Back to announcement
20240715_MAXI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31683957_lamp1.pdf
Other Text extracted MAXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 23
Page 1
Sentul, 15 Juli 2024 No: 030/CORSEC/MAXI/VII/2024
Kepada Yth.
Bapak Kristian S Manullang – Direktur
Bapak Adi Pratomo Aryanto – Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia (Indonesia Stock Exchange)
Indonesian Stock Exchange Buidling
Tower 1, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
Perihal: Permintaan Penjelasan IDX mengenai surat No: S-07055/BEI.PP2/07-2024 dari PT Maxindo
Karya Anugerah (Tbk) terkait dengan Kegiatan Operasional, Harga Saham dan Laporan
Keuangan 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Dengan hormat,
Perseroan mengucapkan terima kasih kepada PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange (IDX)
atas dukungannya selama ini kepada Perseroan. Berikut penjelasan terkait surat no: S-
07055/BEI.PP2/07-2024 tertanggal 9 Juli 2024 yang Perseroan terima pada hari Kamis, 11 July 2024
pukul 19:48 WIB mengenai Kegiatan Operasional, Harga Saham dan Laporan Keuangan 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023:
I. Kegiatan Operasional dan Harga Saham
No Pertanyaan Jawaban
1 Berdasarkan Keterbukaan Informasi Perseroan pada tanggal 2 Mei 2024, Perseroan
menyampaikan bahwa Perseroan mengadakan acara peletakan batu pertama untuk
pembangunan fasilitas pabrik Perseroan yang ketiga berlokasi di Kendal, Jawa Tengah. Agar
dapat dijelaskan:
A Dalam informasi sebelumnya dan Sehubungan dengan groundbreaking pada tanggal 2 Mei
prospektus penawaran umum 2024, maka timeline penyelesaian pabrik akan ditargetkan
saham Perseroan, pembangunan selesai pada Maret 2025, dimana meleset dari
pabrik di Kendal ditargetkan perencanaan awal yaitu Q3 tahun 2024. Hal ini disebabkan
selesai pada Q3 tahun 2024. penyelesaian pemadatan tanah melalui metode
Sehubungan dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) baru selesai pada akhir
groundbreaking baru dilakukan tahun 2023, kemudian tim mematangkan rencana layout
pada Q2 tahun 2024, apakah pembangunan, memfinalisasikan desain serta anggaran
timeline penyelesaian pabrik dan juga menunggu penawaran dari beberapa vendor
masih sesuai target awal? Agar kontraktor. Dimana akhirnya Perseroan baru memulai
dapat dielaborasi lebih lanjut. konstruksi pada awal bulan Mei 2024.
1
Page 2
Berikut Timeline Penyelesaian pabrik:
KENDAL PROJECT TIME LINE
Per Update : 2 May 2024
Progress Estimasi Waktu
No Proses Apr-24 May 24 s/d Mar 25 Apr 25 s/d Jun25 Jul-25
Status Mulai Finish Durasi
1 Master Layout Calculation & Desain done - - 4W
2 Civil, Arsitek & MEP Desain done - - 3W
3 Civil, Arsitek & MEP RAB done - - 3W
4 Tender done - - 4W
5 Administrasi PO Konstruksi not yet 4/1/2024 4/30/2024 3W
6 Konstruksi not yet 5/2/2024 3/31/2025 11M
7 Trial Produksi not yet 4/1/2025 31/6/2025 3M
8 Start Produksi not yet 01/07/2025 -
No Pertanyaan Jawaban
b Dalam hal terdapat pemunduran Sehubungan dengan ditundanya jadwal penyelesaian pabrik
jadwal penyelesaian pabrik di di Kendal, memang benar akan mempengaruhi pencapaian
Kendal, apakah hal tersebut proyeksi pendapatan Perseroan.
berpengaruh terhadap pencapaian
proyeksi pendapatan Perseroan di Pada awalnya, Perseroan memproyeksikan pendapatan sales
masa mendatang? Agar dapat sebesar Rp 200 miliar pada tahun 2024. Namun Perseroan
dijelaskan. telah merevisi proyeksi pendapatan / sales tahun 2024
menjadi Rp 120 miliar, seperti yang dijabarkan dalam PUBEX
pada tanggal 12 Juni 2024 yang lalu.
Diharapkan dengan adanya pembelian mesin extruder baru
yang telah Perseroan terima pada awal bulan Juni 2024 and
sedang on-trial, dapat menambah sales di Semester 2 tahun
2024 ini dan mendatang, sebelum selesainya pembangunan
pabrik ke 3 di Kendal.
c Kendala yang dihadapi Perseroan Kendala yang dihadapi Perseroan dalam membangun pabrik
dalam pembangunan pabrik ke 3 ini salah satunya adalah ketersediaan material
tersebut, jika ada. konstruksi seperti beton pre-cast yang harus indent terlebih
dahulu dikarenakan permintaan di sekitar daerah Semarang-
Kendal yang cukup tinggi dan juga cuaca kalau hujan terus
menerus.
d Biaya yang sudah terealisasi dan Biaya yang terealisasi untuk pembangunan pabrik ke 3 di
biaya total untuk pembangunan Kawasan Industri Kendal (KIK) sudah sekitar 46% dari total
pabrik tersebut. anggaran pembangunan pabrik yaitu sekitar Rp 190 miliar.
Selain pembangunan pabrik ke 3 di Kendal, Perseroan juga
telah membeli lahan seluas 9.651m2 di daerah Sijeruk,
Kendal sekitar 25 km dari Kawasan Industri Kendal.
Peruntukan tanah di Sijeruk ini untuk memproses bahan
baku mentah yang datang dari berbagai lokasi di Jawa dan
luar pulau dan juga untuk mess karyawan. Biaya yang
terealisasi baru sekitar 24% dari total anggaran
pembangunan sekitar Rp 25 miliar.
2
Page 3
2 Berdasarkan Laporan Hasil Public Expose dan Materi Public Expose agar dapat dijelaskan mengenai:
a Dalam 5 tahun terakhir Perseroan Strategi Perseroan untuk mencapai nilai penjualan yang
membukukan penjualan tertinggi terus meningkat dalam jangka pendek, yaitu dengan:
pada tahun 2021 sebesar Rp149 • melakukan diversifikasi produk dengan menambah
miliar dan penjualan terendah variasi produk extruder
tahun 2023 sebesar Rp83 miliar. • terus aktif berpartisipasi di pameran makanan / snack di
Agar dijelaskan strategi Perseroan luar negeri, dan
untuk dapat mencapai nilai
• juga menawarkan produk-produk baru kepada klien
penjualan yang terus meningkat
lama dan baru.
dalam jangka pendek.
b Pertimbangan Perseroan hanya Perseroan memang saat ini lebih fokus pada bisnis ekspor
menjual produk secara domestik sebagai strategi utama. Namun demikian, Perseroan juga
melalui e-commerce Tokopedia dan menyadari potensi pasar domestik yang besar dan terus
Shopee. Selanjutnya apakah berkembang. Oleh karena itu, Perseroan telah mengambil
terdapat rencana penjualan produk langkah-langkah strategis untuk memperluas jangkauan
secara general trade di pasar penjualan produk Perseroan di pasar dalam negeri.
domestik? Agar dapat dijelaskan
termasuk timelinenya. Saat ini, produk Perseroan sudah tersedia secara domestik
melalui platform e-commerce Tokopedia dan Shopee.
Namun, Perseroan tidak berhenti sampai di situ. Seiring
dengan perkembangan bisnis, Perseroan telah menyusun
rencana ekspansi penjualan secara general trade di pasar
domestik.
Beberapa langkah konkret yang telah Perseroan ambil
antara lain:
1. Telah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan
distribusi terkemuka di Indonesia. Kerjasama ini akan
memungkinkan produk-produk Perseroan untuk
didistribusikan ke modern market dan juga sektor
horeca (hotel, restoran, dan katering).
2. Bermitra dengan jaringan ritel WH Smith, yang dikenal
memiliki jaringan distribusi yang kuat di bandara-
bandara terkemuka di Indonesia. Kerjasama ini akan
meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas produk
Perseroan bagi konsumen domestik.
Mengenai timeline, Perseroan telah memulai implementasi
rencana ini pada tahun ini. Perseroan memperkirakan bahwa
dalam 6-12 bulan ke depan, produk-produk Perseroan akan
semakin mudah ditemukan di berbagai saluran penjualan di
seluruh Indonesia, tidak hanya terbatas pada platform e-
commerce.
3
Page 4
Meskipun demikian, Perseroan tetap akan mempertahankan
fokus Perseroan pada pasar ekspor sambil secara bertahap
memperkuat posisi Perseroan di pasar domestik. Strategi ini
Perseroan yakini akan mengoptimalkan potensi
pertumbuhan Perseroan baik di pasar internasional maupun
domestik.
c Strategi Perseroan dalam Perseroan telah menyusun strategi komprehensif untuk
meningkatkan pelanggan melalui meningkatkan jumlah pelanggan melalui modern market.
modern market.
Strategi ini mencakup beberapa aspek kunci:
1. Kerjasama dengan Distributor Terkemuka:
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Perseroan
telah menjalin kerjasama strategis dengan salah satu
perusahaan distribusi yang memiliki jaringan kuat di
modern market. Langkah ini memungkinkan Perseroan
untuk memanfaatkan keahlian dan jangkauan distributor
tersebut guna memperluas kehadiran produk Perseroan
di berbagai jaringan ritel modern di seluruh Indonesia.
2. Pendekatan Bisnis Private Label:
Perseroan juga telah melakukan pendekatan dan
menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan
makanan ringan terkemuka di Indonesia melalui model
bisnis private label. Strategi ini memungkinkan
Perseroanuntuk:
• Memanfaatkan brand recognition perusahaan-
perusahaan tersebut
• Memperluas variasi produk yang ditawarkan
• Meningkatkan volume produksi dan efisiensi
• Memperkuat posisi Perseroan di pasar makanan
ringan domestic
3. Optimalisasi penempatan produk:
Bekerjasama dengan mitra distributor, Perseroan akan
fokus pada optimalisasi penempatan produk di rak-rak
modern market untuk meningkatkan visibilitas dan daya
tarik bagi konsumen.
4. Program promosi terintegrasi:
Perseroan akan melaksanakan program promosi yang
terintegrasi antara offline (di modern market) dan online
(melalui platform e-commerce) untuk menciptakan
pengalaman belanja yang seamless bagi konsumen.
5. Inovasi produk berkelanjutan:
Perseroan akan terus melakukan inovasi produk yang
disesuaikan dengan preferensi konsumen modern
4
Page 5
market, termasuk pengembangan varian baru dan
penyesuaian ukuran kemasan.
6. Kolaborasi untuk Program Loyalitas:
Berencana untuk berpartisipasi dalam program loyalitas
yang dimiliki oleh jaringan modern market untuk
meningkatkan retensi pelanggan.
Melalui implementasi strategi-strategi ini, Perseroan
bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan penetrasi
pasar dan jumlah pelanggan melalui channel modern
market.
d Agar dapat dijelaskan mengenai Perseroan memiliki rencana strategis untuk memasuki pasar
rencana penjualan produk ke Jepang sebagai bagian dari upaya diferensiasi produk dan
Jepang sebagai salah satu strategi ekspansi pasar internasional.
diferensiasi produk Perseroan.
Pemilihan Jepang sebagai target pasar didasarkan pada
beberapa pertimbangan penting:
1. Potensi Pasar:
Jepang merupakan pasar yang sangat menjanjikan
dengan konsumen yang memiliki daya beli tinggi dan
apresiasi terhadap produk makanan berkualitas.
2. Tren Makanan Sehat:
Terdapat peningkatan permintaan akan makanan sehat
dan makanan ringan berbahan dasar nabati di Jepang,
yang sesuai dengan profil produk Perseroan.
3. Standar Kualitas Tinggi:
Masuk ke pasar Jepang akan mendorong Perseroan
untuk memenuhi standar kualitas yang sangat tinggi,
yang pada gilirannya akan meningkatkan reputasi
produk Perseroan secara global.
Strategi diferensiasi produk untuk pasar Jepang meliputi:
1. Adaptasi Produk:
• Menyesuaikan rasa dan tekstur produk dengan
preferensi konsumen Jepang.
• Mengembangkan varian khusus yang terinspirasi
dari cita rasa lokal Jepang.
2. Pengemasan Inovatif:
• Merancang kemasan yang menarik dan fungsional
sesuai gaya hidup konsumen Jepang.
5
Page 6
3. Sertifikasi dan Standar:
• Memastikan kepatuhan terhadap regulasi keamanan
pangan Jepang yang ketat.
4. Kerjasama Lokal:
• Menjalin kemitraan dengan distributor lokal yang
memahami pasar Jepang, dan saat ini untuk
distrubusi di Jepang Persereon telah melakukan ke 4
pengiriman dan akan terus berkembang
5. Strategi Pemasaran:
• Menonjolkan aspek kesehatan dan keberlanjutan
produk, yang sangat dihargai di pasar Jepang
• Menggunakan storytelling tentang asal-usul bahan
baku dan proses produksi untuk membangun
kepercayaan konsumen
6. Saluran Distribusi:
• Menargetkan masuk ke jaringan supermarket
premium dan toko khusus makanan sehat
• Mengeksplorasi peluang di sektor foodservice,
termasuk restoran dan kafe
e Rencana Perseroan sehubungan Perseroan telah mempertimbangkan dengan seksama
dengan pembangunan pabrik di rencana pembangunan pabrik di Jordan sebagai bagian dari
Jordan, termasuk pertimbangan dan strategi ekspansi global kami. Namun, mengingat situasi
timelinenya. terkini, Perseroan telah mengambil keputusan untuk
menunda proyek ini.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:
1. Penundaan Proyek:
Saat ini, Perseroan memutuskan untuk menunda
pembangunan pabrik di Jordan. Keputusan ini diambil
dengan mempertimbangkan berbagai faktor, terutama
kondisi geopolitik di wilayah Timur Tengah yang masih
penuh tantangan.
2. Pertimbangan Utama:
• Situasi geopolitik yang tidak stabil di kawasan Timur
Tengah
• Potensi risiko keamanan dan operasional
• Ketidakpastian ekonomi dan regulasi di wilayah
tersebut
3. Rencana Peninjauan Kembali:
Perseroan berencana untuk meninjau kembali proyek ini
pada awal tahun depan. Pada saat itu, Perseroanakan
melakukan evaluasi komprehensif terhadap:
6
Page 7
• Perkembangan situasi geopolitik di kawasan
• Kondisi ekonomi regional dan global
• Peluang pasar dan potensi pertumbuhan di Timur
Tengah
• Aspek keamanan dan stabilitas operasional
4. Timeline yang Direvisi:
• Peninjauan kembali proyek: Awal tahun depan
• Target setup pabrik akhir tahun 2025
Perlu dicatat bahwa timeline ini bersifat tentatif dan dapat
disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi yang
berlaku saat itu.
f Strategi pemasaran Perseroan A. Strategi Pemasaran Domestik:
untuk meningkatkan penjualan 1. Kerjasama Strategis:
domestik serta internasional selain Seperti disebutkan sebelumnya, Perseroan telah
mengikuti exhibition. menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan
distribusi yang kuat di Indonesia. Hal ini memungkinkan
Perseroan untuk memperluas jangkauan distribusi
produk ke berbagai saluran penjualan modern.
Perseroan juga telah bermitra dengan perusahaan-
perusahaan makanan ringan di Indonesia untuk
memproduksi produk OEM (Original Equipment
Manufacturer) di fasilitas Perseroan. Ini membantu
meningkatkan utilisasi pabrik dan memperkuat posisi
Perseroan di pasar domestik.
2. Pengembangan E-commerce:
Meningkatkan presence dan optimalisasi penjualan
melalui platform e-commerce utama di Indonesia.
3. Aktivasi Brand:
Melakukan kampanye pemasaran terintegrasi melalui
media digital dan konvensional untuk meningkatkan
brand awareness.
B. Strategi Pemasaran Internasional:
1. Program RangeMe:
Perseroan telah mendaftar di program RangeMe,
sebuah platform yang memberikan akses langsung ke
jaringan modern market internasional. Ini
memungkinkan Perseroan untuk mempresentasikan
produk langsung ke pembeli potensial dari berbagai
negara.
7
Page 8
2. Kerjasama dengan ITPC:
Perseroan bekerja sama dengan Indonesian Trade
Promotion Center (ITPC) untuk mendapatkan data
distributor dan importir di berbagai negara target.
Informasi ini sangat berharga dalam mengidentifikasi
dan menjalin kemitraan dengan mitra bisnis yang tepat
di pasar internasional.
3. Inovasi Produk:
Perseroan terus melakukan inovasi produk untuk
memenuhi preferensi konsumen di pasar global,
termasuk pengembangan varian rasa baru dan format
kemasan yang sesuai dengan kebutuhan pasar
internasional.
4. Pemasaran Digital Global:
Memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk
menargetkan konsumen di pasar internasional,
termasuk kampanye yang disesuaikan dengan budaya
lokal.
5. Sertifikasi Internasional:
Memperoleh sertifikasi produk yang diakui secara
internasional untuk meningkatkan kepercayaan
konsumen dan memudahkan akses ke pasar baru.
6. Adaptasi Produk Lokal:
Mengembangkan varian produk yang disesuaikan
dengan preferensi rasa lokal di pasar-pasar kunci
internasional.
7. Partisipasi dalam Program Pembeli Internasional:
Aktif berpartisipasi dalam program pembeli yang
diselenggarakan oleh asosiasi industri atau badan
perdagangan internasional.
8. Ekspansi E-commerce Lintas Batas:
Memanfaatkan platform e-commerce global untuk
menjangkau konsumen internasional secara langsung.
9. Riset Pasar Berkelanjutan:
Melakukan riset pasar secara berkelanjutan untuk
mengidentifikasi tren konsumen dan peluang baru di
pasar global.
Dengan mengimplementasikan strategi-strategi ini,
Perseroan bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan
penjualan baik di pasar domestik maupun internasional.
8
Page 9
g Penggunaan capex sebesar Rp4 Mohon lihat Lampiran A.
miliar untuk pabrik existing di
Sentul.
h Rencana peluncuran produk baru Berikut adalah elaborasi mengenai rencana peluncuran
pada tahun 2024, agar dielaborasi produk baru Perseroan pada tahun 2024:
lebih lanjut
1. Eksplorasi dan Pengembangan Produk Berbasis Umbi-
umbian Indonesia:
• Perseroan terus melakukan riset dan pengembangan
produk dengan memanfaatkan berbagai jenis umbi-
umbian lokal Indonesia.
• Fokus pada pengembangan snack sehat dengan nilai
gizi tinggi dan cita rasa unik yang mencerminkan
kekayaan kuliner Indonesia.
2. Investasi Mesin Extruder:
• Perseroan telah melakukan investasi signifikan
dalam teknologi mesin extruder terbaru.
• Teknologi ini akan membuka peluang besar untuk
inovasi produk dan memperluas range produk yang
dapat dihasilkan.
• Mesin extruder memungkinkan pembuatan snack
dengan tekstur, bentuk, dan komposisi yang lebih
beragam.
3. Rencana Peluncuran Produk Hasil Mesin Extruder:
• Target peluncuran produk-produk baru hasil mesin
extruder adalah akhir tahun 2024.
• Perseroan sedang dalam tahap pengembangan dan
uji coba produk untuk memastikan kualitas dan cita
rasa terbaik.
4. Diversifikasi Lini Produk:
• Dengan teknologi extruder, Perseroan berencana
meluncurkan berbagai jenis snack baru seperti:
a. Snack berbentuk puff dengan berbagai rasa
b. Produk sereal sarapan sehat
c. Snack protein nabati dengan tekstur unik
d. Camilan rendah lemak dengan berbagai bentuk
menarik
3 Berdasarkan Pengumuman Bursa Langkah yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan
nomor Peng-PK-00020/BEI.PLP/05- awareness public terhadap kinerja Perseroan:
2024 perihal Efek Bersifat Ekuitas • Terus melaporkan kinerja Perseroan yang telah
Dalam Pemantauan Khusus, rebound menjadi positif di Q1 2024 dan Q2 2024
Perseroan sempat masuk ke dalam (akan publish soon, akhir July 2024).
9
Page 10
Papan Pemantauan Khusus denga • Terus update mengenai rencana pengembangan
notasi 6 karena harga rata-rata pembangunan pabrik ke 3 di Kendal.
saham selama 6 bulan terakhir di
Pasar Reguler kurang dari Rp51. Jika
dibandingkan harga saat penawaran
umum yaitu Rp100, maka harga
Perseroan telah menurun ke Rp50
atau 50% dan per 4 Juli 2024 adalah
Rp53. Agar dapat dijelaskan langkah
yang telah dilakukan dan akan
dilakukan Perseroan untuk
meningkatan awaraness publik
terhadap kinerja Perseroan.
II. Terkait Laporan Keuangan 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
No Pertanyaan Jawaban
4 Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, Perseroan membukukan Kas, Setara Kas dan Cerukan
Pada Akhir Tahun sebesar Rp32,5 miliar yang sebelumnya sebesar Rp2,8 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a Alasan Perseroan Terdapat tambahan hutang usaha sebesar Rp 15,6 miliar pada
membukukan kas positif tanggal 27 Maret 2024 atas termin pertama ke kontraktor atas
melalui pembayaran kepada nama PT Bhineka Ciptabahana Pura (“BCP”) untuk pembangunan
pemasok pada arus kas dari pabrik di Kendal.
aktivitas operasi.
b Alasan Perseroan Terdapat tambahan hutang bank pada PT Bank Maybank
membukukan kas positif Indonesia Tbk (“Maybank”) sebesar Rp 15 miliar.
melalui pembayaran utang
bank jangka panjang pada
arus kas dari aktivitas
pendanaan.
5 Berdasarkan CALK No. 4 terkait Kas dan Setara Kas, Perseroan memiliki kas sebesar Rp32,5 miliar
per 31 Maret 2024 meningkat sebesar 38% dimana per 31 Desember 2023 sebesar Rp23,6 miliar.
Agar dapat dijelaskan:
a Penyebab peningkatan kas Terdapat pencairan atas hutang bank Maybank pada tanggal 28
dalam bentuk rupiah pada PT Maret 2024 sebesar Rp 15 miliar.
Bank Maybank Indonesia Tbk
hingga mencapai sebesar
Rp15 miliar yang sebelumnya
sebesar Rp241 juta.
10
Page 11
b Strategi Perseroan dalam Strategi Perseroan dalam pengelolaan kas dan setara kas yaitu:
melakukan pengelolaan kas mengoptimalkan saldo Kas dan Bank pada tingkat yang minimal
dan setara kas. demikian juga untuk pinjaman cerukan, dan menginvestasikan
saldo bank yang ada pada investasi yang aman dan
menguntungkan.
6 Berdasarkan CALK No. 5 terkait Piutang Usaha, Perseroan memiliki piutang usaha sebesar Rp14
miliar per 31 Maret 2024 yang meningkat sebesar 162% dibandingkan periode sebelumnya. Agar
dapat dijelaskan:
a Penyebab peningkatan Penyebab peningkatan piutang usaha dari:
piutang usaha dari Intersnack
Nederland BV dan The Vege 1. Intersnack Nederland BV (“Intersnack”)
Chip Company Pty Ltd. Term of Payment Intersnack normalnya 4 bulan. Sejak 1
September 2021, Intersnack menggunakan cash
management dari Rabobank yang memungkinkan Perseroan
mendapatkan pembayaran lebih awal dengan cara
mendiskonto tagihan dengan tingkat bunga Libor yang
berlaku saat itu. Sejak krisis ekonomi pada tahun 2022, suku
bunga LIBOR meningkat sampai pada puncaknya di Q3 2023
sekitar 6% dari awalnya kurang dari 1% di September 2021.
Disamping itu Perseroan juga mempunyai likuiditas yang
cukup maka sejak Februari 2024, Perseroan tidak lagi
menggunakan fasilitas diskonto tersebut. Sebagai akibatnya
piutang Intersnack meningkat.
2. The Vege Chips Co (“Vege Chip”)
Vege Chip mempunyai saldo piutang yang meningkat
dibandingkan dengan periode sebelumnya karena sejak awal
tahun 2024 penjualan ke Vege Chip meningkat, sebagai
gambaran periode Januari- Maret 2023 penjualan ke Vege
Chips sebesar Rp 5.135 miliar sedangkan periode Januari –
Maret 2024 penjualan ke Vege Chips sebesar Rp 10.720
miliar, meningkat dua kalinya.
11
Page 12
b Per 31 Maret 2024 piutang Terdapat peralihan dari Term of payment dengan menggunakan
yang telah jatuh tempo lebih diskonto dengan term of payment normal untuk Intersnack
dari 31 hari sebesar 47% dari sebagimana dijelasankan pada point 6.a.
total piutang usaha
meningkat signifikan jika
dibandingkan per 31
Desember 2023 hanya
sebesar 2,7%. Agar dijelaskan
penyebab peningkatan
piutang usaha yang telah
jatuh tempo tersebut.
c Strategi Perseroan dalam Strategi Perseroan dalam melakukan kolektabilitas piutang usaha
melakukan kolektabilitas yang telah jatuh tempo adalah dengan berkomunikasi lewat
piutang usaha yang telah email dan juga telephone / whatsapp dengan customer kami agar
jatuh tempo tersebut. dapat melakukan pembayaran sesegera mungkin dan tepat
waktu. Apabila tim Perseroan sedang melakukan exhibition di
negara klien tersebut, kami juga akan menyempatkan untuk
berkunjung ke kantor / pabrik / warehouse mereka dan
berdiskusi hal-hal yang bisa di improve dan juga menanyakan
kapan rencana akan melakukan pembayaran atas piutang yang
telah jatuh tempo.
d Pertimbangan Perseroan Perseroan telah berbisnis dengan sebagian besar pelanggan kami
hanya melakukan lebih dari sepuluh tahun, sehingga kami berpendapat jumlah
pencadangan kerugian pencadangan kerugian piutang Rp 101 juta tersebut cukup
penurunan nilai sebesar memadai.
Rp101 juta mengingat
terdapat peningkatan piutang
usaha yang telah jatuh
tempo.
7 Berdasarkan CALK No. 7 terkait Beban Dibayar Dimuka dang Uang Muka, agar dapat dijelaskan:
a Nature dari uang muka Uang muka pembelian bahan baku sebesar Rp 8 miliar adalah
pembelian bahan baku, uang muka yang diberikan kepada para petani mitra kami agar
pembelian aset tetap dan jasa mereka dapat mempersiapkan lahan dan proses pra tanam
profesional. lainnya dalam rangka persiapan suplai bahan baku untuk pabrik
Kendal yang akan dibangun.
Uang muka pembelian aset tetap adalah uang muka untuk
pembelian tanah, dan pembelian mesin produksi extruder.
Uang muka jasa professional adalah uang muka untuk corporate
action Perseroan.
12
Page 13
b Mengapa uang muka Uang Muka pembelian bahan baku adalah investasi untuk bahan
pembelian bahan baku baku kepada petani yang dipersiapkan untuk operasional pabrik
nilainya tidak mengalami ke 3 di KIK yang akan berjalan sekitar Semester 2 tahun 2025.
perubahan sejak 31
Desember 2023, mengingat Nilai kontrak Uang Muka Bahan Baku ke petani per 31 Desember
bahan baku Perseroan 2023 adalah sbb:
termasuk fast moving goods. Keterangan Nilai (Rp)
Abdul Hakim 1.285.000.000
Boediono 2.158.000.000
Muhammad Hadi Munawir 1.901.000.000
Acep Aan Nurjaman 1.073.000.000
Pe’i Sape’i 1.583.000.000
Total (Rp) 8.000.000.000
Terms & Condition untuk Uang Muka Bahan Baku adalah sbb:
1. Melakukan persiapan lahan, pengadaan bibit, proses
penanaman, pemeliharaan dan pemanenan.
2. Setiap 2 bulan Perseroan melakukan kontral atas kesiapan
dan pelaksanaan kegiatan tersebut.
3. Bahan Baku yang dihasilkan akan dijual seluruhnya kepada
Perseroan
4. Hasil penjualan bahan baku dapat digunakan sebagai
pengurangan Uang Muka yang diterima.
5. Apabila Perseroan telah melakukan control dan tidak puas
dengan hasilnya, maka para petani berkewajiban untuk
mengembalikan uang muka yang penah diterimanya.
c Rincian uang muka untuk Rincian Uang Muka Rp 2.4M adalah sbb:
lainnya yang mencapai Rp2,4 No Keterangan Total (Rp)
miliar. 1 THR 2024a 1.322.238.969
2 Gathering 2024a 222.666.667
3 Jaminanb 262.054.691
4 Fee sekuritasc 195.000.000
5 Renovasi Ducting H5 123.387.824
6 Peningkatan Dayad 270.000.000
7 Frame Sesotec – mesin sortir 14.962.500
8 Design by Imaji Studio 9.750.000
9 Spareparts 2.532.000
10 Wiremesh SUS 304 42.069.000
Total (Rp) 2.464.661.650
Note:
a. Biaya THR dan Gathering tahun 2024 – di amortasisasikan
selama tahun 2024, agar biaya pengeluaran operasional tidak
besar.
b. Biaya Jaminan untuk PLN & GAS (refundable deposit).
c. Fee Shinhan Sekuritas
13
Page 14
d. Peningkatan daya Listrik PLN by Yaskawa – electrical supply,
electrical work.
8 Berdasarkan CALK No. 8 Penambahan asset sebesar Rp 16 miliar adalah termin pertama
terkait Aset Tetap, Perseroan kepada kontraktor sipil untuk pabrik ke 3 Perseroan di Kendal.
memiliki penambahan aset Adapun total nilai kontrak adalah sebesar Rp 80 miliar.
dalam pembangunan sebesar
Rp16 miliar. Agar dijelaskan
nature dari aset tersebut dan
apakah terdapat
kemungkinan biaya tersebut
meningkat pada tahun 2024.
9 Perseroan memiliki piutang lain-lain sebesar Rp8,56 miliar per 31 Maret 2024, dimana Oktober
2023 Perseroan menandatangani perjanjian peminjaman dana kepada PT Acme Jakarta
Development. Agar dijelaskan mengenai:
a Tujuan Perseroan Untuk mendapatkan return lebih dari yang diberikan oleh bank,
memberikan pinjaman dana karena ada idle funding.
kepada PT Acme Jakarta
Development.
b Profil PT Acme Jakarta Profil PT Acme Jakarta Development (“ACME”):
Development, termasuk Bidang Usaha: Property Developer
bidang usaha, kedudukan, Kedudukan: Jl. Hayam Wuruk No 4B-D
manajemen dan ada tidaknya Jakarta Pusat 10120
hubungan afiliasi dengan Manajemen: Direktur: Eddy Tandean
Perseroan. Komisaris: William Tanwijaya
Pemegang Saham:
Hubungan: Tidak ada hubungan afiliasi dengan
Perseroan
10 Berdasarkan CALK No. 10 terkait Utang Usaha, Perseroan membukukan utang usaha sebesar
Rp17,9 miliar meningkat 1.111% dibandingkan periode sebelumnya. Agar dapat dijelaskan:
a Nature dari utang usaha PT Bhineka Ciptabahana Pura (“BCP”) adalah kontraktor
kepada PT Bhineka bangunan dan Mechanical, Electrical and Plumbing (“MEP”)
Ciptabahana Pura. untuk pembangunan pabrik ke 3 di Kendal. BCP juga kontraktor
bangunan yang telah membangun pabrik ke 2 MAXI di Sentul
pada tahun 2017 yang lalu.
14
Page 15
b Termin pembayaran kepada
PT Bhineka Ciptabahana Pura. Timeline Payment Sipil BCP
No Keterangan % Nilai (RpM) Progress Jatuh tempo
1 DP 20% 16 0% 02-Apr-24
2 Pembayaran 1 15% 12 20% 08-Jul-24
3 Pembayaran 2 15% 12 40% 12-Aug-24
4 Pembayaran 3 15% 12 60% 09-Sep-24
5 Pembayaran 4 15% 12 80% 07-Oct-24
6 Pembayaran 5 15% 12 100% 01-Jan-25
7 Retensi 5% 4 100% 01-Apr-25
TOTAL 100% 80
11 Agar dijelaskan peningkatan Karena terdapat peningkatan penjualan dan produksi, maka dari
beban akrual per 31 Maret itu terjadi peningkatan beban akrual per 31 Maret 2024.
2024 yang mengalami
peningkatan dari sebelumnya
Rp475 juta menjadi Rp1,5
miliar.
12 Berdasarkan CALK No. 11 terkait Perpajakan, Perseroan memiliki utang pajak sebesar Rp941 juta
yang sebelumnya sebesar Rp495 juta. Agar dapat dijelaskan:
a Alasan Perseroan belum Utang pajak sebesar Rp 941 juta belum dibayar dikarenakan pada
belum melakukan tanggal neraca hutang pajak tersebut memang belum jatuh
pembayaran utang pajak tempo. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan 31
tersebut. Desember 2023 dikarenakan ada kewajiban memotong pajak
Pasal 4 (2) kepada kontraktor BCP sebesar Rp 424 juta, dan
transaksi ini baru ada di periode akhir Maret 2024.
b Strategi Perseroan untuk Perseroan selalu berusaha untuk mematuhi aturan perpajakan
melakukan pembayaran pajak yang berlaku. Sebagai gambaran sebagai produsen eksportir kami
tepat waktu. selalu diperiksa pajak setiap tahunnya dikerena restitusi PPN.
13 Berdasarkan CALK No. 12 terkait Utang Bank Jangka Pendek, Perseroan memiliki utang bank
jangka pendek melalui PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebesar Rp15 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a Alasan perseroan tidak Perseroan mengganggap hutang tersebut hanya bersifat
mengungkapkan perjanjian “bridging finance” untuk proyek Kendal yang besifat jangka
dengan PT Bank Maybank pendek (hanya 5 bulan saja).
Indonesia Tbk dalam CALK.
15
Page 16
b Tujuan penggunaan utang Tujuan penggunaan utang di Maybank adalah sebagai “bridging
dari PT Bank Maybank finance” untuk proyek Kendal Perseroan.
Indonesia Tbk tersebut.
c Mengingat utang tersebut Perseroan akan mampu melunasi melalui “cash proceed” hasil
akan jatuh tempo dalam operasi.
waktu 1 tahun, agar dapat
dijelaskan bagaimana
Perseroan akan melunasi
utang tersebut termasuk
sumber dananya.
d Perseroan memiliki plafon Dicairkan pinjaman dari Maybank senilai Rp 15 milyar, sebagai
pinjaman dari PT Bank Central pinjaman back-to-back dengan jaminan deposito di Maybank.
Asia Tbk, namun sampai
dengan 31 Maret 2024 belum Per 30 Juni 2024, Perseroan telah memakai fasilitas pinjaman dari
menggunakan fasilitas PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) sebesar Rp 15 milyar.
tersebut. Agar dijelaskan
pertimbangan Perseroan
tidak menggunakan plafon
tersebut dibandingkan
mencairkan pinjaman dari PT
Bank Maybank Indonesia Tbk.
e Persyaratan pinjaman dari PT Tidak ada.
Bank Maybank Indonesia Tbk
dan aset Perseroan yang
dijaminkan, jika ada.
14 Berdasarkan CALK No. 16 Kami menghitung PSAK 24 atas Imbalan Kerja menggunakan jasa
terkait Liabilitas Imbalan Kerja Aktuaris setahun sekali, sedangkan untuk periode tahun barjalan
Jangka Panjang, Perseroan kami menggunakan hasil perhitungan tahun lalu dan hanya
tidak memiliki beban imbalan beban imbalan kerjanya saja.
kerja karyawan yang diakui
dalam laba rugi dan
keuntungan/kerugian
aktuarial dalam penghasilan
komprehensif lain per 31
Maret 2024 yang sebelumnya
masing-masing sebesar Rp988
juta dan -Rp1,3 miliar. Agar
dapat dijelaskan alasan
Perseroan tidak
membebankan per 31 Maret
2024.
16
Page 17
15 Berdasarkan CALK No. 19 terkait Penjualan, Perseroan menyampaikan bahwa Perseroan
membukukan penjualan neto sebesar Rp26,6 miliar meningkat 39% dari periode sebelumnya.
Agar dapat dijelaskan:
a Penyebab penjualan crackers Mohon maaf ada kekeliruan dari rincian catatan 19. Penjualan /
meningkat signifikan jika Sales di Laporan Q1 2024, seharusnya:
dibandingkan periode
sebelumnya. Penjualan (Rp) 31-Mar-24 31-Mar-23
Crackers 12.265.773.810 12.342.812.232
Chips 14.255.955.672 6.717.920.070
Lainnya (<Rp100jt) 54.801.351 37.333.123
TOTAL 26.576.530.833 19.098.065.425
Potongan penjualan - 23.580.000 -
Jumlah Neto 26.552.950.833 19.098.065.425
Jadi crackers & chips yang di jabarkan di Laporan Q1 2024 –
terbalik.
Untuk menjawab pertanyaannya, penyebab penjualan chips
meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya karena ada
kenaikan Purchase Order (PO) dari Vege Chips ke Perseroan.
Pada bulan Nopember 2023, Vege Chips menginformasikan
kepada Perseroan bahwa pembuatan Chips mereka dari salah
satu vendor di Thailand akan dipindahkan seluruhnya ke
Perseroan kembali. Jadi mulai tahun 2024, Vege Chips akan
source 100% pembuatan chips ke Perseroan. Selain itu Vege
Chips juga aktif melakukan promosi ½ price kembali dengan dua
supermarket terbersar di Australia, sehingga penjualan
meningkat.
b Penyebab penjualan chips Untuk crackers memang penjualan lebih stagnan dari tahun ke
relatif stagnan dan cenderung tahun.
menurun, bahkan pada
selama tahun 2023 Untuk Chips ada penurunan penjualan dari Rp 64 miliar di tahun
mengalami penurunan 2022 ke Rp 42 miliar di tahun 2023, dikarenakan penurunan
signifikan dari Rp64 miliar drastis oleh klien kami Wai Lana Productions LLC (“Wailana”),
menjadi Rp41 miliar dari sebelumnya Rp 28 miliar di tahun 2022 menjadi Rp 7 milliar
di tahun 2023, turun sebesar Rp 21 milliar. Pada tahun 2022
Wailana menginformasikan Perseroan bahwa mereka telah
mendapatkan beberapa klien baru, sehingga mereka harus
memasokan stock produk Wailana ke berbagai toko di USA,
sehingga Wailana order banyak ke Perseroan saat itu. Namun
sayangnya pada tahun 2023, USA mengalami krisis ekonomi
sehingga daya beli masyarakat disana sangat turun.
c Strategi product mix yang Strategi product mix yang akan dilakukan Perseroan pada tahun
akan dilakukan Perseroan 2024 adalah diversifikasi produk dengan mengembangkan
pada tahun 2024. produk baru yaitu extruder. Untuk Chips & Crackers, tim
17
Page 18
Research & Development (“R&D”) kami akan terus melakukan
berbagai inovasi produk agar dapat menawarkan ke client
existing kami dan yang baru.
d Berdasarkan penjualan tahun 2023 dan 2024 terdapat penurunan pada wilayah tertentu, agar
dijelaskan mengenai:
d.i. Penyebab tidak dilakukannya Penyebab belum dilakukan penjualan ke wilayah Afrika karena
penjualan di wilayah Afrika belum sesuai dengan target market yang ada di Afrika.
pada periode 31 Maret 2024
dan bagaimana prospek ke
depannya.
d.ii Penyebab penurunan yang Seperti dijelaskan di point b diatas, penurunan signifikan sebesar
signifikan dari Rp28 miliar Rp 21 miliar ini dikarenakan krisis ekonomi di USA sehingga daya
menjadi Rp7 miliar atas beli masyarakat turun.
penjualan di wilayah Amerika
selama tahun 2023 jika
dibandingkan tahun 2022.
d.iii Strategi mempertahankan Strategi untuk mempertahankan penjualan Perseroan di Eropa
penjualan Perseroan di Eropa, adalah dengan:
sebagai wilayah yang • terus berusaha membuat dan menawarkan produk baru yang
memberikan kontribusi innovative ke klien Perseroan di Eropa,
terbesar atas penjualan • bekerjasama dengan klien di Eropa untuk membuat produk
Perseroan. yang diinginkan dengan spesifikasi bahan-bahan yang
ditentukan oleh klien dan dengan target harga jual yang ingin
diraih,
• mencari pasar baru lainnya, selain di Belanda, tetapi di
negara lainnya di Eropa.
• Terus aktif mengikuti pameran-pameran makanan / snack di
Eropa.
d.iv. Strategi ekspansi untuk Strategi ekspansi untuk peningkatan penjualan di Asia adalah
peningkatan penjualan di Asia dengan mencari distributor lainnya seperti di negara Phillipines,
selain di Jepang. Singapore, Brunei, Hong Kong, Malaysia dan China. Selain itu
juga mencari B2B yang mempunyai fasilitas pengorengan di
negara tersebut agar dapat mengoreng crackers / pellet yang
diinginkan atau yang sesuai dengan target taste setempat. Juga
mencari Perusahaan yang ingin makloon / OEM di tempat kami.
e Strategi penerapan potongan Strategi penerapan potongan penjualan Perseroan ini diterapkan
penjualan Perseroan untuk salah satu klien Perseroan yaitu Vege Chips.
sebagaimana yang terjadi di Pada 24 September 2021, Perseroan dengan Vege Chips
tahun 2022 sebesar Rp583 menandatangani perjanjian yang di dalamnya termasuk harga
juta dan per 31 Maret 2024 jual, Freight Support 4% dan rebate 4c/pack untuk ½ price
sebesar Rp23 juta. promotion.
18
Page 19
Pada Q4 2021, biaya freight pengiriman container ke seluruh
dunia mengalami kenaikan luar biasa. Sebelum Covid19, biaya
freight ke Brisbane, Australia untuk 40” HC container sekitar USD
900/container, namun pada Q4 2021 s/d Q2 2022 harga freight
container melonjak sampai dengan 6-7x lipat dari harga biasa.
Maka dari itu Vege meminta support dari Perseroan sebesar 4%
untuk membantu biaya freight yang naik tinggi.
Untuk potongan sebesar Rp23 juta per 31 Maret 2024 ini untuk
Al-Bushnaq Trading Co (“Al-Bushnaq) klien dari Jordan, karena
mereka complain ada beberapa produk Chips yang berminyak,
sehingga terdapat kendala untuk dijual, maka dari itu Perseroan
memberikan support sebesar USD 1.500 kepada klien kami.
f Kerja sama dengan Wai Lana 1. Evaluasi Kerjasama dengan Wai Lana Productions LLC:
Productions LLC di masa • Perseroan telah mengevaluasi kerjasama yang ada
mendatang, mengingat dengan Wai Lana Productions LLC mengingat penurunan
penjualan ke wilayah Amerika penjualan di wilayah Amerika selama tahun 2023.
mengalami penurunan • Meskipun kerjasama ini telah memberikan akses ke pasar
selama tahun 2023 dan Amerika, kami menyadari perlunya penyesuaian strategi
strategi untuk melakukan untuk meningkatkan penetrasi pasar.
penjualan ke wilayah tersebut
pada masa mendatang. 2. Strategi Baru untuk Pasar Amerika:
• Perseroan akan melakukan kerjasama strategis dengan
salah satu importir dan distributor di Amerika yang
memiliki jaringan kuat (Family Food)
• Mitra baru ini memiliki keunggulan berupa jangkauan
distribusi yang luas, tidak hanya di toko-toko Asia tetapi
juga di jaringan modern trade.
3. Fokus Distribusi:
• Distributor baru akan fokus pada distribusi produk-
produk dengan brand Maxi.
• Selain itu, distributor akan melakukan pendekatan ke
jaringan modern trade untuk mengembangkan bisnis
private label atau home brand.
4. Strategi Penetrasi Pasar:
• Memperluas jangkauan distribusi ke berbagai segmen
pasar, termasuk supermarket konvensional, toko
makanan sehat, dan outlet specialty food.
• Memanfaatkan keahlian distributor lokal dalam navigasi
regulasi dan preferensi konsumen Amerika.
5. Pengembangan Produk:
• Melakukan penyesuaian produk sesuai dengan selera dan
kebutuhan konsumen Amerika.
19
Page 20
• Fokus pada pengembangan varian produk yang sesuai
dengan tren makanan sehat di Amerika.
g Strategi diversifikasi di masa 1. Ekspansi Pasar Domestik:
mendatang mengingat lebih • Memperkuat penetrasi di pasar domestik Indonesia
dari 83% kontribusi penjualan melalui kerjasama dengan distributor nasional yang kuat.
Perseroan terkonsentrasi • Fokus pada pengembangan brand awareness dan
terhadap 2 pelanggan saja loyalitas konsumen di pasar dalam negeri.
• Memanfaatkan potensi pasar ritel modern dan e-
commerce untuk memperluas basis pelanggan.
2. Diversifikasi Pelanggan Internasional:
• Aktif mencari dan mengembangkan hubungan dengan
importir dan distributor baru di berbagai negara target.
• Memanfaatkan program seperti RangeMe untuk
mendapatkan akses ke jaringan ritel internasional yang
lebih luas.
• Berpartisipasi dalam pameran dagang internasional
untuk menjangkau calon pelanggan baru.
3. Pengembangan Lini Produk Baru:
• Memanfaatkan investasi dalam mesin extruder untuk
menciptakan kategori produk baru yang dapat menarik
segmen pasar yang berbeda.
• Fokus pada inovasi produk yang memenuhi tren
kesehatan dan keberlanjutan global.
4. Strategi Private Label:
• Memperluas bisnis private label dengan retailer besar di
berbagai negara termasuk domestic
• Memanfaatkan kapasitas produksi dan keahlian
Perseroan untuk memproduksi produk dengan merek
retailer.
5. Ekspansi Geografis:
• Memasuki pasar-pasar baru yang belum digarap,
terutama di Kawasan Asia, Timur Tengah dan Eropa
• Melakukan studi kelayakan untuk pembukaan fasilitas
produksi di negara-negara strategis untuk mendekati
pasar lokal.
6. Kemitraan Strategis:
• Menjalin kemitraan dengan perusahaan komplementer
untuk cross-selling dan bundling produk.
20
Page 21
7. Pengembangan Saluran Distribusi Alternatif:
• Eksplorasi saluran distribusi non-tradisional seperti
vending machine, atau toko-toko khusus makanan
sehat/organic
8. Riset Pasar dan Pengembangan Produk:
• Melakukan riset pasar yang mendalam untuk
mengidentifikasi celah pasar dan kebutuhan konsumen
yang belum terpenuhi.
• Mengalokasikan sumber daya yang signifikan untuk R&D
guna menciptakan produk inovatif yang dapat membuka
pasar baru.
16 Berdasarkan CALK No. 20 terkait Beban Pokok Penjualan, Perseroan membukukan beban pokok
penjualan sebesar Rp18,6 miliar yang sebelumnya sebesar Rp14 miliar. Agar dapat dijelaskan:
a Penyebab tidak terdapatnya Karena periode Januari-Maret semua penjualan mengguna
nilai dalam akun pengiriman incoterm Freight on Board (“FOB”).
Perseroan pada periode 31
Maret 2024.
b Penyebab penurunan biaya Penyebab turunnya biaya gas, karena ada penurunan pemakaian
gas dan peningkatan biaya gas di bulan February 2024. Sedangakan ada peningkatan biaya
higienis dan sanitasi. higienis dan sanitasi karena pembayaran kepada vendor ISS pada
bulan Desember 2023 baru dibayarkan pada bulan January 2024.
17 Berdasarkan CALK No. 21 terkait Beban Usaha, agar dapat dijelaskan:
a Penyebab peningkatan beban Kenaikan beban legal dan perizinan Q1 2024 dikarenakan ada
legal dan perizinan periode 31 pembelian tanah baru di Sijeruk, Kendal.
Maret 2024.
b Mengapa periode 31 Maret Karena nilai buku aktiva pada periode laporan yang berkaitan
2023 Perseroan tidak dengan beban usaha telah mencapai nilai buku 0 (nihil).
membukukan beban
penyusutan pada beban
usaha?
c Mengapa periode 31 Maret Periode Januari- Maret 2023 perseroan tidak menerapkan PSAK
2024 Perseroan tidak 73 tentang Sewa, sehingga biaya yang timbul dicatat pada
membukukan biaya sewa? account Sewa, sedangkan periode Januari-Maret 2024
pereseroan menerapkan PSAK 73 sehingga biaya sewa dicatat
sebagai Penyustan atas Aset Hak Guna Bangunan.
d Nature dari beban konsultan Total beban konsultan sebesar Rp 1.4 miliar per 31 Desember
yang mengalami penurunan 2023 dikarenakan adanya fee konsultasi untuk persiapan IPO
pada periode 31 Maret 2024 Perseroan pada tahun 2023, biaya audit laporan keuangan tahun
21
Page 22
menjadi Rp28 juta, dimana 2022 dan 2023, dan pembuatan Annual Report 2022. Sisanya
periode 31 Desember 2023 adalah biaya konsultan sehubungan dengan pajak, corporate
mencapai Rp1,4 miliar secretary, operation, Rainforest Alliance, PSAK 24 dan lain-lain.
18 Penyebab Perseroan Perseroan membukukan rugi usaha dan rugi bersih di tahun
membukukan rugi usaha dan 2023, karena order yang menurun drastis, terutama penjualan
rugi bersih selama tahun 2023 dari Wailana di USA market.
dan strategi yang akan
dilakukan pada tahun 2024 Strategi yang akan dilakukan Perseroan di tahun 2024 adalah:
agar Perseroan dapat • diversifikasi produk dengan menjual produk baru, yaitu
membukukan laba bersih produk extruder.
yang terus meningkat. • Memperkuat tim R&D untuk terus mengembangkan produk-
produk yang baru dan innovative.
• Aktif berpartisipasi dalam pameran makanan / snack di luar
negeri.
19 Dalam Laporan Keuangan per 31 Desember 2023, pada Oktober 2023 ditandatangani perjanjian
antara Perseroan dengan PT Padamu Negeri Capital. Agar dijelaskan mengenai:
a Tujuan penandatanganan 1. Membantu melakukan Penelaahan atas Komen dari Bursa
perjanjian tersebut Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
2. Memberikan saran/masukan/konsultasi kepada Perseroan
mengenai opsi-opsi strategi dan struktur pendanaan
Perseroan yang akan memaksimumkan kondisi keuangan dan
nilai Perseroan sehingga mendapatkan pencapaian harga
yang optimal yang menguntungkan pihak Perseroan namun
masih menarik bagi minat pihak investor;
3. Membantu Penyelesaian atas Transaksi PMTHMETD hingga
tercatat di Bursa.
b Profil PT Padamu Negeri Profil PT Padamu Negeri Capital (“PNC”):
Capital termasuk bidang Bidang Usaha: Konsultasi Manajemen
usaha, kedudukan, Kedudukan: Ruko Thematik Blok P no 21
manajemen, pemegang Paramount Serpong
saham dan ada tidaknya Curug Sangereng
hubungan afiliasi dengan Kelapa Dua, Tangerang, Banten
Perseroan Manajemen: Direktur: David Alusinsing
Komisaris: Sujati Tjandra
Pemegang Saham: David Alusinsing 99%
Sujati Tjandra 1%
Hubungan: Tidak ada hubungan afiliasi dengan
Perseroan
c Rencana corporate action Rencana corporate action yang kemungkinan akan dilakukan
yang akan dilakukan Perseroan adalah Right Issue.
Perseroan
22
Page 23
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Kristian S Manullang
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bhineka Ciptabahana Pura
p.10 ×3
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.10 ×2
unresolved
org
Chip Company Pty Ltd.
p.11
unresolved
org
PT Acme Jakarta Development. Agar
p.14
unresolved
org
PT Acme Jakarta Development.
p.14 ×2
unresolved
org
PT Acme
p.14
unresolved
person
Eddy Tandean
· Direktur
p.14
unresolved
person
William Tanwijaya
· Komisaris
p.14
unresolved
org
PT Bhineka
p.14
unresolved
org
Kendal Perseroan. Indonesia Tbk
p.16
unresolved
org
PT Bank Central
p.16
unresolved
org
Maybank. Asia Tbk
p.16
unresolved
org
Wai Lana Productions LLC
p.17 ×3
unresolved
org
Productions LLC
p.19
unresolved
org
PT Padamu Negeri Capital. Agar
p.22
unresolved
org
PT Padamu Negeri Profil
p.22
unresolved
org
PT Padamu Negeri Capital
p.22
unresolved
person
Sujati Tjandra
· Komisaris
p.22
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.