535 831 - 16,366 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,719 229 - 6,948 improvements
48,293 2,972 (1,417) 49,848
Nilai buku bersih 48,782 52,620 Net book value
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Kepemilikan langsung Directly owned
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 55,238 7,782 - 63,020 Building
Kendaraan 4,946 546 - 5,492 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 18,193 1,859 - 20,052 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,884 1,627 - 8,511 improvements
85,261 11,814 - 97,075
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 18,702 3,121 - 21,823 Building
Kendaraan 3,448 768 - 4,216 Motor vehicles
Peralatan dan Office equipment
perabot kantor 14,057 1,478 - 15,535 and fixtures
Leasehold
Prasarana 6,370 349 - 6,719 improvements
42,577 5,716 - 48,293
Nilai buku bersih 42,684 48,782 Net book value
Halaman -5/50-Page
Page 58
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 11. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE
ASSETS (continued)
30 Juni/June 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use Assets
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 9,023 1,527 - 10,550 Building
Kendaraan 6,384 1,346 - 7,730 Motor vehicles
15,407 2,873 - 18,280
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 7,427 1,129 - 8,556 Building
Kendaraan 4,278 752 - 5,030 Motor vehicles
11,705 1,881 - 13,586
Nilai buku bersih 3,702 4,694 Net book value
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposals Ending balance
Aset Hak Guna Right-of-use Assets
Harga perolehan Acquisition Cost
Bangunan 7,084 1,939 - 9,023 Building
Kendaraan 3,809 2,575 - 6,384 Motor vehicles
10,893 4,514 - 15,407
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 5,103 2,324 - 7,427 Building
Kendaraan 3,019 1,259 - 4,278 Motor vehicles
8,122 3,583 - 11,705
Nilai buku bersih 2,771 3,702 Net book value
Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat Based on the Directors’ assessment, there have
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan been no events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan adanya which may indicate impairment in value of fixed
penurunan nilai aset tetap pada tanggal assets as at 30 June 2024 and 31 December
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. 2023.
Perseroan melakukan peninjauan atas masa The Company performed a review on useful
manfaat, metode penyusutan, dan nilai residu lives, depreciation method, and residual value
aset tetap secara berkala dan menyimpulkan of fixed assets on a regular basis and
bahwa tidak terdapat perubahan atas metode dan concluded that there is no change on the
asumsi tersebut. methodology and assumptions.
Setiap tiga tahun, Perseroan mempekerjakan On a three-year basis, the Company engages
penilai eksternal independen dan berkualifikasi external, independent and qualified valuers to
untuk menentukan nilai wajar tanah dan determine fair values of company’s buildings.
bangunan Pada 31 Desember 2021, nilai wajar As at 31 December 2021, the fair values of
bangunan ditentukan oleh KJPP Bambang, buildings have been determined by KJPP
Ernasapta dan Rekan. Bambang, Ernasapta, and Partner.
Estimasi nilai wajar bangunan berdasarkan The estimated fair value of building based on
laporan No. 00516/2.0036.00/PI/05/00073/ report No. 00516/2.0036.00/PI/05/00073/
1/I/2022 tertanggal 4 Januari 2022 yang dilakukan 1/I/2022 dated 4 January 2022 which was
oleh penilai independen Bambang Kus Cahyono, performed by independent valuer, Bambang
MAPPI (Cert.) dari KJPP Bambang, Ernasapta Kus Cahyono, MAPPI (Cert.) from KJPP
dan Rekan adalah sebesar Rp 43.813 (tingkat 3 - Bambang, Ernasapta and Partner amounting to
hierarki nilai wajar). Rp 43,813 (level 3 - fair value hierarchy).
Untuk aset tetap selain bangunan, tidak ada For fixed assets other than building, there is no
perbedaan yang signifikan antara nilai wajar significant difference between the fair values
dengan nilai tercatatnya. and carrying values.
Halaman -5/51-Page
Page 59
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 11. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE
ASSETS (continued)
Semua aset tetap pada tanggal pelaporan All of the fixed assets as at the reporting date
digunakan untuk menunjang aktivitas operasi are fully used to support the Company’s
Perseroan. Pada tanggal 30 Juni 2024, harga operation activities. As at 30 June 2024, cost of
perolehan aset tetap yang telah disusutkan fixed assets which are fully depreciated but still
secara penuh namun masih digunakan adalah being used amounted to Rp 21,632 (31
Rp 21.632 (31 Desember 2023: Rp 21.535). December 2023: Rp 21,535).
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan There are no fixed assets pledged as security
sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas collateral for the Company’s credit facilities.
pinjaman yang diperoleh Perseroan.
Pada tanggal 30 Juni 2024, seluruh aset As at 30 June 2024, the Company’s assets are
Perseroan diasuransikan kepada PT Asuransi insured with PT Asuransi Astra Buana, a related
Astra Buana, pihak berelasi, terhadap seluruh party, against all risk insurance cover including
risiko termasuk risiko pemogokan, huru-hara dan losses arising from strikes, riots and civil unrest
kerusuhan sipil dengan nilai pertanggungan with sum insured of Rp 14,369 (31 December
sebesar Rp 14.369 (31 Desember 2023: 2023: Rp 12,247). The Directors believe that the
Rp 12.247). Direksi berpendapat bahwa nilai insurance coverage is adequate to cover
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi possible losses on the assets insured.
kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
12. PINJAMAN YANG DITERIMA 12. BORROWINGS
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Bank Banks
Pihak ketiga: Third parties:
Dolar AS US Dollar
PT Bank ANZ Indonesia 225,789 - PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia 100,036 - PT Bank DanamonIndonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 58,158 86,715 PT Bank Mizuho Indonesia
Mizuho Bank Ltd. - 51,387 Mizuho Bank Ltd.
383,983 138,102
Rupiah Rupiah
Standard Chartered Bank Standard Chartered Bank
Indonesia 754,167 1,045,833 Indonesia
PT Bank BTPN 105,000 - PT Bank BTPN
PT Bank Mandiri Tbk 100,000 - PT Bank Mandiri Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 69,166 110,833 PT Bank ANZ Indonesia
1,028,333 1,156,666
Dikurangi: Less:
Biaya provisi dan administrasi (5,024) (5,192) Provision and administration fees
1,407,292 1,289,576
Bukan bank Non banks
Pihak berelasi: Related party:
Rupiah Rupiah
PT United Tractors Tbk 1,530,730 1,320,807 PT United Tractors Tbk
Total 2,938,022 2,610,383 Total
Cicilan pokok pinjaman sesuai dengan tanggal Installments of borrowings principal based on
jatuh temponya: its maturity profile:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
< 1 tahun 1,686,503 1,420,388 < 1 year
1 - 2 tahun 859,423 921,497 1 - 2 years
2 - 3 tahun 359,467 271,787 2 - 3 years
> 3 tahun 37,653 1,903 > 3 years
2,943,046 2,615,575
Halaman -5/52-Page
Page 60
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
Sepanjang tahun 2024, Perseroan melakukan During 2024, the Company drawdowns new
penarikan pinjaman baru dalam mata uang loans in Rupiah and in US Dollar with bear
Rupiah dan Dolar AS dengan tingkat bunga interest rates of 5.75% - 6.60% for loans in
sebesar 5,75% - 6,60% untuk mata uang Rupiah Rupiah and 5.50% - 6.60% for loans in US
dan 5,50% - 6,60% untuk mata uang Dolar AS. Dollar. (31 December 2023: 5.75% - 6.60% for
(31 Desember 2023: 5,75% - 6,60% untuk mata loans in Rupiah and 5.50% - 6.60% for loans in
uang Rupiah dan 5,50% - 6,60% untuk mata uang US Dollar).
Dolar AS).
Perseroan telah melakukan kontrak cross The Company has entered into cross currency
currency swap dan foreign currency forward untuk swap and foreign currency forward in order to
mengantisipasi risiko fluktuasi tingkat bunga dan mitigate the risk of fluctuation in interest rate
nilai tukar atas pinjaman dalam mata uang Dolar and exchange rate to support its business
AS untuk memenuhi kebutuhan operasional operation needs (refer to Note 10).
Perseroan (lihat Catatan 10).
Semua pinjaman yang diterima Perseroan All Company’s borrowings are used for working
digunakan untuk modal kerja. capital.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember As at 30 June 2024 and 31 December 2023,
2023, tidak ada aset yang dijaminkan atas there are no collateral assets secured for all
seluruh pinjaman yang diterima oleh Perseroan. borrowings owned by the Company.
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank Loan facilities from several banks require the
mensyaratkan Perseroan untuk memberikan Company to provide written notice in respect of
pemberitahuan tertulis dalam hal perubahan changes of capital and shareholders, changes
modal dan pemegang saham, perubahan susunan of Directors and Commissioners, and changes
Direksi dan Komisaris serta perubahan bisnis of main business activities. Under the loan
utama. Dalam perjanjian pinjaman tersebut, agreements, the Company is also obliged to
Perseroan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maintain gearing ratio at the maximum 10:1
maksimal 10:1 dan kewajiban penyampaian and other reporting obligations.
laporan lainnya.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan As at 30 June 2024 and 31 December 2023,
31 December 2023, Perseroan telah memenuhi the Company has fulfilled all covenants
semua persyaratan yang ditetapkan dalam semua requirements stipulated in all of the borrowing
perjanjian pinjaman yang diterima. agreements.
Pada tanggal 30 Juni 2024, nilai tercatat pinjaman As at 30 June 2024, the carrying value of
yang diterima Rp 2.951.176 adalah Rp (31 borrowing is Rp 2,951,176 (31 December 2023:
Desember 2023: Rp 2.623.653) yang mencakup Rp 2,623,653) which includes the nominal
nilai nominal pinjaman, biaya provisi yang belum amount of the borrowing, unamortised provision
diamortisasi, dan utang bunga. costs, and interest payable.
Mizuho Bank Ltd., Cabang Singapura Mizuho Bank Ltd., Singapore Branch
Pada tanggal 25 September 2019, Perseroan On 25 September 2019, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar a term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 50.000.000 (nilai penuh). Pada tanggal 50,000,000 (full amount). On 25 September
25 September 2020, Perseroan melakukan 2020, the Company conducted an amendment
addendum perjanjian yang memperpanjang of that agreement that extended the availability
periode ketersediaan fasilitas hingga 25 Juni period of the facility until 25 June 2021.
2021.
Perseroan telah menarik fasilitas ini pada tanggal The Company has drawdown this facility on
2 Oktober 2020, 26 Maret 2021, dan 24 Juni 2021 2 October 2020, 26 March 2021, and 24 June
sebesar Dolar AS 20.000.000 (nilai penuh), Dolar 2021 amounting to US Dollar 20,000,000 (full
AS 20.000.000 (nilai penuh), dan Dolar AS amount), US Dollar 20,000,000 (full amount),
10.000.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman ini and US Dollar 10,000,000 (full amount),
akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun setelah tanggal respectively. These loan facility will mature in
penarikan. 3 (three) years after the drawdown date.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to US Dollar 2,500,000 (full
sebesar Dolar AS 2.500.000 (nilai penuh). amount). Interest and principal have been paid
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah on the due date.
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo.
Halaman -5/53-Page
Page 61
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
Mizuho Bank Ltd., Cabang Singapura (lanjutan) Mizuho Bank Ltd., Singapore Branch
(continued)
Pada tanggal 25 September 2019, Perseroan On 25 September 2019, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar a term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 50.000.000 (nilai penuh). Pada tanggal 50,000,000 (full amount). On 25 September
25 September 2020, Perseroan melakukan 2020, the Company conducted an amendment
addendum perjanjian yang memperpanjang of that agreement that extended the availability
periode ketersediaan fasilitas hingga 25 Juni period of the facility until 25 June 2021.
2021.
Perseroan telah menarik fasilitas ini pada tanggal The Company has drawdown this facility on
2 Oktober 2020, 26 Maret 2021, dan 24 Juni 2021 2 October 2020, 26 March 2021, and 24 June
sebesar Dolar AS 20.000.000 (nilai penuh), Dolar 2021 amounting to US Dollar 20,000,000 (full
AS 20.000.000 (nilai penuh), dan Dolar AS amount), US Dollar 20,000,000 (full amount),
10.000.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman ini and US Dollar 10,000,000 (full amount),
akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun setelah tanggal respectively. These loan facility will mature in
penarikan. 3 (three) years after the drawdown date.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to US Dollar 3,333,333 (full
sebesar Dolar AS 3.333.333 (nilai penuh). amount). Payment of interest and principal of
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah the loan has been paid in full by the Company
dibayarkan secara lunas oleh Perseroan sesuai according to the due date.
tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan sudah As at 30 June 2024, the Company no longer
tidak memiliki saldo pinjaman atas fasilitas has outstanding loan for this facility (nil) (31
tersebut (nihil) (31 Desember 2023: Dolar AS December 2023: US Dollar 3,333,333).
3.333.333).
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Pada tanggal 24 Desember 2021, Perseroan On 24 December 2021, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar a term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 25.000.000 (nilai penuh). Perseroan 25,000,000 (full amount). The Company has
telah menarik fasilitas ini pada tanggal drawdown this facility on
31 Desember 2021, 10 Maret 2022, dan 25 Mei 31 December 2021, 10 March 2022, and
2022 sebesar Dolar AS 2.500.000 (nilai penuh), 25 May 2022 amounting to US Dollar 2,500,000
Dolar AS 2.500.000 (nilai penuh), dan Dolar AS (full amount), US Dollar 2,500,000 (full amount),
7.500.000 (nilai penuh). Fasilitas pinjaman ini and US Dollar 7,500,000 (full amount),
akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun setelah tanggal respectively. These loan facility will mature in
penarikan. 3 (three) years after the drawdown date.
Pada tanggal 29 Februari 2024, Perseroan On 29 February 2024, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pajaman berjangka sebesar term loan facility amounting US Dollar
Dolar AS 45.000.000 (nilai penuh) untuk jangka 45,000,000 (full amount) for 1 (one) year
waktu ketersediaan 1 (satu) tahun. Fasilitas availability facility. This facility will mature in 3
pinjaman ini akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun (three) years after the drawdown date.
setelah tanggal penarikan.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to US Dollar 2,083,333 (full
sebesar Dolar AS 2.083.333 (nilai penuh). amount). Interest and principal have been paid
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah on the due date.
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As of 30 June 2024, the Company has the
jumlah saldo pinjaman sebesar Dolar AS outstanding loan in US Dollar amounting
3,541,666 (nilai penuh) (31 Desember 2023: Dolar 3,541,666 (full amount) (31 December 2023:
AS 5,625,000). US Dollar 5,625,000).
Halaman -5/54-Page
Page 62
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
Standard Chartered Bank, Indonesia Standard Chartered Bank, Indonesia
Pada tanggal 4 Juni 2021, Perseroan memperoleh On 4 June 2021, the Company obtained a
fasilitas pinjaman bilateral sebesar Rp 350.000. bilateral loan facility amounting of Rp 350,000.
Perseroan telah menarik fasilitas ini sebesar The Company has drawn this facility amounting
Rp 200.000 pada tanggal 15 September 2021, Rp 200,000 on 15 September 2021,
Rp 100.000 pada tanggal 15 Desember 2021, dan Rp 100,000 on 15 December 2021, and Rp
Rp 50.000 pada tanggal 27 Januari 2022. Fasilitas 50,000 on 27 January 2022. This facility will
pinjaman ini akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun mature in 3 (three) years after the drawdown
setelah tanggal penarikan. date.
Pada tanggal 30 Agustus 2022, Perseroan On 30 August 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of Rp
Rp 1.400.000. Perseroan telah menarik fasilitas ini 1,400,000. The Company has drawn this facility
sebesar Rp 300.000 pada tanggal 14 September amounting Rp 300,000 on 14 September 2022,
2022, Rp 100.000 pada tanggal 12 Oktober 2022, Rp 100.000 on 12 October 2022, Rp 100,000
Rp 100.000 pada tanggal 30 November 2022, Rp on 30 November 2022, Rp 500,000 on 28
500.000 pada tanggal 28 Desember 2022, Rp December 2022, Rp 200,000 on 31 January
200.000 pada tanggal 31 Januari 2023, dan Rp 2023, and Rp 200,000 on 17 February 2023.
200.000 pada tanggal 17 Februari 2023. Fasilitas This facility will mature in 3 (three) years after
pinjaman ini akan jatuh tempo 3 (tiga) tahun the drawdown date.
setelah tanggal penarikan.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 291,666. Interest and
sebesar Rp 291.666. Pembayaran bunga dan principal have been paid on the due date.
pokok pinjaman telah dibayarkan sesuai tanggal
jatuh tempo.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As at 30 June 2024, the Company has the
jumlah saldo pinjaman sebesar Rp 754.167 (31 outstanding loan amounting Rp 754,167 (31
Desember 2023: Rp 1.045.833). December 2023: Rp 1,045,833).
PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk
Pada tanggal 31 Maret 2021, Perseroan On 31 March 2021, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman money market line money market line loan facility amounting
sebesar Rp 100.000. Fasilitas ini akan jatuh Rp 100,000. This facility will mature on 30
tempo pada 30 September 2021. Pada tanggal 30 September 2021. On 30 September 2021, the
September 2021, fasilitas pinjaman money market money market line loan facility has been extend
line telah diperpanjang oleh pihak Bank hingga 31 until 31 March 2022. The Company amended
Maret 2022. Perseroan telah melakukan beberapa several times of the agreement to extended the
kali addendum perjanjian untuk memperpanjang availability period of the money market line loan
periode ketersediaan fasilitas money market line facility amounting Rp 80,000 until 31 March
sebesar Rp 80.000 hingga 31 Maret 2023. 2023.
Pada tanggal 31 Maret 2023, Perseroan telah On 31 March 2023, the Company conducted an
melakukan perpanjangan periode ketersediaan amendment of the agreement to extended the
fasilitas pinjaman money market line sebesar Rp availability period of the money market line loan
80.000 hingga 30 September 2023. Pada tanggal facility amounting Rp 80,000 until 30
30 September 2023, Perseroan telah melakukan September 2023. On 30 September 2023 the
perpanjangan periode ketersediaan fasilitas Company conducted an amendment of the
money market line sebesar Rp 80.000 hingga 31 agreement to extended the availability period of
Desember 2023. the money market line facility amounting Rp
80,000 until 31 December 2023.
Halaman -5/55-Page
Page 63
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
PT Bank Permata Tbk (lanjutan) PT Bank Permata Tbk (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perseroan telah On 31 December 2023, th Company conducted
melakukan perpanjangan periode ketersediaan an amendment of the agreement to extended
fasilitas money market line hingga 31 Maret 2024. the availability period of money market line until
Pada tanggal 31 Maret 2024, Perseroan 31 March 2024. On 31 March 2024, the
memperoleh fasilitas tambahan menjadi Company has additional facilities to Rp.100,000
Rp.100.000 hingga 30 September 2024. until 30 September 2024.
Sampai dengan 30 Juni 2024, Perseroan tidak As at 30 June 2024, the Company has no
memiliki saldo pinjaman atas fasilitas tersebut (31 outstanding balance on loan facilities (31
Desember 2023: Rp nihil). December 2023: Rp nil).
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Pada tanggal 10 Februari 2010, Perseroan On 10 February 2010, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman revolving working revolving working capital facility amounting Rp
capital sebesar Rp 100.000, revolving term facility 100,000, revolving term loan facility amounting
sebesar Rp 200.000, dan revolving working capital Rp 200,000, and revolving working capital II
II sebesar Dolar AS 10.000.000 (nilai penuh). amounting US Dollar 10,000,000 (full amount).
Pada tanggal 30 September 2020, Perseroan On 30 September 2020, the Company
melakukan addendum perjanjian untuk menutup conducted an amendment of that agreement to
revolving term loan facility dan revolving working close revolving term loan facility and revolving
capital II serta memperpanjang periode working capital II facility and extended the
ketersediaan fasilitas revolving working capital availability period of the revolving working
facility sebesar Rp 100.000 hingga 30 Agustus capital facility amounting Rp 100,000 until
2021. 30 August 2021.
Pada tanggal 30 Agustus 2021, periode On 30 August 2021, the availability period of the
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga facility was extended until 31 October 2021 and
31 Oktober 2021 dan kemudian diperpanjang lagi it was extended again until 31 August 2022.
hingga 31 Agustus 2022.
Pada tanggal 20 Desember 2021 Perseroan On 20 December 2021 the Company obtained
memperoleh tambahan fasilitas revolving working additional revolving working capital facility
capital sebesar Rp 100.000 sehingga total fasilitas amounting Rp 100,000 thereby, the total facility
pinjaman Perseroan menjadi Rp 200.000. of revolving working capital facility amounting
Rp 200,000.
Pada tanggal 31 Agustus 2022, periode On 31 August 2022, the availability period of the
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga 31 facility was extended until 31 October 2022. On
Oktober 2022. Pada tanggal 31 Oktober 2022 31 October 2022, the availability period of the
periode ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga facility was extended until 30 November 2022.
30 November 2022. Dan pada tanggal 30 On 30 November 2022 the availability period of
November 2022 periode ketersediaan fasilitas the facility was extended until 31 August 2023.
diperpanjang hingga 31 Agustus 2023. Pada On 31 August 2023 the availabillity period of the
tanggal 31 Agustus 2023 periode ketersediaan facility was extended until 30 September 2023.
fasilitas diperpanjang hingga 30 September 2023, And on 30 September 2023 the availability
dan pada tanggal 30 September 2023 periode period of the facility was extended until 31
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga 31 October 2023 and extended again to 30
Oktober 2023 dan diperpanjang kembali hingga November 2023. On 30 November 2023, the
30 November 2023. Pada tanggal 30 November availability period of the facility was extended
2023, periode ketersediaan fasilitas diperpanjang until 30 August 2024.
hingga 30 Agustus 2024.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid on the
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo. due date.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As at 30 June 2024, the Company has
saldo pinjaman sebesar Rp 100.037 (31 outstanding loan amounted Rp 100,037 (31
Desember 2023: Rp nihil). December 2023: Rp nil).
Halaman -5/56-Page
Page 64
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia
Pada tanggal 20 Desember 2018, Perseroan On 20 December 2018, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman short term a short term revolving loan facility amounting to
revolving sebesar Dolar AS 15.000.000 (nilai US Dollar 15,000,000 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 18 Desember 2020, periode On 18 December 2020, the availability period of
ketersediaan fasilitas diperpanjang hingga 20 the facility was extended until 20 December
Desember 2021. Pada tanggal 17 Desember 2021.On 17 December 2021, the Company
2021, Perseroan melakukan adendum perjanjian conducted an amendment of that agreement
yang memperpanjang periode ketersediaan that extended the availability period of the
fasilitas hingga 20 Desember 2022. Pada tanggal facility until 20 December 2022. On 5 August
5 Agustus 2022, Perseroan melakukan adendum 2022, the Company conducted an amendment
perjanjian yang memperpanjang periode of that agreement that extended the availability
ketersediaan fasilitas hingga 30 Juni 2023. Pada period of the facility until 30 June 2023. On 30
30 Juni 2023, fasiltas ini telah diperpanjang dan June 2023, the facility was renewed and will
akan jatuh tempo pada tanggal 28 Juni 2024. mature on 28 June 2024.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman untuk Interest and principal for short term revolving
fasilitas short term revolving telah dibayarkan loan facility have been paid on the due date.
sesuai tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 September 2021, Perseroan On 30 September 2021, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar a bilateral loan facility amounting of
Rp 250.000. Perseroan telah menarik fasilitas ini Rp 250,000. The Company has drawn this
sebesar Rp 50.000 pada 31 Januari 2022, Rp facility amounting Rp 50,000 on 31 January
50.000 pada 25 Februari 2022, Rp 70.000 pada 2022, Rp 50,000 on 25 February 2022, and Rp
29 Maret 2022, dan Rp 80.000 pada 27 April 70,000 on 29 March 2022, and Rp 80,000 on
2022. 27 April 2022. This facility will mature in
3 (three) years after the drawdown date.
Pada tanggal 31 Agustus 2023, Perseroan On 31 August 2023, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of
Dolar AS 15.000.000 (nilai penuh). Pada tanggal US Dollar 15,000,000 (full amount). On 27 June
27 Maret 2024, Perseroan telah melakukan 2024, the Company has utilized the facility with
penariakan seluruh fasilitas Dolar AS 15.000.000. amount US Dollar 15,000,000. This facility will
Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo mature in 3 (three) years after the drawdown
3 (tiga) tahun setelah tanggal penarikan. date. The Company has drawn all the facility
Perseroan telah melakukan penarikan atas amounting US Dollar 15,000,000 on 27 March
seluruh fasilitas sebesar Dolar AS 15.000.000 2024.
pada 27 Maret 2024
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 41.666 and US Dollar
sebesar Rp 41.666 dan Dolar AS 1.250.000. 1,250,000. Interest and principal have been paid
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah on the due date.
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As at 30 June 2024, the Company has
saldo pinjaman atas fasilitas pinjaman bilateral outstanding loan of bilateral facility amounting
sebesar Rp 294.956 (31 Desember 2023: Rp Rp 294,956 (31 December 2023: Rp 110,833).
110.883).
PT United Tractors Tbk PT United Tractors Tbk
Pada tanggal 18 Mei 2016, Perseroan On 18 May 2016, the Company obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dari PT United facility from PT United Tractors Tbk with a
Tractors Tbk dengan jumlah maksimum penarikan maximum credit limit amounting to
sebesar Rp 1.000.000 dengan cicilan pembayaran Rp 1,000,000 with monthly repayment
pokok pinjaman tiga bulan setelah setiap tanggal commenced three months after each drawdown
penarikan. Fasilitas ini telah diperbaharui kembali date. The facility was renewed on 25 May 2018
pada tanggal 25 Mei 2018, dengan menambah which increased the maximum of credit limit to
jumlah maksimum penarikan menjadi Rp 1,750,000.
Rp 1.750.000.
Halaman -5/57-Page
Page 65
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
PT United Tractors Tbk (lanjutan) PT United Tractors Tbk (continued)
Pada tanggal 14 Juni 2019, fasilitas ini telah On 14 June 2019, the facility was renewed with
diperbaharui kembali dengan menambah jumlah increased the maximum of credit limit to Rp
maksimum penarikan menjadi Rp 1.800.000. 1,800,000. On 31 August 2022, the facility was
Pada tanggal 31 Agustus 2022, fasilitas ini telah renewed and will mature on 30 June 2023. On
diperpanjang dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 June 2023, the facility was renewed and will
30 Juni 2023. Pada tanggal 30 Juni 2023, fasilitas mature on 30 June 2024. On 28 June 2024, the
ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada facility was extended until 30 June 2025.
tanggal 30 Juni 2024. Pada tanggal 28 Juni 2024,
fasilitas ini kembali diperpanjang hingga 30 Juni
2025.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah During 2024, the Company has paid loan
melakukan pembayaran atas fasiltas pinjaman facilities amounted to Rp 382,120 Interest and
sebesar Rp 382.120 Pembayaran bunga dan principal have been paid on the due date.
pokok pinjaman telah dibayarkan sesuai tanggal
jatuh tempo.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As at 30 June 2024, the Company has the
jumlah saldo pinjaman sebesar Rp 1.530.730 (31 outstanding loan amounting Rp 1,530,730 (31
Desember 2023: Rp 1.320.807). December 2023: Rp 1,320,807).
Bank Central Asia Bank Central Asia
Pada tanggal 24 Februari 2022, Perseroan On 24 February 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral sebesar bilateral loan facility amounting of Rp 300,000
Rp 300.000 dan fasilitas pinjaman short term and short term revolving loan facility amounting
revolving sebesar Rp 200.000. Fasilitas pinjaman Rp 200,000. This facility will mature up to 5
ini akan jatuh tempo sampai 5 (lima) tahun setelah (five) years after the drawdown date.
tanggal penarikan.
Pada tanggal 24 Februari 2023, fasilitas ini On 24 February 2023, this Facility was
diperpanjang hingga 24 Mei 2023. Pada tanggal, extended until 24 May 2023. On 24 May 2023,
24 Mei 2023 fasilitas ini diperpanjang hingga 27 this facility was extended until 27 July 2023. On
Juli 2023. Pada tanggal 27 Juli 2023 fasilitas ini 27 July 2023, the facility was renewed and will
diperpanjang hingga 24 Februari 2024. Pada 24 mature on 24 February 2024. On 24 February
Februari fasilitas pinjaman bilateral diperpanjang 2024, the bilateral facility was extended to 24
hingga 24 Februari 2025 February 2025.
Pada 24 Febuari, fasilitas pinjaman short term On 24 February, the short term revolving loan
revolving diperpanjang hingga 24 Mei 2024. Pada facility was extended to 24 May 2024. On 24
tanggal 24 Mei 2024, fasilitas tersebut kembali May 2024, the facility was extended to 25
diperpanjang hingga 25 Agustus 2024. Pada August 2024. On 26 June 2024, the facility was
tanggal 26 Juni 2024 fasilitas tersebut kembali renewed and extended to 24 May 2025.
diperpanjang menjadi 24 Mei 2025.
Sepanjang tahun 2024, bunga dan pokok During 2024, interest and principle loan have
pinjaman telah dibayarkan sesuai tanggal jatuh been paid on the due date.
tempo.
Sampai dengan 30 Juni 2024, Perseroan tidak As at 30 Juni 2024, the Company has no
memiliki saldo pinjaman atas fasilitas tersebut (31 outstanding balance on loan facilities (31
Desember 2023: Rp nihil). December 2023: Rp nil).
Halaman -5/58-Page
Page 66
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 12. BORROWINGS (continued)
Bank BTPN Bank BTPN
Pada tanggal 27 April 2022, Perseroan On 27 April 2022, the Company obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman short term short term revolving loan facility amounting
revolving sebesar Rp 250.000 hingga 31 Maret Rp 250,000 until 31 March 2023. On 31 March
2023. Pada 31 Maret 2023, Perseroan melakukan 2023, the Company conducted an amendment
adendum perjanjian yang memperpanjang periode of that agreement that extended the availability
ketersediaan fasilitas hingga 29 Maret 2024. Pada period of the facility until 29 March 2024. On 28
28 Maret 2024, Perseroan kembali March 2024, the Company was extended the
memperpanjang fasilitas hingga 30 March 2025. facility to 30 March 2025.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid on the
dibayarkan sesuai tanggal jatuh tempo. due date.
Sampai dengan 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As of 30 June 2024, the Company has the
jumlah saldo pinjaman sebesar Rp 105.000 (31 outstanding loan amounting Rp 105,000 (31
Desember 2023: Rp nihil). December 2023: Rp nil).
Bank Mandiri Bank Mandiri
Pada tanggal 29 Desember 2022, Perseroan On 29 December 2022, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja a short term revolving loan facility amounting
sebesar Rp 300.000. Pada tanggal 29 Desember Rp 300,000. On 29 Desember 2023, , the
2023, Perseroan melakukan adendum perjanjian Company conducted an amendment of that
yang memperpanjang periode ketersediaan agreement that extended the availability period
fasilitas hingga 28 Juni 2024. Perseroan telah of the facility until 28 June 2024. On 30 April
melakukan penarikan sebesar Rp 100,000 pada 2024, the Company has drawn the facility
tanggal 30 April 2024. Fasilitas pinjaman modal amounting Rp 100,000. This working capital
kerja ini akan jatuh tempo sampai 4 (empat) tahun loan facility will mature up to 4 (four) years after
setelah tanggal penarikan. Pada tanggal 13 Juni the drawdown date. On 13 June 2024, the
2024, fasilitas tersebut diperpanjang hingga 28 facility was extended to 28 September 2024.
September 2024.
Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki As at 30 June 2024, the Company outstanding
jumlah saldo pinjaman sebesar Rp 100.000 (31 loan balance is Rp 100,000 (31 December 2023
Desember 2023 : nihil). : Rp nil)
13. UTANG OBLIGASI 13. BONDS PAYABLE
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Nilai nominal Par value
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap I Tahun 2022 Seri B 600,000 600,000 IV Phase I Year 2022 Series B
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri A - 350,000 IV Phase II Year 2023 Series A
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri B 900,000 900,000 IV Phase II Year 2023 Series B
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap II Tahun 2023 Seri C 250,000 250,000 IV Phase II Year 2023 Series C
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap III Tahun 2024 Seri A 200,000 - IV Phase III Year 2024 Series A
- Obligasi Berkelanjutan SANF SANF Shelf Registration Bonds -
IV Tahap III Tahun 2024 Seri B 550,000 - IV Phase III Year 2024 Series B
2,500,000 2,100,000
Dikurangi: Less:
Biaya emisi obligasi yang belum Unamortised bond
diamortisasi (7,888) (6,138) issuance costs
Bersih 2,492,112 2,093,862 Net
Amortisation of bonds
Beban amortisasi emisi obligasi 2,138 3,578 issuance costs
Halaman -5/59-Page
Page 67
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG OBLIGASI 13. BONDS PAYABLE
Obligasi Berkelanjutan PT Surya Artha Nusantara PT Surya Artha Nusantara Finance Shelf
Finance IV Tahap II Tahun 2023 Seri A telah Registration Bonds IV Phase II Year 2023 Series
dibayar pada tanggal 26 Maret 2024. A were paid on 26 Maret 2024.
Informasi lain mengenai obligasi pada tanggal Other information relating to bonds as at
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
sebagai berikut: follows:
Tanggal Tingkat
Tanggal efektif/ Persetujuan/ Jumlah pokok/ Jangka waktu/ jatuh tempo/ bunga/
Nama/Name Effective date Approval Nominal value Tenor Maturity date Interest rate
Obligasi Berkelanjutan IV 06 Juni/June Dinyatakan efektif Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
SANF dengan Tingkat 2022 oleh Otoritas Jasa 150,000 370 hari/days 20 Juni/June 4.50%
Suku Bunga Tetap Keuangan, 2023
Tahap I Tahun 2022 berdasarkan Surat
(“Obligasi Berkelanjutan Keputusan No. Seri/Series B:
IV SANF dengan Tingkat S-90/D.04/2022/ Seri/Series B: 36 Seri/Series B: Seri/Series B:
Suku Bunga Tetap Became effective by 600,000 bulan/months 10 Juni/ June 7,05%
Tahap I Tahun Financial Services 2025
2022”)/SANF Shelf Authority in its letter
Registration Bond IV with No. S-90/D.04/2022
Fixed Interest Rate
Phase I Year 2022
(“SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Interest Rate
Phase I Year 2022”)
Obligasi Berkelanjutan 16 Maret/March Dinyatakan efektif Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan 2023 oleh Otoritas Jasa 350,000 370 hari/days 26 6,00%
Tingkat Suku Bunga Keuangan, Maret/March
Tetap Tahap II Tahun berdasarkan Surat 2024
2023 (“Obligasi Keputusan No. Seri/Series B:
Berkelanjutan IV SANF S-90/D.04/2022/ Seri/Series B: 36 Seri/Series B:
dengan Tingkat Suku Became effective by 900,000 bulan/Months Seri/Series B: 7,00%
Bunga Tetap Tahap II Financial Services 16
Tahun 2023”)/SANF Authority in its letter Maret/March
Shelf Registration Bond No. S-90/D.04/2022 Seri/Series C: 2026
IV with Fixed Interest Seri/Series C: 60 Seri/Series C:
Rate Phase II Year 2023 250,000 bulan/Months 7,25%
(“SANF Shelf Seri/Series C:
Registration Bond IV 16
with Fixed Interest Rate Maret/March
Phase II Year 2023”) 2028
Obligasi Berkelanjutan 20 Juni/June Dinyatakan efektif Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A: Seri/Series A:
IV SANF dengan 2024 oleh Otoritas Jasa 200,000 370 hari/days 30 Juni/June 6,70%
Tingkat Suku Bunga Keuangan, 2025
Tetap Tahap III Tahun berdasarkan Surat
2024 (“Obligasi Keputusan No. Seri/Series B:
Berkelanjutan IV SANF S-90/D.04/2022/ Seri/Series B: 36 Seri/Series B: Seri/Series B:
dengan Tingkat Suku Became effective by 550,000 bulan/Months 20 Juni/June 7,00%
Bunga Tetap Tahap III Financial Services 2027
Tahun 2024”)/SANF Authority in its letter
Shelf Registration Bond No. S-90/D.04/2022
IV with Fixed Interest
Rate Phase III Year
2024 (“SANF Shelf
Registration Bond IV
with Fixed Interest Rate
Phase III Year 2024”)
Nilai
nominal/
Surat berharga/ Nominal Tingkat bunga/ Jatuh tempo/ Cicilan/
Securities value Interest rate Due date Installment
Obligasi Berkelanjutan 150.000 4.50% 20 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2023 penuh telah dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap I Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2022 Seri A/SANF principal amount has been paid in a
Shelf Registration IV lump sum amount on the due date.
with Fixed Rate Phase Interest is paid on a quarterly basis
I Year 2022 Series A
Halaman -5/60-Page
Page 68
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 13. BONDS PAYABLE (continued)
Informasi lain mengenai obligasi pada tanggal Other information relating to bonds as at
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Nilai
nominal/
Surat berharga/ Nominal Tingkat bunga/ Jatuh tempo/ Cicilan/
Securities value Interest rate Due date Installment
Obligasi Berkelanjutan 600.000 7.05% 10 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2025 penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap I Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2022 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase I Year
2022 Series B
Obligasi Berkelanjutan 350.000 6.00% 26 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh telah dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2024 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri A/SANF principal amount has been paid in a
Shelf Registration IV lump sum amount on the due date.
with Fixed Rate Phase Interest is paid on a quarterly basis
II Year 2023 Series A
Obligasi Berkelanjutan 900.000 7.00% 16 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2026 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase II Year
2023 Series B
Obligasi Berkelanjutan 250.000 7.25% 16 Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan Maret/March penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga 2028 jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap II Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2023 Seri C/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase II Year
2023 Series C
Obligasi Berkelanjutan 200.000 6.70% 30 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2025 penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap III Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2024 Seri A/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase III Year
2024 Series A
Obligasi Berkelanjutan 550.000 7.00% 20 Juni/June Pembayaran pokok obligasi secara
IV SANF dengan 2027 penuh akan dilakukan pada tanggal
Tingkat Suku Bunga jatuh tempo. Pembayaran bunga
Tetap Tahap III Tahun dibayarkan setiap triwulan/The bond’s
2024 Seri B/SANF principal amount will be paid in a lump
Shelf Registration sum amount on the due date. Interest
Bond IV with Fixed is paid on a quarterly basis
Rate Phase III Year
2024 Series B
Halaman -5/61-Page
Page 69
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 13. BONDS PAYABLE (continued)
Informasi mengenai peringkat obligasi pada Information related to bonds rating as at
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni / June 2024
Surat berharga/ Peringkat/ Tanggal/ Sumber/
Securities Rating Date Source
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) PT Fitch Ratings Indonesia dengan
SANF Tahap III Tahun (Double A) 7 Mei/May 2024 surat/with letter
2024/SANF Shelf No.77/DIR/RATLTR/V/2024
Registration Bond IV Phase
III Year 2024
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 1 Maret/March 2024 PT Pemeringkat Efek Indonesia
SANF Tahap II Tahun (Double A) dengan surat/with letter No. RC-
2023/SANF Shelf 144/PEF-DIR/III/2024
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
Obligasi Berkelanjutan IV
SANF dengan Tingkat Suku
Bunga Tetap Tahap I Tahun idAA 1 Maret/March 2024 PT Pemeringkat Efek Indonesia
2022/SANF Shelf (Double A) dengan surat/with letter No. RC-
Registration Bond IV with 144/PEF-DIR/III/2024
Fixed Rate Phase I Year
2022
31 Desember/December 2023
Surat berharga/ Peringkat/ Tanggal/ Sumber/
Securities Rating Date Source
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) 12 September/September 2023 PT Fitch Ratings Indonesia
SANF Tahap II Tahun (Double A) dengan surat/with letter No.
2023/SANF Shelf 151/DIR/RATLTR/IX/2023
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
Obligasi Berkelanjutan IV AA(idn) 12 September/September 2023 PT Fitch Ratings Indonesia
SANF dengan Tingkat Suku (Double A) dengan surat/with letter No.
Bunga Tetap Tahap I Tahun 151/DIR/RATLTR/IX/2023
2022/SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Rate Phase I Year
2022
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 6 Maret/March 2023 PT Pemeringkat Efek Indonesia
SANF Tahap II Tahun (Double A) dengan surat/with letter No. RC
2023/SANF Shelf 137/PEF-DIR/III/2023
Registration Bond IV Phase
II Year 2023
PT Fitch Ratings Indonesia
AA(idn) 17 Maret/March 2023 dengan surat/with letter No.
(Double A) 050/DIR/RATLTR/III/2023
Obligasi Berkelanjutan IV idAA 6 Maret/March 2023 PT Pemeringkat Efek Indonesia
SANF dengan Tingkat Suku (Double A) dengan surat/with letter No. RC-
Bunga Tetap Tahap I Tahun 137/PEF-DIR/III/2023
2022/SANF Shelf
Registration Bond IV with
Fixed Rate Phase I Year
2022
Halaman -5/62-Page
Page 70
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG OBLIGASI (lanjutan) 13. BONDS PAYABLE (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan obligasi The bonds trustee agreements require several
diatur beberapa pembatasan yang harus negative covenants to the Company, among
dipenuhi oleh Perseroan, antara lain rasio others debt to equity ratio at the maximum 10:1
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi and if the Company breached this covenant,
rasio 10:1 dan jika Perseroan melanggar the Company is not allowed to declare
pembatasan tersebut, Perseroan tidak dividends or other payment distributions to the
diperkenankan membagi dividen atau distribusi Company’s shareholders. Furthermore, in the
pembayaran lain kepada pemegang saham event the Company defaults on its bonds
Perseroan. Selain itu, apabila Perseroan lalai obligations, the Company is not allowed to sell,
dalam membayar jumlah terhutang obligasi, rent, transfer or hands over more than 40% of
Perseroan tidak diperkenankan menjual, the the Company’s total non-financing
menyewakan, mentransfer atau mengalihkan receivables unless the transfer is approved by
lebih dari 40% total aset Perseroan yang bukan the trustee or on the ordinary course of
piutang pembiayaan kecuali pengalihan yang business. The Company has complied with the
disetujui oleh wali amanat atau pengalihan covenants requirements stipulated in the
dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari. trustee agreements.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan
yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut.
Obligasi Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat SANF Shelf Registration Bond IV with Fixed
Suku Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022,Obligasi Rate Phase I Year 2022, SANF Shelf
Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat Suku Registration Bond IV with Fixed Rate Phase II
Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 dan Obligasi Year 2023, and SANF Shelf Registration Bond
Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat Suku IV with Fixed Rate Phase III Year 2024 are not
Bunga Tetap Tahap III Tahun 2024 tidak dijamin covered by any collateral or other parties.
dengan jaminan khusus maupun pihak lain.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember As at 30 June 2024 and 31 December 2023,
2023, Perseroan telah memenuhi semua the Company has fulfilled all covenants
persyaratan yang ditetapkan dalam perjanjian requirements stipulated in the borrowing
yang diterima. agreements.
Pada tanggal 30 Juni 2024, nilai tercatat utang As at 30 June 2024, the carrying value of
obligasi adalah Rp 2.498.926 (31 Desember bonds payable is Rp 2,498,926 (31 December
2023: Rp 2.100.877) yang mencakup nilai 2023: Rp 2,100,877) which includes the
nominal utang obligasi, biaya emisi obligasi yang nominal amount of the bonds payable,
belum diamortisasi, dan utang bunga. unamortised bonds issuance costs, and
interest payable.
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Liabilitas pajak a. Taxes liabilities
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
Pasal 29 : Article 29 :
- Periode berjalan 18,466 23,999 Current year -
Pasal 25 : Article 25 :
- Periode berjalan 62 - Current year -
18,528 23,999
Pajak lainnya: Other taxes:
- Pasal 21, 23 dan 26 2,452 7,863 Article 21, 23 and 26 -
- Pasal 4 (2) 4 34 Article 4 (2) -
- PPN 8 80 VAT -
2,464 7,977
Halaman -5/63-Page
Page 71
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (lanjutan) 14. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pajak penghasilan kini 32,234 25,628 Current income tax
Pajak tangguhan (3,551) (6,209) Deferred tax
28,683 19,419
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku the Company’s profit before income tax are
adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 130,385 89,933 Profit before income tax
Pajak dihitung Tax calculated
menggunakan tarif pajak 28,685 19,785 at tax rates
Biaya yang tidak
dapat dikurangkan 562 2,393 Non deductible expenses
Penghasilan yang dikenakan
pajak final (564) (2,759) Income subject to final tax
28,683 19,419
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak The reconciliation between profit before
Perseroan dengan penghasilan kena pajak income tax of the Company and the
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada Company’s estimated taxable income for the
tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah year ended 30 June 2024 and 30 June 2023
sebagai berikut: is as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 130,385 89,933 Profit before income tax
Perbedaan waktu: Timing differences:
- Penyisihan kerugian penurunan nilai 2,005 15,700 Allowance for impairment losses -
- Beban imbalan pasca kerja 15,283 14,759 Post employee benefits expense -
- Selisih antara penyusutan Difference between commercial -
komersial dan fiskal (362) (5) and tax depreciation
- Lain-lain - bersih (196) 3,484 Others - net -
16,730 33,938
Perbedaan tetap: Permanent differences:
- Biaya yang tidak Non deductible -
diperkenankan - bersih 1,890 5,160 expenses - net
- Penghasilan yang
dikenakan pajak final: Income subject to final tax: -
Pendapatan bunga (2,485) 12,542 Interest income
(595) (7,382)
Penghasilan kena pajak 146,520 116,489 Taxable income
Estimasi beban pajak penghasilan 32,234 25,628 Estimated income tax expense
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka (13,706) (8,168) Prepaid taxes
Liabilitas pajak kini 18,528 17,460 Current tax liabilities
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The corporate income tax calculation for the
tahun yang berakhir 30 Juni 2024 adalah suatu year ended 30 June 2024 is a preliminary
perhitungan sementara yang dibuat untuk estimate made for financial reporting
tujuan pelaporan keuangan yang merupakan purposes, which is the basis in filing the
dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Company’s Annual Corporate Income Tax
Tahunan (SPT) PPh Badan Perseroan, namun Return, however, it is subject to revision
dapat berubah pada saat Perseroan when the Company lodges its Annual
menyampaikan SPT pajaknya. Perhitungan Corporate Income Tax Return. The
pajak penghasilan badan untuk tahun yang calculation of income tax for the year ended
berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah 31 December 2023 conform to the
sesuai dengan SPT Perseroan. Company’s Annual Corporate Income Tax
Return.
Halaman -5/64-Page
Page 72
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (lanjutan) 14. TAXATION (continued)
c. Aset pajak tangguhan c. Deferred tax assets
30 Juni/June 2024
(Dibebankan)/ (Dikreditkan)/
dikreditkan dibebankan
ke laba rugi/ ke ekuitas/
Saldo awal/ (Charged)/ (Credited)/ Saldo akhir/
Beginning credited to profit charged to Ending
balance or loss equity balance
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 16,302 454 - 16,756 losses
Penyisihan imbalan kerja 3,888 205 - 4,093 Provision for employee benefits
Aset tetap 433 (101) - 332 Fixed assets
Lain-lain 3,285 2,993 - 6,278 Others
Cadangan lindung nilai Cash flow hedges
arus kas (208) - 57 (151) reserve
23,700 3,551 57 27,308
31 Desember/December 2023
(Dibebankan)/ (Dikreditkan)/
dikreditkan dibebankan
ke laba rugi/ ke ekuitas/
Saldo awal/ (Charged)/ (Credited)/ Saldo akhir/
Beginning credited to profit charged to Ending
balance or loss equity balance
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 13,791 2,511 - 16,302 losses
Penyisihan imbalan kerja 4,000 395 (508) 3,888 Provision for employee benefits
Aset tetap 459 (26) - 433 Fixed assets
Lain-lain 2,510 776 - 3,285 Others
Cadangan lindung nilai Cash flow hedges
arus kas 102 - (310) (208) reserve
20,862 3,656 (818) 23,700
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan Under the taxation laws of Indonesia, the
yang berlaku di Indonesia, Perseroan Company submits tax returns on the basis
menghitung, menetapkan, dan membayar of self assessment. The Director General of
sendiri besarnya jumlah pajak yang terhutang. Tax (“DGT”) may assess or amend taxes
Direktur Jenderal Pajak ("DJP") dapat within five years since the tax becomes
menetapkan atau mengubah kewajiban pajak due. At reporting date, there is no ongoing
tersebut dalam batas waktu lima tahun sejak tax audit by DGT.
saat terhutangnya pajak. Pada tanggal
pelaporan, tidak ada pemeriksaan oleh DJP
yang sedang berjalan.
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Based on Law No.7 Year 2021 regarding
Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonization of Tax Regulation, for tax
Perpajakan, untuk pajak tahun 2024 dan 2023, year 2024 and 2023, the Company has
Perseroan telah menggunakan tarif pajak used tax rate of 22%.
sebesar 22%.
15. UTANG LAIN-LAIN 15. OTHER PAYABLES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Utang lain-lain Other payables
Pihak ketiga: Third parties:
- Uang muka pelanggan 121,731 168,809 Advance from customers -
- Utang pemasok 20,229 4,298 Supplier payable -
- Utang asuransi 3,128 1,824 Insurance payables -
- Utang fidusia 1,312 1,020 Fiducia payable -
- Lain-lain 192 167 Others -
146,592 176,118
Pihak berelasi: Related parties:
- Utang asuransi 35,702 30,417 Insurance payable -
- Utang pemasok 28,240 21,014 Suppliers payable -
- Uang muka pelanggan 3,173 3,173 Advance from customers -
67,115 54,604
Halaman -5/65-Page
Page 73
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 15. OTHER PAYABLES (continued)
Termasuk dalam uang muka pelanggan adalah Included in the advance from customers is
penerimaan uang dari PT United Tractors Tbk money received from PT United Tractors Tbk
(“UT”) sehubungan dengan piutang sewa (“UT”) related to finance lease receivables
pembiayaan dimana UT akan menanggung where UT bear the whole risk of loss from
seluruh risiko kerugian dari kewajiban pelanggan. unpaid customer obligation.
16. BIAYA AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Biaya akrual Accrued expenses
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga 12,407 13,112 Interest -
- Biaya pinjaman yang belum diamortisasi 1,753 2,110 Unamortised loan cost -
- Tenaga ahli 3,285 3,516 Professional fees -
- Lain-lain 11,790 12,141 Others -
29,235 30,879
Pihak berelasi: Related parties:
- Bunga 7,561 7,194 Interest -
36,796 38,073
17. MODAL SAHAM DAN AGIO SAHAM 17. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL
Komposisi para pemegang saham Perseroan The Company’s shareholders composition as at
pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 30 June 2024 and 31 December 2023 are as
2023 adalah sebagai berikut: follows:
Jumlah saham yang
ditempatkan dan
disetor penuh
(dalam nilai penuh)/
Number of shares Persentase
issued and pemilikan/
Pemegang saham/ fully paid (in full Percentage of Jumlah/
Shareholders amount) ownership Amount
PT Sedaya Multi Investama 344,931,040 60% 344,931
Marubeni Corporation, Japan 201,209,774 35% 201,210
PT Marubeni Indonesia 28,744,253 5% 28,744
574,885,067 100% 574,885
Pada tanggal 30 Januari 2006, Rapat Umum On 30 January 2006, the General Meeting of
Pemegang Saham menyetujui peningkatan modal Shareholders approved the increase in the
dasar Perseroan dari Rp 50.000 menjadi Company’s authorised capital from Rp 50,000
Rp 250.000 dan peningkatan modal disetor dari to Rp 250,000 and the increase in paid in
Rp 47.252 menjadi Rp 74.885. Pada tanggal capital from Rp 47,252 to Rp 74,885.
2 Februari 2006, Marubeni membayar tambahan On 2 February 2006, Marubeni has paid the
modal disetor ini sebesar Rp 77.000 dan selisih additional paid in capital amounting to
sebesar Rp 49.367 dengan nilai nominal saham Rp 77,000 and the difference of Rp 49,367 with
dicatat sebagai "Agio Saham". the shares par value is recognised as “Capital
paid in excess of par value”.
Pada tangal 27 Maret 2018, Perseroan melepas On 27 March 2018, The Company divest 99%
99% dari total kepemilikan saham yang of the total ownership shares placed in
ditempatkan pada PT Surya Cakra Anugerah PT Surya Cakra Anugerah Nusantara with the
Nusantara dengan nilai Rp 99.000. Sesuai dengan value Rp 99,000. In accordance with SFAS 38,
PSAK 38, selisih antara harga pengalihan dan the difference between the transfer price and
nilai buku dari pengalihan aset dan kewajiban book value of the assets and liabilities transfer
dalam transaksi restrukturisasi entitas in the restructuring transaction of entities unde
sepengendali sebesar Rp 1.430 dicatat pada pos common control amounted to Rp 1,430 is
"Agio Saham" pada bagian ekuitas. recorded on the “Capital paid in excess of par
value” in the equity section.
Halaman -5/66-Page
Page 74
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SALDO LABA 18. RETAINED EARNINGS
Saldo laba dicadangkan Appropiated retained earnings
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun Under the Undang-Undang Nomor 40 Tahun
2007 tentang “Perseroan Terbatas”, Perseroan 2007 regarding “Limited Company”, the
diharuskan untuk membuat penyisihan cadangan Company is required to allocate a statutory
wajib setiap tahunnya hingga sekurang-kurangnya reserve in annual basis amounting to at least
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan 20% of the Company’s issued and paid up
disetor penuh. capital.
Saldo laba yang dicadangkan Perseroan pada The balance of the appropriated retained
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 earnings reserve of the Company as at
adalah masing-masing sebesar Rp 475 dan 30 June 2024 and 31 December 2023
Rp 450. amounted to Rp 475 and Rp 450.
19. PENDAPATAN 19. INCOME
a. Sewa pembiayaan a. Finance lease
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan income
- Pihak ketiga 325,861 278,207 Third parties -
- Pihak berelasi 8,872 8,256 Related parties -
334,733 286,463
Lihat Catatan 22 untuk rincian saldo dan Refer to Note 22 for details of related parties
transaksi pihak berelasi. balances and transactions.
b. Pembiayaan konsumen b. Consumer financing
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pendapatan pembiayaan Consumer financing
konsumen 41,079 30,557 income
Pendapatan pembiayaan Channelling financing
penerusan - 1,715 income
41,079 32,272
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi. There is no transaction with related party.
c. Anjak piutang c. Factoring
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pendapatan anjak piutang Factoring income
- Pihak ketiga 4,157 1,364 Third parties -
- Pihak berelasi 5,353 5,690 Related parties -
9,510 7,054
Lihat Catatan 22 untuk rincian saldo dan Refer to Note 22 for details of related parties
transaksi pihak berelasi. balances and transactions.
d. Pendapatan bunga dan lain-lain d. Interest and other income
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga 3,039 12,542 Interest -
- Pendapatan penalti 2,095 3,548 Penalty income -
- Lain-lain 344 446 Others -
5,478 16,536
Tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi. There is no transaction with related party.
Halaman -5/67-Page
Page 75
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 20. INTEREST AND FINANCING CHARGES
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Bunga obligasi 67,346 54,241 Interest for bonds -
- Bunga pinjaman 44,817 58,562 Interest for borrowings -
- Amortisasi beban dibayar Amortisation of upfront charges -
dimuka pinjaman dan obligasi 5,979 5,830 of borrowings and bonds
- Kerugian selisih kurs - bersih - 425 Loss on foreign exchange - net -
- Lain-lain 1,341 1,127 Others -
119,483 120,185
Pihak berelasi: Related parties:
- Bunga pinjaman 45,862 33,058 Interest for borrowings -
165,345 153,243
Lihat Catatan 22 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 22 for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
21. BEBAN USAHA 21. OPERATING EXPENSES
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Gaji, tunjangan dan Salaries, allowance and -
imbalan kerja 44,535 40,569 employee benefits
- Keperluan kantor 3,104 2,254 Office expenses -
- Penyusutan aset tetap 2,971 2,714 Depreciation fix assets -
- Iklan, pemasaran Advertising, marketing -
dan promosi 2,932 2,058 and promotion
- Rekrutmen dan pelatihan 2,927 2,633 Recruitment and training -
- Transportasi dan perjalanan 2,910 2,304 Travelling and accomodation -
- Jasa ahli 2,174 2,238 Professional feesl -
- Penyusutan aset hak guna 1,881 1,515 Depreciation right-of-use assets -
- Perbaikan dan pemeliharaan 1,369 938 Repairs and maintenance -
- Sewa 1,555 1,298 Rental -
- Pensiun dan Jamsostek 598 523 Pension and Jamsostek -
- Biaya Otoritas Jasa Keuangan 368 313 Financial Services Authority fees -
- Telekomunikasi 329 302 Telecommunication -
- Utiliti 320 277 Utilities -
- Asuransi 65 - Insurance -
- Lain-lain 1,527 1,066 Others -
69,565 61,002
Pihak berelasi: Related parties:
- Imbalan kerja 2,517 2,529 Employee benefit -
- Dana pensiun 680 728 Pension fund -
- Sewa 572 697 Rental -
- Asuransi 171 267 Insurance -
3,940 4,221
73,505 65,223
Lihat Catatan 22 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 22 for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
22. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 22. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
Perseroan dikendalikan oleh Grup PT Astra The Company is controlled by PT Astra
International Tbk (“AI”). Sisa kepemilikan International Tbk (“AI”) Group. The remaining
dipegang dan dimiliki oleh Grup Marubeni sebagai shares are held by the Marubeni Group as
pemegang saham dengan pengaruh signifikan. shareholders with significant influence.
Dalam melakukan kegiatan usahanya, Perseroan In the normal course of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang engages in transactions with related parties
berada di bawah pengendalian pemegang saham through common ownership within the Astra
yang sama dengan Grup usaha Astra. Group.
Halaman -5/68-Page
Page 76
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 22. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah rincian sifat hubungan berelasi The nature of relationships for related parties
untuk pihak-pihak yang memiliki transaksi which have significant transactions with the
signifikan dengan Perseroan: Company:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related party Nature of relationship Nature of transactions
PT United Tractors Tbk (“UT”) AI merupakan pemegang saham utama dari UT adalah pemasok utama unit yang
UT/AI is the majority shareholder of UT. dibiayai oleh Perseroan. Perseroan juga
memiliki fasilitas pinjaman dari UT/UT is
the main supplier of units financed by the
Company. The Company also has loan
facility from UT.
PT Pamapersada Nusantara (“PAMA”) UT merupakan pemegang saham utama dari Perseroan memberikan pembiayaan anjak
PAMA/UT is the majority shareholder of piutang kepada PAMA/The Company
PAMA provides PAMA factoring financing.
Dana Pensiun Astra (“DPA”) Dana Pensiun Astra didirikan oleh AI untuk DPA mengelola program pensiun untuk
menyelenggarakan program pensiun karyawan yang telah menjadi peserta
manfaat pasti (DPA 1) dan iuran pasti (DPA DPA/DPA is managing pension benefit
2)/Dana Pensiun Astra is established by AI plan for employees who became members
to facilitate defined benefit pension plan of DPA.
(DPA 1) and defined contribution pension
plan (DPA 2).
Bank Jasa Jakarta (“BJJ”) SMI merupakan pemegang saham utama Perseroan memiliki rekening bank di
dari BJJ/SMI is the majority shareholder of BJJ/The Company has bank accounts in
BJJ. BJJ.
PT Serasi Autoraya (“SERA”) AI merupakan pemegang saham utama Sejak bulan Januari 2010, Perseroan
SERA/AI is the majority shareholder of mengadakan perjanjian kerjasama dengan
SERA. SERA dalam rangka pengadaan mobil
untuk kebutuhan operasional maupun
karyawan Perseroan/Since January 2010,
the Company has entered into cooperation
with SERA to provide procurement of cars
for operational and employee needs.
PT Asuransi Astra Buana (“AAB”) SMI merupakan pemegang saham utama Sebagian besar unit yang dibiayai oleh
dari AAB/SMI is the majority shareholder of Perseroan diasuransikan melalui AAB
AAB. serta AAB menyediakan asuransi
kesehatan bagi karyawan SANF. SANF
juga mengasuransikan pendanaan dari
bisnis pembiayaan penerusan dengan
AWDA/Most of the financed vehicles are
insured through AAB and also AAB
provides health insurance for SANF’s
employee. The Company also insured their
financing of channelling business with
AWDA.
PT Surya Cakra Anugerah Nusantara SMI merupakan pemegang saham utama Perseroan memberikan sewa pembiayaan
(“SCAN”) SCAN/SMI is the majority shareholder of kepada SCAN/The Company provides
SCAN. SCAN lease financing.
PT Astra Welab Digital Arta (“AWDA”) AWDA merupakan perusahaan ventura Pada bulan Agustus 2020, Perseroan
bersama milik SMI yang merupakan anak mengadakan perjanjian kerja sama
perusahaan AI dengan WeLab/AWDA is a pembiayaan penerusan dengan AWDA/ In
joint venture company between SMI which is August 2020, the Company has entered a
a subsidiary of AI and WeLab. channelling agreement with AWDA.
PT Asuransi Jiwa Astra (“Astra Life”) Astra Life merupakan perusahaan penyedia Perseroan memiliki transaksi dengan Astra
asuransi jiwa yang dimiliki AI, SMI dan Life terkait dengan asuransi karyawan/ The
Koperasi Astra International/Astra Life is a Company has transactions with Astra Life
life insurance company owned by AI, SMI, related to the employee’s insurance.
and Koperasi Astra International.
PT Kalimantan Prima Persada (“KPP”) PAMA merupakan pemegang saham Perseroan memberikan pembiayaan anjak
terbesar KPP/ PAMA is the majority piutang kepada KPP/The Company
shareholder of KPP. provides KPP factoring financing.
PT United Tractors Semen Gresik UT merupakan salah satu pemegang saham Perseroan memberikan pembiayaan anjak
(“UTSG”) dari UTSG/UT is one of the shareholders of piutang kepada UTSG/The Company
UTSG. provides factoring receivables to UTSG.
PT Pama Indo Mining (“PIM”) PAMA merupakan pemegang saham Perseroan memberikan sewa pembiayaan
terbesar PIM/ PAMA is the majority kepada PIM/ The company provides PIM
shareholder of PIM lease financing.
PT Traktor Nusantara (“Traknus”) Traknus adalah perusahaan ventura Traknus adalah pemasok unit yang dibiayai
bersama dari Sumitomo Corporation dan oleh Perseroan/Traknus is the supplier of
AI/Traknus is joint venture company of units financed by the Company.
Sumitomo Corporation and AI
Halaman -5/69-Page
Page 77
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 22. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Ringkasan saldo dan transaksi dengan pihak The summary of balances and transactions with
berelasi adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Catatan/ 30 Juni/ 31 Desember/
Notes June 2024 December 2023
Aset Assets
Kas dan kas di bank 4 Cash and cash in banks
- BJJ 2 2 BJJ -
Piutang sewa pembiayaan 5 Finance lease receiveables
- SCAN 178,685 177,047 SCAN -
- PIM 1,549 2,023 PIM -
Tagihan anjak piutang 7 Factoring receivables
- PAMA 88,891 78,194 PAMA -
- KPP 3,227 21,646 KPP -
Beban dibayar dimuka 8 Prepaid expenses
- AAB 1,810 1,108 AAB -
Piutang lain-lain 9 Other receivables
- SCAN 2,956 198 SCAN -
Jumlah aset yang terkait Total assets with
dengan pihak berelasi 277,120 280,218 related parties
Persentase terhadap total aset 4.00% 4.59% Percentage of total assets
Liabilitas Liabilities
Utang lain-lain: 15 Other payables:
- UT 31,413 24,187 UT -
- AAB 35,702 30,417 AAB -
Liabilitas sewa: Lease liabilities:
- SERA 396 369 SERA -
- SCAN 484 - SCAN -
Biaya akrual: 16 Accrued expenses:
- UT 7,561 7,194 UT -
Pinjaman yang diterima: 12 Borrowings:
- UT 1,530,730 1,320,807 UT -
Jumlah liabilitas yang terkait Total liabilities due to
dengan pihak berelasi 1,606,286 1,382,974 related parties
Persentase terhadap total liabilitas 27.98% 27.51% Percentage of total liabilities
Catatan/ 30 Juni/ 30 Juni/
Notes June 2024 June 2023
Pendapatan Income
Pendapatan sewa pembiayaan 19a Finance lease income:
- SCAN 8,773 8,158 SCAN -
- PIM 99 98 PIM -
Pendapatan anjak piutang 19d Factoring income:
- PAMA 3,853 4,318 PAMA -
- KPP 1,500 1,180 KPP -
- UT - 192 UT -
Jumlah pendapatan yang terkait Total income derived from
dengan pihak berelasi 14,225 13,946 related parties
Persentase terhadap total
pendapatan 3.64% 4.07% Percentage of total income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan: 20 Interest and financing charges:
- UT 45,862 33,058 UT-
Beban usaha: 21 Operating expenses:
- AAB 2,649 2,795 AAB -
- DPA 680 728 DPA -
- SERA 572 777 SERA -
- Astra Life 39 11 Astra Life -
Jumlah beban yang terkait dengan Total expense derived from
dengan pihak berelasi 49,801 37,369 related parties
Persentase terhadap total beban 19.12% 14.81% Percentage of total expenses
Halaman -5/70-Page
Page 78
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 22. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
(lanjutan) (continued)
Informasi signifikan lainnya Other significant information
Utang lain-lain kepada PT United Tractors Tbk Other payables to PT United Tractors Tbk
(“UT”) terdiri atas jumlah yang harus dibayarkan (“UT”) consist of the amount that must be paid
Perseroan untuk tagihan atas alat berat terkait by the Company for heavy equipment financing
pembiayaan kepada pelanggan dan uang muka bills to customers and the advance from
pelanggan yang merupakan penerimaan uang customers which is money received from UT
dari UT sehubungan dengan piutang sewa related to finance lease receivables where UT
pembiayaan dimana UT akan menanggung bear the whole risk of loss from unpaid
seluruh risiko kerugian dari kewajiban pelanggan. customer obligation.
Pinjaman yang diterima beserta beban bunga dan The borrowings and interest and financing
keuangan ke UT berkaitan dengan perjanjian charges to UT is related to loan agreement
pinjaman tertanggal 18 Mei 2016 yang telah dated 18 May 2016 which was amended by
diubah dengan Amendemen VII tertanggal 28 Amendment VII dated 28 June 2024 in relation
Juni 2024 sehubungan dengan fasilitas pinjaman to loan facilities amounting to Rp 1,800,000.
yang diberikan senilai Rp 1.800.000
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan The employee benefits obligation recognised in
posisi keuangan adalah sebagai berikut: the statement of financial position are as
follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Imbalan kerja jangka pendek 16,917 3,144 Short-term employee benefits
Imbalan pensiun dan Pension benefits and other
pasca kerja lainnya 12,904 12,402 post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya 5,700 5,271 Other long-term benefits
35,521 20,817
Liabilitas imbalan kerja untuk periode-periode The liability for employee benefits for the
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 periods ended 30 June 2024 and 31 December
Desember 2023, dihitung oleh aktuaris 2023, is calculated by an independent actuary
independen PT Milliman Indonesia dengan PT Milliman Indonesia using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit. credit method. The actuarial report as at
Laporan aktuaria per 31 Desember 2023 31 December 2023 was issued on 15 January
diterbitkan pada tanggal 2024 with report number 0035/KKA-PA-
15 Januari 2024 dengan nomor laporan REP/HG/I/2024.
0035/KKA-PA-REP/HG/I/2024.
The Company has calculated its post
Perseroan telah menghitung liabilitas imbalan employment benefits obligations in accordance
pasca kerja sesuai dengan Undang-undang Cipta with the Job Creation Act
Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. No. 11/2020 and Government Regulation
35/2021 berupa uang pesangon, uang No. 35/2021 in the form of severance pay, long
penghargaan masa kerja dan uang penggantian service awards and compensation payments,
hak, Perseroan wajib memberikan imbalan pasca- the Company is obliged to provide post-
kerja kepada karyawannya pada saat meninggal, employment benefits to its employees at the
sakit berkepanjangan/cacat atau pada saat time of death, prolonged illness/disability or
karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan when the employee completes his tenure.
pasca-kerja ini diberikan terutama berdasarkan These post employment benefits are provided
masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat primarily based on years of service and
pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa employee compensation upon termination of
kerja. employment or completion of service period.
Halaman -5/71-Page
Page 79
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Berikut ini adalah asumsi aktuarial utama penting The following is principal actuarial assumptions
yang diungkapkan dalam laporan aktuaria in the actuarial report dated 15 January 2024:
tertanggal 15 Januari 2024:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Asumsi keuangan: Financial assumptions:
- Tingkat diskonto 6.75% - 7.00 % 6.75% - 7.00% Discount rate -
- Tingkat kenaikan gaji masa
6.50% 6.50%
datang Future salary increase -
Asumsi lainnya: Other assumptions:
- Tingkat kematian TMI (Tabel Mortalitas Indonesia) IV Tahun 2019/ Mortality rate -
Indonesian Mortality Table IV Year 2019
- Tingkat cacat 5% dari tingkat mortalitas/ Disability rate -
5% of mortality rate
- Tingkat pengunduran diri 10% per tahun sampai dengan usia 25 tahun dan Withdrawal rate -
peserta berkurang hingga 1% pada usia 45 tahun dan
selanjutnya/
10% per annum up to age 25 and reducing linearly to
1% for age 45 and there after
- Usia pensiun normal 55 Normal retirement age -
Sebelum tanggal 6 September 2005, Perseroan Prior to 6 September 2005, the Company had a
menyelenggarakan program pensiun imbalan defined benefit pension plan covering all
pasti untuk seluruh karyawan tetapnya yang permanent employees which was managed by
dikelola oleh Dana Pensiun Astra. Sejak tanggal Dana Pensiun Astra. Since 6 September 2005,
6 September 2005, Perseroan memiliki dua jenis the Company’s pension arrangements were
program pensiun, yaitu program pensiun imbalan reorganised to include both defined benefit
pasti dan program pensiun iuran pasti. pension plan and defined contribution plan.
Sejak tanggal 6 September 2005, Dana Pensiun Effective from 6 September 2005, Dana
Astra dilanjutkan menjadi Dana Pensiun Astra Pensiun Astra was continued under a new
Satu (DPA 1), yang khusus menangani program scheme called Dana Pensiun Astra Satu
pensiun imbalan pasti, yang ditujukan untuk (DPA 1), specifically designed for the defined
karyawan yang telah menjadi peserta Dana benefit pension plan, which is designated for all
Pensiun Astra sebelum atau pada tanggal 20 April employees who became member of Dana
1992. Sedangkan program pensiun iuran pasti Pensiun Astra on or before 20 April 1992. The
dikelola oleh Dana Pensiun Astra Dua (DPA 2) defined contribution pension plan Dana Pensiun
ditujukan untuk karyawan yang menjadi peserta Astra Dua (DPA 2) is designated for employees
Dana Pensiun Astra sesudah tanggal 20 April who became members of Dana Pensiun Astra
1992. after 20 April 1992.
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment
benefits
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah peserta DPA 1 As at 30 June 2024, DPA 1 and DPA 2 have nil
dan DPA 2 masing-masing adalah nihil dan 150 and 150 participants, respectively (31
orang (31 Desember 2023: 1 orang dan 150 December 2023: 1 participant and 150
orang) (tidak diaudit). participants) (unaudited).
Liabilitas imbalan pensiun pada laporan posisi The pension benefit recognised in the statement
keuangan adalah sebagai berikut: of financial position are determined as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Nilai kini liabilitas 12,925 12,423 Present value of obligations
Nilai wajar aset program (21) (21) Fair value of plan assets
12,904 12,402
Halaman -5/72-Page
Page 80
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment
(lanjutan) benefits (continued)
Mutasi liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada The movement of pension liabilities recognised
laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: in the statement of financial position are as
follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Awal tahun 12,402 13,971 Beginning of the year
Jumlah yang dibebankan Total expense charged in the
pada laporan laba rugi 892 2,144 profit or loss
Jumlah beban yang dibebankan/ Total expense charged/
(dikreditkan) pada pendapatan (credited) in the
komprehensif lainnya - (2,309) other comprehensive income
Aset yang dipindahkan karena Transferred assets due to
mutasi karyawan - (349) employee mutation
Imbalan/(iuran) yang dibayarkan (390) (1,055) Contributions/(benefit) paid
Pada akhir tahun 12,904 12,402 At the end of year
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the statement of
sebagai berikut: profit or loss are as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Biaya jasa kini 473 378 Current service cost
Biaya bunga 419 403 Interest cost
892 781
Biaya ini dibukukan sebagai biaya gaji, tunjangan, The expense is accounted for as salaries,
dan imbalan kerja dalam laporan laba rugi. allowance, and employee benefits in the
statements of profit or loss.
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai The movement of post-employment benefit
berikut: liabilities are as follows:
30 Juni/June 2024
Liabilitas
imbalan
pascakerja/
Nilai kini Nilai wajar Post-
kewajiban/ aset program/ employment
Present value Fair value of benefit
of obligation plan assets obligations
Pada awal tahun 12,423 (21) 12,402 At the beginning of year
Biaya jasa kini 473 - 473 Current service cost
Biaya jasa lalu - - - Past service cost
Beban/(penghasilan) bunga 419 - 419 Interest expense/(income)
Biaya pemindahan karyawan - - - Transfer employee cost
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Imbal hasil atas aset Return on plan assets, -
program, tidak termasuk excluding amounts
jumlah dalam beban/ - - - included in interest
(penghasilan) bunga expense/(income)
- Perubahan dalam asumsi Change in financial -
keuangan - - - assumptions
- Perubahan dalam pengalaman Change in demographic -
kewajiban - - - assumptions
- Perubahan aset yang Change in disallowed -
tidak diperkenankan - - - assetst
- Penyesuaian pengalaman Experience adjustment -
kewajiban - on obligation
Iuran pemberi kerja 1 (1) - Employer’s contributions
Iuran pekerja - - - Employee’s contributions
Imbalan yang dibayar (391) 1 (390) Benefits paid
Pada akhir tahun 12,925 (21) 12,904 At end of year
Bagian jangka pendek 4,939 Current portion
Bagian jangka panjang 7,965 Non-current portion
Halaman -5/73-Page
Page 81
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment
(lanjutan) benefits (continued)
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah The movement of post-employment benefit
sebagai berikut: (lanjutan) liabilities are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Liabilitas
imbalan
pascakerja/
Nilai kini Nilai wajar Post-
kewajiban/ aset program/ employment
Present value Fair value of benefit
of obligation plan assets obligations
Pada awal tahun 15,130 (1,159) 13,971 At the beginning of year
Biaya jasa kini 1,142 - 1,142 Current service cost
Biaya jasa lalu - - - Past service cost
Beban/(penghasilan) bunga 1,061 (59) 1,002 Interest expense/(income)
Biaya pemindahan karyawan (903) 554 (349) Transfer employee cost
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Imbal hasil atas aset Return on plan assets, -
program, tidak termasuk excluding amounts
jumlah dalam beban/ - 16 16 included in interest
(penghasilan) bunga expense/(income)
- Perubahan dalam asumsi Change in financial -
keuangan (66) - (66) assumptions
- Perubahan dalam pengalaman Change in demographic -
kewajiban (729) - (729) assumptions
- Perubahan aset yang Change in disallowed -
tidak diperkenankan (570) - (570) assetst
- Penyesuaian pengalaman Experience adjustment -
kewajiban (960) - (960) on obligation
Iuran pemberi kerja - - - Employer’s contributions
Iuran pekerja 4 (4) - Employee’s contributions
Imbalan yang dibayar (1,686) 631 (1,055) Benefits paid
Pada akhir tahun 12,423 (21) 12,402 At end of year
Bagian jangka pendek 779 Current portion
Bagian jangka panjang 11,623 Non-current portion
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The weighted average duration of the defined
pensiun imbalan pasti pada tanggal 30 Juni 2024 benefit pension obligation as at 30 June 2024 is
adalah 14 tahun (31 Desember 2023: 14 tahun). 14 years (31 Desember 2023: 14 years).
Keuntungan aktual aset program pensiun imbalan The actual gain on plan assets of the defined
pasti pada tanggal 30 Juni 2024 adalah Rp Nihil benefit pension plan as at 30 June 2024 was Rp
(31 Desember 2023: Rp 43). Nil (31 December 2023: Rp 43).
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari Expected maturity analysis of undiscounted
manfaat pensiun tidak didiskontokan adalah pension benefits are as follows:
sebagai berikut:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
< 1 tahun 779 779 < 1 year
1 - 2 tahun 2,556 2,556 1 - 2 years
2 - 5 tahun 5,796 5,796 2 - 5 years
>5 tahun 95,317 95,317 >5 years
104,448 104,448
Halaman -5/74-Page
Page 82
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment
(lanjutan) benefits (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai to changes in the principal actuarial
berikut: assumptions are as follows:
30 Juni/June 2024
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ liabilitas/ liabilitas/
Change in Increase in Decrease in
assumption liabilities liabilities
Tingkat diskonto 1% (1,120) 1,329 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa
depan 1% 1,496 (1,276) Salary growth rate
31 Desember/December 2023
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligation
Perubahan Kenaikan Penurunan
asumsi/ liabilitas/ liabilitas/
Change in Increase in Decrease in
assumption liabilities liabilities
Tingkat diskonto 1% (1,120) 1,329 Discount rate
Tingkat kenaikan gaji di masa
depan 1% 1,496 (1,276) Salary growth rate
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis are based on a change
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya in an assumption while holding all other
dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang assumptions constant. In practice, this is
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin unlikely to occur, and changes in some of the
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas assumptions may be correlated. When
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial calculating the sensitivity of the defined benefit
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini obligation to significant actuarial assumptions
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan the same method (present value of the defined
metode projected unit credit di akhir periode) telah benefit obligation calculated with the projected
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban unit credit method at the end of the reporting
pensiun yang diakui dalam laporan posisi period) has been applied as when calculating
keuangan. the pension liability recognised within the
statement of financial position.
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Instrumen ekuitas 29% 29% Equity instruments
Instrumen utang pemerintah 36% 36% Government bonds
Lain-lain 35% 35% Others
Halaman -5/75-Page
Page 83
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan pensiun dan pasca kerja lainnya Pension and other post-employment
(lanjutan) benefits (continued)
Melalui program pensiun imbalan pasti, Perseroan Through its defined benefits pension plans, the
terekspos beberapa risiko seperti volatilitas aset Company is exposed to a number of risk such
dan perubahan imbal hasil obligasi, sebagai as assets volatility and changes in bonds yields,
berikut: as follows:
Volatilitas aset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil discount rate set with reference to government
obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program bond yields, if plan assets under perform this
lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit yield, this will create a deficit. The Company’s
program. Program pensiun imbalan pasti defined benefit pension plans hold a significant
Perseroan memiliki porsi ekuitas yang signifikan, proportion of equities, which are expected to
yang diharapkan untuk menghasilkan imbal hasil outperform government and corporate bonds in
yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah the long-term while providing volatility and risk
dan Perseroan jangka panjang sementara in the short-term.
memberikan volatilitas dan risiko dalam jangka
pendek.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah akan A decrease in government bond yields will
meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini increase plan liabilities, although this will be
akan saling hapus secara sebagian dengan partially offset by an increase in the value of the
kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki. plan’s bond holdings.
PT Astra International Tbk (“AI”) selaku pendiri PT Astra International Tbk (“AI”) as the founder
Dana Pensiun Astra memastikan bahwa posisi of Dana Pensiun Astra ensures that the
investasi telah diatur dalam kerangka asset-liability investment positions are managed within an
matching (“ALM”) yang telah dibentuk untuk asset-liability matching (“ALM”) framework that
mencapai hasil jangka panjang yang sejalan is developed to achieve long-term returns that
dengan liabilitas pada program pensiun imbalan are in line with the obligation in defined benefit
pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan AI adalah pension plans. Within this ALM framework, AI’s
untuk menyesuaikan aset-aset dan liabilitas objective is to match assets and the pension
pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang obligations by investing in a well-diversified
terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan portfolio the generates sufficient risk-adjusted
tingkat pengembalian yang cukup, disesuaikan returns the match the benefit payments. AI also
dengan risiko yang ada, untuk disesuaikan dengan actively monitors the duration and the expected
pembayaran imbalan. AI juga secara aktif yield of the investments to ensure it matches
memantau durasi dan imbal hasil investasi yang the expected cash outflows arising from the
diharapkan untuk memastikan bahwa telah sesuai pension obligations.
dengan arus kas keluar yang diharapkan timbul
dari kewajiban pensiun.
Investasi pada program telah terdiversifikasi Investment across the plans are well diversified,
dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi such that the failure of any single investment
tidak akan memberikan dampak material bagi would not have a material impact on the overall
seluruh kelompok aset. level of assets.
Halaman -5/76-Page
Page 84
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi The movement of liability recognised in the
keuangan adalah sebagai berikut: statement of financial position is as follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Awal tahun 5,271 4,215 Beginning of the year
Jumlah yang dibebankan Total expense charged in the
pada laporan laba rugi 790 1,495 profit or loss
Iuran yang dibayarkan (360) (896) Contributions paid
Pengukuran kembali: Remeasurement:
Keuntungan aktuarial
bersih yang diakui selama Net actuarial gains
tahun berjalan - 457 recognised during the year
Saldo akhir 5,701 5,271 Ending balance
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah The amounts recognised in the profit or loss are
sebagai berikut: as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Biaya jasa kini 620 462 Current service cost
Biaya bunga 170 123 Interest cost
790 585
Biaya ini dibukukan sebagai biaya gaji dan imbalan The expense is accounted for salaries and
kerja dalam laporan laba rugi. employee benefits in the statement of profit or
loss.
24. SEGMEN OPERASI 24. OPERATING SEGMENT
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business
segments
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Company’s operating segments represent
produk usaha, sebagai berikut: sewa pembiayaan, the product, as follows: finance leases,
pembiayaan konsumen, anjak piutang, consumer financing, factoring, working capital
pembiayaan modal kerja, dan lain-lain. Segmen financing, and others. Operating segments are
operasi dilaporkan sesuai dengan laporan internal reported in accordance with the internal
yang disiapkan untuk pengambil keputusan reporting provided to the chief operating
operasional yang bertanggung jawab untuk decision maker, which is responsible for
mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu allocating resources to the reportable segments
dan melakukan penilaian atas performanya. and assesses its performance.
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan Operating segments are reported in accordance
laporan internal yang disiapkan untuk Direksi yang with the internal reporting provided to the
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber Directors, which is responsible for allocating
daya ke segmen dan melakukan penilaian atas resources to the reportable segments and
performanya. Seluruh segmen operasi yang assesses its performance. All operating
digunakan oleh Perseroan telah memenuhi kriteria segments used by the Company meet the
pelaporan berdasarkan PSAK 5, “Segmen definition of a reportable segment under SFAS
Operasi”. 5, “Operating Segment”.
Halaman -5/77-Page
Page 85
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 24. OPERATING SEGMENT (continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen usaha Reporting format based on business
(lanjutan) segments (continued)
Direksi berkeyakinan bahwa informasi tersebut The Directors believes that such information is
paling relevan dalam mengevaluasi hasil segmen the most relevant in evaluating the results of
tersebut relatif terhadap entitas lain yang those segments relative to other entities that
beroperasi dalam industri tersebut, sebagaimana operate within these industries, as set out in the
disajikan dalam tabel di bawah ini: table below:
30 Juni/June 2024
Pembiayaan
Pembiayaan modal
Sewa konsumen/ kerja/Working Tidak dapat
pembiayaan/ Consumer Anjak piutang/ capital dialokasikan/
Finance leases financing Factoring financing Unallocated Jumlah/Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Sewa pembiayaan 334,733 - - - - 334,733 Finance lease
Pembiayaan konsumen - 41,079 - - - 41,079 Consumer financing
Pembiayaan modal kerja - - - - - - Working capital financing
Tagihan anjak piutang - - 9,510 - - 9,510 Factoring
Pendapatan bunga Interest and
dan lain - lain 210 3 - - 5,265 5,478 other income
Jumlah pendapatan 334,943 41,082 9,510 - 5,265 390,800 Total income
Beban Expenses
Beban usaha - - - - 70,534 70,534 Operating expenses
Beban penyusutan - - - - 2,971 2,971 Depreciation expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 165,345 165,345 charges
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai dan lainnya (1,588) 4,889 2,948 - 14,819 21,068 impairment loss and others
Beban pajak final - - - - 497 497 Final tax expenses
Beban lainnya - - - - - - Other expenses
Jumlah beban (1,588) 4,889 2,948 - 254,166 260,415 Total expense
Laba sebelum pajak
penghasilan 336,531 36,193 6,562 - (248,901) 130,385 Income before tax
Beban pajak penghasilan - - - - (28,683) (28,683) Income tax expense
Laba bersih 336,531 36,193 6,562 - (277,584) 101,702 Profit for the year
Jumlah aset 5,793,227 621,414 180,533 - 328,916 6,924,090 Total assets
Jumlah liabilitas - - - - 5,740,598 5,740,598 Total liabilities
30 Juni/June 2023
Pembiayaan
Pembiayaan modal
Sewa konsumen/ kerja/Working Tidak dapat
pembiayaan/ Consumer Anjak piutang/ capital dialokasikan/
Finance leases financing Factoring financing Unallocated Jumlah/Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Sewa pembiayaan 286,463 - - - - 286,463 Finance lease
Pembiayaan konsumen - 32,272 - - - 32,272 Consumer financing
Pembiayaan modal kerja - - - - - - Working capital financing
Tagihan anjak piutang - - 7,054 - - 7,054 Factoring
Pendapatan bunga Interest and
dan lain - lain 83 - - - 16,453 16,536 other income
Jumlah pendapatan 286,546 32,272 7,054 - 16,453 342,325 Total income
Beban Expenses
Beban usaha - - - - 62,509 62,509 Operating expenses
Beban penyusutan - - - - 2,714 2,714 Depreciation expenses
Beban bunga dan Interest and financing
keuangan - - - - 153,243 153,243 charges
Penyisihan kerugian Allowance for
penurunan nilai dan lainnya 39,103 (8,795) 1,015 - 95 31,418 impairment loss and others
Beban pajak final - - - - 2,508 2,508 Final tax expenses
Beban lainnya - - - - - - Other expenses
Jumlah beban 39,103 (8,795) 1,015 - 221,069 252,392 Total expense
Laba sebelum pajak
penghasilan 247,443 41,067 6,039 - (204,616) 89,993 Income before tax
Beban pajak penghasilan - - - - (19,419) (19,419) Income tax expense
Laba bersih 247,443 41,067 6,039 - (224,035) 70,514 Profit for the year
Jumlah aset 5,273,319 460,613 152,785 - 342,404 6,229,121 Total assets
Jumlah liabilitas - - - - 5,242,641 5,242,641 Total liabilities
Halaman -5/78-Page
Page 86
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 24. OPERATING SEGMENT (continued)
Bentuk pelaporan berdasarkan segmen Reporting format based on geographical
geografis segments
Segmen berdasarkan geografis terdiri dari 15 Geographical segment consists of 15 marketing
jaringan pemasaran yang terbagi menjadi 5 area networks that are divided into 5 areas, namely
yaitu DKI Jakarta, Jawa, Kalimantan, Sumatera, DKI Jakarta, Java, Kalimantan, Sumatera, and
dan Sulawesi. Sulawesi.
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Segment information based on geographical
sebagai berikut: segments is as follows:
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Pendapatan Income
- Area DKI Jakarta 155,643 136,036 DKI Jakarta area -
- Area Kalimantan 102,917 91,017 Kalimantan area -
- Area Sumatera 71,483 56,629 Sumatera area -
- Area Jawa 38,344 32,067 Java area -
- Area Sulawesi 21,611 22,099 Sulawesi area -
389,998 337,848
Pendapatan yang tidak
dapat dialokasikan 802 4,477 Unallocated income
Jumlah pendapatan 390,800 342,325 Total income
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Aktivitas Perseroan mengandung berbagai The Company’s activities expose it to a variety
macam risiko-risiko keuangan: risiko nilai tukar of financial risks: foreign exchange risk and
mata uang asing dan suku bunga, risiko kredit dan interest rate, credit risk and liquidity risk. The
risiko likuiditas. Secara keseluruhan, program Company’s overall risk management program
manajemen risiko keuangan Perseroan terfokus focuses on the unpredictability of financial
pada ketidakpastian pasar keuangan dan markets and seeks to minimise potential
meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak adverse effects on the Company’s financial
pada kinerja keuangan Perseroan. Perseroan performance. The Company uses derivative
menggunakan instrumen keuangan derivatif untuk financial instrument to hedge certain risk
mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. exposures.
Manajemen risiko dilaksanakan dengan kebijakan- Risk management is carried out under policies
kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Direksi approved by Directors. The Directors provides
memberikan kebijakan atas manajemen risiko principles for overall risk management, as well
secara keseluruhan, termasuk kebijakan yang as policies covering specific areas, such as
mencakup area khusus, seperti risiko nilai tukar, foreign exchange risk, interest rate risk, credit
risiko suku bunga, risiko kredit, dan pemanfaatan risk, and use of financial instrument. The risk
instrumen keuangan. Risiko yang berasal dari arising from financial instruments to which the
instrumen keuangan yang dihadapi oleh Company is exposed are financial risks, which
Perseroan mengandung risiko keuangan, includes market risk, credit risk, and liquidity
termasuk juga risiko pasar, risiko kredit, dan risiko risk.
likuiditas.
a. Risiko pasar a. Market risk
Perseroan menghadapi eksposur terhadap The Company is exposed to market risks
risiko pasar, yaitu risiko dimana nilai wajar which are the risks that the fair value of
atas arus kas masa depan atas suatu future cash flows of financial instrument will
instrumen keuangan berfluktuasi karena fluctuate because of changes in market
perubahan pada harga pasar. Risiko pasar prices. Market risks arise from open
berasal dari posisi terbuka yang terkait positions in interest rate, currency and equity
dengan produk-produk suku bunga, mata products, all of which are exposed to the
uang dan ekuitas, yang seluruhnya general and specific market movements and
dipengaruhi oleh pergerakan pasar baik changes in the level of volatility or market
secara spesifik maupun umum, dan rates or prices such as interest rates, foreign
perubahan volatilitas tingkat suku bunga exchange rates, and equity products.
pasar atau harga seperti suku bunga, nilai
tukar, dan produk ekuitas.
Halaman -5/79-Page
Page 87
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko tingkat bunga Interest rate risk
Perseroan terekspos risiko tingkat suku bunga The Company is exposed to interest rate risk
yang berasal dari perubahan tingkat bunga through the impact of rate changes on interest
atas aset dan liabilitas yang dikenakan bunga. bearing assets and liabilities. These
Risiko ini dikelola pada umumnya dengan exposures are managed mainly through the
menggunakan cross currency swap untuk use of cross currency swap, which have the
mengkonversi pinjaman dengan tingkat bunga economic effect of converting borrowings from
mengambang menjadi tingkat bunga tetap floating rate to fixed rate in order to hedge the
dengan tujuan melakukan aktivitas lindung interest rate and foreign exchange uncertainty
nilai atas ketidakpastian suku bunga dan mata that will arise from the variability in cash flows
uang asing yang timbul dari ketidakpastian arising from principal and interest on the
arus kas atas pokok dan bunga pinjaman foreign currencies borrowings.
dalam mata uang asing.
Perseroan meminimalisasi eksposur tingkat The Company minimise interest rate exposure
bunga dengan mengutamakan ketersediaan with prioritising on matching funding
dana yang berimbang sesuai dengan availability in compliance with Transactions
Panduan Transaksi/Kontrak Derivatif. Guidelines/Derivative Contract.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The table below summarise the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada interest earning financial assets and interest
nilai tercatat, yang dikategorikan menurut bearing financial liabilities at carrying amounts,
mana yang terlebih dahulu antara tanggal categorised by the earlier of contractual
repricing secara kontraktual (contractual repricing or maturity dates:
repricing) atau tanggal jatuh tempo:
30 Juni/June 2024
Suku bunga variabel/ Suku bunga tetap/
Variable interest rate Fixed interest rate
Kurang Lebih Kurang Lebih Tidak
dari dari dari dari dikenakan
satu tahun/ 3 tahun/ satu tahun/ 3 tahun/ bunga/
Less 1-2 2-3 More Less 1-2 2-3 More Non-
than tahun/ tahun/ than than tahun/ tahun/ than interest Jumlah/
one year years years 3 years one year years years 3 years bearing Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 179,280 - - - - - - - 260 179,540 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih 10,144 - - - 3,155,876 1,823,600 717,334 86,273 - 5,793,227 receivables - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih - - - - 262,454 185,880 125,111 47,969 - 621,414 receivables - net
Tagihan anjak piutang - bersih - - - - 180,553 - - - - 180,553 Factoring receivables - net
Piutang lain-lain - - - - - - - - 46,429 46,429 Other receivables
Aset lain-lain - - - - - - - - 925 925 Other assets
Jumlah aset 189,424 - - - 3,599,158 2,009,480 842,445 134,242 47,614 6,822,068 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual - - - - 1,226 1,311 411 - 199,469 202,417 accrued expenses
Pinjaman
yang diterima - bersih: Borrowings - net:
- Rupiah - - - - 1,443,627 776,908 297,842 37,653 - 2,556,030 Rupiah -
- Dolar AS 238,308 82,105 61,579 - - - - - - 381,992 US Dollar -
Utang
obligasi - bersih - - - - 792,152 898,139 548,980 249,841 - 2,492,112 Bonds payables - net
Jumlah liabilitas 238,308 82,105 61,579 - 2,241,727 1,675,047 846,822 287,494 199,469 5,632,551 Total liabilities
Jumlah selisih penilaian Total interest repricing
bunga sebelum derivatif (49,179) (82,105) (61,579) - 1,357,431 332,618 (3,855) (151,959) (151,855) 1,189,517 gap before derivative
Derivatif: Derivatives:
- Cross currency swap 8,892 3,093 2,508 - (8,892) (3,093) (2,508) - - - Cross currency swap -
- Foreign currency forward 16 - (16) - - - - - Foreign currency forward -
Jumlah selisih bunga Total interest repricing
setelah derivatif (40,271) (79,012) (59,071) - 1,348,523 329,525 (6,363) (151,959) (151,855) 1,189,517 gap after derivative
Halaman -5/80-Page
Page 88
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan aset dan The table below summarise the Company’s
liabilitas keuangan berbunga Perseroan pada interest earning financial assets and interest
nilai tercatat, yang dikategorikan menurut bearing financial liabilities at carrying amounts,
mana yang terlebih dahulu antara tanggal categorised by the earlier of contractual
repricing secara kontraktual (contractual repricing or maturity dates: (continued)
repricing) atau tanggal jatuh tempo: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Suku bunga variabel/ Suku bunga tetap/
Variable interest rate Fixed interest rate
Kurang Lebih Kurang Lebih Tidak
dari dari dari dari dikenakan
satu tahun/ 3 tahun/ satu tahun/ 3 tahun/ bunga/
Less 1-2 2-3 More Less 1-2 2-3 More Non-
than tahun/ tahun/ than than tahun/ tahun/ than interest Jumlah/
one year years years 3 years one year years years 3 years bearing Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 344,098 - - - - - - - 195 344,293 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih 14,158 3,363 - - 2,812,889 1,620,615 495,394 51,356 - 4,997,775 receivables - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bersih - - - - 231,751 154,148 103,683 28,965 - 518,547 receivables - net
Tagihan anjak piutang - bersih - - - - 132,337 - - - - 132,337 Factoring receivables - net
Piutang lain-lain - - - - - - - - 30,949 30,949 Other receivables
Aset lain-lain - - - - - - - - 925 925 Other assets
Jumlah aset 358,256 3,363 - - 3,176,977 1,774,763 599,077 80,321 32,069 6,024,826 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual - - - - 891 737 526 - 268,795 270,949 accrued expenses
Pinjaman
yang diterima - bersih: Borrowings - net:
- Rupiah - - - - 1,300,414 898,186 271,778 1,903 - 2,472,281 Rupiah -
- Dolar AS 115,620 22,482 - - - - - - - 138,102 US Dollar -
Utang
obligasi - bersih - - - - 346,679 597,911 899,536 249,736 - 2,093,862 Bonds payables - net
Jumlah liabilitas 115,620 22,482 - - 1,647,984 1,496,834 1,171,840 251,639 268,795 4,975,194 Total liabilities
Jumlah selisih penilaian Total interest repricing
bunga sebelum derivatif 242,636 (19,119) - - 1,528,993 277,929 (572,763) (171,318) (236,726) 1,049,632 gap before derivative
Derivatif: Derivatives:
- Cross currency swap 102,773 19,270 - - (102,773) (19,270) - - - - Cross currency swap -
Jumlah selisih bunga Total interest repricing
setelah derivatif 345,409 151 - - 1,426,220 258,659 (572,763) (171,318) (236,726) 1,049,632 gap after derivative
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The table below shows the sensitivity of the
sensitivitas laba bersih Perseroan pada Company’s net income to movement of
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 interest rates as at 30 June 2024 and 31
atas perubahan tingkat suku bunga yaitu: December 2023:
Pengaruh terhadap laba bersih/
Impact to net income
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
1% 1%
30 Juni 2024 1,398 (1,398) 30 June 2024
31 Desember 2023 2,684 (2,684) 31 December 2023
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The projection assumes that the change in
perubahan tingkat suku bunga telah terjadi interest rate had occured at the reporting date
pada tanggal pelaporan dan telah and had been applied to the exposure to
diperhitungkan dalam perhitungan eksposur interest rate risk for both derivative and non-
atas risiko tingkat suku bunga baik untuk derivative financial instruments.
instrumen keuangan derivatif maupun
nonderivatif yang dimiliki pada tanggal
tersebut.
Halaman -5/81-Page
Page 89
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko pasar (lanjutan) a. Market risk (continued)
Risiko nilai tukar mata uang asing Foreign exchange risk
Perseroan rentan terhadap risiko nilai tukar The Company is exposed to foreign exchange
mata uang asing yang timbul dari eksposur risk arising from US Dollar. Foreign exchange
mata uang Dolar AS. Risiko nilai tukar mata risk arises when future commercial
uang asing timbul ketika transaksi komersial transactions or recognised assets or liabilities
masa depan atau aset dan liabilitas yang are denominated in a currency that is not the
diakui didenominasikan dalam mata uang entity’s functional currency. The risk is
yang bukan mata uang fungsional. Risiko measured using cash flow forecasts with
diukur dengan menggunakan perkiraan atas sensitivity analysis.
arus kas dengan analisis sensitivitas.
Kebijakan manajemen risiko Perseroan The Company’s risk management policy is to
adalah melindungi nilai arus kas yang hedge 100% borrowings in US Dollar hedge
diantisipasi 100% dari nilai pinjaman dalam accounting purposes.
Dolar AS untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Tabel dibawah ini mengikhtisarkan aset The table below summarises the Company’s
keuangan dan liabilitas keuangan Perseroan financial assets and liabilities exposure to
terhadap risiko nilai tukar mata uang asing. foreign exchange rate risk.
Dolar AS/US Dollar
(dalam ribuan/in thousand)
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
ASET ASSETS
Kas dan kas di bank 179 362 Cash and cash in banks
Piutang sewa pembiayaan 635 1,174 Finance lease receivables
Aset lain - lain 2 - Other asset
Jumlah aset 816 1,536 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang lain - lain Other payables and
dan akrual 152 333 accrued expenses
Pinjaman yang diterima Borrowings
- Pinjaman yang Borrowings -
diterima - kotor 29,476 8,958 - gross
- Pinjaman yang dilindung nilai (28,642) (7,917) Hedged borrowings -
Pinjaman yang
diterima - bersih 625 1,042 Borrowings - net
Jumlah liabilitas 777 1,375 Total liabilities
Bersih 39 161 Net
Perseroan tidak memiliki eksposur aset dan The Company has no significant exposure to
liabilitas keuangan dalam mata uang asing financial assets and liabilities denominated in
yang signifikan, sehingga perubahan nilai foreign currency, therefore movement in
tukar mata uang asing tidak memiliki efek foreign exchange rate has no significant effect
yang signifikan terhadap laba bersih to the Company’s net income.
Perseroan.
Halaman -5/82-Page
Page 90
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan menghadapi risiko pembiayaan, The Company is exposed to credit risk
terutama berasal dari ketidakmampuan mainly from the defaulting customers.
nasabah untuk membayar kembali Improper assessment on customer’s credit
pembiayaan yang diberikan. Risiko ini terjadi worthiness and collection management will
jika kelayakan nasabah dan piutang trigger the credit risk. The Company applies
pembiayaan tidak dikelola dengan baik. prudent credit acceptance policies, perform
Perseroan menerapkan kebijakan pemberian ongoing credit portfolio monitoring as well as
kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, managing the collection of customer
melakukan pengawasan portofolio kredit financing receivables in order to minimise
secara berkesinambungan dan melakukan the credit risk exposure.
pengelolaan atas penagihan angsuran untuk
meminimalisasi risiko kredit.
Pengukuran risiko kredit Credit risk measurement
Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang The credit quality of financial assets that are
belum jatuh tempo atau tidak mengalami neither past due nor impaired can be
penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu assessed by historical information about
pada informasi historis mengenai tingkat counterparty default rates.
gagal bayar debitur.
Estimasi terhadap eksposur kredit adalah The estimation of credit exposure is complex
proses yang kompleks dan memerlukan and requires the use of models, as the value
penggunaan model, dimana nilai dari suatu of a product varies with changes in market
produk bervariasi tergantung dengan variables, expected cash flows and the
perubahan pada variabel-variabel pasar, arus passage of time. The assessment of credit risk
kas masa depan dan rentang waktu. Penilaian of a portfolio of assets entails further
risiko kredit atas suatu portofolio aset estimations as to the likelihood of defaults
memerlukan estimasi-estimasi, seperti occurring, of the associated loss ratios and of
kemungkinan terjadinya wanprestasi, rasio default correlations between counterparties.
kerugian dan korelasi wanprestasi antar
rekanan.
Penyisihan kerugian berdasarkan POJK The loss allowance based on POJK
No. 35/POJK.05/2018 pada tanggal 30 Juni No. 35/POJK.05/2018 as at 30 June 2024 and
2024 dan 31 Desember 2023 ditetapkan 31 December 2023 was determined as follows
sebagai berikut untuk piutang pembiayaan: for financing receivables:
30 Juni/June 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang Jumlah/Total
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 260,630 7,685 261 921 - 269,497 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 40,659 5,280 1 457 - 46,397 receivables
Tagihan anjak piutang 6,844 - - - - 6,844 Factoring receivables
308,133 12,965 262 1,378 - 322,738
31 Desember/December 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang Jumlah/Total
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 245,005 22,201 31 616 - 267,853 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 36,426 5,959 152 - - 42,537 receivables
Tagihan anjak piutang 3,892 - - - - 3,892 Factoring receivables
285,323 28,160 183 616 - 314,282
Halaman -5/83-Page
Page 91
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Pengukuran risiko kredit (lanjutan) Credit risk measurement (continued)
Saldo akhir penyisihan kerugian piutang The ending balance of loss allowances for
usaha dan piutang dengan perhatian khusus trade receivables and receivables with special
pada tanggal 30 Juni 2024 direkonsiliasi attention as at 30 June 2024 reconcile to the
dengan penyisihan kerugian awal sebagai opening loss allowances as follows:
berikut:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Penyisihan kerugian awal pada Opening loss allowance as at
1 Januari 314,287 267,398 1 January
Peningkatan penyisihan kerugian Increase in loan loss allowance
pinjaman yang diakui dalam laporan recognised in profit or loss during
laba rugi selama periode tersebut 21,068 53,644 the year as uncollectible
Piutang dihapuskan sepanjang tahun Receivables written off during
sebagai tidak tertagih (8,530) (27,300) the year as uncollectible
Pemulihan 7,146 20,545 Recovery
Pada akhir periode pelaporan 333,971 314,287 At the end of reporting date
Piutang pembiayaan dan pembiayaan Financing receivables and consumer financing
konsumen dihapuskan jika tidak ada are written off when there is no reasonable
ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator expectation of recovery. Indicators that there
bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang is no reasonable expectation of recovery
wajar mencakup, antara lain, kegagalan include, amongst others, the failure of a debtor
debitur untuk melaksanakan rencana to engage in a repayment plan with the
pelunasan utang pada Perseroan, dan Company, and a failure to make contractual
kegagalan melakukan pembayaran payments for a period of greater than 180
kontraktual untuk jangka waktu lebih dari 180 days past due.
hari lewat jatuh tempo.
Kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan Impairment losses on financing receivables
disajikan sebagai kerugian penurunan nilai are presented as net impairment losses within
bersih dalam laba operasi. Pemulihan operating profit. Subsequent recoveries of
selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan amounts previously written off are credited
sebelumnya dikreditkan ke item baris yang against the same line item.
sama.
Perseroan menerapkan berbagai kebijakan The Company implements a range of policies
dan praktik untuk memitigasi risiko kredit. and practices to mitigate credit risk. The most
Praktik yang umum dilakukan adalah dengan common practice to mitigate this risk is by
meminta jaminan. Perseroan menerapkan requiring collateral. The Company implements
berbagai panduan atas jenis-jenis jaminan guidelines on the acceptability of specific
yang dapat diterima dalam rangka memitigasi classes of collateral for credit risk mitigation.
risiko kredit.
Perseroan dalam menghitung kerugian The Company in calculating impairment
penurunan nilai atas grup pelanggan yang losses for customer groups whose portfolios
portofolionya pernah masuk dalam portofolio are ever included in the silver project portfolio,
silver project, akan langsung dikategorikan will be immediately categorised into stage 3
kedalam perhitungan tahap 3. Pengkategorian calculations. This categorisation is carried out
tersebut dilakukan Perseroan untuk by the Company to mitigate credit risk due to
memitigasi risiko kredit karena adanya historical losses that were recorded from the
kerugian historis yang sempat dibukukan dari silver project customer group.
grup pelanggan silver project.
Halaman -5/84-Page
Page 92
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Pengukuran risiko kredit (lanjutan) Credit risk measurement (continued)
Manajemen percaya akan kemampuannya Management is confident in its ability to
untuk mengendalikan dan memelihara continue to control and sustain minimal
eksposur risiko kredit pada tingkat yang exposure of credit risk to the Company based
minimum berdasarkan hal-hal sebagai berikut: on the following:
- Perseroan telah membentuk penyisihan - The Company have provided sufficient
kerugian penurunan nilai yang memadai allowance for impairment losses to cover
untuk menutupi kemungkinan kerugian incurred losses arising from uncollectible
atas tidak tertagihnya piutang tersebut receivables based on existing historical
berdasarkan data historis kerugian yang loss.
ada.
- Sewa pembiayaan, pembiayaan - Finance leases, consumer financing,
konsumen, pembiayaan modal usaha dan working capital financing and factoring
tagihan anjak piutang, yang merupakan receivables which represent the biggest
portofolio terbesar dilindungi dengan portfolio, are secured by sufficient
jaminan yang mencukupi. collaterals.
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
Dalam proses penentuan kualitas kredit, The Company’s credit quality determination
Perseroan membedakan eksposur untuk processes differentiate exposures in order to
menentukan eksposur mana yang memiliki highlight those with greater risk factors and
faktor risiko lebih besar dan tingkat kerugian higher potential severity of loss. The credit
potensial yang lebih tinggi. Kualitas kredit quality for each financial asset is reviewed
setiap aset keuangan ditelaah secara berkala regularly and any amendments are
dan perubahannya diimplementasikan secara implemented in a timely manner.
tepat waktu.
Tabel berikut ini menyajikan aset keuangan The following table presents the financial
berdasarkan tahapan sesuai PSAK 71: assets based on stage in accordance with
SFAS 71:
30 Juni/June 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 179,540 - - 179,540 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,799,486 5,134 258,105 6,062,724 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 650,557 5,338 11,916 667,811 receivables
Tagihan anjak piutang 184,445 - 2,932 187,378 Factoring receivables
Aset derivatif 14,509 - - 14,509 Derivative assets
Piutang lain-lain 35,321 - 141,781 177,102 Other receivables
Jumlah aset 6,863,858 10,472 414,734 7,289,064 Total assets
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
Penurunan nilai (453,411) impairment losses
6,835,653
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
ASET ASSETS
Cash and cash
Kas dan kas di bank 344,293 - - 344,293 equivalents
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,021,278 3,172 241,179 5,265,629 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 545,808 3,261 12,015 561,084 receivables
Tagihan anjak piutang 136,233 - - 136,233 Factoring receivables
Aset derivatif 7,841 - - 7,841 Derivative assets
Piutang lain-lain 30,940 - - 30,940 Other receivables
Jumlah aset 6,086,393 6,433 372,644 6,465,470 Total assets
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian Allowance for
Penurunan nilai (433,727) impairment losses
6,031,743
Halaman -5/85-Page
Page 93
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Berdasarkan kualitas aset keuangan Based on quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Analisis kualitas piutang pembiayaan yang An analysis of financing receivables quality
diberikan berdasarkan POJK No. based on POJK No. 35/POJK.05/2018 on
35/POJK.05/2018 tanggal 30 Juni 2024 dan 30 June 2024 and 31 December 2023 is set
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: out below:
30 Juni/June 2024
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Jumlah/Total
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 6,011,289 46,371 2,481 2,583 - 6,062,724 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 642,827 23,241 40 1,703 - 667,811 receivables
Tagihan anjak piutang 187,378 - - - - 187,378 Factoring receivables
6,841,494 69,612 2,521 4,286 - 6,917,913
31 Desember/December 2023
Dalam perhatian
Lancar/ khusus/ Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/
Current Special mention Substandard Doubtful Loss Jumlah/Total
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,191,156 72,284 574 1,615 - 5,265,629 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 538,620 22,003 452 8 - 561,084 receivables
Tagihan anjak piutang 136,233 - - - - 136,233 Factoring receivables
5,866,009 94,287 1,026 1,623 - 5,962,946
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas timbul jika Perseroan Liquidity risk arises in situations where the
mengalami kesulitan dalam mendapatkan Company has difficulties in obtaining
sumber pendanaan. Risiko likuiditas dapat funding. Liquidity risk also arises from
juga berupa ketidaksesuaian atas jangka situations in which the Company has a
waktu sumber dana yang dimiliki dengan mismatch between the maturity of its funding
jangka waktu pembiayaan. Perseroan and the maturity of its consumer financing
melakukan evaluasi dan menelaah struktur receivables. The Company evaluates and
laporan posisi keuangan dan melakukan reviews its balance sheet structure, by
analisis serta pengukuran risiko likuiditas. analysing and measuring liquidity risk.
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity table below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo about maturities on a contractual
dari liabilitas sesuai kontrak menjadi arus kas undiscounted cashflows of liabilities as at
tidak didiskontokan pada tanggal 30 June 2024 and 31 December 2023.
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
30 Juni/June 2024
Kurang dari Lebih dari 3
satu tahun/ tahun/
Less than 1-2 2-3 More than 3 Jumlah/
one year tahun/years tahun/years years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman
yang diterima 1,611,897 912,428 372,420 38,654 2,935,399 Borrowings
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, lease liabilities, and
dan biaya akrual 202,417 - - - 202,417 accrued expenses
Utang obligasi 975,697 1,003,875 606,625 263,594 2,849,791 Bonds payable
Jumlah liabilitas 2,790,011 1,916,303 979,045 302,248 5,987,607 Total liabilities
Instrumen derivatif 7,930 2,754 2,232 - 12,916 Derivative instrument
Halaman -5/86-Page
Page 94
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut ini menyajikan The maturity table below provide information
informasi mengenai perkiraan jatuh tempo about maturities on a contractual
dari liabilitas sesuai kontrak menjadi arus kas undiscounted cashflows of liabilities as at
tidak didiskontokan pada tanggal 30 June 2024 and 31 December 2023.
30 Juni 2024 dan 31 December 2023. (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2023
Kurang dari Lebih dari 3
satu tahun/ tahun/
Less than 1-2 2-3 More than 3 Jumlah/
one year tahun/years tahun/years years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman
yang diterima 1,545,079 970,628 280,918 1,934 2,798,559 Borrowings
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, lease liabilities, and
dan biaya akrual 269,686 737 526 - 270,949 accrued expenses
Utang obligasi 478,967 702,275 933,875 18,125 2,133,242 Bonds payable
Jumlah liabilitas 2,293,732 1,673,640 1,215,319 20,059 5,202,750 Total liabilities
Instrumen derivatif 6,816 1,025 - - 7,841 Derivative instrument
d. Risiko permodalan d. Capital risk
Tujuan Perseroan dalam mengelola The Company’s objectives when managing
permodalannya adalah untuk menjaga capital are to safeguard the Company’s ability
kelangsungan usaha Perseroan untuk dapat to continue as a going concern in order to
memberikan hasil kepada pemegang saham provide returns for shareholders and benefits
dan manfaat kepada stakeholders lainnya dan for other stakeholders and to maintain an
memelihara optimalisasi struktur permodalan optimal capital structure to reduce the cost of
untuk mengurangi biaya modal (cost of capital.
capital).
Dalam rangka memelihara atau In order to maintain or adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, structure, the Company may adjust the
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah amount of dividends paid to shareholders,
dividen yang dibayarkan kepada pemegang return capital to shareholders or issue new
saham, imbal hasil modal kepada pemegang shares to reduce debt.
saham atau menerbitkan saham baru untuk
mengurangi pinjaman.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Consistent with others in the industry, the
Perseroan memonitor permodalan Company monitors capital on the basis of the
berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung gearing ratio. This ratio is calculated as debt
dari pinjaman (termasuk utang obligasi) dibagi (including bonds payable) divided by total
dengan jumlah modal. Jumlah modal diambil capital. Total capital is calculated as ‘equity’ as
dari ekuitas yang tercantum dalam laporan shown in the statement of financial position.
posisi keuangan.
Halaman -5/87-Page
Page 95
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko permodalan (lanjutan) d. Capital risk (continued)
Berdasarkan peraturan yang berlaku, jumlah Based on the prevailing regulation, the
maksimum gearing ratio adalah sebesar 10 maximum gearing ratio is 10 times from total
kali dari total modal (tidak diaudit). capital (unaudited).
30 Juni/ 31 Desember/
June 2024 December 2023
Pinjaman Debt
- Pinjaman yang diterima 2,943,046 2,615,575 Borrowings -
- Utang obligasi 2,500,000 2,100,000 Bonds payable -
Jumlah pinjaman 5,443,046 4,715,575 Total debt
Jumlah modal 1,183,992 1,082,495 Total capital
Gearing ratio 4.6 kali/times 4.4 kali/times Gearing ratio
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and
liabilities
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada Financial assets and liabilities measured at fair
nilai wajar menggunakan hierarki nilai wajar value using the fair value hierarchy as follows:
sebagai berikut:
a. Tingkat 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical assets or liabilities;
identik;
b. Tingkat 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices included
termasuk dalam tingkat 1 yang dapat within level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik assets or liabilities, either directly (that
secara langsung (misalnya harga) maupun is, as prices) or indirectly (that is,
tidak langsung (misalnya derivasi harga); derived from prices); and
dan
c. Tingkat 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are
berdasarkan data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember As at 30 June 2024 and 31 December 2023,
2023, aset dan liabilitas keuangan yang financial assets and liabilities measured at fair
diukur pada nilai wajar diukur dengan value based on the following fair value
menggunakan hierarki nilai wajar sebagai hierarchy:
berikut:
30 Juni/June 2024
Nilai tercatat/
Carrying Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Value Level1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 14,509 - 14,509 - 14,509 Derivative assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif - - - - - Derivative liabilities
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/
Carrying Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Nilai wajar/
Value Level1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Aset derivatif 7,841 - 7,841 - 7,841 Derivative assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif - - - - - Derivative liabilities
Halaman -5/88-Page
Page 96
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and
(lanjutan) liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below sets out the carrying amounts
tercatat dan nilai wajar dari instrumen and fair value of those financial instruments
keuangan yang tidak diukur dalam nilai wajar which are not measured at fair value on the
yang tersaji di laporan posisi keuangan Company’s statements of financial positions:
Perseroan:
30 Juni/June 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan kas di bank 179,540 179,540 Cash and cash in banks
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 5,793,227 5,624,104 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 621,414 611,724 receivables
Tagihan anjak piutang 180,533 180,533 Factoring receivables
Piutang lain-lain 46,429 44,963 Other receivables
Aset lain-lain 925 459 Other assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual 202,417 202,417 accrued expenses
Pinjaman yang diterima
- bersih 2,938,022 2,851,275 Borrowings - net
Utang obligasi - bersih 2,492,112 2,511,614 Bonds payable - net
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Kas dan kas di bank 344,293 344,293 Cash and cash in banks
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan 4,997,775 4,851,127 receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 518,546 512,393 receivables
Piutang pembiayaan Working capital financing
usaha - - receivables
Tagihan anjak piutang 132,337 132,337 Factoring receivables
Piutang lain-lain 30,949 30,328 Other receivables
Aset lain-lain 925 462 Other assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Utang lain-lain, Other payables,
liabilitas sewa, dan lease liabilities, and
biaya akrual 270,490 242,819 accrued expenses
Pinjaman yang diterima
- bersih 2,610,383 2,540,720 Borrowings - net
Utang obligasi - bersih 2,093,862 2,077,876 Bonds payable - net
Kas dan kas di bank Cash & cash in banks
Estimasi nilai wajar dari kas dan kas di bank For estimated fair value of cash and cash
dikarenakan jatuh temponya dibawah satu equivalent, since the maturity is below one
tahun, nilai tercatat merupakan perkiraan year, the carrying value is a reasonable
yang layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
Halaman -5/89-Page
Page 97
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
e. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan e. Fair value of financial assets and
(lanjutan) liabilities (continued)
Piutang sewa pembiayaan, piutang Finance lease receivables, consumer
pembiayaan konsumen, anjak piutang, dan financing receivables, factoring, and
pembiayaan modal usaha working capital financing receivables
Nilai wajar dari piutang sewa pembiayaan, The fair value of finance lease receivables,
piutang pembiayaan konsumen, anjak consumer financing receivables, factoring, and
piutang, dan pembiayaan modal usaha working capital financing receivables are
diestimasi menggunakan diskonto arus kas, estimated by using discounted cash flows
dengan mengacu pada rata-rata tertimbang applying weighted average market rates
dari tingkat suku bunga pasar yang diberikan offered by the Company at statements of
Perseroan untuk aset keuangan yang memiliki financial position date for financial assets that
karakteristik yang sama dengan aset have similar characteristics with the above
keuangan tersebut pada tanggal laporan mentioned financial assets (level 3 - fair value
posisi keuangan (tingkat 3 - hierarki nilai hierarchy).
wajar).
Piutang lain-lain Other receivables
Termasuk di dalam piutang lain-lain adalah Included in other receivables are employee
piutang karyawan yang nilai wajarnya dinilai loans which the fair value is estimated by
menggunakan tingkat suku bunga yang using interest rate applied by Astra Group
digunakan oleh Grup Perseroan Astra (tingkat Company (level 3 - fair value hierarchy). For
3 - hierarki nilai wajar). Sehubungan dengan receivable from BTN, the carrying value
tagihan kepada BTN, nilai tercatat merupakan approximate the fair value based on Directors’
perkiraan atas nilai wajarnya berdasarkan assessment of similar past customers
kajian dari Direksi atas ketertagihan dari recoveries from other banks (level 3 - fair
nasabah lain yang serupa yang diperoleh dari value hierarchy).
bank lain (tingkat 3 - hierarki nilai wajar).
Utang obligasi Bonds payable
Nilai wajar obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds are estimated by using
nilai kuotasi pasar terakhir (tingkat 2 – hierarki the last quoted market price (level 2 – fair
nilai wajar). value hierarchy).
Pinjaman yang diterima Borrowings
Nilai wajar pinjaman yang diterima diestimasi The fair value of borrowings is estimated by
menggunakan diskonto arus kas, dengan using discounted cash flows applying
mengacu pada rata-rata tertimbang dari weighted average market rates offered by the
tingkat suku bunga pasar yang diberikan Company at statements of financial position
Perseroan untuk liabilitas keuangan yang date for financial liabilities that have similar
memiliki karakteristik yang sama dengan characteristics with the above mentioned
liabilitas keuangan tersebut pada tanggal financial liabilities (level 3 - fair value
laporan posisi keuangan (tingkat 3 - hierarki hierarchy).
nilai wajar).
Utang lain-lain dan biaya akrual Other payables and accrued expenses
Estimasi nilai wajar dari utang lain-lain dan For estimated fair value of other payables and
biaya akrual dikarenakan jatuh temponya di accrued expenses, since the maturity is below
bawah satu tahun, nilai tercatat merupakan one year, the carrying value is a reasonable
perkiraan yang layak atas nilai wajarnya. approximation of fair value.
Halaman -5/90-Page
Page 98
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN 26. BASIC AND DILUTIVE EARNINGS PER
SHARE
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba bersih pemegang saham dengan rata-rata the net profit attributable to shareholders by the
tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun weighted average number of ordinary shares
yang bersangkutan. outstanding during the year.
30 Juni/ 30 Juni/
June 2024 June 2023
Laba bersih yang tersedia Net profit attributable to
bagi pemegang saham 101,702 70,514 shareholders
Rata-rata tertimbang saham Weighted average number
biasa yang beredar(dalam of ordinary share on
jutaan) (termasuk dana issue (in millions) (including
setoran modal) 575 575 capital paid in advance)
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 177 123 (full amount)
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Dalam perhitungan laba bersih per saham dilusian Diluted earnings per share is calculated by
jumlah rata-rata tertimbang jumlah yang beredar adjusting the weighted average number of
disesuaikan dengan asumsi bahwa semua efek ordinary shares outstanding to assume
berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif conversion of all potential dilutive ordinary shares.
dikonversi.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember As at 30 June 2024 and 31 December 2023, the
2023, Perseroan tidak memiliki potensi saham Company has no potential dilutive shares.
yang bersifat dilutif.
27. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 27. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/June 2024
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 2,610,383 319,732 7,739 168 2,938,022 Borrowings
Utang obligasi 2,093,862 400,000 - (1,750) 2,492,112 Bond payables
Liabilitas sewa 2,154 (833) - 1,627 2,948 Lease liabilities
Total liabilities
Jumlah liabilitas dari from financing
aktivitas pendanaan 4,706,399 718,899 7,739 45 5,433,082 activities
Halaman -5/91-Page
Page 99
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 27. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH (lanjutan) RECONCILIATION (continued)
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Perubahan non kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement of Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflow exchange *) cost balance
Pinjaman yang diterima 3,111,305 (493,402) (11,946) 4,426 2,610,383 Borrowings
Utang obligasi 745,899 1,350,000 - (2,037) 2,093,862 Bond payables
Liabilitas sewa 815 (1,269) - 2,608 2,154 Lease liabilities
Total liabilities
Jumlah liabilitas dari from financing
aktivitas pendanaan 3,858,019 855,329 (11,946) 4,997 4,706,399 activities
*) Perseroan telah menerapkan kebijakan lindung nilai untuk *) The Company has applied hedging policy for significant
sebagian besar pinjaman yang diterima dalam mata uang portion of borrowings denominated in foreign currencies with
asing dan memiliki tingkat suku bunga mengambang (lihat floating interest rates (refer to Note 10).
Catatan 10).
28. PERJANJIAN KERJASAMA 28. COOPERATION AGREEMENTS
PT Bank Permata Tbk (“Permata”) PT Bank Permata Tbk (“Permata”)
Pada tanggal 25 Maret 2009, Perseroan On 25 March 2009, the Company entered into a
mengadakan perjanjian Pelaksanaan Jasa Post-Dated Cheque (PDC) Intake Service
Layanan Pengambilan Post-Dated Cheque (PDC) Agreement with Permata and its last amendment
dengan Permata dan telah dilakukan perubahan was on 4 April 2018. This agreement will expire if
perjanjian terakhir pada tanggal 4 April 2018. one of the party terminate this agreement through
Perjanjian ini akan berakhir apabila terdapat a written notification.
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis.
Pada tanggal 28 Juni 2010, Perseroan On 28 June 2010, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerjasama layanan produk Virtual Account Services agreement with
perbankan berupa Virtual Account dengan Permata. This agreement will expire if one of the
Permata. Perjanjian ini akan berakhir apabila party terminate this agreement through a written
terdapat penghentian dari salah satu pihak secara notification.
tertulis.
Pada tanggal 1 Mei 2013, Perseroan mengadakan On 1 May 2013, the Company entered into Mass
Perjanjian Kerjasama Penggunaan Layanan Bank Payment Transactions agreement with Permata.
untuk melakukan Transaksi Pembayaran Masal This agreement will expire if one of the party
dengan Permata. Perjanjian ini akan berakhir terminate this agreement through a written
apabila terdapat penghentian dari salah satu pihak notification.
secara tertulis.
PT United Tractors Tbk (“UT”) PT United Tractors Tbk (“UT”)
Pada tanggal 11 April 2014, Perseroan On 11 April 2014, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT cooperation agreement with UT to provide an
untuk memberikan fasilitas pembiayaan alat berat interesting and competitive financing facility of
yang menarik dan kompetitif kepada pelanggan heavy equipments in the form of New Generation
dalam bentuk Fasilitas New Generation dan telah and its last amendment was on 26 July 2016. This
dilakukan perubahan perjanjian terakhir pada agreement will expire if one of the party terminate
tanggal 26 Juli 2016. Perjanjian ini akan berakhir this agreement through a written notification.
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak
secara tertulis.
Halaman -5/92-Page
Page 100
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 28. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT United Tractors Tbk (“UT”) (lanjutan) PT United Tractors Tbk (“UT”) (continued)
Pada tanggal 12 Mei 2016, Perseroan On 12 May 2016, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT cooperation agreement with UT to provide an
untuk memberikan fasilitas pembiayaan alat berat interesting and competitive financing facility of
yang menarik dan kompetitif kepada pelanggan heavy equipments in the form of G 16 Facility.
dalam bentuk Fasilitas G 16. Perjanjian ini akan This agreement will expire if one of the party
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah terminate this agreement through a written
satu pihak secara tertulis. notification.
Pada tanggal 11 September 2019, Perseroan On 11 September 2019, the Company entered
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT into a cooperation agreement with UT to provide
untuk memberikan fasilitas pembiayaan suku an interesting and competitive financing facility of
cadang dan/atau layanan perbaikan dan spare part and/or maintenance service and after
pemeliharaan (purna jual) bagi pelanggan dalam sales for customers in the form of Product
bentuk Fasilitas Pembiayaan Product Support. Support Financing. This agreement will expire if
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada one of the party terminate this agreement through
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. a written notification.
Pada tanggal 24 Februari 2020, Perseroan On 24 February 2020, the Company entered into
mengadakan kesepakatan bersama dengan UT mutual agreement with UT to provide an
untuk memberikan fasilitas pembiayaan atas alat interesting and competitive financing facility of
berat Komatsu Hydraulic Excavator PC210 bagi heavy equipment Komatsu Hydraulic Excavator
pelanggan dalam bentuk Fasilitas Paket UT- PC210 for customers in the form of UT-PC210
PC210. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika Financing Facility. This agreement will expire if
ada penghentian dari salah satu pihak secara one of the party terminate this agreement through
tertulis. a written notification.
On 17 November 2021, the Company entered into
Pada tanggal 17 November 2021, Perseroan cooperation agreement with UT to provide an
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT interesting and competitive financing facility of
untuk memberikan fasilitas pembiayaan atas alat heavy equipment for customers engaged in
berat bagi pelanggan yang bergerak di bidang bauxite mining business sector in the form of
usaha pertambangan bauksit dalam bentuk Bauxite Package Financing Facility. This
Fasilitas Pembiayaan Paket Bauksit. Perjanjian ini agreement will expire if one of the party terminate
akan berakhir sampai jika ada penghentian dari this agreement through a written notification.
salah satu pihak secara tertulis.
Pada tanggal 17 Oktober 2023, Perseroan On 17 October 2023, the Company entered into
mengadakan perjanjian kerjasama dengan UT cooperation agreement with UT to provide a
untuk memberikan fasilitas pembiayaan financing facility related to General Overhaul
sehubungan dengan kebutuhan pelaksanaan activities of heavy equipment for customers in the
General Overhaul atas alat berat bagi pelanggan form of General Overhaul Financing Facility. This
dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan General agreement will expire if one of the party terminate
Overhaul. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika this agreement through a written notification.
ada penghentian dari salah satu pihak secara
tertulis.
PT Serasi Autoraya PT Serasi Autoraya
Pada tanggal 26 Januari 2010, Perseroan On 26 January 2010, the Company entered into a
mengadakan kerjasama pengadaan sejumlah procurement of cars for operational and employee
mobil untuk kebutuhan operasional maupun needs with PT Serasi Autoraya. This agreement
karyawan Perseroan dengan PT Serasi Autoraya. will expire if one of the party terminate this
Perjanjian ini akan berakhir sesuai tanggal periode agreement through a written notification.
sewa yang tercantum dalam lampiran perjanjian.
PT Pamapersada Nusantara PT Pamapersada Nusantara
Pada tanggal 16 April 2019, Perseroan dan On 16 April 2019, The Company has entered
PT Pamapersada Nusantara telah into a mutual agreement with PT Pamapersada
menandatangani kesepakatan bersama untuk Nusantara to offer factoring financing facility in
memberikan fasilitas pembiayaan anjak piutang the form of PAMA Factoring Facility. This
bagi pelanggan dalam bentuk Fasilitas agreement will expire if one of the party
Pembiayaan Factoring PAMA. Perjanjian ini akan terminate this agreement through a written
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah notification.
satu pihak secara tertulis.
Halaman -5/93-Page
Page 101
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 28. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales PT Astra International Tbk – UD Trucks
Operation Sales Operation
Pada tanggal 28 November 2019, Perseroan dan On 28 November 2019, The Company entered
PT Astra International Tbk – UD Trucks Sales into a cooperation agreement with PT Astra
Operation telah menandatangani perjanjian kerja International Tbk – UD Trucks Sales Operation
sama untuk memberikan fasilitas pembiayaan to offer financing facility for customers in the
bagi pelanggan dalam bentuk Fasilitas form of Vehicle Financing Facility. This
Pembiayaan Kendaraan Bermotor. Perjanjian ini agreement will be expired if one of the party
akan berakhir sampai jika ada penghentian dari terminate this agremeent through a written
salah satu pihak secara tertulis. notification.
PT Astra Graphia Tbk
PT Astra Graphia Tbk
Pada tanggal 11 Juni 2019, Perseroan dan PT
Astra Graphia Tbk telah menandatangani On 11 June 2019, The Company entered into a
perjanjian kerja sama untuk memberikan fasilitas cooperation agreement with PT Astra Graphia
pembiayaan bagi pelanggan. Perjanjian ini akan Tbk to offer financing facility for customers. This
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah agreement will be expired if one of the party
satu pihak secara tertulis. terminate this agreement through a written
notification.
PT Astra International Tbk – Isuzu Sales PT Astra International Tbk – Isuzu Sales
Operation Operation
Pada tanggal 9 April 2020, Perseroan dan PT On 9 April 2020, The Company entered into a
Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation cooperation agreement with PT Astra
telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk International Tbk – Isuzu Sales Operation to
memberikan fasilitas pembiayaan bagi pelanggan offer financing facility for customers in the form
dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan Kendaraan of Vehicle Financing Facility. This agreement
Bermotor. Perjanjian ini akan berakhir sampai jika will be expired if one of the party terminate this
ada penghentian dari salah satu pihak secara agremeent through a written notification.
tertulis.
PT Astra WeLab Digital Arta PT Astra WeLab Digital Arta
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perseroan dan On 31 August 2020, The Company entered into
PT Astra WeLab Digital Arta telah a cooperation agreement with PT Astra WeLab
menandatangani perjanjian kerja sama untuk Digital Arta regarding financing cooperation
menjalin kerja sama pembiayaan penerusan through channelling financing to offer financing
(channelling) dengan menyalurkan pembiayaan facility for customers. This agreement will be
kepada debitur. Perjanjian kerja sama ini akan expired if one of the party terminate this
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah agreement through a written notification.
satu pihak secara tertulis.
PT Asuransi Astra Buana PT Asuransi Astra Buana
Pada tanggal 2 Oktober 2020, Perseroan telah On 2 October 2020, the Company has entered
melakukan kontrak dengan PT Asuransi Astra an agreement with PT Asuransi Astra Buana to
Buana, pihak berelasi, untuk mengasuransikan insure the financing receivables from the
piutang pembiayaan dari bisnis pembiayaan channelling business with PT Astra WeLab
penerusan dengan PT Astra Welab Digital Arta. Digital Arta.
PT Serasi Logistics Indonesia PT Serasi Logistics Indonesia
Pada tanggal 2 Maret 2020, Perseroan dan PT On 2 March 2020, The Company has entered
Serasi Logistics Indonesia telah menandatangani into a mutual agreement with PT Serasi
kesepakatan bersama untuk memberikan fasilitas Logistics Indonesia to offer factoring financing
anjak piutang bagi pelanggan dalam bentuk facility in the form of SELOG Factoring Facility.
Fasilitas Pembiayaan Factoring SELOG. This agreement will expire if one of the party
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada terminate this agreement through a written
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. notification.
Halaman -5/94-Page
Page 102
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 28. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Astra Agro Lestari Tbk PT Astra Agro Lestari Tbk
Pada tanggal 1 Maret 2021, Perseroan dan PT On 1 March 2021, The Company has entered
Astra Agro Lestari Tbk telah menandatangani into a cooperation agreement with PT Astra
perjanjian kerjasama untuk memberikan fasilitas Agro Lestari Tbk to offer fertilizer financing
pembiayaan atas pupuk bagi mitra prioritas dalam facility for priority customers in the form of
bentuk Program Fasilitas Pembiayaan Pupuk. Fertilizer Financing Facility Program. This
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada agreement will expire if one of the party
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. terminate this agreement through a written
notification.
PT Kalimantan Prima Persada
PT Kalimantan Prima Persada
Pada tanggal 26 Maret 2021, Perseroan dan PT
Kalimantan Prima Persada telah menandatangani On 26 March 2021, The Company has entered
perjanjian kerjasama untuk memberikan fasilitas into a cooperation agreement with PT
pembiayaan anjak piutang bagi pelanggan dalam Kalimantan Prima Persada to offer factoring
bentuk Fasilitas Pembiayaan Factoring KPP. financing facility in the form of KPP Factoring
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada Facility. This agreement will expire if one of the
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. party terminate this agreement through a written
notification.
PT Harmoni Mitra Utama PT Harmoni Mitra Utama
Pada tanggal 22 September 2021, Perseroan dan On 22 September 2021, The Company entered
PT Harmoni Mitra Utama telah telah into a cooperation agreement with PT Harmoni
menandatangani perjanjian kerja sama untuk Mitra Utama Perseroan to offer factoring
memberikan fasilitas pembiayaan anjak piutang financing facility for customers. This agreement
bagi pelanggan. Perjanjian ini akan berakhir will expire if one of the party terminate this
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak agreement through a written notification.
secara tertulis.
PT Bina Pertiwi PT Bina Pertiwi
Pada tanggal 5 Januari 2021, Perseroan On 5 January 2021, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT cooperation agreement with PT Bina Pertiwi to
Bina Pertiwi untuk memberikan fasilitas provide an interesting and competitive financing
pembiayaan suku cadang dan/atau layanan facility of spare part and/or maintenance service
perbaikan dan pemeliharaan (purna jual) bagi and after sales for customers in the form of
pelanggan dalam bentuk Fasilitas Pembiayaan Product Support Financing. This agreement will
Product Support. Perjanjian ini akan berakhir expire if one of the party terminate this agreement
sampai jika ada penghentian dari salah satu pihak through a written notification.
secara tertulis.
PT Patria Maritime Lines PT Patria Maritime Lines
Pada tanggal 21 Desember 2021, Perseroan dan On 21 December 2021, The Company has
PT Patria Maritime Lines telah menandatangani entered into a mutual agreement with PT Patria
kesepakatan bersama untuk memberikan fasilitas Maritime Lines to offer factoring financing facility
anjak piutang bagi pelanggan dalam bentuk for customers. This agreement will expire if one
Fasilitas Pembiayaan Factoring. Perjanjian ini of the party terminate this agreement through a
akan berakhir sampai jika ada penghentian dari written notification.
salah satu pihak secara tertulis. .
PT United Tractors Pandu Engineering PT United Tractors Pandu Engineering
Pada tanggal 27 August 2021, Perseroan On 27 August 2021, The Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT cooperation agreement with PT United Tractors
United Tractors Pandu Engineering untuk Pandu Engineering to provide an interesting and
memberikan fasilitas pembiayaan suku cadang competitive financing facility of spare part and/or
dan/atau layanan perbaikan dan pemeliharaan maintenance service and after sales for
(purna jual) bagi pelanggan dalam bentuk customers in the form of Product Support
Fasilitas Pembiayaan Product Support. Perjanjian Financing. This agreement will expire if one of the
ini akan berakhir sampai jika ada penghentian party terminate this agreement through a written
dari salah satu pihak secara tertulis. notification.
Halaman -5/95-Page
Page 103
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 28. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
PT Traktor Nusantara PT Traktor Nusantara
Pada tanggal 21 April 2022, Perseroan On 21 April 2022, the Company entered into a
mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT cooperation agreement with PT Traktor
Traktor Nusantara untuk memberikan fasilitas Nusantara to provide an interesting and
pembiayaan alat berat yang menarik dan competitive financing facility of heavy equipments.
kompetitif kepada pelanggan. Perjanjian ini akan This agreement will expire if one of the party
berakhir sampai jika ada penghentian dari salah terminate this agreement through a written
satu pihak secara tertulis. notification.
PT Patria Maritim Perkasa
PT Patria Maritim Perkasa
Pada tanggal 21 Desember 2022, Perseroan dan
PT Patria Maritim Perkasa telah menandatangani On 21 December 2022, The Company has
kesepakatan bersama untuk memberikan fasilitas entered into a mutual agreement with PT Patria
pembiayaan anjak piutang bagi pelanggan dalam Maritim Perkasa to offer factoring financing facility
bentuk Fasilitas Pembiayaan Factoring PMP. in the form of PMP Factoring Facility. This
Perjanjian ini akan berakhir sampai jika ada agreement will expire if one of the party terminate
penghentian dari salah satu pihak secara tertulis. this agreement through a written notification.
29. KASUS LITIGASI 29. LITIGATION CASE
Perseroan mengajukan gugatan hukum perdata The Company has filed a civil lawsuit which was
yang telah didaftarkan di Pengadilan Negeri registered at the Central Jakarta District Court
Jakarta Pusat pada tanggal on 14 March 2017 related to the Company’s
14 Maret 2017 terkait dengan dana Perseroan funds amounting to Rp 110,000 at one of the
sebesar Rp 110.000 pada salah satu bank national banks (the “Bank”) which had not been
nasional (“Bank”) yang belum dapat ditarik withdrawn by the Company. The Bank informed
kembali oleh Perseroan. Bank menginformasikan that the funds become the object of
bahwa dana tersebut menjadi objek investigasi investigation by the authorities on the alleged
pihak yang berwenang terkait dugaan tindak criminal offense of forgery and/or money
pidana pemalsuan dan/atau tindak pidana laundering.
pencucian uang.
Berdasarkan gugatan tersebut, pada tanggal Based on the civil claim, on 12 September
12 September 2017, Pengadilan Negeri Jakarta 2017, the Central Jakarta District Court
Pusat mengeluarkan putusan nomor issued its verdict number
154/PDT.G/2017/PN.JKT.PST yang mengatakan 154/PDT.G/2017/PN.JKT.PST which stated that
bahwa eksepsi dari Bank tidak dapat diterima the exception from the Bank is not acceptable
serta gugatan Perseroan tidak dapat diterima. and also that the civil claim of the Company is
also not acceptable.
Atas putusan tersebut, Bank telah mengajukan For this decision, the Bank has submitted an
banding kepada Pengadilan Tinggi Jakarta dan appeal to the DKI Jakarta High Court and on
pada tanggal 7 Juni 2018, Pengadilan Tinggi 7 June 2018, the DKI Jakarta High Court
Jakarta melalui putusan Nomor through Decision Number
170/PDT/2018/PT.DKI memutuskan untuk 170/PDT/2018/PT.DKI decided to grant the
mengabulkan banding yang diajukan oleh Bank appeal filed by the Bank and confirmed the
dan menegaskan putusan Pengadilan Negeri Decision of the Jakarta Pusat District Court.
Jakarta Pusat.
Bank kemudian mengajukan permohonan Kasasi The Bank then submitted a Cassation
atas Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta application for the Decision of the DKI Jakarta
tersebut yang telah diterima dan terdaftar di High Court which was received and registered
Mahkamah Agung Republik Indonesia pada with the Supreme Court of the Republic of
tanggal 8 Agustus 2018. Atas permohonan Kasasi Indonesia on 8 August 2018. Upon the request
tersebut, Mahkamah Agung Republik Indonesia for Cassation, the Supreme Court of the
melalui Putusan Nomor 3556 K/Pdt/2018 Republic of Indonesia through Decision Number
tertanggal 30 Januari 2019 memutuskan untuk 3556 K/Pdt/2018 dated 30 January 2019
mengabulkan permohonan Kasasi dari Bank dan decided to grant the cassation request from the
gugatan Perseroan dinyatakan ditolak. Bank and the Company's lawsuit was rejected.
Halaman -5/96-Page
Page 104
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNE 2024 AND 31 DECEMBER 2023
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. KASUS LITIGASI (lanjutan) 29. LITIGATION CASE (continued)
Atas Putusan Kasasi tersebut, Perseroan telah Based on the Cassation decision, the Company
mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke has submitted an application for Judicial Review
Mahkamah Agung Republik Indonesia pada to the Supreme Court of the Republic of
tanggal 3 Oktober 2019. Berdasarkan Indonesia on 3 October 2019. Based on the
permohonan Peninjauan Kembali tersebut, request for Judicial Review, the Supreme Court
Mahkamah Agung Republik Indonesia telah of the Republic of Indonesia has issued
mengeluarkan Putusan Nomor 342 PK/Pdt/2020 Decision Number 342 PK/Pdt/2020 dated
tertanggal 18 Februari 2021 yang baru 18 February 2021 which has just been
disampaikan kepada Kuasa Hukum Perseroan submitted to the Company's Attorney on
pada 17 Juni 2021 yang menyatakan bahwa 17 June 2021, which stated that the application
permohonan Peninjauan Kembali Perseroan for Judicial Review of the Company was
dikabulkan, membatalkan Putusan Mahkamah granted, canceled the Supreme Court's
Agung Nomor 3556 K/Pdt/2018 tanggal 30 Decision Number 3556 K/Pdt/2018 dated
Januari 2019, dan menyatakan gugatan 30 January 2019 and stated that the Company's
Perseroan tidak dapat diterima. lawsuit was inadmissable.
Pada 17 Juli 2023, Perseroan melalui kuasa On 17 July 2023, the Company through its
hukumnya telah mengajukan gugatan baru Legal Attorney has filed a new lawsuit against
terhadap Bank di Pengadilan Negeri Jakarta the Bank at Central Jakarta District Court and
Pusat dan terdaftar dengan Nomor Perkara registered with Case Number
452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst. Terhadap gugatan 452/Pdt.G/2023.PN.Jkt.Pst. Regarding to this
tersebut, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah lawsuit, Central Jakarta Disctrict Court has
mengeluarkan putusan yang menyatakan bahwa issued a decision stating that Company’s
gugatan Perseroan ditolak. lawsuit is rejected.
Atas putusan tersebut, Perseroan mengajukan
upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Based on that decision, the Company submitted
Jakarta pada tanggal 31 Mei 2024 dan telah an appeal to the DKI Jakarta High Court on 31
teregister pada tanggal 3 Juni 2024. May 2024 and was registered on 3 June 2024.
30. RASIO KEUANGAN BERDASARKAN REGULASI 30. FINANCIAL RATIOS BASED ON OJK
OJK REGULATION
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan 31 December 2018 regarding the Organisation of
Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan Financial Company Business, the Company is
diharuskan untuk memenuhi sejumlah rasio required to comply with several financial ratios.
keuangan tertentu. Rasio keuangan tersebut These financial ratios are calculated based on
dihitung berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 POJK No. 35/POJK.05/2018 and may not be
dan mungkin tidak sesuai dengan Standar consistent with Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Berikut ini Standards. The following are some of the
adalah beberapa rasio keuangan berdasarkan financial ratios based on OJK Regulation:
Peraturan OJK: (tidak diaudit) (unaudited)
30 Juni/ 31 Desember/
June December
2024 2023
Financing to asset ratio 95.25% 92.44% Financing to asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan neto
terhadap total pendanaan yang diterima 114.90% 119.79% Net financing receivables to funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan untuk pembiayaan Net financing receivables for investment
investasi dan modal kerja dibandingkan dengan working capital financing to total
total saldo piutang pembiayaan 97.84% 99.99% financing receivables ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah (NPF) - kotor 0.07% 0.08% Non-performing financing ratio (NPF) - gross
Rasio permodalan 32.97% 33.81% Capital ratio
Rasio ekuitas terhadap modal disetor 205.95% 188.30% Equity to paid up capital ratio
Berdasarkan rasio-rasio tersebut, Perseroan Based on those ratios, the Company have
memiliki tingkat kesehatan keuangan sangat sehat financial health level of very healthy and gearing
dan gearing ratio dibawah 10 kali per 30 Juni 2024. ratio below 10 times as at 30 June 2024.
Halaman -5/97-Page
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SURYA ARTHA NUSANTARA FINANCE CATATAN ATAS
p.8 ×63
unresolved
org
PT Sangga Loka Subur
p.8 ×2
unresolved
person
Rukmasanti Hardjasatya
p.8
unresolved
person
Hardjasatya
p.8
unresolved
org
Minister of Justice
p.8
unresolved
org
District Court
p.8
unresolved
person
Benny Benny Kristianto
p.8
unresolved
person
Kristianto
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.8
unresolved
person
Akta Notaris Wiwik Condro
p.8 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.8
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
PT Sedaya Multi Investama
p.9 ×2
unresolved
org
Jardine Matheson Holdings Limited
p.9
unresolved
org
Matheson Holdings Limited
p.9
unresolved
person
Eduardus Paulus Supit
· Anggota
p.11 ×2
unresolved
person
Lukito Dewandaya
· Anggota
p.11
unresolved
person
Theresia S. Nayuti
· Anggota
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.12 ×6
unresolved
org
Bapepam-LK
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×4
unresolved
org
PT Surya Cakra
p.25
unresolved
org
PT Surya Cakra Anugerah Nusantara
p.25
unresolved
org
Dana Pensiun Astra
p.33 ×3
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.44 ×11
unresolved
org
KJPP Ernasapta dan Rekan
p.58
unresolved
org
KJPP Ernasapta
p.58
unresolved
person
Kus Cahyono
p.58
unresolved
org
KJPP dan Rekan
p.58
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.59
unresolved
org
PT Bank DanamonIndonesia
p.59
unresolved
org
PT United
p.64
unresolved
org
Tractors Tbk
p.64
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.69
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia SANF Tahap II Tahun
p.69 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.69
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia SANF Tahap II Tahun
p.69
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia SANF
p.69
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia AA
p.69
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia SANF
p.69
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.