Skip to content
Back to announcement

Q2. Reports WEHA Juni 2024(1).pdf

Financial statement Text extracted WEHA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 49

Page 1
PT.WEHATransport
               asi
                 Indonesi
                        a,Tbk.
danEnti
      tasAnak/
             andIt
                 sSubsidi
                        aries




LaporanKeuanganKonsol
                    idasian(Unaudi
                                 ted)
UntukPer i
         ode-
            Peri
               odeYangBer akhi
                             r
30Juni 2024dan31Desember2023
Sert
   aunt ukperi
             odeyangberakhir30Juni2024&2023
Page 2
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI




                                                                                   Halaman

Surat Pernyataan Direksi


Laporan Keuangan Konsolidasian (Unaudited) - Untuk Periode-periode yang berakhir
    30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk periode-periode yang berakhir
    30 Juni 2024 dan 2023


    Neraca Konsolidasian                                                             1-2

    Laporan Laba Rugi Konsolidasian                                                   3

    Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                           4

    Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                    5

    Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                     6-46
Page 3

          
Page 4
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023




                                                                                                          30 Juni 2024               31 Desember 2023
                                                                                      Catatan                  Rp                           Rp

ASET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas                                                                        4                 26,183,980,298                31,218,235,612
Piutang usaha - setelah dikurangi cadangan kerugian
     penurunan nilai sebesar Rp 2.780.105.304
     pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
     Pihak berelasi                                                                       5                  3,428,982,991                 3,493,633,462
     Pihak ketiga                                                                         5                  9,981,266,887                 7,451,161,676
Piutang lain-lain-setelah dikurangi cadangan kerugian                                     6                    481,767,534                   513,099,002
     penurunan nilai sebesar Rp 366.687.900
     pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Persediaan                                                                                7                  3,257,764,613                 2,956,998,277
Pajak dibayar dimuka                                                                     8                     366,717,018                             -
Uang muka                                                                                9                      75,146,747                   191,402,935
Biaya dibayar dimuka                                                                     10                  2,243,141,261                 2,077,057,971
Piutang dari pihak berelasi-Setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 225.256.347 pada tanggal 30 Juni 2024
dan 31 Desember 2023                                                                     11                 13,847,866,757                55,647,866,757

Jumlah Aset Lancar                                                                                          59,866,634,106               103,549,455,692


ASET TIDAK LANCAR

Piutang pihak berelasi non-usaha                                                         11                              -                 1,783,420,717
Investasi saham                                                                          12                 41,489,711,821                   990,000,000
Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                                      10                              -                    86,030,444
Aset pajak tangguhan                                                                      3                  1,267,651,841                 1,200,467,791
Aset Tetap - setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan                               13                219,944,265,492               212,695,882,380
     sebesar Rp.199.142.131.754 pada tanggal 30 Juni 2024
     dan Rp 182.874.958.992 pada tanggal 31 Desember 2023
Aset Hak Guna-setelah dikurangi amortisasi sebesar                                       14                  7,209,870,728                 6,174,909,782
     Rp 6.171.309.999 dan Rp 4.777.109.806 pada tanggal
     30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Uang muka                                                                                15                 31,765,708,461                23,474,631,924
Aset lain-lain                                                                           16                  1,291,053,656                 1,864,120,296

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                                                                   302,968,261,999               248,269,463,334


JUMLAH ASET                                                                                                362,834,896,105               351,818,919,026




                  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                                 -1-
Page 5
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023



                                                                                              Catatan           30 Juni 2024              31 Desember 2023
                                                                                                                     Rp                          Rp

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
     Utang usaha
         Pihak ketiga                                                                            18               1,413,866,607                 2,004,241,323
     Utang lain-lain                                                                             36               8,763,328,914                 1,892,122,272
     Utang pajak                                                                                 19               1,342,395,121                 1,994,338,436
     Beban akrual                                                                                20               1,440,955,462                 2,429,985,244
     Pendapatan diterima dimuka                                                                  21               1,375,841,926                 2,673,586,417
     Liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo
         dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           17               4,362,271,026                4,508,104,155
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           23              21,180,195,120               18,568,431,690
         Liabilitas sewa                                                                         22                 884,370,012                1,585,681,253
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                                  40,763,224,188               35,656,490,790


LIABILITAS JANGKA PANJANG

     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian
         yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           17              34,382,102,535               35,886,937,788
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           23              31,062,039,194               31,765,497,479
         Liabilitas sewa                                                                         22                 903,840,899                  174,227,171
     Liabilitas pajak tangguhan                                                                  35              19,381,531,027               17,564,920,723
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                                     34               2,733,660,718                2,630,219,716

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                                 88,463,174,373               88,021,802,877

JUMLAH LIABILITAS                                                                                               129,226,398,561              123,678,293,667

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan
     Modal saham-nilai nominal Rp 100 per saham
        Modal dasar- 1.700.000.000 saham
         Modal ditempatkan dan disetor-1.460.554.819 pada
         30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023                                                       25             146,055,481,900              146,055,481,900

     Tambahan modal disetor - neto                                                               26              58,300,853,001               58,300,853,001
     Selisih nilai transaksi dengan kepentingan
         non-pengendali                                                                                           4,873,155,023                4,873,155,023
     Cadangan umum                                                                               28               1,000,000,000                  405,000,000
     Saldo laba                                                                                                  23,051,712,641               18,200,743,991
     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
         pemilik Perusahaan                                                                                     233,281,202,565              227,835,233,915
     Kepentingan Nonpengendali                                                                   27                 327,294,979                  305,391,444

JUMLAH EKUITAS                                                                                                  233,608,497,544              228,140,625,359

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   362,834,896,105              351,818,919,026




              Lihat catatan atas laporann keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                             -2-
Page 6
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023


                                                                                                             Enam Bulan

                                                                               Catatan            2024                       2023
                                                                                                   Rp                         Rp

PENJUALAN BERSIH                                                                  29           143,800,336,845            123,141,186,107

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                            30           (90,822,107,663)           (72,858,016,869)

LABA BRUTO                                                                                      52,978,229,182             50,283,169,238
                                                                                                           37%                        41%
BEBAN USAHA
Beban penjualan                                                                   31            (2,924,307,037)    2%      (3,336,776,025)
Beban umum dan administrasi                                                       32           (28,866,605,091)   20%     (25,941,839,014)
Jumlah Beban Usaha                                                                             (31,790,912,128)   22%     (29,278,615,039)

LABA USAHA                                                                                      21,187,317,054             21,004,554,199

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Keuntungan atas penjualan aset tetap dan aset tidak digunakan                     13               756,902,560                537,535,000
Pendapatan bunga                                                                                   501,821,645                367,496,036
Ekuitas pada rugi bersih entitas asosiasi                                        2j,12                (288,179)                       -
Beban bunga                                                                       33            (4,690,522,759)            (3,594,625,067)
Lainnya - bersih                                                                                   501,437,293               (564,874,142)
Beban lain-lain-bersih                                                                          (2,930,649,440)            (3,254,468,173)

LABA SEBELUM PAJAK                                                                              18,256,667,614             17,750,086,026

BEBAN PAJAK                                                                                      4,016,466,515              3,886,217,270

LABA BERSIH                                                                                     14,240,201,099             13,863,868,756

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                               (24,000,000)               (24,531,363)

LABA KOMPREHENSIF                                                                               14,216,201,099             13,839,337,393

Laba Bersih Yang dapat diatribusikan kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                    14,233,297,564             13,855,368,038
       Kepentingan nonpengendali                                                  27                 6,903,535                  8,500,718


         Jumlah                                                                                 14,240,201,099             13,863,868,756

Laba Komprehensif Bersih Yang
       Dapat Diatribusikan Kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                    14,209,297,564             13,830,880,949
       Kepentingan nonpengendali                                                  27                 6,903,535                  8,456,444

         Jumlah                                                                                 14,216,201,099             13,839,337,393

LABA BERSIH PER SAHAM                                                             37                       10                           9


Lihat catatan
Lihat  catatanatas
               ataslaporan keuangan
                     laporan        konsolidasi
                             keuangan           yang yang
                                       konsolidasi   merupakan bagian bagian
                                                          merupakan   yang tidak terpisahkan




  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                 -3-
Page 7
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada 30 Juni 2024 dan 2023




                                                                                                                    Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                                                                                       Selisih Nilai
                                                                                                                                                                                    Transaksi dengan
                                                                                                 Tambahan                       Saldo Laba                                            Kepentingan                            Kepentingan
                                                      Catatan       Modal saham              Modal Disetor - Bersih            Dicadangkan            Belum Dicadangkan              Nonpengendali          Total           Nonpengendali       Total Ekuitas
                                                                        Rp                            Rp                            Rp                       Rp                             Rp               Rp                  Rp                  Rp


Saldo pada tanggal 1 Januari 2023                                     146,055,481,900              58,300,853,001                  405,000,000             (13,196,217,929)              4,873,155,023   196,438,271,995         291,586,212    196,729,858,207

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                            -                            -                                          13,855,368,038                          -      13,855,368,038           8,500,718     13,863,868,756
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                                                                                                   (24,487,089)                                   (24,487,089)            (44,274)       (24,531,363)
Jumlah Laba Komprehensif                                                           -                            -                            -             13,830,880,949                          -      13,830,880,949           8,456,444     13,839,337,393

Saldo pada tanggal 30 Juni 2023                                       146,055,481,900              58,300,853,001                  405,000,000                 634,663,020               4,873,155,023   210,269,152,944         300,042,656    210,569,195,600


Saldo pada tanggal 1 Januari 2024                                     146,055,481,900              58,300,853,001                  405,000,000             18,200,743,991                4,873,155,023   227,835,233,915         305,391,444    228,140,625,359

Penambahan Modal Saham                                                             -                            -                            -                          -                          -                 -            15,000,000         15,000,000

Cadangan Umum                                           28                         -                            -                  595,000,000                (595,000,000)                        -                 -                      -                   -

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                            -                            -                            -             14,233,297,564                          -      14,233,297,564           6,903,535     14,240,201,099
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                        -                            -                            -                (24,000,000)                         -         (24,000,000)                -          (24,000,000)
Jumlah Laba Komprehensif                                                           -                            -                            -             14,209,297,564                          -      14,209,297,564           6,903,535     14,216,201,099

Dividen Tunai                                           36                         -                            -                            -              (8,763,328,914)                        -      (8,763,328,914)                   -    (8,763,328,914)

Saldo pada tanggal 30 Juni 2024                                       146,055,481,900              58,300,853,001                1,000,000,000             23,051,712,641                4,873,155,023   233,281,202,565         327,294,979    233,608,497,544
                                                                                  -                           -                                                       -                                              -                   -                  -




                                                                    Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                                                                                   - 4-
Page 8
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 2023



                                                                                                            Enam Bulan
                                                                                              2024                             2023
                                                                                              (Rp)                             (Rp)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan tunai dari pelanggan                                                             140,037,137,613               122,224,076,544
Pembayaran tunai kepada pemasok dan lainnya                                                 (84,775,637,334)              (70,066,785,368)
Pembayaran kepada karyawan                                                                  (20,056,503,674)              (17,155,325,998)
Kas bersih dihasilkan dari operasi                                                           35,204,996,605                 35,001,965,178
Pembayaran pajak penghasilan                                                                 (2,679,614,910)                (3,233,138,214)
Pembayaran bunga                                                                             (4,272,887,497)                (3,583,032,612)
Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi                                                  28,252,494,198                 28,185,794,352


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Penerimaan bunga                                                                                501,821,645                    367,496,036
Penerimaan piutang pihak berelasi non-usaha                                                  43,583,420,717                    980,649,538
Investasi di entitas asosiasi                                                               (40,500,000,000)                             -
Pembayaran uang muka                                                                         (9,307,318,849)               (12,367,300,672)
Perolehan aset tetap                                                                        (15,888,935,183)               (13,779,702,270)
Penjualan aset tetap                                                                          2,558,096,263                  1,067,000,000

Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi                                              (19,052,915,407)               (23,731,857,368)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan modal di entitas anak oleh kepentingan
   non-pengendali                                                                                15,000,000                              -
Penerimaan pinjaman bank jangka pendek                                                                    -                     39,331,136
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang                                                      (1,233,033,120)                (1,308,766,155)
Pembayaran pinjaman pembelian aset tetap                                                    (10,558,337,359)                (5,735,413,838)
Pembayaran liabilitas sewa                                                                   (2,457,463,626)                (1,641,531,405)

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                              (14,233,834,105)                (8,646,380,262)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                           (5,034,255,314)               (4,192,443,278)


KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                              31,218,235,612                 31,966,211,098

Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                                                       -                     (403,563)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                             26,183,980,298                 27,773,364,257




      Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                     -5-
Page 9
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


 1.    Umum

      a.   Pendirian dan Informasi Umum

           PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 76 tanggal 11
           September 2001 dari Rachmat Santoso, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
           Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-14822
           HT.01.01.TH.2001 tanggal 3 Desember 2001 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
           73 tanggal 10 September 2002, Tambahan No. 10454.

           Perusahaan telah menyesuaikan Anggaran Dasarnya dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan
           Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Bursa Efek Indonesia. Perubahan ini didokumentasikan dalam Akta
           No. 62 tanggal 8 Juli 2015, dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta dan telah
           dicatatkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Penerimaan
           Pemberitahuan No. AHU-0939519.AH.01.02 Tahun 2015 tanggal 23 Juli 2015.

           Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 44
           tanggal 22 September 2021 dari Recky Francky Limpele, S.H., notaris di Jakarta, tentang perubahan pasal
           3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha untuk disesuaikan dengan
           redaksional Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan penyesuaian terhadap ketentuan
           Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan
           Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Perubahan tersebut telah
           disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
           0052303.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 24 September 2021.

           Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama meliputi
           bidang angkutan bus pariwisata. Saat ini Grup bergerak dalam usaha jasa angkutan penumpang, angkutan
           kota dan sewa kendaraan.

           Perusahaan memperoleh izin usaha angkutan wisata dari Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
           berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Angkutan Kendaraan Pariwisata No. 3415/-1.811.32 tanggal 14
           November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.
           128/BUA/I/2004 tanggal 21 Agustus 2004. Perusahaan juga memperoleh izin usaha angkutan sewa dari
           Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Pengusahaan Angkutan
           Sewa No. 3453/-1.811.32 tanggal 19 November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah
           Khusus Ibukota Jakarta No. 3453/IU/WST/Dishub/I/2003 tanggal 2 Januari 2003. Perusahaan juga
           memperoleh izin usaha penyelenggaraan angkutan pariwisata dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
           Kementerian Perhubungan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. 91203018727910004
           tanggal 5 Desember 2022 yang berlaku sampai dengan tanggal 5 Desember 2027.

           Pemilik Manfaat (Ultimate Beneficiary Owner) Perusahaan adalah Satrijanto Tirtawisata.

           Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung dalam kelompok usaha Panorama
           Leisure. Perusahaan memulai usahanya secara komersial pada tahun 2001. Perusahaan berkantor pusat di
           Jalan Tanjung Selor No 17, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, sedangkan kantor operasional Perusahaan di
           Jl. Husein Sastranegara No. 111, Rawa Bokor - Tangerang.

      b.   Penawaran Umum Efek Perusahaan                                                                                a.

           Pada tanggal 22 Mei 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar
           Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) dengan surat No. S.2406/BL/2007 untuk melakukan
           penawaran umum kepada masyarakat atas 128.000.000 saham Perusahaan seharga Rp 245 per saham
           dengan 25.600.000 waran pada harga pelaksanaan sebesar Rp 300 per saham yang dapat dikonversi
           sampai dengan 30 Mei 2012. Pemegang waran dapat menggunakan hak untuk membeli satu saham dalam
           periode 5(lima) tahun sampai dengan 30 Mei 2012. Jika konversi waran tidak dilaksanakan oleh pemegang
           waran, maka waran menjadi kadaluwarsa dan tidak mempunyai nilai. Pada tanggal 31 Mei 2007, seluruh
           saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.




                                                        -6-
Page 10
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


           Pada tanggal 27 Juni 2013, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
           No.S-196/D.04/2013 untuk Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
           kepada Pemegang Saham sebanyak 428.270.270 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham pada
           harga penawaran Rp 175 per saham melekat sebanyak 128.481.081 Waran seri II dimana sebanyak
           98.610.327 waran tidak dikonversi menjadi saham dan telah berakhir pada bulan Juli 2016.

           Pada tanggal 28 Juli 2022, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan dengan
           surat No. S.196/D.04/2013 untuk Penawaran Umum Terbatas II kepada Pemegang Saham dalam rangka
           penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 574.143.554 saham dengan nilai nominal Rp 100
           per saham pada harga penawaran Rp 125 per saham.

           Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh saham Perusahaan atau masing-masing
           sejumlah 1.460.554.819 saham telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.

      c.   Entitas Anak yang Dikonsolidasikan

           Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, entitas anak yang dikonsolidasikan termasuk persentase
           kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                                         Tahun                                               Jumlah Aset
                                                                                         Operasi    Persentase Pemilikan                 (Sebelum Eliminasi)

                        Anak Perusahaan      Domisili            Jenis Usaha            Komersial   2024          2023       Juni 2024                 Desember 2023
                                                                                                                                Rp                          Rp

           PT Kencana Transport (KT)        Yogyakarta         Jasa transportasi          2002       100.00        100.00       9,194,320,173             13,334,978,505

           PT Panorama Primakencana            Bali            Jasa transportasi          1996        99.89         99.89       1,500,546,523              1,219,181,691
            Transindo (PPT)

              PT Rhadana Primakencana          Bali            Jasa transportasi          2005        98.90         98.90                    -                       -
                 Transindo (RPT)
                 dimiliki PPT dengan
                 kepemilikan 99%

           PT Panorama Mitra Sarana (PMS)    Jakarta           Jasa transportasi          2007        98.00         98.00      12,262,455,760             12,246,434,046

           PT Day Trans (DTS)                Jakarta           Jasa transportasi          2008        99.90         99.90     118,923,614,993            103,942,262,784

           PT Canary Transport (CT)          Jakarta           Jasa transportasi          2012         99.80         99.80               300,000                300,000

           PT Weha Jalan Jalan               Jakarta        Jasa perjalanan wisata        2018       100.00         100.00      2,841,538,814              2,635,239,636

           PT Day Trans Express              Jakarta     Jasa transportasi/pengepakan     2024         99.00           -          367,885,205                        -


           Kepentingan nonpengendali di entitas anak dianggap tidak material, sehingga Grup tidak menyajikan
           mengenai pengungkapan yang disyaratkan untuk kepentingan nonpengendali yang material dalam laporan
           keuangan konsolidasian sesuai PSAK No. 67, “Pengungkapan Kepentingan Dalam Entitas Lain”.




                                                                        -7-
Page 11
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


       d.   Karyawan, Komisaris dan Direktur

            Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, berdasarkan Akta No. 62 tanggal 26 Agustus 2021 dari
            Racky Francky Limpele , S.H., notaris di Jakarta, susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut:

            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                                     : Angreta Chandra
            Komisaris Independen                                : Daniel Martinus

            Direksi
            Direktur Utama                                      : Andrianto Putera Tirtawisata
            Direktur                                            : Tiodora Amran Bonardy
                                                                : Romy Firmangustri
                                                                : Edgar Surjadi

            Sebagai Perusahaan publik, Perusahaan telah memiliki Komisaris Independen dan Komite Audit yang
            diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Komite Audit Perusahaan terdiri dari 3 orang anggota, dimana
            Komisaris Independen juga menjadi Ketua Komite Audit.

            Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, susunan komite audit adalah sebagai berikut:

            Ketua                                               : Daniel Martinus
            Anggota                                             : Darmawan Nataatmadja
                                                                : Tommy Tan

            Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Corporate Secretary Perusahaan adalah Edgar Surjadi.
            Perusahaan telah membentuk unit internal audit sejak tanggal 29 Desember 2009. Kepala internal audit pada
            tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Yuly.

            Personal manajemen kunci grup terdiri dari Komisaris dan Direksi.

            Jumlah karyawan Perusahaan (tidak diaudit) pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
            masing adalah 361 karyawan dan 351 karyawan. Jumlah karyawan Grup (tidak diaudit) pada tanggal 30 Juni
            2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah 915 karyawan dan 903 karyawan.


 2.     Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting

      a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
        Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7
        tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

        Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun
        tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
        masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus
        kas konsolidasian.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
        arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang
        berakhir 30 Juni 2024 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
        keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023.

        Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata
        uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.




                                                       -8-
Page 12
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    b. Prinsip Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas yang dikendalikan
        oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:

        • kekuasaan atas investee
        • eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
        • kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.

        Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
        berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban
        entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan
        tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.

        Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan
        transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan
        kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.
        KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
        pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
        entitas induk.

        Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
        Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset bersih entitas anak
        yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.

    c. Penjabaran Mata Uang Asing

        Mata Uang Fungsional dan Pelaporan

        Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan mata uang
        dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
        konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian
        Perusahaan.

        Transaksi dan Saldo

        Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada tanggal
        transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan dari penjabaran
        pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi.

        Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia, yang
        digunakan oleh Grup adalah Rp 16.503 dan Rp 15.731 per US$ 1.

    d. Transaksi Pihak Berelasi

        Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
        berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

        Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.

    e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

        Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar dan
        tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
        1. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal.
        2. untuk diperdagangkan
        3. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
             penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.




                                                          -9-
Page 13
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


         Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

         Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
         1.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal.
         2.   untuk diperdagangkan
         3.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
         4.   tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
              pelaporan.

         Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

    f.   Kas dan Setara Kas

         Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat likuid
         yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak
         tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.

     g. Instrumen Keuangan

         Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait
         klasifikasi dan pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan.

         Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori aset
         keuangan pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         penghasilan komprehensif lain dan liabiltas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Oleh
         karena itu, kebijakan akuntansi terkait dengan instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan dan liabilitas
         keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi tidak diungkapkan.

         Aset Keuangan

         Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah
         pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
         komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
             •  Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
             •  Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

         Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset keuangan Grup terdiri dari aset keuangan pada biaya
         perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

             1.   Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.

                  Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

                   a)   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
                        rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
                   b)   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                        semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                  Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
                  awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
                  métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan
                  dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

                  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mengklasifikasikan kas dan setara kas,
                  piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi dan aset lain-lain (setoran jaminan) dalam
                  kategori ini.




                                                             -10-
Page 14
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


            2.   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

                 Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi berikut
                 terpenuhi:

                 (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan
                     arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
                 (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                     semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                 Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                 komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
                 direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut dihentikan
                 pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

       Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual
       serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen
       keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.

       Instrumen Ekuitas

       Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi
       dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah dikurangkan
       dengan biaya penerbitan langsung.

       Liabilitas Keuangan

       Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang
       diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau
       melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan
       awal.

       Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan dalam hal pinjaman dan utang,
       termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
       perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif
       disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.

       Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

       Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal
       dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan métode suku
       bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup mengklasifikasikan pinjaman bank jangka pendek dan
       panjang, utang usaha, utang lain lain, beban akrual, pinjaman pembelian aset tetap dan utang pihak berelasi
       dalam kategori ini.

        Saling Hapus Instrumen Keuangan

        Aset keuangan dan Liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
        keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
        melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara neto
        atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.




                                                        -11-
Page 15
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


        Penurunan Nilai Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

        Manajemen pertama-tama menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara
        individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang
        jumlahnya tidak signifikan secara individual. Jika manajemen menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai
        penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, baik aset keuangan tersebut signifikan atau
        tidak signifikan, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik
        risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan
        nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk
        dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

        Jika terdapat bukti obyektif bahwa penurunan nilai telah terjadi atas aset dalam kategori pinjaman yang diberikan
        dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo, maka jumlah kerugian tersebut diukur sebagai selisih
        antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak termasuk kerugian kredit di masa
        depan yang belum terjadi) yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset tersebut (yang
        merupakan suku bunga efektif yang dihitung pada saat pengakuan awal). Nilai tercatat aset tersebut langsung
        dikurangi dengan penurunan nilai yang terjadi atau menggunakan akun penyisihan dan jumlah kerugian yang
        terjadi diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.

        Jika, pada tahun berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai bertambah atau berkurang karena suatu peristiwa
        yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui, maka dilakukan penyesuaian atas penyisihan kerugian
        penurunan nilai yang sebelumnya diakui. Pemulihan penurunan nilai selanjutnya diakui dalam laporan laba rugi
        konsolidasi, dengan ketentuan nilai tercatat aset setelah pemulihan penurunan nilai tidak melampaui biaya
        perolehan diamortisasi pada tanggal pemulihan tersebut.

        Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

         (1)   Aset Keuangan
               Aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika:

               a.    Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
               b.    Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga
                     menanggung Liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang
                     diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
                     kesepakatan; atau
               c.    Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah
                     mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara
                     substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan,
                     namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

         (2)   Liabilitas Keuangan
               Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika Liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan atau
               telah kadaluarsa.

     h. Pengukuran Nilai Wajar

         Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
         liabilitas akan terjadi:

          •    di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
          •    jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

         Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.

         Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
         menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
         kepentingan ekonomi terbaiknya.

         Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
         manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan
         menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
         terbaiknya.




                                                          -12-
Page 16
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


          Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
          diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

          Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
          dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

          •    Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
          •    Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
          •    Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               tidak dapat diobservasi.

          Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian,
          maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali
          pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.

     i.   Persediaan

          Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the lower of
          cost and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode rata-rata tertimbang.

     j.   Investasi Pada Entitas Asosiasi

          Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
          menggunakan metode ekuitas.

          Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan posisi keuangan
          konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian Grup atas laba
          rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi. Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi adalah
          sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan pengakuannya
          atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif atau hukum
          atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.

          Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui atas
          investasi Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     k.   Biaya Dibayar Dimuka

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
          lurus.

     l.   Aset Tetap

          Pemilikan Langsung

          Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk
          biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
          Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai,
          jika ada.

          Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
          tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
          lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

          Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
          dibebankan ke laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
          menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
          melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset
          tetap.




                                                         -13-
Page 17
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


          Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap
          sebagai berikut:

                                                                Tahun

          Bangunan dan prasarana                               15 - 20
          Peralatan dan perlengkapan                            2-8
          Kendaraan bermotor operasional (armada)               2-8
          Kendaraan bermotor non-operasional (dinas)            4–8

          Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
          perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.

          Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
          penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut
          diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada
          manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual
          atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan akumulasi
          penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
          pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan
          jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada
          tahun terjadinya penghentian pengakuan.

          Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
          apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

          Aset dalam Pembangunan

          Aset dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi yang dinyatakan pada biaya
          perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun aset tetap yang
          bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai
          dengan tujuannya.

          Aset Tetap dalam Rangka Bangun, Kelola, dan Alih (Build, Operate, and Transfer atau BOT)

          Aset tetap dalam rangka bangun, kelola, dan alih dinyatakan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi
          akumulasi penyusutan dan penurunan nilai aset, jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode
          garis lurus selama periode perjanjian BOT, yaitu 9 - 20 tahun.

     m.   Sewa

          Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa
          yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati
          atau yang telah berubah.

          Sebagai penyewa

          Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu
          kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

          Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup
          harus menilai apakah:

          •    Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
               identifikasian; dan
          •    Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika Grup
               memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset
               digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:




                                                        -14-
Page 18
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


               1.   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
               2.   Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa
                    aset akan digunakan selama periode penggunaan.

          Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang mengandung
          sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
          berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
          nonsewa.

          Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
          biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan
          pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.

          Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal
          yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
          didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
          dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
          menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

          Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
           •  pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
           •  pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
              dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
           •  jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
           •  harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
           •  penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
              awal.

          Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada
          laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo
          liabilitas untuk setiap periode.

          Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
          perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
          hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
          menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat
          aset hak-guna atau akhir masa sewa.

          Sewa jangka-pendek

          Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
          memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
          beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Sebagai pesewa

          Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau
          sewa pembiayaan.

          Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
          mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar.
          Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak
          maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa
          indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.

     n.   Biaya Ditangguhkan

          Biaya yang dibayarkan atas perolehan lisensi untuk mengoperasikan jaringan waralaba sewa kendaraan
          ditangguhkan dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama periode perjanjian.




                                                      -15-
Page 19
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


     o.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika
          terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan nilai aset perlu dilakukan, maka grup membuat estimasi
          jumlah terpulihkan aset tersebut.

          Jika nilai tercatat aset lebih besar dari pada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami
          penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus
          kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
          mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

          Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat
          indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi
          atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan
          aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai
          tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannnya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan,
          seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun sebelumnya.
          Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
          mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama
          sisa umur manfaatnya.

     p.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah
          analisa sebagai berikut:
          1. Identifikasi kontrak pelanggan
          2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
              kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
          3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
              entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.Jika
              imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka grup membuat
              estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya
              barang dan jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan jasa yang akan
              dibayarkan selama periode kontrak.
          4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
              sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
              secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
          5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau
              jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa
              tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

              a.   Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau

              b.   Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
                   pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang
                   sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
                   pelaksanaan.

          Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
          pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika
          jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

          Pendapatan sewa diakui sejalan dengan berlalunya waktu atau selama periode sewa atau penggunaan aset
          yang bersangkutan.

          Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
          menggunakan metode suku bunga efektif.

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).




                                                         -16-
Page 20
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


     q.   Imbalan Kerja

          Imbalan kerja jangka pendek

          Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi
          keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba
          rugi.

          Liabilitas Imbalan kerja jangka panjang

          Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa
          pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun
          yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti
          langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada
          periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya
          liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.

          Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
          Nomor 35 tahun 2021 (PP35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No.11/2020
          mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

          Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
          Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang
          merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya perppu ini, UU No.
          11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

          PP35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja,
          yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.

     r.   Pajak Penghasilan

          Pajak Kini

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
          berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

          Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
          perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
          pelaporan.

          Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Aset pajak
          tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang
          kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat
          dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika
          aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku
          atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

          Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
          dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
          pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas
          perpajakan yang sama.

    s.    Laba per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.




                                                         -17-
Page 21
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


     t.    Segmen Operasi

           Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara berkala
           dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen
           dan penilaian kinerja Grup.

      u.   Provisi

           Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
           lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai
           jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

           Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
           menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
           terkait kewajiban tersebut.

3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan
     konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas
     yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan
     faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
     Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
     asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
     pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

     Pertimbangan
     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup
     yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian:

     a.     Mata Uang Fungsional

            Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
            masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling menentukan harga jual barang dan
            jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan
            harga barang dan jasa entitas dan merupakan mata uang yang mana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.

     b.     Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

            Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
            menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset
            keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang
            diungkapkan dalam Catatan 2.

     c.     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

            Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan Grup menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan
            telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian tersebut, Grup
            mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam
            melakukan penilaian tersebut, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan
            dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk
            informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang
            wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

            Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut
            telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Grup mengukur cadangan
            kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi
            yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk,
            dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan
            kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas
            informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.




                                                         -18-
Page 22
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


           Nilai tercatat pinjaman yang diberikan dan piutang Grup tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
           sebagai berikut:

                                                                            30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                Rp.                    Rp.
           Pinjaman yang diberikan dan piutang
               Kas dan setara kas                                           26,183,980,298          31,218,235,612
               Piutang usaha                                                13,410,249,878          10,944,795,138
               Piutang lain-lain                                               481,767,534             513,099,002
               Piutang pihak berelasi non-usaha                             13,847,866,757          57,431,287,474
               Aset lain-lain (setoran jaminan)                                674,819,281             544,539,052

           Jumlah                                                           54,598,683,748        100,651,956,278


    d.    Aset keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif.

           Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai wajarnya. Akan
           tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi nilai wajar yang tepat. Hal
           tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajar, atau terdapat
           rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar, dimana biaya perolehan yang merupakan estimasi
           terbaik nilai wajar dalam rentang tersebut.

           Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen Grup memutuskan untuk mengukur
           investasi aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang diungkapkan dalam
           Catatan 12 pada biaya perolehan, karena informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajarnya
           dan dampaknya tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

     e.   Komitmen Sewa

           Komitmen Sewa - Grup Sebagai Penyewa

           Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan serta perjanjian sewa tanah. Grup
           menentukan bahwa sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan
           liabilitas sewa. Grup juga menentukan sejumlah sewa, termasuk sewa jangka pendek dan menerapkan
           ketentuan PSAK No. 73, Sewa, mengenai pengecualian sewa jangka pendek.

           Komitmen Sewa Operasi - Grup Sebagai Pesewa

           Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa. Grup menentukan bahwa sewa tersebut adalah sewa
           operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan aset-aset
           tersebut.

     f.    Pajak Penghasilan

           Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat sejumlah
           transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan karena
           interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang
           sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini
           dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

    Estimasi dan Asumsi

    Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal
    pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat
    aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada
    parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai
    perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup.
    Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.




                                                       -19-
Page 23
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    a.   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

         Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
         tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran
         nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
         suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan
         metode penilaian yang berbeda.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 24.

    b.   Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

         Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi sepanjang masa aset tersebut tersedia untuk
         digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama,
         evaluasi teknis internal, dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah
         secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
         pemakaian, using secara teknis atau komersial, serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap
         penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara
         signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
         faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan
         menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.

         Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan pada Catatan 13.

    c.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

         Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu. Penentuan
         nilai wajar aset memerlukan estimasi arus kas yang diharapkan pemakai berkelanjutan dan pelepasan akhir
         aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
         berdampak signifikan pada jumlah nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin
         berdampak material pada hasil operasi Grup.

         Nilai tercatat aset non keuangan tersebut pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
         berikut :

                                                                          30 Juni 2024               31 Desember 2023
                                                                               Rp                           Rp

          Aset tetap                                                      219.944.265.492                 212.695.882.380
          Jumlah                                                          219.944.265.492                 212.695.882.380



    d.   Imbalan Kerja Jangka Panjang

         Penentuan liabilitas dan imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
         aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 34 dan
         mencakup, antara lain, tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi
         Grup diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena itu, secara umum berdampak pada beban
         yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa
         asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil
         aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah
         liabilitas imbalan kerja jangka panjang.

         Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-masing
         sebesar Rp 2.733.660.718 dan Rp 2.630.219.716.




                                                          -20-
Page 24
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


     e.    Aset Pajak Tangguhan

           Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada
           laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena pajak akan
           memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan
           untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya
           dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.


4.   Kas dan Setara Kas

                                                                      30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                           Rp                       Rp
     Kas-Rupiah                                                          119,574,185               163,751,918
     Bank
       Rupiah
          PT Bank Central Asia Tbk                                      5,267,288,840            7,072,826,533
          PT Bank Pan Indonesia Tbk                                       894,822,628            2,110,898,618
          PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                    267,907,420              320,370,869
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    89,138,986              800,409,119
          PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                    66,075,366                        -
          PT Bank Permata Tbk                                              27,328,292               24,828,292
          PT Bank CIMB Niaga Tbk                                           19,706,843               16,921,672
          PT Bank KEB Hana Indonesia                                       14,517,859               13,094,228
          PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                     3,701,338                1,232,587
          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            2,172,500                2,447,500

          Jumlah Bank - Rupiah                                          6,652,660,073           10,363,029,418

          Dolar Amerika Serikat
             PT Bank Central Asia Tbk                                       7,855,223                7,855,223
          Jumlah Bank - Dolar Amerika Serikat                               7,855,223                7,855,223

          Jumlah Bank                                                   6,660,515,296           10,370,884,641

     Deposito berjangka - Rupiah
       PT Bank Capital Indonesia Tbk                                    8,300,000,000            2,300,000,000
       PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        6,310,631,090           11,460,159,327
       PT Bank Victoria International Tbk                               4,793,259,726            6,923,439,726

     Jumlah Deposito Berjangka                                        19,403,890,816            20,683,599,053
     Jumlah                                                           26,183,980,298            31,218,235,612

     Suku bunga per tahun deposito berjangka rupiah                   4,00% - 7,00%           4,00% - 7,00%




                                                        -21-
Page 25
 PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


5.   Piutang Usaha
                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                        Rp                      Rp
     a. Berdasarkan Pelanggan

        Pihak yang berelasi (Catatan 38)                            4,252,159,728             4,316,810,199
        Cadangan kerugian penurunan nilai                            (823,176,737)             (823,176,737)
        Pihak berelasi - bersih                                     3,428,982,991             3,493,633,462

        Pihak ketiga - Pelanggan dalam negeri                      11,938,195,454              9,408,090,243
        Cadangan kerugian penurunan nilai                          (1,956,928,567)            (1,956,928,567)
        Jumlah - Bersih                                             9,981,266,887              7,451,161,676
        Jumlah                                                     13,410,249,878            10,944,795,138

     b. Berdasarkan Umur

        Pihak yang berelasi (Catatan 38)
           Belum jatuh tempo                                          389,137,882                 38,880,000
           Jatuh tempo
              penurunan nilai
               1 - 30 hari                                            515,316,400               183,627,900
              31 - 60 hari                                            412,058,500               293,990,500
              61 - 90 hari                                            475,483,200               600,616,698
              91 - 120 hari                                           328,630,300               603,943,000
              Lebih dari 120 hari                                   2,131,533,446             2,595,752,101
           Jumlah                                                   4,252,159,728             4,316,810,199
           Cadangan kerugian penurunan nilai                         (823,176,737)             (823,176,737)
           Pihak berelasi - bersih                                  3,428,982,991             3,493,633,462


        Pihak ketiga
           Belum jatuh tempo                                        3,829,024,714             3,415,194,536
           Jatuh tempo
               1 - 30 hari                                          3,612,189,405              2,509,374,000
              31 - 60 hari                                          1,369,970,531                895,638,000
              61 - 90 hari                                            660,906,233                428,722,580
              91 - 120 hari                                           198,955,001                133,036,500
              Lebih dari 120 hari                                   2,267,149,570              2,026,124,627
           Jumlah                                                  11,938,195,454              9,408,090,243
           Cadangan kerugian penurunan nilai                       (1,956,928,567)            (1,956,928,567)
           Pihak ketiga - bersih                                    9,981,266,887              7,451,161,676

        Jumlah                                                     13,410,249,878            10,944,795,138



     Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                       Rp                     Rp

     Saldo awal tahun                                             2.780.105.304              2.566.625.113
     Penambahan (catatan 31)                                                -                  213.480.191
     Pemulihan                                                              -                          -
     Penghapusan                                                            -                          -

     Saldo akhir tahun                                            2.780.105.304               2.780.105.304


     Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada tanggal
     30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai
     atas piutang dari pihak ketiga memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang
     tersebut, sedangkan terhadap piutang dari pihak berelasi tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai
     karena manajemen berpendapat bahwa dapat ditagih piutang tersebut.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak
     ketiga.




                                                        -22-
Page 26
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


6.   Piutang Lain-lain

                                                                      30 Juni 2024      31 Desember 2023
                                                                          Rp                   Rp
      Pihak ketiga
         Samsi Nursamsi Hendrawan                                       366,687,900          366,687,900
         Piutang dari karyawan                                          282,191,166          364,642,635
         Lain-lain                                                      199,576,367          148,456,367
      Jumlah                                                            848,455,434          879,786,902
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                (366,687,900)        (366,687,900)
      Jumlah - neto                                                     481,767,534          513,099,002

     Piutang dari karyawan merupakan piutang tanpa bunga dan dibayar melalui pengurangan gaji bulanan.

     Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang tersebut pada
     tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
     penurunan nilai atas piutang memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang
     tersebut.

7.   Persediaan

     Persediaan merupakan persediaan suku cadang kendaraan.

     Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
     tidak melampaui nilai realisasi bersihnya.


8.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                   30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                       Rp                     Rp
      Pajak Penghasilan
        PPh pasal 23                                                366.717.018                          -


      Jumlah - neto                                                 366.717.018                          -



9.   Uang Muka

     Akun ini merupakan pembayaran uang muka yang terdiri dari :


                                                             30 Juni 2024            31 Desember 2023
                                                                  Rp                        Rp

     Perbaikan dan pemeliharaan                                           -               141,543,497
     Lain-lain                                                     75,146,747              49,859,438
     Jumlah                                                        75,146,747             191,402,935




                                                      -23-
Page 27
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


10. Biaya Dibayar Dimuka

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                        Rp                      Rp

      Perizinan                                                      497.339.254                485.615.384
      Asuransi                                                       570.721.964                578.104.748
      Sewa                                                           210.536.604                333.445.802
      Lain-lain                                                      964.543.439                765.922.481
      Jumlah                                                       2.243.141.261              2.163.088.415
      Dikurangi biaya dibayar dimuka
         jangka pendek                                             2.243.141.261              2.077.057.971

      Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                         -              86.030.444


      Biaya dibayar dimuka - perizinan merupakan biaya perolehan izin-izin yang terkait dengan operasi armada di
      Jakarta, Yogyakarta dan Bali yang dibayarkan dimuka untuk periode manfaat ke depan.


11. Piutang Pihak Berelasi

                                                                  30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                       Rp                      Rp
         Aset Lancar - Rupiah
            PT Panorama Investama                                14.073.123.104             15.573.123.104
            PT Panorama Sentrawisata Tbk                                    -               40.300.000.000
         Jumlah                                                  14.073.123.104             55.873.123.104
         Cadangan kerugian penurunan nilai                          225.256.347                 225.256.347
         Jumlah - Bersih                                         13.847.866.757             55.647.866.757

         Aset Tidak Lancar - Rupiah
            PT Panorama Media                                                 -               1.575.000.000
            PT Andalan Selaras Abadi                                          -                 208.420.717
         Jumlah                                                               -               1.783.420.717

      Piutang pihak berelasi non usaha terutama timbul dari beban-beban pihak berelasi yang dibayarkan terlebih
      dahulu oleh Grup dan/atau sebaliknya. Akun ini tidak dikenakan beban bunga dan tanpa jadwal pengembalian
      yang pasti.

      Manajemen melakukan transaksi tersebut antara lain untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan agar
      mendapatkan manfaat dari ketersediaan produk vendor tersebut dan sebagai bagian dari rencana strategis
      Perusahaan untuk menjadikan Perusahaan sebagai grup yang terintegrasi.


12.   Investasi Saham
                                                                   30 Juni 2024              31 Desember 2023
      Investasi pada Entitas Asosiasi-Metode Ekuitas
      PT Andalan Selaras Abadi                                      41,489,711,821                 990,000,000
      PT Dwi Ratna Pertiwi                                                       -                           -
      Jumlah                                                        41,489,711,821                 990,000,000




                                                       -24-
Page 28
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    Investasi pada Entitas Asosiasi – Metode Ekuitas

    PT Andalan Selaras Abadi

    Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 51 tanggal 27 Maret 2024 dari Notaris
    Hendra Justin Fu, S.H., M.Kn. Perusahaan memperoleh saham sebanyak 27.000 lembar saham atau sebesar
    Rp 40.500.000.000 melalui penerbitan seluruh saham baru PT Andalan Selaras Abadi sehingga kepemilikan
    Perusahaan di PT Andalan Selaras Abadi berubah dari 1,94% menjadi 35,89%. Perubahan tersebut telah
    disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0078881
    tanggal 1 April 2024.

    Pada tanggal 30 Juni 2024 bagian atas rugi bersih entitas asosiasi yang diakui oleh Perusahaan sebesar
    Rp 288.179.

    Ikhtisar informasi keuangan entitas asosiasi tanpa disesuaikan dengan proporsi kepemilikan grup adalah sebagai
    berikut:

                                                                     PT Andalan Selaras Abadi
                                                              30 Juni 2024            31 Desember 2023

      Aset
          Aset lancar                                                 727,526                         833,926
          Aset tidak lancar                                   198,693,000,000                 198,693,000,000
      Jumlah                                                  198,693,727,526                 198,693,833,926

      Liabilitas
            Jangka pendek                                                   -                               -
            Jangka panjang                                     38,120,075,218                  78,618,575,718
      Jumlah                                                   38,120,075,218                  78,618,575,718

      Pendapatan                                                            -                                -
      Beban - neto                                                 (1,605,900)                     (42,748,400)
      Rugi bersih                                                  (1,605,900)                     (42,748,400)




    PT Dwi Ratna Pertiwi

    Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 19 tanggal 13 Maret 2024, PT Day trans, entitas anak, telah menjual
    seluruh saham yang dimiliki di PT Dwi Ratna Pertiwi kepada PT Cita Makmur Mandiri seharga Rp 25.000.000.
    Dicatat sebagai keuntungan atas pengalihan saham dalam akun pendapatan (beban) lainnya-bersih.

    Pada tanggal 30 Juni 2023, bagian DTS atas rugi bersih DRP telah melebihi harga perolehan investasi, sehingga
    nilai tercatat investasi pada DRP menjadi nihil. Jika DRP selanjutnya melaporkan laba, maka DTS mulai mengakui
    bagiannya atas laba tersebut hanya setelah bagiannya atas laba tersebut sama dengan bagian atas rugi yang
    belum diakui. Bagian kerugian bersih dari DRP yang belum diakui DTS adalah sebesar Rp 11.231.751 pada
    tanggal 30 Juni 2023.




                                                       -25-
Page 29
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


13.     Aset Tetap

                                                                               Perubahan selama 2024

                                        1 Januari 2024               Penambahan                 Pengurangan                  30 Juni 2024
                                             Rp                         Rp                             Rp                        Rp

      Biaya perolehan:
      Pemilikan langsung
         Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           262,659,715,967             28,030,781,401                  (5,730,189,125)         284,960,308,243
         Bangunan dan prasarana              53,372,121,753                629,000,000                               -           54,001,121,753
         Peralatan dan perlengkapan          46,150,453,989                595,038,598                               -           46,745,492,587
         Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          8,735,936,119                           -                  (126,075,000)            8,609,861,119

         Aset tetap dalam perjanjian

               Bangunan dan Prasarana        24,652,613,544               117,000,000                                 -          24,769,613,544

      Jumlah                                395,570,841,372             29,371,819,999                  (5,856,264,125)         419,086,397,246

      Akumulasi penyusutan:

      Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           124,970,786,656             15,296,064,056                  (3,928,995,422)         136,337,855,290
        Bangunan dan prasarana               15,527,658,222                434,734,512                               -           15,962,392,734
        Peralatan dan perlengkapan           29,254,676,526              2,491,706,628                               -           31,746,383,154
        Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          6,581,513,167                  17,083,697                  (126,075,000)            6,472,521,864
        Aset tetap dalam perjanjian
             Bangunan dan Prasarana           6,540,324,421              2,082,654,291                                -           8,622,978,712
      Jumlah                                182,874,958,992             20,322,243,184                  (4,055,070,422)         199,142,131,754


      Nilai Tercatat                        212,695,882,380                                                                     219,944,265,492




                                                                               Perubahan selama 2023

                                        1 Januari 2023               Penambahan                 Pengurangan                31 Desember 2023
                                             Rp                         Rp                             Rp                        Rp

      Biaya perolehan:
      Pemilikan langsung
         Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           211,381,301,070             70,169,651,741                 (18,891,236,844)         262,659,715,967
         Bangunan dan prasarana              51,966,321,753              1,405,800,000                               -           53,372,121,753
         Peralatan dan perlengkapan          44,667,871,012              1,492,897,977                     (10,315,000)          46,150,453,989
         Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          8,371,898,759               421,440,360                       (57,403,000)          8,735,936,119

         Aset tetap dalam perjanjian

               Bangunan dan Prasarana        14,938,348,044              9,714,265,500                                -          24,652,613,544

      Jumlah                                331,325,740,638             83,204,055,578                 (18,958,954,844)         395,570,841,372

      Akumulasi penyusutan:

      Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           116,159,997,787             25,197,535,558                 (16,386,746,689)         124,970,786,656
        Bangunan dan prasarana               12,979,394,620              2,548,263,602                               -           15,527,658,222
        Peralatan dan perlengkapan           24,311,590,213              4,953,401,313                     (10,315,000)          29,254,676,526
        Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          6,380,293,550               205,004,357                        (3,784,740)          6,581,513,167
        Aset tetap dalam perjanjian
             Bangunan dan Prasarana           5,297,689,226              1,242,635,195                                -           6,540,324,421
      Jumlah                                165,128,965,396             34,146,840,025                 (16,400,846,429)         182,874,958,992


      Nilai Tercatat                        166,196,775,242                                                                     212,695,882,380




                                                              -26-
Page 30
 PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2024               30 Juni 2023
                                                                        Rp                         Rp

     Beban Pokok Pendapatan (catatan 30)                           14,951,626,377             11,360,607,711
     Beban Umum dan Administrasi (catatan 32)                       5,370,616,807              4,428,065,649

     Jumlah                                                        20,322,243,184             15,788,673,360


    Pengurangan pada 30 Juni 2024 dan 2023 yang merupakan penjualan asset tertentu dengan rincian sebagai
    berikut:
                                                                   30 Juni 2024               30 Juni 2023
                                                                        Rp                         Rp

     Harga Jual                                                      2,558,096,263                542,000,000
     Nilai Tercatat                                                  1,801,193,703                  4,465,000

     Keuntungan Penjualan                                              756,902,560                537,535,000


    Bangunan dan prasarana dalam rangka BOT merupakan bangunan dan prasarana pool kendaraan operasional
    dan kantor Perusahaan yang didirikan di atas tanah yang disewa di daerah Jakarta, Bandung, Semarang, dan
    Yogyakarta. Dengan jangka waktu antara 2 sampai dengan 20 tahun, dimulai sejak tahun 2006. Bangunan
    tersebut akan diserahkan pada pemilik tanah pada saat berakhirnya masa sewa. Perjanjian sewa menyewa ini
    dapat diperpanjang dan diperbaharui kembali atas persetujuan kedua belah pihak (Catatan 39).

    Aset tetap milik Grup dengan nilai tercatat sebesar Rp 86.647.792.761 dan Rp 83.731.835.529 masing-masing
    pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 digunakan sebagai jaminan atas utang bank, pinjaman               D
    pembelian aset tetap dan liabilitas sewa pembiayaan.                                                             S
                                                                                                                     e
    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, estimasi nilai wajar aset tetap kendaraan bermotor operasional   s
    adalah sebesar Rp 193.100.065.895 dan Rp 148.314.700.000 (tidak diaudit).                                        e
                                                                                                                     m
    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh kendaraan bermotor telah diasuransikan kepada pihak
    ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 211.610.225.975 dan Rp 145.758.742.975. Manajemen
    berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
    dipertanggungkan.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2024 dan
    31 Desember 2023.


14. Aset Hak Guna


                                                                         2024
                                   01 Januari 2024       Penambahan             Pengurangan        30 Juni 2024
                                         Rp                  Rp                     Rp                  Rp

      Biaya Perolehan
      Sewa Pool dan Counter        10.952.019.588        2.429.161.139                  -         13.381.180.727
         Jumlah                    10.952.019.588        2.429.161.139                  -         13.381.180.727

      Akumulasi Penyusutan
      Sewa Pool dan Counter         4.777.109.806        1.394.200.193                  -          6.171.309.999
        Jumlah                      4.777.109.806        1.394.200.193                  -          6.171.309.999

      Jumlah                        6.174.909.782                                                  7.209.870.728




                                                       -27-
Page 31
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023



                                                                   2023

                                 01 Januari 2023   Penambahan          Pengurangan       31 Desember 2023
                                       Rp              Rp                  Rp                   Rp

     Biaya Perolehan
     Sewa Pool dan Counter        5.560.591.485    5.391.428.103                   -       10.952.019.588
        Jumlah                    5.560.591.485    5.391.428.103                   -       10.952.019.588

     Akumulasi Penyusutan
     Sewa Pool dan Counter        2.615.448.992    2.161.660.814                   -        4.777.109.806
       Jumlah                     2.615.448.992    2.161.660.814                   -        4.777.109.806
     Jumlah                       2.945.142.493                                             6.174.909.782



    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 beban amortisasi masing-masing sebesar Rp 1.394.200.193 dan
    Rp 917.891.229. (Catatan 32).


15. Uang Muka

                                                                     30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                          Rp                   Rp
     Uang Muka Pembelian Aset Tetap                                  31,765,708,461       23,474,631,924
     Jumlah                                                          31,765,708,461       23,474,631,924


16. Aset Lain-lain

                                                                   30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                        Rp                    Rp

    Aset tetap tidak digunakan                                       452.609.375           1.160.356.244

    Lain-lain
        Setoran jaminan                                              674.819.281             544.539.052
        Lainnya                                                      163.625.000             159.225.000
        Saldo akhir                                                  838.444.281             703.764.052
    Jumlah                                                         1.291.053.656           1.864.120.296


17. Pinjaman Bank

                                                                    30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                         Rp                   Rp
     Pinjaman bank jangka panjang
        Perusahaan - Rupiah
           PT Bank Pan Indonesia Tbk                               38,231,850,224         39,464,883,344
        Jumlah                                                     38,231,850,224         39,464,883,344
        Diskonto yang belum diamortisasi                              512,523,337            930,158,599
        Jumlah - bersih                                            38,744,373,561         40,395,041,943
        Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
           dalam waktu satu tahun                                   (4,362,271,026)       (4,508,104,155)
        Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
          lebih dari satu tahun                                    34,382,102,535         35,886,937,788



    P



                                                    -28-
Page 32
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    Pinjaman diterima oleh Perusahaan

    PT Bank QNB Indonesia Tbk (QNB)

    Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan dari QNB adalah sebagai berikut:

    a.   Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) pada tahun 2017 dengan jumlah maksimum Rp 5.000.000.000.
         Suku bunga sebesar 10,50% per tahun dan akan jatuh tempo 23 Oktober 2018 dan telah diperpanjang
         sampai dengan 13 November 2023. Suku bunga atas pinjaman sebesar 10,25% per tahun pada tahun
         2022 dan 10,25%-10,50% per tahun pada tahun 2021.

         Pada tanggal 10 November 2023, Perusahaan telah melunasi pinjaman tersebut.

         Beban bunga pada 30 Juni 2024 sebesar nihil dan Rp 76.915.126 pada 30 Juni 2023.

    b.   Fasilitas Pinjaman Tetap pada tahun 2017 sebesar Rp 20.000.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka
         waktu lima (5) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Oktober 2022 dan telah diperpanjang sampai
         dengan 23 Januari 2024. Pinjaman ini dibayar dengan angsuran bulanan dan dengan suku bunga sebesar
         10,50% per tahun.
         Fasilitas pinjaman digunakan untuk pembelian lima belas (15) unit bus baru.

         Fasilitas Pinjaman Tetap 2 pada tahun 2020 sebesar Rp 11.110.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka
         waktu lima (5) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Juli 2025. Pinjaman ini dibayar dengan
         angsuran bulanan dan dengan suku bunga sebesar 9,25% per tahun.

         Fasilitas pinjaman digunakan untuk pembelian delapan (8) unit bus baru.
         Pada tanggal 28 Juli 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas relaksasi dari QNB terkait kondisi pandemi
         Covid-19 yaitu penangguhan pembayaran pokok pinjaman sampai dengan enam bulan dimulai dari bulan
         April sampai September 2020 ke akhir jatuh tempo sehingga memperpanjang jangka waktu angsuran
         hingga 6 bulan dan juga pengurangan plafond pada Fasilitas Pinjaman Tetap II menjadi Rp 755.272.134.

             Pinjaman dari QNB mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa persetujuan tertulis
             dari QNB, antara lain menjual, menyewakan, memindahkan hak, menghapuskan sebagian atau seluruh
             aset Perusahaan dan/atau pemilik jaminan atau menjaminkan aset milik Perusahaan dan/atau pemilik
             jaminan (kecuali menjual dalam rangka usaha normal), mengubah maksud, tujuan dan/atau kegiatan
             usaha, mengubah fisik dan/atau peruntukan jaminan, mengubah susunan pengurus, penanggung
             dan/atau pemilik jaminan, melakukan investasi atau menjalankan kegiatan usaha yang tidak berhubungan
             dengan kegiatan usaha saat ini, menyatakan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran utang, selama
             Perusahaan tidak melanggar financial covenant, memberi atau menerima pinjaman kepada/dari pihak lain,
             memberi penjaminan dan menjadi penjamin atas utang pihak lain, melakukan merger, melakukan
             restrukturisasi Perusahaan, melakukan likuidasi, mengubah struktur permodalan Perusahaan dan
             membagikan dividen. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai
             berikut:

             •    Perusahaan diharuskan menjaga Debt Service Coverage Ratio minimal 120%.
             •    Perusahaan diharuskan menjaga Gearing Ratio maksimal 300%.

             Pinjaman ini dijamin dengan 1 unit apartemen “The Haven”, Seminyak, Bali dan kendaraan (catatan 13).

         Pada tanggal 10 November 2023 Perusahaan melunasi hutang tersebut.

         Pembayaran pokok pinjaman adalah Rp 961.286.448 pada 30 Juni 2023, dan beban bunga pada
         tanggal 30 Juni 2023 adalah Rp 99.396.659.

    PT Bank Panin Tbk
    Pada tanggal 23 Mei 2018, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman investasi dari PT Bank Pan Indonesia
    Tbk sebagai berikut:

         •       Pinjaman Jangka Panjang – PJP 1
                 Batas kredit sebesar Rp 22.500.000.000, sengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun 2022
                 dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 120 bulan. Pinjaman
                 ini digunakan untuk pembiayaan kembali utang pihak berelasi.




                                                         -29-
Page 33
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


         •   Pinjaman Jangka Panjang – PJP 2
             Batas kredit sebesar Rp 17.500.000.000, dengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun
             2022 dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 96 bulan.
             Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan kembali pembelian unit baru serta renovasi armada Bus
             White Horse.
         •   Pinjaman Jangka Panjang – PJP 3
             Batas kredit sebesar Rp 10.000.000.000, dengan suku bunga 7,00%-8,50% per tahun pada tahun
             2022 dan 8,50%-9,00% per tahun pada tahun 2021 dengan jangka waktu kredit selama 96 bulan,
             dengan grace period selama 24 bulan. Pinjaman ini digunakan untuk pembelian unit bus baru.

     Pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 12.049 m2 atas nama PT Andalan Selaras Abadi, pihak berelasi, di
     Kp. Poncol, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

    Pada tanggal 30 Juni 2021, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-2 dari
    PT Bank Pan Indonesia Tbk terkait kondisi pandemi Covid-19 berupa penundaan pembayaran pokok pinjaman
    sampai dengan bulan Maret 2022 dan pembayaran bunga sebesar 8,50% dengan rincian sebagai berikut:

         •   3,00% dibayar sejak bulan 1 sampai 6, sedangkan 5,00% dibayar sejak bulan 7 sampai ke 12 sejak
             akad restruktur ke-2.
         •   5,50% ditangguhkan sejak bulan ke 1 sampai 6 serta 3,50% di bulan ke 7 sampai 12 akan mulai
             diangsur di bulan ke 13 sejak akad restruktur ke-2.

     Pada tanggal 31 Mei 2022, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-3 dari Panin
     terkait kondisi pandemi Covid-19, dimana diberikan grace period selama 12 bulan sejak akad restruktur (1 Mei
     2022 sampai dengan 1 Mei 2023) dan suku bunga berlaku adalah 7% per tahun, bunga yang ditangguhkan saat
     restruktur 1 dan 2 diangsur selama 24 bulan dengan rincian sebagai berikut:

         •   70% dibayar selama 23 bulan.
         •   30% dibayar pada bulan ke 24 dengan ballon payment sejak Mei 2023 sampai April 2025.

     Pinjaman dari Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari
     Panin, antara lain menerima atau memberikan pinjaman selain yang berhubungan dengan usaha Perusahaan,
     menjadi penjamin atas utang pihak ketiga, dan menarik dana melebihi plafon fasilitas kredit. Perusahaan tidak
     diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu.

     Pembayaran pokok pinjaman adalah sebesar Rp 1.232.025.539 pada 30 Juni 2024 dan Rp 347.479.707 pada
     30 Juni 2023. Sedangkan beban bunga pada 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 1.950.523.616 dan
     Rp 1.679.289.903 pada 30 Juni 2023.

    PT Bank Keb Hana Indonesia

     Pada tanggal 24 Januari 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dari PT Bank Keb
     Hana Indonesia dengan batas kredit sebesar Rp 3.000.000.000, dengan suku bunga 8,50% per tahun dengan
     jangka waktu kredit selama 1 tahun.

     Pinjaman ini dijamin dengan 1 unit apartemen “The Haven”, Seminyak, Bali.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 saldo pinjaman PT Bank KEB Hana Indonesia adalah nihil, sedangkan beban bunga
     pada 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 815.869.

     PT Bank Danamon Indonesia Tbk

     Pada tanggal 6 Juni 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit angsuran berjangka dari
     PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebesar Rp 30.000.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun
     dengan suku bunga sebesar 8,5% per tahun. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan atas pembelian unit
     bus.

     Pada 30 Juni 2024 saldo pinjaman PT Bank Danamon Indonesia Tbk adalah nihil.




                                                       -30-
Page 34
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


      PT Bank Ina Perdana Tbk

      Pada tanggal 28 Juni 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit investasi dari
      PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar Rp 30.000.000.000, fasilitas ini mempunyai jangka waktu 5 tahun yang mana
      digunakan untuk pembelian armada baru serta rekondisi bus dengan grace period selama 6 bulan dengan suku
      bunga sebesar 8,5% per tahun.

      Pada 30 Juni 2024 saldo pinjaman PT Bank Ina Perdana Tbk adalah nihil


18. Utang Usaha

      Merupakan hutang Grup terutama untuk biaya kendaraan dan pembelian suku cadang dan pemeliharaan
      kendaraan. Rincian hutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Juni 2024      31 Desember 2023
                                                                                 Rp                  Rp

       Pihak ketiga - pemasok dalam negeri                                   1,413,866,607       2,004,241,323
       Jumlah                                                                1,413,866,607       2,004,241,323


      Analisa umur utang usaha dihitung dari tanggal faktur adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023       31 Desember 2023
                                                                               Rp                   Rp

       Belum jatuh tempo                                                     881,896,767        1,442,496,783
       Sudah jatuh tempo
         < 30 hari                                                           211,532,100          247,275,500
         31 - 60 hari                                                          4,330,000                    -
         > 60 hari                                                           316,107,740          314,469,040
       Jumlah                                                              1,413,866,607        2,004,241,323


19.   Utang Pajak

                                                                         30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                              Rp                    Rp

      Pajak penghasilan badan                                               983,119,203         1,157,233,246
      Pajak penghasilan
        Pasal 4 (2)                                                          26,680,188            35,037,650
        Pasal 21                                                            108,498,501           185,952,752
        Pasal 23                                                             26,695,311            30,019,947
        Pasal 25                                                                      -           238,460,604
      SKPKB dan Surat Tagihan Pajak                                         184,925,968           325,075,968
      Pajak Pertambahan Nilai                                                12,475,951            22,558,269
      Jumlah                                                              1,342,395,121         1,994,338,436


      Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib     .
      pajak (self-assessment).




                                                         -31-
Page 35
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


20. Beban Akrual

                                                                      30 Juni 2024      31 Desember 2023
                                                                           Rp                  Rp

      Bahan Bakar                                                       343,580,535           255,686,040
      Gaji dan tunjangan karyawan                                       263,594,817           411,974,133
      Jasa profesional                                                  240,003,777           477,239,777
      Bunga                                                             185,239,611           185,239,611
      Listrik, air dan telekomunikasi                                   172,085,714           101,552,140
      Asuransi                                                           62,753,056           299,913,580
      Perbaikan dan pemeliharaan                                         36,469,997           192,848,913
      Izin dan legalitas                                                          -             3,743,100
      Komisi                                                                      -            23,461,432
      Sewa jangka pendek                                                          -            41,744,187
      Lain-lain                                                         137,227,955           436,582,331
      Jumlah                                                          1,440,955,462         2,429,985,244


21.   Pendapatan Diterima Dimuka

      Merupakan uang muka atas jasa transportasi yang diterima dari pelanggan.


22.   Liabilitas Sewa

      Berikut adalah pembayaran sewa minimum masa yang akan datang (future minimum lease payment) berdasarkan
      perjanjian sewa:

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                       Rp                       Rp
        Jatuh tempo:
        2024                                                            613,674,418            1,405,007,162
        2025                                                            512,450,769             203,722,436
        2026                                                            509,397,462             200,669,129
        2027                                                            266,330,744              33,848,780
        Jumlah pembayaran sewa pembiayaan minimum                     1,901,853,394            1,843,247,507
        Dikurangi bunga                                                (113,642,483)             (83,339,083)
        Nilai sekarang pembiayaan sewa minimum                        1,788,210,911            1,759,908,424
        Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 (884,370,012)          (1,585,681,253)

        Bagian jangka panjang                                           903,840,899             174,227,171


        Liabilitas sewa diakui apabila transaksi sewa memenuhi kriteria sewa pembiayaan sesuai dengan ketentuan
        PSAK No. 73.

       Beban bunga liabilitas sewa yang dibebankan pada laba rugi tahun 30 Juni 2024 dan 2023 masing-masing
       sebesar Rp 88.302.487 dan Rp 122.918.595. (Catatan 33).




                                                         -32-
Page 36
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


23.   Pinjaman Pembelian Aset Tetap

                                                                     30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                          Rp                    Rp
       Pihak Ketiga
          PT Sunindo Kookmin Best Finance                            28,886,213,222           27,702,072,174
          PT BCA Finance                                              8,965,384,089            9,353,759,868
          PT Toyota Astra Finance                                     8,843,102,130            5,710,228,539
          PT Astra Sedaya Finance                                     5,134,677,738            6,672,040,184
          PT Mandiri Tunas Finance                                      295,956,146              638,902,572
          PT Maybank Indonesia Finance                                  116,900,989              256,925,832
       Jumlah                                                        52,242,234,314           50,333,929,169

       Dikurangi bagian hutang yang akan jatuh
          tempo dalam waktu satu tahun
          PT Sunindo Kookmin Best Finance                             8,759,297,165            7,600,991,508
         PT BCA Finance                                               6,954,636,486            4,662,886,506
         PT Astra Sedaya Finance                                      2,542,883,895            3,275,912,825
         PT Toyota Astra Finance                                      2,533,254,668            2,297,635,919
         PT Mandiri Tunas Finance                                       295,956,146              638,902,572
         PT Maybank Indonesia Finance                                    94,166,760               92,102,360
       Jumlah                                                        21,180,195,120           18,568,431,690

       Hutang pembelian aset tetap yang akan
         jatuh tempo dalam waktu lebih dari
         satu tahun
          PT Sunindo Kookmin Best Finance                            20,126,916,057           20,101,080,666
          PT Toyota Astra Finance                                     6,309,847,462            3,412,592,620
          PT Astra Sedaya Finance                                     2,591,793,843            3,396,127,359
          PT BCA Finance                                              2,010,747,603            4,690,873,362
          PT Maybank Indonesia Finance                                   22,734,229              164,823,472
       Jumlah                                                        31,062,039,194           31,765,497,479
       Tingkat bunga per tahun                                      2,95% - 13,30%         2,95% - 13,30%

      Utang pembelian aset tetap berjangka waktu 3 - 4 tahun dan dijamin dengan aset tetap yang dibeli melalui
      hutang tersebut.

      Pembayaran pokok pinjaman pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah masing-masing sebesar
      Rp 10.558.337.359 dan Rp 5.735.413.838. Pembayaran bunga masing-masing adalah sebesar
      Rp 2.650.880.787 dan Rp 1.616.104.784 pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023.




                                                     -33-
Page 37
 PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


24.   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

      Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami
      dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan
      keuangan atau likuidasi yang dipaksakan.Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas
      diskonto.

      Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset tertentu dan liabilitas keuangan Grup pada
      tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:


                                                                                                     30 Juni 2024
                                                                                                     Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                         Input signifikan yang
                                                                              Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat tidak dapat di observasi
                                                          Nilai Tercatat          pasar aktif/ (Level 1)    di observasi (Level 2)            (Level 3)
        Aset yang nilai wajarnya disajikan
            Aset tetap - kendaraan bermotor operasional   148,622,452,953                              -                             -      193,100,065,895


        Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
            Utang bank jangka panjang (bagian jangka
            pendek dan bagian jangka panjang)              38,744,373,561                              -            38,231,850,224                           -


            Pinjaman pembelian aset tetap                  52,242,234,314                              -            52,242,234,314                           -




                                                                                                 31 Desember 2023
                                                                                                     Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                         Input signifikan yang
                                                                              Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat tidak dapat di observasi
                                                          Nilai Tercatat          pasar aktif/ (Level 1)    di observasi (Level 2)            (Level 3)
        Aset yang nilai wajarnya disajikan
            Aset tetap - kendaraan bermotor operasional   137,688,929,311                              -                             -      148,314,700,000


        Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
            Utang bank jangka panjang (bagian jangka
            pendek dan bagian jangka panjang)              40,395,041,943                              -            39,464,883,344                           -


            Pinjaman pembelian aset tetap                  50,333,929,169                              -            50,333,929,169                           -




      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan teknik
      penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia
      dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan
      yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam
      hirarki Level 2. Instrumen yang termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar liabilitas Grup dalam hirarki Level
      2 diestimasi berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan suku bunga pasar.

      Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
      tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar aset tetap diestimasi menggunakan metode pasar
      pembanding dengan faktor penyesuaian yang relevan.




                                                                           -34-
Page 38
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


25.   Modal Saham

      Susunan kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Raya Saham Registra,
      Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2024
                                                         Jumlah          Persentase         Jumlah Modal
                Nama Pemegang Saham                      Saham           Kepemilikan           Disetor
                                                                             %                   Rp

       PT Panorama Sentrawisata Tbk                     796.517.000        54,54%            79.651.700.000
       PT Weha Investama                                211.805.686        14,50%            21.180.568.600
       Masyarakat (masing-masing
         kurang dari 5%)                                452.232.133        30,96%            45.223.213.300

       Jumlah                                         1.460.554.819         100%           146.055.481.900



                                                                       31 Desember 2023
                                                         Jumlah          Persentase         Jumlah Modal
                Nama Pemegang Saham                      Saham           Kepemilikan           Disetor
                                                                             %                   Rp

       PT Panorama Sentrawisata Tbk                     798.100.000         54,64%          79.810.000.000
       PT Weha Investama                                211.805.686         14,50%          21.180.568.600
       Masyarakat (masing-masing
         kurang dari 5%)                                450.649.133         30,86%          45.064.913.300

       Jumlah                                         1.460.554.819          100%          146.055.481.900



      Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan No. 82 tanggal 19 Desember 2022 dari Surjadi,
      S.H., M.Kn., M.M., M.H., notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal
      ditempatkan dan disetor Perusahaan hasil dari Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek
      Terlebih Dahulu II sebesar Rp 57.414.355.400 yaitu melalui penerbitan 574.143.554 saham dengan nilai
      nominal Rp 100 per saham. Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan
      Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-
      0496986 tanggal 27 Desember 2022.

      Manajemen Permodalan

      Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio
      modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak
      diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

      Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan
      perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa gearingratio (rasio
      utang terhadap modal), yakni membagi utang neto terhadap jumlah modal. Kebijakan Grup adalah menjaga
      gearing ratio Grup pada kisaran gearing ratio perusahaan lain dalam industri sejenis di Indonesia. Utang
      bersih adalah jumlah utang (termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang di laporan posisi keuangan
      konsolidasian) dikurangi kas dan setara kas. Modal adalah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      perusahaan, yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                      -35-
Page 39
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


      Ratio Utang Neto terhadap modal pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                    30 Juni 2024                31 Desember 2023
                                                                        Rp                                Rp
       Jumlah pinjaman dan utang                                       92,774,818,786                     92,488,879,536
       Dikurangi : kas dan setara kas                                  26,183,980,298                     31,218,235,612
       Utang neto                                                      66,590,838,488                     61,270,643,924


       Jumlah ekuitas                                                 233,608,497,544                228,140,625,359
       Rasio utang neto terhadap modal                                             28.51%                        26.86%


26.   Tambahan Modal Disetor - Bersih

      Akun ini merupakan tambahan modal disetor sehubungan dengan penjualan saham Perusahaan melalui
      penawaran umum perdana kepada masyarakat dan penerbitan saham sehubungan dengan konversi Waran
      Seri I dan Seri II, selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali serta penambahan modal dengan
      memberikan hak memesan efek terlebih dahulu II sebagai berikut:

      Rincian atas selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali adalah sebagai berikut:


                                                                                                      Jumlah
         Emisi saham perdana (Rp 245 per saham)                                                    31.360.000.000
         Dikurangi biaya emisi saham                                                               (2.070.852.386)
         Hasi penawaran umum perdana                                                               29.289.147.614
         Konversi Waran Seri I (Rp 300 per saham)                                                      81.054.000
         Dikurangi nilai nominal (Rp 100 per saham)                                               (12.827.000.000)
         Reklasifikasi selisih nilai transaksi dari restrukturisasi
             transaksi entitas sepengendali                                                        (1.846.153.568)
         Penawaran Umum Terbatas I tahun 2013                                                      32.120.270.250
         Biaya emisi tahun 2013                                                                    (2.136.025.804)
         Kepentingan nonpengendali pada
            entitas anak yang dilepaskan                                                              601.896.425
         Pelaksanaan konversi Warran seri II                                                          365.296.200
         Saldo pada tanggal 31 Desember 2014                                                       45.648.485.117
         Pelaksanaan konversi waran seri II                                                         1.875.000.000
         Saldo pada tanggal 31 Desember 2015                                                       47.523.485.117
         Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                 8.175
         Saldo pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021                                     47.523.493.292
         Penawaran Umum Terbatas II tahun 2022                                                     14.353.588.850
         Biaya emisi tahun 2022                                                                    (3.576.229.141)
         Saldo pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023                                      58.300.853.001




                                                         -36-
Page 40
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


  27. Kepentingan Non Pengendali

       Akun ini merupakan bagian kepemilikan nonpengendali atas aset neto entitas anak dengan rincian sebagai
       berikut:

                                                                                          30 Juni 2024


                                                                                       Selisih nilai transaksi
                                                                                     dengan kepentingan non
                                              Modal saham        Saldo Laba                 pengendali              Laba (rugi)                 Jumlah
                                                  Rp                 Rp                         Rp                     Rp                         Rp

        PT Panorama Mitra Sarana                 310.000.000       (311.557.918)                246.434.560                300.913              245.177.555
        PT Day Tans (DTS)                         43.600.000         18.010.040                   3.613.283              9.261.943               74.485.266
        PT. Daytrans Express                      15.000.000                -                           -               (3.228.474)              11.771.526
        PT Panorama Prima Kencana Transindo        5.000.000        (25.917.713)                 19.801.393                569.153                 (547.168)
        PT Canary Transport                        5.000.000         (8.592.201)                        -                      -                 (3.592.201)
        PT Rhadana Prima Kencana Transindo         3.000.000        (82.908.475)                 79.908.475                    -                        -
        PT Kencana Transport                             -        7.328.637.594              (7.328.637.594)                   -                        -

        Jumlah                                   381.600.000      6.917.671.327              (6.978.879.883)               6.903.535            327.294.979


                                                                                         31 Desember 2023


                                                                                      Selisih nilai
                                                                                   transaksi dengan
                                                                                   kepentingan non
                                               Modal saham      Saldo Laba            pengendali             Laba (rugi)           Deviden          Jumlah
                                                   Rp               Rp                                          Rp                                    Rp

        PT Panorama Mitra Sarana               310.000.000      (312.144.646)          246.434.560              586.728                    -     244.876.642
        PT Day Trans                            43.600.000         6.030.055             3.613.283           12.979.984           (1.000.000)     65.223.322
        PT Panorama Primakencana Transindo       5.000.000       (27.156.232)           19.801.393            1.238.520                    -      (1.116.319)
        PT Canary Transport                      5.000.000        (8.592.201)                     -                   -                    -      (3.592.201)
        PT Rhadana Prima Kencana Transindo       3.000.000       (82.908.475)           79.908.475                    -                    -               -
        PT Kencana Transport                             -     7.328.637.594        (7.328.637.594)                   -                    -               -

        Jumlah                                 366.600.000     6.903.866.095        (6.978.879.883)          14.805.232           (1.000.000)    305.391.444



   28. Cadangan Umum dan Dividen

       Undang-Undang Perseroan Terbatas Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan Maret 1995,
       dan telah diubah dengan Undang-Undang No. 40/2007 yang diterbitkan di bulan Agustus 2007, mewajibkan
       pembentukan cadangan umum dari laba bersih sejumlah minimal 20% dari jumlah modal yang ditempatkan
       dan disetor penuh. Tidak ada batasan waktu untuk membentuk cadangan tersebut.

       Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diaktakan dalam Akta No.183 tanggal 27 Juni
       2024 dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., notaris di Jakarta. Pemegang saham setuju membentuk
       Cadangan umum atas saldo laba sebesar Rp 595.000.000 yang diambil dari saldo laba.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah membentuk cadangan umum sebesar
       Rp 1.000.000.000 dan Rp 405.000.0000.




                                                                 -37-
Page 41
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


   29. Penjualan Bersih

       Rincian pendapatan bersih Grup, seluruhnya dalam mata uang Rupiah, adalah sebagai berikut:

        a.      Berdasarkan jenis produk                                                                        a.

                                                                    30 Juni 2024           30 Juni 2023
                                                                         Rp                     Rp

                Jasa angkutan antar kota                             80,021,022,320         67,794,996,511
                Jasa angkutan penumpang                              57,846,574,893         50,419,062,891
                Lain-lain                                             5,932,739,632          4,927,126,705

                Jumlah                                              143,800,336,845        123,141,186,107



       b.       Berdasarkan sumber pendapatan

                                                                   30 Juni 2024          30 Juni 2023
                                                                        Rp                    Rp
                Pihak Berelasi
                PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (DTN)               2,223,747,197           718,688,000
                PT Panorama JTB Tours Indonesia                        401,246,400           540,020,000
                PT Panorama Evenindo                                    61,305,000           289,020,000
                Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100.000.000)       186,666,402           128,645,000
                Jumlah                                               2,872,964,999         1,676,373,000
                Pihak ketiga                                       140,927,371,846       121,464,813,107
                Jumlah                                             143,800,336,845       123,141,186,107


       Harga dan syarat transaksi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sama
       dengan yang diberikan kepada pihak ketiga.


   30. Beban Pokok Pendapatan

                                                                   30 Juni 2024             30 Juni 2023
                                                                        Rp                       Rp

             Beban kendaraan                                        36,860,662,130          27,639,598,057
             Bahan bakar                                            23,510,250,360          20,790,097,478
             Penyusutan (catatan 13)                                14,951,626,377          11,360,607,711
             Perbaikan dan pemeliharaan                             11,369,294,024           9,513,730,935
             Gaji dan tunjangan karyawan                             2,972,795,927           2,275,111,706
             Asuransi                                                  495,768,404             481,999,927
             Lain-lain                                                 661,710,440             796,871,055
             Jumlah                                                 90,822,107,663          72,858,016,869



       Selama triwulan kedua tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat beban langsung yang merupakan pembelian dari
       pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

       Pada triwulan kedua tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat pembelian dari pemasok tunggal yang jumlahnya
       melebihi 10% dari jumlah pembelian pada tahun-tahun tersebut.




                                                        -38-
Page 42
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


    31. Beban Penjualan

                                                                      30 Juni 2024            30 Juni 2023
                                                                           Rp                      Rp

          Pemasaran dan promosi                                        1.691.674.680             938.604.129
          Gaji dan tunjangan karyawan                                  1.232.632.357           2.398.171.896
          Jumlah                                                       2.924.307.037           3.336.776.025


    32.   Beban Umum dan Administrasi

                                                                      30 Juni 2024           30 Juni 2023
                                                                           Rp                     Rp

          Gaji dan tunjangan karyawan                               15,882,696,075          13,951,761,572
          Penyusutan Aset tetap (catatan 13 dan 14)                  6,764,817,000           5,345,956,878
          Administrasi kantor                                        2,672,919,409           1,493,239,824
          Perbaikan dan pemeliharaan                                 1,233,542,366           1,698,308,027
          Sewa                                                         762,107,558             436,077,355
          Pos dan telekomunikasi                                       694,845,520           1,578,269,921
          Jasa profesional dan Legal                                   314,141,524             126,064,124
          Imbalan kerja jangka panjang - bersih                        272,672,000             346,364,855
          Pajak                                                         70,878,977             327,801,157
          Penyisihan penurunan nilai piutang                                     -             126,440,233
          Lain-lain                                                    197,984,663             511,555,068
          Jumlah                                                    28,866,605,091          25,941,839,014



     33. Beban Bunga

          Terdiri dari beban bunga atas:

                                                                          30 Juni 2024             30 Juni 2023
                                                                               Rp                       Rp

          Pinjaman bank jangka pendek                                           815,869               76,915,126
          Liabilitas jangka panjang:
             Pinjaman bank                                                 1,950,523,616             1,778,686,562
             Pinjaman pembelian aset tetap                                 2,650,880,787             1,616,104,784
             Liabilitas sewa pembiayaan                                       88,302,487               122,918,595
          Jumlah                                                           4,690,522,759             3,594,625,067



      34. Imbalan Kerja Jangka Panjang

           Besarnya imbalan pasca-kerja dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-undang No. 13
           tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan
           imbalan pasca-kerja tersebut.

           Perhitungan aktuaria terakhir atas cadangan imbalan pasti pasca-kerja dilakukan oleh Kantor Konsultan
           Aktuaria Agus Susanto, aktuaris independen, tertanggal 12 Februari 2024.

           Jumlah karyawan Grup yang berhak atas imbalan pasti pasca-kerja tersebut masing-masing sebanyak 227
           karyawan pada 30 Juni 2024 dan 227 karyawan pada 31 Desember 2023.




                                                      -39-
Page 43
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


          Rekonsiliasi jumlah cadangan imbalan pasti pasca-kerja pada neraca konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                             Rp                      Rp

           Saldo awal tahun                                              2,630,219,716            2,338,178,693
           Nilai jasa kini                                                 124,293,018              248,586,036
           Biaya bunga-bersih                                               78,596,849              166,258,422
           Keuntungan (Kerugian) aktuarial yang timbul dari
              perubahan asumsi aktuarial                                    14,166,594              417,768,705
           Pembayaran imbalan                                             (113,615,459)            (540,572,140)
           Cadangan imbalan pasti pasca-kerja                            2,733,660,718            2,630,219,716


         Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan pasti pasca-kerja:

                                                                        30 Juni 2024           30 Juni 2023

         Tingkat diskonto                                              6,60% - 6,70%          6,40% - 6,50%
         Tingkat kenaikan gaji                                             5.00%                  5.00%
         Tingkat kematian                                            Indonesia IV (2019)    Indonesia IV (2019)


   35. Pajak Penghasilan

        Grup untuk periode berjalan tidak melakukan rekonsiliasi antara laba fiskal dengan laba akuntansi.
        Perhitungan taksiran pajak penghasilan didasarkan atas laba akuntansi yang dikenakan tarif pajak
        penghasilan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.


    36. Dividen Tunai

        Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang di dokumentasikan dalam akta No. 183 tanggal
        27 Juni 2024 dari notaris Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., para pemegang saham menyetujui
        untuk membagikan dividen sebesar Rp 6 (enam rupiah) per lembar saham atau sebesar Rp 8.763.328.914.

        Pada 30 Juni 2024, utang atas pembagian dividen yang akan dibayarkan pada tanggal 30 Juli 2024 dicatat
        pada akun hutang lain-lain.


    37. Laba bersih per saham

         Perhitungan laba per saham berdasarkan informasi berikut:


                                                                        30 Juni 2024            30 Juni 2023
                                                                             Rp                      Rp
           Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada
             pemilik perusahaan (dalam Rp)                              14,233,297,564          13,855,368,038

           Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
             untuk perhitungan laba neto per saham dasar                 1,460,554,819           1,460,554,819

           Laba per saham                                                            10                        9




                                                      -40-
Page 44
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


  38. Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi

       Sifat Pihak Berelasi

        a. PT Panorama Sentrawisata Tbk dan PT Weha Investama merupakan pemegang saham mayoritas
           Perusahaan.

        b. Perusahaan yang pemegang sahamnya sama dengan pemegang saham Perusahaan:
              - PT Destinasi Garuda Wisata
              - PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk
              - PT Panorama Evenindo
              - PT Panorama JTB Tours Indonesia
              - PT Andalan Selaras Abadi

        c. Perusahaan yang sebagian pengurus atau manajemennya sama dengan pengurus atau manajemen
           Perusahaan dan Grup :
              - PT Oasis Rhadana Hotel
              - PT Reed Panorama Exhibition
              - PT Emerald Paradise
              - PT Panorama World
              - PT Sobek Bali Utama
              - PT Panorama Investama
              - PT The 101 Jakarta Airport CBC
              - PT Panorama Media
              - PT Chan Brothers Indonesia
              - PT PT Smart Travelindo Perkasa
              - PT Panorama Land Development




                                                   -41-
Page 45
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


       Transaksi dengan Pihak Berelasi

       Rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut :

                                                                                        Persentase terhadap jumlah
                                                                                               Aset/Liabilitas
                                                  30 Juni             31 Desember       30 Juni           31 Desember
                                                   2024                  2023            2024                    2023
                                                    Rp                    Rp               %                      %
          Aset lancar
            Piutang usaha
             PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk    1,829,733,672         2,280,513,339            0.50                    0.65
             Grayline                             928,840,656            933,101,856            0.26                    0.27
             PT Panorama Media                    569,468,300            528,938,300            0.16                    0.15
             PT Panorama Evenindo                 629,780,000            265,395,000            0.17                    0.08
             PT Panorama JTB Tours Indonesia      228,787,100            208,245,100            0.06                    0.06
             PT Oasis Rhadana Hotel                 65,550,000            65,550,000            0.02                    0.02
             Lain-lain (masing-masing
               di bawah Rp 20.000.000)                          -         35,066,604              -                     0.01
            Jumlah                               4,252,159,728         4,316,810,199            1.17                    1.23
            Cadangan Kerugian Penurunan Nilai     (823,176,737)         (823,176,737)          (0.23)                 (0.23)

            Jumlah - Bersih                      3,428,982,991         3,493,633,462            0.95                    0.99


            Piutang dari pihak berelasi
             PT Panorama Investama              14,073,123,104        15,573,123,104            3.88                    4.43
             PT Panorama Sentrawisata Tbk                       -     40,300,000,000                  -               11.45
            Jumlah                              14,073,123,104        55,873,123,104            3.88                  15.88
            Cadangan kerugian penurunan nilai     (225,256,347)         (225,256,347)          (0.06)                 (0.06)
            Jumlah - bersih                     13,847,866,757        55,647,866,757            3.82                  15.82
                                                                                                4.45
          Aset tidak lancar
            Piutang pihak berelasi
             PT Panorama Media                                  -      1,575,000,000                  -                 0.45
             PT Andalan Selaras Abadi                           -        208,420,717                  -                 0.06
             Jumlah                                             -      1,783,420,717                  -                 0.51
                                                                                                0.00




                                                         -42-
Page 46
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


   39. Perjanjian Sewa

       Grup telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dengan pihak ketiga dengan pendirian
       bangunan di atas tanah sewaan tersebut untuk kemudian dialihkan kepada pemilik tanah pada akhir masa
       sewa (Catatan 12) dan Grup juga telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dan bangunan
       dengan pihak ketiga dengan rincian sebagai berikut:

                                      Lokasi tanah dan
           Entitas anak/
                                   bangunan/ Location of                                 Periode perjanjian/Period of agreement
           Subsidiaries
                                     land and buildings

          PPKT                     Bali                        1 Maret 2019 - 28 Februari 2024 (March 1, 2019 - February 28, 2024)
          KT                       Yogyakarta *)               1 Februari 2006 - 1 Februari 2026 (February 1, 2006 - February 1, 2026)
          KT                       Yogyakarta *)               4 Desember 2018 - 4 Juni 2024 (December 4, 2018 - June 4, 2024)
          DTS                      Jakarta *)                  8 Juni 2020 - 7 Juni 2023 (June 8, 2020 - June 7, 2023)
          DTS                      Yogyakarta *)               1 Februari 2019 - 31 Januari 2024 (February 1, 2019 - January 31, 2024)
          DTS                      Bandung *)
                                                               30 November 2022 - 29 November 2025 (November 30, 2022 - November 29, 2025)
          DTS                      Jakarta *)                  24 Maret 2020 - 24 Maret 2025 (March 24, 2020 - March 24, 2025)
          DTS                      Jakarta *)                  1 Agustus 2022 - 31 Juli 2023 (August 1, 2022 - July 31, 2023)
          DTS                      Bandung *)                  16 September 2020 - 16 September 2023 (September 16, 2020 - September 16,
                                                               2023)
          DTS                      Semarang                    15 Oktober 2022 - 14 Oktober 2025 (October 15, 2022 - October 14, 2025)
          DTS                      Semarang *)                 9 Juni 2021 - 9 Juni 2026 (June 9, 2021 - June 9, 2026)
          DTS                      Jakarta                     1 Juli 2021 - 30 Juni 2024 (July 1, 2021 - June 30, 2024)
          DTS                      Yogyakarta *)               1 September 2021 - 31 Agustus 2023 (September 1, 2021 - October 16, 2026)
          DTS                      Bandung *)                  16 Oktober 2021 - 16 Oktober 2026 (October 16, 2021 - October 16, 2026)
          DTS                      Jakarta                     1 Desember 2021 - 1 Desember 2024 (December 1, 2021 - December 1. 2024)
          DTS                      Yogyakarta *)               1 Februari 2024 - 31 Januari 2029 (February 1, 2024 - January 31, 2029)
          DTS                      Surabaya*)                  1 Maret 2024 - 28 Februari 2027 (March 1, 2024 - February 28, 2027)
          DTS                      Jakarta*)                   7 Februari 2024 - 6 Februari 2027 (February 7, 2024 - February 6, 2027)
          DTS                      Semarang *)                 18 Maret 2024 - 17 Maret 2027 (March 18, 2024 - March 17, 2027)
          DTS                      Surabaya*)                  1 April 2024 - 1 April 2026 (April 1, 2024 - April 1, 2026)
          DTS                      Solo*)                      30 Juni 2024 - 30 Juni 2029 (June 30, 2024 - June 30, 2029)

          *) : Perjanjian sewa dengan bangun, kelola dan alih/Lease agreements with build, operat and transfer


       Nilai tercatat aset hak-guna dan liabilitas sewa masing-masing diungkapkan pada Catatan 14 dan 22.




                                                                           -43-
Page 47
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


   40. Segmen Operasi

       Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
       bertanggung jawab atas lokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja
       masing-masing segmen tersebut. Grup memiliki tiga (3) segmen yang dilaporkan meliputi jasa angkutan penumpang,
       jasa angkutan antar kota, dan jasa lainnya.

                                                                                                          30 Juni 2024
                                                       Jasa Angkutan                Jasa Angkutan
                                                        Penumpang                     Antar Kota              Lain-lain            Eliminasi          Konsolidasian
                                                             Rp                          Rp                      Rp                   Rp                  Rp

          Pendapatan Usaha                                69,563,242,975                80,449,006,660         5,504,755,292       (11,716,668,082)    143,800,336,845

          Beban pokok pendapatan                          46,541,656,145                51,120,403,283         4,876,716,317       (11,716,668,082)     90,822,107,663

          Hasil segmen - laba Kotor Segmen                23,021,586,830                29,328,603,377           628,038,975                   -        52,978,229,182

          Laba Usaha                                       8,591,159,403                12,884,765,852           (288,608,201)                 -        21,187,317,054

          Keuntungan atas penjualan
             aset tetap                                        25,820,708                  731,081,852                       -                 -            756,902,560
          Beban bunga dan keuangan lain                    (3,553,427,918)              (1,137,094,841)                      -                 -         (4,690,522,759)
          Pendapatan Bunga                                    486,453,491                   15,351,919                    16,235               -            501,821,645
          Ekuitas pada rugi bersih
             entitas asosiasi                                    (288,179)                         -                      -                    -              (288,179)
          Pendapatan (beban) lain-lain - bersih             1,132,474,714                 (623,957,417)            (7,080,004)                 -           501,437,293
          Laba Sebelum Pajak                                6,682,192,219               11,870,147,365           (295,671,970)                 -        18,256,667,614
          Beban Pajak                                      (1,470,081,928)              (2,611,432,420)            65,047,833                  -        (4,016,466,515)

          Laba Bersih                                      5,212,110,291                 9,258,714,945           (230,624,137)                 -        14,240,201,099

          Pendapatan komprehensif lain                        (24,000,000)                          -                        -                 -            (24,000,000)

          Laba komprehensif                                5,188,110,291                 9,258,714,945           (230,624,137)                 -        14,216,201,099


          Aset Segmen *)                                 226,728,359,880               120,408,614,993        14,063,552,373                   -       361,200,527,246



          Liabilitas Segmen *)                            77,530,447,393                29,968,554,782         1,003,470,238                   -       108,502,472,413


          Pengungkapan Tambahan

             Perolehan barang modal                       18,309,009,634                11,062,810,365                       -                 -        29,371,819,999

             Penyusutan & amortisasi                      14,140,669,882                 7,520,310,610            55,462,885                   -        21,716,443,377

             Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
                     Jawa                                 67,160,947,445                80,449,006,660         5,504,755,292       (11,716,668,082)    141,398,041,315
                     Luar Jawa                             2,402,295,530                           -                     -                     -         2,402,295,530

                     Jumlah                               69,563,242,975                80,449,006,660         5,504,755,292       (11,716,668,082)    143,800,336,845


             Aset segmen
                      Jawa                               225,468,523,007               120,408,614,993        14,063,552,373                   -       359,940,690,373
                      Luar Jawa                            1,259,836,873                           -                     -                     -         1,259,836,873

                        Jumlah                           226,728,359,880               120,408,614,993        14,063,552,373                   -       361,200,527,246


        *) Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas
           pajak tangguhan.




                                                                             -44-
Page 48
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


                                                                                                         30 Juni' 2023
                                                       Jasa Angkutan               Jasa Angkutan
                                                        Penumpang                    Antar Kota               Lain-lain          Eliminasi             Konsolidasian
                                                             Rp                         Rp                       Rp                 Rp                     Rp

          Pendapatan Usaha                                61,202,260,751               67,794,996,511          4,927,126,705     (10,783,197,860)       123,141,186,107

          Beban pokok pendapatan                          37,917,898,542               41,686,095,904          4,037,220,283     (10,783,197,860)        72,858,016,869

          Hasil segmen - laba Kotor Segmen                23,284,362,209               26,108,900,607            889,906,422                 -           50,283,169,238

          Laba Usaha                                       9,848,665,187               11,188,477,868            (32,588,856)                -           21,004,554,199

          Keuntungan atas penjualan
             aset tetap                                              -                            -                      -                   -                      -
          Beban bunga                                     (2,491,901,586)              (1,102,723,481)                   -                   -           (3,594,625,067)
          Pendapatan Bunga                                   350,937,162                   16,462,679                 96,195                 -              367,496,036
          Pendapatan (beban) lain-lain - bersih            7,696,538,069                 (140,915,571)           (24,983,881)     (7,557,977,759)           (27,339,142)
          Laba Sebelum Pajak                              15,404,238,832                9,961,301,495            (57,476,542)     (7,557,977,759)        17,750,086,026
          Beban Pajak                                     (1,696,033,028)              (2,204,380,585)            14,196,343                 -           (3,886,217,270)

          Laba Bersih                                     13,708,205,804                7,756,920,910            (43,280,199)     (7,557,977,759)        13,863,868,756

          Pendapatan komprehensif lain                                 -                           -                       -                 -                         -

          Laba komprehensif                               13,708,205,804                7,756,920,910            (43,280,199)     (7,557,977,759)        13,863,868,756


          Aset Segmen *)                                 344,021,569,921               94,368,223,280         13,767,153,300    (130,602,720,463)       321,554,226,038



          Liabilitas Segmen *)                           118,202,165,628               23,886,930,154            717,131,909     (46,077,338,792)        96,728,888,899


          Pengungkapan Tambahan

             Perolehan barang modal                       20,377,460,206               17,429,052,256              6,750,000                 -           37,813,262,462

             Penyusutan & amortisasi                      11,393,988,378                5,257,538,306             55,037,905                 -           16,706,564,589

             Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
                     Jawa                                 58,923,872,751               67,794,996,511          4,927,126,705     (10,783,197,860)       120,862,798,107
                     Luar Jawa                             2,278,388,000                          -                      -                   -            2,278,388,000

                     Jumlah                               61,202,260,751               67,794,996,511          4,927,126,705     (10,783,197,860)       123,141,186,107


             Aset segmen
                      Jawa                               344,021,569,921               94,368,223,280         13,767,153,300    (130,602,720,463)       321,554,226,038
                      Luar Jawa                                      -                            -                      -                   -                      -

                        Jumlah                           344,021,569,921               94,368,223,280         13,767,153,300    (130,602,720,463)       321,554,226,038


        *) Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas
           pajak tangguhan.



  41. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas Konsolidasian

      Aktivitas Investasi yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:

                                                                                                              30 Juni 2024                       30 Juni 2023
                                                                                                                          Rp                          Rp
      Perolehan aset tetap melalui:
               Pinjaman pembelian aset tetap                                                                   12,466,642,504                       2,657,979,652
               Uang muka pembelian aset tetap                                                                    1,016,242,312                   22,820,976,540
               Transaksi Sewa Guna Usaha                                                                         2,429,161,139                      1,080,532,103
      Dividen yang belum dibayar                                                                                 8,763,328,914                                    -




                                                                            -45-
Page 49
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023


  42. Standar Akuntansi Keuangan Baru

       Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

       Diterapkan pada tahun 2023

       Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi Grup namun
       tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan
       konsilidasian:

        -    Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang
             Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi
             Material.
        -    Amendemen PSAK No. 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
        -    Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi
             Estimasi Akutansi.
        -    Amandemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
             dari Transaksi Tunggal.

      Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

      Amandemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajar untuk tahun buku yang
      diimulai pada atau setelah:

      1 Januari 2024

        -    Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan
        -    Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
             atau Jangka Panjang
        -    Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

      1 Januari 2025

        -    PSAK 74 : “Kontrak Asuransi”
        -    Amendemen PSAK No. 74: “Kontrak Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 –
             Informasi Komparatif


      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang
      mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK
      tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.

      Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah sebagaimana
      diumumkan oleh DSAK-IAI.




                                                             **********




                                                      -46-

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.97 MB
Published30 Jul 2024
Pages49
Characters192,301
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 80 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk. p.2 ×142
linked person Angreta Chandra p.11
linked person Daniel Martinus p.11 ×2
linked person Andrianto Putera Tirtawisata p.11
linked person Tiodora Amran Bonardy p.11
linked person Romy Firmangustri p.11
linked person Edgar Surjadi p.11 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.24 ×10
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.24 ×11
linked org Bank Permata Tbk p.24 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.24 ×2
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.24 ×7
linked org Bank Capital Indonesia Tbk p.24 ×2
linked org Bank Victoria International Tbk p.24 ×2
linked org Panorama Sentrawisata Tbk p.27 ×15
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.32 ×2
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.34 ×8
linked org PT Astra Sedaya Finance p.36 ×5
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.36 ×3
linked org PT Weha Investama p.38 ×6
linked org Destinasi Tirta Nusantara Tbk p.41 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×3
possible person Satrijanto Tirtawisata. p.9
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk p.24 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
possible org Bank Panin Tbk p.32 ×2
possible person Agus Susanto p.42
unresolved org Transportasi Indonesia Tbk p.9
unresolved person Rachmat Santoso p.9
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved person Buntario Tigris Darmawa Ng p.9 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved person Recky Francky Limpele p.9
unresolved org Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9
unresolved org Bapepam p.9 ×2
unresolved org PT Kencana Transport p.10 ×3
unresolved org PT Panorama Primakencana p.10
unresolved org PT Rhadana Primakencana p.10
unresolved org PT Panorama Mitra Sarana p.10 ×3
unresolved org PT Day Trans p.10 ×2
unresolved org PT Canary Transport p.10 ×3
unresolved org PT Weha p.10
unresolved org PT Day Trans Express p.10
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×2
unresolved org PT Panorama Investama p.27 ×3
unresolved org PT Panorama Media p.27 ×4
unresolved org PT Andalan Selaras Abadi p.27 ×9
unresolved org PT Dwi Ratna Pertiwi p.27 ×2
unresolved person Hendra Justin Fu p.28
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.28
unresolved org PT Dwi Ratna Pertiwi Berdasarkan Akta Jual Beli p.28
unresolved org PT Cita Makmur Mandiri p.28
unresolved org PT Sunindo Kookmin Best Finance p.36 ×3
unresolved org PT BCA Finance p.36 ×3
unresolved org PT Toyota Astra Finance p.36 ×3
unresolved org PT Raya Saham Registra p.38
unresolved person Surjadi p.38
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.38
unresolved org PT Day Tans p.40
unresolved org PT. Daytrans Express p.40
unresolved org PT Panorama Prima Kencana Transindo p.40
unresolved org PT Rhadana Prima Kencana Transindo p.40 ×2
unresolved org PT Panorama Primakencana Transindo p.40
unresolved org PT Panorama JTB Tours Indonesia p.41 ×3
unresolved org PT Panorama Evenindo p.41 ×3
unresolved org PT Destinasi Garuda Wisata p.44
unresolved org PT Oasis Rhadana Hotel p.44 ×2
unresolved org PT Reed Panorama Exhibition p.44
unresolved org PT Emerald Paradise p.44
unresolved org PT Panorama World p.44
unresolved org PT Sobek Bali Utama p.44
unresolved org PT Chan Brothers Indonesia p.44
unresolved org PT Smart Travelindo Perkasa p.44
unresolved org PT Panorama Land Development p.44

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-II-WEHA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result