Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 42
Page 1
LAPORAN KEUANGAN
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
Page 2
Page 3
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL LAPORAN ……………...…………..…….……………………………………………………….
i
SURAT PERNYATAAN DIREKSI ……….……..…………..……………….……………………………
ii
DAFTAR ISI ……….……..…………..……………….……………………………………………………….
iii
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
Laporan Posisi Keuangan ……………………. ………………………………………….1-2
Laporan Laba Rugi Komprehensif ………………….. …………………………… 3
Laporan Perubahan Ekuitas ……………………. ………….……...…………………………………
4
Laporan Arus Kas …………….. ……………….……...……………………………………………………
5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI ………………………………………
6 - 41
iii
Page 4
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
CATATAN 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Unaudited Audited
-19,455,514,025
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2.c, 2.d, 4 4,015,733,098 6,441,391,564
Piutang usaha
Pihak ketiga 2.e, 2.t, 5 5,160,593,887 10,778,346,542
Persediaan 2.g, 6 215,051,861,762 214,859,481,814
Uang muka pembelian 7 5,913,551,304 2,098,398,143
Biaya dibayar dimuka 2.h, 8 286,394,121 487,185,937
Jumlah aset lancar 230,428,134,172 234,664,804,000
ASET TIDAK LANCAR
Piutang pihak berelasi 2.f, 2.t, 10.a 44,968,169,089 50,213,342,046
Investasi jangka panjang 25,000,000 25,000,000
Aset pajak tangguhan 2.l, 14.c 2,269,720,576 1,997,354,106
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 2.i, 2.j, 10 957,219,553,641 964,721,974,022
Aset lain-lain 12 12,534,740,494 12,534,740,494
Jumlah aset tidak lancar 1,017,017,183,800 1,029,492,410,668
JUMLAH ASET 1,247,445,317,972 1,264,157,214,668
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
1
Page 5
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASI - lanjutan
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
CATATAN 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Unaudited Audited
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang Usaha
Pihak ketiga 13 19,015,654,989 11,240,696,093
Pihak berelasi 2.f, 2.t, 9.b 682,914,692 -
Utang pajak 2.l, 14.b 4,481,269,558 4,850,619,364
Biaya yang masih harus dibayar 16 4,324,182,594 3,552,788,927
Pendapatan diterima dimuka 15 2,138,918,061 5,161,782,474
Utang jaminan 17 15,784,656,840 14,769,640,374
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank 18 41,550,450,879 57,506,857,575
Sewa pembiayaan 19 224,736,000 112,536,000
Utang jangka pendek lainnya 20 2,660,717,513 3,395,220,998
Jumlah Liabilitas Lancar 90,863,501,126 100,590,141,805
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank 18 398,726,879,546 390,544,636,336
Utang sewa pembiayaan 19 486,368,000 112,536,000
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2.m, 21 2,386,220,302 2,386,220,302
Utang jangka panjang lainnya 22 8,143,611,223 10,910,501,422
Jumlah liabilitas tidak lancar 409,743,079,071 403,953,894,060
EKUITAS
Modal Saham
Modal dasar 2.000.000.000 lembar saham dengan nilai
nominal Rp 500 per lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.119.326.168 lembar
saham 23 559,663,084,000 559,663,084,000
Agio saham 24 25,200,000,000 25,200,000,000
Selisih penilaian aset dan liabilitas 25 304,007,819,311 304,007,819,311
Saldo laba (rugi) 26
Telah ditentukan penggunaanya 8,242,636,363 8,242,636,363
Belum ditentukan penggunaanya (150,274,801,899) (137,500,360,871)
Jumlah ekuitas 746,838,737,775 759,613,178,803
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1,247,445,317,972 1,264,157,214,668
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
2
Page 6
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL TBK
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF (Tidak Diaudit)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
PENDAPATAN USAHA 2.n, 27 61,470,075,097 48,947,508,078
BEBAN POKOK PENJUALAN 2.n, 28 23,848,397,317 18,705,789,126
LABA KOTOR 37,621,677,780 30,241,718,952
BEBAN USAHA 2,n. 19 39,101,315,226 36,819,641,995
LABA USAHA (1,479,637,446) (6,577,923,043)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 2.n, 30 (11,567,170,052) (5,703,520,477)
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK (13,046,807,498) (12,281,443,520)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK 2.l 272,366,470 299,294,388
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN (12,774,441,028) (11,982,149,132)
PENDAPATAN (BIAYA) KOMPREHENSIF LAIN
Keutungan (kerugian) aktuarial atas program imbalan kerja - -
Manfaat (beban) pajak penghasilan terkait - -
Penghasilan (beban) komprehensif lain setelah pajak - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN (12,774,441,028) (11,982,149,132)
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
Pemilik entitas induk (12,774,441,028) (11,982,149,132)
Kepentingan non pengendali - -
Jumlah (12,774,441,028) (11,982,149,132)
(11,471,412,336)
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR -11,41 -10,70
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
3
Page 7
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (Tidak Diaudit)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba (Defisit) Penghasilan (Beban)
Modal Agio Selisih Penilaian Telah ditentukan Belum ditentukan Komprehensif Jumlah Kepentingan Jumlah
Saham Saham Aset dan Liabilitas penggunaanya penggunaanya Lain Non Pengendali Ekuitas
SALDO PER 31 DESEMBER 2022 559,663,084,000 25,200,000,000 304,007,819,311 8,242,636,363 (114,931,826,911) - 782,181,712,763 0 782,181,712,763
Laba(rugi) bersih periode tahun
yang berakhir pada 30 Juni 2023 - (11,982,149,132) (11,982,149,132) - (11,982,149,132)
Pembagian saldo laba:
Dividen - - - - - - -
Cadangan - - - - - - -
SALDO PER 30 JUNI 2023 559,663,084,000 25,200,000,000 304,007,819,311 8,242,636,363 (126,913,976,043) - 770,199,563,631 0 770,199,563,631
SALDO PER 31 DESEMBER 2022 559,663,084,000 25,200,000,000 304,007,819,311 8,242,636,363 (114,931,826,911) - 782,181,712,763 0 782,181,712,763
Pembagian saldo laba:
Dividen - - - - - - -
Cadangan - - - - -
Selisih transaksi atas pelepasan entitas anak - -
Laba tahun berjalan (23,521,829,611) (23,521,829,611) (23,521,829,611)
Penghasilan (beban) komprehensif lain 953,295,651 953,295,651 953,295,651
SALDO PER 31 DESEMBER 2023 559,663,084,000 25,200,000,000 304,007,819,311 8,242,636,363 (137,500,360,871) - 759,613,178,803 - 759,613,178,803
Laba(rugi) bersih periode tahun
yang berakhir pada 30 Juni 2024 - (12,774,441,028) (12,774,441,028) - (12,774,441,028)
Pembagian saldo laba:
Dividen - - - - - - -
Cadangan - - - - - - -
SALDO PER 30 Juni 2024 559,663,084,000 25,200,000,000 304,007,819,311 8,242,636,363 (150,274,801,899) - 746,838,737,775 0 746,838,737,775
-746,838,737,775
-945,397,384,228
-198,558,646,453
23,882,729,659
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
4
Page 8
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL TBK
LAPORAN ARUS KAS (Tidak Diaudit)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023 *compare with Q1 ???
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) - 17,147,260,152
*berdasarkan Q2 13
30 Juni 2024 30 Juni 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 65,079,979,805 44,707,768,230
Pembayaran kas untuk:
Pemasok (26,360,479,508) (29,384,457,420)
Beban gaji dan tunjangan (14,148,687,530) (9,517,030,521)
Kas bersih diperoleh dari operasi 24,570,812,767 5,806,280,289
Penerimaan dari (pembayaran untuk)
Pendapatan bunga 168,376,262 34,316,150
Beban bunga (11,735,546,314) (5,694,607,193)
Beban pajak (369,349,806) 1,284,316,830
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi 12,634,292,909 1,430,306,075
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Uang muka penyertaan Saham - -
Hasil penjualan aset tetap - -
Pembelian aset tetap (10,559,185,339) (4,068,280,163)
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (10,559,185,339) (4,068,280,163)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (Pembayaran) utang bank (8,147,995,486) (3,862,903,527)
Penerimaan (Pembayaran) utang pihak berelasi 3,161,197,450 (2,121,398,248)
Pembayaran utang sewa pembiayaan 486,032,000 (56,268,000)
Pembayaran lainnya - -
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (4,500,766,036) (6,040,569,775)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (2,425,658,466) (8,678,543,862)
PENGARUH PERUBAHAN SELISIH KURS - (43,229,434)
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 6,441,391,564 14,242,085,259
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 4,015,733,098 5,520,311,963
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
5
Page 9
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
1. Umum
* a. Pendirian Perusahaan
Hide
PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (Perusahaan) didirikan pada tanggal 23 Mei 1969 berdasarkan Akta
Notaris No. 36 dari Notaris Raden Soerojo Wongsowidjojo, S.H., yang kemudian dirubah dengan akta No. 26
tanggal 14 April 1970 dari notaris yang sama. Akta pendirian Perusahaan diumumkan dalam Lembaran Berita
Negara Republik Indonesia No. 66 tanggal 18 Agustus 1971, Tambahan No. 369. Anggaran Dasar
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Amrul Partomuan Pohan,
S.H., LLM, No. 21 tanggal 28 Mei 1998 mengenai pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari Rp
1.000 per saham menjadi Rp 500 per saham dan peningkatan modal dasar dari Rp 435.200.000.000 menjadi
Rp 1.000.000.000.000. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-6758.HT.01.04.Th.98 tanggal 17
Juni 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 96 Tambahan No. 6739 tanggal 1
Desember 1998.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Amrul
Partomuan Pohan, S.H., LLM, No. 21 tanggal 28 Mei 1998 mengenai pemecahan nilai nominal saham (stock
split) dari Rp.1.000 (seribu rupiah) per saham menjadi Rp.500 (lima ratus rupiah) per saham dan peningkatan
modal dasar dari Rp.435.200.000.000 (empat ratus tiga puluh lima milyar dua ratus juta rupiah) menjadi
Rp.1.000.000.000.000 (satu triliun rupiah). Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-
6758.HT.01.04.Th.98 tanggal 17 Juni 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 96
Tambahan No. 6739 tanggal 1 Desember 1998.
Anggaran Dasar Perusahaan kembali mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 33 Notaris Yudo
Paripumo, S.H., tanggal 28 Juni 2006 sesuai dengan Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa PT. Hotel Sahid
Jaya International, Tbk., mengenai Persetujuan pengeluaran saham baru tanpa Hak Memesan efek Terlebih
Dahulu dalam rangka restrukturisasi hutang termasuk di dalamnya peningkatan modal ditempatkan dan
disetor yang semula sebesar Rp.326.400.000.000 menjadi sebesar Rp.559.663.048.000. Perubahan Anggaran
Dasar Perusahaan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No.W7-03043 HT.01.04-TH.2007 tanggal 22 Maret 2007.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama bergerak di
bidang industri perhotelan dan jasa akomodasi atau penyewaan ruangan yang berhubungan kegiatan
perhotelan serta melakukan dan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan bidang tersebut baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1974
Kantor pusat Perusahaan berkedudukan di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman No. 86, Jakarta
10220.
6
Page 10
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
1. Umum - lanjutan
* b. Penawaran Umum dan Pencatatan Saham Perusahaan di Bursa Efek
Pada tanggal 5 Mei 1990, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal (Bapepam) dengan Surat No. S-451/PM/1990 untuk melakukan penawaran umum saham Perusahaan
kepada masyarakat sejumlah 11.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Seluruh
saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta (BEJ) tanggal 8 Mei 1990. Pada tanggal 9 Mei 1990,
Perusahaan mendapat persetujuan dari Ketua Bapepam dengan Surat No. S-476/PM/1990 untuk mencatatkan
4.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham yang berasal dan saham para pendiri
secara partial listing di BEJ.
Pada tanggal 23 Nopember 1992, Perusahaan mendapat persetujuan untuk mencatatkan 570.000 lembar
saham yang dimiliki koperasi-koperasi dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham yang telah dicatatkan pada
BEJ berdasarkan surat No. S-407/BEJ.I.1/XI/1992 dan tercatat juga pada Bursa Efek Surabaya (BES)
berdasarkan Surat No.28/EMT/LIST/BES/II/93 tanggal 2 Pebruari 1993.
Pada tanggal 29 Agustus 1993, Perusahaan mencatatkan 9.342.000 lembar saham bonus tersebut di BES
dengan Surat No. 97/PENGLIST/BES/1993.
Pada tahun 1993, Perusahaan telah membagikan 40.800.000 lembar saham bonus dengan nilai nominal Rp
1.000 per saham yang berasal dari kapitalisasi agio saham sejumlah Rp40.800.000.000, dimana setiap
pemegang 5 saham mendapatkan 3 lembar saham bonus. Pembagian saham bonus dilakukan mulai tanggal 18
Agustus 1993 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham
Perusahaan pada tanggal 28 Juli 1993. Pada tanggal 12 Agustus 1993, Perusahaan mendapat persetujuan
untuk mencatatkan 9.342.000 lembar saham yang berasal dari pembagian saham bonus tersebut di BEJ
tanggal 23 Agustus 1993 dengan Surat No. S-111/ BEJ.I.1/VIII/1993.
Pada tanggal 26 September 1997, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
dengan Surat No. S-2256/PM/1997 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu sebesar 217.600.000 lembar saham, dimana setiap pemegang 1 lembar saham berhak
untuk membeli 2 lembar saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada BEJ dan BES pada tanggal 17
Oktober 1997 dengan Surat Persetujuan No. S-2366/BEJ-I.2/1997 tanggal 13 Oktober 1997 dan No.
10/EMT/LIST/ BES/CB/X/97 tanggal 14 Oktober 1997.
Pada tanggal 30 Nopember 2007, Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya telah bergabung menjadi
Bursa Efek Indonesia
7
Page 11
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
1. Umum - lanjutan
* c. Unit Usaha
Perusahaan memiliki beberapa unit usaha berupa hotel, gedung perkantoran dan apartemen. Perusahaan telah
mendapat Ijin Tetap Usaha Hotel untuk Hotel Sahid Jaya International dari Direktur Jenderal Pariwisata
dalam Surat Keputusan No.Kep.44/ITUH/III/Dir/89 tanggal 20 Maret 1989. Hotel Sahid Jaya International
telah ditetapkan sebagai hotel "Bintang 5 (lima) Berlian" sejak tahun 1997 oleh Kanwil Pariwisata DKI
Jakarta.
* d. Modal Dasar Perusahaan
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Perusahaan yang tertuang dalam Akta Notaris No.33 oleh
Notaris Yudo Paripurno, S.H., tanggal 28 Juni 2006 modal dasar Perusahaan sebesar Rp 1.000.000.000.000
yang terdiri dari 2.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar. Modal ditempatkan
dan disetor penuh sebanyak 1.119.326.168 lembar saham atau sebesar Rp 559.663.084.000.
* e. Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan akta pernyataan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Nomor 02
tanggal 2 Nopember 2022 dari Ashoya Ratam, SH, MKn, terdapat perubahan susunan dewan komisaris dan
direksi.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
8
Page 12
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
1. Umum - lanjutan
* e. Dewan Komisaris dan Direksi - lanjutan
2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dr.(HC) Dra. Sarwo Budi Wiryanti S. Hardjoprakoso, C.H.A.
Wakil Komisaris Utama : Hj. Exacty Budiarsi S. Sryantoro, M.B.A.
Komisaris Independen : Muhamad Nurdin, S.E.
Komisaris Independen : Drs. Beny Roelyawan
Dewan Direksi
Direktur Utama : Dr. Ir. H. Hariyadi Budi Santoso Sukamdani, MM.
Direktur : Hengky Roy, SE
Direktur : Dr. Ganesha Bayu Murti, MSc.
2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dr.(HC) Dra. Sarwo Budi Wiryanti S. Hardjoprakoso, C.H.A.
Wakil Komisaris Utama : Hj. Exacty Budiarsi S. Sryantoro, M.B.A.
Komisaris Independen : Muhamad Nurdin, S.E.
Komisaris Independen : Drs. Beny Roelyawan
Dewan Direksi
Direktur Utama : Dr. Ir. H. Hariyadi Budi Santoso Sukamdani, MM.
Direktur : Hengky Roy, SE
Susunan anggota komite audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut :
2024
Ketua : Muhamad Nurdin, S.E.
Anggota : Sutadi Sukarya, S.E., MM.
Anggota : Dewi Narulita Wahyuningrum, SE
2023
Ketua : Muhamad Nurdin, S.E.
Anggota : Sutadi Sukarya, S.E., M.M.
Anggota : Dewi Narulita Wahyuningrum, SE
9
Page 13
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
* a. Pernyataan Ketaatan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dan disajikan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“PSAK”) di Indonesia yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan sesuai dengan
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 Lampiran
Surat Keputusan No. KEP- 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang Pedoman Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
* b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas . Dasar pengukuran dalam enyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar
imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method ) dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah yang merupakan mata uang
fungsional Perusahaan.
* c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan nilai tukar yang berlaku pada
akhir periode diakui sebagai penghasilan atau biaya keuangan dalam laporan laba rugi, kecuali jika diakui
pada ekuitas sebagai lindung nilai arus kas dan termasuk dalam biaya pinjaman yang langsung berkaitan
dengan aset kualifikasian.
Untuk tahun yang berakhir 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
Bank Indonesia masing-masing sebesar Rp. 16.421 dan Rp 15.416 untuk setiap 1 Dolar Amerika Serikat.
* d. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau
kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan pinjaman serta tanpa pembatasan
penggunaan.
Kas dalam pembatasan diklasifikasikan sebagai bukan kas dan dicatat dalam "Aset lain-lain Dana dalam
Pembatasan.
10
Page 14
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
* e. Piutang Usaha dan Cadangan Penurunan Nilai
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak material, setelah
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk pada saat terdapat bukti obyektif bahwa saldo piutang tidak
dapat ditagih. Kerugian penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih.
* f. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan
dalam PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perseroan dan Entitas Anak jika:
1. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perseroan dan Entitas Anak.
2. memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan dan Entitas Anak;
3. merupakan personil manajemen kunci Perseroan dan Entitas Anak atau entitas induk dari Perusahaan;
4. merupakan anggota dari Perseroan dan Entitas Anak yang sama dengan perusahaan (yang artinya entitas
induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait satu sama lain);
5. merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari Perseroan dan Entitas Anak (atau entitas asosiasi
atau ventura bersama dari entitas yang merupakan anggota dari suatu kelompok usaha dimana Perseroan
dan Entitas Anak merupakan anggotanya);
6. bersama-sama dengan Perseroan dan Entitas Anak, merupakan ventura bersama dari suatu pihak ketiga
yang sama;
7. merupakan ventura bersama dari entitas asosiasi Perseroan dan Entitas Anak atau entitas asosiasi dari
ventura Perseroan dan Entitas Anak;
8. merupakan suatu program imbalan pasca kerja yang ditujukan bagi karyawan dari Perseroan dan Entitas
Anak atau entitas yang terkait dengan Perseroan dan Entitas Anak;
9. dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a-c di atas); dan
10. terdapat pengaruh signifikan oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a di atas).
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.
* g. Persediaan
* Persediaan real estat
Persediaan real estat terdiri dari bangunan (secara strata title) yang siap dijual yang dinyatakan berdasarkan
nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga
jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya penjualan.
* Persediaan hotel
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih
dengan menggunakan metode “Masuk Pertama Keluar Pertama” (MPKP).
Penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan dengan mengurangi
nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi bersih persediaan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan
persediaan pada akhir tahun
11
Page 15
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
* h. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
garis lurus.
* i. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika
ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi
kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
dalam laporan laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.
Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah oleh
manajemen, dan jika diperlukan disesuaikan secara prospektif.
Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis sebagai berikut:
Jenis Aktiva Tetap Masa Manfaat
Bangunan dan prasarana 20 tahun
Kendaraan bermotor 4 tahun
Mesin dan peralatan listrik 8 tahun
Perlengkapan dan peralatan 8 tahun
Perabotan operasi hotel 8 tahun
Perusahaan telah menilai kembali aset tetap tertentu pada periode sebelumnya berdasarkan hasil penilaian
yang dilakukan oleh penilai independen dalam rangka kuasi reorganisasi, Nilai aset tertentu yang direvaluasi
pada periode sebelumnya dianggap sebagai biaya perolehan (deemed cost).
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat
terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikaan dikapitalisasi sesuai dengan kriteria
PSAK No. 16 (Revisi 2011) “Aset Tetap”.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset dikredit atau dibebankan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset yang
bersangkutan telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak
disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan.
12
Page 16
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
j. Aset Sewa
Perseroan telah menerapkan PSAK No. 73 "Sewa" sejak tanggal 1 Januari 2020. PSAK No. 73 menerapkan
persyaratan baru atau amandemen sehubungan dengan akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan
perubahan signifikan untuk akuntansi lessee dengan menghapus perbedaan antara sewa operasi dan
pembiayaan, serta mensyaratkan pengakuan aset hak guna dan pengakuan liabilitas sewa pada saat
dimulainya sewa untuk seluruh sewa, kecuali:
• Sewa dengan jangka waktu kurang atau sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli;
• Sewa atas aset dengan nilai rendah.
Perseroan telah menerapkan PSAK No. 73 menggunakan pendekatan retrospektif yang dimodifikasi dengan
mengakui dampak kumulatif dari awal penerapan PSAK No. 73. Dengan demikian, informasi komparatif
yang disajikan untuk tahun 2019 tidak disajikan kembali sebagaimana dilaporkan sebelumnya, pada PSAK
No. 30 dan interpretasi terkait.
Aset sewaan (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara
umur manfaat aset sewaan dan periode masa sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Perusahaan
dan Entitas Anak akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa.
* k. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset tak berwujud ditelaah untuk mengetahui apakah telah
terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai
tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih
antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat
diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai
pakai aset.
* l. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika
pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau
langsung diakui ke ekuitas.
Pajak Kini
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan
pajak pada setiap tanggal pelaporan.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima atau jika Perusahaan
dan Entitas Anak mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah ditetapkan.
Untuk setiap entitas yang dikonsolidasi, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak,
yang masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah neto untuk masing-masing
entitas tersebut.
Sesuai dengan PSAK No. 46 (Revisi 2010), yang mensyaratkan bunga dan denda untuk kekurangan atau
kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada, dicatat sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak -
Kini” dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.
13
Page 17
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal
yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan
tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal laporan posisi keuangan dan nilai tercatat
aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa laba fiskal yang
memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset
direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah
secara substantif telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh
perubahan tarif pajak, diakui sebagai Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan - Tangguhan” dan termasuk dalam
laba atau rugi neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
pada tanggal laporan posisi keuangan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tagguhan yang
disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima atau jika Perusahaan
dan Entitas Anak mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah ditetapkan.
* m. Imbalan Kerja
Perusahaan dan Entitas Anak mengakui liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan berdasarkan
peraturan Perusahaan dan sesuai dengan undang-undang No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003.
Efektif 1 Januari 2012, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2010), “Imbalan
Kerja”, yang mengatur akuntansi dan pengungkapan untuk imbalan kerja, yang meliputi imbalan kerja jangka
pendek (misalnya pembayaran cuti tahunan, pembayaran cuti sakit) dan imbalan kerja jangka panjang
misalnya cutiberimbalan jangka panjang dan imbalan kesehatan pasca-kerja). Perusahaan dan Entitas Anak
telah memilih “10% corridor method” untuk pengakuan keuntungan atau kerugian aktuarial. Perusahaan dan
Entitas Anak juga melakukan pengakuan liabilitas dan beban ketika karyawan telah memberikan ayanan dan
entitas mengkonsumsi manfaat ekonomi yang timbul dari layanan tersebut. Penerapan PSAK revisi ini tidak
memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Perusahaan dan Entitas Anak menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap
yang memenuhi syarat dan memiliki liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai menurut Undang-undang.
14
Page 18
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Iuran pensiun ditanggung oleh Perusahaan dan Entitas Anak dan karyawannya masing-masing sebesar 6%
dan 4% dari gaji pokok karyawan. Penyisihan menurut ndang-undang dihitung dengan membandingkan
imbalan yang akan diterima oleh karyawan pada usia pensiun normal melalui program pensiun dengan
imbalan yang dihitung berdasarkan Undang-undang setelah dikurangi akumulasi iuran karyawan dan hasil
pengembangannya. Jika bagian iuran yang didanai Perusahaan dan Entitas Anak melalui program pensiun
kurang dari imbalan yang diwajibkan menurut Undang-undang, Perusahaan dan Entitas Anak akan
melakukan penyisihan atas kekurangannya.
* n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Perusahaan dan Entitas
Anak dan jumlahnya dapat diukur secara handal tanpa memperhitungkan kapan pembayaran dilakukan.
Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima atau dapat diterima, tidak termasuk diskon,
rabat dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
Pendapatan dari hunian kamar diakui berdasarkan periode terhuninya. Pendapatan dari makanan dan
minuman diakui pada saat pesanan diserahkan. Pendapatan dari ruang serba guna diakui pada saat acara
diselenggarakan. Pendapatan dari jasa hotel lainnya diakui pada saat jasa atau barang diserahkan kepada
pelanggan.
Biaya dan beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
* o. Laba per Saham
Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dengan total rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun yang
bersangkutan.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan membagi total laba tahun berjalan dengan rata-rata
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode pelaporan, yang disesuaikan untuk mengasumsikan
konversi efek berpotensi saham biasa yang sifatnya dilutif.
* p. Dividen
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan
konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham Perseroan.
* q. Biaya Pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan aset
kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Jika tidak, biaya pinjaman diakui
sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman terdiri dari biaya bunga dan biaya keuangan lainnya yang
ditanggung oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan peminjaman dana. Biaya keuangan lainnya termasuk
selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian atas biaya bunga.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar dapat
digunakan sesuai dengan maksudnya, dan pengeluaran untuk aset kualifikasian dan biaya pinjamannya telah
terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansi seluruh aktivitas yang
diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya.
15
Page 19
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK
Kapitalisasi biaya TAHUN
pinjamanYANG
dimulaiBERAKHIR PADAyang
pada saat aktivitas TANGGAL 31 DESEMBER
diperlukan 2023
untuk mempersiapkan aset agar dapat
digunakan sesuai dengan maksudnya,
( Disajikan danRupiah,
dalam pengeluaran untuk
kecuali aset kualifikasian
dinyatakan lain ) dan biaya pinjamannya telah
terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansi seluruh aktivitas yang
diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya.
* r. Penyisihan Penggantian Peralatan Operasi Hotel
Penyisihan penggantian peralatan operasi hotel ditetapkan dengan membebankan 1% sampai 2% pendapatan
kamar, makanan dan minuman pada operasi periode berjalan. Realisasi pembelian dikurangkan pada akun
penyisihan tersebut dan pada akhir periode akun penyisihan dikoreksi untuk mencerminkan beban sebenarnya
selama tahun yang bersangkutan.
* s. Informasi Segmen
Perusahaan menerapkan PSAK No. 5 (Revisi 2009): Segmen Operasi. Standar mengharuskan entitas untuk
mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan
dampak keuangan dari aktivitas bisnis.
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan atau Entitas Anak yang terlibat baik dalam menyediakan
produk dan jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi
tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut.
Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar grup, dieliminasi sebagai bagian dari proses
konsolidasi.
* t. Instrument Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Kebijakan akuntansi yang berlaku sejak 1 Januari 2020. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan
Diamortsasi. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi
1. aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
2. persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari
jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran
pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah
pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya. Pendapatan keuangan
dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar
diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi. Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi
asset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko
kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan
jumlahnya atau tidak sering.
16
Page 20
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVTOCI). Aset
keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan
komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat
perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau
direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL). Aset keuangan yang diukur pada
FVTPL adalah asset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau untuk diukur FVTOCI. Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada
nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
laba rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur
pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL.
Namun demikian, Perusahaan dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas
investasi pada instrument ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading)
untuk diukur pada FVTOCI.
Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain,
kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal.
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam salah satu dari kategori berikut:
1. Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.
2. Liabilitas Keuangan Lainnya
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL
dikelompokan dalam kategori ini dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan Aset dan LiabilitasKeuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan asset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan berakhir atau Perusahaan mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang
berasal dari asset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung
kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak
penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Perusahaan secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan dan
mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang
masih dimiliki dalam pengalihan tersebut.
17
Page 21
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Jika Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Perusahaan mengakui aset
keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Perusahaan secara
substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan,maka Perusahaan tetap
mengakui aset keuangan tersebut.
Reklasifikasi
Perusahaan tidak mereklasifikasi derivatif dari diukur pada nilai wajar melalui laba rugi selama derivatif
tersebut dimiliki atau diterbitkan dan tidak mereklasifikasi setiap instrumen keuangan dari diukur melalui laba
rugi jika pada pengakuan awal instrumen keuangan tersebut ditetapkan oleh Perusahaan sebagai diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi. Perusahaan dapat mereklasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi, jika aset keuangan tidak lagi dimiliki untuk tujuan penjualan atau pembelian kembali aset
keuangan tersebut dalam waktu dekat. Perusahaan tidak mereklasifikasi setiap instrumen keuangan ke diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi setelah pengakuan awal.
Jika, karena perubahan intensi atau kemampuan Perusahaan, instrumen tersebut tidak tepat lagi
diklasifikasikan sebagai investasi dimiliki hingga jatuh tempo, maka investasi tersebut direklasifikasi menjadi
tersedia untuk dijual dan diukur kembali pada nilai wajar. Jika terjadi penjualan atau reklasifikasi atas
investasi dimiliki hingga jatuh tempo dalam jumlah yang lebih dari jumlah yang tidak signifikan, maka sisa
investasi dimiliki hingga jatuh tempo direklasifikasi menjadi tersedia untuk dijual, kecuali penjualan atau
reklasifikasi tersebut dilakukan ketika aset keuangan sudah mendekati jatuh tempo atau tanggal pembelian
kembali, terjadi setelah seluruh jumlah pokok telah diperoleh secara substansial sesuai jadwal pembayaran
atau telah diperoleh pelunasan dipercepat; atau terkait dengan kejadian tertentu yang berada di luar kendali,
tidak berulang, dan tidak dapat diantisipasi secara wajar.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan,maka selisih antara nilai tercatat dan
jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk aset baru yang diperoleh dikurangi dengan liabilitas baru
yang ditanggung; dan (ii) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam
ekuitas, harus diakui pada laporan laba rugi komprehensif.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Nilai wajar
aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan
pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah
input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:
i. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat
diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
iii. Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
18
Page 22
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar yang
dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Perusahaan
menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang
dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hirarki wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir periode pelaporan dimana
perpindahan terjadi.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak mengharuskan manajemen untuk
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi total yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian
mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan
Entitas Anak yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan dan Entitas Anak menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi 2011) dipenuhi.
Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan dan
Entitas Anak seperti diungkapkan pada Catatan 2.u.
Cadangan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha
Perusahaan dan Entitas Anak mengevaluasi individual akun pelanggan jika terdapat informasi bahwa pelanggan
yang bersangkutan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan dan Entitas
Anak mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka
waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan
faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi
jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan dan Entitas Anak. Provisi spesifik ini dievaluasi
kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan untuk piutang
ragu-ragu. Nilai tercatat piutang usaha Perusahaan dan Entitas Anak sebelum penyisihan penurunan nilai pada
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp. 5.349.524.506 dan Rp. 10.967.277.161
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode
berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Perusahaan dan Entitas Anak mendasarkan asumsi dan estimasinya pada parameter yang tersedia pada saat laporan
keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat
perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan dan Entitas Anak. Perubahan tersebut dicerminkan dalam
asumsi terkait pada saat terjadinya.
19
Page 23
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Pensiun dan Imbalan Kerja
Penentuan kewajiban dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan dan Entitas Anak bergantung pada
pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi
tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi yang
ditetapkan Perusahaan dan Entitas Anak langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya. Walaupun
Perusahaan dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dan Entitas Anak dapat
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
Nilai tercatat atas liabilitas diestimasi imbalan kerja Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing sebesar Rp 2.386.220.302 dan Rp 2.386.220.302 Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
22.
Penyusutan Aset Tetap
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur
yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perusahaan dan Entitas Anak menjalankan bisnisnya.
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai
sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan dapat direvisi.
Nilai tercatat neto aset tetap Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
masing-masing sebesar Rp 957.219.553.641 dan Rp 964.721.974.022 Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
Catatan 11.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalamkegiatan usaha normal.
Perusahaan dan Entitas Anak mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang terdapat kemungkinan
bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan
oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.
Cadangan Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan
Cadangan penurunan nilai pasar, jika ada, dari persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia,
termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang akan timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika
terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai tercatat persediaan Perusahaan dan
Entitas Anak sebelum penyisihan atas keusangan dan penurunan nilai pasar pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31
Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 215.051.861.762 dan Rp 214.859.481.814
20
Page 24
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Instrumen Keuangan
Perusahaan dan Entitas Anak mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan
penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan dalam pengukuran nilai wajar ditentukan
menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan
dan Entitas Anak menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas
keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Perusahaan dan Entitas Anak.
Ketidakpastian Kewajiban Pajak
Dalam situasi tertentu, Perusahaan dan Entitas Anak tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak
mereka pada saat ini atau masa depan karena kemungkinan adanya pemeriksaan dari otoritas perpajakan.
Ketidakpastian timbul terkait dengan interprestasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan waktu
dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas
pajak yang tidak pasti, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka
gunakan dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57 (Revisi 2009),
“Provisi Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”. Perusahaan dan Entitas Anak menganalisa semua posisi
pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan liabilitas pajak untuk beban yang belum diakui harus
diakui.
21
Page 25
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
4. Kas dan Setara Kas
Saldo kas dan setara kas dengan rincian sebagai berikut :
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kas 272,599,947 114,534,984
Bank
Bank Pihak Ketiga :
Rupiah : PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 395,303,286 1,548,389,561
PT. BPD Jawa Timur 6,369,482 13,395,600
PT. Bank Syariah Bukopin 40,548,899 -
PT. Maybank Indonesia, Tbk 2,448,895 64,254,284
PT. Bank CIMB Niaga, Tbk 124,616,770 127,138,640
PT. Bank Panin Indonesia, Tbk - -
PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk 223,424,672 637,797,995
PT Bank Pembangunan Daerah Papua 30,636,971 14,659,043
PT. Bank Mega, Tbk 42,223,608 64,205,388
PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk 8,944,004 45,156,388
Standard Chartered Bank - -
PT. Bank Bukopin, Tbk 6,672,735 7,842,501
PT. Bank Nusantara Parahyangan - -
PT. Bank Kalimantan Selatan 94,654,636 116,865,439
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk 1,195,021,173 1,891,190,024
PT. Bank Artha Graha, Tbk - 2,688,895
PT. Bank Central Asia, Tbk 94,647,980 314,935,900
Sub jumlah 2,265,513,111 4,848,519,658
USD : Standard Chartered Bank - -
PT. Bank Jatim - -
PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk - -
PT. Bank Windu Kencana - -
PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk - -
PT. Danamon (ex BNP) 747,620,040 748,336,922
Sub jumlah 747,620,040 748,336,922
Deposito
Bank J-Trust 730,000,000 730,000,000
Jumlah 4,015,733,098 6,441,391,564
(4,015,733,098) (6,441,391,564)
Tidak ada Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya dan dijadikan sebagai jaminan
22
Page 26
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
5. Piutang Usaha - Pihak Ketiga
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Industri perhotelan 5,349,524,506 10,967,277,161
Jasa apartemen - -
Management & Consultant - -
Sub jumlah 5,349,524,506 10,967,277,161
Penyisihan kerugian penurunan nilai (188,930,619) (188,930,619)
Jumlah 5,160,593,887 10,778,346,542
(5,160,593,887) (20,611,330,149)
Pe
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo awal tahun 188,930,619 188,930,619
Penambahan (Koreksi) cadangan - -
Jumlah 188,930,619 188,930,619
Pe
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut :
30 Juni 2024 31 Desember 2023
1 hari Sampai 30 hari 1,165,944,192 2,390,349,477
31 hari sampai 120 hari 2,836,064,492 5,814,330,843
Lebih dari 120 hari 1,347,515,822 2,762,596,841
Sub jumlah 5,349,524,506 10,967,277,161
Penyisihan kerugian penurunan nilai (188,930,619) (188,930,619)
Jumlah 5,160,593,887 10,778,346,542
(5,160,593,887) (10,778,346,542)
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas
Anak menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang
masing-masing pelanggan pada akhir tahun. Penurunan nilai tersebut tidak diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
Manajamen Perusahaan dan anak perusahaan berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas
piutang usaha pihak ketiga adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya
piutang usaha dikemudian hari.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
pihak ketiga.
23
Page 27
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
6. Persediaan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Persediaan real estat 212,341,400,018 212,341,400,018
Makanan 1,211,992,964 1,185,291,332
Minuman 196,446,515 156,504,028
Perlengkapan 1,302,022,265 1,176,286,436
Jumlah 215,051,861,762 214,859,481,814
5. Persediaan - lanjutan
Persediaan real estat terdiri dari bangunan (secara strata title) yang siap dijual yang dinyatakan berdasarkan nilai
terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of cost and net realizable value). Nilai realisasi
bersih merupakan estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian
dan estimasi biaya penjualan.
Persediaan real estat terdiri dari bangunan (secara strata title) yang siap dijual tersebut telah diasuransikan terhadap
risiko kebakaran dan gempa bumi. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik dan perputaran persediaan pada akhir tahun, manajemen
Perusahaan berpendapat bahwa tidak ada persediaan usang, dan oleh karena itu tidak dibentuk penyisihan
persediaan usang pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
Tidak ada persediaan yang digunakan sebagai jaminan.
7. Uang Muka Pembelian
Akun ini merupakan uang muka pembelian kepada pihak ketiga. Saldo uang muka pembelian untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp.5.913.551.304 dan
Rp.2.098.398.143
8. Biaya Dibayar Dimuka
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Asuransi 69,233,971 306,991,287
Asuransi Kesehatan 10,789,918 -
Iklan & Promosi - 1,400,000
Lain-lain 206,370,231 178,794,650
Jumlah 286,394,121 487,185,937
(286,394,121) (487,185,937)
9. Transaksi Kepada Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya sehari-hari, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang meliputi
transaksi pinjam-meminjam uang, serta pembayaran terlebih dahulu beban-beban usaha. Pinjaman yang diberikan
kepada atau yang diterima dari pihak berelasi tidak dikenakan bunga, dan tidak ditentukan batas waktu
pembayaran, batas maksimum dan tidak ada perjanjian mengikat.
24
Page 28
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo piutang dan hutang yang timbul dari transaksi tersebut rinciannya sebagai berikut:
* a. Piutang kepada pihak berelasi
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT. Sahid Memorial Hospital - -
PT. Sahid Inti Dinamika 27,690,594,101 27,690,594,101
PT. Sadetex 2,367,587,635 2,367,587,635
Sahid Visantara Tourindo 3,024,879,275 3,024,879,275
PT. Sahid 8,865,455,146 14,110,628,103
PT. Tema Baru 1,928,223,871 1,928,223,871
PT. Satrya Bima Sakti 4,716,178,411 4,716,178,411
Sahid Group 1,295,511,767 1,295,511,767
Yayasan Sahid Jaya 1,271,992,139 1,271,992,139
PT. International Hotel Manado 311,478,123 311,478,123
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp.100.000.000) - -
Sub jumlah 51,471,900,468 56,717,073,425
Penyisihan kerugian penurunan nilai (6,503,731,379) (6,503,731,379)
Jumlah 44,968,169,089 50,213,342,046
(44,968,169,089)
Akun piutang dengan pihak berelasi merupakan transaksi pinjaman modal kerja dan pembebanan biaya
dengan pihak-pihak yang berelasi. Transaksi tersebut dilakukan tanpa pembebanan bunga dan jaminan, serta
tidak ditentukan jatuh temponya.
Atas transaksi tersebut, tidak terdapat transaksi dengan pihak berelasi yang mengandung benturan
kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.E.1.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 , Perusahaan dan Entitas
Anak menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang
masing-masing pelanggan pada akhir tahun.
Manajemen berkeyakinan seluruh piutang dengan pihak berelasi akan tertagih mengingat saat ini pihak
berelasi sedang mengembangkan proyek proyek baru seperti Sahid Jogja Lifestyle, sehingga atas hasil
penjualan proyek tersebut akan digunakan untuk membayar piutang tersebut.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
pihak ketiga.
25
Page 29
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
* b. Utang Usaha
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT. Satrya Bima Sakti - -
Sahid Apartemen / Unit Strata Title - -
Personell Dept. (Dana Kesejahteraan Karyawan) - -
PT. Sahid Torajan Int 500,000,000 -
PT. Kusuma Sahid - -
PT. SSMH - -
PT. Koba Pangestu -
PT Sahid International Hotel Management & Consultant - -
Lain-lain 182,914,692 -
Jumlah 682,914,692 -
-
Sifat hubungan Perusahaan dengan perusahaan perusahaan tersebut di atas adalah bahwa perusahaan-perusahaan
tersebut mempunyai sebagian pemegang saham, komisaris dan/atau direksi yang sama dengan Perusahaan.
26
Page 30
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
10. Aset Tetap
Rincian aset tetap, akumulasi penyusutan dan nilai buku adalah sebagai berikut :
30 Juni 2024
Jenis Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga perolehan :
Tanah 715,551,566,250 - - 715,551,566,250
Bangunan & prasarana 825,762,696,002 7,497,274,811 - 833,259,970,813
Mesin dan listrik 71,105,986,400 375,921,783 71,481,908,183
Perlengkapan 44,796,316,984 1,608,736,637 46,405,053,621
Perabot operasional 30,578,371,914 735,965,616 31,314,337,530
Kendaraan 9,466,961,433 341,286,492 9,808,247,925
Sub jumlah 1,697,261,898,983 10,559,185,339 - 1,707,821,084,322
Dalam penyelesaian - - - -
Jumlah 1,697,261,898,983 10,559,185,339 - 1,707,821,084,322
Jenis Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Akumulasi penyusutan :
Bangunan & prasarana 587,893,699,247 15,004,355,968 602,898,055,215
Mesin dan listrik 65,566,734,484 324,681,628 65,891,416,112
Perlengkapan 41,327,964,912 1,255,232,515 42,583,197,427
Perabot operasional 29,269,423,380 1,349,308,836 30,618,732,216
Kendaraan 8,482,102,938 128,026,773 8,610,129,711
Sub jumlah 732,539,924,961 18,061,605,720 - 750,601,530,681
Jumlah 732,539,924,961 18,061,605,720 - 750,601,530,681
Nilai Buku 964,721,974,022 957,219,553,641
(957,219,553,641)
27
Page 31
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
31 Desember 2023
Jenis Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga perolehan :
Tanah 715,551,566,250 - 715,551,566,250
Bangunan & prasarana 817,281,946,965 8,480,749,037 825,762,696,002
Mesin dan listrik 66,779,504,934 4,326,481,466 71,105,986,400
Perlengkapan 42,612,005,583 2,184,311,401 - 44,796,316,984
Perabot operasional 30,029,224,122 549,147,792 - 30,578,371,914
Kendaraan 9,466,961,433 - - 9,466,961,433
Sub jumlah 1,681,721,209,287 15,540,689,696 - 1,697,261,898,983
Dalam penyelesaian - -
Jumlah 1,681,721,209,287 15,540,689,696 - 1,697,261,898,983
Akumulasi penyusutan :
Bangunan & prasarana 553,676,716,763 34,216,982,484 - 587,893,699,247
Mesin dan listrik 63,462,273,835 2,104,460,649 - 65,566,734,484
Perlengkapan 41,230,726,091 97,238,821 - 41,327,964,912
Perabot operasional 28,195,691,544 1,073,731,836 - 29,269,423,380
Kendaraan 7,896,030,636 586,072,302 - 8,482,102,938
Sub jumlah 694,461,438,869 38,078,486,092 - 732,539,924,961
Jumlah 694,461,438,869 38,078,486,092 - 732,539,924,961
Nilai Buku 987,259,770,418 964,721,974,022
(964,721,974,022)
Pada tanggal 15 Juli 2011 Perusahaan telah melakukan penilaian properti yang dilaksanakan oleh KJPP Amin
Nirwan Alfiantori & Rekan, Penilai Independen dalam laporannya tertanggal 10 Agustus 2011 No.457-
1.7.1.1.4.11.08.11 dan No.457-2.7.1.1.4.11.08.11.
Aset tetap kecuali tanah yang diperoleh sampai dengan 15 Nopember 1978 dinilai kembali pada tanggal 1 Januari
1979 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 109/KMK.04/1979 tanggal 27
Maret 1979. Biaya perolehan aset tetap yang berkaitan dengan perubahan nilai tukar Rupiah disesuaikan nilainya
sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 45 tanggal 2 Oktober 1986, kecuali tanah yang diperoleh sampai dengan
12 September 1986 dan masih dimiliki dan digunakan pada tanggal 1 Januari 1987.
Aset tetap berupa 6 (enam) bidang tanah dengan SHGB No.283, 387,176, 286 dan 288 seluas 22.680 M2, yang
berlokasi di Kelurahan Tanah Abang, Kecamatan Karet Tengsin atas nama PT Hotel Sahid Jaya International Tbk
digunakan sebagai jaminan pinjaman di PT Bank BPD Papua dan Bank Kalsel (lihat Catatan 20).
28
Page 32
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp. 18.470.997.814 dan
Rp.38.136.992.826.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023
sebagaimana dimaksud dalam PSAK No. 48.
Aset tetap Perusahaan, selain tanah, telah diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan gempa bumi
dengan nilai pertanggungan untuk tahun - tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp.511.000.000.000. Manajemen perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi telah cukup untuk
menutupi kerugian yang timbul atas risiko tersebut.
Rincian Aset dalam penyelesaian dapat dirinci sebagai berikut :
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Proyek Renovasi - -
Jumlah - -
11. Penyertaan Saham
Perseroan memiliki penyertaan saham pada PT. Sahid International Hotel Management & Consultant senilai
Rp.25.000.000 atau sebesar 5% dari keseluruhan saham disetor.
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan melakukan pelepasan sebagian kepemilikan atas saham PT Sahid
International Hotel Management & Consultant berdasarkan akta notaris No.11 tanggal 30 Desember 2021 Yenny
Lestari Wilamarta, SH., M.Kn, Notaris di Kota Bekasi, yang mana telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan bukti Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar PT Sahid
International Hotel Management & Consultant No.AHU-0014877.AH.01.02 Tahun 2022 dan telah terdaftar dalam
Daftar Perseroan No.AHU-0041342.AH.01.11 Tahun 2022 tanggal 1 Maret 2022.
12. Aset Lain-lain
Akun ini terdiri atas piutang kepada berelasi dan pinjaman pegawai kepada Perusahaan yang berjangka waktu lebih
dari satu tahun. Saldo aset lain-lain untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
2023 masing-masing sebesar Rp. 12.534.740.494 dan Rp 12.534.740.494.
13. Utang Usaha
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Trio Karya 189,620,603 111,072,750
UD Berkah 272,532,877 159,639,700
The Sultan Hotel 1,631,700,000 207,200,000
Hapsari Sekar Mandiri 758,196,118 444,123,300
CV Sinar Pisces 391,493,600 229,322,500
UD Mekar 581,384,240 340,553,428
Hindustan 2,210,247,094 1,915,571,319
29
Page 33
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Hotel Bidakara -
CV Mutiara Boga 346,308,950 202,855,000
UD Henny Jaya Supplier 400,544,443 234,624,150
Pangan Lestari 345,779,999 202,545,160
Hash 17,068,914 9,998,340
DPLK Jiwa Sraya 366,963,944 366,963,944
Cimaco Sukses Makmur 226,678,631 132,779,975
Respati 172,544,160 101,070,000
Javalava 323,151,123 189,290,000
Advance Purchase 284,595,848 166,705,743
Lumen Tehnologi Indonesia 340,219,764 199,288,180
Johanes Carpet 357,000 357,000
Fiber Networks Indonesia 78,530,042 46,000,000
Indofresh Hasil Laut 60,724,755 35,570,320
Cianjur Arta Makmur 231,326,338 135,502,430
Sukanda Jaya 420,886,676 246,539,879
Hotel Kartika Candra - 10,000,000
Kurnia Seafood - 108,934,000
Ksatria Rajawali Perkasa 253,147,958 463,147,958
Artotel Mangkuluhur -
Go Fresh Sejahtera -
Aryaduta Suites 196,650,000 380,000,000
Puskomas Niaga Utama 101,295,560 59,335,200
Artha Rizky Ageng 233,174,201 136,584,840
Renjana Groceries 232,312,351 136,080,000
Tri Tunggal Adyabuana -
Imas Maesaroh 414,938,061 243,055,400
Indobeef Indonesia 61,488,852 36,017,900
Redson Elevator Indonesia 444,502,452 260,373,129
Lain-lain (masing-masing dibawah 200 juta) 6,367,069,932 3,729,594,548
Jumlah 17,955,434,484 11,240,696,093
(19,015,654,989)
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut :
30 Juni 2024 31 Desember 2023
1 hari Sampai 30 hari 12,146,438,160 7,180,106,078
31 hari sampai 120 hari 2,085,116,126 1,232,571,621
Lebih dari 120 hari 4,784,100,703 2,828,018,394
Jumlah 19,015,654,989 11,240,696,093
(19,015,654,989)
14. Perpajakan
* a. Pajak Dibayar Dimuka
Akun ini merupakan pajak dibayar dimuka atas Pajak Penghasilan Pasal 25 per 30 Juni 2024 dan 31
Desember 2023 sebesar Rp. - dan Rp. -.
30
Page 34
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
* b. Utang Pajak
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pajak Hotel (PB I) 1,521,573,098 2,341,417,085
Pajak Penghasilan :
Pasal 21 552,246,869 -
Pasal 23 - -
Pasal 26 - -
Pasal 29 102,587,510 102,587,510
Pasal 4 (2) - 1,428,294
Pajak Pertambahan Nilai 456,551,069 556,875,463
Pajak Bumi dan Bangunan 1,848,311,012 1,848,311,012
Jumlah 4,481,269,558 4,850,619,364
(4,481,269,558) (4,850,619,364)
* c. Manfaat (beban) pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp.2.269.720.576 dan
Rp.1.997.354.106.
* d. Administrasi dan Perubahan Peraturan Perpajakan
Berdasarkan peraturan perpajakan di Indonesia, Perusahaan melaporkan Pajaknya berdasarkan sistem self-
assessment .
Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima)
tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
15. Biaya Yang Masih Harus Dibayar
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Listrik, telepon dan air 3,547,892,845 2,315,757,315
Asuransi - 40,941,671
Biaya pegawai 776,289,748 776,177,449
Iklan - -
Cadangan china & glassware - -
Lain-lain - 419,912,492
Jumlah 4,324,182,594 3,552,788,927
(4,324,182,594) (3,552,788,927)
16. Pendapatan Diterima Dimuka
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Sewa Tenant 1,433,515,338 5,161,782,474
Sewa Food Court - -
Sewa Kantor 705,402,723 -
Lain-lain - -
Jumlah 2,138,918,061 5,161,782,474
(2,138,918,061) (5,161,782,474)
31
Page 35
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
17. Utang Jaminan
Akun ini merupakan uang jaminan atas sewa, telepon dan keamanan dari penghuni apartemen. Saldo utang
jaminan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar
Rp.15.784.656.840 dan Rp. 14.769.640.374
18. Utang Bank
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT BPD Papua 243,296,000,000 246,290,000,000
PT Bank Syariah Bukopin 14,161,559,780 15,377,576,980
PT BPD Kalsel Investasi 138,127,554,797 140,927,554,796
PT BPD Kalsel KMK 44,692,215,848 45,456,362,135
Sub jumlah 440,277,330,425 448,051,493,911
Dikurangi : Bagian yang jatuh tempo dlm 1 tahun
PT BPD Papua 14,038,000,000 4,450,000,000
PT Bank Syariah Bukopin 3,512,450,879 2,800,495,440
PT BPD Kalsel Investasi 14,400,000,000 4,800,000,000
PT BPD Kalsel KMK 9,600,000,000 45,456,362,135
Sub Total (41,550,450,879) 41,550,450,879 57,506,857,575
Bagian Jangka Panjang 398,726,879,546 390,544,636,336
(398,726,879,546) (390,544,636,336)
* a. PT BPD Papua (41,550,450,879)
Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT BPD Papua berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Sindikasi
No. 77 tanggal 20 Maret 2013 yang dibuat di hadapan H. Teddy Anwar, S.H., Sp.N., notaris di Jakarta
sejumlah maksimal Rp 320.000.000.000 untuk tujuan pembiayaan kembali atas investasi yang berlokasi di
Jakarta. Pinjaman tersebut berjangka waktu 84 (delapan puluh empat) bulan sejak tanggal perjanjian dengan
tingkat suku bunga sebesar 10,75% per tahun.
Jaminan atas kredit ini berupa:
1. Tanah seluas 664 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 176
2. Tanah seluas 547 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 288
3. Tanah seluas 3.208 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 286
4. Tanah seluas 1.014 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 387
5. Tanah seluas 11.625 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 33.
6. Tanah seluas 5.775 m2 beserta bangunan diatasnya yang terletak di Karet Tengsin, Jakarta Pusat sesuai
SHGB No. 283
7. Sarana dan Prasarana hotel yang diikat secara fidusia.
8. Piutang yang dimiliki Perusahaan yang diikat secara fidusia.
9. Personal guarantee notarial atas nama Ir. Hariyadi B. Sukamdani.
32
Page 36
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
* b. PT Bank Syariah Bukopin
Perusahaan mengadakan Perjanjian untuk memperoleh beberapa fasilitas pembiayaan Musyarakah dan
Murabahah dari PT. Bank Syariah Bukopin dengan jumlah maksimal sebesar Rp.24.737.000.000 dengan
jangka waktu selama 60 (enam puluh) dan 84 (delapan puluh empat) bulan sejak tanggal pencairan pertama.
Jaminan atas kredit ini berupa:
1. SHM atas satuan Rumah Susun No. 249/XII/I/ Karet Tengsin Apartemen Istana Sahid Blok I Lt.12A.03
Jl. KH. Mas Mansyur Luas 144,38 M2 atas nama PT Sahid Inti Dinamika.
2. SHM atas satuan Rumah Susun No. 184/D Karet Tengsin Apartemen Istana Sahid Lt DSR No.02 Jl.KH.
Mas Mansyur Luas 119,16 M2 atas nama PT Sahid Inti Dinamika.
3. SHM atas satuan Rumah Susun No. 185/D Karet Tengsin Apartemen Istana Sahid Lt DSR No.03 Jl.KH.
Mas Mansyur Luas 212,48 M2 atas nama PT Sahid Inti Dinamika.
4. Berlaku ketentuan Cross Collateral dan Cross Default atas seluruh pembiayaan PT. Hotel Sahid Jaya
International di Bank Syariah Bukopin.
c. PT. BPD Kalsel
1. Kredit Modal Kerja
Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dari PT. BPD Kalsel berdasarkan Surat
Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) No.15/SPPK/OPR-JKT/2015 tanggal 16 November 2015
sejumlah maksimal Rp.50.000.000.000 sebagai tambahan modal kerja untuk menunjang kegiatan
operasional Hotel Grand Sahid Jaya dengan jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal perjanjian
dan telah diperpanjang dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 11 % per tahun.
2. Kredit Investasi
Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman investasi dari PT. BPD Kalsel berdasarkan Surat
Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) No.2/SPPK/OPR-JKT/2017 tanggal 3 Januari 2017 sejumlah
maksimal Rp.150.000.000.000 sebagai tambahan dana untuk renovasi Hotel Grand Sahid Jaya dengan
jangka waktu 144 (seratus empat puluh empat) bulan sejak tanggal perjanjian dengan tingkat suku bunga
efektif sebesar 11 % per tahun.
Kedua fasilitas pinjaman tersebut menggunakan jaminan 6(enam) bidang tanah yang diatasnya berdiri
bangunan Hotel Grand Sahid Jaya beserta sarana dan prasarana pendukung, dengan rincian SHG sebagai
berikut :
- SHGB No.33 / Karet Tengsin tgl.17-9-2003 dengan luas tanah 11.625 m2
- SHGB No.176 / Karet Tengsin tgl.14-10-1989 dengan luas tanah 664 m2
- SHGB No.283 / Karet Tengsin tgl.17-9-2003 dengan luas tanah 5.775 m2
- SHGB No.286 / Karet Tengsin tgl.13-5-1996 dengan luas tanah 3.208 m2
- SHGB No.288 / Karet Tengsin tgl.13-5-1996 dengan luas tanah 547 m2
- SHGB No.387 / Karet Tengsin tgl.3-5-2001 dengan luas tanah 1.014 m2
33
Page 37
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
19. Utang Sewa Pembiayaan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Maybank Indonesia Finance 168,804,000 225,072,000
PT Toyota Astra Financial Services 542,300,000 -
Jumlah (711,104,000) 711,104,000 225,072,000
Dikurangi : Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
PT Maybank Indonesia Finance 112,536,000 112,536,000
PT Toyota Astra Financial Services 112,200,000 -
Jumlah (224,736,000) 224,736,000 112,536,000
Bagian jangka panjang (486,368,000) 486,368,000 112,536,000
(486,368,000) (112,536,000)
20. Utang Jangka Pendek Lainnya
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Biaya Service Hotel 1,035,605,663 2,344,328,469
Lain-lain 1,625,111,851 1,050,892,529
Jumlah 2,660,717,513 3,395,220,998
(2,660,717,513) (3,395,220,998)
21. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
Perusahaan menyelenggarakan program pensiun melalui program tunjangan hari tua dan program pensiun pasti
bagi karyawan yang telah memenuhi persyaratan. Program pensiun seluruh unit di bawah Sahid Group dikelola
oleh Dana Pensiun Sahid Group, sedangkan program tunjangan hari tua pengelolaannya diserahkan kepada PT
Asuransi Jiwasraya (Persero). Sumber pendanaan pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan perusahaan masing-
masing sebesar 6% dan 4% dari gaji pokok, dan jika ada kekurangan dana akan ditanggung oleh perusahaan.
Rincian beban penyisihan imbalan kerja karyawan Perusahaan dan Entitas Anak yang diakui pada laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Beban jasa kini :
▪ Jasa kini karyawan - -
▪ Jasa kini perusahaan - 99,635,132
Beban bunga - 224,941,504
Biaya jasa lalu (vested) - -
Amortisasi biaya jasa lalu (non vested) - -
Amortisasi akumulasi keuntungan (kerugian) aktuarial - -
Dampak perubahan asumsi aktuaria - -
Hasil aktiva bersih - -
Beban imbalan pasca kerja diakui - 324,576,636
34
Page 38
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal tahun 2,386,220,302 3,283,817,578
Beban diakui pada laporan laba rugi konsolidasian - 324,576,636
Pembayaran Imbalan Kerja - (403,179,984)
Pendapatan Komprehensif lain - (818,993,928)
Saldo Akhir tahun 2,386,220,302 2,386,220,302
(2,386,220,302) (2,386,220,302)
22. Utang Jangka Panjang Lainnya
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT. Asuransi Jiwasraya - -
Pesangon Karyawan 8,143,611,223 10,910,501,422
Lain-lain - -
Jumlah 8,143,611,223 10,910,501,422
(8,143,611,223) (10,910,501,422)
23. Modal Saham
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, berdasarkan laporan
yang dibuat oleh PT. Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek masing-masing pada tanggal 2 Juli 2024 dan 3
Januari 2024 adalah sebagai berikut :
30 Juni 2024
Pemegang saham Lembar Saham Prosentase (%) Jumlah (Rp.)
PT. Empu Sahid International 883,951,142 78,97% 441,975,571,000
PT. Sahid Insanadi 68,010,926 6,08% 34,005,463,000
Tn. Prof. DR. H. Sukamdani Sahid G. 36,489,600 3,26% 18,244,800,000
Ny. Hj. Juliah Sukamdani 33,607,100 3,00% 16,803,550,000
Masyarakat 97,267,400 8,69% 48,633,700,000
Jumlah 1,119,326,168 100,00% 559,663,084,000
31 Desember 2023
Pemegang saham Lembar Saham Prosentase (%) Jumlah (Rp.)
PT. Empu Sahid International 883,951,142 78,97% 441,975,571,000
PT. Sahid Insanadi 68,010,926 6,08% 34,005,463,000
Tn. Prof. DR. H. Sukamdani Sahid G. 36,489,600 3,26% 18,244,800,000
Ny. Hj. Juliah Sukamdani 33,607,100 3,00% 16,803,550,000
Masyarakat 97,267,400 8,69% 48,633,700,000
Jumlah 1,119,326,168 100,00% 559,663,084,000
24. Agio Saham
Saldo agio saham per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing sebesar Rp. 25.200.000.000.
35
Page 39
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
25. Selisih Penilaian Aset dan Liabilitas
Pada laporan keuangan tahun buku 2011 dan seterusnya (selama 10 tahun) diungkapkan bahwa saldo rugi (defisit)
sebesar Rp257.845.316.553 dieliminasi dengan nilai wajar aset dan liabiltas Perseroan sebesar Rp587.652.997.664
yang didasarkan pada penilaian pada tanggal 31 Desember 2011 yang dilakukan oleh penilai independen, KJPP
Amin, Nirwan, Alfiantory & Rekan, dalam laporannya tertanggal 10 Agustus 2011 No.457-1.7.1.1.4.11.08.11,
sehingga terdapat selisih lebih penilaian aset dan liabilitas sebesar Rp.304.007.819.311. Penilaian aset dan liabilitas
ini dalam rangka kuasi reorganisasi.
26. SALDO LABA (RUGI)
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Ditentukan penggunaannya:
Saldo laba awal tahun:
Cadangan wajib - -
Cadangan 8,242,636,363 8,242,636,363
Penambahan:
Saldo laba - -
Saldo laba akhir tahun 8,242,636,363 8,242,636,363
Belum ditentukan penggunaanya:
Saldo laba awal tahun (114,931,826,911) (84,754,493,873)
Penambahan (Pengurangan)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (12,774,441,028) (30,177,333,038)
Dana cadangan - -
Koreksi penyertaan saham - -
Tantiem - -
Jumlah (127,706,267,939) (114,931,826,911)
150,274,801,899
27. Pendapatan Usaha
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Kamar 19,649,861,430 15,198,640,097
Makanan dan minuman 36,516,378,833 29,163,407,726
Ruangan toko (sewa) 3,264,627,500 684,546,261
Sewa dan service apartemen 371,713,758 384,544,827
Lain-lain 1,667,493,576 3,516,369,167
Jumlah 61,470,075,097 48,947,508,078
5,303,834,834 4,585,460,255
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang diperoleh dari kolam renang, internet, laundry, telephone dan
pusat bisnis.
36
Page 40
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
28. Beban Pokok Penjualan
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Makanan dan Minuman 11,426,081,607 9,353,990,334
Tenaga Kerja Langsung 7,089,863,673 5,543,594,410
Beban departemen lainnya 5,332,452,036 3,808,204,382
Jumlah 23,848,397,317 18,705,789,126
29. Beban Usaha
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Beban administrasi dan umum 2,788,394,647 3,608,887,916
Beban pemasaran 1,121,728,190 1,195,662,988
Beban listrik, tenaga dan air 7,687,361,045 7,089,163,825
Beban perbaikan dan pemeliharaan 2,383,401,766 3,090,942,542
Beban pegawai 7,058,823,857 3,973,436,111
Beban penyusutan 18,061,605,720 17,861,548,613
Jumlah 39,101,315,226 36,819,641,995
30. Pendapatan (Beban) Lain-lain
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Pendapatan (beban) bunga - bersih (11,735,546,314) (5,694,607,193)
Beban keuangan
Laba (rugi) penjualan aktiva tetap - bersih - -
Laba (rugi) selisih kurs mata uang asing - bersih - (43,229,434)
Jasa giro (beban administrasi) bank - bersih 168,376,262 34,316,150
Lain-lain - bersih - -
Jumlah (11,567,170,052) (5,703,520,477)
11,567,170,052
Segmen Operasi
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Pendapatan usaha bersih
Hotel 61,098,361,339 48,562,963,251
Apartemen 371,713,758 384,544,827
Jumlah 61,470,075,097 48,947,508,078
Laba (rugi) kotor
Hotel 37,591,989,804 30,212,030,976
Apartemen 29,687,976 29,687,976
Jumlah 37,621,677,780 30,241,718,952
(29,140,702,827)
37
Page 41
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Aset 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kantor pusat 1,213,172,222,367 1,224,052,466,554
Hotel 32,423,786,932 38,036,600,138
Apartemen 1,849,308,673 2,068,147,976
Jumlah 1,247,445,317,972 1,264,157,214,668
(1,264,157,214,668)
31. Manajemen Risiko
Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat Perusahaan terekspos terhadap berbagai macam risiko keuangan
terutama: risiko pasar (termasuk risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko tingkat bunga), risiko kredit serta
risiko likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen risiko keuangan Perusahaan terfokus pada
ketidakpastian pasar keuangan dan meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak pada kinerja keuangan
Perusahaan.
(i) Risiko Pasar
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai potensi atas risiko nilai tukar mata uang terutama terdiri
dari kas dan setara kas serta piutang usaha.
Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan
akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.Terkait dengan fasilitas kredit, nilai tercatat dari fasilitas
kredit yang diperoleh Perusahaan dengan suku bunga mengambang adalah perkiraan yang layak atas nilai
wajar.
Estimasi nilai wajar dari fasilitas kredit yang diperoleh mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini dari
arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima. Arus kas yang diharapkan didiskontokan pada tingkat
suku bunga pasar terkini untuk menentukan nilai wajar.
Perusahaan membuat proyeksi arus kas rutin untuk memantau pembayaran pokok pinjaman dan bunga
pinjaman. Saat ini Perusahaan tidak menghadapi risiko suku bunga.
(ii) Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien
atau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka.
Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas,
piutang usaha dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas
akun-akun tersebut.
Terkait dengan piutang usaha yang sebagian besar berasal dari penjualan dengan menggunakan kartu kredit,
Perusahaan melakukan monitoring terhadap reputasi bank, umur piutang dan melakukan penagihan secara
berkesinambungan untuk meminimalisir risiko kredit. Sedangkan untuk bank, hanya bank dengan predikat
baik yang dipilih.
38
Page 42
PT. HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - lanjutan
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
(iii Risiko Likuiditas
) Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka pendek
tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan
mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi
normal Perusahaan dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal
jatuh tempo aset dan kewajiban keuangan.
32. Kuasi Reorganisasi
Perusahaan berkeyakinan bahwa kuasi reorganisasi akan memberikan dampak positip dan prospek yang baik
terhadap Perusahaan dimasa mendatang, antara lain:
1 Memulai awal baru dengan laporan posisi keuangan yang menunjukkan posisi keuangan dan struktur modal
yang lebih baik tanpa dibebani defisit masa lampau.
2 Meningkatkan kemampuan dalam perolehan pendanaan dalam rangka pengembangan dan ekspansi Usaha.
3 Memampukan pembayaran dividen sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
4 Meningkatkan minat dan daya investor untuk memiliki saham Perseroan sehingga diharapkan akan
meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan.
33. Persetujuan Atas Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab terhadap penyajian laporan keuangan terlampir yang telah diselesaikan pada
tanggal 29 Juli 2024.
39
Names mentioned 84 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Raden Soerojo Wongsowidjojo
p.9
unresolved
person
Akta Notaris Amrul Partomuan Pohan
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
person
Yudo Paripumo
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.10
unresolved
org
Bapepam
p.10 ×6
unresolved
person
Yudo Paripurno
p.11
unresolved
person
Ashoya Ratam
p.11
unresolved
person
Dra. Sarwo Budi Wiryanti S. Hardjoprakoso
p.12 ×2
unresolved
person
Hj. Exacty Budiarsi S. Sryantoro
p.12 ×2
unresolved
person
Drs. Beny Roelyawan
p.12 ×2
unresolved
person
Dr. Ir. H. Hariyadi Budi Santoso Sukamdani
p.12 ×6
unresolved
person
Hengky Roy
p.12 ×2
unresolved
person
Dr. Ganesha Bayu Murti
p.12
unresolved
person
Sutadi Sukarya
p.12 ×2
unresolved
person
Dewi Narulita Wahyuningrum
p.12 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan
p.13
unresolved
org
Bapepam-LK
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13
unresolved
org
PT. BPD Jawa Timur
p.25
unresolved
org
PT. Bank Syariah Bukopin
p.25 ×5
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Papua
p.25
unresolved
org
PT. Bank Bukopin
p.25
unresolved
org
PT. Bank Nusantara Parahyangan
p.25
unresolved
org
PT. Bank Kalimantan Selatan
p.25
unresolved
org
PT. Bank Artha Graha
p.25
unresolved
org
PT. Bank Jatim
p.25
unresolved
org
PT. Bank Windu Kencana
p.25
unresolved
org
PT. Danamon
p.25
unresolved
org
Bank J-Trust
p.25
unresolved
org
PT. Sahid Memorial Hospital
p.28
unresolved
org
PT. Sahid Inti Dinamika
p.28 ×4
unresolved
org
PT. Sadetex
p.28
unresolved
org
PT. Sahid
p.28
unresolved
org
PT. Satrya Bima Sakti
p.28 ×2
unresolved
org
Yayasan Sahid Jaya
p.28
unresolved
org
PT. International Hotel Manado
p.28
unresolved
org
PT. Sahid Torajan Int
p.29
unresolved
org
PT. Kusuma Sahid
p.29
unresolved
org
PT. SSMH
p.29
unresolved
org
PT. Koba Pangestu
p.29
unresolved
org
PT Sahid International Hotel Management
p.29 ×4
unresolved
org
KJPP Amin Nirwan Alfiantori & Rekan
p.31
unresolved
org
KJPP Amin Nirwan Alfiantori
p.31
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.31
unresolved
org
PT Bank BPD Papua
p.31
unresolved
org
Bank Kalsel
p.31
unresolved
person
Yenny Lestari Wilamarta
p.32
unresolved
org
Menteri
p.32
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.34
unresolved
org
PT BPD Papua
p.35 ×4
unresolved
org
PT BPD Kalsel Investasi
p.35 ×2
unresolved
org
PT BPD Kalsel KMK
p.35 ×2
unresolved
person
H. Teddy Anwar
p.35 ×2
unresolved
person
Ir. Hariyadi B. Sukamdani.
p.35
unresolved
org
PT Bank Syariah Bukopin Perusahaan
p.36
unresolved
person
KH. Mas Mansyur Luas
p.36 ×3
unresolved
org
PT. BPD Kalsel
p.36 ×3
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.37 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Sahid Group
p.37
unresolved
org
PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
p.37 ×2
unresolved
org
PT. Datindo Entrycom
p.38
unresolved
person
Prof. DR. H. Sukamdani Sahid G.
p.38 ×4
unresolved
org
KJPP Amin
p.39
unresolved
org
Alfiantory & Rekan
p.39
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.